Skip to main content

Memorandum Edisi 13 Juni 2020

Page 1

memorandum.co.id

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020

HARGA Rp 3.500,-

Gus Ali: Machfud Arifin Pantas Pimpin Surabaya Surabaya, Memorandum KH Agoes Ali Masyhuri, pengasuh Pondok Pesantren Bumi Shalawat Sidoarjo menilai Irjenpol (purn) Machfud Arifin pantas menjadi Wali Kota Surabaya. Penegasan Gus Ali ini disampaikan kepada jemaah Masjid Rachmat setelah salat Jumat, (12/6). “Sudah semestinya Pak Machfud Arifin sebagai sosok yang pas menjadi Wali Kota Surabaya,” ujar Gus Ali panggilan KH Agoes Ali Masyhuri didampingi Ketua Yayasan Masjid Rachmat Mansur SH dan Ketua MUI Kota Surabaya KH Abdul Muchid Murtadho.  Bersambung ke halaman 11 

Apa yang dikatakan Gus Ali, Alhamdulillah. Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanah. Tentunya ini membuat saya semangat menyapa warga. MACHFUD ARIFIN BAKAL CALON WALI KOTA SURABAYA

FOTO: MEMORANDUM/DAYAT

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

memorandumredaksi@gmail.com com

Machfud Arifin bersama KH Agoes Ali Masyhuri di Masjid Rachmat Kembang Kuning.

BAWA PULANG PAKSA JENAZAH COVIDͳ19, POLISI TETAPKAN 4 TERSANGKA

MENGINTIMIDASI TENAGA MEDIS

Surabaya, Memorandum Video membawa pulang paksa jenazah Covid-19 yang sempat viral di media sosial (medsos) akhirnya berbuntut panjang. Apalagi dalam kejadian di RS Paru Karang Tembok itu, sekelompok orang itu juga melakukan ancaman atau intimidasi kepada tenaga medis.

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Setelah Masjid Ditutup, Haji Dilarang, Apalagi?

 Bersambung ke halaman 11 

“

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Arab Saudi masih mengkaji untuk tetap menggelar ibadah haji pada 2020 di masa pandemi virus corona dengan pengurangan kuota,” begitu petikan salah satu berita yang muncul di media, pekan ini. Bagi kaum muslimin, kabar tersebut sangat menyejukkan. Memberi harapan. Termasuk bagi umat muslim Indonesia.   Bersambung ke halaman 5

Keempat tersangka penjemput paksa jenazah Covid-19.

Bekuk Pengedar SS dan Pil LL Surabaya, Memorandum Peredaran pil LL jaringan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Sidoarjo berhasil diringkus anggota Unit Reskrim Polsek Asemrowo. Tiga pengedarnya ditangkap berikut 1.200 pil LL. Mereka adalah Joko Arbi (28), warga Jalan Rungkut Menanggal; Mochammad Dzikri (24), warga Jalan Gedongan, Waru,

Sidoarjo; dan Muslim (29), warga Jalan Rungkut Menanggal. Selain itu, polisi juga menangkap Bambang (29), pengedar sabu asal Rungkut Kidul. Dari tangannya, petugas menyita 2 poket sabu masing-masing seberat 0,68 gram dan 0,37 gram. Seperangkat alat isap SS dan HP mereka Oppo. Tersangka terakhir adalah Muhammad Taufik (40),

Peternak Ayam Potong Jualan Sabu

Aurel Hermansyah

 Bersambung ke halaman 11 

+ Meng, ketua dewan minta masyarakat mematuhi perwali protokol kesehatan. -

Minta lagi, minta lagi. Kapan memberi, Cak?

Si Mameng (Makelar PKL)

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Segera Menikah JODOH ada di tangan Tuhan. Hal itu yang dipercaya Aurel Hermansyah yang sedang menjalin hubungan dengan Atta Halilintar. Bahkan Aurel menyebut mereka bukan lagi pacaran, tetapi hubungan pada tahap serius dan akan segera menikah.

warga Jalan Amir Mahmud. “Dari kelima tersangka ini, kami menyita barang bukti 1.200 butir pil LL dan 3 gram sabu,” kata Kapolsek Asemrowo AKP Hary Kurniawan, Jumat (12/6). Pengungkapkan kasus ini bermula anggota meringkus Bambang saat mengantar pesanan sabu di Pasar Pahing Rungkut  Bersambung ke halaman 11 

Hendri Windartok alias Wiwit dan barang bukti yang diamankan dari tangannya.

Pencuri Motor Karang Empat Diamuk Massa Surabaya, Memorandum Nasib sial menimpa Muhammad Zaini (40). Itu terjadi setelah warga Jalan Sidokapasan V ini, gagal mencuri motor di rumah, Jalan Karang Empat Gang IV lantaran tepergok pemiliknya. Meski berusaha melarikan diri, Zaini tetap tertangkap  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Petugas pamer barang bukti sabu dan pil LL berikut para tersangka.

IRJENPOL M FADIL IMRAN KAPOLDA JATIM

Muhammad Zaini

KRONOLOGI KEJADIAN Semula Zaini berjalan-jalan sembari memantau keadaan di sekitar lokasi. Kemudian dia bergegas masuk ke rumah korban karena sepi.

Surabaya, Memorandum Tidak puas dengan penghasilan dari bisnis ternak ayam potong, memaksa Hendri Windartok alias Wiwit (40), memutar otak. Sayang, usaha sampingan yang dijalankan Wiwit menyalahi hukum. Bukannya mencari pekerjaan halal, warga Jalan Jedong II itu malah berjualan  Bersambung ke halaman 11 

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Dari beredarnya video viral pengambilan jenazah Covid-19 di RS Paru Karang Tembok, polda telah memanggil beberapa saksi. Dari pemeriksaan 10 orang yang diduga terlibat dalam pengambilan jenazah itu, empat orang di antaranya telah ditetapkan tersangka.

Meski berhasil mencuri kunci kontak dan hendak menjarah motor korban, aksinya tepergok hingga diteriaki maling dan diamuk warga.

KETIKA REMAJA MILENIAL MENGGUGAT SIKAP KASAR ORANG TUA Έ2Ή

Sakit Hati dan Takut Dendam Selalu Dibentak dan Disalah-salahkan Dalam surat yang ditulis 31 Desember 2019 pukul 23.00 hingga 1 Januari 2020 pukul 01.15 tersebut, remaja tadi mengakui bentakan-bentakan orang tuanya meninggalkan luka di dada. Yuli Setyo Budi, Surabaya

“Aku juga kecewa. Tidak adakah cara yang lebih baik untuk menyampaikan sesuatu? Saya akui, bentakan-bentakan kalian kadang menjadi teman terbaikku di saat sedang menyendiri. Saat berintrospeksi. Aku sampai berpikir begini: aku akan meniru kalian dalam mendidik anak-anakku nanti. Hanya maaf, aku tidak akan meniru cara kalian membentak-bentak,” kata Azis membaca penggalan lain pada

surat di tangannya. Kembali pandangan ustaz dengan jenggot terpotong rapi itu menyapu ruangan. Tidak ada mata jemaah yang lepas dari tatapannya. “Adakah di antara Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu yang ingin menyampaikan tanggapan?” tanyanya. Semua jemaah terdiam. Mereka perlahan-lahan malah mengalihkan  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Agus M, Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Kristion,Afin Maulidin, Suprianto, Iswin Afrizal. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Resmi, Tempat Dugem Dilarang Buka Sidoarjo, Memorandum Khusus tempat karaoke dan tempat hiburan malam, memasuki masa transisi new normal tetap dilarang beroperasi. Pertimbangannya, tempat hiburan malam itu rentan penularan. Sedangkan berbagai aktivitas masyarakat sudah dibolehkan memasuki masa transisi new normal di Sidoarjo. Plt Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Syaifuddin SH, mengatakan Perbup (peraturan bupati) Sidoarjo Nomor 44 Tahun 2020 tentang masa transisi new normal sudah ditandatangani. “Hampir semua kegiatan sudah boleh berjalan lagi, namun tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Kecuali tempat hiburan malam dan kolam renang, belum dibolehkan,” kata Cak Nur, panggilan akrabnya, Jumat (12/6). Selain larangan untuk tempat karaoke dan kolam renang, ada beberapa poin penting lain dalam perbup itu. Antara lain, pembatasan jam malam yang diubah dari 21.00 sampai 04.00 menjadi 23.00 sampai 04.00. “Ojek online juga sudah boleh mengangkut penumpang. Syaratnya, ketika jam 23.00 sampai 04.00 harus berhenti beroperasi,” lanjutnya. Sementara taksi online dan mobil angkutan umum lain dibatasi kapasitasnya hanya 50 persen saja. Pasar, mal, kafe, rumah makan, warung kopi, dan sebagainya juga boleh beroperasi. Membuka meja dan kursinya. Tapi dibatasi 50 persen kapasitas untuk menjaga jarak aman pengunjung. Sedangkan semua posko check point di jalan protokol dihapus, dialihkan ke desa-desa. Menurut Cak Nur, masa transisi ini upaya pencegahan penyebaran covid-19 lebih difokuskan di tingkat desa melalui program kampung tangguh. “Pengecekan dipindah ke desa. Karena desa menjadi ujung tombak. Termasuk dalam hal penanganan kebutuhan dan perekonomian warga. Jika kemarin kita support bantuan untuk RW, ke depan akan ada alokasi anggaran untuk kampung tangguh,” ungkap politisi PKB tersebut. Memasuki masa transisi, semua layanan pemerintahan di Sidoarjo juga kembali dibuka. Kecuali layanan perizinan yang difokuskan lewat online, dan layanan di mal pelayanan publik (MPP) juga semua dipindah ke online karena tempat itu jadi ruang isolasi pasien covid-19. Selama masa transisi, personel kepolisian, TNI, satpol PP dan sebagainya disebar ke berbagai area. Khususnya di pasar, mal, dan pusat keramaian lain. Mereka bertugas melakukan pengamanan, pengawasan, sekaligus mengedukasi masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan. “Transisi new normal ini bukan normal yang absolut atau normal yang kayak dulu. Tapi normal dengan selalu menjalankan protokol kesehatan,” pungkas Cak Nur.(wa/jok/epe)

Yakni SPAM Umbulanb di Desa Ketegan, Kecamatan Tanggulangin; di Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono; dan di Desa Durungbanjar, Kecamatan Candi. Akibatnya, kontraktor yang mengerjakan proyek mengklaim mengalami kerugian sekitar Rp 700 juta. Dari informasi yang berhasil dihimpun di lapangan, raibnya barang-barang berharga berupa MCB, breaker, kontaktor, oveload rellay, AC, dan exhaust fan yang sudah terpasang di panel listrik itu,

baru diketahui petugas pada awal Juni. “Alat-alat itu berharga mahal yang raib,” kata Istianah, warga sekitar SPAM Umbulan Jumputrejo, Jumat (12/6). Lanjut Istianah, pembobolan itu tidak diketahui pastinya. Kejadian baru diketahui ketika pegawai bagian pelaksana teknik melakukan pengecekan berkala. Usai pemeriksaan, ternyata ada beberapa barang di lemari panel yang hilang. Kejadian itu langsung dilaporkan pegawai tersebut ke atasannya, yakni seksi opera-

Proyek SPAM Umbulan di Desa Jumputrejo yang digarong.

sional manager. Tak percaya dengan kabar raibnya barang itu, bagian seksi operasional manager langsung turun ke TKP. “Setelah dilakukan pengecekan, ternyata benar barang itu sudah raib,” ucap Istianah. Dugaan sementara, pelaku

Ketua DPD PAN Sidoarjo:

Bocorannya Koalisi Besar dengan PDIP Sidoarjo, Memorandum Setelah masa PSBB pandemi covid-19 dilonggarkan, bakal calon bupati-wakil bupati (bacabup-bacawabup) mulai meramaikan pendaftaran. Kali ini, Tri Susilowati satu-satunya calon wanita mendaftar lewat DPD PAN Sidoarjo. Total sudah ada empat calon yang secara resmi menggunakan PAN sebagai kendaraan politik untuk mendapatkan rekom pada Pilkada 2020 Sidoarjo. “Sudah ada 3 bacabup) yakni Kelana, Haris, Taufiqulbar, dan satu bacawabup Tri Susilowati. Jadi total ada empat yang kita beri surat tugas,” kata Ketua DPD PAN Sidoarjo, Ahmad Dzul Himam dikonfirmasi Memorandum, Jumat (12/6). Ditambahkan, aturan DPP PAN yang diusung harus mendaftar lewat partai secara resmi. “Berapa pun calonnya nanti akan digodok. Dalam perjalanannya serta akan kita lihat elektabilitas melalui survei yang akan turun pada akhir Juni ini oleh

lembaga independen. Hasilnya nanti akan diumumkan oleh DPW PAN Jatim. Karena survei tersebut dilakukan untuk seluruh daerah di Jatim yang menggelar pilkada,” tambah pria yang baru saja pensiun dari pegawai Kedutaan Arab Saudi tersebut. Setelah mendaftar, DPD PAN Sidoarjo akan memberikan surat tugas. Seperti yang diterima Tri Susilowati. Surat itu juga berfungsi sebagai perintah untuk mencari pasangan dan koalisi. Jika sudah dapat koalisi dibanding calon lainnya, pasangan Tri Susilowati yang dimunculkan. Ahmad Dzul Himam juga membocorkan kemungkinan koalisi partainya di pilkada nanti. “Ada bocoran A1, koalisi besar PAN bersanding dengan PDI-P. Seperti yang terjadi di Sumenep, Blitar, Jember, dan Mojokerto,” ungkapnya. Namun lebih pastinya, Abah Dzul panggilan akrabnya, meminta wartawan menunggu rekom dari pusat turun. (win/jok/epe)

DPD PAN Sidoarjo menerima pendaftaran Bacawabup Trisusilowati.

Motor Kesayangan Digondol Teman Sidoarjo, Memorandum Dugaan penipuan dan penggelapan menimpa Mulyono (60), warga Dusun Sungon RT 21/RW 06, Desa Suko, Kecamatan Sidoarjo. Dia kehilangan motor setelah ditipu Seger Waras alias Sengek (30), warga Kwadengan, Kelurahan Lemahputro, yang tak lain masih kenalannya sendiri. Berdasarkan Informasi yang dihimpun, korban dan terduga pelaku awalnya bertemu di Jalan Raya Sumput, tepatnya di Showroom Adiguna Motor. Terduga pelaku mengaku ada pembeli mobil Honda Brio dan berjanji akan dipertemukan dengan calon pembeli tersebut usai salat Jumat (12/6). Diduga itu hanya modus agar korban terpedaya. Apalagi ketika bertemu dengan korban, Sengek mengaku baru pulang dari Trawas, Mojokerto dalam rangka jual beli tanah dan mendapat uang banyak. Dia bahkan sempat diajak pelaku ke warkop. “Di ajak keluar di warkop untuk ngobrol terkait masalah itu,” kata Mulyono. Ketika di warkop, Sengek bahkan menyodorkan niat meminjami uang korban. Berdalih mengambil uang di ATM, pelaku meminjam motor korban. Lama ditunggu, bukannya pinjaman yang datang, justru motor kesayangan yang raib berikut temannya. Akibatnya korban mengalami kerugian sekitar Rp 20 juta. Kasatreskrim Polresta Sidoarjo AKP Ambuka Yudha Hardi mengatakan, korban sudah melaporkan penipuan itu. “Kita masih melacak keberadaan tersangka. Saya berharap, kejadian penipuan ini diwaspadai setiap orang, karena aksi kejahatan selalu mengintai,” sebutnya.(wa/jok/epe)

Sidoarjo, Memorandum Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji berharap keberadaan Kampung Tangguh Semeru tetap ada. Bahkan, meski pandemi covid-19 nanti berakhir. Dia menyebut keberadaan program ini dapat membuat ketangguhan segala lini di desa maupun perkampungan. “Selain bisa menekan penyebaran virus corona, kampung tangguh juga bisa membuat tangguh keamanan, tangguh kebersamaan, tangguh gotong royong, tangguh pangan, dan ketangguhan lainnya,” tegasnya ketika meninjau Kampung

Tangguh Semeru di Dusun Kramat, Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Jumat (12/6). Menurutnya, dengan adanya kampung tangguh, keluar masuk orang di sebuah desa, akan lebih mudah diawasi. “Tiga pilar, bhabinkamtibmas, babinsa dibantu peran serta warga juga lebih gampang mengawasi warga agar tertib mematuhi aturan protokol kesehatan,” terangnya. Kapolresta menambahkan, personel yang sebelumnya berjaga di check point di jalan protokol saat ini sudah ditarik untuk berjaga di lingkup desa seiring

Politisi PDI-P Sarankan Jam Layanan Instansi Pemerintah Dinormalkan

berakhirnya pelaksanaan PSBB. Dia berharap, warga lebih patuh terhadap aturan protokol kesehatan. Apalagi, sampai saat ini, semua kecamatan di Kota Delta sudah berwarna merah terkait persebaran corona. Sementara, Pjs Kepala Desa Wonokasian Karen Agung Wibowo menjelaskan, di wilayahnya ada 8 check point dan 16 portal. “Warga kami dibantu linmas sangat antusias menjaga kampungnya. Pagi hingga sore hari yang berjaga linmas dari desa sedangkan malam hari warga yang berjaga,” sebutnya.(fjr/bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/FJR

FOTO: MEMORANDUM/WA

Kunjungi Wonokasian, Kapolresta Semangati Kampung Tangguh Semeru

Showroom Adi Guna di jalan Raya Sumput.

mengambil dengan cara merusak tembok gedung melalui saluran ventilasi sebelum merusak pintu ruang panel listrik. Selanjutnya, kemungkinan mengambil komponen panel listrik yang terpasang. Kejadian itu tak hanya terjadi di SPAM

Umbulan Desa Jumputrejo, namun dua kecamatan yang lainnya juga dibobol dengan modus nyaris serupa. Istianah juga menjelaskan jika proyek SPAM Umbulan di desanya tidak ada yang menjaga. Semua lokasi juga berada di pinggir tol Surabaya-Malang. Jadi memudahkan pelaku mengangkuti barang-barang hasil pencurian. PT Brantas Abipraya selaku kontraktor proyek, diketahui sudah melaporkan kejadian itu ke Polresta Sidoarjo. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi mengaku sudah menerima laporan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) di tiga lokasi berbeda itu. “Iya mas, perkara ini dalam proses penyelidikan kami,” pungkasnya.(wa/jok/epe)

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji kunjungi Kampung Tangguh Semeru di Desa Wonokasian.

Sidoarjo, Memorandum Di era transisi pasca pembatasan sosial berskala besar (PSBB), sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menormalkan kembali jam kerja kantor-kantor yang terkait langsung dengan pelayanan masyarakat. “Kalau urusannya dengan pelayanan publik seperti kantor kecamatan, dispenduk, perizinan, dan sebagainya, sepantasnyalah jam kerjanya dikembalikan seperti sebelum PSBB,” jelas Wakil Ketua DPRD Sidoarjo, Bambang Riyoko, Jumat (12/6). Hal ini supaya masyarakat tidak kesulitan mendapatkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Misalnya saat pengurusan izin usaha, kependudukan, dan lainnya akibat terbatasnya jam operasional kantor pemerintahan. Hanya saja, kebijakan terkait hal itu sangat tergantung pada keputusan Kemendagri (kementerian dalam negeri) RI yang mengatur hal tersebut. “Kami hanya sebatas menyarankan saja berdasarkan informasi yang kami dapat dari warga di tataran paling bawah,” imbuh legislator asal PDI-P tersebut. Bambang menambahkan, dalam hal ini pihaknya memang tidak punya kewenangan sama sekali. “Kuncinya ada di pemerintah pusat. Ada aturannya terkait jam kerja ASN (aparatur sipil negara) di masa tanggap darurat wabah

FOTO: MEMORANDUM/LUD

Nur Achmad Syaifuddin

Sidoarjo, Memorandum Lagi-lagi proyek SPAM Umbulan di wilayah hukum Polresta Sidoarjo yang belum beroperasi, dibobol maling. Dua bulan sebelumnya, SPAM Umbulan yang berada di kawasan Perumahan Kahuripan jadi sasaran. Kali ini, tidak tanggung-tanggung, tiga proyek sekaligus yang dibobol.

FOTO: MEMORANDUM/WA

FOTO: MEMORANDUM/WA

Proyek SPAM Umbulan Diobok-obok Garong

Bambang Riyoko

corona kemarin,” tukas politisi yang berangkat dari Waru itu. Karena itu, dia hanya sebatas memberikan masukan saja yang bisa dijadikan bahan pertimbangan para pemangku kebijakan agar semua sisi kehidupan masyarakat bisa berjalan normal. “Kalau sudah new normal berarti ya harus normal. Tambahannya khan anjuran untuk menjalankan protokol kesehatan untuk sama-sama saling menjaga kesehatan antara pihak yang dilayani dan yang melayani,” pungkas Bambang. Sebelumnya, jam kerja kantor pemerintahan di Sidoarjo dibuka hingga pukul 15.00. Namun selama masa tanggap darurat corona yang berlanjut dengan PSBB, waktunya dibatasi hingga pukul 13.00.(lud/jok/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 3

Antusias Warga Ikuti Rapid Test Masih Tinggi

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto menyerahkan cinderamata pada peserta KBT.

Kodim ST Gelar Pembinaan Keluarga Besar TNI Surabaya, Memorandum Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur (ST)menggelar kegiatan pembinaan Keluarga Besar TNI (KBT) triwulan II tahun 2020, Jumat (12/6). Kegiatan ini diselenggarakan di makodim di Jalan Mulyorejo Indah I. Sedangkan tema yang diusung yakni Aksi nyata bela negara keluarga besar TNI di era kekinian dalam rangka pencegahan penyebaran virus covid -19. Acara dibuka langsung oleh Dandim Tipe A 0831/Surabaya Timur Kolonel Inf Agus Faridianto dihadiri oleh ormas Hipakad, FKPPI, dan Pemuda Panca Marga (PPM) wilayah Kodim Tipe A 0831/Surabaya Timur. “Kegiatan pembinaan keluarga besar TNI kali ini merupakan program Kodim Surabaya Timur triwulan II tahun 2020, dengan tujuan menjalin silaturahmi dengan putra putri purnawirawan TNI,” ujar Agus. Ditambahlan Agus, di tengah meluasnya pendemi Covid-19 di Kota Surabaya, para putra putri TNI diharapkan dapat berperan aktif dan bersinegi dengan komponen bangsa lain untuk mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan masing masing. “Penyebaran virus corona ini dapat dieliminer dengan menerapkan protokol kesehatan setiap individu, oleh karena itu para putra putri TNI hendaknya dapat berpartisiasi dan berkontribusi memutus rantai penyebaran virus berbahaya ini,” lanjut Agus. Agus juga mengajak kepada keluarga besar TNI yang hadir untuk menjaga persatuan dan gotong royong dengan semua elemen masyarakat untuk memerangi peyebaran virus tersebut. “Rasa kesatuan dan persatuan antara KBT sangat penting untuk menghadapi berbagai tantangan yang terjadi saat ini. Kesulitan yang tengah dihadapi masyarakat, seperti bencana alam, serangan virus corona, dapat dihadapi dengan memperteguh rasa kesatuan dan persatuan,” tegas Agus. Sementara itu Kaur Komsos Kodim Tipe A 0831/ST Kapten Ibnu Suwardho dalam materinya memaparkan, komunikasi sosial bersama keluarga besar TNI bertujuan menumbuhkan kesadaran bela negara bagi organisasi keluarga besar TNI guna mendukung tugas pokok TNI AD.(tyo/rif)

Surabaya, Memorandum Kecamatan Sawahan beserta Danramil Sawahan melihat langsung kegiatan rapid test dan swab test massal yang diadakan pemkot bersama Badan Intelijen Negara (BIN). Di Gedung Juang 45 Surabaya, ratusan warga mengikuti kegiatan pemeriksaan kesehatan ini. Rapid test massal yang dimulai sejak pukul 07.00, warga dari berbagai golongan terlihat mengantre untuk mengambil nomer antrian. Penerapan physical distancing dan cuci tangan sudah dilakukan bagi masyarakat yang datang untuk melakukan tes massal. Camat Sawahan Yunus mengatakan, kegiatan tes massal diharapkan warga untuk agar bisa datang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan. “Meng-

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Suasana rapid test massal di Gedung Juang 45 Surabaya.

ingat kasus covid di Surabaya semakin hari terus bertambah. Saya mengimbaui kepada warga agar mematuhi peraturan pemerintah tentang penerapan disiplin dalam keluar rumah dan harus memakai masker, sering cuci tangan agar bisa terhindar dari paparan virus covid-19,” ungkap Yunus, Jumat (12/6). Yunus menjelaskan, rapid test dilakukan kepada 1.000. “Totalnya sebanyak 76 hasilnya menunjukkan reaktif dan dilanjutkan tes swab. Yang menunjukkan non-reaktif akan langsung disuruh pulang,” terangnya. Lanjutnya, kegiatan rapid test selama dua hari terakhir dibantu juga dari petugas satpol PP, Polsek Sawahan, dan Babinsa Koramil Sawahan, Kodim 0832,dan juga linmas kota Surabaya. (why/rif)

Masjid Agung Sunan Ampel Mulai Ramai Rumah Ibadah Jelang New Normal Surabaya, Memorandum Aktivitas di kawasan wisata religi Sunan Ampel kembali normal usai pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Surabaya Raya dihentikan. Para pengunjung mulai berdatangan untuk berziarah maupun melaksanakan ibadah di Masjid Agung Sunan Ampel. Jumat (12/6), ribuan jemaah mengikuti ibadah salat Jumat perdana setelah PSBB dihentikan dan memasuki transisi menuju normal baru. Masjid yang berlokasi di kawasan makam Sunan Ampel tersebut dipadati jemaah untuk menunaikan salat Jumat. Suasana di dalam masjid sudah dipadati jemaah. Satu jemaah dan jemaah lainnya tidak berjarak karena banyaknya jemaah. Bahkan suasana pelataran masjid juga terlihat dipenuhi jamaah. Banyak juga di antara mereka tidak menge-

nakan masker. Meski sudah ada spanduk imbuan yang disebar di beberapa titik terkait meninimalisir penyebaran virus corona, pengunjung mengabaikannya. Pengunjung wisata realigi berangsur mulai naik setelah sebelumnya sepi lantaran pemberlakuan PSBB di Surabaya Raya. Selain dari Surabaya, para pengunjung datang dari wilayah perbatasan Kota Pahlawan. Antara lain, Madura, Sidoarjo, dan Gresik. Sutikno, misalnya. Warga

Sidoarjo itu menyempatkan diri berkunjung ke Wisata Religi Sunan Ampel. “Iya dapat informasi Makam Ampel sudah dibuka kembali, jadi saya menyempatkan berziarah,” katanya. Datangnya pengunjung ini, juga berpengaruh terhadap aktivitas di pasar yang berada di lokasi. Para pedagang juga memakai masker ketika berjualan. Hal itu juga diungkapkan oleh salah seorang pedagang, Faizal Andriawan. Dia mengatakan, pengunjung memang mulai berdatangan meski belum sepenuhnya ramai. Sementara Juru Kunci Wisata Religi Sunan Ampel Baidhowi menjelaskan, setelah tiga bulan sepi peziarah, aktivitas di Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel kembali normal. Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel dibuka dengan pertimbangan kondisi

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Jemaah beribadah di Masjid Agung Sunan Ampel.

Covid-19 di Surabaya mulai menurun. ’’Jadi, pengunjung yang datang masih sepi. Dalam sehari, tidak lebih dari 500 orang yang datang,’’ katanya. Namun, pihaknya memprediksi jumlah pengunjung meningkat pada satu minggu kedepan. Tidak sampai di situ. Baidhowi menjelaskan, seluruh pengunjung yang datang

harus menerapkan prosedur tetap (protap) kesehatan penanggulangan Covid-19. Salah satunya, mengenakan masker. Dia mengakui, meski imbauan protap Covid-19 telah digembar-gemborkan, masih saja ada pengunjung yang melanggar. Terutama saat menjalankan ibadah. Ke depan pengawasan lebih diperketat. (alf/rif)

Memutus Mata Rantai Penyebaran Covid-19 Ala Bu Risma Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini ternyata sudah memiliki formula khusus atau cara khusus untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya. Dia tidak ingin, kasus Covid-19 di Kota Pahlawan ini seperti gunung es, ia pun membuka tabir-tabir itu dengan menggelar rapid test dan tes swab massal gratis. DIA sangat yakin, semakin banyak melakukan rapid test dan tes swab, semakin banyak pula yang diketahui siapa saja yang terkena virus, dan siapa pula yang a m a n . Dengan cara ini, tentu semakin mudah memutus mata rantai penyebarannya, meskipun terkadang angka positif terlihat naik. Wali Kota Risma mengaku berbagai upaya telah dilakukannya dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini. Ia menjelaskan, sejak awal Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah memasifkan tracing dan melakukan pengelompokan atau klaster terkait pasien Covid-19, sehingga bisa diketahui orang-orang

yang berstatus OTG (orang tanpa gejala), ODP (orang dalam pantauan), PDP (pasien dalam pantauan), dan konfirmasi Covid-19. Data tersebut sudah dikantonginya, termasuk data-data tracingnya sejak awal hingga saat ini. “Alhamdulillah sampai hari ini tidak keluar dari data kami. Biasanya, pertambahan positif itu berasal dari ODP atau PDP yang baru keluar swabnya dan ternyata positif, dan itu sudah kami pantau,” kata Wali Kota Risma. Karena semua datanya sudah lengkap, kemudian untuk memastikan seseorang itu negatif atau positif Covid-19, maka Pemkot Surabaya menggelar rapid test dan tes swab massal gratis. Prioritasnya, wilayah yang ada pasien terkonfirmasi atau positif Covid-19, dan tempat kerumunan warga seperti di pasar dan permukiman padat penduduk. Bahkan, ketika ada suatu wilayah terdapat warga yang positif, warga di sekitarnya langsung di rapid test dan tes swab massal. “Tes massal ini penting untuk melacak orang-orang yang terkena Covid-19, sehingga akan lebih gampang memutus mata rantai penyebarannya,” kata dia. Sejak akhir bulan lalu, Pemkot Surabaya dibantu mobil laboratorium dari Badan Inteliten Negara (BIN) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dengan bantuan ini, setiap hari selalu ada rapid test dan tes swab massal di Kota Surabaya. Warga pun sangat antusias mengikuti tes ini karena gratis dan

Petugas sedang memeriksa warga yang ikut rapid test massal.

“

Alhamdulillah sampai hari ini tidak keluar dari data kami. Biasanya, pertambahan positif itu berasal dari ODP atau PDP yang baru keluar swabnya dan ternyata positif, dan itu sudah kami pantau,”

Tri Rismaharini Wali Kota Surabaya apabila diketahui reaktif langsung ditangani lebih lanjut. Hingga 9 Juni 2020, Pemkot Surabaya sudah menggelar rapid test sebanyak 50.049 orang dengan hasil 5.552 orang di antaranya reaktif, dan 44.497 orang non-reaktif. Bagi warga yang reaktif, langsung dilakukan tes swab menggunakan mobil laboratorium dari BIN dan BNPB. Pertanggal 9 Juni 2020, Pemkot Surabaya bersama BNPB, BIN dan rujukan puskesmas sudah menggelar tes swab sebanyak 5.948 orang. Jumlah ini berasal dari rapid reaktif 5.552 orang (tes pemkot bersama BIN), ditambah dengan rapid reaktif 396 orang (tes rujukan puskesmas). Dari total 5.948 tes swab, hasilnya yang sudah keluar sebanyak 4.400 orang dan 1.548 orang masih me-

Wali Kota Tri Rismaharini bersama BIN meninjau rapid test massal.

nunggu hasilnya. Dari hasil yang sudah keluar itu, sebanyak 1.047 orang atau 23,80 persen dinyatakan positif dan 3.325 orang atau 75,57 persen dinyatakan negative. Sedangkan 28 orang atau 0,64 dinyatakan invalid. “Nah, bagi warga yang masih menunggu hasil tes swabnya keluar, seperti yang ada sebanyak 1.548 orang itu, maka pemkot memindahkannya ke hotel yang telah dipersiapkan. Sedangkan hasil tes swabnya yang sudah keluar dan dinyatakan positif (1.047 orang), akan dipindahkan ke Hotel Asrama Haji bagi yang tidak

Mobil PCR stand by di Gelora Pancasila saat digelar rapid test di sana.

menunjukkan gejala, dan bagi yang menunjukkan gejala akan langsung dirawat di rumah sakit,” tegasnya. Selain itu, untuk menguatkan imun warga Kota Surabaya dan pasien yang sudah dipantau itu, Pemkot Surabaya membuat minuman tradisional pokak dan telur rebus di dapur umum Balai Kota Surabaya, dan selanjutnya dibagi-bagikan ke warga. “Supaya cepat sembuh, maka imunnya harus dikuatkan, salah satunya dengan cara ini. Bahkan, kita juga membagi-bagikan vitamin kepada warga yang menjalani isolasi mandiri di rumah maupun di hotel,” ujarnya. Di samping itu, Wali Kota Risma juga terus memasifkan pembentukan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo. Bahkan, ia juga sudah berkoordinasi dengan Polres Tanjung Perak dan Polrestabes Surabaya untuk terus memasifkan pembentukan kampung tangguh hingga ke tingkat RW se-Kota Surabaya, meskipun hingga saat ini sudah ada sebanyak 1.340 kampung yang sudah membentuk kampung tangguh tersebut. “Jadi, kami terus menciptakan Kampung Tangguh Wani Jogo Suroboyo ini untuk menjaga supaya penyebarannya bisa terhambat di tingkat bawah. Kalau ini maksimal di tingkat bawah, saya yakin bisa menghambat penyebarannya,” tegasnya.

Tren Kesembuhan Naik Berkat kerja keras dan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh Pemkot Surabaya bersama berbagai pihak, akhirnya tren kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Surabaya terus mengalami kenaikan dari hari ke hari. Total hingga Selasa (9/6/2020), sebanyak 923 pasien sudah dinyatakan sembuh. Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan dari 923 pasien sembuh itu, sebagian besar berusia 45–54 tahun. Sedangkan jika berdasarkan jenis kelamin, 51 persen dari jumlah itu adalah perempuan dan sisanya laki-laki. “Artinya, pasien yang sembuh ini tergolong pada usia produktif,” urainya. Meskipun pasien-pasien tersebut sudah dinyatakan sembuh, bukan berarti ia abai dengan kesehatannya. Feny meminta agar mereka tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan, seperti mengenakan masker, jaga jarak dan menjaga terus imunitasnya. “Tetap walaupun sembuh, protokol kesehatan harus diperhatikan. Kalau yang sudah sembuh memang tidak dipantau lagi, makanya mereka harus menata dirinya sediri supaya terus sehat,” pungkasnya. (adv/udi/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 4

Ketua PMI Kabupaten Malang Jajuk Rendra Kresna menyampaikan, ponpes perlu mendapat perhatian yang lebih karena banyak santri yang menginap dan berkegiatan belajar. “Apalagi di Kabupaten Malang ini banyak sekali ponpes, mengantisipasi hal itu maka PMI melakukan spraying disinfektan mulai 10 -14 Juni dengan target 677 ponpes,” terang dia, Jumat (12/6).

Dikatakan, tidak hanya pernyemprotan yang dilakukan para relawan PMI, tapi juga memberikan bantuan alat sprayer dan disinfektan kepada ponpes yang ada. “Selain ada spraying di lapangan oleh relawan kami, PMI juga memberikan 30 alat sprayer dan 30 disinfektan kepda 30 ponpes. Kami harap nantinya mereka bisa menyemprot mandiri dengan alat yang

diberikan,” jelas perempuan yang juga anggota DPRD Jawa Timur ini. Sementara itu, Kasi Pelayanan PMI Kabupaten Malang Amirul Yasin menyatakan, selama dua har i penyemprotan ini sudah menjangkau 152 ponpes. “Sudah 152 ponpes yang kami semprot dari 677 ponpes. Kita berharap bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di lingkungan ponpes,” harap Yasin. Dengan adanya bantuan sprayer dan disinfektan ke ponpes ini maka bisa menghemat tenaga relawan PMI. “Agar kami tidak bolak-balik menyemprot ke ponpes

Pamit dengan Forkopimda Magetan

Danrem Kol Inf Masduki berpamitan dengan Forkopimda Magetan.

ucapan selamat dan doa kepada Danrem. “Selamat jalan Bapak Danrem. Semoga Bapak senantiasa diberikan kesuksesan di tempat tugas yang baru nantinya,” katanya. Ia juga meminta maaf jika dirinya bersama jajaran Forko-

pimda Magetan mempunyai kesalahan dan kekurangan kepada Danrem 081/DSJ. Seperti diketahui, jabatan Kolonel Inf Masduki sebagai Danrem 081/DSJ akan segera berakhir dan berpindah tugas kembali di satuan lamanya Seskoad. (alv/lis/*)

yang sama, makanya mereka diberi alat semprotan dan disinfektan. Hal itu juga untuk efisiensi tenaga,

karena terus terang jumlah relawan kami terbatas, jangan sampai mereka kelelahan dan malah tertular.

Ini yang kami jaga, relawan kan beresiko tinggi tertular Covid-19,” terang Yasin. (dia/lis)

Jumlah Pasien Covid Sembuh Tembus 1.188 Orang FOTO: MEMORANDUM/ALV

Magetan, Memorandum Di akhir masa tugasnya sebagai Danrem 081/DSJ, Kolonel Inf Masduki bersilaturahmi dengan jajaran Forkopimda Magetan, di Harmadha Joglo Restaurant, Magetan, Kamis (11/6) sore. Dalam kesempatan itu dirinya berpamitan di masa akhir tugasnya sebagai Danrem 081/DSJ. “Setelah kurang lebih selama 21 bulan, jabatan saya sebagai Danrem 081/DSJ akan segera berakhir. “Saya sangat berterimakasih atas dukungan dan kerja sama yang telah diberikan dalam membantu melaksanakan tugas sebagai Danrem 081/DSJ,” tutur Masduki. Masduki juga berharap agar silaturahmi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus dipelihara, meskipun sudah tidak berdinas lagi di Korem 081/DSJ. Selanjutnya dengan penuh perasaan haru, Bupati Magetan Dr Suprawoto menyampaikan

Relawan PMI Kabupaten Malang menyemprotkan disinfektan di salah satu ponpes.

Surabaya, Memorandum Tingkat kesembuhan pasien Covid-19 menunjukkan tren positif. Hingga Jumat (12/6) sore, pasien sembuh menembus jumlah di atas angka seribu. Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Febria Rachmanita memaparkan, hingga saat ini jumlah total pasien sembuh di Kota Surabaya 1.188 orang. Ia memastikan, angka ini terus bertambah setiap jamnya. “Sampai dengan detik ini (16.00) angkanya terus bergerak. Tadi pukul 14.00 masih 129 orang yang sembuh. Tapi sekarang sampai pukul 16.00, terus meningkat hingga mencapai 190 pasien,” kata Febria di balai kota, Jumat (12/6). Febria menjelaskan, 190 pasien itu terdiri dari 164 pasien yang berasal dari Asrama Haji Surabaya dan 26 orang

FOTO: MEMORANDUM/UDI

Malang, Memorandum Untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, PMI Kabupaten Malang akan menyemprotkan disinfektan di 677 pondok pesantren (ponpes) di wilayah setempat.

FOTO: MEMORANDUM/DIA

Cegah Corona, PMI Kabupaten Malang Semprot 677 Ponpes

Febria Rachmanita

lainnya berasal dari pasien rawat jalan yang menjalani isolasi mandiri. Menurutnya, pasien atau tamu yang diisolasi di Asrama Haji Surabaya itu lebih cepat sembuh karena memang yang diisolasi adalah orang tanpa gejala (OTG). Makanya, hampir setiap hari se-

lalu ada angka kesembuhan dari pasien berstatus OTG tersebut. “Mereka juga rutin senam pagi. Lalu olahraga ada yang sepak bola, tenis meja. Kami juga berikan vitamin secara rutin di luar permakanan,” lanjut Feny sapaan akrab Febria Rachmanita. Feny yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya memastikan semua pasien sembuh itu sudah melewati dua kali tes swab dengan hasil negatif. Ia bahkan menyebut proses swab itu wajib dilakukan tidak sekali saja, selama dua kali jika sudah negatif baru dinyatakan sembuh. “Jadi, mereka yang sembuh ini sudah melewati tes dua kali yang hasilnya negatif berturut-turut. Kalau tidak berturut-turut, maka akan kami swab terus. Ada yang sampai delapan kali dan akhirnya baru kami nyatakan sembuh,” tegasnya. (udi/lis)

Kemenag Tak Membatasi Pendaftaran Haji bisa didaftarkan dan langsung masuk antrean di Siskohat. Meski demikian, menurut Imron, kemarin jumlah pendaftar haji masih lima orang. “Hari ini (kemarin, Red) masih lima pendaftar. Mungkin belum tahu bahwa tidak ada lagi pembatasan. Karena memang baru dibuka oleh Kemenag,” jelas Imron. Kendati tidak dibatasi, Kemenag memastikan layanan tetap mengedepankan social distancing. Pendaftar, menurut Imron, baru bisa masuk ke ruang layanan saat nomor antreannya dipanggil. “Walau sudah tidak dibatasi, kami belum bisa memastikan apakah akan melonjak atau tidak. Sebab, saat ini masyarakat masih banyak yang memilih di rumah atau social distancing. Jadi, tak banyak yang keluar rumah,” kata Imron. Dari catatan Kemenag Kabupaten Pasuruan, pembatasan pendaftaran haji mempengaruhi jumlah pendaftar haji setiap bulannya. Pada Januari 2020 ada 571 pendaftar dan Februari mencapai 419 pendaftar. Maret mulai ada penurunan yaitu 248 pendaftar saja. Sedangkan April mulai anjlok, hanya 136 pendaftar. Selanjutnya, Mei hanya 60 pendaftar haji di Kabupaten Pasuruan. (rul/lis)

Danrem dan Danlanud Iswahjudi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan

Kades Priambodo, BPD, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas bersama warga Desa Dono.

Desa Dono Salurkan BLT DD kepada Warga Terdampak Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Madiun, Memorandum Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki dan Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra sepakat memperkuat ketahanan pangan di tengah pandemi Covid-19. Pernyataan itu disampaikan kedua tokoh pimpinan TNI di Madiun Raya pada pertemuan di Wisma Lanud Iswahjudi, Magetan, Kamis (11/6) siang. Menurut Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, selain untuk mewujudkan kemandirian pangan di wilayah, upaya itu juga bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang kuat. “Kami menawarkan kerja sama dan membantu jika ada anggota dari Lanud Iswahjudi yang ingin belajar di Diklat Penggemukan Sapi yang didirikannya di kawasan Cagar Budaya Osvia Boschbou, Kota Madiun,” katanya. Sementara itu, Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra menyambut baik tawaran kerja sama yang disampaikan. Ia juga menegaskan pentingnya dapat mewujudkan kemandirian dan ketahanan pa-

Danrem Kol Inf Masduki berbincang dengan Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Widyargo Ikoputra.

ngan nasional yang kuat, terlebih di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. “Terkait keberadaan bintara pembina angkasa (Babinsa) yang tugasnya fokus pada sosialisasi hingga problem solving masyarakat sekitar Lanud Iswahjudi, kami berharap

FOTO: MEMORANDUM/KIN

Pasuruan, Memorandum Setelah sempat dibatasi hanya lima pendaftar per hari, kini Kementerian Agama (Kemenag) RI tak lagi membatasi jumlah pendaftar haji. Pendaftaran tanpa pembatasan itu berlaku sejak Kamis (11/6). Imron Muhadi, Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kabupaten Pasuruan menjelaskan, Kemenag pusat tidak lagi membatasi jumlah pendaftar haji. Berapapun orang yang mendaftar tiap hari, akan diterima. “Sejak pandemi corona terjadi, Kemenag membatasi jumlah pendaftar haji. Tiap hari dibatasi lima pendaftar saja. Aplikasi sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) itu otomatis terkunci kalau sudah ada lima pendaftar yang masuk,” ujar Imron. Pembatasan jumlah pendaftar haji ini dimulai sejak awal April. Kebijakan ini dilakukan sebagai salah satu upaya untuk menghindari kerumunan saat layanan. “Saat pendaftaran dibatasi, biasanya pendaftar datang pagi sekali. Kalau sudah memenuhi kuota, mau tidak mau mendaftar keesokan harinya untuk mendapatkan daftar antrean,” terang Imron. Namun, mulai kemarin Kemenag Pusat tidak lagi membatasi pendaftar haji. Berapapun jumlahnya,

nantinya mereka dapat bersinergi dengan para Babinsa jajaran Korem 081/DSJ saat diterjunkan di tengah masyarakat,” ucapnya. Kunjungan silaturahmi itu juga dimanfaatkan Masduki untuk berpamitan menjelang usai masa tugasnya sebagai Danrem 081/DSJ. (alv/lis/*)

Tulungagung, Memorandum Upaya penanganan dan pencegahan pandemi Covid-19 di Desa Dono, Kecamatan Sendang, terus dilakukan secara maksimal. Mulai dari penanganan pencegahan penularannya, hingga penyaluran bantuan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) terdampak. Kepala Desa (Kades) Dono Priambodo mengatakan, dalam penangangan covid sejumlah langkah sudah dilakukan. Mulai dari pembagian masker kepada masyarakat, penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga, fasilitas umum, dan pendataan warga. “Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat tentang tata cara pencegahan penularan virus corona,” ujarnya, kemarin. Priambodo mengungkapkan, sebelumnya Pemerintah Desa Dono sudah merealisasikan bantuan sosial berupa BLT DD (bantuan langsung tunai dana desa) tahap pertama ke-

pada 145 orang. Dan kemarin, Jumat (12/6), penyaluran tahap dua kepada 156 warga. Masing-masing menerima Rp 600 ribu selama 3 bulan sesuai yang direncanakan. “Selama pembagian BLT ini, kami selalu memberlakukan protokol kesehatan. Penerima BLT wajib memakai masker, cuci tangan dulu, dan jaga jarak di tempat antrean. Selaku pemerintah desa, juga selalu melibatkan berbagai pihak. Di antaranya BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, pendamping kecamatan, dan tim protokol kesehatan Puskesmas Pembantu Desa Dono,” jelas dia. Priambodo berharap kepada penerima BLT, kiranya uang Rp 600 ribu ini bisa meringankan beban warga yang terdampak Covid-19. “Dan bagi yang belum menerima harap bersabar, karena masih ada program bantuan lain. Seperti bansos dari pusat, bantuan pangan non tunai (BPNT), PKH, gakin, dan sejenis lain-

ya,” pungkasnya. Dwi Ratna (23), warga RT 01/RW 01 Dusun Tempel, Desa Dono, merasa senang adanya bantuan uang tunai dari pemerintah desa ini. “Saya bersyukur mendapat uang dari Pak Kades Rp 600 ribu. Bisa untuk belanja kebutuhan sehari-hari. Karena sejak adanya Covid-19, jam kerja saya di toko dikurangi, sehingga penghasilan saya berkurang,” terang Dwi Ratna, karyawan toko Aza di Desa Sembon, Kecamatan Karangrejo. Dirinya berharap pandemi ini segera berakhir, sehingga dia bisa kembali bekerja secara penuh seperti sedia kala. “Harapan saya semoga virus corona bisa lekas selesai. Dan saya bisa kembali bekerja seperti semula. Untuk Pak Kades Priambodo, semoga dalam memimpin Desa Dono lancar dan bisa membawa perubahan serta lebih maju lagi,” ungkap Dwi Ratna. (kin/mad/lis/*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 5

Prihatin Sopir Angkot, Sekda Beri Sembako Bondowoso, Memorandum Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso Saifullah memberikan bantuan sembako kepada sejumlah sopir angkutan umum perkotaan (angkot) yang tergabung dalam Paguyuban Sopir MPU Sukses. Setiap sopir angkot mendapatkan bantuan 20 paket sembako. Bantuan ini diberikan dikarenakan selama beberapa bulan mereka mengalami penurunan pendapatan secara drastis. Bantuan diberikan langsung Sekda Bondowoso Saifullah di pangkalan sopir di Jalan Hasyim Asyari, Kelurahan Kademangan, Jumat (12/6). Puluhan sopir penerima bantuan sesuai dengan rekomendasi Dinas Perhubungan setempat. Saifullah menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban mereka yang setiap harinya harus kejar setoran. Bahkan selama pandemi, jangankan setoran, untuk membeli solar saja tidak cukup. “Mudah-mudahan pandemi segera berakhir. Dan mereka bisa bekerja kembali sehingga ekonomi bergerak cepat,” jelasnya pada wartawan. Selama menjalankan aktivitas, Saifullah mengimbau kepada para sopir untuk menjaga sistem imun masing-masing karena bersinggungan dengan banyak penumpang. Memasuki tatanan kehidupan baru, para sopir juga diminta untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. Namun, untuk pembatasan jumlah penumpang, Sekda menyebut hal itu sulit karena jumlah penumpang menentukan persentase yang didapat. Koordinator Paguyuban Sopir MPU Sukses, Sugiarto, mengaku sangat senang menerima sembako dari pemerintah. Karena hal itu menunjukkan kepedualian pemerintah daerah terhadap warga tidak mampu. “Semoga tidak menjadi beban bagi pemerintah Bondowoso, khususnya Pak Sekda sendiri,” katanya. Selama pandemi Covid-19, Sugiarto mengaku pendapatan para sopir anjlok drastis. Namun bantuan dari pemerintah dirasakan sangat membantu kehidupan keluarga. “Sebelumnya dari Polres ada. Yang kedua ini,” tutupnya. (sw/lis)

nati oleh Camat Kanigaran Agus Rianto dan Camat Kademangan Pujo Agung Satrio yang akan bersaing dengan Sekretaris BPPKAD Heri Astuti, Kabag Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Wawan Sugiantono. Sedangkan Camat Mayangan M Abbas yang mengincar kursi jabatan Kepala DKUPP akan bersaing dengan Kabag Hukum Sekretariat Daerah Titik Widyawati, Inspektur Pembantu Wilayah I pada Inspektorat Ir Fitriawati, dan Kepala Pelaksanan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sugito Prasetyo.

Selanjutnya, Camat Kedopok Imam Cahyadi mengincar kursi jabatan Asisten Perekonomian dan Pembangunan. Dia bersaing dengan Sekretaris Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Ir Yoyok Imam Siswahyudi, Sekretaris Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata, M Sonhadji, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Boedi Harjanto, Sekretaris KPU Kota Probolinggo Ir Dwi Putranto, Sekretaris Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Setiorini Sayekti, Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Gofur Effendi, dan Kabag Organisasi Priyo Djatmiko. Camat Mayangan M Abbas mengaku melamar untuk posisi kepala DKUPP Kota Probolinggo. Dirinya sudah mempersiapkan semua persyaratan yang diperlukan. “Sudah siap dengan paparan makalah. Hasilnya seperti apa saya serahkan pada pansel,” ujarnya. Senada diungkapkan Camat Kani-

M Abbas, salah satu kandidat Kepala DKUPP Kota Probolinggo.

garan Agus Rianto, melamar jabatan Kepala BPPKAD sudah mempersiapkan diri untuk proses seleksi oleh pansel. “Harus optimistis. Yang jelas, semua persyaratan sudah lengkap termasuk menyusun makalah yang dibutuhkan,” pungkasnya. (mhd/yud/lis)

Dewan Dorong Rapid Test Gratis Semua Santri Bondowoso, Memorandum Anggota DPRD Bondowoso Fraksi PKB mendorong pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Kesehatan untuk melakukan rapid test gratis kepada semua santri. Alasannya tak lain karena perlu mewaspadai orang tanpa gejala (OTG). Sehingga rapid test dilakukan kepada semua santri meskipun tak menunjukkan gejala yang mengarah pada virus corona. Maupun, santri yang bukan dari zona merah. “Ada namanya juga kan OTG. Nah itu bagaimana kita melihat itu, biar pondok tidak menjadi klaster baru. Sehingga semaksimal mungkin santri yang kembali ke pondok,juga di-rapid. Karena anggarannya sudah kita siapkan,” jelas A Mansyur kepada awak media. Menurutnya, semula memang Dinas Kesehatan terkendala anggaran untuk pembelian alat rapid test yang memang tak sebanding dengan jumlah santri mencapai puluhan ribu. Namun, kata Mansyur, itu tak bisa menjadi alasan lagi saat ini. Karena DPRD melalui Pansus Covid-19 telah menyetujui pengajuan tambahan anggaran. “Ini maksud kami DPRD kenapa harus semuanya. Tidak ada alasan kalau 22 ribu terlalu banyak. Karena anggaran kita sudah besar. Hari ini mungkin sudah jadi sekitar Rp 5 milliar sekian untuk kesehatan, memang tidak semua untuk rapid,” ujarnya. Termasuk, nanti juga kepada orang-orang yang hendak bekerja. Dan wajib membawa hasil rapid test. “Ini sama-sama butuh. Tapi, kita sampaikan ada skala prioritas.

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Sekda Saifullah menyerahkan bantuan sembako kepada sopir angkot.

Berdasarkan jadwal pelaksanaan assesmen seleksi terbuka dari Badan Kepegawaian, Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo, empat camat tersebut melamar posisi berbeda. Dari tiga jabatan yang dilelang, para camat hanya mengincar jabatan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (BPPKAD), Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), dan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Kota Probolinggo. Untuk posisi Kepala BPPKAD dimi-

Plt Kepala Dinas Pertanian Lumajang Paiman melihat langsung petani madu klanceng.

Penjualan Madu Klanceng Lumajang Meningkat FOTO: MEMORANDUM/CW1

FOTO: MEMORANDUM/SW

Probolinggo, Memorandum Lelang jabatan tinggi pratama Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo ternyata juga menarik minat para camat. Dari 16 pejabat yang mendaftar, empat di antaranya merupakan pamong kecamatan yang mengincar posisi kepala dinas. Dengan kata lain, hanya satu camat yang tidak ikut serta dalam lelang jabatan, yakni Camat Wonoasih Deus Nawandi.

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Empat Camat Incar Kursi Jabatan Kepala Dinas

Mansur, anggota DPRD Bondowoso

Sama-sma butuh ini,”pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, ribuan santri yang akan kembali ke pondok pesantren di Bondowoso tampaknya tak bisa semuanya memperoleh rapid test gratis. Penyebabnya, APBD Bondowoso yang terbatas. Karena itulah, rencananya rapid test gratis akan diprioritaskan kepada santri yang memiliki gejala-gejala. Seperti flu terus menerus, suhu tubuh yang tinggi. (cw1/lis)

Lumajang, Memorandum Permintaan masyarakat terhadap madu klanceng yang diproduksi para petani di Desa Bedayu, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, meningkat di tengah pandemi Covid-19. “Permintaan madu di tengah pandemi Covid-19 meningkat, karena madu dapat meningkatkan sistem imun tubuh kita. Jadi, saat pandemi seperti ini konsumsi madu meningkat daripada sebelumnya,” kata Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang Paiman di kantornya, Kamis (11/6). Paiman mengatakan, pandemi Covid-19 tidak hanya dirasakan masyarakat sebagai bencana, tetapi bagi petani budidaya madu klanceng di Desa Bedayu merasakan peningkatan permintaan, sehingga penghasilannya juga meningkat. “Di Kabupaten Lumajang sangat mudah untuk mendapatkan madu asli. Salah

satunya di Desa Bedayu. Beberapa warga telah memilih untuk melakukan budidaya tawon (lebah, red) penghasil madu klanceng,” ujar dia. Selain itu, kata Paiman, sebagian petani bahkan berkeinginan agar Desa Bedayu menjadi salah satu sentra budidaya Madu Klanceng di Kabupaten Lumajang. Dan, permintaan tersebut akan disampaikan langsung kepada Bupati Lumajang. “Pasti Bapak Bupati berkenan, karena nantinya akan dapat mendukung Lumajang menjadi bumi organik, Desa Bedayu Istana Madu Klanceng,” tuturnya. Menurutnya, potensi wilayah seperti halnya Desa Bedayu yang memiliki produk hasil pertanian harus terus didampingi untuk memberikan dukungan terhadap para petani, sehingga jumlah dan kualitas produk terus meningkat. “Para petani juga merasakan hasil peningkatan perekonomian,” pungkas Paiman. (kom/tri/lis)

Lumajang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mulai mendistribusikan bantuan beras melalui program Ngeramut Tonggo tahap dua kepada sekitar 63.000 kepala keluarga (KK) di 21 kecamatan. “Setelah dilakukan pendataan kembali, jumlah penerima bantuan Ngeramut Tonggo untuk tahap kedua ini bertambah dari data sebelumnya. Artinya, jumlah penerima bantuan yang dulunya tercatat 49.000 KK, kini bertambah sekitar 14.000 KK, sehingga total bantuan saat ini yang digelontorkan tercatat 63.000 KK,” ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq usai membe-

rangkatkan armada pengangkut bantuan di GOR Wira Bhakti Lumajang, Kamis (11/6). Bupati yang akrab disapa Cak Thoriq ini menyampaikan, hingga saat ini telah banyak bantuan dari seluruh program yang digelontorkan kepada masyarakat terdampak Covid-19, baik dari Kementerian Sosial (PKH, BPNT, dan BST, dan program perluasan sembako), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (BLT Dana Desa), Pemerintah Provinsi Jawa Timur ( JPS dan pelaku usaha pariwisata), maupun Pemkab Lumajang (Ngeramut Tonggo), yang totalnya tercatat 320.634

KK. Bantuan tersebut telah tersalurkan hampir 90 persen. Meski demikian, pihaknya masih mendapatkan laporan dari beberapa masyarakat yang belum mendapat bantuan. Oleh karena itu, pihaknya akan segera menyinkronkan data sekaligus menindak lanjuti terkait validasi, sehingga program-program bantuan yang digelontorkan kepada masyarakat tepat sasaran. “Prinsipnya, masih ada persoalan iya, tapi akan kita tuntaskan semua persoalan pendataan ini, sehingga masyarakat yang terdampak Covid-19 dapat tersalurkan dengan benar,” kata dia. (kom/tri/lis)

FOTO: MEMORANDUM/KOM

Pemkab Salurkan Bantuan Ngeramut Tonggo Tahap Dua

Bupati Lumajang Thoriqul Haq melepas armada pengangkut bantuan.

Setelah Masjid Ditutup, Haji Dilarang, Apalagi? Ibarat orang kehausan, setelah menempuh perjalanan panjang, kabar itu sangat menyegarkan hingga mampu melepaskan dahaga umat. Plong…rasanya kira-kira begitu. Minimal bagi umat muslim Indonesia yang sudah terjadwal untuk bertolak ke tanah suci tahun ini, setelah bertahun-tahun antre. Pikiran mereka langsung tertuju pada Baitullah, rumah Allah, seraya berujar “Alhamdulillah…”. “Labaik Allahuma Labaik…” Mereka sangat girang. Kabar seperti ini yang ditunggu-tunggu umat muslim di tengah rasa gundah gulana ketika pandemi. Mereka

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

merasakan kekuatan doa yang dipanjatkan segera diijabah (dikabulkan) Allah SWT. Apalagi pandemi virus corona atau Covid-19 dikabarkan sempat membuat Kerajaan Arab Saudi meniadakan ibadah haji 2020. Kini kabar bahagia itu berubah kembali menjadi kekecewaan. Kementerian Agama Republik Indonesia yang dipimpin Fachrul Razi telah memutuskan tak memberangkatkan jemaah haji 2020. Pembatalan itu tak hanya berlaku untuk haji kuota. Jemaah yang berangkat secara mandiri pun tak akan bisa melakukan perjalanan ke tanah suci Makkah, Arab Saudi. Apalagi

Sambungan dari halaman 1 keputusan itu diambil tanpa didialogkan lebih dulu dengan DPR RI (dewan perwakilan rakyat Republik Indonesia). Tak cukup di sini, Kerajaan Arab Saudi diminta tak mengeluarkan visa kunjungan bagi warga negara Indonesia ke negerinya. Tegasnya, Fachrul menjabarkan Indonesia tak akan menggelar ibadah haji 2020 dengan alasan tidak bisa menyiapkan diri dengan baik terutama pada kesiapan kesehatan jemaah. Kata dia, jika haji 2020 tetap atau dipaksakan untuk digelar yang muncul justru kekhawatiran akan hal-hal negatif. Lho kok aneh? kabar berita masih mengkaji

saja sudah disambut dengan keputusan tegas tidak menyelenggarakan pemberangkatan jemaah haji pada tahun ini. Ada apa? Apa ada muatan politis? Apa ada kepentingan terselubung dari salah satu kelompok atau golongan di negeri ini? Atau lebih tegas, ada agenda apa kok Kementerian Agama Republik Indonesia sudah memutuskan tidak melaksanakan penyelenggaraan ibadah haji 2020 meski Kerajaan Arab Saudi masih mengkaji untuk membuka? Berbagai pertanyaan ini layak muncul. Umat muslim layak mempertanyakan. Apalagi, Pemerintah Indonesia sudah berancang-

-ancang melaksanakan program new normal yang artinya kembali hidup dengan normal meski catatan detailnya umat harus tetap memakai standar protokol kesehatan yang ditetapkan. Percayalah! umat muslim Indonesia pun pasti bisa melaksanakan haji dengan standar protokol kesehatan yang ditetapkan ketika mereka berhaji ke tanah suci dalam kondisi new normal. Haji adalah kewajiban bagi setiap muslim yang mampu seperti disyariatkan dalam rukun Islam kelima. Sungguh, membingungkan. Setelah masjid ditutup, haji dilarang, apalagi? (*)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief, Syaifuddin, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 6-7

Kapolres Malang Tinjau Samsat Tangguh Talangagung

AKP Ardyan Yudho menunjukkan BB dan tersangka.

Polisi Tetapkan Tersangka Perusakan di Pendopo Tulungagung

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Anggota Polsek Tekung menyerahkan bantuan kepada warga yang terdampak Covid-19.

Klampokarum, Tukum, dan Wonokerto. “Sebelumnya masyarakat

beras

a yang tinggal di desa tersebut belum pernah mendapat bantuan beras dari

kami. Sehingga, hari ini kami memprioritaskan ke desa desa tersebut,” paparnya. Meski demikian, lanjut Gatot untuk tahap berikutnya akan diberikan kepada desa-desa lain yang juga belum mendapat bantuan dari pemerintah. Antusias warga sangat besar terhadap bantuan beras tersebut. Sebab kata mereka, sejak penyebaran virus corona penghasilannya sebagai pedagang dan buruh tani berkurang drastis. Lebih lanjut dijelaskan, bantuan beras tersebut tidak hanya di wilayah Kecamatan Tekung, tetapi juga di kecamatan atau di polsek lain di seluruh wilayah Kabupaten L Lumajang. “Semoga beras bantuan dari Bapak Kapolri ini bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat Lumajang k khusunya bagi warga yang terdampak Covid 19,” pungkasnya. (tri/mik)

Kapolresta Sidoarjo Apresiasi Satgas Kampung Tangguh Semeru Jerukgamping

AKBP Leonard M Sinambela bersama rombongan di RSUD Mardi Waluyo.

hama haman pada pengunjung rumah sakit tentang pencegahan Cov vid-19. Pengunjung diminta tetap waspada dan ja jaga kebersihan dan gunakan alat pelindung. ‘’Saya meng mengingatkan juga untuk petugas medis harus me membersihkan tangannya sebelum berintera berinteraksi dan jaga kebersihan diri untuk menghind menghindari penyebaran Covid-19 ini, seperti protokol kesehatan yangmana petugas medis tentu sudah lebih paham tentang

hal tersebut,” ujar Leonard Sinambela. Selain itu, kapolres juga berkoordinasi tentang pengamanan di RS terkait adanya fenomena kejadian masyarakat mengambil paksa jenazah Covid-19 yang meninggal dunia di rumah sakit dan langkah antisipasinya. “Untuk memberikan pemahaman kepada keluarga korban meninggal Covid-19, kami juga telah berkoordinasi dengan pihak RSUD untuk langkah pengamanannya,” tutup Leonard. (pra/mik)

Jaga Stamina, Kapolres Ajak Anggota Olahraga Bersama

AKBP Arief Fitrianto FOTO: MEMORANDUM/AND

Gresik, Memorandu Memorandum Kondisi stamina yang prima sangat diper diperlukan personel kepo kepolisian dalam kesi kesiapan memberikan pelayanan dan pengayo pengayoman masyar masyarakat. Apalagi, situasi wabah Covid-19 h hingga kini m masih meng menghantui. tui. U Untuk

k itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengajak seluruh jajarannya untuk berolahraga secara rutin. Hal itu nampak dilakukan di halaman mapolres, Jumat (12/6). Ka p o l re s m e mimpin langsung olahraga bersama yang diikuti pula oleh Wakapolres Kompol Dhyno Indra Setyadi, para PJU Polres Gresik, Kapolsek jajaran, perwira dan bintara serta ASN Polres Gresik.

“Selain untuk menjaga kebugaran dan stamina anggota di tengah w wabah Covid-19, ajang ini juga menjadi ruang silaturahmi antar personel di era new normal,” kata Arief. Selama olahraga, kapolres juga mengingatkan personelnya agar disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Yakni, menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan selalu menjaga kebersihan. (and/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/PRA

FOTO: MEMORANDUM/PRA

Polres Blitar Kota Ajak Koordinasi RSUD Mardi Waluyo untuk Tangani Pasien Covid-19 Blitar, Memorandum Guna mencapai tujuan bersama terkait penanganan Covid-19 di Kota Blitar, Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela melakukan kunjungan ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, Jumat (12/6). Sesampai di RSUD, kapolres disambut Direktur RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar Dr. Ramiadji Sp.B. RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar merupakan rumah sakit rujukan penanganan pasien Covid-19. Kapolres berkoordinasi terkaitt penanganan kuratif oleh RS yang dilakukan dan sharing data g g dilakpenanganan Covid-19 y yang sanakan oleh RSUD Mardi Waluyo o Kota Blitar. “Pihak RSUD telah menyiapk kan menyiapkan ruang khusus isolasi corona untuk menm gantisipasi pasien yang terpapar Covid-19,” ovid-19 ” ujar Dr. Ramiadji Sp.B. saat berkoordinasi dengan Kapolres Blitar. Blitar. AKBP Leonard Sinambela juga menghimbau dan memberi pema-

“Satu tersangka untuk kasus ini yaitu YY. Untuk terlapor lainnya SHM masih dalam proses,” ujarnya. Yudo menjelaskan, laporan perusakan terjadi pada Jumat (29/5) sekitar pukul 17.45. Saat itu kedua

Sidoarjo, Memorandum Desa Jerukgamping, Krian, Sidoarjo, mendadak digemparkan oleh salah seorang warga yang terpapar Covid-19, Kamis (11/6). Dengan sigap, tim medis, perangkat desa, bhabinkamtibmas, dan babinsa langsung mengevakuasi korban untuk dibawa ke rumah sakit. Begitulah simulasi penanganan korban Covid-19 di sela acara launching Kampung Tangguh Semeru Desa dan Kelurahan se-Kecamatan Krian, ahan Sidoarjo, di Perumahan esa Mandiri Residence, Desa n. Jeruk Gamping, Krian. Camat Krian Aguss n, Maulidi menjelaskan, bahwa simulasi inii sebagai wujud kesia-m pan warganya dalam ngapenerapan SOP penanganan Covid-19. Melalui terbentuknya 22 posko Kampung Tangguh Semeru di Kecamatan Krian, ditandai dengan launching bersama agar penyebaran Covid-19 segera terputus. “Launching dari 22 posko Kampung Tangguh Semeru seKecamatan Krian, saat ini diwakili empat desa. Yakni Desa Bareng Krajan enam orang positif Covid-19, disusul Desa Jati Kalang empat orang, Desa Gamping tiga orang, dan Desa Jeruk Gamping

“Sebab itu, jika Kampung Tangguh Semeru ini sudah dapat dijalankan dengan tepat oleh warga. Saya berharap posko ini akan terus lestari, agar wilayah kita semakin tangguh dan kondusifitas kamtibmas kita tetap aman,” pinta Sumardji. Di akhir acara, kapolresta Sidoarjo bersama Forkopimka Krian meninjau sentra UMKM warga, ruang kesehatan, ruang isolasi, lumbung pangan, panel data, dan Kapolresta Sidoarjo juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga setempat.(fjr/wa/jok/mik)

AKBP Dony Alexander meninjau pedagang di Pasar Ngopak.

arnya masyarakat yang belanja di pasar. Tidak hanya itu, kapolres juga menjelaskan jika kunci utama dibentuknya pasar tangguh agar seluruh elemen masyarakat bisa ikut berpastisipasi mendukung upaya percepatan pencegahan penyebaran Covid-19. Terbentuknya pasar tangguh ini dapat menumbuhkan kes-

adaran masyarakat dari tingkat RT, RW hingga lapisan atas agar semakin patuh terjadi anjuran pemerintah dalam rangka melakukan upaya percepatan pencegahan Covid-19. “Mari kita saling bahu membahu dan gotong-royong untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 ini,” ajak Dony.(*/rul/mik)

encakan perusakan itu. Awalnya, ia tanpa sengaja bertemu Suharminto di jalan. Karena saling kenal, akhirnya keduanya berangkat bersama-sama menuju pendopo untuk bertemu bupati, hingga terjadilah perusakan. “Saya kenal SHM karena teman dan waktu itu ketemu di jalan kemudian diajak ke pendopo. Karena saya mabuk saya tidak ingat semuanya,” pungkas Yoyok. (fir/mad/mik)

Pasuruan, Memorandum Satreskrim Polres Pasuruan mengamankan lima tersangka dan satu pembuatan bondet (bom Ikan) kasus penculikan dan penganiayaan yang terjadi pada 22 Mei 2020 di pinggir jalan Dusun Wonosari, Desa Wonosari, Kecamatan Wonorejo. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menn gatakan, penganiayaan itu menyebabkan Amir Riyanto (34), warga Desa Jatiarjo, Kecamatan Prigen, mengalami luka parah. “Dari lima tersangka ka petugas berhasil mengamankan tiga tersangka yang sudah diketahui identitasnya pada hari Rabu (27/5) bulan kemaren,” ucap Rofiq dalam konferensi pers di Gedung Tunggal Penaluan Mapolres Pasuruan, Jum’at (12/6). Lanjut Rofiq, dari kelima tersangka yang berhasil diamankan terlebih dahulu bernama Muhaimin (37), Ahmad Yani (33), Mat Suja’i alias Mat Marsuto (58). Namun pada Senin (8/6), satu DPO berinisial S dengan di-

AKBP Rofiq Ripto Himawan bersama kasatreskrim dan kasubbag humas menunjukkan barang bukti.

d dampingi kepala desanya me menyerahkan diri. “Kami juga mengimbau kepada saudara M (DPO) saya minta segera menyerahkan diri baik - baik kepada Satreskrim Polres Pasuruan, dan pasal yang kami sangkakan kepada para tersangka Pasal 328 Jo 170 KHUP ancaman pidana 12 Tahun,” jelas Rofiq. Disaat petugas melakukan penangkapan terhadap MS, polisi menggledah rumahnya dan menemukan empat bom Ikan. “Di saat kami kembangkan atas penemuan bondet dirumah

Probolinggo, Memorandum Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santoso bersama Camat Mayangan M Abbas menginisiasi potensi aliran sungai di kawasan permukiman warga Kampung Tangguh Semeru “Wiro Secang” di Jalan Brawijaya Gg.IV/Manggis RT.02/ RW.02 Kelurahan Wiroborang, Kecamatan Mayangan. Ide kreatif memanfaatkan potensi kearifan lokal yang difasilitasi Polres Probolinggo Kota ini, salah satunya budidaya ikan keramba agar masyarakat mampu mengeluarkan ide kreatif, dan murah. “Semua itu sebenarnya ide dari kreatifitas warga Kampung Tangguh Semeru Wirosecang, mulai teman-teman pemuda, bapak dan ibu-ibu. Karena adanya Covid-19, kita membutuhkan ketahanan pangan, agar kita tidak sampai kekurangan pangan,” ujar Teguh, Jum’at (12/6). Teguh Santoso berharap, ke depan Kampung Tangguh ini juga bisa untuk wisata edukasi. Disisi lain, kata Teguh, kemandirian masyarakat untuk tangguh secara ekonomi dengan memanfaatkan potensi yang ada secara nyata untuk kelestarian lingkungan. “Harapan kami, jangan han-

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Melalui Kampung Tangguh itu, kapolres berharap, protokol pencegahan bisa dilaksanakan secara madiri oleh semua pimpinan dan karyawan di lingkungan PT ASSI. Terpisah, Ra Latif dalam sambutan singkatnya, mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada kapolres yang menjadi inisiator terbentuknya Industri Tangguh Covid 19 di PT ASSI. Ra Latif berharap inisiatif serupa juga bisa ditindak lanjuti oleh perusahaan skala besar lainnya di Kabupaten Bangkalan. (ras/mik)

Petani Ngimbang Perkosa Tetangga di Lahan Perhutani

tersangka, kami berhasil mengamankan Dua tersangka yang menjadi pemasuk obat - obatan Bondet,” tutur Rofiq. Kedua tersangka bernama Hasan (37), Warga Dusun Kedungsari, Desa Wrati, dan Buhori (65), warga Desa Luwuk, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan. “Dari pengakuan tersangka, saudara Hasan ini adalah yang merakit bondet dan saudara Buhori yang menyetok obat-obatan bondet,” pungkas Rofiq.(*/rul/mik)

Lamongan, Memorandum Darminto (45), seorang petani asal Dusun Katar, Desa Ngimbang, Lamongan, dilaporkan ke polisi lantaran telah melakukan aksi pemerkosaan terhadap SS (35), tetangganya sendiri. Dalam laporan yang diterima Polsek Ngimbang, Polres Lamongan, terungkap jika Darminto melancarkan aksi bejatnya itu di persil Perhutani yang masuk wilayah Desa Ngimbang pada 1 Juni lalu. “Ya, benar ada laporan itu. Masih didalami oleh anggota,” kata Kapolres Lamongan AKBP Harun, Jumat (12/6). Berdasar laporan korban diketahui, aksi pemerkosaan itu terjadi pada Senin (1/6) sekira pukul 08.00. Saat itu, korban SS berangkat dari rumahnya menuju ke perkebunan miliknya di persil Perhutani untuk memetik pucuk dahan jagung yang mengering. Kemudian tiba-tiba pelaku Darminto datang dan menepuk pundak korban hingga korban kaget. Darminto kemudian meminjam sabit milik korban untuk membelah buah pepaya. Namun, tanpa diduga Darminto tibatiba meremas buah dada korban sebelah kiri. Saking terkejutnya, korban seketika itu

Darminto diapit petugas.

lari menjauh. Tetapi Darminto lebih dulu menarik tangan kiri korban. Pelaku kemudian mengempaskan tubuh korban dan menarik celana serta celana dalam korban. Korban pun menangis dan hendak berteriak namun pelaku mengancamnya. “Ojo banter-banter nek nangis, engko krungu uwong tambah tak pateni awakmu (jangan keras-keras kalau menangis, nanti terdengar orang malah kubunuh kamu-red),”

ancam Darminto sambil menodongkan sabit ke leher korban. Karena takut, korban tidak berani berteriak dan pelaku langsung menyetubuhi korban. Setelah selesai menyetubuhi korban, Darminto langsung pergi ke arah selatan. Selanjutnya, korban pulang dan melaporkan aksi bejat Darminto itu kepada keluarga dan perangkat desa. Kemudian, korban bersama perangkat desa, Marsilan dan Suswanto melapor ke Polsek Ngimbang. (and/har/mik)

Kapolresta Makota Resmikan Mal Tangguh Malang, Memorandum Untuk terus memberikan rasa aman setelah Kampung Tangguh dan Ponpes Tangguh, Polresta Malang Kota kini meresmikan Mal Tangguh. Kali ini, peresmian Mal Tangguh dilakukan di Mal Transmart, Kota Malang, Jumat (12/6). Ini sama yang dilakukan di Malang City Point (MCP) sebagai Mal Tangguh. Sebelum prosesi a peresmian, Kapolresta Malang Kota Kombespol a Leonardus H Simarmata melakukan pengecekan protokol kesehatan di setiap stan. Juga pengecekan ruang isolasi untuk merawat pengunjung dengan suhu tubuh badan tinggi. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus H Simarmata mengatakan area mal menerapkan protokol kesehatan. “Saat pengecekan stan sudah banyak perubahan di mal ini.

Wakapolres Probolinggo Kota Beri Ide Kreatif Kampung Tangguh Semeru Wirosecang

Kapolres Pasuruan Kota Resmikan Pasar Ngopak Jadi Pasar Tangguh Semeru Pasuruan, Memorandum Berbagai persiapan menghadapi new normal (normal baru), Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander terus melakukan berbagai kesiapan. Rabu (10/6), kapolres meresmikan Pasar Ngopak, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso menjadi Pasar tangguh Semeru, sekaligus melaksanakan public address imbauan protokol kesehatan dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat. Kapolres beserta pejabat utama polres dan forkompimka juga mengelilingi stan di dalam pasar serta mengimbau ke pedagang dan pembeli untuk selalu memakai masker dan hidup sehat. Kapolres Dony Alexander mengatakan, kampung tangguh memiliki beberapa fasilitas penunjang dalam rangka percepatan pencegahan penyebaran Covid-19 atau coronavirus. Selain itu, kapolres melakukan pengecekan ruang isolasi dan observasi pasar tangguh semeru, sarana check point berupa pos jaga pada akses masuk/kelu-

tahan namun proses hukum tetap berjalan,” ttegasnya. Sementara itu, tersangka Y Yoyok mengaku menyessali perbuatannya. Dirinya m mengaku melakukan aksi k karena pengaruh minuman keras. “Saya saat melakukan itu dalam kondisi mabuk, saya tidak ingat,” ucapnya. Yoyok mengaku tidak mer-

Polres Amankan 4 Tersangka Penganiayaan dan 2 Perakit Bondet

Suasana launching kampung tangguh semeru se-Kecamatan S Krian K di Perumahan Mandiri Residence, Desa Jerukgamping.

m masih belum ada,” ujar Agus Maulidi. Dengan telah terbentuknya Posko Kampung Tangguh di 22 desa dan kelurahan se-Kecamatan Krian, Agus berharap angka penyebaran Covid-19 berkurang. Dan wilayah yang belum terjangkit tetap nihil dari Covid-19. Melalui kekuatan Posko Kampung Tangguh Semeru, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji memotivasi warga agar saling gotong royong dan menguatkan dalam penerapan protokol kesehatan.

Birowo tidak terwujud. Kemudian Yoyok merusak toples nastar dan melem-par botol bir. Yudo menjelaskan, un-tuk tersangka Yoyok dike-a nakan pasal tindak pidana n ringan, dengan ancaman hukuman 3 bulan penjara. Itu mengingat minimnya kerugian yang ditimbulkan dan ringannya tuntutan. “Tersangka tidak kami

penerapan pencegahan covid di lingkungan perusahaan dan masyarakat sekitar, akan terkoodinir lebih baik,” kata Puji. Sementara itu, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, gagasan ini diilhami terbentuknya Kampung Tangguh Covid-19 di Kabupaten Bangkalan. ”Alhamdulillah, sekarang sudah terbentuk 52 kampung tangguh yang tersebar di 18 kecamatan,” tandas Rama.

FOTO: MEMORANDUM/AND

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Kasatreskrim AKP Ardyan Yudo mengatakan, satu terlapor yang ditetapkan tersangka bernama Yoyok. Sedangkan satu terlapor lainya, Suharminto, berstatus saksi.

terlapor memasuki pendopo dan terekam CCTV. “Dari rekaman CCTV dan keterangan saksi ini, yang melakukan perusakan YY. Sedangkan SHM tidak melakukan perusakan, namun membentak-bentak dan berbicara keras kepada petugas piket jaga,” jelasnya. Berdasarkan keterangan tersangka Yoyok, aksi itu dilakukan saat mabukkarena niatnya bersilaturahmi dengan Bupati Maryoto

AKBP Rama Samtama Putra mendampingi Bupati R Abdul Latif Imron di acara launching.

FOTO: MEMORANDUM/EDR

Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung akhirnya menetapkan satu tersangka perusakan toples kue nastar, dan pelemparan botol bir di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (12/6).

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Tangguh, maka semua petugas di Samsat wajib mengunakan masker, face shield dan sarung tangan. “Bahkan masyarakat yang datang kita cek suhu tubuhnya dan disediakan juga bilik disinfektan,” jelas Diyana. Meskipun melayani masyarakat dengan protokol kesehatan yang ketat namun tidak ada pengurangan pelayanan. (dia/mik)

FOTO: MEMORANDUM/FJR

mengunakan motor. Itu Samsat keliling. Jadi pelayanan langsung kita ke desa-desa. Setiap desa ada kampung tangguhnya, kita datangi. Jadi masyarakat tidak perlu susah-susah, kita yang mendatangi mereka,” papar Kapolres Malang. Sementara itu, Kasatlantas Polres Malang AKP Diyana Suci Listyawati menyampaikan, untuk mewujudkan Samsat Talangagung sebagai Samsat

FOTO: MEMORANDUM/RUL

“Di tempat ini, baik petugas maupun masyarakat yang menggunakan fasilitas pelayanan harus memperhatikan protokol kesehatan,” sambungnya. Untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) telah dilakukan jemput bola ke desadesa. “Di sini ada Samsat Jelita, itu jelajah lintas antar desa di Samsat Talangagung, yang

Kombespol Leonardus H Simarmata meresmikan mal tangguh.

Baik kepada managemen, para petugas security dan pegawai. Semua sudah menggunakan face shield. Itu untuk melindungi dari virus Covid-19,” terangnya menjelang peresmian. Ia mengapresiasi serta menyampaikan terimakasih pada semua pihak yang sudah menerapkan protokol kesehatan di Mal Transmart. Selain perlindungan menggunakan face shield, tem-

pat makan juga diberi pembatas yang transparan. Sementara itu, Store General Manajer Mal Transmart Malang Agustinus Tri menyampaikan terimakasih atas penghargaan sebagai Mal Tangguh. “Kami tangguh dalam kesehatan, keamanan dan informasi. Kami selalu mengingatkan kembali kepada customer untuk menaati protokol keseharan,” katanya.

Hadir dalam kegiatan itu, Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto, Kasatintelkam Polresta Malang Kota Kompol Sutiono, Kapolsek Klojen Kompol Fatkhur R, Kasatbinmas Polresta Malang Kota AKP Amung,Wakasatlantas Polresta Malang Kota AKP Bayu Halim Nugroho, Tim Komunikasi Mall Transmart Yurike Fitriana dan Ketua Asosiasi Mal Kota Malang Suwanto. (edr/mik)

Kapolres Bagikan 903 Paket Sembako ke Rumah-Rumah Warga FOTO: MEMORANDUM/MHD

AKBP Hendri Umar meninjau Samsat Tangguh Talangagung, Kecamatan Kepanjen.

Hindari Penerima Dobel, Polsek Tekung Bagi Beras Langsung ke Warga Terdampak Lumajang, Memorandum Seperti pada bulan sebelumnya, Polsek Tekung kembali menyerahkan bantuan beras tahap dua dari Mabes Polri kepada warga yang terdampak Covid-19. Agar bantuan bisa merata dan tepat sasaran, petugas polsek terjun langsung ke lapangan untuk menyerahkan batuan beras dengan total 10 ton tersebut. “Untuk menghindari penumpukan bantuan atau dobel bantuan. Kami turun langsung dengan mendatangi satu persatu rumah warga yang terdampak,” ujar Kapolsek Tekung Iptu Gatot B Hartono mendampingi Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa, Jumat (12/6). Lanjut Gatot, ada 75 paket beras premium ukuran 5 kilogram yang disalurkan kepada warga Kecamatan Tekung yang terdampak Covod 19. Mereka menyebar di beberapa desa di antaranya, Tekung, Mangunsari, Wonosari, Wonogriyo, Karangbendo,

Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra me-launching Industri Tangguh Covid-19 di lingkungan PT Adiluhung Sarana Segara Indonesia (ASSI) di Desa Ujung Piring, Kecamatan Bangkalan, Kamis (11/6). Peresmian pengelola galangan kapal terbesar di Madura itu dilakukan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron. Hadir di acara itu kapolres, Direktur PT ASSI Puji Utami, Ketua DPRD H Muh Fahad, Dandim 0829 Letkol Kav Ari Setyawan, Kejari Emanuel Ahmad, Ketua PN Maskur Hidayat, Ketua PA H Parhanuddin, Wakapolres Kompol Deky Hermansyah, serta seluruh PJU polres. Didampigi kapolres dan Direktur PT ASSI, launching ditandai dengan pengguntingan pita di pintu masuk galangan kapal. Menyikapi terbetuknya Industri Tangguh Covid-19 perdana, Direktur PT ASSI Puji Utami mengungkapkan, sejak pandemi pihak menajemen mematok kewajiban menerapkan protokol kesehatan Covid-19. ”Setelah terbentuknya Industri Tangguh Covid-19 PT ASSI, kami optimis

FOTO: MEMORANDUM/DIA

Malang, Memorandum Untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menuju new normal di Kabupaten Malang, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar meninjau kantor Samsat Talangagung Kepanjen dengan konsep ‘Samsat Tangguh’, Jumat (12/6). Kapolres mengatakan, Samsat merupakan salah satu tempat pelayanan publik Polri pada masyarakat sehingga perlu menerapkan protokol kesehatan. “Samsat ini kan salah satu tempat pelayanan i yang menghadirkan orang. Terus terang kadang-kadang yang datang ke Samsat cukup banyak. Makanya dalam persiapan menuju new normal, kita persiapkan dengan baik, agar pelayanan di sini bisa dilaksanakan tapi protokol kesehatan tetap diperhatikan,” ujar Hendri, kemarin. Lanjut Hendri, konsep Samsat Tangguh dengan Kampung Tangguh prinsipnya sama. Bahwa protokol kesehatan dilaksanakan oleh orang-orang yang melakukan aktivitas.

Kapolres Launching Industri Tangguh Covid-19 Semeru PT ASSI

Kompol Teguh Santoso bersama Camat Mayangan M Abbas melihat kesiapan aliran sungai yang akan dijadikan budidaya ikan keramba.

ya berhenti disitu saja. Namun terus kembangkan ke seluruh kelurahan dari tingkat RW. Ada sekitar 200 RW di Kota RW yang akan kita jadikan Kampung Tangguh Semeru. Untuk sementara ada sekitar 32 Kampung Tangguh yang sudah berdiri di 29 Kelurahan se Kota Probolinggo,” sambung Teguh. Sementara itu, Camat Mayangan M. Abbas mengatakan, pendampingan pendirian Kampung Tangguh, muncul ide-ide kreatif dari pemuda dan masyarakat sesuai potensi keari-

fan lokal yang dimiliki. “ Pe r i l a k u masyarakatlah yang menjadi benteng utama dalam menghadapi penanganan dan mencegah meluasnya penyebaran Covid 19,” imbuh M.Abbas. “Situasi seperti ini membangkitkan semangat kita untuk dapat terus bersama-sama bergandengan tangan, saling menolong antara satu dengan lainnya. Saling menguatkan agar bagaimana pandemik corona ini bisa segera selesai,” pungkasnya. (mhd/yud/mik)

Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto menyiapkan 903 paket sembako yang siap dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di seluruh jajaran Polres Mojokerto. Penyaluran sembako dipimpin langsung Kapolres Mojokerto AKBP Feby DP Hutagalung di Kecamatan Trowulan, Jumat (12/6), dengan mendatangi rumah-rumah warga. “Dengan membagikan secara langsung kita dapat memberikan sosialisasi

AKBP Feby DP Hutagalung membagikan sembako ke rumah warga di Trowulan. FOTO: MEMORANDUM/WAR

pemahaman new normal dan tetap dengan protokol kesehatan,” terang kapolres. Lebih lanjut dikatakan olehnya, ia berharap semua anggota TNI/ Polri bersama pemda bersinergi dalam penyaluran bantuan, sekaligus memberikan edukasi agar masyarakat memahami new normal. Sebelum menyalurkan bantuan, Kapolres memimpin langsung apel bakti sosial Polri Peduli Pandemi Coid-19, di Halaman Candi Brahu Trowulan Mojokerto. Menurut kapolres, di tengah pandemi Covid-19 belum berakhir, diperlukan kesigapan, TNI-Polri dan pemda untuk mengajak

masyarakat secara proaktif untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. “Metode kampung tangguh yang telah dilaksanakan di Jawa Timur khususnya Kabupaten Mojokerto, sebanyak 44 kampung Tangguh. Jika ini benar dilaksanakan secara kosisten akan menjadi suatu terapi yang efektif,” ujar kapolres. Mas kata kapolres, saat ini kemandirian Masih masyara masyarakat sedang di uji, digugah kembali kebe jiwa kebersamaan gotong royong, saling peduli dapat kita lakukan bersama dalam mengac hadapi covid-19 yang memiliki dampak sangat sala satunya adalah dampak ekonomi. luas, salah Ada masyarakat yang mengalami PHK, be tidak bekerja kembali, sehingga berakibat ekonom menurun dan tidak berpenghasiekonomi beb lan, beberapa sektor lain juga mengalami degrad degradasi ekonomi yang pada ahirnya semakin meningkat jumlah kemiskinan. Pol didukung oleh TNI dan pemda Polri kemba kembali memberikan bantuan paket sembako kepada masyarakat yang terdampak dan masyarakat kurang mampu, tentunya yang belum tersentuh oleh bantuan dari pemerintah. (war/mik)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 8

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

FOTO: MEMORANDUM/URI

Penghina Kiai Mudatsir Ternyata IRT Pamekasan, Memorandum Aparat kepolisian bergerak cepat mengatasi gejolak kamtibmas di Pamekasan setelah diresahkan postingan akun media sosial yang menghina KH Mudatsir Badruddin pengasuh Ponpes (pondok pesantren) Miftahul Ulum Panyeppen.

Hanya Satu Perusahaan yang Melaporkan Hasil Rapid Test

‘Mustasyar PWNU Jatim: Jenazah Covid-19 Wajib Dimandikan!’. Dalam postingannya, Ahmad Waisal Alqorniy juga membagikan kiriman status Agus Rowi yang berbunyi pasien corona harus dimandikan atau disucikan karena sejatinya orang meninggal, virusnya juga ikut meninggal. “Jadi, yang bersangkutan ini saat itu mengomentari dua postingan tersebut dengan tiga pendapat kontroversi,” jelas Trunoyudo. Tiga komentar kontroversi salah satunya menyebut ajaran KH Mudatsir Badruddin di pondoknya juga mengibliskan orang yang berbeda pendapat. Komentar itu pun mendapatkan tanggapan ramai dari warganet. Terlebih masyarakat Pamekasan dan khususnya santri Ponpes Miftahul Ulum Panyeppen, yang merasa komentar itu melecehkan kiainya. Dampaknya, ratusan massa berusaha mencari

Kabid Humas Polda Jatim rilis penangkapan perempuan penghina KH Mudatsir Badruddin.

pemilik akun Facebook Suteki. “Dalam kontennya jelas di sini terkait masalah covid-19. Kemudian juga komentarnya dengan mendiskreditkan salah satu pondok pesantren sehingga menimbulkan kegaduhan atau konflik sosial. Ini sudah dilakukan proses secara aturan hukum yang berlaku,” papar Trunoyudo. Setelah dicari ratusan massa, lanjut Trunoyudo, tersangka UZ sempat melarikan diri dari

rumahnya. Polisi yang mendapat laporan akhirnya berhasil mengamankan dan menetapkan sebagai tersangka dugaan ujaran kebencian. “Saat ini yang bersangkutan sedang dalam penyidikan di direktorat kriminal khusus (ditreskrimsus). Penyidik akan bekerja secara objektif profesional,” tandas alumnus Akpol 1995 tersebut. Penyidik Ditreskrimsus Polda Jatim menyita barang bukti handphone yang digunakan UZ

saat memposting komentarnya. Dia terancam pasal 45A ayat (2) jo pasal 28 ayat (2) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE, dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. Tertangkapnya UZ, diapresiasi Bupati LSM LIRA Pamekasan Agus S. “Saya berharap jangan ada lagi kasus serupa yang bisa membuat gaduh Pamekasan,” harapnya.(sjk/epe)

FOTO: MEMORANDUM/URI

Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep menyebut rapid test di perusahaan dan perbankan hanya satu yang dilaporkan. Padahal di Sumenep ada lebih dari 4 perbankan dan puluhan perusahaan dengan jumlah karyawan mencapai ratusan orang. Pelindo III merupakan perusahaan satu-satunya yang melaporkan hasil tes cepat terhadap 400 orang yang semuanya non reaktif. “Kami hanya menerima hasil tes cepat dari Pelindo III karena memang menyediakan rapid test gratis,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (kominfo) Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya, Jumat (12/6). Ditambahkan, karena pemkab tidak menyediakan anggaran untuk rapid test, ditetapkan perusahaan dan bank melakukan tes cepat kepada karyawannya secara mandiri kemudian hasilnya wajib dilaporkan. Namun Ferdiansyah meyakini, perusahaan yang beroperasi di Sumenep telah melakukan tes cepat hanya saja belum melaporkan. “Meski kami belum menerima laporan perusahaan pasti berkoordinasi dengan pihak yang berwenang,” imbuhnya. Ferdiansyah menyebutkan, laporan itu bisa diberikan ke dinas kesehatan (dinkes).(uri/epe)

Ironisnya, pemilik akun Suteki di Facebook ternyata seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Pamekasan. Hal ini terungkap setelah UZ (28), diamankan Polda Jatim. Ia diciduk karena dinilai telah menyebarkan ujaran kebencian kendati akun anonim yang dijalankan memakai foto profil orang lain. “Yang bersangkutan ini diamankan karena kontennya adalah ujaran kebencian, yang tentu dampaknya mampu membuat atau berpotensi menimbulkan konflik sosial di masyarakat,” ungkap Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya pada media, Jumat (12/6). Sebelumnya, UZ berkomentar di grup Facebook Pamekasan Hebat pada 6 Juni 2020. Saat itu, dia mengomentari postingan Ahmad Waisal Alqorniy yang membagikan link berita dari salah satu media yang berjudul

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Ferdiansyah Tetrajaya

Pelapor di Kejari Sumenep menyerahkan bukti tambahan.

Sumenep, Memorandum Pelapor kasus dugaan alat peraga (APE) fiktif kembali mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumenep. Kedatangannya bertujuan menyerahkan tambahan bukti untuk melengkapi laporan sebelumnya yang diminta kejari, berupa rekaman salah satu lembaga penerima dan bukti transfer dari pihak ketiga. “Semua tambahan bukti sudah diserahkan. Semoga penyidik kejari mendalami dan menangani kasus tersebut secara profesional. Saya curiga ada kerugian negara dalam kasus ini,” kata pelapor Syahrul Gunawan sehari usai menyerahkan bukti tambahan itu, Jumat (12/6). Dia meminta kejari secepatnya memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan kasus APE fiktif itu. Sayangnya, awak media tidak bisa meminta keterangan Djamaluddin selaku Kajari Sumenep. Penjelasan dari resepsionis pimpinannya sedang berada di luar kota menghadiri undangan. Begitu juga dengan Kasi Intel Novan Bernadi yang dikatakan tidak di kantor. Dugaan penyimpangan pengadaan APE fiktif untuk anak usia dini (PAUD) 2019 dilaporkan lembaga swadaya masyarakat pada 20 April 2020. (uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Bukti Tambahan Laporan APE Fiktif Diserahkan ke Kejaksaan Bupati Abuya Busyro Karim, bersama Forkopimda Sumenep kunjungi kampung tangguh di Desa Lobuk.

Bupati Kembali Resmikan Kampung Tangguh Semeru Sumenep, Memorandum Pemkab Sumenep bergerak cepat meresmikan Kampung Tangguh Semeru di beberapa kecamatan dalam rangka menangani pandemi covid-19. Terakhir yang di-launching Bupati Abuya Busyro Karim, adalah kampung tangguh di Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kamis (11/6). Di sana, bupati dan forko-

pimda menjalani pendataan dan pemeriksaan medis. Setelah itu rombongan meninjau posko kesehatan, pusat informasi, lumbung pangan serta produk unggulan desa. Bupati mengaku ingin memastikan kesiapan sejumlah desa dalam menghadapi kondisi new normal. “Desa yang sudah siap menjadi kampung tangguh pada akhir-

nya akan menjadi desa yang benar-benar tangguh dalam segala hal. Salah satu tujuan pendirian kampung tangguh agar masyarakat tangguh secara SDM. Karena jika desa di Sumenep memiliki SDM yang berkualitas, maka akan lebih cepat berkembang. Ketika SDM masyarakat sudah bagus maka cara berpikirnya pun akan rasional dan solutif terhadap

permasalahan yang ada,” papar bupati. Pihaknya juga mengapresiasi Desa Lobuk yang saat ini menjadi satu satunya desa di Kecamatan Bluto yang telah siap menjadi kampung tangguh. Sehingga bupati memastikan Desa Lobuk telah siap menghadapi covid-19. Bupati Busyro juga mengimbau Pemerintahan Desa Lobuk

dan seluruh desa lainnya agar memiliki kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan dengan tetap memperhatikan sektor perekonomian masyarakat. “Dalam situasi seperti sekarang, salah satu langkahnya yaitu memanfaatkan potensi kekayaan desa. Masyarakat harus sudah mandiri secara ekonomi lewat kreativitas yang dimiliki,” saran bupati. (aan/epe)

Disaksikan MUI dan Ulama

Bangkalan, Memorandum Maraknya aksi pengambilan paksa jenazah pasien dalam pengawasan (PDP) dan positif covid-19 dari kamar isolasi rumah sakit di sejumlah daerah, direspons Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amim Imron. Selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Bangkalan, dia berinisiatif menggelar rapat koordinasi (rakor) pemulasaraan jenazah pasien covid-19 sesuai protap yang digariskan Kementerian Kesehatan (kemenkes) RI dan standar kesehatan WHO. Targetnya, Ra Latif, sapaan akrab Bupati, menginginkan publik mengetahu bagaimana

teknik dan tata cara pemulasaraan pasien positif covid-19. Dengan demikian, khalayak akan paham bahwa proses pemulasaraan tidak hanya memenuhi standar kesehatan tetapi juga sejalan dengan hukum Islam. Itu sebabnya, rakor dengan tema simulasi pemulasaraan jenazah yang dihelat di Pendopo Agung Pemkab Bangkalan, Kamis (11/6) itu, dihadiri forkopimda dan Ketua MUI Bangkalan KH Syarifudin Damanhuri serta beberapa tokoh agama lainnya. “Melalui rakor simulasi ini, saya berharap masyarakat umum, utamanya keluarga pasien, tahu dan paham bagaimana

teknik dan tata cara pemulasaraan jenazah covid oleh tim medis RSUD,” terang bupati. Dia juga meminta MUI dan ulama lainnya mengamati secara detail pemulasaraan jenazah. “Kalau memang ada yang kurang sreg, saya berharap MUI dan yang lain bisa mengkoreksi sekaligus memberikan masukan. Ini penting agar pemulasaraan jenazah benar-benar sempurna. Yakni sesuai dengan hukum agama,” tandas Ra Latif. Pemateri dari RSUD Syamrabu menegaskan, protokol pemulasaraan jenazah di Indonesia dilakukan berdasar rambu-rambu agama. Untuk

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Tim Gugus Tugas Gelar Rakor Simulasi Pemulasaraan Jenazah Covid-19

Tim medis RSUD Syamrabu melakukan simulasi pemulasaraan jenazah pasien covid-19.

jenazah umat Islam harus ditangani berdasar hukum Islam. Namun, khusus pemulasaraan pasien positif dan PDP, ditambah protap standar kemenkes. Tujuannya, agar jenazah tidak menjadi sumber penularan covid-19. Itu sebabnya, proses pemulasaraan jenazah pasien covid-19 tidak bisa ditangani sembarang orang. Seusai rakor, agenda kegiatan dilanjutkan simulasi proses pemulasaraan jenazah covid 19. Baik untuk jenazah laki-laki maupun perempuan. Tim medis RSUD, secara runtut mempertontonkan tata cara memandikan jenazah menyucikan dengan air atau teknik tayamum.

Termasuk proses mengkafani jenazah, melapis dengan plastik khusus, hingga memasukkan ke dalam peti. Bupati berharap, pasca simulasi ini tidak ada lagi keluarga atau kerabat jenazah pasien covid-19 yang mencurigai penanganan jenazah di RSUD tidak dilakukan sesuai ajaran agama. Harapan serupa juga dilontarkan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra selaku wakil ketua tim gugus tugas. “Untuk menangani jenazah pasien covid-19 yang meninggal di RSUD, ya pasrahkan saja dengan ikhlas kepada tim medis. Jangan ada yang ngotot mengambil paksa,” tandasnya. (ras/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TRENGGALEK Polisi Ringkus 3 Pengedar Pil Dobel L

KABIRO TRENGGALEK: Hamzah Abdillah. WARTAWAN: Agus Purwanto, Ahmad Yulis. ALAMAT : Jalan Wr Supratman Gang Parangjanoko no 4, Kelurahan Sumbergedong, Kec/Kab Trenggalek.

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

Trenggalek,Memorandum Satresnarkoba Polres Trenggalek meringkus pengedar pil jenis dobel L. Para tersangka kini mendekam di penjara.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring dalam ungkap kasus dobel L.

“Petugas Satrenarkoba Polres Trenggalek mengamankan tiga orang tersangka yakni KDP, SH, dan R. Ketiganya merupakan warga Kecamatan Gandusari, Trenggalek,” tutur Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring saat konferensi pers di halaman Mapolres Trenggalek, Kamis (11/6). AKBP Doni menerangkan, penangkapan ketiga tersangka tersebut berawal dari informa-

si masyarakat tentang peredaran pil setan di Trenggalek. Saat dilakukan penggeledahan, petugas berhasil mengamankan 95 butir pil jenis dobel L di dalam tas. “Ternyata di dalam tas tersebut ada gulungan kertas tisu yang sudah dikemas dalam plastik klip,”singkatnya. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui pil dobel L tersebut dibeli dari tersangka KDP seharga Rp 270 ribu. Petugas kemudian mengembang-

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 9

kan dan berhasil meringkus dua tersangka lainnya yakni SH dan R berikut barang bukti sebanyak 265 butir. “Kami akan terus melakukan pengembangan kasus ini untuk bisa mengungkap jaringan lainnya. Tujuannya, agar tidak ada lagi yang meracuni generasi muda,”ujarnya. Para tersangka dijerat dengan pasal 197 jo pasal 106 ayat (1) subs pasal 196 jo pasal 98 ayat (2) dan (3) UURI Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Mereka diancam dengan pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar. (gos/ham/udi)

Pilkada Trenggalek

Trenggalek, Memorandum Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Trenggalek masih menunggu hasil keputusan DPW dan DPP PKB terkait calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) yang akan ikut dalam Pilkada Trenggalek pada Desember nanti. Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PKB Trenggalek Murkam menjelaskan, tahapan fit and proper test yang diselenggarakan pada 24 Maret 2020 di Graha Gus Dur PKB Jawa Timur yang diikuti oleh delapan peserta sudah dikirim ke DPW dan DPP. “Kami sudah melaksanakan tugas dan selanjutnya menunggu petunjuk Murkam dari DPW dan DPP PKB,” kata Murkam yang juga sebagai ketua ketua tim penjaringan cabup dan cawabup, Jumat (12/6). Murkam tidak menampik jika ada kemungkinan fit and proper test susulan bagi yang belum ikut pada 24 Maret yang lalu. “Semua keputusan mutlak ada di DPP dan tinggal menunggu arahan dan petunjuk sehingga semua masih serba mungkin,”ungkapnya. Dia mengakui hingga sekarang belum ada petunjuk dari DPP terkait adanya pelaksanaan fit and proper test susulan.”Yang jelas tunggu saja petunjuk baru dari DPP,“ tandasnya. Dimungkinkan, masih kata Murkam, DPP mempunyai pertimbangan sendiri dalam menentukan keputusan siapa dan berkoalisi ataupun tidak di Pilkada Trenggalek 2020 ini. “Mungkin DPP juga punya survei sendiri, kami di sini tinggal memproses sesuai aturan dan wewenang DPC,” kata dia. Sekedar mengingatkan, ada delapan orang yang ikut pada fit and proper test yang diselenggarkan 24 Maret 2020. Yaitu Mochamad Nur Arifin, Imam Bachrodin, Gus Munif, Bekti Hari S, Puryono, Syah Nata, Amin TP Hari, dan Abi Sofyan. Sedangkan yang tidak hadir dengan berbagai alasan ada 10 orang. Yaitu, Alfan Rianto, Panca Rahmadi, Priyo Handoko, Sukarodin, M.Hadi, Zaenal Fanani, Muhadi, Mugiyanto, Eko Yuwono, dan Kusprigianto. (gos/ham/udi)

RUMAH DIJUAL l Rmh yk.10x12 m2 KT.5 SHM Garasi Mobil. Jl Rajawali No.26 rum Rewwin) Sidoarjo. Hrg 1 ar (Bs Nego) Listrik 1300 watt. AM + AC. Hub: 0813 3222 4306 2 2351 1599.

SEDOT WC Ahli Sedot Saluran Air & SeWC Mampet, Tanpa BongKimia, Terima Kuras Sumur, don, Kolam, Sedot WC, Doron. Kenjeran:031-5150.3330 Rung0851.0877.7759Mayjen: 0851. 7.7715.

Bupati Ajak Bergotong Royong Atasi Dampak Covid-19 Trenggalek, Memorandum Dampak pandemi Covid-19 saat ini salah satunya pada aspek kehidupan sosial ekonomi masyarakat. Untuk itu, gotong royong menjadi kunci untuk dapat mengatasi. “Mari kita saling membantu dan bergotong royong dengan sesama, agar derita bencana ini sedikit terkurangi bebannya,” ungkap Bupati Trenggalek H Moch Nur Arifin, Jumat (12/6). Pesan itu disampaikan bupati saat mengunjungi rumah Jamus (45), warga Desa/Kecamatan Dongko yang ikut terdampak Covid-19. “Pak Jamus sehari-hari

PARANORMAL

AC...AC...Dingin!!! <b>Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK2PK) 350 watt Hub: 0851009 95098/ 031-5012481 Persewaan AC.

Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:031-5490592/ 081229729706 (tdk terima SMS).

SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:0315150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332

Dicari Customer Service dan design Kirim lamaran ke Prima Advertising Jl.Ngagel Jaya Selatan No.102 Sby.

bekerja sebagai pembuat tahu dan berjualan empon-empon,”terangnya. Dilanjutkan dia, Jamus juga diketahui sering pergi untuk mengirim empon-emponnya ke wilayah Surabaya dan sempat menjalani rapid test. Meskipun hasilnya reaktif, namun setelah dilakukan tes swab pria ini telah dinyatakan negatif dari Covid-19. “Karena kami punya cek poin, terus tracing di gugus tugas desa itu ketat. Nah, beliau terjaring tracing rapid test dan waktu itu reaktif. Kemudian mengisolasi diri sesuai protokoler. Kemudian kami swab, hasilnya negatif,”

PENGUMUMAN DILELANG MITH/L300/PICK UP/19/PLAT W HUB: ARTHA ASIA FINANCE TELP. (031) 99005121 KEHILANGAN

ungkap bupati. Namun, masih dijelaskan Arifin, tidak berhenti sampai di situ. Ternyata, stigma di masyarakat ini masih cukup tinggi. “Padahal kalau sudah negatif berarti beliau ini sudah bersih dari corona atau sudah bukan terkonfirmasi positif,” jelasnya. Akibat adanya stigma atau penilaian dari masyarakat, berdampak pula pada usaha Jamus. Jika biasanya di tempatnya memproduksi tahu ramai pekerja, saat ini menjadi sepi. “Sempat ada laporan bahwa tahunya dijadikan makan ternak karena tidak laku akibat masyarakat kekhawatiran di

KEHILANGAN

Hilang BPKB spd mtr kawasaki ninja th 2011.nopol S5378 TG/Wariyanto/ kel.kauman 7/16 prajurit kulon kota mjkto Hilang Stnk Nopol.S.1740.SR/ Moch.Efendi SE/ griya permata Meri blok C 20.kel.Meri magersari mjkto

Hilang STNK Spd Motor Yamaha 2010 L2141OC A/N: James Alexander Wijaya P D/A: JL Kenjeran 158.

Hilang BPKB mobil isuzu Nopol S.7750.N/Budi santoso / dsn .Padang Asri Jatirejo mjkto.

Hilang STNK spd motor Yamaha Mio L-4675-OA A/N: Widiya Rahayu D/A: Kalijudan 3/28.

HILANG STNK Motor Lexi W2624-UI JONATHAN KRISTIAN T 0895367070483.

Hilang STNK Spd Motor Honda Vario L-6124-NL A/N: Mohammad Ali D/A: Margo Rukun Gg Lebar no 33-B.

GRESIK KEHILANGAN

TELP. 087732541691

Hilang STNK Honda Nopol L 5743 ZL a/n Achmad Kurniawan Hub: 081231500906

WORO-WORO!!!

Hilang Buku Kir L.9425.UQ / SB.244301.K SAMUDRA JAYA PRATAMA JL.PERAK TIMUR 524.A SBY.

Kehilangan stnk R2 merk honda thn 2017 nopol W 6022 B an Khudori da Dsn. Sumber waras Rt. 002 Rw. 003 ds. Sumber waras kec. Wringin anom kab. Gresik

38.10/6-15/07

LOWONGAN

Dicari Sales berpengalaman di bidang Bahan Pokok (beras, gula, garam, minyak) gaji UMR 0813

ang Surat Tanah Petok D ersil 13 s1. LT± 00175 Ha. Lek Tnh Kel.Klakah Rejo Kec. enowo Surabaya. Atas Nama unarmi yang telah dipindahkan al Beli kepada Benyamin Sesa juk. Hub. 088234184050.

Bupati Moch Nur Arifin membeli empon-empon dan tahu milik Jamus (45), warga Desa/Kecamatan Dongko.

ELETRONIK DICARI

Lowongan Tkg Las Dodog Cat Kabin Truk Pglman Domisili Sidoarjo Hub: 081330994567.

PENGUMUMAN

FOTO: MEMORANDUM/AGUS PURWANTO

DPC PKB Tunggu Keputusan DPP

RATU PENAKLUK CINTA

DJIAJENG S (Mahar 50 rb) Menangani segala problem sulit JODOH, dan Rejeki dan juga SUSUK utk segala keperluan BUKA AURA UTK BISNIS,BEDAK PELET PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. WĞƌƵŵ 'ƌŝLJĂ <ĂƌLJĂ ^ĞĚĂƟ WĞƌŵĂŝ ůŽŬ EŽ͘ϭ Zd Ϯϵ Zt ϭϮ ^ĞĚĂƟ 'ĞĚĞ :ƵĂŶĚĂ

Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa !!! Tetap ada diskon Mandi uap free Protokol kesehatan . Anda wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun Tangan/ punggung disemprot dengan sanitazi dll 6HPXD VXGDK NDPL VLDSNDQ DJDU DPDQ Q\DPDQ Hub 031 5465030 38.10/6-10/11

HILANG STNK VIAR (RODA TIGA) W-4880-NL. SLAMET SUPRIYADI 085258230455.

HLG STNK HONDA VARIO 2012 W-6428-CC W.WHITE BLUE AN.AFIF SULTONI JL.MERDEKA 9/05 DS.MOJOPURO WETAN KEC.BUNGAH GRESIK.

masyarakat,”tandasnya. Untuk menyakinkan masyarakat, Bupati Nur Arifin berkunjung ke rumah Jamus dan membeli dagangan empon-empon yang tersisa. Bupati meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu lagi khawatir dan menilai negatif karena yang bersangkutan telah dinyatakan negatif dari Covid-19. “Makanya saya pesan kepada masyarakat Trenggalek, jadi kalau sudah ada yang pulang, sudah kami nyatakan sembuh. Dinkes sudah memberikan surat sehat, sudah di swab negatif, ya sudah jangan dijauhi lagi,” tuturnya. Bupati kembali mengingat-

kan kepada masyarakat untuk tidak memberikan stigma negatif, baik kepada pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 maupun siapa saja yang diketahui reaktif berdasarkan hasil rapid test. Bupati Nur Arifin menekankan untuk memerangi virusnya, bukan orangnya. “Jadi mari kita gotong royong, yang sakit kita doakan sembuh, kita dukung secara mental juga biar segera pulih. Karena mental juga mempengaruhi imunitas. Kemudian gotong royong dari sisi mengatasi dampak ekonomi. Jadi kalau orang sudah tidak sakit jangan dibilang berisiko,” pungkas Bupati.(gos/ham)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Terserempet KA, Mobilio Ringsek Jombang, Memorandum Kurang memperhatikan kedatangan kereta saat melintas, sebuah minibus ringsek, Jumat (12/6) sekitar pukul 10.25. Lokasinya, di perlintasan kereta api (KA) tanpa palang pintu Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto. Kendati tidak sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, namun akibat kejadian kerugian materiil ditaksir mencapai jutaan rupiah.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kondisi minibus sesaat setelah kejadian.

Dewan Pertanyakan Penggunaan Anggaran Covid-19 Jombang, Memorandum Komisi D DPRD Jombang mempertanyakan ke dinas kesehatan, RSUD Jombang, dan RSUD Ploso. Para wakil rakyat ingin mengetahui anggaran Covid-19 senilai Rp 140 miliar yang sudah terserap. ”Kami ingin menanyakan anggaran di dinas terkait untuk apa saja anggaran Covid-19 ini, sejauh mana sudah terserapnya,” ujar Erna Kuswati, Ketua Komisi D DPRD Jombang, Jumat (12/6). Dikatakannya, menurut penjelasan dari dinas kesehatan dan RSUD Jombang maupun Ploso butuh ke hati-hatian dalam penganggaran untuk kebutuhan penanganan Covid-19. ”Kebanyakan anggaran dipergunakan untuk dampak Covid-19 seperti bantuan masyarakat yang membutuhkan,” ungkapnya. Sedangkan, untuk anggaran penanganan sendiri masih efesien. Sehingga, apa yang dibutuhkan tim gugus tugas percepatan penanganan (Gugas PP) Covid-19 itu baru dianggarkan. ”Jadi apabila ada yang dibutuhkan baru dianggarkan,” tegasnya. Tidak hanya itu, pihaknya juga mempertanyakan penanganan Covid-19 di Jombang yang terus semakin tinggi. Bahkan saat ini sudah mencapai 100 orang lebih yang terkonfirmasi virus korona. Pihaknya ingin mengetahui langkah yang dilakukan Pemkab Jombang. ”Kami ingin pasien benar-benar diperhatikan betul, untuk ruang isolasi juga harus mendapat perhatian dan perawatan,” pungkasnya. Sementara itu, dr Pudji Umbaran Direktur RSUD Jombang dan selaku kordinator bidang penanganan tim Gugas PP Covid-19 mengatakan, untuk anggaran yang paling besar digunakan untuk dampak Covid-19. ”Yang terbesar untuk bantuan sosial,” terangnya. Sedangkan, untuk penanganan, pihaknya mengakui harus lebih berhemat lagi. Pasalnya, tidak ada yang bisa memprediksi kapan kondisi ini akan berakhir. ”Sehingga apabila waktunya panjang kita tetap masih bisa eksis dengan efisiensi anggaran yang ada,” pungkas Pudji. Seperti diberitakan sebelumnya, dari total anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Jombang sebesar Rp 140 miliar sudah terserap sebanyak Rp 26 miliar. Paling banyak serapan pada bantuan langsung tunai (BLT). Sekdakab Jombang Akhmad Jazuli mengatakan, dari total anggaran Covid-19 Rp 140.420.920.357 sudah terserap Rp 26,8 miliar. ”Jadi memang benar, serapan anggaran paling banyak untuk realisasi BLT,’’ ujar dia melalui Kepala BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah) Muhammad Nasrullah. Dijelaskan, anggaran Rp 140 miliar dibagi menjadi dua bagian. Pertama bidang kesehatan dan kedua bidang jaring pengaman sosial. Bidang kesehatan dianggarkan sekitar Rp 65 miliar sedangkan bidang jaring pengaman sosial dianggarkan Rp 74 miliar. ”Untuk bidang kesehatan sudah terealisasi sekitar 14 persen, atau sekitar Rp 9,2 miliar sedangkan untuk bidang jaring pengaman sosial terserap Rp 15,5 miliar atau sekitar 28 persen,’’ pungkas dia memerinci. (adv/wan/ rif)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Ketua Komisi D DPRD Jombang Erna Kuswati

Dipaparkan Kanitlaka Satlantas Polres Jombang Iptu Sulaiman, kejadian berawal saat Honda Mobilio L 1605 MN yang dikemudikan Ali Maksum (46), asal Dusun/ Desa Balerejo, RT/RW : 014/002, Kecamatan Balen, Kabupaten Mojokerto, melintas dari arah timur menuju barat. Setibanya di lokasi, pengemudi tiba-tiba membelokkan kendaraan ke arah selatan. “Minibus melaju dari arah timur ke barat. Sesampainya di lokasi pengemudi tiba-tiba berbelok ke arah selatan tanpa mengetahui kedatangan kereta,” paparnya, Jumat (12/6). Akibat berbelok mendadak tadi, sambung kanit laka, minibus terserempet Kereta Api Rangga Jati 119 yang berjalan dari arah timur. Akibat jarak yang terlalu dekat, Fajar Prasetyo, sang masinis tidak dapat berbuat banyak. “Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan antara minibus dengan kereta api tidak dapat terhindarkan. Beruntung, tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini,” sambungnya. Sementara itu, petugas yang tiba tak lama setelah mendapatkan laporan langsung melakukan olah TKP, minta keterangan dari sejumlah saksi, sekaligus mengevakuasi minibus dari lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, penyebab kecelakaan akibat pengemudi minibus kurang memperhatikan kondisi lalu lintas. “Perkaranya kini sudah ditangani oleh unit laka Satlantas Polres Jombang. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiial akibat kejadian ditaksir Rp 5 juta,” pungkas Sulaiman. (wan/rif)

Bupati Jombang Serahkan Seribu Sertifikat Program PTSL Desa Sumbermulyo Jombang, Memorandum Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan sertifikat program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) kepada warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto, Kamis, (11/6) pagi. Dalam agenda tersebut, hadir pula Kepala BPN Jombang selaku pemilik program, serta jajaran Forkopincam Jogoroto. Dalam sambutannya, bupati Jombang mengapresiasi positif kinerja BPN Jombang yang terus menyelesaikan program PTSL meski ditengah pandemic Covid 19. “Alhamdulilah semangat kerja BPN Jombang luar biasa, sehingga program pemerintah Pusat ini dapat terealiasasi dengan baik, bahkan di era new normal ini, sertifikat diserahkan dengan tetap memperhatikan protocol kesehatan. Masyarakat tetap jaga jarak, bermasker dan diserahkan secara bergelombang, sehingga tidak menimbulkan kerumunan ”, tuturnya, Kamis (11/6). Dipaparkan olehnya, PTSL merupakan program Presiden Joko Widodo untuk mempercepat pembuatan sertifikat tanah bagi masyarakat. Karena, banyak diantara mereka di berbagai daerah di Indonesia yang belum memiliki sertifikat atas

tanahnya. “Program tersebut merupakan terobosan pengurusan sertifikat menjadi cepat sehingga manfaatnya sangat dirasakan oleh masyarakat sehingga mengurangi sengketa tanah yang bisa saja terjadi di wilayah kita,” paparnya. Ditegaskan juga oleh bupati Jombang, bahwa di tengah pandemik covid dengan angka pasien positif yang masih tinggi ini. Masyarakat diimbau jangan sampai keliru memaknai status new normal. “Dalam menuju tatanan kehidupan baru menjelang new normal, apabila warga hendak keluar rumah wajib menggunakan masker, rajin cuci tangan pakai sabun,m dan selalu jaga jarak. Kehidupan baru, cara baru seperti ini disebut new normal dengan tetap sesuai protokol kesehatan. Masyarakat harus tetap patuh kepada aturan pemerintah,” tegasnya. Khusus program sertifikat gratis PTSL, di tahun 2020 ini Desa Sumbermulyo memperoleh kuota sebayak 3.306 bidang. Dan yang telah memanfaatkan program tersebut sebanyak 1.000 sertifikat. Sehingga yang belum memanfaatkan program ini otomatis untuk selanjutnya harus melaksanakan secara mandiri.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyerahkan sertifikat PTSL kepada salah satu warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Jogoroto.

”Setelah ini pengurusan sertifikat sudah secara mandiri, program ini sudah di sosialisasikan cukup lama, akan tetapi semua kembali kepada warga setempat. Dalam satu desa hanya dilakukan sekali dalam program PTSL. Selamat kepada yang menerima sertifikat program PTSL,” ujar Tutik Agustiningsih, Kepala BPN Jombang. Dijelaskan pula oleh Kepala BPN, bahwa bagi warga penerima sertifikat apabila ada nama yang salah ketik jangan diganti

sendiri. Akan tetapi agar dilaporkan kepada perangkat desa selanjutnya di bawa ke BPN dan lalu betulkan. Hal ini sangat penting, sebab sertifikat yang dibagikan merupakan turunan yang dibuat di BPN. “Jika sertifikat hilang agar dilakukan kepengurusan ulang. Maka dari itu sertifikat jangan sampai hilang, simpan dengan baik dan amankan sertifikat yang sudah dimiliki,” pungkasnya. Masih di lokasi yang sama, Kepala Desa (Kades) Sumber-

mulyo Fuad mengaku berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Utamanya kepada Presiden Jokowi selaku penggagas program, kepala BPN, serta bupati Jombang. “Dengan diterimanya sertifikat program PTSL ini kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat. Terutama kepada Presiden Jokowi, kepala BPN, serta Bupati Jombang, karena telah diberi kesempatan program PTSL,” tandasnya. (adv/wan/hms/rif)

Polisi Selidiki PT Cort Indonesia Mojokerto, Memorandum Dugaan pembuangan limbah secara liar oleh PT Cort Indonesia mulai dilidik oleh Satreskrim Polres Mojokerto. Pabrik gitar yang berada di kawasan Ngoro Industri Persada (NIP), Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto ini diduga melakukan pembuangan limbah ke media lingkungan tanpa izin.

’’Kami sudah turun ke lokasi,’’ ungkap Kanitresmob Satreskrim Polres Mojokerto, Ipda Andre Rinaldo Azhar, Jumat (12/6). Menurutnya, setelah mendapat informasi tersebut, penyidik sudah mulai melakukan penelusuran terkait dumping limbah diduga bahan berbahaya dan beracun (B3) ke media

lingkungan yang dilakukan PT Cort Indonesia. Namun, pihaknya belum bisa membeberkan secara rinci. Ini karena penyidik masih melakukan pengumpulan barang bukti dan keterangan saksi. ’’Kami juga gandeng dinas lingkungan hidup untuk melakukan pengambilan sampel,’’ tuturnya.

Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pembuangan limbah sembarangan ini dilakukan pabrik gitar di luar TPS B3 limbah produski berbentuk padat dan kristal. Sebagai barang bukti temuan ini juga sudah

disita penyidik untuk dilakukan pendalaman. ’’Yang diamankan berupa satu sampel limbah berbentuk padat dan kristal yang menempel pada karton satu lembar kardus terkontaminasi tinta,’’ bebernya. (no/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Pemkab Jember Anggarkan Pengamanan Pilkada Rp 15,6 M pedoman pada SKB Mendagri dan Menkeu dan PMK nomor 35 tahun 2020. Surat Keputusan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Keuangan Nomor 119/2813/SJ dan 117/KMK.07/2020 tentang Percepatan Penyesuaian APBD Tahun 2020 dalam Rangka Penanganan Covid-19, serta Pengamanan Daya Beli Masyarakat dan Perekonomian Nasional. Dan juga Peraturan Menteri Keuangan Nomor 35/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Transfer ke Daerah dan Dana Desa TA 2020 dalam Rangka Penanganan Pandemi Covid-19 dan/ atau Menghadapi Ancaman yang Membahayakan Perekonomian Nasional. “Berdasarkan hal tersebut, maka anggaran pengamanan pilkada yang semula di-refocusing akhirnya dikembalikan sesuai plafon awal. Dan ini tidak mengurangi anggaran persediaan Covid-19,” pungkas bupati. (edy/udi)

Wabup Abdul Muqit Arief didampingi Kepala Kemenag Jember Muhammad.

Siap Penuhi Kekurangan Guru Agama

Bupati Jember dr Faida MMR

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

“Biaya pengamanan pilkada untuk uk buTNI dan Polri disesuaikan dengan kebuber tuhan. Pemerintah Kabupaten Jember antelah mengalokasikan biaya pengamanan an untuk Polri sebesar Rp 10,3 miliar dan ati TNI sebesar Rp 5, 3 miliar,” beber Bupati Jember dr Faida, Kamis (11/6). ah Masih kata Faida, saat ini KPU sudah ari mencairkan Rp 73,8 miliar atau 90% dari an total anggaran Rp 82 miliar. Sedangkan bawaslu sudah mencairkan Rp 19,8 miliar atau 90% dari total anggaran Rp 21, ah 2 miliar. Untuk dana pengamanan hibah nja polres dan kodim dalam bentuk belanja langsung melalui satpol PP masih meda. nunggu dasar hukum ketetapan pilkada. an Seiring dengan munculnya kebijakan aepemerintah pusat agar pemerintah daean rah melakukan refocusing kegiatan dan an realokasi anggaran, biaya pengamanan an itu pun ikut dievaluasi. Itu dilakukan PU karena ada keputusan DPR RI, KPU an dan bawaslu yang menunda tahapan pilkada sampai batas waktu yang bebut lum ditentukan. Keputusan tersebut ilai membuat anggaran pengamanan dinilai dak perlu pengalokasian ulang, akibat tidak ng ada kegiatan yang dilakukan seiring penundaan. asi Selain memperhatikan evaluasi ga gubernur, pemerintah daerah juga an memperhatikan hasil konsultasi dengan daDitjen Bina Keuangan Daerah Kemendapat gri RI, agar memperhatikan hasil rapat sat KPU, DPR RI, dan pemerintah pusat da yang memutuskan pilkada digelar pada 9 Desember 2020. ya Bupati juga menjelaskan adanya erarahan agar pemerintah daerah ber-

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) ab) Jember menyediakan anggaran Rp 15, 6 miliar untuk pengamanan pemilihan milihan kepala daerah (pilkada) serentak pada 9 Desember. Anggaran tersebut but tidak mengurangi dana penanganan Covid-19 sebesar Rp 479 miliar.

Jember, Memorandum Pendidikan menjadi yang utama untuk kemajuan suatu bangsa. Maka penting sekali bagi generasi muda untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Tenaga pendidik, terutama guru agama Islam masih minim jumlahnya. Untuk itu Pemkab Jember melalui akan melakukan rekrutmen di sekolah sendiri, jika ada yang mumpuni. Namun, jika tidak ada, baru diambil dari luar sekolah. “Ini diamanatkan UUD 1945, pasal 31 ayat (1) yaitu setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan,” kata Wabup Jember KH Abdul Muqit Arif usai rapat bersama Dewan Pendidikan dan Kepala Kantor Kemenag Jember di Pendopo Wahyabibawagraha, Kamis (11/6). Di era kepemimpinan Bupati dr Hj Faida MMR bersama Wabub KH Abdul Muqit, pendidikan menjadi program kerja selama

kepemimpinannya. Adapun beberapa hal yang dibahas dalam rapat itu di antaranya adalah pembuatan buku panduan selawat untuk siswa siswi Jember. Buku panduan selawat tersebut akan segera dibuat oleh Dewan Pendidikan Kabupaten Jember. “Nanti di sekolah-sekolah mulai sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) akan dibisakan membaca selawat dan insyaAllah dalam dua mingguan ini panduanya akan segera dibuat oleh dewan pendidikan,” terangnya. Juga menindaklanjuti pemberantasan buta tulis baca alquran, termasuk insklusi. Output-nya meningkatkan kualitasn pendidikan bernuansa keagamaan. «Tentu tidak hanya yang beragama Islam, juga agama lain,” tandasnya. Ia menjelaskan pentingnya pendidikan agama dan penge-

Mengintimidasi Tenaga Medis

Sambungan dari halaman 1

Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran menuturkan, bahwa keempat tersangka masih mempunyai hubungan saudara dengan jenazah Covid -19. Keempatnya ditetapkan sebagai tersangka karena telah melakukan serangkaian tindakan melanggar hukum berdasar

hasil penyelidikan. “Dari beredarnya video viral pengambilan jenazah Covid-19 di RS Paru Karang Tembok, polda telah memanggil beberapa saksi. Dari pemeriksaan 10 orang yang diduga terlibat dalam pengambilan jenazah itu, empat orang di antaranya

Peternak Ayam Potong Jualan Sabu narkoba jenis sabu-sabu. Hasilnya bukan keuntungan yang diperoleh, Wiwit malah berurusan dengan pihak kepolisian. Dia disergap anggota Unit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya. Dari tangan tersangka, petugas menyita barang bukti satu poket sabu seberat 0,30 gram. Diakui tersangka, barang tersebut merupakan sisa yang sebelumnya sudah dikonsumsinya. “Selain menjual, tersangka mengakui juga mengonsumsi sabu,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (12/6) siang. Memo menjelaskan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya peredaran narkoba di kawasan Tambaksari. Informasi itu juga menyebut, jika pengedar itu kerap disapa Wiwit. Selanjutnya, pe-

nyelidikan dilakukan hingga akhirnya dilakukan penggerebekan di rumah Wiwit. “Tersangka cukup pintar untuk mengelabui kami, dia menyembunyikan sabu tersebut di saku celana dan meletakkan celana tersebut di lemari pakaian,” lanjut alumni Akpol 2002 itu. Agar tidak mudah terendus polisi, masih kata Memo, tersangka mengedarkan barang haramnya ke orang yang dikenal saja. Sekali membeli ke pemasok, pria berambut merah itu bisa sampai satu hingga dua gram. Selanjutnya dikemas lagi menjadi beberapa poket. Di hadapan penyidik, Wiwit mengaku selama ini menggunakan sabu untuk menambah stamina. Dia rutin mengonsumsi kristal haram itu agar kuat saat merawat ternak ayamnya. “Untuk stamina saja pak. Lumayan juga dapat untung,” pungkas Wiwit. (fdn/nov)

Gus Ali: Machfud Arifin Pantas Pimpin Surabaya Gus Ali menyebutkan, sosok Machfud Arifin, yang juga mantan Kapolda Jatim itu tidak diragukan lagi dalam memimpin pemerintahan. “Kapabilitas Pak Machfud Arifin mempunyai penggelolaan manajemen yang bagus, dedikasi, punya human relation dan public relation, “ tegas Gus Ali. Mempunyai pengalaman di kepolisian, lanjut Gus Ali membuat sosok Machfud Arifin pantas didukung sebagai Wali Kota Surabaya. Apalagi Machfud juga dikenal dekat dengan alim ulama, tokoh agama, serta tokoh masyarakat. “Karena itu jemaah masjid harus menghimpun kekuatan universal,” kata dia.

Segera Menikah Aurel menegaskan di keluarga Atta Halilintar memang tak ada kata pacaran. Keluarga Halilintar menerapkan pacaran setelah menikah. “Jadi kalau memang dari Atta dari keluarganya nggak ada pacaran, pacaran setelah nikah. Jadi sekarang kalau ditanya pacaran nggak? Kalau kata dia, temenan, serius, menikah. Pacaran nggak, di jenjang lebih serius,” kata Aurel Hermansyah dalam channel YouTube Rian Ekky Pradipta dilansir, Jumat (11/6). Aurel memuji Atta Halilintar adalah sosok yang berbeda saat berada di depan dan di belakang kamera. Hal itu yang membuat Aurel nyaman dan yakin untuk merencanakan pernikahan dengan Atta Halilintar. Sayang karena pandemi virus Corona, Aurel dan Atta harus rela menunggu kepastian selanjutnya. Mereka sudah berencana menikah tahun ini. “Maunya sebenarnya tahun ini karena adanya Corona gini, mau bikin acara kita nggak bisa, insyaallah kalau nggak ada halangan mau tahun ini. Alhamdulillah (keluarga) sudah ke-

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

Sebagai calon Wali Kota Surabaya, Mahfud Arifin diibaratkan Matahari yang sudah terang benderang. “You jangan mencari Matahari di siang hari yang tidak mendung,” tegas Gus Ali. Sementara itu, Machfud Arifin mengaku bersyukur secara tidak sengaja saat salat Jumat di Masjid Rachmat Kembang Kuning bertemu Gus Ali. Pengasuh Ponpes Bumi Shalawat ini sudah dikenal akrab Machfud Arifin. “Apa yang dikatakan Gus Ali, Alhamdulillah. Mudah-mudahan saya bisa mengemban amanah. Tentunya ini membuat saya semangat menyapa warga,” pungkas Machfud. (day/nov)

Sambungan dari halaman 1 temu. Kalau keluarga dari Atta memang nggak ada pacaran,” ungkap Aurel. “Aku sudah bilang sama Atta, aku nggak mau cari lagi sama orang yang main-main. Dari dulu aku mau nikah diusia muda. Pas ketemu Atta kalau memang mau serius ayo, kalau mau main-main aku sudah nggak mau,” tukasnya. Dara yang tahun ini berusia 22 tahun itu mengakui banyak yang tak menyangka keinginannya untuk menikah dengan Atta Halilintar begitu cepat. Tapi, menurut Aurel sebagai manusia hanya bisa berencana dan tetap Tuhan yang akan menentukan. “Aku lihat Bunda aku kalau punya anak itu dekat. Kedua, memang aku buat pacaran lama-lama buang-buang waktu. Kalau mau serius kita jalanin,” ungkapnya. “Insyaallah yakin sama Atta. Aku percaya jodoh di tangan Allah. Kalau sudah ada jalan, kalau jalannya sama Atta pasti dipermudah didekatkan, aku selalu percaya itu,” pungkas Aurel. (dtc/nov)

telah ditetapkan tersangka,” kata Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran, Jumat (12/6). Imran menambahkan, selain mengambil langkah dalam penegakan hukum, polda juga melakukan langkah preventif justice dengan mengamankan secara khusus empat tersangka untuk isolasi di rumah sakit. Sebab kuat dugaan keempatnya merupakan orang dalam risiko (ODR) karena terjadi kontak fisik dengan jenazah Covid-19. “Hal ini kami lakukan guna memberikan perlindungan terhadap keluarga lainnya ser-

ta masyarakat yang lebih luas lagi,” tutur mantan Sahli Sosbud Kapolri itu. Sementara itu, Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menerangkan bahwa, keempat tersangka bisa dikenai ancaman kurungan penjara di atas lima tahun, dikarenakan melanggar sejumlah aturan perundang-undangan.”Pasalnya jelas yaitu adanya UU Wabah Penyakit, UU Karantina Wilayah, UU KUHP pasal 214 dan pasal 216. Ancaman hukumannya di atas 5 tahun,” tandas Trunoyudo. (iah/nov)

FOTO: ISTIMEWA

Berdasar hasil penyelidikan dan juga pemeriksaan saksi-saksi, penyidik Ditreskrimum Polda Jatim telah menetapkan empat orang tersangka. Keempatnya yakni MI (28), MA (25), MK (23), dan MB (22). Mereka merupakan warga Jalan Wonokusomo.

tahuan ilmu lainya, kata dia pendidikan tidak bisa dipisahkan dari ruh keagamaan. “Maka pendidikan tidak hanya mencetak orang yang cerdas dan pintar, namun juga berakhlak,” pungkasnya. Kepala Kemenag Jember Muhammad mengapresiasi hal itu. Baginya, pondasi yang baik untuk mencetak generasi penerus tidak cukup pandai secara intelektual saja, tetapi juga spiritual harus diseimbangkan. “Seimbangkan antara urusan dunia dengan akhiratnya,” ungkap dia. Terkait tenaga pendidik masih minim, kekurangan guru agama Islam 600 -an. “Pemkab melalui dispendik akan melakukan rekrutmen di sekolah sendiri. Jika ada yang mumpuni, pakai dari dalam. Jika tidak ada, dari luar sekolah. Teknisnya nanti biar disusun dewan pendidikan,” pungkasnya. (edy/udi)

Rekaman video yang memperlihatkan para tersangka membawa pulang paksa jenazah kerabatnya yang terpapar Covid-19.

Bekuk Pengedar SS dan Pil LL Kidul. Dari penangkapan ini, petugas menemukan tiga gram sabu. Saat diinterogasi, Bambang mengaku hanya disuruh oleh seseorang inisial I (DPO) untuk mengambil sabu dengan sistem ranjau di daerah Kedurus. Setelah mendapatkan barang, dia lalu disuruh mengantar pesanan itu ke pelanggan di Pasar Pahing Rungkut dan akhirnya berujung penang-

Sambungan dari halaman 1 kapan dirinya. Petugas juga memeriksa HP tersangka dan ditemukan pesan singkat yang isinya Bambang memesan sabu ke Muhammad Taufik. “Dari sini diketahui Bambang adalah pengedar sabu dan pernah membeli sabu ke Muhammad Taufik,” beber Hary. Hingga akhirnya petugas menangkap tersangka lainnya berikut barang bukti

1.200 pil LL. Pengakuan Dzikri, dia membeli pil LL 1.000 butir seharga Rp 560 ribu dan sebagian sudah terjual. Sedangkan yang disita petugas itu hanya sisanya. “Saya mendapatkan pil LL dari lapas di Sidoarjo. Biasanya setelah saya menghubungi melalui HP-nya, nanti akan dikirim kurirnya dengan sistem ranjau di suatu tempat,” ujar Dzikri kepada petugas. (rio/nov)

Pencuri Motor Karang Empat Diamuk Massa warga dan juga korban. Alhasil tanpa dikomando, massa yang geram dengan perbuatan pelaku langsung menghajarnya. Beruntung, dia segera diamankan anggota Reskrim Polsek Tambaksari yang kebetulan saat kejadian sedang melakukan kring serse. Bermula dari pelaku yang melakukan pencurian Vario nopol L 6190 KI milik Randy Rahadian (26), warga setempat. Sebelum beraksi, dia berjalan-jalan lebih dulu sembari memantau keadaan di sekitar lokasi.

“Saat memantau itulah tersangka melihat dan langsung mengincar Vario korban. Selanjutnya dia memasuki rumah korban dan menjarah kunci kontak motor tersebut,” kata Kanitreskrim Polsek Tambaksari Iptu Didik Ariawan, Jumat (12/6). Apesnya, meski berhasil menjarah kunci kontak itu dan hendak keluar rumah, mendadak korban memergoki aksinya dan meneriakinya maling. Teriakan tersebut terdengar warga hingga mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Bersamaan dengan itu, warga melihat seorang pria asing keluar

Sambungan dari halaman 1 dari rumah korban dengan tergesa-gesa. “Warga langsung melakukan pengejaran hingga akhirnya dapat menangkap pelaku. Kami yang kebetulan melakukan kring serse segera mengamankannya dari amuk massa ,” tutur Didik. Sementara itu dihadapan penyidik, Zaini mengaku melakukan pencurian motor dikarenakan bingung lantaran tidak mempunyai uang. “Sulit cari uang saat ini makanya saya nekat curi motor. Ini kali pertama saya beraksi dan tertangkap,” ujar Zaini. (iah/nov)

Sakit Hati dan Takut Dendam Selalu Dibentak dan Disalah-salahkan tatapan dari ustaz ke lantai. Sepi. Sayup-sayup terdengar suara tukang bakso menawarkan dagangan, “Bakso… bakso…” Kata Azis, remaja tadi juga ingin orang tuanya tahu bahwa bentakan-betakan mereka menimbulkan rasa sakit hati, “Ketika kalian memanggilku atau menyalah-nyalahkan aku dengan nada tinggi, hatiku terasa sakit. Bentakan itu membekas hingga sekarang. Tapi tidak apa, aku akan berusaha mengatasinya.” Tapi, lanjut remaja tadi, dia tidak tahu sampai kapan bisa menahan diri agar tidak membalas betakan orang tuanya dengan dengan perilaku serupa, “Sampai kini aku masih bisa memendam rasa sakit itu di dada dan mengungkapkannya dengan menanis. Tapi sampai kapan?” Remaja yang dalam suratnya mengaku mulai dihinggapi rasa minder di depan teman-temannya itu khawatir bom waktu

emosi yang ditanam ayah dan ibunya sewaktu-waktu meledak tanpa bisa ditahan. “Haruskah itu terjadi? Aku sangat takut. Berkata ‘ah’ saja kepada orang tua bisa dimasukkan ke dalam golongan orang-orang durhaka, apalagi sampai membentak? Apa yang harus aku lakukan?” Pulang dari taklim, Memorandum sudah melupakan peristiwa tadi. Carut sengkarut virus corona yang mewabah dan meluluhlantakkan tatanan dunia menggerus ingatan tentang kajian tadi. Ustaz Azis yang dulu sering diundang memberikan tausiah sekarang jadi kering. Sepi. Hampir tidak ada masjid yang berani mengadakan taklim. Memang masih ada satu-dua, tapi sangat jarang. Memorandum yang kadang mencari bahan tulisan Sejuta Kisah Rumah Tangga dengan bersilaturahmi ke rumah Ustaz Azis, tiga hari lalu kembali sowan ke rumahnya.

Sambungan dari halaman 1

Saat itulah muncul seorang remaja berusia sekitar 17-18 tahunan. Memenuhi protokol pencegahan Covid-19, remaja tadi memakai masker. Setelah diterima di ruang tamu, dia memperkenalkan diri “Maaf. Saya yang dulu ‘menitipkan’ surat untuk Bapak-Ibu yang jadi jemaah Ustaz. Saya mau menyampaikan terima kasih,” katanya sambil menangkupkan tangan di depan dada dan membungkuk takzim kepada Ustaz Azis. (habis)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU KLIWON, 13 JUNI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK:Timotius devan nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Oknum Guru Perdayai Tiga Gadis Korban Ditawari Model Foto

Terdakwa Yateno mendengarkan putusan secara telekonferensi.

Pencuri Accu Fuso Diganjar 6 Bulan Penjara Gresik, Memorandum Yateno (31), terdakwa pencurian accu truk divonis enam bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Kamis (11/6). Dalam amar putusan ketua majelis hakim Putu Gede Hariadi, bahwa terdakwa asal Dusun Brangkal, Desa Jiporapah, Kecamatam Plandaan, Jombang, terbukti secara sah melakukan tindak pidana pencurian. “Mengadili, menjatuhkan pidana penjara terhadap terdakwa Yateno selama enam bulan penjara dikurangi selama terdakwa ditahan, “ ujar Hakim Putu Gede Hariadi. Tambah Hakim Putu Gede Hariadi, bahwa kelakuan terdakwa dianggap meresahkan masyarakat dan merugikan korbannya. “Dari rekam jejaknya, terdakwa belum pernah berperkara dan dihukum. Dan dalam penanganan kasusnya ia sopan dan terus terang mengakui kesalahannya,” pungkas Hakim Putu Gede Hariadi. Sebelumnya, jaksa penuntut umum (JPU) Mansur menuntutnya 10 bulan penjara. Namun, dengan putusan itu, JPU menerimanya. “Kami menerimanya majelis,” jawab JPU Mansur, kemarin. (and/har/fer)

Gresik, Memorandum Dalam masa penerimaan peserta didik baru (PPDB), Komisi IV DPRD Gresik menyarankan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik membentuk tim pemantau untuk meminimalisir kecurangan selama PPDB dan tambahan pagu afirmasi. Ketua Komisi IV DPRD Gresik Muhammad menjelaskan, pentingnya tim pemantau ini untuk memastikan tidak ada calo atau oknum-oknum yang memanfaatkan keadaan dengan memanipulasi data diri para calon peserta PPDB. “Sudah kami sarankan kepada dispendik agar membetuk tim pemantau. Agar tidak ada oknum-oknum yang memanfaatkan. Supaya tidak kecolongan,” kata Muhammad, Jumat (12/6). Selanjutnya, Komisi IV menyarankan pula kepada dispendik untuk melakukan seleksi yang adil jika pendaftar lebih banyak dari jumlah pagu. Muhammad meminta pula agar pagu calon peserta didik dari jalur afirmasi, atau jalur yang menerima calon peserta didik kurang mampu, ditambah menjadi 20 persen dari yang semula 15 persen. “Maka harus segera dilakukan seleksi melalui nilai agar adil. Juga untuk pagu jalur afirmasi, setidaknya bisa jadi 20 persen agar adik-adik yang kurang mampu juga bisa menempuh ilmu,” tambahnya. Sementara itu, Kasi Kurikulum SMP Imas’ud mengaku jika tim pemantau yang mengawasi jalannya PPDB sudah dilakukan oleh panitia kabupaten pada tahap pelaksanaannya. “Sudah pasti akan kami pantau, itu sudah diantisipasi dengan surat pernyataan bermaterai Rp 6000 yang ada dasar hukumnya,” ujar Imas’ud. Imas’ud melanjutkan, jika nanti ada calon peserta yang melanggar dengan memanipulasi data, maka pihaknya akan menyerahkan pelanggaran tersebut kepada penegak hukum. Sedangkan untuk permasalahan pagu, Imas’ud mengaku bahwa tidak akan ada penambahan. “Pagu sudah pasti, untuk jalur prestasi 30 persen, afirmasi 15 persen, perpindahan 5 persen, dan zonasi 50 persen,” terangnya. Imas’ud menjelaskan, jatah 15 persen untuk pagu afirmasi dirasa sudah banyak. Maka dari itu yang ditambah adalah jalur prestasi. “Agar para siswa yang memang pintar bisa lebih mudah memanfaatkan jalur ini. Bukan hanya dari prestasi akademis,” paparnya. Bagi jalur afirmasi, ia menambahkan, masih mukin dilakukan penambahan jika jalur pendaftaran sebelumnya, yaitu jalur prestasi tidak sepenuhnya terisi. (dev/har/fer)

Tersangka dikenakan pasal 18 ayat 2 undang-undang RI no 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang no 1 tahun 2016. Tentang perubahan ke dua UU RI no 23 tahun 2002 perlindungan anak menjadi undang-undang (Undang-undang perlindungan anak). Acaman

hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun. Dan dikenakan pasal 9 jo pasal 35 undang-undang RI no 44 tahun 2008 tentang Pornografi. Ancaman hukuman minimal 1 tahun dan maksimal 12 tahun penjara. Kapolres Budi menyesalkan adanya hal ini. Karena sebagian

korban adalah anak di bawah umur. Ia berharap kepada warga masyarakat yang mempunyai anak perempuan untuk berhati-hati. “Yang punya anak perenpuan harap berhati-hati. Kalau ditawari kontrak atau halhal lainnya,” pesan AKBP Budi. (top/har/fer)

Setyoningsih (43), warga Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Diketahui awalnya tersangka Arif membeli rokok di warung Evi, dia membayar dengan pecahan uang Rp 100 ribu dan diduga uang palsu. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan lalu menangkap Arif saat membeli gado-gado di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Dari tangannya, ditemukan uang Rp 1 juta pecahan Rp 100 ribuan. Selain mengamankan tersangka dan barang bukti uang palsu, polisi juga membawa barang bukti lain yang ditemukan di TKP berupa 10 bungkus mi sedap, tiga bungkus rokok surya, satu bungkus rokok marlboro, 1 pak air minum cleo, HP Vivo Y93 dan motor Honda Vario hitam W 3370 OQ.

Setelah melakukan penyelidikan terhadap Arif, polisi kembali mengamankan uang palsu lagi dalam dua amplop dengan masing-masing jumlah Rp 10 juta dan Rp 8 juta pecahan Rp 100 ribu. Di hadapan penyidik, Arif mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari ayah kandungnya Eko Sukarno. Unit Reskrim Polsek Driyorejo pun melakukan pengembangan penangkapan terhadap Eko Sukarno di rumah kosnya di Desa Bringinbendo, Kecamatan Taman, Sidoarjo beserta barang bukti uang senilai Rp 13 juta dengan pecahan Rp 100 ribu, HP Samsung, dan HP Nokia. Mengenai motif, modus operandi penyebarandanketeranganlainnya,Kompol Wavekmenuturkanpihaknyaakanmemberi keterangan lebih lanjut nanti. “Nanti mau dirilis polres,” pungkasWavek. (and/har/fer)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIK P

Gresik, Memorandum Polres Gresik berhasil meringkus pengedar uang palsu (upal) di wilayah Kecamatan Driyorejo. Kedua tersangka adalah Arif Arynda Sukarno (25), dan Eko Sukarno (50), warga asal Desa Bakalan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo. Hal itu dibenarkan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin. “Pelaku sudah kami tahan. Kami masih melakukan pemeriksaan, barang bukti sudah kami amankan dengan jumlah banyak,” ujar Wavek, Jumat (12/6). Dari informasi yang dihimpun, kedua tersangka diringkus pada Rabu (10/6), sekitar pukul 12.00 di Desa Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Penangkapan pengedar uang palsu tersebut berawal dari laporan Evi Agus

Arif Arynda Sukarno dan Eko Sukarno.

Pemkab Bojonegoro Canangkan ZI Menuju WBK dan WBBM Bojonegoro, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mencanangkan zona integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Jumat (12/6) di Pendopo Malowopati. Turut hadir lima organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil), Dinas Perhubungan (Dishub), Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP). Kemudian Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro, meneken pakta integritas bebas dari tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme. Acara dihadiri Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Kapolres Bojonegoro yang diwakili Wakapolres Kompol Rendy Surya, Dandim 0813 Bojonegoro yang diwakili Letda Inf Agus Harso, Kajari Bojonegoro Sutikno , dan Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Nurul Azizah . Dalam acara tersebut juga dilaksanakan penandatanganan

pakta intergritas oleh Kepala Dispendukcapil Moch Chosim, Kepala Dishub Adie Witjaksono, Kepala BKPP Nur Sujito, Kepala DPM PTSP Yusnita Liasari, dan Direktur RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Hastono. Bupati Anna Mu’awanah mengatakan, dengan pencanangan pembangunan pakta integritas tersebut dapat membuktikan bahwa Pemkab Bojonegoro telah siap berkomitmen meningkatkan integritas dalam melaksanakan reformasi birokrasi. “Zona integritas adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang mempunyai komitmen untuk mewujudkan wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani, melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi akan kualitas pelayanan publik,” kata Bu Anna. Bupati menyampaikan keberhasilan zona integrasi sangat ditentukan oleh kapasitas dan integritas masing-masing individu dalam hal ini adalah aparatur sipil negara ( ASN), yang berpengaruh terhadap kapasitas dan integritas dari SKPD masing masing dan secara lebih luas

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Komisi IV DPRD Minta Bentuk Tim Pemantau

Kapolres AKBP M Budi Hendrawan didampingi Kasatreskrim AKP Iwan Hari Poerwanto menginterogasi tersangka.

Anna Mu’awanah bersama forkopimda.

kepada Pemkab Bojonegoro. “Jadi tidak hanya kepala dinas saja tapi seluruh jajaran di tingkat bawah harus memiliki komitmen yang sama. Jika ada salah satu bagian yang tidak komitmen maka akan berpengaruh kepada zona integritas tersebut atau komitmen bersama,” tutur Bupati perempuan pertama di Bojonegoro ini. Diketahui, Kabupaten Bojonegoro, dalam tata kelola pemerintahan telah melakukan langkah reformasi birokrasi. Pertama, laporan keuangan Pemerintahan Kabupaten Bojonegoro telah berhasil mem-

pertahankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari BPK atas audit laporan keuangan selama beberapa tahun ini. Kedua, akuntabilitas kinerja dari hasil evaluasi akuntabilitas kinerja yang dilaksanakan oleh Kementerian PAN RB, Pemkab Bojonegoro menerima predikat penilaian B Plus. Ketiga, banyak inovasi pelayanan publik yang telah di luncurkan oleh SKPD Pelayanan Pemkab Bojonegoro, salah satunya sistem online pelayanan publik, ceklist dokter juga sudah memakai sistem online. Keempat, Keterbukaan in-

formasi publik sudah diterapkan sejak lama di Kabupaten Bojonegoro, juga telah mendukung setiap tata kelola pemerintahan yang baik, di antaranya promosi jabatan eselon 2 secara terbuka, e-musrenbang, mekanisme pengaduan masyarakat, pengukuran pengerjaan individu dan masih banyak lagi. “Saya mengimbau kepada seluruh ASN mulai pelaksana dan pimpinan satker, mari kita bersama-sama membangun integritas individu dan organisasi di lingkungan kerja masing masing, agar Pemkab bojonegoro menjadi pemerintah yang bersih dan terbebas dari tindakan korupsi, kolusi dan nepotisme,” pintanya. Bupati Anna mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bojonegoro untuk mendukung pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Pemkab Bojonegoro. “Saya berharap adanya dukungan semua pihak dalam melaksanakan tugas untuk mewujudkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang bersih dan melayani,” harapnya. (top/har/fer)

Masuk New Normal

Rutan Gresik Ditutup untuk Pembesuk FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIK P

Cegah Kecurangan PPDB

dari dari tukang fotonya maka akan dikenai denda Rp 60 juta. Makanya diperaslah dia (korban, red) di situ. Pemerasannya disuruh telanjang dan disetubuhi,” ujar Kapolres, Jumat (12/6) saat konferensi pers. Kapolres menambahkan dari penyitaan barang dari tersangka berupa hard disk dan komputer ditemukan 25 orang foto korban. Sedangkan telah diidentifikasi ada 18 orang dan yang sudah diperiksa 8 orang. Namun, menurut pengakuan tersangka yang disetubuhi hanya 3 orang. Pihaknya masih terus melakukan pengembangan. Rata-rata korban adalah masih berstatus pelajar. Aksi bejat itu dilakukan tersangka sendirian. Kemudian hasil foto dari para korban oleh tersangka dijual di majalah orang dewasa dengan harga Rp 100 ribu per foto atau per lembar.

Bapak-Anak Edarkan Uang Palsu

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ DEVAN

Komisi IV DPRD Gresik menggelar rapat koordinasi.

Pria yang juga oknum guru kesenian di salah satu SMP Negeri di Bojonegoro ini akhirnya ditangkap anggota Satreskrim Polres Bojonegoro. Muhammad Hadi ditangkap polisi setelah dilaporkan oleh salah satu ibu korban AR (48), warga Kecamatan Kanor. Sebab, anaknya NA (15), siswi SMA kelas X ini menjadi korban nafsu bejat tersangka. Korban lainnya dari Bojonegoro, Tuban, dan Surabaya Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan menjelaskan modus tersangka adalah menjadi fotografer. Para korban sebelumnya ditawari menjadi model foto dan mendapatkan bayaran dari tersangka. Para korban dibayar Rp 250 ribu hingga Rp500 ribu. Modusnya para korban diminta menandatangani kontrak kerja. “Salah satu isi perjanjian itu apabila melanggar kesepakatan

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIK P

Bojonegoro, Memorandum Berbekal menjadi fotografer, Muhammad Hadi (36), warga asal Desa Bendo, Kecamatan Kapas, Bojonegoro, memperdayai tiga gadis hingga bisa disetubuhi akhirnya terhenti.

Rutan Kelas 2B Banjarsari, Kecamatan Cerme, Gresik.

Gresik, Memorandum Meski sudah memasuki masa new normal setelah Forkopimda Jatim bersama fokompimda wilayah Surabaya Raya menandatangani komitmen bersama, Kamis (11/6). Aktivitas kunjung jenguk rumah tahanan (Rutan) Gresik masih ditutup untuk pembesuk Rutan Gresik diketahui sejak April lalu ditutup aktivitasnya karena pademi coronavirus disease 2019 (Covid-19). Penutupan itu dilakukan di seluruh Indonesia berdasarkan kebijakan Kement-

erian Hukum dan HAM. Hal itu membuat pihak keluarga tahanan yang ingin menjenguk dilarang untuk sementara waktu. Dengan berakhirnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) ternyata tidak membuat pihak rutan untuk segera membuka lockdown yang sempat diberlakukan. Humas Rutan Gresik Anis Handoyo saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Mulai bulan April sudah tidak ada kunjungan bagi warga binaan,” tuturnya.

Sehingga, lanjut Anis, kegiatan di dalam rutan diisi dengan kegiatan-kegiatan internal. Serta sempat melakukan kerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) daerah Gresik untuk memberikan konsumsi rohaniah terhadap warga binaan. Mengenai kapan aktivitas kunjungan akan dibuka kembali, masih menunggu keputusan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia. “Kami masih menunggu keputusan Menkumham,” pungkas Anis Handoyo. (and/har/fer)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 13 Juni 2020 by memorandum - Issuu