Skip to main content

Memorandum Edisi 12 Desember 2019

Page 1

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019

HARGA Rp 3.500,-

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com m

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

Polda Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi Bangkalan, Memorandum Tim Satgas Polda Jawa Timur mengungkap kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di Kabupaten Bangkalan. Ada enam tersangka yang berhasil diamankan. Keenam tersangka dirilis langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjenpol Luki Hermawan. Para tersangka ini memiliki peran berbeda. Mulai dari T sebagai pembeli, S sebagai sopir, K  Bersambung ke halaman 7  Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan merilis kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di Bangkalan. FOTO: MEMORANDUM/YUS

K

asihan kita ini. Baru satu orang ini yang benar-benar telah jadi donor mata di Jatim: Iwan Santoso. Ia orang Malang. Meninggal dunia akibat kecelakaan tunggal. Jumat lalu. Sore itu hujan lebat. Pak Iwan naik sepeda motor. Dari tugas gereja ke rumah salah satu jemaatnya. Mungkin terkena lubang. Jatuh. Meninggal dunia. Usianya 60 tahun. Baru seminggu sebelumnya Pak Iwan menerima kiriman sertifikat dari Bank Mata Indonesia Jakarta: resmi pemegang kartu pendonor mata.  Bersambung ke halaman 4 

REKAM AKSI BEJAT DI HP

Wali Kota Dapat Dijerat KUHP dan UU Tipikor

Surabaya, Memorandum Tergiur kemolekan tubuh tetangganya, Muhammad Maftukhur (21) nekat berbuat tak senonoh.  Bersambung ke halaman 7 

Meski mengaku hanya sekali, kami menduga perbuatan tersangka sudah berlangsung beberapa kali.

Muhammad Maftukhur

AKP RUTH YENI Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Oleh: Dahlan Iskan

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Mata Pertama

MODAL UANG RP 20 RIBU, CABULI GADIS TETANGGA

Sunarno Edi Wibowo dan I Wayan Titib Sulaksana.

Korupsi Dana Hibah Jasmas 2016 Surabaya, Memorandum Kurangnya pengawasan dan dugaan pembiaran Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam kasus korupsi dana hibah jasmas mendapat sorotan salah satu pakar hukum pidana Sunarno Edi Wibowo.  Bersambung ke halaman 7 

Sopir Trailer Tewas Terjepit Kontainer Surabaya, Memorandum Seorang sopir tewas terjepit trailer yang disopirinya, Rabu (11/12). Kejadian di area reefer container PT Indra Jaya Swasti-

ka (IJS), Jalan Kalianak Barat 57-A. Akibat kejadian tersebut membuat Yasin Isnawan (40), warga Jalan Simowau Gang Karya, terluka parah dan nyawanya tidak tertolong.  Bersambung ke halaman 7 

Karena ini ada urusannya dengan keuangan negara, jadi menjadi tanggung jawab wali kota. SUNARNO EDI WIBOWO Pakar hukum

KRONOLOGI KEJADIAN

1 Yasin mengemudikan trailer kemudian antre di reefer container PT Indra Jaya Swastika, Jalan Kalianak. Saat itu, korban mendapat nomor urut dua.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

2 Sambil menunggu antrean, Yasin turun dari trailer untuk mengecek kondisi mesin kontainer.

3 GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

Lupa meng-handrem, trailer berjalan mundur. Yasin berusaha meraih handrem, tapi malah terjepit kontainer hingga tewas. Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menerima penghargaan Suara Rakyat Award 2019 yang diberikan Aga Suratna.

Satreskoba Fasilitasi Tahanan Menikah Pembelajaran SEBAGAI istri wajib patuh kepada sang suami. Tapi lebih penting peduli dan mencintai keluarganya. Namun yang dirasakan Angel Lelga ketika berumah tangga dengan Vicky Prasetyo, terasa ada yang aneh.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Angel Lelga

Surabaya, Memorandum Satreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak memfasilitasi pernikahan salah satu tahanannya yang tersandung kasus narkoba di Masjid Al Hidayah, Jalan Kalianget 1, Rabu (11/12). Adalah Adi Juli Santoso (27), yang terpaksa menikahi Nur Azizah (24), keduanya warga Jalan Donowati. Pernikahan yang  Bersambung ke halaman 7 

Kapolres Jember Raih Suara Rakyat Award 2019

Adi Juli Santoso dan Nur Azizah melangsungkan ijab kabul di Masjid Al Hidayah Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

Jember, M Memorandum Seba Sebagai lembaga publik berpredikat WBBM (Wilayah Birokrasi Bersi Melayani), Polres Jember Bersih teru membuktikan komitmen terus ”Jeg Apike Jember” dalam upa”Jegeh o ya optimalisasi kualitas pelayana publik. an Kapolres Jember Alfian  Bersambung ke halaman 7 

ANGGOTA DEWAN YANG TERPANAH ASMARA KEPONAKAN ISTRI Έ6Ή

Joe Sering Melamun, Tidak Nyambung bila Diajak Ngomong + Meng, kata Bowo wali Kota Surabaya bisa dijerat KUHP dan UU Tipikor dalam kasus jasmas. -

Nah, nunggu keberanian kejaksaan menyeret ke pengadilan untuk pembuktian.

Si Mameng (Was-was)

Tidak tega melihat kondisi Joe, juga membayangkan perasaan Susi, Memorandum akhirnya berniat hendak memberanikan diri menelepon Susi dan menanyakan apa yang sebenarnya terjadi vs Joe. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Tapi sebelum niat tersebut kesampaian, Susi mendahului menelepon. Dia minta maaf karena merepotkan. “Merepotkan apa Dik Susi? Kita kan sudah seperti keluarga. Gak ada repot-merepotkan.” Susi diam sejenak. Kemudian, “Ini soal Mas Joe. Sampai sekarang beliau belum juga pulang.” “Lho. Sebenarnya ada masalah apa sih di antara kalian?”

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

Susi terdengar mengambil napas panjang. “Sebenarnya maksudku baik, Mas. Sejak anak semata wayang kami meninggal, kulihat Mas Joe sering melamun. Aku sendiri tidak bisa memungkiri, hampir setiap saat selalu terbayang-bayang anak kami tersebut,” kata Susi. Selanjutnya Susi menyatakan sangat  Bersambung ke halaman 7 


SIDOARJO

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 2

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: H Darianto, H Hariono, HM Shoumu, Waras Subarkah. PEMASARAN/IKLAN: Jim Darwin. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com KEPAL

Hidup Berdua, Meninggal Bersama KemaƟan Pasutri Kagetkan Warga Tropodo

Rabu (11/12). Kapolsek mengatakan, sehari sebelumnya, tepatnya Senin (9/12), ada tetangga korban, saksi 1 bernama Diyah Esafati (55) yang curiga tidak melihat keduanya keluar rumah. Diyah sempat mengetuk pintu rumah korban, namun tidak ada jawaban. “Saksi kemudian pulang karena tidak ada yang membukakan pintu,” ujar dia. Esok harinya, Selasa (10/12), tetangga korban datang lagi dan mengetuk pintu rumah korban. Tetap sama tidak ada jawaban. Namun saksi menaruh curiga karena mencium bau busuk. Saksi kemudian memberitahukan tetangga terkait kondisi yang dicurigai. Tak lama kemudian, saksi dan tetangga lainnya bersama aparat desa membuka paksa pintu rumah korban. “Saat dibuka, kedua korban ditemukan sudah dalam kondisi

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Sidoarjo, Memorandum Perbaikan jalan cor Kebonagung (Sukodono)-Kemasan sepanjang 500 meter dengan lebar 6 meter pengerjaannya dikebut. Rekanan CV Tiga Pilar Mitra Sejati optimis pekerjaannya selesai sesuai kontrak kerja dengan Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air. Terkait administrasi terakhir 15 Desember 2019, berkas harus masuk Dinas Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Sidoarjo. Menurut Direktur CV Tiga Pilar Mitra Sejati, H Hendro, rekanan pemenang lelang proyek Rp 2.364.776.205 tersebut mengatakan, meski pengerjaan ada hambatan padatnya volume kendaraan yang lewat, namun dia tetap konsisten mengerjakan tepat waktu. Hambatan lain, di jalan tersebut banyak deretan pabrik, sehingga jangan sampai meliburkan sekitar seribu karyawan. “Jadi saya utamakan pabrik tetap beroperasi, saya merekayasa pengerjaan di lapangan. Baik rekayasa lalin dan metode pembetonan,” jelas H Hendro, kontraktor asal Wage Waru, Rabu (11/12). Sehingga seribu karyawan di sepanjang jalan yang diperbaiki tersebut tidak sampai diliburkan. Nasib mereka juga diperhatikan karena menanggung beban hidup keluarganya. Progress pengerjaan proyek jalan tersebut saat ini tambah H Hendro, dia sudah melakukan pengecoran. Pengerjaan pengecoran ini jalan harus ditutup total. “Karena ada pengecoran, arus lalin dialihkan,” tegas H Hendro. Sementara sebelumnya, yang paling merepotkan ketika pengerjaan base course (urukan agregat) supaya tidak berdebu dilakukan pemadatan dan disiram air. Supaya debunya tidak mengganggu warga sekitar dan pengguna jalan. Sedangkan saat proses pembetonan LC, beton dasar mutunya K-125 dan kalau di tempat tebalnya 10 cm. “Jadi kalau base course sudah ditutup cor (lantai kerja) debunya sudah tidak seberapa,” ungkap dia. Lebih jauh H Hendro yang sudah puluhan tahun berpengalaman mengerjalan jalan cor ini mempunyai teknik agar pembetonan cepat kering dan bisa dilewati kendaraan. “Pemadatan base course harus benar-benar padat dan beton LC ditambah obat supaya cepat kering sehingga bisa dilewati kendaraan,” pungkas dia. (dar/jok/pi)

Pasutri yang ditemukan tewas bersamaan itu adalah Sono Pati (78), purnawirawan, warga Jalan Bogowonto EM 12, RT 51/RW 06, Desa Tropodo, Kecamatan Waru dan Ny Siti Ngaisah (82), warga Jalan Kemuning Asri Barat GF 26, RT 78/RW 09, Desa Tropodo, Kecamatan Waru. Mereka diduga meninggal lebih dua hari sebelum ditemukan. Kondisi tubuh kedua korban juga sudah mengeluarkan bau busuk yang menyengat. Kedua korban diketahui meninggal dunia setelah tetangga korban yang curiga, karena dua hari tidak melihat keduanya keluar rumah. Pintu rumah korban kemudian dibuka paksa oleh tetangga dan perangkat desa.“Tidak ada tanda-tanda mencurigakan di tubuh korban,” ujar Kapolsek Waru Kompol Saibani didampingi Kanit Reskrim Iptu Untoro SH,

Jenazah korban dievakuasi petugas ke RS Bhayangkara.

meninggal dunia,” papar dia. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian kedua korban. Jenazah kedua korban tak lama setelah ditemukan, dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan tindakan medis.

“Penyebab kematian kedua korban masih dalam penyelidikan,” tandas kapolsek. Dalam kejadian ini polisi memeriksa sejumlah saksi. Di antara saksi yang diperiksa adalah Diyah Esafati dan Emilia. Dari keterang-

an warga, Jumat (6/12) sekitar pukul 10.00, Sono (korban) terlihat sehat dan menerima kiriman nasi kuning. Sebelum ditemukan tewas, kedua korban ada riwayat sakit dan tinggal berdua di rumah tersebut. (som/dar/jok/pi)

Komisi C Kecewa Kualitas Proyek Sidoarjo, Memorandum Bangunan sekolah yang dikerjakan di ujung tahun mengecewakan komisi C DPRD Sidoarjo. Sidak di 3 sekolah, Selasa (10/12), ditemukan bangunan ruang kelas yang tidak memuaskan. Anggota komisi C, dr Wijono, menunjukkan bangunan ruang kelas SD Trosobo I, Taman, seperti dikerjakan tergesa-gesa sehingga semua bagian terlihat kasar. Pemasangan lantai keramik, tembok, plavon dek seperti dipasang asal jadi. Garis nat keramik terlihat sangat kasar. Dinding temboknya tidak halus seperti tembok rumah. Dan pilar betonnya kurang presisi. Anggota FPDIP ini, menam-

bahkan temuan komisi C saat sidak akan ditindaklanjuti dengan mengundang seluruh rekanan. “Kami akan undang rekanan itu, akan dikroscek bestek dengan hasil temuan komisi C. Pada intinya saya sangat kecewa dengan kualitas pekerjaan mereka,” ujarnya. Aminulloh, anggota dari FKB, ikut menyayangkan kualitas pekerjaan di SDN Geluran I, SD Balongbendo dan Trosobo I. Tukangnya seperti tergesa-gesa mengerjakan proyek ini. Pekerjaan itu boleh diborongkan tetapi harus diawasi ketat. Pengawasan konsultan bila perlu tiap hari, dan harus rewel. Anggota komisi C, yang mengikuti sidak, merasa kecewa dengan

kualitas konsultan pengawas. Bila konsultan bekerja serius dengan memonitor tiap hari, ia yakin, kualitas pekerjaan akan jauh lebih baik. Proyek SD Trosobo yang dibeayai Rp 624 juta, menurut ia, tidak sepadan dengan hasil bangunan.“Eman, uang sebanyak itu hanya menghasilkan bangunan seperti itu,” ujar dia. Mestinya, kontraktor mengerjakan proyek dengan membayangkan seperti membangun rumahnya sendiri. Seleranya harus disesuaikan seperti membangunn rumah sendiri. Dengan anggaran Rp 624 juta, lanjutnya, sudah untung banyak bila mengerjakan bangun-

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Kontraktor Kebut Proyek Jalan Cor Kebonagung-Kemasan

Sidoarjo, Memorandum Warga Jalan Kemuning Asri Barat GF 26, perumahan Wisma Tropodo, Desa Tropodo, Kecamatan Waru, dikagetkan kematian pasangan suami-istri (pasutri) di dalam kamar rumahnya. Jenazah kedua korban ditemukan dalam kondisi membusuk, Selasa (10/12) sekitar pukul 11.30.

Wakil rakyat sidak proyek bangunan SD.

an kelas dua lantai itu. “Dengan kualitas yang baik sebenarnya sudah untung besar kok. Tetapi mungkin karena ingin mendapat untung lebih besar, akhirnya hasil pekerjaannya tidak memuaskan,”

kata dia. Dia menekankan, kontraktor dan konsultan Sidoarjo untuk bekerja professional. Jangan asal menang lelang, trus mengerjakan seenaknya sendiri. (som/jok/pi)

Jelang Akhir Tahun, Sidak Proyek Infrastruktur Dewan Jalankan Fungsi Pengawasan perlu diuruk karena ketinggian atau ketebalan cornya sekitar 30-50 cm,” kata politisi Partai Nasdem ini. Nurhendriyati Ningsih menambahkan, dia juga meminta proses pengerjaannya harus segera diselesaikan, karena cukup membahayakan terhadap pengguna jalan, apalagi di sisi kanan dan kiri ada sungai. “Dari keterangan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait dan pimpinan proyek, mereka menyanggupi untuk menyelesaikan tepat waktu. Saya minta bagi pengguna jalan untuk berhati-hati saat melintasi jalan tersebut,” pesan dia. Sementara, hari kedua, Selasa (10/12), rombongan Komisi C kembali melakukan sidak. Kali ini rombongan dipimpin seluruh pimpinan komisi. Yakni Ketua Komisi C Suyarno SH, Wakil Ketua Komisi C, H Anang Siswandoko dan Sekretaris Komisi C, H Syaiful Ma’ali. Sidak yang kedua, rombongan komisi mendatangi pembangunan infrastruktur gedung SDN I Geluran dan SDN I Trosobo, Kecamatan Taman. Dari dua lokasi itu, komisi menemukan ada yang kurang bagus di bangunan SDN I Trosobo. Mulai dari tembok bangunan, jendela, atap dan keramik pengerjaannya dirasa kurang elok. “Rehab SDN I Trosobo kurang bagus,” tegas Suyarno kepada Memorandum. (adv/dar/jok/pi)

Komisi C DPRD Sidoarjo sidak proyek gedung SDN 1 Geluran dan SDN 1 Trosobo, Kecamatan Taman.

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Sidoarjo, Memorandum Menjelang akhir tahun, Komisi C DPRD Sidoarjo sidak (inspeksi mendadak) proyek pembangunan infrastruktur jalan dan gedung. Hal itu dilakukan sebagai fungsi pengawasan, agar proyek-proyek yang dikerjakan sesuai target. Senin (9/12), komisi yang membidang pengawasan pembangunan dan lingkungan itu sidak pengerjaan jalan cor Krembung. Rombongan sidak dipimpin Wakil Ketua Komisi C, H Anang Siswandoko dan Hj Nurhendriyati Ningsih. Proyek perbaikan jalan raya Krembung sampai saat ini masih belum tuntas. Bahkan dikabarkan sempat mandek tiga minggu. Menindaklanjuti hal tersebut, Komisi C DPRD Sidoarjo melakukan sidak untuk memastikan perbaikan jalan tersebut sesuai dengan seatplan yang sudah ditentukan. Kondisi di lapangan, jalan sebagian ada yang sudah dicor dan sebagian lagi masih aspal biasa. Waktu penyelesaian proyek ini tinggal 20 hari. Nurhendriyati Ningsih, anggota Komisi C DPRD Sidoarjo usai melakukan sidak menyampaikan, bahwa proses pengecoran sudah selesai. Tinggal beberapa bagian yang perlu disempurnakan. “Jalan cornya sudah selesai, tinggal bahu jalannya yang

Ketua Komisi C DPRD Sidoarjo Suyarno SH, Wakil Ketua Komisi C H Anang Siswandoko, dan Sekretaris Komisi C H Syaiful Ma’ali memimpin sidak.

Komisi C DPRD Sidoarjo sidak proyek jalan cor di Krembung, yang dipimpin Wakil Ketua H Anang Siswandoko.


POLRES MALANG

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 3

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL EMAIL:: memorandumredaksi@gmail.com

(delapan dari kiri) Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi bersama Menteri PAN-RB, Tjahjo Kumolo, pejabat Polri dan penerima penghargaan lainnya.

“

Alhamdulillah. Saya sangat bangga dengan diraihnya aneka penghargaan oleh Polres Malang. Penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Malang sebagai wujud peningkatan kinerja Polres Malang. AKBP YADE SETIAWAN UJUNG SH SIK MSI Kapolres Malang

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi (berdiri tiga dari kanan) bersama Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan dan kapolres peraih penghargaan.

KAPOLRES SEGUDANG PRESTASI

Sabet Penghargaan WBBM Sem Sempurna sudah capaian Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan aw Ujung SH SIK MSi, meraih prestasi dan puncak penghargaan dari pemerintah soal wilayah bebas dari korupsi dan harg pelayanan prima. Kali ini, Polres Malang meraih pengharp gaan WBBM (Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani) dari g Menteri PAN-RB. Penghargaan tersebut P dit diterima Kapolres Malang p pada acara Apresiasi d dan Penganugerahan Z Zona Integritas Menuj Wilayah Bebas dari ju K Korupsi ( WBK) dan W Wilayah Birokrasi Bersih d Melayani (WBBM). dan Penghargaan dari Kem Kementerian PAN-RB itu suks diraih setelah sukses sukses bers bersaing dengan hampir m 500 mapolres yang ada di Indonesi Indonesia dan hanya lima mapolres se se-In In ndonesia yang berhasil se-Indonesia meraihp meraih predikatWBBM (Wilayah Birokras Birokrasii Bersih dan Melayan ni). Melayani). Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi usai menerima penghargaan.

Pemberian penghargaan dari Kementerian PAN-RB itu bertempat di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara, Jakarta Selatan yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin. Diketahui pada tahun sebelumnya, yakni pada 2018 Polres Malang sudah berhasil meraih predikat WBK (Wilayah Bebas Korupsi). Selanjutnya pada November 2019 Polres Malang juga sukses meraih penghargaan pelayanan publik nilai tertinggi yaitu A, kategori “Pelayanan Prima” yang hanya berhasil diperoleh enam polres di seluruh Indonesia. Soal meraih prestasi dalam hal pelayanan publik, Polres Malang nyaris tak pernah tertinggal. Tahun sebelumnya yakni 2017 dan 2018 Polres Malang juga berhasil memperoleh nilai pelayanan publik “Sangat Baik” dari Deputi Pelayanan Publik Kementrian PAN-RB. Penghargaan WBBM kali ini merupakan tingkatan lebih lanjut dan

lebih tinggi setelah didapatkannya penghargaan WBK. Ujung, Kapolres Malang, merupakan kapolres segudang prestasi. Menurut Ujung, begitu ia akrab disapa, ada enam komponen pengungkit yang merupakan pertimbangan penilaian dari Kementerian PAN-RB untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM. Di antaranya soal Manajemen Perubahan, Penataan Tatalaksana, Penataan Manajemen SDM, Penguatan Akuntabilitas, Penguatan Pengawasan, dan Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik. Selain itu, beber Ujung, ada dua komponen hasil yang juga dipertimbangkan dan dinilai, yakni Indeks Persepsi Antikorupsi dan Indeks Persepsi Pelayanan Publik. “Untuk mendapatkan predikat WBK dan WBBM, Polres Malang sejak 2017 sudah membangun zona integritas dengan membenahi seluruh sektor pelayanan publik dan enam komponen persyaratan,” kata Kapolres yang akrab dengan para ulama di Kabupaten Malang itu. (*/ari/lis)

Prestasi Ini untuk Masyarakat Malang

Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi bersama Kasatlantas AKP WT Simatupang menunjukkan piagam penghargaan.

DITERIMANYA penghargaan WBBM ini menjadikan motivasi terhadap seluruh komponen maupun jajaran Polres Malang untuk meningkatkan kinerja dan terus berinovasi. Ini diselaraskan dengan program penguatan Promoter Kapolri yang dijabarkan di Polres Malang dengan menjalankan “Program 77 Unggul” yang mayoritas berkaitan dengan zona integritas. “Polres Malang juga memiliki inovasi-inovasi unggulan yang mendukung diraihnya predikat WBK dan WBBM. Di antaranya, adanya program SIMANIS, Coaching Clinic Praktik SIM, Complain Visiting, 3 in 1 Public Service, Malang E Policing, CJS online, MICC (Malang Integrated Command Center), bedah rumah, Police Everywhere, Effective Patrol to Preventing Crime, Zero Complain dan program-program lainnya yang telah dijalankan Polres Malang,” terang Ujung. Kapolres Malang ini menyampaikan, prestasi ini untuk seluruh masyarakat Kabupaten Malang. “Alhamdulillah.

Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo memberikan ucapan selamat pada Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SH SIK MSi.

Saya sangat bangga dengan diraihnya aneka penghargaan oleh Polres Malang. Penghargaan ini dipersembahkan untuk masyarakat Kabupaten Malang sebagai wujud peningkatan kinerja Polres Malang,” kata dia. Penghargaan ini, tambah Ujung, juga milik semua personel Polres Malang yang harus dijadikan cambuk motivasi

untuk berbuat yang lebih baik lagi demi kondusifitas dan keamanan di Kabupaten Malang. Berdasarkan catatan redaksi, beberapa penghargaan bergengsi sudah diraih Polres Malang di bawah kepemimpinannya, antara lain Satgas Nusantara Terbaik pada 2017 dari Kapolri, Penghargaan dari Unit Kerja Presiden BPIP atas Penanganan Pancas-

ila, Edukasi Lantas Kreatif dari Kakorlantas, Pengelolaan DIPA Terbaik 2017 dan 2019 dari KPPN, predikat WBK 2018, Pelayanan Publik “Sangat Baik” 2017-2018, Pelayanan Publik Nilai Tertinggi “Pelayanan Prima” November 2019 dan terakhir berhasil meraih predikat WBBM dari Menpan RB yang diberikan bertepatan dengan Peringatan Hari Antikorupsi

sedunia, Selasa (10/12). “Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan tokoh agama, para ulama, ormas dan media serta anggota polisi Polres Malang. Semoga dengan diraihnya penghargaan WBBM oleh Polres Malang, akan terus menjadi kantor pengayom dan pelayan publik yang terbaik,” harap dia. (*/ari/lis)


AREMA

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 4

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono (tengah) bersama rombongan mengecek kondisi lalu lintas di Malang.

Libur Nataru, Simpang Empat Karanglo Jadi Atensi Malang, Memorandum Kepala Korlantas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengatakan pihaknya akan menempatkan sejumlah personel di Simpang Empat Karanglo untuk mengurai kepadatan arus kendaraan pada libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (nataru). “Ada penguatan akan kami tambahkan. Selain di titik ini, ada titik lain juga yang perlu di-cover,” kata Irjen Istiono melalui siaran pers, Rabu (11/12). Atensi ini mengantisipasi volume kendaraan dari arah Batu menuju Surabaya maupun sebaliknya yang kerap menimbulkan kemacetan. “Dari Surabaya menuju Batu yang lewat persimpangan ini, ada titik konflik (macet) yang harus dikelola dengan baik,” katanya pula. Rekayasa lalu lintas pun akan dilakukan untuk meminimalkan antrean panjang kendaraan. Istiono menyebut adanya Underpass Karan-

glo sangat bermanfaat, karena telah memperlancar arus kendaraan dari Surabaya ke Malang, maupun arah sebaliknya. “Ada underpass, baik dari Surabaya maupun dari Malang. Ini sangat membantu. Kemacetan terurai karena ada underpass,” katanya lagi. Selain itu, adanya Tol Malang-Surabaya telah mengurangi terjadi kecelakaan lalu lintas secara signifikan. Kakorlantas Polri Irjen Istiono beserta rombongan mengecek jalur Tol Trans Jawa, 9-11 Desember, untuk melihat kesiapan pengamanan di Trans Jawa dan Jalur Pantura jelang

perayaan Nataru. Hasil pengecekan, Istiono menyebut Polda Jatim dan polres-polres sudah mempersiapkan dengan baik terkait rencana rekayasa lalu lintas, pengerahan personel lalu lintas. Selain itu, kondisi jalan di jalur arteri dan jalur menuju tempat-tempat wisata di Jatim, sudah baik. Polri nantinya akan merekayasa jalur menuju lokasi wisata dan pasar tradisional di Jawa Timur. “Sudah diatur dan rekayasanya seperti apa. (Seperti di Batu, Red), Polres Malang akan melakukan rekayasa lalu lintas dan sistem buka tutup,” katanya pula. Saat ini Korlantas Polri juga terus mengintensifkan koordinasi dengan pemangku kepentingan, di antaranya Jasa Marga, Jasa Raharja, Kementerian Perhubungan agar pelaksanaan mudik Natal dan Tahun Baru berjalan lancar dan optimal. (*/epe)

SEPUTAR JATIM

Klinik Gigi RSUD Mardi Waluyo Punya Dokter Spesialis Andalan Blitar, Memorandum Berobat ke klinik rumah sakit harus antre berjam-jam? Sekarang sudah bukan zamannya. Itulah yang menjadi komitmen di Klinik Gigi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Dengan mekanisme pendaftaran dan antrean yang sederhana, pasien bisa segera dilayani dalam hitungan menit. Cukup dengan langsung daftar di klinik gigi dan menyampaikan keluhan penyakitnya kepada perawat jaga, pasien tanpa menunggu lama segera ditangani dengan baik. Pelayanan cepat dan maksimal di klinik tersebut ditunjang dengan jumlah dokter yang cukup, yaitu tiga dokter gigi dan satu dokter gigi spesialis ortodonti. Ketiga dokter gigi yang setiap hari bertugas adalah drg Noenoeng Isnantijowati, drg Anggani Hartiwi dan drg Vera Arie Aries Sandy. Sedangkan satu dokter

gigi spesialis ortodonti drg Anselma Anggraeni Sp Ort. Jenis pelayanan yang diberikan di Klinik RSUD MardiWaluyo Kota Blitar, paling canggih diantara rumah sakit lain yang ada di Blitar Raya. “Karena kami memiliki satu-satunya dokter spesialis ortodonti yang tidak dimiliki oleh rumah sakit lain. Selain itu, jenis-jenis pelayanannya juga lebih spesifik jika dibandingkan dengan klinik gigi di tempat lain,” terang drg Noenoeng Isnantijowati, dokter gigi senior di Klinik Gigi RSUD Mardi Waluyo. Keunggulan pelayanan di Klinik Gigi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar, setidaknya mencakup beberapa jenis pelayanan. Meliputi, menambal gigi atau tumpatan gigi menggunakan teknologi sinar dengan bahan disesuaikan warna gigi, sehingga setelah ditambal warna gigi tetap terlihat cantik karena warna tambalan sama dengan

warna gigi asli. Perawatan endo atau saluran akar. Transplantasi gigi/ mengembalikan gigi yang lepas. Pencabutan gigi miring. Selain dari beberapa pelayanan tersebut, yang lebih spesifik di Klinik Gigi RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar adalah pelayanan untuk pasien-pasien yang memiliki masalah gigi tongos, gigi tidak rata/ berdesakan, gigi gingsul, dan gigi bogang. Sementara itu, RSUD Mardi Waluyo membuka klinik pengobatan gigi pada jam pendaftaran pasien, Senin - Kamis pukul 07.30 sampai pukul 11.00. Sedangkan hari Jumat pukul 07.30 sampai pukul 10.00. Sedangkan hari Sabtu dibuka pukul 07.30 sampai pukul 10.30. Sedangkan jam pelayanan dokter mulai pukul 07.30 sampai habisnya pasien yang mendaftar (setiap hari kerja), kecuali hari minggu atau tanggal merah libur. Masyarakat diimbau agar

Tiga dokter gigi, drg Noenoeng Isnantijowati (kiri), drg Anggani Hartiwi (duduk), dan drg Vera Arie Aries Sandy (kanan).

yang datang untuk berobat tepat waktu sesuai jam buka, agar mendapatkan pelayanan yang optimal. “Silahkan datang

ke klinik gigi, nanti kami akan membuat gigi anda yang bermasalah akan terlihat rapi dan menarik,” ajak drg Anselma

Anggraeni Sp Ort dengan ramah. Ya, dengan perawatan ortodonti atau perawatan merapikan gigi, maka gigi-gigi yang

Mata Pertama Tidak terduga. Seminggu kemudian kartu itu membuatnya jadi orang pertama di Jatim yang donor mata. Putrinyalah yang menghubungi Bank Mata Jakarta. Agar ayahnya itu bisa melaksanakan niatnya jadi pendonor mata. Bank Mata langsung menghubungi dokter mata Surabaya, Dini Dharmawidiarini. Satu-satunya dokter mata di Surabaya yang punya keahlian transplantasi mata. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya ini belajar transplantasi kornea di universitas di Hyderabad, India. Di seluruh Indonesia hanya ada enam dokter mata seperti Dini. Malam itu juga dokter Dini ke Malang. Melakukan pengambilan kornea Pak Iwan. Di RS Syaiful Anwar. Dokter Dini juga mengambil darah Pak Iwan. Ambil darah mayat? “Masih bisa. Meski agak sulit,” ujar dokter Dini. “Setelah pindah tiga tempat baru bisa mendapat sedikit. 5 cc,” tambahnya. Pengambilan darah mayat itu di-

drg Anselma Anggraeni Sp Ort

terlihat tidak indah, dapat diperbaiki melalui pemasangan behel yang aman oleh dokter spesialis ortodonti. (adv/pra/pi)

Sambungan dari halaman 1 lakukan lewat urat darah leher bawah --dekat bahu. Jam 02.00 dini hari dokter Dini baru tiba kembali di Surabaya. Dua kornea Pak Iwan langsung disimpan di tempat khusus di RS Mata Undaan Surabaya. Sedang darah Pak Iwan dimasukkan ke lab. Untuk diperiksa apakah mengandung HIV atau hepatitis. “Ayah saya sehat. Mestinya tidak mengandung penyakit-penyakit itu,” ujar Jessika Juwithatma Santoso, putri ketiga. “Bapak tidak punya riwayat hepatitis maupun gula darah,” tambahnya. Jessika baru tamat SMA. Inginnya menyusul kakak sulungnya ke Hawaii. Kuliah di sana. Jenazah Pak Iwan kini diistirahatkan di rumah duka Gotong Royong Malang. Saya melayat ke situ. Yakni usai mengunjungi sekolah Islam Tazkia. Setelah menghormati dan berdoa, saya menengok wajah Pak Iwan di dalam peti matinya. Wajahnya teduh.

Matanya terpejam sempurna. Tidak terlihat sama sekali bekas operasi pengambilan kornea. Pelayat pun tidak akan tahu kalau kornea mata Pak Iwan sudah tidak ada di tempatnya. Kecuali pelayat yang sudah baca DI’s Way ini. Wajah Pak Iwan baru akan ditutup setelah putri sulung tiba dari Hawaii --pagi ini. Pak Iwan memang aktivis gereja. Asal Jogjakarta. Marganya Lim. Beristri orang Jawa asal Malang. “Ketemu pertama dengan Pak Iwan di mana?” tanya saya pada istrinya. “Kami sama-sama sekolah di Akademi Bahasa Asing Malang,” ujar Ny Iwan. “Beliau kakak kelas saya,” tambahnya. Gereja Pak Iwan ini agak jarang di Indonesia: Gereja Yesus Kristus Orang-orang Suci Zaman Akhir. Orang mengenalnya dengan sebutan pendek: Gereja Mormon. Hanya ada satu di Malang. Dengan jemaat sekitar 150 orang. “Kenapa hujan-hujan naik motor

ke rumah jemaat?” tanya saya. “Kami tidak punya mobil,” ujar Ny Iwan. Saya juga akrab dengan gereja ini. Yang oleh gereja mainstream dianggap menganut aliran sesat --tapi tidak dimusuhi habis-habisan. Saya pernah bermalam di gereja Mormon di Hawaii. Dua malam. Tempat anak sulung Pak Iwan kuliah. Saya juga sudah ke pusat Mormon di Salt Lake City, Utah, USA. Juga dua kali. Gus Dur pernah ke rumah sakit mata di Salt Lake City ditemani orangorang gereja Mormon. Saya juga pernah diminta dialog di gereja Mormon Surabaya --dan Jessika ternyata masih menyimpan foto-fotonya. Saya juga pernah menonton teater musikal di Broadway, New York. Judulnya “The Book of Mormon”. Menceritakan militansi misionaris Mormon. Dengan ciri khas naik sepeda, dua orang, celana hitam, baju putih lengan pendek, dan dasi hitam.

Saya sampai dua kali menonton teater Broadway ini. Yang kedua mengajak Ustaz Yusuf Mansyur yang kebetulan juga lagi ke New York. Orang Mormon sangat benci dengan pertunjukan itu. Dianggap melecehkan Mormon --meski tidak sampai mendemonya. Gereja Mormon-lah yang membuat Pak Iwan menjadi pendonor mata. Waktu itu Pak Iwan ke Jakarta. Bersama pendeta Mormon se-Indonesia. “Di pertemuan itu pimpinan Mormon Indonesia mengarahkan agar kami menjadi pendonor mata,” ujar Ny Iwan. “Kami sekeluarga sudah mendaftar. Tapi baru tiga orang yang mendapat kartu donor,” ujar Jessika. Saya pun baru tahu dari dokter Dini. Bahwa satu kornea dari pendonor bisa diberikan pada lima orang buta. Tergantung kondisi yang buta. Saya bertemu dokter Dini secara kebetulan. Sama-sama akan menonton teater di Ciputra Hall

Surabaya Sabtu malam. Yakni teater Gandrik-nya Butet Kartarajasa. Dengan lakon ‘Para Pensiunan’. Dokter Dini masih begitu muda. Tapi dua tahun terakhir sudah melakukan 70 kali transplan mata di Surabaya. “Sulit sekali mendapat donor mata di Indonesia,” ujar dokter Dini. “Biasanya kami impor dari Nepal atau Srilanka,” tambahnya. Dua negara Buddha itu memang jadi sumber utama donor mata dunia. “Sekarang ini ada 20 orang yang antre di RS Mata Undaan Surabaya,” ujar dokter Dini. Saat berbincang dengan dokter Dini teman saya ikut mendengarkan. Namanya Rina. Asli Batu. Saya pernah menjadi atasannya. “Saya sudah lama ingin donor mata. Tapi tidak tahu mendaftar ke mana,” ujar Rina. “Sekarang saya mendaftar ke dokter Dini,” katanyi. “Saya dan seluruh keluarga. Bapak ibu saya juga,” tambah Rina. Dia juga beragama Buddha.(*)


TULUNGAGUNG

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 5

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Sampah Mencurigakan Resahkan Warga Pucangan Hal itu kemudian membuat Pemkab Tulungagung mulai mengambil tindakan. Kepala Bidang Sampah dan Limbah B3 Dinas Lingkungan Hidup Pemkab Tulungagung, Agus Prijanto Utomo mengatakan, sebenarnya sejak Jumat lalu pihaknya sudah memantau tumpukan karung itu. Namun karena padatnya jadwal, pengambilan sampel isi karung baru dilakukan kemarin untuk selanjutnya diuji kandungannya di laboratorium Surabaya. “Terkait dugaan limbah di Kauman, kemarin memang ada info dari masyarakat dan polsek juga dari puskesmas, bahwa ada dugaan pembuangan limbah B3. Kemudian kami melakukan evaluasi untuk melihat apa yang ada di sana, limbah apa pupuk” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (11/12). Agus menjelaskan, tidak

hanya mengambil sampel isi karung, pihaknya juga melaporkan temuan ini kepada penegakan hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Sebab ada laporan sama yang terjadi di kabupaten lain. Seperti temuan tumpukan limbah B3 yang dibiarkan teronggok di pinggir jalan di Jombang, Nganjuk, Tuban, Mojokerto hingga Madura. Namun pihaknya belum bisa memastikan kesamaan kandungan dalam karung di Tulungagung ini dengan daerah lain yang telah termonitor. “Kami kirim surat ke gakkum agar dilakukan pengawasan di Pucangan. Kita sudah surati, tapi kapan akan ada tindakan itu kita belum tahu, karena pernah ada juga di Jombang, Tuban, Nganjuk, Mojokerto, sampai ke Madura,” terangnya.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Tulungagung, Memorandum Tumpukan karung berisi butiran mirip pasir dan serbuk berwarna abu-abu di pinggir jalan hutan Desa Pucangan, Kecamatan Kauman, semakin meresahkan masyarakat. Terlebih setelah tumpukan karung tersebut mengeluarkan bau amoniak yang menyengat hingga menyesakkan napas.

Petugas memantau tumpukan karung di pinggir jalan hutan Pucangan.

Agus menyebut, setelah mendapat laporan dari wilayah seperti ini biasanya tim Gakkum KLHK akan turun ke lapangan mengambil sampel dan memastikan isi kandungannya. Setelahnya baru mengambil

sikap atas temuan itu. Saat disinggung mengenai efek kandungan amoniak yang berlebihan di alam bebas, menurut Agus kondisi ini jika dibiarkan terus menerus bisa mengakibatkan gangguan per-

nafasan ispa kepada manusia yang terpapar. Sementara Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengakui pihaknya juga telah memonitor langsung informasi itu. (fir/mad/rif)

Tulungagung, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Tulungagung harus mengejar tersangka Eko Aprianto alias David (39), warga Desa/ Kecamatan Kromengan, Kabupaten Malang hingga ke Denpasar, Bali. Tujuannya untuk menangkap David dan membawanya ke Tulungagung guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. David ditetapkan sebagai tersangka dan harus ditangkap setelah penyelidikan polisi atas laporan penggelapan mobil dengan korban Dhirham AZ (29), warga Desa Sumberejowetan, Kecamatan Ngunut, Kamis (28/11) lalu. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, tersangka berhasil diamankan ketika berada di salah satu hotel di Denpasar. “Setelah dilakukan serangkaian penyelidikan, akhirnya tersangka berhasil d i a m a n k a n p a d a Mi n g g u (8/12) malam di sebuah hotel masuk Kota Denpasar Provinsi Bali,” kata Padia ketika rilis, Rabu (11/12). Bersama penangkapan tersangka, lanjut Pandia, turut diamankan sejumlah barang bukti berupa handp h o n e, n o t a p e n g i n a p a n selama 5 hari di hotel, uang tunai Rp 100 ribu, dan satu unit mobil Honda Genio AG 1707 AA milik korban. “Beberapa barang bukti juga kita sudah amankan, kini masih didalami,” ujarnya. Kapolres Pandia menjelaskan, modus yang digunakan tersangka untuk memuluskan niatnya menipu yaitu dengan jalan menunggu korbannya lengah, kemudian membawa kabur mobil. Awalnya tersangka ini mendatangi rumah korban dan menyampaikan niatnya untuk membeli mobil yang hendak dijual. Keinginan tersebut kemudian disambut baik oleh korban. Bahkan keduanya sempat dua kali bersama-sama mencoba mobil tersebut dan membicarakan harganya. Namun pada percobaan ketiga, tiba-tiba tersangka meminta korban turun, dan beralasan meminjam mobil ke ATM

untuk mengambil uang. “Jadi korban dan tersangka ini sudah dua kali nyoba mobilnya muter-muter. Pas yang ketiga ini korban diminta turun dengan alasan mau ambil uang di ATM, ternyata di bawa kabur mobilnya,” ungkapnya. Pandia menambahkan, usai melakukan aksinya tersangka langsung kabur ke Denpasar. Kini akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan p a s a l 3 7 2 K U H P, d e n g a n ancaman hukuman 4 tahun penjara. (fir/mad/rif )

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Buronan Tulungagung Dibekuk di Denpasar

Kapolres AKBP EG Pandia bersama Kasatreskrim AKP Hendi menunjukkan barang bukti dan tersangka.

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Berdasarkan pasal 6 UU Hak Tanggungan No. 4 Th. 1996, PT Bank Central Asia, Tbk akan melaksanakan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan penawaran melalui surat elektronik (email) tanpa kehadiran peserta lelang (Open Bidding) dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, melalui jasa pra lelang PT Balai Lelang Surya terhadap debitur PT Grahaberlian Sejati berupa :

Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Pasuruan akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Sidoarjo, terhadap barang jaminan debitur :

• Sebidang tanah seluas 114 m2 berikut bangunan yang berdiri melekat di atasnya sesuai SHGB

1. CV. Tanjung Alam : Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 3, luas tanah 1165 M2, an. Imam Sadeli, terletak di Kelurahan Mayangan, Kecamatan Panggungrejo, Kota. Pasuruan 2. Miftakhur Rofik : Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 779, luas tanah 335 M2, an. Linda Rizka Pratiwi, terletak di Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten. Pasuruan 3. CV. Mitra Harapan Sentosa : a. Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 377, luas tanah 433 M2, an. Yohana Kristianingsih, SHM No. 376, luas tanah 432 M2, an. Yohana Kristianingsih, Yohana Kristianingsih, SHM No. 375, luas tanah 433 M2, an. Yohana Kristianingsih, SHM No. 374, luas tanah 432 M2, an. Yohana Kristianingsih, semuanya terletak di Desa/ Kelurahan Petahunan, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan b. Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 121, luas tanah 105 M2, an. Yohana Kristianingsih, SHM No. 123, luas tanah 105 M2, an. Yustinus Agung Santoso, SHM No. 124, luas tanah 105 M2, an. Yustinus Agung Santoso, SHM No. 149, luas tanah 105 M2, an. Yustinus Agung Santoso, semuanya terletak di Desa Bendungan, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan 4. Asrofil : a. Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 620, luas tanah 774 M2, an. Haji Asrofil, terletak di Desa Kedungrejo, Kecamatan Jabon, Kabupaten. Sidoarjo b. Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 621, luas tanah 1995 M2, an. Asrofil, terletak di Desa Kedungrejo, Kecamatan Jabon, Kabupaten. Sidoarjo 5. Ida Fauziah : Tanah dan bangunan sesuai SHM No. 246, luas tanah 657 M2, an. Iswahyudi, terletak di Desa Nogosari, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan

No. 960/ Krembangan Selatan atas nama PT Grahaberlian Sejati, berkedudukan di Jakarta, terletak di Jl. Cendrawasih No. 26, Kel. Krembangan Selatan, Kec. Krembangan, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur. (Harga Limit : Rp. 2.366.700.000.- ; Uang Jaminan Lelang: Rp. 1.000.000.000-). Pelaksanaan Lelang dimaksud pada : Hari / Tanggal Kamis, 26 Desember 2019 Waktu Penawaran 10.00 sampai dengan 12.00 Waktu Server (sesuai WIB) Pemenang Setelah batas akhir penawaran Alamat Domain www.lelang.go.id KPKNL Surabaya, Tempat Pelaksanaan Lelang Jl. Indrapura No. 05 Surabaya – Jawa Timur Syarat-syarat lelang : 1. Pelaksanaan lelang dilaksanakan tanpa kehadiran peserta dengan menggunakan Aplikasi Lelang Internet (e-Auction) dengan cara penawaran Open Bidding pada domain www.lelang.go.id. Tata cara dapat dilihat pada menu prosedur lelang dan syarat ketentuan pada domain tersebut. 2. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 3. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website diatas. 4. Harga penawaran belum termasuk bea lelang pembeli sebesar 2 % (dua persen) 5. Peserta wajib menyetorkan Uang Jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing - masing peserta lelang harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan, dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. 6. Pemenang lelang yang ditunjuk wajib melunasi harga lelang dan bea lelang sebesar 2% dalam waktu 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. 7. Apabila sampai dengan waktu yang telah ditentukan pemenang lelang belum melunasi harga lelang, maka pemenang lelang tersebut dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan lelang akan disetorkan ke Kas Negara. 8. Obyek yang dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), calon peserta diharapkan telah melihat dan mengetahui objek yang akan ditawarnya, berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain /debitur setelah lelang, pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Central Asia, Tbk. dan PT. Balai Lelang Surya termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. 9. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi : PT Balai Lelang Surya : (021) 2937 1424, 0812 9313 1101, 0878 8440 9611 Surabaya, 12 Desember 2019 Ttd KPKNL SURABAYA

PT Bank Central Asia, Tbk Satuan Kerja Penyelamat Kredit

Obyek Lelang

Nilai Limit

Jaminan Penawaran Lelang

Keterangan

Rp.1.970.700.000,-

Rp.900.000.000,-

Rp.1.192.400.000,-

Rp.500.000.000,-

Rp.2.340.300.000,-

Rp.1.150.000.000,-

Rp.553.100.000,-

Rp.250.000.000,-

Rp.608.200.000,-

Rp.300.000.000,-

Rp.1.539.700.000,-

Rp.750.000.000,-

Rp.1.980.200.000,-

Rp.950.000.000,-

Nominal jaminan yang disetorkan ke rekening VA (virtual account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Sidoarjo selambat-lambatnya 1 (satu) hari kalender sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

Deskripsi Persyaratan lelang : 1. Memiliki akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id. 2. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website di atas. 3. Obyek lelang dijual dalam kondisi apa adanya dengan segala konsekuensi biaya-biaya tertunggak atas obyek lelang. Peserta lelang dianggap telah mengetahui/memahami kondisi obyek lelang sehingga apabila ada suatu hal terjadi gugatan, tuntutan pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap obyek lelang tersebut diatas pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan melakukan tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Sidoarjo dan PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Pasuruan. Cara Penawaran : Closed Bidding (dengan mengakses https://www.lelang.go.id) Batas akhir penawaran Pembukaan penawaran dan penetapan pemenang lelang Pelunasan harga lelang Bea Lelang Pembeli Tempat Pelaksanaan Lelang

: :

Kamis, 26 Desember 2019 Pukul 10.30 (waktu server) Kamis, 26 Desember 2019, Setelah batas akhir penawaran

:

5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang 2% dari harga lelang Kantor PT BRI (Persero) Tbk Cabang Pasuruan, Jl. Pahlawan No. 24, Pasuruan

Sidoarjo, 12 Desember 2019 Info hub PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Cabang Pasuruan contact person (0343-631100 / 081216346095)


MOJOKERTO-JOMBANG

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 6

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Sejumlah Terobosan Tuai Pujian

Polres Jombang Diganjar ZI Menuju WBK-WBBM 2019

Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi menyerahkan pajak award. FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Selain inovasi Perpanjangan SIM Drive Thrue, juga dibuat Pelayanan SKCK (surat keterangan catatan kepolisian) online yang dikemas dengan menarik yang berbeda dengan polres jajaran lainnya. Selain pelayanannya lebih baik, dukungan sarana dan prasarana di dalam juga bagus. Masih berkaitan dengan memberikan kepuasan terbaik untuk publik, ruangan pelayanan SKCK disulap sehingga berbeda dari kebanyakan kantor pada umumnya. Bahkan, guna memberikan kenyamanan Polres Jombang merombaknya menjadi layaknya kafe. Dengan berbagai terobosan tadi, upaya keras dari Polres Jombang akhirnya diganjar dengan diterimanya Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju WBK/WBBM Tahun 2019. Selain diterima langsung oleh Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan. Penyerahan penghargaan dilakukan di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, pada Selasa (10/12). Selain itu, AKBP Boby juga mendapat penghargaan sebagai agen pelopor perubahan di Polres Bangkalan. Polres Jombang sendiri merupakan satu dari sekian banyaknya polres jajaran di lingkup Polda Jawa Timur yang meraih predikat kawasan Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) Tahun 2019. Setelah mendapat predikatWBK, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludinTambunan berharap. Agar semua anggota mam-

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Jombang, Memorandum Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Polres Jombang terus melakukan serangkaian terobosan. Berbagai inovasi terus ditingkatkan di bawah kepemimpinan Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan. Dari berbagai rupa peningkatan pelayanan, salah satunya pelayanan perpanjangan SIM drive thrue. Dalam perjalanan menuai keberhasilan, dia mendapat apresiasi dan pujian dari masyarakat.

Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan (tengah) didampingi pejabat utama sesaat setelah menerima penghargaan.

pu menambah dan meningkatkan kinerjanya dengan lebih baik lagi. Semoga ini menjadi lecutan dan semangat untuk membuktikan bahwa Polres Jombang bisa meraih predikat WBBM 2020 mendatang. “Keberhasilan ini merupakan anugerah TuhanYang Maha Esa atas kesediaan dan keikhlasan rekan-rekan dalam bekerja, berdedikasi tinggi, tulus ikhlas dan tanpa pamrih. Mari kembali bekerja secara profesional, modern dan terpercaya guna memperoleh kepercayaan masyarakat,” pungkas Boby. (wan/rif)

Bambang Eko Wahyudi menyampaikan laporan kegiatan.

Pajak Award Tahun 2019 Kabupaten Mojokerto

Bapenda Launching Inovasi Si Panjol Mokokerto, Memorandum Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Mojokerto meluncurkan inovasi bernama Sistem Informasi Pajak Daerah Online (Si Panjol). Inovasi ini dikenalkan Kepala Bapenda Bambang Eko Wahyudi pada acara tahunan “Pajak Daerah Award Tahun 2019”, Rabu (11/12) di pendapa Graha Majatama. “Si Panjol mempermudah kita untuk bayar dan lapor pajak secara online. Semua sistemnya sudah didukung E-SPTPD, E-SKPD, dan E-SPPT. Si Panjol juga terhubung dengan 11 link pembayaran. Antara lain Bank Jatim, Bank Mandiri, BNI, BRI, BNI Syariah, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka, Indomaret, Alfamart, dan LinkAja,” papar Bambang. Sesuai instruksi Plt Bupati Mojokerto, Bambang menambahkan bahwa Si Panjol diciptakan dengan dua sandaran utama. Yakni memberi kemudahan para wajib pajak yang ingin memenuhi kewajibannya dan membuat mereka tersenyum. Melalui event tahunan pajak award pula, Bambang menyatakan bahwa masyarakat yang taat pajak telah

berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah. Saking vitalnya peran pajak daerah, sektor ini tercatat masuk sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang strategis. Nilainya mencapai 61,40% dari total PAD tahun 2019. Hal ini seperti dijabarkan Plt Bupati Mojokerto Pungkasiadi, pada sambutan arahannya. Ia membeberkan PAD tahun 2019 terealisasi Rp 521 miliar lebih dari target Rp 515 miliar lebih, atau tercapai 101,01%. Ini berarti surplus Rp 5,23 miliar. Untuk pajak daerah, realisasi 105,34% atau tercatat Rp 333 miliar lebih, dari target Rp 316 miliar. “Artinya kita juga surplus Rp 16,90 miliar. Insyallah tahun 2020 nanti, target PAD kita Rp 542,33 milyar,” kata Plt Bupati Pungkasiadi. Adapun nama-nama penerima Pajak Award 2019 kali ini antara lain; kategori pajak hotel diraih oleh Puncak Ayanna Hotel & Resort, Grand Whizz Trawas, dan Yayasan Universitas Surabaya. Kategori Pajak Restoran diraih Warung Sambel Ijo Mojosari Waroeng Desa dan Depot Pangestu. Pajak Hiburan diraih Pacet

Mini Park, Waterland, dan Kelompok Tani. Pajak reklame diraih CV Circle D/Nia Wayanti, PT Djarum, dan Robby M/CV Solution. Pajak Penerangan Jalan Non PLN diraih PT Sinergi Power Source, PT Ajinex International, dan PT Mega Surya Eratama. Pajak penerangan PLN diraih PLN Mojokerto dan PLN Sidoarjo. Pajak Air Tanah diraih PT Kawasan Industri Intiland, PT Ajinomoto Indonesia, dan PT Pakerin. Pajak Minerba diraih PT Karya Mitra Sejati, PT Calvary Abadi, dan CV Barokah. Pajak Parkir diraih Boemi Welirang Modjopahit, Indomaret, dan Alfamart. PBB Buku 4 dan 5 diraih PT Woodworth Wooden Inds Ind, PT Hitachi Transport System I, dan PT Dharma Perkasa Gemilang. Kategori Pembayaran Non Tunai diraih Jamu Sidojodo, dan BFC Duo Mojosari. Kategori PBB Buku 1, 2, dan 3 diraih Kecamatan Bangsal, Kecamatan Gedeg, Kecamatan Mojosari, Kecamatan Pungging, Kecamatan Mojoanyar, Kecamatan Kemlagi, Kecamatan Gondang, Kecamatan Dlanggu, Kecamatan Sooko dan Kecamatan Jetis. (adv/hms/war/rif

Prosesi penerimaan penghargaan Kabupaten Peduli HAM.

Jombang, Memorandum Bertepatan dengan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Sedunia Ke-71 tahun 2019, dengan tema Pelayanan Publik Yang Berkeadilan, Pemkab Jombang meraih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM. Penghargaan diterima Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, di Gedung Merdeka Bandung. Penghargaan diserahkan langsung oleh Dirjen Hak Asasi Manusia Kemenkumham RI Mualimin Abdi yang disaksikan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly, serta Menko Politik, Hukum dan Keamanan, Mafud MD “Alhamdulillah, setiap tahun Pemerintah Kabupaten Jombang selalu menerima penghargaan Kabupaten Peduli HAM dari Pemerintah Pusat, kita telah dinilai memberikan pelayaan publik yang berkeadilan”, tutur Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Penilaian kabupaten/kota Peduli

HAM ini dilakukan sejak tahun 2013. Ini adalah penghargaan kesekian kalinya yang diterima Kabupaten Jombang sebagai Kabupaten Peduli HAM. Sebelumnya Jombang juga mendapatkan penghargaan serupa pada tahun 2014, 2015, 2017, dan 2018. Pemerintah Kabupaten Jombang dianggap memenuhi 83 indikator yang harus dipenuhi dalam pelayanan pemerintah daerah untuk mendorong pemenuhan hak dasar warga. Dasar penilaian kabupaten/ kota peduli HAM adalah Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 25 Tahun 2013 tentang perubahan atas Permenkumham nomor 11 Tahun 2013 tentang kriteria Kabupaten/kota peduli HAM. Indikator penilaian kabupaten peduli HAM ada 83 indikator dari 7 kriteria sebagaimana tercantum dalam Permenkumham No 34 tahun 2016 yaitu hak atas kesehatan,

pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak. “Terima kasih kepada semua pihak, seluruh perangkat daerah, masyarakat, stake holder yang telah peduli HAM, baik hak atas kesehatan, pendidikan, perempuan dan anak, kependudukan, pekerjaan, perumahan yang layak, serta lingkungan yang berkelanjutan. Utamanya untuk pemenuhan program kegiatan berbasis HAM,” tutur Bupati Jombang. Untuk itu, Bupati Mundjidah Wahab berharap dengan diterimanya penghargaan tersebut akan semakin memperkuat komitmen Pemkab Jombang melalui OPD dalam menajamkan program kegiatan berbasis HAM. “Semoga apresiasi dari Pemerintah Pusat ini menajdi semangat sekaligus motivasi Pemkab Jombang dalam menajamkan program kegiatan berbasis HAM,” pungkas Hj. MundjidahWahab Bupatii Jombang. (adv/hms/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Kabupaten Jombang Kembali Terima Penghargaan Peduli HAM 2019

Penghargaan Kabupaten Peduli HAM menjadi kebanggaan Kabupaten Jombang.


HUKUM & KRIMINAL WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KKAMIS KAM KA AMIS LEG LEGI, 29 AGUSTUS 2019

Bongkar Pemalsuan SIM, KTP, dan Ijazah Surabaya, Memorandum Anggota Unit Reskrim Polsek Sawahan berhasil membongkar kejahatan pemalsuan dokumen penting, dan menangkap dua pelakunya. Mereka adalah Bery Prima Dranata (29), warga Jalan Dapuan Baru dan Sigit Dwi Saputro (43), warga Jalan Kebalen Timur. “Penangkapan kedua pria tersebut, setelah terlibat pemalsuan KTP, SIM, dan ijazah palsu,” terang Kapolsek Sawahan AKP Argya Satriya Bhawana, Rabu (11/12). Kedua pelaku ini mempunyai peran berbeda. Bery sebagai otak kejahatan yang mendesain serta menerima pesanan dokumen. Sedangkan Sigit Dwi Saputro merupakan pemilik warnet yang membantu Bery mencetak desain dokumen tersebut. “Keduanya berkolaborasi. Bery adalah otak kejahatan. Dia yang mendesain format dokumen kemudian di-print oleh Sigit,”

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 7

beber Argya. Terbongkarnya kasus ini setelah anggota mendapat informasi ada pembuat KTP palsu yang dipesan melalui media sosial Facebook (FB). Untuk menangkap pelakunya, petugas menyamar sebagai pemesan. “Anggota menyamar jadi pemesan dengan alasan KTP-nya hilang. Setelah KTP dipesan, kata Bery akan di cash on delevery (COD) jika selesai,” jelas Argya. Beberapa hari kemudian, Bery menghubungi anggota dan memberitahu bila pesanan KTP palsu sudah jadi dan diantar di warung kopi (warkop) daerah Ketintang. Sesampai di sana, Bery yang tidak mengetahui bila yang pesan adalah polisi, kemudian ditangkap saat menyerahkan KTP. Petugas juga menggeledah tas yang dibawa Bery dan ditemukan barang bukti beberapa SIM dan KTP serta ijazah palsu. Anggota lalu mengeler Bery ke tempat

tinggalnya. Kembali ditemukan barang bukti seperangkat komputer yang dijadikan sarana untuk membuat dokumen palsu. “Dia (Bery) kami suruh menunjukkan di mana saja pembuatan SIM, KTP dan ijazah palsu selain di rumahnya, serta lokasi untuk mencetak hasilnya,” imbuh Argya. Ternyata Bery membuatnya bersama Sigit di warnet Jalan Pesapen. Petugas akhirnya menuju ke warnet dan menangkap Sigit tanpa perlawanan. Dari tangannya, polisi menyita printer miliknya. Guna penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka berikut barang buktinya dibawa ke mapolsek. Sementara itu, Bery mengaku baru tiga minggu beroperasi membuat KTP, SIM, dan ijazah palsu. "Sesuai permintaan pemesan. Kalau SIM harganya Rp 300 ribu, kalau KTP Rp 150 ribu, kalau Ijazah Rp 1 juta," aku Bery.(rio/nov)

KETERANGAN ISTRI HENRY J GUNAWAN

Akui Belum Tanda Tangan Akta Otentik Surabaya, Memorandum Ucapan polos Iuneke Anggraini, istri Henry J Gunawan yang mengatakan bahwa dirinya mengaku belum menandatangani akta otentik membuat posisinya malah tersudut. Dengan demikian, jaksa penuntut umum (JPU) Ali Prakosa tidak perlu lagi membuktikan dakwaannya di mana pasangan suami istri (pasutri) ini terjerat kasus pemalsuan keterangan pernikahan. “Kemarin (Selasa, red) sudah didengarkan sendiri bahwa mereka belum menandatangani akta otentik. Mereka baru menikahnya secara agama pada tahun 2011,” ujar Ali saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu (11/12). Selain masalah pernikahan adat, Ali juga mengungkap soal kartu keluarga (KK) milik kedua terdakwa yang juga dijadikan alat bukti saat tim penasihat hukumnya mengajukan eksepsi.

Diungkapkan Ali, dalam KK yang diterbitkan Kantor Dispendukcapil Tahun 2007 tersebut, terdakwa Henry tertulis sebagai kepala keluarga, sedangkan Iuneke tertulis sebagai istri dan tinggal di Jalan Panglima Sudirman Nomor 55 Surabaya. “Ini di KK tahun 2007, di sini ditunjukkan Pak Henry sebagai kepala keluarga dan Bu Iuneke sebagai istri. Benar ya di KK tahun 2007, ini tanda tangan bapak. Jadi di 2007 pun di KK bapak sudah menyatakan sebagai kepala keluarga Henry dan istri Iuneke,” jelas Ali. Lanjutnya, saat ditanya soal tanda tangan dalam KK tersebut, terdakwa Henry membenarkannya. Dengan KK itu, Ali meyakini notaris Atika Ashiblie juga terkecoh dengan dokumen yang diserahkan terdakwa saat membuat dua akta otentik berupa pengakuan utang dan personal guarantee. (fer/nov)

Wali Kota Dapat Dijerat KUHP dan UU Tipikor Menurut Bowo, sapaan dosen tetap Fakultas Hukum Universitas Narotama Surabaya ini, bahwa pengawasan seharusnya terus melekat dilakukan oleh wali kota meski dirinya sudah memberikan kewenangan kepada bawahannya. “Karena ini ada urusannya dengan keuangan negara, jadi menjadi tanggung jawab wali kota,” jelas Bowo saat dikonfirmasi Memorandum, Rabu (11/12). Lanjutnya yang berbahaya itu adalah turut serta. Meskipun wali kota tidak menerima namun mengetahui akan ada korupsi di pemberian jasmas maka bisa dikenai pasal 55 KUHP. “Turut sertanya itu menggampangkan dan diangap tahu sehingga

Sambungan dari halaman 1

terjadi korupsi,” tegas Bowo. Tidak hanya itu, Bowo menambahkan dugaan pembiaran tersebut bisa menjerat wali kota dengan pasal 15 Undang-Undang Tipikor. “Ada tipikornya yaitu pidana khusus di pasal 15 Undang-Undang Tipikor. Saya yakin Bu Risma tidak ada hubungannya, tapi karena ketidakhati-hatiannya atau meremehkan terkait keuangan itu bisa membahayakan,” ujar Bowo. Disinggung bahwa itu sesuai dengan perwali, Bowo menegaskan bahwa wali kota tetap harus bertanggung jawab. “Karena keputusan itu dari wali kota. Tapi kembali lagi, jika dalam fakta persidangan mengarah kepada wali kota maka dia bisa terseret. Tetap kena, tidak lepas dari

tanggung jawab. Dengan kelalaiannya bisa kena,” pungkas Bowo. Sementara, I Wayan Titib Sulaksana, pengacara di Surabaya mengatakan, bahwa dalam kasus ini wali kota tetap bertanggung jawab. “Patut diduga bertanggung jawab tetap wali kota. Beliau yang menyalurkan dana. Apapun memang tidak ada yang dilanggar. Pengawasannya bagaimana, setidak-tidaknya secara moral bertanggung jawab,” jelas Wayan Titib. Tambah Wayan Titib, kalau ditarik benang merahnya memang wali kota bertanggung jawab. Tapi dalam kasus ini hanya secara moral. “Hanya percaya dengan bawahan, maka SKPD yang tanggung jawab,” pungkas

Wayan Titib. Terpisah, Kepala Bagian Hukum Kota Surabaya Ira Tursilowati ditemui Memorandum di Balai Kota Surabaya mengatakan, bahwa semua mekanisme pencairan dana hibah jasmas sesuai dengan Perwali 25/2016 tentang Tata Cara Pemberian dan Pertanggungjawaban Hibah Dan Bantuan Sosial. Ketika terjadi persoalan atau penyelewengan maka yang bertanggung jawab adalah penerima. “Dalam perwali diatur jelas yang bertanggungjawab adalah penerima hibah. Jika mereka membelanjakan tidak sesuai dengan permohonan atau ada penyelewengan, masak pemerintah diikut-ikutan. Itu kan kembali ke

penerima hibah,” jelas Ira Tursilowati. Ira Tursilowati mengungkapkan, penerima hibah atau yang lain menyalahgunakan masak wali kota ikut bertanggungjawab. Apalagi selama ini pemkot sudah menjalankan mekanisme sesuai dengan perwali. “Dalam perwali tersebut tidak bertentangan dengan undang-undang di atasnya, termasuk dengan Undang-Undang Tipikor. Selama ini apa yang dilakukan pemkot sesuai dengan koridor undang-undang yang ada,” jelasnya. Wanita berjilbab itu menjelaskan mekanisme pencairan dana hibah jasmas. Ada permohonan kepada wali kota dan wali kota mendisposisi. Selanjutnya diserahkan ke asisten

2 dan didistribuskan ke organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan verifikasi. Setelah selesai diusulkan ke wali kota melalui TAPD (tim anggaran pemerintah daerah) untuk diproses selanjutnya. Maka ada surat keputusan dan dibuatkan, naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) agar bisa dicairkan oleh penerima hibah. Disinggung pemkot dalam hal ini wali kota apakah ikut bertanggungjawab terkait persoalan jasmas, Ira Tursilowati kembali menegaskan dalam perwali sudah jelas, tanggung jawab hibah pada penerima hibah. Tugasnya OPD adalah verifikasi dan memastikan bahwa uang diberikan itu tepat sasaran. (udi/fer/nov)

Rekam Aksi Bejat di HP Pemuda asal Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik itu membujuk dan mengiming-imingi NA (15), tetangga dusunnya dengan uang Rp 20 ribu. Selanjutnya dia melakukan aksi bejatnya (cabul) terhadap korban di lahan kosong, kawasan Bukit Palma, Jalan Pakal pada akhir Agustus lalu. Hanya saja oleh orang tua

Sambungan dari halaman 1

korban, kejadian tersebut baru dilaporkan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Surabaya pada 23 November. Itu setelah keluarga NA menerima pesan video dari tersangka. Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya AKP Ruth Yeni menjelaskan, kejadian tersebut bermula dari

keseharian keduanya bertemu di tempat tinggalnya. “Melihat tubuh korban yang beranjak dewasa, membuat tersangka timbul nafsu,” kata dia. Maftukhur lalu mencari jalan agar bisa dekat dengan korban yang masih berstatus pelajar tersebut. Setelah beberapa hari membayangkan tubuh NA, impian pria pengangguran itu akhirnya

Kapolres Jember Raih Suara Rakyat Award 2019 Nurrizal, SH, SIK, M.Hum membaca perubahan zaman yang selalu beriringan dengan perubahan kebutuhan publik. Indonesia menuju era industri 4.0 dan dalam setiap pelayanan yang diciptakan penyelenggara negara harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Di HUT Radio Prosalina ke-30, Kapolres Jember mendapat penghargaan berdasarkan hasil poling pendapat masyarakat Jember, yang dilakukan terhadap 15 instansi di lingkungan Pemkab Jember. Menurut Direktur Radio Prosalina Sofyan Rifki, Polres Jember meraih nilai poling tertinggi. ”Kepiawaian Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal dalam merespon permasalahan yang terjadi di wilayah Jember, dan menjawab kebutuhan masyarakat menjadi dasar penentuan. Salah satu di antaranya adalah mengatasi persoalan rakyat, membantu rehab Gedung SDN Jamintoro Kecamatan Sumber Baru,” kata Sofyan. Lebih lanjut, ia mengatakan Suara Rakyat

Award menilai Kapolres Jember juga sangat peduli secara sosial, hal ini bisa dilihat dari upaya Alfian Nurrizal dalam merangkul seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Jember. Prestasi membanggakan juga ditorehkan Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal saat momentum peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia pada 9 Desember 2019. Kapolres mendapat penghargaan saat digelarnya acara Suara Rakyat Award Tahun 2019 di Kantor Radio Prosalina Jember, Senin (9/12). Bahkan, 3 tahun berturut-turut Polres Jember menerima penghargaan ini karena dinilai sebagai instansi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat di Kabupaten Jember. Sementara itu, Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal menyatakan bangga dan salut atas penghargaan Suara Rakyat Award 2019. Menurut Alfian, hal ini merupakan amanah yang harus dijaga di dalam menjawab kebutuhan pelayanan masyarakat Jember. (edy/nov)

Satreskoba Fasilitasi Tahanan Menikah berlangsung sederhana ini dihadiri pihak keluarga dari kedua mempelai dan beberapa anggota satreskoba. Setelah akad nikah di Masjid Al Hidayah, keluarga kedua mempelai tak mampu menahan haru dan larut dalam kebahagiaan. Di hadapan penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sawahan, Adi lancar membacakan ijab kabul. Adi memberikan mas kawin berupa seperangkat alat salat dan uang tunai Rp 200 ribu kepada Nur Azizah. Pernikahan keduanya ini terpaksa dilakukan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak dan difasilitasi satreskoba lantaran Adi ditangkap di rumah kosnya atas kasus kepemilikan sabu.

Pembelajaran Entah mengapa ia selalu menuruti saja kemauan mantan suaminya itu, bahkan dengan semua keluarga Vicky. Saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (11/12), awalnya wanita 35 tahun itu enggan membicarakan hal tersebut. Karena menurutnya belum tentu semua orang percaya akan hal tersebut. Akan tetapi ada video yang bisa dijadikan bukti, namun sayang Angel tak memperlihatkan video itu karena alasan tidak mengenakan hijab. “Saya sebenarnya nggak mau cerita seperti itu, karena hal-hal yang sangat sensitif. Kalau saya cerita belum tentu semua orang akan percaya, tapi itu video yang saya tunjukin Mas Uya, tapi saya nggak mau video itu tayang karena saya nggak pakai hijab waktu itu,” kata Angel Lelga. “Tapi ya itu lah yang saya rasakan semenjak saya dengan keluarga mereka (Vicky Prasetyo). Nggak tau kenapa saya menuruti mereka semua, minta uang saya turuti apapun yang mereka lakukan saya bela terus saya yang pasang badan,” sambung Angel.

Sambungan dari halaman 1

Sambungan dari halaman 1

Selain itu, jadwal pernikahan pasangan pengantin baru yang menolak diwawancarai awak media ini sudah jauh-jauh hari direncanakan sebelum ditangkap polisi. Sementara itu, Kasatreskoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Yasin mengatakan, pihaknya hanya memfasilitasi pernikahan kedua mempelai di Masjid Al Hidayah. “Kami hanya bisa memfasilitasi permintaan dari KUA Sawahan dan keluarga kedua mempelai,” kata Yasin. Namun, kebahagiaan Adi dan Nur tidak bertahan lama karena sang mempelai pria harus kembali ke tahanan untuk menjalani masa hukuman sebagai bentuk pertanggungjawaban atas perbuatan yang dilakukan. (rio/nov)

terwujud. Ini setelah dia mendapat nomor HP milik NA dari temannya. Hingga akhirnya Maftukhur mulai intens menghubungi korban hingga keduanya kerap bertemu untuk sekadar ngopi atau nongkrong. Tidak hanya di sekitar tempat tinggalnya, keduanya juga tidak jarang keluar wilayah hingga ke Surabaya saat akhir pekan. Puncaknya tepat akhir Agustus lalu, birahi tersangka memuncak. Saat sedang nongkrong di lahan kosong yang kerap dipakai sejoli pacaran, Maftukhur mulai melancarkan aksinya. Dengan ber-

modal Rp 20 ribu hasil bekerja serabutan, pria ini membujuk NA agar menuruti kemauannya. Merasa terpojok dan tidak mampu berbuat apa-apa, NA akhirnya pasrah. “Selain (maaf) meraba dan meremas, tersangka juga menciumi tubuh korban. Agar mudah kembali melancarkan aksinya, tersangka sengaja merekam perbuatannya di HP-nya,” lanjut mantan Panitreskrim Polsek Wonokromo itu. Setelah puas dengan tindakannya, tersangka lalu memberi uang Rp 20 ribu ke korban seperti yang dijanjikan. Sebelum

pulang, Maftukhur lebih dulu mengajak NA untuk membeli jajan dan makan. “Meski mengaku hanya sekali, kami menduga perbuatan tersangka sudah berlangsung beberapa kali,” tandas Ruth. Beberapa pekan kemudian, hubungan tersangka dan korban mulai renggang. Ajakan Maftukhur pun kerap tidak digubris oleh korban. Hingga tersangka nekat mengancam korban akan menyebarkan video hubungan mereka ke keluarganya. Tapi hal tersebut tidak membuat NA khawatir atau takut. “Tersangka akhirnya nekat

Polda Ungkap Penyalahgunaan BBM Bersubsidi sebagai kernet , N dan MN sebagai pengawas, dan MS sebagai operator. Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang mengeluhkan kelangkaan BBM. Pembelian solar bersubsidi ini dilakukan di SPBU di wilayah Kecamatan Blega, Kebupaten Bangkalan dengan menggunakan truk untuk mengelabui petugas. Kemudian solar bersubsidi itu dijual ke beberapa perusahaan industri di Madura. Luki menerangkan, kasus penyalahgunaan BBM tersebut sudah berjalan selama satu tahun. Luki merinci setiap minggu para

tersangka mengambil tiga kali BBM seberat 45 ton. “Satu kali pengambilan ada 15 ton, jadi setiap minggunya ada 45 ton, Jadi selama 1 tahun ada 2.160 ton,” terang Luki, saat rilis di SPBU Blega Bangkalan, Rabu (11/12). Luki menjelaskan, para tersangka diamankan pada Sabtu (7/12) sekitar pukul 00.00 malam. Modus pengambilan BBM bersubsidi itu, kata Luki dilakukan secara terbuka. Namun para tersangka melakukannya pada malam hari. Hasilnya lalu dikirim kebeberapa daerah di wilayah Madura. “Tersangka meng-

Sopir Trailer Tewas Terjepit Kontainer Informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat Yasin mengantre dengan trailer L 8103 UQ yang disopirinya. Waktu itu Yasin sedang antre di reefer container di area PT IJS pada pukul 11.30. Sambil menunggu antrean, korban turun dari trailer untuk mengecek kondisi mesin kontainer. “Kebetulan korban mendapatkan nomor urut dua,” kata Kanitreskrim Polsek Asemrowo AKP Syaifuddin Jupri. Nahasnya, trailer mendadak berjalan mundur. Melihat itu, korban berusaha naik ke truk untuk meraih handrem. Tapi upaya itu gagal, tubuh Yasin malah terjepit pintu trailer dan kontainer hingga tewas kehabisan napas. “Keterangan dari sopir

kontainer yang ada di lokasi, korban terjepit pintu trailer saat turun dan membuatnya kehabisan napas,” ungkap Syaifuddin. Saat peristiwa terjadi, tidak ada yang mengetahuinya. Hingga akhirnya petugas cek reeffer Hasif dan Imam memanggil korban karena giliran pengecekan kontainer urutan nomor dua. Tapi saat dipanggil ternyata tidak ada respons dari korban. Kemudian kedua petugas tersebut menghampiri dan setelah dicek, kondisi mesin trailer masih menyala. “Korban sudah meninggal terjepit di antara pintu trailer dan tumpukan kontainer,” beber Syaifuddin. Sementara itu, Kabid Operasional Di-

mengirimkan video tak senonoh tersebut ke keluarga NA. Dia berharap, keluarga korban marah dan merestui hubungan mereka. Tapi bukannya dipertemukan, Maftukhur malah dilaporkan ke polisi,” pungkas Ruth. Meski sudah diamankan, saat ini petugas masih sibuk mencari keberadaan HP tersangka karena telah dijual. Gegaranya penghasilan yang tidak menentu, membuat Maftukhur menjual HP tersebut kepada orang lain. “HP sudah saya jual. Saya tidak tahu apakah masih ada atau hilang video tersebut,” ujar Maftukhur. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1 ambil kesempatan pada malam hari, dan barang bukti yang diamankan dari 2 truk,” kata Luki. Ditambahkan Luki, BBM bersubsidi ini merupakan program pemerintah yang harus diawasi sesuai dengan kebijakan Presiden Joko Widodo, bahwa setiap program pemerintah harus diawasi bersama. Sementara itu, para pelaku dijerat pasal 55 UU nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas (Migas) ancaman hukumannya 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 60 miliar. “Ancamannya 6 tahun penjara,” pungkas Kapolda Jatim. (yus/nov)

Sambungan dari halaman 1 nas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya Bambang Vistadi mengatakan, saat berhenti sopir (korban) diduga lupa meng-handrem trailernya. “Tadi tim di lapangan sempat kesulitan mengevakuasi jenazah korban karena terjepit. Sehingga harus menggunakan forklift untuk mengeluarkan dari jepitan pintu truk,” kata Bambang. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Polsek Asemrowo. Setelah diidentifikasi petugas, jenazah Yasin dibawa ke RSU dr Soetomo guna divisum menggunakan ambulans. “Kami masih menunggu hasil visum dokter untuk memastikan penyebab kematian korban,” pungkas Syaifuddin. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Tak hanya itu, Angel Lelga mengaku pernah mati-matian membela saat ibu mantan suaminya. Kala itu ibu Vicky sedang bermasalah karena dituduh mencuri cincin perempuan yang pernah digauli Vicky Prasetyo. Bahkan, Angel Lelga sampai selama dua hari berturut-turut mendatangi perempuan tersebut untuk mengatakan bahwa ibunda Vicky tak bersalah. “Pernah waktu kasusnya mamahnya Vicky Prasetyo dituduh mencuri cincin yang dilaporin oleh Farhat Abbas, jujur saya menyesal sudah membela mamahnya karena pada saat itu saya sebagai menantu ya. Coba bayangkan apa yang saya upayakan dari materi dan harga diri saya, dan pasang badan untuk keluarga mereka,” beber Angel. Oleh karena itu, Angel Lelga mengaku trauma. Tapi ia mencoba tak terlalu memikirkan dan berusaha melupakan traumanya itu untuk dijadikan pelajaran. “Trauma. Saya selalu berusaha hilangkan rasa trauma supaya saya bisa melakukan kehidupan lebih baik ke depannya. Karena kehidupan saya bukan hanya memikirkan ini aja. Mungkin ini pembelajaran buat hidup saya,” tandas Angel. (*/nov)

Joe Sering Melamun, Tidak Nyambung bila Diajak Ngomong menyesal karena tidak mungkin lagi dapat memberikan anak untuk Joe. Sebab, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk hamil lagi. Akhirnya Susi memutar otak untuk menghadapi masalah ini. Dan, kalau mungkin, mencarikannya solusi terbaik. Sebab, akhir-akhir ini sikap Joe dirasakan Susi amat berbeda dari biasanya. Sering menyendiri dan agak mudah uring-uringan. “Joe sering sharing sama aku. Maaf, hampir semua masalah dikonsultasikan ke aku,” kata Memorandum menyela perkataan Susi. Kujelaskan bahwa selama berteman dengan Joe, Memorandum sama sekali tidak pernah mendengar keluh kesah Joe soal anak. Jadi, Susi tidak perlu merasa bersalah untuk masalah yang satu ini. “Mas Yuli tidak setiap hari bergaul dengan Mas Joe,” potong Susi. Menurut Susi, akhir-akhir ini Joe sering

melamun. Pandangannya kosong. Bila diajak ngomong sering tidak nyambung. Kondisi ini menimbulkan tanda tanya di hati Susi. Ada apa? Makanya dia selalu mendesak Joe dengan pertanyaan yang sama ketika lelaki ini terbenam dalam kesendiriannya. “Setiap aku desak, dia selalu menyatakan ingat anak kami yang sudah tiada.” Jawaban ini sangat menohok dada Susi. Dia merasa bersalah karena tidak mungkin lagi memberikan anak sebagai pengganti anak semata wayang mereka yang sudah tiada. Andai ada jalan untuk mendapatkan anak tersebut, segala jalan akan Susi tempuh. Mendengar alasan Joe, seperti yang disampaikan Susi, hati Memorandum berdetak. Sebab, Memorandum yakin seyakin-yakinnya bukan itu alasan yang sebenarnya mengapa Joe menyendiri. Dugaan Memorandm, Joe sering melamunkan Lia.

Sambungan dari halaman 1 Walau meyakini ini, Memorandum tidak mungkin membuka masalah ini kepada Susi. “Mas Yuli ingat Lia? Keponakanku. Kita pernah mendatangi pernikahannya. Waktu itu kami minta tolong Mas Yuli menjadi wakil keluarga pada sambutan resepsi pernikahaanya?” “Ya. Ingat. Kenapa?” Memorandum bertanya demikian disertai perasaan waswas Susi mengetahui perselingkuhan Joe vs Lia. Kalau memang benar demikian, entah apa yang terjadi. (bersambung)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih


WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Ngaku Polisi, Todongkan Senpi ke Korban

Tahanan Kabur Polresta Malang Kota Ditembak

Ingin Jenguk Anak di Pondok

Pasuruan, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Pasuruan Kota meringkus M Nur Kholis (31), buronan yang saat beraksi dengan modus mengaku polisi. Bahkan, untuk meyakinkan korbannya, warga Pohgading Barat, Desa Pohgading, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan, ini menodongkan senjata api (senpi) dari dalam baju.

Malang, Memorandum Tim khusus (timsus) Polresta Malang Kota kembali membekuk satu tahanan kabur (tabur). Kali ini kedua kaki tersangka dijebol peluru.

Probolinggo, Memorandum Genderang perang melawan penyakit masyarakat terus ditabuh pihak kepolisian. Razia miras hingga judi gencar dilakukan untuk cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun Baru. Aparat kepolisian tidak mainmain dalam pemberantasan judi termasuk judi sabung ayam. Polsek Mayangan, Polres Probolinggo Kota menggerebek arena sabung ayam yang berlokasi di pasar ayam Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran. Sedikitnya empat orang diamankan ketika bermain sabung ayam.

Shokip menyampaikan keterangan di hadapan Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata.

karena melawan akhirnya dilakukan tindakkan tegas terukur,” lanjut Kapolresta. Kapada petugas, Shokip mengaku kabur karena hendak mengunjungi anaknya yang di pondok.(cr-3/fer)

Hadiri Kegiatan Zona Integritas Menuju WBBM

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi Kasatreskrim AKP Slamet Santoso menginterogasi tersangka.

Slamet Santoso, dan Kasubbag Humas AKP Endy Purwanto, Rabu (11/12). Berdasarkan adanya laporan polisi pada Oktober, ditangkap

DPO yang mana salah satu pelaku kasus pencurian yang sudah beraksi di di dua TKP wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.(*/rul/fer)

bersinergi. “Zona integritas merupakan kebutuhan untuk tuntutan menuju Indonesia Maju,Wilayah Pasuruan sudah mendapatkan predikat WBK dan saat ini berusaha naik ke predikat WBBM,” ujar Hendy. (*/rul/fer)

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Wakapolres Pasuruan Kompol Hendy Kurniawan menghadiri undangan.

Hendy menyampaik paikan, dalam rangka penguatan zona integritas, ia mengingatkan bahwa hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh satu pihak, melainkan harus ada dukungan dan kerja sama dengan pihak lain yang saling

Petugas mengamankan barang bukti.

Para pelaku tidak bisa mengelak ketika tim Satreskrim Polsek Mayangan yang dipimpin langsung Iptu Mugi mengobok-obok dan sapu bersih arena sabung ayam tersebut.

Mereka digerebek setelah polisi mendapat laporan masyarakat. “Penggerebekan ini dilakukan hasil laporan dari masyarakat. Kita langsung melakukan penyergapan di TKP, dan berhasil men-

gamankan empat orang yang diduga sebagai tersangka pemain judi sabung ayam, 11 unit sepeda motor, dan 14 ekor ayam,” kata Kanitreskrim Polsek Mayangan Iptu Mugi, Rabu (11/12). Penggerebekan judi sabung ayam terjadi sekitar pukul 12.30. Puluhan warga yang menonton area judi sabung ayam tersebut langsung berlarian menghindari petugas. (mhd/fer)

Tanggap dan Sigap Pascaputing Beliung

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Pasuruan, Memorandum Wakapolres Pasuruan Komiawan pol Hendy Kurniawan es mewakili Kapolres P Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK MH menghadiri kegiatan penguatan Zona Integritas menuju si Wilayah Birokrasi yani Bersih dan Melayani (WBBM) dan pemberian penghargaan jasa dalam rangka Memperingati Hari Antikorupsi Sedunia 2019 di Jalan Pier Rembang No 1 Pasuruan, Rabu (11/12).

“Satu tersangka DPO ini bernama M Nur Kholis berhasil diamankan tim Resmob Suropati Polres Pasuruan Kota,” jelas Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Kasatreskrim AKP

Gerebek Arena Sabung Ayam FOTO: MEMORANDUM/CR-3

Tersangka Shokip (38), warga Jalan MT Haryono XlV, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang ini ditangkap di rumah kos Jalan MT Haryono, RT 19/ RW 33, Desa Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Rabu (11/ 12) dini hari. “Tersangka kabur ke Kediri karena dibantu temannya. Ketika petugas mengetahui info itu, langsung melakukan pengejaran. Akhirnya, tersangka berhasil ditangkap,” tutur Kapolresta Malang Kota AKBP Leonardus Simarmata, kemarin. Leo melanjutkan, tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas dan hendak kabur. Perlawanan itu dilakukan ketika dalam perjalanan ke Malang, sekaligus melakukan pengejaran kepada tersangka lain. “Saat perjalanan, tersangka melawan petugas bahkan hendak kabur. Petugas telah melakukan tembakan peringatan sesuai prosedur. Namun,

HALA HALAMAN 8

FOTO: MEMORANDUM/RUL

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019

FOTO: MEMORANDUM/MHD

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

HUKUM & KRIMINAL

AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi

Bangkalan, Memorandum Kesigapan polisi dalam menyikapi situasi dan kondisi pasca bencana patut menuai apresiasi positif. Betapa tidak, begitu angin puting beliung yang memporak-porandakan Desa Burneh, Benangkah dan Desa Langkap reda, satu kompi anggota Polres Bangkalan dipimpin Kabag Ops Kompol Wahyudi langsung bergerak dan tiba paling awal di lokasi. Mereka langsung fokus mengamankan lokasi. Bersama personal tim reaksi cepat (TRC) BPBD, Kodim 0829, Koramil Burneh, petugas Dam-

kar Pemkab, langsung membersihkan semua material yang berserak dan tumpang tindih di jalan poros Desa Burneh, Desa Benangkah dan seputar traffic light (TL) simpang tiga menuju jalan akses Jembatan Suramadu sisi Madura. Maklum, ketika angin puting beliung datang menerjang, Senin (9/12) sore sekitar 14.30, beberapa pohon besar dan tiang beton listrik bertumbangan.

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MH MSi mengaku salut atas atas kesigapan personel polres dan Polsek Burneh. Juga personal TRCBPBD dan anggita TNI. Mereka semua patut mendapat apresiasi positif. “Polisi sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, memang cermat mengamati situasi dan kondisi daerah,” tandas Rama. (ras/fer)

POLRESTA SIDOARJO

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho bersama para kapolres penerima penghargaan.

Kombespol Zain Dwi Nugroho bersalaman dengan Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo.

Berhasil Pertahankan Predikat WBBM

Raih Penghargaan Kementerian PAN RB Sejak 2017 Polresta Sidoarjo di tahun 2019 ini, kembali mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang telah di raihnya pada tahun 2017, dalam pembangunan Zona Integritas. Apresiasi dan penghargaan ini diberikan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PAN RB). Apresiasi dan pemberian penghargaan pembangunan Zona Integritas tersebut, diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB di Jakarta, Selasa (10/12), dan dibuka oleh Wakil Presiden Republik Indonesia KH Ma’ruf Amin. Acara ini diadakan bertepatan dengan Hari Antikorupsi Internasional. Dalam sambutannya, Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin meminta seluruh unit kerja instansi pemerintah, agar selalu meningkatkan pelayanan yang mudah dan berintegritas bagi masyarakat. “Profil ASN dan instansi pemerintah yang berintegritas inilah yang ingin dibangun pemerintah dan dipercaya membawa kemajuan signifikan bagi Bangsa,” jelas KH Ma’ruf Amin. Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo telah menyerahkan penganugerahan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), kepada 506 unit kerja dari 63 instansi pemerintah yang berhasil membangun Zona

Integritas di lingkungan kerjanya. Termasuk salah satunya adalah Polresta Sidoarjo setelah melalui hasil penilaian dan evaluasi yang panjang, maupun hasil survey baik dari BPS maupun survey secara online. Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho telah menerima penganugerahan predikat WBBM dari Menteri PAN RB Tjahjo Kumolo mengaku sangat terharu, bangga dan berterima kasih atas apresiasi yang telah diterimanya. Prestasi tersebut tidaklah mudah di raih, namun penuh perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan jajarannya untuk berkomitmen membangun zona integritas secara berkelanjutan, serta dukungan seluruh masyarakat dan stakeholder terkait. “Diterimanya predikat WBBM pada tahun 2019 ini, tentunya membuat kami akan terus termotivasi dan berkomitmen untuk memperbaiki kinerja pelayanan publik

“

Diterimanya predikat WBBM pada tahun 2019 ini, tentunya membuat kami akan terus termotivasi dan berkomitmen untuk memperbaiki kinerja pelayanan publik yang lebih baik dan mencegah terjadinya korupsi di lingkungannya. KOMBESPOL ZAIN DWI NUGROHO Kapolresta Sidoarjo yang lebih baik dan mencegah terjadinya korupsi di lingkungannya,” kata Kombespol Zain Dwi Nugroho. Apresiasi ini merupakan prestasi yang sekian kalinya yang di raih Polresta Sidoarjo pada tahun 2019, setelah penghargaan TOP 99 dan TOP 45, dalam lomba Inovasi Pelayanan Publik (Sinovik) tahun 2019 dengan Inovasi SKCK Online dan SKCK Keliling Online, Indonesia Award dari I News dengan Kategori Digitalisasi Pelayanan Publik dan Role Model Pelayanan Publik dengan predikat A atau Pelayanan Prima. (adv/jok/pi)

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Zain Dwi Nugroho menerima penghargaan.


KOTA SURABAYA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 9

PROTES PEMILIHAN KETUA RW 05 BUMIARJO

Warga Ancam Meja Hijaukan Camat Wonokromo Surabaya, Memorandum Terpilihnya Satrija Wibowo menjadi ketua RW 05 Bumiarjo, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, pada pemilihan di Balai RW 05 Bumiarjo, Senin (18/11), ternyata diprotes warga. Calon ketua RW 05 dan tokoh masyarakat Bumiarjo seperti Sunarto, Sigit Putranto, Budi Mulyo, Mujiono, Musa, dan Sukarta, menilai pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo tersebut

melanggar Peraturan Wali Kota (Perwali) 29/2019. Aksi protes dilakukan dalam bentuk poster-poster yang berbunyi: peraturan wali kota tidak  Bersambung ke halaman 10 

Murni Kehendak Warga

Satrija Wibowo

KETUA RW 05 terpilih Satrija Wibowo menegaskan, bahwa warga yang memprotes pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo hanya segelintir saja. “Ya, silakan saja. Itu kan hak mereka. Kami yakin, proses pemilihan RW 05 Bumiarjo sudah sesuai aturan Perwali 29/2019. Tentunya, persoalan ini sudah ada jawaban dari ke Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Perwakilan warga Bumiarjo menggelar poster sebagai bentuk protes pemilihan ketua RW 05 yang dinilai melanggar perwali.

Juru Parkir Liar Bisa Dipidana

Perusakan Pagar Jalan Tambak Wedi Baru

Ichwan Desak Polisi Usut Tuntas

FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

Satpol PP membongkar pagar tembok di Jalan Tambak Wedi Baru, Agustus lalu.

Surabaya, Memorandum Meski penyelesaian lahan Jalan Tambak Wedi Baru kini masih dibahas Pemkot Surabaya, namun pelaporan kasus perusakan pagar tembok milik H Ichwan oleh Satpol PP Kota Surabaya terus berlanjut. Bahkan, penasihat hukum H Ichwan, Sholeh mendesak agar polisi mengusut tuntas kasus tersebut seadil-adilnya. “Pelaporan itu masih berlanjut dan kita kawal terus,” ujar Sholeh, Rabu (11/12). Seperti diketahui, H Ichwan dan kerabatnya didampingi  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya gencar menertibkan juru parkir (jukir) ilegal. Ini agar mereka jera. Bahkan, jukir liar ini bisa dikenakan tindak pidana ringan (tipiring). Seperti diketahui jukir liar masih ditemukan beraktivitas di Surabaya. Di antaranya, di Jalan Kapasan atau depan Pasar Kapasan. Para jukir ini tidak memakai rompi petugas jukir yang resmi dari dishub.Apalagi, di sekitar jalan tersebut sudah  Bersambung ke halaman 10  Petugas dishub menggembosi ban motor yang diparkir di bahu jalan Pasar Kapasan.

FOTO: ISTIMEWA

Museum Pendidikan Surabaya

Mempresentasikan Dinamika Pendidikan Indonesia dari Masa ke Masa Pendidikan di Indonesia punya sejarah panjang. Dari masa ke masa, potret pendidikan selalu menarik untuk diikuti dengan berbagai dinamikanya. Karena itu, Pemerintah Kota Surabaya berupaya membingkai dinamika pendidikan tersebut melalui Museum Pendidikan. DIRESMIKAN pada 25 November 2019, Museum Pendidikan menjadi kado Hari Guru yang sangat istimewa. Lokasinya di Jalan Genteng Kali nomor 10, Surabaya, sangat strategis dan mudah dijangkau karena bertempat di pusat kota. Museum Pendidikan berada satu kompleks dengan Taman Ekspresi. Jadi, pengunjung bisa lanjut mengeksplorasi Taman Ekspresi yang terletak di tepi sungai Kalimas. Saat ini, Museum Pendidikan Surabaya memiliki koleksi sekitar 860 benda yang berhubungan dengan perkembangan pendidikan di Indonesia. Beragam koleksi itu terdiri dari berbagai jenis, di antaranya, Historika, Filologika, Heraldika, Etnografika, Keramologika, dan Technologika. Menariknya, alur muse-

um ini pun diatur berdasarkan konsep storyline periodesasi masa dinamika pendidikan di Indonesia dengan mengkomunikasikan koleksi dalam konteks museologi. Setidaknya, alur Museum Pendidikan terbagi menjadi empat, yakni Masa Praaksara, Masa Klasik, Masa Kolonial dan Masa Kemerdekaan. Pengunjung yang datang ke Museum Pendidikan, akan dibawa ke dalam nuansa vintage. Mulai dari alat tulis, alat hitung, ijazah, serta surat-surat penting yang masih menggunakan ejaan lama, semuanya dipamerkan di sini. Ada pula ruang khusus yang di-setting sedemikian rupa untuk menggambarkan suasana ruang kelas pada zaman dahulu. Museum Pendidikan memiliki luas 1.452 meter persegi.

Gedung Museum Pendidikan yang memiliki nuansa vintage.

“

Ke depan akan terus dilakukan penyempurnaan fasilitas serta penambahan koleksi. Penyempurnaan akan dilakukan mulai sarana dan prasarana, seperti fasilitas tempat parkir, diorama pemutaran film dan sebagainya” Antiek Sugiharti Kadisbudpar Kota Surabaya Pengunjung dapat mengakses museum secara gratis setiap Selasa hingga Minggu mulai pukul 08.00 sampai 16.00. Sementara khusus hari Senin, Museum Pendidikan tutup. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, aset bangunan gedung yang dibangun pada 19251930 ini sebelumnya merupakan milik Kementerian Keuangan

Republik Indonesia. Bangunan itu dulunya dimanfaatkan sebagai sekolah rakyat pertama di era kolonial, yakni Sekolah Taman Siswa Surabaya. Namun, kemudian, Kementerian Keuangan Republik Indonesia menyerahkan lahan tersebut kepada Pemerintah Kota Surabaya yang lantas dimanfaatkan sebagai Museum Pendidikan. Antiek mengakui, ke depan penyempurnaan Museum Pendidikan akan terus dilakukan. Di samping itu, pihaknya juga bakal terus menambah koleksi museum. Bahkan, sebelumnya, beberapa komunitas sejarah juga menghibahkan beberapa koleksi benda sejarah mereka untuk dipajang di Museum Pendidikan. “Ke depan akan terus dilakukan penyempurnaan fasilitas serta penambahan koleksi. Penyempurnaan akan dilakukan mulai sarana dan prasarana, seperti fasilitas tempat parkir, diorama pemutaran film dan sebagainya,” ungkapnya. Sejak diresmikan dan mulai dibuka untuk umum, Museum Pendidikan ini pun seakan menjadi magnet tersendiri bagi kalan-

gan pelajar dan mahasiswa. Tak pelak, setiap akhir pekan, puluhan pelajar maupun mahasiswa berbondong-bondong datang ke Museum Pendidikan ini. Salah satu pengunjung Museum Pendidikan adalah Endah Safitri. Mahasiswi jurusan ilmu komunikasi, Universitas Airlangga, menilai bahwa estetika desain Museum Pendidikan sangat menarik dan instagramable. “Edukatif, estetika desainnya simple tapi pesan-pesan yang disampaikan di dalam museum itu kena banget,” kata Endah. Sebelumnya, perempuan berkerudung ini juga mengakui pernah berkunjung ke museum serupa. Namun, lokasinya berada di luar Kota Surabaya. Akan tetapi, menurut Endah, koleksi-koleksi yang ada di museum tersebut masih dinilai kurang informatif bagi para pengunjung. “Sementara di Museum Pendidikan itu kayak mempresentasikan perjalanan Pendidikan Indonesia. Bahkan di sana juga ada alat tulis lama (sabak, sempoa) dan itu keterangannya informatif dan jelas sekali,” pungkasnya. (adv/udi)

Pengunjung melihat berbagai koleksi di Museum Pendidikan.


KOTA SURABAYA

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 10

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

OBROLAN PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Dititipi Narkoba Tanya: Apakah orang yang dititipi narkoba bisa dijerat hukuman. Padahal selama ini dia tidak mengenal atau pernah berurusan dengan masalah narkoba. Budi, warga Jalan Banyuurip, Surabaya Jawab: Razia yang dimaksud mungkin adalah tindakan petugas berupa penangkapan beramai-ramai atau penggerebekan atau pemeriksaan serentak yang Brigjenpol Drs Bambang Priyambadha SH MHum biasanya disertai Kepala BNNP Jatim tindakan penggeledahan sebagaumana yg dimaksud dalam Pasal 5 ayat (1) huruf b, pasal 7 ayat (1), pasal 32 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (“KUHAP”). Jika dalam tindakan razia dimaksud kedapatan membawa narkotika maka petugas akan menggunakan jeratan tindak pidana pidana penguasaan narkotika kepada seseorang yang kedapatan membawa narkotika. Sebagai contoh tindak pidana yang berkaitan dengan penguasaan Narkotika Golongan I, yakni dalam pasal 112 ayat (1) UU Narkotika tentang penguasaan narkotika. Terkait dengan pertanyaan terlibat atau tidaknya maka hal tersebut akan sangat bergantung dari peran atau keikutsertaan dalam penguasaan barang haram tersebut, misalkan apakah anda turut andil dalam pembelian narkotika itu, apakah anda mengetahui akan keberadaan narkotika itu, apakah anda bermufakat untuk membawa atau menguasai narkotika itu dam sebagainya. Unsur-unsur pidana itu yang nantinya akan membuktikan posisi hukum anda apabila dihadapkan dengan persangkaan pasal-pasal sebagai mana yang dimakaud dalam UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Demikian jawaban dari kami, semoga bermanfaat. (*/fer)

Renovasi JPO Wonokromo Tuntas Akhir Desember Surabaya, Memorandum Masyarakat yang hendak menyeberang lewat jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan Wonokromo dekat fly over Mayangkara harus bersabar dulu. Sebab, sekarang JPO tersebut sedang dalam proses renovasi berupa penambahan bentang jembatan. Humas PT Warna-Warni Media ( WWM) Dinar Aisyah mengatakan, perbaikan JPO yang dilakukan WWM diperkirakan tuntas akhir Desember. Sekarang ini sudah memasuki tahap pembangunan pondasi tangga dan pemasangan kanopi. “Insya Allah Desember akhir, JPO sudah bisa digunakan masyarakat untuk menyeberang,” kata dia. JPO Wonokromo sisi selatan ini sekarang memiliki panjang

sekitar 46 meter. Sebelumnya hanya 38 meter. Penambahan panjang ini dilakukan karena ada pelebaran Jalan Wonokromo untuk proyek frontage road. Disinggung berapa anggaran yang dikeluarkan untuk perpanjangan bentang JPO, Dinar menegaskan hal tersebut tidak perlu dipublikasikan. Yang pasti, keberadaan JPO ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat untuk menyeberang dengan nyaman. (udi/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDDIN

Kondisi JPO di Jalan Wonokromo dekat fly over.

560 Pejabat Sosial Kecamatan Wonokromo DilanƟk

Tomi Ajak Bersinergi Dukung Program Pemkot Surabaya, Memorandum Pemilihan ketua rukun tetangga (RT), rukun warga (RW), dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) se-Kecamatan Wonokromo tuntas dilaksanakan. Camat Wonokromo Tomi Ardyanto menghadiri pelantikan pengurus RT, RW dan LPMK di aula gedung SMPN 12 Surabaya, Rabu (11/12) malam. Sebanyak 568 pejabat sosial di antaranya 405 RT, 58 RW, dan enam LPMK se-Kecamatan Wonokromo dengan masa bakti 2020-2022 dilantik Tomi Ardyanto. Dalam sambutannya Camat Wonokromo Tomi Ardiyanto mengucapkan selamat atas pe-

lantikan tersebut, dan berpesan agar melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan amanah yang telah diberikan. “Selamat kepada LPMK, RW, RT yang baru saja dilantik, kita harapkan pada hari ini laksanakan tugas dan tanggung jawab terhadap apa yang telah diberikan,” ujar Tomi. Melalui momentum pelantikan ini, Tomi mengajak dan mengimbau kepada pengurus LPMK, RW, RT membantu Pemerintah Kecamatan Wonokromo maupun Kelurahan setempat untuk sama-sama membangun Kota Surabaya. Tomi mengaku, dengan pengelolaan dana kelurahan 2020 peran LPMK, RW, RT lebih

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Camat Wonokromo Tomi Ardyanto melantik pengurus RT, RW, dan LPMK.

maksimal. Pihaknya meminta para pengurus tersebut menjadi mitra yang baik di tingkat keca-

matan dan kelurahan setempat. “Kami minta, mereka harus lebih sensitif terkait perma-

Warga Ancam Meja Hijaukan Camat Wonokromo

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Babinsa harus selalu aktif berkomunikasi dengan warga di wilayahnya.

Sambang Wilayah, Pastikan Kondisi Aman Surabaya, Memorandum Untuk memberikan rasa aman terhadap warga binaan, Babinsa Koramil Semampir senantiasa aktif blusukan kampung untuk koordinasi rutin dengan tokoh masyarakat yang ada di wilayahnya. “Kami selalu melaksanakan sambang dengan pemantauan wilayah adalah untuk memberikan rasa aman terhadap warga binaan guna menciptakan kondisi wilayah yang nyaman dan aman,” terang anggota Babinsa Serka Suhardi. Dalam kegiatan tersebut digunakan Suhardi mengimbau agar selalu waspada dan peka terhadap orang yang tidak dikenal. “Supaya ditanya dan diperiksa dengan sopan guna mengantisipasi hal-hal negatif,” lanjut Suhardi. Suhardi juga menambahkan apabila terdapat hal yang mencurigakan atau terdapat kejadian-kejadian yang di luar, agar masyarakat segera melapor kepada pihak keamanan, baik polsek maupun koramil. “Sehingga dapat diantisipasi sedini mungkin,” pungkas dia. (tyo/lis)

SURAT PEMBACA

KTM Beri Stroller Bayi Pandhu KOMUNITAS Tolong Menolong (KTM) menyerahkan bantuan berupa stroller (kereta dorong bayi) buat Muhammad Pandhu Firmansyah (6 bulan), pengidap penyakit facial cleft tessier hydrocephalus myelomeningocele. Penyerahan stroller diterima langsung oleh Dina Oktavia (21) (Ibu Pandhu) di Rusunawa Gunungsari, Selasa (10/12). ANDA bisa mengirimkan Surat Pembaca atau komentar tentang kebijakan atau pelayanan publik, konten pemberitaan atau opini di SKH Memorandum. Surat Pembaca atau komentar dikirim ke SMS/WA 081931026910, E-mail: memorandumredaksi@gmail.com atau ke Redaksi Memorandum, Jl. Karah Agung 45, Surabaya 60232, dengan mencantumkan nama lengkap, alamat dan nomor telepon yang bisa dihubungi, disertai fotokopi atau scan identitas diri.

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

berlaku di Kecamatan Wonokromo; hasil pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo, Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, cacat hukum; peraturan untuk ditaati dan dilaksanakan. Tokoh masyarakat Bumiarjo Sukarta menjelaskan, pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo ada beberapa fakta temuan yang melanggar Perwali 29/2019 dan cacat hukum. Namun, pada 20 November 2019 perwakilan warga telah melayangkan surat protes ke Kecamatan Wonokromo dan Wali Kota Surabaya. Namun sampai sekarang belum mendapat respons positif. “Kita sudah melayangkan surat protes selang dua hari sejak pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo kepada wali kota dan kecamatan setempat. Hanya saja, hingga sekarang belum ada hasilnya. Padahal, pelaksanaan pemilihan ketua RW 05

itu sudah jelas-jelas melanggar perwali,” kata Sukarta kepada Memorandum, Rabu (11/12). Sukarta menegaskan, jika surat protes perwakilan warga Bumiarjo tidak digubris oleh Camat Wonokromo Tomi Ardyanto. Maka, Kamis (12/12), warga akan melayangkan surat protes kali kedua kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dengan tembusan Kabag Pemerintahan Surabaya. “Apabila Bapak Camat Wonokromo sebagai yang berwenang mengesahkan hasil pemilihan ketua RW 08, maka kami akan menggugat atau menempuh jalur hukum. Warga mohon putusan yang baik dan seadil-adilnya. Ya, kita tunggu satu minggu ini,”tegas dia. Calon ketua RW 05 Bumiarjo Budi Mulyo mengungkap fakta temuan-temuan pelanggaran pelaksanaan pemilihan ketua

Murni Kehendak Warga camatan maupun kabag pemerintahan,” kata Satrija kepada Memorandum, Rabu (11/12). Satrija mengatakan, dirinya terpilih menjadi ketua RW 05 Bumiarjo periode 2020-2022 itu murni atas kehendak warga Bumiarjo. Dia mengaku, selama pelaksanaan pemilihan berlansung tidak ada money politic kepada warga untuk menyuarakan hak suaranya. “Ini amanah warga. Karena itu, saya harus menjaga amanah ini dan men-

jalankan sebaik-baiknya,”tegas pria kelahiran Bumiarjo itu. Terkait jabatan Ketua/Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) yang dinilai melanggar Perwali, Satrija mengaku itu tidak benar. Sebab jabatan BKM Kelurahan Sawunggaling tidak masuk golongan lembaga kemasyarakatan yang di maksud di dalam perwali tersebut. Setelah dilantik sebagai ketua RW 05 Bumiarjo, Sartija berjanji

Ichwan Desak Polisi Usut Tuntas penasihat hukumnya M Sholeh melaporkan kasus perusakan ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu (6/11). H Ichwan, menurut Sholeh, minta penegak hukum mengusut tuntas kasus perusakan ini. “Ya, kita tunggu perkembangan dari kepolisian. Penanganan persoalan ini harus adil. Satpol PP dan siapa pun yang terlibat

perusakan pagar tembok itu harus dipidana,” tegas Sholeh. Pembongkaran pagar tembok yang melintang di badan jalan itu disesalkan pemilik tanah yang kini menjadi fasilitas umum (fasum). Sebab, satpol PP itu dinilai bertindak arogan ketika membongkar paksa tembok pembatas lahan milik H Ichwan pada Kamis (29/8) lalu.

salahan di masyarakat. SDM masyarakatnya dan wilayahnya. Jadi mereka harus paham betul ketika dibutuhkan rakyatnya. Dari situlah mereka bisa membuat perencanaan usulan-usulan program yang bisa terkover semuanya,” imbuh dia. “Kami imbau janganlah jabatan itu yang kita kejar tapi laksanakanlah amanah yang kita emban itu dengan selalu memperhatikan kondisi kampungnya. Kami harap seluruh pengurus ke depan lebih bersinergi untuk bekerja bersama kami dalam mendukung program kelurahan dan kecamatan serta Pemkot Surabaya,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9

RW 05 Bumiarjo. Menurut dia, panitia tiga telah meloloskan ketua RW 05 terpilih Satrija Wibowo yang saat itu masih menjabat Ketua/Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Sawunggaling dan merangkap sebagai Wakil Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Sawunggaling. “Ini bertentangan dengan Perwali 29/2019 pasal 12 huruf f, dan Perda 4/2017 pasal 8 huruf g. Bahkan, panitia pemilihan ketua RW ditunjuk oleh ketua RW bukan oleh ketua RT. Ini juga bertentangan dengan pasal 13 ayat 2. Ini jelas melanggar aturan tersebut,” ucap Budi. Selain itu, lanjut Budi, fakta temuan pelanggaran lainnya yaitu panitia pemilihan ketua RW tidak memeriksa dan meneliti nama-nama dan persyaratan calon. Sedangkan pe-

Sambungan dari halaman 9 akan melanjutkan program musrenbang membangun kampung Bumiarjo serta melakukan pemerataan program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. “Salah satunya Surabaya Smart City. Bahkan, ada ikon kampung pandan (produk es krim pandan) dan ada seorang pemuda yatim piatu bisa membuat baju pesta dari bahan daur ulang. Saya berjanji akan memberdayakannya,” pungkas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 Terkait laporan kasus perusakan, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Dimas Ferry Anuraga ketika dikonfirmasi menjelaskan, laporan tersebut masih dalam penyidikan.“Saat ini masih dalam penyidikan dengan pemeriksaan saksi-saksi. Insya Allah besok saya update perkembangannya,” tegas dia. (alf/rio/dhi)

laksanaan pemilihan ketua RW tetap dilaksanakan, walaupun yang hadir hanya 60 persen. Padahal jika pemilihan ketua RW tidak hadir tiga perempat dari jumlah pemilih, maka tidak dapat dilanjutkan. “Namun faktanya panitia pemilihan ketua RW tetap melaksanakannya. Bahkan, ada intervensi tata tertib yang dibuat sepihak oleh panitia berbunyi tidak boleh protes atau interupsi. Jelas ini bertentangan dengan pasal 15 ayat 3 huruf d,” ungkap dia. Kasi Pemerintahan Kecamatan Wonokromo Listijowati mengatakan tak benar jika pelaksanaan pemilihan ketua RW 05 Bumiarjo melanggar Perwali 29/2019. “Perwakilan warga memprotes bahwa ada pelanggaran, itu tidak benar dan semuanya berjalan sesuai perwali. Padahal Pak Camat telah menjawab surat protes warga bahwa pemilihan ketua RW 05 sudah selesai dan tidak ada masalah,” kata Listijowati sambil menunjukkan disposisi

Juru Parkir Liar... terpampang rambu-rambu larangan parkir. Soal masih maraknya parkir ilegal tersebut, Kasi Pengelolaan Parkir Dishub Kota Surabaya Wandi Fauzi menegaskan, Didhub Kota Surabaya tidak tinggal diam untuk memberantas aktivitas jukir liar. Dishub rutin berpartoli, baik partoli gabungan maupun giat patroli yang digelar Dishub Kota Surabaya setiap hari. “Upaya kita tetap intensifkan patroli baik yang kita lakukan sendiri maupun gabungan dengan Satsabhara Polrestabes Surabaya. Jukir liar ini bisa dikenakan tindak pidana ringan (tipiring),” kata Wandi. Selain itu, Dishub Kota Surabaya juga memiliki media sosial (medsos), baik instagram, facebook, yang terhubung dengan command center 112. Untuk itu

jawaban Camat Wonokromo kepada Memorandum di ruang kerjanya. Lebih jauh, Listijowati menandaskan, intinya pihak kecamatan sudah berupaya sebaik-baiknya melaksanakan pemilihan pengurus RT, RW, dan LPMK, sesuai perwali tersebut. “Namun, jika sejumlah warga kurang puas dengan keputusan dari kecamatan, silakan saja menempuh jalan lain. Bahkan, persoalan RW 05 itu pun sudah dibahas dengan Kabag Pemerintahan dan staf ahli bidang hukum Pemkot Surabaya. Hasilnya, BKM bukan termasuk lembaga kemasyarakatan. Yang disebut lembaga kemasyarakatan dalam perwali adalah RT,RW, dan LPMK,” pungkas dia. Sementara menanggapi ancaman gugatan warga, Camat Wonokromo Tomi Ardyanto mengatakan, silakan saja. Itu memang menjadi hak warga. “Tapi kami minta colling down dulu. Karena ini masih pelantikan,” tandas dia. (why/dhi)

Sambungan dari halaman 9 masyarakat Surabaya bisa mengadu terkait temuan jukir liar maupun keluhan lainnya. “Jadi setiap ada aduan yang masuk via medsos maupun command center 112 selalu kita tindak,” jelas Wandi. Bahkan penertiban oleh jajaran patroli gabungan di seputar Pasar Kapasan, Selasa (10/12) lalu.Petugas mengamankan dua oknum jukir liar ke Mapolrestabes Surabaya untuk ditindak pidana ringan (tipiring). Sedangkan, kendaraan yang terparkir di bawah rambu larangan juga ditindak dengan penggembosan roda motor oleh petugas. “Soal jukir liar, penanganannya kita serahkan ke kepolisian dalam hal ini Satsabhara Polrestabes Surabaya. Karena untuk pelanggaran tipiring memamg wewenang mereka,” pungkas Wandi. (alf/dhi)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Supriadi, Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Muhammad Arif Alfiansyah, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


MADURA

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 11

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Kerugian Pascaputing Beliung Bertambah Belasan Rumah dan Gedung SD di Desa Langkap Rusak Bangkalan, Memorandum Kerugian material pascabencana puting beliung yang memporakporandakan tiga desa di Kecamatan Burneh, yakni Benangkah, Burneh, dan Langkap, bertambah. Kepastian itu ditegaskan Kepala Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan Rizal Morris AP MSi, Rabu (11/12), atau dua hari pascamusibah. Detailnya, 10 unit rumah warga yang rusak, masing-masing terdata rumah milik Kosim, Wawan, Yusuf, Rosi, H Makmun, H Makruf, Toha, Didik, Ayu serta satu unit perumahan Guru SD yang dihuni oleh Moh Fahri.” Sebagian besar rumah penduduk itu berwujud bangunan semi permanen. Kadar kerusakannya rata-rata ringan dan sedang,” ungkap Rizal. Selain itu, bagian atap beberapa ruang kelas gedung SDN Langkap 3 juga mengalami kerusakan akibat hempasan angin puting beliung. Namun kerusakan terparah menimpa kanopi areal parkir dan kandang ternak bebek milik Roni. Bahkan kanopi berukuran jumbo itu, menurut beberapa saksi mata, sempat terangkat ke udara dan terlempar hingga sejauh 30 meter lebih. Sedangkan kandang ternak bebek, benar-benar roboh dan luluh-lantak rata

Kepala BPBD Risal Morris AP MSi

dengan tanah. Dengan demikian, volume kerusakan dan kerugian finansial akibat bencana yang melanda tiga desa di Kecamatan Burneh, dipastikan semakin membengkak. Sebelumnya, beberapa saat setelah terpaan puting beliung, Senin (9/12) sekitar pukul 14.30 lalu mereda, petugas TRC-BPBD memang baru sempat melakukan pendataan di sekitar lokasi bencana paling parah. Tepatnya di Desa Burneh, Desa Benangkah dan seputar traffic light simpang tiga menuju jalan akses Jembatan Suramadu. Saat itu, Berdasar hasil pendataan petugas TRC-BPBD, tercatat ada 6 tiang beton listrik roboh, sebuah pohon besar tumbang, serta ada 4 dahan pohon ukuran besar sempal. Semuanya berserak di sekitar jalan poros

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

“Begitu tiupan kencang puting beliung reda, pendataan ivestigasi lapangan oleh petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD yang kami turunkan, memang fokus di lokasi bencana paling parah,” papar Rizal. Tepatnya di sepanjang jalan poros (nasional) Desa Burneh dan Benangkah yang berdekatan dengan traffic light simpang tiga menuju jalan akses Jembatan Suramadu. Sehari pasca bencana, tepatnya Selasa (10/11) pagi, petugas TRC-BPBD melanjutkan pendataan dan ivestigasi lapangan di Desa Langkap. Ternyata di salah satu dari tiga desa terdampak bencana ini, juga banyak bangunan mengalami kerusakan ringan, sedang dan rusak berat. Berdasar hasil pendataan TRC-BPBD, tercatat 10 rumah warga, Gedung SDN Langkap 3 dan sebuah kanopi areal parkir mengalami kerusakan.

Petugas memasang terpal bantuan BPBD di bagian atap rumah salah seorang warga Desa Langkap.

dan areal persawahan. Selain itu, juga terdata ada 2 gudang penyimpanan barang, sebuah bengkel, warung milik warga, serta satu unit mobil angkutan barang milik seorang pedagang, mengalami kerusakan sedang dan berat. Tetapi setelah keesokan

harinya petugas TRC-BPBD turun melakukan pendataan di Desa Langkap, salah satu desa terdampak bencana lainnya, ternyata ada belasan rumah warga, sebuah gedung SDN, kanopi dan kandang ternak bebek, juga mengalami kerusakan, ringan, sedang dan berat. ”Jadi,

baik kerusakan maupun kerugian materialnya, ya semakin tambah membengkak,” tegas Rizal. Untuk sementara, kepada para warga yang menjadi korban bencana, BPBD telah menyalurkan bantuan berupa terpal. Paling tidak batuan ter-

pal itu, menurut Rizal, bisa digunakan untuk menutup atap rumah dan atap ruang kelas gedung SDN yang rusak.”Sebab kerusakan rumah penduduk, rata-rata memang menimpa bagian atap rumah mereka,” pungkas Rizal Morris. (ras/sr)

Pamekasan, Memorandum Rencana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menghapus ujian nasional (UN) disambut baik Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan. Plt Disdik Pamekasan, Prama Jaya menilai UN tidak produktif. Sebab sekian tahun para siswa-siswi belajar berbagai macam mata pelajaran. Namun di UN hanya tiga mata pelajaran saja yang diujikan. “Pelaksanaan UN bagi saya tidak produktif, karena anak-anak belajar sekian tahun dan banyak hal mata pelajaran, kemudian ketika pelaksanaan UN digelar hanya ada tiga pelajaran yang diujikan,” kata Prama seperti dikutip dari TribunMadura.com, Rabu (11/12). “Terkadang pun hasilnya dari UN tidak produktif,” sambung dia. Prama berpendapat bahwa bukanlah UN yang bisa dijadikan barometer kesuksesan bagi siswa selama belajar sekian tahun. Melainkan dari budi pekerti, psikomotor, dan keterampilan. “Apabila kesuksesan siswa dilihat dari hasil atau nilai UN maka tidak produktif, karena dari sekian mata pelajaran di sekolah selama beberapa tahun hanya tiga mata pelajaran yang diujikan dan bagi saya UN itu hanya kognitif saja,” ujarnya. Hal lain Prama menyarankan, agar dalam pelaksanaan UN dilakukan evaluasi. Sebab ia merasa, selama ini UN tidaklah efektif dan tidak efisien. “Memang perlu dilakukan evaluasi dalam pelaksanaan UN yang saya rasa tidak efektif dan tidak efisien, misal seperti pelibatan anggota kepolisian dan pengawasan silang yang dirasa sudah tidak perlu, karena UN itu adalah peristiwa yang biasa-biasa saja,” pungkasnya. (*/sr)

KPK Sosialisasikan Pencegahan Korupsi Pamekasan, Memorandum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan sosialisasi tentang pencegahan tindak pidana korupsi kepada aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Pamekasan, Rabu (11/12). Menurut Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, sosialisasi tentang pencegahan korupsi oleh KPK kepada ASN di lingkungan Pemkab Pamekasan itu karena memang ada kerja sama antara Pemkab Pamekasan dengan KPK. “Jadi, kegiatan ini sebagai bentuk antisipasi dini pencegahan tindak pidana korupsi, sekaligus salah satu bentuk realisasi kerja sama antara Pemkab Pamekasan dengan KPK,” ujar bupati. ASN perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Pamekasan hadir dalam acara sosialisasi bertajuk “Bersama Melawan Korupsi Mewujudkan Pamekasan Hebat” ini. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakilnya Raja’e memang berkomitmen untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih bebas dari praktik korupsi. Cara yang dilakukan adalah dengan melakukan pencegahan, bekerja sama dengan KPK secara langsung. Institusi anti rasuah ini melakukan pendampingan ke Pemkab Pamekasan mulai dari perencanaan penganggaran kegiatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) hingga realisasi pelaksanaan program. “Hasil akhir dari kerja sama ini yang kami harapkan adalah terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih bebas dari berbagai praktik korupsi,” tuturnya seperti dikutip dari antarajatim.com. Selain OPD seluruh anggota DPRD Pamekasan juga diundang hadir dalam acara itu, termasuk pada kepala desa dari 178 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Pamekasan. Para camat, kepala puskesmas, kepala dinas, kepala bidang dan kepala seksi juga diundang hadir mengikuti sosialisasi yang disampaikan secara langsung oleh Deputi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi KPK ini. (*/sr)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

Disdik Pamekasan Setuju Rencana Penghapusan UN

Aktivitas petani garam di Sumenep pada musim panen.

Akhir Musim, Harga Garam Petani Anjlok Sumenep, Memorandum Di akhir musim garap tahun ini, harga garam petani rakyat di Kabupaten Sumenep anjlok mencapai Rp 200.000 perton. Untuk menjual sesuai harga yang diinginkan petani kembali memilih menimbun hasil panen. Salah seorang petani asal Desa karang Anyar, Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep

Busaid (58) mengatakan, anjloknya harga garam tahun 2019 terjadi sejak awal garap. Saat itu berkisar Rp 1 juta, hingga Rp 750 perton, kemudian di puncak panen turun Rp 300 ribu perton. Dibandingkan tahun 2018 lalu, awal musim garap harga garam petani mencapai Rp 4 hingga 3 juta perton, pada puncak panen turun Rp 2,5 juta hingga Rp 2 juta perton. Sedang-

kan diakhir musim garap harga turun mencapai Rp 750 perton. “Akhir panen tahun ini harga garam sangat anjlok perton Rp 200 ribu masih kotor belum dipotong ongkos dan karung,” ungkapnya, Rabu (11/12). Anjloknya harga garam diakhir panen tahun ini yang mencapai Rp 200 ribu perton, tidak hanya membuat petani garam rakyat merugi. Melaink-

Dewan Warning Proyek Mangkrak Tahun Anggaran 2019 Sumenep, Memorandum Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menyoroti sejumlah proyek pembangunan yang mangkrak selama tahun anggaran 2019. Legislatif meminta memberikan peringatan sekaligus meminta pertanggungjawaban kontraktor dan dinas terkait. “Eksekutif harus mengubah mekanisme lelang proyek untuk menghindari keterlambatan pengerjaan. Lelang semua proyek besar harus dipercepat dan pengerjaannya harus di awal tahun,” desak Ketua DPRD Sumenep Abdul Hamid Ali Munir. Selama ini menurut Hamid, rata-rata proyek pembangunan dilaksanakan akhir tahun. Sehingga kontraktor terkesan terburu-buru dalam menyelesaikan pembangunannya. Imbasnya banyak proyek tak sesuai spek dan beberapa di antaranya mangkrak.

Abdul Hamid Ali Munir

Menurut dia, dengan adanya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) dan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD), perencanaan semua proyek pembangunan sudah dilakukan sejak awal tahun. “Kebiasaan pelaksanaan proyek di akhir tahun harus di-

ubah. Pemkab Sumenep harus mengubah mekanisme lelang dalam rangka menjaga kualitas pekerjaan proyek. Ke depan jangan ada lagi proyek fisik yang tidak selesai karena keterlambatan proses tender. Pemkab Sumenep juga harus mengevaluasi dinas teknis agar tidak ada lagi proyek molor tahun 2020,” harap Hamid. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut menegaskan, jika lelang proyek selesai di awal tahun maka proyek pembangunan bisa cepat dikerjakan. Kalau masih terdapat proyek mangkrak, kontraktor dan dinas terkait tidak memiliki alasan keterlambatan proses tender. “Kalau ada proyek fisik tidak terlaksana akhir tahun ini, tidak bisa dilanjutkan begitu saja. Itu perlu ada tender ulang di tahun berikutnya dan rekanan harus disanksi. Karena telah merugikan negara dan masyarakat,” tandas Hamid. (aan/sr)

an harga itu tidak sesuai dengan harga keinginan petani. Sebagai petani, Busaid tidak tahu pasti penyebab anjloknya harga garam tahun ini. Namun berdasar kabar yang beredar di kalangan petani harga anjlok disebabkan adanya garam impor. Kendati demikian, petani tetap optimistis harga kembali normal maka sebagian besar petani berinisiatif menimbun hasil panen untuk dijual pertengahan atau menjelang musim kemarau tahun depan. “Kami berharap harga nanti kembali normal meski tidak seperti dua tahun lalu, yang harganya cukup mahal,” harapnya. Direktur Utama (Dirut) PT

Garam Budi Sasongko mengaku, pihaknya saat sekarang tengah mengawal harga garam yang layak minimal seribu lima ratus perkilo. Harga tersebut, dinilai layak dan saat sekarang sedang diperjuangkan PT Garam ke Pemerintah pusat. “Harapan kami kepada pemerintah pusat, karena ini keputusan politik dan DPR komisi IV mendukung sudah mendukung kok,” katanya. Ditambahkan, saat sekarang pengaraman nasional sedang membutuhkan solusi. Maka untuk mencari solusi political will harus mendukung, termasuk impor yang harus juga menyerap hasil garam dalam negeri. (uri/sr)


PASURUAN

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 12

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Tahun Depan Insentif Guru PAUD Naik Pasuruan, Memorandum Ribuan guru PAUD di wilayah Kabupaten Pasuruan bisa sedikit semringah tahun 2020. Lantaran pemkab setempat berencana untuk menaikkan insentif para guru. Total anggaran yang disiapkan untuk insentif guru PAUD tahun depan mencapai Rp 11,7 miliar. Anggaran itu disiapkan di APBD 2020 mendatang. Kepala Dispendik Kabupaten Pasuruan Iswahyudi mengungkapkan, kenaikan insentif untuk guru PAUD di wilayah Kabupaten Pasuruan sudah disetujui legislatif. Rencananya pemberlakuan kenaikan tersebut akan diberlakukan mulai 2020. Kenaikannya memang tak signifikan. Hanya sekitar Rp 100 ribu per bulan untuk setiap orangnya. “Namun, kami berharap kenaikan ini bisa memacu semangat tenaga pengajar PAUD dalam mendidik,” ujar Iswahyudi. Menurutnya, ada sebanyak 3.250 guru PAUD yang bakal mendapatkan insentif tersebut. Jumlah itu naik dibandingkan sebelumnya, yang hanya 2.300 orang. Kenaikan inilah yang membuat anggaran yang dikeluarkan pemkab cukup besar. “Jadi, bukan hanya nominalnya yang naik. Tetapi, mereka yang menerima pun lebih banyak dibandingkan sebelumnya,” kata Iswahyudi. Sebelumnya, guru-guru PAUD tersebut hanya mendapatkan Rp 200 ribu per bulannya. Pemkab sendiri mengeluarkan anggaran Rp 5,5 miliar untuk 2.300 guru selama setahun. Namun, tahun 2020 alokasi anggaran yang disiapkan mencapai Rp 11,7 miliar. Karena jumlah guru yang mendapatkan support insentif tersebut sebanyak 3.250 orang. “Mereka akan mendapatkan insentif Rp 300 ribu per bulannya pada 2020,” sampai Iswahyudi. Kenaikan ini, dinilai Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Ruslan memang diperlukan. Mengingat, insentif yang didapatkan guru-guru PAUD relatif kecil. “Peran guru PAUD sangat besar. Jadi, sudah sepantasnya mereka mendapatkan apresiasi yang besar,” jelas Iswahyudi.(rul/sr)

Pasuruan, Memorandum Meski Satpol PP Kota Pasuruan sering merazia, fakta ini tak membuat jera pelaku usaha yang menjajakan dagangannya di bahu sepanjang Jalan Panglima Sudirman, Purworejo, Kota Pasuruan, surut. Biasanya, pedagang buah yang menjajakan dagangannya dengan menggunakan fasilitas kendaraan roda empat di jalan tersebut, harus lari tunggang langgang ketika mobil razia anggota Satpol PP Kota Pasuruan melintasi jalan tersebut. Namun, pada Selasa (10/12) siang, ada sebuah mobil dengan Plat nomor B 2245 SKX, berlogo perusahan Telkomsel yang menjajakan barang dagangannya di bahu jalan, tepatnya di depan SMA Negeri 2 Kota Pasuruan. Menanggapi hal tersebut, Yanuar, Plt Kepala Satpol PP Kota Pasuruan menjelaskan, secara mutlak menurut Peraturan Daerah Kota Pasuruan, sepanjang jalan itu tidak boleh dibuat untuk berdagang, karena itu melanggar Perda. “Sepanjang jalan raya, mulai dari badan jalan hingga trotoar itu tidak boleh dibuat untuk jualan, itu

sudah ada Perdanya. Setiap hari kita lakukan giat patroli keliling, untuk mengantasipasi hal yang sedemekian itu,” ungkapnya. Ketika Memorandum menanyakan terkait izin berjualan untuk Perusahaan Telkomsel di area bahu jalan di Kota Pasuruan, Yanuar mengatakan bahwa untuk perizinan pun jika berjualan di bahu jalan tidak ada. Karena sudah ada perda yang mengatur. “Begini lo, walaupun dinas Perizinan, tidak akan mengizinkan (berjualan di bahu Jalan, red),” imbuhnya. Lebih lanjut, ia secepatnya akan memerintahkan anggotanya untuk melakukan kroscek langsung, “Jika nanti mobil Telkomsel itu ada, maka akan kami kasih surat peringatan. Jika tetap (berjualan di pinggir jalan,red), maka akan kami lakukan penindakan,”

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Suasana kegiatan pembelajaran di salah satu PAUD di Pasuruan.

Jualan di Bahu Jalan, Mobil Berlogo Telkomsel Ditindak Satpol PP

Mobil berlogo Telkomsel menggelar dagangan di depan SMA Negeri 2 Kota Pasuruan.

tandas Yanuar, Rabu (11/12) kemarin. Dari informasi yang diterima oleh Memorandum, memang sering kali ada beberapa mobil warna merah dengan ciri khas gambar perusahaan Telkomsel menggelar dagangannya di beberapa titik di pinggir jalanan Kota

Pasuruan. Aldy Firmansyah, warga Pasuruan mengatakan, beberapa waktu lalu, dirinya juga pernah membeli kartu Telkomsel di mobil sales tersebut. “Saya pada waktu beli kartu di mobil itu di sekitaran Jalan Panglima Sudirman juga,” paparnya. (rul/mas/sr)

Tanah Tegalan Gendro Tutur Retak

FOTO: MEMORANDUM/ION

FOTO: MEMORANDUM/RUL

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Seorang petani menunjukkan tanah yang retak di Dusun Gerdu, Desa Gendro, Kecamatan Tutur (foto kiri), dan warga membangun drainase untuk menghindari keretakan kian parah.

Pasuruan, Memorandum Hujan sudah mengguyur kawasan Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, beberapa hari terakhir. Meski intensitasnya belum cukup tinggi, namun hal itu sudah membuat sejumlah tanah di kawasan setempat mengalami keretakan. Tanah retak itu ada di Dusun Gerdu, Desa Gendro, Kecamatan Tutur. Tepatnya di areal tegalan. “Tanah yang retak panjangnya sekitar 300 meter. Lebarnya bervariasi, antara

10-35 sentimeter. Kami ketahui kejadian ini pada awal November lalu, yang terpantau hingga sekarang,” ujar Rouf (31). Tanah retak itu berada di akses tegalan dan lokasinya agak jauh dari permukiman. “Sebagian retakan sudah diuruk dengan pasir atau tanah, untuk yang akses jalan. Pasca kejadian, sudah kami laporkan ke pemdes, kecamatan, dan juga BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah),” ungkap Rouf.

Pemerintah Desa Gendro sendiri sejatinya sudah menguruk sebagian tanah yang retak. Serta, membuat drainase pengalihan untuk air hujan dan air selokan. “Tanah retak ini karena faktor alam, tidak bisa dihindari. Sebab, resapannya kurang saat diguyur hujan lebat. Akhirnya, terjadi tanah retak. Drainase pengalihan air hujan dan selokan juga sedang dibangun, dibiayai dari Dana Desa (DD),” kata Kasun Gerdu Juniarianto.(ion/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Lumajang, Memorandum Satreskoba Polres Lumajang melalui Kasatreskoba AKP Ernowo menerima penghargaan atas kinerjanya yang berhasil mengungkap jaringan sabu seberat lima kg. Penghargaan tersebut diterima pada acara Rakornas Fungsi Narkoba dan Reskrim. Kegiatan tersebut dipimpin Wakapolda Jatim Brigjen Djamaludin dan dihadiri para kasatreskoba dan kasatreskrim yang berada di masing-masing Polres Kota dan Kabupaten se Jawa Timur. Acara berlangsung di Hotel Singgasana, Surabaya, Selasa (10/12). Us a i m e m b e r i k a n bimbingan dan arahan pada acara rakornas dilanjutkan dengan acara pem-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

FOTO: MEMORANDUM/YD

Probolinggo, Memorandum satsabhara), rantis water canon, Kapolres Probolinggo AKBP mobile public addres, unit obvit Eddwi Kurniyanto memeriksa serta ambulans. “Senpi dinas SS kendaraan bermotor (ranmor) V1, SS V2 dan senpi laras pendek, dinas di mapolres usai apel, Rabu alat identifikasi Inafis Polri, dan alat (11/12). Pemeriksaan ini dalam kesehatan. Alat gergaji mesin senso, rangka kesiapsiagaan Operasi pelampung penyelamatan dari Sat Semeru 2019 menjelang Natal dan Polair, perahu cano. Itu yang menTahun Baru (Nataru). “Pemerikjadi tujuan kami untuk dilakukan saan alut, alsus dan ranmor dinas pengecekan kali ini,” terang Eddwi. sebagai bentuk kesiapan Polres Eddwi menambahkan, secara Probolinggo, dalam rangka Oper- Kapolres Probolinggo AKBP Eddwi mengecek keseluruhan alut, alsus dan ranmor asi Lilin Semeru 2019,” kata Eddwi. ranmor dinas menjelang Natal dan tahun baru. dalam keadaan baik dan siap diMantan Kabag Ops Polgunakan dalam kesiapan Ops Lilin administrasi pendukung lainnya. restabes Surabaya ini mengungSemeru 2019. Kegiatan ini sebagai Pelaksanaan pengecekan objek bentuk implementasi program 2 dan kapkan, pihaknya juga menyiapkan personel dan sarana prasarana pen- fisik meliputi ranmor dinas roda dua 6 Commander Wish Kapolri, pemangamanan, meliputi pendirian pos (polsek, satlantas, satsabhara), ranmor tapan Harkamtibmas dan penataan pengamanan, pos pelayanan dan dinas roda empat (polsek, satlantas, kelembagaan. (yud/sr)

Ungkap 5 Kg Sabu, Satreskoba Raih Penghargaan

AKP Ernowo menerima piagam penghargaan dari Wakapolda Jatim Brigjen Djamaludin.

berian piagam penghargaan kepada masing-masing para kasatreskoba maupun reskrim yang berprestasi. Salah satunya adalah Kasatreskoba Polres Lumajang. AKP Ernowo mengaku

senang dan bangga atas pemberian piagam penghargaan tersebut. Hal itu, tentunya menjadi motivasi untuk lebih giat lagi dalam hal pengungkapan setiap pelaku kasus peredaran dan penyalahgunaan obat-

obat terlarang. Termasuk narkotika di wilayah hukum Polres Lumajang. Menurutnya, keberhasilan dari setiap ungkap kasus peredaran dan penyalahgunaan obat keras berbahaya (okerbaya) dan narkotika itu adalah hasil kerjasama dari para anggota dan tim yang ada di lapangan. Tak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang mau kerjasama untuk memberikan informasi. “Yang jelas, piagam penghargaan yang kami terima ini saya persembahkan buat Bapak kapolres serta semua anggota satreskoba serta masyarakat yang peduli,” ujar AKP Ernowo setelah menerima piagam penghargaan tersebut. (tri/sr)

AKBP Adewira Raih Penghargaan WBK Lumajang, Memorandum Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar menerima penghargaan predikat Pembangunan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). Penghargaan itu diberikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB) RI Tjahjo Kumolo di Birawa Assembly Hall Hotel Bidakara Jakarta, Selasa (10/12). Penghargaan tersebut didapat saat AKBP Adewira Negara Siregar menjabat sebagai Kapolres Blitar Kota beberapa waktu lalu. Pasca penobatan prestasi tersebut, dirinya juga termasuk pelopor Zona Integritas di Polda Jatim bersama enam Polres lainnya. Adewira yang seka-

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Jelang Nataru, Polres Cek Alut dan Alsus Anggota

AKBP Adewira Negara Siregar menunjukkan piagam penghargaan yang diterimanya.

rang menjabat Kapolres Lumajang melalui Paur Humas Polres Lumajang Ipda Catur Budi Baskara, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan mendukung suksesnya program wilayah bebas korupsi tersebut. “Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya

kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan program WBK,” ujarnya. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Menpan RB untuk memberikan motivasi dan penghargaan kepada lembaga Institusi di lingkungan pemerintah yang berkomitmen untuk mencegah korup-

si dilingkungan kerjanya dan meningkatkan kulitas pelayanan publik kepada masyarakat. Perlu diketahui, Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar merupakan salah satu dari Kapolres di jajaran Polda Jatim yang menerima penghargaan pelopor perubahan pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dari Menpan RB RI. Penghargaan tersebut diperoleh atas upaya dirinya saat menjabat Kapolres Blitar Kota dan melakukan pembangunan zona intergeritasi menuju Wilayah Birokrat Bersih dan Melayani ( WBBM) dan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) di Polres Blitar Kota.(tri/sr)


OLAHRAGA

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 13

WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

Persebaya vs Arema (live 15.30)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Spirit Modal Bagus Balikpapan, Memorandum Derbi Jatim Persebaya kontra Arema FC di putaran kedua Liga 1 2019 tidak kehilangan hingar bingarnya kendati berlangsung di Stadion Batakan, Balikpapan, dan tanpa penonton, Kamis (12/12).

Pengurus KONI Jatim bersama atlet dan pelatih dayung yang akan berlaga di Pra-PON 2019 Jabar.

Pra-PON Dayung

Jebolan SEA Games Andalan Jatim

Kekalahan 4 gol tanpa balas di Kanjuruhan, jadi modal spirit Ruben Sanadi dkk kendati mereka tanpa didukung Bonekmania. Apalagi, setelah Aji Santoso masuk mengisi kursi pelatih, enam laga Persebaya tidak tersentuh kekalahan. Hasil ini yang membuat Green Force, julukan Persebaya tak segan mengintip posisi papan atas di akhir musim. Hal berbeda justru dialami tim berjuluk Singo Edan. Sempat berkibar di peringkat empat, kini Hamka Hamzah dkk melorot ke posisi 9 klasemen akibat paceklik kemenangan. Termasuk kekalahan 1-5 dari tuan rumah PSIS Semarang. “Tentunya hasil itu tidak bisa menjadi ukuran. Tetapi paling tidak kami memiliki modal yang bagus. Sebab hingga enam laga yang dilalui Persebaya sangat positif. Dan kami bertekad melanjutkan tren positif ini. Ten-

Surabaya, Memorandum Jatim hanya mengincar dua medali emas di Pra-PON 2019 Dayung yang digelar di Cipule, Jabar, 14-22 Desember. Satu medali diharapkan datang dari Yanto Mahendra yang barus saja meraih medali emas SEA Games Filipina. Total, Jatim mengirim 13 atlet terdiri dari tujuh atlet Puslatda dan sisanya atlet PPLP dan klub binaan. Pelatih Dayung Jatim Iswandi menjelaskan, dua emas itu diharapkan diraih Yanto Mahendra-Rizky Akbar yang turun di di nomor LM 2 dan nomor 4- diperkuat Mahendra, Rizky Akbar, Bagas Ade Muarif dan Bagas Andi Muamar. “Namun saya berharap atlet lainnya bisa meraih medali emas,” kata Iswandi, Rabu (11/12). Lebih lanjut Iswandi menjelaskan, Yanto Mahendra yang baru saja meraih emas SEA Games 2019 berpasangan Ilham tidak berangkat bersama atlet Jatim. “Mahendra akan berangkat dari Jakarta menuju Cipule,” katanya. Sebelumnya Ketua Umum PODSI Jatim, Laksamana Pertama TNI Edwin mengaku optimis atlet PODSI Jatim dapat meraih hasil maksimal dalam ajang Pra-PON Dayung, sebab segala persiapan sudah dilakukan oleh pengurus, pelatih, dan atlet dalam menghadapi ajang PraPON. (*/epe)

tunya dengan meraih tiga angka di laga besok sore,” tekad Aji dalam sesi jumpa pers kemarin. Aji menegaskan, semua pihak di Persebaya ingin kemenangan lawan Arema FC. Mulai manajemen, pemain, ofisial, maupun Bonek. “Tentunya kami akan fight untuk dapat merealisasikan itu. Sebab mengalahkan Arema FC tidak mudah. Perlu perjuangan keras, perlu fight, fokus. Tetapi saya sangat yakin kami bisa mendapatkan hasil yang positif,” tambah pelatih berusia 49 tahun ini. Misi ini didukung kekuatan terbaik armadanya. Aji hanya kehilangan Rahmat Irianto dan Osvaldo Haay yang masih bersama timnas Indonesia U-23. Sedangkan Arema FC dipastikan kehilangan Hamka Hamzah, Jayus Hariono, Dedik Setiawan, Sunarto, dan Muhammad Rafly. Empat nama

David da Silva jadi tumpuan mengejar kemenangan atas Arema FC, rival klasik Persebaya.

pertama absen karena cedera. Sementara Rafly juga masih bersama Garuda Muda. “Semua pemain dalam kondisi prima. Tidak ada yang terkena akumulasi kartu, dan saya lihat di persiapan terakhir saat official training tadi pemain sangat enjoy, happy. Tentunya besok akan menjadi pertandingan yang sangat ketat. Karena kita tahu persaingan Persebaya dengan Arema FC cukup seru. Saya berharap pada laga derbi nanti Persebaya bisa mendapatkan poin penuh,” tandas Aji.

Keinginan Aji didukung Gelandang Australia, Aryn Glen Williams. Ia siap mencurahkan segenap kemampuan terbaiknya. “Cukup banyak yang memberi tahu soal rivalitas Persebaya dengan Arema FC,” akunya. “Banyak Bonek yang memberitahu juga seberapa besar pertandingan ini. Dan saya sangat antusias bisa ber-

main di derby besar ini,” sambung Aryn. Menurut pemain yang pernah berkarir di Premier League Inggris ini, Makan Konate menjadi kunci Arema yan g perlu diwaspadai. “Ia cukup fantastis musim ini. Saya pastinya harus mengawasi, karena kami akan berhadapan di posisi yang sama,” beber Aryn. (*/epe)

Futsal

Seleksi Mepet, Optimistis Lolos Malang, Memorandum Tim futsal Jatim percaya diri menyambut kualifikasi PON XX 2020 yang digelar di GOR ITB Jatinangor, Sumedang, Jabar, 16-18 Desember 2019. Padahal persiapan tim usai seleksi di Malang, baru berjalan tiga bulan. Pelatih Eko M Purbo mengatakan, persiapan timnya sudah mendekati 100 persen. Dia berharap skuatnya bisa mencapai peak performace pada kualifikasi sekaligus memastikan tiket lolos ke PON 2020 Papua. “Kendalanya mungkin masalah kuota pemain yang tidak sesuai dengan ekspektasi. Tahun ini kuotanya hanya 14 pemain, dan hanya 12 di antaranya yang masuk line up. Sedangkan

kuota di pra-PON sebelumnya adalah 18 pemain, dan 16 masuk line up. Kami sudah mencoret beberapa pemain. Kini tinggal 15 pemain. Semuanya akan dibawa ke Jatinangor,” ujar Eko, Rabu (11/12) siang. Bergabung di Grup D, Jatim akan bersua DKI Jakarta, Jateng, dan Jogjakarta. Dari ketiga tim itu, Jakarta dan Jateng layak disebut sebagai rival terberat. Sebab, mayoritas pemain Jakarta dan Jateng bermain di Pro Futsal League. Sementara Jatim hanya ada dua pemain tim profesional. Itu pun bukan pemain reguler. Sisanya adalah hasil penjaringan di porprov dan even lainnya. Padahal kualifikasi hanya

Tim futsal Jatim.

menyediakan satu tiket lolos. “Kami berusaha maksimal dengan persiapan yang mepet, dan pemain yang belum

IKLAN PAS

informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 SURABAYA

PARANORMAL

PROPERTI RUMAH DIJUAL J.Rmh Sepanjang Talang Sari uk.6x15 Full Bangunan Belakang Tingkat. Fas PDAM, Listrik. Hub: Tlp/WA 081259850117 / 087852574845. RMH SHM 9X17 FULL BANGUNAN 1.5 TINGKAT, 4KT, 2KM, AC+KITCHEN SET, ROW 2.5 MBL, PARKIR 2 MBL, NEGO 1.5M HUB. 081333264464-082234863399. RMH SHM di Ploso Timur 3A/68 Uk. 5 x 18.5, Lkp PLN, PDAM, Hrg Nego, Hub: 0823 3784 6986 - 0877 0145 1470.

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

00.15/8-19/9

TOYOTA SPEKTAKULER PROMO AKHIR TAHUN !!! DAPATKAN UNDIAN AKHIr TAHUN BERSAMA TOYOTA

1 ALPHARD 3 CH-R 90Iphone 11 Promo DP Ringan, Angsuran Murah Info Lanjut hub: ROY

terlalu banyak pengalaman. Kami tetap bertekat lolos ke PON Papua,” tegasnya. (*/epe)

Telp/WA : 0822-3236-7899 Telp. 0813-5225-6556 38. 5/11-5/12

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split Second=1Jt(05-3/4-1PK-2PK)350 Watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS) www.kirandulawe.com Spc. Gendam, Asmara, Solusi Asmara & Perselingkuhan, Taklukan Pacar PIL/WIL Hub: Ki Randu T:0812 9369 9917.

PIJAT KEBUGARAN

KEHILANGAN

ALFI.MASSAGE Tradisional. Pijat khusus Keluarga, pijat khusus Wanita, Ibu-ibu, Tantetante, dan Pasutri. Handsome, Muda, Rilex, Rmh Bersih, Kuat dan Bertenaga. Hub: 0838 31002614. The Best Massage In Town. Cakep,ramah, sopan. Pijat di tempat/di panggil. Service sangat memuaskan. Hub : tlp/wa: 0858 8545 3799.

Hilang STNK spd motor Honda Revo L5811EN A/N: Marisqa Debora D/A: Manyar Tirtosari 60.

DIJAMIN TERATASI AMAN & LANCAR TANPA EFEK SAMPING KONSULTASI GRATIS

Hub: 0812.7360.1826 40.6/12-6/01

BAHAN BANGUNAN

38.3/12-7/01

38.15/11-20/12

DIBUTUHKAN 38.5/12-10/01

00.10/12-4/01

HILANG STNK MTR YMH TH.10 L.6604.HV. AN.SUMIATI JL.GAYUNGAN .01/08 SBY.

KEHILANGAN

KEHILANGAN HLG 2 Ijazah Skep+NS UNIVERSITAS GRESIK No Seri:080108006+006/1/08/NS /2009 Apabila Menemukan Hub:0813 3042 5777, ada Fee. HILANG STNK SPD MTR: S-3923-MN. NK.MH1JFP219FK011278. NS.JFP2E1011073. AN. SINDUK ISRO HATIN. D/a:DS. KARANGKEMBANG RT/ RW.01/06 KEC.BABAT KAB.LAMONGAN

PASURUAN KEHILANGAN

HILANG STNK YMH VEGA ZR L.5322.HJ AN. WINDAYATI HUB.081330184027

Hlg Stnk Ymh10 N3250TBR an Hosi»in- Kampung Ledok 2 14/37 Pasrepan

SIDOARJO

Hlg Stnk Ymh09 N4971TAA an Ds Wetan Embong 2/8 Suwayuwo Sukorejo

Hilang STNK Spd Mtr Ymh Mio th»2013 W4229-VK An.Ainur Rofiq d/a.Jln.SD Kedung Rejo Barat No.11. Hub:081235373514. Hilang STNK Spd Mtr Scoopy th»2015 W6983-WX An.Yulianto d/a.Sambibulu Rt.4 Rw.1. Hub:085108014004.

28/11-18/12

Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266

SURABAYA TIMUR 081234895724

Jemur Wonosari Lbr 65

8491289

38.30/11-3/01

SIDOARJO RUMAH DIJUAL Dijual Rmh Lokasi T1,T2 Luas 102 m2 Juanda Perum GKSP Sidoarjo. HGB, PLN, Garasi Ada. Hub:082338462323.

30/11-2/01

PENGOBATAN

38.30/11 3/01

MOTOR

RATU PENAKLUK CINTA

MOTOR DIJUAL

DJIAJENG.S (Mahar 50 rb)

Menangani selaga problem sulit JODOH, dan rejeki, dan juga SUSUK buat segala keperluan. BUKA AURA UNTUK BISNIS, BEDAK PELET, PENGLARIS, dan juga TERAPI segala PENYAKIT. Perum Griya Karya Sedati Permai Blok BA No.1 RT 29 RW 12 Sedati Gede Juanda

HONDA Jual Honda Beat Street th»2017. Jual 12.7 jt. Hub:Jetis Kulon 6/22 Surabaya. Hp. 0813 3032 7860.

081332933195 40.30/11-2/01

38.2/10-5/11

HILANG STNK MTR SZK FU.150 TH.15 L.6987.KR AN.ANUGRAH HASANAH BOLKIAH JL.DUKUH KUPANG BARAT 32/1 SBY. Hilang STNK Honda Beat th»2018 w.biru putih L-3986-I An.Nuri Saraswati d/a.Jln Randu Agung Gg II No.74 Sby. Hilang Buku Kir L.W.9039.CA / SB.26889.G PT. ORDEN INDONESIA JL.KOMPLEK PERGUDANGAN LEGUNDI GRESIK. Hilang STNK spd motor Honda Beat L3583DQ A/N: Muklis D/A: Raya Kalirungkut 116-A. Hilang STNK spd motor Honda thn 2003 L5076CI A/N: Harry Buddimin Prasetyo D/A: Kedung Sroko 74.

Wisper Jl. Wisper Brt II Blok NN/45

5930135

Parly Jl. Kedung Baru No. 104

8792004

Taufan AGC Jl. Jedong I/ 20

5039948

PARIYANTO Jl. Wonorejo I/63

5460513

ANISA Agc Jl. Pucangan VII/26

PANCA AGC

Jl. Jetis Kulon I/32

8289784

Wartel GSO Jl. Pucang Anom 41

Jl. Simo Gunung Baru 24

5685065

Jamaludin

KEHILANGAN

Kehilangan STNK W2638BL th. 2018 An. Miske Susanti Wiyandari Perum Swan Menganti Mas Regency G/63 Rt 1/2 Ds. Pelemwatu Menganti Gresik

Hlg Stnk Mits Pickup14 N8584TF an Sugeng Hartono- Jl Nener 361 1/3 Kalianyar Bangil

Jl. Ngagel Dadi III/1

BIRO AL-KHOIR

38.1/11-1/12

Kehilangan STNK W3929LM th. 2013 An. M. Soleh Ds.† Bambe Rt 12/4 Driyorejo Gresik

Hlh Stnk Hnd15 N5946TAO an M Basar - Dsn Krajan Barat 1/2 Karangjati Lumbang

38.5/12-10/01

J.Tnh Kavl SHM 3.6 Hectar (6 Sertifikat) SHM. Sudah uruk. Cocok buat Apartement, Hotel Dalam Kota Hrg 9Jt/Meter Dekat Samsat Kelurahan Ketintang Kec.Wonocolo Rt.03/Rw.06 Jln Jetis Sraten. Hub: 08133222 4306 - 082145970699.

KEHILANGAN Kehilangan STNK W3704AO th. 2012 An.Muhartono Ds.Tebaloan Rt 2/1 Duduk Sampeyan Gresik

Hlg Stnk Ymh11 N4716TCS an Kiflaini Nuur Khairin- Kaliondo 1/ 1 Winong Gempol

SURABAYA TENGAH

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

GRESIK

LAYANAN AGEN IKLAN PAS Biro Husni

TANAH DIJUAL

HILANG STNK SPD MTR: S-2162-JI. NK.MH1HB11104K341350. NS. HB11E1337762 . AN. RUSDJIANTO . S. AP. D/a: KEL TUMENGGUNGAN RT/ RW.03/03 KEC /KAB.LAMONGAN

Hlg Stnk Daihatsu Xenia16 N460VS an Mustabiqul Khairi- Jl SMP Negeri Alam Indah 4/1 Ledug Prigen

MOTOR DIJUAL

MAKANAN-MINUMAN

38.14/9-17/10

HILANG STNK SPD MTR: S-4385-IA.† NK.MH1JM1119JK664299. NS. JM11E1627499. AN. HILMI† LAILATUL FAJRIYAH. D/a: DS. PAYAMAN RT/RW.01/ 07 KEC.SOLOKURO KAB.LAMONGAN

Hlg Stnk Hnd14 N5257TAN an M Effendi- Dan Barong 1/3 Mojoparon Rembang

AKAN DIJUAL unit sepeda motor S 2507 XA, S 5279 QT, S 3445 QV, S 2033 RO, S 6405 TF, S 5721 SD, S 5310 NJ, S 2522 VI, W 3386 MS, S 5956 TD, S 4090 SG, S 5014 QX oleh PT FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321-320222

38.25/11-25/12

75

LAMONGAN

Kehilangan BPKB Mobil Honda CRV warna coklat tua No.Pol.S.1902 V.atas nama. Mohammad Faruq Setiya Budi .Jln Pulorejo 11Lingkungan Pulo wetan RT 01 RW 01 DS. Polorejo Kec.Prajurit Kulo Kota Mojokerto.

HILANG STNK HND FIT S. L.4308.EE AN.GEMA WIGATI. HUB. 081330184027.

MOJOKERTO

LOWONGAN Karyawan / Karyawati Maximal usia 25 thn, Pendidikan SMK/SMA Sederajat Persyaratan - Punya kendaraan sendiri - Punya SIM C - Jujur dan dedikasi Lamaran ditujukan ke Kantor Notaris Triwinarno Jl.Raya Wonocolo No.69 Taman Sepanjang Sidoarjo

Hilang STNK spd motor vespa L2965AQ A/N: Agus widarso D/A: Jl Ploso 3-A/1.

KEHILANGAN 79.3/12-10/12

URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensla koral Bata Merah/ Bata Pres MRH/ Bata Umpak / Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick Up/Borongan Wil Sby Timt. Hub:081.331. 583.815/0851.0288.0022.

MOJOKERTO

Manyar Agency Jl.Manyar Sabrangan 9i/94

70241128

Winda Simogunung Kramat Tmr 33

082143784650

SURABAYA BARAT KENZI

Jl. Petemon Barat 086207346999/ 03174423716

Sudarmawan Jl. Manukan Tengah 19N/1

7405142

Biro MJ Jl. Adityawarman 46A

5663195

Dinda Jl. Prada Kali Kendal V/20G

7347415

031-3894874

Belqi Jl. Kedinding Tgh Baru 10/7 3773148-70757785

8550709

Biro Bu Ketut Jl. Blimbing X/111 P.Candra

8674774

Abadi Jl.Karang Rejo VI/25

8280245

Biro Johan Rungkut Mapan Sel Blok CI-1

8721742

Biro Setia Abadi

7877390

Jl.Masangan Kulon 6S

Windu Jasa Kutisari Indah Utr 7/48

8481219

8552577- 085732706760

Biro Haris Buduran Sda

8969925

Delta Media Jl.Avia 192 Kwadengan Sda

8964135

3820570-70680749

Sumber Berkat Jl Jl. Rembang Sel 41B Jl. Simolawang

SURABAYA SELATAN Vitalin Jl. Taman Waru Permai A/67

Basori Jl. R.Rahmat 15

Sped Line Jl. Karang Asem IV/47

Biro Riri

5025002

SIDOARJO

SURABAYA UTARA

Anugrah Jl. Lebak Rejo 34

08970324411

3573859 085100380511

LAMONGAN DIDIK NEWS Kombes Pol M.Duriyat 42

085100711819


DEWI RENGGANIS

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 14

WEBSITE: memorandum.co.id EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Polisi Gerebek Pesta Sabu Kasiyan Tiga tersangka dijebloskan ke tahanan Polres Jember.

Ketiga maniak sabu itu masing-masing Kolles (54), warga Desa Wringintelu, Kecamatan Puger, Choirul Rizal (26), tinggal di Desa Watesnogoro, Kecamatan

Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dan M Mutardo (38), asal Desa Wonosari, Kecamatan Puger. Kasatresnarkoba Kompol Agung Joko Haryono mengatakan,

pemeriksaan, narkoba jenis sabu yang terbagi dalam dua bungkus plastik disimpan Kolles di lipatan songkok hitam yang dipakai. Sedangkan alat hisapnya ada di tas,” terang Agung. Untuk mengungkap asal dan jaringan sabu, ketiga maniak narkoba itu digelandang ke Mapolres Jember guna pemeriksaan lebih lanjut. Mereka bakal dijerat dengan Pasal 114 Ayat 2 Jo Pasal 112

Ayat 2 Jo Pasal 132 UU RI Nomor 35 Tahun 2009Tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Sebelumnya, Jember memang jadi sasaran empuk peredaran narkoba. Apalagi dalam ungkap kasus sebelumnya, jaringan Sokobanah sempat menjadikan Jember sebagai daerah transit kristal haram itu sebelum diedarkan. (edy/epe)

Ajak Tolak Pungli

Bonus Penuhi Target Turun dari Rp 200 Ribu Jadi Rp 60 Ribu

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

FK-JOB Tuntut Rasionalisasi Tarif Transportasi Online Jember, Memorandum Sejumlah driver dari Forum Komunikasi Jember Online Bersatu (FK-JOB) menghadiri rapat dengar pendapat dengan Komisi C DPRD Kabupaten Jember, Rabu (11/12). Agenda itu menyusul tuntutan diberlakukannya pemerataan dan peningkatan berdasar zona tarif untuk semua transportasi online. Perwakilan FK-JOB, Fandi mengatakan, besaran tarif roda dua (R2) dan roda empat (R4) transportasi online perlu dirasionalkan, serta diatur dalam keputusan. Sehingga driver selaku mitra, secara otomatis memiliki kesempatan untuk mendapat potensi keuntungan.“Aplikator harus meningkatkan keseimbangan dengan mitranya. Ini sebenarnya risiko, dan saya pikir perusahaan harus menyiasatinya,” katanya. Menurutnya, ada beberapa poin penting yang harus dicatat layanan transportasi online. Seperti, rasionalisasi tarif, insentif atau menambahkan promo guna menyiasati potensi permintaan transportasi online. Karena itu ranahnya perusahaan mengatur kesinambungan usahanya. “Ini kan masalah baru lagi. Kami sebagai pengemudi mengeluhkan, bayangkan saja bonus yang awalnya sebesar Rp 200 ribu menjadi Rp 60 ribuan apabila mencukupi target,” keluhnya. Diakui Fandi, menciptakan sebuah aturan main baru kurang menguntungkan driver.Tentunya, pihak perusahaan harus memikirkan bagaimana lini bisnis masing-masing tetap berjalan. “Fokus kami rasionalisasi tarif, dengan kondisi di lapangan seperti ini tidak masuk, kondisi online di Jember sedang tidak baik-baik saja. Karena pihak aplikator menghapuskan insentif tanpa memberikan solusi konkrit,” imbuhnya. FK-JOB juga meminta Komisi C merealisasikan peraturan daerah (perda) tentang pemerataan dan peningkatan tarif. Terlebih lagi, FK-JOB memiliki sekitar 700 anggota R4 dan 3.000 untuk R2. “Kami mengharap pemotongannya tidak terlalu besar. Misalnya potongan penggunaan aplikasi, po-

pengungkapan kasus dilakukan setelah menerima informasi dari warga jika di Desa Kasiyan ada pesta sabu. “Ketiga tersangka yang telah kami curigai berada di pinggir jalan Desa Kaisyan kami amankan Setelah kami lakukan tes urine positif,” kata Kompol Joko. Selain itu, petugas juga mengamankan sisa sabu dengan total berat 0,31 gram dan seperangkat alat hisap. “Untuk menghindari

Rapat dengar pendapat FK-JOB dengan Komisi C DPRD Kabupaten Jember.

tongan 20 persen. Kami ingin kesejahteraan dan terkait tarif kami minta dibuatkan perda. Juga aplikator wajib membuka kantor perwakilan di Jember,” jelasnya. Anggota Komisi C, Agusta Jaka Purwana mengatakan, pihaknya akan memproses tuntutan itu secepatnya, agar tercipta kondisi yang kondusif demi kesejahteraan bersama. “Salah satu tuntutannya ini minta dibuatkan perda, untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan keluarganya. Kami kan stakeholder juga,” katanya. Tak hanya itu, pihaknya meminta kepada FK-JOB untuk merancang apa saja tuntutan yang akan diajukan sebagai peraturan daerah. Semua elemen transportasi online harus melakukan gerakan yang masif untuk kepentingan bersama tersebut.“Silahkan tuntutannya ditulis dulu, dirancang untuk diajukan menjadi perda. Teman-teman FK-JOB harus melakukan gerakan masif, karena ini menyangkut kepentingan orang banyak,” pungkasnya. (edy/epe)

Bupati Tegaskan Bantuan Pemerintah Gratis Jember, Memorandum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember berkomitmen memerangi pungutan liar di semua sektor. Karena itu, Bupati dr Hj Faida MMR mengajak petani untuk kompak memerangi pungli ketika menerima bantuan alat operasional pertanian (alsintan) dan program bantuan tani lainnya dari pemerintah. Ajakan itu disampaikan bupati ketika bertemu dengan petani dari Kecamatan Silo, Mayang, dan Ledokombo di Ponpes Nurul Islam Sempolan yang masih dalam rangka Festival Tani dan Ternak Kabupaten Jember 2019, Rabu (11/12). “Tolak jika ada yang meminta uang agar mendapatkan bantuan pemerintah,” tegas bupati. Menurut bupati perempuan pertama di Jember tersebut, semua bantuan pemerintah sifatnya gratis. Dalam festival itu juga dibagikan sejumlah bantuan kepada petani. Bantuan pemerintah juga diberikan kepada para penyuluh pertanian. Seperti pembagian 4.223 Kartu Tani, bantuan penyuluh pertanian, bantuan bagi anak petani untuk kawasan Silo, Mayang, dan Ledokombo. Salah satu yang ditekan bupati adalah pentingnya kartu tani. Sebab penyaluran bantuan pemerintah hanya diberikan kepada pemegang kartu tani. Hal ini sebagai antisipasi tepat sasaran dan hindari pungli. “Kartu tani ini juga sebagai bukti data

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

FOTO: MEMORANDUM/EDI WINARKO

Jember, Memorandum Resnarkoba Polres Jember mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayahnya. Sabtu (7/12) dini hari. Tiga tersangka ditangkap sekaligus di tepi jalan Desa Kasiyan, Kecamatan Puger.

Bupati Faida memberikan bantuan alsintan dan kunci kontak kendaraan operasional Puskeswan Silo.

petani dan pemberian pupuk bersubsidi tepat sasaran,” imbuhnya. Di Jember, ada 244 Himpunan Petani Pemakai Air (Hippa), 1.713 kelompok tani (poktan), dan 243 gabungan poktan (gapoktan) yang sudah melalui proses verifikasi oleh pemerintah. Di tiga kecamatan kemarin, terdapat 177 poktan sehingga hanya kelompok itu yang mendapatkan bantuan hand sprayer

sebanyak 354 unit. Untuk proses pengajuan alsintan, baik yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi maupun APBD Jember, dapat diperoleh dengan mengajukan proposal kepada bupati atas nama poktan atau gapoktan. Kemarin, bupati juga menandatangani prasasti pembangunan Puskeswan (pusat kesehatan hewan) Kecamatan Silo. (jun/edy/epe)

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Ponorogo, Memorandum Jelang Hari Natal dan Tahun Baru (nataru), Kapolres Ponorogo AKBP Arief Fitrianto bersilaturahmi dengan Bamag (badan musyawarah antar gereja) di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) di Jalan Abimanyu, Kelurahan Pakunden, Kecamatan Ponorogo, Rabu (11/ 12). Kapolres menyebutkan, agenda ini untuk memperkuat koordinasi demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. “Saya sampaikan terima kasih kepada umat kristiani, pimpinan pendeta se-Kabupaten Ponorogo karena ikut serta berperan aktif menciptakan kerukunan umat beragama. Ini harus selalu dijaga agar jangan sampai ada pihak yang merusak kenyamanan dan keamanan di wilayah Ponorogo,” ucap kapolres. Selain itu, kapolres juga menjamin kebebasan beribadah umat kristiani kendati jumlahnya minoritas di Ponorogo. “Sepanjang Desember, umat kristiani akan cukup banyak kegiatan ibadah. Kami dari Polres Ponorogo siap menjaga dan menjamin keamanan untuk terciptanya kelancaran menjalankan ibadah agar dapat berjalan aman dan lancar serta kondusif,” tegasnya. Ketua Bamag Ponorogo Albert Morets Manuhutu mengapresiasi jaminan dari kapolres. Pihaknya bahkan berjanji siap membantu polisi dalam menciptakan situasi kamtibmas tetap kondusif aman dan tentram.(ji/mt/epe)

Sobat Ambyar Ramaikan Tablig Akbar Gus Miftah-Didi Kempot Ponorogo, Memorandum Tablig akbar Gus Miftah yang dibarengi dengan Konser Didi Kempot di Alun- Alun Ponorogo, Selasa (10/12) malam, dihadiri ribuan Sobat Ambyar, julukan penggemar berat Didi Kempot. Hadirnya ribuan Sobat Ambyar jadi atensi khusus Polres Ponorogo. Penjagaan diperketat di semua titik rawan agar acara yang juga dihadiri Bupati Ipong Muchlissoni berjalan aman terkendali. “Alhamdulillah dengan begitu banyaknya masyarakat yang datang di tablig akbar ini namun tetap aman, lancar tanpa kendala apapun,” terang Kapolres AKBP Arief Fitrianto. Puncak acara ditutup dengan duet antara bupati dengan Didi Kempot melantunkan Banyu Langit. Tak pelak, lirik yang membuat jutaan orang patah hati tetap optimis menjalani hidup, berkumandang di langit Ponorogo. (ji/mt/epe)

Selain itu, satlantas juga mendukung tertib administrasi pembayaran pajak kendaraan dengan menggelar razia gabungan bersama Dispenda (dinas pendapatan daerah) Kota Madiun. Seperti yang dilakukan Kanit Turjawali Ipda Yuda bersama belasan

personel satlantas dan delapan petugas dispenda di Jalan Raya Madiun-Ponorogo-Kota Madiun, Rabu (12/12). Petugas memeriksa surat kelengkapan kendaraan dan pajak motor dengan teliti. “Dari hasil operasi yang berlangsung,

Petugas memeriksa kelengkapan kendaraan dan surat-surat bus antarkota yang dihentikan dalam razia Polres Madiun Kota.

petugas berhasil menjaring 30 kendaraan dikenakan tilang. Sebanyak 25 kendaraan roda dua dan lima kendaraan roda empat,” terang Ipda Yuda. Kasatlantas AKP Budi Cahyono mengatakan, razia gabungan ini memang dilakukan secara besar-besaran. “Kendaraan kendaraan yang sudah terkena tilang diharapkan bisa melengkapi surat dan membayar pajak kendaraanya di tempat kegiatan yang sedang berlangsung,” katanya. (ack/alv/mt/epe)

Pembinaan Desa Sadar Hukum

Jemaah Masjid Baitus Sa’ada Mangge khusyuk mengikuti istigasah dan doa bersama untuk kedamaian NKRI.

Madiun, Memorandum Kantor Desa Wayut, Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun disibukkan dengan agenda pembinaan Desa Sadar Hukum, Rabu (11/12). Agenda ini merupakan kelanjutan sosialisasi Pemerintah Kabupaten (pemkab) Madiun mengenai UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan raya. Acara ini dihadiri Kanit Dikyasa Polres Madiun, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Madiun, serta semua pihak terkait. Tujuan sosialisasi, warga Desa Wayut bisa memahami tentang bahaya narkoba, perdagangan orang, serta UULAJ Nomor 22 Tahun 2009. (ack/mt/epe)

Warga Mangge Istigasah untuk Kedamaian NKRI Magetan, Memorandum Istigasah dan pengajian rutin warga Kelurahan Mangge, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, di Masjid Baitus Sa’ada berlangsung lebih meriah, Rabu (11/12). Ratusan jemaah dan undangan, termasuk dari forkopimca, Kepala KUA Nurdin Hidayat, Ketua MWC NU Widarto, mengikuti dengan khusyuk setiap acara yang dibuka dengan pembacaan asmaul husna tersebut. “Tujuan dari doa bersama atau istigasah ini untuk memanjatkan doa kepada Allah SWT

agar diberikan kedamaian dan persatuan bagi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari kami khusunya warga Kelurahan Mangge,” terang Babinsa Kelurahan Mangge Pelda Sigit Setiyono. Agenda itu juga jadi kesempatan Pelda Sigit melaksanakan komunikasi sosial (komsos) dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir. Selain untuk mempererat tali silaturahmi, komsos juga punya funsi penting untuk menyamakan persepsi serta kerja sama

yang erat dalam rangka mewujudkan kemanunggalan TNI-Rakyat. “Momen ini jadi kesempatan kami, Babinsa Mangge untuk mengingatkan kepada masyarakat agar selalu menjaga kerukunan. Apalagi pasca pelaksanaan pilkades supaya menjaga kerukunan dan persatuan di desanya masing-masing. Beda pendapat dan beda pilihan boleh asal tetap menjaga kerukunan dan persatuan demi kedamaian dalam bingkai NKRI,” tutupnya. (alv/ack/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Hadapi Nataru, Kapolres Sambangi Bamag Ponorogo

Madiun, Memorandum Upaya menekan angka kecelakaan di jalanan terus dilakukan Satlantas Polres Madiun Kota. Hasilnya, puluhan kendaraan roda dua dan roda empat terkena tilang. Pengendaranya langsung disidang di tempat. FOTO: MEMORANDUM/ACK

AKBP Arief Fitrianto bersama ketua dan pengurus Bamag Ponorogo.

FOTO: MEMORANDUM/M ALVIN

FOTO: MEMORANDUM/PUJI SISWANTO

Razia Kendaraan, Satlantas Gandeng Dispenda

Sosialisasi UULAJ Nomor 22 Tahun 2009 dalam program Pembinaan Desa Sadar Hukum di Desa Wayut.


LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 15

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Suharto, penjual miras asal Dusun Sukorejo Desa Margoanyar, Kecamatan Glagah, dijemput petugas kepolisian pada Rabu (11/12) pagi un-

tuk menjani pemeriksaan. Pemeriksaan itu menyangkut penjualan miras illegal. Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman

Pemkab Ditarget Capai Predikat Dobel A Gresik, Memorandum Dari tujuh rekomendasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI, masih ada satu pekerjaan rumah (PR) bagi Pemkab Gresik. Pemkab diharapkan bisa memperoleh nilai dobel AA dalam penilaian sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (Sakip) 2019. Yakni Organisasi berbasis kinerja atau Performance Based Organization (PBOs) di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tursilowanto Hariogi dengan menata organisasi pemerintahan secara efisien. Asisten III Administrasi Umum dan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Gresik Tursilowanto Hariogi mengatakan ,PBOs ini berorientasi pada penataan organisasi di Pemkab Gresik yang efisien. Dengan meniadakan OPD dan meminimalkan sejumlah bidang atau dapat diartikan merampingkan organisasi pemkab. “Misalnya Dinas Pertanahan yang bakal dimerger dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP). Kemudian menghapus beberapa bidang yang kurang efektif di sejumlah OPD,” jelasnya. PR ini dapat dituntaskan melalui Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang organisasi tata laksana Pemkab Gresik. Sementara, Perda tersebut masih pada tahap rancangan dan belum dilanjutkan pembahasan dengan anggota DPRD Gresik. “Sehingga target kami untuk penilaian Sakip 2019 cukup, sama dengan tahun 2018 kemarin yaitu memperoleh nilai A,” pungkasnya. Sedangkan, rekomendasi Kemenpan RB yang menurutnya sudah dijalankan antara lain, penyempurnaan crosscuting, penyempurnaan proses bisnis pencapaian kinerja, Integrasi sistem perencanaan kinerja, penganggaran dan informasi kinerja. Selanjutnya, melakukan monitoring dan evaluasi atas pencapaian kinerja, menyempurnakan sistem pengukuran kinerja individu serta meningkatkan kualitas evaluasi Sakip OPD. Sekedar diketahui, saat ini perwakilan dari Kemenpan RB sedang melakukan penilaian terhadap Sakip Pemkab Gresik dengan menyesuaikan laporan dengan tujuh rekomendasi tersebut. (dri/har/mik)

Hidayat menjelaskan, setelah mendapatkan laporan adanya masyarakat yang meninggal akibat miras oplosan, petugas langsung mendatangi penjual miras dan di bawah ke Mapolres Lamongan. “Si penjual langsung kami jemput dan periksa. Dan pasti akan dtetapkan menjadi tersangka. Untuk teman korban akan kami periksa sebagai saksi,” ujar mantan Kasatreskrim Polres Jombang ini, Rabu (11/12) pagi. Seperti diketahui Heru Susanto (40) tewas mengenaskan setelah meneguk miras oplosan bersama enam temannya, Selasa (10/12) pukul 23.00. Peristiwa bermula saat korban bersama enam temannya sedang memulai minum minuman oplosan di gubuk kandang kambing di dekat

rumahnya, korban bersama teman-temannya minum berkali-kali tanpa henti dari mulai hari Sabtu - Senin pukul 02.00 dini hari. Kasubbag Humas Polres Lamongan AKP Djoko Bisono mengatakan, korban dan enam temannya membeli minuman oplosan semuanya dibeli dari Suharto, yang kini tengah diperiksa petugas. “Enam teman korban adalah Firman, Sampurno, Yoyok Kurniawan, Saiful, Rudi Suhartian dan Nuriman (masih di RSU Intan Medika Blawi),” ujar mantan Kasatreskoba Polres Lamongan ini ini. “Pe t u g a s k i n i s e d a n g m e l a k u k a n p e n ye l i d i k a n lebih lanjut. Kami juga akan mendatangi dan memeriksa penjual miras oplosan,” pungkasnya. (al/har/mik)

Seorang kondektur bus sedang menunggu penumpang di Terminal Bunder, Gresik.

Jamin Keselamatan, Sopir Bus Tes Urine Gresik, Memorandum Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkab Gresik tengah mempersiapkan tes urine kepada sopir bus dan sopir mobil penumpang umum (MPU). Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menjamin keselamatan khususnya menghadapi libur Natal dan Tahun Baru. Kepala Bidang Angkutan Dishub Pemkab Gresik Muhammad Amri mengatakan, pihaknya bersama-sama dengan polres dan Badan Narkotika Nasional (BNN)

Gresik, segera melaksanakan rapat koordinasi untuk menindaklanjuti rencana tersebut. “ Jumat (13/12) besok, rencananya kita koordinasi,” jelas Amri, Rabu (11/12). Sebelumnya, saat perayaan libur Natal dan Tahun Baru kemarin, pihaknya telah melakukan tes kepada 50 sopir, baik bus maupun MPU. Hasilnya, diketahui nihil pengguna narkotika. “Tujuannya yang jelas untuk mengetahui kondisi fisik sopir. Karena so-

PPP Tegaskan, Semua Pendaftar Punya Peluang Sama Lamongan, Memorandum Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Kabupaten Lamongan, Rabu (11/12) pukul 14.00, resmi menutup penjaringan bakal calon bupati (bacabup) dan calon wakil bupati (cawabup) periode 2020-2025. Total ada sembilan calon yang sudah mengikuti penjaringan di partai berlambang kakbah tersebut. Enam orang yang mendaftar menjadi calon bupati di antaranya adalah Sekda Yuhronur Efendi, Wabup Kartika Hidayati, asisten pribadi Wapres RI H Sholahudin, Ketua DPC NasDem Kaharudin, mantan Ketua PCNU Bi’in Abdussalam, dan politikus PDI Perjuangan Suhandoyo. Sementara yang mendaftar menjadi calon wakil bupati di antaranya Ketua DPC PDI Perjuangan Saim, pengusaha konveksi H Aris dan aktivis UMKM Harjanto Widhi. Ketua DPC PPP Lamongan H Naim mengatakan, bahwa seluruh calon yang mengikuti penjaringan mempunyai peluang yang sama dan akan diperlakukan secara sama, tidak

melalui penjaringan DPC,” ujar Ketua Fraksi PNRI DPRD Lamongan ini. Naim menuturkan, setelah ini pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap berkas yang sudah diserahkan oleh masing-masing calon, untuk diteliti apakah sudah sesuai dengan peraturan partai atau belum. “Prosedurnya setelah berkas kami teliti di DPC nantinya akan diserahkan ke DPD PPP Jawa Timur, sebelum nantinya diserahkan ke DPP dan diterbitkan surat rekomendasi,” pungkas pria yang duduk di Komisi A DPRD Lamongan ini. (al/har/mik)

Ketua DPC PPP Lamongan H Naim

ada pembedaan. Semuanya akan diserahkan ke DPP PPP untuk diseleksi dan selanjutnya diberikan rekomendasi. “Kami tegaskan semua akan diserahkan kepada DPP, tidak

Petugas Polsek Karangbinangun berkunjung ke rumah duka.

FOTO: MEMORANDUM/ANDRIYANTO

Lamongan, Memorandum Satreskrim Polres Lamongan memeriksa penjual miras oplosan yang merenggut nyawa Heru Susanto (40), warga Dusun Priyoso Kulon, Desa Priyoso Guci, Kecamatan Karangbinangun, Selasa (10/12) malam.

FOTO: MEMORANDUM/ALI

Tenggak Oplosan, Warga Karangbinangun Tewas

hanya calon tertentu, dan tidak akan ada usulan yang diluar calon yang mendaftar melalui penjaringan, karena sesuai intruksi DPP yang akan diberikan rekom adalah yang mendaftar

PENGUMUMAN KEHILANGAN Surat Pernyataan Pemilikan Bangunan Rumah berdiri diatas tanah bekas Yasan Petok D nomor 1654 HL.26807/GD Persi 58 S III Luas +_ 48 M2. AN. SOEMADIANTO yang terletak di LEBAK JAYA V UTARA No. 57 Surabaya Berdasarkan Surat Keterangan Tanda Lapor Kehilangan Nomor SKTLK/B/4720/IX/TUK.72.1/2019/ SPKT/Restabes SBY Tanggal 27 November 2019

pir tersebut yang membawa puluhan penumpang. Sehingga dengan upaya tes urine dan kondisi fisik sopir ini bagian dari memastikan keselamatan penumpang,” terangnya. Tidak hanya pemeriksaan kondisi fisik sopir saja, Dishub rencananya juga akan melakukan pengecekan terhadap kendaraan-kendaraan yang mereka kemudikan. “Apakah kendaraan mereka laik jalan atau tidak. Namun ini masih belum dapat dipastikan karena pemer-

iksaan kelaikan tersebut berkaitan dengan anggaran Dishub. Harapannya tes urin itu dijadikan satu dengan pemeriksaan kendaraan sopir,” tambahnya. Sementara itu, Kepala Dishub Pemkab Gresik Nanang Setiawan memastikan lonjakan penumpang nanti tidak terlalu signifikan jika dibanding hari raya Idul Fitri. Sehingga untuk angkutan cukup menurunkan armada reguler. “Karena kenaikan diprediksi pada angkutan pribadi,” pungkasnya. (dri/har/mik)

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com


GRESIK-PANTURA WEBSITE: memorandum.co.id  EMAIL: memorandumredaksi@gmail.com

KAMIS LEGI, 12 DESEMBER 2019 HALAMAN 16

Warga Minta Bongkar Muat Batu Bara PT GJT Direlokasi Gresik, Memorandum Ratusan warga gabungan dari Kelurahan Kemuteran, Kroman dan Lumpur, kembali menggeruduk kantor DPRD Gresik, Rabu (11/12). Mereka mengadu kepada wakil rakyat agar bongkar muat batu bara di PT Gresik Jasatama (GJT) direlokasi. Pasalnya, bongkar muat batu bara yang bertempat di Jalan RE Martadinata itu sangat membahayakan kesehatan masyarakat. Selain itu mencemari lingkungan sehingga membuat warga setempat resah. “Kami minta DPRD memperjuangkan tuntutan relokasi bongkar muat batu bara di PT Gresik Jasatama” tegas Murni, koordinator warga saat melakukan pertemuan, kemarin. Disampaikan olehnya, debu batu bara sangat berhabaya bagi kesehatan keluarga dan masyarakatnya. Bahkan, debu batu bara itu menempel di setiap dinding rumah warga. “Debunya sangat berbahaya bagi kesehatan. Banyak warga terkena penyakit ISPA dan paru-paru,” imbuh Syamsul Ma’arif perwakilan warga Kemuteran. Ditambahkan, sejak sebulan bongkar muat batu bara di PT GJT berhenti, lingkungan masyarakat menjadi bersih. Hal inilah yang diharapakan warga, mendapat hak sehat dan lingkungan yang bersih. “Masyarakat menginginkan udara yang bersih, tidak berdebu,” timpal Titik Parwati, perwakilan Forum Ibu-Ibu peduli Kesehatan Kecamatan Gresik. Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Gresik Fandi A Yani mengaku telah menampung seluruh masukan warga sebagai bahan rapat dengan pihak terkait. DPRD hanya berusaha menjembatani permintaan warga. Sebab ada institusi yang berhak mengambil keputusan. “Kami akan agendakan pertemuan dengan pihak terkait. Kami juga harus koordinasi dengan Komisi III yang membidangi, tunggu jadwalnya,” ungkap Gus Yani sapaan akrabnya. Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo yang turut hadir berjanji akan membantu menuntaskan persoalan tersebut agar tidak ada pihak yang dirugikan. Pihaknya juga meminta warga untuk membuktikan debu batu bara yang dianggap membahayakan kesehatan. “Kami minta bukti warga terkait proses jika ada pidananya,” tegas mantan Kapolres Jember tersebut. (an/har/mik)

Gresik, Memorandum Penyekapan disertai pemerasan terjadi di wilayah Menganti. Pelaku berjumlah dua orang. Mereka, Agus Widodo (45), asal Kelurahan Banyuurip, Sawahan, dan Musrizal (53), warga Manukan Wetan, Tandes, Surabaya, mengaku polisi yang berdinas di Polda Jatim untuk menakuti korbannya. Kedua pelaku menyekap Tri Kurniawati, warga Desa Boboh, Kecamatan Menganti. Korban dituduh telah menjual oba*t tanpa ijin dari Dinas Kesehatan. Selain dituduh, korban diancam akan dibawa ke Polda Jatim untuk dijebloskan ke penjara. Informasi yang dihimpun, aksi penyekapan itu terjadi pada (8/12) sekitar pukul 16.00. Kedua pelaku mendatangi korban den-

gan menumpang mobil Xenia dengan plat nopol palsu L 1260 IP. Kepada korban, pelaku mengaku sebagai anggota polisi yang sedang men*jalankan tugas. Kemudian, pelaku mengajak korban masuk ke dalam kendaraan tersebut. Di dalam kendaraan tersebut, kedua pelaku melancarkan aksinya. Pelaku menuduh korban menjual pil ponstan tanpa ijin. Tak ayal,

Mereka berdua dibawa ke Mapolsek setempat untuk dimintai keterangan. Setelah diintrogasi dalam waktu yang cukup lama, kedua pelaku hanya terdiam. T*erlebih saat ditanya pangkat dan jabatannya di korp Bhayangkara, keduanya tak bisa menjawab. “Saya bukan polisi pak, saya hanya menakut-nakuti korban supaya mau ngasih uang,” ujar Agus Widodo kepada petugas. Salah satu petugas menyebutkan, para pelaku sudah mempersiapkan rencana penyekapan dan pemerasan itu. Bahkan, mereka sudah menyiapkan plat nopol asli dan yang palsu. “Ada dua plat nomor yang

ditemukan di mobil itu,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno melalui Kanitreskrim Aiptu Agus Stya Margono mengatakan, kedua pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.* “Kasus ini masih kami kembangkan untuk mencari tahu apakah ada korban lain,” katanya. Sejumlah barang bukti berupa nopol palsu L 1260 IP dan nopol asli L 1178 XF. Satu unit handphone dan mobil Xenia serta uang tunai Rp 2 juta. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 368 ayat (1) Jo pasal 53, Jo pasal 333 ayat (1) Jo pasal 335 ayat (1) KUHP. (an/har/mik)

Menghadapi Musim Hujan, Satpolair Siapkan Alutsista Gresik, Memorandum Satpolair Polres Gresik tengah mempersiapkan peralatan utama sistem pertahanan (alutsista) dalam menghadapi musim penghujan. Mulai dari rompi pelampung, perahu karet, tabung penyelam hingga gergaji mesin. Kasatpolair Polres Gresik AKP Masyhur Ade menjelaskan, kesiapan ini juga melakukan persiapan menjelang operasi Lilin Semeru 2019. Selain itu pihaknya dan anggota juga melakukan simulasi kesigapan penanganan bencana. Sejumlah anggota membawa perahu karet hingga pemasangan life guard. Hal ini untuk mematangkan kesiapan anggota dalam memberikan pertolongan jika ada kejadian bencana. “Misalnya banjir dan kebakaran

kapal di perairan,” kata Masyhur Ade, kemarin. Alumnus Akpol 2010 itu menjelaskan, pada pengalaman sebelumnya banyak kejadian bencana. Oleh karena itu, persiapan harus dimatangkan. Disampaikan, selain itu, pihaknya juga tengah mempersiapkan diri jelang perayaan natal dan tahun baru (Nataru) yang kini semakin dekat. Pengamanan bukan hanya di darat. Namun, peningkatan pengamanan juga dilakukan di lautan. Karena, aktivitas masyarakat diperairan menjelang natal dan tahun baru semakin meningkat. Kondisi cuaca juga tidak menentu. Kesiapan anggota harus ditingkatkan untuk melayani masyarakat.“Semua anggota harus siap,” pungkasnya.(an/har/mik)

Urus SIM, Jangan Percaya Calo

Pemohon SIM mengikuti ujian teori di Satpas Polres Tuban.

Berikut daftar biaya penerbitan SIM berdasarkan PP 60/2016 : 1. SIM A – Pembuatan SIM A Baru : Rp 120.000 – Perpanjang SIM A: Rp 80.000

4. SIM C – Pembuatan SIM C Baru : Rp 100.000 – Perpanjang SIM C: Rp 75.000

2. SIM B1 – Pembuatan SIM B1 Baru : Rp 120.000 – Perpanjang SIM B1: Rp 80.000

5. SIM D (Penyandang disabilitas/berkebutuhan khusus) – Pembuatan SIM D Baru : Rp 50.000 – Perpanjang SIM D: Rp 30.000

3.SIM B2 – Pembuatan SIM B2 Baru : Rp 120.000 – Perpanjang SIM B2: Rp 80.000 Syarat berikutnya adalah kelengkapan berkas berupa KTP asli dan fotokopi (4 lembar) serta Surat Keterangan Sehat Jasmani dan Rohani dari dokter. Lalu mengisi formulir. Apabila sudah melengkapi persyaratan itu, kemudian isi formulir permohonan SIM disertai fotokopi KTP. Selanjutnya, ikuti ujian teori. Kalau sudah lulus ujian teori, maka pemohon berhak mengikuti ujian praktik sesuai dengan jenis SIM yang ingin didapat. Misalnya, untuk SIM A, pemohon harus mengikuti ujian praktik dengan mobil yang

sudah tersedia. “Jika lulus dalam ujian teori dan praktik, pemohon akan dipanggil untuk pembuatan SIM,” terang Nanang. “Satu hal lagi, biaya sudah tertera jelas di depan ruang pelayanan SIM Polres Tuban, jika ada yang disuruh bayar lebih dari ketentuan yang telah ditetapkan, segera laporkan. Jangan pernah takut untuk melaporkan hal-hal yang menyimpang, karena kesalahan kecilpun yang timbul dapat merusak segala hal yang telah ditentukan,”tukasnya. (har/mik)

Petugas Satpolair Polres Gresik mempersiapkan alutsista.

Polres Lamongan Tasyakuran WBBM FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Tuban, Memorandum “Jangan pernah percaya dengan calo, Polres Tuban bebas dari percaloan. Jika ada yang berani menjadi calo akan kami proses ainhukum secara tegas bila ada yang mainP main,” tegas Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono, Rabu (11/12). Penegasan ini disampaikan kapolres di sela peninjauan pemM buatan SIM di ruang Pelayanan SIM Polres Tuban. “Kami tidak akan mentolerir bila di lapangan ditemukan praktek percaloan. Dan silahkan laporkan, pasti akan saya libas,” sambung mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah ini. Dijelaskan olehnya, surat izin mengemudi (SIM) menjadi perlengkapan yang wajib dimiliki oleh setiap pengendara. SIM menjadi bukti bahwa pengendara memiliki pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan berkendara. “Masih belum punya SIM dan ingin mengendarai kendaraan bermotor? Satpas Polres Tuban mencantumkan persyaratan dan tata cara pembuatan SIM. Penjelasan ini merupakan syarat dan tata cara pembuatan SIM secara umum,” jelasnya. Untuk pendaftaran pembuatan SIM mulai hari Senin-Kamis pukul 08.00-12.00. Untuk pelayanan pembuatan SIM akan berlangsung hingga pukul 15.00. Pada hari Jumat, petugas hanya melayani selama dua jam saja, yaitu pukul 08.00-10.00. Selanjutnya pada Sabtu hanya berlaku setengah hari pada pukul 08.00-12.00. Syarat pembuatan SIM yang pertama adalah persayaratan usia. Untuk SIM A, pemohon harus berusia 17 tahun. Untuk pemohon B1 dan B2 harus berusia 20 tahun, SIM C dan D berusia minimal 16 tahun dan SIM umum paling tidak berusia 21 tahun.

tuduhan tersebut membuat perempuan 38 itu ketakutan. Pelaku lantas mengancam jika tidak memberikan sejumlah uang akan dibawa ke Polda Jatim untuk dijebloskan ke penjara. Korban pun menuruti kata kedua pelaku. Setelah uang didapatkan, korban dilepaskan pelaku. Tak lama kemudian, korban menghubungi Polsek Menganti. Sejumlah anggota Polsek Menganti langsung melakukan pengejaran dengan ciri-ciri kendaraan yang sama. Tidak m*embutuhkan waktu lama, mobil pelaku berhasil dihadang petugas di Jalan Raya Hendrosari, Kecamatan Menganti.

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

Ketua DPRD Gresik Fandi A Yani dan Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menemuai warga yang menginginkan pembongkaran batu bara di PT GJT direlokasi.

Polisi Gadungan Sekap dan Peras Warga Menganti

Lamongan, Memorandum Polres Lamongan menggelar apel dan tasyakuran perolehan penghargaan kategori wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM) di halaman Mapolres, Rabu (11/12) pagi. Dengan perolehan penghargaan tersebut, seluruh perwira dan anggota diharuskan untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Sebelum apel dimulai, seluruh pasukan bersama-sama menyanyikan yel-yel semangat WBBM dan diinstruksikan agar yelyel selalu dikumandangkan setiap saat untuk mengingatkan dan mengetahui makna dari WBBM sebagai visi misi ke depan dalam melaksanakan tugas. Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung menjelaskan, apel ini bertujuan untuk mengungkapkan rasa syukur atas predikatWBBM. Di mana selama dua tahun semua telah berjuang untuk mendapatkan kategori tersebut. Dari 39 polres dan polresta di Polda Jawa Timur, hanya ada empat polres yang mendapatkan. Salah satunya adalah Polres Lamongan. “Pencapaian ini bukanlah hal yang mudah, dan ini merupakan program presiden dalam lima program prioritasnya.Yaitu penyeder-

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SYAIFUDDIN ANAM

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung bersama jajaran foto bersama sambil menunjukkan piagam WBBM.

hanaan segala bentuk kendala regulasi dan penyederhanaan birokrasi,” ujar perwira dengan dua melati di pundaknya ini. Feby menegaskan, Polri sebagai bagian dari pemerintahan dengan program tersebut agar bisa memahami tugas dan tanggung jawab dengan cara memberikan pelayanan terbaik. Baik eksternal maupun internal, dan melakukan pelayanan dengan hati tanpa adanya rasa pamrih. “Marilah kita bersama berkomitmen untuk menjaga peraihan prestasi ini dengan cara kita bertindak dalam keseharian baik bertugas maupun kehidupan sosial dilulingkungan masyarakat,” tegas alumnus Akademi Kepolisian 1999 ini. Feby berharap, ke depan siapapun pemimpinnya harus

percaya dan tetap bekerja sama. Karena menurutnya, semua mempunyai visi misi yang sama dan jangan sampai organisasi kepolisian dicederai oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab. “Apa yang sudah kita raih dapat kita jaga apabila kita mau menjaga kerja sama yang baik dan memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,” terang pria yang sebentar lagi pindah menjadi Kapolres Mojokerto Kabupaten ini. Feby juga berpesan kepada Ibu-Ibu Bhayangkari agar memberikan motivasi kepada bapak-bapaknya untuk bertugas dan menjalankan kewajibannya dengan baik bukan malah sebaliknya. “Sebagai seorang istri dan suami juga harus saling bersinergi dan memberikan semangat positif untuk kebaikan bersama,” pungkas bapak dua anak kelahiran Sukabumi ini. (al/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 12 Desember 2019 by memorandum - Issuu