Terbit Setiap Hari Senin, 16 Halaman 4 Halaman Berwarna
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
HARGA ECERAN RP 6.500,-
TERKAIT PENGGUNAAN DANA BOS
SDN WONOKERTO KABUPATEN MUSIRAWAS SUMSEL DIDUGA KANGKANGI PERMENDIKBUD Liputan : Ebit.s ( Kabiro Bikas Musirawas - Sumsel )
Suwarjo, Kepala Sekolah SDN Wonokerto Kec, Tugumulyo Kab, Musirawas Sumsel (27/08). Foto Bikas / Ebit.s.
Musirawas - Program BOS SD dan SMP bertujuan untuk meringankan beban Masyarakat terhadap pembiayaan Pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yang bermutu. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Wonok-
erto Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musirawas Provinsi Sumatera Selatan. diduga Kangkangi Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (PERMENDIKXX BERSAMBUNG KE HAL 14
PERUSAHAAN PT KRESNA DUTA AGROINDO DIDUGA MEMBIARKAN AIR KOTOR MENGALIR KERUMAH KARYAWAN Liputan : Rudolf Munthe ( Wartawan Bikas Merangin/Jambi) Merangin - Kebersihan pangkal kesehatan,kata ini sangat sering kita dengar dari masyarakat umum maupun orang tua, namun kata kata ini sebagian belum bisa dirasakan karyawan PT Kresna Duta Agroindo ( KDA )yang berada diperumahan perkebunan kelapa sawit ( Estate) Kebun Bangko Inti Kabupaten merangin kecamatan Bangko Desa Langling, menurut keterangan beberapa orang
karyawan saat dibincangi wart bikas, kami sangat kecewa terhadap pihak perusahan, dimana, selama air yang dialirkan kerumah karyawan melalui pengendapan ( waduk ),kami tidak begitu kecewa, tetapi air yang dialirkan kerumah karyawan sekarang ini air sungai yang sangat memprihatinkan ( kotor), ujarnya. Sementara setiap hari Air sunXX BERSAMBUNG KE HAL 14
MILYARAN UANG NEGARA TERKURAS
PROYEK PEMBANGUNAN TERMINAL TYPE B MENJADI AJANG BISNIS PARA PEJABAT DINAS PROVINSI ACEH Liputan : Hendra S (Kabiro Bikas Bireuen/Aceh) Bireuen - Pembagunan proyek Terminal Type B Dikawasan Desa Glampang Payong Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen,Sudah tiga tahun lebih belum difungsikan,hingga hari ini belum ada satupun Dinas terkait yang memberikan komentarnya ke publik kenapa? Terminal itu belum difungsikan, sedangkan jumlah uang negara untuk menciptakan bagunan tersebut milyaran sudah terkuras. Dengan belumnya difungsikan terminal Type B tersebut, Diduga Adanya permainan bisnis yang dilakukan pihak pejabat Dinas Perhubungan Provinsi Aceh, sebab lama - kelamaan kondisi bangunan
terminal Type B itu, perlahan mulai hancur warna cat dindingpun sudah mulai pudar. dapat dipastikan bahwa pihak Dinas terus mengangarkan untuk merehap kembali bangunan terminal Type B Itu. Berdasarkan Pantuan Media Bidik Kasus,sampai detik ini belum ada satu kepastianpun dari Dinas Perhubungan Kabupaten maupun Dinas Provinsi Aceh kapan terminal Type B di Bireuen bisa untuk difungsikan,sementara jalan elak yang mengarah kelokasi terminal type B sudah siap dikerjakan akhir desember 2015 lalu,malahan kini sudah dipergunakan XX BERSAMBUNG KE HAL 14
GUNAKAN ANGGARAN DANA DESA
HUTAN LINDUNG DILIBAS Liputan: Saidina Umar ( Kabiro Bikas Kampar/Riau )
Proyek Terminal Type B Dikawasan Desa Glampang Payong Kecamatan Jeumpa Kabupaten Bireuen. foto Bikas/Hendra
KANA Mendesak Pihak Penegak Hukum Usut Tuntas Penyelewengan Dana ADG Di Desa Alue Gading Dua Liputan : Roby G Sinaga (Wartawan Bikas Langsa/ Aceh Timur) Aceh Timur - Muzakir selaku Ketua LSM Komunitas Anek Nangro (KANA) mendesak pihak penegak hukum untuk mengusut dugaan penyelewengan
dana ADG 2016 yang di lakukan oleh Nurmiati selaku PJ.Kepala Desa Alue Gadeng Dua Kecamatan Birem Bayeun Kabupaten Aceh Timur . Sabtu (3/9/2016).
Lajut Muzakir .Berdasarkan data yang KANA peroleh dan dapat di simpulkan bahwa Sekdes Nurmiati yang sekarang merangkap jabatan menjadi PJ.Kepala
Desa Alue Gading dua terindikasi menyelengkan dana ADG 2016.Pasal nya dalam laporan relisasi kegiatan di temukan ada XX BERSAMBUNG KE HAL 14
Bupati Aceh Tamiang H Hamdan Sati ST
Kampar Kiri Hulu - Kepala Desa Maroubio Dan Camat Kampar Kiri Hulu Kebal Hukum, mestipun diberitakan dimedia Masa Sesusai pantawan Kepala Biro Bidik Kasus dilapangan, setelah mendapat kan Informasi dari masyarakat tentang penumbangan Lahan yang Diduga Hutan Lindung ( HL ), utuk membuat Jalan baru yang diperkirakan lebih kurang 10 KM, berlokasi di Desa Pulau Pencong, bertepatan diatas lahan yang dijual MUJA dan Abu Teje yang tergolong Hutan Lindung Ke Orang lain Panggil saja Rusli, diduga Kepala Desa Muaroubi dan Camat Kampar Kiri Hulu Nhuzhum Ashalath Kerja Sama buat Rekom bukak jalan Hantam Hutan Lindung tidak mengantongi Izin dari Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar utuk menggarap Hutan tersebut, kecuali Surat Dari Desa yang terdiri dari beberapa Kepala Desa dan Camat Kampar Kiri Hulu, bukan berhenti malahan menambah Alat Sakapator Dari Satu Unit menjadi dua Unit Jenis KOMATSHU Minggu 7 Agustus 2016, Pukul 11.00 Wib Kampar Untuk membenarkan tentang Informasi tersebut Kepala Biro SKN Bidik Kasus Berusaha menjumpai Kepala Desa Muaroubio di Lokasi, tidak berada ditempat bahkan dihubungi lewat Via telpon namun
Alat Yang Robohkan Hutan Lindung Lebih Kurang 7,5 Km Lebar sekitar Lebih Kurang 15 M. foto Bikas/Saidina Umar
Tak Bernyali Bongkar Kasus Mafia Kasbon Tahun 2011/ 2013 Ka.Unit BRI Pasar Horas Diduga Mafia Kredit Fiktif XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Liputan : Salimah (Kabiro Bikas Aceh Tamiang /Aceh)
H.Hamdan Sati ST
Aceh Tamiang - Masyarakat aceh tamiang resah dengan bupati terpilih Aceh Tamiang H Hamdan Sati St yang selama ini meminpin kabupaten aceh taming , namun di dalam kepeminpinaan nya selama ini diduga sangat lah meresahkan masyarakat , dan menurud keterangan masyarakat aceh
taming yang di konfirmasi oleh wartawan koran ini mereka megatakan bahwa mereka sanggat lah kecewa sekali atas kepemerintahan bupati terpilih tersebut H Hamdan sati ST seperti dana Kas Bon , semasa kepemimpinan bupati yang lama AlmarXX BERSAMBUNG KE HAL 14
Liputan : Tim Kabiro Bikas Siantar Simalungun/Sumut Siantar-Dipaksa mengakui menyalurkan keredit fiktif, seorang korban berteriak, menurut impormasi Kredit Usaha Rakyat( KUR)atas Nama Sumarni, Alamat jalan anggrek Huta vi Kelurahan Purba Sari
Tapian Dolok Sinaksak. mendapat pinjaman RP 25 juta dengan data tidak lengkap. Menurut impormasi ada dugaan pinjaman fiktif ini dilakukan Mantri RIMEA D. Ginting yang sudah di verivikasi
nya,KA.UNIT Frenson Silitonga berikan berkas langsung kepada IC dan di lengkapi tulisan-tulisan tangan Mantri Rimea D.Ginting di balik kartu keluarga.Namun berkas XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Mulai Tanggal 1 September 2016 Seluruh Titik Misteri Penemuan Mayat Di Hutan Konservasi Garingging Kec.Barumun Tengah Parkir Di Bukittinggi Di Ambil Alih Pemko Liputan : Ali Sakti Hsb (Kabiro Bikas Padanglawas/Sumut) Padang Lawas - Misteri penemuan mayat tinggal kerangka di areal Hutan Konservasi PT SSL.Garingging Desa Pangirkiran Dolok Kecamatan Barumun Tengah Palas pada hari Rabu 17/ 8 lalu terkuak. Pria yang diketahui bernama Pendi Sihombing (32) warga perumahan karyawan Perkebunan Unterudang II PT Tor Ganda ini ternyata dibunuh sebalum ditemukan setelah 8 hari menghilang,. Hal itu terungkap ,Kamis(1/9)saat pihak Polres Tapsel menggelar konp-
Sebanyak 63 Juru Parkir Telah Difungsikan Liputan : Mardi W (Wartawan Bikas Bukittinggi/ Sumbar)
Petugas Parkir sedang menyerahkan karcis parkiran pada pemilik kendaraan. foto Bikas/Mardi W
Bukittinggi-Sebanyak 63 orang juru parkir yang berada di bawah koordinasi leading sektor Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Bukittinggi mulai Kamis 1 September 2016 sudah bekerja melaksanakan tugasnya di 23 titik parkir resmi yang ada di Kota Bukittinggi.keseluruh juru parkir tersebut sebelum di terjunkan kelapangan terlebih dahulu mengikuti seleksi, pembekalan dan pelantikan oleh Pemko Bukittinggi pada Selasa (30/8/ 2016) lalu. selama bertugas, para juru parkir dilengkapi dengan atribut seperti topi biru, jas, pluit, dan sarung tangan berwana biru, dan selama menjalankan tugas para juru parkir wajib menyerahkan karcis bukti parkir pada pemilik kendaraan, dan tidak dibenarkan memunguy di luar ketentuan perda perkir. Walikota Bukittingi Ramlan Nurmatias menyebutkan, juru parkir yang telah XX BERSAMBUNG KE HAL 15
rensi pers terkait pengungkapan kasus tersebut. Kapolres Tapsel AKBP Rony Samtana SIK. MCTP memaparkan kasus pembunuhan yang diduga kuat sedah direncanakan itu terungkap berkat penyidikan yang dilakukan pihak Kepolisian Polres Tapanuli Selatan dan Reserse Polsek Barumun Tengah. Kasus ini terungkap berkat kerja keras petugas kita yang terus melakukan penyidikan dan diketahui ada 3 tersangka yang terlibat,Operasi penXX BERSAMBUNG KE HAL 15
Mohon Perhatian Bupati Deliserdang
Jalan Kutalimbaru Hampir Seluruhnya Rusak Total Liputan : M. Yunus Ginting (Koordinator Bikas Sumut) Kutalimbaru - Menurut laporan masyarakat kepada wartawan Bikas tentang jalan-jalan yang ada di Kecamatan Kutalimbaru, sungguh sangat memprihatinkan sekali.
Dikarenakan hampir setiap jalan yang ada di Kecamatan Kutalimbaru berlubang-lubang dan tergenang air dan lumpur. Sehingga setiap orang yang melalui jalan XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Jalan-jalan yang ada di Kecamatan Kutalimbaru, sungguh sangat memprihatinkan. foto Bikas/M. Yunus Ginting
HIMBAUAN: DENGAN BANYAKNYA WARTAWAN YANG MENGAKU-NGAKU DARI SKN BIDIK KASUS DIHIMBAU KEPADA PEJABAT PEGAWAI NEGERI, SWASTA, BUMN, BUMD, DAN MASYARAKAT AGAR TIDAK MELAYANI WARTAWAN YANG TIDAK JELAS IDENTITASNYA WARTAWAN SURAT KABAR NASIONAL BIDIK KASUS YANG SAH DILENGKAPI ID CARD (KARTU PERS) DAN SURAT TUGAS NAMANYA YANG TERTERA DI BOX REDAKSI /BIRO, APABILA NAMANYA TIDAK ADA DALAM BOX BUKAN WARTAWAN BIDIK KASUS BERARTI GADUNGAN, TANYAKAN SURAT TUGAS DAN KTA DAN LIHAT SURAT KABARNYA ADAKAH NAMANYA TERTERA DI BOX APABILA TIDAK SEGERA LAPORKAN KE POLISI YANG TERDEKAT DAN JIKA NARA SUMBER MERASA RAGU HUBUNGI REDAKSI 081375055304
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
2 Terbit sejak 15 September 1997
ANGGOTA SERIKAT PERUSAHAAN PRESS (SPS) NO: 555/1997/02/B/2016 Penerbit PT MEDIA BIDIK KASUS GROUP SK MENTERI HUKUM & HAM NO. AHU - 0008767.AH.01.01. TAHUN 2015 NPWP: 72.153.990.6-112.000 SIUP NOMOR: 2128/1823/1.1/0204/05/2016 TDP NO: 02.12.1.46.24551/2478/2979/05/2016 SURAT IJIN GANGGUAN NOMOR : 3336/3353/2871/2.1/0204/05/2016
Gubsu: Pemberantasan Korupsi Tanggungjawab Bersama Liputan : Robinson Saragih ( Wartawan Bikas Medan / Sumut )
PENDIRI: BASRI LUBIS ARIANSYAH LUBIS SH MARNI TANJUNG PENASEHAT
: HIDAYAT DAHLAN SH, MM H IRWADI LUBIS. SH SALAMUN SAG PENASEHAT HUKUM : ANWIR, SH, MH MUHAMMAD IRVAN KS SH MANGADUM SIHOTANG SH PEMIMPIN UMUM :BASRI LUBIS WAKIL PIMPINAN UMUM :SYAHRIL B AR. WENO PIMPINAN REDAKSI : BASRI LUBIS WAKIL PIMPRED : ARIANSYAH LUBIS SH ASMUI LUBIS SAG PEMIMPIN USAHA :MARNI TANJUNG WAKIL PIMPINAN USAHA :AYU RAMADAHANI LUBIS SH REDAKTUR PELAKSANA :AHMAD ALFAN STAF REDAKSI : GUSKAR EDY SOELEMAN KS EDDY CHANDRA ISMAIL ALI KOORDINATOR LIPUTAN :NORIS ELLYFIAN. SPD M. YUNUS GINTING SUTAN SIHOMBING ARMAN TANJUNG LITBANG : B LUBIS SEKRETARIS REDAKSI :AYU R LUBIS SH SITI AMINAH TATA USAHA :AYU R LUBIS SH KABAG IKLAN / PEMASARAN : ARYANSYAH LUBIS SH
Wartawan Jawa Tengah : Irvais Arya Nugroho REKENING BANK A/N MARNI TANJUNG
BANK BRI UNIT TITI PAPAN MEDAN PEMUDA NO REK.5311-01-009974-53-3 HARGA IKLAN UMUM (FC) Rp 20.000/mm /kolom Iklan Umum (BW) Rp 10.000/mm/kolom Iklan Keluarga/Ucapan Selamat Rp 5.000/mm/kolom
Alamat Redaksi : Jl Marelan VII (Pasar I Tengah) Gg. Rusli No. 5 Lingkungan V Tanah Enam Ratus Medan Marelan, Medan HP: 081376867865 - 081375055304 - 082161874742
Ditresnarkoba Poldasu Lakukan Pemusnahan Narkoba Sabu Dan Ganja Liputan : Ariansyah Lubis SH (Wartawan Bikas Medan) Medan - Poldasu kembali memusnahkan barang bukti sebanyak 10,298 gram sabu-sabu dan 80.000 gram ganja,Rabu (31/8) siang. Dari hasil giat rutin yang dilakukan Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.dan Satres Narkoba Polres Deli Serdang serta serahan bea dan cukai Bandara Kualanamu. pemusnahan itu tampak juga dihadiri dari pihak Kejaksaan, Satnarkoba Polres Deliserdang,serta bea dan cukai.acara tersebut langsung dipimpin oleh Wakapoldasu, Brigjend Adhi Prawoto. Informasi yang diperoleh dari sejumlah barang bukti yang dimusnahkan tersebut.pihak kepolisian mengamankan 55 tersangka dari 34 kasus.Para tersangka itu terdiri dari 52 laki-laki dan 3 perempuan. Menurut keterangan pengungka-
pan ini,sudah termasuk yang kemarin membawa narkoba di Kualanamu.Saat itu kita sudah mengamankan kurir baik pemesan yang berada didalam Lembaga Pemasarakatan,ucap Kombes Pol Edy Iswanto . Sedangkan untuk mengantisispasi peredaran narkoba melalui bandara Kualanamu.polisi akan melakukan perketatan pengawasan ditempat keluar-masuknya bandara.Dan kemudian melakukan kerja sama dengan pihak avsec.dan bea cukai untuk menangani kasus tersebut. Sementara itu Wakapoldasu meminta tolong kepada masyarakat.apabila ada mengetahui informasi atau indikasi peredaran narkoba di lingkungan mereka.agar tidak sungkan memberitahukannya kepada kita dan akan segera kita tindak lanjuti,tandasnya.
Eldin Ingin Jadikan Eks TPA Namo Bintang Jadi Lokasi Agrowisata Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi meninjau bekas Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Namo Bintang Jalan Jamin Ginting Km 14, Minggu (28/ 8). Direncanakan, lahan seluas lebih kurang 16 hektar ini akan dijadikan lokasi agrowisata. Selain menambah ruang terbuka hijau, keberadaan agrowisata ini nantinya dapat mengukung pengembangan pariwisata di Kota Medan. Peninjauan ini dilakukan Akhyar setelah mendapat perintah Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi usai mengikuti Car Free Day di Lapangan Merdeka Medan. Eldin ingin bekas TPA Namo Bintang itu secepatnya direalisasikan menjadi loka-
si agrowisata. Tentunya ini akan menjadi agrowisata pertama kalinya di ibuktota Provinsi Sumatera Utara. Selain Asisten Pemerintahan Setdakot Medan, Musadat Nasution, sejumlah pimpinan SKPD terkait seperti Kadis Pertanian dan kelautan, Akhyar, Plt Kadis Kebudayaan dan Pariwisata, Hasan Basri, Kadis Kebersihan, Endar Sutan Lubis, kadis Perhubungan, Renward Parapat, Kadis Perumahan dan pemukiman, Gunawan S Lubis, Kadis Pertamanan, Zulkifli Sitepu, Kadis Binas Marga, Khairul Syahnan dan kadis Pemuda dan Olahraga, Abd Azis turut mendampingi Wakil Wali kota dalam peninjauan tersebut.
Wartawan Medan/Belawan
Medan - Gubernur Sumatera Utara H T Erry Nuradi mengatakan korupsi bukan hanya dilakukan oleh pejabat, namun dari semua lini bisa terindikasi korupsi. Pemberantasan korupsi
di Sumut menurutnya harus menjadi gerakan bersama, tidak bisa dituntut kepada pejabat saja. "Ini menjadi tugas kita bersama, seluruh elemen masyarakat, terutama
pemuda untuk bisa melakukan gerakan Sumut Bersih. Karena gerakan pemberantasan korupsi bukan hanya dituntut di tingkat pejabat negara saja," ujar Gubernur Erry Nuradi. Hal itu dikatakannya saat membuka Kuliah Umum Madrasah Anti Korupsi Kelas Sumatera Utara dengan narasumber Komisioner KPK DR Saut Situmorang dan Busyro Muqoddas,SH, M.Hum mantan komisioner KPK, Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak,ME di Hotel Madani Medan, Senin (29/8). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua PW Muhammadiyah Sumut Prof Hasyimsyah Nasution dan Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut Basir Hasibuan serta rektor UMSU. Erry mencontohkan, salah satu praktik korupsi bila pengusaha tidak membayar pajak sesuai penghasilan. "Itu termasuk korupsi karena ada hak negara yang tidak dibayarkan," katan-
ya. Demikian juga di era pemilihan langsung, lanjutnya, kerap ada istilah "wani piro" atau "berani berapa". "Karena pemimpin tentunya berasal dari masyarakat, kita akan dapat pemimpin yang baik kalau masyarakatnya baik, kita akan mendapat pemimpin yang setengah baik, klau masyarakatnya juga setengah baik, dan sebaliknya akan mendapat pemimpin yang wani piro kalau dia bisa memimpin dengan memberikan sesuatu," sebut Erry lagi. Karena itu, dia menekankan kembali bahwa gerakan Sumut Bersih atau pemberantasan korupsi harus dilakukan secara bersama. "Memang benar ada pepatah yang mengatakan power is corrupt, kekuasaan yang besarlah yang membuat terjadinya korupsi. Namun saat ini, menurutnya sudah banyak aturanaturan yang membatasi kekuasaan dimaksud.
Eldin Terus Ajak Warga Ramaikan Car Free Day Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Jumlah warga yang mengikuti Car Free Day setiap Minggu pagi di Lapangan Merdeka Medan terus bertambah. Minggu (28/8), kawasan lapangan bersejarah yang pada masa pemerintahan kolonial Belanda disebut Enladen ini pun dipenuhi warga. Dengan penuh antusias mereka bersama anggota keluarga msing-masing mengikuti rangkaian kegiatan olahraga yang digelar dalam rangka mendukung hari bebas kenderaan bermotor tersebut. Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi
Eldin S MSi bersama Wakil Wali Kota, Ir Akhyar Nasution MSi, Plh Sekda Kota Medan, Ikhwan Habibi Daulay serta unsur pimpinan SKPD, camat dan lurah juga ikut bergabung bersama masyarakat mengikuti Car Free Day. Sebagai bukti keseriusan Eldin mendukung program ini, mantan Wakil Wali Kota dan Sekda Kota Medan tersebut tidak mengendarai mobil menuju Lapangan Merdeka, Eldin memilih mengayuh sepeda dari rumah dinas menuju lapangan yang telah digunakan sejak tahun 1880
tersebut. Setibanya di Lapangan Merdeka, Wali Kota selanjutnya melepas warga yang mengikuti fun bike. Setelah itu Eldin pun ikut bersepeda bersama Akhyar serta pimpinan SKPD, camat dan lurah. Selain berolahraga, Eldin pun ingin memantau langsung wilayah-silayah yang dilintasi, terutama menyangkut masalah kebersihan yang kini menjadi fokus perhatiannya. Begitu juga dengan parit dan drainase, mengingat saat ini mulai memasuki musim penghujan.
Tidak hanya fun bike, sebagian warga memilih mengikuti senam bersama yang merupakan kegiatan rutin setiap kali Car Free Day digelar. Apalagi instruktur senam kali ini berasal dari Jakarta, sehingga animo masyarakat yang mengikutinya semakin tinggi. Di samping itu ada juga warga yang ber-jogging mengelilingi Lapangan Merdeka dan menggunakan fasilitas peralatan olahraga yang sengaja disediakan Pemko Medan melalui Dinas Pertamanan untuk masyarakat.
Parit Sulang Saling Penyebab Banjir Amplas Dikorek Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Dinas Bina Marga Kota Medan kembali melanjutkan pengorekan parit, Selasa (30/8). Kali ini giliran parit Sulang-Saling di Jalan Garu III, Kelurahan Harjo Sari I, Kecamatan Medan Amplas yang dikorek. Pengorekan ini dilakukan untuk menyahuti keluhan warga, sebab rumah mereka selama ini selau menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun akibat parit yangberlokasi persis di samping Kantor Camat Medan Amplas itu mengalami pendangkalan. Wali Kota Medan, Drs H T dzulmi Eldin S MSi mengawasi langsung pengorekan. Selain menurunkan dua unit alat berat, Dinas Bana Marga juga menurunkan 5 unit truk untuk mengangkut lumpur hasil pengorekan serta mengerahkan lebih dari 100 orang buser guna mendukung pengorekans secara manual. Pengorekan berjalan cepat dan lancar, lumpur hasil pengorekan cukup banyak. Selanjutnya lumpur tersebut
diangkut truk dan dibuang di tanah kosong persis depan Kantor Camat Medan sekaligus untuk penimbunan. Eldin ingin pengorekan yang dilakukan benar-benar efektif dan maksimal, sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya. "Insya Allah dengan pengorekan yang kita lakukan ini dapat mengatasi masalah banjir di kawasan Amplas. Sebab, keberadaan parit Sulang-Saling ini sangat vital untuk menampung buangan air pada saat hujan deras turun. Apabila parit ini kembali dalam, tentunya mampun menampung debit air hujan," kata Eldin. Didampingi Plh Sekda Kota Medan, Ikhwan Habibi Daulay, Kadis Bina Marga Kota Medan, Khairul Syahnan, Kabag Agama dan Pendidikan, Ilyas Halim serta Camat Medan Amplas, Zul F Ahmady, Wali Kota selanjutnya mengecek seluruh lokasi pengorekan. Kemudian meminta Kadis Bina Marga untuk membersihkan lumpur
bekas hasil pengorekan. "Bersihkan seluruh sisa lumpur, saya tak mau masyarakat merasa tidak nyaman karena badan jalan ini
kotor akibat sisa lumpur tersebut. Upaya kondisinya seperti awal layaknya tidak ada pengorekan!" tegas Eldin.
Paripurna Pemandangan Fraksi Ranperda RPJMD Kota Medan 2016-2020 Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Paripurna Pemandangan Fraksi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Medan 2016-2020. Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Hendri Jhon Hutagalung, Wakil Ketua DPRD Ihwan Ritonga, Wakil Walikota Medan Akhyar, Senin (29/8). Sedangkan Fraksi PPP dibacakan Irsal Fikri mengatakan RPJMD Kota Medan 2016-2020 merupakan acuan Pembangunan Daerah 5 tahun kedepan. Rangka mewujudkan Pembangunan Kota Medan yang lebih terencana,terarah,menyeluruh
terpadu,realistis,berkelanjutan dan dapat dievaluasi. "Medan harus harus tumbuh dan berkembang menjadi Kota Metropolitan yang berdaya saing, menjadi sebuah Kota yang nyaman,ramah dan aman serta memiliki kepedulian tergambar tingkat kesejahteraan Masyarakatnya," paparnya. Selanjutnya Plapon RPJMD sangat jelas standar pelayanan kepada Masyarakat. Hal ini sangat erat kaitannya dengan kualifikasi,kualitas dan profesional seluruh aparatur Pemerintah yang bertugas memberikan Pelayan-
an kepada masyarakat,ungkapnya. "Masyarakat memiliki hak sama untuk mendapatkan akses pada seluruh sektor baik Pendidikan, Kesehatan, Permodalan, Pembinaan maupun Informasi," harapnya. Sedangkan mengenai permasalahan Infrastruktur,Banjir, Persampahan, Medan Kota Humanis,Kemacetan, Pemerataan Pembangunan, Pengangguran dan Kemiskinan merupakan mempunyai dampak langsung kepada Masyarakat,Fraksi kami minta kepada Walikota Medan meminta program dan kebijakan Pembangunan untuk menye-
lesaikan harus prioritas.Maka seluruh regulasi yang dibutuhkan, harus dipersiapkan dan dilakukan pembahasan bersama demi kelangsungan hidup Masyarakat dan terwujudnya kesejahteraan Warga Kota Medan. "Kalau Medan Rumah Kita,maka dalam Rumah ada Pimpinan yang bertanggungjawab penuh menciptakan, mengatur dan mengajak seluruh penghuni Rumah untuk menjadikan rumah yang Humanis,Aman, Nyaman dan Indah. Kita meminta bersama-sama pertangggungjawaban Kepala Rumah tersebut," paparnya.
Wali Kota Ajak Semua Elemen Menanggulangi Masalah TB Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang), Qamarul Fatah membuka Pertemuan Konsolidasi Lintas Program/ Lintas Sektoral Penanggulangan Tuberculosis (TB) di Kota Medan di ruang Rapat III Balai Kota Medan, Selasa (30/8). Diharapkan pertemuan ini dapat meningkatkan kualitas dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, terutama penanganan
serta penanggulangan TB. Pertemuan ini turut dihadiri Koordinator CTB-KNCV, dr Junida sinulingga M.Kes, Sukarni M.Kes mewakilis Kadis Kesehatan provinsi Sumut, Masrita SKM M.Kes mewakili Kadis Kesehatan Kota Medan, pimpinan SKPD, camat serta kepala puskesmas. Qamarul menilai pertemuan ini sukup penting, sebab melibatkan dua pemerintah daerah yakni Pemko Medan dan Pemkab Deliserdang dalam rang-
ka menanggulangi permasalahan TB di Sumut, khususnya di kedua daerah. Dijelaskan Qamarul, TB merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang cukup banyak terjadi di Indonesia, bahkan dunia. Sumut termasuk salah satu wilayah dengan jumlah kasus TB terbesar di Indonesia. "Hal ini tentunya menjadi perhatian kita bersama, serta menjadi warning untuk lebih meningkatkan pelayanan kesehatan kepada
masyarakat," kata Qamarul. Dalam upaya penanggulangan TB ini bilang Qamarul, perlu melibatkan emua elemen masyarakat, pemerintah dan lembaga-lembaga yang bergerak di bidang kesehetan. Diyakininya, program ini dapat berjalan maksimal jika dikoordinasikan dengans egenap apratur pemerintah, mulaui tingkat lingkungan, desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten/kota sampai provinsi dan pemerintah pusat.
Investor Taiwan Siap Berinvestasi Di Medan Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Walikota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi menerima kunjungan Director Administration Taipei Economic and Trade Office (TETO) Indonesia, Tseng Wei-ming (Andy) di rumah dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Rabu (31/8). Selain ingin membawa sejumlah investor untuk berinvestasi, kunjungan itu dilakukan untuk menjajaki dilakukannya Medan dengan salah satu kota di Taiwan dalam bentuk sister city. Didampingi penasehat Joko Dharmanadi selaku Ketua Ikatan Citra alumni Taiwan Indonesia (IKATI) Sumut dan Tongariodjo Angkasa (penasehat), Tseng Wei-ming mengatakan para investor dari
Taiwan selama ini selalu berinvetasi di Pulau Jawa. Untuk itu pria yang sebelumny bertugas di Chicago, Amerika Serikat itu ingin membawa para investor untuk berinvestasi di ibukota Provinsi Sumatera Utara tersebut. Ketertarikan Tseng Wei-ming membawa investor karena melihat banyak peluang investasi yang bisa dilakukan di Kota Medan, termasuk investor yang telah berinvestasi di Cina dengan memproduksi handphone merek Asus. "Untuk itu saya siap untuk membawa investor Taiwan untuk berinvestasi kemari (Medan)," kata Tseng Wei-ming.
MEDAN: Parluhutan Silitonga, Robinson Saragih, Bakner Saragih, Sulio, Hartono, Warman, Meddy Setiady ST, Syahripin, Rudi Sahputra, Sutan Simanjuntak, Martanto, Dedi Kurniawan, Anwar Siringo-ringo, Sugito, Hamka Sofyan, Mhd Suherlin Zandroto, Suranto. KABIRO BELAWAN: Poltak Tampubolon SH Wartawan: Maidin Tampubolon, Zulkifli. KABIRO BAGIAN UTARA: Ganda Gunawan
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
3 Diduga Dana Lampu Jalan Bireuen Diselewengkan Liputan : Hendra S (Kabiro Bikas Bireuen/Aceh) Bireuen - Lampu Jalan Didesa kabupaten Bireuen,sudah satu tahun lebih padam,Padahal saat Membayar Rekening Listrik Masyarakat setiap bulanya di PLN . Dana PPJU terpangkas juga sesuai besarnya Ampere yang mereka pakai. Padamnya Sejumlah Lampu jalan Bukan Hanya terjadi diDesa saja,tetapi Lampu Jalan Rayapun menjadi korban, dengan begitu segala bentuk usaha masyarakat di perdesaan terancam tutup,seperti warung, masyarakat engan untuk keluar rumah,mengakibatkan minimnya si pembeli,keadaan seperti ini dengan sendirinya Perekonomian masyarakat akan terus merosot. . Menyikapi persoalan itu, Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika, kabupaten Bireuen, Mulyadi saat dikonfirmasi, menyebutkan,Selama ini tungakan listrik Pemerintah terhadap lampu jalan terus membengkak, dikarenakan perhitungan yang dilakukan pihak PLN Bireuen,tidak terdata oleh Pihak Pemerintah Kabupaten Bireuen,sehingga Kata Mulyadi untuk mengetahui kenapa terja-
di membengkaknya tunggakan Utang Listrik ,Pemerintah Kabupaten Bireuen, sementara waktu melakukan Penertiban lampu Jalan Didesa maupun di Seputaran Jalan Raya.supaya utang Listrik pemerintah Kabupaten Bireuen pada pihak PLN ,mencapai milyaran itu, bisa segera dilunasi agar pada tahun mendatang, Terkait Kasus Lampu Jalan dapat dimulai dari nol kembali, dengan cara memasang meteran pada setiap 10 lampu jalan,dan persoalan ini sebelumnya sudah dikorrdinasi pada pihak PLN,hanya saja hasil Pantuan Media Bidik Kasus,Gagasan ini masih saja Jalan Ditempat. Angaran PPJU yang ada pada pihak PLN,diduga tidak sebanding dengan besarnya Dana PPJU yang disetor kembali pada kas Pemerintah daerah berkisar antara Rp.600 juta,hal ini terbukti pada saat.Pemerintah kabupaten Bireuen,Melalui Kadis Perhubungan,komunikasi,dan informatika,Mulyadi meminta Data Rill,Kepada PLN Berapa Jumlah Dana PPJU keseluruhan yang didapat PLN Pertahunya, Namun Pihak PLN Menolak umemberikanya, tidak trans-
farans kinerja PLN Bireuen,Besar Kemungkinan adanya dugaan Korupsi,terkait dana PPJU lampu jalan Kabupaten Bireuen, sementara Pihak PLN Bireuen,sulit untuk dikonfirmasi dan ditemui. Minimnya Pengadaan Lampu Jalan dikabupaten Bireuen, menurut Kepala Dinas Perhubungan ,Komunikasi Dan Informatika, Mulyadi kepada media Bidik Kasus,selain untuk menuntaskan Utang Listrik Pemerintah Kabupaten Bireuen, dari hasil Dana PPJU,APBK sendiri juga tidak mampu untuk membeli serta melakukan Pengadaan Lampu Jalan, disebabkan tidak adanya Uang.dengan demikian ADY selaku masyarakat Kabupaten Bireuen menilai , Eksekutif maupun Legeslatif tidak ada upaya dan usaha untuk melakukan pembenahan terhadap Kasus Padamnya Lampu Jalan khususnya Di Kabupaten Bireuen,apalagi pada tahun 2015 berdasarkan Pantuan Media Bidik Kasus pada lembaran LKPP,Anggaran APBK Bireuen, diperuntukan untuk Biaya Perjalanan Rapat Dinas Keluar Kota mencapai ratusan juta lebih per
SKPK, ditambah lagi dengan Biaya BPO Dan TKI Pinjaman Dewan,menyebabkan untuk segala kebutuhan masyarakatpun menjadi sangat minim. Dari data BP0 Dan TKI tahun 2006 yang diterima Bidik Kasus melalui Sekertaris DPRK Husaini, Untuk Ketua DPRK Pada Masa Ridwan Khalid, Dana BPO sebesar Rp.128.520.000.-TKI Sebesar Rp.64.260.000.Untuk wakil DPRK ,Anwar Idris yang kini sebagai anggota DPR RI,Dana BPO Sebesar Rp.688. 544.000. sedangkan TKI sebesar RP.64. 260. 000.Untuk anggota DPRK lainya BPO Diberikan Sebesar Rp.64.544.000,sedangkan Dana TKI Masing - Masing Anggota DPRK Menerima Rp.64. 260.000.sesuai Data BPO Dan TKI 2016 dari jumlah DPRK 36 Orang masih ada Mantan Anggota DPRK Bireuen,Maupun yang terpilh kembali yang belum mengembalikan uang BPO dan TKI,hanya 11 orang yang sudah lunas membayar uang tersebut, walaupun Demikian Kata Sekretaris DPRK Husaini Kepada Media Bidik Kasus,Uang tersebut harus dikembalikan meskipun dibayar secara bertahap.
Deklarasi Partai Aceh Dan Parnas Berlangsung Sukses Liputan : Joket Boang Manalu (Kabiro Bikas Langsa-Atim/ Aceh)
Langsa - Walikota Langsa Tgk Usman Abdullah SE yang di usung dari Partai Aceh (PA)
akan maju ke pilkada tahun 2017 mendatang dengan wakil Wali Kota Drs.Marjuki Hamid
Dan senin (29/8/2016) kemarin Partai Aceh menggelar deklarasi dengan beberapa parnas pendukung. Acara deklarasi di gelar di lapangan merdeka Langsa yang di hadiri oleh ratusan masyarakat Kota Langsa. Wakil Gubernur Aceh Mujakir Manaf yang akan mencalon kan menjadi Gubernur Aceh di usung oleh Partai Aceh.Turut hadir perwakilan dari partai pendukung atau kualisi yakni Partai Gerindra, Hanura ,PKS , PBB,dan PPP. Dalam kata sambutan nya Mujakir Manaf menegaskan,
bahwa untuk membangun Aceh di butuhkan orang orang yang pembrani dan tegas serta orang yang bertempat tinggal di Aceh. Bukan orang Aceh yang tinggal di daerah lain. Hasil pantauwan wartawan ,ratusan personil kepolisian di siagakan dalam deklarasi tersebut. Acara pun berlangsung tertip dan setelah usai ,ratusan pendukung paryai aceh meninggalkan lapangan dengan menggunakan sepeda motar, becak motor,dan mobil berbagai jenis.
HUT Ke-3 Karang Taruna Raja Buket, Gelar Turnamen Bola Kaki Liputan : Abdullah (Wartawan Bikas Aceh Utara-Lhokseumawe/Aceh) Aceh Utara - Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-3 Karang Taruna Raja Buket, Kecamatan Kuta Makmur Aceh Utara, Sabtu (27/8) menggelar turnamen bola kaki yang berlangsung di lapangan bola di Desa Buket. Ketua Panitia, Agussalim, kepada wartawan mengatakan, turnamen bola kaki yang diikuti oleh 16 klub dari 5 Kecamatan yaitu Kecamatan Kuta Makmur, Simpang Keuramat, Nisam Antara,Geurudong Pase dan Nisam. Pertandingan tersebut memperebutkan hadiah pertama Rp 4 Juta, hadiah kedua Rp. 2,5 Juta, juara ketiga dan harapan hanya mendapatakan uang pembinaan dan sertifikat.
" Turnamen bola kaki ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit unggul atlit sepat bola, karena atlit itu berdomisili di kecamatan," tegas Agussalim yang juga Ketua Karang Taruna Raja Buket. Ia juga menyebutkan, setiap tahun Karang Taruna Raja Buket selalu menggelar kegiatan pemuda yang ada di desa-desa agar mereka bisa berkreatifitas dengan baik serta terhindar dari kegiatan yang negatif seperti narkoba dan radikalisme. Dan kegiatan tersebut terselenggara berkat kerjasama antara Karang Taruna Raja Buket Kuta Makmur dengan Dinas Sosial, Tenag Kerja dan Mobilitas Penduduk Kabupaten Aceh Utara.
" Karang Taruna berada dibawah instansi itu dan sudah banyak memberikan bantuan dan penyuluhan untuk tumbuhkambangnya organisasi kemasyarakatan dan sosial di Aceh Utara," ungkap Agussalim.
Pihaknya juga berharap kepada seluruh klub sepak bola yang bertanding agar selalu menjunjung tinggi sportifitas dan kekompakan agar pertandingan menjadi tontonan yang menarik bagi warga masyarakat.
saan didalam kendaraan tersebut dan ditemukan barang bukti berupa 1(satu) paket kecil narkotika jenis ganja yang di bungkus dengan menggunakan kertas buku tulis duduga milik salah satu penumpang kendaraan berinisial D(21) seorang pe-
kerja wiraswasta warga Siti Ambia Kabupaten Aceh Singkil. "Saat ini tersangka dan Barang bukti sudah diamankan dimapolres Aceh Singkil, guna kepentingan penentuan status tersangka dan penyidikan," demikian ungkap Eko.
Di Singkil Cabai Merah Rp60 Ribu Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) Singkil - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1437 hijriyah , di Sven Singkil harga cabai merah merangkak naik drastis mencapau Rp 60 ribu perkilogramnya. Padahal tiga hari sebelumn-
ya, harga cabai merah masih bertahan dengan harga Rp30 Ribu sampai Rp35 ribu dilokasi yang berbeda. Jamal warga Desa Rimo Kec. Gunung Meriah, Minggu (28/8)
Liputan : Salimah (Kabiro Bikas Aceh Tamiang /Aceh) Aceh Tamiang - Baru baru ini , Kip Aceh Tamiang telah membuka launching Sosiallisa Pilkada terbuka untuk umum, calon bupati dan wakil bupati terpilih nanti nya , untuk ajaran Tahun 2017/2022 ,dan ada pun pada acara Pembukaan launching tersebut Pilkada yang di hadiri oleh segenap jajaran Koprindak Kap dan Koprindak Plus sekabupaten Aceh Tamiang , dan juga Pada acara tersebut Bupati Aceh Tamiang H Hamdan Sati ST , menyampaikan kata kata sambutan pada acara Plaunching pilkada terbuka untuk umum di kabupaten aceh tamiang dengan tegas . ,bahwa bupati berharap kepada seluruh anggota dan ketua kip yang ada , agar bisa bekerja lebih baik lagi dari masa yang lalu dan jangan sampai terjadi hal hal yang tidak kita ingini maka dari itu bekerjalah dengan sebaik baik nya agar hasil nya pun lebih baik lagi. Bagi siapa pun pemenang nya nanti dalam pemilihan bupati terpilih untuk tahun 2017/ 2022, masa berlaku lima tahun kedepan dan dengan di buka nya launching pilkada terbuka untuk umum yang di buka langsung oleh ket-
ua Kip Propinsi dan jajaran nya juga ketua Kip Kabupaten Aceh Tamiang , dan artinya Bahwa kip telah membuka Pendaftaran bagi calaon bupati dan wakil bupati terpilih nanti nya untuk jajaran tahun ,2017/ 2022 masa berlaku lima tahun kedepan ,dan siapa saja bisa ikut untuk mencalon kan diri untuk calan bupati dan wakil bupati terpilih ,di kabupaten aceh tamiang , dengan cacatan asalkan bisa memenuhi persaratan bagi calon tersebut dan bertanggung jawab atas pekerjaan nya dengan baik. Masa berlaku lima tahun kedepan nya dan hal itu semua nya suara hati Rakyat dan Rakyat yang akan menentukan , nanti nya siapa orang yang bisa meminpin di kabupaten aceh tamiang ini dengan baik nanti nya , maka hal tersebut ada lah Rakyat yang bisa memilih dan yang bisa menyumbangkan suara hati nya dengan baik dan tidak ada paksaan dari pihak mana pun dalam pemilihan nanti nya dan siapa yang bisa bertanggung jawab dalam hal tersebut untuk kabupaten aceh tamiang maka sama kita sumbangkan suara kita.
Razia Rutin, Polisi Subulussalam Amankan 3 Orang Pedagang Tuak Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) Singkil - Kepolisian Sektor Kecamatan Subulussalam Polres Aceh Singkil amankan 3 orang pedagang tuak minuman keras jenis tuak kamis 1 September 2016 di Mukti Makmur, Subulussalam. "Pedagang tuak tersebut dirazia oleh Pers Polsek Simpang kiri Kota Subulussalam sekitar pukul 13.00 wib sampai dengan pukul 15.00 wib yang bertempat di desa mukti makmur kec simpang kiri kota subulussalam,"
Kata Kapolres Aceh Singkil AKBP M Ridwan SIk. Masyarakat penjual/pedagang Tuak yang kedapatan menjual tuak tersebut yakni berinisial An(42), DN(38) warga desa Mukti Makmur, Kecamatan simpang Kiri kota Subulussalam dan Sukti(47), warga,Desa Simpang Kiri Kota Subulussalam. Sedangkan barang bukti berupa minuman Tuak yang di dapat pada saat Razia Em-
menyebutkan, harga cabai merah di pasar mingguan Rimo mencapai Rp50 sampai Rp60 ribu per kilogramnya. " di Pasar Harian Singkil tadi cabai Rp.60 ribu," kata Jamal.
Kemudian menyusul harga cabai hijau juga melonjak mencapai Rp 35 Ribu sampai Rp 40 ribu. Padahal sebelumnya harga cabai hijau ini harganya bekisar Rp20 Ribu sampai Rp25 ribu per kilogram.
Bireuen - Pengunaan Dana BOS Triwulan Juli- Agustus September 2016 bagi SD/SMP/ SMA/SMK yang udah disalurkan, Pihak Dinas pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen, jum'at 19 agustus 2016, Diharapkan Tepata sasaran dan mampu memenuhi segala kebutuhan sekolah serta Siswa Dan Siswi.agar tidak terkesan Pengunaan Bantuan Dana Bos itu dipakai oleh Pihak Sekolah untuk Kepentingan Pribadi kepala sekolah. Sesuai data yang dihimpun Bidik Kasus melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen,telah menyalurkan untuk Sekolah Dasar Jumlah Dana Bos Sebesar Rp.6.499. 200.000,untuk SMP Sebesar RP.4559.500.000,sedangkan
untuk SMA Jumlah Dana Bos sebesar Rp.3.902. 500.000.sementara untuk SMK Jumlahnya sebesar Rp.1.012.550.000. Total keseluruhan mencapai Rp.15.973.750.000. Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Bireuen,Melalui Sekretaris M.Nasir, mengatakan dengan adanya bantuan dana bos sebesar 15 Milyar lebih yang diberikan oleh Negara dapat meningkatkan Mutu Dan Kualitas Pendindidkan,sehingga mampu melahirkan GenerasiPenerus yang mempunyai skilll dapat diandalkan. Kepala Dinas melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Bireuen M.Nasir Berpesan,Kepada Semua Kepala Sekolah,Untuk Tidak Membiarkan sekolahnya
Singkil - Penyanyi religius kondang Ustad Opick bersama ustazah Mamah Dede memukau Masyarakat Aceh Singkil dalam tabligh akbar dalam tema nada dan dakwah
Wartawan Aceh
Minggu(28/8) di Lapangan Mariam Sipoli Rimo Kecamatan Gunung Meriah itu. Sehingga Tablig Akbar Nada dan dakwah itu penuh sesak oleh lautan manusia
Shalawat nabi, Dealova, tombo ati, Cahaya Hati, benar-benar membuat penonton terpukau. Hadir sejumlah pejabat, Anggota Komisi III DPR RI Muslim Ayub salah satu penggagas anggota DPR Aceh Tgk Syarifuddin Bupati dan Wakil Bupati serta sejumlah pejabat Pemkab Aceh Singkil lainnya. Acara tersebut digagas di tiga Kabupaten/Kota yakni Kabupaten Aceh Singkil, Pemko Subulussalam dan Aceh Selatan bekerjasama dengan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), H Muslim Aiyub akan menggelar tabligh akbar dalam rangka memeriahkan HUT ke 71. Tabligh Akbar bertema dengan Nada dan Dakwah guna bertujuan untuk meningkatkan iman dan perkuat ukhuwah islamiah.
menjadi Kumuh,jagalah Kebersihan Karena Kebersihan Setengah Daripada Iman,dan Selalu memperketat pengawasan Kepada Siswa- Siswi untuk tidak berkeliaran pada waktu jam belajar,dalam rangka menghindari Pengaruh "NARKOBA".
Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil)
Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) dari segala pelosok desa, bahkan Pemko dari Subulussalam. Masyarakat Singkil Seakanakan terhipnotis dan berbondong-bondong datang demi untuk mendengarkan alunan suara emas penyanyi yang religius Opick empat tembang lagu, bersama Mamah dede Mama Dede Pendakwah kondang dari Ibukota Jakarta, yang kerap mengisi acara Ceramah di dua Stasiun TV Swasta terkenal Indosiar dan ANTV. Masyarakat seakan dibuat larut dalam tausyiah mama dedeh dan saling berebut mengajukan pertanyaan kepada penceramah yang sangat dikenal dengan canda dan gaya tertawanya itu, dalam tema Syukur. Opick juga tak kalah Menarik empat tembang populernya,
Kadis Pendidikan Dan Kebudayaan Drs.Nasrul Yuliansyah
Di Pulau Banyak, Satu Keluarga Ini Berpindah Masuk Islam
Opick Dan Mama Dedeh Memukau Warga Singkil Dalam Nada Dan Dakwah
Opick dan Mamah Dede Pukau Masyarakat Aceh Singkil dalam Nada dan Dakwah.
ber berisi penuh Tuak sekitar 45 liter, mmber besar berisi penuh Tuak sekitar 80 liter dan Jerigen berisi penuh tuak sekitar 35 liter. Sesampai di kantor Polsek, Penjual Tuak diberi pengarahan dan diperingatkan dan di beri arahan supaya tidak berjualan Tuak lagi dengan catatan apabila kedapatan menjual miras lagi, akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.
Liputan : Hendra S (Kabiro Bikas Bireuen/Aceh)
Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) Iptu Eko Rendi Oktama mengatakan, terciduknya D bermula pada saat petugas Kepolisian memberhentikan kendaraan Roda 4 jenis pick up Carry di halaman Mapolres Aceh Singkil. Kemudian, lanjut Eko, pada saat razia di lakukan pemerik-
KIP Aceh Tamiang Launching Sosialisasi Pilkada Terbuka Untuk Umum Tahun 2017/2022
Sebanyak Rp 15 Milyar Lebih Dana BOS Telah Dikucurkan, Diharapkan Tepat Sasaran
Bawa Ganja Penumpang Carry Di Bredel Polisi Singkil Singkil - Salah seorang penumpang mini bus jenis pick up berinisial D di Bredel Kepolisian Polres Aceh Singkil karena diduga terbukti membawa satu paket kecil Narkoba jenis ganja. Kapolres Aceh Singkil AKBP M Ridwan SIk Kasat Narkoba
Bupati aceh tamiang H.Hamdan sati ST yang telah menyampaikan kata-kata sambutan pada acara sosialisasi launching pilkada terbuka untuk umum di kabupaten aceh tamiang.
Singkil - Satu keluarga di Kec. Pulau Banyak Aceh Singkil, mengaku karena panggilan dari hati sehingga mereka berpindah keyakinan untuk memeluk Agama Islam. "Kami merasa islam adalah agama yang baik, selama kami tinggal bersama di Pulau Banyak, kami rasakan lebih banyak yang baiknya, sehingga kami juga berkeyakinan
untuk pindah masuk agama islam," kata M Farhan Zega (19) didampingi Hardi Tokoh Pemuda Pulau Banyak, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (2/9/2016) sore. Lebih lanjut Hardi menjelaskan, satu keluarga itu di syahadatkan oleh Dai Perbatasan Ustad Rahmadi, di kediamannya di Dusun Mata Air Gampong Pulau Balai. M
Farhan Zega yang sebelumnya bernama Elisama Zega itu, bersama istrinya Catria Telumbanua (19) nama sebelum Islam Noibe Telumbanua bersama kedua anaknya itu, Yasman Zega (4) dan Ikhsan Zega (1,8) sekaligus sudah di khitankan malam itu usai di syahadatkan Kamis (1/8) sekira pukul.20.30 WIB. Mereka pendatang asal Pulau Nias dan sudah lama menetap di Aceh Singkil. Mereka juga sudah membuat pernyataan bahwa tidak ada paksaan dari pihak manapun untuk memeluk islam dan atas permintaan sendiri. Karena sudah lama tinggal di Pulau banyak itu, jadi mereka menilai islam agama yang lebih baik agama yang Rahmatan Lilalamin, dan mereka mengakui berbeda dengan agama lainnya. "Sebab keseharian hidup disini mereka merasa islam sangat baik sehingga berkeyakinan untuk pindah agama dan datang minta tolong kerumah saya," ucap Hardi.
PERWAKILAN NAD: Herliana Lubis, S.Pd KABIRO ACEH TAMIANG: Salimah Wartawan : Hadi Winata Lubis KABIRO ACEH TIMUR/LANGSA: Joket Boang Manalu Wartawan: Roby G Sinaga, Hamedi Peringadi BM KABIRO SUBULUSSALAM: Jamaluddin Saing Wartawan: Dodo, Keling KABIRO ACEH SINGKIL: Khairuman KABIRO TAKENGON: Hasmadi Ginting Wartawan: Iwan Syafri, Azwirman. J KABIRO GAYO LUES: Abdurrahman Chan KABIRO BIREUEN: Hendra S Wartawan: M.Nasir Husen, Jufri SPd KABIRO ACEH TENGGARA: Hamidan Wartawan: Husny Amrah SPd KABIRO BANDA ACEH: T.Khairol, ST Wartawan: Abdurrahman SH, Mukhtar ST Wartawan ACEH BESAR: Bahagia MP Wartawan Pidie Jaya: Aswadi SH. Wartawan Lhokseumawe/Aceh Utara: T Abdullah
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
4
Waduh!!! Pembuatan Peta Rawan Bencana Memakan Anggaran Ratusan Juta Liputan: Rudiansyah Sikumbang (Wartawan Bikas Tapsel/Sumut)
Plh Camat Barumun Tengah Serahkan Tropi Juara III Sidang Adat Kepada Tokoh Masyarakat Barumun Tengah Liputan : Ali Sakti Hsb (Kabiro Bikas Padanglawas/Sumut) Padang Lawas - PLH Camat Barumun Tangah Syamsuddin Rangkuti pada hari Senin 29/8 serahkan Tropi Juara III Lomba Sidang Adat Tkt.Kabupaten Padang Lawas kepada Tokoh Adat Kecamatan Barumun Tengah bertempat di Aula Kantor Camat Kecamatan Barumun Tengah. Menurut Syamsuddin Rangkuti beliau berharap kepada Tokoh Adat Barumun Tengah agar meningkatkan prestasinya kedepan dan juga berharap agar melestarikan budaya Adat Istiadat di Kecamatan Barumun Tengah, karena dengan demikian budaya adat dan yang kita warisi dari
para leluhur kita tidak akan hilang begitu saja. Untuk tahun ini kita hanya puas berada di tempat ke III tapi untu ditahun mendatang kita berharap agar bisa menjadi juara I,demikian Syamsuddin Rangkuti berharap. Adapun yang mewakili Barumun Tengah pada sidang adat tahun ini terdiri dari, Miseron Hasibuan,Rahman Syah Hasibuan, Mangombar Harahap,Baginda Alam Syah Hasibuan,Edy Alam Syah Hasibuan, Mara Imom Nasution,Baginda Siregar, Ogaon Siregar,dan Bisman Siregar.
Disdukcapil Tapsel Diminta Penuhi Target Mendagri Liputan: Mhd. Ribut (Kabiro Bikas Tapsel -Padangsidimpuan/Sumut) Tapsel - Ternyata di Kabupaten Tapanuli Selatan lebih dari 15 % penduduk wajib KTP belum terekam e-KTP sesuai dengan program nasional satu nomor induk kependuukan untuk setiap orang. "Saya harap sebelum 30 September 2016 itu sudah selesai," tegas Bupati Kabupaten Tapanuli Selatan Syahrul M.Pasaribu, dimana penekanan itu, diarahkan Syahrul khusus kepada dua pejabat saat dilantik yang ditempatkan di dinas Dukcapil Tapan-
uli Selatan, Senin, (29/8). Dikatakannya desakan itu mengingat surat edaran Mendagri nomor 471/1768/SJ, yang mana surat edaran Mendagri tersebut menyebutkan, paling lambat 30 September 2016 data kependudukan melalui perekaman e-KTP sudah harus selesai. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil mencatat, Tapanuli Selatan wajib KTP berjumlah 165 ribu penduduk, dan 85% diantara jumlah itu sudah mengan-
tongi e-KTP. Sisanya, penduduk yang berusia 17 tahun atau belum berumur 17 tahun tapi sudah menikah wajib memiliki KTP melalui perekaman secara elektronik. Untuk itu Syahrul meminta kepada Sekretaris dan Kabid baru dilantik agar melakukan jemput bola untuk memfasilitasi program itu agar masyarakat merasa terlayani dan mudah untuk mendapatkan kelengkapan administrasi kependudukan.
Antrian BBM Yang Tak Beraturan Timbulkan Kemacetan Liputan: Sahlan Wijaya Saragih (Wartawan Bikas Sumut) Batu Bara - ANTRIAN BBM pada masa sekarang ini bukanlah menjadi hal yang langka yang konon katanya negri kaya minyak,namun nyatanya selalu kesulitan dalam mendapat kan bahan bakar untuk kendaraan bermotor. Ditambah lagi tidak BERATURAN nya para pengantri yang masing masing mau lebih dahulu ,tanpa memikirkan kenderaan yang mau melintas di belakang nya.di mana petugas juga tak terlihat dalam mengatur kenderaan,hal ini seperti yang terjadi di pom bensin jalan lintas Satra desa tanjung sari Kecamatan sei suka kabupaten Batu Bara.hingga terjadilah kemacetan panjang. Seperti yang terjadi kamis 1 Sebtember kemarin,dengan seenaknya truk yang ikut antrian melintang di badan jalan tanpa memikirkan kenderaan yang mau melintas di belakang nya,seperti ysng terlihat pada photo awak media ini. Diharapkan hal ini dapat di
antisipasi oleh pihak terkait demi kelancaran berlalu lintas. Salah seorang sopir yang terjebak macet yang takmau disebut namanya mengatakan pada awak media ini,ya beginilah negri kita ini bag, kalau saya beli aja Solar ditempat mapia,biar lebih
mahal sedikit tapi nggak pakai ngantri.lantas awak media ini bertanya ,apa memang ada? Kalau memang ada di mana?ada deh... jawab sopir tsb,tanpa mau memberi tahukan. dalam hati awak media ini ,jika memang benar, berarti kelangkaan BBM Selama ini di sebabkan mafia juga.
kota padangsidimpuan ingin mengetahui seluruh area titik peta rawan bencana yang memakan anggaran ratusan juta tersebut. Ketua LSM Masyarakat Peduli Anti Korupsi MHD.RIDWAN LINGGA ingin menyampaikan kepada ketua DPRD kota padangsidimpuan selaku badan penga-
was kinerja pemerintah supaya memanggil kepala badan penanggulangan bencana daerah mengenai pembuatan album peta rawan bencana Tahun 2015 sampai memakan anggaran ratusan juta Saya ingin menyampaikan kepada kaban bahwa kita adalah mitra kerja dan penjelasan yang
di berikan sekretaris mengenai peta tersebut sangatlah kurang. padahal kita meminta jawaban tertulis dari surat klarifikasi bukan penjelasan. Saya sebagai masyarakat kota padangsidimpuan umumnya ingin mengetahui dimana pembuatan album peta tersebut di buat dan anggarannya begitu mahal.
Muspika Tanjung Morawa Tinjau Korban Banjir Liputan : Tumenggung (Wartawan Bikas Deli Serdang/Sumut) Tanjung Morawa - Hujan yang turun sangat deras disertai angin kencang sekitar pukul 00.30 pagi dini hari mengakibatkan ratusan rumah penduduk tiga Desa di Kecamatan Tanjung Morawa terendam banjir setinggi pinggang orang dewasa Jum'at,(2/9). Camat Tanjung Morawa H.Timur Tumanggor beserta unsur muspika Kapolsek Tanjung Morawa AKP Victor P.Siagian, Danramil 16/TM Mayor inf Robert Sinaga meninjau korban banjir sekaligus turut mengevakuasi warga dengan menggunakan perahu karet milik Basarnas Medan di perumahan taman sari dusun XII Desa Bangun Sari Baru. Ketika di konfirmasi wartawan di lokasi banjir Camat Tanjung Morawa H.Timur Tumanggor mengatakan banjir yang terjadi dan terparah yaitu di Desa Bangun Sari dan Desa Tanjung Morawa B persisnya di Jalan Karya Darma sekitarnya. Muspika telah berkoordinasi dengan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Drs.Zainal Abidin Hutagalung, Kapolres Deli Serdang AKBP Robert Da Costa dan
Tim Gabungan sedang mengevakuasi korban banjir menggunakan perahu karet di Perumahan Taman Sari Jum'at,(2/9)
Basarnas Medan untuk mambantu masyarakat korban banjir. Dapur umum telah didirikan di beberapa titik lokasi banjir, hal ini merupakan kerja sama Tim Gabungan dan masyarakat sekitar dalam kebersamaan dan kegotong-royongan. Camat Timur Tumanggor menambhakan berdasarkan
asil pantauan langsung di beberapa titik lokasi banjir tidak di temukan korban jiwa, kesemuanya ini berkat kesigapan Tim Gabungan yang bekerja secara professional. Kasi Operasi Basarnas Medan Agus mengatakan proses evakuasi warga korban banjir tidak mengalami kendala apap-
un karena kerja sama masyarakat dengan tim cukup baik. Pak Naga (55) warga korban banjir perumahan taman sari dusun XII Desa Bangun Sari Baru mengucapkan terima kasih atas kerja sama Tim Gabungan yang telah membantu dan menolong masyarakat korban banjir.
Bupati Asahan Salurkan Bantuan Alsintan Kepada Koptan Liputan: Syahrum Harahap (Wartawan Bikas Asahan/Sumut) Kisaran - Dalam kegiatan apresiasi pertanian terpadu atau pertasi kencana dan krida pertanian, Bupati Asahan, Drs H Taufan Gama Simatupang MAP bersama Wakil Bupati Asahan, H Surya BSc menyalurkan alat -alat pertanian (Alsintan) berupa 15 unit Alat Combine Harvester dan 3 becak
bermotor kepada kelompok tani (Koptan) Asahan. Bupati Asahan menjelaskan penyaluran bantuan yang dilakukan oleh pemerintah tersebut bertujuan untuk meningkatkan hasil produksi peratanian di Asahan serta mewujudkan program presiden untuk swasembada pangan. "Koptan
Asahan sudah banyak menerima bantuan alsitan di rumah Dinas Bupati setempat. Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Asahan, Oktoni Eryanto, Kamis, (1/9) menjelaskan kegiatan apresiasi pertanian terpadu atau pertasi kencana dan krida pertanian yang digelarke-
marin dirangkai dengan penyaluran bantuan. Sebelum kegiatan, ada sekitar 800 orang lebih masyarakat yang terdiri dari koptan, pelaku usaha, dinas terkait, KTNA, petugas pertanian dan lainya melakukan kegiatan jalan santai yang dilepas oleh Wakil Bupati Asahan.
Pemilihan Kepala Desa Di Desa Lestari Aek Belu Aman Dan Jurdil Liputan : Selamat Kutang (Wartawan Bikas Asahan /Sumut) Asahan - Pemilihan Kepala Desa Lestari Aek Belu Kecamatan Buntu Pane berjalan aman dan tertib yang pelaksanaannya tepat hari Rabu, 24 Agustus 2016. Dua orang Calon Kepala Desa yang bernama Baginda Sarifuddin Ritonga dan Kepala Desa yang bernama Mujiono. Setelah pemilihan beberapa jam kemudian sekitar jam 2 sore hari diadakan perhitugan suara secara jujur dan adil (jurdil), perolehan suara kedua kandidat
tersebut Calon Kepala Desa hampir berimbang. Calon nomor 1 Baginda Sarifuddin Ritonga memperoleh suara sebanyak 575 suara sementara Calon nomor 2 Kepala Desa yang lama Mujiono memperoleh suara sebanyak 389 suara. Dengan selisih perolehan suara calon nomor 1 dan calon nomor 2 yang dalam perhitungan suara yang sah berselisih 186 suara. Untuk itu, Panitia memutuskan kemenangan Pemilu jatuh ke
tangan Baginda Sarifuddin Ritonga berdasarkan perolehan suara calon Kepala Desa terpilih Baginda Sarifuddin Ritonga ketika dikonfirmasi wartawan Bidik Kasus tentang visi dan misi ke depan selama jabatannya berlangsung, ia bertekad akan menjadi pemimpin yang bermarwah, mengayomi dengan sangat menghargai usulan dan pendapat seluruh rakyat Desa Lestari Aek Belu tanpa membeda-bedakan suku, agama, ras dan keturunan.
Kepala Desa Lestari Aek Belu yang terpilih pada Pemilihan Kepala Desa tanggal 24 Agustus 2016 Baginda Sarifuddin Ritonga.
Pemkab Adakan Pendidikan Pelatihan Arsiparis Liputan : T Sitepu (Kabiro Bikas Pakpak Bharat/Sumut)
Polsek Panyabungan selatan Bentuk Tim Satgas Kelompok Peduli Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Liputan: Parwis Lubis (Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina - Dalam Rangka penanggulangan Kebakaran Hutan dan lahan, Kapolsek (Kepala Polisi Sektor) Kecamatan Panyabungan Selatan Kabupaten Mandailing Natal (Kab.Madina), yang di komandoi IPTU Kholid Hasibuan membentuk Tim Satgas Kelompok Peduli Penanggulangan Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla), Senin kemarin (29/08). Pembentukan kelompok Karhutla ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan yang ada diwilayah Hukum Polsek Kecamatan Panyabungan Selatan dan dan ini merupakan momentum seratus hari masa jabatan Kapolri yang baru dan seiring dengan adanya maklumat Kapolda Provinsi Sumatera Utara, Nomor :MAK/01/VIII/2016 dan arahan Kapolres Kab. Madi-
Padangsidimpuan - Badan penanggulangan bencana (BPBD) kota padangsidimpuan untuk pembuatan album peta rawan bencana memakan anggaran ratusan juta bahkan di setiap posko yang terdiri dari 4 titik tidak dilampirkan di mading peta tersebut. Pada dasarnya masyarakat
na AKBP Rudi Rifani. Kapolsek IPTU Kholid Hasibuan mengatakan kepada wartawan melalui selurer mengharapkan kepada masyarakat agar bersama -sama mengawasi agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan yang ada disekitar kita, karena jika terjadi kebakaran hutan dan lahan satelit sudah merekam dimana kebakaran hutan itu terjadi akan diketahui dan jika terjadi di kecamatan Panyabungan Selatan dan Kami di Polsek Panyabungan Selatan akan secepatnya dapat perintah maka ini adalah tanggup jawab kita semua" Paparnya. " Hari ini kita membentuk Tim Satgas penanggulangan Kebakaran hutan dan lahan,dalam hal ini lah keterlibatan semua pihak tentunya secara otomatis, keterlibatan dimaksud yaitu dari
masyarakat kita minta perwakilan dari desa begitu juga dari organisasi, selajutnya nanti kita akan lakukan Inventarisasi alatalat yang tersedia yang tersedia yang nantinya jika terjadi kebakaran,kelompok inilah dan alat inilah kita turunkan secara bersama-sama memadamkan titik api tersebut," Ujarnya. Lebih lanjut Kapolsek mengatakan; "Pembentukan kelompok dan tim ini akan kita agendakan disusun dan terorganisasi secara jelas, dalam hali ini kami dari polsek Panyabungan selatan akan berupanya bekerja keras dalam mengkordinir kegiatan ini, sebutnya. Pembentukan Tim Satgas Karhutla Dihadiri, Camat Panyabungan selatan, perwakilan Kepala Desa se- kecamatan Panyabungan Selatan, Lurah, BPD, tokoh pemuda dan koramil.
Pakpak Bharat - "Pendidikan dan pelatihan arsiparis merupakan cerminan dari keinginan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat untuk memiliki arsiparis Pemerintah dapat mengerti, memahami dan mampu mengimplementasikan aturan-aturan tertulis dalam Perundang-Undangan kearsipan, "demikian disampaikan Bupati, Remigo
Yolando Berutu,MBA dalam sambutannya dibacakan Plt. Sekretaris Daerah Mester Padang, S.Pd, MM dalam acara Pembukaan Diklat Teknis Arsiparis di Lingkungan Pemkab, Selasa (30/8) di Balai Diklat, Cikaok Kecamatan STTU Julu. kearsipan merupakan kebutuhan vital dalam organisasi pemerintah dan swasta menuntut sistem
pengarsipan tertata serta terkelola dengan baik," Dalam sambutan tersebut Bupati juga berharap agar para peserta dapat mengikuti diklat untuk sungguh-sungguh sehingga dapat menjadi arsiparis handal dan profesional bagi Kabupaten tersebut Sebelumnya, Ketua Panitia,Atur Sayang Berasa, SH melaporkan
Diklat diikuti 80 orang peserta terdiri dari Kasubbag Kepegawaian dan staf membidangi kepegawaian dengan narasumber dari Kantor Regional VI BKN Medan Kabid Pengembangan dan Supervisi Kepegawaian Westerling Siregar,SH. "Diklat dilaksanakan selama tiga hari dari tanggal 30 Agustus sampai 1 September 2016,"ber jalan baik.
Jumsadi Sangat Mengerti Program Aturan Pemerintah Dan Berpihak Terhadap Masyarakat Liputan : Ansary (Wartawan Bikas Siantar-Simalungun/Sumut) Siantar - PJ Walikota Siantar membuat program sesuai dengan aturan pemerintah, keberadaan Jumsadi di kota siantar sangat di harapkan oleh masyarakat nya.ketika di lihat dari ketegasan nya jumsadi ini mau mendengarkan keluhankeluhan atau masukan-masukan dari masyarakat,salah satu contoh seperti pembongkaran trotoar di jalan cipto dan pembongkaran warung-warung di jalan cokroaminoto semua selesai dengan baik demi untuk
kelancaran berlalu lintas, namun ketika di tanyakan terhadap oknum mantan PNS Kantor Walikota Siantar yang tak mau disebut namanya terkait tentang kinerja PJ Waliko Siantar dia mengatakan,Baru inilah satu-satunya orang yang berani melakukan pembongkaran di jalan cipto.Belum perna pejabat Walikota mampu untuk bekerja seperti jumsadi ,yang bisa membawa aspirasi masyarakat Kota Siantar dalam ingatan Saya selama tugas.
Lain lagi halnya yang dikatakan seorang Sekjen LSM Asosiasi Pewarta Pemberita Indonesia(API)Setelah PJ Walikota bertugas di Siantar,dia tetap menjalankan tugasnya dengan sebenarnya sesuai peraturan Pemerintah,apa lagi jumsadi yang telah lama bekerja sebagai PNS tentu dia sangat tau peraturan-peraturan, mulai dari bawah jabatannya sampai menjadi PJ Walikota Pematang Siantar cetus Sekjen LSM API ini.
WARTAWAN SUMUT: Ir Aizen Junaidi , Ir Feri Kamarudin, Chandra Elyus, Iwan AK Surbakti, Herwinsyah SPd, Tumiran Saragih, Turiman, Johan ST, Faisal, H Amansyah Ritonga, Rimbun Bangun, Lukman Hasibuan, Mona Simatupang, Khairuddin Sitorus Pane, Safrin Lubis, Budiman Silalahi, Novian Harhara, M Sihotang, Sudarno, Roy Ganda Tua Sihombing, Sahlan Wijaya Saragih, Minardo Sianipar, Herianto SPd, Rusman, Reston Sofian Falti Sirait, Ahmad, Harsono, T Hendri H Sihombing, M Zailani, Jumas Sihombing. KABIRO DELI SERDANG: Suprapto Wartawan: P Rudianto SE, Misran, Kiyai Harjo Tumenggung, Rusman, Rusia Andi, Sri Mulianingsih. KABIRO BINJAI: M. Nurli Wakabiro : Manaek Tua P. Simanjuntak Wartawan: Risky Amin. KABIRO LANGKAT: Paimin Marbun WAKABIRO: Salimuddin WARTAWAN : Kustiono, Herman Sinulaki, Sugimin SPd, Arihta Sinulingga, Muhidin. Wartawan LANGKAT HULU: Muslim, Rapii KABIRO TANAH KARO: Jamaludin Ginting Wartawan: Sadidi Huddli KABIRO TEBINGTINGGI: Jumi’in SH KABIRO SERGEI : M Kamaruddin Wartawan: Ramses Damanik, Bambang Dewanto, Herman, Sugiat KABIRO P. SIANTAR - SIMALUNGUN : M. Irvan Kurniawan,SH Wartawan: Ansari Nst, KOORDINATOR : M. Said Nasution SUB BIRO PERDAGANGAN : Abdul Karim Sitorus Wartawan : Indra Siregar, Andan Ginting, Parukilan Tamba SUB BIRO SIMALUNGUN ATAS : Ramadhan M. Tambunan KABIRO TOBASA: .... Wartawan: Mansur Pardede,Drs Tumpal R Sihombing KABIRO TAPANULI UTARA: Ramses Siregar KABIRO HUMBAHAS: R Simanjuntak KABIRO SAMOSIR: Masdin Napitupulu Wartawan : Sarmen Gultom, Togar M Napitu. KABIRO TAPSEL/PADANG SIDIMPUAN: M Ribut Wartawan : Rasid Nasution, Rudiansyah Sikumbang KABIRO MADINA: Parwis Lubis SH KABIRO PADANG LAWAS UTARA: Pirgong Harahap Wartawan: Nadirhon Parapat KABIRO PADANG LAWAS: Ali Sakti Hasibuan . KABIRO DAIRI/PAKPAK BHARAT: Tuah Sitepu Wartawan: Mangara Tua Situmorang, Junid Lingga. KABIRO ASAHAN: Poniman SH Wakabiro: Nur Karim Koordinator: Harry Koko Armando Wartawan: E. Panjaitan, Syahrum Harahap, Selamat Kutang, Selamat. KABIRO SIBOLGA/TAPTENG: Rita Siagian Wartawan: Ferdinand Pakpahan, M. Nazarsyah Tanjung, S.Sos, Lenni Siagian , Martinus Tafona'o KABIRO BATUBARA:Aminuddin Siregar Sub. Biro Tinjauan / Simalungun: Dirham S.Pd KABIRO TG BALAI: Imbang Tua Siregar WAKABIRO: M Farizpelupessy Wartawan: Sukirman , DTM Zulkifli ST KABIRO LABURA: Eko S Rino Wakabiro : Muliadi Siregar Wartawan: S Saidin, Soritua Harahap, Amsaruddin Tanjung, Elisten Pangaribuan, Azhar Nst, Syafrijal Aris, Suwandi, Ismail Perangin-angin, Rudi, Nofati Zebua, Khadijah . KABIRO LABUHANBATU: .... Wartawan: Awaluddin Sinaga, Jonter Mangadang Sinaga, Parluhutan Marpaung , Sulaiman Subbiro L. Batu Pantai: Aminullah Harahap Wartawan: Fahruji, Kota Dingin. KABIRO LABUHANBATU SELATAN: Ali Imron Hsb. Korlip: Anuar Hasibuan Wartawan: Supardi, Hasraruddin Nur Daulay. KABIRO NIAS SELATAN: .... Wartawan: .... KABIRO NIAS: Umar B. Zebua Wartawan: Rorogo Waruwu KABIRO KOTA GUNUNGSITOLI: Syahrul Zebua Wartawan: Berkat Selamat Telaumbanua KABIRO NIAS UTARA: .... Wartawan : Immanuel Simanjuntak.
Sumatera Utara
5
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
Perlu Perhatian Pemerintah Jalan Marelan Raya Bagaikan Danau
Diduga Akibat Tak Betah Ngantor Kasek SDN 013840 Sei Alim Hasak Kec. Sei Dadap " Sujiono. A.ma. Pd" Kabur Dari Sekolah Liputan: Poniman, SH (Kabiro Bikas Asahan/Sumut)
Genangan air menutupi ruas jalan Marelan Raya Pasar Tiga depan SPBU, Medan Marelan, disebabkan curah hujan dan tidak pernah kering. Diminta intansi terkait segera mencari solusi untuk mengatasi dampak tergenangnya ruas jalan di kawasan Marelan sekitarnya. foto Bikas/B Lubis
Jalan Ke SMKN 1, SMPN 1 Setia Janji Dan SMP Bina Bakti Urung Pane Memprihatinkan Liputan : Selamat Kutang (Wartawan Bikas Asahan /Sumut) Asahan - Jalan menuju SMK Negeri 1, SMP Negeri 1 Setia Janji dan SMP Bina Bakti Urung Pane Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan kondisinya sangat memprihatinkan dan berlubang-lubang. Sangat membahayakan pengguna jalan sampai saat ini Rabu, 01 September 2016 belum ada tanda-tanda untuk diperbaiki oleh PEMKAB ASAHAN. Sarana jalan yang berlubang-lubang dan seperti kubangan kuban sepanjang 700 meter tersebut sangat dibutuhkan ribuan siswa/i dan guru serta masyarakat Desa XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Jalan yang menuju SMK Negeri 1, SMP Negeri 1 Setia Janji dan SMP Bina Bakti Urung Pane keadaannya sangat memprihatinkan.
Hampir Rp 1 Miliar Diduga Kelola Oknum Camat Lawe Sumur Di Kumpulkan 18 Desa Liputan : Hamidan (Kabiro Bikas Aceh Tenggara/Aceh) Kutacane-Oknum camat lawe sumur Alimsyah Spd dituding kerap sekali menimbulkan resah kepada oknum kepala desa dan perangkat desa yang ada di ke-
camatan lawe sumur aceh tenggara,Selain oknum dari kecamatan kerap memberi ide yang intinya masalah uang dengan dalih program-program
yang telah di rencanakan tindakan sang camat juga tidak masuk akal sehingga mengakibatkan program desa yang seyokXX BERSAMBUNG KE HAL 15
Tim investigasi terlihat sangat kecewa berulangkali datang kasek sujiono tidak berada di kantor, dan terlihat plank sekolah sudah rapuh dan koyak, sepertinya kasek tidak peduli dengan plank sekolah. foto bikas/Poniman, SH.
Asahan - Secara Etimologi Kepala Sekolah (Kasek) adalah guru yang memimpin sekolah. yang berarti secara terminology kepala sekolah dapat diartikan sebagai tenaga fungsional guru yang diberikan tugas tambahan untuk memimpin suatu sekolah di mana diselenggarakan proses belajar mengajar atau tempat di mana terjadi interaksi antara guru yang memberi pelajaran dan murid yang menerima pelajaran, bukan untuk sering meninggalkan sekolah dan Kan-
tor, dan Kasek harus betah di kantor namun bila tidak betah dikantor lebih baik letakkan jabatannya sebagai kasek atau mengundurkan diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), karena kasek adalah untuk mengurusi sekolah yang dipimpinnya bukan mengurusi diluar sekolah. Pada saat awak Koran ini menjalankan tugasnya sebagai social control dan mendatangi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 013840 Sei Alim Hasak, Kec. Sei
XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Lima Parnas Pengusung Kandidat Dulmusrid Mulai Retak Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) Singkil - Koalisi lima Partai Nasional (Parnas) yang sebelumnya sudah menyatakan diri siap mengusung pasangan Dulmusrid-Sazali untuk maju sebagai Kandidat Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Aceh Singkil pada Pulkada 2017 mendatang terlihat mulai retak. Kelima partai itu adalah Demokrat, PAN,PKB,PDIP,dan Hanura pada awalnya sudah menyepakati akan berkoalisi pada pilkada mendatang, namun akhirnya ditengah jalan Partai Demokrat dan Hanura menarik diri dari koalisi tersebut. Anggota DPRK Aceh Singkil dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Frida Siska Sihombing mengatakan bagi PKB kejadian itu merupakan hal yang biasa dalam dinamika politik. "Bagi PKB biasa-biasa saja, politik itu dinamis bisa berubah kapan saja, kita tidak tau secara pasti bagaimana kesepakatan antara demokrat dengan pak Dul Mursyid sebelumnya," kata Frida Siska kepada wartawan, kamis (01/09/2016) Ia juga mempertegas bahwa sejauh ini Dewan Pimpinan Cabang(DPC) PKB masih konsisten utuk mengusung pasangan Du-
musrid dan Sazali, kendatipun ada dua Partai Nasional yang telah menyatakan menarik dukungan. "Yang jelas bagi kami biasa-biasa saja dan kami tidak merasa tersakiti, PKB tetap konsisten usung pasangan Dul Mursyid dan Sazali pada Pilkada 2017 mendatang," ucap ketua DPC PKB Aceh Singkil itu. Di sisi lain secara terpisah, Ketua DPC Partai Amanat Nasional (PAN) Yuli Hardin mengatakan bahwa hengkangnya Demokrat dan Hanura dari koalisi pendukung Dulmusrid dan Sazali bukan suatu masalah bagi partai berlambang matahari itu. Menurut Wakil Ketua DPRK Aceh Singkil itu setiap partai memiliki pandangan tersendiri dan memiliki hak masing-masing untuk mengusung siapapun. "Hengkangnya dua partai itu, buat kami tidak masalah, setiap partai mempunyai pandangan-pandangan tersendiri dan mempunyai hak masing-masing, siapa yang akan diusung. Perlu kita ketahui Demokrat dan Hanura belum menyatakan sikap secara resmi membelot. Kita berdoa saja semoga mereka tetap konsisten" pungkas Yulihardin.
Surat pernyataan Lima partai pengusung yang menyatakan mendukung Dulmusrid pada masa Deklarasi yang lalu 14 Agustus 2016 yang lalu.foto Bikas/Khairuman
Kades Tebing Tinggi Tanjung Beringin Diduga Tidak Transparan Pengelolaan Dana Desa Liputan : M.Kamaruddin (Kabiro Bikas Sergai / Sumut) Serdang Bedagai- Kucuran dana APBN dari pemerintah pusat digunakan sebagai program Dana Desa (DD) untuk setiap desa namun sayangnya tidak semua desa melaksanakan program dengan aturan yang telah ditetapkan,terjadi didesa
Tebing Tinggi Tanjung Beringin Kabupaten Serdang Bedagai yang mendapat kucuran ratusan juta,kepala desa diduga telah menyalah gunakan wewenangnya dalam pelaksanaan kegiatan pengelolaan dana desa tersebut.
Dugaan ini dipaparkan oleh salah satu BPD yang namanya enggan dimuat dimedia,saat dijumpai wartawan senin (22/8) pukul 17.10 wib,beliau menjelaskan" pemerintah desa tidak melaksanakan program dengan transparan karena dalam
pengelolaan dana desa,seharusnya oknum Kades berinisial (M.N) membentuk Pelaksanaan kegiatan desa (PKD),tetapi dalam pelaksanaannya oknum kades _red hanya membentuk satu PKD XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Merah Sakti : Bohong Ada Anggota DPR RI Bawa Uang Ratusan Miliar Di Saat Pelantikan Kepala Mukim Se Kota Subulussalam Liputan : Jamaluddin Saing (Kabiro Bikas Subulussalam/Aceh) Subulussalam- Pelantikan kepala mukim pemko subulussalam walikota subulussalam Merah Sakti SH."Mukim harus megikuti dimana bumidipijak disitu langit di junjung.artinya apa kepala mukim harus megutamakan adat istiadat kita karna istiadat kita subulussalam dan singkil ini sudah hampir terkikis karena kita terpegaruh ada luar.kepala mukim harus bekerjasama MEJELIS ADAT ACEH ( M A ) nama kepala mukim yang di lantik kepala Mukim KUMBIH.( H ASMAILASO SE. kepala Mukim
BINAGA (ABDUL RAHMAN. kepala mukim KUALA KEPENG.( RAJA USMAN KOMBIH).Kepala mukim BATU BATU.( HARISMAN SAMBO ) Kepala mukim LUNGKIB (LABAI BAKO) Subulussalam ada isu kata Merah Sakti mengatakan ada oknum anggota DPR RI berasal daerah pemilihan Aceh mengaku membawa uang ratusan miliar rupiah ke Kota Subulussalam. "Bohong pernyataan anggota DPR RI bawa uang ke SubulusXX BERSAMBUNG KE HAL 15
Dugaan Bangunan Gagal Pada Pekerjaan Perkerasaan Jalan Air Salak Menuju Sibargot Desa Sukarame Pagu Rp. 2.991.800.000 Sumber Dana BKPPSU TA 2015 Liputan : Syafrizal Aris, AMd (Wartawan Bikas Labura / Sumut ) Aek Kanopan - Miris benar melihat beberapa hasil pekerjaan dari pihak Rekanan Penyedia Barang dan Jasa Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Labuhanbatu Utara. Kondisi yang amat mengenaskan serta miris terlihat oleh kru BIDIK KASUS beberapa waktu yang lalu Rabu(17/8) tampak pada Paket Pekerjaan Perkerasan Jalan Air Salak menuju Sibargot Desa Sukarame Kec. Kualauh Hulu bersumber dana Anggaran BKPPSU Ta. 2015 dengan Pagu Anggaran Rp. 2.991.800.000,-( Dua Milyar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Satu Juta Delapan Ratus Ribu Rupiah) terlihat mulai rusak
padahal bangunan jembatannya baru terhitung seumur jagung , baru beberapa bulan saja habis masa jaminan pemeliharaannya. Selaku pelaksana kegiatan tersebut PT. SWAKARSA TUNGGAL MANDIRI beralamat Jln. Klambir V / Gg. Sekata Lk. I No.4 Medan Helvetia selaku Pelaksana Kegiatan dan Pemenang Lelang Pekerjaan dengan nomor kode lelang 390604 bersumber dana BKPPSU Ta. 2015. Diminta pendapat Eko masyarakat yang sering melintas di lokasi pekerjaan bahwa jembatan tersebut begitu membahayakan serta terlihat miring. XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Jembatan Proyek Dinas PU Kab. Labuhanbatu Utara Desa. Sukarame Kec. Kualuh Hulu Kab. Labuhanbatu Utara yang tampak miring walau baru beberapa bulan saja habis masa Jaminan Pemeliharaannya.
Aktifis Mahasiswa, LSM Dan Masyarakat Berunjuk Rasa Di Depan Gedung DPRD Labusel
MTQ Pelajar Tingkat SD Se Kecamatan Batang Serangan Tahun 2016 Di Ketuai Junaidi Eliandi, SPd Liputan : Salimuddin (Wakabiro Bikas Langkat/Sumut) Langkat - Untuk meningkatkan niat baca Al-Qur'an dari anak didik, sedini mungkin para pendidik khususnya guru-guru di tingkat Sekolah Dasar mengadakan MTQ pelajar tingkat SD se-Kecamatan Batang Serangan, yang diikuti 20 Sekolah Dasar. Bertempat dikantor KUPT P&P Kec. Batang Seranganpada Senin 29 Agustus 2016. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh KUPT P&P Helfian Darma, SPd dan Junaidi Eliandi, SPd dan dimulai jam 09.00 s/d 13.00 WIB. Acara ini berjalan dengan khidmat, tenang dan lancer. Sebagai ketua pelaksana Junaidi Eliandi, SPd , Sekretaris Marwanto, SPd , Pembina KUPT P&P Helfian Darma, SPd. Saat dikonfirmasi oleh tim Bikas, Junaidi Eliandi mengatakan, "Maksud dan tujuan menindak lanjuti MTQ tingkat Kabupaten menumbuh kembangkan kecintaan terhadap Al-Qur'an, dan mencari bibit-bibit yang potensial"
Juara MTQ pelajar tingkat sd se-Kecamatan Batang Serangan tingkat putra: Juara I M. Rizki - SD 056627 (Kwala Sawit), Kepala Sekolah H. Supardi, SPd. Juara II Dwin Indra Candra - SD 058112 Pujidadi, Kepala Sekolah Junaidi Eliandi, SPd. Juara III Rahmad Ferdiansyah - SD 050694 Batang Serangan, Kepala Sekolah Nur Amalia, SPd. Juara Harapan I Erwin Fitriansyah - SD 056018 Kp. Bamban, Kepala Sekolah Eriyati, SPd. Juara Harapan II Diki Hermansyah SD 058355 Aman Damai, Kepala Sekolah JH. Shiombing. Juara Harapan III Agung Tri Laksono - SD 056626 Kw Kerapoh, Kepala Sekolah Poniman, SPd. Juara MTQ pelajar tingkat sd se-Kecamatan Batang Serangan tingkat putri: Juara I Farah Anindia - SD 056627 Kwala Sawit, Kepala Sekolah H. Supriadi, SPd. Juara II Nurul Aulia Safiqah - SD 050692 Batang Serangan, Kepala XX BERSAMBUNG KE HAL 15
BUPATI NIAS SANTUNI PENDERITA DISABILITAS Liputan : Umar Zebua (Kabiro Bikas Nias/Sumut)
Kordinator aksi Azhari Harahap dalam orasinya mengatakan, selain tidak memiliki Land Aplication(LA) PT. ABM juga kerap membuang limbah ke badan air hingga ke sungai Barumun Bom Teluk Panji, sehingga, masyarakat sekitar khususnya pencari ikan terkena dampak pencemaran itu. " diminta kepada DPRD agar memanggil pihak Managemen PT. ABM, dan membawa masalah pencemaran ini sampai ke ranah hukum," katanya.
Nias - Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM menyerahkan bantuan berupa kursi roda kepada penderita disabilitas. Selain itu, Bupati Nias juga menyerahkan bantuan kepada fakir miskin di Kabupaten Nias. Bantuan tersebut diserahkan pada penutupan pameran pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Nias dalamrangka memperingati Hut Kemerdekaan Republik Indonesia ke-71 di lapangan beringin Hiliweto, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Jum'at (26/8). Sebelum pemberian bantuan, Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli, MM mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung penyelenggaraan pameran pembangunan Kabupaten Nias. Ucapan terima kasih juga dilontarkan kepada Kepala Dinas, Badan dan para Camat, serta pimpinan BUMN dan BUMD serta kepada seluruh pengisi acara yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan pameran pembangunan yang digelar Pemkab Nias. Tidak lupa Bupati Nias memberitahu, pame-
XX BERSAMBUNG KE HAL 15
XX BERSAMBUNG KE HAL 15
Liputan : Ali Imron Hasibuan ( Kabiro Bikas Labusel /Sumut) Labusel - Sekelompok masyarakat yang tergabung dalam Aktifis Mahasiswa dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kabupaten Labuhanbatu Selatan berunjuk rasa di depan gedung Kantor DPRD Labusel di Jalinsum Kampung Bedagai Kotapinang ,Selasa(30/8). Para pengunjuk rasa mendesak agar DPRD Labusel menindak lanjuti rekomendasi yang di layangkan ke Kementerian Lingkungan Hidup atas dugaan pencemaran limbah yang dilakukan PMKS PT Abdi Budi Mulia(ABM).
Para Peserta MTQ tingkat SD se-Kecamatan Batang Serangan di KUPT P&P Batang Serangan". foto Bikas Salimuddin
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
6
Polres Kampar Kerahkan Personil Dan Peralatan Atasi Karlahut Liputan: Saidina Umar (Kabiro Bikas Kampar/Riau)
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Memberikan Arahan Pada Rapat Koordinasi di Kantor Pelindo 1 Tanjung Balai Karimun.
Pelindo 1 Karimun Siap Mendukung Tawaran Dari Gubernur Kepri Liputan: Sunar (Kabiro Bikas Karimun/Kepri) Karimun - General Manager (GM) PT. Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun, Kabupaten Karimun, Syahri Ramadhana menggelar rapat koordinasi bersama Gubernur Provinsi Kepri, Nurdin Basirun belum lama ini. Rapat berlangsung di ruang rapat Kantor PT Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun ini, juga dihadiri beberapa Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Karimun terkait. Adapun pembahasan didalam rapat hingga malam hari ini, membahas tentang percepatan dan pengembangan pelabuhan di Tanjung Balai Karimun, yang rencananya berlokasi di Tanjung Penegak Kelurahan Tebing, Kecamatan Tebing. Gubernur Kepri mengatakan, kondisi pelabuhan dalam negeri dan luar negeri Tanjung Balai Karimun untuk menampung penumpang apalagi datangnya hari besar serta hari libur, sudah tidak mampu lagi. "Kita mau menuju poros maritim dunia. Kenapa pelabuhan di Karimun begini terus. Jadi sudah sepantas dan selayaknya di Karimun dibangun pelabuhan berstandar internasional," ungkapnya Nurdin saat ditemui wartawan usai rapat. Menurut Nurdin, lokasi yang ditetapkan untuk pembangunan pelabuhan berstandar interna-
sional tersebut sudah layak. Untuk itu, Pelindo 1 Karimun harus bersemangat diserahkan pembangunannya. "Pemerintah memberi dukungan kepada Pelindo 1 Karimun. Dukungan dimaksud seperti pembangunan jalannya dan dukungandukungan lainnya," tuturnya. Lanjutnya, percepatan dan pengembangan pelabuhan tidak hanya di Kabupaten Karimun saja. Tapi seluruh Kabupaten dan Kota di Provinsi Kepri, pelabuhan penumpang maupun pelabuhan bongkar muat kapal barang harus berdaya saing. "Indonesia menjadi poros maritim dunia. Di Provinsi Kepri memiliki visi keunggulan dibidang maritim. Apalagi Presiden RI ingin menjadikan laut Selat Melaka sebagai pelabuhan laut kelas dunia di Provinsi Kepri," ungkap Nurdin. Sementara itu, GM PT. Pelindo I Cabang Tanjung Balai Karimun mengatakan siap mendukung tawaran dari Gubernur Kepri tersebut. "Pelindo 1 siap untuk membangunnya. Tim sudah dibantuk oleh Gubernur Kepri. Tinggal lagi bicara teknisnya. Rencananya diakhir bulan ini atau awal bulan nanti, ada pertemuan lagi antara Bupati Karimun dengan Dikreksi Pelindo 1 Karimun. Pada prinsipnya Pelindo 1 Karimun siap mendukung," pungkasnya.
Bangkinang - Beberapa hari terakhir di wilayah Provinsi Riau kembali marak titik api di sejumlah wilayah karena cuaca ekstrim dan belum turunnya hujan yang memadai di wilayah ini, Senin 29 Agustus 2016 Untuk mengantisipasi timbulnya titik api dan meluasnya kebakaran lahan, Polres Kampar beserta Polsek Jajarannya turun kesemua lokasi hot spot yang ada untuk pemadaman dan melakukan penyelidikan terhadap para pelaku yang harus bertanggungjawab dalam hal ini. Berdasarkan pantauaan dilapangan terlihat anggota Polres Kampar dan Polsek Jajaran berjibaku memadamkan kebakaran lahan dengan menurunkan semua sarana prasarana yang ada, termasuk mobil AWC yang berfungsi sebagai peralatan khusus Dalmas juga digunakan untuk memadamkan api di sejumlah tempat. Bahkan pada minggu ini boleh dibilang personil Polres Kampar tidak menikmati libur akhir pekannya, karena diperintahkan Pimpinan Kesatuannya untuk membantu pemadaman Karlahut di sejumlah lokasi. Upaya pencegahan yang di-
lakukan pihak Kepolisian juga sudah sangat gencar hingga ke pelosok daerah, antara lain dengan mendatangi pemukiman warga dengan metode door to door, menyampaikan maklumat, membuat spanduk, baliho, membuat ratusan kanal bloking dan embung serta merangkul masyarakat hingga terbentuknya komunitas-komunitas yang peduli masalah Karlahut. Lalu salahkah aparat penegak hukum dari Kepolisian ini kalau masih terjadi Karlahut, hendaknya kita semua sadar dan peduli terhadap masalah ini. Kepolisian itu mempunyai tugas pokok sebagai penegak hukum, terkait dengan peristiwa Karlahut yang terjadi bahwa aparat Kepolisian akan berusaha melakukan pengungkapan terhadap pihak-pihak yang harus bertanggung jawab. Tapi masalahnya tidak sesederhana itu, aparat Kepolisian harus bertindak sesuai koridor hukum yang berlaku sehingga tidak bisa asal tangkap, unsur pidanya serta alat bukti haruslah cukup, tidak ada aparat yang berani bermain dalam penanganan kasus karlahut karena sangat diatensi Pimpinan Polri mau-
DPRD Sahkan RPJMD Asahan 2016-2021 Liputan: Syahrum Harahap (Wartawan Bikas Asahan/Sumut) Kisaran - Melalui sidang paripurna, DPRD Kab. Asahan mensahkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Asahan tahun 216 hingga 2021, Jumat, (12/ 8), di gedung DPRD Asahan. Dengan disetujuinya RPJMD Asahan, Bupati Asahan, mengucapkan ribuan terimakasih
kepada pimpinan DPRD dan Pansus atas tanggapan dan saran terhadap RPJMD Asahan sehingga kini telah disetujui. "Mari kita wujudkan RPJMD ini, karena RPJMD ini merupakan kebutuhan masyarakat Asahan. Dan RPJMD menjadi ajuan pembangunan kedepan," ucap Bupati. Wakil Bupati
menyebutkan dalam RPJMD ada sejumlah program prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan. Diantaranya bidang infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, Pertanian. Terkait dengan bidang infrastruktur, Asahan menerapkan pola 12 dan 13 untuk Kecamatan di Asahan.
Terhitung Oktober 2016, Status Pengelolaan Terminal Aur Kuning Bukittinggi, Kembali Ke Pemerintah Pusat Liputan : Mardi W (Wartawan Bikas Bukittinggi/ Sumbar) Bukittinggi-Terhitung mulai Bulan Oktobet status pengelolaan Terminal Simpang Aur Bukittinggi resmi dikelola Oleh Pemerintah Pusat, penyerahan dilakukan melaluai Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi Kota Bukittinggi (Dishubkominfo) ke kementrian Perhububungan Dan Informasi. penyerahan langsung ditandatangani langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittingi Yuen Karnova pada Selasa 23 AGustus 2016 di Kementerian Perhubungan. Kadishubkominfo Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudra, Jumat
(26/8/16) mengatakan, Peralihan pengelolaan itu sesusai dengan UU No 23 tentang Pemerintahan Daerah (Konghuren) yakni ada beberapa urusan yang diserahkan kembali ke tingkat pusat oleh daerah. Salah satunya di sektor Dishub adalah penyerahan JTO dan Terminal Tipe A kembali ke pusat, dan penyerahanya langsung ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittingi Yuen Karnova pada Selasa 23 AGustus 2016 di Kementerian Perhubungan. " Dengan diserahkanya Pengelolaan Terminal Aur Kuning ke
Pemerintah Pusat, nantinya beberapa pegawai Dishub Kota Bukittinggi, juga akan beralih statusnya menjadi pegawai Pemerintah Pusat," Ungkap Ibentaro Ibentaro juga menambahkan, penyerahan pengelolaan Terminal ini, tidak hanya Kota Bukittinggi saja, ada 5 di Sumbar yakni Kota Padang, Kota Solok, Kota Pariaman dan Kabupaten Sijunjung. Sementara uji cobanya akan dilaksanakan oIeh Pemerintah Pusat pada awal oktober 2016 dan efektif peralihannya pada 1 Januari 2017 mendatang, kata Ibentaro.
Tim Penilai Kecamatan Terbaik Provinsi Sumut Kunjungi Kecamatan Sei Kepayang Liputan: Poniman, SH (Kabiro Bikas Asahan/Sumut) Kisaran - Tim penilian Kecamatan Terbaik tingkat Prov Sumut mengujungi Kec. Sei Kepayang Kab. Asahan untuk melakukan penilaian tahap penyisihan, Kamis, (1/9). Wakil Bupati Asahan, H Surya Bsc menyatakan keberadaan Camat sangat mendukung atas pembangunan di daerah mas-
ing-masing. Maka itu Camat diminta untuk dapat merangsang masyarakat semakin bergairah untuk mensukseskan rencana pembangunan. Diharapkan penilian Kecamatan terbaik tidak hanya sebagai serimonial belaka, namun Kecamatan terbaik harus sesuai dengan kenyataannya mem-
berikan pelayanan kepada masyarakat secara baik. Ketua Tim Penilian Pemprovsu, Drs Aswin Lubis menegaskan bahwa kegiatan penilian Kecamatan terbaik tingkat Prov Sumut berpedoman kepada Kepmendagri nomor 72 Tahun 1998 tentang pedoman penilian Camat terbaik.
diminta untuk turut memantau dan melaporkan terhadap pihakpihak yang masih mencoba melakukan pembakaran lahan, yang bisa merugikan orang lain, seperti pengaruh penyakit pernapasan Atau sering disebut ISPA, dan lain lain, katanya. Dan Semoga Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk agar seluruh aparat terkait dapat bekerja dengan baik dalam tugas pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa dan negara, Pungkasnya.
Polres Kampar Ringkus 2 Pelaku Curas Terhadap Sopir Travel Liputan: Saidina Umar ( Kabiro Bikas Kampar/Riau )
MENINGGALKAN RUMAH Nama: JAMAREN.Damanik. Alamat: Balam Sempurna Km31.Kab.ROHIL. Rt/Rw 001/001. Suami Dari: HERMINA.Br.Manullang. Telah meninggalkan Rumah Sejak Tahun 2007 Sampai saat Sekarang ini ( juli 2016 ) Bahwasanya JAMAREN. Damanik ini TIDAK DI KETAHUI Keberadaan nya Dimana Oleh para Anggota KELUARGANYA.Demikianlah Ungkapan HERMINA.Br.Simanullang Beserta dengan Anak2nya saat di Komfirmasi awak KORAN ini. Dan Berita Pemberi tahuan Ini juga telah Kami Terbitkan tiga Bulan Yang Lalu.( April 2016 edisi minggu Ke2 ).Dan Edisi 29 juli -7 agustus 2016.
pun menjadi perhatian masyarakat luas. Untuk itu marilah kita support kerja semua pihak terkait dalam penanganan Karlahut ini, baik satgas penanganan maupun satgas tindak, serta komponen masyarakat yang turut membantu menangani masalah ini. Pada kesempatan ini Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK kembali mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan,masyarakat juga
Kampar - Jajaran Sat Reskrim Polres Kampar bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Kampar berhasil mengungkap kasus Curas (Pencurian dengan kekerasan) yang terjadi di Jalan Lintas Pekanbaru - Bangkinang wilayah Desa Pulau Tinggi Kecamatan Kampar pada Rabu malam (31/8), Petugas gabungan dari Sat Reskrim Polres Kampar dan Unit Reskrim Polsek Kampar
ini berhasil meringkus 2 orang tersangka pelaku di wilayah Kota Pekanbaru. Kedua tersangka yang diamankan pihak Kepolisian ini Berinisial RD (LK 25 TH) warga Aek Kanopan Sumatera Utara dan NR alias IZ (LK 38 TH) warga Rantau Bertuah Kabupaten Siak. Kejadian ini berawal pada hari Rabu (31/8) sekira pukul 19.00 wib, sewaktu korban Ade Erlangga (LK 41 TH) se-
orang sopir travel tengah membawa dua orang penumpang dari Pekanbaru menuju Pasaman Sumbar. Sesampai di Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, salahsatu penumpang yang duduk disebelah kiri korban meminta berhenti untuk buang air kecil, dan setelah berhenti tiba-tiba korban dipukul dari arah belakang oleh penumpang yang duduk di belakang korban menggunakan benda keras, dan penumpang yang duduk disebelah kiri Pelapor juga ikut memukul korban dengan menggunakan tangannya. Korban kemudian berteriak meminta tolong, lalu penumpang yang dibelakang berkata "Diam kau, Jangan Bergerak atau saya tembak". Korban kemudian keluar dari mobil dengan membawa kunci kontak mobil dan berlari ke arah seberang jalan sambil berteriak meminta tolong, sedangkan kedua pelaku lari ke arah hutan. Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka pada kepala bagian belakang dan kemudian dibawa oleh masyarakat ke Puskesmas Kampar dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Kampar, Terangnya. Setelah menerima laporan
tersebut, Polsek Kampar langsung berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Polres Kampar dan langsung melakukan penyelidikan terhadap pelaku. Kerja keras Tim Opsnal dari Sat Reskrim Polres Kampar dan Unit Reskrim Polsek Kampar ini akhirnya membuahkan hasil, kedua tersangka berhasil diringkus di tempat kosnya yang berlokasi di Jalan Kaswari Gang Kaswari 3 Pekanbaru. Bersama kedua tersangka ini juga diamankan sejumlah barang bukti diantaranya 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolfer beserta 12 butir peluru dan sebilah pisau serta beberapa barang bukti lainnya terkait kasus ini. Menurut Keterangan Kapolres Kampar AKBP Edy Sumardi Priadinata SiK melalui Kasat Reskrim AKP Bambang Dewanto SH didampingi Kapolsek Kampar AKP Hendri Suparto saat dikonfirmasi membenarkan kejadian ini, disampaikan Kasat bahwa para tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Kampar untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, saat ini masih dilakukan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain dalam kasus ini, Katanya.
Bupati Karimun, Aunur Rafiq Diwawancara Wartawan Liputan: Sunar (Kabiro Bikas Karimun/Kepri) Karimun - Dirjen PP dan PL Menkes RI, dr. H. M. Subuh mengatakan dunia saat ini dihadapkan kepada ancaman darurat kesehatan masyarakat, akibat penularan penyakit menular lintas negara bahkan lintas benua. Untuk kewaspadaan nasional lanjutnya, Indonesia telah mengembangkan kemampuan kesiapsiagaan dan kewaspadaan terhadap ancaman internasional tersebut dengan mengunakan Internasional Health Regulation (IHR)2015 sebagai kerangka nasional. Disahkanya IHR 2015 sambungnya lagi, berdasarkan fakta bahwa kejadian kedaruratan kesehatan masyarakat (KkM) tidak mengenal batas negara. Artinya kejadian kedaruratan disuatu negara menjadi ancaman bagi negara lainnya. Untuk memperkuat kerangka tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri menggelar workshop rencana kontijensi penanggu-
langan KKM yang diikuti 50 orang peserta dari lintas sektor dan SKPD terkait di meeting room lantai 1 Hotel Aston Karimun belum lama ini. Workshop berlangsung satu hari ini menghadirkan tiga orang
narasumber dari Kementerian Kesehatan RI ditambah satu orang dari Dinkes Karimun. "Workshop ini dalam rangka mengantisipasi, kesiapsiagaan, deteksi dini dan respon cepat masuknya penyakit menular
yang sifatnya internasional," terang Kabid Penanggulangan Penyakit Menular Dinkes Pemkab Karimun, Rahmadi saat ditemui BIDIK KASUS usai pembukaan. Dikatakannya, kejadian KKM dapat terjadi secara importasi, yaitu sumber kedarutan berasal dari luar wilayah, dan episenter yaitu sumber kedaruratan dari wilayah kerja. Kedua kondisi tersebut dapat timbul dalam situasi yang tidak dapat diprediksi. Lanjutnya lagi, KKM dapat berdimensi luas dan berdampak sistemik terhadap kehidupan sosial kemasyarakatan. Untuk melaksanakan tanggap darurat kesehatan yang adekuat, maka koordinasi dan kaloborasi integrasi serta komunikasi antar unit organisasi harus berjalan baik. "Sebagai bagian dari upaya menanggulangi kedaruratan dari importasi dan episenter, semua pihak yang terlibat harus mendefinisikannya secara spesifik," ungkapnya mengakhiri.
SELAMAT DAN BAHAGIA ATAS PERNIKAHAN: BERNAN PRAMUDAYA.Naibaho. Dengan RORI ELIZA.Br.HUTAJULU.Pada Tanggal 2 september 2016, Di Greja Bagan Batu Kota. Kiranya Pasangan ini Dapat menjadi Contoh Dan Tauladan Di Tengah-Tengah Masyarakat, Bangsa dan Negara Terlebih Di HADAPAN BAPA DI SORGA. Dari Keluarga Besar: Punguan Siraja Oloan,Boru,Bere Dan ibebere Se Bagan Batu ROHIL/RIAU. Dari Keluarga Besar: Sihotang, Boru,Bere dan Ibebere Se Bagan Batu ROHIL/RIAU.
Perwakilan Prop. RIAU/Kabiro: Ir Iknatius Sihotang Wartawan: Tumpal Gurning, Tutur Suriadi, Z Tan S, Tugino, Nasib Marganda Nababan Wartawan Tanjung Medan: Adi Suloso, Herianto KABIRO ROHIL: Sunarto Wartawan: Ucok T, Hartoyo Mahyudin, Alkapirun, Jusmal KABIRO ROHUL: Apollo Tampubolon Wakabiro: Irwansyah Hsb Wartawan: Rinto Tampubolon, Gibson Aritonang. Sub Biro: Yuan Juli Nainggolan KABIRO BENGKALIS: Sutan Harahap SH Wartawan: Abdul Karim,Hamidah Nst, Bangkit Sipayung, Wira Rahadi Wartawan Siak: Kiris Pinus Limbong, M Suhrno KABIRO DUMAI: Bunangin S.Sos Wakabiro : Surya Erianto Wartawan: Samsul Bahri KABIRO PEKANBARU : ... Wartawan: Marhata Wibisono KABIRO INDRAGIRI HULU: Widodo Wartawan: Sidata Laia, Johan Lei, Boby Sugara, Elus Hasa H, Selamat Riadi KABIRO KAMPAR: Saidina Umar, Irwansyah Hsb KABIRO BATAM: Marulli Simamora.
Riau/Kepri
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
7 JK Ke Padang Jemput Gelar Doktor Kehormatan Dari Unand Liputan : Mardi W (Wartawan Bikas Bukittinggi/ Sumbar) Bukittinggi- Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) akan kembali bertandang ke ranah Minang yang merupakan kampung halaman istrinya, Mufidah Jusuf Kalla. Tujuan urang sumando ranah Minang kali ini adalah untuk menerima penghargaan Doktor Kehormatan dari Universitas Andalas (Unand) pada tanggal 5 September 2016. Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit membeberkan, gelar Doktor Kehormatan diberi Unand, karena JK dianggap berprestasi pada beberapa bidang tertentu untuk Negara Indonesia, salah satunya dalam bidang memidiasi perdamaian di beberapa wilayah yang pernah berkonflik. Wagub menjelaskan, karena sebagian acara diadakan di Unand, Pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Unand dalam penyambutan. "Kami akan terus memantau
persiapan hingga kedatangan orang nomor dua di Indonesia itu," kata Nasrul Abit, Ia menambahkan, direncanakan Wapres juga akan berkunjung ke kampung halaman istrinya, di Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar, untuk bersilaturrahmi. Sebelumnya, Kepala Humas Unand Eriyanty juga menuturkan, JK diberi penghargaan Doktor Kehormatan, karena dinilai telah berkontribusi besar terhadap negara, khususnya kesuksesan dalam bidang usaha dan industri serta politik, termasuk keberhasilan beliau menjadi wakil presiden dua kali dengan presiden yang berbeda. Tambahnya, dalam bidang hukum, JK juga berperan dalam Pembentukan Ketetapan MPR Nomor XV/MPR/1998 tentang penyelenggaraan otonomi daerah, pengaturan, pembagian, dan pemanfaatan sumber daya nasional yang
berkeadilan, disertai perimbangan keuangan pusat dan daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dari inisiatif JK itu, otonomi daerah resmi diberlakukan dan memberikan perubahan di daerah. Selanjutnya, JK dinilai sukses memediasi perdamaian di Aceh, Ambon, dan Poso, sehingga telah menjadi inspirasi banyak pemimpin dalam membina masyarakatnya untuk hidup damai, tak terkecuali di Sumbar. Kemudian pertimbangan lain ... adalah Perundingan Helsinki dan Undang Undang Nomor 5 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Lalu, membumikan desentralisasi asimetris demi meneguhkan NKRI. Selain itu, masih banyak peranan JK yang dinilai menginspirasi banyak pemimpin nasional, seperti tanggap cepat penanggulangan bencana dan
memajukan kepemudaan nasional. "Untuk dapat menerima penghargaan gelar kehormatan Unand itu, JK telah di usulkan oleh tiga tokoh promotor yakni Prof Saldi Isra, Prof Todung Mulya Lubis, dan Prof Elwi Danil yang semuanya ahli hukum," ungkapnya. Lanjutnya, penghargaan semakin lengkap, karena JK merupakan Sumando atau suami orang Minangkabau. Sementara itu, salah seorang mahasiswa Unand Andre sangat mengapresiasi pengangkatan JK sebagai Doktor Kehormatan Unand. Menurutnya, pengangkatan itu dinilai pantas karena ketokohannya mampu menginspirasi generasi muda. "Sulit mencari pimpinan yang lihai berpolitik, raja dalam industri dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi seperti JK," tukasnya.
Genius Umar Lepas Kontingen Kota Pariaman Ikuti Ajang Temu Kreatif Dan Jambore Saka Kencana PIK R/M Tingkat Sumbar Liputan : Andi Yones (Kabiro Bikas Padang Pariaman/Sumbar) Kota Pariaman - Program Pusat Informasi dan Konseling Remaja/Mahasiswa (PIK-R/M) dan Saka Kencana, bertujuan untuk membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran, sikap dan perilaku kehidupan remaja yang sehat dan bertanggung jawab serta dukungan kegiatan- kegiatan lain yang bersifat positif. Salah satu wujud dari strategi program lapangan tersebut, adalah diadakannya Jambore Remaja PIK Remaja/ Mahasiswa dan Kemah Bakti Saka Kencana. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya pada acara Pelepasan Ajang Temu Kreatif dan Jambore Saka Kencana PIK R/M tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2016, bertempat di Balaikota Pariaman, selasa (30/8). Lebih lanjut Genius Umar mengatakan, PIK R/M, dan Saka
Kencana merupakan salah satu upaya mempersiapakan SDM yang berkualitas sejak dini, dalam rangka menciptakan keluarga berkualitas dimasa yang akan datang, ujarnya. "Adik-Adik semua, adalah pilihan yang dipilih dari seluruh siswa SMP, SMA dan Perguruan Tinggi yang ada di Kota Pariaman, karena itu, ajang ini, dapat sebagai wadah pertemuan dan pengkayaan pengalaman serta wawasan bagi pengelola PIK-R/M dan Satuan Karya Keluarga Berencana (saka Kencana) se-Provinsi Sumatera Barat," tukasnya. Diakhir sambutannya wawako pariaman ini menghimbau kepada peserta utusan Kota Pariaman ini untuk menjaga perilaku, kekompakan serta dapat meraih prestasi yang maximal di setiap perlombaan yang akan dipertandingkan nanti, tutupnya. Dalam keterangan Ketua Rombongan Leni Amin (Kabid
KB BP2KB Kota Pariaman), peserta yang mengikuti Ajang Temu Kreatif dan Jambore Saka Kencana PIK R/M tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2016 berjumlah 35 orang. Di ajang ini juga diadakan 12 perlombaan yang digelar oleh pihak panitia selama 4 hari dari tanggal 30
Agustus - 2 September 2016 di Minang Fantasi (Mifan) Kota Padang Panjang. Di acara pelepasan ini hadir Sekretaris BP2KB Guswirni Ali yang sekaligus mendampingi rombongan acara pembukaan di Kota Padang Panjang dan jajaran BP2KB yang hadir.
diharapkan dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi kita semua terutama para orang tua untuk lebih meningkatkan kepedulian pada pemenuhan kebetuhan akan hak dan perlindungan terhadap anak anak kita", Katanya. Memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) yang ke XXIII Tahun 2016 Tingkat Kota Padang Panjang, Ia menyampaikan peringataan HARGANAS juga berkaitan erat dengan perlindungan terhadap anak yang juga bagian dari keluarga termasuk dampak negatif dari peng-
gunaan teknologi dan kosumsi informasi yang secara langsung bisa mempengaruhi prilaku anak. "Untuk itu orang tua harus mampu mengarahkan mereka kepada hal hal yang positif dan produktif.", Tambahnya. Dikatakannya, orang tua dalam keluarga bisa memupuk pola pikir dan prilaku yang produktif sehingga bisa melahirkan generasi emas Indonesia, "Generasi Emas tersebut adalah generasi pemenang, genarasi yang cerdas,kreatif, inovatif, produktif dan visioner", Ungkapnya.
Pariaman Goes To Smart City
Solusi Berbasis Teknologi Digital Membuat Tata Kelola Pemerintahan Yang Efektif Dan Efisien Liputan : Andi Yones (Kabiro Bikas Padang Pariaman/Sumbar) Kota Pariaman - "Pariaman goes to smart city" sebuah gambaran Kota Modern yang akan diwujudkan oleh Pemerintah Kota Pariaman untuk mengantisipasi berbagai permasalahan yang ada dalam tata kelola suatu kota seperti pelayanan, kriminalitas, Infrastruktur,partisipasi, dan komunikasi dengan masyarakat, pendidikan, kesehatan dan pariwisata. Oleh karena itu, Smart City Nusantara sebagai solusi yang ditawarkan,oleh Telkom Indonesia, pada Pemerintah Kota Pariaman untuk menciptakan kota yang cerdas. Menurut, Koordinator living lab smartcity Telkom Indonesia, Imanudin, saat menerima Kunjungan Wakil Walikota Pariaman, Genius Umar, di Meeting Room Living lab Smart City Nusantara, Jakarta, Kamis (1/9), mengatakan bahwa Smart City adalah solusi berbasis teknologi digital yang mampu membuat tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien,. "Kedepan Teknologi informasi dapat menyelesaikan permasalahan di daerah, telkom siap membantu Pemerintah Kota Pariaman melalui pendampingan mengatasi permasalahan yang lebih prioritas diatasi oleh Kota Pariaman." ungkapnya. Sementara itu, Wakil Walikota Pariaman, Genius umar, sangat
tertarik sekali terhadap program smart city yang diperagakan oleh Telkom dalam bentuk simulasi, mulai dari bentuk server room, Comon center dan meeting room yang semuanya terlihat simpel dan efektif untuk mengontrol pelayanan yang dilaksanakan oleh Skpd. "Simulasi Smartcity perlu diterapkan di Kota Pariaman, saya mengharapkan telkom dapat mendampingi dan mengajarkanya pada SKPD, karena Smart city bisa meningkatkan pelayanan pada masyarakat, seluruh kondisi bisa dipantau dengan up to date baik kondisi pelayanan kesehatan, pendidikan, pariwisata dan pelayanan perizinan,", Tutur Genius. Salah seorang Anggota devisi Smart City Goverment Service, Naufal menyebutkan Persoalan
Agam - Untuk kesekian kalinya, aparat TNI dari Kodim 0304 Kabupaten Agam melakukan kerja bakti sosial di daerah itu. Kali ini kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mensukseskan program pemerintah pusat yakni, terkait swasembada dan ketahanan pangan yang dilakukan di Jorong Muaro Putuih Nagari Tiku V Jorong Kecamatan Tanjung Mutiara. Saat dikonfirmasi wartawan, Sekretaris Camat Tanjung Mutiara, Zulheri, Kamis (01/9), mengatakan program kali ini adalah mencetak seluas 40 hektar sawah. Berdasarkan dari data Dinas Pertanian setempat, tercatat sebanyak 59 hektar sawah yang akan dicetak di seluruh Kabupaten Agam. Nantinya setelah dicetak, lahan yang terdiri dari tanah ulayat, tanah pribadi ini akan diserahkan kembali pengelolaannya kepada pemilik lahan, seperti ke kelompok tani, kaum adat atau masyarakat individu. Satgas dari TNI dan Kementrian Per-
tanian, hanya memberi fasilitas untuk pembuatan sawah. Menurutnya, program yang dilaksanakan TNI bersama dengan masyarakat dan kelompok tani setempat ini, sudah dilaksanakan selama tiga bulan dan ditargetkan selesai pertengahan Septembar 2016. "Hingga saat ini pelaksanaannya sudah 90 persen rampung. Ditargetkan, pertengahan September ini selesai," jelasnya. Zulheri menambahkan, kegiatan ini juga disambut baik oleh pemerintah daerah. "Alhamdulillah, kemarin dikunjungi langsung oleh Bapak Bupati bersama jajaran instansi terkait, dalam rangka memberikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada TNI. Dan diharapkan nantinya, lahan sawah ini nantinya benar-benar bisa bermanfaat sebagai meningkatkan pendapatan dan ekonomi masyarakat," terangnya.
Liputan : Delco (Kabiro Bikas Agam/Sumatera Barat)
Liputan : Syahril B (Kabiro Bikas Padang Panjang dan Tanah Datar/Sumbar) taris Daerah Kota Padang Panjang Edwar Juliartha, Sekretaris BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena, Komandan Kodim 03/01. Forkopimda Kota Padang Panjang, Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB Kota Padang Panjang Neti Herawati beserta undangan lainnya. Walikota Padang Panjang Hendri Arnis melalui Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang Edwar Juliartha menyampaikan bahwa anak perlu diperhatikan secara total. "Melalui peringatan Hari Anak Nasional dengan tema 'Akhiri Kekerasan Terhadap Anak'
Liputan : Delco (Kabiro Bikas Agam/Sumatera Barat)
Warga Lubuk Basung Harap Polisi Terus Razia Knalpot Bising
Padang Panjang Peringati Tiga Moment Penting Padang Panjang - Tiga Moment penting yaitu Hari Anak Nasional, Hari Keluarga Nasional Ke XXIII dan Pencanangan Bulan Bhakti IBI, TNI KB Kesehatan tingkat Kota Padang Panjang Tahun 2016 diperingati secara serentak, Kamis (25/8). Moment tersebut diselenggarakan dalam sebuah acara yang diadakan di di Gedung M Syafei Kota Padang Panjang atas prakarsa dari Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Kantor Pemberdayaan Perempuan dan KB. Hadir dalam Acara itu, Sekre-
Kinerja TNI Patut Diapresiasi, Cetak 59 Hektar Sawah Baru Di Agam
suatu daerah tidak sama dengan daerah lain. Jakarta fokus pada masalah transportasi, Surabaya lebih cendrung ke internal, Kota Pariaman akan kita buat Smart City sesuai dengan kebutuhannya dalam mengatasi masalah, tentu perlu kerjasama yang erat antara Telkom dengan Pemerintah Daerah. "Dengan adanya Telkom Smartcity Nusantara Pemerintah Kota Pariaman, harus menyiapkan infrastruktur smartcity dan telkom memberikan konsultasi", tuturnya. Fokus untuk Pemerintah Kota Pariaman akan menerapkan 6 smartcity yaitu 1.Hi City (berisikan Informasi nama kota, Kecamatan, Desa/Kelurahan, info restoran. Mall. Rumah Sakit, Puskesmas Mall, termasuk info tempat wisata dan yang
menarik lainnya), 2.e-kelurahan/desa (manajemen kelurahan full IT), 3.e-puskesmas (Aktifitas pelayanan dan data kesehatan akan terpantau setiap saat) 4.e- pelaporan. (Laporan, sampah., Wisata, Narkoba, kecelakaan, Kebakaran dll) 5.Sosial media analiyic. (Isu yg berkembang di masyarakat/ bisa digunakan sebagai media survey utk melihat respon masyarakat terhadap kebijakan yang dibuat Pemerintah Kota dan sentiment masyarakat 6. Common center.(monitor kondisi kota) dg memakai sensor di kota pariaman pada beberapa titik penting. Dalam diskusi tersebut Genius Umar juga menyarankan agar Telkom bekerjasama dengan PT.Kereta Api Indonesia (KAI) dalam menyediakan Smart Tiket, mengatasi lonjakan penumpang kereta Api di Kota Pariaman. Sebelumnya Telkom telah membantu Kota Pariaman dalam membentuk Kampung UMKM Digital di Desa Padang Biriak-biriak yang mampu meningkatkan omset UMKM Kota Pariaman. Dalam kunjungan tersebut Wakil Walikota Pariaman Genius Umar, didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo, Yota Balad, Kabag Humas, Yalviendri, Kabid Kominfo, Nofrizal Nur, dan 2 orang Staf.
Agam - Razia knalpot bising yang dilakukan jajaran Kepolisian Satlantas Polres Agam mendapat apresiasi dari masyarakat. Karena selama ini knalpot bising yang sering digunakan para pengendara sangat mengganggu, terlebih lagi suara bising yang keluar bisa mengagetkan para pengendara lain saat dijalanan. Anto (37) warga Padang Baru Lubuk Basung Kabupaten Agam mengaku mendukung apa yang dilakukan oleh pihak Kepolisian Satlantas Polres Agam dalam merazia knalpot bising yang mengeluarkan suara berisik tersebut. " Saya lihat sudah berkurang pengendara motor yang menggunakan knalpot dengan suara berisik tersebut ", ujar Anto Kamis (01/9). Anto berharap apa yang dilaku-
kan pihak kepolisian ini dilakukan secara terus menerus, agar masyarakat tidak menggunakan knalpot seperti itu lagi. " Di Lubuk Basung sudah sedikit motor yang menggunakan knalpot bising tetapi di pinggiran kota masih cukup banyak dan itu sangat mengganggu masyarakat apalagi kalau malam hari ", harap Anto. Sementara itu ditempat terpisah, Kasat Lantas Polres Agam Iptu. Julisman, SH, mengatakan Razia knalpot bising itu telah mendapat legitimasi dari Pemkab Agam, dan juga masyarakat yang merasa terganggu kenyamanannya. Menurutnya, razia knalpot bising itu dilakukan karena banyaknya pengaduan masyarakat, yang mengeluhkan karena merasa terganggu bunyi knalpot tersebut. Pengaduan dan keluhan
warga tersebut ditindaklanjuti dengan menggelar operasi rutin pada malam hari. Dikatakannya, pihaknya lebih fokus menahan sepeda motor berknalpot bising, serta tidak memenuhi syarat seperti kelengkapan STNK dan SIM. Pemilik sepeda motor boleh mengambil motornya dengan membawa knalpot standar, dan menggantinya. Hal itu untuk memberikan efek jera. "Knalpot-knalpot bising itu kemudian dikumpulkan, dan musnahkan," ujarnya. Julisman menegaskan, pihaknya tidak menerima titipan denda pengemudi yang melakukan pelanggaran, dan tidak dibenarkan menerima denda pelanggaran lalu lintas, semuanya harus langsung mengikuti sidang, dan membayar denda di Pengadilan Negeri Lubuk Basung.
Wako Hendri Arnis Ucapkan Terimakasih Pada Warga Padang Panjang Terima Anugrah Kependudukan
Liputan : Syahril B (Kabiro Bikas Padang Panjang dan Tanah Datar/Sumbar) Padang Panjang - Kemeterian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan anugrah kependudukan kepada Pemerintah Kota Padang Panjang, karena pencapaian realiasasi kepemilikan akta kelahiran anak lebih di atas 77,5 persen sesuai dengan yang ditargetkan. "Anugrah itu diterima berkat respon positif dari masyarat. Padang Panjang sukses menempatkan posisi enam besar di
Indonesia terhadap realiasasi kepemilikan akta kelahiran yang mencapai 92 persen. Saya berterimakasih kepada semua warga Padang Panjang, " kata Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis melalui Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) Sekdako Ampera Salim di Padang Panjang, baru baru ini. Untuk Indonesia, tambahnya, ada 10 daerah yang tertinggi
atas realisasi kepemilikan Akta kelahiran mulai dari tingkat Kabupaten Sinjai, Temanggung, Blora, Belitung Timur, dan Kota Pasuruan, Padang Panjang, Salatiga, Magelang serta Yogyakarta. Menurut dia, penghargaan itu bisa menjadi motivasi bagi Pemkot Padang Panjang dalam merealisasikan berbagai program pembangunan untuk kesejahteraan masyarakat.
Untuk Mencegah Dampak Negatif Penggunaan Internet Dikalangan Anak Muda
Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni MeninjauTtransparansi Pelayanan Publik Di Bagian Humas Liputan : Andi Yones (Kabiro Bikas Padang Pariaman/Sumbar)
Pariaman - Bupati Ali Mukhni meminta orang tua untuk memantau anak-anak dalam mengakses internet. Bahkan bila perlu orang tua mengecek riwayat situs yang dibuka oleh anak pada malam hari setelah anak-anak tidur. Dikatakannya bahwa peran orang tua sangat signifikan agar anak menggunakan internet untuk hal yang positif. "Jadi ketika anak sudah tidur, cek saja HP mereka, lihat situs apa saja yang dibuka seharian" kata Bupati Ali Mukhni di Kantornya, Parit Malintang, Rabu (31/8). Orang nomor satu di Padang
Pariaman mengakui bahwa perkembangan dan kecanggihan teknologi semakin tidak bisa dibatasi untuk itu orang tua mesti protektif dan jeli agar anak terhindar dari dampak negatif inernet, seperti LGBT, Pornografi dan kekerasan seksual. Begitu juga dengan penggunaan media sosial, kata Ali Mukhni, agar orang tua berdiskusi dengan anak mengenai teman yang dikenal melalui akun Facebook, Whatsapp, BBM, dan lain sebagainya. "Sudah banyak kita baca berita, ada anak yang baru kenal di Facebook, lalu ketemuan kemu-
dian dibawa lari dan mengalami kekerasan seksual. Ini tidak boleh terjadi lagi" kata Peraih penghargaan Ksatria Bhakti Husada dari Presiden RI. Ditambahkannya bahwa orang tua harus curiga apabila anaknya suka mengurung diri dan mengabiskan waktu berlama-lama bermain internet atau game di dalam kamar. Peran orang tua mengajak anak berdikusi dan buat kesepakatan akses internet apa saja yang boleh dan mana yang dilarang. "Orang tua harus peka apabila anak sudah berjam-jam tidak keluar kamar, tanyakan kemudian buat perjanjian dengan anak agar menggunakan internet untuk hal positif saja" kata Mantan Pengajar di SMU 10 Padang itu. Ia berharap generasi muda Sumatera Barat ke depan adalah generasi yang sehat jiwa dan raganya serta berprestasi. Selain itu juga menjadi narkoba sebagai musuh utama dan tidak terpengaruh perilaku menyimpang yang biasa disebut LGBT. "Anak adalah titipan Allah, jangan sampai salah dalam mendidik" ujar Bupati yang didampingi Kabag Humas Hendra Aswara.
PERWAKILAN SUMBAR: Edi Candra Wartawan: Joni Hendra, Drs Yernizen M, Anasrul Leo SH KABIRO PADANG PARIAMAN: Andi Yones Wartawan: Buzanis, Gustaveri,Hendri Malabar, Junaidi Azharnis ST KABIRO PADANG PANJANG: Syahril B Wartawan : Guskar Edy BE, Edi. KABIRO AGAM: Delco Fitri SIP Wartawan: Wendri SE, Wartawan BUKITTINGGI: Mardi W, Wiki Hasukma Satra Putra, Jasmal KABIRO PADANG: Firmansyah.SH Wartawan : Hermanday, Mesdian SH, Leibniz Lutfian, Yusra Ameldi SE, Budi Candra KABIRO PASAMAN BARAT: Susiswo Wakabiro: AR Saragih SH Wartawan: Jetriwandi. KABIRO PASAMAN: .... Wartawan: Gunawan Arianto Wartawan Sijunjung/Damasraya: Edison Akhron.
Sumbar
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
8
Urus Sertifikat SIM Mahal, Tinjau Ulang Keberadaan MSDC Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas)
Kantor Balai Desa Sei Piring selesai di Rehab tampak Indah.
Kades Manfaatkan Dana ADD Membangun Kantor Desa Sei Piring Dan Faving Blok Liputan : Nur Karim (Wakabiro Bikas Asahan/Sumut) Asahan - Masyarakat Desa Sei Piring Kecamatan Pulau Rakyat menyampaikan rasa bangga dan berterima kasih yang tidak terhingga kepada Pemerintah yang telah menggelontorkan Anggaran Dana Desa ( ADD ) 7 x 12 Meter, Berlantai Keramik, Dek Atasnya semua digibsun. Saat ini Kantor Kepala Desa Sei Piring sudah selesai 100% dimana Kantor Desa ini kelihatan indah dan berwibawa, ini semua berkat Basuki selaku Kepala Desa yang benar - benar memanfaatkan dana ADD tahun 2016 secara Transparan bekerja sama dengan BPD, KPMD, LPM, TPK membangun Kantor Desa, Faving Blok depan yang 116 M didepan Kantor Desa, lalu Kantor Desa Dipagar Stenlis dan Kamar Mandi cukup nyaman karena kebersihan. Menurut Masyarakat Dusun III. Sugianto menyatakan kami bangga dipimpin Basuki se-
laku Kades Sei Piring, setiap warga yang berurusan dengan Kades tidak ada kecewa kapan saja Kades kami siap bantu, Bahkan Dusun I,II, dan Dusun III sekarang sudah dibangun Insfratuktur. Dikatakan Sugianto lagi, Basuki sebagai Kades Sei piring orangnya bermurah hati dalam segala hal, bahkan dana ADD tahun 2016 disalurkan untuk fisik 30%, setiap membangun desa warga masyarakat diikut sertakan membahas apa yang akan kita bangun. Hasil Monitoring Wartawan BIKAS di lapangan pembangunan Kantor Desa langsung diawasi Basuki selaku Kepala Desa Sei Piring dan selesai hanya 1 Bulan Kantor Desa ini tampil beda dengan Kantor Desa lain, Dimana Desa Sei Piring ini dihuni sekitar 218 KK, atau sebanyak 850 jiwa sedangkan mata pencaharian Warga sebagai Karyawan PT.LONSUM dan
adanya Warga yang beternak Domba. Dalam pekerjaan segala Proyek yang bersumber dari ADD dan DD Kades melibatkan BPD, KPMD, LPM dan TPK dan Tokoh Agama maupun Pemuda sedangkan Dana Desa tahun 2016 saat ini sedang dikerjakan pembuatan Dranaise dan Rabat Beton sepanjang 395 meter yang menelan Dana Rp.167.971. 000 dimana Desa tahun 2016 langsung pengelola kegiatan, Sugito selaku TPK yang setiap hari berada dilokasi Proyek, Harapan Sugito dana DD untuk tahun 2017 lebih difokuskan untuk Pembangunan Insfratuktur seperti Pembanguna Jalan, Rabat Beton dan peningkatan Ruas Jalan Desa karena hal ini merupakan sarana Lalu Lintas Desa, yang hanya dibutuhkan warga, terlebih untuk lalu lintas kelancaran Sarana Prasarana Ekonomi di Desa.
Kejari Dan Pemkab Madina Gelar Sosialisasi TP4D Terkait Dana Desa Liputan : Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina - Untuk meminimalisir pelanggaran hukum terkait penggunaan dana desa tahun 2016. Kejaksaan Negeri Madina dan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) cq Bagian Tata Pemerintahan dan Pemerintahan Desa melakukan sosialiasi Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D). Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution diwakili Sekdakab, Drs. M. Syafei Lubis, M. Si sekaligus membuka acara sosialisasi Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) di Hotel Madina Sejahtera, Rabu (31/8) mengatakan, sosialisasi
program TP4D yang digelar hari ini sangat besar manfaatnya bagi pelaksanaan dana desa 2016 dan seterusnya. Dimana lanjut Sekda, program TP4D yang juga merupakan salah satu program pemerintah dalam hal pengawalan dan back up untuk pelaksanaan penggunaan dana desa yang tepat sasaran. "Sosialisasi TP4D ini saya harapkan dapat menjadi penyelamat para aparat pemerintahan desa dalam hal penggunaan dana desa, karena setiap tindak aparat desa akan diawasi oleh tim dari kejaksaan Negeri Madina," Kata Sekda. Kajari Arif Zahrulyani, SH, MH,
dalam pidatonya saat pembukaan sosialisasi TP4D menyampaikan, kegiatan ini terlaksana atas kerjasama tata pemerintahan dengan pemerintahan desa. Kejaksaan siap mendampingi dan mengawasi pelaksanaan program dana desa. "Kejaksaan siap mengawasi program ini, sekaligus kita juga ingin kegiatan ini terlaksana dengan baik di pemerintahan desa," ujar Kajari. Pengawasan program ini terkait dengan sistem Tim Pengawal, Pengamanan, Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) bekerjasama antara Kejaksaan dengan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Dinas Kebersihan Bersihkan TPS Liar Di Medan Johor Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas)
Medan - Keberadaan Medan Safety Driving Centre (MSDC) di Jl Bilal, Medan, patut ditinjau ulang. Ini menyusul mahalnya biaya pengurusan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan monopoli yang dilakukan MSDC. Usulan ini mencuat pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi A DPRD Medan dengan jajaran Satlantas Polresta Medan, Selasa (30/8). Diungkapkan oleh anggota Komisi A Robby Barus, harga pengurusan sertifikat di MSDC yang mencapai Rp400 ribuRp450 ribu, terlalu mahal. "Dan itu seakan-akan dimonopoli mereka. Karena mereka cuma satu di Medan," se-
butnya. Anggota Komisi A lainnya, Andi Lumban Gaol menganggap dengan adanya pengurusan sertifikat seperti itu, masyarakat seperti dibodohi. "Sertifikat MSDC perlu ditinjau ulang dan evaluasi. Investigasi juga soal adanya pungutan liar di sana. Kita juga pertanyakan biaya sertifikat Rp400450 ribu itu," tuturnya. Tak jauh berbeda dengan anggota dewan lainnya. Asmui Lubis justru memaparkan kalau harga pembuatan SIM di Medan, lebih mahal dari daerah lainnya di Indonesia. "Saya ketahui harga itu saat pertemuan dengan anggota DPRD se-Indonesia dari PKS. Tern-
yata harga SIM di sini (Medan) begitu fantastis mahalnya. Ini harus segera dibuat win win solutionnya," ungkapnya. Menanggapi itu, Kasat Lantas Kompol T Maulana Rizal membeberkan kalau keberadaan MSDC atas rekomendasi Lemdikpol, Pusdiklantas dan Mendiknas. Dirinya juga tidak mau mengomentari soal keluhan biaya sertifikat dari MSDC itu. "Jangan tanya saya. Itu bukan domain saya, karena itu bukan Lantas yang keluarkan," jelasnya kepada wartawan. Rizal juga mengandaikan keberadaan MSDC ini membuat kursinya seperti berduri. "Mungkin orang beranggapan
kalau kursi saya ini basah, tapi nyatanya kursi Kasat Lantas ini berduri," katanya dengan mimik wajah tegang. Menyoal usulan evaluasi MSDC, Rizal menambahkan kalau itu hanya bisa dilakukan oleh lembaga yang menerbitkan MSDC. Rizal melanjutkan, walau satuannya dicap buruk, tetapi pihaknya selalu berupaya berubah menjadi lebih baik. Dirinya juga berharap kalau pendidikan tentang lalu lintas bisa masuk ke kurikulum sekolah. "Perubahan itu tidak bisa cepat seperti mengupas bawang. Kita ingin polisi dipercaya oleh masyarakat," tandasnya.
63 Pengurus Koni Agam Resmi Dikukuhkan Liputan : Delco (Kabiro Bikas Agam/Sumatera Barat)
Agam - Sebanyak 63 pengurus KONI Kabupaten Agam masa bakti 2016-2020 resmi dilantik. Pengukuhan tersebut dilakukan oleh Ketua KONI Provinsi Sumbar, di Parai Resort Hotel, Senin (29/8). Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Agam Trinda Far-
han Satria, Ketua DPRD yang diwakili oleh Ketua Komisi I Feri Adrianto, Forkompinda, Bundo Kanduang, SKPD, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Plt. Ketua Koni Sumbar, Syaiful, menyampaikan apresiasi yang tinggi untuk pengurus yang komit
dalam pelaksanakan pengukuhan sebelum pelaksanaan Porprov 2016 pada November mendatang. "Ini patut diapresiasi, komitmen pengurus dalam mengemban amanah untuk mengembangkan olahraga di Agam akan diuji. Apalagi tidak lama lagi, ajang pekan olahraga provinsi akan dihelat," ujarnya. Syaiful meminta, KONI Agam harus dapat bekerja makasimal untuk menggali potensi anak nagari di bidang olah raga. Bekerjasama dengan pemerintah untuk tetap menjadikan Agam salah satu barometer olah raga di Sumatera Barat. "Jangan bikin visi misi sendiri, KONI, harus sinergi dengan visi misi pemerintah, sehingga dapat berjalan beriringan untuk peningkatakan olahraga di Agam ini," jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Agam Trinda Farhan Satria, meminta kepada pengurus KONI yang baru dikukuhkan untuk selalu menjaga kekompakan dengan menyatukan visi dan misi ke depannya. Trinda menambahkan, untuk membangun dunia olahraga, para pengelola KONI harus memiliki jiwa mencintai dan "menggilai" olahraga. Menurutnya, apabila kedua ini terwujudkan, maka tidak ada yg menjadi hambatan dalam mengelola olahraga. "Untuk itu saya berharap, mari kita hidupkan kembali olahraga ditengah masyarakat sampai ke pelosok nagari. Ketika olahraga sudah memasyarakat, maka disitulah akan muncul bibit-bibit atlet yang unggul," jelas wabup yang juga mantan atlet Sepakbola PSKA tersebut.
Kantor Camat Di Serang Ibu - Ibu Tuntut Kartu Indonesia Pintar Liputan : Ansary (Wartawan Bikas Siantar-Simalungun/Sumut) Siantar-Kantor Camat Siantar Timur,25/8 di pagi hari kena serang,belasan ibu ibu Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur.Kehadiran para ibu ibu tersebut,karena belum tersalurnya Kartu Indonesia Pintar(KIP).selain itu,warga juga tidak mendapat pemberitauan, pembagian kartu KIP dimaksud.Menyikapi hal itu,Camat Siantar Timur Mangapul Sitanggang yang telah kordinasi dengan Lurah
Tomuan,Sri Dewi S Purba menerima warganya masuk keruang kerja,untuk membahas duduk persoalan yang terjadi. seorang dari perwakilan warga mengatakan mereka sangat bingung untuk medapatkan KIP walaupun sudah mendatangi Kantor Lurah Tomuan. Sementara,Lurah mengatakan bahwa kami kelurahan hanya membantu,bukan pihak yang bertanggung jawab membagikan KIP.Kami juga
sudah ke Kantor cabang dinas di jalan Lau Cimba,kami ketemu Pak Nadeak,namun pak Nadeak bilang,nanti kami bicarakan sama Ibu Lurah. Mendengar itu,Mangapul mengatakan Kepala Cabang Dinas (KCD)Pendidikan menyerahkan KIP ke Kecamatan Siantar Timur,Tapi karena bukan hak Kecamatan, KIP itu di tolak. Kami hanya memberitau itulah kesepakatan kami,kalau saya bohong panggil aja KCD
nya.kita harus hilangkan dugaan-dugaan terhadap Camat dan Lurah yang ingin memperlambat pembagian KIP ucap pak Camat dengan tegas. KCD Siantar Timur,P Nadeak ketika di temui Ibu-Ibu warga di Kantor Lurah Tomuan kembali,mengatakan pembagian KIP di Kantor Lurah Tomuan dilaksanakan,Senin (29/ 8)yang akan datang warga diminta membawa photo copi kartu keluarga (KK).
Musim Badai, Hasil Tangkap Nelayan Singkil Rendah Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) Singkil - Badai angin barat yang terus melanda perairan Aceh Singkil selama sebulan terakhir ini, membuat sebahagian besar Nelayan setempat enggan melaut dan menyebabkan harga ikan melambung tinggi. Sehingga jangankan, hasil tangkapan Nelayan kian hari kian berkurang, bahkan hasil tangkap nelayang yang melautpun nihil sama sekali karena badai sewaktu-waktu mengintai. "Nelayan Singkil untuk wilayah pesisir sebahagian besar untuk waktu sekarang ini banyak yang tidak melaut, karena cuaca sangat extrim, yakni angin barat terus berhembus kencang selama sebulan terakhir ini," kata Uman Panglima laoet Pulosarok, Aceh Singkil, saat dihubungi wartawan Senin(22/8) di Singkil. Kalaupun melaut, kata Uman, hanya sebagian kecil Nelayan saja, itupun jaraknya hanya 100 meter dari tepi pantai, dan tidak berani
ketengah karena ombak laut di tengah sangat tinggi. "Sengaja di tepitepi melaut, jika badai datang tibatiba Para Nelayang jarak pelarian dekat ketepi pantai," ujarnya. " Melihat situasi ini pendapatan Nelayan Singkil semakin berkurang, jangankan pukat Cincin, Penjaring Salam saja yang pendapatannya Rp 150 Ribu per hari, menurun menjadi Rp 30 Ribu,
karena tidak berani ketengah," jelasnya. Di sisi lain, Imbas badai juga dirasa banyak masyarakat yang biasa mengkonsumsi ikan laut di wilayah Aceh Singkil dan sekitarnya, akibat dari Cuaca memburuk selama sebulan terakhir telah berdampak melambungnya harga ikan yang sangat signifikan dua kali lipat di Berbagai
pusat pasar Aceh Singkil. "Harga ikan melambung sampai dua kali lipat, seperti ikan sumbo yang biasa harganya Rp 15 Ribu menjadi Rp 30 Ribu, ikan gembung, Rp 15 Ribu naik menjadi harga Rp 30 Ribu, Maning sejenis tangan yang biasa Rp 8 ribu, naik menjadi Rp 15 Ribu," kata Rostai salah satu pembeli ikan ditemui usai membeli ikan di pasar Singkil.
Pudun Jae Dinobatkan Sebagai Kampung KB Liputan: Rudiansyah Sikumbang (Wartawan Bikas Tapsel/Sumut)
Medan - Dinas kebersihan bekerjasama dengan Dinas Bina Marga Kota Medan serta jajaran Kecamatan Medan Johor membersihkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) liar di Jalan Stasiun, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor, Jumat (27/8). Selain menebarkan aroma kurang sedap, keberadaan TPS liar ini juga membuat kawasan sekitar sangat semrawut, jorok dan dipenuhi sampah yang berserakan. Selain karena keluhan warga yang bermukim dis ekitar TPS, pembersihan ini dilakukan untuk mendukung pro-
gram Jumat Bersih yang telah dicanangkan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi. Untuk membersihkan TPS liar yang sudah belasan tahun beroperasi itu, Dinas Kebersihan menggunakan 1 unit alat berat milik Dinas Bina Marga dan 15 unit truk. Kadis Kebersihan, Endar Sutan Lubis memimpin langsung pembersihan didampingi Camat Medan Johor, Khoiruddin Rangkuti. Sedikit demi sedikit tumpukan sampah berhasil dibersihkan dan diangkut dengan menggunakan truk. Fokus pembersihan sampah yang berada di pinggiran Jalan Stasiun.
JAMBI / SUMSEL / BENGKULU Buana, Agus Salim.
Menurut Endar, usai pembersihan dilakukan, bagian depan lahan kosong yang dijadikan TPS itu kemudian dipagar. Hal itu dilakukan untuk mencegah warga leluasa membuang sampah seperti yang dilakukan selama ini. Kemudian Endar minta Camat Medan Johor menurunkan anggotanya untuk menjaganya. "Kalau tempat (TPS liar) ini tidak dijaga, pembersihan yang kita lakukan pasti sia-sia. Warga pasti membuang sampah kembali kemari. Untuk itu kita minta kepada camat untuk menurunkan anggotanya menjaga tempat ini," kata Endar.
Padangsidimpuan - Kampung KB Pudun Jae, Kota Padangsidimpuan resmi dinobatkan serta pencanangan dalam mendukung Program Nasional, yang dihadiri langsung Kepala BKKBN Perwakilan Sumut Temazaro Zega, Rabu di Desa Pudun Jae, Rabu (31/8). Kepala BKKBN Perwakilan Sumut Temazaro Zega, di Padangsidimpuan, Rabu, mengatakan, pihaknya terus berupaya menambah jumlah kampung KB di sejumlah daerah.Saat ini ada empat program pokok pelayanan KB yang terus diprioritaskan disemua lini, yakni peningkatan KIE Advokasi, mewujudkan program didalam pembangunan karakter, menjadi orangtua hebat, dan program generasi berencana. Tentu program lainnya juga akan
menjadi pendukung semua program. Dan ini yang terus dilakukan, dan melalui kegiatan ini, tambahnya, pihaknya kembali diberi semangat untuk lebih
kuat dan bekerja lebih keras membangun Sumut dengan program KKBPK (Kependudukan dan KB Pembangunan Keluarga). Wakil Walikota Padangsi-
dimpuan M Isnandar Nasution mengatakan, dipilihnya kampung KB yang ada di Desa Pudun Jae karena tingkat kesejahteraan dan program Keluarga Berencana belum tepat sesuai yang diprogramkan. Dengan adanya kegiatan ini kedepan Desa Pudun Jae ini bisa meningkatkan kesejahteraan dan kehidupan sekitar dengan cara KB. Sebelumnya Kepala Badan KB, PP dan PA Kota Padangsidimpuan, Khairul Alamsyah menjelaskan, bahwa pencanangan kampung KB bersama TNI merupakan bentuk kerja sama yang sudah lama, untuk pencanangan KB-Kes besok langsung akan dihadiri Kepala KB Provinsi Sumatera Utara yang nantinya mencanangkan dan meresmikan dengan Kepala Daerah.
KABIRO LUBUKLINGGAU/MUSI RAWAS/MURATARA: Ebit KABIRO MUSI BANYUASIN/PALEMBANG: Andri Dwi Putra KABIRO BENGKULU: Lisias Marthen Umri Sitohang SE. PERWAKILAN JAMBI: M Arif Wartawan JAMBI: Dinnes Nainggolan KORLAP: Syaripudin KABIRO M BUNGO/MERANGIN: Asten Sinaga Wartawan: Sargawi, Ribawanto, Rudolf Munthe MUARO JAMBI Wartawan: Candra KABIRO SAROLANGUN: .... KABIRO BATANGHARI: ... KABIRO TANJUNG JABUNG BARAT: M Sahar Wartawan: Indra
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
9
DPRD Harus Cecar Rehabilitas Puskesmas Pembantu Tahun 2015 Diduga Merugikan Negara Liputan : Ansary (Wartawan Bikas Siantar-Simalungun/Sumut)
Distrik Manager H. Ngadri, ST menyampaikan arahan kepada seluruh karyawan khususnya di PTPN-III Kebun Sei Silau.
HUT SP-BUN Ke-18 PTP Nusantara 3 Basis Kebun Sei Silau Liputan : Selamat Kutang (Wartawan Bikas Asahan /Sumut) Asahan - Sopian panjaitan merasa salut dan kagum atas pelaksanaan HUT SP-BUN Ke18 Bais Kebun PTP Nusantara III Kebun Sei Silau Kecamatan Setia Janji yang dilaksanakan pada Sabtu, 27 Agustus 2016 di Balai Karyawan PTP Nusantara III Kebun Sei Silau. Hal yang sama juga diutarakan oleh Distrik Manager Ngadri pada sambutannya yang dihadiri Manager Kebun Sei Silau beserta anggotanya serta karyawan pimpinan dan karyawan pelaksanaan serta undangan. Acara yang didahuui dengan laporan Ketua Panitia pelaksanaan Andrianto yang juga sebagai Ketua SPBUN PTP Nusantara III Basis Kebun Sei Silau itu antara lain mengatakan HUT itu sengaja mengadakan pemberian nomor berhadiah bagi pengunjung pada acara LuckyDraw. Di hadapan undangan, ketu SPBUN Kebun Sei Silau mengucapkan terimakasihnya atas upaya dan perjuangan saya sebagai Ketua SPBUN untuk meningkatkan upaya karyawan sehingga seluruh karyawan telah menerima Bonus yang mendapat sebutan Tepuk Tangan yang meriah dari puluhan karyawan yang memadati Balai Karyawan. Distrik Manager Ngadri, ST dalam sambutannya menguapkan terima kasih kepada seluruh undangan dan kayawan yang telah berhadir di arena yang telah disediakan oleh Panitia Pelaksana. Distrik Manager mengucapkan yel-yel SPBUN mengatakan SPBUN dijawab para karyawan Maju terus PTPN-III dijawab : Jaya dan karyawan dijawab sejahtera. Kemudian mengucapkan rasa salut dan kagum atas kegiatan yang dilaksanakan oleh
Ketu SPBUN Basis Kebun Sei Silau yang begitu meriah, sampai-sampai dengan adanya souvenir (kertas nomor berhadiah). Dijelaskan oleh H. Ngadri, ST bahwa SPBUN senantiasa berusaha untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, karyawan staff, lepas dan karyawan pemanen/penderes. Kemudian mengenai peredaran narkoba saat ini diakui Distrik Manager H. Ngadri, ST tidak hanya di wilayah PTPN III, tetapi merambat ke kota hingga ke pelosok desa. Demikian juga halnya dengan pemakaiannya, narkoba tidak hanya diminati kalangan dewasa saja, bahkan kalangan remaja dan siswa sekolah juga banyak menjadi korban. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Asahan mengungkapkan penyalahgunaan narkoba jenis ganja dan sabu-sabu ratarata pecandu sifatnya berubah menjadi pembohong dan rentan terlibat tindakan criminal seperti pencuri dan membunuh. Kecanduan narkoba itu sangat sukar disembuhkan walaupun sudah berhenti dapat saja terulang kembali. Untuk itu, BNN sangat mengharapkan dukungan dari pemerintah untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat berperan aktif dalam pemberantasan narkoba di lingkungan masing-masing. Sehingga bisa terdeteksi dengan cepat dan ditangani dengan tepat. Selanjutnya diadakan kegiatan bakti sosial, donor darah, dan sosialisasi P4GN bekerja sama dengan PMI dan BNN Kabupaten Asahan serta pemotongan tumpeng dan penyantunan anak yatim PTPN III Kebun Sei Silau dilanjut dengan tausyiah oleh Al-Ustadz Poniman dari desa Gedangan.
Idul Adha Segera Tiba, Pedagang Lembu Bermunculan Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina -Jelang Hari Raya Idul Adha mulai bermunculan lapak pedagang hewan kurban, seperti kambing dan lembu dadakan, salah satunya pedagang lembu di pinggir jalan arah Jembatan Merah - Kayulaut kecamatan Panyabungan selatan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pedagang ini memanfaatkan lahan pinggir jalan dengan mendirikan lapak yang beratap terpak dan konstruksi dari kayu pohon penghijuan. Lapak pedagang hewan kurban mulai nampak seminggu yang lalu, pendiri lapak adalah pedagang lama yang selama ini profesinya sebagai juragan lembu. Pedagang yang ditemui, Sopian kepada wartawan, Sabtu (28/
08) menyatakan, apa yang mereka lakukan hanyalah memakan waktu sesaat. Terhitung hanya sekitar sebulan hingga hari H Idul Adha. Musim penjualan lembu tahun ini sangat sulit tidak seperti tahun sebelumnya. Selain harga beli yang tinggi juga daya beli masyarakat menurun. imbasnya penjualan lembu menurun. "Saat ini, ada 27 lembu di kandang, sebagian sudah ada yang dipesan, pelanggan kami ada kebanyakan dari wilayah Pantai Barat, sekitar Panyabungan Selatan dan ada juga dari Sihepeng. Kami melihat musim penjualan lembu tahun ini sangat sulit tidak seperti tahun sebelumnya. Selain harga beli yang tinggi
juga daya beli masyarakat menurun," ujarnya. Dia menyebutkan, masih ada pengiriman lembu yang masih dalam perjalanan kemari, dipersiapkan sampai 40 ekor lembu. Untuk pemesanan bisa dihubungi 082162634611. Menurut Sopian, di pusat penjualan hewan kurban yang dikelolanya, lembu termahal dijualnya seharga Rp 18 juta. Sementara untuk yang termurah dibanderol seharga Rp 8 juta. "Disini harganya beragam tergantung berat masing-masing, lembu termahal dijualnya seharga Rp 18 juta. Sementara untuk yang termurah dibanderol seharga Rp 8 juta," ujar pria asal Kayulaut ini.
Pemkab Asahan Gelar Ramah Tamah Dengan Pejuang Kemerdekaan Liputan: Efendi Panjaitan (Wartawan Bikas Asahan/Sumut) Kisaran - Pemkab. Asahan menggelar acara ramah tamah dengan pejuang yang ada di Kab. Asahan dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 71 diaula Melati Pemkab setempat, Senin, (15/8). Ramah tamah veteran tersebut langsung dihadiri oleh Wakil Bupati Asahan,
H Surya BSc bersama, Wakil DPRD Asahan serta FKPD dan pengurus DHC 45 dan LVRI. Surya membacakan amanat Bupati Asahan menjelaskan kegiatan dilakukan untuk mengenang dan menghormati jasa-jasa para pahlawan pejuang kemerdekaan dan menanamkan kembali akan
pentingnya arti nilai-nilai kepahlawanan khususnya kepada generasi penerus bangsa. Mari kita menatap kedepan, bersatu melangkah bersama dan kemudian maju untuk mewujudkan cita-cita. Khususnya mewujudkan visi dan misi Pemkab Asahan." sebut Wakil Bupati Asahan.
DPRD Langkat Sahkan Ranperda P.APBD TA. 2016 Liputan : Paimin Marbun (Kabiro Bikas Langkat/Sumut) Langkat - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Langkat gelar sidang paripurna dalam agenda kerja pengesahan/persetujuan Ranperda P.APBD Kab.Langkat TA. 2016 ditandai dengan penandatanganan pada surat keputusan dan berita acara persetujuan bersama Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD Kabupaten Langkat di ruang rapat paripurna gedung DPRD Langkat Stabat, Selasa (23/8). Sidang paripurna dipimpin langsung oleh ketua DPRD Langkat Terbit Rencana Perangin - angin SE didampingi wakil ketua H.Sapta Bangun SE Ralin Sinulingga SE dan Donny Setha ST. Hadir pada rapat tersebut Bupati Langkat Ngogesa Sitepu SH, wakil Bupati Langkat Drs.H.Sulistianto M.Si, unsur Forkopimda Kab. Langkat, Sekretaris Daerah Kab. Langkat dr.H. Indra Salahuddin, pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Dinas Jawatan dan Instansi dijajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, para Camat se Kabupaten Langkat, Parpol, Ormas, LSM dan Wartawan serta undangan lainnya. Agus Salim anggota DPRD Langkat yang diusung dari partai Demokrat selaku juru bicara Badan Anggaran menyampaikan hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2016 mengatakan bahwa; hasil pembahasan belanja daerah dalam P.APBD tahun anggaran 2016 disepakati sebesar Rp.2.548.491.552.657,- bertam-
Simalungun - Rehabilitas Puskesmas pembantu (Pustu) di Kabupaten Simalungun 2015 diduga sarat korupsi.Hal ini ketika di pantau Tim Bikas kelapangan banjak kejanggalan-kejanggalan yang mengara kepada pennyimpangan anggaran bertujuan untuk memperkaya diri secara pribadi. Contoh,rehap pustu Nagori Purba Ganda Kecamatan Pematang Bandar Bajaringan penahan seng tidak dipasang kosen jendela bekas dan kaca nya juga bekas,hanya beroti-beroti bekas yang dipakai sehingga diragukan
kekuatannya. tidak jauh bedanya dengan Nagori Karang Sari Kecamatan Gunung Maligas, pelafond belakang tidak dipasang, lantai slasar sebelah kanan kiri juga tidak di pasang. Lantai slasar bagian depan bangunan dikerjakan asal jadi dan lantai slasar depan diduga seharusnya memakai keramik ternyata tidak di pasang,malah kelihatan sudah retak-retak. Menurut pengakuan masyarakat setempat yang juga sangat mengerti tentang bangunan yang identitasnya tidak mau di
sebut,mengatakan bangunan pustu tersebut diperitungkan kurang lebih 50 juta sementara pagu rehap pustu tersebut bernilai 100 sampai 125 juta rupiah, Kemana sisanya? Diduga ada kerja sama antara rekanan, PPK,dan Kepala Dinas, Konsultan Pengawas. Diminta kepada Aparat yang berwenang segera memanggil pihak-pihak yang terlibat dengan rehab pustu tersebut. Sewaktu dikomfirmasi kepala Dinas Kesehatan melalui sms tidak ada jawapan nya,berarti disini terlihat bahwa rehap pus-
tu tersebut diduga Kepala Dinas sudah mengetauinya dengan segala masalah yang terjadi di seluruh proyek rehabilitas Puskesmas Pembatu, Namun yang dipundaknya adalah sebagai Kepala Pertanggungjawapan Anggaran (KPA).Hal ini disampaikan seorang oknum LSM yang enggan di sebut namanya,bagai mana seorang kepala Dinas mau di komfirmasi aja sulit,kalau bisa jangan sampai ada lagi orang-orang seperti pejabat ini ,mohon segera di copot secepatnya ucap seorang LSM.
Banggar DPRD Padangsidimpuan Tinjau Pembangunan Kota Liputan: Rudiansyah Sikumbang (Wartawan Bikas Tapsel/Sumut) Padangsidimpuan - Pemerintah kota Padang Sidimpuan diminta serius membangun infrastruktur kota. Keseriusan ini penting guna mempercepat proses kemajuan kota. Anggota Bangar DPRD Padang Sidimpuan, Saritaon mengungkapkan, pengerjaan bangunan di Pemko Padang Sidimpuan Tahun Anggaran 2015 cukup baik. Dalam hal ini dinas terkait diminta melakukan perawatan fisik agar bangunan bisa bertahan lama. "Pembangunan infrastruktur TA 2015 difokuskan kepada kepentingan orang banyak seperti bendungan ini yang aliran airnya bisa dimanfaakan petani sawah dan warga sekitarnya. Pembangunan ini jangan main main. Harus serius dilakukan," ungkapnya, Kamis (1/8) siang.
Bangar DPRD Padang Sidimpuan kemarin sudah melakukan peninjauan langsung ke beberapa proyek pembangunan. Diantaranya, proyek fisik bangunan Rehablitasi Bendungan Daerah Irigasi Panyanggar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara dan pengaspalan Lapen dan Homix sepanjang sekira 1,2 KM Jalan Keliling Perkantoran, Pal IV, Pijorkoling, Padangsidimpuan Tenggara. Dari peninjauan itu, DPRD Padang Sidimpuan menyatakan puas dengan hasil yang telah di kerjakan. Dalam peninjaun itu, turut serta Ketua DPRD Hj Taty Aryani Tambunan, SH didampingi wakil ketua Ir Ahamd Yusuf Nasution bersama anggota Banggar Soritaon, Rudy Hermanto Harahap, Indar Sakti Tanjung, Erwin Nasution, Zul Achir dan M Imron Dalimunthe.
Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan H Taty Aryani Tambunan SH dan Anggota Banggar Tinjau Pembangunan Kota.
Honor Kategori II Berharap Diangkat Menjadi CPNS Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina- tenaga honorer kategori II di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) bermohon kepada Pemerintah supaya secepatnya diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sesuai kesepakatan bersama KemenPAN-RB belum lama ini. Untuk Kabupaten Madina, ada sebanyak 114 orang yang masuk dalam tenaga honorer K2. Ketua Forum Komunikasi Tenaga Honorer Sekolah Negeri (FKTHSN) Kabupaten Madina, Bisri Samsuri kepa-
da wartawan Minggu (28/8) mengatakan, sudah cukup lama mereka ikut berjuang agar tenaga honor K2 diangkat menjadi CPNS. Ia juga menyebut, guru tenaga honor K2 ini kebanyakan sudah mengabdi belasan tahun menjadi guru honor, hanya saja pada ujian seleksi beberapa tahun yang lalu mereka tidak lulus, sehingga sampai sekarang masih menjadi tenaga honor dengan gaji yang cukup memprihatinkan dan tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka.
"Semua upaya sudah kami lakukan hingga mengadakan aksi unjuk rasa guru honorer se Indonesia di komplek istana Presiden di Jakarta, bahkan sudah beberapa kali kami melakukan pertemuan di DPR RI bahkan sudah berdialog dengan pak Menpan-RB ketika itu dijabat pak Yuddi Chrisnandi, namun sampai sekarang kesepakatan dengan pemerintah untuk mengangkat semua tenaga honorer K2 ini belum juga terealisasi," ungkap Bisri. Ketua DPD LSM Tumpas
Madina itu mengatakan, saat ini pihaknya berencana melakukan audensi dengan Pemerintah dan DPRD Madina untuk menggiring permasalahan honorer K2 hingga ke pusat. "Karena itulah kami meminta kepada Pemerintah agar diberikan solusi supaya secepatnya mengangkat tenaga honorer K2 diangkat menjadi CPNS, dan harapan itu sudah disampaikan baik dari DPR RI maupun KemenPAN RB pada sesi dialog beberapa kali kami ikuti di Jakarta," harapnya.
Pemerintahan Kota Tebing Tinggi Terima Penghargaan Cakupan Akta Kelahiran 2016 Liputan : Jumi'in, S,S H (Kabiro Bikas Tebing Tinggi/Sumut) Tebing Tinggi - Tebing Tinggi telah berhasil mencapai target Nasional atas cakupan terhadap kepemilikan Akta Kelahiran Tahun 2016 bahkan lebih cepat dari batas waktu yang telah ditetapkan atau diprogramkan, oleh karena itu berkat keberhasilan Kota Tebing Tinggi dalam pencapaian penyelesaian Akta Kelahiran Tahun 2016, telah mendapat penghargaan dari Menteri Dalam Negeri RI dan penghargaan tersebut diterima oleh Kadisdukcapil Tebing Tinggi Muhamad Dimyathi pada saat pelaksanaan Rakernas Pencatatan Sipil 2016 di Hotel Aryaduta Pekan Baru (24-26/8) diserahkan Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof. DR.Zudan Arif Fakrulloh.SH.MH. Muhamad Dimyathi selaku Kadisdukcapil Tebing Tinggi mengatakan bahwa keberhasilan Tebing Tinggi ini atas hasil koordinasi yang berjalan baik selama ini dengan Camat dan Lurah yang ada di Tebing Tinggi, yang secara terus menerus
mensosialisasikannya kepada masyarakat, tentang program Akta Kelahiran ini diberbagai kesempatan dan yang secara rutin dilakukan lewat program Jum'at keliling oleh Walikota Priode 2011- 2016 H.Umar Zunaidi Hasibuan. Ujarnya. Hal ini pastinya tidak terlepas dari pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, akta kelahiran dapat diperoleh secara gratis, tampa dikutip bayaran apap-
un, selain itu kita juga melakukan kerja sama dengan sekolah-sekolah, Disdukcapil juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan bagi anak-anak sekolah dari mulai PAUD sampai SMA yang belum memiliki Akta Kelahiran dengan sistem jemput bola, kita sampaikan melalui sekolah-sekolah yang ada di Tebing Tinggi, demikian juga kepada masyarakat umum melalui Camat dan Lurah, kita ajak kerja sama
melakukan pendataan warganya untuk mebuat akta kelahiran secara cuma-cuma, ujarnya. Maka dari hasil tersebut Tebing Tinggi sampai dengan Juni 1016 telah berhasil mengeluarkan akta kelahiran anak usia 0 -18 sejumlah 42.811 jiwa atau 82 %, dari 51.880 Jiwa, dan dikatakan oleh Kadisdukcapil keberhasilan ini telah melebihi target yang ditetapkan secara nasional 77,5 % hingga sampai pada Desember 2016.
Menjamurnya Papan Reklame Di Kota Medan
Roby Barus : Pansus Reklame Telah Mati Suri Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) bah sebanyak RP.721.710. 859.687,- atau bertambah sebesar 39,51% dibandingkan total belanja dalam R-APBD Tahun Anggaran 2016. Dalam perincian belanja tidak langsung sebesar Rp.1.529. 471.208.175,- bertambah sebesar Rp.150.040.385.880,- atau bertambah sebesar 10,88 % dibandingkan belanja tidak langsung dalam R-APBD Tahun Anggaran 2016. Sementara belanja langsung sebesar Rp.1.019.020.344.482,meningkat sebesar Rp.571.670. 473.807,- atau meningkat sebesar 127,79 % dibandingkan belanja langsung dalam R-APBD 2016 dan terjadi defisit anggaran dalam tahun 2016 adalah sebesar Rp.258.384.524.795,Sedangkan pembiayaan defisit dalam tahun 2016 bersumber dari penerimaan pembiayaan daerah yang berupa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) sebesar Rp.263.908.332.325,-. Usai Laporan Banggar dilanjutkan dengan pendapat akhir
fraksi - fraksi DPRD Langkat disampaikan oleh masing-masing juru bicaranya antara lain; dari fraksi Partai Gerindra, fraksi BSPN, fraksi Golongan Karya, fraksi Partai Demokrat, fraksi Nasdem, fraksi Hati Nurani Bangsa (HNB), dan dari fraksi Partai Demokrasi Panca Sila Perjuangan (PDI.P). Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu SH dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Ketua, Wakilwakil Ketua DPRD Langkat, dan segenap anggota, Ketuaketua fraksi, komisi, Badan Anggaran Legislatif, Badan Musyawarah, serta 7 orang anggota dewan mewakili fraksi-fraksi yang telah menyampaikan tanggapan pada pandangan umumnya, dalam mengkritisi permasalahan-permasalahan yang terjadi, kami yakin bahwa tanggapan yang disampikan tersebut adalah dalam rangka upaya kita mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik.
Medan - Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) Reklame, Roby Barus mengatakan keberadaan Pansus Reklame telah mati suri. Entah badai dan kekuatan apa yang membuatnya gemanya tak terdengar lagi. "Enggak mengerti kita, kenapa bisa begitu. Buktinya tidak ada lagi follow up dan penertiban di 13 titik terlarang ada berdiri papan reklame,"ucap Roby, Rabu (31/8). Roby menyatakan dari 13 titik larangan itu memang benar telah ditertibkan dalam beber-
apa waktu terakhir. Namun, di lapangan kondisinya semakin banyak papan reklame yang muncul di wilayah tak diijinkan itu. Seharusnya pemerintah kota Medan yang bisa menjelaskan kenyataan ini. Karena pansus, kata Roby hanya bersifat mengawasi dan merekomendasi penertiban papan reklame yang menyalah dan berdiri tegak di titik larangan. "Kita sudah melaksanakan tugas sesuai fungsi kita, sekarang pemko Medan yang
harus menjawabnya. Eksekutornya adalah pemko Medan, bukan kita,"ungkap Roby. Menurut Roby, pengusaha reklame juga tidak menginginkan kota Medan menjadi indah dan tertib. Buktinya, tindakan mereka seakan arogan dan secara Perlahan kembali mendirikan papan iklannya di kawasan tak ada ijin. "Kenapa di Surabaya bisa teratur dan tertib. Padahal sumber PAD terbesar diraih dari reklame loh. Atau pemerintah kota Medan harus ke Surabaya dan
belajar disana agar penanganan papan reklame kian serius dan segera tuntas,"ucap Roby. Roby juga menyebut dalam Pansus Reklame tidak pernah lagi membahas dan membicarakan tentang penertiban reklame. Sementara itu, Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution belum memberikan pernyataan terkait penertiban reklame. Pesan singkat yang dikirimkan tidak mendapatkan balasan hingga berita ini ditulis.
Warga Desa Muara Parlampungan Temukan Seekor Hewan Langka Jenis Tapir Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina- warga Desa Muara Parlampungan Kecamatan Batang Natal Kabupaten Madina digegerkan atas penemuan seekor hewan langka jenis Tapir yang terperangkap dalam jerat warga kemarin. Ini bukan kejadian pertama, karena sebelumnya warga Desa
Batu Madinding juga pernah menjerat seekor harimau Sumatera. Beruntung BKSDA dan BTNBG dibantu Kepolisian memberikan pertolongan dan membawa hewan Tapir tersebut untuk dirawat dan kemudian akan dilepaskan kembali
ke kawasan TNBG "Hewan langka ini masuk dalam perangkap jerat warga, dan ditemukan sudah dalam kondisi diikat kakinya karena hendak masuk ke pemukiman warga, saat itu juga Muspika Batang Natal bersama personil BKSDA
dan BTNBG dibantu personil Polsek Batang Natal mengamankan hewan langka dan dibawa ke balai konservasi di Panyabungan," sebut Kasat Reskrim Polres Madina AKP Henro Sutarno yang menerima informasi tersebut.
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
10
Tgk Chadar Jeunieb : Hindari Intimidasi Pilkada 2017
" Kejujuran" Modal Utama Menjadi Pemimpin Aceh Liputan : Hendra S (Kabiro Bikas Bireuen/Aceh)
Terbit Rencana Perangin-angin SE (depan tiga dari kanan), Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu SH (pinggir kiri) beserta para undangan lainnya tampak sedang menyanyikan lagu Indonesia Raya saat dimulainya Muscab di gedung PKK Langkat.
Muscab F.SPTI-K.SPSI Pilih Terbit Rencana Perangin-Angin Pimpin Kembali Liputan : Paimin Marbun (Kabiro Bikas Langkat/Sumut) Langkat - Bupati Langkat H.Ngogesa Sitepu SH membuka secara resmi kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Langkat yang ke - IV berlangsung selama satu hari yang dilaksanakan di gedung PKK Kabupaten Langkat Stabat, Kamis (25/8). Ketua DPC F.SPTI-K.SPSI Kabupaten Langkat dipimpin oleh Terbit Rencana Perangin-angin SE yang juga saat ini menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Langkat pada pidatonya mengatakan bahwa pelaksanaan musyawarah cabang (muscab) F.SPTI-K.SPSI ini dilaksanakan adalah berdasarkan dari amanah Munas di Jakarta pada bulan Desember 2015 lalu. "Guna menjalankan roda organisasi yang tertata dan teratur serta dengan menjunjung tinggi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga F.SPTI - K.SPSI secara resmi Muscab digelar" ucap Terbit. Terbit menambahkan, orientasi F.SPTIK.SPSI adalah meningkatkan kesejahteraan, karenanya sebagai organisasi para pekerja,
upaya kesejahtraan para pekerja tidak praktis dijalankan oleh F.SPTI-K.SPSI Langkat sendiri, perlu bermitra dengan Pemkab Langkat dan pimpinan perusahaan yang ada di Langkat sehingga harapan dapat berjalan efektif dan efisien. Turut hadir saat itu ketua F.SPTI-K.SPSI Prov. Sumatera Utara CV. Nainggolan beserta pengurus Sumut lainnya, Kadisnakertrans Langkat H.Syaiful Abdi dan sejumlah para SKPD dijajaran Pemkab Langkat serta para camat se Kabupaten Langkat, para wartawan juga para undangan lainnya. Bupati Langkat dalam sambutannya mengungkapkan bahwa seluruh serikat yang telah mempunyai organisasi termasuk F.SPTIK.SPSI Kabupaten Langkat agar selalu bermitra dengan Pemkab Langkat dan pimpinan perusahaan yang ada dilangkat khususnya mewujudkan kondusifitas bumi religius Langkat, "kekondusifitasan Langkat tentu akan bermuara pada kedatangan para investor ke Langkat" ujarnya.
Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina- Sugai Aek Mata yang melintasi kota Panyabungan, sangat kotor penuh sampah dan bau busuk. Terpanggil demi kebersihan ibukota kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kelompok Pecinta Alam Kabupaten Mandailing Natal melakukan pembersihan sepanjang bantaran sungai itu, Sabtu (27/8).
"Saya merasa senang, kegiataan ini bisa dilakukan," kata Ketua Pelaksana, Abdul Aziz didampingi Ketua Umum Kelompok Pecinta Alam Madina, Zainuddin Lubis kepada wartawan. Dia berharap kegiatan itu dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan sungai.
Dikatakannya, dengan membersihkan saluran air dan parit yang terdapat di sekitar bantaran Sungai Aek Mata, merupakan upaya mencegah tergenangnya air di musim hujan. "Dengan gotong royong seperti ini, sebagai cara untuk mengantisipasi terjadinya genangan air serta untuk menjaga agar sungai tetap terlihat indah," jelas Aziz.
Bireuen - Menjelang pilkada Bupati /Wakil Bupati Dan Gubernur/Wakil Gubernur Aceh 2017, Tgk Chadar Jeunieb mewakili anggota 10 Partai Aceh wilayah Batee Iliek daerah 1 hingga 4,mendukung H. Khalili dan pasanganya untuk naik sebagai calon Bupati Bireuen, diharapkan Pelaksanan Pilkada 2017 antar pasangan calon Bupati/Wakil Bupati bersama Gubernur/ Wakil Gubernur Aceh , tidak saling berkelahi, karena " Kata Tgk Chadar jeunieb Kepada Media Bidik Kasus, tujuan terpilihnya pemimpin Aceh, ingin Masyarakat hidup sejahtera dengan tidak memperkaya dirinya sendiri,sehingga angka kemiskinan masyarakat terus bertambah.. Tgk Chadar Jeunieb minta masyarakat kabupaten Bireuen, untuk selalu waspada terhadap "Intimidasi' biarlah pelaksanaan Pilkada 2017 berjalan sesuai aturan yang ada,dengan sejujur- jujurnya, Tgk chadar jeunieb sangat mengharapkan masyarakat sayangi kepada orang -orang perjuangan, karena perjuangan itu nilainya besar tidak dapat diukur dengan bentuk
apapun, walaupun selama ini "Kata tgk chadar jeunieb, diakui sesama orang perjuangan adanya kesalahpahaman, tetapi pihak Partai Aceh terus berusaha membuat yang terbaik untuk kesehjateraan masyarakat, dengan cara mengantikan Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Partai Aceh pada setiap kali Pilkada ,maka untuk itu,Tgk Chadar Jeunieb Mengharapkan Keputusan yang diambil oleh Ketua KPA pusat, H.Khalili sebangai Calon Bupati Bireuen 2017,tidak dapat diganggu gugat oleh pihak manapun, sesuai garis komando yang terlah terbentuk di Partai Aceh,dimana bawahan harus setia pada keputusan atasanya,maka marilah kita bersatu, supaya Masyarakat Aceh Pada umumnya dan khususnya masya rakat Kabupaten Bireuen, hidup sejahtera. Tgk Chadar Jeunieb, Mewakili Anggota 10 wilayah Batee iliek daerah 1 sampai 4,dengan tegas meminta,KIP Dan Panwaslu Berkerja sesuai Dengan Peraturanya yang ada, Kepada calon Bupati H.Khalili dan pasanganya, apabila terpilih pada pilkada
serentak 2017,tidak mengutamakan kepentingan pribadinya, tetapi utamakan kepentingan Masyarakat luas, Perioritaskan untuk membuka Lapangan Pekerjaan demi menurunkan jumlah kemiskinan yang kini sudah mulai melanda Aceh pada umumnya ,khususnya Masyarakat kabupaten Bireuen, Pemimpin Aceh hari ini harus melihat secara nyata ribuan anak putus sekolah, masyarakat yang meningalkan keluarganya per-
Kaget, Polwan Bersepeda Bagi Sembako Buat Warga Miskin Liputan : Khairuman (Kabiro Bikas Aceh Singkil) Singkil - Polisi Wanita (Polwan) Polres Aceh Singkil membagikan paket sembako kepada warga miskin di Gunung meriah Aceh Singkil. Pembagianpanti asuhan di Kecamatan Gununung meriah, kegiatan itu dilakukan
dalam rangka menyambut Hari ulang tahun mereka yang ke 68 tahun. Warga yang mendapat sembako tersebut tak terlebih dahulu di data, layaknya proses penyaluran bantuan kebiasaan sehingga saat serom-
bongan polwan bersepeda dan mengendarai motor Trail datang serombongn, warga mengaku kaget. Sejumlah warga juga mengaku kaget. "saya kaget, saya fikir ada apa tadi, rupanya saya dikasih beras, alhamdu-
Dalam Kurun Waktu Dua Pekan Bupati Lantik Sejumlah Pejabat Liputan: Mhd. Ribut (Kabiro Bikas Tapsel -Padangsidimpuan/Sumut) Tapsel - Hari Senin (29/8),Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu SH kembali melantik pejabat eselon III.a III.b dan IV.a dijajaran pemkab tapsel berdasarkan SK Bupati tapanuli selatan nomor 362/KPTS/2016 tanggal 29 agustus 2016 pada hari senin 29 agt 2016 pukul 14.00 wib di lobi kantor Bupati tapsel Desa kilang papan komplek perkantoran sipirok. Pengambilan sumpah jabatan langsung dibacakan Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu SH yang diikuti pejabat yang dilantik sebanyak 7 orang,yakni Kabag perlengkapan dan perawatan pada sekretariat, Akhmad Dani Harahap, S.STP, Kemudian Sektetaris dinas
kependudukan dan catatan sipil. Ambia, SP, Sekretaris penataan ruang dan permukiman Zulham Efendi Ritonga, ST , Kabid pengembangan perumahan dan permukiman pada dinas penataan ruang dan permukiman. Abdul Rahim Siregar, ST, Selanjutnya Kabid administrasi kependudukan, Farwis Rizki Daulay, S.IP, MM, Kasubbag umum pada dinas penataan ruang dan permukiman. Misran Piliang, SE, Dan Lurah BatangTura Sirumambe Kec. Angkola timur Ishak, SP Dalam Syahrul mengatakan bahwa pergantian dalam mengisi jabatan adalah hal yg biasa atau tour of duty yg bertujuan utk pengembangan karir PNS/ASN
itu sendiri serta mengisi kekosongan karena pensiun. Bupati Tapsel itu juga mengucapkan selamat bertugas di tempat yang baru dengan harapan dapat menunjukkan kinerja yang terbaik nantinya. "Pelantikan ini sudah melalui analisa oleh Tim baperjakat dan bukan sebagai pendistribusian jabatan tetapi merupakan kebutuhan organisasi dalam percepatan pembangunan. Serta bagi yang baru dilantik untuk sesegera mungkin beradaptasi dilingkungan kerja yang barunya masing-masing" Ujar Syahrul Tampak hadir Wakil Bupati Tapsel, Plt. Sekda, para asisten dan staf ahli, pimpinan SKPD kabag dan pejabat lainnya.
Ketua PKK Sumut Kunjungi Kampung Tanaman Obat Keluarga Di Tebing Tinggi Liputan : Jumi'in, S,S H (Kabiro Bikas Tebing Tinggi/Sumut) Tebing Tinggi - Ibu Ketua PKK Sumatera Utara Evi Diana T.Erry Nuradi, bersama tim kunjungi Kampung Tanaman Obat Keluarga (Toga) Kel.Tebing Tinggi Kec.Padang Hilir Tebing Tinggi beberapa waktu yang lalu. Kampung Toga Kel.Tebing Tinggi merupakan kategori yang telah masuk dalam 5 besar secara nasional bersama Padang Panjang (Sumbar), Prabumilih (sumsel) dan Malang, dan sudah masuk dalam nominasi untuk diperlombakan. Perlombaan Tanaman Obat Keluarga ini akan dilakukan sebentar lagi oleh Kemenkes RI, dalam Toga tersebut terdapat kandungan kesehatan tradisional. Staf Ahli Walikota Tebing Tinggi Jumpa Ukur yang mendampingi Ketua PKK Prop. Sumatera Utara menyampaikan terima kasih atas kunjungan Ketua PKK Prop. Sumatera Utara. Dan ini merupakan pertanda demikian besar perhatian Ketua PKK Prop. Sumut terhadap PKK
Polwan Singkil membagikan Sembako kepada Masyarakat gunung Meriah , Kabupaten Aceh.
lilah saya senang sekali" Kata ini Roslah warga desa Tanah Bara, Jum'at (26/8). Sedangkan Hj Najmiati, Kepala Panti Asuhan Aisyah Gunung Lagan, saat di datangi rombongan Polwan sempat menyangka bahwasanya kedatangan serombongan Polwan bersepeda itu ke panti asuhannya ada sesuatu kasus permasalahan, namun justru sebaliknya. Sementara Kapolres Aceh Singkil AKBP M Ridwan melalui Polwan senior Brigadir Turhamuna mengatakan, kegiatan membagikan sembako ini adalah momen dalam rangka menyambut milad polwan ke 68. "Momen berbagi ini sengaja dipilih sebagai bentuk pengabdian sekaligus upaya tetap mendekatkan diri kepada masyarakat dalam pelayanan keamanan," ujarnya. "ini bentuk pengabdian kami, mudah-mudahan dengan cara ini masyarakat merasa dekat sehingga jika terjadi persoalan seperti Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), warga tidak segan-segan lagi melapor" katanya.
Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution Meninjau Jembatan Rusak Di Kec Sinunukan Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina - Hari ini Selasa Tgl .30 Agustus 2016 Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution beserta rombongan Meninjau langsung Jembatan yang Rusak parah yang menghububngkan Kecamatan Batahan dengan kecamatan Sinunukan tepat nya di desa Airapa Kecamatan sinunukan . Rusak nya jembatan ini mengakibatkan lumpuh nya Transportasi masyarakat di daerah ini , masyarakat sudah sangat menderita akibat banyak sudah buah kelapa sawit yang busuk dan hasil tanai lain nya karna jembatan ini tidak bisa dilewati. Sebagai upaya pemerintah kecamtan sinunukan -batahan, muspika ini telah
mengadakan rapat dengan para Perwakilan Perusahaan sekitar dengan melibat kan kepala desa dan tokoh masyarakat yaitu pada Tgl 15 Agustus 2016 . hasil musyawarah tersebut PT Palmaris Raya Memberikan Bantuan nya 15% . PT Sago Nauli dan LMP memberikan bantuan 35%, PT PN-IV kebun Madina memberikan 20% sedangkan PT Gruti Lestari Pratama memberikan bantuan 20% swadaya dari masyarakat melalui Koperasi Unit Desa yang ada di kecasmtan Sinunuka terbebani 10% . persentase yang di maksut adalah dari anggaran yang telah di musyawahkan dgn nilai Rp.170.000.000,- ( Seratus Tu-
juh Puluh Juta Rupiah ) dana yang di butuh kan agar jembatan yang menghubung kan kecamtan sinunukan ke kecamatan Batahan tepat nya di sungai Batang bangko desa Airapa kecamtan sinunukan Kab Madina kembali bisa di lewati seperti sediakala . Upaya masyarakat dan perusahaan yang di prakarsai muspika kecamatan sinunukan -Batahan terus mengalir dan penentuan ahir pengumpulan dari masing-masing yang telah ditentukan disetor ke panitia tgl 10 September 2016.Perhatiasn pemerintah tentang menderita nya masyarakat ulah rusak nya jembatan sungai batang bangko ini ,
yang tidak dapat dilewati membawa hasil panen petani didaerah ini untuk di jual sebagai kebutuhan hidup, pemerintah daerah Eksekutif dan Legislatif pun turun untuk melihat langsung / meninjau keadan yang sebenar nya 30/8. Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan Nasution beserta rombongan sampai di jembatan yang rusak parah tersebut sekitar jam 12.00 WIB dan disambut muspika kecamtan Batahan Sinunuka , tokoh Masyarakat ,tokoh adat OKP ,ORMAS dan alim ulama. Mudah-mudahan Bupati Madina dapat secepat nya merealisasikan pembangunan jembatan ini ungkap Rohandan Silalahi kepada wartawan.
Untuk Mengantisipasi Tindakan Premanisme, Polres Bukittinggi Adakan Razia Liputan Mardi W (Wartawan Bikas Bukittinggi/ Sumbar)
Tebing Tinggi,apalagi Toga ini sudah masuk dalam 5 besar nasional yang akan diperlombakan oleh Kemenkes RI, ujarnya. Harapan kmi tentunya, PKK
Provsu berkenan terus melakukan bimbingan dan motivasi buat kami di Tebing Tinggi, agar terus bisa berbuat lebih baik lagi, ujarnya.
Meningkatkan Pangan
Koramil 13 Panyabungan Dan BP3K Adakan Tanam Perdana Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina-Untuk meningkatkan swasembada pangan Koramil 13 Panyabungan berkordinasi dengan Badan Penyuluh Kecamatan (BPK) Kecamatan Panyabungan Timur melakukan kegiatan tanam perdana padi di lahan persawahan Saba Jae Kelurahan Gunung Baringin Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal, Selasa (30/8).
gi hijrah kenegara lain demi mencari nafkah ( Bekerja) dengan waktu cukup lama untuk menyelamatkan kebutuhan keluarga mereka , kasus seperti ini "Kata Tgk Chadar Jeunieb, bahwa para pemimpin Aceh telah gagal dalam mensejahterakan Ekonomi masyarakat secara luas.Maka untuk itu Harapan Tgk Chadar Jeunieb, "Khalili Bupati Geutayoe Harus Siap Melakukan Perubahan " supaya Masyarakat Tidak Hidup Sengsara.
Kegiatan tanam perdana demplot padi sawah Koramil 13 Panyabungan ini yang melibatkan peran serta masyarakat ini diharapkan agar masyarakat turut serta dalam program pemerintah di bidang pangan khususnya didalam mensukseskan program Swasembada Pangan di Kabupaten Mandailing Natal," Sebut anramil 13 Panyabungan, Kapten Inf Pardamean Sihomb-
ing kepada wartawan di Panyabungan Timur. "Sebagai prajurit perintah dari pimpinan paling atas mulai dari Panglima TNI setelah mendapat petunjuk dari Presiden hingga ke tingkat Koramil ikut membantu dalam rangka pendampingan pelaksanaan penanaman padi untuk berhasilan tujuan Pemerintah dalam swasembada pangan," Ujarnya.
Bukittinggi-Untuk melakukan penertiban dan mengantisipasi premanisme di wilayah hukum Polres Bukittinggi, dan juga dalam rangka melaksanakan program prioritas Kapolri dalam satgas penegakan hukum tentang kejahatan jalanan. Polres Bukittinggi beserta jajaran melakukan Razia preman disekitar pasar bawah dan Termibal Aur kuning Bukittinggi,Jumat(26/8). Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bukittinggi Akbp Tri Wahyudi, Sik,MH dan dibantu Wakapolres Bukittinggi Kompol Iwan Ariyandhy, Sik selaku Wakil penanggung jawab dan Kabag Ops selaku koordinator lapangan, dalam razia juga dibantu beberapa personil Polsek serta di back up oleh Brimobda Sumbar. Sebanyak 51 orang terjaring dalam razia tersebut, yang terdiri dari petugas parkir liar, agen liar, pengamen, anak funk, yg tidak membawa tanda penge-
nal serta anak jalanan. Kapolres Bukittinggi AKBP Tri Wahyudi, Sik,MH selaku penanggung jawab mengatakan, dalam razia ini di bagi dua kelompok dengan sasaran petugas parkir liar, agen liar, pengamen, anak funk, pedagang asongan yg tidak membawa tanda pengenal serta anak jalanan, dan mereka yang terjaring diberi arahan oleh Binmas dan apabila tidak ada terlibat tindakan kriminal, maka meraka akan dipulangkan kembali kerumahnya masing-masing. Tri Wahyudi, Sik juga mengatakan, Razia yang dilakukan kali ini dengan sasaran petugas parkir liar, agen liar, pengamen, anak funk, pedagang asongan yg tidak membawa tanda pengenal serta anak jalanan. "Razia ini dilakukan untuk mengatisipasi tindakan premanisme di wilayah hukum polres Bukittinggi, dan juga dalam rangka melaksanakan program prioritas Kapolri
Kapolres Bukittinggi AKBP Tri Wahyudi, Sik,MH, sedang member arahan pada preman yang kena jaring
dalam Satgas penegakan Hukum tentang kejahatan jalanan," Ungkap Tri Wahyudi Dalam razia dibagi 2 Regu, Regu 1 dengan wilayah Simpang Jambu Air, Aur Kuning, BMW 2000 dan Simpang Lambau yang dipimpin oleh Kasat
Reskrim AKP Joko Hendro Lesmono, Sik dan Kasat Lantas Akp Aris Chai Sik, sedangkan regu 2 dibawah pimpinan Kasat Sabhara Akp Yandrianus Chan ,Sh dan Kasat Intelkam Akp Nanang Irawadi, SH, imbuh Tri Wahyudi.
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
11
Kepsek SDN Cikaok Bontor Tamba Pecat Guru Honor Mengabdi Lima Tahun Lebih "Gaji Bulan Juli Tak Bayar" Liputan : T Sitepu (Kabiro Bikas Pakpak Bharat/Sumut)
Hadiri Pengenalan Kehidupan Kampus UMSU
Gubsu: Mahasiswa Harus Menjadi Agen Perubahan Liputan : Robinson Saragih ( Wartawan Bikas Medan / Sumut ) Medan - Gubernur Sumatera Utara Ir HT Erry Nuradi MSi berharap agar mahasiswa dapat menunjukkan eksistensinya sebagai agen of change (agen perubahan) layaknya pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan. Hal itu disampaikannya pada sambutan pembukaan Mastar (Masa Ta'aruf) Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasisqa Baru (PKKMB) ,Senin ( 29/8) di pelataran parkir kampus UMSU Jalan Muktar Basri Medan. Hadir pada acara tersebut pimpinan wilayah Muhammadiyah Sumut Prof DR Hasyimsyah Nasution, Ketua Aisiyah Elvita, Badan Pembina Harian UMSU Drs H Dalail Ahmad , Rektor UMSU DR Agussani MAp serta sejumlah civitas Akademika UMSU. Besar harapan Gubsu agar para mahasiswa dapat menjadikan momentum penting ini sebagai sarana edukasi dan pencerahan kepada mahasiswa baru dalam rangka
menanamkan karakter dan akhlak mulia yang berpedoman pada Al quran dan hadis. Sejalan dengan itu Gubsu juga mengatakan para mahasiswa baru bisa mengisi PKKMB dengan berbagai kegiatan-kegiatan positif dalam upaya menyiapkan lulusan yang SDM yang berkompeten, berintegritas dan siap terjun ke dunia kerja. "Seiring diberlakukannya MEA tantangan yang kita hadapi semakin berat dan kompleks tentunya kecakapan, keandalan dan keunggulan SDM merupakan prasyaratan yang harus diperhatikan dan dipersiapkan agar dapat memenangi persaingan tersebut,"jelas Gubsu. Gubsu juga menambahkan kalau keberhasilan dari mahasiswa tak terlepas dari peran para dosen sebagai pendidik. "Upaya peningkatan kualitas dan kompetensi dosen sebagai kunci utama dalam pendidikan," paparnya.
Kualitas Tutor PAUD Perlu Ditingkatkan Liputan: Mhd. Ribut (Kabiro Bikas Tapsel -Padangsidimpuan/Sumut) Tapsel - Untuk menjamin mutu pendidikan pada anak usia dini perlu adanya kualifikasi kompetensi tenaga pendidik (Tutor) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) penting untuk ditingkatkan. "Kompetensi pendidik cukup berpengaruh perkembangan anak didik," ujar ketua umum forum tutor PAUD (Bunda PAUD) Tapanuli Selatan, Hj Syaufia Lina Syahrul M.Pasaribu, Kamis.(1/9) Agar para tutor benar benar kompeten dibidangnya, dalam bulan ini Forum PAUD Tapsel
akan menggelar Pendidikan Kilat (Diklat) yang dibagi dalam tiga tiga zona se-Tapanuli Selatan," katanya. Nara sumbernya dari Medan, Peserta diklat direncanakan sebanyak 90 orang, mereka ini diharap menjadi tutor PAUD Tapanuli Selatan yang berkualitas untuk membentuk generasi muda anak bangsa yang berkarakter. "Kita ingin generasi anak bangsa khususnya Tapsel bisa tumbuh lebih berkarakter, beretika,
dan bermoral, karena, itu merupakan bagian dari perhatian dan tanggungjawab kita semua," kata Syaufia Lina. Zona pertama gabungan peserta Diklat dari Kecamatan Angkola Timur, Sipirok, Arse, SD.Hole, dan Aek Bilah. Zona dua Angkola Selatan, Batang Angkola, Tantom Angkola dan Sayur Matinggi. Zona tiga Kecamatan Batang Toru, Angkola Barat, Marancar, Muara Batang Toru dan Kecamatan Angkola Sangkunur.
Diduga Kasek SMP Negeri I Kec. Sei Dadap Kab. Asahan Jarang Masuk Sulit Untuk Di Konfirmasi Liputan: Poniman, SH (Kabiro Bikas Asahan/Sumut) Asahan - Menindak lanjuti atas pemberitaan SKN Bidik Kasus Edisi 29 Agustus - 04 September 2016 Minggu I Tahun XVIII No. 877, pada halaman 10 dengan judul "Di Duga Kasek SMP Negeri I Kec. Sei Dadap Kab. Asahan Amburadul". Didalam pemberitaan tersebut pada saat bikas bersama tim diterima oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Alfian, dan menanyakan keberadaan Kepala Sekolah (Kasek) namun jawab Wakasek tidak berada ditempat. Padahal banyak yang akan dipertanyakan seperti tentang papan panel untuk tahun 2015 serta pengunaannya secara rinci, serta pada saat mendaftar ulang siswa/siswi baru T.A 2016/2017, persiswa dikutip Rp 300.000.-, juga tentang pengunaan dana BOS kemana di gunakan, dan sepertinya pengunaan Dana BOS tidak transparan. Dan akhirnya bikas bersama tim dapat menlanjutkan social kontrolnya dan mendatangi kembali SMP Negeri I Kec. Sei Dadap yang terletak di Jalan Besar Desa Sei Alim Hasak Kec. Sei Dadap Kab. Asahan, jum'at (2/9) sekira pukul 09.45 wib, yang tak lain tujuannya untuk konfirmasi namun sangat disangkan
Terlihat air di depan SMP Neg I Sei Dadap, tergenang seperti kolam. Foto Bikas/Poniman, SH.
Kasek tersebut Maimunah, S.pd, tidak berada ditempat, menurut Wakil Kepala Sekolah (Wa ka sek) Alfian bahwa kepala sekolah tadi menelpon saya katanya kurang enak badannya (Demam) dan katanya kalau jam 10 saya tidak datang berarti saya berobat ke rumah sakit ucap kasek yang ditirukan wakasek kepada bikas. Dalam penantauan awak Koran ini sepertinya Kasek kinerjanya amburadul, tidak bisa menata ruang dalam lingkungan sekolah karena terlihat didepan halaman sekolah tergenang air seperti kolam dan kumuh karena terlihat rendah seharusnya darat yang tinggi dikorek untuk menutupi dataran yang rendah, serta dibawa tiang bendera terli-
hat semak dan banyak rumput berduri dan tiang tersebut tidak dipasang bendera, seharusnya kantor/sekolahan seharusnya memasang bendera, agar dapat menandakan penghormatan kepada Negara. lanjut dikarenakan tidak ada Kasek, Lalu bikas bersama tim mendatangi Kantor UPT Disdik Kec. Sei Dadap Kab. Asahan, dan sesampainya sekira pukul 11.00 wib, tim menanyakan kepada pegawai yang ada di kantor UPT, Buk ada KaUPT Tanya tim,.. jawabnya tidak ada KaUPT keluar, lalu Tanya kembali oleh tim, Pak Marnaek ada,‌ jawabnya tidak ada baru keluar juga, demikian ucapnya. Dikarenakan tak ada yang dapat dikonfirmasi, lalu Bikas dan tim meninggal kantor tersebut.
Pakpak Bharat - Kepsek peccat Guru honor Gaji bulan juli 2016 tak dibayar ,padahal mengabdi Sudah lima tahun lebih guru honor di Sekolah Dasar Negeri 030416 Cikaok, Kecamatan Sitellu Tali Urang Julu, Kabupaten Pakpak Bharat.M Sari Berutu Spd (26) terpaksa harus merelakan keinginannya menjadi pahlawan tanpa tanda jasa pupus begitu saja. Bagaimana tidak, pengabdiannya selama lima tahun lebih sebagai guru honor mengajar bidang studi bahasa inggris di SD tersebut, dirinya dipecat sepihak oleh Kasek tanpa alasan tak ada peraturan serta perintah tapi hanya kekuasan Kepsek Bontor Tamba berani seorang kepsek menyatakan kepada tim wartawan Dana APBD pakpak Bharat tidak cukup bayar honor M sari Berutu ! Wartawan bertanya berganti sirih semua jawapan kepsek seprti kercepalas keceplos , yang jelas. Ironisnya lagi, pemecatan
sepihak ini dilakukan Kasek dengan dalih bahwa honor diterima M sari Berutu melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Pakpak Bharat,sudah tidak dianggarkan pemerintah setempat, kusus yang di pecat di sd cikaok , sehingga pihak manajemen sekolah harus memberhentikannya. M Sari Berutu dipecat berdasarka Surat Keputusan Kepsek SDN 030416 Bontor Tamba, bernomor 422.2/96/SD/VIII/2016 memutuskan menetap kan terhitung 1 agustus dan di tetapkan di cap pada tanggal 09 Agustus, 2016 ini lah aslinya pemikir peminpin kepsek Sd cikaok dan lengkap ada 5 hp Tim wartawan semua rekam ucapan kepsek tentang pemberhentian Tenaga Guru Tidak Tetap/Pegawai Tidak Tetap (GTT/PTT) '' Padahal sudah mengabdi selam lima tahun dengan gaji sangat minim. pengangkatan berdasarkan SK kepala sekolah,''ungkap R
Liputan : Paimin Marbun (Kabiro Bikas Langkat/Sumut) Langkat - Pendidikan salah satu pilar untuk mencerdaskan anak bangsa itu semua tidak terlepas dari tenaga Guru yang Profesional dan pemerintah tidak tanggung tanggung menyediakan anggaran APBN hingga mencapai 20% dengan harapan putra-putri anak bangsa ini bisa sekolah dan wajib belajar 12 tahun. Saat dikonfirmasi Bikas baru-baru ini diruang kerjanya KUPT Kecamatan Sirapit Bahtiar SE didampingi Pengawas Samsiar S.Pd menuturkan Kecamatan Sirapit terdiri dari 10 Desa dan 14 Sekolah jumlah Siswa/siswi 1914 . guru agama 5 orang dan guru olah raga 4 orang dan saat ini Pendidikan dikecamatan Sirapit kurang tenaga guru kelas.
Sekarang ini KUPT Kecamatan Sirapit mengharapkan Kepada Dinas Pendidikan Kab.Langkat agar menambah tenaga guru kelas untuk meningkatkan mutu penidikan yang ada di kecamatan sirapit Kab.Langkat. Hasil Pantauan wartawan Bidik Kasus dilapangan di awal kerjanya KUPT Kec. Sirapit telah merenofasi Kantor tata ruang dan memagar Halaman. Hal ini beliau kerjakan beserta Staf. Membuktikan karya nyata dalam kerjaan sarana dan prasarana dan meningkatkan kedisiplinan dalam kerjaan. Selain itu pembinaananya diantara kepala sekolah dan guru-guru semangkin bertambah harmonis dalam men-
tan berjumlah 195,227 sudah melakukan perekaman sampai 31 Juli 2016 dengan total 166,381, laki laki 81,611 dan perempuan sejumlah 84,770. Dari rincian data rekam, kata dia, duplicate record 425, data bersih rekam 165,956 atau 85,01%. "Namun, saya optimis perekaman KTP-eL di Tapsel bahgi wajib KTP akan selesai sebelum limit waktu yang diberikan Menteri Dalam Negeri per 30 September 2016. Sejalan dengan kutipan akta kelahiran berjumlah 214,151 atau 71,26% dengan penduduk Tapanuli Selatan sekitar 300,536 jiwa. Keyakinan itu siap setelah pihaknya menginstruksi, melibatkan seluruh pemangku kepentingan mulai dari atas hingga sampai bawah dilibatkan dalam percepatan perekaman KTP-eL dan administrasi kependudukan itu.
KUPTD Kecamatan Sirapit Bahtiar SE didampingi Pengawas Samsiar S.Pd Saat dikonfirmasi Bikas diruang kerjanya foto Bikas/Paimin Marbun
jalankan kerjanyata sesuai fungsinya masing-masing sehingga harapan nantinya kedepan dunia pendidikan dikeca-
matan sirapit berjalan maju dan bersaing dengan seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Langkat tercinta ini.
Oktober, Pembangunan Underpass Katamso Dimulai Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Direncanakan pembangunan Underpass Katamso akan dimulai Oktober 2016. Kemudian diikuti dengan perbaikan simpang Jalan Karya Jaya dan rigid pavement (pembetonan) Jalan Sisingamangaraja Medan mulai Simpang Marindal sampai batas kota. Selain untuk mengurai kemacetan arus lalu-lintas, pembangunan jalan ini dilakukan dalam rangka untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada masyarakat saat berkenderaan. Demikian terungkap dalam rapat DED Perencanaan Teknik Pembangunan Underpass Katamso di Ruang Rapat I Kantor Wali Kota Medan, Selasa (30/8). Rapat ini dipimpin langsung Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution MSi didampingi Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekbang) Setdakot Medan, Qamarul Fattah. Dalam rapat yang dihadiri Kabid Pembangunan Jalan dan Pengujian Balai II Sumut, Ir Jhon Damanik, Karyawanta Sembiring dari Metro Bina Medan, Ka-
dis Perhubungan Kota Medan, Renward Parapat, Kadis Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), Syampurno Pohan, Kabag Adminsitarsi Pembangunan, Ahmad Basaruddin serta perwakilan dari PDAM Tirtanadi, PLN dan PT Telkom berharap pembangunan secepatnya direalisasikan. "Apabila pembangunan se-
cepatnya dilakukan tentunya dapat mengurai kemcaetan yang terjadi di kawasan tersebut. Untuk itu dalam rapat ini, kita bahas apa yang menjadi kendala dan solusi mengatasinya sehingga pembangunannya terealisasi secepatnya," kata Akhyar. Menyikapi permintaan Wakil Wali Kota, Jhon Damanik me-
mamparkan progrea rencana pembangunan Underpass Katamso. Besok (31/8), mereka menggelar opini hukum di Jakarta untuk mendapatkan persetujuan menteri. Diperkirakan proses ini akan memakan waktu seminggu, sehingga akhir September bisa dilakukan kontrak dan pembangunan dapat dimulai Oktober 2016.
7 Dari 11 Atlet Labusel Raih Medali Dalam Tournamen Piala Kapolres Asahan Liputan : Ali Imron Hasibuan ( Kabiro Bikas Labusel /Sumut)
Liputan: Rudiansyah Sikumbang (Wartawan Bikas Tapsel/Sumut) perekaman 4,507 atau 18,56%. Angkola Timur wajib KTP sebanyak 14,120 belum perekaman 2,242 atau 15,88%, Angkola Selatan wajib KTP 18,618 belum perekaman 2,951 atau 15,85%. Marancar wajib KTP 6,493 belum perekaman 842 atau 12,97%, SD.Hole wajib KTP 8,795 belum perekaman 1,044 atau 11,87%. Batang Angkola wajib KTP berjumlah 23,742 belum perekaman 2,723 atau 11,47%, Sipirok wajib KTP 22,440 butuh perekaman 2,499 atau 11,14%. Tano Tombangan Angkola wajib KTP 9,848 belum perekaman 1,067 atau 10,83%, Sayur Matinggi wajib KTP 16,293 belum perekaman 1,490 atau 9,15%, terakhir Kecamatan Arse wajib KTP 6,020 belum perekaman KTP-eL 233 atau 3,87%. Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Parlindungan Harahap mengatakan wajib KTP Tapanuli Selatan dari 14 kecama-
"Ada apa ini pak Kepsek,kalau memang Pemkab Pakpak Bharat tidak punya dana untuk membayar honor saya,kenapa hanya saya sendiri dipecat,M Berutu Spd menduga ini akses kekuasan kepsek meraja lela , kerna berkali kali di tanya apa Dasar Hukum ada peratuan atau perintah? kepsek Bontor Tamba menjawab tada ada peraturan atau perintah di tunjukan tapi menjawap kepsek tidak tau, ucapam kepsek sesuai hasil rekaman di peroleh guru honor dipecat ," tegasnya. Sementara Kasek SDN 030416,Bontor Tamba saat ditemui Tim media diruang kerjanya Rabu (24/08) mengatakan pemecatan terhadap M Sari Berutu sudah sesuai dengan mekanisme,"Pemerintah tidak cukup dana APBD untuk membayar Gaji Honor 1 orang di Sd cikaok ,makanya kita pecat,"tutur kepsek Bontor Tamba. Dan hanya honor 3 orang lagi bisa di tampung tutur kepsek.
Kecamatan Sirapit Kurang Tenaga Guru Kelas
Muara Batang Toru Masih Banyak Yang Belum Terekam e-KTP Padangsidimpuan - Bikas (Rudiansa Sikumbang) Tapsel- Muara Batangtoru paling tinggi dari 14 Kecamatan di Tapanuli Selatan yang belum terekam KTP Elektronik KTP-eL (1/9). Bupati Tapanuli Selatan H.Syahrul M.Pasaribu menekankan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mengambil langka cepat agar seluruh wajib KTP dapat perekaman KTP- eL sebelum 30 September 2016. Dari data mencatat, jumlah wajib KTP Muara Batangtoru berjumlah 8,468 yang belum terekam KTP-eL berjumlah 2,450 atau 28,93%. Disusul Aek Bilah wajib KTP 4,203 belum perekaman 869 atau 21,32%, Angkola Barat dari 19,197 wajib KTP belum perekaman berjumlah 3,867 atau 20,14%. Angkola Sangkunur wajib KTP sebanyak 12,701 belum perekaman 2,460 atau 19,37%, Batangtoru wajib KTP 24,289 belum
Berutu, Mantan ketua komite sd cikaok beberpa periode dulu menerang kan rankain kejadian pemacatan kepada beberapa wartawan ! .serta Tim media saat ditemui di Rumahnya, minggu lalu(24/08). Menurutnya,alasan disampaikan Kepsek tersebut tidaklah benar adanya," Kalau Pemkab Pakpak Bharat tidak mampu memberi honor anak saya, kenapa mesti hanya anak saya harus dipecat di Sd cikaok ? Tutur R Bertutu kepada wartawan, Honor ada 4 orang ,"kata Berutu kesal. Hal senada juga dikatakan M Sari Berutu SPd mereka yang diangkat tenaga honor berjumlah 4 orang,dengan rincian, P.Rubeanto Padang pengangkatan Tahun 2008.M Sari Berutu Tahun 2011(yang dipecat,red) kemudian D.Hasugian Tahun 2014 dan Hermanto Boangmenalu 2012.mutasi dari Sibagindar ke Sd cikaok
Labusel - 11 atlet Labuhanbatu Selatan yang dikirim mengikuti open tournament kejuaraan se Sumatera Utara untuk memperebutkan piala Kapolres Asahan yang berlangsung selama 2 hari (27-28/8) di Kisaran. 7 dari 11 atlet labusel berhasil membawa pulang medali. Dengan torehan 1 emas, 3 perak dan 3 perunggu. Ungkap Andy SP Sihotang. Saat ditemui Senin (29/8) sekira pukul 11.00 Wib. Sabeum Dojang Cikta (Cikampak Taekwondo) Club yang berlatih dihalaman kantor camat Torgamba itu merasa sangat
puas dengan hasil yang diperoleh anak asuhnya. "Selain 7 medali yang kita raih, ada 1 gelar predikat pemain terbaik juga kita dapat. Jelas ini merupakan kepuasan tersendiri bagi kami dan kebanggaan buat semua". Kata Andy Sihotang. Oloan Sihotang selaku Ketua Pengcab taekwondo Labusel mengatakan, kiranya prestasi yang diraih dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan kedepannya agar lebih baik lagi. "Hari ini sudah lebih baik dari kemarin dan hari esok harus bisa lebih baik dari hari ini". Ucapnya.
Sementara Muhammad Yunus, S.Sos, Ketua KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Labusel menyambut haru dan bangga atas pencapaian prestasi kontingen atlet taekwondo yang berhasil mengharumkan nama Kabupaten Labuhanbatu Selatan lewat dunia olahraga. "Saya terharu dan bangga atas prestasi yang diraih para atlet taekwondo, apresiasi dan ucapan terimakasih kepada kontingen Labusel yang telah mengharumkan nama daerah, semoga prestasi seperti ini dapat diikuti oleh cabang olahraga lainnya".ucap Yunus berharap via Selulernya. Bripka Supriadi, Personil Polsek Torgamba yang juga tercatat sebagai Wakil Ketua Pengcab menyebutkan, 3 perunggu yang didapat pada event ini diraih oleh Bakhtiar Manullang (Prakadet C kelas 31-34 Kg Putra), Rio Purba (Prakadet C kelas 25-28 Kg Putra) dan Samuel Hasiholan Simamora (Junior kelas 48,1-51 Kg Putra). Paparnya. Sementara lanjut Supriadi, Saskie Sufitri (anak Supriadi reed..) yang turun dikelas Prakadet B 28-31 Kg Putri, berhasil mendapatkan medali perak, diikuti oleh Imanuel Sembiring serta Purnama Sirait yang masing-masing berlaga dikelas Prakadet C kelas 48-51 Kg Pu-
tra dan Junior kelas 42,1-44 Kg Putri. Dan medali emas yang berhasil dibawa pulang kontingen Labusel disumbangkan oleh atlet berusia 6 tahun dan masih duduk di sekolah Taman Kanakkanak (TK) bernama Vijay Prasetia Siagian yang turun dikelas Prakadet A. Perjuangan Vijay untuk merebut tahta dikelasnya tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Menurut imformasi yang dihimpun awak media, di awalbabak pertama Vijay mengalami kekalahan angka namun dibabak selanjutnya Vijay berhasil unggul dalam persaingan mengumpulkan angka, bahkan tendangan lurus berhasil diperagakan Vijay mengarah ke wajah lawannya. Sehingga lawannya asal Tebing Tinggi itu sempat terkapar dua kali dan mencium kanvas dibuatnya. Hingga akhirnya menyerah tidak melanjutkan pertandingan dan memberikan emas kepada Vijay Prasetia Siagian. Aksi heroik Vijay, mendapat sambutan meriah dari penonton. Termasuk Kapolres Asahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja yang menyaksikan jalannya laga juga turut memberikan aplaus kepadanya. Atas keberhasilannya, Vijay Prasetia di nobatkan menjadi pemain terbaik oleh panitia.
12
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
Serba-Serbi
Tanah Milik Rimbun Bangun Dikuasai Pengungsi Liputan : TIM BIDIK KASUS SUMUT Kuta Rakyat - Informasi yang diterima tim media BIKAS , bahwa saudara RIMBUN BANGUN memiliki sebidang tanah seluas ± 14,5 Ha yang terletak dijalan : Jahe , Dusun : 5 , Desa : Kuta Rakyat , Kecamatan : Naman Teran , Kabupaten : Karo . Menurut saudara RIMBUN BANGUN tanah tersebut telah dikuasainya sejak tahun 1997 sampai sekarang. Dampak dari meletusnya Gunung Sinabung banyak warga yang mengungsi , di antara pengungsi - pengungsi tersebut ada sekitar ± 20 KK
telah menyerobot / menguasai tanah milik saudara RIMBUN BANGUN seluas ± 8 Ha . Menurut saudara RIMBUN BANGUN para pengungsi dari dampak erupsi Gunung Sinabung menguasai tanah tersebut ± 1 ( satu ) tahun yang lalu . Ketika ditanya atas dasar apa mereka menguasai tanah tersebut , para pengungsi tidak terima dan terjadi perdebatan . Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan lalu saudara RIMBUN BANGUN me-
laporkan hal tersebut ke kantor Kecamatan Naman Teran dan selanjutnya melaporkan ke Pemerintah Kabupaten Karo , agar menindaklanjuti permasalahan tersebut . Namun sampai saat ini belum ada tanggapan atau pun penyelesaian atas masalah tersebut . Saudara RIMBUN BANGUN mengatakan : saya mohon kepada Pemerintah Kabupaten Karo melalui Instansi terkait untuk menyelesaikan masalah tersebut secepatnya agar tidak terjadi hal - hal yang tidak diinginkan.
Nominasi Program Iuwash Plus DiKota Tebing Tinggi Liputan : Jumi'in, S,S H (Kabiro Bikas Tebing Tinggi/Sumut)
Disaat Forum Solidaritas Wartawan Bireuen, Melakukan Aksi Kutukan Keras Kepada Oknum TNI AU Yang Melakukan Kekerasan Kepada Dua Wartawan Medan, Pada Saat Istirahat Wakil Bupati Muktar Abda ( Baju Biru ) Minggu 20 Agustus 2016 Ngopi Bareng Bersama Para Wartawan Bireuen.
Forum Solidaritas Wartawan Bireuen,Minta Presiden Jokowi Usut Tuntas Kasus Pemukulan Wartawan Oleh Oknum TNI AU Liputan : Hendra S (Kabiro Bikas Bireuen/Aceh) Bireuen- Forum Solidaritas wartawan Bireuen, Minggu 20 agustus 2016,melakukan Aksi Unjuk Rasa di Bundaran simpang 4,terkait perbuatan Oknum TNI AU Dimedan Sumatera Utara yang melakukan kekerasan terhadap dua jurnalis dimedan, pada saat meliput aksi unjuk rasa warga Sarirejo. Dalam Aksi Yang dilakukan Forum Solidaritas wartawan Bireuen,banyak foster dan spanduk yang dipajangkan isi salah satunya, "Kekerasan Aparat Hukum Kepada Wartawan Sesuatu Hal Yang Bodoh ".Forum Solidaritas Wartawan Bireuen juga Mengutuk Keras Perbuatan Oknum TNI AU tersebut. Kekerasan yang terjadi pada dua Wartawan dimedan dilakukan Oknum TNI AU itu, bertentangan dengan Undang- undang PERS no 40 tahun 1999,Profesi Jurnalis dilindunggi oleh undangundang yang menjelaskan bahwa dalam melaksanakan tugas-
nya wartawan mendapat perlindungan hukum,akan tetapi yang terjadi hari ini Wartawan bukan dilindungi malahan dihukum. Arogansi Oknum Tentara yang memukul serta Menginjak -nginjak wartawan dan warga ,saat bentrokan antara Warga Dengan TNI AU itu sudah mengarah kepada tindakan kriminalitas dan melanggar hak asasi manusia,sebab itu,Forum Solidaritas Wartawan Bireuen, Minta Presiden Repulik Indonesia Jokowi, Menteri Pertahanan, Panglima TNI Serta Kepala Staf supaya Oknum TNI AU diberi Hukuman sesuai proses hukum yang berlaku. Forum Solidaritas Wartawan Bireuen,Yang juga diikuti 4 Organisasi Wartawan,PWI ( Persatuan Wartawan Indonesia ), AJI ( Aliansi Jurnalistik Indonesia )KOMNAS -WI ( Komite Nasional Wartawan Indonesia )Dan PWA ( Persatuan Wartawan Aceh).dalam Kasus ini sangat
mengharapkan Para prajurit TNI AU yang terlibat dalam penganiayaan tersebut harus diproses secara hukum,meminta Korban untuk tidak melakukan proses perdamain,meskipun nanti mereka Oknum TNI AU meminta maaf. Sementara itu,Ketua Komite Nasional Wartawan Indonesia ( KOMNAS -WI ) DPD Kabupaten Bireuen,( Hen ) yang juga tergabung dalam forum Solidaritas Wartawan Bireuen, Mengatakan Seharusnya,TNI Sebagai alat Negara mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat, melainkan bukan melakukan kekerasan apalagi mengedepankanya dalam menyelesaikan setiap masalah,kejadian yang menimpa dua wartawan di Medan Sumatera Utara salah satu Bukti.Dimana TNI Harus Melakukan reformasi Birokrasi Secara Total,Padahal Lembaga Militer Indonesia Memiliki Moto" BERSAMA RAKYAT TNI KUAT ".
Tebing Tinggi - Kota Tebing Tinggi merupakan salah kota yang masuk dalam nominasi program Usaid Indonesia Urban Water,Sanitasion and Hygiene Penyehatan lingkungan Untuk Semua (Iuwash Plus). Hal ini disampaikan tim teknis air,sanitasi dan Higeine Direktorat Perkotaan, Perumahan & Pemukiman Bappenas yang diterima Plh.Walikota Tebing Tinggi Johan Samose Harahap bersama Ka. Bappeda Gulbahkri Siregar, Ka DKP Rusmiyati Harahap dan Direktur PDAM Tirta Bulian Ewin Putra Rabu (31/8) dirumah Dinas Walikota. Tim Assismen Beny menjelaskan tentang program ini penguatan ekositem sektor air minum, sanitasi dan prilaku higyene,konsep ini menjelaskan Bupati/Walikota sampai PDAM,staf Dinkes
penyedia layanan sedot tinja memiliki peran penting dan saling terkait. Plh.Walikota Johan Samose Harahap menyampaikan bahwa Tebing Tinggi tidak kalah dengan 21 Kota di Indonesia yang akan dioptimalkan Pembangunannya. Kontribusi Kota Tebing Tinggi untuk daerah tetangga khususnya luar biasa, apalagi dalam program RPJMN Tebing Tinggi dimasukan sebagai kota penyangga untuk pertumbuhan ekonomi diwilayah pantai barat. Dikatakanya, posisi keberadaan Kota Tebing Tinggi yang letaknya sangat strategis, diharapkan Pemerintah Pusat akan dapat sebagai pendukung utamanya beberapa proyek nasional seperti Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung dan Proyek Kawasan Ekonomi
Khusus Sei Mangkei, apalagi dengan selesainya Jalan Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi yang diperkirakan tahun 2017, Kota Tebing Tinggi akan semakin terbuka, dan di perkirakan pertumbuhan perkotaan Tebing Tinggi akan menjadi daya tarik sendiri, dan tentunya kami harus pula ber-
siap diri. Untuk itu diharapkan Plh.Walikota program Iuwash Plus ini dapat pula dilaksanakan di Kota Tebing Tinggi, dan Pemerintah Kota Tebing Tinggi dan warganya siap memberikan dukungan sepenuhnya mensukseskan perogram tersebut.ujarnya.
Akibat Kelalaian 2 Bocah Terbakar Liputan: Rudiansyah Sikumbang (Wartawan Bikas Tapsel/Sumut) Padangsidimpuan - Tapsel Dua balita, Gebi Br Sitompul (3,5) dan Misbah Br Hutabarat (4) warga dusun Pardomuan, Desa Aek Badak Julu, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan terbakar di bagian wajah dan tangan, Rabu (31/8) siang. Kedua korban kini sedang mendapat perawatan medis di ruangan IGD rumah sakit umum daerah kota Padangsidimpuan karena mengalami luka bakar yang serius. Sonar Br Hutagaol (65), Om-
pung Gebi menjelaskan, saat itu dia sedang memasak air minum dengan tungku api. Setelah api menyala, dia keluar untuk menyelesaikan pekerjaan yang lainnya. Nggak tau. Gitu aku sampai sudah terbakar. Mungkin anak anak ini bermain api yang di tungku pakai pelepah kelapa. Jadi terbakarlah semuanya," jelasnya. Kedua balita ini untungnya ada yang melihat dan dapat di selamatkan masyarakat untuk di bawa cepat ke Rumah Sakit Umum Kota Padangsidimpuan.
Pencuri Sikat Rp 350 Juta Dengan Modus Gembos Ban Lipiutan : Jumiin.S.SH (Kabiro Bikas Tebing Tinggi - Sumut) Tebingtinggi - Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir Tebiung Tinggi, Ipda. Berlin Tarigan mendengarkan penjelasan dari anak korban Caroline tentang kejadian pencurian di tempat kejadian perkara (TKP), Rabu (31/8). Kasus pencurian dengan modus gembos ban kembali terjadi di wilayah hukum Polres Tebingtinggi. Korban toke kilang padi Cemerlang, Ang Djib alias Akang (60) warga Jalan Badak, Kelurahan Bandar Utama, Kecamatan Tebingtinggi Kota, Tebingtinggi. Uang kontan baru diambil dari bank senilai Rp350 juta disikat kawanan pencuri dari dalam mobil
Kijang Kapsul di saat mobil yang ditumpangi korban mengalami ban gembos. Kejadiannya, di Jalan Prof. M Yamin SH, persisnya sebelum jembatan perbatasan depan Gundaling Park, Kelurahan Tambangan, Kecamatan Padang Hilir, Kota Tebiingtinggi, Rabu (31/8) siang. Sebelumnya korban bersama anaknya Corina Anggelina (25) dengan menggunakan mobil Kijang Kapsul silver BK 1189 NM meluncur ke BNI Cabang Tebingtinggi ingin mengambil uang Rp.350 juta guna pembayaran pembelian padi pesanan dari agen. Usai mengambil uang di bank,
Akang dan Corina pulang ke Kilang Padi di Desa Penggalangan, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai. Tapi, sebelum pulang korban membawa mobil menuju bengkel dorsemer, beberapa menit di sana, korban dan putrinya berangkat menuju Desa Penggalangan. Dalam perjalanan itu, persisnya sebelum jembatan perbatasan Kota Tebingtinggi dan Kecamatan Tebingtinggi, ban belakang kiri gembos. Di saat korban ingin mengganti ban, pelaku yang diperkirakan menggunakan dua sepeda motor masuk ke dalam mobil yang sedang parkir.
Diperkiran empat orang pencuri beraksi, lalu mengambil uang dan memasukkan ke kantongan plastik. Para pelaku kemudian kabur mening-galkan korban dan anaknya. Selain uang kontan Rp.350 juta, masih ada voucher belanja sebesar Rp150 juta. Korban diperkirakan mengalami kerugian Rp.500 juta. Korban maupun anaknya dalam kondisi trauma atas kejadian yang menimpa diri mereka. "Kejadian ini sudah ditangani pihak Polsek Padang Hilir. Sementara pelaku hingga kini masih dalam lidik," sebut Kanit Reskrim Polsek Padang Hilir, Ipda Berlin Tarigan
13 Bahasa Memperbaiki Di Galakkan Namun Turut Merusak Diri Dan Mendukung Perusak Moral EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
Liputan : Pirgong Harahap (Kabiro Bikas Padang Lawas Utara/Sumut) Paluta - Kata sosial kontrol atau kontrol sosial yang di harapkan sebagai penambah wawasan atau pengetahuan bagi khalayak banyak sepertinya sudah tidak pantas lagi di umbar oleh beberapa oknum wartawan yang merasa dirinya sebagai juru tulis di beberapa media cetak sebagai biro daerah padang lawas utara.menurut keterangan yang di sampaikan oleh kabiro surat kabar mingguan BRANTAS KORUPSI INDONESIA yang juga sebagai anggota DPP.LPP-TIPIKOR RI mengatakan bagai mana kita akan dapat menyampaikan yang baik dan terbaik ke publik sedangkan beberapa dari rekan kita turut bekerja sama dengan pihak pengelola anggaran mensosialisasikan perbuatan buruk atau yang pantas dikata MENIPU DIRI SENDIRI dengan merugikan orang lain ungkap anggota DPP.LPP-TIPIKOR RI sebagai sosial kontrol kala itu yang protes akan kelakuan pihak HUMAS kantor BUPATI PALUTA Menurut keterangan yang beliau dapatkan dan hasil rekaman pembicaraan yang beliau simpan mengatakan ada beberapa oknum kabiro surat kabar MINGGUAN dan boro surat kabar HARIAN yang sengaja menutupnutupi masalah penyaluran dana di KEHUMASAN KANTOR BUPATI PALUTA dengan menanda tangani BUKU KWITANSI Rp1.000.000,-(satu juta rupiah) namun yang mereka terima han-
ya Rp500.000,-(lima ratus ribu rupiah) asal mereka yang berkelompok sebagai penerima. walau mereka berbohong dan membohongi diri sendiri mereka menerima keadaan tersebut asalkan tidak berbagi dengan rekan yang lainnya. mereka juga sabar dengan menerima setengah dari seluruh yang seharusnya menjadi hak mereka asal teman yang lain tidak mengetahui hal tersebut dan tidak menuntut walau sebagian dari yang mereka gelapkan adalah hak bersama. menurut konfirmasi yang di lakukan DPP.LPP-TIPIKOR RI mengatakan beliau telah mengkonfirmasi baik dari pihak perbendaharaan kantor bupati (bendahara pembayaran) juga
membenarkan hal tersebut adanya PEMANGKASAN HAK WARTAWAN yang di lakukan hasil dari komitmen yang terjalin namun tidak sebegitu parahnya ungkap beliau saat di konfirmasi. beliau juga mengatakan hanya menjalankan perintah dari SEKDAKAB PALUTA apapun yang akan beliau lakukan yang berkaitan dengan pembayaran di kantor bupati padang lawas utara.berlanjut dari keterangan yang di sampaikan bendahara pembayaran kantor bupati padang lawas utara DPP.LPPTIPIKOR RI pun mengkonfirmasi kepala bagian humas(KABAG HUMAS)kantor bupati juga mengatakan kedepan coba kita perbaiki segala sesuatu yang mungkin selama ini menjadi
masalah ungkap beliau saat di konfirmasi.DPP.LPP-TIPIKOR RI pun lanjut mengkonfirmasi rekan-rekannya yang juga sebagai penerima dana juga membenarkan hal yang telah terjadi dimana setengah dari dana yang seharusnya menjadi milik atau hak mereka di PANGKAS langsung oleh oknum-oknum yang sudah menjalin komitmen buruk selama penyaluran dana tersebut terjadi. DPP.LPP-TIPIKOR RI berharap agar SEKDAKAB padang lawas utara agar lebih memperhatikan hal ini dimana oknumoknum yang menjalin komitmen buruk tersebut adalah harapan masyarakat sebagai penyambung lidah,menambah wawasan, pengetahuan dan pencerahan yang bersih selama ini.bagai mana akan terjadi perbaikan yang maksimal seperti yang di harapkan masyarakat selama ini yang datangnya sebagian dari sosial kontrol dan para awak media kalau permasalahan mereka juga mereka tutup-tutupi agar tidak tersebar kemana- mana perbuatan buruknya.DPP.LPP-TIPIKOR RI berharap kedepan agar kejadian yang sama agar tidak terulang kembali baik di tubuh para sosial kontrol maupun instansi terkait pemerintah yang ada di kabupaten padang lawas utara agar kesenjangan sosial tidak menjamur menjadi merembet ke tengah-tengah masyarakat padang lawas utara pada umumnya.
Dinas Kependudukan Catatan Sipil Siap Turun Kedesa Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina - Untuk melayani warga masyarakat Kabupaten Mandailing Natal didalam pengurusan pembuatan eKTP Dinas Kependudukan Catatan Sipil Transimigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Mandailing Natal siap turun kedesa-desa dan Kecamatan bila dimohonkan oleh masyarakat. Demikian dikatakan Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigras Kabupaten Mandailing Natal Syamsir Lubis menjawab wartawan diruang kerjanya, Selasa,(30/8). "Untuk memenuhi hak wajib
warga didalam administrasi kependudukan kita siap turun ketengah-tengah masyarakat bila dimohonkan oleh camat dan Kepala Desa" Ujarnya. Dikatakannya, kurangnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya manfaat dari administrasi kependudukan seperti kartu tanda penduduk, kartu keluarga, akte kelahiran, surat kematian dan sebagainya merupakan salah satu kendala yang dihadapinya pemenuhan hak warga tersebut. Selain itu banyaknya alat-alat perekam eKTP serta kurangnya
sumber daya manusia di tingkat kecamatan juga merupakan kendala. Dimana seharusnya pelayanan pengurusan KTP bisa juga dilakukan ditingkat kecamatan namun karena banyak alat-alat yang rusak dikecamatan membuat pihaknya harus melayaninya kepengurusan administrasi kependudukan dikantor Dinas Kependudukan Kabupaten. Disebutkannya, kerusakan alat-alat rekam tersebut memang sudah dilaporkannya kepada pemerintah pusat untuk segera diperbaiki. Atas kondisi tersebut, Syamsir menghimbau
kepada warga yang hendak melakukan pengurusan administrasi kependudukan di Dinas Kependudukan, Catatan Sipil, Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigras Kabupaten Mandailing agar menghindari jasa para calo. Selain itu dia juga mengharapkan kepada warga didalam pengurusan administrasi kependudukan dikantor yang dipimpinnya untuk segera melaporkan kepadanya bila ada oknumoknum pegawainya yang melakukan pengutipan didalam pengurusan Ktp, Kartu Keluarga dan surat lainnya.
Pelaksana Harian Walikota Tebing Tinggi Buka Rakor Gugus Tugas Kota Layak Anak Liputan : Jumi'in, S,S H (Kabiro Bikas Tebing Tinggi/Sumut)
Tebing Tinggi - Plh Walikota Tebing Tinggi Johan Samose Harahap, membuka rapat koor-
dinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak (KLA) Tahun 2016 di RM.Bayu Lagon, pada bebera-
pa waktu lalu yang diikuti para pimpinan SKPD dan Camat. Menurut Plh Walikota, keberadaan anak penting sehingga anak yang belum lahirpun atau masih dalam kandungan ibunya sudah diregulasi Pemerintah, "Anak butuh perhatian khusus serta bimbingan dan pengawasan agar nantinya tidak terkena imbas dari masuknya virus-virus yang negatif, saat ini bukan hanya harus diwaspadai terhadap virus penyakit yang berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga virus lingkungan yang tidak benar, utamanya lagi virus narkoba,ujarnya. Dikatakannya virus Narkoba ini sudah menjadi musuh kita bersama, dan oleh pemerintah din-
yatakan sebagai suatu Negara Darurat Narkoba, dan ini harus menjadi tanggung jawab kita bersama, anak merupakan harapan keluarga, bangsa dan negara dan untuk itu perlu dijaga, diawasi dan dibimbing. Pemko Tebing Tinggi telah menerbitkan Perda No.34 tahun 2014 tentang penyelenggaraan perlindungan anak bertujuan untuk menjamin terpenuhi hakhak anak agar dapat hidup, berkembang dan berpartisipasi secara optimal, mendapat perlindungan dari kekerasan, diskriminasi dan ketelantaran demi terwujudnya anak Kota Tebing Tinggi yang beriman dan bertaqwa,cerdas,berkualitas berakhlak mulia dan sejahtera.
Atasi Banjir Di Brayan Bengkel & Tanjung Mulia Dinas Bina Marga Korek Parit Bengkel Liputan : Basri Lubis (Redaksi Bikas) Medan - Warga yang bermukim di Kelurahan Pulo Brayan Bengkel dan Kelurahan Tanjung Mulia kini sedikit bernafas lega. Sebab, Dinas Bina Marga Kota Medan telah mengorek parit bengkel yang selama ini menjadi salah satu pemicu utama terjadinya banjir di kedua kelurahan tersebut, Senin (29/8). Akibat sendimentasi (pendangkalan) yang terjadi, parit bengkel tidak mampu lagi menampung debit air pada saat hujan deras turun sehingga meluap dan menggenangi rumah warga. Pengorekan dipimpin langsung Wakil Wali Kota Medan, Ir Akhyar Nasution didampingi Kadis Bina Marga Kota Medan, Khairul Syahnan, Camat Medan Deli, Fery Suheri dan Camat Medan Timur, Parulian Pasaribu. Untuk mengangkat sendimenntasi dari dasar parit tersebut, Dinas Bina Marga menurunkan 4 unit alat berat dan 10 unit truk. Ditambah lagi dengan mengerahkan 100 petugas buser untuk melakukan pengorekan secara manual.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, kondisi parit bengkel memang sangat memprihatinkan, selain mengalami pendangkalan yang cukup parah, permukaan parit juga ditutupi semak dan sampah. Terbukti meski sudah 10 truk berisi lumpur dan sampah hasil pengorekan diangkut namun air parit tak juga mengalir. Karenanya, Syahnan memerintahkan
anggotanya untuk terus melakukan pegorekan sampai air parit mengalir kembali. Menurut pengakuan warga, mereka selama ini sudah jenuh dan resah karena rumahnya menjadi langganan banjir. Selain dapat merusak peralatan rumah tangga, banjir juga menyebabkan aktifitas warga terhenti. Itu sebabnya warga sangat mengapresiasi dan berterima kasih dengan
KORAN BIDIK KASUS DIKIRIM LANGSUNG KE ALAMAT KANTOR:
pengorekan yang dilakukan. Untuk memaksimalkan pengorekan, Akhyar berulangkali memberikan instruksi kepada petugas Dinas Bina Marga, termasuk kepada sang kadis. Truk milik Dinas Bina Marga silih berganti datang untuk mengangkat lumpur bercampur sampah. Pengorekan mulai menunjukkan hasil, perlahan-lahan air parit pun mulai mengalir.
PERCASI Padangsidimpuan Adakan Turnamen Se Tabagsel Dan Sibolga Liputan: Rudiansyah Sikumbang (Wartawan Bikas Tapsel/Sumut) Padangsidimpuan - Walikota Padangsidimpuan Andar Amin Harahap, S.STP, M.Si diwakili Staf Ahli H Rahuddin Harahap membuka Open Turnamen Catur PERCASI di Aula MAN 2 Padangsidimpuan, Jum'at (2/9). Dalam sambutannya, Walikota melalui Staf Ahli menyampaikan sangat mendukung dan memberikan apresiasi kepada panitia turnamen telah menyelenggarakan kompetisi catur yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. " Semua elemen harus diberdayakan, untuk meningkatkan prestasi para atlit kita sehingga menjadi atlit nasional, dan saya pikir Pak Walikota tidak akan susah-payah untuk memfasilitasi dan memberikan dukungan. Maka Harapan kami, dengan diadakannya kompetisi dengan rutin seperti ini dapat memberikan motivasi kepada atlit-atlit kita untuk mencapai prestasi setinggi mungkin, katanya. Sebelumnya, Ketua Panitia Open Turnamen PERCASI M. Ali Hanafiah Lubis memaparkan jumlah peserta yang mendaftar lebih dari 100 peserta dari seluruh Tabagsel dan Sibolga, namun pada hari ini akan kita adakan lagi daftar ulang. " Harapan kami kepada seluruh pengurus PERCASI di Kabupaten/ Kota lainnya agar melaksanakan kegiatan serupa sehingga kompetisi-kompetisi dapat terus berjalan dan menjadi ajang menciptakan bibit-bibit sehingga kita dapat mengirim atlit hingga tingkat nasional", harapnya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kota Padangsidimpuan Drs. H. Tongku Bosar Pane dalam pidatonya mengajak seluruh peserta turnamen agar seyogianya menjunjung tinggi sportivitas. Pada waktu dan tempat yang sama Daulat Siregar selaku Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) menyampaikan harapan sebesar-besarnya kepada pemerintah kota agar memberikan dukungan baik moril maupun materil sehingga KONI dapat memberikan yang terbaik dalam misi meningkatkan prestasi atlit di setiap cabang olahraga. Selain itu, Atlit Catur Beregu Putri yang mewakili Sumatera Utara pada pagelaran PON ke XIX Tahun 2016 juga hadir di Jawa Barat. Kelima Atlit Catur Putri Kebanggaan Sumatera Utara tersebut bernama Yola Yolanda, Ade R Nasution, Purnaya Sari Br Tarigan, Elisabeth Singarimbun, dan Giovani Chrestella. Saat di Konfirmasi, Yola Yolanda mengaku siap memberikan yang terbaik di ajang PON ke XIX di Jawa Barat demi mengharumkan nama Sumatera Utara khususnya di Cabang Olahraga Catur tersebut, kata atlit berparas cantik tersebut. Turut hadir dalam acara tersebut, Staf Ahli, Ketua PERCASI Padangsidimpuan, Ketua KONI Padangsidimpuan, Kabid Olahraga Disporabudpar Padangsidimpuan, dan Atlit catur se-TABAGSEL dan Sibolga.
Didalam Sidang Paripurna Berjalan Sahkan Menjadi Perda APBD Tahun 2015 Liputan : T Sitepu (Kabiro Bikas Pakpak Bharat/Sumut) Pakpak Bharat - Didalam sidang paripurna Berjalan lancar dipimpin Ketua DPRD Kab. Pakpak Bharat Sonni P Berutu didampingi Wakil Ketua DPRD, Edison Manik dan Kadri Tumangger. Jalannya Sidang Paripurna dihadiri oleh Bupati Remigo Yolando Berutu,MBA dan Wabup Ir. H. Maju Ilyas Padang. Tampak hadir , Plt Sekda Mester Padang, S.Pd,MM beserta seluruh pimpinan SKPD jajaran , para Kepala Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat juga undangan lainnya. Penetapan pengesahan perda tersebut penandatanganan Berita Acara Persetujuan bersa-
ma antara Bupati Remigo Yolando Berutu,MBA dengan Ketua DPRD Sonni P Berutu, bersama Wakil Ketua DPRD Edison Manik, serta Kadri Tumangger disaksikan oleh seluruh anggota DPRD bersama seluruh undangan hadir dalam Sidang tersebut. Empat fraksi di DPRD yaitu Fraksi Demokrat,Fraksi Golkar, Fraksi Gabungan Ari Kirana serta Fraksi Kupuln Nditak saat memberikan pandangan akhirnya menyetujui Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2015 untuk disahkan menjadi Perda. Bupati dalam sambutannya mengatakan, terima kasih atas
rekomendasi ditujukan seluruh anggota DPRD kepada Pemerintah "Saran, kritikan dan koreksi diberikan akan menjadi masukan lebih baik untuk Pemkab dalam melakukan kebijakan pengelolaan keuangan dan program pemerintah efektif, efisien dan tepat sasaran," Bupati. Remigo berharap, pengesahan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2015 menjadi Perda akan menjadi produk hukum mendukung akuntabilitas Pemerintah dalam penyelenggaraan pembangunan . pengesahan dua ranperda lainnya yakni PAPBD 2016.
Dana Desa Diharapkan Dapat Mensejahterakan Masyarakat Liputan: Parwis Lubis ( Kabiro Bikas Madina Sumut) Madina - Camat Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, Hafisuddin S.Sos mengharapkan agar pengelolaan Dana Desa dikecamatan Panyabungan bisa mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat ekonomi lemah. Demikian disampaikan Camat menjawab wartawan Rabu. Dikatakan Camat, dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat desa pada program Dana Desa tersebut sejumlah desadesa mengalokasikan anggarannya pada pemberdayaan masyarakat mayoritas bertujuan men-
ingkatkan perekonomian warga " Untuk peningkatan perekonomian warga saat ini ada beberapa pemberdayaan yang dilaksanakan para desa seperti, Ternak kambing, ayam dan kolam ikan, pelatihan jahit menjahit, dan pembuatan pupuk kandang" Ungkap Camat. Didalam program ini pihak kecamatan selalu bekerja sama dengan Tim Pengelola Kegiatan (TPK) dan petugas Pendamping desa. Selain itu pihaknya juga menekankan kepada petugas-petugas yang terkait dengan program ini
baik ditingkat desa maupun pada tingkat kecamatan untuk selalu memastikan usulan program yang diajukan oleh desa harus berdasarkan pada musyawarah. Sementara untuk pembangunan fisik dikecamatan Panyabungan yang terdiri dari 30 desa itu ada pembangunan Paud, MDA, jalan rabat beton, pembukaan jalan baru serta pembuatan pipanisasi air bersih. Dengan adanya desa tersebut diharapkan pada pelaku kegiatan untuk benar-benar transparan serta terbuka didalam pengelolaan Dana Desa.
Gunung Sinabung Keluarkan Awan Panas Rentetan awan panas guguran dibarengi lontaran material vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo sejak beberapa hari yang lalu, menyebabkan sebagian daerah di Kecamatan Naman Teran, Simpang Empat, Merdeka, Berastagi, dan Dolat Rayat dihujani material lumpur vulkanik. foto Bikas/B Lubis
1. Dewan PERS, Gedung Dewan PERS Lt VII/VIII Jln Kebon Sirin 32-34 Jakarta 10110 Telp 021 3442 634. 3446 5775, 2. Istana Presiden, Istana Merdeka Jakarta Telp 021 3841 970 , 3. Wakil Presiden Jln Merdeka Selatan No 6 Jakarta Telp 021 3507 636, 4. KPK Jln HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, 5. Kapolri Jln Trunojoyo No 3 Kebayoran Baru Jakarta Selatan Telp 021 384 8537, 7260306, 721 8010, 6. Menteri Dalam Negeri Jln Medan Merdeka No 7 Jakarta Pusat Telp 021 3842 222, 7. MPR Gedung Nusantara 3 Lt V Jln Jend Gatot Subroto Jakarta Pusat No 6 10270 Telp 021 5715644, 5725 969, 8. DPR Gedung Lokawirasabha MPR/DPR RI Lt V Jln Gatot Subroto No 6 Telp 021 5715337, 9. MA Jln Medan Merdeka Utara No 9 - 13 Jakarta Telp 021 347605, 10. BPK Jln Gatot Subroto No 31 Jakarta 10210 Telp 021 570 0233 Fax 021 5720 944, 11. Kejaksaan Agung Jln Sultan Hasanuddin No 1 Kebayoran Baru Jakarta Selatan Telp 021 72 21390, 12. Mahkamah Konstitusi Jln Merdeka Barat No 7 Jakarta Pusat Telp 021 3520 173
14
RAGAM
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
Takut Di Konfirmasi Kasek SDN 010049 Air Teluk Kec. Air Batu Kab. Asahan ROSIDA, S.Pd Tak Terima Tamu Maaf Yo Pak Liputan: Poniman, SH (Kabiro Bikas Asahan/Sumut)
Sekdes Umar Daulay, Kades Hendri Kurniawan dan Asisten Ir.Ahmad Fadelly,Humas Jayusman,mengawasi pekerja memperbaiki jembatan titi pentol Sabtu,(3/9).
Jembatan Titi Pentol Terputus Dihantam Banjir Liputan : Tumenggung (Wartawan Bikas Deli Serdang/Sumut) Tanjung Morawa - Jembatan titi pentol sebagai penghubung beberapa Desa di Desa Tanjung Morawa A Kecamatan Tanjung Morawa terputus akibat di hantam banjir Jum'at kemaren. Manager PT PP Lonsum Indonesia Tbk Sei Merah Estate Ir.Baharaja Sitindaon melalui humasnya Jayusman ketika dikonfirmasi wartawan Bikas Sabtu,(3/9) mengatakan sejak tahun 2013 pihaknya sudah sering memperbaiki jembatan titi pentol yang terbuat dari batang kelapa dengan panjang 8M X 4M. Lebih lanjut dikatakan pihaknya sangat mengharapkan adanya pembangunan jembatan yang kuat dan kokoh kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang agar dapat dan segera merealisasikan-
nya karena jembatan titi pentol ini bukan hanya pihak kami saja yang menggunakannya, masyarakat, petani, pengguna jalan lainnya juga turut membutuhkan jembatan sebagai penghubung beberapa Desa. Jayusman menambhakan Jum'at kemaren truck pengangkut buah sawit terjungkal di jembatan titi pentol ini, hal ini dikarenakan batang kelapa sebagai badan jalan jembatan lapuk akibat sering kerendam air ketika banjir datang. Kepala Desa Naga Timbul Elis Dawani Siregar melalui sekretaris Umar Daulay dan Kepala Desa Sei Merah Hendri Kurniawan serta Kepala Desa Tanjung Morawa A melalui kadus V E.Sembiring mengharapkan kepada Bu-
pati Deli Serdang H.Ashari Tambunan agar membangun jembatan titi pentol dengan permanen. F.Sinurat (49) warga Desa Dagang Kerawan Tanjung Morawa berterima kasih kepada pihak perusahaan PT PP Lonsum yang telah memperbaiki jembatan titi pentol dengan mengganti batang kelapa yang lapuk dengan batang kelapa baru. Menurutnya, setiap hari menggunakan jembatan untuk mengantar jemput anak sekolah yang belajar di SMPN 5 Sei Merah. Andaikan PT PP Lonsum tidak memperbaikinya, Sinurat harus mengantarkan anaknya ke sekolah dengan jalan memutar berjarak tempuh lebih kurang 8 KM melalui simpang penara Desa Pardamean.
Material Galian C Di DAS Sawang Kembali Dikeruk Perusahaan Langgar Kesepakatan Liputan : Abdullah (Wartawan Bikas Aceh Utara-Lhokseumawe/Aceh) Aceh Utara - Camat Sawang, Drs. Sufyan MM mengatakan, hingga saat ini masih banyak pengusaha galian C di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sawang masih mengambil material batu untuk dijual kepada pengembang sehingga berapa tebing sungai dan jembatan mulai tergerus air sungai. Belum lama ini, Muspika Sawang bersama dengan tokoh masyarakat dan perwakilan perusahaan galian C telah melakukan rapat koordinasi sekaligus penertiban galian C di DAS Sawang dan menghasilkan tiga keputusan yang ditandatangani oleh oleh Muspika, perusahaan dan tokoh masyarakat. Ke-tiga keputusan tersebut adalah pengambilan material galian C menggunakan alat berat tidak boleh diambil sepanjang DAS Sawang, mulai dari Gampong Riseh Baroh sampai Lhok Merbo. Pengusaha diimbau memperhatikan tonase saat menggunakan jalan untuk menga-
ntisipasi kerusakan infrastruktur dan memakai terpal penutup muatan, sehingga tidak menganggu pengguna jalan lainnya. Setelah ada kesepakatan itu, perusahaan dan masyarakat yang mempunyai usaha galian C mulai mematuhi kesepekatan yang telah dibuat, namun hanya bertahan selama beberapa bulan saja. Dan kini mulai dikeruk lagi sehingga banyak tebing dan jembatan yang tergerus arus sungai. Menurutnya, Muspika Sawang tidak memberikan sanksi yang jelas kepada perusahaan galian C dan masyarakat karena belum ada aturan yang baku untuk diterapkan sehingga hanya bisa menghimbau agar mengambil material galian di tempat yang telah ditentukan. " Jika kami menghentikan seluruh kegiatan galian C, maka kebutuhan material untuk proyek pembangunan di Kabupaten Aceh Utara akan ikut terganggu dan akan men-
imbulkan persoalan baru, " tegas Sufyan. Pihaknya juga berharap kepada instansi terkait di Kabupaten Aceh Utara seperti Dinas Pengairan dan Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KP2T) Aceh Utara harus segera membuat aturan yang jelas serta jika aturan yang sudah dilanggar ada sanksinya. Sementara itu, H. Anwar Risyen, anggota DPRK Aceh Utara dari Partai Gerindra mengatakan, untuk menghindari terjadi kerusakan lingkungan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sawang, Pemkab Aceh Utara harus segera menetapkan Wilayah Pengambilan (WP) galian C di daerah tersebut. Akibat tidak adanya ketegasan dari Pemkab Aceh Utara dalam menyelesaikan serta membuat aturan tentang GalianC, maka dampak yang dihasilkan oleh kegiatan Galian C tersebut banyak Daerah Aliran Sungai (DAS) dan jembatan yang rusak seperti di Kecamatan Sawang. Ungkapnya.
Perusahaan PT Kresna Duta ...... gai selalu dilihat dilewati saat Bapak pimpinan Perusahaan keluar masuk baik dari lapangan maupun kerumah dinasnya, ditambahkan lagi sungai lebarnya aja hanya 4 meter dan sepengetahuan kami juga air sungai tersebut sering diracuna orang yang tidak bertanggung jawab.
jadi bagaimana karyawan bisa hidup sehat sementara yang membutuhkan tenaga kami sudah kurang peduli terhadap kesehatan karyawan, apakah karena karyawan setelah masuk memjadi anggota BPJS pihak perusahaan sudah kurang peduli terhadap kesehatan karyawan,
Undang Undang ketenagakerjaan mengatakan, pihak sipemberi kerja( perusahaan ) harus memberikan pelayanan kesehatan, dan kesejahteraan karyawan, air juga sebagian dari kesehatan ungkap beberapa karyawan kepada wart bikas yang tidak mau namanya dimuat.
Proyek Pembangunan Terminal Type ...... oleh masyarakat Kabupaten Bireuen. Lokasi terminal Type B yang dibangun dengan Uang APBA oleh Dinas Perhubungan Provinsi Aceh,hingga saat ini belum berfungsi sesuaip pantuan terakhir Media Bidik kasus 22 agustus 2016 terlihat kumuh, dikwatirkan apabila lokasi ini terus - menerus dibiarkan kosong, nantinya tempat ini akan dijadikan orang- orang yang tidak bertangungg jawab untuk tempat Mesum "persoalan ini
yang dikwatirkan oleh masyarakat kabupaten Bireuen pada umumnya. Terkait Adanya Dugaan Permainan Bisnis yang dilakukan Pihak Dinas Perhubungan Provinsi Aceh,terhadap Proyek Pembagunan Terminal Type B,yang sudah menguras Milyaran Uang Negara,hingga saat ini belum juga difungsikan untuk kebutuhan masyarakat, Pihak kepolisian sebagai aparat hukum untuk terus melakukan penyelidikan, supaya Negara
tidak terus dirugikan,akibat terbengkalainya lokasi Bangunan Terminal Type B Kabupaten Bireuen, Sementara Kadis Dinas Perhubungan, Komunikasi Dan Informatika, Mulyadi beberapa waktu lalu saat dikonfirmasi media Bidik Kasus,hanya bisa Berkomentar, terminal Type B,belum difungsikan, semuanya merupakan wewenang Pihak Dinas Propinsi Aceh,melainkan bukan urusan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan informatika Kabupaten Bireuen.
Tak Bernyali Bongkar Kasus Mafia ...... hum H Abdulltif tepat di tahun 2011/2012, dan juga seperti dana kas bo yang tidak teruangkap dan banyak keterlibatan kepala dinas penkab aceh tamiang juga seperti bagunan beberapa Proyek yang ada di kabupaten aceh tamiang banyak temuan yang tidak terlialisasi dengan baik hal itu pun tidak ada tindakan dari kepala daerah dan juga seperti kepala dinas yang bermasalah yang sekarang masih menjadi terdakwah kasasi ir Irwansyah kasus pajak pagi kota kuala simpang kabupaten aceh tamiang juga di angkat menjadi kepala dinas pekerjaan umum PU hal tersebut menjadi gosib disana sini oleh masyarakat dan
masyarakat beharap bahwa Bupati aceh tamiang jelas tidak megerti dengan banyak hal dan seharus nya bagi orang yang bermasalah apa lagi diri nya masih menjadi tersangka hal tersebut tidak bisa di angkat menjadi kepala dinas. Jadi masyarakat menilai hal tersebut bupati aceh tamiang hal tersebut lah diduga datang kelemahan pemerintah kabupaten aceh tamiang , maka dari itu masyarakat Aceh Tamiang berhatap kepada segenap masyarakat aceh tamiang agar berhati hati lah untuk memilih calon bupati dan wakil bupati nanti nya jangan sampai salah pilih , maka dengan
hal tersebut lah yang di sampaikan masyarakat aceh tamiang pada wartawan koran ini , dan juga seperti tanah Pembagunan sekolah Poliktehnik yang sekarang lagi bermasalah , dan sekarang sudah di lakukan masyarakat penuntutan sampai ke mabes polri/ dan membuat laporan polisi Jakarta guna untuk di mintak kan penanggung jawaban ke pada bupati Aceh Tamiang H Hamdan sati ST dan masyarakat aceh tamiang berharap kepada pihak mabes polri agar segera menidak lanjuti kasus tersebut atas pegaduan masyarakat aceh tamiang dengan baik.
Asahan - Jabatan adalah Amanah dari Allah dan juga amanah dari rakyat dan amanah yang membutuhkan kepercayaan, dan kepercayaan itu melahirkan ketenangan batin yang selanjutnya melahirkan keyakinan., karena memang hanya atas izin Allah seseorang bisa/mampu menduduki jabatan atau kekuasaan, dan termasuk Kepala Sekolah (Kasek) itu jabatan dan amanah. Jangan sementang jadi Kasek terus sibuk tak menentu sehingga tidak mau dikonfirmasi, kalau kita pikir secara logika dan kalau orang yang tahu berpikir bahwa Sekolah Dasar Negeri (SDN) itu adalah milik Negara dan milik Negara itu adalah milik Rakyat, bukan milik korporasi, pribadi, dan atau uwak kita. Ketika awak Koran ini bersama rekan menjalankan amanahnya yang tak lain sebagai social control cek and ricek dan sampai ke SDN 010049 Air Te-
luk Kec. Air Batu Kab. Asahan, dan sebagai Kasek adalah Rosida, S.Pd, pada saat di kantor SDN 010049 bikas mengucapkan salam lalu masuk dan terlihat Kasek Rosida, lalu disalam dengan mengucapkan apa pak mau nanya tentang PLH ucap Rosida kepada bikas lalu senyap tak ada disapa lagi boroboro untuk duduk, dan sekali menyapa kembali mengucapkan maaf ya pak lalu di tinggalkan begitu saja, siapapun orangnya yang bertamu kalau diberlakukan seperti itu pasti tersinggung, apalagi orang yang berpendidikan pasti berpikir mengapa kasek kok seperti ini apaka kasek tersebut tidak pernah mendapat bimbingan dan pengarahan dari atasannya, karena sepertinya orang yang tidak memiliki pengalaman. Memang Kasek SDN 010049 Air Teluk, ROSIDA, S.Pd, juga merangkap Dua Jabatan yaitu sebagai Plt Kasek SDN 013837 Sei Alim Ulu
SDN 010049 Air Teluk, Foto Bikas/Poniman, SH.
Kec. Air Batu Kab. Asahan, hingga sampai sekarang ini, mungkin beliau jadi merasa hebat dan menjadi kebangaan, sehingga bisa menunjukkan dengan kesombongannya. Pada saat kasek Rosida mengucapkan maaf ya pak dan meninggal begitu saja, lalu bikaspun keluar, dan karena kelakuan kasek kurang pantas maka teman bikas R Pardede menjumpai dan menanyakan
mengapa seperti itu,.. Rosidapun menyampaikan sama R Pardede aku menjadi PLH sudah habis banyak ujarnya, lalu pardedepun terkejut dalam hatinya kenapa kok mau merangkap jabatan, ujar Pardede kepada Bikas. Namun begitupun perlu ditelusuri siapa yang mengeluarkan SK penggangkatan menjadi PLH SDN 013837 Sei Alim Ulu, Kec. Air Batu Kab. Asahan.
Pemko Selenggarakan Diklat Outbond Bagi Pejabat Eselon II Dan III Liputan : Syahril B (Kabiro Bikas Padang Panjang dan Tanah Datar/Sumbar)
Padang Panjang - Untuk mengasah jiwa kepemimpinan bagi pejabat struktural eselon II dan III, Pemko Padang Panjang melalui Badan Kepegawaian Daerah bekerjasama dengan PT Lotus Tujuh Sejahtera (LTS Consulting) menyelenggarakan
Diklat Out bond yang berlangsung selama 6 hari dari Senin (22/8) s/d Sabtu (27/8) yang bertempat di MIFAN Kota Padang Panjang. Acara yang diikuti oleh 90 orang pejabat eselon II dan III ini juga bertujuan untuk mewujudkan PNS yang mengenal
kemampuan diri, kondisi luar, menyusun strategi, kerjasama, dan melakukan terobosan serta mengembangkan profesionalisme. Walikota Padang Panjang Hendri Arnis melalui Asisten Bidang Perekonomian, Pembangunan dan Umum Yaz Edizawin menyambut baik terlaksananya Outbond Training bagi pejabat eselon II dan III itu. Ia juga mengharapkan dengan adanya outbond hendaknya dapat meningkatkan kualitas kerja dari pejabat yang mengikuti kegiatan tersebut. "Kualitas kerja yang sangat diharapkan antara lain meningkatnya kepemimpinan individu dalam kelompok (leadership), kemampuan untuk bekomunikasi (communication skills), kemampuan untuk membuat dan mengeksekusi suatu rencana (Planning), fleksibelitas dalam bekerja (Change management), pen-
delegasian pekerjaan (delegation), team work, dan peningkatan motivasi (motivation)". Katanya. Lebih jauh Walikota Padang Panjang Hendri Arnis menyampaikan hendaknya kegiatan outbond bukan hanya sekedar rekreasi dan have fun akan tetapi lebih untuk menjalin kedekatan emosional yang lebih erat disamping juga untuk pembentukan karakter SDM Aparatur sebagai individu yang handal dari segi kecerdasan spritual, emosional dan intelektual sehingga mampu bekerjasama dalam tim (team work) dan bersinergi dalam bekerja. Kepala BKD Kota Padang Panjang Martoni menyatakan kegiatan ini adalah yang pertama kali dilakukan dan bekerjasama dengan lembaga pelatihan / konsultan pelatihan yang profesional dalam hal pelatihan outbond.
Bupati Lepas 330 Calhaj Kabupaten Asahan Liputan: Harry Koko Armando (Koordinator Bikas Asahan/Sumut) Kisaran - Bupati Asahan, melepas 330 Calon Jamaah Haji (Calhaj) Kab. Asahan dari lokasi Masjid Agung Achamd Bakrie Kisaran, Sabtu (27/8). Dari laporan Kepala Kementrian Agama Kisaran, Syafii menyebutkan jumlah calhaj Asahan sebanyak 330 tergabung dalam Kloter 15. Ter-
diri dari 111 jemaah laki dan 219 jemaah wanita. Jemaah termuda berumur 24 tahun atas nama Anita Anggreni warga Kisran Timur dan tertua atas nama Jumiran 92 tahun asal Kecamatan Meranti. Bupati Asahan dalam sambutannya mengajak seluruh jemaah untuk menjaga keko-
mpakan dan kebersamaan. Kemudian jemaah juga diminta untuk terus kesehatan, mempersiapkan fisik dan mental sebaik-baiknya, agar dapat maksimal dalam melaksanakan seluruh rangkaian ibadah haji, ucap Bupati Asahan. Pelepasaan jemaah haji Asahan disaksikan oleh
ribuan keluarga jemaah yang memadati komplek Masjid Agung Kisaran. Sembilan Bus jemaah dikawal oleh beberapa mobil patrol hingga menuju kota Medan. Keberangkatan jemaah haji Asahan ke Makkah nantinya bergabung dengan jemaah asal Medan, Nias dan Nias Selatan.
Kegiatan Penerimaan Peserta Didik Baru, Pembelajaran dan Ekstrakurikuler, Ulangan dan Ujian, Pembelian Bahan Habis Pakai, Selanjutnya, Langganan Daya Dan Jasa, Perawatan Sekolah atau Rehab Ringan dan Sanitasi Sekolah, Pembayaran Honorium Bulanan, Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Pendidikan, Membantu Peserta Didik Miskin, Pembiayaan Pengelolahan Sekolah, sampai Pembelian dan Perawatan Perangkat Komputer. Pasalnya, dalam penggunaan dana BOS di SDN Wonokerto dari Komponen Ke-1 s/d Komponen ke-12. Diduga tidak menuruti buku Petunjuk Teknis. Terutama komponen ke-12 selama Suwarjo menjabat Kepala Sekolah SDN Wonokerto hanya membeli Printer Plus Scenner 1 unit. Lalu Anggaran tersebut dikemanakan ? apakah memang begitu Prosedurnya ? dan apa kerja Pihak terkait ? Khususnya Dinas Pendidikan dan Inspektorat Kab, Musirawas. Kami sangat berharap kepada Instansi terkait. Agar segera melakukan Pemeriksaan terhadap SDN Wonokerto Kecamatan Tugumulyo secara Tun-
tas. Hal senada disampaikan Jalal Antonius Selaku Ketua Forum Masyrakat Penyelamat Aset Daerah Nasional. (LSM - FORMADNAS) Kabupaten Musirawas Sumsel. Berhasil dihimpun, Kepala Sekolah Dasar SDN Wonokerto Suwarjo di damping Ngatini selaku bendahara BOS APBN Menjelaskan, sejak Agustus 2014 saya sudah jadi kepsek disini. Mengenai penggunaan dana BOS. sudah Sesuai dengan Petunjuk Teknis. kami membeli Buku Refrensi, Buku Cerita, Rak Buku, dan melakukan perawatan ganti pintu WC. Tambahnya, beli Trali baik pintu maupun jendela , Kotak Sampah, tiang Net, Bola Volli, Net Bulu Tangkis, Kipas angin, Bola Lampu, Bel Listrik, Batre Laptop, dan membeli Printer Plus Scenner. Untuk Perawatan atau pembelian berkisar 5 s/d 10 juta. ungkapnya. sembari menyampaikan Kalau bendahara tidak menguasai buku Petuntuk BOS (JUKNIS). Paparnya. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Musirawas Sumsel Sukamto, saat hendak dimintai keterangan tidak ada di tempat. "Pak kadisnya tidak ada " . ujar sang staf seraya berjalan.
SDN Wonokerto Kabupaten ..... BUD) Nomor 80 Tahun 2015 tentang Petunjuk Teknis Penggunaan dan Pertanggungjawaban Keuangan dana Bantuan Operasional Sekolah ( BOS ). ungkap Tim penggiat anti Korupsi. Petunjuk Teknis penggunaan dan pertanggungjawaban keuangan Dana BOS. dimaksudkan untuk memberikan Acuan atau Pedoman bagi Pemerintah Daerah Provinsi / Kabupaten / Kota dan satuan pendidikan. Membebaskan pungutan bagi seluruh Peserta didik miskin dalam bentuk apapun. baik di satuan Pendidikan Negeri maupun Swasta. SD/SDLB Negeri dan SMP/SMPLB/SD-SMP Satap/SMPT Negeri terhadap biaya Operasi satuan pendidikan. Tambah Hamdan KSP, Selaku Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat - Forum Peduli Pendidikan dan Anti Narkoba ( LSM FPPAN ) Kab, Musirawas. "dana BOS yang diterima oleh satuan pendidikan dihitung berdasarkan jumlah peserta didik dengan besar satuan biaya : SD/SDLB Rp.800.000.-/peserta didik / tahun. SMP/SMPLB/Satap/SMPT Rp.1.000.000.-/peserta didik/ tahun.
Penggunaan dana BOS di satuan pendidikan harus di dasarkan pada kesepakatan dan keputusan bersama antara Tim Manajemen BOS Sekolah, Dewan Guru dan Komite Sekolah. Kesepakatan tersebut harus dituangkan secara tertulis dalam bentuk berita acara rapat dan ditandatangani oleh peserta rapat". Lanjutnya, Dana BOS digunakan berdasarkan Skala Prioritas Kerbutuhan satuan pendidikan, Khususnya membantu mempercepat pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan atau Standar Nasional Pendidikan (SNP). Menurutnya, di Tahun ajaran 2014-2015. SDN Wonokerto memiliki peserta didik sebanyak 177 siswa. ( 177 X 800.000.=Rp.141.600.000.- ). sedangkan di tahun ajaran 2015-2016 SDN tersebut mempunyai 166 murid. ( 166 X 800.000.- =Rp.132. 800.000.- ). Jumlah keseluruhan dana BOS yang di terimah adalah (Rp.141.600.000.- + Rp.132.800.000.-=Rp.274. 400.000.-)./ dua tahun. Kegunaan Dana BOS untuk membiayai Komponen Sebagaimana penjelasannya : dari Pengembangan Perpustakaan,
KANA Mendesak Pihak Penegak Hukum Usut ..... beberapa kegiatan yang fiktip. Seperti pembayaran honor Kepala Desa pada tanggal 18 mei 2016 selama 3 bulan Rp.6.000.000.padahal pada saat itu Nurmiati masih Sekdes belum menjadi Pj. Kepala Desa karena SK Pj-nya diterbitkan tanggal 10 Juni 2016. Namun hak Kepala Desa sebelumnya dikuasai oleh Nurmiati. Selanjut nya kata Muzakir, PengadaĂ n 2 unit Laptop Pada tanggal 21 mei 2016 senilai RP.11. 950.000 ,padahal kepala Desa sebelumnya sudah membeli satu set Komputer lengkap. Pada tanggal 25 mei 2016 beli Camera Rp.1.800.000.Biaya foto copy Rp.1.010.000. Dan untuk kegiatan pembinaan ketentraman dan ketertiban Rp.11.000. 000. Dan pada tanggal 26 mei 2016 Pj Kepala Desa kembali
menggelontorkan dana untuk keperluan yang sama, yaitu beli kamera Rp.1.800.000.Biaya foto copy Rp.1.010.000. Dan untuk kegiatan pembinaan ketenteraman dan ketertiban Rp.11.000. 000. "Ini amat jelas kecurangan yang di lakukan oleh Nurmiati bersama kroni kroni nya." Yang menarik lagi pada tanggal 7 juni 2016 kembali lagi Nurmiati mengglontor kan dana sebesar Rp.20.000.000 untuk pembenahan batas desa.Yang menjadi pertanyaannya adalah Desa Alue Gading dua ini terletak di kawasan HGU PTPN I bagai mana bisa membuat batas Desa?. Dan ditanggal yang sama kembali digelontorkan dana untuk belanja peralatan menjahit ibu PKK sebesar Rp.10.000.000. Padahal alat menjahit yang ada
saat ini bantuan dari Ibu Patimah salah seorang anggota dewan Aceh Timur. Dan pelatihan menjahit ibu PKK seharusnya digelar selama dua bulan atau di percepat selama dua minggu dengan menglontorkan dana ADG Rp.29.257.000, namun yang dilaksanakan untuk pelatihan ibu PKK hanya tiga hari. Selanjutnya pada tanggal 17 juli 2016 kembali lagi dana ADG di grontorkan untuk peningkatan ibu PKK sebesar Rp.18. 525.000.padahal kegiatan tersebut tidak ada . Kemudian untuk honor oprator 6000.000 pertahun, namun sejauh ini yang namanya operator di Desa Alue Gading dua tidak pernah ada.ujar Muzakir. Dan satu persoalan lagi yang perlu di pahami bahwa hutang tahun 2015 tidak bisa di tutup atau di bayar Menggunakan dana
ADG 2016. Sebab pergi nya Kepala Desa yang lama meninggal kan hutang sebesar Rp.60.000.000 .seharus nya uang tersebut di gunakan untuk membangun 5 buah plat beton tahun 2015 silam. Ternyata hutang yang di tinggal kan oleh Kepala Desa yang lama di bayar oleh PJ .Kepala Deda Nurmiati menggunakan dana ADG 2016. Berdasarkan fakta di atas , pihak penegak hukum suda dapat melakukan tindakan tegas terhadap dugaan penyelewengan dana ADG yang di lakukan oleh PJ.Kepala Desa Alue Gading dua. Karna pemerintah pusat mengglontorkan dana ADG untuk mensejahtraka masyarakat ,bukan untuk memperkaya diri sebdiri.tutup Muzakir.
15
SAMBUNGAN
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
Misteri Penemuan Mayat Di Hutan ..... angkapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim AKP Jama K Purab dan AIPTU SG.Siregar(Kanit Reskrim) Polsek Barumun Tengah. Jelasnya Rony,beberapa hari setelah penemuan mayat yang diketahui bernama Pendi Sihombing (32) pihaknya langsung menelusuri orang-orang yangcurigai dan diketahui dekat dengan korban. Hasdilnya terang ada tiga warga Sigoringgoring,Anak Desa Pangirkiran Dolok Kercamatan Barumun Tengah yang tidak berada di tempatnya mendapat info keberadaan ketiganya, Petugaspun bergerak menuju daerah Suram Provinsi Riau dan dua dari tiga tersangka berhasil dibekuk dan diboyong ke Polsek B arumun Tengah dan selanjutnya di bawa Mapolres Tapanuli Selatan Minggu(28/8). Ada tiga tersangka namun baru dua yang berhasil kita bekuk dengan Inisial SS dan AP. dan keduanya mengaku hanya ikut membantu dan diminta oleh MH Kapolres mengatakan akan masih tetap melakukan pengejaran terhadap MH yang diketahui sebagai otak pelaku dan yang merencanakan Pembunuhan ini. Dari dua Pelaku yang diamankan yaitu SS dan AP mereka mengaku hanya diminta bantu oleh MH dengan imbalan uang Rp.500.000, dan dibayar Rp.300.000,- mereka mengaku bahwa merekalah
yang memancing korban untuk datang dengan modus mau menujual babi hasil buruan mereka kepada korban yang diketahui juga berprofessi sebagai toke babi sebut Kapolres. Motif pembunuhan sambung Kapolres dipicu persoalan utang piutang Namun belum bisa dijelaskan detail karena pelaku utamanya belum ditangkap alias buron. Motif sementara menurut kedua pelaku yang sudah ditangkap karena utang piutang pungkasnya. Sebelumnya Selasa 9/8 Pendi Sihombing pamit membeli bensin dan gas elfiji ke Pasar Binanga,sepekan berlalu pria berusi 32 trahun ini,tak kunjung pulang ke rumahnya,tepatnya pada 17 Agustus Pendi Sihombing ditemukan sudah tidak bernyawa jasad yang sudah tinggal tulang belulang itu ditemukan tidak utuh Kepala dan tubuhnya terpisah. Pendi Sihombing yang tercatat sebagai warga Perkebunan Unterudang II PT Tor Ganda Kecamatan Barumun Tengah Kabupaten Padang Lawas ditemukan dilahan Hutan K0onservasi PT SSL Garingging,dengan kondisi mengenaskan bagian tengkorak kepalanya ditemukan terpisah dari badannya. Informasi yg dihimpun Pendi Sihombing berangkat dari Kebun dengan mengendarii Sepeda motor Jupiter Z warna Merah dan membawa 1 buah tabung elfiji ukuran 12
Hutan Lindung Dilibas ..... Kg.dan 2 buah jerigen kosong. Setelah hampir seminggu Pendi tak kunjung pulang Warga dan keluarga terus berusaha mencari untuk memastikan keberadaan Pendi,keluarga menanyakan Petugas SPBU dan penyalur gas Elfiji yang biasa dikunjungi Pendi Sihombing dan mereka membenarkan bahwa korban ada datang ketempat mereka untuk belanja. Hi9ngga Selasa 16/8 keberadaan Pendi belum juga diketahui Akhirnya warga dan keluarga sepakat untuk melakukan pencarian dengan menyusuri tempat tempat yang didugsa dilewati Pendi dan pada hari Rabu 17/8 pencarian bebuah hasil jasad Pendi ditemukan di Lahan hutan Konservasi PT SSL dengan kondisi tinggal tengkorak, bagian kepalanya ditemukasn terpisah sekitar 8 meter dari jasadnya. Jasadnya dikenalui dari pakaian yang masih melekat dan sandal yang ditemukan disekitar lokasi. Namun untuk motif dan dugaan kematian Pendi,pihak Kepolisian Sektor Barumun Tengah masih melakukan pengembangan penyelidikan dan diketahui sepeda motor korban tabung gas dan jerigen milik korban tidak ditemukan dilokasi,kita masih lakukan penyidikan dan pengejaran Pelaku yang masih buron demikian Kapolsek Baqrumun Tengah AKP Asmon Bufitra menegaskan kepada Wartawan.
Jalan Kutalimbaru Hampir Seluruhnya ..... tersebut banyak yang mengeluh dan mengutuk "ini bukannya jalan melainkan jalannya hantu atau setan yang siap menelan korban sebagai tumbal untuk jalan tersebut. Maka dari itu kami atas nama masyarakat Kutalimbaru meng-
himbau kepada Pemerintah agar melihat langsung bagaimana menderitanya masyarakat yang jauh tinggal ditempat yang terpencil dari keramaian. Padahal begitu banyak uang Negara yang diturunkan ke Desa-desa guna untuk kesejahteraan
masyarakat, namun itu semua habis dimakan oleh orang-orang yang tidak berprikemanusiaan. Orang-orang yang seperti inilah yang wajib di hukum gantung atau di tembak mati agar kelak menjadi contoh bagi Pejabat-pejabat yang lainnya.
Jalan Ke SMKN 1, SMPN 1 ..... Urung Pane yang bertugas dan belajar di sekolah SMK Negeri 1, SMP Negeri 1 Setia Janji dan SMP Bina Bakti Urung Pane.
Masyarakat Desa Urung Pane meminta pihak terkait agar segera memperbaikinya, karena kondisi jalan yang rusak itu sudah bertahun la-
manya namun tidak ada perhatian dari PEMKAB ASAHAN untuk membenahinya. Kondisinya sangat membahayakan pengguna jalan tersebut.
Hampir Rp 1 Miliar Diduga Kelola ..... gianya bisa menyentuh pada rakyat malah terbalik arah seraya menjadi polemik di aceh tenggara. Contoh frinsipil yang bisa kita lihat sembari menjadi pelajaraan bagi oknum camat yang lain di aceh tenggara,dana desa tahap pertama sudah di tarik namun bisa kita bayangkan,sebesar Rp.55 juta dana tersebut diduga telah di alokasikan kepada oknum camat lawe sumur untuk tiga aitem kegiatan yang belum bermanpaat pada rakyat alias mubajir dan tidak masuk akal,seperti pelatihan sebesar Rp.20 juta/desa pembuatan monografi atau peta desa sebesar Rp.15 juta dan dana kebersamaan 20 juta total dana sebesar Rp.55 juta /desa x 18 desa Ketua lembaga swadaya masyarakat Noris ellifian Spd (LSM GEMTA) aceh tenggara yang di dampingi perangkat
desa di kecamatan lawe sumur menjelaskan,munculya angka sebesar Rp.55 juta inisiatip dari pihak camat,hingga kini menjadi beban bagi oknum kepala desa yang ada di kecamatan lawe sumur,akibatnya,kita menduga kuat proyek fisik yang ada di kecamatan tersebut bakal semraut alias amburadul,Hal seperti ini kita harapkan untuk kedepan jangan lagi terjadi, buatlah program yang mengutamakan kepentingan rakyat,jangan semata-mata ingin ciak uang rakyat. Kita dari LSM gemta aceh tenggara mengharapkan pada pihak pemerintah dan institusi penegak hukum untuk lakukan pemanggilan kepada pihak kecamatan lawe sumur,Hal ini sudah menjadi perbincangan hangat oleh banyak kalangan sembari menjadi indikasi yang kuat terjadinya indikasi tindakan pidana
koropsi,ungkap noris di kutacane kamis 25/8. Di tempat terpisah camat lawe sumur Alimsyah Spd saat di konfirmasi yang di dampingi sekwilcam di ruang kerjanya belum lama ini tidak bisa banyak komentar sembari banyak mengalihkan wawancara menyoal tentang munculnya alokasi dana yang mereka terima sebesar Rp.55 juta /desa pada Kabikas yang di dampingi dua wartawan daerah jurnal asia dan Persia, Aduh kok kalian juga langsung tayak yang begitu,saya berkaca dari apa yang ada di kecamatan lawe sumur,seluruh yang ada tidak terlepas dari musyawarah dan saya juga ingin tau siapa orangnya yang mengadu ,kepala desa yang mana biar kita perjelas dan kita hadirkan disini pinta camat tampa detail menjawab konfirmasi menyangkut Rp.55 juta dana desa.
Merah Sakti : Bohong Ada Anggota ..... salam ratusan miliar," kata Merah Sakti di sela-sela acara pelantikan kepala mukim di Gedung Serbaguna Kompleks Pondopo Wali Kota Subulussalam, Selasa 30 Agustus 2016. Merah Sakti meminta ma syarakat Subulussalam tidak mudah terpengaruh dan terprovokasi terkait isu-isu palsu yang disampaikan oknum anggota DPR RI maupun DPRA. "Saya selaku kepala daerah tahu uang masuk ke Subulussalam sumbernya dari mana saja, mengapa ada anggota DPR RI mengaku membawa uang ke sini, bohong itu," tegas Merah Sakti kembali. Politisi Partai Golkar ini mengingatkan pihak tertentu jika ingin
bertarung pada Pilkada Subulussalam tahun 2018 agar menjaga nilai-nilai sportivitas, jangan membawa isu yang tidak benar. "Masyarakat jangan mau dikorbankan, jangan mudah terprovokasi. (Kepada pihak tertentu) kalau mau jadi wali kota tunggu 2018, pertandingan baru dimulai," sindir Merah Sakti. Merah Sakti menegaskan, dana dari pemerintah pusat diperoleh setelah melakukan komunikasi dengan sejumlah partai politik seperti Partai Demokrat, Golkar, dan Gerinda. "Sementara ada beberapa parpol tertentu, nol sama sekali tidak ada bawa uang ke daerah, tapi tidak bisa saya sebutkan di sini partai apa," kata Merah Sakti.
Dalam kesempatan itu, Merah tidak menyebut nama anggota DPR RI yang dimaksud. Namun munculnya pernyataan keras dari Ketua DPD Partai Golkar ini, setelah acara tablig akbar menghadirkan ustazah Mama Dedeh dan Opick ke Subulussalam. Kedatangan dua orang mubalig tersebut dibawa anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub, untuk mengisi ceramah agama di Kota Subulussalam, Singkil dan Aceh Selatan. Dalam sambutannya waktu itu, Muslim Ayub sempat menyinggung dana ratusan miliar dari pusat berhasil di bawa ke Subulussalam untuk digunakan kepada programprogram pembangunan.
MTQ Pelajar Tingkat SD Se Kecamatan ..... Sekolah Misni Ernawati, SPd. Juara III Nabila Amelia Putri - SD 056626 kw. Kerapoh, Kepala Sekolah Poniman, SPd. Juara Harapan I Aulia Agusti - SD
050694 Batang Serangan, Kepala Sekolah Nur Amalia, SPd. Juara Harapan II Elvia Amanda - SD 058112 Pujidadi, Kepala Sekolah Junaidi eliandi, SPd. Juara Hara-
pan III Melinda - Sd 056018 Kp. Bamban, Kepala Sekolah Eriyati, SPd. Masing-masing juara mendapat hadiah uang pembinaan, bingkisan dan piagam.
Bupati Nias Santuni Penderita ..... ran pembangunan seyogyanya hanya digelar selama lima hari, tetapi akibat tingginya antusias masyarakat Kabupaten Nias, penutupan diundur satu hari atau yang seharusnya ditutup pada hari Kamis (25/8), diundur menjadi Jum'at (26/8). Sesuai data dari ketua panitia Marthin L Harefa, diketahui jika jumlah pengunjung pameran yang diisi 40 stand sejak hari pertama hingga penutupan berkisar kurang lebih 8.890 pengunjung. Stand yang paling sering dikunjungi adalah stand milik RSUD Gunungsitoli dan stand Dinas Kependudukan dan Pencacatan Sipil Kabupaten Nias. Bantuan yang diserahkan Bupati Nias adalah 1 paket peralatan salon kepada warga atas nama Noveriana Zendrato dari Desa Hiliweto, Kecamatan Gido,
4 mesin jahit berikut peralatannya kepada Murnila Laoli, Ranto Mendrofa, Miliria Bawamenewi, Roslina Hia dan 1 unit kursi rda kepada penderita disabilitas Yurniwati Lase dari Desa Hiligodu, Kecamatan Botomuzoi. Bantuan lainnya diberikan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Nias berupa alat mesin pertanian (Alsintan) seperti Corn Sheller kepada Kelompok Tani Pembaharuan, Foriwu, Netral Maju, KWT Cahaya, Sadar Hati, Samaogo, dan Santosa. Untuk diketahui, selama kegiatan pameran, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan. Diantaranya adalah lomba pemilihan Putri/Putra Tuwu, Lomba Vokal Solo Putra/Putri, Lomba Vocal Group , Lomba Lari 5 K Putra/Putri, pemilihan stand pameran terbaik dan design
stand terbaik. Juara pertama lomba Putri Tuwu diraih Dhea Permata Zebua, juara kedua Restanti Waruwu, dan juara ketiga Asni Ceriawati La'ia. Sedangkan untuk putra Tuwu, juara pertama diraih Hiranimus Zai, juara kedua Affandi Rahman Caniago dan juara ketiga Krismanjaya Titian Laowo. Sedangkan untuk stand pameran terbaik, juara pertama diraih RSUD Gunungsitoli, kemudian juara kedua Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Nias diikuti Dinas Kesehatan Kabupaten Nias. Untuk stand terbaik, juara pertama diraih Dinas PU Kabupaten Nias, juara kedua Dinas Perindustrian dan ESDM Kabupaten Nias dan juara ketiga diraih Dinas TRPK Kabupaten Nias.
Hempon selulernya dimatikan, dan yang dijumpai hanya Pemilik Alat Berat Jenis KOMATSHU yang Ada dipotoh, saat di tanyakan tentang Izin Oprasional Alat tersebut tidak bisa melihatkan satupun surat baik Izin dari Desa maupun dari Dinas Kehutanan Kabupaten Kampar, tapi hanya mengeluarkan bahasa saya tidak mau bekerja jika lahan ini tak jelas pak, dan lagi pula saya
Juga dari Lembaga Laskar Merah Putih, Alasannya. Dan selain itu Kabiro Bidik Kasus berusaha hubungi lewat Via Seluler Camat Kampar Kiri Hulu NHUZHUM ASHALATH tidak ada jawaban dan disaat didatangi kerumahnya tidak berada dirumahnya dan pagar selalu tertutup seperti tidak ada Penghuni, begitu juga saat dihubungi Kepala Dinas Kehutan Kabupaten Kampar juga
tidak ada respon, namun untuk memastikan Lebih jelas Kepala Biro Bidik Kasus tetap menghubungi UPTD kehutanan wilayah IV AMIRULLAH lewat Via Telpon mengatakan saya belum mengetahui tentang hal tersebut, namun saya akan suruh anggota saya nantik kelokasi pak, Katanya. Setelah dikonfirmasi Kepala Dinas Kehutanan Kampar Ir, Syukur pada hari Selasa kemaren, men-
gatakan Tolong dikasih Tau Pak jika masi ada Alat Sakapator itu bekerja lagi, Biar nantik Saya Hubungi Kabit Polhut Kampar dan kami Tangkap, Tegasnya. Eeh malahan bukan ditangkap, malahan sekarang alat bertambah, Jadi kalau seperti ini bagaimana tindaklanjut dari pihak yang berwewenang terhadap menjaga Hutan, dan ( Karhutla ) Ulasnya Masyarakat.
hadap KH (Calo) Bahkan Rimea D.Ginting sempat ditanya juga oleh Management soal berkas dan pas photo,Rimea D. Gintng tidak berani menjawab. Ironisnya permitaan damai 20juta gagal,hanya dapat diterima RP500,Itu perintah dari KA,UNIT. Selanjutnya KA,Unit perintahkan melunasi pinjaman atas nama Sumarni dengan Rimea D,Ginting Rp 10 juta dan KA,Unit 4,3juta,Iskandar 10 juta,Pinca harusnya mengambil tindakan yang tepat, namun disini ada
dugaan Pinca dan KA,Unit bermain kredit Fiktif,makanya orang yang salah tetap di pakai sampai saat ini ,hal ini jelas merugikan Negara,lagi apa ada peraturannya BRI memakai calo,ini diduga pemalsuan data masa Ka.Unit tidak mengerti.ketika di komfirmasi kepala cabang BRI siantar melalui SMS terkait tentang ada dugaan keredit fiktif. Jawabnya,kasus itu sedang dalam penanganan Kantor Inspektorat,masih dalam proses yang memerlukan waktu tandasnya.
Ka.Unit BRI Pasar Horas Diduga ..... pinjaman(KUR)tidak dilengkapi KTP suami dari peminjam,ketika ditanyakan IC ke Mantri Rimea D.Ginting perihal KTP yang tidak ada, Rimea D.Ginting mengatakan nanti aja setelah pencairan, Namun sewaktu tiba pencairan di sore hari nasabah terlalu rame. Berkas yang tidak lengkap KTP suami diserahkan sama SVP&Teller dan pencairan pun terus berlangsung.Menurut impormai yang dihimpun Tim Bikas sebulan kemudian da-
tang suami sumarni pemohon (KUR) marah-marah meminta penjelasan mengapa (KUR)BRI Pasar Horas tanpa pengetauan saya,sehingga terjadi perseteruan sampai jam 21.WIB malam hari,ujar nara sumber ini,pertengkaran, berujung agar dari suami pemohon di bersihkan namanya merasa tercoreng,dan meminta uang damai RP 20juta. management BRI Pasar Horas sempat menanyakan kepada sumarni dan suaminya,sama siapa berkas itu diberikan, ter-
Mulai Tanggal 1 September 2016 Seluruh Titik ..... dikukuhkan pada rabu(31/8/ 16)lalu, tujuannya agar pemasalahan perkir yang selama ini bisa teratasi, dan juga bisa mencapai PAD yang maksimal dari sektor retribusi nantinya, dalam menjalankan tugas, para petugas akan dirolling sekali 4 bulan, dan tidak hanya menetap di satu lokasi saja. "mereka yang bekerja diharapkan betul - betul menjalankan tugas sesuai dengan apa yang telah di bina oleh Dishub kota Bukittinggi. Selain memberikan gaji tetap sebesar Rp1.85O.OOO atau sama dengan upah minimum
(ump) provinsi perbulannya, termasuk kartu jaminan kesehatan (BPJS)," Ujar walikota Ramlan Kadishubkominfo Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudra menyatakan, Dengan diambil alihnya pengelolaan retribusi parkir oleh Pemko Bukittinggi dari pihak ke 3, Pemerintah Kota Bukittinggi berupaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi perparkiran. "dengan menempatkan petugas parkir yang sudah dilatih secara teknis, kita berupaya memaksimal mungkin untuk memperbaiki imej yang
selama ini berkembang tentang perkir di Bukittinggi, sakalian juga untuk memaksimalkan PAD dari retribusi Parkir yang selama ini banyak mengalami kebocoran" ungkap Kadishubkominfo Kota Bukittinggi, Ibentaro Samudra. Ibentaro juga menambahkan, juru parkir yang bertugas mengatur parkir saat ini, merupakan pegawai yang dikontrak oleh Pemko Bukittinggi, dan dalam masa kontraknya tentu saja para juru parkir harus melakukan kewajiban selama kontrak mereka berjalan. Jika tidak sesuai dengan kewajiban dalam tugas pokokn-
ya sebagai juru parkir, kontrak itu akan diputus secara sepihak oleh Pemko. Kapolres Bukittinggi, AKBP Tri Wahyudi yang hadir pada saat pengukuhan juru parkir mengatakan, para juru parkir diminta ikhlas dalam bekerja serta bertanggung jawab, dan bisa mempertanggung jawabkan setiap lembaran kertas karcis yang habis, selama bertugas tidak melawan hukum dan dapat mempertanggung jawabkan pekerjaannya, serta jelu dalam mejalankan tugas agar tidak terjadinya kejahatan pencurian pada kendaraan bermotor
Kades Tebing Tinggi Tanjung Beringin Diduga ..... saja dan itu dilakukan tanpa musyawarah melainkan hanya tunjukan kades.dan ironisnya lagi selain tidak pernah menyampaikan jumlah dana yang diterima nya dari tahun 2014,2015 serta 2016,sang Kades juga tidak transfaran dalam penggunaan dana desa yang diterimanya,kalau ada rapat yang diundang hanya beberapa orang saja dan tidak disampaikan kepada semua warga desa, "ujarnya lagi. Lalu wartawan menyambangi kaur ekbang merangkap bendahara desa pada hari yang sama,tentang SPP jawab kaur
tersebut kalau mau jelasnya kepada kepala desa aja,yang tau semua kadesnya, "Pungkasnya. saat dikonfirmasi oknum kades Rabu (24/8) Pukul 09.00 Wib. RPJMdes dan APBdes serta surat permintaan pembayaran pengelolaam keuangan desa tidak bisa dijawab malah dipanggil nya kaur ekbang yang merangkap bendahara berinisial (RE) lalu wartawan mengkonfirmasi kaur tersebut apakah SPP,APBdes serta RPJMdes sudah ditandatangan Sekdes atau sudah diVerifikasi sekdes.jawaban kaur tersebut sekdes tidak pernah masuk kan-
tor hampir satu bulan,gimana saya mau berikan ya terpaksa saya berikan kepada pak kades, "Jelasnya. Pada hari yang sama wartawan menyambangi sekdes inisial Muklis di kantor Camat Tanjung beringin mengatakan dari tahun 2014,2015 hingga tahun 2016 saya tidak difungsikan selaku sekdes,saya masuk kekantor desa semua kaur yang ada dikantor desa pergi dan alat-alat komputer dimeja saya tidak ada,begitulah saya diperlakukan oleh mereka.kalau memang saya tidak pernah masuk kekantor desa tersebut seharusnyakan
ada beberapa poin teguran ini tidak ada seakan-akan saya dilumpuhkan alias tidak difungsikan didesa tersebut, "Tandasnya. Diduga kantor desa tersebut dalam lingkaran setan yang menguntungkan pundi-pundi sakunya dan orang-orang terdekat alias keluarga kepala desa. Diminta kepada Bupati Serdang Bedagai Ir.H.Soekirman untuk memverifikasi dan mengevaluasi kinerja Kepala Desa Tebing Tinggi Kecamatan Tanjung Beringin,agar Dana Desa itu tepat sasaran sesuai dengan program Presiden Jokowi.
Diduga Akibat Tak Betah Ngantor Kasek ..... Dadap, Kab. Asahan, Jum'at sekira pukul 09.30 wib, sangat disayangkan Kasek Sujiono, A. ma. Pd, tidak berada ditempat, tim bikas menanyakan dengan guru-guru yang berada di kantor namun satu guru tersebut tidak ada yang tahu kemana perginya kasek sujiono, hal yang sama di katakan oleh staf yang berada di kantor bahwa Kasek pergi tidak tahu kemana dia pergi dan tidak meninggalkan pesan lalu tim juga menanyakan kemana bendahara BOS jawabnya keluar, lanjut tim berusaha agar salah seorang guru yang berada dikantor dapat menghubungi kasek tersebut namun jawabnya kami tidak tahu, ujarnya. Sangat disayangkan sebagai Kasek pergi meninggalkan sekolah tanpa pesan dengan guru yang ditinggalkan yang berada dikantor, nah bagaimana mana pula nantinya jikalau ada
sesuatu terjadi yang tidak diinginkan oleh para murid siapa yang bertanggungjawab karena kasek tidak berada di tempat, akhirnya tim menilai sekolah tersebut sepertinya milik pribadi sehingga tanpa ada pengawasan dan semena-menanya meninggalkan sekolah tanpa diketahui, sehingga dinilai bobrok. seharusnya kepala sekolah sebagai administrator pendidikan, supervisor pendidikan, dan pemimpin pendidikan dan berfungsi sebagai administrator pendidikan berarti untuk meningkatkan mutu sekolahnya, dikarenakan tidak ada Kasek, Lalu bikas bersama tim mendatangi ke Kantor UPT Disdik Kec. Sei Dadap sekira pukul 11.00 wib dan sesampainya tim menanyakan kepada pegawai yang ada di kantor UPT, Buk ada KaUPT Tanya tim,.. jawabnya tidak ada KaUPT keluar, lalu Tan-
ya kembali oleh tim, Pak Marnaek ada,‌ jawabnya tidak ada baru keluar juga, demikian ujarnya. Ketua LSM Laskar Merah Putih Indonesia, Asahan - Tanjung Balai, ZULKIPLI NASUTION, saat dimintai tanggapannya oleh bikas, ia menyatakan atas dugaan Akibat Tak Betah Ngantor Kasek SDN 013840 Sei Alim Hasak Kec. Sei Dadap "Sujiono. A. ma. Pd" Kabur Dari Sekolah, mengenai permasalahan tersebut kita harus lebih giat lagi untuk mengkotrolnya mungkin sekolah-sekolah yang lain juga seperti ini karena sebagai contoh saja SDN 013840 Kasek Sujiono yang merupakan Ketua K3S, diduga tidak betah ngantor, mungkin banyak lagi yang Kasek yang lain seperti ini atau yang di katakan makan gaji buta (Korupsi) bila perlu dilayangkan surat kemendiknas/kemendikbud
agar kasek yang tidak betah ngantor dapat dicopot segera atau di pecat dari PNS dan kembali ke sipil, untuk itu kita control terus jangan bosanbosan untuk menjalankan tupoksi kita, karena guru adalah seperti bila ketika berada di dalam kelas diibiratkan sebagai seorang pedagang yang sedang menjual barang dagangannya. Calon pembelinya adalah siswa-siswinya. Barang dagangannya adalah ilmu pengetahuan yang dimilikinya. Layaknya seorang pedagang yang akan melakukan promosi apa saja untuk membuat dagangannya laku terjual, gurupun juga demikian. Namun kalau kasek sujiono jarang dikantor bagaimana mutu pendidikan di sekolah tersebut bisa lebih baik, tapi yang terjadi mungkin sebaliknya bisa lebih bobrok nantinya, ujar Zulkipli.
Dugaan Bangunan Gagal Pada Pekerjaan ..... "Jembatan ini miring" katanya. "Jelas sekali jembatan ini amat membahayakan bagi masyarakat yang menggunakan jembatan ini sebagai jalan transportasi", "pekerjaannya jelas asalasalan" tukasnya. "Beberapa bulan yang lalu memang ada mereka mengerjakan perbaikan", "bahkan menggunakan dongkrak segala, kayak mau menambal ban mobil kempes" kelakar Eko. "Namun setelah selesai pekerjaan perbaikan tampak tidak ada perubahan yang signifikan pada kerusakan bangunan jembatan" ucap eko seraya menunjukkan beberapa titik kerusakan pada bangunan jembatan. Diminta pendapat Ir. Jhon Rinaldi Hutajulu Ketua LSM TOPAN AD SUMUT menyatakan
ada beberaapa item dasar yang menurut pendapatnya tidak dilakukan oleh Pengguna Jasa dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kab. Labuhanbatu Utara. "Pertama, Kontruksi tidak sesuai dengan struktur tanah, dalam artian Konsultan Perencana tidak pernah melakukan survei dan penelitian tentang struktur tanah terhadap konstruksi yang dirancang". " Kedua, Rekanan (kontraktor...red) tidak memiliki pengalaman dalam melakukan pekerjaan pembuatan jembatan"."Ketiga Pengawas sama sekali tidak pernah melakukan pengawasan terhadap realisasi hasil pekerjaan di lapangan". "Instansi terkait dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum Kab. Labuhanbatu Utara selaku Peng-
guna Anggaran khususnya PPTK, PPK juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum tidak perduli dengan hasil pekerjaan, yang penting selesai, bayar walaupun hasil akhir pekerjaan tersebut tidak sesuai bestek atau kontrak" ucap Jhon. "Seharusnya mereka mengacu pada UU No.18 tahun 1999 Tentang Jasa Kontruksi, PP No.4 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No.28 Tahun 2000 Tentang Usahan dan Peran Masyarakat Jasa Kontruksi, PEPRES No. 29 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Jasa Kontruksi"."Mereka seharusnya sudah tau akan itu !", atau ngak tau ? atau pura-pura bodoh ?" tegasnya. "Masih ada beberapa judul pekerjaan yang telah kita pantau
dan ikuti proses pekerjaannya yang juga menyalah dan mengakibatkan adanya indikasi kegagalan bangunan !, saat ini kami juga sedang susun laporannya"." Karena begitu banyak uang rakyat mubazir dan terbuang siasia demi kepentingan segelintir orang !" katanya lagi. " Intinya pekerjaan itu harus dalam keadaan baik dan jangan sampai terjadi kegagalan dalam pembangunan akibat ulah nakal para rekanan yang kemungkinan juga ada dugaan konsfirasi serta diamini oleh Pengawas, PPTK atau bahkan hingga jenjang PPK serta Kepala Dinas selaku Pengguna Anggaran". Ucap Jhon alumni thn 1991 Institut Pembangunan Medan Jurusan Tekhnik Sipil Perencanaan ( Arsitek ) mengakhiri.
Aktifis Mahasiswa, LSM Dan Masyarakat ..... Sementara Lanjut Azhari, kami mengetahui bahwa permasalahan dugaan pencemaran limbah yang dilakukan PT ABM telah dilakukan rekomendasi ke Kementerian Lingkungan Hidup pada 21 April lalu. Namun, sampai saat ini tidak ada tindak lanjut yang dilakukan. "Kami meminta DPRD memanggil Kapolres terkait tindak lanjut penyelidikan yang telah dilakukan pihak kepolisian, sehingga permasalahan ini dapat diketahui masyarakat dan terbuka untuk publik," katanya. Akhirnya para pengujuk rasa diterima Ketua DPRD Labusel H. Edimin, anggota Komisi B DPRD Labusel Bidang perkebunan dan PMKS, Haris, H Jubir dan Sutiman. Edimin mengaku, pihak DPRD telah merekomen-
dasikan permasalahan tersebut kepada instansi terkait. Namun, sampai saat ini surat yang dilayangkan itu belum ada dimeja saya. "Mengenai tindak lanjut penyelidikan yang dilakukan Polres Labuhanbatu, lebih baik dipertanyakan langsung ke polres. Memanggil Kapolres, itu bukan ranah kita," katanya. Haris selaku anggota Komisi B mengatakan, pada 21 April 2016 lalu, Komisi B DPRD Labusel telah mengeluarkan rekomendasi kepada seluru Instansi terkait tentang dugaan-dugaan penyalah gunaan limbah, kelebihan areal HGU PT ABM, dan dugaan Pajak yang disetorkan ke negara tidak sesuai dengan luas lahannya dan ini sudah merupakan penggelapan pajak. Katanya.
"Tiga minggu lalu ada warga meminta agar DPRD meninjau adanya pencemaran limbah B3 yang dialirkan ke sungai. Saya selaku anggota komisi B langsung turun ke lapangan namun, saat saya meminta dari pihak perusahaan PT ABM untuk mendampingi saya dan masyarakat, satu pun dari pihak perusahaan tidak ada yang mau ikut dalam peninjauan itu, akhirnya saya dan masyarakatlah yang turun kelapangan,ternyata kami menemukan di lapangan adanya pipa sebesar drum yang mengeluarkan limbah dan dialirkan ke sungai," jelasnya. Haris juga meminta, Ketua DPRD Labusel untuk memanggil pihak PT ABM secepatnya untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) serta memang-
gil Kapolres Labuhanbatu. Sebab, saat itu telah ada sprindik mengenai dugaan pencemaran itu. "Kami minta Ketua DPRD memanggil Kapolres. Sebab, telah ada sprindiknya. Kita ingin masyarakat mengetahui sejauh mana penyelidikan yang telah dilakukan polres Labuhanbatu," katanya. Hal senada juga disampaikan Ketua Komisi B H.Zainal Harahap. Bahwa DPRD telah merekomendasikan permasalahan yang ada di PT ABM. Kami memiliki bukti pengiriman rekomendasinya, dan Soal PT ABM, tidak ada tawar-menawar. Tapi aparat mau tidak menindak lanjutinya, taulah perusahaan banyak oknum melindunginya. Namun Rekomendasi telah kita sampaikan.tegasnya.
EDISI 05 - 11 SEPTEMBER 2016 MINGGU II THN XIX NO. 878
Paripurna penyampaian pidato Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab.Karimun TA 2015
Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq Menerima Cinderemata Dari Usai Paripurna tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab.Karimun TA 2015
Bupati Karimun, H. Aunur Rafiq menyampaikan pidato tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kab.Karimun TA 2015
Anggota DPRD Kabupaten Karimun melaksanakan pembahasan pansus terhadap RANPERDA tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Karimun TA 2015
Sejumlah SKPD Pemkab Karimun memngikuti pembahasan RANPERDA tentang tanggung jawab sosial perusahaan.
Rapat pansus terhadap RANPERDA tentang pengelolaan barang milik daerah.
Anggota DPRD Kabupaten Karimun menghadiri rapat pansus terhadap pembahasan tentang pendidikan.
SKPD Pemkab Karimun mengikuti rapat pansus terhadap pembahasan tentang pendidikan.
Anggota DPRD dan Bappeda Pemkab Karimun melakukan pembahasan RANPERDA tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kab.Karimun tahun 2016-2021.