Skip to main content

Memorandum Edisi Khusus Hari Bhayangkara ke-74

Page 1

JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, PON 1 JULI 2020 2202 0220

memorandum.co.id memorand duum m.c .co. o.i.iidd

HALAMAN HHA ALLAAMAN 13 AL

memorandumredaksi@gmail.com

MATAHATI Oleh Arief Sosiawan Pemimpin Redaksi

Polisi dan Kampung Tangguh

Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran membagikan masker pada pedagang Pasar Tembok D Dukuh dalam rangka bakti sosial HUT ke-74 Bhayangkara.

H

ari ini, Rabu (1/7/2020),, adalah hari bahagia bagi donesia (Polri). Hari ini korps Kepolisian Republik Indonesia ayakan ulang tahun yang berbaju cokelat itu merayakan

ke-74. Dilihat dari angka itu, bisa dibilang usia penjaga keamanan rakyat itu sudah tidak muda lagi. Walau begitu, juga belum pantas dikatakan sudah tua. Apalagi dibandingkan kepolisian negara-negara lain, sebut saja Amerika Serikat, China, atau Prancis. raih Polri cukup banyak dan Yang pasti, prestasi yang diraih membanggakan. Raihan suksess di mata dunia internasional maupun regional tidak bisaa dipandang sebelah mata. ui Polri masih memiliki Toh demikian, harus diakui kekurangan. Itu wajar, sebab yang ditangani Kepolisian edikit. Mulai dari persoalan Republik Indonesia tidaklah sedikit. kejahatan umum, kejahatan khusus, bahkan kejahatan-kejahatan terselubung yang acap “diselimuti” kepenisnis, atau sosial, semua tingan-kepentingan politik, bisnis, mampu ditangani secara baikk oleh Kepolisian miliki program Republik Indonesia yang memiliki nal, modern, unggulan promoter (profesional, tepercaya). erah (Polda) Pun dengan Kepolisian Daerah angani Jawa Timur, kemampuan menangani hitung berbagai jenis kejahatan tak terhitung n sejak lagi keberhasilannya. Tercermin enpol komando di tangan Kapolda Irjenpol moter Machfud Arifin, program promoter kan yang di Jawa Timur diterjemahkan ktif, dengan program PATUH (proaktif, maamanah, tegas, unggul, dan humanis), menuai sukses luar biasa kengan dati sedikit mengalami goncangan ng akibat aksi bom bunuh diri yang wa mendera beberapa wilayah Jawa Timur kala itu. Begitu pun saat komando di n, tangan Irjenpol Luki Hermawan, ogo dengan mengusung program Jogo akan Jawa Timur, masyarakat merasakan erapa apketenangan hidup hingga beberapa n Jawa Timur resiasi yang diterima kepolisian meski sempat ada “gangguan” gesekan dengan warga Papua. Nah, di tengah “serangan” virus corona id-19 (corona atau gampangnya disebut Covid-19 virus disease 2019), kepolisian Jawa Timur kini m penangananmenggeliat meraih sukses dalam nya berkat gebrakan-gebrakan cerdas Kapolda dil Imran yang Jatim Irjenpol Muhammad Fadil baru menjabat dua bulan ini. Betapa tidak, mengusung program Kamliki dua bintang pung Tangguh pria yang memiliki rgerak bersama di pundak ini dengan cepat bergerak atasi pandeForkopimda Jawa Timur mengatasi iasi Presiden mi virus corona hingga diapresiasi do yang tak segan Republik Indonesia Joko Widodo h menjadi Kammengadopsi Kampung Tangguh pung Tangguh Nusantara. Karena itu, Memorandum melihat keseoh positif dan riusan ini sebagai sebuah contoh ulisan di edisi mengangkat sukses ini dalam tulisan gguh Masyarakat khusus bertemakan “Jatim Tangguh Produktif” sebagai umpan balikk bagi masyaraatan hari ulang kat sekaligus rangkaian peringatan ik Indonesia. tahun ke-74 Kepolisian Republik Selamat ulang tahun polisi Indonesia, sukses dan berjayalah selalu.(*)

Kapolda Jatim Irjenp Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi

Lebih Tingkatkan Pelayanan Masyarakat Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Bhayangkara berbeda dari sebelumnya. Bila tahun sebelumnya, Polda Jatim diwarnai berbagai kegiatan untuk memperingati HUT Bhayangkara hingga acara puncak menggelar pesta rakyat di lapangan Makodam V/ Brawijaya. Kini di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19). Sehingga, berbagai kegiatan yang dapat mengumpulkan banyak orang ditiadakan. Namun, kegiatan bakti sosial tetap dilaksanakan bahkan ditingkatkan. Kapolda Jatim Irjenpol dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi menuturkan, di peringatan HUT ke-74 Bhayangkara ini, sedang terjadi wabah yang melanda dunia yang dikenal virus corona, sehingga pihaknya lebih terfokus dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat baik dari segi kesehatan maupun keselamatan. Peningkatan pelayanan itu dalam bentuk pencegahan berbagai permasalahan di masyarakat dengan sebuah instrumen yang dikenal masyarakat Jatim dengan nama Problem Oriented Policing (POP). Contoh dari POP, salah satunya yakni kampung tangguh. Hingga kini program inisiasi Fadil Imran yang merupakan kolaborasi forkopimda, dan masyarakat itu telah tersebar lebih dari 1500 kampung tangguh di wilayah Jawa Timur. Untuk menggerakan fungsi kapung tangguh ini kapolda mengoptimalkan polres jajaran dalam, terbukti sangat banyak manfaatnya sehingga terjadi angka penurunan kasus Covid-19 di beberapa daerah di Jawa Timur. “Selain kampung tangguh, POP sendiri juga dapat menjadi penyelesaian masalah berbasis kepolisian. Sehingga kampung menjadi aman dari tindak pelaku kejahatan dan juga peredaran barang haram narkotika,” kata Fadil Imran. Selain itu, Polda Jatim juga memberikan suplemen herbal kepada masyarakat guna meningkatkan daya imun tubuh. Bahkan, beberapa orang yang diduga terindikasi virus corona,

Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran memasang masker pada santri Pondok Pesantren (Ponmad Kholil Bangkalan, Madura. pes) Kiai Syaikhona Mohammad

un sedengan gejala ringan maupun ningdang dapat dengan cepat meningtelah katkan kesehatan tubuhnya setelah erbal mengonsumsi suplemen herbal tersebut. tau “Dari testimoni warga atau upmasyarakat yang kami beri supeselemen kesehatan, hampir keseluruhan mengatakan kalau daya at dari tahan tubuhnya meningkat sebelumnya. Namun mereka tetap saya minta untuk menerapkan protokol kesehatan sehingga lebih memperkuat tubuhnya dan terhindar dari penularan virus corona,” tutur Fadil. Untuk hal koordinasi dengan jajaran forkopimda, Fadil terbilang sangat luar biasa. Hal itu terlihat dari kekompakannya dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, dan PangdamV/ Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dalam menangani wabah mematikan ini. Ketiganya kompak dalam menyosialisasikan program kampung tangguh atau instrumen pemolisian berbasis penyelesaian masalah sehingga dapat dengan cepat diterima oleh elemen masyarakat. “Dengan adanya kekompakan antara forkopimda dan masyarakat, saya yakin permasalahan apapun yang ada di Jatim pasti dapat teratasi,” tutur Mantan Sahli Sosbud Kapolri itu. Saat ini, lanjut Fadil, Kapolri telah mencabut maklumat terkait larangan kerumunan. Hal itu

tertua tertuang dalam Surat Telegram Rahasia (TR) Kapolri dengan nomor STR //364/VI/OPS.2./2020 tanggal 25 Juni 2 2020 yang ditandatangani oleh As Op Ops Kapolri Irjenpol Herry Rudolf Nahak. Telegram pencabutan mak maklumat itu dikeluarkan dalam rang rangka menuju adaptasi tatanan kehi kehidupan baru atau new normal. Ke Kendati demikian, polisi dan jajaran forkompi forkompida akan tetap mendisiplinkan masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan, terutama pada daerah zona Covid-19 yang berwana oranye maupun merah. “Anggota kepolisian bersama gugus tugas tetap akan melakukan patroli guna meningkatkan kesadaran masyarakat Jatim terkait protokol kesehatan. Larangan berkerumun memang telah dicabut, namun untuk zona oranye dan merah Covid-19 tetap dilakukan pembatasan sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar pria yang mahir bidang reserse itu. Di usia Bhayangkara yang ke-74 ini, Fadil dan anggotanya terus berupaya dalam menumpas kejahatan yang ada di Jatim di antaranya peredaran narkotika, 3C (curas, curat, dan curanmor) hingga berbagai kejahatan lainnya. Untuk kejahatan yang menjadi perhatian Fadil yakni pelaku 365 atau pencurian dengan kekerasan yang selalu mempersenjatai diri menggunakan sajam dan juga bom bondet.(iah/tyo)

Bergerak Cepat Melihat Kondisi Wilayah

Forkopimda Jatim bersama melihat kondisi di lapangan daerah terdampak Covid-19.

KEPOLISIAN Daerah Jawa Timur menyambut Hari UlangTahun (HUT) ke-74 Bhayangkara dengan mengambil tema ‘Kamtibmas Kondusif Masyarakat Semakin Produktif’. Oleh sebab itu, di tengah wabah pandemi Covid-19 ini, berbagai upaya telah dilakukan kepolisian baik dalam menjaga keamanan maupun kesejahteraan hidup masyarakat. Hal itu ditunjukkan oleh Polda Jatim di bawah komando Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi. Kapolda bersama dengan jajarannya dengan cepat mengunjungi berbagai daerah di Jatim guna melihat langsung kondisi masyarakat di Jatim. Tak lupa dalam kunjungannya tersebut, Polda Jatim selalu membawa berbagai kebutuhan bahan pokok yang diberikan secara langsung

ke masyarakat sekitar. “Dengan adanya bantuan tersebut, setidaknya dapat meringankan beban masyarakat. Saya yakin bila masyarakat kebutuhannya terpenuhi, meski sedang dilanda wabah ini, kondisi kamtibmas di Jatim saat ini dapat tetap terjaga atau kondusif,” kata Fadil. Fadil menambahkan, dengan adanya situasi yang kondusif, ia yakin masyarakat dapat semakin produktif. Dalam artian, masyarakat dapat bekerja seperti sedia kala, namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan “Dengan kedisiplinan yang tinggi, saya yakin dapat mencegah penyebaran virus ini. Dengan begitu masyarakat dapat bekerja seperti dahulu sehingga meski pandemi ini

masih ada, masyarakat tetap dapat produktif,” tutur alumni Akpol 1991 itu. Fadil menambahkan, saat ini dirinya bersama Forkopimda Jatim telah menerapkan pasar tangguh, mal tangguh, hingga industri tangguh. Hal itu menurutnya, dapat meningkatkan produktifitas masyarakat dalam bekerja. “Kalau kampung tangguh untuk menyelesaikan masalah yang ada di wilayah masing-masing dengan kerjasama antara kepolisian dengan masyarakat. Sementara pasar tangguh dan lainnya diperuntukkan agar masyarakat tetap menjaga dirinya masing-masing saat dalam keadaan mencari nafkah,” pungkas jenderal bintang dua itu. (iah/tyo)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 14

Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah SSos MM

Kompak Ciptakan Kondisi Kondusif Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran bersama Gubernur Khofifah dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah meninjau pasar tangguh di Gresik.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

Kampung Tangguh Jadi Role Model Di hari jadinya yang ke 74 tahun ini, kiprah korps baju cokelat atau kepolisian sangat dirasakan oleh masyarakat. Terlebih di masa pandemi Covid-19, polisi bersama TNI menjadi garda terdepan menertibkan perilaku masyarakat agar disiplin dan tak tertular wabah mematikan itu. Apresiasi atas kinerja kepolisian tak hanya datang dari masyarakat, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang selama ini menjadi satu kesatuan dengan korps Bhayangkara dalam wadah forkopimda juga sangat merasakan sepak terjang kepolisian dalam bersama-sama menanggulangi pandemi ini. Karena itu, di hari ulang tahun polisi kali ini Khofifah selain menyampaikan selamat juga memberikan apresiasi yang sangat tinggi. Terlebih Kepolisian Daerah Jawa Timur di bawah komando Irjenpol M Fadil Imran telah melakukan sejumlah inovasi dalam menghadapi pandemi, salah satunya program kampung tangguh. Seiring dengan tema nasional HUT Bhayangkara tahun ini yakni “Kamtibmas kondusif masyarakat semakin produktif”, Khofifah selalu berdoa agar polisi di seluruh Indonesia selalu diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah menjaga NKRI agar tetap sehat. Di sisi lain, Khofifah terus mengapresiasi kampung tangguh seperti yang ada di Bolorejo yang menggunakan Pos Digital Astuti (Agunge Sikap Tulung Tinulung). “Konsep Pos Digital Astuti di Bolorejo ini tentu akan menjadi role model (percontohan) baru. Pak Kapolda tentu sudah menyiapkan banyak role model. Pak Pangdam juga punya banyak role model yang bisa diaplikasikan untuk daerah lain,” kata gubernur. Menurutnya, kampung tangguh tidak hanya untuk menghadapi Covid-19 yang terjadi saat ini. Namun akan terus dikembangkan dan dijalankan. “Konsepnya adalah bagaimana tetap membawa manfaat baik dari aspek ekonomi dan sosial masyarakat serta keamanan di wilayah desa,” ungkapnya. Ia berharap adanya kampung tangguh bisa menekan jumlah penyebaran Covid-19 jelang pelaksanaan n ew n o r m a l atau normal kehidupan baru. Adanya pembatasan dan penerapan kampung tangguh di tiap daerah memiliki kreativitas

dan inovasi masing-masing. “Semoga wabah Covid-19 ini tidak mematikan kreativitas dan inovasi wilayah dan substansi kegiatan masyarakat masih bisa terlaksana,” ujarnya. Ditambahkan, Gubernur Khofifah dalam menerapkan Kampung Tangguh dilakukan pembagian peran yang saling menguatkan antara Pemprov Jatim bersama forkopimda. Namun, kata dia, kuncinya adalah bottom up participation atau partisipasi dari bawah atau masyarakat pada pemerintah. Dengan adanya kampung tangguh di tingkat RT, RW, desa atau kelurahan, hingga kecamatan, serta ditambah dengan pesantren tangguh dan industri tangguh, maka akan menjadi kekuatan dalam menjaga ketahanan nasional. Hal itu, lanjut dia, tak lepas dari konsep partisipasi dan kepedulian masyarakat, sehingga dengan keberagaman suku, agama, dan bahasa dapat menjadi bagian perekat membangun ketahanan nasional secara substansif. Khofifah menegaskan, dalam kurun jangka pendek, Kampung Tangguh memang fokus pada percepatan penanganan Covid-19 di Jatim. Ke depan dalam waktu jangka panjang akan menjadi pondasi tujuan strategis dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (yok/ tyo)

Di tengah pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Jatim, Pangdam V/ Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah SSos MM dan Kapolda Jatim Irjenpol Mohammad Fadil Imran bersama instansi lainnya tampak kompak untuk menciptakan kondisi kondusif. Dengan kebersamaan ini, sehingga tidak ada gejolak sejak mulai diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) hingga memasuki era new normal di Jatim. “Selama ini tidak pernah ada masalah, dan kami selalu berkoordinasi dengan baik dengan saling mendukung dalam tugas. Terutama dalam penanganan pandemi Covid-19 ini,” jelas Widodo. Bahkan kemesraan ini tidak hanya ditingkat pimpinan dalam hal ini kapolda dan pangdam, namun juga terjadi hingga tingkatan paling bawah yang bersinggungan langsung dengan masyarakat yakni babinsa dan bhabinkantibmas. Di lapangan keduanya bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya. Sebab, TNI bersama Polri mendapat tugas dari Presiden RI Joko Widodo untuk membantu pemerintah pusat dan pemerintah daerah mendisiplinkan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan selama pandemi Covid-19. Dijelaskan Widodo, bila untuk berjuang melawan pandemi Covid-19 ini semua harus kompak bekerja sama untuk mengajak masyarakat selalu menjalankan disiplin protokol kesehatan. “Harus diingat bahwa kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci keberhasilan mengendalikan pandemi,” tambah Widodo. Berbagai program dibuat forkopimda yang pelaksanannya melibatkan petugas gabungan, sedangkan untuk polda membuat gebrakan dengan membuat kampung tangguh. Langkah tersebut menurut pangdam sangat tepat karena adanya kampung tangguh tersebut semua pihak saling sinergi dan mampu berkolaborasi. Bahkan kini diadopsi nasional menjadi Kampung Tangguh Nusantara. “Dalam kampung tangguh tidak hanya TNI dan Polri namun bersama pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, termasuk pihak swasta untuk bersama-sama mencari solusi terbaik bagi penanganan pandemi Covid-19 ini,” papar Widodo. Meski juga disibukan dalam pemutusan penyebaran Covid-19, namun Polri dalam hal ini Polda Jatim dan jajaran juga tetap konsisten tetap menjalan tugasnya memberantas tindak kriminal. Berbagai pengungkapan besar dilakukan baik itu sindikat kriminal berbagai modus kejahatan, ataupun peredaran narkoba. Untuk itu dalam HUT ke-74 Bhayangkara ini, Widodo mengucapkan selamat pada Polda Jatim dan jajaran. “Polri tetap bersemangat, tetap profesional, modern, terpercaya,” ucap Widodo. (tyo/fer)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 15

memorandumredaksi@gmail.com

Kepala Kejaksaan Tinggi Jatim Dr Mohamad Dofir SH MH

Bangga Kampung Tangguh Semeru TAHUN ini, Polri memperingati hari ula ulang tahun (HUT) ke-74. Memang, ada yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Saat ini, semua pihak men termasuk Polri bahu membahu menghadapi penyebaran coronavirus 9 (Covid-19) yang sudah menjadi pandemi dan ditakutkan disease 2019 semua masyarakat. up pemutusan penyebaran mata Hadir di tengah masyarakat, upaya Pol Jatim. Mulai dari membentuk rantai Covid-19 pun dilakukan Polda h tim khusus bernama Covid Hunter hingga yang saat ini akrab di telinga masyarakat dengan istilah ‘Kampung Tangguh’-nya. Irjenpo Dr Drs Muhammad Fadil Imran Di bawah kepemimpinan Irjenpol blusu MSi, langsung tancap gas dan blusukan dari satu wilayah ke wilayah lainnya. be Dan dalam hitungan hari, mulai bermunculan Kampung Tangguh di d rukun warga (RW). Di sini, polisi seluruh wilayah hingga tingkat terendah di terdep bersama instansi lainnya. Di hadir dan menjadi garda terdepan den Jatim sendiri, dikenal dengan ‘Kampung Tangguh Semeru’. sendir identik dengan Polda Jatim. Nama semeru sendiri, dibe “Dengan dibentuknya Kampung Tangguh Semasyara bisa melaporkan warga yang meru ini masyarakat gejal sakit dan ditangani lebih cepat. mengalami gejala Prinsipnya tetap menerapkan guyub rukun, gotong royong, da dan tolong menolong,” ujar Kepala KejaksaanTingg Tinggi Jatim Dr Mohamad Dofir SH MH kepada Memor Memorandum. Lanjut Do Dofir, yang cukup membanggakan, Kamp program Kampung Tangguh Semeru yang digagas akhirnya diad diadopsi secara nasional dengan nama Kampung Ta Tangguh Nusantara, karena dianggap efektif dalam meningkatkan partisipasi masyaraka masyarakat untuk bersama-sama menangkal Covid-19. “Saya cukup bangga. Jatim sebagai tolok dala upaya pemutusan mata rantai ukur dalam penyebara Covid-19,” ujarnya. penyebaran Tamba mantan Kajari Tanjung Perak Tambah Kajar Surabaya ini, keberadaan Polri dan Kajari in sangat intens dalam all out menangkal C pandemi Covid-19 ini. Mulai terus melakupenc kan pencegahan, langkah-langkah kuratif g testing, te tracing, dan treatment yang masif, meningkat meningkatkan partisipasi publik, pendisiplinan, dan yang paling penting kamtibmas terjaga dan tetap produktif. “Mereka (Polri, red) tidak mengenal lelah “Mere menyam menyampaikan pesan protokoler kesehatan m seperti memakai masker, jaga jarak, dan cuci Su tangan. Sukses selalu Polri, selamat HUT kepungka Dofir. (fer/tyo) 74,” pungkas

Kusnadi

Sahat Tua Simandjuntak

DPRD Jatim

Polri Lebih Aktif Dampingi Rakyat DPRD Jawa Timur berharap masyarakat bersama jajaran legislatif, eksekutif, dan lembaga terkait bergotong royong menghadapi serta menuntaskan proses pandemi virus corona secara masif. Apalagi Polri lebih aktif memberi pendampingan luar biasa pada rakyat dengan program kampung tanguh. Ketua DPRD JawaTimur Kusnadi menegaskan, pihaknya mengingatkan 120 anggota dewan Indrapura tidak melakukan kunjungan ke luar provinsi, bahkan ke luar negeri, namun kembali ke dapilnya. “Kami meminta anggota dewan melakukan kegiatan kembali ke dapil ikut mengawal masyarakat untuk menuntaskan wabah virus corona,” tegas Kusnadi. Politisi PDI-P ini juga mengapresiasi keterlibatan Polri ikut memberi pelayanan pada rakyat melalui program kampung tanguh. Di bawah kepemipinan Kapolda Jatim Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi, program Kampung Tanguh Semeru patut diapresiasi. “Saya kira program kampung tanguh dari Polri patut didukung dan dicontoh,” tegas Kusnadi. Karena itu, DPRD Jawa Timur didorong ikut turut mendampingi program baik Polri tersebut. Kusnadi meminta wakil rakyat turun ke dapil bukan untuk menyuruh masyarakat melakukan sosialisasi protokol kesehatan. “Tetapi turun ke dapil dan rakyat beri contoh, sekalian mendampingi rakyat di dapil. Sejak Maret 2020, saya sudah minta anggota DPRD Jatim tidak melakukan kunjungan ke luar provinsi dan ke luar negeri,” tandas dia. Kusnadi juga mengapresiasi kepolisian ternyata lebih respek terhadap keperluan masyarakat menghadapi covid-19. “Saya melihat teman - teman kepolisian lebih respek, aktif memberi pendampingan luar biasa pada rakyat. Ini patut didukung dan dicontoh,” tandas dia. Selama masa pandemi Covid-19, Kusnadi menilai

kinerja Polri liar biasa. Polri bukan hanya terlibat dalam pengamanan, tetapi juga ikut mengawal kedisiplinan rakyat untuk menjalankan hidup sesuai protokol kesehatan. Lanjut Kusnadi menghadapi pandemi corona, adalah pilihan untuk bisa bangkit atau tetap terpenjara karena takut dampak Covid-19. “Saat ini kita sudah memenjarakan diri kita dengan berdiam diri di rumah. Kejenuhan sudah mencapai puncaknya. Sehingga diperlakukan PSBB. Dan itu pembatasan bukan pelarangan terhadap aktivitas masyarakat,” tegas mantan dosen ini serius. Ia meminta masyarakat tidak sak karepe dewe (semaunya sendiri). Tetapi harus mengikuti protokol kesehatan, dan tidak keluar rumah jika tidak perlu sekali. “Kita ini sekali merdeka, kan merdeka sekali. Akhirnya sak karepe dewe,” ujar dia. Menjaga norma dan etika masyarakat selama new normal, maka kesadaran seluruh lapisan masyarakat sangat diperlukan. Sehingga peran aparat kepolisian untuk ikut menjaga kedisplinan selama new normal bisa maksimal. Diakhir pembicaraan, ketua DPRD Jatim ini berharap semangat gotong royong dan menjali Jogo JawaTimur adem dan tentram semakin maksimal terwujud.“Sinergitas sudah sangat baik dengan eksekutif, legislatif, dan yudikatif yang juga termasuk Polri untuk ikut menjaga Jawa Timur guyup dan rukun,” pungkas Kusnadi. Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Jatim, Sahat Tua Simandjuntak menegaskan, pihaknya di Indrapura akan memaksimalkan bantuan sosial (bansos) untuk warga Jawa Timur Yanga terdampak Covid-19. Menurut Sahat, pemprov menjadi fasilitator dalam kewenangan otonomi kabupaten/kota. “Kalau sinergi antara kabupaten/kota dengan gubernur maka penanganan pandemi bisa lebih maksimal,” aku Sahat. (day/tyo)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 16

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombespol dr Hisbulloh Huda Sp Pd

Tangani Ribuan Pasien Covid-19 Bukan perkara mudah harus berperang di garda terdepan melawan musuh yang tak kasat mata. Mereka mempertaruhkan keselamatan demi menolong pasien Covid-19. Adalah tenaga medis dan kesehatan yang secara langsung menangani pasien di ruang isolasi, dengan risiko terpapar virus corona sangat tinggi. Bidang Kedokteran dan Kesehataan (Bid Dokkes) Polisi Daerah (Polda) Jawa Timur (Jatim) terus mewani-wanti kepada personelnya untuk selalu mengutamakan protokol dan menjaga kesehatan guna menekan penus. laran virus. gkan sumber daya manusia (SDM) di Rumah Sedangkan Sakit (RS) Bhayangkara Polda Jatim yang terlibat langsung nanganan Covid-19 antara lain tenaga medis dalam penanganan medis spesialis berjumlah 309, medis 287, para kes (tenaga kesehatan) lain 1.569, nakes 539, dan nonnakes 1.182. nya ada 3.886 yang per“Totalnya ng terlibat dalam pesonel yang n Covid-19 di wilayah nanganan m,” jelas Kepala Bidang Polda Jatim,” okkes Polda Jatim Kom(Kabid) Dokkes bespol dr Hisbulloh Huda Sp Pd. Guna menekan angka penuus corona, Hisbulloh Huda laran virus yampaikan bahwa Polda juga menyampaikan ah membentuk satgas Jatim telah an, satgas penanganan, pencegahan, habilitasi, dan satgas satgas rehabilitasi, nan. pengamanan. ibusi RS BhayangKontribusi jaran Polda Jatim kara di jajaran ayani perawatan juga melayani olri maupun maanggota Polri syarakat umum yang terinfeksi atau tertular Covid-19. Sekitar 11 RS Bhayangkara yang ada di seluruh jajaran Polda Jatim, mulai RS kara di Surabaya, Bhayangkara oeri Mertojoso, NgH S Samsoeri diri, Tulungagung, anjuk, Kediri, g, Bondowoso, BoLumajang, jonegoro, Brimob Watukosek, n Pusdik Sabhara, Batu, dan ampung pasien Coyang menampung vid-19. a Jatim sudah menyi“Polda apkan RS yang ada di jajaran m guna membantu Polda Jatim ah dalam penanganan pemerintah Covid-19,, khususnya di Jawa apar Hisbulloh Huda. Timur,” papar ntara data faskes RS Sementara

Bhayangkara Polda Jatim antara lain mulai tempat tidur isolasi berjumlah sekitar 282 unit, kapasitas total 1.344, ventilator 42, dan continuous positive airway pressure (CPAP) 16 unit. Selain itu terkait wabah virus corona yang saat ini sedang ramai dibicarakan, Hisbulloh Huda berharap agar kepada seluruh seluruhpersonel tetapm personel kepolisian tetap mengutamakan kewaspadaan akan penyebarannya, namu namun jangan sampai paranoid akan hal tersebut. Dokkes Polda Jatim selain mengimbau kepada personel untuk selalu menerapkan protokol kese kesehatan, seperti penggunaan alat pelindung diri (APD) be berupa masker, juga terus membekali kesehatan para angg anggota yang bertugas di lapangan. Hisbul Huda bisa Cara pencegahan vius menurut Hisbullah dengan menerapkan selalu pola hidup se sehat, konsumsi vitamin apabila diperlulan, istirahat yang cukup, rutin mencuci tangan menggunakan air mengalir mengg dengan sabun, atau bisa juga menggunakan hand sanitizerr secara rutin. ko “Sedangkan bagi personel yang kontak langsung Covid-19 wajib menedengan pasien atau jenazah Covid-19, denganm rapkan protokol kesehatan dengan menggunakan APD lengkap,” imbuhnya. anggo kepolisian, Bukan hanya kepada anggota berupa mengeduPolda Jatim juga terus berupaya proakt dalam menkasi masyarakat untuk proaktif coronaviru disease 2019. cegah penyebaran coronavirus Terkait pencegahan gerakannya penyemprota disinfektan antara lain penyemprotan masy di jalan, mengajak masyarakat selalu kedisiplina mulai wajib meningkatkan kedisiplinan physica distancing. pakai masker dan physical Sampai dengan Kamis (25/6), 11 RS Bhayangkara jajaran Polda Jatim menapengawas (ODP), 501 ngani 440 orang dalam pengawasan (PDP 501, terkonpasien dalam pengawasan (PDP) me firmasi 176, sedangkan yang meninggal dunia 1 80 orang, jumlah pasien total 1.123 orang. “Mengenai anggota Polri di Jatim yang seju diduga terpapar Covid-19 sejumlah 50-an,” jelasnya. s Terkait penangannya, sambung Hisbullah Huda, jika kondisinya pasien memmand Sementara, baik dilakukan isolasi mandiri. terko rmasi Cojika anggota tersebut terkonfi vid-19 segera diisolasi di RS Bhayangkara. terpapa ke keluarga “Supaya tidak terpapar lainn dilakukan maupun personel lainnya imb Hisbulloh penanganan segera,” imbuh Huda. (alf/tyo)

Tokoh Pendidikan Unair Prof Drs Bagong Suyanto MSi

Kampung Tangguh Semeru sebagai Benteng Salah satu tokoh pendidikan di Universitas Airlangga (Unair) , mengapresiasi konsep “Kampung Tangguh Semeru” Jawa Timur yang digagas oleh Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran. Sebab kampung tangguh yang melibatkan peran serta masyarakat memiliki kontribusi besar dalam penguatan ketahanan masyarakat di tengah pandemi Covid-19. Bagong, sekaligus pakar sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga (FISIP Unair) mengharap dengan berdirinya kampung tangguh tersebut mampu menjadi benteng dalam pencegahan maupun menekan angka penularan virus Covid-19. “Program kampung tangguh itu betul. Itu penerapan (kampung tangguh) bagaimana mengajak partisipasi masyarakat,” kata Bagong. Sehingga secara pelahan masyarakat dapat kembali melakukan aktivitas dan beradaptasi dengan pola hidup

baru, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan. Bagong meminta kepada Polri untuk penanganan Covid-19 harus melibatkan semua pihak maupun seluruh komponen masyarakat. Untuk itu, Bagong berpesan kepada Polri agar sebaiknya mengembangkan pendekatan kemitraan dengan kelompok sosial masyarakat dalam penegakan protokol Covid-19. Ia juga berpesan agar Polri jangan terlalu menekankan pendekatan regulatif, tapi lebih pada pendekatan penyadaran masyarakat. “Itu bisa dilakukan kalau ada mitra sosialnya,” pungkasnya. (alf/tyo)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 17

memorandumredaksi@gmail.com

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH

Kampung Tangguh Semeru Solusi Pandemi Pandemi Covid-19 (Coronavirus Disease) yang mewabah di Kabupaten Malang memantik terjadinya kolaborasi lintas instansi, elemen masyarakat, dan masyarakat. Kekuatan yang disinergikan itu pun mampu membangkitkan semangat untuk bertahan dan bergerak maju serta tidak menyerah di tengah wabah. WABAH ini pun meluluh-lantakkan harapan masyarakat karena mengganggu sendi kehidupan atau bahkan tak bergerak. Perekonomian mengalami penurunan yang sangat tajam, begitu pula aktivitas sosial kemasyarakatan lainnya tidak berlangsung normal. Namun, pandemi ini telah menggerakkan kepedulian baik personal, kelompok masyarakat, organisasi maupun instansi untuk membantu sesama yang membutuhkan. Mulai dari gerakan sosial berupa bantuan sembako, APD (alat pelindung diri) di antaranya pemberian masker maupun hand sanitizer, penyemprotan disinfektan, penanganan kesehatan, dan bahkan sumbangsih pemikiran maupun tenaga sukarela. Potensi kebaikan yang muncul itu di tengah pandemi Covid-19 ini merupakan sebuah kekuatan yang dahsyat. Diyakini apabila diorganisir dan disinergikan maka akan mampu menjadi gerakan yang masif untuk penanganan Covid-19. Terlebih saat wabah ini mulai meluas, tersiar kabar adanya wacana pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan bahkan lockdown. Bersamaan guliran informasi tersebut ternyata di antara masyarakat mulai mencari cara untuk menghadapi situais yang tak terduga itu. Salah satu kawasan yang sudah berusaha menyiapkan ‘benteng pertahanan’ adalah Kampung Cempluk, Desa Kalisongo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang yang bekerjasama dengan kalangan akademisi Universitas Brawijaya (UB). Konsep dasar yang dilakukan kampung tersebut menginspirasi sebagai langkah untuk menguatkan pertahanan dan bahkan menggerakkan semangat masyarakat untuk menyelesaikan persoalan lingkungannya. Yang awalnya bertahan dan melawan Covid-19 secara personal, pelahan terbangun kesadaran untuk bergerak bersama melawan Covid-19 dengan meningkatkan kepedulian sesama, saling

Kapolres Malang bersama Bupati Malang dan Dandim 0818 Kabupaten Malang–Batu memeriksa penerapan protokol kesehatan di Pasar Singosari.

tolong menolong, bergotong royong dan menumbangkan Covid-19 yang melibatkan berbagai elemen masyarakat dan instansi baik pemerintahan maupun swasta. Secara bertahap, di wilayah hukum Polres Malang mulai berdiri Kampung Tangguh Semeru (KTS) di beberapa desa maupun kelurahan. Dengan visi dan misi seragam untuk melawan Covid-19 dan menyelesaikan persoalan lingkungan, KTS mendapatkan dukungan penuh dari Polres Malang, Pemerintah Kabupaten Malang, dan Kodim 0818 Kabupaten – Batu. Sesuai namanya, Kampung Tangguh Semeru (Sehat Aman Tertib Rukun), gerakan masyarakat dan aparat kepolisian ini dianggap mampu mencegah penyebaran Covid-19 dan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat yang akan dijadikan sebagai role model untuk penanganan Covid-19 dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH menyampaikan kampung tangguh ini diawali oleh kalangan akademisi Universitas Brawijaya (UB) Malang yang mampu memberikan penguatan kemandirian masyarakat. “Kampung tangguh yang pertama digagas oleh pihak UB dan sekarang digerakkan oleh pemerintah dan Polri,” ujarnya. Disampaikan, awalnya sekitar 3 bulan lalu usulan kampung tangguh dianggap prematur dan dipandang sebelah mata. Namun di kam-

pung Cempluk telah berdiri kampung tangguh dan sudah seharusnya konsep yang sama dilakukan di setiap kampung wilayah Kabupaten Malang. “Virus ini menyerang semua lapisan masyarakat, kita tidak bisa mengharapkan bantuan dari pihak lain, itulah prinsipnya berdiri kampung tangguh, kemampuan untuk survive dan bertahan,” paparnya. Setelah virus mewabah, kemudian ada istilah lockdown dan juga karantina wilayah belum diketahui konsepnya saat itu, konsep kampung tangguh ini telah membuat daya tahan diri sendiri, keluarga, tetangga, sampai jenjang selanjutnya. “Kampung Tangguh Semeru ini sebagai media wujud ketangguhan dan kemandirian masyarakat dalam menyelesaikan persoalannya. Oleh karena itu, Kampung Tangguh Semeru ini perlu dilaksanakan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Malang,” katanya. KTS ini menurutnya sebagai salah satu cara untuk mencegah di hulu yang terbukti telah mencegah penyebaran Covid-19. Seperti, di Kecamatan Bululawang, yang sebalumnya ditemukan ada 4 orang dinyatakan positif namun dengan kesadaran masyarakat membentuk pos check point mandiri sehingga perkembangannya menjadi negatif. Agar tetap bermanfaat untuk masyarakat keberadaan KTS ini perlu dijaga dengan baik dan bukan hanya ketika terjadi pandemi Covid-19 namun dapat berkelanjutan. KTS ini mampu mensinergikan kekuatan maupun potensi yang dimiliki dalam lingkungan kampung tertentu sehingga terbangun visi dan misi

yang sama untuk menajaga dan memajukan kampungnya. “Mudah-mudahan kampung tangguh ini terus berlanjut dan akan terus diawasi, jangan hanya formalitas dalam pelaksanaannya. Kedisiplinan dan kepatuhan dari seluruh seluruh warga masyarakat menjadi kunci utama memutus penyebaran penularan virus Covid-19 di Kabupaten Malang,” jelas Kapolres Malang. Kapolres Malang menyampaikan tujuan pendirian Kampung Tangguh Semeru adalah untuk menangani laju penyebaran Covid-19 di wilayah setempat, mendapatkan langkah-langkah pemecahan masalah yang efektif dengan memperhatikan kearifan lokal dan mendorong masyarakat yang mempunyai kemampuan dan kemandirian untuk menyelesaikan permasalahan di wilayahnya. Karena dirasa cukup efektif untuk menangani penyebaran Covid-19, konsep Kampung Tangguh Semeru ini kemudian dikembangkan di kawasan lain yang memungkinkan terjadinya interaksi orang atau pertemuan antar orang. “Kampung tangguh ini tidak terbatas pada kampung kampung saja akan tetapi kepada setiap keramaian yang bisa dijadikan kawasan tangguh, misalnya pasar tangguh, kasawan industri tangguh dan pondok pesatren tang-

guh,” urainya. Kini, di wilayah hukum Polres Malang terdapat Kampung Tangguh Semeru (75 titik), Pesantren Tangguh Semeru (5 titik), Perusahaan Tangguh Semeru (5 titik), Pasar Tangguh Semeru (8 titik), Asrama Tangguh Semeru (2 titik), dan Wisata Tangguh Semeru (2 titik). (ari/tyo)

Konsep Tangguh

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH dan Bupati Malang HM Sanusi apresiasi kreativitas KTS.

Bupati Sanusi Apresiasi KTS BUPATI Malang HM Sanusi MM mengapresiasi masyarakat yang telah bergerak untuk mendirikan kampung tangguh untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan sekitarnya. “Kampung tangguh yang diinisiasi oleh Forkopimda Kabupaten Malang ini tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Malang,” ujarnnya. Menurutnya, kampung tangguh ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kampung dari segala bentuk gangguan kamtibmas terutama dalam mencegah penyebaran Covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. “Kampung tangguh itu yang tangguh adalah masyarakatnya dengan mengantisipasi,” katanya. Masyarakat yang telah menjadikan kampungnya sebagai kampung tangguh tentu harus menerapkan protokol kesehatan dalam aktivitasnya sehari-hari. untuk “Dengan penetapan sebagai Kampung tangguh tentunya semua warganya diwajibkan untuk memakai masker. Kamping tangguh ini yang tangguih masyarakatnya dengan melakukan antisipasi, yang menjadi subjeknya itu masyarakat itu sendiri,” paparnya. Manfaat lain dari kampung tangguh ini dapat menggerakkan kepedulian sesama sehingga semua elemen masyarakat bergotong royong saling membantu untuk mengatasi persoaloan sosial kemasyarakatan di sekitarnya. Ditengah pandemi Covid-19 ini juga dapat saling membantu warga yang kurang mampu. “Diharapkan ketika aktivitas masyarakat mulai normal maka perekonomian pun juga dapat bergerak membaik dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Sanusi. (ari/tyo)

KAWASAN Tangguh Semeru yang dibangun dengan keterlibatan aktif masyarakat baik secara personal maupun kelompok ini merupakan cara jitu untuk menanggulangi penyebaran Covid-19 dan juga meningkatkan ketahanan masyarakat menghadapi beragam persoalan yang dapat menganggu stabilitas kamtibmas. Dengan mensinergikan semua kekuatan maupun potensi yang dimiliki diharapkan kampung menjadi lebih tangguh dan berdaya baik secara sosial maupun ekonomi. Untuk mewujudkan kawasan tangguh yang Sehat Aman tertib Rukun (Semeru) terdapat 7 (tujuh) pilar ketangguhan, yaitu 1. SDM (Sumber Daya Manusia), 2. Keamanan, 3. Informasi, 4. Logistik (pangan & energi), 5. Kesehatan, 6. Psikologi, dan 7. Budaya. Ketangguhan SDM adalah secara personal memiliki potensi yang luar biasa sehingga dapat memberikan sumbangsih pemikiran, materiil maupun tenaga untuk mewujudkan program kegiatan yang dirumuskan dan disepakati bersama. Ketangguhan keamanan adalah me-

miliki standar pengamanan dengan pendekatan pencegahan gangguan kamtibmas. Dintaranya, mendirikan pos check point, memberlakukan on gate system, mengaktifkan pos kamling, mendirikan pos pengaduan, memiliki SOP penanganan tindak kejahatan, dan penggunaan penanda atau stiker untuk warga setempat. Ketangguhan informasi adalah memberikan edukasi pada masyarakat dengan informasi yang membangun dan menghindari beredarnya informasi hoax atau yang merugikan masyarakat. Di antaranya melakukan sosialisasi mengenai penanganan Covid-19 dan inforamsi bantuan sosial. Ketangguhan logistik adalah menjaga ketersediaan kebutuhan pangan dan energi bagi masyarakat, terutama yang kurang mampu, agar dapat menjalankan aktivitas dengan baik. Di antaranya, membantu kebutuhan pangan untuk warga kurang mampu, budidaya iklan, budidaya sayur mayur, lumbung pangan atau dapur umum yang dapat dimanfaatkan oleh warga setempat. Ketangguhan kesehatan adalah menerapkan protokol kesehatan untuk warga setempat dan juga orang dari luar serat

Kunjungan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz di Pasar Singosari, Kabupaten Malang.

mengedukasi masyarakat menerapkan pola hidup sehat bersih. Di antaranya, penyediaan APD, pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan tempat cuci tangan, pos kesehatan, dan ruang isolasi, tenaga kesehatan terlatih, tenaga pemulasaran jenazah. Ketangguhan psikologi adalah menjaga psikologi warga agar tetap bersemangat untuk melakukan aktivitas sehingga memiliki imunitas yang kuat. Dan ketangguhan budaya adalah menjaga kearifan lokal untuk mewujudkan pro-

gram kegiatan yang dirumuskan sehingga nilai-nilai budaya masyarakat setempat tetap dipertahankan. Konsep ketangguhan itu pun memacu kreativitas di masing-masing KTS. Misalnya, di KTS RW 02 Kelurahan Ardirejo (Kepanjen) bertempat di Jalan Adisantoso ada kupon senyum, warga mampu dapat bersedekah dan dapat membantu warga yang kurang mampu. Kemudian di KTS Desa Kuwolu (Bululawang) ada taman lele dan sayur, dan di KTS Desa Purworejo (Donomulyo) ada rumah herbal. (ari/tyo)

Dandim Dukung Penuh Kampung Tangguh DANDIM 0818 Kabupaten Malang –Kota Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP menyampaikan bila keberadaan kampung tangguh di Kabupaten Malang ini pun cukup efektif dalam menekan penyebaran Covid-19. “Kami akan memberikan dukungan penuh untuk kelangsungan kampung tangguh tersebut,” katanya seraya menyampaikan perlunya sinergi semua pihak Menebar benih ikan untuk menguatkan ketahanan pangan.

untuk menangani Covid-19. Kampung tangguh ini memberikan kontribusi positif terhadap lingkungannya, utamanya apabila ada warga yang terpapat Covid-19. Karena dengan dengan adanya kampung tanggguh maka masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan pola hidup bersih sehat. Oleh karena itu, masyarakat yang telah mendirikan kampung tangguh tersebut harus menjaga kedisiplinannya sehingga kam-

pung tangguh ini memberikan penguatan untuk masyarakat dan lingkungannya. “Kampung tangguh ini apabila variabelnya digunakan dengan baik akan ampuh sehingga masyarakat harus disiplin untuk itu,” terangnya. Peran warga setempat dalam penanganan Covid-19 ini sangat penting karena dengan kesadaran tinggi mematuhi protokol kesehatan maka penyebaran virus ini dapat dicegah dan dapat mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman. (ari/tyo)

KTS Tekan Kriminalitas SELAMA pademi Covid-19 dan banyaknya Kampung Tangguh Semeru (KTS) di berbagai desa maupun kelurahan serta kesadaran tinggi masyarakat menjaga kampungnya, ternyata memiliki dampak positif terhadap kejadian kriminalitas, utamanya 3 C (Curat, Curanmor, Curas). Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH menyampaikan adanya KTS telah memapu menurunkan angka kriminalitas di wilayah hukum

Polres Malang. “Berkat kampung tangguh sudah nyata menekan angka kriminalitas,” terangnya mengenai efektivitas KTS. Untuk itu, masyarakat secara terusmenerus didorong untuk mendirikan KTS di wilayahnya karena miliki dampak untuk menjaga stabilitas kamtibmas. Juga dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungannya dari berbagai gangguan.

Mewujudkan itu, Kapolres Malang secara khusus telah menginstruksikan pada bhabinkamtibmas untuk bersinergi dengan masyarakat menginisiasi pendirian KTS di wilayahnya masing-masing. Terutama yang wilayahnya ditekahui ada yang terpapar Covid-19. Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo SH SIK membenarkan adanya penurunan tindak kriminalitas selam pandemi

Covid-19 ini. “Kriminalitas di wilayah Polres Malang ini memang turun, kisarannya sampai 50 persen,” jelasnya. Menurutnya, penurunan tindak kejahatan tersebut merupakan dampak positif dari berdirinya KTS di berbagai wilayah. Kesiap-siagaan masyarakat untuk menjaga dan mengamankan lingkungannya meningkat sehingga peluang terjadinya tindak kriminalitas pun semakin sempit. (ari/tyo)

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar SIK MH memeriksa penerapan protokol kesehatan di KTS RW 02 Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen.


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 18

memorandumredaksi@gmail.com emorandumredaks kkssi@ i@gm maiil.l.co com

Kampung Tangguh Semeru Sangat Efektif Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur H Ainul Yaqin mendorong sinergitas hubungan positif Polri dalam hal ini Polda Jatim dengan ulama harus lebih ditingkatkan.

FO TO :

M

EM

OR

AN

DU

M

/W

HY

“Selama ini kita telah apresiasi kinerja Polri. Banyak sekali di dalam hal sinergitas kerjasama MUI Jatim dengan Polri bisa terwujud,” kata Ainul Yaqin. Di tengah pandemi Covid-19, menurut Ainul Yaqin tidak ada kendala koordinasi dengan Polri. “Jadi kita bersama Polri sangat intensif di dalam penanganan pandemi Covid-19 selama ini. Pada intinya bahwa MUI Jatim peduli terhadap perlidungan masyarakat,” tutur Ainul. Ainul menegaskan, perlu diketaui bahwa misi MUI jatim memer rangi amarma’ruf nahimungkar. Peranan MUI Jatim bagaimana mengajak masyarakat tidak berbuat kemungkaran. “Tapi secara teknis operasional yang bisa menangani dari kepolisian karena mempunyai kewenangan tersebut. Jadi ketertiban dan ketentraman itu tulang punggungnya kepolisian,” jelasnya. Di masa transisi menuju new normal, kata Ainul, MUI Jatim bersama bidang

dirintel dan Dirbinmas Polda Jatim lebih intens bagaimana mengajak masyarakat peduli dan sadar bahwa bangsa ini sedang menghadapi masalah pandemi Covid-19 yang belum berakhir. “Tentunya yang melakukan penertiban adalah polisi agar masyarakat lebih meningkatkan disiplin untuk mematuhi aturan protokol kesehatan. Sehingga bisa memutus rantai sebaran covid di Jawa Timur,” ungkap dia. g g g Ainul mengaku, gagasan Polda Jatim menciptakan Kampung Tangguh Semeru sangat efektif untuk meminimalisir sebaran Covid-19 di Jawa Timur. “Virus ini mau tidak mau harus kita sikapi secara realistis. Di tengah pandemi ini kita tidak mungkin hidup bersembunyi terus. Sehingga sekarang kita n dengan kondisi pola hidup harus move on l ucapnya. baru menuju new normal,” Dalam rangka HUT ke-74 Bhayangkara, lanjutnya, MUI Jatim mendorong agar kinerja Polri semakin baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat Jatim. “Kami sebagai mitra polisi akan tetap terus menjaga dan menjalin sinergitas lebih baik ke depannya. Jadi kerjasama yang selama ini kita bangun akan tetap dipertahankan,” pungkas Ainul. (why/tyo)

KH Ali Badri Zaini (tengah) berfoto bersama Kapolda Jatim Irjenpol Muhammad Fadil Imran dan Pangdam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Widodo Iryansyah di kediamannya.

Tokoh k h Masyarakat k Jawa Timur KH Ali l Badri d Zaini

Kompak Jogo Jatim KH Ali Badri Zaini merupakan ulama yang kental dengan kampung kelahirannya Madura ini merupakan salah satu pihak yang ikut berperan dalam kinerja TNI- Polri dan pemerintahan. Beberapa waktu lalu, Kiai Ali Badri menggelar kegiatan silaturahmi sekaligus pengajian di kediamannya Jalan Gadung, Surabaya. Total ada 75 ulama dari berbagai ikatan di antaranya Aliansi Ulama Madura (Auma), Aliansi Ulama Tapal Kuda (Autada), dan Badan Silaturahmi Ulama Pesantren Madura (Bassra). Selain untuk merekatkan tali silaturahmi, kegiatan tersebut semata-mata untuk menyambut kedatangan kapolda baru Irjenpol Muhammad Fadil Imran. “Kami ulama auma, autada, dan bassra menyambut baik Kapolda Irjenpol Muhammad Fadil Imran,” tegas Ali Badri. Terlebih, lanjut Ali Badri, sebentar lagi Polri juga menggelar kegiatan Hari Jadi Bhayangkara yang ke-74. Pihaknya berharap, Polisi sebagai pengayom masyarakat harus menggandeng berbagai pihak demi terciptanya situasi yang kondusif. “Apalagi di masa pandemi Covid-19 ini. Saya kira pihak kepolisian harus menjadikan ini sebagai tantangan yang harus diselesaikan. Memang berat, tapi mudah-mudahan bisa,” lanjut pemangku Majelis Dzikir

Wata’lim Qolbun Salim Surabaya itu. Selain beberapa pihak terkait, ulama juga merupakan salah satu pilar kekuatan pokok untuk membangun bangsa. Pondok pesantren dan majelis dzikir juga berperan membentuk moralitas bangsa dan sebagai pemersatu antara ulama dan umara. Hal itu bertujuan untuk membantu menyampaikan amanat kepada masyarakat. Jangan terlalu mudah terpengaruh dalam setiap permasalahan, tapi para ulama justru harus membantu negara untuk persatuan Republik Indonesia. “Mari kita bersama-sama membantu negara untuk menjaga keutuhan NKRI, dan tidak mudah terpengaruh dengan dalam setiap permasalahan yang ada,” tandas Ulama kelahiran Kecamatan Blega, Bangkalan, Madura itu. Selain itu, Ali Badri juga mengapresiasi kecepatan dan ketepatan Polri dalam penanggulangan Covid-19 ini. Salah satunya dengan membentuk kampung tangguh ini. Ali Badri berdoa semoga Allah SWT melindungi Jawa Timur dan Allah segera mengangkat bencana Covid-19 di Jawa Timur dan di Indonesia. Ali berharap, kedepan Polri semakin memperkuat sinergitas bersama para Ulama Madura dan Tapal Kuda. “Kita semua berharap silaturahim ini berlanjut untuk bersinergi dalam melindungi umat di Jawa Timur agar tentram dan damai,” pungkas dia.(fdn/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/FDN

Sekretaris Umum MUI Jawa Timur H Ainul Yaqin


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

memorandumredaksi@gmail.com

HALAMAN 19

Ketua Harian KONI Jawa Timur M Nabil

Wakil Sekretaris KNPI Jatim M Asrori Muslich

Penjaga Prestasi dan Kredibilitas

Profesionalitas Berkembang, Kinerja Polisi Makin Baik

HUT ke-74 Bhayangkara yang jatuh pada 1 Juli 2020, menjadi tantangan tersendiri bagi jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Wabah virus corona yang menerjang Indonesia, tidak hanya berdampak pada kesehatan dan ekonomi. Pembinaan olahraga, baik prestasi maupun rekreasi juga turut terpukul hebat. ional Indonesia (KONI) Jawa Komite Olahraga Nasional anyak pada jajaran Polri daTimur sangat berharap banyak rukan itu. Apalagi sepanjang lam memulihkan keterpurukan epublik ini, tidak sedikit pressejarah keolahragaan di republik gota Korps Bhayangkara dari tasi yang disumbang anggota g. Baik di level internasional, gelanggang ke gelanggang. nal. nasional, maupun regional. a Timur, Polri bahkan sudah “Untuk regional Jawa membuktikan menjadi bagian elemen penting dalam olahraga prestasi. Dalam setahun ini, voli dan ne banyak personelnya dari drumband yang notebene erikan prestasi terbaiknya unsur kepolisian memberikan g Ketua Harian KONI Jawa bagi Jawa Timur,” terang Timur M Nabil. ang selama ini sudah terbaKarena itu, sinergi yang rhenti atau kendor karena ngun jangan sampai terhenti ang diapungkan KONI Jawa Covid-19. Harapan itu yang ngingat HUT Bhayangkara. Timur sebagai kado pengingat lnya, sudah banyak mem“Polda Jawa Timur misalnya, ya menyumbangkan bantu KONI. Tidak hanya et, namun dalam personelnya sebagai atlet, angsung dalam beberapa even terjun langsung ncaran,” sebut pengamanan untuk kelancaran,” go tersebut. pria kelahiran Probolinggo bilitas seMengingatkan kredibilitas n dan kebagai penjaga keamanan mtibmas), tertiban masyarakat (kamtibmas), ak slogan Nabil juga berharap banyak profesional diterapkan dalam sedak ada mua sisi. “Selama ini tidak engan kendala dalam sinergi dengan pun Polda Jawa Timur maupun mi jajarannya di masa pandemi ap, corona. Saya juga berharap, okredibiltas dan profesio,” nalitas Polri tetap terjaga,” tambahnya. n Dia mencontohkan gprogram Kampung Tangn guh Semeru, terobosan m Polda Jawa Timur dalam menghadapi dampak Covid-19. Program cerdas inii a bibibisa diterapkan di semua lain dang. Termasuk olahraga. Sel Selain aik k, propro potensi menjadi lebih baik,

gram tangguh yang dikemas untuk olahraga bisa jadi contoh keteladanan dan disiplin menerapkan protokol kesehatan bagi masyarakat di masa new normal. “Namun jangan lupa! Polri harus selalu menjadi pengayom dan memberikan rasa aman, nyaman kepada masyarakat untuk beraktivitas dan bernegara. Kami menunggu sumbangan prestasi terbaik olahraga selanjutnya dari anggota-anggota Polri. Karena setelah wabah berakhir, sudah banyak agenda olahragayang olahraga yang akan digelar,” tutup Nabil. (epe/tyo)

MEMASUKI usianya yang semakin dewasa, kinerja Polisi Republik Indonesia (Polri) semakin menunjukkan peningkatan yang cukup baik. Tentu kondisi ini perlu mendapatkan apresiasi dari semua kalangan. Terus bagaimana polisi di mata tokoh pemuda? Wakil Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jatim M Asrori Muslich mengakui sekarang kinerja polisi semakin baik seiring dengan bertambahnya usia. Ini bisa dilihat dengan profesionalitas di tubuh Polri yang terus berkembang dengan baik. “Kondisi ini menjadi harapan masyarakat semua. Dengan mengedepankan profesionalitas, tentu akan semakin menumbuhkan kepercayaan kepada polisi,” ungkap Asrori Muslich yang juga sebagai wakil ketua bidang hubungan antarlembaga GP Ansor Jatim. Dalam masa pandemi Covid-19, masih lanjut dia, polisi memiliki peran yang cukup siginifikan. Tidak heran, kehadirannya sangat diharapkan masyarakat. Terutama membantu pemerintah menertibkan masyarakat untuk tetap patuh melaksanakan protokol kesehatan. “Harapan kami terhadap polisi sangat besar. Sebab yang bisa menegakkan peraturan adalah aparatur dan polisi. Kalau masyarakat umum ikut-ikut bisa menimbulkan konflik. Dan biar pak polisi yang mengambil tindakan,” ungkap Asrori. Sedangkan soal sinergitas polisi, pemerintah dan masyarakat, masih lanjut dia, berdasarkan pengamatannya cukup bagus. Dan ini bisa ditingkatkan lagi. Koridor dan nilainya sudah bagus. “Kalau dinilai 80 ke atas,” cetus dia. Asrori menambahkan kondisi yang sudah bagus ini memang perlu ditingkatkan lagi. Tujuannya agar ada daya kohesitas dan mengeratkan antar lembaga dalam menjaga dan memainkan peran masing-masing dalam sinergitas. Masih lanjut di, ketika polisi tak berdinas akan kembali menjadi bagian dari masyarakat.

Berbaur dan melakukan pendampingan terhadap masyarakat. Kehadiran polisi sebagi penyejuk, penyemangat dan angin segar bagi masyarakat. Meskipun kinerja polisi semakin baik, Asrori memberikan masukan agar Di balik keprofesionalan, polisi bisa menegakkan keadilan dalam tubuhnya sendiri. Artinya ketika ada suara minor dari masyarakat itu adalah kritikan yang membangun. (udi/tyo)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, PON 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 20

memorandumredaksi@gmail.com

Forkopimda Kota Pasuruan bertekad menciptakan pasar tangguh untuk memutus rantai penyebaran virus covid-19.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman SIK MSi Kap

Gandeng Masyarakat Perangi Covid-19 Bersama semua elemen masyarakat untuk memutus penyebaran Covid-19, Polres Pasuruan Kota menciptakan program tangguh untuk kampung, pesantren, pasar, dan industri di wilayahnya.

Seperti halnya di Perumnas Bugul, Polres Pasuruan Kota membuat perumahan tersebut menjadi suatu daerah yang turut aktif dalam menanggulangi pandemi corona dan ditetapkan sebagai Kampung Tangguh Semeru Polres Pasuruan Kota. Mulai dari zona wajib menggunakan masker, gerakan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun, hingga social distancing menjadi program unggulan dari Kampung Tangguh Semeru. Tak hanya program di kampung tangguh saja, jajaran Polres Pasuruan Kota juga menciptakan pesantren tangguh, posko siaga Covid-19, aplikasi kampung tangguh, pasar tangguh, industri tangguh, asrama polisi (aspol) tangguh dan lain sebagainya. “Program tangguh ini melibat-

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman meninjau di pasar kampung tangguh.

kan steakholder terkait, masyarakat dan tokoh agama, untuk bahu-membahu mengantisipasi penye-

baran virus corona,” ujar Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman SIK MSi. Selain program tangguh, Pol-

res Pasuruan Kota juga membuat program bagi-bagi masker kepada masyarakat dan bantuan yang lainnya. Program tersebut masyarakat menilai positif program-program yang dibuat oleh pihak Kepolisian ini. Ika Kurniawati, warga Perumnas Bugul, Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan, menilai, program tanggug ini merupakan salah satu program kepolisian yang sangat baik. Terutama dalam pandemi corona yang sangat sulit sekali untuk diprediksi. “Terima kasih untuk dedikasi dari pihak kepolisian untuk menimalisir penyebaran corona di Kota Pasuruan dan menjaga Kota Pasuruan agar tetap kondusif, kami dari warga Kota Pasuruan mengucapkan selamat Hari Bhayangkara untuk Kepolisian, semoga semakin baik dan profesional untuk melakukan tupoksinya,” tandasnya. (tim/tyo)

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman SIK Msi jumpa pers di Mapolda Jatim.

Tembak Mati 2 Buron Spesialis Curas MESKIPUN baru beberapa hari menjabat sebagai Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman SIK MSi berhasil memimpin anggotanya untuk mengungkap pelaku bandit kelas kakap yang sudah diburu oleh pihak kepolisian sejak setahun yang lalu. Meski di tengah pandemi Covid-19, kapolres tetap melibas bandit yang meresahkan warga. Bersama jajaran Polda Jatim, Kapolres Pasuruan Kota yang melaksanakan jumpa pers di Mapolda Jatim menjelaskan, dua pelaku pencurian dengan kekerasan (curas), curanmor dan penggunaan bom bondet antarkota ditembak mati oleh tim gabungan dari anggota Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim dan Satreskrim Polres Pasuruan Kota. Keduanya yakni Heru Kustiawan (25), warga asal Desa Batuan, Nguling, Kabupaten Pasuruan dan Samsul Huda (20), warga Desa Sumber Suko, Plososari, Grati, Kabupaten Pasuruan. Heru mendapat tindakan diskresi kepolisian di rumahnya ini lantaran mencoba merebut senpi petugas. Sementara Samsul diberikan tindakan tegas terukur di kawasan Ngoro, Mojokerto lantaran melempar petugas menggunakan bom bondet saat dilakukan penangkapan. Dari data kepolisian, tercatat keduanya beraksi sejak 2019. Sudah 24 TKP yang menjadi sasaran aksi kedua pelaku. Bahkan disalah satu TKP, keduanya membacok salah satu Babinsa Kodim 0820 Probolinggo, Sertu Bambang Irawan hingga membuatnya tewas saat dirawat di rumah sakit. Pembacokan itu dilakukan di Gang Priksan,

Kebon Sari Kulon, Kanigaran, Probolinggo saat kedua pelaku bertikai dengan korban usai tepergok melakukan pencurian sepeda motor Kawasaki Ninja 250 CC. Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Trunoyudo Wisnu Andiko menuturkan, kedua pelaku mendapat tindakan tegas terukur di waktu berbeda. Heru Kustiawan terlebih dahulu ditembak mati petugas pada Jumat (19/6) malam. “Jadi berdasarkan laporan kepolisian yang totalnya ada 24, petugas gabungan dari Jatanras Polda Jatim dan Satreskrim Polres Pasuruan Kota melakukan penyelidikan. Hingga mendapati salah satu tersangka berinisial HK tertidur di rumahnya. Sayangnya saat diamankan, HK berusaha merebut senjata petugas sehingga dilakukan tindakan tegas terukur oleh petugas,” kata Trunoyudo di halaman gedung Ditreskrimum Polda Jatim, Senin (22/6). Selanjutnya, petugas melakukan pengembangan berdasar HP milik Heru hingga mendapati salah seorang pelaku lagi atas nama Samsul Huda. Petugas segera melakukan penggerebekan di rumah Samsul, namun pelaku tidak ada di lokasi. Hanya saja terdapat empat unit motor, dua buah jimat, dan beberapa bondet. Setelah mengamankan barang bukti, petugas kembali melakukan penyelidikan hingga mendapat informasi tentang pelaku yang berada di kawasan Lumbang, Probolinggo. Kemudian, petugas melakukan pembuntutan hingga mengarah di kawasan Ngoro, Mojokerto.

“Saat dihentikan petugas dengan tembakan peringatan, pelaku melakukan perlawanan dengan melempar bom bondet. Kemudian, pelaku masuk ke lahan kosong dan berusaha kembali melemparkan bom bondet yang diletakkan di tas selempangnya. Karena dinilai membahayakan, akhirnya petugas melakukan tembakan yang mengarah tepat di dada pelaku,” ujar alumni Akpol 1995 itu. Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim Kompol Oki Ahadian Purwono menjelaskan bila kedua pelaku sejatinya telah dilarikan ke rumah sakit pasca tindakan diskresi kepolisian. Sayangnya, nyawa keduanya tidak tertolong. “Kami sempat membawa keduanya ke rumah sakit terdekat, namun ditengah perjalanan, nyawanya tidak tertolong. Kami juga masih melakukan pengembangan terkait jaringan dari kelompok curas, curanmor, maupun curat yang meresahkan warga Jawa Timur ini,” ucap Oki. Oki menambahkan, kedua pelaku telah beraksi di enam kota maupun kabupaten diantaranya, Kota Sidoarjo, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Kota Pasuruan, dan Kabupaten Pasuruan. “Keduanya ini dikenal cukup sadis dan setiap beraksi selalu membawa sajam maupun bom bondet yang siap untuk menyerang korbannya bila melakukan perlawanan. Selain itu salah satu pelaku juga membawa jimat,” pungkas alumnus Akpol 2003 itu. (tim/tyo)

NAMA LENGKAP JABATAN TMT JABATAN TMPT TGL LAHIR PANGKAT

: ARMAN, S.I.K., M.Si. : KAPOLRES PASURUAN KOTA POLDA JATIM : 05-06-2020 : KOTA UJUNGPANDANG , 15-11-1980 : AJUN KOMISARIS BESAR POLISI

RIWAYAT JABATAN 1 PAMA POLDA JABAR 20-12-2002 2 KASPKT POLRES SERANG POLDA BANTEN 10-02-2003 3 KANIT II RESKRIM POLRES SERANG POLDA JABAR POLRI 01-07-2004 4 KANIT IV RESKRIM POLRES SERANG POLDA BANTEN POLRI 01-04-2005 5 DANTON TAR 3/1 DEN 41 KORTASRSIS AKPOL POLRI 23-03-2006 6 GADIK PRATAMA I AKPOL POLRI 01-01-2007 7 PAMA POLDA METRO JAYA POLRI 15-01-2009 8 PA SIAGA OPS B PUSDAL OPS RO OPS POLDA METRO JAYA POLRI 28-03-2009 9 PAMA POLRES METRO JAKSEL POLDA METRO JAYA POLRI 28-09-2009 10 KANIT II SAT RESKRIM POLRES METRO JAKSEL POLDA METRO JAYA POLRI 22-10-2009 11 KANIT IV SAT RESKRIM POLRES METRO JAKSEL POLDA METRO JAYA POLRI 08-06-2010 12 PANIT II UNIT II SUBDIT UMUM DIT RESKRIM UM POLDA METRO JAYA POLRI 14-04-2011 13 PANIT II UNIT III SUBDITHARDA DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA POLRI 17-10-2012 14 KANIT II SUBDITTAHBANG DITRESKRIMUM POLDA METRO JAYA POLRI 31-05-2013 15 KAPOLSEK SERPONG POLRES TANGERANG SELATAN POLDA METRO JAYA 15-08-2014 16 KASATRESKRIM POLRES METRO TANGERANG KOTA POLDA JAYA 07-04-2015 17 ANALIS KEBIJAKAN PERTAMA ROSDM POLDA METRO JAYA 22-04-2016 18 PAMEN BARESKRIM POLRI POLRI 07-11-2016 19 PAMEN POLDA METRO JAYA 09-02-2017 20 KASATRESNARKOBA POLRES METRO DEPOK POLDA JAYA 19-07-2017 21 KASUBDIT PSIKOTROPIKA DITRESNARKOBA POLDA METRO JAYA 14-08-2017 22 WAKAPOLRES TANGERANG SELATAN POLDA METRO JAYA 18-07-2018 23 KASATRESKRIM POLRES METRO BEKASI KOTA POLDA JAYA 03-08-2019 24 KAPOLRES PASURUAN KOTA POLDA JATIM 05-06-2020


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN HHA ALLAAMA M N 21

memorandumredaksi@gmail.com g

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia SIK MM

Aplikasi Pos Digital Astuti Miliki Nilai Plus untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya. Sementara itu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta agar kampung tangguh yang sudah terbentuk, termasuk Kampung Tangguh Semeru di Desa Bolorejo tidak hanya difungsikan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 saja, namun ke depannya harus lebih berfungsi de-

Forkoimda Jatim ketika berada di Kampung Tangguh Semeru Desa Bolorejo.

Pengukuhan Kampung Tangguh Semeru di Desa Bolorejo, Kecamatan Kauman, tidak hanya memberikan penguatan secara sosial kepada warga desa setempat untuk ikut memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di wilayahnya, namun mempunyai nilai plus. Sebab, di tempa tersebut terdapat Pos Digital Astuti yang diinisiasi oleh Polres Tulungagung. gung berinteraksi dengan polisi. Ditemui Memorandum, Fadil Imran mengatakan inovasi Polres Tulungagung dengan Pos Digital Astuti dan Aplikasi Jogo Tulungagung Astuti merupakan hal yang luar biasa. Karena dengan cepatnya informasi yang diterima polisi dan masyarakat, bisa dengan cepat merespon kejadian di lapangan. Bahkan berdasarkan laporan yang diterimanya, jika sebelumnya tercatat 2 orang terkonfirmasi dan 2 PDP asal Desa Bolorejo, kini mereka sudah sembuh. “Luar biasa, ini pos digital sangat memudahkan kita untuk bisa merespon keluhan dari masyarakat. Bahkan bisa dengan cepat terhubung dengan TNI, dan dinas kesehatan,” terangnya. Fadil menegaskan, inovasi semacam ini akan diaplikasikan dengan inovasi-inovasi lain dari masing-masing polres di Jawa Timur, guna memudahkan dalam pelayanan masyarakat. “Tentu saja, ini ada Pak Pangdam yang tentu memiliki inovasi-inovasi yang akan kita gabungkan

ngan cakupan yang lebih luas. “Jadikanlah Kampung Tangguh Semeru menjadi kampung yang mampu menjaga ketangguhan berbagai lini, mulai dari segi sosial, stabilitas nasional dan lain-lain, sehingga guyub rukun dan solidaritasnya harus terus dijaga,” ujar Gubernur Khofifah. (fir/mad/tyo)

FOTO: MEMORANDUM/FIR

Pos Digital Astuti merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Polres Tulungagung untuk tetap bisa terhubung dengan masyarakat di masa pandemi seperti ini. Yaitu dengan memanfaatkan teknologi, masyarakat bisa berinteraksi langsung dengan polisi untuk mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan. Pos Digital Astuti dibuat dengan model yang cukup menarik dan interaktif, lengkap didominasi warna biru putih ala anggota Satlantas Polri. Keberadaan pos digital ini mendapatkan perhatian Forkopimda Jawa Timur, dengan melakukan kunjungan kerja ke KampungTangguh Semeru Desa Bolorejo, pada Minggu (07/6). Kapolda Jawa Timur Irjenpol Muhammad Fadil Imran, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan PangdamV Brawijaya MayjendTNIWidodo Iryansyah, langsung berinteraksi dan memanfaatkan pos digital tersebut. Kemudian kapolda meresmian Pos Digital Astuti dan Aplikasi JogoTulungagung Astuti, guna memudahkan warga Tulunga-

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia menyerahkan bantuan dari Kapolda Jawa Timur Irjenpol Muhammad Fadil Imran untuk pasien Covid-19.

Salurkan Bantuan Kapolda Jatim untuk Pasien Karantina RATUSAN warga Tulungagung saat ini menghuni lokasi isolasi Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung. Setiap hari mereka menjalani rutinitas kegiatan dan pemeriksaan kesehatan utin yang dilakukan oleh tim medis. Harapan mereka semua sama, yakni agar bisa terbebas dari corona dan kembali lagi kerumahnya untuk bisa berkumpul dengan keluarga di rumah. Untuk menyemangati mereka, Selasa (23/6), Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia bersama dengan Wakapolres Tulungagung Kompol Yhogi Hadisetiawan beserta sejumlah anggota mengunjungi pasien isolasi di Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung. Rombongan membawakan sejumlah barang yang saat ini dibutuhkan oleh pasien, mulai dari obat obatan dari Kapolda Jawa Timur Irjenpol Muhammad Fadil Imran, makanan ringan, popok balita, susu balita hingga mainan untuk anak anak. Pandia mengatakan, setidaknya paket obat obatan untuk lebih dari 100 pasien isolasi sudah disampaikan kepada yang berhak, obat-obatan tersebut merupakan bantuan dari Kapolda Jawa Timur, yang dipercaya bisa mempecepat pemulihan dan penyembuhan. “Jumlahnya cukup untuk 100 pasien, lebih bahkan itu obat dari Pak Kapolda yang bisa mempercepat kesembuhan pasien” ujarnya. Pandia menjelaskan, pihaknya juga menyerahkan popok balita untuk pasien, mengingat ada 2 orang balita dan 15 anak

yang saat ini diisolasi di dalam rusun. “Kita juga bawa popok, mainan anak anak, susu, kemudian makanan ringan hingga pizza juga ada untuk pasien di lokasi isolasi” terangnya. Setelah menyampaikan barang tersebut dan memeriksa kondisi ruang isolasi, pihaknya mengaku mendapatkan beberapa masukan dari pasien isolasi dan petugas jaga mengenai kebutuhan yang belum ada di lokasi karantina, seperti taman bermain anak, atau hiburan lainnya agar mereka tidak bosan. “Ya tentu nanti kita sampaikan kepada gugus tugas soal kekurangan yang dibutuhkan, misal butuh taman bermain untuk anak anak, kemudian butuh apalagi saran hiburan agar tidak jenuh, nanti kita sampaikan” ungkapnya. Sementara itu NV, salah satu pasien yang menjalani isolasi bersama dengan anak pertamanya yang berusia 18 bulan mengatakan, dirinya sangat berterima kasih dengan kunjungan dan bantuan dari kapolres untuk dirinya dan anak balitanya yang saat ini menjalani karantina. “Saya ucapkan terima kasi sekali untuk bapak kapolres, atas bantuannya ” ucap NV. NV bersama dengan anak pertamanya dinyatakan terkonfirmasi positif corona, sedangkan anak keduanya yang baru saja dia lahirkan serta suaminya negatif, kini keduanya berada di rumah menjalani isolasi pribadi sedangkan dirinya dan anak pertamanya menjalani karantina di Rusun Mahasiswa IAIN Tulungagung.(mad/tyo)

KAPOLRES Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia SIK MM meresmikan Kampung Tangguh Semeru Desa Besole, Kecamatan Besuki. Peresmian dilakukan dengan cukup meriah. Puluhan perwakilan anggota pencak silat dengan iringan selawat menyambut kapolres dalam peresmian ini. Sejumlah lokasi di kampung tangguh, mulai dari lumbung pangan, posko kesehatan hingga pojok anak tangguh, dan rumah singgah dipamerkan dalam peresmian ini. Pandia mengatakan, Kampung Tangguh Semeru Desa Besuki merupakan kampung tangguh ke 36 yang telah diresmikan dan langsung beroperasi, untuk memutus mata rantai penyebaran corona dengan mengedepankan pengetatan protokol kesehatan di wilayah tersebut. “Ini kampung tangguh ke 36 yang sudah diresmikan dan telah beroperasi. Harapannya sama, bisa menekan angka penyebaran virus corona di Tulungagung,” ujarnya. Pandia menambahkan, kampung tangguh ini memiliki rumah singgah yang diperuntukkan bagi mereka warga desa setempat yang harus menjalani isolasi mandiri karena baru saja melakukan perjalanan dari luar daerah. Dalam peresmian itu, Pandia juga sempat berkomunikasi dengan dua warga yang sedang menjalani masa isolasi. Pandia berpesan agar keduanya sabar mengikuti perintah dari gugus tugas untuk menjalani isolasi mandiri, karena baru bepergian dari luar daerah. “Kita ingatkan agar penghuni rumah singgah untuk sabar menjalani proses isolasi mandiri, sesuai imbauan pemerintah untuk meminimalkan potensi penyebaran corona di Tulungagung,” jelasnya. Selain itu Pandia juga mengapresiasi pojok anak tangguh. Di mana hal tersebut menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk mendukung program pemerintah menciptakan generasi emas dengan memperhatikan tumbuh kembang anak-anak di desa tersebut. Pojok anak tangguh dipenuhi oleh sejumlah anak usia 6 tahun ke bawah beserta orang tuanya, yang mengisi hari-harinya dengan kegiatan positif dan tetap mengedepankan protokol kesehatan di masa pandemi menuju new normal. “Tahun 2045 merupakan target pemerintah untuk menuju Indonesia emas. Di mana 25 tahun lagi mereka ini akan menjadi penerus kita. Di kampung tangguh ini kan ada 4 ketahanan, ketahanan sumber daya manusia, ketahanan kesehatan, ketahanan keamanan, dan ketahanan pangan serta sumber informasi. Sehingga

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia SIK MM menyapa anak-anak di Desa Besole.

FOTO: MEMORANDUM/FIR

FOTO: MEMORANDUM/MAD

Kapolres Apresiasi Pojok Anak Tangguh

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia melihat kondisi kampung tangguh.

nanti mereka ini siap untuk mewujudkan indonesia emas,” pungkasnya. Sementara Kepala Desa Besole Suratman, mengaku bangga atas kunjungan kapolres meresmikan kampung tangguh di desanya. Pihaknya berharap dengan diresmikannya kampung tangguh ini, bisa mempertahankan

wilayah hijau di daerahnya. Yang di mana sampai saat ini belum ditemukannya warga desanya terkonfirmasi positif corona. “Di sini belum ada yang terkonfirmasi, masih ODR. Oleh sebab itu harapannya dengan kampung tangguh ini bisa meminimalkan potensi penyebaran,” tutur Suratman. (fir/mad/tyo)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

“

HALAMAN 22

memorandumredaksi@gmail.com

“Kampung Tangguh Semeru dimaksud adalah tangguh secara ekonomi, tangguh keamanan serta tangguh informasi, tangguh keimanan, tangguh psikologi termasuk ketangguhan pangan,” terangnya mengenai konsep KTS. Kombespol Dr Leonardus H Simarmata Permata, S.Sos, S.I.K Kapolresta Malang Kota

Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson meresmikan KTS dengan pemukulan kentongan.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata Permata, SSos SIK MH

Tangkal Covid-19, Optimalkan KTS Pandemi Covid-19 telah meruntuhkan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Hingga kini belum ditemukan obat sebagai penangkalnya. Setiap daerah dituntut berkreasi dan berinovasi mengelola masyarakat dalam penanganan dampak Covid-19. POLRESTA Malang Kota sebagai salah satu penanggung jawab kamtibmas mendorong langkah nyata dalam menghadapi dampak virus dengan menciptakan kemandirian masyarakat. Bersama dengan Kodim 0833 Kota Malang dan Pemerintah Kota Malang serta komunitas dan elemen masyarakat lain bersatu padu menciptakan Kampung Tangguh Semeru (Sehat, Aman, Tertib, Rukun). Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata Permata, SSos SIK MH menyampaikan Kampung Tangguh Semeru (KTS) memiliki manfaat yang luar biasa untuk menjaga kemandirian masyarakat di tengah pandemi Covid-19. “Kampung Tangguh Semeru dimaksud adalah tangguh secara ekonomi, tangguh keamanan serta tangguh informasi, tangguh keimanan, tangguh psikologi termasuk ketangguhan pangan,” terangnya mengenai konsep KTS.

Menurutnya, dengan ketangguhan yang dimiliki KTS tersebut masyarakat akan bisa melewati masa pandemi Covid-19. Dengan ketangguhan informasi, akan tidak mudah terbawa kabar yang belum pasti. “Kami mengimbau untuk bijak dalam bermain atau mengetahui informasi lewat media sosial. Banyak informasi yang beredar dan tidak selalu benar sehingga perlu untuk waspada,” kata Leonardus H Simarmata. Dalam berbagai prosesi peresmian KTS, Kapolresta Malang Kota selalu memberikan dukungan, di antaranya kebutuhan pangan berupa sembako dan sarana protokol kesehatan untuk melindungi masyarakat dari virus. Kebutuhan keseharian yang didukung melalui bantuan logistik menjadikan masyarakat merasa nyaman dan tentram. Ketersediaan bahan pangan merupakan hal pokok yang memiliki peran besar untuk menjaga

Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson bersilaturahmi ke pengasuh Ponpes Sabilurrosyad KH Marzuki Mustamar di Ponpes Tangguh Sabilurrosyad, Kota Malang.

daya tahan masyarakat. Ketangguhan dalam bidang psikologi menurutnya diperlukan peran perguruan tinggi dan pihak lain yang berkompeten dalam bidangnya sehingga dapat membangkitkan dan menguatkan semangat masyarakat yang sedang berhadapan dengan Covid-19.

Kapolresta Malang Kota juga memberikan perhatian pada penguatan keimanan. “Peran serta para tokoh agama, kiai dan alim ulama akan menambah ketangguhan keimanan sehingga diberikan kesabaran dalam menghadapi cobaan pandemi Covid-19,” lanjut Leonardus.

Tidak berhenti di kampung tangguh yang sudah terasa manfaatnya. Polresta Malang Kota juga mendorong kawasan lain mengonsep sebagai area tangguh. Di antaranya, berdirinya Mal Tangguh Semeru, Pondok Pesantren Tangguh Semeru, Industri Tangguh Semeru, hingga

Pasar Tangguh Semeru. Kawasan tangguh ini pun memiliki kelebihan dengan memperhatikan konsep tangguh. Masyarakat maupun penanggung jawab kawasan tangguh ini pun berinovasi sesuai dengan kebutuhan lingkungannya. Harapannya, setiap kawasan tangguh mampu membentengi penyebaran Covid-19. KTS yang melibatkan masyarakat secara langsung ini, bertahap mampu menyadarkan masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitarnya agar terhindar dari wabah virus. Ini pun mendorong masyarakat di lingkungan tersebut dengan sendirinya akan mematuhi protokol kesehatan dan yang lebih penting lagi menerapkan pola hidup bersih sehat. Kesiap-siagaan yang dibangun dan dikelola masyarakat ini pun bukan hanya menguatkan kesadaran menjaga lingkungannya, namun juga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai hal yang mencurigakan dan berpotensi mengganggu kenyamanan serta keamanan lingkungan. Inilah yang menjadi cikal bakal ketangguhan dan kemandirian masyarakat sehingga selalu siap dan siaga menghadapi dan menyelesaikan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan. (ari/tyo)

Polisi RW Semakin Menyentuh Masyarakat UNTUK mendekatkan dengan masyarakat, Polresta Malang Kota menurunkan anggotanya secara langsung di tengah masyarakat. Melalui program ‘Polisi RW’ peran aparat kepolisian sebagai pelayan, pelindung, dan pengayom dapat dioptimalkan dan keberadaannya dapat menyentuh langsung masyarakat. Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus H Simarmata menyampaikan keberadaan anggota di setiap RW ini membawa dampak positif untuk menjaga stabilitas kamtibmas. “Di setiap RW ditempatkan satu orang anggota polisi. Keberadaan Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata bersama masyarakat menguatkan KTS.

Polisi RW untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri,” jelasnya. Keberadaan aparat kepolisian ini diharapkan dapat melakukan cegah dini munculnya persoalan sosial kemasyarakatan sehingga dapat ditangani secara cepat dan tepat. “Program Satu Polisi Satu RW ini demi mewujudkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat sehingga terwujud situasi yang kondusif,” lanjutnya. Oleh karena itu, program Satu RW Satu Polisi ini apabila dijalankan dengan efektif dapat menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat serta lingkungannya. Keberadaan Polisi RW ini akan memperkuat peran Bhabinkamtibmas yang ada di setiap kelurahan. (edr/ari)

Aplikasi Jogo Malang Inovasi Andalan SEJAK menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata membuat beragam inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu inovasi andalan, Aplikasi Jogo Malang. Aplikasi berbasis android yang dapat di-download melalui playstore ini mampu memberikan layanan prima bagi masyarakat. Kini, ribuan masyarakat sudah mengunduh aplikasi ini yang memiliki beragam fitur layanan. Selain itu, juga penyempurna aplikasi Punic Buton yang sudah ada sebelumnya. Leonardus menyampaikan di

era teknologi ini semua layanan perlu menyesuaikan. “Peningkatkan teknologi harus merubah kinerja di bidang pelayanan. Tentunya, seiring dengan slogan Polri yaitu melindungi, melayani, dan mengayomi. Dan ini harus menjadi momen untuk perubahan yang lebih baik,” terangnya. Dalam aplikasi itu terdapat banyak fitur, mulai dari informasi lalu lintas, latihan teori uji tentang SIM, perpanjangan maupun pendaftaran motor baru, perpanjangan maupun pembuatan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian), surat kehilangan dan pengaduan ke SPK (Sentra Pelayanan Kepolisian). Beragam fitur

yang ada menjadikan Aplikasi Jogo Malang bisa menjadi one stop service. “Tidak terkecuali dengan panic button. Ini sebagai penyempurna. Dalam keadaan darurat dan butuh pertolongan petugas dengan segera bisa memanfaatkan panic button yang dalam waktu sekitar 5 menit akan direspon,” terangnya seraya menyebutkan petugas akan mendatangi lokasi sesuai yang ditunjukkan dalam aplikasi tersebut. Dijelaskan, layanan aplikasi tersebut disinkronkan dengan layanan telpon gratis di nomor 110 yang akan direspon cepat karena operator siaga setiap saat. Fasilitas ini tentunya me-

mudahkan masyarakat yang mengalami gangguan kamtibmas dan membutuhkan bantuan kepolisian. Untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi ini Kapolresta Malang Kota bersama jajarannya terus melakukan sosialisasi pada masyarakat. “Kami terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat, mulai dari lingkungan satuan pendidikan, masyarakat umum, komunitas dan lainnya. Ini agar masyarakat mengetahui dan memanfaatkan aplikasi yang dimiliki Polresta Malang Kota tersebut dan dapat memperoleh pelayanan yang baik dari kepolisian,” paparnya. (ari/tyo)

Kapolresta Malang Kota Kombespol Dr Leonardus H Simarmata dan Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson mengunjungi salah satu KTS.


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 23

memorandumredaksi@gmail.com

Pemerintah Kabupaten Malang

SE Jaga Jarak Selaras dengan Konsep KTS Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang di masa pandemi Covid-19 telah berupaya keras untuk melakukan penanggulangan yang tepat dan cepat agar wabah tidak meluas.

Bupati Malang HM Sanusi dan Ketua DPRD Kabupaten Malang Didik Gatot Subroto mengunjungi salah satu Kampung Tangguh Semeru yang didirikan masyarakat.

Hal ini berdasarkan surat edaran (SE) Bupati Malang HM Sanusi Nomor 443.2/ 2911 /35.07.032/2020 tanggal 13 April 2020 tentang Program Jaga Jarak Desa (Physical Distancing in Villages). SE ini diterbitkan dengan memperhatikan SK Presiden Nomor 11 Tahun 2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang Penetapan Ke d a r u r a t a n Ke s e h a t a n

Razia Masker Gabungan SALAH satu upaya mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan mendisiplinkan menggunakan masker, terutama ketika berada di luar ruang atau rumah atau tempat publik yang berpotensi terkena virus. Menggunakan masker merupakan kebiasaan baru bagi sebagian besar masyarakat. Di beberapa tempat masih kerap ditemui masyarakat yang lalai bermasker atau tidak menggunakan dengan cara yang benar. Sebagai bentuk tanggung jawab kepala daerah yang melindungi masyarakatnya, Bupati Malang telah memerintahkan Satpol PP Kabupaten Malang menertibkan penggunaan masker. Ini diawali dengan memberikan contoh semua aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Malang selalau menggunakan masker dalam beraktivitas. “B a g i m a s y a r a k a t y a n g t i d a k menggunakan masker, KTP-nya akan disita satpol PP bersama TNI dan Polri di kantor kecamatan. KTP ini dapat diambil pemiliknya dengan datang menggunakan masker,” jelas Sanusi. Peran masyarakat untuk penanggulangan Covid-19 ini sangat besar, semakin tinggi

Satpol PP Kabupaten Malang bersama TNI dan Polri menertibkan penggunaan masker di kawasan Pasar Gondanglegi.

kesadaran mematuhi protokol kesehatan maka akan semakin aman dari kemungkinan terkena virus ini. (*/humas/ari/fer)

Masyarakat CoronaVirus Disease 2019 (Covid-19) dan Surat Bupati tanggal 29 Maret 2020 Nomor : 440/2629/35.07.206/2020 perihal Imbauan. SE yang berlaku sejak 14 April 2020 ini intinya untuk meminimalisir dan mencegah penyebaran Covid-19 terutama di wilayah desa atau kelurahan maka perlu dilakukan tindakan berupa (1) membuat batas

wilayah di setiap desa/ dalam memutus rantai Kelurahan; (2) menyiapkan penyebaran Covid-19 posko untuk mengawasi di wilayah Kabupaten arus keluar masuk Ma l a n g . Me n g i n g a t masyarakat di perbatasan dengan wilayah luas BAGIAN HUMAS setiap desa dan melakukan DAN PROTOKOL SETDA d e n g a n p e n d u d u k PEMKAB MALANG screaning awal atau deteksi lebih dari 2,6 juta orang dini kepada warganya yang memiliki kerawanan penyebaran baru saja pulang dari luar virus ini. kota/zona merah; dan (3) Konsep penanggulangan menyiapkan tempat isolasi Covid-19 yang tertuang dalam sementara diperuntukkan SE tersebut menginspirasi bagi warga yang baru datang dan mendorong masyarakat dan terindikasi orang dalam untuk melakukan pengetatan pemantauan (ODP). penjagaan dan pengamanan P e n e r b i t a n S E i n i wilayahnya masing-masing merupakan bentuk perhatian untuk mencegah penyebaran dan keseriusan Pemkab Malang Covid-19.(ari/fer)

Pemkab Dukung Penuh KTS SURAT edaran yang menekankan pentingnya melakukan jaga jarak di setiap desa atau wilayah permukiman tersebut selaras dengan konsep KTS (Kampung Tangguh Semeru) yang berdiri di beberapa desa maupun kelurahan di wilayah Kabupaten Malang. KTS yang diorganisir oleh masyarakat setempat dengan dukungan penuh Pemkab Malang, Polres Malang, dan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu. Bupati Malang HM Sanusi mengatakan, konsep Kampung Tangguh Semeru ini ini akan dikembangkan di desa lainnya sehingga masyarakat memiliki kesadaran untuk hidup bersih dan sehat serta meningkatkan kepedulian sosial. “Kampung tangguh ini dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap protokol kesehatan,” ujarnya. Bahkan, masyarakat yang sudah mendirikan KTS ini memiliki kepedulian yang tinggi untuk menjaga lingkungan sekitarnya. “Kampung tangguh telah mendorong aktifnya poskamling yang selama ini dibina oleh Polri dan TNI. Selain itu, masyarakat dapat saling bergotong royong menanggulangi Covid-19 dan membantu warga yang kurang mampu,” papar Bupati Malang. Melalui KTS, masyarakat akan mengamankan lingkungan sekitarnya dari berbagai gangguan

Bupati Malang HM Sanusi meninjau dan meresmikan Kampung Tangguh Semeru Desa Tegalsari, Kecamatan Kepanjen.

kamtibmas. Utamanya mencegah wabah Covid-19. Penyebaran virus ini dapat menjangkiti siapapun sehingga perlu adanya kewaspadaan dini untuk mencegah dan memastikan orang di sekitarnya terbebas dari virus. Ini senada dengan konsep jaga jarak desa (physical distancing in villages) yang menekankan pentingnya mendeteksi dini pada orang dari luar daerah. SE tersebut tentunya mendorong kedisiplinan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, dan melakukan pengecekan suhu tubuh, penyemprotan disinfektan untuk mencegah penyebaran virus. Untuk menyemangati masyarakat dalam pencegahan Covid-19, Bupati Malang bersama

Forkopimda Kabupaten Malang kerap turun langsung menyapa masyarakat dan tanpa lelah memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat. Bahkan, di beberapa kampung tangguh yang dikunjungi juga menyerahkan bantuan berupa sembako, alat kesehatan maupun lainnya agar warga merasa nyaman dan terlindungi di tengah pandemi ini. Untuk mencegah penyebaran Covid-19, Bupati Malang secara terus menerus mengingatkan masyarakat di berbagai kegiatan yang dihadiri. Mulai dari kegiatan yang diselenggarakan masyarakat maupun agenda pemerintahan. Edukasi merupakan salah satu kunci mencegah penyebaran virus agar kewaspadaan masyarakat meningkat.(ari/fer)

PEMERINTAH KABUPATEN MALANG MENGUCAPKAN SELAMAT HUT KE-74 BHAYANGKARA ‘Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif '

KTS Berikan Kontribusi Pencegahan Covid-19 KEBERADAAN Kampung Tangguh Semeru (KTS) telah memberikan kontribusi terhadap pencegahan penyebaran Covid-19. KTS ini telah mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan dan juga menguatkan kegotongroyongan serta memantik kepedulian pada sesama. Ini merupakan nilai-nilai luhur bangsa ini yang perlu dijaga kelestariannya. Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika mengatakan, Kampung Tangguh Semeru yang lahir di tengah masyarakat dan dikelola masyarakat memiliki manfaat yang luar biasa dalam pencegahan Covid-19 dan juga menyelesaikan persoalan lingkungan. “Kampung Tangguh Semeru ini memiliki manfaat yang sangat besar ketika pandemi Covid-19 terjadi. Masyarakat menjadi lebih patuh terhadap protokol kesehatan untuk kepentingan melindungi dirinya sendiri agar tidak terpapar virus ini,” katanya. Menurutnya mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 merupakan sebuah kewajiban karena cara ini yang saat ini dapat dijadikan untuk melindungi diri sendiri agar wabah virus ini tidak menyebar. Dengan mendisiplinkan diri menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak minimal

ang satu meter adalah upaya yang n saat ini harus dilakukan oleh semua orang tanpa terkecuali. “Kedisiplinan itu penting, seperti halnya pada situasi sekarang ini harus menggunakan masker, terutama ketika berada di luar rumah atau ketika sedang melakukan aktivitas,” jelasnya. Untuk itu, pemahaman pada masyarakat perlu dilakukan secara berkelanjutan agar menggunakan masker ini menjadi sebuah kebiasaan. Sosialisasi mengenai protokol kesehatan maupun pola hidup bersih sehat ini dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan sasaran semua masyarakat. KTS yang sudah banyak berdiri di KotaMalanginitelahmengajarkandan sekaligus menggerakkan masyarakat untuk memiliki kepedulian pada lingkungan sekitarnya. Sinergi terhadap potensi yang dibangun dan dikelola masyarakat ini patut mendapatkan apresiasi karena telah menumbuhkan kepedulian dengan sesama, rasa saling menolong, bergotong royong serta menguatkan kebersamaan dan kekompakan masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Untuk itu, perlu dilakukan pembinaan dan dukungan agar keberadaan KTS ini berkelanjutan.

“Kalau dibina dengan baik d dan terus mendapatkan d dukungan maka kampung tangguh ini akan memiliki nilai tambah dalam mendorong pembangunan di Kota Malang,” harapnya. Salah satu kreativitas KTS yang juga perlu mendapatkan perhatian adalah ketersediaan logistik, terutama untuk masyarakat yang membutuhkan. Ini merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat dihindari dalam kondisi apapun, apalagi ketika terjadi pandemi Covid-19. “Adanya lumbung pangan di KTS ini tentunya sangat bermanfaat untuk menjaga kelangsungan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan,” terangnya. Dalam menjaga ketahanan pangan tersebut potensi yang dimiliki masyarakat dapat terus dikembangkansekaligusmemberikan motivasi masyarakat menuju sebuah kemandirian. Dengan kreativitas dan memanfaatkan potensi wilayah tidak menutup kemungkinan akan menggerakkan perekonomian. Misalnya, mengoptimalkan lahan dengan menanam sayuran atau membuat kolam ikan. Ini merupakan peluang-peluang yang dapat dikelola untuk pemenuhan kebutuhan pangan. (adv/ari/tyo)

Ketua DPRD Kota Malang I Made Rian Diana Kartika mengunjungi KTS Glintung Water Street, Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang.

Satukan tekad mencegah penyebaran Covid-19.

KTS Jurus Jitu Cegah Wabah Covid-19 WALI Kota Malang H Sutiaji meyakini Kampung Tangguh Semeru (KTS) merupakan jurus jitu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bahkan, menyeriusi ‘pelembagaan’ kelurahan atau RW Tangguh bersinergi dengan TNI, Polri dan akademisi. Konsep KTS telah membangun sebuah kemandirian dan kepedulian sesama dengan saling menolong dan bergotong royong menyelesaikan persoalan di sekitarnya dengan cepat dan tepat. “Kelurahan atau RW Tangguh ini merupakan kunci untuk untuk membendung dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” katanya. Di tengah pandemi Covid-19, elemen masyarakat Kota Malang secara berkala telah mendeklarasikan kampugnya sebagai kampung tangguh dengan berbagai kreativitas dan inovasi sesuai dengan potensi yang dimiliki. Beragam potensi di kampung tangguh tersebut apabila dikelola dengan baik dan melandaskan pada kepentingan bersama maka akan menjadi kekuatan luar biasa. Ini pun berdampak pada ketangguhan masyarakat yang berdampak pada stabilitas kamtibmas di lingkungan tersebut. Berbagai kampung tangguh yang berdiri di Kota Malang pun memiliki kreativitas dan inovasi sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat. Keberadaannya mampu menguatkan ketangguhan sumber daya manusia

(SDM), keamanan, informasi, konsep kampung edukasi untuk i, m logistik, kesehatan, psikologi, mengurangi beban psikologi dan budaya. anak. Dalam proses belajar Wali Kota Malang mengajar, jumlah siswa menyebutkan salah satu dalam kelas ada 12 anak inovasi yang dilakukan per hari dengan diatur masyarakat antara lain jarak tempat duduk dan Kampung Tangguh RW 4, mematuhi protokol BAGIAN HUMAS DAN Poharin, di Jalan Terusan kesehatan. Setiap hari PROTOKOL SETDA PEMKOT Sigura-gura, Kota Malang. hanya ada 1 kelas mulai MALANG Kampung ini berinovasi pukul 08.00- 10.00. menjadi Kampung Tangguh Edukasi Selain itu, kampung tangguh (KTE) yang berada di Kelurahan lain, seperti Perumahan Riverside Karangbesuki, Kecamatan Sukun, yang dapat disebut sebagai kawasan Kota Malang. Selain ada SOP sebagai Perumahan Tangguh Semeru. kampung tangguh, masyarakat Masyarakat memiliki kesigapan berinovasi dalam proses belajar menangani dan mendampingi mengajar. warganya yang berstatus konfirm Dengan inovasi ini Wali Kota positif dalam menjalani karantina Malang menyarankan materi mandiri. pembelajaran lebih banyak mengarah Pendampingan yang dilakukan bidang psikologi yang berkaitan dengan membantu menyediakan dengan karakter. kebutuhan harian. Misalnya, secara “Jadi karakter bagaimana adik- berkala mengirimkan makanan dan adik, anak-anak mampu bisa menjaga kebutuhan lain yang diperlukan agar diri untuk hidup bersih dan sehat, selama menjalani masa karantina menjaga jarak, memakai masker, dan kebutuhannya terpenuhi. Juga harapannya bisa mengedukasi orang mengawasi dan terus melakukan tuanya,” paparnya. komunikasi agar diketahui Edukasi yang dilakukan sejak ini perkembangan kondisi kesehatannya. akan berdampak positif terhadap Inovasi masyarakat dengan perilaku seseorang yang diharapkan mengusung spirit tangguh ini memiliki kesadaran menerapkan diharapkan dapat mempercepat pola hidup bersih sehat dan tentunya penanganan Covid-19 di Kota Malang. mematuhi protokol kesehatan agar “Ini upaya masyarakat menekan tidak terkena Covid-19 maupun penyebaran Covid-19 dan semoga virus lain yang dapat mengganggu segera mengembalikan Kota Malang kesehatan. di zona hijau,” harapWali Kota Malang Wali Kota Malang mengapresiasi ini. (*/ari/fer)

DPRD KOTA MALANG MENGUCAPKAN SELAMAT HUT KE-74 BHAYANGKARA

PEMERINTAH KOTA MALANG MENGUCAPKAN SELAMAT HUT KE-74 BHAYANGKARAA

‘Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif '

‘Kamtibmas Kondusif, Masyarakat Semakin Produktif '


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 24

memorandumredaksi@gmail.com

Ketua HDCI Surabaya Tonny Wahyudi

Harus Jadi Jatim Tangguh

FOTO: MEMORANDUM/IKU

Kunci untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 menurut Tonny Wahyudi, Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya, yakni disiplin diri. Disiplin harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan, tempat kerja, dan tempat-tempat umum.

Pengcab HDCI Surabaya memberikan bantuan untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Disiplin terkait upaya memutus rantai virus corona adalah meneterapkan protokol kesehatan,” ujar Tonny. Di antaranya, dipaparkan Tonny yakni menggunakan masker di mana saja, menjaga gan, dan menghindari jarak aman, mencuci tangan, emuanya muanya patuh, saya kerumunan massa. “Jika semuanya ng dengan d sendirinya. yakin, Covid-19 akan hilang ainy ya sudah terputus Karena apa? Karena rantainya ,” im mbuh Tonny. dari perilaku disiplin tadi,” imbuh ai Kampung K Tangguh Sedangkan mengenai a atau attau metode untuk Semeru, merupakan cara ang g kaitannya untuk mendisiplinkan warga yang oviid-19. mencegah penyebaran Covid-19. de cemerlang Polda “Saya salut dengan ide Irje enpol Fadil Imran. Jatim yang dipimpin Pak Irjenpol g tangguh ta angguh langsung Begitu ada ide kampung nny ya,” papar Tonny. disosialisasikan di jajarannya,” rseb but dijadikan proSehingga program tersebut da akhirnya a gram unggulan, yang pada diapresiadii asi Presiden Jokowi, menjadi program nasional. “Saya tidak terlalu heran, jika banyak ide bagus mun-

cul dari Jatim, termasuk upaya mencegah penyebaran Covid-19 ini,” imbuh Tonny. Diungkapkan Tonny, bila sudah saatnya kampung tangguh itu, tidak sebatas di kampung saja, harus lebih ditingkatkan, menjadi desa tangguh, kecamatan tangguh, kabupaten/ kota tangguh sampai pada Jatim Tangguh Tangguh. Saat ini Jatim masih menjadi perhatian nasional karena angka penderita cukup banyak dan penambahannya juga sering menjadi yang terbanyak. Ini merupakan tantangan dan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat Jatim untuk bergandeng tangan mewujudkan Jatim Tangguh. Tekad ini bisa terwujud apabila rasa kebersamaan tumbuh di antara semua warga Jatim. Sebab konsep Kampung Tangguh Semeru itu sangat ampuh. Bisa mandiri, saling membantu warga yang terindikasi atau sudah terpapar virus corona dengan

memberi bantuan obat, melaporkan ke Gugus Tugas Covid atau puskesmas terdekat, memberi bantuan makanan, membesarkan harapan, tidak mengucilkannya. Kami Pengurus Cabang (Pengcab) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Surabaya, ikut peduli terhadap warga terdampak dengan memberikan 10.000 paket sembako senilai Rp 700 juta. “Kami serahkan ke Gubernur Jatim di Grahadi, Rabu (14/5) lalu. Semuanya hasil urunan temen-temen HDCI,” pungkas dia. (iku/tyo)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 25

memorandumredaksi@gmail.com

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH SIK MM

Bentuk Puluhan Kampung Tangguh Untuk memutus mata rantai penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19), Kapolda Jatim Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi melakukan sejumlah cara di antaranya adalah mencanangkan Kampung Tangguh Semeru. Polres Gresik salah satunya dari jajaran Polda Jatim mendukung langkah yang diperintahkan Kapolda Jatim itu. Dalam pelaksanaannya di lapangan, Polres Gresik di bawah komando AKBP Arief Fitrianto SH SIK MM telah menyiapkan puluhan kampung tangguh itu. Tidak hanya kampung tangguh saja, Kapolres Gresik juga membentuk Industri Tangguh, Pondok Pesantren (Ponpes) Tangguh, Wisata Tangguh, Nelayan Tangguh, dan sejumlah inovasi lainnya. Berdasarkan data yang dihimpun untuk kampung tangguh di wilayah hukum Polres Gresik ada 50 Kampung Tangguh Semeru. Untuk Industri Tangguh terdapat dua tempat. Tiga Ponpes Tangguh, Wisata Tangguh di dua an lokasi, Nelayan u Tangguh di satu lokasi, dan satu Terminal Tangguh. ma “Tujuan utama mdibentuknya kamgar pung tangguh agar uli masyarakat peduli ahdengan pencegahan penyebaran Coa vid-19. Adanya kampung tang-ng guh mendorong masyarakat lebih mandiri, taat, tertib, dan disiplin dalam men-

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH SIK MM bersama dengan Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Budi Handoko, dan Wakil Bupati M Qosim meresmikan Kampung Nelayan Tangguh Semeru.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi dan Gu Pa Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah meninjau kampung tangguh di Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Gresik sik.

jal jalankan protokol kesehatan di lin lingkungannya. Me Meski belum semu mua desa/kelura rahan membentu tuk kampung tan tangguh,” jelas Ka p o l re s Gresik AKBP Arief Fitrianto SH SIK MM.

Selain itu, lanjut Arief yang tidak kalah pentingnya dengan adanya Kampung Tangguh, Industri Tangguh, Ponpes Tangguh, dan lainnya adalah gotong-royong antarpersonal itu lebih ditingkatkan. “Kerja sama antarmasyarakat itu akan terjalin dengan baik. Sehingga akan berdam-

pak pada putusnya mata rantai penyebaran Covid-19,” tutur mantan Kapolres Ponorogo ini. Komunikasi yang intens antara masyarakat yang ada di Kampung Tangguh dan lainnya dengan TNI-Polri terus terjalin. Bila menemukan masyarakat yang mengalami gejala cepat tertangani dengan baik.

“Hal itu akan mengurangi penyebaran Covid-19,” tegas alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2001. Lebih lanjut perwira menengah asal Pati, Jawa Tengah, menambahkan, program yang dicanangkan oleh Kapolda Jatim Irjenpol Muhammad Fadil Imran ini benar-benar bisa

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto SH SIK MM bersama Wakil Bupati M Qosim meresmikan Pesantren Tangguh Semeru di Ponpes Daruttaqwa, Kecamatan Manyar, Gresik.

dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. “Masyarakat menyambut baik dan sangat mendukung Kampung Tangguh, Industri Tangguh, Ponpes Tangguh serta yang lainya. Selain itu,

angka kesembuhan di Kabupaten Gresik terus meningkat karena adanya Kampung Tangguh Semeru ini,” kata perwira menengah (pamen) berpangkat dua melati di pundak itu. (and/har/fer)

Kapolres Lamongan AKBP Harun SH SIK

Kapolda: Bisa Menjadi Role Model Inisiatif Kapolres Lamongan AKBP Harun SH SIK bersama Forkopimda Lamongan dalam pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC), Kampung Tangguh mendapatkan apresiasi dari Kapolda Jatim Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi, awal Juni 2020. Salah satu Kampung Tangguh Desa Tanggap Covid-19 yang dikunjungi orang nomor satu di Kepolisian Jatim adalah Kelurahan Jetis. Berbagai fasilitas penunjang ditinjau Kapolda Jatim itu dengan didampingi Bupati Fadeli, Kapolres Lamongan AKBP Harun SH SIK, Dandim 0812 Letkol Inf Sidik Wiyono dan tim GTPPC Lamongan. Kapolda Jatim Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi sangat mengapresiasi pembentukan Kampung Tangguh di wilayah Lamongan ini.

“Bagus, semoga kampung tangguh ini bisa menjadi role model untuk yang lainnya,” kata Jenderal bintang dua alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 1991, usai meninjau Kampung Tangguh Tanggap Covid-19 di Perumahan Jetis Indah, Kelurahan Jetis, Kecamatan Lamongan, Senin (1/6) lalu. Kapolres Lamongan AKBP Harun SH SIK menjelaskan bila dibentuknya Kampung Tangguh ini adalah atas ide dan arahan dari Bapak Kapolda Jatim. “Kami Polres Lamongan beserta jajaran Forkopimda

Lamongan berusaha semaksimal mungkin memutus rantai penyebaran Covid-19 dengan Kampung Tangguh dan memberikan pelayan yang terbaik kepada masyarakat,”kata alumni Akpol 2001 itu. Selain Kampung Tangguh kata Harun, pihaknya juga membentuk Industri Tangguh, Pesantren Tangguh, dan lainnya. “Tujuan utama tetap memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujar perwira menengah (pamen) asal Rembang, Jawa Tengah itu. Dijelaskan, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui Kampung Tangguh di wilayah Lamongan totalnya 95 pos. Itu terdiri dari 77 Kampung Tangguh, 4 Industri Tangguh, 5 Pesantren Tangguh, 2 Pasar Tangguh, 4 Sekolah Tangguh, 2 Kantor Tangguh, dan 1 Asrama Tangguh.

Kunjungan Kapolda Jatim Irjenpol Dr Drs Muhammad Fadil Imran MSi didampingi Bupati Fadeli dan Kapolres Lamongan AKBP Harun SH SIK beserta Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono.

Kapolres Lamongan AKBP Harun SH SIK memberikan kaus kepada salah satu santriwati di Pesantren Tangguh.

“Bagian dari konsep pengembangan Kampung Tangguh yang sudah dilaksanakan sebelumnya di puluhan desa di semua kecamatan di Lamongan. Role model ini kami kembangkan sebagai upaya pencegahan Covid-19. Ponpes

merupakan tempat yang mempunyai kekuatan untuk patuhi protokol kesehatan,” kata Harun saat peresmian Ponpes Tangguh ini di Ponpes Karangasem, Kecamatan Paciran. Harun meminta para santri benar-benar disiplin me-

nerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Karena, para santri juga akan keluar dari pondok untuk berinteraksi dengan masyarakat. “Untuk Kampung Tangguh Industri sama tujuannya adalah untuk memutus mata

rantai penyebaran Covid-19. Alhamdulilah, di wilayah Lamongan hampir semuanya sudah punya kesadaran untuk antisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan dalam menghadapi Covid-19, “ pungkas Harun. (and/har/fer)


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 26

memorandumredaksi@gmail.com

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan SIK MH

Kunci Utama Semua Elemen Kompak

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menyapa anak-anak ketika kunjungan Kampung Tangguh.

Sebagai antisipasi penyebaran virus corona agar tidak meluas di Kabupaten Pasuruan, kekompakan semua elemen merupakan kunci utama. Seperti halnya yang dilakukan jajaran Polres Pasuruan yang melakukan berbagai inovasi program untuk penanganan yang segera dilaksanakan secara berkesinambungan dan bersungguh-sungguh. Untuk itu Kapolres lres iq Pasuruan AKBP Rofiq K Ripto Himawan SIK MH, memerintankan jajaranya terus andil dalam usaha menimalisir penyebaran Covid-19 di wilayah hukumnya. Mulai dari melaksanakan sosia-hat lisasi untuk hidup sehat ingga kepada masyarakat, hingga membentuk program Tangguh Semeru. Sebetulnya, program antisipasi penyebaran virus corona ini, sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum adanya PSBB di Kabupaten Pasuruan. Seperti halnya kegiatan senam bersama cegah virus corona yang diberi tajuk “Pasuruan Sehat” pada 8 Maret 2020 yang lalu di car free day Pandaan. Kegiatan yang diprakarsai oleh kapolres tersebut, bekerjasama dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Pasuruan dan diikuti oleh 2.500 peserta. “Selain untuk mensosialisasikan hidup sehat untuk mencegah penularan virus corona, sosialisasi tersebut juga suatu upaya untuk menimalisasi tingkat kepanikan yang dialami oleh masyarakat luas tentang pandemi,” ungkap Rofiq. Selang beberapa waktu kemudian,

tepa tepatnya ketika Kabupaten Pa Pasuruan dinyatakan ssebagai salah satu zona merah di Jawa Timur, bersama dengan jajaran Forpimda Kabupaten Pasuruan, kapolres mengikuti kegiatan pemberian ssemangat atas dedikasi ten tenaga medis di RSUD Bangi Bangil, yang dapat diandalkan sebagai garda terdepan dalam penanganan masyarakat Kabupaten Pasuruan yang terpapar Covid-19. Tak hanya itu saja, sebagai bentuk langkah nyata pencegahan semakin meluasnya virus corona di wilayah hukumnya, Polres Pasuruan bekerja sama dengan steakholder terkait, melaksanakan penyemprotan desinfektan secara serentak yang dilakukan di beberapa titik jalan dan tempat umum di Kabupaten Pasuruan. Demi semakin mengoptimalkan pencegahan penularan Covid-19 di Kabupaten Pasuruan, berdasarkan intruksi dari Kapolda Jawa Timur, Polres Pasuruan juga membuat program Tangguh Semeru yang menjadi program unggulan bagi masyarakat di Kabupaten Pasuruan. “Program ini, merupakan suatu program yang melibatkan masyarakat

Bongkar Home Industry Sabu SATRESNARKOBA Polres Pasuruan membongkar sindikat home industry pembuatan sabu di sebuah rumah Hunian Alam Sejahtera, Taman Dayu, Desa Ketan Ireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan menegaskan bila pihaknya berperang melawan narkoba. “Ini yang kedua kali setelah beberapa tahun yang lalu di wilayah Pasuruan ini sudah pernah juga ada home industry yang dibongkar,” terang Rofiq. Pengungkapan ini berawal dari penggerebekan itu petugas meringkus Siswandi (38), di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan pandaan, Kabupaten Pasuruan. “Mereka sedang mengonsumsi narkotika jenis sabu,” ucap Rofiq. Rofiq melanjutkan, Setelah mendapatkan keterangan dari Siswandi, kemudian pihaknya mengembangkan dan menanglap Hananto (47), Warga Dysun Bunut, Desa Bunut, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban. Samuel (49), warga Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, dan Heru Sukariyanto (41), warga Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Panda-

an, Kabupaten Pasuruan. “ Ketiga tersangka inikita tangkap di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan,” ungkapnya. Selanjutnya kasus tersebut dikembangkan lagi dan menangkap dua tersangka yang memproduksi sabu, Suwandi (38) warga Kebonsari, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jombangan, Kota Surabaya dan Hidayatus Sholikhin (36), warga Dusun Banjaran, Desa Tampurejo, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang. “Mereka kami gerebek di sebuah rumah Hunian Alam Sejahtera, Taman Dayu, Desa Ketan Ireng, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan yang dijadikan oleh tersangka untuk memproduksi sabu,” Jelas Rofiq Tersangka terakhir yakni Yusuf (32) warga Dusun Gelang, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. Pria ini ditangkap di dalam rumahnya setelah terbukti juga turut memproduksi Sabu - Sabu. “ Bahwa rumah yang dijadikan memproduksi sabu ini dikontrak dari Oktober 2019 silam hingga sekarang kurang lebih 9 bulan dijadikan tempat pembuatan sabu tersebut,” ujar Rofiq.(rul/tyo)

dan Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk bersama-sama meminalisir pandemi corona di Kabupaten Pasuruan,” lanjut Rofiq. Dalam program tersebut tidak hanya kampung tangguh, namun juga berkembang menjadi industri tangguh, pasar tangguh, hingga eesantren tangguh. “Konsep yang digagas oleh Kapolda Jawa Timur ini, sebagai upaya mencari solusi dari permasalahan yang dihadapi masyarakat,” ungkap Rofiq. Sedangkan dalam program industri tangguh ini, juga direspon baik dan

didukung oleh Pemerintah Kabupaten Pasuruan. Terbukti, berapa waktu yang n Pasuruan lalu Forkopimda Kabupaten asi bersama melaksanakan patroli edukasi erusahaan tiga pilar ke perusahaan-perusahaan uruan. yang ada di Kabupaten Pasuruan. irekomen“Untuk industri selain direkomennerapkan dasikan untuk selalu menerapkan g berlaku, protokol kesehatan yang juga diharapkan untuk membatasi tamu yang akan memasuki ke tempat n karyawan industri, dan membiasakan ehat,” tamuntuk melakukan hidup sehat,” bah Rofiq. ipaparkan Pola hidup sehat ini dipaparkan

Rofiq seperti rutin pengecekan suhu tubuh, selalu menggunakan masker, cuci tangan menggunakan sabun, dan selalu menjaga kesehatan,” ungkapnya. (tim/tyo)

Forkopimda Kabupaten Pasuruan dan masyarakat bersama melawan corona.

Sebar Ribuan Paket Sembako dan Masker di Tengah Pandemi SELAIN menyosialisasikan tentang Kampung Tangguh Semeru, Polres Pasuruan juga memberikan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan di tengah sulitnya ekonomi karena efek dari pandemi corona. Ribuan paket sembako telah disebar Polres Pasuruan bersama fokopimda kepada masyarakat dan pelaku pariwisata yang terdampak Covid-19. Tidak berhenti sampai disitu, Forkopimda Pasuruan juga membagikan ribuan masker kepada pengunjung dan pedagang di Pasar. “Mengingat pasar merupakan salah satu p paling p g rawan sebagai g tempat

klaster penularan Covid-19,” lanjut Rofiq. Dalam kegiatan tersebut masih ada beberapa pedagang maupun pengunjung pasar yang ditemukan tidak memakai masker, sehingga petugas gabungan ini memberikan masker sekaligus diberikan imbauan agar patuh pada protokol kesehatan Covid-19. “Segala upaya ini, merupakan suatu bentuk usaha pihak kepolisian bekerja sama dengan masyarakat dan pemerintah untuk turut serta menanggulangi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pasurup g q (tim/tyo) y ) an, ” pungkas Rofiq.

Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan memberikan bingkisan pada masyarakat yang membutuhkan.


JATIM TANGGUH MASYARAKAT PRODUKTIF RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id

HALAMAN 27

memorandumredaksi@gmail.com

Launching Aplikasi TACS Polda Jatim

Permudah Korban Kecelakaan Klaim Asuransi Ditlantas Polda Jawa Timur resmi me-launching aplikasi berbasis web bernama Traffic Accident Claim System (TACS). Aplikasi ini akan memutus birokrasi berbelit saat korban kecelakaan melakukan klaim asuransi, sehingga penanganan korban kecelakaan bisa lebih cepat. LAUNCHING TACS ini merupakan hadiah dari Polda Jatim kepada masyarakat, untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-74. Launching itu dilakukan oleh Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran didampingi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Widodo Iryansyah. Dalam sambutannya, Khofifah mengapresiasi inovasi dari Polda Jatim. Menurutnya, inovasi ini merupakan sinergitas dari empat hal penting. Pertama ada sistemisasi dalam Polri yang protomoter, persiapan menuju new normal, penguatan kebutuhan Indonesia menuju era 4.0, dan bagaimana memberikan kecepatan, ketepatan dan percepatan layanan pada masyarakat. “Empat hal ini menjadi inovasi untuk kita terus bergerak progresif dan manfaatnya besar, bukan bagi masyarakat saja tapi bagi bangsa dan Indonesia,” kata Khofifah di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya,

Selasa (30/6). Selain itu, Khofifah berharap hal ini seiring dengan program Pemprov Jatim yang CETTAR. Khofifah ingin program TACS ini bisa menggandeng lebih banyak RS hingga puskesmas agar menjangkau masyarakat lebih luas. “Artinya bahwa CETTAR yang menjadi tagline kerja kami di pemprov, kami mendapatkan energi luar biasa dari diluncurkannya TACS ini. Di semua lini, ini sesuatu yang diharapkan masyarakat. Hari ini di tengah pandemi COVID-19 ada pikiran out of the box yang muncul. Pikiran out of the box ini muncul dari Dirlantas Polda Jatim Kombespol Budi Indra Dermawan,” imbuh mantan Menteri Sosial itu. Sementara itu, Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran mengatakan TACS sudah melakukan MoU dengan 139 rumah sakit di Jawa Timur. Fadil menyebut korban laka lantas bisa dipermudah klaim asuransi Jasa

Kapolda Jatim Irjenpol M Fadil Imran didampingi Forkopimda Jatim me-launching aplikasi TACS.

Korban kecelakaan menerima bantuan kursi roda dalam launching TACS.

Raharja hingga BPJS. “Di Jatim ada 139 RS. Ke depan puskesmas yang bisa melakukan rawat inap bisa melakukan sistem ini. Aplikasi ini memudahkan masyarakat korban lantas mendapatkan klaim asuransi Jasa Raharja yang tercover BPJS agar mendapatkan layanan kesehatan,” kata Fadil. Fadil berharap aplikasi ini bisa menekan angka fatalitas akibat kecelakaan. Sebagaimana TACS merupakan hadiah pada masyarakat di Hari Bhayangkara ke 74. “Mudah-

Sedangkan untuk mengurus surat jaminan dan klaim dari Jasa Raharja, perlu Laporan Polisi (LP) atau Laporan Kejadian Laka Lantas (LKLL). Laporan ini membutuhkan kehadiran keluarga korban ke kantor Polisi untuk dimintai keterangan. Setelah mendapatkan LP atau LKLL, keluarga korban membawa surat ini ke kantor Jasa Raharja untuk meminta surat jaminan. Jika telah mendapat surat jaminan, barulah keluarga menyerahkan surat tersebut ke Rumah Sakit dan barulah

-mudahan masyarakat makin terlayani dalam menghadapi new normal. Ini kita persembahkan pada masyarakat untuk kado Hari Bhayangkara ke-74,” pungkas Alumni Akpol 1991 itu. Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim Kombespol Budi Indra Dermawan menjelaskan, inovasi Traffic Accident Claim System (TACS) untuk memotong birokrasi yang berbelit dalam penanganan korban kecelakaan. “Jadi dulu kalau ada orang kecelakaan di jalan, setelah dibawa ke rumah sakit, mesti orang RS bertanya laporan

polisinya dulu. Kan kasihan korbannya yang sudah mengalami luka-luka tapi harus nunggu laporan polisi dulu,” kata Dirlantas Polda Jatim Kombespol Budi Indra Dermawan. Budi memaparkan, ada sejumlah birokrasi yang harus dilewati untuk mengurus klaim korban kecelakaan ke jasa raharja. Dulunya saat terjadi kecelakaan lalu lintas dan korban dibawa ke rumah sakit, umumnya RS akan menanyakan siapa penjamin atau keluarganya sebelum dilakukan tindakan medis.

mendapat penanganan dari klaim tersebut. “Sekarang udah nggak kayak gitu lagi. Begitu ada kecelakaan, korban dibawa ke RS yang sudah ada MoU sama Polres jajaran dan Jasa Raharja. Sehingga RS ini melakukan sistemnya dan korban dapat langsung ditangani. Hal ini membuat birokrasi menjadi cepat dan ndak berbelit-belit. Bila asuransi kekurangan biaya nantinya biaya korban akan ditanggung BPJS dengan syarat korban ini aktif sebagai anggota BPJS,” pungkas pamen tiga melati itu. (iah/yok)

Lamongan Siapkan Model Sekolah Menuju Normal Baru GUGUS Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Lamongan terus mendorong penegakan disiplin protokol kesehatan. Kali ini menyasar sekolah, dengan meresmikan

Sekolah Tangguh Semeru, Selasa (30/6). Sekolah yang dijadikan sebagai contoh Sekolah Tangguh Semeru adalah SD Bhayangkari, SDN 4 Made, SMPN 2 Lamongan, dan SMPN

1 Lamongan. Sekolah tangguh diharapkan mampu menjadi inspirasi, contoh disiplin dan kejujuran dalam menaati protokol kesehatan. Mulai dari memastikan semua warga sekolah terlindungi dari penularan dan ancaman covid-19, menggunakan masker, membiasakan cuci tangan menggunakan sabun, menjaga jarak, melakukan pengukuran suhu, serta penyesuaian sarana dan prasarana sesuai protokol kesehatan. Protokol kesehatan yang harus diterapkan peserta didik di sekolah era kenormalan

baru, meliputi protokol kesehatan saat berangkat ke sekolah (perjalanan mulai dari rumah sampai di sekolah), protokol kesehatan selama di sekolah untuk guru, siswa, dan tendik (aktivitas di sekolah guru, siswa dan tenaga pendidik), protokol kesehatan selama di sekolah untuk siswa (di lingkungan sekolah, di kelas, di lab/tempat praktik, tempat ibadah), protokol kesehatan pulang dari sekolah (perjalan mulai dari sekolah sampai di rumah).

Bupati Fadeli berada di salah satu ruang kelas Sekolah Tangguh Semeru.

Bupati Fadeli bersama Forkopimda Lamongan meresmikan Sekolah Tangguh Semeru.

Dalam sambutannya, Bupati Fadeli mengungkapkan saat ini pemerintah bersama GTPPC, Polres dan Kodim 0812 Lamongan terus berupaya mencari contoh terbaik dalam penerapan protokol kesehatan di sekolah. Fadeli mengungkapan, empat sekolah yang diresmikan sebagai sekolah tangguh pada kesempatan tersebut hanya

sebagai contoh, ke depan akan berlaku di semua sekolah sekolah di Kabupaten Lamongan. Lebih lanjut Fadeli mengatakan, tanggal 13 Juli 2020 mendatang merupakan tahun ajaran baru, namun bukan berarti saat itu juga peserta didik akan melakukan pembelajaran tatap muka. Sekolah diminta untuk terus mencari dan memberlakukan proses dan ben-

tuk pembelajaran yang dirasa aman, baik itu secara online, offline, campuran (online-offline), ataupun guru kunjung. “Kita masih menuju normal baru, kita masih terus mencari bentuk sekolah tangguh dan prosesnya itu bagaimana, agar jangan sampai ada masalah dan menimbulkan klaster-klaster baru nantinya,” ujar Bupati Lamongan, Fadeli. (*/yok)


CALON WALI KOTA SURABAYA RABU PON, 1 JULI 2020

memorandum.co.id m

HALAMAN 28

memorandumredaksi@gmail.com

Irjenpol (Purn) Drs Machfud Arifin SH, Calon Wali Kota Surabaya

Super Tim Dukung MA Menang Bermartabat Calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (Purn) Machfud Arifin (MA) menargetkan kemenangan di Pilwali 9 Desember 2020 mendatang dengan cara bermartabat. Penegasan mantan Kapolda Jatim ini disampai di hadapan ratusan relawan “Super Tim” saat deklarasi pemenangan Machfud Arifin di Machfud Arifin Center, Jalan Basuki Rahmat, Minggu (28/6) malam. Tiga belas tim ti relawan dari berbagai penjur penjuru Kota Surabaya ini menjadikan salah satu garpem da depan pemenangan Machfud Arifin yang y lebih akrab C MA untuk kedipanggil Cak raky membangun kuatan rakyat le Surabaya lebih maju. Selain ko kekuatan koalisi partai PKB, Gerin PAN, Gerindra, Demokrat, NasDe Partai Golkar, PPP, NasDem, dan PKS. Mach Machfud menegasber kan, bersama kekuatan ya digerakkan rakyat yang Super Tim ini, nanti akan memena memenangkan MA deca bermartabat. ngan cara “Super Tim ini menjapen di pengerak langsung di basis b kekuatan ter terbawah. Mereka jug dibantu tim juga pe pemenangan yang lain lainnya, termasuk masing-masing mesi politik pertai mesin peng pengusung,” tegas Mach Machfud Arifin usai deklara pada Memodeklarasi randum randum. Diriny yakin komuniDirinya bai bersama Super kasi yang baik me Tim akan membuat gerakan lebi masif. Termapemenang lebih suk mendorong pembangunan Surabaya lebih maju. ma Cak MA menyampaikan masih banyak wilayah

Machfud Arifin foto bersama KH Ali Maschan Musa, KH Agoes Ali Masyhuri, KH M Hasan Mutawakkil ‘Alallah, KH Marzuqi Mustamar dan Sekretaris PWNU Jawa Timur Prof Akh Muzakki.

Surabaya yang belum tersentuh, bahkan banyak wilayah yang pola pembangunannya belum tepat sasaran dan pilih-pilih. MA mencontohkan, dirinya jika menjadi wali kota harusnya sudah di atas lantai 12 level pembangunan. Namun begitu, dirinya rajin turun ke masyarakat kota, mendatangi pasar-pasar milik pemkot, pelayanan kesehatan, pelaku UMKM, komunikasi degan guru ngaji, guru swasta, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, ketua RT, dan ketua RW masih jauh dari harapan. “Hal ini karena pondasi dasar pembangunan yang keliru. Sehingga

nanti harus diperbaiki pondasi dasar, sehingga level pembangunan Kota Surabaya bisa kokoh dan maksimal. Hasil kulakan masalah atau keluhan warga inilah yang nantinya menjadi pilar dalam menentukan arah skala prioritas kebijakan,” tegas dia. MA juga menegaskan kerja membangun kota Surabaya bukan saja dirinya. “Kami tengah dikejar waktu. Ini waktu tinggal sebentar. Saya bukan superman apalagi superwomen. Kita adalah Super Tim. Kita tak bisa kerja sendiri. Mari berkolaborasi, kompak satu tujuan untuk kemenangan,” pinta Machfud. Machfud mengingatkan pendaf-

taran calon wali kota kurang dua bulan lagi. Sementara komunitas warga kota terus mengalir memberikan dukungan lebih masif menyentuh kebutuhan warga Kota Surabaya. Sementara itu Direktur relawan Machfud Arifin, Bagiyon, MA menyampaikan dukungan Super Tim relawan sebagai wujud kedekatan Cak MA dengan warga Kota Surabaya. “Masih banyak relawan dan kelompok yang siap berada di barisan kami. Namun kami harus selektif. Semua harus bahu-membahu antarrelawan dan tim dari partai, dengan satu tujuan MA menang, MA Wali kota Surabaya,” kata dia. (day/tyo)

Kiai NU Jatim Kompak Dukung KIAI dan ulama sepuh Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur memberi restu Calon Wali Kota Surabaya, Irjenpol (Purn) Machfud Arifin. Dukungan ini, disampaikan langsung Wakil Ketua Rois Surya PWNU Jatim KH Anwar Iskandar bersama kiai dan pengurus PWNU Jawa Timur, Selasa (23/6). Hadir dalam pertemuan itu, KH Ali Maschan Musa, KH Agoes Ali Masyhuri pengasuh Pondok Pesantren Bumi Sholawat, KH Moh Hasan Mutawakkil ‘Alallah, pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, KH Marzuqi Mustamar, pengasuh Pondok Pesantren Sabiilul

KH Anwar Iskandar

Rosyad, Malang, Sekretaris PWNU Jawa Timur Prof Akh Muzakki. Serta ulama dan kiai NU lainnya. KH Anwar Iskandar menyebutkan, ada 5 alasan ulama dan kiai NU mendukung dan memberi restu mantan Kapolda Jatim ini. Pertama ada catatan baik, saat menjabat Kapolda Jatim, kiai dan ulama NU diajak bersilaturahim berdoa saat mengawali tugas. Kedua, membagun masjid megah di depan Mapolda Jatim, tidak lepas dari peran Machfud Arifin. Ketiga, mengundang ulama dan kiai di seluruh Jawa Timur menggelar istigasah di lingkungan Mapolda Jawa Timur.

Keempat, lanjut Anwar Iskandar, maju sebagai Wali Kota Surabaya, Machfud tidak melupakan dan meninggalkan partai politik yang selama ini menjadi naungan warga NU, yaitu PKB, dan PPP. Catatan kelima, lanjut Anwar Iskandar, sosok Machfud Arifin adalah pemimpin yang pas untuk warga Kota Surabaya ke depan. Selain energik, berpengalaman, dan mempunyai kemampuan, serta loyolitas tinggi terhadap NKRI. Machfud akan menjadi Wali Kota Surabaya yang mampu memajukan Kota Surabaya dan mensejahterakan rakyat. (day/tyo)

Program Revitalisasi Pasar MA Cocok Jadi Wali Kota SELAMA menyapa warga, Machfud Arifin (MA) mengaku belum menemukan pasar yang dikelola Pemkot Surabaya nyaman untuk pedagang dan pembeli. Bahkan pusat perdagangan yang dikelola pemkot tersebut kini nasibnya sekarat. Untuk menghidupkan ekonomi rakyat, dirinya siap melakukan revitalisasi pasar. MA bahkan menyebutkan dari seluruh pasar yang dikelola Pemkot Surabaya, dirinya belum menemukan pasar yang dianggap layak, dan nyaman untuk perdagangan. Misalnya, Pasar Tunjungan, sekarang mati. Kayak kuburan dan banyak ‘hantu’nya. Lalu Pasar Turi, yang menjadi kebanggakan Arek Suroboyo, kini merana, salah asuhan. “Pasar dikelola pemkot kalah bersaingan degan pusat perbelanjaan modern yang kondisinya jauh lebih nyaman. Bagaimana bisa bersaing dan berkembang jika begitu,” tanya Machfud saat diskusi dengan Memorandum. Machfud Arifin berharap ke depan harus ada perubahan atau revitalisasi pada sejumlah pasar di Kota Surabaya. Janji arek Suroboyo ini berjanji jika terpilih menjadiWali Kota Surabaya, akan berusa-

ha menghidupkan perekonomian pasar dengan kondisi yang bersih, nyaman, ada hal dan ada sirkulasi udara yang sehat. “Pedagangnya senang, pembelinya juga harus senang. Pembeli yang membawa anak-anak juga bisa menitipkan anak-anaknya di tempat bermain yang aman, atau anaknya bisa mencari tempat yang nyaman di pasar. Sehingga pasar ini hidup kembali dan ramai pembeli,” harapnya didampingi koordinator Relawan Machfud Arifin Arek Suroboyo (Remaas), dokter David. Saat ke bawah, di pasar Blauran yang sudah berusia 37 tahun, dirinya melihat kondisinya sudah tidak layak lagi. Selain sepi pembeli, kondisi pasar gerah dan tidak nyaman. Bahkan, saat musim hujan, sering bocor, lantainya banyak tergenang air, dan lampu di lantai dua banyak mati. “Sumuk Pak. Dikasih kipas angin sampai masuk angin. Saya berharap diperbarui agar nyaman. Kalau nyaman, pasti pembeli akan datang dengan sendirinya,” tutur ibu Fadillah dan Hj Rohmah pedagang pakaian lainnya yang sudah turun-temurun berdagang di Pasar Blauran. (day/tyo)

MANTAN Kapolda Metro Jaya Irjenpol (Purn) Untung Suharsono Radjab mengaku mengenal baik Cawali Irjenpol (Purn) Machfud Arifin. Bahkan sebagai seniornya di kepolisian, Untung mendukung upaya arek Suroboyo ini maju pilwali untuk membangun Kota Surabaya lebih maju dan lebih sejahtera dan harus didukung. Bahkan keduanya tumbuh bersama mulai kecil di Kota Surabaya. Untung menilai figur MA merupakan sosok pekerja keras dan ruskan Tri Rismaharini menjabat wali kota. Un cocok untuk meneruskan Unan, Machfud Arifin sangat cocok menjadi Wali tung menambahkan, Kota Surabaya. ekerja keras, serius “Pak Machfud pekerja as-tugas. Sangat melaksanakan tugas-tugas. ngatasi suatu macekatan dalam mengatasi g usai menerima salah,” kata Untung silaturahim MA di kediamannya di Surabaya. Selain cekatan,, Machfud Arifin yang lahir di daerah Ketintang, Surabamen tinggi, energik, ya memiliki komitmen dan semangat ingin membangun kota kelahirannya sangat luar fin cocok biasa. “Machfud Arifi ta Surasekali jadi Wali Kota baya. Orangnya enerjik, punya komitmen, cinta Tanah Air, ingin membangun daerahnya. Ada ikatan emosional deaya,” ngan warga Surabaya,” Untung Suharsono Radjab yo) tambahnya. (day/tyo)

Machfud Arifin bersama Dahlan Iskan.

Dahlan Iskan: Surabaya Lebih Hebat MANTAN Menteri BUMN Dahlan Iskan meyakini di tangan Calon Wali Kota Surabaya Irjenpol (Purn) Machfud Arifin warga kota pahlawan akan jauh lebih hebat. Penegasan ini disampaikan Dahlan Iskan bersama mantan Kapolda Jatim saat menggelar senam di depan Gedung Graha Pena, Jalan Ahmad Yani, Minggu (28/6) pagi. Dahlan IIskan dan Machfud Arifin bersam bersama komunitas senam Pokok’e Seh Sehat itu hampir satu setengah jam olahraga senam kebugaran. Di depan para peserta, Dahlan Iskan menya menyampaikan kehadiran Machfud Arifin itu memang atas undangan di dirinya. Dahlan juga meminta war warga kota memilih dan mendukung M Machfud Arifin sebagai Wali Kota periode 2020-2025. “Hari in ini kita kedatangan tamu Pak Ma Machfud Arifin mayor jenderal poli polisi (Irjen Pol). Masih ingat, dulu k kapolda sini (sambil menunjuk ke arah Mapolda Jatim). Sa Saya yang minta Pak Machfud ke sini. Karena saya yang minta agar Pak Machfud

mau jadi sesuatu,” ujar Dahlan Iskan. Tokoh masyarakat dari Surabaya ini menceritakan tentang kesediaan mantan Kapolda Jatim itu maju sebagai calon wali kota (cawali) Surabaya di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020. “Pak Machfud nggak mau. Saya rayu terus supaya mau jadi calon wali kota Surabaya. Akhirnya beliau mau. Karena itu saya yang minta-minta, ngemis-ngemis ke beliau, beliau akhirnya mau, kita harus mensuskseskan,” tambahnya. Dahlan kembali menegaskan bahwa figur Machfud Arifin yang rela mau menjadi calon wali kota demi Surabaya.”Beliau sebetulnya ganteng, kaya, pangkatnya tinggi, untuk apa wali kota. Tapi demi Surabaya, kita Go. Minta doa restu ya,” tutur Dahlan. Machfud Arifin yang berada di samping Dahlan Iskan pun tersenyum ke arah peserta senam sambil mengucapkan doa restu. “Mohon doa restunya,” ungkap Machfud Arifin sambil menempelkan kedua telapak tangannya.(day/tyo)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook