Skip to main content

Lspr inside february 2016

Page 1

Februari 2016

TAHUN BARU, SEMANGAT BARU Hai LSPR Insiders! Tahun 2016 saya buka dengan menyunting salah satu karya Khalil Gibran “I prefer to be a dreamer among the humblest, with visions to realized, than lord among those without dreams and desiresâ€?. Saya lebih memilih jadi pemimpi diantara orang-orang yang rendah hati, tetapi memiliki visi untuk dicapai, dibandingkan menjadi hebat diantara orang-orang tanpa mimpi dan keinginan. Ini cara saya memaknai kalimat di atas agar selalu memiliki semangat baru setiap tahunnya. Setiap manusia selalu memiliki lingkungan yang nyaman untuk berkembang, sehingga seharusnya kita akan menjadi kreatif, bermanfaat, dan memiliki jiwa juang yang tinggi. Bagi saya, semua itu akan bisa terwujud saat kita selalu punya mimpi. Tahun baru bisa menjadi salah satu momen yang pas untuk kita memulai bermimpi dan menyusun strategi untuk mencapainya. Besar kecilnya mimpi kita tidak pernah menjadi sebuah patokan keberhasilan seseorang, tetapi bagaimana kita mewujudkan mimpi tersebut yang menjadi sebuah prestasi. Memilih untuk berada di lingkungan yang konsisten meraih visi akan menjadikan kita selalu selangkah lebih maju setiap tahunnya. Meraih mimpi tidak hanya diperlukan strategi yang handal, tetapi juga perlu terus bersemangat, dan tidak menyerah saat bertemu dengan masalah. Halangan-halangan akan selalu ada sebagai bagian dari proses yang membantu kita menjadi lebih baik dan menguji strategi yang sudah kita buat. Bersikap adaptif dan rajin untuk mengamati akan membantu kita untuk terhindar dari masalah, sehingga kita akan terus memiliki energi yang positif. Mewujudkan mimpi terkadang tidak bisa dilakukan seorang diri, kita perlu teman-teman yang sepamahan untuk bisa membantu, untuk itu jadikanlah mereka bagian dari mimpi kita. Buatlah sebuah target yang berguna bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk lingkungan kita, sehingga keberadaan kita akan selalu memberi manfaat bagi banyak orang. Pribadi yang menyendiri dan prinsip tidak memerlukan teman akan menjadi penghalang terbesar. Kunci dari semua adalah mulailah tahun baru dengan semangat baru. Selamat tahun baru LSPR, selamat tahun baru teman-teman, selamat mewujudkan mimpi kita‌. Salam, Chrisdina

DEWAN REDAKSI

Penasihat Pemimpin Redaksi Wakil Pemimpin Redaksi Redaktur Pelaksana Tim Pelaksana Designer

: Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR : Kamal, S.Sos, MM, IAPR : Yovi Bathesta : Aprida Sihombing : Alexander Mamby, Rifka Pakaya, Finty Reza Rizki, Emilya, Kina Grace, Wina, : Achmad Sultani


What’s News LSPR Bali

One Day PR Workshop

Mengawali tahun 2016, LSPR BALI kembali mengadakan sebuah workshoptentang Public Relations yang terbuka bagi para praktisi PR di daerah Bali dan sekitarnya pada hari Sabtu, 16 Januari 2016 di Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Internasional Bali. Acara ini dibuka oleh Mr. Purwa Sidemen, Direktur Eksekutif Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badan Pimpinan Daerah Bali. Pada workshop kali ini, dua pembicara kembali dihadirkan dengan membawakan dua topik berbeda, yaitu Mr. Ermil H. Thabrani, M. Si yang membawakan topik tentang PR For Hospitality Industry dan Ms. Elke Alexandrina, M.Sc yang membawakan topik tentangPersonality & Personal Growth. Keduanya yang merupakan dosen senior LSPR sekaligus praktisi PR tentunya memberikan warna berbeda dalam workhshop kali ini. Para peserta workshop terdiri dari 26 peserta yang merupakan para praktisi PR yang berasal dari beberapa latar belakang industri berbeda seperti dari industri perhotelan (hospitality), industriFood & Beverage serta para akademisi. Workshop ini merupakan workshoppertama di tahun 2016 dan akan diadakan kembali pada 27 Februari 2016 dan 16 Maret 2016 yang akan kembali menghadirkan para pembicara menarik dan mengupas topik yang sedang hangat diperbincangkan di dunia PR. (Kina)

1


HRD News

ROTATION/PROMOTION STAFF & MANAGEMENT OF LSPR-JAKARTA

Nama

Jabatan Lama

Jabatan Baru

Tgl Efektif

Status

Designer, Group of Design

Creative & Publication Manager

02/11/2015

Promosi

Deputy Head of CRD

Associate Dean Campus A

17/2/02016

Promosi

Assistant T & D Manager dan Personnel Manager

Deputy Manager Career Centre

01/02/2016

Promosi

Media Relations Coordinator

Senior Manager of CRD

02/11/2015

Promosi

Cendera Rizky A. Bangun

Thesis Counsellor, Thesis Committee Under Graduation Programme

Thesis Coordinator Campus C

-

Promosi

Dendy Muris

Academic Manager Campus A, B, C

Academic Manager Campus A, B, C dan Associate Dean Campus C

17/02/20160

Promosi

Dhita Widya Putri

Thesis Counsellor S1

Associate Dean Campus B

17/02/2016

Promosi

Elke Alexandrina

Dean Campus C

Programme Director LSA

17/02/2016

Mutasi

Corporate Repotation Executive

Relationship Manager

02/11/2015

Promosi

Designer, Group of Design

Deputy Creative & Publication Manager

02/11/2015

Promosi

Receptionist

T & D dan LSA Staff

17/02/2016

Promosi

Gesille Z. Buot

Head of IRPO Dean Mass. Comm. Managing Dir. APRN

Chief Operating Officer & Head of IRPO Managing Dir. APRN

17/02/2016

Mutasi

Ira Tunjungsari

Sr. Manager Career Centre

Sr. Manager SGO

17/02/2016

Mutasi

Dean Campus A

Executive Dean Campus C dan mensupervisi Dean Campus A dan B

17/02/2016

Promosi

Deputy SGO Manager

Academic Manager PGP

01/02/2016

Promosi

Achmad Sultani Alexander Mamby Aruan

Almaida

Aprida M. Sihombing

Emilya Setyaningtyas

Fadlin Nur Ikhwan Finti

Janette M. Pinariya Khotimatus Solikhati

2


ROTATION/PROMOTION STAFF & MANAGEMENT OF LSPR-JAKARTA

Nama

Jabatan Lama

Jabatan Baru

Tgl Efektif

Status

Kina Grace Kawatu

Corporate Repotation Executive

Deputy Relationship Manager

02/11/2015

Promosi

Nadine Samala

Deputy Marketing Manager – Marketing PGP

Manager IRPO

01/02/2016

Promosi

Nurdin Gustav

Assistant Controller

Marketing Executive S1

17/02/2016

Mutasi

Olivia Hutagaol

Associate Dean Campus B

Head of CRD

17/02/2016

Promosi

Thesis Coordinator

Head of SGO

07/09/2015

Promosi

Corporate Repotation Executive

Event Manager

02/11/2015

Promosi

Secretary LSCAA

Secretary IRPO

17/02/2016

Mutasi

Taufan T. Akbari

Associate Dean Campus A

Dean Campus A

17/02/2016

Promosi

Tunggul D. Siahaan

Associate Dean Campus A

Dean Campus B

17/02/2016

Promosi

Database Operator & Online Marketing

Assistant Personal Manager

04/01/2016

Promosi

Rafiuddin Andi Akil Reza Rizki Ramadhan Stephanny Lianardo

Wina Zufaina

RESTRUKTURISASI MEDIA CENTRE Nama

Jabatan Saat Ini

Jabatan Baru

Tgl Efektif

Status

Andreas Humala

LSPR Website Manager

Social Media Manager, Membawahi Online Media.

17/02/2016

Mutasi

Annisa Hara

Media Centre Manager

Head of Multi Media Department & Manager Post Production Animation Division, dibantu oleh Duanne.

17/02/2016

Promosi

Ferry Karuniawan

Team IT LSPR dan LSPR On-Line

Team IT LSPR dan LSPR On-Line Department

17/02/2016

Penambahan Tugas

Marisol H. Tolosa

Head of Media Centre, Career Centre, Associate, Dean Campus B

Programme Dir. of LSPR Online, Head of Career Centre, Associate Dean Campus B, dan Membantu LSPR Innovation Network

17/02/2016

Promosi

Post Production Manager, Edittor Mazz-Up

Manager TV, Video, Film, Radio Production Division. Untuk radio, bekerja sama dengan Pak Dana (Radio Station Manager).

07/09/2015

Promosi

Tonny Sutiono

3


ROTATION/PROMOTION STAFF & MANAGEMENT OF LSPR-JAKARTA

Nama

Emir Prasaja Mudigdo

Isdananto Oktianur Dr. Lestari Nurhajati

Jabatan

Tgl Efektif

Status

English Teacher

29/02/2016

Karyawan Baru

Thesis Counsellor S1

04/01/2016

Karyawan Baru

Head of Research Centre, Assistant to PGP Dir. for Curriculum Lecturer UGP and PGP.

01/02/2016

Karyawan Baru

Marketing Administration & Programme Manager LSPR-Bali

27/07/2015

Karyawan Baru

Digital Community Coordinator

04/01/2016

Karyawan Baru

Receptionist Campus B

05/10/2015

Karyawan Baru

Digital Community Staff

04/01/2016

Karyawan Baru

Manager of Research Centre

01/01/2015

Karyawan Baru

Assistant Academic Manager - PGP & Administrative Assistant Director - PGP

08/09/2015

Karyawan Baru

Lucky Mochamad Kharisma

Rezza Martadinata R

Sri Ramadhani

Sujatmiko Wicaksono

Vita Alwina Daravonsky Busyra

Zhafran Tsany Yudizon

4


ROTATION/PROMOTION STAFF & MANAGEMENT OF LSPR-JAKARTA

No.

Nama

1.

Angeline Liangie Mandasari

International Officer Manager

2.

Rowena Frenandez Aquino

Programme Director of LSA

3.

Ramona Tirta Kurniawan

Head of Corporate Reputation Depatment

4.

Hati Susanti

Career Centre Staff

5.

Luis T. Zabala Jr.

Business Development Manager of LSA

6.

Okky Alparessi

Marketing Manager PGP

7.

Renold Sutadi

Project & External Research Coordinator

8.

Trevani Plorentina

Marketing IRPO

LSPR mengucapkan terima kasih atas kontribusinya selama bekerja di LSPR. Semoga sukses selalu...

5

Jabatan


OBITUARY - BIRTH - MARRIED

Berita Duka 1. Ibu Aswinarti binti Gozali, Ibunda dari Mrs. Rini Chandra (Finance LSPR) tanggal 7 Desember 2015 pukul 06.30 WIB di Solo. Jenazah disemayamkan di Puri Gentan Asri 1 Blok B no. 14, Gentan, Sukoharjo, Solo. 2. Bapak Kosasih, Ayahanda dari Mr. Deden Syamsudin (Maintenance Crew Campus C) tanggal 17 Desember 2015 pukul 21.20 di Jl. Kp Pasar Lama RT 02 RW 06 Bojonggede.

Berita Kelahiran 1. Putra dari Mr. Achmad Sultani (Creative & Publication Manager) yang bernama Agera Muska Achtani, pada Jumat, 18 Desember 2015. 2. Putri dari Mr. Bilal Wegig Wirawan (Asisten Dosen LSBA) yang bernama Arsya Hanum Wirawan, pada Sabtu, 15 Agustus 2015 3. Putra dari Ms. Riska Afrianti (Dosen Fulltime) yang bernama Radika Adhyasta Pradana, pada Rabu, 29 Juli 2015 4. Putri dari Mr. Ahmad Royanih (Asst. to Waket I) yang bernama Nayla Putri Azzahra, pada Minggu, 19 Juli 2015 5. Putri dari Mr. Khasanudin (Teknisi) yang bernama Yusra Nur Juneta, pada Kamis, 18 Juni 2015 6. Putri dari Mr. Sugiyanta (Teknisi) yang bernama Aisyah Shakila Rilda, pada Jumat, 3 April 2015 7. Putra dari Ms. Wati (Security Kampus B) yang bernama Krishna Panji Istiqlal, pada Minggu, 22 Februari 2015

Berita Pernikahan 1. Bernida Nathania Goin (Academic Manager PGP) & Bernard Ega Bastomi Pemberkatan: Minggu, 1 November 2015 2. Past Novel Larasaty (Thesis Counselor) & Eky Satria Kurniawan Akad Nikah: Sabtu, 21 November 2015 3. Ramona Tirta Kurniawan (Head of Corporate Reputation Depatment) & Steven Sie Pemberkatan: Minggu, 22 November 2015

6


T & D News

CALL FOR PAPER September – Oktober 2015

Pada bulan September – Oktober 2015, perwakilan dari LSPR Jakarta mengikuti call for paper antara lain: •

• • •

7

Tanggal 17 – 18 September 2015, Ms. Yolanda Stellarosa, M.Si mempresentasikan hasil tulisannya yang berjudul “Media and The Shaping of Consumer Society in Jakarta“. Pada kesempatan yang sama Dr. Andre Ikhsano, M.Si berkolaborasi dengan Maria Amanda juga mempresentasikan hasil tulisannya yang berjudul “Representation of Women’s Inequality in The Book Entitled Cerita pendek“ dalam 2nd Global Conference on Business & Social Sciences yang bertempat di Denpasar - Bali. Tanggal 7 – 8 Oktober 2015, Dr. Rino F. Boer, MM dan Ms. Yuliana Riana P, MM bersama-sama mempresentasikan hasil tulisan yang berjudul “Konvergensi Pesan Pada Proses Interaksi dan Transaksi di Media Sosial Instagram“. Tanggal 6 – 8 Oktober 2015, Ms. Dhita Widya Putri, M.Si mempresentasikan hasil tulisannya yang berjudul “The Virtual Community : Interkaktivitas pada Komunikasi Peer to Peer di balik Jaringan Protokol Berbagi Berkas Bit Torrent“. Dan pada kesempatan yang sama juga Ms. Past Novel Larasaty, M.Si, pada tanggal 6 – 8 Oktober 2015 juga mempresentasikan hasil tulisannya yang berjudul “Kebijakan Redaksional Majalah GADIS dalam Pembuatan Konten Online“ dalam konferensi The 2nd Indonesia Media Research Award & Summit (IMRAS) 2015 yang berlangsung di Yogyakarta.


IN – HOUSE TRAINING Pendalaman Riset Komunikasi Training and Development Department dan Thesis Department Undergraduate Programme mengadakan seminar pada hari Jumat, 9 Oktober 2015 di Room 12 Campus C yang bertajuk “Pendalaman Riset Komunikasi” yang diikuti oleh Dosen Pembimbing Skripsi. Adapun tujuan dari diadakannya seminar adalah menyegarkan kembali dan memberikan pemahaman untuk para pembimbing akan riset komunikasi, sehingga akan lebih maksimal dalam menjalankan proses bimbingan. Pembicara seminar adalah Prof. Alo Liliweri, seminar di hadiri oleh 41 peserta.

LSPR Update Pada tanggal 13 November 2015, Training and Development mengadakan Sharing Session “LSPR Up Date” yang bertempat di Rafael Jolongbanyan Room – Campus B. Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR (APR) memberikan informasi mengenai visi dan misi serta kemajuan LSPR kedepannya. Selain itu Ms. Elke Alexandrina, M.Sc sharing mengenai bagaimana penampilan yang terlihat dan berkesan profesional yang dapat mencerminkan citra LSPR yang baik terutama untuk staff Front liner. Selain itu Team CRD Mr. Mamby Aruan, M.Si memberikan informasi mengenai tata cara dan prosedur penyelenggaraan event di LSPR serta penggunaan logo untuk semua publikasi yang digunakan dan informasi mengenai social media di LSPR.

Personality Development Training Pada tanggal 23 Desember 2015, Training and Development mengadakan pelatihan yang bertajuk “Personality Development 2015“ yang bertempat di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall, Campus B, untuk menyambut awal tahun dengan semangat baru Training and Development mengadakan pelatihan yang berbasis fun learning dengan beberapa topik pelatihan diantaranya adalah Public Speaking “Business Presentation Skill” oleh Bapak Arief Bakrie, S.Sos., How to Improve Good Service oleh Bapak Arno Kermaputra, M.Si dan Team Work & Team Building oleh Mr. Taufan Teguh Akbari, M.Si. Tujuannya adalah agar peserta mengerti dan mengetahui pentingnya kerjasama team work dalam pekerjaan antar staff maupun antar department, serta diharapkan para staff dapat memberikan pelayanan yang baik kepada mahasiswa, dosen maupun dengan sesama rekan kerja di LSPR juga di harapkan peserta dapat mengetahui tata cara untuk melakukan public speaking dengan baik pada saat meeting internal maupun meeting eksteral. Pelatihan ini di hadiri oleh 83 peserta.

8


LSA PROGRAMME Professional Secretary Skill With Effective Persuasion and Good Communication Skill Pada tanggal 22 Desember 2015, London School Academy memberikan pelatihan kepada PT. HM. Sampoerna TBK – One Pacific Place dengan tema “Professional Secretary Skill With Effective Persuasion and Good Communication Skill” yang bertempat di Casa Café, Kemang Raya, Jakarta Selatan. Pembicara Pelatihan adalah Ms. Yunita Permatasari, M.Si dengan topik Persuasive Communication Verbal and Non Verbal dan Mr. Arief Bakri, S.Sos dengan topic The Art of Listening & Self Management as part of Persuasive and Communication Skill, pelatihan ini di hadiri oleh 19 peserta yang terdiri dari seluruh Secretary dan Divisi Administrasi PT HM Sampoerna – One Pacific Place.

9


Share with Us Lecturer Exchange

Budaya “Cari Tahu Terlebih Dahulu”

Di tahun 2015, LSPR kembali mengirimkan satu perwakilannya untuk mengikuti program Lecturer Exchange selama satu bulan di Belanda. Yang mendapatkan kesempatan kali ini adalah Sri Tunggul Panindrya, salah satu dosen mata kuliah Introduction to International Relations, yang mengikuti program ini di The Hague University. Tunggul berangkat tanggal 1 Oktober lalu. Sebelum mulai mengajar, beliau sempat bertemu terlebih dahulu dengan tujuh mahasiswa LSPR yang sedang menjalani program Student Exchange di universitas tersebut. Tunggul dipercayakan untuk mengajar enam mata kuliah yang di antaranya adalah International Issues, Intercultural Communication, Media Relations, dan Bahasa Inggris. Dalam satu hari, ia hanya cukup mengajar satu mata kuliah saja dengan materi yang sudah disiapkan sebelum ia berangkat ke Belanda. Selama di sana, bapak dari dua anak ini tinggal di sebuah apartemen yang jaraknya tidak begitu jauh dari The Hague University dan dekat dengan stasiun kereta. “Enak sekali di sana ke mana-mana bisa jalan kaki. Tidak perlu menggunakan kendaraan kecuali kalau mau jalan-jalan yang jauh. Di sini kebanyakan orang jalan kaki atau naik sepeda,”ujarnya. Dosen yang sempat menjadi seorang wartawan ini mengajar mahasiswa dan mahasiswi jurusan Ilmu Komunikasi semester 5 ketika di sana dan merasa tidak ada hambatan yang berarti selama mengajar. “Ya, ini karena saya sudah siapkan materi dari sebelumnya dan materi yang saya ajarkan pada mereka (mahasiswa The Hague) adalah bidang yang saya kuasai. Selain itu, materi yang saya sampaikan di sana tidak berbeda jauh dengan apa yang saya sampaikan kepada mahasiswa saya di sini,” kata Mr Tunggul. Mahasiswa dan mahasiswi yang berkuliah di The Hague University dinilai sangat kritis sehingga saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung di kelas, kelas menjadi sangat kondusif untuk diajak berdiskusi. Dosen yang mengambil jurusan Hubungan Internasional saat berkuliah ini mengaku mahasiswa di sana sangat menguasai materi dan berwawasan luas. Sepulangnya dari Belanda, tidak lupa ia berbagi pengalaman kepada sesama dosen dan juga mahasiswa yang diajarnya di kelas. Beliau sangat berharap, dengan ia berbagi, pengalamannya tersebut akan memunculkan rasa semangat belajar-mengajar di LSPR sehingga mampu menjadi pribadi yang jauh lebih baik. Saat ini Mr. Tunggul sedang menjalani studi S3 di Universitas Sahid. Sebelumnya, ia telah meraih gelar master di University of Wales di tahun 1999.

10


Share with Us

Jurus Teater

PRITA KEMAL GANI

Prita Kemal Gani memungut teater dari “jalanan” sebagai anak liar. Ia kemudian menempatkannya di kemuliaan kampus dan para mahasiswanya. Teater sebagai si anak liar yang “tak terurus” bahkan dijadikan kuliah dasar yang wajib diikuti seluruh mahasiswa. Bukan soal mengangkat derajat seni, melainkan menjadikan seni teater sebagai sumber pengetahuan dan ilmu komunikasi. Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi The London School of Public Relation (STIKOM LSPR) juga dibangun Prita dari kontrakan satu ke kontrakan lain. Kampus sebagai tempat belajar para mahasiswanya berpindah-pindah seperti anak kos. Bahkan, kata Prita, mereka pernah harus pindah seketika karena gedungnya diambil pemiliknya. “Kami sampai mengontrak di Gedung Dewan Pers, yang waktu itu sudah lama tidak dipakai,” kenang Prita. Seiring waktu, LSPR kini dikenal sebagai salah satu kampus terbaik untuk belajar sebagai praktisi public relation di Indonesia. Apa pertimbangannya memasukkan teater sebagai mata kuliah di LSPR? Teater itu dasar komunikasi. Dari teater, siswa belajar vokal, mengingat, sampai mimik muka. Itu dasar komunikasi. Kalau komunikasi tanpa mimik, gesture, dan vokal yang benar, itu kan kurang bagus. Makanya, anak-anak LSPR rata-rata berani kalau presentasi. Mereka juga belajar manajemen audience, itu bagian dari teater. Saya sama sekali tidak khawatir disebut kampus seni. Kalau boleh dibilang, kami meminjam ilmu teater untuk belajar komunikasi yang lebih manusiawi.

11


Sejak kapan teater diajarkan dan dipraktikkan? Mata pelajaran teater sudah ada sejak tahun 2000, tetapi studi Performing Art secara khusus baru ada sejak 2008. Saya lihat anak-anak senang dengan teater, jadi kita benarbenar membuat Performing Art. Kami juga melakukan penelitian untuk menyusun kurikulum teater. Teater menjadi salah satu konsentrasi pendidikan di LSPR. Program Studinya tetap komunikasi. Dengan berteater, anak-anak terlatih menjaga komitmen. Mereka belajar memahami konsekuensi. Jika tidak latihan serius, tidak bisa tampil bagus. Mereka menghapal dialog, gerak, suara, dan stamina. Itu kami ajarkan di semester awal. Kami memasukan teater sebagai dasar ilmu komunikasi. Performing Art menjadi satu program studi di LSPR, selain mata kuliah teater pada semester awal. Prita merekrut tokoh-tokoh teater dan sastrawan, seperti Arswendo Atmowiloto, Harris Priadi Bah, dan Yani Mae, untuk mengajar ilmu teater. Para mahasiswa mempelajari teater tidak sebatas teori, tetapi mewujudkannya ke dalam satu pertunjukan pada akhir semester. “Dan, itu diperlombakan antarkelas dengan juri-juri yang qualified,” kata Prita. Pada saat pementasan, para mahasiswa harus mengelola sendiri, mulai dari merencanakan sampai mencari penonton. “Semua itu, kan, latihan bekerja sama, latihan komunikasi intinya,” ujar Prita. Ia kemudian memberi contoh saat mahasiswa LSPR mementaskan lakon “Jersey Boys” tentang Frankie Valli. Dengan anggaran terbatas, para mahasiswa dipaksa menyajikan tontonan yang panjang dan menarik. Dari sisi properti, anggaran itu tidak mencukupi. Maka, mereka pun memutar otak membeli baju bekas di Senen lalu meminta tukang jahit di Tanah Abang memodifikasi baju sebagai properti pertunjukan. “Mereka menjadi kreatif.” Secara pribadi apakah anda menyukai teater? Saya penikmat teater, tapi tidak main teater he-he-he…. Model pengajaran teater ini mencangkok dari mana? Apakah gagasan asli dari anda? Dulu, ada warga Filipina mengajar di LSPR dan suka teater. Kemudian, mulai memperkenalkan kepada anak-anak dan mereka suka. Dari situ, pikiran saya mulai terbuka bahwa teater itu penting. Justru orang tua siswa yang awalnya resisten. Mereka berfikir, “Mau jadi apa anakku nanti.” Padahal, teater itu ilmu komunikasi masa depan. Saya percaya itu…. Bagaimana prosesnya teater menjadi mata kuliah resmi? Kami mengundang Academy of Art London untuk menyusun kurikulum selama enam bulan. Banyak yang tak bisa diaplikasikan karena untuk menjadi pekerja teater masih susah di Indonesia ini. Kalau di London gampang. Di Indonesia penontonnya masih kurang. Pemain teater belum bisa menjadi profesional yang benar-benar (menjanjikan). Saya berharap teater bisa menjadi profesi yang menjanjikan kelak. Di London dan Tiongkok, kan, ramai.

12


Kami meyakini, teater itu penting. Sampai sekarang sudah 160 pertunjukan. Dalam setahun bisa sampai 27 pertunjukan di luar Performing Arts Festival. Anak-anak (mahasiswa) sangat semangat dengan mengajak bapak, ibu, tante, dan keluarga lain untuk menonton. Sekali tampil bisa sampai 200 penonton, padahal hanya satu kelas dalam satu malam, makanya kadang kita pentas sampai 14 hari. Dari sisi keilmuan, selama 15 tahun teater diajarkan, apa ukuran keberhasilannya? Anak-anak yang ikut teater mudah beradaptasi, lebih mudah diterima kerja. Mereka team work-nya bagus karena terbiasa kerja tim. Banyak juga yang sudah mendapat kerja sebelum lulus. Lakon-lakon yang kami pentaskan itu sarat nilai. Seperti Jersey Boys tadi atau Catch Me If You Can. Dia nipu sana, nipu sini, tetapi akhirnya menjadi orang baik. Anak-anak tidak sekedar tahu jalan cerita. Mereka masuk kedalam karakter lakon tersebut sehingga ada proses internalisasi nilai. Selain itu anak-anak yang mengambil jurusan Performing Art juga diwajibkan magang sebagi guru teater di sekolah dasar dan sekolah menengah. Ini menjadi marketing bagi LSPR bahwa teater itu bagus dan penting. Ruang 12 meter LSPR yang dikenal secara populer kemudia berubah menjadi LSPR Institute of Cpmmunication and Management. Jumlah mahasiswanya kini mencapai lebih dari 5000 orang. Tidak banyak yang tahu bahwa lembaga pendidikan bergengsi ini lahir dari ruang sempit. Dulu Prita bercita-cita menjadi guru. Ketika pulang adri London, setelah studi manajemen, ia membuka pelatihan untuk anak-anak komunikasi. Awal tahun 1990-an, ilmu PR masih asing. Prita melihat ada peluang. Kebetulan waktu itu dia bekerja di sebuah perusahaan pusat kebugaranyang mempunyai 18 cabang di berbagai gedung di Jakarta, salah satunya Wisma Metropolitan di bilangan Sudirman. �Aku deal dengan pemilik gedung. Membuat usaha tidak harus punya gedung sekolah sendiri. Saya menyewa ruangan 12 meter untuk pendaftaran di Wisma Metropolitan. Pesertanya 30 orang, kursus tiga bulan, dengan pertemuan seminggu dua kali. Itu tahun 1992,� cerita Prita Tahun 1993, pelatihan itu pindah ke Wisma Dharmala. Disini ruangannya lebih luas karena Prita menyulap tiga lantai lapangan parkir menjadi kelas. Dia memasang listrik sendiri untuk menekan biaya sewa. Para mahasiswanya adalah pekerja yang ingin menambah ilmu. Pengajarnya para istri ekspatriat di Jakarta. Lima tahun kemudian, Indonesia terkena krisis moneter. Banyak anak lulusan SMA batal sekolah ke luar negeri, terutama ke Inggris, karena nilai tukar dollar melambung.

13


Poundsterling mencapai Rp. 22.000. Anak-anak itu lalu disekolahkan di LSPR. “Biasanya dulu orang-orang yang sudah kerja, kalau sekarang mahasiswanya kebanyakan fresh graduate dari SMA. Kami langsung berpikir untuk bikin program satu tahun,” kata Prita. Bagaimana ceritanya bisa berkembang seperti sekarang? Setelah setahun krisis belum reda. Saya pikir, kenapa enggak buat saja sampai S-1. Pada saat itu pak Malik Fadjar (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI) memberikan kesempatan untuk sekolah-sekolah untuk membuat untuk membuat program S-1 meski tidak punya aset tanah. Sekarang tidak bisa begitu. Sekarang harus punya tanah 5.000 meter persegi dan gedung 10.000 meter persegi. Saya diuntungkan krisis sehingga bisa menjadi sekolah tinggi he-he-he…. Namun, tahun itu banyak pengajar kami yang pulang karena krisis. Saya berpikir, saya pakai orang-orang Filipina saja. Mereka tidak hitungan. Kalau bule biasanya bilang, oke I will do my best but you only pay me for one and half hour. Namun, orang Filipina ini lebih ramah dan pekerja keras, pintar public speaking. Anak-anak (mahasiswa) melihat mereka mukanya sama (Melayu), tetapi pindat bahasa Inggris, jadi lebih menginspirasi. Inilah mengapa banyak orang Filipina di LSPR. Saat itu berapa jumlah mahasiswanya? Kira-kira sudah 700 mahasiswa. Karena semakin banyak, kami menyewa gedung di dewan pers. Ada restoran Jepang yang tutup tujuh tahun di sana. Sudah mau ambruk. Kami betulin. Murah. Kita bikin bagus. Banyak sekali orang kaya, mobilnya bagus kuliah disana. Di sana ada tujuh kelas. LSPR bikin tiga shift: pagi, siang, dan malam. Kami juga menyewa gedung di Continental. Di situ sering dimatiin listriknya karena pemiliknya bermasalah. Mahasiswa terus bertambah 1.500 orang sehingga kami menambah sewa gedung di Intiland Tower. Waktu pindahan dibantuin mahasiswa dengan meminjam mobil orangtua mereka. Kini, LSPR beroperasi di Intiland Tower dan Sudirman Park. Sebentar lagi mereka mempunyai kampus di Jati Warna. Kampus ini fokus untuk pementasan teater. “Biasanya kami pentas menunggu kelas bubar. Kalau gedung ini sudah beroperasi, bisa lebih leluasa,” kata istri dari Kemal Effendi Gani ini. Namanya kok, The London School of Public Relation? Apa kaitannya dengan kota London, Inggris? Pertama, karena saya sekolah di London. Kedua karena dapat akreditasi dari London Chamber, kamar dagangnya London. Nama itu juga cuma mikir sebentar. Lagi di mobil di jalan, habis isi bensin, tercetus nama London. Saya lalu berdiskusi dengan British Council dan Kedutaan Besar Inggris (di Jakarta). Mereka pun datang waktu peresmian nama pada 1 Juli 1992.

14


Fun Activities

LONDON SCHOOL BIKERS COMMUNITY (LSBC) Touring ke Ujung Genteng Pada tanggal 18 – 22 Desember 2015, London School Bikers Community (LSBC) yang diketuai oleh Mr. Yulius Bagus Pujo, mengadakan touring yang bertempat di Ujung Genteng, Sukabumi – Jawa Barat. Tujuan diselenggarakannya touring ini adalah untuk menjalin silahturahmi dan keakraban antar sesama staff London School of Public Relation – Jakarta. LSBC juga mengunjungi salah satu tempat wisata yaitu Penangkaran Penetasan Telur Penyu dengan sistem yang alami di pantai Ujung Genteng. Touring ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari seluruh staff LSPR.

15


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Lspr inside february 2016 by lspr8 - Issuu