Skip to main content

Majalah SANTRI! EDISI 1 "Pemuda eksis bukan narsis"

Page 1

Majalah

Dari Santri Untuk Negeri

first issue َ ِ ‫ﻳـــــــﺔ‬ ٌ ‫ﻣﺎن‬ َ ‫ِھَدا‬ ِ َ ‫اﻹْﻳ‬ ِ ْ ‫إﻟﻰ‬

Peranan Pemuda ISLAM

“Nihon youkoso”

日本へようこそ Welcome to JAPAN

EDISI Pemuda eksis bukan narsis

01


Free magazine


“Orang sabar takkan dikecewakan oleh Allah” ( Aa Gym)

©Nabil


Daftar isi Tokoh Utama Pemuda Eksis Bukan Narsis

e Com m

Abu Jabir Abdullah bin Amr bin Haram cahaya Hati Hal Semua Cinta Allah Azza WaJalla

Hal 6 Our

Hal 14

nts Hal 29 14

Renungan

Hal 36 14

Kesehatan

Hal 47 14

Gaulmu Gambaran Masa depanmu

Vaporizer

Hal 10

Catatan Alumni

Menyampaikan Kebenaran dengan Benar

Urgensi Bahasa Arab

Hal 56 Bangkitlah Pemuda

Hal 54

Masih Ada Harapan,pemuda

tour

Hal 40

Hal 20 Welcome to Japan

Karya Santri

Zina

Hal 50 14

Untuk kalian umi & Abi

Hal 12 Sastra

Hal 49

Info Mahad Let’s talk about Jamthol Language corner

16

Hal 42 Sport

Hal 61

Senior High League Hal 26

carpe diem Hal 52

Motivasi

ٌَِ ‫ﻣﺎن‬ َ ‫ِھَدا‬ ِ َ ‫اﻹْﻳ‬ ِ ْ ‫ﻳـــــــﺔإﻟﻰ‬ Hal 65

Wake up guys Hal 35


I

S K A D E MR

SALA

Assalamu 'alaikum warahmatullah wabarakatuh

‫اﻟﺤﻤﺪ واﻟﺼﻼة واﻟﺴﻼم ﻋﲆ رﺳﻮل ﷲ وﻋﲆ آﻟﻪ وﺻﺤﺒﻪ أﺟﻤﻌ أﻣﺎ ﺑﻌﺪ‬ Yang pertama, kita pengen ucapin rasa syukur kita kepada Allah Azza wa Jalla, karena-Nya kita bisa nerbitin majalah SANTRI! Ini. Langsung aja, kalian semua pasti masih asing kan dengan Majalah SANTRI! Ini? Kita jelasin dikit deh. Majalah SANTRI! diterbitkan oleh Jam'iyyah Tholabah (OSIS) AL BINAA Islamic Boarding School. Majalah ini 95 % dibuat oleh santri-santri SMP, SMA, dan alumni AL BINAA IBS. Nama SANTRI! sendiri terinspirasi dari 'sapaan-sapaan' ustadz-ustadz kami kalo manggil kami. “Santri! Kenapa belum tidur? Sudah jam berapa ini?”, itu salah satu contohnya. Sobat SANTRI!, pada edisi perdana ini kami sengaja memilih tema tentang pemuda. Kenapa pemuda? Karena pemuda di Indonesia kini berjumlah sangat banyak dan pemudalah yang menjadi generasi harapan bangsa. Apa jadinya bila pemuda-pemudi Indonesia jauh dari agama yang haq? Pastinya Indonesia bakal kacau balau. Oleh karena itu, melalui Majalah SANTRI! Ini kami ingin menyebarkan beberapa ilmu kami untuk pemuda-pemudi Indonesia. Di edisi perdana ini juga kami menyajikan artikel tentang Jamthol, atau yang biasa disebut OSIS di sekolah umum. Pasti penasaran kan, apa itu Jamthol? Langsung aja baca Majalah SANTRI! Ini. Semua tersaji dengan harapan semoga bisa memberikan informasi pencerahan, inspirasi kebaikan, dan tak lupa tujuan yang utama dan terutama adalah mengharapkan keridhaan Ilahi.

Selamat membaca!

Wassalamu 'alaikum warahmatullah wabarakatuh Naufal Alfarizi


Staff jamthol Be Creative

Pembimbing Jamthol

artikel

ust. Nur alim, lc.

Zinedine Abdi Farhan Darmawan Lukman Hakim Fauzan Akbar Nabil Burhanni Yahya Ridho Fauzan Miftah

Pembimbing Majalah

ust. rafael afrianto, lc. Pemimpin redaksi SANTRI! Adalah majalah Islami karya tangan santri Al-Binaa Islamic Boarding School. Majalah ini menyajikan berita dari yang hangat hingga panas, juga berita dan artikel tentang pengetahua-pengetahuan umum. Disajikan dengan pendekatan yang unik, menarik dan global, namun tidak membosankan.

Diperbolehkan untuk mengcopy sebagian atau seluruh isi majalah ini dengan mencantumkan nama majalah ini sebagai sumber.

Naufal Alfarizi Sekretaris Redaksi

Afifi Marzuki Muslim Mufti Hafidzi Bendahara

Muhammad Hazim Luhur Prambudi editor

Rifki Priyambodo Irsyad Husnul Trada Naufalio syafiq m. rwinky Humas

M. Luqman Hasyim Fadel Muhammad Naufal Rinaldi M. Faqihuddin Ihza Razan Royhan Ulya Alfriendo Gifahri Auzan Hudzaifah Ridwanullah Abdul Azies Muslim produksi

#01

Nur Eldi Muhammad Fauzan Distribusi

Hafidh Atsary Kautsar Eka

Fotografer

Fakhruddin Y. Risyad Ibrahim Ho Akbar Tim Kreatif

Garda Rizky M. Baihaqy Adryan Firmansyah Iqbal Azhary Fahmy Fathurrahman Afif Muhammad Zuhdi Abdul Baari Abdullah Essam Logistik

M. Rafif Roid s. Iqbal Imaduddins Azmeir Bilhaq R.


“

Utama pokoknya gue besok mau eksis lah direunian angkatan ! make baju distro, celana distro, sepatu branded, pomade-an, terus gayanya harus mirip RVP gitu pokoknya cling abis dah!

Pemuda Eksis

Bukan Narsis

Hmm... Mungkin sobat santri sudah sering mendengar katakata seperti yang di atas dari teman-teman atau mungkin dari sanak keluarga sobat santri sendiri.

M

emang ya, kita yang hidup di era globalisasi sudah sangat terbiasa mendengar hal seperti itu. Mungkin bisa jadi kita sendiri pernah bahkan sering melakukan hal yang diatas. Siapa coba, yang gak mau keliatan keren dan kece di depan lawan jenis, dan mendapatkan perhatian mereka, kalau gak mau justru aneh, bukan? Karena sudah merupakan sifat manusia untuk tertarik dan menarik perhatian lawan jenis. Beli baju mahal, celana mahal, serba mahal pun dilakukan demi bisa

6

Dari Santri untuk negeri

mendongkrak ketenaran dan membuat kawula muda nemplok sama mereka. Meniru artis artis tersohor di negeri Hollywod pun tak luput dari strategi mereka. Bahkan ada yang sampai melupakan ibadah hanya buat beli keperluan mereka buat ber-eksis ria. Naudzubillah. Tapi... emangnya boleh ya tampil eksis macem begini? Jelas gak boleh lah sobat santri, karena melakukan hal hal di atas merupakan komplikasi dari perbuatan tasyabbuh dan siasia. Tasyabbuh sendiri artinya adalah berperilaku menyerupai orang kafir. Dan jelas banget dilarang oleh nabi shallalahu alaihi wa sallam. Sebagaimana yang beliau sabdakan: “Barang siapa yang menyerupai terhadap suatu

kaum, maka ia bagian dari kaum tersebut.” Nah loh... gawat banget kan? Itu masih belum ditambah melakukan hal yang sia-sia padahal bagusnya agama seseorang itu dilihat dari perbuatan sia-sia yang ia tinggalkan. Sebagaimana sabda nabi shallalahu alaihi wa sallam: “Termasuk baiknya keislaman seseorang ialah meninggalkan apa-apa yang tidak berguna baginya.” Padahal sesunguhnya Allah telah memberi kepada kita tips yang jauh lebih baik jika ingin ‘eksis’, mungkin bukan disisi manusia tapi disisi-Nya! Allah ta’ala berfirman: ”Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kalian adalah yang paling bertaqwa.” (Q.S Alhujuroot : 13).


orang goa lagi.” Nah... ini merupakan contoh pernyataan yang lahir dari orang orang yang berpikiran sempit. Buat apa kita ingin dilihat dan mencuri perhatian manusia jikalau kita dimuliakan disisi Allah ta’ala?! Keperluan apalagi yang kita butuhkan dari manusia jikalau kita dimuliakan disisi Dzat yang mengatur segala urusan?! Jelas sekali bahwa ketaqwaan sangatlah cukup bahkan jauh jika dibandingkan perhiasaan dunia. Apalagi kalau sampai membuang buang harta untuk keperluan narsis yang Tuh... jelaskan? kalo yang gak jelas. Allah berfirman: namanya kemuliaan itu bukan ”Sesungguhnya orang- orang dengan barang barang yang mubadzir (orang yang branded, bukan dengan aneka membuang buang harta) kostum stylish, bukan juga adalah kawan kawan meniru orang kafir, tapi cukup dengan hal yang sederhana, syaithon.” (Q.S. Alisro:27). Waduh! Gawat bener tuh! ketaqwaan. Dengan Sudah melakukan hal yang ketaqwaan kita bisa gak berguna, ditambah mendapatkan ketentraman tasyabuh pula. hati, kedamaian jiwa, dan Ini masih ditambah hidup yang senantiasa mubadzir! Emang yang dipenuhi rahmat. Dengan namanya eksis dengan ngekekayaan harta dan materi style itu gak ada mungkin saja kita faedahnya dah! mendapatkan pamor dihadapan manusia. Tapi, eksis Amar ma’ruf Nahi Mungkar dengan hal seperti itu gak bakal menghasilkan ketentraman hati yang hakiki, Bicara soal tampil dan hanya ketentraman yang fana, mencuri perhatian didepan orang banyak, sebenarnya ditengah jerat syaithon. ada banyak sekali cara untuk “tapi... aku kan pengen meraih hal tersebut tanpa keliatan wow didepan orang harus narsis. Contohnya orang juga. Kalau gak eksis dengan berkhutbah, gak kayak begitu, ntar dibilang

perlu saat dijum’atan doang! Cukup dengan Nasehat Menasehati teman atau sanak saudara dimana pun kita berada. Intinya amar ma’ruf nahi munkar dah! Apalagi Allah berfirman di dalam kalam-Nya: ”...dan saling tolong menolonglah kalian pada kebaikan dan ketaqwaan dan janganlah kalian tolong menolong pada dosa dan permusuhan.” (Q.S Almaidah: 2). Gimana? Kita udah dapet satu contoh eksis yang bermanfaat kan? “lah? Kalau kita nasehat menasehati dengan niat dilihat manusia ntar jadi riya dong?” Nah... disinilah pentingnya niat, kita harus mengarahkan segala amal kebaikan kepada Allah ta’ala karena jikalau kita mengarahkan niat kita kepada akhirat (Ridho Allah) maka kita pasti akan mendapatkan akhirat dan perihal dunia pun akan mengikuti kita. Tapi kalau kita mengarahkan hanya kepada dunia, maka kita tak akan mendapatkan akhirat dan belum tentu pula kita mendapatkan perihal dunia tersebut.

Dari Santri untuk negeri

7


Sebagaimana sabda nabi yang diriwayatkan oleh Umar ibnu khattab radhiyallahu ‘anhu: ”Sesungguhnya amalan seseorang tergantung niatnya dan sesungguhnya seseorang itu mendapatkan sesuai dengan apa yang telah diniatkannya. Barang siapa yang berhijrah kepada Allah dan rasulNya maka hijrahnya dinilai karena Allah dan Rasul-Nya, dan barang siapa hijrahnya karena harta dunia yang hendak diraihnya atau karena wanita yang hendak dinikahinya, maka hijrahnya hanyalah kepada apa yang menjadi tujuan hijrahnya”. Nah... jadi jelaskan? Kalau kita niatkan amar ma’ruf nahi munkar kita kepada Allah ta’ala, selain pastinya mendapatkan pahal dari-Nya, kita juga secara tidak langsung bakal dapet perhatian dari masyarakat. Beda ya, kalau kita berbuat kebaikan cuman buat riya doang. Udah mah dapet dosa besar, kita juga belum tentu dapet perhatian dari orang-orang sekitar. Kasihan banget deh buat orang-orang yang mengamalkan kebaikan kebaikan buat riya doang.

8

Dari Santri untuk negeri

Pokoknya kita kudu berlindung dari dosa yang bernama riya. Kan Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda: ”Sesungguhnya hal yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah syirik kecil, yaitu riya.” Emang kalau kebaikan itu manfaatnya banyak dan permanen deh. Tak seperti gaya-gayan dengan nge-style yang gak jelas begitu. Udah minim faedah, ,manfaatnya pun hanya sementara. Be Provocative and Proactive Contoh selanjutnya untuk eksis tapi gak narsis adalah dengan aktif di masyarakat dan organisasi. Seperti yang sobat santri ketahui ya, berorganisasi itu memang banyak manfaatnya. Mulai dari mengenal orang banyak yang sebelumnya kita gak kenal, sampai berlatih berdebat diforum yang sehat. Dan kita juga tahu, yang namanya organisasi tuh terdiri dari anggota yang memiliki berbagai latar belakang. Baik latar daerah, lingkungan, dan juga karib atau keluarga mereka. Nah, kalau kita kenal mereka kan kita bisa menambah ruang lingkup kita dalam bersosial, apalagi kalau temen kita itu memperkenalkan kita dengan temen-temennya yang lain, wah makin banyak deh kenalan kita. Terus ya,

kalau kita aktif di organisasi atausuatu perkumpulan dan kita mau mempengaruhi temanteman kita dalam kebaikan di organisasi tersebut, pasti kita bakal dilirik dan dianggap keren dan pandai. Widiiiiih... mantep gak tuh. Dengan aktif berorganisasi, eksis dapet, keren juga dapet, gak perlu habisin duit dan narsis deh.


Sama halnya dengan aktif dimasyarakat, pasti juga banyak manfaatnya deh! Tapi inget sobat santri, aktifnya dalam kebaikan ya, jangan yang jelek-jelek. Contoh sederhana: di dekat rumah kita ada sebuah acara, sebut saja kerja bakti. Dengan kita aktif membantu kerja bakti tersebut, maka kita akan mendapat antusias tetangga-tetangga kita. Jadi selain kita menyebarkan kebaikan, kita juga jadi eksis deh. So, ngapain jaman sekarang eksis di depan umum dengan dandanan menor, ok stylish dan narsis kalau kita bisa eksis dengan ketaqwaan dan saling tebar kebaikan?

�Sesungguhnya amalan seseorang tergantung niatnya dan sesungguhnya seseorang itu mendapatkan sesuai dengan apa yang telah diniatkannya.�

Dari Santri untuk negeri

9


Utama

en e (ag n g n a pa ch t of i kehidu an n e g lin nd ha dala semua emajua dan. a a a ud kk am erab pabila berbicara Pem an) dal nggera p e p ah b a u k tentang r e pe a mer n pemuda yang kare terbayang adalah kekuatan, semangat, pantang menyerah, dan harapan yang begitu besar. Secara umur, masa muda adalah masa yang paling optimal untuk berfikir dengan matang dan cerdas. Rasanya sangat wajar jika pemuda memiliki potensi yang besar dibandingkan dengan kelompok lainnya. Dalam sejarah peradaban bangsa, pemuda Dari Santri untuk negeri

A

10

adalah aset yang mahal dan tak bernilai harganya. Kemajuan maupun keburukan juga sangat bergantung oleh pemuda yang menjadi tokoh utama dalam peranannya untuk melakukan suatu perubahan. Pemuda adalah agent of change (agen perubahan) dalam semua lini kehidupan karena mereka penggerak kemajuan dan perabadan. Namun, pemuda zaman sekarang hilang ditelan zaman. Dimanakah mereka bersembunyi?


Mereka tidak lagi seperti pelangi yang selalu memberikan warna-warni yang indah dalam kehidupan mereka kini hilang ditelan zaman. Budaya hidup mainstream sepertinya lebih mendominasi dan mudah diterima. Sementara budaya timur dan berbau agama dianggap kuno. Gaya hidup, pakaian, bahasa jauh dari norma, seolah semua keinginan harus dilampiaskan dengan tawuran, foya-foya, dan merasa asing terhadap agama. But, islam tidak membiarkan pemuda lepas kendali tanpa arahan, meskipun memang harus diakui bahwa hidup di zaman modern dan serba canggih ini tidaklah mudah. Banyak sekali godaan bagi pemuda untuk memperturutkan hawa nafsunya dengan segala fasilitas yang mudah dan instan membuat para pemuda islam terlena. Pemuda adalah aset paling berharga bagi setiap negara. Terlebih agama, mereka harus memilih dan menentukan nasib mereka, karena jika pemuda itu baik maka akan baiklah negara dan agama.

Islam selalu mengajarkan, menuntun, membimbing para pemudanya untuk kreatif, aktif, dan optimis. Seuntai pepatah islam mengatakan: “Bukanlah pemuda jika ia mengatakan inilah ayahku, akan tetapi pemuda adalah yang mengatakan inilah diriku dan inilah aku.” Ada ulama yang mengatakan bahwa seorang pemuda mempunyai 3 peran, yaitu: 1. Sebagai generasi penerus. Menggantikan orang-orang yang sudah rusak karakternya, rohaninya, jasmaninya. Ia juga harus berpegang teguh pada islam untuk mewujudkan sebuah perubahan.

Bahkan salah seorang ‘Founding Father’ bangsa menaruh apresiasi pada sosok pemuda: ”beri aku sepuluh pemuda, maka akan ku ubah dunia.” Masa muda adalah masa yang berapi-api. Sebagai seorang pemuda, hendaknya kita peka terhadap apa yang menjadi peran kita sebagai perilis perubahan. Semoga kita menjadi para pemuda yang senantiasa mendapat hidayah dan selalu tergerak untuk melakukan perubahan demi bangsa dan islam.

2. Sebagai generasi berikutnya. Melanjutkan nilai-nilai ajaran islam dan tidak terpengaruh bahkan ditelan zaman. 3. Sebagai agen pembaharu. Memperbarui kerusakan yang menghambat keinginan islam di masa yang akan datang.

Dari Santri untuk negeri

11


Jika kita hanya peduli apa yang kita berikan, tanpa peduli cara kita memberikannya, maka semua bisa berakhir sia-sia.

Oleh

Catatan Alumni

Tulisan ini berawal dari kicauan seorang aktivis kampus di twitter.

Tapi lama kelamaan saya merasa terganggu dengan caranya menyampaikan ide, eman saya ini gagasan, maupun seorang protes yang selalu mantan aktivis diutarakan dengan kampus yang sangat sarkas dan sinis. populer. Selain Dalam bahasa yang performanya yang lebih sederhana, sangat baik dalam selalu disampaikan menjalankan dengan nyindir. pemerintahan Saat itu saya semasa di BEM UI, berpikir, mungkin penampilannya yang isu yang dibicarakan good-looking dan sudah sampai tahap prestasinya yang yang sedemikian nyaris sempurna gawat sehingga membuatnya jadi memang harus teladan banyak disampaikan dengan mahasiswa. sinis. Dari Santri untuk negeri

T

12

Iqbal Hariadi Putra Alumni Angkatan 1

Namun ternyata cara penyampaian ini terus berlaku bahkan pada isu-isu yang tidak semestinya ditanggapi sedemikian rupa. Penyampaian dengan nyinyir ini seakan mengesankan dia selalu berada di kutub yang paling benar, sedangkan orang lain yang berseberangan selalu salah. Sampai suatu ketika saya jadi tidak tahan untuk ikut berkicau, “Calon pemimpin hebat ga bisa ya ngetwit ga nyindir?�.

Saya menyampaikan kritik ini lebih karena saya tahu betul kapasitasnya sebagai penyampai gagasan, yang memiliki kemampuan berbicara yang baik dan menulis yang mumpuni. Jika bisa menyampaikan orasi berbobot yang baik dan direkam melalui Youtube atau Soundcloud, mengapa harus menyindir lewat twitter? Jika bisa membuat tulisan yang membangun, mengapa cuma sekedar berkicau?


Jika bisa berpendapat dengan santun, mengapa harus selalu nyindir? These days, the truth itself is never enough. The way we say it matters too, a lot. Dimana pun dan kapan pun, pemuda selalu menjadi motor perubahan yang berani menegakkan panji kebenaran dan keadilan. Kita harus bisa memahami kondisi sosial masyarakat yang meyakini bahwa kebenaran saja tidak pernah cukup.

Orang-orang membutuhkan lebih dari sekedar kebenaran itu sendiri. Cara kita menyampaikannya pun menjadi penting dan dipertimbangkan akan diterima tidaknya kebenaran yang kita bawa. Kita bisa belajar dari shirah Rasulullah, teladan kita yang selalu menyampaikan kebenaran dengan cara yang hikmah. Mengetahui kapan kita harus berlaku keras, dan lebih sering lagi, kapan kita harus bersabar dan membalut kebenaran dengan kelembutan dan kasih sayang.

Apa yang terjadi Jika kita hanya peduli apa yang kemudian? kita berikan, tanpa Seberapa pun mahalnya peduli cara kita memberikannya, berlian yang maka semua bisa diberikan, kita tidak berakhir sia-sia. melihatnya lagi sebagai berlian. Bayangkan Setelah itu, yang seseorang ingin kita lihat hanya rasa memberi kita benci terhadap cara sebuah berlian orang itu seukuran genggaman tangan melemparkannya dengan kurang ajar dengan harga Bisa jadi ini juga ratusan juta. Tapi yang terjadi pada dia memberikannya FPI, ISIS, dan kelompok lain yang dengan cara melemparkannya dalam banyak kasus ke kepala, hingga menggunakan kepala kita bocor kekerasan. dan berdarah.

Kita sama-sama paham niatnya untuk kebaikan, tapi dengan cara yang salah, kebenaran bisa dinilai sebagai kejahatan. Kita tidak ingin paradoks terjadi. Jangan sampai kesalahan yang disampaikan dengan benar mengalahkan kebenaran yang disampaikan dengan salah. Dan jangan biarkan orang yang menyampaikan kejahatan dengan cara yang benar dianggap pahlawan. Sementara orang yang menyampaikan kebaikan dengan cara yang salah dicap sebagai pelaku kejahatan.

Mari belajar menjadi benar, dan berlaku santun dalam menyampaikan kebenaran :) .

Dari Santri untuk negeri

13


Tokoh

bahagianya dengan selalu bersama nabi shallallahu ‘alaihi wassalam baik siang etika tujuh puluh maupun malam. orang anshor berbaiat Pada perang Badar ia kepada Rasulullah turut menjadi mujahid shalallahu ‘alaihi wa salam dan bertempur sebagai dalam baiat aqobah ke dua, seorang pahlawan. Pada Abdullah bin Amr bin Haram perang Uhud, sebelum atau dikenal dengan panggilan Abu Jabir Abdullah kaum muslimin berangkat perang, telah terbayang termasuk salah seorang diruang matanya bahwa ia diantara mereka. Ketika akan gugur. Suatu Rasulullah shallallahu ‘alaihi perasaan kuat meliputi wa sallam dirinya bahwa ia tidak memilih beberapa orang akan kembali sehingga wakil diantara utusan itu, hatinya terasa seperti Abdullah bin Amr juga terbang oleh terpilih sebagai salah kegembiraan. seorang diantara wakil-wakil Ia memanggil putranya, mereka. Ia diangkat Oleh Rasululullah shallallhu ‘alaihi Jabir bin Abdillah, yang wa sallam sebagai wakil bagi merupakan seorang sahabat nabi yang mulia kaum bani Salamah. lalu berpesan kepadanya Setelah ia kembali ke ”Aku merasa yakin akan Madinah, ia gugur dalam peperangan mempersembahkan jiwa, ini bahkan mungkin harta, dan keluarganya menjadi syahid pertama untuk kepentingan islam. diantara kaum muslimin. Setelah Rasulullah hijrah ke Demi Allah, aku tidak lebih Madinah, Abu jabir mencintai seseorang pun menemukan nasib setelah cinta terhadap rasul selain kepadamu. Aku memiliki hutang, maka bayarlah hutangku dan berwasiatlah kepada saudara-saudaramu agar mereka suka berbuat baik.”

K

Abu

Jabir

Pertempuran sengit pun dahsyat ini, Abdullah berlangsung. Pada bin Amr bertempur mulanya kaum muslimin dengan gagah berani memperoleh layaknya pertempuran kemenangan yang cepat, terakhir dalam dan mungkin dapat mencapai kesyahidan. menjadi kemenangan Tatkala perang telah yang telak seandainya usai dan kaum pasukan pemanah yang muslimin diperintahkan nabi tidak mengevakuasi para meninggalkan syuhada, Jabir bin tempatnya, terpedaya Abdillah pergi mencari melihat kemenangan ayahnya dan akhirnya terhadap quraisy ini, menemukannya hingga mereka diantara para syuhada meninggalkan posisi itu. Tidak berbeda mereka diatas bukit, lalu dengan pahlawansibuk mengumpulkan pahlawan lain, harta rampasan dari jasadnya telah musuh yang kalah. dicincang oleh orangPada pagi hari orang musyrik. Jabir berikutnya, kaum dan sebagian muslimin berangkat keluarganya berdiri untuk menghadapi menangisi Abdullah orang-orang quraisy yang bin Amar bin Haram datang dengan pasukan yang gugur syahid besar dengan tujuan membela islam. Saat hendak menyerang kota mereka sedang mereka yang aman menangisinya itu, tenteram. Rasulullah melintas Pasukan quraisy, yang lalu bersabda, ”Kalian bisa mengumpulkan sisa- tangisi ataupun tidak, sisa kekuatan dengan para malaikat akan cepat dan melihat tetap menaunginya barisan pertahanan kaum dengan sayapmuslimin terbuka lebar, sayapnya.” Keimanan secara tidak terduga Abu Jabir merupakan menyerang kaum keimanan yang teguh muslimin dari belakang, dan kuat. Kecintaan hingga kemenangan yang untuk mati di jalan telah mereka raih Allah adalah puncak sekarang berubah keinginan dan citamenjadi citanya. Setelah Abu kekalahan. Jabir gugur, Rasulullah Dalam pertempuran pernah menceritakan satu berita penting yang melukiskan kerinduan Abu Jabir untuk mati syahid ini.

Abdullah bin Dinaungi Amr 14

Malaikat haram bin

Dari Santri untuk negeri

Oleh: M. Fauzan


“

Ketika kaum muslimin berusaha mengidentifikasi para syuhad setelah perang uhud berakhir, dan tatkala Abdullah bin Amar telah mengenali jasadnya, istrinya menaikannya ke atas untanya beserta mayat saudaranya yang juga gugur syahid, dengan maksud akan membawanya ke Madinah untuk dimakamkan disana. Hal serupa juga dilakukan oleh sebagian kaum muslimin terhadap keluarga mereka yang gugur namun seorang juru bicara Rasulullah menjumpai mereka dan menyampaikan perintah beliau ”makamilah para korban itu ditempat mereka gugur.” Mereka pun kembali dengan membawa para syuhada tersebut. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berdiri memimpin proses pemakaman para sahabatnya yang telah gugur syahid, telah memenuhi apa yang mereka janjikan kepada Allah, dan mengorbankan nyawa mereka yang berharga, demi bakti mereka kepada Allah dan Rasul-Nya. Ketika pemakaman Abdullah bin Amar bin haram tiba, Rasulullah bersabda “kuburkanlah Abdullah bin amar dan amr bin al-jamah di satu liang karena mereka berdua saling mencintai dan menyayangi di dunia.”

Keimanan Abu Jabir merupakan keimanan yang teguh dan kuat. Kecintaan untuk mati di jalan Allah adalah puncak keinginan dan cita-citanya.

Dari Santri untuk negeri

15


i i z g d i an f a h al i t f u M -pem al

O

t n i C

h e l

s

m e

a u

a l l a aJ

W a zz

A

h a

A

l l


A

llah ta’ala berfirman: “Katakanlah (wahai Muhammad) : Jika kamu mencintai Allah maka ikutilah aku (Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam), niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa dosamu, Allah Maha Pengampun Maha Penyayang.” (QS Alimran: 31) Sobat Santri! yang semoga selalu berada dalam naungan rahmat Allah ta’ala, betapa banyak kita lihat di zaman kita orang-orang yang mengaku dirinya mencintai Allah ta’ala, bahkan mungkin sering kita mendengar mereka sampai mengatakan “I Love ALLAH 100%.” Imam Ibnul Qayyim Rahimahullah berkata: “Tidak ada satupun yang kebaikannya lebih besar dibandingkan Allah Ta’ala, karena sungguh kebaikan-Nya kepada hambaNya (tercurah) di setiap waktu dan (tarikan) nafas (hamba tersebut). Hamba itu selalu mendapatkan limpahan kebaikan-Nya dalam semua keadaannya, sehingga tidak ada cara (tidak mungkin) baginya untuk menghitung (secara persis) jenis-jenis kebaikan Allah Ta’ala tersebut, apalagi macam-macam dan satuansatuannya.”[ Kitab “Thariiqul Hijratain” (hal. 349).]

a t

hanya kepadaNyalah kamu berdoa dan menundukkan diri memohon pertolongan, karena kamu mengetahui bahwa tidak ada yang mampu menghilangkan bahaya dan bencana kecuali Allah Allah Ta’ala berfirman: Taala semata. ُ ‫ِ ﱠ ﱠ ِ َإذا َ ﱠ ُ ُ ا ﱡ ﱡ‬

َ َِ ٍ َ ْ ِ ْ ِ َ َ ‫ْ ُرون‬

“Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya), dan bila kamu ditimpa bencana, maka hanya kepada-Nya-lah kamu meminta pertolongan” (QS an-Nahl: 53). Artinya, hanya kepada-Nya lah kamu berdoa dan menundukkan diri memohon pertolongan, karena kamu mengetahui bahwa tidak ada yang mampu menghilangkan bahaya dan bencana kecuali Dia Ta’ala semata. Maka Zat yang Maha Tunggal dalam memberikan apa yang kamu minta dan mencegah apa yang kamu tidak sukai, Dialah satusatunya yang pantas untuk dicintai dan diibadahi tanpa disekutukan. Itulah alasan mengapa seorang hamba cinta kepada Allah Ta’ala. Dan sudah sepatutnya seorang hamba yang mengaku cinta kepada sesuatu, untuk berkorban demi sesuatu tersebut. Jika tidak, maka dipertanyakan kebenaran cintanya. Nah, sobat santri! Pada surat Ali-imron ayat 31 Allah ta’ala menunjukan kepada kita, seperti apa sih orang yang jujur cintanya kepada Allah? biar lebih jelas, mari kita simak perkataan Imam Hasan alBashri rahimahullaah mengenai ayat ini :

ْ ُ ِ َ ‫َو‬ َ َْ َ ِ ِ Dari Santri untuk negeri

17


“Suatu kaum mengaku cinta kepada Allah, maka Allah menguji mereka dengan ayat ini”. [Tafsir Ibnu Katsir: 2/299, Cet. Daar Ibn Hazm 1419 H]. Untuk itu ayat ini juga disebut sebagai ayat ‘imtihan’ atau ayat ujian. Ujian untuk orang-orang yang mengaku cinta kepada-Nya. Jadi mereka yang mengaku cinta kepada Allah ta’ala diuji cintanya. Benar apa nggak cintanya? Maka di ayat tersebut jelas dikatakan ketika Allah ta’ala berfirman kepada Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam: ”katakanlah (wahai Muhammad)-kepada mereka yang mengaku cinta kepada Allah- jika kamu mencintai Allah maka ikutilah aku (Rasulullah shalallallahu ‘alaihi wa sallam)...” So, jika mereka mengatakan cinta kepada Allah ta’ala maka hendaknya mereka selalu berusaha mengikuti jalan Rasul-Nya dari bagaimana beliau shalalallahu ‘alaihi wa sallam beribadah, bagaimana beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam berakhlaq, hingga bagaimana beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam berkata kata,dan seterusnya. Sobat santri! Rahimakumullah, syaikh Abdurrahman ibn Nashir As-sa’di berkata mengenai ayat tersebut didalam kitab tafsirnya yang terkenal “ tafsir Taisir Karimirrahman”: ”Tatkala kalian mengaku bahwa kalian berada pada tingkatan yang tinggi ini(-mencintai Allah), tingkatan yang tiada tingkatan lagi diatasnya, maka tidak cukup hanya dengan pengakuan saja. Tetapi hendaknya ia harus jujur dengan pengakuannya. Dan tanda kejujuran tersebut adalah dengan mengikuti langkah Rasul-Nya dalam segala keadannya, dalam seluruh perkataan dan perbuatannya, dalam perkara agama yang pokok dan cabang, secara zhohir maupun bathin...”

18

Dari Santri untuk negeri

gimana sobat santri?? kita sudah tau kan apa yang menjadi kewajiban seseorang ketika ia mengaku cinta kepada Rabb yang selalu memberikan rahmatNya kepada siapapun yang ia kehendaki.

Ittiba’ kepada Rasulullah shalallahu ‘alahi wa sallam Itulah bukti cinta kita kepada Allah ta’ala yaitu Ittiba’ kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Disamping itu sob, jika kita mengamalkan suatu amalan seperti sholat misalnya, namun sholat kita jauh dari apa yang Rasulullah ajarkan kepada kita bahkan sampai kita buat buat sendiri sholat kita maka hati-hati sobat, amalan kita akan ditolak. Sebagaimana sabda Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam. “Barangsiapa membuat suatu perkara baru urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718) kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam setiap memulai khutbah biasanya beliau mengucapkan, ‫ِ ِ َ ُب ِ ﱠ َو َ ْ ُ ا ْ ُ َ ى ُ َ ى ُ َ ﱠ ٍ َو َ ﱡ‬ َ​َ ‫َُْ َ ْ َ َ ُﱠ‬ ‫َ ٍ ا ﱠ ِر‬ ‫ٍ ِ ٍو‬

ْ َ ‫ُ َ ﱠ‬ ِ َ ‫َ ْ ِن ْ َ ا‬ ‫ُ​ُ ُ ْ َ َ َُ َ ُ ﱠ‬ ‫و‬ ‫ِر‬

“Amma ba’du. Sesungguhnya sebaikbaik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diadaadakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu sesat, dan setiap kesesatan

‫َأ ﱠ‬ ‫ا‬


jalan rasul-Nya ia telah menunjukan kebenaran cintanya kepada Allah.” Kemudian Allah ta’ala berfirman: “Dan Allah Menuntut ilmu Agama maha pengampun Maha Penyayang.” Rasulullah shalallahu ‘alahi wa Semoga Allah subhanahu wa ta’ala sallam bersabda : ”menuntut senantiasa membimbing kita dengan ilmu wajib bagi setiap muslim” hidayah, taufiq serta rahmat-Nya dan sobat, satu satunya cara agar memasukkan kita kedalam golongan orang ibadah kita sesuai dengan orang yang memiliki kejujuran cinta kepadatuntunanya yaitu menuntut ilmu. Nya. Allah juga berfirman :”maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kalian tidak mengetahui” (Q.s An-nahl: 43) Banyak kok cara kita dapet ilmu agama, gak mesti sekolah formal dulu. Contohnya aja di bukubuku islam yang sesuai dalil yang benar, kajian kajian umum, internet, banyak deh. So, gak ada alasan lagi buat kita untuk gak belajar ilmu agama. tempatnya di neraka”

Balasan bagi yang cintanya jujur Telah kita sebutkan tadi bahwa tanda kejujuran cinta seseorang adalah ittiba’ kepada Rasul-Nya dalam segala aspek beribadah. Kira-kira apa sih balasan bagi mereka yang cintanya kepada Allah itu jujur? Allah ta’ala berfirman: “...Niscaya Allah ta’ala mencintaimu dan mengampuni dosa dosamu..” Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah berkata: “Allah mencintainya, mengampuni dosa dosanya, melimpahkan rahmat kepadanya dan meluruskan setiap gerak dan diamnya maka barang siapa yang mengikuti Dari Santri untuk negeri

19


Tour Assalamu’alaikum sobat SANTRI! Ikaga desu ka? How are you? lhamdulillah ane dikasih kesempatan buat mengisi rubrik ini. Waktu itu ane lagi di Jepang, chatting ama pimrednya, cerita-cerita sedikit tentang rihlah ini. Eh tiba-tiba dia bilang, “Langsung lah buat cerita pip, biar diterbitin di majalah SANTRI!”, begitulah katanya. Ya, berawal dari

A

perjalanan singkat *menurut ane* bersama keluarga, walaupun harus bolos gak masuk kelas selama satu pekan menemani Abii ke Asia Timur sana, ke Cina dan Jepang, untuk membeli beberapa mesin percetakan. Sebelumnya juga gak masuk kelas satu pekan lebih, gara-gara karantina persiapan dan pelaksanaan Pesta Sains Nasional di Institut Pertanian Bogor. Kalau dihitung-hitung, gak masuk kelas

hampir tiga pekan. Pusing? Ya pusing, mengejar ketinggalan pelajaran selama itu, rasanya greget banget. Tapi itu resiko lah, hehe… Jadi kepergian ane ke Asia Timur ini bukan sekedar travelling, tapi mencari pengalaman. Ya di sini ane sedikit berbagi pengalaman itu… Especially in Japan. Check it out. “Sayonara Hongkong…” Saatnya berpisah dengan Hongkong. Tiga hari berlalu, kami habiskan dengan berkelana mengelilingi Hongkong,

Welcome to

日本へようこそ

Afifi Marzuki

Japan

20

Dari Santri untuk negeri


Macau, Dongguan, dan Shenzhen. Dengan kereta MTR (Mass Transit Railway) kami menuju Hongkong International Airport, dari stasiun ke stasiun, dari kereta ke kereta, dari gerbong ke gerbong, berpindah ke Airport Express Line 4 yang mengantarkan kami langsung ke depan bandara. Check in selesai, kami langsung mencari prayer room. Alhamdulillah, sobat SANTRI! kami dapet prayer room di sudut airport. Tapi‌ Kaget! all of religion are

here! Islam ada, Kristen ada, Buddha ada, bukan sekedar 3 in 1 tapi all in one. Lah emangnya gado-gado apa ya dicampur-campur?! Astagfirullah‌ mau gimana lagi? Ini lah keadannya, dan ane benar-benar mengalaminya. Rasanya hati ini ingin memberontak, tapi apa daya. Walaupun diplot-plot gitu, Islam di sini, Kristen di pojok

yang lain, Buddha di deket pintu, tapi yang paling keliatan cirinya ya Islam. Paling beda deh, ada sajadah, ada arah kiblat, dan ada lemari isinya mukena. Kalau yang lain ya gitu aja, gak keliatan ciri agama mereka.

Dari Santri untuk negeri

21


Rendang spesial buatan Ummi yang memang sengaja dibawa menjadi bekal darurat, cukup mengganjal perut sampe di pesawat sebelum take off. Pukul 14.55, saatnya pesawat Cathay Pacific take off sambil mengatakan “Good Bye Hongkong…” “Nihon Youkoso…! Welcome to Japan!” Setelah 5 jam perjalanan untuk menempuh jarak sekitar 3000 km, kami tiba di Narita International Airport, Jepang. Setelah urusan imigrasi yang luar biasa ribetnya, kami langsung memesan tiket kereta N’EX (Narita Express) untuk menuju hotel Toyoko Inn di distrik Ikebukuro. Akhirnya kami pun tiba di stasiun Ikebukuro, stasiun tersibuk kedua di Jepang, tepat pukul 11 malam waktu setempat. Sobat SANTRI! bahasa asing itu sangat penting lho. Paling nggak bahasa Inggris deh. Kalau bahasa Arab mah harus paham kan? Di Jepang, tidak semua orang bisa berbahasa inggris dengan baik. Ada yang lancar, ada yang terbata-bata, ada yang

22

Dari Santri untuk negeri

pronouncenya gak jelas, dan sebagainya. Ini jadi ajang untuk practice juga buat ane. Ya walaupun ane sendiri belum bisa ngomong dengan baik kok, masih belajar. Tapi kalau ada yang gak bisa sama sekali, ini jadi masalah, karena bahasa asing yang paling ane kuasai diantara bahasabahasa lain, ya bahasa Inggris. Masa iya ane harus ngomong Jepang? Gak mungkin kan? Alhamdulillah, perjalanan kali ini didampingi sama temen Abii, Om Wedi. Beliau fasih sekali bahasa Jepangnya. Lancar sekali beliau ceplas ceplos dengan bahasa Jepang. Maklumlah, beliau sudah pernah tinggal di Jepang selama beberapa tahun dan bagi beliau, bolakbalik ke Jepang itu sudah biasa, serasa kampungnya dia,

tempat mudik. Oleh pemilik dan manager MITEC Corporation. Terpampang jelas di dekat dashboard mobil. “Welcome to Japan” yang berdampingan dengan bendera Indonesia dan Jepang. Keren! Penghormatan tamu yang luar


biasa. Kami pun tiba di sana pun paham bahwa kami muslim dan tidak boleh dan berkeliling melihat mengonsumsi makanan mesin yang ada. yang mengandung unsur haram, seperti wine, sake Setelah shalat di ruangan kerja mereka, atau arak, babi, dan lainlain. Akhirnya, mereka pun kami dijamu makan di Kisoji Restaurant. menyajikan tempura udang, menu utama siang Sebagai orang itu. Kunjungan berakhir muslim yang sedang di negeri dan kami pun kembali ke hotel. Hari yang tersisa, orang, harus kami habiskan dengan ekstra pilah pilih supaya menyelesaikan kesepakatan pembelian yang dengan JoinUp haram Corporation, kemudian itu gak mengunjungi beberapa masuk tempat wisata, Tokyo ke Tower, salah satunya. tubuh. Alhamdu Melihat keindahan kota Tokyo dari ketinggian di -lillah, malam hari. Subhanallah, merebetapa indahnya. ka Mungkin sekian, perjalanan singkat mengelilingi Asia Timur, dari Hongkong, Shenzen, Dongguan, Macau, dan Tokyo. Semoga kita bisa ambil sedikit pelajaran dari kehidupan dunia mereka.

Seolah-olah mereka mengerjakan apa yang Islam ajarkan. Tentang kebersihan, disiplin kerja, profesionalitas, menghormati orang, dan banyak nilai-nilai islam lainnya. Seharusnya kita lah yang lebih berhak, mengamalkan apa yang Islam ajarkan kepada kita. Thank you, Arigatou Gozaimasu. Yoroshiku! Ma’assalaamah‌

Dari Santri untuk negeri

23


Sen

HIG


o

ut ra

ap

Ri d S h hy a

Ya OL

EH

ior

HHIGH League BREAKS


Sport

Mereka semua saling adu ketajaman, tak hanya di lapangan, namun dibalik layar, arsitek masingmasing klub berusaha keras menciptakan formulasi terbaik untuk memacu permainan klub mereka masing-masing.

26

Dari Santri untuk negeri

S

HL (Senior High League) merupakan liga sepak bola ranah Albinaa yang telah ada sejak tahun 2011 silam. Bermula dari keinginan jamthol (istilah Osis di Albinaa) angkatan 4, yaitu jamthol BRIGHT, yang ingin menciptakan terobosan baru dalam mengembangkan skill sepak bola santri Albinaa, maka terbentuklah SHL. Sejak saat itu, SHL seolah menjadi ‘santapan wajib’ bagi para penggemarnya untuk mengisi sore hari di pesantren ini. SHL, walau hanya liga selevel SMA, namun liga ini cukup kompetitif dan atraktif. Setiap kelas SMA pesantren ini ikut meramaikan event ini dan menunjukan kebolehan mereka di tengah lapangan. Mereka semua saling adu ketajaman, tak hanya di lapangan, namun dibalik layar, arsitek masingmasing klub berusaha keras menciptakan formulasi terbaik untuk memacu permainan klub mereka masing-masing. Komitmen dan keseriusan setiap klub nampak jelas dalam permainan mereka di tengah lapangan. SHL adalah miniatur kecil sebuah liga profesional yang ada saat ini. SHL memiliki segudang pesepak bola muda penuh potensi. Beberapa diantaranya ialah duo legendaris, Abdurrahman HasaniHuseini, si Duo kembar yang selalu haus gol dalam setiap laga yang mereka lakoni. Ada juga Aditya Riyadi Putra, yang statusnya juga sudah legenda. Permainannya sebagai gelandang di lini tengah sangat karismatik dan sering kali ia menggiring bola sendirian dari tengah lapangan ke mulut gawang kubu lawan. Tak hanya tiga nama yang tadi disebutkan, melainkan masih banyak sederet pemain muda bertalenta yang bermain di liga termasyhur di pesantren kita ini. Namun, ada sebuah tanda tanya besar yang mengusikbenak kita saat ini. Yaitu, layakkah pemain-pemain SHL memperkuat squad Garuda Muda? Tentu diperlukan konsistensi yang tinggi dan keuletan untuk dapat terjun ke dalam timnas Indonesia, bukan? Mari kita menilik ke timnas Garuda


Muda yang notabene seusia kita, yaitu timnas-U-19. Timnas yang satu ini sedang 'naik daun' lantaran produktivitas dan prestasi mereka sebagai pesepak bola negeri ini yang gemilang dan patut dibanggakan. Karier mereka mulai meroket kala menjamu Korea selatan U-19 di Gelora Bung Karno dalam laga terakhir kualifikasi piala AFC U-19. Tim Korsel yang pada saat itu lebih diunggulkan karena dinilai memiliki peluang lebih besar untuk menang, berhasil dibenamkan oleh squad Garuda Muda dengan skor 3-2. Sejak saat itu, kemenangan-demi kemenangan silih berganti berhasil mereka raih, baik di tur nusantara, tur timur tengah, maupun uji coba lainnya yang kerap mereka lakoni dinegara-negara Asia. Kabar terbaru yang

kemampuan tim Asuhan Indra Sjafri tersebut, tercatat dua tim sudah menuntaskan hajat mereka dengan skuad Garuda Jaya. Yang pertama adalah pertandingan antara Acletico Madrid B vs timnas U19 yang berakhir dengan kekalahan timnas U-19 dengan skor tipis 2-1. Tak lama berselang, timnas U-19 kembali menghadapi Valencia B di stadion CiudadDeportivo Ed Paterna. Dalam laga kali ini skuad Garuda Muda berhasil menahan imbang Valencia B dengan skor 1-1. Sebuah hasil yang cukup memuaskan dan patut dipuji mengingat klubAjie Satria, pemain terbaik SHL ‘14 klub yang mereka lawan adalah klub-klub elit Eropa yang kami dapat, terdidik di tang-tangan para terhitung hingga tulisan ini ahli yang berkecimpung dalam dibuat ialah timnas U-19 dunia sepak bola Eropa. yang sedang menjalani Tur Lalu bagaimana dengan Spanyol sebagai bagian kita? Bagaimana dengan santriterakhir dari rangkaian santri Albinaa yang bermain di persiapan yang tengah SHL? Tidakkah kita ingin mereka lakukan jelang merapatkan diri ke dalam skuad berlaga di piala AFC U-19 Garuda Jaya dan memberikan 2014. Dari empat tim yang kontribusi untuk bangsa? Tentu direncanakan akan menjajal jawaban kita adalah mau, bukan? Namun sekali lagi, tentu diperlukan kesungguhan dan kerja keras untuk bisa meraih mimpi tersebut. Kita percaya, banyak santri Albinaa yang memiliki potensi besar untuk menjadi pemain anyar di hari esok. Tinggal diasah dan dipoles sedikit lagi, maka, Insya Allah, mimpi tersebut dapat kita gapai. Teruslah berjuang, jangan menyerah, untuk menyongsong hari esok, menjadi pesepak bola nasional yang gemilang! PSG, sang kampiun SHL ‘14

Dari Santri untuk negeri

27


r u O

m o C

s t n e m


Beranda

Notifikasi

Pesan

Cari di Twitter

# Temukan

Notifikasi Semua / Orang yang Anda ikuti

Tren

.

Ubah

#MajalahSantriKeren #ClosingSHL15Seru #Beki&RazanSantriCerdas #timetosaygoodbye I Luv Al Binaa Subhanallah #nabilessamahay UT 15 HI 15

Naufal Alfarizi @naufal1568 29 Mei @Jtalbinaa Alhamdulillah akhirnya terbit juga.. terima kasih ya buat ikhwah yang dah bantuin :)

Muhammad Baihaqy @m_baihaqy 29 Mei @Jtalbinaa Le magazine frais de Nice...

Farhaan @parhaann 29 Mei @Jtalbinaa The best lah... sukses buat kedepannya

Jamthol Brave Hafidh Atsary @atsarydah 29 Mei @Jtalbinaa Just cheer up! and do the best to be better

Afifi Marzuki Muslim @uda_afif 29 Mei @Jtalbinaa ‫ﺑ ﺎرك ﷲ ﻓﻴﻜﻢ و ﺴﺮ ﷲ ﻟﻨﺎ اﻣﻮرﻧﺎ‬

Iman Mufqi N. @putra_iman 29 Mei @Jtalbinaa Majalah ndadekake wong dawa

Ihza Razan @ihza_ra 29 Mei @Jtalbinaa The magazine makes me SPEECHLESS

Ridwanullah @ibnsholah 29 Mei @Jtalbinaa BRAVO buat BRAVE #majalahSANTRI

Royhan U. @royhanulya 29 Mei @Jtalbinaa Janten sae kanggo kapayunna

@rizkyamen 29 Mei Garda Congratulations For @Jtalbinaa , for all the hardwork.

Iqbal @iqbalazhary54 29 Mei @Jtalbinaa ...‫اﳌﺠﻠﺔ اﻟ اﻧﺘﻈ ــﺮﻧﺎ ﺎ‬


Pondok ini umurnya lebih tua dari negara kita sendiri, lho. Kalau misalnya tahun 2015 ini Indonesia umurnya sekitar 70 tahun, Gontor ini jauh lebih tua. Pondok itu berdiri pada tahun 1926. Berarti kalo dihitung-hitung, Gontor ini usianya sekitar 89 tahun.

visiting

Gontor by

Royhan Ulya


D

isini saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya bersama sobat-sobat saya di Jam'iyyah Tholabah. Pengalaman yang mungkin bermakna, soalnya banyak pelajaran yang bisa diambil, yaitu Studi Banding ke Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo, Jawa Timur. Sebelumnya nih, untuk diketahui bersama bahwa pondok ini umurnya lebih tua dari negara kita sendiri, lho. Kalau misalnya tahun 2015 ini Indonesia umurnya sekitar 70 tahun, Gontor ini jauh lebih tua. Pondok itu berdiri pada tahun 1926. Berarti kalo dihitung-hitung, Gontor ini usianya sekitar 89 tahun. Wow, umur yang fantastis bukan untuk ukuran sebuah lembaga. Nah sobat SANTRI!, Alasan kenapa kita pengen belajar dari mereka tuh salah

satunya itu, karena mereka sudah jauh lebih berpengalaman dari kita, khususnya dalam berorganisasi. So, kita semua sepakat berangkat ke Gontor hari Rabu (26/11/14) pake bus AL BINAA, biar ngirit biaya dikit. Jumlah santri yang berangkat ke Gontor ada 29 orang ditambah 2 pembimbing. Cukuplah buat 1 bis kecil mah. Kita berangkat kira-kira jam 2 siang. Bukan santri dong kalo ga eksis, hahaha. Jadi bolehlah kita eksis dulu di depan kamera sebelum pergi. Abis itu, kita cek persiapan terakhir sebelum berangkat. Udah siap semua, Gontor.. I'm coming!! Di jalan, susasananya happy banget. Belum keliatan tuh muka-muka ngantuknya, sampe kita rehat sebentar di Rest Area buat Sholat Ashar. After that, kita lanjutin lagi trip kita. Mungkin

e-mang udah sore sih waktunya, jadi beberapa muka udah keliatan ngantuk. Akhirnya, semuanya tidur deh. Sampe juga kita di Jawa Tengah, sobat SANTRI!. Pemandangannya beuh, keren banget. Ada Gontor Putri, berjejer pula ampe 5 pondok. Maklum aja ya, Gontor udah tua. Jadi ya wajar aja kalo punya banyak cabang. Perjalanan pun masih lanjut. Sesekali kita turun buat istirahat sama sholat, sekalian makan juga deh. Penantian pun masih berlanjut, bro. Biar ga bete, ya kita ngobrol ngalor ngidul aja selama di perjalanan. Eh ga kerasa ternyata udah keliatan plang bertulis “Reog Ponorogo�. Kita pun makin penasaran gimana sih Gontor itu sebenarnya. Ada yang bilang baguslah bahasanya, ada Dari Santri untuk negeri

31


yang bilang disiplinlah muridmuridnya, ada juga katanya songkoklah khasnya. Itu semua bisa dijawab kalo kita sampe, Insya Allah. Kamis (27/11/14) jam 11 siang, kita gak langsung datang ke pondoknya. Kita mampir dulu ke warung buat ngisi perut (maklum di perjalanan jarang makan) di warung “ES DAWET�. Warungnya kecil, terus diisi sama 30 orangan. Ya bisa dibayanginlah gimana kondisi tuh warung, berubah 180'. Mungkin emang dasarnya laper kali ya, rata-rata kita tuh pada ngambil gorengan masing-masing 3, belum es dawetnya juga pada nambah. Jadilah warung itu kosong, maksudnya kosong makanannya. Gatau tuh gimana

32

Dari Santri untuk negeri

per asaan si ibu da-pet rejeki nomplok. Abis beres (baca: kenyang) semua, diitung tuh abis berapa semuanya. Ternyata, kita semua ngabisin ampe .. 150ribuan lah. Padahal cuma beli gorengan. Emang bener anak AL BINAA kalo udah laper. Setelah itu langsung aja ke lokasi, yaitu Pondok Modern Darussalam Gontor. Disana, kita disambut sama penjaga penginapan. Oh iya, kita juga udah disiapin tempat buat tidur. Irsyad selaku ketua dari kita semua langsung ngasih arahan tentang pembagian kamar. Udah tau kamar masingmasing, kita bubar buat beres-beres sama persiapan ke lokasi pondoknya. Kalo dihitung-hitung, jarak dari penginapan ke pondoknya tuh ga

ter lalu jauh, kurang lebih 100m. Akhirnya kita sampai disana dan langsung disambut oleh bagian tamu dan langsung diantar ke aula. Sesi pertama ada perkenalan sama penjabaran Gontor secara lengkap. Disitu dijelasin kapan Gontor berdiri, siapa aja pendirinya, visi misinya, pokoknya mah all about Gontor deh. Selesai acara tadi, kita langsung mencar per qism (bagian) buat ke tujuan inti kita, yaitu bagaimana belajar berorganisasi. Disitu kita bebas nanya-nanya apa aja yang pengen kita tau. Waktu itu kebetulan masih jam 2 siang. InsyaAllah kita punya banyak waktu buat keliling. Kita kumpul lagi jam 5 sore di depan masjid Gontor. Disitu kita bingung,


mau pulang dulu ke penginapan atau nunggu aja sampe waktu maghrib masuk. Tapi, akhirnya kita sepakat tetep stay sampe maghrib, sekalian biar bisa liat gimana keadaan masjid disana dengan total santri yang hampir 4000. Ternyata sobat SANTRI!, disana tuh beda jauh sama AL BINAA kalo diliat kondisi masjidnya. Mereka bisa tertib, disiplin, rapih. Kita liat ada santri yang terlambat, mereka disuruh berdiri diluar masjid sambil baca quran. Ada juga yang keliatan ngobrol sama temennya, langsung ditarik disuruh berdiri di tengah tangga, dan kalo diperhatiin juga para pelanggar cuman 2 sampe 10 santri doang. Itu menunjukan gimana santrisantri Gontor dalam berdisi

pli n. Sama halnya tentang kebersihannya. Disana ada Qism nadzofatul ma'had (kebersihan pondok) yang punya mobil khusus sampah. Intinya, disana itu semuanya kegiatan santri diatur sama OPPM (Organisasi Pelajar Pondok Modern) dan pesantren pun sudah memberika sarana dan prasarana yang memadai. Oke sobat SANTRI!, kita masih penasaran gimana sih kehidupan santri-santri disana. So, setelah kita muter-muter pondok, ada beberapa hal yang berbeda bahkan ga ada di AL BINAA. Waktu ke tempat makannya, kita liat bahwa disana ga ada tray atau tempat makan yang disediain pesantren. Semuanya bawa piring masing-masing. Buat lauknya juga disana sederhana banget. Makannya ya ga jauh-jauh dari tahu, tempe, sayur. Bahkan waktu ditanya apa maka

nan spesial disana, mereka jawab “TONGKOL�. Coba bayangin sobat, disana tongkol jadi makanan special. Kalo di AL BINAA? You don't say lah pokoknya mah. Miris juga kalo melihat santri AL BINAA rata-rata ga bisa bersyukur atas apa yang diterimanya. Itu baru tentang makan. Ohiya, kita juga beru 'ngeh' tuh. Kalo diperhatiin, dari 4000an santri disana ga ada yang pake celana ž apalagi celana pendek. Semuanya pake celana panjang. Mau training, celana bahan, intinya celana panjang. Kerapihan disana juga hebat banget. Semuanya rapih, ke masjid pada pake kemeja ato baju koko. Keren deh pokoknya. Nah, sobat SANTRI!, akhirnya kita sampai juga pada tujuan akhir kita (mungkin), yaitu gimana sistem pembela-jaran Dari Santri untuk negeri

33


Akh

mereka di asrama. Menurut penelitian kita, khusus buat kelas 5 sama 6 aja yang wajib sholat di masjid 5 waktu. Sisanya, yaitu kelas 1, 2, 3, 4, mereka sholat di kamar masing-masing kecuali sholat maghrib (wajib di masjid seluruhnya). Hal ini dimaksudkan agar semua santri bisa menjadi pemuda masjid. Maksud pemuda masjid itu bisa jadi imam, muadzin, ya minimalnya 2 itu aja. Sistemnya itu setiap sholat digilir siapa yang jadi imam dan muadzin per kamar. Jadi, kesimpulannya sistem pendidikan asrama Gontor berbeda dengan AL BINAA. Eh, ga kerasa waktu udah malem.

34

irnnya kita sepakat selesai keliling, dan yang mau istirahat dipersilahkan kembali ke penginapan. Ada juga beberapa dari kita yang tetep stay sampai jam setengah 12 malem. Sekedar ngobrolngobrol aja. Besoknya (Jumat 28/11/14) kita bangun cepet biar bisa liat kegiatan mereka di Jum'at pagi (hari libur). Pas kita sampai di lokasi, disana udah rame banget. Ada yang siap-siap buat lari pagi, senam, atau ekskul. Ga beda jauh sama di AL BINAA. Bedanya disana ada yang ngatur, kalo AL BINAAi mah bebas. Ada juga yel-yel dari setiap asrama buat ngeramein Jum'at pagi. Tapi bedanya, yelyel nya pake bahasa arab atau inggris. Lalu beberapa jam

Dari Santri untuk negeri

kem udian, ada pameran bazaar yang menjual souvenir, makanan, dan sebagainya. Jam 9 pagi kita semua beres-beres untuk persiapan pulang ke AL BINAA. Tapi kita gak langsung ke AL BINAA, karena ada undangan untuk mampir ke Ponpes Daarul Fikri, sekalian sholat Jumat disana. Sabtu (29/11/14) kita sampai di AL BINAA kira-kira jam 10.00. Kunjungan kami ke Ponpes Gontor dan Daarul Fikri memberi banyak manfaat dan tentunya berkesan buat pribadi masingmasing dan umumnya buat semua. Semoga Studi Banding kami bermanfaat buat kedepannya.


P

ernahkah Anda bertanya, “Mengapa pelangi muncul sesudah hujan yang lebat?” Pernahkah terlintas dalam benak Anda, “Mengapa pekatnya malam selalu ditaburi dengan indahnya kerlap-kerlip bintang?” Dan pernahkah terbesit di pikiran Anda, “Mengapa di hidup ini banyak sekali halhal indah yang tercipta ketika kita mengawalinya dengan segala bentuk kesukaran?” Hidup itu suatu proses pembelajaran… Ya begitulah seharusnya, hidup ini akan indah bila kita melalui proses yang pahit sekali. Cibiran, cacian, dan makian selalu saja menjadi penghalang impian kita. Setiap orang pastilah memiliki masa-masa bersejarah, saat-saat mendebarkan, saat berkubang air mata dan berkalang derita. Keselarasan macam inilah pemungkin atas terjadinya sebab-akibat dalam garis hidup semua Anak Adam. Teramat banyak dimensidimensi nikmat yang Allah berikan, tetapi

kita lebih sering menyalahkan realita yang ada dan lupa akan semua nikmat yang telah Allah berikan. Bahkan kita lebih sering berkata, “Ah… Seandainya tidak begini maka tidak akan terjadi…” ketimbang bersyukur dengan mengucapkan “Alhamdulillah mungkin inilah jalan terbaik yang telah Allah berikan,” Setiap orang pastilah pernah kecewa… Yap begitulah kehidupan, bermain di antara perbedaan harapan dan kenyataan. Contoh simpelnya ketika kita berharap untuk mendapat sesuatu, lalu hasilnya jauh dari kata sesuai dengan harapan kita, lalu kita merasa kecewa, akhirnya larut dalam penyesalan akan kegagalannya. Ketahuilah kawan! Kegagalan ialah hal yang biasa mampir di kehidupan manusia. Tidak ada salahnya dong kalau kita gagal?? Namun bangkit dari kegagalan dan

Motivasi menjadikan kegagalan sebagai pecutan untuk terus berusaha menggapai impian di masa depan. Itulah hal yang luar biasa. Hidup itu seperti roda yang berputar pada porosnya. Kadang kita di atas, terkadang pula kita di bawah. Janganlah hancur ketika berada di bawah (gagal), teruslah bangkit supaya kita berada di atas, dan jangalah sombong ketika kita berada di atas (sukses). Jadi tidak ada lagi alasan untuk terpuruk ketika gagal karena itu hanya sementara. Ketahuilah kawan! Awal dan akhir dari sebuah kehidupan dipisahkan oleh sebuah kata “proses”. Tak peduli awal kehidupan kita buruk. Tetapi bila proses yang kita lakukan mempunyai arti “pantang menyerah” maka kita akan mengakhiri sebuah kehidupan dengan akhir yang indah… So, wake up guys!

f e i r .A

M r a f Ja

p U e k ! a s W Guy Dari Santri untuk negeri

35


Gaulmu Gambaran

Masa Depanmu Ust. Zaenal Abidin, Lc.


Renungan

S

eorang remaja belasan tahun. Tubuhnya kurus, pandangan matanya sayup. Duduk tertunduk meratapi hari-hari gelapnya di ruangan sempit, sel tahanan. Menyesali hidupnya yang ia habiskan bersama barang haram yang bernama narkoba. Seorang mahasiswi sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta, hidupnya berakhir secara mengenaskan. Gadis berusia 22 tahun ini, harus kehilangan nyawa di tangan seorang dukun beranak, karena nekad melakukan aborsi. Aborsi yang berbuntut maut itu, dilakukan setelah sang mahasiswa mengetahui kalau dirinya tengah hamil. A k i b a t hubungan

ge lap yang dilakukan dengan kekasihnya, yang juga merupakan mahasiswa sebuah perguruan tinggi swasta di Yogyakarta. Begitu sebuah surat kabar memberitakan... Sobat santri... Itulah sebagian kecil potret kelam pergaulan hidup muda-muda zaman sekarang. Masih banyak kasus kenakalan remaja lainnya yang tidak kalah menyeramkan dengan kedua kasus di atas. Tawuran antar pelajar, bullying, minuman keras, serta pelecehan seksual. Kasus-kasus kenakalan remaja yang lahir sebagai buah dari gaya hidup permisif serba boleh. R a s a i b a b e rca m p u r ke c e wa menyeruak dalam hati. Rasa iba karena masa depan keduanya hancur begitu saja. Rasa kecewa karena ketidakmampuan keduanya dalam menjaga diri dari pergaulan bebas. Kini, kesuksesan yang diimpi-kan sela-ma ini

Dari Santri untuk negeri

37


han y a t i n g g a l kenangan. Kedua orang tuanya hanya mampu menundukkan wajahnya. Tak mampu menatap orangorang di sekelingnya. Malu menanggung aib keluarga sebagai buah dari kebodohan putra-putrinya yang tertipu dengan kenikmatan dunia berbalut pergaulan modern. Sobat Santri... Saat ini engkau tengah berada di zaman yang sangat mengkhawatirkan. Pergaulan bebas tengah menjadi tren di kalangan remaja. Kasus kenakalan remaja semakin meningkat secara drastis. Cobalah tengok kanan kirimu. Berbagai jenis pergaulan bebas semakin mudah engkau dapati. Media elektronik yang dikelola oleh para pemburu kekayaan dan kepuasan menjadi pendukung perusak moral generasi muda. Jika engkau buka channel tv, membaca lembaran surat kabar, dan menghubungkan dirimu dengan dunia maya. Maka

38

Dari Santri untuk negeri

y a n g engkau dapati adalah tayangan murahan yang dikemas dalam filmfilm dan sinetron percintaan, serta acara musik yang dihadiri oleh remaja-remaja alay. Ya n g e n g ka u saksikan adalah poster dan gambar remaja yang tak tahu diri lagi m u r a h a n . Ya n g engkau baca adalah tulisan-tulisan yang meracuni pola pikir para remaja yang lemah iman.

orang yang hidup di sekelilingmu akan m e m p e r l u a s wawa s a n d a n cakrawala berpikirmu. Bergaullah secara sehat! Dengan cara memilih pergaulan yang bisa menambah kebaikan diri, menambah ilmu dan membantu mengejar ke s u k s e s a n m u . J a u h i l a h olehmu pergaulan buruk yang menjerumuskanmu ke dalam penyesalan tak bertepi. Sebagai remaja muslim yang hidup di atas aturan Islam. Hendaklah kamu berhatihati dalam menapaki dunia pergaulan. Hendaknya engkau mawas diri agar tak terjatuh ke dalam Sobat Santri... Seorang remaja pergaulan bebas yang harus memperluas berujung pada kehinaan wawasan lewat dan penyesalan. pergaulan. Berhati-hatilah kawan Perluaslah dalam menapaki jalan pergaulanmu. hidupmu. Agar engkau Karena interaksi tak terperosok dalam dengan orang-


lubang menganga yang membinasakan. Berbekallah kawan dengan bekal iman yang mengakar kuat di dalam dada. Iman yang menghindarkanmu dari perbuatan-perbuatan kotor lagi hina. Iman yang menjagamu dari gelapnya maksiat yang mengotori beningnya hatimu. Sobat santri... Jagalah iman yang ada dalam hatimu dari virusvirus keimanan yang m e m a t i k a n . Sebagaiman a e n g ka u menjaga pepohonan di belakang rumahmu dari hama dan binatang yang d a p a t m e r u s a k keindahannya. Siramilah imanmu setiap hari agar ia tetap subur dalam hatimu. Siramilah iman

mu dengan beragam ketaatan. Agar imanmu berakar kuat, berbatang besar dan berdaun segar yang menghasilkan buah manis. Landasilah imanmu dengan ilmu agama yang benar. Ilmu agama yang engkau ambil dari sumbernya yang benar, kitabullah dan Sunnah rasul-Nya. Karena dengan ilmu syar'i engkau b i s a m e n ga p l i ka s i ka n ke i m a n a n m u d e n g a n benar. Dengan ilmu syar’i engkau bisa mengetahui mana yang halal dan mana yang haram. Dengan ilmu syar'i engkau bisa mengetahui mana yang hak untuk diikuti dan mana yang batil untuk kemudian engkau tinggalkan. Sobat Santri... Betapa indah kehidupan seorang pemuda muslim yang berhiaskan iman dan amal soleh Kehidupannya terarah, pergaulannya pun terjaga. Ia isi hari-

harinya dengan segudang kegiatan yang bermanfaat untuk dunia dan akhiratnya. Senyum bangga terlukis di bibir kedua orang tua. Senyum bangga sebagai buah dari kesuksesan yang berhasil ia raih. “Ahmad terdiam seribu bahasa. Rasa haru bercampur bangga mengisi relung hatinya. Ijazah sarjana yang ada di tangannya menjadi saksi bisu kesuksesannya menyelesaikan studi di sebuah perguruan tinggi ternama. Ucapan syukur kepada Allah mengalir lirih dari lisannya. Pemuda salih bernama Ahmad itu menjadi saksi kesuksesan seorang pemuda yang meniti jalan ilmu dan kebaikan. Meninggalkan hiruk pikuk pergaulan bebas muda-mudi yang kian hari kian ramai menghiasi sudutsudut tanah kelahirannya�.

Dari Santri untuk negeri

39


Ada Pemuda

Masih

,

Harapan,

!!

KARYA

Naufal Rinaldi Faras

Kegelapan di tengah hujan, Yang kehilangan cahaya harapan, Bagaikan lampu tanpa arus listrik, Yang tak mampu berikan sinar-sinarnya, Dunia pemuda bukan keputusasaan, Yang terhenti tanpa adanya arus, Energi dan usaha, Berpeluk serta dalam gaya geraknya, Menghindari gesekan, Yang menghambat langkah kakinya, Berfikirlah seperti pemuda, Mencari pendidikan dalam bayangan maya, Yang dipantulkan dalam cermin datar, Sehingga mambentuk suatu masa depan, Bukanlah lampu tanpa arus listrik, Hanya bersifat sementara, Bukankah elektron, Masih mampu mengalir didalamnya, Bukankah lampu masih mampu menyala, Dan harapan itu pasti ada, Saat kau mampu melawan gesekan itu, Saat pemuda lupa akan keputusasaan, Dan saat itulah, Elektron-elektron jiwamu, Membangkitkan semangat juangmu. 40

Dari Santri untuk negeri


41

Dari Santri untuk negeri


with

Ust. Irfan Zein, Lc Apa yang harus dilakukan oleh seseorang apabila ditengah wudhunya ia buang angin (kentut) ? Buang angin adalah satu diantara pembatal wudhu. Olehnya bila seorang buang angin disaat wudhu, maka wajib kembali mengulanginya. Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda; َ ‫دث َﺣﺗﻰ َ َﻳﺗَو‬ َ َ ‫أﺣ‬ ُ َ َ ‫َﻻ ُ ْﺗﻘَﺑُل‬ ‫رﺟٌل ِﻣْن‬ ْ َ ‫ﺻﻼة َﻣْن‬ ُ َ ‫ﺿﺄ َﻗﺎَل‬ َ َ ‫دث َﻳﺎ َأَﺑﺎ ُھَﺮْﻳ‬ ُ َ ‫اﻟﺣ‬ َ ْ ‫ﺿَﺮَﻣ‬ ‫ﺿَﺮاط‬ َ ‫ﺮة َﻗﺎَل ُﻓ‬ ْ ‫َﺣ‬ ُ ‫ﺳﺎٌء َأْو‬ َ ْ ‫وت َﻣﺎ‬ "Shalat orang yang berhadats tidak akan diterima hingga ia berwudhu." Setelahnya, seorang dari Hadhramaut bertanya, "Wahai Abu Hurairah apa yang dimaksud dengan hadats ?." Beliau berkata; "Buang angin (baik yang tidak mengeluarkan suara atau yang bersuara).” (HR. Bukhari).

Ustadz, bagaimana cara menghadirkan kesungguhan dalam mengerjakan perintah maupun menjauhi larangan Allah dan Rasul Nya ? Kesungguhan itu akan lahir dan bersemi sejauh mana kadar pemahaman kita. Semakin besar pemahaman seorang muslim tentang Allah dengan seluruh syari'atnya, maka akan semakin baik pula tingkat ketakwaan dan kesungguhannya dalam menjalankan syari'at Allah. Olehnya, maka orang yang paling takwa kepada Allah dan paling tunduk kepada aturan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam adalah para ulama. Allah berfirman; ‫ﯾﺨﺸﻰ ﱠ‬ ْ ِ َ‫ﷲ‬ َ ْ َ ‫}إﻧﻤﺎ‬ [28 :‫ﻌﻠﻤﺎء{ ]ﻓﺎطﺮ‬ ُ َ َ ُ ‫ﻋﺒﺎده ْاﻟ‬ ِ ِ َ ِ ‫ﻣﻦ‬ َ‫ِﱠ‬ "Sesungguhnya orang yang takut kepada Allah dari hamba-hamba Nya adalah para ulama (orang-orang berilmu)." (Faathir; 28)

42

Dari Santri untuk negeri


ْ َ ‫}ﻗﻞـ‬ ُْ ‫واﻟﺬﯾﻦــ َﻻ‬ َ ِ ‫ﻌﻠﻤﻮنــ َ ﱠ‬ َ ُ َ ْ َ‫اﻟﺬﯾﻦــ ﯾ‬ َ ِ ‫ﯾﺴﺘﻮــي ﱠ‬ ِ َ ْ َ ‫ھﻞــ‬ ُ ُ ‫ﯾﺘﺬﻛُﺮ‬ ‫إﻧﻤﺎ َ َ َ ﱠ‬ [٩ :‫({ ]اﻟﺰﻣﺮ‬٩) ‫اﻷﻟﺒﺎب‬ َ ََُْ ِ َ ْ َ ْ ‫أوﻟﻮ‬ َ ‫ﯾﻌﻠﻤﻮن ِ ﱠ‬ "Katakanlah wahai Muhammad, adakah sama antara orang-orang yang mengetahui dan antara mereka yang tidak mengetahui? Hanya orang-orang pahamlah yang dapat menerima pelajaran.".(az Zumar: 9) Maka untuk menghadirkan kesungguhan dalam menjalankan syari'at ini hendaknya seorang banyak mempelajari kitabullah dan sunnah RasulNya shallallahu 'alaihi wa sallam. Dengan memahami keduanya secara benar, seorang akan menjadi lebih paham tentang tujuan hidupnya, paham bagaimana berinteraksi dengan hidup dan paham akan segala konsekuensi yang akan diterimanya dari seluruh perbuatan yang telah dilakukannya ketika di dunia. Selanjutnya, dengan pemahaman yang baik inilah diharapkan dapat melahirkan keikhlasan dan kesungguhan dalam menjalankan seluruh aturan Nya. Dan bagi mereka yang telah bersungguhsungguh, Allah gembirakan mereka lewat firman Nya; ‫ﮭﺪﯾﻨﱠﮭ ُْﻢــ ُﺳﺒ َ َُﻠﻨــﺎ َ ِ ﱠ‬ ُ َ َ ‫}واﻟﺬﯾﻦـ‬ َ ِ ‫ﺟﺎھﺪــوا‬ ‫ﻟﻤﻊــ‬ َ ِ‫َ ﱠ‬ َ َ َ ‫ﷲــ‬ َ ِ ْ َ‫ﻓﯿﻨــﺎ َﻟﻨ‬ َ ‫وإنــ ﱠ‬ [٦٩ :‫ﺤﺴﻨﯿﻦ{ ]اﻟﻌﻨﻜﺒﻮت‬ َ ِ ِ ْ ‫اﻟﻤ‬ ُْ "Dan bagi mereka yang bersungguhsungguh di jalan Kami, niscaya Kami benar-benar akan menunjukinya jalanjalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar akan bersama orang-orang yang baik dan benar." (al 'Ankabuut: 69)

Bagaimana cara melawan rasa was-was syaithan di dalam ibadah kita, dan juga melawan perasaan riya atau penyakit hati lainnya yang muncul ketika sedang beribadah ?

Was-was adalah satu diantara tiupan syaithan yang dihembuskannya ke dalam hati seseorang untuk menghalanginya dari sebuah kebaikan atau menggelincirkannya kepada kesalahan dan dosa. Allah berfirman tentang makar syaithan kepada nabiullah Adam 'alaihissalam; َ ْ ‫اﻟﺷ‬ ْ َ ‫ووريـ‬ ‫ﮭﻣﺎ ﱠ‬ ‫ﮭﻣـﺎ ِﻣْنـ‬ َ ُ ‫ﻋﻧ‬ َ ِ ُ ‫ﮭﻣﺎ َﻣﺎ‬ َ ُ ‫ﺑدي َﻟ‬ َ ِ ْ ‫ﯾطﺎُن ﻟُِﯾ‬ َ ُ ‫ﺳوس َﻟ‬ َ َ ْ ‫}ﻓو‬ َ​َ ‫اﻟﺷﺟرةـ ِ ﱠ‬ ‫إـﻻ أَْنـ‬ ِ َ َ ‫ھذهـ ﱠ‬ ِ ِ َ ‫ﺑﻛﻣـﺎ َﻋْنـ‬ َ ُ ‫ﻧﮭﺎﻛﻣﺎ َر ﱡ‬ َ ُ َ َ ‫وﻗﺎل َﻣﺎ‬ َ َ َ ‫ْوآﺗﮭﻣﺎ‬ َ ِ ِ ‫َﺳ‬ َ ْ َ ُ َ ‫ﯾن أ ْو‬ َ َ َ ‫ﺗﻛوﻧﺎ‬ َ ُ َ ‫ﮭﻣـﺎ ِ ﱢإﻧـﻲ‬ َ ُ ‫وﻗﺎﺳﻣ‬ َ َ َ َ (20) ‫اﻟﺧﺎﻟدﯾنـ‬ َ ِ ِ َ ‫ﻣنـ‬ َ ِ ‫ﺗﻛوﻧـﺎ‬ ِ ْ ‫ﻣﻠﻛ‬ ‫( َﻓ َ ﱠ‬21) ‫اﻟﻧﺎﺻﺣﯾنـ‬ ُ ِ ‫ھﻣـﺎ‬ :‫ﺑﻐُرـور{ ]اﻷﻋـراف‬ َ ُ ‫دﻻ‬ َ ِ ِ ‫ﻟﻣن ﱠ‬ َ ِ َ ‫ﻟﻛﻣﺎ‬ ََُ [22 - 20 "Maka syaitan membisikkan pikiran jahat (was-was) kepada keduanya untuk menyingkap auratnya (menelanjangi keduanya) dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)." Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang tulus memberi nasehat kepada kamu berdua", maka

Dari Santri untuk negeri

43


syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu dayanya.". (al A'raaf;2022). Diantara terapi efektif dalam mengatasi penyakit ini adalah dengan mengabaikannya. Olehnya, ketika seorang sahabat mengadukan kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang keadaan seorang yang selalu dibayangi rasa was-was telah buang angin di dalam shalatnya; Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam justru menyuruhnya melanjutkan shalat dan melarangnya membatalkan shalatnya itu kecuali jika benar yakin telah berhadats, yang ditandai –diantaranya- dengan mendengar atau mencium baunya. Atas dasar hadits ini pulalah diantaranya, para ulama menetapkan sebuah kaidah agama yang sangat bermanfaat dalam mengatasi penyakit ragu ini, yaitu; "al yaqiin laa yazuulu bi as syakk" (sebuah keyakinan tidaklah menjadi gugur hanya karena sebuah keraguan). Melakukan kebaikan, tentu adalah hal yang dianjurkan. Namun ketika akan melakukannya, lagi-lagi syaithan terkadang datang membisikkan rasa khawatir ke dalam jiwa orang tersebut; khawatir kalau saja amalan baik yang akan dilakukakannya itu didasari oleh riya. Terhadap orang yang dibayangi rasa was-was seperti ini, Fudhail bin 'Iyaadh rahimahullah berkata;

‫ﺗرك اﻟﻌﻣل ﻣن أﺟل اﻟﻧﺎس رﯾﺎء واﻟﻌﻣل ﻣن أﺟل اﻟﻧﺎس ﺷرك واﻹﺧﻼص أن ﯾﻌﺎﻓﯾك ﷲ ﻋﻧﮭﻣﺎ‬ "Meninggalkan sebuah ketaatan karena manusia adalah riya. Melakukan ketaatan karena manusia adalah syirik. Dan ikhlas adalah ketika Allah membebaskanmu dari keduanya.". (Syu'ab al Iman). Maksud pernyataan Beliau ini adalah agar seorang yang ingin melakukan ketaatan tetap melaksanakan dan tidak justru meninggalkannya karena was-was akan niatnya, sembari melakukan upaya untuk senantiasa menjaga keikhlasannya dalam beramal. Al Haarits bin Qays rahimahullah berkata;

‫إذا أﺗﺎك اﻟﺷﯾطﺎن وأﻧت ﺗﺻﻠﻲ ﻓﻘﺎل إﻧك ﺗراﺋﻲ ﻓزدھﺎ طوﻻ‬ "Apabila syaithan datang membayangimu dalam shalat dan membisikkan kekhawatiran riya, maka perpanjanglah shalatmu.". (Talbis Iblis) Demikianlah diantara terapi efektif yang diajarkan agama dalam mengatasi was-was syaithan, tentu diiringi dengan doa kepada Dzat yang menguasai hati kita agar melindungi kita dari kejahatan syaithan, sang penebar was-was. Allah berfirman;

ُ ُ َ‫}ﻗُْل أ‬ ‫ﺑر ﱢ‬ ُ ‫ﺳو‬ ‫سـ ِﻓـﻲ‬ ِ ‫( ﱠ‬٤) ‫اﻟﺧﻧﺎسـ‬ ِ َ ِ (٢) ‫اﻟﻧﺎس‬ ِ ِ َ (١) ‫اﻟﻧﺎس‬ َ ْ ‫( ِﻣْن َﺷﱢر‬٣) ‫اﻟﻧﺎس‬ َ ِ ‫ﻋوذ‬ ِ ْ ‫اﻟذـي ُ َﯾو‬ ِ ‫ﺳواسـ ْ َ ﱠ‬ ِ َ ْ ‫اﻟو‬ ِ ‫إﻟﮫ ﱠ‬ ِ ‫ﻣﻠك ﱠ‬ ِ ‫ب ﱠ‬ [٦ - ١ :‫({ ]اﻟﻧﺎس‬٦) ‫واﻟﻧﺎس‬ ِ ‫ﻣن ْ ِ ﱠ‬ َ ِ (٥) ‫اﻟﻧﺎس‬ ِ ‫اﻟﺟﻧﺔ َ ﱠ‬ ِ ‫ﺻدور ﱠ‬ ِ ُ​ُ Katakanlah: "Aku berlidung kepada Tuhan (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan atau was-was) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."(an Naas; 1-6)

44

Dari Santri untuk negeri


Apakah benar seluruh muslim pasti akan masuk surga jika ia tidak pernah melakukan dosa besar ?

S a t u diantara keutamaan yang dimiliki oleh muslim dan tidak dimiliki oleh selain muslim adalah jaminan surga dari Allah. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda;

‫ﺣﻖ ﱠ‬ ‫ﻋﻠﻰ ﱠ‬ ُ ِ ْ ‫وﻻ ﯾ‬ َ َ ‫اﻟﻌﺒﺎد‬ َ َ ِ‫ﷲ‬ ً ْ ‫ﺑﮫ َﺷ‬ ْ َ ‫ُﻌﺬب‬ ْ َ ِ‫ﷲ‬ َ َ ُ‫أن ﯾَْﻌﺒ ُ​ُﺪوه‬ ْ َ ‫اﻟﻌﺒﺎد‬ ‫ﯿﺌﺎ َ َ ﱠ‬ ‫إن َ ﱠ‬ ‫ِﱠ‬ ‫ﻣﻦ َﻻ‬ َ ‫أن َﻻ ﯾ َ ﱢ‬ ِ َ ِ ْ ‫وﺣﻖ‬ ِ ِ ‫ُﺸﺮﻛﻮا‬ ِ َ ِ ْ ‫ﻋﻠﻰ‬ ً ْ ‫ﺑﮫ َﺷ‬ ُ ِ ْ ‫ﯾ‬ ‫ﯿﺌﺎ‬ ِ ِ ‫ُﺸﺮك‬ "Sesungguhnya hak Allah kepada hambaNya yaitu agar mereka menyembahNya dan tidak menyekutukanNya dengan sesuatu pun. Dan merupakan karuniaNya kepada hamba bahwa Ia tidak akan mengadzab siapapun yang tidak menyekutukanNya dengan sesuatupun juga." (HR. Bukhari). Hadits ini secara jelas menunjukkan adanya jaminan keselamatan bagi muslim secara umum dari adzab abadi yang Allah akan timpakan kepada orang-orang kafir. Adapun bagi muslim yang memiliki dosa-dosa selama hidupnya, maka tentu ia harus mempertanggungjawabkannya sesuai dengan kadar dosa yang dilakukannya. Namun setelah dihisab oleh Allah, mereka akan dikeluarkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga dengan rahmat dan kasih sayang Nya. Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, kelak Allah berfirman;

‫ﻗﺎل َﻻ ِ َإﻟﮫَ ِ ﱠإﻻ ﱠ‬ ً ‫ﯾﺰن َذ ﱠ‬ ْ َ َ ُ‫ﷲ‬ ْ َ ‫اﻟﻨﺎر‬ ْ ِ ‫أﺧﺮُﺟﻮا‬ ْ ِ ‫أﺧﺮُﺟـﻮا‬ ْ ِ ‫ﻗﻠﺒﮫ‬ ُ ِ َ ‫ﯿﺮ َﻣﺎ‬ َ ْ ‫ﻣﻦ‬ ‫اﻟﻨﺎرـ‬ َ َ ‫وﻣﻦ‬ َ َ ‫ﻣﻦ‬ ِ ِ ْ َ ‫ﻛﺎن ِﻓﻲ‬ ِ ‫ﻣﻦـ ﱠ‬ ِ ْ َ ‫رةـ‬ ِ ْ ‫اﻟﺨ‬ ِ ‫ﻣﻦ ﱠ‬ ِ َْ ‫ﻗﺎل َﻻ ِ َإﻟﮫَ ِ ﱠإﻻ ﱠ‬ ‫إﻟﮫـ ِ ﱠ‬ ْ َ ْ َ َ ُ‫ﷲ‬ ْ َ ‫اﻟﻨﺎر‬ ْ ِ ‫أﺧﺮُﺟﻮا‬ ْ ِ ‫ﻗﻠﺒﮫ‬ ُ ِ َ ‫ﯿﺮ َﻣﺎ‬ َ ْ ‫ﻣﻦ‬ ‫إـﻻ‬ َ َ ‫وﻣﻦ‬ َ َ ِ ‫ﻗﺎل َﻻ‬ َ َ ‫ﻣﻦ‬ َ ِ َ ‫ﯾﺰن‬ َ َ ‫ﻣﻦ‬ ِ ِ ْ َ ‫ﻛﺎن ِﻓﻲ‬ ِ ‫ﻣﻦ ﱠ‬ ِ ْ َ ً‫ﺷﻌﯿﺮة‬ ِ ْ ‫اﻟﺨ‬ ‫ﱠ‬ ً‫ﯾﺰن ﺑُﱠﺮة‬ ْ َ َ ُ‫ﷲ‬ ْ ِ ‫ﻗﻠﺒﮫ‬ ُ ِ َ ‫ﯿﺮ َﻣﺎ‬ َ ْ ‫ﻣﻦ‬ َ َ ‫وﻣﻦ‬ ِ ِ ْ َ ‫ﻛﺎن ِﻓﻲ‬ ِ ْ ‫اﻟﺨ‬ "Keluarkanlah dari neraka siapa yang berkata laailaaha illallaah dan yang di hatinya terdapat kebaikan walau seberat biji sawi. Keluarkanlah dari neraka siapa yang berkata laailaaha illallaah dan yang di hatinya terdapat kebaikan walau seberat biji gandum. Keluarkanlah dari neraka siapa yang berkata laailaaha illallaah dan yang di hatinya terdapat kebaikan walau seberat biji gandum" (HR. Ahmad) Olehnya hendaklah setiap muslim senantiasa memohon kepada

Dari Santri untuk negeri

45


Allah agar dikokohkan dalam petunjuk dan tidak wafat kecuali dalam keadaan Islam. Hendaknya setiap kita merasa takut dari setiap dosa yang kita lakukan. Kita berusaha menutupi dosa-dosa tersebut dengan memperbanyak kebaikan. Semoga Allah dengan rahmat Nya berkenan mengampuni kita dan memasukkan kita ke dalam surga-Nya tanpa di dahului dengan masa-masa yang sulit. Allah berfirman;

‫ِﱠ‬ [١١٤ :‫ﱢﺌﺎت{ ]ھﻮد‬ َ ْ ِ ْ ‫اﻟﺤﺴﻨﺎت ﯾ‬ ِ َ ‫ُﺬھﺒﻦ اﻟﱠﺴﯿ‬ ِ َ َ َ ْ ‫}إن‬ "Sesungguhnya kebaikan-kebaikan akan menggugurkan dosa-dosa.". (Huud; 114)

‫}إن ﱠ‬ ْ َ َ ‫ﺑﮫ‬ ْ َ ‫ﷲَ َﻻ‬ ْ َ ِ ‫ذﻟﻚ‬ ْ َ ‫ﯾﻐﻔُِﺮ‬ ‫ِﱠ‬ [٤٨ :‫ﯾﺸﺎء{ ]اﻟﻨﺴﺎء‬ َ ِ َ ‫دون‬ َ ُ ‫وﯾﻐﻔُِﺮ َﻣﺎ‬ َ َ ْ ‫أن ﯾ‬ ُ َ َ ‫ﻟﻤﻦ‬ ِ ِ ‫ُﺸﺮك‬ "Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa orang-orang yang menyekutukannya dengan sesuatu dalam ibadah. Namun Ia akan mengampuni dosa selainnya bagi mereka yang diinginkannya." (an Nisaa; 48)

@Jtalbinaa

*

albinaajamthol@gmail.com

Al Binaa Islamic Boarding School Jl. Raya Pebayuran Kertasari Pebayuran Bekasi


Rokok Canggih Zaman Sekarang

gnarakeS namaZ higgnaC kokoR

By : Ibn Muslim

Kesehatan

Sobat santri, kalian tau vaporizer atau bisa juga dipanggil vape? Apa tuh ya? Bahasanya sih iya keren, tapi kalian tau kah apa vaporizer itu? Vaporizer itu rokok canggih zaman sekarang alias e-cigarette (baca: rokok elektronik). Kenapa canggih? Kalo rokok biasanya dinyalain pake korek api, tapi rokok canggih ini pake tenaga baterai. Para ahli hisap (bukan ahli hisab lho….) atau majelis suro (bukan majelis syuro lho… maksudnya majelis suka rokok, Hehee…) banyak yang udah beralih ke rokok ‘keren’ ini. Bahaya gak sih sebenernya rokok elektronik itu? Silakan dibaca … Sejarah E-Cigarette Rokok elektronik pertama kali dibuat di Beijing, Tiongkok tahun 2003, dan diperkenalkan di Amerika pada tahun 2007. Penyebaran penggunaan rokok elektronik terbilang cepat. Salah satu pabrik yang didirikan tahun 2009 di Senzhen, Tiongkok, saat ini telah mencapai omset penjualan lebih dari 1.5 milyar dolar per tahun, dengan 5 juta pelanggan di seluruh dunia. 10 tahun lagi diprediksi angka penjualan rokok elektronik akan melebihi angka penjualan rokok tradisional (sumber: Bloomberg Business Week). Penjualan di Amerika diprediksi akan semakin meningkat karena mulai 23 Juni 2014 perusahaan R.J Reynolds memulai kampanye nasional untuk rokok elektronik buatan Amerika yang pertama (sumber: Medscape). Di Indonesia rokok elektronik masuk tahun 2010, tapi tidak secara legal melalui Badan POM (sumber: kompas.com). Walaupun belum mendapat ijin resmi, rokok elektronik dapat dengan mudah dibeli di Indonesia secara online. Nah tuh, jadi rokok elektronik itu adalah barang illegal di Indonesia!

Dari Santri untuk negeri

47


Bahaya gak sih? Kalau qiila wa qaala… (katanya dan katanya…) rokok elektronik itu sama bahayanya dengan rokok biasa. Bahkan qiila wa qaala juga rokok elektronik itu jauh lebih bahaya dari pada rokok konvensional atau rokok biasa. Bener gak sih? Penasaran? Check it out! Kabar – kabar yang tersebar, rokok elektronik adalah rokok yang lebih sehat dan ramah lingkungan daripada rokok biasa dan tidak menimbulkan bau dan asap. Selain itu, rokok elektronik lebih hemat daripada rokok biasa karena bisa diisi ulang. Tapi… ternyata rokok semacam itu jauh lebih berbahaya dari pada rokok konvensional. Gak percaya?? Badan POM Amerika Serikat (FDA) pada Mei 2009 lalu melakukan analisis terhadap rokok tersebut dan menguji kandungan e-cigarette dari dua perusahaan. Hasilnya ditemukan adanya kandungan dietilen glikol dan nitrosamin yang spesifik dalam tembakau. Studi FDA juga menunjukkan ketidak konsistenan kadar nikotin dalam wadah dengan label yang sama. Bahkan, dalam wadah ENDS berlabel tidak mengandung nikotin masih

ditemukan nikotin. WHO pada September 2008 telah menyatakan bahwa mereka tidak menyetujui dan tidak mendukung rokok elektronik dikonsumsi sebagai alat untuk berhenti merokok. Pada 6-7 Mei 2010 lalu, WHO kembali mengadakan pertemuan membahas mengenai peraturan terkait keselamatan ENDS dan menyatakan bahwa produk tersebut belum melalui pengujian yang cukup untuk menentukan apakah aman dikonsumsi. Beberapa waktu lalu, ada penemuan terbaru para ahli kesehatan di Jepang menemukan bahwa kandungan formalin dan asetaldehida dalam uap yang dihasilkan beberapa cairan rokok elektronik lebih berbahaya dibandingkan rokok biasa. "Bahkan, dalam salah satu merek rokok elektronik ditemukan 10 kali tingkat karsinogen dibandingkan satu batang rokok biasa," tutur seorang peneliti dari National Institute of Public Health, Jepang dr. Naoki Kunugita seperti dilansir laman Daily Mail, pada Minggu (30/11/2014).

Did you know ? Produk rokok canggih ini dipasarkan dengan banyak nama, di antaranya rokok elektronik, ecigarro, electrosmoke, green-cig, dan smartsmoker

48

Dari Santri untuk negeri

Nah, udah jelaskan? Kalau vape itu bukan sekedar rokok biasa. Justru rokok jenis ini malah bahaya banget. Hukumnya? Ya, sama seperti rokok tembakau biasa. Kandungannya itu luar biasa, bersifat karsinogen, zat yang buat orang sakit kanker. Bukan cuma sekedar kanker paru – paru, kanker nasofarings, kanker rahim, dan banyak kanker lainnya. Sobat santri, intinya, kalo prinsipnya satu, sebenernya sama aja. Misalnya, rokok, mau namanya diganti jadi apapun, tetep itu rokok! Gak akan bisa berubah jadi apa pun, begitu juga dengan hukumnya. So, be careful… kita harus pilah dan pilih, harus jadi pembeli yang smart. Jangan mau kita dikibulin mulu sama produk-produk orang yang gak bertanggung jawab.


Untuk Kalian Umi‌ Umi & Abi Bila aku besar nanti

Karya Santri

Janganlah berhenti menyayangi Janganlah berhenti mengasihi Janganlah berhenti memarahi

Raihan Syawwary

Oleh :

Umi‌ Doakan anakmu ini Agar menjadi anak berbakti Yang berjalan dijalan ilahi Untuk kebahagiaan yang Abi‌ abadi Bila aku besar nanti Biarkan aku mencoba lagi Mendengarkan nasihat yang kau beri Setelah semua kedurhakaan ini Abi.. Jadilah teladan bagi insan ini Untuk mencari jati diri Sebelum tiba suatu hari Kematian yang datang menghampiri Dari Santri untuk negeri

49


Memakai sendal sebelah Sekaranglah.. saatnya.. . .

Pada suatu hari

Duak !

Hiyaa..!! Hiyaa..!!

Sendal

Wah! sendal ku lepas! aku ambil dulu ah..

Mainnya udahan dulu ya.. . aku mau pulang dulu.. . Daa.. ~

Dari kejadian..

lho? Syaiful?

g Tuin

!

g !

Tuin

g !

Tuin

Assalamu alaikum, Syaiful Wa alaikum Salam

Rasulullah ? Bersabda : “Janganlah seorang diantara kalian memakai sendal sebelah. Maka sebaiknya ia memakai kedua -nya atau meletakkan keduanya.. “

g !

Tuin

Syaiful, kenapa tadi berjalan dengan sendal sebelah?

Memang gak boleh ! kenapa ?

Lah ? Emang gak boleh ya?

Astaghfirullah!!!.. saya tidak tahu soal itu ! untung kamu memberi tahu. Terima kasih.. . Ya Amir.. . . Iya Sama sama

Daa.. ~

END Creator : M. Anas (7c) Editor : Fathur M. (7c)


Karya Santri Oleh :

Ku akhiri percakapaan hina ini Juga gombalan-gombalan busuk Yang sempit lama melekat dihati Rayuan-rayuan lama basi Selalu kudengar setiap hari Pagi, siang, sore, malam Kini ku coba mulai kehidupan baru Karena ku takut datangnya penyesalan Karena ku takut hatiku tergores luka Hanya berdoa dan berdoa Minta keteguhan dalam diriku Agar jauh dari perzinaan

Fachreza A.

Yang mengumbar kebohongan belaka

Dari Santri untuk negeri

51


Language Corner

J

ohn Keating (Robin Williams), “Carpe diem. Seize the day, boys, make your lives extraordinary” Some people complain about how normal their life was well. What do you expect, smart guy? An awesome hidden-talentwhich-pop-out-of-nowhere that could make you popular? Get bitten by a mutated spider and be a spiderman? A knock on your door and kidnaped by some super-cool-dude in a suit and make you a transgalaxy-secret-agent? Are you kidding me? This ain't a Hollywood movie. This is LIFE! L-I-F-E. A place where REALISTIC and RATIONAL are its priority (except for His messenger's). Where what you DID will measure what will you GET. Surprised? Well, welcome to LIFE everyone, just get used to it. Quite a prologue, eh? What is the antonym of normal? Ah, yes. Abnormal. This article is about how exciting your Abnormal life will be. Ever heard of an idiom sounds like “Been there, done

52

Dari Santri untuk negeri

that, bought the t-shirt”? Do you know what that means? The meaning is like the word that Horace said in his poem in the Odes(book 1, number 11) in 23 BC. The line sounds like this, “Carpe diem, quam minimum credula postero”, which means 'seize the day, trusting as little as possible in the next day'. Still alien? Let's make it more-earth, then. The line means not that

we shouldn't trust the future. It rather means that not to trust that everything is going to fall into place for you. And that you should do your best for the future starting today. Also in the western education, the tag is now rendered as, 'Take advantage of opportunities arising in the day'.


Where's the exciting part? Well, here's the exciting part. The thing is, the writer of this article push you all to do what you haven't done. Of course the positive one, don't get him wrong. For example, you haven't go outside for hiking, diving, or something, because all these years you just spent your times sitting your ass infront of your laptop or consoles. The writer push you to go out there and have some fun. Imagine

Fauz an

Because really, there are plenty of things that waits you out there. Life is created to be enjoyed. And worshipping, of course. Carpe Diem!

A

ar kb all those beautiful-unbeatable scenery. This world is big, my friends. There are plenty fun things that we could do outside. We could hang with our fams, friends, and so. Live your life as you will die tomorrow, said a friend of the writer once. Have some adrenaline-rush. Have something that will remain stuck in your head for days, and days. And also, don't forget to praise Him for this awesome unnormal life you will have. Dari Santri untuk negeri

53


Bangkitlah dari tidurmu, Seperti pahlawan yang bangkit, ditengah peperangan, Berusaha membangkitkan panas, Untuk memuaikan semangat hidup, Negeri ini butuh pemuda, Yang tak mengenal arti kalah, Yang memiliki gaya tarik menarik, Dalam meraih kemenangan, Medan magnet negara ini,

Bangkitlah

Akan terus menarikmu,

Pemuda

Memintamu menjadi pahlawan, Untuk memajukan negerimu, Mencapai puncak kemenangan, Kaulah partikel-partikel negara ini, Yang bergerak untuk menghasilkan energi, Yang kan terus digunakan, Untuk membentuk usaha dan gaya, Teruslah melakukan usaha, Karena usahamu, Kan berikan gaya tarik keatas, Untuk negeri yang indah ini. 54

Dari Santri untuk negeri

karya Ibn.Hanafi


“Pelajarilah bahasa Arab, karena ia adalah bagian dari agama kalian” Umar bin Khoththob

‫ﺗﻌﻠﻤﻮا اﻟﻌﺮﺑﻴﺔ‬ ‫ﻓﺈﻧﻬﺎ ﺟﺰء ﻣﻦ دﻳﻨﻜﻢ‬ ‫ﻋﻤﺮ ﺑﻦ اﻟﺨﻄّﺎب‬

©Nabil


Sastra

Urgensi Bahasa

Arab

...Lukman Hakim

56

Dari Santri untuk negeri


H

alo sobat santri, apa kabarnya nih antum semua?? Semoga kita semua selalu berada dalam lindungan Allah subhanahu wa ta'ala. Amiin.

Pada edisi perdana ini, khususnya untuk rubrik language corner kita akan sedikit sharing ilmu mengenai urgensi bahasa arab or pentingnya bahasa Arab bagi manusia. Kita semua tentunya ingin bisa bahasa Arab kan?? Kalau iya coba dech dibaca agar kita lebih termotivasi dalam mempelajarinya sekaligus mengamalkannya :D Oke langsung saja ya sob,, kalau kita perhatikan, arti penting bahasa Arab tentu kita akan mendapati bahwa bahasa arab merupakan ilmu alat bagi umat Islam untuk memperdalam diennya atau agamanya. Lah kok bisa?? Iyalah, karena ia merupakan suatu kebutuhan primer yang tak boleh ditawar-tawar. Maka kita sebagai seorang muslim, baik thalibul 'ilmi terlebih aktivis dakwah sudah semestinya memulai untuk mempelajari bahasa Arab dan berkutat dengan kitab-kitab kuning utamanya kitab-kitab turast (induk) dalam mendulang lautan ulumul syar'i. Tentu kitab induknya berbahasa Arab asli lohh bukan terjemahan hehe,,

N

amun suatu ironi yang terjadi pada era modern ini, kebanyakan kaum muslimin lebih intens mempelajari bahasa-bahasa asing lainnya seperti Inggris, Jepang, Mandarin, Jerman dan lainnya hingga kemudian mengabaikan lughatul jannah (bahasa surga) dengan seribu satu alasan. hanya segelintir dari mereka yang mau mempelajari bahasa Arab dengan tamak. Mayoritas terbenam dalam tujuan dunia yang fana, sehingga enggan dan ogah-ogahan mempelajari bahasa Arab yang konon tidak ada hasil duniawi yang bisa diharapkan sekalipun fasih cas-cis-cus berbahasa Arab. Kontras dengan bahasa Inggris, Jerman, Jepang, dll. sesusah apapun, dengan biaya berapapun dan bagaimanapun bahasabahasa tersebut harus dalam genggaman. Tak heran kursus-kursus bahasa Inggris atau yang lainnya menjamur dimana-mana, beda nasibnya dengan kursus bahasa Arab yang jarang diminati,, iyaa kann??? Dan yang Lebih mengenaskan lagi, apabila aktivis dakwah terus terbelenggu dengan buku-buku terjemahan padahal tantangan dakwah mengharuskan para aktivis untuk meningkatkan kualitas SDMnya. Betul apa betul?? Oleh karena itu perlu bagi kita menghetahui betapa pentingnya peran bahasa Arab agar kita bisa mengamalkannya. Berikut ini beberapa urgensi bahasa arab: Dari Santri untuk negeri

57


‫ّأوﻻ‬

Bahasa arab adalah bahasa Al-Qur'an dan bahasa terbaik yang pernah ada. Sebagaimana firman Allah:

ُ ْ َ َ ُ َ ُ‫َ ﱠ‬ ‫ِإ ﱠ أ ْ َ َ ُه ْ آ ً َ َ ِ َ ْ ْ ِ ن‬

“Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Quran dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.”(QS.Yusuf:2). Ibnu katsir berkata ketika menafsirkan surat Yusuf ayat 2 di atas: “Yang demikian itu (bahwa Al -Qur'an diturunkan dalam bahasa Arab) karena bahasa Arab adalah bahasa yang paling fasih, jelas, luas, dan maknanya lebih mengena lagi cocok untuk jiwa manusia. Oleh karena itu kitab yang paling mulia (yaitu Al-Qur'an) diturunkan kepada rosul yang paling mulia (yaitu: Rosulullah), dengan bahasa yang termulia (yaitu bahasa Arab), melalui perantara malaikat yang paling mulia (yaitu malaikat Jibril), ditambah kitab inipun diturunkan pada dataran yang paling mulia diatas muka bumi (yaitu tanah Arab), serta awal turunnya pun pada bulan yang paling mulia (yaitu Romadhan), sehingga Al-Qur an menjadi sempurna dari segala sisi.” (Tafsir Ibnu Katsir, Tafsir surat Yusuf). Begitu juga Umar bin Khattab ketika menulis kepada Abu Musa Al-Asy'ari (yang isinya) “…Pelajarilah As-Sunnah, pelajarilah bahasa Arab dan I'roblah Al-Qur'an karena Al-Qur'an itu berbahasa Arab.” Umar juga berkata: “Pelajarilah bahasa Arab sesungguhnya ia termasuk bagian dari agama kalian”. Tuh kan sob, kalau kita ingin betul paham agama sesuai Al-qur'an dan assunnah maka seperti kata Allah, kita kudu mempelajari bahasa Arab sob. Lah Kenapa harus bahasa Arab?? Kan kita juga bisa belajar agama dengan bahasa kita, gak mesti dengan bahasa Arab doang?! Tidak, Karena dalam bahasa arablah segala keutamaan dan kesempurnaan terkandung di dalamnya sebagaimana yang telah diutarakan di atas.

‫ﺛﺎﻧﯾﺎ‬

58

Bahasa Arab dapat memberi pengaruh Dalam Kehidupan. Lihatlah perkataan syaikh kita ini. Syaikhul Islam berkata: “Dan ketahuilah…!!! membiasakan berbahasa Arab sangat berpengaruh terhadap akal, akhlak dan agama. Juga sangat berpengaruh dalam usaha mencontoh mereka dan memberi dampak positif terhadap akal, agama dan tingkah laku.” (Iqtidho Shirotil Mustaqim). Mereka yang pandai bahasa Arab cenderung senang membaca kitab-kitab para ulama yang berbahasa Arab dan tentu senang juga membaca dan menghafal Al-Qur'an serta hadits-hadits Rasulullah. Sehingga hal ini bisa memperbagus akhlak dan agamanya serta lebih lurus fikrahnya, sebab betapa banyak bukubuku terjemahan yang melencengkan maksud si penulis sehingga menyesatkan khalayak. Dari Santri untuk negeri


Akhir

Jadi sobat santri, kalau kita ingin paham literatur Islam yang asli, paham ajaran Islam dengan baik, maka modal dasarnya bahasa Arab yang wajib kita pelajari ini. Tidak mustahil, kalau kita belajar dengan seungguhsungguh, maka sebagai orang indo Muslim nonArab, kita dapat mengungguli kefasihan berbahasa Arab orang Arab sekalipun, sang pemilik lidah asli Arab :D

kata...

Wallahu ta'ala a'lam.

Dari Santri untuk negeri

59


ْ ْ ‫ﱡ‬ ْ ْ ُ ُ ‫ﻣؤﻣن‬ ‫اﻟ‬ ‫ن‬ ‫ﺳﺟ‬ ‫اﻟدﻧﯾﺎ‬ ِ ِ َ ِ ُ‫َ َﱠ‬ ‫اﻟﻛﺎﻓر‬ ِ​ِ َ ْ ‫وﺟﻧﺔ‬

“Dunia adalah penjara bagi orang mukmin... ...dan surga bagi orang kafir” HR.Muslim

©Hijiri


Lets Talk About...

JAMTHOL Students Organization


“Mana Jamthol nya?! Coba atur waktunya dengan Jamthol.. Jamthol, Jamthol, bla..bla..bla”. nah, itulah seberapa kata asing yang mungkin orang baru dengar, 'JAMTHOL'. Apaan sih Jamthol itu? Kok Jamthol terus yang disebut, emang Jamthol itu siapa? Kerjaannya ngapain? Jamthol itu untuk apa? Orang kurang mampu? Atau apa sih? Risih dengernya kalau belum tau Jamthol. Ya.. tadi itu sekilas pertanyaan yang kerap kita dengar saat santri baru masuk Al Binaa, nggak cuma santri mungkin orang tua juga. Nah.. biar lebih mengenal Jamthol itu apa, Yo kita baca!

1

What is JAMTHOL ?

Jamthol adalah singkatan dari Jam'iyyah Ath-Tholabah, yakni keorganisasian santri di Al Binaa, kalau di sekolah biasa disebut dengan OSIS. Jamthol adalah organisasi yang ditetapkan oleh pesantren untuk mengatur atau mengkoordinir sebagian besar kegiatan santri Al Binaa. Mulai dari akademik, olahraga, kebersihan, kedisiplinan dan sebagainya. Pengurus Jamthol adalah seluruh santri kelas 11 dalam jangka 1 periode, yakni 1 tahun. Jamthol dibentuk dengan beberapa tujuan, diantaranya memunculkan santri-santri yang pandai dalam memimpin, bukan hanya unggul dibidang akademik dan olahraga. Al Binaa juga menginginkan santrinya bisa, piawai, hebat dan unggul dalam masalah keorganisasian.

2

Developments Tahun ke tahun, banyak perubahan yang mengubah sisi kehidupan santri Al Binaa, mulai dari perkembangan fasilitas yang memadai, makanan yang tambah enak dan bergizi, serta staff pengajar dan pelajaran yang tambah bagus. Seiring dengan perkembangan Al Binaa, Jamthol pun ikut berkembang menyesuaikan dengan perkembangan yang ada. Tapi, tiap-tiap Jamthol punya cerita berbeda, dengan pengalaman hambatan-halangan dan penyelesaian masalah yang bervariasi. Beberapa hal tadi juga merupakan salah satu hal yang mempengaruhi perkembangan Jamthol. Bagaimana Jamthol bisa mengatasi itu semua? Tentu, itu adalah jawaban pasti. Dengan terselesaikannya masalah-masalah itu, Jamthol bisa menjalankan tugasnya dengan lebih baik. Mulai dari santri-santri yang sulit diatur dan tak taat aturan yang ada, kurangnya sosialisasi antara Jamthol

62

Dari Santri untuk negeri

dan santri, Jamthol dan ustadz, media/ fasilitas yang terbatas, waktu/jadwal yang padat hingga pengurus Jamthol sendiri. How to solve it!? Bagaimana? Tentunya dengan diskusi! Itu hal yang paling utama, mendiskusikan masalahnya bareng-bareng, merumuskannya dan menyelesaikannya, evaluasi setiap selesai kegiatan maupun saat kegiatan sedang berlangsung, face to face dengan santri yang bersangkutan, konsultasi ke pembimbing dan bagian pengasuhan. Dengan begitu, Jamthol bisa

berkembang menjadi lebih baik dari sebelumnya. So! “Just do the best not to be the best but to be better than before” Gimana? Udah kenal dikit kan tentang Jamthol? Kalau masih penasaran dengan Jamthol, langsung aja di add facebooknya ‘Jamthol Al Binaa IBS’ atau bisa juga di follow twitternya @JTAlbinaa.


“ If Allah has written for you happiness, no one can steal that from you, and if He was written for your heart to break, then no-one can mend it but He, so always put your trust in Allah.” -Dr. Aidh ibn Abdullah al-Qarni

©Hijiri


Language

Corner

ْ ‫اﻹﻳﻣﺎن‬ َ ْ ِ ِ ‫إﻟﻰ‬ َ ‫ھداﻳـــــــﺔ‬ ٌ َ َِ Denis Ilham

ِ


‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ‬

AL BINAA PHOTO HUNTING 2015 “Wonderful Indonesia”


‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻷول‬

‫‪SMA‬‬

‫‪Gagas Arya‬‬

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻟﺜﺎﻧﻰ‬

‫‪Hijri Ahsani‬‬

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻟﺜﺎﻟﺚ‬

‫‪Ikhsanul Jamil‬‬


‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻷول‬

‫‪SMP‬‬

‫‪Hamzah Nur‬‬

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻟﺜﺎﻧﻰ‬

‫‪Hanif A. G.‬‬

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻟﺜﺎﻟﺚ‬

‫‪Nabil Raihan‬‬


‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ‬ AL BINAA PHOTO CONTEST

2015

“Beauty of Islam”

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻷول‬

Nabil Raihan

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻟﺜﺎﻧﻰ‬

Hijri Ahsani

‫اﻟﻔﺎﺋـﺰ اﻟﺜﺎﻟﺚ‬

Rafif Naufal


Mengenal

Extra

Fotografi Oleh: Naufal Alfarizi & Fakhruddin Yudo

Kenapa sob? Bingung? Oke deh sob, di artikel ini kita bakal ngebahas sedikit tentang fotografi. Menurut wikipedia bahasa Indonesia, fotografi adalah sebuah kegiatan atau proses menghasilkan seni gambar/foto melalui media cahaya dengan alat yang disebut kamera dengan maksud dan tujuan tertentu. Fotografi juga merupakan satu-satu nya 'bahasa' yang dapat dimengerti seluruh orang didunia. Sobat Santri yang tertarik dengan fotografi pasti gak asing dengan istilah ”The Exposure Triangle” yang terdiri dari ISO, aperture, dan shutter speed. Menurut Michael Frye dalam jurnalnya, exposure for outdoor photography, ISO adalah ukuran yang menjelaskan bagaimana sensor bereaksi/merespon masuknya cahaya. Sedangkan aperture adaah angkaangka yang menjelaskan ukuran buka tutup sensor tersebut atau bisa disebut f-stops. Dan shutter speed adalah rentang waktu untuk sensor kamera untuk mendapatkan hasil foto. Yang harus sobat Santri ketahui, fotografi tidak hanya memiliki satu cabang, tetapi memiliki banyak cabang. Diantaranya adalah sebagai berikut:

Gimana foto diatas? Keren kan? Fyi ya sobat Santri, foto diatas diambil oleh Nabil Raihan, salah satu santri Al Binaa, dengan menggunakan kamera Canon EOS 600D. Foto diatas diambil dengan focal length 117 mm, ISO 100, aperture f/8, Shutter speed 1/100 sec.

1.Commercial photography Cabang ini berkonsentrasi pada pemotretan berbau bisnis, biasanya fotografer yang mendalami cabang ini bekerja dalam bidang komersil seperti produk komersial, advertising, public reaction, dan yang berhubungan dengan bisnis komersil. 2. Pemotretan potrait dan foto keluarga Cabang ini berkonstrasi pada pemotretan dalam ruangan/indoor yang objeknya kebanyakan foto potrait seseorang dan keluarga. 3.Pemotretan pernikahan dan pre wedding Cabang ini berkonstrasi pada bidang pemotretan pre wedding dan pernikahan. Bidang ini yang paling sering digunakan jasanya oleh masyarakat atau bisa dibilang cabang ini adalah “paling merakyat”. 4.Pemotretan hewan peliharaan, binatang liar Cabang ini berkonsentrasi pada satwa liar atau hewan peliharaan. Bidang ini biasanya dimanfaatkan oleh para pemilik hewan tersebut yang kebanyakan “berduit”. 5.Forensic imaging photography cabang ini bisa dibilang paling “ekstrem” karena konsentrasinya berada pada bidang kriminal.


7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

6. Pemotretan bayi dan anak-anak Cabang ini berkonsentarsi pada pemotretan model yang berasal dari kalangan anak-anak dan bayi. Photojournalism Cabang ini berkaitan erat dengan pemberitaan untuk media masa. Sang fotografer yang mendalami cabang ini harus cepat dan tangkas karena mereka harus mengambil yang hanya terjadi sekali dalam seumur hidup. Fotografi arsitektur dan real estate Cabang ini berkaitan erat dengan bidang arsitektur seperti bentuk bangunan, interior ruangan, dan lain sebagainya. Dalam hal komersial kita bisa berkonstrasi untuk bidang periklanan real estate, resort dan lain-lain. Digital photo editing, retouching, dan restoration Cabang ini sang fotografer harus terbiasa dengan software editing foto seperti photoshop, camera raw, lightroom, dan sebagainya. Fotografer ini juga harus memiliki kesabaran, keuletan dalam mengolah gambar. Fotografi seni Cabang ini lebih bebas atau memotret objek tanpa informatif. Cabang ini lebih mementingkan aspek artistik misalnya permainan komposisi, warna, permainan DoF, dll. Pemotretan alam dan landsacpe Cabang ini masih sedikit berkaitan dengan cabang pemotretan satwa liar karena setting lokasinya yang sama. Sang fotografer harus memiliki kesabaran karena sang fotografer harus sabar menunggu datangnya “momen�. Pemotretan bawah laut Cabang ini sang fotografer harus memiliki kemampuan khusus seperti mampu menyelam, mengetahui risiko penyelaman bawah laut, serta juga harus memiliki perlengkapan lengkap untuk memotret bawah laut. Aerial photography Cabang ini adalah pemotretan objek dari ketinggian tertentu untuk mendapatkan ketinggian yang cukup, disini sang fotografer harus merogoh kocek lebih dalam untuk aerial photography ini seperti menyewa helikopter,

meyewa balon terbang, dll. 14. Fotografi travelling dan perjalanan wisata Cabang ini adalah salah satu cabang yang paling disukai oleh anak-anak muda, karena memiliki kenikmatan sendiri. Cabang ini memilik lingkup tempat-tempat eksotis maupun “ekstrim�. 15. Food photography and culinary arts Cabang ini terlihat remeh namun tidak semudah yang diperkirakan karena tantangannya adalah sang fotografer harus membuat makanan lebih terlihat menggiurkan dan lebih lezat. Cabang ini lebih sering dipakai untuk kegiatan komersil seperti memotret untuk restoran. 16. Fotografi olahraga dan petualang Cabang ini adalah gak bakalan asing sama santri albinaa mulai dari event SHL(senior high league) sampai roolympic, cabang ini juga tidak begitu terikat oleh jurnalistik.

Udah kenal sedikit kan tentang cabangcabang fotografi? Antum minat dengan cabang yang mana?

contoh foto dicabang fotografi olahraga dilaga SHL’14.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Majalah SANTRI! EDISI 1 "Pemuda eksis bukan narsis" by Majalah SANTRI! - Issuu