Skip to main content

Memorandum 15 Juli 2020

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

RABU PAHING, 15 JULI 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

PRIA SIMO GUNUNG AJAK ADIK IPAR JADI KURIR SABU

BERUPAH RP 10 JUTA PER KILOGRAM

Surabaya, Memorandum Anggota Unit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya menggerebek rumah di Jalan Simo Gunung Kramat II. Dari penggerebekan itu, petugas mengamankan dua tersangka. Mereka adalah Muhammad Arifin (39), dan Arik Wijayani alias Atun (42).  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Bank Pusing Oleh: Dahlan Iskan

Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP Raden Dwi Kennardi memamerkan barang bukti dan tersangka.

FOTO: MEMORANDUM/FERY

BNNP Musnahkan 5 Kg SS dan Prekusor

Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Bambang Priyambadha menginterogasi tersangka sebelum pemusnahan barang bukti.

Surabaya, Memorandum Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim memusnahkan 5 kilogram sabu dan prekusor narkotika cair dari sindikat Malaysia yang melibatkan insan sepakbola di Indonesia. Barang bukti yang disita dari Dedi A Manik (mantan wasit dan pengurus Asosiasi Kota PSSI Jakarta Utara), Novin Ardian (sopir Dedi A Manik), M Choirun Nasirin (mantan kiper PSHW ) dan Eko Susan Indarto (mantan pemain Persela Lamongan) oleh BNNP Jatim sesegera dimusnahkan untuk menghindari penyimpangan dalam penyidikan.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

B

anyak orang ngiler melihat sukses besar Bank Central Asia (BCA). Tapi orang-yang-ngiler-itu hanya melihat kebesaran BCA saat ini. Umumnya orang tidak melihat pengorbanan masa-masa awal dari pemiliknya. Terutama dan setidaknya di 12 tahun pertama masa pertumbuhan BCA.  Bersambung ke halaman 2 

Idi Suseno diamankan anggota Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Buron Pencurian Laptop Keok Surabaya, Memorandum Setelah mengamankan eksekutor pencurian laptop di Jalan Kapas Madya IIID beberapa waktu lalu, giliran joki motor yang saat kejadian berada di depan gang, juga berurusan dengan pihak berwajib.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Identitas dan Alamat Ternyata Fiktif Dua Pembobol Rumah Mewah Ditembak MaƟ

Kaget BANYAK faktor terjadinya perceraian. Mulai dari kehadiran orang ketiga hingga ketidakcocokkan antarpasangan. Jenita Janet resmi bercerai dari Alief Hedi Nurmaulid. Rupanya pihak mantan suaminya, Alief Hedi Nurmaulid menuntut harta gono-gini.   Bersambung ke hal 11

+ Meng, jika terkendala pembelajaran daring, guru akan jemput bola beri materi pelajaran ke rumah. -

Awas terkecoh gerakan tanpa bola.

Si Mameng (Bos mafia skor)

Kusen, korban kecelakaan dievakuasi petugas ditemani istrinya.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Jenita Janet

Surabaya, Memorandum Pascamenindak tegas dua pembobol rumah mewah di Surabaya, Unit Jatanras terus melakukan pengembangan untuk memburu tiga pelaku lain. Petugas juga melacak alamat kedua penjahat yang diidentifikasi melalui SIM yang ditemukan. Dari alamat yang tertera di SIM milik Didi Prabo alias Eko Begog alias Budi Prakoso (53), tinggal di Jakarta, dan Antoni (59), tinggal di Tanggerang, semuanya tidak sesuai atau ditengarai palsu. Untuk rumah Antoni yang termasuk mewah saat dilacak ternyata  Bersambung ke halaman 11 

Barang bukti yang disita setelah menembak mati Didi Prabo alias Budi Prakoso dan Antoni.

Penyeberang Jalan Tewas Ditabrak Vario Surabaya, Memorandum Kecelakaan terjadi di Jalan Margomulyo 51, Greges, Senin (13/7) malam. Dalam peristiwa itu menyebabkan penyeberang jalan tewas ditabrak pemotor.  Bersambung ke halaman 11 

TERJEBAK DALAM DUNIA GAY, REMAJA SMA INGIN MENGHINDAR Έ3Ή

Konsultasi dengan Psikolog, tapi Merasa Psikolognya Malah 11:12 Dua hari kemudian Wawan kembali menghubungi Memorandum. Dia mengaku sudah mengonsultasikan masalah ini ke seorang psikolog. Tapi, jawaban psikolog itu dia anggap tidak memuaskan. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Apa pandangannya?” tanya Memorandum. Menurut Wawan, sang psikolog sepertinya mendukung terjalinnya cinta sesama jenis. “Aku tidak sepaham dengan dia,” katanya. “Lantas, jawaban bagaimana yang kamu inginkan?” kejar Memorandum. Wawan diam. Cukup lama. Memorandum sampai ragu apakah Wawan masih

dalam sambungan. ”Halo,” kata Memorandum. Tidak ada jawaban. “Wawan,” imbuh Memorandum. Belum ada respons. Beberapa menit kemudian, “Maaf, Om. Bingung.” “Bagaimana tanggapan psikolog yang kamu temui?” Menurut Wawan, sang psikolog mengatakan kagum kepadanya karena  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Sidang Penyerobotan Lahan di Perumahan Kemiri Indah

FOTO: MEMORANDUM/WA

Sidoarjo, Memorandum Gegara melarikan motor teman sendiri, Ilham harus berurusan dengan aparat hukum. Pemuda berusia 27 tahun itu kini harus mendekam di sel Polsek Taman. Kapolsek Taman Kompol Hery Setyo Susanto menyebutkan, aksi itu dilakukan tersangka ketika bermain ke kos temannya di RT 11/RW 04 Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Sabtu (11/7). Ternyata, warga Desa Gelaga Ombo, Kecamatan Margo Patut, Kabupaten Nganjuk itu punya niat buruk. Dia yang sempat menginap, memanfaatkan kepercayaan antarteman dengan mengambil kunci serep Yamaha Vixion yang diletakkan korban di jendela. Dua hari kemudian, tersangka kembali ke kamar kos korban. Setelah beberapa saat disana ia melihat temannya tersebut tidur. “Kesempatan itulah yang dimanfaatkan pelaku untuk mengambil dan membawa kabur sepeda motor korban,” jelas kapolsek. Begitu bangun, korban kaget melihat motor itu tak lagi di tempatnya. Bahkan korban juga tak menemukan tersangka. Ia pun berusaha menghubungi rekannya tersebut, namun nomor selulernya justru diblokir. “Itu yang membuat korban curiga bila motornya diambil teman sendiri,” sambung Hery. Berikutnya korban coba memancing pelaku dengan bantuan teman perempuannya setelah berkoordinasi dengan Polsek Taman. Mereka bertemu Minggu (12/7) siang di kawasan Gilang, Kecamatan Taman. “Di lokasi itulah, kami melakukan penangkapan,” pungkas Hery. (lud/jok/epe)

Dua pelaku pembobolan di Polsek Balongbendo.

Dua Pembobol Gudang Balongbendo Diringkus Sidoarjo, Memorandum Dua pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di gudang besi tua By Pass Balongbendo, 7 Juni 2020, akhirnya dibekuk anggota Unit Reksrim Polsek Balongbendo. Andik Priyanto (35) dan Mukhammad Agus Nursalim (31), keduanya warga Dusun Semawut RT 12/RW 04 Desa/ Kecamatan Balongbendo, diketahui mencuri timbangan yang ada di dalam gudang. “Iya pelaku sudah berhasil kami amankan,” kata Kapolsek Balongbendo Kompol Sugeng Purwanto, Selasa (14/7). Dari hasil pemeriksaan, diketahui jika aksi pencurian dilakukan sekitar pukul 01.30. Kedua pelaku masuk dari belakang memanfaatkan terbukanya pagar pembatas yang terbuat dari lembaran seng. Pelaku lantas mengambil dua timbangan besi. Berhasil mengambil barang tanpa diketahui pemilik gudang, mereka dengan santai keluar dari pintu depan. Diketahui jika barang curian yang cukup berat itu diangkut menggunakan motor Kawasaki Ninja. Karena itu, ketika ditangkap aparat juga mengamankan Kawasaki Ninja bernopol N 6000 WT yang digunakan pelaku saat beraksi. “Ada pula satu buah jaket jeans warna abu-abu,” paparnya.(wa/jok/epe)

Budi Prasetyo ketika jalani persidangan dengan agenda tuntutan di PN Sidoarjo beberapa waktu lalu.

asa hukumnya setelah persidangan tidak bersedia diwawancarai awak media yang sudah menunggu di luar ruangan sidang. “Tidak saya tidak mau diawawancarai, itu hak saya!” sergah terdakwa dengan nada tinggi. Berbeda dengan Mudjiono. Menyikapi pledoi terdakwa, seba-

gai terlapor dan pemilik tanah dia menilai itu hanya akal-akalan Budi Prasetyo saja. “Pengakuan terdakwa di depan hakim jelas itu tidak benar. Itu akal-akalannya terdakwa jika saya dikatakan menyepakati sewa menyewa. Apa yang dilakukan saudara Budi benar-benar berani dia berbohong di depan

pengadilan,” lontar Mudjiono. Terkait terdakwa yang mengaku sudah melakukan transfer seizin dirinya, diakui tidak benar. Justru transfer itu dilakukan tanpa sepengetahuan Mudjiono yang merasa jadi korban dalam kasus ini. Mudjiono menilai terdakwa berniat memiliki pekarangan seluas 375 m2 dengan melakukan perbuatan memalukan.Yakni menyewa tapi tidak ada perjanjian selama 30 tahun. Indikasinya, tidak ada bukti tertulis sewa menyewa yang diajukan terdakwa. Mengenai pembelaan Budi yang merasa dikriminalisasi terlapor dan JPU, Mudjiono justru menganggap sangat lucu. Sebab, Mudjiono menyebut Budi Prasetyo bukan orang sembarangan. Selain berpendidikan tinggi, dia merupakan pembina yayasan salah satu perguruan tinggi yang notabene jelas lebih paham tentang hukum. “Saat mediasi di Balai Desa Kemiri, saya diberi tiga pilihan.

KUD dan Bangli Kedungbanteng Dibongkar Sidoarjo, Memorandum Kantor dan gudang KUD (koperasi unit desa) Mina Dwi Samudera dan beberapa bangunan lain yang berdiri di atas tanah pemerintah, akhirnya dibongkar Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo, Selasa (14/7). Bangunan liar (bangli) di wilayah Kedungbanteng, Kecamatan Tanggulangin itu, dinilai menghambat proses perbaikan dan peninggian jalan, serta sebagai langkah antisipasi banjir. Pembongkaran dikawal ketat tim gabunganTNI-Polri, satpol PP, dan pihak terkait. Tidak ada perlawanan dalam penggusuran bangli itu. “Sebelumnya sudah ada pemberitahuan dan teguran terlebih dahulu bagi yang menempati. Syukur pembongkaran berjalan lancar,” kata Camat Tanggulangin Sabino Mariano. Pembongkaran itu menurut Sabino, karena tidak berizin dan ada di atas lahan milik Dinas Pengairan Kabupaten Sidoarjo. “Ada sebanyak 23 bangunan. Sebagian sudah ada yang dibongkar secara mandiri, dan sisanya dilakukan hari ini,” ungkapnya. Muhammad, warga sekitar lokasi pembongkaran, mengatakan bangunan itu ada yang sudah berdiri puluhan tahun. Semisal gedung yang ditempati KUD Mina Dwi Samudera. “Sudah berdiri sekitar 30 tahun lalu. Anggota KUD bahkan mencapai ribuan. Ada kalau sekitar 7 ribu orang,” tandasnya.(wa/jok/epe)

Pembongkaran bangunan liar yang berdiri di atas lahan milik pemkab.

Cak Nur Tak Khawatir Diboikot Kades

Nur Ahmad Syaifuddin

Sidoarjo, Memorandum Wakil Bupati (wabup) Nur Ahmad Syaifuddin mengaku tak khawatir diboikot kepala desa dalam pertarungannya di Pilkada (pemilihan kepala daerah) Sidoarjo 2020. Pernyataan ini terlontar menanggapi kemungkinan yang ada setelah jadwal pilkades (pemilihan kepala desa) serentak kembali tidak pasti. “Semua itu yang memutuskan Allah SWT. Sekalipun kita sudah menata sebagus mungkin, kalau memang Allah tidak berkehendak ya tetap nggak

bisa. Begitu juga sebaliknya,” ujarnya saat ditemui usai pemberian bantuan operasional kampung tangguh di kantor Kecamatan Sidoarjo, Selasa (14/7). Menurutnya, Pemkab Sidoarjo sudah berusaha maksimal untuk bisa menggelar pilkades serentak di 175 desa pada 6 September 2020, sebagaimana kesepakatan yang dibuat dengan forum komunikasi kepala desa (FKKD) beberapa waktu lalu. Salah satunya dengan mengirim surat konsultasi ke

kementerian dalam negeri (kemendagri) akhir Juni lalu. Namun sampai saat ini belum ada jawaban. “Kalau perlu dalam waktu dekat saya berangkatkan Pak Zaini (Sekda-red) ke Jakarta untuk menanyakannya,” ujar pria yang lebih akrab dengan panggilan Cak Nur itu. Selain ke kemendagri, komunikasi dan konsultasi intensif juga dilakukan dengan gubernur, kapolda, dan pangdam untuk mendapatkan masukan terkait pelaksanaan pilkades. “Kalau saya tetap pegang ko-

Bank Pusing Selama 12 tahun itu —mungkin lebih lama dari itu— pemiliknya tidak pernah menikmati hasil usaha BCA. Begitulah keterangan orang dalam BCA kepada saya. Lebih dari 25 tahun yang lalu. Yang masih saya ingat sampai sekarang. Itulah nasihat beliau kepada saya, kalau ingin punya perusahaan yang kokoh. Siapa pun sebaiknya juga mengingat prinsip yang dipegang pemilik awal BCA itu. Setiap kali perusahaan laba, selalu saja labanya itu dipakai untuk memperkuat perusahaan. Tidak ada yang dinikmati pemiliknya. Tidak ayal kalau perusahaan seperti BCA menjadi sangat kokoh. Prinsip seperti itu pula yang kemudian saya pegang. Jangan buru-buru menikmati

Pertama menjual tanah kepada dia, kedua tunggu 30 tahun, dan ketiga selesaikan ke pengadilan biar hakim yang memutuskan nanti, masalah ini cuma perdata,” ujar Mudjiono menirukan perkataan terdakwa ketika mediasi. Dalam pledoinya, terdakwa juga mengatakan ketika terlapor melaporkan kasus penyerobotan tanah ke Polresta Sidoarjo pada 2016, upaya korban dinilai tidak punya legalitas. Menurut Mudjiono, saat dirinya lapor polisi, ada upaya dari terdakwa setiap tahun menambah progres pembangunan di lahan yang disengketakan. “Terdakwa sebenarnya sudah saya peringatkan agar jangan melakukan pembangunan, namun tidak digubris,” sebut Mudjiono. Dalam sidang sebelumnya, JPU Kejari Sidoarjo Anoek Ekawatie menuntut Budi Prasetyo 8 bulan pidana karena dinilai melanggar pasal 167 ayat (1) KUHP. (win/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/WA

Embat Motor Teman, Warga Nganjuk Diborgol

FOTO: MEMORANDUM/WIN

Ilham

Sidoarjo, Memorandum Sidang penyerobotan lahan di Perumahan Kemiri Indah kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Selasa (14/7). Ada yang menarik dalam sidang dengan agenda pembacaan pledoi terdakwa, Budi Prasetyo. Majelis hakim Kabul Irianto menegur terdakwa dan penasehat hukumnya karena menyusun pembelaan terlalu panjang. Pantauan Memorandum, Budi Prasetyo yang disidang sebelumnya dituntut jaksa penuntut umum (JPU) 8 bulan pidana, berulang kali ditegur hakim karena telalu panjang membacakan pembelaan yang diketik di lembaran kertas. Isi pledoi di antaranya pengakuan terdakwa jika sudah mentransfer sebesar Rp 30 Juta kepada Mudjiono, pemilik lahan. Langkah itu diklaim Budi Prasetyo sudah atas persetujuan pemilik lahan. Hal itu yang membuat dirinya merasa dikriminalisasi oleh terlapor dan JPU. Sayang, Budi Prasetyo dan ku-

FOTO: MEMORANDUM/LUD

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Pledoi Panjang, Majelis Hakim Tegur Terdakwa

mitmen tanggal 6 September, titik! Tapi kondisinya khan harus dilihat dulu. Semoga saja setelah ini tren covid-19 bisa turun supaya pilkadesnya jadi tanggal segitu,” katanya. Namun disisi lain, Cak Nur menandaskan tak bisa mengorbankan kesehatan masyarakat hanya karena memaksakan pilkades sesuai jadwal. Lantaran itulah ia memilih untuk tetap menunggu masukan pada pihak-pihak eksternal itu yang menjadi bahan pertimbangannya sebelum membuat keputusan.(lud/jok/epe)

Sambungan dari halaman 1 hasil usaha perusahaan. Teruslah berkorban dan berkorban. Sampai perusahaan sangat kokoh. Bahwa setelah kokoh saya harus meninggalkannya —karena sakit, karena ke PLN, karena ke BUMN, dan karena yang lain lagi— setidaknya sudah membuat sejarah. Toh pemilik lama BCA —keluarga Liem Sioe Liong— akhirnya juga meninggalkan bank yang dibangun dengan penuh pengorbanan itu. Banyak yang menilai beruntunglah yang mengambil alih BCA. Grup Djarum Kudus itu. Langkah mengambil alih BCA itu dinilai langkah yang brillian. Sangat tepat. Sangat menguntungkan. Sangat enak. Benarkah demikian? Itu juga hanya penilaian dari

luar. Saya juga pernah berbincang dengan orang dalam dari pemilik baru BCA. Ada nada menyalahkan diri sendiri —setelah sekian tahun memilikinya. Sehebat-hebat langkah membeli BCA ternyata kalah hebat dengan yang membeli Astra International. BCA dan Astra sama-sama harus dilepas oleh pemiliknya. Di waktu yang hampir bersamaan. Liem Sieo Liong, konglomerat No. 1 Indonesia saat itu, harus melepas BCA. William Soerjadjaya, konglomerat terbesar No. 2 Indonesia saat itu, harus melepas Astra. Dua-duanya terkait dengan krisis moneter tahun 1998. Harga jual BCA dan Astra ketika itu kurang lebih sama.

Sekarang ini, keduanya masih sama-sama hebat. "Tapi dengan uang yang sama, hasilnya ternyata lebih baik kalau membeli Astra," ujar orang dalam itu. "Lihat sendiri perbedaan hasilnya sekarang. Lihat market capitalisation-nya. Begitu jauh," katanya 8 tahun lalu. Itu menandakan bahwa masih ada bisnis yang lebih hebat dari bank. Belum lagi soal aturan. Yang di perbankan jauh lebih rumit daripada di perusahaan umum seperti Astra. "Punya bank itu pusing. Pusingnya abadi," ujar seorang teman yang memiliki bank. Tidak ada peraturan yang lebih rumit daripada peraturan untuk menjadi pemilik bank. Pusing itu pula yang kini

dirasakan oleh 7 pemilik bank bermasalah. Yang kini lagi diawasi ketat oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Ups... Bukan tujuh pemilik. Tapi tiga pemilik: Bank Mayapada, Bank Bukopin dan Bank Yudha Bhakti. Yang empat pemilik bank lainnya mungkin tidak pusing: Bank BTN, Bank Banten, Bank Papua, dan Bank Muamalat. Bank BTN milik negara. Bank Banten dan Bank Papua milik provinsi Banten dan provinsi Papua. Sedang Bank Muamalat terlalu banyak pemiliknya, yang umumnya tidak tinggal di Indonesia. Tapi orang seperti Datok Tahir (pemilik Bank Mayapada) dan Aksa Mahmud (pemilik

Bank Bukopin) pusingnya pasti bukan main. Keduanya pasti mati-matian berupaya mempertahankan kepemilikan mereka. Tapi akhirnya toh harus lepas juga. Bukopin hampir pasti jatuh ke tangan Korea Selatan. Itu sekaligus mencerminkan berakhirnya perjuangan gerakan koperasi di Indonesia ke tangan kapitalis. Koperasi akhirnya toh harus kalah melawan bisnis yang diatur secara kapitalis. Adakah pejuang koperasi yang masih pusing? Itu juga mirip dengan perjuangan umat Islam di bank syariah. Yang disimbolkan dengan kalahnya bank syariah yang bernama Bank Muamalat. Ada yang masih pusing?

Bank Mayapada hampir pasti jatuh ke Cathay Financial, Taiwan. Ini juga melambangkan kapitalis besar akhirnya juga kalah dengan kapitalis yang lebih besar. Praktis kini tinggal dua bank nasional kelas menengah yang masih bisa bertahan dari asing: Bank Mega dan Bank Artha Graha. Saya sering berbincang dengan Chairul Tanjung, pemilik Bank Mega. Saya juga sering berbincang dengan Tomy Winata, pemilik Bank Artha Graha. Chairul danTomy adalah benteng terakhir nasionalisme kita di dunia perbankan. Saya tahu jiwa nasionalistis dua orang itu. Saya bangga dengan keduanya. Di bidang ini. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 3

Hasil Swab Pertama dan Kedua Membingungkan Pemeriksaan Nakes di Puskesmas Banyuurip Surabaya, Memorandum Hasil tes swab pegawai Puskesmas Banyuurip, Jalan Banyuurip Kidul, Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, akurasinya membingungkan. Sebab, pada swab pertama, puluhan tenaga kesehatan dinyatakan positif, namun dalam swab kedua semuanya negatif. Awalnya, tersiar kabar ada 59 pegawai puskesmas yang terpapar Covid-19. Setelah itu muncul angka 20 pegawai yang positif dengan keluarnya hasil swab pertama. Tak lama kemudi-

an dilakukan swab ulang pada 13 Juni dan hasilnya negatif semua. Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara mengatakan pada swab pertama dilakukan pada 30 Juni. Ini

Rapid Test Peserta UTBK Unair Buka Lebih Awal Surabaya, Memorandum Seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN) gelombang dua dimulai 20 Juli mendatang. Salah satu penyelenggara SBMPTN, Universitas Airlangga (Unair) membuka layanan rapid test lebih awal dari jadwal UTBK yang dimulai 16 Juli. Upaya tesrebut dilakukan untuk memfasilitas peserta yang kesulitan rapid test di daerahnya. Sesuai jadwal, UTBK SBMPTN tahap dua akan dilaksanakan mulai Senin (20/7) hingga Rabu (29/7) mendatang. Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengatakan, untuk tahap dua, panitia menyiapkan 6.000 rapid test kit bagi para calon peserta UTBK. “Kami di sini melayani para peserta yang mengalami kesulitan untuk bisa ikut pelayanan rapid test gratis di Unair,” kata Prof Nasih, Selasa (14/7). Terlebih, Prof Nasih menyarankan agar peserta rapid test lebih awal sehingga jika hasilnya reaktif, peserta bisa menjaga kesehatan dan bisa mengikuti rapid test kemudian hari. “Jika peserta reaktif saat rapid test pertama akan ada pegalihan jadwal (UTBK). Untuk itu persiapkan diri masing-masing peserta dengan kondisi sehat. Supaya bisa melaksanakan UTBK,” jelasnya. Prof Nasih menambahkan, Unair baru saja mendapat 1.500 rapid test dari Pusat Pengelolaan Dana dan Sosial (Puspas) Unair. “Saya terima kasih kepada Puspas yang membantu 1.500 rapid test. Mudah-mudahan proses UTBK tahap dua bisa lancar,” imbuhnya. Menurut data yang dihimpun, secara nasional kehadiran peserta UTBK SBMPTN pada gelombang pertama hingga Senin (13/7) mencapai 491.188 atau 93,02 persen dari 528.037 total peserta yang terdaftar. (alf/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Tim wasrik memeriksa pengelolaan administrasi makorem.

Tim Wasrik Itjenad Kunjungi Korem Surabaya, Memorandum Korem 084/Bhaskara Jaya menerima kunjungan tim Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Itjenad dalam rangka melaksanakan kegiatan wasrik current audit, Selasa (14/7). Kunjungan tersebut diterima langsung Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Herman Hidayat Eko Atmojo. Tim wasrik diketuai oleh Brigjen TNI Heri Kuswanto ini beranggotakan 7 orang pamen sebagai perwira pemeriksa. Dalam wasrik tersebut, Heri memberikan penekanan agar dalam pelaksanaan wasrik dilakukan dengan baik. “Cari temukan dan berikan solusi agar ke depan lebih baik. Dan lebih teliti dalam penyelenggaran kegiatan dalam pembuatan rencana laporan dan pertanggungjawaban keuangan,” ujar Heri. Sedangkan Danrem Herman menyampaikan ucapan selamat datang kepada tim Wasrik Current Audit dari Itjenad di makorem dan selanjutnya diminta kepada para satker untuk menyiapkan data yang diminta dan dibutuhkan tim. “Para pengelola administrasi agar jujur dan terbuka dalam memberikan keterangan kepada tim wasrik,” tegas Herman. (tyo/rif)

terjadi karena sebelumnya ada keluarga pegawai puskesmas yang terkonfirmasi Covid-19. Ketika dilakukan swab, hasilnya 20 pegawai positif dari 60 pegawai yang di-swab. Ia melanjutkan, karena ada pemakaian metode yang perlu verifikasi ulang sehingga kemarin (13/7) dilakukan swab kedua untuk memastikan akurasi. “Hasilnya, hari ini (kemarin, red) menunjukkan pegawai di Puskesmas Banyuurip itu negatif semua,” ungkap dia. Terkait swab pertama yang diindikasikan ada gangguan keakuratan, Febri mengatakan ini terjadi karena ada keterbatasan reagen. Kemudian ada penye-

suaian metodenya. Maka ketika persediaan reagan ada, maka dilakukan lagi. Untuk memastikan dilakukan swab di tempat lain. Sementara itu, berdasarkan pantauan di lokasi, pintu sisi utara puskesmas yang terletak di kampung tersebut tertutup rapat. Sedangkan pintu selatan terbuka sedikit untuk keluar masuk kendaraan dan orang. “Tadi pagi sempat buka dan melayani. Namun sekarang sudah tutup lagi,” kata seorang warga di depan puskesmas. Tak lama kemudian, ada warga yang berniat mengurus rujukan BPJS di puskesmas tersebut. Ketika hendak masuk, matanya melihat selembar ker-

“

Hasilnya, hari ini (kemarin, red)menunjukkan pegawai di Puskesmas Banyuurip itu negatif

Febriadhitya Prajatara Kabag Humas Pemkot Surabaya tas pengumuman yang ditempel di dinding yang bertuliskan terkait hasil swab Covid-19 Bidan Banyuurip positif tiga orang, kebijakan dari Dinas

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Puskesmas Banyuurip ketika dinyatakan ada pegawainya terkonfirmasi Covid-19.

Kesehatan Kota Surabaya ruang bersalin Puskesmas Banyuurip lockdown hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Saya gak jadi mengurus. Nanti saja kalau sudah aman,” kata Jianto, sambil melangkah keluar puskesmas. (udi/rif)

Teater Nol Surabaya Siapkan Karya Terbaik Vakum 7 Tahun Surabaya, Memorandum Teater Nol Surabaya ingin kembali berkarya menampilkan karya-karya terbaik seperti salah satu judul ‘Obsesi Dasiran’, yang pernah dipentaskan terakhir kali tahun 2013 di Gedung Cak Durasim, Surabaya. Keinginan kuat itu disampaikan anggota saat berkumpul menghadiri ulang tahun Teater Nol yang ke-37 di rumah salah satu pendiri (alm) Monor Keswandono di Jalan Ngagel Dadi I/79, Senin (13/7) malam. Dedi Soehendra, Ketua Teater Nol Surabaya mengatakan, keinginan itu tercetus beberapa hari sebelum akhirnya diutarakan di hari ulang tahun di base camp yang selama ini sebagi tempat latihan Teater Nol hingga dengan karya-karya terbaik mampu menghiasi panggung hiburan Surabaya, televisi baik drama remaja maupun drama berseri. “Sebenarnya keinginan itu sudah lama. Namun karena banyak anggota yang berpencar,

FOTO: ISTIMEWA

Anggota Teater Nol Surabaya foto bersama usai potong tumpeng ulang tahun yang ke-37.

ada yang di Jakarta, Jombang, Sidoarjo, Malang, dan Sumbawa. Wonogiri, baru malam ini bisa ketemuan,” ujar Dedi diamini salah satu pendiri yang ikut

hadir, Mahfud. Lanjut suami Dewi Wati ini, sejak berdiri pada 11 Juli 1983, Teater Nol sudah menghasilkan beberapa karya di antaranya

Orang-Orang Malam, Terbit Bulan Tenggelam Bulan, Suwuk, Sebatang Pena, Ebbes,Wadal, dan Obsesi Dasiran yang tentu masih menjadi ingatan segar para pecin-

ta seni teater di Surabaya. “Sepanjang perjalanan itu, Teater Nol ini sudah 11 kali mengalami pergantian ketua. Alhamdulillah, semangat dari teman-teman ini yang membuat kami ingin berkarya lagi. Makanya kita kumpul-kumpul, semoga dari silaturahmi ini, mengawali kita untuk berkarya kembali,” sambung Dedi. Yanto Tock, sutradara sekaligus senior di Teater Nol mengaku semakin bersemangat ketika teman-temannya berniat ingin kembali menghidupkan Teater Nol. “Selama vakum itu, saya juga tidak diam. Ada tiga karya yang nantinya ingin saya pentaskan. Naskahnya sudah saya tulis, tinggal persiapan teman-teman. Kapan akan dimulai,” tantang Yanto. Teater Nol juga tengah mempersiapkan pembuatan drama pendek yang dikemas menghibur berdurasi menitan. Nantinya karya pendek itu akan di unggah di youtube sebagai salah satu karya hiburan tanah air. (*/rif)

Terkendala Daring, Guru Jemput Bola Surabaya, Memorandum Demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa, seluruh sekolah di Kota Surabaya menerapkan sistem online atau virtual tanpa tatap muka langsung. Namun, jika peserta didik terkendala, guru akan jemput bola menyampaikan tugas ke rumah. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Surabaya Supomo mengatakan, jadi kalau ada siswa yang tidak memiliki perangkat elektronik untuk digunakan pembelajaran daring. Maka gu-

runya akan memberikan tugas di rumah secara langsung. “Yang begitu jumlahnya tidak banyak. Jadi kami masih bisa mengcover kesulitan pembelajaran di masa pandemi Covid-19,” kata Supomo, Selasa (14/7). Kesulitan itu, lanjut Supomo, bisa diketahui guru pembimbing masing-masing. Tentunya pembelajaran yang dilakukan di masing-masing rumah siswa tersebut tidak seperti halnya dilakukan di sekolah. Supomo menambahkan, tentu secara teknis untuk pembelajaran ada

perbedaan di masa pandemi Covid-19. “Di masa seperti ini, (pembelajaran) tidak bisa penuh seperti normal, kemudian ada penyesuaian beberapa mata pelajaran. Yang penting adalah kesehatan anak dinomor satukan,” jelasnya. Supomo menyadari, pembelajaran lewat daring memang menjadi tantangan baru. Baik siswa maupun sekolah. Namun lewat metode tersebut, orang tua mengontrol jika ada tugas dari sekolahan. “Ada feedback dari sekolah orang tua menge-

tahui, tugas-tugas akan dikerjakan, itu kelebihan daring. Salah satu kelemahan itu ketika ada yang tidak perhatian dengan pelajaran. Kita butuh tenaga ekstra siapa yang lagi mendengarkan,” ujar Supomo. Namun, salah satu yang harus ditingkatkan adalah perhatian guru kepada muridnya. Ini agar para siswa dapat mengikuti pelajaran sampai tuntas. Sedangkan untuk model pembelajaran daring, kadisdik menjelaskan teus diperbarui materinya. Hal ini untuk siswa agar tidak mudah

jenuh dan tetap membuat nyaman. “Pembelajarannya dibuat sedemikian rupa agar siswa bisa nyaman dan bisa menyelesaikan tugas,” papar Supomo. Sementara untuk buku belajar seperti LKS belum didistribusikan. Karena salah satu persoalannya adalah transportasi. Saat daring, materi di LKS dimasukkan jadi PDF. “Kurirnya juga kita gatau apakah fine-fine saja, atau bahkan kurirnya sendiri yang membawa virus atau tertulari. Kita mengurangi risiko-risiko seperti itu,” sebutnya. (alf/rif)

Baktiono

Jhon Thamrun

lam memperjuangakan aspirasi rakyat, termasuk saat menjadi oposisi sendiri selama 10 tahun di era reformasi,” tandasnya. Anggota Fraksi PDI Perjuangan Jhon Thamrun menanggapi dengan santai adanya koalisi besar di Pilwali mendatang. “Ya, kita (PDI-P, red) santai saja, tunggu waktunya. Karena koalisi itu adalah hak daripada setiap kebijakan partai,” imbuhnya.

Sejauh mana optimis peluang PDI Perjuangan memenangkan di Pilwali mendatang, Jhon Thamrun menegaskan, PDI Perjuangan mampu berjuang single fighter (bertarung tunggal) dan optimistis terhadap keberadaan kader-kader yang diusung oleh partainya. “Kita sangat optimis, bahwa kader tersebut pasti didukung oleh warga Surabaya,” pungkasnya. (why/rif)

PDI-P PeDe Single Fighter Surabaya, Memorandum Koalisi delapan partai yang mendukung bakal calon walikota Surabaya Machfud Arifin (MA) disikapi secara santai oleh PDI Perjuangan. Hingga saat ini PDI Perjuangan (PDI-P) belum menentukan sikap dalam Pilwali Surabaya yang digelar pada 9 Desember mendatang. Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya Baktiono mengaku pihaknya tidak terlalu khawatir dengan borong partai yang dilakukan oleh salah satu calon wali Kota Surabaya. Menurut Baktiono hal tersebut merupakan sesuatu yang wajar mengingat sesuai dengan syarat partai yang dapat menusung calon kepala daerah harus me-

miliki jumlah kursi parlemen minimal 20 persen. “Kalau partai politik lain dalam pemilukada Surabaya ini kan tidak memenuhi syarat semua untuk mengajukan calonnya sendiri, mereka harus bergabung untuk memenuhi syarat 20 persen untuk bisa mengusung calon itu. Kalau PDI-P hampir 30 persen jadi PDI Perjuangan optimistis mengusung calonnya sendiri,” kata Baktiono, Selasa (14/7). Politisi PDI Perjuangan yang juga Ketua Komisi C DPRD Surabaya ini mengatakan tidak terganggu banyaknya partai yang menentukan sikap dukungan kepada MA. Pasalnya dengan sistem pemilihan langsung, menurutnya berada di tangan warga masyarakat Surabaya bukan di

partai. “Kami sama sekali tidak terganggu walaupun semua partai politik yang ada di parlemen (DPRD Surabaya) mendukung calon lain karena pemilihannya itu bukan pemilihan partai politik tapi pemilihan langsung oleh warga,” ujarnya. Baktiono menambahkan, dengan kondisi saat ini malah membuka kenangan perjuangan partai yang selama ini mampu menghadapi segala situasi politik yang terjadi. “Kami malah bangga, jadi kalau seperti ini artinya terulang lagi pada zamannya PDI pro Megawati, bukan hanya berhadapan langsung dengan PDI pro Soerjadi tapi dengan rezim orde baru, PDI berani dan rakyat mendukung luar biasa karena konsistensi da-

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

SKH Memorandum-Kejati Jatim Jalin Sinergitas Surabaya, Memorandum Jajaran pimpinan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum menjalin sinergitas dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim, Selasa (14/7). Langkah serupa sudah dilakukan SKH Memorandum dengan Forkopimda Jatim lainnya. Hadir di Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, pimpinan SKH Memorandum yang diwakili Pemimpin Perusahaan Yoyok Khayatullah, Pimred Arief Sosiawan, dan Redaktur Online memorandum.co.id Agus Supriyadi, diterima Kajati Jatim Mohamad Dofir dan Asintel Nanang Ibrahim Sholeh di lantai

3 Kejati Jatim. Dalam kesempatan itu, Yoyok Khayatullah yang mengawali pembicaraan mengucapkan terima kasih atas diterimanya jajaran SKH Memorandum oleh Kajati Jatim. “Kami ucapkan terima kasih atas waktu yang diberikan oleh Bapak Kajati. Kedatangan kami ke sini untuk bersilaturahmi,” ujar Yoyok. Pimred SKH Memorandum Arief Sosiawan menambahkan, selain silaturahmi dengan pihak kejaksaan, SKH Memorandum juga akan mendukung semua kegiatan yang berkaitan dengan kejaksaan. Salah satunya yang paling dekat yaitu Hari Bhakti

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Pimpinan SKH Memorandum foto bersama Kajati Jatim Mohamad Dofir (tengah) didampingi Asintel Nanang Ibrahim Sholeh.

Adhyaksa (HBA) ke-60 tahun 2020 ini. “Kami akan support semua kegiatan di kejaksaan. Termasuk HBA nanti,” ujar Wawan, sapaan Arief Sosiawan. Lanjut Wawan, dengan support kegiatan kejaksaan diharapkan bisa menjadi referensi bagi masyarakat. “Jadi masyarakat tahu, ada kegiatan apa saja di kejaksaan. Seperti yang selama ini bekerja sama dengan forkopimda Jatim lainnya. Intinya sebagai referensi,” pungkas Wawan. Sedangkan Kajati Jatim Mohamad Dofir menambahkan, untuk kegiatan HBA tahun ini dilakukan secara sederhana dan

selalu mengutamakan protokol kesehatan. “Kegiatan sendiri sudah berjalan sejak tanggal 8 Juli kemarin. Saat itu ada seminar online yang langsung dari Jakarta,” ujarnya. Termasuk rangkaian kegiatan, seperti pembagian sembako dilakukan secara internal, anjangsana juga dibatasi dalam jumlah perwakilan di lapangan. “Upacara saja di kejagung dan terbatas. Kita hanya virtual, termasuk nanti ke Taman Makam Pahlawan (TMP) yang ikut mungkin dari Kajari Surabaya dan Kajari Tanjung Perak serta kasi-nya. Jumlah orang dibatasi,” pungkas Dofir. (fer/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

Dishub Operasi Truk Kelebihan Muatan

Dispendukcapil Janjikan Cetak Dokumen Mandiri

Kepala Dishub Bojonegoro Andik Sudjarwo mengungkapkan, Operasi Kestib (operasi keselamatan dan ketertiban) ini sasarannya adalah truk bermuatan barang yang melebihi kapasitas dan dimensi. Menurut dia, ditemukan tujuh truk bermuatan bahan uruk yang melebihi dimensi. Operasi ini juga memeriksa kelengkapan kendaraan. “Operasi ini sekaligus sebagai antisipasi maraknya kecelakaan yang terjadi di Bojonegoro karena melibatkan truk bermuatan dan

MENGADILI 1. Menyatakan Termohon PKPU PT. GOLDEN ARTHA JAYA sebuah Perseroan Terbatas yang berkedudukan di Ruko Grand Menganti Kav 8 Jl Raya Sidomulyo 121 Menganti Kabupaten Gresik Pailit segala akibat hukumnya; 2. Menunjuk Sdr. SARWEDI,S.H.,M.H. Hakim Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas. 3. Menunjuk & Mengangkat Sdr. .H.AKHMAD ZAINUDDIN FUAD ,S.H.M.H Kurator dan Pengurus yang terdaftar di DEPKUMHAM RI dengan surat bukti Pendaftaran Kurator dan Pengurus No. : AH.AHU.04.03/161 TERTANGGAL 23 September 2016 berkanor di Jl Mayjend Sungkono XIV D No 9 Gresik sebagai Kurator Termohon PT GOLDEN ARTHA JAYA; Selanjutnya berdasarkan penetapan Hakim Pengawas telah ditetapkan : - Rapat Kreditur Pertama 23 Juli 2020 - Batas Akhir pengajuan tagihan kreditur 3 Agustus 2020 5DSDW YHUL¿NDVL SDMDN GDQ SHQFRFRNDQ $JXVWXV piutang kreditur & Pajak Semua rapat dilaksanakan di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Jl Arjuno No. 16-18 Surabaya pukul 09.00 WIB , dan Kepada para Kreditur agar mengajukan tagihan disertai bukti di kantor Kurator PHQJLQJDW NRQGLVL FRYLG WDJLKDQ PHODOXL HPDLO GHQJDQ IRUPDW H[FHO berisi nama alamat dan jumlah tagihan ke PU IXBODZ\HU#\DKRR FR LG atau WA 08123237350 mulai pukul 10.00 s/d 15.00 WIB pada tanggal seperti tersebut diatas. Demikian Pengumuman ini disampaikan sekaligus undangan Surabaya, 15 Juli 2020 PENGURUS PT. GOLDEN ARTHA JAYA ( Dalam Pailit) H. AKHMAD ZAINUDDIN FUAD,.S.H.M.H.

administrasi Dishub mengimbau agar pemilik kendaraan maupun pengemudi jenis truk besar agar mematuhi batas over dimensi. Juga untuk para pemilik

kendaraan umum agar mematuhi aturan admnisitrasi. Jika kedepan masih saja melanggar, kami tidak segan menindak lebih tegas” tegasnya. (top/har/lis)

Bupati Lamongan Fadeli menyerahkan piagam penghargaan koperasi tangguh.

melaksanakan RAT dikarenakan adanya dampak dari pandemi Covid-19. Koperasi yang belum melaksanakan RAT (tidak memiliki izin) dapat memiliki dampak yang merugikan bagi

masyarakat, khususnya anggota. Hal itu bertolak belakang dengan tujuan koperasi. Fadeli menegaskan, ke depan harus dilakukan penertiban terhadap koperasi-

-koperasi tanpa ijin. Hal tersebut, untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya anggota. “Koperasi merupakan soko-guru ekonomi, ekonomi kuat karena koperasi kuat, UMKM kuat karena ekonomi kuat. Selamat Hari Koperasi dan UMKM Nasional,” ujarnya. Adapun yang ditetapkan sebagai koperasi tangguh pada kesempatan tersebut, antara lain KUD (koperasi unit desa), KPRI (koperasi pegawai Republik Indonesia), dan Kopwan (koperasi wanita). Adapun lima koperasi yang dipilih sebagai percontohan Koperasi Tangguh Lamongan, yakni KUD Mina Tani (Kecamatan Brondong), KUD Tani Mulyo (Kecamatan Lamongan), KPRI Maju (Kecamatan Mantup), KPRI Handayani (Kecamatan Lamongan), dan Koperasi Wanita Sejahtera (Kecamatan Karanggeneng). Sedangkan UMKM tangguh yakni, Gusti Atmo, R&D Craft, Soe Art, Tako IB, dan Zain. (*/asw/lis)

Salwa Arifin Resmikan Lab Pendeteksi Covid-19 Bondowoso, Memorandum Setelah resmi memiliki laboratorium PCR (polymerase chain reaction) Covid-19, di RSUD dr Koesnadi, Bupati Bondowoso Salwa Arifin, Selasa (14/7), meresmikan laboratorium biologi molekuler tersebut didampingi Wabup Irwan. Kini Swab PCR Covid-19 untuk warga Bondowoso tak perlu lagi dikirim ke kabupaten/kota lain seperti Surabaya dan Jember. Plt Direktur RSUD dr Koesnadi Bondowoso dr Yus Priyatna mengatakan, laboratorium PCR bisa untuk banyak macam tergantung reagennya. “Untuk sementara kita dapat hibah reagen Covid. Kita pakai untuk penanganan Covid-19,” katanya saat dikonfirmasi. Sementara untuk alat, kata Priyatna, merupakan pinjaman dari BNPB Pusat.Yakni berupa alat PCR dan ekstraksi. “Hanya untuk Covid-19. Akadnya hanya untuk itu,” terangnya. Dijelaskan, ada dua ruangan utama dalam laboratorium tersebut. Yakni ruangan ekstraksi untuk pengambilan sampel. Jadi harus bisa mngatasi infeksi tekanan negatif. “Sementara satunya, untuk pembacaan tekanan positif,” paparnya. Sementara untuk penanganan Covid-19, teknologi yang digunakan harus biosafety level (BSL)-2. Untuk SDM sangat memadai.

FOTO: MEMORANDUM/CW1

FOTO: MEMORANDUM/ARI

PT GOLDEN ARTHA JAYA Yang amar putusanya berbunyi antara lain sebagai berikut :

atau tidak. Dan terkait perizinan trayek angkutan umum, maupun angkutan barang. “Masih adanya angkutan umum yang masih belum tertib

FOTO: MEMORANDUM/ASW

Lamongan, Memorandum Peringatan Hari Koperasi ke-73 dan menyongsong Hari UMKM Nasional ke-5 ditandai dengan peresmian lima koperasi tangguh dan lima UMKM tangguh oleh Bupati Lamongan, Fadeli, Selasa (14/7). Hal itu seiring dengan masa pandemi Covid-19, sehingga koperasi juga harus menerapkan protokol kesehatan dalam memberikan pelayanan. Menurut Fadeli, koperasi tangguh tidak hanya tangguh secara fisik, namun juga harus mampu menyokong perekonomian di Kabupaten Lamongan. Di Kabupaten Lamongan saat ini masih dijumpai KSP (koperasi simpan pinjam), KSU (koperasi serba usaha), dan kantor cabang koperasi skala provinsi maupun nasional yang tidak memiliki izin usaha maupun operasional. Dari 1.391 koperasi yang ada, 1.082 koperasi aktif (70 persen) telah melaksanakan RAT (rapat anggota tahunan), adapun 30 persen sisanya belum bisa

Malang, Memorandum siswa tetap menjaga Untuk mendukung jarak minimal 1 meter. kepatuhan terhadap pro“Untuk menghadapi tokol kesehatan di dukehidupan pada tatannia pendidikan, SMAN an produktif dan aman 2 Kota Malang telah meCovid-19 sekolah hanyiapkan diri sebagai serus benar-benar siap kolah tangguh, sehingga menyambut siswa-sisdapat menjaga keamanwinya,” terang Sutiaji. an siswa dari penyebaran Covid-19. Sementara itu, KeInisiatif pihak seko- Wali Kota Malang Sutiaji meninjau penerapan proto- pala Sekolah SMAN 2 lah ini pun mendapat ap- kol kesehatan di SMAN 2. Kota Malang Hariyanresiasi Wali Kota Malang to mengatakan dalam kolah baik siswa maupun tenaga Sutiaji yang mengunkonsep sekolah tangjungi SMAN 2 Kota Malang dan pendidiknya,” katanya. guh tersebut terdapat lima hal Bersamaan, Sutiaji meninjau yang disebut 5T, yakni Tangguh sekaligus meresmikan sebagai sekolah tangguh, kemarin. “Ini seluruh ruang di sekolah mulai Informasi, Tangguh Kesehatan, harus kita apresiasi karena se- dari UKS, masjid, aula, ruang Tangguh Keamanan, Tangguh kolah tangguh ini terwujud atas belajar, hingga kantin untuk me- Pendidikan, dan Tangguh Gizi. keinginan serta upaya para siswa mastikan pelaksanaan protokol “Harapan kita di sekolah bukan sengaja diwujudkan oleh kesehatan telah dipersiapkan tangguh ini nanti bisa membedengan baik agar nanti jika para rikan kebiasaan. Setelah pempemerintah,” kata Sutiaji. Diharapkan, sekolah tangguh siswa telah aktif sekolah tatap biasaan kemudian membentuk ini akan terus bertahan di masa- muka sekolah sudah siap. karakter dari masing-masing Lebih lanjut diminta untuk anak. Kemudian kalau karakter -masa yang akan datang dengan berbagai programnya dalam rang- menyempurnakan penerapan itu semua sudah dimiliki oleh ka menekan penyebaran virus protokol kesehatan di sekolah seluruh warga SMAN 2, maka Covid-19 di lingkungan sekolah itu, termasuk juga simulasi siswa membentuk kultur di SMAN 2 ini. “Harus ada komitmen yang saat akan masuk ke masjid, ru- sehingga kita siap dengan new kuat diantara seluruh warga se- ang belajar dan kantin agar para normal,” jelasnya. (*/ari/lis)

Berdasarkan ketentuan Pasal 15 ayat (4) UU No 37 Tahun 2004 ttg Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 22/Pdt.Sus/PKPU/2020/PN.Niaga Sby tertanggal, 6 Juli 2020, dalam sidang Putusan Majelis Hakim Pemutus yang diajukan oleh Kuasa Hukum YAFET TOGARMA dan Rekan Kepada ;

Anggota dishub memeriksa administrasi kendaraan.

Bupati Fadeli Luncurkan Koperasi Tangguh

SMAN 2 Malang Jadi Sekolah Tangguh

PENGUMUMAN PUTUSAN PAILIT TERHADAP PT. GOLDEN ARTHA JAYA ( DALAM PAILIT) SERTA UNDANGAN UNTUK MENGHADIRI RAPAT KREDITOR PERTAMA

truk besar,” tuturnya. Selain itu, pemeriksaan ini juga dilakukan terhadap angkutan umum baik jenis angkutan barang, maupun penumpang. Hanya saja, khusus untuk jenis angkutan umum. “Hanya diperiksa administrasi kendaraan, baik masa berlaku kir, trayek, dan juga operasional lainnya,” beber Andik. Andik menambahkan, dalam operasi ini pihaknya menindak tegas kendaraan yang melanggar admnisitratif. Di antaranya kendaraan tersebut layak jalan

FOTO: MEMORANDUM/TOP

Bojonegoro, Memorandum Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bojonegoro bekerja sama dengan Satlantas Polres Bojonegoro memeriksa kendaraan roda dua dan empat yang melintas di Jalan Lettu Suyitno, Kota Bojonegoro, Selasa (14/7). Operasi itu di fokuskan untuk kendaraan yang kelebihan muatan.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Setelah mendapatkan sorotan karena menumpuknya antrean pemohon di masa pandemi, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung akhirnya kembali menerapkan inovasi yang bersumber dari Peraturan Mendagri Nomor 9 Tahun 2016 dan Peraturan Mendagri Nomor 109 Tahun 2019. Plt Kepala Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung Tri Haryadi mengatakan, saat ini Tri Haryadi sudah ada tiga kecamatan yang melayani pencetakan KTP-E. Yakni Ngunut, Campurdarat, dan Kauman. Pemisahan lokasi pencetakan ini untuk memudahkan warga yang tinggal di sekitar kecamatan tersebut tanpa harus mengantre di Dispendukcapil. “Yang ada di Kecamatan Tulungagung dan sekitarnya, bisa tetap dilayani di kantor Dispendukcapil. Yang ada di sekitar kantor kecamatan eks kawedanan tersebut dilayani di lokasi-lokasi yang sudah dibuka itu,” ujarnya, Selasa (14/7). Kemudian dispendukcapil juga menerapkan Peraturan Menteri Dalam Negeri, yang memberikan peluang bagi pemohon agar bisa melakukan pencetakan dokumen lain, seperti kartu keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, dan dokumen lain dari rumah masing-masing. “Mulai Senin kemarin KK dan akta kelahiran yang sempat dihentikan pelayanannya sudah bisa dilayani lagi. Bahkan sudah bisa dicetak di rumah masing-masing pemohon setelah data di dalamya benar,” imbuhnya. Tri Haryadi menjelaskan, ketika dokumen-dokumen tersebut rusak atau hilang, maka pemohon bisa menghubungi petugas di kantor Dispendukcapil. Kemudian dilakukan verifikasi dan nantinya dokumen tersebut akan dikirimkan kepada pemohon melalui file PDF lengkap dengan scan code QR. Selanjutnya, pemohon bisa mencetaknya sendiri dari rumah di atas kertas A4 dengan berat 80 gram. “Atau kalau tidak ada perubahan data ya langsung lapor ke petugas. Nanti mendapatkan PIN dan file yang siap dicetak dikirim ke email untuk bisa dicetak di rumah,” papar dia. Tri mengaku diperlukan sosialisasi dan persiapan agar bisa memaksimalkan kebijakan ini. Sebab dengan diterapkannya kebijakan ini, secara otomatis antrean akan menurun dan jika sudah melengkapi persyaratanya, pemohon tidak perlu lagi datang ke kantor untuk menunggu pencetakan karna bisa dicetak di rumah. “Ya diawal awal pasti perlu adaptasi, masyarakjat juga adaptasi, kamipun juga adaptasi,” pungkas Tri. (fir/mad/lis)

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 4

Bupati Salwa meresmikan laboratorium pendeteksi Covid-19. Ada dokter spesialis patologi kilinik dan analis kesehatan. “Tinggal keterampilan saja,” akunya. Sementara itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin berharap dengan diresmikannya Laboratorium biologi molekuler ini bisa mempercepat tracing penyebaran Covid-19. “Serta meningkatkan kinerja dan dengan

cepat mendiagnosis penyakit. Khususnya Covid-19. Upaya secara medis harus dimaksimalkan, dengan peralatan dan sebagainya,” jelasnya. Pihaknya berharap, masyarakat tetap punya kesadaran, untuk mematuhi protokol Kesehatan Covid-19. “Selain itu, tetap meminta pertolongan kepada Allah,” harapnya. (cw1/lis)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-undang No. 4 Tahun 1996 (UU Hak Tanggungan), PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Waru akan melakukan lelang eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap aset jaminan debitur : No. Nama Debitur Objek Lelang Nilai Limit Uang Jaminan 1. AZIZ ZAKARIA 1 (satu) bidang tanah berikut Rp. 258.000.000,- Rp. 129.000.000,bangunan, SHGB No. 711, SHGB No. 714, SHGB No. 709 luas tanah : 166 m2, luas bangunan : 115 m2, a.n. AZIZ ZAKARIA , terletak di Perum Banjarsari Asri RT. 2 / RW. 5 Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kab. Gresik, Propinsi Jawa Timur. Keterangan : 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas diri dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Cara Penawaran lelang

: Closed Bidding (dengan mengakses url (www.lelang.go.id). tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Batas akhir penawaran : Senin, 29 Juli 2020, pukul 10.00 Waktu Server E-Auction (sesuai WIB) Penetapan pemenang : Setelah batas akhir penawaran Pelunasan Harga Lelang : Paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang Tempat Pelaksanaan Lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya di Jalan Indrapura Nomor 5 Surabaya. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak, Jalan Perak Barat 357 Kota Surabaya. Surabaya, 15 Juli 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor Cabang Surabaya Tanjung Perak


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 5

Pasuruan, Memorandum Pedagang dan pengunjung di Pasar Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa (14/7) pagi, dibuat heboh. Itu setelah si jago merah mengamuk di sejumlah kios milik pedagang. Kobaran api per tama kali diketahui sekitar pukul 03.00 di deretan kios sisi selatan. Angin kencang yang berembus dan banyaknya barang mudah terbakar, membuat api dengan cepat menjalar ke deretan kios di sekitarnya. Mengetahui kejadian tersebut, warga sekitar dan para pedagang berupaya melakukan pemadaman manual. Warga juga melaporkan

ke petugas pemadaman kebakaran (damkar) Pemkab Pasuruan. Tak berselang lama, meluncur dua unit mobil damkar ke lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Sekitar pukul 05.00, api berhasil dipadamkan. Petugas lantas melanjutkan dengan pembasahan agar api tak lagi berkobar. Tamrih, salah seorang saksi menjelaskan, ia tahu api sudah membesar dari belakang kiosnya

dan teras BRI. “Saat itu kiosnya (yang terbakar) tutup. Baru buka sekitar pukul 06.00 pagi biasanya,” jelasnya. Kepala Pasar Sukorejo Nanang Kosim menyebutkan, yang terbakar sekitar 27 kios. Semuanya di deretan blok sisi selatan, yang sore sampai malam tutup. Kios-kios itu hanya buka pagi sampai siang hari saja. Sementara Kapolsek Sukorejo AKP Akhmad Sukiyanto menuturkan, pihaknya masih lakukan penyelidikan terkait kebakaran itu. Namun, dugaa n sementara kebakaran dipicu korsleting. “Masih k a m i d a l a m i ,” katanya. (rul/lis)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

27 Kios di Pasar Sukorejo Terbakar

Petugas damkar melakukan pembasahan di kios Pasar Sukorejo yang terbakar.

Polisi Limpahkan Kasus Dugaan Korupsi Kades Purorejo Lumajang, Memorandum Kasus dugaan penyalahgunaan anggaran Dana Desa (DD) yang melibatkan mantan Kepala Desa (Kades) Purorejo, Kecamatan Tempursari, sudah memasuki tahap dua dan berkas sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Lumajang, Selasa (14/7). “Yang bersangkutan bersama berkas sudah saya serahkan ke Kejaksaan Negeri Lumajang untuk ditindak lanjuti,” terang Kasatreskrim Polres Lumajang AKP Masykur. Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang Ferdy Siswandana membenarkan tentang pelimpahan kasus tersebut. Untuk saat ini pihaknya sedang melaksanakan kegiatan serah terima tersangka dan barang bukti berkas-berkas atas nama Edi Sujarwoko. Dimana yang bersangkutan telah melakukan tindak pidana melanggar pasal 2 dan pasal 3 undang-undang tindak pidana korupsi. “Nilai kerugian negara yang kita terima dari data kepolisian yaitu sebesar Rp 125. 589.921 juta,” terang Ferdy saat ditemui para wak media. Adapun perbuatan melawan hukum yang dilakukan, lanjut Ferdy, yaitu pelanggaran mengenai pembangunan fisik Desa Purworejo pada 2016 hingga 2017. Di antaranya, rehabilitasi pembangunan jembatan Umbulrejo pada 2017 dan pintu gerbang kantor desa pada 2016. Dimana penyelenggaraannya sepenuhnya didukung dengan pengendalian yang memadai dalam pelaksanaan dan pengadaan barang barang dan jasa. Untuk pelaksanaan sidangnya nanti di Surabaya. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengembangan untuk mencari tahu apakah ada pihak lain yang terlibat. “Tentunya kasus ini akan kita kembangkan untuk mengetahui apakah ada pihak lain yang terlibat,” pungkas Ferdi Siswandana. (tri/lis)

Ngamuk, Orgil Bangoan Diamankan Polisi Tulungagung, Memorandum Ketenangan warga di Perumahan Bangau Putih, Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, terusik. Sebab, Senin (13/7) malam, seorang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk dan mengancam keselamatan warga karena membawa kayu balok sepanjang 50 meter dan batu. Menurut salah seorang warga yang enggan namanya dikorankan, selama ini keluarga MZ (62) tertutup dan tidak terbuka. Sehingga warga sekitar juga tidak mengetahui dengan pasti penyebab kejadian kemarin. Diketahui, MZ kadang kambuh, kadang sembuh, dan hidup normal. “Setahun lalu sempat ngamuk juga. Tapi setelahnya juga sudah aktif sosialisasi, sudah gabung sama warga juga,” terangnya. Sementara itu, PS Paur Humas Polres Tulungagung Bripka Endro Purnomo yang ditemui tim liputan mengatakan, usai menerima laporan adanya warga yang mengamuk, pihaknya langsung menuju ke lokasi kejadian untuk memastikan kondisi. “Kita dapat laporan sekitar pukul 21.00 malam. Kejadiannya sendiri informasinya sudah 15 menit sebelumnya. Kemudian kita langsung ke lokasi untuk meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan,” jelasnya. Ketika polisi datang ke lokasi kejadian, pelaku masih berada di lapangan dengan memegang kayu balok dan batu, serta masih saja mengancam siapa saja yang lewat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, kemudian polisi bersama warga dan keluarga MZ berupaya menenangkannya. Lebih kurang diperlukan waktu 30 menit untuk bisa menangkan MZ dan membawanya ke RSUD dr Iskak guna mendapatkan penanganan tim medis. “Alhamdulillah, yang bersangkutan bisa kita lakukan upaya paksa untuk kita bawa ke RSUD dr Iskak,” tutur Endro. Endro menjelaskan, berdasarkan informasi yang diterimanya, yang bersangkutan mengalami depresi karena masalah pribadi. Pihaknya berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati dan memberi dukungan kepada keluarga MZ, agar mau mengikuti arahan petugas medis maupun dinas kesehatan dalam menangani warga yang mengalami gangguan jiwa. (fir/mad/lis)

Paripurna pertanggungjawaban Wali Kota Probolinggo.

rikan laporan hasil pelaksanaan dan penyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah sesuai APBD 2019. “Laporan ini juga untuk memberikan laporan publik menyangkut pengelolaan keuangan daerah sesuai kewenangan otonomi daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan, pemberdayaan pembangunan, dan peningkatan

kesejahteraan masyarakat Kota Probolinggo,” tegas Subri. Lebih jauh, Subri menjelaskan, informasi awal melalui nota penjelasan ini, selanjutnya Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019 akan dibahas oleh dewan baik level komisi maupun fraksi. “Sesuai alur proses pembahasan

raperda tersebut diharapkan akan benar-benar mencerminkan profesionalitas. Secara teknis operasional dan secara politis mampu mengakomodasikan kepentingan masyarakat yang direpresentasikan melalui anggota DPRD Kota Probolinggo,” terangnya. Di samping itu, lanjut Subri, sistematika nota penjelasan ini akan mempermudah legislatif untuk mencermati kesesuian antara potensi pendapatan dan belanja serta program atau kegiatan. Bahkan, sistem ini akan mempercepat proses penyusunan Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019 menjadi suatu produk hukum pada 2020, yang akan diimplementasikan untuk mewujudkan tujuan maupun saran yang telah ditetapkan. “Pada gilirannya untuk mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat kepada kepentingan masyarakat dalam rangka pemenuhan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Subri. (mhd/lis)

KLA Ciptakan Generasi Penerus Bangsa Lumajang, Memorandum Program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) sangat penting untuk mendukung orang tua. Agar dapat mendidik dan mempersiapkan anak-anak untuk menjadi para pengelola negara yang andal di masa yang akan datang, sehingga akhlaknya lebih baik. “Akhlak itu menjadi sangat penting, karena puncak dari keberhasilan ilmu itu akhlak,” kata Asisten Pemerintahan Setda Kabupaten Lumajang Imam Suryadi saat membuka kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Layak Anak (KLA) bersama Disdalduk KB dan PP Kabupaten Lumajang di Ruang Narariya Kirana Kantor Bupati Lumajang, Selasa (14/7). Imam mengatakan, pertemuan tersebut untuk menyerap aspirasi agar aaperda program KLA di Lumajang dapat

tersusun dan bermanfaat ke depannya. “Kita perlu suatu keterpaduan yang baik dari Perangkat Daerah terkait, karena anak-anak masih belum berdaya saat ini, dan juga karena anak-anak masih perlu banyak bimbingan dari kita semuanya,” ujar dia. Sementara itu, Kepala Disdalduk KB Konsultasi raperda KLA di ruang Narariya Kirana Pemkab Lumajang. dan PP Kabupaten Lumajang dr Rosyidah menerangkan, KLA adalah sistem pembangunan berbasis hak anak, me- ke depannya Perda KLA bisa tersusun dengan baik,” terang dia. (kom/tri/lis) lalui pengintegrasian komitmen dari sumber daya pemerintah dan PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN masyarakat dalam kebijakan atau program yang menjamin kebutuhBerdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. an dan perlindungan anak. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara “Kita sudah tiga kali mendaKantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur: patkan penganugrahan KLA, tapi No Nama Debitur Obyek Lelang Harga Limit Uang Jaminan belum ada perda yang mewadahi. Untuk itu, kami harapkan dukung1. Ahmad Zen Tanah seluas 101 m2 atas nama Rp. 675.000.000,Rp. 135.000.000,an dari semua pihak terkait agar Purwanto Aji

AHMAD ZEN PURWANTO AJI sesuai SHM No. 5420 berikut bangunan di atasnya, terletak di Kel. Wonorejo, Kec. Rungkut, Kota. Surabaya., Provinsi Jawa Timur

KETERANGAN: 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang dipersyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang; 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Cara penawaran lelang

Batas akhir penawaran lelang Pembukaan penawaran dan penetapan pemenang lelang Pelunasan lelang Bea lelang pembeli Tempat pelaksanaan lelang

Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Rabu, 29 Juli 2020, pukul 10.00 Waktu Server E-Auction (sesuai WIB) Rabu, 29 Juli 2020, pukul 10.00 Waktu Server E-Auction (sesuai WIB)

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin Jl. Jend. Basuki Rachmad 122 Surabaya Informasi lebih lanjut dapat menghubungi P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin, Jl. Jend. Basuki Rachmad 122 Surabaya Telp. (031) 5320736, 5320757 atau KPKNL Surabaya, Jl Indrapura No. 5 Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 15 Juli 2020 ttd. P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya Kaliasin

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat, Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Direktur: Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Choirul Shodiq SH MH Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah AMD SE AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color Konsultan Hukum: (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Noer Fattah Syafi’i Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Mangestuti Agil

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Tersangka Edi Sujarwoko diserahkan ke Kejaksaan Negeri Lumajang.

Probolinggo, Memorandum Rapat Paripurna DPRD membahas nota penjelasan wali kota terkait Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2019 digelar di ruang sidang utama DPRD Kota Probolinggo, Selasa (14/7). Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib didampingi Wakil Ketua Haris Nasution dan Fernanda Zulkarnain diwarnai kursi kosong. Kendari demikian tetap berjalan lancar. Terkait kursi kosong saat rapat paripurna berlangsung, Abdul Mujib mengakui hal itu. Namun pihaknya enggan berkomentar lebih jauh. “Yang jelas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2019, ini akan dibahas lebih lanjut,” jelasnya. Sementara itu, Wakil Wali Kota Probolinggo HM Soufis Subri mengatakan, penyampaian pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2019 sebagai bentuk laporan pertanggungjawaban pelaksanaan yang bertujuan untuk membe-

FOTO: MEMORANDUM/MHD

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Paripurna Pertanggungjawaban APBD 2019 Kota Probolinggo


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Polres Mojokerto Tangkap 11 Tersangka Narkoba Mojokerto, Memorandum Peredaran barang terlarang jenis narkoba hingga pil dobel L terus menjadi buruan Polres Mojokerto. Selama sebelas hari, anggota Satreskoba Polres Mojoerto meringkus 11 pengedar kelas teri dengan barang bukti puluhan gram sabu.

iangan, akhirnya motor ditinggalkan begitu saja di pinggir rel kereta api. “Sepeda motor juga pernah tapi ditinggalkan begitu saja di pinggir rel, sehingga bisa langsung ditemukan,” ungkapnya. Pandia menambahkan, selaian berupaya mencuri sepeda motor, tersangka mengakui telah mencuri beberapa handpone di wilayah Kecamatan

Kedungwaru. “Satu unit motor yang bisa kita amankan. Tiga lainnya sudah dijual dan korbannya ini melapor semua. Kalau HPlainnya sudah dijual semuanya,” terang Pandia. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 5e dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (fir/mad/mik)

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander mengatakan, peredaran narkoba di wilayah hukumnya terus menjadi incaran, terlebih di masa pandemi Covid-19. “Kita mengimbau kepada masyarakat di massa pandemi seperti ini, jangan beranggapan petugas tak bergerak. Kita tetap akan incar sampai akarnya untuk memutus peredaran narkoba,” terangnya, Senin (13/7). Terbukti, dalam kurun waktu yang tak lama petugas Satreskoba Polres Mojokerto bersama polsek jajaran mengamankan belasan pengedar narkoba jenis sabu dan pil koplo.

Aplikasi Samsat Rame, Wujud Polres Tingkatkan Pelayanan Masyarakat

AKBP Dony Alexander menunjukkan barang bukti dan tersangka dalam kegiatan rilis.

“11 tersangka ini merupakan pengedar, penerima, dan pengantar sabu dan pil koplo di Kabupaten Mojokerto,” terang Dony. Dari 11 tersangka, petugas menyita sabu dengan berat 11,83 gram dan pil koplo jenis dobel L

atau logo Y sebanyak 360 butir. “Rata-rata umur pelaku masih produktif menjadi sasaran penjualan bagi pelaku. Pelaku kebanyakan tidak ada pekerjaan,” tambahnya. Dari hasil pemeriksaan, sa-

saran peredaran narkoba masih didominasi usia produktif, usiausia remaja. Rata-rata mereka nekat mengunakan dan mengedarkan narkoba lantaran tidak ada pekerjaan. Kasat Narkoba Polres Mo-

jokerto, AKP Yogi menambahkan, secara garis besar dirinya mengklaim peredaran narkoba di wilayah hukumnya sesuai data mengalami penurunan. “Namun kita tidak boleh terlena dengan hanya angka saja,

kami percaya masih ada peredaran lain yang tidak terdeteksi. Sehingga kami komitmen meski di masa pandemi kami terus memberantas narkoba untuk melindungi generasi bangsa,” tandasnya.(no/mik)

gungjawabkan akuntabilitasnya,” tegas Arief. Launching pertama, Satlantas Polres Gresik menerjunkan dua armada motor sebagai sarana operasi. Ke depan Kapolres Gresik berharap bisa terus bertambah, satu kecamatan satu armada sehingga polisi semakin dekat dengan masyarakat. (and/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AND

Peluncuran aplikasi di tengah masa pandemi Covid-19, salah satu upaya agar masyarakat bisa menghindari kerumunan saat mengurus yang berkaitan dengan Samsat. Sehingga penyebaran Covid-19 tidak meluas. “Harapannya tidak berhenti di seremonial saja. Penggunaan aplikasi jangan sampai sekarang jalan tapi bulan depan sudah berhenti. Harus bisa dipertang-

kegiat latihan menembak perkegiatan saha sahabatan serta foto bersama. Sementara itu, Kapolres Ma Malang AKBP Hendri Umar men menyampaikan, kunjunganny ini untuk membangun nya d menguatkan silaturdan a ahmi. “Ini tentunya akan menguatkan hubungan kami dalam mengemban amanah,” terangnya. Hadir dalam kegiatan Danyonif Para Raider 502/UY Mayor Inf Ahmad Alam Budiman, Para Kasi dan Pasi Brigif Para Raider 18/SEY, Kasatlantas Polres Malang AKP Diyana Suci, Kapolsek Jabung AKP Syamsul Hidayat, Kanit Regident Satlantas Polres Malang Iptu Pol Yudi Anugrah serta Camat Jabung Hadi Sucipto. (*/ari/mik)

AKBP Harun memberikan bantuan kepada seniman dan pelaku wisata.

Kapolres Lamongan Bantu Seniman dan Pelaku Wisata Terdampak Corona

baya untuk membuat masyarakat yang bandel agar segera mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya dengan menciptakan mobil bahagia. Hari ini, mobil tersebut rencananya

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Surabaya, Memorandum Beberapa waktu lalu, pihak kepolisian dan jajaran terkait gencar melakukan patroli masker di Kota Surabaya. Tidak sekadar diberi imbauan, sejumlah masyarakat yang tidak patuh protokol kesehatan juga diberi sanksi push up. p Namun, hal positif juga dilakukan Polrestabes Sura-

AKBP Memo Ardian menunjuk mobil yang akan di launching.

akan di-launching. Nantinya, mobil bahagia besutan Satreskoba Polrestabes Surabaya itu akan mobile dengan membagikan beberapa reward. Sasarannya, tentu masyarakat yang patuh protokol kesehatan. “Nanti kita akan mengajak semua elemen termasuk teman-teman media untuk bekerjasama menjalankan mobil bahagia ini. Kita akan beri hadiah kepada siapa saja yang ditemui dan patuh akan protokol kesehatan,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, disela konferensi pers, Selasa (14/7) sore. Memo berencana, akan menjalankan mobil bahagia itu tiga kali dalam sepekan. Selain itu, alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa menjadikan motivasi bagi masyarakat yang belum mematuhi protokol kesehatan. “Dengan adanya kegiatan ini, saya harap siapa saja yang belum mematuhi protokol kesehatan agar segera mematuhi. Semua semata-mata hanya untuk zona Surabaya kembali hijau dan bebas dari covid-19,” pungkas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. (fdn/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Hari Ini, Mobil Bahagia Polrestabes Surabaya di Launching AKBP Hendri Umar membidikkan pistol ke arah sasaran tembak, nampak di belakangnya Letkol Inf Ferry Muzawwad.

Lumajang, Memorandum Silaturahmi tidak hanya dilakukan terhadap sesama, namun juga bisa dilakukan terhadap makhluk hidup lainnya maupun alam sekitar. Hal itu seperti yang dilakukan Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, Minggu (12/7). Didampingi Wakapolres Hendry Sulistyawan dan para kabag, Kasat Polres Lumajang, usai peresmian Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Kecamatan Pronojiwo, kapolres bersama rombongan menyempatkan diri mampir di Air Terjun Coban Sriti di Dusun Jogokereng, Desa Tamanayu, Kecamatan Pronojiwo. “Kami sengaja mampir untuk melihat langsung kindahan alam air terjun

yang masih alami dan air tejun ejun rterbesar dari beberapa air teri. jun yang pernah saya datangi. Ditempat ini, kami bersilaturahmi sambil memperkenalkan diri,” terang Deddy. Dijelaskan, Polres Lumajangg ro sudah membentuk tim Kuro dengan tujuan silaturahmi kuat rosso dan kuat progo. Dalam program kuat silaturahmi itu untuk membedakan antara silaturahmi manusia dan silaturahmi alam. “Kalau silaturahmi ke manusia, kita bisa tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama manusia atau menjadi masyarakat itu sendiri,” paparnya. Program kedua kali ini, adalah sila-

turah alam misalnya berkunjung turahmi ke tempat-tempat wisata yang b belum terjamah, dan butuh sentuhan pemerintah ataupun pihak-pihak terkait. Di Kabupaten Lumajang se sendiri lanjut Deddy, banyak tem tempat atau alam wisata yang masih belum tersentuh dan dikelola dengan maksimal. “Kami pihak keamanan mendukung menjadi kebijakan pemerintah sehingga apabila tempat wisata itu dijadikan tempat wisata terbaik. Kita memaksimalkan bagaimana pengamanannya dan pelaksanaan wisata itu berjalan dengan aman dan lancar,” (tri/mik)

AKBP Deddy Foury Millewa didampingi wakapolres bersama para kabag, kasat berkunjung ke air terjun Coban Sriti.

Satlantas Probolinggo Kota Pasang Stiker Prokes di Angkot FOTO: MEMORANDUM/RUL

gahan Covid-19,” ucap Rofiq. Kapolres juga menyampaikan bahwa apa yang sudah disampaikan sebelumnya, terkait dengan upaya pencegahan kepada diri sendiri seperti dengan mendisiplinkan diri untuk selalu mencuci tan-gan sebelum dan setelah melakukan kegiatan di luar rumah. ”Kampanye dan disiplin h memakai masker di wilayah masing – masing agar tetap di dilaksanakan. Kita harus banyak bersyukur atas apa yang kita lakukan dan

putus asa di tengah badai wabah Covid-19. “Semoga pandemi segera berakhir, menuju new normal tetap pedomani memakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan dan penerapan protokol kesehatan,” pinta Harun. Total bantuan dari Kemenparekraf tahap II yang disalurkan oleh Polres Lamongan sebanyak 1.229 paket Sembako. Paket bantuan ini diberikan kepada para seniman, pelaku wisata, serta pekerja travel terdampak Covid-19. “Semoga dengan bantuan ini bisa mengurangi beban para pekerja seni yang terdampak, karena Covid -19 mempengaruhi segala lini, baik ekonomi, sosial budaya maupun lainnya,” tutup Harun. (and/har/mik)

AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan duplikat kunci kendaraan secara simbolis kepada kasatsabhara.

laksanakan dalam tugas selama iini. Di mana kita masih banyak dib diberikan kemudahan dan tetap lakukan sesuatu hal yang bermanfaat,” sambung Rofiq.

Selebihnya, ia mengucapkan terimakasih kepada Kapolda Jatim, dalam melayani dan mencegah atau menghentikan Covid-19 dan mendukung Polres Pasuruan. (*/rul/mik)

Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota memasang stiker imbauan protokol kesehatan (prokes) di bagian belakang angkot untuk sosialisasi menuju era kenormalan baru (new normal). “Ada puluhan angkot yang dipasangi stiker imbauan berbahasa Madura dan Jawa bertuliskan “Tore Ca Kancah Lur Dulur Tretan Kabbi Mon Alakoh Eluar Warga Kota Probolinggo Tertib Ben Disiplin Nganggui Maskerah Tor Cuci Tangan ah,” jelas Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambariyadi Wijaya, melalui Kasatlantas AKP Tavip Hariyanto, Selasa (14/7). Satlantas Polres Probolinggo Kota, juga gencar sosialisasi pada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga kebersihan.

“Angkot ini salah satu kendaraan umum yang mobilitasnya cukup tinggi. Dengan memasang stiker imbauan ini, kami berharap pengguna jalan dan penumpang dapat menangkap pesan dan imbauan yang kami sampaikan,” tegas Tavip. Terpisah, Ketua Asosiasi Sopir Angkutan Kota Probolinggo (ASAP), M Tirin mengatakan, pihaknya sudah mengimbau supir agar menerapkan protokol kesehatan. “Kalau hand sanitizer sebagian supir membawanya untuk dipakai sendiri. Untuk penumpang, kami lihat juga pakai masker. Kalau jaga jarak, sebenarnya kita sudah mengimbau. Tapi namanya orang banyak, kadang tidak diterapkan,” tuturnya. (mhd/yud/mik)

AKP Tavip Hariyanto melihat pemasangan stiker imbauan protokol kesehatan yang dipasang di kaca belakang angkot.

masukkan dalam peti jenazah, hingga proses pemakaman. Itu sebabnya, keluarga pasien Covid 19 yang mening-

Blitar Blitar, Memorand Memorandum Tim gabungan Polres Blitar Kota, Kodim 0808/Blitar, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan melaksanakan patroli dalam rangka memberikan imbauan kepada masyarakat Blitar Kota tentang pencegahan Covid-19, Senin (13/7) malam. Salah satunya kewajiban masyarakat Kota Blitar dalam melaksanakan aktivitas di luar rumah dengan wajib menggunakan masker. Di mana, peraturan pemerintah melalui Walikota Blitar No. 47 tahun 2020 yaitu kewajiban masyarakat saat beraktivitas di luar rumah maupun di tempat keramaian wajib mengenakan masker. Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela saat memimpin patroli menjelaskan, patrol ini untuk menindaklanjuti peraturan wali kota. “Mulai besok tanggal 14 (kemarin,red), ketika ditemukan masyarakat yang tidak

menggunakan masker ataupun tempat usaha yang kedapatan ada pengunjungnya yang tidak mengenakan masker, akan diberikan sanksi,” ujar Leonard. “Terkait masalah sanksi tersebut bermacam-macam, dari kelompok masyarakat yang melanggar akan dikenakan sanksi sosial, juga sanksi fisik seperti push up,” lanjut Leonard. Mengenai sanksi kepada pemilik usaha yang melanggar peraturan protokol kesehatan, akan diberikan juga sanksi berupa teguran pertama sampai dengan teguran kedua. “Pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk menutup sementara usaha tersebut,” pungkasnya. Sementara itu, Ipda Yuno Sukaito selaku KSPK Polres Blitar Kota menambahkan, sidak kemarin malam i menyisir beberapa tempat publik seperti

Seorang pelanggar menjalani sanksi push up.

di warung internet (warnet). “Banyak dijumpai pelanggan warnet maupun penjaga warnet yang melanggar per-

aturan wajib masker tersebut dan langsung kami kenai sanksi push up untuk efek jeranya,” tegas Yuno Sukaito. (pra/mik)

Kasubdit Gaksum Polda Jatim Tinjau Kesiapan Anggota Sabhara

Kapolres Lumajang Silaturahmi dengan Alam

Kapolres Pasuruan Serahkan Sarana Pendukung KTS Pasuruan, Memorandum Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyerahkan sarana prasarana, bantuan sosial, dan kendaraan berupa mobil dinas Sabhara Polres Pasuruan, di halaman mapolres, Selasa (14/7). Usai menyerahkan, Kapolres Pasuruan menyampaikan terimakasih kepada seluruh personel dan perwakilan kepala desa ang telah hadir dan aktif dalam pemberdayaan Kampung Tangguh Semeru (KTS). ”Diharapkan bantuan ini bisa merangsang desa yang lain untuk melakukan pendisiplinan dalam pence-

Lamongan, Memorandum Polres Lamongan kembali menyalurkan bantuan kepada para seniman dan pelaku wisata terdampak pandemi coronavirus disease (Covid-19) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat apel di mapolres, Selasa (14/7). “Hari ini (kemarin), kita laksanakan pendistribusian bantuan kepada pekerja seni dari Pemerintah Kabupaten Lamongan. Ini merupakan bentuk rasa perhatian dari Pemerintah kepada masyarakatnya yang terdampak Covid -19,” kata Kapolres Lamongan, AKBP Harun. Kapolres berharap kepada para pekerja seni dan pelaku wisata agar tetap semangat dan tidak

Pasuruan, Memorandum Untuk menyambut pemilihan Wali Kota danWakilWali Kota Pasuruan pada Desember 2020, Polres Pasuruan memperlihatkan simulasi latihan Dalmas, yang ditinjau langsung Kasubdit Gaksum Ditsamapta Polda Jatim AKBP Hendy Kurniawan dan KasubditWisata Polda Jatim AKBP Beny Elfian, Selasa (14/7). Acara yang digelar di halaman Mapolres Pasuruan Kota dihadiri Wakapolres Kompol Prayitno didampingi Kasatsabhara AKP Tatuk S Irianto serta 48 anggota dari polres dan polsek jajaran. Kasatssabhara Polres Pasuruan Kota AKP Tatuk S Irianto mengatakan, tujuan dilaksanakan latihan Dalmas kali ini untuk peningkatan kemampuan personel dalam hal pengendalian massa sebagai kesiapsiagaan personel yang terlibat pengamanan Pemilu 2020. “Latihan ini untuk persiapan apabila terjadi Unjuk rasa yang memerlukan pengendalian massa (Dalmas) sehingga anggota paham dan mengetahui tahapan dalam pengendalian masa serta mampu menerapkannya dilapangan,” jelas Tatuk. Kasatsabhara juga menambahkan, peragaan Dalmas tadi itu ditinjau langsung oleh

AKP Tatuk S Irianto mendampingi Kasubdit Gaksum Ditsamapta Polda Jatim AKBP Hendy Kurniawan meninjau latihan Dalmas.

Kasubdit Gaksum Ditsamapta Polda Jatim, untuk melihat hasil latihan bersama dengan 7 polres, minggu kemarin yang digelar di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan. “Kami sudah menyiapakan 30 - 60 anggota atau satu kompi, untuk mengantisipasi unras disaat Pilwali 2020 mendatang, kunjun-

gan dari Polda Jatim tersebut untuk kesiapan Polres - Polres yang hendak memperingati pilwali,” ujar Tatuk. Ia berharap, langkah ini untuk memupuk kesiap siagaan anggota dalam menghadapi pemilihan wali kota agar setiap dibutuhkan anggota siap siaga. (*/rul/mik)

Resepsi Pernikahan Wajib Kedepankan Protokol Kesehatan

FOTO: MEMORANDUM/MHD

u ujar Kapolres kelahiran Pati Jawa Tengah itu. Untuk tata cara penggunaan, imbuh Arief, masyarakat bisa mendownload aplikasi terlebih dahulu. Kemudian mengisi identitas sesuai petunjuk. “Semua ketentuan dan informasi berkenaan dengan perpajakan kendaraan masyarakat ada di dalam aplikasi,”, terang mantan Kapolres Ponorogo.

aat ini tas TNI-Polri yang saat erus terjalin kuat dapat terus ditingkatkan dengan cara kan lebih mengoptimalkan jalinan komunikasi dan koordinasi. a “Saya atas nama n pribadi dan Satuan Brigif Para Raider 18// Kostrad mengucapkan terimakasih kepada Dandim dan Kapolres atas kunjungannya. Jalinan komunikasi antara TNI-Polri harus terus ditingkatkan guna mendukung tugas pokok,” ujar Hadi Al Jufri dalam keterangan tertulisnya. Acara kunjungan berlangsung hangat dan penuh keakraban, adapun di akhir kunjungan Danbrigif beserta Dandim dan Kapolres Malang melakukan

FOTO: MEMORANDUM/TRI

A AKBP Arief Fitrianto didampingi Kasatlantas AKP Erika Purwana Putra memberangkatkan petugas Samsat Rame.

Malang, Memorandum Untuk menguatkan jalinan silaturahmi lintas instansi, Komandan Brigif Para Raider 18/ Kostrad Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri menerima kunjungan Dandim 0818/Kabupaten Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad dan Kapolres Malang AKBP Hendri Umar di Mako Brigif, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Senin (13/7). Kunjungan Dandim dan Kapolres ini untuk memantapkan sinergitas dan mempererat kesolidan TNI-Polri khususnya di wilayah Malang Raya. Hubungan yang harmonis ini untuk menciptakan wilayah aman dan nyaman. Komandan Brigif Para Raider 18/Kostrad Kolonel Inf Ahmad Hadi Al Jufri berharap sinergi-

Islam. Meliputi proses pemandian dan penyucian jenazah, mengkafani, dan membungkus jenazah, me-

Kapolres Blitar Kota Beri Sanksi Push Up bagi Yang Tak Bermasker

Perkokoh Sinergitas, Danbrigif Terima Kunjungan Dandim dan Kapolres FOTO: MEMORANDUM/AND

Gresik, Memorandum Untuk menjawab tantangan zaman yang serba digital, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto me-launching Aplikasi Samsat Rame di Gedung Samsat Polres Gresik, di Jalan Raya GresikBabat, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Selasa (13/7). Inovasi ini diciptakan dengan harapan bisa mempermudah dan mempercepat dalam pelaygga anan masyarakat. Sehingga tingkat pelayanan bisa dirasakan masyarakat. Turut hadir dalam launching adalah PJU Polres Gresik, Jasa Raharja, dan Dispenda. Launching ditandai dengan pemakaian rompi oleh kapolres kepada petugas, kemudian peluncuran armada motor yang digunakan sebagai sarana operasi di Samsat Rame. “Aplikasi Samsat Rame dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengurus perpajakan, dengan tetap mengindahkan aspek security atau keamanan”,

FOTO: MEMORANDUM/NO

Suasana pelatihan pemulasaraan jenazah Covid-19 di Masjid Al Raudlatuh Hidayah Polres Bangkalan.

gal dalam perawatan ruang isolasi RSUD Syamrabu tidak perlu khawatir dan merasa ragu. “Kami jamin proses pemulasaraan jenazah tidak hanya memuhi standarisasi protokol kesehatan, tetapi juga memenuhi hukum syar’i sesuai ajaran Islam,” tandasnya. Jaminan serupa juga berlaku bagi jenazah pasien Covid-19 yang meninggal di gedung Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) di Jalan Soekarno-Hatta dan gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Jalan Halim Perdana Kusuma. Sementara itu, Wakapolres Kompol Dekky Hermansyah, menambahkan, ada beberapa alasan prinsip mengapa Kapolres AKBP Rama Samtama Putra dan Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan Widodo, sepakat menggelar pelatihan pemulasaraan. ”Di antaranya, tenaga trampil pemulasaraan jenazah di RSUD Syamrabu sangat terbatas,” kata Dekky. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/PRA

FOTO: MEMORANDUM/FIR

rilis, Selasa (14/7). Di hadapan polisi, tersangka mengaku berulang kali melakukan aksi pencurian di kantor maupun rumah di sekitar Kecamatan Kedungwaru. Tahun 2018 lalu, tersangka sempat melakukan pencurian motor milik petugas jaga kantor Pengadilan Negeri Tulungagung di Kecamatan Kedungwaru. Namun karena sudah kes-

Bangkalan, Memoranadum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra menggelar pelatihan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 bagi anggota Polri dan TNI, Senin (13/7). Pelatihan yang dipandu instruktur dari Dinas Kesehatan (Dinkes), RSUD Syamrabu, dan Kantor Kemenag itu, dihelat di Masjid Al Raudlatuh Hidayah polres setempat. Sedikitnya, 18 anggota polres dan TNI-AD dari Kodim 0829/Bangkalan ikut ambil bagian pelatihan yang diawasi Wakapolres Kompol Dekky Hermansyah. “Anggotanya, 6 peserta dari polisi dan 6 polwan polres, serta 6 anggota TNI-AD dari Kodim 0829/ Bangkalan,” kata Kasubag Humas Polres AKP M Barudi, kemarin. Menurutnya, materi teori dan praktik pemulasaraan sesuai protokol kesehatan dan rambu-rambu hukum

FOTO: MEMORANDUM/RUL

AKBP Eva Guna Pandia menunjukkan tersangka Agus dan barang bukti.

Polres Gelar Pelatihan Pemulasaraan Jenazah Covid-19 bagi Polisi-TNI

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Curi Handphone Polisi, Tukang Serabutan Didor Tulungagung, Memorandum Unit Reskrim Polres Tulungagung melumpuhkan Agus Prasetyo (26), warga Desa Ngujang, Kecamatan Kedungwaru. Agus ditembak dengan timah panas karena melawan petugas saat hendak ditangkap. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, Agus merupakan tersangka pencurian yang beraksi sejak tahun 2018 silam. Namun, tersangka baru bisa diamankan setelah melakukan aksi terakhirnya pada pertengahan Mei 2020. Tersangka nekad membawa kabur handphone (HP) milik polisi yang sedang berjaga di Kantor Bersama Samsat Polres Tulungagung. “Selama ini tersangka berpindah-pindah, sehingga kita juga terus mencari namun baru berhasil kali ini. Tersangka ini mencuri untuk kebutuhan hidupnya yang sehari-hari kerjanya ya ndak jelas, serabutan,” ujarnya saat

RABU PAHING 15 JULI 2020 HALAMAN 6-7

Sidoarjo, Memorandum Dalam rangka adaptasi kebiasaan baru, sejumlah pelaku usaha hajatan pernikahan menggelar simulasi resepsi pernikahan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, di Fave Hotel Sidoarjo, Senin (13/7). Tujuannya, agar menjadi inspirasi bagi para calon pengantin, pengusaha katering dan wedding organizer (WO). Acara ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Sidoarjo dan 12 vendor WO. General Manager Fave Hotel Sidoarjo Iwan Setiawan menjelaskan, kegiatan ini sebagai bentuk edukasi. “Tujuannya mengedukasi masyara-

Simulasi resepsi pernikahan.

FOTO: MEMORANDUM/WA

ka agar saat mengkat gela hajatan supaya gelar k protokol kesehatan tetap menerapkan pencegahan tersebarnya Covid-19,” jelasnya. Menyaksikan simulasi resepsi pernikahan, Wakil Bupati Sidoarjo Nur

Ahmad Syaifuddin mengapresiasi terobosan-terobosan yang dilakukan para wedding oroganizer dalam masa transisi new normal. “Begitu pun jika ingin mengadakan resepsi yang menggunakan hiburan yang besar, harus tetap mematuhi

protokol kesehatan,” ungkap pria yang akrab disapa Cak Nur ini. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mempersilahkan bila ada warga yang bermaksud menggelar resepsi pernikahan. Namun dengan syarat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Jumlah tamu undangan juga harus dikurangi setidaknya separuh dari kuota gedung. Lokasi acara juga harus disterilkan dengan penyemprotan disinfektan, tersedianya tempat cuci tangan, alat pengukur suhu tubuh, pengaturan kursi sesuai pola physical distancing dan sebagainya,” pesannya. (wa/jok/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 8

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Alkon Macet, Sumber Rejeki II Sempat Terombang-ambing di Laut

RSUD dr H Moh Anwar Sumenep .

Yayak Bahris Sastro

PAD 2020 Pamekasan Rawan Tak Penuhi Target Pamekasan, Memorandum Pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Pamekasan, dari sektor pasar tradisional tahun ini, rawan tidak mencapai target. Penyebabnya wabah covid-19 yang masih terjadi. Kepala Seksi Retribusi Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan, Liman mengatakan, pihaknya belum melakukan rekapitulasi PAD untuk 2020. Sebab, PAD itu direkap setiap akhir tahun. Namun, meskipun tidak mencapai target kemungkinannya tidak signifikan. “Meskipun ada Covid-19 tapi penurunannya tidak signifikan, karena aktivitas di pasar berjalan seperti biasa seperti sebelum ada covid-19,” katanya dilansir dari portalmadura.com, Selasa (14/7). Dia menerangkan, pada 2019 PAD dari sektor pasar mencapai 94,66 persen dari target Rp 2,4 miliar dari semua pasar yang ada di 13 kecamatan. Untuk 2020 kemungkinannya tidak jauh berbeda dari jumlah sebelumnya. Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pamekasan, Taufikurrahman mengatakan, pada 2020 capaian PAD akan banyak yang tidak sesuai target lantaran wabah covid-19. Termasuk PAD dari sektor pasar. “Akan banyak PAD yang tidak sesuai target, karena kita selama ini tidak mengira jika covid-19 akan melanda Pamekasan,” pungkasnya. Namun dari segi komoditi, banyak jenis yang harganya bertahan tanpa gejolak di pasar-pasar tradisional. Seperti cabai. Harga rata-rata cabai rawit kemarin di Pamekasan masih bertahan Rp 18 ribu per kg. “Harganya tidak naik. Ini sangat membantu ibu-ibu seperti saya dalam sajikan makanan untuk keluarga,” terang Yayak Bahris Sastro, ibu 2 anak asal Kecamatan Waru tersebut. (*/sjk/epe)

Pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi perahu tenggelam disebabkan mesin mati atau mengalami trouble alkon macet. AKP Widiarti S Kasubbag Humas Polres Sumenep Perahu diketahui berangkat dari pelabuhan Gersik Putih, Kecamatan Gapura Sumenep dini hari dan tiba di perairan Giliyang sekitar pukul 10.00. Dengan muatan material bangunan dan beberapa penumpang, mesin mendadak macet. Dalam kondisi mati mesin, nahkoda tidak bisa berbuat banyak kecuali menunggu bantuan datang. Beruntung kapal nelayan jaring datang, dibantu perahu penumpang yang melihat kejadian, proses evakuasi penumpang maupun barang muatan dilakukan bertahap. “Pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi perahu tenggelam disebabkan mesin mati atau mengalami trouble alkon macet,” kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S, Selasa (14/7). Tujuh penumpang yang terdiri dari 2 anak buah kapal (ABK), Samsul (35) warga Desa Sasi’il dan Mohammad (60), warga Desa Pagerungan Kecil, keduanya asal Pulau Sapeken dan nahkoda Hosni (50), warga Dusun Poteran, Kecamatan Talango, serta tiga penumpang yang merupakan mekanik pemasangan tower asal Surabaya, bisa dievakuasi dengan selamat ke daratan. Selain itu, barang muatan 4.000 bata, 31 sepeda angin, 1 kabel gulungan tower, 2 lemari, 1 rak TV, 3 aki tower, 1 katrol derek, yang jika dirupiahkan cukup besar, berhasil diselamatkan hingga perahu ditarik ke pantai Desa Lapa laok, Kecamatan Dungkek. (uri/epe)

Detik-detik tenggelamnya kapal Sumber Rejeki II di perairan Giliyang.

FOTO: MEMORANDUM/URI

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Sumenep, Memorandum RSUD dr H Moh Anwar Sumenep akan memprioritaskan penanganan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirujuk dari puskesmas. Tujuannya agar lebih fokus menangani pasien yang mengalami tingkat kedaruratan lebih parah. Sementara pasien dengan status orang tanpa gejala (OTG) akan diserahkan ke pemerintah daerah penanganannya. “Mulai saat ini kami akan memprioritaskan rujukan PDP bagi pasien Covid-19. RSUD akan menangani pasien yang hanya mengalami kedaruratan,” ujar Kasi Humas RSUD dr H Moh Anwar Sumenep, Arman, Selasa (14/7). Menurut dia, RSUD dr H Moh Anwar sebagai rumah sakit rujukan seharusnya lebih fokus pada penanganan pasien yang mengalami keluhan atau PDP. “Karena di sini PDP kosong, maka kami melakukan perawatan bagi OTG. Jika kemudian hari ada penambahan pasien covid-19 yang masuk kategori PDP dan OTG, kami akan memprioritaskan pasien PDP untuk dilakukan perawatan terlebih dahulu,” imbuh dia. Arman menegaskan, ketika ada penambahan baru pasien terkonfirmasi covid-19 yang masuk pada kategori OTG, pihak rumah sakit akan menyerahkan kepada Pemkab Sumenep atau gugus tugas penanganan covid-19. “Ruangan bagi pasien Covid-19 yang masuk OTG bukan dari rumah sakit tapi dari pemkab,” tandas Arman. (aan/epe)

Foto udara jarak titik tenggelam dengan daratan.

Pulau Ra’as Jadi Zona Merah Sumenep, Memorandum Penambahan kasus terkonfirmasi covid-19 di Kabupaten Sumenep semakin tidak terkendali dalam sepekan terakhir. Total kasus positif menjadi 144 kasus dengan 46 sembuh dan 4 meninggal. Dua tambahan yang masuk adalah pasien asal zona hijau, Pulau Ra’as. Masuknya warga Ra’as otomatis mengubah status Kecamatan Ra’as menjadi zona merah. Sedangkan tujuh kecamatan lain di wilayah kepulauan yang masih bertahan di zona hijau adalah Giligenting, Gayam, Nonggunung, Kangayan, Sapeken, Arjasa, dan Masalembu.

Pasien terkonfirmasi covid-19 dari Ra’as diketahui pria berumur 61 tahun dan perempuan 41 tahun. Mereka diketahui setelah jadi pasien screening di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo. “Keduanya saat ini dirawat intensif di rumah sakit swasta di Kabupaten Situbondo,” terang Humas Satgas Penanganan Pencegahan Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Selasa (14/7). Sementara penambahan kasus lainnya terdiri dari 1 tenaga kesehatan (nakes) perempuan dari Puskesmas Gapura dan 1 aparatur sipil negara (ASN) pemkab. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/URI

RSUD dr H Moh Anwar Utamakan Rujukan PDP

Sumenep, Memorandum Perahu layar motor Sumber Rejeki II mengalami trouble alkon macet di perairan Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Senin (13/7). Beruntung dalam musibah itu tidak ada korban jiwa kendati sempat beberapa jam perahu terombang-ambing di lautan lepas.

Peta sebaran covid-19 Sumenep.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Pemkab Segera Luncurkan Perbup Protokol Kesehatan Covid-19

Agus Zein Sugianto

Bangkalan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab ) Bangkalan akan meluncurkan peraturan bupati (perbup) tentang kewajiban penerapan protokol kesehatan covid-19. Kebijakan ini ini menyikapi rendahnya tingkat kepatuhan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi. “Jadi misi utama dari perbup ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepatuhan, dan disiplin masyarakat melaksana-

kan protokol kesehatan,” kata jubir Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan, Agus Zein Sugianto, Selasa (14/7). Berdasar kajian dan analisa gugus tugas di lapangan, disimpulkan tingkat kepatuhan dan disiplin mayoritas warga relatif rendah tidak hanya di lingkup perkotaan. Tetapi juga di lini kecamatan dan desa. Indikasi itu diperkuat tingkat penyebaran dan penularan virus

corona yang tiap hari meluas dan masif. “Artinya sebaran covid 19 kian tersebar merata di semua kecamatan kendati masih ada satu kecamatan yang belum zona merah,” tandas Agus Zein. Data sebaran covid-19 kemarin, menunjukkan angka warga dengan status ODR (orang dalam risiko) sudah mencapai 20.439, ODP (orang dalam pemantauan) 1.071, PDP (pasien dalam pengawasan) 96, 38 pasien diantaranya sembuh dan 41 meninggal. Se-

dangkan warga positif terpapar mencapai 288 orang, 101 sembuh dan 38 meninggal tersebar di 18 kecamatan. “Agar itu tak sampai terjadi berkepanjangan, biang penyebabnya harus diamputasi,” papar Agus Zein. Dalam konteks ini, tingkat kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan harus lebih dipacu. Untuk kepentingan itulah, pemkab akhirnya berinisiatif menerbit-

kan perbup tentang protokol kesehatan covid-19. Perbup itu akan mengatur tata kelola penerapan protokol kesehatan di lingkungan masyarakat. Termasuk penerapan dan bobot sanksi kepada warga dan dunia usaha yang tidak patuh. Mulai dari pencabutan izin usaha atau sanksi jenis lainnya akan tercantum dalam perbup. “Eksekutor penindakannya akan melibatkan aparat penegak hukum seperti Polri, TNI dan satpol

PP,” tegas Agus Zein. Rencana ini menuai respons positif dari warga. Imam Masjid At-Taqwa II Pangeranan, Wasono bahkan berharap, pemberlakuan perbup sesegera mungkin disosialisasikan. “Itu penting, agar masyarakat, termasuk para pelaku dunia usaha segera paham dan menyadari sanksi apa yang akan mereka terima jika melanggar ketententuan protokol kesehatan di tengah pandemi,” tandas Wasono. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TRENGGALEK

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 9

KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.

Tambah 4 Kasus, Pasien Covid-19 Jadi 42 Orang Trenggalek, Memorandum Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Trenggalek bertambah menjadi 42 orang. Hal ini disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Trenggalek dr Murti Rukiyandari, Senin (13/7). Tambahan 4 kasus baru ini di antaranya datang dari pasien 39, laki-laki(48), warga Desa Sumberingin, Kecamatan Karangan.Pasien ini adalah seorang pelaut penangkap ikan dan sekitar 8 bulan berada di atas kapal. Pada 1 Juni, pasien ini

diperiksa swab dan mengikuti karantina di Wisma Atlet di Jakarta setelah kembali melaut dari Jepang. “Hasil swab keluar dan dinyatakan negatif dan diperbolehkan pulang ke Trenggalek,” ungkap dr Murti. Se t e l a h s a m p a i d i

Komisi I Bahas LKPj Bupati Trenggalek, Memorandum Komisi I DPRD Trenggalek siap membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Tahun Anggaran 2019. Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Trenggalek Husni Taher Hamid menjelaskan, proses LKPj 2019 menyisakan beberapa temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yaitu masih ada kewajiban pemkab setempat untuk mengembalikan keuangan negara. “Harapan dari BPK RI temuan tersebut segera diselesaikan,”ungkapnya, Selasa (14/7). Utamanya, masih kata Husni, tentang aset yang masih belum jelas status kepemilikan hingga terpakai untuk kantor organisasi perangkat daerah (OPD) yang baru. “Masih banyak masalah tentang aset daerah,” tuturnya. Politisi asal Partai Hanura ini mengungkapkan, anggaran tersedia untuk jasa konsultan pembangunan gedung yang ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pengairan (PUPR) Trenggalek yang mencapai Rp

2 miliar lebih. “Kini dinas yang kompeten membidangi infrastruktur jalan dan jembatan itu harus mengembalikan kepada negara sebesar Rp 2,1 miliar,” ungkapnya. Pembangunan gedung kantor badan kepegawaian daerah (BKD), dinas sosial pemberdayaan perlindungan perempuan dan anak (dinsos P3A) diterangkan Husni, menjadi catatan di Laporan Hasil Pemeriksaaan (LHP) BPK RI.“Harusnya biaya konsultan sudah masuk di belanja modal,” katanya. Maka itu, ketika disendirikan akan menjadi kesalahan dalam proses pelaporan, sehingga harus dikembalikan. Sementara, untuk Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Kebakaran (Satpol PP Kebakaran) Kabupaten Trenggalek, Husni mengutarakan peningkatan sumberdaya manusia (SDM) bagi perangkat satpol sangatlah penting. “Petugas satpol akan menertibkan baliho yang melanggar perda, tetapi petugas tidak tahu akan perundang-undangannya di perda itu,”tegas Husni Taher Hamid. (gos/ham/udi)

Trenggalek melaksanakan isolasi mandiri di rumah kosong di Desa Gondang,Kecamatan Tugu. Pasien 39 ini bepergian ke Jakarta menggunakan transportasi umum untuk mengikuti medical check up dan swab dari perusahaannya. “Tiga hari kemudian hasil swab keluar dan dinyatakan positif dan menjalani karantina di Wisma Atlet, Jakarta,” tegasnya. Mendapati laporan ini, puskesmas segera melakukan tracing dan melaksanakan rapid test kepada empat orang kontak erat dengan hasil non reaktif. “Kesimpulan sementara yang didapatkan, pasien ini kemungkinan terpapar virus saat perjalanan dari Trenggalek ke Jakarta,”imbuhnya. Kasus baru lainnya datang dari seorang perempuan (46), asal Desa Besuki, Kecamatan Munjungan, yang selanjutnya disebut sebagai pasien 40. Pasien ini bekerja sebagai penjaga

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI SURABAYA RUMAH DIJUAL Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946 Jual rumah. UK: 7,5 x 16 m,2 lantai, SHM, Jl. Semolowaru Utara 1, Sukolilo SBY, Mobil Masuk. Hub: 081905023580 ( tlp/Wa)

dr Murti Rukiyandari

tempat kos mahasiswa dengan suaminya di daerah Citraland Surabaya. Penghuni tempat kos sudah kosong mulai Maret 2020. “Selama di Surabaya biasanya pasien 40 memenuhi kebutuhan sehari-harinya dengan berbelanja di tukang sayur keliling dan beberapa kali ke swalayan,”tandasnya. Pasien ini dan suami pulang ke Munjungan dengan naik mobil carteran. Setibanya di Munjungan, keluarga sudah menyedi-

akan rumah untuk isolasi pasien 40 dan suami. “Anggota keluarga yang lain tinggal di rumah sebelahnya untuk kebutuhan logistik disalurkan tanpa tatap muka,”terangnya. Selanjutnya pada tanggal 7 Juli, puskesmas melaksanakan rapid test dan pasien 40, sedangkan suami non reaktif. Tiga hari kemudian melaksanakan swab di RSUD Dr. Soedomo Trenggalek. “Hasilnya positif Covid 19. Disinyalir pasien ini terpapar virus

dari Surabaya,”tegasnya. Sedangkan untuk pasien 41, laki-laki(59), warga Desa Sukosari, Kecamatan Trenggalek. Pasien ini bekerja sebagai tukang bangunan di Surabaya. Yang bersangkutan, beserta satu orang rekannya pulang ke Trenggalek menggunakan motor langsung pulang dan tidak singgah dimanapun. “Selanjutnya pasien melakukan isolasi mandiri di rumah,”terangnya. Tiga hari kemudian dilaksanakan rapid test di puskesmas dengan hasil reaktif. Kemudian puskesmas menindak lanjuti hal ini dengan melaksanakan tracing ke rumah pasien 41.“Dilakukan swab di RSUD dr Soedomo Trenggalek dan besoknya dinyatakan positif Covid 19,” tuturnya. Sedangkan pasien ke 42, laki-laki (59), warga Desa Ngadirenggo, Kecamatan Pogalan. “Dia bekerja di bidang perdagangan alat pertukangan di Malang-

,”tegasnya. Pasien ini berjualan alat pertukangan di Pasar Blimbing, Malang. Kemudian ikut berjemaah di masjid dan menerapkan physical distancing. “Pasien ini pulang ke Trenggalek menggunakan travel bersama satu orang penumpang dari Tulungagung dan satu orang dari Jetis, Ponorogo,”tambah dr Murti. Kemudian warga melaporkan kedatangan pasien 42 ke puskesmas dan selan-

jutnya puskesmas melaksanakan pemantauan dan kunjungan rumah. Yang bersangkutan mengalami keluhan kesehatan berupa batuk pilek dan meriang. Kemudian berobat ke puskesmas dan dilakukan rapid dengan hasil reaktif. “Dilakukan swab dan hasilnya terkonfirmasi Covid-19. Kesimpulan sementara pasien ini terpapar virus dari Malang,”pungkas dr Murti Rukiyandari.(gos/ham/udi)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Menunjuk Pengumuman Pertama Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui selebaran/tempelan tanggal 30 Juni 2020. Berdasarkan pasal 6 UUHT No.4 Th.1996, PT. Bank Commonwealth, akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya melalui jasa pra lelang PT. Balai Lelang Star, terhadap barang jaminan milik debitur/penanggung hutang Go Junaidi: Tanah dan Bangunan SHM No. 778, Luas 462 m2, an. EVA LISTYANA, yang terletak di Desa/Kel. Tambaksari, Kec. Tambaksari, Kota Surabaya. (Nilai Limit : Rp.7.735.500.000,- / Jaminan : Rp. 1.550.000.000,-). Pelaksanaan Lelang : Keterangan: 1. Cara Penawaran : Closed Bidding yang 1. Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening virtual account diakses pada alamat domain www.lelang.go.id (VA) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. 2. Batas Akhir Penawaran : Rabu, 29 Juli 2020, 2. Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatPukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB) lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. 3. Penetapan Pemenang : setelah batas akhir 3. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan penawaran menjadi beban peserta lelang. 4. Pelunasan harga lelang : Paling lambat 5 4. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap obyek 5. Bea Lelang Pembeli : 2 % dari harga lelang lelang diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang 6. Tempat Pelaksanaan Lelang : KPKNL tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun Surabaya Jl. Indrapura No. 5 Kota Surabaya Kepada PT. Bank Commonwealth, Pejabat Lelang, PT. Balai Lelang Star, dan/atau KPKNL Surabaya. Persyaratan Lelang : Memiliki akun yang telah terverifikasi melalui alamat domain www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tatacara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Untuk informasi dapat menghubungi PT. Balai Lelang Star 031-82517117, 081259488680, 021- 8313728. Surabaya, 15 Juli 2020 PT. Balai Lelang Star PT. Bank Commonwealth

IKLAN PAS

RUMAH DIKONTRAKKAN

PARANORMAL

PIJAT KEBUGARAN

Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub: 081216842204 - 0811337368.

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

MASSAGE FOR WOMEN HUB: WA 08223034-4471.

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).

ANEKA KEBUTUHAN

KEHILANGAN

ELEKTRONIK DICARI

HILANG STNK HONDA SUPRA X 2006 HITAM W-2994-NT (EKA NOVITA K) 082233920623. HILANG STNK L.1936.NV AN.ULFI LAILATUL SYAFA»AH ulfi. JL. WIYUNG II/12. SBY. Hilang Buku Kir L.8883.UV / SB.143755.K PT.AGUNG JAYA SEMESTA JL.RAYA TAMBAK OSOWILANGUN 111 SBY. Hilang Buku Kir L.8557.UH / SB.129510.K PT.CITRA GEMINI MULIA JL.DARMOKALI 11 SBY. Hilang Buku Kir L.8141.UY / SB.157665.K PT. SATYA RAGAM TRUXPRESS JL. MARGOMULYO BLOK AB.7 SBY. Hilang Buku Kir L.8029.RM / SB.141038.K PT. BERLIAN JASA TERMINAL INDO JL.PERAK BARAT 379 SBY. Kehilangan STNK spd mt Honda putih hitam nopol L-2094-A a/n Bustami d/a Sidorame 40 SBY. Hilang BPKB Honda L-6039-VN An.Anggrita Nurfajar Lestari D/a.Pakis Gunung 2-A/33 Sby. Kehilangan STNK spd mt Honda merah nopol L-5713-OG a/n Mohammad Kholid d/a Gembong 5/3A SBY. HILANG STNK HONDA BEAT 2012 HITAM W 2120 VC ( NUR HAYATI ) 087703246230. HILANG STNK HONDA BEAT 2018 HITAM W 3813 OC ( YULIANI ) 085755555157. Hilang Buku Kir L.8587.QB / SB.134544.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir L.8165.RG / SB.154011.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir L.8016.RG / SB.141704.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir L.8131.U / SB.167615.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY.

CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.

KURSUS

KOS-KOSAN Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.

LOWONGAN

MALANG TANAH DIJUAL

38.20/06-24/07

SALON MOBIL

BAHAN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022.

SHOW ROOM

PENGOBATAN EDY TRAPY

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

HUB: TLP/SMS : 085337010407 38.11/07-15/08 00.30/04-5/05

SEDOT WC Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.

Jual Tanah Kavling luas 410m2 dekat daerah wisata pasar Lawang.300 Jt AJB terpasang Listrik 1.300 watt WA:081335776262, 081333477677.

SEMBUHKAN : SAKIT NYERI SENDI, URAT KEJEPIT, MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek KANGKER, MAAG, DLL. Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862.

RATU PENAKLUK CINTA

PENGUMUMAN

Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda

Surat Tanda Pernyataan Persaksian Hak Milik Tanah Bekas Yasan dan Kutipan Register Letter C Petok D.6703 hl 14129/gd persil 59.s.II dengan Luas :-/+ 53,62 M2 (0.005 ha) letak tanah berada di Jl Lebak Indah Utara IV kel Dukuh Setro Kec. Tambaksari Surabaya, sesuai dengan Surat Pengantar Nomor : 590/4/436.9.10.8/2020, diketahui Tanda tangan Lurah Bambang Pontjo Mulyanto.S.Sos.

DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)

Tlp.081332933195 WA 087732541691

KEHILANGAN HILANG BPKB ASLI MTR HND NF100TD TH.07 L.3960JI AN.NALA KUSUMA HARIANTO JL.GAYUNGAN GG MANGGIS NO.15 SBY. NK.MH1HB61167K133403. SIN.HB61E1134987. HILANG BPKB ASLI MTR HND NC12A1CF TH.13 L.6918.JR. AN.HENNI SELVIA JL.MUSTIKA BARU NO.45 SBY. NK.MH1JFB111DK952306.SIN.JFB1E1906752. Hilang Buku Kir Mobil Daihatsu th»2015 W8444-NQ An.Tegoeh Prijanto Drs EC. D/a. Jatisari Dalam IV/1 Waru Sda. Telah Hilang STNK Spd Mtr L-4443-PS An. Muhammad Hisyam Rifqi. Grudo I/26 Sby. Honda Beat 2015. 0818378087. HILANG STNK HONDA VARIO 125cc 2020 HITAM W-6123-WH (SUYANTO) 081330341905. HILANG STNK YAMAHA MIO J 2012 MERAH W-5316-TY (DINA MULYATI KUSTIA WARDANI) 082233920623.

KEHILANGAN

Hilang Buku Kir L7502.UV/SB.186878.K PT. JAYA UTAMA INDO JL.KALIANAK 75 SBY. Hilang Buku Kir L.9840.UA/PT.8658 TJOA JIMMY JAYA PRANATA JL.SURABAYA. Hilang Buku Kir L.8915.UJ/SB.163720.K PT. SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. Hilang Buku Kir L.8246.RG / SB.175718.K PT.SBS JL.PERAK TIMUR 220 SBY. HILANG STNK Yamaha L6826HN An Tri Lestari d/a Jl.Brawijaya Kedurus I/60 Sby. Hilang STNK spd motor Honda 2019 L-4776FJ A/N: Moch Ma»mun D/A: Pucangan 3/93-A. HILANG BPKB MOBIL PICK UP. NO.POL: S-9019-JB. NK.MHCTBR54B1K101187. NS.E101187 . AN, MUSAFAK .H. D/ a:DS.WONOKROMO RT/RW.03/08 KEC.TIKUNG KAB.LAMONGAN Kehilangan stnk W3386BE th. 2013 An. Asnan Dsn. Gredek RT 2/6 Duduk Sampeyan Gresik Kehilangan stnk W5299FI th. 2012 An. Tri Yuli utaminingsih Aspolres Gresik No. 11 RT 5/4 Bedilan Gresik Kehilangan stnk W2535ML th. 2007 An. Karsimin Dan. Jurit RT 1/1 Ds. Ikeriker geger Cerme Gresik Kehilangan stnk W3038AV th. 2017 An. Candra Wahyu Anggoro Jl. Notoprayitno RT 1/1 Kebomas Gresik Kehilangan stnk W1157CN th. 2007 An. PT. Malindo Feedmill Ds. Sumberramd Wringin Anom Gresik Kehilangan stnk W5467FZ th. 2004 An. Hartono Jl. KH. Kholil 6/38 Gresik Kehilangan stnk W2271GQ th. 2005 An. Suci Relawati Jl. Mutiara 2 B/ AF. IA KBD RT 1/12 Driyorejo Gresik Kehilangan stnk W4118C th. 1982 An. Muh. Amar Ds. Doudo RW 02/05 Panceng Gresik


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG Nekat Buka, Graha Poppy Digerebek

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Satpol PP Kota Mojokerto menggerebek tempat karaoke Graha Poppy di Jalan Muria Mergelo, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Senin (13/7) malam. Tempat hiburan malam ini digerebek karena beroperasi di tengah pendemi Covid-19. Apalagi Kota Onde-onde sekarang ini masih berstatus zona merah. Penutupan paksa pun dilakukan petugas. Penggerebekan ini dilakukan secara senyap setelah sebelumnya petugas penegak perda banyak mendapat laporan masyarakat. “Apalagi, kasus persebaran Covid-19 juga cukup masif,” ungkap Kasatpol PP Kota Mojokerto Heryana Dodik Murtono, di lokasi, Senin (13/7). Benar saja. Bermodal informasi itu petugas lantas bergerak cepat di lokasi. Meski, di lokasi nampak sepi dan gelap tanpa lampu penerangan, setelah dilakukan pengecekan ternyata itu menjadi modus pemilik usaha agar tetap bisa beroperasi

di tengah pandemi Covid-19. Parkir yang berada di samping kiri atau selatan ternyata banyak ditemukan kendaraan terparkir. Baik itu milik managemen ataupun para pengunjung karaoke. “Di dalam ada tiga room yang buka. Satu room rombongan, satu room dua perempuan dan satu room lagi, berisi satu laki-laki dan perempuan. Ini memang buka secara terselubung. Di pintu depan gelap, di dalam ada kegiatan,” jelasnya. Sesuai edaran walikota nomor 443.33/2857/ 417.302/2020, tentang kewaspadaan terhadap Covid-19, tempat hiburan karaoke belum diperkenankan

Pasien Terkonfirmasi Naik 10 Persen Mojokerto, Memorandum ndum Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Mojokerto setiap harinya terus bertambah. Dalam sepekan, pasien yang dinyatakan a terpapar virus korona setelah menjalani tes swab mengalami FOTO: ISTIMEWA kenaikan mencapai Gaguk Tri Prasetyo 10 persen setiap harinya. Ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Gaguk Tri Prasetyo melalui siaran persnya langsung dari Posko Covid, Selasa (13/7). “Prosentase ini masih tetap didominasi oleh orang tanpa gejala (OTG) yang naik statusnya menjadi pasien terkonfirmasi positif setelah menjalani tes swab, sedangkan sisanya berasal dari pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam resiko (ODR). Jadi, setiap hari rata-rata kenaikan pasien terkonfirmasi positif bekisar 5 sampai 10 pasien. Paling banyak mencapai 15 orang,” ungkap Gaguk. Gaguk meyakini, jumlah pasien terkonfirmasi positif di Kota Mojokerto akan terus bertambah lagi setiap harinya jika masyarakat tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Sebab, berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah daerah dalam memutus mata rantai penyebaran virus yang telah menjadi pandemi sejak beberapa bulan terakhir ini. Mulai dari menyiapkan ruang observasi khusus bagi orang tanpa gejala (OTG) yang dinyatakan reaktif dari hasil rapid test hingga penyemprotan disinfektan secara berkala setiap harinya. “Untuk menekan angka penyebarannya virus ini, kami meminta dukungan, partisipasi dan peran masyarakat dalam memutus mata rantai penyebarannya. Dengan cara, tetap menjalankan protokol kesehatan, memakai masker setiap keluar rumah, mencuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, jaga jarak setiap berada di ruang publik dan tentunya menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS),” urai Gaguk. Pria yang juga menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) kepala dinas komunikasi dan informatika (diskominfo) ini mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mematuhi peraturan baru yang telah dibuat oleh pemerintah daerah. Peraturan tersebut tertuang dalam Perwali Kota Mojokerto Nomor 55 yang merupakan perubahan dari Perwali Nomor 47 Tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru pada kondisi pandemi corona virus disease 2019. “Kami minta kepada seluruh masyarakat agar terus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Jangan sampai lalai serta tidak usah segan untuk menegur orang lain jika tidak disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker. Karena, jika masih ada yang tidak menggunakan masker maka pemerintah daerah tidak segan memberikan sanksi berupa kerja sosial atau denda senilai Rp 200 ribu. Ini semua semata-mata demi keselamatan kita bersama,” tegasnya. (war/rif)

buka sampai ada tim ferivikasi dan evaluasi yang menerbitkan sertifikat layak operasi sesuai perwali nomor 47 tahun 2020. Sebagai langkah tegas, petugas membubarkan hiburan malam tersebut. Petugas juga langsung menutup paksa operasional terselubung di tengah pendemi covid-19 sekarang ini. Sebagai efek jera, manajemen juga akan dipanggil ke kantor satpol PP Jalan Raya Bhayangkara Kota Mojokerto untuk dimintai keterangan dan klarifikasi perihal beroperasinya tempat karaoke tersebut sambil menunggu tim ferivikasi. “Sesuai Perwali nomor 55/2020 sanksi paling berat pencabutan izin,” tegasnya. Pelanggaran yang dibuat Graha Poppy ini yang jelas akan menjadi evaluasi dan catatan pemerintah daerah. Khususnya tim verifikasi untuk mengeluarkan dan menebitkan sertifikat layak operasi. Selain menutup

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Petugas memeriksa pengunjung.

paksa, petugas juga terpaksa harus membawa salah seorang

pemandu lagu lantaran kedapatan tidak membawa bukti iden-

titas. “Pengakuan pengelola, baru hari ini karena ada telepon

dari bosnya dan juga karena ada tamu,” tandasnya. (no/rif)

Bingung Prosedur, Keluarga Pasien Corona Wadul Dewan Jombang, Memorandum Terus-terusan dibuat bingung dengan prosedur penanganan, keluarga pasien corona di Jombang wadul dewan, Selasa (14/7) siang. Bukan hanya terjadi pada satu pasien, namun ketidakjelasan dialami banyak pasien dari penjuru Kota Santri. Diungkapkan Maria Puspitaningrum, asal Desa Pajaran RT 25/RW 03, Kecamatan Peterongan, sejak sang suami Sirojul Munir dirawat 22 hari silam, dirinya bingung. Mulai dari kejelasan perkembangan hasil perawatan, sampai hasil uji swab. “Suami saya sudah dirawat selama 22 hari. Saat saya minta hasil uji swab, selalu diarahkan ke sana kemari,” ujarnya, Selasa (14/4). Selama sang suami menjalani karantina di STIKES Pemkab, secara otomatis pula tidak ada penghasilan. Dalam masa itu,

tidak satupun bantuan yang diterima. Sementara itu, ditambahkan Joko Fattah Rachim, dengan kondisi yang terjadi hampir merata ini, ia pun berinisiatif untuk mengajak keluarga pasien corona wadul anggota dewan. Dengan pertimbangan, agar ada perbaikan dalam semua proses penanganan. “Maka, hari ini kami berinisiatif untuk mengadu ke anggota dewan. Harapannya, secepatnya ada pembenahan dalam penanganan,” ulasnya. Ketua Komisi D DPRD Jombang M Syarif Hidayatullah berterima kasih kepada keluarga pasien corona. Sebab, hingga saat ini wakil rakyat memang belum memiliki kesempatan untuk datang ke lokasi karantina. Namun demikian, mendengar sejumlah keluhan dari keluarga pasien tadi, pihaknya

memastikan secepatnya menindaklanjuti. Politisi yang akrab disapa Gus Sentot tersebut menambahkan, perbaikan prosedur harus segera dilakukan. Tujuannya, baik pasien maupun keluarganya secepatnya mendapatkan kepastian. Demikian halnya yang berkaitan dengan janji bantuan kepada keluarga sebesar Rp 1 juta harus segera diberikan. “Kami sadar betul jika beban keluarga pasien pasti sangat besar, dan itu merupakan hal penting yang juga harus dipikirkan serius. Jika memang sudah ada janji adanya batuan yang bakal diberikan, harusnya juga diberikan,” pungkasnya. (wan/rif) Keluarga pasien menemui Ketua Komisi D Jombang M Syarif Hidayatullah.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Didominasi OTG, Wali Kota Ajak Masyarakat Terapkan Protokol Kesehatan Mojokerto, Memorandum Jumlah warga terpapar covid -19 terus bertambah, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengajak masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan. Bahkan untuk menekan penyebaran covid-19 di Kota Mojokerto, wali kota menerapkan sanksi tegas bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker di tempat umum. Wali Kota Mojokerto mengatakan, penekanan disiplin protokol kesehatan ini karena jumlah positif covid-19 di Kota Mojokerto di dominasi oleh orang tanpa gejala (OTG). “Dimungkinkan orang di sekitar kita terpapar covid -19, kita harus tetap disiplin mengenakan

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari konferensi pers dengan awak media.

masker di tempat umum,” tandas Ning Ita. Lebih lanjut dikatakannya, untukk menekan penyebaran covid-19, sebagaimana dije-

laskan pada Perwali nomor 47 yang dinilai kurang tegas dalam memberikan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan, maka dalam perwali 55 dipertegas

dengan pemberian sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Bagi yang tidak bermasker akan dikenai sanksi berupa kerja sosial atau denda sebesar Rp 200.000. “Sedangkan bagi para pelaku usaha bila melanggar, sanksi yang diberikan berupa tindakan paksa seperti pembatasan kegiatan usaha, penutupan sementara, pembubaran kegiatan, penyitaan KTP, pencabutan izin usaha, denda administratif dan kerja sosial,” tegas wali kota saat konferensi pers, Selasa (14/7). Dalam arahannya,wali kota yang biasa disapa Ning Ita, menyampaikan akan memperpanjang masa sosialisasi terkait

tatanan normal baru di Kota Mojokerto hingga 2 minggu ke depan. Lebih lanjut Ning Ita menyampaikan dalam sosialisasi dan evaluasi tatanan normal baru, tim gugus tugas bisa bersinergi dengan Kampung Tangguh. “Tim Gugus Tugas bisa memanfaatkan Kampung Tangguh dengan Camat sebagai koordinatornya,” kata Ning Ita. Sementara untuk menekankan disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat pemkot melakukan penguatan kampung tangguh di daerahnya. “Untuk memotivasi diadakan lomba kampung tangguh dan Partisipasi warga di sejumlah kelurahan cukiup tinggi,” pungkas Ning Ita. (war/rif)

Bahas Anggaran Pilkada, Dewan Usulkan Rp 68 M Jombang, Memorandum Meski pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) masih terhitung 3 tahun lagi, tepatnya tahun 2024, legislatif dan eksekutif mulai membahas anggaran yang disiapkan. Ini terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) Bapemperda DPRD Jombang dengan KPU Jombang. ”RDP ini untuk membahas pembentukan raperda baru terkait dana cadangan pilkada tahun 2024,” ujar Muhamad

Muhaimmin, Ketua Bapemperda DPRD Jombang, Selasa (14/7). Kendati pilkada masih lama, lanjut politisi PKB itu, pembahasan sengaja dilakukan jauh-jauh hari. Ini mengaca pada pengalaman pilkada sebelumnya, anggaran yang dibutuhkan mendadak sangat berdampak pada keuangan daerah. Dengan pertimbangan tersebut, semua pihak sepakat mempersiapkan anggaran setiap tahun. Muhaimin menambahkan, KPU saat ini sedang mengFOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

RDP Bapemperda DPRD Jombang dengan KPU.

hitung dana yamg dipersiapkan untuk pilkada nantinya. Sehingga, hitungan tersebut nanti bisa dimaksimalkan mulai dari persiapan, sosialisasi maupun pelaksanaan Pilkada. ”Kalau hituangannya nanti Rp 68 miliar dan mengaca dari tahun sebelumnya, tapi masih menunggu hitungan yang rigit dari KPU,” imbuhnya. Rencana dana simpanan tadi dapat dimulai dari tahun

2021, 2022, hingga pelaksanaan pada tahun 2024 mendatang. “Sampai dengan pelaksanaan di tahun 2024,” tegasnya. Sementara itu, Athoilah Ketua KPU Jombang mengatakan, pihaknya diundang DPRD Jombang terkait dana cadangan Pilkada 2024. ”Sebenarnya kami diundang untuk menghitung dana yang harus disiapkan pada pilkada nanti,” katanya.

Ia menyebutkan, dalam hitungan yang sudah dilakukan KPU mengusulkan anggaran sebesar kurang lebih Rp 68 miliar. Itu nantinya akan dipergunakan mulai dari tahapan persiapan dan pelaksanaan, operasional dan administrasi perkantoran, honorarium dan uang lembur. ”Tapi anggaran itu nantinya bisa berubah,” pungkas Athoilah. (wan/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Paslon Faida-Vian

Jember, Memorandum Pasangan calon bupati Faida dan calon wakil bupati Dwi Arya Nugraha Oktavianto (Faida-Vian) dipastikan melenggang dalam Pilbup Jember 2020. Pasangan independen ini dinyatakan lolos verifikasi faktual yang dilakukan KPU Jember. Yang menarik, Faida yang sekarang menjabat Bupati Jember dan Vian, merupakan paslon yang pertama muncul dalam Pilbup Jember. Sebab, pasangan calon lainnya dari partai politik belum ada karena masih menunggu rekom turun. Divisi Teknis dan Penyelenggaraan KPU Jember Achmad Susanto menyatakan, dalam mekanisme verifikasi faktual pasangan independen dr Faida MMR dan Dwi Arya Nugraha Oktavianto itu dimulai sejak 29 Juni hingga 12 Juli. Petugas telah menyelesaikan tugas untuk mendatangi rumah warga sesuai dengan data yang ada pada surat dukungan. “Kalau didatangi petugas tidak ada orangnya, maka bisa dikumpulkan di suatu tempat. Bisa dimanapun asal bisa dijangkau semua,” papar Susanto. Dikatakannya, khusus bagi warga yang dikumpulkan tidak hadir dengan berbagai alasan seperti bekerja di luar kota, maka bisa dilakukan verifikasi faktual melalui panggilan video. Begitu pula dengan warga yang sedang sakit dan dirawat di rumah sakit untuk memastikan memenuhi syarat (MS) atau

tidak memenuhi syarat (TMS) “Petugas semuanya sudah melakukan sesuai dengan tahapan selama empat belas hari. Sesuai dengan ketentuan mulai hari ke empat dan ke delapan. Bahkan di hari terakhir, KPU telah memberikan ruang pada fasilitator laison officer (LO) untuk mengumpulkan nama-nama pendukung sesuai data yang masih belum dilakukan verifikasi faktual di suatu tempat. Yang tahu pendukung itu LO,” jelas Susanto. Masih kata Suasanto, dari data yang masuk sebanyak 167.505 pendukung, sudah seratus persen dilakukan verifikasi faktual di lapangan oleh panitia pelaksana tingkat desa/ kelurahan. “Sesuai dengan tahapan rekapitulasi dukungan tingkat kecamatan pada 13 hingga 19 Juli. Sedangkan untuk rekapitulasi di tingkat kabupaten dilakukan pada 20 hingga 26 Juli” pungkas Susanto. Sementara itu Ruly Efendi, juru bicara tim pemenangan paslon Faida-Mas Vian, mengatakan, mendapat kejutan yang membanggakan dari masyarakat Jember sejak Senin (13/7) pagi. Rumah pribadi Faida di perumahan Puspa Asri, Jalan Panjaitan, dan rumah Mas Vian, Jalan Gajahmada. Jember, mendadak dipenuhi karangan bunga ucapan selamat. Ini berasal dari berbagai kalangan masyarakat Jember. “Beragam ucapan yang kami terima, mulai dari pribadi,

kelompok masyarakat, serta sejumlah relawan Bu Faida- Vian yang sangat militan,” kata dia. Ia menambahkan pihaknya sangat terharu. “Sampai sulit membalas terima kasih pada mereka. Bu Faida-Mas Vian dipastikan kembali maju sebagai paslon bupati dan wabup Jember, melalui jalur perseorangan (independen). Berdasarkan data BA. 5-KWK yang sudah disetor semua koordinator desa (kordes : LO), memastikan bahwa dukungan memenuhi syarat (MS) mencapai angka 146.164. Tentu angka itu sudah memastikan bahwa Faida-Mas Vian sudah melebihi batas minimal dukungan yang ditetapkan KPU Jember sebesar 121.127 orang. Data MS 146.164 dukungan terakhir ini dipastikan akan terus meningkat. Sebab, di Desa Kraton Kencong datanya belum terentri 751 dukungan. “Artinya masih ada peluang data dukungan memenuhi syarat bisa lebih dari angka 146.164. Belum lagi jika 11.028 dukungan yang tidak bisa ditemui, menyatakan sikap mendukung paslon Faida-Vian,” ungkap Ruly Efendi. Perlu diketahui, data tidak memenuhi syarat (TMS) sementara ada 9.562. Namun angka itu tidak semerta-merta tidak mendukung. Namun petugas di lapangan menemukan beberapa ketidak sesuaian data adminduk dan banyak pula dari pendukung yang sudah meninggal dunia. (edy/udi)

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Kantongi Rekom Rakyat, Maju Jalur Independen Puluhan karangan bunga ucapan lolosnya dr Faida dan Vian sebagai calon independen.

15

Berupah Rp 10 Juta per Kilogram Kedua orang itu ternyata masih saudara ipar. Mereka diamankan karena selama ini menjadi kurir narkoba jenis sabu dan ekstasi. Petugas juga menyita barang bukti antara lain 1.262 butir pil ekstasi, 25

Sambungan dari halaman 1

poket sabu seberat 25 gram, 15 poket berisi sabu hijau seberat 15 gram, dan lima timbangan elektrik. “Kami juga mengamankan sejumlah buku rekapan pengiriman sabu, mobil, dua motor

Identitas dan Alamat Ternyata Fiktif sudah lama kosong. Rumah itu sudah lima tahun tidak dihuni tersangka. Sementara untuk alamat Didi, polisi tidak bisa menemukannya. “Alamatnya fiktif, kami sudah ke lokasi namun tidak ada alamat tersebut,” kata Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, Selasa (14/7). Agung mengatakan, untuk tersangka Didi Prabo, anggotanya menemukan fakta baru. Awalnya, anggota mengidentifikasi identitasnya melalui SIM yang ditemukan saat itu atas nama Budi Prakoso. Tapi saat diidentifikasi melalui alat pemindai wajah dan lainnya ternyata nama yang keluar adalah Didi Prabo. “Dia punya dua identitas. Kami tidak tahu SIM yang dibawa itu palsu atau tidak,” lanjut dia.

Kaget Sebagai pihak perempuan, Jenita Janet tak menyangka dengan tuntutan sang mantan suami. Padahal Jenita sebagai penggugat tak menuntut harta gono- gini. “Sumpah aku nggak ngerti nggak paham. Karena aku nggak nuntut apapun dari dia. Aku udah ikhlas aja. Aku harus menyandang status baru. Aku menjalani semua sendiri. Itu aja buat aku udah menjadi sesuatu yang worth it banget yang aku hadapin dalam hidup. Aku udah ikhlas tapi nggak nyangka aja bisa nuntut ke aku,” beber Jenita Janet usai Rumpi No Secret Trans TV, Mampang Jakarta, beberapa waktu lalu. Menurut Jenita, yang membuat kaget adalah ketika mantan suaminya memasukkan rumah milik orangtua Janet, sebagai salah satu materi tuntutan. “Iya aku kaget aja dapet laporan masuk-masukin sendiri. Yang mencengangkan adalah rumah orangtua aku sendiri, itu sih parah kayak ‘wow gitu’. Aku nggak tahu karena

Sambungan dari halaman 1

Polisi juga masih melacak dua pelaku lain serta satu penadah yang sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO). Tiga orang yang lolos dari penangkapan ini bertugas melihat sekitar lokasi, ketika dua pelaku beraksi. Diduga mereka baru direkrut untuk melakukan aksinya perampokan di Surabaya. “Masih kami kejar, dugaan kami mereka kabur ke wilayah Jawa Tengah,” pungkas Agung. Diberitakan sebelumnya, tidak hanya mahir menjadi pelaku spesialis pembobol rumah mewah di Surabaya, dua penjahat yang ditembak mati anggota Unit Jatanras juga sudah memiliki jam terbang tinggi di Jakarta dan Semarang. Komplotan ini juga dikenal sadis dan pernah merampok toko emas di Jakarta. (fdn/nov)

Penyeberang Jalan Tewas Ditabrak Vario Korban adalah Kusen (59), asal Wonokerto, kelurahan Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Gresik. Kematian korban membuat pengendara motor Honda Vario pelat AE 3074 HY, Mardiansyah (33), warga Genengan Popoh, Wonoayu, Sidoarjo, diamankan ke Unitlaka Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Kecelakaan bermula pengendara motor melaju dari selatan menuju utara Jalan Margomulyo dengan kecepatan 60 kilometer per jam. Sesampai di lokasi, tepatnya di depan Kantor PT Kingsum Tech Indonesia, korban terlihat menyeberang dari arah timur ke barat hingga akhirnya tertabrak motor. Sebenarnya pengendara motor sudah berusaha menghindar, dengan membanting setir ke kiri dan meloncat. “Hanya saja motornya masih saja menabrak tubuh korban hingga terpental ke pinggir

yang digunakan sebagai sarana serta surat berharga yang kami duga kuat merupakan hasil dari keuntungan sebagai kurir narkoba,” kata Kanit Idik III Satreskoba Polrestabes Surabaya AKP Raden Dwi Kennardi, kemarin

Sambungan dari halaman 1

jalan,” ungkap Minardi, petugas Satpol PP Surabaya. Tak lama kemudian, datang petugas Unitlantas Polsek Asemrowo dan Unitlaka Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak ke tempat kejadian perkara (TKP) dan segera mengevakuasi jenazah Kusen ke RSU dr Soetomo. “Awalnya keluarga tidak mau jika korban dibawa ke rumah sakit karena dikhawatirkan terkendala protokol Covid-19. Namun, seteleh diberi pengertian akhirnya keluarga menerimanya,” imbuh Minardi. Kanitlaka Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ipda Dodik Susanto saat dikonfirmasi membenarkan kecelakaan tersebut. “Pengendara motor sudah kami amankan ke mapolres untuk dimintai keterangan terkait kecelakaan yang menewaskan penyeberang jalan,” kata Dodik kepada Memorandum, Selasa (14/7). (rio/nov)

Selasa (14/7)sore. Kennardi menjelaskan, dalam bisnis haram itu kedua tersangka dikendalikan langsung oleh napi yang sedang menjalani hukuman di salah satu lapas Jatim. Mereka juga memiliki jam terbang sangat tinggi. Sekali transaksi atau mengirim barang, Arifin dan Atun bisa membawa minimal 1 kilogram sabu dan maksimal 7 kilogram sabu. “Setelah dapat perintah dari napi, kedua tersangka kemudian mengambil barang yang sudah diranjau dengan lokasi yang sudah ditentukan. Selanjutnya, mereka mengan-

tarkan barang itu ke pemesan yang juga sudah disampaikan oleh pengendali di lapas tersebut,” tandas alumni Akpol 2012 itu. Dari hasil penyidikan terungkap, jaringan yang diamankan ini merupakan jaringan Timur Tengah. Itu setelah petugas menemukam barang bukti dengan bungkus yang memiliki logo negara tersebut. “Logonya sama dengan tersangka yang ditindak tegas sebelumnya. Jaringan Timur Tengah,” tegas Kennardi. Di hadapan penyidik, Arifin mengaku sudah beberapa tahun terakhir menjalankan

bisnis haramnya. Sebelum menambahkan ekstasi ke daftar barang kirimannya, Arifin dan Atun hanya fokus menjadi kurir sabu. “Kalau ekstasi ini baru sekali Pak. Kemarin baru ambil 6.000 butir, dan masih tersisa 1.000,” aku Arifin. Arifin menjelaskan, transaksi terakhir yang dilakukannya tepat pada awal juni 2020 sekitar pukul 18.30. Kedua tersangka memperoleh ranjauan atas perintah napi berinisial HD. Arifin dan saudara iparnya itu mengambil barang tersebut di salah satu minimarket kawasan Waru Sidoarjo. Total ada 3 kilogram sabu

BNNP Musnahkan 5 Kg SS dan Prekusor “Pemusnahan barang bukti ini kewajiban kita sesegera mungkin. Ini untuk menghindari penyimpangan saat penyidikan,” ujar Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Bambang Priyambadha, Selasa (14/7). Lanjut Bambang, selain barang bukti 5 kilogram sabu jadi, pihaknya juga memusnahkan prekusor narkotika cair berupa empat jeriken berisi aceton, satu toples berisi cairan kecokelatan yang mengandung aceton, satu toples plastik berisi padatan kecokelatan yang mengandung methamfetamina dan pseudoefhedrin sebanyak 2.024 gram. lalu dua toples berisi cairan setengah

padat kecokelatan yang mengandung methamfetamina, tiga toples berisi cairan kecokelatan yang mengandung methamfetamina, dan dua botol cairan jernih yang mengandung asam sulfat. “Untuk yang narkotika cair, kami koordinasi dengan salah satu perusahaan di Mojokerto untuk memusnahkannya. Agar tidak ada limbah di sini,” tambah mantan Dirreskrimum Polda Jatim ini. Seperti diketahui, bahwa barang bukti ini disita dari jaringan Malaysia dengan pembuatannya di Semarang. Para tersangka ditangkap di halaman parkir salah satu

Sambungan dari halaman 1 hotel di Sedati Sidoarjo pada Minggu (17/5). Dari penangkapan itu disita lima bungkus paket yang dibungkus kertas cokelat dengan total berat 5.157 gram. Selain itu, juga diamankan barang bukti lainnya dua bungkus paket yang dibungkus kertas cokelat total berat 162 gram. Dengan begitu total berat keseluruhan barang bukti sabu sebanyak 5.319 gram. Petugas BNNP Jatim kemudian mengembangkan ke kontrakan Manik di Perum BSB City Graha Taman Pelangi, Mijen, Kota Semarang, yang digunakan tersangka untuk memproduksi sabunya. (fer/nov)

Buron Pencurian Laptop Keok Idi Suseno (38), diamankan di rumah istrinya, Jalan Pogot Lama, Kenjeran. “Tersangka memang tidak terekam CCTV karena saat beraksi dia menunggu di depan gang. Namun, berkat keterangan tersangka sebelummya, kami berhasil meringkus Idi,” kata Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono, Selasa (14/7). Arief menjelaskan, pengungkapan ka-

dan 6.000 butir pil ekstasi berlogo burung hantu. Rencananya sebagian dari barang tersebut akan dikirim ke seseorang berinisial MA. “Kami sudah mengantarkan sebagian barangnya ke MA. Itu sisa dari barang tersebut,” imbuhnya. Selain itu, Arifin mengaku selama menjadi kurir, dia memperoleh upah Rp 10 juta per kilogram sabu. Tidak tanggung-tanggung sejak menjadi kurir, Arifin sudah memiliki barang pribadi dari hasil upah yang diberikan HD (napi, red). “Sudah saya belikan motor, mobil dan tanah di kawasan Gresik,” ujar Arifin. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 sus ini bermula dari keterangan tersangka Slamet Raharjo yang ternyata tidak kerja sendirian. Hanya saja, saat kejadian dan dari rekaman CCTV memang tidak ditemukan keberadaan Idi. “Teman tersangka ini menunggu di depan gang,” lanjut Arief Dalam aksinya, Idi Suseno berperan sebagai joki motor. Dia menunggu barang curian dari tersangka Slamet. Setelah Slamet keluar dari rumah korban, laptop selan-

jutnya dibawa kabur Idi. Petugas menduga, cara ini merupakan modus belaka. Apabila Slamet tertangkap, korban atau warga tidak akan menemukan barang bukti dari Slamet. Di hadapan penyidik, Idi mengaku baru sekali melakukan aksi pencurian tersebut. Dia berdalih, jika penghasilan dari pekerjaan serabutan yang dijalankannya semakin menurun. “Sepi kerjaan Pak. Makanya saya menjadi gelap mata,” ujar Idi. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 jujur nggak nyangka,” lanjutnya. Disinggung apalah rumah orangtua Janet dibeli oleh Alief. Rupanya Jenita mengklaim rumah itu dibeli oleh Janet langsung.”Nggak itu dari uang pribadi aku yang dikasih ke orangtua. Tapi dia bilangnya karena itu pas dibeli pas nikah jadi nggak tau. Ternyata gini gitu yah di Indonesia. Nggak mau lah ya dipikir-pikir ngebuang-buang waktu aku dan produktifitas aku banget,” katanya. Disinggung apakah masih ada komunikasi soal harta gono-gini dia akui masih ada. Namun di dalam hatinya ia masih tak terima. “Ketika dia menuntut sesuatu itu, dia bilang ‘ini memang peraturan negara’ jadi aku shock aja. Kalau dia tipe laki-laki yang baik, yang pernah sayang sama aku dulu, misalnya harta ada sama gue ‘ya mungkin dia akan mengikhlaskan semua itu ya, mungkin’ enggak tahu juga mungkin ada motivasi lain,” tandas Janet. (dtc/nov)

Konsultasi dengan Psikolog, tapi Merasa Psikolognya Malah 11:12 berani mengungkapkan status sebagai gay dan mau berbagi masalah. Wawan diminta menyetop dulu komunikasi vs Agus. Tujuannya supaya Agus yang menelepon duluan dan bertanya begini: kamu kenapa? Bila Agus benar-benar serius ingin menjalin hubungan, tentu dia tidak mau kehilangan. Kata psikolog itu juga, dengan begitu Wawan bisa menentukan arah hubungan. Mau dilanjutkan sebagai kekasih atau sekadar teman. “Aku tidak setuju istilah kekasih yang dia (psikolog, red) pakai,” kata Wawan. Atas tanggapan psikolog tadi, yang diakui berseberangan dengan kata hatinya, Wawan memutuskan tidak kembali. Padahal, pertemuan mereka dijadwal tiga kali. Padahal, batin Memorandum, bisa saja

psikolog tadi masih dalam rangka memberikan mukadimah dalam saran konsultasinya. Belum menukik pada inti persoalan. Masih menjajaki perasaan Wawan. Tapi entahlah. “Kalau kamu yang menentukan arah hubungan, kamu kan bisa memintanya agar berhubungan kalian dilanjut sebagai teman saja,” saran Memorandum. “Kalau dia tak mau?” tanya Wawan. Mendengar pertanyaan ini, Memorandum semakin sadar bahwa remaja ini benar-benar berada di simpang jalan. Antara menerima kenyataan dirinya sebagai gay dan kata hati kecinya yang menolak dengan pertimbangan agama. “Kalau nggak mau berteman, ya tinggalkan saja. Gitu aja kok free port,” canda Memorandum. “Teman Wawan kan banyak.

Sambungan dari halaman 1

Pilih teman yang baik dan benar,” imbuh Memorandum. “Teman yang baik dan benar?” tanya Wawan polos. Lugu. “Baik secara sosial dan benar menurut agama. Menurut Wawan, benar apa salah menjalin hubungan asmara dan menikah dengan sesama jenis?” “Salah sih Om, akunya. ”Om, bolehkah aku dolan ke rumah Om?” “Untuk apa?” “Diskusi.” “Kapan?” “Om bisanya kapan?” “Any time. Tak tunggu kapan pun. Tapi kalau mau dolan ngebel dulu ya…” kata Memorandum, yang lantas memberikan alamat rumah ke Wawan. (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

RABU PAHING, 15 JULI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Bantuan Nontunai di Gresik Disunat? (3)

Dewan Bojonegoro Dorong BUMDes Dongkrak Ekonomi Desa Bojonegoro, Memorandum Anggota Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karenanya dewan juga membuat Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang BUMDes. Anggota Komisi B Dony Bayu Setiawan menjelaskan bila pihaknya akan membuat regulasi terkait tata cara pengelolaan BUMDes. “Jadi saya usulkan ke Pemkab Bojonegoro, pengelolaan pupuk yang selama ini dikelola oleh swasta alangkah baiknya nantinya dikelola oleh BUMDes,” ujar Dony yang juga Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda BUMDes, Selasa (14/7). Politisi PDI-P ini menambahkan bila BUMDes saat ini diminta harus fokus terkait objek pengelolaan. Sehingga, nanti bisa benar-benar berkembang. Terkait, aturan, lanjut Dony pihaknya bersama anggota dewan yang lain akan membuat regulasi yang mempermudah adanya BUMDes baik itu berkaitan dengan dana atau pun yang lainnya. Selama ini, sambung Dony bila BUMDes yang ada di beberapa desa masih kurang fokus. Misalnya, ada BUMDes yang mengarah pada usaha las besi, air minum, dan lain-lain, dinilai itu belum efektif. “Kalau saat ini yang menjadi permasalahan di desa kan rata-rata berkaitan dengan pupuk langka ketika masa tanam. Harga gabah turun ketika panen,” bebernya. Oleh karena itu, fokus lain BUMDes nanti juga menjadi tempat untuk menyerap hasil panen dari petani. Sehingga, bila ada harga gabah dari petani murah diharapkan BUMDes bisa menampung dengan harga beli yang layak. (top/har/tyo)

Wabup Tuban Kukuhkan Desa Sugiharjo Menjadi Destana Tuban, Memorandum Wakil Bupati Tuban (Wabup) H Noor Nahar Hussein didampingi Kepala Pelaksana BPBD Tuban Yudi Irwanto, Camat Tuban R M Dani Ramdani, bersama forkopimda mengukuhkan Desa Sugiharjo, Tuban menjadi Desa Tangguh Bencana (Destana). Dalam arahannya, wabup menyampaikan di Desa Sugiharjo, terutama pasarnya agar tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Karena kurang lebih 30 persen dari seluruh pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tuban berasal dari klaster pasar. “Saat ini klaster penyebaran Covid-19 di Tuban paling banyak dari pasar di Kecamatan Palang. Jadi jangan sampai pasar Desa Sugiharjo menjadi klaster juga,” pesan Noor Nahar Hussein, Senin (13/7) Wabup menerangkan bila penyebaran virus corona sangat cepat dan mudah ditularkan terutama melalui orang tanpa gejala (OTG) yang rata-rata usianya masih muda. “Tidak terjadi gejala pada dirinya tapi bisa menularkan virus ke orang lain terutama ke yang berusia rentan dan memiliki riwayat penyakit,” lanjut Noor Nahar Hussein. Wabup menekankan bila orang yang terpapar Covid-19 tidak bisa terlihat dengan kasat mata. Sehingga ia mengimbau agar masyarakat harus terus waspada dan terus menerapkan protokol kesehatan. “Kita harus bergotong royong dan memaksimalkan upaya pencegahan dan memutus rantai penyebaran virus,” ungkapnya. Dipaparkan wabup bila temuan dari lembaga kesehatan dunia (WHO) bahwa Covid-19 yang ukurannya sangat kecil bisa melayang di udara selama kurang lebih 4 jam. Untuk itulah wabup mengimbau masyarakat tetap mengenakan masker. “Maka kita wajib memakai masker, terutama di tempat yang tertutup, maka kalau kita di rumah buka semua jendelanya,” sambungnya. Sementara itu, Kepala Desa Sugiharjo Warno mengatakan, saat ini di Desa Sugiharjo masih masuk kategori zona hijau, karena tidak ada satupun warganya yang terpapar Covid-19. “Semua itu tidak lepas dari kesadaran masyarakat akan bahaya Covid-19 dan saya berharap masyarakat Desa Sugiharjo bisa konsisten agar Desa Sugiharjo bisa tetap menjadi zona hijau dan tidak ada yang terpapar Covid-19,” pungkas Warno.(ari/har)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ TIM

Antrean di salah satu kantor desa di Kecamatan Duduksampeyan, dan sembako yang diterima masyarakat.

paketan dan menunggu beberapa hari untuk mengambil haknya. Tidak sesuai panduan yang seharusnya langsung bisa didapatkan dan tidak boleh dipaketkan. Namun dilihat dari kualitas sembako, berasnya putih meskipun pecah-pecah dan barangnya lebih variatif.

Penentuan Pemasok Tidak Dibahas dalam Musyawarah SEMENJAK mencuat dugaan penyunatan nilai bantuan pangan nontunai (BPNT), sejumlah pihak pun mulai angkat bicara untuk memberi penjelasan. Termasuk koordinator Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Siswanto. Dari penjelasannya, ditemukan fakta bahwa penentuan pe-

masok memang tidak dibahas dalam musyawarah bersama seluruh anggota tim koordinasi (tikor). Tikor tersebut diketuai oleh sekretaris daerah, dan kepala dinas sosial sebagai sekretarisnya. Sedangkan anggotanya terdiri dari koordinator TKSK, pihak kepolisian, dan pihak kejaksaan. Menurut penjelasan dari Siswanto, sebelum dilakukan penyaluran BPNT selalu dilakukan musyawarah antara tikor dengan agen dan perwakilan KPM. Dalam musyawarah itu lah biasanya disetujui sistem pembagian sembako untuk para KPM. “Di situ biasanya KPM mengusulkan sembakonya berisi apa saja. Supaya agen tidak kesulitan dalam pengadaan barang yang diinginkan KPM, jadi biasanya dipaketkan,” ujar Siswanto, Selasa (14/7) Namun, dalam musyawarah tersebut tidak dibahas dari

mana agen mendapatkan barang untuk para KPM. Nah, ini lah yang dikeluhkan Siswanto selaku koordinator TKSK Kabupaten Gresik. Menurutnya harus ada penetapan mengenai manajemen pemasok. Agar dapat tercatat bagaimana agen bisa mendapatkan permintaan KPM. Serta menjaga kualitas barang tersebut. “Akhirnya kalau ada permasalah seperti ini jadi tidak jelas harus ditanyakan kemana. Karena agen sendiri yang menentukan pemasoknya,” ujar Siswanto. Selain permasalahan pemasok, Siswanto juga menjelaskan mengenai permasalah Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang

tidak dapat dipakai atau tidak ada saldonya. Jawaban yang diberikan sama dengan jawaban dari Sekretaris Tikor BPNT Sentot Supriyohadi. Ketika ada KKS milik KPM yang tidak dapat digunakan bisa terjadi karena berbagai alasan. Yang paling sering terjadi muncul kode error 06 dengan keterangan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tidak valid, dan kode error 14 dengan keterangan nama yang terdaftar sebagai KPM tidak ada di data bayar. “Paling sering yang terjadi kode error 06 dan 14. Bisa NIKnya ganti seperti ketika pindah rumah. Kalau 14 berarti pemilik KPM sudah tidak terdaftar sebagai penerima,” jelasnya. (bersambung/tim/tyo)

Pengedar Sabu Benjeng Dibekuk Depan Warkop Gresik, Memorandum Satreskoba Polres Gresik menangkap pengedar narkoba, Suratman (39), di depan warung kopi (warkop) milik Suparman, di Jalan Sekargeneng, Desa Kandangan, Kecamatan Cerme. Dari tangan tersangka asal Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng, ini disita 15 poket sabu, dan uang hasil penjualan barang haram tersebut Rp 12,4 juta. Dipaparkan Kasatreskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto bila 14 poket sabu dikemas tersangka dalam sedotan dan disimpan di dalam botol bekas. “Satu poketnya disimpan di lipatan kertas warna merah muda,” ujar Hery. “Selain sabu kami juga menyita uang tunai hasil penjualan, satu buah HP Samsung, dan satu unit sepeda motor Honda Vario W 2659 AX tanpa

STNK milik tersangka,” beber Hery, Selasa (14/7). Untung mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka harus meringkuk di tahanan Rutan Polres Gresik. Dan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika.(and/har/tyo)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Dony Bayu Setiawan

Gresik, Memorandum Dugaan penyunatan bantuan pangan nontunai (BPNT) terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Gresik menjadi lebih terang. Sebab di Kecamatan Duduksampeyan ditemui kasus yang sama seperti di Kecamatan Cerme, dan Menganti sebelumnya. BPNT berupa paketan dan jika dinominalkan sembako tidak sampai harga Rp 200 ribu. Tim mendatangi dua desa di Kecamatan Duduksampeyan yang menyalurkan BPNT untuk periode bulan Juli, Selasa (14/7). Satu tempat pengambilan sembako di agen, dan yang satu di balai desa. Dari Desa Gresek, inisial M salah satu keluarga penerima manfaat (KPM), untuk bulan Juli ini, menjelaskan bila ia dan KPM lainnya menerima paketan sembako berupa beras 10 Kg, telur 1 Kg, kentang 1 Kg, jeruk 1 Kg, dan satu buah tempe. Jika diuangkan, kisaran yang didapat masyarakat yakni beras harga Rp 102 ribu, jeruk Rp 12 ribu, ayam Rp 19 ribu, kentang Rp 10 ribu, dan telur Rp 24 ribu, serta tempe sekitar Rp 3 ribu. Total sekitar Rp 170 ribu. Masih selisih sekitar Rp 30 ribu dari yang seharusnya diterima masyarakat yaitu Rp 200 ribu. Paketan sama juga diterima AM, warga Desa Ambeng-ambeng Watangrejo. Berupa 10 Kg beras, 1 Kg kentang, 1 Kg telur, 1 Kg jeruk, 1/2 Kg ayam potong dan 1 buah tempe. Dengan spesifikasi sama dengan di Desa Gresek. Dari keterangan AM, ia menggesek Sabtu lalu dan hari ini pengambilan sembakonya.”Kartunya dikumpukan jadi satu, nanti petugas yang gesekkan,” beber AM saat ditemui setelah pengambilan sembako. Ini menjadi pertanyaan kenapa KPM harus menerima

Suratman dan barang bukti di Mapolres Gresik.

Kasus Covid-19 Naik

Wabup Gresik Tekankan Protokol Kesehatan Gresik, Memorandum Angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Gresik kian mengkhawatirkan. Tercatat kenaikan kasus pada beberapa hari terakhir rata-rata di atas angka 30. Oleh karenanya, Wakil Bupati Gresik M Qosim terus mengingatkan warganya untuk hidup sehat dan patuhi protokol kesehatan. Disiplin protokol kesehatan Covid-19 yang kembali ditegaskan Wakil Bupati Gresik ini merupakan tanggapan atas batas waktu dua minggu yang diberikan presiden untuk meredakan angka kasus Covid-19 di Surabaya raya. Ia juga menjelaskan, alasan mengapa pihak pemerintah kabupaten tidak kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Tak lain, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik merasa prihatin jika warganya tertekan. Terutama dalam bidang produktivitas ekonomi. Kemudian keputusan itu disepakati bersama Bupati Gresik Sambari Halim Radianto beserta forkopimda, untuk tetap

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Di Duduksampeyan Juga Tidak Sampai Rp 200 Ribu

Wakil Bupati Gresik M Qosim

menjalankan era new normal di Gresik. Seperti apa yang telah tertulis dalam Surat Peraturan Bupati No 22 tahun 2020. “Dalam peraturan tersebut, sebenarnya seluruh aktivitas masyarakat su-

dah boleh dibuka kembali seperti ibadah, pariwisata, ziarah, dan lainnya. Tetapi protokol kesahatan harus benar-benar diperketat. Karena Pemkab Gresik tidak mau ada dampak sosial yang semakin besar,” sebut Qosim, Selasa (14/7). Menurut data yang ada, hingga kini kenaikan angka kasus Covid-19 tertinggi di Gresik mencapai 60 kasus pada Kamis (9/7) pekan lalu. Setelahnya, angka kasus bertahan di atas 30 kasus tiap harinya. Bahkan Kasus konfirmasi positif di Gresik per tanggal 13 Juli mencapai 1.185, 848 di antaranya sedang dirawat dan 105 meninggal dunia. Bahkan, Wakil Bupati Gresik mengabarkan hingga kini tujuh pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik terkonfirmasi positif Covid-19. Namun hal itu belum mendapat konfirmasi dari kepala Dinas Kesehatan dr Ghozali ketika Memorandum mencoba menghubunginya. Oleh karena itu lah Qosim terus mengingatkan masyarakat, “Pemkab Gresik semakin getol mengkampanyekan protokol kesehatan, serta doa dan ikh-

tiar,” tegasnya. Disamping itu, ia juga menerangkan perihal pembangunan Gejos. “Untuk saat ini sudah dalam tahap finalisasi. Kami berharap minggu ini sudah bisa digunakan,” tutupnya. Dari sisi lain, Sejak bulan lalu RSUD Ibnu Sina mendapat bantuan alat PCR oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Namun hingga sekarang alat tersebut belum bisa difungsikan, lantaran komponen penunjang PCR itu belum siap. “Sejauh ini alat penunjang itu belum selesai. Masih banyak yang harus dilengkapi, sehingga alat itu belum bisa dioperasikan,” jelas Direktur RSUD Ibnu Sina dr Endang Puspitowati. Selain bantuan dari BNPB, RS tipe B itu juga memberi PCR mandiri menggunakan dana APBD. Sehingga nanti Ibnu Sina memiliki dua unit PCR. Kalau alat yang dibeli mandiri ini tidak perlu menyiapkan penunjangnya. “Iya penyiapan komponen itu khusus yang dari BNPB,” imbuhnya. (dev/har/tyo)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum 15 Juli 2020 by memorandum - Issuu