Skip to main content

Edisi 3

Page 1

BIOma Media Informasi dan Kreativitas Mahasiswa Biologi

LIPUTAN UTAMA 23 November 2017

LPM BIOma Himabio

bioma.himabio

bioma.himabio@gmail.com

@BiomaHimabio

www.persbiomaonline.wordpress.com

LPM Bioma Himabio

Perbaikan Pengelolaan International Class Program (ICP) International Class Program (ICP) saat ini mulai sering diperbincangkan khususnya mengenai pengelolaannya. Pengelolaan ICP berpusat di kantor ICP Office. Tidak adanya pengelolaan tingkat jurusan membuat sistem pengelolaan ICP kurang diketahui oleh mahasiswa secara umum. Hal ini membuat mahasiswa beranggapan pengelolaan kelas ICP kurang baik dikarenakan mahasiswa sendiri yang harus berkoordinasi ke pihak ICP di Fakultas untuk mengurus berbagai keperluan yang berkaitan dengan kelas ICP. Terkait keikutsertaan pihak jurusan mengenai pengeolaan ICP ini, telah lama dinanti oleh pihak jurusan. Berdasarkan keterangan dari Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM), Abd. Rahman, melihat selama ini banyaknya sorotan mengenai pengelolaan ICP disinyalir berasal dari jurusan itu sendiri, maka dari itu pengelolaan ICP akan diserahkan kepada jurusan namun tidak dapat lepas dari koordinasi fakultas dalam hal ini Pembantu Dekan 1 (PD 1), Suardi Anas. Dalam rapat senat yang dilaksanakan pada hari Kamis (9/11), menginginkan adanya perubahan pengelolaan ICP kedepannya. Dalam rapat ini pula diinginkan bagaimana ICP benar-benar terwujud sebagai kelas Internasional seperti namanya. Saat ditanyai mengenai posisi pengelola ICP, Dekan FMIPA UNM, Abd. Rahman mengatakan saat ini PD 1 yang menggantikan koordinator fakultas yang masa jabatannya telah berakhir. “Dahulu saat diangkat terdapat koordinator Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Gedung Science Square sebagai ikon ICP. (Doc. LPM BIOma)

tingkat fakultas, yang mengatur semuanya (pengelolaan ICP) ke jurusan-jurusan. Tapi saat ini sudah berakhir masa jabatannya karena sudah 2 periode berarti sudah 8 tahun. Untuk mengambil keputusan dilakukan rapat senat kemarin dimana di rapat ini dingiinkan yang mengurusi semua terkait dengan bidang Akademik yakni Pembantu Dekan 1,� bebernya. Kini, Pembantu Dekan bidang Akademik sebagai pusat ICP akan mengkoordinir ICP untuk setiap jurusan di FMIPA. Selanjutnya, pihak jurusan berhak mengelola ICP untuk jurusannya masing-masing. Sebagai tindak lanjut akan diadakan rapat terkait dengan kewenangan jurusan untuk pengelolaan ICP kedepannya. Agenda rapat ini sendiri adalah pengalihan koordinasi ICP ke PD 1 yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (12/11) lalu.‌.(Lanjut di hal. 4) Hal 1


LIPUTAN KHUSUS Sudah setahun, Tuntutan BEM Masih Belum Terealisasi Sepenuhnya Sudah setahun tuntutan yang disuarakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) namun masih juga belum terealisasi sepenuhnya. Tahun lalu, orasi yang diadakan BEM menghasilkan beberapa butir tuntutan dari aspirasi warga FMIPA. Adapun tuntutan tersebut ialah pencairan dana praktikum, relokasi kantin, perbaikan sekretariat sekretariat Himpunan, keamanan kampus, dan pungutan liar. Tuntutan tersebut disampaikan oleh BEM saat orasi tepat di Hari Sumpah Pemuda setahun lalu. Belum tuntas hingga akhir periode, tuntutan tersebut kini menjadi tanggungjawab oleh kepengurusan BEM tahun ini. Di kepengurusan BEM tahun lalu, terdapat beberapa poin tuntutan yang telah terealisasi yaitu dana laboratorium, relokasi kantin, pungutan liar serta tentang keamanan kampus. Hal tersebut berdasarkan keterangan yang diperoleh Menteri Sosial dan Politik (Mensospol) BEM FMIPA UNM 2016. "Tuntutan ini tetap ditindaklanjuti oleh kepengurusan BEM tahun ini khususnya perbaikan jalan dan sekretariat Himpunan yang ada sehingga semua tuntutan ini dapat terealisasi," pungkasnya. Seperti halnya yang diungkapkan oleh Mensospol BEM tahun ini, Ami Jaya, bahwa yang disuarakan oleh BEM tahun lalu tentu menjadi tanggungjawab kepengurusan saat ini. Untuk tahun ini, Ia mengatakan BEM akan berfokus terhadap follow up perbaikan jalan dan sekretariat Himpunan yang ada di lingkup FMIPA. Namun, pihaknya akan tetap memantau follow up tuntutan yang telah terealisasi di kepengurusan sebelumnya. Saat ini, pihak BEM telah mengambil langkah taktis untuk mengawal perbaikan jalan dan sekretariat Himpunan yang ada dengan menyampaikan segala aspirasi yakni mengagendakan diskusi dengan Pimpinan Fakultas yang akan dilanjutkan di pihak Universitas dalam waktu dekat ini. "Mudah-mudahan apa yg menjadi pengawalan kita dapat terealisasi secepatnya agar target dan tujuan kita dapat tercapai setelah rapat

Beberapa Sekretariat Himpunan. (Doc. LPM BIOma)

dengan pihak birokrasi dan Fakultas kita bisa mendapatkan hasil dan ada titik terang yang kita dapatkan" harap Mensospol 2017. Selain itu, Presiden BEM FMIPA UNM 2017, Muh.Chaeril Ikramullah juga mengharapkan semua lembaga kemahasiswaan di FMIPA dapat bersatu menyamakan persepsi untuk mengawal kebijakankebijakan pihak kampus hingga tuntas. Untuk masalah perbaikan jalan yang ada di FMIPA, Dekan FMIPA UNM, Abd.Rahman mengatakan belum mendapatkan respon dari pihak Universitas namun mereka akan terus mengusahakan hal itu. Berbeda dengan perbaikan sekretariat Himpunan, pihak Fakultas telah menerima proposal pembangunan sekretariat. Bahkan, beberapa waktu, pihak Fakultas telah mengarahkan agar seluruh Himpunan untuk memindahkan sekretariatnya sementara untuk mempermudah jalannya proses renovasi. Setelah adanya perbaikan nanti, Abd.Rahman berharap agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga dengan baik. "Harus dimanfaatkan dengan baik dan bagaimana begitu rampung harus dipergunakan dengan baik agar tidak disia-sia kan dan bisa dijaga agar terlihat rapi lagi tidak seperti saat ini" harapnya. (Adl)

KOLOM KOMENTAR Destha Desilya, Pendidikan Kimia 2016 “Semoga perbaikan jalan segera bisa diselesaikan agar mahasiswa merasa nyaman terutama bagi pengguna kendaraan dan saat hujan tidak tergenang air lagi serta perbaikan sekretariat himpunan juga bisa segera dikerjakan agar himpunan tidak terlihat kumuh lagi.�

Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Sulaeman Nurman, Statistika 2015 “Semoga jalanan di MIPA dapat segera diperbaiki tahun ini karena jalanannya kadang menjadi kolam bila terkena hujan lama yg akibatnya bisa membuat orang celaka atau terjatuh. Dan semoga secepatnya kami diberi sekret yg berpisah dari Prodi.�

Teguh Putra Gusal, Pendidikan IPA 2015 "Mengenai renovasi sekret saya harap segera dilaksanakan karena kemarin itu katanya nanti kami juga IPA bergabung disana sebagaimana katanya PD III." Hal 2


INSEKTA 2 Bulan Beroperasi, Kantin FMIPA Masih Akan Dikembangkan Janji pihak Fakultas untuk merelokasi kantin telah terealisasi sejak dua bulan lalu. Kantin baru Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ini telah ditempati oleh beberapa penjual untuk menjajakan berbagai makanan dan minuman. Kantin ini pun setiap harinya terlihat ramai akan pengunjung mulai dari kalangan mahasiswa, dosen serta pegawai. Kantin FMIPA atau dikenal dengan sebutan Science Foodcourt ini sebelumnya berlokasi di Kantin FMIPA yang baru. (Doc. LPM BIOma) Pelataran Gedung Science Square sebelum pihak BEM FMIPA UNM melayangkan saya atau ke pak Dekan. Kita akan perbaiki tamantuntutan kepada pihak Fakultas unruk merelokasi tamannnya. Saya harap mahasiswa mendukung kantin. Pembangunan kantin FMIPA yang baru ini karena kita membangun ini kan untuk memfasilitasi juga merupakan kerjasama antara FMIPA dengan mahasiswa,” imbuhya. Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Penjual yang berjualan di kantin MIPA tak UNM. hanya penjual yang berasal dari luar namun ada bePengelola Kantin, Halim, menanggapi terkait berapa penjual yang merupakan usaha mahasiswa. pemindahan lokasi kantin. “Kantin ini adalah Sistemnya untuk penjual yang ingin berjualan yakni kantin MIPA yg dulu ada di pelataran. 90% penjual bagi hasil sebanyak 25 % dari total omset per yang ada disini adalah penjual yang dulu ada harinya. disana. Tempat yang dulu memang kurang bagus Menurut keterangan Halim, kendala yang untuk dijadikan kantin, jadi kita cari alternatif dihadapi yaitu air dan listrik yang kurang tempat lain dengan harapan tempatnya tidak akan mendukung. Ia berharap segera ditemukan solusi mengganggu kegiatan maha-siswa, maka dipilihlah untuk mengatasi masalah air dan listrik ini. Alveni, salah satu mahasiswa Program Studi Pendidikan tempat ini” ujarnya. Meski di kantin kini telah berjalan kegiatan IPA merasa senang dengan kehadiran kantin FMIjual beli, rencananya kantin FMIPA ini masih akan PA yang baru. Dengan adanya kantin ini, Ia tidak terus dikembangkan dan diperluas lagi, mengingat perlu lagi keluar untuk mencari makan setelah pembangunan kantin memang belum sepenuhnya selesai kuliah karena di kantin MIPA tersedia rampung. Hal ini dapat dilihat dari pembangunan banyak pilihan menu. Begitupun dengan Rini Musholla yang ada dibelakang kantin yang belum Wulandari, mahasiswa Jurusan Biologi, Ia merasa rampung, maka dari itu belum dilakukan peresmian harga makanan di kantin MIPA cukup terjangkau kantin secara resmi oleh Rektor UNM, Husain dan sesuai dengan kantong mahasiswa. “Kantinnya Syam. bagus dan harganya murah. Namun pesanannya Lebih lanjut, Halim mengatakan, kantin saat biasanya lama diantarkan karena harus antri dulu ini bukan hanya jadi kantin semata-mata, tapi juga dikasir sedangkan kasirnya hanya satu. Sebaiknya sebagai pusat bagi kegiatan mahasiswa “Kita akan pegawai kasir dan pengantar makanannnya jadikan tempat ini bukan hanya jadi kantin, tetapi ditambah,” ujar mahasiswa angkatan 2015 ini. juga pusat mahasiswa berkegiatan. berkegiatan. (Fdh/Ctr) Jika ada yang ingin berkegiatan silahkan izin ke Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Hal 3


INSEKTA Dekan FMIPA: ICP dan Reguler Tak Berbeda Kelas ICP yang telah di-pertahankan selama 10 tahun ini mulai kehilangan apa yang menjadi identitasnya. Terlihat banyaknya komentar dari kalangan mahasiswa bahwa ICP tidak lagi mencerminkan kelas Internasional pada umumnya. Untuk saat ini antara ICP dan kelas Reguler sendiri tidak terlihat lagi perbedaan perlakuan diantara keduanya mengingat saat ini jumlah UKT yang sempat dikatakan membedakan keduanya telah setara dalam penggolongannya, berbeda saat ketika kelas ICP pertama kali dicanangkan. Menurut Dekan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan alam, ICP memiliki perbedaan dimana perkuliahan dilakukan dengan berbahasa inggris dan juga adanya English Subject Matter (ESM) disetiap semester-nya. “Tidak boleh dikatakan ICP dan non-ICP (Reguler) berbeda perlakuannya, itu sama semua. Karena pembayarannya sama, dulu memang dibedakan. Untuk sekarang kita perlakukan sebagai kelas internasional itu jadi berbahasa inggris, itu saja perbedaannya. Tidak ada perbedaan perlakuan, hanya bahasanya dan ESM-nya itu.” Seperti yang dijelaskan bahwa saat ini kelas ICP telah kehilangan kesan Internasionalnya. Dimana saat ini hanya dosen lokal yang mengajarkan mata kuliah dengan menggunakan Bahasa Inggris sehingga ICP saat ini hanya menggambarkan kelas Bilingual bukan kelas internasional, mengenai hal ini akan dikoordinir langsung oleh pihak Fakultas. “Setelah pengalihan, tetap tidak boleh lepas dari kontrol PD 1 baik itu dosen tamu, dosen luar negerinya akan dikoordinir oleh Fakultas. Kan sekarang hanya bilingual, dapat dikatakan kelas internasional jika ada dosen dari luar yang

masuk,” ungkapnya. ICP sendiri memiliki mata kuliah yang berbasis full English dimana hal ini yang membedakannya dengan kelas pendidikan regular yang diterima di semester 3-8. Selain itu seharusnya kelas ICP memiliki kegiatan internasional dalam pembelajarannya dalam hal ini masih belum dapat terlaksana. Saat ini masih kalangan individu yang melakukan pembelajaran dengan Bahasa Inggris, untuk saat ini dari fakultas sendiri telah bekerja sama dengan lembaga kursus. Program English Subject Matter ini telah lama diberikan kepada mahasiswa kelas ICP dan menjadi syarat kelulusan bagi mahasiswa. Terdapat beberapa Mata kuliah disetiap semeternya yang harus diprogramkan untuk memperoleh sertifikat. Dalam menyelesaikan keseluruhan Mata Kuliah ESM ini terdapat perbedaan pengelolaan di beberapa jurusan dan kebijakan dari pihak jurusan terkait. Saat ini mahasiswa sendiri yang harus mengurus pelaksanaan ESM mulai dari jadwal kuliah sampai penyerahan nilai ke ICP Office di Fakultas. “Kalau masalah sulit tidak juga, gampang tidak juga. Hanya saja kendalanya biasa masalah pengaturan jadwal” Ujar mahasiswa Kimia. Seperti yang diketahui bahwa selain menguliahkan MK ESM mahasiswa juga harus me-ngurus nilai yang diberikan oleh dosen pengampu untuk menyelesaikan administrasi pem-buatan sertifikat ESM tersebut. Pengelolaan nilai ESM ini kedepannya akan dapat dikelola di jurusan, untuk itu mahasiswa tidak perlu lagi mengurus langsung ke fakultas melainkan ke pihak administrasi ICP di jurusan masing-masing. (Ndy)

SEKILAS INFO

Tanggal-tanggal Penting Di Bulan November

25 November : Hari Guru Nasional Tanggal ini diambil sebagai hari Guru karena bertepatan dengan didirikannya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pada tanggal 25 November 1945 tepat 100 hari setelah hari kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945.

28 November : Hari Menanam Pohon Nasional Jika pada tanggal 21 November merupakan hari pohon dunia maka kita memiliki hari nasional tersendiri tentang pohon yaitu Hari Menanam Pohon Indonesia yang diperingati setiap tanggal 28 November. Hal ini sesuai dengan keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008.

Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Hal 4


PROFIL Kuliah Tujuan Utama, Tapi Organisasi Itu Penting Muh. Chaeril Ikramullah, nama yang tidak asing lagi ditelinga warga Biologi maupun di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA). Jejak karirnya di lembaga kemahasiswaan patut diacungi jempol. Semenjak menjadi mahasiswa, diakuinya, mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi ini tidak pernah berhenti menjadi pengurus lembaga. Disaat sebagian besar mahasiswa lain sebayanya lebih fokus untuk menyelesaikan studi secepat mungkin, lain halnya dengan pria kelahiran 28 Agustus 1995 ini. Ia tetap meluangkan waktu untuk aktif di lembaga kemahasiswaan ditengah aktivitas perkuliahan yang padat dengan salah satu pertimbangan bahwa kuliah itu memang menjadi tujuan utama tapi berorganisasi itu penting. Sadar akan membutuhkannya di kemudian hari, juga melihat pengalaman dari orangorang sukses yang tidak lepas dari keaktifannya di lembaga kemahasiswaan membuatnya ter-

dokteran membuatnya termotivasi bahwa banyak jalan yang dapat Ia lalui untuk menuju kesuksesan. “Mungkin sudah jalannya saya di Biologi, jalan saya untuk sukses mungkin bukan menjadi Dokter tapi bisa saja jadi peneliti atau Dosen Biologi dengan prinsip bahwa selama saya bisa memberi manfaat untuk orang lain maka selama itu saya harus berbuat," ungkapnya. (Sym/Sus) Muh. Chaeril Ikramullah. (Doc. Ist)

motivasi untuk berproses di organisasi kampus. Sebagai Presiden Mahasiswa BEM, Ia menyarankan kepada mahasiswa untuk menjadikan kampus sebagai wadah untuk mengembangkan potensi dan mengasah intelek -tual agar nantinya dapat memberikan kontribusi di masyarakat. Diakuinya, menjadi mahasiswa Biologi bukan menjadi impiannya. Mahasiswa yang gemar berolahraga ini bercita-cita untuk menjadi Dokter. Dua kali gagal dalam ujian masuk Ke-

 

Pengalaman Organisasi : Anggota Bidang Kaderisasi HIMABIO FMIPA UNM Periode 2013-2014 Anggota Bidang Litbang LPM BIOma HIMABIO Periode 2014-2015 Ketua Bidang Kaderisasi HIMABIO FMIPA UNM Periode 2014-2015 Ketua Himpunan HIMABIO FMIPA UNM Tahun 2016 Menteri Sosial dan Politik BEM FMIPA UNM Periode 2016-2017 Presiden Mahasiswa BEM FMIPA UNM Tahun 2017

LANJUTAN.. (Lanjutan dari Perbaikan Pengelolaan International Class Program (ICP)….pihak jurusan kemudian

berhak mengelola ICP untuk jurusannya masing-masing. Sebagai tindak lanjut akan diadakan rapat terkait dengan kewenangan jurusan untuk pengelolaan ICP kedepannya. Agenda rapat ini sendiri adalah Pengalihan koordinasi ICP ke PD 1 yang akan dilaksanakan pada hari Selasa (12/11) lalu. Setelah adanya pengalihan, Edisi Ke-3 / 23 November 2017

dalam mengembalikan citra kelas internasional kelas ICP, pihak Fakultas akan menangani angsung mengenai dosen tamu maupun dosen luar negeri yang akan mengajar di kelas ICP nantinya. Baru-baru ini lulusan LPDP didominasi oleh mahasiswa ICP. Ini menjadikan kelas ICP adalah ikon yang patut dibanggakan oleh FMIPA. “ICP akan menjadi ikon kita (FMIPA), tidak boleh tidak. Laporan baru-baru ini ada lebih

dari 10 orang yang lulus dan dapat beasiswa LPDP itu semua alumni ICP disetiap jurusan di FMIPA. Ada Inggris, Australia, Hongkong, Jepang. Dan ada yang baru-baru ini pulang dari Jepang,” pungkasnya. Dengan adanya perbaikan pengelolaan dan kepemimpinan yang baru pihak Fakultas khususnya, Dekan FMIPA mengharapkan kemajuan dalam pengelolaan yang lebih baik kedepannya. (Ndy/Sgt) Hal 5


TOKOH Tembus Negeri Sakura,Ramli Beberkan Tips Masuk Universitas Luar Negeri Mahasiswa adalah kaum pelajar yang pasalnya tidak hanya menuntut ilmu pengetahuan saja berdasarkan studinya, melainkan juga memiliki tuntutan lain yang menjadi sosok pembeda antara yang mengenyam pendidikan dengan yang tidak. Ada 3 peran istimewa mahasiswa yang dikelompokkan dalam tiga fungsi, yakni agent of change, social control, dan iron stock. Dengan fungsi tersebut tugas besar diembanc mahasiswa, diharapkan dapat mewujudkan perubahan bangsa yang sudah semrawut. Pendidikan tak mengenal batas waktu dan tempat, pendidikan dapat diraih secara luas kapan pun dan dimana pun. Ramli, salah satu mahasiswa alumni Jurusan Biologi Program Studi pendidikan Biologi ICP (Internasional Class Program) Universitas Negeri Makassar (UNM) baru-baru ini membawa kabar gembira. Pria berkacamata ini dinyatakan lulus sebagai Awardee LPDP di Negeri matahari terbit, Jepang. Meraih cita-cita ke negeri idaman tentunya tak terbilang mudah. Ramli berbagi cerita tentang tips untuk menjinakkan pintu masuk ke universitas luar negeri, yakni harus memiliki kemampuan Bahasa Inggris yang baik. Nilai IPK yang tinggi dan lamanya mengeyam pendidikan di kampus bukanlah soal yang utama. “Kalau misal di luar negeri, yang paling pertama dikuasai adalah bahasa Inggris. Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Bahasa Inggris ini yang paling penting. Karena di LPDP itu mempunyai persyaratan bahasa Inggris, kalau tidak mencapai skor yang ditentukan, walaupun IPK tinggi, walaupun lulus cepat maka tidak akan bisa diterima. Jadi memang harus bahasa Inggris dulu.� terangnya saat diwawancarai (07/11). Mengaku memilih Negeri Sakura tersebut untuk meraih gelar jenjang S2 karena dinilai sebagai negeri itu memiliki tingkat pendidikan dan teknologinya yang semakin maju. Ramli yang berencana ingin mengambil studi Stem Cell memang terbilang mahasiswa berprestasi sejak menginjak bangku kuliah. Ia pernah menembus OSN (Olimpiade Sains Nasional) saat semester 3. Sebagai pemberdaya, mahasiswa sebagai iron stock memerlukan adanya soft skill seperti leadership, kemampuan memposisikan diri, dan daya sensitivitas yang tinggi kepada masyarakat. Meski sangat berprestasi di bidang akademik, pria kelahiran Raha ini nyatanya dulu kurang aktif dalam organisasi kampus. Namun, Ia mampu menggapai ilmu leadership dan mengasah jiwa organisatoris lewat komunitas eksternal yang diikutinya. “Mengenai organisasi, itu kelemahan saya, sejak masa studi

Ramli (Doc. Ist)

saya tidak pernah terlibat dalam organisasi kampus. Tapi sejak akhir semester 6, saya sadar bahwa organisasi itu penting, makanya sudah terlambat sekali masuk organisasi kampus, jadi saya memilih lebih aktif di Komunitas� ungkapnya. Beragam komunitas yang berhasil Ia masuki yakni yang bergerak di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, dan ada pula mengkaji tentang perdamaian. Itulah yang menjadi nilai tambah baginya sebagai calon awardee saat itu. (Srd)

Hal 6


EKSPRESI Pinta Ibu

Ungkapkanlah Bait-bait Rindumu

Tengah keramaian aku terdiam Gelapnya kesunyian rintihan tangis bercucur

semenjak setahun lalu

Ada resah yang menggema

entah kau yang meninggalkanku

Ada rasa marah dan kecewa atas sikap

atau entah aku yang tak menghiraukanmu

Ingin bungkam tapi seakan teriris

menjalani hari-hari tanpa luapan-luapan cinta

Ingin bersua tapi setitik rasa takut menggelinding

semenjak setahun lalu setelah kita terpisah ditempat ini

Entah apa yang terjadi dengan resah ini

kini kau hadir kembali

Ada tawa saat bersama sahabat

seperti ingin merajut kembali cinta yang tak terutarakan

Ada candaan saat bersama teman

lewat bilik-bilik rindu di relung hatimu

Namun, hanya kebisuan saat bersama bunda.

Ada senyuman saat bersama kekasih Ku tau ini semua salah

hei‌ aku masih ingat kala kau duduk disana memandangiku dengan senyum tipis itu ah membayangkan saja aku tak kuasa namun, diri ini masih heran

Seling waktu berjalan, kusadari Rintihan ibu tak menginginkan itu Bukan ia yang ego, tapi ia yang tak berdaya Masa lalu yang kelam, atas sikap yang sama Tak ingin terulang pada putrid mungilnya

kenapa kau masih saja tersipu malu sudah setahun aku menunggumu

Pintanya, tak lain diriku

tak rindukah kau pada diriku ini ?

Bukan kesenangan melainkan keseriusan Masaku mengakhiri bangku pendidikan dengan

datanglah kemari

tekad

duduk disampingku

Dengan makna yang membawa kedamaian

tataplah kedua bola mataku ini ungkapkanlah bait-bait rindumu datanglah kemari

Hingga akhirnya akan ada masa, Saat dunia akan tersenyum bersama mentari. Zulfika Sari Ana

atau kau berdiri disampingku

Mahasiswi Pendidikan Biologi 2015

ungkapkanlah ungkapkanlah bait-bait rindumu Iga Selfiamawati Mahasiswi Pendidikan Biologi 2014

Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Hal 7


SNAPSHOT FMIPA Setelah Hujan

Pelindung: Ketua Jurusan Biologi FMIPA UNM, Penasehat: Pembimbing HIMABIO FMIPA UNM, BPO HIMABIO FMIPA UNM, Penanggung Jawab: Ketua Umum HIMABIO FMIPA UNM, Dewan Redaksi: Miswar, Muh. Khaliq Ma’ruf L, Alamsyah, Muhammad Richsan Yamin, Fitriani, Pimpinan Umum:

Fadhilah Misbah D, Sekretaris: Adhelina Bendahara: Sarda Pimpinan Redaksi: Nurul Annisa Husain Redaktur: Ummul

Mujaahidah, Farahdiba Ainah Auliyah Layouter : Nurul Hikmah, Citra Auliyah Thamrin Ketua Bidang Litbang: Nurhidayah Agung Anggota: Syamsuddin, Erwin Haryadi, Sagita Cahyani, Maulyda Awwaliyah P, Ketua Bidang Infokom: Qoryani Anggota: Muh. Nurhadi, Muh. Haidir, Nur Wahyuni, Resky Amaliah Sapa Reporter: Nur Ummu Pratiwi, Andi Basliahwanti Murti, Vivi Salvia Baharsyah, Lia Aprilia Syarifuddin , Hasriani, Rahmat Baharuddin, Budi Setiawan, Elpandi, Widyarti Az-zahra, Muh. Syahriridani, Susi Lestari, Asriani Askar, Wardah Zakiyah Rosyidah, Dhiya Fajrina Insani, Sri Hardianti Asad, Nurkayanti, Alamat Redaksi: Sekretariat HIMABIO FMIPA UNM.

Edisi Ke-3 / 23 November 2017

Hal 8


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Edisi 3 by LPM BIOma HMJ Biologi - Issuu