Penerbitan Kampus IAIN
KRONIKA
Kreasi Inovasi Interaksi dan Komunikasi Mahasiswa
Gedung Ukm Lantai II IAINMetro Lampung, Jl. Ki Hajar Dewantara 15 A Iring Mulyo Metro Timur 34111, E-mail : redaksikronika@gmail.com
Profil
Seputar Ramadhan
Wawancara
Info Ramadhan
Istimewanya bulan suci Ramadhan
Berpuasa Tanpa Kesia-sian Layaknya Ulat
Amalan Yang Keliru Di Bulan Ramadhan
Dana tak menyurutkan niat
Menjadi bulan yang istimewa bagi umat muslim 'Ramadan' selalu bisa menarik perhatian banyak orang, pasalnya berbagai tradisi dan ritual ibadah yang ada membuat kehidupan sekitar menjadi ramai.
Gadis berwajah teduh dan bersahaja itu bernama Imroatun Chanifah atau lebih akrab disapa Hanif. Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir di desa Sumberrejo pada tanggal 11 Juli 1999.
Bulan suci Ramadan memiliki segudang keistimewaan. Salah satunya pedagang pemburu rupiah yang mulai berjajar disepanjang pinggiran jalan.
hal.3
Umat muslim saat ini tengah gembira menyambut bulan suci penuh berkah dan ampunan.
hal.4
hal.5
hal.9
Buletin Ramadhan 1439 H
Salam Redaksi
Kembali Berlomba Mencari Pahala Assalamu'allaikum wr. wb. Alhamdulillah, udara segar masih dapat kita hirup leluasa, darah masih mengalir seirama dengan detak jantung yang terus memompa. Sungguh nikmat luar biasa pada kesempatan ini kita masih dapat bertemu bulan suci Ramadan dalam keadaan sehat jasmani dan rohani. Bukan suatu kebetulan, ini adalah nikmat Allah S W T yang harus senantiasa kita syukuri. Menjadi bulan yang senantiasa di rindu-rindukan umat muslim, Ramadan kembali tiba membawa suka cita b a g i ya n g m e n g i m a n i n ya . Muslim mana yang tidak suka jika di janjikan surga oleh Allah SWT. Bulan Ramadan layaknya ladang pahala bagi yang menjalankan puasa dan semua ya n g d i p e r i n t a h k a n - N ya . Tentunya dengan sungguhsungguh dan mengharap k e r i d h o a n - N ya . S e h i n g g a sangatlah merugi kesempatan ya n g l u a r b i a s a i n i t i d a k dimanfaatkan secara maksimal
oleh seorang muslim. Maka berlomba-lomba lah dalam hal kebajikan, ingatlah sekecil apapun pahala yang kamu lakukan akan dilipat gandakan. Ramadan kali ini Kronika ingin ikut berlomba mencari pahala dengan kembali menerbitkan Buletin Ramadan edisi 30 berisi beberapa rubik yang disajikan khusus untuk menemani ibadah puasa para pembaca. Pada rubik seputar ramadan Kronika mengulas berbagai keistimewaan bulan suci ramadhan. Kemudian pada rubik info ramadan Kronika mengulas mengenai amalanamalan keliru yang masih dijalankan seorang muslim ketika menjelang dan saat ramadan. Kemudian masih ada rubik serba-serbi yang Kronika sajikan bagi pembaca berupa pilihan menu berbuka puasa dari olahan kurma yang tentunya lezat dan bermanfaat bagi kesehatan. Semoga penjelasan mengenai beberapa rubik diatas menambah rasa penasaran para
pembaca. Namun bukan itu tujuan utama Kronika, karena pada dasarnya berbagai artikel yang kami sajikan dalam buletin kali ini harapannya dapat menambah sedikit wawasan kepada pembaca dan dapat menemani pembaca
menjalankan puasa agar lebih efektif. Semoga amal ibadah yang telah kita lakukan dapat diterima oleh Allah SWT dan mendapat ampunan atas segala dosa yang pernah kita lakukan. Akhir kata kami keluarga besar Kronika mengucapkan selamat
menjalankan ibadah puasa, Marhaban ya Ramadan. Wassalamu'alaikum wr. wb.
Susunan Redaksi Buletin Kronika diterbitkan Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) KRONIKA IAIN Metro Lampung sekretariat: Gedung UKM lantai II IAIN Metro Lampung. Jl.Ki Hajar Dewantara 15 A Iring Mulyo Metro Timur Kota Metro 34111. Website: www.kronika.id, Email: redaksikronika@gmail.com. Fanspage: Lpm Kronika Metro, Lampung. Youtube: KRONIKA TV. Twitter: @kronik_lampung. Instagram: lpm_kronika. Pelindung: Prof. Dr. Enizar, M.Ag | Penasihat: Dr. Hj. Ida Umami, M.Pd. Kons | Pembina: Imam Mustofa, M.Si, Dharma Setyawan, M.A | Staf Ahli: Ervan Nurtawab, M.A, Didik Kusno Aji N., M.SI, Upia Rosmalinda, M.EI, Rosyadi Ahmad, Khabib Agung Wibowo, Elly Agustina, S.Pd, Saiful Anshori, S.Pd.I, Ahmad Surya Atmadja, S.Pd, Kahfi Anwari, Wahid Syaifudin| Pemimpin Umum: Fahriyani| Pemimpin Redaksi: Falah Abdul Rahman| Pemimpin Usaha: Ririn Erviana| Kepala Puslitbang: Elsa Putri| Kepala Kesekretariatan: Bunga Puspita Sari| Redaktur Pelaksana: Muliyati| Redaktur Berita: Dewi Lestari| Redaktur Online: Heni Cahyanti Putri| Redaktur Jurnal: Ahmad Syukron Tamim| Redaktur TV: Edi Purnomo| Pewarta Foto: Muhammad Raifi Anwar| Pengelola Web Design: Heni Cahyanti Putri| Ilustrator: Ahmad Syukron Tamim| Layouter: Ega Nugroho| Staf Usaha: Windyana Prestiwanti| Biro Iklan dan Sirkulasi: Nungky Mei Lani| Staf Penelitian: Edi Purnomo| Staf Pengembangan: Annisa Nurhidayah| Staf Administrasi: Puput Sartika Dewi| Staf Kesekretariatan: Avrelina Yolanda Sari| Reporter: Ely Fitriana, Mukhtar Shodoqin, Khoirottun Nissa, Muhammad Iqbal, Esa Mariana, Febri Hermawanto| Magang: Agus Salim, Lutfin Fauzi, Wahyu Eka Yuliana, Ratna Sari, Bagas Prasetyo, Firza Zunaidi Firdaus, Isna Yufita Hamdalah, Riduan, Siti Nurdiana, Budi Anggara, Resti Pujayanti, Novita Aulia, Linda Purnama Sari, Dani Alfianto, Siti Alfiyah, Umi Saripah, Anastasya Ratri, Wahyu Puji Astuti, Putri Setiana, Shofiah Umi Shalikah
Nasehatmu Bismillahirrohmaanirrohiim.. Bulan Ramadhan adalah bulan spesial, dimana segala perbuatan kebajikan akan dilipat gandakan pahalanya. Sebagai mahasiswa kita harus memahami dan juga mengamalkan kebajikan tersebut seperti sedekah, sholat sunah, memuliakan anak yatim, juga termasuk semangat dalam belajar dan berkarya. Dalam hal ini, berpuasa tidak boleh menjadi ajang untuk bermalasmalasan, bermanja-manjaan, terkhusus untuk kalangan m a h a s i s wa . K a r e n a u s i a
2
Mahasiswa adalah usia produktif, dimana ia memiliki ambisi yang kuat, otak cemerlang dan otot yang kuat. Hal itu bisa diprioriraskan untuk berkhidmat bagi umat, sebagaimana Rosulullah bersabda : "Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain". Maka kawan2ku, sempatkan berbuat baik untuk diri sendiri juga orang lain. Jangan takut ketika Anda berjalan di arah dakwah, karena Allah S W T tentulah akan menolong. (AlďŹ atun/KPI/IV) Pesan ku teruntuk diriku sendiri, jangan pernah siasiakan kemuliaan Ramadhan.
Sebab tidak semua orang bisa bertemu Ramadhan tahun ini, yang spesial dari Ramadhan tahun ini aku tinggal jauh dari orang tua. Hal itu membuat ku lebih menghargai waktu, pertemuan dan kebersamaan. Sebab banyak saudara kita diluar sana, yg bukan hanya jauh dari orang tuanya bahkan mereka tidak lagi dapat berbuka maupun sahur bersama orang tuanya sebab orang tua mereka telah lebih dulu di panggil Sang Maha Kuasa. Ramadhan tahun ini juga mengajarkan kita untuk lebih bersyukur. Karna melihat saudara kita di negara konik tuh rasanya sedih banget. Bayangin aja mereka berbuka
kemudian di waktu bersamaan terdengar ledakan. Jauh dari kata nyaman seperti yang kita rasakan sekarang. Mau makan apa saja semua tersedia. Sedangkan disana bahkan air bersih pun mereka susah mendapatkannya. Terakhir jangan lupa untuk selalu berbagi! sungguh berbagi tak pernah tak m e n y e n a n g k a n . ( Wa h y u Ind/PbS/VI) Pesan saya jadikan Ramadhan ini sebagai tempat bagi kita untuk memotivasi diri, yang saya lihat banyak Himpunan Mahasiswa yg melakukan kegiatan sosial, meskipun saya tidak ikut andil
langsung tapi saya yakin, bahwa di luar sana banyak orang membutuhkan uluran tangan kita, nah... di sini yg saya maksud sebagai motivasi diri, dimana kita banyak belajar dari mereka. Selain itu Ramadhan juga dapat menjadi ajang memupuk persatuan, bagi para rekan" yang mengikuti organisasi entah apapun itu untuk saling menjaga silaturahmi satu sama lain.(ins) (Seka/IV/PbS)
Buletin Ramadhan 1439 H
Seputar Ramadhan
Istimewanya bulan suci Ramadhan Oleh : Muliyati Bulan suci Ramadan memiliki segudang keistimewaan. Salah satunya pedagang pemburu rupiah yang mulai berjajar disepanjang pinggiran jalan. Pedagang tahunan tersebut menjual aneka macam makanan serta minuman berbuka puasa yang berguna untuk melepas dahaga dan lapar pasca seharian penuh berpuasa. Suara bising para pembangun sahur dan suara merdu dari lantunan ayat suci Alquran yang mengema di surau-surau,menyantap makan sahur sambil terkantuk, menanti semburat merona di ufuk barat penanda adzan akan segera dikumandangkan, serta tarawih bersama keluarga dan kerabatakan menjadi momentum menarik yang tak terlupakan dibulan Ramadan. Selain itu, ada hal istimewa dan tak kalah menariknya dari hidangan berbuka, serta kebiasaan istimewa yang hanya terjadi dibulan suci Ramadan. Apa sajakah itu? berikut ulasannya. Bulan yang mendidik untuk mencapai ketaqwaan Puasa merupakan salah satu rukun Islam, yakni rukun Islam yang ketiga. Puasa dibulan Ramadan menjadi kewajiban bagi seluruh umat Islam. melalui puasa kita belajar untuk menahan lapar, dahaga, amarah dan semua hal yang membatalkan puasa. Dari hal itu kita mampu belajar untuk bersabar. Sabar yang didasari dengan ketaqwaan. Inilah yang menjadi alasan mengapa puasa selama satu bulan penuh dibulan Ramadan dapat mendidik untuk mencapai ketaqwaan. Hal ini pula dilandaskan dalam Q.S Al Baqarah:183, “Wahai orangorang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa�.
diriwayatkan oleh imam muslim. Di dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa ketika telah datang bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga dan ditutup pintu neraka, serta setan dibelenggu. Penjelasan tersebut bermakna bahwa peluang atau kesempatan umat Islam untuk menuju jalan yang lurus telah terbuka lebar. Umat Islam memiliki peluang penuh untuk menuju surga Allah SWT. Bulan yang terdapat malam Lailatul Qadar di dalamnya. Seperti yang telah diketahui, Lailatul Qadar merupakan malam yang lebih mulia dari seribu bulan,dan bulan suci Ramadan merupakan bulan yang terdapat waktu-waktu Lailatul Qadar tersebut. Banyak ulama yang mengatakan bahwa, disepuluh malam terakhir memiliki salah satu waktu yang terdapat Lailatul Qadar di dalamnya. Perbanyaklah doa dimalam Lailatul Qadar agar kita dapat menggapai keistimewaan dibulan suci Ramadan. Sebab malam Lailatul Qadar merupakan waktu yang baik untuk berdoa.
Bulan yang penuh dengan pengampunan dosa Sesuai dengan hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, di dalam hadits tersebut dijelaskan bahwa, barang siapa yang menjalankan ibadah puasa dengan iman dan ihtisab, niscaya akan diampuni dosa-dosa yang telah lampau. Ini berarti jika kita bersungguhsungguh melaksanakan ibadah, dosa-dosa kita yang telah lampau akan diampuni oleh Allah SWT. Wallahualam. R a m a d a n , b u l a n keberkahan sama dengan seribu bulan Setiap umat muslim memiliki kesempatan untuk kembali ke jalan yang baik. Sehingga kita mampu mendapatkan keberkahan yang bernilai sama dengan seribu bulan. Hal demikian sesuai dengan hadits Nabi yang telah diriwayatkan oleh Imam Ahmad, An-Nasa'i dan Baihaqi. Bulan yang memiliki pahala berlipat ganda Ibadah yang dikerjakan dibulan suci Ramadan seperti
amal salih dan beberapa kewajiban lainnya, Allah SWT akan melipat gandakan balasan dari apa yang umat muslim kerjakan, dan balasan yang berlipat ganda tersebut sampai 70 kali lipat. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi yang telah diriwayatkan oleh Mu afaqun alaih (Bukhari, Muslim). ulan diturunkannya Alquran Ta n g g a l 1 7 R a m a d a n merupakan peringatan Nuzulul Quran. Nuzulul Quran yakni hari diturunkannya kitab suci Alquran sebagai pedoman serta petunjuk bagi umat muslim untuk mencapai ridha Allah SWT. Kita sebagai umat muslim d i a n j u r k a n u n t u k memperbanyak doa dihari turunkannya Alquran itu, agar mendapat berkah dan keistimewaan yang lebih dibulan suci Ramadan. Para setan dibelenggu dan diikat Pada bulan Ramadan, kekuatan para setan menjadi lemah untuk bisa menyesatkan orang-orang yang taat dan memalingkan mereka dari
amalan shalih. Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah, jika telah datang bulan Ramadan dibukalah pintu-pintu Al jannah (surga) dan ditutuplah pintupintu An naar (neraka) dan para setan dibelenggu (Bukhari Muslim, An Nasai). D i s u n n a h k a n melaksanakan salat tarawih Hal ini dilakukan berdasarkan sunnah Rasulullah, salat tarawih dengan keikhlasan dan atas dasar keimanan serta mengharapkan pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu. Ini menjadi peluang bagi diri kita untuk melebur segala dosadosa yang telah lalu, meskipun sunnah hal ini harus dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Sumber: www.santrimadyah.blogsp ot.com www.muslim.or.id www.islampod.com www.100/inspirasiramadha n.com www.islamhariini.com www.arbamedia.com www.arbamedia.com
Bulan yang berpeluang penuh menuju pintu surga Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad S AW yang
3
Buletin Ramadhan 1439 H
Wawancara
Berpuasa Tanpa Kesia-sian Layaknya Ulat Oleh: Puput Sartika Dewi Umat muslim saat ini tengah gembira menyambut bulan suci penuh berkah dan ampunan. Setelah menunggu hampir setahun lamanya, kini Ramadan kembali datang dengan nuansa yang selalu bisa membuat orang yang menjalankannya merasa rindu. Bagaimana tidak merindu, Allah S W T telah menjanjikan pahala berlipat g an da b a g i u ma t n ya ya n g mengerjakan ibadah-ibadah yang telah di perintahNya. Oleh karena itu Kronika melakukan wawancara kepada Ketua Ayo Cinta Masjid (A C M ) Kota Metro, Haikal Haris Djamhari . Berikut ini adalah ulasan wawancaranya. Mengapa umat muslim diperintahkan menjalankan ibadah puasa, efek apa yang di rasakan oleh umat muslim setelah menjalani kegiatan ibadah puasa ini? Puasa dibulan Ramadan adalah suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh umat Islam. Sebagaimana firman Allah S W T dalam surah Al Baqarah ayat 183 yang artinya " Wa h a i o r a n g - o r a n g ya n g beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." Kala itu Allah S W T
memerintahkan kepada para Nabi, sebelum umat-umat Nabi Muhammad SAW. "Jadi dengan kita berpuasa menjadi bukti ketaatan, bagaimana hati kita terpaut kepada Allah S W T. " ujar Haris, Ketua Ayo Cinta Masjid (A C M ) saat d i wa wa n c a r a i K r o n i k a d i rumahnya (09/05). Apa tips sehat yang baik dan tepat saat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan, terutama dalam melatih dan menjaga kesehatan hati, fikiran serta jasmani? Pertama, siapkan hati, jaga keikhlasan bahwasannya semata-mata kita menjalankan bulan Ramadan ini karena Allah SWT. Kedua, jaga fisik dengan cara mengonsumsi makananmakanan yang menunjang aktivitas kesehatan seperti madu atau habatussauda. Selain itu, haris mengatakan jika dalam menjalankan puasa kita melihat puasa yang dilakukan oleh Rasul dan para Sahabat. Kemudian bagaimana mereka mengatur waktu-waktu mereka sehingga waktu mereka benar-benar efektif. menurutnya beberapa hal yang harus diperbanyak pada momentum puasa, agar tabungan pahala semakin melimpah. “Pertama, perbanyak
membicarakan kebesaran Allah S W T. Ajak orang untuk taat kepada Allah. Contohnya ajak orang untuk ke masjid, ajak mereka untuk tilawah Alquran. Kedua, untuk diri kita pribadi, perbanyak belajar dan mengajar. Kalau posisi kita sedang mendengarkan taklim, kita berikan pencerahan kepada kawan-kawan kita. Kan ada hadits sampaikanlah dariku walau satu ayat. Kalau nggak gitu kegiatan yang bisa kita lakukan perbanyak dzikir,” tambahnya. Lalu kegiatan ibadah apa saja yang dapat kita terapkan di bulan ramadan dan kegiatan apa yang dilakukan Rasulullah dan para sahabat yang sehingga menjadi motivasi dan c o n t o h ya n g t e p a t d a l a m menjalankan ibadah dibulan ramadan? Dibulan Ramadan, sahabat Rasulullah mampu menamatkan bacaan Alquran dalam waktu tiga hari bahkan ada yang satu malam. Dahulu para sahabat ada yang bisa mengkhatamkan Alquran per tiga hari. Bahkan ada yang satu malam. “Walaupun ketika ada tamu yang kira-kira pembicaraannya bakal tidak bermanfaat, para Tabi'in berkata hentikan matahari tersebut biar bisa aku berbincang-bincang padamu. Artinya ketika
w
ww
4
pembicaraan ini tidak begitu b e r m a n f a a t , p a r a Ta b i ' i n memilih untuk zikir dan ibadah sunah, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali," jelas Haris. Perbanyak zikir dan ibadah sunah merupakan amalanamalan kecil yang dapat dilakukan dibulan Ramadan ini. “Karena ini moment Ramadan. Ramadan adalah bulan di mana Alquran diturunkan marilah kita membuka, mempelajari, menelaah kandungan Alquran dan mulai melaksanakan apapun daripada Alquran,” ungkap Haris. Kebiasaan seperti apa yang harus kita hindari ketika berpuasa ? ghibah atau membicarakan orang lain, namimah atau mengadu domba, dan memandang sesuatu dengan syahwat. "Bagaimana cara kita menjaga lisan dari perkara membicarakan keburukan yang terdapat pada diri orang lain, ketika dibicarakan ia tidak suka itu ghibah namanya. Ketika ada yang lagi konflik lalu ditambahtambahin, itu namanya mengadu domba. Dan bagaimana cara kita menjaga pandangan kita dari sesuatu yang tidak disukai Allah," ucapnya.
KRONIKA TV
Bagaimana sikap kita ketika menjalankan ibadah puasa agar tidak tergolong puasa yang sia-sia? Puasa itu seperti ulat. Ulat itu suatu yang menjijikkan, bentuknya menakutkan dan menyeramkan. Semua orang tidak suka terhadap ulat. Tetapi, ketika ulat melakukan proses puasa dan dia istiqomah tidak tergoda di tengah proses puasa itu, Allah ubah keadaannya menjadi kupu-kupu yang indah, semua orang menyukainya. “Banyak orang yang berpuasa tapi dia tidak mendapatkan apaapa kecuali hanya lapar dan haus. Puasa seperti ini adalah puasanya ular. Saat hendak berubah kulit ular juga puasa, ia kembali seperti semula. Makanannya tetap, tapi kalau ulat yang tadinya makanannya dedaunan semua berubah setelah momentum puasa. Makanannya menjadi nektarnektar bunga yang indah. Dan dia juga pembantu daripada penyerbukan," ujarnya. Sehingga yang menjadi harapan kita bersama dibulan Ramadan ini dapat terwujud. "Semoga Allah menerima amal baik kita, supaya Syawal yang berarti meningkat, kita sudah punya pola atau konsep hidup yang baru," tuturnya.
Buletin Ramadhan 1439 H
Info Ramadhan
Amalan Yang Keliru Di Bulan Ramadhan Oleh: Annisa Nurhidayah Menjadi bulan yang istimewa bagi umat muslim 'Ramadan' selalu bisa menarik p e r h a t i a n b a n ya k o r a n g , pasalnya berbagai tradisi dan ritual ibadah yang ada membuat kehidupan sekitar menjadi ramai. Bagaimana tidak, pada bulan ini umat muslim meningkatkan ibadahnya dan berbondongbondong meramaikan Masjid dan mushola sehingga lebih hidup hampir dua puluh empat jam. Selain melaksanakan salat wajib dan berpuasa umat muslim juga melakukan amalan-amalan sunah seperti bersedekah juga melakukan kebajikan lainnya. Semua antusias masyarakat muslim ini dilakukan bukan tanpa alasan. Semua itu dilakukan kaum muslim semata untuk meraih pahala yang berlipat ganda seperti yang dijelaskan dalam hadis berikut. Dari Abu Hurairah, Rasulullah S AW bersabda, “Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat”. Namun berhati-hatilah, alihalih berpuasa secara kaffah untuk memperoleh keberkahan dan pahala, beberapa amalan berikut kerap dilakukan umat muslim namun nyatanya tidak ada tuntunannya. 1. Ziarah Kubur Jelang Ramadan Sudah menjadi kebiasaan bagi masyarakat muslim yang mengharuskan berziarah ke makam orangtua, sanak dan saudara setiap akan datangnya bulan puasa. Mereka berkeyakinan bahwa menjelang Ramadan adalah waktu yang utama untuk mengirimkan doa kepada keluarga yang sudah meninggal dunia dengan langsung datang ke kuburnya, bahkan dianggap suatu kewajiban. Jadi tidak heran, jika pada satu atau dua hari sebelum masuk bulan
Ramadan, lokasi pemakaman pasti di penuhi peziarah. Sebenarnya, kurang tepat jika menganggap waktu utama untuk ziarah kubur makam orang tua atau kerabat ketika menjelang bulan Ramadan. Ziarah kubur pada dasarnya dilakukan untuk membuat hati kita semakin lembut karena mengingat kematian. Namun, jika seseorang mengkhususkan ziarah kubur pada waktu tertentu dan meyakini bahwa menjelang Ramadan adalah waktu utama untuk 'nyadíran' atau 'nyekar' itu salah. Hal itu merupakan suatu kekeliruan karena dalam ajaran Islam tidak ada dalil yang menyebutkan. 2. Padusan, Mandi Besar, atau Keramasan Menyambut Ramadan Mandi Besar atau Keramasan masih sering dilakukan oleh sebagian muslim di Indonesia dengan tujuan mensucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadan. Padahal suci bukan merupakan syarat sah puasa. Tidaklah tepat amalan sebagian orang yang menyambut bulan Ramadan dengan mandi besar atau keramasan terlebih dahulu. Amalan seperti ini juga tidak ada tuntunannya sama sekali dari Nabi S AW . Lebih parahnya lagi mandi semacam dilakukan secara bersamasama campur baur laki-laki dan perempuan dalam satu tempat pemandian. Jelas hal tersebut juga merupakan kekeliruan karena lagi-lagi tidak ada dalil yang menjelaskannya. Memang tidak dapat dinafikan, bahwa banyak masyarakat ya n g m a s i h m e n g a n g g a p tradisi atau kebiasaan leluhur sebagai bagian dari syariat ajaran Islam. Ini sungguh merupakan kesalahan yang besar karena tidak mengindahkan aturan Islam. Bagaimana mungkin Ramadan disambut dengan perbuatan yang dapat mendatangkan murka Allah.
3. Mendahului Ramadan dengan Berpuasa Satu atau Dua Hari Sebelumnya Rasulullah S AW bersabda,“Janganlah kalian mendahului Ramadan dengan berpuasa satu atau dua hari sebelumnya, kecuali bagi seseorang yang terbiasa mengerjakan puasa pada hari tersebut maka puasalah.” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih wa Dho'if Sunan Nasa'i) Pada hari tersebut juga dilarang untuk berpuasa karena hari tersebut adalah hari yang meragukan. Nabi S AW bersabda,“Barangsiapa b e r p u a s a p a d a h a r i ya n g diragukan maka dia telah mendurhakai Abul Qasim (yaitu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam),”(H R . Abu Daud dan Tirmidzi, dikatakan shahih oleh Syaikh Al Albani dalamShahih wa Dho'if Sunan Tirmidzi) 4. Melafalkan Niat “Nawaitu Shouma Ghodin …” S e b e n a r n ya t i d a k a d a tuntunan sama sekali untuk melafalkan niat semacam ini karena tidak adanya dasar dari perintah atau perbuatan Nabi S AW, begitu pula dari para sahabat. Letak niat sebenarnya adalah dalam hati dan bukan di lisan. An Nawawi -ulama besar dalam Madzhab Syafi'imengatakan, “Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan d i a n t a r a p a r a ulama.”(Rowdhotuth Tholibin, I / 2 6 8 , M a w q i ' u l Wa r o q Maktabah Syamilah).
5. Pensyariatan Waktu Imsak (Berhenti makan 10 atau 15 menit sebelum waktu shubuh) Rasulullah S AW bersabda,“Makan dan minumlah. Janganlah kalian menjadi takut oleh pancaran sinar (putih) yang menjulang. Makan dan minumlah
sehingga tampak bagi kalian warna merah yang melintang.” (H R . Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Khuzaimah. Dalam Shohih wa Dho'if Sunan Abu Daud, Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan shahih). Hadits ini menjadi dalil bahwa waktu imsak (menahan diri dari makan dan minum) adalah sejak terbit fajar shodiq yaitu ketika adzan shubuh dikumandangkan dan bukanlah 10 menit sebelum adzan shubuh. Inilah yang sesuai dengan petunjuk Allah dan Rasul-Nya. Dalam hadits Anas dari Zaid bin Tsabit bahwasanya beliau pernah makan sahur bersama Nabi SAW, kemudian beliau Rasulullah berdiri untuk menunaikan salat. Kemudian Anas berkata, “Berapa lama jarak antara adzan subuh dan sahur kalian?” Kemudian Zaid berkata, “Sekitar 50 ayat.” (HR. Bukhari dan Muslim). Lihatlah berapa lama jarak antara sahur dan adzan? Apakah satu jam?! Jawabnya: Tidak terlalu lama, bahkan sangat dekat dengan waktu adzan subuh yaitu sekitar membaca 50 ayat Al Qur'an (sekitar 10 atau 15 menit). 6. Puasa Tetapi Tidak Salat Syaikh Muhammad bin Sholih Al 'Utsaimin rahimahullah pernah ditanya, “A p a h u k u m o r a n g ya n g b e r p u a s a n a m u n meninggalkan salat?” Beliau rahimahullah menjawab, “Puasa yang dilakukan oleh orang ya n g m e n i n g g a l k a n s a l a t tidaklah diterima karena orang ya n g m e n i n g g a l k a n s a l a t adalah kafir dan murtad. Dalil bahwa meninggalkan salat termasuk bentuk kekafiran adalah firman Allah SWT,”Jika mereka bertaubat, mendirikan sholat dan menunaikan zakat, maka (mereka itu) adalah saudara-saudaramu seagama. Dan Kami menjelaskan ayata ya t i t u b a g i k a u m ya n g mengetahui.” (QS. At Taubah: 11) Alasan lain adalah sabda
Nabi SAW, “Pembatas antara seorang muslim dengan kesyirikan dan kekafiran adalah meninggalkan salat”. Oleh karena itu, apabila seseorang berpuasa namun dia meninggalkan salat, puasa yang dia lakukan tidaklah sah (tidak diterima). Amalan puasa yang dia lakukan tidaklah bermanfaat pada hari kiamat nanti. Kami katakan, “Salatlah kemudian tunaikanlah puasa”. Adapun jika engkau puasa namun tidak salat, amalan puasamu akan tertolak karena orang kafir (karena sebab meninggalkan shalat) tidak diterima ibadah dari dirinya. 7. Do'a Ketika Berbuka “Allahumma Laka Shumtu wa Bika Aamantu…” Ada beberapa riwayat yang membicarakan do'a ketika b erb uk a semacam ini. Di antaranya adalah dalam Sunan Abu Daud no. 2357, Ibnus Sunni dalam 'Amalul Yaum wal Lailahno. 481 dan no. 482. Namun hadits-hadits yang membicarakan amalan ini adalah hadits-hadits yang lemah. Di antara hadits tersebut ada yang mursal yang dinilai lemah oleh para ulama pakar hadits. Ada juga perowi yang meriwayatkan hadits tersebut yang dinilai lemah dan pendusta. Adapun do'a yang dianjurkan ketika berbuka adalah,“Dzahabazh zhoma-u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah (artinya: Rasa haus telah hilang dan urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan insya Allah)” (HR. Abu Daud. Dikatakan hasan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih wa Dho'if Sunan Abi Daud).
Sumber : www.buletin.muslim.or.id www.muslim.or.id www.seword.com
5
Buletin Ramadhan 1439 H1439 H Buletin Ramadhan
Serba-Serbi
SI MANIS DARI TIMUR TENGAH
Oleh: Agus, Riduan
Berbuka puasa tentunya identik dengan yang manismanis. Salah satu makanan yang selalu hadir dan identik dengan yang manis disetiap berbuka adalah buah kurma. Dari dulu hingga sekarang kurma menjadi santapan nikmat dan sehat. Terlebih lagi ketika bulan suci Ramadan, tentunya banyak orang yang berbondongbondong untuk memburu kurma di pasaran maupun warung-warung terdekat.
K u r m a merupakan buah ya n g b e r a s a l d a r i tanah Arab dan menjadi salah satu makanan yang digemari oleh Nabi Muhammad S AW . Kurma dapat dijadikan salah satu menu utama untuk berbuka puasa. Biasanya, Nabi Muhammad S AW berbuka puasa dengan memakan 3 buah kurma dan segelas air putih. Selain manis, kurma juga merupakan sumber karbohidrat kompleks yang membuat gula mampu diserap oleh tubuh secara perlahan. Soal gizi, buah yang memiliki nama latin Phoenix
D a c t yl i f e r a i n i k a ya a k a n kandungan nutrisi. Nutrisi buah kurma sangat beragam seperti karbohidrat, protein, air, vitamin C, selenium, kalium, kalsium, magnesium, mangan, dan zat besi yang sangat baik untuk tubuh terutama dalam menjaga
kesehatan jantung, kulit serta otak. Kandungan fruktosa dan glukosa dalam kurma merupakan sumber energi sekaligus kaya asam amino.
Selain itu, kurma memiliki sifat rendah lemak namun kaya akan serat prebiotik dan pitosterol yang mampu mengendalikan kadar kolesterol. Dalam 100 gram buah kurma terdapat energi sebesar 230 kkal yang cocok untuk disajikan sebagai menu berbuka puasa agar perut tidak kaget. Buah kurma m a m p u membangun massa tulang u n t u k mencegah osteoporosis d a n j u g a meningkatkan sel darah merah untuk menyembuhkan demam berdarah. Kurma juga berfungsi sebagai buah detosiďŹ kasi yang mampu mengurangi radikal bebas dalam tubuh. Saat Ramadan seperti ini,
pasti kurma lebih mudah ditemukan bak jamur dimusim hujan. Karena memang buah kurma menjadi salah satu makanan yang disunahkan Rasulullah untuk dimakan terlebih dahulu saat berbuka puasa sehingga wajar jika buah kurma banyak dijual ketika Ramadan. Namun, tidak semua buah kurma yang dijual di pasaran bisa dipastikan memiliki kualitas baik. Sebab ada pula kurma yang masih kurang terjaga kebersihannya. Bahkan cara menyimpan kurma yang kurang tepat kerap kali menjadikan kualitas kurma berkurang. Jangan khawatirkan hal tersebut, sebab ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengetahui baik atau tidaknya kualitas kurma itu sendiri, berikut ulasannya.
Perhatikan kondisi kemasan Kemasan buah kurma juga bisa menentukan akan baik atau tidaknya kualitas kurma. Kalian juga bisa melihat kondisi kemasannya, jika kemasan tertutup rapat, bersih atau higienis, serta tidak sampai terkontaminasi dengan debu, maka kurma bisa dikatakan baik. Namun, hal tersebut tidak dapat dijadikan acuan. Ada beberapa pedagang yang dengan sengaja selalu membersihkan kemasan kurma tersebut.
pilihlah yang tangkainya masih utuh. Hal ini dipercaya dapat mempertahankan rasa manis dari buah kurma itu sendiri.
TIPS MEMILIH BUAH KURMA BERKUALITAS BAIK Pe r h a t i k a n k u l i t b u a h kurma Kondisi baik atau tidaknya kualitas kurma bisa kalian ketahui dari bagian kulit luar kurma. Jika kalian membeli kurma, maka pilihlah kurma yang kondisi kulitnya masih baik dan tidak rusak. Di mana bagian kulit luar kurma ini tidak ada lubang dan terlihat masih mulus atau utuh. Lihatlah warna buah kurma Kurma yang baik biasanya ditandai dengan warna kecokelatan, kekuningan, atau merah. Selain itu warnanya pun tampak segar, serta aromanya t merupakan salah satu kriteria kurma yang berkualitas.
Perhatikan tekstur buah Ketika dipegang atau disentuh, kurma yang berkualitas baik biasanya tidak lengket. Kemudian di bagian permukaan kulit tidak dipenuhi dengan cairan gula atau berair. Hal ini karena kurma yang memiliki kualitas baik, tanpa terlebih dahulu direbus menggunakan air gula atau bahan sejenisnya. Perhatikan kondisi buah kurma Kurma berkualitas baik akan terlihat padat dan berisi, meskipun kondisinya kering. Sehingga dengan adanya bentuk
yang padat inilah dapat menunjukkan kualitas dari kurma itu sendiri. Oleh sebab itu,
ketika kalian hendak membelinya, maka bisa langsung mengeceknya terlebih dahulu.
Selain dari beberapa tips yang sudah dijelaskan di atas, disini kami membagi tips makanan serba kurma yang mungkin jarang atau bahkan belum kalian dengar sama sekali. Nah, berikut ini kreasi makanan dan minuman dari buah kurma.
Perhatikan tangkai kurma Ketika membeli kurma yang masih melekat di tangkainya,
Kreasi makanan dan minuman dari buah kurma
Pisang goreng kurma P i s a n g goreng adalah salah satu makanan yang rasanya sudah tidak asing lagi di lidah. Namun bagaimana dengan pisang goreng yang dikreasikan dengan kurma? Apakah kalian pernahmencicipinya atau
6
malah sudah pernah mencoba u n t u k m e m b u a t n ya ? N a h daripada penasaran simak ulasan berikut. Bahan-bahan yang diperlukan :
1. 2 buah pisang potong kecil-kecil seukuran dadu 2. 3 buah kurma potong kecil-kecil seukuran kismis (kupas kulitnya) 3. 3 sdm tepung terigu 4. 1 sdt tepung maizena 5. 1/2 sdt garam 6. 1/2 sdt gula pasir 7. Air matang secukupnya untuk melarutkan adonan tepung 8. M i n y a k s a y u r secukupnya untuk menggoreng Cara pembuatan : 1. Campur potongan pisang dan kurma dalam satu wadah. 2. C a m p u r k a n t e p u n g terigu, tepung maizena
dan garam lalu larutkan dengan air lalu cicipi rasanya. Pastikan adonan tepung terasa gurih dan teksturnya tidak terlalu kental maupun cair. 3. Kemudian masukkan semua potongan pisang dan kurma ke dalam adonan tepung. 4. Goreng dengan takaran ½ sdm untuk setiap kali menggorengannya, gunakan api kecil agar matang merata. Ketika warnanya sudah kecokelatan, angkat dan tiriskan minyak. 5. Sajikan selagi hangat. Ketika menggoreng adonan disarankan untuk
menggunakan metode deep fried. Deep fried adalah tekhnik menggoreng dengan menggunakan minyak yang banyak sehingga adonan gorengan tenggelam. Hal ini bertujuan agar gorengan matang merata hingga bagian dalam. Panaskan minyak terlebih dahulu, jika telah panas, kecilkan api lalu masukkan adonan. Saat minyak telah panas, maka ketika memasukkan adonan ke minyak adonan tersebut langsung berbusa.
Buletin Ramadhan 1439 H
Serba-Serbi
Puding Kurma Puding adalah makanan ringan yang sering disajikan sebagai hidangan penutup. Namun, tidak hanya dihidangkan sebagai makanan penutup, puding juga sering disajikan sebagai hidangan berbuka puasa atau cemilan biasa. Banyak buah-buahan atau bahan makanan lain yang dapat dijadikan puding. Salah satunya adalah buah kurma. Rasa yang enak, lezat dan manis menjadi ciri khas dari buah ini. Cara membuat puding kurma cukup sederhana. Hanya menggunakan bahan-bahan yang mudah didapat serta tidak membuat kantong kering. Banyak kreasi puding yang bisa dibuat dengan menggunakan buah kurma ini. Seperti ditambah gula jawa, santan,
madu, coklat, kopi, moccacino, cappucino, susu cair atau yang lainnya sesuai selera masingmasing. Membuat puding kurma tidak membutuhkan waktu yang lama. Jadi semua orang dapat membuatnya dengan cepat. Mari kita simak cara pembuatan puding kurma. Bahan-bahan yang diperlukan : 1. 1 bungkus agar-agar plain 2. 8 0 g r a m s u s u k e n t a l manis varian vanilla 3. 2 sdm gula pasir 4. 900 ml air matang 5. 100 gram kurma 6. Toping (sesuai selera) Cara pembuatan : 1. Langkah awal buang biji kurma, kemudian potong
kasar. Setelah itu campurkan agaragar, susu kental manis dan gula. Aduk hingga rata agar lebih mudah untuk mencampurkan air. 3. Masak campuran agaragar, susu kental manis dan gula tadi kemudian tambahkan air sedikit demi sedikit dan aduk hingga rata. 4. S e t e l a h c a i r a n s e d i k i t mengental, masukkan potongan kurma. Aduk terus sampai mendidih, lalu angkat. 5. Kemudian tuang ke dalam cetakan atau cangkir, tunggu hingga dingin. Setelah dingin masukkan ke dalam kulkas. Tunggu beberapa saat.
2.
6.
Sajikan puding kurma ketika masih dingin. Kemudian tambahkan toping sesuai selera, seperti buah-buahan, cokelat, remahan biskuit atau yang lain.
Smoothie Kurma
Menikmati buah kurma dengan cara dilahap langsung tentu sudah biasa. Bagi yang bosan menyantap kurma secara langsung, kalian bisa mencoba alternatif lain yakni dengan Sumber : www.arbamedia.com www.travel.kompas.com www.cookpad.com www.cookpad.com www.resepasik.com www.vemale.com www.vemale.com www.jawaban.com www.resepsimbok.com
mengolahnya menjadi smoothie. Smoothie merupakan varian jus namun teksturnya lebih kental. Biasanya buah-buahan yang kerap dijadikan smoothie adalah stroberi, pepaya, pisang, kurma,
alpukat, dan buah lainnya yang memiliki tekstur agak padat. Smoothie kurma bisa menjadi salah satu varian minuman yang segar lagi menyehatkan. Pasalnya, tidak hanya kurma
saja yang menjadi bahan utamanya, namun kalian bisa menambahkan yoghurt dan susu cair di dalamnya. A d a n ya t a m b a h a n d u a bahan tersebut akan menambah nilai gizi dari kurma. Madu dapat pula digunakan sebagai pengganti gula pasir sehingga rasa manisnya tidak terlalu berlebihan. Membuat smoothie kurma sangatlah mudah, sama halnya dengan smoothie buah lainnya. Kurma yang digunakan bisa dari berbagai jenis dan sebelumnya telah dipisahkan terlebih dahulu dari bijinya. Berikut cara menyajikan satu resep minuman yang terbuat dari kurma. Bahan-bahan yang diperlukan : 1. 10 buah kurma segar, hilangkan bijinya
2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.
200 ml yoghurt 100 ml susu cair 50 ml madu Es batu secukupnya Madu secukupnya Blender Gelas
Cara membuat: 1. Siapkan blender. 2. Masukkan kurma, yoghurt, susu dan juga madu ke dalamnya. 3. Haluskan sampai benarbenar halus. 4. Masukkan es batu dan haluskan lagi. 5. Siapkan gelas saji. 6. Tuangkan smoothie ke dalamnya. 7. Smoothie kurma siap disajikan.
Follow Us On Social Media
Yukk...
Ingin tulisanmu banyak dibaca orang??
Redaksi UKPM Kronika OPINI Puisi Artikel Cerpen Kirim karya tulisanmu ke email: Menerima : redaksikronika@gmail.com
LPM Kronika Metro, Lampung
lpm_kronika KRONIKA TV www.kronika.id
7
Kronika
Ika? Dari pada sibuk mikirin persiapan buat lebaran? Mending kita iktikaf yuk! Ini kansepuluh hari terakhir ramadhan
Buletin Ramadhan 1439 H
Kro? Di pasar banyak baju diskon loh,aku bingung nih mau beli baju buat lebaran?Kamu pasti udah beli baju buat lebaran ya kro?
Ilustrator: Tamim, Muli
Kami segenap keluarga besar KRONIKA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H
8
Minal Aidin Walfaidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin
Buletin Ramadhan 1439 H
Profil
H KHOTIMA Biodata
Elsa Putri
Kapuslitbang
Mapan Itu Tak Instan Mencari uang dan mengumpulkannya secara mandiri akan memberikan kebanggaan dan kepuasan tersendiri. Di sisi lain, kita juga akan menjadi orang yang lebih berpikir ekonomis dan perhitungan. Untuk membeli kebutuhan tertentu perlu adanya pemikiran yang panjang. Sama halnya ketika melihat barang di swalayan, seolah kita melihat soal matematika yang harus dihitung saat itu juga. Alhasil hanya beberapa barang saja yang terbeli. Hal tersebut akan menguntungkan kita, tak akan ada biaya yang keluar sia-sia. Menyandang status mahasiswa berarti sudah naik satu tingkat lebih tinggi dibandingkan dengan siswa. Pola pikir dan gaya hidup biasanya akan berubah mengikuti perkembangan yang ada di sekitar lingkungan. Tidak sedikit mahasiswa yang merubah gayanya ketika duduk di bangku perkuliahan, lebih trendy yang mencerminkan zaman kekinian. Fenomena tersebut tidak menjadi sebuah masalah. Suatu hal yang menjadi masalah adalah ketika semua gaya hidup tersebut dipenuhi dengan merogoh kocek orangtuanya. Sejak awal, seorang mahasiswa harus berpikir tentang bagaimana menjadi sosok yang mandiri. Tak boleh terus menerus merepotkan orang yang hendak kita banggakan. Apakah setiap hari tangan harus menengadah ke atas untuk meminta uang pada orangtua? Malu, itu yang harus ditanamkan. Rasa malu sering ditinggalkan pada saat seseorang membutuhkan keinginan tertentu. Sejatinya, malu adalah hal berharga yang harus dimiliki setiap orang. Gunakan rasa malu untuk mengembangkan diri agar tidak bertindak suatu hal yang memalukan. Tidak ada salahnya untuk menjadi seseorang yang mandiri. Mulailah dari usaha yang kecil. Tak perlu takut dan malu untuk melakukannya. Allah telah memberikan paket lengkap kepada kita untuk menjalani kehidupan dengan baik. Dengan fisik yang ada, Allah selalu mengajarkan kepada kita untuk selalu berusaha pantang menyerah menghadapi berbagai cobaan. Ketika seseorang diberi cobaan yang bagitu berat, mungkin saja ia merasa tak akan mampu untuk melewatinya. Namun yakinlah bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan kepada hamba-Nya di luar batas kemampuannya. Seseorang bisa saja diberi cobaan dari segi ekonomi yang begitu sempit dan menyiksa. Terkadang itulah yang mampu mendorong kita untuk mandiri dan melewatinya. Bicara keadaan ekonomi, semua pasti menginginkan keadaan ekonomi yang mapan. Serba mudah terbeli dan tidak kesulitan untuk menyediakan kebutuhan. Untuk menuju ekonomi mapan, datangnya bukan dari orangtua yang sudah kaya raya, tetapi datangnya dari diri kita sendiri yang istiqomah berusaha. Hindari meminta-minta dan selalu memperbanyak pemberian pada sesama. Mandiri memberikan kita sebuah proses perjuangan, hasilnya tidak akan langsung sukses. Kegagalan demi kegagalan itu pasti, tetapi bagaimana kita menyadari bahwa sukses itu tidak ada yang instan. Hal itu sangat perlu untuk ditanamkan pada pikiran kita agar semangat tak pernah padam.
Nama : Imroatun Chanifah TTL : Sumberrejo, 11 Juli 1999 Alamat : Dusun Pesantren, Sumberrejo, Batanghari, Lampung Timur Nama orang tua : Ayah : Muhammad Chanifan Ibu : Mar'atus Sa'adah Prestasi: 1. Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur'an cabang Tahfidz Juz Ma'a Tilawah se-kabupaten Lampung Timur 2012 2. Juara 3 Musabaqah Tilawatil Qur'an cabang Tilawah Remaja se-kota Metro 2013 3. Juara 1 AKSIOMA cabang Tilawah se-provinsi Lampung 2013 4. Juara 2 Musabaqah Tilawatil Qur'an cabang Tilawah Remaja se-kota Metro 2016 5. Juara 2 Festival Pesantren cabang Tilawah UIN Raden Intan 2016 6. Juara 1 Musabaqah Tilawatil Qur'an cabang Tilawah Remaja se-kota Metro 2017
Dana tak menyurutkan niat Oleh: Ahmad Syukron Tamim Gadis berwajah teduh dan bersahaja itu bernama Imroatun Chanifah atau lebih akrab disapa Hanif. Anak kedua dari tiga bersaudara ini lahir di desa Sumberrejo pada tanggal 11 Juli 1999. Saat ini ia sedang menempuh pendidikannya di bangku kuliah, Mengambil jurusan Pendidikan Bahasa Arab (PBA) di IAIN Metro dan telah menduduki semester II. Hanif adalah salah satu mahasiswa yang memiliki prestasi di bidang Tilawah Alquran. Kemampuannya dalam bertilawah sudah tidak di ragukan lagi, terbukti saat ia baru menjadi mahasiswa di I A I N Metro, ia langsung di amanahi untuk bertugas sebagai pembaca Alquran pada wisuda periode kedua tahun 2017 dan wisuda periode pertama tahun 2018 yang di laksanakan pada bulan Februari lalu. Berbagai prestasi yang telah di dapatkan hanif ini dimulai saat ia masih duduk di bangku MTs pada tahun 2012. Ia berhasil menyabet juara dua pada Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) cabang Tahfidz 1 Juz Ma'a Tilawah sekabupaten Lampung Timur. Kemudian pada tahun 2013 ia kembali mengikuti MTQ se-kota Metro namun pada cabang lomba yang berbeda, yaitu Tilawah Remaja dan berhasil mendapatkan juara ketiga. Ditahun yang sama, gadis b e r wa j a h t e d u h i n i berkesempatan mengharumkan nama sekolahnya, MTs Mambaul Ulum. Ia membawa pulang piala juara satu pada Ajang Kreativitas Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) se-provinsi Lampung dan berkesempatan mengikuti Aksioma tingkat nasional di kota Malang, Jawa Timur. Namun, dibalik berbagai prestasi yang ia capai, hanif
mengaku untuk melanjutkan ke bangku perguruan tinggi menjadi perjuangan yang tidak mudah. Setelah lulus sekolah dasar, puteri dari seorang buruh tani ini mempunyai keinginan kuat untuk melanjutkan pendidikannya sambil mengaji di pesantren. Namun karena keterbatasan biaya ia harus meredupkan keinginannya itu dan akhirnya memutuskan untuk melanjutkan
ke M Ts Mambaul Ulum Metro Timur dan selama masa pendidikannya itu ia merasa sangat bersyukur karena tidak ada biaya yang harus hanif keluarkan sebagai biaya sekolah. Setelah lulus dari MTs, Hanif mengutarakan maksud kepada k e d u a o r a n g t u a n ya u n t u k melanjutkan ke salah satu sekolah favorit di kota Metro, M A N 2 Metro (Sekarang MAN 1 Metro). Namun lagi-lagi karena tidak ada biaya Hanif harus melupakan keinginannya itu. Karena merasa kasihan ibu Hanif kemudian memberikan tawaran yang lain, “ Ya s u d a h t e r s e r a h , m a u melanjutkan sekolah dimana, di S M K N 03 Metro atau dimana
(sekolah yang memiliki biaya terjangkau), untuk masalah biaya sudah kamu tidak usah pikirkan, biar nanti diusahakan, kamu fokus belajar saja.” Ujar Ibunda Hanif, dan Hanif memilih di SMKN 03 Metro jurusan Busana Butik. Saat itu, Kepala Sekolah M Ts Mambaul Ulum meminta Hanif untuk melanjutkan pendidikannya di yayasan yang sama, MA Mambaul Ulum. Hanif merasa sangat bersyukur, ia juga merasa berhutang budi dengan sekolahnya itu. Berkat sekolahnya, ia bisa berlomba sampai ke tingkat nasional. Akhirnya Hanif memutuskan untuk melanjutkan belajarnya di M A Mambaul Ulum dengan biaya yang terjangkau. Setelah lulus dari Madrasah Aliyah (MA), Hanif masih memiliki keinginanuntuk melanjutkan pendidikan di tingkat perguruan tinggi. Namun setelah dihitunghitung, biaya yang diperlukan untuk kuliah tidak bisa dijangkau. Kemudian dengan bantuan salah satu gurudi Madrasah Aliyah ia mampu melanjutkan pendidikannya dengan mengajukan beasiswa Bidikmisi dan diterima. Selain sibuk kuliah, hanif juga tercatat sebagai santri di salah satu pondok pesantren di Batanghari, Pondok Pesantren Riyadlatul 'Ulum. Sebelum maghrib hanif berangkat ke pesanten dan setelah mengaji shubuh Hanif kembali ke rumah untuk mempersiapkan diri untuk berangkat ke kampus. Tak jarang ia berangkat ke kampus dengan mengayuh sepeda yang jaraknya cukup jauh. Kesibukan lain yang dijalani Hanif adalah sebagai salah satu guru privat di lembaga kursus An-Nur kota Metro, dan mengajar beberapa anak di rumahnya.
9