Skip to main content

Memorandum Edisi Khusus HUT Polwan ke-72

Page 1

POLWAN TANGGUH JOGO JAWA TIMUR SELASA KLIWON, 1 SEPTEMBER 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 13

memorandumredaksi@gmail.com

FOTO: MEMORANDUM/INDRA

Polwan Polda Jatim menggelar bakti sosial memberikan bantuan kepada masyarakat di tengah Covid-19.

Sejumlah anggota Polwan Polda Jatim menanam pohon dalam rangka HUT Ke-72.

Kegiatan donor darah yang dilakukan Polwan Polda Jatim.

Ringankan Beban Masyarakat di Tengah Covid-19

Polwan Polda Jatim Fokuskan Kegiatan Sosial Polisi Wanita Republik Indonesia atau akrab dikenal polwan memperingati Hari Ulang Tahun ke 72 pada 1 September 2020. Tahun ini tema perayaan HUT Polwan adalah ‘Polwan Siap Mewujudkan Kamtibmas yang Kondusif dan semakin Produktif’. MENGINGAT saat ini sedang terjadi pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) di seluruh negara di dunia, peringatan HUT Polwan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Hal itu terlihat di markas kepolisian di ujung timur Pulau Jawa atau Mapolda Jatim. Biasanya, markas yang berada di Jalan Ahmad Yani itu setiap tahunnya menggelar berbagai lomba baik menembak, lari, maupun bahasa untuk melihat kemampuan anggota

wanita Polda Jatim yang setiap hari mengemban tugas di berbagai satuan kerja (satker). Namun karena pandemi, para polwan dibawah arahan Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran, lebih meningkatkan kegiatan sosial yang banyak berdampak manfaatnya bagi masyarakat. Mulai dari menggelar kegiatan donor darah, menanam pohon mangrove, membagikan ribuan paket sembako seperti beras, minyak, dan gula, serta ribuan masker

dan ratusan hand sanitizer. “Saat ini kan lagi pandemi Covid-19, dimana semua masyarkat pasti merasakan dampaknya baik dari segi kesehatan maupun ekonomi. Karena hal itu, polwan Polda Jatim berusaha meringankan beban tersebut dengan memberikan atau menyalurkan bantuan sembako maupun masker ke beberapa tempat mulai dari kampung tangguh, panti asuhan, dan beberapa warga yang banyak bekerja di jalan,” kata perwira koordinator polwan Polda Jatim AKBP Atik Susana. Perwira menengah dengan dua melati itu juga menambahkan, Polwan Polda Jatim pada setiap peringatan HUT polwan selalu melakukan

kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan dan juga anjangsana kepada purnawirawan polisi wanita maupun mantan ibu asuh yang saat ini masih tinggal di surabaya. “Hal itu sudah dilakukan setiap tahunnya dari dulu. Dengan kunjungan kami tersebut, para purnawirawan maupun mantan ibu asuh dapat merasa bahwa mereka masih merupakan keluarga Polri. Sedangkan untuk ziarah bertujuan agar anggota wanita ini selalu mengingat perjuangan para pahlawan terdahulunya,” ujar wanita yang juga mengemban tugas sebagai Ahli Madya I Biddokes Polda Jatim. Di usia yang ke 72 tahun ini diharapkan kedepannya, Polwan sema-

kin bermartabat, berkarakter, dan semakin profesional dalam memberikan pelayanan ke masyarakat. Di Jatim sendiri terdapat 2.425 polisi wanita dengan rincian 146 orang berpangkat perwira menengah, 348 perwira pertama, dan 1.931 bintara. Dari 2.425 polwan itu, puluhan di antaranya mengemban berbagai p jabatan penting seperti satu me enjabat kapolres, orang menjabat ora ang menjabat dua orang wakapollres, 26 orang wakapolres, menjabat kapolsek, menjabat bebe erapa perwira dan beberapa wanita lainnya menduduki jabatan kepala ( satuan (kasat) di wilayah m polres masing-masing.

“Untuk tahun ini memang belum ada, tetapi pada tahun 2019 lalu, Polwan Polda Jatim meraih juara dua lomba menembak berbagai kelas di tingkat nasional, juara 3 lari marathon pada 2019 di Surabaya dan kejuaraan lainnya. Untuk meningkatkan kemampuan, polwan yang sudah memiliki prestasi maupun mulai menunjukkan bakatnya akan diberikan pelatihan, kesempatan, serta pembinaan agar bakatnya tersebut tak sia-sia,” pungkas wanita yang bertugas di Polda Jatim sejak 2015 itu. k (iah/yok)

Cerminkan Visi Misi Polri di Tengah Pandemi MESKI Kota Surabaya tengah dilanda pandemi Covid-19, tidak mengurangi semangat serta profesionalisme aparat kepolisian menjalankan tugas. Sebagai satuan yang berhubungan langsung dengan masyarakat khususnya pengguna jalan, Satlantas Polrestabes Surabaya tetap mengedepankan protokol kesehatan saat bertugas. Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra mengatakan, tidak ada perbedaan menonjol dalam bertugas di tengah pandemi covid-19. Hanya saja, pihaknya selalu menginstruksikan anggota Polwan maupun Polki mengedepankan protokol kesehatan. "Polwan sebagai bagian dari Polri tetap wajib menunjukkan dan mencerminkan visi dan misi Polri di tengah pandemi covid-19 ini. Kita yang bersentuhan (berhubungan, red) langsung dengan masyarakat," kata AKBP Teddy Chandra. Sesuai tema HUT ke-72 Polwan, polisi wanita siap mewujudkan situasi aman dan kondusif, pihaknya ingin para anggota polisi wanitanya bisa memberikan cermin

FOTO: MEMORANDUM/DANNY

Anggota Satlantas Polrestabes Surabaya membagikan masker ke pengguna Jalan, Senin (31/8) pagi.

positif terhadap masyarakat. "Semua itu agar tercipta situasi yang aman dan kondusif khususnya di Kota Surabaya," lanjut dia. Alumnus AKPOL 2002 itu menyebut, Polwan khususnya yang bertugas di satuan yang dipimpinnya memiliki peran cukup

penting. Itu terbukti dari adanya perwira hingga bintara yang masuk dalam jajaran Satlantas Polrestabes Surabaya. "Polwan juga mempunyai peran yang sangat besar untuk mewujudkan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat)

ngga ma syarakat yang kondusif sehingga masyarakat d semakin produktif," tandas dia. p, di HUT T ke-72 Teddy berharap, makin Polwan tahun ini, Polwan sem semakin ofesionall dan dapat bekerja profesional kkan semakin mampu menunju menunjukkan a, Polwan n bisa kiprahnya. Sehingga, ya pimpi inan semakin dipercaya pimpinan uduki jaba atan untuk dapat menduduki jabatan penting ag gar strategis. "Yang terpenting agar rabisa mendapat hati di masyar masyaraa," kat khususnya Kota Surabaya Surabaya," ucap dia. arap, kede eTeddy juga berharap, kedesa mening gpannya, Polwan bisa meningionalism me katkan lagi profesionalisme edalam bertugas. Hal itu se semata-mata untuk mening-ayanan dii katkan kualitas pelayanan Satlantas. "Kita kan memiliki mi harapbeberapa unit. Kami ningkatkan setiap unit meningkatayanan," kan lagi kualitas pelayanan," pungkas mantan Kasubdit m Polda Provos Bidpropam Jatim itu. (fdn/yok) Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Teddy Chandra


POLWAN TANGGUH JOGO JAWA TIMUR SELASA KLIWON, 1 SEPTEMBER 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 14

memorandumredaksi@gmail.com

Srikandi Astuti Luar Biasa

Polwan Polres Tulungagung berfoto bersama group band Srikandi Astuti.

POLRES TULUNGAGUNG Kapolres Ciptakan Lagu Khusus Polwan

Adapun lirik lagu Srikandi Indonesia adalah sebagai berikut:

Luar biasa. Polres Tulungagung memiliki group band, yang mana seluruh anggotanya adalah para polisi wanita (polwan). Nama bandnya “Srikandi Astuti”. Tidak hanya itu, Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia SIK MM MH, secara khusus menciptakan lagu berjudul “Srikandi Indonesia” sebagai hadiah hari ulang tahun (HUT) ke-72 Polwan tahun ini. Group band dan semua peralatan musiknya akan diboyong ke Mapolda Jatim. Band Srikandi Astuti ini akan tampil dalam upacara peringatan HUT Polwan dan lagu ciptaan Kapolres Pandia ini bergema di puncak peringatan 1 September (hari ini, red). Astuti sendiri mempunyai kepanjangan Agunge Sikap Tulung Tinulung (Astuti). Ditemui di ruang kerjanya, Kapolres Pandia mengaku butuh waktu sekitar dua minggu untuk menciptakan lirik lagu Srikandi Indonesia. Kemudian musiknya dikerjakan secara kolaborasi dengan salah satu musisi asal Tulungagung dan siap unjuk kebolehan. Pada prinsipnya semua sudah matang dan siap. “Untuk prosesnya butuh waktu dua mingguan, untuk musiknya kita kerja bareng

dengan musisi yang sudah handal. Sebuah kata sederhana, yang terangkum dalam nada. Dengan setulus hati, saya ciptak kan dan saya dedikasikan untuk S Srikandi-Srikandi Polwan Indon nesia. Jaya Selalu,” ungkap Pandia. Kapolres Pandia mengungkapk kan, lagu Srikandi Indonesia merrupakan wujud apresiasinya atas kinerja dan prestasi polwan Polri, yang berperan dalam pelayanan masyarakat selama ini. “Ini untuk semua polwan di seluruh Indonesia lagu ini. Tidak hanya polwan di Tulungagung saja,” terangnya. Mantan Kasat Lantas Polrestabes Surabaya ini mengisahkan, lagu Srikandi Indonesia ini terinspirasi dari kinerja Polwan Polres Tulungagung yang sudah bekerja dengan cukup baik, dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Srikandi Indonesia Bangunlah Srikandi Indonesia Tanamkan Tri Brata di dalam jiwa kita Bersama membangun bangsa Menjaga nilai Pancasila Menuju Indonesia jaya Polisi wanita Indonesia berbagi dan melindungi sesama Kuat dan tegar hadapi segala rintangan Jayalah Srikandi Indonesia.

Contohnya selama pandemi ini, Pandia menempatkan polwan dalam satgas, yang memberikan sosialisasi dan informasi mengenai penerapan protokol kesehatan dan bahaya Covid-19 di Tulungagung.Tugas tersebut dilaksanakan dengan cukup baik. Dan pesan yang disampaikan bisa tepat kepada masyarakat. Pandia menyebut, saat ini terdapat 55 polwan di lingkup Polres Tulungagung. Mereka berada di berbagai kesatuan, mulai dari bhabinkamtibmas, dikyasa di satlantas, sebagai penyidik di satreskrim kemudian di bagian humas dan lain-lain. Polwan Polres Tulungagung

Berbagi Sembako dan Masker SERANGKAIAN kegiatan dalam rangka HUT ke-72, Polwan Polres Tulungagung melaksanakan bakti sosial (baksos). Salah satunya digelar di wilayah Kampung Tangguh Semeru (KTS) Desa Pagersari, Kecamatan Kalidawir, Sabtu (8/8) silam. Kegiatan ini dipimpin Senior Polwan Polres Tulungagung, Kompol Siti Munawaroh. Turut hadir dalam bakti sosial itu Kabag Sumda Polres AKP Anita Kurdi, Kapolsek Kalidawir AKP Santoso serta segenap perwira dan bintara Polwan Polres Tulungagung. “Sesuai slogan kita kali ini polwan siap mewujudkan kamtibmas kondusif, sehingga masyarakat menjadi produktif,” terang Kompol Siti MuSejumlah Polwan Polres Tulungagung nawaroh pada SKH menebar benih ikan. Memorandum. Pada bakti sosial di KTS Desa Pagersapolwan bisa bermanfaat bagi warri, para polwan memberikan pa- ga. “Bunga kenanga merupakan ket sembako kepada masyarakat, komoditas yang cukup laku dijual. pembagian masker dan juga hand Kemudian ada penaburan benih sanitizer. Selain itu juga dilakukan ikan di kolam masyarakat. Diharappenanaman bibit pohon sengon dan kan nantinya dari kegiatan ini bisa bunga kenanga. Setelah itu dilanjut- menambah income bagi warga di kan menabur benih ikan di kolam kampung tangguh ini,” tutur dia. masyarakat. Ditambahkan Siti Munawaroh, Kompol Siti Munawaroh me- untuk kegiatan bagi-bagi masker, itu ngatakan, apa yang dilakukan para merupakan wujud serta dari pihak-

Polwan Polres Tulungagung gelar baksos di Kampung Tangguh Semeru.

nya dalam upaya mendukung penuh gerakan “Jatim Bermasker”.“Nanti masih banyak kegiatan lainnya. Semua sudah diagendakan. Ada donor darah, pemberian taliasih kepada purna polwan, ada ziarah ke taman makam pahlawan (TMP) dan juga tasyakuran,” ungkapnya. Pihaknya memaparkan, pelaksanaan bakti sosial juga searah dengan Agunging Sikap Tulung Tinulung (Astuti), yang selama ini selalu diterapkan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia dalam melayani masyarakat. (fir/mad/yok)

Salah satu penampilan

drumer group band Sri

telah menunjukkan kinerja yang cukup baik, dan diharapkan dengan adanya lagu ini mereka semakin termotivasi untuk bekerja lebih semangat lagi. “Semoga semakin terinspirasi dan termotivasi untuk bekerja dan melayani masyarakat dengan maksimal,” ucapnya. Meurutnya, kinerja yang baik dan maksimal juga bisa mengantarkan mereka menduduki jabatan-jabatan tinggi di tubuh Polri. Apalagi saat ini gender bukan lagi faktor yang menghambat karir anggota Polri. “Sekarang kan ada polwan yang jadi kapolres, jadi kapolda juga ada. Artinya gender sudah bukan lagi masalah,” pungkas Pandia.

Disampaikan oleh Kompol Siti Munawaroh, karena di masa pandemic Covid-19, maka pelaksanaan donor darah juga menerapkan protokol kesehatan. Di antaranya seluruh anggota polwan wajib cuci tangan sebelum memasuki kantor PMI. “Pakai masker jelas wajib. Kemudian melakukan cek tensi dan HB (hemoglobin) darah, sebelum kemudian palaksaaan donor,” ujarnya. Ditambahkan oleh Siti Munawaroh, pada kegiatan kali ini sedikitnya ada 26 persnonel polwan ikut

mendonorkan darah mereka. “Kita harapkan dengan adanya 26 sampul darah yang disumbangkan olehPolwan Polres Tulungagung melalui PMI cabang Tulungagung, bisa membantu masyarakat yang membutuhkan. Ini juga wujud dari agunging sikap tulung tinulung (Astuti) yang selalu dicanangkan Kapolres AKBP EG Pandia. Melalui setetes darah, Polwan Polres Tulungagung siap mewujudkan masyarakat Tulungagung sehat dan produktif,” pungkasnya. (fir/mad/yok)

Group Penanggung jawab band ini AKBP Eva Guna Pandia, koordinator Kompol Yhogi Hadisetiawan SIK MIK, yang merupakan Wakapolres Tulungagung. Manajernya Kasatlantas AKP Aristianto Budi S, SH SIK MH dan Kasat Reskrim AKP Ardyan Yudo S SIK. Personelnya terdiri dari drummer Band Srikandi Astuti adalah AKP Anita Kurdi SH SIK, lead vokal Bripka Anggita Retno, backing vokal Briptu Dessy Puji Utami, guitar 1 Bripka Novie Evelleoven, guitar 2 Briptu Ranna Anggi Wardani, pemetik bass Briptu Ridha Esty Primadita, untuk keyboard Briptu Sukha Faila Sufa. (fir/mad/yok)

Tak Henti Sosialisasikan AKB SEAKAN tak kenal lelah, Polwan Polres Tulungagung kian giat melaksanakan tugas-tugasnya. Dan kali ini, dalam rangka hari jadinya yang ke-72, Polwan Polres Tulungagung bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19, gencar menyosialisasikan adaptasi kebiasaan baru (ABK), sekaligus pembagian masker gratis kepada masyarakat di Pasar Rakyat Ngantru, Jumat (14/8) silam. Seperti disampaikan oleh Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melalui Paur Humas Iptu Nenny Sasongko, pembagian masker ini merupakan serangkaian kegiatan memperingati hari jadi polwan ke-72. “Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk dukungan dari polwan dalam rangka menyukseskan gerakan Jatim Bermasker,” ucapnya. Dan kegiatan ini, lanjut Iptu Nenny, akan dilaksanakan setiap hari secara bergantian. Di Pasar Rakyat Ngantru dan sekitarnya, para Polwan Polres Tulungagung bersama GTPP Covid-19 juga menyosialisasikan adaptasi kebiasaan baru (ABK) dalam kehidupan sehari-hari kepada pedagang, pembeli dan juga pengguna jalan. Di antaranya mengajak masyarakat untuk menjaga jarak dikerumunan, mencuci tangan di air mengalir menggunakan sabun, dan juga

Polwan Polres Tulungagung Sosialisasikan AKB.

selalu mengenakan masker ketika di luar rumah. “Apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini, menggunakan marker itu wajib hukumnya. Selain untuk melindungi diri juga untuk melindungi orang lain. Jika sayang keluarga, sayang teman dan sayang sahabat, kita harus taat mengikuti protokol kesehatan,” pungkasnya. Sumini (50) salah satu pengunjung Pasar Rakyat Ngantru mengaku senang mendapat edukasi dari Polwan Polres Tulungagung. “Baru

Rutin Gelar Donor Darah BERTEMPAT di Kantor PMI Tulungagung, para Srikandi Polwan Polres Tulungagung melakukan donor darah, Selasa (11/8). Kegiatan ini dikomandani Senior Polwan Polres Tulungagung Kompol Siti Munawaroh. Turut hadir dalam kegiatan itu Kabag Sumda Polres Tulungagung AKP Anita Kurdi, personel Unit Urkes Polres Tulungagung, puluhan Polwan Polres Tulungagung dan juga para petugas PMI cabang Tulungagung. Kegiatan dimulai pukul 09.00-11.00.

kandi Astuti.

Para Polwan tangguh Polres Tulungagung dalam suatu kegiatan.

sekali ini mendapatkan penjelasan dari mbak-mbak polwan mengenai pentingnya protokol kesehatan. Terimakasih, semoga di ulang tahunnya yang ke-72, Polwan Indonesia semakin jaya, semakin maju, dan semakin dicintai oleh rakyat,” ungkap wanita dua cucu ini. (fir/mad/yok)


POLWAN TANGGUH JOGO JAWA TIMUR SELASA KLIWON, 1 SEPTEMBER 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 15

memorandumredaksi@gmail.com

Polres Malang Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH dan Wakapolres Malang Kompol Toni Kasmiri SH SIK bersama polwan jajaran Polres Malang.

Kapolres Malang: Peran Polwan di Masa Pandemi Sangat Penting Polisi Wanita (Polwan) yang memiliki motto ‘Esthi Bhakti Warapsari’ memiliki peran penting dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Kontribusi luar biasa ini ditunjukkan di berbagai kegiatan penanggulangan virus ini, di antaranya sosialisasi meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan, pendampingan pasien, menyalurkan dan mengawal bantuan sosial, mendorong pembentukan Kampung Tangguh Semeru, dan terlibat proses pemulasaraan jenazah. Penanganan Covid-19 ini menyasar kaum laki-laki dan perempuan pada segala usia. Dalam memberikan edukasi, utamanya pada kaum perempuan, tentunya membutuhkan pendekatan dan komunikasi yang baik. Untuk ini, peran Polwan sangat dioptimalkan agar pesan dan tujuan pencegahan

penyabaran virus sesuai dengan harapan. Dengan gaya komunikasi yang khas, Polwan mampu memberikan edukasi yang baik pada masyarakat. Oleh karena itu, Polwan di jajaran Polres Malang terlibat secara aktif dalam penanganan dan pencegahan penyebaran Covid-19 agar jumlah yang terpapar dapat diminimalisir. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH menyampaikan keberadaan Polwan memberikan peran yang besar dalam percepatan penanganan Covid-19 di wilayah hukum Polres Malang. “Peran Polwan dalam pandemi Covid-19 sangat

Memperingati HUT ke-72 Polwan bergerak bersama memberikan bantuan.

Dalam rangka HUT ke-72 Polwan menyemangati warga yang membutuhkan bantuan.

banyak dan penting dalam mendukung upaya penanganan Covid-19. Misalnya, ketika pasien suspect yang terkonfirmasi itu seorang perempuan maka Polwan dapat melakukan pendekatan dengan mudah karena sesama perempuan,” katanya menjelaskan. Selama ini Polwan Polres Malang yang sudah teruji pengabdiannya ini dengan sepenuh hati terlibat langsung dalam berbagai kegiatan penanganan Covid-19. Misalnya, penyaluran sembako pada masyarakat yang membutuhkan dan

penyediaan sajian makanan di dapur umum yang diinisiasi Polres Malang bekerjama sama dengan Kodim 0818 Kab Malang-Batu dan Pemkab Malang. Dalam HUT ke 72 Polwan, Kapolres Malang mengharapkan Polwan semakin profesional dan terus memberikan kontribusi terbaik untuk masyarakat. “Harapan kita mudahan-mudahan ke depan, Polwan semakin profesional dalam mengemban amanah. Saya yakin rekan-rekan Polwan di Polres Malang ini memiliki semangat dan kinerja yang luar biasa,” papar Hendri Umar.

Sebagai orang nomor satu di jajaran Polres Malang, Hendri memastikan akan tetap mempertahankan dan meningkatkan kompetensi dan kualitas sumber daya Polwan. “Akan terus kita pertahankan, saat ini kita punya tiga Polwan yang menjadi Kapolsek. Menjadi Kapolsek di masa pandemi ini luar biasa. Nanti akan kita tambahkan lagi polwan-polwannya untuk menjadi Kepala Satuan, Kapolsek atau jabatan-jabatan strategis lain, baik di bidang operasional maupun pembinaan,” urai Kapolres Malang ini. Dirgahayu Polwan, Jayalah Selalu...(dia/ari/yok)

Dipimpin Polwan Tangguh, Polsek Pakisaji Siaga 24 Jam Perangi Covid-19 POLSEK Pakisaji yang dipimpin seorang polwan, AKP P. Triwik Winarni SH MH ini selalu siaga 24 jam dalam pencegahan dan penanganan Covid-19. Mapolsek yang berada di perbatasan Kabupaten Malang dan Kota Malang ini memiliki mobilitas dan aktivitas yang cukup tinggi namun tetap menjaga kesiap-siagaan untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat di tengah pandemi Covid-19. AKPP.TriwikWinarniSHMHsebagai salah satu Polwan Tangguh di jajaran Polres Malang ini menyampaikan untuk urusan penanganan Covid-19 tidak mengenal hari libur dan terus siaga sepenuh waktu untuk menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Pakisaji. “ Ta n p a m e l u p a k a n t u g a s kepolisian yang lain, sebagai pengayom masyarakat, fokus kita saat ini memang untuk pencegahan dan penanganan pandemi Covid-19. Kita berikan layanan 24 jam. Sebagai pimpinan, kalau tidak ada giat di Mapolres atau tempat lain, saya selalu stand by di kantor dan pulang ke rumah selepas pergantian jaga malam,” tutur perempuan yang akrab disapa Bu Triwik. Dalam penanganan Covid-19, ibu satu orang putri ini memahami tugas yang harus diemban. Selalu terlibat secara langsung dalam setiap proses pemakaman korban Covid-19 di wilayahnya, tidak peduli siang atau malam. Dan semuanya dipastikan sesuai dengan protokol kesehatan. Mulai dari pemulasaraan jenazah di rumah sakit, pengawalan saat dilakukan pemakaman hingga melakukan pendampingan kepada keluarga korban. Upaya ini dilakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Sehingga selam proses berjalan lancar tidak ada penolakan maupun pengambilan paksa jenazah

oleh keluarga korban. “Saya memang ikut langsung dalam tim kalau ada pemakaman korban meninggal karena Covid-19, mulai dari proses pemulasaraan jenazah di rumah sakit, pengawalan sampai pemakaman saya ikuti secara langsung. Saya ingin memastikan protokol kesehatan tetap diberlakukan dan tidak ada gejolak, disini pentingnya melakukan pendampingan dan memberikan pemahaman pada pihak keluarga serta memberikan imun semangat kepada anggota,” papar Triwik. Perempuan yang sejak remaja bercita–cita menjadi Polwan ini lebih jauh mengungkapkan menjadi Kapolsek Pakisaji memiliki tantangan sendiri dalam pandemi Covid-19. Secara geografis, Kecamatan Pakisaji adalah pintu masuk ke Kabupatan Malang yang berbatasan langsung dengan Kota Malang, terdiri dari 12 desa dengan masyarakat yang heterogen. Kompleksitas ini disinyalir menjadikan Pakisaji sebagai daerah yang berisiko tinggi untuk penularan Covid-19. Kami memahami potensi tersebut. Bersama Muspika Pakisaji dan instansi terkait termasuk PMI, kami melakukan upaya semaksimal mungkin untuk pencegahan dan penanggulanggan karena untuk ini tidak bisa sendirian harus melibatkan semua pihak bergerak bersama menjaga keamanan dan kenyamanan,” tutur Polwan yang sudah meraih gelar Magister Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Jogjakarta ini. Untuk pencegahan, bersama dengan lintas instansi melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat secara masif di berbagai tempat bertemu langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan. Membangun kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap

Kapolsek Pakisaji AKP P. Triwik Winarni SH MH secara langsung mengamankan prosesi pemakaman korban meninggal dunia karena Covid-19, mulai dari pemulasaraan di RS sampai di tempat pemakaman. Kapolsek Pakisaji AKP P. Triwik Winarni SH MH (inset).

protokol kesehatan ini terwujud dengan adanya beberapa kawasan tangguh, di antaranya Kampung Tangguh Semeru (KTS) di Desa Sutojayan, Pasar Tangguh Semeru Pakisaji, Industri Tangguh Semeru. “Bahkan yang terbaru adalah Wisata Tangguh Semeru di Gunung Katu. Kita berharap masyarakat semakin sadar pentingnya penerapan protokol kesehatan dan selalu menggunakan masker, rajin mencuci tangan untuk memerangi pandemi ini,” jelas Polwan lulusan Sekolah Pewira Polisi tahun 2004. Keberagaman umat beragama di Kecamatan Pakisaji ini juga tidak luput dari perhatian Kapolsek Pakisaji. Polwan asli Aremanita ini dengan jeli menjadikan kemajemukan beragama sebagai kekuatan masyarakat melawan pandemi Covid-19. Melalui para tokoh dan pemuka agama dilakukan sosialisasi tentang bahaya virus.“Pakisaji kebetulan memiliki keberagaman pemeluk agama. Biasanya kalau yang memberikan pengarahan para tokoh agama, masyarakat lebih mudah menerima dan efektif sehingga dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat,” katanya. Tempat ibadah di wilayah ini juga

telah menerapkan konsep tangguh. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH secara langsung meninjau Ponpes (Pondok Pesantren) Tangguh Semeru di Desa Genengan. Dan di Pakisaji juga ada Masjid Tangguh Semeru, Pura Tangguh Semeru Kendalisodo di Desa Karangpandan dan Gereja Tangguh Semeru di Desa Kebonagung. “Kita jadikan keberagaman ini dalam satu rasa sebagai semangat bersama, bahu membahu, bergotong-royong melawan Covid-19,” ungkap Triwik bersemangat. Selain melakukan sosialisasi secara simultan dan terus menerus kepada masyarakat Pakisaji tentang Covid-19, perempuan yang pernah dipercaya sebagai Kapolsek Wonosari ini rutin melakukan penyemprotan disinfektan ke tempat fasilitas umum maupun permukiman warga. “Upaya pemberantasan virus Covid-19 dengan spraying disinfektan kita lakukan bersama dengan TNI, Camat maupun PMI. Kita all out dalam memerangi Covid-19. Kalau dari Polsek Pakisaji kita memberikan bantuan sembako pada keluarga korban yang sedang menjalani isolasi mandiri, masker gratis untuk masyarakat, dapur umum untuk masyarakat juga kita bentuk,” jelas

perempuan yang pernah it menjabat Kanit tas Reg Ident Satlantas Polres Malang. Dari semua kegiatan dan upaya yang telah dilakukan bersama jajaran dan instansi lain di masa pandemi, sebagai seorang ibu pernah mendapatkan pengalaman yang emosional. Ini terjadi ketika pemakaman korban Covid-19 seorang perempuan yang mempunyai anak laki-laki. Saat jenazah akan dimasukkan ke dalam liang lahat, sang anak histeris menangis ingin melihat wajah terakhir sang bunda yang dicintainya seraya memaksa ingin memeluk peti jenazah. “Sebagai seorang ibu, saya sangat memahami perasaan anak tersebut, namun demi kebaikan dan kesehatan bersama, kita tidak dapat memenuhi keinginannya. Menyedihkan memang. Untuk itu mari kita semua sadar untuk menjalankan protokol kesehatan, jangan mau menjadi korban atau penular dari virus ini,” imbau Triwik berkaca-kaca. Menjalani tugas di tengah pandemi, menurut Polwan yang sudah mempunyai cucu perempuan cantik ini

tentu bukan hal mudah. Dalam kondisi normal, tugas seorang polisi nyaris tidak mengenal jam kerja, namun profesionalitas seorang Polwan adalah harga mati. Tentu saja tanpa melupakan tanggungjawab sebagai seorang ibu. “Disini saya sebagai seorang Polwan harus bisa menyeimbangkan peran dan tanggungjawab ta seorang ibu dan profes Saat ini kita semua memberi profesi. perh perhatian ekstra pada pandemi ini, in intensitas pertemuan dengan k keluarga menjadi berkurang namun komunikasi harus tetap terjaga. Dengan perkembangan teknologi komunikasi saat ini meski berbeda ruang, jarak itu akan terasa semakin tipis, komunikasi bisa dilakukan k kapan saja dan dimana saja,” tu Polwan berhijab ini. tutur Berkaitan dengan HUT Polwan j yang jatuh pada 1 September, jajaran P l Polwan Polres Malang dan Polsek Pakisaji bersama Muspika setempat sudah melakukan bakti sosial berupa penanaman bibit sayuran dan pemberian paket sembako pada Kampung Tangguh Semeru di Desa Sutojayan. “Sudah kita lakukan kegiatan di Kampung Tangguh Semeru Sutojayan, selain bakti sosial, tentu juga kita lakukan sosialisasi penekanan penerapan protokol kesehatan,” ujar perempuan kelahiran Kabupaten Malang ini. MemasukiusiaPolwanke-72,AKPP. TriwikWinarni SH MH selaku Kapolsek Pakisaji dan salah satu Polwan Tangguh di jajaran Polres Malang ini memiliki harapan dan bertekad jika Polwan siap mewujudkan kamtibmas kondusif dan masyarakat semakin produktif. “Polwan harus selalu kompak, profesional, menyeimbangkan keluarga, pendidikan dan karier, tetap sehat dan semangat menjadi Polwan Tangguh dan Jayalah Selalu,” pungkasnya. (dia/ari/yok)


POLWAN TANGGUH JOGO JAWA TIMUR Lebih Luwes Dibandingkan Polki Sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat, peran polwan saat ini telah banyak kemajuan dan sejajar dengan polisi laki-laki (polki). Tidak jarang, posisi strategis dan penugasan tidak ada perbedaan dengan polki. Bahkan, sosok polwan pun ada yang diterjunkan untuk bertugas di misi perdamaian bersama Perserikatan Bangsa- Bangsa (PBB).

Sosok Polwan Lebih Keibuan

menutup kemungkinan bagi polwan menjadi pemimpin di institusi Polri.“Ini dibuktikan sudah ada beberapa polwan yang menjabat Kapolda, Kapolres dan jabatan strategis lainnya,” ujar Anton. Di HUT ke-72 tahun ini, Kejari Surabaya mengucapkan semoga polwan semakin maju, modern, dan sejajar dengan polki demi kemajuan institusi Polri. (fer/yok)

untut unorang ibu dan wanita, juga dituntut eluarga tuk membentuk kehidupan keluarga asilkan yang bahagia sehingga menghasilkan ktif di generasi penerus yang produktif masa depan,” ujar Anton. anTambahnya, di tengah panidemi Covid-19 ini, polwan dia tuntut untuk semakin peka terhadap situasi dan kondisi di masyarakat. “Pendekatan secara humanis diperlukan di masa pandemi seperti inii es mengingat polwan lebih luwes dibandingkan polki. setaraan Di era modernisasi dan kesetaraan on, tidak gender saat ini, tambah Anton,

Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Anton Delianto SH MH

FOTO: MEMORANDUM/FER

Kajari Surabaya berfoto bersama anggota.

“Selain itu, polwan sebagai salah satu unsur penting di organisasi Polri telah memberikan banyak kontribusi baik di internal Polri dan kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya Anton Delianto SH MH Lanjut Anton, sesuai dengan tema HUT tahun ini yaitu “Polwan Siap Mewujudkan Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif”, maka polwan dituntut semakin profesional dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri demi mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif. “Selain itu, peran polwan sebagai se-

HALAMAN 16

memorandumredaksi@gmail.com

memorandum.co.id

Tahun ini, polisi wanita (Polwan) memasuki usianya yang ke-72 tahun. Ini bukan usia muda lagi karena hanya terpaut tiga tahun dengan kemerdekaan Indonesia. Pastinya tidak ada perbedaan di Korps Bhayangkara terkait perannya menjalankan tugas untuk melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat. Meski diakui soal fisik, memang polwan berbeda dibandingkan polisi laki-laki (polki). Tapi bukan tidak mungkin, pemimpin wanita juga ada yang menduduki posisi strategis di kepolisian. Di Surabaya sendiri contohnya Kapolres PelabuhanTanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum. Dia menjadi tauladan personelnya yang mayoritas kaum adam tersebut. “Jiwa seorang wanita lebih lembut dan mengena kepada masyarakat dalam menyampaikan pesan. Dan perannya dalam menjalankan tugas lebih terencana, namun bukan berarti polki tidak seperti itu,” ujar Kepala KejaksaanTinggi JawaTimur Dr Mohamad Dofir SH MH. Lanjut mantan Kajari Surabaya dan KajariTanjung Perak ini, dengan tema tahun ini“Polwan Siap Mewujudkan Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif,”, pihaknya yakin apa yang selama ini dilakukan oleh polwan sudah maksimal dan bisa dirasakan oleh masyarakat. “Sekarang kita lihat dalam pencegahan Covid-19, tidak hanya melibatkan polki dalam menyapa masyarakat di kampung-kampung. Polwan juga cukup aktif menyosialisasikannya dan turun langsung ke lapangan,” jelas orang nomor satu di Kejati Jatim itu. Dofir menambahkan, memang diakui saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena masyarakat menghadapi pendemi Covid-19. Untuk lebih dekat dengan masyarakat, cara door to door menjadi solusi terbaik

untuk membantu dan meningkatkan perekonomian akibat dampak Covid-19. “Ini menjadi salah satu bentuk kepedulian polwan yang sinergitas dengan polki. Ia (polwan, red) jauh lebih menghadirkan sosok ibu dan kehadirannya sangat dinantikan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 ini,” jelas Dofir. Tambahnya, seperti contoh di atas salah satu kapolres, yakni Kapolres PelabuhanTanjung Perak menjadi salah satu contoh seorang polwan yang bisa menunjukkan talentanya sebagai pemimpin. “Selain di polwan, di pemerintahan yak pemimpin seorang wajuga banyak alnya Gubernur Jatim nita. Misalnya Khofifah Indar Parawansa,Wali abayaTri Rismaharini, Kota Surabaya nas atau bupati yang kepala dinas seorang wanita,” ujarnya. Harapan apan ke depan, kiprah polwan diimbau tidak kalah delki untuk membangun ngan polki bangsa dan negara. “Wujud sinergitass dengan forkopimda selama ini yang terjalin bisa menjadi salah satu contoh bahwa seorang wanita unyai mempunyai kedudukan ama yang sama dengan laki-laki,”” pungkas Dofir. (fer/ yok) Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Dr Mohamad Dofir SH MH

FOTO: MEMORANDUM/FER

SELASA KLIWON, 1 SEPTEMBER 2020

AKBP Sri Andriyani memimpin acara tabur bunga di Taman Makam Pahlawan.

Tidak mudah bagi anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) terutama polisi wanita (Polwan), untuk dipercaya hadir di tengah-tengah mayarakat Surabaya. Terlebih, saat ini Kota Pahlawan tengah dilanda pandemi Covid-19. Butuh upaya-upaya hingga membuat masyarakat percaya jika wanita tidak hanya menjalani kodratnya sebagai makmum di keluarga, namun juga mampu menjadi peng-

ayom dan pelindung masyarakat. Di Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Polwan, Polrestabes Surabaya menggelar berbagai kegiatan yang dilakukan khusus

oleh 141 Polisi wanita yang bertugas di markas yang berada di Jalan Sikatan I tersebut. Dari ratusan polwan tersebut, ada enam perwira menengah (Pamen), yang menjadi penggawa kegiatan yang akan mencapai puncak pada 1 September. Kegiatan dipimpin oleh Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag Sumda) AKBP Sri Andriyani. Seperti tahun sebelumnya, ratusan polwan berantusias

melakukan satu demi satu rangkaian acara. Rangkaian acara dimulai sejak Senin 24 Agustus lalu. Acara pertama yakni bakti sosial. Sri Andriyani bersama sejumlah Polwan lain, membagikan paket sembako kepada tukang becak di Jalan Pahlawan dan Jalan Jembatan Merah. “Kami membagikan paket sembako kepada mereka yang betul-betul layak menerimanya. Selain itu, pembagiannya pun kami tetap menerapkan

physical distancing serta menggunakan APD protokol kesehatan lainnya," kata Sri. Sri berharap, di HUT ke-72 Polwan semakin dapat bekerja profesional dan semakin mampu menunjukkan kiprahnya. Sehingga, Polwan bisa semakin dipercaya pimpinan untuk dapat menduduki jabatan strategis. "Yang terpenting agar bisa mendapat hati di masyarakat khususnya Kota Surabaya," pungkas dia. (fdn/yok)

FOTO: MEMORANDUM/IAH

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Tetap Profesional di Tengah Pandemi

Kapolsek Mulyorejo Kompol Enny P. Rustam bersama tiga pilar membagikan masker kepada masyarakat.

Tingkatkan Sinergitas Tiga Pilar

Cegah Penyebaran Covid-19 di Masyarakat Mulyorejo Kompol Enny P. Rustam, salah seorang perwira menengah wanita yang mengemban jabatan sebagai Kapolsek Mulyorejo Polrestabes Surabaya. Menuturkan di usia Polwan yang menginjak 72 tahun ini, diharapkan kedepannya polwan semakin sukses dan menjalankan tugas-tugas sebagai anggota Polri dengan sebaik mungkin. Di tengah pandemi Covid-19 ini, ia mengajak personelnya untuk mengikuti arahan Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis dalam meningkatkan sinergitas dengan jajaran samping baik TNI maupun pemerintah dalam mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Mulyorejo. "Selain mendukung program pemerintah tentang Inpres No. 6 tahun 2020 mengenai kedisiplinan protokol kesehatan. Pada HUT ke-72 Polwan, saya yang juga sebagai polwan dengan dibantu jajaran samping berusaha meringankan beban ekonomi masyarakat Mulyorejo dengan me-

lakukan pembagian sembako serta memudahkan penyaluran bantuan lainnya dari pemerintah," kata Enny. Mengingat tantangan ke depan semakin tinggi, saat ini polwan harus ikut serta berperan dalam membantu tugas-tugas Polri, apalagi sebentar lagi akan dihadapkan pada tahun politik yang kadang suasananya tidak kondusif. "Saat ini kami sebagai polwan membantu pimpinan untuk bersama-sama memutus mata rantai covid-19 ini. Sementara untuk pelibatan polwan dalam tugas polri saat adanya demo masyarakat saya rasa

sangat cocok. Meski tegas, kodrat sebagai wanita dari sisi keibuan itu dapat memberikan penyejuk atau ketenangan bagi pendemo sehingga tindakan anarkis dapat dihindarkan," tuturnya. Meski sebagai wanita, tak jarang juga polwan yang bertugas di bidang reserse, kerap kali berhadapan dengan penjahat jalanan. Apalagi bagi polwan yang bertugas di Kota Surabaya yang sering kali terjadi tindak kejahatan 3C. "Untuk menangani tindak kejahatan jalanan itu, bapak kapolres selalu melakukan kegiatan anev setiap minggunya guna mengetahui daerah rawan tindak kejahatan. Dari situ, anggota melakukan kring reserse di tempat rawan tersebut. Untuk polwan yang bertugas di bidang reserse, saya harap selalu diberikan perlindungan karena bagaimanapun itu sudah merupakan tugas sebagai anggota polri," pungkas Enny. (iah/yok)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Memorandum Edisi Khusus HUT Polwan ke-72 by memorandum - Issuu