Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 13 Juni 2022

Page 1

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE memorandum.co.id

memorandumredaksi@gmail.com

HARGA Rp 3.500,-

EM O R A ND U M

/R I

O

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Hariyanto

Copet HP Peziarah Masjid Ampel Diringkus

Buru Tiga Buronan Surabaya, Memorandum Peziarah di Masjid Ampel masih resah. Sebab, meski polisi sudah meringkus satu terduga pelaku, Hariyanto (42) warga Jalan Arimbi Gang 1, namun komplotannya masih gentayangan.

M TO: FO

KASUS TEWASNYA TAMU WANITA DI HOTEL HASMA JAYA

DUGAAN PEMBUNUHAN MENGUAT

Jenazah Sofiah dievakuasi dari kamar hotel.

 Bersambung ke halaman 11 

Gisella Anastasia

Putus Gisella Anastasia dan Wijaya Saputra sempat menjalin asmara hingga akhirnya putus. Walaupun sudah tidak lagi berpacaran, cowok yang akrab disapa Wijin itu mengaku tetap menjaga hubungan baik dengan Gisel.

“

Ya as a friends saja. Tadi baru ditelepon dia, mau ngobrolin urusan kerjaan,” ujar Wijin ketika ditemui di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu, seperti dikutip Fimela.com.  Bersambung ke halaman 11 

Surabaya, Memorandum Tewasnya tamu wanita di kamar Hotel Hasma Jaya II masih menjadi pekerjaan rumah (PR) polisi. Meski sudah berjalan hampir dua pekan, kematian Sofiah (46), warga Jepara, Jawa Tengah, belum ada titik terang. Padahal di TKP banyak ditemukan kejanggalan atas tewasnya Sofiah di kamar mandi tersebut. Di mana korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana, dan kepala tenggelam di bak mandi. Tidak hanya itu, terdapat tanda-tanda kekerasan di rahang dan mulut korban. Paru-parunya juga banyak kemasukan air. Serta

Mimpi Minta Rujuk

Kejanggalan di TKP:

MASHUDI, mantan suami Sofiah mengaku, sudah menyerahkan sepenuhnya proses penyelidikan kepada pihak kepolisian. “Sudah diautopsi tujuannya mengorek penyebab utama kematian korban,” kata Mashudi, yang sehari-hari bekerja sebagai tukang becak di daerah Gembong. Untuk luka-luka, pria yang tinggal di Jalan Kedinding Lor Gang Tanjung, itu kini tidak mengetahui karena itu rahasia polisi agar segera

1. Korban check in bersama teman prianya. 2. Ditemukan di kamar mandi hotel dalam kondisi tanpa busana.

perhiasan emas berupa kalung yang dipakai korban juga hilang. Dengan kejanggalan tersebut, dugaan ke arah pembunuhan sangat menguat. Diduga sebelumnya korban dianiaya terlebih dulu lalu diceburkan ke bak mandi hingga kehabisan

3. Posisi tengkurap dan kepala tenggelam di bak mandi. 4. Kalung yang dipakai korban hilang. 5. Mulut dan rahang terluka.

FOTO: MEMORANDUM/RIO

 Bersambung ke halaman 11 

 Bersambung ke halaman 11 

Mashudi ILUSTRASI: ISTIMEWA

Gadis Jemur Ngawinan Buang Bayi 8 Bulan ke Sungai

SELIDIKI KETERLIBATAN PACAR Surabaya, Memorand Memorandum Pengungkapan kasus pembuangan bayi di sun sungai Jemur Ngawinan Gang I bel belum usai. Meski ibu kandung b bayi, Prilly telah diamankan, n namun penyidik terus men mendalami kasus itu. Term Termasuk pria yang mengh menghamili terduga pelak pelaku berinsial AB. Kapolsek Wonoco colo Kompol Royke Hendrik Franssisco Betaubun ttak menampik h hal itu. Namun, pi pihaknya enggan un untuk berandai-and -andai. Royke me-

milih terus melakukan proses penyelidikan dan pengembangan dengan meminta keterangan kekasih Prilly. “Kami masih mencari fakta baru. Banyak kemungkinan, mengingat kondisi wanita lebih tahu dari pria, kondisi melahirkan secara normal tanpa bantuan siapapun. Itu menurut kami dari koordinasi tim ahli, itu sangat luar biasa. Hasil dari dokter, P (Prilly) ini, hidup aja sudah bersyukur,” tandas dia. Informasi dihimpun, kasus yang menjerat Prily bermua pada Selasa (7/6). Sekitar pukul 13.00, terduga pelaku mendadak sakit pada perut bagian bawah. Ditambah lagi, darah keluar dari alat vitalnya. Terduga pelaku pun tidur untuk Prilly

 Bersambung ke halaman 11 

Maling HP Pengunjung RS Unair Terekam CCTV

Bandit Curanmor Acak-Acak Simo Kalangan

Motor Baru Lunas Surabaya, Memorandum Memorand sa Maling motor satroni rumah Sim Kalangan. warga di Jalan Simo terd Diaksinya itu, terduga pelaku circu television terekam closed circuit (CCTV) menggasak Honda Vario 125 yang diparkir di teras rumah set milik Halili, warga setempat. terd Bukan hanya terduga pelaku mo membawa kabur motor korban, k tapi juga surat-surat kepemilikan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Aksi terduga pelaku terekam CCTV dan (inset) Indra Sasmita di Mapolsek Mulyorejo.

Sehari Dua Kali Beraksi

kendaraan. Kejadian curanmor itu, oleh korban kemudian dilaporkan ke Mapolsek Sukomanunggal. “Itu posisi hilangnya di dalam rumah. Dan itu motor juga baru lunas dan BPKB ada di dalam jok motor,” kata Nur Holis, kakak Halili saat dihubungi malui sambungan telepon, Minggu (12/6).

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Surabaya, Memorandum Aksi pencurian HP terekam kamera closed circuit television (CCTV) di Rumah Sakit (RS) Unair. Terduga pelaku yaitu Indra Sasmita (38), warga Jalan Sidotopo Wetan Baru 5C. Ia diamankan saat melakukan aksi keduanya di lokasi dan hari yang sama. Kapolsek Mulyorejo Kompol Ardi Purboyo menjelaskan, pengungkapan kasus kali ini bermula dari laporan korban Faiz Naufal. Ia mengaku kehilang-

 Bersambung ke halaman 11 

Rekaman CCTV yang memperlihatkan aksi terduga pelaku di Simo Kalangan.

 Bersambung ke halaman 11 

Tua-Tua Keladi, Sudah Lansia kok Pingin Rabi (3) -

Meng, perwali KTR harus serius diterapkan, jangan gimik politik.

-

Qik. Ini hanya gimik pengusaha vape kok.

Lamaran Menegangkan Jelang Tengah Malam Karena Bandi tidak segera menjawab, Sulkan akhirnya diam. Cukup lama, sebelum lansia tersebut pelan-pelan berdiri dan beranjak masuk kamar.

Si Mameng (Pengguna vape)

B

andi tertegun. Bukan tidak mau menjawab permintaan ayahnya, namun dia tidak tahu bagaimana harus memulai jawabannya. Bandi hanya bisa memandang ayahnya ditelan pintu kamar yang pelan-pelan tertutup.

Bandi ingin mengejar ayahnya masuk kamar, tapi langkahnya dia rasakan sangat berat. Dia masih ragu. Bandi belum bisa memercayai kenyataan yang sedang dia hadapi.  Bersambung ke halaman 11 

ILUSTRASI: ISTIMEWA

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO Zahlul Yussar Siap Pimpin Demokrat Sidoarjo

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Dengan dukungan tersebut, berarti 100 persen PAC Partai Demokrat dari 18 kecamatan di Kota Delta mendukung penuh Zahlul Yussar unrtuk menahkodai Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo periode 2022 sampai 2027. Deklarasi dukungan tersebut digelar di sebuah kafe di Kecamatan Kota Sidoarjo, Sabtu (11/6). Dengan dukungan bulat ini, maka Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo akan ditentukan lewat aklamasi pada Musyawarah Cabang (Muscab) yang digelar pada 20 Juni 2022 mendatang. “Nahkoda Partai Demokrat Sidoarjo perlu sosok milenial yang super. Punya kapabilitas, diterima semua kalangan dan mempunyai jejaring yang kuat. Ini untuk kemajuan Partai Demokrat,” ujar salah satu perwakilan. Mendapat dukungan penuh tersebut, Zahlul Yussar mengatakan siap mengabdikan

diri sebagai Ketua DPC Partai Demokrat Sidoarjo. “Dukungan penuh ini membuat saya bersemangat mengabdi kepada masyarakat dan membesarkan Partai Demokrat Sidoarjo,” tuturnya. Zahlul yang juga merupakan atlet berkuda ini telah menyiapkan visi misi serta program unggulannya. Soal visi, ia menyebutnya dengan SIKUDA. Ia siap memenangkan Partai Demokrat baik Pileg maupun Pilpres, kreatif berinovasi, ulet menjalankan intruksi partai, dedikatif mencetak kader yang kuat dan militan serta aktif membela dan memperjuagkan kepentingan rakyat. Sedangkan misi, Zahlul menyebut lima poin diantaranya: mewujudkan Partai Demokrat konsisten mengawal kebutuhan dan kepentingan seluruh elemen masyarakat, menciptakan program baru untuk menunjang popularitas Partai

FOTO: MEMORANDUM/IS/BWO

Sidoarjo, Memorandum 18 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Demokrat menggelar deklarasi dukungan kepada anggota DPRD Sidoarjo, Zahlul Yussar untuk menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sidoarjo periode lima tahun mendatang.

Para perwakilan dari 18 PAC mendeklarasikan dukungan kepada Zahlul Yussar di sebuah kafe di Sidoarjo.

Demokrat, meningkatkan k e p e rc a y a a n m a s y a ra k a t kepada Partai Demokrat, meningkatkan jumlah kursi legislatif dan memenangkan

pilkada Sidoarjo 2024 serta menjadikan milenial sebagai p o ro s k e k u a t a n Pa r t a i Demokrat untuk menguatkan akar rumput maupun

mewujudkan seluruh nawacita Partai Demokrat. “Selain itu, saya menyiapkan empat belas program unggulan baik itu untuk kepentingan

partai maupun pemberdayaan masyarakat,” imbuhnya. Ke 14 program tersebut diantaranya adalah: pelatihan entrepreneur dan kreatifpreneur, pesantren

politik, kaderisasi partai, meningkatkan kursi legislatif, pelatihan wartawan hingga membuka Akademi Demokrat Sidoarjo. (is/bwo/jok/mik)

Perumda Delta Tirta menggandeng BBTKLPP.

Jaga Kualitas Air

Delta Tirta Kerja Sama dengan BBTKLPP Sidoarjo, Memorandum Untuk menjaga kualitas air sesuai baku mutu, Perumda Delta Tirta Sidoarjo terus melakukan kerja sama dengan berbagai pihak. Setelah sebelumnya bekerja sama dengan perusahaan asal Korea Selatan, kini Perumda Delta Tirta Sidoarjo bekerja sama lagi dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya. Kerja sama itu dilakukan dalam rangka uji kualitas air secara berkala dan periodik. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyampaikan, ia sangat mendukung kerja sama yang dilakukan oleh Perumda Delta Tirta Sidoarjo, utamanya

terkait peningkatan kualitas air. “Saya berharap kerja sama itu akan makin meningkatkan kualitas air Perumda Delta Tirta Sidoarjo. Apalagi poin kerjasama itu dilakukan untuk uji kualitas air secara rutin,” pesan Bupati Muhdlor, Sabtu (11/6), di Pendopo Delta Wibawa. Sementara itu, di tempat terpisah, Direktur Utama Perumda Delta Sidoarjo, Dwi Hary Soeryadi membenarkan pesan Bupati Sidoarjo. “Iya betul, kerja sama dengan BBTKLPP Surabaya ini memang dilakukan untuk uji kualitas air kita secara berkala dan periodik. Agar kualitas air kita bisa terpantau dan terjaga kualitasnya secara rutin,” jelas mantan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) itu.

Sosok yang akrab disapa Dwi itu merinci, bahwa obyek uji kualitas air dalam kerjasama itu meliputi beberapa bidang. “Dalam Kerjasama ini, obyek yang diuji meliputi tiga hal, yaitu; air baku, air minum, air limbah/lumpur. Sedangkan parameter kualitas air meliputi, parameter mikrobiologi, parameter fisika dan parameter kimia,” jelas Dwi. Sebagai informasi, Tarif pengujian kualitas air dalam PKS antaraPerumdaDeltaTirtaSidoarjo dengan BBTKLPP berpedoman pada PP No.64 tahun 2019 tentang Jenis dan Tarif atau Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang berlaku pada Kementrian Kesehatan. (is/kri/jok/mik)

Sidoarjo, Memorandum Ada pemandangan berbeda dan menarik di kawasan Pangkalan Militer TNI AL Lanudal Juanda sejak Minggu (12/6) pagi hingga menjelang sore kemar in. Pa n g k a l a n m i l i t e r y a n g biasanya tertutup itu, selama sehari kemarin dibuka untuk masyarakat umum. Di sana, masyarakat bisa menyaksikan langsung sejumlah pertunjukkan udara yang dimainkan sejumlah penerbang TNI AL dan pameran sejumlah alutsista milik Puspenerbal TNI AL di Apron Hanggar pangkalan militer Lanudal Juanda. Rupanya, keramaian di Pangkalan Militer TNI AL Lanudal Juanda tersebut adalah untuk memperingati hari jadi Pusat Penerbangan (Puspenerbal) TNI AL yang ke-66. TNI ingin berbagi kebahagian dengan masyarakat di sekitarnya. “Kita mengadakan kegiatan naval airbase open day untuk memperingati hari jadi ke 66,” ujar Laksamana Mu d a T N I D w i k a T j a h j a Setiawan, kemarin. Karena baru kali ini dibuka untuk umum, kegiatan peringatan hari jadi Pusat Penerbangan TNI AL

FOTO: MEMORANDUM/BWO

FOTO: MEMORANDUM/IS/KRI

Warga Sambut Positif HUT Ke-66 Puspenerbal TNI AL

Pertunjukan atraksi drum band anggota TNI AL, pameran alutsista, dan pertunjukan udara mewarnai kegiatan naval airbase open day (NABOD) 2022 di Puspenerbal.

yang dikemas dalam kegiatan Na va l A i r b a s e Op e n Da y (NABOD) 2022 ini mendapat sambutan positif warga. “Ba r u k a l i i n i d i b u k a untuk umum, dan mendapat sambutan positif oleh warga,” ungkapnya. Sementara, ribuan warga, baik dari Sidoarjo, Surabaya, maupun sejumlah kota di Jawa Timur tampak berdatangan ke pangkalan militer TNI AL

di Lanudal Juanda Sidoarjo. Meski dalam cuaca panas, warga tampak senang bisa menyaksikan sambil berswafoto di depan sejumlah pesawat dan helikopter milik pusat penerbangan TNI AL. “Senang, bisa datang sama keluarga bisa mengisi waktu liburan,” ujar Yetty, warga asal Sidoarjo. Apalagi adanya pertunjukan udara dan per tunjukkan

drumband dari Akademi TNI angkatan laut yang digelar di Apron Hanggar Lanudal Juanda, menambah antusias warga untuk datang menyaksikan kegiatan NOBOD yang baru kali ini dibuka. Karena dibuka untuk umum, sejumlah petugas dari Polisi Militer TNI AL dan penerbang TNI AL disiagakan di sekitar alutsista yang dipamerkan di Apron pangkalan Militer TNI AL Lanudal Juanda.(bwo/jok)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA Jangan Hanya Manis di Bibir

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 3

Perda KTR Disoal Surabaya, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya mengingatkan agar Peraturan Wali Kota (perwali) Nomor 110 Tahun 2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) benar-benar diimplementasikan. Jangan hanya sebagai ajang unjuk gigi dan manis di bibir saja. Pada penerapannya, pelanggar akan dikenakan sanksi perorangan berupa teguran tertulis, denda administrasi sebesar Rp 250.000, hingga paksaan kerja sosial. Sedangkan, bagi instansi atau pelaku usaha akan diberikan sanksi mulai dari teguran tertulis, penghentian sementara kegiatan, denda administrasi Rp 500.000 sampai dengan Rp 50 juta, hingga pencabutan izin usaha. Selain legislatif, banyak pula masyarakat, khususnya para perokok pasif yang mulai mempertanyakan ketegasan dalam perwali itu. Bila tidak serius diterapkan, hal ini menunjukkan bahwa Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi hanya obral janji manis alias lip of service. saat ini, “Sampai Perpenerapan

7 TEMPAT YANG MEMBERLAKUKAN KAWASAN TANPA ROKOK (KTR) : ● Angkutan

umum ● Tempat kerja ● Tempat umum ● Sarana kesehatan ● Tempat proses belajar mengajar ● Arena kegiatan anak ● Tempat ibadah wali KTR masih belum terlihat gaungnya. Sama seperti Perwali tentang Pengurangan Kantong Plastik dan Perwali tentang SLF. Hanya bisa bikin aturan, tapi tidak bisa menerapkan. Kita minta, perwali yang sudah diterbitkan ini diterapkan secara serius, jangan sebagai ajang gagah-gagahan dan gimmick politik saja,” ucap anggota Komisi A DPRD Surabaya Imam Syafi’i, Ahad (12/6). Meski belum serius diterapkan, politisi NasDem ini mengapresiasi adanya regulasi atau penerapan KTR di Kota Surabaya. Sebab dapat met lindungi masyarakat, terutama para  Bersambung ke halaman 4 

Taman Bungkul salah satu tempat umum yang termasuk dalam kawasan tanpa rokok (KTR) FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Hamil, JCH Asal Nganjuk Urung Berangkat kesehatan saat kedatangan JCH kloter 10, Minggu (12/6). Ketua PPIH Embarkasi Surabaya Husnul Maram saat memantau kedatangan jemaah haji kloter 12 yang baru masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) mengatakan, JCH berinisial S dalam pemeriksaan diketahui hamil 8 minggu. Ketua PPIH sekaligus Kakanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur ini

menjelaskan, berdasarkan Permenkes Nomor 15 Tahun 2016 tentang istithaah kesehatan jemaah haji bahwa, wanita hamil yang diprediksi usia kehamilannya pada saat keberangkatan kurang dari 14 minggu atau lebih dari 26 minggu ditetapkan tidak memenuhi istithaah kesehatan. “Karena tidak memenuhi istithaah kesehatan jemaah haji, maka jemaah haji tersebut ditunda kebe-

Aspek Ekonomi Belum Tersentuh

BNNK Surabaya Sapa Siswa SDN Dupak 1

FOTO: MEMORANDUM/M DAYAT

Hikmah Bafaqih memantau produksi penguatan ekonomi pesantren.

Gubernur Khofifah ini dapat termaksimalkan. Sebab, anggaran yang sudah tercanangkan masih terbilang minim. “Ada penguatan anggaran, ini masih Rp 3 miliar hibahnya untuk 150 pesantren tadi. Terus 750 yang sudah masuk OPOP itu dilatih manajerialnya dengan anggaran yang berbeda di Dinas Koperasi UKM,” tuturnya. Menjalankan lima orientasi perda tersebut, Pemprov Jatim tidak perlu melakukan penambahan anggaran

khusus. Banyak program Pemprov Jatim yang sebetulnya mencakup ke lima aspek amanah perda tersebut. Tinggal selanjutnya dikolaborasikan dalam pengembangan pondok pesantren. “Setiap OPD ada, tinggal sasaran tembaknya saja,” ujarnya. Ketua Perempuan Bangsa Jatim ini menuturkan, Jatim sendiri memiliki ribuan pesantren. Kebutuhan dari pesantren pun harus terafirmasi dengan  Bersambung ke halaman 4 

dapat beberapa koper yang terpaksa harus dibongkar oleh pemiliknya karena terdeteksi x-ray membawa barang yang harus diperiksa petugas. “Ada yang membawa rokok, oleh petugas diperiksa juga legalitasnya. Takutnya ada rokok ilegal. Ternyata semua rokok yang dibawa jemaah haji itu legal dan tidak lebih dari 2 slop di kopernya. Jadi tidak masalah,” tambahnya. (x2/ono)

Sosialisasikan Bahaya Narkoba

Perda Tentang Fasilitasi Pengembangan Ponpes Surabaya, Memorandum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur tidak ingin Perda tentang Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren hanya menjadi macan kertas. Karena itu, pengusul perda dari Komisi E meminta masukan dari pesantren untuk memenuhi amanah perda tersebut. Wakil Ketua Komisi E, Hikmah Bafaqih menjelaskan, lima orientasi terbentuknya Perda Fasilitasi Pengembangan Pondok Pesantren. Kelima aspek tersebut yakni, penguatan ekonomi, kesehatan, pemberdayaan perempuan dan anak, pelestarian lingkungan dan pengurangan resiko bencana. “Amanah perda kita tadi yang 5 itu, aspek yang lain masih belum digarap,” terang hikmah Bafaqih di hadapan perwakilan pondok pesantren se-Malang Raya dan tim One Pesantren One Produk (OPOP) di Pondok Pesantren Bahrul Maufiroh, Malang. Hikmah Bafaqih menyebutkan, saat ini, OPOP aspek ekonomi yang masih tersentuh. Meski perlu dikembangkan. “Tiga spektrum utama, pesantrenpreneur, santripreneur dan sosiopreneur,” kata Hikmah. Politisi PKB ini menambahkan, penguatan anggaran dalam menjalankan program OPOP masih perlu penambahan. Agar program disosialisasikan

rangkatannya tahun ini,” tambah Maram. Kakanwil melanjutkan, jemaah haji yang hamil tersebut awalnya berangkat haji bersama suami. “Menimbang beberapa hal, akhirnya sang suami tetap melanjutkan berangkat ibadah haji, sang istri akhirnya diantar kembali ke rumah domisili,” ujarnya. Ia juga menambahkan, masih ter-

Surabaya, Memorandum Pencegahan dini terhadap bahaya narkoba gencar dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya. Termasuk penyalahgunaan narkoba yang bisa menyasar anak usia sekolah. Tidak mau kecolongan, BNNK Surabaya menggandeng Pemkot Surabaya dalam hal ini Dinas Pendidikan (disdik) untuk menyosialisasikan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN). Seperti Sabtu (11/6), BNNK Surabaya menyapa siswa SDN Dupak 1. Ratusan siswa yang berkumpul di lapangan sangat antusias ketika Humas BNNK Surabaya Indah Soetantri menjelaskan bahaya narkoba dan bagaimana cara pencegahannya. “Sangat kooperatif dan sosialisasi yang kita sampaikan membuat mereka terus bertanya soal bahaya narkoba,” jelas Indah. Untuk mendukung sosialisasi, tambah Indah, pihaknya juga membawa alat peraga sehingga para siswa bisa tahu secara langsung bagaimana bentuk-bentuk narkoba yang ada. “Dengan cara seperti ini me-

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

FOTO-FOTO: ILUSTRASI

Surabaya, M Memorandum Jemaah Calon Haji berini (JCH) berinisial S asal KaNg bupaten Nganjuk terpakmenund keberangsa menunda katan. Sebab Sebab, berdasarkan hasil pemer pemeriksaan urine wanita berusi berusia 35 tahun ini tengah mengan mengandung. Kepastian itu setelah petugas kesehatan m melakukan cek

Humas BNNK Surabaya Indah Soetantri memberikan sosialisasi P4GN kepada siswa SDN Dupak 1.

reka paham dan bisa menjauhi narkoba,” pungkas Indah. Sementara itu, Kepala SDN Dupak 1 Surabaya Ahmad Nur Khalim menyambut baik kegiatan BNNK Surabaya. Pihaknya berharap sosialisasi seperti ini bisa dilakukan secara kontinu. “Harapannya bisa menjadi pencegahan bagi anak-anak. Selain

itu, anak-anak bisa tahu bahaya narkoba,” jelas Ahmad Nur Khalim. Ia menambahkan, kegiatan ini sebagai bentuk sinergitas antara BNNK Surabaya dan pemkot. “Untuk mengyinergikan terkait sosialisasi desiminasi informasi bagi lingkungan di SDN Dupak 1 Surabaya,” pungkas Ahmad Nur Khalim. (adv/fer/ono)

2.000 ORANG BERKUMPUL DI MASJID AL HIDAYAH DAN PUNDEN KULON

Sedekah Bumi, Cara Warga Donowati Bersyukur dan Menghormati Leluhur

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

Warga RW 1 Donowati, Kelurahan/Kecamatan Sukomanunggal menghelat acara sedekah bumi, Minggu (12/6) siang. Ada makna mendalam di balik acara yang sempat berhenti di masa Pandemi Covid-19 itu. Seperti apa suasananya?

Alif Bintang Timur H Ali, wartawan SKH Memorandum Antusiasme warga dari sembilan RT terlihat sejak pagi. Mereka berbondong-bondong membawa tumpeng. Isi tumpeng beraneka ragam. Mulai dari lauk-pauk yang terdiri dari bandeng, telor hingga ayam panggang. Tidak lupa buah-buahan dan juga

kerupuk. Mereka tersebar di dua titik lokasi. Ada yang berkumpul di Masjid Al Hidayah, ada pula yang menyatu di Punden Kulon Donowati. Ketua panitia acara Yofi Arfandi menjelaskan, kegiatan bertajuk “Doa

Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti memberikan sambutan. Dia mengapresiasi kegiatan sedekah bumi warga Donowati.

Seribu Tumpeng” ini digelar sebagai wujud rasa syukur atas limpahan rezeki yang diterima oleh masyarakat Donowati. Selain itu, juga sebagai ungkapan terima kasih kepada para leluhur yang telah berjasa membuka sebuah desa, yang kini dihuni oleh ribuan warga. “Kegiatan sedekah bumi ini memiliki makna rasa bakti kita terhadap bumi yang kita pijak dan langit yang kita junjung. Istilahnya, rasa puji syukur para warga terhadap kesejahteraan di Kampung Donowati. Selain itu, kampung ini juga tidak ujug-ujug ada, melainkan ada yang mbabat alas. Karena itu, kita juga menghaturkan

terima kasih kepada nenek moyang dan leluhur Donowati,” papar Yofi. Acara kemarin diikuti oleh lebih kurang 2.000 warga. Selain didominasi oleh orang tua, kegiatan ini juga diikuti oleh anak-anak dan kawula muda. Yofi memaparkan, sedekah bumi di Donowati terselenggara setahun sekali. Bila dua tahun sebelumnya digelar secara sederhana, tahun ini sedekah bumi lebih semarak. “Kegiatan sedekah bumi ini diproyeksikan setahun sekali. Jadwalnya merujuk pada penanggalan Jawa kuno yaitu setiap bulan Selo. Jadi warga di setiap rumah masing-masing mem Bersambung ke halaman 4 


memorandum.co.id

Surabaya, Memorandum Dinas Peternakan Jawa Timur memastikan stok kebutuhan hewan kurban di Jatim mencukupi. Walaupun saat ini, ribuan hewan ternak sedang terpapar wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kepala Dinas Peternakan Jatim, Indyah Aryani mengantisipasi penyebaran PMK itu, pihaknya menyiapkan tempat penjualan dan pemotongan hewan kurban. “Agar pengawasan hewan kurban lebi mudah di Jatim,” tutur Indyah Aryani usai mengikuti diklatpim dua di kantor BPSDM JATIM. Indyah juga menyampaikan, bahwa stok hewan kurban, baik sapi maupun kambing di Jatim mencukupi. “Kebutuhan mencukupi, walaupun saat ini beberapa daerah di Jatim sedang dilanda wabah PMK,” lanjut Indyah. sesuai dengan surat edaran (SE) Kementerian Pertanian, dan SE Gubernur Jatim, Pemprov Jatim menyiapkan titik titik penjualan hewan kurban dan juga tempat pemotongan hewan kurban. Kebijakan itu dilakukan dengan melibatkan petugas rumah pemotongan hewan. Saat pemotongan hewan kurban nantinya diawasi dokter hewan didampingi petugas kesehatan. “Pengawasan dilakukan untuk memastikan hewan kurban sehat dan aman tidak

“

“Kebutuhan mencukupi, walaupun saat ini beberapa daerah di Jatim sedang dilanda wabah PMK,”

INDYAH ARYANI Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Jatim tertular PMK,” tegas dia. Indyah Aryani menambahkan, Pemprov Jatim juga akan melibatkan kepolisian juga TNI. Kedua institusi ini melakukan pengawasan hewan kurban. Serta menurunkan dokter hewan dan menggandeng fakultas kedokteran hewan baik dari Unair maupun perguruan tinggi lain. Selain itu, pengawasan juga diperketat terhadap distribusi hewan kurban di wilayah Jawa Timur. Termasuk pengawasan terhadap pedagang hewan yang ada di pinggir-pinggir jalan. (day/ono)

581,48 Kg Sampah Diangkut dari Kampung Warna-warni Surabaya, Memorandum Warga RW 2, Kelurahan Tambak Sarioso, Kecamatan Asemrowo bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya menggelar kerja bakti, Sabtu-Minggu (11-12/6). Sebanyak 400 peserta terlibat dalam kegiatan bebersih di kawasan wisata Kampung Warna-Warni dan area Mangrove. Tujuan mereka satu, untuk melestarikan dan menjaga kebersihan lingkungan ekosistem di kawasan wisata Sontoh Laut. Kepala DLH Surabaya Agus Hebi Djuniantoro mengatakan, kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya untuk berkontribusi dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, yang jatuh pada 5 Juni 2022, sekaligus memberdayakan masyarakat sekitar untuk mengoptimalkan eco wisata di sana. Serta, untuk merealisasikan visi misi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam menggerakkan ekonomi

kerakyatan. “Tempat ini adalah kawasan wisata yang memiliki potensi cukup besar. Maka, selain menjaga lingkungan, kami juga menguatkan warga sekitar untuk memproduksi karya yang dapat menambah penghasilan,” kata Hebi sapaan lekatnya. Hasilnya, kegiatan kerja bakti Hari Lingkungan Hidup Sedunia di kawasan wisata Kampung Warna-Warni dan area Mangrove berhasil mengangkut 581,48 Kg sampah. Dengan rincian, 348,625 Kg sampah plastik, 2,5 Kg sampah kertas, dan 230,355 Kg sampah basah/organik. Selanjutnya, guna menjaga kelestarian lingkungan secara kontinyu, DLH akan menggelar kerja bakti setiap bulan untuk melakukan pengecekan dan pemantauan, serta mengukur berapa banyak sampah yang dihasilkan oleh kawasan wisata tersebut. (bin/ono)

Kuncarsono memberikan wawasan dalam sarasehan kebangsaan.

Bung Karno Pernah Jadi Pegawai di Stasiun Semut Surabaya, Memorandum Inisiator Komunitas Begandring Soerabaia, Kuncarsono Prasetyo mengungkapkan, Presiden Indonesia Ir Sukarno sangat lekat dengan Kota Surabaya. Terkhusus di kawasan Peneleh, yang menjadi saksi bisu lahirnya sang proklamator itu. Berdasarkan buku berjudul Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, Kuncarsono menjelaskan sejarah panjang Bung Karno dalam Sarasehan Kebangsaan. Kegiatan ini dalam rangka memperingati hari lahir Bung Karno. Bertajuk ‘Warisi Apinya, Jangan Abunya’, kegiatan dihelat di Gedung Merah Putih, Kompleks Balai Pemuda yang diikuti oleh puluhan milenial. Kuncarsono menjelaskan, kelekatan Presiden RI ke-1 itu dengan Kota Pahlawan, mulanya berawal dari kedua orang tua Sukarno yakni, Sosrodihardjo dan Ida Ayu Nyoman Rai yang menjalin hubungan sebagai seorang sepasang kekasih hingga akhirnya menikah pada tahun 1897. “Saat itu, Sukemi (Sosrodihardjo) dan Srimben (Ida Ayu Nyoman Rai) bertemu di Singaraja, Bali. Ketika itu, Sukemi menjadi seorang guru PNS yang ditugaskan di sana, kemudian saling kenal dan suka,” kata Kuncar, sapaan akrab Kuncarsono, Minggu (12/6). Benih-benih cinta itu muncul karena indekos Sukemi dekat Puri Agung Singaraja atau kediaman Srimben kala itu jaraknya yang tidak begitu jauh, bahkan sejalur dengan tempat ayah Sukarno itu pergi dan pulang mengajar. Meskipun ada rasa saling suka, namun hubungan keduanya tidak mendapatkan restu karena Srimben adalah keturunan ningrat kerajaan

Singaraja. “K a re n a S r i m b e n a d a l a h keturunan ningrat tinggi, sedangkan Sukemi bukan dari keluarga ningrat, sehingga ditolak oleh keluarga pujaan hatinya. Pada saat itu lah ia (Sukemi) tetap mengajak Srimben menikah,” papar Kuncar. Setelah menikah, Sukemi dan Srimben pun dikaruniai anak pertama pada 29 Maret 1898. Anak pertama berjenis kelamin perempuan itu mereka beri nama Sukarmini. Setelah itu, di tahun 1899, keluarga kecil ini pindah dari Bali ke Surabaya, seiring adanya surat pindah tugas dari kementerian pendidikan kala itu. Setelah pindah dari Bali ke Surabaya, Sukemi mengajar di Hollandsch-Inlandsche School (HIS) sekolah Belanda untuk bumiputera di Jalan Sulung, atau sekarang SDN Alun-Alun Contong I, Surabaya. Selang setahun kemudian, pada 6 Juni 1901, Srimben melahirkan anak keduanya, Kusno (Sukarno). “Tak berselang lama, setelah usia Kusno enam bulan, tepatnya 28 Desember 1901, bapaknya dimutasi lagi, ke Jombang, Ploso. Karena pada saat itu gaji PNS tidak terlalu tinggi, pada akhirnya Sukarno cilik dititipkan ke rumah kakeknya di Tulungagung dari tahun 1904 - 1906,” ujar Kuncar. Saat sarasehan, Kuncar juga menjelaskan, pada 23 November 1907, Sukarno ikut pindah lagi bersama ayahnya. Kemudian menetap lama di Mojokerto pada 22 Januari 1909. Setelah itu, Sukarno kecil sekolah di Hoogere Burgerschool (HBS) Surabaya, sedangkan bapaknya pindah tugas lagi ke HBS Blitar. “Nah, cerita Blitar sebenarnya diawali dari sini. Jadi bapaknya dari

Mojokerto pindah ke Blitar, kemudian kontrak di sebuah rumah kecil, lantas ketika libur sekolah, Sukarno muda pulang ke Blitar untuk bertemu orang tuanya. Jadi seolah-olah Bung Karno pada waktu itu mudik ke Blitar, padahal awal mulanya itu karena Bapaknya dimutasi,” urainya. Di tengah perjalanan Sukarno muda saat mengenyam pendidikan di HBS Surabaya, ada secuil kisah menarik yang dijalaninya. Saat itu di usianya yang baru menginjak 15 tahun, Sukarno rela berjauhan dari keluarganya dan memilih untuk merantau ke Kota Pahlawan. Saat itu, Sukarno tinggal di rumah HOS Tjokroaminoto. Saat mengenyam pendidikan, Sukarno muda tinggal bersama 30 pemuda lainnya di indekos milik HOS Tjokroaminoto yang terletak di Jalan Peneleh Gang VII No 29-31, Surabaya. “Jadi yang tinggal di situ (indekos Tjokroaminoto) gratis, tapi syaratnya harus makan di rumah itu. Karena waktu itu Sukarno makannya sedikit, sehari dua bahkan sekali, maka ia tinggalnya di indekos paling belakang, sekarang menjadi sekolah SD Muhammadiyah,” jelas Kuncar. Bukan hanya tinggal di indekos, sebagai seorang yang kaya akan rasa ingin tahu, Sukarno muda sering kali ikut nimbrung bersama pendiri Sarekat Islam (SI) itu, ketika mempraktikkan pidato atau diskusi soal politik. Bahkan, saat itu Sukarno sempat menjadi wartawan tulis media yang dimiliki oleh Tjokoroaminoto. “Di usianya yang masih 15 tahun, Sukarno itu pembaca ulung, makannya ia kalau menulis itu runtun. Sukarno bertemu banyak orang yang usianya jauh di atasnya. Yang

Jangan Hanya Manis di Bibir perokok pasif. Mencegah perokok pemula dan menurunkan angka kesakitan atau kematian akibat asap rokok. Serta mewujudkan kualitas udara yang bersih tanpa paparan asap rokok. “Sebenarnya bisa dimulai di lingkungan tempat ASN (aparatur sipil negara) bekerja, karena Perwali KTR mengatur tentang ASN juga. Bila berjalan efektif, maka secara bertahap dapat dilaksanakan menyasar tempat umum dan khalayak luas,” ucap Imam. Selain mendesak agar Perwali KTR diterapkan secara serius, Imam juga meminta agar ada sosialisasi yang lebih masif. Menurutnya tanpa adanya sosialisasi, Perwali KTR nihil diketahui. Di samping itu, pemkot juga dinilai perlu untuk menambah rambu-rambu tentang larangan merokok di kawasan yang memberlakukan KTR. “Kita mendukung Perwali KTR ini untuk ditegakkan,” tegasnya. Sementara itu, H Kustana selaku tokoh masyarakat di Semampir berharap Perwali KTR dapat berjalan seperti

yang diharapkan. Sebagai perokok pasif, dia sangat mengapresiasi diterbitkannya perwali larangan merokok di sembarang tempat. Kendati demikian, dia mendorong agar pemkot serius dalam pengawasan. “Pemkot harus melakukan pengawasan secara intensif. Jangan sampai tebang pilih. Kita khawatir rakyat kecil ditindak tetapi pejabat-pejabat yang melanggar nantinya malah dibiarkan. Karena aturan yang dibuat pemerintah biasanya seperti itu, tumpul di atas, tetapi tajam ke bawah,” kata Kustana. Kalau perlu menurutnya harus ada petugas khusus semacam Satgas untuk mengawasi dan memelototi para perokok yang merokok sembarangan di lokasi yang ditetapkan sebagai KTR. Sedangkan Ayu Dewi, warga RT 1/ RW 14 Sidotopo Wetan ini merasa Perwali KTR tersebut sekadar janji manis yang diobral oleh wali kota. Menyebut akan menerapkan bebas rokok di tujuh kawasan yang memberlakukan KTR, yaitu sarana kesehatan, tempat

Aspek Ekonomi Belum Tersentuh baik. Sebab, rata-rata yang berada dalam dunia pesartren adalah warga negara dari golongan menengan kebawah. Dengan memberikan fasilitas, dalam pemberdayaan pesantren, maka akan banyak aspek domino yang akan terjadi, dan ini sangat membantu meringankan beban yang ditanggung pemerintah. “Yang di pesantren itu yang jelas banyak warga miskin. Kalau mereka

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 4

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/BINTANG

KOTA SURABAYA Awasi Pedagang Hewan Kurban di Pinggir Jalan

memorandumredaksi @gmail.com

direspon kebutuhannya, itu mengentaskan banyak hal. Sebetulnya, kalau anak-anak miskin yang belajar di pesantren menjadi santripreneur, mereka tidak mungkin menjadi beban negara begitu lulus. Kalau mereka sejak menjadi santri sudah dipastikan sehat, kalau jadi ibu nanti tidak melahirkan bayi stunting, bayangkan berapa penghematan negara dari aspek itu jadi jangan

paling keren, pertama kali Sukarno mengenal Islam itu di rumah HOS Tjokroaminoto,” ungkapnya. Di usianya yang menginjak ke-20 tahun, Sukarno remaja baru mengenal yang namanya cinta. Kala itu ia menyatakan cintanya kepada Utari, anak pertama HOS Tjokroaminoto. Saat itu, waktu sore hari, Sukarno menyatakan cintanya di atas Jembatan Peneleh, sembari menghadap ke selatan. Kemudian pada usia 21 tahun, Sukarno mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan di Bandung. Selang satu tahun kemudian, Sukarno mendengar kabar kalau istri Tjokroaminoto wafat pada tahun 1921. Setelah menerima telegram dari Surabaya, ia pun memutuskan untuk cuti selama tujuh bulan. Kala itu, Tjokroaminoto merasa tiada harapan lagi, tanpa istrinya, tokoh politik itu akhirnya sempat linglung. Karena Tjokroaminoto sudah tidak lagi punya penghasilan dari hasil usaha istrinya. Pada saat Sukarno tinggal di Surabaya itu pula, ia melangsungkan pernikahan dengan Utari. Bukan hanya menikah dengan Utari, ketika dia cuti kuliah selama tujuh bulan, akan tetapi ia juga sempat bekerja sebagai pegawai tidak tetap di Stasiun Semut (Surabaya Kota) untuk membantu keuangan Tjokroaminoto sekaligus menghidupi biaya sehari-harinya bersama sang istri. “Jadi ini yang nggak banyak diungkap pertama kali Sukarno menikah di Surabaya, tentu ia bekerja susah payah di Stasiun Semut. Itu ada catatannya juga di sebuah buku di Jepang, ditulis bahwa Bung Karno bekerja sebagai outsourcing,” pungkas Kuncar. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 proses belajar mengajar, arena kegiatan anak, tempat ibadah, angkutan umum, tempat kerja, dan tempat umum, namun sampai dengan sekarang para perokok aktif masih leluasa menebar asap tembakau. “Buktinya mana Perwali KTR itu, jangan-jangan hanya lip of service saja (obral janji manis, red). Karena saat di puskesmas, masih ada yang merokok. Kita sebagai ibu-ibu yang memiliki balita tentu sangat menantikan penindakan terhadap para pelanggar sesuai dengan perwali yang diterbitkan. Saya yakin ibu-ibu yang lain juga menunggu ini,” tutur ibu dua orang anak ini. Sedangkan dari kaum perokok, Santri Aji warga Wiyung mengaku denda Rp 250 ribu baginya cukup berat. “Apa tidak bisa ditawar lagi. Rp 250 ribu iku akeh lho,” kata pria yang sering cangrukan di Taman Bungkul itu. Pria berkumis ini menambahkan, dia sebenarnya menyambut baik perwali KTR. “Tapi kalau dendanya besar sangat memberatkan. Apalagi

Sambungan dari halaman 3 dilihat,” paparnya. Langkah selanjutnya Hikmah tegaskan, pihaknya akan terus melakukan monitoring ke beberapa OPD untuk memenuhi lima amanah Perda yang baru disahkan pada Senin 6 Juni lalu. “Agar kemudian amanah dari perda pesantren ada wujudnya. Kita tidak mau perda tersebut hanya menjadi macan kertas,” tegasnya. (day/ono)

kalau kita tiba-tiba pingin merokok dan salah tempat,” imbuhnya. Seperti diketahui, Perwali tentang KTR telah berlaku sejak 1 Juni lalu. Meski penindakan sempat tertunda, Pemkot Surabaya menegaskan pengawasan KTR akan dilakukan mulai pekan keempat Juni 2022 mendatang. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina. mengatakan untuk pengawasan KTR akan dimulai pekan ke-4 bulan ini. Pengawasan itu bakal dilakukan 2x kali dalam sebulan. “Untuk pengawasan KTR akan dimulai pada minggu keempat bulan

Juni 2022. Dan selanjutnya, pengawasan akan akan dilakukan selama dua kali dalam sebulan. Yakni pada minggu kedua dan keempat,” terang Nanik. Sejauh ini, Nanik mengaku bahwa Dinkes telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di semua fasilitas dan sarana kesehatan, OPD, kecamatan, kelurahan, dan lembaga pendidikan. Bahkan, Dinkes juga menggandeng para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organda. “Sosialisasi terus kami lakukan, baik melalui offline, zoom, dan juga sosialisasi melalui radio, media online, dan lainnya. Semoga masyarakat

Sedekah Bumi, Cara Warga Donowati ... bawa tumpeng,” ungkap Yofi. Di samping sedekah bumi, Kampung Donowati yang dikenal sebagai kampung seni dan budaya ini juga menghimpun serangkaian kegiatan lain. Ada campursari hingga pertunjukkan wayang kulit. “Karena warga di sini berasal dari beragam suku dan agama, maka kita rangkul bersama. Jadi mulai dari Kamis (9/6) kita mengadakan syukuran di masjid, lalu Sabtu malam (11/6) campursari atau klentengan, kemudian Minggu (12/6) siang sampai malam ada pertunjukkan wayang kulit,” jelas Yofi. Ke depan, pihaknya berharap tradisi sedekah bumi kembali digelar untuk semarak. Menurutnya, sedekah bumi merupakan budaya yang patut dilestarikan.

“Kita harap tahun depan kegiatan sedekah bumi ini bisa digelar lebih meriah,” tuntas Yofi. Dalam kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, Camat Sukomanunggal Lakoli, ketua LPMK, dan tokoh masyarakat setempat. Dukung Donowati Jadi Kampung Seni dan Budaya Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti turut hadir di lokasi acara sedekah bumi yang dihelat oleh warga RW 1 Donowati, Kelurahan/Kecamatan Sukomanunggal, Minggu (12/6) siang. Kegiatan bertajuk Doa Seribu Tumpeng ini diapresiasi oleh Reni. Menurutnya, budaya Jawa tersebut penting untuk dilestarikan di tengah gempuran digitalisasi.

memahami tentang Kawasan Tanpa Rokok ini,” ungkapnya. Namun, Nanik tak menampik jika masyarakat masih bertanya dengan bagaimana penerapan KTR di instansi atau tempat kerja. Masyarakat bisa mengajukan pertanyaan hingga melaporkan pelanggaran penerapan KTR melalui nomor kontak pengaduan 031-8439473. “Bisa menghubungi nomor kontak pengaduan. Satgas gabungan bersama Satpol PP dan BPBD Kota Surabaya akan melakukan pengawasan dan pemantauan terhadap pelanggaran KTR,” jelas Nanik. (bin/ono)

Sambungan dari halaman 3 “Ini kegiatan luar biasa, di tengah era digitalisasi, tradisi sedekah bumi masih dihelat. Tentu kita sangat mengapresiasi, ini menunjukkan bahwa perjuangan tokoh-tokoh leluhur tetap dijunjung tinggi. Mudah-mudahan ke depan terus bisa dilanjutkan oleh anak-anak muda dan milenial,” ujar Reni dalam sambutannya, yang kemudian diamini oleh warga. “Gotong royong dan semangat kebersamaan sangat terlihat di Kampung Donowati. Para warga menyatu untuk saling mengucap rasa syukur atas keberkahan hidup yang selama ini melingkupi, sekaligus mereka mengungkapkan rasa terima kasih dan mendoakan para leluhur yang dulu berjuang membabat alas di kampung ini,” tuturnya. (ono)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 5

FOTO: MEMORANDUM/RAS

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Terduga pelaku, MU diamankan petugas.

Edarkan Sabu, 2 Warga Pamekasan Ditangkap di Rubaru Sumenep, Memorandum Satreskoba Polres sumenep menangkap dua warga Kabupaten Pamekasan karena terlibat peredaran narkotika j e n i s sabu sabu (S sabu-sabu (SS) di sebuah rumah kosong d M i Desa Matanair, Kecamatan Rubaru, Sabt (11/6) sekitar pukul 14.00. Sabtu Dua terduga pelaku yang d ditangkap anggota Satreskoba P Polres Sumenep itu adalah Nurul Hidayat bin Asmawi (23) dan Salehuddin bin Miskari (36). Keduanya warga Desa Kapong K Kecamatan Batumarmar. Barang bukti yang dis disita dari keduanya antara s lain satu kantong plastik klip ukura ukuran sedang berisi narkotika jen jenis sabu berat kotor 9,74 gr gram dan dua unit HP merk S Samsung dan Oppo, serta satu unit sepeda motor Vario nomor polisi M 3707 A. Menurut Kasi Humas P Polres Sumenep AKP W Widiarti, penangkapan itu bermula ketika polisi men menerima informasi dari masyarakat bahwa terlapor Kedua terduga pelaku dari daerah Batumarmar diamankan bersama barang Pamekasan akan melakukan bukti. transaksi narkotika jenis sabu-sabu di daerah Kecamatan Rubaru Kabupaten Sumenep. Kemudian anggota Satreskoba Polres Sumenep melakukan penyelidikan di daerah tersebut, lalu mendapat informasi A1 bahwa terlapor berada di sebuah rumah kosong di Desa Matanair Kecamatan Rubaru untuk melakukan transaksi narkotika jenis sabu-sabu. Anggota Satreskoba Polres Sumenep langsung melakukan penggerebekan disertai penangkapan terhadap kedua terlapor. Saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti di lantai berupa 1 satu kantong plastik klip ukuran sedang berisi narkotika jenis sabu. “Terlapor mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya, selanjutnya kedua terlapor berikut barang buktinya diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Mereka dikenakan Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” terang AKP Widiarti. (aan/mik)

Nampak petugas dengan mobil Incar berjaga di pinggir jalan di Sumenep.

Warga Resah, Mobil INCAR Diterapkan Tanpa Sosialisasi Sumenep, Memorandum Niat baik kepolisian dalam menertibkan pengguna jalan tidak sepenuhnya dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Diberlakukannya mobil dilengkapi integrated node capture attitude record (INCAR) Polres Sumenep yang sudah diberlakukan tanpa dilakukan sosialisasi terlebih dahulu, disoal warga. Beberapa bulan terakhir, masyarakat Sumenep dihebohkan adanya mobil INCAR yang keberadaanya tidak hanya menyisir kawasan kota, melainkan sampai masuk ke desa-desa yang otomatis banyak pengendara terkena tilang elektronik (E-Tilang). Salah seorang warga

Kecamatan Saronggi, Fauzi Abdillah mengatakan, seharusnya sebelum Mobil INCAR diberlakukan, terlebih dahulu dilakukan sosialisasi kepada masyarakat hingga tidak ada penilaian negatif. Jangan salahkan masyarakat jika keberadaan ETLE ini menjadi teror bahkan dinilai meresahkan karena menyisir sampai ke desa-desa. Karena pada umumnya masyarakat pedesaan tidak memakai helm karena jarak mereka dekat. “K ita tahu semua lah bagaimana pedesaan, masa

mau beli ke toko jaraknya tidak seberapa harus pakai helm. Apalagi orang mau pergi ke sawah mencari pakan ternak harus pakai helm,” katanya Minggu (12/6). Menurutnya, niat kepolisian bagus untuk keselamatan pengguna jalan menurutnya tidak seperti ini juga sampai masuk ke desa-desa. Awalnya niatnya bagus malah mendapat penilaian negatif dari masyarakat karena memang tidak ada sosialisasi terlebih dahulu. Sehar usnya, kata dia, disosialisasikan terlebih dahulu dan tidak langsung langsung melakukan tindakan penilangan. “Setidaknya diberikan sangsi teguran terlebih dahulu diberi pengertian baru kemudian

setelah itu diberi sanksi denda,” sambungnya. “Karena tidak semua faham maka perlulah aparat bersikap bijak dengan melakukan sosialisasi terlebih dahulu,” bebernya. Sementara itu, Kasi Hu m a s Po l re s Su m e n e p AKP Widiarti dalam rilisnya mengatakan, mobil INCAR sudah aktif berkeliling di wilayah Sumenep. Tujuannya meningkatkan implementasi penindakan lalu lintas berbasis elektronik, secara otomatis tanpa petugas bersentuhan dengan masyarakat. ETLE mobil INCAR mendeteksi para pelanggar pengguna jalan salah satunya, nomor polisi, mobil yang tidak memakai sabuk

pengaman, melawan arus, tidak menggunakan helm, melanggar rambu lalu lintas, hingga melewati batas kecepatan yang ditentukan. “Pengguna jalan yang melanggar aturan berlalulintas a k a n t e re k a m k e m u d i a n mendapatkan surat tilang yang akan dikirimkan melalui jasa Pos,” katanya. Sambungnya, mobil INCAR ini bertujuan untuk menghindari praktek damai antara pelanggar lalu lintas dengan petugas. Untuk rute dilalui mobil INCAR daerah rawan kecelakaan lalu lintas, atau wilayah black spot, antaranya, Kota Sumenep, Batuan, Lenteng, Kalianget, Saronggi, Bluto, dan Prenduan. (uri/mik)

Pemkab Pamekasan Ikut Gebyar Batik di Bromo

Kadisperindag Berharap Bisa Tumbuhkan Perekonomian Pengrajin Pamekasan, Memorandum Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan menggelar kegiatan Gebyar Batik Pamekasan (GBP) 2022 yang ketiga berkolaborasi dengan Eksotika Bromo di Pasir Berbisik, Tengger Semeru, Sabtu (11/6). Acara tersebut dihadiri l a n g s u n g Wa k i l B u p a t i Pamekasan Fattah Jasin, seluruh OPD setempat, seluruh Camat serta dari pihak Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan para undangan. Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin mewakili Bupati Pamekasan H Baddrut Tamam menyerahkan langsung sarung batik dan o d h e n g k e p a d a Me n t e r i Pa r i w i s a t a d a n E k o n o m i Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno yang diwakili pihak Menparekraf. “Keterlibatan batik Pamekasan yang berkolaborasi dengan eksotika Bromo yang meliputi Seni kebudayaan, mulai dari tari, musik, puisi dan penampilan kebudayaan lainnya ini diharapkan bisa memulihkan ekonomi

FOTO: MEMORANDUM/SUJAK

Bangkalan, Memorandum Petualangan MU (35), pengedar narkoba jenis sabusabu (SS) yang sering memasarkan barang terlarang melalui jejaring media sosial (medsos) khususnya jaringan whatsapp, berakhir sudah. Terduga pelaku asal Jalan Samudra, Desa Sepulu, Kecamatan Sepulu itu, apes di tangan tim gabungan Unit Reskrim Polsek Sepulu dan Satreskoba Polres Bangkalan. “Tersangka MU ditangkap anggota di rumahnya Jalan Samudra, Desa Sepulu, Kamis (2/6) sekira pukul 21.00. Tidak ada perlawanan ketika disergap dan diborgol petugas,” ujar Kasatreskoba Polres Bangkalan, Iptu Iwan Kusdiyanto, Sabtu (11/6) lalu. Setelah dilakukan penggeledahan, anggota menyita delapan kantong plastik kecil berisi kristal sabu-sabu siap edar dari tangan MU. Masing-masing poket berisi sabu dengan berat kotor 0,36 gram, 0,28, 0,24, 0,20, 0,20, 0,20, 0,18 dan 0,16 gram. ”Semua BB itu dibungkus menyatu dalam kantong plastik ukuran sedang dan disembunyikan dalam sebuah dompet karet,” ungkap Iptu Iwan. Seperti rentetan ungkap kasus narkoba sebelumnya, kronologis penangkan tersangka MU berawal dari info masyarakat. Rumah MU di Jalan Samudra, Desa Sepulu, ditengarai kerap dijadikan jujukan jual-beli narkoba jenis sabu-sabu. Info berharga itupun tidak disia-siapakan aparat. Tim gabungan Satresnarkoba dan Unit Reksrim Polsek Supulu melakukan pemantauan. Setelah MU terdeteksi ada di rumah, tim gabungan yakni Brigpol Dedi Rafidianto dan Briptu Sofyan, kompak melakukan penggerebekan. Dihadapan petugas, MU tak mampu mengelak lagi. Dia mengakui memang jadi pengedar narkoba jenis sabu-sabu, setelah 8 kantong plastik kecil berisi sabu-sabu siap edar disita yang disembunyikan di dalam tas karet disita anggota. Hanya saja, untuk memasarkan barang terlarang dagangannya, tersangka MU tidak melakukan transaksi di jalanan. Atau di lokasi tersembunyi lainnya. Dalam hal ini, MU punya kreatitifitas tersendiri. Dia memasarkan dan melakukan transaksi sabu-sabu dengan pemikmat barang syetan itu melalui jejaring medsos. ” Terutama melalui jejaring whatsapp,” tandas Iptu Iwan. Jika transaksi jual-belinya sudah deal, proses pembayaran harga yang disepakati tidak dilakukan secara face to face. Tetapi proses pembayarannya melalui M-Banking. Akibat ulahnya, budak narkoba asal Desa Sepulu itu bakal dijerat Pasal 114 ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara minimal 5 tahun. (ras/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Transaksi Lewat Medsos, Pengedar SS Sepulu Digaruk

Wakil Bupati Pamekasan Fattah Jasin beserta jajaran foto bersama dengan latar belakang pameran di kawasan Gunung Bromo.

para pengrajin batik serta masyarakat,” ungkap wakil Bupati Fattah Jasin. Fattah Jasin berterima kasih kepada semua pihak terkait yang telah memberikan kesempatan kepada Pemkab Pamekasan untuk tampil dalam acara Eksotika Bromo. Me n u r u t n y a , s e t e l a h serangkaian acara Gebyar Batik Pamekasan yang bertempat di Kota Malang beberapa waktu membuat penjualan batik

Pamekasan meningkat. “Kami berterima kasih karena dengan kesempatan ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat Pamekasan, khususnya para pengrajin batik,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Di s p e r i n d a g Pa m e k a s a n , Achmad Sjaifuddin mengatakan Gebyar Batik Pamekasan ini berkolaborasi dengan Eksotika Bromo, yang merupakan event internasional

yang melaksanakan dari Kemenparekraf. “Motif batik yang kami angkat kali ini yakni Junjung Drajat karena menyesuaikan dengan lokasi yang menentukan kewibawaan, unsur sejarah dan filosofi adanya Gunung Bromo,” ucap Achmad Sjaifuddin. Acara gebyar batik dalam mempromosikaan batik pamekasan kepada wisatawan manca negara tersebut,

Dinas Perindustruan dan Perdagangan mengusung tema “Mystical Adventure” artinya Bromo yang bersifat mistis dan petualangan. Kedua konsep tersebut nantinya juga akan menampilkan kemegahan dari gunung bromo. “Sebanyak enam desainer handal yang akan menampilkan hasil disen kar ya fengan bahan batik khas pamekasan, diantaranya Desainer Nasional Embran Nawawi dan 5 desainer muda lokal berbakat lainnya. Disatu sisi ingin desainer ini juga bisa go internasional,” terangnya. Achmad Sjaifuddin menambahkan, batik Pamekasan memiliki karakter keunikan pada warna yang tajam dengan motif bunga dan daun sehingga akan mewarnai keelokan para model dengan ditambah latar belakang panorama Gunung Bromo. “Setelah acara Gebyar Batik di Bromo, peminat dan permintaan batik Pamekasan bisa semakin banyak dan bisa menambah perekonomian masyarakat Pamekasan,” harapnya. (adv/sjk/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 6 - 7

Cegah Sapi Sakit Masuk Kabupaten Sidoarjo

Meriahkan HUT Ke-76 Bhayangkara, Polres Lumajang Gelar Turnamen Bulu Tangkis

Personel Polsek Porong Periksa Kendaraan Angkut Ternak

AKBP Dewa Putu Eka: Diharapkan Lahir Atlet-Atlet Berprestasi Lumajang, Memorandum Dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Bhayangkara, Polres Lumajang menggelar turnamen bulu tangkis di GOR Wira Bhakti Lumajang, Minggu (12/6). Kegiatan tersebut dibuka Kapores Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan SIK didampingi Wakil Bupati Bunda Indah Amperawati, Komandan Kodim 0821 Lumajang Letkol Czi Indra Gunawan Y.T, ketua PBSI, ketua KONI, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lumajang, PJU polres, serta kapolsek jajaran. Dalam sambutannya, Dewa mengatakan kegiatan turnamen bulu tangkis tersebut digelar sebagai salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati HUT ke-76 Bhayangkara sekaligus sebagai upaya mencari bibit atlet-atlet olahraga bulu tangkis. “Dari kegiatan seperti ini, kita harapkan lahir atlet-atlet berprestasi di Kabupaten Lumajang, tentunya melalui pembinaanpembinaan yang dilaksanakan secara kontinyu,” ucap Dewa mengawali sambutannya. Kegiatan yang digelar selama 4 hari mulai 12 Juni hingga 15 Juni itu diikuti total 315 peserta terbagi dalam 2 kategori. Yaitu kategori tunggal dan kategori ganda. 9 kategori tunggal diikuti sebanyak 176 peserta sedangkan 8 kategori ganda diikuti sebanyak 139 peserta untuk memperebutkan trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Lebih jauh, Dewa berharap dengan adanya kegiatan sema-

Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan didampingi Wakil Bupati Bunda Indah Amperawati dan Komandan Kodim 0821 Letkol Czi Indra Gunawan Y.T membuka turnamen bulu tangkis di GOR Wira Bhakti.

cam ini diharapkan ke depan akan terus berlanjut pertandingan atau kompetisi seperti ini agar Lumajang nantinya menjadi kabupaten yang luar biasa. “Saya apresiasi polsek jajaran atas kekompakan dan semangatnya, ini membuktikan bahwa rekan-rekan di polsek juga melakukan pembinaan di wilayahnya. Mudah-mudahan ini dilanjutkan karena dengan melaksanaan pembinaan di bidang olahraga maka sumber

daya manusia akan meningkat. Dari bibit-bibit kecil ini jika olahraganya terus ditata maka hal yang negatif bisa terhindar,” beber kapolres. Usai memberikan sambutan, kapolres didampingi wabup, dan dandim mengawali pertandingan dengan pemukulan sutlecock secara seremonial. “Saya ucapkan selamat bertanding kepada para atlit, tetap junjung sportivitas dan percayakan pada wasit karena sudah

memiliki pengalaman luar biasa. Yang jelas menyambut porprov juga dilaksanakan beberapa event olahraga di Lumajang. Lumajang Wani Menang,” tandas Dewa. Sementara itu, Bunda Indah Amperawati mengapresiasi langkah Polres Lumajang untuk menggelar turnamen bulu tangkis.“Atas nama pemerintah, saya sampaikan terima kasih kepada jajaran Polres Lumajang yang sudah melaksanakan acara ini dan merupakan pembinaan yang sangat membantu sekaligus men-support SDM di Lumajang,” pungkasnya. (ani/nov)

Kawal Kamtibmas Akhir Pekan

Satpolairud Sisir Tempat Kongko di Dermaga Pelabuhan Kamal Bangkalan, Memorandum Setiap akhir pekan, suasana malam di sekitar dermaga Pelabuhan Kamal rutin menjadi fokus perhatian personel Satpolairud Polres Bangkalan. Apalagi area di kecamatan pesisir selatan Kabupaten Bangkalan itu berhadapan langsung dengan Kota Surabaya yang disekat perairan Selat Madura. Karena itu, pada akhir pekan utamanya Jumat dan Sabtu malam, kompleks dermaga Pelabuhan Kamal selalu menjadi jujukan pelancong lokal untuk menikmati kemilau kelap-kelip lampu kapal yang lego jangkar (buang sauh) di perairan Selat Madura. Gemerlap cahaya lampu di Kota Surabaya juga tak kalah menggelitik untuk dijadikan objek totonan warga. Tak heran, setiap Jumat dan Sabtu malam, dermaga pelabuhan selalu ramai dikunjungi pelancong lokal untuk melepas kepenatan sekaligus bersantai. Terutama kawula muda

Sidoarjo, Memorandum Penyekatan terhadap angkutan ternak terus dilakukan pihak kepolisian di Sidoarjo. Kali ini, personel Polsek Porong melakukan penyekatan dan pengawasan di simpang tiga Pos P6 Porong, Sabtu (11/6). Penyekatan ini sengaja terus dilakukan lantaran mendekati hari raya Iduladha. Untuk memastikan sapi- sapi yang masuk kawasan Kabupaten Sidoarjo melalui jalur selatan dari arah Malang dan Pasuruan, tidak ada yang terjangkit dan memutus rantai penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). Kapolsek Porong, Kompol Rochsul mengatakan, selain melakukan giat pemantauan pemeriksaan dan penyekatan terhadap kendaraan atau truk yang mengangkut sapi, petugas juga memberikan imbauan harkamtibmas kepada para sopir dan pemilik ternak. “Agar tidak membawa, menjual, dan memotong hewan sapi yang terjangkit PMK,” katanya. Selama giat penyekatan,

umumnya para anak baru gede (ABG), sangat betah kongko di tepian dermaga untuk menikmati keindahan suasana malam di perairan Selat Madura pada kisaran pukul 20.00 hingga 23.00. Tidak hanya itu, keluarga seperti pasutri dan anak-anak mereka ikut pula meramaikan suasana malam akhir pekan. Mereka rata-rata menuhi rumah makan, warung, dan kedai kopi yang bertebaran. “Mereka ingin melepas kepenatan dan bersantai, setelah sepekan bekerja,” kata Kasatpolairud Polres Bangkalan, Iptu Djoko Satoso, Minggu (12/6). Imbasnya, setiap malam akhir pekan, sikon kamtibmas di sekitar dermaga penyeberangan Pelabuhan Kamal jadi cukup rentan bagi kemungkinan terjadinya aksi 3C (curat, curas, dan curanmor). Bahkan, peredaran narkoba bukan tidak mungkin juga menyusup di tengah keramaian. “Karena itu, setiap akhir pekan terutama Jumat dan Sabtu malam, kami selalu menugaskan beberapa anggota untuk

Rio Adi Purna bersama barang bukti celurit diamankan di Mapolsek Driyorejo.

Tim Buser Polsek Driyorejo Bekuk Pemuda Mabuk Bawa Sajam Gresik, Memorandum Unit Reskrim Polsek Driyorejo mengamankan seorang pemuda mabuk sambil membawa senjata tajam (sajam). Rio Adi Purna (28), asal Desa Randegansari, Kecamatan Driyorejo diringkus dan diamankan di kantor polisi, Minggu (12/6).

Penangkapan itu bermula ketika Polsek Driyorejo melakukan kring serse mengantisipasi terjadinya tidak pidana di sekitar

Personel Satpolairud Polres Bangkalan titip pesan jaga kamtibmas kepada masyarakat yang cangkruk di sekitar dermaga Pelabuhan Kamal.

memantau sikon kamtibmas di sekitar dermaga pelabuhan,” tandas Djoko. Seperti Jumat dan Sabtu (11/6) malam, personel satpolairud yakni Aiptu Safarudin Sholeh, Aiptu Agus, dan Bripka Mulyadi kembali melakukan giat patroli. Mereka menyisir seantero kompleks Pelabuhan Kamal. Edukasi berbasis penekanan jaga stabilitas kamtibmas rajin diterapkan. Baik secara face to

face atau kelompok keluarga yang kongko memenuhi deretan rumah makan, warung, atau kedai kopi. Kepada mereka, petugas mewanti-wanti agar ekstra hati-hati, dan waspada terhadap gangguan 3C. ”Kepada para kawula muda yang kerap cangkruk di tepian dermaga, kami ingatkan jangan sekali-kali membawa miras, sajam, apalagi narkoba,” ujar Safarudin. (ras/nov)

perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD). Kemudian mendapatkan informasi adanya sekelompok pemuda yang sedang pesta mi-

Reskrim Polsek Plemahan Tangkap Pengedar Pil LL

HUT Ke-76 Bhayangkara, Polres Tuban Adakan Lomba Menembak Bersama Media Tuban, Memorandum Polres Tuban menggelar lomba menembak dalam rangka menyemarakkan HUT ke-76 Bhayangkara di Lapangan Tembak Yudha Angkara mapolres setempat, Sabtu (11/6). Kegiatan tersebut diikuti oleh pejabat utama (PJU) Polres Tuban, pemimpin redaksi (pemred), serta perwakilan wartawan yang ada di Kabupaten Tuban. Dalam lomba tersebut masing-masing peserta menembak dengan senjata api (senpi) laras pendek atau pistol dengan jarak sasaran 15 meter dengan masing-masing 4 butir peluru. Sebelum menembak, para peserta terlebih dahulu mendapat bimbingan cara pengoperasionalan pistol dari pelatih, dalam menembak setiap peserta harus memahami cara menggunakan senpi termasuk dalam menjaga keamanan saat memakainya.

mempererat tali silaturahmi antara Polres Tuban dengan awak media yang ada di Kabupaten Tuban “Kegiatan menembak ini sebagai salah satu sarana untuk mempererat silaturahmi antara PolresTuban dengan media yang ada di KabupatenTuban,” tandas Musa. (top/har/nov) Adapun pemenang lomba menembak dalam rangka HUT ke-76 Bhayangkara : Para awak media beradu ketangkasan dalam lomba menembak menyemarakkan HUT ke-76 Bhayangkara sekaligus sarana mempererat tali silaturahmi.

Wakapolres Tuban Kompol Palma Fitria Fahlevi menjelaskan, bahwa kegiatan lomba menembak tersebut sengaja digelar dengan mengajak para awak media untuk menunjukan bahwa Polri memandang media sebagai mitra strategis kepolisian dalam menjaga kamtibmas. “Media merupakan mitra

strategis Polri sehari-hari dalam menciptakan situasi yang kondusif di tengah-tengah masyarakat, “ ucap Palma. Sementara itu, Kabag SDM Kompol Musa Bakhtiar mengatakan, selain dalam rangka menyemarakkan HUT ke-76 Bhayangkara, lomba menembak tersebut sebagai sarana

-

JUARA I Gunawan Wihandono dari Bangsaonline dengan poin 27.

-

JUARA II Khusni Mubarak dari JTV dengan poin 25.

-

JUARA III Roivy Novriansyah (Siro) dari iNews dengan poin 24.

numan keras (miras). Mereka ribut-ribut dengan berbekal sajam. Tim buser langsung bergerak cepat menindaklanjuti laporan tersebut dengan mendatangi Jalan Permata Kota Baru Driyorejo. Terlihat sekelompok pemuda yang sedang pesta miras. Sebagian di antaranya curiga ada polisi yang hendak menangkap mereka. Akhirnya mereja langsung semburat melarikan diri. Saat

pengejaran, seorang di antaranya melemparkan sajam berupa celurit ke selokan. Tapi upaya menghilangkan jejak tersebut tidak berhasil dilakukan. Petugas lebih jeli dan berhasil menangkapnya berikut menyita barang bukti jenis celurit. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Driyorejo Kompol H.M. Zunaedi membe-

narkan penangkapan tersebut. Terduga pelaku dibekuk tanpa perlawanan. Sebilah celurit ikut diamankan sebagai barang bukti. “Kepada penyidik, tersangka mengaku bahwa sajam tersebut milik temannya dan dititipkan kepadanya. Namun, apapun alasannya membawa sajam yang bukan keperuntukannya dilarang undang-undang. Terlebih, dia dalam keadaan pengaruh miras,

itu bisa membahayakan orang lain,” tegas Zunedi didampingi Kanitreskrim Ipda Eriq Panca. Kini tersangka dan barang buktinya telah diamankan di Polsek Driyorejo guna diproses hukum. Rio dijerat dengan pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun kurungan penjara. (and/har/nov)

Kawal Warga Perguruan Pencak Silat PSHW Hadiri Halalbihalal

Polsek Kebonsari Sekat Perbatasan Madiun-Magetan Madiun, Memorandum Kapolres Madiun AKBP Anton Prasetyo melalui Kapolsek Kebonsari AKP Sugianto bersama anggota melaksanakan penyekatan di perbatasan Madiun-Magetan, tepatnya di simpang empat Ngujur, Kebonsari, Minggu (12/6). Penyekatan yang dilaksanakan tersebut untuk mengantisipasi adanya warga dari perguruan pencak silat Persaudaran Setia Hati Winongo (PSHW ) ranting Kebonsari maupun dari luar Kebonsari yang menghadiri acara halalbihalal di Kabupaten Magetan. Sugianto selaku perwira

pengawas (pawas) mengatakan, kita melaksanakan kegiatan ini sesuai dengan perintah Kapolres Madiun agar warga PSHW dari Kebonsari maupun luar yang menghadiri giat halalbihalal di Kabupaten Magetan dapat berjalan dengan baik dan tidak menimbulkan gangguan kamtibmas. Dalam pelaksanan penyekatan tersebut semua kendaraan yang melintas akan diperiksa seperti membuka jok motor maupun memeriksa isi tas atau jaket para pengendara. “Kita kawal warga dari perguran PSHW yang mengikuti giat halalbihalal tersebut

sampai kembali ke rumahnya masing-masing agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan” tutup kapolsek. Terpisah, Polsek Kebonsari juga melaksanakan kegiatan patroli pertokoan antisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukumnya. Kehadiran polisi melaksanakan patroli di tempat-tempat rawan gangguan kamtibmas untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Kegiatan patroli kali ini dilaksanakan di pertokoan di toko Top Mode, Alfamart Desa Balerejo, Indomart Desa Kedondong, dan di pasar tradis-

10 butir pil LL. “Total barang bukti yang kami amankan 50 butir pil LL siap edar, 1 HP, dan uang Rp 5 ribu,” ungkap Hariyanto. Lanjut Hariyanto, saat menemukan sejumlah barang bukti, DAS tidak berkutik dan mengakui semua perbuatannya. Kemudian tersangka serta barang buktinya dibawa ke Mapolsek Plemahan guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. “Tersangka dijerat pasal 197 sub pasal 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan. Saat ini, anggota masih melakukan pengembangan. Diduga masih ada orang lain yang masih satu jaringan dengan DAS,” pungkas Hariyanto. (iku/nov)

petugas tidak menemukan kendaraan yang mengangkut sapi tanpa dilengkapi surat keterangan sehat dari dinas terkait, yang masuk ke wilayah Porong. Selama kegiatan berlangsung situasi dalam keadaan aman

terkendali dan personel tetap melakukan pemantauan. Sementara itu, salah satu sopir truk pengangkut material, mengaku kaget dengan adanya petugas yang melakukan pemeriksaan terhadap kenda-

raan yang mengangkut ternak. Lantaran dikira ada razia semua angkutan oleh petugas gabungan. “Sempat kaget Mas, ternyata pemeriksaan kendaraan pengangkut ternak,” ujarYanto, sopir truk material. (is/bwo/jok/nov)

Jelang Kejuaraan Kapolres Bojonegoro Cup, Ratusan Pesilat Latihan Jurus Tunggal Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro bersama Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) dan juga Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Pengurus Kabupaten Bojonegoro, akan menggelar pertandingan dalam kejuaraan pencak silat Kapolres Bojonegoro Cup II tahun 2022, pada 18-19 Juni mendatang. Kapolres Bojonegoro AKBP Muhammad mengatakan, kejuaraan Kapolres Bojonegoro Cup II ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit atlit pencak silat dari Kabupaten Bojonegoro yang nantinya akan mewakili Bojonegoro menuju event-event kejuaraan pencak silat di tingkat Jatim, nasional, maupun internasional. Lanjut Muhammad, kejuaraan Kapolres Bojonegoro Cup II akan digelar pada 17 Juni dan merupakan grand opening festival pencak silat di Alun-Alun Bojonegoro. Sedangkan pertandingan pada 18-19 Juni bertempat di

Para pendekar pencak silat melakukan latihan gerakan jurus tunggal untuk persiapan grand opening pada 17 Juni mendatang.

Gelanggang Olah Raga (GOR) Polres Bojonegoro. “Kemarin sudah dilatihkan gerakan jurus tunggal pencak silat untuk grand opening pada 17 Juni yang diikuti seluruh perguruan silat yang tergabung dalam BKP maupun IPSI Bojonegoro,” kata Muhammad. Muhammad menambahkan, dengan digelarnya ke-

juaraan Kapolres Bojonegoro Cup II tahun 2022 itu sebagai ajang pemersatu perguruan pencak silat dan kerukunan antarpenguruan pencak silat yang ada di Kabupaten Bojonegoro. “Kejuaraan ini, selain untuk pemersatu antarperguruan silat, juga persiapan untuk menghadapi event-event lainnya seperti Kapolda Jatim Cup

maupun event tingkat Jatim yang dapat membanggakan nama Kabupaten Bojonegoro,” imbuh kapolres. Imbuh Muhammad, kejuaraan pencak silat yang merebutkan piala Kapolres Bojonegoro Cup II tersebut juga merupakan rangkaian memperingati HUT ke-76 Bhayangkara. (top/har/nov)

ional wilayah Kecamatan Kebonsari Dalam kesempatan ini, petugas patroli juga melaksanakan dialogis dengan menitipkan pesan imbauan kamtibmas serta mensosialisasikan aplikasi PeduliLindungi kepada petugas parkir maupun karyawan toko Kapolsek mengatakan, bahwa kehadiran unit patroli Polsek Kebonsari untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat dan sudah menjadi program patroli rutin mulai pagi, siang, maupun malam hari supaya situasi tetap aman kondusif. (iku/nov)

DAS dan barang bukti yang diamankan di Mapolsek Plemahan.

Kediri, Memorandum Seorang pemuda berinisial DAS (19), warga Desa Mojoayu, Kecamatan Plemahan ditangkap anggota Unit Reskrim Polsek Plemahan, Jumat (10/6). Dia ditangkap karena menyimpan dan mengedarkan pil LL. Kapolsek Plemahan AKP Hariyanto mengatakan, awalnya pihaknya menindaklanjuti informasi dari masyarakat. Selanjutnya petugas melakukan serangkaian penyelidikan untuk menangkap pria tersebut. “DAS kami amankan di rumahnya,” tutur Hariyanto, Sabtu (11/6). Ketika melakukan penggeledahan di rumah DAS, petugas menemukan barang bukti 5 klip plastik kecil masing-masing berisi

Petugas memeriksa sejumlah kendaraan di simpang tiga Pos P6 Porong untuk memutus rantai penyebaran PMK.

Personel Obvit Polres Blitar mengawasi para pengunjung di Blitar Park untuk memastikan mematuhi prokes dan memberi imbauan kamtibmas.

Pamobvit Polres Blitar Giatkan Patroli Hari Libur

Anggota Polsek Kebonsari melakukan pengamanan dan penyekatan di simpang empat Ngujur untuk mengawal warga perguruan silat PSHW yang menghadiri acara halalbihalal di Kabupaten Magetan.

Blitar, Memorandum Polres Blitar melalui petugas pengamanan objek vital (pamobvit) melakukan patroli di tempat wisata yang ada di wilayah hukumnya. Tujuannya memastikan pengunjung mematuhi protokol kesehatan (prokes) Covid-19, Minggu (12/6). Mengingat hari libur, lokasi wisata yang banyak dikunjungi wisatawan itu tetap menjadi

perhatian khusus petugas untuk memastikan pengelola maupun pengunjung mematuhi dan disiplin menerapkan prokes. “Untuk mencegah penyebaran Covid-19, anggota melakukan patroli di kawasan wisata dalam rangka mengingatkan kepada pengunjung terkait prokes,” ujar AKP Nanang, Kasatsamapta Polres Blitar. Imbuh Nanang, tujuan patrol kali ini menyasar di Blitar

Park. Menurutnya, destinasi wisata saat ini mulai ramai didatangi pengunjung. Oleh karena itu, pihaknya harus mewanti-wanti pengunjung supaya tidak lalai dalam menjaga diri terhadap potensi penyebaran virus. “Jangan sampai mereka mengabaikan prokes dan melepas maskernya ketika berada di keramaian. Sehingga itu perlu kita ingatkan,” pungkasnya.

Pengamanan kali ini, dipimpin Kanitobvit Polres Blitar Aipda Muheni bersama anggotanya, yakni Bripka Eko dan BripdaYosi. Selain pemantauan prokes, pihaknya juga membagikan masker sebagai bentuk edukasi serta memberikan imbauan kamtibmas. Masyarakat diharapkan berperan aktif dalam mengawasi sekitarnya agar keamanan dan ketertiban dapat terwujud. (iku/nov)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 8

Ratusan Warga Tulungagung Terekam Langgar Lalin Tulungagung, Memorandum Satlantas Polres Tulungagung secara resmi mengoperasionalkan penggunaan mobil Integrated Node Capture Attitude Record (INCAR) di wilayah hukumnya mulai pertengahan April 2022 lalu. Kini, setelah lebih kurang dua bulan beroperasi, polisi memastikan rata-rata dalam sehari ratusan orang terekam oleh INCAR melakukan pelanggaran lalu lintas (lalin) saat berkendara di jalan raya. Hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Moham-

mad Bayu Agustyan. Bayu mengatakan, para pelanggar lalu linta itu terekam mobil INCAR yang berada di beberapa lokasi. Juga terekam Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang terpasang di Simpang Empat Tamanan, Tulungagung. “Kalau mobil INCAR ini kita

AKP Mohammad Bayu Agustyan

operasionalkan di lokasi yang rawan terjadi laka lantas dan tempatnya berpindah-pindah memang, kalau ETLE kan tetap di Simpang Empat Tamanan,” ujarnya, Ahad (12/6). Bayu menjelaskan, sebagian besar pelanggar adalah pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm atau pengemudi mobil yang tidak menggunakan seat belt saat berkendara. Sesuai dengan prosedur, mereka yang terekam melakukan pelanggaran langsung mendapatkan

surat pemberitahuan dari pihak kepolisian atas pelanggaran yang dilakukan, disertai dengan bukti berupa foto atas pelanggaran yang dilakukan. Selanjutnya menurut Bayu, masyarakat bisa melakukan verifikasi jika ternyata kendaraan yang telah dipakai tersebut sudah berpindah tangan atau dijual. Sebab surat pemberitahuan tersebut dikirimkan kepada pemilik kendaraan sesuai dengan nama yang tertera di Surat Tanda Nomor Kendaraan

(STNK). “Yang sudah melakukan verifikasi itu ada sampai 30 persen. Artinya mereka menyatakan kalau sepeda motor maupun mobil itu sudah dijual, atau sudah berpindah tangan,” jelasnya. Kini pihaknya sudah mengusulkan penambahan satu titik simpang empat untuk pemasangan ETLE di Tulungagung. Yakni di Simpang Empat Rumah Sakit Lama. “Di situ kita usulkan ditambah ETLE,” pungkasnya. (fir/mad/lis)

Polisi Ngopi Bareng Simpatisan Perguruan Pencak Silat Tulungagung Tulungagung, Memorandum Satreskrim Polres Tulungagung ngopi bareng anggota perguruan pencak silat di Kota Marmer, Sabtu (11/6) malam. Di antaranya PSHT, PN, dan IKS. Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori mengatakan, acara ngopi bareng ini dilakukan untuk mempererat hubungan silaturahmi antarsimpatisan pencak silat di Tulungagung. Sekaligus meminimalkan potensi terjadinya keributan antarsimpatisan. “Kita ajak perwakilan dari grassroot (akar rumput) perguruan silat untuk silaturahmi,” ujarnya. Anshori menjelaskan, dalam momentum tersebut pihaknya mengajak semua simpatisan bersama-sama menjaga keamanan, ketentraman, dan kondusifitas di Kabupaten Tulungagung. Pihaknya juga meminta simpatisan pencak silat ini tidak mudah terpancing emosinya. Serta, mempercayakan proses hukum atas kejadian yang terjadi kepada pihak kepolisian. “Kita ajak mereka ini menjadikan Tulungagung sebagai kota pendekar tanpa kekerasan,” jelasnya. Anshori berharap, simpatisan yang hadir dalam kegiatan ini tergugah hatinya dan menularkan semangat serupa kepada simpatisan lain yang tidak bisa hadir, agar tidak mudah terbakar emosi dan ikut terhasut jika ada berita tidak benar di masyarakat. “Kegiatan pertemuan atau silaturahmi ini adalah sebagai salah satu upaya untuk menggugah hati nurani gresroot perguruan pencak silat serta untuk menyambung komunikasi, yang dimungkinkan ada komunikasi yang tidak nyambung atau tidak sampai ke lapisan terbawah dari masing-masing perguruan silat,” pungkas Anshori. (fir/mad) Pengurus IKA PMII Jawa Timur beserta tokoh-tokoh Jatim dan nasional foto bersama usai pelantikan.

IKA PMII Jatim Proyeksikan Capres 2024 Surabaya, Memorandum Pelantikan ketua IKA PMII Jawa Timur berjalan khidmat di Hotel Bumi, Jalan Basuki Rahmat. Bupati Lumajang Thoriqul Haq dilantik menjadi Ketua Ikatan Alumni (IKA) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Ahad (12/6). Pelantikan dan konsolidasi menjadi satu rangkaian untuk memproyeksikan siapa Calon Presiden (Capres)

2024 mendatang. “Tadi sudah saya sampaikan jika ini tidak sekadar raker, tapi konsolidasi antara kita semua kader alumni PMII. Ini fakta ya, hari ini IKA PMII yang jadi bupati banyak, jadi gubernur ada, wagub banyak. Nah, presiden kita harus punya,” ucap Thoriq. Thoriq mengatakan, PMII memiliki basis besar di seluruh wilayah Indonesia. Begitu juga produk-produk

PMII yang telah sukses dalam setiap kontestasi, mulai dari anggota legislatif hingga eksekutif. “Kita IKA PMII Jawa Timur hari ini konsolidasi antarpotensi yang kita semua banyak pos-pos strategis terutama di Jawa Timur. DPRD banyak, bupati banyak, gubernur kita alumni PMII. Ada menteri yang dari PMII yang saat ini menjadi bagian penting dalam pengabdian itu,” jelasnya.

Thoriq menyampaikan, pihaknya mengonsolidasikan satu barisan untuk Jatim memiliki semangat dan keninginan yang sama. “Kalau saya sebenarnya subjektif, karena saya bagian dari partai. Tapi saya sebagai ketua IKA PMII Jawa Timur harus mengonsolidasikan satu barisan untuk bagaimana Jawa Timur punya keinginan yang sama,” tandasnya. (day/lis)

Suasana ngopi bareng Satreskrim Polres Tulungagung bersama perwakilan sejumlah perguruan pencak silat.

26 Siswa TK Islam Terpadu Al Mubarak Ajung Diwisuda Jember, Memorandum Bertempat di Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Jember, Taman Kanak-Kanak Islam Terpadu (TKIT) Al Mubarak menggelar tasyakuran wisuda. Dalam kegiatan tasyakuran wisuda dan pelepasan diramaikan dengan tarian kreasi dan gerak nuansa Islami. Hadir dalam kesempatan tersebut duduk di deretan tamu undangan, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Rofiq, Camat Ajung Indra didampingi Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Mubarak Al Jambary HM Mardi Siswoyo, dan penilik Kecamatan Ajung Holik, serta kepala TPQ Al Mubarak ustadz Ahamd Yusro. Wisuda tahun ajaran 2021/2022 dilaksanakan pada Sabtu (11/6) dimulai pukul 08.00 hingga pukul 10.30 mengusung tema “Semangat Berprestasi di Era Digital”. Sebanyak 26 siswa diwisuda dari 58 siswa-siswi Al Mubarak. “Alhamdulillah, tahun ini di TK Islam Al Mubarak 26 anak didik yang kami anggap sudah cukup usia dan layak untuk melanjutkan ke jenjang berikutnya. Kami berharap juga ilmu yang telah mereka dapatkan selama di

Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Jember Rofiq, menyerahkan hadiah kepada siswa berprestasi.

TK Al Mubarak bermanfaat untuk mereka di kemudian hari dan menjadi anak-anak yang soleh dan solehah,” ucap Siti Arini, Kepala Sekolah TK Islam Al Mubarak. Kami memberikan pelayanan pendidikan dengan sepenuh hati kepada seluruh peserta didik, anak-anak kami yang cintai sepenuh hati. TKIT Al Mubarak melibatkan tiga ustazah dan enam guru adalah salah satu wadah bermain dan belajar bagi anak-anak kita. TKIT Al Mubarak siap membantu para orang tua.

“TKIT Al Mubarak berupaya untuk menyelamatkan usia emas putra putri dengan perencanaan pembelajaran disusun matang untuk memberikan arah yang tepat dalam proses pembelajaran serta mempertimbangkan keseimbangan antara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan,” beber Siti Arini. Siti Arini mengajak kepada semua pihak, guru, dan wali siswa untuk terus meningkatkan kualitas anak didik yang lebih baik lagi. Seluruh wali murid juga diminta untuk ikut berpartisi-

pasi dalam pencapaian prestasi siswa. Sementara itu Rofiq, Kabid PAUD dan PNF Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, dalam sambutannya menyampaikan semoga lulusan TK IT Al Mubarak melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi, baik di madrasah ibtidaiyah (MI) atau sekolah dasar (SD). “Seyogyanya anak anak didik menjadi pemimpin masa depan sebagai calon penerus pemimpin bangsa ini mendapatkan bimbingan, baik dari orang tua dan guru. Untuk mewaspadai di era modern dan di-

Ketua Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Mubarak Al Jambary, HM Mardi Siswoyo memberikan sambutan.

gitalisasi jangan sampai terjerumus dalam hal negatif, “ tandasnya. Di zaman semakin maju ini yang serba digital, kata Rofiq, selaku orang tua dan pendidik harus mengawasi dan mengarahkan agar tidak terjerumus, akan tetapi sesuai dengan harapan orang tua. Sedangkan Ketua YPI Al Mubarak Al Jambary HM Mardi Siswoyo mengatakan, yayasan ini mulai berdiri di tahun ajaran 2016-2017. Kini telah memiliki 58 siswa, yang kelompok B telah lulus 26 siswa. Sementara siswa baru masuk di tahun ajaran

2021/2022 sebanyak 33 siswa. Berdirinya TK Al Mubarok adalah adanya tuntutan dari para wali santri yang ada di Taman Pendidikan Alquran Al Mubarok. Pada perkembangan perjalanannya TK Islam Al Mubarok bersinergi dan terintegrasi dengan pengajaran yang ada di dalam Taman Pendidikan Alquran Al Mubarok. “Alhasil 26 siswa-siswi yang lulus di tahun ajaran 2021-2022 terdapat 10 anak TK Al Mubarok yang mampu dan hafal juz amma juz 30,” papar HM Mardi Siswoyo. (adv/edy/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos, Eko Yudiono S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah, Alif Bintang Timur H Ali S I Kom, Jaka Santanu Wijaya. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo Direktur Utama: SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida Choirul Shodiq SH MH S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/ Pemimpin Perusahaan: eks. Harga Iklan Pas: Rp. 25.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 20.000,-/mm kolom. Iklan Hitam Putih: Rp.30.000/mm kolom, Spot Warna Hal 1: Rp.50.000/mm kolom, Spot Warna Hal 3: Rp.40.000/mm kolom. Spot Warna: Rp. 39.000,-/ mm kolom. Kreatif Yoyok Khayatullah AMD SE Spot Warna: Rp. 37.000,-/mm kolom. Kreatif Colour/advetorial: Rp.35.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif/advetorial: BW Rp. 25.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR Jual Sabu, Pelayan Kafe Dikecrek

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 9

Tulungagung, Memorandum Pemuda berinisial ME (20), warga Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri, ditangkap anggota Satreskoba Polres Tulungagung. Pasalnya, tersangka yang setiap hari bekerja di salah satu kafe di Kecamatan Ngantru itu nyambi jualan sabu-sabu. “Tersangka ditangkap di salah satu desa di perbatasan Kabupaten Kediri - Tulungagung,” terang Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Anshori, Ahad (12/6). Anshori mengatakan, penangkapan tersangka merupakan hasil pengembangan dari informasi peredaran sabu-sabu yang diterima polisi. “Ini berkat kesigapan dan kerja keras anggota yang selama ini mendapatkan informasi soal peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tulungagung,” ujarnya. Polisi yang melakukan pendalaman atas informasi tersebut, tutur Anshori, kemudian mendapati keter-

libatan tersangka dalam peredaran sabu. Dan ternyata, tersangka ME merupakan pemain lama yang selama ini sudah diincar oleh polisi. Ketika tersangka lengah, kemudian polisi melakukan penangkapan. Dari tangan tersangka, polisi menyita dua paket sabu dengan berat bruto 0,48 gram dan 0,10 gram. Kemudian satu alat hisap bong, satu lembar tisue, bungkus rokok, korek api, handphone, dan uang tunai Rp 300 ribu hasil penjualan sabu. “Barang bukti juga sudah kita amankan guna proses lebih lanjut,” terangnya. Akibat perbuatannya, tersangka ME dijerat dengan pasal 114

Bupati Mas Dhito menyapa rombongan JCH di dalam bus.

Berangkatkan JCH Kabupaten Kediri

Mas Dhito Titip Doa Kemakmuran dan Kesejahteraan

Tersangka ME.

ayat (1) sub pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (fir/mad/lis)

Kediri, Memorandum Setelah melengkapi serangkaian syarat administrasi, cek kesehatan, serta kelengkapan dokumen, akhirnya ratusan jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Kediri berangkat ke Tanah Suci, Jumat (10/6) pagi. Keberangkatan ratusan JCH itu dilepas langsung oleh Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, yang akrab disapa Mas Dhito dari Kantor Pemerintah Kabupaten Kediri. Sebelum rombongan berangkat, nampak Mas Dhito menyempatkan diri menyapa para JCH yang sudah berada di dalam bus. Terdengar Mas Dhito menitipkan pesan kepada para JCH, untuk mendoakan Kabupaten Kediri agar semakin makmur dan sejahtera. “Saya titip doa pada panjenengan semua agar Kabupaten Kediri bisa terus sejahtera,” ucap Bupati Kediri Mas Dhito. Mendengar titipan dari suami Eriani Annisa Hanindhito itu, para JCH di dalam rombongan bus 2 kompak menyanggupinya. Mereka juga terdengar mengamininya. “Aamiin ya robbal alamin,” sahut para JCH. Bupati Hanindhito menjelaskan, yang berangkat ke Tanah Suci kali ini ada 445 orang JCH. Mereka tergabung dalam kloter 11 dan terbagi menjadi 11 rombongan. “Kita doakan yang berangkat (JCH) diberikan kesehatan. Kemudian ibadahnya diterima oleh Allah SWT. Setelah itu kembali ke Kabupaten Kediri dalam keadaan sehat walafiat,” tutur Bupati Mas Dhito. Pihaknya juga menyampaikan, jika belum lama ini sempat melaksanakan ibadah umrah. Dan menurut Mas Dhito, cuaca di Arab Saudi cukup panas. Maka dari itu, Pemerintah Kabupaten Kediri memberikan fasilitas berupa beberapa bekal kepada JCH agar bisa digunakan ketika nanti tiba di Tanah Suci. “Kita siapkan goodie bag berisi makanan kering, makanan pendamping nasi, dan payung,” ungkapnya. Kemudian ketika disinggung mengenai adanya rencana penambahan kuota jemaah haji tahun depan

Mas Dhito menyalami salah seorang jemaah calon haji.

untuk Kabupaten Kediri, Mas Dhito berharap akan ada tambahan yang diberikan oleh pemerintah pusat. “Pasti setiap daerah menginginkan adanya penambahan kuota haji. Tapi hal ini bergantung berapa kuota yang akan diberikan oleh pemerintah pusat di tahun depan,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Achmad Khotib membenarkan, jika sebelum berangkat seluruh JCH telah menjalani serangkaian screening kesehatan serta vaksinasi. Mulai dari pemberian vaksin meningitis, vaksinasi Covid-19 dosis dua, serta tes PCR. “Benar. Jemaah calon haji sudah melakukan vaksin Covid-19 minimal dosis kedua. Kemudian wajib melakukan vaksin meningitis minimal 14 hari sebelum pemberangkatan, serta tes PCR,” paparnya. Kepada para JCH, dr Achmad Khotib menyarankan setibanya di Tanah Suci untuk mengurangi aktivitas yang berlebihan di luar rangkaian prosesi ibadah haji. “Kami sarankan kepada JCH, karena di Arab Saudi cuacanya panas, kalau keluar supaya menggunakan payung serta memperbanyak minum,” pungkasnya. (adv/mad/lis)

Belasan pekerja mencabut rumput liar di lapangan Stadion Jember Sport Garden.

Persiapan Porprov di Jember Masih 75 Persen Jember, Memorandum Kurang dari dua pekan lagi perhelatan akbar empat tahunan Porprov 2022 pada 25 Juni-3 Juli 2022 digelar, persiapan fasilitas venue dan pembukaan di Jember Sport Garden (JSG) pengerjaannya masih mencapai 75 persen. Pantauan Memorandum di Stadion Jember Sport Garden, terlihat para pekerja di luar gedung (halaman parkir) sibuk memperbaiki akses jalan masuk. Sedangkan di dalam area lapangan melakukan perbaikan rumput yang rencananya akan digunakan untuk cabang olahraga (cabor) sepak bola. Kadispora Jember Muhdiyanto mengatakan, dalam jangka waktu sepekan saja fasilitas yang akan digunakan untuk Porprov 2022 itu akan selesai tepat waktu. Total 18 cabor yang dipertandingkan dan ada 16 venue. Tempat pertandingan tersebar di Kabupaten Jember dan jaraknya tidak terlalu jauh. “Nanti obor Porprov ditaruh di sisi timur. Jarak tempat pertandingan ke tempat pertandingan lain tidak jauh. Intinya mereka masih berada di wilayah tengah kota,”

bebernya. Lanjut Muhdiyanto, di SJSG terdapat dua cabor yang dipertandingkan, yaitu sepak bola dan atletik. “Di sini cabor yang dipertandingkan sepak bola dan kalau atletik banyak karena mereka terbagi,” ungkapnya. (x2/edy/lis) RALAT PENGUMUMAN LELANG Menunjuk Pengumuman Lelang Kedua Eksekusi Hak Tanggungan PT. Bank Arha Graha Internasional Tbk, yang kami terbitkan pada Surat Kabar Harian Memorandum pada hari Jumat tanggal 27 Mei 2022 Halaman 5, pada bagian atas nama Agunan dengan ini kami ralat sebagai berikut: Tertulis 4 (empat) bidang tanah dengan luas keseluruhan 9.565 m2 terletak dalam 1 (satu) hamparan berikut bangunan beserta segala sesuatu yg melekat berdiri diatasnya, yang terletak di Desa Dukuhngarjo, Kec. Jatirejo, Kab Mojokerto, Jawa Timur sebagai mana tertuang dalam : •

SHGB Nomor. 01/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 14/01.11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 3185 m2 atas nama PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA SHGB Nomor. 02/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 12/01.11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 2800 m2 atas nama PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA • SHGB Nomor. 03/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 11/01/11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 2410 m2 atas nama PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA • SHGB Nomor. 04/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 13/01.11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 1170 m2 atas nama PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA Seharusnya •

4 (empat) bidang tanah dengan luas keseluruhan 9.565 m2 terletak dalam 1 (satu) hamparan berikut bangunan bebeserta segala sesuatu yg melekat berdiri diatasnya, yang terletak di Jl. Dusun Grogol, Desa Dukuhngarjo, Kec.Ja. Jatirejo, Kab Mojokerto, Jawa Timur sebagai mana tertuang dalam : • SHGB Nomor. 01/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 14/01.11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 3185 m2 atas nama Perseroan Terbatas PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA, berkedudukan di Jakarta Selatan • SHGB Nomor. 02/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 12/01.11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 2800 m2 atas nama Perseroan Terbatas PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA,berkedudukan di Jakarta Selatan • SHGB Nomor. 03/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 11/01/11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 2410 m2 atas nama Perseroan Terbatas PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA,berkedudukan di Jakarta Selatan • SHGB Nomor. 04/Dukuhngarjo, Surat Ukur No. 13/01.11/2001 tanggal, 11-12-2001 luas tanah 1170 m2 atas nama Perseroan Terbatas PT KEDATON PRIMA SEJAHTERA, berkedudukan di Jakarta Selatan Demikian Ralat ini disampaikan untuk diketahui khalayak umum, hal-hal lain selain yang disebutkan di atas tidak ada perubahan dan Ralat ini merupakan satu bagian dengan Pengumuman Lelang sebelumnya. Surabaya, 13 Juni 2022 PT. Bank Artha Graha Internasional, Tbk

KPKNL Sidoarjo

INFO HUBUNGI : 08118468646

IKLAN PAS TA N A H D I J U A L

P E N G O B ATA N

Dijual Tanah Luas 3100m2 SHM Nol Jalan. Harga 1.5M Hub:082343100735. Pandaan ANEKA KEBUTUHAN

Spesialis Obati Penyakit 1.Kencing Manis 2.Asam Urat 3.Kolestrol Pengapuran 4.Asam Lambung 5.Batu Ginjal 6.Darah Tinggi 7.Migran 8.Wasir.Dll Menggunakan Trapi Bekam Acupresur Totok Saraf Infra Merah Transfer Penyakit Ke Kelinci Hub. Mbah Simin Jl.Dinoyo Buntu No.5 Sby. No.Hp.Wa.081973037833 Biaya Seikhlasnya.

ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.

P I J AT K E B U G A R A N Pak Wahyu Massagge untuk kesehatan keluarga . Terima pijat untuk capek capek . lelah , letih dan lesu , bisa full body kerokan untuk masuk angin dll bisa di panggil rumah dan kost hub ; 083831424978.

LOWONGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

KEHILANGAN

DICARI SOPIR SIM A/B UNTUK TOKO BANGUNAN USIA MAX 45THN DAN SERABUTAN. DATANG LAANGSUNG DI JAGIR WONO KROMO NO.270 SURABAYA.

HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA FREEGO L6027LI A/N: HARTONO YUDI S D/A: PAKUWON CITY SAN ANTONIO NO.15.

HILANG STNK SPD MOTOR YAMAHA XEON L5332FS A/N: REZA ACHMAD HANANTO D/A: MEDOKAN KAMPUNG RT.06 RW.02.

HILANG STNK P 5946 IT NK. 1098 NS. 5540 AN. PONIMIN D/A DS TISNOGAMBAR BANGSALSARI JBR

KEHILANGAN

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA CB L5849FA A/N: DRA HENNY KURNIAWATI D/A: STERO BARU UTARA 9/3.

HILANG STNK KARIMUN WAGON R MERAH MARON W 1732 EC ISDIONO 085331147877.

HILANG STNK P 5996 IR NK. 3566 NS. 3566 AN. HADY PUTRA D/A DSN KRANGSONO WULUHAN JBR

HLG STNK SPD MTR YMH MIO L-6955-AAN AN. SUCIASIH D/A SEMEMI JAYA 7/57 SBY. HUB 085733781553

HILANG STNK P 5852 IA NK. 9151 NS. 9111 AN. WENI WULANDARI D/A JL LETJEN SUPRAPTO SUMBERSARI JBR

HILANG STNK SPD MTR YAMAHA MIO SOUL TH’2013 L-4520-SG AN.DYAH HAYU PUSPITASARI D/A. KENDANGSARI GG.9/37 SBY. HILANG STNK SPD MTR HONDA TH’2014 L-2346-AAM AN.MOCH FAUZEN D/A.JL DUPAK MASIGIT III/55 PJKA SBY. HILANG STNK HONDA BEAT W 5764 UJ VITA RUSIANA 083151270209.

HILANG STNK SPD MOTOR HONDA L3216DE A/N: SUMIATI D/A: GUNUNG ANYAR SAWAH RT.02 RW.04. HILANG STNK YAMAHA MIO W 2194 QN OLAN MAULANA ARIEF FAUZIE 081357370377. HILANG STNK HONDA VARIO W 5369 PC SUWANDI 085608448557.

Hilang STNK L 6490 VW Satria Fu 150 th 2009 wrn Abu abu hitam a/n Ainul Yaqin d/a Dk.jerawat RT 3 RW 4 Surabaya Nosin :G420ID347888 Noka:MH8BG41CA9J287649

HILANG STNK P 3022 QW NK. 7808 NS. 8415 AN. BAMBANG EDI CAHYONO D/A JL MH THAMRIN SUMBERSARI JBR Hilang STNK.spd motor Honda tahun 2016 warna white blue. NOPOL: L-3775-ZN. an/ Yurnalis

KEHILANGAN Surat Tanah Petok D No.253 Persil 30 d Klas II Luas 220m2. A t a s N a m a H . M . M a n s y u r. Letak Tanah di Bendulmerisi Gg VI/2 Kelurahan.Bendulmerisi Kecamatan.Wonocolo Surabaya.

KEHILANGAN Hilang Surat Tanah Kav.No.147 B Kutipan C No.5749 Persil 13 Dt.I Luas 90m2 Kel.Gunung Anyar Tambak. Atas Nama : Tri Boedi Koesoemaningrum S.Pd. Hp:081231079875.

KEHILANGAN Hilang Surat Ijin Pemakaian Tanah No : 188.45/0238 R/436.7.11/2019 Dst Atas Nama: Djumali Alamat Tinggal: Semampir Selatan Ia / 3a Letak Tanah: Tambak Mayor Madya I 93 Luas Tanah: 160,09M2. Hub: 0821-1074-1707


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Sooko

Penculik Balita Penghuni Panti Asuhan Diringkus

berdalih untuk bermain dengan anak-anak penghuni panti yang dulu sering dilakukan ketika masih kuliah. “Korban datang lalu menemui penanggung jawab panti asuhan, Sholihan Izah (46) untuk diizinkan bermain dengan anak-anak balita. Hal seperti itu, sudah sering dilakukannya ketika masih kuliah,” jelasnya. Setelah mendapat izin, sambungnya, tersangka lalu menggendong Z, penghuni yang masih berusia 4 bulan. Karena sudah percaya, penanggung jawab panti ketika hendak melaksanakan salat asar menitipkan tanggung jawabnya sebentar kepada tersangka.

Elida Mikahie Putri

Ternyata, kepercayaan itu dijawab dengan membawa kabur Z yang digendongnya. “Jadi saat tidak ada pengawasan, tersangka lalu membawa kabur bayi yang digendongnya. Selanjutnya, ia menuju mobil yang digunakan ketika mendatangi panti asuhan,” sambung kapolres. Mengetahui hal itu, penanggung jawab langsung berupaya mengejar tersangka namun

ak berhasil. tidak sus itu lantas Kasus aporkan ke dilaporkan arat yang seaparat a melakugera n perburuan kan gga tertanghingga p. “Tersangkap. ka kami jerat ngan Pasal 76 dengan o Pasal 83 UU F Jo RI Nomor 35 Tahun 4 tentang Perubahan 2014 atass UU Nomor 23 Tahun 2002 tang Perlindungan Anak,” tentang ngkas kapolres. pungkas Dalam pemeriksaan di Unit ayanan Perempuan dan Pelayanan ak (PPA) Satreskrim Polres Anak mbang tersangka tersangkanekatmen Jombang, nekat menculik karena ingin punya anak lagi. Karena niatan mengadopsi bayi tidak diperbolehkan, akhirnya membawa kabur Z. Elida diringkus ketika melintas di Jalan Raya Ploso pada hari yang sama sekitar pukul 22.30. Kepada penyidik, Elida

mengaku nekat menculik karena ingin mempunyai anak lagi. Di lain sisi, ia dalam proses cerai dengan suaminya suaminya. “Keterangan dia ingin anaknya punya teman, dia ingin punya anak lagi. Kalau dirunut, dia proses cerai dengan suaminya, bisa jadi depresi. Makanya kami periksakan psikologinya,” kata Kasatreskrim AKP Giadi Nugraha. (wan/war/epe)

GRAFIS: MEMORANDUM/PUNTADEWA

Ibu rumah tangga asal Jalan Raya Ploso RT 001/RW 004 Desa Losari, Kecamatan Ploso itu merupakan orang terakhir yang diketahui bersama balita penghuni panti asuhan yang berlokasi di Desa Watugaluh, Kecamatan Diwek. “Tersangka berikut barang bukti berhasil kami amankan. Saat ini prosesnya, sudah dalam tahap penyidikan lebih lanjut,” papar Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat, Minggu (12/6). Penculikan itu berawal ketika Elida yang mengendarai Toyota Calya bernopol L 1318 MB, tiba di panti asuhan sekitar pukul 16.00 ditemani anaknya yang masih berusia 2 tahun. Dia

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Jombang, Memorandum Aksi penculikan balita di Panti Asuhan Asyhan Alhasan akhir pekan (11/6), terbongkar dalam hitungan jam. Tim Resmob Satreskrim Polres Jombang yang bergerak cepat menangkap Elida Mikahie Putri (26), terduga pelaku penculikan.

“Sampai sekarang yang membayar tetap 39 orang. Dan pembayaran hanya Rp 5 juta,” ujar Kepala Disdagrin Hari Oetomo kemarin. Hari mengaku, sampai sekarang masih belum mengambil langkah-langkah untuk menyelesaikan polemik pada aset milik pemerintah kabu-

paten (pemkab) tersebut. “Ya kami berusaha tetap menagihnya,” ungkapnya. Hanya saja, saat ini permasalahan ini juga sedang dilakukan tahap pembahasan oleh pansus (panitia khusus) yang dibentuk DPRD. “Kan sekarang juga ada pansus. Kemarin pansus juga sudah

melakukan pemanggilan ke kami,” bebernya. Ia menambahkan, setelah itu pansus juga akan melakukan pemanggilan ke penghuni ruko. “Insyaallah tanggal 4 Juli mendatang penghuni ruko dan pemkab dipertemukan lagi,” pungkas Hari. (wan/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/WAN

Disdagrin Tak Berkutik Penyewa Ruko Simpang Tiga Nunggak Jombang, Memorandum Memasuki pertengahan Juni 2022, masih banyak penghuni ruko Simpang Tiga Mojongapit belum membayar tunggakan sewa. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang mengaku tidak bisa berbuat banyak menghadapi situasi itu.

Mojokerto, Memorandum Gerak cepat dilakukan Satreskoba Polres membongkar jaringan peredaran narkoba jenis sabu yang melibatkan ibu rumah tangga (IRT). Lilik Nur Indah Sari (33), warga Dusun Krajan, Desa Curah Malang, Kecamatan Sumobito yang tinggal di Dusun Kedung Bendo, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko ditangkap bersama seorang pria, Dowi alias Kucing (35), warga Dusun Prayan, Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan. Mereka diamankan pada 9 Juni 2022 di sebuah rumah Terduga pelaku Lilik Nur Indah Sari. di Dusun Kedungbendo, Desa Gemekan sekitar pukul 17.30. Kasatreskoba AKP Bambang Tri Sutrisno menyebutkan, ungkap kasus itu juga mengamankan sejumlah barang bukti sabu. “Pelaku Lilik Nur Indah Sari (33) kedapatan membawa barang bukti narkotika jenis sabu dan barang bukti tersebut didapatkan dengan cara membeli dari tersangka Dowi 35) yang juga sudah tertangkap. Narkoba itu dibeli seharga Rp 1,2 juta per gram. Rencananya djiual paket hemat per paketnya Rp 350 ribu,” terangnya kemarin. Dari kedua tersangka, polisi mengamankan 6 paket sabu yang sudah dikemas siap edar. “Kami amankan 6 paket sabu dengan berat kotor masing-masing 0,74 gram, 0,24 gram, 0,38 gram, 0,30 gram, 0,32 gram, dan 0,38 gram, serta 15 (lima belas) buah plastik klip kosong,” tambah AKP Bambang Tri. Tak hanya itu, kasatreskoba mengungkap jika personelnya juga menemukan seperangkat alat isap dan satu handphone.“Semua kami amankan untuk menindaklanjuti pemeriksaan terhadap kasus ini. Ada indikasi selain jadi pengedar juga pemakai,” katanya. Kapolres Mojokerto AKBP Apip Ginanjar membenarkan pengungkapan jaringan pengedar sabu Sooko. “Sekarang pelaku sedang dalam pemeriksaan lebih lanjut untuk membongkar jarngan pemasoknya,” tutur AKBP Apip. Lebih lanjut mantan kapolres Sumenep itu, pihaknya tidak akan pernah surut dalam memberantas peredaran narkoba di wilayahnya. “Ini perusak generasi bangsa, jadi kami dari Polres Mojokerto berkomitmen akan benar-benar memerangi narkoba baik cara tindakan tegas maupun dengan pencegahan sejak dini dengan mengoptimalkan sosialisasi kepada masyarakat akan bahaya Narkoba,” tegasnya. Dalam kegiatan sosialisasi, pihak Polres Mojokerto akan menggandeng dinas terkait dan juga lembaga pendidikan maupun lembaga sosial yang ada untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat tentang bahaya narkoba. Sementara itu kedua pelaku yang terbukti sebagai pengedar ini lanjut Kapolres Mojokerto akan di kenakan pasal berlapis.Yakni Pasal 114 Ayat 1 atau Pasal 112 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang Narkotika. “Ancaman hukumannya paling lama 20 tahun dan pidana denda paling banyak Rp 10 miliar,” pungkas AKBP Apip. (no/war/epe)

FOTO: MEMORANDUM/NO

Berdalih untuk Temani Anak Tunggal

Hari Oetomo

Wali Kota Ning Ita meninjau persiapan pembukaan Kolam Renang Sekarsari Corner.

HUT Ke-104 Kota Mojokerto

Wali Kota Gratiskan Kolam Renang Sekarsari Corner Mojokerto, Memorandum Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari memberikan kesempatan bagi warganya untuk menikmati wahana Kolam Renang Sekarsari Corner secara gratis selama dua pekan. Kolam renang yang akan dibuka pada 20 Juni 2022 itu, bertepatan dengan puncak Hari Jadi ke-104 Kota Mojokerto. Sekaligus menjadi kado istimewa dari Pemkot Mojokerto kepada warga yang ingin menikmati wisata air dan kuliner di pusat kota. Ning Ita sapaan akrab wali kota, mengajak seluruh warga Kota Mojokerto untuk menikmati Sekarsari Corner. “Saya mengajak masyarakat Kota Mojokerto untuk bersiap, nanti mulai dari tanggal 20 Juni 2022 sampai dengan tanggal 3 Juli 2022 bisa mengajak keluarga, saudara, sahabat untuk datang ke Sekarsari Corner, yang ada di perempatan Jalan Empunala,” katanya. Lebih lanjut dikatakannya, bagi warga kota yang ingin berenang cu-

kup dengan menunjukkan KTP Kota Mojokerto bagi yang dewasa dan KIA bagi anak-anak. Kolam renang akan dibuka dengan dua sesi. Sesi pertama dibuka pukul 08.00 hingga pukul 11.00. Sedangkan sesi kedua mulai pukul 14.00 hingga pukul 17.00. “Dalam persiapannya ini, kami melihat akses masuk masih membutuhkan pemasangan pintu. Sedangkan akses keluar, masih membutuhkan pembatas untuk keamanan dan juga beberapa pelindung lainnya sedang kami siapkan beberapa hari ke depan,” jelas wali kota perempuan pertama ini. Ning Ita berpesan agar pengunjung yang membawa anak kecil tetap menjaga dan mengawasi kendati di lokasi telah disediakan lifeguard. “Ini penting, bagi pengunjung yang membawa anak kecil, mohon untuk diawasi dan dijaga. Karena pembukaan Kolam Renang Sekarsari ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat, jadi pasti ramai pengunjung,” imbuhnya. Lebih lanjut demi keamanan dan

kenyamanan pengunjung yang hadir, Pemkot Mojokerto juga menerjunkan sejumlah anggota satpol-PP, hingga dinas perhubungan untuk mengatur lalu lintas sekitar Sekarsari. Ning Ita berharap, Sekarsari Corner selain sebagai alternatif tempat wisata yang membanggakan, juga bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD). Karena ke depan sebagai tempat wisata milik pemkot akan dikelola secara profesional.“Jika dikelola secara profesional maka akan terjaga kebersihan dan akan memberi kenyamanan bagi pengunjung,” terangnya. Wisata air yang dilengkapi pusat kuliner letaknya sangat strategis di tengah kota dipastikan akan menjadi daya tarik warga yang ingin berenang sambil menikmati kuliner. “Rencana mendatang lantai dua, lantai tiga, dan juga rooftop akan ada pusat kuliner dan tempat nongkrong yang menarik dengan view Kota Mojokerto. Namun, untuk hari jadi ini, fasilitas tersebut belum dibuka.,” jelasnya. (adv/war/epe)

Mojokerto, Memorandum Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur menyalurkan bantuan keuangan (BK) desa kepada 18 desa dari 6 kabupaten. Penyaluran BK desa diserahkan langsung Gubernur Khofifah Indar Parawansa kepada kepala desa (kades) ketika meresmikan gedung baru Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur, Sabtu (11/6). Penyerahan BK desa itu juga disaksikan Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati bersama lima bupati lainnya, yakni dari Bojonegoro, Gresik, Jombang, Malang, dan Nganjuk. Dalam sambutan dan arahannya, Gubernur Khofifah menjelaskan, mengacu rilis prestasi Indeks Desa Mandiri (IDM) 2021 di Jawa Timur, terdapat 697 desa sudah masuk dalam kategori desa mandiri. “Kita bisa melihat bahwa angka 697 Desa Mandiri dari 697 ini adalah rilis IDM tahun 2021. Rilis IDM tahun 2022 memang belum keluar tapi paling tidak dari web kemendes kemarin, tercatat desa mandiri di Jawa Timur sudah mencapai 1.480. Jadi sudah dua kali lipat dari desa

FOTO: MEMORANDUM/WAR

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Jadi Desa Mandiri, Pemdes Sajen Terima BK Rp 1,5 M

Gubernur bersama kepala daerah penerima BK desa mandiri di Jatim.

mandiri yang bisa dicapai tahun 2021,” ucapnya. Lebih lanjut, Khofifah juga menjelaskan, dari IDM itu terdapat 10 desa mandiri tertinggi di Jatim. “Desa Mandiri di Jawa Timur tertinggi Desa Mandiri adalah Kabupaten Bojonegoro berikutnya kedua Banyuwangi, ketiga Gresik keempat Malang, Kabupaten Mojokerto masuk nomor lima, Lamongan, Sidoarjo, Tuban, Jombang, dan yang terakhir Kabupaten Magetan,” bebernya. Selain itu, Khofifah merasa sangat bangga, lantaran pada 2021, dari lima desa mandiri di Jawa Timur masuk dalam kategori 10 besar desa mandiri dengan status

tertinggi di Indonesia. “Dari lima, tiga ada di Kota Batu dan dua ada di Banyuwangi, oleh karna itu proses untuk bisa menjadi bagian dari standar kemandirian satu desa, saya rasa kita bersama-sama akan berikhtiar untuk memaksimalkan semakin mandiri satu desa, maka sesungguhnya gerakan dari ber-

bagai program-program, insyaallah akan semakin mensejahterakan masyarakat di desa,” pungkasnya. Dalam penerimaan BK Desa 2022 ini, Desa Sajen, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto menerima BK Desa dari Pemprov Jatim senilai Rp 1,5 miliar. Dana itu diterima Kades Saiful Huda. (war/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM KRIMINAL Selip, Truk Sedot WC Terguling di MERR Surabaya, Memorandum Gegara selip, truk sedot WC terguling di Jalan Ir Soekarno atau MERR (middle east ring road), Minggu (12/6) pagi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Sopir truk hanya mengalami luka ringan dan shock. “Infonya untuk korban hanya mengalami luka di bagian tangan saja,” kata Kanitlaka Satlantas Polrestbes Surabaya Ipda Suryadi. Informasi dihimpun, kejadian bermula saat truk melaju dari utara ke selatan sekitar pukul 06.30. Kebetulan, kondisi jalur yang dilintasi basah pascahujan. Saat di lokasi kejadian, truk mendadak hilang kendali usai mengalami selip ban. Beruntung, muatan truk itu kosong sehingga yang tercecer hanya oli dan bahan bakar. “Untuk penanganan tidak melibatkan pihak polisi. Karena kecelakaan tunggal. Kerugian materiil saja,” tandas mantan Kanitlantas Polsek Mulyorejo itu. Sementara diketahui, truk yang berkantor di Jalan Kalikepiting itu hendak menuju ke rumah pelanggan untuk menyedot WC. Namun, dengan adanya kejadian ini, sopir mengurungkan niatnya dan memilih memulihkan kondisi. (fdn/fer)

Komplotan Maling Besi di Jalan Panglima Sudirman Dikerangkeng

Incar Rumah Kosong Surabaya, Memorandum Rosidi (51), warga Desa Somber, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Madura, harus berurusan dengan anggota Reskrim Polsek Genteng. Ini setelah dia bersama dua temannya berinisial KD dan BD (DPO), terlibat pencurian delapan potong aluminium kusen di gedung kosong di Jalan Panglima Sudirman. Akibat perbuatannya itu, kini Rosidi mendekam di jeruji besi Mapolsek Genteng. Selain itu, petugas juga menyita barang bukti delapan potong aluminium kusen, dua linggis besi, gergaji besi, catut besi, dan 1 HP. “Tersangka sudah kami tahan di mako,” kata Kanitreskrim Polsek Genteng

Iptu Sutrisno, Minggu (12/6). Saat diinterogasi, terduga pelaku mengaku bersama dua temannya cari sasaran rumah kosong secara mobile. Ketika melintas di Jalan Panglima Sudirman, melihat gedung kosong tanpa ada penjaganya. Kesempatan ini, digunakan terduga pelaku untuk beraksi. “Para terduga pelaku membuka gembok pagar dengan menggunakan linggis,” jelas Sutrisno. Setelah pintu terbuka, mereka masuk dan mencuri barang yang ada di gedung kosong

tersebut. Dan kejadian ini dilaporkan ke Polsek Genteng. Laporan direspons polisi dengan melakukan penyelidikan dan memeriksa CCTV yang ada di sekitar TKP. Sehingga seorang dari tiga terduga pelakunya berhasil teridentifikasi dan ditangkap di lokasi kejadian berikut barang bukti. Selanjutnya, dibawa ke Mapolsek Genteng. “Terduga pelaku kami tangkap basah saat akan mencuri besi di TKP yang sama,” beber Sutrisno. Saat diinterogasi oleh petugas, terduga pelaku mengakui perbuatannya. Dan rencananya potongan besi akan dijual, namun lebih dulu ditangkap polisi. “Dua kali saya mencuri besi,” terang Rosidi. (rio/fer)

Rosidi dan barang bukti. FOTO: MEMORANDUM/RIO

Dugaan Pembunuhan Menguat nafas. “Penyidik mengikuti pelaksanaan autopsi dengan hasil adanya luka akibat kekerasan di bagian mulut dan rahang kiri dan kanan, paru-parunya (korban) mengembang terdapat air,” kata sumber Memorandum di kepolisian. Polisi kini mencurigai pria misterius yang check in bersama Sofiah di hotel. Pencarian polisi berdasarkan wajah pria yang berhasil terekam closed circuit television (CCTV) yang terpasang di pintu masuk dan resepsionis hotel. Dari rekaman CCTV, ciri-ciri pria misterius itu tidak menggunakan masker dan pakai topi. Usianya lebih muda dan badannya tidak terlalu gemuk. Berkaus, tidak bawa tas, celana

panjang jeans. Usia antara 30-35 tahun. “Tingginya kurang lebih 170 cm yang terekam CCTV,” jelas Iwan, resepsionis Hotel Hasma Jaya II, Minggu (12/6). Iwan mengungkapkan, kebetulan ia yang jaga di meja resepsionis. Pria misterius itu check in bersama Sofiah sekitar pukul 02.00. “Yang check in yang laki sambil membawa KTP milik korban. Korban sendiri menunggu di kursi depan dan tidak ikut masuk,” jelas Iwan. Tambah Iwan, pria misterius itu sendirian keluar hotel sekitar pukul 04.00 tanpa ditemani Sofiah. Ia sendiri tidak mengetahui kedatangan keduanya itu dengan mengendarai kendaraan apa, termasuk saat pria misterius itu meninggalkan sendirian hotel.

Sambungan dari halaman 1

FOTO: MEMORANDUM/RIO

Petugas mengidentifikasi barang milik Sofiah.

Selidiki Keterlibatan Pacar menghilangkan rasa sakit itu. Berselang 7 jam, tepatnya pukul 19.00, Prilly pun masih merasakan sakit tersebut. Ia pun menahan sakit di kamar seorang diri untuk mengelabui keluarganya. Kemudian keesokan hari, Rabu (8/6), sekitar pukul 02.00, sakit yang diderita semakin parah. Bahkan, ia merasakan ingin melahirkan. Prilly pun menuju kamar

mandi yang ada di dekat kamar tidurnya. Di kamar mandi, ia duduk jongkok di kloset. Sekitar 30 menit berselang, darah mengucur deras bersama cairan gumpalan yang diduga bayi. Prilly lantas mengangkat bayi yang sempat menangis dengan kedua tangannya. “Saat pukul 02.30 sesudah mengeluarkan bayi tersebut, yang bersangkutan (Prilly)

Sambungan dari halaman 1 membawa bayi itu dan dibuang ke kali yang berada tepat di belakang rumah dengan kondisi bayi tersebut masih hidup,” pungkas Royke. Dari informasi sumber internal, bayi tak berdosa itu merupakan hasil hubungan gelap bersama kekasihnya berinisial AB. Prilly mengaku malu dengan keluarganya dan memilih untuk membuang bayi itu. (fdn/fer)

Motor Baru Lunas Kejadian bermula motor diparkir di teras, namun tidak dikunci setir pada Kamis (9/6) dini hari. Kemudian terduga pelaku datang dengan membuka pagar yang kebetulan tidak dikunci setir. Selanjutnya, membawa kabur motor. Kejadian baru diketahui Halili pada sore harinya. Saat itu, dia keluar dan merasa curiga dengan keberadaan motor yang tidak

Sambungan dari halaman 1 terparkir di halaman rumah. Nur Holis mengungkapkan, pencurian terjadi karena keteledoran adiknya yang terkadang lupa mengunci setir. Bahkan, adiknya juga beberapa kali lupa mencabut kunci motor sebelum meninggalkannya. Apesnya lagi, pintu pagar di rumah bos adiknya itu terbilang jarang dikunci, meskipun pada malam hari. “Karena dari dulu

juga tidak pernah dikunci. Begitu juga motor jarang dikunci ganda. Kadang juga kunci kontaknya menempel di motornya,” jelas Nur Holis. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sukomanunggal Iptu Jumeno saat dikonfirmasi mengatakan, hingga kini masih proses penyelidikan anggotanya. “Masih lidik,” kata Jumeno, Minggu (12/6). (rio/fer)

Putus Seperti diketahui, sebelum putus keduanya mempunyai usaha bersama di bidang kuliner. Dan hingga sampai mereka putus, usaha kuliner tersebut masih tetap berjalan. “Ya masih kayak teman, teman biasa yang memang berpartner di bisnis. Jadi bisnis ya profesional saja. Kan bisnisnya juga masih,” jelas Wijin.

Sambungan dari halaman 1 Wijin menceritakan jika sebelum memulai usaha dengan Gisel, keduanya sepakat jika ke depannya jalinan mereka putus, usaha tetap akan berjalan. “Kan memang sudah sepakat. Jadi pas sudahan, kami tetap jagain bisnis sama-sama. Kami kan masih ada karyawan yang perlu kami gaji, harus dikembangin juga bisnisnya. Jadi ya

so far so good,” tuturnya. Jalinan asmara Gisel dan Wijin sempat mengalami pasang surut. Yang paling menghebohkan saat muncul kasus video syur dalam hubungan mereka. Saat itu,Wijin memaafkan Gisel dan jalinan asmara mereka tetap berjalin. Bahkan Wijin memberikan dukungan kepada Gisel saat menjalani proses hukum. (*/fer)

Lamaran Menegangkan Jelang Tengah Malam Di satu sisi, dia ingin membahagiakan ayahnya dengan cara apa pun, dengan pertimbangan sebagai balas budi seorang anak. “Aku tidak mungkin bisa membalas budi orang tua dengan layak. Masak permintaan sesederhana ini tidak bisa aku wujudkan?” kata Bandi. Di sisi lain, dia ingin tahu tanggapan Bik Ningsih terlebih dulu sebelum memberikan jawaban yang pasti kepada ayahnya. Bandi tidak ingin orang tua itu kecewa. Terlalu berharap pada mimpi dan harapan. Sebab, siapa tahu Bik Ningsih mempunyai rencana sendiri dalam mengisi sisa-sisa usianya. Tidak menunggu lama, malam itu juga Bandi dan istrinya memanggil Bik Ningsih ke kamar mereka. Waktu itu

hampir masuk tengah malam. Pukul 23.56. Buban sendiri yang menjemput Bik Ningsih dari kamarnya. “Kami mau menyampaikan permintaan Ayah. Ini berhubungan dengan Bik Ningsih,” kata Buban. Bik Ningsih termangu, belum ngeh arah pembicaraan juragan yang dia ikuti sejak lima tahun lalu, sejak suami keduanya meninggal. “Nuwun inggih,” jawab Bik Ningsih pelan. Sorot matanya mengandung tanda tanya besar. “Kami ingin melamar Bik Ningih untuk dijadikan istri Ayah,” kata Buban to the point. Bik Ningsih diam. Suasana malam yang sepi semakin terasa senyap. Sepertinya mereka disergap bayangan masing-masing. Cukup lama. Kehe-

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 11

“Di gambar CCTV tidak terlihat karena terhalang mobil parkir,” jelas Iwan. Apakah sebelumnya pria misterius dan korban sering check in di Hotel Hasma Jaya II? Iwan mengaku, baru kali pertama mereka menginap di hotel tempatnya bekerja. “Sepertinya tidak pernah dan baru kali ini saya melihat keduanya check in,” aku Iwan. Sementara itu, Kapolsek Sawahan Kompol Risky Fardian mengatakan, pihaknya masih memburu pria misterius tersebut berdasarkan wajah yang terekam CCTV hotel. Diketahui, Sofiah check in bersama pria itu pada Senin (31/5) dini hari. Pria ini merupakan saksi kunci dalam kejadian ini.

Mimpi Minta Rujuk terungkap. “Saya enggak mau tanya. Saya ikhlaskan saja. Agar tidak ruwet. Iya saya serahkan ke pihak kepolisian,” imbuh Mashudi. Selama ini, Mashudi dengan Sofiah sudah bercerai sejak 2019, dan pernikahannya dikaruniai 4 anak. Sejak pisah, Sofiah pindah ke Jepara, Jawa Tengah (Jateng) karena memang asli sana. “Korban memang jadi pengamen di lampu merah. Cuma alamat tempat tinggalnya saya tidak tahu,” ujarnya. Untuk pria yang check in bersama Sofiah, Mashudi tidak mengenalnya. Ia sempat ditunjukkan laki-laki itu sama polisi dan perlihatkan video yang tere-

Sambungan dari halaman 1 kam di CCTV. “Kata polisi kenal sama orang ini, Saya bilang, enggak kenal pak, saya enggak kenal,” ucap dia. Dalam video itu, pria itu ciri-cirinya pria tidak menggunakan masker dan pakai topi. Usianya lebih muda dan tidak terlalu gemuk. Pakai kaus, tidak bawa tas, celana panjang, pakai cekana jeans. Usia antara 30-35 tahun. Apakah ada dugaan korban dibunuh? Mashudi mengaku, tidak tahu. “Saya tidak mau menduga. Iya saya lebih serahkan ke kepolisian,” tuturnya. Namun, dia setelah melihat foto, seperti ditenggelamkan kepalanya. Kalau riwayat penyakit, Sofiah punya penyakit

gagal ginjal. “Sempat ada. Kalau paru-paru, jantung tidak ada. Sakit ginjal tahun 1994. Berfungsi satu. Ginjal satunya enggak berfungsi. Kadang-kadang nyeri sakit iya kalau kecapekan,” terangnya. Mashudi punya firasat pada hari Minggu malam Senin. Dalam mimpi Sofiah pulang ke rumah. Di mimpi itu, dia cuma sempat ngomong dia ingin kembali (rujuk). Mashudi mengungkapkan, ada barang yang hilang, yakni kalung emas dan sejumlah uang. “Kalungnya enggak ada. Mungkin sama uangnya, enggak tahu saya, berapa jumlahnya,” ungkap dia.

Sehari Dua Kali Beraksi an HP merek Oppo Reno saat menunggu kerabat di RS Unair. Korban pun melaporkan peristiwa yang menimpanya ke polisi. “Di lokasi, kami peroleh sejumlah alat bukti termasuk rekaman CCTV. Dari sana, saya dan anggota menganalisa melalui jejak digital hingga berhasil mengidentifikasi ciri-ciri terduga pelaku,” kata Ardi, Minggu (12/6). Dari hasil identifikasi itu, tim opsnal yang berpakaian preman pun disebar di titik yang disinyalir jadi lokasi persembunyian terduga pelaku. Tak disangka, tenyata terduga pelaku kembali ke lokasi awal. “Kami amankan saat mau mencuri lagi,” imbuh Ardi. Dari tangan Indra, polisi

“Kami masih mencari keberadaan teman pria korban. Anggota kami di-backup anggota Resmob Polrestabes Surabaya,” ungkap Risky. Anggotanya saat ini kesulitan mencari pria tersebut. Pihaknya juga sempat menunjukkan wajah pria itu ke mantan suami Sofiah, Mashudi namun tidak mengenalnya. Sementara itu, untuk penyebab kematian Sofiah dibunuh atau tidak mengingat terdapat tanda-tanda kekerasan di rahang dan mulut ? Risky tidak mau berspekukasi dikarenakan hasil autopsi Sofiah secara resmi belum keluar. “Hasil autopsi korban secara resmi belum keluar. Kami harus berbicara sesuai fakta hukum,” kata Risky. (rio/fer)

Sementara itu, tetangga Mashudi mengungkapkan, Sofiah sempat datang bersilaturahmi dengan mantan suami dan anak-anaknya pada lebaran lalu di rumah Kendinding Lor Gang Tanjung. Dia membenarkan jika Sofiah sudah berpisah dan tinggal di Jepara. Sehari-hari bekerja pengamen di Terminal di Brebes. “Katanya penghasilannya sebagai pengamen bisa dapat uang Rp 300 ribu per harinya,” beber tetangganya yang tidak mau disebutkan namanya. Saat pulang ke Jateng, kata tetangga itu, Sofiah diberi uang saku sama anak pertamanya sebesar Rp 4 juta. (rio/fer)

Sambungan dari halaman 1

menyita sejumlah barang bukti antaralain Honda Vario sebagai sarana, dua dosbuk HP, satu flash disk hasil rekaman CCTV, jaket putih motif loreng hitam, baju lengan panjang biru, celana jins dan sepasang sandal. “Barang bukti yang kami amankan tersebut merupakan sarana terduga pelaku saat melakukan dua kali aksi pencurian di rumah sakit. Termasuk Honda Vario milik terduga pelaku yang saat itu ada di area parkir pengunjung rumah sakit,” tegas Ardi. Ardi menyebut, bukan kali pertama Indra berurusan dengan kepolisian. Tercatat, ia sudah beberapa kali mendekam di balik penjara karena kasus

serupa. Meski begitu, ia tak ingat di mana saja dipenjara. “Dari pengakuan ke penyidik, terduga pelaku ini sudah beberapa kali masuk penjara atau residivis. Hanya saja, terduga pelaku tak ingat betul di mana saja dia diamankan. Saat ini masih kami lakukan pengembangan,” tegas dia. Ardi menyebut, modus terduga pelaku ini terbilang cara lama. Setelah ia memarkirkan Honda Vario L 4688 AAV di area bawah, ia menuju ke ruang tunggu pasien. Agar tak memancing kecurigaan, ia berpura-pura menjenguk saudara yang sakit di sana. “Sebelum mengambil HP, tersangka ini berkeliling men-

cari calon korban. Baru setelah mendapat HP incaran yang di-charege, dia mengambil langsung kabur,” pungkas mantan Kanitreskrim Polsek Wonokromo itu. Ardi menuturkan, dari dua HP yang sempat dibawa kabur terduga pelaku, kerugian yang dialami korban mencapai Rp 9 juta. “Dua HP yang dibawa lumayan mahal. Sekitar Rp 9 juta kalau dari harga belinya,” tutup dia. Sementara itu, di hadapan penyidik, Indra Sasmita mengaku sudah melakukan aksi pencurian di RS Unair sebanyak dua kali. “Sudah dua kali ini pak. Kalau dulu pernah ketangkap,” aku Indra. (fdn/fer)

Sambungan dari halaman 1

ningan dan kebekuan malam itu berubah menjadi tegang saat Bika Ningsih mengangkat muka. Ketegangan sangat tampak di wajah perempuan jelang paruh baya itu. “Mohon maaf, seperti Bapak-Ibu pirso, saya baru saja mengawinkan Genduk di desa,” katanya pelan. “Ya. Kami tahu. Lantas?” tanya Buban mengambang. “Ngapunten. Saya minta waktu. Jangan satu-dua bulan ini,” kata Bik Ningsih, lalu kembali diam. “Jadi, Bibik menerima lamaran kami untuk Bapak?” kejar Buban. Bik Ningsih tidak menjawab dengan kata-kata. Hanya ada anggukan kecil, tapi itu sudah cukup melegakan hati Bandi dan Buban. (jos, habis)

Buru Tiga Buronan Dari pengakuan Hariyanto, ada tiga temannya yang saat ini masih kabur yaitu HL dan SD yang bertugas mengawasi eksekutor saat beraksi. Lalu BL, sebagai penadah hasil curian. “Terduga pelaku dan temannya berkerumun di lokasi untuk mengelabuhi target. Jika merasa situasi aman, salah satu terduga pelaku melancarkan aksinya,” kata Kapolsek Semampir Kompol Baru Ari Aji, Minggu (12/6). Ari menyebut, dari hasil pemeriksaan sementara, terduga pelaku mengaku sudah delapan kali mencopet dalam kurun waktu 3 bulan. Namun, pihaknya tidak percaya begitu saja keterangan terduga pelaku karena masih menunggu ter-

Sambungan dari halaman 1 Hasil kejahatan: 1. Realme RMX 2185 (belum terjual) 2. Samsung A32 (dijual Rp 900 ribu) 3. Huawei (dijual Rp 200ribu) 4. Nokia (dijual Rp 100 ribu) 5. Samsung Core (dijual Rp 200 ribu) 6. Oppo A3s (dijual Rp 400 ribu) 7. Xiomie Redmi 5 (dijual Rp 400 ribu) 8. Vivo Y12 (dijual Rp 600 ribu)

tangkapnya dua temannya dan satu penadah. “Sembari mencari tiga buron, kami juga masih melakukan

proses penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap apakah terduga pelaku beraksi di lokasi lain ,” terangnya. Diberitakan sebelumnya, salah satu terduga pelaku, Hariyanto dibekuk anggota tim antibandit Polsek Semampir di rumahnya, Senin (6/6) sore. Dari tangan terduga pelaku disita barang bukti HP Realme. Sementara itu di hadapan petugas, terduga pelaku mengaku aksi itu menyasar korban atau perziarah dari luar kota dengan harapan korban tidak melaporkan aksinya kepada polisi. “Kami beraksi pada hari tertentu, antara lain Sabtu, Minggu, Senin dan setiap hari libur nasional yang dikemungkinkan pe-

ngunjung membludak sehingga memudahkan saat beraksi,” aku pria kelahiran Pasuruan ini. Hariyanto juga mengungkapkan hasil penjualan HP untuk berjudi slot. Selain itu, dia juga menggunakan uang untuk pesta miras bersama terduga pelaku lain. “Buat judi slot Pak. Sisanya buat beli miras untuk diminum bersama teman,” aku pria kelahiran Pasuruan ini. Terduga pelaku menambahkan tak mematok tarif hasil kejahatannya. Rata-rata menjual dengan harga Rp 100 ribu hingga Rp 900 ribu. “Tergantung tipe HP-nya. Kalau tipe terbaru harganya ya lebih mahal. Uangnya kita bagi rata Pak,” pungkasnya. (alf/fer)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN KLIWON, 13 JUNI 2022 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Dugaan Penistaan Agama dalam Pernikahan Manusia dan Kambing

DPRD Minta Pemkab Perhatikan Ojek Online

Hari Ini Polisi Periksa 18 Saksi

Bojonegoro, Memorandum Selain ojek online berbasis aplikasi, di Kabupaten Bojonegoro juga banyak layanan ojek yang menggunakan aplikasi WhatsApp (WA). Mengetahui hal itu anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri pun berharap tukang ojek yang memanfaatkan WA diarahkan agar berbadan hukum. Sehingga dari sisi driver lebih memiliki perlindungan selama bekerja. Polisitisi PAN itu mengapresiasi menjamurnya ojek WA. Karena merupakan kreativitas masyarakat memanfaatkan teknologi digital secara tepat guna. Mengingat penyerapan tenaga kerja sebagai driver ojek WA juga tinggi. Lasuri mengamati ojek WA tak hanya di Lasuri wilayah Bojonegoro kota saja, tapi di tiap kecamatan juga eksis. “Di Baureno juga ada ojek WA. Baik berjalan individu atau dikelola oleh admin. Jadi memang harus diapresiasi upaya masyarakat dengan kreativitasnya menciptakan lapangan pekerjaan,” tutur Lasuri, Minggu (12/6). Namun, fenomena itu perlu kehadiran pemerintah untuk mengedukasi driver ojek WA. Setidaknya dinas perindustrian dan tenaga kerja (dinperinaker) melakukan pendataan dan penguatan kapasitas driver. Juga bisa melibatkan dinas komunikasi dan informasi (diskominfo) untuk memberikan edukasi. “Sebab ojek WA ini kan bersifat online. Jadi diskominfo seharusnya juga hadir dalam hal memberikan edukasi dalam pemanfaatan teknologi digital yang sehat,” tegasnya. (top/har/epe)

CFD di Gresik Bisa Sembari Urus Perizinan Gresik, Memorandum Pelayanan perizinan di Kabupaten Gresik kini semakin dekat dengan masyarakat. Dinas penanaman modal dan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) memanfaatkan momentum car free day (CFD) setiap akhir pekan untuk membuka layanan perizinan. Masyarakat bisa berolahraga sekaligus urus izin berusaha di hari minggu. Bertempat di Jalan Jaksa Agung Suprapto, DPMPTSP Gresik memfasilitasi para pelaku usaha terutama pengusaha kecil dengan membuka booth pelayanan. Langkah ini sebagai upaya jemput bola agar masyarakat tidak kesulitan untuk mengurus izin berusaha. “Ini sudah pekan ke lima. Ikhtiar jemput bola ke masyarakat dan meyakinkan bahwa mengurus perizinan itu mudah. Kami terbuka untuk konsultasi, bahkan pelaku usaha bisa mengurus izin atau legalitasnya di hari libur,” jelas Kepala DPM-PTSP Gresik Reza Pahlevi, Minggu (12/6). Salah satu yang ditekankan adalah pengurusan dan penerbitan nomor induk berusaha (NIB). Sebab NIB menjadi syarat awal bagi pelaku usaha, khususnya usaha kecil atau usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). Ini bisa diurus dan diterbitkan melalui online single submission (OSS). Kendati bisa diakses secara online via smartphone, belum semua lapisan masyarakat melek teknologi. Ini masih menjadi kendala sehingga pihaknya juga memberi edukasi. “Di OSS, urus NIB hanya lima menit jika berkas persyaratan yang dilampirkan benar dan valid,” tegasnya. Pihaknya berharap seluruh pelaku usaha memiliki legalitas untuk mengembangkan usahanya. Sehingga berbagai upaya dilakukan, termasuk membuka pos layanan perizinan di kecamatan-kecamatan. Pada 2021, ada sekitar 5.535 pelaku usaha yang telah difasilitasi. “Hal ini juga untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” tandasnya. Mantan kabag humas pemkab itu, mengaku senang dengan antusiasme pelaku usaha. Sejak dibuka awal Mei 2022, booth layanan perizinan saat CFD menunjukkan tren positif. Setiap kali CFD ada sekitar 10-17 pengaju yang dilayani. “Awal CFD memang masih sedikit, dua orang yang urus izin. Minggu kedua naik 7 orang, naik lagi lebih dari 20 orang sampai sekarang. Artinya ada hasil signifikan dengan pelayanan jemput bola ini. Jika dirata-rata artinya ada sekitar 700-800 pelaku UMKM yang bisa difasilitasi dalam setahun,” tutupnya. (and/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Menurutnya, ada pasal berlapis untuk para terduga pelaku yang terlibat dalam perkawinan manusia dengan kambing itu. Di antaranya, Pasal 28 Ayat (2) UU ITE serta Pasal 156 (a) KUHP. “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/ atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA),” tandasnya Termasuk Pasal 156 (a) berbunyi dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima tahun barangsiapa dengan sengaja dimuka umum mengeluarkan perasaan atau melakukan perbuatan yang pada pokoknya bersifat permusuhan, penyalah-gunaan atau penodaan terhadap suatu agama yang dianut di Indonesia. “Seluruh pihak yang terlibat atau hadir di lokasi kegiatan tersebut, bisa terkena sanksi pidana setidaknya 5 tahun. Kami berharap ini mendapat atensi lebih dari kepolisian. Apalagi kasus ini menyeret anggota DPRD Gresik di dalamnya,” tegas pria yang juga pengacara itu. Sebelumnya, MUI Gresik telah mengeluarkan fatwa bahwa pernikahan antara Saiful Arif (44) yang mengaku sebagai satria piningit dengan seekor domba bernama sri rahayu itu sebagai bentuk penistaan agama. Kendati sudah diklarifikasi bahwa kegiatan tersebut hanya untuk kepentingan konten TikTok dan YouTube belaka. Ulama meminta aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas. Ketua MUI Gresik KH Man-

Beberapa saksi usai memberikan keterangan di Mapolres Gresik dan Kasatreskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro (inset).

soer Shodiq mengungkapkan bahwa kegiatan yang menyeret anggota DPRD Gresik Nur Hudi Didin Arianto itu bertentangan dengan syariat Islam. Apalagi menggunakan sighot dan tata cara pernikahan secara islam. Apabila semua diyakini benar,

maka seluruh yang terlibat dihukumi murtad dan harus bertobat. Seperti diketahui, video pernikahan manusia dan kambing di Pesanggrahan Keramat ‘Ki Ageng’ milik Nur Hudi Didin Arianto pada akh-

ir pekan lalu menggegerkan masyarakat Gresik dan Indonesia. Sebab, kegiatan tersebut dinilai menistakan agama islam dan martabat manusia. Hal ini memicu kegaduhan dan penolakan dari berbagai kalangan. (and/har/epe)

Bojonegoro Miliki Desa Mandiri Terbanyak di Jawa Timur Bojonegoro, Memorandum Kabupaten Bojonegoro memiliki desa mandiri terbanyak di Jawa Timur. Dampaknya, Bantuan Keuangan kepada Desa (BK-Desa) terbanyak diterima dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur pada Tahun Anggaran 2022. Ada empat desa yang menerima BK desa. Dana itu itu diberikan Gubernur Khofifah Indar Parawansa yang sekaligus menyampaikan saat ini ada 1.480 desa mandiri di wilayahnya yang bebas dari desa tertinggal. Gubernur mengapresiasi hal itu sebagai sebuah prestasi tersendiri yang diperoleh Bupati Bojonegoro. “Makin mandiri suatu desa maka juga akan semakin menyeejahterakan masyarakat di desa. Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala desa dan berpesan agar anggaran bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” kata gubernur ketika menyerahkan BK desa setelah meresmikan Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jawa Timur di Kota Surabaya (11/6). (top/har/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ IST

Pengunjung car free day di Gresik mengurus perizinan di stan yang disediakan DPM-PTSP.

Status pengaduan masyarakat juga akan dinaikkan menjadi laporan. Hal itu ditegaskan Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatreskrim Iptu Wahyu Rizki Saputro. Dari empat pengaduan masyarakat terkait dugaan penistaan agama tersebut, pihaknya sudah memeriksa dan meminta keterangan tiga saksi. “Polres Gresik sudah memeriksa 3 orang. Hari Senin (13/6) akan 18 orang saksi,” katanya kemarin. Iptu Wahyu menjelaskan, pihaknya menerima empat pengaduan. Di antaranya dari Aliansi Warga Cerdas (WC) Gresik, LSM Informasi Dari Rakyat (IDR), Asosiasi Masyarakat Peduli Gresik (AMPG) dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Gresik. Seluruh aduan akan diproses dam menjadi atensi karena telah meresahkan masyarakat. “Masih penyelidikan awal. Belum (penetapan tersangka, red). Setelah diperiksa kita gelar perkara dulu. Hari Senin ini peningkatan pengaduan menjadi LP (laporan). Yang pasti ini menjadi atensi serius karena sudah menimbulkan kegaduhan masyarakat,” tutup lulusan Akpol 2015 itu. Perwakilan Aliansi WC Gresik Abdullah Syafii membenarkan telah dipanggil kepolisian untuk memberikan keterangan pada Jumat (10/6) kemarin. “Tak hanya dimintai keterangan, kita para pengadu juga diminta memberikan video atau dokumentasi ritual nyeleneh pernikahan manusia dan kambing yang sudah difatwakan MUI sebagai bentuk penistaan agama tersebut. Untuk dijadikan dasar pengaduan,” jelas Syafii.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa memberikan BK desa kepada kepala daerah yang memiliki desa mandiri.

Festival Kampung Pecinan, Menuju Kebangkitan Ekonomi dan Kelestarian Budaya Gresik, Memorandum Kampung Pecinan di Jalan Setyabudi, Gresik Kota menghadirkan daya tarik di sektor wisata budaya. Setelah lama tidak tertata, kini kampung yang menjadi tempat berdirinya Kelenteng Kim Hin Kiong itu terlihat lebih cantik. Pasalnya, kawasan tersebut masuk dalam pembangunan destinasi wisata heritage Kota Bandar Grisse. Sabtu (11/6) kemarin, Kampung Pecinan tampak lebih ramai dari biasanya. Banyak penjual kuliner, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dan pengunjung yang memadati area di timur alun-alun itu. Masyarakat tampak antusias meramaikan Festival Kampung Pecinan di kawasan kuno tersebut. Festival ini memang baru pertama kali diadakan. Dan secara langsung di-launching Bupati Fandi Akhmad Yani sebagai kawasan wisata heritage sejarah dan budaya. Kampung yang dulu sepi, kini disulap menjadi kawasan destinasi wisata kuliner dengan

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Gresik, Memorandum Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pernikahan manusia dan kambing di Pesanggrahan Keramat ‘Ki Ageng’ di Desa Jogodalu, Kecamatan Benjeng yang menyeret anggota DPRD Gresik. Pemeriksaan akan dilanjutkan hari ini, Senin (13/6).

Bupati Fandi Akhmad Yani menyapa warga yang ikut meramaikan Festival Kampung Pecinan 2022.

menyuguhkan keunikan tersendiri dengan nuansa kota tua. Ditambah lagi, dalam festival kampung pecinan ini berjejer puluhan lapak kuliner dengan melibatkan UMKM sekitar. Banyak kuliner khas tersaji di sudutsudut tempat yang didominasi

berwarna merah tersebut. Hal ini menjadi angin segar bagi kebangkitan ekonomi dan kelestarian budaya. Bupati mengatakan, melalui festival kampung pecinan dapat membangkitkan lagi gairah ekonomi melalui UMKM di

Kabupaten Gresik. Pihaknya berharap, masyarakat bisa menjadikan wisata heritage masa lalu ini menjadi salah satu pilihan atau jujukan untuk berwisata. Banyak nuansa dan suasana lain yang bisa didapat. “Dengan adanya festival

kampung pecinan ini diharapkan beriringan dengan semakin tumbuhnya perekonomian di masyarakat, terutama di sektor UMKM. Kawasan ini akan menjadi destinasi wisata kuliner dengan daya tarik tersendiri, yakni dengan suguhan nuansa kota tua,” kata Gus Yani, sapaan akrabnya. Gus Yani mengajak warga sekitar bersama-sama menjaga kampung pecinan yang belum lama selesai direvitalisasi. Sehingga bisa menjadi destinasi wisata baru, khususnya wisata budaya yang ada di Kota Pudak. Pasalnya, kampung tersebut sempat menjadi korban tangan jahil vandalisme beberapa waktu lalu. “Pemerintah Kabupaten Gresik melalui dinas terkait sudah melakukan revitalisasi dan penataan agar kampung pecinan ini menjadi cantik. Setelah ditata, baru diramaikan dengan kegiatan seperti malam ini. Saya berharap agar kawasan peninggalan masa lampau ini dijaga dan dilestarikan dengan baik,” harapnya. (and/har/epe)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 13 Juni 2022 by memorandum - Issuu