Skip to main content

MEET BENZINE Vol.6

Page 1


Gedung K Lt.2

Departemen Kimia

Kampus ITS Sukolilo - Surabaya

Email: himkafmipaits@gmail com

“Chemistry

CREW MEETWITH

Sambutan KAIMA

Assalamualaikum wr.wb

HShalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Salam kebajikan, Salam sejahtera bagi kita semua.

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan hidayah-Nya, Himpunan Mahasiswa Kimia Institut

Teknologi Sepuluh Nopember (HIMKA-ITS) kembali berhasil menerbitkan majalah

BENZINE tahun ini. Majalah ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menampilkan karya, inovasi, serta informasi bagi mahasiswa Departemen Kimia

Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS.

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada seluruh tim redaksi dan staf yang telah berkontribusi dengan dedikasi tinggi dalam menyelesaikan penerbitan majalah BENZINE tahun ini. Kami menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dan kesalahan dalam proses penyusunan maupun isi majalah ini. Oleh karena itu, kami mengharapkan kritik dan saran yang konstruktif dari rekan-rekan semua agar BENZINE dapat terus berkembang menjadi lebih baik di masa mendatang.

BENZINE, atau Benzine Magazine, merupakan salah satu media informasi HIMKA-ITS yang digagas oleh Departemen Media dan Informasi bersama tim redaksi yang terdiri dari anggota HIMKA-ITS. Majalah ini memuat beragam informasi yang relevan, baik terkait bidang kimia, Departemen Kimia ITS, maupun isu-isu terkini dalam dunia keilmuan kimia, serta kegiatan HIMKA-ITS.

Kami berharap keberadaan BENZINE dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi seluruh warga HIMKA-ITS serta para pemangku kepentingan lainnya. Selain itu, kami berharap majalah ini dapat terus berkembang setiap tahunnya melalui inovasi-inovasi baru yang dapat memperkuat citra HIMKA-ITS sebagai himpunan mahasiswa yang kreatif dan progresif.

Kepada seluruh tim redaksi dan staf, tetaplah bersemangat dalam mengembangkan ide-ide kreatif dan inovatif untuk dituangkan dalam BENZINE. Berikan konten yang menarik, informatif, dan relevan, disertai desain yang profesional, sehingga majalah ini senantiasa mendapatkan perhatian dan apresiasi dari para pembacanya.

Sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Kimia ITS 2024, saya merasakan momen ini dengan penuh haru, mengingat masa kepengurusan saya yang kini mendekati akhir. Berat rasanya menyadari bahwa masa bakti saya di organisasi ini akan berakhir.

Selama perjalanan ini, banyak kenangan yang telah terukir bersama seluruh keluarga HIMKA, yang tentunya akan selalu menjadi ingatan berharga bagi saya.

Berbagai perjuangan yang tel dengan dukungan penuh dari sangat optimal dan memberik

Saya berharap di masa-ma menjadi organisasi yang lebi serta menjadi bagian yang se oleh setiap anggota dan staf H

Akhir kata, saya mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah bersama-sama berjuang dan berkontribusi selama kepengurusan ini.

Demikian yang dapat saya sampaikan. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mari kita serukan salam yang menyatukan seluruh mahasiswa Kimia ITS.

VIVAT HIMKA!!!

HIDUP HIMKA!

HIDUP KIMIA!

HIDUP ITS!

1.Laboratorium KimiaFundamental.

Laboratorium ini dirancang sebagai pusat kegiatan praktikum yang mendukung pembelajaran perkuliahan, khususnya bagi mahasiswa program sarjana.

2.Laboratorium KimiaBahanAlam danSintesis.

Laboratorium ini berfokus pada sintesis turunan dan analog senyawa bahan alam yang memiliki aktivitas dan potensi tinggi, eksplorasi kimia bahan alam, serta pengembangan sintesis senyawa kompleks organologram

3.Laboratorium KimiaBahanBakar.

Laboratorium ini berfokus pada penelitian biomarker batu bara, eksplorasi cadangan batu bara, transformasi dan sintesis bahan, pengembangan derivatif seperti makanan dan polimer, serta inovasi sumber bahan bakar berkelanjutan.

KepalaLab: Dr.HendroJuwono,M.Si.

KepalaLab: Prof.MardiSantoso,Ph.D.

KepalaLab: Dr.TriyandaGunawan,S.Si.

Laboratorium Kimia

4.Laboratorium

KimiaMaterialdan Energi.

Laboratorium ini berfokus pada efisiensi bahan bakar fosil, material pengganti bahan bakar fosil, material canggih, pembuatan alutsista serta material infrastruktur dan lingkungan.

5.LaboratoriumKimia Mikroorganisme.

Laboratorium ini berfokus pada antibiotik, bioetanol, microbial fuel cell, biosurfaktan dengan produk berupa olahan susu, pewarna alami, budidaya jamur.

6.Laboratorium InstrumendanSains Analitik.

Laboratorium ini berfokus pada recorvery logam berat dengan metode elektrokimia, metode deteksi kimia forensik, pembuatan kemo dan biosensor dan electroanalytical chemistry.

KepalaLab: Prof.Dr.DjokoHartanto.M.S.

KepalaLab: Prof.AdiSetyoPurnomo.S.Si.,M.Sc.,Ph.D.

KepalaLab: DrsR.DjarotSugiarso.S.K.S

EVENT ChemistryWeek

Chemistry Week (CW) merupakan salah satu Event Tahunan Departemen Kimia

Institut Teknologi Sepuluh Nopember. CW merupakan bagian dari Badan Semi

Otonom atau BSO yang memiliki wewenang untuk mengatur pelaksanaan acara dengan otonomi penuh, tetapi tetap di bawah pengawasan Himka ITS. Memastikan bahwa semua kegiatan yang dilakukan sejalan dengan visi dan misi serta menjaga konsistensi pelaksanaan acara.

For Your Information,

CW sudah genap berusia 16 tahun

lho! Dengan mengusung tema Green

Horizon Alliance diharapkan CW

menjadi wadah lahirnya ilmuwan

muda yang memiliki inovasi dalam

menghadapi tantangan lingkungan.

Selain itu, CW juga menjadi tempat

berkembang bagi jiwa muda yang ingin mengembangkan semangat kompetisi, meningkatkan

keterampilan, dan melahirkan kreativitas baru.

Chemistry Week

Oleh karena itu, Chemistry Week menjadi jembatan emas bagi masyarakat, melalui olimpiade kimia dan karya tulis ilmiah yang diringkas ke dalam tiga sub event, NCC, REACTION, dan SPECTRUM.

NCC

National Chemistry Challenge adalah olimpiade kimia nasional SMA/sederajat untuk mengasah kemampuan akademis di bidang ilmu kimia baik dasar maupun aplikasinya.

SPECTRUM

Spectrum adalah puncak dari acara Chemistry Week yang berupa awarding, talk show, dan exhibition dengan tujuan memperkenalkan departemen kimia ITS kepada siswa/i SMA/sederajat.

REACTION

Reaction adalah kompetisi karya tulis ilmiah dengan luaran poster/prototype yang diikuti oleh mahasiswa/i program pendidikan D3/D4/S1.

W129:ToWisuda 129andBeyond!

Wisuda 129 yang dilaksanakan pada 21 April 2024 berlangsung meriah dengan mengusung tema Toy Story, mengajak wisudawan kembali ke masa kecil mereka di hari yang spesial ini. Berbeda dengan wisuda sebelumnya yang diadakan di Chemistry Plaza, Wisuda 129 kali ini dilaksanakan perdana di Panggung Kimia.

Ketua pelaksana acara Pelepasan Wisuda 129 (PW 129), Lioz Alexander, mengungkapkan bahwa persiapan Wisuda 129 lebih menantang karena medan baru dan kondisi lapangan yang tidak rata. Sehari sebelum acara, tenda yang terpasang di Panggung Kimia tidak dapat menahan beratnya air hujan sehingga menyebabkan kebocoran. Keterlambatan vendor yang datang juga menjadi salah satu tantangan yang dihadapi. Hal ini membuat staf PW 129 cukup kelelahan karena pihak vendor harus melayani Departemen lain terlebih dahulu. Meski demikian, pelaksanaan acara pada hari H berlangsung lancar dan seluruh staf PW 129 telah bekerja sesuai arahan.

pasan wisuda merupakan bentuk si tertinggi bagi para wisudawan ena telah berhasil menyelesaikan tudinya di Departemen Kimia ITS

Wisuda adalah momen krusial

sekali seumur hidup, di mana ini mungkin menjadi kesempatan terakhir bagi wisudawan untuk mengikuti acara di Departemen Kimia ITS,” terang Mas Lioz.

Seperti wisuda sebelumnya, acara dimeriahkan oleh pembawaan lagu dari Bandzene, band musik mahasiswa Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Yang menjadi pembeda adalah penampilan tari Saman yang dibawakan oleh 11 mahasiswi

Departemen Kimia ITS dan merupakan yang pertama kalinya ditampilkan di acara wisuda. Penampilan-penampilan ini mendapat

sambutan hangat dari para wisudawan dan tamu undangan. Antusiasme yang tinggi dari penampil dan penonton menjadikan momen ini sebagai salah satu highlight dari PW 129.

Kepala Departemen Internal Affair (INAF) Himpunan

Mahasiswa Departemen Kimia ITS (HIMKA ITS) ini

juga menambahkan bahwa acara Pelepasan

Wisuda adalah wajib bagi para wisudawan. Selain sebagai bentuk syukuran untuk mereka, acara ini juga mengadakan orasi yang sangat jarang ditemukan di acara-acara di ITS.

Mas Lioz berharap pelaksanaan acara Pelepasan Wisuda berikutnya dapat ditingkatkan. Terutama dari segi koordinasi antar staf INAF HIMKA ITS, staf magang, serta koordinasi dengan pihak eksternal seperti Badan Eksekutif

Mahasiswa Fakultas Sains dan Analitika Data (BEM FSAD) dan BEM ITS.

“Cukup tingkatkan koordinasi dan komunikasi, terutama dengan pihak eksternal yang terlibat langsung dalam teknis pelaksanaan wisuda. Koordinasikan dengan baik agar tidak terjadi crash antar departemen. Koordinasi yang baik akan meminimalisir tekanan dari internal dan eksternal,” tutup Mas Lioz.

Chemistry Factory Tour 2024: Insight into Innovation

Chemistry Factory Tour (CFT) adalah kegiatan kunjungan industri yang dirancang untuk memberikan pengalaman belajar langsung bagi mahasiswa Kimia ITS. Kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan teori kimia yang dipelajari di kampus dengan aplikasi praktisnya di dunia industri. Dalam Chemistry Factory Tour, mahasiswa dapat mengamati secara langsung proses produksi, teknologi yang digunakan, serta dinamika operasional di perusahaan mitra, yang relevan dengan bidang kimia. Tour ini juga memberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan profesional di industri, memperluas pengetahuan, dan membantu mahasiswa dalam merencanakan jalur karir di masa depan.

Sebelum menentukan tujuan tour, dilakukan terlebih dahulu jaringan aspirasi untuk mengetahui perusahaan-perusahaan yang memiliki relevansi dengan kebutuhan pengembangan wawasan mahasiswa. Melalui jaringan ini, mahasiswa dapat memberikan masukan mengenai perusahaan yang dianggap penting untuk dikunjungi, sesuai dengan bidang keilmuan yang dipelajari. Setelah melalui proses tersebut, PT. Yakult Mojokerto dan PT. Amerta Indah Otsuka Pasuruan dipilih sebagai tujuan utama Chemistry Factory Tour 2024 yang dilaksanakan pada tanggal 3 September 2024.

Kedua perusahaan ini dipilih karena mereka terlibat dalam industri makanan dan minuman yang menggunakan prinsip kimia dalam proses produksinya, terutama dalam bidang kesehatan. PT. Yakult Mojokerto fokus pada produk probiotik yang memanfaatkan fermentasi mikroorganisme untuk menghasilkan manfaat kesehatan, sementara PT. Amerta Indah Otsuka mengembangkan produk minuman isotonic dan suplemen kesehatan yang melibatkan formulasi bahan aktif dan pengendalian kualitas. Melalui tour ini, mahasiswa kimia diharapkan dapat melihat langsung bagaimana proses kimia diterapkan dalam produksi, mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga pengendalian kualitas yang melibatkan analisis kimia.

Salah satu kendala utama yang dihadapi dalam kegiatan Chemistry Factory Tour adalah adanya pembatasan jumlah peserta yang dapat mengikuti tour, di mana perusahaan hanya mengizinkan maksimal 100 orang untuk berpartisipasi. Hal ini menjadi tantangan dalam mengakomodasi antusiasme mahasiswa yang ingin ikut serta, sekaligus memastikan kegiatan tetap berjalan lancar sesuai dengan kebijakan perusahaan.

Evaluasi dari peserta Chemistry Factory Tour 2024 mencatat beberapa perbaikan yang perlu dilakukan, seperti peningkatan kenyamanan bus yang digunakan dan koordinasi yang lebih baik dengan dosen untuk menghindari keterlambatan acara.

Rencana untuk Chemistry

Factory Tour berikutnya adalah untuk menjalin kerja sama dengan industri yang lebih besar dan dapat menampung lebih banyak peserta, sehingga pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dapat lebih luas dan mendalam.

Introducing Introducing Introducing

CheMist CheMist CommunIty CommunIty

How’S How’S

“Kuliah

itu bukan tanggungan dan berat, tapi kuliah itu belajar bersama, tumbuh bersama, berkembang bersama, dan menjadi dewasa bersama pengalaman”

“Masa

kuliah sarjana adalah masa pembentukan karakter. Mari samasama berjuang dan berkembang!”

-Rahma
-Genta

Life? Life?

“Walaupun harus sampai merangkak, aku belajar banyak di dunia kuliah ini”

-Naflah

“Tiap naiksemester, perkuliahan itu tambahsulit baikdarisegimatkuldanpraktikumnya, tapi aku senang karenajadilebih paham dan tau tentang bidang di jurusanku”

-Gilang

AsalUsulFenomena Alam

Aurora

Aurora adalah fenomena cahaya alami yang terjadi di langit malam di daerah kutub, dikenal sebagai aurora borealis di belahan bumi utara dan aurora australis di belahan bumi selatan. Fenomena ini terjadi ketika partikel bermuatan dari matahari, seperti elektron dan proton, bertabrakan dengan molekul di atmosfer bumi, terutama oksigen dan nitrogen.

Ketika partikel-partikel ini bertabrakan, mereka melepaskan energi dalam bentuk cahaya. Warna aurora tergantung pada jenis gas yang terlibat; oksigen menghasilkan cahaya hijau dan merah, sementara nitrogen menghasilkan cahaya biru dan ungu.

Aurora paling sering terlihat di daerah dengan lintang tinggi, seperti Norwegia, Kanada, dan Alaska, terutama selama bulan-bulan musim dingin ketika malam lebih panjang dan langit lebih gelap Fenomena ini juga dapat diamati di planet lain dalam tata surya kita, seperti Jupiter dan Saturnus. Aurora terjadi karena interaksi antara medan magnet bumi dan angin matahari. Angin matahari membawa partikel bermuatan yang, ketika mencapai bumi, sebagian besar dibelokkan oleh medan magnet bumi. Namun, beberapa partikel ini diarahkan ke kutub dan masuk ke atmosfer, menyebabkan aurora.

Danau Kelimutu

Danau Kelimutu adalah kumpulan tiga danau kawah yang terletak di puncak Gunung Kelimutu di Flores, Indonesia Danau ini terkenal karena warna airnya yang berubahubah, yang disebabkan oleh reaksi kimia antara mineral di dalam air dan gas vulkanik dari bawah tanah4. Warna danau dapat berubah dari biru, hijau, merah, hingga hitam, tergantung pada kandungan mineral seperti besi dan mangan serta aktivitas vulkanik yang mempengaruhi pH dan oksidasi air

Danau Kelimutu dapat dikunjungi sepanjang tahun, tetapi waktu terbaik untuk melihatnya adalah pada pagi hari saat matahari terbit, ketika warna danau terlihat paling jelas. Selain keindahan alamnya, Danau Kelimutu juga memiliki nilai spiritual bagi masyarakat lokal yang percaya bahwa danau ini adalah tempat peristirahatan jiwa-jiwa yang telah meninggal. Setiap danau memiliki nama dan makna yang berbeda, mencerminkan kelompok jiwa yang berbeda yang diyakini beristirahat di sana. Misalnya, Tiwu Ata Mbupu adalah danau untuk jiwa orang tua yang bijaksana, Tiwu Nuwa Muri Koo Fai untuk jiwa muda, dan Tiwu Ata Polo untuk jiwa yang jahat.

Bioluminesensi

Bioluminesensi adalah fenomena di mana organisme hidup menghasilkan cahaya melalui reaksi kimia di dalam tubuh mereka.

Reaksi ini melibatkan molekul yang disebut luciferin dan enzim luciferase, yang bersama-sama menghasilkan cahaya ketika luciferin teroksidasi. Bioluminesensi ditemukan di berbagai organisme, termasuk plankton, ubur-ubur, dan beberapa jenis jamur dan serangga seperti kunang-kunang.

Fenomena ini paling sering terlihat di lautan, terutama di daerah tropis dan subtropis, di mana plankton bioluminesen dapat menciptakan pemandangan laut yang bercahaya pada

malam hari. Kondisi terbaik untuk melihat bioluminesensi adalah pada malam yang gelap tanpa bulan, di perairan yang

tenang dan jernih. Bioluminesensi juga memiliki aplikasi

dalam penelitian ilmiah, seperti dalam studi genetika dan biomedis. Misalnya, gen luciferase sering digunakan sebagai penanda dalam eksperimen genetik untuk mempelajari

ekspresi gen dan fungsi protein.

ITSDJAMOE: JamuNaik Kelas

Kimia Jamu merupakan mata kuliah di Departemen Kimia yang memiliki fokus terhadap perkembangan pengobatan tradisional di Indonesia. Mata kuliah tersebut mengkaji seputar sejarah jamu, proses pembuatan jamu, dan senyawa aktif yang terkandung dalam rempah sebagai bahan baku produksi jamu. ITS memiliki produk jamu yang dikenal dengan ITS Djamoe, yakni merupakan produk jamu yang telah melalui prosedur riset yang diampu oleh dosen kimia yakni Sri Fatmawati S.Si., M.Sc., Ph.D.

Dies Natalis ITS ke-64 mengadakan serangkaian acara berupa jalan sehat yang dilaksanakan pada Hari Minggu, 3 November 2024. Acara tersebut menjadi kesempatan besar untuk memperkenalkan produk-produk ITS Djamoe pada masyarakat luas, karena selain mahasiswa dan tenaga pendidik, acara tersebut juga terbuka untuk umum. Pameran produk jamu tersebut disambut baik oleh masyarakat, kehadiran mahasiswa sebagai generasi penggerak dapat menambah antusias masyarakat untuk lebih mengenal produk ITS Djamoe. Selain itu, dengan adanya pameran ini dapat membuktikan bahwa jamu dapat dikonsumsi untuk seluruh kalangan usia.

Djamoe: Jamu Naik Kelas

Keberhasilan dalam menarik antusias masyarakat merupakan buah dari persiapan matang yang telah dilakukan oleh Wendi Maulana dan Tim yang dibimbing langsung oleh Ibu Sri Fatmawati. Produk utama yang dipamerkan pada acara Jalan Sehat Dies Natalis ke-46 saat itu yakni jamu kunyit asam. Prosedur pembuatan jamu kunyit asam tergolong mudah, yakni dilakukan sterilisasi alat dan bahan terlebih dahulu, lalu menghaluskan beberapa bahan utama seperti kunyit dan asam jawa kemudian disaring dan direbus bersama dengan gula jawa menggunakan api kecil.

Sejatinya jamu merupakan traditional medicine yang memiliki khasiat alami jika dikonsumsi. Tidak seperti obat komersial di pasaran, jamu tidak menimbulkan efek samping meski dikonsumsi dalam jangka panjang. Proses produksi jamu cenderung sederhana sehingga kandungan alami yang terkandung dalam rempah tersebut tetap terjaga. Jamu seringkali digunakan untuk membantu mengurangi rasa nyeri saat haid, menurunkan demam, mengurangi bau badan, bahkan penyakit yang berhubungan dengan jamur. Banyak penelitian mengemukakan bahwa kandungan beberapa rempah sebagai bahan pokok jamu memiliki manfaat sebagai anti bakteri, anti virus, anti jamur, bahkan anti kanker, serta mengandung senyawa metabolit sekunder untuk melawan beberapa penyakit. Manfaat mengkonsumsi jamu sudah dirasakan secara turun-temurun sejak zaman nenek moyang hingga saat ini. Sebab itu, sebagai generasi muda merupakan hal penting untuk turut melestarikan jamu sebagai budaya tradisional Indonesia.

“Indonesia juga punya Indonesian traditional medicine yang kita kenal sebagai jamu, jamu merupakan warisan yang harus terus dilestarikan. Generasi muda harus tahu bahwa tidak selamanya jamu dikonsumsi sebagai obat alternatif saja, riset jamu sekarang banyak membuktikan bahwa kandungan dari tanaman yang biasa diolah menjadi jamu mempunyai banyak kandungan yang dapat membantu menyembuhkan beberapa penyakit yang sering menyerang kita saat ini. Jangan takut untuk mencoba melestarikan budaya nenek moyang kita, kalau bisa kita lah yang berinovasi dengan budaya tersebut,” ungkap Mas Wendi.

INOVASIBIOBRIKET SEBAGAISUMBER ENERGIALTERNATIF

KKN Pengabdian Masyarakat (ABMAS) Mahasiswa Departemen Kimia di Kampung Sanan telah menciptakan inovasi energi terbarukan berupa biobriket yang terbuat dari kotoran sapi. Biobriket adalah bahan bakar padat yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik, seperti kotoran hewan. Inovasi biobriket muncul sebagai solusi untuk memanfaatkan limbah yang dihasilkan dari proses produksi tempe, mengingat Kampung Sanan merupakan sentra industri tempe.

Limbah kedelai yang dihasilkan dari produksi tempe dimanfaatkan sebagai pakan ternak, dan kotoran sapi yang dihasilkan dari ternak tersebut biasanya diolah menjadi pupuk. Dengan adanya inovasi biobriket, kotoran sapi memiliki nilai tambah, sehingga meningkatkan manfaat ekonomis bagi masyarakat.

Proses pembuatan biobriket dimulai dengan pengeringan kotoran sapi. Setelah kering, kotoran tersebut dipanaskan pada suhu tinggi untuk meningkatkan kandungan karbon. Selanjutnya, karbon aktif dari tempurung kelapa ditambahkan, bersama dengan campuran tepung tapioka dan air sebagai pengental dan perekat. Campuran ini kemudian ditekan dan dicetak menjadi bentuk briket. Proses pengujian dilakukan di Laboratorium Departemen Kimia untuk memastikan kualitas produk yang kemudian disosialisasikan ke masyarakat Kampung Sanan.

Selama proses pembuatan biobriket tak luput dari tantangan-tantangan. Salah satu tantangan dalam proses pengolahan adalah banyaknya kotoran sapi yang bercampur tanah, yang dapat mengurangi kualitas biobriket.

Untuk mengatasi masalah ini, masyarakat disarankan untuk membuat sistem pengumpulan kotoran sapi yang terpisah dari tanah. Bahan baku

biobriket yang tercampur dengan tanah mempengaruhi keefektifan biobriket. Meskipun belum ada pengujian jangka panjang untuk kestabilan biobriket, produk biobriket telah melewati analisis kandungan karbon untuk memenuhi standar nasional Indonesia (SNI). Ini menunjukkan bahwa biogas yang dihasilkan memiliki potensi untuk bersaing dengan sumber energi terbarukan lainnya.

Hingga saat ini, masyarakat Kampung Sanan masih merasakan manfaat dari program biobriket ini. Masyarakat memiliki antusiasme tinggi terhadap inovasi ini, sehingga ITS meninggalkan alat demo untuk mencetak biobriket agar masyarakat dapat meneruskan inovasi biobriket secara mandiri. Inovasi biobriket tidak hanya memberikan solusi energi terbarukan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan limbah secara efektif.

Inovasi biobriket dari kotoran sapi di Kampung

Sanan adalah contoh nyata bagaimana limbah dapat dimanfaatkan menjadi sumber energi alternatif yang berkelanjutan, sekaligus

meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat lokal.

Our Achievement

1. PIMNASke-37

(Pekan Ilmiah

Mahasiswa Nasional Ke-37)

Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) Ke-37 Tahun 2024 diselenggarakan pada 14-19 Oktober 2024 di Universitas Airlangga, Surabaya. Ajang bergengsi ini, yang diprakarsai oleh Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), menjadi wadah bagi mahasiswa berbakat dari seluruh penjuru negeri untuk beradu inovasi dan kreativitas melalui karya ilmiah. Adapun tema yang diusung kali ini adalah "Berkompetisi Mengasah Kreativitas Mahasiswa Bertalenta Indonesia menjadi Pribadi yang Solutif, Inovatif, dan

Produktif. ”

Universitas Hasanuddin (UNHAS) berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara umum PIMNAS 2024, membawa pulang 19 medali sekaligus menerima penghargaan bergengsi Piala Adikarta Kertawidya. Sementara itu, Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan dominasi dengan mengantongi total 36 medali.

Tak kalah mengesankan, Institut

Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengirimkan 44 tim ke babak final dan sukses memborong 19 gelar juara.

Perolehan ini mencakup 17 medali tim, yang diraih melalui kategori poster

dan presentasi dari sembilan skema

Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), serta dua penghargaan individu, menjadikan ITS salah satu kekuatan besar dalam kompetisi ilmiah nasional ini.

Tim 2 Medali Emas

Hal yang patut dibanggakan yaitu, mahasiswa dari

Departemen Kimia ITS juga menunjukkan kiprah gemilang dalam PIMNAS

2024. Mereka tidak hanya berpartisipasi aktif, tetapi juga berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi:

Tim 1 Medali Emas

(PKM RE kategori Presentasi)

Inovasi Membran Karbon

Berbasis Cu/Graphitic Carbon

Nitride dalam Pemisahan

Gas H2/CO2 untuk Produksi

Hidrogen Biru

Irma Fitriani

Immanuel Nathanael

Lumban Gaol

Nur Ari Widhayanti

Henky Aden Saputra

Berlian Imazdalifa

(PKM RE kategori Poster)

Pemanfaatan Limbah Ampas

Tebu sebagai Prekursor ZSM-5 untuk Fabrikasi Komposit ZSM 5/ZIF-67/WO3 dalam

Meningkatkan Kinerja

Fotodegradasi Limbah Zat Warna

Dela Aulia

Anjani Puspa Gading

Muhammad Rizky

Pratama

Iftin Farekana Mufidah

Tim 3 Medali Perunggu

(PKM RE Kategori Presentasi)

Sintesis Silika Mesopori dari CFA

sebagai Pendukung

TiO2/ZnO@MCM-41 untuk

Reduksi Fotokatalitik Zat

Pewarna

Inzus Etika

Bunga Jasmine

Aditya Nur Hidayat

Zanna Allia

Ecce Kamila Ajeng Z.

Mahasiswa Bertalenta

Henky Aden Saputra

Medali Perak

(PKM RE Kategori Presentasi)

Inovasi Membran Proton

Exchange Membran Fuel Cell

Menggunakan Ekstrak Keratin

Bulu Bebek sebagai Energi

Alternatif Ramah Lingkungan

dan Efisien

Diah Suci Lestari

BiPres BincangPrestasi

PIMNAS 37 merupakan tahun kedua Henky Aden Saputra untuk bertempur di medan perang, tak sia-sia karena pulang dengan penghargaan “Mahasiswa

Bertalenta” dimana persaingannya sangat ketat. Menjadi bagian dari PIMNAS dua tahun berturut-turut tentu jadi pengalaman yang berkesan baginya, ditambah jadi mahasiswa bertalenta tidak akan terlupakan pastinya.

FYI ada tips and trick dari Mas Henky lho untuk kita semua!

Pertama, jadi mahasiswa bertalenta itu harus memahami keseluruhan riset yang dilakukan, jangan lupa siapkan jawaban terbaik dan mengunci sehingga tidak menimbulkan pertanyaan baru.

Kedua, Confidence! Yap. Percaya diri itu penting banget apalagi saat menjawab pertanyaan juri, bagaimana juri bisa yakin dengan riset yang kita lakukan, kalau kita sendiri belum percaya diri.

Ketiga, jawaban yang bagus aja masih kurang lho, Benar! Public speaking juga harus oke, gestur tubuh yang tidak kaku, dan intonasi bicara harus menarik. Last but not

least, unik dan berbeda dengan peserta lain akan jadi poin plus dimata juri, so jangan meragukan dirimu ya!

Pesan Mas Henky, memilih tim menjadi faktor paling penting karena dari PKM-PIMNAS bukan

waktu yang singkat dan pasti banyak problem, jadi pilih tim dimana kalian bisa enjoy saat kerja bareng! Jangan lupa bawa pulang Piala Umum ke tanah

Jawa terlebih pulang ke ITS saat PIMNAS 38 nanti!

K I M I A JuaraUmum LigaPKM

Departemen Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) berhasil meraih gelar Juara Umum Liga PKM ITS 2024 setelah memperoleh prestasi gemilang di berbagai kategori. Pencapaian ini menegaskan

keunggulan Departemen Kimia dalam kompetisi Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tingkat institusi.

Departemen Kimia meraih juara 1 dalam dua kategori:

1. Kategori Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) dengan jumlah mahasiswa terbanyak mendapatkan pendanaan. Penghargaan ini setara dengan medali emas.

2. Kategori HMD dengan Tim Terbanyak Mendapatkan Skema Pendanaan

PKM-RE dengan sebuah pencapaian yang mencerminkan produktivitas dan kualitas mahasiswa Kimia ITS dalam menciptakan ide-ide inovatif.

KategoriTimSkemaPKM-RE Prestasi

mTim-timdariDepartemenKimiajuga pengharumkannamadepartemendengan enghargaandiberbagaitingkatan:

Setara Emas

Tsania Alfin F. (5004211011)

Nourma Sulistyowati (5004201063)

Yunita Alfiyati F. (5004201060)

Rieke Aprilia Wardhani (5004211015)

Dengan dibimbing oleh

Prof. Dra. Ratna Ediati, M.S., Ph.D.

Tim ini berhasil mencuri perhatian juri

dengan inovasi dan kreativitas mereka dalam bidang riset eksperimental.

Setara Perunggu

Ilham Iqbal H. (5004221049)

Azizah Ayu M. (5004221046)

Arista Nur F. (5004221060)

Aulia Nur F. (5004221048)

Listya Gandhini M. (5004211089)

Dengan dibimbing oleh

Prof. Dra. Ratna Ediati, M.S., Ph.D.

Tim ini memberikan kontribusi signifikan dengan proyek berbasis riset yang aplikatif.

Setara Perak

Tharisha Ayu S. (5004211011) T. Ikhwan Alfajri I. (5004211131)

Ahmad Azzam B. (5004211017)

Soffan Ilham M.N. (500421106)

Dengan dibimbing oleh

Prof. Dr. Fahimah Martak, M.Si.

Tim ini menunjukkan keunggulan mereka melalui solusi inovatif berbasis penelitian.

Prestasi ini adalah bukti kerja keras mahasiswa, dosen pembimbing, dan seluruh pihak yang terlibat. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan berprestasi di tingkat nasional maupun internasional

Dengan capaian ini, Departemen Kimia ITS membuktikan bahwa mereka mampu menjadi pelopor inovasi dan kontribusi ilmiah yang signifikan di lingkungan ITS dan di tingkat yang lebih luas.

OURACHIEVEMENT

2. DUTA SGD’ s ITS

Duta ITS merupakan salah satu ajang bergengsi yang diselenggarakan oleh ITS untuk memilih duta yang mampu merepresentasikan ITS dengan baik. Acara ini berlangsung secara bertahap dari Mei hingga Juli, dengan puncaknya berupa grand final pada 25 Juli 2024. Dalam grand final tersebut, terdapat lima kategori duta:

Duta ITS, Duta SDGs ITS, Duta KIP ITS, Duta Inovasi ITS, dan Duta Internasional ITS.

Kabar membanggakan datang dari Departemen Kimia karena salah satu mahasiswanya berhasil meraih gelar Duta SDGs ITS. Tasya Resa Pratiwi, seorang

mahasiswa departemen kimia yang telah bermimpi menjadi Duta ITS sejak menjadi mahasiswa baru, akhirnya dia berhasil mewujudkan impian itu di tahun 2024. Keinginan tersebut tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi tumbuh dari motivasi dirinya untuk dapat melatih kemampuan public speaking dan mendalami dunia ilmu komunikasi.

Selama proses seleksi, Mbak Tasya menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam mengatur waktu. “Waktu pembuatan video sangat singkat dan berdekatan dengan deadline EAS serta

MONEV. Aku harus membagi waktu untuk membuat video, menyelesaikan MONEV PKM, dan mempersiapkan EAS. Selain itu, editor videoku sedang magang, jadi aku harus mengedit sendiri semaksimal mungkin. Alhamdulillah, hasilnya tetap memuaskan,” ungkapnya.

Mbak Tasya juga mengungkapkan bahwa salah satu momen paling berkesan selama seleksi adalah kegiatan karantina. Di sana, ia bertemu banyak teman baru dan mendapatkan pengalaman unik, termasuk berjalan menggunakan heels setinggi 12 cm serta menguasai 4 materi dalam sehari.

Mbak Tasya punya pesan penting untuk mahasiswa Departemen Kimia, lho! “Jika kalian memiliki kemampuan dalam riset dan keilmiahan, jangan ragu untuk mengeksplorasi bidang sosial. Sebagai mahasiswa, kita harus cerdas secara intelektual dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi,” pesannya.

Dengan semangat dan dedikasinya, Tasya Resa Pratiwi menjalankan perannya sebagai Duta SDGs ITS dengan baik. Jangan takut untuk mengembangkan potensi kalian di berbagai bidang. “Teruslah berusaha dan raih mimpi setinggi mungkin!”

Don’t FORGET to check!

Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MEET BENZINE Vol.6 by medfo himka - Issuu