Skip to main content

Lspr gazette 2017

Page 1

London School

Free

www.lspr.edu

for lspr c ommunity

The Magazine for LSPR Community

December 2017

“ Bhinneka Tunggal Ika “

B

hinneka Tunggal Ika adalah filosofi negaraku, artinya persatuan dalam keberagaman, berbeda tapi satu. Indonesia adalah salah satu negara yang memiliki beragam kebudayaan, bahasa dan kepercayaan. Karena itulah aku sangat mempercayai filosofi ‘persatuan dalam keberagaman’. Dunia ini adalah tempat yang indah karena memiliki banyak keberagaman. Karena itulah jika aku menjadi Miss International maka aku akan menyebarkan pesan tentang nilainilai positif untuk bisa mengormati dan menerima perbedaan.”, ujar Kevin Liliana, Miss Internasional 2017. Begitulah salah satu kutipan mengenai Bhineka Tunggal Ika saat Kevin Liliana masuk ke babak Top 8 dan diminta juri untuk menyampaikan misinya jika ia terpilih menjadi Miss Internasional 2017. Pada kesempatan tersebut, Kevin Liliana menjelaskan makna dari ‘Bhineka Tunggal Ika’. tak dapat dipungkiri bahwa isu mengenai

SARA pada saat ini sedang ramai diperbincangkan kembali. Perbedaan – perbedaan yang ada mudah membuat masyarakat terpicu untuk kehilangan rasa persatuan dan kesatuan yang merupakan salah satu modal yang dimiliki saat bangsa ini menyatakan kemerdekaannya

merupakan mahasiswa yang berasal dari Jawa, Makasar, Manado, Medan, Palembang, Pontianak dan Riau dan khusus datang ke Jakarta untuk menimba ilmu. Bagi mereka, LSPR adalah kampus yang sangat open minded dan menerima orang dari latar belakang berbeda, yang tentu saja berbeda dari kampus lain. Mahasiswa dan mahasiswi dari berbagai daerah ini memilih LSPR, karena disini mereka tidak merasa terkucilkan, dan merasa nyaman dengan orang – orang yang mudah bergaul.

LSPR sebagai sekolah tinggi ilmu komunikasi dengan standard internasional yang mahasiswa dan mahasiswinya berasal dari berbagai daerah Indonesia memiliki pengalaman tersendiri terhadap keberagaman. Beberapa mahasiswa pun menceritakan pengalamannya mengenai perbedaan yang mereka miliki dan bagaimana pada akhirnya mereka dapat beradaptasi di kampus LSPR yang memiliki keragaman bahasa, suku, logat, agama hingga budaya. Elizabeth Grace Sanny, Delaina Annur, Desmond Sinarta, Juanda Daly, Ina Novita Sari, Hanny Margaretha, Verly Zulina,

Mungkin awalnya, sulit karena harus melakukan adaptasi budaya dan menjelaskan seperti apa kebudayaan mereka masing-masing. Tak jarang, ada saatnya terjadi kesalahpahaman hanya karena logat yang berbeda atau nada suara yang berbeda bahkan ada kata/istilah yang tidak dipahami saat mereka memulai

masa kuliahnya di LSPR. Ada saatnya, justru mereka belajar bahasa daerah satu sama lain. Lalu bagaimana mereka beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan menghadapi keberagaman? “Budayakan bertanya, apalagi kalo memang tidak tahu” Ujar Elizabeth yang berasal dari jawa tengah. Desmond yang berasal dai Manado mempunyai jurus untuk tetap menjadi dirinya sendiri, namun selalu terbuka menerima masukan, tidak pesimis, sabar dan menumbuhkan sikap toleransi dalam setiap perbedaan. Juanda Dally yang berasal dari Medan justru menganggap percaya diri sebagai salah satu kunci pertahanannya dalam menghadapi keanekaragaman. Rasa percaya diri inilah yang akhirnya membuatnya memiliki banyak teman dan berhasil memperoleh gelar sebagai Runner Up Mr LSPR 2017. (Jasmine, Cik, Tarrasch, Vinnie, Fakhira, Tiara)

The Team Principle:

Yayasan Pesona Pribadi Sejahtera

Publisher: Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR (UK)

Publication Division:

Aprida M. Sihombing, M.Si

Editor : Aprida M. Sihombing, M.Si

Designer : Fakhira Rif’at Savitri

1

LSPR News Club:

Tiara, Anita, Cut, Citra Maharani, Fakhira, Jasmine Aufariana, Natashya, Adhera, Allysa, Aylia, Adwin, Athaya, Azura, Aldy, Arman, Betania, Bernando, Cantika, Chika, Chrizia, Chelsea, Gita, Cik, Cika,Citra devitha, Desy, Egidea, Elizabeth, Farah, Fadia, Feisy, Fatimah, Ina, Irfan, Jasmine Alderira, Jeane, Karina, Leticia, Lindyani, Megasuryo, Megantari, Mellisa, Michael, Monica, Myra, Nabilla, Nadira, Namira, Nina, Nurul, Putri Yemima, Putri Zahra, Raka, Riqo, Rachel, Savira, Stefanie, Shailla, Leticia, Tarrasch,Tasqiya, Triesya, Vania, Vinnie, Wifina, Yowana, Yobella, Yuyun, Zahrah

Address: Publication Division STIKOM LSPR - Jakarta Sudirman Park Office Complex Jl. KH Mas Mansyur Kav. 35 Jakarta Pusat 10220 Tel: (62-21) 579 42471 Fax: (62-21) 579 42639


MAIN ISSUE Menghargai Nilai Keberagaman

(Komunitas Mahasiswa Buddhis) untuk yang beragama Budha, LSPG (London School Prayer Group) untuk yang beragama Kristen dan Katolik serta FOMS (Federation of Moslem Students) bagi yang beragama Islam. Setiap UKM tersebut juga berhak untuk mengadakan selebrasi perayaan hari besar agama masing-masing di kampus LSPR. Pilar ini menyatakan bahwa LSPR menghormati dan menghargai keberagaman agama.

I

su SARA saat ini sedang ramai dibicarakan di tengah masyarakat dari berbagai kalangan, juga menjadi sebuah isu panas yang kerap menghiasi berbagai headline berita di berbagai media. Kali ini, tim LSPR News mewawancarai Mr.Imanuel Hutagalung M.Sc selaku Pembantu Ketua III LSPR Jakarta untuk mengetahui bagaimana LSPR menghadapi keragaman yang ada di LSPR. Puket III sebagai payung yang menaungi bidang kemahasiswaan tentulah harus memiliki sikap tersendiri dalam menghadapi keragaman serta mencegah adanya perpecahan karena isu perbedaan. Sebagai seorang akademisi, dosen yang sering disapa Sir Iman ini, turut mengutarakan keprihatinannya seputar isu toleransi keberagaman yang kini tengah marak di masyarakat, menurut beliau pelaku tindakan diskriminatif tersebut

dapat datang dari berbagai kalangan mulai dari yang muda sampai yang tua, dan hal inilah yang menjadi landasan mengapa LSPR Jakarta mengadakan Character Building Camp yaitu agar para mahasiswa LSPR Jakarta mampu menjunjung tinggi kebhinekaan dan menjadi panutan yang baik ditengah masyarakat. Selain itu, LSPR Jakarta juga memiliki dan menerapkan pedoman 10 Pillars yaitu Believe in God, Honesty, Respect, Discipline, Responsibility, Politeness, Perseverance, Confidence, Independence, Excellence. Pilar pertama adalah Believe in God yang artinya LSPR menghargai dan menghormati semua agama di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan adanya unit kegiatan mahasiswa (UKM) atau sering disebut club, yang berbasis agama yaitu KMB

Melalui pilar Respect dan Polite, LSPR berharap para mahasiswa selalu menghormati orang tua maupun sesamanya, walaupun ada perbedaan antara mereka. Tak bisa dipungkiri, selain para dosen yang berasal dari berbagai negara maupun suku, para mahasiswa LSPR juga datang dari berbagai propinsi di Indonesia. tak melulu soal agama, namun perbedaan bahasa, logat dan juga budaya berkomunikasi menjadi bagian dari warna-warni pergaulan dan keseharian di LSPR. Tentu saja nilai menghargai dan sopan santun menjadi hal yang penting bagi seluruh warga LSPR.

2

Agar para mahasiswa terus mengingatnya, maka LSPR pun memajang tulisan 10 pillars ini di setiap kelas. Beliau pun juga menambahkan bahwa beragam aturan seputar keberagaman tersebut ada yang sudah terbentuk sejak awal kampus LSPR Jakarta berdiri, dan ada juga yang dibuat seiring dengan adanya perubahan – perubahan di masyarakat. Dalam memastikan bahwa setiap aturan tersebut berjalan dengan baik rutin diadakan kontrol dalam hal ini, yaitu di kegiatan mahasiswa. Apakah pernah ada mahasiswa yang bermasalah dengan isu SARA? Sejauh ini menurut Sir Iman, belum ada kesulitan dalam menerapkan 10 Pillars maupun peraturan – peraturan seputar keberagaman tersebut. Sir Iman pun berharap para mahasiswa LSPR pun akan terus menghormati sesamanya dan menghargai perbedaan yang ada. Hiduplah Indonesia Raya! (Natashya)


MAIN ISSUE perbedaan agama karena keberagaman dari sisi beragama itu merupakan hal yang membuat kita belajar untuk saling menghargai dan toleransi antara satu sama lain. Sedangkan Maria Febriana dari LSPG mengatakan , arti Bhinneka Tunggal Ika adalah tetap menghargai keberagaman yang tercipta. Banyaknya keberagaman agama tidak menutup kenyataan bahwa walaupun kita berbeda cara berdoa namun kita tetap dalam satu pencipta. Rizky Ziyad mengungkapkan bahwa Ia sangat beryukur Dengan adanya keberagaman suku, budaya, bahasa, dan daerah, karna dengan rahmat Allah yang maha kuasa telah mempertemukan dengan orang-orang yang berbeda mulai dari suku, bahasa, budaya, daerah.

Klub Agama di Kampus

Sebagai salah satu bukti kalau LSPR Jakarta menghormati keberagaman agama di Indonesia, maka LSPR pun mewadahi para mahasiswa yang ingin melakukan kegiatan agamanya dengan membentuk unit kegiatan mahasiswa atau yang sering disebut club. Hingga saat ini ada tiga klub agama yang ada di LSPR yaitu FOMS (Federation of Moslem Students) untuk mahasiswa beragama Islam, LSPG (London School of Prayer Group) untuk mahasiswa beragama Kristen dan Katolik dan juga KMB (Keluarga Mahasiswa Buddhis) untuk mahasiswa beragama Budha. Sama seperti club yang lainnya, club ini pun memiliki kegiatan yang dilaksanakan secara berkala. Diantaranya perayaan hari besar agama, aktivitas sosial dengan mengunjungi panti werdha atau panti asuhan dan juga kegiatan rutin yaitu Ibadah bersama. Seluruh kegiatan ini didukung penuh oleh LSPR, termasuk dengan memberikan fasilitas berupa tempat dan juga dukungan dana kegiatan.

Lalu bagaimana mereka menghadapi keberagaman? “ikut berbaur berteman maupun bergaul dengan semua mahasiwa/i LSPR tanpa harus memandang perbedaan agama. Ujar Maria Febriana, LSPG bahkan selalu mengundang perwakilan dari club agama lain pada saat kegiatan berlangsung. LSPG tidak menutup adanya partisipan dari kalangan diluar club, dengan begitu dapat menjadi salah satu cara untuk tetap menjaga keharmonisan antar agama. Untuk menunjukkan rasa toleransi terhadap keberagaman, KMB selalu berusaha untuk saling menghormati, menyapa dan membantu satu sama lain antar club beragama. Begitu juga dengan berkunjung ke panti asuhan maupun panti jompo dimana panti tersebut tidak berbasis agama buddhis saja. Hal ini dikarenakan banyak anggota KMB yang mempunyai rasa ingin tahu yang tinggi. Jadi, jika ada orang lain dari suku yang berbeda maupun budaya, anggota KMB akan sangat senang dan mengajaknya untuk sharing ataupun makan bersama. Sedangkan Rizky menyatakan Lspr Foms selalu berusaha untuk saling menghormati dan mengingatkan untuk berbuat dan berperilaku baik kepada semua agama yang berbeda – beda. Hal ini dibuktikan dengan adanya kegiatan kajian rutin LSPR FOMS yang selalu menekankan untuk berbuat baik kepada siapa pun agar dapat ridho dan karunia yang berlimpah dari Allah subhanahu wa ta’ala. (Cik, Namira, Anita)

Terkait dengan Bhinneka Tunggal Ika, setiap klub ini tentu punya pandangannya masing-masing tentang keberagaman. Devina mewakili KMB menyebutkan arti Bhinneka Tunggal Ika sendiri adalah bertemu hingga berkenalan dengan siapapun tanpa memandang ras. Hal ini dilakukan dengan cara bergaul dengan siapapun tanpa adanya halangan dalam segi

Club yang menang perlombaan Saman di Yunani ini, juga berhasil memproduksi LSPR Dance On! yang sudah menjadi annual event LSPR untuk mempromosikan dan wadah mengembangkan karya LSPR Dance selama 3 tahun terakhir. Dance On! 3 – Move In Diversity tahun ini merupakan hasil karya dan kerja keras yang sudah dilakukan oleh para anggota dan semua jajaran LSPR Dance selama hampir empat bulan yakni dari bulan Mei sampai dengan Agustus 2017. Devy Julita dan Lisa Reidaka, selaku president dan vice president LSPR Dance mengaku sangat bangga dan berharap agar acara tahun ini semakin memperlebar dan merangkul banyak penikmat tari baik tradisional dan modern. “Harapan untuk jangka pendeknya, kami harap Dance On! 3 bisa berjalan lancar dan semua penonton senang dengan apa yang kami ‘hidangkan’. Sedangkan untuk jangka panjangnya, kami berharap bisa membuat nama LSPR dan LSPR Dance menjadi lebih dikenal publik, dan biarpun kita menerima budaya dari bangsa luar, kita tetap harus menjaga warisan budaya kita sendiri,” jawab Devy Julita dan Lisa Reideka ketika tim LSPR News bertanya mengenai harapan untuk LSPR Dance di masa yang akan datang. Melestarikan Lagu dan Tarian Daerah

Keberagaman Indonesia juga terdiri dari budayanya yang penuh warna dan bentuk. Sebut saja upacara adat, baju adat, tarian daerah hingga lagu daerah menjadi ciri khas setiap daerah yang ada di Indonesia. Untuk menghargai keberagaman tersebut sekaligus melestarikan tarian daerah, LSPR memiliki club yang disebut LSPR Dance. LSPR Dance merupakan klub seni budaya LSPR yang sudah terbentuk sejak tahun 2010. Ditujukan untuk berbagai kreativitas seni mahasiswa LSPR yang memiliki minat dan bakat dalam bidang seni tari. Klub ini digunakan sebagai tempat dimana para siswa dapat mengembangkan kemampuan mereka melalui tarian, musik, dan irama belajar berbagai jenis tarian, klub ini terbagi dalam dua genre yaitu tarian modern dan tradisional. Dalam tarian modern, akan belajar Hip Hop, Ladies Style, B-Boy, dan Contemporary. Sementara tarian tradisional, akan belajar menari dari semua provinsi di Indonesia. LSPR Dance memiliki segudang prestasi lain yang membuat bangga nama LSPR seperti, 2nd Runner Up at 51st LEFKAS International Folklore Festival 2013, Juara 2 di SPARTA 2016, Juara 2 di SMAK 2, Juara 2 di SMAK 3, Juara di Universitas Prasetya Mulya, dan Juara di Universitas Tarumanegara.

Tak hanya tari-tarian, Lagu-lagu daerah pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi setiap individu Indonesia. Salah satu klub seni budaya adalah LSPR Choir, yang kerap tampil di berbagai acara baik internal maupun eksternal LSPR. Tak hanya menyanyikan lagu-lagu yang popular saat ini, LSPR Choir juga menyanyikan lagu – lagu daerah, dari sabang hingga merauke. Beberapa diantaranya adalah Janger (Bali), Manuk Dadali (Jawa Barat), Wor (Papua), Lisor (Sumatera Utara). LSPR Choir setiap dua tahun sekali selalu juga mengikuti perlombaan di kancah international. Salah satu lomba yang terakhir diikuti LSPR Choir adalah Canta Al Mar Festival Calella di Spanyol pada tahun 2016. Untuk kategori folklore LSPR Choir mendapatkan predikat Grand Champion atau juara I di kategori tersebut. LSPR Choir membawakan lagu Maplalian, montor-montor cilik, lisoi, dan yamko rambe yamko pada lomba tersebut yang sudah dikemas dengan teatrikal. Dengan cerita yang bertemakan perjuangan seorang ibu pertiwi demi kesatuan dan persatuan kemerdekan Indonesia. Untuk melafalkan lagu – lagu daerah tersebut dengan baik LSPR Choir melakukan sekali pertemuan untuk mencocokan nada dan sekali pertemuan untuk melafalkan kata – katanya. Namun, jika kata – kata tersebut agak rumit LSPR Choir biasanya mencari refensi agar tidak salah ucap. (Cut, Vinnie)

3


SPECIAL ISSUE

Konferensi yang berlangsung selama tiga hari ini membawa hingga 36 tokoh besar di seluruh wilayah, termasuk Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia, Filipina, Vietnam, dan Australia. Para pembicaranya antara lain: Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika (Indonesia), Petrus Reinhard Golose, Kapolda Bali dan Chairul Tanjung, CEO CT Corp dan mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia.

ASEAN PUBLIC RELATIONS CONFERENCE ASEAN PR Network dan Global Alliance Public Relations and Communication Management menjadi tuan rumah ASEAN PR Conference 2017. Konferensi kehumasan pertama yang dilakukan pada skala global di Asia ini berlangsung pada tanggal 20-23 September 2017 di The Trans Resort, Bali. Bertajuk “Mengkomunikasikan Kompetisi Global ASEAN,” konferensi ini merangkum tentang bagaimana PR dan komunikasi dapat membantu ASEAN mendapatkan lebih banyak pengakuan di antara komunitas global dan negara-negara regional.

Sementara para praktisi dan akademisi dari berbagai negara ASEAN pun ikut ambil bagian menjadi narasumber pada acara ini, sebut saja Prof. Gregor Halff, Profesor dan Wakil Dekan di Singapore Management University & Co-Chair ASEAN Conference Committee, Krishnasamy Bhavani, Managing Director International PR Training Pte Ltd, Mantan Presiden Institut Hubungan Masyarakat Singapura dan Anggota Dewan Kehormatan APRN (Singapura) dan Ramon R. Osorio, Mantan Kepala Komunikasi Perusahaan di ABS-CBN, Mantan Presiden Hubungan Masyarakat Filipina. Acara ini juga terselenggara berkat dukungan Global Alliance Public Relations and Communication Management yang diketuai oleh Jose Manuel Velasco – Chairman of Global Alliance Public Relations and Communication.Konferensi dimulai dengan sebuah lokakarya khusus untuk para pemimpin asosiasi PR regional, sesi presentasi untuk makalah penelitian dari komunitas akademis, Welcome Dinner, Gala Dinner, dan Malam Budaya.

SPEAK UP Tahun 2017, LSPR genap berusia 25 tahun. Beberapa mahasiswa dari berbagai batch berkesempatan menyampaikan doa dan harapannya 25 tahun mendatang untuk LSPR. Yuk kita simak harapan mereka...

Marsha Nabila “Happy birthday buat kampusku ter-luvs. Semoga semakin banyak menciptakan generasi generasi yang bisa membanggakan nusa dan bangsa. Dan berguna buat orang banyak. Terus, semoga lspr bisa menjadi kampus swasta terfavorit di Indonesia.“

Alvikha Adrian “Selamat Ulang tahun LSPR, semoga semakin menjadi kampus yang keren. Karena sekarang aja udah ekspansi ke Dubai, mungkin next targetnya adalah dunia, dan mungkin lebih memperluas lagi studi komunikasinya.”

Ian Shahrir

Janitra

“Selamat ulang tahun LSPR, semoga sukses terus, semoga fasilitasnya yang ada di kampus makin oke, semakin maju dan berkembang menjadi Universitas, bukan Sekolah Tinggi lagi. Pokoknya yang baik-baik deh untuk LSPR!!

“Selamat ulang tahun untuk LSPR, selamat tahun perak. Semoga LSPR bisa terus menjadi ‘rumah’ untuk mahasiswa/i nya dalam berilmu dan berkarya. Semoga keharmonisan antar warga LSPR juga terus terjaga dan bisa terus terwariskan sampai generasi penerus selanjutnya.“

Dea Aginta Sembiring

Fatimah Amanda TN

Felicia Canda Kenjana

Achmad Adi

“Happiest bday to LSPR. Semoga kedepan akan dapat mencapai tujuantujuan dalam membangun pendidikan terutama dibidang komunikasi. Terimakasih telah menghadirkan sekolah tinggi komunikasi berakreditasi A! Terus berjaya LSPR“

“Selamat ultah kepada lspr, semoga segala pendidikan, fasilitas, dan lulusan lspr selalu menjadi lebih baik lagi kedepannya, dan semoga untuk rencana program S3 dapat diadakan dengan lancar dan menjadi yang terbaik.”

“ Selamat ulang tahun yang ke 25 LSPR! Semoga bisa memberikan dampak yang luas ke masyarakat sekitar dan menjadi lembaga yang memiliki lulusan terbaik. Semoga 25 tahun kedepan LSPR akan menjadi kampus yang besar yang dapat bersaing di dunia internasional.”

“Semoga 25 tahun kedepan, LSPR sudah bisa menjadi institusi pendidikan ilmu komunikasi terbaik, bukan hanya di Indonesia, tapi hingga se Asia Tenggara dan bisa menghasilkan lulusan-lulusan bermutu tinggi.”

4


Mulan - The Musical Merayakan 25 Tahun HUT LSPR dengan Berteater

THE SHOW

BEHIND THE SCENE

Untuk merayakan ulang tahun LSPR – Jakarta yang ke 25 tahun, para dosen LSPR Jakarta menghadirkan sebuah drama musikal, Mulan, yang merupakan adaptasi dari Animasi Mulan Disney. Mengapa Mulan? Karena kisah Mulan sendiri mewakili cerita LSPR - Jakarta. Keberanian dan kekuatan Mulan adalah symbol dari LSPR, sebagai akademi komunikasi terbaik di Jakarta. Dosen LSPR telah mempersiapkan teater ini dari awal bulan Maret 2017. Naskahnya ditulis ulang oleh sutradara sendiri, Renata Tirta Kurniawan. Dia mengadaptasi naskah itu ke bahasa Indonesia dan mengubahnya menjadi musikal, dengan komedi di dalamnya. Begitu pun dengan music director & arranger, Imanuel Hutagalung, memilih 25 musik / lagu dan memasukkannya ke dalam cerita.

“Proses berteater adalah proses menemukan keyakinan, juga kebahagiaan…”. Begitulah kutipan Butet Kertaradjasa, seorang pelaku teater, dan pelawak senior ternama di Indonesia. Memang betul, proses berteater memang merupakan proses menemukan kebahagiaan. Setidaknya, itulah yang terlihat dari raut wajah para dosen-dosen LSPR Jakarta selama proses gladiresik drama “Mulan – The Musical.”

Pertunjukan berlangsung selama dua hari, Sabtu, 15 Juli dan Minggu, 16 Juli 2017 di Prof. Dr. Djajusman Auditorium and Performance Hall. Dalam dua hari, sangat banyak tamu yang datang menyaksikan pertunjukan. Termasuk Pendiri & Direktur LSPR Jakarta, Ibu Prita Kemal Gani dan Pak Kemal Gani. Sama sekali tidak ada tiket yang tersisa untuk pertunjukan teater pada hari sabtu dan minggu. Semua terjual habis. Selain itu, banyak penonton yang sangat puas dan bahagia setelah menyaksikan pertunjukan tersebut. Penonton dihibur oleh akting dari gips utamanya; Mulan (Candy Hernandez), Mushu (Tunggul Panindrya), Li Shang (Joe Harrianto), Dalang (Arswendo Atmowiloto) dan semua dosen yang berpartisipasi dalam pertunjukan teater ini dan yang membuat teater menjadi lebih lucu adalah karena banyak pidato spontan. Dari setiap karakter dan aksi lucu dan natural para pemain di atas panggung membuat penonton lebih senang dan sangat terhibur. Selain aksi pemeran utama, dosen yang bertugas sebagai Ladies of The Palace & Prajurit China membuat penonton terhibur dengan aksi dan tarian lucu mereka di atas panggung. Hal ini membuktikan bahwa dosen LSPR benar-benar melakukan apa yang mereka ajarkan.

Selama kurang lebih 6 bulan, para pengajar-pengajar LSPR Jakarta menghafal naskah, berakting, bernyanyi serta menari, yang merupakan diluar dari apa yang biasa mereka kerjakan sehari-harinya. Yang pada biasanya mengajar dan menjadi pembimbing, dalam produksi drama ini mereka menjadi yang dibimbing. “Kesulitannya adalah mengatur waktu untuk latihan,” jelas Dr. Joe Harianto, yang berperan sebagai Li Shang saat diwawancara mengenai persiapan pementasan ini. Selain acting, para dosen juga dituntut untuk dapat menari “Nari juga, ada kesulitan karena dasar saya bukan penari. Tapi yang lebih sulit adalah menghafal naskah, karena cukup banyak,” papar Dr. Joe Harianto. Tentunya karena berprofesi sebagai dosen, pasti ada perbedaan karakter antara diri mereka masing-masing dan juga apa yang mereka perankan. “Karena pementasannya tidak terlalu serius, dan lebih ke komedi, jadi tidak terlalu susah untuk memasuki karakternya.” Canda dan tawa memenuhi proses latihan, tidak terlihat satu pun dari para dosen yang terlihat terbebani. Ketika ditanya mengenai karakter yang paling cocok untuk diperankan oleh para dosen, Dr. Joe menjawab “Pak Tunggul. Sebagai Mushu, adalah cast yang menurut saya paling cocok, karena karakter dan orang aslinya memang sama-sama lucu.” Selain menjadi pemeran dalam pementasan drama, dosen-dosen lain juga berpartisipasi sebagai band pengiring, seperti Andreas Humala, Radel Lopez, dan Immanuel Hutagalung. Dengan keterlibatan dosen yang cukup banyak, pementasan “Mulan – The Musical” meraih rekor MURI dalam kategori pementasan drama oleh dosen terbanyak. (Tarrasch,Mike)

Selain dosen yang ada di atas panggung, lagu-lagunya dinyanyikan oleh LSPR Band Senior mereka adalah Imanuel Hutagalung (Keyboardist & Music Director & Arranger), Josef Radel Lopez (Gitar / Bass), Andreas Humala (Drums), Vicky Sihombing, Giovanni Tomasowa & Renata Tirta Kurnia (Penyanyi) disukai oleh penonton karena musik dan suaranya yang bagus, mereka telah menyanyikan berbagai jenis lagu dari bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa mandarin dan juga ada lagu dangdut, yang membuat acara ini sangat live dan menghibur. Hadiah kepada semua pemeran dan kru Mulan The Musical, sebuah acara yang sangat mengesankan untuk menyoroti ulang tahun Silver 25 LSPR. (Vania,

5


KALEIDOSCOPE 2017 DECEMBER 2016 LSPR Meraih Penghargaan Ajang Festival Insan Periklan Indonesia Citra Pariwara

Kabar baik datang dari mahasiswa Digital Media Communication & Advertising (DMCA), mereka berhasil meraih Bronze

Pertukaran Dosen ke ZIBAT, Denmark

Taufan Teguh Akbari, Dekan Studi Bisnis Kampus A dari London School of Public Relations (LSPR-Jakarta), menyampaikan materi nya di Institut Bisnis dan Teknologi Selandia Baru (ZIBAT) di Denmark. Dua minggu Program Pertukaran Dosen diadakan dari tanggal 7 sampai 18 November, di dua kampus dan kota

Lomba Cipta dan Kreasi Iklan untuk kategori Mahasiswa di Indonesia yang diberi nama BG Award Citra Pariwara. Kompetisi ini diadakan pada tanggal 2527 November 2016 dan LSPR diwakili oleh empat kelompok yang terdiri dari dua orang. Tiga dari empat kelompok bersaing ke final dan mempresentasikan ide mereka di depan hakim. Sebagian besar juri adalah Direktur kreatif dari agensi besar seperti lowe, Dentsu, Y & R, Havas Digital dan LeoBurnett. Sebelum para siswa melakukan kompetisi, mereka memiliki pengarahan dan bimbingan dari dosen mereka seperti Bapak Luthfi Alwi, Bapak Aditya Nugroho, Bapak Achmad Sultani dan Ibu Dhita Widya Putri. berbeda. Dia mengajar di ZIBAT Naestved dan ZIBAT Roskilde masing-masing selama empat sesi setiap minggu. Taufan berkisar dari kewiraswastaan dan inovasi, hingga pemasaran dan penjualan, dan kepemimpinan pemuda. Di kelas Inovasi dan Kewirausahaan, ia berbicara tentang Kepemimpinan Remaja di Era Sosial. Jumlah pemuda Indonesia, terutama wirausahawan sosial, atau yang disebut sosiopirat telah meningkat dalam 10 tahun terakhir. Saat ini teknologi juga telah memainkan peran penting di dunia pemuda, ia menegaskan bahwa gagasan kreatif akan semakin sering diluncurkan. Mereka telah menggunakan media sosial secara positif. Banyak pemuda Indonesia yang ‘kelaparan’ dan memiliki keinginan besar untuk berkontribusi dan mencari solusi praktis, untuk menjadikan Indonesia tempat tinggal yang jauh lebih diminati.

JANUARY 2017 LSPR Peduli Memberikan Sumbangan kepada Pidie Jaya, Aceh LSPR Peduli mengadakan program donasi untuk korban gempa di Pidie Jaya, Aceh, pada bulan Desember 2016 dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 22.258.100 yang dikumpulkan dari mahasiswa, staf, dan manajemen. Sumbangan ini dibagikan kepada korban gempa di Pidie Jaya melalui Palang Merah Indonesia (PMI) yang berada di Gatot Subroto pada 12 Januari 2017. Sebenarnya LSPR Peduli ingin segera menyampaikannya ke Pidie Jaya, Aceh pada bulan Desember yang lalu namun akses ke Pidie Jaya tidak mudah sehingga akhirnya mereka memutuskan untuk memberikan donasi ini melalui pusat Palang Merah Gatot Subroto dan diterima oleh Ibu Ria.

Kunjungan YMCA ke LSPR

“Saat ini, Aceh khususnya Pidie Jaya masih dalam tahap pemulihan Kegiatan warga sudah stabil sejak ada kontribusi dari pemerintah dan beberapa organisasi kepada warga PMI akan memberikan donasi ini (dari LSPR) untuk restorasi di beberapa tempat, terutama perawatan kesehatan untuk korban patah tulang dengan fisioterapi dan untuk anak-anak dengan memberikan dukungan melalui psikolog di desa, “kata Ria di kantor PMI Gatot Subroto. (Anita/Vinnie) Pada tanggal 9 Januari 2017, sekitar 20 mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Hong Kong melakukan kunjungan ke kampus LSPR. Ada sekitar 20 siswa yang datang dan didampingi dua perwakilan YMCA (Young Christian Association) Jakarta. Para mahasiswa diberikan penjelasan mengenai LSPR oleh para Dean yaitu Ms. Janette Pinariya S.Si, MM, Mr. Tunggul Siahaan, MA, Ms. Renata Tirta K dan juga pembantu ketua III, Mr. Imanuel Enrico Hutagalung M.Sc, perwakilan dari HUST mempresentasikan mengenai kampus mereka. (Arman)

Upacara Penandatanganan MoU & Seminar Komunikasi Maritim Umum Senin, 23 Januari 2017 LSPR Jakarta menyelenggarakan Penandatanganan MOU dengan Universitas Coventry dan kuliah umum di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall. Acara ini dihadiri oleh Pendiri & Direktur LSPR Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, Direktur Dewan Inggris Dr. Paul Smith, Dr. Sahilah Illah, dan perwakilan dari Universitas Coventry Prof. Mike Hardy dan Dr. Ioannis Chapsos. Selain itu juga dihadiri oleh Dekan, Asisten Dekan, Manangement & Staf dan Dosen LSPR Jakarta Serta beberapa tamu undangan lainnya. Acara dibuka dengan lagu kebangsaan ASEAN dan pertunjukan dari beberapa klub LSPR Yaitu LSPR Choir dan LSPR Martial Art. Kemudian dilanjutkan dengan Pidato Pembukaan oleh Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APRN Dan Dr. Paul Smith. Acara dilanjutkan dengan Presentasi oleh Prof Mike Hardy selaku Direktur Eksekutif,

Pusat Perwalian, Perdamaian, dan Hubungan Sosial Coventry University. Kemudian disusul penandatanganan MOU ANTARA LSPR Jakarta dan Universitas Coventry, Inggris dan pemberian plakat apresiasi. Kuliah umum oleh Dr. Ioannis Chapsos selaku Research Fellow di Maritime Security, Course Director, MA Maritime Security dari Coventry University tentang Maritime Security & Sustainable Development. Beliau menjelaskan bahwa komunikasi terbentuk dalam lingkup apapun, termasuk dunia kelautan. (Shailla / Nurul)

FEBRUARY 2017 ASEAN Talk: A’ Preneur

Pada dunia bisnis zaman sekarang, efisiensi adalah kunci utama untuk mendapatkan untung. Efisiensi dalam dunia bisnis memiliki arti sedikit usaha, banyak untung. Semakin besar jurang antara usaha dan untung yang didapat, semakin efisien sebuah bisnis. Terutama pada zaman teknologi seperti sekarang, banyak sekali bidang yang terpengaruh, termasuk bisnis. Dengan bantuan teknologi, banyak cara telah ditemukan dan dibuktikan untuk mencapai tingkat tertinggi dalam efisiensi bisnis. Salah satunya adalah, E-Comerce. Dr. Nikk Haslinda Nikk Hussain dari School of Humanities University Sains Malaysia,

Tunggul Siahaan M.A, Dean LSPR, Shahrul Imran dari Affiliated Junction, dan Luthfi Salah dari iSynergy menjadi pembicara di IPMI International Business School dalam acara “ASEAN Talk: A’Preneur”, yang diselenggarakan pada tanggal 8 Februari 2017. Setiap pembicara berbagi pengalaman serta proyek yang sedang mereka kerjakan dalam bidang E-Commerce. Acara dimulai dengan penanda-tanganan MoU, lalu dilanjutkan dengan presentasi dari masing-masing pembicara. Topik utama dalam ASEAN Talk kali ini adalah untuk menjelaskan urgensi untuk para pengusaha lama, baru, dan yang akan datang untuk mempertimbangkan bisnis mereka menjadi bisnis online. Dengan E-Commerce, para pengusaha akan mendapat kesempatan untuk mencapai tingkat efisiensi yang lebih tinggi dibanding dengan cara konvensional. Cara konvensional menuntut para pengusaha untuk memiliki gedung, dimana gedung tersebut akan membutuhkan perawatan, serta perekrutan serta pelatihan sumber daya manusia, dan hal tersebut memiliki biaya yang harus dibayar. (Tarrasch/Citra)

LSPR dalam IIET 2017 Pada tanggal 4 Februari 2017, acara “Indonesia International Education & Training Expo 2017” diselenggarakan di Jakarta Convention Centre (JCC) Hall A & B, Jakarta Pusat. Acara ini merupakan pameran pendidikan yang dihadiri oleh lebih dari 160 perguruan tinggi baik dari swasta maupun negeri. Mereka semua membuka pendaftaran bagi calon mahasiswa baru dan berlomba-lomba untuk mendapatkan calon mahasiswa sebanyak mungkin untuk tahun ajaran berikutnya dibulan Agustus dan September nanti. Acara ini pun mendapat antusias yang sangat baik dari masyarakat dimana banyak pelajar berstatus siswa sekolah menengah atas khususnya tingkat akhir menghadiri acara tersebut. LSPR sebagai salah satu perguruan tinggi yang berfokus pada bidang komunikasi juga tidak mau ketinggalan untuk berpartisipasi dalam event IIET yang ke 26 ini. Booth LSPR terletak di Hall B bersama dengan perguruan swasta lain tidak pernah sepi dari pengunjung.

6

Reza Pahlevi yang merupakan social media influence dan juga mahasiswa Batch 19 jurusan International Relations di LSPR datang untuk menjadi narasumber dan membagikan info tentang LSPR. “Saya sangat senang memilih dan melanjutkan studi saya di LSPR karena dosen-dosen disini sangat praktisi dan mata pelajaran yang diberikan di LSPR sangat membantu saya di dalam pekerjaan” jawab Reza ketika ditanya mengapa Ia memilih LSPR sebagai tempatnya belajar. (Leo/Nurul)


KALEIDOSCOPE 2017 Kid Witness News 2016/2017

Inilah Sineas Cilik Pemenang “Kid Witness

News 2016/2017” dari Panasonic Gobel Indonesia yang akan mewakili ke Tingkat Global

Setelah melalui serangkaian proses seleksi dan pelatihan yang panjang. PT Panasonic Gobel Indonesia mengumumkan pemenang dari Program Kid Witness News 2016. Sineas Muda dengan karya terbaik, akan mewakili Indonesia pada Program Kid Witness News tingkat Global.

Setelah memilih 10 finalis terbaik yang terbagi menjadi dua kategori dari tingkat sekolah dasar maupun sekolah menengah pertama dari 260 naskah yang terkumpul, PT Panasonic Gobel Indonesia bekerja sama dengan pihak – pihak yang berdedikasi tinggi dalam bidang perfilman membekali dan memberikan pengarahan untuk pembuatan film tersebut. Pelatihan ini bertujuan untuk mempersiapkan para finalis dalam berkompetisi dengan peserta dari negara negara lain pada Program Kid Witness News tingkat Global. 10 finalis terbaik diberikan pelatihan yang meliputi penulisan naskah, synopsis, proses perekaman gambar, editing, music scoring dan soundtracking pada 19 – 22 desember 2016 lalu. Seleksi tahap akhir yang ketat dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari pakar perfilman dari London School of Public Relations Jakarta, Annisa Hara, sutradara videographer Anggy Umbara, perwakilan dari Panasonic Gobel Indonesia, serta artis senior Christine Hakim.

Autism Awareness Teachers Training: Sekolah Inklusi Ramah Anak Berkebutuhan Khusus

Selain kedatangan mahasiswa pertukaran, semester LSPR ini juga mendapat sambutan dosen. Pada saat ini, Bapak Paul Faarup dan Mr. Rune Fabricius dari Institut Bisnis dan Teknologi Selandia Baru (ZIBAT) berkesempatan mengajar di LSPR selama satu semester. 13 Mei 2017 yang lalu, orientasi dengan para dosen diadakan di Trocadero Lounge, Kampus B Lantai 3 LSPR. Acara diawali dengan kunjungan kampus di kampus B dan didampingi perwakilan dari Kantor Internasional. Kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi antara dosen LSPR dengan Bapak Paul dan Rune mengenai sistem pengajaran dan pembelajaran di LSPR. Sesi ini juga dihadiri

oleh beberapa dosen dari LSPR sendiri, seperti: Bapak Taufan Akbari, Bapak Shahmerdeka, Ibu Candy Hernandez, Ibu Annisa Hara, Bapak Alexander Mamby Aruan, Jagdesh Vasandani dan lain-lain. Sesi orientasi ini dilakukan agar dosen pertukaran bisa mengetahui lebih banyak tentang budaya di LSPR. Kemudian acara dilanjutkan dengan tur kampus di kampus C dan A. Semoga dengan adanya program pertukaran dosen ini dapat membantu meningkatkan kualitas pengajaran di LSPR dan juga untuk memperkuat hubungan dengan LSPR dan Institut Bisnis dan Teknologi Selandia Baru (ZIBAT). (Nurul)

Makan Malam Penyambutan Pertukaran Mahasiswa dan Pengajar

Anak perlu menerima pendidikan yang layak sesuai dengan kebutuhannya, demi menjamin masa depan yang cerah bagi anak tersebut. Dr. Weny Savitry Sembiring, Psi, M.Si, menjelaskan pentingnya sekolah kurikulum khusus bagi anak-anak yang berkebutuhan khusus pada 16 Januari lalu, bertempat di Prof. Dr. Djajusman Auditorium & Performance Hall. Dalam acara bertajuk “Autism Awareness Teachers Training: Sekolah Inklusi Ramah Anak Berkebutuhan Khusus”, yang dihadiri oleh para guru-guru SD hingga SMA Negeri di berbagai daerah, Dr. Weny menyatakan bahwa setiap anak memiliki proses berpikir yang unik, dan tidak sama dengan yang lainnya. Tentunya,

Penyambutan Para Dosen dari Denmark

pendidikan biasa yang sudah ada belum tentu cocok dengan anak-anak berkebutuhan khusus tersebut. Dibutuhkan sebuah kurikulum khusus yang dapat menunjang proses belajar agar dapat dijalani serta dipahami sesuai dengan potensi masing-masing. Dalam sekolah inklusi, anak-anak berkebutuhan khusus akan menerima proses belajar mengajar sesuai dengan kapabilitas yang berbedabeda dari anak pada biasanya. (Tarrasch)

Untuk menyambut para siswa ke dalam budaya kami, LSPR mengadakan makan malam selamat datang di The Grand Duck King, Grand Indonesia. Makan malam dimulai pukul 19.00, dan dibuka dengan pidato pembukaan dari Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR dan Ibu Gesille Buot selaku Direktur Hubungan Internasional. Selain para mahasiswa pertukaran, dosen dari Institut Bisnis dan Teknologi Zealand yang merupakan bagian dari Dosen Bursa, juga menghadiri makan malam tersebut. Beberapa dosen dari LSPR, seperti Bapak Taufan Teguh Akbari, Bapak Dendi Muris, Bapak Rino F. Boer, dan Ibu Yolanda Stellarossa, Ibu Candy Hernandez, Ibu Renata Tirta dan Pak Imanuel Hutagalong juga ikut bergabung dalam acara tersebut.

makan malam yang menyenangkan Mahasiswa LSPR yang bertindak sebagai teman mahasiswa untuk mahasiswa asing juga menghadiri acara makan malam. Acara dilanjutkan dengan Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, menghadirkan hadiah untuk semua mahasiswa asing dan dosen. Para siswa menerima Jaket Veteran LSPR, dan para dosen menerima kain batik dengan coklat. Makan malam ditutup dengan foto kelompok dengan semua peserta pesta makan malam. (Tarrasch)

Lecturer Convention 2017

MARCH 2017 Hubungan Masyarakat dalam POLRI oleh Ibu Prita Kemal Gani Sebanyak 114 peserta terdiri dari kepala polda humas di seantero Indonesia, petugas PID Unit Tenaga Kerja Mabes Polri, serta Humas Polda Metro Jaya hadir di Kepolisian Sespim, Lembang pada hari Kamis, 16 Maret 2017 untuk mengikuti Rakernis Polri. Hubungan Tahun 2017 dengan tema “penguatan Manajemen Media dalam rangka meningkatkan reputasi Polri dan Promotor Kepolisian”. Pada kesempatan ini, Ibu Prita menyampaikan materi tentang “Peran Humas dalam Meningkatkan Citra Organisasi”. Polisi menduduki peringkat keempat sebagai lembaga negara yang dipercaya oleh publik, yang pertama adalah KPK, TNI kedua, Staf Kepresidenan ketiga. Ibu Prita menjelaskan bahwa peran Public Relations berperan penting dalam meningkatkan reputasi polisi di masyarakat. Selain itu, reputasi CEO atau pimpinan perusahaan dengan peran 45% dalam mempengaruhi reputasi perusahaan, seorang pemimpin perlu dilibatkan dengan aktivitas staf dan

masyarakat, lebih terlihat dan semakin dekat dengan media. Hal yang perlu dilakukan oleh polisi, melakukan audit terhadap komunikasi, bagaimana citra polisi di masyarakat, citra yang mereka inginkan dan hasilnya. Melalui Audit Komunikasi, polisi dapat mengetahui strategi apa yang perlu diimplementasikan untuk memperbaiki citra Polri. Polisi juga perlu memperbaiki hubungan dengan Pers sebagai mitra, seperti yang telah dilakukan melalui program TV Net TV 86 dan Halo Police di Indosiar. Mudah-mudahan, polisi dapat membangun dengan pers dan akan memiliki kegiatan dan inisiatif yang lebih produktif.

Sebelum menyambut semester baru, LSPR menyelenggarakan acara tahunannya bersama Dosen LSPR tanggal 1 Maret 2017 di Prof Dr Djayusman Auditorium & Performance Hall. Dosen yang mengajar di kampus A, B, C, dan PGP menghadiri acara ini. Acara dibuka dengan doa oleh Bapak H. Irfan Dedi. Kemudian dilanjutkan dengan diskusi sesi pertama dengan Dr. Gun Hariyanto, pakar komunikasi politik dengan topik Komunikasi Polite dalam Dinamika Politik dan dimoderatori oleh Dr. Tunggul Panindriya. Setelah sesi diskusi pertama, ada penandatanganan MOU antara LSPR dan ASPIKOM (Asosiasi Perguruan Tinggi Ilmu Komunikasi). Kemudian diskusi sesi kedua dilanjutkan dengan Dr. Heri Budiyanto, ketua ASPIKOM, dan topik tentang tugas dan kewajiban para dosen di bidang penelitian dan pengabdian masyarakat, dan dimoderatori oleh Dr. Lestari.

7

Setelah diskusi, para dosen makan siang bersama di Trocadero Lounge. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pidato inspirasional oleh Ibu Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR. Dalam sambutannya, Ibu Prita menyatakan kegembiraannya, karena bisa berkumpul dengan dosen LSPR. Selain itu, Ibu Prita juga menjelaskan kegiatan apa yang akan berlangsung di LSPR, seperti: Program e-Learning LSPR, pertukaran pelajar, dan ulang tahun LSPR ke-25 yang ditunggu-tunggu pada tanggal 1 Juli. Setelah pidato Ibu Prita, para dosen dihibur oleh pertunjukan dari para asisten dosen. Mereka meniru para dosen dan juga menyanyikan beberapa lagu dan membuat setiap orang tertawa dan cekikikan melihat diri mereka di atas panggung. Acara dilanjutkan dengan pemberian dosen untuk dosen berprestasi pada tahun 2016 dan juga doorprize. (Citra/Desy/Nurul)


KALEIDOSCOPE 2017 APRIL 2017

Speak Up Through Art

Mahasiswa LSPR Memenangkan Liga PR di Jogja

Charity Night Concert diselenggarakan pada 9 April 2017 yang lalu di Auditorium dan Pertunjukan Prof Dr Djajusman dengan apresiasi yang besar dari banyak penonton yang hadir malam itu termasuk Ibu Prita Kemal Gani sebagai pendiri LSPR. Diadakan oleh Mr dan Ms LSPR, sumbangan yang telah berhasil dikumpulkan kemudian disumbangkan ke pusat rehabilitasi untuk HIV / AIDS. Dengan tema “Speak Up Through Art”, mereka menyampaikan kepada siswa LSPR dan masyarakat untuk tidak melakukan seks bebas, kesadaran akan autisme, tidak melakukan intimidasi (bullying), dan tidak merokok.

Kabar baik dari mahasiswa DMCA (Digital Media Communication and Advertising) dari angkatan 19 yang ikut dalam kompetisi Hari Hubungan Masyarakat Jogja (JPRD) 2017. Kristy Taslim, Rayhan Yaseer, dan Valentino Epson dari DMCA 1B, mendapat posisi 2 di Liga PR di tingkat nasional dengan tema “Menemukan Permata Tersembunyi Indonesia”. PR League adalah kompetisi untuk Public Relations yang ditujukan untuk pelajar di seluruh Indonesia. Ada 10 tim yang lolos dan mengikuti workshop berasal dari

berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Jakarta dan Yogyakarta. Semoga pengalaman dari kompetisi ini bisa menjadi pelajaran dan mari kita dukung siswa LSPR sehingga di lain waktu LSPR bisa menghasilkan juara yang lebih baik (Nurul)

Konser malam amal merupakan bagian dari Pekan Kesadaran, sebuah kampanye dari Mr & Ms LSPR yang diadakan selama seminggu sekali setahun. Malam amal mengundang beberapa bintang tamu untuk memeriahkan acara tersebut seperti Mario Hutagalung ‘Paskal’, Gloria Jessica, Dea Dalila, dan mahasiswa LSPR lainnya dengan banyak talenta mereka. (Namira / Cik)

MAY 2017 Mr & Ms LSPR Mengunjungi Yayasan Syair Masa kanak-kanak, adalah fase terpenting dalam perkembangan manusia. Manusia mengalami serangkaian pembelajaran dalam fase ini, yang membentuk dasar bagi pembangunan manusia. Dengan fondasi yang kuat, manusia akan mampu tumbuh sebagai makhluk yang mandiri dan positif. Keuangan, kesehatan, keadaan mental, bukanlah faktor yang mencegah kanak-anak tersebut menerima pendidikan. Dengan alasan tersebut, Mr & Ms LSPR berkunjung ke Yayasan Syair, yang menampung dan mendidik anak-anak yang didiagnosis dengan HIV AIDS. Tanggal 2 April 2017, bertempat di Cilandak, Jakarta Selatan, telah menjadi hari yang sangat berkesan bagi Mr & Ms LSPR, dan anak-anak Yayasan Syair. Tidak kurang dari 3 jam, Mr & Ms LSPR

Ibu Prita Kemal Gani Mendapatkan Penghargaan “KARTINI MASA KINI” dari INDONEWS.ID

berbagi beberapa keahlian mereka dalam menyanyi, menari, dan membaca puisi dengan cara yang sangat menyenangkan. Semua ini dilakukan dengan harapan dapat membawa kebaikan dalam membantu menciptakan fondasi yang kuat bagi anak-anak untuk berkembang seperti manusia lainnya, dan juga untuk menciptakan kenangan menyenangkan yang tak terlupakan baik untuk anak-anak, dan Mr & Ms LSPR sendiri. (Tarrasch)

Memperingati Hari Kartini di KBRI Singapura

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura mengadakan acara yang disebut Women Conference 2017 mengusung tema “Moms Power”, pada pukul 08.30 - 14.00 waktu setempat, bertempat di Kedutaan Besar Indonesia, 7 Chatsworth Rd, Singapura. Acara ini menghadirkan 16 panelis wanita berprestasi, moderator dan pembicara tidak hanya dari Indonesia dan Singapura, tapi juga dari negara lain. Konferensi ini merupakan acara yang memperingati Hari Kartini dan juga merayakan 50 tahun persahabatan diplomatik Indonesia dan Singapura. Acara ini menghadirkan Duta Besar RI untuk Singapura, Duta Besar Ngurah Swajaya sebagai pembawa acara. Para pembicara adalah: Istri Duta Besar RI untuk Singapura, Ni Nyoman Mahaswi Astama; Pendiri London School of Public Relations (LSPR) Jakarta & President ASEAN Public Relations Network (APRN), Prita Kemal Gani; Dewan Organisasi Perempuan Singapura

(SCWO), Dr June Goh; Dewan Organisasi Perempuan Singapura (SCWO), Dr June Goh; Duta Besar Finlandia ke Singapura, HE Paula Parviainen; dan Duta Besar Kanada untuk Singapura, H.E Lynn McDonald. “Merupakan kebanggaan bagi saya untuk berada di sini bersama para wanita dari berbagai negara dalam acara ini, terutama sosok pahlawan wanita Kartini Indonesia sangat menginspirasi hidup saya” kata Prita Kemal Gani. Selain sesi sharing wanita inspirasional, acara tersebut juga dihadiri oleh berbagai hiburan seperti pertunjukan angklung dari anak-anak yang tergabung dalam SIS, pentas seni istri Diplomat Indonesia di Singapura seperti Line Dance dengan tembang lagu Bengawan Solo. , serta kegiatan bazaar dan pelelangan. Ada juga peragaan busana dan sesi belajar menggunakan sarung tangan kain yang dilakukan oleh Kedutaan Besar Singapura di Union of Women’s Work.

Untuk merayakan Hari Kartini dan HUT Indonews.id, sebuah media online yang mengembangkan semangat jurnalisme positif, memberikan penghargaan kepada 13 wanita hebat di bidangnya, dari berbagai profesi dianugerahi “Kartini

Masa Kini 2017”. Acara penghargaan yang diadakan pada hari Rabu, 26 April 2017, di Kemang, Jakarta Selatan, pukul 18.30. Penghargaan tersebut disampaikan oleh Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha PNM, Arief Mulyadi, Dekan Fakultas Ilmu Budaya UI, Adrianus Waworuntu, Sekretaris Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN), Putri K Wardani, dan Direktur General INDONEWS.ID , Rio Sarwono. Dekan Fakultas Ilmu Budaya UI, Adrianus Waworuntu, mengatakan bahwa dia mendukung acara ini dan berharap agar para wanita yang mendapat penghargaan tersebut mengilhami wanita lain untuk melakukan perubahan dalam masyarakat, bangsa, dan negara. “Kami berharap wanita yang mendapat penghargaan tersebut menjadi panutan bagi wanita lainnya” katanya.

Ibu Prita Kemal Gani berbagi Pengalaman dengan Ernst & Young (EY) Entrepreneurial Winning Women (EWW) AsiaPacific Conference Beberapa wanita pengusaha paling sukses di Asia Pasifik hadir di Taj Mahal Palace and Hotel, di Mumbai, untuk konferensi AsiaPasifik EY 2017 Wirausaha Wanita (EWW) - Program tahunan, yang sekarang berada di tahun ketiga di Asia-Pasifik. Dirancang untuk membantu bisnis yang dipimpin perempuan yang siap menjadi pemimpin pasar global, melengkapi peserta dengan alat dan informasi yang dibutuhkan untuk membantu mereka memperbesar skala bisnis mereka dan memaksimalkan potensi mereka. Program ini akan memberikan dukungan strategis melalui panduan dan akses menuju ekosistem kewirausahaan

Upacara Penandatanganan MoU

London School of Public Relations Jakarta kembali mengadakan Penandatanganan Program Kemitraan Bersama dengan beberapa perusahaan. Acara ini diadakan pada 22 Mei 2017 di LSPR TV Studio. Acara dibuka dengan sambutan dari Ibu

8

global EY. Peserta tahun ini berasal dari berbagai industri dan negara, serta berbicara dalam bahasa yang berbeda, namun mereka sama-sama memiliki semangat untuk inovasi, pelayanan, pengembangan orang, dan peningkatan kualitas hidup mereka, memberikan pengalaman yang luar biasa kepada klien dengan dasar pada nilai etika. Candy Hernandez, M.Si - Head of Career & Employability Centre. Mereka berasal dari Pusat Informasi Turis di Indonesia, Philippine Airlines, CTI Group, Senopati Chiropractor Clinic, Grand Dhika Hotel dan TIE UP International dari India. Bagi LSPR, kerja sama ini sangat penting untuk memudahkan koneksi mahasiswa LSPR yang akan menjalani kegiatan magang, yang merupakan salah satu kewajiban sebelum lulus dari LSPR. Selain itu, juga dapat memfasilitasi siswa LSPR yang ingin melamar pekerjaan setelah lulus dari LSPR dan juga untuk mencari peluang yang lebih baik untuk Alumni LSPR. Sedangkan bagi perusahaan, mereka akan mendapatkan mahasiwa terpilih sesuai dengan kriteria yang diinginkan. (Anita)


KALEIDOSCOPE 2017 LSPR Bali Workshop dengan Higher School Of Economics Russia Workshop dengan SCHOOL OF ECONOMICS RUSSIA merupakan salah satu acara yang diselenggarakan oleh LSPR Bali, Workshop ini membahas topik mengenai globalisasi, perdagangan ASEAN, dan hal-hal penting lainnya. Bersama dengan HSE dari Rusia, mahasiswa LSPR juga ikut serta dalam workshop yang diadakan pada tanggal 19 - 24 April 2017. Pada hari pertama, para peserta diberi pengarahan tentang workshop tersebut, dan apa aktivitas mereka nantinya. Hari kedua pun workshop dimulai. Dr. Alexey Muraviev, Profesor Associate dari HSE Rusia berbicara mengenai topik “Gelombang Globalisasi dalam Sejarah Asia: Apa yang Mereka Bawahi untuk Masyarakat dan Asia”. Bapak Indra Kusumawardana, dosen dari LSPR mendapat kehormatan untuk berbicara tentang “Munculnya Kelas Pedagang Baru dalam Media Sosial di Masyarakat Indonesia”. Sesi terakhir pada hari pertama workshop ditutup oleh Dr. Muraviev yang berbicara tentang “Bagaimana Berdagang dengan Asia

LSPR YDC Awarding Night “Terimakasih Indonesia”

Timur & Tenggara dan Menghormati Tradisi Nasional.” Setelah sesi workshop, peserta diberi waktu untuk melakukan brainstorming tentang yang akan mereka presentasikan pada hari ketiga. “Naikkan Filantropi Indonesia berdasarkan Gerakan Sosial Online” bersama Pak Indra sebagai pembicaranya memulai hari kedua. Sesi kedua dilanjutkan oleh Dr. Muraviev dengan topik “Agama dan Perdagangan: Bagaimana Mereka Terhubung?”. Sesi ketiga, sekali lagi dipimpin oleh Dr. Muraviev dengan topik terakhir hari ini, “Rusia Membuka Mata ke Asia: Tren dan Hubungan Baru”. Di hari keempat kedatangan mereka, siswa dari HSE dan LSPR diberi kesempatan untuk mempresentasikan hasil brainstorming mereka. (Nurul)

Acara ini merupkan kegiatan dalam rangka 4thanniversary club LSPR Youth diplomacy club (YDC). Dengan mengundang

Teater Paska PASKA (Pelatihan dan Apresiasi Seni untuk penderita Kanker Anak) merupakan sebuah acara sosial yang bertujuan sebagai sarana pelatihan seni untuk anak-anak penderita kanker. Bersama YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia) PASKA mengadakan sebuah pentas seni & acara sosial yang bertemakan “Petualangan Sherina”. Acara ini merupakan bentuk kerjasama CF Production dengan YKAKI yang dipelopori oleh Christina Tanor dan Fathie Busyra sebagai dua mahasiswi dari London School of Public Relations, Jakarta.

JUNE 2017 GRAND FINAL LSPR Band Competition: Summer in London Grand Final LSPR Band Competition telah berhasil meramaikan Prof. Dr. Djajusman Auditorium and Performance Hall, Kampus B LSPR Jakarta, pada hari Jumat, 2 Juni 2017. Setelah dua tahap kompetisi antara 17 band di awal, Kompetisi Band LSPR 2017: Summer in London, akhirnya menutup Grand Final mereka dengan 10 finalis yang terpilih untuk menunjukkan bakat mereka di kompetisi ini. Kompetisi ini juga diisi oleh band-band dari berbagai universitas, memeriahkan penonton dengan suara dan ketukan melalui berbagai macam genre, mulai dari perpaduan jazz hingga musik punk rock. Acara dipimpin oleh Yolanda Cenderakasih dan Rahmanditya Satria Pratama sebagai Master of Ceremony. Setiap peserta

LSPR Fashion SAGA Grand Final 2017

LSPR FASHION SAGA GRAND FINAL diselenggarakan pada tanggal 24 Mei 2017 di Prof Dr Djajusman Auditorium & Performance Hall, Kampus B, The London School of Public Relations Jakarta. Tahun ini LSPR FASHION SAGA menjadi lebih istimewa dari tahun-tahun sebelumnya karena tahun ini merupakan tahun ke 10 SAGA pernah diadakan. Tema tahun ini adalah FUTURASHION (Masa Depan Fashion) dimana tema itu sendiri ingin mengintepretasikan dunia mode di masa depan dan ingin menggambarkan perubahan dan inovasi dinamis dalam mode yang akan selalu berkembang setiap hari. Di Grand Final Night ini, ke-10 finalis SAGA 2017 berhasil menunjukkan

Teater “Petualangan Sherina” ini diadakan di Prof. Dr. Djajusman Auditorium and Performance Hall, kampus B, LSPR Jakarta pada hari Senin, 12 Januari 2017. Teater diminta untuk menyanyikan dua lagu, terdiri satu lagu wajib dan lagu opsional lainnya. Dengan tiga juri, Bapak Immanuel Hutagalung (Wakil Direktur 3 LSPR Jakarta), Bapak Julius Caesar (SSR Jakarta) dan Bapak Deodato Mahardhika (Yayasan Musik KITA Anak Negeri), kompetisi pun dimulai pukul 19.45. Ruangan itu disemarakkan oleh vokal yang meraung, beat yang mengasyikkan, dan melodi yang menggembirakan. Dimulai dengan Excelsa, dan keunikan fungsi tradisional untuk kemudian dilanjutkan dengan penampilan Idealis Band. (Nadira/Cik) performa terbaik mereka setelah serangkaian latihan selama periode karantina. Acara dibuka oleh oleh Renata Tirta, Dekan Jurusan Seni Pertunjukan LSPR Jakarta. Dalam sambutannya, dia mengucapkan terima kasih kepada semua orang di balik kesuksesan SAGA 2017, dan menyampaikan harapannya kepada para finalis agar dapat menantang diri mereka sendiri untuk bersiap untuk memasuki dunia modeling profesional di masa depan. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemutaran Diary Saga 2017, sebuah video dokumenter yang mempertunjukkan kegiatan finalis pada sesi karantina. Pertunjukan dibuka oleh peragaan mode oleh 10 finalis SAGA 2017 yang memakai koleksi Aji Suropati. Acara tahun ini juga dimeriahkan oleh anggota dan alumni LSPR Modeling dan alumni SAGA 2016 sebelumnya dimana mereka mewakili berbagai pakaian dan aksesoris dari para perancang dan sponsor acara ini seperti Lukman Abadi, Girls Outlet, GANUTA, WAKAI, KOMONO, AEDEN, CULTURA Oleh Maulana, Artina, Paul Frank, APPAREL SETELAH DARK, DIRRTY !, KEDS, YOUNG WOON, ERNESTO ABRAM, dan Just Popi. (Natashya/Yobella)

beberapa perwakilan dari FPCI ( Foreign Policy Community of Indonesia) , Perwakilan dari Forum Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional SeIndonesia Kordinator Wilayah II ( FKMHII KORWIL II ) , Serta mengundang senior serta pendiri LSPR YDC terdahulu. Acara ini juga dimeriahkan oleh performance dari group “Sound from the east” yang membawakan lagu-lagu yang bernuansa tanah air dari berbagai macam suku dan bangsa. Acara ini juga dihadiri oleh Mr. Imanuel Hutagalung selaku Deputy Director 3, serta presiden dari student League Clara Tirta Wijaya dan jajaran kabinet DC, yang di awal acara memberikan penyambutan pembukaan awarding night. (Arman/Michael)

ini sama dengan cerita aslinya, tentang seorang anak bernama Sherina (Fristy) yang awalnya selalu bertengkar dengan Sadam (Rival dari YKAKI) yang kemudian menjadi teman baik setelah bersamasama melawan 3 orang penculik yang diperintahkan menculik Sadam. Orangorang yang tergabung sebagai pemeran dalam teater ini adalah anak-anak dari YKAKI dan mahasiswa LSPR Jakarta.

JULY 2017 LSPR Communication Festival 2017

LSPR Communications Festival 2017 diselenggarakan pada 21-23 Juli 2017 di FX Sudirman Jakarta. Acara LSPR Communications Festival pada tahun ini seluruh mahasiswa batch 18 turut berpartisipasi dan berkontribusi dalam acara ini seperti bazaar, pameran, talkshow dan konser.

Karantina Mr And Ms LSPR 2017

Pada event LSPR communications Festival terdapat berbagai macam talk show seperti talk show how to make money in fashion industry, Talkshow multikulturalism dalam komunitas ASEAN, populism in EU, Talkshow Hoax dalam masyarakat pasca kebenaran, etc. Pada event kali ini dihadiri oleh musisi musisi indonesia yang menarik seperti fourtwnty, abdul and the cofee theory, payung teduh,dan janitra yang menampilkan berbagai lagu yang mereka miliki kepada para pengunjung yang datang dalam acara ini. Didalam acara ini juga dihadiri oleh LSPR Modeling yang menampilkan fashion show dari hasil karya designer indonesia yaitu karya dari andandika surasetja, Dana Maulana, dan Sandy Adithia. (Citra)

Performance Hall, LSPR Jakarta. Finalis Top 20 diberi kesempatan untuk menunjukkan talenta mereka setelah sekitar 3 bulan mengikuti karantina. Sesi Pre-Pageant melambangkan pertarungan terakhir mereka sebelum Coronation Night pada 12 Juli 2017 mendatang, untuk evaluasi Juri lebih lanjut. Sebanyak 20 mahasiswa dari berbagai batch dan jurusan menampilkan bakatnya. Mulai dari menyanyi, menari, hingga sulap ditampilkan di panggung LSPR.

“Persaingan adalah ketika salah satu dari masing-masing pihak menantang dirinya untuk menjadi diri yang lebih baik. Kolaborasi, adalah bekerja sama dengan semua finalis, dan saling memahami untuk menjadi tim yang lebih baik.”, ujar salah satu finalis Mr & Ms LSPR pada sesi PrePaegant pada hari Selasa yang lalu, 4 Juli 2017 di Prof. Dr. Djayusman Auditorium

9

Masing-masing finalis dihadapkan pada sesi tanya jawab oleh salah satu dari empat juri, setelah setiap pertunjukan. Pra-Paegant secara resmi berakhir. (Nadira/ Yobella)


KALEIDOSCOPE 2017 Mr & Ms LSPR 2017 Coronation Night

keluarga, dan teman – teman dari masing masing finalis memenuhi auditorium dengan semangat dan meriah. Dipandu oleh Falentina Cotton (1st Runner Up Mr&Ms LSPR 2011) dan Calvin Gunawan (Mr&Ms LSPR 2013), acara dibuka dengan parade kostum tradisional oleh ke-20 finalis Mr&Ms LSPR 2017, dan sambutan dari Ibu Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR.

LSPR kembali menggelar acara kontes tahunan, Mr&Ms LSPR 2017. Setelah masa audisi, karantina selama 3 bulan dan acara pre–pageant, sekarang lah saatnya untuk menentukan generasi Mr&Ms selanjutnya. Coronation Night diadakan pada tanggal 12 Juli 2017 di Prof. Djayusman Auditorium and Performance Hall. Para pendukung,

Dengan tema Enchanting Dubai, para peserta juga turut menari dengan menggunakan pakaian dan musik bernuansa Dubai. 92’s Band, LSPR Dance dan Wendy Marc juga turut memeriahkan acara ini. Dan sebagai penutup, Mr. Ardhabayu Pradana dan Ms. Anggita Pradipta melakukan final walk dan pengumuman para pemenang dari Mr&Ms LSPR 2017. (Yobella/Nurul)

AUGUST 2017

Studium Generale: Disruption of Education’ Pada tanggal 11 Agustus 2017 The London School of Public Relations Jakarta mengadakan kuliah umum di Prof. Dr. Djajusman Auditorium and Performance Hall mengenai ‘Proxy War = Bela Negara dan Cinta Tanah Air’ dan ‘Disruption of Education’ yang bernama “Studium General”.

pembicara/pemateri di kuliah umum tersebut bersama Panglima TNI, Jendral Gatot Nurmantyo.

Dr. Ronny Adhikarya, yang selama 40 tahun telah berpengalaman di organisasi-organisasi internasional seperti World Bank dan United Nations khususnya di FAO (Food and Agriculture Organization), sekarang bergabung dalam Hawaii-Indonesia Chamber of Commerce (HICHAM) serta memiliki perusahaan Agency and Consultant-nya sendiri yang dinamakan ‘R-Adhikarya International’. Beliau meraih gelar doktoralnya dari Stanford University, California, Amerika Serikat. Dr. Ronny berkesempatan menjadi salah satu

Mengusung tema “Disruption in SharedEconomy & Artificial Intelligence Era: Communication & Educational Challenges”, beliau memaparkan kepada 200 peserta yang terdiri dari dosen, manajemen, asisten dosen, dan mahasiswa LSPR Jakarta bahwa era globalisasi ini mengalami sebuah transformasi yang signifikan terhadap dunia dan bagaimana menanggapi tantangan-tantangan tersebut khususnya dalam ranah komunikasi dan edukasi yang sesuai untuk para peserta di LSPR Jakarta. (Kartini)

LSPR Support IHGMA

Sekretariat yang lebih representatif dan memadai. Bali terpilih sebagai tempat Sekretariat karena Dewan Pelaksana Pusat (DPP) berada di Bali dan pelantikan IHGMA pada tanggal 20 April 2016 juga diadakan di Pantai Grand Bali “kata Wishnu Handoko, Ketua Dewan Eksekutif Pusat IHGMA tahun 2017-2020 .

Closing & Awarding Ceremony PAC Setelah berbulan-bulan bekerja keras dalam menyelesaikan Teater Festival LSPR yang ke-19, malam apresiasi dan penghargaan untuk Batch 20 dilaksanakan pada Jumat lalu, 4 Agustus 2017 di Prof Dr Djayusman Auditorium Hall. Malam itu penuh dan diramaikan oleh mahasiswa yang telah berhasil menyelesaikan mata kuliah Performing Arts of Communication pada Semester 2 mereka. Dipimpin oleh Mr. Daniel Alexandro Simanjuntak dan Ms. Amelia Wisda Sannie selaku Master of Ceremony, acara dimulai pukul 16.30 WIB. Dengan sambutan dari Iman Ramadhan selaku Ketua Komite Awarding Night PAC yang ke-19, dihadiri oleh Ibu Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR selaku Pendiri & Direktur LSPR Jakarta, hadirin diberi kesempatan untuk menonton kembali sejarah dari pertunjukan tahunan Teater Festival LSPR sejak tahun 2005. Sebagai pertunjukan pembuka, Julian Melchoir dan Juanda Daly menyajikan pertunjukan yang harmonis antara instrumen nyanyian akustik dan beatbox.

Dilanjutkan dengan pertunjukkan dari Batch 18 & 19, jurusan Seni Pertunjukan dan Komunikasi, Gerardo Tanor dan Lisa Reidika telah berhasil menghadirkan penonton sebuah tarian duet tradisional dan kontemporer yang indah. Pertunjukan singkat Charlie and the Chocolate Factory dari PAC Batch 18-2A, yang acaranya sangat mengejutkan penonton pada bulan Juli yang lalu, juga meramaikan malam itu dengan pertunjukkan yang menakjubkan dari beberapa adegan mereka. Pertunjukan ini sepenuhnya mewakili pertumbuhan signifikan dari studi Performing Arts and Communication LSPR, sebagai salah satu konsentrasi di sekolah komunikasi. Para hadirin memanas saat pengumuman dimulai. Terbagi dalam 9 kategori, nama pemenang pun diumumkan. Selamat untuk semua pemenang! (Nadira/Citra)

Asosiasi Pengelola Umum Hotel Indonesia (IHGMA) yang didukung oleh London School of Public Relations (LSPR-Bali) meresmikan Kantor Sekretariat IHKMA Dewan pimpinan pusat (DPP) yang bertempat di LSPR - Bali, JL. Gatot Subroto No. 238 Timur, Tonja, Denpasar - Bali. Keberadaan Sekretariat diharapkan dapat membuat IHGMA menjalankan Organisasi lebih kondusif dengan kondisi yang lebih nyaman di Kantor perwakilan dan prestise di Denpasar, Bali. “Kantor Sekretariat diwajibkan menjalankan roda organisasi yang lebih tertata rapi. Dengan cakupan area yang sangat luas, IHGMA membutuhkan kantor

Pelepasan Pertukaran Pelajar

Peresmian kantor Sekretariat DPP IHGMA ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemberian plakat yang disaksikan oleh perwakilan Disparda Provinsi Bali, perwakilan dari Asosiasi Hotel & Restoran Indonesia (PHRI), perwakilan dari Industri Pariwisata Indonesia Asosiasi (GIPI), perwakilan Kamar Dagang Indonesia (KADIN), perwakilan dari Dewan Pariwisata Internasional Bali (STPBI), Dewan Manajemen dan anggota IHGMA. Dengan kemitraan ini diharapkan bahwa LSPR akan terus memberikan kontribusi pada pendidikan kepariwisataan dan perhotelan dan dapat memiliki kemampuan untuk mengasah ketrampilan mereka dengan bekerjasama dengan hotel-hotel yang berada di bawah naungan IHGMA dan hotel-hotel dapat memiliki kandidat profesional yang berpengalaman dari LSPR. (Nurul)

SEPTEMBER 2017 Kongkow Bareng Teddy Adithya

Pada Hari Minggu, 6 Agustus, Diadakan acara perpisahan untuk mahasiswa yang akan melakukan program pertukaran pelajar batch ke 19 dilaksanakan di Professor Djajusman Auditorium & Performance Hall. Acara tersebut dihadiri tidak hanya oleh para mahasiswa LSPR yang akan melakukan pertukaran pelajar dan orang tuanya, tetapi juga oleh Ibu Prita Kemal Gani, Alumni siswa pertukaran pelajar, dan dua orang mahasiswa pertukaran pelajar dari Belanda, Tim dan Niels. Pada acara ini, para mahasiswa alumni pertukaran pelajar dan dua mahasiswa pertukaran pelajar dari Belanda

membagikan pengalamannya mengenai program pertukaran pelajar. Mereka juga membuka sesi tanya jawab mengenai hal ini. Acara diselesaikan dengan memberikan jaket kepada mahasiswa yang akan berangkat untuk mengikuti pertukaran pelajar dan foto group. Sebanyak 21 Mahasiswa akan berangkat ke negara tujuan mulai dari Bulan Agustus ini dan ini merupakan program reguler yang dilakukan oleh International Relation Office. (Jasmine/Tiara)

Selasa, 25 September 2017, London School Radio kembali menyelenggarakan acara KBS (Kongkow Bareng Spesial). KBS diadakan pada pukul 12.30 - 13.30 di Kantin Campus B, LSPR Jakarta dengan mengundang penyanyi dan penulis lagu muda berbakat, Teddy Adithya. Ia sendiri sudah memiliki satu album berjudul “Nothing is Real” yang terinspirasi dari kehidupannya sendiri. Teddy Adithya membuka penampilannya dengan melakukan cover terhadap sebuah lagu berjudul Best Part yang dinyanyikan oleh Daniel Caesar ft. H.E.R. Setelah itu ia menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh mahasiswa LSPR. Kemudian, Teddy Adithya melanjutkan penampilannya dengan membawakan lagu - lagu hasil karyanya sendiri seperti

10

Won’t Hurt You Tonight, Let Me dan yang terakhir In your wonderland. Tak hanya itu, ia pun mendapatkan tantangan TIKAT GUDAK (Tiga Kata Lagu Dadakan). Kata yang diambil oleh Teddy Adithya adalah sempurna, indah dan jarum yang berhasil dinyanyikan dengan baik. (Anita/Fakhira)


KALEIDOSCOPE 2017 LSPR Jakarta ikut serta dalam 10 Tahun SESPARLU Pada tanggal 20 September 2017, mahasiswa LSPR Jakarta dari jurusan Hubungan Internasional berkesempatan untuk mengikuti kuliah umum yang diadakan oleh Sesparlu (Kementerian Pendidikan Tinggi) Kementerian Luar Negeri RI di Auditorium dan Pertunjukan Prof Dr Djayusman, Kampus B Ceramah dibuka oleh Odo Rene Mathew Manuhutu, Direktur Kursus Diplomatik Senior (Sesparlu), yang mengenalkan program Sesparlu kepada para mahasiswa. Setelah itu, Ade Petranto, Direktur Kerjasama Ekonomi ASEAN dari Kementerian Luar Negeri RI, memberikan ceramahnya tentang topik Komunitas Ekonomi ASEAN: “Bagaimana Pemerintah Dapat Melibatkan Bisnis dalam rangka Meningkatkan Kehidupan Industri dan Industrialisasi”. Dalam ceramahnya, Petranto mengulangi

Osaka International University Visit

Pada tanggal 11 September 2017, kampus LSPR Jakarta kedatangan tamu istimewa dari Osaka International University. Kunjungan tersebut, selain untuk mempererat kerjasama antara LSPR dan Osaka International University juga sekaligus untuk memperkenalkan kampus LSPR serta sebagian kecil kebudayaan Indonesia. Acara dimulai dengan makan siang bersama para tamu dengan beberapa perwakilan staff dari LSPR Jakarta serta dengan para buddy yang bertugas untuk menemani para mahasiwa dari Osaka

OCTOBER 2017 Student League Leadership Camp 2017-2018

ucapan Menteri Luar Negeri Indonesia bahwa ASEAN akan tetap menjadi batu penjuru kebijakan luar negeri Indonesia. Petranto kemudian mempresentasikan kemajuan implementasi Indonesia, berdasarkan pada AEC 2015 Scorecard, dalam mencapai tujuan AEC 2015. Ceramah tersebut juga menyentuh manfaat dari ASEAN Economic Community (AEC), misalnya. di bidang pariwisata, perdagangan, dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM), yang bisa membawa banyak peluang ekonomi bagi Indonesia. (Cut)

Mulai Jumat, 6 Oktober hingga Minggu, 8 Oktober, seratus tujuh puluh empat siswa LSPR berpartisipasi dalam Kamp Kepemimpinan Student League di Bumi Perkemahan, Cibodas. Kamp. Kepemimpinan dimulai dengan beberapa

Diplomasi Indonesia untuk Kesatuan dan Persatuan ASEAN oleh H. E. Retno Marsudi Acara dibuka dengan menyanyikan lagu mars ASEAN serta Indonesia Raya yang dilakukan oleh salah satu klub mahasiswa LSPR Jakarta, LSPR Choir. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Ibu Prita Kemal Gani MBA, MCIPR, APR selaku Direktur Pendiri LSPR & Jakarta. Dalam sambutannya, Ibu Prita menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Ibu H. E Retno Marsudi yang telah bersedia untuk hadir dan kepada semua staf LSPR yang turut menyelenggarakan acara ini juga. Acara kemudian dilanjutkan dengan pidato dari Ibu H. E Retno Marsudi tentang ASEAN. Baginya, generasi muda Indonesia adalah generasi baru ASEAN. Selain itu, Ibu Retno juga meminta relawan dari dua mahasiswa LSPR Jakarta untuk mengekspos dan berbagi pendapat tentang ASEAN. Bagi Ibu H. E Retno Marsudi, selama

International University selama mereka berkunjung. Walau baru saja bertemu, suasana akrab antar para mahasiswa Osaka dan LSPR sudah langsung terbangun dan dibuktikan dengan suasana acara makan siang yang penuh dengan obrolan riang. Setelah makan siang, acara dilanjutkan dengan campus tour dimana para mahasiwa serta pendamping dari Osaka International University diajak berkeliling untuk melihat – lihat suasana serta berbagai fasilitas yang dimiliki oleh kampus B dan C Jakarta seperti suasana kantin, research center, dan auditorium sambil diiringi penjelasan singkat mengenai setiap fasilitas dan berbagai aturan yang berlaku di lingkungan LSPR Jakarta

50 tahun berdiri ASEAN, Indonesia sudah mampu menciptakan ekosistem yang stabil dan makmur. Yang terjadi selanjutnya adalah bagaimana Indonesia mampu bertahan sebagai asosiasi yang bisa memberi manfaat bagi negara-negara ASEAN. Karena itu, kontribusi Indonesia di ASEAN harus dijaga agar lebih kokoh. (Stefani/Cut)

Upacara Penandatanganan MoU LSPR dengan British Council

acara kemudian dilanjutkan dengan kelas belajar budaya serta Bahasa Indonesia yang dipandu oleh Annisa Hara Kelas yang berlangsung selama 2 jam ini dipenuhi oleh antusiasme dari para murid Osaka international University dan diakhiri dengan foto bersama. (Natashya/ Jasmine) Selasa, 17 Oktober 2017. LSPR menyelenggarakan Penandatanganan MOU dengan British Council. Acara penting ini berlangsung di Auditorium Pertunjukan Prof. Dr. Djajusman, Kampus B. Acara dibuka dengan pidato pembukaan yang disampaikan oleh Ibu Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR sebagai Pendiri dan Direktur LSPR. Kemudian dilanjutkan dengan pidato dari Bapak Michael Little sebagai Direktur Pelatihan dan

KOMPASIANIVAL Seminar yang diselenggarakan di Prof. Dr. Djajusman Auditorium dan Performence hall, Jakarta ini dilaksanakan pada tanggal 26 September 2017 yang disambut antusias oleh para Londoners. Acara dibuka oleh Rizky Saragih yang memberitahukan apa itu kompasianival. Kompasianival merupakan acara tahuanan dari kompasiana. Pada tanggal 21 Oktober 2017 diadakan temu bloger terbesar di Indonesia yang akan diselenggarakan di Lippo Mall, Kemang Village dengan tema “Kolaborasi Generasi” dan acara ini dibuka oleh menteri keuangan Indonesia ibu Sri Mulyani. Pembicara pertama pada seminar ini adalah Echan yang menjelaskan mengenai Pijaru. Pijaru adalah salah satu divisi dari kompas cyber media yang memproduksi konten video yang ringan teapi berkesan. Mereka membuat video yang fun, entertaining dan shareble. Salah satu hasil karya dari Pijaru yang “berjudul “ Surat untuk Jakarta” berhasil menjuarai piala FFI 2016 untuk kategori film animasi terbaik dan juga Hello Fest 2016 untuk kategori film terbaik.

latihan fisik di halaman parkir LSPR Campus B diikuti dengan beberapa presentasi tentang segala hal yang berhubungan dengan Student League begitu mereka tiba di Cibodas. Pada hari pertama, masingmasing klub juga harus menyerahkan rencana kegiatan mereka untuk 12 bulan ke depan. Malam berakhir dengan waktu pemungutan suara untuk Presiden Student League 2017-2018, Pemilihan oleh anggota komite eksekutif dan Kabinet DC, dilanjutkan dengan pertunjukan dari masing-masing divisi di sekitar api unggun dan pengumuman President Student League 2017-2018 yaitu Lindyana Sartika Soraya dan Michelle Theodora. Selamat Bekerja untuk kabinet yang baru. (Tiara)

Pengembangan British Council Indonesia Foundation. Kerjasama antara British Council dan LSPR memegang peran penting untuk mendukung LSPR Jakarta dalam Program Bahasa Inggris melalui British Council Learn English Select Program. Selain itu, British Council juga akan memberikan “layanan” belajar dengan platform online bahasa Inggris untuk meningkatkan kualitas bahasa Inggris LSPR Jakarta. (Anita/Stefani)

Tempo Goes To Campus

Seminar ini diakhiri oleh Mr. Edhie Haryanto yang merupakan Deputy Director of Relation Management Group at Bank Indonesia yang memberikan wawasan mengenai uang non-tuna(Anita/Cut)

Tempo Goes to Campus! Acara ini diselenggarakan pada hari Kamis 19 Oktober 2017, di Auditorium Pertunjukan Prof. Djajusman, LSPR Jakarta. Acara dibuka oleh Ibu Renata Tirta Kurniawan selaku Dekan Kampus B. Acara ini mengajak kita untuk belajar lebih banyak tentang bagaimana Tempo menyelidiki sebuah berita oleh Stefanus Pramono (Pram) sebagai Editor Investigasi dan Istiqomah (Esti) dari Indonesiana. Acara tersebut dilanjutkan dengan cerita pengalaman Bapak Pram menjadi jurnalis investigasi dan menonton dua video

11

tentang Penjara Toto Hutagalung dan Sukamiskin. Selanjutnya Ibu Istiqomah menjelaskan tentang Indonesiana, sebuah blog publik yang dibuat oleh Tempo. Ibu Istiqomah mengatakan jika kita bisa membuat apapun Indonesiana asalkan tidak mengandung SARA dan serangan pribadi. Acara kemudian ditutup dengan sesi foto Bersama. (Irfan/Rachel)


BOOK REVIEW

ALUMNI

“ If You Leave, Please Stay Gone ” Judul buku Penulis Penerbit Cetakan/hal

: Turning Page : Rizki Rahmadania Putri : nulisbuku.com : 2017/224

Turning Page merupakan buku berisikan 5 cerita pendek dan 2 puisi hasil karya dari Rizki Rahmadania Putri. Buku ini mengusung genre romantic fiction dengan pesan yang cukup mendalam. Turning Page diterbitkan melalui percetakan self-published nulisbuku. com dan resmi beredar di pasaran pada Juni 2017. Turning Page mengisahkan tentang perjuangan seseorang untuk melupakan masa lalunya. Hal yang paling disorot adalah ketika kita ingin melupakan seseorang, bukan berarti kita membuangnya jauh jauh.

Namun kita harus belajar untuk memaafkan kesalahan mereka dan diri kita sendiri untuk mendapat ketenangan sebelum melangkah ke hari hari baru di hidup kita. Untuk mendukung suasana pembaca, Turning Page juga menyediakan playlist lagu yang cocok untuk didengarkan saat membaca buku ini. Dapatkan cerita pendek lainnya dari Rizki Rahmadania Putri, penulis buku ini merupakan mahasiswi LSPR dengan konsentrasi mass communication batch 20. Rizki juga aktif dalam kegiatan kampus, hal ini dibuktikan dengan terpilihnya Rizki menjadi President LSPR Radio periode 2017-2018. (Rizki)

“Meet 100 People” Judul buku Penulis

: Meet 100 People : Pat Hedley

Jaringan bisa terjadi dimana saja: di pesawat terbang, di pesta, di pertandingan bola basket. Setiap orang bisa saja membentuk jaringan . Untuk membangun hubungan yang benar dan membangun jaringan dengan nilai seumur hidup, kita harus secara proaktif bertemu orang secara langsung. Pat Hedley menawarkan kebijaksanaan yang diperoleh dengan susah payah tentang semangat sejati jaringan, keterampilan terpelajar yang bisa dikuasai oleh siapa pun, bahkan introvert.

Pat Hedley meremehkan gagasan bahwa networking adalah tindakan yang mementingkan diri sendiri. Sebagai gantinya, dia membuat jejaring yang mudah diakses, menyenangkan dan meneguhkan kehidupan. Mulailah karir Anda dengan bertemu 100 orang-dan banyak lagi! Jaringan yang akan menopang Anda seumur hidup dimulai dengan orang pertama yang berjabat tangan hari ini. Buku ini sangat direkomendasikan untuk orang-orang yang ingin mengubah hidupnya.

Dewi Yuany

Head of Corporate Communication at Mayapada Healthcare Group

“Belajar Bertoleransi dari Hal Terkecil” Awalnya saya direkomendasi oleh teman untuk berkuliah di LSPR. Karena, disini mata kuliahnya lebih mengarah kepada cara mempraktekan ilmu komunikasi dibandingkan teorinya. Saya yang memiliki kepribadian gampang bosan pun tertarik untuk melakukan eksplorasi lebih dalam terhadap dunia yang berkaitan dengan ilmu komunikasi. Seperti presentasi, negosiasi dan kerjasama antar kelompok maupun kelas. Saat saya berkuliah di LSPR, lingkungannya sangat nyaman, tak ada suasana membeda – bedakan. Karena kita selalu belajar mengenai kebudayaan yang berbeda. Saat makan bersama misalnya, jika ada teman saya yang beragama Hindu, maka kita memesan makanan yanag tidak menggunakan bahan dasar sapi. Sedangkan, jika ada teman saya yang beragama Islam, kami memesan makanan yang tidak menggunakan bahan dasar babi. Saya pun berpikir, mungkin ini yang dinamakan toleransi. Tak melulu tentang memikirkan diri sendiri, tapi juga berusaha memahami orang lain bahkan hal sesederhana makanan apa yang tidak boleh teman saya konsumsi. Sekarang, ketika semuanya sudah lulus dan bekerja di tempat yang berbeda – beda. Saya bisa mengontak mereka untuk menanyakan kabar mereka. Sehingga, ketika saya berada di kota mereka, mereka bisa menjadi pemandu untuk perjalanan saya.Jadi, bergaul dengan orang-orang yang beragam ada gunanya. Kita bisa menukar pola pikir yang lama dengan yang baru. Selain itu, pola pikir kita juga menjadi semakin terbuka terhadap hal – hal yang baru. Meskipun saat ini Jakarta sedang ramai membicarakan isu SARA, yang saya harapkan adalah kita semua dapat menjadi lebih kritis ketika mencerna informasi tersebut sebelum menyebarkannya kembali.

12

Generasi muda saat ini harus lebih banyak bergaul dan mengeksplor segala sesuatu, agar lebih mendapatkan wawasan yang lebih luas. Karena dengan bergaul, kita mempelajari sesuatu. Presentasi Berbahasa Inggris Sewaktu kuliah dulu, memori yang paling saya ingat adalah ketika ada salah satu dosen bernama Pak Arno yang mewajibkan mahasiswa dan mahasiswinya untuk melakukan presentasi dengan bahasa inggris. Mungkin hal ini biasa bagi sebagian orang, namun lewat tugas itulah, kepercayaan diri saya dibangun. Ini juga yang menjadi nilai lebih mahasiswa dan mahasiswi LSPR Jakarta saat mencari pekerjaan atau magang. Setelah menikmati beberapa tahun menjadi sarjana, saya memutuskan kembali untuk kuliah lagi dan meraih gelar master saya. Saya pun kembali ke LSPR dan mengambil jurusan Marketing Communication. Saya berpikir hal ini akan melengkapi ilmu public relations saya yang telah saya jalani di S1 dulu. Pekerjaan saya.. Pekerjaan saya saat ini sangat berkaitan dengan aktivitas saya dulu. Bedanya, bekerja tentu lebih kompleks. Selain karena rumitnya permasalahan yang dihadapi, ada juga deadline yang harus dipenuhi serta adanya ekspektasi perusahaan terhadap kita. Sebagai Head of Corporate Communication di Mayapada Healthcare Group. Pekerjaan saya lebih kepada pihak eksternal. Berkaitan dengan publikasi, maka saya pun harus berhadapan dengan media. Tak hanya jenis medianya yang berbeda namun juga budaya serta orangorang yang dihadapi pun beragam. (Anita/ Citra)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook