EDISI SEPTEMBER 2022
ECorner
RESAH MASYARAKAT AKIBAT KEBOCORAN DATA
ECorner Bjorka Hadir, Publik Dibuat Kelimpungan! ini?. Beberapa masyarakat juga memberikan respon yang positif karena masyarakat pun merasakan keluh kesah yang sama terkait pemerintahan kita.
B
eberapa pekan ini, masyarakat Indonesia dibuat resah dengan kehadiran Bjorka. Bjorka adalah seseorang yang biasa kita kenal dengan hacker. Pasalnya, belakangan ini Bjorka dikabarkan sedang meretas datadata penting milik masyarakat, bahkan milik pemerintah Indonesia. Tujuan dasar Bjorka meretas data-data pemerintahan karena dia ingin menunjukkan dan memberi tahu kepada masyarakat bahwa lembaga pemerintahan akan kacau jika dipimpin oleh yang bukan ahlinya. Bjorka kembali viral karena ternyata dia berhasil meretas surat rahasia yang dikirimkan Badan Intelijen Negara (BIN) kepada Presiden Republik Indonesia. Bjorka sendiri memiliki akun dan melakukan aktivitas di sana. Setelah huru-hara yang diciptakan oleh sosok Bjorka ini membuat masyarakat pun bertanya-tanya. Siapa sebenarnya orang di balik sosok Bjorka
Sampai saat ini, kepolisian belum berhasil mengungkap siapa sebenarnya sosok Bjorka. Bjorka ini diketahui memiliki jaringan kecil yang turut membantu aksinya. Salah satunya pemuda yang berasal dari Madiun. Sebelumnya, ia didatangi oleh polisi ke rumahnya dan mengira bahwa pemuda ini adalah sosok Bjorka yang sebenarnya, padahal bukan. Lalu, akhirnya pemuda tersebut mengaku bahwa dirinya ternyata turut membantu Bjorka dalam membuat akun channel telegram bernama Bjorkanism. Channel tersebut berisi update informasiinformasi terbaru mengenai Bjorka. Saat ini, pemuda tersebut berstatus tersangka karena ikut membantu Bjorka dalam melakukan aksinya. Saat ini akun Twitter milik Bjorka sudah diblokir, tetapi ia kembali membuat akun Twitter baru. (ACP/SYA/ART)
ECorner Dianggap Pahlawan oleh Warganet, Inilah Deretan Data yang Diungkap Hackers Bjorka
B
elakangan ini, publik dihebohkan dengan kedatangan hackers Bjorka yang sensasional. Akun yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya itu tibatiba saja menguak kebocoran informasi pribadi masyarakat. Tak hanya itu, ia mengklaim dirinya akan membongkar semua kejahatan yang terjadi di Indonesia. Berkat keberaniannya tersebut, hackers ini pun dianggap pahlawan oleh sebagian besar rakyat Indonesia. Lantas, apa saja kasus-kasus yang berhasil diungkap oleh hackers misterius ini? 1.
Membocorkan Data KPU Sebanyak 105 juta data pemilih yang berisi nama, NIK, KK, jenis kelamin, tempat tanggal lahir, alamat, dan usia dijual oleh hackers ulung ini. Data tersebut diklaim bocor dari situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. 2.
Surat dan Dokumen Presiden RI Tak hanya membocorkan data penduduk Indonesia,Bjorka kembali muncul dengan skala data yang lebih tinggi,yaitu membocorkan surat-surat dan dokumen presiden RI.Data ini memuat berbagai surat-surat dan dokumen yang ditujukan pada presiden,termasuk dari Badan Intelijen Negara (BIN). 3.
Mengunggah Data Pribadi Menkominfo Seakan-akan merespons ucapan Menkominfo yang meminta hackers agar jangan menyerang, Bjorka muncul mengucapkan ulang tahun kepada Menkominfo, Johnny G. Plate, dengan membawa “surprise” darinya. Ia datang dengan ucapan “happy birthday” disertai dengan data-data pribadi Menkominfo yang berisi nama lengkap, NIK, nomor ponsel, hingga nomor vaksin Johnny G. Plate. 4.
Mengungkap Dalang Pembunuhan Munir Kasus Pembunuhan Munir kembali menyita perhatian publik setelah Bjorka menyebut bahwa Muchdi Purwopranjono adalah dalang atas kasus yang sudah 18 tahun menjadi misteri ini. Muchdi Purwopranjono sendiri juga sempat ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut, namun kemudian divonis bebas oleh Pengadilan Negeri Jakarta pada Desember 2008. (ZEL/AIV/ART)
ECorner
Strategi Pemerintah dalam Menghadapi Serangan Siber Hacker Bjorka
P
emerintah Indonesia telah membentuk tim khusus yang bertujuan untuk memberi respon terhadap serangan siber oleh hacker Bjorka yang sedang ramai karena telah melakukan peretasan data-data pemerintah serta data pribadi dari sejumlah para pejabat. Pembentukan tim khusus ini telah disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Johnny G Plate, setelah melakukan rapat internal bersama Presiden Joko Widodo, Menko Polhukam Mahfud MD, Kepala BSSN Hinsa Siburian, dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Istana Negara pada hari Senin, 12 September 2022 silam. Jonny G Plate berkata, “Perlu ada emergency response team terkait untuk menjaga data, tata kelola data yang baik di Indonesia, dan untuk menjaga kepercayaan publik”. Beliau pun menuturkan bahwa tim khusus tersebut terdiri dari Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN), Badan Intelijen Negara (BIN), Kemenkominfo,
dan Polri. Namun, beliau tidak memberikan penjelasan lebih rinci mengenai kapan tim tersebut akan mulai bekerja maupun tugas serta fungsi dari tim. Telah diketahui bahwa, hacker Bjorka telah mengunggah dokumen-dokumen yang diklaim milik Presiden Indonesia, Joko Widodo. Selain itu, dokumen rahasia lainnya juga diunggah dan disebarluaskan kepada publik oleh hacker Bjorka. Anggota Komisi I DPR RI, Nurul Arifin, dalam keterangan persnya pada Selasa, 13 September 2022, berpendapat bahwa pemerintah diharapkan memperbanyak sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi atau IT yang memiliki kemampuan mumpuni untuk dapat menghalau hacker maupun kejahatan siber lainnya. Komisi I DPR RI juga menyetujui agu anggaran belanja Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) tahun 2023 sebesar Rp624 miliar untuk menangkal serangan siber seperti hacker (peretas) Bjorka. (FR/REI/ART)