Skip to main content

Memorandum Edisi 10 Agustus 2020

Page 1

memorandum.co.id

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020

memorandumredaksi@gmail.com com

HARGA Rp 3.500,-

AKSI BRUTAL ANGGOTA GENG MOTOR RUSAK POS KAMLING WONOREJO IV

Surabaya, Memorandum Ulah brutal geng motor kembali meresahkan masyarakat. Gegara tak ketemu musuhnya di lokasi, pos kamling di Jalan Wonorejo Gang IV jadi pelampiasan kemarahan. Termasuk barang-barang milik warga  Bersambung ke hal 11 setempat ikut dirusak. 

KRONOLOGI KEJADIAN

Sebelum menuju lokasi, mereka berkumpul di lapangan Taspen, Jalan Diponegoro sambil menunggu teman-temannya yang ingin bergabung. Mereka kemudian berkeliling ke Wonorejo.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Wardah Sasmi

IPTU I MADE SUTANAYA KANITRESKRIM POLSEK TEGALSARI

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

SERTIFIKA T

P ER S WAN DE

GAGAL KETEMU MUSUH Kelima tersangka perusakan pos kamling.

1 Awalnya puluhan remaja berkonvoi mengendarai motor. Mereka berencana mencari Ocha yang diketahui sebagai warga Wonorejo IV.

2 Upaya itu tidak membuahkan hasil, anggota geng lalu menuju ke pos kamling depan gang IV.

3 Meski ada beberapa penjaga, pelaku yang dipimpin Doyok secara membabi-buta menyerang pos dengan batu, pisau dan celurit.

Dua Penjambret 7 TKP Dijebol Timah Panas

W

ow! Ternyata beliau bisa memakai lipstik! Modis pula. Pun kelihatan jauh lebih cantik dan muda. Di umur yang seperti saya. Itulah kesan pertama saya Sabtu pagi kemarin (8/8). Saya memang sudah dua tahun tidak bertemu Dr Nurhayati, pemilik grup Wardah. Saya pun teringat pertemuan dua tahun lalu. Di Surabaya. Saat sama-sama menjadi pembicara seminar. Juga saat saya mengantar beliau ke stasiun kereta api. Waktu itu tidak terlihat ada make-up sama sekali di wajahnyi. Dan ketika saya menyapukan pandangan ke kakinyi, ya ampun, sandalnya sangat sederhana. Sama sekali tidak terlihat sebagai bos besar –dari perusahaan kosmetik pula.  Bersambung ke hal 2 

Surabaya, Memorandum Anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya meringkus dua penjambret yang sudah beraksi di tujuh lokasi. Mereka adalah Muhammad Afid (26), warga Jalan Semut Kalimir VI, dan Risky Ananda Putra (22), warga Jalan Kalianyar Kulon VIII. Tidak hanya mendekam di tahanan, kedua bandit jalanan itu juga terpaksa menahan sakit untuk waktu cukup lama. Ini lantaran kedua betis tersangka ditembus timah panas. Gegaranya mereka menyerang petugas dengan tangan kosong saat diamankan di Jalan Pengampon.  Bersambung ke halaman 11 

1. SEKITAR BALAI KOTA SURABAYA. 2. JALAN GUBENG. 3. JALAN RAJAWALI DEPAN JMP. 4. JALAN GUBERNUR SURYO.

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

LOKASI PENJAMBRETAN AFID CS 5. JALAN GEMBONG DEKAT ITC. 6. JALAN GUBENG MASJID. 7. JALAN KUSUMA BANGSA DEPAN THR.

Dua pelaku beserta barang bukti didampingi anggota Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Saat motor yang dikendarai kami hentikan, mereka berupaya menyerang anggota kami. Dinilai membahayakan, kami terpaksa melakukan diskresi kepolisian dengan melumpuhkan keduanya. IPTU AGUNG KURNIA PUTRA KANITJATANRAS SATRESKRIM POLRESTABES SURABAYA

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Pelaku FeƟsh Kain Jarik

Gilang didampingi Kanitresmob Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Arief Rizky Wicaksono.

Surabaya, Memorandum Penerapan pasal Undang-Undang ITE dan juga pasal pengancaman terhadap Gilang, yang heboh dengan kasus fetish kain jarik masih menjadi perbincangan. Penyidik Satreskrim Polrestabes Surabaya, sempat menganalisa kasus ini menggunakan pasal 292 KUHP dan

pasal lainnya namun dianggap belum bisa memenuhi. Sementara itu, Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Edisson Isir mengatakan, beberapa pasal yang berkaitan dengan asusila sudah sempat dipertimbangkan namun tidak bisa diterapkan. Alasannya korban bukan anak-anak. Selain itu, korban dan tersangka sesama jenis. Ditambah lagi, tersangka  Bersambung ke halaman 11 

Tiga Pelaku Curanmor Satroni Rumah Kos Nikita Willy

Nakal BANYAK pengalaman yang dimiliki Nikita Willy. Beragam judul sinetron pernah memakai jasanya sejak usia sangat muda. Dalam sebuah tayangan di youtube, Nikita Willy tampak menceritakan kenakalannya itu pada Jordin Onsu.  Bersambung ke halaman 11 

+ Meng, warga surat ijo tantang cawali selesaikan surat ijo. -

Selesaikan? Kalau janji selesaikan, semua cawali pasti sanggup. Bahkan jago!

Si Mameng (JonGoR, pabrik kata-kata)

Surabaya, Memorandum Aksi maling motor terekam closed circuit television (CCTV), menyatroni rumah kos di Jalan Bandarejo, RT 05 RW 05, Sememi, Benowo. Di aksinya itu, tiga pelaku berhasil menggasak motor Scoopy W 2401 BU milik penghuni kos, Nur Azizah.

Firmansyah, tetangga kos korban mengungkapkan, setelah dilihat dari rekaman CCTV, pelaku berjumlah tiga orang mengendarai motor. “Mereka beraksi pukul 02.36, sesuai rekaman di CCTV,” jelas Firmansyah saat dihubungi melalui HP-nya pada Minggu (9/8). Saat kejadian, motor korban diparkir dengan

motor milik penghuni kos lain yakni Honda Beat. Tapi yang dicuri hanya milik korban. Padahal, sudah dikunci setir ke kanan. Kejadian ini baru diketahui korban pada pagi harinya saat berangkat kerja, ternyata motornya sudah raib. “Dugaan awal pelaku merusak kunci setir  Bersambung ke halaman 11 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Kejiwaan Gilang Diperiksa Psikiater

Honda Vario milik korban yang dibawa kabur pelaku.

Vario Pelajar Digondol Penjahat Surabaya, Memorandum Seorang pelajar SMP kelas VII menjadi korban penipuan hingga motor Vario L 6281 TN miliknya digondol pelaku di Pasar Bulak Banteng.  Bersambung ke halaman 11 

CINTA SUCI YANG MENEMBUS DUNIA JIN DAN DUNIA MANUSIA Έ15Ή

Swiiing... Pedang Ghadi Meluncur Hendak Memotong Kaki Laila Tiba-tiba udara dipenuhi asap hitam dan bau busuk. Ghadi menajamkan daya pandang dan daya dengar. Sebuah desingan mendekat. Bukan benda keras atau cair, tapi sebentuk lendir warna merah. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Ketika lendir tersebut meluncur deras nyaris menyentuh pundak, Ghadi berkelit. “Lava neraka,” batin Ghadi mengomentari senjata rahasia bangsa jin berupa ludah yang disemburkan Sultan. Ghadi hendak membalas, namun dia menyadari Sultan sudah kabur memanfaatkan sedetik-dua detik kelengahan musuh. Ghadi tersenyum. Dia balik badan mencari

keberadaan para penggede musuh yang sepadan. Ternyata semua sudah dihadapi teman-temannya yang berkemampuan seimbang. Ghadi lantas melompat sangat tinggi dan melihat keadaan dari atas. Masya Allah, dia melihat istrinya kewalahan menghadapi Pangeran Sabrang Kali.  Bersambung ke halaman 11 

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078  LAYANAN PENGADUAN KORAN & IKLAN:

081-2325-2205


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokosan. WARTAWAN: Slamet Wibowo, Ahmad Zaenal Abidin, Ulum Fajar Setiawan. PEMASARAN/IKLAN: Afin Maulidin, Suprianto. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Polresta-Forkopimda

Bagikan Masker dan Vitamin Hadir di tengah masyarakat yang menikmati akhir pekan di alun-alun, antara lainWakil Bupati (wabup) Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua DPRD H Usman, Kapolresta Kombespol Sumardji, Dandim 0816 Letkol Inf Iswan Nusi, serta kapolsek dan danramil jajaran, serta komunitas. Kapolresta bersama forkopimda tidak segan menyapa dan berbaur dengan warga dalam membagikan masker, vitamin,

telur, dan susu. Mantan manajer timnas sepakbola Indonesia di SEA Games Philipina tersebut, juga mengimbau warga agar senantiasa memakai masker dan mematuhi protokol kesehatan, sebagai upaya mencegah penyebaran covid-19. “Kami gelorakan gerakan Jatim Bermasker dengan bagikan empat ribu masker ke masyarakat, juga ada vitamin, telur, dan susu. Agar warga selalu mematuhi protokol kesehatan salah satunya

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Sidoarjo, Memorandum Dengan cara humanis, Polresta Sidoarjo bersama Forkopimda Sidoarjo mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan membiasakan olahraga. Acara itu disosialisasikan melalui pembagian masker, vitamin, telur, dan susu di Alun-alun Sidoarjo, Minggu (9/8) pagi.

Foto bersama Forkopimda Sidoarjo setelah acara bagi-bagi masker dan vitamin di alun-alun.

dengan memakai masker, selain itu kami juga mengajak agar membiasakan hidup sehat dengan olahraga dan menjaga asupan gizinya,” ujar Kombespol Sumardji. Dengan pola hidup sehat

senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan asupan gizi terjaga, menurut Kombespol Sumardji, meningkatkan kans Kabupaten Sidoarjo menjadi zona hijau dari penyebaran covid-19. Karenanya

Kapolresta Sidoarjo Kombespol Sumardji memasangkan masker pada anak yang hadir di acara kemarin.

kegiatan dan himbauan seperti ini akan terus dilakukannya. Pesan yang sama juga disampaikan Wabup Nur Ahmad Syaifuddin. Bahwa masyarakat harus turut membantu pemerintah, TNI, dan Polri

dalam upaya percepatan memutus mata rantai pandemi. “Terus patuhi protokol kesehatan, kemana-mana pakai masker, rajin olahraga dan konsumsi gizi harus terjaga, maka masyarakat dapat terhindar dari

penyakit dan virus,” pesannya. Usai melakukan kegiatan sosialisasi gerakan Jatim Bermasker di alun-alun, kapolresta beserta rombongan melanjutkan olahraga bersepeda menuju Candi Pari, Porong. Sepanjang perjalanan imbauan pakai masker dan mematuhi protokol kesehatan juga terus dilakukan. Ketika bertemu warga dan perangkat desa di Porong, peran serta Kampung Tangguh Semeru (KTS) dalam menekan angka penyebaran covid-19, juga diharapkan Kombespol Sumardji dapat terus aktif. KTS terbukti efektif dalam menggerakan warga di desa-desa dalam mematuhi protokol kesehatan, karenanya tiga pilar harus terus maksimal menjalankan program ini.(fjr/zae/bwo/jok/epe)

FOTO: MEMORANDUM/IST

Sidoarjo, Memorandum Bantuan langsung tunai dari dana desa (BLT-DD) tahap IV dan V Desa Sidomojo, Kecamatan Krian mulai dibagikan, Jumat (7/8). Sebanyak 168 warga miskin yang terdampak covid-19, berhak menerima dengan nominal Rp 300 ribu setiap bulannya (Juli-Agustus). Pejabat (Pj) Kepala Desa Sidomojo Badrun SPd MM mengatakan, pihaknya telah menyalurkan BLT-DD dari lanjutan program sebelumnya kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di pendopo balai desa. “Kami yang pertama kali menyalurkan BLT- DD tahap IV dan V di Sidoarjo. Ini kami jalankan sesuai dengan permendes (peraturan menteri desa),” ucap Badrun kemarin. Ia berpesan kepada warga penerima BLT-DD agar menggunakan bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan sembako sehari-hari. “Penerimanya sesuai kriteria adalah warga yang kena PHK, dan

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Pertama, BLT-DD Tahap IV dan V Dibagikan

Pj Kades Sidomojo membagikan BLT-DD tahap IV dan V sekaligus.

bergaji di bawah Rp 2 jutaan,” katanya. Dia juga menambahkan, BLT-DD ini berbeda dengan program

bantuan lain seperti PKH dan BPNT. BLT diberikan tunai kepada keluarga penerima.(fjr/bwo/jok/epe) Pembuatan alat hinjek untuk Kelurahan Lemah Putro oleh mahasiswa UPN.

Sidoarjo, Memorandum Pasar tradisional Tiban, di Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, kembali beroperasi setelah sempat ditutup selama 4 bulan lantaran mewabahnya covid-19. Beroperasinya lagi pasar disambut antusias pengunjung yang ramai berdatangan. Mengantisipasi penutupan terulang, kali ini panitia pengelola pasar mewajibkan pedagang dan pembeli menerapkan protokol kesehatan. “Kegiatan pasar ini sempat vacum kurang lebih 4 bulan selama pandemi. Ini baru buka tiga minggu lalu dengan melakukan penataan ulang dan menerapkan protokol kesehatan,” ujar Ketua Panitia Pengelola PasarTiban, Andri Suyitno, Minggu (9/8). Dalam pengelolaannya, pasar buka setiap Minggu pagi ini, kata Andri, telah dikelola oleh BUMDes (badan usaha milik desa) Seketi Sejahtera. Dengan jumlah lapak mencapai 621 unit, di mana sebanyak 492 lapak sudah ditempati. Mayoritas pedagang dari luar desa atau daerah. “60 persen pedagang dari

FOTO: MEMORANDUM/FJR

Pasar Tiban Seketi Beroperasi, Perekonomian Warga Meningkat

Pengelola berjaga di Pasar Tiban.

daerah luar. Ada yang dari Gresik dan Mojokerto, sisanya warga sini,” kata dia. Andri mengungkapkan, konsep pasarTiban ini adalah lapak para pedagang harus dengan sistem bongkar pasang. Sebab, lokasinya berada di sepanjang Jalan Petuangan yang menghubungkan Desa Seketi dengan Desa Wates Sari. Konsep tersebut sengaja dibuat

sedemikian rupa, hingga saat belum ada rencana untuk dijadikan bangunan lapak yang tetap ataupun semi permanen. “Kalau semi permanen kita gak boleh, tapi rencananya yang tidak memiliki tempat akan kita buatkan tenda bongkar pasang,” ujar Andri. Andri berharap, beroperasinya pasar Tiban tersebut dapat meningkatkan perekonomian dan memberdayakan masyarakat desa setempat. Serta tentu saja untuk menambah pendapatan asli desa (PADes). Ketua Karang Taruna Desa Seketi, Edi mendukung dengan adanya kegiatan pasar yang dikelola oleh BUMDes tersebut. Menurutnya dengan adanya pasar tersebut, masyarakat setempat bisa mencari rezeki dengan cara berdagang dikawasan tersebut. Sekretaris Desa Fery Ariestyanto menyebutkan, beroperasinya pasar Tiban bisa mendorong perekonomian masyarakat desa setempat. “Selain bisa meningkatkan kesejahteraan warga juga dapat memajukan BUMDes Seketi Sejahtera,” sebutnya.(fjr/bwo/jok/epe)

Mahasiswa KKN UPN Membuat Alat Hinjek untuk Lemah Putro Oleh: Anita Dewi Widya Putri Mahasiswa UPN Veteran Jawa Timur anitadewi676699@gmail.com SETELAH melalui masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB), kini pemerintah memberlakukan new normal di Surabaya Raya, termasuk Sidoarjo dan Gresik. Salah satu ketentuan di masa new normal adalah kewajiban bermasker dan menggunakan handsanitizer. Mengingat pentingnya penggunaan handsanitizer, mahasiswa Tim KKN 33 UPN Veteran Jawa Timur Divisi Teknologi Tepat Guna di Kelurahan Lemah Putro, berinisiatif untuk membuat alat pemakaian handsanitizer yang dinamakan Hinjek. Alat

dengan dengan sistem injak ini dapat mengeluarkan cairan handsanitizer. Tujuan membuat alat untuk mengurangi penggunaan handsanitizer bersama. Ini sekaligus mengurangi risiko penyebaran covid-19 melalui kontak barang dengan orang tanpa gejala (OTG) maupun penderita sebelumnya. Pembuatan alat juga tidak terlalu susah karena bahannya mudah didapat. Pada 18 Juli 2020, tim KKN 33 UPN Jatim memberikan pengarahan kepada perwakilan RW 01 hingga RW 06 Kelurahan Lemah Putro di balai

desa. Selain diajarkan cara membuat hinjek, warga juga mendapatkan edukasi tentang covid-19 serta bagaimana penyebarannya oleh divisi edukasi kesehatan. Tim KKN 33 UPN Jatim juga membuat video tutorial cara pembuatan hinjek yang bisa dilihat di Instagram Official Tim KKN 33 UPN Jatim, @kkn33upnvj dan juga channel Youtube yaitu Kelompok 33 KKN UPNVJT 2020. Dari hasil kreasi itu, muncul 6 alat hinjek yang semuanya diserahkan pada warga Kelurahan Lemah Putro. (*/jok/epe)

Wardah Sasmi Ternyata kini banyak yang sudah berubah. Tampilan beliau menjadi begitu anggun. Tapi di pertemuan kali ini –meskipun hampir dua jam– saya tidak bisa melihat ke bawah: alas kaki apa yang kini beliau kenakan. Ini kan pertemuan di Zoom. Kameranya tidak bisa nakal. Zoominar ini diselenggarakan Jagaters untuk membahas buku baru tentang pendiri Wardah itu. Sengaja kali ini saya tampilkan fotonyi. Lihatlah lipstik yang dikenakan. Perhatikan warna dan ketepatan ketebalannya. Begitu cantiknya. Lihatlah pula bajunyi. Betapa sasminya –maksud saya, anggunnya. “Itu lipstik Wardah?” tanya saya di Zoominar itu –yang diikuti begitu banyak peserta. “Ya iyalah, Pak Dahlan,” jawabnyi sambil tersipu. Saya tahu jawaban itu.Tapi, naluri wartawan membuat saya harus menanyakannya. “Kalau baju itu merek apa?” tanya saya lagi.

Sambungan dari halaman 1 Beliau pun terlihat mengarahkan wajah dan mata ke baju itu. Mematut-matutkannya sebentar. “Kok ini tidak ada mereknya ya,” gumamnyi. “Ini baju biasa saja kok, Pak. Tidak bermerek,” tambahnyi. Kesimpulan saya: ternyata belum ada baju wanita merek Wardah. Mungkin juga tidak akan ada. Atau akan ada. Saya merasa belum waktunya menanyakan itu. Mungkin itu pertanyaan 20 tahun yang akan datang. Sekarang Wardah masih harus berjuang lebih keras di bidangnya. Masih harus berjuang? Bukankah sudah nomor satu di Indonesia? Bahkan sudah empat tahun terakhir berturut-turut? Dengan pangsa pasar yang sudah di atas 30 persen? Kurang apa lagi? “Shampo Wardah belum berhasil. Masih kalah jauh dari shampo merek-merek asing,” ujar Dr Nurhayati. Saya tidak perlu menulis lagi siapa Nurhayati dan bagaimana

merintis Wardah. Anda tentu sudah membaca DI’s Way (Wardah, 19 November 2018). Produk shampo itu memang anak bungsu di grupWardah. Produk shampo itu masuk ke pasar ketika mata pesaing global sudah mulai melotot. Di bidang kosmetik, Wardah memang mengejutkan produk global. Pasar mereka merosot di Indonesia. Bagaimana bisa Wardah mengalahkan mereka. Itulah topik bahasan di dunia marketing. Termasuk sampai menjadi bahasan di Harvard University. Lalu produk global itu pun beraksi. Menyerang balik. Dengan kekuatan global mereka. Secara penuh. Termasuk memberikan diskon sampai 30 persen. Pun produk global itu sampai membuat produk baru yang masuk ke pasar emosional: muslimah. Sudah tiga tahun Wardah dapat serangan balik seperti itu. Ternyata Wardah tetap kokoh. Posisi nomor 1 itu tidak bisa digeser. Sampai hari ini.

Salah satu kekuatan Wardah adalah: bisa membuat item lebih banyak dari produk global. Wardah kini punya lebih dari 800 items! Itu karena Wardah punya tim riset yang kuat. Ruang risetnya saja 2000 meter persegi. Latar belakang akademis pemiliknya membuat perhatian di bidang riset diutamakan. Tentu juga karena struktur kepemilikan di Wardah begitu simple. Demikian juga struktur di manajemennya. Itu bisa membuat Wardah bergerak cepat ibarat sebuah start-up tapi dengan manajemen perusahaan yang mapan. Hanya saja Wardah masih harus bertempur di item shampo. Yang belum sukses. Shampo Wardah masuk ke medan perang ketika arena pertempuran sedang seru-serunya seperti itu. “Kami harus mengubah strategi. Kami tidak bisa mengimbangi dengan cara yang sama,” ujar Dr Nurhayati. Maksudnyi: tidak akan mem-

balas dengan menghamburkan uang promosi dan potongan harga yang tidak masuk akal. “Kami pindah ke taktik gerilya,” katanyi. Sayangnya taktik baru itu terhambat oleh pandemi. Taktik gerilya itu memerlukan banyak bertemu langsung dengan konsumen. “Kami harus menjaga keselamatan karyawan kami. Itu nomor satu,” ujar Nurhayati. Kemenangan shampoWardah masih harus tertunda. Entah sampai kapan.TapiWardah tetap teguh. Tidak akan go public ke pasar modal. Saya mendukung itu. Budaya perusahaan di Wardah bukanlah jenis ‘budaya binatang ekonomi’. Saya tidak bisa membayangkan apakah orang seperti keluarga Wardah sampai hati untuk goreng-goreng saham. Atau akuisisi sini akuisisi sana. Kalau perlu secara curang –yang penting harga saham naik terus. Saya juga tidak bisa membayangkan apakah Nurhayati tega sengaja menjatuhkan harga saham untuk menipu publik. Dan lagi Wardah tidak perlu

tambahan modal. Pertempurannya dengan produk global tidak memaksanyi mencari pinjaman bank. Atau mencari uang ke pasar modal. Bahkan di tengah pertempuran itu, 2017, Wardah melunasi semua utangnya. Yang sempat sampai Rp 300 miliar. “Utang bisa membuat ketagihan. Kalau tidak dilunasi tidak bisa berhenti,” katanyi. Bahkan Wardah juga ingin memperkokoh modal. Agar perusahaan nasional ini bisa bertahan kokoh terhadap serangan global. Modal yang sedang dibentuk adalah tabungan yang harus cukup untuk membiayai perusahaan selama 1 tahun. Maksudnyi: kalau pun ada bencana atau pandemi selama satu tahun Wardah tetap bisa bertahan. Tanpa jual aset, tanpa cari pinjaman dan tanpa jual saham. Pinjaman dan saham adalah pintu dan jendela masuknya global ke perusahaan. Dengan perjuangan seperti itu sangat

pantas Nurhayati mendapat gelar doktor dari ITB. Apalagi Nurhayati sendiri lulusan ITB –farmasi. Suaminyi juga lulusan ITB –teknik mesin. Dua anaknyi lulusan ITB. Empat kakaknyi lulusan ITB. Nikmat apalagi yang masih harus didustakan. Dua tahun tidak bertemu bu Nurhayati begitu banyak yang berubah diWardah. Struktur perusahaan pun sudah berubah. Sejak tahun lalu sudah dibentuk holding company –tanpa mengubah struktur kepemilikan. Posisi Dr Nurhayati sendiri tidak lagi direktur utama. Jabatannyi sekarang adalah Presiden Komisaris. Baik di holding maupun di anak perusahaan. Sang suami menjabat komisaris. Sedang direksi sudah beralih ke anak-anaknyi. Regenerasi itu dilakukan justru ketika Wardah masih kuat –secara perusahaan maupun fisik orang tua mereka: Ir Nurhayati dan Ir Subakat. Dan Nurhayati sendiri juga berubah: lebih seger, lebih muda, dan lebih modis. (*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 3

Besok, PDI-P Umumkan Paslon Pilwali Mulai Merapatkan Barisan Surabaya, Memorandum Dinamika politik jelang Pilkada Surabaya 9 Desember 2020 makin memanas. Bacawali Machfud Arifin (MA) belum menentukan bacawawali dan PDI Perjuangan menunggu rekom siapa yang akan dijagokan. Besok, Selasa (11/8), Dewan Pimpinan Pusat PDI-P akan mengumumkan Paslon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Gelombang III, termasuk untuk Kota Surabaya. Rencana ini diumumkan dalam rilis media yang mengatasnamakan Hasto Kristiyanto Sekjen DPP PDI Perjuangan tersebut dikirim kepada Memorandum dari Deni Wicaksono, Wakil Ketua DPD PDI-P Jatim. Dikatakan Deni, kebijakan rekomendasi berada di atas kewenangan Ketua umum PDIP Megawati Soekarno maupun dewan pimpinan pusat (DPP). “Kami

“

Deni Wicaksono

imbau warga jangan terpengaruh informasi yang tidak benar dan tetap bersabar,” ujarnya melalui via telepon, Minggu (9/8). Terkait semakin memanasnya pasangan Wisnu Sakti Buana (WS) dan Eri Cahyadi (EC) sebagai pasangan calon PDI-P, Deni menegaskan, rekom resmi dari pusat belum turun hingga kini. “Ya, tidak menutup kemung-

Ya, tidak menutup kemungkinan rekom itu diberikan siapa saja. Semua hal mungkin saja bisa terjadi,”

Deni Wicaksono Wakil Ketua DPD PDI-P Jatim

Dukung Jatim Bermasker, Polsek Bubutan Bagi Masker Surabaya, Memorandum Kapolsek Bubutan AKP Bambang Prakoso membagikan masker gratis kepada masyarakat dalam rangka pelaksanaan program Gerakan Jatim Bermasker, Sabtu (8/8). Kegiatan ini dilakukan di wilayah Maspati, Bubutan, bersama ibu-ibu Pengurus Ranting Bubutan Polrestabes Surabaya dan pengurus RW 05 Kelurahan Bubutan. Ratusan masker langsung diberikan kepada warga setempat sambil menyosialisasikan pentingnya penggunaan masker untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 atau virus corona. Kapolsek Bubutan AKP Bambang Prakoso mengatakan,  Bersambung ke halaman 4 

Achmad Hidayat

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Pengurus Ranting Bubutan Polrestabes Surabaya bersama pengurus kampung membagikan masker gratis kepada warga Maspati.

Adi Sutarwijono

kinan rekom itu diberikan siapa saja. Semua hal mungkin saja bisa terjadi,” tandasnya. Kendati demikian, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya Adi Sutarwijono menegaskan, hingga hari terakhir pendaftaran calon pada 14 September 2019, nama Eri Cahyadi tidak ada dalam list pendaftar di DPC  Bersambung ke halaman 4 

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Konsolidasi Internal PDI Perjuangan.

PDI-P Baksos Sebar Masker di Lontar Surabaya, Memorandum mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kota Surabaya, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sambikerep menggelar bakti sosial di perkampungan warga Kelurahan Lontar, Minggu (9/8). Dalam baksos kali ini, kader partai membagikan ratusan masker kepada masyarakat. Tidak hanya membagi masker, PAC PDIP Kec Sambikerep juga menyosialisasikan untuk calon Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana maju di Pilkada 9 Desember 2020. Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sambikerep Saroni menyatakan, pembagian 300 masker dilakukan setiap pekan bertujuan mencegah penyebaran virus Covid-19 di Kelurahan Lontar, Kecamatan Sambikerep. Tindakan tersebut, kata Sa-

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Ketua PAC PDIP Kecamatan Sambikerep Saroni membagikan masker gratis kepada warga Lontar.

roni adalah bagian dari kepedulian partai yang tetap hadir di tengah pandemik ini. Saroni

berharap, apa yang telah diberikan dapat berguna bagi masyarakat, terutama mereka

yang tetap beraktivitas di tengah wabah ini.  Bersambung ke halaman 4 

Pemkot Surabaya Terapkan Tiga Metode Pembelajaran

Jamin Kualitas Pendidikan Anak-anak di Masa Pandemi Covid-19 Di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui dinas pendidikan (dispendik) menerapkan tiga metode pembelajaran untuk peserta didik jenjang sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Metode ini tak lepas dari upaya pemkot dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak Surabaya. PEMBEL AJARAN yang diterapkan pun beragam varian. Mulai pembelajaran daring, offline melalui penugasan di masing-masing rumah siswa, hingga yang terbaru adalah menggandeng kerjasama dengan stasiun televisi swasta. Akses literasi melalui televisi lokal tersebut, dapat dimanfaatkan pelajar jenjang SD dan SMP secara gratis. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, pandemi Covid-19 telah membuat suasana di seluruh dunia berbeda seperti tahun atau hari-hari sebelumnya. Terjadi perubahan dalam kebiasaan hidup, termasuk pula pada proses belajar mengajar di sekolah. “Karenanya, pemkot membuat inisiatif kerja sama dengan televisi swasta yang ada di Surabaya. Kami membuat

program Belajar dari Rumah Bersama Guruku,” kata Wali Kota Risma. Meski proses belajar mengajar saat ini tak berlangsung di kelas, Wali Kota Risma berharap kepada anak-anak agar tidak ragu, takut, atau kurang nyaman dengan kondisi yang berbeda. Sebab, perubahan ini adalah salah satu upaya untuk mencegah virus tersebut. “Kita harus tetap semangat meskipun belajar melalui televisi. Biasakan yang tidak biasa, kita biasakan dengan cara belajar melalui televisi,” kata dia. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya Supomo menyatakan, walaupun dalam suasana yang sangat terbatas, kualitas pembelajaran ini diperlukan agar anak-anak semakin pintar. Karenanya Dispendik Surabaya menyiapkan beberapa varian metode pembelajaran agar anak-anak tidak merasa bosan. “Kerja sama bersama televisi itu adalah varian pilihan dengan harapan semua anak-anak Surabaya bisa belajar dengan mudah,” kata Supomo. Sebelumnya Dispendik Surabaya juga menyediakan akses literasi belajar bagi siswa jenjang SD dan SMP. Baik itu melalui online maupun offline dengan memberikan materi tugas setiap minggu kepada anak-anak. “Itu semua kami lakukan supaya kualitas pembelajarannya bagus. Mereka anak-anak tidak bosan. Dengan demikian pembelajaran ini berjalan dengan menarik,” katanya.

Sedangkan pada metode pembelajaran baru melalui siaran langsung di televisi swasta, para pelajar dapat langsung bertanya kepada para pengajar melalui sambungan telepon. Para pengajar di program belajar melalui televisi itupun diisi oleh para guru berdasarkan mata pelajarannya. Pengajar itu berasal dari sekolah negeri maupun swasta di Surabaya. Bahkan, pihaknya juga telah mengatur jadwal mata pelajarannya sedemikian rupa. “Ada guru dari sekolah negeri, ada dari swasta, bergantian jadwalnya. Realisasinya mulai Senin

(3/8) kemarin,” jelas dia. Namun begitu, Supomo menyatakan, jika nantinya pandemi Covid-19 telah hilang dan metode pembelajaran melalui televisi ini masih diminati anak-anak, tidak dimungkinkan akses belajar melalui layanan tersebut akan diteruskan. “Misal Covid-19 sudah hilang, kalau pembelajaran itu masih diminati kenapa tidak? Karena anak-anak ada yang kesulitan kalau hanya kemudian dengan online, terus karena ada kebosanan sehingga kita cari varian, mudah-mudahan mereka (anak-anak, red) semangat belajar,” imbuhnya. Sementara itu, Kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (Kabid GTK), Dispen-

Wali Kota Tri Rismaharini melakukan video conference di Balai Kota Surabaya.

Simulasi yang digelar di salah satu SMPN seiring rencana proses belajar mengajar dengan model tatap muka.

dik Surabaya Mamik Suparmi menjelaskan, bahwa Pemkot Surabaya menggandeng dua stasiun televisi swasta dalam menyediakan akses literasi belajar. “Antusiasnya luar biasa sekali. Saat interaktif, banyak sekali yang telepon, anak-anak sangat antusias,” kata Mamik sapaan lekatnya. Bahkan, sebelum mengakhiri pembelajaran di televisi, pengajar selalu memberikan layanan tanya jawab interaktif kepada siswa. Menariknya, para siswa juga dapat mengajukan pertanyaan kepada pengajar pada sesi telepon interaktif tersebut. Tak hanya itu, sebelum menutu pembelajaran, pengajar juga tup m memberikan penugasan kepada m masing-masing siswa agar dikerja jakan di rumah dan dikumpulkan

minggu depan. Menurut dia, hal itu dilakukan untuk mengetahui apakah indikator pembelajaran hari ini sudah tercapai apa belum. “Sedangkan siswa secara interaktif menjawab pertanyaan guru melalui telepon interaktif. Ini yang disebut penilaian formatif,” katanya. Mamik menambahkan, untuk tahapan belajar melalui televisi sendiri, dimulai dari salam pembuka, motivasi dan apersepsi, materi inti, serta tanya jawab atau penilaian formatif. Kemudian, untuk tahapan selanjutnya adalah penutup yang terdiri dari kesimpulan atau rangkuman singkat pembelajaran hari ini. “Selanjutnya adalah penugasan untuk pertemuan berikutnya dan salam penutup,” pungkasnya. (adv/udi/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 4

Air Umbulan untuk Perumahan Mewah Sur Surabaya, Memorandum Kesegaran air bersih Umbulan segera bisa dinikmati warga Kota Surabaya. Sayangnya, PDAM Surya Sembada wa Kota Surabaya hanya mendistribusikan air ini untuk warga Kot perumahan mewah. pe

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Mujiaman Sukirno

Direncanakan, air pasokan dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan, Pasuruan, untuk t tiga perumahan mewah yait Pakuwon, Ciputra, Graha itu F Family, dan sekitarnya. Air ini sudah siap minum

Direktur Utama PDAM Surya Sembada Kota Surabaya Mujiaman Sukirno mengungkapkan, harga yang dipatok jauh lebih mahal dari harga langganan PDAM Surya Sembada yang biasa dengan harga di bawah Rp 2.000. Sedangkan pihaknya

Surabaya, Memorandum Bantaran sepanjang Kali Surabaya banyak mengalami kerusakan. Ini akibat pemanfaatan lahan bantaran sungai menjadi bangunan rumah permanen dan tempat pembuangan sampah. Lembaga kajian lahan basah Ecoton menemukan adanya penggunaan bantaran sebagai tempat pembuangan sampah di wilayah Kabupaten Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, dan Kota Surabaya. Di sana terdapat 64 lokasi pembuangan sampah di bantaran Kali Surabaya, dari Wringinanom Gresik sampai Gunungsari Surabaya. “Tumpukan sampah di bantaran sungai didominasi plastik, popok, kresek, kemasan sachet, styrofoam,” ungkap Direktur Ecoton Prigi Arisandi, kemarin. Sampah yang menumpuk di bantaran sungai akan mengalir masuk ke sungai. Saat bantaran tergenang banjir dan sampah

secara konkrit. Karena perda sebagai acuan dan pelaksanaannya ada di pergub dan tidak menjadi macan ompong, maka teknisnya (pergub) agar segera di sahkan,“ pintanya. Terkait minimnya personel Satpol PP Jatim, Komisi A meminta agar Pemprov melakukan MoU dengan kabupaten/kota untuk saling membantu dan mendukung dalam hal SDM. Dediansyah menjelaskan, Perda Jatim sifatnya regional dan berlaku seluruh daerah di Jawa Timur. Hanya saja yang mempunyai wilayah adalah kabupaten/kota sehingga dibutuhkan sinergitas antara satpol PP provinsi dengan kabupaten/kota. Sementara Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan Perubahan Perda No 1 Tahun 2019 sudah seiring dengan Inpres No 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019. Inpres itu memuat sanksi terhadap pelanggaran penerapan protokol Kesehatan terkait COVID-19 berupa kerja sosial hingga denda administratif. “Inpres sudah berseiring dengan Perda No 1 tahun 2019,” kata Khofifah di Gedung Grahadi. (day/rif )

aturan dan keputusan partai. Utamanya ketua umum PDIP. “Rekom adalah domain kewenangan DPP PDI Perjuangan. Kami tegak lurus dengan kepu-

Dukung Jatim Bermasker, Polsek Bubutan...

Sambungan dari halaman 3

PROPERTI RUMAH DIJUAL Dijual Rmh+Toko+Gudang LT:9x70m Sbelah RM Gempol Asri(murah siapa cpt pasti dpt) Hub:Bpk.Misdi 082245776551 WA 081259751946

RUMAH DIKONTRAKKAN Rumah Dikontrakkan / Kantor Persil, Jln Raya Demak (Purwodadi Utara) Hub: 081216842204 - 0811337368.

TANAH DIJUAL DIJUAL TANAH 5X20, SHM. Jl.Tambakwedi Jaya III/70.Rp400Jt.Nego.HP 0812-1770-3657 (wa).

bisa berjalan baik. Dia menilai, SPAM Umbulan ini jika berhasil diterapkan di Surabaya tentunya dapat dijadikan role model pembangunan bagi kota atau kabupaten lain. Dengan begitu, pembangunan di kota atau kabupaten lain akan lebih cepat. “Ini bisa dijadikan model kalau ini berhasil. Maka pembangunan di Surabaya atau kota-kota lain nanti akan lebih cepat, karena menggunakan dana pemerintahan sangat sedikit,” ungkap dia. (udi/rif)

FOTO: ISTIMEWA

Relawan Ecoton berkampanye di tengah sungai beberapa waktu yang lalu.

plastik akan terdegradasi menjadi partikel mikroplastik yang akan membahayakan kehidupan biota sungai dan partikel kecil mikroplastik semakin mudah menyebar dan mencemari badan air. Pembuangan sampah di bantaran sungai akan mencemari perairan Kali Surabaya yang menjadi bahan baku air PDAM Sidoarjo, Gresik, dan Surabaya.

Sambungan dari halaman 3

pai pada tingkat DPC PDIP Kota Surabaya,” ujarnya. Sebab menurutnya, sebagai anggota atau kader partai khususnya PDIP, harus tegak lurus pada

pembagian masker gratis ini dilakukan sebagai bentuk kampanye agar masyarakat disiplin dalam memakai masker. “Sekarang ini ada program Gerakan Jatim Bermasker. Ini merupakan penekanan dari program-program sebelumnya, dengan tujuan melindungi masyarakat dari penularan Covid-19,” katanya, Minggu (9/8) Di lokasi yang sama, lanjutnya, upaya edukasi pencegahan Covid-19 itu juga dibarengi pembagian 200 lembar masker. “Sekitar 200 lembar masker

menjadi 1000 liter per detik. “Tentu perlu support dari pihak swasta, dalam hal ini pihak pengelola dan pengembang,” katanya. Mujiaman mengungkapkan karena SPAM Umbulan adalah proyeksi nasional, tentunya harus di-support sebagai percontohan kota atau kabupaten lain. Harapannya, bagaimana kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) untuk pembangunan infrastruktur di Jawa Timur, khususnya Surabaya ini

Pemanfaatan bantaran untuk mendirikan bangunan rumah permanen juga semakin marak dan seolah tanpa pengendalian dari pemerintah. Lahan bantaran diperjualbelikan oleh oknum masyarakat dengan harga yang cukup mahal dan sebagian masyarakat mendirikan bangunan fitness center, restoran, showroom mobil,

rumah permanen.Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya Eko Agus Supiadi mengatakan terkait dengan masih maraknya warga yang membuang sampah di Kali Surabaya, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi larangan buang sampah di sana. “Sosialisasi ini melibatkan RT dan RW setempat,” cetus dia. (udi/rif)

PEMBUBARAN YAYASAN

Besok, PDI-P Umumkan Paslon Pilwali PDI Perjuangan. “Setahu saya, Pak Eri tak mendaftar di DPC PDIP Kota Surabaya. Untuk yang lain saya tidak tahu, level pengetahuan saya hanya sam-

kata dia. Dalam kesempatan itu Mujiaman menambahkan, pihaknya sudah mencoba mengalirkan air Umbulan ke Kota Surabaya. “Kapasitas yang kami terima sampai sekarang 100 liter per detik. Nanti akan ditingkatkan bertahap mencapai 1.000 liter perhari detik,” kata Mujiaman. Karenanya, pihaknya menyatakan, bahwa tahapan saat ini adalah fokus bagaimana meningkatkan kecepatan debit aliran air dari 100 liter per detik

Bantaran Kali Surabaya Jadi Tempat Sampah

Dewan Desak Pergub Trantibum Surabaya, Memorandum Belum diterbitkannya Pergub Jatim sebagai petunjuk teknis (juknis) Perda 1/2019 oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa ternyata menghambat penegakan perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman, Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat (Trantibum). Wakil Ketua Komisi A DPRD Jatim Hadi Dediansyah mengatakan, disahkannya Perda 1/2019 pada 27 Juli 2020 lalu untuk melindungi masyarakat. Regulasi penegakan hukum selain dilakukan satpol PP, juga dibantu oleh Polri dan TNI. “Karena DPRD telah mengesahkan perda, sebaiknya agar aktualisasi di lapangan, penegakkan hukum satpol PP di bantu polisi, TNI,” kata Dediansyah. Politisi Gerindra itu menegaskan, Gubernur Khofifah seharusnya segera menerbitkan pergub. “Mengingat tanpa adanya pergub, perda akan menjadi macan kertas,” tandas dia. Pergub bisa menjadi payung hukum dalam pelaksanaan di lapangan, sehingga tidak terjadi gesekan di masyarakat. Penegak hukum akan berpijak pada legitimasi yang sah dalam menindak pelanggar aturan. “Biar para penegak hukum di lapangan ada payung hukumnya

membeli air dari SPAM Umbulan adalah Rp 2.400 per liter. “Tarifnya memang nanti lebih komersial. Hitung-hitungan tarifnya, pemasang pipa baru, perawatan, listrik, sumber daya manusia, dan ditambah Rp 2.400," ungkap Mujiaman, kemarin. Dengan dijual ke perumahan mewah bisa diselesaikan secara komersial. Artinya, konsumen mampu menanggung harganya. “Dan ini sudah mendapatkan tanggapan positif, di antaranya dari Pakuwon,”

kami bagikan secara gratis kepada masyarakat. Mereka begitu antusias dengan kegiatan hari ini. Kami kedepankan upaya persuasif dan humanis agar edukasi yang kami sampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” tandasnya. Ketua RW 05 Bubutan Diki Ernawan didampingi Ketua RT 04 Muhammad Nur Taufik mengapresiasi gerakan Jatim bermasker yang dilakukan Polsek Bubutan. “Yang jelas pembagian masker gratis sangat membantu warga RW 05, karena

pemakaian masker merupakan bagian dari protokol covid-19 yang digalakkan pemerintah,” ujarnya. Lanjutnya, tentunya dengan adanya program Jatim bermasker di warga RW 05 Bubutan kesadaran semakin tinggi. “Untuk menekan atau mencegah penularan sebaran covid-19, khususnya di RW 05 Bubutan disiplin melakukan SOP protokol kesehatan di antaranya melakukan tradisi cuci tangan, jaga jarak, dan wajib memakai masker,” pungkas Taufik. (why/rif)

KOS-KOSAN

PARANORMAL

Kost Single Jl.Jemur Ngawinan 1/45K Belakang TPA Barokah No. 59, Daerah IAIN, A.Yani 081253423160.

Ahli Ramal,Kartu CKI,Jitu Bisa Baca Nasib, Rmh tangga,Jodoh,Bisnis dll.dtg langsung ke Ibu Rina! Jl.Kedungsari Masuk Samping Kanan Giant Surabayan 3/34. T:0315490592/081229729706(tidak terima SMS)

PASURUAN TANAH DIJUAL Dijual Tanah Luas 8538m2 (Lebar 40 meter Zona Kuning Permukiman) Kota Pasuruan. Hub:081330651367 - 081937057027.

tusan ketua umum, Ibu Megawati Soekarnoputri,” tandasnya. Wakil Sekretaris DPC PDIP Surabaya Achmad Hidayat mengatakan, menjelang turunnya rekomendasi DPP PDI Perjuangan tentang calon wali kota-calon wakil wali Kota Surabaya, jajaran DPC PDI Perjuangan merapatkan barisan dengan jajaran

PDI-P Baksos... Sedangkan untuk pemenangan calon Wali Kota Surabaya Wisnu Sakti Buana di Pilkada Surabaya, lanjutnya, PAC PDIP Kec Sambikerep menargetkan mendirikan posko pemenangan di setiap pengurus RW Kec Sambikerep. “Pendukung pemenangan di Kelurahan lontar masih belum terjamah dan belum klimaks. Kami akan terus

ANEKA KEBUTUHAN ELEKTRONIK DICARI AC...AC...Dingin!!! Berkwalitas, AC Split second=1Jt (05-3/4-1PK-2PK) 350 watt Hub: 085100995098/031-5012481 Persewaan AC.

SERVICE CV.TOP Ahli Pendinginan AC Split Cuci 45 Freon 75, Bongkar 125 / Pas 175. Ahli kipas, msn cuci, Central/Chiler, Casetta, Whiter, Dispenser, P.air, TV, DVD, dll.J/B AC bekas. Kjrn:031-5150.3333 Rkt:0851.0777.7754 Myjen 031-5150.3332.

TANAH KAVLING PROMO murah tanah kavling siap bangun hanya 24jt-25 jt-an Lokasi desa Balong Mojo Benjeng -Gresik Resmi langsung pemilik hub: Telp/WA 081232003191 (P.Yudi)

KURSUS 79.5/8-04/9

38.23/07-29/08

Bimbingan Belajar Matematika,Kimia,Fisika NIMA Sby Hub : 081216894862.

LOWONGAN

PROMO SUZUKI 2020 Carry Pick Up DP 8 Jt Carry Pick Up AC PS DP. 10 Jt Ertiga DP 19 jt XL7 DP. 29 Jt PROSES MUDAH

38.7/08-8/09

085104409688 WA,TLP AKTIF 38.21/07-28/08

Kebal Bacok (langsung dites), Tumbal Usaha, Bisnis, Penglaris, Memisahkan PIL/WIL, Pacar Lari, Susah Jodoh dll. Sedia: Bulu Perindu,Bedak Cleopatra, Gurah Hidung, Gurah Vagina, dll.

MOTOR BEKAS + BARU Segala Merk Sport & Bebek

Pijat Refleksi Totok Saraf Telp/WA. 085100644266

Kredit KTP Luar Kota, Kost bisa dilayani

HUB: Jl. Barata Jaya 19 No. 5 Surabaya 031-5043081 -5048607 - 085100583104 00.21/07-27/08

38 22/06 25/07 38.7/08-15/09

PIJAT KEBUGARAN BUNDA MASSAGE CALL 0812. 3289. 2171.

WORO-WORO!!!

Rumah Pijat 27 sudah buka lagi seperti biasa!!! Tetap ada diskon mandi uap free protokol kesehatan, Anda Wajib pake masker cuci tangan masuk ke bilik steril suhu badan diukur thermo gun tangan / punggung disemprot dengan sanitazi dll.

Semua sudah kami siapkan agar aman & nyaman ! Hub: Jl. Petemon Timur 27 Sby

telp. 031-5465030 38.24/07-31/08

38.20/06-24/07

pengurus kecamatan, kelurahan, dan pengurus partai tingkat RW. “Kita konsolidasi organisasi untuk memenangkan Pilkada 2020. Kita satukan hati, pikiran dan arahkan tindakan untuk memenangkan calon Wali Kota dan calon wakil Wali Kota dari PDI Perjuangan,” ujarnya. (why/rif)

Sambungan dari halaman 3 turun di wilayah tersebut. Target kami ke depan bikin posko-posko pemenangan di tiap-tiap RW. tandasnya. Hal yang sama dikatakan Saroni, Ketua RT 04 RW 07 Candi Lontar Choirul juga siap mendukung dan memenangkan Wisnu Sakti Buana untuk menjadi wali kota menggantikan Tri Rismaharini. (why/rif)

Bersama ini, kami Dewan Pembina Yayasan Pendidikan dan Sosial Nahdlatul Ulama, Durungbedug, Candi, Sidoarjo, berkedudukan di Sidoarjo, didirikan di hadapan Parwitasari, SH,. MKn, Notaris, sesuai Akte No. 26 tanggal 25-1-2016, Kemenkumham AHU-0004442. AH.01.04 Th 2016, pada tanggal 21 Juli 2020 menyatakan PEMBUBARAN YAYASAN sesuai Akte EŽ͘ Ϯϵ Ěŝ ŚĂĚĂƉĂŶ ĂŵďĂŶŐ ^ŽĞƐĂƟŽ tŝĚŽĚŽ͕ ^,͕ MKn, Notaris di Sidoarjo. RALAT PENGUMUMAN LELANG Menunjuk PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN yang terbit pada harian MEMORANDUM tanggal 5 Agustus 2020, pada halaman 4 terdapat perubahan sbb : Tertulis : 1. yang terletak di Margorejo IV F No. 11C Kel. Margorejo, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya Seharusnya : 1. Yang beralamat di Jl. Margorejo IV-F,Kel. Margorejo, Kec. Wonocolo, Kota Surabaya. Demikian kesalahan telah diperbaiki dan ralat ini merupakan satu kesatuan dengan pengumuman kedua. Surabaya, 10 Agustus 2020 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Cabang Surabaya Pahlawan

KEHILANGAN

KEHILANGAN

Jitu Ahli Sedot Saluran Air & Sedot WC Mampet, Tanpa Bongkar Kimia, Terima Kuras Sumur, Tandon, Kolam, Sedot WC, Dorongan. Kenjeran:031-5150.3330 Rungkut: 0851.0877.7759 Mayjen:0851.0777.7715.

Hilang STNK Motor Supra X Th 2011 Nopol W.6523.TN An.H Sulaiman Jl.Kundi Gg Musholla Rt.01/04, Kepuh Kiriman, Waru, Hub: 085706824816.

Hilang STNK Spd Motor Honda Vario L5049ED A/N Fallan Kurnia Andrianto D/A Gubeng Kertajaya 7-11/50.

KEHILANGAN

Hilang STNK Spd Mtr Honda th’2009 w.hitam L-3235-JC An.Muhammad Zaini D/a.Kebon-sari LVK Barat Kav 7 Jambangan Sby.

SEDOT WC

Hlg STNK AG 5704 EAD AN.ISTIKAROH HILANG STNK SPD MTR: SDA.KANDANGAN KAB KEDIRI.M4110K 4735-JAA. NK.MH1J K317088. Hilang BPKB SpdNS.JM41E1317300. Mtr Honda th»2010 Nopol AN. EKOAn.Adi SISWANTO. D/a: L-2506-G Junaidi D/a.JlSE. Bogangin DS. PLA0SAN RT/RW.03/02 Baru Blok G/20 Sby. 083835953392. KEC. BABAT KAB.LAMONGAN Hilang STNK Spd Mtr Yamaha th»2002 Nopol Kehilangan stnk R4 Persada merk honda L-4126-ZA An.Multicipta D/a. Jl. brio thn 2019 nopol W 1828 A an Albatros Kav.3 (Komp Simogunung). Dimas aditiya daAURI Dsn/Ds. KloHilangRt. Buku Kir Mbl Nopol Ltok 010 Rw.Suzuki 026 th»2012 kec. Balong panggang kab.Cipta Gresik 8884-LW An.Multi Persada CV. D/a. Jl. Albatros Kav.3 (Komp AURI Simogunung). L.1354 fQ honda briyo thn 2013 mujiono bangon sari Los Hilang STNKdupak Spd Mtr Honda th»2016 w.hitam 1.d sby noka mhrdd1870dj451807 L-2775-EN An.Eka Nayarana Chandra Dr. nosin L12831405266 bpkb D/a.Rungkut Menanggal Harapan B/1bLn Sby. 6.7.8 Kehilangan STNK spd mtr Honda Th 2010 Kehilangan STNK spdD/a.Kalilom mt tahun nopol L-3903-I An.Pristiwanto Lor 2016 L- 11 3044 Indah No SBY.- QC a/n Mochammat Hanafi d/a Kupang Panjaan HLG STNK 2/36 SBY Mtr Honda L-6079-HZ An Nasetyo Rahmadya Putra.Menanggal Indah Kehilangan STNK spd mt Honda 04/10. tahun 2006 nopol L - 4085 - NE HilangLintang STNK Spd motorNirwana Yamaha 2DP a/n Mega d/a A/N.Mulyanto D/A.Tambak Tembok Dukuh no 30Lumpang SBY No.12 nopol L-3635-NO. STNK AG 5753 FI AN SUYANTO HilangKLAMPISAN STNK Spd motor Yamaha 28d DS. KANDANGAN A/N.Suninggar D/A.Babadan 109 nopol LKEDIRI 6129-SR. Hilang STNK Spd Mtr Ymh Jupiter HILANG HONDA BEAT 2020 BIRU Th.2008STNK Nopol W-5351-XG An. PUTIH W-2802-YB SUBAKTIAWAN) Rahmat Hidayat(EKO D/a. Wonocolo gang 4 no 65 RT 07 RW 03 Taman 085974140512. Sidoarjo. HILANG STNK HONDA VARIO 2014 HITAM W-3010-PR (DADANG SIDIQ) Hilang STNK Spd AHMAD Mtr Honda th’2014 w.hitam L-3938-ND An.Ar085327180921. ies Susanto D/a.Senoputro Rt.01 HILANG Kel.Karangpilang STNK HONDA VARIO W-2892-Y Rw.01 Kec.Ka2006 HITAM PUTIH rang-pilang Sby. (VIKI SUHARIYANTO) 082189498723.

Hil Bpkb Mobil S.9872 T/Novi Hardiani.SS/ jl.Residen Pamuji 99 Rt 03 Rw.02 Kel.Purwotengah Magersari Mjkto AKAN DIJUAL unit sepeda motor W 4764 WN, S 4529 SH, S 2313 VF, S 2879 TC, S 2353 QK, S 4493 VF, S 3762 TG, S 2156 TE, W 4144 TQ, S 2139 RU, S 6604 RN, S 6085 SH, S 4915 PV, S 4131 RS oleh PT FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321-320222

Hilang STNK spd motor Honda Beat L2836DX A/N Indra Krisnanto Ir D/A Medokan Asri Utara 8/MA 3-6 no16. Hilang STNK spd motor Honda 2018 L-2485OF A/N Bagus Setiawan D/A Krampung 3/26. Hilang Stnk S.6692.XU/Kusnan/ kebun melati Rt 14 Rw 04 ds.Sumber mulyo jbg Hilang Bpkb Spd mtr S.7750.N/ Budi Santoso/Ds.Padang Asri jatirejo mjkto AKAN DIJUAL unit mobil S 1203 WQ, S 1776 TT, S 644 WR, S 8445 PB oleh PT FINANSIA MULTI FINANCE untuk info Hub : 0321-320222


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 5

FOTO: MEMORANDUM/URI

FOTO: MEMORANDUM/TYO

BIRO MADURA RAY RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. WAKABIRO: Sujak Lukman REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

Babinsa Krembangan menyerahkan paket sembako pada warga.

Surabaya, Memorandum Warga kurang mampu terdampak pandemi covid-19 di Kecamatan Krembangan, jadi sasaran giat Babinsa Koramil Krembangan. Sebab, di lokasi itu personel di bawah kendali Danramil Krembangan Mayor Chb Sukimun, ini membagikan beberapa paket sembako di beberapa kampung. Seperti yang diterima Siswanto (42). Dia mengaku senang dengan kedatangan Sertu Hermono. Karena selain mendapat masker, dirinya juga telah menerima paket sembako dari personel babinsa tersebut. “Saya juga kaget, tiba-tiba dapat bantuan. Alhamdulillah,” ungkapnya, Minggu (9/8). Terpisah, Mayor Sukimun menuturkan, jika di wilayah teritorialnya. Selain pembagian sembako, pihaknya juga gencar melakukan berbagai sosialisasi pada masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. “Itu sudah menjadi kewajiban bagi aparat teritorial. Dalam hal ini babinsa,” bebernya.(tyo/epe)

DLH Tidak Keluarkan Izin Reklamasi Pamekasan, Memorandum Praktik reklamasi yang terjadi di bibir pantai utara maupun selatan di Kabupaten Pamekasan, Madura, dipastikan ilegal. Sebab, sampai saat ini tidak ada yang mengajukan proses perizinan kepada pemerintah. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan, Amin Jabir menegaskan hal itu. Dia mengungkapkan, pihaknya tidak bisa memberikan rekomendasi untuk kegiatan reklamasi. Karena praktik reklamasi yang terjadi sekarang bukan untuk kepentingan umum, melainkan kepentingan pribadi. “Rekomendasi itu bisa diberikan apabila menyangkut kepentingan rakyat, atau dibutuhkan oleh negara,” tegasnya, Sabtu (8/8). Dia menambahkan, praktik reklamasi yang tidak berizin bukan hanya terjadi di Kabupaten Pamekasan, melainkan di wilayah Madura secara umum reklamasi yang ada dipastikan ilegal. “Baik di pantai selatan atau utara dipastikan tidak dapat rekomendasi. Karena itu dilarang oleh undang-undang. Sekali lagi kecuali untuk kepentingan umum,” pungkasnya.(*/sjk/epe)

Suasana kampanye Pilkada Sumenep pada 2015 tidak mungkin terulang tahun ini dengan adanya kewajiban menerapkan protokol kesehatan masa pandemi.

Tidak Pakai APD, Kampanye Dibubarkan Sumenep, Memorandum Menjelang Pilkada (pemilihan kepala daerah) 2020, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumenep mewajibkan kampanye tahun ini menggunakan alat pelindung diri (APD). Aturan itu dilakukan seiring masa pemilihan bupati dan wakil bupati (pilbup) dilaksanakan dalam kondisi pandemi covid-19 masih mengancam. Baik di masa pelaksanaan pemilihan maupun masa kampanye. Sehingga di-

pastikan berbeda dengan pilbup sebelumnya. Tahapan masa kampanye dijadwalkan mulai 26 September 2020 hingga 5 Desember 2020. Sedangkan pemungutan suara dilaksanakan 9 Desember 2020.

“Pelaksanaan masa kampanye, massa yang hadir harus menerapkan protokol kesehatan dengan wajib APD,” kata Koordinator Divisi Hukum dan Humas Bawaslu Sumenep Imam Syafi’i, Minggu (9/8). Pada tahapan kampanye tertutup maupun terbuka pasti terjadi pengumpulan massa. Karena itu, semua yang hadir di masa kampanye wajib menggunakan APD dan menerapkan protokol kesehatan. Jika sampai

ketentuan itu dilanggar Bawaslu berjanji akan memberikan tindakan tegas dan membubarkan kegiatan kampanye sekaligus masuk pelanggaran pelaksanaan pemilihan. “Kalau di lapangan nanti kami temukan tidak ada yang menggunakan APD akan dibubarkan,” imbuhnya. Langkah bawaslu ini menyusul pengawasan kampanye di jagat maya yang sudah dibeber beberapa waktu lalu. Masa pandemi diprediksi akan menjadi penguat

tim pemenangan masing-masing pasangan calon menggencarkan media sosial (medsos). Tidak ingin kecolongan, bawaslu berencana kerja sama dengan tim cyber dari kepolisian. “Kalau sekarang khan belum masuk pendaftaran,” cetus Imam Syafi’i. Menurut dia, sesuai tahapan Pilbup Sumenep pendaftaran pasangan bakal calon dijadwalkan pada 4-6 September 2020, kemudian pengundian nomor urut 24 September. (uri/epe)

Khusus Zona Hijau Boleh Gelar Hajatan Sumenep, Memorandum Meski dalam masa pandemi covid-19, masyarakat Sumenep diperbolehkan melaksanakan pesta pernikahan atau hajatan dengan catatan menerapkan protokol kesehatan.Wilayah yang dizinkan statusnya sudah zona hijau. Ketentuan itu diharapkan tidak dilanggar saat melaksanakan hajatan. “Sudah kami perbolehkan masyarakat menggelar hajatan tidak yang wilayahnya zona hijau dan tidak boleh melanggar protokol kesehatan,” kata Kapolres Sumenep AKBP Darman, Minggu (9/8). Selama protokol covid-19 diterapkan, kapolres menegaskan

FOTO: MEMORANDUM/URI

Babinsa Koramil Krembangan Sebar Sembako

Kapolres AKBP Darman

Peta covid-19 Sumenep.

semua semua aktivitas masyarakat diperbolehkan dan tidak akan dibatasi. Apalagi berdasar peta sebaran covid-19 terakhir, kasus terkonfirmasi positif berjumlah 235 kasus, dengan jumlah pasien sembuh sudah mencapai 200 pasien, meninggal 9 orang. Saat sekarang Sumenep sudah tidak lagi zona merah atau risiko tinggi meski perharinya masih ada tambahan kasus positif jumlah kasus sembuh juga terjadi. Dari 27 kecamatan, lima kecamatan berstatus zona oranye (risiko sedang), 13 zona kuning (risiko rendah), dan 10 zona hijau (tidak terdampak). (uri/epe)

Masih Ada Kasus StunƟng di Pamekasan

FOTO: MEMORANDUM/SJK

Ketua TP PKK Gencarkan Gemarikan

Kampanye gemarikan oleh Forikan Jatim di pendopo Pamekasan beberapa waktu lalu.

Pamekasan, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab) Pamekasan berupaya menekan kasus kekerdilan pada anak (stunting) dengan menggencarkan kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan dan memberikan makanan tambahan pada anak. “Langkah ini karena angka kasus kekerdilan di Pamekasan masih ada dan perlu perhatian serius semua elemen masyarakat,” terang Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Pemkab Pamekasan

Nayla Baddrut Tamam, Sabtu (8/8). Nayla yang juga ketua Forikan (forum peningkatan konsumsi ikan) Pamekasan ini lebih lanjut mengatakan, di tengah pandemi covid-19 masyarakat harus memiliki daya tahan tubuh yang kuat. Salah satunya, bisa dilakukan dengan memperbanyak mengonsumsi ikan laut. Kasus stunting pada anak di Pamekasan umumnya terjadi di kalangan masyarakat yang kurang mengonsumsi ikan. “Oleh

karenanya, gemarikan perlu kita gencarkan, disamping bantuan pemberian makanan tambahan melalui masing posyandu di desa,” kata Nayla. Data 2019, angka kasus kekerdilan pada anak di Pamekasan berada di kisaran 17,75 persen. Prosentase kasus ini menurun dibanding 2018 yang kala itu mencapai 26,67 persen. Sedangkan data konsumsi ikan masyarakat pada 2019 mencapai 39,32 kg/tahun per kapita dan diharapkan terus meningkatkan,

Sebelumnya Seksi Promosi Dinas Kesehatan (dinkes) Pamekasan merilis, data balita yang ditemukan mengalami kasus kekerdilan karena kekurangan asupan gizi mencapai 1.341 balita. Data ini ditemukan di 10 desa yang tersebar di tiga kecamatan. Yakni Palengaan, Pademawu, dan Kecamatan Proppo. Jumlah terbanyak di Palengaan. Ada banyak faktor penyebabnya. Mulai dari kurangnya asupan nutrisi dalam tubuh seperti lemak, karbohidrat, protein, dan

minimnya pengetahuan orang tua tentang pentingnya menjaga janin sejak dalam kandungan. Apalagi sebagian warga masih ada yang menganggap balita gemuk bertanda sehat. Padahal, kegemukan di usia yang tidak wajar merupakan gejala penyakit kerdil dan kurang gizi. Data Dinkes Jatim, Kabupaten Pamekasan, Sampang, Bangkalan termasuk dari 12 kabupaten/kota yang menjadi locus balita stunting akibat kurang asupan gizi. (sjk/epe)

Landuk Ontal Jemput Bola Cara Dispendukcapil

Bangkalan, Memorandum Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron mengingatkan warga akan pentingnya kepemilikan dokumen kependudukan. Terutama dokumen perangkat akta pencatatan sipil. Seperti akta kelahiran, perkawinan, perceraian, pengakuan anak, pengesahan anak, akta kematian, kartu susunan keluarga (KSK), KTP elektronik, dan kartu identitas anak (KIA). Hal itu dilakukan bupati ketika meresmikan pelayanan kependudukan terinterigrasi sekaligus launching KIA Dispendukcapil (dinas kependudukan dan pencatatan sipil) Kabupaten Bangkalan,

di Gedung Ratoh Ebhuh, Jumat (7/8). “Dari sederet dokumen kependudukan itu, saya ingatkan kepada seluruh warga Kabupaten Bangkalan bahwa kepemilikan KIA merupakan kewajiban yang harus dilakukan. Jangan disepelekan, apa lagi diabaikan,” kata Ra Latif, panggilan akrabnya. Kepemilikan KIA, sambung bupati, sangat penting karena menjadi bukti otentik anak sebelum berusia 17 tahun. Dokumen ini sangat dibutuhkan untuk kepentingan pelayanan publik. Seperti ketika mengurus keabsahan status pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta pemenuhan

hak-hak dasar anak sebagai bagian dari warga negara. Ra Latif mencontohkan, ketika anak mendaftarkan diri sebagai peserta didik dalam lembaga PAUD, termasuk ketika harus melanjutkan ke TK dan SD, data kepemilikan dokumen KIA setiap anak harus sudah terintegrasi secara by name by address. Termasuk ketika seorang anak akan mendapat bantuan sosial. “Selain itu, kepemilikan KIA untuk setiap anak yang terintegrasi secara by name by address, semakin penting karena menjadi salah satu persyaratan vital bagi pembentukan kabupaten layak anak,” tegasnya.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Ra Latif Ingatkan Pentingnya Dokumen Administrasi Kependudukan

Bupati R Abdul Latif Amin Imron didampingi istri menyerahkan KIA (kartu identitas anak) secara simbolis kepada salah satu balita penerima.

Sebagai bupati, Ra Latih akan selalu mendorong dispendukcapil agar memberi informasi kepada warga untuk mengurus kepemillikan KIA bagi anak-anak mereka dan dokumen administrasi kependudukan lainnya. Bupati menegaskan, layanan mengurus KIA sebagai persyaratan status Bangkalan sebagai kabupaten layak anak sudah diterapkan dispendukcapil cukup lama. “Hanya saja, rencana untuk me-launching proses layanan KIA secara terintegrasi ini jadi terus tertunda karena masih terkendala pandemi covid-19,” pungkasnya. Kepala Dispendukcapil M Zakariya menyebutkan, bebera-

pa bulan terakhir sudah menerapkan kebijakan jemput bola dari desa ke desa agar warga mau mengurus semua dokumen administrasi kependudukan. Termasuk KIA. “Upaya itu kami lakukan melalui penerapan program Landuk Ontal,” bebernya. Penerapan program Landuk Ontal itu, menurut Zakariya, dikembangkan dengan tujuan untuk memberlakukan layanan yang lebih ringkas dan mudah bagi siapapun yang mengurus dokumen administrasi kependudukan. ”Alhamdulillah, aplikasi dari program Landuk Ontal ini sekarang sudah berjalan dengan baik,” terangnya. (ras/epe)


HALAMAN 17 memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

POLISI KITA

Kapolres Pandia Instruksikan Seluruh Jajaran Bagikan Masker Tulungagung, Memorandum Perintah Presiden Joko Widodo untuk mengintensifkan g sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar mengetatkan penerapan protokol kesehatan guna menekan Covid-19, diterjemahkan melalui giat ‘Jatim Bermasker’ oleh Kapolda Jawa Timur Irjenpol Mohammad Fadil Imran.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

Di Kota Marmer, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia juga melakukan hal sama. Bahkan, kapolres menginstruksikan seluruh jajarannya untuk giat membagikan masker kepada masyarakat hingga dua minggu ke depan. “Terus menerus kita intensifkan. Bagi yang tidak menggu-

Nenek Mardiyah foto bersama Kasrem 084/Bhaskara Jaya, Dandim 0829, wabup, kapolres, dan Danlanal Batuporon.

Covid-19. “Bapak Bupati, saya, Pak Dandim, dan Pak Danlanal, selalu terjun bersama-sama mengedukasi masyarakat agar disiplin protokol kesehatan. Pak Dandim, juga kerap

langsung razia disiplin menggunakan masker, Minggu (9/8). Pandia menjelaskan, setelah dua minggu ke depan pihaknya akan menyampaikan protokol kesehatan lainnya kepada masyarakat juga secara massive. Tujuannya untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan mengendalikannya. Te r u t a m a

nakan masker akan kita beri teguran dan peringatan, kemudian kita diberi masker,” ujarnya saat ikut turun

di Kabupaten Tulungagung, di mana tingkat kesembuhannya sudah cukup tinggi, dan sudah menjadi wilayah zona kuning penyebaran Covid-19. “Memang masih ada yang belum taat, tapi banyak juga yang sudah taat. Untuk itu, akan kita tingkatkan sosialisasi dengan tujuan untuk mengendalikan penularan Covid-19. Apalagi saat ini kan sudah zona kuning kita,” jelas Pa n -

Bawa Ribuan Pil Koplo, Pemuda Randuagung Diringkus

dia. Pandia juga mengungkapkan, ke depan bakal ada pemberian saksi kepada masyarakat yang bandel, yang tidak mentaati protokol kesehatan di masa pandemi. “Untuk sanksi masih dibahas, apa yang tepat. Bisa kerja sosial dan bisa pemulasaraan jenazah,” pungkasnya. (fir/mad/ mik)

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Kapolres Apresiasi Program Rehab RTLH Warakawuri Kodim 0829 Bangkalan, Memorandum Keguyuban tiga pilar benarbenar harmonis. Saat Dandim 0829/Bangkalan Letkol Kav Ari Setyawan menggelar acara di Desa Jambu, Kecamatan Burneh, Jumat (7/8), para pimpinan tiga pilar kompak hadir. Peresmian karya bakti renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Warakawuri di wilayah kodim setempat ini, dihadiri Wakil Bupati H Mohni, Ketua DPRD H Muhammad Fahad, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra, Danlanal Batuporon Letkol Laut (P) Dodi Hermanto, dan utusan Kejari Bangkalan. Peresmian giat karya bakti renovasi RTLH itu dilakukan oleh Kasrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel INF Handoko Nursetya,SH ST. Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra pun ikut mengapresiasi. “Kegiatan karya bakti renovasi RLTH yang digagas Pak Dandim patut kita apresieasi bersama. Realita membuktikan, bahwa Kodim 0829 tidak lupa kepada jasa keluarga anggota kodim yang sudah mendahului memasuki masa purna bhakti,” ujar Kapolres Rama. Seperti program Polri peduli Covid-19, lan jut Rama, Kodim 0829, banyak ikut andil mempercepat putusnya penyebaran

SENIN PON 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 6-7

memasok bantuan sembako kepada warga terdampak ekonomi,” ungkap Rama. Puncak acara giat karya bakti itu, ditandai pemberian santunan kepada Mardiyah, salah satu Warakawuri pemilik RTLH. (ras/mik)

Ahmad Afandi bersama barang bukti yang diamankan Tim Kuro.

Lumajang, Memorandum Tim Kuro Satreskoba Polres Lumajang menangkap Ahmad Afandi (26), pemuda asal Dusun Umbul, Desa Pajarakan, Kecamatan Randuagung, yang kedapatan membawa ribuan pil koplo, Sabtu (8/8). Tersangka ditangkap di tepi Jalan Raya Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang sekitar pukul 15.30. Dari pengakuannya, obat keras berbahaya itu tidak hanya dijual pada teman sebaya, melainkan kepada pelajar. “ Penangkapan tersangka ini hasil penyelidikan anggota di lapangan setelah mendapat laporan warga,” ujar Kasatreskoba AKP Ernowo mendampingi Kapolres Lumajang, AKBP Deddy Foury Millewa, Minggu (9/8). Semula, tersangka sempat berkelit ketika akan ditangkap. Bahkan berdalih jika malam itu sedang menunggu temannya yang pulang kerja. Ketika dilakukan penggele-

dahan, ternyata petugas menemukan barang bukti (BB) satu buah kaleng plastik warna putih yang didalamnya terdapat sebuah plastik bening berisi 866 butir pil warna kuning logo ‘DMP’. Satu buah kaleng plastik bening yang didalamnya berisi 77 buah plastik klip yang masingmasing berisi empat butir pil warna putih logo ‘Y’. Selain itu, diamankan satu tas berisi uang tunai Rp 50 ribu, satu buah bungkus rokok berisi 4 buah plastik klip masing- masing berisi 4 butir pil warna putih logo ‘Y’. Dan tiga buah klip plastic masing-masing berisi 8 butir pil warna kuning logo ‘DMP’. “Jumlah keseluruhan, pil warna putih logo ‘Y’ sebanyak 326 butir. Pil warna kuning logo ‘DMP’ sebanyak 974 butir.” terang Ernowo. Atas perbuatanya itu, tersangka bisa dijerat dengan pasal 197 Sub. 196 UURI Nomor 39 tahun 2009 tentang kesehatan. (tri/mik)

Kapolsek Wonoasih Kompol Huzaini didampingi Danramil 0820/02 Wonoasih Kapten Abu Kuswari, dan Camat Wonoasih Deus Nawandi mengampanyekan disiplin bermasker kepada karyawan PT SKI.

AKBP Eva Guna Pandia membagi-bagikan masker kepada masyarakat.

3 Pilar Kampanye Masker, Sasar Pabrik Keramik

Probolinggo, Memorandum Aksi menekan penyebaran corona dilakukan Polsek Wonoasih, Polres Probolinggo Kota dengan menyasar PT Sumbertaman Keramika Industri, di Jalan Lumajang, Kelurahan Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, Sabtu (8/8). Kampanye bermasker ini dipimpin langsung Kapolsek Wonoasih Kompol Huzaini bersama Danramil 0820/02 Wonoasih Kapten Abu Kuswari, dan Camat Wonoasih Deus Nawandi beserta ang-

FOTO: MEMORANDUM/FIR FOTO: MEMORANDUM/PRA

Kapolres Malang Dampingi Mendagri Tito Olahraga Bersama

AKBP Leonard M Sinambela membagikan masker kepada pengguna jalan.

FOTO: MEMORANDUM/AND

Gresik, Memorandum Satlantas Polres Gresik terus menggaungkan kampanye ‘Jatim Bermasker’ melalui kegiatan pembagian masker kepada pengguna jalan, Minggu (9/8). Seperti yang terlihat di Simpang 4 Pasar, Jalan Gubernur Soeryo, Jalan Usman Sadar, dan Jalan KH Kholil. Dalam giat turun lapangan tersebut, jajaran kepolisian kembali melaksanakan sosialisasi pada masyarakat. Selain itu memberikan teguran bagi pengendara yang tidak menggunakan masker saat keluar rumah. Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto P menuturkan, sedikitnya ada 300 masker yang dibagikan kepada pengguna jalan dan masyarakat. Sembari memberikan sosialisasi pada masyarakat untuk disiplin hidup sehat. “Giat kali ini membagikan masker kepada pengguna jalan yang tidak menggunakan masker, juga memberikan imbauan untuk menaati protokol kesehatan,” ujar perwira dengan tiga balok di pundak itu. Pihaknya berharap, kesadaran masyarakat semakin meningkat dengan adanya giat-giat yang dilakukan. Agar masyarakat tertib protokol kesehatan menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Apalagi di Gresik sudah masuk dalam zona orange dalam penyebaran Covid-19. Sehingga harus terus didorong agar bisa bergerak menuju zona hijau dan bisa terbebas dari virus mematikan asal Wuhan Cina ini. (and/har/mik)

AKBP Arman bersama forkompimda turun merazia para pengendara yang tidak bermasker.

Kapolres dan Forkopimda Operasi Masker Skala Besar Pasuruan, Memorandum aUntuk menyukseskan program ‘Jata tim Bermasker’, Kapolres Pasuruan Kota a AKBP Arman bersama forkopimda melaksanakan operasi skala besar untuk mengimbau masyarakat patuh terhadap protokol kesehatan dan wajib bermasker. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Pasuruan Kota itu, didampingi Wali Kota Pasuruan, Dandim 0819 Pasuruan serta diikuti Wakapolres Pasuruan Kota, Kepala Dinas Perbungan, Kasat Pol PP, dan anggota. “Ini sebagai langkah kami bersama forkopimda dalam menyukseskan kegiatan ‘Jatim Bermasker’ dengan terjun langsung ke masyarakat saat berada di luar rumah,” ucap Endy Purwanto Kasubbah Humas. Endy menjelaskan, operasi skala besar tersebut, dibagi menjadi dua pleton, di antaranya pleton satu menyusuri Alun - Alun

samb sambutan Syafrizal ZA sebagai Dirjen Bina Adm Administrasi Kewilayahan yang menyebutkan tanggal 7 Agustus 2020 Kemendagri tela telah melakukan peluncuran ‘Jawa Timur Lau Lautan Masker’. “Dengan membagikan sebanyak 26 ju juta masker,” katanya. Kegiatan ini akan terus berlanjut dan a akan dilakukan di beberapa provinsi lainnya sehingga masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan. Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Hendri menyampaikan, kunjungan Mendagri ini dapat memotivasi dalam menyukseskan program penggunaan masker. “Kami siap untuk menyukseskan program ini dan kami berharap masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan,” ujarnya. Selama ini, Polres Malang terus bergerak melakukan sosialisasi, pembagian, dan penertiban penggunaan masker. (*/ari/mik)

Kota Pasuruan, Pelabuhan Kota Pasuruan, Sta Stadion Untung Suropati dan Gor Untung Su Suropati dengan dipimpin langsung oleh K KBO Lantas. “Untuk pleton dua menyusuri Batas selatan Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, batas selatan Kelurahan Pohjentrek, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan, exit tol Pasuruan, batas barat Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Batas timur Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan dengan dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota,” jelas Endy. Kegiatan patroli skala besar, melibatkan personil gabungan ini dilakukan secara rutin dengan melibatkan unsur TNI-Polri dan Pemkot Pasuruan. “Karena kita ketahui banyak warga masyarakat yang tidak taat pada protokol kesehatan,” tuturnya. (*/rul/mik)

Kapolrestabes Surabaya Pimpin Serah Terima Jabatan

AKBP Hendri Umar (kiri) mendampingi Mendagri Tito Karnavian beserta rombongan berolahraga di area kebun teh Wonosari.

Surabaya, Memorandum Gerbong mutasi di tubuh Kepolisian Republik Indonesia (Polri), kembali digulirkan. Kali ini sejumlah pejabat utama (PJU) dan kapolsek jajaran Polrestabes Surabaya akan berpindah, Sabtu (8/8). Upacara serah terima itu dipimpin langsung Kapolrestabes Surabaya Kombespol Jhonny Eddison Isir. Dalam surat telegram dari Kapolri, pe-

jabat yang berpindah adalah Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren), AKBP Sru Judaning Ati, Kapolsek Gubeng Kompol Naufil dan Kapolsek Lakarsantri Kompol Palma. “Mutasi dan promosi jabatan adalah hal yang wajar di tubuh Polri. Saya berharap, mudah-mudahan pejabat lama bisa mengemban jabatan baru. Untuk pejabat baru, saya harapkan bisa meneruskan perjuangan dan menutup kekurangan pe-

Pasuruan, Memorandum Polsek Kejayan, Polres Pasuruan, melaksanakan bagi-bagi masker dalam rangka gerakan ‘Jatim Bermasker’ kepada masyarakat pengunjung Pondok Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Besuk, Desa Tanggulangin, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (9/8). Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno mengatakan, pem-

Sidoarjo, Memorandum Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak di sejumlah wilayah Sidoarjo, digelar 20 September 2020 mendatang. Namun, di tengah pandemi Covid-19 ini, tentu penerapan protokol kesehatan (prokes) bakal diperketat. Agar tidak terjadi lonjakan atau penambahan warga terpapar Covid-19 saat pelaksanaan pilkades, Polresta Sidoarjo melakukan optimalisasi Kam-

dan Protokol Kesehatan. Sesuwai arahan dari Bapak Kapolres Pasuruan untuk menerepkan 5M, menggunakan Masket, Mencuci tangan, menjaga jarak, Menjaga imun tubuh dan Meminta perlindungan dari Allah SWT,” jelasnya. Selain itu, juga dibagikan masker terhadap para peng-

endara sepeda motor di depan Mapolsek Kejayan. Selain bagi masker, juga menghimbau kepada pengendara agar wajib bermasker saat keluar rumah. “Kami berharap, dengan kegiatan seperti ini bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diwilayah Jawa Timur terutama diwilayah Hukum Polres Pasuruan,” tutup Sugeng. (*/rul/mik)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Jelang Pilkades, Optimalisasi KTS dan Perketat Prokes

Kegiatan tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolsek Kejayan AKP Sugeng Prayitno bersama anggota dengan diikuti langsung seluruh santri pondok besuk. “Selain membagikan masker, Kami juga memberikan himbauan terhadap para pengunjung pondok untuk tetap mengikuti aturan pemerintah

AKP Sugeng Prayitno membagikan masker kepada pengunjung ponpes.

tangguh kegotong royongannya sesama warga karyawan yang ada di pabrik PT.SKI Sumbertaman. Sementara itu, Danramil 0820/02 Wonoasih Kapten Abu Kuswari mengatakan, kegiatan ini bagian dari partisipasi tiga pilar kepada karyawan PT SKI guna memutus rantai penyebaran covid-19. “Diharapkan dengan memakai masker dapat menekan penyebaran virus corona yang bisa ditularkan lewat batuk atau bersin,” ujarnya. (mhd/yud/mik)

Kombespol Jhonny Eddison Isir memimpin upacara serah terima sejumlah pejabat.

Kapolsek Kejayan Bagikan Masker ke Pengunjung Ponpes bagian masker kali ini sebagai langkah untuk mendukung program Jatim Bermasker di wilayah Hukum Polres Pasuruan. “Sebanyak 30 masker yang kami bagikan untuk hari ini, Masker yang kami bagikan tersebut untuk para pengunjung ke Pondok Pesantren Besuk agar dibuat secara bergantian saat keluar rumah,” ucap Sugeng, kemarin.

member ikan manfaat dan berkontribusi bagi seluruh masyarakat terutama dalam upaya memerangi penyebaran wabah Covid-19. Kegiatan itu juga dilakukan dalam rangka program “Jawa Timur Bermasker”. Begitu juga, upaya ini bisa melindungi orang lain dari menyebarnya virus corona dari orang lain dengan upaya disiplin Masker Tangguh dalam hal

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Gaungkan Jatim Bermasker, Satlantas Masifkan Turun Jalan

Anggota Satlantas Polres Gresik memasangkan masker kepada pengayuh sepeda.

Malang, Memorandum Kapolres Malang AKBP Hendri Umar ian mendampingi Mendagri Tito Karnavian erdalam kunjungan kerja dan olahraga bersama di kawasan kebun teh Wonosari, di Dusun Wonosari, Desa Toyomarto, Ke-camatan Singosari, Kabupaten Malang,, Sabtu (8/8). i, Bersama Ketum TP PKK Tri Suswati, Mendagri bersama Forkopimda Kabupaten Malang berolahraga menyusui jalanan kebun teh yang berada di kawasan pengunungan ini. Hadir pula Irjen Kemendagri Tumpak Haposan Simanjuntak, Dirjen Otonomi Daerah Akmal Malik, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Syafrizal ZA, Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fahrullah, Dirjek Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar Baharudin. Setelah berjalan kaki sepanjang 5 Km, Mendagri dan rombongan berhenti di pos pemberhentian untuk beristirahat. Dilanjutkan

Ia berharap, komunitas dan organisasi lainnya dapat ikut serta dalam menyebarkan hal positif ini untuk melindungi dan menghentikan laju penyebaran Covid-19. “Khususnya penyebaran Covid-19 di Kota Blitar dapat ditekan,” pungkas Prasetyo. (pra/mik)

gota Polsek dan Koramil Wonoasih. “ Wabah Covid-19 telah menjadi musuh bersama bagi seluruh warga, termasuk di perusahaan. Kami sebagai bagian dari elemen masyarakat di Kota Probolinggo ini sudah sepatutnya ambil bagian dalam melawan virus Covid-19, khususnya di Perusahan PT SKI ini,” ujar Kompol Huzaini. Melalui upaya kecil ini, kata Huzaini, ia berharap dapat

pung Tangguh Semeru (KTS) bersama forkopimka, tokoh masyarakat, tokoh agama, para calon kepala desa, dan panitia pilkades. Kegiatan dialog ini dilaksanakan di Balai Desa Tambak Sawah Kecamatan Waru, Jumat (7/8) malam. CamatWaru Rudi Setiawan menyampaikan bahwa di Kecamatan Waru Pilkades nanti ada delapan desa yang menyelenggarakan pemilihan kepala desa. “Di tengah pandemi Covid-19,

tidak hanya upaya-upaya mewujudkan pelaksanaan Pilkades berjalan aman dan lancar. Namun, juga perlu kewaspadaan kita agar tidak menyebarnya Covid-19. Inilah yang akan kami bahas lebih lanjut bersama pihak terkait dan panitia pilkades di sini,” jelas Rudi. Berbagai imbauan penerapan protokol kesehatan yang ketat, hingga sterilisasi lokasi pemungutan suara agar tidak terjadinya klaster baru dalam

pilkades, disampaikan Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana dalam pertemuan tersebut. “Pilkades di tengah situasi Covid-19, di Kabupaten Sidoarjo, tentu haopimka, rus kita jaga. TNI, Polri, Forkopimka, rus para tokoh dan panitia harus ta bekerja keras membuat tata eaturan mulai sebelum peat mungutan suara hingga saat as pelaksanaannya,” pungkas Deny. (zae/bwo/jok/mik)

jabat lama selama bertugas,” kata Isir usai memimpin sertijab. Dalam kesempatan itu, Isir juga mengucapkan rasa terimakasih kepada pejabat lama atas dedikasi selama bertugas di Polrestabes Surabaya. “Untuk pejabat baru, saya tegaskan untuk melakukan upaya dalam hal menghadapi pandemi covid-19,” pungkas dia. (fdn/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ZAE

aktif,” sambung Leonard. Selain itu, Kasubbag Humas Aipda Prasetyo Yunianto juga mengutarakan hal senada. “Mereka juga membantu memberikan informasi kepada masyarakat dengan benar tentang pentingnya menggunakan masker di tengah pandemi covid-19 ini,” ujar Prasetyo.

FOTO: MEMORANDUM/ARI

memimpin jalannya kegiatan, kemarin. Lanjut Leonard, pelaksanaan pembagian masker ini, ataupun kegiatan-kegiatan pendisiplinan ke depannya akan lebih efektif. “Karena seluruh elemen masyarakat ataupun komunitas-komunitas turut serta secara

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Blitar, Memorandum Polres Blitar Kota dengan jajaran kembali melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis sekaligus mengimbau agar pengguna jalan disiplin memakai masker. Sasaran kali ini difokuskan di Jalan Simpang Polwan Srengat, Minggu (9/8). Kapolres Blitar Kota AKBP Leonard M Sinambela mengatakan, dengan kegiatan ini, masyarakat diharapkan semakin disiplin dalam memai masker ketika berada di luar rumah, apalagi di jalanan. Selain itu, semua pengguna jalan juga dapat memahami pentingnya memakai masker dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19. “Pembagian masker dan pendisiplinan ini juga kita lakukan bersama-sama dengan komunitas. Polres Blitar Kota menggandeng rekanrekan pesilat PSHT ikut serta dalam pembagian masker. Kemudian rekan-rekan dari Banser juga ibu-ibu PKK,” ujar Leonard, yang ikut terjun

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Kapolres Blitar Kota Gandeng Komunitas Ajak Disiplin Bermasker

Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana beserta forkopimka foto W be bersama usai kegiatan optimalisasi KTS.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

JAWA TIMUR

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 8

Pasuruan, Memorandum Usai ditutup selama 24 jam, pelayanan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan, kembali normal. Pemkot Pasuruan memutuskan membuka kembali layanan vital di rumah sakit pelat merah ini. Kepala Diskominfo Kota Pasuruan Kokoh Arie Hidayat mengatakan, sesuai kesepakatan awal, penutupan layanan di IGD hanya dilakukan mulai Jumat (7/8) pukul 14.00 hingga Sabtu (8/8) pukul 14.00. Selama ditutup, seluruh areal layanan dibersihkan dan disemprot menggunakan disinfektan. Ia memastikan, saat ini pihak RSUD sudah siap melayani masyarakat yang butuh pertolongan segera. “Pelayanan IGD sudah kembali berjalan normal.

Masyarakat tidak perlu khawatir tertular virus Covid-19. Seluruh areal IGD sudah dibersihkan agar kembali steril. Nakes (tenaga kesehatan) yang melayani dipastikan menggunakan alat perlindung diri yang steril,” ujar Kokoh. Kokoh menjelaskan, pihaknya sudah melakukan rapid test setiap pihak yang melakukan kontak erat dengan nakes yang terpapar Covid-19. Hasilnya, dari 23 orang yang dilakukan dites, 11 orang dinyatakan bergejala, sementara 13 orang

tidak bergejala. Dari 11 orang yang bergejala itu, seorang nakes diketahui reaktif. Karenanya, pihaknya langsung mengisolasinya di ruang isolasi RSUD. “Sejumlah 23 orang ini yang satu shif dan kontak langsung dengan nakes yang terpapar Covid-19. Kami sedang melakukan tracing pada dua shif lainnya, sebab di IGD ada tiga kali shif,” ujar Kokoh. Diketahui, layanan IGD RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan, sempat ditutup selama 24 jam. Sebab, diketahui ada seorang nakes berjenis kelamin laki-laki yang bertugas di IGD terpapar Covid-19, Jumat (7/8) pagi. Selama layanan IGD ditutup, masyarakat diminta berobat ke klinik atau rumah sakit lain. Syukur, kini sudah kembali dibuka. (rul/lis)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Sempat Ditutup, IGD RSUD Purut Kembali Normal

Suasana pintu masuk IGD RSUD dr R Soedarsono, Kota Pasuruan.

Jelang HUT Ke-33 Arema, Aremania Gelar Baksos Malang, Memorandum Kegiatan bakti sosial (baksos) berupa pengobatan dan pemeriksaan gratis dalam rangka HUT (hari ulang tahun) ke-33 Arema yang diselenggarakan Aremania Medis bersama d’Kross-Aremania, terus berlanjut. Kini giliran warga Tirtoyudo dan sekitarnya berbondong-bondong mendatangi Klinik Naura di Jalan Raya Tlogosari, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang, Minggu (9/8). Koordinator panitia baksos Dr H Nur Fauzi MPd berharap masyarakat bisa menerima manfaat positif dari kegiatan ini. “Warga bisa mendapatkan alat pelindung diri seperti masker dan hand sanitizer, serta melakukan pemeriksaan kesehatan gratis. Semoga bermanfaat bagi kita semua di tengah situasi pandemi seperti sekarang,” ujar dr Fauzi, sapaan akrabnya. Meski yang datang ratusan orang, panitia tetap memberlakukan protokol kesehatan dalam pelayanan pemeriksaan dan pembagian alat-alat pelindung diri. Sehingga penerapan social distancing efektif dan masyarakat tidak menggerombol di kerumunan. Berikutnya kegiatan bakti sosial d’Kross-Aremania Medis, Aremania Kabupaten, lintas komunitas, dan para relawan, serta jajaran TNI-Polri. akan digelar di titik-titik lain mulai wilayah Dampit hingga Muharto. Sementara itu, frontman d’Kross Aremania Sam Ade menyampaikan perayaan ultah Arema ini juga disemarakkan dengan konser virtual yang dapat ditonton dimanapun. “Konsep perayaan ini sesuai dengan protokol saat pandemi Covid-19. Melalui konser virtual ini semua Aremania dapat melihat dari manapun, ini sesuai dengan tagline kali ini ‘Arema tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana’,” paparnya. (*/ari/lis)

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Bakti sosial dalam rangkaian HUT ke-33 Arema.

Pasuruan, Memorandum Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan terus berusaha menerapkan penarikan retribusi di pasar daerah menggunakan e-retribusi. Tahun ini ada 12 pasar yang ditarget bisa menerapkannya. Namun, masih menunggu hingga triwulan keempat 2020. Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disperindag Kabupaten Pasuruan Gatot Sutanto mengatakan, secara bertahap pihaknya akan menerapkan penarikan e-retribusi di 12 pasar daerah. Sejauh ini sudah ada empat pasar daerah yang menerapkan penarikan e-retribusi. “Kami targetkan delapan pasar daerah lagi sudah penarikan e-retribusi pada triwulan keempat mendatang,” ujar Gatot. Empat pasar daerah yang sudah menerapkan e-retribusi itu

Pedagang ikan asin di Pasar Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, menunggu pembeli.

adalah di Pasar Nguling, Pasar Warungdowo, Pasar Purwosari, dan Pasar Sukorejo. Sedangkan, delapan pasar yang sudah siap menerapannya adalah Pasar

Bangil, Pasar Gempol, Pandaan, Wonorejo, dan Winongan. Serta, Pasar Prigen, Gondangwetan, dan Pasar Ngempit. “Delapan pasar daerah ini sudah siap,

baik dari pedagang dan juga petugas,” ucap Gatot. Di Kabupaten Pasuruan, ada 14 pasar daerah. Dua pasar daerah yakni Pasar Grati dan

Pasar Pasrepan, bertahap juga akan menerapkan e-retribusi. Namun, diperkirakan belum bisa dilakukan tahun ini. Gatot mengatakan, penerapan e-retribusi juga akan dikembangkan dengan sistem barcode. Sehingga, petugas bisa langsung menarik retribusi dari barcode masing-masing pedagang, baik yang tersimpan di handphone ataupun di lapak pedagang. Dengan sistem yang bekerja sama dengan perbankan ini, penarikan retribusi bisa lebih efisien. Selain itu, tujuan e-retribusi ini juga sebagai bentuk transparansi dan mempercepat pelaporan retribusi pedagang di pasar daerah. Sementara sampai semester pertama kemarin penerimaan retribusi sudah mencapai Rp 2,39 miliar. Jumlah ini sudah mencapai 61 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp 3,962 miliar. (rul/lis)

RSUD dr Iskak Beri Layanan dan Swab Gratis untuk Warga Tulungagung, Memorandum Sejak sebulan terakhir RSUD dr Iskak membuka layanan rapid test serta swab gratis kepada masyarakat Tulungagung. Terutama bagi mereka yang membutuhkan hasil tes atas kondisi kesehatannya. Humas RSUD dr Iskak Mohammad Rifai menyampaikan, jumlah pemohon pemeriksaan rapid test dan swab gratis yang dilakukan di Poli Covid-19 cukup tinggi. Terlebih setelah layanan ini diumumkan melalui media sosial. “Kita sudah buka layanan sejak sebulan, peminatnya cukup banyak, terutama setelah dikabarkan melalui media sosial,” terang dia, kemarin. Rifai menjelaskan, dalam sehari pihaknya bisa melayani puluhan pemohon yang membutuhkan layanan rapid dan swab gratis. Ada yang menggunakannya untuk kebutuhan kerja, kebutuhan perjalanan, maupun keperluan pemeriksaan kondisi kesehatan. “Rata-rata sehari bisa 60 sampai 80 pemohon. Apalagi setelah di-share di medsos itu tadi,” ungkapnya. Menurut Rifai, hasil tes rapid bisa

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/ARI

E-Retribusi 12 Pasar di Kabupaten Pasuruan Tunggu Triwulan Keempat

Petugas RSUD dr Iskak melayani masyarakat yang ingin rapid test.

diketahui saat itu juga. Jika ditemukan pemohon reaktif, kemudian akan dilanjutkan dengan proses pengambilan spesimen swab. Sedangkan untuk me-

ngetahui hasil uji spesimen swab, hanya diperlukan waktu 1 kali 24 jam. “Kalau hasil swab nunggu 1 hari, karena kan butuh waktu. Biasanya mereka

ini ada yang karena akan keluar kota mengunjungi saudaranya, ada yang karena kerjaan, ada juga karena urusan lain,” terangnya. Dalam sebulan pertama ini, Rifai mengaku telah menemukan beberapa pemohon reaktif. Selanjutnya dilakukan koordinasi dengan gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) untuk melakukan tracing kepada keluarga pemohon. “Yang reaktif ada beberapa. Sama prosedurnya, langsung kita koordinasi dengan gugus tugas untuk tracingnya,” ucapnya. Masih menurut Rifai, pemberian layanan rapid dan swab gratis ini dilakukan sesuai dengan perintah dan hasil evaluasi. Jika nantinya ada perubahan status pandemi Covid-19, maka kebijakan ini akan dievaluasi kembali. “Sampai kapannya nanti kita evaluasi. Apalagi kalau sudah ada perubahan status pandeminya,” urai dia. Rifai berharap kebijakan ini bisa dimaksimalkan oleh masyarakat Tulungagung maupun daerah lain, yang sudah memiliki rujukan dan kerja sama dengan RSUD dr Iskak. (fir/mad/lis)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Bagikan Masker, Cegah Klaster Baru di Kota Probolinggo

Anggota Polres Probolinggo Kota membagikan masker gratis di car free day.

Probolinggo, Memorandum Pandemi Covid-19 yang belum mereda membuat semua pihak tetap waspada. Termasuk Polres Probolinggo Kota tak mengendorkan semangat dan terus bergerak mendisiplinkan masyarakat memakai masker. Seperti yang dilakukan Kapolres Probolinggo kota AKBP Ambariyadi Wijaya bersama jajarannya saat car free day di Alun-Alun Kota Probolinggo, Minggu (9/10). Kapolres bersama jajarannya membagikan masker gratis kepada warga yang berkunjung ke pasar Minggu Alun-Alun Kota Probo-

linggo. Ambar mengatakan, akhir pekan menjadi hari yang ditunggu masyarakat untuk melakukan aktivitas olahraga. Mencegah dan mengantisipasi penyebaran Covid-19, termasuk mencegah munculnya klaster baru, pihaknya turun mengedukasi. “Ini agar nggak muncul klaster baru penyebaran Covid-19 di Kota Probolinggo. Maka perlu adanya pengamanan yang ekstra,” terangnya. Selain pemberian masker gratis dan sosialisasi protokol kesehatan Covid-19 di CFD alun-alun, juga men-

datangi Gereja Merah di Jalan Suroyo Kota Probolingggo. “Kita paham dan tahu bahwa penyebaran Covid-19 belum berhenti. Jadi tempat keramaian ini menjadi tempat yang rentan dalam penyebaran, sedangkan kita masih melihat orang yang belum menerapkan protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitasnya,” tandasnya. Ratusan masyarakat yang sedang berkunjung dan jalan pagi di CFD Alun-Alun Kota Probolinggo ini terlihat antusias. Mereka senang mendapatkan pembagian masker gratis. (mhd/yud/lis)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Ir Arief Sosiawan MM. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko S Sos. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi SE. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku SH MH. Redaktur Website: Aris Setyoadji S Sos, Fatkhul Aziz SS. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Sujatmiko, Noor Arief Prasetyo S Sos, Moch Syaifuddin SS, Ferry Ardi Setiawan ST, Novi Triawan S Sos, Muchlis Darmawan S Sos, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Rahmat Hidayat S Sos, Oskario Udayana SH, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu, Indra Anugrah Hardiantoko, Muhammad Alfin Alfiansyah, Prawoto Sadewo (Blitar). Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda, Madiun-Ponorogo-Magetan: HM Taufiq. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Direktur: Iklan: Ahmad Syaiku SH MH. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo SH MH, Wakil: M Yunus. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Choirul Shodiq SH MH Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Sekretaris Redaksi: Dian Maulida S M. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Pemimpin Perusahaan: Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Yoyok Khayatullah AMD SE Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.

Komisaris: Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho pimpin sertijab.

Danrem 081/DSJ Pimpin Sertijab Dandim 0805/Ngawi Madiun, Memorandum Serah terima jabatan (sertijab) di lingkungan TNI AD merupakan hal biasa yang terus dilakukan. Ini sebagai upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan satuan. Hal itu disampaikan Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Waris Ari Nugroho saat memimpin Sertijab Dandim 0805/Ngawi dari Letkol Arh Hany Mahmudhi, kepada Letkol Inf Totok Prio Kismanto di Aula Jenderal Sudirman Makorem 081/ DSJ, Kota Madiun, Sabtu (8/8). “Ini hendaknya disikapi sebagai sesuatu yang wajar, karena merupakan cermin kehidupan organisasi yang sehat, dinamis, dan bertujuan untuk mengembangkan kualitas kepemimpinan dan profesionalisme keprajuritan, serta memelihara kesinambungan organisasi guna mengoptimalkan pencapaian tugas pokok satuan,” papar Waris Kepada Letkol Arh Hany Mahmudhi, danrem menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasinya yang telah mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab jabatannya dengan penuh dedikasi dan loyalitas yang tinggi. Selanjutnya kepada Letkol Inf Totok Prio Kismanto, ia mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas sebagai Dandim 0805/Ngawi, serta berharap semoga nantinya dapat mewarnai dan membawa kemajuan yang berarti terhadap satuan di masa mendatang. Danrem juga meminta kepada pejabat yang baru agar mampu mengemban amanah dengan baik, penuh tanggung jawab, dan dedikasi yang tinggi sehingga dapat meningkatkan keberhasilan yang telah diraih oleh pejabat sebelumnya. “Saya yakin, dengan modal wawasan kemampuan yang saudara miliki, pengalaman tugas, dan jabatan yang pernah diemban, saudara akan mampu melaksanakan amanah dan tanggung jawab ini dengan baik. Manfaatkan kesempatan yang baik ini, untuk mengembangkan segala kemampuan yang saudara miliki dalam menjalankan tugas sebagai Komandan Kodim 0805/ Ngawi, guna kemajuan organisasi TNI AD di masa yang akan dating,” papar Waris. Tak ketinggalan ia turut berpesan, agar sebagai pejabat baru, Letkol Inf Totok Prio Kismanto dapat segera menyiapkan dan menyusuaikan diri dengan berbagai dinamika tugas yang tengah dihadapi, khususnya dalam penanganan Covid-19 dan Pilkada Serentak 2020. (alv/lis/*)

Jatuh di Jurang Gunung Piramid, Pelajar Ditemukan Tak Bernyawa Bondowoso, Memorandum Setelah dilakukan pencarian sekitar empat jam. Akhirnya Multazam (18), survival Gunung Piramid di Desa Ardisaeng, Pekem, yang Minggu (8/9) pagi dikabarkan jatuh ke jurang, akhirnya ditemukan. Korban ditemukan tim pencari dari Batalion 514 Raider. Seperti video yang beredar, anggota tim Batalion 514 Raider menunjukkan bahwa siswa kelas XI SMA Tenggarang Bondowoso tersebut sudah tak bernyawa. Ia ditemukan di tebing punggung naga sebelah utara. Komandan Tim Basarnas Jember Irawan Feri, saat dikonfirmasi membenarkan jika korban telah ditemukan. Namun demikian, pihaknya belum bisa memastikan apakah korban sudah meninggal dunia. Irawan Feri masih dalam perjalanan menuju titik ditemukannya korban. “Saat ini sudah diketahui tapi untuk pastinya saya belum berani memastikan. Infonya begitu (meninggal), tapi ini masih diduga,” jelasnya, Minggu (9/8). Dantim Irawan menegaskan jika pihaknya masih memutuskan rencana evakuasi. Apakah korban akan ditarik ke atas atau tim harus turun melewati titik yang lebih rendah melalui su-

ngai. “Mekanismenya apa kita tarik ke atas atau kita yang turun menyusuri sungai,” jelasnya. Jika proses evakuasi tidak bisa selesai hari ini, Basarnas berencana akan melakukan evakuasi esok hari. Sebab, mempertimbangkan tak lama lagi akan menjelang malam. “Kita akan lakukan semaksimal mungkin. Kalo memungkinkan evakuasi hari ini kita lakukan. Kalau harus ngecamp malem, kita harus nge-camp,” pungkasnya. Untuk informasi, awalnya Multazam naik ke puncak Piramid berlima pada Sabtu (8/8) pukul 16.00. Sebelum tiba di puncak, mereka bermalam di belakang punggung naga. Pada keesokan harinya, Minggu (9/8) pukul 06.00, Multazam naik ke puncak bersama dua temannya. Sementara dua temannya lagi, Ade dan Ari memilih untuk tidak ikut naik karena sebelumnya telah diper-

FOTO: MEMORANDUM/ABR

FOTO: MEMORANDUM/ALV

JAWA TIMUR

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 9

Tim pencarian berada di lokasi kejadian jatuhnya korban.

ingatkan untuk tidak ke puncak oleh babinsa desa setempat. Sekretaris BPBD Bondowoso menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, Multazam terpeleset saat perjalanan turun dari puncak hingga membuatnya jatuh ke tebing sebelah utara di area punggung naga. “Setelah berfoto dia turun, dan sekitar pukul 08.00 korban terpeleset jatuh ketebing sebelah utara,” ungkap Adi Sunaryadi, Minggu (9/8).

Mengetahui temannya terjatuh, kedua temannya yakni Adi dan Bayu segera turun untuk meminta pertolongan. Mendengar laporan warga, pada jam 10.00 Tim TRC BPBD segera menuju TKP untuk melakukan pencarian. “Tim TRC BPBD segera menuju TKP. Saat ini masih mencari lokasi korban jatuh,” kata Adi. (abr/lis)

Foto korban berada di puncak gunung sebelum jatuh di jurang.

Puncak Gunung Piramid.

FOTO: MEMORANDUM/ABR

Sukseskan Jatim Bermasker, Pemkab Bondowoso Gelar Sosialisasi di Alun-alun

Wabup Irwan Bachtiar Rahmat mengajak masyarakat untuk bermasker.

Bondowoso, Memorandum Pemerintah Kabupaten Bondowoso menggelar acara “Jatim Bermasker Bondowoso Bermasker” di Alun-Alun RBA Ki Ronggo Bondowoso, Minggu (9/8). Bersama TNI-Polri, Pemkab Bondowoso terus menyosialisasikan dan memberikan penegasan kepada masyarakat untuk senantiasa bermasker pada kegiatan sehari-hari. Kegiatan tersebut mengusung tema “Maskerku Melindungimu Maskermu Melindungiku”. Tidak hanya melibatkan TNI dan Polri, beberapa komunitas seperti Bonek Mania dan Komunitas Motor juga ikut serta. Mereka memberikan sekitar 1.000 masker kepada masyarakat. Wakil Bupati Bondowoso H Irwan Bachtiar Rahmat dalam sambutannya mengatakan, bahwa bagaimana mendisiplinkan diri memakai masker ini adalah salah satu bentuk kongkrit dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. “Kita tidak bisa hanya berdiam diri, mengisolasi diri dirumah, karena kegiatan ekonomi juga harus

berjalan,” ungkapnya. laskan, dalam rangkaian kegiatan Jatim den, ibu-ibu menjadi lini sektor dalam Sehingga secara nasional, kata Bermasker dan Bondowoso bermasker pembagian masker dan pendisiplinan Irwan, bahwa Presiden Jokowi meng- ini, pihaknya bersama komunitas mem- terhadap keluarganya dan juga pribaintruksikan agar masyarakat melaku- bagikan masker kepada masyarakat. di,” terangnya. kan pendisiplinan diri untuk selalu “Ada seribu masker lebih, yang pagi Kapolres Erick mengaku, bahwa bermasker dimanapun saja berada. ini kita bagikan dan ini akan berlanjut selama ini pihaknya juga telah mela“Sehingga kegiatan ekonomi kita lam- tiap harinya. Dengan berbagai macam kukan patroli masker di berbagai pusat bat laun akan bisa tumbuh,” katanya. kegiatan dan berbagai macam aktivitas keramaian. “Kita juga sudah melakukan Pihaknya pun berharap, agar semua yang akan ada,” jelasnya. patroli setiap malam.Tim gabungan,TNI, masyarakat ikut serta mensosialisasikan Menurutnya, pihaknya lebih Polri, Satpol PP, BPBD juga,” pungkasnya. kebiasaan bermasker untuk memutus mengutamakan ibu-ibu dalam mengPantauan di lokasi, selain pembamata rantai penyebaran Covid-19. “Ini kampanyekan pentingnya penggu- gian masker juga dilakukan rapid test harapan kami, kita semua merupakan naan masker kepada masyarakat di gratis kepada puluhan masyarakat di satu agen yang nantinya mempunyai tengah pandemi Covid-19. Paseban Alun-alun RBA Ki Ronggo tanggung jawab untuk mensosiali“Karena seperti perintah Pak Presi- Bondowoso. (abr/lis) sasikan kepada seluruh masyarakat Bondowoso PENGADILAN NEGERI PROBOLINGGO JALAN DR. MOH. SALEH NO 26 KOTA PROBOLINGGO untuk selalu berTelp. ( 0335 ) 421 224 – 421 883 Fax. (0335) 421 883 masker,” pungEmail : pnkotaprobolinggo@gmail.com, pnprob@gmail.com kasnya. Website : pn-probolinggo.go.id Sementara itu saat di konRELAAS PANGGILAN KEPADA TURUT TERGUGAT Nomor. 28/Pdt.G/2020/PN Pbl firmasi, Kapol res BondowoPada hari Senin tanggal 10 Agustus 2020, saya Friska Ika Endah Sari, S.Kom, S.H. Jurusita so AKBP Erick pada Pengadilan Negeri Probolinggo, atas perintah Hakim Ketua dalam perkara perdata Nomor Frendriz menje28/Pdt.G/2020/PN Pbl Tanggal 05 Agustus 2020;

Tulungagung, Memorandum Dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Tulungagung segera melakukan simulasi mengenai kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah. Rencana ini menyesuaikan kebijakan dari pemerintah pusat yang memperbolehkan daerah masuk zona kuning penyebaran Covid-19 menyelenggarakan KBM secara tatap muka. Seperti diketahui, saat ini tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di Tulungagung sudah mencapai lebih dari 96 persen. Oleh karenanya, Kota Marmer masuk kategori daerah zona kuning penyebaran virus corona. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tulungagung Maryoto Birowo melalui Jubir GTPP Galih Nusantoro menyampaikan, penerapan protokol kesehatan ketat wajib dilakukan oleh lembaga sekolah yang menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Zona Kuning, Tulungagung akan Simulasi KBM Tatap Muka

Galih Nusantoro

“Sejumlah peraturan ketat akan diberlakukan bagi sekolah yang menyelenggarakannya. Untuk sementara simulasi nanti itu untuk sekolah tingkat SMA dan SMK. Untuk tingkat SD dan SMP dibahas menyusul,” ujarnya, kemarin. Menurut Galih, beberapa sekolah juga wajib memenuhi beberapa persyaratan sebelum menerapkan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Di antaranya mendapat izin dari

wali murid maupun pihak komite sekolah. Untuk itu lembaga sekolah diharuskan memberikan beberapa pertanyaan mengenai hal itu kepada pihak-pihak terkait. “Pihak sekolah diharuskan menyebar angket pertanyaan kepada wali murid apakah mereka setuju dengan penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar tatap muka. Jika ada wali murid tidak setuju sekolah tidak boleh memaksakan. Dan siswa boleh tidak hadir dalam kegiatan belajar mengajar tatap muka ini,” jelasnya. Jika nantinya rencana ini bisa berjalan sesuai harapan, maka system belajar mengajarnya juga akan banyak menerapkan peraturan sesuai kondisi di masa pandemi. Di antaranya jumlah siswa dalam satu kelas bakal dibatasi. Jadwal masuk sekolah menggunakan sif. Kegiatan belajar mengajar hanya sekitar tiga jam, dan penerapan protokol kesehatan wajib dilaksanakan secara ketat. (fir/mad/lis)

TELAH MEMANGGIL 1. Wiwik, bertempat tinggal di Tempat Tinggal Tidak Diketahui Alamat Tempat Tinggalnya, sebagai Turut Tergugat II ; 2. Prayogo Yudi Antono, bertempat tinggal di Tempat Tinggal Tidak Diketahui Alamat Tempat Tinggalnya, sebagai Turut Tergugat III; untuk menghadap sidang Pengadilan Negeri Probolinggo yang diselenggarakan di: Jalan : Jl. Dr. Moch. Saleh No. 26; Hari : Kamis; Tanggal : 03 September 2020; Pukul : 09.00 WIB; dalam perkara perdata antara: Shelly Arisandi, S.Pd Dkk Sebagai Para Penggugat; Lawan Bilal Dkk Sebagai Para Tergugat; Prasetyo Adi Cahyono Dkk Sebagai Para Turut Tergugat; Panggilan ini saya laksanakan melalui Media Masa (HARIAN MEMORANDUM), Agar supaya Risalah Panggilan ini diketahui oleh khalayak umum. Demikian risalah Panggilan ini saya laksanakan mengingat ketentuan Pasal 390 ayat (3) HIR Pengadilan Negeri Probolinggo Jurusita, Ttd FRISKA IKA ENDAH SARI, S.Kom.,SH. NIP. 198508122009122008


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MOJOKERTO-JOMBANG Banyak Galian C di Rejoagung

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 10

Pergelaran wayang kulit secara virtual yang digelar Disdikbud Jombang.

Menyikapi rencana bertambahnya galian C di desanya, warga sempat menggelar aksi penolakan di lokasi galian. Sabtu (8/8), sekitar pukul 10.30, puluhan warga yang juga tergolong ibu-ibu mulai memadati lokasi galian yang ada di Dusun Payaksantren dengan membawa poster salah satu bertuliskan “Kami Butuh Air Bersih, Minta Pemkab dan APH Bertindak”. Sembari berteriak untuk memindahkan alat berat. Sebagian warga juga menaiki alat berat dan memasang poster pada alat berat. Nikmaturohmah (50), salah satu Warga Dusun Payaksantren ini mengungkapkan, aktifitas galian ini baru akan dimulai. Bahkan, alat berat baru diletakkan di lokasi Minggu (7/8) dini hari. “Ini baru mulai, alat beratnya saja tidak ada yang tahu siapa yang meletakkan,” ujarnya saat dikonfirmasi kemarin. Dirinya mengakui, rencana adanya aktifitas galian ini memang sudah terdengar. Bahkan,

Disdikbud Jombang Gelar Wayang Kulit Jombang, Memorandum Pandemi Covid-19 tak menyurutkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang melestarikan uri-uri budaya peninggalan nenek moyang. Program tahunan pergelaran wayang kulit untuk menyambut 1 Muharram digelar dengan cara berbeda tahun ini. Yakni dipentaskan secara virtual melalui daring, Sabtu (8/8) malam. Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Kebudayaan Anom Antono menjelaskan, pergelaran wayang kulit merupakan agenda rutin tahunan yang diselenggarakan dinas pendidikan dan kebudayaan. ”Tahun ini karena pandemi kita gelar tanpa penonton. Namun penonton tetap bisa menyaksikan dari rumah melalui siaran yang kami tunjukan secara live,’’ ujarnya, Sabtu (8/8). Pergelaran yang dimulai pukul 20.00 dipimpin dalang Ki H Waras Asmoro beserta kelompok kesenian wayang kulit asli Dusun Prembukan, Desa Watudakon Kecamatan Kesamben. Karena di masa pandemi, penataan alat musik hingga seluruh kru yang terlibat tetap mengedepankan protokol Covid-19. Misalnya, menggunakan masker, duduk berjarak hingga sinden menggunakan faceshield agar suara merdunya dapat didengar penonton lewat siaran online. ”Selain upaya untuk melestarikan budaya, kegiatan ini juga diharapkan bisa memberikan semangat dan motivasi kepada teman teman seni agar tetap berkreasi di tengah pandemi,’’ jelas dia. Dalam kesempatan itu, pihaknya juga mengundang bintang tamu Cak Slendro dan Yogi Bagong asal Kota Madiun. Mereka berdua adalah limbuk cangak yang cukup tersohor di dunia panggung seni. ”Mereka juga mensosialisasikan bagaimana cara pencegahan Covid-19, menjaga pola hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada penonton,’’ jelas dia. Cerita wayang kulit yang dibawakan Dalang Ki H Waras Asmoro juga dikemas dengan cerita kurawa dan pandawa yang berjuang mencegah penularan Covid-19. ”Cerita yang kita sampaikan berbeda, kali ini kita membawakan cerita “Wahyu Tirta usada yang artinya mengharap keberkahan berupaya wahyu untuk menyingkirkan balak Covid-19,’’ pungkasnya. Sementara itu, Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang Agus Purmono menyampaikan, banyak cara dilakukan untuk menyosialisasikan pencegahan Covid-19. Salah satunya dengan pentas wayang kulit. ”Jadi selain upaya melestarikan budaya, di dalam pentas ini kita sisipkan nilai nilai kehidupan tentang protokol pencegahan Covid-19,’’ jelas Koordinator Bidang Pencegahan Gugas PP Covid-19 Kabupaten Jombang. (adv/wan/rif)

PKB Beri Rekom Kepada Pung-Titik Mojokerto, Memorandum Teka teki rekomendasi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto pada tahun 2020 terjawab. Sabtu (8/8), Partai berlogo bola dunia dengan sembilan bintang ini akhirnya memberikan rekom ke pasangan Pungkasiadi-Titik Masudah. Pemberian rekom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) diserahkan langsung oleh Abdul Halim Iskandar Ketua DPW PKB Provinsi Jawa Timur yang juga menjabat sebagai Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia. Proses penyerahan rekom yang berlangsung di sekretariat Kantor PKB Kabupaten Mojokerto Jalan Raya By Pass Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Terlihat hadir kader dari dua partai pengusung lain yakni PDI-P dan juga PBB. Dengan ini, pasangan bakal calon (Bacalon) Bupati dan Wakil Bupati Mojokerto Pungkasiadi - Titik Masudah mengantongi 20 kursi legislatif dalam bursa pemilihan kepala daerah yang bakal berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang. Dalam sambutannya, Halim Iskandar mengatakan pertimbangan rekomendasi untuk Pungkasiadi-Titik Masudah itu lantaran hasil perhitungan simulasi matematika politik yang dilakukan internal PKB mengunggulkan pasangan tersebut. “Dari tiga calon yang memgajukan diri ke kita, paslon Pung-Titik ini yang prosentase kemenangannya paling tinggi yakni sebesar 65 persen,” tukasnya. Halim menyebut prosentase pemenangan tersebut dinilai berdasar tingkat elektabilitas dan popularitas calon. “Dengan prosentase kemenangan sebesar itu, saya berkeyakinan paslon Pung-Titik ini bisa menang dalam pemilihan nanti,” jelasnya optimis. Dalam kesempatan tersebut, kakak kandung Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar ini juga mengingatkan seluruh pengurus dan kader partai untuk tegak lurus satu suara memenangkan paslon petahana ini. “Ini sudah menjadi keputusan partai, jangan ada yang macam-macam dan tak segaris lagi. Saat ini kita harus kompak dan solid, tujuan kita adalah menang, menang, dan menang,” tegasnya.(no/rif)

warga sudah menolak adanya aktifitas tambang tersebut, tetapi, pemilik galian tidak mendengar keluhan warga. “Kami sudah pernah protes tapi pemilik tidak mendengar dan tetap meneruskan,” terangnya. Penolakan ini bukan tanpa alasan, karena sumber air di desanya sudah rusak. Selain sudah sulit mencari air saat musim kemarau. Air yang ada sudah tidak layak konsumsi. “Airnya sudah keruh dan sulit lagi. Jadi kami menolak adanya galian ini,” tegasnya. Hal senada disampaikan Misdiono, warga Dusun Payaksantren. Hampir semua rumah di dusunya sudah kesulitan air. Bahkan, warga harus mengebor kembali sumur untuk mendapat sumber mata air yang layak konsumsi. “Ini sudah dua kali ngebor sumur,” tegasnya. Apabila aktifitas galian ini diteruskan, dikhawatirkannya sumber air di daerahnya semakin rusak. Sehingga warga

Demo warga di lokasi.

semakin kesulitan mencari air. “Ya kalau diteruskan semakin sulit air nanti,” imbuhnya. Untuk itu, dirinya juga warga lainnya terpaksa menghentikan aktifitas tambang dan segera memindahkan alat beratnya. “Kami ingin semua berhenti dan alat berat segera dipindahkan,” tegas Misdiono. Sementara itu, Ahmad

mempunyai izin atau sebaliknya. “Kalau sudah berizin atau tidak kami belum tahu,” bebernya. Kendati adanya penolakan warga, pihaknya juga minta aktifitas tambang dihentikan dan alat berat segera dipindahkan. “Saya ingin apa yang menjadi tuntutan warga ini segera dijalankan,” pungkas Kasani. (wan/rif )

Kasani Kepala Desa Rejoagung mengatakan, adanya aksi ini karena warga menolak adanya aktifitas galian C. “Hampir rata-rata di desa memang sumber airnya sudah rusak,” terangnya. Dikatakannya, adanya aktifitas tambang tersebut tidak izin ke pemerintah desa. Sehingga, dirinya tidak mengetahui secara pasti tambang tersebut sudah

Jombang, Memorandum Bertempat di ruang Bung Tomo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menerima kunjungan kerja (kunker) sekaligus silaturahmi, DR HC Drs H Abdul Halim Iskandar MPd, Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) RI, Sabtu (8/8). Dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Pencegahan Covid-19, Gus Halim sapaan akrab menteri asal Kota Santri itu hadir beserta istri langsung melakukan cuci tangan, mengecek suhu sebelum memasuki lokasi kegiatan. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab beserta segenap pejabat lingkup Pemkab Jombang, Ketua DPRD juga mantan pejabat di lingkup Pemkab Jombang menyambut hangat penuh kekeluargaan Menteri Desa PDTT yang secara silsilah keluarga adalah cucu dari Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab. Mewakili aspirasi masyarakat Kabupaten Jombang Drs Mas’ud Zuremi, Ketua DPRD Kabupaten Jombang menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus ucapan terima kasih atas kehadiran MenDes PDTT untuk berkoordinasi terkait program pembangunan kedepan yang dapat disingkronkan dengan Pemkab Jombang. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang silaturahmi temu kangen dengan Bupati Jombang, seluruh OPD (organisasi perangkat daerah), mantan Pejabat lingkup Pemkab Jombang serta jajaran DPRD Kabupaten Jombang. “Sebab pak Halim ini menjadi Ketua DPRD Jombang selama 2 periode, pun demikian DPRD Jawa Timur berada di posisi Wakil Ketua dan Ketua selama 2 periode. Saya menyebutnya Pak Menteri ini adalah asli orang ndeso, yakni asli Jombang. Jadi cocok kader desa yang menjadi menteri desa. Untuk itu harapan masyarakat Jombang bawalah rakyat dan masyarakat desa di Kabupaten Jombang bahkan seluruh Indonesia ini hidup lebih menjadi sejahtera. Untuk itu apa program Kemendes yang dapat ditarik ke Jombang, kita siap mendukungnya. Pihaknya berharap, kunjungan MenDes-PDTT ke Jombang juga membawa kebaikan demi kemajuan Kabupaten Jombang ke depan,” tutur Mas’ud Zuremi Ketua DPRD Jombang. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab mengawali sambutannya menyebut bahwa DR HC Drs H Abdul Halim Iskandar, MPd Menteri Desa (Mendes) Pembangunan Daerah Terting-

FOTO: MEMORANDUM/HUMAS

Bupati Jombang Paparkan Progres Pembangunan ke Menteri PDTT

FOTO: MEMORANDUM/SUPARNO

Penyerahan rekomendasi PKB.

Jombang, Memorandum Warga Dusun Payaksantren dan Dusun Ngerembang, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, tidak akan pernah lega dan merasakan ketenangan. Banyaknya galian C di desanya akan terus bertambah dan warga desa pun yang terdampak. Sumber air rusak dan sudah tidak bisa dikonsumsi lagi.

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

gal Dan Transmigrasi (PDTT) RI adalah cucu saya yang paling ganteng, yang tetep awet muda. “Alhamdulillah dapat bersilaturahmi dengan seluruh jajaran aparatur di lingkup Pemkab Jombang, ditengah kondisi masih mewabahnya Covid-19, dan alhamdulillah proses kesembuhan pasien terus meningkat. Pemerintah Kabupaten Jombang tetap dapat melaksanakan tugas tugas pemerintahan, semoga semuanya diberikan kesehatan dan Covid 19 segera diangkat oleh Allah SWT,” tutur Bupati Jombang. Dalam wadah koordinasi dan silaturahmi tersebut, Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab memaparkan progres pembangunan Kabupaten Jombang, Singkronisasi Perencanaan Pembangunan Daerah Tahun 2020 yang visinya adalah bersama mewujudkan Jombang yang berkarakter dan berdaya saing. Disampaikan juga oleh Bupati Mundjidah Wahab program program inovatif sector pelayanan publik seperti Bulaga (Bupati Melayani Warga) juga progres pembangunan infrastruktur sejak 2014. ”Pelebaran jalan dan pembangunan jalan sudah halus semua. Sudah cor semua. Pun demikian dengan pelebaran Jalan Wonosalam. Termasuk perencanaan pembangunan stadion bertaraf nasional, juga pembangunan pasar daerah.

Disinggung pula perkembangan nilai alokasi dana desa di Kabupaten Jombang yang kini sudah mencapai Rp 280,15 miliar dengan capaian realisasi sudah 79,53 persen, hingga penyaluran bansos. Di kabupaten Jombang telah terwujudnya kemandirian desa. “Sudah ada 14 desa mandiri dan sudah tidak ada lagi desa tertinggal di Kabupaten Jombang,” papar bupati Jombang. Ditandaskan Bupati bahwa Kabupaten Jombang siap menjadi pilot project program program dari Kementerian Desa RI. Dalam sambutannya, Mendes PDTT mengatakan berbahagia karena berada di antara saudara dan sahabatnya dan lebih banyak menyampaikan true story di tanah kelahiran yang menempa dirinya mulai dari nol di dalam struktur pemerintahan juga politik hingga 30 tahun. “Apalagi saya berbicara di hadapan Bupati Jombang, mbah saya, politisi yang tak kenal waktu mulai gadis sampai gadis lagi. Meski usianya sudah sangat lumayan, tapi beliau masih sehat. Mari kita doakan beliau selalu sehat. Kesehatan beliau menjadi faktor penting bagi kelangsungan pembangunan pemerintah Kabupaten Jombang. Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab ini adalah represi pesantren yang menjadi orang pertama di Kabupaten Jombang. Cucunya saja pernah

kalah. Bupati di Jawa Timur yang paling cantik menurut saya adalah beliau,” ungkap Halim Iskandar Menteri Desa PDTT yang mengaku selama hidupnya menjadi outsourcing. Mendes juga menjabarkan soal perkembangan terkini penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa yang telah mencapai 99 persen. Proyeksi penggunaan dana desa hingga Desember 2020, masih membutuhkan alokasi anggaran hingga Rp 53 miliar untuk desa-desa yang telah habis disalurkan. Lebih lanjut dikatakan Mendes Halim Iskandar , sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), yaitu soal desa aman Covid-19, maka alokasi dana desa bakal lebih difokuskan pada pengadaan masker. “Kita akan melakukan gerakan masif pengadaan masker yang diproduksi oleh desa tapi sosialisasi dan gerakan pembagian masker ke rumah-rumah dilakukan oleh ibu-ibu PKK,” kata Doktor Ho-

noris Causa dari UNY ini. Hal ini, kata Mantan Ketua DPRD Jawa Timur, bagian dari pelaksanaan protokol kesehatan yang pada intinya ada empat yaitu penggunaan masker, cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan. Presiden, kata Gus Menteri, menginstruksikan untuk fokus pada tahap pertama ini penggunaan masker yang akan dimassifkan sosialisasi ke desa-desa. “Desa juga diminta produksi masif masker sesuai dengan kapasitas warga miskin, pengangguran dan kelompok marjinal yang ada di desa,” kata Mantan Ketua DPRD Jombang ini. Sementara untuk kelas menengah diminta untuk lakukan pengadaan masker sendiri dan jika perlu lakukan gotong royong untuk mengadakan masker. Nantinya, warga desa diharapkan mempunyai masker lebih dari satu. Badan usaha milik desa yang mengelola pengadaan masker, agar meningkatkan daya beli masyarakat. Dengan ini masyarakat miskin bisa mendapatkan upah, dari hasil produksi masker yang dapat dijual untuk mendapat penghasilan yang dikelola oleh BUMDes Dalam pendataan padat karya tunai desa (PKTD) desa diberi kewenangan untuk mendata melalui RT atau pendataan bisa melalui data yang sudah ada di desa itu sendiri. Serapan anggaran untuk PKTD sebesar Rp 36 triliun bertujuan selain untuk mendorong pembangunan fisik desa juga membantu meningkatkan pendapatan masyarakat miskin desa, pungkasnya. (hms/adv/rif)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 11

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Bupati Faida memberikan pemaparan pada acara raker FWLM di Hotel 88 Kaliwates.

wartawan juga rentan terpapar virus corona. Sebab, setiap saat mereka bisa bertemu dengan orang-orang baru yang bisa menjadi perantara penularan virus. “Harus disiplin pakai masker dan jaga jarak. Jika memang memungkinkan, wawancara lewat panggilan video saja. Tidak perlu tatap muka,” pesannya. Lebih lanjut, bupati yang menjabat ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Jember meminta, para jurnalis terus meningkatkan kapasitas diri. Tak hanya terkait dengan Covid-19, tapi juga pengetahuan lain yang dapat menunjang kerja kejurnalistikan. Semisal menguasai tata cara peningkatan SEO dan penggunaan media sosial sebagai penunjang keterjangkuan berita ke khalayak. “Ilmu harus terus ditambah, dan kemampuan

wajib terus diasah. Mewakili Pemkab Jember, saya mengapresiasi upaya upgrading rekan-rekan wartawan yang tergabung di FWLM Jember ini,” ujarnya. Sementara itu Ketua FWLM Jember Ihya Ulumiddin menuturkan, rapat kerja (raker) yang dirangkai dengan pelatihan ini merupakan agenda rutin organisasi yang diselenggarakan tiap tahun. Ada beberapa hal yang dibahas dalam raker tersebut. Di antaranya tentang peraturan organisasi (PO), serta penetapan anggota baru yang telah mendaftar sebelumnya. Karena banyak wartawan di Jember yang ingin bergabung dengan organisasi yang telah berdiri sejak enam tahun lalu ini. “Dalam raker, juga dirumuskan apa saja program dan kegiatan yang bakal dilakukan setahun mendatang. Hasil rapat ini juga

merupakan keputusan tertinggi sekaligus menjadi pijakan berjalanannya roda organisasi,” terangnya. Jurnalis yang karib disapa Udik ini pun mengapresiasi Bupati Faida, serta Kasdim Mayor Inf Sampak, dan KBO Intelejen Iptu Dian Eko. Karena kehadiran ketiga narasumber tersebut dinilainya memberi perspektif baru bagi wartawan anggota FWLM dalam menyuguhkan berita di masa pandemi ini. “Saya kira pesan penting dari ketiga narasumber itu bisa dipetik oleh teman-teman dalam menjalankan liputan. Sebagai profesi yang menuntut kerja di lapangan, jurnalis juga wajib menjaga keselamatan diri. Karena bagiamananpun, menjaga keselamatan diri kita merupakan bagian dari menjaga keselamatan keluarga,” pungkasnya. (edy/ udi)

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Peran jurnalis sangat penting di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini. Karena pekerja media memiliki dua peran sekaligus. Tak hanya sebagai sarana pengontrol kebijakan pemerintah terkait penanganan wabah, tapi juga bertugas mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang mencerdaskan. Jurnalis wajib memiliki pemahaman yang memadai terkait dengan penanggulangan pandemi tersebut. Menjadi jurnalis tangguh di masa pandemi. Hal itu ditegaskan Bupati Jember dr Faida MMR ketika menjadi pembicara pada acara Rapat Kerja dan Pelatihan Search Engine Optimization (SEO) serta Media Sosial yang diselenggarakan oleh Forum Wartawan Lintas Media (FWLM) Jember di Hotel 88 Kaliwates, Sabtu (8/8). Selain bupati, hadir juga Kepala Staf Kodim 0824 Jember Mayor Inf Sampak dan Kepala Bagian Operasional Intelejen Polres Jember Iptu Dian Eko. Keduanya juga berbicara mengenai penanganan Covid-19 di Kabupaten Jember. “Kerja-kerja jurnalis dan peran media sangat signifikan dalam penanggulangan wabah. Karena lewat media berbagai informasi mengenai perkembangan penanganan pandemi tersampaikan ke masyarakat,” ungkap Faida. Kendati begitu, Faida mewanti-wanti agar para pekerja media tetap berhati-hati saat menjalankan liputan. Harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Karena sebagaimana petugas yang menjadi garda depan penanganan Covid-19,

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Bupati: Jadi Jurnalis Tangguh di Masa Pandemi

Kondisi rumah Misnaji yang rata dengan tanah setelah terbakar.

Rumah Pemulung Ludes Terbakar Jember, Memorandum Nasib naas menimpa Misnaji (55), warga Dusun Sagaran, RT 01/ RW 02, Desa Jamintoro, Kecamatan Sumberbaru. Rumahnya ludes terbakar di saat korban keluar mencari barang rongsokan. Kapolsek Sumberbaru AKP Subagiyo menerangkan peristiwa kebakaran tersebut pada Sabtu (8/8) pagi. Api kali pertama diketahui oleh Mat Tasim warga Dusun Krajan, Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru. “Titik api berasal dari atap. Karena bahan yang mudah terbakar serta angin kencang, kobaran api begitu mudah membakar rumah

Misnaji,” ujar dia, Minggu (9/8). Berkat kerja keras warga dan anggota TNI-Polri, lanjut AKP Subagiyo, api yang sempat menyambar rumah milik Agus Edi Cahyono (48) dan Atmari (60) berhasil dipadamkan. “Rumah yang sedang ditinggal pemiliknya mencari rosokan itu habis sehingga rata dengan tanah. Api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Untuk tiga rumah ditaksir kerugian sekitar Rp 71 jutaan,” beber Subagiyo. Subagiyo menambahkan, Simin (tuna wicara) anak korban yang sedang tertidur di dalam rumah, bisa diselamatkan. “Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” tegas dia. (edy/udi)

Gagal Ketemu Musuh Lima dari 10 remaja tersebut merusak bangunan dengan melempari batu dan menyulut petasan sembari memegang senjata tajam (sajam). Sampai akhirnya polisi berhasil mengamankan para pelakunya. Itu setelah pengurus RT segera melapor ke SPKT Polsek Tegalsari. Dari keterangan para remaja yang diamankan, geng mereka berjuluk A3B51K (Arek Bong Keras). Kelimanya adalah IG alias Doyok (16), warga Jalan

Sambungan dari halaman 1 Putat Jaya C Timur II; Stanis Laus Mulyohadi (21), warga Jalan Dukuh Kupang Timur X; HEL (16), warga Jalan Pakis Gunung I; ZEH (16), warga Jalan Pakis Sidokumpul I, dan IV (15), warga Jalan Sukomanunggal VI. Pelaku diamankan di lokasi berbeda. Berawal dari penangkapan Stanis di rumahnya. “Dari keterangan Stanis, kami kembangkan hingga meringkus empat tersangka lain di lapangan Sidokumpul,” kata Kanit-

Tiga Pelaku Curanmor Satroni Rumah Kos menggunakan kunti T,” jelas Firmansyah. Berdasarkan rekaman CCTV, semjula tiga pelaku berboncengan tiga naik motor. Sesampai di lokasi, seorang pelaku turun dan mondar-mandir untuk membaca situasi. Dua rekannya menunggu di atas motor Honda Revo. Setelah aman, seorang pelaku langsung masuk ke rumah kos yang kebetulan pintu gerbangnya tidak dikunci. Tak lama kemudian, pelaku terlihat mengeluarkan Honda Beat yang juga terparkir di garasi. Kemungkinan setirnya tidak bisa dirusak, sehingga dimasukkan lagi. Kemudian ganti mencuri motor korban.

Vario Pelajar Digondol Penjahat Kejadian ini dialami AD (12), warga Jalan Mrutu Kalianyar. Korban akhirnya melapor ke Mapolsek Kenjeran. “Pelaku dua orang boncengan naik Yamaha Jupiter,” ungkap Ganang Widi (23), kakak korban. Kejadian bermula AD bersama temannya, VK (12), boncengan naik Vario hendak ke rumah teman lain pada Jumat (7/8) pukul 20.00. Saat melintas di Jalan Tenggumung, mereka dibuntuti dua pelaku boncengan Yamaha Jupiter warna ungu. “Sebelumnya AD diklakson dan disuruh berhenti lalu minta tolong dengan cara memaksa,” ungkap Ganang kepada Memorandum pada Minggu (9/8). Pelaku ini kemudian minta tolong korban untuk diantar ke rumah temannya di daerah Tenggumung. Adiknya awalnya tidak mau. “Adik saya sempat ngomong ke pelaku dibegal ta iki, dijawab pelaku tidak,” beber Danang menirukan ucapan adiknya. Akhirnya AD mau mengantarkan pelaku.

Nakal Ia bercerita bagaimana dirinya absen syuting dan memilih berpesta dengan sahabat-sahabatnya. Kejadian tersebut terjadi saat Niki bermain dalam sinetron Putri yang Tertukar. Pada pukul 11 malam, saat mereka hendak mengambil sebuah adegan, tiba-tiba saja Nikita Willy memilih kabur dari lokasi. Padahal para kru sudah bersusah payah menyiapkan set dengan waktu yang lama.”(Kru) bilang tiga kamera shoot ke kamu semua. Soalnya adegannya susah, tabrakan mobil dan jatuh ke jurang. Itu mobilnya udah disangkutin,” kenangnya. “Itu gue tinggalin syuting demi party. Aduh bandel banget sih dulu gue,” tambahnya. Dara berusia 26 tahun itu pun tak menampik

reskrim Polsek Tegalsari Iptu I Made Sutanaya, Minggu (9/8). Made menjelaskan, aksi brutal geng motor itu bermula pada Selasa (4/8) dini hari. Berawal dari 10 remaja berkonvoi mengendarai motor. Mereka berencana mencari musuhnya bernama Ocha yang diketahui sebagai warga Wonorejo IV. “Sebelum menuju lokasi, mereka berkumpul di lapangan Taspen, Jalan Diponegoro sambil menunggu teman-temannya

Sambungan dari halaman 1

Setelah berhasil, para pelaku kabur beriringan. “Honda Beat sudah dikeluarkan, tapi nggak jadi diambil, dimasukkan lagi. Ganti Scoopy yang dicuri,” tandas pria 38 tahun ini. Kejadian curanmor di Bandarejo ini, baru kali pertama. Atas peristiwa ini, korban akhirnya melapor ke Mapolsek Benowo. “Korban sudah laporan membawa CCTV ke mapolsek,” imbuhnya. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Benowo Ipda Jumeno Warsito mengatakan kejadian curanmor di Bandarejo masih akan mengeceknya. “Saya cek dulu apakah ada laporan kejadian tersebut. Jika korban laporan bisa bawa bukti rekaman CCTV-nya juga,” kata Jumeno, Minggu (9/8). (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 Korban kemudian membonceng seorang pelaku, sedangkan VK dibonceng pelaku lain naik Jupiter. Lantas korban dibawa putar-putar mencari jalan sepi melintas di Jalan Tenggumung Baruna. Sesampai di belakang Pasar Bulak Banteng, AD disuruh turun dan menunggu. “Pelaku ngomong disuruh menunggu di belakang pasar, nanti teman adiknya akan balik sama VK bersama teman pelaku satunya,” jelas dia. Lima belas menit menunggu, pelaku tidak kunjung kembali. Akhirnya AD pulang jalan kaki. Dalam perjalanan pulang itu, ia bertemu VK, yang ternyata juga diturunkan di pinggir Jalan Tenggumung Baruna. “Sampai ke rumah mengadu ke orang tuanya dan melapor ke Mapolsek Kenjeran hari itu juga. Sejauh ini belum ada perkembangan,” tandas Ganang. Terpisah, Kanitreskrim Polsek Kenjeran Iptu Soeryadi saat dikonfirmasi kejadian ini melalui HP, terdengar nada dering namun tidak diangkat. (rio/nov)

Sambungan dari halaman 1 jika dirinya sangat nakal di masa lalu. Ia selalu pergi party meskipun memiliki jadwal syuting yang sangat padat. “Karena gue segila itu sama party dan gue gatel pengin party. Terus temen gue juga udah yang,’Ayo dong Nikita di mana?’” ujarnya. Karena kelakuannya itu, Nikita Willy pun merasa sungkan dengan sang sutradara. Bahkan hingga saat ini ia masih saja meminta maaf kepadanya jika mereka bertemu. “Sutradaranya bilang,’Nggak apa-apa, kamu dulu bandel banget saya ngerti,’” ungkap Niki. Selain itu Nikita Willy juga menceritakan kisahnya yang sempat bersitegang dengan Joshua Suherman. Ia bahkan sampai melabrak dan mem-block akun twitter-nya karena dianggap telah menyakiti hatinya. (dtc/nov)

yang ingin bergabung. Mereka kemudian berkeliling ke Wonorejo,” lanjut Made. Setelah cukup lama upaya mencari Ocha tidak membuahkan hasil, anggota geng tersebut lantas menuju pos kamling depan gang IV. Meski ada beberapa penjaga, pelaku yang dipimpin IG alias Doyok secara membabi-buta menyerang pos tersebut dengan batu, pisau dan celurit. “Sementara lima lainnya hanya menunggu dari kejauhan. Mereka kami tetapkan sebagai saksi karena tidak turut serta melakukan aksi perusakan,” tandas mantan Kanit Idik I Satreskoba Polrestabes Surabaya itu.

Setelah puas merusak pos kamling, mereka kembali berkonvoi sembari menggeber gas motornya. Keesokan hari, pengurus RT diwakili Mochamad Alif Refandi mendatangi Mapolsek Tegalsari untuk melapor. “Berbekal laporan korban, kami bergerak. Setelah mengidentifikasi para pelaku, selanjutnya kami amankan mereka,” pungkas Made. Sementara itu, Ketua RW Wonorejo Sutarji menyatakan, keributan itu bermula dari rencana tawuran kedua geng. Lima remaja yang termasuk warga kampungnya menjadi anggota salah satu geng yang berseteru. Malam itu rencananya kedua

geng sepakat tawuran di bawah flyover Pasar Kembang. “Bertengkar dengan grup yang di Banyuurip. Anak-anak Wonorejo tidak datang. Akhirnya geng lawan meluruk ke kampung kami,” ucap Sutarji. Hanya saja, mereka tidak menemukan lawannya. Geng remaja ini akhirnya mengamuk. Mereka berbekal senjata tajam dan mercon mengamuk. Sembari menggeber-geber gas motor, para remaja ini merusak fasilitas kampung dan barang-barang warga yang mereka jumpai. “Anak-anak gang motor banyak yang masuk kampung sambil bawa celurit dan membunyikan petasan.

Kejiwaan Gilang Diperiksa Psikiater dan korban terpisah jarak yang cukup jauh. Mereka berinteraksi dengan menggunakan video. “Kami terapkan pasal ITE apalagi ada pengancaman saat meminta korban membalut tubuhnya,” kata dia. Isir menyebut, untuk menerapkan pasal tersebut, pihaknya sudah meminta pertimbangan ahli. Antara lain adapun ahli yang diminta pertimbangan mulai ahli bahasa,

ITE, hukum pidana, dan ahli komunikasi. Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran mengatakan, untuk mengetahui kemungkinan penyimpangan seksualnya, pihak kepolisian akan memeriksakan tersangka ke psikiater. Nantinya baru diketahui apakah Gilang menderita kelainan seksual atau tidak. “Sudah kami jadwalkan pada Rabu (12/8)

Sambungan dari halaman 1 mendatang,” sambung Sudamiran. Seperti diketahui, Gilang meminta korbannya membalut tubuh dengan kain juga melakukan fantasi seks. Dia merasa terangsang saat korbannya diikat kemudian seluruh badannya ditutup kain. Mengenai lainnya tidak selalu kain jarik. “Semua kain, tapi memang mayoritas menggunakan kain jarik,” pungkas Sudamiran. (fdn/nov)

Dua Penjambret 7 TKP Dijebol Timah Panas “Saat motor yang dikendarai kami hentikan, mereka berupaya menyerang anggota kami. Dinilai membahayakan, kami terpaksa melakukan diskresi kepolisian dengan melumpuhkan keduanya,” kata Kanitjatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Agung Kurnia Putra, Minggu (9/8). Agung menjelaskan, pengungkapan kasus itu bermula adanya laporan kasus penjambretan yang menimpa Yunita Mayasari (43), di Jalan Gubernur Suryo. Saat

itu, korban sedang mengoperasikan HP di atas sepeda miliknya. Mengetahui barangnya dijambret, dia kemudian melaporkan kejadian itu ke mapolrestabes Surabaya. “Dari laporan korban, kami kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Berbekal sejumlah alat bukti termasuk rekaman CCTV, kami berhasil mengamankan tersangka,” lanjut Agung. Dari hasil interogasi terungkap, kedua penjambret itu sudah beraksi di tujuh lokasi

Sambungan dari halaman 1 berbeda. Rata-rata korbannya adalah para wanita yang mengendarai motor. Tapi seiring menjamurnya pecinta sepeda ternyata juga dimanfaatkan kedua tersangka. Pelaku mencari sasaran di beberapa lokasi yang sering dijadikan rute bersepeda. “Ya tidak tentu lokasinya Pak. Dulu lebih memilih wanita bermotor. Akhir-akhir ini kan banyak orang-orang bersepeda di pusat kota. Lebih mudah memperdaya mereka dan minim perlawanan,” ujar Afid. (fdn/nov)

Swiiing… Pedang Ghadi Meluncur Hendak Memotong Kaki Laila Ghadi melentik turun. Dia melihat sebenarnya kemampuan Putri Laila tidak kalah dari lawan. Laila hanya kalah tenaga. Maklum, laki-laki vs perempuan. Ghadi mendarat tepat di tengah keduanya. Pangeran Sabrang Kali dan Putri Laila kaget. Mereka tidak menduga kemunculan Ghadi yang meluncur deras dari langit seperti meteor jatuh. “Istriku yang cantik bukan lawan sebanding. Mari kita menari bersama,” kata Ghadi kepada Pangeran Sabrang Kali setelah mendarat dengan sempurna. Dia memberi isyarat mundur kepada Laila. Pangeran Sabrang Kali tertawa. “Suami yang baik. Sayang umurnya segera berakhir,” katanya. Berkata begitu, Pangeran Sabrang Kali melepaskan senjata dari tangan kanan-kiri. Yang satu diarahkan ke Ghadi, satu ke Laila. Celaka bagi Laila.Tak menyangka mendapat serangan tiba-tiba, dia tidak berhasil menghindar secara sempurna.Tumitnya tersambar satu dari sejuta bintang yang dilempar musuh. Ghadi melihat sepintas Laila terseok. Tidak sampai jatuh, tapi luka tersebut pasti

akan sangat mengganggu. Dia segera merapal doa mengubah tubuh jadi bayangan sekaligus doa melipat bumi. Tubuh Laila disambar dan dibawa lari. Ghadi tidak sempat menentukan lokasi pendaratan. Dia hanya membayangkan tempat yang pernah disinggahi dan diyakini cukup aman. Ternyata pasangan suami-istri itu mendarat di halaman belakang rumah wanita paruh baya yang pernah dititipi Bledek, kuda putih Laila. Mak pemilik warung. Ghadi segera menurunkan Laila. Ternyata kaki Laila yang terkena senjata Pangeran Sabrang Kali membusuk. Hitam dan berbau sengak. Seperti bau mayat diawetkan. “Kamu harus memotongnya. Segera,” kata Laila. “Tidak. Paman Karim akan mengobati dan menyelematkan kakimu,” kata Ghadi sambil mengelus kaki Laila. “Sayang kalau harus dipotong. Aku akan mencari Paman Karim,” imbuhnya. “Tidak mungkin, Kak. Kalau harus menunggu bertemu Paman, racunnya

Gerobak-gerobak jualan dijungkirbalikkan hingga warga ketakutan,” bebernya. Di hadapan penyidik, IG alias Doyok mengaku nekat merusak pos kamling karena gelap mata. Niatnya mencari musuh bebuyutan tapi tak membuahkan hasil. “Saya cari Ocha tapi tidak ketemu. Makanya saya gelap mata Pak,” aku Doyok. Dari catatan kepolisian, dua tersangka masing-masing IG alias Doyok dan Stanis merupakan residivis. Beberapa bulan lalu, mereka baru bebas setelah menjalani hukuman gegara kasus penganiayaan berat. “Ya dulu pernah ditahan karena menganiaya orang,” ujar Doyok. (fdn/nov)

Sambungan dari halaman 1

sudah terburu menyebar dan mengancam nyawa,” kata Laila. Wajahnya menyeringai menahwan nyeri. “Jangan ragu,” pinta perempuan muda tersebut, “Sampai di bawah lutut. Aku sudah merasakan betisku membara seperti dilumuri adonan lava.” Ghadi ragu. Walau begitu, dia harus merelakan kaki tersebut demi nyawa Laila. Diangkatnya pedang dan diayunkan untuk memotong kaki Laila. Perempuan yang sangat dia cintai, yang baru sekali memberinya kenikmatan surgawi. Swiiing… kilatan pedang Ghadi meluncur deras. Ketika hendak menyentuh kulit yang membungkus kaki Laila, pedang tersebut terlampar dan menancap ke dinding bambu rumah Mak pemilik warung. Ada kekuatan yang mendorong pedang tadi. Kekuatan yang tidak disadari berupa apa dan dikendalikan oleh siapa. Ghadi dan Laila segera menoleh ke pintu dan melihat bayangan silhuet dibalut cahaya. Bukan cahaya matahari, melainkan cahaya purnama. (bersambung)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SENIN PON, 10 AGUSTUS 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO: Sup Supardi (Hardy). GRESIK: Timotius Devan Nugradikha, Andika Pratama, Hardy. BOJONEGORO: Sutopo Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686

ABG Bogangin Gasak Motor

Masyarakat bisa menikmati hasil dari pembangunan jalan antarkecamatan.

Proyek Jalan Rigit Beton Capai 59 Persen Bojonegoro, Memorandum Lima puluh satu titik proyek jalan rigit beton penghubung antarkecamatan di Kabupaten Bojonegoro terus digenjot. Pada awal Agustus 2020 ini, secara keseluruhan dari 51 paket yang dikerjakan oleh rekanan sekitar 59 persen sudah rampung, Minggu (8/8). Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Prasarana Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Jafar Shodiq menjelaskan, 51 ruas jalan tersebut sepanjang 121 kilometer dengan anggaran Rp 488,4 miliar. “Hingga akhir Juli 2020 rata-rata sudah mencapai 59,26 persen,” tutur Jafar Shodiq. Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah mengatakan, pembangunan itu juga bekerja sama dengan TNI saat karya bakti skala besar (KBSB) 2020 oleh Kodim 0813 Bojonegoro . “Pembangunan wilayah-wilayah tamping zona 3, sarana pelayanan dan membuka akses ekonomi, TNI/ Polri bersama Rakyat cara Pemkab Bojonegoro pemeratan pembangunan dalam mengisi negara merdeka,” kata Bupati Anna. Bupati Anna membeberkan, data progres sementara pembangunan jalan rigit beton ada beberapa titik pembangunannya sudah mencapai 100 persen. Yaitu, Jalan Sidodadi-Kumpulrejo, progres mencapai 99 persen. Jalan Tegalkodo-Semenkidul 99 persen. Lalu, Jalan Balenrejo-Kedungdowo, progres mencapai 99 persen. Kemudian, jalan Tanggungan-Pandan, progres selesai 100 persen, Jalan Nglampin-Bondol mencapai 100 persen. Dilanjut, Jalan Glagah-Turi, progress selesai 100 persen. Jalan Sumberarum-Payaman, 100 persen. Jalan Jono-Sugihwaras, progress selesai 100 persen, dan Jalan Sukowati-Bakalan mencapai 100 persen. (top/har/fer)

Ia yang tinggal di Jalan Bogangin Baru, Kecamatan Karangpilang, ditangkap saat belanja di Indomaret Lidah Kulon, dengan membawa motor curian. Selanjutnya, berikut barang bukti motor Honda GL 100 hitam K 5874 AA, tersangka digelandang ke Mapolsek Driyorejo. Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin menerangkan, pencurian tersebut dilakukan tersangka saat pada Selasa (4/8). Saat berada di wilayah Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo, sekitar pukul 01.00, tersangka mencuri motor GL 100 milik Dwi Prastyo (22), asal Desa Cendono, RT 08/RW 02, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro. “Setelah dilakukan penyelidikan, anggota Reskrim pada Jumat (7/8) sekitar pukul 22.00 berhasil menangkap tersangka di Indomaret Lidah Kulon,” urai Kompol Wavek, Minggu (9/8). Lanjut wavek, dari pengakuannya, tersangka sudah kali ketiga mencuri motor. “Motor curian ada yang dijual dan ada yang digunakan untuk beraktivitas sehari-hari,” pungkas Wavek. (and/har/fer)

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ SUTOPO

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Gresik, Memorandum Pelarian RWP (18), anak baru gede (ABG ) yang menggasak motor di kos-kosan berakhir di tangan anggota Reskrim Polsek Driyorejo.

Tersangka RWP didampingi petugas Polsek Driyorejo.

CBR vs Vario, Pelajar Tewas Bojonegoro, Memorandum Adu moncong antara Honda CBR dengan Vario di Jalan Raya Bojonegoro-Parengan, mengakibatkan RES (15), pelajar asal Desa Saringebat, Kecamatan Singgahan, Tuban, tewas. Pelajar tersebut meregang nyawa dalam perjalanan ke rumah sakit. Sementara, Rendy Romadona Putra (38), pengendara motor Honda Vario asal Desa Sidodadi, Kecamatan Singgahan, Tuban, menderita luka dan dilarikan ke RSUD Sosodoro Djatikoesumo Bojonegoro. “Karena jarak sudah dekat akhirnya terjadi tabrakan,” ujar Kasatlantas Polres Bojonegoro AKP Amirul Hakim, Minggu (9/8). Dikatakan Hakim, awalnya Honda CBR S 5655 AC yang dikendarai korban berjalan dari arah barat ke timur. Kemudian, sesampai di TKP di Desa Banjarsari, Keca-

matan Trucuk, Bojonegoro, kondisi jalan menikung ke kiri dan motor korban melebihi pembatas jalan. Pada saat bersama dari arah berlawanan meluncur Honda

Vario S 3726 A yang dikendarai Rendy. Karena jarak yang dekat akhirnya terjadi tabrakan antara kedua motor tersebut. (top/har/fer)

K ATA TO KO H

DBF<@Ο3?<8 8BE =3J3 CBF

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDIKA P

CE<BE<G3F>3A >7F7;3G3A͸ 6b 6bc ; @_WͶ D_cX] @FX ͥZXbXͦ PSbcN]N Rb 3c[eQWe[ 3[XT @ZSc cNNd ]S^Ve^Ye^VX `NcXS^ RX cN[NW cNde be]NW cNZXd RX 9bScXZͶ

Proses pembelajaran tatap muka.

Madrasah di Gresik Masih Tunggu Regulasi Rencana Pembelajaran Tatap Muka Gresik, Memorandum Regulasi untuk melakukan aktivitas pembelajaran tatap muka di masa pandemi Covid-19 urung mendapat kepastian. Di Kabupaten Gresik, sekolah madrasah di bawah naungan kementerian agama (kemenag) masih menunggu surat edaran resmi dari pusat. Menurut Kepala Seksi Madrasah Kemenag Kabupaten Gresik Mu h Na s i m , p i h a k n y a s u d a h mengkaji terkait pembelajaran tatap muka di madrasah. Namun, banyak aspek yang menjadi pertimbangan. “Kita masih menunggu surat edaran resmi dari pusat,” bebernya, Minggu (9/8). Ketika surat kemenag sudah turun, nantinya akan disandingkan dengan Perbup 22 tahun 2020 tentang Transisi New Normal di wilayah Gresik. Ia menambahkan, dari kalangan wali murid banyak yang menging-

inkan madrasah kembali melakukan aktivitas pembelajaran secara tatap muka. Untuk kalangan pondok pesantren (ponpes) diketahui sudah mulai berjalan seperti biasa sejak beberapa waktu lalu. Dengan tetap menetapkan protokol kesehatan. Sedangkan sekolah madrasah masih belum. Baik madrasah ibtidaiyah (MI), madrasah tsanawiyah (MTs) dan madrasah aliyah (MA). “Untuk madrasah rata-rata sudah siap (melakukan pembelajaran tatap muka, red),” imbuhnya. Sementara itu, Bupati Sambari Halim Radianto menuturkan, untuk regulasi pelaksanaan pendidikan di masa pandemi, ia masih menunggu keputusan dari pusat. Karena butuh kajian yang menyeluruh. “Kalau terkait pendidikan, kita masih menunggu instruksi dari atas karena membutuhkan keputusan

yang konkrit,” ujarnya. Sementara itu, beberapa waktu yang lalu Menteri Agama RI Fachrul Razi mempersilakan sekolah madrasah yang berada di bawah naungannya untuk kembali belajar mengajar tatap muka. Menyadur dari kompas. com, Menag menyerahkan keputusan tersebut kepada pihak sekolah baik tingkat MI, MTs, dan MA apakah sudah siap atau belum. Namun, diperbolehkannya belajar tatap muka, pihak sekolah harus tetap memerhatikan beberapa hal. Yaitu memastikan lingkungan sekolah, guru, ustaz dan santri atau murid dalam keadaan sehat. “Kemudian membentuk protokol kesehatan yang ketat,” imbuh Menag. Hal itu mengacu pada pelaksanaan pembelajaran di pesantren yang sudah berlaku sejak kemarin dan persentase penyebarannya tidak signifikan. Selain itu, di wilayah kota zona merah penyebaran, ada kemungkinan di wilayah desa sudah zona hijau. (and/har/fer)

Sehat Adalah Aset Penting SOSOK pemimpin berpengalaman mutlak dibutuhkan setiap daerah dalam menghadapi masa pandemi dan new normal Covid-19 seperti saat ini. Figur berkompeten itu dibutuhkan untuk mengawal masyarakat melewati masa sulit sekaligus menemukan solusi konkret. Termasuk Kabupaten Gresik. Bidang pendidikan dan kesehatan merupakan beberapa di antara tantangan yang harus direspons dengan tepat ke depannya. Bersyukur, Kabupaten Gresik telah meletakkan fondasi kukuh dalam sepuluh tahun terakhir. Infrastruktur layanan kesehatan terus diperbaiki. Baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Misalnya, sisi kuantitas. Layanan puskesmas kian banyak. Semakin dekat dengan komunitas atau permukiman masyarakat. Dari rencana sebanyak 32 layanan kesehatan se-Kabupaten Gresik, saat ini terbangun 23 fasilitas kesehatan. Dalam waktu dekat, dua tambahan puskesmas baru terealisasi di wilayah Dukun dan Sekapuk, Ujungpangkah. Begitu juga kualitas. RSUD Ibnu Sina dan RSUD Ibnu Mas’ud, Bawean, terus berbenah. Gedung dan fasilitasnya semakin megah. Kualitas sumber daya manusia (SDM) pun terus meningkat. Gresik pernah meraih penghargaan membanggakan Anugerah Swasti Saba Wistara dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri pada 2019. Apresiasi pun diberikan Wakil Ketua DPRD Gresik dr Asluchul Alif Mkes terhadap capaiancapaian tersebut. Menurut dia, prestasi itu harus dikolaborasikan dengan inovasi-inovasi baru. ”Misalnya, memadukan dengan sentuhan teknologi digital sehingga masyarakat

semakin mudah mengakses dan biaya semakin murah. Sebab, sehat adalah harta yang penting dalam hidup kita,’’ ujar alumnus Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unair itu. (kkn)

DBF<@Ο3?<8 8BE =3J3 CBF

Scan QR Code ini dengan smartphone

9BJ7F 43E7A9͸ 4SbcS`SRN ]S^YNRX cN[NW cNde bedX^XdNc D_cX]Ν3[XT ]S]PeRNiNZN^ WXRe` cSWNdͶ


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi 10 Agustus 2020 by memorandum - Issuu