Skip to main content

MEMORANDUM EDISI 04 JANUARI 2020

Page 1

PUKUL ISTRI PAKAI SANDAL BACA DI HALAMAN 15

HARGA Rp 3.500,-

Arek Lidah Wetan Bobol Tiga Toko

KRONOLOGI KEJADIAN

Surabaya, Memorandum Petualangan Setia Budi (44), warga Jalan Lidah Wetan, melakukan pembobolan di tiga toko akhirnya berakhir di tahanan Mapolsek Semampir. Ini setelah polisi meringkus Budi di rumahnya setelah membobol  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

P ER S WAN DE

SERTIFIKA T

memorandumredaksi@gmail.com

GRAFIS: MEMORANDUM/AZIZ

memorandum.co.id

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020

1

Setia Budi bersama barang bukti kejahatannya diapit petugas.

3

2

Setia Budi membobol toko bangunan ‘Mitra Persada’ di Jalan Lidah Wetan dengan cara memanjat tembok lalu menjebol atap.

Setelah berhasil, tersangka kemudian turun dan bergegas mengambil uang Rp 800 ribu dan HP merek Nokia N70 milik pemilik toko.

Selanjutnya Budi segera kabur. Pria ini akhirnya ditangkap polisi di rumahnya. Dari pengakuannya ternyata telah membobol di tiga toko.

POLDA JATIM UNGKAP INVESTASI ILEGAL BEROMZET RP 750 MILIAR

BONUS MOBIL DAN RUMAH Surabaya, Memorandum Polda Jatim mengungkap kasus investasi ilegal dengan omzet ratusan miliar rupiah yang dijalankan PT Kam and Kam dengan aplikasi Memiles.

MATA HATI Oleh: Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Tilang Elektronik, Ya Nasib Ya Nasib

Dalam kasus ini, KTM (47) dan FS (52), keduanya warga Jakarta, ditetapkan sebagai tersangka. Dari tangan mereka juga disita

T

 Bersambung ke halaman 7 

ilang elektronik resmi mulai diterapkan di Surabaya. Itulah berita terbaru dan paling update yang muncul pada awal tahun ini. Berita itu viral di masyarakat. Muncul di grup-grup WhatsApp (WA). Nongol d facebook. Di media sosial bahkan terus-menerus muncul menghentak di tengah keheningan warga yang sedang euforia menyambut tahun baru.  Bersambung ke halaman 7 

Tersangka merupakan direktur utama dan orang kepercayaannya. Pernah terlibat kasus yang sama pada 2015 diungkap Polda Metro Jaya. IRJENPOL LUKI HERMAWAN KAPOLDA JATIM Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan menunjukkan barang bukti dan kedua tersangka. FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Terangsang Wanita Muda

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum memberi kalungan bunga kepada AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Rachel Amanda

Perankan Arsitek SEBAGIAN artis dipercaya untuk memerankan karakter melankonis (sedih). Padahal sang artis mampu menjadi apa saja sesuai yang diinginkan sutradara. Salah satunya adalah Rachel Amanda.  Bersambung ke halaman 7 

+ Meng, tiap wakil rakyat Surabaya punya ruangan khusus di gedung baru yang super mewah. -

Kalau perilakunya gak ada yang baru, ya sama juga bohong.

Si Mameng (Bukan pembohong)

Polwan Jabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Memorandum Untuk kali pertama Polres Pelabuhan Tanjung Perak dijabat dan dipimpin seorang polwan yakni AKBP Ganis Setyan-

ingrum. Mantan Kasubdit III Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu menggantikan AKBP  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

AKP RUTH YENI

KANIT PPA POLRESTABES SURABAYA

Sigit Saputra

Andhy Hendro Wijaya setelah mengajukan eksepsi di Pengadilan Tipikor Surabaya.

Pemotongan Insentif Diatur Perbup

Tenar di Lingkaran Narkoba Tembak MaƟ Kurir Sabu Petemon Kuburan Surabaya, Memorandum Tindakan tegas yang dilakukan anggota Unit II Satreskoba Polrestabes Surabaya menembak mati Rizal Wahyu Putra (28), harus dilakukan. Alasannya tersangka warga Jalan Petemon Kuburan itu nekat membacokkan pisau penghabisan terhadap dua anggota hingga mengakibatkan luka cukup parah di kedua tangannya. Selain dikenal temperamental, Rizal juga cukup  Bersambung ke halaman 7 

Korupsi Sekda Pemkab Gresik Surabaya, Memorandum Sidang dugaan korupsi penyalahgunaan wewenang pemotongan insentif pegawai di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Tidak hanya satu orang sebagai korbannya, ada lebih lima wanita yang menjadi objek tersangka. Sampai akhirnya pria pengangguran itu kena batunya dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.  Bersambung ke halaman 7 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Surabaya, Memorandum Pascabebas dari penjara karena kasus narkoba, Sigit Saputra (28), malah semakin berulah. Pria warga Jalan Dinoyo itu kembali berurusan dengan polisi karena ulah bejatnya menjadi begal payudara.

Tersangka mengaku terangsang ketika melihat wanita muda. Hal itu yang memotivasinya untuk nekat melakukan hal tersebut, meski berisiko tertangkap korbannya atau orang lain.

FOTO: MEMORANDUM/FERRY

Begal Payudara JPO Basuki Rahmat Tertangkap Massa

Tabah Bagus dan Dwi Agus

PENDERITAAN DI BALIK PERKAWINAN TANPA RESTU ORANG TUA Έ2Ή

Tak Pernah Pulang, Suami Tumbang dalam Dekap Penari Striptis Anjar sering berpikir, “Benarkah ketidakbahagiaan keluargaku karena perkawinan kami tidak direstui orang tua?” Sebab, faktanya, sepanjang usia perkawinannya dengan Beni yang belum genap tiga tahun, sepanjang itu pula penderitaan yang dia rasakan. Yuli Setyo Budi, Surabaya

Anjar hanya merasakan tujuh atau delapan bulan mereguk manisnya perkawinan. Selebihnya adalah penderitaan yang tak bertepi. Dan, penderitaan itu jadi berlipat ketika pada suatu pagi buta Anjar melihat seorang perempuan cantik dan seksi di boncengan motor sang suami. Di depan rumah. Di depan pintu ruang

PENERBIT: PT. Memorandum Sejahtera  SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986  PELAYANAN IKLAN-PEMASARAN: 031-8275390  REDAKSI: 031-8275390  FAX: 031-8291078

tamu. Ceritanya, seperti biasa Beni malam itu tidak pulang. Karena itu, mendengar suara motor di depan rumah, dengan ogah-ogahan Anjar membukakan pintu. Saat daun pintu ditarik ke dalam, terlihatlah perempuan itu. “Siapa dia?” tanya Anjar waktu  Bersambung ke halaman 7 


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

SIDOARJO

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 2

KEPALA BIRO: Jokos Jokosan. WARTAWAN: HM Darianto, HM Shoumu, Heriyawan, Ludy Eko, Imam S. PEMASARAN/IKLAN: Dedi, Iswin, Jim Darwin, Sulton, Medi. TELEPON/SMS REDAKSI/IKLAN BIRO SIDOARJO: 083831013777 EMAIL: areksidoarjo@gmail.com

Seekor buaya yang muncul ke permukaan.

Buaya Muncul di Kalipecabean Sidoarjo, Memorandum Dua hari berturut-turut, sungai di Kecamatan Candi, muncul buaya. Reptil ini terlihat menepi di kali tersebut. Kamis (2/1/2020) buaya berwarna coklat muda ini mempunyai panjang sekitar 2 meter dan terlihat di tepi sungai yang ada di Kalipecabean, Candi. Video buaya itu juga diunggah oleh netizen ke media sosial. Jumat (3/1/2020), buaya yang diperkirakan sejenis, terpantau muncul lagi di kawasan Kaliampo. Jarak Kalipecabean dan Kaliampo juga tidak seberapa jauh, sama-sama masuk wilayah Kecamatan Candi. Kapolsek Candi Kompol Fatahul Azmu membenarkan laporan warga adanya buaya di Kalipecabean. “Saya dikirimi warga ada buaya di Kalipecabean,” katanya Jumat (3/1/2020). Munculnya buaya di Kaliampo juga viral diunggah di laman Facebook Info Lantas Sidoarjo (ILS). Anggota ILS Korcam Candi melakukan penyisiran di tepi-tepi sungai dan menjumpainya buaya yang dimaksud. “Memang ILS dari Korcam Candi menjumpai dan melihat adanya buaya yang sempat viral dan diunggah oleh anggota di laman Facebook ILS,” kata Amelia, Wakil Ketua ILS. (som/jok/udi)

Sidoarjo, Memorandum Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tropodo, Kecamatan Krian, mendadak ramai dikunjungi warga sekitar. Sebab, lantai ruangan unit kesehatan sekolah (UKS) terasa hangat, bahkan sedikit panas. Oleh warga setempat, termasuk guru sekolah, suhu panas keramik yang timbul dari empat buah keramik, dijadikan semacam alat untuk terapi. Warga yang datang, menginjak keramik-keramik itu untuk menikmati suhu kehangatan lantai. “Keramiknya terasa hangat dan kelamaan, rasa panasnya muncul,” kata Rodiyah, Kamis (2/1). Bahkan suhu panas yang ada, dijadikan warga sebagai uji tes untuk memasak telur ceplok. Sampai hitungan sekitar 10 menit, telur tersebut menjadi matang. “Matang mas telurnya,” papar dia sambil menunjuk ke arah telur. Kepala Sekolah SDN Tropodo Rasyidah membenarkan empat keramik lantai ruang UKS, terasa hangat sampai mulai terasa panas. Dia tidak mengetahui penyebab

panasnya keramik-keramik tersebut. Rasyidah juga mengakui sudah menginjak dan memegang keramik-keramik itu dan memang terasa hangat sampai kelamaan mulai terasa panas. “Memang hangat sampai terasa panas keramiknya. Yang lainnya, selain empat keramik berhimpitan, terasa biasa atau dingin,” imbuhnya. Soal masalah hangat sampai terasa panasnya keremik yang ada, sudah dilaporkan ke pihak desa dan juga Polsek Krian. “Pihak desa dan Polsek Krian sudah datang dan memastikan hal itu. Petugas yang datang juga memegang keramik-keramik itu,” tegas perempuan berkacamata itu. Wakil Bupati Sidoarjo H Nur Ahmad Saifuddin meninjau lokasi ruang UKS SDN Tropodo terkait

fenomena keramik ruangan tersebut muncul suhu panas. Wabup juga memerintahkan kepada tukang untuk melakukan penggalian sumber panas tersebut. Wabup juga melihat dan menyaksikan baru digali 10 sentimeter sudah muncul asap dan terasa panas. “Biar tidak menjadi polemik nanti Dinas Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Manusia (DLHK dan SDM) untuk bekerjasama dengan pihak terkait mencari sumber panas itu dari mana,” katanya Jumat (3/1/2020). Setelah dilakukan pembongkaran pada keramik ruang UKS, diketahui sumber panas yang timbul akibat ada besi tertancap arde listrik/ground. Setelah kabel arde listrik diputus dan aliran listrik juga diputus, sampai 30 menit, bongkaran keramik tidak panas atau sudah dingin. Petugas dari DLHK, Herlambang menyebutkan hasil kajian bahwa adanya suhu panas yang keluar dari keramik, dikarenakan ada kabel terbalik. Seharusnya

FOTO: MEMORANDUM/SOM

FOTO: MEMORANDUM/SOM

Keramik Ruang UKS SDN Tropodo Panas

Wakil bupati Sidoarjo meninjau ruang UKS SDN Tropodo.

plus arde bergabung dengan min sehingga menimbulkan konslet kontak jaringan. Ini berdampak mengeluarkan suhu panas di arde listrik yang ditanam di bawah keramik ruang UKS.

Setelah dilakukan perbaikan suhu panas yang muncul di bawah keramik sudah tidak ada lagi. Petugas PLN dan DLHK juga menyatakan kondisi tersebut aman.(som/jok/udi)

Mas Kelana (kanan) bersama Munalik.

FOTO: MEMORANDUM/ADV

Sukseskan Kelana Raih Sidoarjo 1, Komunitas Topi Kwalik Dekati Warga Sidoarjo

H Dondik (kiri) bersama Mas Kelana, bakal calon bupati Sidoarjo dari PDI Perjuangan dan Munalik, Sekjen Topi Kwalik.

Sidoarjo, Memorandum Komunitas Topi Kwalik terus aktif bergerak untuk menyosialisasikan H Kelana Aprilianto sebagai calon bupati ke masyarakat Sidoarjo hingga ke tataran paling bawah. Selain memasang ribuan banner di berbagai sudut Kabupaten Sidoarjo, komunitas yang dikomandani H Dondik AS itu juga menjalankan aksi lainnya seperti memasang kalender ke warungwarung kopi, toko dan juga tempat strategis lainnya. “Nantinya kami akan mengundi warung-warung kopi itu setiap bulannya. Kami sudah sediakan berbagai macam bingkisan buat mereka dengan hadiah utama uang tunai Rp 1 juta,” ujar Dondik, Ketua Topi Kwalik saat ditemui Jumat (03/01). Ditambahkannya, selain menyentuh rakyat kecil, pihaknya juga mendampingi calon bupati yang berangkat dari PDI Perjuangan itu untuk sowan ke beberapa tokoh agama di Kota Delta. “Rencananya kami akan dekati semua kelompok-kelompok masyarakat lintas agama, suku, budaya yang ada di Sidoarjo.

Semua akan kita rangkul,” imbuh pria asal Watu Tulis, Kecamatan Prambon. Selain menyerap aspirasi warga terkait pembangunan Sidoarjo ke depan, langkah ini juga bertujuan menunjukkan pada DPP PDI Perjuangan bahwa H Kelana benar- benar telah siap memenangkan partai berlambang banteng moncong putih dalam Pilkada Sidoarjo pada September mendatang. Saat ini ada 10 nama yang bersaing di internal PDI Perjuangan untuk berebut tiket maju ke Pilkada Sidoarjo, baik sebagai calon bupati maupun calon wakil bupati, yang akan digelar September mendatang. Rekomendasi DPP PDI Perjuangan sendiri terkait nama bakal calon yang diusung baru akan diturunkan pada Maret menjelang penutupan masa pendaftaran di KPU Sidoarjo. “Intinya, Pak Kelana sudah siap mewakafkan dirinya untuk memajukan Sidoarjo ke depan sekaligus mencetak SDM yang berkualitas dalam koridor keberagaman sehingga bisa menjawab semua persoalan masyarakat,” tegas Dondik.(lik/lud/jok/udi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

EKBIS & PENDIDIKAN

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 3

Kunjungan Wisman ke Jatim Anjlok Kepala Bidang Distribusi Statistik BPS Jatim Satrio Wibowo mengatakan, selama periode Januari-November 2018, kunjungan wisman ke Jatim melalui Bandara Internasional Juanda bisa mencapai 293.290 kunjungan. “Memang rata-rata tiap bulan tingAris Toharisman, direktur operasional PTPN X; bersama Dirut PTPN X Dwi Satriyo Annurogo mendampingi musisi legendaris Idang Rasjidi serta Slamet Djumantoro, direktur komersil PTPN X, dalam launching cerutu Golden Boy.

PTPN X Luncurkan Cerutu Premium untuk Ekspor Surabaya, Memorandum PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mengawali hari kerja 2020 dengan meluncurkan produk cerutu kelas premium yang sebagian besar untuk pasar ekspor. Peluncuran cerutu bermerek Golden Boy yang berlangsung di Ruang Pandu Kantor PTPN X di Surabaya, dilakukan Direktur Utama PTPN X Dwi Satriyo Annurogo didampingi Direktur Operasional Aris Toharisman dan Direktur Komersil Slamet Djumantoro. Hadir juga dalam peluncuran itu musisi jazz kawakan sekaligus penggemar cerutu Idang Rasyidi. “Sebagian besar atau sekitar 75 persen produk cerutu ini kami pasarkan ke luar negeri. Diharapkan pertengahan tahun sudah bisa diekspor, tapi kami juga akan mengikuti pameran cerutu di Jerman,” kata Dwi Satriyo. Ia mengatakan, cerutu premium ini merupakan pengembangan produksi dari unit cerutu yang pabriknya berada di Jember, Jawa Timur, termasuk lahan tembakau untuk cerutu juga berada di kabupaten tersebut. “Ini produk hand made dengan spesifikasi khusus, berbeda dengan produk cerutu yang kami produksi selama ini. Untuk tahap awal, kapasitas produksi sekitar sembilan ribu cerutu setiap bulan,” kata Dwi Satriyo.

Soal harga cerutu, Dwi Satriyo menegaskan bahwa manajemen belum memastikan, namun diperkirakan ada di kisaran Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per cerutu. “Harga ini cukup bersaing di pasar ekspor,” tambah dia. Sebelum memproduksi cerutu kelas premium, PTPN X telah lama menjadi pemasok tembakau kualitas ekspor untuk produk cerutu di pasar internasional di Eropa dan Amerika. Pada 2019, areal tanam tembakau yang dikembangkan PTPN X seluas 510 hektare dengan jumlah produksi diproyeksikan 9.460 ton dan produktivitas rata-rata 18,55 ton per hektare. Sekitar 500 hektare lahan itu berada di Jember dan sisanya di Klaten, Jawa Tengah. “Tahun ini proyeksi areal tanam tembakau tidak jauh beda dengan 2019,” ujar Dwi Satriyo. Pada kesempatan itu, Dirut PTPN X juga menetapkan 2020 sebagai tahun inovasi, di mana setiap karyawan dituntut untuk bisa melahirkan inovasi terbaru yang menjadi solusi bagi permasalahan-permasalahan di masa datang. Dwi Satriyo dan jajaran direksi juga memberikan apresiasi kepada sejumlah karyawan berkinerja terbaik dan mitra perusahaan yang telah mendukung operasional produksi gula. (day/lis)

Surabaya, Memorandum Dalam proses produksi batik, pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kerap mengalami keterbatasan mengolah limbahnya. Padahal limbah kimia hasil dari proses pewarnaan batik berbahaya bagi lingkungan. Untuk itu, mahasiswa Departemen Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menciptakan alat pengolah limbah batik untuk UMKM. Alat tersebut diluncurkan prototipenya kepada UMKM San Ros Batik, akhir bulan lalu. Ketua kelompok, Aditya Mardiansyah menjelaskan, dalam proses produksi batik tersebut para pengrajin batik melalui proses pewarnaan menggunakan pewarna tekstil. Penggunaan pewarna tekstil sintetis dan proses lainnya seperti proses penghilangan lilin, perendaman serta pembilasan akan menghasilkan zat-zat sisa seperti ceceran sisa lilin maupun sisa air pewarnaan. Zat sisa tersebut menghasilkan limbah residu kaya pewarna reaktif dan bahan kimia yang dapat mencemari lingkungan. Sehingga pengolahan limbah diperlukan sebelum zat tersebut dibuang begitu saja ke lingkungan sekitar. “Ada suatu kasus di mana pohon pepaya yang secara tidak sengaja tersirami air limbah batik menjadi pahit rasa buahnya. Padahal sebelumnya tidak,” papar dia dalam rilisnya. Meninjau dampak tersebut, lanjut mahasiswa yang akrab disapa Ardi ini, maka dirancanglah

FOTO: MEMORANDUM/MAN

Pentolan Forum BPD Apresiasi Gowes Spektakuler

Kamadi dan pengurus Forum BPD Kabupaten Sidoarjo foto bersama.

gian dalam acara tersebut. Mereka bisa bertemu, ngonthel bareng dan bersilaturahmi dalam Gowes Spektakuler. Otomatis dengan begitu suasana panas menjadi dingin.

“Karena itulah saya mengapresiasi acara itu dan angkat topi dengan kegiatan yang digagas SKH Memorandum,” tandas Wakil Sekretaris Forum BPD Sidoarjo itu. (man/jok/fer)

Ketua DPRD Dukung Gowes Spektakuler

FOTO: MEMORANDUM/MAN

Peringati Hari Jadi, Jangan Hura-Hura Sidoarjo, Memorandum Ketua DPRD Sidoarjo H Usman mengatakan, peringatan hari jadi kabupaten tahun ini jangan dilakukan dengan kegiatan hura-hura atau menghambur-hamburkan uang rakyat. Kegiatannya bisa dilakukan dengan acara yang tidak memakai uang rakyat, tetapi bisa dinikmati rakyat. Salah satunya dengan Gowes Spektakuler yang digelar Pemkab Sidoarjo bekerja sama dengan Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum. “Acara seperti itu patut diapresiasi. Sebab acara itu bakal melibatkan masyarakat dari segala lapisan yang hobi nggowes,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang dikenal dekat dengan wartawan sejak ia dipercaya sebagai anggota dewan beberapa tahun silam. Apalagi, lanjut politisi yang tinggal di perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) itu, acara ini langsung atau tidak langsung juga mengajak masyarakat gemar berolahraga untuk menjaga kesehatannya. “Kalau masyarakatnya sehat, pembangunan bisa berjalan dengan baik. Gowes itu olahraga yang murah, meriah dan merakyat banget. Klub-klub gowes bermunculan tidak hanya di Sidoarjo tetapi di kota-kota di seluruh Indonesia,” papar H Usman. Terlebih lagi, susul dia, panitia acara ini menyediahkan hadiah menarik seperti mobil, motor dan lain sebagainya. Hadiah menarik itu menarik masyarakat untuk ramai-ramai memeriahkan hari jadi kabupaten ke-161 ini dengan mengikuti Gowes Spektakuler.

dibandingkan Oktober 2019, diikuti Singapura dengan 2.336 kunjungan atau turun 1,10 persen dan China sebanyak 1.982 kunjungan atau turun 13,22 persen. Sementara, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel berbintang di Jawa Timur pada November 2019 mencapai 64,25 persen atau naik 4,32 poin dibandingkan bulan sebelumnya. TPK hotel bintang empat sebesar 67,40 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya. (day/lis)

Rancang Pengolah Limbah Batik bagi UMKM

Murah, Meriah, dan Menghibur Rakyat Sidoarjo, Memorandum Murah, meriah, dan menghibur rakyat. Kalimat itu dilontarkan pentolan Forum Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Sidoarjo Kamadi terkait Gowes Spektakuler dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo, pada 26 Januari nanti. Acara yang digelar Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum dan Pemkab Sidoarjo itu, menurut kader PDI Perjuangan itu, layak diacungi jempol. “Kegiatan itu (Gowes Spektakuler) juga bisa membuat suasana Kota Delta yang kini memanas lantaran hari H pilkades serentak dan pilkada kian dekat menjadi dingin,” ujar politisi yang tinggal di Kepunten, Tulangan itu. Kenapa begitu, kata Kamadi, hampir bisa dipastikan sejumlah tokoh-tokoh Sidoarjo, politisi-politisi, bakal calon bupati dan wakil bupati serta pejabat teras pemkab bakal ambil ba-

kat kunjungan wisman sepanjang 2018 itu selalu lebih rendah dibandingkan pada bulan-bulan di 2018. Tapi kami belum ada survei apa penyebab pasti penurunan tersebut,” ujar dia saat merilis data statistik. Satrio mengatakan, khusus untuk

tingkat kunjungan wisman selama November 2019 tercatat mencapai 21.135 kunjungan atau turun 0,08 persen dibandingkan Oktober yang mencapai 21.152 kunjungan. “Bahkan jika November 2019 dibandingkan November 2018, jumlah kunjungan anjlok 29,47 persen atau hanya bisa mencapai 29.992 kunjungan di November 2019,” imbuh dia. Adapun wisman terbanyak pada November adalah berkebangsaan Malaysia yang mencapai 7.545 kunjungan atau naik 33,28 persen

H Usman dikukuhkan sebagai ketua DPRD Sidoarjo.

“Saya yakin penggemar gowes yang ikut acara itu tidak hanya berasal dari Sidoarjo, tetapi dari kota-kota lain di Jawa Timur,” tegas H Usman. Karena itulah, H Usman mengapresiasi terselenggaranya Gowes Spektakuler. Ia pun mendukung acara itu. “Ini kegiatan yang menghibur rakyat. Murah, meriah dan mengajak masyarakat rajin berolahraga. Jadi jelas saya mendukung acara ini,” tutup H Usman. (man/jok/fer)

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

FOTO: MEMORANDUM/ISTIMEWA

Surabaya, Memorandum Tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Jawa Timur sepanjang Januari hingga November 2019 turun 22,54 persen dibandingkan periode yang sama pada 2018. Atau, hanya mampu tercapai 222.659 kunjungan.

Aditya Mardiansyah mendemonstrasikan penggunaan alat pengolah limbah karya timnya bersama pemilik UMKM Win Ros Batik, Roestianingsih.

alat pengolah limbah batik yang sekiranya mudah digunakan oleh pengrajin batik UMKM. Rancangan yang dibuat menggunakan metode elektrodegradasi, yaitu perlakuan terhadap polutan yang dapat memecah senyawa kompleks menjadi

senyawa sederhana. Menurut Ardi, cara menggunakan alat ini juga mudah. Pengguna hanya perlu menyambungkan alat dengan listrik kemudian limbah dapat langsung dituang ke dalam tabung akrilik. Setelahnya elektroda

dalam alat akan bekerja mendegradasi limbah. Lamanya pengolahan bervariasi, tergantung banyaknya limbah yang dituang. “Paling cepat 2-3 jam, kalau banyak bisa ditinggal semalaman,” terang pemuda asal Malang ini. Dijelaskan Ardi lagi bahwa elektroda yang digunakan dalam hal ini adalah elektroda karbon, karena dinilai memiliki kemampuan menghantarkan listrik dan dapat mempertahankan tingkat panas yang sangat tinggi. Pasalnya, perawatan alat ini juga relatif mudah. Pengguna hanya perlu menguras tangki dan membersihkannya dengan peralatan yang mudah dijumpai. Daya listrik yang digunakan juga rendah, hanya 10 watt. “Jadi bisa diibaratkan pengrajin batik seperti memasang satu lampu tambahan saja di rumahnya,” tutur Ardi. Terkait dengan alat yang diinovasikan untuk usahanya ini, Roestianingsih selaku salah satu pengrajin batik UMKM mengaku senang dan terbantu. “Bermanfaat sekali. Dengan adanya alat ini saya bisa membuang limbah saya tanpa takut mengganggu lingkungan sekitar,” ujar pebatik yang telah memulai usahanya sejak 2012 lalu. Wanita paruh baya yang bermukim di Sutorejo, Surabaya ini berharap bahwa alat ciptaan mahasiswa ITS tersebut dapat dikembangkan ke depannya. Mengingat industri batik yang memang sulit sekali dipisahkan dengan proses yang menghasilkan limbah.(*/lis)


memorandum.co.id

AREMA KEPALA BIRO: M Ariful Huda. REDAKSI: Edy Riawan, Mistiani, Herdiyan. BAGIAN UMUM: Arief Suherman. ALAMAT KANTOR: Jl Selat Malaka F/11 Kota Malang.

Muspika Pakis, Dinsos Kabupaten Malang, perangkat desa, dan instansi terkait mengecek rumah korban yang diduga disekap.

20 Tahun, Ibu Sekap 4 Anak Malang, Memorandum Warga Bhumi Arema dihebohkan penyekapan terhadap empat anak perempuan yang diduga dilakukan ibunya sendiri, Jumat (3/1) pagi. Kabarnya, penyekapan yang berlangsung sekitar 20 tahun ini terjadi di rumah pelaku yang juga ibu korban, Artimunah (62), warga Dusun Purworejo RT 04/ RW 02, Desa Banjarejo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Peristiwa memilukan ini dilakukan Artimunah terhadap empat anaknya, yaitu Asminiwati (45), Titin Yuliarsih (42), Virnawati (40), dan Anis Mufidah (36), warga setempat. Kasubbag Humas Polres Malang AKP Ainun Djariyah menyampaikan terungkapnya tragedi ini berawal salah satu anak yang nekat keluar rumah dan bercerita pada tetangganya. “Anak yang nomor empat itu keluar rumah dan sempat cerita ke tetangga, kemudian tetangga lapor ke desa dan tak berapa lama pihak desa mencoba mendatangi rumahnya, kemudian (pelaku) dibilangi kalau ke anaknya ke

luar negeri,” terangnya. Karena tidak berhasil membongkar peristiwa tragis ini, pihak desa selanjutnya melapor ke Polsek Pakis yang langsung melakukan pengecekan bersama dengan muspika setempat. Setelah melakukan koordinasi, akhirnya Kapolsek Pakis AKP Sutiyo bersama jajaran muspika setempat serta Dinas Sosial Kabupaten Malang dapat masuk ke dalam rumah. Untuk memastikan kondisi korban, petugas Puskesmas setempat melakukan pemeriksaan kesehatan dan kemudian melakukan evakuasi ke RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Lawang,

Kabupaten Malang. “Sesuai SOP dengan pertimbangan kemanusiaan, ibu anak anaknya dibawa ke RSJ untuk mendapatkan penanganan,” terangnya. Diperoleh informasi, peristiwa ini berawal beberap tahun silam. Sebelumnya, Artmunah didatangi seorang guru spiritual dan mendoktrik anak-anaknya untuk tidak keluar rumah. Tidak diketahui pasti, perintah itu pun diikuti sehingga momentum ‘doktrin’ itu mereka tidak keluar rumah. “Mulai tahun berapa masih dilakukan penyelidikan namun ada yang menginformasikan seperti itu (20 tahun, red). Kalau suaminya itu meninggal dunia tahun 2004,” urai Ainun Djariyah. Mereka menurut Ainun selama berada di dalam rumah disuruh untuk melakukan meditasi yang diyakini akan dapat menyembuhkan penyakit. Namun demikian, hingga kini aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan. (ari/sr)

SEPUTAR JATIM Mobil Pengangkut BBM Terbakar di SPBU, Pasutri Terluka Wali Kota Malang Sutiaji mengunjungi Kantor Dispora Kota Malang.

Sidak Dispora Pariwisata

Wali Kota Dorong Penguatan Wisata Kreatif Malang, Memorandum Wali Kota Malang Sutiaji mendorong Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Dispora dan Pariwisata) Kota Malang menjadi motor penggerak untuk menguatkan laju pertumbuhan wisata kreatif. Harapan itu disampaikan saat sidak ke kantor Dispora dan Pariwisata yang disambut Kadispora dan Pariwisata, Ida Ayu Made Wahyuni di area Stadion Gajayana Kota Malang, Jumat (3/1). Wali Kota menyampaikan penggabungan bidang kepemudaan, olahraga dengan pariwisata ni cukup selaras dalam menggerakkan ekonomi kreatif. “Saya tekankan di sini bahwa tidak ada yang bertolak belakang. Dan saya ingatkan pula, tidak ada bidang satu lebih penting daripada bidang yang lain. Di skala pusat, antara kepemudaan dan olah raga dengan pariwisata sudah sangat ‘kawin’ dan bergerak selaras,” jelasnya. Saat ini pemerintah pusat sedang gencar menggarap pariwisata Indonesia. Ada model pariwisata konvensional yang berbasis pada alam, tapi juag ada model pariwisata yang digerakkan melalui kreatifitas. “Termasuk ekonomi kreatif yang pilarnya dominan dikerjakan oleh para pemuda. Disinilah sinergitas bidang bidang di Dispora dan Pariwisata bergerak secara linier serta memiliki satu visi yang selaras,” urainya. Disebutkan, adanya program pengembangan BTS (Bromo Tengger Semeru) dan KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Singosari oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur ini harus mampu ditangkap sebagai peluang. “Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Dardak sudah menegaskan bahwa backbone (tulang punggung, red) utama dari program BTS dan KEK adalah Malang, karena itu harus mampu disambut Pemkot Malang termasuk dalam hal ini Dispora dan Pariwisata Kota Malang,” paparnya. Sementara itu, Kadispora dan Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyunhi menyampaikan pihaknya akan membuka co working space di masing masing wilayah kecamatan untuk memberikan ruang berkembangnya ekonomi kreatif. “Harapannya, inovasi dan kreatifitas muncul secara meluas dari tingkat bawah sehingga mampu menopang program,” katanya. (*/ari/sr)

Banyuwangi, Memorandum Mobil pengangkut BBM terbakar di SPBU Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, Jumat (3/1). Mobil Daihatsu Zebra warna hijau bernopol DK 1458 BW terbakar hebat, usai mengisi BBM jenis premium. Kebakaran mobil tersebut sontak membuat geger warga sekitar. Bersama warga, para petugas SPBU berjibaku untuk memadamkan api. Sebagaimana dilansir detik.com, beruntung kebakaran terjadi di pintu keluar SPBU sehingga kobaran api tak menyambar alat pengisian bahan bakar. Kapolsek Muncar Kompol Zaenuri mengatakan, kejadian itu terjadi sekitar pukul 09.30 . Saat itu, mobil yang dikendarai Hariyono (50), warga Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo,

Kecamatan Muncar bersama istrinya Dawiyah (50), baru saja mengisi BBM dan hendak keluar SPBU. “Tiba-tiba muncul percikan api yang tak diketahui asalnya dan menyambar tangki mobil. Dan langsung terbakar hebat,” ujar kapolsek . Beruntung, sopir dan penumpang berhasil keluar dari dalam mobil. Namun keduanya mengalami luka bakar ringan di bagian kaki serta tangan. “Hariyono luka bakar di kaki. Istrinya, Dawiyah terbakar pada tangan plus kaki. Keduanya sudah mendapat perawat tim medis MMC Muncar,” tambahnya. Saat ini, petugas sedang menyelidiki peristiwa ini. Termasuk meminta keterangan saksi dan pemilik mobil yang terbakar. Sebab mobil tersebut

Kondisi mobil pengangkut BBM setelah terbakar.

sudah dimodifikasi sedemikian rupa untuk mengangkut BBM. “Ternyata tangki mobil itu sudah dimodifikasi,” pungkas Zaenuri. (*/udi)

Belasan Toko Swalayan Ditutup Paksa Trenggalek, Memorandum Belasan toko swalayan di Trenggalek ditutup paksa karena izin operasionalnya telah habis. Selain itu toko swalayan berjaringan itu diwajibkan berbadan hukum koperasi seperti tertuang dalam peraturan daerah. Proses penertiban perizinan itu dilakukan oleh tim gabungan Satpol PP dan Damkar, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP), Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan, Bagian Perekonomian, dan Bagian Hukum Kabupaten Trenggalek. Sebagaiman dilansir detik.com, tim gabungan berkeliling ke 15 gerai yang perizinannya telah habis maupun gerai yang menyalahi aturan. Dalam penertiban ini, petugas terlebih dahulu berkomunikasi dengan manajemen perusahaan terkait langkah perpanjangan dan persyaratan yang diwajibkan. Jika perusahaan tidak dapat menunjukkan

proses yang tengah dilakukan untuk perpanjangan perizinan, maka petugas langsung melakukan penutupan. “Ada 12 yang izinnya telah habis, dua belum mengantongi izin dan satu gerai melanggar sempadan jalan. Mereka sudah kami berikan tenggang waktu satu bulan terakhir,” kata Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Trenggalek Agung Sudjatmiko. Hingga sore ini terdapat dua gerai atau toko yang telah ditutup, yakni di Jalan HOS Cokroaminoto dan Jalan Panglima Sudirman. Rencananya tim gabungan akan mendatangi seluruh gerai swalayan berjaringan yang melanggar perda. Penertiban ini dilakukan pemerintah daerah berdasarkan Perda Nomor 29 tahun 2016 tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan, terutama pasal 5 ayat 3 yang menyebutkan pusat perbelanjaan dan toko swalayan berjaringan hanya dapat didirikan oleh koperasi. (*/udi)

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 3


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

TULUNGAGUNG

SABTU WAGE 4 JANUARI 2020 HALAMAN 5

Salah satu titik trotoar yang rusak di Kota Tulungagung.

Trotoar Rusak, Pemkab Tak Peduli Tulungagung,Memorandum Pemkab Tulungagung harus lebih serius memperhatikan kenyamanan pengguna trotoar di Kota Marmer. Berdasarkan pantauan di lapangan, ditemukan kondisi trotoar sudah tak layak pakai, tetapi tetap dibiarkan rusak hingga saat ini.Paling parah ada di sekitar Perempatan Prayit. Tepatnya di Jalan Panglima Sudirman, depan SMP Negeri 6 Tulungagung. Di kawasan tersebut trotoar yang sebelah barat ambles sepanjang lebih dari 4 meter. Praktis sudah tidak bisa dilewati pejalan kaki. Afif (40), salah seorang tukang becak mengatakan, amblesnya trotoar tersebut sudah lama.Namun belum ada tanda-tanda bakal diperbaiki.“Sudah lama mas, sebelum hujan juga sudah rusak ini trotoarnya,”ujar dia, Jumat (3/1). Menurut Afif, awalnya yang rusak hanya sedikit. Tetapi semakin lama semakin panjang. Apalagi memasuki musim penghujan, rusaknya tambah parah. “Awalnya hanya dekat lubang bersih-bersih itu. Akhirnya merembet ke utara sampai panjang,” jelas dia. Kerusakan trotoar ternyata tidak hanya terjadi di lokasi tersebut saja, Manto salah satu warga Tulungagung yang kerap melintasi. Kemudian, di Jalan Mayjend Sungkono juga terjadi hal serupa. “Ada trotoar yang rusak juga di sana,” kata Manto (45), seorang warga. Trotoar yang rusak berada di timur jalan, sekitar Salon 85. Ini juga membuat pejalan kaki sulit melintas di trotoar. “Rusaknya itu sepertinya karena akar pohon. Walaupun pohonnya sudah ditebang tapi kan akarnya masih ada di dalamnya. Jadi seperti pecah dari dalam,”terang dia. Acap kali Manto mengaku memilih berjalan di aspal, meskipun jalan raya di sana tidak pernah sepi kendaraan. “Ya mau tidak mau lewat aspal jalan raya. Lha kondisinya kalau dilewati malah bisa bikin kaki keseleo,” keluh dia. Dikonfirmasi mengenai hal ini, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung, Robinson mengaku masih akan melihat anggaran untuk perbaikan trotoar.”Saya lihat dulu anggarannya. Saya kan masih baru di dinas PU,” ujar dia. (fir/mad/dhi)

Calon Wabup Tulungagung Belum Final PDI-P Tulungagung. Sementara Suharminto adalah anggota DPC PDI-P, sekaligus anggota DPRD Tulungagung 2019-2024. Menyikapi hal ini, Ketua Kawulo Alit Tulungagung, Welly mengatakan, pemilihan wakil bupati oleh DPP PDI Perjuangan belum final. Kendati sudah ada tiga nama dipanggil untuk mengikuti fit and proper test, namun bisa saja ada nama-nama lain di luar itu.“Saya rasa semua masih bisa dipilih. Karena apa?Karena pusat punya kewenangan. Bahkan bisa mengeluarkan keputusan khusus. Karena Tulungagung sudah pernah mengalami seperti itu,” ujar dia, Jumat

Tiga Kandidat Ikut Fit and Proper Test di DPP PDI-P Tulungagung, Memorandum Pada pertengahan Desember lalu, perhatian masyarakat Tulungagung tertuju pada tiga nama calon wakil bupati (cawabup) melalui PDI-P. Tiga nama yang tertera dalam surat undangan fit and proper test oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P di Jakarta adalah Tatang Suhartono, Sodik Purnomo, dan Suharminto.

Tatang merupakan aparatur sipil negara (ASN) di lingkup Pemkab Tulungagung, dan saat ini menjabat sebagai asisten bupati. Sodiq adalah anggota struktural Dewan P i m p i n a n Ca b a n g ( D P C )

(3/1). Welly menjelaskan, rekomendasi pendamping Bupati Maryoto Birowo hingga berakhir masa jabatannya pada 2024 mendatang, itu mutlak kewenangan pimpinan partai di tingkat pusat. Dan pimpinan tingkat daerah hanya melaksanakan saja. Di s i n g g u n g m e n g e n a i kriteria yang bakal dipilih oleh pimpinan partai, Welly enggan menjelaskan. Sebab dirinya ada di luar struktural partai. Menurut dia, nama yang dipilih harus memiliki komitmen dengan partai, dan bisa bekerja sama dengan Bupati Maryoto. Sebab bupati dan

wakilnya merupakan jabatan satu paket. Tidak mungkin partai memilih orang yang tidak sejalan dan tidak bisa bekerja sama dengan bupati. “Bupati sama wakilnya ini kan satu paket, tidak mungkin dipilih orang yang saling tidak bisa bekerja sama,” terang dia. Saat diminta menyebutkan nama yang diprediksi bakal menerima rekomendasi DPP PDI-P, Welly menegaskan, semua kandidat masih memiliki peluang.“Ya termasuk pak Bambang AS. Pokoknya semuanya masih berpeluang. Jangankan yang daftar, yang tidak daftar seperti ente saja bisa kok,” tutup dia.(fir/mad/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/FIR

KABIRO TULUNGAGUNG: Ahmad Rifai. Wartawan: Solikin, Firman Imansyah. SIRKULASI DAN PEMASARAN: Khoirul Anwar. HP: 081357795554. EMAIL: tulungagungmemorandum@gmail.com

Welly

SEPUTAR JATIM

Hilang, Warga Botolinggo Ditemukan Tewas di Sungai Situbondo Situbondo, Memorandum Seorang pria asal Bondowoso yang sebelumnya dinyatakan hilang ditemukan tewas mengapung dan tersangkut tumpukan ranting bambu di Sungai Sampean Baru, Desa Kotakan, Situbondo, Jumat (3/1).

Warga memotong pohon palem yang tumbang.

Diterjang Angin Kencang, Pohon Palem Timpa Becak Tulungagung, Memorandum Angin kencang yang terjadi di Tulungagung, Jumat (3/1) sore, menyebabkan sebuah pohon palem tumbang dan menimpa becak yang melintas di Jalan Basuki Rahmat, Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Tulungagung. Akibatnya, becak yang dikayuh Mujiono (65), warga Desa Babadan, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung, ringsek. Beruntung korban hanya menderita luka ringan. Kapolsek Tulungagung Kota Kompol Rudi Purwanto menjelaskan, pohon palem setinggi 8 meter dan berdiameter 30 cm itu tumbang diduga akibat diterjang angin kencang.”Usia pohon sudah tua dan rawan ambruk saat terkena angin kencang,” terang Rudi. Saat angin kencang melanda, becak yang dikayuh korban melintas, sehingga pohon tumbang tersebut menimpa bagian depan becak. Melihat itu, warga sekitar langsung mengevakuasi korban.”Pengayuh becak selamat dan hanya menderita luka ringan,”ungkap dia. Robohnya pohon tersebut sempat membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Polisi dibantu warga kemudian memotong pohon dengan gergaji mesin. Setelah mengevakuasi hampir satu jam, arus lalu lintas kembali lancar.”Pohon yang tumbang sudah dievakuasi, sehingga lalu lintas kembali normal,” tandas Rudi.(*/dhi)

“Kami mendapatkan kabar dari keluarga korban dengan adanya penemuan mayat di sungai ini. Setelah dilakukan evakuasi, ternyata benar korban adalah Sugiyanto (37) yang hilang terjatuh ke sungai beberapa hari lalu,”ujar Komandan Tim Basarnas Jember, Prahista usai evakuasi korban di Situbondo. Menurut dia, sebelumnya Basarnas Jember bersama BPBD Situbondo, BPBD Bondowoso dan Tagana, serta kepolisian dan TNI melakukan pencarian korban di sepanjang Sungai Sampean Baru. Sesuai laporan keluarga yang bersangkutan, lanjut dia, beberapa hari yang lalu Sugiyanto, warga Kecamatan

Botolinggo, ini dinyatakan hilang, karena diduga terpeleset dan jatuh ke sungai saat melintas di bekas jembatan rel kereta api di Kecamatan Prajekan, Bondowoso.”Kalau jarak ditemukannya korban dari lokasi terjatuhnya hingga ke lokasi penemuan, sekitar 5 km,”ujar dia. Sementara puluhan warga berkerumun di lokasi penemuan mayat pria asal Bondowoso tersebut. Isak tangis keluarga korban pun pecah, saat petugas gabungan berusaha mengevakuasi korban dengan kondisi telungkup di sungai. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah mulai membengkak dan mengeluarkan aroma tak sedap. (*/dhi)

Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) www.amarbank.co.id

PT. BANK AMAR INDONESIA Periode: 31 Desember 2019

(efektif % per tahun)

Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate) Komponen

Suku Bunga Dasar Kredit (Prime Lending Rate)

Berdasarkan Segmen Bisnis Kredit Korporasi

Kredit Ritel

Kredit Mikro

KPR

Kredit Konsumsi Non KPR

10.00

11.00

17.00

13.00

13.00

Keterangan : a. Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) digunakan sebagai dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan oleh Bank kepada nasabah. SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian Bank terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan SBDK.

b. Dalam Kredit Konsumsi non KPR tidak termasuk penyediaan dana melalui Kartu Kredit dan Kredit Tanpa Agunan (KTA). c. Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat pada publikasi di setiap kantor Bank dan/atau website Bank.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban yang terseret arus Sungai Sampean Baru.


memorandum.co.id

MOJOKERTO-JOMBANG

memorandumredaksi @gmail.com

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 6

KABIRO MOJOKERTO-JOMBANG: M Anwar; WARTAWAN: Suparno, Ferdy Eko C, Hermawan S; HP: 082257535345. ALAMAT BIRO MOJO: Griya Permata Ijen A2/17 Magersari, Kota Mojokerto.

FOTO: MEMORANDUM/IST

rakat. “Selain merupakan visi-misi perjuangan, hal itu merupakan ciri khas. Namun perlu diingat, jika hal tersebut memiliki konsekuensi tersendiri,” terang Kartiyono, anggota Komisi A DPRD Jombang, Kamis (2/1). Kendati dari awal sempat menolak keras pengadaan Mobil Siaga Desa (MSD), dengan pertimbangan kenapa tidak dialokasikan untuk kegiatan lain. Namun, seiring kebutuhan mendesak yang kerap dibutuhkan masyarakat, kebijakan tersebut terbukti membuat nama Jombang harum di tingkat nasional.”Keberadaan MSD terbukti mengharumkan nama Jombang,”imbuh dia. Kendati sekarang ada perubahan nama di MSD, lanjut dia, hal itu merupakan kewajaran. Tapi perlu diingat, kalau memang dari pemerintahan yang lama ada yang perlu dipertahankan. Kenapa harus dilakukan perubahan, serta membuat prasasti penghargaan baru. “MSD bertuliskan Jombang Sejahtera Untuk Semua telah diketahui secara luas, karena memang terbukti bermanfaat langsung bagi masyarakat. Jika toh sekarang dianggap penting lalu dilakukan perubahan tulisan, itu kewenangan pemimpin terpilih,” tandas dia. Diakui apa tidak, kendati hanya berupa MSD, namun itu merupakan bentuk prasasti atau penghargaan dari pemerintahan sebelumnya. Jadi, kalau sekarang dilakukan perubahan, bukan masalah sepakat atau tidak. “Kami berkeyakinan jika pengadaan MSD waktu itu merupakan bentuk penjabaran dari pemerintahan sebelumnya. Jadi, ini bukan hanya sebatas pada pergantian tulisan, tapi lebih untuk menegaskan visi-misi dari pemerintahan sekarang,” tandas Kartiyono.(wan/dhi)

Ilustrasi.

Satpol PP Bidik Tempat Karaoke Bodong Mojokerto, Memorandum Satpol PP Kabupaten Mojokerto membidik sejumlah tempat karaoke yang tidak mengantongi izin alias bodong. Di antaranya, di jalan raya bypass Mojokerto atau sisi utara Terminal Kertajaya. Plt Kepala Satpol PP Kabupaten Mojokerto Sampirno mengatakan, tempat hiburan karaoke itu tidak mengantongi izin. Hal ini terungkap setelah pihaknya merazia tempat-tempat hiburan menjelang Hari Natal hingga memasuki malam tahun baru. Bahkan, setelah dikroscek ke dinas terkait, terbukti tak memiliki izin. “Semua tempat karaoke di jalan raya bypass ini tidak memiliki izin,”tegas dia, Jumat (3/1). Setidaknya, tiga kali petugas satpol PP mendatangi tempat hiburan karaoke tersebut. Bahkan, setiap kali dirazia, pengusaha tempat hiburan selalu menghindar dengan menutup tempat karaoke sementara.“Waktu kita datang, karaoke ditutup. Tapi kita datang lagi agak malam, ternyata karaoke buka dan ditemukan puluhan botol miras (minuman keras),”tandas dia. Lebih lanjut, dia mengatakan,semua pengusaha tempat karaoke itu sifatnya hanya mengontrak kepada pemilik bangunan. Namun, pengusaha juga bukan berarti enggan mengurus izin mendirikan bangunan (IMB), melainkan pengembang cenderung enggan memberikan IMB kepada pengontrak. “Penyewa itu katanya sebenarnya mau untuk mengurus izinnya. Cuma kendalanya tidak diberi IMB oleh pengembang tempat karaoke ini,”jelas dia. Untuk itu, lanjut Sampirno, satpol PP akan berkoordinasi dengan dinas perizinan yakni DPMPTSP dan dinas pariwisata. “Kalau itu kesulitannya di IMB sehingga tidak bisa mengurus dalam waktu dekat, ya kami akan berdialog dengan dinas perizinan (DPMPTSP) serta dinas pariwisata. Kalau nanti keputusannya ditutup, ya kami akan tutup, ” tegas dia.(no/dhi)

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari mengatakan, penghapusan kepesertaan ganda tersebut bertujuan untuk menekan beban anggaran daerah. Apalagi, mulai 2020 ini iuran BPJS Kesehatan resmi diberlakukan, termasuk kepesertaan PBID yang dikaver oleh APBD. Lebih lanjut, Ning Ita, sapaan

ika Puspitasari, mengatakan, pemkot berupaya menyisir ulang data kepesertaan PBID. “Karena selama ini data-data yang ada di BPJS itu merupakan pengalihan dari yang dulu Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Di mana seluruh basis data warga kota dimasukkan (menjadi PBID),”papar dia.

Padahal, kata Ning Ita, seiring diterapkannya program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sebagian warga kota yang tergolong mampu telah mendaftar sebagai peserta mandiri atau peserta bukan penerima upah (PBPU). Termasuk sebagian yang berasal dari kalangan buruh maupun pekerja yang masuk jadi peserta penerima upah (PPU), sehingga iurannya ditanggung oleh pemberi kerja. Untuk itu, perlu diverifikasi dan validasi kembali untuk benar-benar mendapatkan data yang valid. “Selama ini dari pihak

BPJS Kesehatan memang tidak memberikan data secara terbuka kepada kami. Sehingga apa adanya itu, ya sudah kita kaver semua,” ungkap dia. Ning Ita mengaku telah menginstruksikan Dinas Kesehatan agar memverifikasi dan validasi ulang untuk mengetahui data riil peserta yang akan dimasukkan ke daftar penerima PBID. Selama ini, Pemkot Mojokerto menanggung iuran BPJS Kesehatan sebesar Rp 23 ribu per bulan per peserta PBID. Sehingga 2019 lalu menyerap anggaran sekitar lebih dari Rp 14 miliar.

FOTO: MEMORANDUM/M ANWAR

Mojokerto, Memorandum Pemkot Mojokerto akan mengevaluasi penerima bantuan iuran daerah (PBID) BPJS Kesehatan yang dikaver. Ini dilakukan karena banyak data kepesertaan ganda, sehingga pemkot bakal menghapus mulai tahun ini.

Ika Puspitasari

Mulai 2020 ini akan membengkak hampir dua kali lipat. Hal ini karena adanya kenaikan premi peserta kelas tiga menjadi Rp 42 ribu per bulan per peserta. “Tapi saya kira nanti akan ada penurunan yang sangat signifikan. Karena dobel-dobel itu tadi kita keluarkan,” terangnya. (war/dhi)

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Kartiyono

Jombang, Memorandum Berubahnya tulisan di Mobil Siaga Desa (MSD) yang awalnya Jombang Sejahtera Untuk Semua, menjadi Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing, menuai tanggapan serius dari wakil rakyat. Sebab, pergeseran visi-misi oleh pemimpin daerah terpilih (bupati dan wakil bupati). Bukan hanya merupakan tagline, namun juga memiliki konsekuensi tersendiri bagi masya-

BPJS Naik, Pemkot Evaluasi Total Coverage

Pembersihan gulma menggunakan eskavator.

Sejumlah warga melihat kondisi jembatan putus akibat debit air yang tinggi.

Tanggap Bencana

Dinas PUPR Bersihkan Gulma dan Evakuasi Jembatan Putus Jombang, Memorandum Musim penghujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur Kota Santri saat malam pergantian tahun, membawa dampak bagi warga di sekitar Sungai Marmoyo. Di antaranya, terputusnya jembatan di Desa Kudu Banjar, Kecamatan Kudu. Kejadian ini tidak hanya membuat fasilitas penghubung rusak, namun tingginya debit air akibat curah hujan juga membawa serta tumpukan gulma atau eceng gondok. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Jombang Miftahun Ulum melalui sekretaris dinas Bayu Pan-

coroadi mengatakan, begitu mendapat laporan perihal putusnya jembatan, tim PUPR langsung bergerak menuju lokasi. “Setiba di lokasi, kami langsung menelusuri ke hilir hingga Dam Mernung di Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan. Fakta yang kami temukan, tumpukan gulma semakin tinggi plus potongan jembatan putus menyumbat tiga pintu dam,”papar dia, Jumat (3/1). Melihat kondisi tersebut, tim PUPR langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Kudu Banjar, Kecamatan Kudu, dan Kepala Desa Kedungbogo, Kecamatan Ngusikan.Tujuannya, untuk sece-

patnya memproses pembersihan gulma dan evakuasi jembatan putus. “Untuk menunjang upaya pembersihan, kita mendatangkan dua alat berat atau eskavator. Alat berat tersebut ditempatkan di Dam Mernung dan jembatan Kedungbogo,”beber Bayu Pancoroadi. Karena proses pembersihan gulma berlangsung hingga pukul 17.00, otomatis proses evakuasi potongan jembatan tidak dapat dilakukan pada hari yang sama. Selain itu, pertimbangan cuaca yang kurang mendukung membuat pekerjaan dilanjutkan pada esok harinya, Kamis (2/1).“Di hari

kedua kita kembali melanjutkan proses pembersihan di Dam Mernung.Termasuk mengangkat potongan jembatan yang sebelumnya menyumbat tiga pintu air dam,” terang Bayu. Kendati tidak sampai mengakibatkan jatuhnya korban jiwa, lanjut dia, namun akibat bencana pada malam pergantian tahun tersebut pasokan air untuk irigasi pertanian terhenti. Sebab, hingga saat ini Dam Mernung yang biasanya digunakan belum dapat dioperasikan.“Tidak ada korban jiwa maupun berdampak pada permukiman penduduk. Namun, karena rusaknya Dam Mernung,

pasokan air irigasi pertanian tersendat,”jelas Bayu. Mengingat keberadaan sarana irigasi dan jembatan tersebut cukup vital, maka Dinas PUPR secara intens menggelar diskusi dengan PU Bina Marga. Hal ini agar penanganannya dapat dilakukan pada 2020 ini.”Kami pastikan terus berkonsultasi dengan PU Bina Marga untuk melakukan perbaikan. Kalau bisa, ya tahun 2020 ini. Karena, meski fasilitas jembatan milik desa, namun selama ini digunakan sebagai sarana utama transportasi warga,” pungkas Bayu.(wan/adv)

OpƟmalkan Program Ketahanan Pangan

Komisi B Hearing dengan Tiga OPD Jombang, Memorandum Komisi B DPRD Jombang menggelar rapat hearing dengan tiga organisasi perangkat daerah (OPD), Jum’at (3/1). Yakni, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perikanan dan Dinas Ketahanan Pangan. Dari hearing tersebut terungkap bahwa alokasi anggaran untuk keempat OPD tersebut jauh dari kata cukup.“Dari hasil hearing dengan OPD-OPD tersebut kita mengetahui jika alokasi anggaran yang mereka miliki kurang,” ujar Ketua Komisi B DPRD Jombang Sunardi, Jumat (3/1). Menurut dia, perlu diketahui hasil pertanian tahun ini ada yang naik dan ada yang turun. Yang mengalami penurunan,

sesuai data Dinas Pertanian yakni komoditi padi. Sementara yang mengalami kenaikan, adalah komoditi jagung.“Tahun ini kita mengalami penurunan produktivitas padi akibat kurangnya pasokan air serta serangan hama tikus. Sedang yang mengalami kenaikan adalah jagung, karena jumlah lahan kering akibat kemarau cukup luas,”tutur dia. Kembali pada minimnya alokasi anggaran, padahal untuk mengawal visi-misi bupati dan wakil bupati cakupannya sangat luas. Komisi B berjanji bakal mencari informasi ke setiap dirjen di kementerian untuk mencari tambahan dana.Selain itu, juga mendesak dinas terkait agar pro-

aktif melakukan hal serupa. Kenapa ini harus dilakukan, menurut Sunardi, karena sesuai paparan setiap kepala dinas yang hadir, mereka memiliki rencana-rencan strategis yang bakal diimplementasikan ke masyarakat. Untuk itu, cukup beralasan, apabila ada tambahan dana agar hasilnya dapat maksimal. “Khusus untuk Dinas Pertanian, kebanyakan program mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat. Untuk itu, kami juga mendorong agar dinas melalui PPL agar dapat lebih dekat dengan pelaku usaha tani,” imbuh dia. Sementara beberapa fakta terjadi di lapangan, utamanya program dana hibah. Komisi B

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

FOTO: MEMORANDUM/HERMAWAN S

Penggantian Tulisan di MSD Menuai Reaksi

Komisi B DPRD Jombang hearing dengan sejumlah OPD.

menekankan, jangan sampai ada pungutan dari penerima bantuan. Demikian juga, ketika proses pelaporan realisasi kegiatan. Hendaknya juga harus sesuai fakta di lapangan. “Semisal saluran irigasi yang oleh

konsultan dilaporkan rampung, padahal kondisi di lapangan belum selesai. Inilah yang perlu diperbaiki ke depannya, agar manfaat bantuan benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkas Sunardi.(wan/dhi)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 7

Surabaya, Memorandum Polda Jatim kembali menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan kapolres jajaran di gedung Mahameru Mapolda Jatim, Jumat (3/1). Upacara itu dihadiri dan diikuti oleh seluruh kapolres jajaran Polda Jatim, Bhayangkari, dan sejumlah perwira aktif yang bertugas di Polda Jatim. Sejumlah pejabat utama yang menga-

lami rotasi yakni Irwasda, Karo SDM, Dirintelkam, Kabid Humas, Kabid TIK, Kabid Laboratorium, dan Karumkit Bhayangkara TK II Kediri. Sedangkan beberapa Polres yang mengalami rotasi di antaranya Kapolres Situbondo, Kapolres Pacitan, Kapolres Magetan, Kapolres Mojokerto, Kapolres Lamongan, Kapolres Kediri, Kapolres Madiun Kota, dan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak.

“Upacara sertijab ini harusnya sudah dilakukan sejak bulan lalu. Namun baru dapat terlaksana hari ini karena banyaknya kegiatan di Polda Jatim,” kata Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan usai memimpin upacara sertijab di gedung Mahameru. Luki juga menjelaskan, jika ada 28 pejabat yang mengikuti sertijab hari ini. Ia juga berterimakasih atas dedikasi para PJU dan kapolres yang sebelumnya berdinas di jajaran Polda Jatim.

“Cukup banyak pejabat utama dan kapolres jajaran yang mengikuti sertijab kali ini. Saya juga mengucapkan selamat kepada mereka atas promosi jabatan baru yang lebih baik,” terang Luki. Selain itu Luki juga berpesan agar para pejabat yang mengikuti sertijab juga menjalankan tugasnya dengan baik. “Semoga mereka dapat menjalankan tugasnya atau amanahnya dengan baik pada jabatan yang baru,” pungkas Luki. (x-3/nov)

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

PJU dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Dirotasi

Sertijab pejabat utama dan kapolres jajaran di gedung Mahameru Mapolda Jatim.

Tenar di Lingkaran Narkoba memiliki ketenaran di lingkaran peredaran sabu khususnya di Surabaya. Sebelum mengungkap kasus Rizal dengan barang bukti 1,5 kilo sabu dan 950 butir ineks, terlebih dulu petugas mengamankan dua tersangka yang berperan sebagai bandar dan kuda (kurir, red). Awalnya unit pimpinan Iptu Danang dan Ipda Yoyok Hardianto mengamankan Dwi Agus Maulidi (23), warga Dusun Sumberpandan,

Sambungan dari halaman 1

Desa Mojotamping Mojokerto. Agus dibekuk di kawasan Jalan Pagerwojo, Kecamatan Buduran Sidoarjo, Sabtu (14/12) malam. Dari tangan Agus, petugas menyita barang bukti 7 poket berisi sabu seberat 610 gram; satu plastik klip berisi 267 butir ineks jenis kodok; satu plastik berisi 62 butir ineks jenis heineken; satu timbangan elektrik serta satu lembar buku rekapan hasil penjualan.

Dari penangkapan Agus, petugas memperoleh keterangan jika barang-barang tersebut diperoleh dari kawasan Jalan Petemon. Agus mengaku mengambil sendiri barang haram itu dengan sistim ranjau atas perintah FN. “FN merupakan narapidana yang saat ini sedang menjalani hukuman di Lapas Madiun,” kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya AKBP Memo Ardian, Jumat (3/1). Dua pekan setelah penangkapan

Agus tepatnya pada 1 Januari 2020, petugas mengamankan Tabah Bagus Subagja (22). Warga Jalan Banyuurip Wetan Tengah VI itu merupakan anak buah Agus yang membantu mengedarkan barang milik Agus. “Jadi Agus ini memiliki kaki yang mengedarkan barangnya di sejumlah wilayah di Surabaya. Seperti halnya Tabah yang dipercaya mengedarkan di kawasan tempat tinggalnya di Banyuurip,” lanjut alumnus Akademi

Kepolisian (Akpol), 2002 itu. Dari tangan Tabah, petugas menyita barang bukti seperangkat alat isap sabu yang diketahui baru saja digunakan untuk mengonsumsi sabu. “Kami juga dapatkan beberapa bungkus sabu bekas serta HP yang terdapat percakapan pemesanan dari sejumlah pembeli,” tandas mantan Kasatreskrim Polresta Barelang, Kepulauan Riau itu. Keesokan hari sekitar pukul

03.00, 2 Januari 2020, Tim Unit II menyergap Rizal Wahyu Putra di tempat kosnya. Dalam interogasi itu, Rizal mengaku menyimpan sabu di rumah orang tuanya di Jalan Petemon Kuburan. “Kami geledah rumah itu dan mendapatkan barang bukti sabu 0,5 ons, 50 butir pil ekstasi, sebuah timbangan elektrik dan selembar kertas rekapan transaksi,” tandas Memo. (fdn/nov)

Bonus Mobil dan Rumah uang tunai Rp 50 miliar, 18 unit mobil, dan ratusan aneka barang lain sebagai barang bukti. “Tersangka merupakan direktur utama dan orang kepercayaannya. Pernah terlibat kasus yang sama pada 2015 diungkap Polda Metro Jaya,” kata Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan, Jumat (3/1).

Sambungan dari halaman 1

Dipaparkan Luki, bila investasi ilegal ini berdiri sejak delapan bulan lalu tanpa mengantongi izin. Perusahaan itu bergerak di bidang jasa pemasangan iklan yang menggunakan sistem penjualan langsung melalui jaringan keanggotaan dengan cara bergabung di aplikasi.

Arek Lidah Wetan Bobol Tiga Toko toko bangunan ‘Mitra Persada’ di Jalan Lidah Wetan. Dalam aksinya, Budi berhasil mencuri uang Rp 800 ribu dan HP merek Nokia N70 milik Yusuf Suryadinata (54), warga Jalan Gayungsari Barat III, sebagai pemilik toko. “Tersangka sudah tiga kali membobol toko dan baru kali ini tertangkap,” kata Kanitreskrim Polsek Lakarsantri Ipda Suwono, Jumat (3/1). Pengungkapkan kasus ini, bermula adanya laporan dari Yusuf yang melaporkan bahwa tokonya dibobol dan barang berharga yang disimpan di laci meja raib. “Pelaku masuk dengan cara naik atap dan menjebol plafon,” beber mantan Kanitreskrim Polsek Simokerto ini. Laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi-saksi. Hasilnya mengarah kepada tersangka.

Sambungan dari halaman 1 Berbekal Informasi itu, petugas kemudian meringkus Budi di rumahnya berikut menyita barang buktinya. Semula tersangka mengelak dituding melakukan pembobolan toko. “Saat penggeledahan di kamarnya, kami temukan HP Nokia milik korban hingga tersangka mengakui semua perbuatannya,” imbuh Suwono. Kepada penyidik, Budi mengaku tak hanya sekali mencuri melainkan sebanyak tiga kali. Dia pernah membobol toko mebel di Jalan Lidah Wetan IV dan berhasil menggasak HP. Pria pengangguran itu juga nekat membobol toko keramik di Jalan Lidah Wetan dan berhasil menggasak laptop, uang, dan hard disk. Aksi terakhir menjarah toko bangunan ‘Mitra Persada’. Dalam aksinya, dia berhasil mencuri HP dan uang Rp 800 ribu. “Uangnya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari,” ujar Budi. (rio/nov)

Pemotongan Insentif Diatur Perbup Daerah (BPPKAD) Gresik, kembali digelar di Pengadilan Tipikor Surabaya, Jumat (3/1). Kali ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Gresik Andhy Hendro Wijaya mengajukan eksepsi atas dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik. Dalam eksepsi yang dibacakan tim penasihat hukumnya, terdakwa menyebutkan bahwa surat dakwaan jaksa disusun tidak cermat. Yaitu terkait kerugian negara sebagaimana dalam dakwaan pasal 12 huruf e dan f dalam dakwaan pertama. “Untuk itu tidak ada unsur kerugian negara, maka mempertanggungjawabkan keuangan negara tidak menjadi unsur-unsur delik pidana yang harus dibuktikan. Hal ini membuktikan bahwa dakwaan jaksa tidak cermat,” jelas Hariyadi, ketua tim penasihat hukum Andhy Hendro Wijaya saat membacakan eksepsinya, Jumat (3/1). Tak hanya itu, tambah Hariyadi, pihaknya juga menyoal tentang penerapan pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Hariyadi menyebut, bahwa saat operasi

Selanjutnya untuk mendapatkan bonus, anggota yang bergabung akan mendapatkannya bila mendapatkan anggota baru. “Bonus yang diberikan disesuaikan dengan level anggota tersebut,” lanjut Luki. Selanjutnya anggota bisa memasang iklan di aplikasi tersebut dan harus top up (isi

Sambungan dari halaman 1

tangkap tangan (OTT) terhadap M Mukhtar, posisi terdakwa tidak lagi menjabat kepala BPPKAD. “Jika perbuatan terdakwa dinyatakan bersama-sama dengan saksi M Mukhtar, seharusnya ditetapkan tersangka saat itu juga, maka penerapan pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dalam surat dakwaan Jaksa tidak tepat, yang menjadikan surat dakwaan tidak memenuhi syarat materiil pasal 143 ayat (2) huruf b KUHAP,” jelas Hariyadi. Lanjutnya, pemotongan insentif tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 69 Tahun 2010 yang pelaksanannya diatur dalam peraturan Bupati Gresik. “Dengan demikian uang yang diterima oleh masing-masing pegawai adalah uang sah dan menjadi hak masing- masing pegawai, bukan lagi uang negara. Sehingga penggunaan kalimat memotong insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah dalam dakwaan jaksa adalah tidak tepat dan tidak cermat,” pungkas Hariyadi. (fer/ nov)

Perankan Arsitek

Sambungan dari halaman 1

Rachel Amanda kembali menunjukkan keahliannya berakting dalam film ‘Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini’ (NKCTHI). Berperan sebagai Awan, Amanda kembali mendapat peran yang sedih (mellow). Saat ngobrol-ngobrol lebih dalam dengan detikcom di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, perempuan yang akrab disapa Manda itu mengatakan dirinya bukan spesialis drama sedih. “Nggak dong, kalau aku bisa ngapain aja. Cuma kebetulan dapat ceritanya kayak gini. Sebelumnya ‘Terlalu Tampan’ nggak ada sedih-sedihnya, lucu aja,” ungkap Rachel Amanda. Beberapa filmnya sebelum ‘NKCTHI’, memang memperlihatkan karakter Amanda yang berbeda. Dalam film ‘Terlalu Tampan’, ‘Dua Garis Biru’, dan ‘Trinity Traveler’ memperlihatkan sosok Rachel Amanda yang lebih ceria. “Akhir-akhir ini justru nggak (dapat mellow) ya. Memang buat aku penting juga kalau buat variasi. Bukannya aku nggak mau dapat peran sedih, aku balik lagi ke kepentingan cerita dan

skenario,” tuturnya. “Film ini nggak semuanya sedih, ada senang-senangnya, bikin mesem-mesemnya juga,” imbuh Amanda tentang film ‘NKCTHI’. Membintangi sosok Awan dalam film ‘NKCTHI’ cukup menantang untuk Rachel Amanda. Dalam bukunya, Marchella FP memang tidak menggambarkan rinci sosok Awan. Untuk bisa menjadi sosok Awan, Rachel Amanda hanya mengacu pada skenarionya. Rachel belajar menjadi Awan dengan identitasnya di ‘NKCTHI’. Dari skenario yang diberikan Amanda juga tahu sosok Awan adalah seorang arsitek yang sangat mencintai pekerjaannya. Alhasil diapun banyak membaca buku soal arsitektur. “Balik lagi yang kayak ada di skenario. Awan ini profesinya arsitek, jadi aku tanya-tanya ke temanku yang arsitek, baca-baca buku tentang arsitek walaupun di dalamnya tidak banyak membahas arsitektur,” tuturnya menceritakan bagaimana melakukan observasi untuk menjadi Awan. (*/nov)

ulang) dengan dana dimasukkan ke rekening PT Kam and Kam. Bahkan bonus yang akan diberikan lebih besar dari dana yang diisi oleh anggota. “Bonusnya seperti mobil dan rumah,” tambah Luki. Namun untuk mendapatkan hadiah tersebut anggota harus melalui berbagai syarat lain. Seperti pemenuhan omzet nasional, pemenuhan masa tunggu dan pemenuhan masa pendistribusian hadiah. Bahkan, dalam bisnis ini tersangka memiliki 264 ribu anggota

dengan omzet hampir Rp 750 miliar. Dana yang masuk antara Rp 50 ribu hingga Rp 200 juta. Anggota banyak tergiur karena bonus yang dijanjikan oleh tersangka. Bayangkan saja, papar Luki, dengan hanya menyetor Rp 50 juta, anggota bisa memperoleh mobil seharga di atas Rp 100 juta. “Dalam mengusut kasus ini kami bekerjasama dengan pihak OJK (Otoritas Jasa Keuangan),” ungkap Luki. Untuk menarik minat, tersangka menggunakan public

figure sebagai endorse. Ada empat public figure yang akan dipanggil minggu depan. Itu bisa jadi korban, bisa juga bagian dari pada kelompok jaringan ini (tersangka). Karena sebagian ada yang investasi Rp 50 juta lalu dapat mobil. “Ini kan satu hal yang tidak masuk akal,” sambung jenderal bintang dua ini. Untuk kepentingan penyidikan, Luki belum mengungkapkan identitas public figure yang dimaksud. Hal yang pasti, jika ditemukan alat bukti ke-

Polwan Jabat Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Antonius Agus Rahmanto, yang mendapat promosi jabatan baru sebagai Wakapolresta Bandung Polda Jawa Barat. Upacara serah terima jabatan (sertijab) kedua perwira menengah (pamen) itu, dilakukan di lapangan Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Jumat (3/1), dan dihadiri seluruh pejabat utama (PJU), kapolsek jajaran, serta para Bhayangkari. Kehadiran Ganis, yang pernah menjadi penyidik di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat masih berpangkat Kompol ini, disambut dengan tradisi Pedang Pora. Agus Rahmanto mengungkapkan, sudah menjabat kapolres selama 20 bulan. Di awal kepemimpinannya, dia merasa kesulitan untuk memberikan pemahaman kepada masya-

rakat tentang keberadaan Polres Pelabuhan Tanjung Perak dan bukan lagi Polres KP3. “Dulu namanya memang KP3. Tapi kemudian diubah menjadi Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Meski perubahan itu sudah bertahun-tahun, masih banyak yang menyebut Polres KP3 dan mereka tidak tahu Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” kata Agus. Namun, kerja keras yang dibangun bersama anak buahnya akhirnya berhasil memberikan predikat Zona Integritas (ZI) Wilayah Bebas Korupsi (WBK) untuk Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Agus Rahmanto juga memperkenalkan satu persatu PJU polres dan para kapolsek jajaran kepada Ganis, sekaligus menyampaikan prestasi-prestasi yang telah berhasil

Sambungan dari halaman 1 diraih Polres Pelabuhan Tanjung Perak selama dipimpinnya. “Keberhasilan yang dulu kami raih tentunya berkat kerja keras seluruh personil. Termasuk para PJU dan kapolsek jajaran yang hebat-hebat ini,” ungkap Agus. Sementara itu, Ganis menyampaikan dalam sambutannya untuk berusaha mempertahankan prestasi-prestasi yang telah dicapai Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Dia juga meminta dukungan seluruh anggota polres dan polsek jajaran agar membantunya mewujudkan apa yang diharapkan tersebut. “Semoga saja apa yang sudah dicapai selama kepemimpinan AKBP Antonius Agus Rahmanto ini terus dapat dipertahankan,” harap Ganis. (rio/nov)

Terangsang Wanita Muda Sigit diamankan anggota Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polrestabes Surabaya, setelah tepergok memegang payudara seorang gadis berinisial AP, warga Jalan Kedondong pada Jumat (27/12) sekitar pukul 19.30. Dalam aksinya, tersangka sengaja duduk di halte dekat jembatan penyeberangan orang (JPO) Basuki Rahmat. Ketika ada mangsa melintas, pria sakit ini membuntuti dari belakang. Tanpa mempedulikan sekitar, Sigit langsung melancarkan aksinya memegang payudara korban.

Sambungan dari halaman 1 “Korban terakhir saat itu berada di halte hendak naik ke JPO. Saat itulah tersangka mendekat dan langsung memegang payudara korban,” terang Kanit PPA AKP Ruth Yeni, Jumat (3/1). Mendapat perlakuan tak senonoh, korban sontak berteriak hingga mengundang perhatian sejumlah orang yang saat itu berada di halte. Sigit yang terkepung tak bisa berkutik dan berhasil diamankan. “Beruntung, anggota kami cepat mendatangi lokasi sehingga bisa meredam amarah massa dan menggiring tersangka ke mapolrestabes,” imbuh Ruth.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, Sigit mengaku sudah melakukan pelecehan seksual dengan memegang payudara korban sebanyak lima kali. Pada 26 Desember, tersangka beraksi sebanyak dua kali, sedangkan sisanya dilakukan pada 27 Desember, termasuk AP. “Tersangka mengaku terangsang ketika melihat wanita muda. Hal itu yang memotivasinya untuk nekat melakukan hal tersebut, meski berisiko tertangkap korbannya atau orang lain,” pungkas mantan Panitreskrim Polsek Wonokromo itu. (fdn/nov)

Tak Pernah Pulang, Suami Tumbang dalam Dekap Penari Striptis itu. Tanpa emosi. Tidak seperti biasanya yang selalu meledak-ledak, pagi itu Anjar menanggapi pemandangan di depan matanya dengan dingin. Bisa jadi kejadian seperti itu sudah diyakini bakal dihadapi dan mentalnya sudah dipersiapkan, namun bisa jadi pula Anjar sudah kehabisan energi menghadapi Beni. “Bukan urusanmu. Aku mau pergi lagi. Ada urusan. Aku mau ambil tas,” itulah kata-kata terakhir yang didengar Anjar dari mulut Beni, sebelum akhirnya wanita ini mengajukan gugatan cerai. Sampai di situ cerita yang didapat Memorandum. Anjar dipanggil petugas untuk masuk ruang sidang. Memorandum sempat kecewa dan tak yakin bakal mampu menyelesaikan tulisan soal rumah tangga Anjar vs Beni. Saat mengikuti Anjar masuk ruang sidang, Memorandum bertemu pengacaranya, yang kebetulan sudah lama dikenal Memorandum. Maka, selepas sidang kami janjian bertemu untuk pengumpulan bahan cerita pasangan ini.

Ternyata perempuan cantik yang dilihat Anjar pagi itu adalah penari striptis sebuah klub malam di kawasan Mayjen Sungkono. Dari cerita-cerita Anjar yang digali dari teman-teman suaminya, Beni sebenarnya tidak hanya dekat dengan penari striptis itu, sebut saja Ningsih, tapi juga dengan banyak wanita malam lain, pemandu lagu dan para waiters. “Tapi, katanya Beni memang lebih dekat dengan si Ningsih itu,” kata pengacara berpenampilan dandy ini. Sejak pagi itu, hingga berita ini ditulis sekitar enam bulan kemudian, Beni tidak pernah pulang. Tidak pernah memberikan nafkah lahir maupun batin. Anjar yang sempat malu mengadukan masalah rumah tangganya ke orang tua akhirnya memberanikan diri untuk sowan dan berkeluh kesah. “Anak ini (Anjar, red) nikah sama suaminya, siapa itu, si Beni? tanpa persetujuan orang tua. Gadis ini tampaknya korban pergaulan bebas zaman now. Dia hamil duluan dengan Beni. Mereka kawin lari. Dikawinkan paman si Anjar di Malang.

dang bulu. Yang setuju pasti memuji langkah jitu keluarnya aturan itu. Minimal mereka mengatakan aturan itu memberikan edukasi agar masyarakat mampu berperilaku sopan, tertib berlalu lintas dalam berkendara di jalanan Kota Surabaya, hingga mampu memberi rasa aman, nyaman terhadap masyarakat lain pengguna fasilitas umum jalan raya. Mereka pasti juga menilai pem-

Sambungan dari halaman 1

Eee… nggak tahunya Beni terpikat penari striptis. Tumbang kena goyangannya yang yahud, kali,” imbuh sang pengacara, disusul tawa panjang. Orang tuanya juga yang menyarakan Anjar mengajukan gugatan cerai dan selalu mendampingi setiap sidang. Mereka bergiliran menemani. Kadang ayah dan ibunya, kadang kakak lelakinya, kadang adik-adiknya. Kebetulan saat bertemu Memorandum, Anjar ditemani adik perempuannya yang tinggal di Lampung. Kebetulan dalam minggu-minggu ini dia sedang pulang kampung. Sekarang Anjar tinggal serumah dengan orang tuanya. (habis)

Tilang Elektronik, Ya Nasib Ya Nasib Tak ayal berita itu mengundang banyak ragam komentar. Inti berita yang berisikan pemberlakuan aturan baru dalam berkendara di wilayah hukum Kota Pahlawan itu seakan membangunkan impian Surabaya sebagai kota modern. Ada warga yang setuju. Ada pula yang tidak. Yang setuju pasti memiliki alasan kuat. Begitu pula yang tidak setuju. Lepas dari fakta tersebut, aturan tetaplah aturan. Yang harus ditegakkan tanpa pan-

terlibatan dalam bisnis haram tersebut mereka akan dimintai keterangannya dan diusut. Dalam kasus ini, Luki akan membuat posko pengaduan bagi masyarakat yang merasa dirugikan. Posko nantinya ditempatkan di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jatim. “Saya perintahkan untuk mengusut tuntas kasus tersebut,” tandas kapolda yang menambahkan, tersangka dijerat pidana Perbankan, ITE, dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). (tyo/nov)

Pembaca yang punya kisah menarik dan ingin berbagi pengalaman, silakan menghubungi nomor telepon/WA 082131242288. Bisa secara lisan maupun tulisan. Kisah juga bisa dikirim melalui email yulisb42@gmail.com. Terima kasih

Sambungan dari halaman 1 berlakuan aturan baru berupa berkendara harus tidak melanggar markah jalan, bermobil harus memasang safety belt, berkendara tidak boleh menelepon, dan lain sebagainya itu (kalau semua itu dilanggar akan ditilang), adalah langkah taktis untuk mengurangi insiden kecelakaan di kota berlambang suro dan boyo yang faktanya tidak pernah surut dari hari ke hari. Alhasil, pemberlakuan aturan baru itu disambut dengan acungan

jempol. Bahkan didukung “seribu persen”. Tapi bagi mereka yang tidak setuju, boleh jadi aturan baru yang diberlakukan itu dinilai sebagai bentuk pengekangan kebebasan warga yang selama ini dinikmatinya. Bisa-bisa, mereka juga menilai kemunculan aturan baru itu sebuah bukti kegagalan aparat hukum memberi rasa aman dan nyaman warga. Penilaian lain, bisa pula karena kegagalan aparat mengedukasi war-

ga tentang peraturan lalu lintas yang selama ini digunakan di negara ini. Lebih tajam lagi, mereka (yang tidak setuju) menilai pemberlakuan aturan baru ini ujung-ujungnya hanyalah untuk menyedot rupiah warga hingga mereka harus terbebani kala makin sulitnya mencari penghasilan di tengah perekonomian nasional yang terpuruk. Wajarkah mereka yang tidak setuju berpikir seperti itu? Jawabannya bergantung kita sendiri.

Faktanya, kala aturan baru diberlakukan, fasilitas jalan raya yang bisa memberi rasa aman dan nyaman berkendara di kota ini masih sangat kurang. Fakta lain, masih tak terhitung jumlah kemacetan yang ada di kota ini akibat lemahnya regulasi tentang kendaraan yang laik jalan. Masih banyak pula jalan yang kerap membuat warga mengeluh ketika melintas. Ada markah dan rambu-rabu lalu lintas yang tidak terawat dengan baik.(*)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

HUKUM & KRIMINAL

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 8

Kapolres Pantau Kawasan Rawan Banjir Pasuruan, Memorandum Memasuki musim penghujan, beberapa wilayah di Jatim bersiaga menanggulangi beragam bencana. Termasuk di wilayah Kota Pasuruan. Tidak mau terjadi hal yang sama seperti kejadian di Jakarta, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander SIK MH didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto serta para kabag, kasat dan kasubbag meninjau lokasi titik rawan banjir.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Dony Alexander didampingi Wakapolres Kompol Mario Prahatinto dan pejabat utama memantau debit air Kali Welang.

Dalam kesempatan itu, Dony menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kepedulian kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai. Seperti di Sungai Welang Kraton, Kelurahan Bugul, dan sungai di Dusun Magersari, Desa Kedawungkulon. “Kegiatan diawali dengan memantau ketinggian debit air Sungai Welang, Kecamatan Kraton dan dilanjutkan ke beberapa titik rawan banjir lainnya,” jelas Dony. Di sela-sela peninjauan, ia bersa-

ma rombongan mengimbau kepada masyarakat jika terjadi peningkatan debit air untuk menginformasikan kepada polsek terdekat serta pemerintah setempat. “Kami selalu menyiagakan beberapa anggota dan peralatan untuk membantu warga yang sedang mengalami bencana, baik bencana banjir maupun bencana alam lainnya. Saya juga berharap semoga banjir di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota segera berakhir,” tutup Dony. (*/rul/fer)

“

Kami selalu menyiagakan beberapa anggota dan peralatan untuk membantu warga yang sedang mengalami bencana, baik bencana banjir maupun bencana alam lainnya. Saya juga berharap semoga banjir di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota segera berakhir. AKBP DONY ALEXANDER SIK MH Kapolres Pasuruan Kota

FOTO: MEMORANDUM/RUL

d dengan cara membuka tali p pengikat. Setelah itu,pelaku membawa sapi melalui pintu pagar tembok belakang dengan cara merusak pintu. Dengan menggunakan a alat penerangan seadanya, petugas bersama warga terus menelusuri jejak kaki yang tertinggal di jalan. Alhasil, sekitar pukul 05.00, sapi peranakan limosin merah yang dicuri tersebut ditemukan dengan kondisi terikat di salah satu pohon di lahan tebu masuk wilayah Dusun Krajan, Desa Bago Kecamatan Pasirian. Selanjutnya, petugas gabungan bersama warga beramai-ramai membawa pulang sapi tersebut untuk diserahkan kembali kepada pemiliknya. Kapolres Lumajang AKBP Adewira Negara Siregar melalui Kapolsek Pasirian Iptu Agus Sugiharto membenarkan tentang penemuan sapi yang sempat dicuri itu. Menurut Agus, penemuan kembali sapi yang dicuri tersebut tentunya atas kesigapan warga dan korban yang segera melapor. “Kami juga mengimbau kepada semua masyarakat, agar cepat melapor apabila terjadi pencurian maupun kejadian lainnya,” tegas Agus Sugiharto. (tri/fer)

Tulungagung, Memorandum Polres Tulungagung bersama polsek jajaran gencar melakukan operasi dengan sasaran pengedar dan penyalahguna narkotika. Selama 15 hari beroperasi, sejak pertengahan Desember, 6 kasus penyalahgunaan narkotika diungkap dan 8 tersangka ditangkap. Mereka adalah Chrisna Hadi (24), Prisma Efendi (27) dan Bayu Suhendra (30), warga Desa /Kecamatan Kalidawir; Bryan Aditya (28) warga Desa Besole, Kecamatan Besuki; Nor Kholik (30), warga Kecamatan Udanawu Blitar; Agus Supiradi (27), warga Desa Tenggong, Kecamatan Rejotangan; Mulyo Suwito (45), warga Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, dan Rudy Hartono (50), warga Kelurahan Kenayan, Kota Tulungagung. Dari tangan para tersangka disita 9,56 gram sabu , 449 butir doubel L, enam alat isap bong, enam HP, enam pipet kaca dan satu timbangan digital

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia merilis perkara narkotika.

serta uang tunai. Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mengatakan delapan tersangka yang diamankan merupakan pengedar dan pengguna. Mereka diamankan saat bertransaksi. Namun ada juga yang diamankan di rumahnya.

“Mereka ini pengedar dan pengguna, untuk bandarnya saat ini masih kita dalami. Ini tidak akan berhenti di sini saja,” terang Pandia, Jumat (3/1). Pandia menjelaskan, kedelapan tersangka tidak berasal dari satu jaringan. Mereka ada yang jaringan Kali-

Perkuat Kinerja Personel lewat Aplikasi SMK Online

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH didampingi ketua Bhayangkari Cabang Kota Pasuruan hendak menanam bibit pohon.

Canangkan Gerakan Tanam 1.000 Pohon

Probolinggo, Memorandum Penilaian kinerja personel Polri baik tingkat perwira maupun bintara saat ini sudah memasuki era digital. Di mana untuk menilai kinerja personel Polri saat ini sudah melalui aplikasi berbasis android dengan nama sistem manajemen kinerja (SMK) Online. Guna penyamaan dan pemahaman personel akan aplikasi penilaian kinerja ini, bagian sumberdaya Polres Probolinggo Kota menggelar sosialisasi dan pelatihan SMK Online bertempat di ruang Rupatama Mapolres Probolinggo Kota, Jumat (3/1). Materi sosialisasi dan pelatihan ini disampaikan Kabagsumda Polres Probolinggo Kota Kompol Wahyudi didampingi Paurminpers Bagsumda Bripka Dedy. “Dalam rangka mengukur kinerja anggota Polri yang berbasis kompetensi maka dilakukan penilaian kinerja secara objektif, transparan, dan akuntabel dengan menggunakan sistem manajemen kinerja online dan terintegritasi dengan aplikasi sistem informasi personel Polri,” ujar Wahyudi. SMK berbasis online, kataWahyudi, merupakan sebuah sistem yang mempermudah penilaian kinerja personel, sebelumnya pengisian SMK dilaksanakan secara manual dan sekarang dilakukan dengan sistem online. Dan untuk penilaian jauh lebih detail terdapat nilai tambahan bagi personel dengan kinerja yang baik serta penghargaan dan punishment juga masuk dalam peng-input-an. “SMK Online ini merupakan salah satu program Polri sebagai

Bangkalan, Memorandum Berbagai gagasan dan ide simpatik terus dicetuskan Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH. Diantaranya, Rama, sapaan akrab Kapolres, kini getol menekuni gerakan tanam 1.000 pohon di lingkungan polres dan 17 polsek jajaran. Targetnya, Rama ingin memotivasi seluruh personel polres dan polsek, agar gemar menanam pohon. “Itu penting, karena kegemaran menanam pohon, akan menumbuhkan kesadaran untuk mencintai ekosistem

Anggota Polres Probolinggo Kota mendapat pengetahuan sistem manajemen kinerja online.

FOTO: MEMORANDUM/RUL

Gelorakan Aksi Nyata Gerakan Penghijauan Jember, Memorandum Pencanangan reboisasi pena00 naman kawasan hutan 1.000 bibit pohon oleh Kapolress Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum dan ADM Perhutani Jember Rukman Supriyatna dengan menyerahkan bibit pok t hon kepada tokoh masyarakat di Desa Harjomulyo. Pohon yang diserahkan untuk program penghijauan adalah berupa bibit pohon durian, alpukat, rambutan, kelapa dan duku. Menurut Alfian, gerakan penghijauan tersebut sebagai bentuk penguatan sinergitas dan dukungan demi terjaganya kelestarian lingkungan yang telah disediakan bumi sebagai penyangga kehidupan ekosistem didalamnya. “Penanaman pohon di kawasan hutan lindung banyak memberikan manfaat bagi masyarakat. Tentunya , menanam pohon bukan hanya seka-

dar me menanam tanpa diikuti usaha untuk p pemeliharaan. Saya berharap masy masyarakat di kawasan hutan juga ikut berpartisipasi aktif menjaga kel kelestarian hutan,” ujar mantan Ka Kapolsek Gubeng Polrestabes S Surabaya ini. Lanjut Alfian, dengan menanam satu pohon maka akan menyelamatkan ribuan manusia. Jaga bumi dan dia akan menjagamu. Gerakan menanam 1.000 pohon kehidupan di Jember merupakan salah satu bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian bumi, terus digelorakan Polres Jember dan jajarannya. Bakti Lingkungan Hijau Polres Jember dan polsek jajaran digelar dalam bentuk aksi nyata dengan melakukan penanaman pohon- pohon di sekitar lingkungan mapolsek maupun di lahan-lahan kosong, daerah rawan erosi, kawasan hutan dan berbagai lokasi lainnya.(edy/fer)

Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH SIK MHum memberikan bibit pohon alpukat kepada tokoh masyarakat.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Pasuruan, Memorandum Untuk melestarikan lingkungan di asrama polisi (Aspol) Bangil Pasuruan, Polres Pasuruan menanam pohon di belakang Mapolsek Bangil. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK SH MH mengatakan, penanaman pohon tersebut sebagai tindak lanjut petunjuk pimpinan Polri dari arahan Presiden dan sebagai bentuk kepedulian dari TNI-Polri terhadap kelestarian lingkungan sekitar. “Karena dengan kemajuan di semua sendi kehidupan, selain membawa dampak positif terhadap kehidupan

pe peradaban manusia juga membawa h negatif yang diantisipasi akan hal membawa bencana bagi manusia,” jelas Rofiq. Selain itu, lanjut mantan Kasubdit IV Tipidter Ditreskrimsus P Polda Jatim tersebut, masalah kelestarian lingkungan juga mendapatkan perhatian dari pemerintah dengan mengeluarkan keputusan Presiden Tahun 2008, yang menetapkan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), pada November dan Desember yang ditetapkan sebagai bulan menanam Indonesia yang dimulai dengan program Satu Orang, Satu Pohon. (*/rul/fer)

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra SIK MSi MH menanam bibit pohon di halaman mapolres disaksikan forkopimda.

FOTO: MEMORANDUM/RAS

FOTO: MEMORANDUM/TRI

Hijaukan Lingkungan Aspol Bangil Kapolsek Pasirian menyerahkan sapi yang ditemukan kepada pemiliknya.

dawir, Rejotangan, Besuki, Pakel, Boyolangu serta Tulungagung Kota. “Lain jaringan. Ada memang beberapa yang diamankan setelah penangkapan tersangka lainnya. Tapi secara umum mereka bukan satu jaringan,” jelas mantan Kasatlantas Polrestabes Surabaya ini. Dari keterangan setiap tersangka, mereka tidak secara spesifik meyasar salah satu komunitas tertentu. Siapa saja yang pesan akan dilayani. Meskipun dengan kehati-hatian. “Sasarannya masyarakat umum, bukan kalangan tertentu,” terang Pandia. Sementara salah satu tersangka, Rudy Hartono mengaku kendati sudah berusia lanjut, dirinya tetap nekat menggunakan sabu dengan asumsi agar kuat bekerja. “Biar kuat dan tidak merasa capek ketika bekerja,” ucapnya. (fir/mad/fer)

alam. Termasuk menjaga dan mengawal kelestarian hutan, melalui gerakan penghijauan yang berkesinambungan,” Rama, Jumat (3/1). Penenaman secara simblolis di halaman Polres, berturut turut dilakukan Rama S dan Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron. Kemudian ditindaklanjuti Dandim 0929 Letkol Kav Ari Setyawan Wibowo, Dan Lanal Batuporon Letkol (Laut) P Teguh Wibowo, serta Ketua DPRD H Muhamad Fahad. (ras/fer)

bagian dari reformasi birokrasi Polri guna membentuk postur yang profesional, modern dan terpercaya (Promoter),” tandas kabagsumda. Selain itu, aplikasi SMK Online merupakan tolak ukur kinerja bagi anggota Polri untuk mendapatkan penilaian kerja secara objektif, transparan dan akuntabel sehingga setiap anggota Polri memahami tugas pokok dalam melaksanakan tugas setiap hari. “Diharapkan juga agar seluruh peserta pelatihan dan sosialisasi dapat mengikuti dengan baik sehingga apa yang menjadi tujuan kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” pinta Wahyudi. Demikian juga, kata Wahyudi, operator polres dan polsek jajaran akan diajarkan sampai dengan paham cara pengisiannya sehingga bisa membantu rekan-rekan lain apabila ada yang bingung atau belum tahu cara pengisiannya. “Karena dalam sistem ini bagi anggota yang belum mengisi akan terbaca oleh sistem,” terangnya. Wahyudi menambahkan, bahwa SMK Online ini akan menjadi barometer untuk penilaian yang objektif terhadap personel dalam pengembangan karier, kenaikan pangkat dan tunjangan kinerja. Dengan adanya aplikasi SMK Online, berharap dapat mempermudah anggotanya bekerja dan selaras dengan visi dan misi organisasi.(mhd/fer)

FOTO: MEMORANDUM/MHD

Lumajang, Memorandum Edy Supriyanto (29), war-ga Dusun Gentengan, Desa Condro, Kecamatan Pasirian bisa bernafas lega. Sebab, g sapi limosin miliknya yang dicuri berhasil ditemukan dii lahan tebu, Jumat (3/1). Aksi pencurian sapi tersebut baru diketahui oleh korban pada Jumat sekitar pukul 00.30 ketika hendak memberi makan sapi. Malam sebelum kejadian tepatnya pukul 19.00, korban sempat memberi makan sapi peliharaannya itu. Tetapi tengah malam, korban mendengar induk dari sapi yang dicuri tesebut mengerang-erang. Penasaran dengan bunyi itu, korban lalu bangun kemudian berjalan ke kandang sapi untuk mengontrol sapi-sapinya. “Ketika saya lihat di dalam kandang, ternyata sapi itu tinggal induknya. Sedangkan anaknya yang berumur lima belas bulan sudah raib,” terang korban. Pelaku diduga masuk kedalam kandang sapi dengan cara memanjat tembok pagar rumah belakang menggunakan tangga bambu. Selanjutnya, pelaku masuk ke dalam kandang dan mengambil seekor sapi milik korban

Tutup Tahun, Ringkus 8 Pengedar Sabu

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Sapi Curian Ditemukan di Lahan Tebu


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 9

“

“Kemarin kami sudah membagikan kartu e-payment kepada mereka (sopir angkot yang lolos uji KIR dan izin trayeknya masih hidup)” Irvan Wahyudrajat Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) berlantai 5 siap dioperasikan pekan depan.

Terminal Joyoboyo Diresmikan, 1.000 Angkot Keleleran Hanya untuk Yang Lolos Uji Kir dan Berizin Trayek Surabaya, Memorandum Terminal Intermoda Joyoboyo (TIJ) akan dioperasikan minggu depan. Tidak semua angkutan kota (angkot) dan bus kota bisa masuk atau mencari penumpang di TIJ. Hanya angkot dan bus kota yang lolos uji kir dan izin trayeknya masih berlaku yang boleh masuk. Hingga kemarin, masih 230 unit yang memenuhi syarat tersebut.

Diharapkan ada tambahan lagi sekitar 200-an unit angkot yang lolos uji kir dan izin trayek yang dilaksanakan hingga Sabtu depan. “Targetnya ada 500 angkot,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajat.

Padahal dari penelusuran, ada 19 trayek angkutan perkotaan yang masuk terminal Joyoboyo yang diperkirakan armadanya sekitar 1.500-an. Selain itu ada tiga angkutan perbatasan. Dengan adanya pers-

yaratan tersebut, tidak menutup kemungkinan ada sekitar 1.000 angkot yang tidak bisa masuk TIJ alias keleleran di luar terminal. Sebab, yang lolos uji kir dan izin trayek hanya sekitar 500-an unit.  Bersambung ke halaman 10 

Musim Hujan, Limbah Rawan Dibuang Langsung DLH Tingkatkan Patroli di Kali Surabaya Surabaya, Memorandum Dinas Lingkungan Hidup Kota Surabaya terus memantau Kali Surabaya di musim hujan. Tujuannya, untuk mencegah pabrik yang ada di daerah aliran sungai (DAS) membuang limbah cair tanpa diolah dulu. Karena biasanya, pada musim hujan, limbah cair langsung dibuang ke sungai. Kepala Dinas Lingkungan Hidup  Bersambung ke halaman 10 

Wow.., Tiap Wakil Rakyat Punya Ruangan Khusus Gedung Baru DPRD Surabaya Super Mewah Surabaya, Memorandum Pimpinan DPRD Kota Surabaya bersama Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKP CKTR) Surabaya mengecek gedung baru DPRD Kota Surabaya. Ini dilakukan menjelang penempatan bangunan senilai Rp 68 miliar untuk pembangunan 7 lantai. Nantinya, setiap wakil rakyat akan mendapat satu ruangan khusus. “Tadi kita bersama dinas terkait mengecek kondisi di sana (Gedung Baru DPRD Surabaya, red),” ujar Reni Astuti, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Jumat (3/1). Pengecekan ini, kata Reni, dimulai lantai 1 ruang fraksi, bamus, dan beberapa ruangan lainnya yang akan dipakai. “Saya menanyakan kepada DPRKP CKTR Surabaya, sebenarnya gedung ini secara keseluruhan itu kapan bisa digunakan,” ucapnya. Atas pertanyaan tersebut, Politisi PKS Kota Surabaya ini  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Kali Surabaya.

Kapolresta Banyuwangi Siap Bersinergi dengan Memorandum FOTO: MEMORANDUM/DOKUMENTASI

Moch Jauri

Jelang Pilwali 2020, Ketua Bappilu NasDem Mundur Surabaya, Memorandum Menjelang Pilwali Surabaya 2020, DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surabaya harus kehilangan panglima perangnya. Ini setelah Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Moch Jauri mundur dari Partai NasDem sejak akhir Desember 2019. Mundurnya Jauri tentu menimbulkan tanda tanya besar di kalangan kader NasDem. Ini mengingat tahapan penjaringan bakal calon wali kota (bacawali) telah dilakukan. Tinggal menyetorkan tiga nama teratas ke DPW untuk mendapatkan rekom dari DPP. Jauri ketika dikonfirmasi membenarkan jika dirinya mundur dari Partai NasDem. “Sejak sebelum tahun baru atau tepatnya 25 Desember 2019, saya mundur dari partai,” ujar dia ketika dikonfirmasi, Jumat (3/1). Apa dirinya akan pindah ke parpol lain atau karena konflik internal, Jauari mengelak. Dirinya menegaskan tidak pindah ke parpol lain dan tidak ada konflik dengan pengurus lain. Dirinya hanya ingin fokus mengembangkan usaha jasa yang dirintisnya. “Saya lagi mengembangkan usaha biro jasa atau travel umrah dan haji. Jadi itu alasan saya mundur dari partai. Ingin fokus ke usaha,”tutur dia. Siapa yang bakal menggantikan posisinya yang sangat vital tersebut, Jauri menyebut jika posisinya akan digantikan anggota DPRD Surabaya  Bersambung ke halaman 10 

Surabaya, Memorandum Setelah menghadiri serahterima jabatan (sertijab) di Polda Jatim, Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin menyempatkan

mengunjungi Kantor Surat Kabar Harian (SKH) Memorandum. Arman berharap hubungan baik dengan media kriminal terbesar di Jatim ini terjalin dengan baik.

“Saya dengan Memorandum sudah sangat dekat. Saya selama saya bertugas di polda sangat dibantu dengan pemberitaan-pemberitaan positif.  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Kapolresta Banyuwangi Kombespol Arman Asmara Syarifudin bersama unsur pimpinan dan awak media SKH Memorandum.

FOTO: MEMORANDUM/WAHYU

Gedung DPRD Surabaya yang baru.

Menjadikan Museum sebagai Tujuan Wisata Meski tidak memiliki sumber daya alam yang menarik, ternyata Surabaya memiliki pesona yang luar bisa sehingga bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung. Terbukti, liburan tahun baru (1/1) beberapa tempat wisata diserbu wisatawan yang tidak saja dari warga kota, namun juga luar kota. Moch Syaifudin

D

estinasi wisata yang sekarang diharapkan menarik kunjungan wisata adalah museum. Di Surabaya sendiri ada sekitar 15 museum dan sebagian di antaranya adalah milik Pemkot

Surabaya. Memang sekarang ini ada masyarakat menyukai museum. Selain sebagai sarana hiburan, juga sebagai edukasi. Tidak mengherankan ada lonjakan kunjungan wisatawan

ke museum. Museum Tugu Pahlawan di Jalan Pahlawan ini juga menjadi salah satu tempat yang diserbu pengunjung. Selama liburan akhir tahun, dalam sehari kunjungan wisatawan ke museum ini mencapai 2.064 orang. Bahkan, Museum Pendidikan di Jalan Genteng Kali yang baru saja diresmikan pada November lalu, juga menjadi jujugan kedua pengunjung setelah Museum Tugu Pahlawan. “Minat masyarakat terhadap museum ini sekarang meningkat. Jadi peringkat destinasi  Bersambung ke halaman 10 

FOTO: MEMORANDUM/M SYAIFUDIN

Museum Pendidikan langsung diserbu para pelajar yang ingin mengetahui sejarah pendidikan di Indonesia.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

KOTA SURABAYA KESEHATAN MATA PEMBACA harian pagi MEMORANDUM yang budiman dimana pun berada, kami menyediakan berbagai rubrik tanya jawab atau konsultasi soal Polisi Menyapa, Obat Tradisional, Kesehatan Mata, Spiritual Agama Islam serta Narkoba secara gratis. Cukup mengirim pertanyaan lewat email: memorandumredaksi@gmail.com, SMS/Whatsapp: 081216517867. Anda akan mendapat jawaban. Semoga rubrik ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

Mata Merah Terkena Hujan Tanya: Salam sejahtera dokter. Perkenalkan nama saya Budianto. Saya mau bertanya, dua hari lalu mata saya kemasukan air hujan saat mengendarai sepeda motor. Hujan lebat dan angin kencang membuat air hujan masuk ke mata saya. Sejak itu mata saya sakit dan merah. Gimana dokter, amankan? Apa yang harus saya lakukan demi indera saya ini?

Diasuh oleh: Dr Lydia Nuradianti SpM

Budianto, Jalan Raya Karang Pilang, Surabaya Jawab: Terima kasih Mas Budianto. Perlu kami informasikan, untuk menjaga kesehatan mata, anda bisa melakukan tujuh cara ini: 1. Jangan menyentuh mata: Selama musim hujan, jangan pernah menyentuh mata ketika tangan Anda kotor. Mata lebih rentan terhadap infeksi. Kebersihan pribadi sangat berpengaruh terhadap segala jenis infeksi selama musim hujan. 2. Gunakan tetes mata: Jika anda mengalami mata merah, bengkak, atau sensasi terbakar, gunakan tetes mata untuk menghindari mata dari infeksi. Tetes mata yang aman adalah pelembab mata teteskan sering tidak apa-apa. 3. Gunakan kacamata yang bersih: Selama musim hujan, penting untuk menjaga mata anda tetap bersih. Gunakan kacamata pelindung saat bepergian agar mencegah angin atau air hujan masuk. Selain itu, sering-seringlah membersihkan kacamata dengan kain bersih untuk menghindari pertumbuhan jamur. 4. Cuci mata dengan air dingin: Setiap kali anda terkena hujan, anda perlu mencuci mata dengan air dingin yang bersih. Air dingin akan membantu menghilangkan semua partikel debu dari dalam dan sekitar mata. 5. Hindari lensa kontak: Mengenakan lensa kontak saat hujan dan angin kencang akan menyebabkan mata merah dan gatal. Jadi, hindari pemakaian lensa kontak saat musim hujan. 6. Hindari berbagi handuk: Infeksi mata dapat menyebar dengan mudah melalui barang-barang seperti handuk, serbet, dan sapu tangan. Jadi, hindari berbagi handuk dengan orang lain untuk mencegah infeksi. 7. Hindari berenang di kolam kotor: Selama musim hujan, hindari berenang di kolam yang terlihat terkontaminasi. Jika Anda ingin berenang saat musim hujan, periksa kolam renang tersebut untuk memastikan kebersihannya. Semoga penjelasan kami bisa dipahami. Salam sehat. (*/rif)

PKB Gadang-Gadang Machfud Arifin Surabaya, Memorandum DPC PKB Surabaya yang memiliki modal lima kursi di dewan bakal mengusung Irjenpol (Purn) Machfud Arifin di bursa bakal calon wali Kota Surabaya pada Pilwali 2020. Mantan kapolda Jatim ini digadang-gadang (dijagokan) untuk pilwali Surabaya tahun ini. Hal ini ditegaskan Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf. Menurut dia, PKB Surabaya akan merekomendasikan Machfud Arifin yang punya pengalaman memimpin. Termasuk sukses menjadi Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf Amin wilayah Jatim di Pilpres 2019. Usulan itu dituangkan dalam berita acara rapat pleno DPC PKB Surabaya tertanggal 27 Desember 2019 dan ditandatangani Ketua Dewan Syuro DPC PKB Surabaya KH Mas Yusuf Muhajir dan Sek-

retaris Dewan Syuro DPC PKB Surabaya Masduki Toha. Plus tanda tangan Ketua DPC PKB Surabaya Musyafak Rouf dan Sekretaris DPC PKB Surabaya Mazlan Mansyur. Cak Syafak, panggilan Musyafak Rouf menjelaskan, kalau usulan tersebut atas ajakan Machfud Arifin. “Tapi saya jelaskan ke Pak Machfud kalau suara PKB tidak cukup mengusung sendirian. Jadi perlu koalisi dengan parpol lain. Nanti kalau sudah terbentuk, saya berani melangkah lebih lanjut,” jelas Musyafak usai menggelar rapat

FOTO: MEMORANDUM/BAUD

Pengurus PKB Surabaya berkoordinasi persiapan launching mendukung Machfud Arifin.

koordinasi di ruang Fraksi PKB DPRD Surabaya, Jumat (3/1). Cak Syafak mengaku sudah mendengar kabar keinginan sejumlah partai untuk berkoalisi

Surabaya, Memorandum Ditpolairud Polda Jatim mengerahkan 84 personel, 28 perahu karet, dan peralatan lengkap untuk mengantisipasi banjir di Jawa Timur, Jumat (3/1). Di Surabaya sendiri ada 10 titik rawan banjir, antara lain di daerah Benowo, Gunungsari, Kali Lamong, Wiyung, Perumahan Citraland, Mayjend Sungkono, Kupang, Perak Barat, Tandes, dan Tambak Langon. Hal ini berdasarkan data d a r i Ba d a n Me t e o ro l o g i , Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam menghadapi cuaca hujan ekstrem yang diperkirakan terjadi pada Januari 2020. “Data yang kami dapat dari BMKG setidaknya ada sepuluh titik yang rawan terjadi genangan air bahkan banjir ketika curah hujan ekstrem di Surabaya,” kata Wadirpolairud Polda Jatim AKBP Kobul S Ritonga.

Ritonga menambahkan, pihaknya sudah melakukan pengecekan terhadap kesiapan personel dan peralatan untuk melaksanakan kegiatan SAR bencana banjir di Jawa Timur. Personel lengkap dengan 28 perahu karet dan peralatan akan disebar ke beberapa wilayah di Jawa Timur. Pihaknya juga sudah berkoordinasi bekerja dengan polres-polres di Jatim bersama-sama siaga mengantisipasi kemungkinan bencana banjir. “Tentu di Jatim juga atensi kami. Koordinasi dengan polres jajaran Polda Jatim yang memiliki Satair, TNI, dan pemda agar mem-backup wilayah terdekat jika terjadi banjir,” pungkas Ritonga. (rio/lis) Personel Ditpolairud Polda Jatim menyiapkan perahu karet yang akan dikirim ke daerah rawan banjir di Surabaya dan Jatim.

FOTO: MEMORANDUM/OSKARIO

Musim Hujan, Limbah Rawan Dibuang Langsung Kota Surabaya Eko Agus Supiadi mengatakan, pihaknya rutin menggelar patroli air di Kali Surabaya, terutama di musim hujan. Tidak hanya pihaknya,

Disinggung berapa banyak angkot yang trayeknya masuk ke TIJ, Irvan menegaskan cukup banyak. Sebab, rata-rata angkot itu banyak yang masuk terminal yang terletak di dekat Kebun Binatang Surabaya ini. Untuk bus hijau jurusan Surabaya-Mojokerto, masih lanjut Irvan, tidak bisa masuk terminal. Dan itu ketentuan tersebut sudah berjalan cukup lama. “Jadi bus warna ijo itu

Pemprov Jatim juga menggelar patroli di sana. “Untuk mengantisipasi adanya pabrik yang nakal dan membuang membuang limbah

selama ini kan berada di luar terminal,” cetus dia. Ia menegaskan angkutan umum yang berada di dalam terminal adalah angkutan dalam kota dan perbatasan. Nantinya angkutan umum ini akan masuk di TIJ di lantai 1. “Termasuk Suroboyo Bus juga masuk terminal,” cetus dia. Irvan Wahyudrajad mengatakan, saat ini pihaknya tengah menyosialisasikan kepada

Sambungan dari halaman 9

cair tanpa diolah dulu. Kondisi air yang tinggi membuat mereka berani membuang limbah tanpa olah,” tegas Eko Agus Supiadi, kemarin.

Sambungan dari halaman 9

pihak angkot terkait dengan rencana pengoperasiaan TIJ. Angkutan umum yang masuk TIJ dikenakan retribusi dengan menggunakan e-payment. Untuk retribusi parkir angkot Rp 500 sedangkan dan bus kota Rp 1.000. “Kemarin kami sudah membagikan kartu e-payment kepada mereka (sopir angkot yang lolos uji KIR dan izin trayeknya masih hidup),” ungkap dia. (udi/rif)

FOTO: MEMORANDUM/ARIS

Tambah Kekuatan 125 Personel Surabaya, Memorandum Korem 084/Bhaskara Jaya menggelar acara tradisi penerimaan personel baru yang akan masuk menjadi warga korem. Ada dua hal penting yang harus dijaga oleh 125 personel yang akan ditugaskan di jajaran korem. “Personel tersebut terdiri dari bintara dan tamtama. Dua hal yang harus dilaksanakan personel ketika bertugas yakni jaga nama baik satuan dan kedua melaksanakan tugas dengan baik,” ujar Kasrem 084/Bhaskara Jaya Letkol Arm Aprianko Suseno. Masih menurut Aprianko, bila personel baru tersebut tidak menutup kemungkinan akan menempati beberapa jabatan babinsa yang harus dekat dengan masyarakat. Serta acara ini digelar sebagai wujud kebanggaan setiap personel baru. “Kita beri mereka penghargaan maka dengan sendirinya mereka akan memiliki kebanggaan pada satuan,” pungkas Aprianko. (tyo/lis)

Komisaris: Mangestuti Agil Direktur: Choirul Shodiq Pemimpin Perusahaan: Yoyok Khayatullah Konsultan Hukum: Noer Fattah Syafi’i

dengan PKB. Antara lain, Gerindra, PAN, NasDem dan PKS. “Tapi ini belum pasti lho ya,” ungkap dia. Kalau koalisi partai terben-

tuk, lanjut dia, setiap partai nantinya akan menyodorkan nama bakal calon wakil wali kota. Salah satu di antaranya akan dipilih oleh Machfud Arifin. “Ya seperti model Jokowi lah,” jelas Musyafak. Lebih jauh, dia menjelaskan, alasan mengusulkan Machfud Arifin itu atas saran kiai di Dewan Syuro PB NU. “PKB ini dilahirkan oleh NU. Jadi harus mengikuti apa kata kiai, tapi harus tetap pada aturan. Masak kalau suara enggak cukup tetap memaksa, ya enggaklah,” tutur dia. Usulan tersebut, tandas Cak Syafak, masih dimatangkan lagi melalui rangkaian rapat internal dan sosialisasi. “Seperti ini tadi, kita menggelar rapat dengan kalangan Fraksi PKB, karena DPRD juga penting,” ucap dia. (dhi/rif)

Kerahkan 28 Perahu Karet di Titik Rawan Banjir

Terminal Joyoboyo Diresmikan, 1.000 Angkot...

Kasrem 084/Bhaskara Jaya Letkol Arm Aprianko Suseno menyapa personel baru.

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 10

Kapolresta Banyuwangi Siap Bersinergi... Jadi kita siap bersinergi dengan Memorandum,” ujar mantan Wadireskrimsus Polda Jatim ini. Dalam kunjungannya ini, Arman ditemui Direktur Choirul Shodiq, Pemimpin Perusahaan Yoyok Khayatullah, Pemimpin Redaksi Arief Sosiawan, Manager

Pengembangan dan Bisnis Herry Sunaryo, dan Manager Iklan dan redaktur senior Ahmad Syaiku. Dalam obrolan tersebut, Choirul Shodiq menegaskan kedepannya hubungan baik antara Polresta Banyuwangi dengan Memorandum akan

Sambungan dari halaman 9 berjalan lebih baik. “Kami akan mendukung tugas yang diemban dengan pemberitaan,” ujar Choirul Shodiq. Sebelum berpamintan, Arman juga menyempatkan diri menyapa awak media yang sudah mulai beraktivitas. (tyo/rif)

Wow.., Tiap Wakil Rakyat Punya Ruangan Khusus Sambungan dari halaman 9 mendapat jawaban pertengahan bulan Januari ini. “Semoga pertengahan bulan ini sekitar 13 Januari. Harapannya bisa digunakan,” paparnya. Terkait perubahan ruangan atau tempat di DPRD Surabaya, Reni menjelaskan, pimpinan dewan masih tetap disini dan ruang komisi juga tetap disini. Namun untuk ruang fraksi semuanya akan dipindahkan ke belakang atau gedung baru. “Masing-masing anggota de-

wan juga sudah punya ruangan sendiri,” terangnya. Selain itu, lanjutnya, untuk ruang badan musyawarah dan ruangan badan anggaran (Bamus dan Banggar) DPRD Surabaya serta ruang pembentukan perda juga ada di belakang. “Pimpinan dewan tidak meninggalkan teman teman wartawan tetap di sini dan kita, sudah sampaikan ke sekwan ruangan media nanti bisa lebih

luas ruangan Fraksi Demokrat bisa digunakan ruang teman teman media,” ucap dia. Menurutnya, nantinya ada ruangan serbaguna di gedung baru yang dipersiapkan jika ada tamu dengan jumlah banyak, rapat komisi atau banggar yang hendak rapat dengan seluruh lurah atau mengundang seluruh kepala puskesmas. “Misalkan ada kondisi-kondisi yang membutuhkan kita berkoordinasi di situ,” pungkasnya. (why/rif)

Kendati demikian, Eko mengatakan, semua pabrik di DAS Kali Surabaya sudah memiliki IPAL (instalasi pengolahan air limbah). “Karena syarat untuk tetap bisa beroperasi ya harus memiliki IPAL,” kata dia. Ia mengungkapkan memang sempat terjadi persoalan dalam rentang waktu Januari hingga Desember 2019. Ada tiga perusahaan yang diberi surat teguran untuk segera memper-

baiki IPA. “Ketiga perusahaan tersebut mengalami masalah dengan IPAL-nya. Karena itu kami mengirim surat kepada mereka untuk segera memperbaiki,” ungkap dia. Ternyata surat tersebut mendapatkan respon positif dari pabrik. Mereka segera memperbaiki sehingga sekarang ini sudah normal dan bisa dipakai untuk mengolah limbah cair. (udi/rif)

Menjadikan Museum... museum sekarang nomor dua, setelah destinasi lainnya,” beber Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya Antiek Sugiharti. Pengunjung Museum Tugu Pahlawan mencapai 2.064 per hari. Lalu setelah itu Museum Pendidikan sekitar 374 pengunjung per hari. “Kami juga akan segera membuka museum baru di Gelora Pancasila. Direncanakan di sana akan ada museum olahraga,” ungkap dia. Sementara itu destinasi lainnya yang banyak dikunjungi wisatawan selama libur tahun baru adalah Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran, yang menembus angka kunjungan mencapai 22 ribu dalam sehari.

Jelang Pilwali 2020... Imam Syafii. “Pak Imam yang akan menggantikan saya,”tandas Jauri. Sementara Imam Syafii ketika dikonfirmasi soal mundurnya ketua Bappilu dan dia yang akan mengisi posisi tersebut mengaku kaget. “Aku belum dengar mas,” jelas dia singkat.

Sambungan dari halaman 9

“Itu rekor dalam sehari pengunjung mencapai 22 ribu di THP kenjeran. Biasanya tidak sebanyak itu, sekitar 19 - 20 ribu saja,” kata Antiek. Selain itu, destinasi wisata Sungai Kalimas juga cukup menyedot perhatian publik. Selama libur akhir tahun, jumlah pengunjung juga terhitung naik di sektor pariwisata ini. “Jumlah pengunjung yang naik perahu Kalimas kemarin sekitar 1.707 orang,” ujar dia. Antiek memastikan, pihaknya bakal terus berupaya membuat destinasi-destinasi baru yang dapat dikelola dengan tujuan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Misalnya saja destinasi wisata kota lama dan Lawang Seketeng. (*/lis)

Sambungan dari halaman 9 Sekretaris DPD Partai NasDem Surabaya Hari Santoso ketika dikonfirmasi soal pengunduran Ketua Bappilu Moch Jauri membenarkan. “Iya benar. Alasannya karena mengembangkan usaha travel umrah dan haji,” beber dia. (dhi/rif)

Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab: Arief Sosiawan. Redaktur Pelaksana: Tri Haryoko. Redaktur Pelaksana Online: Agus Supriyadi. Redaktur Senior: Ahmad Syaiku. Redaktur Website: Syaifuddin, Aris Setyoadji. Redaktur Bahasa: Yuli Setyo Budi. Redaktur: Baud Effendi, Samuel Ru’ung, Sujatmiko, Noor Arief, Ferry Ardi Setiawan, Novi Triawan, Muchlis Darmawan, Hendradi Prayogo. Staf Redaksi Surabaya: Oskario Udayana, Faishal Danny Nurdiansyah, Dodik Wahyu. Sidoarjo: Budi Joko Santoso. Gresik-Tuban-Bojonegoro: Supardi Hardy. Mojokerto: Muhammad Anwar. Pasuruan: Ali Muchtar. Probolinggo: Nur Wahyudi. Jember: Edi Winarko. Lumajang: Munjari Triono, Tulungagung: Ahmad Rifai. Madura: Herry Sunaryo. Malang: M Ariful Huda. Kontributor Blitar: Prawoto Sadewo, Kontributor Kediri: Wahyudi. Manajer Umum dan HRD: Ahmad Nurzaman. Manajer Iklan: Ahmad Syaiku. Manajer Bisnis dan Pengembangan: Herry Sunaryo. Kepala Pra Cetak: Irfan H. Ali. Perwajahan: Subakir, Moh Farid Al Jufri, Ihyak Ulumudin, Andi Ega, Nanang AB, Risa Yudiana. Grafis: Abdul Aziz. Alamat Perusahaan: Jl. Ketintang Baru III No. 91, Surabaya . Fax Mutasi/Pemasaran: 031-8275390; Telp Hotline: 031-8275391. Redaksi: 031-827590, 031-8273759. Sirkulasi/ Iklan: 031-8276072. Harga Langgnan: Rp. 75.000,- Harga Eceran: Rp. 3.500,-/eks. Harga Iklan Pas: Rp. 19.000,-/baris, Harga Iklan Sosial: Rp. 15.000,-/mm kolom.Iklan Hitam Putih: Rp.23.000/mm kolom, Spot Warna: Rp. 25.000,-/ mm kolom. Full Color (FC): Rp. 32.000,-/mm kolom. Harga Iklan Kreatif: BW Rp. 26.000,-/mm kolom. Kreatif Spot Warna: Rp. 30.000,-/mm kolom. Kreatif Colour: Rp. 36.000,-/mm kolom. DICETAK OLEH: PT. Temprina Media Grafika, Jl. Sumengko KM 30-31 Wringinanom, Gresik; Didirikan oleh: H. Agil H. Ali, Penerbit: PT. Memorandum Sejahtera, SIUPP: No. 098/SK/Menpen SIUPP/A6/1986. Wartawan MEMORANDUM selalu dibekali tanda pengenal dan tidak diperkenankan menerima/meminta apa pun dari narasumber.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

MADURA

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 11

BIRO MADUR MADURA RAYA MELIPUTI: Bangkalan, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep. KABIRO: Herry Sunaryo. REPORTER: Syamsul Arief, Syamsuri, Yusron Hidayatullah, Sujak Lukman, Ainul Anwar. HP: 085333446262, 08113406262.

2 Pengedar Kakap Digaruk Satreskoba Polres Bangkalan Bangkalan, Memorandum Tekad Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra terus menguber bandar, pengedar, dan penikmat narkoba, terutama jenis sabu, terus digelorakan tanpa jeda. Hasilnya, hanya dalam tempo dua hari, anggota satreskoba kembali menggaruk dua pelaku, KDY (31) dan MA (42). Keduanya jadi tersangka pengedar sabu skala gede yang berasal dari 2 kecamatan berbeda. “Kedua tersangka ditangkap di lokasi berbeda,” terang Kasatreskoba AKP Soekris Trihartono melalui Kasubbag Humas AKP Moh Bahrudi, Jumat (3/1). Petugas awalnya mengamankan KDY yang disergap di rumahnya. Warga Desa Langkap, Kecamatan Burneh tersebut ditangkap (28/12) sekitar pukul 05.30. Tiga hari berselang, giliran MA diringkus sekitar pukul 16.00 sore. Dia

juga diamankan di rumah pribadinya di Desa Banyeor, Kecamatan Sepulu. Kedua pengedar lintas kecamatan berbeda ini, menurut Bahrudi, tergolong pengedar besar. Indikasinya, dari rumah kedua tersangka petugas menyita barang bukti sabu yang sudah dikemas di 21 kantong plasik klip kecil dan sedang dengan berat bervariasi. Semuanya siap edar. Lebih rinci, Bahrudi menyebut dari KDY disita 6 kantong plastik klip kecil dan satu ukuran sedang. Total be-

ratnya 3,56 gram. Satu kantong plastik kecil lainnya, ditemukan terpisah berisi 0,48 gram kristal haram. “Dari tangan tersangka KDY ini, juga disita beberapa barang bukti lain. Diantaranya sebuah sendok sabu, sebungkus rokok Gudang Garam Surya, serta dua handphone merek Samsung,” tandas Bahrudi. Sedangkan dari tangan MA, petugas mendapat barang bukti lebih besar lagi. Totalnya berupa 13 kantong plastik klip kecil dan sedang. Semuanya berisi kristal sabu dengan berat bervariasi. Lima kantong plastik klik kecil di antaranya, ditemukan petugas dalam kotak pembungkus HP. Setiap kantongnya, masing-masing berisi kristal sabu seberat 0,32, 0,30, 0,28, 0,28 dan 0,26 gram. Berikutnya, juga disita dua kantong plastik klip sedang berisi

FOTO: MEMORANDUM/ RAS

Amankan 21 Kantong Klip Sabu

KDY dan MA serta sebagian barang bukti sabu yang diamankan petugas.

tiga dan empat kantong plastik klip kecil berisi kristal sabu. Beratnya juga bervariasi. Masing-masing seberat 0,28, 0,26 dan 0,26 gram, serta 1,14, 1,12, 1,18 dan 1,14 gram sabu-sabu. Dua kantong plastik klip kecil berisi kristal sabu, juga ditemukan di saku kanan celena jeans tersangka dan dalam botol cutton bud. Masing-masing seberat 0,92 dan 0,26 gram. “ Dari tangan tersangka MA,

juga disita sejumlah barang bukti lain,” ungkap Bahrudi. Masing-masing berupa sebuah pipet kaca yang masih menyisakan 1,50 gram kerak sabu, bong akat isap sabu, kompor sabu, sendok sabu, pipet kaca panjang, tas coklat berisi timbangan digital dan tumpukan plastik klip kecil kosong, serta uang tunai Rp 250 ribu. Dalam pemeriksaan, KDY

mengaku kulakan barang haram itu seharga Rp 800 ribu kepada bandar berinisial SH. Sedangkan tersangka MA mengambil dari DY, bandar asal Sokobanah, Kabupaten Sampang. Kedua bandar tersebut kini berstatus DPO. Terakhir, Bahrudi menjelaskan, pergerakan tersangka KDY dan MA sebagai pengedar sabu terdeteksi berkat informasi masyarakat. Setelah

dilakukan pengintaian, kedua tersangka menjadikan rumahnya sebagai lokasi penimbunan sabu. Akibat ulahnya, KDY bakal dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Sub pasal 112 ayat (1). Sedangkan MA dijerat dengan pasal 114 ayat (1) atau ayat (2) Sub pasal 112 ayat (1) atau ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (ras/epe)

Bupati memasang pin penghargaan kepada salah satu ASN Kemenag Pamekasan dalam Apel HAB ke-74 Kemenag, kemarin.

HAB Kemenag Ke-74

Bupati Jadi Pembina Upacara Pamekasan, Memorandum Apel Hari Amal Bhakti ke-74 Kementerian Agama (HAB Kemenag) digelar di Lapangan Mandhapa Agung Ronggo Sukowati Pamekasan, Jumat (3/1). Bertindak sebagai pembina upacara adalah Bupati H Baddrut Tamam yang sekaligus membacakan sambutan Menteri Agama RI Fachrul Razi. Peserta upacara bertemakan Umat Rukun, Indonesia Maju diikuti seluruh pegawai dan siswa di bawah naungan Kemenag Kabupaten Pamekasan. Dalam sambutannya, bupati menyampaikan bahwa kerukunan antarumat beragama sangat penting untuk membangun bangsa Indonesia. Untuk itu, kemenag harus bisa mengawal dan mengembangkan peran strategis agama di tengah masyarakat. “Tugas utama kementerian agama adalah membangun jiwa manusia. Hal tersebut menjadi modal utama dan landasan untuk membentuk mental bernegara yang baik,” jelas bupati. Kepala Kemenag Pamekasan Afandi, mengatakan apel HAB ke-74 ini merupakan momen untuk implementasikan pengabdian. “Pada dasarnya kantor kemenag itu harus paham terhadap latar belakang sejarah berdirinya dan menumbuhkembangkan potensi yang ada serta seluruh inovasi yang dimiliki semua ASN (aparatur sipil negara) bagaimana menterjemahkan itu semua (sambutan menteri agama) agar bisa direalisasikan dalam wujud pengabdian,” sebutnya usai apel.(sjk/epe)

Sumenep, Memorandum Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep menyampaikan kepada Bagian Hukum untuk segera memproses status tanggap darurat siaga bencana longsor, banjir, dan angin puting beliung. Kepala BPBD Kabupaten Sumenep Abdul Rahman Riadi mengaku, status ini sudah diproses dan penetapannya tinggal menunggu surat keputusan (SK). “SK penetapan sebagai syarat untuk mempergunakan dana tidak terduga dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). SK belum keluar mungkin karena bapak bupati masih ada tugas lain,” terangnya, Jumat (3/1). Sesuai kajian BPBD, status tanggap darurat siaga bencana itu mulai 31 Desember 2019 hingga 1 Maret. Disebutkan, kurun waktu satu bulan terakhir di wilayah Sumenep kerap dilanda puting beliung. Data BPBD akhir 2019, tercatat 4 sampai 5 bencana angin puting beliung melanda beberapa desa. Maka pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada di musim penghujan tahun ini.(uri/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ SYAMSURI

FOTO: MEMORANDUM/ SUJAK

Status Tanggap Darurat Siaga Bencana Sudah Diajukan

Warga dan TNI kerja bakti membuka akses jalan Desa Basoka yang tertutup longsor pada 1 Januari lalu.

Kurang Konsentrasi, Jazz Tabrak Becak dan Avanza

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti

Sumenep, Memorandum Diduga kurang konsentrasi, pengemudi Honda Jazz bernopol M 1923 VB menabrak tukang becak dan Toyota Avanza Nopol M 1714 VJ di Jalan Trunojoyo, Desa Kolor, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep. Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, kecelakaan lalu lintas

(lakalantas) itu tidak menimbulkan korban jiwa. Kedua pengemudi mobil, penumpang, dan tukang becak selamat dalam peristiwa tersebut. Kecelakaan bermula ketika Mohammad Herri, pengemudi Jazz dengan penumpang Dewi Weliyana melaju dengan kecepatan sedang ke utara. Di barat badan jalan terparkir becak

dan Avanza. “Kurang konsentrasi membuat pengemudi Jazz menabrak becak dan Avanza yang sedang parkir,” terang AKP Widiarti, Jumat (3/1). Aparat Satlantas Polres Sumenep yang mendapat informasi mendatangi lokasi, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Kerugian sementara ditotal mencapai Rp 16 juta. (uri/epe)

Perluasan Bandara Trunojoyo

Sumenep, Memorandum Pemerintah Kabupaten (pemkab) Sumenep membebaskan lahan 8 hektare untuk pengembangan Bandara Trunojoyo. Anggaran pembebasan lahan itu senilai Rp 18 miliar yang berasal dari APBD Sumenep. Pemkab semula menargetkan bisa membebaskan lahan seluas 18 hektare dengan alokasi dana Rp 30 miliar. Tapi hasil verifikasi tim yang dipimpin Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumenep, lahan yang telah memenuhi syarat untuk dibebaskan hanya 8 hektare. Kabid Prasarana Dinas Perhubungan

(dishub) Kabupaten Sumenep Dadang Dedi Iskandar, mengaku tidak ingin ada masalah di kemudian hari atas pembebasan lahan tersebut. Sehingga hanya lahan yang tidak bermasalah yang dibebaskan. “Pembebasan lahan sekitar delapan hektare itu merupakan bagian dari 28 hektare lahan dari hasil penentuan lokasi yang dikeluarkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur pada Maret 2017,” ujar Dadang, Jumat (3/1). Ia menjelaskan, sisa lahan yang belum dibebaskan untuk pengembangan sekitar 18 hektare. Tapi hanya 8 hektare

yang dinyatakan telah memenuhi syarat dibebaskan pada 2019. Sementara sisanya akan dibebaskan maksimal pada akhir triwulan pertama 2020. “Setiap lahan yang akan dibebaskan oleh pemerintah kabupaten/kota harus menyesuaikan dengan penentuan lokasi dari pemerintah provinsi dan setiap tahapannya harus dilaporkan. Kami diberi perpanjangan waktu oleh pemerintah provinsi untuk membebaskan sisa lahan sebagaimana penentuan lokasi pada 2017 itu hingga Maret 2020,” tandas Dadang. (aan/epe)

FOTO: MEMORANDUM/AINUL ANWAR

Pemkab Sumenep Sudah Bebaskan Lahan 8 Hektare

Bandara Trunojoyo Sumenep.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

PASURUAN

SABTU WAGE 4 JANUARI 2020 HALAMAN 12

KEPALA BIRO PASURUAN: Ali Muchtar. WARTAWAN: Maskur, Sudiono, Bahrul Ulum. HP: 0817 5128 003.

Desa Maslahat

Desa Kedungboto Tingkatkan Pelayanan Berbasis ITE

Acara tersebut dihadiri Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf SE MMA, Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron, Ketua DPRD Sudiono Fauzan, Kepala Desa Ranggeh HM Taufik Hidayat, Muspida, Muspika Kecamatan, Ketua Ishari Ancab Gondangwetan serta sejumlah tokoh masyarakat Desa Ranggeh. Di awali dengan pembacaan selawat nabi oleh kelompok Ishari Ancab Gondangwetan, dilanjutkan dengan pidato Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf. Dalam sambutannya Gus Isyad menyampaikan rasa kebanggaannya dalam kegiatan selamatan atau tasyakuran senantiasa di iringi dengan berselawat.

Terlihat dalam kesempatan tersebut, Bupati Pasuruan juga memberikan sumbangan kepada anggota Ishari (Ancab) anak cabang Gondangwetan, untuk uang pembinaan sebesar Rp 10.000.000,-. Bupati berpesan kepada Kepala Desa Taufik Hidayat untuk senantiasa memberikan pelayanan sebaik baiknya kepada masyarakat, dan transparan dalam menjalankan pemerintahan Desa. Irsyad menambahkan, pemdes diharapkan mampu berinovasi dalam segala bidang, baik itu peningkatan perekonomian, pelayanan, meningkatkan potensi sumber daya yang ada di desa bersama Karang Taruna, BUMdes, tokoh pemuda , tokoh

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum Pemerintahan Desa Ranggeh, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, menggelar selamatan desa sekaligus tasyakuran pada Kamis (2/1) malam.

FOTO: MEMORANDUM/ION

Pasuruan, Memorandum ndum Pemerintahan Desa Kedungboto terus berinovasi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Mulai dari administrasi kependudukan, keuangan, hingga pelayanan kebutuhan masyarakat. Sejauh ini terkait pelayanan kebutuhan masyarakat tidak ada kendala, seiring dengan program-program pemerintahan Desa Kedungboto, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Selain inovasi potensi desa dan peningkatan perekonomian, Sekdes Kedungboto Maksun pelayanan kepada masyarakat sangat diperhatikan. Maksun, Sekdes Desa Kedungboto menjelaskan bahwa pemerintahan desa untuk saat ini sudah berbasis komputer. Agar mempercepat pelayanan kepada masyarakat baik urusan kependudukan, maupun urusan yang lain terkait kebutuhan masyarakat. “Kami sudah menyiapkan yang terbaik untuk Desa Kedungboto,” jelas Maksun kepada Memorandum. Subandi, Kepala Desa Kedungboto mengatakan, ia selalu mendukung program pemerintahan desa untuk selaras, dan bersinergi dengan program pemerintahan Kabupaten Pasuruan. “Harapan kami bersama-sama pemerintahan Desa Kedungboto, senantiasa siap memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat. Dan siap memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk harapan bersama menuju Desa Kedungboto yang maslahat yakni Maju, Aman, Sehat Lahir Batin, Adil dan Bermartabat,” tutup Subandi.(ion/sr)

Desa Ranggeh Gelar Tasyakuran dan Selamatan

HM Taufik Hidayat, kepala Desa Ranggeh, foto bersama Bupati Irsyad, Wakil Bupati KH Abdul Mujib Imron, Ketua DPRD Sudiono Fauzan, dan tokoh masyarakat Desa Ranggeh.

masyarakat untuk peningkatan pendapatan asli Desa. Diharapkan selaras dan bersinergi dengan program program pemerintah Kabupaten Pasuruan menuju desa Maslahat. Sementara itu H. M Taufik Kepala Desa Ranggeh , mengatakan, “Ucapan terimah kasih kepada Bupati dan pemerintah

Kabupaten Pasuruan dalam hal ini bisa hadir dalam acara selamatan Desa kami. Kegiatan selamatan Desa ini bertujuan pertama kita mendo’akan parah sesepuh Desa. Mengharap seluruh masyarakat Desa Ranggeh senantiasa mendapat perlindungan dari Allah SWT dan sekaligus malam Tasyakuran,”

ungkap Taufik. Taufik menambahkan, Dalam hal ini ia juga minta do’a dan dukungan serta peran aktif masyarakat untuk bersama sama membangun Desa Ranggeh menuju Masyarakat Desa Ranggeh yang Maslahat ( Maju, Aman , Sehat lahir Batin, adil dan Bermartabat ).(ion/sr)

Sampah di TPA Kenep Menggunung, Resahkan Pengguna Tol Pasuruan, Memorandum Tumpukan sampah di TPA Kenep, Kecamatan Beji, kian menggunung. Kondisinya sangat mengkhawatirkan, lantaran gunungan sampah itu dekat dengan jalan tol Gempol-Pasuruan di Desa Sidowayah, Kecamatan Beji. Tumpukan sampah di TPA Kenep memang tinggi. Ketinggiannya bahkan mencapai lebih dari enam meter. Kondisi itu terlihat jelas dari jalan tol di Sidowayah. Maklum, lokasinya memang berdekatan. Sehingga, mengkhawatirkan pengguna jalan tol,

bila sewaktu-waktu sampah-sampah itu ambrol. “Tingginya menjulang. Sangat mengkhawatirkan pengendara jalan tol,” kata Saihu, salah satu warga Sidowayah, Kecamatan Beji. Pihaknya berharap, agar ada penanganan dari instansi terkait. Supaya, tingginya sampah-sampah itu tidak membahayakan pengendara. Khususnya pengguna jalan tol Gempol-Pasuruan. Kepala Bidang Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan, Suprapto mengakui tumpukan sampah di TPA Kenep. Kondisi

itu terjadi, seiring dengan banyaknya sampah-sampah yang harus masuk ke TPA Kenep. Setiap harinya, TPA setempat harus menampung sekitar 4.700 meter kubik sampah. Padahal, luasan lahan yang disiapkan hanya 2,5 hektare. Sementara, “penimbunan” sampah itu berulang hingga setiap harinya. Pemkab sendiri memang sudah menyiapkan TPA baru yakni TPA Wonokerto, di Kecamatan Sukorejo. Hanya memang, keberadaan TPA Wonokerto itu belum difungsikan hingga sekarang.

Karena masih menunggu petunjuk dari Bupati Pasuruan. “Jumlah sampah yang harus ditampung di TPA Kenep cukup banyak setiap harinya. Sementara, TPA Wonokerto belum dioperasikan. Sehingga, tumpukan sampah itu terjadi,” sambung Suprapto. Ia menambahkan, Pemkab bukan tanpa upaya. Pihaknya berencana untuk melakukan pemangkasan terhadap timbunan sampah yang dekat dengan lokasi tol, untuk dialihkan ke tempat lain yang sudah dilakukan penimbunan dengan urukan.(rul/sr)

PROBOLINGGO & LUMAJANG BIRO PROBOLINGGO: M Nurwahyudi. WARTAWAN: M Hisbullah Huda, Hapy Laila Tuansyah. KOORDINATOR PEMASARAN: Rudianto. KEPALA BIRO: Munjari Triono. WARTAWAN: Ani Fauzyah, Irfani Akbar. MARKETING/IKLAN: Suwatman EMAIL: trimemorandum@gmail.com. TELP: 081362793650. KANTOR: Jl. Wachid Hasyim XV/2 Lumajang.

Pantai Permata Pilang Menggeliat Probolinggo, Memorandum Pantai Permata Pilang, Kota Probolinggo, cukup potensial untuk menjadi destinasi wisata. Dan, kini mulai ramai dikunjungi wisatawan. Keadaan alamnya yang masih alami, dengan hamparan pasir hitam yang luas, pohon cemara dan hutan mangrove, menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi, pasir hitam pantai permata dianggap mempunyai mineral bagus yang dapat dijadikan bahan terapi. Seperti terapi rendam pasir hitam

yang sudah berlangsung di banyak tempat pantai. Salah satu warga sekitar yang juga pengurus kelompok masyarakat peduli pantai permata, Agus Mo, mengatakan, pengunjung pantai sudah mulai berdatangan. Saat ini, kata Agus Mo, pantai permata mulai menggeliat. Mereka yang datang, lanjut Agus Mo, tidak sekedar melihat panorama laut. Tapi juga ada yang terapi pasir hitam, mencari kerang dan sebangsanya. “Banyak yang selfie di bawah pohon

cemara. Ada juga yang cari tobbelen (bahasa madura, sebangsa kerang). Di sini bisa juga buat out bond, perkemahan,” kata Agus Mo. Di sisi lain, Agus Mo mengakui jika infrastruktur masih minim. Seperti akses jalan yang perlu ditingkatkan, sarana air bersih, dan penunjang tempat wisata lainnya. “Tapi kami yakin, pelan pelan nanti akan tersedia. Saat ini, kami masyarakat menggarap hal yang bisa dilakukan,” pungkas Agus Mo.(yud/sr)

Pedagang Keluhkan Harga Tembakau Terjun Bebas Probolinggo, Memorandum Musim penghujan, harga tembakau di pasaran terjun bebas. Bahkan harganya hingga Rp 50.000 per-1/5 kg (tampang). Hal ini disampaikan salah seorang pedagang tembakau, Abd Rosid asal Desa Wonomerto, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. “Sekarang harganya Rp 50 ribu dari harga sebelumnya Rp 150 ribu,” keluhnya kepada wartawan, Jumat (3/1). Harga Rp 50 ribu tersebut, kata dia, jenis tembakau yang sudah kualitas super. Sedangkan tembakau yang ukurannya

standar sebesar Rp 25 ribu per-1/5 kg. “Tembakau yang kualitas rendah hanya Rp 15 ribu,” katanya seperti dikutip dari bangsaonline. com. Dia menjelaskan, salah satu faktor penyebab turunnya harga tersebut, karena melimpahnya stok lama yang tidak terjual. Sehingga berpengaruh terhadap harga di pasaran. “Jadi faktornya bukan karena musim hujan,” tandasnya. Rosid menambahkan, untuk mengatisipasi anjloknya harga tembakau itu, butuh keterlibatan pemerintah dengan mencarikan

Pedagang menunjukkan tembakau yang sudah dikemas dan siap dijual.

terobosan baru. “Upaya terobosan itu dengan mencarikan pangsa pasar baru.

Sehingga harga tembakau bisa normal kembali,” pungkasnya. (*/sr)

FOTO: MEMORANDUM/HUM

Pantai Permata Pilang, Kota Probolinggo, semakin banyak menyedot perhatian masyarakat.

Lumajang, Memorandum Intensitas hujan tinggi yang terjadi beberapa hari di Kabupaten Lumajang menjadi perhatian khusus Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperwati. Mengingat ada beberapa wilayah yang sudah menjadi langganan banjir pada musim hujan. “Mudah-mudahan tidak terjadi banjir, tetapi kita itu mengantisipasi,” kata Wakil Bupati (Wabup) yang akrab disapa Bunda Indah saat meninjau dam Jatiroto dan tangkis Sungai Jatiroto, Kamis (2/1) siang. Kekhawatiran akan terjadinya banjir di sekitar wilayah Kecamatan Jatiroto, Rowokangung dan Yosowilangun dirasakan oleh Bunda Indah, melihat itensitas hujan yang setiap hari cukup tinggi. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mengupayakan untuk meminimalisasi dampak kemungkinan yang akan terjadi melalui pengoptimalan pembangunan tangkis sungai untuk menahan derasnya aliran sungai yang meluap akibat hujan deras. “Mudah-mudahan kita bisa meminimalisir sekecil mun-

Bunda Indah meninjau dam tangkis Sungai Jatiroto.

gkin, terutama yang banyak terjadi dibeberapa titik wilayah kecamatan Rowokngkung,” jelas Bunda. Pemerintah telah melakukan perbaikan tangkis di sekitar wilayah Genitri, Kecamatan Rowokangkung. Hal itu merupakan salah satu upaya untuk mengantisipasi banjir yang sudah beberapa tahun terakhir ter-

jadi di wilayah tersebut. Sementara dari hasil peninjauan di Bendungan Umbul dan Bendungan Jatiroto, Wabup menyampaikan sampai saat ini kondisi air masih aman dengan ketinggian air kurang lebih 40 cm. Sedangkan untuk batas minimal rawan diangka 150 cm. (hum/tri/sr)

Mayarakat Diimbau Tak Buang Sampah Sembarangan Lumajang, Memorandum Danramil 0821/01 Lumajang Kapten Arm Ony Ariyanto mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, agar kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat selalu terjaga. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan pembersihan areal tempat pemakaman Umum (TPU). Kegiatan bersama jajaran Forkopimcam Lumajang dan instansi terkait serta masyarakat tersebut berlangsung di Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, Jumat (3/1). Ony juga menyampaikan, bahwa memasuki musim hujan hendaknya

kebersihan lingkungan selalu dijaga, sehingga bibit penyakit tidak dapat berkembang biak dan kesehatan masyarakat pun dapat terjaga. “Saat ini kita membersihkan areal pemakaman umum dari rumput liar dan sampah yang dapat menampung air hujan, sehingga tidak digunakan perkembangbiakan bibit penyakit, khususnya demam berdarah,” ujarnya. Sementara itu, Camat Lumajang Abdul Basar mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk menjaga kebersihan areal Pemakaman Umum Jogoyudan dari sampah dan rumput liar. Dirinya berharap,

FOTO: MEMORANDUM/TRI

FOTO: MEMORANDUM/YD

Wabup Pastikan Lumajang Masih Aman

Muspika Kota Lumajang bersama staf bekerja bakti.

melalui kegiatan tersebut dapat tumbuh kesadaran diri masyarakat untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, agar kebersihan dan kesehatan lingkungan dapat terjaga. “Terima kasih kepada

semua pihak yang telah turut membantu pelaksanaan pembersihan ini. Semoga kegiatan bersama ini dapat menunjang terwujudnya Lumajang yang sehat dan bermartabat,” pungkasnya. (tri/sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

OLAHRAGA

SABTU WAGE 4 JANUARI 2020 HALAMAN 13

Timnas U-16 Diuji India di Sidoarjo Surabaya, Memorandum Tim Nasional (Timnas) U-16 Indonesia akan kembali menjalani rangkaian uji coba pada pemusatan latihan nasional pada akhir Januari 2020 mendatang. Tim asuhan Bima Sakti dijadwalkan uji coba melawan Timnas U-16 India pada 23 dan 29 Januari nanti di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Pemain berpaspor Ghana, Emmanuel Oti Essigba, didampingi asisten pelatih Madura United, Rasiman.

Madura United Merekrut Pemain Ghana Bangkalan, Memorandum Madura United mengumumkan satu pemain asing baru asal Ghana Emmanuel Oti Essigba. Dia menjadi rekrutan legiun asing ketiga setelah Zah Rahan Krangar (Liberia) dan Brian Ferreira (Irak). Oti sudah bertemu dengan manajemen tim berjuluk Laskar Sape Kerap untuk kompetisi musim depan. “Oti adalah pemain sayap, sesuai kebutuhan tim seperti diinginkan coach RD untuk posisi tersebut,” kata Rasiman, asisten pelatih Madura United. Madura United melakukan sedikit perbedaan dalam perekrutan pemain asing musim 2020. Mereka tidak mendatangkan striker asing karena sudah memiliki Beto Goncalves dan Greg Nwokolo yang bisa bermain di posisi itu. Beto dan Greg sendiri tercatat sebagai pemain naturalisasi milik Madura United. Oleh karena itu, klub asal Pulau Garam itu memutuskan merekrut penyerang sayap asing untuk mengisi slot pemain depan. “Karena memang untuk posisi pemain nomor sembilan (striker) ada Beto (Goncalves) dan Greg (Nwoko),” imbuh Rasiman seperti dikutip dari laman maduraunited.com. Nama Oti memang masih asing di sepak bola tanah air. Sebab, keputusannya bergabung Madura United merupakan pertama kali baginya membela klub Indonesia. Usianya juga masih terbilang muda untuk pemain asing. Pemain ini kelahiran 24 September 1996, atau masih berumur 23 tahun. Tapi, dia memiliki pengalaman yang cukup dengan pernah merumput di kompetisi Eropa. Pemain berpostur 170 cm itu pernah bergabung dengan klub junior Portugal, Braga B pada periode 2014-2017. Pengalamannya semakin bertambah saat hijrah ke Liga Denmark dengan berseragam Esbjerg pada 2017-2019. Selama di sana, dia telah tampil dalam 52 pertandingan dan membukukan satu gol saja. Disinggung soal satu slot pemain asing tersisa, pihaknya menyampaikan jika pemain yang akan dikontrak merupakan pemain di posisi stopper. Guna menambal lobang yang ditinggalkan duo legiun asing sebelumnya, Ante Bakmaz (Australia) dan Jaimerson Xavier (Brasil). “Untuk slot satu pemain asing, ia berposisi sebagai stopper. Kemungkinan besar saat tim menjalani latihan perdana, ia sudah bergabung bersama pemain lain,” ungkap Rasiman. (*/sr)

Sekretaris PSSI Jatim Amir Burhanudin mengatakan ujicoba ini benar akan digelar di Sidoarjo dua kali. Hal ini menjadi rangkaian trainning camp persiapan Piala AFF dan Piala AFC U-16 2020 mendatang. “Benar ujicoba itu benar adanya, Timnas Indonesia U-16 akan kembali menggelar TC dan dijadwalkan menghadapi uji coba melawan U-16 India. Persiapan yang matang terus dilakukan agar Garuda Muda dapat meraih perstasi di Piala AFF dan Piala AFC U-16 2020, “ucap Amir Burhanudin seperti dikutip dari PSSIJatim.com, Jumat (3/1). Sebelumnya, sebanyak 24 pemain Timnas U-16 menjalani pemusatan latihan di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi, Jawa Barat, terhitung mulai dari 15 sampai 26 Desember lalu. Pada bagian lain, Shin Tae-

yong setelah resmi menjadi pelatih Timnas Indonesia senior, serta kelompok usia yakni U-22, U-20, dan U-16 sudah menyiapkan program. Pelatih asal Korea Selatan yang dikontrak hingga empat tahun ke depan, akan mulai menjalankan tugasnya, Senin (6/1). Kepada Ilgan Sports, Shin Tae-yong mengungkapkan rencana yang sudah disusunnya pada masa awal kebersamaannya di Timnas Indonesia. Pelatih berusia 50 tahun ini menyeleksi 60 pemain dari kisaran usia 17, 18, dan 19 tahun di Bali selama satu pekan. Nantinya, ia akan memilih 28 pemain, dan pemain terpilih akan diboyong menjalani pemusatan latihan di Thailand hingga Februari 2020. “Mengikuti itu, saya akan memanggil pemain untuk timnas senior dan memulai latihan. Setelah itu, saya akan

Pemain Timnas U-16 Indonesia menjalani pemusatan latihan persiapan menghadapi India.

memanggil pemain U-19 sekali lagi dan membawa mereka mengikuti turnamen di Jepang. Sekembali dari sana, saya akan memanggil pemain timnas senior lagi untuk menyiapkan mereka untuk laga putaran kedua kualifikasi Piala Dunia

2022 zona Asia melawan Thailand serta Uni Emirat Arab,” ujarnya, dilansir dari Korea JoongAng Daily. “Setelah itu, saya akan menggelar TC sekali lagi dengan tim U-19 di Jerman dan Belanda. Pada Juni, timnas

senior akan melakoni laga terakhir kualifikasi Piala Dunia 2022 melawan Vietnam dan memainkan laga persahabatan internasional. Setelah semua itu tuntas, saya pikir saya akan kembali ke Korea untuk break,” lanjutnya. (*/sr)

Persebaya Sibuk Berkegiatan di Awal Tahun Surabaya, Memorandum Persebaya Surabaya bakal sibuk di awal tahun ini. Akan ada serangkaian kegiatan tim berjuluk Bajul Ijo tersebut. Salah satunya adalah pertandingan uji coba melawan Persis Solo. Hal itu diungkapkan Pelatih Persebaya Aji Santoso. Sesuai jadwal, tim asuhan Aji akan menggelar latihan perdana pada Senin (6/1) nanti. Setelah latihan kembali ke jadwal rutin, tim akan mejalani laga uji coba melawan Persis Solo. Pertandingan tersebut nantinya akan dikemas sebagai hajatan besar tim kebanggan Kota Surabaya tersebut. Laga tersebut sekaligus menjadi ajang temu kangen dengan para suporter setelah Persebaya menjalani lima laga kandang tanpa dukungan Bonekmania. Pertandingan tersebut bisa dibilang

partai syukuran karena kami bisa finish di posisi kedua dan mewakili Indonesia di ASEAN Club Championship. Selain itu kami juga rindu dengan gemuruh Stadion Gelora Bung Tomo dengan banyak Bonek,” kata Aji seperti dikutip dari kompas.com. Setelah pesta akbar tersebut, Aji akan menggiring timnya ke Jogjakarta demi mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim 2020. Kemungkinan, skuad Bajul Ijo akan bertahan di Kota Gudeg selama kurang lebih dua pekan. “Setelah itu tanggal 15 kami ke Jogja. Rencananya kami akan menjalani pemusatan latihan,” imbuhnya. Persebaya memang harus mempersiapkan tim sedini mungkin. Pasalnya musim ini mereka harus mengeluarkan tenaga ekstra karena banyaknya kompetisi yang dijalani.

Aji Santoso

Mereka kan terlibat di Piala Indonesia, Piala Presiden, Liga 1 2020, dan ASEAN Club Championship 2020. Selain itu Persebaya juga berkesempatan tampil di

babak playoff Liga Champion Asia 2020. Namun, mereka membutuhkan bantuan Bali United yang harus lolos dari babak kualifikasi. (sr)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

DEWI RENGGANIS

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 14

MELIPUTI WILAYAH JEMBER. KEPALA BIRO: Edi Winarko . WARTAWAN: Marjuni, Abdus Syukur. ALAMAT: Jl. Dr Soetomo V/110 Jember. CP: 085335103739

Usai Bertemu BupaƟ Faida

Pertemuan awal Ragil dengan bupati terjadi ketika menerima rombongan Forum Anak Jember (FAJ) pada 1 Januari

2020. Perwakilan anak dari berbagai wilayah di Jember tersebut jadi momentum bagi orangtua Ragil untuk mengadukan nasib

anaknya yang sejak lahir hanya ditangani Puskesmas Kaliwates. Dalam pertemuan itu, bupati memerintahkan anak buahnya untuk membantu rujukan. Ragil dirujuk ke Surabaya lantaran peralatan medis instalasi rumah sakit di Jember tidak selengkap di RSUD dr Soetomo. Namun, proses rujukan harus menunggu kelengkapan berkas. Hal ini dibenarkan Kepala

Saat ditanya lama pemeriksaan di RSUD dr Soetomo, Rumi mengatakan menunggu hasil pemeriksaan. “Untuk pemeriksaan, nanti menunggu hasil konsultasi dengan dokternya (yang menangani di RSUD dr Soetomo), besok di surabaya,” tulis dr Rumi melalui pesan singkat yang diterima Memorandum. Termasuk kemungkinan usai

Ragil Alfajri (kiri) didampingi ibu dan saudaranya menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kaliwates.

penanganan pendengaran Ragil bisa normal atau harus memakai alat bantu, menurut dr Rumi yang penting salurannya harus dibuka terlebih dahulu. “Kalau alat bantu tidak memungkinkan, karena salurannya tidak ada. Kemungkinan harus dibuatkan saluran dulu,” imbuhnya. Informasi dari pihak kelu-

arga, Ragil menderita kelainan ini sejak lahir. Pendengarannya tidak normal dan baru diketahui ketika menginjak usai 1 tahun, tidak bisa berkomunikasi selayaknya yang seumuran. Dalam pemeriksaan, Ragil tidak memiliki lubang pendengaran sehingga harus mendapat penanganan medis secara serius (edy/epe)

Warga Diimbau Waspadai Cuaca Ekstrem

AnƟsipasi Keracunan Masal Terulang

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Kapolsek Cek Penjualan Ikan di Puger Jember, Memorandum Pasca ditetapkan sistem kewaspadaan dini untuk kejadian luar biasa (KLB) keracunan makanan ikan tongkol yang tembus 350 korban di malam pergantian tahun , Polsek Puger menggelar koordinasi dan pengecekan langsung terhadap penjual ikan di Kantor TPI Dusun Mandaran II Desa Puger Wetan, Kecamatan Puger, Jumat (3/1). Keracunan masal diduga akibat banyaknya aktivitas warga yang bakar ikan dalam merayakan pergantian tahun. Untuk mengantisipasi harga mahal, beberapa warga membeli ikan beberapa jam sebelumnya. Padahal ada jenis ikan yang tidak tahan lama dalam kondisi udara bebas. Menyikapi hal ini, Kapolsek AKP Ribut Budiono didampingi KepalaTPI Jember Rudik Kridanto, UPT P3 Puger Abdul Rohman, Kades PugerWetan, dan 5 personel satpolair mendatangi sejumlah pedagang ikan laut di Kecamatan Puger.

Puskesmas Jember Kidul dr Rumi. Dia menyampaikan, keberangkatan Ragil ke RSUD dr Soetomo Surabaya menunggu semua berkasnya lengkap. “Insyaallah kalau tidak ada halangan, berangkat nanti malam pukul 21.00 (kemarin) dengan ambulans Puskesmas Jember Kidul didampingi perawat,” tutur dr Rumi.

Kapolsek AKP Ribut Budiono bersama Muspika Puger mengimbau pedagang menjual ikan segar layak konsumsi di TPI Puger.

“Disini kami akan mantapkan koordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk bersama melakukan pengawasan sehingga kejadian serupa yang tidak diinginkan dapat dicegah,” katanya. (edy/epe)

Jember, Memorandum Peta prakiraan kondisi iklim dan potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Jember dan sekitarnya, akan terus terjadi pada beberapa hari ke depan. Fenomena itu terjadi karena adanya musim transisi atau peralihan dari musim kemarau ke musim hujan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jember, Heru Widagdo mengatakan, di awal tahun hujan akan sering turun. Beberapa titik di Jember bahkan berpotensi turun hujan lebat. “Kita sudah memulai musim hujan pada akhir 2019 secara bertahap. Selanjutnya 2020 ini curah hujan akan semakin meningkat. Artinya, puncak musim hujan nantinya akan berlangsung secara bertahap,” katanya, Jumat (3/1). Dia mengingatkan pada ma-

syarakat untuk waspada. Terutama potensi cuaca ekstrem di masa transisi seperti saat ini. Mulai dari angin kencang, puting beliung hingga angin yang bertiup di pantai yang memicu gelombang besar. “Periode transisi musim ini diprediksi berlangsung hingga ahkir Januari,” imbuhnya. Kemudian berdasarkan prediksi yang dilakukannya, curah hujan sepanjang tahun 2020 tetap sama dengan kondisi klimatologinya, yakni tidak ada anomali. Sehingga cenderung seperti curah hujan rata-rata pada beberapa tahun terkahir. “Kami minta kerja sama baik pemerintah maupun seluruh lapisan masyarakat, untuk mengantisipasi serta meningkatkan kewaspadaan. Karena selain ombak besar tersebut, di daratan, potensi angin puting beliung juga bisa terjadi setiap saat,” pungkasnya. (edy/epe)

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Jember, Memorandum Penderitaan Ragil Alfajri yang sejak lahir hanya memiliki satu lubang pendengaran menjadi perhatian serius Bupati Jember dr Hj Faida. Jumat (3/1) malam, bocah asal Jalan KH Wahid Hasyim, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates, ini dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya.

FOTO: MEMORANDUM/EDY WINARKO

Ragil Segera Dirujuk ke RSUD dr Soetomo

Papan reklame dan genteng rumah warga yang ambruk diterjang hujan disertai puting beliung.

MATARAMAN KABIRO: H M TAUFIQ. PONOROGO - WARTAWAN: PUJI SISWANTO, KANTOR: Jl Mayjend Sutoyo no 16 RT-03/RW-03 Kel Kertosari Kec Babadan, Kab Ponorogo. MADIUN-MAGETAN-WARTAWAN: Acuk,Anif Sriwati, M Alvin KANTOR: Jl. Karya Darma, Magetan

Magetan, Memorandum Libur panjang yang dimulai sebelum Natal 2019 hingga setelah Tahun Baru 2020 berbarengan dengan kalender pendidikan. Karenanya, banyak objek wisata yang ramai pengunjung, termasuk ikon Kabupaten Magetan, Telaga Sarangan. Guna memberikan rasa aman dan nyaman terhadap wisatawan yang berlibur di Telaga Sarangan, sejumlah personel Satlantas Polres Magetan melakukan dikmas (pendidikan masyarakat) di kawasan telaga. “Kami fokus untuk memberi rasa aman dan nyaman wisatawan yang berkunjung ke Telaga Sarangan,” terang Kasatlantas Polres Magetan AKP AKP Ega Prayudi sebagai perwira pengendali yang disampaikan

Kanit Dikmas Iptu Sumarno, jumat (3/1). Dalam kegiatan yang berlangsung sekitar 60 menit itu, pelaksanaan dikmas memang fokus pada keselamatan dalam berwisata naik perahu. Semua wisatawan maupun penyedia jasa perahu sewaan wajib menggunakan peralatan safety life. “Seperti pelampung yang wajib dipakai. Saya juga imbau pengunjung tidak bermain di

lingkungan telaga, untuk menghindari potensi tenggelam,” tambah Iptu Sumarno yang dibantu empat personel satlantas dalam kegiatan itu. Selain Telaga Sarangan, jalur rawan kecelakaan Sarangan-Tawangmangu (Karanganyar, Jateng) juga diwaspadai Polres Magetan. Apalagi beberapa hari terakhir, sering terjadi kabut tebal. Pengendara yang lewat diminta berhati-hati dan diminta untuk menyalakan lampu, untuk menghindari laka lantas di jalur penghubung perbatasan Jatim dengan Jateng itu. Musim hujan sering terjadi kabut tebal di jalur yang biasa dikenal dengan nama jalan tembus

sarangan tersebut.Tebalnya kabut membuat jarak pandang kendaraan yang melintas hanya mencapai 3 hingga 5 meter. Pengendara yang melintas, diwajibkan menyalakan lampu agar terhindar dari kecelakaan, karena jalan yang curam dan berbelok. Jalur ini cukup ramai dilewati kendaraan pada akhir pekan atau musim liburan seperti saat ini. Apalagi selain Telaga Sarangan, di jalur ituy ada dua pos pendakian ke Gunung Lawu. “Pengendara yang melintas agar lebih berhati-hati, mengingat kabut tebal menganggu penglihatan. Bagi yang tidak biasa melewati jalur itu sebaiknya berhenti demi keamanan,” tutup AKP Ega Prayudi. (ack/alv/mt/epe)

FOTO: MEMORANDUM/ACK

Polres Jamin Keamanan Wisatawan Telaga Sarangan

Iptu Sumarno mengimbau pemilik perahu sewaan di Telaga Sarangan untuk mementingkan keselamatan jiwa dibanding mengejar keuntungan.

Empat personel BPBD Kota Madiun membersihkan dam Kalipiring dari potongan kayu dan bambu serta sampah. Ini dilakukan untuk mengantisipasi naiknya debit air dari hulu.

Kota Madiun Bersiap Hadapi Banjir Kiriman Madiun, Memorandum Curah hujan cukup tinggi diprediksi melanda Kota Madiun hingga Maret mendatang. Mengantisipasi kejadian banjir kiriman dari hulu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Madiun, terus melakukan pemantauan dan bersihbersih saluran air sungai. Baik dari sampah maupun potongan kayu dan bambu yang hanyut di aliran sungai. Kegiatan ini mulai dijalankan sejak 2 Januari di DAM Kalipiring Pilangbango. Kepala BPBD Kota Madiun Agus Hariono mengatakan, langkah ini diambil karena beberapa wilayah berpotensi dilanda banjir kiriman. “BPBD mengerahkan empat personel membersihkan kayu maupun sampah di DAM Kalipiring,” terangnya, Jumat (3/1). Langkah ini juga seiring keluarnya

Surat Edaran (SE) dari Gubernur Jatim yang menyatakan siaga bencana selama 150 hari sejak 6 Desember 2019. “Kita terus melakukan pemantauan dan penanganan hingga benar-benar clear. Titik-titik rawan banjir akan kita pantau terus. Sekaligus giat ini sebagai ajang simulasi bagi relawan bencana yang akan membantu kami menangani kejadian banjir mendatang,” sebut Agus Hariono. Bagi warga Kota Madiun, Agus Hariono juga mengimbau tuntuk waspada dan menjaga diri di musim hujan. Selain itu, kebiasaan membuang sampah ke sungai ketika hujan turun harus dihilangkan. “Yang terdampak banjir adalah warga di aliran sungai di bawahnya. Jangan ulangi kebiasaan membuang sampah sembarangan,” tegasmya. (*/epe)

Ponorogo, Memorandum Jajaran Polres Ponorogo melakukan penanaman pohon di lahan yang akan dijadikan mapolres baru. Tepatnya di sisi selatan RSUD dr Hardjono, Jumat (3/1). Penanaman sekitar 500 bibit tanaman produktif dipimpin Kabag Ops Kompol Basuki Nugroho dan diikuti pejabat utama beserta puluhan anggota Polres Ponorogo. Penanaman pohon ini sebagai bentuk kepedulian Polres Ponorogo terhadap lingkungan sekitarnya. Kapolres AKBP Arief Fitrianto dikonfirmasi melalui Kompol Basuki Nugroho, menyampaikan kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan. “Sekaligus sebagai sarana untuk mencegah terjadinya tanah longsor dan juga melindungi mata air terutama di musim kemarau serta jadi resapan di musim penghujan,” terangnya. Sebanyak 500 bibit itu ditanam menyebar di lokasi yang selain jadi markas baru Polres Ponorogo, juga Mapolsek Ponorogo. “Kegiatan ini juga sekaligus sebagai bentuk kepedulian untuk melestarikan dan upaya penghijauan di lingkungan

FOTO: MEMORANDUM/JI

FOTO: MEMORANDUM/IST

Tanaman Produktif Bakal Hijaukan Mapolres Baru Ponorogo

Aksi penanaman pohon produktif di lahan yang bakal jadi mapolres baru.

alam sekitar kita. Kita juga mengajak kepada semua warga Ponorogo untuk dapat melestarikan lingkungan.

Karena, dengan menanam pohon, kita telah membantu mengurangi emisi karbon yang diserap oleh

pohon sehingga kita dapat memperbaiki kualitas udara di wilayah,” pungkasnya. (ji/mt/epe)


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

LAMONGAN-TUBAN-BOJONEGORO

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 15

Petugas damkar mengamankan ular cobra.

28 Ekor Anak Cobra Hantui Warga Balen Bojonegoro, Memorandum Penemuan ular cobra di Kecamatan Balen dalam beberapa hari ini, membuat warga setempat ketakutan. Total 28 ekor anak cobra dan satu induk cobra itu, ditemukan Samian (45), Supinah (50) dan Dulah (49), ketiganya warga Dusun Panjartal, Desa Kabunan. Kabid Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Sukirno menyampaikan, sebelumnya pada 2 Januari 2020 berhasil mnemukan tiga ekor ular cobra di daerah setempat. “Sebelumnya warga menemukan 25 ekor anak cobra. Dan kemarin 3 dan 1 induknya total jadi 29 ekor,” ujar Sukirno, Jumat (3/1). Dinas Damkar sebelumnya menyisir lokasi dimana ular cobra dijumpai oleh warga tersebut. Dengan menggunakan peralatan lengkap, petugas menemukan lokasi persembunyian ular. Sebelumnya pada 23 dan 25 Desember 2019 lalu. Warga dan petugas Damkar juga menemukan 9 ekor induk dan anak cobra. Yaitu di Desa Karangsono, serta Perumahan Puri Kecmatan Dander dan di Desa Pasinan, Kecamatan Baureno. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, pihak Damkar mengimbau warga untuk berhati-hati dan segera melaporkan hal serupa ke pihak Dinas Pemadam Kebakaran apabila menemukan ular cobra agar segera ditangani. (top/har/mik)

Intensitas Hujan Tinggi, Pengerjaan Sudetan Dikebut

Pukul Istri Pakai Sandal, Masuk Penjara Lamongan, Memorandum Hanya karena uang Rp 20 ribu, seorang suami tega memukul istrinya. Perbuatan tidak terpuji dan berujung penjara tersebut dilakukan Moch Sodikin Abdul Gafur (29), warga Dusun Plumpang, Desa Plumpang, Kecamatan Sukodadi, kepada istrinya, Siti Fauziyah (29).

Kronologi kejadian bermula pada Selasa (24/12) lalu sekitar pukul 07.30. Ketika itu korban sedang berada di rumah sendiri, tiba-tiba ada seseorang datang ke rumah untuk menagih uang cicilan almari. Karena korban pada saat itu tidak mempunyai uang, akhirnya mengambil uang suami yang berada di dalam almari sebesar Rp. 20 ribu untuk membayar cicilan. . Setelah orang yang mengambil cicilan tersebut pergi tidak lama kemudian suami korban dan anaknya pulang ke rumah dan langsung masuk ke dalam kamar.Saat di dalam kamar sang suami melihat uang yang di dalam almari telah berkurang dan menanyakan kepada kepada korban. Korban lalu menjawab bah-

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

KEPALA BBIRO: Supardi (Hardy). LAMONGAN: M Nur Ali Zulfikar. BOJONEGORO: Sutopo. IKLAN/PEMASARAN: Wahyudi. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 0313959494- 085311868686

Moch Sodikin Abdul Gafur digiring menuju ruang penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Lamongan.

wa uang tersebut ia ambil untuk membayar cicilan almari. Seperti kesetanan, sang suami yang mendengar ucapan tersebut marah dan mengambil sandal gunung yang dipakainya untuk dipukulkan ke korban. Pukulan itu mengenai telinga sebelah kiri sebanyak dua kali dan lengan kiri sebanyak dua kali hingga menyebabkan luka lebam dan memar. Merasa kesakitan, korban kemudian berteriak meminta tolong ke tetangga sekitar. Setelah merasa ketakutan dan kesakitan akhirnya korban melarikan diri ke tetangga untuk meminta pertolongan. Tidak terima akhirnya korban beserta keluarga melaporkannya ke Polres Lamongan. Kasatreskrim Polres Lamongan AKP Wahyu Norman Hidayat saat dikonfirmasi, Jum’at (3/1) menjelaskan, saat ini sudah dilakukan penahan terhadap pelaku atau tersangka kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). “Barang siapa melakukan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana di maksud dalam pasal 44 (1) UU No. 23 tahun 2004 tentang penghapusan kekerasan dalam lingkup rumah tangga (KDRT),” terang perwira dengan tiga balok di pundak ini. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

Bojonegoro, Memorandum Pengerjaan sudetan Kali Gandong di sekitar Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, untuk mengatasi banjir tahunan di daerah setempat baru mencapai 70 persen. Mengingat, belakangan ini intensitas turunnya hujan mulai tinggi. Kapala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sumber Daya Air (SDA) Bojonegoro Tedjo Sukmono mengatakan, bila pengerjaan pembuatan sudetan masih belem selesai. Padahal sudah memasuki musim hujan dan rawan terjadi banjir. “Masih terkendala bukit (belum dikeruk dengan alat berat),” ujarnya, Jumat (3/1). Sudetan sepanjang 800 meter ini dibuat untuk mengatasi banjir tahunan yang kerap melanda sekitar 180 KK di Dusun Sugihan. Dengan lebar 50 meter dan kedalaman sekitar 3 meter tergantung kondisi permukaan. Sekadar diketahui, pengerjaan proyek Pemkab Bojonegoro ini mulai dilakukan pada tanggal 31 Juli 2019 lalu. Artinya sudah sekitar empat bulan lebih. “Kita akan kerjakan secepatnya. Mungkin bisa satu minggu sudah selesai,” ujar Tedjo. Menurut Tedjo, jika memang banjir benar-benar terjadi, sudetan sudah bisa difungsikan walaupun belum maksimal. Saat banjir di daerah itu melanda pihaknya segara memfungsikannya. (top/har/mik)

Tim PTSL BPN Bojonegoro seusai melakukan sumpah jabatan.

Petugas meninjau bukit yang hendak disudet.

Bojonegoro, Memorandum Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Bojonegoro mendapatkan jatah 125.000 penyelesaian bidang tanah untuk disertifikatkan dalam program pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) di tahun 2020. Kasi Penataan Pertanahan BPN

LOWONGAN WARTAWAN Dibutuhkan wartawan Penempatan wilayah GRESIK dan TUBAN

Persyaratan: Surat Permohonan Lamaran Ijasah S1 atau Yang Berpengalaman Jurnalis Pas Photo 4×6 SKCK dari Kepolisian Contoh tulisan (2 berita krimimal dan Pemerintahan)

Lamaran kirim ke Alamat Perum Graha Bunder Asri Jl. Emerald VI No 3, Kembangan, Kebomas-Gresik atau email : Skhmemorandum.86@gmail.com cc hardy86ae@gmail.com

Bojonegoro, Mochammad Fachurrochim menjelaskan, bila angka itu terus naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya 85.512 sertifikat. “Tahun 2019 PTSL tersebar di 56 desa. Sementara yang tahun 2020 tersebar di 85 desa,” ujar Rochim, Jumat (3/1). Ia menambahkan, jika PTSL ini ada-

lah program pemerintah Joko Widodo yang mana program ini akan bergantian. “Artinya semisal tahun 2019 desa A sudah dapat. Maka tahun 2020 tidak bisa dapat lagi,” bebernya. Diketahui, petugas BPN Bojonegoro terus mengebut pembuatan sertifikat PTSL. Bahkan di malam tahun baru

kemarin petugas dari BPN membagikan sertifikat langsung kepada warga di Kecamatan Trucuk. Kemarin, tim BPN juga melakukan sumpah untuk melaksanakan tugas sebagai penyelenggara PTSL. Yang dihadiri oleh rohaniwan untuk mengucapkan sumpah jabatan. (top/har/mik)

Dandim 0812 Ajak Masyarakat Gowes Bareng Lamongan, Memorandum Sebagai upaya untuk mendekatkan dan mengakrabkan antara TNI dengan masyarakat, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono mengajak gowes bareng komunitas sepeda, Jumat (3/12) pagi. Dalam momen tersebut, nampak kebersamaan dan keakraban antara TNI dan komunitas sepeda yang terlihat harmonis. Hal itu merupakan wujud bahwa TNI menyatu bersama rakyat. Dandim beserta anggotanya berolahraga gowes dari kantornya di Jalan Panglima Sudirman menuju Paciran dan kemidian di lanjut ke Solokuro dengan salah satu komunitas sepeda yang berada di wilayahnya. Sidik mengatakan, olahraga bersama tersebut sebagai upaya

untuk mendekatkan diri dengan masyarakat dan menyerap aspirasi yang berhubungan dengan tugas dan fungsi pokok TNI. “Olahraga ini adalah untuk yang kesekian kalinya kami laksanakan bersama dengan masyarakat, tujuannya untuk mempererat hubungan yang sudah terjalin selama ini,” terangnya. Selain berolahraga rutin, Dandim menegaskan bahwa gowes tersebut juga ditujukan untuk menjalin silaturahmi, hingga sinergitas antara TNI, khususnya Kodim 0812 dengan dengan komunitas dan masyarakat. “Jadi, kita ingin sinergitas antara Kodim dan masyarakat tetap terjaga dengan baik, karena TNI manunggal bersama rakyat,” pungkasnya. (al/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO: MEMORANDUM/SUTOPO

BPN Kebut Pengerjaan 125.000 Lahan pada 2020

Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono bersepeda bersama warga.


memorandum.co.id memorandumredaksi @gmail.com

GRESIK-PANTURA

SABTU WAGE, 4 JANUARI 2020 HALAMAN 16

KEPALA BIRO: Supardi (Hardy). GRESIK: Syaifuddin Anam, Hardy, M Amin Alamsyah. Iklan: Memet HK. ALAMAT: Perum Graha Bunder Asri (GBA) Jalan Emerald VI No 3 Gresik. TELP: 031.3959494- 085.311.868.686 KEP

Tiga Penyakit Rawan Serang Warga saat Banjir

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto mengendarai mobil semiamfibi, Turonggo Tirto di Halaman Pemkab Gresik.

Bupati Kenalkan Mobil Semiamfibi Turonggo Tirto Gresik, Memorandum Pertama kalinya mobil semiamfibi milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemkab Gresik dikenalkan kepada publik oleh Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di halaman Pemkab Gresik, Jumat (3/1). Mobil tersebut dibeli dengan anggaran Rp 986 juta yang dirancang oleh engineering otomotif khusus dari Institusi Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Sambari mengatakan, mobil tersebut memang dimodifikasi untuk membantu penyaluran bantuan logistik dan mengevakuasi korban banjir. “Mobil ini saya beri nama Turonggo Tirto yaitu Kuda Air. Sesuai namanya mobil ini mampu melaju saat banjir dengan ketinggian air mencapai 2 meter. Mobil ini satu-satunya di Kabupaten di seluruh Indonesia,” jelasnya, kemarin. Wakil Bupati Gresik Moh Qosim menambahkan mobil 2600 cc ini mampu mengevakuasi 9 korban banjir. Selain itu Turonggo Tirto ini dilengkapi pelampung, alat pemadam api ringan (APAR) dan alat pertolongan lainnya. “Mobil ini bermerek Triton yang dimodifikasi. Proses modifikasinya menghabiskan waktu 4 bulan dan kemarin juga di siagakan di wilayah Kecamatan yang terjadi Banjir. Tentu mobil ini sangat tangguh,” pungkasnya. Sekadar diketahui, Bupati mencoba mengendarai Turonggo Tirto bersama Wabup Moh Qosim dan Kepala BPBD Tarso Sagito serta Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda), Tursilowanto Hariogi mengelilingi halaman Pemkab Gresik. (dri/har/mik)

but perlu diwaspadai. Gejala penyakit kulit itu sering muncul, saat penderitanya merasakan gatal-gatal pada bagian kaki, panu dan kadas. Sementara gejala diare biasanya penderitanya mengalami BAB lebih dari 3 kali dan encer. Perut terasa nyeri dan terkadang disertai muntah. Sedangkan gejala dari penyakit ISPA yakni penderitanya akan mengalami panas atau

Lamongan, Memorandum Secara resmi kursi jabatan Kapolres Lamongan yang sebelumnya dijabat AKBP Feby D.P Hutagalung kini sudah berpindah tangan kepada AKBP Harun, yang sebelumnya menjabat Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Sedangkan Feby D.P Hutagalung dipercaya sebagai Kapolres Kabupaten Mojokerto. Hal itu ditandai dengan serah terima dan pengambilab sumpah jabatan di Mapolda Jawa Timur di Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (3/1). Pengambilan sumpah jabatan, penanggalan dan penyematan tanda pangkat, tanda jabatan, serta penyerahan dan penerimaan tongkat komando dipimpin secara langsung oleh Kapolda Jawa Timur Irjenpol Luki Hermawan. Dalam sambutanya, Semeru 1 sebutan tenarnya Kapolda Jatim mengatakan, total ada 28 perwira yang menjalani serah terima jabatan hari ini diantarannya Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim dan 8 Kapolres jajaran. “Cukup banyak pejabat utama dan Kapolres, ada 28 pejabat yang hari ini kami serah terimakan,” ujarnya. Sertijab yang berlangsung hari ini, kata Luki, seharusnya sudah dilaksanakan beberapa hari yang lalu. Namun karena masih ada kesibukan dan jadwal padat pengaman natal dan tahun baru, sehingga baru bisa terlaksana sekarang. “Sertijab yang baru saja dilakukan ini

brigade siaga banjir untuk cek kesehatan warga terdampak banjir di 2 Kecamatan. “Kami telah siagakan URC dan Brigade untuk cek kesehatan dan salurkan bantuan

Kapolres Lamongan AKBP Feby DP Hutagalung didampingi Ny Berta Riani bersalam komando bersama penggantinya, AKBP Harun, didampingi istri.

seharusnya sudah dilakukan sebelumnya, karena kesibukan, kepadatan kegiatan di Jatim sehingga agak molor dan baru hari,” terangnya. Luki berpesan agar seluruh jajaran yang mengemban amanah jabatan baru terus bekerja maksimal untuk melayani masyarakat. Selain itu ia juga berharap agar semua tetap mengasah kemampuan,

agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman. “Selamat mengemban amanah yang baru. Terima kasih atas dedikasinya selama ini. Teruslah belajar jangan cepat puas, agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman,” pungkas perwira tinggi polisi dengan dua bintang di pundak ini. AKBP Feby D.P Hutagalung mengucap-

kan terima kasih kepada jajaran Forkopimda dan masyarakat Lamongan yang telah mendukung selama bertugas. “Seluruh anggota dan bhayangkari serta semua pihak yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Kami atas nama institusi, pribadi dan keluarga mohon maaf dan mohon diri “kata mantan alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1999. (al/har/mik)

Blusukan ke Warung-Warung, Cegah Peredaran Obat Terlarang Tuban, Memorandum um si Mengantisipasi peredaran narkoti-n ka dan obat-obatan (narkoba) sepertii ganja, sabu, eksta-si, pil koplo dan sejenisnya di wilayah Tuban, polsek jajaran intens sosialisasi ke warungwarung dan kafe tempat nongkrong muda-mudi. Seperti yang dilakukan Polsek Palang, Polres Tuban. Sejumlah anggota polisi blusukan dan memberikan penyuluhan kepada anak muda agar menjauhi barang-barang terlarang tersebut. Kegiatan patroli di kafe kopi

Wakil Gubernur Provinsi Jatim Emil Dardak usai rapat penanganan banjir Kali Lamong di ruang bupati Gresik.

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Ini (Kali Lamong,red) memang perlu pelebaran, normalisasi apakah itu akan cukup. Apakah sudah mempertimbangkan permukaan air laut. Apakah benar-benar sudah menyeluruh, mulai Lamongan sampai Mojokerto dan ke Gresik sendiri. Bahkan isu sedimentasi hilir di Surabaya perlu diperhitungkan,” jelasnya. Dari hasil pertemuan tersebut akan dilanjutkan pembahasan

meriang. Selain itu batuk disertai pilek dan kepala terasa sakit. Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Gresik, Saifudin Ghozali mengatakan telah menugaskan unit reaksi cepat (URC) dan tim

AKBP Harun Jabat Kapolres Lamongan, Feby Mojokerto 1

atau kedai kopi secara ru rutin ini bertujuan u untuk mengantisip pasi tindak kriminal la lainnya. “Sasaran kegiatan memang kita fokuskan ke warung dan kafe, karena rata-rata pengunjungnya adalah anak muda,” kata Kapolsek Palang AKP Sujarwo, Jumat (3/1). Dijelaskan Sujarwo, “Pentingnya kegiatan pencegahan dengan kegiatan blusukan ke tempat-tempat tongkrongan anak muda itu sudah tepat sasaran,” sambung perwira dengan pangkat tiga balok di Pundak itu. Dengan adanya pendeka-

Banjir Kali Lamong Jadi Perhatian Wagub Emil Dardak Gresik, Memorandum Banjir yang merendam 1.068 rumah warga di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng akibat luapan Kali Lamong sejak 1 Januari lalu, menyita perhatian Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, Jumat (3/1). Masalah banjir akibat luapan air ini belum terselesaikan. Penyebabnya, ada beberapa kendala yang mempengaruhi rencana penanganan banjir Kali Lamong. Hal itu membuat Emil menemui Bupati Gresik Sambari Halim Radianto dan Wakilnya Moh Qosim bersama pihak balai besar wilayah sungai (BBWS) untuk membahas penanganan banjir. Dia mengatakan, ada beberapa hal yang yang perlu diperhitungkan dalam menyelesaikan masalah banjir luapan Kali Lamong tersebut. “Sebenarnya solusinya apa.

Anak kecil di Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, bermain di genangan air banjir akibat luapan Kali Lamong.

obat ke Puskesmas. Terutama di Puskesmas Balongpanggang dan Dapet. Kemudian di Puskesmas Benjeng dan Metatu,” jelasnya. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Pemkab Gresik, Ummi Khoiroh mengatakan obat-obatan tidak hanya didistribusikan ke 4 Puskesmas saja, melainkan di 2 Puskesmas Kecamatan Cerme juga. “Jenis itu (obat-obatan) antara lain antibiotik, parasetamol dan saleb kulit. Sebab jenis obat tersebut sesuai dengan penyakit yang menjangkit warga saat musim penghujan dan banjir,” terangnya. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/ALI

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

SEJAK dulu, Muhammad Bahrul dikenal sebagai pekerja keras. Dulu, dia hanyalah seorang tukang las dengan pendidikan yang tidak terlalu mentereng. Namun, semenjak mengenal dunia pergerakan, ia ingin memberdayakan masyarakat Desa Gredek. Sebuah desa yang berada di wilayah Kecamatan Muhammad Bahrul Duduksampeyan. “Saya sering terjun bersama pekerja-pekerja di Gresik. Saya juga merasakan keluhan mereka. Saya ingin lebih mendekatkan kepada semua kalangan masyarakat, tanpa melihat perbedaan,” ujar Bahrul, tersenyum. Dari banyaknya keluhan itu, ia terdorong untuk menyelesaikan persoalan mereka. Terlebihnya menyelesaikan masalah di Desa. Alasan itulah yang lantas membuatnya berminat untuk mencalonkan diri sebagai kades dalam perhelatan pilkades serentak pada Juli 2019 kemarin. Hasilnya, dia mampu mengalahkan pesaingnya dengan selisih 300 suara. Bukan karena instan, kemenangan itu karena prosesnya selama bergabung di organisasi Pusat Demokrasi Kemanusiaan (Pudak) dan Forum Kota (Forkot). Dulunya pada 2012, dia pernah memberikan pelatihan las kepada pemuda desa setempat. “Setidaknya mereka bisa produktif memiliki skill kerja,” katanya. Kini, meski menjadi kepala desa, dia tetap berbaur dengan semua lapisan masyarakat di desanya. Terkadang juga ngopi bareng.(dri/har/mik)

Sebab, ada tiga penyakit yang dapat menjangkit warga pada saat dan sesudah banjir. Yakni, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), penyakit kulit dan terutama penyakit diare. Setidaknya, berdasar kunjungan Dinkes, sudah ada 10 orang yang terkena Diare dan 25 orang terjangkit ISPA. Pasalnya kondisi air yang kotor dan jauh dari kata higienis membuat ketiga penyakit terse-

FOTO-FOTO: MEMORANDUM/ ANDRIYANTO

Pekerja Keras

berikutnya Minggu depan, untuk menemukan solusi teknis penyelesaian masalah pelebaran atau normalisasi Kali Lamong. “Nah kebetulan Kabupaten tersebut sudah masuk satu Bakorwil dengan Bojonegoro. Mudah mudahan pertemuan Minggu depan ada progres. Saya tidak bilang tuntas. Tapi ada progres yang bisa buat pak Bupati lebih yakin. Mana bisa saya bergerak jika solusi teknisnya masih belum

fix,” terangnya. Sementara, untuk sekala prioritas dalam menyelesaikan masalah banjir akibat luapan kali Lamong akan ditentukan secara teknis. “Sekala prioritas biar ditentukan secara teknis. Artinya, salah satu dari tim Pemkab Gresik tadi minta mana yang kondisinya sudah kritis. Sehingga perlu penguatan tanggul. Tapi ada satu hal, penanganan masalah kali Lamong harus holistik (berpikir secara menyeluruh dengan mempertimbangkan segala aspek),” pungkasnya. Jika dikatakan dengan logika dasar, apabila hilir lancar, maka persoalan debit air tidak selalu sebabkan banjir. “Jadi kita harus melihat. Di hulu kita kendalikan di hilir diperlancar. Itu harus ada kombinasi,” tambahnya. (dri/har/mik)

FOTO: MEMORANDUM/AUD

LAKONE

Gresik, Memorandum Banjir akibat luapan Kali Lamong telah merendam 1.068 rumah di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng, Kabupaten Gresik, dalam beberapa hari ini. Meski berangsur surut, dampak banjir masih perlu diwaspadai.

Anggota Polsek Palang menyosialisasikan bahaya narkoba di warung-warung tongkrongan anak muda.

tan kepada kawula muda ini, Polsek Palang berharap warga Tuban terbebas dari obat-obat

terlarang dan angka kriminalitas nihil. Sementara itu, Kapolres

Tuban AKBP Nanang Haryono menegaskan, bila tindakan pencegahan lebih baik dari pada penyembuhan. “Kami memang sudah perintahkan ke jajaran agar melakukan tindakan preventif (pencegahan, red) beredarnya barang haram narkoba dan sejenisnya,” kata mantan Kasubdit Jatanras Polda Jawa Tengah. Selain itu juga mengantisipasi tindakan kriminalistas lainnya seperti curanmor, curat dan curas atau yang dikenal dengan sebutan 3C. “Kami akan tindak tegas dan terukur bila main-main di wilayah Tuban,” pungkasnya. (aud/har/mik)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook