Skip to main content

Eshine 11

Page 1

e-Shine

electronic sharia magazine

lisensiuinjkt.wordpress.com Edisi 11

Agenda

DEI - 2015

Kisah

Mantan Satpam Omzet 5 M

The Legend Euis Amalia

Profil

Ketua LiSEnSi 2015-2016 M. Chairul Annas

INDUSTRI HALAL 1

Lingkar Studi Ekonomi Syariah e-Shine Edisi 11

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam


daftar isi Assalamualikum Wr. Wb Alhamdulillah puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga e-Shine edisi 11 dapat terselesaikan. saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan kontribusi baik langsung maupun tidak langsung, khususnya kepada staff Humas dan Media LiSEnSi yang telah bekerja keras untuk menyusun majalah elektronik ini sehingga dapat di rilis. Pada edisi kali ini kami akan membahas sedikit mengenai Industri halal. artikel-artikel menarik lainnya juga kami sajikan serta info-info mengenai agenda dan event LiSEnSi pada pertengahan tahun ini. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan dan akan kami terima dengan senang hati untuk membenahi kekurangan dan kelemahan kami selaku tim redaksi yang bertujuan untuk kedepannya untuk terus menjadi leih baik.

3 7

• Reporter Ali Jaya Nur Kholilah Isti Rohmah Purnamasari Andi Iqbal Diah Pitaloka Ulfi Fazariski • Editor Kholilah dan Ali • Design dan Layout Fashhan Adilla Rahman

2

e-Shine Edisi 11

Industri Halal

Agenda DEI 2015

The Legend Euis Amalia

10

Kisah

Mantan Satpam Omzet 5M

Profil

Salam Redaksi.

• Pemmpin Redaksi Fashhan Adilla Rahman

Temilnas, KARSI, Essay Coaching.

Headline

Selamat membaca.

• Penanggung Jawab M. Chairul Annas

Event

13

Ketua LiSEnSi 2015 M. Chairul Annas

4 9 12

Sosok

Ridwan Setyawan

Resensi Buku

Kisah Sukses Pebisnis Muslim Indonesia

15 Sinopsis Film Guru Bangsa : Tjokroaminoto

14


EVENT Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS)

T

emu Ilmiah Nasional (Temilnas) XIV FoSSEI merupakan agenda rutin yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI), agenda ini merupakan ajang silaturahim antar Kelom-

pok Studi Ekonomi Islam (KSEI) yang menjadi anggota FoSSEI yang tersebar di lebih dari 130 Universitas yang ada di Indonesia. Temilnas FoSSEI tahun ini diselenggarakan pada tanggal 19-22 Maret 2015 oleh KSEI Universitas Diponegoro dengan tema “Revitalisasi Gaya Hidup Islami Untuk Meningkatkan Pangsa Pasar Industri Halal dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN.” Rangkaian acara dalam temilnas tahun ini adalah Olimpiade Ekonomi Islam, Seminar Nasional, Bussiness Case, Talkshow, Achievement Motivation Training, Simposium, Bazar Madani, dan Field Trip.

K

KARSI (Kajian Perdana LiSEnSi) ajian Perdana LiSEnSi (KARSI) merupakan agenda rutin LiSEnSi yang diadakan setiap awal semester. KARSI semester ini diadakan pada tanggal 12 Maret 2015 yang bertempat di Teater lt. 6 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, UIN Jakarta dengan tema “Mimpi Punya Bank Syariah

Besar antara Tantangan dan Kebutuhan” yang dibahas oleh Bapak Dr. Hendri Tanjung, Ph.D. KARSI dihadiri oleh sekitar 100 peserta dari UIN dan dari luar UIN. Tujuan diadakannya KARSI yaitu untuk membuka kajian keilmuan LiSEnSi dan kembali memperkenalkan LiSEnSi pada kalangan umum. Manfaat yang diharapkan dari diadakannya KARSI, tentunya bisa menambah ilmu dan wawasan keenomian dan keislaman bagi semua pihak yang terlibat, menjalin silaturahmi antar peserta,

panitia, dan

pembicara.

Essay Coaching (Latihan Penulisan Essay)

E

ssay Coaching adalah salah satu kegiatan program kerja dari Divisi Riset. Essay ini berlangsung selama satu bulan setiap empat kali pertemuan dalam tiap minggunya. Di adakan pada saat bulan Maret lalu. Tujuan diadakannya adalah untuk memberikan pelatihan kepenulisan

essay kepada mahasiswa UIN Jakarta. Pada awalnya hanya untuk pengurus dan anggota lisensi sebagai bekal dalam menulis essay. Akan tetapi, melihat berbagai kesibukan dari teman-teman lisensi, di khawatirkan akan sedikitnya peserta yang mengikuti, akhirnya kami buka secara umum. Kendala dari kegiatan Essay Coaching ini yaitu dari sedikit pesertanya karena kurang adanya minat menulis dari mahasiswa UIN khususnya. Catatan untuk kedepannya yaitu bagaimana cara menumbuhkan minat dalam bidang menulis karena menulis itu sangatlah penting.

3

e-Shine Edisi 11


HEadline

INDUSTRI HALAL H

alal merupakan obyek atau kegiatan yang diizinkan untuk digunakan atau dilaksanakan dalam agama Islam, sedangkan produk halal adalah produk yang telah dinyatakan halal sesuai dengan syariat Islam. bagi umat Islam, mengkonsumsi produk halal merupakan suatu kewajiban yang tidak bisa dikompromikan, sehingga kewajiban mengambil yang halal sudah menjadi hukum pasti bagi setiap muslim. Munculnya Industri halal merupakan kabar baik bagi seluruh umat Islam di dunia. Industri halal dicanangkan disebabkan karena pertumbuhan pesat populasi muslim dunia yang berdampak pada tingginya per-

4

e-Shine Edisi 11

mintaan adanya produk halal di pasar. Permintaan akan produk halal seperti makanan, minuman, obat, kosmetik, produk kimiawi, produk biologi, dll. permintaan tersebut membuat pasar muslim kini menjadi tenda raksasa yang semakin menarik perhatian dunia. Hingga akhir tahun 2009 pasar produk halal dunia meningkat naik 9,3 persen atau 54 milliar dolar menjadi 634 millliar dolar AS. Adanya permintaan Industri halal bukan semata-mata hanya sebagai pembeda produk halal-haram, namun lebih dari itu, industri halal menjadi alat untuk memasuki pasar yang lebih luas, juga merupakan gerbang untuk memasuki komunitas global dan


menjadi simbol untuk jaminan kualitas dan pilihan gaya hidup. Pasar Industri halal terbesar masih di dominasi oleh pasar Asia. Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) menyebutkan, total nilai transaksi produk makanan halal di Asia mencapai US$ 400 miliar, jauh lebih besar dibandingkan dengan benua lainnya. dimana Asia merupakan mayoritas penduduknya adalah muslim, didukung juga dengan kondisi ekonomi Asia yang diperkirakan akan terus mengalami lonjakan dan dengan potensi jumlah penduduk khususnya di kawasan Indonesia dan Malaysia. Malaysia merupakan negara yang terus melakukan terobosan untuk mengembangkan industri halal. Mereka terus meningkatkan kapasitas insitusi, logistik sumber daya manusia dan membentuk badan khusus yang bertugas mendorong industri halal yaitu HDC (Halal Development Corporation) Dibawah naungan JAKIM (Jabatan Kemajuan Islam Malaysia), HDC sendiri mengambil berbagai inisiatif untuk menjadikan Malaysia sebagai pusat rujukan halal. Salah satu programnya adalah memperkenalkan aplikasi halal untuk memudahkan konsumen mencari lokasi makanan dan restoran yang halal dengan menggunakan perangkat GPS (Global Positioning System selain itu, HDC juga melakukan kerjasama dengan Microsoft yang berfokus pada upaya pengembangan sistem komunikasi dan teknologi informasi bagi industri produk halal, antara lain pusat pertukaran informasi produk-produk halal, pusat riset dan sertifikasi halal. Jadi, bukan hal mustahil bahwa Malaysia akan menjadi sumber rujukan model industri halal di tingkat global. Di Indonesia sendiri potensi industri halal sangat besar, hal ini dikarenakan industri berbasis syariah termasuk didalamnya produk halal mengalami perkembangan yang

5

e-Shine Edisi 11

cukup pesat di tengah kecendrungan keagamaan masyarakat Indonesia yang juga semakin meningkat, ditambah lagi Indonesia merupakan negara dengan jumlah muslim terbesar di dunia. Saat ini Indonesia telah memiliki Undang-Undang tentang Jaminan Produk Halal (JPH). Artinya, setelah semua produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib bersertifikat halal. Dengan adanya UU ini, masyarakat akan mendapatkan kepastian hukum dan jaminan halal atas produk yang beredar di tengah-tengah mereka dan mencegah terhadap barang-barang non halal yang masuk ke Indonesia. Walaupun Indonesia telah memiliki UU JPH dan lembaga-lembaga yang melakukan sertifikasi kehalalan produk. Indonesia masih jauh tertinggal oleh negara-negara tetangga. Seperti dalam hal ekspor produk halal, pada tahun 2011 Thailand telah mencapai lebih dari US$ 5 miliar dan omset Malaysia mecapai US$ 1,1 miliar. Sedangkan Indonesia mengeskpor produk halal ke Malaysia dan Thailand hanya sebesar $200 juta. Hal tersebut merupakan suatu tantangan bagi bangsa Indonesia untuk terus meningkatkan produk halalnya, tentunya dengan dukungan pemerintah yang secara konsisten mengontrol dan mengawasi secara perlahan produk halal dan lembaga-lembaga sertifikasi halal nasional (BPJPH, LPH dan MUI) untuk menyatukan persepsi untuk perkembangan industri halal tersebut serta peran kita sebagai konsumen memiliki kesadaran untuk mengonsumsi produk halal.


Agenda

DEI 2015 : Diklat Ekonomi Islam #Mengapa Harus Mendakwahkan Ekonomi

erti dengan meninggalkan riba, menginfakkan

Islam ?

harta kepada yang membutuhkan, bagaimana

Dakwah dapat diartikan sebagai kegia- mencapai berkah dan maslahah, dan tujuan

tan yang dilakukan oleh manusia dalam me-

lainnya yang akhirnya bermuara kepada kesa-

nyeru dan mengajak pada kebaikan hingga

daran manusia untuk kembali ke jalan Allah

kembali kepada jalan yang diridhoi Allah.

SWT.

Mendakwahkan suatu kebaikan tentu memerlukan ilmu yang mencukupi, supaya tidak ter- #Apa itu Diklat Ekonomi Islam ? dapat keraguan dalam menyampaikan, men-

Diklat Ekonomi Islam, merupakan salah satu

erima dan menerapkannya. Layaknya manusia

upaya mempertahankan dakwah ekonomi is-

yang mempunyai kompetensi inti yang berbe-

lam yang dilakukan oleh KSEI Lisensi UIN Jakar-

da, maka begitupun dengan dakwah. Dakwah ta.DEI merupakan open recruitment, gerbang saat ini telah berkembang tak melulu menge-

utama bagi mahasiswa yang ingin mengenal,

nai masalah dasar keagamaan seperti ibadah,

memahami, dan mengamalkan ekonomi is-

larangan Allah, surga dan neraka, tetapi telah

lam lebih jauh lagi dalam bagian keluarga KSEI

merambah ke ranah yang universal, termasuk

Lisensi. Event yang dilakukan rutinan setiap

di dalamnya ekonomi syariah.

tahunnya ini telah melahirkan para pendak-

wah yang tangguh dan mumpuni dalam men-

Setiap orang tentunya mempunyai

kompetensi ilmu tersendiri yang dapat didak- yampaikan ekonomi islam di kalangannya. wahkan, yang tentunya tidak melenceng dari

koridor agama islam dan Al Quran. Seiring

khususnya mahasiswa yang ingin mengenal

dengan dinamisnya ilmu dan perkembangan

ekonomi islam lebih jauh, mengamalkan dan

Kepada para pejuang ekonomi islam,

zaman, maka telah banyak ilmu pengetahuan menyebarkannya, Diklat Ekonomi Islam meryang menyisipkan bahkan mengkhususkan upakan event yang wajib diikuti. Tidak hanya pembahasannya secara syariah dengan tu-

menambah ilmu tentang berekonomi secara

juan yang tetap sama yaitu kembali kepada

islam, tetapi juga menambah networking ke-

perintah Allah yang sesungguhnya. Kembali pada para pendakwah ekononomi islam lainkepada jalan yang sebenar-benarnya.

nya. Karena sebaik baik manusia, adalah ma-

Dakwah ekonomi Syariah berarti meny-

nusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya.

ampaikan kebaikan kepada sesama manu-

Dengan ilmu kita dakwahkan ekonomi islam.

sia mengenai pentingnya berekonomi secara

Dengan ekonomi syariah kita sebarkan kebai-

syariah, berekonomi yang diridhai Allah sep-

kan.

7

e-Shine Edisi 11


Agenda

Kamnas 2015 dilaksanakan mulai tanggal 21 April-31 Mei 2015.

KAMPANYE NASIONAL merupakan rangkaian kegiatan sosialisasi Ekonomi Syariah

secara langsung kepada masyarakat umum dalam rangka memperingatai Milad FoSSEI. Kegiatan ini diselenggarakan pertama kali pada tahun 2005 dimasa Presidium Nasional FoSSEI 2004-2005 dan terus berlangsung hingga saat ini dengan mengangkat tema yang berbeda tiap tahunnya. Pada 17 Mei 2015 FoSSEI akan kembali melakukan sosialisasi langsung. Mengangkat tema �Indonesia Tumbuh dengan Ekonomi Syariah�. Perlu di garis bawahi bahwa Essensi dari Kampanye Nasional bukan merupakan konstelasi politik yang identik dengan aksi dan demo. Essensi penting dari kampanye nasional adalah bagaimana FoSSEI mampu menjadi wadah bagi pengembangan dan pembumian Ekonomi Syariah dengan senantiasa membantu masyarakat dalam memahami dan sebisa mungkin berjuang agar masyarakat dapat bebas dari kehidupan yang jauh dari nilai-nilai islam. Rangkaian Acara KamNas 2015 kali ini adalah sebagai berikut: 1. Grebeg Pasar Syariah (GPS) 2. Word of Mouth (WOM) 3. KSEI Goes to School (KGTS) 4. Meme Ekonomi Syariah (MES) -

See more at: http://fossei.org/2015/04/kampanye-nasional-kamnas-fossei-2015/#sthash. oX04mwuS.dpuf

8

e-Shine Edisi 11


the legend Euis amalia Euis Amalia, Lahir di Kuningan, 1 Juli 1971. Riwayat pendidikan, S1 di Fakultas Syariah dan Hukum Jurusan Peradilan Agama (1996), S-2 Prodi Syariah PPS UIN Syarif Hidayatullah Jakarta (1999), S-3 PPS UIN Jakarta Konsentrasi Ekonomi Islam. Beliau merupakan salah satu dosen tetap di Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Mata kuliah yang beliau ajarkan ialah Ilmu Ekonomi Islam, Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, Lembaga Keuangan syariah, Perbankan syariah. Selain sebagai dosen, saat ini mendapatkan amanat jabatan Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Bidang Akademik. Ibu dari tiga orang anak ini juga aktif berperan di organisasi Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) sebagai wakil sekjen dan di IAEI (Ikatan Ahli Ekonomi Islam) sebagai ketua bidang pemikiran ekonomi Islam. Ia juga menjadi ketua komisariat IAEI UIN Syarif Hidayatullah. Selain itu, ia juga aktif di Majelis Ilmuwan Muslimah Internasional. Saat ini beliau aktif berperan menyuarakan agar para perempuan bisa melirik dunia ekonomi. Selain sebagai dosen sarjana dan pascasarjana di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ia juga aktif menulis jurnal ilmiah dan buku serta melakukan penelitian di bidang ekonomi Islam, khususnya microfinance syariah dan sejarah pemikiran ekonomi Islam dan menjadi narasumber berbagai workshop dan seminar ekonomi Islam.

9

e-Shine Edisi 11


KISAH Mantan Satpam mempunyai Omzet 5 M

K

isah ini adalah kisah nyata. Kisah seorang mantan satpam sukses menjadi pengusaha dengan omzet 5 milliar perbulan. Dari mana tahu kalau ini kisah nyata? Karena memang mantan satpam ini pernah menjadi karyawan Jaya Setiabudi. Kisah ini diceritakan oleh Jaya Setiabudi di Group Forum bersama Jaya Setiabudi. Yuk langsung saja kita simak kisah pengusaha sukses yang satu ini. Berhasil memulai usaha & menjadi pengusaha sukses dari modal nol. Saya bertemu dengannya sekitar tahun 2000 di gudang tempat dia berjaga. Sudah cukup lama saya mengenal sosoknya yang beda dibanding profil ‘satpam’ lainnya. Otaknya yang tokcer, cara berkomunikasi yang luwes dan ringan tangan (suka membantu), membuat saya tertarik padanya. Inilah percakapan di siang hari itu, saat saya mengantar barang:

JS : Mas, mau jadi pengusaha gak? IP : Hah? Mana ada yang gak mau jadi pengusaha Mas? Pasti mau, tapi gimana caranya? JS : Ya sudah, ada lowongan salesman di perusahaanku, gaji 1,5 juta, keluar kerja aja dan ikut aku. IP: Beneran Mas? Tapi kan saya gak pernah jadi salesman sebelumnya? Gimana kalau magang aja dulu, pas saya ‘off’’? JS : Kelamaan, aku kasih waktu 3

10

e-Shine Edisi 11

hari, putuskan atau aku kasih ke orang lain. IP: *bengong dan gak bisa tidur 2 hari, katanya* dua hari kemudian, dia menelepon saya dan join di perusahaan saya sebagai salesman pertama saya. Sungguh rekor, di hari pertama kerja, dia sudah mencetak kerugian $ 800, he he he. Apakah saya marah? Ya iyalah, gak marah gimana, lha duit segitu sangat berarti saat itu. Tapi selesai ya selesai, the show must go on. Saya punya keyakinan, pemuda ini sangat berpotensi. Dengan sistem ‘caddying’ dia mengikuti kemana pun saya pergi, terutama melihat saya bernegosiasi. 4 bulan kemudian, dia sudah cukup mahir dan bisa meng-handle orderan ratusan juta. Bahkan saya mengakui bahwa ternyata dia lebih jago menjual dan entertain client dibandingkan saya. Prestasinya membuat saya mengangkat dia sebagai sales manager dan membentuk sales team yang lebih besar. empat tahun kemudian, dia memutuskan untuk keluar dan membangun perusahaannya sendiri, yaitu outsourcing security. Benar-benar usaha yang dimulai dari modal orang lain. Saat ini dia telah mempekerjakan lebih dari 600 orang tenaga security dengan omzet sekitar 5 miliar perbulan. Bagi saya, dia adalah salah satu tim terbaik yang pernah saya miliki.

Namanya Dwifung Wirajaya Saputra. POLA Sukses Mas ‘Ipung’ (Dwifung): 1. Gigih dan Konsisten dalam memperjuangkan sesuatu. 2. Keterandalan yang tinggi. Berikan dia tugas dan akan dia bereskan..!! 3. Fisik yang kuat. 4. Keluwesan berkomunikasi. 5. Setia kawan yang tinggi. “Saya yakin, bahwa nasib itu tidak linier, jika kita mau memperjuangkan dan memantaskan diri untuk mendapatkannya. Tunggu kisah-kisah berikutnya”


Apa pelajaran yang bisa diambil dari kisah sukses ini? Siapa bilang bisnis itu selalu identik dengan modal? Sudah terbukti bahwa modal utama itu KEBERANIAN, kedua KREDIBILITAS (nama baik), ketiga adalah KETRAMPILAN. Kalau Anda selalu mengasah ketiganya, jalan berikutnya akan terbuka. Apa modal paling utama menjadi pengusaha muda? Jawabnya: KEBERANIAN..! Pintar? Gak menjamin jadi pengusaha. Terbukti banyak orang pintar yang masih jadi karyawan, meski sudah minum tolak angin. *ehh.. Kabar baiknya, berani itu bisa dilatih dan tidak berbahaya. Mau? Gampang saja.. mulailah belajar “Berani Tanya..!”. Tanya apa? Kalo belum punya mobil, dalam 3 hari, mulai dari sekarang, harus berani datang ke showroom mobil. Terus coba masuk kedalam, kalau bisa test drive. Kemudian tanya harganya, boleh dilanjutkan tawar-menawar. Ingat: Tanya aja gak bayar, nawar juga belum pakai duit kan?

11

e-Shine Edisi 11

Kalau nggak ingin punya mobil, mau ibadah aja. Ya boleh juga. Misal ingin naik haji atau umroh. Datangi biro Umroh Haji, tanya-tanya, ambil brosur, kalau perlu DP-in. 100 ribu juga DP kan? Kalau gak jadi pun, setidaknya udah pernah DP. Namanya pengusaha, kan butuh tempat usaha tuh, seperti kios, ruko untuk kantor atau rumah. Nah, kalau lihat rumah, kios, ruko, ada tulisan “DIJUAL” atau “DISEWAKAN”, maka wajib tanya dan langsung tawar. Ingat lagi: Tanya aja gak bayar, menawar pun juga gak bayar. Yang gak praktek dalam 3 hari, maka pantatnya bisulan..! Setuju..? Kalau kedua tugas kecil itu Anda lakukan, Insya Allah akan terasa getaran keberanian di diri Anda. Belajarlah menawar, minta bayar mundur, cicil, atau kerjasama. Misalnya ada gerobak seken nganggur tawar bayar cicil atau sewa bayar mundur. Kalau gak mau? Cari sampai ada yang mau..!! Jangan banyak berandai terhadap hambatan, itu sama dengan berdoa mengharap hambatan. “Jangan2, jika2, maka2, kalau2, iya2, nggak2, nanti2” terus kapan mulainya? Jika Anda sudah dapat salah satu, misalnya tempat, maka akan jauh lebih mudah mencari elemen lainnya dengan negosiasi. Jika ditanya, “Sudah ada tempatnya?”, maka Anda bisa menjawab, “Oww sudah disitu..!” investor atau rekanan Anda lebih percaya, daripada Anda bilang “Rencananya…”. Betulkah?! Jika mentok 1 jalan, cari jalan yang lain. Meski impian besar, tapi mulailah dari yang kecil, yang Anda bisa lakukan dan kuasai. Investor atau rekanan akan lebih percaya jika Anda sudah punya langkah, daripada yang hanya bilang, “Rencananya…” “Itulah langkah kecil yang bisa Anda lakukan jika ingin menjadi pengusaha sukses. Meski langkah kecil, jika Anda melakukan maka akan berdampak besar.” Demikian Insipirasi dari Kisah Sukses Pengusaha modal nol. Semoga memberi pencerahan untuk kita semua.


profil

Moh. Chairul Annas

Moh. Chairul Annas atau yang biasa dipanggil annas, saat ini ia sedang menjabat seba-

gai ketua umum LiSEnSi masa jabatan 2015-2016. Lelaki yang lahir di Kebumen, 11 september 1993 ini memiliki hobi membaca dan memiliki motto hidup “Sebaik-baiknya manusia adalah yang memberikan manfaat kepada orang lain�. Alasannya bergabung dalam LiSEnSi adalah ingin mengembangkan diri dan menambah ilmu khususnya ekonomi islam, karena yang didapatkan di kelas menurutnya masih sedikit.

Sebagai ketua umum ia mempunyai rencana LiSEnSi menjadi lembaga kajian yang

mumpuni di setiap bidang ekonomi terutama bagi anggotanya. Berikut adalah pendapat Moh. chairul annas tentang Ekonomi Islam di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia dan Dunia :

Di UIN, ekonomi syariah masih di pandang sebelah mata, di lihat dari sedikitnya minat

mahasiswa untuk menggemakan Ekonomi Islam. Padahal mereka tahu bahwa Ekonomi Syariah ini dapat menyembuhkan Ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, tugas LiSEnSi untuk memberikan arahan supaya mahasiswa ikut turut andil untuk membenarkan ekonomi Indonesia maupun dunia.

Di Indonesia, sekarang Ekonomi Syariah sudah berkembang dilihat dari banyaknya BMT

yang berdiri, tapi minat masyarakat sendiri masih kurang untuk bermuamalat secara syariah, karena mereka masih mengangap bank syariah sama dengan bank konvensional. Disinilah tugas mahasiswa khususnya anggota LiSEnSi untuk mensosialisasikan kepada masyarakat, apa itu ekonomi syariah, tujuan dan manfaatnya.

Di dunia juga sedang berkembang, di lihat dari negara Eropa sudah berlomba-lomba

untuk membuka Bank Syariah, di universitas terkenal seperti Oxford sudah ada program Studi Ekonomi Syariah. Mereka semua mendukung Ekonomi Syariah, karena mereka sadar bahwa sistem ini dapat menstabilkan ekonomi saat ini.

12

e-Shine Edisi 11


sosok Jakarta, 3 Maret 1993 Riwayat Pendidikan : -TK Pertiwi -SDN 2 Mulyaharjo (1999-2005) -SMPN 2 Jepara (2005-2008) -SMK Bina Bangsa Ciledug (2008-2011) -UIN Syarif Hidayatullah Jakarta , Perbankan Syariah (2012-2016)

Ridwan Setyawan

#Awal mula bergabung

belaka, justru nikmatnya disitu.

PHDD. Ketiga, divisi yang paling di-

di LiSEnSi dan pengalaman se-

#Nah, tahun ini kan terpilih

matangkan dulu

lama di LiSEnSi :

menjadi ketua pelaksana di

mengenai konsep acara dan pen-

Dulu awal mula masuk kuli-

salah satu agenda terbesarnya

danaan untuk wesharee.

ah, saya tidak pernah tau lisensi

lisensi yaitu WESHAREE 2015,

Pesan-pesan yang mau dis-

itu apa, saya tau lisensi ketika di-

Bagaimana perasaannya saat

ampikan buat semua dan juga

ajak teman untuk mengikuti DEI

terpilih menjadi ketua ?

khususnya buat laskar LiSEnSi

(Diklat Ekonomi Islam). Dan me-

Awalnya kaget, kalau di

Dakwah adalah wajib untuk

mang merasa nyaman karena ber-

analisis dari teman-teman yang lain

setiap muslim, dakwah adalah wu-

sama orang-orang baik, jadi bisa

ada yang lebih baik dari saya. En-

jud kecintaan kita pada Allah dan

bertahan sampai sekarang. Sejak

tah apa analisisnya atau alasannya

Rasul-Nya. Dakwah perlu jamaah

itulah saya jadi tahu dan mengikuti

saya di amanahin menjadi ketua

, untuk itu carilah jamaah untuk

perkembangannya.

pelaksana WESHAREE. Ya sudah

memfasilitasi teman-teman dak-

paling

saya terima saja keputusannya dan

wah asalkan tetap sesuai dengan

mengesankan yaitu ketika bertemu

akan saya maksimalkan kemam-

syariah islam.

dengan teman-teman di kampus

puan saya. Prinsipnya yaitu men-

lain. Karena lisensi adalah KSEI

jaga

teman-teman

jamaah seperti (lisensi, fossei, dll

yang terhubung dengan kampus

yang sudah mempercayakan acara

yang sejenis atau sebuah gerakan)

lain se-nasional melalui fossei. Me-

WESHAREE kepada saya.

hanya sebagai wadah untuk dak-

nambah ilmu, wawasan dan beror-

#Untuk pematangan konsep

wah jangan jadikan wadah terse-

ganisasi.

WESHAREE itu sendiri, seperti

but sebagai alasan untuk berselisih,

#Di Kepengurusan yang baru-

apa ?

mencari keburukan orang lain. Ka-

Pengalaman

yang

baru ini, terpilih menjadi Koor-

kepercayaan

Dan yang perlu di ingat,

menyolidkan

rena kita muslim satu tubuh, jadi-

dinator Divisi Riset, sejauh ini

dulu team panitia wesahree itu

kan aqidah islam sebagai pengikat

ada kendala selama menjadi

sendiri, menyatukan tujuan un-

kita. Semangat terus , jalani hidup

koordinator div. Riset ?

tuk terselenggaranya WESHAREE

dengan maksimal, selalu istiqomah

Sampai saat ini kendala

dengan baik, bagi saya dalam tim

dalam dakwah dan taat selalu ke-

tersebut belum saya rasakan, han-

walaupun hanya ada 10 orang saja,

pada Allah Dialah Dzat yang Meng-

ya ketika di saat melaksanakan se-

insya Allah berjalan asalkan solid.

atur segalanya dan nanti kitapun

tiap proker yang ada, seperti me-

Kedua, mengkoordinasikan dengan

akan mempertanggung jawabkan

nyiapkan pembicara, selalu update

koordinator setiap divisi, terutama

setiap apa yang kita kerjakan du-

berita terbaru. Semua itu hanya

divisi yang paling penting yatu

hadapanNya langsung.

saya anggap sebagai kesenangan

acara , divisi fundrising dan divisi

13

e-Shine Edisi 11

saya

akan


resensi buku Judul Buku : Kisah Sukses Pebisnis Muslim Indonesia Penulis : Multitama Communications Penerbit : Pustaka Al-Kautsar

Buku yang cocok untuk dijadikan salah satu

ref-

erensi bagi para pebisnis muslim. Ternyata tidak sedikit muslim yang terjun dalam bidang usaha dan sukses di dunia tersebut. Sebelumnya kita membayangkan bahwa dunia usaha adalah dunia kapitalistik yang penuh dengan trik dan intrik, namun ternyata tidak. Ada sebagian kaum muslim yang memberikan contoh konkrit dalam berbisnis tanpa melanggar syariat agama, mereka tidak meninggalkan dunia untuk hanya mengejar akhirat dan sebaliknya. Bagaimana sepak terjang Aa gym, Khoerussalim, Puspo Wardoyo dan lainnya, ikutilah perjalanan mereka meraih sukses dalam buku ini.

Membaca buku ini, akan melihat pribadi-pribadi

ulet, tidak kenal kata putus asa, keteguhan hati dan mempunyai jiwa leadership yang kuat.

Ada 8 pribadi pebisnis muslim yang berhasil yang diceritakan dalam buku ini. Mereka memulai usahanya

setelah mencoba berbagai pekerjaan. Mereka mencoba bekerja apa saja yang penting halal lalu mereka tekuni lalu berusaha untuk mendirikan usaha sendiri.

Pak Khoerussalin Ikh memulai bisnisnya yang berpayung merek Donut Country (country brownies) seba-

gai seorang sales donat. Ia malang melintang menjalani banyak pekerjaan. Yang terakhir ia menjadi sales donat dan pada akhirnya ia mendirikan usaha donat yang bersistem waralaba ini.

Ada juga satu orang pengusaha lembaga bimbel yang memang tidak merambah ke bidang lain sebelum

usaha bimbelnya berhasil. Pak Purdi E Chandra adalah pendiri dan pemilik bimbel Primagama. Awalnya ia mengratiskan mengajar murid-mirid disekitar lokasi, lalu karena lulusannya banyak yang mampu menduduki bangku PT negeri maka setelah itupun murid datang mengalir yang pada akhirnya membesarkan bimbel milikinya.Semua pebisnis dalam buku ini sekarang telah merambah dan meperlebar sayap bisnisnya ke jenis bisnis lainnya.

Jadi, kesimpulan dari semua kisah mereka ialah mereka sukses karena mereka memilki keteguhan hati,

keuletan, cita-cita, mental yang tahan banting dan motivasi yang tahan luntur. Juga, memulai bisnis harus berdasarkan atas pemahaman bidang usaha yang akan kita geluti. pemahaman ini bisa kita peroleh dari majalah, buku, diskusi dengan para pelaku bisnis atau terjun langsung ke lapangan. Modal juga harus kita miliki sebagai syarat berbisnis. modal bisa berupa modal fisik dan modal non fisik. Modal fisik bisa berupa aktiva tetap atau bergerak. Sedangkan yang non fisik bisa berupa pengalaman dan jaringan.

14

e-Shine Edisi 11


SINOPSIS film

Judul Film : Guru Bangsa: Tjokroaminoto Produser : Sabrang Mowo Damar Panuluh, Didi Petet, Nayaka Untara, Ari Syarif, Christine Hakim, Dewi Umaya Rachman Sutradara : Garin Nugroho Tanggal Rilis : 9 April 2015

SINOPSIS

Mengisahkan tentang Hindia Belanda (Indonesia) memasuki babak baru yang mempengaruhi kehidupan

masyarakatnya. Yakni dengan gerakan Politik Etis yang dikerjakan oleh pemerintah Belanda. Kala itu kemiskinan masih berlangsung dan banyak rakyat yang belum mengenal pendidikan. Oemar Said Tjokroaminoto “Tjokro� lahir dari golongan bangsawan Jawa berlatar belakang keislaman yang sangat kuat, ia tidak diam saja menyaksikan keadaan itu. Walaupun terlahir dari keluarga kaya dengan kehidupan yang nyaman dibanding dengan masyarakat pada umumnya, Tjokro

berani meninggalkan statusnya dan bekerja sebagai kuli di pelabuhan, ia juga mer-

asakan penderitaan sebagai rakyat jelata. Tjokro berjuang demi membangun organisasi Sarekat Islam, organisasi resmi terbesar pertama bumiputera. Tjokro berjuang untuk mengimbangi hak serta martabat masyarakat bumiputera pada awal 1900-an.

Perjuangan ini merupakan benih dari lahirnya tokoh dan gerakan kebangsaan. Tjokro yang memiliki ban-

yak ketrampilan, intelektual, pintar bersiasat, jago silat, pakar mesin serta hukum, penulis surat berita yang kritis, orator ulung yang dapat menyihir ribuan orang dari pidatonya, membuat pemerintah Hindia Belanda cemas, serta membuat mereka bertindak untuk menghalangi gerak Sarekat Islam. Perjuangan Tjokro melalui organisasi Sarekat Islam untuk memberi kesadaran pada masyarakat, serta meningkatkan harkat dan martabat secara bersamaan, terancam oleh perpecahan dari dalam organisasi tersebut. Rumah Tjokro di Surabaya terkenal sebagai tempat bertemunya tokoh-tokoh terkenal bangsa Indonesia kedepannya. Dirumah sederhana tersebut sang istri Suharsikin dan Tjokro memiliki banyak murid-murid muda salah satunya adalah Ayah Proklamator Indonesia Soekarno, mereka akan memiliki jalan perjuangan masing-masing, untuk melanjutkan harapan Tjokro “memiliki bangsa terdidik, bermartabat dan sejahtera�.

15

e-Shine Edisi 11


Thank You ! for Downloading and Reading


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Eshine 11 by Lisensiuinjkt - Issuu