2022
Profil Kota Cilegon
2022
Profil Kota Cilegon
Kata Pengantar Assalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokatuh. Pembaca Yang terhormat. Segala puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmatnya, buku Profil Kota Cilegon telah diselesaikan. Buku ini disusun upaya menyampaikan informasi pada masyarakat luar tentang capaian pembangunan di tahun 2021 yang telah di raih Kota Cilegon. Harapannya semoga apa yang telah dituliskan dalam buku ini dapat memberi gambaran kesiapan dalam menyongsong masa depan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Selain menyajikan data mengenai gambaran umum Kota Cilegon buku ini, memberikan informasi tentang realisasi program hasil kolaborasi pemerintah dengan segenap elemen masyarakat. Penyusunan buku ini mengacu pada visi Kota Cilegon tahun 20212026 yaitu "Terwujudnya Kota Cilegon Baru, Modern dan Bermartabat” yang kemudian dijabarkan pada beberapa bagian yang yang selaras dengan misi Kota Cilegon. Menggambarkan keseluruhan Kota Cilegon dalam satu buku adalah pekerjaan yang mungkin sulit untuk direalisasikan, untuk itu kami selaku penyusun berharap dengan segala keterbatasannya buku ini dapat menjadi selayang pandang Kota Cilegon serta menjadi pemantik bagi pembaca untuk menggali informasi tentang Cilegon dan berbagai sumber lainnya. Akhir kata disampaikan terima kasih pada semua pihak yang telah membantu kelancaran penyusunan buku profil pembangunan Kota Cilegon tahun 2022 sehingga selesai tepat pada waktunya. Semoga penerbitan publikasi buku ini, dapat dijadikan referensi yang bermanfaat bagi semua pihak. Selamat membaca. Wassalamu’alaikum Warohmatullah Wabarokotahuh. Cilegon, April 2022 Drs. H. Didin S. Maulana, MM. Kepala Dinas Komunikasi Informatika Sandi dan Statistik Kota Cilegon
IV
Profil Kota Cilegon - 2022
Profil Kota Cilegon - 2022
V
Peta Administrasi Kota Cilegon
Kecamatan Pulomerak
Sumber Peta : 1. Peta RBI Skala 1 : 25.000 lembar 1109-544, 1109-633, 1110-222, 1110-311 Bakosurtanal, 1999 2. Peta TM3 Kota Cilegon Tahun 2003 3. Peta Batas Administrasi Provinsi Banten Skala 1 : 100.000, Bappeda Provinsi Banten, 2009 4. Hasil Rencana, Bappeda Kota Cilegon, 2009 5. Pemutakhiran Peta Kota Cilegon, DTK Kota Cilegon, 2005 6. Permen PU No. 17/PRT/M/2009 tentang Pedoman Penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah Kota
Waduk/Situ
Jalan Lokal Sekunder
Kecamatan Grogol Jalan Lokal Primer
Kecamatan Purwakarta
Kecamatan Jombang
Kecamatan Cibeber
Kecamatan Cilegon
Kecamatan Citangkil
Kecamatan Ciwandan
: Transverse Mercator : Grid Geografi & Grid UTM Zones 48 S : WGS 1984
Jalan Kolektor Sekunder
Jalan Kolektor Primer
Jalan Arteri Sekunder
Jalan Arteri Primer
Jalan Tol
Jalan Kereta Api
Sungai
Batas_Wilayah_Administrasi
Legenda:
Proyeksi Sistem Grid Datum Horizontal
PETA WILAYAH ADMINISTRASI KOTA CILEGON
RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA CILEGON TAHUN 2010 - 2030
PEMERINTAH KOTA CILEGON
Makna Lambang Kota Cilegon 1
2
Makna Jumlah 17 Kapas
8 Roda Gigi
45 Padi
Membentuk tanggal 17 - 8 (Agustus) - 1945 yang merupakan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. 27 Dinding Bata
4 Puncak
9 Lidah Api
4 8 3
5
7
6
9 Ombak Laut
11
Membentuk tanggal 27 - 4 (April) - 1999 yang merupakan tanggal peresmian atau Kelahiran Kota Cilegon.
9
10
12
Makna Lambang 1
Bintang
2
Tugu
3
Lidah Api
VI
Bintang yang memiliki sudut 5 melambangkan Pancasila sabagai dasar Negara.
Tugu Kota Cilegon yang menjulang tinggi melambangkan kekompakkan seluruh lapisan masyarakat dari mulai aparat dan masyarakat yang beraneka ragam suku, budaya dan keyakinan agama yang menjunjung tinggi nilai-nilai.
Lidah api yang berujung 9 melambangkan semangat dari seluruh warga Negara Indonesia dalam berjuang menegakkan nilai-nilai keadilan berdasarkan Pancasila. Profil Kota Cilegon - 2022
4
Kapas dan Padi
5
Pena
6
Gunung
Kapas yang menjadi bahan untuk membuat benang hingga menjadi pakaian dan padi yang menjadi sebuah nasi melambangkan kecukupan sandang (pakaian) dan pangan bagi seluruh warga Indonesia terkhusus masyarakat Cilegon.
Pena melambangkan Kota Cilegon sangat menjunjung tinggi pendidikan dan merupakan sebuah Kota Pendidikan yang turut serta dalam mencerdaskan anak bangsa.
Gunung Batur melambangkan sejarah akan batas wilayah gerilya para pejuang Kota Cilegon.
Makna Warna Merah melambangkan semangat dan keberanian yang berlandaskan kebenaran yang hakiki.
Makna Semboyan Makna semboyan yang terdapat pada Cilegon yaitu: Akur Sedulur “Akur Sesama Saudara”. Cilegon atau bahkan Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, kebudayaan serta perbedaan pikiran. AKUR SEDULUR bermakna bahwa kita memang benar berbeda tapi tetap saling mengharga, menghormati, saling mendukung dalam perbedaan tersebut untuk menjaga keharmonisan dalam berkeluarga, bertetangga, bermasyarakat dan bernegara.
Putih melambangkan kesucian, kejujuran dan kelembutan hati dalam berbudi luhur. Kuning melambangkan kekuasaan yang dipimpin berdasarkan keadilan dan kebijaksanaan yang hakiki. Hitam melambangkan kelanggengan dan kesabaran dalam menghadapi berbagai rintangan.
Jujur Jujur bermakna berterusterang dalam berbagai aspek kehidupan, baik antara sesama manusia ataupun antara manusia dengan Tuhan-Nya untuk menciptakan ketentraman dalam hidup bernegara.
Hijau melambangkan kesejahtertaan dan kemakmuran untuk seluruh warga Indonesia. Biru melambangkan kejernihan, kesentosaan dan keaslian.
Adil Adil Makmur bermakna harapanan dan upaya untuk menegakkan keadilan yang sebenar-benarnya sesuai dengan UUD 145 agar tercipta kesejahteraan untuk seluruh warga Indonesia terkhusus Cilegon.
Coklat melambangkan keteguhan dan dan ketetapan hati dalam bertindak menjalankan UUD 1945.
7
Dinding
8
Gapura
9
Ombak
Benteng Surosoan (27 bata dan 4 puncak) yang melambangkan pertahanan Cilegon.
Gapura Kaibon melambangkan Kota Cilegon sebagai Pintu Gerbang yang menjembatani antara Pulau Jawa dan Sumatera.
Obak laut yang berjumlah 9 ombak melambangkan betapa dinamis dan energiknya seluruh masyarakat Kota Cilegon.
10
Laut dan Jangkar
11
Roda Gigi
12
Pita
Laut dan Jangkar melambangkan Kota Cilegon sebagai Kota Pelabuhan yang menghubungkan 2 pulau besar pulau Jawa dan Sematera.
Roda Gigi melambangkan Kota Cilegon merupakan sebuah Kota Industri yang besar.
Pita melambangkan kesatuan dan persatuan seluruh masyarakat Kota Cilegon yang memiliki ikatan yang kuat dan erat sebagaimana yang tertulis pada Semboyan Kota Cilegon. Profil Kota Cilegon - 2022
VII
PROFIL KOTA CILEGON TAHUN 2022
Disusun oleh: DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA SANDI DAN STATISTIK KOTA CILEGON
2022
VIII
Profil Kota Cilegon - 2022
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR
IV
PETA ADMINISTRASI
V
LAMBANG KOTA
VI
TIM PENYUSUN
VIII
DAFTAR ISI
IX
A.
BAGIAN SATU : CATATAN SEJARAH CILEGON
1
B.
BAGIAN DUA : JAMINAN KEHIDUPAN DI KOTA CILEGON
6
1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.
7 10 12 16 20 22 26 28 30
C.
D.
E.
F.
Beasiswa Full Sarjana Fasilitasi Masyarakat Berobat Gratis Menurunnya Angka Keluarga Prasejahtera Akselerasi Pemerataan Pembangunan dan Pemberdayaan Perangi Kekerasan dan Ekploitasi terhadap anak Keamanan dan Ketertiban Peran Perempuan Membangun Kemandirian Ekonomi Keluarga KIM : Penyalur dan Penyaring Informasi Pembangunan Satpol PP: Berikan pelayanan terbaik untuk MAsyarakat
SINERGI DAN HARMONI
32
1. 2.
33 36
Keberagaman dalam Bingkai Keindahan Budaya Meneladani Spirit Tokoh Geger Cilegon
MUDAHNYA INVESTASI DI CILEGON
40
1. 2. 3.
41 44 46
Cilegon Gate Of Java Hijrah dari Pelayanan Konvensional ke Digital Bangkit dari Kontraksi Ekonomi Pasca Pandemi COVID-19
HIDUP LAYAK DAN RAMAH LINGKUNGAN
50
1. 2. 3.
51 54 66
Ruang Terbuka Hijau Untuk Kebahagiaan Warga Ruang Publik Nyaman dan Asri Kampung Iklim : Inisiatif Warga Peduli Lingkungan
MEWUJUDKAN KOTA MODERN MAJU DAN BERMARTABAT
68
1. 2. 3.
69 72 79
Realisasi 10 Program Unggulan Pemerintah Kota Cilegon Prestasi Pemerintahan Kota Cilegon Periode 2021 Program Prioritas Pembangunan Daerah Kota Cilegon
Profil Kota Cilegon - 2022
IX
A.
Bagian Satu:
Catatan Sejarah Cilegon
Dalam lintasan sejarah Kota Cilegon tidak dapat terpisahkan dari pada peradaban Banten pada umumnya, karena kota Cilegon merupakan bagian dari wilayah kesultanan Banten. Pada Tahun 1651 Cilegon merupakan kampung kecil dibawah kekuasaan Kerajaan Banten pada masa Kerajaan Sultan Ageng Tirtayasa (Th. 1651-1672). Pada masa itu wilayah Cilegon masih berupa tanah rawa yang belum banyak didiami orang. Namun sejak masa keemasan Kerajaan Banten dibawah Sultan Ageng Tirtayasa dilakukan pembukaan daerah di Serang dan Cilegon yang dijadikan persawahan. Sejak saat itu banyak pendatang yang menetap di Cilegon sehingga masyarakat Cilegon sudah heterogen.
1. Cilegon pada Masa Pembentukan Districh Cilegon (Kewedanaan Cilegon) Sejak dibentuknya Districh Cilegon Tahun 1816, perkembangan Cilegon sangat pesat sehingga yang semula merupakan kampung kecil menjadi Kewedanaan. Kantor Districh Cilegon (Kewedanaan Cilegon) masih ada dan berdiri dengan kokoh sampai sekarang.
2. Cilegon pada Masa Pemberontakan Geger Cilegon Pada Tanggal 9 Juli 1888 terjadi puncak perlawanan rakyat Cilegon kepada kolonial Belanda yang dipimpin oleh KH. Wasid yang dikenal dengan pemberontakan Geger Cilegon. Pemberontakan Geger Cilegon mengilhami perjuangan rakyat untuk membebaskan dari penindasan penjajah Belanda dan melepaskan diri dari kelaparan akibat tanam paksa pada masa itu.
3. Cilegon pada Masa Tahun 1924 Pada Tahun 1924, di Kewedanaan Cilegon talah ada perguruan pendidikan yang berbasis Islam yang menonjol yaitu Perguruan Al-Khaeriyah dan Madrasah AlJauharotunnakiyah Cibeber. Perguruan Al-Khaeriyah dan Al-Jauharotunnakiyah Cibeber berkembang dengan pesat dan melahirkan tokohtokoh pendidikan yang berbasis Islam di Cilegon. Sampai dengan saat ini Perguruan Al Khaeriyah dan Madrasah AlJauharotunnakiyah Cibeber masih eksis yang berlokasi di Desa Citangkil dan Desa Cibeber.
Profil Kota Cilegon - 2022
1
4. Cilegon pada Masa Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 1945 Seperti rakyat Indonesia lain, rakyat Cilegon pada masa mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia telah menunjukkan semangat juangnya. Hal ini terlepas diilhami semangat juang KH. Wasid pada masa pemberontakan Geger Cilegon. Jiwa patriotisme rakyat Cilegon dan Banten pada umumnya di zaman revolusi fisik mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 telah ditunjukkan terkenal dengan Tentara Banten.
5. Cilegon Memasuki Era Tahun 1962 Sejak hadirnya Pabrik Baja TRIKORA pada Tahun 1962 di Cilegon merupakan babak baru bagi era industri di wilayah Cilegon. Perkembangan yang cepat industri baja TRIKORA tersebut berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 pada tanggal 31 Agustus 1970 berubah menjadi Pabrik Baja PT. Krakatau Steel Cilegon berikut anak perusahaannya. Perkembangan industri yang pesat di Cilegon berdampak pula terhadap sektor lainnya seperti perdagangan, jasa dan jumlah penduduk yang terus meningkat. Mata pencaharian penduduk Cilegon yang semula sebagian besar adalah petani berubah menjadi buruh, pedagang dan lain sebagainya. Kota Cilegon yang merupakan kota sedang yang memiliki potensi kota besar dengan segala fasilitas sarana dan prasarana perhubungan laut antara lain adanya pelabuhan penyeberangan (Ferry), Pelabuhan Umum, Pelabuhan Khusus.
2
Profil Kota Cilegon - 2022
6. Perubahan Kewedanaan Cilegon menjadi Kota Administratif Cilegon Tahun 1987 Kewedanaan Cilegon wilayahnya meliputi 3 (tiga) kecamatan, yaitu Kecamatan Cilegon, Bojonegara dan Pulomerak. Dengan perkembangan pembangunan yang sangat cepat terutama dengan adanya sentra industri baja PT. Krakatau Steel beserta seluruh anak perusahaannya. Diikuti hadirnya pabrik-pabrik seperti PLTU Suralaya, PT. Chandra Asri dan lain-lain telah mempengaruhi kondisi budaya dan penggunaan lahan dari daerah persawahan dan peladangan menjadi daerah industri, perdagangan, jasa, perumahan dan pariwisata. Sejalan dengan pertumbuhan Kota Cilegon yang cepat itu, maka dibutuhkan pelayanan umum yang lebih cepat, terarah dan sesuai dengan tuntutan kehidupan masyarakat kota.
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 40, Tahun 1986, tanggal 17 September 1986 Kewedanaan Cilegon menjadi Kota Administratif Cilegon dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 20 Juli 1987, meliputi 3 (tiga) kecamatan yaitu Kecamatan Cilegon, Pulomerak, dan Ciwandan serta dirangkaikan dengan pelantikan Wali Kota oleh Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Jawa Barat. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 3 Tahun 1992, tanggal 11 Januari 1992, Kecamatan Cilegon dimekarkan menjadi Kecamatan Cilegon dan Cibeber. Sehingga Kota Administratif Cilegon meliputi 4 (empat) kecamatan yaitu Cilegon, Cibeber, Pulomerak dan Ciwandan.
Profil Kota Cilegon - 2022
3
7. Cilegon Menjadi Kotamadya Tahun 1999 Kota Administratif Cilegon yang merupakan bagian dari wilayah Kabupaten Serang dalam perkembangannya tumbuh sebagai kota industri bagi wilayah barat bagian Jawa Barat. Di Kota Cilegon saat ini terdapat industri berat dan menengah dalam kapasitas regional dan nasional. Kota Cilegon juga merupakan jalur lalu lintas penghubung antara Pulau Jawa dan Sumatera dengan pelabuhan penyeberangan Merak. Kesemuanya ini menjadikan Kota Cilegon fungsinya semakin berkembang, disamping sebagai kota industri juga sebagai kota transito, perdagangan dan jasa.
ditinjau dari segi politik, sosial budaya serta pertahanan keamanan, maka untuk lebih meningkatkan daya guna dan hasil guna pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat, Kota Administratif Cilegon dibentuk menjadi Kotamadya Daerah Tingkat II berdasarkan UndangUndang Nomor 15 Tahun 1999 (Lembaran Negara 3828) tanggal 20 April 1999 yang diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Syarwan Hamid pada tanggal 27 April 1999 dan dirangkaikan dengan pengangkatan penjabat Wali Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon yakni H. Tb. Riva’i Halir.
Melihat kedudukan Kota Cilegon sangat strategis
8. Menjadi Kota Cilegon Berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintah Daerah (Lembaran Negara Tahun 1999 Nomor 60, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3839), maka penyebutan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon berubah menjadi Kota Cilegon.
Aat Syafa’at dengan didampingi oleh Wakil Wali Kota Cilegon yaitu H. Djoko Munandar. Atas nama Menteri Dalam Negeri, maka Gubernur Jawa Barat H.R. Nuriana melantik secara resmi Wali Kota Cilegon pada tanggal 7 April 2000.
Pada tanggal 4 September 1999 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon diresmikan, yang keanggotaanya berdasarkan hasil Pemilihan Umum Tahun 1999, dengan Ketua DPRD Kota Cilegon H. Zaidan Riva’i.
Dalam perjalanannya, Wakil Wali Kota Cilegon, Dr. Djoko Munandar, M.Eng. mencalonkan diri menjadi Gubernur Banten, dan terpilih menjadi Gubernur Banten. Dengan demikian, jabatan Wakil Wali Kota Cilegon menjadi kosong.
Pada tanggal 28 Februari 2000 dilakukan pemilihan Wali Kota definitif oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Cilegon secara demokrasi dan terpilih menjadi Wali Kota pertama Kota Cilegon adalah H. Tb.
Peluang yang diberikan UU No. 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah semakin memberikan keleluasaan bagi Kota Cilegon untuk mewujudkan cita-cita masyarakat.
4
Profil Kota Cilegon - 2022
Pada tanggal 5 Juni 2005, masyarakat Kota Cilegon menggelar PILKADA langsung untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Pada tanggal 10 Juni 2005, KPUD Kota Cilegon menetapkan pasangan H. Tb. Aat Syafa’at, S.Sos., M.Si. dan Drs. H. Rusli Ridwan, M.Si. sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon periode 2005 – 2010. Pada tanggal 20 Juli 2005, pasangan H. Tb. Aat Syafa’at, S.Sos., M.Si dan Drs. H. Rusli Ridwan, M.Si. dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon oleh Gubernur Banten Dr. H. Djoko Munandar, M.Eng. atas nama Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia.
H. Helldy Agustian, SE., SH., MH Wali Kota Cilegon
Estafet kepemimpinan di Kota Cilegon terus berlanjut pada tahun 2010 Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih periode 2010-2015 yaitu Tb. Iman Ariyadi dan Wakil Wali Kota Edi Ariadi sekaligus melanjutkan pembangunan dimasa Tb. Aat Syafaat. Berkat keberhasilan pembangunan di segala bidang pada tahu 2015 Tb. Iman Ariyadi dan Edi Ariadi terpilih kembali menjadi Wali Kota dan Wali Kota priode 20162021. Berdasarkan SK Mendagri Nomor 131.36-264 tahun 2019 Drs. Edi Ariadi M.Si sebagai Wali Kota Cilegon, dan kemudian Dra. Hj. Ati Marliati, MM. sebagai Wakil Wali Kota.
H. Sanuji Pentamarta, S.IP. Wakil Wali Kota Cilegon
Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PILKADA) langsung yang dilaksanakan 9 desember 2020 yang diikuti oleh 4 pasang calon. Terpilih pasangan; H. Helldy Agustian, SE., SH., MH. dan H. Sanuji Pentamarta, S.IP. sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon.
Profil Kota Cilegon - 2022
5
B.
Bagian Dua:
Jaminan Kehidupan di Kota Cilegon
1. Beasiswa Full Sarjana Pembangunan kualitas pendidikan menjadi salah satu fokus Pemerintah Kota Cilegon dibawah Kepemimpinan Wali Kota Helldy Agustian dan Wakil Wali Kota Sanuji Pentamarta.
Berbagai program dari mulai beasiswa full sarjana yang digelontorkan untuk warga tidak mampu dan berprestasi, pendirian 4 Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) sebagai pemerataan pendidikan, kesejahteraan honorer guru, kerjasama dengan universitas dan perguruan tinggi sampai pada peningkatan kompetensi guru dan program lainnya terus dilakukan. Pada 2021 Pemerintah Kota Cilegon telah merealisasikan beasiswa full sarjana untuk 525 warga tidak mampu di Kota Cilegon, serta pada 2022 Pemkot Cilegon kembali merealisasikan program tersebut untuk 1.477 warga. Dimana dalam beasiswa full sarjana tersebut anakanak tidak mampu dan berprestasi akan mendapatkan biasanya semester sebesar Rp. 3 juta per semester untuk setiap orang sampai lulus menjadi sarjana. Titik tujuan merealisasikan program tersebut adalah agar anak-anak tidak mampu secara perekonomian mampu meneruskan jenjang pendidikan sampai menjadi sarjana, sehingga nantinya akan mendapatkan kesempatan dan peluang kerja yang lebih besar di Kota Cilegon yang memiliki ratusan lebih industri baik lokal dan asing. Dengan gelar sarjana tersebut juga diharapkan bisa memutus mata rantai kemiskinan atau status sosial, terutama keluarga pra sejahtera. Dimana di Kota Cilegon tidak boleh lagi ada karena strata sosial
orang tuanya buruh tidak mampu dan miskin akan putus karena nak lebih berpeluang bekerja dengan pendidikan sarjana yang diberikan. Tidak hanya dibidang pendidikan tinggi saja. Dalam waktu 4 bulan usai Wali Kota Cilegon Helldy Agustian dan Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta dilantik pada 26 Februari 2021. Pemkot Cilegon telah berhasil mendirikan 4 SMP Negeri yaitu SMP Negeri 12 di Kecamatan Purwakarta, SMP Negeri 13 Di Kecamatan Jombang, SMP Negeri 14 di Kecamatan Citangkil dan SMP Negeri 15 di Kecamatan Grogol. Pendirian 4 SMP Negeri tersebut sebagai bentuk pemerataan pendidikan. Dimana di setiap Kecamatan Profil Kota Cilegon - 2022
7
ada minimal 2 SMP Negeri untuk mengakomodir warga, terutama warga tidak mampu untuk sekolah di swasta dengan standar biasa yang tidak murah. Saat ini, untuk pembangunan SMP Negeri sendiri, pada 2022 akan direalisasikan pembelian lahan dan pembangunan gedung SMP Negeri 12 dengan total anggaran kurang lebih Rp. 7 miliar, lalu SMP Negeri 15 untuk pengadaan lahan senilai Rp5 miliar. Sementara untuk SMP Negeri 13 akan menempati gedung Sekolah Dasar (SD) Negeri 3 Masigit, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang dan SMP Negeri 14 sudah tersedia lahan di Bengkok di Kelurahan Tamanbaru, Kecamatan Citangkil. Untuk tahun ajaran 2021 – 2022, 4 SMP Negeri tersebut telah menerima siswa sebanyak 300 orang. Hal tersebut menjadi bukti jika pembangunan SMP Negeri dibutuhkan dan pemerataan pendidikan untuk seluruh warga bisa diwujudkan secara nyata. Selain dua kebijakan tersebut, Pemkot Cilegon juga sudah merealisasikan kebijakan untuk meningkatkan kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan yakni kenaikan Honor Guru/ Tenaga Kependidikan jenjang Paud, TK, SD dan SMP sebesar 50 persen. Selanjutnya, kenaikan Honor Guru Madrasah di bawah naungan Kementerian Agama sebesar 50 persen dari semula pagu anggaran Rp. 22 miliar menjadi total pagu anggaran sebesar Rp. 32 miliar pada APBD 2022.
Tersedianya insentif bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan yang bertugas dalam kondisi sekolah tertentu atau jauh. Kepala Sekolah senilai Rp. 1.000.000 per-bulan, guru dan tenaga kependidikan Rp. 500.000 perbulan Tersedianya honor guru dan tenaga kependidikan dengan masa kerja 10 Tahun dari semula Rp. 450.000 per bulan menjadi sebesar Rp. 1.000.000 per bulan Kenaikan tunjangan penghasilan bagi pengawas sekolah dari semula Rp. 3.500.000 per bulan menjadi sebesar Rp. 4.500.000 per bulan Kenaikan tunjangan penghasilan bagi penilik sekolah dari semula Rp. 3.000.000 per bulan menjadi sebesar Rp. 6.500.000 per bulan. Kenaikan tunjangan penghasilan bagi Kepala Sekolah Dasar Negeri dari semula Rp. 1.100.000 per bulan menjadi sebesar Rp. 1.500.000 per bulan.
8
Profil Kota Cilegon - 2022
Ada juga pendampingan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) sebagai pendamping BOS bagi sekolah negeri jenjang SD dan SMP di Kota Cilegon. Tidak berhenti lewat intervensi anggaran Pemerintah Kota Cilegon saja. Namun, pembangunan pendidikan juga dilakukan lewat kerjasama dengan berbagai pihak, misalnya penebusan tunggakan biaya pendidikan peserta didik tingkat SMK ( SMK YP Fatahillah dan SMK YP 17 Cilegon) penebusan sebanyak 200 Ijazah dengan nominal bantuan masing-masing sekolah senilai Rp. 100.000.000,melalui Baznas Kota Cilegon. Kerjasama Pemerintah Kota Cilegon dalam Program Guru Paud Sarjana dan Operator serta tenaga administrasi sekolah yang disubsidi oleh Universitas Bina Bangsa dalam rangka meningkatkan kualitas guru dengan pendidikan minimal S1/D4.
Cilegon melalui kerja sama Pemerintah dengan PT. Chandra Asri Petrochemical Selanjutnya yang patut diapresiasi adalah kebijakan pelarangan pungutan kepada peserta didik, penjualan buku pelajaran, seragam dan bahan ajar kepada seluruh SMP dan SD Negeri melalui Instruksi Dinas Pendidikan Kota Cilegon No. 430/030-Dindik. Dimana Pemerintah Kota Cilegon menginginkan masyarakat agar tidak terbebani dengan urusan wajib dengan kembali mengeluarkan uang yang tidak murah. Dengan berbagai program yang dirancang dan direalisasikan itu Kota Cilegon berhasil menaikkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) secara signifikan dari 73,05 menjadi 73,35 pada 2021. Hal tersebut membuktikan jika berbagai program berhasil, Sebab, salah satu variabel penilaian IPM yaitu pendidikan.
Pemberian Beasiswa D1 Teknik Kimia kepada 26 Orang lulusan SMA/Sederajat berdomisili Kota
Profil Kota Cilegon - 2022
9
2. Fasilitasi Masyarakat Berobat Gratis Pemerintah Kota Cilegon terus berupaya pencapaian target Universal Health Coverage atau UHC sampai 98 persen.
Target tersebut optimis dicapai. Sebab, saat ini UHC di Kota Cilegon sudah mencapai 90,54 persen atau tinggal sebanyak 33.000 warga saja yang belum terakses BPJS Kesehatan. Untuk mengejar 7,46 persen tersebut, Pemkot Cilegon juga terus intens berkoordinasi dengan industri, serta memberikan apresiasi lewat penghargaan atas industri untuk mendorong teraksesnya BPJS Kesehatan bagi masyarakat, khususnya para pekerja industri dan masyarakat sekitar. Sebab, dampak pandemi juga sangat berefek terhadap jaminan BPJS Kesehatan yang sudah diberikan kepada para pekerja, sehingga hal tersebut bisa untuk antisipasi persoalan agar akses kesehatan bisa ada solusi jika ada pemutusan hubungan kerja. Dengan tercapainya UHC, maka masyarakat Kota Cilegon bisa mengakses kesehatan cukup hanya
Menuju 98% Target UHC, Upaya Fasilitasi Masyarakat Berobat Gratis
10
Profil Kota Cilegon - 2022
dengan kartu identitas atau KTP saja, sehingga saat warga berobat ke rumah sakit tidak direpotkan dengan berbagai administrasi. Pemenuhan UHC sendiri merupakan amanat peraturan perundangan tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Dimana untuk memenuhi amanat tersebut pemerintah telah menerbitkan peraturan perundangan dan peraturan pelaksanaannya serta membangun sistem jaminan sosial nasional (SJSN) yaitu yang terdapat dalam Undang-undang nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional. Tujuan UHC merupakan program negara yang bertujuan untuk memberikan jaminan terpenuhinya kebutuhan dasar hidup yang layak bagi setiap peserta dan atau keluarganya, diantaranya jaminan di bidang kesehatan. Terlebih pada Pasal 20 UUD No. 26 Tahun 2009 tentang Kesehatan menyatakan bahwa Pemerintah bertanggung Jawab atas pelaksanaan jaminan masyarakat melalui sistem jaminan sosial nasional bagi upaya kesehatan perorangan.
Sistem kesehatan di Kota Cilegon sendiri terus dilakukan pembenahan dan ditingkatkan kualitasnya, terutama soal pelayanan.
intervensi dilakukan lewat pemberian makan tambahan bergizi kepada anak usia 1 sampai 1.000 hari.
Hal itu dibuktikan dengan akreditasi atau kenaikan kelas 9 Pusat Kesehatan Masyarakat hanya tersisa satu Puskesmas yang dalam proses menuju akreditasi yakni Puskesmas Citangkil II dalam proses akreditasi.
Pelaksanaan optimal Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) di seluruh lingkungan. Peningkatan SDM kader posyandu, serta peningkatan fasilitas Posyandu lewat pembangunan gedung dari Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan terus dilakukan secara masif.
Bahkan, setiap 3 tahun akreditasi tersebut tetap terus diperbaharui. Hal itu dilakukan sebagai upaya pemerintah dalam menjaga dan mempertahankan serta meningkatkan mutu pelayanan jaringan layanan kesehatan yang sudah ada. Perlindungan terhadap kesehatan saat pandemi juga terus dilakukan dengan vaksinasi secara masif. Target vaksinasi untuk membuat kekebalan komunitas juga dilakukan secara intens. Termasuk, juga vaksinasi III atau booster terus digenjot. Dengan keterlibatan semua pihak dalam vaksinasi, maka tujuan melindungi kesehatan masyarakat bisa dilakukan pemerintah. Disisi lain juga, banyak inovasi yang ditelurkan tenaga kesehatan, sehingga mendapatkan piagam penghargaan dari Kementerian Kesehatan, baru-baru ini salah satu tenaga kesehatan dari Puskesmas Citangkil mendapatkan penghargaan dari kementerian atas jasanya menciptakan inovasi penanganan Covid 19. Fokus lainnya juga bagaimana pemerintah bisa menurunkan angka stunting warga, sehingga
Serta mengajak peran serta swasta, pengusaha dan industri atau lintas sektoral untuk mengurangi angka stunting. Sebab, stunting adalah persoalan yang sangat besar. Oleh karena itu, percepatan penurunan stunting perlu dilakukan melalui pendekatan multi sektor, multi program dan multi dimensi, semua unsur yang terkait dengan jajaran Pemerintah bersama seluruh lapisan masyarakat, termasuk swasta perlu mendukung dan berperan aktif dalam upaya peningkatan gizi masyarakat. Penurunan stunting merupakan upaya Pemerintah Kota Cilegon dalam melaksanakan Peraturan Presiden dalam Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan. Dimana selain pemberian gizi edukasi menjadi hal mendasar kepada para ibu hamil dan menyusui, sehingga asupan gizi bisa terjaga. Sebab, berbagai gizi seimbang tetap bisa didapatkan dengan hal yang ada disekitar, baik sayuran, daging, buah dan lainnya. ***
Sumber Foto : unsplash.com
FOTO
Profil Kota Cilegon - 2022
11
3. Menurunnya Angka Keluarga Prasejahtera
Angka Keluarga Prasejahtera Menurun *Campur Tangan Kebijakan dan Pengelolaan Bantuan Sosial Tepat Sasaran. Berdasarkan data Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) per Februari 2022, Pemerintah Kota Cilegon berhasil menurunkan angka keluarga pra sejahtera menjadi 52.182. Dimana sebelumnya pada Desember 2021 angka tersebut mencapai 52.747 keluarga. Penurunan sebanyak 565 keluarga pra sejahtera tersebut tidak luput dari campur tangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau kebijakan program Pemkot Cilegon dalam bentuk Jaminan Sosial Cilegon Mandiri (JSCM) pembangunan Rehab Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RSRTLH).
12
Profil Kota Cilegon - 2022
Disisi lain, Pemerintah Kota Cilegon dalam pengelolaan penyaluran program bantuan sosial dalam bentuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) anggaran milik Pemerintah Pusat, juga berjalan efektif, efisien dan tepat sasaran. Dimana dalam pengelolaan Pemkot Cilegon melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Cilegon bekerja dengan menyeleksi secara ketat penerima bantuan, serta memastikan jika bantuan sampai pada penerima yang benar-benar berhak. Bahkan, tidak hanya sekedar penyaluran dan pemberian bantuan. Namun, Pemerintah Kota Cilegon juga secara berkelanjutan melalui pendamping sosial memberikan edukasi kepada warga pra sejahtera untuk bisa membangun kemandirian secara mental dan kemampuan perekonomian. Total dari 52.182 keluarga jika diperinci secara jumlah jiwa maka ada sebanyak 150.840 jiwa yang masih pra sejahtera. Dimana hampi sebanyak 80 persen tersentuh dengan berbagai program baik Pemerintah Kota Cilegon melalui JSCM dan RS RTLH, Pemerintah Provinsi Banten lewat Jamsosratu dan Pemerintah Pusat lewat BPNT dan PKH. Serta juga ada bantuan untuk jaminan kesehatan warga prasejahtera berupa BPJS PBI dari APBN, APBD provinsi dan APBD kota. Secara angka dari 150.840 jiwa tersebut, pada 2021 total ada sebanyak 91 ribu warga menerima bantuan pusat dalam bentuk BPNT dan PKH dari APBN, lalu
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kelurahan Kotasari, Kec. Grogol.
ada hampir 1.429 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima Jamsosratu dari APBD Pemprov Banten dan sebanyak 1.665 KPM menerima JSCM dari APBD Pemkot Cilegon. Belum lagi ada sekitar 132.000 warga pra sejahtera tersebut dari total sebanyak 150.840 yang masuk DTKS menerima BPJS Penerima Bantuan Iuran. Pada 2021 juga Dinsos Kota Cilegon menyalurkan bantuan program RS-RTLH kepada 122 penerima bantuan yang tersebar di 7 Kecamatan di Kota Cilegon. Dimana, ada dua versi yang mendapatkan yaitu Rp7,5 juta per unit dan Rp15 juta per unit. Adapun rincian penerima RS-RTLH yakni di Kecamatan Pulomerak 62 unit, Kecamatan Grogol 3 unit, Kecamatan Purwakarta 15 unit, Kecamatan Ciwandan 5 unit, Kecamatan Citangkil 7 unit, Kecamatan Cilegon 8 unit dan Kecamatan Cibeber 22 unit. Belum lagi, berbagai program dalam kurun waktu dua tahun atau masa pandemi Covid – 19 berlangsung, pemerintah terus melakukan penyaluran bantuan, termasuk juga sembako dan pemulihan dana pemulihan ekonomi untuk warga. Tidak hanya program pemerintah saja yang berhasil menurunkan angka kemiskinan tersebut. Namun, peran industri juga sangat berkaitan. Bagaimana industri juga memiliki berbagai program yang sudah disalurkan kepada masyarakat secara langsung.
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Kelurahan Kotasari, Kec. Grogol.
Profil Kota Cilegon - 2022
13
Secara angka dari 150.840 jiwa tersebut, pada 2021 total ada sebanyak 91 ribu warga menerima bantuan pusat dalam bentuk BPNT dan PKH dari APBN, lalu ada hampir 1.429 keluarga penerima manfaat (KPM) menerima Jamsosratu dari APBD Pemprov Banten dan sebanyak 1.665 KPM menerima JSCM dari APBD Pemkot Cilegon. Belum lagi ada sekitar 132.000 warga pra sejahtera tersebut dari total sebanyak 150.840 yang masuk DTKS menerima BPJS Penerima Bantuan Iuran. Pada 2021 juga Dinsos Kota Cilegon menyalurkan bantuan program RS-RTLH kepada 122 penerima bantuan yang tersebar di 7 Kecamatan di Kota Cilegon. Dimana, ada dua versi yang mendapatkan yaitu Rp7,5 juta per unit dan Rp15 juta per unit. Adapun rincian penerima RS-RTLH yakni di Kecamatan Pulomerak 62 unit, Kecamatan Grogol 3 unit, Kecamatan Purwakarta 15 unit, Kecamatan Ciwandan
5 unit, Kecamatan Citangkil 7 unit, Kecamatan Cilegon 8 unit dan Kecamatan Cibeber 22 unit. Belum lagi, berbagai program dalam kurun waktu dua tahun atau masa pandemi Covid – 19 berlangsung, pemerintah terus melakukan penyaluran bantuan, termasuk juga sembako dan pemulihan dana pemulihan ekonomi untuk warga. Tidak hanya program pemerintah saja yang berhasil menurunkan angka kemiskinan tersebut. Namun, peran industri juga sangat berkaitan. Bagaimana industri juga memiliki berbagai program yang sudah disalurkan kepada masyarakat secara langsung atau melalui lembaga Cilegon Corporate Social Responsibility (CCSR) dengan program pemberdayaan ekonomi, pembinaan pemberdayaan warga, serta bentuk lainnya yang bersinggungan terhadap peningkatan kesejahteraan warga.
Bantuan Sosial yang diberikan oleh Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang didampingi Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta
14
Profil Kota Cilegon - 2022
Program lainnya yang terus didorong untuk membangun peningkatan ekonomi juga dilakukan oleh dinas lainnya, baik dinas tenaga kerja dalam hal peningkatan kemampuan. Sisi kemandirian ekonomi lewat berbagai pembinaan dinas terkait juga hal yang menjadi stimulus sebagai upaya menjadikan warga pra sejahtera mandiri secara ekonomi. Bahkan, pemberdayaan masyarakat dalam bentuk Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) yang didalamnya ada pembangunan fisik yang cukup banyak menyerap ribuan tenaga kerja, pelatihan pemberdayaan ekonomi menjadi juga faktor kemiskinan di Kota Cilegon mengalami penurunan, kendati belum signifikan. Sebab, semasa pandemic dimana daerah lainnya warga prasejahtera mengalami peningkatan, di Kota
Cilegon justru bisa menurun secara angka keluarga pra sejahtera. Berbagai intervensi program tersebut pada akhirnya bisa menjadikan angka kemiskinan di Kota Cilegon pada 2022 menjadi yang terendah kedua rata-rata persentase kemiskinan di Provinsi Banten, dimana rinciannya yakni terendah pertama Kota Tangerang Selatan sebesar 2,57 persen, disusul Kota Cilegon 4,24 persen, lalu Kabupaten Serang 5,49 persen, selanjutnya Kota Serang sebesar 6,79 persen, Kabupaten Tangerang 7,12 persen, Kabupaten Lebak 7,12 persen dan Kabupaten Pandeglang 10,72 persen. Komitmen Pemerintah Kota Cilegon untuk terus menurunkan angka kemiskinan tentu saja membutuhkan keseriusan dan komitmen semua pihak, termasuk juga kelurahan pra sejahtera itu sendiri yang secara pemikiran harus terus dimotivasi untuk bisa mandiri secara ekonomi.
Wakil Wali Kota Cilegon, Sanuji Pentamarta melihat langsung kondisi pasca angin kencang di Purwakarta Cilegon dan memberikan bantuan.
Profil Kota Cilegon - 2022
15
4. Akselerasi, Pemerataan Pembangunan dan Pemberdayaan Total 298 Wilayah Rukun Warga (RW) di Kota Cilegon pada 2022 mendapatkan gelontoran anggaran sebesar Rp. 100 jt perRW untuk program Sarana dan Prasarana Wilayah (Salira) Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel).
Program tersebut menjadi perwujudan akselerasi pemerataan pembangunan dalam bentuk pemberdayaan masyarakat. Dimana dengan anggaran itu pembangunan di wilayah merata baik yang dekat dengan akses perkotaan maupun wilayah RW yang jaraknya cukup jauh hingga perbatasan. Program tersebut juga menjadi stimulus bagi pemberdayaan masyarakat. Sebab, dana tersebut dikelola secara langsung oleh warga melalui lembaga Kelompok Masyarakat (Pokmas) yang dibentuk melalui musyawarah warga, serta perencanaan dirumuskan bersama warga melalui forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Foto : Pembangunan drainase Kelurahan Grogol, Kecamatan Grogol.
16
Profil Kota Cilegon - 2022
Foto : Wali Kota Cilegon Helldy Agustian melakukan peluncuran DPWKel di Kecamatan Purwakarta.
Tidak hanya pemerataan saja, dengan perencanaan yang dirumuskan melalui musyawarah juga diharapkan menghasilkan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, dimana nilai manfaatnya akan langsung dirasakan secara luas oleh masyarakat sendiri. Di dalam proses pembangunan DPWKel yang sudah berjalan, cukup besar partisipasi dan pemberdayaan masyarakat. Sebab, ada tidak sedikit aset milik warga pribadi yang pada akhirnya diberikan guna memuluskan pembangunan. Misalnya, dalam pembangunan drainase dan paving block jalan, ada sebagian masyarakat yang mendukung penuh dengan memberikan lahan atau tanah agar drainase dan jalan lingkungan untuk paving block berjalan secara maksimal. Belum lagi lahan yang diberikan untuk pembangunan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) atau pembangunan lainnya yang dibutuhkan untuk memuluskan pembangunan. Tercatat kurang lebih 30% pembangunan tersebut adalah hibah tanah dari warga.
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian
Karena pembangunannya dikelola oleh warga sendiri, maka keterlibatan dalam bentuk operasional berupa makan minum juga dilakukan warga. Sampai warga pun turut andil membantu proses pembangunan secara guyub dan gotong royong.
Profil Kota Cilegon - 2022
17
Dengan program Salira DPWKel tersebut juga yang dikelola dan dikerjakan warga, menjadikan kualitas pembangunan semakin baik. Sebab, konsep yang dianut adalah gotong royong bukan bisnis atau proyek pembangunan yang dikerjakan oleh perusahaan dan pengusaha. Hal itu bahkan juga diakui langsung Kejaksaan Negeri Cilegon jika hasil pembangunan yang dikerjakan selain sudah sesuai dengan perencanaan, pelaksanaan dan pertanggungjawaban keuangan Negara, hasilnya sangat maksimal. DPWKel sendiri merupakan program yang sudah dilakukan Pemkot Cilegon sejak 2014 lalu. Dimana anggaran DPWKel diambil dari 5 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah yang sudah dikurangi Dana Alokasi Khusus (DAK). Dalam rincian 5 persen tersebut dibagikan kepada kelurahan untuk merealisasikan program kelurahan sebesar 70 persen dan 30 persen digunakan untuk pembangunan fisik yang dikelola langsung warga melalui Pokmas. Landasan aturan DPWKel tersebut merujuk Seperti diketahui, program tersebut tertuang dalam Undangundang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintah
Daerah dan Peraturan Wali Kota Nomor 34 tahun 2015 tentang DPWKel. Beda dari sebelumnya, pada 2022 saat ini terdapat perubahan nama dari dari pembangunan sarana dan prasarana wilayah (Sarpraswil) menjadi Salira DPWKel, secara ketentuan pembagian besaran anggaran juga mengalami perubahan. Sebelumnya, perhitungan yaitu 30 persen DPWKel difokuskan pembangunan fisik dari total 100 persen anggaran untuk kelurahan, dengan ketentuan bobot nilai diambil dari luas wilayah kelurahan, jumlah rumah tangga miskin dan jumlah penduduk. Maka, sekarang dibuat pemerataan yakni Rp. 100 juta per RW. Tetapi, secara fungsi DPWKel tetap sama yakni pertama untuk pembiayaan pembangunan sarana dan prasarana kelurahan, meningkatkan fungsi penyelenggaraan kelurahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, mendorong percepatan dan pemerataan pembangunan, mendorong percepatan penanggulangan kemiskinan dan kawan kumuh. Program DPWKel juga menjadi menjadi rujukan
Foto : Pembangunan paving block di Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Cilegon
18
Profil Kota Cilegon - 2022
sejumlah pemerintah daerah lainnya untuk dijadikan referensi program. Bahkan, pada 2019 program DPWKel menjadi inovasi yang masuk dalam 10 besar Penghargaan Perencanaan Daerah (PPD) Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas). Dengan program Salira DPWKel juga memiliki efek positif yang berantai terhadap berbagai aspek pembangunan, misalnya perekonomian karena akses jalan dibangun memudahkan moda transportasi terjangkau sampai wilayah perkampungan, meningkatkan nilai ekonomis lahan, membuat warga untuk membangun usaha kecil karena jalan sudah dilintasi. Lalu pembangunan bidang kesehatan karena dalam DPWKel juga untuk pembangunan Posyandu sebagai fasilitas pelayanan kesehatan balita ibu hamil dan menyusui. Posyandu selain menjadi tempat untuk pelayanan kesehatan imunisasi bayi dan kontrol kesehatan ibu hamil dan menyusui, juga bisa dijadikan tempat untuk edukasi kesehatan warga. Antisipasi banjir dan bencana longsor dengan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di sejumlah sungai, drainase lingkungan untuk membuat saluran semakin baik, dan sumur resapan mengantisipasi genangan air di lingkungan.
Helldy Aguastian saat peletakan batu pertama pemagaran makam di Lingkungan Cigiceh, Kelurahan Gedong Dalem
Melalui DPWKel Kota Cilegon tersebut juga menjadikan percepatan pembangunan kawasan kota tanpa kumuh (Kotaku) milik Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia bisa dilakukan.
Bahkan, pada Agustus 2021 Kota Cilegon menjadi daerah Kota/ Kabupaten se-Indonesia yang menduduki peringkat ke-8 Pencapaian Kolaborasi dari Sumber APBD tertinggi untuk Pengentasan Kawasan Permukiman yang Kumuh menurut Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, dengan anggaran yang sudah digelontorkan Pemerintah Kota Cilegon melalui DPWKel untuk sarana dan prasarana yakni Rp. 36,8 Miliar.
Profil Kota Cilegon - 2022
19
5. Perangi Kekerasan & Ekploitasi terhadap Anak
Dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) November 2021 lalu, Pemkot Cilegon secara tegas mengambil sikap perang terhadap eksploitasi dan kekerasan terhadap anak.
Perang tersebut dinyatakan dalam upaya melindungi masa depan anak, terutama pada masa anak masih dalam usia emas dan memiliki masa depan sebagai generasi penerus. Hal itu juga sejalan dengan target besar pemerintah pusat agar Anak Terlindungi dan Indonesia Maju. Perhatian tersebut diwujudkan pemerintah dengan membuat taman layak anak, terbentuknya relawan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di setiap kelurahan, pendampingan hukum dengan membangun komitken bersama aparatur penegak hukum, serta peningkatan status penghargaan Kota Layak Anak dari tingkat Madya ketingakat Nindya ataupun Utama. Upaya tersebut juga terus dilakukan dengan berbagai persiapan, termasuk juga membangun komitmen bersama dengan semua pemangku kepentingan di Kota Cilegon. Upaya untuk menjaga dan meningkatkan prestasi yang sudah ada adalah dengan cara melakukan pelatihan pengisian aplikasi digital. Dimana nantinya, para operator yang ada di Kecamatan dan Kelurahan akan dilatih agar dapat mengisi dokumen yang dibutuhkan terkait pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak sebagai bahan penilaian. Secara intensif melakukan pendampingan dan koordinasi ke seluruh perangkat daerah terkait dengan dokumen yang dibutuhkan untuk pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak. Dimana pada 2019 lalu Kota Cilegon mendapatkan penghargaan Kota Layak Anak tingkat Madya. Untuk itu butuh peranan semua pihak untuk bisa meningkatkannya.
20
Profil Kota Cilegon - 2022
Dengan adanya Kota Layak Anak tersebut berbagai hak anak akan terpenuhi secara ketentuan, yakni;
01.
Terpenuhinya hak anak agar dapat hidup, tumbuh, bekrmebang dan berpartisipasi secara optimal sesuai dengan harkat martabat kemanusiaan, semi terwujudnya anak yang berkualitas, berakhlak mulia dan sejahtera.
02. menciptakan rasa aman , ramah dan Menjadi anak dari ancaman di dalam bersahabat.
03. permasalahan sosial dalam
Melindungi anak dari ancaman kehidupannya.
04.
Mengembangkan potensi, bakat dan kreativitas anak.
05. keluarga sebagai basis pendidikan Mengoptimalkan peran dan fungsi pertama bagi anak.
06.
Membangun sarana dan prasarana kota yang membu memenuhi kebutuhan dasar anak tumbuh dan berkambang optimal.
Profil Kota Cilegon - 2022
21
6. Keamanan dan Ketertiban
Zero Alcohol hingga Penertiban Pasar Pemerintah Kota Cilegon sampai saat ini konsisten untuk memerangi minuman keras beralkohol. Bahkan, Pemkot Cilegon sejak 2020 sampai sekarang melarang adanya tempat hiburan malam atau bar dan diskotik untuk buka di Kota Cilegon. 22
Profil Kota Cilegon - 2022
Gambar Ilustrasi : Unsplash
Hal itu juga seiring dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2001 tentang Pelanggaran Kesusilaan, Minuman Keras, Perjudian, Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnya yang sangat tegas dilakukan Pemkot Cilegon.
Untuk itu, kebijakan penutupan tempat hiburan dan pemberantasan miras tersebut mendapatkan apresiasi dari berbagai kalangan ulama di Kota Cilegon.
Disisi lain, komitmen tersebut juga sejalan dengan Kota Cilegon yang religius dan dijuluki kotanya bagi para santri, sehingga berbagai potensi kemaksiatan dilakukan pelarangan. Dalam pelaksanaan pengamanan dan penertiban tersebut juga konsistensi terus dilakukan. Dimana saat ditemukan kembali pengusaha hiburan membuka tempat hiburan malam, maka Pemkot Cilegon tidak segan melakukan penyegelan dan proses hukum tindak pidana ringan bagi pelanggarnya.
Dalam pelaksanaan pengamanan dan ketertiban juga dilakukan penertiban Pasar Baru Kranggot, dimana sebelumnya kondisi pasar sangat semrawut dan banyak pedagang yang berjualan di sepanjang pinggir jalan masuk pasar. Dengan penertiban tersebut, Pemkot Cilegon menginginkan adanya kondisi pasar yang sangat nyaman bagi warga. Pedagang juga berjualan secara tertib, termasuk juga pengelolaan pasar yang sangat baik.
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berbincang dengan salah satu pedagang Ayam potong, saat melakukan sidak di Pasar Kranggot Kota Cilegon
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berswafoto dan berdialog dengan pedagang, saat melakukan sidak di Pasar Kranggot, Kota Cilegon
Profil Kota Cilegon - 2022
23
Dalam upaya memberikan perlindungan kesehatan terhadap warganya dari serangan Covid 19, Pemkot Cilegon dengan jajaran unsur Kepolisian dan TNI selalu bahu membahu melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sesuai dengan arahan dari Pemerintah Pusat. Bahkan, dengan penerapan PPKM yang berhasil menurunkan dan mengendalikan paparan Covid 19, Pemkot Cilegon berhasil juga mendapatkan penghargaan. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Cilegon atas Keberhasilan Pemkot Cilegon dalam mendukung pelaksanaan PPKM Mikro dengan predikat terbaik. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro akan diterapkan selama dua pekan, mulai Selasa (9/2) hingga 22 Februari 2021. Aturan ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang penanganan virus corona (Covid-19). Kebijakan PPKM Mikro dikeluarkan karena PPKM sebelumnya dianggap kurang efektif menekan penyebaran virus, sehingga diperlukan pengendalian infeksi virus corona dalam skala lebih kecil. Pemerintah sebelumnya telah menjalankan kebijakan PPKM Jawa-Bali selama dua periode.Inovasi Pemerintah Kota Cilegon.
24
Profil Kota Cilegon - 2022
Kunjungan Kerja ke Pemerintah Kota Manado Terkait Dana Parpol dan Kerukunan Umat Beragama
Peran Serta keamanan dan ketertiban lainnya yakni dengan terus mendorong kerukunan umat beragama di Kota Cilegon. Dimana isu agama selalu menjadi persoalan yang sangat sensitif. Namun, tentunya dengan dikelola secara baik, maka hal itu tetap masih dalam taraf yang bisa dilakukan komunikasi dan koordinasi yang baik.
Foto : Polres Cilegon menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Meningkatkan kerukunan antar umat beragama" - 2017
Profil Kota Cilegon - 2022
25
7. Peran Perempuan Membangun Kemandirian Ekonomi Keluarga Peranan kaum hawa atau perempuan kerap kali masih dipandang sebelah mata. Padahal era keterbukaan saat ini justru peran perempuan cukup besar, terlebih dalam membangun ketahanan dan kemandirian ekonomi keluarga.
Peran perempuan membangun kemandirian ekonomi juga terus menjadi isu yang digaungkan pemerintah lewat peranannya membangun usaha mikro kecil dan menengah bagi kaum perempuan. Dimana setiap ibu rumah tangga memiliki kemampuan atau skil membuat produk industri rumahan untuk menghasilkan uang dan membantu perekonomian keluarga. Peranan tersebut juga dilakukan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah dari mulai Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Cilegon, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro dan Kecil (Diskopumk) serta Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Program kemandirian diciptakan dengan memberikan kaum hawa, terkhusus ibu-ibu dengan berbagai kemampuan, misalnya kerajinan tangan, memasak, membuat kue, hingga pada soal pengemasan bagi yang sudah memiliki produk.
26
Profil Kota Cilegon - 2022
Disisi lain, tidak hanya dinas saja. Namun, yang lebih memiliki peran yakni anggaran di Pemerintah Kelurahan dimana setiap tahunnya ada untuk pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. Kesetaraan tersebut menjadi hal yang terus dilakukan, dimana kaum perempuan juga bisa menjadi penopang perekonomian keluarga. Bahkan, ditargetkan pada masa yang akan datang seluruh hasil kerajinan dan kesenian juga bisa diproduksi kaum hawa dan menjadikan Kota Cilegon sebagai ikon kesenian dan kerajinan.
Sektor industri dan tenaga kerja, peran perempuan juga cukup besar, dimana setiap pertokoan dan perkantoran hampir semua mayoritas kaum perempuan yang bekerja. Kendati untuk secara jumlah sektor tenaga kerja di industri masih cukup minim dibandingkan laki-laki. Namun, peranannya cukup besar dan berpengaruh.
Hal itu muncul usai Pemkot Cilegon melalui Dewan Kesenian Nasional Daerah atau (Dekranasda) Kota Cilegon menjadi salah satu perwakilan Provinsi Banten dalam ajang Pameran Kerajinan Internasional di Jakarta, Rabu 23 Maret 2022. Dalam kesempatan ajang Pameran Kerajinan Internasional yang dikenal dengan Jakarta International Handicraft Trade Fair atau Inacraf tersebut, Kota Cilegon bercita-cita menggeser Jawa Barat sebagai ikon kerajinan. Disisi lain, dari sektor perkebunan dan pertanian, peran perempuan juga terus dilakukan, dimana ada Kelompok Wanita Tani (KWT) di setiap kelurahan yang mengelola perkebunan dan pertanian. Hal tersebut secara perekonomian juga minimal bisa memenuhi kebutuhan sayur mayur di keluarga, sebagai pemenuhan makanan bergizi seimbang untuk keluarga.
Walikota Cilegon Helldy Agustian bersama Ketua TP PKK Cilegon Hany Seviatry memberikan penghargaan kepada D Harti Purwanti sebagai Perempuan Inspiratif tahun 2022 saat Peringatan Hari Kartini Kota Cilegon
Profil Kota Cilegon - 2022
27
8. KIM : Penyalur & Penyaring Informasi Pembangunan
Undang-Undang 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menjadi rujukan terbentuknya Kelompok Informasi Masyarakat (KIM). Dimana fungsi KIM sebagai bagian dari penyalur dan penyaring berbagia informasi berkaitan dengan pembangunan kepada masyarakat.
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian saat melantik pengurus FK KIM Kota Cilegon periode 2021-2024. Foto : TitikNOL
Pada Desember 2021, Forum Komunikasi (FK) KIM Kota Cilegon terbentuk berdasarkan usulan masyarakat yang diakomodir Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik Kota Cilegon. Dimana fungsi KIM bisa sinergis dengan Pemerintah Kota Cilegon dan berbagai satakeholder lainnya sebagai corong informasi berjalan maksimal, sehingga masyarakat bisa menjadi cerda informasi. Secara bertahap, FK KIM Kota Cilegon terus dituntut untuk melahirkan inovasi dan kreasi baru untuk kemajuan Kota Cilegon, sehingga bisa menjadi Lembaga layanan informasi masyarakat dalam berbagai hal, temasuk pembangunan dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Keberadaan KIM saat ini menjadi bagian penting dalam aktifitas arus infomasi. Sebab, KIM menjadi lembaga yang harus melakukan penyaringan terhadap infomrasi yang beredar luas sat ini diera digital, terlabih kepada informasi hoak yang teru diproduksi. Saat ini KIM Kota Cilegon terus melakukan langkah penguatan secara structural. Dimana di Kota Cilegon sudah juga terbentuk KIM di 8 Kecamatan. Hal tersebut agar jaringan infomasi bisa dilakukan secara luas dan massif dengan semakin banyaknya masyarakat yang bergaung dalam KIM.
28
Profil Kota Cilegon - 2022
Bahkan, FK KIM dilantik Pemkot Cilegon memiliki ekspektasi jika KIM bisa menjadi menara gadingnya infomasi, berbagai infomasi bisa tersebar luas, bukan saja untuk masyarakat Kota Cilegon, tapi untuk luar daerah. Untuk itu, melalui KIM juga diharapkan Kota Cilegon citranya menjadi terangkat dan diktahui masyarakat luas. Komitmen Pemerintah Kota Cilegon juga terus dilakukan dengan memfalisiasi anggota FK KIM menggelar bimbingan teknis bagi anggotanya. Hal itu juga menjadi uoaya agar kualitas sumber daya manusia dalam Lembaga KIM semakin meningkat, hingga pada akhirnya membuat kualitas infomasi semakin baik.
KIM juga saat ini menjadi lembaga trigger atau pemicu untuk pengembangan pelaku ekonomi kretif dalam berbagai bidang usaha, pariwisata, usaha mikro dan kecil dan lainnya. Dimana KIM memiliki peran untuk mempromosikan berbagai produk lewat sanluran media yang dimiliki KIM.
Sebagai bagian kepanjangan tangan Pemerintah Kota Cilegon dalam hal infomasi saat ini KIM juga terus memproduksi berbagai informasi positif dan menjadi banteng ketika infomasi negative muncul ditengah masyarakat yang membawa pengaruh buruk. Berbagai informasi tersebut dikemas dalam bentuk informasi melalui pelatfom media sosial yang saat ini menjadi bagian penting aktifitas masyarakat. Bahkan, FK KIM juga menggandeng dinas dan lembaga vertical lainnya untuk bersama-sama menjalin kerjasma adalam hal pemberina infomasi bermanfaat untuk masyarakat.
Pengurus FK KIM Kota Cilegon periode 2021-2024. Profil Kota Cilegon - 2022
29
Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cilegon menggelar Apel bersama dalam rangka peringatan hari ulang tahun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke 72 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlimbas) ke 60 Tahun 2022 tingkat Kota Cilegon yang berlokasi di Halaman Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Kegiatan Apel dipimpin secara langsung oleh Wali Kota Cilegon, Helldy Agustian.
9. Satpol PP
Berikan pelayanan terbaik untuk Masyarakat
Peringatan ulang tahun ini jangan dijadikan hanya sekedar seremonial saja, tetapi jadikanlah sebagai sarana untuk meneruskan semangat juang kita, dedikasi kita dan pengabdian kita dalam menegakan peraturan daerah maupun peraturan kepala daerah di Kota Cilegon. Jadikan juga sebagai upaya untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat serta tetap membulatkan tekad untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Cilegon.
30
Profil Kota Cilegon - 2022
Menurut Wali Kota, bahwa momentum peringatan ulang tahun ini untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan bangsa, menjunjung tinggi ideologi pancasila, mengutamakan kepentingan bangsa serta mengutamakan kepentingan masyarakat bukan kepentingan pribadi maupun golongan . Satuan polisi pamong praja harus lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan mewujudkan ketentraman dan ketertiban umum serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
Satpol PP dan Satlimbas bukan hanya bertindak untuk menjaga kota, tetapi berperan aktif dalam proses pembangunan, melindungi hasil pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Cilegon termasuk juga berperan aktif dalam mensukseskan agenda - agenda Nasional.
Sebagai informasi, Momen Peringatan Ulang Tahun ini juga dirangkaikan dengan Pemotongan Tumpeng, Pemberian Pengharagaan kepada Pegawai Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Pemberian Sembako dan Pemusnahan Minuman Keras.
Profil Kota Cilegon - 2022
31
Kirab Pemuda Nusantara Singgah Di Kota Cilegon - 2017 (Source: tv.bco.co.id)
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian bersama Wakil Wali Kota Sanuji Pentamarta beserta pejabat Pemkot Cilegon lainnya Shalat Ied di Alun Alun Kota Cilegon, Senin 2 Mei 2022. /Dokumen Pemkot Cilegon
C.
Sinergi dan Harmoni Cilegon Ethnic Carnival 2018 (Source: Genpi Banten)
Minatur Indonesia, Asia dan Dunia
1. Keberagaman dalam Bingkai Keindahan Budaya Kota Cilegon menjadi salah satu wilayah dimana hampir semua suku, agama, etnik berada di dalamnya. Cukup beragam dan tidak mudah mengelola keberagaman tersebut agar bersamasama ikut serta dalam rangka menumbuhkan dan memajukan Kota Cilegon.
Profil Kota Cilegon - 2022
33
Sebagai kota industri dengan berdirinya PT Krakatau Steel pada 31 Agustus 1970 ata 52 tahun lalu. Kota Cilegon sudah memiliki keberagaman saat itu, dimana Krakatau Steel sebagai mega proyek industri baja nasional menjadikan Kota Cilegon sebagai ceruk untuk warga luar Kota Cilegon mengais rezeki. Disisi lain, ratusan industri penanaman modal asing juga hadir dengan ratusan ribu karyawan dari berbagai daerah membuat mereka tinggal dan mencari nafkah di Kota Cilegon. Bahkan, letak Kota Cilegon sebagai pintu gerbang pulau Jawa membuat banyak warga menjadikan Kota Cilegon sebagai tempat perantauan mengadu nasib.
Foto : Cilegon Ethnic Carnival
Kirab Pemuda Nusantara Singgah Di Kota Cilegon - 2017 (Source: tv.bco.co.id)
Sepanjang puluhan tahun tersebut, di Kota Cilegon terus merawat keberagaman dalam kebersamaan. Dimana baik warga luar dan lokal diberikan kesempatan yang sama untuk ikut serta dalam pembangunan. Tidak hanya dari sisi industri dan swasta saja. Bahkan, birokrasi di Kota Cilegon juga sebagai pecahan dari Provinsi Banten banyak menempatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari luar daerah. Namun, tentunya dalam semangat kebersamaan tetap bahu membahu bagaimana membangun Kota Cilegon. Artinya, sebelum berdirinya Kota Cilegon pada Tanggal 27 April 1999 disahkan UU No. 15 Tahun 1999 tentang pembentukan Kotamadya Daerah Tingkat II Depok dan Kotamadya Daerah Tingkat II Cilegon. Kota Cilegon sudah menjadi kota yang beragam atau kota urban bagi seluruh warga luar daerah. Tinggal bagaimana keberagaman tersebut mampu disatukan dengan semangat membangun satu sama lainnya, terlebih membangun peradaban menuju masyarakat yang sejahtera diperlukan kebersamaan.
34
Profil Kota Cilegon - 2022
Dengan keberagaman tersebut sebagai warga lokal Kota Cilegon juga menerima dengan penuh tangan terbuka. Sebab, dalam perjalanan sejarah sebagai wilayah perlintasan perdagangan jalur lokal dan mancanegara, secara ekonomi Kota Cilegon terbuka bagi siapa saja yang datang.
Mengusung tema keberagaman tersebut, Bahkan, Kota Cilegon memfasilitasinya dengan pertunjukan budaya untuk semua budaya lokal dan mancanegara. Dimana setiap daerah yang dipertunjukan seni budaya, baik kostum, tari dan lainnya lewat Cilegon Ethnic Carnival yang setiap tahun dilakukan. Tidak hanya budaya lokal yang ikut serta, namun budaya mancanegara seperti Asia hingga dunia ikut terlibat dalam Cilegon Ethnic Carnival tersebut. Hal itu, menunjukkan jika keberagaman harus terus dikelola sebagai satu kekuatan untuk bersama-sama melakukan pembangunan Kota Cilegon. Bingkai keindahan keberagaman tersebut juga bukan hanya ditunjukan dengan budaya saja. Namun, sikap menghormati sesama dan profesional dalam bekerja ditunjukan dengan meningkatnya industri dan investasi di Kota Cilegon.
Foto : Cilegon Ethnic Carnival
Sampai sekarang Kota Cilegon menjadi salah satu wilayah strategis dimana banyak investasi asing datang dan membangun industri di Kota Cilegon. Hal tersebut juga tidak lain karena peran pemerintah sebagai fasilitator antara stakeholder dan masyarakat berjalan secara efektif. Lewat peran dan kebijakannya Pemerintah Kota Cilegon senantiasa hadir saat terjadi saluran komunikasi yang tersumbat, lewat berbagai perannya tersebut harmoni keberagamaan di Kota Cilegon sampai sekarang tetap utuh dan dikelola secara baik.
Foto : Cilegon Ethnic Carnival Foto : Cilegon Ethnic Carnival Profil Kota Cilegon - 2022
35
2. Meneladani Spirit Tokoh Geger Cilegon
Juli 1888 di Kota Cilegon terjadi sebuah perlawanan dari para ulama hingga rakyat terhadap penjajah Belanda. Dalam berbagai literature disebutkan jika perang tersebut menjadi perang yang cukup besar karena hampir seluruh pejabat dan tentara Belanda tewas di tangan para ulama dan masyarakat. Cukup banyak ulama di Kota Cilegon dan Banten yang terlibat, salah satu ulama yang ikut terlibat yakni Arsyad Thawil atau dengan nama lengkap Mas Mohammad Arsyad bin Imam As’ad bin Mustafa bin As’ad.
Arsyad menjadi salah satu tokoh pejuang dalam perang yang dikenal Geger Cilegon bersama dengan Ki Wasyid dan Tubagus Ismail serta beberapa ulama lainnya. Seorang pejuang yang patut diteladani. Sebab, semasa perang Geger Cilegon Arsyad menjadi salah satu ulama yang tertangkap dan diasingkan penjajah Belanda Arsyad ditangkap bersama 100 pejuang lain yang terlibat dalam pertempuran tersebut. Dia dipenjara di Serang, lalu dipindahkan ke Batavia, hingga pada akhirnya berkat peran seorang teman asal Belanda yang dikenalnya karena semasa di Makkah mengurus persoalan haji maka Arsyad dipindahkan ke Manado Sulawesi Utara. Saat di pengasingan, Arsyad terus melakukan siar Islam di tanah yang mayoritas penduduknya memeluk agama Kristen. Syekh Arsyad aktif mengajar masyarakat di tempat pengasingannya, Manado.
36
Profil Kota Cilegon - 2022
Teladan Sang Guru Syekh Arsyad Thawil Pejuang Geger Cilegon, Birokrat, Pendidik, Hingga Sikap Toleransi
Ia mengajar di bidang ilmu pengetahuan Islam, di antaranya adalah fiqih, nahwu-sharaf, tasawuf, hadits dan lain-lain. Tidak kurang ratusan ulama dari Manado, Gorontalo, Ambon, Ternate, Kabupaten Poso, Kabupaten Tolitoli, Kabupaten Donggala, dan daerah lainnya belajar kepada Arsyad. Dia juga dikenal sebagai salah satu penyebar agama Islam ke wilayah mayoritas Kristen di Indonesia. Bahkan, dia menikahi anak seorang pendeta yang telah masuk Islam, bernama Magdalena Runtu. Mundur kebelakang sebelum bergabung melakukan perlawanan dan melakukan pengasingan. Saat di Makkah kurang lebih pada 1879, Arsyad diangkat menjadi seorang “Syekh” dimana ia bekerja mengurusi orang berhaji yang datang dari Indonesia. Ketika mengurus haji itu lah dia sering berkunjung ke kantor Konsulat Belanda di Jeddah dan berkenalan dengan Christiaan Snouck Hurgronje yang akhirnya menjadi temannya dalam berdiskusi tentang ajaran Islam. Serta Snouck Hurgronje merupakan orang yang meminta dirinya menjalani pengasingan di Manado dibandingkan mendekap di penjara Batavia. Sebagai seorang ulama, Syekh Arsyad juga merupakan birokrat, dimana dirinya melakukan pengelolaan urusan ibadah haji dengan berkoordinasi ke kantor Konsulat Belanda di Jeddah. Tentunya tidak mudah mengurusi haji yang jumlahnya mencapai 5.331 jemaah haji pada tahun 1879 an tersebut. Sikap toleransi juga tentu saja menjadi hal yang patut untuk menjadi teladan, bagaimana sebagai seorang ulama mampu dengan sukses menyebarkan ajaran Islam di tanah yang mayoritas non muslim. Tidak mudah jika sikap Syekh Arsyad tidak memiliki nilai toleransi yang tinggi. Bahkan, dirinya juga menikahi anak seorang pendeta yang memeluk Islam. Hal tersebut tentu saja bukan perkara yang mudah.
Profil Kota Cilegon - 2022
37
Dalam perjalannya, Arsyad juga merupakan anak dan pemuda yang haus akan ilmu pengetahuan. Arsyad bisa membaca tulis Al Quran langsung dari ayahnya Imam As’ad seorang ulama yang memiliki pesantren di Tanara. Dirinya juga belajar ilmu lainnya seperti Nahwu atau Tata Bahasa Arab, Sharaf, Fiqih, dan Tauhid dari Ayahnya.
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian berziarah ke makam leluhurnya KH Arsyad Thawil yang merupakan pejuang Geger Cilegon 1888. (Dokumentasi Helldy Agustian)
38
Profil Kota Cilegon - 2022
Saat usianya beranjak dewasa, pada tahun 1867 Arsyad melakukan perjalanan menuju Bima di Pulau Sumbawa untuk belajar kepada Syekh Abdul Ghani. Namun baru sampai di Surabaya, dia bertemu dengan Syekh Abdul Ghani yang akan melaksanakan haji ke Mekkah. Selanjutnya dia menyatakan keinginannya untuk belajar kepadanya, Syekh Abdul Ghani kemudian menerima Arsyad sebagai murid sekaligus mengajaknya untuk pergi ke Mekkah bersama. Di Masjidil Haram, Arsyad mengikuti pelajaran yang diberikan oleh Mufti Makkah Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, terutama mengenai Ilmu nahwu, fiqih, dan sirah. Selain belajar kepada Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan, Arsyad juga belajar kepada beberapa ulama di Mekkah, di antaranya Syekh Nawawi alBantani dan Sayyid Abu Bakri Syatha. Arsyad memperdalam ilmu hadis kepada Habib Muhammad bin Husein al-Habsyi al-Makki di bawah bimbingan anaknya, Mufti al-Muhaddits al-Habib Husain bin Muhammad al-Habsyi al-Makki. Selain itu, Arsyad juga memperoleh ilmu hadis dari ulama Madinah, Syekh Abdul Ghani bin Abi Sa’id al-Mujaddidi di bawah bimbingan beberapa muridnya, Sayyid Ali bin Zhahir al-Watri, Syekh Shalih bin Muhammad az-Zhahiri, dan Syekh Abdul Jalil Barradah. Sedangkan untuk ilmu fiqih, Arsyad juga memperdalamnya kepada Syekh Muhammad bin Sulaiman Hasbullah al-Makki.
Semasa belajar di Makkah, Syekh Arsyad Thawil rupanya memiliki hubungan spesial dengan Syekh Nawawi. Terlebih saat keduanya berada di Mesir untuk menerima undangan dari para ulama Mesir. Dimana Arsyad melakukan sandiwara saat mengantar gurunya tersebut bertemu para ulama Mesir. Arsyad diminta untuk berpura-pura menjadi Syekh Nawawi. Kedatangan ulama Banten tersebut disambut baik oleh ulama Mesir meskipun tanpa upacara. Di hadapan ulama Mesir, Arsyad yang bersandiwara menjadi Syekh Nawawi pun duduk di atas kursi, sedangkan Syekh Nawawi duduk di bawah sebagai pengawalnya. Foto : Syekh Nawawi Al-Bantani
Banyak pertanyaan diajukan oleh ulama Mesir yang tidak mudah untuk dijawab oleh sembarang ulama. Sebagai Syekh Nawawi, Arsyad pun mempersilahkan pengawalnya untuk menjawab pertanyaanpertanyaan tersebut. Semua masalah dan pertanyaan dijawab dengan memuaskan oleh Syekh Nawawi yang bertindak sebagai pengawal Arsyad. Para ulama Mesir pun kagum mendengar jawaban memuaskan tersebut, hingga mereka berpikir bahwa pengawalnya saja sudah sedemikian hebat, apalagi yang dikawal, pastinya akan lebih hebat lagi. Usai undangan itu, ulama dari Nusantara semakin dihormati. Karya Syekh Nawawi yang sempat ditolak penerbit Mesir pun mulai diterbitkan. Hal ini juga berimbas kepada penghormatan yang baik oleh ulama-ulama Mesir terhadap ulama Nusantara kala itu.
Tentu saja keteladanan Syekh Arsyad Thawil menjadi hal yang bisa diikuti. Bagaimana dirinya sebagai seorang pahlawan memiliki jiwa patriotisme dengan terus melakukan perlawanan terhadap kekejaman penjajah belanda. Sebagai seorang berilmu terus ingin meningkatkan pengetahuannya, serta dan mengajarkan ilmunya sebagai kewajiban mencerdaskan kehidupan terutama soal ilmu agama.
berguru dan memberikan bagian dari masyarakat,
Sebagai seorang birokrat bagaimana Syekh Arsyad juga mengurusi ribuan umat dalam hal keberangkatan haji dengan berkoordinasi baik dengan Konsulat dalam rangka membantu pelayanan ibadah haji umat islam di Nusantara.
Profil Kota Cilegon - 2022
39
D.
Mudahnya Investasi di Kota Cilegon
Foto : Setyaki Irham on unsplash.com
1.
Cilegon Gate of Java Kurang Lebih 200 ribu orang dan puluhan ribu kendaraan menyeberang di Pelabuhan ASDP Merak setiap bulannya. Angka tersebut menunjukan jika pelabuhan masih menjadi salah satu transportasi yang cukup Vital. Terkhusus untuk pelabuhan penyeberangan Merak, maka menjadi salah satu jalur penting distribusi barang dari Sumatera ke Pulau Jawa. Potensi tersebut tentu saja punya efek domino terhadap perekonomian di Kota Cilegon. Bagaimana perekonomian di pelabuhan juga berdampak langsung dengan perekonomian masyarakat sekitar, baik dari sisi ketenagakerjaan maupun jasa lainnya seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah di Kota Cilegon.
Photo by Jamalludin Khaer on Unsplash
Gambaran tersebut bisa terlihat dengan bagaimana masyarakat sekitar pelabuhan memiliki aktivitas perekonomian hampir selama 24 jam. Disisi lain, kedalaman laut di Selat Sunda yang cukup dalam menjadikan potensi kepelabuhanan di Kota Cilegon cukup besar. Itu dibuktikan dengan adanya beberapa perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendirikan pelabuhan di Kota Cilegon sebagai titik distribusi industri dan bahan impor pangan dari jalur laut. Dengan potensi tersebut juga pemerintah melalui perusahan Badan Usaha Milik Daerah PT Pelabuhan Cilegon Mandiri memiliki rencana strategis dengan memaksimalkan potensi pendapatan dari jalur laut dan pelabuhan. Rencana tersebut tentu menjadi rencana jangka panjang pemerintah, sehingga nantinya Pemkot Cilegon dalam waktu mendatang memiliki pelabuhan sandar sendiri yang dikelola sebesar-besarnya pemanfaatan untuk masyarakat.
Profil Kota Cilegon - 2022
41
Suara.com/Yandhi Deslatama
Sektor kepelabuhanan selain akan mendatangkan potensi pendapatan kepada kas daerah dan negara. Itu juga akan memiliki efek berantai terhadap peluang kerja dan usaha masyarakat. Dengan kawasan kepelabuhanan dan perairan laut selat sunda, membuktikan jika Kota Cilegon menjadi salah satu penopang perekonomian nasional. Sebab, potensi kepelabuhan menjadi sektor fokus pemerintah yang juga memiliki visi membangun poros maritim nusantara. Termasuk juga PT Pelindo, KBS dan ASDP mendapatkan keuntungan yang cukup besar dengan berada persis di Wilayah Kota Cilegon.
42
Profil Kota Cilegon - 2022
Pemerintah Kota Cilegon memiliki peran besar untuk terus menjaga stabilitas terhadap aktivitas kepelabuhanan yang ada, dimana Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dan komunikasi dengan intens dalam membanun kerjsama dalam berbagai hal, termasuk kondusifitas situasi dan kondisi keamanan lingkungan sekitar wilayah pelabuhan. Potensi yang besar dan sudah berefek positif tersebut juga tentu harus terus dijaga dan dkembangkan bersama, sehingga dibutuhkan kebrsamaandama membanun visi dan misi bersama untuk perekonomian di Indonesia dan Kota Cilegon.
Sampai saat ini, Pemkot Cilegon juga terus merencanakan untuk bisa membanun pelabuhan milik sendiri dengan berbagai metode yang ditempuh, baik kerja sama maupun hal lainnya. Hal itu tentunya berorientasi terhadap potensi daerah yang bisa dimaksimalkan dan menghasilkan pendapat keuangan untuk Pemerintah Kota Cilegon. Total 45 hektar lahan milik PT PCM juga secara bertahap akan dibangun dan mulai dilakukan pengelolaan, Sebab pada 2012, PT PCM yang telah memiliki izin Badan Usaha Pelabuhan (BUP) melalui keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 270 tahun 2012.
Penumpang Pelabuhan Merak menuju Bakauheni Lampung (Dok PT ASDP Indonesia Ferry)
Kendati begitu Pemerintah Kota Cilegon sampai sekarang masih terus melakukan lobi terhadap stakeholder, sehingga keberadaan pelabuhan milik Pemkot Cilegon bisa menjadi penopang pelabuhan yang sudah ada.
Profil Kota Cilegon - 2022
43
2.
Hijrah dari Layanan Konvensional ke Layanan Digital
Pelayanan publik menjadi perwajahan sebuah pemerintahan, jika baik pelayanannya maka wajah pemerintah akan terlihat baik dimata masyarakat, begitu juga sebaliknya, jika konsep pelayanan buruk maka berefek atas ketidakpercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
Pelayanan sendiri menjadi garda paling depan dalam menentukan berbagai hal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, sehingga upaya untuk bisa melakukan reformasi pelayanan publik harus dilakukan. Upaya reformasi tersebut bisa dilakukan dengan berbagai hal, mulai dari mentalitas para ASN yang tidak lagi melihat pelayanan sebagai ranah privat namun ranah publik yang bisa diakses siapa saja, transparan dan tentu sesuai aturan. Selain mentalitas, juga soal pembaharuan teknologi dan kebijakan yang berpihak terhadap pengembangan inovasi teknologi menuju digitalisasi pelayanan. Hal itu juga menjadi bagian penting reformasi birokrasi. Sebab dengan mulai penerapan sistem akan mengikis hal-hal yang berpotensi terjadinya transaksi dalam pelayanan.
44
Profil Kota Cilegon - 2022
Wali kota Cilegon, Helldy Agustian hadir dalam penyerahan bantuan Kartu Cilegon Sejahtera (KCS) dalam bentuk bantuan modal kepada pelaku UMKM di kantor UPTD dana bergulir wilayah 1 Cilegon - spiritnews.media
Berbagai inovasi terus dimunculkan Organisasi Perangkat Daerah di Kota Cilegon. Inovasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pelayanan publik sebgaai bentuk juga reformasi pelayanan publik yang dilakukan secara digital, mudah, efektif, cepat dan efisien. Pada 2021, Pemkot Cilegon menggelar Galeri Bangun Inovasi, ada sebanyak 10 perangkat daerah dengan total 28 inovasi yang ditampilkan dalam kegiatan Galeri Bangun Inovasi 2021. Hal itu menunjukan komitmen pelayanan terbaik kepada warga, sehingga apa yang menjadi visi Cilegon Baru Modern dan Bermartabat bisa diwujudkan dengan inovasi yang ada. Hal itu juga sejalan dengan visi Wali Kota Cilegon Helldy Agustian yang terus meminta ASN untuk kratif dalam menciptakan pelaynan publik, sehingga pihaknya akan terus mendorong para ASN dan OPD
Wali Kota Cilegon Helldy Agustian saat menyampaikan sambutan dalam acara peluncuran aplikasi Pamantri di RSUD Cilegon, Rabu 26 Januari 2022. /Kabar Banten/ Himawan Sutanto
untuk terus berinovasi, sehingga penyelenggaraan pelayanan dan kinerja pemerintah bisa semakin meningkat. Bahkan diharapkan bisa berprestasi hingga tingkat nasional.
tentu sudah harus ada sistem yang selalu diubah di tengah kemajuan teknologi, sehingga pelayanan bisa lebih mudah dijangkau warga kapan saja, dimana saja dan apa saja.
Pengembangan berbagai inovasi yang belum pernah dilakukan pemerintah sebelumnya, yakni pengelolaan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM), briket batu bara ada juga aplikasi ojek pangkalan (Opang) dan ngejual anda beli (Ngejubel).
Tidak hanya dari sisi inovasi yang harus diciptakan setiap OPD untuk mendorong reformasi birokrasi pelayanan. Namun, juga dari sisi mentalisa ASn terus dilakukan pembinaan dan menggenjot kinerja ASN. Hal itu diwujudkan dengan sistem reformasi birokrasi yang terus mengikuti arahan dan kebijakan dari pusat.
Sementara itu, inovasi pelayanan publik juga menjadi salah satu yang selalu terganjal dengan berbagai pemikiran yang masih belum beranjak dengan kemajuan teknologi, termasuk juga reformasi birokrasi di dalamnya. Saat ini erenya bukan lagi pelayanan dilakukan secara manual dengan berbagai SOP yang cukup membuat panjang dan lamanya pelayanan. Namun,
Bahkan, untuk mentalisat dan kinerja, Kota Cilegon telah menerapkan absensi digital dengan pemindai wajah untuk ASN. Hal itu untuk pertegas komitmen perubahan reformasi birokrasi, serta pelayanan yang terarah efektif dan efisien dengan menerapkan juga zona integritas di setiap OPD, sehingga praktek penyimpangan korupsi bisa dieliminasi. ***
Profil Kota Cilegon - 2022
45
Ilustrasi : Unsplash.com
3.
Bangkit dari Kontraksi Ekonomi Pasca Pandemi COVID-19 Laju Pertumbuhan Capai 4,81 %. Pandemi COVID-19 memiliki efek pukul yang cukup signifikan dalam sektor perekonomian. Bahkan, di Kota Cilegon laju pertumbuhan ekonomi mengalami kontraksi dan merosot di angka minus 0,94 % pada 2020.
Efeknya tentu saja produksi barang dan jasa menjadi tersendat. Hal itu karena banyak dari investor dan pengusaha menahan laju investasinya, sehingga perekonomian mengalami perlambatan. Banyak juga dari sebagian pengusaha mengalami sirkulasi produksi dan pasar tidak seimbang, sehingga menimbulkan kerugian dan terpaksa padang ikat pinggang kencang untuk mengefisiensikan ongkos produksi, dimana salah satu langkahnya juga melakukan pengurangan karyawan. Tidak hanya itu saja, kemampuan dan daya beli masyarakat juga mengalami penurunan, itu terjadi karena hampir sebagian orang yang bekerja mengalami pemutusan hubungan, bekerja di rumah, serta menggunakan uang hanya untuk keperluan pokok saja. Di Kota Cilegon sebagai daerah yang laju investasi cukup besar juga mengalami kontraksi ekonomi
46
Profil Kota Cilegon - 2022
hingga pertumbuhan minus 0,94. Namun, kondisi tersebut berlangsung membaik dan pada 2021 laju pertumbuhan ekonomi melonjak hingga 4,91 persen. Pertumbuhan itu dipengaruhi juga dengan kebijakan nasional penanaman investasi baik dalam negeri maupun modal asing. Tercatat hingga pada 2021 saja ada sekitar Rp17,80 triliun dari 338 proyek di Kota Cilegon. Hal itu berdampak pada sirkulasi barang dan jasa yang menggeliat. Bahkan, efek berantai dengan tumbuhnya tumbuhnya daya beli masyarakat karena bangkitnya ekonomi juga dirasakan. Tidak hanya pemenuhan dari penanaman modal saja. Namun, kebijakan pemerintah dengan memperkuat daya tahan pelaku usaha mikro kecil dan menengah dan serta berbagai bantuan peningkatan ekonomi saat pandemi juga konsisten dilakukan Pemerintah Kota Cilegon.
Tercatat sepanjang pandemi pada 2019 sampai 2021 lalu, Pemkot memberikan bantuan permodalan kepada pedagang PKL serta alat untuk industri kecil menengah (IKM) berupa cator dan mesin las. Pemberian bansos kepada warga terdampak pandemi dan program stimulus lainnya. Koordinasi yang berkelanjutan juga dilakukan Pemkot Cilegon dengan industri sebagai upaya pemulihan dan memperkuat daya tahan masyarakat menghadapi pandemi COVID-19. Saat ini pada aspek pertumbuhan ekonomi, dengan kondisi pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, nilai produksi barang dan jasa atau pdrb kota cilegon di sepanjang tahun 2021 mampu tumbuh signifikan sebesar 4,81 persen. Capaian laju pertumbuhan ekonomi Kota Cilegon ini lebih tinggi dibandingkan lpe provinsi banten maupun nasional. Kota Cilegon adalah kota dengan PDRB tertinggi ketiga di Provinsi Banten. Bahkan jika melihat PDRB per-kapita, Kota Cilegon berada di peringkat pertama di Provinsi Banten dan peringkat ke-4 di indonesia. Nilai PDRB kita sangat besar dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit. kondisi ini merupakan peluang dan harus kita sikapi secara positif untuk mewujudkan pertumbuhan perekonomian dan keberdayaan masyarakat Kota Cilegon di berbagai sektor lapangan usaha. Profil Kota Cilegon - 2022
47
Masih dalam lingkup pertumbuhan ekonomi, Kota Cilegon juga berhasil mencapai laju pertumbuhan investasi sebesar 8,41 % dengan total realisasi investasi sebanyak ± 17,8 triliun di sepanjang tahun 2021. Realisasi investasi di Kota Cilegon merupakan yang terbesar se-provinsi banten, dan peringkat ke-9 nasional. Hal itu juga membuat Wali Kota Cilegon Helldy Agustian diganjar penghargaan dari Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI atas capaian realisasi investasi. Tingginya nilai investasi di Kota Cilegon tentu saja merupakan peluang yang harus kita tangkap untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta menurunkan tingkat pengangguran di kota cilegon. Terkait ketenagakerjaan, tingkat pengangguran juga mengalami penurunan sebesar 2,56 %, yaitu dari 12,69 % menjadi 10,13 % di tahun 2021.
Pukulan telak akibat pandemi COVID-19 di 2020 lalu sudah jauh membaik di tahun 2021 dimana sektor-sektor produksi sudah mulai beradaptasi terhadap pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Disepanjang 2021, berbagai pendekatan untuk perluasan lapangan pekerjaan dilakukan melalui peningkatan kapasitas usaha mikro dan kecil, pelatihan tenaga kerja, kerjasama pemagangan tenaga kerja atau vocational, dan program-program pembangunan lainnya terkait dengan pemberdayaan. Pemkot Cilegon akan memberikan pelayanan yang terbaik agar investasi itu datang ke Kota Cilegon. Perekonomian di Kota Cilegon juga diprediksi akan meningkat pada 2022 ini. Hal itu karena ada investasi masuk dari PT Lotte yang sempat tertunda dan akan berjalan lagi dengan nilai investasi sebesar Rp. 60 triliun.
48
Profil Kota Cilegon - 2022
Ilustrasi : Afif Kusuma on Unsplash
Berikut rincian realisasi investasi dari 7 Provinsi : 1.
Jawa Barat Rp. 136,1 T dengan 13.847 proyek,
2.
DKI Jakarta Rp. 103,3 T dengan 34.739 proyek,
3.
Jawa Timur Rp. 79,6 T dengan 16.075 proyek,
4.
Banten Rp. 58 T dengan 6.342 proyek,
5.
Riau Rp. 53,1 T dengan 2.949 proyek,
6.
Jawa Tengah Rp. 52,7 T dengan 9.723 proyek,
7.
Maluku Utara Rp. 43,8 T dengan 425 proyek.
Sementara 10 Kabupaten/Kota yang masuk 10 besar realisasi investasi, termasuk Kota Cilegon yakni:
1. 2. 3. 4. 5.
Kabupaten Bekasi Rp. 43,27 T dengan 3.402 proyek,
Kota Surabaya Rp. 29,22 T dengan 4.030 proyek,
Kabupaten Halmahera Tengah Rp. 28,81 T dengan 51 proyek,
Kabupaten Morowali Rp. 28,78 T dengan 141 proyek,
Kabupaten Karawang Rp. 26,63 T dengan 1.301 proyek,
6. 7. 8. 9. 10.
Kabupaten Mimika Rp. 20,60 T dengan 85 proyek,
Kabupaten Konawe Rp. 20,06 T dengan 122 proyek,
Kota Balikpapan Rp. 19,60 T dengan 1.585 proyek,
Kota Cilegon Rp. 17,80 T dengan 338 proyek,
Kabupaten Gresik Rp. 16,76 T dengan 1.344 proyek.
Profil Kota Cilegon - 2022
49
E.
Hidup Layak dan Ramah Lingkungan
1.
Ruang Terbuka Hijau untuk Kebahagiaan Warga
Pemerintah Kota Cilegon merencanakan tebangunnya Ruang Tebuka Hijau di 43 Kelurahan yang ada. Hal itu menjadi salah satu visi misi Wali Kota Helldy Agustian dan Wakil Wali Kota Cilegon Sanuji Pentamarta yang secara bertahap sudah diwujudkan. Untuk 2021 lalu sudah dibangunkan sebanyak 1 Ruang Terbuka Hijau di Kelurahan Cibeber. Untuk 2022 akan ada 3 Ruang Terbuka Hijau di Kelurahan Panggung Rawi, Kelurahan Tegal Bunder dan Kelurahan Sukmajaya.
Tak tanggung-tanggung, anggaran yang akan digelontorkan mencapai Rp. 2 miliar untuk pembangunan. Sementara untuk 2023 mendatang aka nada sebanyak 33 lahan yang akan dibebaskan untuk pembangunan Ruang Terbuka Hijau. Ruang Terbuka Hijau menjadi infrastruktur yang cukup penting untuk dibangunan. Hal itu berkaitan dengan soal lingkungan untuk menurunkan polusi, serta untuk juga tempat keluarga menghabiskan waktu dan menjadikan indeks kebahagiaan masyarakat semakin meningkat. Sebelumnya Pemkot Cilegon sudah merealisasikan pembangunan Alun-alun Kota Cilegon senilai Rp23 miliar dan juga 8 alun-alun di 8 kecamatan yang ada. Sementara Pemkot Cilegon melalui Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Ruang Wilayah Kota Cilegon tahun 2020 sampai 2040 menetapkan jika harus ada 30 persen Ruang Terbuka Hijau dari total luas Kota Cilegon sebesar 16.259 Hektar.
Profil Kota Cilegon - 2022
51
Dimana Pemerintah dalam pemenuhannya harus melakukan pengembangan Ruang Terbuka Hijau publik dan privat sebagai bagian dari pengembangan fasilitas umum, melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi Ruang Terbuka Hijau, menyediakan taman-taman lingkungan yang berada di pusatpusat lingkungan perumahan, mewajibkan kepada para pemilik lahan dan atau investor untuk menyediakan dan mengembangkan Ruang Terbuka Hijau Privat, mewajibkan kepada para pemilik lahan dan atau investor sektor industri dan perumahan oleh pengembang untuk menyediakan dan mengembangkan Ruang Tebuka Hijau privat maupun publik dan terakhir menjalin kemitraan dengan swasta dalam penataan dan pengelolaan Ruang Terbuka Hijau. Menuju ke arah sana, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait. Bahkan dalam hal aset lahan milik pemerintah atau bengkok juga diupayakan untuk bisa dijadikan Ruang Terbuka Hijau. Untuk pengelolaan dan pembangunan sendiri nantinya pemerintah akan menggandeng pihak swasta dan BUMN. Hal itu bahkan sudah dilakukan dengan pembangunan Ruang Terbuka Hijau di Kecamatan Cilember dimana pembangunan dan pembiayaan dikeluarkan dari Bank Jabar Banten dan sebagiannya
52
Profil Kota Cilegon - 2022
juga dari pemerintah. Adanya Ruang Terbuka Hijau diharapkan juga bisa meningkatkan indek kebahagiaan di Provinsi Banten yang hanya mencapai 68,08 lebih rendah dari indek kebahagiaan Indonesia sebesar 71,49 persen. Kurangnya ruang public juga bisa mengakibatkan minimnya ekpresi masyarakat dalam hal aktivitas, sehingga diharapkan banyaknya ruang public atau Ruang Terbuka Hijau bisa menjadikan komunitas dan warg lebih ekspresif lagi dengan berbagai kegiatan masyarakat. Pada titik lainnya, diharapkan Ruang Terbuka Hijau juga bisa menghidupkan gairah perekonomian warga, dimana selain aktivitas masyarakat juga ada transaksi perekonomian, terutama para pengmbang UMKM bisa memanfaatkan untuk berjualan. Itu dibuktikan dengan beberapa RTH, di Kecamatan Cibeber, Kecamatan Jombang, Kecamatan Cilegon dan beberapa kecamatan lainnya, termasuk Alun-alun Kota Cilegon yang cukup ramai dan menghasilkan puluhan hingga ratusan juta transaksi setiap harinya. Artinya Ruang Terbuka Hijau hijau juga memiliki keuntungan multidimensional untuk perekonomian, aktivitas warga dan juga kebahagiaan. ***
Profil Kota Cilegon - 2022
53
2.
Ruang Publik Nyaman dan Asri
Taman Kota Pembangunan taman Kota yang merupakan ruang terbuka hijau diharapkan mampu menjadi tempat pelipur dikala penat sehingga dari tempat itu melahirkan suasana kebatinan yang nyaman dan damai. Selebihnya taman kota dapat berfungsi ekologis, yang menjamin keberlangsungan suatu wilayah Kota secara fisik,dan dapat difungsikan sebagai pusat interaksi masyarakat yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui lingkungan sehat.
54
Profil Kota Cilegon - 2022
1. Taman Kota Kecamatan Jombang Taman Kecamatan Jombang dibangun di atas lahan seluas 22.000 meter persegi. Berlokasi di Kecamatan Jombang, tepatnya diarea bekas Pasar Baru Jombang. Status kepemilikan lahan taman ini sepenuhnya milik Pemerintah Kota Cilegon. Taman ini dilengkapi dengan fasilitas berupa hot spot, joging track, plaza olah raga, plaza pertunjukan, lapangan basket, lapangan futsal, children playground, lapangan parkir, musola, kamar mandi umum, gazebo, tempat sampah dan lampu taman. Untuk menambah segar dan rindang,taman ini dihiasi pula oleh tanaman vegetasi, seperti pohon palem, sadeng, cemara, bunga kupu-kupu putih, bunga kupu-kupu ungu, trembesi, flamboyan, dan lain sebagainya. Adapula semak-semak lolipop, soka, bunga pink, soka bunga kuning iris, bunga kuning canna variefata, bunga orange, miyana merah dan kuning, dan lain sebagainya. Demi menjaga kelestariannya, rumput liar di taman tersebut telah dipangkas. Pilar-pilarnya dicat ulang dan tidak luput pagar, lampu, bangku dan sarana olah raga diperbaiki secara berkala.
Profil Kota Cilegon - 2022
55
2. Taman Kota Kecamatan Cilegon Taman yang dibangun di Kecamatan Cilegon ini dibangun di atas lahan seluas 9.280 meter persegi, tepatnya di Jalan Tb Ismail, Kavling. Taman Kecamatan Cilegon memiliki fasilitas seperti jogging track children playground bangunan pengelola toilet, lapangan sepakbola, lapangan basket, plaza terapi pull up area parkir motor dan mobil, bangku taman lampu taman, tempat sampah, serta pergola. Untuk jenis vegetasi yang telah direalisasi, diantaranya ketapang, bunga kupu-kupu ungu, trembesi, flamboyan, palem raja, krei payung, bambu jepang. Sedangkan untuk vegetasi rumput, menggunakan rumput gajah pada lapangan bola. Saat ini Pemerintah Kota Cilegon, telah melakukan penambahan vegetasi, perbaikan, dan redesain lampu taman, pengadaan aksesoris sarana olahraga, perbaikan sarana playground, mengganti dan menambah jumlah tempat sampah, serta penyulaman rumput.
56
Profil Kota Cilegon - 2022
3. Taman Kota Nurul Ikhlas (Taman Mesjid Agung Cilegon)
Banyak hal yang dapat menarik perhatian di Kota Cilegon salah satunya Masjid Agung Kota Cilegon. Jika saja melewati jalur protokol dari kejauhan sebelah kiri jalan sudah nampak menara masjid khas timur tengah. Masjid yang diresmikan oleh menteri agama Maftuh Basuni pada tanggal 27 maret tahun 2009, kini menjadi kembanggan masyarakat. Bagaimana tidak masjid seluas 3.600 meter dapat menampung 2.300, jamaah.Dengan pembangunannya menghabiskan biaya hingga Rp.23 Milyar. dengan harapan masjid agung ini dapat difungsikan sebagai pusat Syar Agama Islam Kota Cilegon.
Untuk memperindah pesona Mesjid Nurul Ikhlas, yang juga dikenal sebagai Mesjid Agung Cilegon, pemerintah Kota membangun Taman Nurul Ikhlas. Dengan luas 2.739 meter persegi, taman yang dibangun di area mesjid tersebut memiliki bangku taman, pergola, air mancur, dihiasi dengan rumput sintetis. Taman ini menjadi alternative untuk pelepas lelah dan penat, selain jamaah yang telah menunaikan ibadah sholat. Pengunjung taman ini, datang sekedar singgah dan biasanya membawa anak dan kelurganya untuk bercengkrama di area lapangan hijau sembari menikmati cemilan atau makanan ringan. Untuk menambah kenyamanan pengunjung, taman ini dihiasi dengan berbagai macam tumbuhan berupa pohon kurma, sikas, semak-semak, puring kuning, bromelia, kucai mini, lili paris, miyana merah, miyana kuning, miyana hijau, korembusa, alamanda bunga putih, soka merah, soka kuning, ubi hias, pucuk merah dan rumput gajah mini.
Profil Kota Cilegon - 2022
57
4. Taman Kota Layak Anak Taman yang berlokasi persis bersebelahan dengan gedung DPRD Kota Cilegon, Jalan Jendral Soedirman ini, memiliki sejumlah fasilitas bermain anak, seperti perosotan, jungkat-jungkit, ayunan dan lain sebagainya. Untuk meminimalisir kekhawatiran para orang tua, taman dengan luas lahan 8.952,36 meter persegi itu juga dan diawasi oleh petugas keamanan dari satuan polisi pamong praja pemerintah Kota Cilegon.
5. Taman Simpang (Cilegon Boulevard) Air mancur artistik berbentuk kran air, menjadi andalan taman yang berlokasi berdampingan dengan Mapolres Cilegon ini. Taman yang satu ini didesain khusus untuk warga setempat hingga turis untuk bersantai ataupun berfoto. Cilegon boulevard memiliki luas area 2.730,32 meter2. Sarana pendukung seperti pergola, bangku taman, air mancur. Jenis vegetasi yaitu pohon eksisting, untuk semaksemak menggunakan vegetasi, bayam merah, pangkas kuning, iris bunga kuning, alamanda, tanaman dalam pot, bromelia, brokoli kuning, korembusa mini, menghiasi taman tersebut.
6. Taman Al-Hadid Taman kota yang dibangun diarea SMP Madinatul Hadid ini dibangun untuk memanjakan pecinta olah raga. Fasilitas joging track hingga lapangan basket, tersedia di taman tersebut. Selain itu, sejumlah kursi tidak luput disediakan Pemkot Cilegon, bagi mereka yang mampir ke sana untuk sekedar bersantai. Taman Al-Hadid memiliki luas area 2.941,95 meter2, memiliki detail fasilitas kolam air mancur, bangku taman, lampu taman, lapangan basket, pergola.
58
Profil Kota Cilegon - 2022
Profil Kota Cilegon - 2022
59
7. Taman Perumahan Metro
Berikut adalah 14 Nama Taman lainnya
Perumahan besar lainya di Kota Cilegon yang juga dibangun taman oleh pemerintah kota, adalah Metro Cilegon. Di sana, pemerintah kota membangun taman perumahan metro dengan luas 21.795,5 meter persegi, yang tersebar di dalam area perumahan yang berlokasi di Kecamatan Purwakarta tersebut. Adapun tumbuhan yang menghiasi taman ini antaralain pohon tabebuia bunga kuning, dadap merah, bintaro, sedangkan untuk semak philodendron, lili paris, lili brazil, kacang-kacangan, hanjuang merah, korembusa dan bayam merah.
8. Taman Exit Tol Cilegon Timur
11. Taman Pulau Videotron PCI-Giant PCI
Taman yang menjadi salah satu jalur hijau di jalan area gerbang exit Cilegon Timur ini, memiliki luas lahan 631,34 meter persegi. Taman ini merupakan hasil relokasi gerbang selamat datang yang sebelumnya dibangun dilokasi yang sama.
Taman yang dibangun untuk mempercantik keindahan kota ini, juga berfungsi menghiasi videotron sampai dengan area electronic billboard di kawasan sudut area ruko-ruko PCI.
9. Taman Pertigaan Akses Tol Cilegon Timur
12. Taman Median dan Pohon Peneduh Sepanjang Jalan Lingkar Selatan
Memiliki fungsi yang mirip dengan taman exit tol Cilegon timur, taman yang berolaksi persis di samping pos polisi pertigaan exit tol Cilegon Timur ini dibangun di atas lahan seluas 374,82 meter persegi.
Taman median dan pohon peneduh sepanjang jalan lingkar selatan, memiliki luas lahan 24.600 meter persegi. Lokasinya berada di median dan trotoar sepanjang jalan lingkar selatan.
10. Taman Pulau Lalu Lintas (Traffic Island) Pondok Cilegon Indah (PCI)
13. Taman Pulau JLS Km. Xx dan Km. Xx
Taman pulau (traffic island) PCI memiliki luas lahan 143,2 meter persegi. Lokasinya berada di lampu merah perempatan perumahan PCI.
Taman yang memiliki luas lahan 248,6 meter persegi ini, berlokasi di simpang Ciberko dan Simpang Mancak.
60
Profil Kota Cilegon - 2022
14. Taman Kota Kecamatan Ciwandan Sesuai namanya, taman ini dibangun di Kecamatan Ciwandan. Memiliki luas area 11.530 meter persegi, taman ini dilengkapi dengan arena pendukung seperti gazebo, bangunan pengelola, mushola, toilet dan lapangan bola. Taman ini juga dihiasi dengan pohon kamboja dan beragam semak. Setiap sore hari, taman ini cukup ramai dikunjungi oleh berbagai golongan usia terlebih pengunjung di dominasi anak muda-mudi yang hanya sekedar kongkow atau selfi. Realitas ini menunjukan bahwa semakin banyak ruang terbuka hijau yang dibangun pemerintah maka semakin menunjukan tingkat kebahagian dan kecerian warga masyarakat.Bagaimana tidak ditempat ini dapat terpotret canda tawa keriangan anak anak yang berlarian atau disudut taman berkumpulnya orang dewasa yang berinteraksi satu sama lain sehingga menambah suasana Kota yang indah dan ceria masyarakatnya.
15. Taman Perumahan Palm Hills
18. Pot Tanaman Jalan Protokol
Taman ini berlokasi di area dalam perumahan Palem Hills. Sama halnya dengan taman yang dibangun di dalam perumahan, taman ini juga tersebar di dalam perumahan Palm Hills. pepohonan dan semak menghiasi taman ini.
Pemerintah Kota Cilegon, meletakan tanaman dalam pot di sepanjang jalur protokol Kota Cilegon. Tumbuhan yang diletakan di dalamnya meliputi miyana merah, miyana kuning, puring kuning, puring merah, korembusa dan agave.
16. Taman Median PCI-Perumnas
19. Taman Perumahan TCI
Taman yang satu ini menghiasi median jalan PCI menuju Perumnas. Luas lahannya mencapai 1.800 meter persegi. Adapun tumbuhan yang menghiasi taman ini adalah pohon tanjung, palem botol, sedangkan untuk semak mengunakan pucuk merah bougenville.
Taman perumahan TCI memiliki luas area 27.100,33 meter persegi. Lokasinya berada dan tersebar di area dalam perumahan Taman Cilegon Indah. Taman ini dihiasi dengan tumbuhan pohon kelapa, mangga dan trembesi. Sementara untuk semak, kana, teh-tehan, dracaena tri color, miyana dan bayam merah.
17. Taman Median Jalan Protokol
20. Taman Pulau di Samping Area Gedung BAPPEDA Kota Cilegon
Taman ini menghiasi median-median jalan di sepanjang jalur protokol di Kota Cilegon. Luas lahan total keseluruhannya adalah 5.011,6 meter persegi. Taman ini dihiasi dengan semak pucuk merah, miyana merah, miyana kuning, bayam merah, rowelia, bakung, kucai, canna variegata, pangkas kuning, bougenville, lidah mertua, sutra bombay, melati jepang dan lili paris.
Berlokasi di lahan samping rel kereta api, persis bersebelahan dengan gedung Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Cilegon, taman ini dibangun di atas lahan seluas 342 meter persegi. Jenis vegetasi yang menghiasinya antaralain pohon palem botol, semak korembusa, agave, bayam merah, melati jepang, bakung, bougenville.
Profil Kota Cilegon - 2022
61
Landmark Ikon Kota Cilegon Landmark yang berdiri di atas Jalan Sultan Ageng Tirtayasa Nomor 3 Kelurahan Ramanuju, Kecamatan Purwakarta, memiliki lokasi strategis. Keberadaanya kini menjadi meeting point di Kota Cilegon. Desain Landmark itu merupakan hasil karya cipta Wira Niaga Sejahtera, sebuah lembaga konsultan perencanaan dari Kabupaten Pandeglang.
Landmark dibangun dengan mengambil unsur karakteristik Kota Cilegon selaku kota industri, pelabuhan dan religi. Desain Landmark merupakan hasil dari sayembara yang diadakan di tahun 2006. Hasilnya, tiap celah dari bentuk Landmark, memiliki filosofi tersendiri bagi Kota Cilegon. Delapan sudut Landmark mewakili delapan kecamatan di Kota Cilegon. Hingga adanya menara pengontrol berbentuk mercusuar yang mewakili bahwa Kota Cilegon juga dikenal sebagai kota pelabuhan. Bentuk dasar monumen tersebut berbentuk roda lingkaran. Ini melambangkan Kota Cilegon sebagai kota industri. Jembatan di tengah monumen merupakan gambaran bias cahaya dari lampu mercusuar mengenai pembangunan dilaksanakan keseluruh Pelosok.
Pada puncak monumen yang berbentuk mercusuar dengan atap kubah, Landmark menyimpan kesan simbol kota pelabuhan. Sementara kubahnya menimbulkan kesan kota religi. Pada tiang monumen, bentuk batang pohon yang terbuat dari baja melambangkan Kota Cilegon sebagai kota dengan penghasil baja terbesar di Asia Tenggara. Tiap batang ini memiliki enam buah cabang yang mengartikan enam misi yang diemban Kota Cilegon. Sementara delapan tiang yang menopang Landmark merujuk pada delapan wilayah kecamatan di Kota Cilegon. Untuk mempercantik tampilan ikon Kota Cilegon, Landmark didesain dengan penerangan warnawarni menggunakan lampu color kinetics sehingga pada waktu tertentu, view pada Landmark di malam hari memiliki warna penerangan yang berbedabeda.
62
Profil Kota Cilegon - 2022
Gerbang Kota Kesan sebuah kota di mata masyarakat, terutama pengunjungnya dilihat dari gerbang masuknya. Di beberapa kota di Indonesia, gerbang masuk bahkan menjadi ciri dan identitas sebuah kota dan menjadi penanda batas wilayah sebuah kota. Kota Cilegon sendiri membangun gerbang selamat datangnya di pintu ke luar gerbang tol Cilegon Timur. Pembangunannya selesai pada akhir 2016 lalu. Untuk pembangunan gerbang kota dilaksanakan secara bertahap dalam
waktu dekat akan dibangun gerbang kota di wilayah kecamatan Ciwandan yang titik lokasinya persis dibawah dekat tugu selamat datang perbatasan antara Kota Cilegon dan Kabupaten Serang. Selanjutnya gerbang kota akan dibangun di wilayah merak dan terakhir di Serdang perbatasan Serang dan Kota Cilegon. Khusus untuk pembangunan gerbang di Kecamatan Ciwandan, dibangun dengan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2017 lalu.
Profil Kota Cilegon - 2022
63
Photo by: IG (@740aerialvideography)
Alun-Alun Kota Cilegon, Ikon dan Impian Nyata Warga Pemerintah Kota Cilegon, melalui Dinas Perumahan dan Permukiman, telah membangun setidaknya 20 taman kota di tiap-tiap lokasi strategis. Di antara rencana pembangunan taman kota lainnya yang saat ini masih dalam tahap perencanaan atau pula baru akan memulai pembangunan, terselip satu mega proyek yang diidam-idamkan dan ditunggutunggu warga Kota Cilegon sejak dahulu. Rencana besar itu adalah pembangunan alun-alun Kota Cilegon dan dipastikan menjadi yang terbesar di Kota Cilegon.
Alun-alun yang dibangun di atas lahan seluas 3,18 hektare persegi, diperkirakan memiliki daya tampung lebih dari 3.000 orang. Alun-alun yang ditargetkan selesai dibangun pada Desember 2017, juga diisi dengan fasilitas unggulan seperti pendopo, arena komunitas, arena bermain anak, food court, lapangan parkir memadai, taman labirin, lapangan basket sampai lapangan upacara, Yang tidak kalah lagi, akan menjadi pusat perhatian dan ikon terbaru Kota Cilegon, adalah air mancur utama alun-alun kota. Dengan tinggi panjang bangunan 150 meter, lebar 20 meter, air mancur yang dinilai menjadi terbesar di Banten itu mampu memancurkan air setinggi 15 meter. Tidak sampai di
64
Profil Kota Cilegon - 2022
situ, di samping air mancur akan dihiasi dengan efek pencahayaan yang mempesona. Air mancur tersebut juga mampu mengatur pancuran air sesuai dengan irama musik yang dipastikan memukau siapun yang melihatnya. Untuk menambah semarak dan indahnya alun-alun di sekililing air mancur utama juga dibangun air mancur mini yang juga dilengkapi dengan efek pencahayaan. Namun, berbeda dengan ‘indungnya’ air mancur mini ini bergerak monoton. Fungsinya adalah menghiasi alun-alun kota sepanjang hari, berbeda dengan air mancur utama yang hanya dinyalakan pada momentum tertentu saja, mengingat biaya operasionalnya yang tinggi.
Sport Center dan Stadion Kota Cilegon Sejak dahulu kala prestasi olahraga sebuah negara berhubungan erat dengan citra negara tersebut. Karenanya, tiap-tiap negara berlomba-lomba mendidik dan melatih warganya menjadi atlet, agar bisa mewakili di ajang dunia, dengan harapan meraih prestasi yang baik. Bagi Indonesia, Kota Cilegon sendiri selalu berhasil mengutus atlet terbaiknya dalam beragam ajang nasional dan dunia. Beragam cabang olahraga, seperti bulu tangkis, lari dan lain sebagainya bahkan terbukti mampu menorehkan prestasi di ajang nasional dan dunia. Konsisten dalam latihan, menjadi kunci penting seorang atlet mampu meraih prestasi juara di setiap
ajang. Faktor yang menunjang latihan sudah tentu adalah ketersediaan fasilitas olah raga. Pemenuhan ketersediaan fasilitas amat penting dilakukan, untuk membuat atlet yang baik. Dalam rangka memenuhi kebutuhan sarana dan prasarana olahraga, di samping melaksanakan program peningkatan prestasi di bidang olahraga, Pemerintah Kota Cilegon akan mewujudkan sport center atau pusat olahraga. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005, Pasal 67 tentang sistem keolahragaan nasional (SKN), yang memuat bahwa pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat bertanggung jawab atas perencanaan pemanfaatan dan pengawasan prasarana olahraga.
Pusat olahraga yang juga biasa disebut gelanggang olahraga ini berlokasi di kawasan Terminal Seruni, Kelurahan Kedaleman, Kecamatan Cibeber. Di bangun di atas lahan seluas 5,4 hektare, Pemerintah Kota Cilegon telah menyelesaikan pembangunan lapangan sepak bola dan stadion tipe B, yang dapat menampung penonton dengan kapasitas 20.000 orang.
Foto : 1. Bisnisbanten.com 2. Agus Eko S 3. Selatsunda.com Profil Kota Cilegon - 2022
65
3.
Kampung Iklim: Inisiatif Warga peduli Lingkungan Pemanasan global menjadi isu yang cukup trend di dunia internasional. Berbagai isu tersebut dibutuhkan peran semua pihak untuk tetap menjaga lingkungan, termasuk menjaga penghijauan atau reboisasi sebagai upaya menangkal pemanasan global dan emisi gas buang dari kendaraan.
Pemeran pemerintah cukup jelas dengan membuka pengelolaan sampah dan juga membuka ruang terbuka hijau untuk warga sebagai langkah meminimalisasi pemanasan global dengan penghijauan. Namun, tentu juga ada peran warga yang tidak bisa diabaikan dalam hal menjaga lingkungan. Secara garis besar warga tentu sangat berpartisipasi untuk bagaimana menjaga lingkungan tetap nyaman dan asri untuk ditinggali, berbagai kegiatan seperti penghijauan dilakukan sejumlah kelompok, termasuk lapisan paling bawah. Selain penanaman pohon juga marak adanya pendirian kawasan pertanian terpadu yang diinisiasi sejumlah kelompok. Bahkan, pemerintah juga
66
Profil Kota Cilegon - 2022
Berlokasi di tengah-tengah kawasan industri tidak menyurutkan niat warga Lingkungan Sukasari RT 02/01 Kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon untuk melakukan kegiatan penghijauan.
memberikan dukungan dengan berpartisipasi mendukung kegiatan tersebut. Soal lainnya adalah pencemaran lingkungan bukan hanya udara namun juga sungai, upaya masyarakat jelas terlihat bagaimana melakukan swadaya dalam rangka melakukan normalisasi kali yang tidak bisa menggunakan alat berat, lalu warga juga tetap menjaga kualitas air dengan tetap melakukan penanaman pohon dan upaya lainnya. Termasuk juga keindahan dan kenyaman lingkungan yang setiap pekan biasanya ada budaya Jumat bersih atau gotong royong yang dilakukan warga, semuanya tentu butuh kesadaran dan kebersamaan untuk tetap merawat lingkungan dalam hal terkecil sekalipun.
Cilegon Raih Smart Environment, Kembangkan Program Kampung Iklim. Penghargaan diberikan langsung oleh Plt. Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ismail kepada Walikota Cilegon Helldy Agustian.
Partisipasi warga juga menjadikan sejumlah pihak bukan hanya pemerintah memberikan dukungan dari pihak industri. Sebab, industri adalah pihak yang paling berkepentingan terhadap kondisi dan efek kerusakan lingkungan, baik udara, air dan darat. Sekalipun tidak signifikan, namun upaya tersebut akan sangat bernilai bagaimana industri menjadi sponsor dalam hal partisipasi perbaikan lingkungan, dengan memberikan pohon, edukasi dan lainnya dalam hal menjaga kelestarian lingkungan di Kota Cilegon. Selain itu, dari sisi pemberdayaan juga muncul kelompok yang memanfaatkan pengelolaan sampah domestik yang diubah menjadi bahan yang memiliki nilai ekonomi, baik itu kerajinan tangan maupun juga
mengubah sampah menjadi pupuk organik dengan media master BSF (Black Soldier Fly). Tidak hanya itu saja, partisipasi warga dalam menjaga lingkungan juga diwujudkan dengan adanya kampung iklim di RW 01 Randakari. RW 01 Randakari berada di Kelurahan Randakari Kecamatan Ciwandan Kota Cilegon. Bahkan, kampung iklim tersebut masuk dalam nominasi kampung iklim tingkat nasional. Dan mendapatkan penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup. Serta menjadi salah satu penilaian dalam smart city dan mendapatkan penghargaan untuk kota cilegon, selain dari penilaian yang dilakukan di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Bagendung. ***
Profil Kota Cilegon - 2022
67
Ilustrasi : Unsplash.com
F.
Mewujudkan Kota Modern Maju Dan Bermartabat
1.
Realisasi 10 Program Unggulan Pemerintah Kota Cilegon Dalam menterjemahkan programnya, lewat Organiasai Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Cilegon telah merealisasikan sejumlah program baik pada 2021, hingga pada awal 2022. Dimana hampir 10 program unggulan tersebut juga sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kota Cilegon.
a.
b.
Mulai dilaksanakan di tahun 2022 dengan pola swakelola oleh masyarakat diintegrasikan dengan program DPWKel. rencana dan anggaran program telah dialokasikan di tahun 2022 kepada 301 RW.
Di tahun 2021 telah diberikan peningkatan 50% honor kepada 1.500 guru honor daerah tingkat TK/SD/SMP SWASTA, dan 800 orang guru honor SD Negeri. Lalu, peningkatan 50% honor guru madrasah akan diberikan tahun 2022 dengan telah melalui proses E-Hibah Bansos di tahun 2021 kepada 2,660 orang guru madrasah meliputi 375 orang guru RA, 123 orang guru MI, 578 orang guru MTs, 239 orang guru MA dan 1.345 guru MDTA.
Profil Kota Cilegon - 2022
69
c.
d.
e.
f.
70
Di tahun 2022 telah dialokasikan untuk 80 masjid sebesar @ Rp20 juta (langsung untuk 2 tahun) melalui E-Hibah Bansos di tahun 2021.
Foto : Pixabay Di tahun 2021 telah diberikan honor sebesar Rp. 1 juta/bulan kepada 301 RW dan 1.165 RT;
Hingga tahun 2021 telah terbangun 15 ruang terbuka publik di 9 kelurahan; di tahun 2022 telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan 3 RTH di kelurahan.
Di tahun 2021 telah diberikan kepada 523 siswa baik siswa tidak mampu ataupun beasiswa prestasi, di 4 Universitas yang telah melakukan MoU dengan Pemerintah Kota Cilegon. Selanjutnya di tahun 2022 telah terjalin MoU dengan 6 Universitas lainnya. dan telah dialokasikan anggaran untuk 2.000 beasiswa beasiswa sarjana.
Profil Kota Cilegon - 2022
Foto : Bisnisbanten.com
g.
h.
i.
j.
Di tahun 2021 telah dilakukan pemagangan kepada 111 orang, sertifikasi kepada 140 orang, dan pelatihan berbasis kompetensi kepada 403 orang; bantuan pinjaman modal usaha tanpa bunga diberikan kepada 725 pelaku usaha mikro sserta fasilitasi usaha baik pelatihan, pemasaran, kelembagaan, maupun manajemen usaha.
Foto : Banten Kita
Di tahun 2021 7 puskesmas telah mencapai akreditasi utama, dan 1 Puskesmas Akreditasi Madya.
Di tahun 2021 telah terbangun 5 ruang terbuka publik di 5 kecamatan dengan fasilitas hobi dan komunitas; tahun 2022 telah dialokasikan anggaran untuk pembangunan 2 RTP di kecamatan.
Kenaikan TPP sebesar 5% pertahun, bertahap sejak tahun 2021, dengan pendekatan alokasi berbasis kelas jabatan dan kinerja, dengan ketentuan diatur lebih lanjut dalam regulasi.
Profil Kota Cilegon - 2022
71
2.
Prestasi Pemerintahan Kota Cilegon Periode 2021 Sementara, ada 12 prestasi yang sudah mampu diraih oleh Pemkot Cilegon pada 2021 dan 2022. Dimana peniaian juga dilakukan atas pencapaiaqn kirneja Pemkot Cilegon dalam berbagai bidang. Berikut pretasi yang sudah diraih Pemkot Cilegon dibawah Kepemimpinan Helldy Agustian. Tahun 2021 nampaknya menjadi tahun berharga bagi catatan prestasi Kota Cilegon. Pasalnya, sederetan prestasi, baik regional maupun nasional berhasil ditorehkan kota yang berjuluk Kota Baja ini. Prestasi yang ditorehkan Kota Cilegon pun ada di berbagai bidang, mulai dari bidang Pemerintahan, keuangan hingga bidang sosial. Menyorot prestasi tersebut, berikut merupakan kumpulan prestasi Kota Cilegon yang berhasil diraih sepanjang tahun 2021.
Pemerintah Kota Cilegon menerima penghargaan atas Pencapaian Realisasi investasi 2021 dari Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).
72
Profil Kota Cilegon - 2022
A. Anugerah Meritokrasi 2021 KASN Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) memberikan penghargaan kepada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon atas keberhasilan Pemerintah Kota Cilegon dalam menerapkan Sistem Merit Dalam Manajemen Aparatur Sipil Negara. Hasil penilaian mandiri dengan angka sebesar 272,5 (baik) yang kemudian diverifikasi oleh KASN dan berdasarkan Keputusan KASN Nomor 51/ KEP.KASN/C/XI/2021 tanggal 30 November 2021 nilai akhir penerapan sistem merit di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon pada angka 273,5 (kategori baik). Pemberian penghargaan itu disematkan pada gelaran Anugerah Meritokrasi 2021 KASN yang dihadiri Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Agus Pramusinto di Jakarta 30 November 2021.
B. Penghargaan APIP Level 3 BPKP Pemerintahan Kota (Pemkot) Cilegon kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini giliran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada Inspektorat Kota Cilegon berhasil meraih level 3 pada penilaian kapabilitas APIP dari Badan Pengawasan Keuangan Pembangunan (BPKP). Level kapabilitas APIP sendiri dikelompokkan menjadi 5 tingkatan yaitu level 1 (Initial), level 2 (Infrastructure), level 3 (Integrated), level 4 (Managed), dan ;level 5 (Optimizing). Kapabilitas APIP level 3 tersebut berarti kemampuan APIP di lingkungan Inspektorat Kota Cilegon telah sanggup melakukan penilaian tentang efisiensi, efektivitas, ekonomis terhadap suatu kegiatan, serta mampu memberikan konsultasi pada tata kelola, manajemen risiko dan pengendalian internal. Penyerahan penghargaan dilakukan Gedung BPKP RI, Jakarta, Kamis sore 6 Januari 2022. Hadir dalam kesempatan itu Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Banten Raden Bimo Gunung Abdulkadir, Wali Kota Cilegon Helldy Agustian, Sekda Kota Cilegon Maman Mauludin, serta Kepala Inspektorat Kota Cilegon Mahmudin beserta jajarannya.
Profil Kota Cilegon - 2022
73
C. Gerakan Menuju 100 Smart City 2021 Pemerintah Kota Cilegon mendapatkan Piagam Penghargaan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI atas implementasi program smart city kategori Smart Environment Gerakan Menuju Smart City 2021. Penghargaan yang diberikan langsung oleh Menteri Kominfo, Johnny G Plate. Penghargaan ini masuk dalam dimensi smart environment yang diusung dengan program GEMPIL (Gerakan Masyarakat Peduli Lingkungan) yang merupakan pengembangan dari program kampung iklim yang diinisiasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Cilegon. Pemerintah Kota Cilegon tengah mengoptimalkan BBJP (Bahan Bakar Jemputan Padat) yang digunakan untuk bahan bakar Industri yang merupakan bentuk kerjasama Pemkot Cilegon dengan PT. Indonesia Power, kedepannya bahan bakar ini akan dimanfaatkan untuk industri-industri melalui metode-metode biodrying yang dapat menghasilkan kalori hasil biodegradasi sampah.
Penghargaan yang diterima Helldy Agustian, Wali Kota Cilegon (Istimewa)
D. Eradikasi Frambusia Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atas pencapaian target Eradikasi Frambusia. Eradikasi Frambusia sendiri adalah upaya pembasmian yang dilakukan secara berkelanjutan untuk menghilangkan Frambusia secara permanen sehingga tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat secara nasional. Dalam Permenkes Nomor 82 Tahun 2014 tentang Penanggulangan Penyakit Menular, Eliminasi merupakan upaya pengurangan terhadap penyakit secara berkesinambungan di wilayah tertentu sehingga angka kesakitan penyakit tersebut dapat ditekan serendah mungkin agar tidak menjadi masalah kesehatan di wilayah yang bersangkutan. Sedangkan Eradikasi merupakan upaya pembasmian yang dilakukan secara berkelanjutan melalui pemberantasan dan eliminasi untuk menghilangkan jenis penyakit tertentu secara permanen sehingga tidak menjadi masalah kesehatan masyarakat secara nasional. Menteri Kesehatan Budi Guna Sadikin memberikan penghargaan kepada Wali Kota Cilegon Helldy Agustian.
74
Profil Kota Cilegon - 2022
E. Opini WTP LKPD Tahun 2020 Pemerintahan Kota (Pemkot) Cilegon kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kali ini giliran Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Cilegon berhasil meraih 5 kali berturut turut menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2020 dengan capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Pemerintah Kota Cilegon memperoleh predikat WTP dari Badan Pengelola Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Banten dan termasuk progress tindak lanjut terbaik WTP ratarata standar Nasional hanya 75% dan Cilegon tepatnya 85%.
F. Penghargaan Kota Layak Anak Kota Cilegon kembali meraih penghargaan untuk kedua kalinya sebagai Kota Layak Anak (KLA) Tingkat Madya Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Penghargaan ini diberikan pada Hari Anak Nasional secara virtual. Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak terdiri atas lima predikat, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan Kabupaten/Kota Layak Anak. Penghargaan ini adalah komitmen negara untuk menjamin perlindungan anak, termasuk kewajiban Pemerintah Daerah untuk meaksanakan perlindungan anak. Foto : Piagram Penghargaan Kota Layak Anak Peringkat Madya Tahun 2021
Profil Kota Cilegon - 2022
75
G. Piagam Penghargaan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Cilegon atas Keberhasilan Pemkot Cilegon dalam mendukung pelaksanaan PPKM Mikro dengan predikat terbaik. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro akan diterapkan selama dua pekan, mulai Selasa (9/2) hingga 22 Februari 2021. Aturan ini mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang penanganan virus corona ( Covid-19). Kebijakan PPKM Mikro dikeluarkan karena PPKM sebelumnya dianggap kurang efektif menekan penyebaran virus, sehingga diperlukan pengendalian infeksi virus corona dalam skala lebih kecil. Pemerintah sebelumnya telah menjalankan kebijakan PPKM Jawa-Bali selama dua periode.Inovasi Pemerintah Kota Cilegon.
H. Penghargaan Realisasi Investasi Pemerintah Kota Cilegon menerima penghargaan atas Pencapaian Realisasi investasi 2021 dari Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Kota Cilegon merupakan salah satu dari 10 daerah terbaik yang dapat memberikan kontribusi investasi kepada negara. Pemberian penghargaan ini diberikan dalam rangka apresiasi kepada kepala-kepala daerah baik Gubernur, Bupati, Kepala Wali Kota, dan seluruh perangkatnya yang turut membantu Kementerian Investasi dalam mencapai keberhasilan realisasi investasi di tahun 2021. Investasi PT Lotte Chemical Indonesia yang sempat tertunda tapi saat ini telah jalan dengan nilai investasi sebesar Rp. 60 triliun.
76
Profil Kota Cilegon - 2022
I. Piagam Apresiasi percepatan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas Staf Khusus Presiden RI memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Cilegon atas keberhasilan Pemerintah Kota Cilegon dalam mendukung pelaksanaan percepatan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas. Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok yang rentan terkena dampak COVID-19 baik secara langsung karena infeksi, maupun tidak langsung. Penyandang disabilitas perlu dipertimbangkan untuk diberikan prioritas vaksinasi karena: 1.
Mereka berisiko lebih besar terkena COVID-19, 2. Mereka mungkin berisiko lebih besar terkena penyakit parah apabila terpapar COVID-19, 3. Mereka mungkin berisiko lebih besar mengalami kondisi kesehatan baru atau memburuk.
J. Tanda Kehormatan Wredatama Nugraha Utama Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) memberikan Piagam Penghargaan dan Tanda Kehormatan Wredatama Nugraha Utama yang diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai apresiasi atas jasa dalam mendukung dan membina Organisasi Pensiunan Sipil / Aparatur Sipil Negara yang sangat bermanfaat bagi kemajuan dan perkembangan PWRI. Pemerintah Koat Cilegon juga telah melakukan beberapa hal terkait Pensiunan ASN ini, diantaranya diadakan kegiatan penghormatan terakhir untuk calon pensiunan dan juga ahli waris ASN yang akan dilakukan setiap bulannya, dimana dalam kegiatan ini calon pensiunan dan ahli waris ASN diberikan cinderamata sebagai ucapan terima kasih atas pengabdiannya dalam membangun kota Cilegon.
Profil Kota Cilegon - 2022
77
K. Penghargaan Property & Bank Award XVI-2022 Pemerintah Kota Cilegon melalui Wali Kota Cilegon, menerima penghargaan Sebagai Kepala Daerah Paling Inspiratif Dalam Pengelolaan Kota dari Majalah Property & Bank dan majalah MyHome yang merupakan bagian dari Jurnalis Media Network. Pemberian penghargaan ini diberikan dalam rangka apresiasi terhadap kinerja Wali Kota yang baru satu tahun menjabat, namun sudah banyak daerah lain yang datang berkunjung ke Kota Cilegon. Hal ini untuk belajar menata Kota Cilegon dengan baik, dalam kondisi di tengah pandemi COVID-19, ternyata mampu mengembangkan teknologi pengelolaan sampah menjadi bahan bakar jumputan padat untuk co-firing Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) bekerjasama dengan PT. PLN.
Walikota Cilegon, Helldy Agustian mendapatkan penghargaan sebagai Walikota inspiratif dengan kategori “Phenomenal Figure”
L. Penghargaan Tenaga Kesehatan Nutrisionis Terbaik Tingkat Nasional dari Kementerian Kesehatan Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Kesehatan Cilegon, menerima penghargaan Sebagai Juara 1 Nutrisionis Teladan diraih oleh Esi Widiastuti, S. Gz dari PKM Citangkil. Pemberian penghargaan ini diberikan Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional Ke-57 dan dalam rangka apresiasi terhadap kinerja tenaga kesehatan di Indonesia.
78
Profil Kota Cilegon - 2022
Selan itu, Wali Kota Cilegon meluncurkan Aplikasi Ojek Online Pangkalan (OPANG) yang menambah penghasilan tukang ojek pangkalan Cilegon dan tidak mudah melakukan inovasi pada situasi pandemi COVID-19 sekarang ini.
3.
Program Prioritas Pembangunan Daerah Kota Cilegon
Program prioritas pembangunan tahun 2021-2026 merupakan program yang dilaksanakan oleh Perangkat Daerah sebagai prioritas untuk mencapai sasaran pembangunan tahun 2021-2026. Terdapat 19 (sembilan belas) Program Prioritas yang dijabarkan dalam fokus dan kegiatan prioritas, dengan uraian lengkap sebagai berikut :
01.
Wali Kota Cilegon terpilih Heldy Agustian dan Wakil Wali Kota Cilegon Sanudji Pentamarta bertemu di gedung Creative Center, Jumat (26/2/2021) - TribunBanten.com/Khairul Maarif
Peningkatan Penerapan Sistem Merit dalam Manajemen ASN.
Sistem Merit merupakan strategi penting dalam mewujudkan reformasi birokrasi di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon. Hasil assessment Komite ASN, di tahun 2020 pencapaian sistem merit dalam manajemen ASN di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon mencapai Kategori III (baik), dengan nilai 253 dan indeks 0,61. Peningkatan penerapan sistem merit menjadi prioritas lima tahun ke depan, dengan fokus pada aspek :
Foto : Berita Banten Online
a.
Perencanaan kebutuhan ASN dengan prioritas pada proyeksi kebutuhan pegawai berdasarkan pencapaian prioritas pembangunan; b. Pengadaan kebutuhan ASN dengan prioritas pada implementasi sistem mutasi ASN yang terbuka dan kompetitif serta pengembangan kompetensi CASN yang terintegrasi dengan latsar; c. Pengembangan karier ASN dengan prioritas pada penyusunan dan implementasi HCDP (Human Capital Development Plan)/ Rencana Kebutuhan Kompetensi Pegawai; d. Promosi dan mutasi jabatan yang berbasis prestasi dan kompetensi; e. Manajemen kinerja dengan prioritas pada penerapan e-kinerja dan e-absensi; f. Penggajian, penghargaan dan disiplin yang diprioritaskan pada pemberian kenaikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) berbasis kelas jabatan, dengan mekanisme pemberian didasarkan pada kinerja disiplin, kinerja individu dan kinerja organisasi, dengan akumulasi kenaikan TPP sebesar 5% selama periode RPJMD; g. Sistem informasi dengan prioritas pada terintegrasinya E-Kinerja dengan E-Absensi, aplikasi pemberian TPP dan aplikasi sistem informasi kepegawaian.
Profil Kota Cilegon - 2022
79
Sistem Akuntabilitas 02. Peningkatan Kinerja Pemerintah.
1.
Peningkatan kualitas dokumen perencanaan dengan prioritas pada pembangunan Satu Data Pembangunan Cilegon.
Sebagai wujud pertanggungjawaban Pemerintahan, peningkatan sistem akuntabilitas kinerja Pemerintah menjadi prioritas ke depan. Hasil evaluasi Kemenpan, tingkat akunbilitas kinerja Pemerintah Kota Cilegon di tahun 2020 baru mencapai predikat B dengan nilai 65,45. Upaya peningkatan akuntabilitas akan dilakukan melalui peningkatan budaya kinerja dan penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada hasil, dengan fokus pada aspek:
2.
Peningkatan manajemen kinerja secara menyeluruh dengan prioritas peningkatan kualitas penerapan e-SAKIP;
3.
Penerapan reward dan punishment bagi pimpinan Perangkat Daerah sesuai dengan komitmen dan keterlibatan aktif dalam meningkatkan kinerja
4.
Optimalisasi implementensi kebijakan pengawasan internal dengan prioritas pada membangun zona integritas menunju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM)
5.
Peningkatan manajemen asset daerah dengan prioritas pada integrasi sistem manajemen asset dengan penatausahaan keuangan, penguatan regulasi BUMD, sertifikasi asset dan penertiban dan penyelamatan asset daerah; Pemanfaatan assetasset Pemerintah yang belum teroptimalkan, antara lain terkait Ex-Gedung Matahari, direncanakan akan dilakukan melalui Kerjasama Pemerintah Swasta, yang akan dikaji lebih lanjut terkait metoda pengelolaanya.
6.
Peningkatan kualitas pengadaan barang dan jasa pemerintah, dengan prioritas pada upaya peningkatan kematangan ULP dan standar LPSE.
a.
Peningkatan layanan administrasi pemerintahan dengan prioritas pada integrasi aplikasi perencanaan, penganggaran, penatausahaan keuangan, dan pengelolaan barang milik daerah; integrasi aplikasi e-kinerja, e-sakip, e-absen, e-TPP dan aplikasi kepegawaian; implementasi e-office secara menyeluruh, serta dukungan untuk learning management system (LMS);
b.
Peningkatan layanan publik berbasis elektronik dengan prioritas pada mengintegrasikan/memadukan layanan aduan di seluruh perangkat daerah, mengembangkan layanan publik pada layanan dasar dan kewilayahan;
c.
Peningkatan layanan jaringan SPBE dengan prioritas pada peningkatan jaringan intranet dan internet antara Perangkat daerah dan peluasan jaringan internet di ruang publik.
d.
Peningkatan layanan pusat data dengan priroitas pada pembangunan command centre, serta
e.
Peningkatan kematangan arsitektur SPBE dengan prioritas pada review master plan SPBE dan dokumen arsitektur SPBE.
Foto : Unsplash.com
03.
Peningkatan Kualitas Layanan Publik.
Peningkatan kualitas layanan publik dilakukan melalui upaya peningkatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), pelayanan publik satu atap serta peningkatan kualitas sarana prasarana pemerintahan. Hasil prognosis BPK menyatakan bahwa Indeks SPBE Pemerintah Kota Cilegon di tahun 2019 mencapai 3,29. Peningkatan implementasi SPBE menjadi prioritas ke depan, dengan fokus pada aspek:
80
Profil Kota Cilegon - 2022
Untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi layanan, Pemerintah akan memadukan seluruh pelayanan dalam pelayanan publik satu atap atau mall pelayanan publik, yang ditunjang dengan tata kelola, sarana prasarana, sumber daya manusia dan sistem informasi layanan yang terintegrasi. Kualitas sarana pendukung layanan menjadi priroitas ke depan, khususnya terkait penyediaan gedung-gedung pemerintahan yang representatif.
04.
Peningkatan Kualitas Pendidikan yang Merata.
Peningkatan kualitas pendidikan dilakukan melalui upaya pemenuhan standar pendidikan nasional di seluruh wilayah, dengan fokus pada aspek:
a.
Peningkatan sarana prasarana pendidikan yang berkualitas dan merata di semua Kecamatan di Kota Cilegon, dengan prioritas pada pembangunan SMP Negeri di 4 Kecamatan yaitu Kecamatan Grogol, Purwakarta, Jombang dan Citangkil; pemenuhan sarpras pendidikan sesuai Standar Nasional Pendidikan (SNP), serta peningkatan akreditasi sekolah; Pembiayaan akan disinergikan dengan sumber anggaran lain, baik DAK, DID, Bantuan Keuangan ataupun CSR.
b.
Peningkatan kompetensi, sertifikasi dan kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, dengan prioritas pada peningkatan honor pendidik dan tenaga kependidikan honorer sebesar 50% sejak tahun 2022, sertifikasi pendidik dan kepala sekolah, pemenuhan kualifikasi pendidikan dan tenaga penunjang serta penyediaan pendidik dan tenaga kependidikan secara merata;
c.
Peningkatan akses dan daya saing pendidikan, dengan prioritas pada pemenuhan perlengkapan dasar dan perlengkapan siswa melalui mekanisme BOSDA (Bantuan Operasional Sekolah Daerah), pemberian bantuan pendidikan di seluruh jenjang pendidikan, penyelenggaraan lomba-lomba pendidikan prestasi secara berjenjang, serta peningkatan standar kurikulum pendidikan yang memasukan unsur muatan lokal sesuai karakter Kota Cilegon.
d.
Peningkatan literasi informasi berbasis perpustakaan, dengan prioritas pada pembangunan gedung perpustakaan yang representatif, layanan perpustakaan digital dan perpustakaan keliling serta lomba-lomba yang mendorong peningkatan minat baca masyarakat.
Peningkatan SDM yang memiliki kualifikasi pendidikan tinggi menjadi prioritas ke depan dalam rangka mendorong daya saing SDM. Untuk itu dialokasikan bantuan pendidikan kepada 5.000 penerima secara bertahap, yang menjadi bagian dari Program Kartu Cilegon Sejahtera. Bantuan pendidikan dalam hal ini berupa bantuan biaya pendidikan atau beasiswa sarjana (S1) bagi siswa penduduk Cilegon yang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di Wilayah Cilegon atau Perguruan Tinggi Negeri di luar Cilegon. Selain itu Pemerintah akan mengkaji pendirian Universitas sebagai upaya untuk mendorong percepatan rata-rata lama sekolah di Kota Cilegon.
Profil Kota Cilegon - 2022
81
05.
Peningkatan Kualitas Layanan dan Perluasan Akses Kesehatan.
Peningkatan kualitas layanan kesehatan menjadi prioritas pembangunan ke depan dalam rangka peningkatan kualitas derajat kesehatan masyarakat dan individu. Upaya ini difokuskan pada aspek:
Foto : spiritnews.media
06.
Peningkatan Pelayanan Kesejahteraan Sosial.
Peningkatan pelayanan kesejahteraan sosial menjadi prioritas pembangunan dalam rangka penurunan tingkat kemiskinan dan ketimpangan ekonomi masyarakat. Hal ini difokuskan pada aspek:
a.
Peningkatan kualitas layanan rumah sakit umum daerah menuju RSUD kelas A dengan prioritas pada pembangunan gedung RSUD lima lantai dengan fasilitas, utilitas dan SDM yang handal;
b.
Peningkatan kualitas layanan puskesmas dengan prioritas pada peningkatan fasilitas, utilitas, dan sdm yang handal di seluruh puskesmas serta peningkatan layanan puskesmas keliling dan ambulance gratis.
c.
Pemberian bantuan kesehatan dengan prioritas pada pembayaran premi Jaminan Kesehatan Nasional untuk masyarakat miskin yang tidak tercakup dalam kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional dari Pemerintah Pusat (APBN) ataupun Provinsi (APBD Provinsi). Pemberian Bantuan Kesehatan yang menjadi bagian dari Program Kartu Cilegon Sejahtera, merupakan upaya untuk mencapai Kesehatan Semesta (Universal Health Coverage).
d.
Pemenuhan standar pelayanan minimal bidang kesehatan meliputi peningkatan layanan kesehatan kepada ibu hamil, ibu bersalin, bayi baru lahir, balita, usia pendidikan dasar, usia produktif, usia lanjut, penderita hipertensi, diabetes melitus, orang dengan gangguan jiwa dan orang dengan resiko menderita HIV.
e.
Peningkatan pengendalian penyakit menular dan tidak menular, peningkatan kualitas gizi, serta pengadaan obat dan perbekalan kesehatan.
a.
Perlindungan dan jaminan sosial bagi masyarakat miskin dengan prioritas pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat miskin, bantuan sosial untuk anak yatim serta pemberian tunjangan kematian masyarakat miskin; Rehabilitasi sosial dasar terhadap pemerlu pelayanan kesejahteraan sosial dengan prioritas pada penyandang disabilitas terlantar, anak terlantar, lanjut usia terlantar, serta gelandangan pengemis di luar panti; Perlindungan sosial bagi seluruh korban bencana alam dan sosial kota; Pelaksanaan Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) dengan prioritas pada penguatan peran unit-unit pelayanan sosial (PUSKESOS).
b.
c. d.
07.
Peningkatan Ekonomi Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Industri Kecil Menengah (IKM).
Peningkatan ekonomi pelaku usaha mikro kecil dan industri kecil menengah menjadi prioritas pembangunan ke depan dalam upaya untuk meningkatkan peran UMK dalam perekonomian daerah. Hal ini difokuskan pada aspek: Foto : Banten Kita
82
Profil Kota Cilegon - 2022
a.
Peningkatan fasilitasi usaha pelaku usaha mikro kecil dengan prioritas pada penyediaan rumah siap kerja sebagai pusat layanan konsultasi bisnis, pendampingan atau inkubasi usaha, promosi, fasilitasi akses pembiayaan, pelatihan bisnis, jaringan kerjasama usaha serta layanan informasi usaha.
b.
Perluasan pemasaran produk dengan fokus pada fasilitasi ekspor produk unggulan, kemitraan dengan usaha retail modern serta pengembangan kampung UMK;
c.
Bantuan Modal Usaha berupa pemberian pinjaman modal tanpa bunga kepada pelaku usaha mikro kecil melalui Program Pinjaman Dana Bergulir Pemerintah Daerah atau fasilitasi kemitraan kepada Lembaga Keuangan lainnya. Bantuan modal yang menjadi bagian dari Program Kartu Cilegon Sejahtera merupakan upaya untuk meningkatkan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro kecil.
d.
Peningkatan ekonomi syariah dengan prioritas pada pengembangan koperasi syariah berbasis pesantren dan lembaga keagamaan.
e.
Penyusunan Rencana Pembangunan Industri Kota (RPIK) dengan fokus pada penyiapan Perda RPIK, rencana aksi pengembangan Sentra Industri Kecil Mengenah (SIKM) dan perencanaan pembangunannya.
08.
Peningkatan Daya Saing Tenaga Kerja.
Peningkatan daya saing tenaga kerja menjadi prioritas ke depan dalam upaya menurunkan tingkat pengangguran terbuka. Pelaksanaan program ini difokuskan pada aspek peningkatan kompetensi kompetensi tenaga kerja fasilitasi penempatan tenaga kerja, dan layanan ketenagakerjaan, dengan prioritas pada aspek: a.
Pelatihan kerja yang diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Cilegon ataupun lembaga pelatihan kerja yang memenuhi standarisasi penyelenggara pelatihan kerja, serta pemagangan kerja baik di perusahaan/industri yang berada di wilayah Cilegon ataupun di luar wilayah Cilegon; Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Kartu Cilegon Sejahtera.
b.
Peningkatan hubungan industrial serta kualitas layanan dan informasi ketenagakerjaan;
c.
Peningkatan sarana prasarana Balai Latihan Kerja.
09.
Peningkatan Pendapatan Daerah.
Peningkatan pendapatan daerah menjadi prioritas pembangunan dalam rangka meningkatkan kemampuan pembiayaan pembangunan. Hal ini difokuskan pada upaya optimalisasi pendapatan baik pendapatan asli daerah maupun sumber-sumber pendapatan sah lainnya, dengan prioritas pada aspek:
a.
Optimalisasi pengelolaan pajak dan retribusi daerah dengan prioritas pada regulasi, perluasan elektronifikasi pajak dan retribusi daerah, serta penguatan data potensi pajak dan retribusi daerah;
b.
Peningkatan investasi daerah pada sektor-sektor ekonomi yang potensi untuk dikembangkan, dengan prioritas pada pembentukan BUMD pengelolaan limbah industri dan BUMD Pasar atau melalui mekanisme Kerjasama Pemerintah Swasta/Badan Usaha, yang didasarkan pada kajian kelayakan investasi;
c.
Mendorong peningkatan investasi melalui pemberian insentif/fasilitasi kemudahan berusaha penanaman modal.
d.
Mendorong percepatan Kerjasama Pemerintah Swasta dalam pembangunan Pelabuhan Warnasari melalui pendekatan politis, dukungan regulasi dan perijinan serta peningkatan tata kelola manajemen PT PCM.
Profil Kota Cilegon - 2022
83
10.
Penyediaan Ruang Publik yang Representatif dan Ramah Difabel.
Ruang terbuka publik memiliki manfaat yang sangat penting, selain memiliki fungsi ekologi dan estetis, ruang terbuka publik ini sangat dibutuhkan masyarakat sebagai media untuk interaksi sosial, berolahraga dan berekreasi. Ketersediaan ruang terbuka publik ini merupakan hak setiap warga negara yang harus dipenuhi oleh pemerintah. Oleh karena itu, dalam RPJMD 2021-2026 Pemerintah Kota Cilegon memiliki program prioritas untuk menyediakan ruang publik yang representatif dan ramah difabel, dengan fokus pada: a.
Penyediaan Ruang Terbuka Publik (RTP) di 43 Kelurahan.
Pemerintah Kota Cilegon telah membangun ruang terbuka publik berupa taman kota di beberapa lokasi yaitu Alun-alun Kota Cilegon, Taman Layak Anak, Taman Polres dan Taman Al-Hadid, Taman Nurul Ikhlas di Kelurahan Ramanuju, Taman Kecamatan Purwakarta di kelurahan Purwakarta, Taman Kecamatan Jombang di Kelurahan Jombang Wetan, Taman Kejaksaan di Kelurahan Bendungan, serta Taman segitiga PCI di Kelurahan Kedaleman. Di tahun 2021 direncanakan terbangun Taman Kecamatan Cibeber di Kelurahan Kalitimbang, dan Taman Praja Mandiri di Kelurahan Cibeber. Maka pembangunan ruang terbuka publik diprioritaskan di 35 kelurahan yang belum memiliki taman publik. b.
Penyediaan Fasilitas Hobby di 8 kecamatan.
Penyediaan Fasilitas Hobby merupakan prioritas Pemerintah Kota Cilegon dalam RPJMD tahun 2021-2026. Upaya ini yang dimaksudkan untuk menyediakan ruang bagi aktifitas anak muda untuk mengekspresikan diri dan menyalurkan hobby di ruang terbuka publik yang tersedia, sehingga generasi muda dapat berinteraksi sosial dan melakukan aktifitas yang positif. Selain sebagai sarana olahraga, fasilitas hobby ini juga diharapkan menjadi wadah event-event kegiatan pemuda sehingga mampu meningkatkan semangat dan mengembangkan potensi anak muda agar lebih berprestasi dalam hobby yang digelutinya. Penyediaan fasilitas hobi akan disediakan di 8 taman kecamatan, yaitu di 4 kecamatan yang sudah terbangun, serta di 4 taman kecamatan yang akan dibangun. c.
Perluasan akses internet di seluruh wilayah serta di area publik dengan pengelolaan yang terintegrasi.
Dalam rangka peningkatan akses internet, Pemerintah Kota Cilegon telah membangun jaringan internet di Kantor Pemerintahan, Kantor Kecamatan dan Kantor Kelurahan serta wifi gratis di 8 titik area publik. Selain itu, melalui anggaran Dana Insentif Daerah tahun 2020, Pemerintah Kota Cilegon telah memasang wifi gratis sebanyak 481 titik, meliputi 40 titik tersebar di 8 kecamatan dan 441 titik yang tersebar 43 kelurahan di Kota Cilegon, yang mana program ini akan dilanjutkan melalui program DPWKel. Oleh karena itu, perluasan akses internet tahun 2021-2026 akan difokuskan pada penambahan titik internet di kelurahan dan kecamatan yang belum terjangkau internet (blank spot) serta penambahan titik internet di area publik. d.
Pembangunan gedung serbaguna Kota Cilegon.
Gedung serbaguna merupakan fasilitas dan sarana permukiman yang dibutuhkan bagi warga masyarakat. Keberadaan gedung ini dapat dimanfaatkan untuk acara rapat atau musyawarah warga, acara silaturahmi dan halal bihalal, hajatan, ataupun kegiatan Hari Besar Nasional, keagamaan dan kemasyarakatan lainnya. Gedung Serbaguna Kota Cilegon direncanakan dibangun di satu lokasi pada skala Kota.
84
Profil Kota Cilegon - 2022
Kualitas Inftrastruktur 11. Peningkatan dan Visual Kota.
a.
Peningkatan sarpras dan Ketersediaan infrastruktur yang berkualitas dan visual kota, menjadi faktor pendorong untuk meningkatkan daya tarik kota. Peningkatan Kualitas Infrastruktur dan visual kota akan difokuskan pada:
b.
12.
Peningkatan Sarpras Utilitas Permukiman dan Perdagangan, dengan prioritas pada; 1)
Pengelolaan dan pengembangan sistem penyediaan air minum melalui jaringan perpipaan.
2)
Pengelolaan dan pengembangan sistem air limbah domestik
3)
Pembangunan Landmark ‘markah’ Kota Cilegon di Kecamatan
4)
Pulomerak
5)
Pembangunan TPU Cikerai menjadi TPU Modern.
Peningkatan Kualitas Layanan Jalan dan Transportasi, dengan prioritas pada; 1)
Pembangunan Jalan Lingkar Utara bersinergi dengan pembiayaan dari Dana Alokasi Khusus ataupun pembiayaan lainnya;
2)
Peningkatan kapasitas dan kualitas jalan kota
3)
Peningkatan jalan-jalan penghubung tingkat kecamatan dan kelurahan
4)
Peningkatan jalan akses ke lokasi wisata, Kawasan Pertanian Terpadu (KPT), dan jalan untuk jalur evakuasi dan mitigasi bencana.
5)
Melakukan kerjasama Pemerintah Swasta dalam pengelolaan Sarana Angkutan Umum Massal
Peningkatan Destinasi Wisata, Pelestarian Seni dan Budaya serta Pembinaan Sejarah Daerah.
Destinasi wisata di Kota Cilegon masih sangat terbatas, dan belum dikembangkan secara maksimal. Oleh karena itu, pengembangan destinasi wisata baru menjadi prioritas ke depan dengan skema kerjasama ataupun kemitraan dengan pihak swasta, dengan prioritas pada penataan Destinasi Wisata yaitu Camping Ground, Situ Rawa Arum, wisata pantai (Merak Beach) serta wisata religi. Sedangkan pelestarian seni dan budaya serta pembinaan sejarah daerah akan diprioritaskan pada penyelenggaraan festival seni budaya, fasilitasi pelaku seni budaya, pengukuhan Pahlawan Nasional Banten, pembangunan monumen Geger Cilegon dan Museum Cilegon.
Nilai-nilai Luhur 13. Pemasyarakatan Keagamaan. Pesatnya perkembangan teknologi serta informasi menjadi ancaman bagi Kota Cilegon yang merupakan Kota Santri Kota Cilegon merupakan kota religi. Dengan adanya perkembangan zaman dan teknologi, serta posisi dan kondisi Kota Cilegon sebagai pintu gerbang Pulau Jawa dan Sumatera serta sebagai Kota Industri, nilai- nilai religius di Kota Cilegon sangat rentan terkikis. Oleh karena itu, untuk mempertahankan nilai-nilai luhur keagamaan, peningkatan kegiatan keagamaan serta peningkatan kesejahteraan penggerak kegiatan keagamaan menjadi fokus program ke depan, dengan prioritas pada:
Profil Kota Cilegon - 2022
85
a.
Pemberian dana stimulan untuk operasional DKM sebesar 10 juta per tahun yang diberikan kepada Masjid Jami di Kota Cilegon, dalam upaya mendukung peningkatan aktifitas keagamaan, membantu tingkat kesejahteraan pengelola masjid (marbot), serta mendukung peningkatan kualitas kenyamanan masjid.
b.
50% kenaikan honor guru madrasah sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan guru madrasah yang menjadi ujung tombak dalam penanaman pondasi nilai-nilai keagamaan sejak dini.
c.
Fasilitasi program kepemudaaan remaja masjid dalam peningkatan syiar keagamaan di masyarat
d.
Pemberian honor kader pemandi jenazah sebagai bentuk apresiasi terhadap pengabdian para pemandi jenazah di Kota Cilegon.
14.
Peningkatan Mitigasi Bencana, Pengendalian dan Pengawasan Lingkungan Hidup.
Cilegon merupakan Kota yang memiliki potensi resiko tinggi terhadap bencana banjir bandang, cuaca ekstrim, kegagalan teknologi, tanah longsor dan tsunami, serta memiliki tingkat resiko sedang terhadap gelombang ekstrim, abrasi dan gempa bumi serta bencana industri. Maka mitigasi bencana dan pengendalian dan pengawasan lingkungan hidup menjadi prioritas pembangunan ke depan, dengan fokus pemenuhan standar pelayanan minimal sub bidang bencana, optimalisasi penangan banjir serta peningkatan pengelolaan dan pengurangan sampah, dengan prioritas pada:
15.
Peningkatan Budidaya Pertanian, Nilai Tambah Produk Pertanian serta Diversifikasi Pangan.
Foto : Kontakbanten.com
a.
Penguatan data dan kelembagaan, peningkatan sarana prasara penanggulangan bencana, penyediaan jalur evakuasi dan mitigasi bencana, pemasangan rambu dan sistem peringatan dini serta penyediaan tempa evakuasi bencana sementara dengan fasilitas pendukungnya;
b.
Peningkatan kompetensi SDM, peningkatan ketersediaan sarpras, serta peningkatan pemberdayaan masyarakat.
c.
Pendataan, penyediaan, pembangunan dan rehabilitasi rumah bagi korban bencana atau relokasi.
d.
Penyelesaian Pembangunan Tandon Cibuntu, Tandon Sukmajaya II dan Tandon Bulakan serta menyediakan sarana dan prasarana pendukung tandon yang sudah ada.
e.
Pembangunan TPS3R, bank sampah, TPST dan peningkatan pengelolaan TPA melalui Sistem Sanitary Landfill.
Foto : Selatsunda.com
Produksi pangan lokal di Kota Cilegon, pada tahun 2019 baru terpenuhi sebesar12,9% sedangkan sisanya sebesar 87,10% masih di pasok dari luar daerah. Maka peningkatan budidaya pertanian, nilai tambah produk pertanian serta diversifikasi pangan menjadi fokus ke depan, dengan prioritas pada:
a.
Pembangunan Sentra Nelayan, yang ditujukan untuk melindungi dan memberdayakan aktivitas nelayan dan meningkatkan produktifitas perikanan tangkap;
b.
Pembangunan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) sebagai upaya untuk intensifikasi pertanian berbasis teknologi guna meningkatkan produktifitas dan nilai tambah pertanian pada lahan-lahan kecil terutama pada komoditas unggulan daerah.
86
Profil Kota Cilegon - 2022
c.
Gerakan masyarakat “Urban Farming”, dengan mendorong partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan kecil pada gerakan budidaya sektor pertanina (sub sektor tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perikanan), sehingga dapat mengurangai ketergantungan terhadap pasar.
16.
Peningkatan Penegakan Hukum, Ketentraman Ketertiban Umum dan Perlindungan Masyarakat serta Kesatuan Bangsa dan Politik.
Dalam rangka meningkatkan kondusivitas wilayah dan meningkatkan ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, peningkatan penegakan hukum dan trantibum linmas menjadi prioritas pembangunan, dengan fokus pada pemenuhan aspek standar pelayanan minimal di bidang trantibum, dengan prioritas pada: a.
b.
Peningkatan kesatuan bangsa dan politik menjadi prioritas ke depan dengan fokus pada penumbuhan jiwa nasionalisme dan patriotisme, meningkatkan kualitas kehidupan berdemokrasi, serta meningkatkan harmoni dan kerukunan umat beragama, dengan prioritas kegiatan: a.
Meningkatkan pembinaan Ideologi Pancasila, penguatan pendidikan kewarganegaraan, serta nilai-nilai kebangsaan dan bela negara;
b.
Pemenuhan sarana dan prasarana ketertiban umum, regulasi, serta peningkatan kapasitas SDM Satpol PP dan Satlinmas;
Mendukung penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada yang jujur dan adil, serta memfasilitasi penguatan partai politik dalam meningkatkan pendidikan politik masyarakat
c.
Pencegahan gangguan trantibum melalui deteksi dini dan cegah dini, pembinaan dan penyuluhan, pelaksaan patroli,pengamanan dan pengawalan;
Memfasilitasi forum-forum kerukunan antar umat beragama, forum-forum kebangsaan, dan forum kewaspadaaan dini masyarakat;
d.
Meningkatkan koordinasi di bidang kewaspadaan dini, kerjasama intelegen, pemantauan orang asing, tenaga kerja asing dan lembaga asing, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran narkoba serta penanganan konflik di Daerah.
c.
Penindakan terhadap gangguan trantibum dan penyediaan layanan dampak penegakan perda/ perkada.
d.
Kerjasama antar lembaga dan kemitraan dalam teknis pencegahan dan pengamanan gangguan trantibum.
17.
Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembangunan Kewilayahan.
Keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan dari peran pemerintah, tetapi juga dibutuhkan peran dan keterlibatan masyarakat. Maka program pemberdayaan masyarakat menjadi fokus ke depan dengan prioritas pada: a.
100 juta per tahun dana lingkungan RW, yang menjadi bagian dari alokasi 5% anggaran kewilayahan, dengan prioritas untuk peningkatan sarana prasarana lokal di tingkat RW, baik terkait jalan lingkungan, drainase lingkungan, PJU lingkungan, sarana kebersihan dan persampahan, sarana keamanan lingkungan dll, dengan pola pelaksanaannya dilakukan secara swakelola oleh lembaga kemasyarakatan.
b.
1 juta per bulan honor RT/RW dan Peningkatan honor pengurus RT/RW lainnya, sebagai upaya peningkatan kesejahteraan kesejahteraan pengurus RT/RW sebagai ujung tombak pemerintah dalam pelayanan masyarakat di unit terkecil baik terkait dukungan penyelenggaraan program pemerintah ataupun penyampai aspirasi masyarakat.
c.
Peningkatan pemberdayaan masyarakat pada program-program di bidang ekonomi dan sosial, dalam upaya mendukung pencapaian sasaran program Perangkat Daerah.
Profil Kota Cilegon - 2022
87
18.
Peningkatan Kualitas Hidup Anak dan Perempuan.
Peningkatan kualitas anak dan perempuan menjadi prioritas ke depan dengan fokus pada: a.
b.
Pembangunan keluarga dan KB (Bangga Kencana) dengan prioritas pada 1)
Peningkatan ketahanan keluarga melalui pembentukan Pusat-pusat pembelajaran keluarga (Puspaga), fasilitasi program nasional P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat Sejahtera) serta peningkatan kapasitas sumber daya lembaga penyedia layanan pemberdayaan perempuan;
2)
Peningkatan kepesertaan ber-KB melalui peningkatan komunikasi, informasi, edukasi dan pelayanan KB serta pengelolaan data kependudukan;
3)
Peningkatan honor Kader Cilegon Mandiri sebagai upaya untuk meningkatkan kesejahteraan kader Cilegon Mandiri yang menjadi mitra Pemerintah dalam pelaksanaan program.
Peningkatan Perlindungan Perempuan dan Anak dengan prioritas pada peningkatan pelayanan terhadap kasus-kasus kekerasan perempuan dan anak, serta fasilitasi program Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat sebagai gerakan masyarakat dalam upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Cilegon.
19.
Peningkatan Daya Saing Pemuda dan Olahraga.
Pemuda mempunyai peran yang sangat penting dalam pembangunan. Dengan ide kreatif, kritis, semangat dan idealisme tinggi, diharapkan pemuda dapat berperan sebagai agen perubahan dan agen pembangunan serta memberikan kontribusi aktif dalam memajukan daerah. Kreatifitas dan aktifitas pemuda harus difasilitasi dalam wadah yang dapat mendorong pengembangan potensi dan prestasi. Fasilitasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Cilegon untuk peningkatan daya saing pemuda dan olahraga, diprioritaskan pada:
a.
Pembangunan arena olahraga pemuda berupa fasilitas komunitas olahraga pemuda di taman-taman publik serta penyediaan sirkuit untuk komunitas motor;
b.
Penyelesaian pembangunan Sport Centre serta optimalisasi pengelolaannya;
c.
Penguatan daya saing atlet-atlet daerah;
d.
Fasilitasi program organisasi kepemudaan.
Walikota Cilegon Helldy Agustian menyerahkan piala kepada perwakilan pemain di Stadion Geger Cilegon (hendra banten raya .com)
88
Profil Kota Cilegon - 2022
DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA SANDI DAN STATISTIK KOTA CILEGON Jl. Jendral Sudirman No. 2 Cilegon 42431 Telp. (0254) 380 577, Fax (0254) 398 902 © 2022