Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 15 Februari 2021

Page 1

memorandum.co.id

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

NGAMUK, PENGENDARA MOTOR DISIRAM BENSIN LALU DIBAKAR

Surabaya, Memorandum Diduga depresi, Purnomo (50), tiba-tiba menyiram bensin seorang pengendara motor lalu membakarnya. Peristiwa pada Minggu (14/2) pagi di kios tambal ban, Jalan Tidar itu, sontak menggemparkan warga setempat. Apalagi kejadiannya persis di depan Mapolsek Sawahan.

Huawei HSBC

Sedangkan korban, Samsul Arifin (54), warga Jalan Asem V, kedua tangannya menderita luka bakar serius dan harus menjalani operasi. Karena keterbatasan dana, akhirnya pria ini memilih rawat jalan. Informasi

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

G

ajah ini terjepit di antara dua gajah. Risiko bisnis ada di mana-mana. Bulan lalu bank HSBC dipanggil parlemen Inggris. Bank raksasa milik Inggris itu dianggap mendukung kebijakan anti-demokrasi. Yakni ketika pemerintah Tiongkok mengekang Hong Kong. Dengan memberlakukan UU Keamanan Nasional di pulau bekas jajahan Inggris itu. Sebagai bank yang didirikan di Hong Kong tahun 1865 HSBC sudah membuka cabang di Shanghai tahun itu juga. Saat itu Hong Kong dan Shanghai adalah kota dagang terbesar di Asia. Belum muncul Tokyo sebagai kekuatan utama ekonomi. Apalagi Singapura. n Bersambung ke halaman 2

yang dihimpun Memorandum, bermula Purnomo mondar-mandir di depan Mapolsek Sawahan. Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto yang n Bersambung ke halaman 11

Samsul Arifin memperlihatkan kedua tangannya yang terluka bakar.

Minta Tanggung Jawab SAMSUL Arifin tidak menduga jika dirinya menjadi korban pembakaran oleh pria yang tidak dikenalnya. Karena korban niatnya hendak membeli kembang di Jalan Kupang Gunung. Hal itu diungkapkan Samsul saat ditemui Memorandum di rumahnya, Jalan Asem V. “Saya rencananya akan

beli kembang ke daerah Kupang Gunung,” kata Samsul. Namun, dalam perjalanan merasa roda motornya agak kempes, sehingga ia mampir ke tukang tambal ban milik Ghofur di Jalan Tidar, depan Mapolsek Sawahan. “Saat saya n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

PELAKU ANCAM BUNUH DIRI

Purnomo dikeler petugas setelah kejadian di kios tambal ban, Jalan Tidar.

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Upaya memutus mata rantai persebaran virus Covid-19 dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dengan menggelar patroli di warung dan toko.

Surabaya, Memorandum Sebagai upaya memutus mata rantai persebaran virus Covid-19, Polres Pelabuhan Tanjung Perak melaksanakan patroli di tempat kegiatan berkumpulnya masyarakat. Giat patroli gabungan yang dilaksanakan rutin itu menyasar Jalan KH Mas Mansyur, Sabtu (13/2) malam. Mereka mengecek sejumlah warung dan toko di lokasi tersebut. Anggota gabungan juga memeriksa protokol kesehatan (prokes). “Kami tekankan untuk prokes agar tetap dijalankan di warung maupun pasar, “ kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Minggu (14/2). n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/JAKA WIJAYA

Polisi Razia Tempat Kerumunan Sidang narkotika dengan terdakwa Edmon Woga Indrawan di PN Surabaya.

Tukang Servis HP Dituntut 9 Tahun Surabaya, Memorandum Edmon Woga Indrawan, warga Jalan Wisma Kedung Baruk, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang servis HP dituntut selama sembilan tahun penjara karena terbukti jualan sabu-sabu. n Bersambung ke halaman 11

Lyodra GinƟng

Gapai Mimpi CITA-CITA boleh setinggi langit. Seperti kisah yang diceritakan Lyodra Ginting dalam menggapai mimpi dalam hidupnya. Juara Indonesian Idol season X itu rupanya sudah lama ingin menjadi seorang aktris. n Bersambung ke halaman 11

+

Meng, pipa jebol PDAM ditemukan. Air kembali mengalir.

-

Ya. PDAM bisa keluar dari makna perusahaan daerah air macet dan layak disebut perusahaan daerah air mandi, tapi belum layak disebut perusahaan daerah air minum.

Si Mameng (Pelanggan air isi ulang)

Kasus Penganiayaan Pelajar SMK hingga KriƟs Surabaya, Memorandum Anggota Reskrim Polsek Asemrowo terus mengejar tiga orang yang diduga pelaku utama penganiayaan terhadap MDS (16), pelajar SMK hingga kondisinya kritis di Jalan Dupak Rukun.

Sementara dua remaja, MA (17), dan RPP (16), keduanya warga Jalan Genting, yang lebih dulu ditangkap karena ikut mengeroyok korban ternyata tidak mengetahui penyebab penganiayaan itu. Mereka mengaku juga tidak membawa senjata tajam (sajam). Polisi mengetahui pelaku utamanya dari saksi utama yaitu D yang juga satu n Bersambung ke halaman 11

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Korban Dicelurit MA dan RPP ditangkap petugas dan telah ditetapkan sebagai tersangka.

Istri Koma 1,5 Tahun, Suami Diam-Diam Nikah Lagi Sungguh malang nasib Agnez (nama samaran). Kecelakaan yang menimpa beberapa tahun lalu menyebabkannya harus terbaring di rumah sakit dalam keadaan koma karena menderita gegar otak. Ia mengalami kecelakaan saat sedang dinas luar ke Kota Malang. Dua orang rekannya meninggal di tempat kejadian dalam kecelakaan beruntun di jalan tol itu. Beruntung

ia masih diberi kesempatan hidup. Selama Agnez mengalami koma, sang suami, Theo (nama samaran juga) yang mengurus buah hati mereka yang berumur dua

tahun. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, kondisi Agnez rupanya mulai melunturkan kesetiaan Theo. “Kalau menurut Mama, waktu berjalan enam bulan saya mengalami koma, Theo setiap hari selalu menemani saya di rumah sakit,” katanya. Menginjak bulan ketujuh, Theo mulai kelihatan berubah. Suaminya itu kadang datang tiga hari sekali sampai satu minggu sekali. Datangnya pun hanya menjenguk, tidak n Bersambung ke halaman 11

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera n SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 n PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 n REDAKSI: 031-8275390 n FAX: 031-8291078 n LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 2

FOTO: MEMORANDUM/BWO

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan, Agus Sutopo. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mengontrol rapid test antigen di posko Bypass Krian.

Penyekatan Sidoarjo Barat Diperketat

Reaktif, Warga Luar Kota Diisolasi ke Tempat Asalnya Sidoarjo, Memorandum Hari terakhir penyekatan dan pemeriksaan rapid test antigen yang dilakukan jajaran Polresta Sidoarjo rayon Barat, selama libur panjang imlek, dijaga ketat. Penyekatan yang berlokasi di simpang Bypass Krian ini dilakukan sejak pagi hingga petang, serta bagikan ribuan masker kepada setiap pengguna jalan.

“Kita bagikan masker kepada semua para pengendara kendaraan,” ujar Kapolsek Krian Kompol Mukhlason, Minggu (14/2). Penyekatan dan pemeriksaan rapid test antigen yang dipimpin Kapolsek Krian ini, selain membagikan masker, lebih difokuskan kepada pengendara luar kota yang memasuki

wilayah Kabupaten Sidoarjo. Pengetatan dilakukan agar tidak terjadi klaster penyebaran Covid-19 dari warga luar kota selama akhir pekan. “Selain dari jajaran polsek wilayah barat, kita juga di-backup personel polresta,” tegas Mukhlason. Sementara itu, Pamuji warga Jombang saat terjaring pemeriksaan, mengaku hendak ke

rumah familinya di Taman. Namun dia merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan rapid test antigen gratis ini. Sehingga bisa mengetahui statusnya dari Covid-19. “Alhamdulillah negatif mas,” cetusnya. Dari hasil pemeriksaan rapid test antigen kemarin, total terjaring 126 warga luar yang masuk Sidoarjo. Satu orang war-

ga Surabaya dinyatakan reaktif. Sedangkan pada Sabtu (13/2), terjaring 122 pengendara warga luar kota yang dua di antaranya dinyatakan reaktif. Yakni warga dari Gresik dan Blora Jawa Tengah. Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) rg Syaf Satriawarman mengatakan, bagi warga luar Sidoarjo yang

dites reaktif, untuk sementara diisolasi di Hotel Sinar Mayang. Selanjutnya, dinkes berkoordinasi dengan dinas asal daerah warga yang reaktif untuk dilakulan penjemputan. “Agar diambil alih ke tempat asalnya untuk diisolasi disana. Sementara, selama dua hari hingga kemarin kita tampung di sini,” ujarnya. (bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Merasa Dicemarkan, Pemilik Warkop DN Polisikan Akun Facebook Martina Sari

Erna pemilik warkop DN ketika dikonfirmasi.

Sidoarjo, Memorandum Pemilik Warung Kopi (warkop) DN di Dusun Sampuri RT 01/RW 01, Desa Karangpuri, Kecamatan Wonoayu, akan melaporkan pemilik akun Facebook bernama Martina Sari. Dia merasa dicemarkan nama baiknya setelah akun tersebut memposting unggahan di fanpage Facebook Info Sidoarjo

warkop DN buka karaoke 24 jam, jual miras, dan menyediakan pemandu lagu. “Kami merasa nama kami dicemarkan, dengan postingan di sosmed bahwa kami menyediakan purel dan jual miras,” ujar pemilik warkop DN, Erna kepada Memorandum, Sabtu (13/2). Erna mengaku tuduhan itu sengaja dilontarkan untuk

menjatuhkan namanya. “Saya merasa kalau akun Martina Sari ini adalah akun palsu, namun pihak kepolisian ada tim cyber crime yang bisa membongkar siapa pemilik akun abal-abal ini,” ujar Erna. Penelusuran koran ini pada halaman grup Facebook Info Sidoarjo, akun Martina Sari pada November 2020, menuliskan

postingan tertuju pada pemilik warkop DN. “Monggo merapat karaoke + Purel..diDN Warkop sampuri...aman dan terkendali.. yg punya warkop plat Merah...” tulis akun tersebut. Terakhir, akun Martina Sari mengunggah postingan pada 11 Februari 2021, yang menganggap kinerja pihak aparat kurang maksimal. Postingan ini men-

dapat 31 like dan 31 komentar dari warganet. “Kinerja polsek wonoayu kurang maksimal. pantau warkop DN sampuri,” tulisnya. Sedangkan beberapa postingan lainnya ada yang dihapus oleh pihak facebook, diduga dianggap spam atau melanggar kebijakan privasi pengelola medsos terbesar sejagat ini. (fjr/bwo/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Sebagai langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro, Polresta Sidoarjo beserta polsek jajarannya menyebar dan memasang banner imbauan protokol ke-

sehatan (prokes) 5M hingga di wilayah desa. Imbauan tersebut disampaikan melibatkan bhabinkamtibmas, babinsa, dibantu kepala desa (kades) bersama staf dan masyarakat setempat. Salah satunya seperti yang dilakukan di Desa Lambangan,

Kecamatan Wonoayu. Pj kades setempat mengajak warganya untuk mematuhi imbauan prokes 5M. “Kami mengajak semua warga untuk mentaati imbauan Kapolresta untuk mematuhi 5M di masa PPKM,” ujar Pj Kades Lambangan Muliyantoro, Jumat (12/2).

Muliyantoro mengatakan, imbauan prokes 5M berisi ajakan bersama mencegah penularan Covid-19 dengan mencuci tangan, memakai masker yang benar, menjaga jarak 1,5 meter, menjauhi kerumunan atau keramaian, dan membatasi mobilitas di

tempat umum. “Jangan sampai warga mengabaikan imbauan ini, demi kepentingan bersama,” ujarnya. Dia ber harap, dengan mengajak masyarakat mematuhi 5M, Desa Lambangan terhindar dari penyebaran Covid-19. (fjr/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Bersama Tiga Pilar, Pj Kades Lambangan Ajak Warga Patuhi 5M Imbauan disiplin prokes 5M dan penyemprotan disinfektan dilakukan secara intensif Pemdes Lambangan.

Huawei HSBC Gerakan pro-demokrasi di Hong Kong memang sering menggalang dana lewat rekening di HSBC. Oleh Beijing gerakan itu dianggap berkembang menjadi ‘’pro-kemerdekaan’’ Hong Kong. Tiongkok tidak bisa menerima. Sepanjang tahun 2019 demo besar di Hong Kong seperti tidak habis-habisnya. Kian keras dan berdarah. Ujungnya kian terlihat keinginan mereka untuk merdeka. Di tahun 2020 Tiongkok meredam semua itu. Lewat UU Keamanan yang baru. Tidak ada toleransi lagi. HSBC dianggap mendukung mereka. Demi menyelamatkan bisnis, HSBC pun membekukan rekening-rekening tersebut. Kecaman meluas. Terutama dari gerakan pro-demokrasi. Parlemen Inggris pun memanggil HSBC. Ada lagi kejadian pekan lalu. HSBC digugat di pengadilan Inggris. Yang menggugat Huawei. HSBC dianggap menjadi penyebab ditahannya Meng Wanzhou di Kanada. Sejak 2018 sampai sekarang. Tahun itu panas-panasnya perang dagang antara Amerika dan Tiongkok. Yang dimulai oleh Presiden Donald Trump. Hari itu Meng –putri pendiri Huawei yang juga menjabat Chief Financial Officer di Huawei– sedang dalam perjalanan bisnis ke Meksiko. Dia mau mampir dulu ke rumahnyi di

Sambungan dari halaman 1 Vancouver, Kanada. Di bandara Vancouver, Meng ditangkap. Ditahan. Atas permintaan Amerika. Untuk dikirim ke Amerika dan akan diadili di New York. Pengadilan Kanada yang akan memutuskan: Meng boleh dikirim ke Amerika atau tidak. Sidang itu sudah berlangsung setahun lebih. Belum ada putusan. Tanggal 1 Maret nanti sidang dibuka lagi. Putusan itu kira-kira dijatuhkan akhir Mei depan. Sudah banyak alasan digunakan pengacara Meng untuk membebaskannyi. Misalnya bahwa perkara ini sebenarnya perkara politik. Meng hanya jadi korban perang dagang. Di akhir pemerintahan Trump sempat ada kabar Meng akan dibebaskan. Dengan syarat mau menandatangani pernyataan bersalah. Dunia diplomatik dipenuhi oleh spekulasi rencana pembebasan ini. Tiongkok bahkan sudah mengirim pesawat Boeing 757 ke Vancouver. Ternyata Meng tidak jadi bebas. Dia terus ditahan di rumahnyi di Vancouver. Ditemani suaminyi. Dijaga oleh detektif swasta 24 jam. Agar Meng tidak melarikan diri. Biaya penjagaan itu harus dibayar Meng. Wanita 46 tahun ini juga harus tetap mengenakan gelang elektronik di pergelangan kaki kirinyi. Agar bisa dimonitor ke mana saja Meng pergi. Dia boleh ke mana-mana di kota in-

dah Vancouver –asal tidak mendekati bandara. Perintah penangkapan Meng itu bermula dari laporan HSBC. Meng dianggap menyembunyikan informasi mengenai hubungan Huawei dengan Skycom. Buktinya: waktu makan siang di sebuah restoran di Hong Kong di tahun 2018. Saat itu Meng mempresentasikan power point ke staf HSBC. Dalam presentasi itu, Skycom dika-

takan sebagai rekanan biasa Huawei. Transaksi antara Huawei dan Skycom juga sudah selalu menggunakan dolar Amerika. Lewat bank HSBC. Selama tiga tahun terakhir transaksi itu berjalan lancar. Tidak ada pertanyaan apa pun dari HSBC. Sampailah pada suatu hari: Reuters memberitakan bahwa Skycom itu sebenarnya anak perusahaan Huawei sendiri. Maka, ketika Skycom melakukan bisnis di negara Islam Iran, berarti Huawei

melanggar sanksi Amerika atas Iran. Huawei bersikeras bahwa dalam presentasi itu Meng sudah menjelaskan bagaimana hubungan Huawei dan Skycom. Tapi HSBC mengatakan tidak ada penjelasan itu. Rupanya HSBC ketakutan ikut terkena sanksi Amerika. Maka HSBC memosisikan diri sebagai tidak tahu tentang hubungan itu –karena Meng menyembunyikannya. Kini situasi hubungan Amerika-

-Tiongkok sudah mulai berubah –tidak ada lagi faktor Trump. Biden pun sudah menelepon Xi Jinping. Terutama untuk mengucapkan Gong Xi Fa Cai. Lalu bicara lain-lain. Di tengah perubahan keadaan itu Huawei melihat celah: menggugat HSBC. Tuntutannya sederhana: agar Huawei diberi akses ke informasi yang ada di dalam HSBC. Khususnya mengenai apa sebenarnya yang dilaporkan HSBC ke pihak Amerika. Juga mengenai pembicaraan orang-orang HSBC dengan pihak Amerika. Huawei menggunakan UU Bankers’ Books Evidence Act 1879, yang berlaku di Inggris. Yang memungkinkan nasabah dapat akses bank seperti itu atas perintah pengadilan. Huawei curiga ada ‘’penggelapan’’ informasi oleh bank tersebut. Ini merupakan babak baru akibat perang dagang Trump-Xi yang melebar ke mana-mana itu. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 3

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Petugas gabungan dari Forkopimcam Pakal dan Satpol PP Kota Surabaya ketika penutupan Jurang Kuping.

Pasca Ditutup, Jurang Kuping Bisa Kembali Buka Harus Angkat Kearifan Lokal dan Perekonomian

Surabaya, Memorandum Penutupan Jurang Kuping tidak terlepas dari keresahan warga terhadap keberadaan wana wisata tersebut dari dunia esek-esek. Sebab, belakangan ini wisata alam yang terkenal di era 1980-an itu, banyak berdiri warung yang disinyalir sebagai tempat mabuk dan prostitusi terselubung. Seperti yang dikatakan Abdul Aziz, Ketua MPCNU Kecamatan Pakal, bahwa harapan tokoh masyarakat (to-

mas) dan beberapa warga sekitar bila penutupan ini dilakukan selamanya. Bukan hanya saat pandemi Covid-19

ini saja. “Tokoh masyarakat dan warga berharap agar ditutup selamanya yang model seperti itu (esek-esek, red),” jelasnya saat dikonfirmasi Memorandum, Minggu (14/2). Tambah Abdul Aziz, dengan adanya esek-esek di Jurang Kuping, seakan-akan wilayah Surabaya Barat ada prostitusi lagi, karena setelah Moroseneng ditutup dan kini pindah di sana.  Bersambung ke halaman 4 

Vaksin Merah Putih Unair Masuk Uji Hewan Besar Surabaya, Memorandum Vaksin Merah Putih buatan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya sudah masuk animal trial sejak akhir Desember 2020 lalu. Kini perkembangannya telah masuk uji pada hewan besar. Rektor Unair Prof Mohammad Nasih mengatakan, tim peneliti sedang melaksanakan proses pengujian pada hewan besar. Pihaknya berharap nantinya dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan.  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/MIFTAKURROZAQ

Rektor Unair Prof Mohammad Nasih (kiri).

DPRD Dorong Optimalkan Revitalisasi Bozem Jemursari Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony meninjau pembangunan bozem atau danau buatan untuk menampung air hujan di Jalan Jemursari XV, Kelurahan Jemur Wonosari, Kecamatan Wonocolo, Rabu (10/2). PEMBANGUNAN bozem di lahan kosong milik PT Pertamina ini digadang-gadang sebagai bentuk pemanfaatan fasilitas umum (fasum) yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Dalam hal ini mengatasi permasalahan lingkungan berupa banjir yang kerap melanda kawasan tersebut. Thony mengungkapkan, bozem dengan luas sekitar 4000 meter persegi ini di bangun di atas lahan PT Pertamina. Terwujudnya pembangunan bozem berkat sinergitas antara warga dan lembaga pemberdayaan masyarakat kelurahan (LPMK) setempat bersama Pemerintah Kota Surabaya serta PT Pertamina. “Pertamina menyiapkan lahan ini kan bukan tidak ada maksud, Pertamina tahu persis dan ikut berkontribusi menyelesaikan masalah banjir di kawasan ini,” ujar Thony.

Pihaknya mengapresiasi PT Pertamina, lahan tersebut menjadi produktif dan bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan di sekitar. Lantaran, menurut Thony, tidak semua pembangunan perumahan menyediakan bozem, bahkan hal tersebut jarang ditemui. “Kita appreciate (mengapresiasi, red) terhadap Pertamina yang sudah lama memahami, bahwa kultur lingkungan ini adalah dataran rendah dan rawan banjir. Sehingga ketika Pertamina menyusun tetang perumahan ini sudah disediakan sekaligus lahan yang dapat dimanfaatkan sebagai bozem,” tandas Thony. Politisi Fraksi Partai Gerindra ini meminta Pemkot Surabaya untuk hadir ituk serta dalam melakukan revitalisasi fungsi bozem tersebut, agar manfaatnya dapat dioptimalkan. “Alhamdulillah pemkot menyambut baik dan akhirnya ketika bozem ini sudah digali meskipun belum selesai 100 persen, masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya. ketika hujan deras kembali mengguyur, sudah tidak ada genangan yang meresahkan warga,” paparnya. Thony juga berharap revitalisasi bozem ini menciptakan lingkungan yang bersih dan asri sehingga masyarakat menjadi lebih sehat. Bah-

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony bersama Ketua RW 01 Jemursari Yanuar.

kan, imbuh Thony, kawasan bozem dapat dijadikan destinasi wisata. Dalam proses revitalisasi ini, pihaknya mengimbau Pemkot Surabaya untuk memperhatikan aspek keamanan disekitar bozem. Pengadaan pagar disekeliling bozem menjadi pembatas agar tidak membahayan anak-anak yang datang ke bozem nantinya. “Kalau Pertamina belum bisa merealisasikan, pemkot bisa mengambil peran di sana. Kita akan dorong untuk menganggarkan pagarnya, sekaligus fasilitas joging track permintaan warga. Termasuk membangun sarana ekonomi kreatif untuk memberdayakan warga

Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya A Hermas Thony bersama kader lingkungan meninjau bozem Jemursari.

sekitar,” beber Thony. Sementara itu, Ketua RW 01 Jemursari Yanuar membenarkan status lahan milik PT Pertamina yang dimanfaatkan menjadi bozem berkat sinergitas bersama Pemkot Surabaya. “Pemkot melakukan revitalisasi fungsinya termasuk membantu urusan konstruksi dengan menyediakan alat-alat berat untuk membantu pengerjaan,” jelasnya. Ia mengaku bersyukur dengan dibangunnya bozem tersebut, meskipun belum selesai secara keseluruhan. Lantaran sebelumnya, wilayah tersebut menjadi langganan banjir saat hujan deras mengguyur. “Alhamdulillah, meskipun bo-

zemnya belum jadi 100 persen, tetapi manfaatnya sudah dapat dirasakan oleh warga. Manfaatnya dalam mengatasi banjir dapat dirasakan hampir mencakup seluruh kawasan Jemur Wonosari,” ungkap Yanuar. Hal senada juga disampaikan Diah, warga sekitar yang juga kader lingkungan, sudah lebih dari 20 tahun lamanya lahan itu menganggur begitu saja. Selain mengatasi banjir di permukiman warga, perumahan dinas PT Pertamina pun terbebas dari banjir dan merasakan manfaatnya, hal tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemilik lahan untuk mengamini pembangunan bozem.

“Awalnya warga melalui LPMK bersurat kepada Pertamina, karena kita sama-sama punya kepentingan disana. Selain mengatasi banjir, ke depannya bisa menjadi tujuan wisata pastinya,” kata Diah. Ditanyai tentang kontribusi PT Pertamina selain lahan, pihaknya mengatakan bahwa Pertamina juga akan membantu pengadaan box culvert untuk membangun saluran masuk dan keluarnya air. “Kami ibu-ibu juga ingin dibuatkan joging track disekitar bozem, selain menambah keindahan dan fungsinya juga memberikan manfaat kesehatan untuk warga,” pungkas Diah. (mg1/*/tyo)

Minta Pemkot Tindak Tegas Pemanfaatan Fasum Ilegal FASILITAS umum menjadi kebutuhan mutlak dalam memenuhi dan mendukung jalannya kehidupan masyarakat di suatu kawasan. Fasum yang dimanfaatkan dengan optimal bahkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan di tengah masyarakat. Wakil Ketua DPRD Kota

Surabaya A Hermas Thony menyebutkan, salah satu pemanfaatan fasum di masa pandemi ini adalah di bidang pertanian untuk program ketahanan pangan. Fasum juga dapat dimanfaatkan sebagai pengembangan sarana olahraga dalam mendorong gaya hidup sehat masyarakat.

“Juga dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah lingkungan seperti di Jemur Wonosari ini, dijadikan bozem. Selain mengatasi masalah banjir di wilayah tersebut, juga dapat dimanfaatkan sebagai lahan budidaya perikanan dan destinasi wisata, sehingga akan tumbuh ekonomi kreatif di tengah masyarakat sekitar,”

jelas Thony. Terkait lahan fasum yang belum diserahkan kepada Pemerintah Kota Surabaya, Thony mendorong pemkot dapat lebih aktif, terutama bagi pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan yang mengerti kondisi di lapangan. “Bila lahan tersebut adalah milik pihak lain, maka sinergi antara Pem-

kot Surabaya dan pihak terkait dapat dibentuk dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan fasum bagi masyarakat,” tegasnya. Thony menyinggung pemanfaatan fasum secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu, menurutnya perlu ada penertiban. baik yang itu digunakan sebagai sarana bisnis atau lainnya. Sehingga Surabaya

menjadi daerah minim pelanggaran fasum. “Tokoh agama dapat berkontribusi memberikan penyuluhan bahwa penyalahgunaan fasum hukumnya adalah dosa karena merugikan banyak pihak. Merugikan satu orang dosanya satu, kalau banyak ya tidak terhitung,” pungkas Thony. (mg1/*/tyo)

Bozem Jemursari di tengah permukiman warga.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Pasang Kader Milenial, PKS Amankan PT Surabaya, Memorandum DPW PKS Jawa Timur mengamankan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT) 4 persen. Karena itu parpol bergambar bulan sabit kembar ini memasang banyak kader milenial e dijajaran pengurus periode 2020-2025. Ketua DPW PKS Jawa Timur Irwan Setiawan Irwan Setiawan menyampaikan, kepengurusan periode 2020-2025 sangat beragam. Komposisi banyak warna akan membuat PKS power full. Karena itu, Irwan Setiawan mendorong kepengurusan bisa lebih dekat dengan masyarakat. Diharapkan target kursi di Pemilu 2024 bisa tembus 14 kursi perwakilan di DPRD Jatim. “Kepengurusan sejalan dengan visi PKS untuk menjadi partai Islam Rahmatan Lil Alamin yang kokoh, dan terdepan melayani rakyat dan NKRI,” terang Irwan saat pelantikan kepengurusan DPW PKS dan MPW PKS masa bakti 2020 -2025, Minggu (14/2). Ditambahkan Irwan bila ambang batas parlemen adalah syarat perolehan suara bagi partai politik untuk bisa mendapat kursi di DPR. Sedangkan PT ini diatur dalam UU Nonor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu yang sekarang masih sah berlaku adalah 4 persen. “Jika partai peserta pemilu tidak mampu meraih suara 4 persen secara nasional, maka suaranya hangus dan tidak mendapat kursi di parlemen,” tambah Irwan. Secara politik, lanjut Irwan menyampaikan ada 11 daerah pilihan (dapil) untuk perwakilan pusat, dan 14 daerah pemilihan provinsi. “Bagaimana seluruh daerah pemilihan bisa kita menangkan. Adanya sosial kultural Mataraman, arek, pandalungan tapal kuda, dan Madura,” tegas Irwan. Disampaikan Irwan hasil pemilu 2019, PKS berhasil menempatkan 2 perwakilan di DPR RI, menempatkan 4 anggota di DPRD Jatim, menempatkan 104 DPRD kabupaten/kota se-Jawa Timur. PKS sangat berharap mendapatkan kepercayaan masyarakat, khususnya di Jawa Timur. Karena itu respons kepengurusan DPW PKS Jatim diisi beragam. “30 persen diisi perempuan, unsur kaum milenial, dan berapa latar belakang, pengusaha, dan pelaku UMKM, serta sejumlah praktisi, serta unsur seniman,” kata Irwan. (day/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 4

TiƟk Jebol Pipa PDAM Karangpilang Ditemukan

Sejumlah Wilayah Masih Mampet Surabaya, Memorandum Pencarian titik kebocoran pipa PDAM Surya Sembada Surabaya di Jalan Ksatria, Karangpilang, hampir dua pekan akhirnya membuahkan hasil, Minggu (14/2). Kini tim PDAM fokus pada proses normalisasi aliran air. Direktur Pelayanan dan Operasional PDAM Surya Sembada Anizar Firmadi menyatakan, proses penyambungan dan pengelasan pipa bocor telah rampung. Jika tidak ada kendala, pihaknya menargetkan proses normalisasi selesai dalam waktu satu hari.“Mudah-mudahan tidak sampai sehari selesai. Biasanya maksimal satu hari sudah selesai semua,” kata Anizar. Saat ini, Anizar menyebut, beberapa kawasan yang sebelumnya terdampak sudah mulai teraliri air, seperti Kebraon dan Pondok Maritim. Sedangkan untuk wilayah lain, seperti Jeruk serta Kebraon sisi utara masih menunggu proses normalisasi. “Beberapa kawasan itu airnya

sudah mengalir normal. Tapi secara teknis sudah selesai tinggal normalisasi aliran,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya, Erna Purnawati menjelaskan, kebocoran terjadi di bagian sambungan pipa di kedalaman sekitar 14 sampai 15 meter. Menurutnya, selain mencari titik lokasi kebocoran, kendala lain sebelum proses perbaikan pipa adalah pengerjaan terasering atau pengerukan tanah yang membutuhkan waktu. “Dari aspal 3 meter terus ada tumpukan tanah 14-an meter. Jadi yang susah pengerukan tanahnya ini supaya yang bekerja nanti tidak kejatuhan. Ini kan

“

Kemarin Sabtu (13/2) Magrib, baru ketemu posisi pipa yang bocor kondisinya memang sudah rapuh. Ternyata ada sambungannya yang tidak kuat menahan tekanan tanah,”

ERNA PURNAWATI Kepala DPUBMP Kota Surabaya perlu di-terasering-terasering sampai batas aman, terus (pipa) baru diperbaiki,” kata Erna. Erna mengaku, dalam perbaikan pipa bocor ini pihaknya mengerahkan enam unit alat berat untuk proses pengerukan tanah. Sejak Rabu (3/2) lalu, alat berat milik Pemkot Surabaya ini terus dimaksimalkan untuk pencarian dan pengerukan titik lokasi pipa yang bocor. “Kemarin Sabtu (13/2) Mag-

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Petugas memperbaiki pipa PDAM yang jebol.

rib, baru ketemu posisi pipa yang bocor kondisinya memang sudah rapuh. Ternyata ada sambungannya yang tidak kuat menahan tekanan tanah,” pungkas Erna. Seperti diberitakan sebelumnya, kebocoran pipa diameter 600 milimeter di Jalan Ksatria, Karangpilang, terjadi

sejak Selasa (2/2) lalu. Hal ini disebabkan salah satunya adalah faktor usia pipa yang sudah tua. Selama proses perbaikan pipa dan normalisasi aliran air berlangsung, PDAM Surya Sembada juga menyuplai air bersih menggunakan truk tangki kepada masyarakat yang terdampak. (fer/tyo)

Mahasiswa UMS Peduli Korban Banjir Jombang Surabaya, Memorandum Berharap bisa meringankan beban korban bencana alam, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS) menggelar penggalangan dana. Nantinya dana tersebut akan diserahkan langsung pada korban yang terdampak. Dalam aksi sosial bertajuk Peduli Banjir, Peduli Rakyat nantinya akan digunakan bagi korban banjir di Jombang. “Penggalangan dana tersebut merupakan bentuk kepedulian untuk membantu dan meringankan beban terhadap korban bencana, khususnya daerah Jombang. Apalagi banyak teman kami yang satu universitas juga terdampak banjir di sana,” tutur Ketua Pelaksana aksi Harun, Minggu (14/2). Sembari mengenakan jas

FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Mahasiswa UMS menggalang dana kemanusiaan.

almamater kebanggaan, ratusan mahasiswa UMS turun pada tiga titik pusat aksi di antaranya berada di simpang empat Mulyorejo, TL (traffic light, red) Unair Kampus C, dan TL Galaxy Mall. “Namun kami tetap izin kepada polsek setempat serta

yang tidak kalah penting kami juga menerapkan prokes ketat mengingat pandemi belum usai,” tambah Harun. Dalam aksi tersebut, dana yang berhasil dikumpulkan oleh mahasiswa UMS mencapai Rp 9.972.200. Mereka lantas ber-

syukur serta bangga mengingat upaya tersebut membuahkan kebaikan dan bermanfaat bagi korban banjir khususnya di Jombang. “Kebaikan tidak boleh ditunda. Bagaimanapun kita harus mengajak orang untuk padu la-

kukan hal serupa karena ini juga untuk membangun bangsa,” kata Niken, salah satu mahasiswi yang ikut aksi. Sementara itu, Dendi Yusuf selaku koordinator mengaku memiliki kendala terkait aksi penggalangan dana yang kerap dilakoni mahasiswa UMS. Hal itu lantaran dibatasi dan tidak bisa lama. “Mengenai perizinan kami hanya diizinkan turun ke jalan selama satu jam, harapannya bisa sedikit lebih lama agar hasil yang didapatkan bisa maksimal,” ungkap Dendi. Nantinya, perolehan dari hasil penggalangan dana tersebut akan dikonversi dalam bentuk paket serta donasi sembako. Dan akan dikirim ke lokasi terdampak banjir di Kecamatan Bandarkedungmulyo. (mg3/tyo)

Petugas gabungan menggelar operasi prokes dengan sasaran utama pengguna jalan yang tidak memakai masker.

Koramil Semampir Operasi Masker di Pegirian Surabaya, Memorandum Tiga pilar Kecamatan Semampir menggelar operasi yustisi protokol kesehatan (prokes) di Jalan Pegirian, Minggu (14/2). Hasilnya petugas gabungan menindak delapan pelanggar dengan sanksi tilang KTP, dan denda Rp 150 ribu. Pelaksanaan operasi ini dimulai seja pukul 09.00 dengan sasaran para pengguna jalan. Mulai pejalan kaki, pengendara roda dua (R2), dan roda empat (R4). “Untuk personel yang dilibatkan terdiri dari empat anggota Polsek Semampir, tiga anggota Koramil Semampir, lima anggota Satpol PP Kecamatan Semampir, dua anggota dishub, dan satu anggota linmas,” ujar Danramil Semampir Mayor Inf Sumarsono. Ditambahkan Sumarsono, bila kegiatan tersebut dilaksanakan rutin setiap hari untuk menekan penyebaran Covid-19 di wilayah. “Dengan melaksanakan kegiatan ini diharapkan masyarakat akan semakin disiplin menggunakan masker, sehingga penyebaran Covid-19 dapat ditekan,” lanjut Sumarsono. Sedangkan dari hasil yustisi tersebut, selain menindak 8 pelanggar, satu orang diberik sanksi sosial dengan melakukan push up. (tyo/fer)

JOMBANG TA N A H D I J U A L Tnh&Bangn LT600 LB462 Jl.Ploso-Babat Kedungdowo Ploso Jombang 081913136487.

JUAL TANAH Lokasi Paras Kec. Lawang, dekat dengan pasar wisata Lawang 2 Menit, dekat dengan Wanawisata pemandian Krabyakan 3 Menit, depan perumahan Sky Park. Luas 410m2, terpasang listrik 1.300 Status AJB. Harga 350 Jt. Minat bisa cek lokasi Sabtu/Minggu, 081335776262

PA R A N O R M A L

II. Luas 0,013 No. 1183 0851 0098 5728 FeryKlas Massage : Pijat Keluarga buat Capek Eyangdan SINDUJOYO: Kebal Bacokwanita (lngs ANEKA MEKAR Blok 279 Kel. Wiyung Capek Lelah melayani keluarga VETERAN 17 SBY dites), Tumbal Usaha, bisnis, penglaris, dan pasutri.Pilang EnergikKota kuatSurabaya dan ramah. Kec.pria Karang memisahkan PIL/WIL, Pacar lari, susah Hub:081358022468 Bisa dipanggil di rumah. jodohELEKTRONIK dll. bulu perindu, bdk Da.Kupangkrajan 4/98/H HILANG STNKSedia HONDA BEAT 2013 MERAH DICARISby. PENGOBATAN KEHILANGAN cleopatra, gurah vagina, hidung, pijat Noka.MH1JF115GK253735 Nosin W 4468 UOPARANORMAL (ZAINUL ARIFIN) 0895 3377 AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split reÀ Totok saraf Tambak Wedi JFV1E1252515. Ahlieksi Ramal, Kartu CKI,hub: Jitu bisa 77522. second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350baca wattnasib, Hub: Baru XVA/18A Sby T. 085100644266 Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung 085100995098/031-5012481PersewaanAC. Hlg BPKB L1134 SCOOPY DR Toyota HILANG STNK HONDA 2019

Pasca Ditutup, Jurang Kuping Bisa Kembali Buka “Intinya keberatan masyarakat peruntukan yang tidak sesuai,” tegas pria yang juga menjabat Ketua LPMK Pakal ini. Namun, jika lokasi tersebut untuk kearifan lokal dengan membangkitkan kembali perekonomian masyarakat maka warga tidak keberatan jika dibuka kembali. “Harapannya kearifan lokal. Seperti legen

RICO ATLETIS MASSAGE. Melayani Pria. Khusus dipanggil. Hub: 085230255020.

nal untuk pendidikan,” pungkas Abdul Aziz. Sementara itu, Camat Pakal, Tranggono Wahyu Wibowo mengatakan, pasca Jurang Kuping ditutup Sabtu (13/2), dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengundang warga untuk tindak lanjut dari penutupan. “Perlu diskusi dengan warga dalam waktu dekat. Karena ke-

inginan penjual dengan warga berbeda. Di mana penjual untuk tetap dibuka, tetapi warga untuk dilakukan penutupan karena mengganggu banyak yang mabuk-mabukan. Boleh dibuka asal tidak jadi tempat mabuk, tetapi wisata kuliner,” ujar Tranggono. Meskipun kegiatan usaha ditutup, Tranggono mengaku

Vaksin Merah Putih Unair Masuk Uji Hewan Besar “Hari-hari ini kita sudah masuk ke hewan besar. Mudah-mudahan, sebagaimana yang disampaikan pak menteri (Menteri Riset dan Teknologi), mudah-mudahan pertengahan tahun ini kita sudah bisa ke Bio Farma untuk proses lebih lanjut,” ungkap Nasih, Minggu (14/2). Nasih berharap pada akhir tahun 2021, vaksin merah putih bisa diimplementasikan. Hal

KEHIL ANGAN

Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/081229729706 (tdk terima SMS).

ini menghambat vaksin yang ada saat ini. “Belum ada perkembangan signifikan, tapi kita biarkan dulu, agar vaksin yang berjalan ini berjalan dengan baik. Karena kalau tiba-tiba muncul vaksin merah putih, nanti ada persepsi-persepsi yang tidak baik di masyarakat,” jelasnya. Oleh karena itu, ia ingin vaksin ini tetap berjalan dengan sebaik-baiknya. “Nanti kita akan

KEHIL ANGAN

KEHIL ANGAN

HLG STNK HONDA BEAT 2016 L-2584-WW W.BIRU PTH AN.HAMIDAH TAMBAK MAYOR BARU III/260 SBY.

Hlg BPKB Mitsubishi Pajero Sprt Th’2015 L-1255-CE An.Noveriana D/a.Ploso Timur 1-C Kav 17. Nk.MMBGYK640EF042661. Ns.4D56 UCFX0107.

HILANG STNK MOBIL TOYOTA 2013 HITAM METALIK W-1922TL AN. WIDIHARTOMO TRI. DRG 081233387335

Hilang STNK Spd Mtr Honda Beat Th’2013 L-5010-YZ An.Bing Soen Kartika Sujanto D/a. Simpang Darmo Permai Selatan 14/32 Sby.

Kehilangan stnk R2 merk honda thn 2019 nopol W 2978 BU a.n Adithya maharani hadiyanto DA perum KIG no.12 Rt. 08 Rw. 03 Ds. Randu agung kec. Kebomas kab. Gresik

untuk aktivitas warga masih diperbolehkan. Di antaranya seperti yang akan berangkat ke sawah, mencari rumput maupun membuang sampah di tempat pembuangan sampah (TPS) sementara. “Jadi tetap ada aktivitasnya. Kecuali tempat usaha karena selama ini yang menjadi perhatian kita adalah itu,” pungkas Tranggono. (fer/tyo)

Sambungan dari halaman 3

tersebut berdasarkan laporan yang diterima dari tim peneliti Unair dan diskusi dengan pihak laboratorium. “Secara umum jadwal masih sesuai, dan kita berharap akhir tahun atau awal tahun 2022 ready untuk bisa diimplementasikan,” ujarnya. Namun, untuk saat ini, Nasih mengatakan belum ada perkembangan yang signifikan. Meski begitu, Unair tidak ingin vaksin

Hilang BPKB Motor Vario Thn’2014 L-2374-QX A.n Nikmah Solichah Hub:085604110053 D/a. Asemrowo 1 no.12-A

KEHIL ANGAN P I J AT K E B U G A R A N

dan buahnya siwalan itu dikembangkan dan dipakai kuliner. Seperti di Endrosari, Gresik, bisa terlihat asri,” ujarnya. Tidak hanya itu, warga pun menginginkan lokasi tersebut juga bisa menjadi sarana edukatif kepada anak-anak. Seperti lokasi perkemahan, outbound, dan sebagainya. “Seperti tahun 1980-an, lokasi ini sangat dike-

Sambungan dari halaman 3

Hilang BPKB L2945 no honda thn 2004 ery ampri anto sh kesatrian poLri kobLen 7 sby noka mh1kehL154k112228 nosin kehLe1112548 Hilang BPKB L2125 vL yamaha thn 2016 suListyowati kembang kuning kuLon gah a/81 sby noka mh3se8820gj038636 nosin e3r2e0728959

menjadi pelengkap dari vaksin yang sudah ada. Karena kebutuhan vaksinnya pasti,” papar Nasih. Sebelumnya, Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengatakan, vaksin Covid-19 merah putih yang dikembangkan enam institusi ditargetkan mendapatkan izin edar pada 2022. Enam institusi ini yakni Lembaga Eijkman, LIPI, Univer-

sitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Universitas Airlangga (Unair). “Progres pengembangannya di mana memang kebanyakan dari vaksin ini kemungkinan baru bisa digunakan atau mendapatkan izin di tahun 2022,” pungkas Bambang dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Rabu (3/2) lalu. (mg1/tyo)

DESAIN RUANGAN BEBAS Virus Covid-19 Menjadikan Ruang Usaha/ Kantor/ Sekolah, Dll Bebas Virus/ Fresh Menggunakan Teknologi Terkini, Budget Terjangkau, Dipandu Team ARSITEK & DOKTER Berpengalaman Minat, Info & Konsultasi 08113088699 / 085772769040 FREE KONSULTASI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasa Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Komisi II DPRD Soroti Sengketa Pasar Batuan Saa Saat ini lahan pasar Batuan menja polemik dan tengah menjadi d di guga oleh warga ke Pengadilan digugat N Nege eg ri (PN) Sumenep. Sehingga Negeri pemb pe mba pembangunan pasarnya sementara ta r dih dihentikan. “Pe “Pemkab Sumenep harus bertanggu ta u jawab atas pembelian tanggung ttanah ta nah p pasar Batuan yang menjadi ssengketa. se ngke Karena anggaran Rp 8 ,947 miliar m 8,947 dari APBD 2018 itu ccukup cu kup b besar. Jadi tidak boleh mand egg,” ujar uj anggota Komisi II DPRD deg,” S Su men Juhari, Minggu (14/2). Sumenep

Juhari

Pih Pihaknya mengaku kecewa d de n an leading sektor yaitu Disng dengan p pe rind Sumenep yang tidak perindag ttransparan. tr ran a spa Padahal jika tahapan pemba pe pembangunan proyek itu terbuka kepa ke p da semua pihak, Juhari yakin kepada tidak ad ada masalah. Bah Bahkan dia menegaskan, jika

legislatif mengetahui dulu bahwa lahan itu masih bermasalah dengan warga, pengajuan anggarannya oleh Pemkab Sumenep tidak akan disetujui. “Kami sebagai legislatif hanya menyetujui program itu. Jika terjadi sengketa saat ini siapa yang mau disalahkan. Pemkab terkesan tidak bertanggung jawab. Jadi agar tidak timbul masalah yang lebih besar, sebaiknya jangan dilanjut dulu sebelum sengketanya selesai,” harap Juhari. Politisi PPP itu berharap semua pihak duduk bersama untuk menyelesaikan sengketa lahan. Tapi ketika persoalan itu sudah masuk ranah hukum, maka Juhari menilai Pemkab Sumenep kurang serius dalam menjalankan seluruh tahapan pembangunan, khususnya da-

FOTO: MEMORANDUM/IST

Sume Sumenep, Memorandum Komisi Ko II DPRD Sumenep ikut menyoroti sengketa lahan pasar tradisional Batuan. Karena pembangunan pasar itu terhambat konflik dengan warga yang mengklaim sebagai terham pemilik lahan. pemil

Beberapa orang memasang papan pengumuman di lahan Pasar Batuan yang diklaim milik ahli waris R Soemar’oem.

lam hal pembebasan lahan. “Saya akan terus mengawal masalah pasar Batuan. Eman dana yang dikucurkan sangat besar. Jika sampai gagal maka pemerintah yang harus bertanggung jawab kepada masyarakat,” tegas dia.

Menanggapi hal itu, Kepala Disperindag Sumenep Agus Dwi Saputra mengaku bahwa sebagian tanah pasar Batuan dibeli sebelum ada sengketa. Masalah muncul saat ada pihak R Soehartono yang merupakan

putra mantan Bupati Sumenep R Soemar’oem mengklaim sebagian lahan. “Kami hanya membeli tanah dan tidak tahu permasalahan sebelumnya. Ketika lahan dibebaskan baru ada yang mengklaim,” ujar Agus. (aan/epe)

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Pamekasan, Memorandum Hujan disertai angin kencang Sabtu (13/2) petang, menyebabkan 33 rumah di 4 desa di Kecamatan Pademawu dan Tlanakan, mengalami kerusakan. Kerusakan akibat cuaca ekstrem yang terjadi sekitar pukul 17.50 tersebut, rata-rata asbes dan genting rumah. Kasi Kesiapsiagaan BPBD Pamekasan, Mohammad Affandi mengatakan, desa yang terdampak antara lain Majungan, Pademawu Timur, Jarin, Larangan Tokol, dan Desa Padelegan. “Ada 18 rumah di Desa Jarin, 1 rumah di Desa Majungan, 2 rumah di Desa Pademawu Timur, 10 rumah di Desa Padelegen, itu semuanya di Kecamatan Pademawu. Kemudian 2 rumah di Desa Larangan Tokol, Kecamatan Tlanakan,” bebernya kemarin. Affandi menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun masyarakat yang rumahnya rusak mengalami kerugian materil. “Kerusakan dengan kerugian materil terbesar itu di Desa Majungan, Dusun Morsongai milik Abdul Rahem (50). Rumahnya ambruk dan kerugian ditaksir mencapai Rp 50 juta,” tambahnya. Hingga kemarin, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pamekasan, bersama TNI-Polri dan pemerintah desa (pemdes) setempat, terus melakukan pendataan di lokasi terdampak bencana angin kencang tersebut. (*/sjk/epe)

PGRI Sampang Bela Guru Honorer yang Dipecat

FOTO: MEMORANDUM/IST

Sampang, Memorandum Pemecatan Hervina (34), guru honorer yang sudah 16 tahun mengajar di SDN 169 Desa Sadar, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) oleh kepala sekolah hanya karena memposting gajinya Rp 700 ribu di media sosial (medsos), menuai reaksi PGRI Sampang. Kendati lokasinya terpisah lautan, situasi ini akan direspons dengan mengirim surat ke PGRI Jawa H Muzakki Timur agar Hervina diberi kesempatan mengajar lagi. Ketua PGRI Kabupaten Sampang H Muzakki menegaskan, tindakan pemecatan itu tidak bisa dibenarkan karena mencederai nilai-nilai pengabdian yang sudah belasan tahun. “Menurut saya, sejatinya sebelum memberi keputusan, kepala sekolah perlu mengkonfirmasi maksud memposting gajinya. Kita sama-sama tidak tahu latar belakang postingan, Kalau melihat dari judulnya seperti itu, ya seharusnya si kepala sekolah tidak boleh melakukan pemecatan tersebut. Apalagi, ia sudah mengabdi 16 tahun,” terang H Muzakki, Minggu (14/2). Dari kasus yang menimpa Hervina itu, H Muzakki berharap tidak terjadi di daerah lain. Termasuk di Kabupaten Sampang. Selain itu. H Muzakki berharap pemerintah segera mengangkat guru honorer termasuk guru PPPK menjadi guru PNS tetap, bukan SK putus nyambung. (*/hs/epe)

FOTO: MEMORANDUM/URI

Seorang warga melihat puing runtuhan rumahnya setelah diterjang angin kencang, Sabtu (13/2) petang.

Sumenep, Memorandum Bupati Sumenep A Busyro Karim berharap manajemen pengelolaan PT Sumekar Line lebih baik. Badan usaha milik daerah (BUMD) ini diharapkan mampu mengelola pelayanan transportasi laut melalui tiga Kapal Motor Penumpang Dharma Bahari Sumekar (KMP DBS) yang jadi urat nadi penghubung wilayah daratan dengan kepulauan. Bupati menegaskan, sejak menjabat sebagai ketua DPRD Sumenep, ia sudah mengetahui kondisi manajerial PT Sumekar Line. Kala itu, KMP DBS I dan III melayani rute Kalianget-Kepulauan sejak 2003. Jika dihitung saat sekarang, kapal yang dioperasikan sudah berusia 17-18 tahun. “Dengan usia itu PT Sumekar Line harus mampu melakukan perbaikan dan mengelola dengan baik,” beber bupati, Minggu (14/2). Dalam pengelolaan sebelumnya, kadang terdapat dua pembukuan. Sejumlah permasalahan bahkan sudah menjadi rahasia umum. Meski tidak menyatakan secara gamblang persoalannya, bupati mengisyaratkan kondisi PT Sumekar Line sedang tidak sehat. Diibaratkan cuaca lebih sering terjadi guntur ketimbang

Bupati A Busyro Karim meresmikan peluncuran e-tiket PT Sumekar Line di KSOP Kalianget.

ombak dan angin sepoi-sepoi. “Persoalan-persoalan hukum ada serta, ada ini, itu dan semacamnya,” ungkapnya.

Karena itu, ke depan PT Sumekar Line diharap mengelola KMP DBS I dan III secara lebih profesional dalam memberikan

pelayanan kepada masyarakat. Karena menurutnya, tidak ada keberhasilan yang fenomenal tanpa kerja keras, profesional.

“Tidak boleh macam-macam dengan banyak hal yang bertentangan dengan aturan,” tutupnya. (uri/epe)

Ra Latif: Musrenbang Harus Bersinergi dengan Isu Strategis 2022 Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron mengingatkan agar forum musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) tingkat kecamatan yang membahas usulan dari desa/kelurahan, lebih difokuskan dan bersinergi dengan tiga potensi isu strategis berbasis perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat. Isu itu secara implisit bersinggungan dengan harapan dan kebutuhan mayoritas warga pada 2022. Yakni upaya pemulihan ekonomi, peningkatan layanan dan derajat kesehatan, serta meningkatnya pemerataan pembangunan infratruktur baik kuantitatif maupun kualitatif. Harapan itu patut dan penting dicermati, dipahami, serta ditindak lanjuti 18 camat. Sebab hasil musrenbang tingkat kecamatan, proses pembahasannya akan bermuara pada musrenbang tingkat kabupaten. ”Ini penting karena hasil musrenbang tingkat kecamatan akan berkait dengan penyusunan rencana kerja pe-

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/IST

Bupati Evaluasi Kinerja PT Sumekar Line

Bupati R Abdul Latif Amin Imron memberikan arahan usai membuka musrenbang tingkat kecamatan.

merintah daerah (RKPD) untuk Tahun Anggaran 2022,” kata Ra Latif, sapaan akrab Bupati, ketika memberikan arahan setelah

membuka musrenbang tingkat kecamatan. Dalam arahannya, Ra Latif juga mengisyaratkan ada problematika cukup

kompleks yang jadi tantangan pada pembangunan 2022. Di antaranya, angka kemiskian yang semakin tinggi, kondisi IPM masih di bawah rata-rata, pertumbuhan ekonomi yang tidak merata dan belum stabil, kesenjangan ekonomi, menurunnya derajat kesehatan masyarakat, serta masih rendahnya kemandirian keuangan daerah. Sederet problem ini kian lengkap dengan dampak pandemi Covid-19. Situasi dan kondisi semacam itu, menurut Ra Latif, memicu harapan agar terwujudnya perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan rakyat untuk beberapa tahun ke depan. Khususnya yang sesuai Perpres Nomor 80 Tahun 2019. Itu sebabnya, Ra Latif berharap agar materi musrenbang kecamatan yang merangkum usulan dari tingkat desa dan kelurahan, harus fokus dan memiliki sinergitas dengan isu srategis itu.“Targetnya agar RKPD Pemkab 2022, bisa menjaring aspirasi dan kebutuhan mayoritas rakyat Kabupaten Bangkalan,” pungkas Ra Latif. (ras/epe)

Polisi Tangkap Kades Buron Penyeleweng ADD Sampang, Memorandum Satreskrim Polres Sampang menangkap mantan Kepala Desa (Kades) Banjar Talela, Kecamatan Camplong Sampang, berisial AZ yang jadi tersangka tindak pidana korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD). Kapolres Sampang AKBP

Abdul Hafidz membenarkan penangkapan mantan kades yang masuk daftar pencarian orang (DPO) selama hampir satu tahun tersebut. “Kami melakukan pencarian itu karena ia dinilai tidak kooperatif saat dilakukan panggilan untuk dilakukan pemeriksaan. Selama

ini dia sering berpindah-pindah tempat dari Jakarta dan Surabaya untuk menghindari pengejaran kepolisian,” ujarnya kemarin. Sebelumnya, tersangka AZ diduga melakukan tindak pidana korupsi realisasi DD/ADD pada 2018. “Ia disangkakan melakukan pemalsuan stempel serta

tanda tangan dalam laporan surat pertanggung jawaban (SPJ) realisasi DD dan ADD tahun 2018, kita update lagi ya besok untuk lebih jelasnya,” ujarnya. Penetapan tersangka AZ dilakukan setelah Bendahara Desa Banjar Talela ditangkap dalam kasus dugaan korupsi pemalsuan

stempel dan tanda tangan dalam laporan, dan ternyata mantan kades juga menjadi bagian dari rencana aksi tersebut. “Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasar 263 ayat 1 dan ayat 2 KUHP tentang pemalsuan dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara. (*/hs/epe)


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

PPKM Mikro, Bhabinkamtibmas Intensifkan Sambang Desa Binaan Gresik, Memorandum Guna menyukseskan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro di Kabupaten Gresik, anggota bhabinkamtibmas polsek jajaran Polres Gresik mengintensifkan giat sambang desa binaan. Seperti yang dilakukan Polsek Bungah, Minggu (14/2). Bhabinkamtibmas mendatangi satu per satu desa yang menjadi binaannya. Baik untuk berkoordinasi dengan perangkat dengan maupun mensosialisasikan PPKM Mikro secara langsung kepada masyarakat. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Bungah AKP Sholeh Lukman Hadi mengatakan, pihaknya mengoptimalkan peran bhabinkamtibmas dalam sosialiasi PPKM Mikro dan pendirian posko jaga di tingkat RT. Petugas menggelar patroli sambang desa untuk mewanti-wanti pelaksanaan PPKM Mikro secara efektif dan efisien. “Giat bhabinkamtibmas sambang desa binaan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah terkait penerapan PPKM Mikro. Harapannya dapat menekan laju penyebaran covid-19,” ujar Kapolsek Bungah. Lukman menjelaskan, dalam pendirian posko PPKM Mikro Bhabinkamtibmas ke-

Anggota Bhabinkamtibmas Polsek Bungah berkoordinasi dengan perangkat desa.

polisian dan Bhabinsa TNI harus ambil peran. Ini penting untuk memonitoring masyarakat yang terpapar virus berbahaya tersebut. Selain itu, bhabinkamtibmas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan covid-19 (Prokes). Disiplin 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari

kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Ketika masyarakat mematuhi aturan pemerintah terkait PPKM Mikro, menjadi sangat penting untuk keberhasilan mencegah penyebaran Covid-19. Untuk itu giat seperti ini akan terus diintensifkan,” pungkas perwira dengan tiga balok di pundak itu. (and/har/mik)

Kabagops Kompol Didik berada di Dam Kandangan.

w waspadaan. Waspada dan siaga segala kemungki-

nan adanya bencana di cuaca ekstrim ini dan waspada penye-

baran Covid-19,” ujar Kompol Didik, kemarin. Petugas mengingatkan warga dan penambang pasir agar waspada jika hujan turun. Sebab air yang datang biasanya begitu cepat dan arusnya deras. Ia menambahkan, di setiap wilayah yang ada aliran sungai besar dan wilayahnya ada perbukitan, perlu kiranya polsek setempat melakukan pantauan rutin. Koordinasi dengan perangkat desa penting dilakukan agar jika terjadi musibah bencana penanganan terhadap korban bisa dilakukan secepatnya. “Di tengah Pandemi Covid-19 dan PPKM skala mikro terlebih cuaca ekstrem ini perlu adanya koordinasi untuk mengurangi permasalahan kebencanaan dan penanganan Covid-19 demi keamanan dan kenyamanan bersama,” pungkasnya. (mis/mad/mik)

Sinergi Tiga Pilar Polsek Socah Sambangi Tokoh Desa Bilaporah Bangkalan, Memorandum Berbagai upaya terus dikembangkan Polsek Socah untuk manjaga stabilitas kamtibmas dan kondusifitas di wilayah hukum polsek setempat. Seperti giat sambang desa Sabtu (13/2) malam. Kapolsek Socah AKP Lukas Moch Efendi menjalin kemitraan dengan tokoh agama (toga), tokoh masyarakat (tomas), tokoh pemuda (toda), dan komunitas blateran (semacam jawara,red) melalui giat sambang desa. “Dalam giat sambang desa kali ini kami berinisiatif menggelar kegiatan dialogis dengan para toga, tomas dan toga di rumah H Hasan, salah satu tokoh masyarakat setempat,” ujar Kapolsek Lukas. Lanjutnya, sinergitas tiga pilar kecamatan Socah, dihadiri langsung oleh Camat Abdurachman, Kapolsek Socah Lukas AKP Moch Efendi, Danramil Letda Soepomo, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat Desa Bilaporah, tidak blusak-blusuk secara door to door (DDS) dari rumah ke rumah untuk ber-

Hari Kedua Jalankan Rapid Test di Perbatasan, Lima Orang Reaktif Sidoarjo, Memorandum Polresta Sidoarjo bersama Forkopimda Kabupaten Sidoarjo melakukan pengetatan warga dari luar kota yang akan masuk Sidoarjo melalui wilayah perbatasan selama PPKM Mikro sejak diberlakukan tanggal 12 hingga 14 Februari.

Polres Kediri Pantau Wilayah Rawan Bencana Kediri, Memorandum Cuaca ekstrem dengan intensitas hujan tinggi di Kabupaten Kediri yang bisa menyebabkan terjadinya bencana banjir dan longsor, menjadi perhatian serius Kabagops Polres Kediri, Kompol Didik . Minggu (14/2), Kabagops Didik bersama anggota berkoordinasi dengan tim siaga desa bencana Desa/Kecamatan Kandangan, untuk memantau debit air di Dam Kandangan Sungai Konto, yang sering kali meluap jika hujan deras. “Sangat penting dan perlu dilakukan pantauan untuk mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap bencana. Terlebih saat ini di musim pandemi Covid-19 di tengah masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro perlu peningkatan ke-

Pengetatan itu berupa kewajiban untuk menjalani rapid test antigen bagi warga luar kota yang ingin masuk Sidoarjo. Memasuki hari kedua pelaksanaan antigen, Sabtu (13/2), di Pos Lantas Waru, depan Pusdik Sabhara Porong, dan pos lantas Bypass Krian, dari 302 orang yang dilakukan rapid test, lima orang dinyatakan reaktif. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji mengatakan, langkah rapid test ini sebagai upaya mencegah penyebarluasan Covid-19 di wilayah Kabupaten Sidoarjo. “Khususnya di saat libur akhir pekan bersamaan Tahun Baru Imlek. Diharapkan masyarakat mematuhi peraturan pemerintah dan protokol kesehatan dalam rangka mempercepat penanganan Covid-19,” ujar Kapolresta Sumardji. Lanjutnya, setiap titik perbatasan antara Surabay dan Sidoarjo, warga dari luar Sidoarjo wajib menjalani kegiatan rapid test antigen sebagai langkah antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19) di pintu masuk perbatasan. Rapid test antigen bagi warga luar kota itu berdasarkan nopol kendaraan dan identitas diri. Namun, bila mampu menunjukan surat hasil tes rapidnya non reaktif, maka warga yang bersangkatuan tidak perlu dirapid. Berbeda lagi, jika di pos pengecekan perbatasan pada 12-14 Februari 2021 masyarakat dari luar kota yang hasil pemeriksaan rapidnya reaktif, maka langkah berikutnya adalah dibawa ke tempat karantina atau isolasi di Delta Sinar Mayang, Sidoarjo. (jok/mik)

temu dengan para tokoh di desa setempat. Tiga pilar menilai cara dialogis ini semacam ini, cukup efektif dan efsien untuk titip beberapa pesan berbasis edkukatif kepada mereka, untuk diteruskan kepada masyarakat desa. Juga menjadi media yang strategis untuk memelihara soloditas kemitraan antara tiga pilar (forkopimca) dengan para tokoh dan warga pedesaan. Termasuk

di Desa Bilaporah. Topik ini i cukup rancak dibahas bersama. Maklum, Desa Bilaporah dan beberapa desa di sekitarnya, tergolong kawasan cukup rawan aksi C-3 (curas, curat dan curanmor), selain kerap menjadi bursa peredaran narkoba. Selain itu, upaya pengamanan wilayah jelang Pilkades serentak awal Mei nanti, serta edukasi soal penegakan disiplin

protokol kesehatan (prokes) akibat pandemi covid 19 yang tak kunjung jeda, juga menjadi fokus bahasan yang tak kalah greget dibahas. ”Alhamdulilah, mimbar dialog semacam itu, ternyata mendapat respon positif dari para tokoh Desa Bilaporah. Termasuk semua titipan pesan yang kami kembangkan, juga bisa dicerna dan dipahami dengan baik,” pungkas kapolsek. (ras/mik)

Kegiatan rapid test antigen oleh petugas di perbatasan Sidoarjo.

riang. Kemudian pihak RSUD melakukan tes swab dengan hasil positif Covid-19, kemudian dirawat di rumah sakit tersebut. Saat itu, security RSUD saat sedang keliling mengetahui pasien DN sudah berada di dalam gorong-gorong dengan kedalaman 3 meter. Security lalu melakukan koordinasi dengan Polres Bojonegoro dan Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bojonegoro. “Pasien DN berhasil kita evakuasi, setelah melarikan diri dan sembunyi di gorong-gorong kurang lebih 1,5 jam dibujuk oleh Kasat Intelkam dan Kasat Binmas. Kita apresiasi,” ucap AKBP Pandia. Ia mengatakan, perawatan Covid-19 perlu dilakukan secara tuntas sehingga pasien harus mau bersabar. Hal itu agar tak ada penyebaran virus Corona dari pasien ke orang lain. “Perawatan Covid-19 memang harus sampai selesai, supaya nantinya siapapun tak menularkan corona ke orang lain. Protokol kesehatan harus dilakukan,” pungkas pria lulusan Akademi Kepolisian(Akpol) 2000 ini. (top/har/mik)

AKBP Pandia ikut membantu mengevakuasi pasien covid yang bersembunyi di gorong-gorong. (dok)

Kabupaten Malang Optimalkan PPMK Mikro

Na Nampak Sekda Kabupaten Malang, Dandim 0818 Kabupaten Malang – Batu, Bupati Malang, Kapolres Malang dan Wakapolres Batu dalam rapat koordinasi PPKM mikro. W

0 0818, Kapolsek jajaran P Polres Malang dan Camat se-Kabupaten Malang. Kehadiran Wakapolres Batu kare-

na 3 kecamatan di Kabupaten Malang (Pujon, Ngantang, Kasembon) masuk wilayah hukum Polres Batu. Bupati Malang HM Sanusi men-

gapresiasi sinergi dalam pencegahan Covid-19 di wilayah Kabupaten Malang hingga membuahkan prestasi dengan raihan penghargaan Satwul

Sumenep, Memorandum Jajaran Satreskoba Polres Sumenep menangkap seorang pengedar narkotika jenis sabusabu (SS), Tamamul Il’am bin Abduh (25), warga Pulau Mandangin, Sampang di Desa/Kecamatan Ganding, Sumenep. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat bahwa terlapor sering melakukan transaksi narkotika jenis sabu di dalam rumah warga di Desa Ganding Kecamatan Sumenep. Menindaklanjuti laporan itu, anggota Satreskoba melakukan penyelidikan secara intensif, kemudian menerima informasi

akhir bahwa terlapor sedang bea rada di dalam rumah warga tersebut. n Saat tersangka akan melakukan transaksi dan pesta narkotika jenis sabu, petugas langsung melakukan penggerebekan rumah an warga tersebut dan melakukan penangkapan disertai penggeledahan terhadap terlapor. Polisi menemukan barang bukti di atas lantai di dalam kamar rumah tersebut berupa 2 kantong plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu dan seperangkat alat hisap narkotika jenis sabu beserta korek api gas sebagai kompor. “Setelah ditunjukkan terlapor mengakui bahwa narkotika

Blitar, Memorandum Guna menanggulangi dan menghentikan laju penyebaran Covid-19, Kapolres Blitar Kota AKBPYudhi Hery Setiawan menghadiri acara launching Pondok Pesantren Bangkit di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar, Kecamatan Sanankulon, Kota Blitar, Sabtu (13/2). Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Dandim 0808, Perwakilan Bupati Blitar dan Pengurus Ponpes Mambaus Sholihin 2 Blitar. Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan dalam sambutannya sangat berterima kasih kepada semuanya atas berdirinya pondok pesantren bangkit ini. “AssalamualaikumWr.Wb, yang saya hormati rekan-rekan media, pengurus Ponpes Mambaus Sholihin 2 Blitar, Pak Dandim 0808 diwakili, Pak Bupati yang diwakili,” ujarnya mengawali sambutan. “Pada hari ini kita di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin 2 Blitar dalam rangka launching pondok pesantren bangkit, yang tadinya pondok pesantren tangguh tentunya ini sudah satu tahun berjalan. Dilakukan upaya-upaya inovasi dalam menekan angka

Kapolres Pimpin Penyelamatan Pasien Covid-19 Kabur dari RSUD Bojonegoro, Memorandum Seorang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang dirawat di ruang perawatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo melarikan diri dan sembunyi ke gorong-gorong yang berada di area RSUD. Hal itu membuat anggota polisi jajaran Polres Bojonegoro bekerja keras untuk mengamankan pasien tersebut hingga mau dibujuk untuk kembali menjalani isolasi di Rumah Sakit. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia memimpin jalannya evakuasi terhadap pasien yang positif Covid-19 melarikan diri dan sembunyi ke gorong-gorong. “Berdasarkan data yang kita peroleh pasien DN, 50, Karyawan, berasal dari Kabupaten Nganjuk didiagnosis positif Covid-19 dan menjalani perawatan sejak 10 Februari 2021,” ujar Kapolres Pandia. Kronologisnya, pada hari Rabu tanggal 10 Februari 2021, DN datang ke rumah sakit untuk periksa dengan keluhan sakit kepala dan me-

Pengedar Sabu Sampang Diringkus Satreskoba Sumenep jen sabu tersebut adalah jenis m miliknya yang digunakan ol terlapor, selanjutnya oleh tersangka berikut barang buktinya dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep untuk dilakukan penye elidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ujar Widiarti. AKP Widi merinci, barang bukti dua kantong plastik klip kecil berisi narkotika jenis sabu masing-masing berat kotor ± 0,63 gram dan ± 0,33 gram (berat keseluruhan 0.96 gram), seperangkat alat hisap narkotika jenis sabu terbuat dari botol kaca pada tutupnya terdapat dua lubang tersambung pada sedotan bening, 1 pipet kaca diduga terdapat

Tamamul Il'am

sisa narkotika jenis sabu, 1 korek api gas, sobekan tisu warna putih sebagai bungkus narkotika jenis sabu, dan 1 unit HP warna hitam kombinasi silver. “Tersangka akan dikenakan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 ayat (1) Sub Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tandas Widiarti. (aan/mik)

Tekan Penyebaran Covid, Kapolres Launching Pondok Bangkit

Suasana dialog tiga pilar Kecamatan Socah dengan para Toga, Tomas dan Toda Desa Bilaporah.

Malang, Memorandum Untuk menguatkan pelaksanaan PPKM mikro di wilayah Kabupaten Malang, jajaran forkopimda melakukan rapat koordinasi di Pendopo Agung, Kabupaten Malang di Jalan KH Agus Salim Kota Malang, Kamis (11/2). Bersamaan dengan itu, dilakukan pemotongan tumpeng oleh Bupati rgaan Malang mensyukuri penghargaan olres diberikan oleh kepada Kapolres aik Malang sebagai Satwil terbaik 021. dalam Kapolda Jatim Award 2021. pati Kegiatan ini dihadiri Bupati m Malang HM Sanusi, Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkoll Inf Yusub Dody Sandra, Ka-ri polres Malang AKBP Hendri Umar, Waka Polres Batu Kompol Suharsono, Danramil jajaran Kodim

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 6-7

terbaik oleh Kapolres Malang. “mari kita sama-sama menjaga diri untuk mencegah penyebaran Covid-19,” ujarnya. Juga raihan penghargaan Kampung Tangguh Semeru (KTS) yang diraih oleh Kabupaten Malang. Selama ini KTS menjadi ikon nasional yang awal mulanya digagas dari wilayah Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Kapolres Malang menyampaikan Polres Malang mendapatkan penghargaan nomor satu di jajaran Polda Jatim berkat penanganan Covid-19 di Kabupaten Malang. Ini berkat sinergi semua pihak dalam mencegah Covid-19. Diharapkan, pertemuan ini dapat menyamakan persepsi dalam menghadapi PPKM berbasis mikro.

“Kita mempunyai peran yang sangat besar dan luar biasa dalam rangka penanganan Covid-19 di seluruh wilayah Kabupaten Malang ini,” katanya. Dandim 0818 Kab Malang – Batu menyampaikan perlu membentuk tim pemantau atau patroli kemudian membentuk tim penyekatan, tim penyemprotan atau disinfektan, tim pressing evakuasi serta pemulasaraan jenazah dan tim sosialisasi ataupun penyuluhan. “Ini kita kembali aktifkan kemudian juga meningkatkan pembinaan dan pemberdayaan kampung tangguh yang berkelanjutan, yang sudah dilaksanakan kita lanjutkan kembali kemudian memperketat disiplin protokol kesehatan Covid-19,” paparnya. (*/ari/mik)

Anggota tiga pilar bersama-sama melakukan pengawasan protokol kesehatan di pasar.

3 Pilar Kademangan Kawal Ketat Protokol Kesehatan Area Pasar Probolinggo, Memorandum Tiga Pilar Kademangan Kota gencar melakukan pengawasan area pasar tradisional di wilayah hukum Polsek Kademangan, Polres Probolinggo Kota, Minggu (14/2). Penerapan protokol kesehatan Covid-19 di titik-titik yang menjadi pusat kerumunan warga, seperti pasar Umbul, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, melalui Kapolsek Kademangan Kompol Soemardjo mengatakan, beberapa hari terakhir angka Covid-19 masih menunjukkan penambahan, meskipun dibarengi dengan tingkat kesembuhan yang juga menaik. “Dengan kondisi ini tak membuat upaya pencegahan menjadi kendor. Justru sebaliknya, berbagai kegiatan terus digencarkan demi memutus mata rantai penyebaran virus berbahaya tersebut,” kata Kompol Soemardjo. Tak pernah kendornya pengawasan penerapan disiplin protokol kesehatan, kata Soemardjo, perhatian khusus area pasar tradisional sekaligus melakukan penertiban dan operasi yustisi apabila ada temuan pelanggaran. “Kita terus mengingatkan masyarakat, karena hanya ini bisa mencegah laju penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Kademangan,” tandas Kapolsek. Dalam pengawasan tersebut, lanjut Kapolsek, pihaknya berinteraksi langsung dengan masyarakat bersama tiga pilar guna memberikan edukasi tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan agar terhindar dari

penularan Covid-19. Tak hanya itu, pihaknya juga mengingatkan para pedagang agar menyediakan fasilitas pendukung seperti tempat cuci tangan atau hand sanitizer serta menjaga jarak aman antar pengunjung pasar minimal dua meter. “Semua wajib mengenakan masker. Jika ada yang melanggar tolong untuk saling mengingatkan. Maskermu melindungiku, maskerku melindungimu,” tegas Soemardjo. Sementara Bhabinkamtibmas Kelurahan Pilang Bripka Rully mengatakan, pelaksanaan

pengawasan penerepan disiplin protokol kesehatan di pasar umbul Kelurahan Pilang berjalan dengan baik, namun tetap harus ada penekanan yang lebih maksimal lagi didalam penggunaan masker dan jaga jarak. “Selama pandemi masih mewabah, kami dari kepolisian tidak akan berhenti untuk selalu terjun ke lapangan dalam menertibkan masyarkat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Harapan kita semua, semoga wabah ini segera berakhir,” pungkasnya. (mhd/mik)

AKBP Yudhi Hery Setiawan memotong pita di acara launching pondok pesantren bangkit.

Covid-19,” sahutnya. Lanjutnya, pondok pesantren ini bisa dijadikan contoh pesantren lainnya. “Tentunya ini merupakan suatu kebanggaan dilihat partisipasi seluruh warga, seluruh orang tua wali atau pengurus yang

ada bersama-sama membangun pondok pesantren supaya aman dalam melaksanakan aktivitas kegiatan-kegiatan ke agamaan, kegiatan-kegiatan proses mengajar sesuai protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah,” pungkas kapolres. (pra/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Petugas memberikan masker setelah menegur warga yang melanggar prokes.

Polisi Disiplinkan Prokes Pengunjung Pertokoan Pasuruan, Memorandum Kegiatan operasi yustisi penegakan disiplin (gakplin) protokol kesehatan (prokes) dilakukan anggota Polsek Nongkojajar di pertokoan Desa Wonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, Sabtu (13/2) malam. Operasi yustisi gakplin yang dilakukan sekitar pukul 19.30 itu sesuai Inpres Nomor 6 tahun 2020, dan Peraturan Bupati (Perbup) Pasuruan Nomor 52 tahun 2020, tentang penegakan dan pendisiplinan wajib menggunakan masker dalam kegiatan sehari hari oleh masyarakat. Sasaran pada kegiatan operasi yustisi yang dilakukan anggota Polsek Nongkojajar yaitu pengunjung pertokoan di Desa Wonosari. Petugas memberi teguran kepada warga yang kedapatan melanggar prokes tidak memakai masker. “Penegakan disiplin prokes di wilayah Nongkojajar. Memberi imbauan kepada masyarakat untuk menaati peraturan pemerintah agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan 3M, guna menekan penyebaran Covid-19,” ujar Wakapolsek Nongkojajar Iptu Jemari. Imbauan yang disampaikan antara lain, patuh terhadap prokes dan selalu menjaga kesehatan dengan sering mengonsumsi vitamin/probiotik untuk meningkatkan sisitem imun tubuh. “Hasil penindakan dari petugas kami memberikan teguran kepada lima pengunjung took. Setelah ditegur agar tetap patuh prokes. Warga yang melanggar diberi masker gratis,” imbuh Jemari. (rdh/lis)

10 Pasangan Terjaring Razia Valentine Tulungagung, Memorandum Petugas Satpol PP Kabupaten Tulungagung melakukan giat penertiban penyakit masyarakat, Minggu (14/2), mulai pukul 07.00. Mereka memeriksa sejumlah rumah kos yang digunakan pasangan bukan suami istri untuk tinggal bersama. Kabid Penegakan Perda dan Perbup Satpol PP Tulungagung A Nindya Putra dikonfirmasi mengatakan, operasi kali ini merupakan antisipasi adanya k e g i a t a n y a n g m e re s a h k a n masyarakat pada momentum perayaan valentine day atau yang dikenal dengan hari kasih sayang. “Kita sifatnya antisipasi, sekaligus merespons aduan masyarakat,” ujarnya. Genot, sapaan akrab A Nindya Putra menuturkan, ada lima rumah kos menjadi sasaran giat kali ini. Dari lima lokasi tersebut didapati 10 pasangan bukan suami istri yang tinggal sekamar. Sepuluh pasangan tersebut langsung dibawa ke Markas Satpol PP Tulungagung guna mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi lagi perbuatannya. “Kita data, kita beri peringatan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi lagi. Kemudian untuk pemilik kos besok (hari ini, red) Senin (15/2) kita panggil,” terangnya. Genot menjelaskan, rumah kos di Kelurahan Bago menjadi sasaran

pertama, dan didapati 8 pasangan bukan suami istri. Razia dilanjutkan ke rumah kos di sekitar Kecamatan Kota. Hasilnya dua pasangan bukan suami istri diamankan. “Ada di 3 kelurahan atau desa yang ada di Kecamatan Tulungagung dan sekitarnya. Sasaran kita sekitar wilayah kota,” ungkapnya. Berdasarkan kartu tanda penduduk KTP) yang terjaring Razia, mereka berasal dari Tulungagung serta beberapa kabupaten lain, seperti Blitar, Kediri, dan Trenggalek. Kendati berduaan bukan dengan suami maupun istrinya, namun mereka tetap berdalih akan segera menikah. Bahkan ada yang terang-terangan menunjukkan bukti nikah siri di hadapan petugas. “Ada yang ngaku satunya kerja di Tulungagung kemudian pasangannya nginep nyusul di kosan. Ada yang ngakunya sudah nikah tapi ternyata nikahnya nikah siri,” papar Genot. Pihaknya akan melakukan razia serupa di wilayah Tulungagung guna menekan penyebaran penyakit masyarakat. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/RDH

JAWA TIMUR

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 8

Pasangan yang terjaring razia digiring petugas satpol PP.

Cegah Klaster Baru, Pasar Minggu Ditutup Sementara

BPD Tulungagung Dapat Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan j u g a b e r h a ra p s e l u r u h B P D segera menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, agar mendapatkan perlindungan dalam bekerja. Bupati Maryoto pun mengapresiasi kepada BPD yang sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. “Saya berharap kepada BPD yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan segera mendaftarkan kepesertaannya agar mendapatkan perlindungan dalam bekerja,” ungkap Maryoto. Dalam kesempatan itu juga dilakukan penyerahan santunan jaminan kematian (JKM) sebesar Rp 42 juta kepada dua orang ahli waris. Di mana kedua almarhum merupakan tenaga kerja yang

terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Me re k a a d a l a h Us w a t u n Hasanah, ahli waris dari Moh Wiyono, perangkat Desa Banjarsari dan Ibu Lilik Soetrisnowati, ahli waris dari Agus Mujiono. Sepanjang 2020, BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek telah melakukan pembayaran klaim jaminan kematian kepada perangkat desa yang meninggal dunia sebanyak 22 orang, dengan total santunan dibayarkan Rp 888 juta. Berdasarkan PP 82 tahun 2019, klaim JKM mengalami kenaikan manfaat dari Rp 24 juta menjadi Rp 42 juta. (fir/mad/lis/*)

“Dalam percepatan penanganan Covid -19 wilayah Kota Pasuruan untuk menghentikan kegiatan yang bersifat mengundang kerumunan masyarakat, dan memberi edukasi atau pemahaman tentang bahaya wabah Covid-19 serta penularannya. Salah satunya kerumunan massa,” pungkas Indar. (rul/lis)

Suasana pengamanan oleh anggota tiga pilar Kecamatan Gadingrejo.

D.I 304

KEMENTERIA AN AGRARIA A DAN TATA RUANG / BADAN PERTANAHAN NASIO ONAL KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SIT TUBONDO

Jl. PB. Sudirman No. 22A, Telp. (0388) 671597 - 674880, Situbondo 68312

PENGUMUMAN (Tentang Sertififikkat Hilaang) No : 2/300.2/35.12/II/2021 Untuk mendapatkan sertifikat baru sebagai pengganti sertifikat yang hilang, berdasarkan ketentuan Pasal 59 ayat ( 2) Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, dengan ini diumumkan bahwa:

No 1

Ahli waris terima santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Perwakilan BPD terima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

1

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Tulungagung akhirnya bisa bernapas lega. Sebab, kini mereka mendapatkan perlindungan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. Dan secara simbolis, bertempat di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo menyerahkan langsung kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada ketua Asosiasi BPD Kabupaten Tulungagung dan dua anggotanya, Kamis (10/2) lalu. Acara itu dihadiri Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Blitar - Tulungagung Agus Dwi Fitriyanto dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tulungagung Eko Asistono. Kemudian dari 257 BPD, sampai dengan saat ini sudah 130 orang yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, dengan jumlah 951 peserta dari total 2.184 peserta. Sebagaimana diketahui, kepesertaan tersebut sudah diatur dalam Peraturan Bupati Nomor 89 tahun 2020. Seperti dikatakan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Blitar Agus Dwi Fitriyanto, 130 BPD sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Tulungagung. Pihaknya mengimbau, kepada BPD yang belum menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar segera mendaftar. D i t e m p a t s a m a , Bu p a t i Tulungagung Maryoto Birowo

Kecamatan Gadingrejo,” ucap Indar. Indar mengungkapkan, hal ini dilakukan sebagai upaya pemerintah daerah dalam pencegahan penyebaran Covid-19 dengan memberikan imbauan kepada para pedagang pasar mingguan agar tidak berjualan sementara.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Bupati Maryoto bersama BPD dan BPJS Ketenagakerjaan.

Pasuruan, Memorandum Aktivitas Pasar Minggu di Jalan Raden Fatah (Karya Bakti) Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, ditutup sementara, Minggu (14/2). Hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sebab, setiap pekan pasar tersebut ramai diserbu pengunjung. Kegiatan yang di mulai pukul 05.00 tersebut dipimpin oleh Danramil 0819/25 Kapten Arh Indar S dan Kapolsek Gading rejo Kompol Timbul Wahono. Sekitar 40 personel diterjunkan mulai dari TNI, Polri, satpol PP, kesbangpol, dan Dishub Kota Pasuruan untuk menghentikan sementara kegiatan Pasar Mingguan di Jalan Raden Patah, Kelurahan Gentong, Kota Pasuruan. Danramil 0819/25 Kapten Arh Indar S menjelaskan, ada 40 personel yang diterjunkan untuk penutupan Pasar Mingguan dan penertiban PKL yang berada di Jalan Raden Fatah (Karya Bakti), Minggu (14/2). “Aktivitas pasar itu ditutup sementara untuk menghindari kerumunan banyak orang, sehingga penerapan protokol kesehatan har us kita laksanakan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah Pasuruan, khususnya di

Nama/Alaamat Pemohon 2

MABRUR Dusun Pathek Timur RT 01 RW 02 Desa Duwet Kecamatan Panarukan Kabupaten Situbondo

Hak Atas Tanah Jenis dan Nomor Hak

NIB B

3

4

5

Hak Milik 184/Duwet

-

SIT TTIW WA

Terdaftar Atas Nama

Letak Tanah Tanggal a. Jalaan Pembukuan b. Desa c. Kecamatan 6

Dalam / waktu 30 (tiga puluh) hari sejak tanggal pengumuman ini, bagi para pihak yang merasa berkeberatan dapat mengajukan keberatan-keberatan kepada kami dengan disertai alasan dan bukti yang kuat. Jika setelah 30 (tiga puluh) hari tidak ada keberatan terhadap permohonan penggantian sertifikat tersebut diatas maka sertifikat pengganti akan diterbitkan dan berlaku sah menurut hukum dan sertifikat yang hilang tidak berlaku lagi.

7

29-06-1981 a. - b. Duwet c. Panarukan

Keterangan 8

* Laporan kehilangan Nopol : SKTLK-BS/5897/XII/YAN.2.4/2020/SPKT Polres Situbondo * Surat Pernyataaan di bawah sumpah dihadapan Kepala Seksi Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah Kantor Pertanahan Kabupaten Situbondo tanggal 02-02-2021.

Situbondo, 2 Februari 2021

KEPALA KANTOR PERTANAHAN KABUPATEN SITUBONDO ttd

AGUS SALIM M, S.H., M.H. NIP. 19680817 199403 1 003

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur Utama: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 9

Danrem 081/DSJ Amankan Kunker Presiden RI di Pacitan Pacitan, Memorandum Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerjanya di Kabupaten Pacitan. Dalam kunjungannya ke wilayah dengan sebutan Kota 1001 Goa itu, Joko Widodo meresmikan Bendungan Tukul yang terletak di Kecamatan Arjosari, Minggu (14/2). Turut hadir menyambut kunjungan Presiden Joko Widodo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta. Ditemui selesai peresmian Bendungan Tukul, Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho selaku Dansatgas Pamwil menerangkan terkait pengamanan yang telah dilakukan dalam kunker Presiden RI tersebut. “Alhamdulilah secara keseluruhan rangkaian kegiatan yang dilakukan Bapak Presiden telah dapat berjalan dengan lancar dan aman,” ujarnya, Minggu (14/2). Menurutnya, hal itu tak lepas dari adanya peran serta dari berbagai pihak yang telah mendukung dan terlibat dalam pengamanan VVIP yang dilakukan. “Semua pihak yang terlibat dalam pengamanan telah mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya secara optimal sesuai dengan tugas dan fungsinya masing-masing,” ungkapnya. (*/alv/ack/lis)

Peristiwa ini menggegerkan warga setempat setelah adanya penemuan di bangunan kosong lahan PJB Karangkates. Kini petugas telah mengamankan tersangka AH (35), warga Desa/ Kecamatan Sumberpucung. Korbannya adalah M (55), yang juga ibu tersangka. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar didampingi Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, dan Kasubbag Humas Iptu Bagus Wijanarko menyamapikan hasil pengungkapan tersebut di Mapolres Malang, Sabtu (13/2). Adapun barang bukti yang diamankan adalah sebuah gancu/ cangkul, sabit, celana kain warna krem motif bunga bunga, kontak sepeda motor Suzuki, sarung tangan kerja abu-abu, dan dompet warna hitam milik korban. “Sudah diamankan barang bukti terkait dengan perkara ini,” terang Kapolres Malang AKBP Hendri Umar. Diperoleh keterangan, Kamis (11/2), sekira pukul 08.00 pada saat saksi Tanto bersama 3 temannya membersihkan rumput di lahan milik PJB. Saksi bersama 2 temannya melihat 2 kaki manusia dengan posisi setengah badannya terpendam. Kemudian para saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberpucung, selanjutnya petugas Polsek Sumberpucung dan Tim

Polres Lumajang Getol Operasi Yustisi masyarakat yang melanggar protokol kesehatan dengan tidak memakai masker serta tidak menggunakan helm. “Kita berikan sanksi berupa teguran, sekaligus dilakukan pengecekan terhadap surat-surat kendaraannya” tuturnya. Tidak hanya menertibkan protokol kesehatan, petugas juga membagikan masker kepada masyarakat yang tidak memakainya saat beraktivitas di luar rumah. “Kegiatan ini digelar dalam rangka penegakan disiplin protokol kesehatan sesuai Inpres Nomor 6 tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19”, pungkasnya. (ani/lis)

Petugas menegur dan memberikan masker kepada warga yang melanggar prokes.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan hasil ungkap kasus pembunuhan.

Satreskrim mendatangi TKP dan melakukan olah TKP. Kondisi mayat saat ditemukan dalam kondisi membusuk dengan posisi badan tertimbun di tanah dengan posisi kepala di bawah dan paha kaki di atas permukaan tanah terdapat belatung. Menur ut keterangan pelaku, setelah mengambil cangkul di warung buah, kemudian korban menyuruh tersangka menunggu di warung miliknya. Sedangkan korban dengan membawa cangkul dan sabit serta memakai sarung tangan menuju area tersebut. Ini sesuai

petunjuk atau syarat dari paranormal. Penggalian tanah dimulai sekitar 28 Januari 2021. Untuk melakukan penggalian ini, korban turun ke bangunan kosong tersebut dengan maksud untuk menggali tanah tempat harta karun berada. Selanjutnya, tersangka ikut turun ke TKP dan mendatangi korban. Sesampai di TKP, tersangka melihat korban sudah tidak sadarkan diri di samping tempat lubang galian tanah. Pada saat itu, tersangka merasa mendapatkan bisikan untuk memasukkan tubuh

Malang, Memorandum Kapolres AKBP Hendri Umar bersama Forkopimda Kabupaten Malang memasang bendera zona PPKM Mikro di wilayah Kecamatan Kepanjen, Gondanglegi, dan Lawang, Sabtu (13/2). Kegiatan itu dihadiri Bupati Malang HM Sanusi, Dandim 0818/Kabupaten MalangBatu Letkol Inf Yusub Dody Sandra, Kajari Edi Handojo, dan muspika setempat. Di kecamatan tersebut, Bupati Malang menyerahkan bendera kepada camat sesuai zona wilayah setempat saat itu. Dilanjutkan meninjau posko PPKM mikro dan juga dilakukan penyerahan bendera oleh Kapolres Malang dan Dandim 0818, sesuai zona wilayah tersebut. Bupati Malang HM Sanusi menyampaikan kegiatan ini bagian dari upaya menghentikan penyebaran Covid-19 dengan PPKM Mikro. “Pesan dari presiden adalah jaga diri, keluarga, dan negara. Untuk itu pencegahan penyebaran Covi-19 perlu dilaksanakan secara bersama-sama,” katanya seraya mengapresiasi berbagai pihak yang terlibat. Diharapkan, semua pihak bergotong royong melakukan pencegahan Covid-19. Di antaranya keterlibatan PKK dan berbagai elemen masyarakat lainnya. Dan yang lebih penting adalah tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan ini sebuah wujud simbolis

Kapolres dan Forkopimda Kabupaten Malang membagikan bendera sebagai rapor masingmasing kecamatan.

kepada seluruh kecamatan, desa, RT/RW, sosialisasi. Jangan sampai bendera bahwa saat ini melaksanakan PPKM mikro. hijau jadi kuning, dan berharap bendera “Pelaksanaan PPKM Mikro ini di seluruh kuning tersebut menjadi zona hijau. Kita desa se Kabupaten Malang,” terangnya laksanakan secara serius PPKM berbasis seraya mengatakan PPKM Mikro melibatkan mikro ini,” jelasnya. (*/ari/lis) seluruh RT, RW dan desa. Sa a t i n i y a n g j u g a PUTUSAN PAILIT TERHADAP PT. RITA SINAR INDAH (Dalam Pailit) Menunjuk ketentuan Pasal 15 ayat (4) Jo Pasal 114 Undang – Undang No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan penting menurunkan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada zona agar terhindar dari Pengadilan Negeri Surabaya No. : 8/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN.Niaga.Sby tanggal 25 Januari 2021 atas permohonan pailit yang diajukan oleh : penyebaran Covid-19. • RUDY ANGTHONIO yang beralamat di Jalan Dempo No. 18, RT.002, RW.006, Kec. Sawahan, Kota Surabaya. “Kita pasangkan bendera • ANDRY ARDIANSYAH HARTONO, SE., Ak,, yang beralamat di Jalan Kalibokor 2/9-A, RT.001., RW.006., ini dalam rangka Kel. Pucang Sewu, Kec. Gubeng, Kota Surabaya.

Forkopimda Jatim Dampingi Presiden RI Resmikan Bendungan Tukul b e n d u n g a n d i Ja w a Ti m u r y a n g merupakan proyek strategis nasional. Selain Bendungan Tukul di Pacitan, ada Bendungan Tugu, dan Bendungan Bagong di

Trenggalek, yang rencananya pada Juni mendatang siap diresmikan. Sementara dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan bahwa bendungan ini

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Pacitan, Memorandum Forkopimda Jatim mendampingi Presiden RI Joko Widodo meresmikan Bendungan Tukul di Desa Karanggede, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Minggu (14/2). Turut hadir Menteri PUPR, Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Mensekneg, dan anggota komisi V DPR RI. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengatakan, pengerjaan Bendungan Tukul ini dimulai sejak 2015 hingga rampung pada 2020 lalu. Sementara untuk biaya, bendungan ini menghabiskan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) Rp 934,8 miliar. “Bendungan Tukul ini akan menjadi bagian dari penguatan pemberdayaan ekonomi masyarakat di wilayah Pacitan, karena bisa menyuplai irigasi sampai 600 hektare, penyediaan air baku sampai dengan 300 liter perdetik. Serta potensi sebagai energi listrik, tentu juga adalah potensi wisata dan konservasi,” kata dia. Khofifah menambahkan, bendungan ini merupakan salah satu dari enam

korban ke dalam galian tanah yang sudah digali korban sebelumnya. Ini dilakukan dengan cara mendorong tubuh korban dengan posisi terlentang, kepala dimasukkan terlebih dahulu ke dalam lubang galian tersebut namun hanya sampai setengah badan yaitu dari kepala sampai ke perut, sedangkan pinggang sampai kaki berada di luar lubang galian. Tersangka nekat memasukkan tubuh korban ke dalam lubang galian ini sesuai bisikan yang didapat tersangka, agar harta karun segera keluar. (*/ari/lis)

Rapor Covid-19, Kapolres Malang dan Forkopimda Bagi Bendera

FOTO: MEMORANDUM/ANI

Lumajang, Memorandum Sebagai upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan (prokes), anggota Polres Lumajang getol operasi yustisi penertiban. Kegiatan yang digelar di depan Mako Polres Lumajang ini menyasar para pengguna jalan, Minggu (14/2). Pa Siaga II Ipda Budi Karsono mengatakan, operasi yustisi ini merupakan kegiatan rutin untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol Kesehatan dan bertujuan menertibkan penggunaan masker dan kendaraan. Meski petugas rutin melaksanakan operasi yustisi ternyata masih banyak

FOTO: MEMORANDUM/ARI

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho dalam tugas pengamanan kunjungan Presiden RI Joko Widodo.

Malang, Memorandum Jaja ra n sat ua n resk r i m Pol r e s M a l a n g me n g u n g k a p kasus penemuan mayat dalam kondisi terkubur setengah badan di w ilaya h Desa Ka ra ngkates, Keca mata n Su mber pucu ng, Kabupaten Malang.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Kasus Pembunuhan Karangkates Terungkap

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan sambutan di hadapan Presiden RI Joko Widodo.

merupakan peran yang sangat penting untuk dimanfaatkan masyarakat, khususnya warga di Kabupaten Pacitan. “Dengan kapasitas tampung 7 juta meter kubik, bendungan ini bisa menjadi manfaat besar, yaitu 600 hektare sawah, sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari biasanya satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija, menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija,” tegas Jokowi. Jokowi berharap dengan adanya Bendungan Tukul di Pacitan ini akan menjadi infrastruktur yang penting memperkuat pertahanan pangan, dan pertahanan air. Pihaknya juga meminta untuk pemerintah provinsi dan kabupaten betul-betul memanfaatkan infrastruktur ini sebaik-baiknya. “Sehingga memberikan nilai tambah bagi daerah, memberikan keuntungan b a g i m a s y a ra k a t , m e n i n g k a t k a n produksi pertanian bagi daerah, dan juga memudahkan penyediaan air bersih bagi daerah,” pungkas dia. (fdn/lis)

Yang dalam tindakan hukum ini diwakili oleh Eva Savitry Bari’ah, S.H., yang berkantor di Kantor Hukum “SAVITRY & REKAN” beralamat di Jalan KH. Abdul Karim VII / 09 , Gresik, Jawa Timur, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tertanggal 30 November 2020, untuk selanjutnya disebut “PEMOHON”. Terhadap : • PT. RITA SINAR INDAH, berkedudukan di Jalan Rungkut Industri IV No.24 Kalirungkut, Rungkut, Surabaya, Provinsi Jawa Timur (Termohon Pailit) ; untuk selanjutnya disebut sebagai “TERMOHON”; Yang mana putusannya berbunyi sebagai berikut : MENGADILI 1. Mengabulkan Permohonan Para Pemohon Pailit seluruhnya; 2. Menyatakan bahwa Termohon PT. RITA SINAR INDAH, yang berkedudukan di Jalan Rungkut Industri IV No.24 Kalirungkut Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, dalam keadaan Pailit dengan segala akibat hukumnya; 3. Menunjuk Sdr. Imam Supriyadi, S.H., M.H., Hakim Niaga Pada Pengadilan Negeri Surabaya Sebagai Hakim Pengawas dalam kepailitan ini; 4. Mengangkat Sdr. AHMAD ULUL ALBAB, S.H., M.H, yang terdaftar sebagai Kurator dan Pengurus pada Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Nomor : AHU – 208AH. 04AH.04.03 – 2019 Tanggal 20 Agustus 2019, beralamat kantor di Jalan Mayjend Sungkono, Komp. Ruko Darmo Park I Blok IB No. 1, Surabaya, sebagai Kurator dalam perkara kepailitan ini; 5. Menetapkan bahwa imbalan Jasa (fee) Kurator akan ditetapkan kemudian setelah Kurator selesai melaksanakan tugasnya ; 6. Menghukum Termohon Pailit untuk membayar biaya perkara sebesar Rp 1.508.000,- (satu juta lima ratus delapan ribu rupiah); Selanjutnya berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. : 8/Pdt.Sus-Pailit/2020/PN.Niaga.Sby tanggal 9 Maret 2021 ditetapkan hal-hal sebagai berikut : • RAPAT KREDITUR PERTAMA akan diadakan pada : Hari/tanggal : Senin, 22 Februari 2021, Pukul : 09.00 WIB Tempat : Ruang Rapat Kreditor Di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Raya Arjuno No. 16-18 Surabaya • BATAS AKHIR PENGAJUAN TAGIHAN PARA KREDITUR DAN KANTOR PELAYANAN PAJAK akan diadakan pada : Hari/tanggal : Jumat, 5 Maret 2021, Pukul : 17.00 WIB Tempat : Kantor Kurator “AHMAD ULUL ALBAB, S.H., M.H.” Jalan Mayjend Sungkono, Komp. Ruko Darmo Park I Blok IB No. 1, Surabaya, Jawa Timur. • RAPAT PENCOCOKAN PIUTANG KREDITUR dan VERIFIKASI PAJAK akan diadakan pada : Hari/tanggal : Senin, 8 Maret 2021, Pukul : 09.00 WIB Tempat : Ruang Rapat Kreditor Di Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Raya Arjuno No. 16-18 Surabaya. • Menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa (Fee) Kurator akan ditetapkan kemudian setelah Kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir; Untuk itu Para Kreditur dan Kantor Pelayanan Pajak di minta untuk menyampaikan klaim / tagihannya dengan disertai dokumen-dokumen yang cukup pada hari/jam kerja kepada KURATOR PT. RITA SINAR INDAH ( Dalam Pailit) dan yang beralamat di : KANTOR KURATOR “AHMAD ULUL ALBAB, S.H., M.H.“ Jalan Mayjend Sungkono, Komp. Ruko Darmo Park I Blok IB No. 1, Surabaya, Jawa Timur. HP. 081333256478 Demikian Putusan pailit dan Penetapan ini diumumkan, sekaligus BERLAKU SEBAGAI UNDANGAN bagi Para Kreditur, Kantor Pelayanan Pajak dan Debitur Pailit serta Pihak-pihak lain yang berkepentingan agar menjadi maklum. Surabaya, 15 Februari 2021 Kurator PT. RITA SINAR INDAH (Dalam Pailit) Ttd AHMAD ULUL ALBAB , S.H., M.H.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Mojokerto, Memorandum Sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga. Pepatah itu pantas untuk Abah Yadi, (55) warga Dusun Janti, Desa Wunut, Kecamatan Bangsal, Kota Mojokerto, yang ditangkap petugas Polsek Dlanggu, Jumat (12/2). Pelaku yang mengaku bagian tim sukses calon Bupati Mojokerto ini, diamankan polisi setelah dilaporkan Heri Sulistyawan (35), warga Dusun Plaosan, Desa Sambilawang, Kecamatan Dlanggu. Kanit Reskrim Tersangka Abah Yadi. Polsek Dlanggu Ipda Suntono mengatakan, pelaku ditangkap petugas. "Berbekal laporan korban, petugas Polsek Dlanggu melakukan kordinasi dengan Polres Mojokerto Kota mengamankan pelaku," tutur Ipda Suntono. Aksi penipuan bermula saat Abah Yadi mendatangai Heri Sulistyawan di sawah mencari massa pemilih untuk calon Bupati Mojokerto nomer urut 2. Tetapi korban mengatakan tidak sanggup. Hari berikutnya pelaku kembali mendatangi rumah korban. Akhirnya, Selasa tanggal 17 November 2020, sekitar pukul 07.00 pelaku merayu korban untuk membeli motornya dengan harga Rp 6 juta. Karena korban sudah memiliki motor dengan jenis yang sama, maka pelaku mengaku melempar motornya ke pada Sariyanto (membeli lainny). Saat itu, pelaku mengatakan ke Sariyanto, bahwa BPKB motor telah di gadaikan ke warga Dlanggu, sebesar Rp 6 juta. Pelaku meminta uang DP ke pada Sariyanto sebesar Rp 3 juta dengan alasan untuk menebus BPKB. Pada Heri Sulistyawan juga meminjam uang Rp 3 juta. Saat Heri Sulistyawan menyerahkan uang, pelaku menyerahkan amplot warna coklat yang diakui berisi uang Rp 150 juta rupiah dari bakal calon bupati nomer urut dua, untuk mencari massa. Selanjutnya pelaku membonceng korban mengendarai honda Scoopy, nopol S-4972-NAY menebus BPKB di Dusun Karang Nongko, Desa Sumberlawang, Kecamatan Dlanggu. "Korban disuruh menunggu di rumah seseorang, dan pelaku meminjam motor korban dengan alasan ke tempat orang yang membawa BPKB. Setelah menunggu lama , ternyata pelaku tidak kunjung datang akhirnya korbanpun berusaha mencari keberadaan pelaku tetapi tidak juga ditemukan," terang korban dihadapan Ipda Suntono. Sampai akhirnya Heri Sulistyawan memilih balik pulang, dan membuka amplop coklat dari pelaku. "Ternyata hanya berisikan kertas koran dipotong seukuran uang. Merasa di tipu, korban melaporkan ke Polsek Dlanggu," tegas Ipda Suntono. Sementara itu, Kasubag Humas Polres Mojokerto Ipda Tri Hidayati mengatakan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa potongan kertas koran dan motor korban. "Pelaku kami tahan, dan melanggar pasal 378 KUHP," jelas Ipda Tri Hidayati. (no/day)

Mojokerto, Memorandum Ramadan Widodo (19) asal Kelurahan Balongsari, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, diringkus anggota Reskrim Polsek Prajuritkulon, Kamis (11/2). Dari tangan tersangka diamankan barang bukti sabu seberat 0.61 gram. Kapolsek Prajuritkulon Kompol M Sulkan mengatakan, penangkapan pelaku hasil pengembangan kasus peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota. Saat ditangkap, Ramadan Widodo mencoba membuang sabu ke dalam tong sampah. "Petugas berhasil mengamankan Ramadan Widodo dengan barang bukti," tegas Kompol M Sulkan, Minggu (14/2).

Mojokerto, Memorandum Bus PO Sugeng Rahayu bernopol W 7104 UP yang disopiri Jumantoro menabrak rumah milik Kulimah, (68) di Jalan Raya Trowulan, Sabtu (13/2). Beruntung kejadian itu tidak menelan korban jiwa. Meski depan bus, dan bagian depan rumah ringsek. Kanit Lantas Polsek Trowulan Ipda Suparno mengatakan, kecelakaan tunggal akibat sopir kurang konsentrasi. Sehingga bus kehilangan kendali saat beradu kecepatan dengan bus lain. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.30 "Bus disopiri Jumantoro, warga Desa Tenaru, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, melaju menuju arah Jombang," terang dia. Sementara itu, Reza Ramadhan, (25) salah satu penumpang selamat asal Caruban mengatakan, sejak dari terminal Bungurasih, bus sudah jalannya tidak enak “Laju kecepatan bus dipakai mainan, bus banting kiri banting kanan,”terangnya Memasuki Jalan Raya Trowulan, bus beradu kecepatan dengan bus satu PO yang berada di belakangnya, yang mencoba mendahuluinya. Seakan tak mau kalah, sopir bus terus memacu kendaraannya sembari mencari celah untuk menyalip bus tersebut Sampai akhirnya bus oleng hingga akhirnya menabrak rumah yang juga digunakan toko helm. Sementara itu, Kulimah mengatakan, saat terjadi dirinya bersama enam anggota keluarganya tengah beristirahat. Namun, tiba-tiba terdengar suara benturan keras yang datang dari arah depan. Saat dilihat, bagian depan bus ringsek setelah menabrak bagian depan rumah yang sehari-harinya dipakai sebagai toko helm tersebut. “Untungnya tidak ada orang di situ. Karena didepan situ biasanya dipakai untuk jualan helm,” ujarnya. Usai terjadi kecelakaan, 23 penumpang semua selamat, sopir bus mengalami luka ringan dan dilarikan ke rumah sakit dilakukan perawatan. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN

Jombang, Memorandum Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengunjungi korban banjir di Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, Sabtu (12/2). Mensos juga memberi bantuan untuk korban bencana. Mantan Wali Kota Surabaya ini, pertama mendatangi Dusun Kedunggabus, Desa/ Kecamatan Bandar Kedungmulyo. Di lokasi pengungsian Risma menginstruksikan petugas kementerian menurunkan kasur dari atas truk. Mensos didampingi anggota DPR RI Sadarestiwati dan Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab membagikan makanan untuk anak-anak pengungsi. Bantuan yang dibawa Mensos meliputi kidsware 50, selimut 300 unit kasur lipat, 30 karton makanan anak. "Cepat dibagikan. Itu warga sudah menunggu," kata Risma. Usai menyerahkan bantuan. Tri Rismaharini bersama rombongan bergeser ke Dusun Prayungan, Desa Gondangmanis. Terlihat masih ada sedikit genangan yang belum surut. Setelah itu, Risma kembali membagikan makanan untuk anak-anak. Saat membagikan susu kepada anak-anak dan bayi yang digendong orang tuanya, Tri Rismaharini meminta warga tidak bergerombol. “Aku wedi

Mensos Tri Rismaharini didampingi Bupati mundjidah Wahab mengunjungi lokasi banjir Bandar Kedungmulyo.

ngene iki (aku takut seperti ini), nanti Corona,” cetusnya di tengah warga penggunaan. Salah satu warga Dusun Prayungan, Desa Gondang-

manis, Ayu Wulandari (26) mengaku merasa senang. Dirinya bersama warga lainnya mendapat bantuan kasur lipat dan bahan makanan dari Ke-

menterian Sosial. “Seneng dibantu, soalnya kasurnya di rumah rusak kena banjir, hanyut tidak bisa diselamatkan. Terima kasih untuk

bantuan susu, pampers, beras, gula, minyak,” pungkasnya. (wan/day)

Warga Menganto Temukan Batu Bata Kuno Jombang, Memorandum Warga di Dusun/Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Kabupaten Jombang, menemukan batu bata kuno dan gerabah, Jumat (12/2). Penemuan benda kuno ini saat warga menggali tanah untuk membuat saluran air di Dusun Menganto. Penemuan batu bata kuno, Suparto (52), Dusun/Desa Menganto, mencer itakan batu bata kuno, dan gerabah ditemukan saat menggali tanah dengan kedalaman sekitar satu meter. " Temuan batu bata kuno, dan pecahan gerabah, saya melapor ke Kepala Desa Menganto," ujar Suparto, Sabtu (13/2). Menurut Suparto, pembuatan saluran air berbatasan dengan jalan kampung dan tanah kapling. "Penemuan seperti ini yang pertama kali," tukasnya. Sementara itu, Koordinator Juru Pelihara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, David Widodo menjelaskan, di Dusun Menganto ditemukan benda yang diduga cagar budaya. "Kita belum mengetahui bentuknya seperti apa. Karena hanya sebagian saja, belum terlihat terlalu banyak. Bentuknya seperti persegi dengan diameter panjang 90-100 sentimeter, lebar sementara 30 sentimeter, dan kedalaman sementara 30 sentimeter empat lapis bata," jelasnya. Sedangkan untuk batu bata ini rata-rata patahan, tidak

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Bus Tabrak Rumah Warga Trowulan

Ramadan Widodo diamankan petugas Reskrim Polsek Prajuritkulon.

Mensos Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kota Santri

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Bus menabrak rumah warga sebelum dievakuasi petugas.

Disampaikan Kompol M Sulkan, Informasi petugas mendapati dua pemuda yang mencurigakan. Melihat kedatangan petugas, para pelaku langsung berusaha kabur. Saat ditangkap, petugas sempat melihat pelaku membuang sesuatu didalam tempat sampah yang ada di lokasi. "Pelaku diminta menunjukkan barang yang dibuang di tempat sampah dan ditemukan plastik klip kecil yang berisikan sabu," tegas

kapolsek. Dihadapan petugas, pelaku mengakui serbuk kristal haram yang dibuang di tong sampah akan dijual kepada Mario yang berhasil melarikan diri. Tersangka juga mengaku mendapatkan pasokan sabu dari Kaka a l a m a t B a l o n g s a r i . "Anggota terus melakukan pengembangan mengungkap jaringan sabu," jelasnya. Petugas juga menyita barang bukti dari tangan tersangka sabu-sabu seberat 0.61 gram. Atasperbuatannya,tersangkadijerat pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (no/day)

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Transaksi Sabu, Pemuda Balongsari Dibekuk

Ngaku Tim Sukses Bupati, Bawa Kabur Motor

Batu bata kuno diduga cagar budaya ditemukan di Dusun/Desa Menganto, Kecamatan Mojowarno, Jombang.

utuh panjang. Selain itu juga ditemukan pecahan gerabah. "Dan ukuran batu bata sendiri yaitu tebal 7 sentimeter, lebar 20 sentimeter, dan panjang 15 sentimeter," pungkasnya. Senada, Kepala Seksi (Kasi) Cagar Budaya dan Permuseuman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabuoaten Jombang, Iswahyudi Hidayat mengatakan, struktur batu bata kuno diduga cagar budaya. "Kita koordinasi dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur. Kita masih belum bisa pastikan, ini masih kita duga berdasar laporan pecahan gerabah dan batu bata empat lapis," kata Iswahyudi di lokasi penemuan.

Iswahyudi menjelaskan, bahwa intinya untuk memastikan itu pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan BPCB. Dan untuk sementara, temuan itu diamankan dahulu. Dan nanti akan koordinasi juga dengan pihak desa. Pihaknya juga berterima kasih kepada warga yang menemukan batu bata kuno ini. Sesuai dengan Perda Nomor 13 tahun 2020, yang intinya kalau ada hal-hal seperti ini dalam waktu sekitar 30 hari harus ada laporan. "Tapi ini belum sampai dua hari, sudah ada laporan ke kita. Saya sangat berterima kasih, ini pun juga akan menjadi PR kita. Tidak bisa kita pungkiri, kalau ditarik garis lurus daerah Menganto ini tidak jauh dari Majapahit. Namun ini perlu tindak lanjut," pungkasnya. (war/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

PMI Kabupaten Jember Gelar BakƟ Sosial Pasca Banjir

Periksa Kesehatan Gratis dan Bagikan Sembako Pada kegiatan Sabtu (13/2) pagi yang ditempatkan di salah satu rumah warga tersebut, dari 41 warga yang memeriksakan kesehatannya sebagian besar adalah ibu-ibu rumah tangga. Para kaum Hawa tersebut pasca banjir kemarin memang disibukkan membersihkan air bercampur lumpur, dan menyelamatkan sejumlah perabotan yang masih dapat dipakai. “Alhamdulillah saya masih diberi kesehatan dan bisa bersih-bersih rumah lagi serta mencuci pakaian atau perabotan yang kotor,” kata Siti Aida (42), seorang warga yang menjalani pemeriksaan kesehatan kali pertama oleh tim medis dari Klinik Pratama PMI Jember. Sejak banjir Sungai Bedadung menerjang rumahnya, Siti Aida, hampir setiap hari membersihkan rumahnya dari lumpur pekat yang masih ber-

serakan bersama suami dan seluruh keluarganya. Sementara dari pemeriksaan kesehatan yang dilakukan PMI Jember, rata-rata warga mengeluhkan flu, pusing, pilek, dan diare sehingga dokter yang bertugas melakukan pemeriksaan tekanan darah, gula darah. Serta asam urat. “Setelah bersih-bersih rumah banyak masyarakat mengeluhkan kesehatannya. Jadi kami berusaha membantu mereka untuk mengontrol kesehatannya dan kegiatan ini sangat membantu warga pasca banjir Sungai Bedadung,” tutur Drg Ayu Dwi Anggraheni, Kepala Unit Klinik Pratama PMI Jember. Pemeriksaan kesehatan juga dilakukan tim medis PMI Jember dengan mendatangi rumah-rumah warga yang tidak bisa datang ke lokasi bakti

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum PMI Kabupaten Jember menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan gratis terhadap korban terdampak banjir Sungai Bedadung. Kali ini sasarannya adalah warga yang tinggal Jalan Wahid Hasyim Gang XVII RW 02, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates.

Tim kesehatan PMI Jember melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap ibu-ibu dan lansia di Jalan Wahid Hasyim.

sosial, lantaran sakit dan sudah lanjut usia (lansia). Upaya tersebut sebagai bentuk kepedulian membantu ma-

syarakat pasca bencana. Selain itu juga membagikan paket sembako ke warga sekitar.

“Selain di sini (lokasi pemeriksaan kesehatan, red), kita juga datangi rumah warga karena sakit dan (lansia)

sembari memberi bantuan berupa paket sembako ke mereka,” kata Ayu Dwi Anggraheni. (edy/nov)

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Waaster Tinjau Lokasi Renovasi Rutilahu Pra TMMD Ke-110

Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Adiarso mengecek renovasi rutilahu pra TMMD ke-110 di Dusun Sumberlanas Timur.

Jember, Memorandum Wakil Asisten Teritorial (Waaster) Kodam V/Brawijaya Letkol Inf Adiarso meninjau pengerjaan renovasi rumah tidak layak huni (rutilahu) pra TMMD ke-110 Kodim 0824 Jember. Kehadiran Waaster Kodam V/Brawijaya di Dusun Suberlanas Timur, Desa Harjomulyo, Kecamatan Silo itu, disambut Pasiter Kodim 0824 Jember Kapten Arm Suhartono, Danramil 0824/07 Kapten Arm M Ismuni, staf teritorial Pelda Syaifudin, dan

Babinsa Serka Riki Rikardo. Kunjungan waaster tersebut untuk mengecek pengerjaan mulai dari dalam maupun luar bangunan terhadap rumah yang sedang dikerjakan milik Bu Murpali di RT 002/029 Dusun Sumberlanas Timur. Setelah melakukan pengamatan, Adiarso mengatakan pelaksanaan pengerjaan pra TMMD ke-110 di desa ujung timur yang berbatasan dengan hutan itu dikerjakan sesuai rencana dan ketentuan.

“Sudah berjalan sesuai rencana dan ketentuan sehingga tidak ada permasalahan dalam pengerjaannya, kepada prajurit harus selalu semangat dalam mengabdi kepada masyarakat,” tandas Adiarso Sementara itu, Suhartono menyampaikan, kedatangan Waaster Kodam V/ Brawijaya ke lokasi renovasi rutilahu pra TMMD merupakan hal biasa dalam setiap kegiatan untuk selalu dilakukan perencanaan, pengawasan, dan pengendalian. (edy/nov)

Pelaku Ancam Bunuh Diri kebetulan berada di kantor melihat keberadaan Purnomo, kemudian menegurnya. “Saya sempat menegur pelaku dan bertanya keperluannya apa datang ke mapolsek. Dia tidak menjawab malah berjalan ke arah Jalan Asem Mulyo. Setelah itu saya tidak tahu lagi,” ungkap Ristitanto. Ternyata, setelah ditegur, pelaku berhenti ke kios

Sambungan dari halaman 1

tambal ban milik Ghofur. Hanya saja, pemilik kios ini mengaku tidak mengetahui secara langsung kejadiannya karena yang menjaga istrinya, Kartika. “Pelaku sempat minta minum,” jelas Ghofur, saat ditemui di lokasi. Selanjutnya, pelaku kembali lagi ke Mapolsek Sawahan. Menurut Ghofur, pria itu hendak minta uang ke

polisi buat beli bensin eceran. “Katanya diberi uang Rp 10 ribu dan dia kembali lagi untuk membeli bensin ke kios,” beber Ghofur. Selanjutnya pelaku mengambil botol air mineral ukuran 1,5 liter berisi bensin dan menuangkannya ke dalam plastik yang sudah disiapkan. Secara bersamaan, Samsul datang ke kios mengendarai

Polisi Razia Tempat Kerumunan

Sambungan dari halaman 1

Ganis mengatakan, untuk patroli gabungan dilaksanakan rutin setiap malam. Mereka juga mengingatkan agar tertib menggunakan masker dan mematuhi aturan jam malam yang masih berlaku hingga saat ini. Dari hasil patroli tersebut diketahui para penjual saat itu sudah mulai menutup warungnya. “Mereka tertib sehingga kami hanya mengingatkan saja,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, di wilayah Perak Barat, Kecamatan Krembangan menjadi fokus karena zona merah Covid-19. Namun, bukan berarti wilayah lain tidak tersentuh. “Wilayah lain tetap kami laksanakan patroli agar tetap terpantau dan tidak menjadi kluster baru persebaran. Kami juga lakukan patroli untuk menjaga keamanan saat malam hari,” pungkasnya. (alf/nov)

Minta Tanggung Jawab datang ke kios tambal ban, memang sudah ada pelaku sedang menuangkan bensin ke plastik,” ungkap Samsul yang sehari-hari bekerja sebagai driver online ini. Belum sempat memarkir motornya, tiba-tiba Purnomo langsung menyiramkan plastik berisi bensin ke arah Samsul hingga mengenai kedua tangannya. Lalu pelaku menyalakan korek api dan melemparkan ke tubuh korban. “Saya terbakar dan berteriak minta tolong. Kemudian kaus dan helm saya lepas untuk mematikan api yang membakar tangan, saya gulung-gulung dengan kaos,” imbuh Arifin. Setelah padam, Arifin melihat reaksi warga tidak ada yang membantu ke rumah sakit. Ia secepatnya pulang ke rumah untuk meminta

Gapai Mimpi Tahun ini, akhirnya Lyodra Ginting berhasil mewujudkan impiannya tersebut. Keinginan tersebut terlaksana lewat web series bertajuk 7 Hari Sebelum 17 Tahun. “Iya benar kali pertama terjun di dunia akting, aku udah pengin banget dari kecil,” ujar Lyodra Ginting dalam jumpa pers virtual. “Dari masih SD kelas 5 pengin main film atau sejenisnya. Pulang sekolah di kaca ngobrol sendiri,” sambungnya lagi. Kedua orangtua Lyodra Ginting sudah menyadari keinginan anaknya tersebut sejak lama. Namun, mereka menganggap sang putri belum mendapat kesempatan. Tak heran, ketika Lyodra Ginting mendapat peran dalam 7 Hari Sebelum 17 Tahun, orangtuanya begitu bahagia. Kebahagiaan yang sama pun jelas dirasakan oleh perempuan kelahiran 21 Juni 2003 ini. “Akhirnya orangtua liat ‘oh anak ada bakat tapi nggak ada kesempatan’. Dan kesempatan di

Sambungan dari halaman 1 antar istrinya ke Rumah Sakit (RS) William Both, Jalan Diponegoro. Saat berangkat ke rumah sakit dengan naik motor, Samsul melintas di Jalan Asem Mulya dan mendapati ada ramai-ramai. “Setelah saya amati ternyata orang yang membakar saya sudah tercebur ke sungai,” ungkap Samsul. Samsul mengaku, sesampai di rumah sakit ternyata BPJS tidak berlaku akibat kasus pembakaran. Akhirnya korban kembali lagi untuk membeli obat ke apotek. Setelah itu, ia mendatangi Mapolsek Sawahan. “Saya harap polisi menyelidiki kasus ini untuk mengetahui keluarga pelaku. Sehingga ada yang bertanggung jawab mengobati luka bakar saya,” pungkas Samsul. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 sini, perdana akting. Senang banget terlibat di sini, Semua berkesan,” ungkap Lyodra Ginting. Dalam web series perdananya tersebut, Lyodra Ginting didapuk untuk memerankan karakter bernama Gina. Karakter tersebut identik dengan kesan galak. Menurut Lyodra Ginting, karakter Gina sangat jauh berbeda dengan karakter aslinya. Namun, ia tak ingin membocorkan perannya itu lebih jauh lagi. “Karakter aku jadi Gina, seberapa galak aku di sini? Ya pokoknya sangat beda dengan aku. Semoga suka,” tutup Lyodra Ginting. Series berjudul 7 Hari Sebelum 17 Tahun akan tayang di platform digital Stro yang merupakan aplikasi streaming berbasis langganan atau subscription video on demand (SVOD) dari Stroworld mulai 14 Februari 2021. Series ini bercerita tentang berbagai permasalahan yang sering dihadapi remaja. Mulai dari bullying, pelecehan fisik, masalah keluarga, hingga toxic relationship. (dth/nov)

Vario hendak memompa roda motornya. Mendadak pelaku ngamuk lalu menyiram plastik berisi bensin ke korban hingga mengenai kedua tangannya. Setelah itu, pelaku secepatnya menyalakan korek api dan melemparkannya ke Samsul. Mengetahui korban terbakar, pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Asem Mulya. Arifin, penjual soto yang posisinya di depan kios tambal ban kaget melihat kedua tangan Samsul terbakar. Saksi

kemudian membantunya menyiram korban memakai air yang ada di dalam timba miliknya hingga padam. “Saya sempat membantu menyiram air ke tangan korban,” tutur Arifin kepada Memorandum. Mengetahui kejadian itu, warga segera melapor ke Polsek Sawahan. Petugas akhirnya mengejar pelaku yang belakangan diketahui bernama Purnomo. “Saat mengejar pelaku, polisi sempat mengeluarkan tembakan peringatan hingga menyebabkan dia ketakutan dan nekat mencebur

ke sungai serta sembunyi di gorong-gorong,” beber Arifin. Ketika hendak ditangkap, Purnomo yang sembunyi di gorong-gorong berusaha bunuh diri dengan menempelkan pecahan kaca ke lehernya. Tapi setelah dibujuk polisi, pelaku kemudian mau menyerahkan diri. Selanjutnya dia dibawa ke mapolsek untuk diperiksa lebih lanjut. Ristitanto mengatakan, motif dari pelaku kemungkinan depresi. Saat diinterogasi, Purnomo mengaku seperti ada orang yang mengejar-ngejar

Korban Dicelurit geng dengan tiga pemuda yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha mengatakan, pengakuan saksi utama berinisial D tersebut yang membuat pihaknya mengetahui pelaku utamanya. Pelaku pembacokan sekaligus yang awal permusuhan dengan korban adalah pelaku berinisial F. Sedangkan pelaku lain belum diketahui identitasnya. “Tiga orang

Sambungan dari halaman 1 ini membawa sajam dan melukai korban ketika kejadian,” ujarnya, Minggu (14/2) D yang dimintai keterangan, mengakui jika ia hanya mengenal F saja. Sementara dua lainnya tidak tahu namanya. Mereka jarang bertemu dan bertemu hanya saat tawuran saja. Pelaku menjelaskan, setiap tawuran ketiganya selalu membawa sajam. “Mengenai sajamnya jenis celurit. Itu biasa digunakan mereka saat tawuran. Kami masih memburu mereka. Saksi ini tidak

Tukang Servis HP Dituntut 9 Tahun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Setiyati dari Kejati Jatim menyatakan Edmon terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 114 ayat (2) Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Memohon kepada majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini, menjatuhkan pidana kepada terdakwa Edmon Woga Indrawan dengan pidana penjara selama sembilan tahun dan pidana denda sebesar satu miliar subsider enam bulan kurungan,” kata Setiyati ketika membacakan tuntutannya di ruang Sari 1 PN Surabaya. Hal yang memberatkan, JPU menilai

perbuatan Edmon tidak mendukung program pemerintah dalam hal pemberantasan narkoba. “Hal yang meringankan, terdakwa berlaku sopan dan mengakui perbuatannya,” imbuh Setiyati. Atas tuntutan tersebut, Edmon kemudian mengajukan pembelaan untuk meminta keringanan hukuman kepada majelis hakim yang diketuai Suparno saat putusan yang digelar pekan depan pada Kamis (18/2). “Mohon keringanan Pak Hakim,” ujar Edmon Untuk diketahui, awalnya petugas dari Ditreskoba Polda Jatim mendapat informasi dari masyarakat tentang adanya penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan

Istri Koma 1,5 Tahun, Suami Diam-Diam Nikah Lagi pernah menemaninya lagi. “Waktu awal bulan ketujuh itu, kata Mama, dia tidak pernah lagi menemani saya. Pernah ditegur, katanya sedang sibuk kerja cari uang untuk biaya pengobatan saya. Padahal, biaya rumah sakit ditanggung seluruhnya oleh keluarga saya,” ungkapnya. Akhirnya, setelah hanya bisa terbaring di rumah sakit selama hampir satu setengah tahun, Agnez mulai sadarkan diri. Tangis haru keluarga saat itu pecah setelah mengetahui saya telah sadar. “Semuanya menangis melihat saya. Antara sadar dan tidak saya melihat satu per

sehingga membuatnya emosi hingga nekat membakar korban yang kebetulan berada di dekatnya. “Hari Senin rencananya akan kami bawa ke Polda Jatim untuk diperiksa kejiwaannya,” jelas Ristitanto. Sementara ditanya motif membakar korban, Purnomo menerangkan ada perasaan berkecamuk dan merasa tidak enak di dalam pikirannya. “Seperti ada yang mengejar-ngejar saya, Pak,” ucap bapak tiga anak yang mengaku tinggal di daerah Tambak Asri itu. (rio/nov)

satu orang di sekeliling saya. Tetapi saya tidak mendapati Theo, suami saya.Yang ada hanya anak saya digendong sama Mama. Baru keesokkan harinya Theo datang,” ujarnya. Saat Theo datang, terlihat raut muka datar saja seperti tidak bahagia tahu Agnez sudah sembuh. Namun, hal tersebut tidak dipermasalahkan. Ia hanya bisa bersyukur bisa sembuh. “Saya lalu tanya ke Theo, kamu kok biasa saja tahu saya sembuh. Dia jawab, ga apa-apa. Katanya dia capek semalam habis lembur. Saya percaya saja,” ucapnya. Setelah kondisi tubuhnya membaik, Agnez pun di perbolehkan pulang. Kehidupan keluarga kecilnya kembali berjalan seperti

tahu namanya namun ingat wajahnya, “ jelas Rizkika. Seperti diberitakan, dua orang telah ditetapkan tersangka karena ikut mengeroyok korban yang hingga saat masih dirawat di rumah sakit. Korban dikeroyok tiga geng yaitu Barisan Tanpa Pemimpin (BTP) yang juga kelompok dua tersangka, geng Populer, serta geng Narkoboy. “Dua geng terakhir ini lokasinya di Surabaya Timur,” kata Rizkika. (alf/nov)

Sambungan dari halaman 1 Edmon. Kemudian dilakukan penyelidikan dan pencarian oleh saksi Eko Prasetyo dan Hari Fitrianto (anggota Polri). Hingga akhirnya, Edmon ditangkap di dalam rumahnya sewaku menyervis HP. Sewaktu digeledah ditemukan barang bukti berupa 6 klip plastik berisi sabu dengan berat sekitar 19,86 gram dan 2 pipet berisi sisa sabu seberat 5,1 gram. Dalam pengakuannya, Edmon menerangkan barang haram tersebut milik Arto alias Gomi yang ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO). Untuk pemeriksaan lebih lanjut serta memburu pemasok sabu tersebut, terdakwa selanjutnya digiring ke Mapolda Jatim. (mg5/nov)

Sambungan dari halaman 1 semula. “Saya bahagia sekali bisa kumpul lagi sama keluarga saya, terutama si kecil,” tuturnya. Namun, kebahagiaan yang direguk oleh Agnez rupanya tak berlangsung lama. Baru tiga bulan bisa berkumpul lagi dengan keluarga kecilnya, petaka datang. Bagaikan disambar petir, datang seorang wanita mengaku sebagai istri Theo. “Waktu itu selepas Magrib, datang seorang wanita yang lebih muda dari saya ke rumah. Ia bilang istri suami saya. Dia menceritakan semuanya sampai tahu kalau saya pernah koma,” katanya. (mg5/jos, bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN PAHING, 15 FEBRUARI 2021 HALAMAN 12

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEPA

Kedua tersangka diamankan petugas.

Bekuk Dua Pengedar, Polisi Sita 26 Poket Sabu

Warga membentangkan beberapa spanduk yang berisi tuntutannya. Mereka berjalan kaki dari kantor BUMDes Wadung hingga depan Kantor Pertamina GRR Tuban. Koordinator lapangan (korlap) aksi Suwarno mengatakan, aksi damai ini batasi hanya 30 warga dan sudah memenuhi protokol kesehatan (prokes). Dalam aksinya, warga juga menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mengheningkan cipta. "Dalam aksi ini kami membawa lima tuntutan. Terutama soal beasiswa dan relokasi yang sampai saat ini belum ada titik temu dengan Pertamina," ungkap Suwarno. Masih lanjut Suwarno, warga membawa lima tuntutan yang dilayangkan kepada Pertamina GRR yaitu meminta kepastian pelaksanaan relokasi pemukiman warga atau segera bayarkan uang ganti rugi tanah atau bangunan warga. Warga desa meminta program CSR agar tepat sasaran dan tidak tebang pilih. Selain itu memberikan fasilitas pendukung operasional pemerintah desa serta fasilitas penunjang masyarakat yang melakukan relokasi secara

Warga Desa Wadung berunjuk rasa di Kantor Pertamina GRR Tuban.

mandiri. "Kami juga menolak dilakukan pendampingan oleh Universitas Airlangga dan PKH. Sebab, lebih mementingkan urusannya sendiri dan tidak membantu mengakomodir kepentingan warga kepada Pertamina dalam program CSR," tegasnya. Menurut Suwarno warga yang melakukan relokasi mandiri seharusnya juga diberikan program CSR dari Pertamina. Seperti, CSR yang diberikan Pertamina dalam proyek pembangunan LPG dan sekitar TPPI. "Sebelum proyek dimulai, kami ditekan terus menerus dalam pembebasan lahan. Disuruh ngukur lahan, tapi yang mendapatkan program CSR sep-

erti beasiswa malah wilayah lain yang mendapatkan, kan lucu. Kami juga butuh menafkahi anak dan istri," tegasnya Sementara itu, Suwarno menerangkan warga yang relokasi di lahan Perhutani oleh Pertamina sampai saat ini belum ada titik temu. Padahal relokasi Pertamina dihargai dengan nilai yang cukup tinggi, sedangkan pada lahan tersebut akan dibangun kompleks rumah dinas Pertamina. "Dengan tidak adanya kejelasan pelaksanaan relokasi, uang pengganti tanah dan bangunan masih diendapkan dan tidak bisa di manfaatkan warga untuk modal usaha. Saya juga bingung maunya Pertamina ini apa?," imbuhnya

Lanjut, warga yang relokasinya mandiri hampir 30 KK yang belum tersentuh. Warga mengajukan proposal untuk membangun dua musala dari tanah wakaf milik Ramlan dan Muntahar. Target warga menyelesaikan musala itu sebelum Ramadan, namun sampai sekarang belum ada jawaban dari Pertamina. "Itulah yang kami kecewakan. Mungkin dengan adanya aksi ini Pertamina bisa terbuka kepada warga," bebernya. Dikonfirmasi terpisah, Pertamina Project Coordinator GRR Tuban, Kadek Ambharawa menegaskan, lahan relokasi masih menunggu persetujuandarikementerianterkait untuk mendapatkan diskresi dalam melakukankegiatanfisikdilapangan

paraleldenganprosestukarmenukar kawasan hutan (TMKH). "Kami sudahsiapkanuntukbisadieksekusi dalamwaktudekatawalQ22021ini," kata dia. Sedangkan beasiswa sudah dimasukkan. Masih kata dia, pihaknya juga belum memulai aktivitas karena perlu melakukan pendataan secara komprehensif agar yang menerima CSR tepat sasaran. "Mengenai CSR untuk warga yang melakukan relokasi mandiri, tim CSR sedang diWadung saat ini untuk melakukan verifikasi lebih lanjut dan detail. Bagaimanapun setiap pengeluaran harus jelas dan dipertanggung jawabkan secara audit nantinya," pungkasnya. (cw1/har/udi)

knya ada 356 posko yang harus didirikan. Belum lagi wilayah kawasan pelabuhan, tingkat kecamatan dan sektor lainnya. Dalam SE Bupati Gresik 3/2021 per tanggal 9 Februari 2021, dalam rangka koordinasi, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan PPKM mikro, dibentuklah posko satgas Covid-19 di tingkat kelurahan/ desa yang diketuai lurah atau kepala desa. Posko tersebut setidaknya memiliki empat fungsi penting. Mulai dari pencegahan, penanganan, pembinaan, dan mendukung pelaksanaan penanganan Covid-19. Sementara itu terkait zonasi wilayah persebaran, mayoritas kecamatan masih dalam zona kuning. Dengan tingkat

Posko PPKM mikro di wilayah Kabupaten Gresik.

penambahan kasus baru warga terpapar Covid-19 relatif stabil. “Dari 18 kecamatan dan satu wilayah kawasan, tiga di antaranya masih dalam zona

hijau penyebaran Covid-19. Yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak, serta kawasan pelabuhan. Sedangkan 16 kecamatan lain masuk zona

Bojonegoro Uji Coba E-Tilang Bojonegoro, Memorandum Penerapan tilang elektronik (e-tilang) di Kabupaten Bojonegoro terus digodok. Rencananya akan diujicobakan di perempatan pos polisi Mbombok. Perempatan itu menghubungkan Jalan Diponegoro, Jalan Panglima Sudirman (Pangsud), Jalan Teuku Umar. Dalam waktu dekat setiap persimpangan jalan di Bojonegoro secara bertahap akan diterapkan electronic traffic law enforcement (ETLE) atau e-tilang. Hanya, belum semua perempatan memiliki sarana dan prasarana memadai penerapan ETLE. Satlantas Polres Bojonegoro telah berkoordinasi dengan dinas perhubungan (dishub) setempat terkait kesiapan itu. Kapolres Bojonegoro AKBP Eva Guna Pandia menjelaskan, uji coba awal e-tilang ini diberlakukan di satu titik kawasan, yaitu di perempatan pos polisi Mbombok Pihaknya telah mengecek kesiapan closed circuit television (CCTV) di ruang area traffic control system (ATCS) Dishub Bojonegoro. Selain itu, penerapan ETLE butuh perangkat CCTV khusus. Hal itu menang menunjang untuk merekam nomor polisi setiap pengendara di jalan raya. Selanjutnya, CCTV dipasang di setiap lampu merah di Kabupaten Bojonegoro nantinya harus terkoneksi dengan command center di Mapolres Bojonegoro. Sehingga dishub

CCTV milik Dishub Bojonegoro yang memantau lalu lintas.

dengan satlantas harus memiliki server yang sama. “Prosesnya bisa update terhadap para pelanggar lalu lintas, sehingga data pelanggar di satlantas dengan dishub itu sama,” beber kapolres, Minggu (14/2). Kasatlatas Polres AKP Heru Sudjio Budi Santoso mengatakan, penerapan e-tilang nantinya akan menyeluruh di setiap persimpangan jalan Bojonegoro. Tetapi, prosesnya bertahap dan butuh sosialisasi kepada para masyarakat terkait mekanisme penindakan e-tilang tersebut. “Nantinya, beberapa pelanggaran yang bisa terekam CCTV di antaranya tidak pakai helm, menerobos lampu merah, atau melanggar markah,” imbuhnya. Kepala Dishub Andik Sudjarwo menambahkan, saat ini telah memiliki 38 CCTV tersebar

di persimpangan lampu merah dan penjaga jalan lintasan (PJL) kereta api. Namun, CCTV yang memang sudah memadai untuk kebutuhan e-tilang memang baru satu. Yakni di persimpangan pos polisi Mbombok tersebut. CCTV yang memadai untuk e-tilang tentunya CCTV memiliki kualitas kamera dengan resolusi gambar jelas. Sehingga mampu menangkap gambar nomor polisi kendaraan,” terangnya. Kemudian, data-data CCTV milik dishub tersebut tinggal dikoneksikan ke satlantas untuk menganalisa apabila terjadi pelanggaran. Dishub memanfaatkan 38 CCTV guna memantau arus lalu lintas. Sehingga, ketika ada penumpukan kendaraan mengakibatkan kemacetan, pihaknya segera merespons cepat mengurai kemacetan. (top/har/udi)

kuning,” kata kapolres Gresik dalam laporan perkembangan pendirian posko PPKM mikro, Minggu (14/2). Secara rinci total 6.468 RT yang ada di Kota Santri, 6.278 RT dinyatakan zona hijau penyebaran Covid-19. Sedangkan sisanya masuk dalam zona kuning. Masih menurut alumnus Akpol 2001 itu, 19 polsek jajaran Polres Gresik dikerahkan untuk mendorong pendirian posko PPKM mikro. Ini sebagai langkah untuk mendukung upaya pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “19 polsek jajaran mendorong dan melaporkan pendirian posko PPKM mikro. Progres sejauh ini sudah ada 250 posko PPKM mikro” pungkasnya.(and/har/udi)

Gelombang Tinggi Rusak Tembok Pembatas Pantai Lamongan, Memorandum Gelombang tinggi yang terjadi di Pantai Utara Lamongan merusak tembok pembatas pantai. Ada empat titik pembatas pantai di Desa Labuhan, Kecamatan Brondong, yang rusak parah. Perangkat Desa Labuhan Hedi Rusli mengatakan, gelombang tinggi yang menerjang wilayahnya tersebut sudah terjadi sejak akhir Januari 2021 dan sudah menghancurkan tembok pembatas pantai hingga 30 meter lebih. "Kami sudah melaporkan kejadian ini ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan dan petugas juga sudah turun ke lokasi. Sebenarnya ada banyak tembok pembatas yang rusak, tapi hanya empat yang paling parah," kata Rusli, Minggu (14/2). Selain mengakibatkan kerusakan, lanjut Hedi, gelombang

tinggi juga membawa material sampah laut hingga menutupi ruas jalan sepanjang satu kilo meter lebih. Ini membuat pengguna jalan terganggu karena bau busuk yang menyengat. "Kebiasaan warga di sini yang membuang sampah di laut, akhirnya saat gelombang pasang sampah-sampah itu ikut terbawa ombak dan menutup jalan seperti yang dilihat ini," lanjutnya. Untungnya, terang Hedi, gelombang tinggi ini tidak menimbulkan kerusakan di salah satu objek wisata yang ada di kawasan ini. Rusli berharap, cuaca buruk segera berakhir dan pemerintah bisa segera memperbaiki tembok pembatas pantai yang rusak. "Harapan segera diperbaiki, karena kalau tidak abrasi ini akan semakin meluas terutama tembok pemecah ombak yang baru kami bangun ini," harapnya. (tri/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ YOGA

Gresik, Memorandum Up a y a p e n g e n d a l i a n penyebaran Covid-19 melalui pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro terus berlangsung di Kabupaten Gresik. Sesuai surat edaran bupati Gresik, setiap desa/kelurahan bahu-membahu mendirikan posko PPKM mikro yang digunakan untuk monitoring perkembangan Covid-19 di setiap wilayah. Total sudah ada 250 posko PPKM mikro. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menuturkan, pihaknya bersama pemerintah dan instansi lain terkait sedang menggenjot pendirian posko tersebut. Jika di Kota Pudak ada 18 kecamatan dengan 356 desa/keluarahan, maka setida-

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Polres Gresik Genjot Pendirian Posko PPKM Mikro

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Gresik, Memorandum Layanan air PDAM Giri Tirta kembali dikeluhkan oleh pelanggan. Sudah empat hari air PDAM tidak menetes di Rusunawa Gulomantung Gresik. Akibatnya, penghuni rusun patungan untuk membeli air bersih. Nita, penghuni Rusun, mengaku, sudah empat hari air PDAM Giri Tirta tidak keluar. Minggu (14/2) pagi, air keluar dengan debit yang kecil dan siangnya air kembali tidak keluar. Menurut Nita, kasus air PDAM yang sering ngadat sudah terjadi bertahun-tahun. Padahal air PDAM merupakan sumber air utama di Rusunawa Gulomantung Gresik. Sebab, air sumur yang ada di sana berwarna coklat sehingga tidak bisa dipakai. " Air PDAM kadang keruh. Kalau tidak keruh ya tidak keluar, kata Nita, Minggu (14/2). Nita mengaku harus patunagn dengan tetangga untuk membeli air. Biasanya ia membeli dua tangki air. Per tangki berisi 5.000 liter air. Karena sudah berlangganan ia mengaku mendapat harga lebih murah, yakni Rp. 100.000,- per tangki. Harga normalnya Rp 130.000 per tangki. "Saya biasanya patungan sama penghuni rusun lantai 2. per orang kena Rp10.000," ujar wanita penghuni lantai dua ini. Sementara itu, Ifa pemilik warung ynag menjual makanan di Rusun Gulomantung Gresik mengaku juga terdampak air PDAM tidak mengalir. Meski tidak tinggal di sana, tapi pencahariannya di rusun. Karena air yang terus ngadat, ia harus membeli 10 galon per hari untuk kebutuhan air bersih untuk memasak. Selain air galon ia juga secara mandiri rutin membeli air 1 tangki untuk jatah tiga hari. Hal tersebut dirasa memberatkan karena selain harus bayar sewa warung, ia juga harus rutin membeli air. "Sewa warung Rp 150 ribu per bulan, belum listrik dan air. Parahnya, air tidak keluar, ya harus beli, " ujarnya. Sedangkan Dirut PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zariyah mengatakan, akan menurunkan orang ke lapangan untuk mengecek. Namun, ia tidak memberikan penjelasan lebih jauh kenapa air PDAM masih buruk dan terus dikeluhkan warga. "Nanti dicek langsung sama teman-teman lapangan ya, " tegas dia. (han/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ CW1

relokasi lahan.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ JIHAN

PDAM Tidak Menetes, Warga Rusun Patungan Beli Air

Tuban, Memorandum Puluhan warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, menggelar unjuk rasa di depan Kantor Pertamina Grass Roof Refinery (GRR) Tuban, Minggu (14/2). Mereka menuntut agar ada program

corporate social responsibility (CSR) untuk beasiswa dan

Gresik, Memorandum Dua bandar sabu yang beroperasi di Kabupaten Gresik bagian selatan dibekuk aparat kepolisian. Mereka adalah Agitoni Satriyo (29) asal Kelurahan Gunungsari, Kecamatan Dukuh Pakis, Surabaya, dan Budi Santoso (28) alias Patek asal Desa Kemangsen, Kecamatan Balongbendo Sidoarjo. Sebanyak 26 poket sabu berhasil disita dari penangkapan tersebut. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengungkapkan, pihaknya terlebih dahulu menangkap tersangka Patek di rumahnya. Tersangka diketahui jaringan pengedar yang memanfaatkan pelajar untuk menjadi kurir. "Dari tangan Patek, ditemukan 14 poket sabu siap edar dan satuan timbangan digital yang disembunyikan di kotak HP," beber Arief, Minggu (14/2). 14 poket itu terdiri dari lima poket dengan masing-masing berat 0,20 gram, tiga poket dengan berat masing-masing 0,16 gram, empat poket masing-masing 0,24 gram. Kemudian 0,18 dan 0,26 gram masing-masing satu poket. Total sabu yang diamankan 2,88 gram. "Tersangka sudah digelandang ke Rutan Mapolres Gresik bersama barang bukti lain berupa satu set alat isap, satu buah kartu ATM dan satu HP," imbuh alumnus Akpol 2001. Dua hari kemudian, aparat kepolisian meringkus tersangka Agitoni Satriyo di rumah kontrakannya, Perum Griya Kencana Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo Gresik, Jumat (12/2). Tersangka tidak bisa mengelak setelah petugas menemukan sejumlah barang bukti. "Sabu tersebut dikemas ke dalam 12 poket siap edar. Dengan berat timbang rata-rata per poket 1 gram. Total ada 12,89 gram sabu yang kami sita," bebernya. Di hadapan penyidik, tersangka Agitoni mengaku menyuplai sabu-sabu untuk wilayah Gresik dan sekitarnya. Sabu-sabu diedarkan ke pelanggan yang sudah mengenalnya. Dari hasil jual beli barang haram tersebut, tersangka mampu meraup untung jutaan rupiah. "Tersangka sudah mendekam di penjara. Kasus ini juga terus kami kembangkan guna mencari kemungkinan pelaku lain terkait," imbuh dia. Belakangan diketahui, Agitoni Satriyo pernah ditangkap polisi dengan kasus yang sama. Ia dihukum enam tahun penjara namun hanya menjalani lima tahun kurungan dan keluar pada 2020 lalu. Bahkan ia baru saja menikahi kekasih hatinya. "Baru keluar Desember 2020, lanjut menikah dengan gadis Driyorejo baru seminggu sudah ditangkap lagi dengan kasus yang sama," pungkas mantan Kapolres Ponorogo itu. Atas ulahnya tersebut, Agitoni Satriyo dan Budi Santoso dijerat dengan pasal 114 ayat (1) juncto pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukumannya paling sedikit empat tahun kurungan. Terkhusus Agitoni, ia harus mengubur sementara kehidupan yang yang indah bersama istrinya.(and/har/udi)

Warga rusun memperlihatkan keran yang tak mengeluarkan air.

Warga Geruduk Pertamina GRR

Pembatas pantai yang rusak di Pantura.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 15 Februari 2021 by memorandum - Issuu