Skip to main content

Koran Memorandum Edisi 11 September 2020

Page 1

memorandum.co.id

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

memorandumredaksi@gmail.com com

Sekap Satpam, Rampas Avanza Sidoarjo, Memorandum Aksi curas kembali terjadi di Kota Delta, Rabu (10/9). Kali ini para pelaku berhasil merampas satu unit new Avanza S 1734 WQ milik Ainul Mustofa, asal Dusun Gading RT 09 RW 05, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Kejadian tersebut berada di gudang salah satu perusahaan Jalan Raya Letjen Sutoyo, Waru. Peristiwa itu bermula saat mobil korban terparkir

HARGA Rp 3.500,KRONOLOGI KEJADIAN

GR

di lokasi. Mendadak tujuh orang tak dikenal muncul dan mendatangi tempat kejadian perkara (TKP). Selanjutnya para pelaku menyekap satpam perusahaan tersebut. “Ciri-ciri pelaku berbadan kekar tinggi  Bersambung ke halaman 11 

AFI

S: M

EM

A OR

ND

UM

/A Z

IZ

Tujuh orang tidak dikenal tiba-tiba mendatangi gudang perusahaan di Jalan Raya Letjen Sutoyo, Waru. Pelaku lalu menyekap satpam hingga tak berdaya. Setelah itu, mereka kabur membawa Avanza milik Ainur Mustofa.

TIGA GENG TAWURAN DI JALAN KENJERAN, SITA LIMA SAJAM

Jakob Oetama

BEKUK SANG PROVOKATOR

Surabaya, Memorandum Aksi tawuran yang melibatkan tiga geng terjadi di Jalan Kenjeran, Rabu (9/9) malam. Geng tersebut antara lain Tim Guk Guk (TGG), dan Tim Exekusi. Dua geng remaja itu melawan Tim Wek Wek (TWW).

Y

acob Utama, Yakob Utama, Jacob Utama, Jakob Oetama. Yang terakhir itu ejaan yang benar. Saya bernah bertanya langsung kepada beliau tentang ejaan nama beliau itu –saking banyaknya versi di media. Beliau juga menjelaskan secara khusus bahwa kata “Oetama” di situ harus dibaca: utomo. Beliau kan orang Jawa Tengah. Lahir di desa sekitar candi Borobudur. Bahwa ‘’utomo’’ itu ditulis ‘’Oetama’’ justru itulah yang benar –menurut grammar bahasa Jawa: bunyi “’o’’ harus ditulis ‘’a’’ manakala kata itu berubah bunyi ketika diberi akhiran ‘’ne’’. ‘’Utomo’’ ketika diberi akhiran ‘’ne’’ bunyinya menjadi ‘’utamane’’. Bukan ‘’utomone’’.  Bersambung ke halaman 2 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Beruntung tawuran tersebut tidak sampai berlangsung lama, dan belum jatuh korban. Ini setelah anggota Tim Respon Cepat Tindak (Respatti) Kobra Satsabhara Polrestabes Surabaya yang menerima laporan langsung bergerak mendatangi lokasi kejadian.  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Petugas mengevakuasi jenazah korban di exit tol Margomulyo pada kejadian Rabu (9/9).

Terdapat Luka di Tubuh Korban Penemuan Mayat Wanita di Exit Tol Margomulyo

Tiga pemuda yang diamankan berikut senjata tajam (sajam) yang dipakai tawuran.

Surabaya, Memorandum Anggota Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak terus menyelidiki kematian wanita kondisi bugil di exit tol Margomulyo, Kamis (10/9). Diduga kuat, wanita tersebut dibunuh. Hal ini berdasarkan hasil visum dokter, bahwa jenazah wanita yang diperkirakan berusia 4050 tahun tersebut terdapat luka benda tajam di lengan kirinya.  Bersambung ke halaman 11 

Deteksi Ada Gudang Lain BNNP JaƟm Gerebek Ruko Puri Gunung Anyar, Sita 8 Kg Sabu

HUBUNGAN asmara Jessica Iskandar dengan Richard Kyle dikabarkan telah kandas. Bahkan, Jessica pun telah memutuskan untuk pindah dan menetap di Bali. Namun siapa menduga jika mereka terlihat sedang ketemuan.  Bersambung ke hal 11 

+

Meng, sekolah keluhkan bopda belum turun.

-

Oalah bopda-bopda, sudah lama tak naik, turun pun susah. Hedeh...

Si Mameng (Wali kelas rangkap wali murid)

Pengirimannya melalui ekpedisi dan langsung ke alamat yang dituju. Sebulan, bisa kirim dua kali. AKBP WISNU CANDRA PENYIDIK MADYA BNNP JATIM

Kepala BNNP Jatim Brigjenpol Bambang Priyambadha mengecek tempat kejadian perkara (TKP).

Surabaya, Memorandum Nasib sial menimpa Iwan Purwanto (35), warga Jalan Raya Kendalsari. Pikap yang disewakan di rental miliknya dibawa kabur pelanggannya. Beruntung  Bersambung ke hal 11 

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Belum Berakhir

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Jessica Iskandar

Pikap Rental Digondol Pelanggan

Surabaya, Memorandum Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jatim terus mengembangkan pengungkapan sabu 8 kilogram. Petugas mendeteksi ada gudang lain yang dipakai menyimpan sabu jaringan Malaysia, seperti yang dibongkar di ruko Puri Gunung Anyar Regency.  Bersambung ke halaman 11 

Laporan polisi yang dibuat Iwan di Mapolsek Rungkut.

CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ40Ή

Ghadi: A’udzu Bikalimaatillahittamaati Min Syarri Maa Kholak Dalam waktu singkat Ghadi dan Paman Karim sudah diselimuti asap hitam yang teramat sangat tebal sekali. Bau yang meruap tidak hanya busuk, melainkan juga anyir dan sengak. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Ghadi-Paman Karim sepakat menghindari asap tadi dengan meloncat setinggi-tingginya dan sejauh-jauhnya. Tapi apa daya, kaki mereka seperti ditahan kekuatan yang sangat kuat. Jangankan meloncat, sekadar bergeser pun sulit. Sangat sulit. Akhirnya mereka sepakat mencoba merapal doa jurus mengubah tubuh menjadi bayangan. Ternyata Sami

mawon. Kaki mereka terasa terikat benang cahaya dan dipatek ke perut bumi. Jurus melipat bumi juga tidak berguna. “Berakhirlah kita, Ghadi,” batin Paman Karim. Ghadi tidak menanggapi. Pada saat yang sama dia mencoba jurus elemen bumi dengan meleburkan tubuh ke tanah. Sia-sia.  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan, Agus. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Sidoarjo, Memorandum Bagus Prasetyo (19), warga Desa Bringinbendo, Taman, terpaksa berhenti berjualan nasi goreng (nasgor) setelah berurusan dengan polisi. Dia dilaporkan korbannya yang masih di bawah umur dalam kasus pencabulan ke Polsek Taman. beberapa minggu lewat aplikasi Facebook (FB). “Pelaku meniduri korban di sebuah rumah saat keadaan sedang sepi,” kata penyidik Polsek Taman, Kamis (10/9). Petaka korban bermula ketika berkenalan dengan Bagus di FB. Bagus yang jatuh hati ken-

Penyidik Polsek Taman meminta keterangan Bagus Prasetyo.

dia keluar, dan baru sekali mencabuli korban,” katanya. Bagus mengaku bisa mengajak keluar korban setelah mereka saling tukar nomor handphone. “Ketemu terus saya ajak main ke rumah,” ujarnya. Perbuatan bejat ini terbongkar setelah korban melapor kepada orang tuanya. Tak terima, orang tua korban melaporkan Bagus ke polisi dengan bukti percakapan di handphone dan FB. “Atas perbuatan ini, pelaku dijerat pasal 81 ayat 1 dan 2

Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” sebut penyidik. Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi dikonfirmasi, membenarkan penahanan tersangka kasus asusila yang melibatkan Bagus Prasetyo. Perkara tersebut sekarang dalam penyidikan Polsek Taman. “Pelaku sudah ditahan dan sekarang dalam proses penyidikan,” paparnya.(ags/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Bagus diringkus Unit Reskrim Polsek Taman setelah korban yang baru berusia 14 tahun melapor ke orang tuanya. Di depan penyidik, Bagus mengakui semua perbuatannya. Yang mengejutkan penyidik, tersangka mengaku baru kenal korban

dati korban masih SMP, membombardir laman percakapan FB korban dengan rayuan. Tak hanya itu, pelaku juga diketahui mengajak pergi korban hingga beberapa kali. “Saat diajak keluar itu, perbuatan cabul terjadi. Korban diperkosa di sebuah rumah saat situasi sedang sepi,” sebut penyidik. Di hadapan polisi, Bagus mengaku khilaf. Dia nekat memperkosa karena tergoda kemolekan tubuh korban. ”Saya khilaf pak. Baru tiga kali saya mengajak

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Kenal di FB, Penjual Nasgor Cabuli ABG

Tiga bapaslon Pilkada Sidoarjo menyapa warga setelah penandatanganan deklarasi damai.

Salah satu kontestan Pilkada Sidoarjo menandatangani deklarasi damai.

Kapolresta Kombespol Sumardji membagikan masker kepada pengendara motor.

Bapaslon Deklarasi Damai Sambil Bagikan Masker Sidoarjo, Memorandum Untuk terwujudnya situasi kamtibmas aman dan kondusif jelang Pemilihan Kepala Daerah (pilkada) 2020 di Kabupaten Sidoarjo, tiga kontestan bakal pasangan calon (bapaslon) bupati-wakil bupati melakukan deklarasi damai dan berkomitmen mendukung program Sidoarjo Bermasker. Deklarasi damai Pilkada 2020 dan Sidoarjo bermasker yang diikuti Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816

serta seluruh jajaran forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan perwakilan partai politik (parpol) ini digelar di Mapolresta Sidoarjo, Kamis (10/9). Diawali dengan apel bersama dipimpin Kapolresta Kombespol Sumardji yang mengajak tiga bapaslon dan tim suksesnya serta segala elemen masyarakat berkomitmen menjalankan setiap tahapan pilkada dengan tertib, aman, dan damai.

“Di tengah pandemi covid-19, kami imbau para peserta pilkada dan seluruh lapisan masyarakat yang terlibat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Karenanya pada kesempatan ini bersamaan pembagian 2,2 juta masker oleh Kapolri, sedangkan di Kabupaten Sidoarjo ada 42 ribu masker yang dibagikan serentak forkopimda dan forkopimka di wilayah masing-masing, kami ajak kontestan pilkada deklarasikan Sidoarjo Bermasker untuk pilkada

damai,” jelasnya. Pembagian 42 ribu masker diikuti antusias semua peserta dengan bersama-sama jalan kaki dari mapolresta menuju titik pembagian di simpang tiga Jalan Raya Cemengkalang. Mereka kompak membagikan masker, penuh kebersamaan dan sembari mengingatkan warga yang melintas untuk terus memakai masker. Kombespol Sumardji juga mengimbau Bambang Haryo Soekartono-Taufi-

qulbar, Kelana-Dwi Astutik, dan Ahmad Muhdlor Ali-Subandi untuk sama-sama menjalankan pesta demokrasi dengan tertib, mematuhi segala peraturan, menjaga kedamaian, dan selalu mematuhi protokol kesehatan. “Situasi kamtibmas Kabupaten Sidoarjo yang aman dan kondusif harus terus kita jaga bersama, termasuk dengan disiplin penerapan protokol kesehatan, agar penyebaran covid-19 dapat segera kita putus agar masyarakat

Sidoarjo sehat,” imbaunya. Plh Bupati Ahmad Zaini mengapresiasi langkah kapolresta dengan mengadakan Sidoarjo Bermasker untuk Pilkada Sidoarjo Damai. “Pilkada di tengah pandemi Covid-19, harus kita junjung tinggi penerapan protokol kesehatan. Para kandidat juga harus mampu dan berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di Kabupaten Sidoarjo tetap aman, damai, dan kondusif,” pesannya.(ags/her/jok/epe)

Jakob Oetama Jangan disangka hanya bahasa Inggris yang grammar-nya bikin pusing. Cukup sampai di situ kita bicara bahasa Jawa. Kita kan lagi membicarakan sosok hebat tokoh pers Indonesia yang meninggal Rabu siang kemarin: Jakob Oetama. Baca: Yakob utomo. Saya tengah dalam perjalanan dari Surabaya ke Jakarta (pakai mobil) ketika staf di Kompas TV menghubungi saya. Kompas TV minta agar saya ikut memberi kesaksian tentang Pak Jakob. Saya diminta menyiapkan HP dan laptop untuk pengambilan suara dan gambar. “Saya tidak membawa laptop,” jawab saya. Lima menit kemudian saya baru tahu ada apa. Yakni setelah Joko ‘’Jagaters’’ Intarto menghubungi saya: bahwa Pak Jakob meninggal dunia. Rabu, jam 13.00, di RS Mitra Keluarga, Jakarta. Tentu saya tidak terlalu kaget. Saya sudah lama mendengar beliau sakit. Usianya juga sudah 89 tahun –beberapa hari lagi. Saya langsung teringat semua kenangan lama. Pak Jakob adalah orang yang sabar, kalem, tenang, kalau berjalan tidak bergegas, kalau bicara lirih, ritme kata-katanya lamban dan wajahnya lebih sering datar –tidak bisa terlalu kelihatan gembira atau terlalu kelihatan sedih. Pak Jakob, karena itu, adalah simbol sosok orang Jawa yang sangat sempurna. Kepindahan beliau ke Jakarta tidak membuat beliau berubah menjadi ‘’lu gue’’. Tidak seperti saya: begitu pindah ke Surabaya langsung ikut menjadi bonek. Kesantunan Pak Jakob itu mungkin karena budaya desa di Jawa Tengah sangat merasuk ke jiwanya. Mungkin juga karena roh Borobudur ikut mewarnainya. Mungkin sekali latar belakangnya sebagai guru masih terus terbawa. Mungkin pula kultur sekolah Seminari Katolik masih ada padanya

Sambungan dari halaman 1 –meski beliau tidak menyelesaikan seminarinya. Rambut beliau lurus tapi dibiarkan agak panjang. Ibarat guru besar, Pak Jakob itu sempurna karena linier. Tidak seperti saya yang zig-zag: tamat SMA di Magetan langsung ke Kalimantan. Kawin pun dengan galuh Banjar, lalu jadi bonek, dan menjelang tua harus mengganti hati saya dengan hatinya orang Tionghoa dari Tianjin. Pak Jakob adalah orang yang santun –santun yang linier. Dan itu tercermin dari gaya pemberitaan koran yang dilahirkannya: Kompas. Jurnalistik Kompas adalah jurnalistik yang santun. Terutama bisa dilihat dariTajuk Rencananya. Yang bagi pengkritiknya dianggap sebagai tajuk dengan gaya yang muter-muter. Di era saya muda, gaya Kompas seperti itu sangat menjengkelkan. Tidak radikal sama sekali. Tidak seperti Harian Kami-nya Nono Anwar Makarim yang dar-der-dor. Tidak seperti Harian Indonesia Raya-nya Mochtar Lubis yang memberontak. Atau tidak seperti Harian Nusantara-nya – aduh lupa siapa pemiliknya– yang menyerang-nyerang. Keberanian Kompas yang paling berani –menurut anak-anak muda kala itu– hanyalah sebatas ini: menyindir. Tapi ‘’Purwodadi kutane, sing dadi nyatane’’. Maksudnya: yang penting kan kenyataannya. (Di kalimat peribahasa itu terdapat akhiran ‘’ne’’. Maka kata ‘’kuto’’ menjadi ‘’kuta’’, ‘’nyoto’’ menjadi ‘nyata’’). Kenyataan adalah bukti yang paling tidak bisa diabaikan. Kenyataannya: Kompas-lah yang paling hebat. Paling besar. Paling kaya. Kaya-raya. Harian Kami, milik ayah Nadiem Makarim itu, tewas dibredel. Harian Nusantara, milik TD Hafaz, juga dibredel. Harian Indonesia Raya-nya Mochtar Lubis belakangan juga dibredel. Semua karena tidak mau tunduk pada

kemauan penguasa. Harian Kompas memang juga pernah dibredel. Tapi sangat sebentar –mungkin seminggu saja. Koran saya dulu malah tidak pernah dibredel. Saya ikut gaya Pak Jakob yang sesekali harus mengalah –untuk menang. Lebih baik tetap bisa menyindir bertahun-tahun daripada sekali membentak lalu mati. Waktu itu, perdebatan mana yang lebih baik –menyindir berlama-lama atau bisa membentak tapi hanya sekali– tidak pernah reda di kalangan wartawan saat itu. Topik perdebatan itu lebih disederhanakan: pilih jalan Mochtar Lubis atau Jakob Oetama. Terutama dalam memilih strategi perjuangan menegakkan demokrasi. Perdebatan seperti itu kini tidak ada lagi di kalangan pelaku media masa. Tidak ada lagi yang perlu diperdebatkan. Bahan yang dibahas juga habis –tidak ada lagi mahasiswa yang galak. Yang mestinya membahas pun –para wartawan profesional– sudah lelah. Atau takut pada bos pemilik media. Gaya Pak Jakob adalah gaya yang ternyata lebih bisa diterima siapa saja –kecuali yang progresif. Nyatanya Kompas menjadi raja media massa di Indonesia. Lalu menjadi raja toko buku: Gramedia. Raja hotel: Santika-Amaris. Dan banyak lagi. Bahkan bisnis Kompas melebar ke mana-mana: perkebunan, jalan tol dan bank –Bank Media yang kemudian dilepas. Tapi Kompas telat masuk bisnis TV. Saya yakin itu karena idealisme yang berlebihan sebagai wartawan media cetak. Seperti juga saya. Gak tahunya kue media terbesar adalah di TV. Pendapatan koran tidak ada seujung kuku pendapatan stasiun TV. Akhirnya bos-bos TV-lah yang menjadi raja media –bukan yang merangkak dari bawah: si wartawan. Pada akhirnya Kompas men-

dirikan stasiun TV juga. Tidak sukses. Lalu dikerjasamakan dengan Chairul Tanjung menjadi Trans 7. Lalu kelihatannya menyesal: kok tidak punya TV lagi. Maka didirikan lagi Kompas TV. Yang seperti sekarang. Mungkin juga Pak Jakob tidak menyesal bekerja sama dengan Chairul Tanjung. Stasiun TV-nya itu dari rugi bertahun-tahun menjadi laba. Dari ‘’menggerogoti’’ keuangan Kompas menjadi‘’sumber pendapatan’’. Toh Kompas Gramedia masih memiliki sekitar separo saham di TV 7. Pak Jakob juga terasa telat ekspansi ke daerah-daerah. Itu juga karena tingginya kesantunan dan rasa tepo sliro pak Jakob: kalau Kompas ekspansi ke daerah-daerah akan terasa “yang besar ‘memakan’ yang kecil”. Koran-koran daerah akan mati semua. Pak Jakob tentu sering mendengar aspirasi koran-koran kecil di daerah seperti itu. Beliau adalah Ketua Umum Serikat Penerbit Suratkabar (SPS). Setiap kali rapat SPS muncul keluh kesah penerbit koran kecil: kalah bersaing dengan koran besar. Yang jumlah halamannya begitu banyak dengan harga jual yang begitu murah. Tapi, akhirnya Kompas juga ekspansi ke seluruh Indonesia –setelah si Bonek dari Surabaya berlari kencang ke mana-mana. Pak Jakob selalu ‘’menjewer’’ saya dengan senyumnya dan pujiannya. “Ini lho anak muda yang hebat. Ekspansi ke mana-mana tanpa beban,” katanya kepada teman-teman penerbit yang lagi kumpul. Berkata begitu beliau sambil tersenyum dengan ekspresi mulut yang –dalam bahasa Jawa disebut– ‘’mencep’’. Pak Jakob sebenarnya tidak mau jadi ketua umum SPS. Bukan agar tidak punya beban ekspansi. Tapi Pak Jakob memang bukan orang yang ambisius di bidang politik. Bahkan sama sekali tidak berpolitik secara praktis. Tidak pula punya sedikit pun keinginan

di jabatan publik. Rasanya itu sikap yang benar. Daripada seperti yang dilakukan si Bonek yang sampai terperangkap jebakan politik. Bahwa akhirnya Pak Jakob mau menjadi ketua umum, itu karena terpaksa. Kami semua mendaulat beliau. Kami semua merasa pak Jakob lah yang harus kami tuakan. Sambil memaksa beliau, kami juga berdoa agar kali ini ketua umum SPS tidak meninggal dalam jabatan. Itu karena ketua-ketua umum sebelumnya selalu meninggal dunia sebelum mengakhiri masa jabatan mereka. Dan itu juga karena seseorang bisa menjadi ketua umum SPS sampai berapa periode sekali pun. Toh tidak banyak yang mau. Apalagi orang seperti saya: yang bekerja lebih baik dari berbicara. Setelah beberapa periode, Pak Jakob benar-benar tidak mau lagi dipilih. Beliau merayu saya untuk menggantikan. Saya juga tidak mau. Dalam suatu kongres SPS di Jakarta pak Jakob ‘’menggalang’’ utusan: jangan lagi memilih beliau. Harga mati. Lantas beliau ‘’menggalang’’ suara agar memilih saya. Saya melihat gelagat itu. Menjelang acara pemilihan ketua umum, saya diam-diam ke bandara. Pulang ke Surabaya. Agar tidak bisa dipilih –ketentuannya jelas: calon ketua umum harus ada di arena pemilihan. Saya pun lega: bisa pulang dari kongres tanpa beban apa-apa. Ups... Begitu mendarat di Juanda saya ditelepon Pak Jakob. “Mas Dahlan terpilih sebagai ketua umum,” kata beliau. “Lho saya kan tidak ada di tempat? Kan anggaran dasar mensyaratkan itu?” jawab saya. “Menjelang pemilihan tadi anggaran dasarnya sudah diubah. Dan saya yang menjamin bahwa Mas Dahlan pasti mau kalau saya yang minta,” kata beliau. Tentu saya tidak berani untuk

tidak tawaduk kepada Pak Jakob. Saya pun menerima jabatan itu –dengan doa jangan sampai saya meninggal dunia di jabatan itu. Ternyata saya hampir meninggal dunia. Terkena kanker hati. Sampai harus ganti hati. Dan ternyata saya meninggal dunia beneran –secara politik. Saya dikenai perkara bertubi-tubi. Saya pun minta berhenti sebagai ketua umum: tidak pantas ketua umum SPS berstatus tersangka. Saya ajukan surat pengunduran diri itu: ditolak! Mereka tahu bahwa saya tidak seharusnya bernasib seperti itu. Begitu diangkat menjabat sesuatu dulu saya juga sowan ke Pak Jakob. Minta restu beliau. Kepada beliau saya juga berjanji untuk selama menjabat akan menjaga nama baik institusi pers dan kewartawanan. Beliau tahu maksud saya: jangan sampai korupsi. Ketika akhirnya saya jadi tersangka saya menghadap beliau lagi. Di kantornya yang megah di gedung Kompas Gramedia. Saya menceritakan apa yang sedang saya hadapi. Tapi beliau sudah sulit mengikuti pembicaraan. Bahkan beliau awalnya tidak ingat siapa tamunya itu. Sampai-sampai saya harus mendekat ke beliau dan dengan agak lantang mengatakan siapa nama saya. Lalu beliau menganggukkan kepala. Itu sudah enam tahun lalu. Setelah itu saya menghadap beliau lagi.Yakni setelah saya dibebaskan oleh Pengadilan Tinggi Jatim. Tapi beliau sudah semakin lemah dan semakin tidak ingat siapa saya. Kini Kompas memiliki gedung pencakar langit yang sangat tinggi dan sangat megah. Juga sangat baru. Saya tidak bisa lagi mengatakan gedung saya lebih bagus dari gedung Kompas –karena kini saya tidak punya gedung sama sekali. Saya belum sempat berkunjung ke gedung baru Kompas itu. Saya berharap pak Jakob sempat merasakan kemegahannya.

Ketika akhirnya saya juga tidak mau lagi menjabat ketua umum SPS –sudah tiga periode– saya menghadap putra beliau. “Pak Lilik, tolong ganti Anda yang menjadi ketua umum SPS,” kata saya. Waktu itu saya didampingi mas Jauhar, ketua harian SPS dan mas Asmono, direktur eksekutif SPS. Pak Lilik bergeming. Segala jurus rayuan saya pun tidak mempan. Pak Lilik tetap tidak mau. Saya sudah lama mendengar Pak Lilik tidak tertarik pada bisnis koran.Tapi baru hari itu saya mendengarnya sendiri. “Saya tidak paham koran. Ruwet,” katanya merendah. Untuk mengurus koran, Pak Lilik mempercayakannya kepada kader-kader profesional ayahnya. “Untuk urusan media terserah beliau saja,” katanya sambil menepuk pundak orang yang duduk di sebelahnya: Rikard Bagun, wartawan senior yang juga pernah jadi pemred di Kompas. Pak Lilik sendiri pilih terus memimpin grup Santika. Yang sekarang berkembang mencapai hampir seribu hotel. Pak Lilik terlihat asyik sekali di bisnis hotel. Kini Pak Jakob sudah tiada. Saya tidak tahu apakah kepemimpinan di Kompas selanjutnya akan dipegang keturunan pak Jakob atau keturunan Pak Auwjong Peng Koen (P.K. Oyong, Petrus Kanisius Ojong). Yakni orang Sawahlunto yang mengajak dan memboyong Pak Jakob dari Jogja ke Jakarta. Semula untuk bersama-sama mendirikan majalah Intisari, kemudian harian Kompas. Pak Ojong sudah lama sekali meninggal dunia, 1980. Tapi pasangan Tionghoa-Jawa, UI-UGM itulah yang telah membuat sejarah penting pers di Indonesia. Kompas –nama yang diberikan oleh Presiden Soekarno itu, benar-benar telah terbukti bisa menjadi kompas di Indonesia. Termasuk kompas saya. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 3

Denda Tak Pakai Masker Mencekik Rakyat Surabaya, Memorandum Warga Surabaya yang tidak mematuhi protokol kesehatan, terutama yang keluar rumah tanpa memakai masker terancam didenda. Namun itu dianggap anggota dewan malah mencekik rakyat yang kini sudah terpuruk karena pandemi Covid-19. Rencana tersebut direspons Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti. Menurut politisi PKS ini, sanksi denda bagi warga yang tidak mengenakan masker di tempat umum, bukan salah satu faktor yang bisa menurunkan penyebaran Covid-19. Jika sanksi itu tetap dijalankan, wakil rakyat perempuan ini meminta supaya pemkot melaksanakan edukasi atau sosialisasi sebelum penerapan sanksi bagi warga yang tidak menggunakan masker. “Sanksi kepada masyarakat itu sebenarnya sifatnya setelah kewajiban pemkot melakukan upaya sosialisasi dan edukasi. Kasihan masyarakat bila langsung didenda, karena di masa pandemi seperti mereka terpuruk, kini ditambah beban denda,” tegas Reni. Jika hal itu tidak dijalankan, ia menilai untuk penerapan sanksi ini akan sulit di lapangan, karena banyak pelanggar. Sehingga perlu ada tahapan-tahapan dan sosialisasi bagi masyarakat terkait sanksi tersebut. “Jangan sampai setelah aturan sanksi diberlakukan, sebagian besar warga Surabaya malah belum mengetahuinya,” lanjut Reni.

Sanksi kepada masyarakat itu sebenarnya sifatnya setelah kewajiban pemkot melakukan upaya sosialisasi dan edukasi. Kasihan masyarakat bila langsung didenda, karena di masa pandemi seperti mereka terpuruk, kini ditambah beban denda,” FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Reni Astuti Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Menurut Reni, sebenarnya masyarakat bukan disanksi namun dilayani. “Prinsipnya kan begitu. Ketika saksi itu diatur, harusnya semua proses pelayanan utama harus berjalan,” imbuh Reni. Namun pada prinsipnya, Reni sepakat dengan adanya denda, namun pemkot jangan lupa bahwa semangat pemerintah itu yang di depan yakni meyalani. “Melayani itu dalam konteks yang sangat luas pada sisi edukasi dan sisi kehadiran,” ungkap Reni.

Warga tidak bermasker dihukum menyapu jalan.

Sanksi denda ini masih menurut Reni masih bukan jaminan. Ia mencontohkan di Jakarta sudah memberlakukan denda bagi yang tidak bermasker. Namun, ibu kota ini bakal kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB), karena melihat tren kasus aktif Covid-19 kembali meningkat. “Sanksi ini bukan satu satunya faktor yang bisa menurunkan Covid-19. Contoh di Jakarta, sudah diterapkan, tapi masih tinggi penyebaran Covid-19,” pungkas Reni. (alf/tyo)

Secara Aturan Sudah Memungkinkan ALASAN pemkot memberlakukan denda ini bertujuan agar masyarakat bisa tertib, dan harapan memutus mata rantai Covid-19 bisa terwujud. Sedangkan adanya denda tersebut, menurut Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini secara aturan sudah memungkinkan. Sedangkan untuk nilai dendanya, Risma menjelaskan masih dalam pembahasan. “Ini lagi dibahas berapa dan mekanis-

menya bagaimana. Kalau biasanya, dibawa ke pengadilan dan kemudian pengadilan transfer (uang denda, red) ke kas daerah,” beber Risma di Balai Kota Surabaya, Kamis (10/9). Selain ada denda, Pemkot Surabaya juga akan meminta warga Surabaya yang usai bepergian ke luar kota agar dilakukan tes swab sebelum pulang ke rumah. Tes swab dilakukan di Labkesda Surabaya yang buka

selama 24 jam. “Untuk warga Surabaya, tes swab ini gratis. Jadi warga langsung ke labkesda. Kan sekarang rapid test sudah tidak dilakukan,” tegas Risma. Sedangkan untuk warga luar kota yang bertandang ke Surabaya diminta juga untuk dilakukan tes swab. Yang jadi masalah, mereka tidak gratis. “Sebenarnya bisa dilakukan di labkesda dengan harga Rp 600 ribu, kalau di luar bisa capai Rp 1

juta lebih. Harga reagen kan Rp 500 ribu. Namun untuk perda, apakah bisa,” ungkap Risma. Wali kota perempuan pertama di Surabaya ini menegaskan apa yang dilakukan ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sebab, hingga sekarang belum jelas pandemi ini akan berakhir. “Kami semua berharap mata rantai ini bisa diputus agar bisa bebas,” puskas dia. (udi/tyo)

UID Sumbang 100 Ribu Masker ke Pemprov Jawa Timur FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

M Kholil

Bopda Belum Cair

Sekolah Swasta Terancam Kolaps Surabaya, Memorandum Sekolah swasta di Surabaya sekarang ini kesulitan biaya operasional. Sebab, hingga kini biaya operasional pendidikan daerah (bopda) dari Pemkot Surabaya belum juga turun. Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) M Kholil mengungkapkan, pihaknya sekarang ini banyak mendapatkan keluhan dari sekolah swasta di Surabaya terkait belum cairnya bopda. Padahal, bopda ini sangat diharapkan oleh mereka untuk mendukung operasional sekolah. “Biasanya sekarang ini sudah turun. Namun hingga sekarang belum turun. Apakah ini terkait dengan adanya Perwali 34/2020 tentang Petunjuk Teknis Biaya Pemberian Hibah Pendidikan Daerah,” ungkap M Kholil, Kamis (10/9). Biasanya, masih lanjut dia, bopda cair tiga bulan. Namun dalam perwali tersebut cair enam bulan. Dan ia sendiri tidak tahu, apakah cair enam bulan ini di awal semester atau di akhir di semester. Persoalan lainnya muncul adalah sekolah yang bisa mendapatkan bopda adalah sekolah yang memiliki minimal 60 siswa sebagaimana yang diatur dalam pilwali tersebut. Tentu akan banyak sekolah yang tidak mendapatkan bopda, terutama sekolah swasta yang kecil. Kabid SD Dinas Pendidikan Kota Surabaya M Aris Hilmi mengungkapkan, untuk bopda sekolah swasta, saat ini sedang proses persiapan pencairan sambil menunggu SK BOS tahap III dari kementerian dikeluarkan. Sebab, perhitungan bopda swasta juga dihitung dari besaran dana BOS tahap III yangg diterima sekolah. Harapannya awal Oktober sudah bisa disalurkan ke sekolah. “Sedangkan untuk sekolah swasta yang muridnya kurang dari 60 anak, maka sesuai ketentuan belum bisa diproses,” tegas dia. (udi/tyo)

Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima sumbangan 100 ribu masker dari Yayasan Upaya Indonesia Damai atau juga dikenal sebagai United in Diversity (UID). Penyerahan langsung dilakukan Handaka Santosa, mewakili UID, dalam acara yang berlangsung di Gedung Grahadi, Surabaya, Kamis (10/9). Sumbangan kali ini merupakan bagian dari 6 juta lebih masker pemberian UID yang didukung penuh Gajah Tunggal Group demi membantu upaya penanggulangan pandemi Covid-19. Sebelumnya, yayasan tersebut telah membagikan antara lain kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, sejumlah pemerintah daerah, Palang Merah Indonesia, Persatuan Wartawan Indonesia,TNI dan Polri, serta organisasi organisasi kemasyarakatan. Handaka Santosa menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Khofifah

beserta jajaran pemerintahan tingkat provinsi, serta 38 pemkab/kotanya yang dinilai gigih hingga berhasil menekan angka kasus Covid-19 turun di Jawa Timur meski dua bulan sebelumnya menjadi provinsi dengan kasus Covid-19 tertinggi. Handaka Santosa mengakui, keberhasilan tersebut tidak lepas dari tingkat kesadaran dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan, di samping efektifitas pelaksanaan testing, tracing, dan treatment. Dikatakan Handaka, sumbangan masker ini adalah wujud partisipasi UID dan Gajah Tunggal Group bersama Pemerintah Jawa Timur dan masyarakat untuk terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi pemakaian masker sebagai syarat utama dalam protokol kesehatan. Wakil Gajah Tunggal Group Indrawana Widjaja menyampaikan, pemberian sumbangan kali ini sebagai

FOTO: ISTIMEWA

Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyaksikan penyerahan sumbangan masker dari perwakilan UID Handaka Santosa.

penghargaan kepada Gubernur Jawa Timur yang bertekad memperkuat konsolidasi dan sinergi pengendalian Covid-19 dengan pemulihan ekonomi di Jawa Timur.

Indrawana menambahkan, Gajah Tunggal Group sebagai salah satu pemangku kepentingan tentu mendukung usaha pemulihan kembali kegiatan ekonomi di Jawa Timur.

“Apalagi pusat kegiatan dari salah satu perusahaan kelompok kami berada di provinsi penyumbang perekonomian terbesar kedua di Indonesia ini,” ujar Indrawana. (asw/tyo)

Kemenpan-RB Apresiasi Paparan SAKIP Gubernur Surabaya, Memorandum Dalam mewujudkan Reformasi Birokrasi dan mengoptimalkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) mengevaluasi setiap kepala daerah. Khusus bagi Jawa Timur, Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan Kemenpan-RB sekaligus Ketua Tim Evaluator Drs Agus Uji Hantara ME memuji paparan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang meletakkan isu strategis yang berkembang di masyarakat yang diramu menjadi sebuah kebijakan yang solutif. “Ibu gubernur sangat menguasai isu yang berkembang di masyarakat dan memberikan solusi lewat kebijakan-kebijakan yang ada di Pemprov Jatim,” ungkapnya, setelah mende-

FOTO: ISTIMEWA

Pemaparan progres SAKIP secara virtual di Gedung Negara Grahadi.

ngarkan paparan pada Evaluasi SAKIP dan Reformasi Birokrasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur secara virtual di Gedung Negara Grahadi, Kamis (10/9). Selain menguasai isu dan mem-

berikan solusi atas permasalahan yang terjadi di masyarakat, Agus juga memuji langkah Pemprov Jatim yang mewujudkan kolaboratif goverment yang telah diimplementasikan di

semua unsur intansi dan lembaga bersama Pemprov Jatim. “Saya berharap, pemikiran dari ibu gubernur bisa diimplementasikan oleh jajaran OPD. Ketika kita membahas isue strategis dan berbicara impact atau dampak dari adanya sistem atau program tidak bisa hanya diwujudkan oleh satu dua OPD saja, melainkan harus melibatkan kolaborasi dari OPD lain agar impact bisa terwujud dengan terukur dan optimal,” ungkapnya. “Saya yakin predikat SAKIP A yang diperoleh Jatim sangat layak, semoga bisa dijadikan inspirasi oleh provinsi lain,” puji Agus seusai mendengarkan paparan Gubernur perempuan pertama di Jatim. Gubernur Khofifah mengatakan, kolaborasi dan sinergi menjadi password kami untuk melangkah. Karena disadari dalam memajukan Jawa

Timur membutuhkan peran serta semua pihak untuk bisa memberikan kecepatan dan pemenuhan tuntutan secara dinamis. “Saya menggunakan istilah equilibrium dynamic atau mencari titik keseimbangan di antara dinamika yang berkembang untuk mewujudkan keseimbangan baru,” ungkapnya. Ia mengatakan, implementasi SAKIP dan percepatan reformasi birokrasi menjadi salah satu prioritas dalam membangun pemerintahan yang akuntabel dan terukur serta mempertangungjawabkan hasil atau manfaat kepada masyarakat atas penggunaan setiap anggaran. “SAKIP ini menjadi prioritas pembangunan utamanya dalam RPJMD, RKPD yang kemudian di-breakdown di masing-masing renstra OPD yang ada dengan membagi habis tugas yang ada,” jelasnya. (yok/tyo)

Terasi Rebon Tingkatkan Perekonomian Wilayah Pesisir Surabaya, Memorandum Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Bhayangkara (Ubhara) bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melaksanakan kegiatan pengabdian di usaha pengolahan hasil laut produksi terasi rebon di Desa Karang Agung, Palang, Tuban. Terasi rebon adalah salah satu produk unggulan dari hasil olahan ikan laut daerah pesisir Tuban yang terkenal. Produk ini sejenis penyedap makanan berbentuk pasta, beraroma khas hasil fermentasi udang, ikan atau campuran keduanya dengan garam, dan bahan tambahan lain. Disampaikan ketua tim Dr Mahmudah Enny W Dra Ec MSi, alasan memilih usaha terasi rebon adalah

untuk menonjolkan produk unggulan daerah Tuban serta meningkatkan kesejahteraan pelaku usahanya. “Industri olahan hasil laut terasi rebon memiliki potensi usaha unggulan daerah pesisir yang berdaya saing tinggi. Terasi rebon menjadi favorit warga lokal serta orang-orang yang berwisata ke Tuban,” ujar Enny. Dengan kesempatan yang luas, seharusnya peluang pasar yang dicapai juga dapat tinggi, namun kenyataannya, menurut Enny masih terdapat hal-hal yang menjadi hambatan untuk dapat memaksimalkan kegiatan produksi dan jual beli. Melihat hal ini, Enny beserta tim memberikan solusi untuk mengatasi hambatan yang ada dan memanfaatkan peluang dengan cara membuka

FOTO: ISTIMEWA

Peneliti dan pelaku usaha di ruang penyimpanan terasi.

toko bagi produk hasil olahan laut khususnya terasi rebon. “Untuk me-

mudahkan pemasaran offline yang selama ini belum dilakukan mitra

adalah menyediakan tempat penjualan sehingga bila ada konsumen yang datang bisa dilakukan di tempat khusus dengan penataan produk dan display yang rapi,” tandas Enny. Sedangkan penyuluhan yang diberikan yakni penyuluhan yang dilakukan mencakup kegiatan operasional manajemen yang meliputi manajemen pemasaran, keuangan dan pajak, informasi, SDM dan produksi. Menurut Enny masuknya pengetahuan baru memang membutuhkan waktu untuk dapat dikuasai dan diaplikasikan, namun setelah beberapa bulan perubahan sudah dapat terlihat dan berjalan dengan lancar. “Sistem pemasaran yang dilakukan sekarang juga sudah mulai merambah secara online,” jelasnya. (mg1/tyo)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PILKADA 2020

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 4

Kapolda: Lalai Terapkan Protokol Kesehatan Bisa Dipidana

Opo Jare

Surabaya, Memorandum Dalam gelaran Pilkada Serentak 2020, protokol kesehatan harus tetap ditegakkan sesuai Inpres nomor 6 tahun 2020, agar tak terjadi klaster baru. Bahkan, bila melanggar aturan tersebut bisa dijerat dengan pidana.

FOTO: ISTIMEWA

Ardini Pramitha

Memperhatikan Generasi Penerus Surabaya, Memorandum Wali kota ke depan menurut Ardini Pramitha, warga Jalan Tanjungsari IV, diharapkan mampu melanjutkan program yang sudah dijalankan sebelumnya. Seperti permakanan, dan terlebih selalu memperhatikan anak-anak di Surabaya. “Anak-anak di Surabaya akan jadi generasi penerus, sehingga harus lebih diperhatikan,” ujar Ardini. Tentang pemerataan, Ardini berharap kedepan semua warga Surabaya sejahtera. Untuk mewujudkan kesejahteraan, bantuan yang diberikan oleh pemerintah harus tepat sasaran. “Menurut saya ada satu lagi masalah, yakni masalah beberpa pasar yang terbengkalai dan ada pula yang perlu ditata ulang,” pungkas Ardini. (alf/tyo)

“Kemarin kan sudah proses pendaftaran, selanjutnya proses kampanye. Di sini ini pentingnya protokol kesehatan agar tetap dijalankan karena dimungkinkan mengumpulkan banyak orang saat kampanye,” kata Kapolda Jatim Irjenpol Fadil Imran,

Kamis (10/9). Lanjut Fadil, semua parpol pendukung calon bisa mengingatkan seluruh kader maupun pendukungnya untuk bisa lebih disiplin, karena tahapan pilkada akan terus berlangsung. “Penegakan disiplin Inpres nomor 6 tahun 2020 harus kita taati bersama, Ada UU Karantina kesehatan yang mewajibkan kita untuk melaksanakan

Forkopimda Jatim menggelar kampanye penggunaan sekaligus pembagian masker. FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Komitmen Er-Ji Lanjutkan Kebaikan Surabaya, Memorandum Bakal Calon Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Calon Wakil Wali Kota Armuji (Er-Ji), berkomitmen melanjutkan kepemimpinan wali kota sebelumnya. Pasangan yang diusung PDI-Perjuangan ini akan berjuang meneruskan kebaikan untuk masyarakat. Armuji mengatakan, tugas utamanya sebagai calon wakil wali kota mendampingi Eri Cahyadi terus berupaya mempertahankan dan melanjutkan segala bentuk kebaikan yang sudah terjadi di era kepemimpinan Wali Kota Tri Rismaharini.

Sebab, masyarakat sudah tahu betul bahwa semenjak Kota Pahlawan dipimpin wali kota perempuan itu sudah banyak perubahan yang dirsakan warga. Baik kesejehteraan, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan sektor pekerjaan. “Kami komitmen meneruskan kebaikan yang sudah dilakukan Bu Risma terhadap masyarakat Kota Surabaya,” jelas Armuji dalam konsolidasi partai di Hotel Oval, Jalan Diponegoro, Rabu (9/9) malam. Disamping itu, jika ia mendapat amanah untuk menjadi wakil wali kota, sebisa mungkin mengupayakan menja-

dikan Surabaya lebih baik. “Yang perlu ditingkatkan, nantinya kita yang harus meningkatkan,” imbuhnya. Namun terlepas semua hal itu, keputusan ada di tangan masyarakat. Armuji yakin bahwa penduduk Surabaya paham siapa pasangan yang cocok sebagai pengganti Risma. Terlebih Risma juga diusung partai yang diketuai Megawati Soekarnoputri. Berbagai pertimbangan telah dilakukan PDI-P dalam mengusung calon berkualitas yang akan bertarung pada kontestasi pilkada 2020. (alf/tyo)

Ma-Ju Terus Gerakkan Mesin Politik Sapa Warga FOTO: ISTIMEWA

Widi Nisa Aprilia

Wilayah Pinggiran Kurang Terjamah Surabaya, Memorandum Surabaya kian tumbuh dan terus berbenah menuju daerah yang memiliki hutan kota. Namun, menurut Widi Nisa Aprilia, warga Ketintang Madya, Jambangan, bahwa hal tersebut hanya sebagian kecil dan belum menyebar di seluruh pelosok Kota Surabaya. “Bukan maksud saya menjelekkan, tapi ini bentuk keresahan atas daerah pinggiran Surabaya yang terlihat kurang terjamah keindahan,” ujar Nisa. Disinggung masalah banjir, Nisa berasumsi bahwa banjir sudah bukan masalah di Surabaya, menurutnya Surabaya sudah cukup baik dalam mengatasi banjir. “Banjir bukan masalah di Surabaya, udah bagus kok. Terakhir kali banjir itukan cuman 3 jam udah surut, jadi udah lumayan bagus,” ungkap Nisa. (mg1/tyo)

Surabaya, Memorandum Bacawali Kota Surabaya Machfud Arifin-Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiaman Sukirno (Ma-Ju) bersama super tim terus menggerakkan mesin politiknya dengan sosialisasi. Mereka terus meningkatkan program Ma-Ju menyapa warga. Sekretaris Tim Pemenangan Ma-Ju Mujirejo menyampaikan, sosialisasi terus dilakukan sebagai upaya memperkenalkan program Machfud Arifin dan Mujiaman Sukirno. “Super tim terus melakukan sosialisasi door to door untuk memastikan, bahwa kerja politik masih berlangsung,” tegas Mujirejo. Mujirejo menambahkan, kegiatan pada Kamis (10/9), Super tim pendukung Ma-Ju berkomunikasi dengan warga Ngagel Rejo. Disampaikan Mujirejo, pertemuan yang digelar secara protokol kesehatan, tim pemenangan Ma-Ju membantu kebutuhan 250 kursi untuk mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan warga Ngagel Rejo. “Tim MA membantu warga Ngagel Rejo, sebagai bentuk kepedulian calon wali kota terhadap usulan dan kebutuhan warganya,” tegas dia. Terpisah Super Tim pendukung Ma-Ju lainnya juga terus bergerak. Ketua Komunitas Pendukung Machfud Arifin (KPMA) Anto menjelaskan, kegiatan pembagian masker ke warga kota dengan program grebek pasar sudah

RUMAH DIJUAL Jual Rumah SHM LT.128 m2. LB.80. Bangunan 1 lantai dg 2 KT. 2KM + Gudang. Air PDAM 2200watt Telpn. Hrg 1.6M (nego) Hub:089631542404.

FOTO: MEMORANDUM/MG1

Mujiaman sidak di Pasar Dukuh Kupang.

dilakukan mulai tanggal 11 Agustus hingga 2 September 2020. “Sekitar 42 pasar sudah di datangi dan dibagikan masker. Total masker yang dibagikan 21.000 pcs,” tutur dia. Sebelumnya, Mujiaman Sukirno inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Dukuh Kupang, Rabu (9/9). Kedatangan pasangan Machfud Arifin dalam Pilwali Surabaya 2020 untuk mengetahui kondisi pasar dan mendengar aspirasi warga pasar. Mujiaman menjelaskan, dengan kondisi gedung pasar yang tidak tinggi

MOJOKERTO

PARANORMAL

RUMAH DIJUAL

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

Jual Rmh Raya Petemon Barat No.44 Sby Cocok utk buka sgl usaha, jln bs utk 2 arah brsimpangan LT.498m2 Srt SHM. Jual Villa utk ush rmh penginapan 10 KT+KM, Dkt Pasar Indah & Hotel Surya Tretes. Lok Strategis Hub: 087761330545 ; 031-5354557.

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266 38 22/06 25/07 38.7/08-15/09

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

BUSANA 79.5/8-04/9

TANAH KAVLING

SERVICE Service Panggilan 24 Jam. HP.0822 3433 6481. Ahli Kulkas, AC, Msn Cuci, P.Air, K.LPG, Whiter, Shocise TV, dll. WA: 0821 4058 6819. Melayani Dlm/Luar Kota. Brgaransi.

PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik, Free balik nama!! pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)

KEHILANGAN

38.5/09-9/10 38 23/07 29/08 38.7/08-8/09

BAHAN BANGUNAN URUKAN GRAGAL, Buang Gragal, Sertu uruk, Sertu ayak, Pasir Lumajang, Pasir Kediri, Tensia koral, Bata Merah/Bata Pres MRH/Bata Umpak/Bata Kombang Tuban Dll. Percolt Pick up / Borongan Wil Sby Timt. Hub: 081331583815/085102880022. 38.20/06-24/07

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani 38.11/08-17/09

membuat pengunjung dan pedagang pasar beraktivitas dengan menunduk yang dapat berakibat buruk pada kesehatan, dan ini berlangsung terus-menerus selama 29 tahun. “Sekian persen warga sekitar menaruh keberlangsungan hidupnya di pasar ini. Ibu rumah tangga pun akan lebih memilih berbelanja di pasar dibanding pusat perbelanjaan modern yang terbilang mahal. Maka dari itu sebagian besar kehidupan masyarakat bermula dari pasar,” tandas Mujiaman. (day/mg1/tyo)

KEHILANGAN

PARANORMAL

Dijual Tanah 8000 m2 dipinggir jalan aspal. Hubungi 081330700794 dari Ngoro menuju Trawas.

00 21/07-27/08

PENGUMUMAN PUTUSAN PERNYATAAN PAILIT

PT. EKSPEDISI BANGGAI JAYA PERKASA (DALAM PAILIT) SERTA UNDANGAN UNTUK MENGHADIRI RAPAT KREDITOR PERTAMA, PENGUMUMAN BATAS AKHIR PENGAJUAN TAGIHAN, DAN UNDANGAN RAPAT PENCOCOKAN TAGIHAN PAJAK DAN TAGIHAN PARA KREDITOR Untuk memenuhi ketentuan Pasal 15, Pasal 86, Pasal 113, dan Pasal 114 Undang-Undang Republik Indonesia No. 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya No. 25/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby pada hari Kamis, tanggal 27 Agustus 2020 dalam Permohonan PKPU yang diajukan oleh: CV. KRISNA FARA JAYA, Perseroan Komanditer yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia, berkedudukan dan berkantor di Kota Surabaya, melalui kuasa hukumnya yaitu Chindra Adiano, SH., MH., CLA., Advokat yang berkantor di Kantor Hukum Chindra Adiano & Rekan, beralamat di Jalan Ketintang Wiyata No. 24, Kota Surabaya, sebagai Pemohon PKPU. TERHADAP; PT. EKSPEDISI BANGGAI JAYA PERKASA, Perseroan Terbatas yang didirikan berdasarkan hukum Republik Indonesia, yang beralamat di Jalan Perak Barat No. 231-233, Kota Surabaya, sebagai Termohon PKPU ; dengan amar putusan sebagai berikut: MENGADILI: 1. Menyatakan Debitor PKPU yaitu PT. EKSPEDISI BANGGAI JAYA PERKASA berada dalam keadaaan Pailit dengan segala akibat hukumnya ; 2. Menunjuk Sdr. Dr. Sutarno, S.H., M.H., Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas ; 3. Mengangkat Sdr. Victor Sandi Quartia, SH., sebagai Kurator, yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM RI, berkantor di Jalan Kebalen Timur No. 68, Surabaya ; 4. Menetapkan biaya kepailitan dan imbalan jasa Kurator ditetapkan kemudian setelah Kurator selesai menjalankan tugasnya dan proses kepailitan berakhir ; 5. Menghukum Termohon untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp. 4.915.000,00 (empat juta sembilan ratus ribu lima belas rupiah) ;

TANAH DIJUAL

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104

FOTO: MEMORANDUM/ALFIN

Armuji (tengah) bersama kader PDI-P.

Selanjutnya berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas No. 25/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby, tanggal 10 September 2020, telah ditetapkan hal-hal sebagai berikut: RAPAT KREDITOR PERTAMA, pada hari Senin, tanggal 21 September 2020, Pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuno, No. 16-18, Surabaya ; BATAS AKHIR PENGAJUAN TAGIHAN KREDITOR, pada hari Jum’at, tanggal 09 Oktober 2020, Pukul 16.00 WIB, bertempat di Kantor Sekretariat Kurator, Jalan Kebalen Timur No. 68, Surabaya 60163, Telp: 031-3578167, HP/Whatsapp 08563389886, Email: ebjp.pailit@gmail.com ; RAPAT PENCOCOKAN (VERIFIKASI) TAGIHAN PAJAK DAN TAGIHAN PARA KREDITOR, pada hari Senin, tanggal 26 Oktober 2020, Pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Raya Arjuno, No. 16-18, Surabaya ; Kepada Para Kreditor dan Kantor Pajak diharapkan dapat menghadiri agenda-agenda sebagaimana dimaksud, dan segera mendaftarkan tagihannya kepada Kurator sesuai waktu yang telah ditentukan dengan melampirkan salinan/fotokopi bukti-bukti pada setiap hari kerja, jam 10.00 WIB s.d. 16.00 WIB dengan alamat : Kantor Sekretariat Kurator PT. Ekspedisi Banggai Jaya Perkasa (Dalam Pailit) Jalan Kebalen Timur No. 68, Surabaya, 60163, Telp: 031-3578167, HP/Whatsapp 08563389886, Email: ebjp.pailit@gmail.com Demikian pengumuman ini disampaikan dan sekaligus sebagai undangan resmi bagi Debitor, Para Kreditor, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan. Surabaya, 11 September 2020 KURATOR PT. EKSPEDISI BANGGAI JAYA PERKASA (DALAM PAILIT) TTD VICTOR SANDI QUARTIA, S.H.

IKLAN PAS

Informasi pasang iklan : Kurnia : 081259584829 PROPERTI

pencegahan, di mana kalau kita lalai kita dapat dipidana 1 tahun,” papar Fadil. Kapolda juga mengingatkan bila masyarakat telah terkonfirmasi positif, jangan memaksakan hadir di tengah acara atau kegiatan pilkada karena dapat dikenakan UU Karantina. “Ini perlu menjadi perhatian atau evaluasi dari kita bersama. Bawaslu dan KPU harus betul-betul bisa mengevaluasi terkait dengan tahapan pilkada yang sehat. Sementara seluruh elemen masyarakat tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” pungkas mantan Sahli Sosbud Kapolri itu. (iah/tyo)

40 17/1 17/2

75

Hilang BPKB spd mtr Honda ND125 A/N Nurbani D/A: Karang Empat Bsr 127 L3314EW noka:MH1JB31145117707 nosin: JB31E11167723. Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th»2012 L4857-HR An.Yulaena D/a.Gunungsari Indah Blok YY-01 Sby. Hilang STNK Spd Mtr Honda Blade Nopol L5876-HD An.Dewi Irawati D/a.Bogangin 2/46 Sby.

Hilang STNK spd motor Honda Beat L-2445EG A/N: Juni Astutik D/A: Klampis Ngasem 1/5-B. Hilang STNK spd motor Honda GL Max L3365-OF A/N:Tri Agus Wahyudi D/A:Nginden 95. Hilang STNK spd motor Honda thn 1997 L3683BU A/N: Miran D/A: Kedung Baruk 16/44. Hilang STNK spd motor Honda 2014 L6122CX A/N: Winda Stefanie prayitno D/A: JL Pacar Kembang 5/20. Hilang STNK spd motor Suzuki FU150 L4648-NZ A/N: Sutikno D/A: Gadukan Utara 2A/4. HILANG STNK HONDA SUPRA X 2003 HITAM W 6225 OG (DEWI MAY SYITHOH) 082189493392. HILANG STNK TOYOTA INOVA 2008 SILVER METALIK W-1477-NE (SUKARLI) 031-8536794. HILANG STNK YAMAHA JUPITER MX 2011 KUNING W 4780 QJ (DENY PUJI SAPUTRA) 081938657187. Hilang Buku Kir L.8779.UH / SB.275762.K PT.MAHAMERU LINTAS ABADI JL.DARMO PERMAI SELATAN 10/40 SBY. Hilang Buku Kir L.9460.UV / SB.194462.K PT.MAKMUR JAYA BERKAH BERSAMA JL.MARGOMULYO JAYA BLOK B-7 SBY. HILANG STNK HONDA BEAT POP W 4744 QR (BUDI SUSILO) 081336763025. HILANG STNK MOBIL ISUZU : S-423JC. NK.513083. NS. 013083. AN. MANIRAN. D/a: DS. LAMONGREJO RT/ RW.01/08 KEC. NGIMBANG KAB.LAMONGAN

PENGUMUMAN Berdasarkan Keputusan RUPS PT. SUKSES MANDIRI SURABAYA Tgl 2-09-2020, yang dimuat dalam akta Nomor: 2, tgl 2-09-2020 yang dibuat dihadapan SOEPRAYITNO,S.H, Notaris di Surabaya, telah dilakukan pembubaran PT. SUKSES MANDIRI SURABAYA, berkedudukan di Surabaya, Segala keberatan/sanggahan dan tagihan terhadap Perseroan dapat diajukan kepada BAYU INDARTO, selaku likuiditor, di Rungkut Harapan Blok J-8, Kel. Kalirungkut Kec. Rungkut. Surabaya, 3 September 2020 BAYU INDARTO Likuiditor GRESIK

GRESIK

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Kehilangan Stnk W6169AR th. 1979 An. Rahmah Dwi Romadlona Ds. Melirang RT 1/1 Bungah Gresik

Kehilangan stnk W1456EF th. 2019 An. Mufariyyah Dsn. Timuran RT 2/2 Ds. Sidogedungbatu Sangkapura Gresik

Kehilangan stnk W6856HZ th. 2010 An. Suroto Dsn. Petiken RT 8/4 Ds. Petiken Driyorejo Gresik

Kehilangan stnk W3210AF th. 2018 An. Durrotul Isthifaiyah Jl. KH. Abdul Karim 13/58 RT 4/1 Trate Gresik

Kehilangan stnk W3757BO th. 2018 An. Christin Magdalena Mait Jl. Ra. Kartini 6/54 RT 4/4 Sidomoro Kebomas Gresik

Kehilangan stnk W4732BG th. 2018 An. Widi yoga Prakoso Jl. Proklamasi fisika 12 RT 4/7 Sidomoro Kebomas Gresik

Kehilangan stnk W6456AZ th. 2017 An. Untung Kertajaya Ds. Kedung Sekar kidul RT 3/2 Benjeng Gresik

Kehilangan stnk W6045AN th. 1997 An. Maimunah Jl. Setyabudi 14 Gresik

Kehilangan stnk W8178E th. 2002 An. Kayat Jl. Bali H-08 RT 6/8 Sidorukun Gresik

Kehilangan stnk W3370BT th. 2009 An. Ismanto Dsn. Sawen RT 8/7 Kel. Tanjung Kec. Kedamean Gresik


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 5

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Sumenep Deklarasi Perangi Narkoba Libatkan Semua Elemen Termasuk Pesantren

FOTO: MEMORANDUM/TYO

Sumenep, Memorandum DPRD Kabupaten Sumenep menargetkan pengesahan Perubahan APBD (P-APBD) Tahun Anggaran (TA) 2020, pertengahan September ini. Alasannya, usai pengesahan perubahan anggaran keuangan (PAK), legislatif masih akan melaksanakan tahapan pembahasan APBD TA 2021. “Kami menargetkan pengesahan PAK selesai pada 18 September mendatang. Agar pelaksanaan kegiatan tidak mepet ke akhir tahun,” ujar Ketua DPRD Sumenep Hamid Ali Munir, Kamis (10/9). Selain itu, politikus PKB itu berupaya menghindari terjadinya sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) seperti pada 2019 yang cukup besar. Menurutnya, Silpa 2019 cukup banyak padahal pengesahan PAK sudah sesuai jadwal. Sehingga pihaknya meminta OPD (organisasi perangkat daerah) langsung menyiapkan perencanaan setelah P-APBD disahkan. “Ada beberapa pekerjaan yang sudah selesai di akhir tahun 2019 tapi anggarannya tidak bisa keluar, lalu baru terealisasi 2020. Ini tidak boleh terjadi lagi, ” tegas Hamid. Anggota dewan sejak awal era reformasi ini meminta eksekutif sebagai pelaksana teknis untuk segera melaksanakan perencanaan pembangunan infrastruktur dan program lainnya. “Nanti kewajiban kami di legislatif adalah mengevaluasi apakah regulasi yang sudah diputuskan bersama dalam pengesahan APBD sudah sesuai dengan realisasi di lapangan,” tandas dia. (aan/epe)

Surabaya, Memorandum Di tengah pandemi virus corona, tiga pilar Asemrowo menggelar lomba cipta menu makanan dan minuman melawan covid-19. Lomba tersebut akan diikuti 24 tim yang pelaksanaannya tetap harus mematuhi protokol kesehatan. Wadanramil Tandes Kapten Inf Sumardjiono menjelaskan, setiap tim harus menyajikan makanan dan minuman dengan biaya Rp 50 ribu. “Pesertanya juga melibatkan ibu Persit Kartika Chandra Kirana, ibu Bhayangkari, dan warga,” terangnya, Kamis (10/9). Sumardjiono menambahkan, bila lomba dengan bahan baku rempah-rempah ini harus dilaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab. “Terkait dengan teknik yang akan dilombakan harus sesuai ketentuan dari penyelenggara,” lanjutnya. Sedangkan untuk proses memasak, dilakukan di tempat instansi masing masing. “Penyajian hanya diberi waktu 30 menit,” pungkas Sumardjiono.(tyo/epe)

Sumenep, Memorandum Forkopimda Kabupaten Sumenep menyasar pasar tradisional untuk menyosialisasikan dan membagikan masker. Program ini sudah gencar dilakukan sejak dua pekan sebelumnya. Termasuk penerapan sanksi bagi warga yang tidak memakai masker. Hampir seluruh tempat keramaian jadi sasaran razia tim gabungan. “Sanksi sosial di beberapa tempat sudah kami berikan kepada masyarakat yang tidak memakai masker,”

bebas narkoba dan surat penyataan yang menyatakan tidak akan menggunakan narkoba. “Selain itu, tes urine bagi setiap ASN yang akan naik pangkat,”

Bupati A Busyro Karim membagikan masker ke pengunjung pasar tradisional.

tandasnya. Syarat itu juga diterapkan bagi calon kepala desa (cakades) dan me-launching kampung antinarkoba di 334 kelu-

rahan dan desa. “Kita libatkan semua elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pondok pesantren,” tegasnya. (uri/epe)

kata Bupati Sumenep A Busyro Karim yang turun langsung ikut membagikan masker di pasar tradisional di kota, Kamis (10/9). Ke depan, Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Sumenep akan terus mengedukasi masyarakat dan pemilik usaha untuk menggunakan masker ketika beraktivitas maupun saat berada di tempat-tempat keramaian. Sebab, tidak hanya mengejar status zona hijau, pemkab menjadikan masyarakat harus

sehat di masa pandemi sebagai target utama. Maka perlu kesadaran bersama untuk mewujudkan itu semua tidak cukup pemerintah. “Seperti yang kita lihat ada yang punya masker tapi tidak dipakai. Ini masalah kesadaran bukan tidak memiliki masker,” sindir bupati yang memasuki akhir masa tugasnya tersebut. Karena itu, adanya kampanye dan bagi-bagi masker ini diharapkan warga semakin sadar untuk menerapkan protokol kesehatan. (uri/epe)

Warga Diminta Tidak Panik, Covid-19 di Bangkalan kembali Naik Bangkalan, Memorandum Data tambahan warga terkonfirmasi positif covid-19 berdasar hasil tes swab di Kabupaten Bangkalan kembali naik. Data terkini di situs resmi bangkalankab@co.id, per Rabu (9/9) malam, mengunggah tambahan 17 warga positif dan 325 sembuh. Data ini membuktikan bahwa sebaran covid-19 di Bangkalan memburuk. Fakta ini tak bisa dipungkiri. Terutama jika dibanding akumulasi pertambahan warga terpapar dalam sepekan terakhir yang hanya bergerak antara 1-3 orang saja. Dampaknya, harapan bertahan di status dari zona oranye (risiko sedang) menjadi zona kuning (risiko rendah) kian menjauh. Apalagi menuju zona hijau atau risiko terkontrol.

Padahal Satgas Percepatan Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Bangkalan sempat lega ketika awal Agustus, dari 18 kecamatan yang sejak Maret zona merah menjadi zona oranye.“Kondisi saat itu memang cukup melegakan,” cetus jubir satgas Agus Sugiyanto Zein, Kamis (10/9). Bahkan pada 20 Agustus 2020, hampir seluruh kecamatan zona kuning. Namun situasi berubah dalam sepekan. Padahal tim satgas sudah gencar sosialisasikan penerapan Inpres Nomor 6/2020 dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 46/2020, tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan covid-19. Agus Sugiyanto Zein menegaskan, di tengah kondisi fluktuatif ini dia berharap segera disikapi. “Tetapi warga kami harap

Pasutri dan anak terjaring razia protokol kesehatan Satgas Covid-19 karena tidak memakai masker di Taman Paseban.

tidak usah panik. Yang penting, ke depan seluruh warga harus semakin disiplin menerapkan prokes sebagaimana diama-

natkan Inpres Nomor 6/2020 dan Perbup Nomor 46/2020,” jelasnya. Seluruh warga, menurut

Agus, harus meningkatkan etos semangat untuk rajin cuci tangan, wajib pakai masker, dan jaga jarak jika berkomunikasi dengan orang lain, jangan kerap terjebak dalam kerumunan massa dan jangan lupa rajin mengkonsumsi vitamin. Di luar itu, satgas juga mengerahkan tim gabungan melakukan razia di tempat-tempat keramaian. Jika ada warga yang melanggar inpres dan perbup, satgas akan memberi tindakan tegas dan sanksi hukum. “Ya sanksinya memang ringan dan dilakukan dengan cara yang humanis. Contohnya disuruh push up di tempat, mengucapkan teks Pancasila, atau kena sanksi sosial bersih-bersih makam, masjid, terminal, dan lainnya,” pungkas Agus Sugianto Zein. (ras/epe)

Anjungan Lepas Pantai PHE-12 segera Diaktifkan

Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/YUS

6 Warga Pamekasan Positif Pamekasan, Memorandum Sebaran peta covid-19 di Kabupaten Pamekasan, masih mengkhawatirkan. Terakhir, ada tambahan enam pasien positif per 10 September 2020. Lima pasien dari Kecamatan Pademawu dan satu dari Tlanakan. “Ada satu pasien yang sembuh berinisial H (67) warga Kecamatan Pamekasan,” terang anggota Tim Komunikasi Gugus Tugas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono. Sigit merinci, jumlah pasien covid-19 di Pamekasan secara keseluruhan sebanyak 308 orang, dengan rincian 27 pasien jalani perawatan, 251 dinyatakan sembuh, dan 30 meninggal. Sementara itu, sebaran covid-19 di 13 kecamatan, tujuh di antaranya zona kuning (Batumarmar, Pasean, Waru, Pegantenan, Pakong, Kadur, Galis). Sementara enam zona oranye (Proppo, Palengaan, Larangan, Pamekasan, Tlanakan, Pademawu).(*/sjk/epe)

Apel Kampanye Penggunaan Masker dan Deklarasi Anti Narkoba di halaman Mapolres Sumenep yang juga diikuti Bupati A Busyro Karim dan tokoh agama.

Bupati Bagikan Masker di Pasar Tradisional

Technical meeting lomba di Kantor Kecamatan Asemrowo.

Lomba Menu Melawan Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/URI

P-APBD Ditarget Tuntas 18 September

dilibatkan untuk membantu merehabilitas. “Dengan adanya program kampung tangguh, penanganan peredaran kasus narkoba diharapkan dapat tertangani dengan baik. Terutama di kawasan zona merah narkoba,” tegas kapolres. Jaringan narkoba yang menjadikan Sumenep sebagai pasar membuat geram Bupati A Busyro Karim. Padahal rehabilitasi bagi pecandu yang ditangani BNNK Sumenep mengalami menurunan sejak 4 tahun terakhir. “Pada 2017 rehabilitasi dilakukan kepada 109 orang, 2018 pada 59 orang, dan 2019 kepada 54 orang, serta terhadap 34 orang tahun ini,” urai Busyro. Untuk menekan peredaran narkoba di wilayahnya, bupati akan mengajak semua unsur, terus bersinergi mengambil langka strategis. Pemerintah kabupaten (pemkab) bahkan sudah mengeluarkan ketentuan yang mensyaratkan calon ASN (aparatur sipil negara) harus memiliki surat keterangan

FOTO: MEMORANDUM/RAS

H Hamid Ali Munir

Kendati total barang bukti sabu yang diamankan relatif kecil, hanya sekitar 280,09 gram, serta uang tunai Rp 25.481.000, namun bukan tidak mungkin peredaran di masyarakat jauh lebih besar. Sebab, wilayah permukiman yang ada di daratan dan kepulauan membuat kerja aparat kepolisian sangat berat. Ini terbukti dari puluhan kasus, sebanyak 44 diungkap satreskoba. Sedangkan 24 di antaranya oleh jajaran polsek dengan tersangka 22 pengedar, 35 kurir, dan 43 pemakai. Mirisnya, ada 6 tersangka masih berusia 15-19 tahun. “Dari jumlah itu membuktikan peredaran narkoba di Sumenep sudah merebak di kalangan remaja hingga deklarasi melawan narkoba perlu kita lakukan,” kata Kapolres Sumenep AKBP Darman, Kamis (10/9). Polres Sumenep berencana mengukuhkan kampung tangguh narkoba untuk memberantas maraknya peredaran. Sedangkan bagi remaja yang terjerumus, pondok pesantren

FOTO: MEMORANDUM/URI

FOTO: MEMORANDUM/AAN

Sumenep, Memorandum Sepanjang Januari-September 2020, sebanyak 68 kasus dengan jumlah 100 tersangka narkoba jenis sabu ditangkap Polres Sumenep dan jajaran. Angka itu menjadi pemicu keluarnya deklarasi perangi narkoba yang kian marak.

Perwakilan PHE WMO memberikan keterangan rencana pengaktifan anjungan lepas pantai di Bangkalan.

Bangkalan, Memorandum PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore (PHE WMO) akan mengaktifkan anjungan lepas pantai PHE-12 lagi. Lokasinya di 50 km dari bibir pantai Kabupaten Bangkalan. Sebelumnya, PHE-12 dihentikan karena mengalami pemotongan bangunan atas (topside). Penyebabnya, ada kemiringan pada struktur anjungan akibat perubahan kondisi tanah Manajer Departemen Operasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Indra Zulkarnain mengatakan, anjungan PHE-12 seharusnya sudah beroperasi 2017. Karena insiden itu, dilakukan perbaikan dan pemasangan

struktur baru. “Saat ini proses perizinan sudah selesai, dan tinggal pengerjaan. Kami berharap semua pekerjaan yang dilakukan PHE WMO berjalan aman dan lancar,” katanya, Kamis (10/9). Saat ini, PHE WMO mampu menghasilkan 2.000-3.000 barel minyak per hari. Pemasangan anjungan PHE-12 diharapkan bisa menambah produksi 500-1000 barel per hari. “Harapannya bisa meningkatkan perekonomian di Jawa Timur dan Kabupaten Bangkalan,” ungkapnya. Rencananya, lanjut Indra, pemasangan kembali anjungan dilakukan

September-Oktober.Yang dipasang adalah anjungan lama namun posisinya bergeser sedikit. Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron menyambut baik pembukaan anjungan lepas pantai itu. PHE-WMO diharapkan aktif menjalin komunikasi dan sosialisasi langsung kepada masyarakat sekitar. Termasuk peran dalam pembangunan perekonomian dan pengembangan potensi lokal masyarakat. “Kami juga meminta dampak lingkungan bisa dikendalikan, agar ekosistem laut yang menjadi mata pencaharian masyarakat tidak tercemar,” kata bupati. (yus/epe)


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Tim Kuro Ringkus 6 Budak Sabu dan Okerbaya

pendukung terhadap protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada Tahun 2020, menurutnya menjadi sebuah kewajiban pada masa pandemi. Penandatanganan kepatuhan pasangan cawalkot serta parpol pendukung terhadap protokol kesehatan dalam setiap tahapan Pilkada Tahun 2020 telah dilaksanakan. Sekaligus

untuk melakukan pengetetan peredaran miras. Apalagi sering dijumpai sasaran peredaran miras ini adalah anak anak, yang notabenenya adalah generasi penerus bangsa. Pandia juga memantau modus modus para pelaku dalam memasukkan miras dari luar kota ke Tulungagung. Mereka memanfaatkan mobil rental yang mudah didapatkan. Di tempat sama, Bupati Tulungagung Maryoto Birowo mengatakan pemusnahan seperti ini merupakan salah satu cara yang harus digalakkan agar tercipta masyarakat ayem tentrem mulyo lan tinoto. “Ini salah satu cara untuk mewujudkan slogan ayem tentrem mulyo lan tinoto di Tulungagung,” pungkasnya. (fir/mad/mik)

AKBP Arman Gelar Apel Bersama Deklarasi Damai Pilkada 2020 Pasuruan, Memorandum Polres Pasuruan Kota menggelar apel bersama dalam rangka deklarasi damai dan pernyataan sikap pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan tahun 2020, yang aman, damai dan kondusif di wilayah Kota Pasuruan, di halaman GOR Untung Soeropati, Kamis (10/9). Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman didampingi Ketua Bawaslu, KPU Kota Pasuruan dan Kodim 0819 Pasuruan, serta dihadiri seluruh

Bacawali Kota Pasuruan dan seluruh PJU dan forkompimda. Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman mengatakan, semua pasangan calon Wali Kota Pasuruan dan Wakil Wali Kota tanpa kecuali wajib mematuhi protokol kesehatan. “Makanya dengan deklarasi damai tersebut, kepatuhan terhadap protokol kesehatan setiap tahapan ini penting, seperti di masa kampanye yang mengumpulkan massa melebihi aturan,” kata Arman. Arman menjelaskan, Adapun batasan - batasan massa

perhatian Kapolres adalah terkait harkamtibmas jelang pilkada 9 Desember mendatang, termasuk maraknya peyebaran narkoba yang juga terjadi di wilayah Kabupaten Mojokerto. Dan tak kalah pentingnya adalah terkait kewaspadaan terhadap berita-berita hoax, isu sara maupun faham radikalisme. Di akhir kegiatan Kapolres dan peserta yang hadir melakukan deklarasi bersama dan pernyataan sikap patuh terhadap protokol kesehatan cegah covid-19 pada kegiatan tahapan Pilkada 2020. Siap mewujudkan Pilkada Ka-

AKBP Dony Alexander memberikan sambutan di acara peluncuran program Krupuk Rambak.

bupaten Mojokerto tahun 2020 yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil, dan berperan serta aktif dan bersama-sama menjaga

kondusifitas kamtibmas, sekaligus penanda tanganan pernyataan sikap toga, toda dan tomas se wilayah Kecamatan Ngoro.(war/mik)

Gresik, Memorandum Memorandu Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama bersa sejumlah wartawan m melakukan silaturahmi d di salah satu rumah makan di Jalan Panglima Sud Sudirman, (10 Kamis (10/9). Acar tersebut seAcara bagai upaya untuk mem mempererat silatura turahmi antara kepo polisian dengan re rekan-rekan jur rnalis yang sela lama ini sudah b berkolaborasi m menginformasikan berita kepada masyar masyarakat Gresik. AKBP Arief Fitrianto Did Didampingi be-

Malang, Memorandum Untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar memimpin apel pelaksanaan kampanye penggunaan masker di halaman Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Kamis (10/9). Kegiatan sebagai upaya kepatuhan protokol kesehatan (prokes) ini merupakan rangkaian tahapan Pilkada Serentak 2020. Bersamaan dengan itu, dilakukan pembagian masker pada perwakilan yang ditunjuk. Acara ini sekaligus penandatanganan deklarasi kepatuhan protokol kesehatan pada tahapan Pilkada Serentak 2020 Ka-

bupaten Malang. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, kegiatan pembagian masker dilakukan secara serentak di Kabupaten Malang dan Jawa Timur. “Kita harus mengetahui dan me-19 mahami bahwa penyebaran Covid-19 masih ada,” katanya. oLanjutnya, konfirmasi positif Coh vid-19 di Kabupaten Malang sudah menurun. Angka penambahan perr hari antara 5 - 6 orang dan diiringii angka kesembuhan yang cukup tinggi. “Di Kabupaten Malang jumlah warga terkonfirmasi positif sebanyak 817 orang, namun diimbangi angka kesembuhan

hukum dan semua paraturan perundang-undangan yang

berlaku di NKRI. ”Anggota yang melanggar

Probolinggo, Memorandum Polres Probolinggo Kota menggelar kampanye dan pembagian masker dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di halaman Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Probolinggo, Kamis (10/9). Kegiatan untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional ini, sekaligus mengampanyekan program ‘Jatim bermasker’ sebagai upaya pencegahan Covid-19. Kampanye ditandai dengan apel yang dipimpin langsung Kapolres Probolinggo Kota AKBP Ambarariyadi Wijaya. Hadir di acara itu Ketua DPRD Kota Probolinggo Abdul Mujib, Wakil Wali Kota Mochammad Soufis Subri, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Teguh Santoso, Kasdim 0820 Probolinggo Mayor Inf. Meftah Puaddi, Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Effendi. Hadir juga, Kasatpolair AKP Slamet Prayitno, Dansub Den POM V/3-1 Probolinggo Kapten Subagyo, Kepala KSOP IV Probolinggo, Capt. Subuh, Manager Pelindo III, FKUB, MUI serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Suasana apel bersama dalam rangka menyukseskan kegiatan Jatim Bermasker.

Kesepakatan itu berbunyi seluruh elemen masyarakat Kota Probolinggo menyatakan, sanggup mematuhi dan mentaati serta melaksanakan protokol kesehatan. Lalu, sanggup dan sukarela membantu pemerintah mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Probolinggo. Sanggup bersama dengan masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan tidak melanggar protokol kesehatan. Sanggup

dengan simpatisan akan menjadi pelopor protokol kesehatan. Kapolres Probolinggo Kota AKBP AmbariyadiWijaya menegaskan, melalui kampanye ini mengajak semua elemen masyarakat punya tekad yang sama yaitu sehat. “Karena COVID 19 belum ada vaksinnya, ya sampai obatnya belum ditemukan semua harus disiplin menjalankan protokol kesehatan,” ujar AKBP Ambariyadi Wijaya. (mhd/yud/mik)

Wali Kota Malang dan Forpimda Kampanyekan Bermasker

Pakai Masker, Mbois Ker Malang, Memorandum Mengusung jargon ‘Maskerku Melindungimu, Maskermu Melindungiku’, Wali Kota Malang Drs H Sutiaji bersama Forpimda Kota Malang mengajak seluruh masyarakat untuk menggunakan masker dan mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker sebagai kebiasaan baru untuk melindungi diri dan orang lain serta tetap tampil prima dan mbois. Kampanye bermasker ini disuarakan dalam apel gelar pasukan ‘Kampanye Penggunaan dan Pembagian Masker’ di halaman depan Balaikota Malang, Kamis (10/9). Usai apel gelar pasukan, Wali Kota Malang bersama Forpimda berjalan kaki menuju Stasiun Malang Kotabaru menertibkan warga yang tidak bermasker. Sebelum diberikan masker, warga diminta menghafal Pancasila, menyanyikan lagu kebangsaan atau menyapu jalan sebagai sanksi sosial. Wali Kota Malang Drs H Sutiaji sebagai pimpinan apel menyampaikan saat ini Covid-19 semakin mencekam karena penyebarannya sangat cepat. “Pertumbuhannya mulai tanggal 2 Maret, angka 2 sampai menuju 50 ribu butuh waktu 112 hari. Pertumbuhannya lamban,” katanya. Namun, dari 50 ribu ke 100 ribu, tahap yang kedua membutuhkan waktu 32 hari, semakin cepat penyebarannya. Dari 100 ribu menuju 150 ribu membutuhkan waktu 26 hari, dari 150 ribu menuju 200 ribu. “Yang hari ini kita masuk kepada angka

b berapa PJU Polres Gresik, AKBP Arief menyampaikan apresiasinya kepada jurnalis Gresik yang telah b berupaya menghadirkan informasi k kepada masyarakat dengan baik. Pada momen itu, mantan Kapolres Ponorogo itu menekankan pada gelaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2020. Di mana Gresik salah satunya. “Di gelaran pesta demokrasi Pilkada 2020, saya harapkan kita semua, rekanrekan jurnalis ikut memerangi dan memberantas hoax di masyarakat,” ujarnya. Pria kelahiran Pati Jawa Tengah itu menambahkan, tidak bisa dipungkiri di masa-masa pemilihan umum sangat berpotensi memunculkan hoax. Untuk itu peranan jurnalis dalam menyediakan berita yang ideal sangat diperlukan. “Mari perangi hoax,” tegasnya.(and/har)

Kapolres Malang Pimpin Apel Kampanye Bermasker FOTO: MEMORANDUM/WAR

Kapolres mengatakan, pertemuan kali ini sebagai implementasi penegakan disiplin protokol kesehatan yang menjadi tanggungjawab seluruh elemen masyarakat. “Masalah ini harus kita atasi bersama-sama dengan mengingatkan dari lingkungan terkecil seperti keluarga untuk memakai masker, TNI-POLRI dan Satpol PP setiap malam melaksanakan pendisiplinan masyarakat yang tidak tertib protokol kesehatan dengan memberikan sanksi sosial,” tegas Kapolres Dony. Beberapa hal yang juga menjadi

yang diwajibkan saat melakukan kampanye sebanyak, 100 orang apabila diruang terbuka, untuk ruangan tertutup hanya 50 orang. Dalam sambutannya, Ketua KPU Kota Pasuruan Roice Diana Sari mengatakan, pihaknya sudah menjalani separuh tahapan Pilkada Kota Pasuruan di tengah Pandemi Cobid-19. “Mari kita ciptakan Pilkada Kota Pasuruana berjalan aman dan kondusif, dengan tetap protokol kesehatan dengan mencuci tangan,masker dan jaga jarak,” tutup Roice.(*/rul/mik)

pun 100% guru-guru terpilih tingkat SD dan SMP se-Lamongan. “Dengan demikian, seluruh siswa yang berada di wilayah Lamongan manapun memiliki kesempatan yang sama untuk diajar oleh 210 guru pengisi materi yang telah terverifikasi Dinas Pendidikan. Tidak ada lagi siswa yang tertinggal dan tidak belajar,” ujarnya. Melalui aplikasi, dapat menjadi solusi berbagai persoalan yang ditemui dalam penerapan PJJ. Bupati Lamongan pun mengapresiasi gerakan ini. “Ini yang kita harapkan. Solusi ini yang kita tunggu-tunggu beberapa bulan ini. Dan khusus Lamongan, aplikasi Jago Sinau ini kami berikan akses gratis bagi semua pelajar Lamongan,” kata Fadeli. Senada, Kapolres pun mendukung penuh lahirnya progam ini. “Semoga para siswa bisa belajar dengan tenang dan tidak khawatir lagi di tengah pandemi Covid-19 ini,” ujar Harun. (and/har/mik)

Kapolres Gresik Ajak Jurnalis Perangi Hoax

Suasana apel bersama deklarasi damai pemilu Kota Pasuruan.

Antisipasi Narkoba, Kapolres Luncurkan Krupuk Rambak Mojokerto, Memorandum Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander bersama pejabat utama melaksanakan program unggulan ‘Krupuk Rambak’ (cangkruk nglumpuk rame-rame bahas kamtibmas) di Pendopo Desa/ Kecamatan Ngoro, Rabu (9/9). Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan wawasan dan pengetahuan terkait Covid-19, bagaimana penegakan disiplin protokol kesehatan, pencegahan penyebaran narkoba sekaligus harkamtibmas jelang pilkada 2020 Desember mendatang.

Lamongan, Memorandum Polres Lamongan bersama jajaran forkopimda menginisiasi model pembelajaran terbaru di masa pandemi Covid-19 dengan ditandai launching Gerakan Jago Sinau di Pendopo Lokatantra, Pemkab Lamongan, Kamis (10/9). Launching dihadiri langsung oleh Bupati Lamongan H Fadeli, Kapolres AKBP Harun, Kepala Sekolah serta perwakilan siswa se-Kabupaten Lamongan. Gerakan Jago Sinau ini merupakan hasil kerja bareng Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan dengan smart foundation dan penyedia aplikasi Jagoapa. “Jago Sinau itu gerakan belajar online bagi para pelajar di Lamongan melalui aplikasi Jagoapa yang memungkinkan mereka belajar kapan saja dan di mana saja secara gratis” kata Adi Suwito, Kepala Dinas Pendidikan. Materi pembelajaran di aplikasi Jago Sinau ini sudah disesuaikan dengan kurikulum dan konteks pendidikan di Lamongan. Pengisi materinya

pembagian masker kepada semua elemen yang diundang Sementara itu, Kasubbag Humas Iptu Achmad Rochan menambahkan, “Kami mengharap dengan hormat kehadiran teman-teman media partner 25 pada acara tersebut, atas kehadiran dan kerjasamanya diucapkan terima kasih,” pungkasnya.(pra/mik)

AKBP Rama Samtama Putra bersama anggota bergiliran membubuhkan tanda tangan wujud komitmen bersama pemberantasan narkoba.

Gandeng Berbagai Komunitas, Polres Kampanyekan Jatim Bermasker

Kapolres Lamongan Hadiri Launching Gerakan Jago Sinau

FOTO: MEMORANDUM/AND

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pandia mendata, tidak hanya dari dalam kota, produsen dari luar daerah juga sering memanfaatkan Tulungagung sebagai pasarnya. Sehingga Pandia memerintahkan anggotanya

tahan tubuh atau stamina. “Paling banyak ya karena faktor perut atau ekonomi. Selebihnya mengonsumsi narkoba untuk alasan stamina,” pungkas Deddy. (tri/mik)

AKBP Harun dan jajaran forkopimda di acara launching Jago Sinau.

AKBP Leonard Sinambela menyaksikan penandatanganan deklarasi pilkada patuh protokol kesehatan oleh para calon.

harus terus kita kampanyekan. Kita wajib pakai masker, sudah punya Inpres No 6 tahun 2020 dan Perwal No 30 tahun 2020. Selain itu juga menjaga jarak,” jelasnya. (edr/mik)

J Jajaran forkopimda menyaksikan persiapan pemusnahan miras di halaman mapolres. h

p peredaran miras di Kota M Marmer. “Ada ribuan botol berbagai merk yang kita musnahkan. Itu hasil operasi cipkon selama ini,” ujarnya, kemarin.

Blitar, Memorandum Dalam rangka penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi nasional, jajaran Polres Blitar Kota melaksanakan kampanye sekaligus pembagian 10 ribu masker di Mapolres Blitar Kota, Kamis (10/9). Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengharap, agar pilkada yang berjalan serentak ini tidak akan menjadi kluster baru penyebaran virus corona. “Kita akan melakukan langkah antisipatif penyebaran Covid-19 dalam pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak 2020 guna mengeliminir terjadinya penyebaran atau kluster baru dengan mengefektifkan satgas protokol kesehatan,” tegas mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya ini, kemarin. Deklarasi kepatuhan pasangan cawalkot serta parpol

Kombespol Leonardus Simarmata memakaikan masker kepada seorang warga.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji menjelaskan jika kepatuhan warga terkait penggunaan sudah meningkat 57 - 60 persen. “Jadi yang 40 persen itu yang

Masih tingginya kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Lumajang bisa disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya karena faktor ekonomi serta berdalih untuk menambah daya

Kapolres Berharap Pilkada Tak Menjadi Klaster Baru Covid-19

FOTO: MEMORANDUM/EDR

sanksi denda Rp 100 ribu,” terang Leonardus di sela pembagian masker. Menurutnya, kesadaran masyarakat harus meningkat dan ditingkatkan. BahkanWHO telah memberikan gambaran fungsi masker dalam rangka pencegahan penularan virus Covid-19. “Ilustrasinya kalau 2 orang tidak memakai masker maka kemungkinan terpapar Covid-19 sekitar 75 persen. Jika 2 orang salah satu pakai masker kemungkinan dia terpapar itu sekitar 25 persen. Jika 2 orang pakai masker di bawah jarak 1 meter, masih ada kemungkinan terpapar sekitar 5 persen. Tapi kalau 2 orang pakai masker dengan jarak 2 meter ini nol persen,” papar Leo.

dah kami tetapkan sebagai tersangka. Saat ini, kami masih terus lakukan pengembangan,” terang Kapolres Lumajang AKBP Deddy Foury Millewa saat jumpa pers, kemarin.

FOTO: MEMORANDUM/AND

kesehatan,” jelasnya. Saat memasuki Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu di Polresta Sidoarjo, Diah Natalisa juga mengapresiasi kebersihan ruangan juga kerapian penataan, adanya tempat cuci tangan, ruang isolasi, meja pelayanan juga telah

AKBP Deddy Foury Millewa menunjukkan barang bukti sabu dan okerbaya milik tersangka.

gas berhasil mengamankan barang-bukti (BB) berupa sabu seberat 25,98 gram dan 180 butir pil warna putih logo Y. “Semuanya ada 6 pelaku yang su-

FOTO: MEMORANDUM/RUL

“Di tengah pandemi Covid-19 saat ini, kita harus bergerak cepat melakukan terobosan penyesuaian pelayanan publik. Bagaimana berbagai fasilitas yang ada juga bentuk pelayanannya pun harus menyesuaikan aturan protokol

FOTO: MEMORANDUM/TRI

akan diproses secara hukum. Tak peduli apa pangkat dan jabatannya. Risikonya juga akan dipecat dengan tidak hormat dari kedinasan Polri,” tegas Rama dalam sambutannya. Seusai menyuarakan ikrar dan komitmen bersama, Kapolres dan seluruh anggota secara bergiliran membubuhkan tanda tangan dalam bentangan banner ukuran besar. Selain untuk dokumen internal, giat ini merupakan bentuk pertanggungjawaban moral terhadap masyarakat, bangsa dan negara. ”Jadi jangan anggap enteng komitmen dan tekad bersama ini. Saya ingatkan, siapapun anggota Polres yang terlibat narkoba, baik sebagai pemakai, kurir dan apa lagi menjadi pengedar, pasti berujung pada sanksi hukum dan dipecat dari kedinasan Polri,” pungkas Rama. (ras/mik)

BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDA PEMKOT MALANG’

Wali Kota Malang bersama Forkopimda Kota Malang menyisir jalan untuk menertibkan penggunaan masker.

Pemakaian masker akan nampak mbois dan aman dari penyebaran virus.

200 ribu lebih, membutuhkan waktu 17 hari,”jelasnya. Ketidak-taatan pada protokol kesehatan berdampak percepatan penyebaran. Untuk

itu, semuanya harus patuhi protokol Covid-19 dengan memakai masker. “Orang yang pakai masker insyaallah tanda dia tertib protokol Covid-19,” tegasnya. (*/ari/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ARI

FOTO: MEMORANDUM/AGS

Kombespol Sumardji menerima kunjungan Deputi Pelayanan Publik PANRB Diah Natalisa.

tersekat kaca, penerapan physical distancing bagi masyarakat yang datang dan tempat duduk di ruang tunggu, kawasan wajib masker, dan sebagainya. Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan berbagai perbaikan dan terobosan baru di bidang pelayanan publik. Saat ini, yang dilakukan adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan pada sentra-sentra pelayanan publik, baik di Polresta Sidoarjo maupun jajarannya. “Di tengah pandemi, tantangan kita adalah menyesuaikan pada aturan pencegahan virus. Namun, pelayanan terbaik kepada masyarakat juga harus tetap jalan dengan berbagai inovasi,” imbuhnya.(ags/her/jok/mik)

Polres Bersama Forkopimda Musnahkan Ribuan Botol Miras Tulungagung, Memorandum Setelah mengamankan mini van berisi 260 botol ciu siap edar dari Solo, dan hasil razia di tempat lain, Polres Tulungagung bersama jajaran forkopimda dan tokoh masyarakat memusnahkan ribuan botol miras, Kamis (10/9). Bertempat di halaman Pemkab Tulungagung, tercatat 1.180 botol ciu, 253 botol bintang kuntul, 350 botol iceland, 475 botol anggur merah, 153 botol vodka, 287 botol n alimy, 260 botol prost dan 225 botol miras oplosan dil-indas roller hingga hancurr tak tersisa. Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pemusnahan ini merupakan wujud dan komitmen memerangi

Bangkalan, Memorandum Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra bersama seluruh personel berkomitmen bersama-sama menyatakan perang perang terhadap narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Komitmen itu diwujudkan dengan penandatanganan usai apel akbar di lapangan upacara mapolres, Rabu (9/9) pagi. Mulai dari Kapolres, Wakapolres Kompol Deky Hermansyah, seluruh kabag, kasat, kasubbag, kanit, kapolsek dari 17 polsek jajaran, serta semua PJU di lingkungan polres hadir untuk menyukseskan tekad tersebut. Selain perang terhadap narkoba, juga ada beberapa item penting yang harus dipatuhi oleh seluruhnya. Kapolres Rama meminta seluruh anggota tanpa kecuali, bersama bertekad untuk tetap tunduk dan patuh terhadap

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Keempat tersangka yang terlibat jaringan sabu-sabu adalah Heri Irawan (43), warga Desa Tamberu Barat, Kecamatan Sokobana, Kabupaten Sampang;, Badrus Shihib (27), asal Dusun Pocok Desa Sawaran Lor, Kecamatan Klakah, dan Khoyum (34), warga Desa Sawaran Kulon, Kecamatan Kedungjajang, dan Setya Budi (24), warga Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang. Sedangkan untuk penyalahgunaan okerbaya adalah Alwi Shihab (22), asal Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro serta Gugun Nawali (24) Desa Kunir Kidul, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang. Keduanya ditangkap dalam waktu dan hari berbeda. Dari tangan para tersangka, petu-

Diah menambahkan, untuk memberikan pelayanan yang baik juga dibutuhkan anggota yang prima dan semangat untuk memberikan pelayanan. Kebahagiaan internal anggota kepolisian juga perlu diperhatikan. “Jangan hanya memperhatian persepsi masyarakat saja. Kebahagiaan anggota juga perlu diperhatikan agar semangat memberikan pelayanan pada masyarakat,” pungkas dia.(fdn/mik)

FOTO: MEMORANDUM/PRA

“Kami lihat bagaimana pelayanan i apakah masih dilaksanakan dan ini juga terobosan baru apa untuk peningkatan pelayanan publik ini,” kata dia. Selain itu, Diah juga melihat sejumlah gedung baru yang baru dibangun maupun sudah digunakan. “Penilaian tidak hanya dari kami namun juga bagaimana apresiasi masyarakat terkait pelayanan di Polrestabes Surabaya ini,” lanjut dia.

Kapolresta Makota dan Forkopimda Kampanye Pentingnya Bermasker Malang, Memorandum Forkopimda Kota Malang melaksanakan apel kesiapan kampanye penggunaan masker, di Alun-Alun Bundar, Balai Kota Malang, Jalan Tugu, Kota Malang, Kamis (10/9). Untuk penegakan disiplin ini melibatkan tim gabungan TNI, Polri, Pemkot Malang dan instansi terkait lain. Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata menjelaskan, penggunaan masker sangatlah penting. Mengingat, penggunakan masker bisa saling melindungi antar warga. Khususnya saat berinteraksi dengan warga masyakarat. “Sudah ada sanksi baik sosial maupun denda. Kalau tidak mau sosial, nanti bisa memilih

Lumajang, Memorandum Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2020 yang digelar selama 12 hari, Tim Kuro Satreskoba Polres Lumajang meringkus enam tersangka terdiri dari empat tersangka penyalahgunaan narkoba dan dua tersangka kepemilikan obat keras berbahaya (okerbaya).

Kombespol Jhonny Eddison Isir menerima kunjungan dari Kemenpan-RB.

Deputi Pelayanan Publik Kemenpan-RB Apresiasi Prokes Sentra Pelayanan Publik Polresta Sidoarjo Sidoarjo, Memorandum Usai meresmikan mini mal pelayanan publik (MPP) di Sukodono, Sidoarjo, Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Diah Natalisa, melanjutkan kunjungan kerja ke Polresta Sidoarjo, Kamis (10/9). at Diah Natalisa melihat n langsung perkembangan n pelayanan publik SIM dan SKCK Online Polresta Sidoarjo. Terlebih lagi bagaimayna penyesuaian ruang pelayanan Publik di tengah pandemi Covid-19. Diah mengapresiasi upaya Polresta Sidoarjo, dengan sungguh-sungguh menerapkan protokol kesehatan pada pelayan SIM maupun SKCK Online.

Personel Polres Bangkalan Gelorakan Tekad Lawan Narkoba

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Polrestabes Surabaya Tingkatkan Pelayanan Prima Surabaya, Memorandum Guna meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat khususnya warga Surabaya, Polrestabes Surabaya terus mencoba meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya dengan membangun beberapa gedung baru untuk menunjang pelayanan yang lebih baik. Terbaru, ruang pengurusan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang dilengkapi dengan sidik jari. “Pelayanan publik berupa SKCK dan sidik jari kita pusatkan di Gedung Pelayanan SPKT dan SKCK,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombespoll Jhonny Eddison Isir, Kamis (10/9). Sementara itu, Deputi Pelayanan n Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB) Diah Natalisa memeriksa langsung pelayanan di Polrestabes Surabaya ini. Pengecekan ini dilakukan karena Polrestabes Surabaya menjadi salah satu yang mendapat penghargaan pelayanan prima tahun lalu.

JUMAT KLIWON 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 6-7

AKBP Hendri Umar memeriksa kesiapan pasukan.

s sejumlah 667 orang, rata-rata angka k kesembuhan sekitar 82%,” paparnya seraya mengatakan angka kematian harus diantisipasi. Ditegaskan olehnya, protokol kesehatan merupakan hal penting dan wajib

disosialisasikan. “WHO belum menemukan vaksin atau obat Covid-19 sehingga pencegahan merupakan prioritas utama,” terangnya yang berharap semua pihak menjadi penggerak kepatuhan protokol kesehatan. (*/ari/mik)

Wali Kota Malang dan Forkopimda Kota Malang satukan tekad cegah penyebaran Covid-19.

FOTO: MEMORANDUM/ARI


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 8

Anggota Korem 081/DSJ Disiplinkan Protokol Kesehatan Madiun, Memorandum Korem 081/DSJ mengerahkan personelnya dalam kegiatan apel kampanye penggunaan sekaligus pembagian masker di halaman Balai Kota Madiun, Kamis (10/9). Dalam apel yang juga diikuti personel dari Kodim 0803/Madiun, Polres Madiun Kota, Brimob Yon C Pelopor Madiun, satpol PP, dishub, BPBD, PMI, dan para relawan itu dipimpin Wali Kota Madiun H Maidi. Dalam arahannya, Wali Kota Madiun H Maidi mengatakan bahwa gerakan kampanye yang dilakukan itu sebagai upaya untuk melindungi dan menyelamatkan masyarakat agar terhindar dari Covid-19. Karena menurutnya, Covid-19 saat ini telah merenggut kebahagiaan kita bersama. Untuk itulah ia menilai perlu dilakukan upaya bersama-sama untuk melawan wabah yang telah menjadi pandemi tersebut. Kasiops Rem 081/DSJ Letkol Inf Rudy Sujatmiko yang turut hadir dalam kegiatan itu menegaskan, jika satuannya siap mendukung dan bersinergi dengan pemerintah daerah dalam melakukan berbagai upaya penanganan Covid-19. “Adanya kegiatan itu juga menandakan keseriusan tiga pilar, baik itu TNI-Polri dan pemda dalam berupaya dan bekerja sama guna mencegah penyebaran Covid-19 dan mempercepat penanganannya,” katanya. Selesai pelaksanaan apel itu, tampak dilakukan aksi bagi masker gratis di 4 titik secara serentak di Kota Madiun, mulai dari di depan balai kota, Pasar Besar, Pasar Sleko, dan Tugu Pendekar Proliman. (alv/lis)

Sebelumnya, Khofifah juga menegaskan bahwa Pemprov Jatim bukanlah inisiator maupun penyelenggara uji coba konser musik tersebut dan itupun masih dalam taraf wacana dan kajian. “Wacana uji coba konsernya resmi dibatalkan. Waktunya ditinjau ulang. Pihak inisiator akan memastikan dulu bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia dan Jatim telah terkendali penuh sambil menyiapkan format acara yang aman untuk semua,” ungkapnya. Khofifah menerangkan, kedatangan Gus Ipul Agustus lalu konteksnya dalam

rangka mendiskusikan bagaimana penyelenggaraan uji coba konser yang aman dan sesuai dengan protokol kesehatan. Sehingga tidak terjadi penularan Covid-19 bagi audiens maupun masyarakat di sekitarnya tetapi industri kreatif bisa bergerak. Di sisi lain, lanjutnya, adanya pandemi Covid-19 ini menuntut semua pihak harus beradaptasi untuk survive dan menyeimbangkan antara kesehatan dan ekonomi. Seperti pesan yang disampaikan Presiden RI Jokowi harus ada keseimbangan antara gas dan rem dalam menangani Covid-19 dan menggerakkan perekonomian di dae-

rahnya masing-masing. Sementara di Indonesia, Kemenkes RI juga sudah memberikan pedoman untuk menyelenggarakan konser yang aman sesuai dengan KMK (Keputusan Kementrian Kesehatan) Nomor HK.01.07/

MENKES/382/2020 tentang protokol kesehatan bagi masyarakat di tempat dan fasilitas umum dalam rangka pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019. (yok/lis)

FOTO: MEMORANDUM/YOK

Anggota Korem 081/DSJ membagikan masker kepada pemotor.

Surabaya, Memorandum Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memastikan uji coba konser yang diwacanakan akan digelar pada 12 September mendatang, di Ngopibareng Pintu Langit, Prigen, Pasuruan, batal digelar.

Gubernur Khofifah Indar Parawansa

Paslon Diminta Taati Protokol Kesehatan Lamongan, Memorandum Bupati Lamongan Fadeli mewanti-wanti agar saat kampanye seluruh pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati untuk tetap menaati protokol kesehatan secara ketat. Hal itu diungkapkan Bupati Fadeli saat kampanye penggunaan masker dan pembagian masker dalam rangka percepatan penanganan covid-19 di ruang pertemuan Gajah Mada Pemkab Lamongan, Kamis (10/9). Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan diharapkan tidak adanya klaster baru di Lamongan. “Tren kenaikan angka Covid-19 di Kabupaten Lamongan beberapa hari ini sempat stabil. Saya berharap kepada seluruh paslon untuk komitmen taati protokol kesehatan saat kampanye,” ungkapnya. Hajat demokrasi pada 9 Desember mendatang diharapkan

FOTO: MEMORANDUM/ASW

FOTO: MEMORANDUM/ALV

Gubernur Kaji Ulang Uji Coba Konser di Jatim

Pasangan calon bupati wakil bupati Lamongan komitmen taati protokol kesehatan. dapat terlaksana dengan lancar, aman, tertib, dan tentunya sehat. Untuk itu Fadeli meminta agar seluruh partai pendukung harus mengikuti Inpres nomor 6 tahun 2020 tentang peningkatan disiplin

dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Serta Perbup nomor 35 tahun 2020 tentang pedoman pencegahan dan pengendalian Covid-19 dalam sta-

tus transisi darurat ke pemulihan. “Kita semua harus mengikuti Inpres juga Perbup dalam mengantisipasi serta berupaya keras termasuk para paslon dan tim pendukungnya untuk komitmen menjaga ptotokol kesehatan. Ini tidak hanya berbicara pilkada, tapi tentang kesehatan masyarakat,” imbuhnya. Sementara itu, Kapolres Lamongan AKBP Harun juga menekankan agar event besar ini dapat berjalan aman, nyaman, kondusif, dan sehat meski di tengah pandemi, maka seluruh elemen masyarakat tak terkecuali cabup cawabup dalam menyatukan langkah untuk mentaati protokol kesehatan. “Semua harus berkomitmen untuk mentaati protokol kesehat-

an dalam setiap tahapan-tahapan. khusunya cabup-cawabup dan tim pendukung agar event ini dapat terlaksana dengan aman, nyaman, kondusif, dan sehat,” ujar Harun. Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan teken komitmen patuhi protokol kesehatan saat berkampanye pada ketiga paslon, pasangan Suhandoyo-Muhammad Suudin, Kartika HidayatiSa’im, dan Yuhronur Efendi-KH Abdul Rouf. Selain ketiga paslon, penandatanganan komitmen patuhi protokol kesehatan juga dilakukan oleh seluruh parpol dan tim pendukung, serta seluruh organisasi masyarakat di Kabupaten Lamongan dalam menyukseskan pilkada. (*/asw/lis)

Kapolres Sidak Penerapan Prokes di Satpas SIM Tulungagung, Memorandum Penerapan dan penyediaan sarana penunjang protokol kesehatan (prokes) di kantor Satpas SIM Polres Tulungagung mendapatkan perhatian dari Kapolres AKBP Eva Guna Pandia. Fungsi sarana prokes seperti thermo detector, screening room, wastafel, sabun, dan hand sanitizer tak luput dari pantauan kapolres. Penerapan physical distancing di ruang tunggu satpas SIM, serta penggunaan alat pelindung diri

(APD) bagi petugas satpas juga menjadi perhatiannya. Eva Guna Pandia mengatakan, semua sarana prokes masih berfungsi dan bisa digunakan oleh pemohon yang ada di satpas SIM. “Semua masih berfungsi dengan baik,” ujar dia, kemarin. Ia menjelaskan, tujuan pemeriksaan ini untuk memastikan sarana pendukung dan penerapan prokes di satpas SIM berjalan dengan baik, guna menjamin masyarakat supaya tidak tertular Covid-19.

“Kita harus memberi contoh, makanya ini semua saya cek,” terang Pandia. Selain melakukan pemeriksaan, di kantor satpas SIM, Pandia juga menunjukkan aksi simpatik. Yaitu memberikan cokelat kepada anak pemohon SIM yang taat memakai masker selama menunggui orang tuanya. Ia juga mengingatkan kepada masyarakat yang belum sempat

mengurus perpanjangan SIM agar tidak khawatir. Sebab saat ini pihaknya memberikan kelonggaran pengurusan perpanjangan SIM. “SIM yang mati masih kami berikan toleransi, kecuali pemotor melakukan perbuatan yang menimbulkan potensi kecelakaan,” tukasnya. (fir/mad/lis)

PENGUMUMAN PERTAMA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No 4 Th. 1996, P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, terhadap barang jaminan debitur:

No

Nama Debitur

1

Hary Purwanto

Obyek Lelang

Harga Limit

Tanah seluas 96 m2 atas Rp. 748.170.000,nama Hary Purwanto, Sarjana Ekonomi, Master Manajemen sesuai SHGB No. 1008 berikut bangunan di atasnya, terletak di Perum Palm Residence Blok A-11 Kelurahan Karah Kec. Jambangan, Kab. Surabaya, Provinsi Jawa Timur

Uang Jaminan

Rp.149.634.000,-

Batas Akhir Penawaran Lelang / Pembukaan Penawaran dan Penetapan Pemenang Lelang Jum’at, 25 September 2020 Pukul 10.00 WIB (Melalui server e-auction sesuai WIB)

KETERANGAN: 9 Nominal uang jaminan yang disetorkan ke rekening Virtual Account (VA) masing-masing peserta dan jumlahnya harus sama dengan nominal uang jaminan yang dipersyaratkan, Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid; 9 Uang jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang; 9 Segala biaya yang mungkin timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Cara penawaran lelang

Closed Bidding (dengan mengakses url http://www.lelang.go.id/), tata cara mengikuti lelang E-Auction dapat dilihat pada menu ”Tata Cara dan Prosedur” dan ”Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. Pelunasan lelang 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang Bea lelang pembeli 2% (dua persen) dari harga lelang (harga terbentuk) Tempat pelaksanaan lelang KPKNL Surabaya, Gedung Keuangan Negara I, Jl. Indrapura No. 5, Surabaya Informasi lebih lanjut dapat menghubungi P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad, Jl. HR Muhammad Kav. 41 Gedung Halim Sakti Lantai 1 Surabaya Telp. (031) 7382090/ 7329714 atau KPKNL Surabaya, Jl Indrapura No. 5 Surabaya Telp. (031) 3523516 Surabaya, 11 September 2020 ttd. P.T. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Kantor Cabang Surabaya HR Muhammad

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang – Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Pusat akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara Dan Lelang (KPKNL) Surabaya, dengan jasa Pra Lelang PT. Balai Mandiri Prasarana terhadap aset jaminan debitur PT. Cahaya Citra Alumindo (PT. CCA), sbb :

1.Tanah Kosong, SHGB No. 1046, Lt. 335 M2, an. Nyonya Doktoranda Tjanlingga Wardani Maria Margaretta disebut juga Lingga Wardani Maria Margaretta, Terletak di Perum Wisata Bukit Mas, Jl. Lidah Bukit Mas Barat 4, Cluster Madrid Blok D4-01, Kel. Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 3.444.000.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 1.200.000.000,- ) 2.Satu Paket, Tanah Kosong, SHGB No. 1699, Lt. 429 M2, dan SHGB No. 1700, Lt. 431 M2, Kedua Sertifikat tersebut an. Nyonya Doktoranda Tjan Linggawardani Maria Margaretta, Terletak di Perum Wisata Bukit Mas, Cluster Madrid, Blok D3-22 dan D4-37, Kel. Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Kota Surabaya. ( Harga Limit : Rp. 8.824.000.000,- ; Uang Jaminan : Rp. 2.700.000.000,- ) Keterangan : -Nominal jaminan yang disetorkan ke Rekening “ VA” (Virtual Account) harus sama dengan Nominal Jaminan yang disyaratkan. -Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat – lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. -Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. Syarat Lelang : 1. Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website www.lelang.go.id 2.Syarat dan Ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “ Tata Cara dan Prosedur” dan Panduan Penggunaan” pada domain tersebut di atas. 3.Barang yang dilelang menurut keadaan apa adanya (as is where is basis) pada saat ini, kami menganjurkan peminat untuk melihat obyek lelang sebelum mengikuti pelelangan. 4.Apabila terjadi pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang karena suatu hal maka peserta tidak diperkenankan melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Surabaya, PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk dan PT. Balai Mandiri Prasarana. Info Hubungi : 082131877470. Pelaksanaan Lelang : 1. Cara Penawaran : Closed Bidding. 2. Hari : Jumat. 3. Tanggal : 25 September 2020. 4. Batas Akhir Penawaran : Pukul 10.00 Waktu Server (sesuai WIB). 5. Domain : www.lelang.go.id. 6. Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran. 7. Pelunasan harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah lelang. 8. Bea Lelang Pembeli : 2% dari harga lelang. 9. Tempat Lelang : KPKNL Surabaya, Jalan Indrapura No. 5, Surabaya. Surabaya, 11 September 2020 PT. Bank Negara Indonesia (Persero), Tbk – Kantor Pusat

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Aris Setyoadji S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo, Rahmat Hidayat S Sos. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso SPd SH. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy SH. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar ST. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda MPd, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku SH Direktur: MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Choirul Shodiq SH MH Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Pemimpin Perusahaan: Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Yoyok Khayatullah AMD SE Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 9

Xenia Dihantam KA Penataran

Tiga Tewas, Empat Luka Berat

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama Bupati Maryoto membagikan masker.

Polres Tulungagung Bareng Forkopimda Bagikan Masker Tulungagung, Memorandum Pada masa pandemi pemakaian masker sangat diperlukan masyarakat. Karena ketaatan menggunakan masker merupakan cara paling jitu menekan laju penularan Covid-19. Tidak hanya getol menindak pelaku pelanggar protokol kesehatan (prokes), polisi juga melakukan aksi simpatik dengan membagi-bagikan masker kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama Bupati Maryoto Birowo, Ketua DPRD Marsono, serta tokoh agama, dan tokoh masyarakat, di Simpang Empat TT, Kamis (10/9) kemarin. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan masker diminta berhenti dan membuka helmnya, kemudian diberikan masker baru. Petugas juga memberikan arahan dan imbauan, agar masyarakat tertib berlalu lintas serta tidak lupa menggunakan masker dengan baik dan benar. DikonďŹ rmasi, Kapolres AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Iptu Neny Sasongko mengatakan, bagi-bagi masker kali ini merupakan perintah Mabes Polri yang dilaksanakan serentak oleh seluruh anggota se-Indonesia. “Ini serentak sesuai perintah Mabes Polri untuk polres seluruh Indonesia,â€? ujarnya. Neny menyebut hari ini membagi-bagikan 122 ribu buah masker, dengan harapan bisa digunakan dan mengganti masker lama, sehingga ketaatan penggunaan masker terus bisa ditingkatkan. “Total kita bagikan 122 ribu masker pada hari ini saja. Kalau hari-hari lainnya kita tetap melakukan pembagian masker secara rutin dan terus menerus,â€? ungkapnya. (ďŹ r/mad/lis)

Sandi tewas di lokasi kejadian. Sedangkan korban tewas dalam perawatan di RSUD Kepanjen adalah Setiawan Junaidi (52), warga Desa Talangagung, dan Muhammad Faren (6), warga Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen. Korban lain yang menjalani perawatan di rumkit yaitu Sri Utami (40), warga Desa Talangagung, mengalami luka di kepala; Devan (7), warga Desa Talangagung, mengalami luka di kepala. Dan korban Nur Fadila (38), dan Farel Bahtiar (7), warga Kelurahan Kepanjen juga menjalani perawatan. Nahas yang dialami Sandi dan enam penumpang mobil Xenia N-1784-EU ini terjadi saat mereka hendak pulang seusai mengikuti acara arisan di sekolah anaknya. “Jadi mobil yang dikemudikan suaminya bu Sri Utami, warga Desa Talangagung, Kepanjen, yang juga salah satu korban luka, melaju dari arah selatan mau ke utara,â€? jelas Kapolsek Sumberpucung AKP Eendi Budi Wibowo di lokasi kejadian. Di perlintasan kereta api yang kebetulan tidak berpalang pintu, kendaraan lain seperti sepeda motor sudah berhenti,

tapi entah kenapa mobil ini terus melaju dan akhirnya tertabrak kereta api dari arah timur. Akibatnya satu orang meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara) dan enam orang luka berat, anak-anak tiga orang, dan tiga orang dewasa. Menurut Kapolsek Sumberpucung AKP Eendi Budi Wibowo, warga yang berhenti sudah berusaha meneriaki sopir, namun diduga sopir tidak mendengar teriakan tersebut sehingga mobil tetap melaju. “Sepertinya sopir tidak mendengar sehinga kejadian yang tidak diinginkan terjadi. Untuk itu saya menghimbau kepada pengguna jalan, kalau melewati perlintasan kereta api tanpa palang pintu agar berhati-hati, usahakan berhenti sejenak untuk melihat apakah ada kereta mau lewat, kemudian kecilkan volume musik kendaraan anda,â€? imbau Eendi. Usai dievakuasi, lanjut

FOTO: MEMORANDUM/DIA

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Malang, Memorandum Sandi Rusanti (39), warga Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tewas setelah mobil yang ditumpanginya tertabrak kereta api (KA) Penataran di perlintasan Desa Ngebruk, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Kamis (10/9) sekitar pukul 11.45.

Petugas mengevakuasi jasad Sandi Rusanti.

Eendi, korban luka berat maupun meninggal langsung dilarikan ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen. “Korban semuanya kami bawa ke RSUD Kanjuruhan. Kita berkoordinasi dengan PT KAI (Kereta Api Indonesia) dan Satlantas Polres Malang untuk evakuasi mobil,â€? tandasnya. Sementara itu, Kepala UPT Jalan Jalan Rel Malang PT KAI Supriyadi menyampaikan kereta yang menabrak adalah kereta api Penataran. “Keretanya Penataran nomor 449 tujuan Blitar. Mobil sendiri

sempat terseret ke arah barat sejauh dua ratus lima puluh meter dari perlintasan,� ujarnya. Menanggapi kejadian kecelakaan di perlintasan kereta api tanpa palang pintu dan penjaga, Imam (45) warga Dusun Kebonsari, Desa Ngebruk meminta kepada PT KAI agar memasang palang pintu atau setidaknya penjaga. “Agar kejadian seperti ini tidak terulang kami minta itu, setidaknya ada penjaga, ini kan jalan ramai, kalau warga sekitar sudah hafal kalau ada kereta mau lewat, tapi kalau orang luar daerah kan tidak paham. Mohon PT KAI memperhatikan hal ini,� tutur Imam. (dia/lis)

Warga mengevakuasi mobil Xenia N 1784 EU yang tertabrak kereta api Penataran.

15 Desa di Kabupaten Pasuruan Lunas PBB Pasuruan, Memorandum Di tengah pandemi Covid-19, realisasi penerimaan pajak bumi bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Pasuruan, masih cukup menggembirakan. Sejauh ini sudah melebihi target yang ditetapkan. Targetnya Rp 52,7 miliar telah tercapai Rp 53 miliar. Kepala Bidang Pengendalian, Penagihan, dan Pengembangan Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten

Pasuruan Fathurrahman mengatakan, target PBB-P2 tahun ini sudah ada penyesuaian. Karenanya, target tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun kemarin. “Target PBB-P2 tahun ini ada penyesuaian, hanya Rp 52,7 miliar,� ujarnya. Tahun kemarin, Pemkab Pasuruan menarget bisa mendapatkan PBB-P2 Rp 70 miliar, realisasi

mencapai Rp 71,1 miliar. Karena tahun ini ada pandemi Covid-19, target PBB juga dikurangi dari Rp 80 miliar menjadi Rp 52,7 miliar. Kini, target penyesuaian itu sudah tercapai. Bahkan, perolehannya sudah melebihi target. Menurut Fathurrahman, pada

masa pandemi ada tantangan dalam penagihan pajak. Bahkan, mobil keliling yang biasanya digunakan untuk melakukan penagihan kepada masyarakat juga tidak bisa maksimal. Demikian juga penagihan door to door. “Memang ada pembatasan yang dilakukan, selain kesulitan ada tatap

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Berdasarkan ketentuan Pasal 226 (1) Undang-undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, dengan ini diumumkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Nomor 40/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby, pada tanggal 07 September 2020, atas Permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang yang diajukan oleh : EDDY PRAJITNO, beralamat Jalan Lidah Kulon RT. 003/RW. 001, Surabaya, melalui Kuasa Hukumya Erwin Sibarani., SH., MH dkk dari Kantor Hukum “SIBARANI SH., MH SITINJAK SH alamat Perumahan Kutisari Indah Barat Gg V nomor 28 Surabaya berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 15 Juli 2020. Dengan amar putusan sebagai berikut : MENGADILI: 1. Mengabulkan permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang Sementara (PKPUS) dari Pemohon tersebut selama 45 (empat puluh lima) hari terhitung sejak tanggal putusan diucapkan ; 2. Menunjuk Sdr. MASRUL,SH.,MH. Hakim Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya sebagai Hakim Pengawas; 3. Menunjuk dan mengangkat ; Sdr. Alfredy Daulat Priyanto SE.,SH.,MH. Kurator dan Pengurus yang terdaftar di Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Direktorat Jendral Hukum Umum No AHU-267.AH.04.03-2018, beralamat di Kantor Hukum AH & Partners di Jl Gunungsari Indah Blok H No 25 Surabaya sebagai pengurus dalam pekara PKPU diatas; 4. Menetapkan sidang musyawarah Majelis Hakim pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2020 bertempat di pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya Jalan Raya Arjuno No. 16-18 Surabaya 5. Memerintahkan Pengurus untuk memanggil pemohon PKPU dan para Kerditor yang dikenal dalam surat tercatat agar datang pada sidang yang telah ditetapkan ; 6. Menentapkan biaya pengurus dan imbalan jasa bagi pengurus ditetapkan kemudian setelah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang berakhir ; 7. Menangguhkan biaya permohonan Penundaan Kewajiban Utang setelah Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang berakhir Selanjutkan berdasarkan Penetapan Hakim Pengawas Nomor : 40/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga.Sby tanggal 08 September 2020 telah ditetapkan hal hal sebagai berikut : No. 1.

Jenis Rapat Rapat Kreditor Pertama

Hari / Tanggal

Waktu

Tempat

Senin, 21 September 2020

10.00 WIB

Pengadilan Niaga pada PN Surabaya Jl. Raya Arjuno No.1618 Surabaya

Senin, 28 September 2020

16.00 WIB

Kantor Hukum AH & Partner di Jl. Gunung Sari Indah Blok H-25 Surabaya

Kamis, 12 Oktober 2020

10.00 WIB

Pengadilan Niaga pada PN Surabaya Jl. Raya Arjuno No.1618 Surabaya

2.

Batas Akhir Pengajuan Tagihan Kreditor dan Pajak

3.

Rapat Pencocokan Piutang 9HULÂżNDVL 3DMDN

4.

Pembahasan Proposal Perdamaian & Rapat Pemungutan Suara

Senin 19 Oktober 2020

10.00 WIB

Pengadilan Niaga pada PN Surabaya Jl. Raya Arjuno No.1618 Surabaya

5.

Sidang Permusyawaratan Majelis Hakim

Rabu, 21 Oktober 2020

09.00 WIB

Pengadilan Niaga pada PN Surabaya Jl. Raya Arjuno No.1618 Surabaya

Untuk itu kami mengundang Debitor dan Para Kreditor untuk menghadiri rapat-rapat PKPU tersebut dan bagi Para Kreditor yang hendak mengajukan tagihan agar disertai dengan bukti-bukti pendukung yang cukup serta dengan memperlihatkan asli bukti sebagaimana dimaksud pada hari dan jam kerja di kantor Pengurus yang beralamat di: Kantor Hukum AH & Partner Jalan Gunungsari Indah Blok H No. 25 Surabaya, Telp. 0818524224 - Email : alfredhutagaolsh@gmail.com Demikian pengumuman ini disampaikan dan berlaku juga sebagai pemberitahuan sekaligus undangan bagi Debitor, para Kreditor dan pihak pihak lainnya yang berkepentingan. Surabaya, 09 September 2020 PENGURUS PKPU SANTOSO SETIONO (Dalam PKPUS) Ttd Alfredy Daulat Priyanto SE.,SH.,MH.

lunas 100 persen. “Tingkat kepatuhan masyarakat juga masih 60 persen, selain kesulitan dalam hal penagihan tatap muka, juga kemungkinan karena pengaruh ekonomi masyarakat, sehingga pembayaran PBB juga terkendala,â€? terangnya. (rul/lis)Â

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

KPKNL MADIUN

PENGUMUMAN PUTUSAN PENUNDAAN KEWAJIBAN PEMBAYARAN UTANG SEMENTARA TERHADAP SANTOSO SETIONO (DALAM PKPUS) DAN UNDANGAN RAPAT KREDITOR SERTA SIDANG PERMUSYAWARATAN MAJELIS HAKIM

muka, penagihan door to door juga sulit dilakukan maksimal. Sehingga, petugas lebih banyak memaksimalkan via telepon,� ujarnya. Bahkan, sejauh ini jumlah desa yang lunas PBB-nya baru 15 desa. Padahal, tahun-tahun sebelumnya bisa ada beberapa kecamatan yang sudah

Berdasarkan Pasal 6 UU Hak Tanggungan No.4 Tahun 1996, PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk akan melakukan lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Madiun, melalui aplikasi e-Auction tanpa kehadiran peserta lelang dengan jenis penawaran lelang secara tertutup (closed bidding) yang dapat dilihat di Website DJKN : https://lelang.go.id atas barang jaminan (objek lelang) milik Debitur atas nama : 1. Kantiningsih Sebidang tanah seluas 1605 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Desa Jenggrik, Kec. Kedunggalar, Kab. Ngawi, Prov. Jawa Timur sesuai dengan SHM No. 704/Jenggrik atas nama Kantiningsih (Harga Limit Rp. 1,267,000,000,- ; uang jaminan lelang Rp. 317,000,000,-) 2. Annistya Untari Putri Sebidang tanah seluas 561 m2 berikut bangunan diatasnya terletak di Desa Pelem, Kec. Karangrejo, Kab. Magetan, Prov. Jawa Timur sesuai dengan SHM No. 752/Pelem atas nama Sumiati & Annistya Untari Putri (Harga Limit Rp. 409,000,000,- ; uang jaminan lelang Rp. 103,000,000,-)

Berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996, PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, selaku Pemegang Hak Tanggungan Pertama dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui internet (E-Auction) dengan cara penawaran secara tertulis melalui surat elektronik (email)/closed bidding tanpa kehadiran peserta lelang, terhadap aset jaminan milik debitur/penanggung hutang : NO.

1.

NAMA DEBITUR

PT CIPTA INTI PARMINDO

3. Nita Yuli Astutik Sebidang tanah seluas 1396 m2 terletak di Desa Kedungrejo, Kec. Balerejo, Kab. Madiun, Prov. Jawa Timur sesuai dengan SHM No. 1624/kedungrejo atas nama Nita Yuli Astutik (Harga Limit Rp. 182,000,000,- ; uang jaminan lelang Rp. 46,000,000,-) Pelaksanaan Lelang : Hari/Tanggal Batas akhir penawaran

: :

Alamat Domain Tempat Lelang

: :

Penetapan Pemenang

:

Jumat / 25 September 2020 Jumat / 25 September 2020 Pukul 10.00 waktu server Aplikasi Lelang Internet (sesuai WIB) www.lelang.go.id Kantor PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk Kantor Cabang Madiun Jalan Pahlawan Nomor 29 Madiun Setelah batas akhir penawaran

Peserta lelang diharap menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain di atas. Syarat-syarat lelang : 1. Calon peserta lelang dapat melihat objek lelang di lokasi sejak diumumkan. 2. Lelang dilaksanakan dengan penawaran melalui aplikasi lelang internet yang di akses pada alamat domain: https://lelang.go.id. 3. Calon peserta lelang mendaftarkan diri pada aplikasi Lelang Internet alamat domain butir 2 diatas, kemudian mengaktifkan akun dan merekam (scan) KTP dan NPWP dan nomor rekening bank atas nama sendiri. 4. Peserta yang bertindak sebagai kuasa badan usaha diwajibkan mengunggah surat kuasa notarial, akta pendirian perusahaan GDQ SHUXEDKDQQ\D 13:3 SHUXVDKDDQ GDODP VDWX ÂżOH 5. Peserta Lelang diwajibkan menyetor uang jaminan sesuai dengan pengumuman lelang dan harus sudah efektif paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan Lelang. 7. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) peserta lelang, yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada akun peserta lelang. 8. Penawaran lelang dimulai dari nilai limit dan dapat diajukan berkali-kali sampai batas waktu sebagaimana tersebut diatas. 9. Peserta lelang yang ditunjuk sebagai pemenang wajib melunasi pembayaran harga pokok lelang ditambah bea lelang pembeli sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah lelang, jika tidak maka pada hari kerja berikutnya pemenang dinyatakan wanprestasi, uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. 10. Kondisi objek lelang adalah sebagaimana adanya (as is). 11. Pemenang Lelang dianggap sungguh-sungguh telah mengetahui apa yang telah ditawar/dibeli olehnya. Apabila terdapat kekurangan/kerusakan baik yang terlihat ataupun yang tidak terlihat, maka Pemenang Lelang tidak berhak untuk menolak atau menarik diri kembali setelah pembelian disahkan dan melepaskan segala hak untuk meminta kerugian atas sesuatu apapun juga. 12. lnformasi lebih lanjut tentang objek lelang, dapat menghubungi PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII Telp. (031) 5661371-74 atau KPKNL Madiun (0351) 468603 Surabaya, 11 September 2020 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Regional Retail Collection & Recovery - Region VIII

2.

DWI ASTUTIK

KETERANGAN Sebidang tanah seluas 904 m2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Jalan Margomulyo Indah 14 Kav. 10 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur. Sesuai dengan SHM No.01302/Balongsari atas nama Yudi Setiawan disebut juga Liauw Yudi Setiawan. Sebidang tanah seluas 883 m2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Jalan Margomulyo Indah 14 Kav. 9 Kelurahan Balongsari, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya, Propinsi Jawa Timur. Sesuai dengan SHM No.01303/Balongsari atas nama Yudi Setiawan disebut juga Liauw Yudi Setiawan. Sebidang tanah seluas 198 m2 berikut bangunan beserta segala sesuatu yang melekat diatasnya yang terletak di Wisma Pagesangan Jalan Raya Wisma Pagesangan No. 37 Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungan, Kota Surabaya,Propinsi Jawa Timur. Sesuai dengan SHM No.0813/Menanggal atas nama Nyonya Dwi Astutik.

HARGA LIMIT

JAMINAN

Rp. 4.115.300.000,-

Rp. 2.057.650.000,-

Rp. 4.037.800.000,-

Rp. 2.018.900.000,-

Rp.2 .730.456.000,-

Rp. 547.000.000,-

BATAS AKHIR PENAWARAN LELANG/ PEMBUKAAN PENAWARAN DAN PENETAPAN PEMENANG LELANG

Jumat, 25 September 2020, pukul 10.00 Waktu Server (Sesuai WIB)

Jumat, 25 September 2020, pukul 10.00 Waktu Server (Sesuai WIB)

Jumat, 25 September 2020, pukul 10.30 Waktu Server (Sesuai WIB)

Syarat-syarat lelang : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang (closed bidding) melalui surat elektronik (email) yang diakses pada alamat domain https://www.lelang.go.id 2. Pendaftaran Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada Aplikasi Lelang Email pada alamat domain angka 1, dengan merekam softcopy (scan) .73 13:3 HNVWHQVL ¿OH MSJ SQJ GDQ QRPRU UHNHQLQJ WDEXQJDQ DWDV QDPD VHQGLUL &DORQ SHVHUWD \DQJ bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diwajibkan mengunggah : Surat Kuasa bermaterai 6.000 dari direksi, akta pendirian perusahaan dan perubahannya, dan NPWP SHUXVDKDDQ GDODP ¿OH 3. Waktu Pelaksanaan a. Penawaran lelang diajukan melalui alamat domain di atas sejak pengumuman lelang ini terbit sampai dengan hari Jumat, tanggal 25 September 2020, pukul 10.30 Waktu Server (sesuai WIB) b. Penetapan pemenang oleh Pejabat Lelang dilakukan pada hari Jumat, tanggal 25 September 2020 setelah batas akhir penawaran. c. Peserta lelang diharapkan menyesuaikan diri dengan penggunaan waktu server yang tertera pada alamat domain tersebut di atas. 4. Uang Jaminan Lelang a. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan ketentuan sebagai berikut: • Jumlah nominal yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan penjual dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (tidak dicicil); • Setoran uang jaminan lelang HARUS sudah efektif diterima oleh KPKNL Surabaya selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang (tanggal 24 September 2020). b. Uang jaminan lelang disetorkan ke nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 5. Penawaran Lelang a. Penawaran paling sedikit sama dengan harga limit. 6. Pelunasan Lelang a. Pemenang lelang akan diumumkan melalui e-mail masing-masing peserta. b. Pemenang lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang sebesar 2% paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan di atas, pemenang lelang akan dinyatakan wanprestasi dan uang jaminan akan disetorkan seluruhnya ke Kas Negara. c. Pemenang lelang akan dikenakan BPHTB sesuai ketentuan peraturan daerah yang berlaku. d. Obyek dilelang dalam kondisi apa adanya (as is), calon peserta diharapkan telah melihat dan mengetahui objek yang akan ditawarnya, berikut semua perkara yang ada bila terjadi gugatan dari pihak lain /debitur seusai lelang, pemenang lelang tidak akan melakukan gugatan kepada KPKNL Surabaya dan PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, termasuk juga bila terjadi pembatalan/penundaan lelang. Persyaratan lelang dan ketentuan lain ditetapkan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. e. Informasi lainnya dapat menghubungi : PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya, Jl. Raya Darmo No. 112 Surabaya Telp. 031-995 35189, 995 36199. Surabaya, 11 September 2020 PT. Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk. Kantor Cabang Surabaya

KPKNL Surabaya


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 10

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Pemkab Hentikan Proyek Toko Modern

Dewan Revisi Perda Penataan Pasar Tradisional Jombang, Memorandum DPRD Kabupaten Jombang melakukan revisi Perda Kabupaten Jombang No 16 Tahun 2012 tentang Pedomam Penataan dan Pembinaan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern. Revisi perda ini, dikarenakan jumlah penyebaran toko modern di kota santri semakin tidak terkendali. Jika dibiarkan akan mengancam nasib pedagang pasar tradisional. Mustofa, anggota Komisi D DPRD Jombang mengaMustofa takan, sering terjadi pendirian toko modern yang tidak mengantongi ijin. Mulai pembangunan sampai beroperasi ternyata pemiliknya tidak mengurus izin. “Ini sangat disayangkan, kejadian ini terus terulang-ulang,” ujar Mustofa, Kamis,(10/9). Lemahnya kontrol dan pengawasan, lanjut Mustofa sudah saatnya di Kabupaten Jombang ada perubahan peraturan daerah. Agar tidak terulang kembali pelanggaran terkait pendirian pertokoan modern. Sebab selama ini keberadaan toko modern mematikan ekonomi toko kecil di sekitarnya. ”Perda seharusnya direvisi. Sehingga pengawasan berdirinya toko modern lebih ketat. Mulai pendirian, sanksi yang diberikan apabila melakukan pelanggaran, akomodasi PKL, peningkatan UMKM serta CSR yang lebih maskimal untuk Jombang,” tegasnya. Senada disampaikan Kartiyono, Sekretaris Komisi A DPRD Jombang, mendorong Pemkab Jombang harus mempunyai data valid jumlah dan penyebaran toko modern. Jika diketahui ada toko modern tidak mempunyai izin, pemkab bertindak sesuai dengan peraturan daerah yang ada. Sebab masih banyak toko modern di Jombang ternyata belum mengurus izin secara lengkap. “Usaha apapun harus mempunyai izin tanpa kecuali. Jika diketahui tidak memiliki ijin, harus ditertibkan,” tegasnya. (wan/day)

Toko modern yang baru tiga minggu tahap pembangunan ini, dihentikan setelah petugas DPMPTSP dan Satpol PP menindaklanjuti laporan masyarakat. Karena ada dugaan belum melengkapi perizinan. Pantauan Memorandum, iring-iringan petugas mengendarai mobil DPMPTSP dan satpol PP tiba di lokasi sekitar pukul 09.00. Tim gabungan langsung menghentikan pekerja untuk tidak melanjutkan pembangunan. Proses pembangunan diperbolehkan lanjut kembali, setelah izin dari Pemkab Jombang keluar. ” Kami juga melakukan pengecekan terutama pada perizinannya,” ujar Ilham Hero Koetnjoro Kepala DPMPTSP Jombang, Rabu (9/9). Ilham Hero Koetnjoro

Mojokerto, Memorandum Program internet gratis untuk pelajar, yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto sejak masa pandemi Covid-19 nampaknya membuat tertarik Kota Malang dan Kabupaten Madiun. Sistem pendidikan melalui pembelajaran jarak jauh(PJJ) atau daring di Kota Mojokerto menarik minat dua kabupaten/kota di Jawa Timur ini. Karena itu, Pemkot Mojokerto memberikan fasilitas berupa internet gratis untuk pelajar serta penyediaan laboratorium komputer bagi pelajar yang tidak memiliki gadget. Ketertarikan ini disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Madiun Hari Puryadi saat melakukan kunjungan kerja ke Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari, di Rumah Rakyat Hayam Wuruk 50 Magersari, Selasa (8/9). “Kami mendapatkan informasi sektor pendidikan di Kota Mojokerto sangat maju di masa pandemi. Seperti pembelajaran jarak jauh(PJJ) secara daring, yang diberikan fasilitas berupa internet gratis untuk pelajar serta penyediaan laboratorium komputer bagi mereka yang tidak memiliki gadget. Program ini, tentu membawa dampak yang sangat bagus bagi para orangtua. Terlebih di masa pandemi seperti saat ini,” ungkap Hari Puryadi. Selama ini, PJJ secara daring yang didukung dengan internet gratis untuk pelajar menjadi support system bagi orangtua. Dengan adanya kuota gratis yang memanfaatkan anggaran dari Bantuan Operasional Sekolah Nasional (Bosnas) yang bersumber dari APBN, orangtua atau wali murid tidak lagi khawatir dalam memenuhi kebutuhan putra-putrinya selama pembelajaran klasikal ditiadakan. Tidak hanya program internet gratis bagi pelajar, program Ning Ita Mengajar (Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari) menjadi pertimbangan bagi Pemerintah Kota Malang dan Pemerintah Kabupaten Madiun, dalam memberikan motivasi bagi pelajar di tengah kondisi Covid-19. “Melalui program tersebut, diharapkan nantinya para siswa akan kembali bangkit dan bersemangat meski menjalani proses pembelajaran secara dari dari rumah masing-masing,” tutur dia. Seperti diketahui dampak Covid-19 melanda seluruh daerah sejak beberapa bulan terakhir, berdampak cukup signifikan diberbagai sektor pemerintah. Termasuk sektor pendidikan, yang harus meniadakan pembelajaran klasikal di sekolah. Namun, di tengah kondisi tersebut Kota Mojokerto mampu bangkit dengan memberikan fasilitas yang dapat meringankan beban orangtua. Sementara itu, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengapresiasi anggota DPRD dari Kabupaten Madiun dan Kota Malang, terkait program internet gratis untuk pelajar dan program Ning Ita Mengajar. Menurutnya, program-program di sektor pendidikan yang telah dirancangnya sejak lama tidak lepas dari problematika dan keluhan dari masyarakat di masa pandemi Covid-19. (war/day)

menambahkan, penggelola toko modern ini sebatas mengantongi izin pemanfaatan ruang (IPR). ”Hanya IPR saja, untuk yang lainnya belum. Pihak pengusaha ingin sama-sama berjalan ya mengurus izin dan melakukan pembangunan. Alasan itu tidak bisa diterima, harus melengkapi izin terlebih dahulu sebelum melakukan pembangunan,” ungkapnya.

Kegiatan ini, dilakukan untuk penertiban izin toko modern. Sehingga, para pelaku usaha bisa lebih tertib untuk mengurus perizinan terlebih dulu. Ilham menambahkan, pada tahun ini ada 30 toko modern yang mengajukan izin. ”Izinnya itu semua juga masih dalam proses. Ini terus kami pantau untuk tertib izin sebelum melakukan kegiatan

operasional,” tegasnya. Sementara itu, Wiko F Diaz Kabid Penegakan Perda mengatakan, kegiatan ini untuk menghentikan pekerjaan pembangunan. Karena pihak pengusaha masih belum melengkapi izin. ”Tadi kita langsung mengentikan dan memberikan pengertian ke pekerja alasan dihentikannya pembangunan,” terangnya.

Dirinya mengungkapkan, pihaknya juga melakukan pemantauan apabila setelah dihentikan pembangunan tetap ada pekerjaan. Maka pihaknya akan memberikan tindakan lebih tegas lagi. ”Tentu kita akan tetap melakukan pemantauan. Apabila tidak diindahkan ya nanti kita tutup secara permanen,” pungkas Wiko. (wan/day)

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Mojokerto, Memorandum Jelang Pilkada Kabupaten Mojokerto tanggal 9 Desember 2020, tiga pasangan calon (paslon) bupati/wakil bupati berkomitmen mengikuti pelaksanaan pilkada damai dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan. Deklarasi pilkada damai digelar di Aula Mabes Polres Kabupaten Mojokerto, disaksikan Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander, Kamis (10/9) pagi. Ketiga paslon calon kepala daerah/ calon wakil kepala daerah adalah petahana Bupati Mojokerto Pungkasiadi-Titik Masudah (Putik), Ikfina Fahmawati-Muhammad Al Barra (Ikbar) serta Yoko Priyono-Choirunnisa (Yoni). Ketua KPU Kabupaten Mojokerto Muslim Bukhori, menyampaikan jika pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini akan

Tiga paslon cabup dan cawabup berfoto bersama forkopimda saat deklarasi damai.

sangat memperhatikan protokol kesehatan dalam tiap tahapan. “Pilkada tahun ini berbeda. Kita semua wajib mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP), juga kita wajibkan menggunakan

APD saat survei ke rumah-rumah untuk mendata,” kata ketua KPU. Pelaksanaan pilkada di tengah pandemi sendiri, lanjut Muslim Bukhori diatur dalam perubahan PKPU No. 10/2020 tentang Perubahan

atas PKPU No. 6/2020 Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati d/a Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non Alam Coronavirus Disease (Covid-19).

Sementara itu, Aris Fahrudin Asy’at Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, menyampaikan beberapa hal penting terkait tahapan-tahapan Pilkada 2020. “Protokol kesehatan bersifat wajib, demi menghindari terciptanya kluster baru. Ada juga sosialisasi perubahan PKPU 10/2020, dimana ada tambahan keadaan urgent khusus pada pasal 58 dan 63. Ketentuan kampanye tatap muka maksimal 50 orang, dan outdor 100 orang dengan jarak yang sudah ditentukan,” jelas ketua bawaslu. Sebagai wujud tanggungjawab terhadap kesehatan masyarakat untuk bisa mewujudkan demokrasi yang sehat, deklarasi pilkada damai dilanjutkan pembagian masker pada masyarakat di Pasar Legi Mojosari, yang dilakukan bersama-sama oleh seluruh pasangan calon. (war/day)

Peringatan HUT Ke-65 Bhayangkara Lantas

Satlantas Polres Jombang Gelar Bakti Sosial Jombang, Memorandum Satlantas Polres Jombang menggelar bakti sosial memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Lalulintas Bhayangkara. Kegiatan baksos diawali pemberian santunan kepada anak yatim piatu di Panti Asuhan Muslimat Jalan Timur Perum Sambong Permai, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan Jombang. Dilanjutkan berbagi santunan sembako kepada petugas penjaga palang pintu kereta api yang ada di kota santri. Puluhan paket sembako diantarkan langsung anggota Satlantas Polres Jombang menuju lokasi penerima. Baik yang ditujukan kepada anak yatim di panti asuhan, maupun petugas penjaga palang pintu kereta api. Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman menjelaskan, kegiatan santunan dilakukan sebagai wujud syukur dalam rangka memperingati

Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Lalulintas Bhayangkara. “Kegiatan santunan sebagai wujud rasa syukur HUT ke-65 Lantas Bhayangkara. Petugas lalulintas bisa melayani, mengayomi di tengah-tengah masyarakat,” papar Iptu Sulaiman, Rabu (9/9). Sulaiman menambahkan kegiatan santunan dipilih sebagai puncak perayaan HUT. Karena Satlantas Polres Jombang ingin berperan mengurangi beban kebutuhan hidup di tengah pandemi Covid-19. Termasuk berperan meringankan kelangsungan pendidikan anak yatim di panti asuhan. “Kami bermaksud menanamkan pribadi yang baik dan suka berbagi terhadap sesama. Serta mempererat persaudaraan sesama umat, saling membantu dalam beramal baik,” imbuh perwira dengan pangkat dua balok dipundak ini.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Program Ning Ita Mengajar Diadopsi Daerah Lain

Petugas Satpol PP meminta pekerja menghentikan kegiatan di lokasi pembangunan toko modern.

Tiga Paslon Bagi-Bagi Masker Dideklarasi Pilkada Damai

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menemui perwakilan DPRD Kota Malang dan Madiun.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Jombang, Memorandum Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Satpol PP Kabupaten Jombang, mendatangi proyek pembangunan toko modern di Desa Dapurkejambon, Kecamatan Jombang. Tim gabungan itu, langsung menghentikan proyek pembangunan toko yang baru dalam proses pengerjaan.

Kanit Laka Satlantas Polres Jombang, Iptu Sulaiman menyerahkan bantuan kepada pengurus panti asuhan.

Secara khusus, lanjut Kanit Laka Polres Jombang ini, agar jajaran anggota Satlantas Polres Jombang selalu tertanam nilai syukur pada diri setiap personil.Tantangan untuk selalu hadir dan berperan di tengah masyarakat, merupakan tanggung jawab seluruh personil Satlantas Polres Jombang yang harus terus diemban. “Poin paling penting adalah nilai syukur atas usia Bhayangkara Lantas yang telah mencapai

65 tahun. Menjadi bentuk tanggung jawab untuk terus hadir dan

berperan di tengah masyarakat,” pungkas Sulaiman. (wan/day)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Berulah, 6 Napi Asimilasi Ditangkap Polisi “Mereka kini sudah diamankan dan diproses oleh polisi,” kata Lies Sudarsini, Plh Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember, Kamis (10/9). Lies mengatakan, kasus napi asimilasi bandel itu terdapat di wilayah hukum Polres Jember dan Banyuwangi. Kejahatan yang banyak dilakukan oleh napi asimilasi itu adalah

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Balai Pemasyarakatan (Bapas) Jember mencatat ada enam narapidana program asimilasi dan integrasi yang kembali melakukan kejahatan. Akibatnya, mereka ditangkap polisi. pencurian dengan pemberatan, dan Okerbaya. Leis menyebut didominasi motif ekonomi menjadi penyebab para napi asimilasi kembali berulah “Mereka yang melakukan pelanggaran ulang yakni dari Jember tiga orang dan Banyuwangi tiga orang. Lima di antaranya melakukan pencurian dan satu UU Kesehatan, memiliki

Lies Sudarsini

dan mengedarkan tanpa hak obat keras dan berbahaya,”paparnya Warga binaan Bapas Jember meliputi Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dan Jember. Sedangkan yang mendapatkan program asimilasi dan integrasi sebanyak 1.523 orang. “Perinciannya, Kabupaten Banyuwangi 582 orang, Bondowoso 111 orang, Lumajang 123 orang, Situbondo 81 orang, Jember 518 orang, serta 109 dari pelimpahan bapas lain. Dengan jumlah keseluruhan 1.523 orang,”beber Leis Sudarsini Bapas sudah berusaha melakukan

dan melaksanakan pemantauan dan pengawasan secara darling. Bila tiga kali berturut tidak melakukan laporan daring satu kali dalam seminggu, bisa dicabut hak asimilasi dan bisa masuk kembali ke bapas. Sementara Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember Aditya Okto Thohari mengatakan, sesuai dengan pemerintah jampidum, bila ada terpidana yang mengulangi perbuatan kejahatan kembali pada saat asimilasi untuk lebih berat. “Khusus bagi penerima asimilasi

akan mendapatkan perlakuan berbeda. Sebab, berani mengulangi lagi, maka risikonya menjalani kekurangan masa vonis sebelumnya dan akan mendapatkan vonis jauh lebih berat dari pidana sebelumnya bila telah terbukti,”tegas Aditya. Aditya menambahkan, mereka harus bersyukur yang telah mendapatkan asimilasi, tapi jangan mengulangi lagi kejahatan atau pelanggaran hokum. Sebab, sanksi administratif dan hukumnya jauh lebih berat dan tidak akan mendapatkan potongan selama di bapas. (edy/udi)

Gedung PDAM Jember.

PDAM Suplai Air untuk Penyemprotan Disinfektan Jember, Memorandum Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Jember mendukung upaya percepatan penanganan Covid-19. Bentuk dukungan berupa penyediaan air untuk penyemprotan disinfektan. Kasubag Langganan PDAM Jember Hasan Basori mengatakan, selama Juli-Agustus ada empat instansi yang bekerja sama dalam hal menyediakan air bersih untuk bahan penyemprotan disinfektan. “Dari Yon Armed, Polres, BPBD dan PMI Jember. Kami menggratiskan

kepada PMI dan Yon Armed. Total keduanya mencapai 30.000 liter,” ucap Hasan. Lanjut Hasan, untuk pelayanan konsumen terus berjalan dan diberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Baik karyawan maupun pelanggan yang ingin masuk dan membutuhkan layanan, harus melewati pemeriksaan. Mereka diarahkan oleh petugas untuk cuci tangan terlebih dahulu. lalu diperiksa suhu tubuh. “Di pintu masuk dipasang bilik penyemprotan disinfektan dan semuanya wajib memakai masker,” pungkas Hasan. (jun/udi)

Jember, Memorandum Patroli Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Jombang menyisir Pasar Keting, Kamis (10/9). Tim gabungan yang terdiri dari personel koramil, polsek, dan Satpol PP Kecamatan Jombang ini untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan. Danramil 0824/27 Jombang Kapten Inf Agus Suhartoyo mengatakan, patroli ini dilakukan secara terus menerus, baik siang maupun malam dengan menggilir personel untuk menjadi petugas patroli. “Ancaman sebaran pandemi masih di depan mata. Untuk itu masyarakat diharap tetap waspada dan disiplin mengunakan masker dan hindari berkerumun, baik di pasar maupun di warung. Lebih baik di rumah,” kata Kapten Agus Suhartoyo. Masih lanjut dia, patrol dipusatkan di keramaian, utamanya pasar tradisional. Kegiatan pengawasan disiplin masyarakat ini karena tingkat kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan masih sekitar 70%. Sementara ditempat terpisah,

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

FOTO: MEMORANDUM/MARJUNI

Satgas Covid-19 Pantau Protokol Kesehatan Pasar Keting

Satgas Covid-19 Kecamatan Jombang berpatroli di pasar tradisional.

Dandim 0824/Jember Letkol Inf La Ode Muhammad Nurdin menyatakan, patroli pengawasan kepatuhan masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan memang masih

kurang. Maka, perlu dilakukan patroli pengawasan secara masif. Masih lanjut dia, tujuannya membangun penguatan kesadaran masyarakat untuk melakukan per-

ubahan dengan kebiasaan selalu mengenakan masker saat di luar rumah. Selain itu menjaga jarak sosial saat di kerumunan orang, serta rajin mencuci tangan. (edy/udi)

Terdapat Luka di Tubuh Korban Hanya saja, polisi tidak mau berspekulasi jika wanita yang belum diketahui identitasnya itu tewas karena dihabisi. “Menurut hasil visum sementara dari tim medis, terdapat luka di lengan kiri korban akibat benda tajam,” ungkap Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta kepada Memorandum, Kamis (10/9). Apakah korban dibunuh?, Gananta menambahkan untuk memastikan penyebabnya menunggu hasil autopsi pada Senin (14/9) men-

Sambungan dari halaman 1

datang. Sedangkan luka di perut, ia tidak bisa mengungkapkan lebih jauh. Karena ada dugaan karena terkena air atau faktor pembusukan. “Mengingat lokasi penemuan mayat di tengah-tengah kubangan yang banyak terdapat eceng gondoknya. Sedangkan mayatnya tiga hari baru ditemukan,” jelas Gananta. Begitu juga identitas korban juga belum ditemukan. Ditambah tubuh korban keadaannya yang membengkak sehingga menyulitkan proses identifikasi. Selain menunggu hasil

autopsi, petugas juga sudah memeriksa dua saksi yakni petugas kebersihan Jasa Marga tol Margomulyo, Sutam dan Widji. Kedua karyawan itu mengaku tidak mengetahui jelas. Tahunya saat sedang bersih-bersih di sekitar tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba melihat benda mirip boneka. “Namun setelah diperiksa, ternyata mayat,” beber Gananta. Apakah tidak ada saksi yang melihat orang mencurigakan pada malam kejadian? Gananta mengungkapkan, tidak ada saksi yang melihat karena

lokasinya sangat sepi. Begitu juga CCTV tidak mampu menjangkaunya. Bisa jadi TKP awal pembunuhan di tempat lain lalu mayatnya dibuang di exit tol Margomulyo? Gananta menduga seperti itu. “Kami masih melakukan proses penyelidikan, nanti saya update lagi,” pungkasnya. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Asemrowo Iptu Rizkika Atmadha mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil autopsi. “Diperkirakan korban berusia 50-60 tahun,” kata Rizkika. Sementara itu, untuk melacak

identitas korban melalui sidik jarinya, Kanitreskrim Polsek Asemrowo Rizkika menjelaskan, petugas Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak memakai alat mobile automated multi-biometric identification system (mambis). Tapi alat mambis milik Polres Pelabuhan Tanjung Perak kurang maksimal, sehingga hasilnya juga tidak maksimal. Kemudian sidik jari korban dibawa ke Mapolrestabes Surabaya tapi hasil mambis skornya hanya 70 persen. “Sesuai data di mambis, yang

muncul malah data ibu-ibu umur 90 tahun asal Surabaya. Takutnya, kami salah yang bersangkutan bukan sebagai korban,” jelas Rizkika, yang tidak menjelaskan detail identitas sesuai hasil mambis itu. Untuk memastikannya kebenarannya, masih kata Rizkika, anggota akan mengecek ke alamat tersebut. Apakah benar ada salah satu keluarganya yang hilang. “Kami khawatir salah hingga memerintahkan anggota mengecek ke alamat ibu tersebut,” tandas Rizkika. (rio/nov)

Pikap Rental Digondol Pelanggan AM. Awalnya pelaku berinisial FAR, warga Jalan Gunung Anyar Tambak Utara II, menyewa pikap ke korban secara bulanan dengan biaya Rp 4 juta pada Mei 2020. “Mulanya sewa pikap bu-

Bekuk sang Provokator “Anggota yang sedang patroli segera mendatangi lokasi dan membubarkan tawuran tersebut,” kata Kasatsabhara Polrestabes Surabaya AKBP Herman Priyanto, Kamis (10/9). Dari pembubaran tersebut, tim respatti mengamankan tiga remaja yang diduga sebagai provokator tawuran. “ Ada tiga remaja yang kami amankan. Mereka yang mengendalikan teman-temannya untuk duel melawan musuhnya,” imbuh Herman. Ketiga remaja tersebut adalah MR, AF, dan HR. Para remaja ini merupakan warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi tawuran. Selain itu, turut disita barang bukti lima senjata tajam (sajam)

Sekap Satpam, Rampas Avanza sekitar 170 centimeter. Memakai kaus warna hitam lengan pendek,” kata sumber Memorandum. Pelaku lalu mengambil paksa Avanza tanpa ada hambatan sama sekali. Setelah pelaku kabur, pihak perusahaan secepatnya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Sidoarjo. Akibat kejadian itu pemilik Avanza mengalami kerugian sekitar Rp 150 juta. Sementara itu, Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo Ipda Tri Novi membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan kejadian curas atas nama Ainul Mustofa, warga Dusun Gading RT 09 RW 05, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. “Saat ini kasusnya masih diselidiki anggota Satreskrim Polresta Sidoarjo,” singkatnya. (ags/jok/nov)

Belum Berakhir Jessica Iskandar dan Richard Kyle tertangkap kamera saat sedang bersama. Keduanya terlihat berada di sebuah tempat dengan banyak tumbuhan dan bermandikan cahaya matahari. Melihat foto yang diunggah akun gosip ini, netizen pun meninggalkan berbagai macam komentar. Beberapa komentar sukses menjadi perhatian netizen lain. “Mereka lagi ngapain,

1,5 juta. Setelah pembayaran lancar selama tiga minggu, kemudian pelaku mulai sulit dihubungi saat pembayaran minggu keempat. Iwan sempat menghubungi pelaku, tapi HP-nya tidak aktif. “Tiga minggu awal sewanya mingguan dan bayarnya lancar. Tapi kemudian susah di-

lanan ya saya setujui Mas. Biayanya lebih murah dari pada sewa mingguan atau harian,” terang Iwan, Kamis (10/9). Namun, pada Juni, sistem sewa itu diubah pelaku menjadi per minggu dengan harga Rp

Sambungan dari halaman 1 berbagai jenis. Sajam itu berupa dua celurit hasil modifikasi, satu parang, dua pedang atau baton sword. “Kalau celurit itu memang modifikasi. Mereka sengaja membuat dari pelat besi yang dipotong sehingga membentuk persis celurit. Hanya lebih panjang dan berkarat,” tandas Herman. Selanjutnya, tiga pelaku berikut sajam dibawa ke Mapolrestabes Surabaya. Nantinya, para remaja ini akan mendapat pembinaan dari petugas. Selain untuk efek jera, juga untuk memberikan edukasi tentang bahayanya aksi tawuran yang dilakukan. “Akan kami bina untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkas Herman. (fdn/nov)

hubungi. Malah Hp-nya tidak aktif,” tuturnya. Iwan juga sempat mengecek ke alamat pelaku sesuai foto kopi KTP yang dijaminkan. Hanya saja kata tetangga FAR, rumah tersebut telah dijual. “Saya cek ke rumahnya ternyata sudah dijual. Merasa ditipu, saya akhirnya melaporkan ke

Mapolsek Rungkut,” kata Iwan. Ternyata sebulan kemudian, pikap milik Iwan ditemukan di Situbondo, hanya saja pelakunya tidak ada di lokasi. “Mobil saya ketemu di Situbondo. Tapi FAR berhasil lolos,” imbuhnya. Ketika dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Rungkut

Deteksi Ada Gudang Lain Bisa jadi gudang yang dipilih itu tidak jauh beda dengan ruko yang digerebek, hingga ditemukan total 8 kilogram sabu yang dikemas bungkusan tertulis magnesium chilate (pupuk penyubur tanaman hidroponik). Seperti yang dikatakan penyidik Madya BNNP Jatim AKBP Wisnu Candra, Kamis (10/9). Bahwa, gudang yang dimaksud tersebut berada di luar Jatim. “Ada di luar provinsi Jatim,” jelasnya. Untuk tersangka lain dalam sindikat ini, Wisnu menegaskan kemungkinan ada. “Ada, tapi masih kita kembangkan,” imbuh Wisnu. Lanjut Wisnu, untuk sabu yang diterima Septian (24), penjaga gudang dan kurir asal Ungaran, Semarang, sejak Juni lalu. “Pengi-

Sambungan dari halaman 1

Lokasi perampasan mobil di gudang salah satu perusahaan Jalan Raya Letjen Sutoyo, Waru.

Sambungan dari halaman 1 kok buka baju?” tulis salah seorang netizen dengan like mencapai ribuan. Sedangkan di Instagram Story-nya, Richo terlihat mengunggah foto El Barack yang sedang berenang. Melihat kebersamaan Richo dan Jedar, banyak yang menduga kalau hubungan mereka belum berakhir. Kalau menurutmu gimana nih klovers? (kpl/nov)

Waktu terus berjalan. Asap memang tidak terhirup oleh indra penciuman mereka, tapi kini sedikit demi sedikit mulai menembus pori-pori. “Kita tidak bakal bisa bertahan lebih lama, Ghadi,” kata hati Paman Karim. “Kita masih punya Allah,” kata hati Ghadi menanggapi keputusasaan Paman Karim. Ghadi kemudian merapalkan doa permohonan pertolongan kepada Allah, “A’udzu bikalimaatillahittamaati min syarri maa kholak. Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya.” Doa itu diucapkan berulang-ulang. Tetap belum ada reaksi. Ghadi merapalkan doa yang lain, “Yaa Hayyu Yaa Qoyyum birohmatika as-taghiits

Iptu Djoko Soesanto membenarkan adanya laporan tersebut. Saat ini, pihaknya masih menyelidiki dan memburu pelakunya. “Identitas pelaku sudah kami ketahui. Saat ini, anggota masih mengejarnya. Pikap korban telah kami kembalikan karena dibuat usaha rental,” kata Djoko. (iah/nov)

Sambungan dari halaman 1 rimannya melalui ekpedisi dan langsung ke alamat yang dituju. Sebulan, bisa kirim dua kali,” pungkas Wisnu. Sementara itu, Kabid Pemberantasan BNNP Jatim Kombespol Arif Darmawan menambahkan, bahwa Septian langsung direkrut dari bandar di Malaysia untuk membuka gudang di Surabaya. “Septian ditugasi langsung dari Malaysia untuk membuka dan menerima barang di Surabaya. Langsung dikontrol dari bos (bandar gede), kapan untuk mengeluarkan, menyimpan, dan mengirim sabu,” jelasnya. Lanjut Arif, bahwa dari keterangan Septian, dia sudah sepuluh kali menerima dan mengirim barang dari Malaysia. “Sudah dikirim 10 kali, tidak tahu isinya apa. Yang diketahui hanya pupuk penyubur tanaman,

ada yang pupuk benaran ada yang diselipi satu kilogram sabu,” ujarnya. Disinggung apakah itu salah satu modus baru, Arif membenarkannya. “Biasanya dikemas dalam bungkusan teh Cina, mungkin mudah terdeteksi. Sehingga diubah dengan bungkusan lain,” pungkas Arif. Seperti diketahui, Rabu (9/9) malam, pasca mengamankan Ridwan (36), asal Medan yang tinggal di Sokobanah, Madura, dan Suwoto (45), asal Kencong, Jember, dengan barang bukti lima kilogram sabu yang dimasukkan speaker aktif, petugas mengembangkan hingga menemukan tiga kilogram sabu lain di ruko yang dijadikan gudang. Selain barang bukti kilogram sabu, petugas BNNP Jatim juga meringkus Septian, sebagai penjaga ruko sekaligus kurir. (fer/nov)

Ghadi: A’udzu Bikalimaatillahittamaati Min Syarri Maa Kholak FOTO: MEMORANDUM/AGS

kendaraan seharga Rp 76 juta itu, ditemukan di Situbondo. Hanya saja pelakunya masih belum tertangkap. Dari informasi yang dihimpun, mobil yang digondol yakni Daihatsu Grand Max L 8464

Sambungan dari halaman 1

wa ashlih lii sya’nii kullhu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan. Wahai Rabb Yang Mahahidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekejap mata tanpa mendapat pertolongan-Mu.” Doa ini pun diulang-ulang. Tapi tetap belum ada perubahan. Sementara itu, waktu terus berlalu. Ghadi mulai merasakan rasa gatal di kedua telapak kaki dan kedua telapak tangan. Dia lirik Paman Karim. Lelaki tersebut mulai tersengal. Paman Karim sepertinya juga merasakan gatal-gatal. Malah mungkin tidak hanya di telapak kaki dan tangan seperti dirasakan Ghadi. Melainkan sudah menjalar ke seluruh tubuh. Masuk ke tulang melalui pori-pori.

Sambungan dari halaman 1

Ghadi berusaha menyalurkan hawa murni ke seluruh permukaan kulit dan ke tubuh Paman Karim. Namun, pemuda yang pernah dijuluki musuh-musuhnya dengan Pendekat Tapak Kaki Kuda tersebut tidak yakin bakal membawa hasil. Berputus asakah Ghadi? tidak! Kembali dia merapalkan doa, “Bismillahiladzi laa yadhurru ma’asmihi syai’un fil ardhi wa laa fis samaa’ huwas samii’ul ‘alim. Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya. Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” Doa tersebut diulang-ulang hingga tujuh kali. Lantas disambung dengan teriakan kuat, “Allahu akbar.” Bersamaan dengan itu, Ghadi menjejakkan tapak kaki kudanya kuat-kuat dengan penyaluran panas tubuh. (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

JUMAT KLIWON, 11 SEPTEMBER 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

Lelaki Bekasi Setubuhi Siswi SMP Kapoles Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan menjelaskan, sebelumnya korban dan tersangka berkenalan melalui media sosial (medsos). Lalu, tersangka merayu korban hingga akhirnya mereka janjian untuk bertemu pada 21 Agustus 2020 di samping lapangan Desa Sukosewu, Kecamatan Sukosewu. Kemudian, tersangka mengajak korban pergi naik motor menuju Kota Bojonegoro. Terus, tersangka mengajak korban untuk pergi ke Bekasi, Jawa Barat, dengan menggunakan bus. “Saat perjalanan naik bus malam, korban dicabuli oleh tersangka dengan

cara dipegang payudara dan dipegang alat kelaminnya,” beber AKBP M Budi Hendrawan saat jumpa pers didampingi oleh Kasatreskrim AKP Iwan Hari Poerwanto, Kamis, (10/9). Tak cukup sampai di situ, korban oleh tersangka diajak ke salah satu hotel di Jakarta. Di dalam hotel itulah tersangka melampiaskan nafsu bejatnya dengan menyetubuhi korban. Tentu saja membuat keluarga korban marah dan lapor ke polisi. Akhirnya tersangka ditangkap oleh polisi dari Polres Bojonegoro di Jakarta. Akibat perbuatannya ini tersangka dijerat dengan pasal 76 E juncto (jo) pasal

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bojonegoro, Memorandum Topik Iskandar (42), warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, harus mendekam di penjara. Tersangka ini tega menyetubuhi Bunga (15), bukan nama sebenarnya, siswi SMP di Kabupaten Bojonegoro.

Topik Iskandar di Mapolres Bojonegoro.

82 ayat 1 UU RI nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU nomor 1 tahun 2016

Muhammad Nali saat membacakan eksepsi di PN Gresik.

tentang perubahan kedua atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi UU. “Dengan

ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” beber AKBP Budi. (top/har/udi)

budak narkoba. Kita tidak akan mentolelir adanya narkoba,” tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. Pemusnahan barang haram narkoba itu pun mendapat apresiasi dari Pemkab Gresik. Moh Qosim mengucapkan rasa terima kasih kepada jajaran Polres Gresik telah menumpas penyalaggunaan narkoba. Menurutnya, narkoba merupakan asal muasal kejahatan lain. Sehingga harus benar-benar ditumpas dari masyarakat “Kami patut bersyukur jajaran Polres Gresik terus berupaya

melakukan pemberantasan. Mari kita bersama menjauhi narkoba,” tegas Qosim. Sementara itu Ketua MUI Gresik Mansyur Shodiq mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bahu membahu membentengi generasi masa depan agar terhindar dari bahaya narkoba. “Ini tugas kita semua untuk menyelamatkan generasi kita jangan sampai narkoba menjangkiti masyarakat. Kita harus memberikan pemahaman terhadap masyarakat akan bahayanya narkoba,” ujarnya. (and/har/udi)

Puluhan tersangka narkoba hasil Operasi Tumpas Semeru 2020 yang dilakukan Polres Gresik.

Puluhan Tersangka Narkoba Terjaring Operasi Tumpas Semeru Gresik, Memorandum Setelah melaksanakan Operasi Tumpas Semeru 2020 selama 12 hari, Satreskoba Polres Gresik mengungkap dan menangkap tersangka narkoba. Selain itu menyita berbagai jenis barang haram tersebut. Untuk itu Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto bersama

jajaran forkopimda memusnahkan barang bukti berupa ribuan pil koplo, ganja, dan sabu-sabu, Kamis (10/9). Dengan menggunakan blander, barang bukti dimusnahkan sebagai tanda melawan narkoba. Dari operasi tersebut, jajaran Satreskoba Polres Gresik mengungkap sebanyak 45 kasus

dengan 54 tersangka, ada yang pengedar dan sebagian lagi pemakai. Dengan barang bukti sabu seberat 139,82 gram, 1733 butir pil LL dan 2,89 gram ganja. Dari 54 tersangka, empat di antaranya masih anak-anak. Masih kelas tiga SMA. “Mari kita selamatkan generasi masa depan bangsa agar tidak menjadi

Gresik, Memorandum Bertempat di area pendopo Alun-Alun Kabupaten Gresik, forkopimda, penyelenggara pemilu, bakal pasangan calon (bapaslon) dan anggota partai politik menandatangani komitmen bersama deklarasi Gresik Bermasker, Kamis (10/9). Selain itu mendukung pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020 yang damai dan sehat. Acara tersebut digelar sebagai upaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat gelaran pesta lima tahunan pemilihan bupati dan wakil bupati Gresik. Karena tidak bisa ditampik, kecenderungan dalam setiap pesta demokrasi pasti mengundang kerumunan masyarakat. Karena berpotensi menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto berharap agar dalam pelaksanaan pesta demokrasi 2020 di Kota Pudak bisa berjalan sesuai ketentuan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan. “Saya harap bakal pasangan calon dan partai politik untuk ikut serta menjaga kondusivitas dalam pilkada. Ikut serta untuk menggaungkan penegakkan protokol kesehatan. Sambut pesta demokrasi dengan tetap memerhatikan peraturan yang ada,” beber dia.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Bapaslon Deklarasi Gresik Bermasker dan Dukung Pilkada Damai

Bapaslon Moh Qosim dan Fandi Akhmad Yani ikut deklarasi di Alun-Alun Gresik.

Mantan Kapolres Ponorogo itu menambahkan, tidak ada yang pernah tahu kapan Covid-19 akan sirna. Sekarang ini sebelum vaksin ditemukan, usaha maksimal yang harus dilakukan adalah disiplin protokol kesehatan dengan menerapkan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga

jarak). Arief menyebut, dalam deklarasi Gresik Bermasker ini ada sebanyak 25 ribu masker yang disebar di masyarakat. Melalui jajaran di kecamatan-kecamatan. Sementara itu, Komisioner Bawaslu Gresik Masluchin menekankan kepada bapaslon

untuk mengikuti tahapan demi tahapan dengan baik. Ia pun juga mengajak untuk melaksanakan pilkada dengan mengedepankan protokol kesehatan.”Mari kita menjaga selain kondusivitas kamtibmas, patuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah,” ujarnya.

Ia pun mengimbau kepada bapaslon dan para pendukung untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Sebab, pemerintah sudah memutuskan agar pelaksanaan pilkada serentak 2020 dilaksanakan. Dia jugamenyinggung terkait saat tahapan pendaftaran kemarin. Dimana masih banyak para pendukung yang ikut ke KPU untuk mengantarkan pasangan pilihannya. “Saya berharap kepolisian Gresik bertindak secara tegas ketika nantinya ada kerumunan. Untuk kemudian melakukan upaya penegakkan protokol kesehatan,” tegasnya. Dalam kegiatan tersebut, nampak hadir juga kedua bapaslon Moh Qosim dan Fandi Akhmad Yani, Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi, Ketua MUI KH Mansyur Shodiq, dan Ketua FKUB Gresik KH Afif Maksum, perwakilan partai politik dan jajaran PJU Polres Gresik. Di akhir kegiatan, Moh. Qosim dan Fandi Akhmad Yani membacakan komitmen bersama dalam deklarasi pilkada damai dan sehat. Dilajutkan menandatangani komitmen bersama untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam pilkada 2020 di Kabupaten Gresik. (and/har/udi)

Pemkab Bojonegoro Bentuk Desa Tangguh Bencana Bojonegoro, Memorandum Pemkab Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) membentuk desa tangguh bencana (destana) di Balai Desa Trucuk, Kamis (10/9). Kegiatan ini adalah upaya pemkab bersinergi langsung dengan masyarakat dalam mengantisipasi potensi bencana alam di Kabupaten Bojonegoro. Diharapkan, destana nanti bisa cepat beradaptasi dan tanggap terhadap potensi bencana alam. Kepala Pelaksana BPBD Nadif Ulfa menyampaikan, kegiatan pelatihan ini dilangsungkan selama 20 hari, yang diikuti oleh 200 peserta dari lima desa yaitu Desa Trucuk, Tulungrejo, Sumbangtimun, Sranak, dan Kandangan. “Peserta nantinya akan mendapatkan beberapa materi. Berupa penyusunan berbagai

dokumen, kajian risiko, pemetaan, rencana penanggulangan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pelatihan relawan dan simulasi peringatan dini,” beber Nadief. Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah menyampaikan bila Trucuk yang berlokasi di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo berpotensi banjir. Sehingga, perlu sinergitas antara pemerintah dan masyarakat. Maka, peningkatan kapasitas individu diperlukan dalam penanggulangan bencana secara cepat dan tepat. “Kami berharap masyarakat lebih siap lagi dalam menanggulangi potensi bencana alam dengan tindakan preventif. Selanjutnya, masyarakat mampu menentukan tindakan kuratif dalam penanganan dampak apabila terjadi bencana,” harapnya. (top/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

Gresik, Memorandum Jebpar (38), warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, mengajukan eksepsi atau keberatan dalam sidang di PN Gresik, Kamis (10/9). Jebpar adalah terdakwa kasus pembunuhan berencana terhadap Mohammad Molah pria yang berselingkuh dengan istrinya hingga hamil. Eksepsi dibacakan oleh penasehat hukum terdakwa, Muhammad Nali, di depan Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gresik Putu Gede Hariadi. Terdakwa sebelumnya dituntut hukuman mati oleh jaksa penuntut umum (JPU). Dalam eksepsinya, Nali menggambarkan sosio-kultural masyarakat Madura yang sangat menjunjung tinggi kehormatan diri dan keluarga. Tidak akan membiarkan perbuatan yang menghina mereka, karena dianggap pengecut. Apalagi korban menghamili istri terdakwa saat terdakwa menjadi TKI di Malaysia. Hal tersebut sangat melukai dan menghina martabat serta kehormatan diri dan keluarga terdakwa.”Perbuatan semacam itu, masyarakat Madura hanya diselesaikan dengan pertanggungjawaban diri pelaku,” tegas Nali. Pertanggungjawaban tersebut dimaksudkan untuk menghindarkan pertumpahan darah antar-dua keluarga besar yang bermasalah yang dapat menjatuhkan lebih banyak korban. “Perbuatan terdakwa sesuai ajaran Agama Islam. Dimana perbuatan perzinahan yang dilakukan korban dengan memaksa istri terdakwa, saat terdakwa bekerja di Malaysia adalah diganjar hukuman mati dengan cara dirajam,” tandas Nali. Demikian pula mengingat sistem hukum di Indonesia tidak mengenal hukuman dengan cara dirajam bagi pelaku perzinahan. Serta karena hukuman yang dijatuhkan sangatlah ringan. Maka terdakwa melakukan tindakan sebagaimana yang telah dilakukan kepada korban, agar memenuhi ketentuan dalam masyarakat Madura dan agama Islam sebagaimana dianut oleh terdakwa. Setelah pembacaan eksepsi, sidang pun ditutup. JPU Annas Huda Sofianuddin akan membacakan jawaban atas eksepsi penasihat hukum terdakwa pada sidang lanjutan minggu depan. Sebelumnya, dalam sidang perdana yang digelar Selasa (1/9), Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Jebpar dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana juncto pasal 55 ayat (1) KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati. (and/har/udi)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

Dituntut Hukuman Mati, Jebpar Ajukan Eksepsi

Bupati Anna Mu’awanah memberikan arahan di Balai Desa Trucuk.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Koran Memorandum Edisi 11 September 2020 by memorandum - Issuu