BIOma Media Informasi dan Kreativitas Mahasiswa Biologi
Selasa, 22 Agustus 2017 Bioma.himabio@gmail.com
LPM Bioma Himabio
bioma.himabio
LPM Bioma Himabio
@BiomaHimabio
www.persbiomaonline.wordpress.com
@eqh0841u
LIPUTAN UTAMA Peminat Membludak, Jurusan Biologi Tambah Kuota Jalur Mandiri Parangtambung maka bagi maba BIOma, Proses penerimaan yang akan mengikuti mahasiswa baru Universitas mata kuliah kalkulus Negeri Makasssar (UNM) akan melaksanakan tahun ajaran 2017/2018 pada perkuliahan di ruang masing-masing jalur yaitu kuliah Jurusan Jalur SNMPTN, SBMPTN, Matematika Telah dan Mandiri telah selesai diadakan perbaikan pada bulan Juli lalu. Untuk fasilitas di ruang kuliah tahun ini, ada beberapa jurusan Biologi dengan jurusan yang jumlah pengdaan AC dan peminatnya membludak jika gorden di Gedung FF dibandingkan dengan tahun milik biologi (103,203, sebelumnya, diantaranya dan 303). diberi pula Jurusan Biologi, Matematika, beberapa alat penunjang dan Psikologi. Hal ini pun berdampak pada pembelajaran seperti LCD, serta Laptop, Komputer, meningkatnya jumlah mahasiswa baru yang diterima Printer untuk menunjang administrasi di jurusan. di ketiga jurusan tersebut. Berdasarkan peraturan Menteri Riset Teknologi Sejalan dengan membludaknya peminat dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Republik khususnya di jurusan Biologi pada jalur mandiri, pihak Indonesia No.126 Tahun 2016 tentang Penerimaan universitas menimbang perlunya penambahan kuota Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Perguruan Negeri yang diterima bagi pendaftar jalur mandiri. Hal ini di (PTN) menetapkan bahwa untuk SNMPTN paling tanggapi positif oleh pihak jurusan. Jurusan memutuskan sedikit 30 % dari daya tampung yang tersedia, minimal untuk membuka 5 kelas dengan syarat adanya perbaikan 30% untuk jalur SBMPTN, dan paling banyak 30% pada fasilitas di jurusan biologi guna menunjang proses setiap program studi yang diterima melalui penerimaan belajar mengajar. Pihak Universitas memberikan mahasiswa baru secara mandiri yang dilaksanakan oleh fasilitas berupa 2 ruang kelas yang berada di lantai 5 masing-masing PTN sehingga pihak Jurusan Biologi gedung Science Square. Namun, ruang kelas ini hanya Mengikut pada kebijakan Universitas yang berdasar dapat digunakan Biologi pada hari selasa hingga jumat pada peraturan diatas menetapkan presentasi jumlah dikarenakan pada hari senin ruangan tersebut digunakan mahasiswa baru yang akan diterima, yakni jalur jurusan Fisika untuk mengadakan Seminar. Selain itu, SNMPTN 30%, jalur SBMPTN 40%, dan jalur Mandiri Untuk mengatasi minimnya ruangan di Jurusan Biologi, sebanyak 30%. Lanjutan di halaman 5
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
Hal 1
LIPUTAN KHUSUS Dekan FMIPA Sebutkan Alasan Kenaikan UKT Bagi Penerima UKT Rp.0
pun selama kuliah. Menurut Dekan FMIPA UNM, Abd. Rahman, dalam penetapan UKT 0 ini, diberlakukan bagi mahasiswa yang kurang mampu dan berprestasi, namun yang tidak tersaring dalam penerimaan beasiswa bidikmisi. Namun baru-baru ini, ada kebijakan bahwa bagi penerima UKT 0 dan beasiswa Bidikmisi yang sudah melewati semester 8/ angkatan 2013, dinaikkan menjadi Rp. 1.000.000,-. Abd.Rahman menambahkan, kebijakan tersebut merupakan kebijakan dari pihak Universitas, dimana yang berhak menerima UKT 0 ialah mahasiswa yang berprestasi dan bagi mahasiswa telah melewati masa studi 4 tahun, maka dianggap telah lewat dari masa studi yang ditetapkan, ungkap dosen Matematika ini.
Uang Kuliah Tunggal atau yang dikenal dengan UKT telah mulai diberlakukan sejak angkatan 2013 hingga sekarang. UKT merupakan sistem dengan subsisidi silang, yang didasarkan pada kondisi ekonomi dan sosial orang tua/wali mahasiswa. Salah satu rentang biaya yang ditawarkan pada UKT yang berlaku di Universitas Negeri Makassar yakni, 0 rupiah. UKT 0 ini berarti mahasiswa tidak membayar uang kuliah sepeser
Ia mengatakan, kebijakan Ini sesuai dengan perhitungan penetapan UKT itu sendiri yang tergantung dari pihak universitas namun tetap mengikuti rentang pembayaran yang telah ditetapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2015 pasal 6 poin 1 dan 2. (Nhd/Adl)
KOLOM KOMENTAR “UKT nol kan UKT nya mi itu, seharusnya tidak boleh lagi dirubah karena telah ditetapkan diawal, berdasarkan kemampuan perekenomian keluarga”, tutur NH Mahasiswa Jurusan Biologi
“Wajar untuk dinaikkan karena telah melewati batas, namun dinaikkan harusnya pada tingkatan yang paling rendah”, tutur UA Mahasiswa Jurusan Matematika
“Pihak birokrasi kampus harus konsisten dalam hal UKT, khususnya yang menerima UKT nol walapun sudah semester 8, UKT nol harus tetap berlaku disemester selanjutnya”, tutur EN mahasiswa Prodi Pendidikan IPA
“Sebaiknya pihak birokrasi lebih mempertimbangkan dalam menyikapi hal ini, dan memperhitungkan mahasiswa yang benar-benar tidak menyanggupi kenaikan UKT ini”, tutur A mahasiswa Jurusan Geografi.
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
Hal 2
INSEKTA Galang Dana Demi UKT Yang “Membebani” Kuliah Tunggal (UKT) yang merupakan hasil perubahan dari Permendikbud No.55 tahun 2013 yang tujuannya untuk meringankan beban mahasiswa. Namun hal tersebut tidak sesuai dengan kenyataan, seperti beberapa mahasiswa di Universitas Negeri Makassar yang masih merasa BIOma - Pendidikan merupa- terbebani dengan besaran UKT kan hak bagi seluruh rakyat mereka. Indonesia sesuai yang tercantum Salah satu Himpunan di dalam alinea ke 4 UUD 1945 yakni Fakultas Matematika dan Ilmu mencerdaskan kehidupan bangsa. Pengetahuan Alam (FMIPA) yaitu Pemerintah pun berkewajiban HMPS Pendidikan IPA melakukan memberikan kebijakan agar hal penggalangan dana berupa kertas tersebut dapat terlaksana. bekas demi membantu salah satu Berdasarkan Peraturan Pemerintah mahasiswa di prodinya untuk no. 73 tahun 2013 tentang Uang membayar UKT yang jumlahnya
tidak sesuai dengan kemampuan ekonominya. Banyak mahasiswa hingga dosen yang merasa iba dengan hal ini. Tidak hanya di lingkup UNM tapi juga dari universitas lain di Makassar. Bukan hanya membantu dalam menggalang kertas, HMPS Pendidikan IPA juga berusaha melaporkan pada pihak fakultas untuk penurunan jumlah UKT namun usaha tersebut belum membuahkan hasil. Berdasarkan data yang telah dihimpun, ada 3 mahasiswa yang merasa terbebani dengan besaran UKTnya.“Kami mengusahakan agar tahun depan tidak ketinggalan informasi dari warga kami yang kewalahan dalam membayar UKT," ujar Teguh Putra Gusal Ketua Umum HMPS Pendidikan IPA. (Asr/SL)
Akibat Peninjauan Ulang, Kurikulum Berganti BIOma - Kurikulum adalah suatu program pendidikan yang berisikan berbagai bahan ajar dan pengalaman belajar yang diprogramkan secara sistemik atas dasar norma-norma yang berlaku yang dijadikan pedoman dalam proses pembelajaran bagi tenaga kependidikan dan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan. Sekurang-kurangnya sekali dalam 5 tahun kurikulum wajib ditinjau kembali berdasarkan masukan dari stakeholder seperti pengguna lulusan, alumni, pimpinan, tim ahli bersama semua dosen prodi, jurusan melakukan lokakarya untuk penyesuaian, penghapusan, penambahan mata kuliah yang berorientasi pada masa depan dan perkembangan ilmu. Perubahan kurikulum mengacu pada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) yang diharapkan akan mengubah cara melihat kompetensi seseorang tidak hanya melihat ijazah namun lebih mengacu pada kerangka kualifikasi yang disepakati secara nasional sebagai pengakuan terhadap hasil dari pendidikan seseorang secara luas. KKNI
merupakan
kerangka
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
penjenjangan
kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan diberbagai sektor. Dikutip dari (www.warmadewa.ac.id), Pelaksanaan KKNI melalui 8 tahap yaitu melalui Penetapan Profil Kelulusan, Merumuskan Learning Outcomes, Merumuskan Kompetensi Bahan Kajian, Pemetaan Capaian Pembelajaran, Bahan Kajian, Pengemasan Matakuliah, Penyusunan Kerangka Kurikulum, Penyusunan Rencana Perkuliahan. Perbedaan kurikulum Jurusan Biologi Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam angkatan 2015 dan 2016 disebabkan peninjauan ulang yang menghasilkan kurikulum berbeda. “Tahun 2016 kemarin dilakukan peninjauan kurikulum dengan prinsip perubahan tidak merugikan mahasiswa jadi perubahan hanya berlaku untuk mahasiswa mulai angkatan 2016, sehingga berbeda dengan angkatan sebelumnya” ujar Ketua Jurusan Biologi., Andi Asmawati Azis. (Elp/Dy)
Hal 3
EKSPRESI Hilal Jalanan
Ujung tombak
Tertatih kaki-kaki ini Dalam jalan penuh liku dan kerikil Mencari hilal yang hilang Terombang-ambing gelombang suratan takdir
Dalam hening Ia terdiam. Terkapar bersama bangkai yang berserakan Berkasur darah yang menggumpal Gagak-gagak bernyanyi untuknya
Suram nan gelap Mata tiada cahayanya Jalan-jalan selalu buntu bagiku Penuh tembok yang kuat nan kokoh
Kemarin darahnya membara Melihat ibu pertiwi di rantai Melihat sebangsanya dicambuk, laksana binatang Melihat senegerinya digantung, laksana pendosa
Aku pencari hilal dari jalanan Yang ditertawakan oleh impian Yang dicaci oleh cita-cita Yang tersingkir dari peradaban
Dengan derai air mata Ia berlari. Menerobos dan menerjang dinding penjajahan Bersama pekik kemerdekaan Ia hunuskan tombak terakhirnya, dijantung kolonial
Inilah lika-liku Mereka yang beratap langit malam Mereka yang berkasur empuknya jalanan Mereka yang berjuang mencari seberkah hilal impian di jalanan
Ia tumbang, dengan pelor dijantungnya Namun, wajahnya tersenyum sebab itu tombak terakhir Tombak terakhir Kemerdekaan Sangsaka telah berkibar Bersama pekik MERDEKA MERDEKA, MERDEKA
* Kedua Puisi diatas merupakan karya Nurlina Aim, Mahasiswa Prodi Pendidikan Biologi UNM angkatan 2015
RELIGI Asbabun Nuzul dari Berkurban
BIOma - Hari raya idul adha atau yang kita kenal sebagai hari raya kurban tidak lama lagi akan menghampiri kita, yakni setiap tanggal 10 Dzulhijjah umat muslim seluruh dunia merayakan hari ini. Salah satu yang menjadi khas dari hari raya ini adalah pada hari ini dilakukan penyembelihan terhadap hewan qurban untuk dibagikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Penyembelihan hewan qurban ini berawal dari kisah Nabi Ibrahim a.s dengan puteranya Ismail a.s. Awalnya Nabi Ibrahim a.s mendapati mimpi bahwa beliau diperintahkan oleh Allah Swt untuk menyembelih putera kesayangannya Ismail, namun
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
beliau masih belum yakin akan mimpinya itu, setelah terjadi beberapa kali beliau benar-benar yakin bahwa perintah ini benar-benar berasal dari Allah Swt. Beliau merasa sedih akan perintah ini, apalagi Ismail merupakan putera semata wayangnya dari Siti Hajar. Setelah benar-benar yakin maka beliau menceritakan mimpinya itu kepada anaknya, Ismail. Tanpa diduga anaknya Ismail yang merupakan sosok yang berbakti kepada orangtua mengiyakan akan perintah itu. Pada tanggal 10 dzulhijjah akhirnya Ibrahim dan Ismail pergi ke tanah lapang untuk melaksanakan wahyu ini, namun ini tidak berlangsung mudah karena banyaknya godaan dari syaitan, diperjalanan Nabi Ibrahim dan Ismail mengambil beberapa kerikil dan melemparkannya ke arah iblis dan mengucapkan “ Bismillahi Allahu Akbar� inilah peritiwa yang diabadikan sebagai peristiwa pada Haji yakni Lontar Jumrah. Selanjutnya karena iman yang kuat Ibrahim dan Ismail melanjutkannya dan sampai pada akhirnya Nabi Ibrahim mengasah pedangnya hingga tajam dengan tujuan agar Nabi Ismail tidak merasakan sakit, dan saat dilakukan penyembelihan saat itulah kuasa Allah terjadi bahwa Nabi Ismail digantikan dengan domba yang besar dan saat itulah yang menjadi dasar bagi umat muslim setiap tahunnya melaksakan hari raya kurban.(Nhd)
Hal 4
PROFIL Mengenal Sosok Rahmayani, Mawapres 1 UNM Parangtambung, BIOma - Rahmayani atau dikenal dengan sapaan Rahma memiliki hobi menulis. Perempuan kelahiran Masago, Bone Selatan, Sulawesi Selatan, 17 April 1996 ini merupakan seorang mahasiswi yang sedang menempuh program sarjana dalam bidang Pendidikan Biologi ICP (International Class Program) di Universitas Negeri Makassar (UNM). Ia adalah anak dari pasangan Abdul Kahar, S.Pd. dan Hafsah, S.sos. Pendidikan dasar ditempuhnya di SD Inpres 3 Masago, setelah lulus ia melanjutkan pendidikannya di SMP Negeri 2 Salomekko, dan kemudian menempuh pendidikan tingkat menengah atas di SMA Negeri 6 Bone. Mahasiswi yang tengah duduk di semester tujuh ini baru saja ditetapkan sebagai mahasiswa berprestasi Fakultas MIPA beberapa bulan yang lalu, mengungguli para pesaingnya dan berhak maju ke tingkat Universitas untuk kembali bersaing dengan mahasiswa berprestasi lain dari berbagai fakultas yang ada di UNM. Hal ini membawa kebahagiaan tersendiri bagi dirinya, usaha kerasnya pun tak sia-sia karena untuk mendapat predikat “Mahasiswa berprestasi” tersebut, ia harus mengorbankan banyak hal bahkan pernah sampai tidak ikut praktikum. Gadis berkerudung ini memiliki motto dalam hidupnya yaitu “kesuksesan sejati hanyalah milik mereka yang selalu
berusaha dan berdoa”. Kalimat yang menjadi pegangannya tersebut ternyata mampu menjadi kunci kesuksesan Rahma dan membawanya meraih sejumlah prestasi gemilang selama menempuh pendidikan. Hal itu ia tunjukkan baru-baru ini dengan menjadi pemakalah dalam International Conference on Recent Innovation in Engineering and Technology (ICRIET) di Singapura. Kapurung, bakso, coto, dan barobbo menjadi makanan kesukaan perempuan berkulit kuning langsat ini. Ia juga membagikan tips agar mahasiswa lain mampu mengikuti jejaknya bahkan kalau bisa melampaui apa yang telah ia capai. Dengan meniatkan dan membulatkan tekad untuk mencapai apa yang diinginkan, usaha dengan giat, imbangkan antara akademik dan non akademik, update untuk mencari informasi baru, hingga belajar berbahasa inggris menjadi tips mahasiswi tersebut dalam meraih mimpinya. Perempuan yang memiliki makanan kesukaan khas Makassar ini pun berharap pada mahasiswa baru utamanya, semoga dapat melebihi apa yang telah ia capai dan mampu membuat lingkungan baru untuk mendukung apa yang ingin dicapai. (Nhd)
Lanjutan “Peminat membludak, Jurusan Biologi Tambah Kuota Jalur Mandiri” Dari sumber yang diperoleh, tercatat jumlah mahasiswa baru Jurusan Biologi yang diterima pada jalur SNMPTN sebanyak 39 orang, SBMPTN sebanyak 31 orang, dan Mandiri sebanyak 80 orang sehingga jumlah total mahasiswa baru jurusan biologi tahun ini sebanyak 180 orang, meningkat kurang lebih sebanyak 50 orang dari tahun sebelumnya. Jika dibandingkan dengan presentasi kuota penerimaan mahasiswa baru yang ditetapkan Universitas dengan jumlah maba yang diterima Jurusan Biologi tahun ini, nyatanya terdapat ketidaksesuaian. Hasil akumulasi pada jalur SNMPTN hanya mencapai 21%, sementara jalur SBMPTN 33%, dan jalur mandiri mencapai 44% melonjak naik dari batas yang telah ditetapkan. Penambahan kuota pada jalur mandiri ini didasari karena adanya dorongan dari pihak universitas atas banyaknya peminat Jurusan biologi pada jalur mandiri.
pendaftar maka Rektor meminta jurusan menambah satu kelas lagi untuk melayani permintaan masyarakat. Biologi banyak peminatnya, maka Universitas sebagai pelayan masyarakat memberi saran dan kebijakan untuk menerima satu kelas. Bukti banyaknya permintaan mayarakat terlihat dari banyaknya pendaftar” ungkap ketua Jurusan Biologi, Andi Asmawati Azis. Jumlah peserta jalur mandiri Universitas Negeri Makassar umumnya dan Jurusan Biologi khususnya mengalami penambahan presentase dari kuota yang telah ditetapkan. Alasan lain bertambahnya jumlah kuota lantaran ada mahasiswa baru yang dinyatakan lulus pada jalur SNMPTN dan SMBPTN, tapi tidak mendaftar ulang sehingga kuota yang tidak terisi tersebut dialihkan ke jalur Mandiri. (Dib/Cit)
“Kuota yang tadinya 4 kelas, karena banyaknya
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
Hal 5
AGENDA Kenalkan LKPB FMIPA UNM Melalui BIOTAFARM EXPO 2017 berupa kontes tanaman hias dan beberapa paket lomba lainnya seperti lomba praktikum dari tingkat SD-SMA, lomba mewarnai tingkat TK, lomba desain media pembelajaran, lomba Terarium, lomba ekosistem mini tingkat SMA se-SULSELBAR. Kegiatan ini memiliki daya tarik tersendiri dalam hal untuk memamerkan hasil pemeliharaan tanaman hias serta bagaimana masyarakat dapat mengenal dan melihat langsung produk dari laboratorium kebun percobaan Biologi FMIPA UNM. Adapun persiapan yang telah dilakukan hampir rampung yakni berkisar 90%. Sementara kendala yang dihadapi panitia yaitu kurangnya tenaga kerja sementara luas kebun yang akan dikerjakan berkisar 6000 meter. “Sejauh ini untuk persiapan kegiatan ini sendiri berjalan dengan baik, namun terdapat kendala masih banyaknya panitia yang berada di kampung halaman Parangtambung, Bioma – Biology Experimental masing-masing. Kegiatan ini tinggal menunggu hari Farm (BIOTAFARM) EXPO merupakan suatu kegiatan pelaksanaan dan dekorasi kebun�, ungkap Ahmad Faqih yang dilaksanakan oleh IBKIK (Iptek Bagi Kreatifitas Dzulkarnain selaku koordinator panitia acara. dan Inovasi Kampus) dari LKPB (Laboratorium Kebun Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan kegiatan Percobaan Biologi) Green House FMIPA UNM yang evaluasi di bidang IBKIK yang rencananya akan di bertujuan untuk mengundang masyarakat umum agar jadikan kegiatan tahunan jika kegiatan ini berjalan dapat melihat kebun percobaan Biologi FMIPA UNM dengan lancar. Panitia yang menyusun kegiatan ini terdiri sekaligus sebagai ajang perkenalan kebun tersebut dari kalangan dosen Biologi FMIPA UNM sebagai ketua kepada khalayak. Seperti yang diungkapkan Adnan panitia agar koordinasi lebih mudah karena kegiatan ini selaku penanggungjawab kegiatan, diharapkan agar baru pertama kali diadakan dan anggota panitia dari nantinya semakin banyak orang yang tertarik untuk mahasiswa Biologi Universitas Negeri Makassar itu berkunjung ke kebun setelah mengetahui produk-produk sendiri. Selain itu, kegiatan yang dilakukan oleh LKPB yang telah dihasilkan dari kebun ini. Kegiatan ini Green House FMIPA UNM bekerja sama dengan dijadwalkan akan terlaksana mulai tanggal 24 hingga Himpunan Mahasiswa Biologi (HIMABIO) FMIPA 26 Agustus 2017 di LKPB Green House FMIPA UNM. UNM dalam menyukseskan kegiatan BIOTAFARM ini. Kegiatan ini bakal mengadakan pameran yang (Sgt/Dy)
MUSWIL 7 IKAHIMBI, HIMABIO FMIPA UNM Jadi Tuan Rumah Parangtambung, BIOma - HIMABIO FMIPA UNM menjadi tuan rumah Musyawarah Wilayah (Muswil) 7 Ikatan Himpunan Mahasiswa Biologi Indonesia (IKAHIMBI) yang akan digelar 24 Agustus 2017 mendatang. Persiapan telah dilakukan saat ini hingga 88%. Menurut Ketua Panitia, Haidir, belum semua HIMABIO di wilayah 8 mengonfirmasi keikutsertaan dalam kegiatan tersebut. Musyawarah akan berlangsung di Balai Diklat Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus sebagai tempat penginapan peserta karena tempat ini dianggap lebih menunjang dari segala aspek. Dalam rangkaian kegiatan di awal, akan ada seminar nasional yang menghadirkan dua pembicara handal yakni Prof. Hamdan Juhannis, MA, Ph.D dan
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
prof. Dr. Nurhayati B, M.Pd. Sedangkan diakhir kegiatan, akan diadakan kegiatan BPA (Biologi Peduli Alam) dan fieldtrip. Kegiatan ini berupa gotong royong membersihkan daerah sekitar Pantai Tanjung Merdeka secara bersama-sama. Lebih lanjut, Haidir mengatakan, kesulitan utama sebenarnya adalah karena Muswil adalah kegiatan perdana bagi HIMABIO jadi panitia tidak ada bayangan sebelumnya serta harus hati-hati dan perlu dampingan senior. Penggalangan dana pun digenjot karena panitia tak bisa berharap banyak pada proposal, kemudian sebagian panitia lainnya masih banyak yang di kampung dikarenakan ini masih masa libur sehingga pekerjaan pun jadi melambat, jelas Haidir. (Dni)
Hal 6
TAHUKAH ANDA 17 Agustus Sebagai Tanggal Merdeka dan Tanggal Berduka Bangsa Indonesia BIOma - HUT proklamasi Republik Indonesia telah dirayakan pada 17 Agustus lalu. Tanggal tersebut merupakan tanggal yang sakral bagi bangsa Indonesia karena tepat pada hari itu, 72 tahun yang lalu Indonesia menyatakan diri sebagai bangsa yang merdeka dan terbebas dari penjajahan. Namun, ironisnya bila sebagian masyarakat hanya menganggap 17 agustus sebagai tanggal kelahiran Indonesia, justru tanggal tersebut juga menjadi tanggal berduka bagi pencetus pilar Indonesia. Sang pencipta lagu kebangsaan “Indonesia Raya”. WR Soepratman dan pencetus ilmu Bahasa Indonesia, Herman Neubronner van der Tuuk meninggal dunia. Dilansir dari kompasniana.com, “Pencipta lagu kebangsaan Wage Rudolf Soepratman wafat dalam usia yang sangat muda yakni 35 tahun. Dia berpulang sebelum Indonesia merdeka, cita-citanya yang menjadi inspirasi lagu „Indonesia Raya‟ pada tanggal 17 Agustus 1938. Namun arwahnya di alam baka tentu tersenyum berbahagia, karena persis pada tanggal 17 Agustus 1945 impian itu benar-benar terwujud”. Tentu ini suatu kebetulan yang tak terjangkau oleh akal budi manusia yang sangat terbatas. Almarhum adalah pengarang dari lagu para nasionalis „Indonesia Raya‟ yang pasti sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Selanjutnya adalah Herman Neubronner van der Tuuk. Mungkin banyak yang tidak mengenal sosoknya. Namun, beliau adalah sosok yang memiliki peranan penting bagi bahasa sehari-hari yang kita gunakan saat
ini. Dilansir dari kutipan laman maknews.id “Herman Neubronner van der Tuuk adalah sosok peletak dasar linguistika modern beberapa bahasa yang dituturkan di Nusantara, seperti Bahasa Melayu, Jawa, Sunda, Toba, Lampung, Kawi (Jawa Kuna), dan Bali, yang akhirnya kemudian dikenal sebagai cikal bakal Bahasa Indonesia.Van der Tuuk juga mewariskan dua hukum tentang peralihan konsonan dalam bahasa-bahasa Austronesia. Hukum pertama adalah mengenai pergeseran antara bunyi /r/, /g/, dan /h/, sedangkan yang kedua adalah mengenai pergeseran konsonan antara / r/, /d/, dan /l/”. Meski hanya seorang peranakan Indonesia, namun Van der Tuuk ikut pula ambil bagian dalam menyebarkan semangat perlawanan pejuang bangsa Indonesia terhadap Belanda. Dia termasuk penentang cara berpakaian Belanda. Dia juga melawan segala hal tabu dalam berbahasa, moralitas, masyarakat, dan ilmu pengetahuan. Sayangnya, belum sempat menikmati gagasannya yang begitu mulia untuk bangsa ini, dia sudah dipanggil Sang Maha Pencipta di Rumah Sakit Militer Surabaya, pada 17 Agustus 1894 . Itulah kedua sosok pencetus pilar Indonesia. Semoga kita generasi muda bangsa Indonesia juga bisa menjadi generasi yang kokoh, gigih, dan berani karena masa depan Indonesia ada di tangan kita! Dirgahayu Republik Indonesia ke-72. (RAS)
OPINI Ciri Mahasiswa Berkarakter
BIOma Seorang mahasiswa hendaknya memiliki suatu karakter yang ideal, yakni mahasiswa yang ikut andil melakukan gerakan perubahan secara signifikan dan memiliki idealisme tinggi tetapi beretika dan santun. Mengapa mahasiswa harus berkarakter?. Berdasarkan titah Presiden Ir. H. Soekarno ketika
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
sedang berorasi, “Berikan saya sepuluh pemuda maka akan saya goncangkan dunia ini”. Begitu dahsyatnya kekuatan pemuda. Oleh sebab itu, pemuda adalah ujung tombak perubahan bangsa. Di pundak pemuda lah ditopangkan tanggungjawab yang besar akan masa depan bangsa yang lebih baik. Untuk itu, pemuda memang harus memiliki idealisme yang tinggi dan memunculkan idealisme itu membutuhkan karakteristik sebagai penunjang. Terdapat beberapa karakter yang perlu dimiliki seorang mahasiswa, diantaranya adalah: 1) Aqidah yang lurus dan Akhlak yang mulia. Dengan aqidah yang lurus serta akhlak mulia maka seseorang akan memiliki ikatan yang kuat dengan Tuhannya dan menjaga kita tetap bersemangat dalam berlomba-lomba mencapai keridhaan-Nya. Indikatornya adalah: memahami ilmu tauhid, selalu mengingat Allah dan selalu merasa diawasi oleh-Nya, selalu meluruskan niat, menjaga diri dari kemusyrikan;
Hal 7
2) Ibadah yang benar. Ibadah yang benar ini artinya setiap ibadah yang kita lakukan sesuai dengan petunjuk agama masing-masing.Misalnya bagi ummat Islam mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya; 3)Wawasan yang luas. Indikatornya: memahami pentingnya menuntut ilmu, memahami peran pemuda sebagai pelopor kebajikan, memiliki visi dan strategi hidup serta perencanaannya selama 10 tahun ke depan, memahami makna pergerakan; 4) Manajemen waktu. Indikatornya: tidak berlebihan untuk tidur, mengalokasikan waktu untuk mereview pelajaran dan membaca materi keislaman; mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat; dan sebagainya; 5) Terarah & teratur dalam urusan. Contohnya: berusaha tepat waktu dalam segala hal, membuat dan menuliskan rencana aktivitas harian, disiplin dalam segala hal, tidak begadang karena hal yang sia-sia; 6) Bermanfaat bagi sesame. Artinya kehadirannya memberi manfaat bagi orang lain dan
dibutuhkan. Contohnya: menjaga hubungan dan komunikasi yang baik dengan orang tua dan temanteman, memiliki jiwa pelayanan, membiasakan memberikan penghargaan kepada rekan-rekannya.Mari dari sekarang, segenap mahasiswa Biologi FMIPA UNM, mulai dari hal yang kecil dan dari diri sendiri serta dengan azzam yang kuat, ikhtiar terus-menerus serta doa yang berkelanjutan, kita mulai memperbaiki akhlaq kita. Menuju karakter yang ideal adalah semata-mata untuk beribadah kepada Allah. Dan sekali lagi kenapa harus pemuda dan mahasiswa? Karena mahasiswa merupakan agen perubahan yang paling besar dari sebuah peradaban. Oleh: A. Mushawwir Taiyeb, Dosen Jurusan Biologi FMIPA UNM (Materi dihimpun dari berbagai sumber)
Pelindung: Ketua Jurusan Biologi FMIPA UNM Penasehat: Pembimbing HIMABIO FMIPA UNM, BPO HIMABIO FMIPA UNM Penanggung Jawab: Ketua Umum HIMABIO FMIPA UNM Dewan Redaksi: Miswar, Muh. Khaliq Maâ€&#x;ruf L, Alamsyah, Muh. Richsan Yamin, Fitriani, Pimpinan
Umum:
Fadhilah
Misbah
D
Sekretaris:
Adhelina
Bendahara:
Sarda
Pimpinan
Redaksi:
Nurul
Annisa
Husain.
Redaktur pelaksaana: Farahdiba Ainah Auliyah, Ummul Mujaahidah Layouter : Nurul Hikmah, Citra Auliyah Thamrin Kabid Litbang: Nurhidayah Agung
Anggota: Syamsuddin, Erwin Haryadi, Sagita Cahyani, Maulidyah Awwaliyah P Kabid Infokom: Qoryani Anggota: Muh. Nurhadi, Muh. Haidir,
Nur Wahyuni, Resky Amaliah Sapa Reporter: Nur Ummu Pratiwi, Andi Basliahwanti Murti, Vivi Salvia Baharsyah, Lia Aprilia Syarifuddin, Hasriani, Rahmat Baharuddin, Budi Setiawan, Elpandi, Widyarti Az-zahra, Muh. Syahriridani, Asriani Askar, Susi Lestari, Wardah Zakiyah Rosyidah, Dhiya Fajriani Insani, Srihardiyanti Asad, Nurkayanti Alamat Redaksi: Sekretariat HIMABIO FMIPA UNM.
Edisi Ke-2 /Selasa, 22 Agustus 2017
Hal 8