SERTIFIKA T
P ER S WAN DE memorandum.co.id
SENIN WAGE, 12 JULI 2021
memorandumredaksi@gmail.com
HARGA Rp 3.500,-
PPKM DARURAT MEMBUAT RAKYAT SEKARAT
SEPEKAN LEBIH, 69 ORANG POSITIF PER HARI
Oleh: Dahlan Iskan
P
FOTO: MEMORANDUM/IST
ODCAST itu hanya tayang sebentar di YouTube. Hanya lima jam. Sabtu sore lalu. Tapi yang melihatnya sudah mencapai 1 juta orang. Heboh. Dicekal. Pukul 20.00, kemarin malam, YouTube menghapus podcast tersebut. Anda tidak bisa lagi mengaksesnya. Hanya saja copy podcast itu masih terus viral. Sampai kemarin sore saya masih dikirimi banyak orang: minta konfirmasi apakah isi podcast itu bisa dipercaya. Begitu luas pengaruh podcast itu. “Setelah podcast saya dicabut, saya dicekal oleh YouTube. Selama satu minggu tidak boleh upload,” ujar Babeh Aldo, si YouTuber itu. Waktu menonton podcast kiriman itu saya tertawa berkali-kali. Lalu saya cari si Babeh Aldo. Ketemu. Bersambung ke halaman 2
Adapun per tanggal 2 Juli 2021 hingga 11 Juli 2021, berikut statistik penambahan kasus positif Covid -19 dan yang negatif Covid-19:
Suasana ricuh saat tiga pilar Kecamatan Kenjeran melaksanakan operasi jam malam PPKM darurat di Jalan Bulak Banteng Suropati, Kelurahan Bulak Banteng, Sabtu (10/7) malam.
Sudah sepekan lebih pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat berlaku di Jawa-Bali. Bahkan, di Surabaya menjadi perhatian serius karena meroketnya jumlah pasien Covid-19. Dengan pemberlakuan pembatasan ini tentu saja juga berdampak pada perekonomian, masalah sosial, dan rawan terjadi kericuhan karena dalam aturan tersebut ratusan ribu orang harus dirumahkan dan tidak dapat memberi nafkah keluarga. Di tengah masyarakat susah bertahan di tengah pandemi, timbul
masalah baru yakni dengan sulit dan mahalnya membeli obat dan vitamin. Hal ini, disinyalir dimanfaatkan sejumlah oknum untuk memperkaya diri dengan menaikkan harga obat sehingga jauh lebih tinggi dari harga eceran tertinggi (HET). Bersambung ke halaman 11
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
M
ungkin ada yang masih belum familiar dengan nama Clara Josephine Bernadeth. Sang aktris sudah beberapa kali membuktikan bakat aktingnya di sejumlah judul film. Clara Josephine Bernadeth atau populer dengan nama Clara Bernadeth merupakan anak kedua dari tiga bersaudara. Ia lahir pada 30 Agustus 1994 dari seorang ibu yang juga me-
Abdul Halim membagikan vitamin ke warga di daerah Madura.
-
Untung korban tidak menjual tali tampar dan pisau dapur.
Si Mameng (Tukang gali kubur)
FOTO: MEMORANDUM/DAYAT
Meng, penjual sadel mati duduk di rumah kos Jalan Arjuno.
POLDA JATIM menerjunkan tim satgas penegakan hukum (gakkum) dalam Operasi Aman Nusa II dalam pelaksanaan PPKM darurat. Personel tim tersebut terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum, Direktorat Reserse Kriminal Khusus, dan Direktorat Reserse Narkoba. “Tugas dari satgas itu adalah memantau atau melakukan pemeriksaan terhadap dugaan
Said Utomo
KELANGKA dan mahalnya di KELANGKAAN atas harga eeceran tertinggi (HET) obat dan vit vitamin di masa pandemi ini, terjadi terja karena lemahnya penegakan hukum. Karena itu, Yayasan Lem Lembaga Konsumen Indones (YLKI) mendorong donesia pen penindakan tegas terha hadap mafia obat yang m mencari keuntungan d di tengah penderitaan rrakyat.“Aparat penegak hukumnya memble, apa harus menunggu
laporan,” tegas Said Utomo. Karena itu, Said Utomo mendesak lembaga pemerintah turun melakukan croscek terkait keresahan rakyat. “Jangan biarkan rakyat menderita, petugas harus turun menyelidiki siapa yang mencari keuntungan di tengah penderitaan rakyat,” tegas Said. Menurut dia kelangkaan obat dan vitamin sudah diseting. Karena disaat kebutuhan meningkat, barang menjadi langka. “Dampaknya harga dimainkan,”
DALAM penanganan nan wabah panemerintah telah demi Covid-19, pemerintah akan pembatasan menerapkan kebijakan at dengan berbakegiatan masyarakat akhir yaitu PPKM gai isitilah yang terakhir k pernah mengdarurat, dan tidak rantina. Namun, gunakan kata karantina. a istilah pemsebenarnya semua batasan kegiatan yang diintah ini berlakukan pemerintah punyai sebenarnya mempunyai ngan kesamaan arti dengan karantina wilayah. Menurut Yul-ianto Tanujaya, pengacara asal Surabaya, bila pada a dasarnya dirinya nya setuju dengan adanya ab, seperti PPKM darurat. Sebab, Bersambung ke halaman 11
Yulianto Tanujaya
adanya surat atau dokumen keluar masuk wilayah yang diduga ilegal,” kata Kabidhumas Polda Jatim Kombespol Gatot Repli Handoko. Gatot menjelaskan, Polda Jatim dan polres jajaran terus melakukan pengawasan terhadap maraknya informasi kelangkaan oksigen di tengah lonjakan kasus Covid-19. Ini Bersambung ke halaman 11
Penegak Hukum Lemah
Bersambung ke halaman 11
-
Tim satgas gakkum mengarahkan kendaraan yang melewati bundaran Waru.
Satgas Gakkum Aman Nusa Menyebar
Clara Josephine Bernadeth
Kemampuan Akting
FOTO: MEMORANDUM/DANNY
banyak masyarakat yang di rumahkan dari pekerjaannya. Bahkan ruang gerak masyarakat juga benar-benar terhimpit dengan adanya penyekatan-penyekatan ruas jalan, yang ditutup total hingga batas akhir PPKM darurat, Bersambung ke halaman 11
Jumat, (2/7/2021): Kasus baru (69 orang), Sembuh (25 orang) 2. Sabtu, (3/7/2021): Kasus baru (65 orang), Sembuh (33 orang) 3. Minggu, (4/7/2021): Kasus baru (66 orang), Sembuh (37 orang) 4. Senin, (5/7/2021): Kasus baru (73 orang), Sembuh (40 orang) 5. Selasa, (6/7/2021): Kasus baru (80 orang), Sembuh (41 orang) 6. Rabu, (7/7/2021): Kasus baru (73 orang), Sembuh (32 orang) 7. Kamis, (8/7/2021): Kasus baru (67 orang), Sembuh (28 orang) 8. Jumat, (9/7/2021): Kasus baru (69 orang), Sembuh (31 orang) 9. Sabtu, (10/7/2021): Kasus baru (67 orang), Sembuh (29 orang) 10. Minggu, (11/7/2021): Kasus baru (64 orang), Sembuh (53 orang)
Masyarakat Bisa Menggugat
Dampak Sosial dan Ekonomi Harus Diperhitungkan KETEGASAN aturan dalam PPKM darurat yang diterapkan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 patut diapresiasi. Namun dampak lainnya harus juga dipertimbangkan baik itu dampak sosial ataupun ekonomi. Karena dengan pemberlakuan aturan tersebut
1.
tutur dia. Dipaparkan Said, terdapat jenis obat mengalami kenaikan harga di atas HET (harga eceran tertinggi). Kenaikannya bervariasi, namun jauh di atas HET yang ditetapkan Kemenkes. Bahkan ketersediaan obatnya juga sangat terbatas bahkan kosong. Said juga mengkritisi tumpulnya peranan para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari
ILUSTRASI: MEMORANDUM/AZIS
Menerima Kos Wanita (1)
Ingin Ngruwes Mata Suami
W
inta (bukan nama sebenarnya) curiga suaminya, sebut saja Bambang, punya wanita idaman lain (WIL). Kecurigaan itu muncul karena beberapa waktu terakhir
Bersambung ke halaman 11
PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986 PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390 REDAKSI: 031-8275390 FAX: 031-8291078 LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:
Bersambung ke halaman 11
081-2325-2205
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Lois Cekal
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
SIDOARJO Masa PPKM Darurat, Polresta Sidoarjo Bagikan Sembako
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 2
Satgas TMMD dan masyarakat memasang kuncian paving.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Kerja Keras, Tiga Hari Lagi Penutupan Gresik, Memorandum Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik terus bekerja keras mengejar target dalam pengerjaan sasaran fisik. Apalagi penutupan kegiatan kurang tiga hari lagi. Sehingga, semua sasaran harus dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran. Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan, yang dimaksud tepat sasaran yakni dapat menyejahterakan warga serta menumbuhkan perekonomian agar timbul rasa cinta Tanah Air. "Inilah yang perlu terus dilakukan oleh TNI agar masyarakat di pedesaan mengerti arti dari TMMD yang sesungguhnya. Masyarakat sejahtera, cinta Tanah Air, dan kemanunggalan TNI dengan rakyatnya terjalin," ujar Taufik, Minggu (11/7). Taufik menambahkan bila dengan program TMMD ini tidak hanya pengerjaan sasaran fisik saja. Namun dengan sasaran nonfisik, banyak manfaat yang didapat warga. "Dengan program sasaran nonfisik yang kami berikan, wawasan masyarakat semakin bertambah,” pungkas Taufik. (tyo/epe)
Sidoarjo, Memorandum Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, sangat berdampak bagi beberapa masyarakat. Sebagai wujud kepedulian Polri, Minggu (11/7), Polresta Sidoarjo membagikan paket sembako dan masker kepada masyarakat terdampak Covid-19 di wilayah hukumnya. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro beserta pejabat utama (PJU) turun langsung membagikan bantuan sembako di kawasan Alun-alun Sidoarjo, bundaran Taman Pinang Indah, jalan-jalan protokol di Sidoarjo Kota, pasar tradisional, kawasan stasiun, terminal, bawah Flyover Waru dan beberapa titik lainnya. Bantuan sembako Bhakti Bhayangkara untuk Negeri di tengah masa PPKM ini sengaja dibagikan agar tepat sasaran, sekaligus menghindari terjadinya kerumunan. Adapun paket sembako yang dibagikan berisi beras, mi instan, gula, minyak goreng, dan masker.
FOTO: MEMORANDUM/IS
FOTO: MEMORANDUM/TYO
KEPALA BIRO: Budi Joko Santoso. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Suprianto, Afin Mauludin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com
Seorang pengayuh becak menerima bantuan paket sembako dari Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.
“Kami mengerti dengan adanya PPKM darurat kebutuhan hidup semakin berat, oleh sebab itu Polresta Sidoarjo memberikan sedikit bantuan kepada tukang becak dan warga yang terdampak adanya pandemi, semoga dapat bermanfaat,” tutur Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro.
Selain membagikan paket sembako, polisi juga memberikan edukasi ke warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Antara lain pesan yang disampaikan supaya selalu pakai masker saat di luar rumah, selama masa PPKM lebih baik di rumah saja, jangan keluar malam bila tidak ada
keperluan mendesak, hindari kerumunan, rajin cuci tangan dan senantiasa jaga kesehatan diri sendiri maupun keluarga. Seorang pengayuh becak sempat kaget dengan bantuan yang diterima. Apalagi, sebelumnya ia kerap menghindar ketika ada razia protokol kesehatan dan operasi yustisi.
"Sempat mau menjauh sebelum dihentikan pakpolisi. Ternyata tidak ada razia justru bantuan yang diberikan oleh pak polisi. Terima kasih pak polisi," ucapnya semabri tersenyum, kendati tidak mengetahui jika yang memberikan bantuan merupakan pucuk pimpinan Polresta Sidoarjo. (is/jok/epe)
FOTO: MEMORANDUM/IS
Pasien Isoman dan Warga Terdampak Covid-19 di Krian Dapat Bantuan
Forkopimka Krian membagikan sembako kepada warga yang menjalani isoman maupun terdampak ekonomi akibat Covid-19.
Sidoarjo, Memorandum Forkopimka Krian peduli korban Covid-19 dan warga terdampak virus mematikan itu. Minggu (11/7), bantuan disebar kepada beberapa warga. Dimulai pukul 09.00 sampai selesai, ada beberapa kategori penerima bantuan. Namun sasaran
utamanya adalah pasien yang menjalani isolasi mandiri (isoman) dan warga tidak mampu. Karena itu, rombongan besar yang terdiri dari kapolsek, camat, danramil, diikuti enam personel Polri, 2 TNI, dan 2 satpol PP, berkeliling dengan berbekal data yang sudah
dikumpulkan beberapa hari sebelumnya. Kapolsek Krian Kompol Muklason mengatakan, warga terdampak Covid-19 menyambut antusias bantuan pemerintah ini. Kepedulian pemerintah disambut baik warga terdampak Covid-19. "Kegiatan ini berjalan
Lois Cekal Kemarin petang saya telepon Aldo: lagi di rumahnya di Karawang. Yang juga menjadi studio podcast-nya. Isi podcast Aldo umumnya mengenai berita yang lagi aktual. Babeh Aldo memang aktif mereaksi keadaan. Hari itu ia melihat video dr Lois. Yang lagi diwawancarai pengacara top Hotman Paris Hutapea. Yang viralnya luar biasa. “Lalu saya mengerahkan anak-anak untuk mencari nomor telepon dr Lois,” ujar Babeh Aldo. “Saya cari-cari juga lewat Twitter. Saya beri judul yang agak bombastis: gua cari lu!” ujarnya. Akhirnya Aldo mendapat nomor WA dr Lois dari netizen. “Saya WA tidak jawab. Saya telepon juga tidak diangkat,” ujar Aldo. Jumat malam lalu Aldo baru bisa kontak. Tapi, kata Aldo, Lois masih sibuk menerima pasien Covid. Lois baru bisa podcast Sabtu sore. Pukul 13.30. Selama 30 menit. Pukul 15.00 podcast itu diunggah ke YouTube. Hanya berumur lima jam.
lancar hingga selesai," ujarnya. Kapolsek menyebutkan alasan bantuan ini diberikan. Salah satunya lantaran banyak warga yang tidak bisa berkegiatan seperti pada waktu normal. Akhirnya pemerintah memberikan bantuan berupa sembako. (is/jok/epe)
Sambungan dari halaman 1 Pukul 20.00 dicabut oleh YouTube. Aldo lantas menerima email dari YouTube. Bunyinya: “YouTube doesn’t allow content that explicitly disputes the efficacy of local health authorities’ or World Health Organization (WHO) guidance on social distancing and self isolation that may lead people to act against that guidance.” Di podcast tersebut dr Lois memang jelas anti-mainstream. Dia menyebut yang membuat orang meninggal justru banyaknya obat yang diberikan kepada pasien Covid-19. Saturasi turun pun akibat obat. Aldo sendiri dalam podcast tersebut menyatakan sikap setuju dengan pendapat dr Lois. Yang lebih seru sebenarnya di Instagram dr Lois. Dia jawab semua serangan padanyi. Terutama serangan dari para dokter. “Hanya orang yang IQ-nya di atas 200 yang bisa mengerti dan menerima penjelasan saya,” tulisnyi di Instagram. Lois tampak jengkel atas serangan
dr Tirta di medsos. Lois tidak akan mau melayani dr Tirta. Yang dia anggap bukan kelasnyi. Dokter Lois juga tidak akan mau mendatangi panggilan organisasi dokter IDI (Ikatan Dokter Indonesia). Dia menilai banyak dokter sudah jadi abdi obat dan vaksin. Sebenarnya IDI sudah tidak mengakui dr Lois. Nomor anggota pun tidak ada. Tapi Lois memang dokter. Lulusan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta. Lalu belajar ilmu anti tua di Malaysia. Dengan ilmu itu, katanyi, bisa membuat orang lima tahun lebih muda dari umur sebenarnya. Saya tidak berhasil menghubungi dr Lois. WA saya juga tidak direspons. Padahal ada satu pertanyaan penting yang akan saya ajukan: apakah dia juga mendengar kalau teman-temannyi menganggapnyi punya gangguan jiwa. Dan apakah dia merasa seperti itu. Juga apakah dia pernah ke dokter jiwa. Tentu pertanyaan itu tidak terjawab. Tapi dari penampilan podcast-
-nyi dengan Babeh Aldo, dr Lois tampak cerdas. Wajahnya juga segar dan antusias. Tidak terlihat ada sisa-sisa gangguan jiwa. Atau saya yang tidak pandai melihatnyi –saya kan bukan dokter ahli jiwa. Teman seangkatannyi, seperti tersiar di medsos, juga mengakui Lois orang cerdas. Tapi ia tidak tahu apa yang terjadi setelah itu. “Saya bisa podcast dengan dokter Lois berkat bantuan suaminyi,” ujar Babeh Aldo. Sang suami orang Makassar. Muslim. Pecinta habaib. “Ia sendiri yang mengatakan bahwa ia pencinta habaib,” ujar Aldo mengutip ucapan sang suami. Habaib adalah bentuk jamak dari Habib –keturunan Nabi Muhammad. Babeh Aldo sendiri bagian dari Habib. Babeh Aldo adalah nama di medsos. Nama aslinya: Mohamad Ali Ridlo. Marganya: Assegaf. Pengacara terkemuka yang meninggal minggu lalu itu, Moh Assegaf SH, adalah familinya.
“Saya pilih nama Babeh Aldo agar lebih umum,” katanya. Babe sebagai pengganti kata Abah. Aldo singkatan Ali Ridlo. Aldo baru delapan bulan jadi YouTuber. YouTube-nya yang pertama adalah ketika ia merespons pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD. Yang mengatakan penyambut Habib Rizieq tidak akan banyak. Ketika ternyata Habib Rizieq disambut lautan manusia, Aldo pun mengunggahnya ke YouTube. Meledak. Sampai hari ini sudah sekitar 800 video yang ia unggah ke YouTube. Banyak sekali yang mengenai Habib Rizieq. Ratusan. YouTube kini menjadi sumber penghasilan utamanya. Satu bulan bisa mendapatkan Rp 17 juta. Hasil itu ia pergunakan untuk menghidupi anak-anaknya. Ia punya 17 anak asuh –semuanya yang berhasil ia jauhkan dari kenakalan. Karena itu meski ia sendiri belum dikaruniai anak, Aldo dan istri tidak merasa sepi.
Ia dapat pinjaman tanah di sebelah gudang barang bekas. Di satu tempat 8 km dari rumahnya. Ia bangun kamar-kamar untuk mereka. Aldo lahir di Surabaya. Umurnya kini 41 tahun. Waktu kecil ia dititipkan di pondok Bangil dan Singosari. Lalu masuk SMP Wahid Hasyim di Surabaya Utara. Setamat SMAN 7 Surabaya ia merantau ke Kaltim. Dakwah di sana. “Dr Lois itu orang Kaltim?” tanya saya. “Rasanya dia orang Dayak dari pedalaman Kaltim bagian utara,” ujar Aldo. Dari wajahnyi yang putih dan cantik rasanya dr Lois memang dari sana. Dokter Franky, ketua IDI Kaltara membenarkan bahwa dr Lois pernah bertugas di Sebatik dan Tarakan. Namun izinnya sudah dicabut. Dokter Franky kebetulan satu gereja dengan dr Lois. Podcast-podcast Aldo sangat kritis. Tapi baru sekali ini dicopot dari YouTube dan baru sekali ini pula ia dicekal. (*)
memorandum.co.id
KOTA SURABAYA
memorandumredaksi @gmail.com
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 3
Operasi YusƟsi PPKM Darurat Bulak Banteng Ricuh
Dua Mobil Patroli Rusak, Pemilik Warung Diamankan
Surabaya, Memorandum Pascakerusuhan operasi yustisi PPKM darurat di Jalan Bulak Banteng, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mengamankan pria inisial E, pemilik warung giras di Bulak Banteng, karena melakukan perlawanan saat akan ditindak petugas. “Kami amankan seorang pemilik warung karena melawan petugas saat ditindak,” kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, Minggu (11/7). Ganis menambahkan, hingga saat ini anggotanya masih mendalami pelaku perusakan mobil maupun provokator kerusuhan. Sehingga tidak menutup kemungkinan akan ada pelaku tambahan. “Kami mohon waktu karena saat ini masih kami dalami. Termasuk keterlibatan E apakah ikut melakukan perusakan dan provokasi sehingga menyebabkan terjadinya kerusuhan,” imbuh Ganis. Ganis menjelaskan kronologis kejadian bermula pada saat anggota gabungan Polsek Kenjeran, koramil, dan Satpol PP Kecamatan Kenjeran, sedang operasi yustisi PPKM darurat di Bulak Banteng, Sabtu (10/7) malam. n Bersambung ke halaman 4
AKBP GANIS SETYANINGRUM Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Bersama tiga pilar kami akan tetap turun. Hari ini saya akan tetap menggelar operasi patuh jam malam. Ini semata-mata untuk menekan angka kasus Covid-19 di Surabaya agar kembali melandai.
Petugas menggiring pemilik warung inisial E di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.
20 Ribu Siswa SD-SMP Divaksin di Stadion G10N
FOTO: ISTIMEWA
Surabaya, Memorandum Pemerintah Kota (pemkot) Surabaya menggelar vaksinasi massal khusus pelajar SD-SMP usia 12 tahun ke atas di Stadion Gelora 10 November (G10N), Kecamatan Tambaksari, Minggu (11/7). Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, hingga pukul 16.00, pelaksaaan vaksinasi bagi pelajar di G10N sudah menyasar sekitar 20 ribu pelajar SD-SMP. n Bersambung ke halaman 4
Eri Cahyadi
Wali Kota: Salat Iduladha di Rumah Masing-Masing
Pola seperti ini yang akan kita jadikan contoh. InsyaAllah setelah vaksin datang semua, maka alur seperti ini yang akan kita gunakan. Lokasinya tetap di G10N.
Surabaya, Memorandum Jelang Iduladha 1442/2021, Pemkot Surabaya mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 443/8023/436.8.4/2021. Salah satu isinya, salat Iduladha diminta dilakukan di rumah masing-masing. Surat yang ditandatangani oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi ini ditujukan kepada pengurus masjid atau panitia pelaksanaan kegiatan Iduladha se-Surabaya, RT/RW/LPMK, pimpinan organisasi keagamaan se-Surabaya, dan juga kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkot Surabaya, serta camat dan lurah se-Surabaya. n Bersambung ke halaman 4
ERI CAHYADI Wali Kota Surabaya
Sebelum divaksin, para pelajar menjalani screening oleh petugas tenaga kesehatan. FOTO: MEMORANDUM/BINTANG
FOTO: ISTIMEWA
Surabaya, Memorandum Dalam sepekan penerapan lockdown terbatas ternyata terjadi penambahan hakim dan pegawai Pengadilan Negeri (PN) Surabaya yang terpapar Covid-19. Menurut Humas PN Surabaya, Martin Ginting, terakhir ada delapan orang yang melapor positif terpapar Covid-19. Kedelapan orang tersebut yaitu tiga hakim, tiga panitera pengganti, dan dua honorer.
Minggu (11/7). Martin membeberkan pertimbangan lainnya yakni PN Surabaya juga sangat mendukung kebijakan (PPKM) darurat. Dengan lockdown terbatas, pengadilan telah mengantisipasi kerumunan selama masa PPKM. Sebagian pegawai juga diharuskan bekerja dari rumah. Mereka yang positif diwajibkan isolasi mandiri. n Bersambung ke halaman 4
Martin Ginting
Baksos Bhayangkara untuk Negeri Disebar
Satgas TMMD dan masyarakat kerja bakti merapikan bambu yang menjorok ke jalan.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Kerja Bakti Bersihkan Lingkungan Desa Gresik, Memorandum Kerja bakti membersihkan lingkungan Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, merupakan salah satu bagian dalam sasaran Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik dan masyarakat, Minggu (11/7). Hal itu menunjukkan kepedulian TNI terhadap wilayah binaan teritorial tidak perlu diragukan lagi. Seperti yang dilakukan satgas yang mengajak masyarakat kerja bakti. n Bersambung ke halaman 4
Karena alasan itu, PN Surabaya akhirnya memutuskan untuk memperpanjang masa lockdown hingga Selasa (20/7). “Selama lockdown terbatas diberlakukan sejak tanggal 2 sampai 9 Juli kemarin, hari demi hari hakim maupun ASN yang melaporkan kepada pimpinan terpapar virus Covid-19 terus bertambah, maka lockdown diperpanjang,” tutur Humas PN Surabaya Martin Ginting,
FOTO: MEMORANDUM/JAKA
Hakim PN Positif Covid-19 Bertambah
Surabaya, Memorandum Forkopimda Jatim memberangkatkan bantuan program bakti sosial (baksos) Bhayangkara untuk negeri di Mapolda Jatim, Minggu (11/7) siang. Bantuan itu nantinya akan disebar dengan sasaran masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa secara simbolis melepas bantuan yang didistribusikan di masing-masing kelurahan. Bantuan ini ada sebanyak 21 ton beras, dan 42 ribu paket sembako. n Bersambung ke halaman 4 Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta memberangkatkan bansos untuk warga terdampak Covid-19. FOTO: MEMORANDUM/DANNY
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
KOTA SURABAYA
Penjual Sadel Mati Duduk
Babinsa Koramil Tenggilis Mejoyo Semprot Disinfektan
Kejadian itu kemudian dilaporkan warga ke Polsek Sawahan dan jajaran samping. “Waktu ditemukan posisinya duduk di dalam rumah. Sehari-hari penjual sadel di sini ( Jalan Arjuna,red),” kata Margiono, tetangga korban. Pria ini mengungkapkan, saat itu dia sedang cangkruk bersama warga, didatangi seorang kurir hendak kirim barang pesanan Fauzi. “Kurir itu menyebut nama dan bertanya alamat rumah Fauzi. Karena kenal saya antar kurir tersebut ke rumahnya,” ungkap Margiono. Sampai di depan rumah Fauzi, saksi mengetuk pintu dan me-
FOTO: ISTIMEWA
menghindarkan masyarakat Kelurahan Tenggilis Mejoyo dari ancaman Covid-19. Di tempat terpisah, Danramil Tenggilis Mejoyo Mayor Chb Sujarwo, sangat mendukung kegiatan babinsa bersama pemerintah kelurahan dalam kegiatan penyemprotan disinfektan guna pencegahan penyebaran Covid-19. Dirinya juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan. “Masyarakat harus mendukung program pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Meskipun sudah divaksin, namun protokol kesehatan jangan kendor,” ujar Sujarwo.(tyo/day)
Satgas TMMD dan masyarakat menikmati secangkir kopi sebelum memulai aktivitas.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Inspirasi Pagi dengan Secangkir Kopi Gresik, Memorandum Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/ Gresik dan warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, ngopi bareng sebelum memulai aktivitas bekerja. Kegiatan ini tidak bisa dilepaskan, sebab merupakan sarana mencari inspirasi dan mempererat hubungan. Serda Heru merasa bangga dapat bergabung dalam satgas TMMD, karena dapat belajar hidup bermasyarakat, dan mendapatkan pengalaman, serta pengetahuan tersendiri. Karena dalam TMMD satgas selalu berbaur bersama warga dalam setiap kegiatan, sebelum memulai pekerjaan minum kopi bersama untuk
menjalin dan menjadikan ikatan batin tersendiri,” ujar Heru. Menurut Heru rasa senang dan bersyukur bisa saling kenal dengan masyarakat, namun dengan minum kopi bersama sehingga menambah keakraban dan kekeluargaan. “Minum kopi ditambah dengan camilan gorengan, bisa membuat suasana semakin indah,” lanjut Heru. Sedangkan selama pelaksanaan TMMD ini ditambahkan Heru, bila perhatian masyarakat terhadap kehadiran satgas sangat istimewa. Sebab ada saja masyarakat yang dating untuk mengantarakan kopi dan makanan ringan ketika istirahat.(tyo/day)
manggil-manggil nama korban namun tidak ada respons. Akhirnya dia memberanikan diri membuka pintu rumah Fauzi. Setelah mengecek ke dalam ternyata korban kondisinya sudah meregang nyawa. Sebelum tewas, kata Margiono, Fauzi sempat mengeluh sakit-sakitan. Terakhir dia terlihat pada Sabtu (10/7). Hingga akhirnya korban ditemukan tidak bernyawa. “Selama ini, Fauzi tinggal sendiri di rumah tersebut. Terkadang pagi hari ada saudaranya yang datang berkunjung,” jelas Margiono. Setelah diidentifikasi Tim Ina-
FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO
Surabaya, Memorandum Salah seorang Penghuni rumah di Jalan Arjuno, Fauzi alias Ambon (55), ditemukan tewas di rumahnya, Minggu (11/7) siang. Korban yang sehari-hari sebagai penjual sadel motor ini ditemukan dalam posisi duduk.
Petugas dan warga di lokasi menunggu kedatangan petugas Inafis Polrestabes Surabaya.
fis Polrestabes Surabaya, petugas kemudian membawa jenazah Fauzi ke RSUD dr Soetomo untuk divisum. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto membenarkan adanya laporan
Gubernur Khofifah melihat kontainer UGD di RSUD Dr Soetomo.
RSUD dr Soetomo Sulap Kontainer Jadi Triage UGD Surabaya, Memorandum Melonjaknya pasien Covid-19, membuat unit gawat darurat (UGD) di beberapa rumah sakit terpaksa tutup. Mengantisipasi hal tersebut agar tidak terjadi di rumah-rumah sakit di Jatim, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta RSUD Dr Soetomo agar tetap buka dan bisa melayani pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19. Untuk mendukung arahan tersebut, RSUD Dr Soetomo membangun kontainer untuk triage yang berlokasi di depan UGD. Jumlah kontainer UGD yang disiapkan sebanyak 5 kontainer, masing-masing kontainer mampu menampung 5 pasien Covid-19 dengan gejala sedang. “Beberapa hari yang lalu, saya mendapat informasi bahwa UGD di beberapa rumah sakit di Surabaya ditutup karena sudah overload. Saya sudah menyampaikan kepada Dokter
Joni bahwa UGD RSUD Dr Soetomo harus tetap memberikan layanan. Teman-teman bisa melihat pasien sampai meluber di selasar maka setelah tempat ini siap mereka akan segera dipindahkan ke triage ini,” kata Khofifah saat melihat kontainer UGD di RSUD Dr Soetomo, Minggu, (11/7). Di tengah situasi sulit, Khofifah bersyukur sekaligus mengucapkan terima kasih karena ada pihak yang menyumbangkan kontainer. Kontainer itu, kata Khofifah, disulap menjadi triage UGD untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala sedang. “Jadi, modelnya disekat menjadi 5 bagian dan bisa menampung 25 orang. Masing-masing 1 kamar tersedia 5 bed termasuk hepa filter untuk bisa memberikan layanan bagi 5 pasien,” jelasnya. Khofifah kembali menyampaikan, area parkir yang disulap menjadi ruang isolasi bagi
pasien Covid-19 terbagi 6 level, yakni, 3A dan 3B, lalu 4A dan 4B, serta 5A dan 5B. Area parkir ini akan dimaksimalkan untuk memberikan layanan kepada pasien Covid-19. Bentuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat, juga tidak terlepas dari tekad bulat Pemprov Jatim untuk terus memaksimalkan ikhtiarnya melayani dan melindungi masyarakat. “Saya yakin bahwa ini berseiring dengan ikhtiar masyarakat karena forkompinda sekarang ini semuanya solid menangani Covid-19,” tandasnya. Sementara itu, Direktur RSUD Dr Soetomo dr Joni Wahyuhadi menyampaikan akan terus berupaya memberikan layanan kesehatan secara optimal. “RSUD Dr Soetomo tidak akan ditutup. Namun, harus melakukan pembenahan-pembenahan di dalam dengan cara menambah ruangan dan tenaga kesehatan serta relawan,” ujar dr Joni.(mg6/tyo)
Dua Mobil Patroli Rusak, Pemilik Warung Diamankan Saat patroli itu, melihat salah satu warung giras yang masih buka. Kemudian anggota menindak dengan menilang pemilik warkop milik E. Tapi E tidak terima, hingga terlibat cekcok dengan petugas, dan hal itu membuat warga terprovokasi hingga akhirnya melawan petugas. Mereka melempari mobil patroli dari satpol PP dan Polsek Kenjeran, hingga kaca bagian belakang pecah. “Jadi ada dua mobil yang
kacanya pecah milik Polsek Kenjeran dan satpol PP,” tandas Ganis. Ganis mengimbau pada masyarakat bila operasi yustisi tersebut bdalam rangka memberikan keselamatan dan kesehatan masyarakat di Surabaya. Karena Covid-19 semakin meningkat dan kerumunan harus dibubarkan maka akan rawan terpapar virus. Sebab, selama ini banyak warga dan tenaga kesehatan (naker) yang meninggal akibat terpapar
Hakim PN Positif...
Sambungan dari halaman 3
“Maka agar program pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus di tengah masyarakat lebih berhasil, dipandang perlu di PN Surabaya tetap diberlakukan lockdown terbatas untuk menghindari adanya penumpukan massa di areal PN Surabaya yang berpotensi besar menjadi klaster Covid-19 varian baru,” beber Martin. Selain itu, kebijakan lockdown ini diambil untuk melindungi hakim dan para pegawai dari resiko tertular virus. Sebelum memperpanjang lockdown, PN Surabaya telah berkoordinasi dengan Pengadilan Tinggi Surabaya. Hanya 25 persen yang tetap masuk kerja di kantor. Mereka rata-rata bekerja di bagian pelayanan, sisanya harus bekerja dari rumah. “Kebijakan perpanjangan lockdown di PN Surabaya semata-mata atas pertimbangan untuk menyelamatkan jiwa para hakim dan ASN, maupun masyarakat sebagai pengguna jasa PN Surabaya,” pungkas Martin.(mg5/tyo)
Kerja Bakti Bersihkan...
Sambungan dari halaman 3
Anggota satgas TMMD Serda Laode, dari Yon Arhanudse 8 mengatakan, kerja bakti merupakan tradisi dan kebudayaan Bangsa Indonesia sejak dahulu. La Ode juga menambahkan bila dalam kegiatan kemasyarakatan harus didukung sepenuh hati dan didasari tulus ikhlas. “Berbuat yang terbaik untuk rakyat serta rasa tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban,” kata La Ode. Sebab sebagai prajurit TNI, masih menurut La Ode memang dituntut untuk profesional, peduli, dan bekerja sama, ikut serta mengatasi setiap permasalahan di masyarakat. Sehingga dapat terwujud kondisi wilayah yang aman dan nyaman. “Keikutsertaan kita memberi motivasi kepada masyarakat pentingnya budaya bergotong royong, kegiatan ini merupakan darma bakti prajurit untuk menyumbangkan tenaga dan pikiran,” lanjut La Ode.(tyo/day)
penemuan jenazah di Jalan Arjuno. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. “Dugaan sementara korban meninggal karena sakit,” jelas Ristitanto. (rio/nov)
FOTO: MEMORANDUM/RIDHO
FOTO: MEMORANDUM/ARIS
Babinsa Koramil Tenggilis Mejoyo Sertu Supri Wardoyo bersama satgas Covid-19 menyemprot rumah warga dengan disinfektan.
Surabaya, Memorandum Anggota Koramil Tenggilis Mejoyo bersama warga melaksanakan penyemprotan disinfektan, Minggu (11/7). Penyemprotan di wilayah RT 06/RW 01, Kelurahan Tenggilis Mejoyo ini, bertujuan mengantisipasi, dan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah binaan. “Kegiatan ini merupakan bentuk aksi dari kami selaku bagian dari tim posko PPKM Kelurahan Tenggilis Mejoyo untuk pencegahan penyebaran Covid-19,” ujar babinsa Sertu Supri Wardoyo. Wardoyo berharap, semoga dengan dilaksanakan penyemprotan disinfektan ini bisa mencegah, meminimalisir, dan
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 4
Covid-19. Ditambahkan Camat Kenjeran Heni Indriati, meski mendapat penolakan, Heni mengaku akan tetap melaksanakan operasi patuh jam malam hingga PPKM darurat tuntas. “Bersama tiga pilar kami
Sambungan dari halaman 3 akan tetap turun. Hari ini saya akan tetap menggelar operasi patuh jam malam. Ini semata-mata untuk menekan angka kasus Covid-19 di Surabaya agar kembali melandai,” tegas Heni. Selain itu, pihaknya juga sudah memberikan imbauan
kepada ketua RT dan RW agar Kampung Tanggung Semeru (KTS) dijalankan dan lebih digalakkan lagi. “Hal ini terjadi karena KTS tidak jalan, sehingga masih banyak warga yang berlalu-lalang. Jadi saya meminta ketua RT dan
RW di wilayah Kenjeran untuk kembali menjalankan KTS. Saya juga sudah melaporkan hal ini kepada wali kota,” lanjut Heni. Disinggung soal keresahan warga terkait penerapan PPKM darurat, Heni menjawab bahwa pemerintah sudah memberikan
Baksos Bhayangkara untuk Negeri Disebar Kapolda Jatim Irjenpol Nico Afinta mengatakan, selain melaksanakan operasi yustisi, tentunya juga perhatian pemerintah, perhatian Panglima TNI dan Kapolri itu, diberikan juga dalam bentuk bakti sosial. Baksos ini serentak dilakukan di 38 kabupaten kota dan dilaksanakan 39 polres. “Pelaksanaannya akan dilaksanakan
oleh bhabinkamtibmas dan babinsa, bersama dengan tim kelurahan dan satpol PP. Sasarannya kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19,” kata Nico Afinta, Minggu (11/7) pagi. Harapannya, bhabinkamtibmas, babinsa, serta petugas kelurahan yang berada di garda terdepan, bisa menge-
Sambungan dari halaman 3 cek siapa saja masyarakat yang terkena dampak. Nico juga mengajak kepada masyarakat bersama-sama memutus rantai penyebaran Covid-19. Karena yang paling penting adalah peran serta masyarakat. Nico menyebut, tidak sedikit personel TNI, Polri, dan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 setelah melaksanakan
Wali Kota: Salat Iduladha di Rumah Masing-Masing Poin pertama, yaitu salat Iduladha di masjid/musala yang dikelola masyarakat, instansi pemerintah, perusahaan, atau tempat umum lainnya yang difungsikan sebagai tempat ibadah ditiadakan. “Takbir dan salat Iduladha dapat dilakukan di rumah masing-masing sesuai dengan rukun sahnya salat Iduladha,” kata Eri Cahyadi, Minggu (11/7). Poin berikutnya tentang pelaksanaan malam takbiran di masjid atau musala
dapat dilakukan dengan audio visual dan tidak mengundang jemaah. Takbir keliling, baik dengan arak-arakan berjalan kaki maupun arak-arakan kendaraan ditiadakan. Soal penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan sesuai syariat Islam, termasuk kriteria hewan yang disembelih. Penyembelian hewan kurban berlangsung dalam waktu tiga hari, yakni pada tanggal 11, 12, 13 Dzulhijjah. Pemotongan hewan kurban bisa dilaku-
lagi peserta yang antre atau menunggu lama untuk mendapatkan suntik vaksin Covid-19. “Pola seperti ini yang akan kita jadikan contoh. InsyaAllah setelah vaksin datang semua, maka alur seperti ini yang akan kita gunakan. Lokasinya tetap di G10N,” papar Eri. Ke depan, Cak Eri masih akan menuntaskan vaksinasi bagi para pelajar SD-SMP. Sedangkan untuk pelajar SMA tunggu giliran SD-SMP dituntaskan.
tugas. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan dapat mematuhi aturan dan mematuhi protokol kesehatan. “Saya kira kalau masyarakat mau aktif bersama-sama dengan kami, dengan cara diam di rumah melaksanakan 5M, Covid-19 ini bisa kita lalui. Ingat disiplin tetap menjadi bagian penting,” pungkas Nico.(fdn/tyo)
Sambungan dari halaman 3 kan di rumah potong hewan ruminasia (RPH-R). “Karena keterbatasan jumlah dan kapasitas RPH-R, pemotongan hewan kurban juga dapat dilakukan di luar RPH-R dengan mematuhi beberapa ketentuan, yaitu penerapan jaga jarak fisik (physical distancing), penerapan protokol kesehatan termasuk kebersihan petugas dan pihak yang berkurban serta kebersihan alatnya,” jelas orang nomor satu di Kota Surabaya ini.
20 Ribu Siswa SD-SMP Divaksin di Stadion G10N “Tanpa antre lama. Karena sebelumnya sudah dikoordinir oleh masing-masing sekolah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Jadi masuk, isi formulir, menuju meja screening, kemudian suntik,” urai cak Eri sapaan akrabnya. Cak Eri menjelaskan, setiap sekolah sudah diatur jadwal oleh dispendik. Seperti misalnya sekolah A, mereka dijadwalkan vaksin pukul 07.00-08.00. Maka, jangan sampai tiba di lokasi sebelum pukul 07.00. Dengan begitu, tidak ada
kelonggaran waktu yang cukup. Selain itu, bagi para pedagang kaki lima yang baru buka sore hari pihaknya mempersilakan berjualan sampai malam. Asal dibungkus dan tidak melayani makan di tempat.(rio/ mg3/tyo)
SE ini, kata Eri, berlandaskan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 18 tahun 2021, SE Menteri Agama nomor 17 tahun 2021, SE Gubernur Jatim nomor 451/14901/012.1/2021, dan juga SE Wali Kota Surabaya nomor 443/7787/436.8.4/2021 tentang PPKM Darurat Covid-19 di Surabaya. “Surat edaran ini berlaku sejak ditandatangani sampai dengan masa berlakunya Instruksi Mendagri tentang PPKM darurat,” pungkas Eri.(mg3/tyo)
Sambungan dari halaman 3 Sementara itu, pelajar asal SD Negeri Ketabang Deniz Fikri mengungkapkan memanag tidak perlu antre lama untuk mendapatkan vaksin. Bahkan dia menyebut, setelah disuntik tidak merasakan sakit sama sekali. “Ayo teman-teman jangan takut vaksin, tidak sakit kok dan tidak perlu antre,” kata Deniz. Sedangkan Anggun Widya D, siswi SMP Negeri 1 Surabaya, turut menceritakan pengalaman kali pertama divaksin Covid-19. Mulai dari mengisi
formulir, menuju meja screening hingga ke meja penyuntikan. “Setelah disuntik kita diberi informasi mengenai vaksin selanjutnya,” imbuh Angga. Begitu juga salah satu siswa baru SMP Negeri 41 Bismaristia, mengaku awalnya takut mengikuti vaksinasi. Namun setelah proses vaksin dilalui, ternyata tidak seperti yang dibayangkan sebelumnya. “Ternyata waktu disuntik tidak sakit, seperti digigit semut, dan tidak lama,” ujar Bismaristia.(mg3/tyo)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MADURA
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 5
BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.
Tak Patuhi Jam Malam, Siap-siap Ditemui Pocong Kiat EfekƟŅan Aturan Jam Malam selama PPKM Darurat Patroli skala besar itu selain bertujuan memberikan imbauan untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan, juga agar warga mematuhi aturan selama PPKM Darurat yang akan berlangsung hingga 20 Juli 2021, demi menekan penyebaran Covid-19 di Pamekasan. "Adapun patroli skala besar dan penempatan pocong serta keranda itu di Jalan Diponegoro, Jalan Kabupaten, Jalan Brawijaya, Jalan Trunojoyo, Jalan
Jokotole, dan beberapa tempat keramaian publik lainnya," terang Kapolres AKBP Apip Ginajar ketika memimpin operasi skala besar didampingi Dandim 0826 Letkol Inf Tejo Baskoro, Sabtu (10/7) malam. Cara itu ditempuh agar ketentuan jam malam dengan menghentikan seluruh aktivitas di luar rumah dipatuhi warga jika tidak ada keperluan mendesak pada pukul 20.00. "PPKM Darurat Jawa-Bali me-
rupakan perintah langsung dari bapak presiden. selain patroli besar di sejumlah jalan protokol juga harus didukung dengan kiat khusus agar aturan itu efektif pada masyarakat,” tambah kapolres. Rombongan juga berkeliling ke tempat-tempat keramaian publik lainnya untuk memberikan imbauan kepada warga. Beberapa aktivitas bahkan dipaksa bubar. Termausk memerintahkan pemilik rumah makan un-
tuk menutup usahanya karena sudah lewat pukul 20.00. Sebuah rumah yang menyediakan layanan game online, aparat bahkan sempat bertindak tegas dengan m e n g h e n t i k a n a l i ra n i n ternet. Tak hanya itu, seluruh pengunjung dan pengelola tempat game online dites swab antigen. "Hasil swab tidak ditemukan pengunjung yang positif," timpal dandim. "Semoga dengan dilakukan-
nya patroli skala besar ini bisa memberikan kesadaran kepada seluruh masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat agar mendukung penerapan PPKM Darurat ini, karena ini semua dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran covid-19," tutup dandim. Di sela besar, beberapa paket bantuan diserahkan pada warga kecil yang ditemui di jalan. (sjk/epe)
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Pamekasan, Memorandum Polres Pamekasan, Kodim 0826, dan instansi terkait melakukan patroli skala besar di hari ke-8 penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Menariknya, ada kiat khusus yang dipakai dengan menempatkan boneka pocong dan keranda di sejumlah titik jalan protokol di Kecamatan Kota.
Rumah warga yang mendapat program bantuan RTLH sudah layak ditempati.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Rumah Misriah Siap Ditempati
FOTO: MEMORANDUM/SUJAK
Gresik, Memorandum Program rehab rumah tidak layak huni (RTLH) yang dikerjakan Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik dengan sasaran 13 rumah sudah tuntas. Termasuk rumah milik Misriah, warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Minggu (11/7). "Dari 13 unit RTLH yang direhab, bila diprosentase semuanya hampir sama. Seperti rumah Misriah tampak sudah rapi, dan malah semuanya sudah dibersihkan oleh warga dan satgas," kata Pasiter Kodim 0817/Gresik Kapten Inf Siari. Rumah Misriah sudah 100 persen siap ditempati dan lingkungan rumahnya juga sudah bersih. Tinggal peresmian saja sebelum ditempati. Sementara, Misriah begitu nampak bahagia melihat rumahnya kini menjadi bagus dan kokoh. “Terimah kasih bapak tentara, karena dengan semangat membangunkan saya rumah yang kokoh dan bagus,” ujar Misriah. (tyo/epe) Kapolres Pamekasan AKBP Apip Ginanjar memeriksa persiapan lokasi boneka pocong dan keranda selama PPKM Darurat di perempatan Jalan Jokotole, tepat di Kelurahan Barurambat.
Bupati, kapolres, dan Satgas Covid-19 Kecamatan Geger blusukan bagi-bagi sembako di Desa Kombangan dan Desa Geger.
Satgas Pantau PPKM Darurat di Kecamatan Geger Bangkalan, Memorandum Bupati R Abdul Latif Amin Imron dan Kapolres AKBP Alith Alarino menyambangi Desa Kombangan dan Desa Geger, di Kecamatan Geger. Dua dari 8 desa dan kelurahan zona merah di Kabupaten Bangkalan. Didampingi Ketua DPRD H Muhamad Fahad dan pimpinan OPD terkait, bupati dan kapolres selain memantau pelaksanaan PPKM Darurat di dua desa terpencil itu, juga menyempatkan blusukan ke perkampungan untuk mendistribusikan sembako bagi warga terdampak Covid-19. “Itu kami lakukan Jumat sore kemarin. Sekitar 200 lebih paket sembako dan multi vitamin kami bagi-bagikan kepada penduduk di beberapa kampung di Desa Kombangan dan Geger,”kata kapolres kemarin. Kondisi sebagian besar kampung yang terpencil dan jauh dari akses jalan, jadi tantangan tersendiri. Kapolres bahkan mengakui medan yang dilalui cukup berat. Maklum, selain di kelilingi hutan lebat, sebagian masih berupa jalan setapak yang cukup licin akibat hujan. “Kondisi jalannya juga naik turun. Tapi ini amanah tugas, ya harus kita jalani dengan ikhlas dan sabar,” terang kapolres. Hasil pemantauan, terutama di Desa Kombangan, lonjakan kasus Covid-19 sudah agak terkendali. “Warga yang menjalani isoman (isolasi mandiri) di Desa Kombangan kini banyak yang sudah sembuh,” ungkap Alith. Ini dibenarkan bupati. Karena itu, Ra Latif berkeyakinan Jika penerapan PPKM Darurat semakin diperketat, bisa jadi lonjakan kasus Covid-19 di Kombangan segera melandai. Bupati berharap pengetatan selama PKKM Darurat juga diterapkan di desa dan kelurahan zona merah lainnya. (ras/epe)
Bangkalan, Memorandum Obsesi Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron untuk terus mengagendakan proyek rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayahnya, kembali direalisasikan tahun ini. Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Bangkalan, memastikan mulai menggarap 115 unit RTLH yang tersebar di 18 kecamatan. Anggaran proyek diperkirakan menghabiskan sekitar Rp 3 miliar. Rinciannya, Rp 2 miliar bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) pemerintah pusat, sedangkan sisanya dari dana alokasi umum (DAU) 2021 Pemkab Bangkalan. ”Anggaran proyek ini mengalami kenaikan di banding tahun lalu, yang hanya dianggarkan Rp 1 miliar untuk 54 unit RTLH,” kata Kabid Perumahan dan Permukiman (PKP) DPRKP, R Zainal Arifin kemarin. Sebagian RTLH TA 2021 menurut Zainal, bahkan sudah ada yang mulai digarap awal Juli. Hanya saja, untuk sementara
FOTO: MEMORANDUM/RAS
FOTO: MEMORANDUM/RAS
Rehabilitasi 115 Unit RTLH DPRKP Bangkalan Mulai Digarap
Salah satu warga yang masih menempati rumah tidak layak huni dan Zainal Arifin (inset).
Dinas PRKP baru bisa menggarap 66 RTLH yang dananya dari DAU pemkab. Garapan proyek ini akan terus berlanjut jika asupan dana yang bersumber dari DAK sudah turun. "Saat ini proses pencairannya sedang kami upayakan,” tandas Zainal. Kepala DPRKP Ir H Ishaq Sudibyo MM menambahkan, melalui proyek RTLH yang terus berkelanjutan dari tahun ke tahun, bupati berharap keberadaan rumah tidak layak huni yang tersebar di 18 kecamatan diminimalisir. “Muaranya, bapak bupati berharap suatu saat nanti, bisa berstatus RTLH. Atau tidak ada lagi wong cilik di semua perdesaan yang masih menghuni rumah tak layak huni,” katanya Hingga akhir 2020, total ada 118.678 RTLH di Bangkalan. ”Ke depan, paling tidak pemkab masih butuh waktu 10 tahun untuk menuntaskan sisa RTLH agar Kabupaten Bangkalan mencapai misi dan target zero RTLH, ” pungkas Ishaq Sudibyo. (ras/epe)
Pendidikan
Resmi Tiadakan PTM di Tahun Ajaran 2021/2022 Sumenep, Memorandum Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sumenep akan menerapkan kegiatan belajar mengajar dilakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) pada tahun ajaran 2021/2022. Plt Kepala Disdik M Iksan mengatakan, sebelum diberlakukannya PPKM Darurat Jawa-Bali, pihaknya memang sempat berencana menerapkan pembelajaran tatap muka (PTM). “Namun karena diberlakukan PPKM Darurat,
maka kami menyebarkan surat kepada semua lembaga pendidikan di Sumenep untuk pemberitahuan adanya PJJ,” ujarnya kemarin. Ia mengatakan PJJ akan diberlakukan sampai 20 Juli 2021 atau selama pemberlakuan PPKM Darurat. Namun, jika kebijakan PPKM Darurat dicabut maka ada kemungkinan diterapkan PTM yang akan berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Pemkab. “Jika nanti diterapkan maka akan
mengikuti peraturan sebelumnya bagi zona oranye PTM diterapkan 25 persen kuota siswa per kelas, sedangkan zona kuning dan hijau 50 persen,” ucapnya. Sementara masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) juga dilakukan secara daring, baik itu tingkat SD, SMP, dan SMA. Menurutnya PJJ bukan hanya menggunakan handphone saja, namun masih ada beberapa cara yang bisa dilakukan. “Salah satunya dengan memberikan fotocopy materi pelajaran yang bisa
dipelajari oleh siswa di rumah atau jika memungkinkan guru bisa mengunjungi siswa untuk memberikan pelajaran bagi siswa yang tidak memiliki handphone,” ucapnya. Iksan menambahkan, proses belajar memang penting namun karena masih pandemi maka kesehatan anak yang terpenting. Ia mengatakan jika memang dimungkinkan melakukan PTM maka akan dilakukan karena dinilai lebih efektif. (*/aan/epe)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
POLISI KITA Polres Bangkalan Bagi Sembako untuk Wong Cilik Bangkalan, Memorandum Pelaksanaan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021, dengan konsekuensi dampak sosialnya, mengusik kepedulian Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino. Pamen Polri kelahiran Surabaya tersebut, mengerahkan seluruh pejabat utama (PJU) setara kabag, kasat, kasubbag, dan sebagian personel untuk bagi-bagi sembako bagi kaum dhuafa dan para pekerja yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid 19.
Warga lansia yang terdampak Covid-19 menerima paket sembako dari Polres Bangkalan.
“Secara bertahap, kegiatan bagibagi sembako ini akan disebar ke setiap kecamatan di Kabupaten Bangkalan,” kata kapolres.
PPKM Darurat, Kapolres Bojonegoro Bagikan Beras ke Warga Bojonegoro, Memorandum Polres Bojonegoro membagikan 200 paket beras kepada warga kurang mampu secara ekonomi saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat melalui bakti sosial. Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, dan jajarannya blusukan ke Kelurahan Ngrow. Kecamatan Kota Bojonegoro, dan beberapa polsek jajaran dengan memberikan bantuan paket beras kepada masyarakat desa setempat yang terdapak PPKM darurat dan memberikan himbuan protokol kesehatan (prokes), juga membagikan masker kepada warga setempat. AKBP EG Pandia menjelaskan, paket beras diberikan pada
masyarakat yang terdampak PPKM darurat sebagai rasa empati dan Agunge Sikap Tulung Tinulung (ASTUTI) merupakan slogan Polres Bojonegoro. Polres Bojonegoro juga terus menggelorakan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dan mematuhi protokol kesehatan yakni 5 M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak , Menjauhi kerumunan dan Mengurangi Mobilitas. Hari ini, juga kita membagikan ratusan masker kepada warga sekitar. “Hari ini kita salurkan bantuan paket beras kepada masyarakat atau keluarga yang terdampak PPKM Darurat, selain itu kita tidak bosan-bosannya memberikan himbuan prokes kepada masyara-
kat dengan harapan masyarakat tetap patuh bahwa Covid-19 benar-benar ada di sekitar kita. Ratusan masker juga kita bagikan kepada warga,” ucap EG Pandia, Minggu (10/7). Lanjut Kapolres Bojonegoro, dengan intens dan masif memberikan himbuan tentang protokol kesehatan kepada masyarakat dengan harapan besar bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro. “Dengan seringnya kita memberikan himbuan prokes kepada masyarakat, dengan harapan pemikiran atau mindset masyarakat akan selalu mematuhi prokes demi kebaikkan bersama,” pungkasnya. (top/har/day)
AKBP Pandia membagikan beras kepada warga terdampak Covid-19.
Sinergi, Kapolres-Dandim Gresik Salurkan Bansos Gresik, Memorandum Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail memberikan bantuan paket sembako bagi masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Minggu (11/7). Bantuan diserahkan ke masyarakat di lokasi TPA Kebomas. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sehingga tidak menimbulkan kerumunan. "Setahun lebih pandemi Covid-19 melanda. Berbagai upaya terus dilakukan mulai operasi yustisi protokol kesehatan, vaksinasi hingga penyaluran bantuan," jelas AKBP Arief Fitrianto. Giat ini serentak
n dilakukan Polsek Jajaran Polres Gresik. Didistribusikan oleh Bhabinkae mtibmas dan Babinsa ke n desa-desa dan kelurahan menyasar masyarakat terdampak pandemi. Utamanya masyarakat kurang mampu, lansia dan yang sedang menjalani isolasi mandiri. Diketahui, akibat pandemi yang berkepanjangan telah membuat roda perekonomian mengalami kemunduran. Setiap lini kehidupan masyarakat terguncang. Tidak sedikit perusahaan terpaksa mengistirahatkan karyawannya. Harapannya bantuan ini dapat meringankan masyarakat terdampak pandemi. "Mari bersama dukung ikhtiar
p pemerintah dalam menghad pandemi Covid-19 ini. dapi D Dengan disiplin mematuhi a anjuran dalam rangka mem mutus rantai penyebaran v virus corona," imbau Alumnus Akpol 2001 itu. Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas serta menghindari makan bersama adalah hal yang bisa dilakukan masyarakat saat ini guna menghindari paparan Covid-19. "Masyarakat kami imbau agar tidak abai menerapkan protokol kesehatan dalam setiap aktifitas sehari-hari," tukasnya.(and/har/day)
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menyalurkan bantuan kepada warga di TPA Kebomas.
Jumlah bantuan di masing-masing kecamatan memang tidak terlalu besar. Sekitar 90 paket sembako.. Bansos berbasis kemanusiaan berisii
beras, mi instan, minyak goreng, gula, kopi, dan biskuit. Semuanya j disalurkan kepada p g tepat p wajib warga sasaran.Yakni keluarga miskin (gakin) terdampak pandemi. Seperti tukang becak, PKL, pemulung, dan kaum dhuafa lainnya. Sejak pagi, PJU Polres Bangkalan disebar ke 18 kecamatan. Mereka dibantu kapolsek dan personelnya menyisir perkampungan. Rakyat kecil memang sangat terdampak teru-
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 6 - 7
Tingkatkan Herd Immunity, Polres Kediri Gelar Vaksinasi Massal
tama selama PPKM Darurat. Aktivitas mereka terbatasi jam malam. Di tengah p p kondisi seperti itulah, pemerintah mesti hadir untuk meringankan beban perekonomian warga. “Salah satu caranya, ya kami membagi-bagikan sembako kepada warga yang membutuhkan,” pungkas AKBP Alith Alarino. (ras/epe)
Ringankan Beban Warga, Polres Sumenep Bagikan Sembako Sumenep, Memorandum Su Di teng ah tu g as pengawasan dalam pelaksanaan PPKM Darurat Jawa-Bali, P Polres Sumenep dan
jajaran juga menggelar bakti sosial (baksos) berupa bagi-bagi sembako kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Baksos ini sebagai salah
satu wujud program Polri Presisi peduli kemanusian. “Diberlakukannya, PPKM Darurat tentu banyak sekali masyarakat yang terdampak. Dengan baksos ini, kami
berniat mengurangi beban masyarakat,” kata Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya, Minggu (11/7). Bantuan sembako itu diharapkan mampu mengu-
at terrangi beban masyarakat dampak PPKM Darurat. “Kita alam harus satu barisan dalam memerangi Covid maka panlalu ” demi ini akan segera berlalu,” tandasnya. (uri/epe)
Kapolres Sumenep AKBP Rahman Wijaya membagikan sembako kepada warga yang terdampak pemberlakuan PPKM Darurat.
Kapolres Mojokerto Bagikan Sembako kepada Warga Terdampak Mojokerto, Memorandum Polres Mojokerto membagikan sembako kepada warga terdampak Covid 19, Minggu (11/7). Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander membagikan sembako kepada tukang becak motor (bentor) dan warga di depan Pasar Legi, Kecamatan Mojosari. AKBP Dony Alexander menyampaikan, pemberian bantuan sembako pada warga terdampak pandemi sebagaimana penjabaran Commander Wish Kapolda Jatim.
Kapolres AKBP Dony Alexander membagikan sembako kepada tukang becak dengan prokes ketat.
Satbinmas Kota Probolinggo Intensif Prokes Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota terus mengingatkan kesadaran masyarakat untuk tetap mengedepankan protokol kesehatan serta mengikuti imbauan pemerintah agar pandemi Covid-19 segera mungkin dapat ditanggulangi. Kapolres Probolinggo Kota AKBP Raden Muhammad Jauhari, melalui Kasat Binmas AKP Retno Utami, melakukan pembinaan dan pengawasan kepada masyarakat terutama para pedagang di jalan Dr Moh Saleh dan jalan Panglima Sudirman, Minggu (107). Upaya mengedukasi masyarakat terkait memutus rantai penyebaran Covid-19 selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. Tentunya, pembinaan tetap dilakukan dengan mengedepankan upaya preventif dan edukatif. Retno Utami menghimbau kepada pemilik warung, PKL yang menjual makanan harus menggunakan sistem take away, tidak
Petugas Satbinmas Polres Probolinggo Kota mengedukasi pentingnya menjaga protokol kesehatan selama pelaksanaan PPKM darurat.
diperkenankan melayani makan di tempat. Bahkan warga sekitar diajak ikut mensukseskan pelaksanaan PPKM Darurat dengan cara meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. "Penerapan PPKM Darurat ini bertujuan untuk menekan angka penyebaran virus Corona yang semakin hari semakin mening-
kat. Jadi mohon kerjasamanya," tandas kasat binmas. Ia juga mengatakan agar warga masyarakat tidak lupa untuk memakai masker dan menjaga jarak di setiap kegiatan sehari-hari. "Kemana-mana mininal menggunakan masker. Karena penggunaan masker memang terbukti ampuh mencegah penu-
laran virus Covid 19," ucap Retno Utami. Lebih lanjut, Retno Utami menyebut edukasi ke tengah masyarakat tidak pernah lelah akan terus dilakukan. Terutama dalam mengajak seluruh komponen masyarakat dan pelaku usaha secara disiplin dalam penerapan Protokol Kesehatan. "Hanya dengan cara tersebut kita mengajak seluruh lapisan masyarakat ikut serta dalam proses ini. Jika separuh ada masyarakat cuek, maka masalah ini akan terus berkepanjangan," paparnya. Kasat Binmas juga menekankan pentingnya partisipasi aktif seluruh komponen masyarakat. Jika dilihat sampai saat ini PPKM telah berlansung 03 Juli hingga 20 Juli 2021. "Maka, sangat penting kesadaran personal masing-masing. Tanpa itu juga, akan sulit menekan penyebaran Pandemi Covid-19 ini," pungkas Retno Utami.(mhd/yud/day)
Polres Tuban Terus Gelar Vaksinasi Massal Tuban, Memorandum Antusiasme masyarakat Kabupaten Tuban untuk mengikuti vaksinasi massal di Polres Tuban masih sangat tinggi. Saat ini ribuan masyarakat mendatangi mapolres di jalan Wahidin Sudirohusodo 873 Tuban untuk mendapatkan vaksinasi. Kapolres Tuban AKBP Darman, melalui Kabag Operasi Kompol Budi Santoso, mengatakan, pihaknya tidak memberikan batas, dan akan berusaha untuk mencukupi kebutuhan vaksin. "Vaksin kita sediakan 1.500 dosis vaksin, jadi untuk Polres Tuban tidak terbatas, jika nanti vaksinnya habis Kita akan minta kepada Kabiddokkes dan Insyaallah tercukupi, saya minta kepada masyarakat yang mengikuti vaksin untuk tertib, tadi kita lihat semua yang masuk Polres sudah sesuai dengan protokol kesehatan" Ucap kabag operasi. Antisipasi kerumunan saat melaksanakan vaksin, orang nomor tiga di Polres Tuban itu
menjelaskan pihaknya membagi tugas masing-masing personel dan menyediakan tiga tenda dalam pelaksanaan vaksinasi. "Kita sudah bagi tugas, kita sudah atur ketika masyarakat masuk kedalam polres, kita bagi titik-titik dan kita sediakan tiga tenda untuk antisipasi kerumunan, yang pertama ada tenda pendaftaran dan screening yang kedua tenda untuk entri data dan yang ketiga tenda untuk vaksinasi yang ketiganya ditempat berbeda" terangnya. Ia menghimbau seluruh masyarakat Tuban untuk mematuhi aturan PPKM darurat agar pandemi Covid-19 segera berakhir. "Saya himbau kepada seluruh masyarakat Tuban dalam pelaksanaan PPKM Darurat Covid-19 ini tolong dipatuhi karena sudah banyak yang jadi korban, tetap stay dirumah kalau tidak ada kepentingan yang mendesak, tugas kita ada dua, yang pertama meminimalisir mobilitas kegiatan dan meniadakan kerumunan," pungkasnya.
warga antre dengan tertib dan menerapkan prokes ketat sebelum mendapatkan vaksin.
Kompol Budi Santoso menegaskan, vaksinasi massal kedua diselenggarakan oleh Polres Tuban setelah 26 Juni di gelar di GOR Rangga Jaya Anoraga jalan Sunan Kalijaga Tuban. Dalam vaksinasi kali ini Polres Tuban menerapkan akses pintu belakang untuk masuk para peserta vaksin, peserta yang datang diarahkan melalui pintu samping polres yang berbatasan dengan lapangan tenis milik Pemkab Tuban. Petugas selalu mengingatkan masyarakat .
Kieko Chintya Geraldine (24) warga Desa Sari Ngembat, Kecamatan Singgahan mengatakan, bersyukur karena vaksin di Polres Tuban. Ia berharap bahwa pelaksanaan vaksinasi ini bisa terus dilakukan mengingat masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan vaksin. "Semoga kedepannya diadakan lagi karena masih banyak yang belum mendapatkan vaksin, biar masyarakat mendapatkan vaksin semuanya," harapnya. (top/har/day)
"Kami berharap bantuan sembako dapat meringankan beban rekan-rekan berprofesi sebagai tukang becak. Saat pandemi seperti saat ini Negara hadir bersama masyarakat untuk bersama melawan virus corona," terang Kapolres. AKBP Dony Alexander mengapresiasi masyarakat Kabupaten Mojokerto yang telah mendukung pelaksanaan
PPKM darurat. "Semoga kedepan dapat mengurangi angka Covid-19 di Kabupaten Mojokerto," ujar AKBP Dony Alexander. Selain membagikan sembako, rombongan Kapolres dan TNI kuga membagikan masker lepada warga yang melintas di jalan taya Mojosari. "Sambil membagikan sembako, kami juga melalukan edukasi prokes dan PPKM darurat yang berlaku mulai 3 -20 Juli nanti," kata AKBP Dony Alexander.(no/day)
Kediri, Memorandum Polres Kediri menggelar vaksinasi massal sebagai upaya meningkatkan herd immunity dan mendukung program percepatan vaksinasi di Kabupaten Kediri. Vaksinasi massal ini dilaksanakan di dua titik yaitu di Lapangan Chanda Bhirawa Pare dan Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri. Polres Kediri bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri, Gugus Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri. Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono SIK MH men-
Kapolresta Sidoarjo Kombespol Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, upaya percepatan vaksinasi ini merupakan gerak bersama untuk percepatan target vaksinasi 60-70 persen penduduk Indonesia menuju herd immunity. Karena itu, beberapa gerai vaksin dibuka dengan target sasaran 1000
orang per hari. Ia juga mengimbau, kendati sudah divaksin warga tetap harus disiplin protokol kesehatan. “Patuhi protokol kesehatan 6M dan tetap di rumah saja.Apalagi saat ini masih dalam situasi PPKM Darurat,” tambahnya. (is/jok/epe)
Polres Malang Dirikan Puluhan Pos Cek Poin Malang, Memorandum Mencegah penyebaran Covid-19, jajaran Polres Malang mendirikan beberapa posko PPKM darurat. Di Kabupaten Malang setidaknya berdiri 10 pos cek poin PPKM darurat, 7 pos observasi dan 2 pos pembatasan mobilitas masyarakat. Kapolres Malang AKBP R Bagoes Wibisono HK menyampaikan, di setiap posko tersebut telah disiagakan petugas. “Ini langkah untuk mengurangi penyebaran Covid-19,” terang AKBP R Bagoes Wibisono.
Kapolres AKBP Leonard Sinambela mengajak petugas dan peserta vaksin berdoa dan hening cipta untuk mengakhiri pandemi Covid-19.
tegasnya. Selain memantau pelaksanaan vaksinasi di Mapolres Blitar, AKBP Leonard juga sempat mengunjungi lokasi vaksinasi di sejumlah kecamatan. Diantaranya, di Poliklinik Pratama Polres Blitar, Puskesmas Lodoyo Timur dan Puskesmas Wonotirto dan Kesamben.(pra/day)
Jajaran Polresta Malang Kota membagikan sembako pada masyarakat terdampak Covid-19.
Marhaeni juga melaksanakan sosialisasi dan edukasi protokol kesehatan (prokes) pada masyarakat. Mengingat saat ini masih musim pandemi Covid-19 belum berakhir. Lebih lanjut, Amung menegaskan pembagian sembako itu, dilaksanakan serentak di lima Polsek Jajaran Polresta Malang Kota, melalui Bhabinkamtibmas di Polsek masing-masing. “Kami menghimbau masyarakat, harus tetap melaksanakan 5M. Mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, serta mengurangi mobilitas,” terang Kasubag
Anggota Banser dan komunitas divaksin Covid-19 di Mapolresta Sidoarjo.
Terapkan PPKM Darurat
Polresta Makota Bagi Sembako dan Uang Tunai Malang, Memorandum Polresta Malang Kota membagikan paket bantuan sosial berupa masker, sembako dan uang tunai pada warga kurang mampu yang terdampak Covid-19 di sekitar Mako Polresta Malang Kota, Minggu (11/7). Pembagian sembako itu sebagai percepatan penanganan Covid-19 oleh Polresta Malang Kota. Tidak saja dibagikan di tepi jalan raya, namun juga ke warga yang tinggal di pemukiman masuk ke gang-gang kecil. "Program bagi-bagi 250 sembako uang tunai serta masker, merupakan program baksos Polresta Malang Kota," terang Kabag Sumda Polresta Malang Kota Kompol Amung Sri Wulandari. Selain di sekitar mako, sasaran pemberian antara lain pada linmas, tukang becak, jukir, tukang tambal ban, dan pemulung yang ada di sekitar pasar Oro-oro Dowo, Jl Guntur Kota Malang. Juga ke warga Kampung Putih di kawasan Jl Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Selain membagikan sembako, Kompol Amung didampingi Kasubbag Humas Polresta Malang Kota Iptu Ni Made Seruni
h masyarakat memperoleh herd immunity
2.000 Banser Divaksin Covid-19
Kapolres Blitar Ajak Warga Doa
yang masuk wilayah hukum Polres Blitar. Sehingga sebaran vaksinasinya bisa merata meskipun tetap terpusat di Polres Blitar. "Kami terimakasih atas antusias masyarakat. Kami minta masyarakat kalau ada kesempatan vaksin segera lakukan, sehingga kita semua mempunyai daya tahan kuat terhadap bahaya Covid-19,"
gatakan, dilakukan vaksinasi massal l dapat mempercepat
Sidoarjo, Memorandum Mem Sebanyak 2.000 anggota Barisan Ansor Serbaguna (B (Banser) PCNU Sidoarjo, Netizen ILS, dan komu komunitas warga, disuntik vaksin Covid-19 di Map Mapolresta Sidoarjo, Minggu (11/7). Salah satu sat anggota Banser yang ikut vaksinasi, Yus Yusron mengaku antusias dengan adanya progr program ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada Polresta Sidoarjo yang memfasilitasi vaksinasi vaks untuk Banser. Kami siap menyukseska menyukseskan program percepatan vaksinasi Covid-19 yang dicanangkan pemerintah dalam menangani menan pandemi,” ujarnya. Upaya percepatan pe terbentuknya herd m immunity melalui serbuan vaksinasi di pand tengah pandemi Covid-19, memang terus p dilakukan pemerintah bersama TNI-Polri. Sid Polresta Sidoarjo kembali menyediakan Gerai Vaksin Presisi di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo.
Akhiri Pandemi Covid-19
Blitar, Memorandum Kapolres Blitar AKBP Leonard Sinambela meminta aktivitas vaksinasi di Mapolres Blitar dihentikan sejenak. Orang nomor satu di Polres Blitar ini mengajak warga dan petugas berdoa dan mengheningkan cipta sebagai wujud ikhtiar lahir batin untuk mengakhiri pandemi Covid-19. "Vaksinasi massal dengan sasaran 2.100 masyarakat yang kami laksanakan di lima titik. Kegiatan vaksinasi sempat kami hentikan sejenak untuk mengheningkan cipta selama 60 detik. Tujuannya kita bersama-sama mendoakan yang terbaik untuk para nakes, pejuang Covid-19, relawan dan masyarakat secara umum. Serta semua yang telah mendahului kita," papar kapolres. AKBP Leonard menambahkan, Polres Blitar berkomitmen untuk terus membantu pemerintah dalam upaya mempercepat target vaksinasi. Setiap hari dilakukan melalui gerai vaksinasi maupun kegiatan vaksinasi massal. Pihaknya, menerapkan sistem berbagi dalam artian kegiatan vaksinasi juga dilakukan di beberapa titik di kecamatan
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono memantau jalannya vaksinasi massal di Lapangan Chanda Bhirawa Pare.
"Minimal 70 persen penduduk di Kabupaten Kediri harus sudah mendapatkan vaksinasi", ujar kapolres kediri. Selain vaksinasi massal, sambung AKBP Lukman Cahyono, setiap hari petugas melakukan vaksinasi di puskesmas dan gerai vaksin di Polres Kediri. "Untuk hari ini di lapangan Ca Canda Bhirawa dan di Simpang L Lima Gumul kurang lebih 1.600 orang yang sudah di vaksin, yang mana pelaksanaannya dilakukan secara terjadwal guna mengurangi k kerumunan", pungkas Kapolres Kediri. (Mis/day)
Humas Iptu Ni Made Seruni Marhaeni. Polisi berharap mudah-mudahan bantuan sembako dan uang tunai dari Kapolresta Malang Kota, bisa membantu perekonomian dan mengurangi beban warga selama pandemi. Tidak lupa juga menyarankan warga agar melaksanakan vaksinasi, guna menjaga imunitas, untuk memerangi penyebaran virus Covd-19 di Kota Malang. Pembagian sembako itu, direspon positif masyarakat. Selain itu disampaikan dalam bentuk ucapan terima kasih kepada Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto, beserta jajaranya. (edr/day)
Lanjut Kapolres dibangunnya posko untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam masa PPKM darurat. Sesuai dengan ketentuan PPKM darurat, ada beberapa kegiatan masyarakat yang dibatasi dan diberikan batasan sesuai dengan bidang pekerjaannya. Begitu pula untuk masyarakat yang melintasi jalan juga ada ketentuan. Diantaranya adalah adanya ketentuan memiliki surat keterangan yang menunjukkan kalau yang bersangkutan telah menjalani tes dan juga menunjukkan identitas diri. “Apabila mema-
Tempat pemeriksaan di Posko PPKM darurat wilayah Kabupaten Malang.
suki wilayah Kabupaten Malang harus membawa hasil tes antigen, swab serta menunjukkan KTP,” jelasnya. Diharapkan, masyarakat juga pro
aktif terkait dengan aturan PPKM darurat tersebut sehingga upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini dapat terlaksana dengan baik. (*/kid/ari/day)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
Kegiatan baksos Polsek Gondang.
Polsek Gondang Bantu Sembako untuk Warga Isoman Tulungagung, Memorandum Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menjalani isolasi mandiri (isoman) akibat Covid-19, Polsek Gondang menggelar bakti sosial. Yakni memberikan paket sembako, makanan, dan minuman. Seperti dikatakan Kapolsek Gondang AKP Suwancono melalui Paur Subbag Humas Polres Tulungagung Iptu Nenny Sasongko. Baksos tersebut merupakan wujud kepedulian Polri kepada masyarakat yang terkena Covid-19, dan menjalani isoman di rumah masingmasing. “Di Desa/Kecamatan Gondang, bhabinkamtibmas mendampingi kades dan perangkat desa menyalurkan bantuan sembako kepada 5 keluarga terkonfirmasi Covid-19 yang sedang melaksanakan isoman di rumahnya,” terang Iptu Nenny, Minggu (11/7). Selain baksos, lanjut Nenny, pihaknya juga tak hentihentinya memberikan imbauan kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan di masa pandemi. “Imbauan taat prokes kita tujukan kepada semua masyarakat. Yang sakit, yang sehat, yang sudah divaksin atau pun belum divaksin semua kita imbau agar disiplin protokol kesehatan,” tambah dia. Dengan disiplin protokol kesehatan, menurut Nenny ini sangat penting. Sebab cara itu bisa memutus penyebaran Covid-19 di tengah masyarakat. “Sekali lagi karena Covid-19 masih ada, maka menaati protokol kesehatan wajib hukumnya,” pungkasnya. (mad/lis)
Bupati Pasuruan Minta Camat Tunda Sementara Tahapan Pilkades Pasuruan, Memorandum Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf memerintahkan kepada para camat untuk menunda tahapan pemilihan kepala desa (pilkades) selama PPKM Darurat. Perintah penundaan ini wajib disampaikan kepada para panitia pilkades untuk ditindaklanjuti sesegera mungkin. Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf mengatakan, penundaan tahapan pilkades ini semata-mata untuk mengurangi potensi terciptanya kerumunan sebagai salah satu penyebab semakin meluasnya virus corona. “Iya, saya perintahkan semua camat untuk menyampaikan ke kades, bahwa tahapan Pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan selama PPKM Darurat harus ditunda sampai ada pengumuman selanjutnya,” katanya di sela-sela kesibukannya, Minggu (11/7). Dijelaskan Irsyad, perintah penundaan pilkades juga sebagai bagian dari langkah menindaklanjuti surat Kementrian Dalam Negeri nomor 141/3170/DPD tanggal 5 Juli 2021 perihal penundaan pelaksanaan pilkades serentak dan pergantian antarwaktu seJawa dan Bali. Dalam surat tersebut, salah satunya mengatur tentang pelaksanaan Pilkades serentak atau pergantian antarwaktu
diundur. “Kita ikuti aturan yang sudah dibuat oleh pemerintah pusat, karena memang ini demi kebaikan bersama,” singkatnya. Tahapan-tahapan pilkades yang berpotensi menimbulkan kerumunan seperti pemungutan suara, kampanye, tes tulis, pengundian nomor urut, maupun pelantikan kades terpilih. Kata Irsyad, seluruh tahapan tersebut memang masih dilakukan dalam bebetapa bulan ke depan. Akan tetapi untuk tahapan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dalam minggu-minggu ini bisa terjadi dalam kegiatan rapat atau pembentukan panitia. “Saya minta rapat atau koordinasi bisa dilakukan via zoom meeting atau virtual. Yang penting komunukasi dan koordinasi tetap jalan dan mengikuti semua tahapan yang sudah ditetapkan,” tegasnya. Hanya saja, meski dilakukan penundaan, tahapan-tahapan pilkades
FOTO: MEMORANDUM/RUL
FOTO: MEMORANDUM/MAD
JAWA TIMUR
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 8
Bupati Pasuruan HM Irsyad Yusuf memberikan sambutan.
yang secara teknis tidak melibatkan banyak orang tetap berjalan dan diselesaikan. Seperti penyusunan program kerja, pengajuan biaya pelaksanaan pilkades. “Kalau yang bisa dilakukan tanpa banyak orang, silahkan dilanjut dengan tetap menjaga protokol kesehatan,” terangnya. Selain menunda tahapan pilkades,
Irsyad juga meminta camat untuk mendorong pemerintah desa untuk selalu aktif melakukan pemantauan terhadap kondisi penyebaran Covid-19 di masingmasing desa untuk pengoptimalisasian melalui posko desa. “Posko desa harus jalan dan aktif untuk memantau bagaimana kondisi desa dan warga terhadap penyebaran Covid-19,” tutupnya. (rul/lis)
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
ME MO RA ND UM /F I R
Sanksi ETLE di Tulungagung Mulai Diterapkan Akhir Juli Tulungagung, Memorandum Pengaktifan kamera ETLE di Simpang Empat Tamanan dilakukan oleh Satlantas Polres Tulungagung pada Maret 2021 lalu. Pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas bakal langsung terekam dan pelanggar akan mendapatkan surat pemberitahuan pelanggaran yang dikirim ke alamat masing-masing. Kini setelah 4 bulan masa sosialisasi, Satlantas Polres Tulungagung memastikan bakal menerapkan sanksi tilang kepada pengguna jalan yang terekam melanggar di lokasi tersebut. Hal ini disampaikan Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Mohammad Bayu Agustyan. “Kita akan tetapkan sanksinya mulai 21 Juli mendatang,” ujar Bayu, kemarin. Bayu mengakui, awalnya penerapan sanksi tilang akan dilakukan dua minggu setelah pengaktifan. Namun masyarakat masih memerlukan sosialisasi yang lebih lama lagi. Sebab sistem baru penerapan tilang ini sempat membuat bingung pelanggar. Tetapi kini masyarakat sudah memahaminya, dan satlantas siap untuk memberlakukan penerapan tilang bagi pengguna jalan yang terekam melanggar dalam kamera ETLE. “Kenapa terlalu lama, karena masyarakat perlu sosialisasi lebih lama. Jadi sekarang dirasa sudah cukup makanya diberlakukan sanksinya,” ucap pria berkacamata ini. Bayu mengungkapkan, sejak pertama kali diaktifkan, rata-rata jumlah pelanggar yang terekam ada 10 kendaraan. Sebagian besar merupakan roda empat yang melanggar arus lalu lintas. “Rata rata dalam sehari ada 10 pelanggar yang terekam, biasanya mereka melanggarnya ini siang, sore, dan malam. Kalau pagi di sana kan ada petugasnya,” jelas Bayu. Pihaknya berharap, penerapan sanksi tilang ETLE ini bisa meningkatkan kedisiplinan masyarakat dan pengguna jalan di Tulungagung. (fir/mad/lis)
Satgas membantu petani membawakan hasil panen.
Polri-TNI Pasuruan Bagikan Sembako untuk Warga Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan bersama Kodim 0819 membagikan paket sembako bagi warga yang terdampak Covid-19. Mereka menerima bantuan sosial (bansos) paket sembako berupa beras, mi instan, gula pasir, telur, dan minyak goreng. Paket sembako langsung dibagikan oleh Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz dengan mendatangi satu per satu para pedagang kelontong, warung wopi, dan tukang becak di kawasan Plaza Bangil. Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz menuturkan, ada 350 paket sembako yang dibagikan kepada keluarga yang tidak mampu dan membutuhkannya “350 paket sembako yang kita bagikan dengan sasaran warga yang tidak menerima bantuan sosial,” katanya, Minggu (11/7). Pihaknya juga menyiapkan beras, ratusan dus mi instan, gula pasir, telur, dan minyak goreng. Sebagai cadangan yang siap distribusikan kepada warga yang ditemukan belum menerima bantuan sosial di tengah pandemi Covid-19 ini. “Semua akan distribusikan secara bertahap, sampai semua masyarakat bisa terakomodir. Jika ada masyarakat yang membutuhkan sembako, bisa langsung menyampaikan ke polsek terdekat,” jelasnya. Apalagi dalam kurun waktu dua pekan ini telah dilaksanakan PPKM Darurat. Masyarakat yang membutuhkan bahan
FOTO: MEMORANDUM/RUL
: TO FO
AKP Mohammad Bayu Agustyan
Gresik, Memorandum Ringan tangan Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik membantu petani dalam menguatkan swasembada pangan di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Minggu (11/7). Sebab pada Juli ini musimnya petani memanen jagung dan persiapan melakukan persiapan tanam kembali. “Upaya membantu mewujudkan program pemerintah berupa swasembada dan ketahanan pangan nasional di sela-sela tugas pokok saya sebagai satgas TMMD, membantu petani memanen jagung,” ujar Serda Kurniawan. Dalam membantu warga panen jagung ini dilakukan Kurniawan di sela-sela jam istirahat pembangunan fisik. “Saya merasa terpanggil untuk membantu petani, sehingga mereka bisa segera membawa hasil panennya dari ladang,” lanjut Kurniawan. Kurniawan berharap generasi muda di Desa Siwalan tidak malu menjadi petani, dan diharapkan petani-petani muda ini yang akan menyejahterakan desanya. “Manfaatkan kekayaan alam desa ini untuk bisa menjadi lebih baik,” pungkas Kurniawan. (tyo/lis)
FOTO: MEMORANDUM/TYO
Kuatkan Swasembada Pangan
Kapolres Pasuruan AKBP Erick Frendriz menyapa warga di sekitar Bangil.
pangan bisa cepat menginformasikan ke bhabinkamtibmas dan babinsa agar bisa diupayakan dan berkoordinasi dengan stakeholder Pasuruan untuk memenuhinya Kodim 0819 bersama Polres Pasuruan
terus mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan demi mencegah penyebaran virus corona. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk mengikuti anjuran
pemerintah untuk mematuhi protokol kesehatan. Seperti disiplin dalam menerapkan PPKM Darurat, menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar rumah,” tutup Erick. (rul/lis)
Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Muhammad Alfin Alfiansyah. Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Rosik. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Ani Fauzyah, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Direktur Utama: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III Choirul Shodiq SH MH No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Pemimpin Perusahaan: Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Yoyok Khayatullah AMD SE Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.
Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
JAWA TIMUR
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 9
Miliki 17 Ribu Pil LL, Pria Rejoagung Diringkus Tulungagung, Memorandum Satreskoba Polres Tulungagung menangkap tersangka kepemilikan belasan ribu pil dobel L. Yakni Anjar Roji (26), warga Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru. perlawanan. Dari tangan tersangka juga diamankan sejumlah barang bukti. Seperti 1 pipet kaca berisi sisa sabu, 1 plastik klip berisi sisa sabu, 17 botol warna putih berisi total 17 ribu pil dobel L, 1 pipet kaca, 3 skop sedotan, 2 korek api, 1 bong, 1 kotak warna putih, 1 kresek warna hitam, 1 ATM BCA, 4 pak plastik klip, 1 pak
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Petik Pelajaran Baru menjelaskan, jika dalam pelaksanaan program tersebut masyarakat telah diberikan banyak ilmu dan wawasan oleh satgas, dan kesemuanya sangat besar manfaatnya. “Dengan pembangunan infrastruktur yang bagus, ditambah peningkatan sumber daya manusia yang mumpuni maka kesejahteraan wilayah akan terwujud,” ujar Bambang. (tyo/lis)
FOTO: MEMORANDUM/TYO
“Bagi warga Desa Siwalan satgas telah banyak berjasa dengan membangun segala fasilitas yang ada. Apalagi fasilitas yang dibangun sangat tepat sasaran karena memang dibutuhkan oleh warga masyarakat. Bukan itu saja, satgas juga memberikan arti kebersamaan,” kata Kades Siwalan Suhartomo. Sementara itu, Komandan SSK Kapten Inf Bambang Kusharyanto
Jember, Memorandum Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri dan Gubernur Jawa Timur tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Dar urat, salah satunya menyebutkan bahwa jam operasional untuk kegiatan masyarakat dan pelaku usaha dibatasi hingga jam 20,00. Ini diberlakukan sejak 3 Juli hingga 20 Juli mendatang. Menanggapi hal tersebut, Forkopimcam Kaliwates dan para lurah melakukan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat khususnya para pelaku usaha yang membuka usahanya sampai malam hari. “Kami mengimbau supaya aktivitasnya sampai dengan terakhir jam 20.00 m a l a m ,” t e ra n g Ca m a t Kaliwates Bambang Saputro di sela-sela sosialisasi, Sabtu. (10/7) malam. Khusus para pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Kecamatan Kaliwates (perkotaan), tentunya yang terdampak langsung dari aturan PPKM Darurat salah satunya pembatasan terakhir hingga jam 20.00. “Kami juga mendata berapa jumlah keseluruhan p a ra P K L y a n g a d a d i Kecamatan Kaliwates. Data yang didapat di wilayah Kecamatan Kaliwates direkapitulasi, kemudian d i l a p o rk a n k e Pe m k a b Jember,” kata Bambang. Bambang menambahkan, di wilayah kecamatan kota, khususnya Kaliwates juga telah diberlakukan penyekatanpenyekatan di jalan. Terutama akses jalan masuk ke arah pusat Kota Jember.
FOTO: MEMORANDUM/JUN
Sejumlah barang bukti yang diamankan.
Gresik, Memorandum TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik hampir selesai. Tentunya ini banyak memberikan pelajaran baru bagi warga Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Kegiatan yang dilaksanakan selama 30 hari tersebut telah banyak kesan yang mendalam bagi masyarakat, karena selama pelaksanaan program tersebut banyak pelajaran yang dipetik oleh warga.
Tulungagung Ipda Bowo Tri Kuncoro mengungkapkan, untuk mengelabui petugas tersangka menyimpan 17 ribu butir pil dobel L tersebut dalam kaleng kotak roti. Selain itu pihaknya juga menemukan catatan penjualan pil yang dibuat oleh residivis ini. “Itu kita sita blek roti, di dalamnya ada pil dobel L yang siap edar dan buku catatan penjualan pil dobel L-nya,” terang Bowo. (fir/mad/lis)
Forkopimcam Kaliwates Data dan Imbau PKL Patuhi PPKM Darurat
FOTO: MEMORANDUM/FIR
Kasatreskoba Polres Tulungagung AKP Andri Setya Putra melalui Paur Subbag Humas Iptu Nenny Sasongko mengatakan kini tersangka telah ditahan di mapolres. “Sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut,” ujarnya, Minggu (11/7). Iptu Nenny menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan buah keseriusan polisi dalam mendalami infor masi peredaran narkoba di wilayah hukum Polres Tulungagung. Setelah cukup bukti, kemudian polisi menangkap tersangka tanpa
plastik, 1 buku catatan penjualan sabu, 1 kaleng kotak roti dan 1 HP Xiaomi warna gold. “Atas perbuatanya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 197 Subs Pasal 196 Jo Pasal 98 ayat (2) UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan Jo Pasal 60 ke 10 UURI nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja,” terangnya. Sementara itu Kanit I Satreskoba Polres
Forkopimcam Kaliwates mendata para PKL yang beroperasi di malam hari.
“Malam ini juga lampu penerangan jalan umum (PJU) di w i l a y a h Ke c a m a t a n m Kaliwates mulai jam an 20.00 sudah dimatikan n. secara keselur uhan. ar Hal ini bertujuan agar u masyarakat dan pelaku usaha tidak beraktivitass lagi di atas jam 20.00,”” terangnya. p Bambang berharap kepada masyarakat a maupun pelaku usaha n mematuhi aturan-aturan g dan ketentuan yang M tercantum dalam PPKM u Darurat yang berlaku sampai 20 Juli nanti. “Pemberlakuan PPKM Daruratiniharusdipahami, bahwa pemer intah mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat yang harus didahulukan, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.(adv/jun/lis)
Koordinasi satgas TMMD dan perangkat desa dilakukan setiap hari.
RUMAH DIJUAL
PA R A N O R M A L
Jual Rumah Baru ukuran 4x17 Kedung Mangu Rel Sidotopo Wetan Kec.Kenjeran Hub:081233344412.
Ahli Ramal, Kartu CKI, Jitu bisa baca nasib, Rmh tangga, Jodoh, Bisnis, dll. Dtg langsung ke ibu rina. Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34.
DJL Rmh TP. 45/96 Wil. Sedati hrg cash 300jt-an Bs KPR Ang 3jt. H: 082132261652
T:031-5490592/085785938383. (tdk terima SMS).
P I J AT K E B U G A R A N Feri Massage Pijat Keluarga. Untuk Pria dan Wanita, untuk Capek dan Letih-letih. Muda, Bersih, dan Sopan santun. Hub: 081358022468. Yoga Atletis melayani massage vitalitas buat pria/pasutri bisa di panggil dan ditempat. Minat Hub 085230255020.
REVA PIJAT
REVA PIJAT Call To Hotel 0822 4505 1290 SABAR
SHOWROOM
ELEKTRONIK AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/0315012481 Persewaan AC.
KEHILANGAN PROMO TOYOTA Juli Special
PENGOBATAN
AGYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.7xx CALYA 1.2 Dp. 8jt angs 3.8xx AVANZA Dp. 21jt angs 4.4xx YARIS Dp. 35jt angs 5.8xx Bonus : - Cover Jok - Karpet Dasar
Hub : 082335054153 08122920 6775
* Terima tukar tambah dan KTP luar kota Hubungi : 0813 4333 8030
KONSULTASI GRATIS
- Kaca Film - Payung - dll
Mengatasi terlambat datang bulan
Hilang Buku Kir L.9385. UE/BD.160671 TJAHYONO JL.LEBAK JAYA 3/22 SBY.
HILANG STNK YAMAHA XSR/BBS MT L-6748-EA FELIAS SEBASTIAN HIDAYAT 081555663416.
KEHILANGAN Hilang Buku Kir No uji PBR.34254 Nopol L-9330-UE An.Aris Suryanto D/a.Jl Bogen 15 H Sby. HILANG BPKB MOTOR HONDA NSR150 L-4985-AV. HUB YOSAN 081234567070. HILANG BPKB MOTOR HONDA NSR150 L 4985 AV. HUB YOSAN 081234567070. HILANG STNK HONDA BEAT W 2819 QC WALUYO 085730963842. HILANG STNK HONDA SCOOPY W 3226 NI LENY FERA RISDIANA 085648168689. HILANG STNK YAMAHA NEW VIXION W 3566 UK PRIYO CATUR WIDOYONO 08816929169 Kehilangan STNK R2 Yamaha th. 2016 Warna putih W2498AJ An. Santi Natalia, S. Sos. Jl. KH. Abdul Karim Rt 5/1 Kel. Trate Kec./Kab. Gresik. Kehilangan STNK R4 Daihatsu th. 2018 Warna Abu abu Metalik W1626CU An. Yayan Indrayanto, H. Jl. Bougenvile IV/9 Rt 2/II Ds. Banyuurip Kedamean Gresik.
KEHILANGAN
KEHILANGAN
KEHILANGAN
Kehilangan STNK R2 Honda th. 2014 Warna White Silver W4726UF An. Khosyiun Ds. Pantenan Rt 9/3 Kec. Panceng Kab. Gresik.
HILANG STNK P 4924 GR NK. 9396 NS. 9396 AN. BUDI HARIYANTO D/A DSN MOJO ARJASA JBR
HILANG STNK P 5461 GJ NK. 9709 NS. 0535 AN. BUDI HARIYANTO D/A DSN MOJO ARJASA JBR
Kehilangan STNK R2 Honda th. 2014 Warna White Blue W3338KY An. Samiah Ds. Duduk Sampeyan Rt 10/6 Kec. Duduk Sampeyan Kab. Gresik. Kehilangan STNK R2 Honda th. 2016 Warna Merah Hitam W2760AE An. Subiyanto Ds. Sukomulyo Rt II/3 Kec. Manyar Kab. Gresik. Kehilangan STNK R2 Honda th. 2016 Warna Merah Putih W2549AG An. Ahmad Rosiyo Ds. Lebani waras Rt 4/2 Kec. Wringin Anom Kab. Gresik Kehilangan stnk R2 merk Honda tahun 2019 nopol W 6377 CG an Tonggo sianturi, DRS da Jl. Baja 18/12 Rt. 003 Rw. 006 Ds. Suci Kec. Manyar Kab. Gresik HILANG STNK P 6212 TN NK. 5715 NS. 5768 AN. NAFILAH PERENDI SATA D/A PONDOK GEDE PERMAI KALIWATES JBR HILANG STNK P 4098 GS NK. 6874 NS. 8985 AN. RISKY NUR AZIZAH D/A DSN PLALANGAN MUMBULSARI JBR
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
MOJOKERTO-JOMBANG
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 10
KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.
PEMOTOR KEDUNGMELATI MATI CELAKA
Hantam Truk Parkir FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Jombang, Memorandum Kehilangan kendali saat menuruni flyover, seorang pemotor meregang nyawa di Jalur Nasional Surabaya-Madiun. Tepatnya di ruas Desa/Kecamatan Peterongan, Minggu (11/7) sekitar pukul 10.30.
Anggota Komisi C DPRD Jombang Dukha.
Dewan Sebut Revitalisasi Alun-Alun Dipaksakan Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang bakal merevitalisasi Alun-Alun. Hal itu dilakukan untuk merubah wajah kota sekaligus dicanangkan sebagai ikon Kota Santri. Tak tanggung-tanggung anggaran yang disiapkan guna merealisasikan proyek ini cukup fantastis, sebesar Rp 9,7 miliar. “Meski pagu anggaran sudah disiapkan namun hingga kini proyek tersebut belum juga terdengar. Sudah masuk lelang atau belum, ini yang menjadi pertanyaan,” kata Dukha, anggota komisi C DPRD Jombang yang juga ketua DPD PAN, Minggu (11/7). Dukha melanjutkan, rencana pembangunan terkesan dipaksakan. “Informasi yang saya dapat revitalisasi Alunalun Kabupaten Jombang dipaksakan, sebab program revitalisasi Alun-alun Kota Santri ini tidak masuk dalam Rencana Strategis (Renstra) Kabupaten Jombang tahun 2018-2023,” terangnya. Kalau memang demikian, sambungnya, untuk apa revitalisasi itu dilanjutkan jika proyek itu belum dilelang. Bisa dilaksanakan tahun depan, karena ini jauh lebih penting jika anggaran itu dialihkan untuk penanganan Covid-19. “Itu konsekuensi karena keselamatan nyawa adalah prinsip yang utama yang harus didahulukan sebab tahun ini jumlah yang terpapar semakin hari terus bertambah,” sambungnya. Dengan pertimbangan tadi, pihaknya mendesak agar proyek ditunda. “Sebaiknya pembangunan itu ditunda dulu karena urgensi tidak terlalu mendesak apalagi di masa pendemi seperti ini,” katanya. Tidak hanya revitalisasi alun-alun, anggaran untuk infrastruktur yang lain kalau bisa ditunda dulu. Pemerintah daerah harusnya mengevaluasi kembali dan lebih fokus untuk penangan Covid. Dukha menambahkan, dengan anggaran sebesar itu jika dialihkan untuk penanganan di masa pandemi akan lebih bermanfaat bagi masyarakat, tinggal bagaimana komunikasi antara eksekutif dan legislatif untuk pengalihan anggaran itu, ini masalah serius. “Perlu adanya koordinasi, karena penggunaannya sangat mendesak,” imbuhnya. Dukha melanjutkan, apalagi saat ini anggaran itu benar-benar sangat diperlukan untuk pembelian alat pelindung diri (APD) bagi tenaga kesehatan. Serta untuk penambahan tenaga untuk memandikan mayat, sehingga kejadian antrean jenazah di RSUD tidak terulang. Sebab, beberapa hari lalu sempat terjadi penumpukan mayat yang belum dimandikan karena minimnya tenaga yang ada di RSUD dan tempat perawatan yang lain. “Tak kalah pentingnya keselamatan para nakes dan kecepatan dalam pengendalian dan penanganan Covid-19 sangat dibutuhkan. Khusus di bidang kesehatan alokasi anggaran yang dibutuhkan sangat besar, menyusul lonjakan kasus yang saat ini terjadi,” pungkasnya. (wan/adv/yok)
Pemotor itu Mushollin (56), asal Dusun Kedunggayam, RT 02/RW 07, Desa Kedungmelati, Kecamatan Kesamben. Sebelum akhirnya meninggal dunia, kendaraan roda tiga bernopol S 9095 WN yang dikendarai korban sempat menabrak bagian belakang truk yang terparkir di pinggir jalan. Dipaparkan Kasatlantas Polres Jombang AKP Rudi Purwanto, kejadian berawal saat korban melaju dari arah barat
ke timur. Atau dari arah Jombang menuju Mojoagung, melalui flyover Peterongan. Saat melalui jalur menurun, motor korban tiba-tiba kehilangan kendali. “Korban melaju dari arah barat ke timur, melewati flyover Peterongan. Saat jalur menurun, pengemudi kehilangan kendali,” paparnya, Minggu (11/7). Tidak lama, lanjut kasatlantas, kendaraan korban yang dalam kondisi membawa muatan
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Olah TKP yang dilakukan petugas di lokasi.
mengarah ke sebelah kiri. Nahas, di ruas tadi terdapat truk Mitsubishi B 9026 JP yang dikemudikan Kardjo (61), warga Dusun Karangrejo, RT 04/RW 05, Desa Alang-Alang Caruban, Kecamatan Jogoroto. “Kendaraan korban mengarah ke
sebelah kiri. Di saat bersamaan, di lokasi terdapat truk terparkir,” lanjutnya. Akibat jarak yang terlalu dekat, benturan keras tidak dapat dihindari. Korban seketika terkapar dengan menderita luka parah dan meninggal dunia di
lokasi kejadian. “Perkaranya sendiri kini sudah ditangani oleh unit laka Satlantas Polres Jombang. Selain mengakibatkan satu korban jiwa, kerugian materi yang ditimbulkan ditaksir sebesar Rp 1 juta,” pungkas Rudi. (wan/yok)
Pria Mancilan Jual Sabu Mojokerto, Memorandum Lagi-lagi rumah kos menjadi sarang peredaran narkoba di wilayah Mojokerto. Teranyar, aksi peredaran barang haram tadi dilakukan Lukman Arif (27), asal Dusun Rejo Slamet, Lukman Arif
Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang. Ia ditangkap petugas Ditreskoba Polda Jatim saat tengah berada di rumah kos Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Sabtu (10/7) sekitar pukul 18.00. Dalam penangkapan terse-
but polisi juga menyita barang bukti dari tangan tersangka berupa dua poket sabu dengan berat 0,36 dan 0,35 gram, satu unit HP yang digunakan sebagai alat transaksi, berikut satu unit timbangan elektrik. Kasubbag Humas Polres Mojokerto Iptu Tri Hidayati
FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO
membenarkan penangkapan itu. “Perkaranya kini sudah dilimpahkan ke Polsek Trowulan. Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 114 ayat 1 subs pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” jelas Tri. (no/yok)
Polres Jombang Salurkan Ratusan Sembako Jombang, Memorandum Mengurangi beban masyarakat di tengah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali, Polres Jombang menyalurkan bantuan sembako. Penyaluran sendiri dilakukan petugas di sejumlah ruas jalan protokol yang ada di Kota Santri. Bantuan sosial Bhayangkara untuk negeri ini direalisasikan oleh Polres Jombang dengan bentuk sembako sebanyak 300 paket. Terdiri dari 5 kg beras, vitamin, mie instan, biskuit, serta susu. Termasuk pula hand sanitizer serta masker untuk menjaga diri dari paparan Covid-19. “Bantuan sosial kami lakukan untuk mengurangi beban masyarakat di tengah PPKM Darurat. Bentuknya berupa penyaluran 300 paket sembako,” papar Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho, Minggu (11/7).
Guna memastikan penyaluran yang dilakukan tepat sasaran, Kapolres memimpin langsung giat pembagian. Turut mendampingi, Wakapolres Jombang Kompol Ari Trestiawan serta jajaran pejabat utama (PJU). Untuk sasaran penyaluran, polisi langsung mendatangi abang becak, sukarelawan pengatur lalu lintas (Supeltas) serta perdagang kaki lima (PKL) yang ada di sekitar lokasi penyekatan PPKM Darurat dalam kota.“Sasaran penyaluran yakni sejumlah profesi yang terdampak langsung PPKM Darurat dalam kota. Mulai dari tukang becak, sukarelawan pengatur lalu lintas, serta PKL,” terang Kapolres. Lokasi yang disasar penyaluran bantuan sendiri, di antaranya masyarakat di sepanjang Jalan KH Wakhid Hasyim, Jalan Basuki Rahmat atau depan Stasiun Jombang, Jalan Abdul Rahman Saleh, Jalan Gus Dur
“
Bantuan sosial kami lakukan untuk mengurangi beban masyarakat di tengah PPKM Darurat. Bentuknya berupa penyaluran 300 paket sembako,” AKBP AGUNG SETYO NUGROHO Kapolres Jombang dan Jalan Sukarno Hatta. “Banyak masyarakat yang terdampak dengan adanya PPKM Darurat. Jadi selain menegakkan aturan, kita juga melakukan kegiatan kemanusiaan berupa pembagian 300 paket sembako,” beber mantan Kasubbagrenmin Bagrenmin SSDM Polri itu. Masih kata Kapolres Jombang, pembagian paket sem-
FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menyerahkan bantuan sembako kepada salah satu warga.
bako ini akan dilakukan selama diberlakukannya PPKM darurat yang berlangsung hingga 20 Juli mendatang. Ia berharap bantuan tersebut bisa sedikit meringankan beban masyarakat di tengah pembatasan kegiatan masyarakat. Jadi setiap hari kita akan laksanakan. Saat ini masih di sekitar kota, besok akan men-
yasar kecamatan-kecamatan “Dalam penyaluran bansos tersebut, tetap kami tekankan pentingnya mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Karena dengan disiplin tadi, secara langsung kita bersama berperan aktif dalam memutus rantai penularan Covid-19,” pungkas Agung. (wan/yok)
Bareng Forkopimda, Bupati Pastikan Vaksinasi Usia 12 Tahun di Ponpes Berjalan Lancar
FOTO: ISTIMEWA
Warga mencoba jalan paving yang dibangun dengan cara gotong royong.
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Warga Menikmati Jalan Paving Gresik, Memorandum Masyarakat sudah mulai menikmati program pavingisasi sepanjang 115 meter di TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik yang terletak di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Minggu (11/7). Jalan paving tersebut sebelumnya merupakan jalan setapak yang kondisinya susah dilalui oleh kendaraan. Sehingga warga sangat senang dengan adanya program pavingisasi ini. “Kami teramat senang, sebelum dipaving kami kesulitan untuk melalui jalan ini, saat ini tidak lagi, terima kasih bapak TNI atas bantuannya,” ujar Saijan (48), warga setempat. Dengan dibuatnya jalan paving ini masyarakat sangat terbantu, tidak kesulitan lagi dalam beraktivitas, seperti untuk mengangkat hasil panen, mencari rumput, dan aktivitas lainnya. “Tidak hanya kendaraan kecil yang bisa masuk, sehingga petani bisa lebih cepat membawa hasil panennya,” lanjut Saijan. Saijan juga berharap bila perhatian pemerintah tidak berhenti sampai di sini, sehingga desanya bisa menjadi desa yang sejahtera. “Warga masih butuh pengarahan dari pemerintah, agar menjadi desa yang lebih maju,” pungkas Saijan. (tyo/yok)
Jombang, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang terus melakukan upaya percepatan vaksinasi. Tujuannya untuk memberikan imunitas yang lebih baik kepada masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Dalam setiap upaya percepatan tadi, pemkab juga telah mendapatkan dukungan dari TNI, Polri, juga Kejaksaan. Dengan, menggelar gerai vaksinasi di institusi masing-masing. Guna memastikan percepatan berjalan optimal, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menggelar sidak, Sabtu (10/7) pagi. Turut hadir dalam giat tersebut jajaran Forkopimda, mulai dari Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Sekdakab Jombang Akh. Jazuli dan Kepala OPD terkait. Kedatangan rombongan sendiri, dimaksudkan guna meninjau pelaksanaan vaksinasi anak dan remaja usia 12 tahun sampai 17 tahun, di 3 Pondok Pesantren (Ponpes). Titik pelaksanaan vaksinasi santri yang dikunjungi di antaranya di Ponpes Tambakberas, Ponpes Kepuhdoko Tembelang, dan Ponpes Kalibening Mojoagung. Pelaksanaan vaksinasi tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Pelaksanaan vaksinasi tetap harus mematuhi prokes.
Untuk sasaran vaksin sendiri, kini juga telah diarahkan juga bagi rentang usia 12 tahun sampai 17 tahun. “Target vaksinasi kita dalam sehari sekitar 20 ribu,” jelas Bupati Mundjidah Wahab. Ditekankan oleh bupati wanita pertama di Kota Santri itu, vaksinasi ini adalah salah satu bentuk ikhtiar kita bersama. Untuk menciptakan herd immunity bagi seluruh elemen FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S
Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menyambangi vaksinasi usia 12 tahun di salah satu ponpes.
Jadi jumlahnya kisaran 500 sampai 800 perhari, dengan harapan imunitas anak jauh lebih baik,” tutur Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Sabtu (10/7). Dijelaskannya, dari target
sasaran sebanyak 1.035.334 vaksin yang disediakan, sampai dengan saat ini telah tercapai 72.71 persen. Sisanya sebanyak 27 persen, akan ditindaklanjuti hingga tanggal 14 Juli 2021.
masyarakat. “Namun demikian saya tetap mengingatkan dan mengajak masyarakat yang belum vaksin segera mendapatkan vaksinasi. Dan yang terpenting lagi, kita tidak boleh lengah, dan tetap waspada untuk melaksanakan 5 M (Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak, mengindari kerumunan dan Mengurangi Mobilitas),” pungkas Mundjidah. (wan/adv/yok)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
HUKUM & KRIMINAL Sambungan dari halaman 1
diketahui bila tingkat kesadaran masyarakat kurang tentang bahaya Covid-19. Namun ditegaskan Yulianto, bila penerapan PPKM darurat yang sudah termasuk karantina wilayah ini, seharusnya diimbangi dengan pemerintah memenuhi kebutuhan rakyatnya termasuk uang dan kebutuhan hidup. “Pemerintah cuma mengganti kata-kata saja supaya tidak perlu membiayai rakyatnya. Jadi pemerintah tidak menggunakan kata karatina wilayah. Hanya untuk mengakali rakyat. Supaya tidak bisa digugat,” ungkap Yulianto. Lebih lanjut, pendiri kantor hukum Dhipa Adista Justicia (DAJ) Jawa Timur itu mencontohkan salah satu pasal yang berkaitan dengan kekarantinaan kesehatan yaitu Undang-undang Nomer 6 Tahun 2018 pada Pasal 55. “ Dalam pasal tersebut, dijelaskan bahwa pemerintah wajib menjamin kebutuhan hidup rakyatnya. Makanan hewan ternak aja dijamin apalagi untuk rakyatnya. Di pasal itu jelas tugas dari pemerintah,” beber Yulianto. Ketika disinggung terkait adanya bantuan sosial (bansos) dan bantuan langsung tunai (BLT) dari pemerintah, Yulianto mengatakan, bantuan itu tidak sesuai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. “Kita bisa menggugat pemerintah karena dengan bansos dan BLT itu sebenarnya tidak cukup untuk biaya kebutuhan hidup masyarakat,” pungkas Yulianto.(mg5/tyo)
Dampak Sosial...
Sambungan dari halaman 1
dan ada juga penutupan pada jam tertentu. Tidak hanya itu saja, dalam hal ini penegak hukum harus menindak oknum-oknum yang mencoba mencari keuntungan dalam kondisi seperti ini. Sepertinya mahalnya obat yang dijual, sehingga masyarakat yang sudah terhimpit kini semakin tercekik. Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Timur Abdul Halim mengaku prihatin. Karena itu, legislator Indrapura ini berharap ada langkah nyata pemerintah untuk membuat rakyat agar tetap bisa hidup di masa seperti ini. “Kalutnya masyarakat karena pemerintah belum hadir. Selama ini, masyarakat terkesan mencoba bertahan hidup sendiri menghadapi pandemi,” ujar Abdul Halim. Untuk itu Abdul Halim mendesak pemerintah ada pencairan bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban masyarakat terdampak pandemi Covid-19. Sebab dana bansos tersebut hingga saat ini belum jelas. “Saya kira kampanye stay at home tidak akan berjalan optimal jika tidak dibarengi dengan percepatan pencairan bansos,” ujar Abdul Halim. Ia menilai, saat ini dampak pandemi sudah mengarah pada psikis, karena setahun lebih ekonomi masyarakat terganggu. Di satu sisi mereka yang juga sebagai kepala keluarga juga harus keluar untuk mencari nafkah bagi keluarga. “Memberi nafkah itu merupakan tanggung jawab moral sebagai kepala keluarga,” tambah Abdul Halim. Abdul Halim yang juga Ketua Bapilu DPD partai Gerindra Jatim ini, mengapresiasi tindakan Polda Jatim yang melakukan razia pengawasan terhadap kelangkaan obat dan vitamin. “Jika ada upaya yang merugikan masyarakat, tindakan hukum perlu dilakukan, supaya ada efek jera. Karena pandemi ini bisa berakhir, jika rakyat bersama sama menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” kata dia.(day/tyo)
Kemampuan Akting
Sambungan dari halaman 1
nekuni dunia hiburan Tanah Air. Karier Clara Bernadeth di dunia film bermula saat dirinya mengiyakan tawaran sang ibu untuk tampil dalam sebuah iklan. Berkali-kali ikut casting, aktris 27 tahun itu akhirnya berkesempatan untuk menjadi model video klip. “Waktu itu sempat ditawarin iklan, kebetulan mama juga dari entertainment, terus selling-nya juga dari mama waktu itu, iklan-iklan, casting, keterima,” ujar Clara Bernadeth beberapa waktu lalu. “Habis itu langsung tiba-tiba ada tawaran dari manejemen lainnya itu buat jadi model video klip. Abis itu langsung ditawarin kontrak di manajemen itu. Itu sekitar tahun 20162017 gitu. Sudah sekitar empat tahunan, lima tahunan yang lalu deh,” sambungnya lagi. Clara Bernadeth kemudian terlibat dalam sebuah serial TV populer di tahun 2017. Pada saat itulah hatinya mantap untuk menjadi pelaku seni di industri perfilman Tanah Air. “Pertama itu yang NET TV itu, Cinta dan Rahasia. Itu sebenarnya benar-benar titik di mana aku nentuin untuk masuk ke entertainment sih. Karena sebelum dari series itu sempat ditawarin casting film terus jadi supporting,” katanya. “Itu dulu film pertama Skakmat di tahun 2015, abis itu model video klip, terus ditawarin casting series. Pas keterima syutingnya dua season setahun penuh. Akhirnya emang mantepin diri dan pas banget momentumnya itu pas udah kelar kuliah, udah suka akting juga ternyata,” ungkap Clara Bernadeth. Keburuntungan pun nyatanya berpihak ke Clara Bernadeth. Setelah memutuskan untuk serius menjalani seni peran, tawaran menggiurkan pun seakan tak berhenti menghampirinya. Salah satu penampilan Clara Bernadeth yang menarik perhatian tentu saja Marsha di film Imperfect. Setelah itu, ia pun didapuk menjadi peran utama di film Tersanjung The Movie dan Web Seri Turn On yang tayang pada awal tahun 2021. Clara Bernadeth pun mengaku bergembira dengan respons positif masyarakat terhadap kemampuan aktingnya. Ia menganggap popularitasnya di dunia hiburan saat ini bisa jadi pertanda baik dalam kariernya sebagai aktris. “Aku senang sih, berarti orang makin lihat karya-karya yang udah aku buat juga kan, happy juga gitu. Dan berarti kan karya-karya yang udah aku jalanin diterima sama mereka juga. Dan mereka juga responsnya banyak yang positif juga. Dan itu bikin happy juga,” tutup Clara Bernadeth. (dth/nov)
Pemuda Tambak Gringsing Tepergok Nyopet di G10N
Incar Peserta Vaksinasi Surabaya, Memorandum Ada saja upaya pelaku melancarkan aksinya. Seperti yang dilakukan Dul Rosman (34), warga Jalan Tambak Gringsing Gang V. Dia harus mendekam di penjara setelah tepergok mencopet HP milik Gunawan saat mengantre vaksinasi di Gelora 10 Nopember (G10N), Minggu pagi (11/7). Modus yang dilakukan pria pengangguran itu adalah dengan cara memepet tubuh korban ketika berdesakan. “Kalau korban sadar akan dicopet, tersangka mencari sasaran lain,” kata Kapol-
sek Tambaksari Kompol Muhammad Akhyar, kemarin. Akhyar menjelaskan, aksi tersangka bermula sekitar pukul 10.00. Dia sengaja berangkat dari rumahnya menuju G10N de-
ngan menaiki angkutan umum. Setiba di lokasi, Dul lebih dulu mengamati situasi yang jauh dari pengawasan polisi. “Tersangka kemudian menuju ke pintu sisi selatan. Di sana banyak calon peserta vaksinasi sedang menunggu antrean. Dia lalu mengambil HP dari kantong milik Gunawan. Ketika mau kabur, korban memergoki aksinya,” tegas mantan Kanitreskrim Polsek Rungkut itu. Meski tertangkap tangan, ter-
sangka sempat melarikan diri dan berkilah jika tidak melakukan pencurian tersebut. Dia lalu pergi meninggalkan korban. “Namun korban yang menyadari HP-nya raib mengejar tersangka dibantu orang-orang di lokasi. Beruntung anggota kami berada di lokasi dan ikut mengamankan,” pungkas Akhyar. Di hadapan penyidik, Dul Rosman mengaku baru sekali melancarkan pencurian itu. Dia berdalih, saat itu sengaja mengambil jatah
Sepekan Lebih, 69 Orang Positif per Hari Lalu bagaimana sikap pemerintah dengan hal ini, dan apakah sudah ada penanganan hukum untuk mengadili oknum-oknum nakal tersebut?.Tren penambahan kasus positif di Kota Surabaya dalam 10 hari terakhir ini mencapai 69 orang per hari. Sedangkan yang sembuh rata-rata 35 orang per hari. Meski PPKM darurat sudah digulirkan selama lebih dari sepekan, berdasarkan data dari laman infocovid19.jatimprov.go.id, Kota Surabaya dinilai masih menjadi wilayah dengan risiko penularan kasus Covid-19 sedang. Hal ini tak berbeda dengan status sebelumnya. “Untuk lebih lengkapnya tanyakan kadinkes,” ujar Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Irvan Widyanto. Sedangkan penderitaan masyarakat dengan PPKM darurat ini semakin menjadi karena tidak adanya solusi dari masyarakat. Seperti halnya keluhan Andik pemilik usaha warung kopi (warkop) di bilangan Pandegiling, mengaku pendapatannya selama sepekan ini terkapar. Biasanya dia membuka warkopnya hingga pukul 22.00, namun sejak adanya PPKM darurat memaksa Andik menutup lapaknya lebih awal. “Mau bagaimana lagi, aturan ya harus kita taati. Pasrah saja pokoknya. Dapat berapa pun disyukuri,” katanya dengan guratan wajah gusar. Sebab selama PPKM darurat ini Andik menutup warkopnya tepat pukul 20.00. Bahkan pembeli di tempatnya tidak bisa cangkruk (nongkrong,-red) di tempat. Pembeli di lapaknya disarankan untuk dibungkus minuman yang dipesan. “Ini saja tidak saya sediakan kursi. Kalau ketahuan ada yang ngopi di tempat, bisa diangkut perkakas saya. Malah makin rugi lagi. Pendapatan saya saja sudah turun sampai 70 persen,” keluhnya. Menghadapi PPKM darurat ini, Andik sebenarnya membutuhkan solusi. Tidak hanya untuk di-
rinya saja namun kemashlahatan seluruh pedagang kecil sepertinya. “Ya mungkin bantuan sosial seperti sembako kepada para semua pedagang yang terdampak akan sangat membantu,” harapnya. Terakhir Andik meminta kepada pemerintah, agar PPKM darurat tak diperpanjang. Karena baru sepekan berjalan, membuat perekenomian pedagang kecil sepertinya sudah gonjang-ganjing. “Mohon cukup sampai 20 Juli saja. Jangan ada lagi PPKM darurat-daruratan lagi. Kalau tidak rakyat bisa sekarat,” ucap Andik. Hal senada juga diungkapkan pemilik warung dimsum Makjee di Jalan Pandegiling, Miftahul Jannah. Ibu empat anak ini mengungkapkan PPKM darurat dengan membatasi jam buka warung, dan penyekatan jalan malah membuat pedagang di Surabaya merugi. Termasuk dirinya karena sepi pengunjung. “Fungsinya menutup jalan apa yang lewat malah virus corona,” kata Miftahul. Semenjak adanya PPKM, warungnya tutup lebih awal mulai pukul 12.00 hingga pukul 19.00. Namun dia tetap bersyukur karena masih bisa menerima orderan melalui online via WhatApp (WA), grab, gojek. “Tapi pembeli sekarang lebih banyak dibungkus,” ungkap Miftahul. Jika tidak ada PPKM darurat, warungnya tutup pukul 00.00. Pembelinya banyak makan di tempat. “Sekarang pendapat berkurang karena pembatasan waktu buka,” tutur wanita berhijab ini. Yang membuat Miftahul prihatin, bagaimana dengan penjual nasi goreng, soto, tahu telur yang buka pada sore hari. Jelas mereka tidak dapat pemasukan dan merugi karena waktunya buka makan karena batas waktu sampai pukul 20.00. Mereka tidak mempunyai pemasaran melalui online, offline saja kan kasihan jualannya malam. Seharusnya pemerintah memberikan solusi,” kata Miftahul.
dak ada pihak yang melakukan penyimpangan alat kesehatan dan obat-obatan. Karena jika terbongkar, maka akan diberikan hukuman atau sanksi yang berlaku. “Ada sanksinya, ketentuannya sudah ada,” ucap dia. Untuk Ditreskrimsus Polda Jatim, lanjut Gatot, membuka layanan hotline pengaduan. Ada tiga layanan telepon hotline yang bisa dimanfaatkan masyarakat yang mengalami kelangkaan tabung oksigen, mahalnya harga obat serta berita hoax. Layanan hotline untuk kelangkaan tabung oksigen bisa menghubungi Subdit Tipidter di nomor 0822 3278 1177. Sedang-
Dia memberikan saran, apabila penutupan jalan silahkan, tapi pemerintah jangan sampai memberikan batas waktu bagi pedagang. Sebab, mereka mencari nafkah dengan berjualan, jika tidak jualan atau dibatasi waktunya, dapur tidak bisa mengepul dan pakai uang apa untuk makan. “Kalau pemerintah memberikan ganti rugi kepada pedagang tidak apa-apa,” pungkas Miftahul. Kebijakan PPKM darurat yang memaksa pusat perbelanjaan atau mal ditutup sementara juga dinilai menambah beban para pegawai yang bekerja di sektor tersebut. Seperti yang diutarakan oleh Brinda Trilara seorang pegawai toko ritel fashion di Tunjungan Plaza 6 Surabaya yang menyebutkan, upah para pegawai mal tergerus bahkan ada yang sampai tak digaji selama dirumahkan. “Sekarang aktivitas penjualan barang dan produk yang ada di mal fokus ke online. Kecuali sektor makanan, masih bisa take away. Jadi banyak rekan saya yang dirumahkan mengeluh gajinya dipotong,” ungkapnya. Namun Brinda mengaku dirinya masih menerima full gaji. Ini lantaran kebijakan di tempatnya bekerja merubah skema kerja. Seperti mengambil hari cuti libur hingga dipekerjakan di bagian lain. Menurut Brindra, kebijakan PPKM darurat ini sama sekali tidak prorakyat. Apalagi dengan menutup mal. Padahal selama ini, mal selalu konsisten dalam menerapkan protokol Kesehatan (prokes) dengan ketat. “Bayangkan teman saya yang dirumahkan, sedang dia satu-satunya yang harus menghidupi kebutuhan keluarganya. Semestinya pemerintah juga memberikan jalan keluar kepada masyarakat yang terdampak, seperti memberikan bantuan sembako, vitamin, dan obat-obatan,” keluhnya. Selain itu, Brindra juga mengeluhkan vitamin dan harga obat yang naik drastis di beberapa apo-
tek di Surabaya. Hal ini semakin menambah beban warga terlebih bagi yang dirumahkan selama PPKM darurat. “Kemarin saya cari vitamin itu di salah satu apotek itu ternyata harganya naik. Tapi tetap saya beli karena butuh. Nah bagaimana dengan teman-teman yang dirumahkan kalau semisal mereka sakit, pasti akan menambah beban mereka,” ulasnya. Pihaknya lantas berharap PPKM darurat yang sudah berjalan satu pekan ini tatkala habis masa berlakunya jangan lagi diperpanjang. “Semoga tidak ada lagi perpanjangan. Kalaupun harus, maka pemerintah harus memberikan solusi bagi warganya. Jangan asal mengatur namun rakyat menderita, atau kalau bisa jangan sampai tanggal 20,” pungkasnya. Operasi Jam Malam Ricuh Terpisah, operasi jam malam PPKM darurat yang digelar tiga pilar Kenjeran, Sabtu malam (10/7) ricuh. Kedatangan petugas gabungan dari polsek, koramil, kecamatan, satpol pp, di Jalan Bulak Banteng Suropati. Kelurahan Bulak Banteng disambut penolakan warga. Petugas yang kalah banyak akhirnya dipukul mundur oleh massa yang berjumlah puluhan tersebut. Kericuhan bermula ketika tiga pilar yang menggelar operasi jam malam. Beberapa kendaraam operasional petugas berkeliling untuk melaksanakan kebijakan pemerintah terkait PPKM darurat. Saat melintas di Jalan Bulak Banteng Suropati, petugas mendapati salah satu warung yang tetap beroperasi melebihi batas jam malam. Sehingga pemilik warung ditindak dengan melakukan penyitaan tabung LPG 3 kilogram miliknya. Namun pemilik warung menolak dan bertindak anarkis. Dia yang tidak terima ditertibkan langsung berteriak menantang petugas sehingga menyulut
kebutuhan kesehatan di masa pandemi. Khususnya terhadap obat Covid-19 yang makin kesini makin menggila. Bila tidak tindakan tegas, makin lama makin menggila dan akan menjadi lahan bisnis yang menguntungkan. “Mereka yang memikirkan keuntungan sudah tak melihat sisi
kan terkait mahalnya harga obat di subdit Indagsi di nomor 0813 3333 9025, dan untuk pengaduan berita hoax yakni di Subdit Siber di nomor 0811 997 1996. “Ditreskrimsus membuka layanan hotline untuk tiga aduan dari masyarakat terkait laporan kelangkaan tabung oksigen, mahalnya harga obat diatas harga eceran tertinggi, serta berita hoaks,” pungkas mantan Kasatsabhara Polrestabes Surabaya itu. Sedangkan untuk wilayah Surabaya, sampai saat ini belum ditemukan kecurangan tentang penjualan obat melebihi HET. Namun hingga saat ini Polrestabes Surabaya terus menyelidiki
apakah ada penimbunan kebutuhan bahan pokok, multivitamin, hingga obat-obatan di tengah meningkatnya kebutuhan pasien Covid-19. “Kami imbau agar tidak ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan atau menahan peredaran, baik bahan makanan, multivitamin dan obat-obatan selama Pandemi Covid-19,” jelas Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Oki Ahadian. Oki menegaskan, jika imbauan ini tidak digubris, maka akan dilakukan tindakan tegas berdasarkan hukum yang berlaku bila ada pihak-pihak yang sengaja melakukan penimbunan atau
buat spaneng oleh sikap suaminya tersebut. Akibatnya, dia jadi sering uring-uringan.“Kudu ngamuk ae. Sopo sing gak mangkel dikonokno ngono. Tak iya Pak?” curhat Winta saat bertemu Memorandum di kantor pengacaranya, sekitaran Pengadilan Agama (PA) Surabaya. Jalan Ketintang Madya. Dengan bahasa Indonesia campuran bahasa Jawa berdialek
massa. Bahkan mereka langsung mengerumuni petugas dan berteriak dengan kata-kata kasar. Petugas yang hendak mundur dipersulit dengan banyaknya kerumunan warga. Bahkan, massa juga memblokade jalan menggunakan kursi dan kayu agar kendaraan petugas tidak dapat kabur. Celakanya, mereka juga melempari petugas dengan botol air mineral dan batu. Hal tersebut, mengakibatkan dua kendaraan operasional milik Polri mengalami pecah kaca. Selain itu, seorang petugas yang ikut dalam giat operasi bernama Rizaldi mengaku dipukul dan ditendang oleh warga. “Kepala saya dipukul dan juga ditendang Mas, karena posisi saya kebetulan berada di belakang mobil,” tuturnya. Sementara itu, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum menyayangkan warga yang menyerang petugas saat melaksanakan operasi jam malam dalam pelaksanaan PPKM darurat. Menurutnya tindakan anarkis di kejadian tadi malam semestinya tidak perlu terjadi. “Tentunya kami sangat menyayangkan atas kejadian tersebut,” kata Ganis kepada Memorandum, Minggu (11/7) Namun demikian, pihaknya tidak akan berhenti mensosialisasikan aturan PPKM darurat. Ganis juga terus mengajak masyarakat untuk turut dalam penanganan wabah Covid-19 supaya dapat ditekan penyebarannya. “Oleh karena itu kami mengharapkan agar masyarakat mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam penerapan PPKM darurat demi kesehatan dan keselamatan bersama,” tandas kapolres. Disinggung pasca kerusuhan tersebut, Ganis menegaskan pihaknya akan mengusut kasus perusakan kendaraan operasional itu. “Kami terus menindaklanjuti kejadian itu dan berupaya mencari para pelaku yang melakukan tindakan yang tidak sepatutnya dilakukan,” katanya. (mg3/rio/alf/nov)
menjual dengan harga yang tidak wajar di atas (HET). “Apabila ada, segera distribusikan atau dijual dengan tidak mengambil keuntungan yang berlebihan,” tegas lulusan Akpol 2003 ini. Selain itu, Oki juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak segan melapor ke polisi bila menemukan adanya penimbunan dan harga bahan makanan, multivitamin dan obat-obatan di atas HET. “Segera laporkan ke kami, agar langsung kami tindaklanjuti. Kami sudah membentuk tim khusus untuk memelototi praktik-praktik ini,” pungkas Oki. (fdn/rio/tyo)
Sambungan dari halaman 1 kemanusiaanya,” kata dia. Sebagai contoh, keluarga Said yang terpapar Covid-19, sudah tiga hari mencari obat Ivermectin yang menurut BPOM dan pemerintah dianggap sebagai obat Covid-19, sudah susah dicari dipasaran. “Malah ada, dari informasi teman-teman, harganya melambung
tinggi. Padahal, harga menurut Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, harga dipatok tidak lebih dari Rp 10 ribu. Malah disebut Luhut harga obat Ivermectin maksimal Rp7.500 / tablet,” papar Said. Said menyampaikan bagi warga yang merasa dirugikan, atau yang merasa dipermainkan,
Ingin Ngruwes Mata Suami Bambang ogah-ogahan, bahkan kadang ogah beneran, memberinya nafkah batin. Kalaupun bersedia, hal itu dirasakan Winta dilakukan Bambang dengan terpaksa. “Tidak ada gregetnya,” keluh Winta, sebagaimana diceritakan kepada pengacara dia, beberapa waktu lalu. Sebagai perempuan sehat dan normal,Winta mengaku sering di-
vaksinasi di lokasi. Namun, karena ada kesempatan tersangka nekat mencopet. “Gak sengaja Pak. Saya awalnya memang niat vaksin,” dalihnya di mapolsek. (fdn/nov)
Sambungan dari halaman 1
Penegak Hukum Lemah kalangan Kemenkes dan BPOM. “Ini fakta dan sudah menjadi temuan di lapangan. Tak heran, sejak awal pandemi meledak, rapid test dimainkan, lalu swab, kini obat-obatan Covid-19, oksigen kesehatan,” tegas dia. Ini akibat permainan suplay and demand terhadap alat
Dul Rosman
Sambungan dari halaman 1
Satgas Gakkum Aman Nusa Menyebar dilakukan untuk mengantisipasi adanya penyelewengan. “Polres jajaran saat ini terus melakukan pengecekan distribusi oksigen. Apabila ditemukan adanya penyimpangan, penyelewengan akan ditindak,” tegas dia. Gatot menyebut, pihaknya telah menerima hasil pengecekan polres-polres. Selain itu, pihaknya juga sudah menerima laporan dari Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Jatim. Hasilnya, oksigen yang tersedia masih mencukupi. “Sampai sekarang mencukupi. Kita belum tahu nanti ke depan. Akan kami awasi terus,” lanjut Gatot. Gatot mengimbau, agar ti-
FOTO: MEMO RANDUM/DANNY
Masyarakat Bisa...
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 11
bisa melapor ke YLKI. Tugas kami yang dimandatkan oleh Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen Pasal 44, 45 dan Pasal 46 huruf c. “Karena kami akan melaporkan dan meneruskan kepada aparat penegak hukum. Itu,” tegas dia. (day/tyo)
Sambungan dari halaman 1 Madura yang medok, warga Kenjeran ini bercerita bahwa selain itu, Bambang yang biasanya tidak pernah memperhatikan penampilan berubah modis, perlente, dan suka ngecruti baju dengan parfum yang dijual di trotoar Gembong. Sebelumnya, lelaki yang bekerja sebagai tukang servis AC dan alat-alat elektronik ini suka klombrotan dan jarang mandi. Winta sebenar-
nya sudah eneg dan ingin ndugang sang suami. Tapi, Winta merasa tidak punya alasan untuk itu. “Aku pernah beberapa kali mbuntuti Bembeng (sebutan Winta kepada suaminya, red) keluar rumah, tapi selama ini belum pernah mergoki dia sama WIL-nya,” kata Winta. Kenyataan yang diperhatikan Winta, mata Bambang selalu melotot dan berbinar-binar setiap
melihat perempuan. Termasuk gadis-gadis yang ngekos di rumah mereka. Winta sampai pernah ngruwes mata Bambang karena itu. Keluarga Bambang-Winta memang menerima kos putri. “Aku juga sempat curiga Bembeng ada main dengan mereka. Tapi mana mu’in,” kata Winta bernada kelakar. Kecurigaan itu muncul ketika ada klien menyerviskanTV.Tiba-tiba Bam-
bang menghilang begitu saja. Padahal, Winta sempat melihat sang suami sempat uthek-uthek TV pelanggan. Winta curiga Bambang nylinthung dan ngendon di kamar salah satu anak kos.Tapi setelah semua kamar kos sudah diintip, tidak ada satu pun aktivitas mencurigakan di sana. Putri-putri belasan hingga likuran tahun itu tampak sliwar-sliwer keluar-masuk kamar mandi,
wong memang waktu itu menjelang azan Magrib. Tidak lama berselang tiba-tiba Bambang keluar dari kamar mandi keluarga.Wajah dan pakaiannya tampak kusut. “Aku mencret,” keluh Bambang seperti ditirukan Winta. Perempuan berwajah innocent dan gemar slengekan ini tersenyum sebelum akhirnya menunduk. (jos, bersambung)
memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com
GRESIK-PANTURA
SENIN WAGE, 12 JULI 2021 HALAMAN 12
KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686
Pengedar Ganja 1,5 Kg Dibekuk FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Rumah korban dipasang garis polisi.
Polisi Selidiki Kematian Janda Bringkang Gresik, Memorandum Kematian tak wajar yang dialami Erni Kristiana (36) janda Desa Bringkang, Kecamatan Menganti, masih menjadi misteri. Satreskrim Polres Gresik hingga saat ini masih melakukan penyelidikan. Didapati luka parah pada wajah korban dan HP-nya hilang. Menurut keterangan tetangga korban, saat kejadian Erni Kristiana di rumah seorang diri. Terakhir bercengkrama dan berkabar dua hari sebelum korban ditemukan sudah tak bernyawa. Ia bahkan sempat mendapati firasat. “Selama tidak bertemu itu saya tidak bisa tidur,” ujar tetangga perempuan yang enggan disebutkan identitasnya itu. Rabu (7/7) sekitar pukul 21.00, ia bersama korban masih sempat berkumpul di depan rumah. Namun setelah itu tidak ada kabar, hingga ditemukan tewas pada Jumat (9/7) pukul11.00. “Pintu dan gorden rumahnya kondisi tertutup. Biasanya kalau seperti itu korban pulang ke rumah keluarga di Sidoarjo, apalagi anaknya juga lagi di sana. Jadi saya tidak curiga,” imbuhnya. Ia baru kaget ketika dihubungi pihak Sidoarjo yang mengatakan bahwa korban tidak ada kabar. Dilihat dari aktivitas WA, terakhir kali aktif sekitar jam 23.30, Rabu (7/7). Setelah itu tidak bisa dihubungi, pun keberadaannya tidak diketahui. “Jumat-nya kaget, ketika korban ditemukan tewas dengan luka di kepala dan banyak darah. Padahal baru beberapa hari kemarin 100 hari mendiang suaminya. Ada yang janggal, pintu samping terbuka dan HP-nya juga hilang tapi seluruh barang berharga masih ada,” pungkasnya Sementara itu, Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febrianto Prayoga mengatakan saat ini kepolisian terus melakukan pendalaman. Meski demikian, pihaknya belum bisa memberikan keterangan detail. “Masih penyelidikan, mohon waktu,” tandas perwira dengan tiga balok di pundak itu. Polisi telah memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi. Bahkan, informasi yang berkembang, polisi sedang mengejar seseorang diduga pelaku hingga ke luar kota. Seperti diketahui, Erni Kristiana ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamarnya dalam kondisi tengkurap. Pintu kamarnya terkunci dan ditemukan sejumlah luka pada tubuhnya. Ia diduga menjadi korban pembunuhan. (and/har/udi)
Tuban, Memorandum Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Tuban berhasil mengamankan warga yang membawa ganja seberat 1.589 gram atau sekitar 1,5 kilogram. Barang haram itu disita dari Bob Marozas, pria yang tinggal di Desa Mojomalang, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban. Kepala BNNK Tuban AKBP I Made Arjana menjelaskan, sebelumnya pelaku sudah transaksi empat kali. Modusnya sama, meminta barang dari seorang berinisial B yang diduga bandar di Sumatera Utara. Selanjutnya, narkotika golongan satu itu dikirim oleh bawahan B yang berada di Bengkalis, Riau, melalui jasa ekspedisi. “Jadi ini sudah termasuk jaringan lintas provinsi,” terang Made, Minggu (11/7). AKBP Made menjelaskan, pelaku merupakan warga Bengkalis, Riau, dan menikah dengan perempuan asal Mojomalang, Parengan. Pelaku baru pindah ke Tuban dan tinggal di rumah istri sejak dua tahun terakhir. Relasi selama di Riau inilah yang dimanfaatkan Bob untuk memperluas jaringan dengan menjual ganja di Tuban. “Se-
FOTO: MEMORANDUM/ DOK
Personel BNNK Tuban menunjukkan barang bukti bersama pelaku.
mentara terdeteksi pembeli dari Malang, Solo, dan beberapa dari Tuban,” ungkapnya. Untuk melancarkan aksinya, terang Made, ganja yang dikirim dari Riau tersebut dibungkus dan disembunyikan dalam bantal. Setiap pengiriman, pelaku menggunakan nama anaknya yang masih
berusia sembilan tahun. Pengakuan pelaku, satu paket ganja seberat 1,5 kilogram itu dibeli Rp 1,5 juta. Selanjutnya, barang haram tersebut dijual kembali dengan Rp 2,5 juta. “Pelaku sudah transaksi empat kali dan transaksi kelima ini kami gagalkan setelah menerima laporan dari mas-
FOTO: MEMORANDUM/ NASIH
Petugas Kebersihan dan Pemulung Digerojok Sembako FOTO: ISTIMEWA
TMMD Ke-111 Kodim 0817/Gresik
Pengerjaan TPT Tahap Penyelesaian Gresik, Memorandum Kemanunggalan masyarakat Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, bersama personel Satgas TMMD ke-111 Kodim 0817/Gresik nampak sangat kental saat melaksanakan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) Sungai Tretek. Bahkan atas jerih payah mereka kini sasaran fisik tersebut sudah memasuki tahap penyelesaian, Minggu (11/7). “Terwujudnya pembangunan TPT Sungai Tretek ini suatu bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat itu nyata,” ujar personel Satgas TMMD dari Batalyon Arhanudse 8/ MBC Sertu Ardi. Ardi menyampaikan, proses pembuatan TPT sepanjang 150 M tidak mudah. Mereka mengerjakan di bawah terik matahari. Karena panas matahari tersebut malah membakar semangat mereka untuk segera menyelesaikan sasaran TMP. “Setelah TPT ini selesai, kami berharap warga bisa merawatnya. Bila nantinya ada kerusakan karena termakan usia harus segera diperbaiki, agar tidak tambah menjalar,” pungkas Ardi. (tyo/udi)
pelaku juga positif menggunakan ganja. Tersangka saat ini diamankan bersama barang bukti. Tersangka dijerat Pasal 114 ayat 2 dan pasal 111 ayat 2 KUHP. Ancaman hukumannya paling singkat 6 tahun. “Bahkan bisa hukuman mati karena barang buktinya lebih dari 1 kilogram,” tuturnya. (top/har/udi)
PPKM Darurat, MPLS Dilakukan Online
Kapolres AKBP Miko Indrayana membagikan sembako kepada warga.
Satgas dan warga membuat TPT di Sungai Tretek.
yarakat,” ujarnya. AKBP Made menambahkan saat diamankan, sejumlah ganja sudah dipecah menjadi empat bungkus. Di antaranya, disimpan di bawah bantal dan lemari. Made mengatakan selain dijual, ganja tersebut juga di konsumsi pelaku. Terbukti saat diamankan,
Lamongan, Memorandum Polres Lamongan membagikan paket sembako kepada para petugas kebersihan dan pemulung, Minggu (11/7). Kapolres Lamongan AKBP Miko Indrayana mengatakan, pemberian bantuan itu untuk meringankan beban masyarakat di kalangan bawah yang mengalami kesulitan ekonomi saat pandemi. “Saya terima kasih kepada petugas kebersihan dan para pemulung yang berperan menjaga kebersihan di Lamongan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat,” ucap Miko Indrayana, Minggu (11/07).
Sasaran bantuan ini adalah para petugas kebersihan atau tukang sampah dan para pemulung di Jalan Pahlawan, Lamongan. “Mereka ini adalah masyarakat yang tentu juga ikut terdampak pandemi. Makanya kami bantu sebisanya. Mungkin tidak seberapa tapi bagi mereka itu sangat bermanfaat,” terang Miko. Miko juga mengajak masyarakat mengheningkan cipta untuk Indonesia. Bersama masyarakat khusuk memanjatkan doa untuk keselamatan bangsa. “Paket sembako hari ini yg diberikan kepada petugas kebersihan dan pemulung se-
banyak 100 paket. Berupa sembako, vitamin, dan masker,” imbuhnya. Paket sembako dari kapolres itu diterima dengan gembira oleh masyarakat. Suminah, salah seorang penerima paket sembako mengucapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan oleh Polres Lamongan. Suminah yang sehari-hari bekerja sebagai pemulung itu merasa terbantu dengan adanya paket bansos tersebut. “Saya sangat terharu. Terima kasih pak kapolres. Ini sangat membantu kami rakyat kecil, apalagi situasi saat ini sedang kesulitan,” ujarnya. (nas/har/udi)
Bojonegoro, Memorandum Pelaksanaan tahun ajaran baru (TAB) 2021/2022 dimulai Senin (12/7) ini. Hal itu bertepatan masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) untuk para siswa baru baik tingkat SD, SMP, SMA sederajat, akan dilaksanakan secara virtual. Sebab, bertepatan dengan PPKM darurat. Dinas Pendidikan Bojonegoro mengajak seluruh lembaga pendidikan untuk menyiapkan beberapa kegiatan yang produktif melalui pembuatan video. Pada TAB 2021/2022, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awannah berpesan melalui kepala dinas pendidikan bahwa semua dilakukan secara online di tengah kasus lonjakan Covid-19 di Bojonegoro. Hal ini dilakukan demi menjamin dan mengupayakan kesehatan serta keselamatan bagi siswa, pendidik hingga wali murid. Termasuk di dalamnya MPLS bagi siswa baru. “Meski demikian tidak mengurangi makna dari MPLS sendiri. Kami harap kepala sekolah terus berkreasi dan berinovasi ditengah pandemi Covid-19,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan Bojonegoro Lasiran. Lasiran berharap semua jajaran pendidikan tetap produktif seperti yang selalu dicontohkan bupati Bojonegoro. Serta jangan melupakan ajaran penanaman karakter positif dengan nilai keagamaan, seperti penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). “Tetap semangat dan produktif selama masa p a n d e m i Covid-19, agar nantinya bisa mencetak generasi yang unggul dan berkualitas bagi Indonesia,” h a r a pnya. (top/ har/ udi) Lasiran FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO
Tinjau Produsen Oksigen, Khofifah Ajak RS Jemput Bola Gresik, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh rumah sakit (RS) untuk proaktif melakukan pengisian oksigen ke produsen, baik pabrik maupun distributor. Tujuannya untuk menjaga dan memastikan ketersediaan oksigen di setiap RS. Hal itu disampaikan saat Khofifah melakukan kunjungan di produsen oksigen PT Air Product Indonesia di Divisi Industrial Gases PT Tira Austenite Tbk. Ia menjelaskan, metode jemput bola atau proaktif harus dilakukan, sebab kondisi saat ini sangat berbeda dengan sebelumnya. “Masing-masing rumah sakit diminta proaktif membawa tabung oksigen atau silindernya ke sini. Untuk diisi di sini, dan kemudian bisa dibawa kembali ke rumah sakit masing-masing,” katanya, Sabtu (10/7). Sebelumnya, RS menunggu tabung oksigen atau silindernya diambil kemudian diisi. Seka-
FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau produsen oksigen di Gresik.
rang, harus sama-sama proaktif mengingat kebutuhan di rumah sakit meningkat tajam. Ini seiring dengan meningkatnya kasus Covid-19. Mantan Menteri Sosial RI itu telah menugaskan Kepala
Dinas Kesehatan Provinsi Jatim untuk mengkoordinasikan rumah sakit agar sama-sama proaktif. Pihaknya berharap metode jemput bola berjalan baik dan ketersediaan oksigen di RS aman.
Ia mengakui, bahwa dari produsen oksigen telah memberikan dukungan terhadap kebutuhan oksigen tersebut. Dengan mempercepat distribusi kebutuhan oksigen bagi RS maupun pasien akibat pandemi
Covid-19. “Kami memastikan di titik-titik mana sebenarnya produksi oksigen bisa dimaksimalkan. Kami juga menyampaikan terima kasih produk oksigen di sini seratus persen saat ini untuk layanan medis,” katanya. Untuk antisipasi menipisnya stok oksigen di RS, Khofifah memberikan solusi. Yakni masing-masing RS bisa mengkomunikasikan dengan tim di lapangan untuk memastikan bahwa silinder yang ada di masing-masing RS kapan kosong, agar bisa langsung segera dikirim untuk diisi. Terkait produksi oksigen, pihaknya memastikan stok oksigen likuid maupun cair di Jatim sejauh ini masih mencukupi. Oleh karenanya, RS diimbau proaktif melakukan pengisian tabung oksigen ke pabrik atau distributor. “Datang kldan isi di sini sehingga langsung bisa digunakan oleh masing-masing rumah sakit,” tegasnya. (and/har/udi)