Skip to main content

MAKALAH Street Photography

Page 1

Apa itu street photography? Dari sebagian sumber yang kami dapatkan Street photography merupakan bagian dari documentary photography yang menampilkan gambar subyek yang sedang berada di tempat-tempat umum seperti jalan, taman, pantai, mall, dan lain-lain. Foto dalam street photography diambil secara candid, tanpa diketahui oleh sang subyek. Foto dari street photography biasanya ditampilkan dalam format hitam-putih. Dalam street photography, seorang fotografer harus mampu menjadi invisible. Ia harus bisa memotret tanpa diketahui oleh subyeknya. Misalnya dengan cara memotret di kerumunan (crowd), berpura-pura memotret ke arah lain. Bisa juga menggunakan long lens, tetapi banyak fotografer kawakan yang bilang bahwa foto yang diambil dari jarak jauh, dengan long lens, akan terlihat datar dan kurang menarik. Mereka lebih menganjurkan penggunaan lensa wide (antara 20mm hingga 35mm) dengan ISO dan Speed sesuai felling Anda. Definisi singkat street photography yaitu merupakan fotografi dukumenter yang biasanya merekam aktivitas manusia secara candid di tempat-tempat publik seperti jalan, taman, pantai, mal, juga dalam acara bersifat politik serta tempat publik yang lain. Dari definisi tersebut muncul beberapa persepsi, 1. Street foto dihasilkan di tempat publik di manapun; 2. Street foto lebih mengarah pada urban setting; 3. Street foto harus melibatkan manusia terdapat di dalamnya (sebagai objek). Dari beberapa persepsi tersebut akan sangat tergantung pada fotografernya untuk memaknai dan menyimpulkan tujuan street foto apa yang dilakukannya. Ada sebagian fotografer yang mendokumentasi aktifitas manusia yang simpel dan manis, ada sebagian fotografer lain yang memberi tambahan interpretasi lain dalam karyannya, ada pula lebih menekankan pada hasil karya yang artistik, bahkan ada juga fotografer yang penting melakukannya dengan enjoy tanpa memandang aspek street photography.


Street photography bukanlah semata mengekspoitasi kemiskinan, squalor or misery, bukan pula hanya mengenai sekelompok tunagriya di jalanan, akan tetapi street photography bisa juga merekam momment yang terkesan humor, lucu, sedih, gembira dan ekspresi lain serta momment dan action lainnya. Hal lain yang perlu dicatat yaitu street fotografi tidak memerlukan model atau orang yang kita arahkan gayanya. Kalau misalnya kita 'menyuruh' teman/model untuk jadi objek bisa dikatakan foto tersebut bukan termasuk lingkup street fotografi lagi. “A true street photographer's natural instinct is to shoot first and to worry later.� RAGAM BENTUK STREET PHOTOGRAPHY 1. ABSTRAK Abstrak yang diartikan sesuatu yang tidak jelas. foto/bentuk lukisannya tidak ditampilkan kan tapi semuanya ada maknanya dari sebagian orang yang dapat menikmati Foto/bentuk Abstrak. Sehingga si penikmat foto yang bisa menilai foto tersebut. 2. URBAN SURREALISM Surrealisme berasal dari bahasa prancis yang bisa diartikan dalam konteks seni bisa didefinisikan sebagai gaya penyampaian ekspresi dalam bentuk karya seni (baik berupa visual dan literatur) dimana digunakan penampakan (pencitraan) dari alam bawah sadar (bersifat dream-like) dalam karya tersebut sehingga karya tersebut bersifat tidak logis. Dari pengertian tersebut di atas menurut kami, Urban Surrealism dapat dikatakan sebagai urban yang dijadikan suatu objek atau bahkan mungkin sebagai subjek. Dengan gaya pencitraan yang surreal. Dimana akan menimbulkan imajinasi-imajinasi dan interprestasi yang bisa sangat berbeda bagi tiap individu, karena pada surrealisme lebih mementingkan pada makna-makna simbolis untuk menggambarkan yang real.


Dalam aliran ini juga erat dengan "decissive moment" dan juga facktor luck. Sehingga pesan dari sang fotografer bisa tertangkap. Tetap saja dalam urban surealis tehnik foto yang di adopsi adalah candid fotografi. Sebab merekam moment2 kemanusian yang terjadi alami dan tidak ada sentuhan direct di si fotografer, mengalir saja seperti air. 3. ARSITEKTUR Foto arsitektur tampaknya masih memiliki tempat terhormat di antara kedua sub unsur photography lainnya. Obyek bidiknya jelas jauh beda dengan fotografer yang acap kali memotret model, peristiwa atau kejadian tertentu. Namun, fotografer memiliki tantangan tersendiri untuk mendapatkan hasil pemotretan yang bagus. Obyeknya memang diam, tapi hasil yang diharapkan tetap harus berbicara. Misalnya gambar itu harus bersuasana, hidup, dan punya karakter. Sepertinya memotret interior atau arsitek bangunan itu mudah. Padahal sulit sekali. Berikut ada beberapa tips dari kami, semoga berkenan : 1. Peralatan yg diperlukan untuk pemotertan Street Photography adalah : Kamera, lensa dengan focal lenght yg diperlukan.

2. Sudut pengambilan gambar juga perlu diperhatikan, agar persepektif yg dihasilkan bagus dan baik untuk para penikmat Photography.

3. Jangan lupa pengaturan WB, Speed, Fragma dan kecepatan mata Anda dengan kondisi lighting yg ada, karna sebagian besar objek yang di foto bergerak.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
MAKALAH Street Photography by Abdul Hapiz Hilman, S.Sn (FIZZETICA ID) - Issuu