Skip to main content

Buletin kronika edisi 27

Page 1

Kabar Kampus

Hal.4

Menantikan Jadwal Kemenag I A I N Metro, merupakan kampus yang memiliki beberapa fakultas mulai dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK), Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD). Tak hanya itu bahkan saat ini IAIN pun memiliki 7 jurusan teranyar.

Kampus Kita

Hal.6

IAIN Metro Bersholawat Wakil Rektor I I I bidang kemahasiswaan dan kerjsama mengadakan acara kampus IAIN Metro bersholawat yang bertema menuju insan yang berakhlak AlQuran.

ukm kita

Hal.8

opini

Hal.13

profil

Hal.20

UKM MENWA

Membangun Potensi Melalui Pendidikan

Keterbatasan Bukan Hambatan

Resimen Mahasiswa atau yang biasa disingkat dengan Menwa ini merupakan salah satu Unit Kegiatan Khusus (UKK) di I A I N Metro yang bergerak dibidang kemiliteran.

Pendidikan merupakan pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan atau penelitian.

Ditengah ramainya aktivitas kampus, seorang laki-laki yang tengah duduk ini pernah mendapat juara 3 lomba pidato bahasa arab saat duduk di Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Penerbitan Kampus IAIN Metro

kronika

Kreasi, Inovasi, Interaksi dan Komunikasi Mahasiswa

Gedung UKM lantai II IAIN Metro Lampung, Jl. Ki Hajar Dewantara 15A Iring Mulyo Metro Timur 3411, E-mail: redaksikronika@gmail.com

MAHASISWA DI ERA

PERALIHAN Sejak 1999 Buletin Kronika Edisi 28 September 2017 ISSN 1978-2764 0857 6899 0899 (redaksi) | redaksikronika@gmail.com


2

sapaan redaksi

Zaman t elah b erg ulir, era pembungkaman telah berakhir. R e z i m ya g m e n g e k a n g d a n sewenang-wenang sekarang tinggal kenangan. Siapapun boleh berbicara, berpendapat, berpendapat, mengkritik ataupun berkomentar sepanjang jalan kebenaran. Semua itu merupakan hal yang lazim disaat ini. Lalu, mengapa hingga saat ini telinga kita masih sering mendengar beberapa kawan kita yang menjadi korban 'kampus otoriter'? Karena masih banyak pula dampak yang akan didapatkan jika mahasiswa terlalu menyuarakan. Entah itu dibully, dibenci dosen, disindir saat di kelas. Hingga dipersulit dalam

Buletin Kronika Edisi

penyelesaian study bahkan di Drop Out (DO). Tidak dipungkiri masih banyak mahasiswa yang memilih 'apatis' karena terlalu terbuai oleh kenyamanan dengan memilih kuliah pulang dan kuliah pulang saja. karena begitu banyak konsekuensi yang akan diterima. Ataupun mahasiswa itu berdalih ogah 'ribet' dengan birokrasi kampus, seolah-olah mereka lupa dengan tugas mereka sebaga agent of change. Mahasiswa memilih diam dan hanya ngomel dibelakang. Konsekuensi bersuara juga sering dialami oleh mahasiswa organisasi. Kebebasan berpendapat telah dijamin dalam Undang-Undang

(UU) Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Salah satu yang memegang erat U U tersebut adalah lembaga pers mahsiswa. Sebagai seorang jurnalis kampus yang berfungsi sebagai kontrol sosial dilingkungan kampus menjadi sebuah tantangan tersendiri. Memberikan sebuah informasi, memberitakan kejadian dan mengkritisi untuk lebih baik adalah sebuah pekerjaan yang dilakukan oleh seorang jurnalis dalam dunia pers. Selama berita yang disampaikan masih lurus atau sesuai dengan kaidah penulisan serta kode etik, maka tidak ada yang salah jika pers mahasiswa

27

menyebarluaskan di lingkungan kampus. Sejatinya lembaga pers mahasiswa tersebut bukanlah semata merupakan alat perlawanan terhadap kebijakan-kebijakan institusi tapi lebih sebagai media komunikasi antara mahasiswa dan pemegang kebijakan. Dimana komunikasi merupakan kunci pokok berhasilnya penerapan suatu kebijakan. Mahasiswa yang tergabung dalam lembaga pers mahasiswa merupakan salah satu a k t u a l i s a s i m a h a s i s wa ya n g harusnya vokal dalam menyalurkan aspirasi. Karena mahasiswa tidak hanya berurusan dengan akademis saja, tetapi perlu bergerak untuk

menyuarakan dan menuntut keadilan pada hal-hal yang melenceng. Setiap informasi yang Kronika sampaikan telah melalui proses reportase dan telah menemui narasumber yang sesuai bidangnya. Dalam Buletin edisi 27 khusus mahasiswa baru ini Kronika menyibak tentang informasi yang harus diketahui oleh mahasiswa baru. Selamat membaca. “Apa guna punya ilmu tinggi kalau hanya mengibuli, apa guna banyak baca buku kalau mulut kau bungkam melulu.” ( Wiji Thukul) Menjunjung Tinggi Kebenaran!!!

Penting!

Mau Karyamu diterbitkan KRONIKA ? Kami membuka ruang untuk mahasiswa yang ingin tulisannya dimuat dalam terbitan KRONIKA baik itu opini, puisi, cerpen dan juga karikatur. Karya anda dapat di kirim ke email KRONIKA yang tertera dibawah atau di serahkan langsung ke sekretariatan KRONIKA di Gd. UKM lt. II Pintu No.3. Setelah mengirim karya, harap konfirmasi ke contact person di bawah.

Susunan Redaksi Buletin KRONIKA diterbitkan oleh Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) KRONIKA IAIN Metro Lampung. Sekretariat: Gedung U K M Lantai I I I A I N Metro Lampung. Jl. Ki Hajar Dewantara 15A Iring Mulyo Metro Timur Kota Metro 34111. Website: www.kronika.id Email: redaksikronika@gmail.com Fanspage: LPM Kronika Metro, Lampung. Youtube: KRONIKA TV, Twi er: @kronik_lampung Instagram: lpm_kronika Pelindung: Prof. Dr. Enizar, S.Ag|Penasehat : Dr. Hj. Ida Umami, M.Pd.Kons| Pembina: Dr. Suhairi, S.Ag.,MH| Staf ahli : Imam Mustofa, M.SI, Ervan Nurtawab, MA, Didik Kusno Aji N., MSI, Upia Rosmalinda, MEI, Rosyadi Ahmad, Khabib Agung Wibowo, Elly Agustina, S.Pd, Saiful Ansori, S.Pd.I, Ahmad Surya Admaja, S.Pd, Kahfi Anwari| Pemimpin Umum: Wahid Syaifudin| Pemimpin Redaksi: Umarotun Fauziah| Pemimpin Usaha : Kristina| Kepala Puslitbang: Wahyu Nur Rohman| Kepala Kesekretariatan: Sugiyati| Redaktur Pelaksana: Ulfa Diayanti FZ| Redaktur Berita : Falah Abdul Rahman| Redaktur Online : Fahriyani| Redaktur Jurnal: Ririn Erviana| Redaktur TV: Edi Purnomo| Fotografer: Layla Fitri| Pengola Web Design: Fahriyani| Artistik: Muliyati| Layouter : Falah Abdul Rahman| Staf Usaha : Windyana Prestiwanti| Staf Penelitian dan Pengembangan: Elsa Putri| Staf Kesekretariatan: Bunga Dwi Puspita S| Staf Administrasi: Nia Sari Oktapia| Reporter : Ika Dharmawati, Janu Saputra, Nienty Oktavia| Magang: Ely Fitriana, Cristy Dwi, Ardi Kismawan, Dewi Lestari, Ega, Filma Eka Santika, Heni Cahyanti, Nova Sella Jayanti, Raifi Anwar, Reva Anggita Mei Liana, Tri Wahyu Kurniawan, Yudha, Munir, Mubay.


Buletin Kronika Edisi

27

Ekspresimu

Pisahkan Kamar Mandi Cowok dan Cewek Kan kita kampusnya berbasis agama islam, pertama setidaknya kamar mandi antara laki-laki dan perempuan di pisahkan, supaya terjaga kebersihannya. Kedua, banyak mahasiswa yang buang sampah sembarangan di karenakan minimnya kotak sampah di kelas. (Irma Nur Azizah / PBA / VII) Tugas ini membunuhku Buat bapak dan ibu dosen yang terhormat, Jika jarang masuk jam kuliah, Jangan memberi tugas ke mahasiswa yang belum diajarkan sebelumnya dalam jumlah yang banyak dan membuat mahasiswa gelagapan. Karena mahasiswa tak hanya memiliki 1 tugas saja, tetapi masih banyak tugas yang harus di selesaikan (0856 69XXX) Kartu Parkir dan Satpam Di kampus terdapat banyak satpam, namun masih saja ada yang kehilangan motor dan satpam nggak mau di salahkan, nggak mau bertanggungjawab, lalu tugasnya satpam itu apa?? Solusinya itu di buat kartu parkirnya dan bila perlu sim kendaraan masing-masing. (Retno Astrini / PAI / VII) Pegawai Judes Pegawai lembaga jangan judes-judes dong sama mahasiswa, jadi takut jika ingin berurusan dengan pihak lembaga (0858 38XXX)

3

Fasilitas di kampus kurang memadai Fasilitas di kampus kurang memadai, di kelas hanya ada beberapa kursi, bila ada yang kuliah harus mencari kursi di kelas lainnya. (Susan Windariana / PAI / VII) Banyak Fasilitas Rusak Fasilitas di gedung M banyak yang tidak berguna, seperti kipas angin, plafon rusak, bahkan horden banyak yang kotor, berbintik-bintik hitam bahkan bau. (Mimma Karunia N / PBI / IX) Fokus Maksimalkan dulu kebijakan yang diprioritaskan. Jangan semuanya di jalanin tapi hasilnya kurang maksimal. (Ayu Damayanti/VII/Esy) Sampah Berserakan Banyak sampah dimana-mana apalagi di dekat gedung pascasarjana itu sampahnya benarbenar jelas di depan mata. (Mawaddah Ramadhana/III/KPI) Kantin Kumuh Kantin sudah lama rusak dan terlihat kumuh tapi belum juga ada perbaikan, sedangkan kebersihan bukan kah sebagian dari iman? (Edi Purnomo/III/KPI)

kronika membuka ruang bagi kalian yang ingin menyampaikan keluhan, kritik, dan saran seputar Kampus IAIN Metro dengan format:Nama_Prodi/Angkatan_Isi Pesan. Kirim ke 0857 6899 0899 (Redaksi), email: redaksikronika@gmail.com, atau inbox Fans Page LPM Kronika Lampung

Selamat atas dikukuhkannya mahasiswa baru . Tahun 2017 IAIN METRO Semoga dapat menimba ilmu bersama SELAMAT DATANG PARA PEJUANG BANGSA

n o o

ng

S

i

om

OCM ORIENTASI CALON MAGANG

C

Akan di buka kembali pendaftaran calon magang Kronika tahun 2017 September 2017 untuk info lebih lanjut silahkan datang langsung ke kesekretariatan kami atau hubungi kontak person dibawah

lpm_kronika

0858 3801 0385

LPM Kronika Metro, Lampung


4

kabar kampus

27

Buletin Kronika Edisi

Menantikan Jadwal Kemenag

Oleh : Muli, Falah

I A I N Metro, merupakan kampus yang memiliki beberapa fakultas mulai dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (F T I K ), Fakultas Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD). Tak hanya itu bahkan saat ini IAIN pun memiliki 7 j u r u s a n t e r a n ya r . M e l i h a t banyak perubahan yang dilakukan oleh lembaga IAIN, maka bersamaan dengan itu I A I N juga tengah menunggu p e n j a d wa l a n p e l a k s a n a a n Peresmian peresmian I A I N Metro. Saat I A I N masih menunggu penjadwalan pelaksanaan dari Kementerian

Agama (Kemenag). Hal tersebut diamini oleh Rektor I A I N Metro, Enizar mengatakan bahwa lembaga masih menunggu keputusan menteri untuk peresmian IAIN Metro. “Karena yang meresmikan Menteri, maka lembaga tidak bisa menentukan kapan peresmian akan dilaksanakan,” ujarnya saat diwawancara Kronika di ruangannya. Secara substansial, sejak adanya Perpres No. 71 tentang b e r a l i h s t a t u s n ya S T A I N menjadi I A I N , dilantiknya Ketua STAIN menjadi Rektor, serta disahkannya Status IAIN Metro maka secara resmi statusnya telah menjadi IAIN.

Peresmian yang akan direncanakan bersifat ceremonial, sebenernya peresmian ini bisa di adakan juga bisa tidak, tetapi I A I N akan berusaha untuk merencanakan acara ceremonial tersebut. Peresmian I A I N ini nantinya akan mengundang Gubernur Lampung, Wali Kota, orang-orang yang berkaitan dengan I A I N Metro dan masyarakat luas tertentu. Senada dengan Enizar, Mukhtar Hadi, Wakil Rektor II mengatakan untuk melaksanakan acara peresmian IAIN harus menunggu jadwal dari Kementerian Agama, karena yang meresmikan adalah

Menteri Agama. “Sampai sekarang jadwal dari Menteri Agama masih belum bisa dipastikan kapan bisa diresmikannya, nanti kita akan menyesuaikan sesuai jadwal yang ditentukan oleh Kementerian Agama,” ujar Warek I I . Ia juga berharap peresmian yang direncanakan dapat berjalan dengan lancar, “Semoga peresmiannya nanti berjalan lancar, meskipun ini sifatnya hanya ceremonial tapi juga penting untuk sosialisasi, karena masih banyak yang belum mengerti dan memahami bahwa S TA I N telah bertransformasi dari Sekolah Tinggi menjadi Institut,”

tambahnya. Menanggapi hal tersebut Suhairi, Wakil Rektor I, berharap seluruh civitas akademika harus terus berbenah dari sisi management termasuk S D M , “Namanya masih masa peralihan, jadi memang segalanya harus menyesuaikan. Persiapan, ketersediaan S D M , jadi kita harus terus berbenah, n a n t i n ya a k a n a d a u p a ya penambahan dosen maupun karyawan, reqruitment Calon Pegawai Negeri Sipil (C P N S ) juga, kan itu belum ada, itu nantinya yang kita lakukan,” jelas Warek I.

Tinggal Menunggu Terbentuknya Dema Oleh : Fahri, Muli, Ulfa

Kampus merupakan tempat

karena memang belum diajukan

untuk ikut HMJ, Sema, Dema

dipimpin Ida Umami, Wakil

mufakat untuk menentukan

belajar bagi seseorang yang

Surat Keputusan (SK) ke pihak

atau organisasi yang lainnya,"

Rektor I I I I A I N Metro ini

pengurus inti Sema di ruang

kerab disebut mahasiswa. Setap

lembaga. Namun hal ini

harapnya.

dilakukan secara terbuka

tamu pimpinan untuk memilih

ma h a si swa p a st i me mi l i k i

terkendala dalam pelaksanaan

Selain itu untuk Fakultas

dengan dihadiri perwakilan dari

dan menentukan ketua, wakil

aspirasinya sendiri-sendiri, dan

pemilihan Sema yang sedikit

Syariah dan Fakultas

seluruh Unit Kegiatan

serta jajarannya. Namun saat

wadah bagi mahasiswa yang

lamban. Sekitar tanggal 12 Mei

Ushuludin, Adab dan Dakwah

Mahasiswa (U K M ) dan Unit

berlangsungnya musyawarah

ingin mengadukan aspirasinya

lalu, Wakil Dekan I I I sudah

(F U A D ) telah melakukan

Kegiatan Khusus (UKK) serta

Kronika tidak diijinkan untuk

adalah Presiden Mahasiswa.

mengumpulkan seluruh ketua

pemilihan Sema-Dema tingkat

beberapa dosen, Rabu (2/8).

mengikuti jalnnya musyawarah.

Namun telah 2 tahun ini Senat

angkatan atau perwakilan

Fakultas. “Fakultas Syariah

“Dikarenakan baru

Setelah beberapa saat, para

Mahasiswa (Sema) dan Dewan

mahasiswa untuk rapat terkait

sudah melakukan pemilihan.

petamakalinya dibentuk sema

calon tersebut kembali dan

Mahasiswa (Dema) IAIN Metro

Organisasi Mahasiswa

Bahkan Syariah ini paling awal

dema institut setelah 2 tahun

mengumumkan hasil

mengalami kekosongan jabatan.

(Ormawa) di G S G . "Dalam

dan juga selesai paling awal

vakum pada sema dema STAIN

musyawarah yang telah mereka

Bahkan ditahun kemaren IAIN

rapat tersebut juga sudah

dalam mengadakan pemilihan,”

Jurai Siwo Metro yang kini tidak

sepakati. Imam Fauzi,

Metro sempat akan

dijelaskan terkait langkah-

ujar Kusnul Fatarib, Dekan

memilik A D R T , sehingga

perwakilan kandidat Sema

mengadakan pemilihan Sema-

langkah dalam membentuk

Syariah.

pemilihan ini dilakukan dengan

mengumumkan hasil dari

Seperti Fakultas

Dema institusi. Namun

kelembagaan," ujar Yudiyanto,

Syariah dan F U A D , Fakultas

mengacu kepada panduan

musyawarah mufakat tersebut.

akhirnya jalannya acara

Wakil Dekan III pada (13/7).

Ekonomi dan Bisnis Islam pun

Organisasi Kemahasiswaan

Dari hasil musyawarah didapat

telah mengadakan pemilihan

(Ormawa) I A I N Metro,” ujar

hasil bahwa Muklis sebagai

pada 19 Juli lalu.

Ida Umami. Pemilihan sema

Ketua Sema, Ferdian sebagai

institut dilakukan secara

Wakil, dan Imam Fauzi sebagai

dihentikan oleh sekelompok

Meskipun saat ini Fakultas Tarbiyah sudah sampai Sema,

mahasiswa. Namun di tahun ini IAIN

tinggal Dema, namun kemauan

Setelah Sema-Dema pada tap

kembali mengusahakan

dan semangat para mahasiswa

Fakultas telah terbentuk, maka

musyawarah mufakat yang

Sekertaris. “Semoga dengan

pembentukan Sema-Dema.

dalam

berorganisasi yang

langkah selanjutnya dengan

diikuti oleh 8 calon dari 4

tebentuknya senat mahasiswa

Terbukti dengan dibentuknya

masih sangat kurang ini menjadi

mengadakan pemilihan Sema-

fakultas. Dimana tiap fakultas

yang baru

Sema-Dema tingkat Fakultas.

salah satu penyebab lambannya

Dema tingkat Institusi.

memiliki 2 calon untuk diajukan

daripada senat mahasiswa yang

DengaN terpilih dan

pelaksanaan tersebut.

Pemilihan Senat Mahasiswa

sebagai Ketua Senat.

sebelumnya,” ujar Imam Fauzi.

dapat lebih baik

t e r b e n t u k n ya Se ma da r i 5

Harapannya mahasiswa tidak

(Sema) diselenggarakan di

Setelah semua kumpul dan

“Sekarang baru terbentuk Sema,

Jurusan yang ada di Fakultas

hanya sibuk dalam perkuliahan

ruang sidang Rektor, tepatnya di

acara dimulai kedelapan calon

dan untuk pembentukan Dema

Tarbiyah, meskipun masih

saja, namun juga ikut andil

gedung Rektorat lantai 2 pukul

tersebut diberikan waktu untuk

akan dilakukan penjadwalan

berupa laporan terbentuk,

dalam berorganisasi, "Kemauan

14.00. Pemilihan yang langsung

melakukan musyawarah

lagi,” ujar Warek III.

Mau Tau Berita Seputar Kampus? Kunjungi dan Follow Media Sosial Kami kronika.id

Kronika TV

lpm_kronika

LPM Kronika Metro, Lampung


Buletin Kronika Edisi

27

Perluas Akses dengan Jurusan Baru Oleh Muli Setelah beralihnya S T A I N menjadi I A I N banyak perubahan yang t e r j a d i , s a l a h s a t u n ya dengan menambah jumlah jurusan yang telah ada. Penambahannya yaitu berjumlah 7 Jurusan baru ya n g t e r d a p a t p a d a 4 Fakultas. Pada Fakultas Ta r b i y a h d a n I l m u Keguruan (FTIK) terdapat Jurusan baru seperti Tadris Matematika, Tadris Ilmu Pengetahuan Sosial, dan Tadris Biologi. Kemudian Jurusan baru dalam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), adalah Akuntansi Syariah, Manajemen Haji dan Umroh. Selanjutnya untuk Fakultas Syariah bertambah Jurusan

Hukum Tata Negara Islam. Serta untuk Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (F U A D ) bertambah 1 Jurusan yakni Bimbingan Penyuluhan Islam. Membuka jurusan baru untuk memperluas akses pendaftar, jika begitu maka akan meningkatkan jumlah mahasiswa I A I N Metro yang baru saja beralih status menjadi Institut. “Karena I A I N harus memperluas akses masyarakat, maka harus membuka jurusan baru,” ujar Suhairi, Wakil Rektor I. Wa l a u p u n m a s i n g masing Jurusan baru belum terakreditasi, tetapi 7 prodi tersebut sudah memiliki izin resmi.

Sebanyak 48 orang baru yang telah diterima dalam J u r u s a n Ta d r i s Matematika, 48 orang d a l a m Ta d r i s I l m u Pengetahuan Sosial, 58 o r a n g d a l a m Ta d r i s Biologi, 54 orang dalam Jurusan Akuntansi Syariah. 21 orang dalam Jurusan Hukum Tata Negara Islam (HTNI), 26 orang Jurusan Manajemen Haji dan Umroh, serta 14 orang pendaftar dalam Jurusan Bimbingan Penyuluhan Islam. Warek I, Suhairi mengatakan bahwa masing-masing pendaftar pada beberapa jurusan diantaranya sudah memenuhi kuota.

kabar kampus

5

Mencari Bibit Muda Pengharum Nama Kampus IAIN Metro Oleh Yudha

Untuk menyambut mahasiswa baru I A I N Metro mengadakan kegiatan minat bakat. Acara tersebut di ikuti oleh seluruh mahasiswa baru IAIN Metro, selain itu acara ini juga merupakan rangkaian dari acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (P B A K ). Acara tersebut di ikuti oleh seluruh mahasiswa baru yang mewakili masing-masing jurusannya, Kamis (10/8). Kegiatan tersebut bermaksud untuk menjaring bakat-bakat baru baik dari bidang olahraga, seni, dan baca tulis AlQur'an. Cabang perlombaan yang di perlombakan antara lain futsal, volly, catur, tenis meja, bulutangkis, pop song, pidato bahasa arab, pidato bahasa inggris, qiro'. “Maksud di adakannya acara ini adalah supaya ada bakat-bakat baru yang bermunculan,” ujar Zuhrul, selaku panitia perlombaan. Kegiatan yang di adakan selama satu hari tersebut diharapkan dapat menjadi titik awal lahirnya bibit-bibit muda potensial. “Samoga dengan acara ini

bibit yang telah terjaring diharapkan dapat mengharumkan nama kampus IAIN Metro nantinya,” lanjut Zuhrul. Antusias para mahasiswa baru pun sangat baik dalam menyambut acara minat bakat tersebut. “Walupun banyak sekali yang kurang percaya diri akan tetapi antusias mereka sangat besar,” ujar Tri, salah satu panitia rock claimbing. Sedangkan tanggapan dari mahasiswa baru sendiri sangat antusias dalam mengikuti perlombaan perlombaan yang di adakan akan tetapi ada juga kritik dari mahasiswa baru tersebut. “menurut saya acara ini sangat lah menarik selain dapat mempererat persaudaraan antar mahasiswa. “sangat menarik dan dapat menghibur sehingga dapat membangun keakraban di antara kami, akan tetapi boleh sedikit koreksi ada kekurang yaitu pada penyusunan jadwal yang kurang konsistan,” ujar Indra Bayu Wijaya, salah satu mahasiswa baru.

Mahasiswa Baru Ragam Beasiswa Untuk Harapan Kampus Mahasiswa IAIN Metro Oleh Muli

I A I N M e t r o menyediakan beberapa b e a s i s wa u n t u k mahasiswa, yaitu Biaya Pendidikan Mahasiswa Miskin Berprestasi (B I D I K M I S I ), beasiswa prestasi, beasiswa tahfidz, Beasiswa Surat Perjanjian S e b e l a s M a r e t (S U P E R S E M A R ), beasiswa miskin berprestasi, beasiswa prestasi non akademik. Seleksi penerimaan b e a s i s wa B I D I K M I S I mulai di lakukan sebelum calon mahasiswa resmi menjadi mahasiswa IAIN Metro. Kriteria penerima beasiswa B I D I K M I S diantaranya perekonomian keluarga benar-benar dalam keadaan menengah

kebawah (miskin), prestasi dalam bidang akademik harus tinggi, pernah mendapatkan juara minimal 3 kali tingkat kabupaten. Sedangkan untuk beasiswa prestasi di peruntukan untuk umum dengan kriteria sebagai berikut, I P K tinggi, baik semster 2 sampai 7. “ Kedua Beasiswa ini masih dalam proses, setelah P B A K selesai hingga sudah resmi menjadi mahasiswa IAIN Metro” ujar Wakil Rektor III, Ida Umami. Kemudian untuk beasiswa tahfidz di peruntukan untuk m a h a s i s wa ya n g t e l a h menghafal Al-Quran mimimal 5 juz, 10 juz bahkan sampai 30 juz.

Beasiswa SUPERSEMAR diberikan hanya kepada p a r a m a h a s i s wa ya n g mempunyai I P K (Indeks Prestasi Kumulatif) paling tinggi. Kriteria untuk penerima beasiswa miskin berprestasi antara lain, nilai I P K tinggi tetap di perlukan namun tidak terlalu di perhitungkan, b e a s i s wa i n i h a n ya d i tujukan khusus untuk strata 1 (S1) karena sudah menjadi kebijakan pemerintah. Kemudian untuk beasiswa berprestasi dan beasiswa prestasi non akademik ini masih dalam p r o s e s b e a s i s wa ya n g berasal dari kementrian ini di tujukan untuk para mahasiswa yang pernah mendapatkan kejuaraan tingkat nasional. Selain itu ada beasiswa tidak mengikat di berikan oleh lembaga di luar IAIN Metro yakni Memorandum of Understand (MoU)/ Kerjasama, Beasiswa yang di berikan oleh Lembaga luar kampus untuk mahasiswa berprestasi IAIN Metro.

Oleh Momo, Mubay, Leni

IAIN Metro mengadakan kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (P B A K ) yang dilaksanakan di G S G , Sabtu (05/11). Mengangkat tema menuju mahasiswa yang memiliki kualitas spiritual, individual, sosial, dan intelektual serta mewujudkan socio, eco, techno, preneurship. P B A K ini diikuti 1716 mahasiswa dan 1047 terdiri dari Fakultas Syariah dan Tarbiah dan sisanya FUAD dan FEBI. PBAK dimulai pada 5 - 11 Agustus 2017. Pelaksanaan pada hari pertama adalah sosialisasi tentang pengarahan ataupun teknis pelaksanaan P B A K . PBAK dibagi menjadi dua kelompok, kelompok pertama yaitu Fakultas S y a r i a h d a n F a k u l t a s Ta r b i y a h sedangkan kelompok kedua yaitu Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (F U A D ) dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (F E B I ). Fakultas Syariah dan Tarbi'ah dilaksanakan pada hari minggu dan senin tanggal 6-7. Sedangkan F E B I dan F U A D dilaksanakan hari selasa dan rabu tanggal 8-9 dan pada 10 agustus dilaksanakan kegiatan minat bakat dan dilanjutkan pengukuhan pada 11 Agustus. Pra PBAK dilaksanakan pada Sabtu (5/8) yang juga dibagi menjadi dua kelompok, yakni Fakultas Syariah dan Tarbiyah di pagi hari, sedangkan untuk kelompok siang yakni Fakultas FUAD dan F E B I yang semua kegiatan ini dibantu oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (H M J ) dan anggota Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

“Diharapkan Mahasiswa baru tidak salah memakai atribut, yang mana atribut yang harus dibawa sudah di sampaikan dan mahasiswa tidak membuang sampah sembarangan agar kampus menjadi kampus ramah lingkungan” ujar Tubagus Ali. Peraturan yang harus dipenuhi untuk mahasiswa laki-laki mencukur rambut pendek 2 cm, dan bagi wanita tidak di perkenankan memakai handrok berbelah, apabila melanggar akan dikenakan sanksi ringan dan jika melakukan pelanggaran yang lain seperti mencuri akan dikenakan sanksi berat dengan hukuman tidak diluluskan bahkan sampai dipulangkan. “Selain dari pimpinan dari rektorat ada juga Dekan dari Fakultas yang akan mengisi, jika hari besok Syariah dan Tarbiah maka Dekan Syariah dan Tarbiah yang akan mengisi dilanjutkan oleh F U A D dan F E B I ” ujar Nety Hermawati selaku Koordinator lapangan (K O R L A B ) P B A K . Selain memberi materi akan ada juga pengenalan U K M , U K K termasuk senat mahasiswa. Setelah pengukuhan yang dilaksanakan pada (11/8) akan dilaksanakan bakti sosial kemasyarakat dengan membagikan sembako bagi yang membutuhkan dan akan diserahkan oleh HMJ fakultas masing masing. “Harapannya mahasiswa benar benar mengerti bahwa kita ini ada visi m i s i d a n k e b i j a k a n l a i n n ya d a n mahasiswa mengerti bagaimana sistem b e l a j a r m e n g a j a r n ya ” U j a r N e t y Hermawati pada Kronika.


6

kampus kita

Buletin Kronika Edisi

IAIN Metro Bersholawat Oleh : Falah, Fahri, Muli

Foto Falah Jama’ah IAIN Metro bershalawat memadati lapangan futsal tempat pelaksanaan acara

W

akil Rektor I I I b i d a n g kemahasiswaan dan kerjsama mengadakan acara kampus IAIN Metro bersholawat yang bertema menuju insan yang berakhlak Al-Quran. Acara ini pun turut mengundang Al Habib Umar bin Mudhor bin Haddad dan rombongan hadroh An-nur. Acara ini dimulai pukul 19.00 W I B bertempat di lapangan futsal IAIN Metro, Jum'at (21/7). Acara ini bertujuan untuk menciptakan akhlakul karim dan akhal kul qurani mahasiswa dan masyarakat agar dapat terbina dengan baik. “Acara ini dimaksudkan untuk menciptakan akhlakul karim dan akhlakul qurani mahasiswa dan masyarakat”, ujar Ida Umami Wakil Rektor III. Ida Umami, menerangkan bahwa acara ini juga diadakan

dalam rangka mesosialisasikan STAIN yang telah alih status menjadi I A I N dan sekaligus memberikan informasi mengenai pendaftaran mahasiswa baru kepada masyarakat. Karena selain mahasiswa IAIN Metro acara ini pun turut di hadiri oleh masyarakat dan santri dari beberapa pondok pesantren yang ikut meramaikan acara ini. Mereka mengaku senang dapat mengikuti acara ini karena bertemu banyak teman dan menambah ilmu. “seneng aja, banyak teman, dapat ilmu”, ujar, Dwi Luluatul Azizzah salah satu jamaah. Senada dengan itu, Rahmat Hidayat m a h a s i s wa I A I N M e t r o , “senang bisa hadir mengikuti acara sholawat ini”, ujarnya saat diwawancarai Kronika. Jamaah sholawat tidak hanya

dari Kota Metro namun ada dari daerah lain yang rela datang karena ingin melihat sosok Habib Umar dan ikut bersholawat. “sebagai seorang muslim acara seperti ini layak untuk dihadiri selain itu juga kita dapat bertemu habib”, ujar Putra, Siswa S M K Darusy Syafa'ah Kota Gajah. Enizar, Rektor I A I N Metro mengatakan sesuai dengan tema acara ini harapannya civitas dan keluarga besar I A I N Metro dapat berakhlak seperti Alqur'an. “Saya berharap dengan diadakannya acara ini civitas akamedika dan keluarga besar IAIN Metro dapat berakhlak seperti Al-qur'an layaknya suritauladan kita Rosululloh S A W ”, ujarnya saat di wawancarai Kronika.

Pererat Ukhuwah Melalui FSLDKD ke 5 Se-Lampung Oleh Christi Unit Pengembangan keIslaman (U P I ) I A I N Metro mengadakan workshop “Islamic Karakter Building”. Acara tersebut dalam rangka mendukung kebijakan p e r i n t a h u n t u k mengembangkan pendidikan karakter di lingkungan akademisi. workshop yang diadakan di GSG IAIN Metro tersebut dihadiri oleh 200 p e s e r t a ya n g m e r u p a k a n mahasiswa aktif IAIN Metro, Rabu (19/07). Workshop kali ini mengangkat tema membangun mahasiswa yang berkarakter dan menjujung tingi nilai-nilai pancasila”. Adanya acara ini

bertujuan untuk mendidik mahasiswa agar memiliki karakter yang baik. “Workshop ini selain mendukung kebijakan pemerintah tentang pendidikan karakter juga sebagai pencetak mahasiswamahasiswi yang memiliki karakter yang baik sehingga dapat di terima baik di lingkungan kampus maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Nuriyanto, Ketua UPI. A c a r a y a n g diselenggarakan selama tiga hari mulai dari tangga 18-20 Juli 2017 tersebut mengundang pemateri langsung dari Kementrian Agama (Kemenag) Kota Metro, Drs. H. Muslihin

M.Sy. Diharapkan mahasiswa mengikuti workshop secara totalitas.”setelah acara ini selesai, ketika berada dalam masyarakat dapat memiliki karakteryang bagus sehingga dapat menjadi penutan bagi masyarakat lainnya, tambah Nuriyanto. Peserta menyambut acara tersebut dengan sangat antusias,”semoga dengan diadakannya acara ini kami s e b a g a i m a h a s i s wa l e b i h memiliki karakter yang lebih baik lagi,” ujar Wildan, salah satu peserta.

27

KPM Periode II IAIN Metro Oleh Dewi Pembekalan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Periode II dilakukan di GSG IAIN Metro. Pembekalan ini dilaksanakan selama 3 hari yakni pada 25 - 27 Juli 2017. Mahasiswa yang mengikuti pembekalan ini sebanyak 414 mahasiswa yang terdiri dari semua fakultas yaitu, Fakultas Tarbiyah, Fakultas Dakwah, Fakultas Syariah dan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Selasa (25/7). Tetapi tidak semua jurusan di fakultas tersebut dapat mengikuti K P M dikarenakan bertabrakan dengan kegiatan P P L . Mahasiswa yang tidak mengikuti kegiatan K P M periode I I ini dapat mengikutinya kembali di Periode I tahun depan yang diadakan di awal tahun. KPM ini diadakan untuk memajukan masyarakat agar lebih maju. Dalam menyampaikan materi. “Diadakannya K P M i n i a g a r m a h a s i s wa d a p a t menyampaikan / menerapkan ilmu yang telah dipelajari di kampus untuk di terapkan dalam bermasyarakat,” ujar Enizar, Rektor IAIN Metro. Enizar juga mejelaskan bahwa istilah yang dulunya K K N sekarang diganti K P M . “Kementrian Agama yang menggantinya, karena penggunaan istilah K K N itu sudah tidak relevan lagi,” tambahnya. Menghadapi K P M ini mahasiswa sudah memiliki kesiapan yang bagus

sehingga bisa terlaksana sampai pembekalan ini. Sebelum mereka melakukan pembekalan ini mahasiswa harus melengkapi administrasi yang dilakukan di P3M/Koperasi. Setelah pembekalan mahasiswa langsung diterjunkan kelapangan. Mahasiswa yang mengikuti K P M periode II ini akan di tempatkan di 2 kecamatan yakni kecamatan Negeri Katon dan Kecamatan Tegineneng. Mahasiswa terbagi menjadi 54 kelompok yang disebar di 37 desa. Dalam satu desa terdapat 7-8 orang mahasiswa. KPM ini berlangsung selama 40 hari. Mahasiswa akan diberangkatkan pada 3 Agustus 2017 sampai awal september. “Harapnnya supaya anak-anak dapat mengikutinya dengan baik. Mereka bisa menjalankan apa yang sudah diprogramkan oleh kampus, supaya mereka bisa bermanfaat di desanya masing-masing untuk melakukan pemberdayaan dan pengabdian di masyarakat untu program-program yang memang mereka sudah buat. Jadi mereka nanti diminta untuk membuat programprogram yang memang berkaitan d e n g a n m a s ya r a k a t n ya s e h i n g g a masyarakat dapat menjadian dari kampus dan kampus menjadi bagian dari masyarakat”, ujar Rahma, panitia KPM.

Pelatihan Jurnalistik

Mahasiswa FUAD Oleh Yudha

Fakultas Ushuluddin, Adab, dan dakwah (F U A D ) I A I N Metro, mengadakan workshop “Focus Grup Discussion (F G D ) “. Kegiatan yang dilaksanakan di gedung laboratorium lantai II tersebut hanya di peruntukkan bagi para mahasiswa dari jurusan KPI dan BSA IAIN Metro, Rabu (26/07). Diadakannya kegiatan ini guna memberikan pelatihan bagi para mahasiswa FUAD tentang bagaimana menjadi jurnalist yang baik sehingga dapat menguasai dunia. “Apabila kita ingin menguasai dunia maka kita harus

menguasai disiplin ilmu jurnalistik, akan tetapi agar dapat menguasai dunia jurnalist harus memberitakan beritaberita yang AKTUAL bukan berita yang tidak benar atau HOAX,” Ujar Mat Jalil, Dekan FUAD. Kegiatan tersebut diselenggarakan p a da 2 6 – 2 7 J u l i 2 0 1 7 . ” D e n g a n diadakannya acara ini kita dapat merubah pola pikir kita, merubah mindset kita tentang jurnalistik, sehingga kita menjadi orang yang pemberani dan tidak di pandang sebelah mata ,” Tambah Mat Jalil.

Gerakan Ayo Wakaf Oleh Yudha S e k e l o m p o k m a h a s i s wa I A I N Metro, melakukan sosialisasi gerakan “ayo wakaf”. Gerakan tersebut di pelopori oleh Suhairi selaku wakil rektor 1 yang bekerja sama dengan BMT AtTa ' w u n s e l a k u l e m b a g a s ya r i ' a h penerima uang, dan dijalankan oleh kumpulan mahasiswa study ekonomi islam (K S E I ), Jurai Siwo Corner, dan para mahasiswa yang non organisasi. Selasa (8/8). Gerakan wakaf ini sendiri merupakan bentuk perpanjangan tangan dari inisiasi gerakan metro wakaf. Wakaf yang di sosialisasikan tersebut hanya berupa wakaf dalam bentuk uang karena bersifat fleksibel, sehingga memudahkan kepada para calon wakaf, karena keluar dari menstrim tradisional yang hanya berwakaf dengan tanah maupun kebun, sehingga calon wakaf tidak perlu menunggu kaya atau menjadi seorang

tuan tanah terlebih dahulu. Sosialisasi ini ditujukan kepada seluruh masyarakat iain metro dan tidak terbatas pada para calon mahasiswa baru dan para mahasiswa lama yang ada di kampus IAIN Metro ini sendiri. “ tujuan dari sosialisasi ini merupakan bentuk ide-ide untuk mengenalkan dan lebih memasyarakatkan tentang wakaf uang itu sendiri,” ujar Afriyan Arya Saputra, salah satu penggerak kegiatan ayo wakaf. Harapan dari gerakan ini agar masyarakat I A I N Metro dapat ikut berpartisipasi dalam wakaf uang itu sendiri seperti yang ungkapkan oleh Afriyan Arya Saputra. “ semoga seluruh masyarakat I A I N Metro dapat berpartisipasi dalam wakaf tersebut, walaupun hanya mewaka an uangnya, seberapa pun besarnya atau mewaka an lansung ke BMT At-Ta'wun,” ujarnya. (Reporter/Yudha)


Buletin Kronika Edisi

27

kampus kita

7

Pemimpin Baru Harapan Baru Workshop MICIS Ke-7 Dalam Oleh : Momo, Leni, Yudha

Komando Resimen Mahasiswa I A I N Metro Lampung batalyon 205 gagak wulung mengadakan sertijab yang dilaksanakan di depan gedung rektorat. Mengangkat tema “Menciptakan Pemimpin Yang Cedas, Berintegrasi, Bertanggung Jawab, Berkarakter, Loyal Serta D a p a t M e m b a wa Perubahan Yang Lebih Baik Terhadap Menwa Batalyon 205 Gagak Wulung Metro”. Pengucapan sumpah disaksikan oleh seluruh anggota menwa dan tamu undangan serta diucapkan di depan kitab suci AlQuran, Jum'at (4/8). “Tri sukses di dalam

menjabat jabatan mahasiswa, yaitu sukses pribadi dengan cara bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa. Kedua, memiliki kekuatan sosial jadi harus bertanggung jawab kepada mahasiswa dan tugas sosial dengan menjalin silaturahmi sebagai wujud bela negara. Selanjutnya, suskses diperguruan tinggi jadi sukses dikampus,“ pesan Ida Umami, warek 3. Ida umami juga memberikan tugas kepada komandan pertama setelah alih status untuk mengadakan seminar bela negara. Sertijab komandan menwa batalyon 205 yang

sebelumnya dipimpin oleh Rian Andrias dan diserahkan kepada Angga Andriansyah sebagai komando pertama setelah alih status dari STAIN Jurai Siwo Metro menjadi IAIN Metro. Acara ini diikuti 90 orang yang terdiri dari S M A Taruna Gajah Mada dan SMK Negeri 1 Metro yang diminta untuk menjadi peserta upacara. “Diharapkan dengan dilantiknya komandan baru ini menjadi komandan yang baik dan bisa memimpin menwa dan menjadi contoh yang baik buat adik adiknya dan anggota lainnya,“ ujar Rian Hidayat.

Pengembangan Pembelajaran Bahasa Arab Melalui Workshop Oleh Momo, Mubay Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan (F T I K ) mengadakan workshop bahasa arab yang berlangsung di Gedung Serba Guna (G S G ) I A I N Metro, Kamis (3/8). Workshop atau pelatihan pendidikan bahasa arab diikuti oleh guru sekolah, pesantren dan perguruan tinggi yang ada di lampung timur, lampung tengah serta kota metro , kegiatan ini dilaksanakan selama 2 hari, yaitu pada Kamis dan Jum'at. Mengangkat tema

“Implementasi Pendidikan K a r a k t e r D a l a m Pengembangan Metode Pembelajaran Bahasa Arab”. Workshop ini dihadiri Enizar, rektor IAIN Metro sekaligus membuka acara, dengan peserta guru-guru Sekolah, pesantren yang berdomisili di Kota Metro dan sekitarnya serta dosen I A I N Metro dan Mahasiswa I A I N yang nantinya bakal menjadi calon guru. “Jadi acara ini diikuti dosen dan guru yang ada di kota metro, lampung timur dan lampung

Tengah,” ujar Sutarjo. Workshop ini di isi oleh narasumber dari Arab yaitu Dr. Ali Ma'yuf Al Ma'yuf, seminar ini di ikuti kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari guru,dosen dan mahasiswa. “Harapannya agar menjadi guru yang berkopeten dalam menyampaikan dan bisa bicara dengan baik karenakan selama ini hanya ditulis, jadi harapannya agar bisa menjadi guru yang b a i k , b a g u s d a n berkopetensi,” ujarnya.

Harmoni Kontribusi Islam Oleh Windy

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro memperingati 7 tahun Metro International Conference On Islam Studies (MICIS) di Gedung Serba Guna (G S G ). Bertemakan “International Conference On Southeast Asia Islam It's Contribution In Developing Regional Peace and Religious Harmoni”. Sehingga acara ini diadakan guna kerjasama antara Asia tenggara dalam kontribusi islam mengembangkan perdamaian dan kontribusi harmoni keagamaan, Sabtu (12/08). Mengahadirkan pemateri dari Universitas Kebangsaan Malaysia Prof. Dato' Dr. Mohd.Yusof Hj.Othman,Fasc , Universitas Fatoni Thailand Prof. Mazlan Muhammad, KIM Singapore Dr. Saifuddin Amir, Ms, U N I S S A Brunai Darussalam Dr. Azem bin Haji Matali, Bupati Lampung Timur Chusnunia Chalim, P h . D , K e t u a Pe n g u r u s B e s a r Nahdlatul Ulama (P B N U ), U I N Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Azyumardi Azra, M A . C B E . Ada tiga prenery speaker dari Indonesia, Peserta yang hadir ada 500 dari Sekolah Se-Kota Metro, S T K I P P G R I , S T K I P Dharmawacana, S T K I P Kumala, I A I Ma'arif, I A I Agus Salim, pondok pesantren, Kemenag Metro, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro. “Saat ini banyak nama yang di kait-kaitkan dengan Islam, seperti Islam Radikal, Islam Tradisional dan yang saat ini sangat hangat Islam

Nusantara. Islam yang sebenarnya a d a l a h i s l a m ya n g R a h m a t a n Lil'alamin perbedaan islam yang disematkan berasal dari pemahaman terhadap Al-Quraan yang berbedabeda,” ujar Tobibatussa'adah. “Harapannya konferensi dengan tema kontribusi islam Asia Tenggara membangun kawasan perdamaian dan harmoni, agama Islam memberikan perdamaian bagi kota Metro didukung Kemenag Metro dan Lampung Timur untuk memberikan kontribusinya,” ujar Enizar. Pemerintah kota Metro turut h a d i r d i a c a r a i n i “A p a b i l a membangun sumber Daya Manusia melalui pendidikan, maka mencapai harmoni dalam agama dan kawasan damaiyaitu dengan cara bekerjasama dan toleransi. Sesuai dengan visi kota pendidikan dan wisata keluarga b e r b a s i s e k o n o m i k e r a k ya t a n berlandaskan membangun partisipasif,”ujar Prayetno. “Harapan untuk MICIS ke 8 bisa lebih bagus antusias dan bisa melibatkan mungkin Eropa, Australia bisa mengundang 5 negara dan bisa menghasilkan tulisan yang berkualitas,“ ujar Marsud, ketua pelaksana Sebelum materi disimulasikan oleh masing-masing pemateri ada penandatanganan Memorandum Of Undestanding (MOU) dari keempat negara telah menandatangani penerimaan kerjasama.

Membentuk Karakter Islami Melalui Workshop Oleh Yudha

Seminar Pendidikan Bahasa Arab Oleh : Momo, Mubay Fakultas Tarbiah Dan Ilmu Keguruan (F T I K ) mengadakan seminar pendidikan yang diadakan digedung dosen lantai 3. Seminar ini diikuti m a h a s i s wa Pe n d i d i k a n Bahasa Arab (P B A) Fakultas Tarbiah dan Ilmu Keguruan, Kamis (3/8). Mengangkat tema “Internalisasi Nilai-Nilai K a r a k t e r D a l a m Pengembangan Bahan Ajar

Pembelajaran Bahasa Arab”. Seminar ini diharapkan agar mahasiswa siap menjadi guru yang tidak hanya kopeten dalam bidang bahasa arab tetapi juga kopeten dalam bidang publik speaking menggunakan bahasa arab agar nantinya bisa menjadi guru yang bagus. Kegiatan ini diikuti kurang lebih 70 peserta mulai dari semester 3 dan

semester 5. Mengundang Dr. Fuad Efendi dari Universitas Negeri Malang sebagai pemateri yang juga Dosen mata Kuliah Pendidikan Bahasa arab di U N M . “Diharapkan agar mahasiswa siap menjadi guru yang kopeten dalam bidang bahasa arab dan bisa menguasai publik speaking dengan baik ” ujar Sutarjo, ketua jurusan.

L e m b a g a D a k wa h K a m p u s (L D K ) Al-Ishlah I A I N Metro mengadakan Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) ke-5 se-Lampung yang berlangsung di gedung serba guna IAIN Metro. Acara ini dihadiri oleh Gubernur Lampung , Walikota Metro, Rektor IAIN Metro, Wakil Rektor 3 IAIN Metro, anggota LDK se-Lampung, serta tamu undangan, Sabtu (8/7). M e n g u s u n g t e m a , “Mengembalikan peran L DK dalam membentuk pemuda muslim yang solid, tangguh, kreatif, dalam mensyiarkan Islam di Bumi Ruwa Jurai”, yang berlangsung selama 2 hari, 8-9 Juli 2017. “Kami berkumpul di sini bukan untuk keuntungan diri sendiri melainkan kami juga adalah untuk Indonesia menjadi lebih baik lagi. Kita tau kondisi saat ini tentang

isu-isu yang berhembus, kita ini s e b a g i a n b e s a r p e n d u d u k n ya muslim tetapi sepertinya kebijakan apapun tidak berpihak kepada Islam. Banyak media-media yang memberikan informasi buruk tentang Islam, sehingga Islam di cap sebagai radikal, teroris, dan lainlain,” ujar Widi Irawan. “Setelah 2 hari pelaksanaan F S L D K mampu mengembalikan peran LDK yang hilang selama ini. saya juga memimpikan mahasiswa anggota LDK jika mendengar adzan segera berdiri untuk sholat ke masjid, tapi hanya ada 1-3% saja yang ke masjid,” ujar Ida Umami, Wakil Rektor 3. Ida Umami juga menghimbau untuk LDK ini menjadi virus yang menjangkiti mahasiswa-mahasiswa lain bagaiman hidup dengan AlQur'an.


8

ukm kita

Buletin Kronika Edisi

UKK MENWA

UKM MAPALA

Oleh Leni

Resimen Mahasiswa atau yang biasa disingkat dengan Menwa ini merupakan salah satu Unit Kegiatan Khusus (UKK) di IAIN Metro yang bergerak dibidang kemiliteran. Berdirinya Menwa berawal dari banyaknya para komunis yang sering masuk melalui mahasiswa kampus, untuk mengantisipasi hal tersebut berkelanjutan maka dibentuklah Menwa sejak tahun 1946 dan dipelopori langsung oleh Jenderal A.H Nasution. M E N WA juga mengalami tiga kali perubahan dalam namanya, yang pertama yakni Wajib Latih Mahasiswa (Walawa), kemudian berubah menjadi Tentara Pelajar Indonesia ( T P I ) , h i n g g a a k h i r n ya b e r u b a h m e n j a d i M e n wa hingga saat ini. Peran dan tujuan Menwa pada saat itu untuk membendung masuknya PKI yang mulai merambah ke U n i ve r s i t a s ya n g a d a d i Indonesia. Kemudian Menwa dijadikan sebagai informance dari TNI maupun Polri guna untuk mempertahankan sekaligus melindungi NKRI. Pada massa orde baru terdapat sejarah yang penting bagi Menwa yaitu dikeluarkannya surat keputusan yang berbarengan dengan menteri pendidikan, menteri pertahanan dan keamanan kemudian menteri dalam negeri dan otonomi daerah.

Dalam surat tersebut tertera bahwa akan diberikannya petunjuk laksana pembinaan dan pemberdayaan Resimen Mahasiswa di dalam kampus. Untuk perekrutan anggota baru, U K K ini memiliki beberapa tahapan tes bagi calon anggota baru yang ingin menjadi anggotanya. Dalam hal waktu tentunya semua menyesuaikan dengan jadwal orientasi mahasiswa, diawali dari sesi pengenalan apa yang dimaksud dengan Unit Kegiantan Mahasiswa(U K K ) Menwa, menjelaskan tentang pendidikan yang dipelajari di Menwa dan mengetahui cara bagaimana memasuki Resimen Mahasiswa. Kemudian dilanjutkan dengan proses pendaftaran, tes tertusis, dantes fisik. Dalam tes ini tidak hanya seputar Menwa saja yang akan ditanyakan, melainkan berbagai macam pengetahuan yang dimiliki oleh mahasiswa. Untuk tes fi s i k b i a s a n ya d i l a k u k a n dengan tes lari tergantung yang ditentukan oleh panitianya. Selain itu, Menwa juga memiliki banyak kegiatan rutin seperti latihan fisik, pelatihan repling (turun tali), panjat tebing dan juga latihan lainnya yang bersifat melatih fisik para anggota. Selain agenda lapangan, Menwa juga sering kali mengadakan pelatihan non-lapangan, yakni materi dan teori, barulah kemudian diterapkan

dilapangan, yang bertujuan untuk melatih kemampuan anggota. Kemudian untuk kegiatan di luar kampus Menwa rutin mengikuti upacara di Bandar Lampung maupun di Metro. Selain jam terbang yang telah lama, prestasi Menwa tentunya banyak. Menwa pernah menjuarai perlombaan P P B , Volly ball, dan futsal sekitar 3 tahun yang lalu. Namun satu tahun terakhir ini karena kurangnya kader yang ikut berpartisipasi didalamnya menyebabkan prestasi Menwa sedikit menurun. Meskipun demikian, dalam satu tahun ini Menwa masih mampu menyabet prestasi, diantaranya yakni Juara 3 harapan Napak Tilas di Cirebon, juara lari dengan jarak tempuh 72km yang dipelopori Angga, Rifai, dan Tamy. Dalam keterangannya, Angga Ketua Menwa berpesan kepada para mahasiswa baru agar dapat mengalir mengikuti arus, “Mengalirlah mengikuti arus jangan m e l a wa n a r u s , m e n g a p a demikian? karena seseorang yang ingin berenang dan mengikuti derasnya arus saja masih ada kemungkinan tenggelam apalagi untuk melawanya, ikuti saja peraturan yang sudah ditetapkan dan jadilah mahasiswa yang taat terhadap peraturan”.

UKM IMPOR Oleh Cristy

Ikatan Mahasiswa Pecinta Olahraga (Impor) merupakan salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di I A I N Metro. U K M ini resmi berdiri pada tanggal 30 November 2004. Impor adalah wadah bagi mahasiswa yang memiliki potensi dalam bidang olahraga. Bahkan terdapat kegiatankegiatannya untuk mengembangkan potensi dalam berolahraga seperti, Orientasi Calon Atlet Impor Baru (Oscar), Pelatihan dan Pembinaan Olahraga Mahasiswa, Pelatihan perwasitan sepak bola dan masih banyak lagi. Sejauh ini, U K M Impor telah meraih segudang prestasi, baik ditingkat daerah sampai pada tingkat Nasional. Baru–baru ini, Impor berhasil mengharumkan IAIN Metro dengan mendapatkan empat

medali emas dan satu medali perak pada Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset (Pionir ) di Aceh pada akhir April lalu. Ada berbagai cabang olahraga dalam U K M ini, bagi pecinta olahraga bola, terdapat sepak bola, futsal, bola basket, hingga bola voly. Tidak hanya dalam bidang olahraga bola, ada pula pencak silat, tenis meja, bulutangkis, catur dan tenis lapangan juga. Bila anda pencinta salah satu cabang olahraga tersebut tidak ada salahnya anda mencoba bergabung dan mengukir prestasi bersama Impor. Bagi anda yang ingin mendaftarkan diri, Impor mengadakan reqruitmen, khususnya untuk mahasiswa baru pada pertengahan Oktober mendatang. K e m u d i a n p r o s e s

27

pengkaderan akan melewati beberapa alur, mulai dari pendaftaran setelah minat dan bakat saat Pembekalan Bidang Akademik dan Kampus (PBAK), Orientasi Calon Atlet Impor Baru (Oscar), pengelompokan cabang olahraga, kemudian barulah akan dibimbing oleh senior Impor. Ketua Umum Impor, Nashiratul Wahidah berpesan untuk mahasiswa baru, agar setelah memilih sebuah UKM maka dapat dijalani dengan sungguh-sungguh, “Ketika sudah memilih UKM, maka diharapkan dapat mendalami UKM tersebut, termasuk juga untuk Impor. Tidak hanya di lapangan tetapi di rumah juga aktif serta konsisten dalam UKM tersebut. Jalani dengan sungguh–sungguh, bukan hanya untuk main-main”.

Oleh Fahri Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) merupakan organisasi yang bergerak dalam kepedulian dan kecintaan dengan alam sekitar dan lingkungan hidup. Mapala Jurai Siwo merupakan salah satu U K M yang kegiatannya berada pada ruang lingkup tentang pecinta alam dan sosial yang berada dibawah naungan lembaga I A I N Metro pertama di Kota Metro provinsi Lampung. Adapun kegiatannya meliputi pendakian gunung (mountaineering), pemanjatan (climbing), konservasi dan penghijauan lingkungan, serta tidak lupa yang tidak kalah pentingnya yaitu kegiatan sosial kemanusian yang selalu U K M junjung sebagai salah satu realisasi kepedulian antar sesama, apalagi akhir-akhir ini dimana degradasi lingkungan dirasa semakin parah. Maka peran UKM ini sangat penting untuk membantu melestarikan lingkungan. Dari awal berdirinya, Mapala Jurai Siwo telah banyak mengalami perubahan nama dari tahun ke tahun, pada tahun 2002-2003 bernama "Mapala Ju-Si" dengan para penggagas antara lain Salim Hidayat, M.Ma'ruf, M. Efendi, Ida Nursanti dkk. Namun pada saat itu Mapala Ju-Si belum diakui secara de-jure di STAIN Jurai Siwo Metro. Tepat di tahun 2003 Mapala Ju-Si pertama mengikuti event nasional yang diselenggarakan di I A I N Bandar Lampung dalam acara Mukhtamar dan Kenal Medan (MKM) ke-III. Dalam acara tersebut Mapala Ju-Si mulai dikenal oleh Mapala lainnya tingkat PTAIN se-Indonesia. Kemudian pada tahun 2003-2004 Mapala Ju-Si berubah nama menjadi Mapala Semesta. Pada tahun 2005 berganti nama lagi menjadi Mapala S TA I N Jurai Siwo. Tidak berhenti disitu, pada tahun 2006 berganti lagi menjadi “Majusi” yang pada saat itu diketuai oleh Nazamudin yang dipilih berdasarkan Musyawarah Besar (Mubes) ke-I yang dilaksanakan pada bulan Mei, masa inilah yang menjadi awal dari perjuangan pendirian Majusi yang diakui legalitasnya baik secara defacto maupun de-jure di STAIN Jurai Siwo Metro. Ahirnya pada tahun 2007 tepatnya pada tanggal 5 November 2007, Surat Keputusan (SK) Ketua STAIN Jurai Siwo Metro yang saat itu pada masa kepemimpinan Syarifudin Basyar dengan nomor 173 tahun 2007, tentang "Pembentukan Organisasi Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala)". Dengan demikian tanggal 5 November 2007 menjadi Milad Pertama Mapala Jurai Siwo Metro. Untuk masa recruitment anggota baru,U K M Mapala membuka dari d i m u l a i n ya p e l a k s a n a a n P B A K sampai 2 bahkan 3 minggu kedepan. Setelah itu ada pengkaderan untuk mengenalkan lebih jauh lagi seputar Mapala itu sendiri. “Pengkaderan itu

dilakukan agar calon anggota dapat mengetahui kegiatan-kegiatan yang ada di Mapala serta ruang lingkupnya, sehingga nantinya calon anggota tersebut tidak kaget ketika dilakukannya pendidikan dari UKM ini,” ujar Namdur, Ketua Umum UKM Mapala. Majusi memiliki bebrapa tahapan untuk menjadi anggota, diantaranya yang paling dasar adalah pra pendidikan dasar (P R A D I K S A R ) atau pelatihan sebelum tahap pendidikan dasar yang berisi tes fisik, tes kesehatan dan tes mental. Tahap selanjutnya yaitu pendidikan dasar (D I K S A R ) pada tahap ini di bagi menjadi 2 sesion dengan diksar ruangan dan diksar lapangan. Isi diksar ruangan adalah materi tentang kegiatan para penggiat alam, mulai dari yang dasar sampai yang terpenting. Kemudian diksar lapangan yaitu aplikasi dari materi diksar ruangan yang diberikan sebagai bahan untuk terjun kelapangan. Selanjutnya tahap terakhir yaitu pengembaraan guna mendapatkan nomer induk anggota sebagai pernyataan bahwa telah menjadi anggota penuh UKM majusi. Majusi telah mendapatkan prestasi dan perjalanan yang lumayan banyak. Prestasi yang pernah didapat yaitu panjat dinding tingkat nasional yang dalam perlombaan sugar group competicion dengan membawa piala juara I dibidang spead putra, juara I dan III dibidang lead putra dan juara II dan III dibidang lead putri. Kemudian pada tingkat daerah juara I dan III lead putra dimaharipal wall climbing competition IAIN Raden Intan dan masih banyak lagi. B a g i m a h a s i s wa ya n g g e m a r dengan indahnya alam dalam hutan, menakjubkanya samudra diatas langit dalam puncak gunung, mengadu nyali di terjalnya tebing dalam pemanjatan tebing dan senangnya menanan pohon, Majusi menjadi UKM yang tepat. Bagi anda yang menyukai keindahan alam baik dari dalam hutan maupun puncak gunung, mengadu nyali dan melatih mentalnya untuk menaklukan papan panjat dan tebing yang terjal. Kemudian lingkungan hidup merupakan tempat dimana anda berbakti bagi bangsa mulai dari merawat lingkungan. Majusi cocok untuk anda. Untuk pendaftarannya dapat dilakukan ketika pengenalan U K M pada saat O PA K . Formulir pendaftaran dapat diambil di Kesekertariatan UKM Mapala atau di tempat tertentu yang telah disediakan. “Diharapkan mahasiswa baru tidak menjadi mahasiswakupu-kupu (kuliah pulang-kuliah pulang), mereka bebas memilih organisasi kampus yang sesuai dengan minat dan bakat mereka untuk mengembangkan potensi yang ada di diri mereka secara totalitas,” harapnya.


27

Buletin Kronika Edisi

9

UKK PRAMUKA

UKM KRONIKA Oleh Falah

Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (U K P M ) Kronika merupakan satu-satunya Lembaga Pers Mahasiswa di Kota Metro yang didirikan pada 20 Juni 1999. Kata “Kronika” memiliki arti “Kecerahan sang Fajar”. Sedangkan lambang tulisan Kronika dengan warna merah pada huruf K R O dan IKA berarti berani dan warna merah biru pada huruf N berarti kesejukan dan keindahan. Dengan logo Kreasi, Inovasi, Interaksi dan Komunikasi Mahasiswa, menggambarkan peran Kronika sebagai media bagi mahasiswa untuk memperoleh informasi dan menyampaikan aspirasi. Dengan semboyan menjunjung tinggi kebenaran, K r o n i k a b e r u s a h a menghadirkan informasi seputar kampus dan kota Metro dengan aktual. Selain majalah dan buletin, sejak tahun 2014 Kronika hadir dalam bentuk digital dengan alamat web kronika.id. Kini Kronika dapat diakses siapapun, kapanpun, dan dimanapun. Hal ini merupakan sebuah kemajuan bagi Kronika memasuki era new media. Selain itu Kronika juga telah resmi membuat Kronika TV yang diunggah dalam chanel Youtube beralamat KronikaTV. Hal tersebut dilakukan sebagai inovasi penyebaran informasi dengan memanfaatkan kecanggihan tekhnologi. Tak hanya berita, dalam satu tahun terakhir, Kronika turut aktif membangun budaya menulis ilmiah dengan terbitnya jurnal mahasiswa, CENDIKIA. Selain penerbitan, Kronika juga memiliki banyak kegiatan non penerbitan, seperti Pelatihan

ukm kita

Oleh : Ely, Heni

Jurnalistik Tingkat Dasar (P J M T D ), Pelatihan Jurnalisti Tingkat Lanjut (PJMTL). Buletin dan majalah Kronika telah mendapatkan izin International Standard Serial Number (ISSN) dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Jakarta sejak tahun 2007 dan untuk jurnal, telah mendapatkan ISSN pada tahun 2015. Dengan adanya nomor ISSN, terbitan buletin, majalah ataupun jurnal tidak meragukan lagi bagi pembaca. Konon, Pegawai Negeri Sipil (P N S ) ya n g m e n u l i s d i t e r b i t k a n Kronika akan dijadikan sebagai kredit point dalam proses kenaikan pangkat. Kualitas Kronika di tingkat nasional juga terbukti melalui ajang Indonesia Student Print Media Award (ISPRIMA). Pada 2014 lalu, majalah Kronika edisi 23 dengan desain cover “KOTA P E N D I D I K A N , Berburu nama, Digugat Realita” berhasil m a n d a p a t B r o n z e Wi n n e r dengan kategori The Best Of Sumatera Magazine yang diserahkan langsung oleh Dahlan Iskhkan pada peringatan hari pers nasional di bengkulu. Tak hanya itu, Kronika juga turut aktif dalam Pekan Olahraga Seni dan Riset (PIONIR) 2015 dalam mengikuti cabang perlombaan Riset dengan judul “Resolusi Konflik dalam Perspektif Islam” dan Muhasabah Makalah Alqur'an. Di tahun ini Portal berita online Kronika masuk sebagai 40 Top situs pers mahasiswa Indonesia, urutan ke 33. Kronika memiliki beberapa divisi, yaitu Redaksi, Usaha, Penelitian dan Pengembangan, Fotografi, Desain Grafis dan

Pe n g e l o l a a n P o r t a l B e r i t a Online. Bagi anggota Kronika, akan diarahkan menurut kemampuannya untuk mengisi masing-masing divisi tersebut. Untuk menjadi kru Kronika mahasiswa harus mengikuti Orientasi Calon Magang (OCM) merupakan sebutan Kronika untuk proses rekrutmen. Dalam satu periode kepengurusan, OCM akan diadakan 2 kali yaitu pada semester ganjil dan genap. Sebelum mengikuti OCM, calon peserta harus memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dan melakukan tes wawancara. Baru setelah dinyatakan memenuhi p e r s ya r a t a n d a n l u l u s t e s wawancara peserta boleh mengikuti O C M . Ketika mengikuti OCM peserta akan di nilai untuk menentukan berhak ataupun tidak mereka lulus menjadi anggota magang Kronika. Mereka yang lulus akan melewati masa magang selama 6 bulan untuk melihat seberapa besar loyalitas dan kontribusi mereka di Kronika. Baru setelah menyelesaikan masa magang dan telah memenuhi persyaratan mereka akan resmi diangkat menjadi kru Kronika. Wahid Syaifudin, Ketua Umum Kronika berpesan kepada mahasiswa baru untuk menjadi mahasiswa yang cerdik tidak hanya kuliah saja tapi aktif berorganisasi, “Sebagai mahasiswa harus cerdik dan pintar memanfaatkan waktu untuk hal yang bermanfaat seperti berorganisasi, karena dengan berorganisasi maka pengalaman dan wawasan kita akan bertambah”.

Identik dengan seragamnya yang berwarna coklat, Unit Kegiatan Khusus (UKK) ini juga dikenal dengan aktifitas rutinnya seperti latihan baris-berbaris, tali-temali, berbaur dengan alam dan sebagainya. Dialah UKK Praja Muda Karana (Pramuka). UKK PRAMUKA yang telah berdiri sejak 16 Oktober 1998 lalu ini memiliki nama pangkalan Raden Inten II untuk Putra dan Kandan Rarang untuk Putri. Raden Inten di ambil dari nama pahlawan Lampung, dan untuk Kandang Rarang sendiri diambil dari nama pahlawan yang berasal dari Lampung Timur yang mempunyai silsilah. Mengingat tahun berdirinya, UKK Pramuka hingga saat ini telah memiliki beberapa prestasi yang pernah diraih di antaranya pada tahun 2012 atas nama Muhafid meraih gelar peserta terbaik dari Lampung yang mengikuti kegiatan kemah PIMR di Yogyakarta. Selain itu prestasi lain yang pernah diraih oleh Pramuka IAIN Metro pada tahun 2013 mendapatkan juara harapan 3 Nasional PWN di Bengkulu. “Itu prestasi yang sangat membanggakan bagi peserta didik maupun anggota Racana,” ujar Agus Kholidin Ketua UKK Pramuka saat ini. Selain prestasi maupun kegiatan r u t i n m i n g g u a n ya n g a d a , U K K Pramuka juga sering mengadakan perlombaan seperti karya Galang seLampung, dan Perkemahan Gema Muharam (P G M ) tingkat S M A seSumbagsel yang dilaksanakan satu tahun sekali tepatnya saat tahun baru Hijriah. Ada juga Kegiatan Mahir Dasar (KMD), hal tersebut dilakukan untuk mengembangankan potensi para mahasiswa, “Mengadakan Kegiatan Mahir Dasar agar semua mahasiswa khususnya anggota bisa memiliki potensi-potensi untuk membina kesatuan dan membina masyarakat,” ujar Agus Kholidin Ketua UKK Pramuka saat ini.

Untuk masa Recuitment, Pramuka membuka pendaftaran dari tanggal 26-30 Agustus untuk gelombang pertama, kemudian dilanjutkan dengan gelombang kedua tanggal 2 September. Untuk pendaftaran dilakukan online dengan target 150 mahasiswa. Dalam alur penerimaan anggota baru P R A M U K A melalui beberapa tahap, diantaranya untuk tahap pertama calon anggota pramuka masuk dalam kegiatan selama2 bulan untuk belajar kepramukaan, setelah itu tahap kedua mengikuti kegiatan Lembaga Pramuka Racana (L P R ) selama 8 bulan. Selanjutnya, dengan waktu sekitar2 bulan lagi digunakan untuk persiapan perkemahan pelantikan anggota baru, setelah itu peserta didik akan menjadi anggota Racana atau anggota Pramuka. UKK ini memiliki kegiatan rutin yakni setiap kamis malam diadakan yasinan dan pelatihan I T manajemen, latihan mingguan dan bincang-bincang ala scout movement (B A L S E M ) yang biasa dilakukan setiap sebulan sekali tepatnya saat malam minggu. Selain itu, U K K ini juga sering mengadakan berbagai jenis perlombaan seperti, Karya Galang se-Lampung untuk tingkat SDS M P , sedangkan untuk tingkat S M A yakni Perkemahan Gema Muharam (P G M ) yang dilaksanakan satu tahun sekali tepatnya saat tahun baru Hijjriah. Dalam perekrutan anggota baru, Pramuka memiliki tiga tahap dalam pelaksanaannya. Tahap pertama yankni melalui Forum Silaturahmi (F O R S I L) pada tahap ini calon anggota mengikuti perkemahan selama tiga hari dua malam telebih dahulu.kemudian utntuk tahap kedua adalah dengan mengikuti latihan rutin selama empat minggu berturutturut. Tahap terakhir adalah dengan mengabdi selama enam bulan dan yang terakhir dengan mngikuti pelantikan menjadi anggota tetap.

LDK AL‐ISHLAH Oleh Fahri

Unit Kegiatan Mahasiswa (U K M ) yang pernah meraih prestasi menjadi peserta terbaik dalam F SLDK -I V di Teknokrat Lampung, menempati urutan ketiga kategori LDK terbaik dari dua puluh L D K se-Lampung. Juara 1 lomba Tahfid di Polinela, Juara 1 opini tingkat provinsi dan masiih banyak prestasi lainnya. Selain itu Al-Ishlah juga sudah banyak mencetak kader penghafal Al-Qur'an. Dialah UKM LDK AlIshlah yang merupakan salah satu UKM di IAIN METRO. Terbentuk pada tanggal 13 Dzulhijah 1420 H atau 1 April 1999. LDK Al-Ishlah merupakan suatu wadah dalam menghimpun dan menumbuh kembangkan dakwah Islamiyah yang fokus

dalam perbaikan diri muslim. “Berkumpulnya orang-orang yang ingin berubah menjadi lebih baik, orang-orang yang ingin belajar, orang-orang yang ingin memperbaiki hubungan baik kepada Allah S W T . maupun kepada sesama hamba-Nya, ,” ujar Wildan, Ketua Umum UKM LDK Al Ishlah. Slogan L D K Al-Ishlah ada karena Kita Bersaudara dari visi dan misinya, L D K Al-Ishlah konsisten bergerak dan berotasi dalam perbaikan-perbaikan dan membangun citra positif baik secara internal maupun eksternal kampus dengan mengadakan beberapa agenda yang dapat mendorong atau memotivasi para anggotanya dengan nutrisi-nutrisi

ke-Islaman, seperti pelatihan kepemimpinan, fining motivasi, kajian rutin per-minggu, belajar desain grafis. Selanjutnya, L D K Al-Ishlah mempunyai jaringan ditingkat daerah atau regional Lampung, yaitu Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus Daerah (FSLDKD) Lampung dan tingkat nasional yaitu Forum Silaturrahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasioanal (F S L D K N ) Indonesia. Pada konklusinya, eksistensi dan aktivasi U K M L D K Al-Ishlah mampu mensyiarkan syariat Islam dengan baik, ber- amar ma'ruf nahi munkar, serta menyiapkan kader-kader dakwah yang berkualitas, mahasiswa yang berprestasi,

kemudian dapat bermanfaat pasca kampus nantinya. Untuk masa recruitment anggota baru, L D K Al-Ishlah telah mempersiapkan dan membuka sejak awal pemenerimaan mahasiswa jalur S PA N -P TA I N . “Menggunakan metode pendekatan secara langsung kepada calon mahasiswa dengan membantu memberikan informasi mengenai penerimaan mahasiswa baru di IAIN Metro tersebut merupakan salah satu cara untuk menggait mahasiswa agar bisa bergabung dengan U K M L D K Al-Ishlah,” ujar Wildan. Selain itu, U K M ini juga menggunakan cara yang tidak jauh beda dengan UKM yang lain

dalam hal penerimaan pendaftaran calon anggota baru. Menggunakan form pendaftaran yang diisi oleh calon anggota baru tersebut yang kemudian m e n y e t o r k a n n y a dikesekretariatan UKM LDK AlIshlah. Wildan berharap agar mahasiswa baru dapat mengikuti organisasi yang ada di dalam kampus, “Semoga mahasiswa baru tidak enggan untuk mengikuti organisasi yang ada di dalam kampus, supaya potensi yang ada dalam dirinya dapat tergali dengan maksimal. Karena ini sangat penting untuk investasi masa depan setiap mahasiswa,” harapnya.


10

ukm kita

Buletin Kronika Edisi

UKK KSR‐PMI

27

Galeri

Oleh Ulfa

Korps Sukarela (K S R ) Pa l a n g M e r a h I n d o n e s i a (PMI) merupakan salah satu Unit Kegiatan Khusus (UKK) u n t u k m a h a s i s wa I A I N M e t r o ya n g b e r g e r a k d i bidang kesehatan dan bakti sosial. U K K yang dibentuk pada 17 November 2011 ini d a l a m p e m b e n t u k a n n ya dipelopori oleh Muhammad Hasanudin, Dedi Ariyadi, Idris, Sabarudin, dan Deni. Awal mula terbentuknya karena melihat kebutuhan dikampus yang belum adanya unit kesehatan bagi mahasiswa. “Dulu pernah ada cerita katanya ada mahasiswa yang pingsan di gedung lab, kemudian dibawa ke dapur gedung rektorat lantai 1 karena belum adanya tempat penampungan kesehatan bagi masyarakat dikampus, kemudian dibentuklah KSR,” tutur Agus Alimuddin, Ketua KSR PMI. U K K yang berdiri dibawah naungan P M I ini

juga memiliki banyak divisi yang begerak dibidang sosial, seperti divisi Layanan Kesehatan Masyarakat (Yankesmas), divisi diklat, S D M dan penanggulangan bencana, divisi Informasi dan Komunikasi Hubungan Masyarakat (Infokom Humas). UKK KSR bahkan pernah meraih prestasi yang membanggakan diantaranya pernah mendapat amanah menjadi sekertaris umum K S R P M I D P D Lampung periode 2013/2015 lalu, menjadi pengurus P M I Provinsi dan Daerah. Tak hanya itu, U K K ini juga pernah memperoleh penghargaan dalam Musyawarah Daerah (Musda) Forum Komunikasi KSR PMI se-Perguruan Tinggi Lampung. Bagi anda yang menyukai dunia di bidang kesehatan dan bakti sosial dapat berkarya bersama U K K K S R . Dalam waktu

pembukaan pendaftaran akan disesuaikan dengan jadwal orientasi mahasiswa. “Biasanya hari ke-5 pada saat perlombaan antar prodi sampai sekitar akhir Agustus,” ujar Agus Alimuddin. U K K ini memiliki beberapa tahapan tes bagi calon anggota baru yang ingin bergabung. Tahap pertama adalah registrasi pendaftaran, kemudian mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) ruangan 2-3 hari, dilanjutkan dengan sesi magang sekitar 2 hingga 3 bulan, selanjutnya mengikuti diklat lapangan. Setelah semua dilalui barulah dinyatakan sebagai anggota KSR PMI IAIN Metro. “Semoga pimpinan khususnya Warek I I I dapat memberikan pembinaan kepada K S R tentang kesehatan, dan semoga KSR jauh lebih baik lagi kedepannya, ” harap Agus Alimuddin.

UKM IMPAS Oleh Christy

Ikatan Mahasiswa Pecinta Seni (I M PA S ) merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (U K M ) yang bergerak di bidang seni. U K M yang menjadi salah satu wadah bagi para seniman muda serta mahasiswa pecinta seni yang ada di I A I N Metro. Awal berdirinya U K M ini dari sebuah “kegelisahan” beberapa mahasiswa STAIN pada saat itu (Saat masih menjadi F a k u l t a s Ta r b i ya h I A I N Raden Intan) yang ingin mengeksploitasi bakat dan kesenangan dalam dunia seni terutama musik. Namun belum ada wadah yang menampung kegiatan tersebut. Hingga akhirnya tercetuslah perkumpulan Mahasiswa Pecinta Musik (M A T A M U ) yang kental akan Musik Rock pada tahun 1997. Seiring berjalannya waktu dan dirasa kurang bersinergi dengan kampus yang berbasis Islam, maka penamaan M ATA M U yang terdengar kasar dan mengundang kontra tersebut dirubah menjadi Ikatan Mahasiswa Pe c i n t a M u s i k ( I M P M ) . Kemudian akhirnya pada

tanggal 9 September 1999 secara resmi berganti nama lagi menjadi I M PA S yang kemudian tanggal tersebut ditetapkan secara resmi sebagai tanggal lahir U K M IMPAS. U K M ya n g m e m i l i k i beberapa cabang divisi seni, seperti Musik, Teater, Rupa, Sastra, dan Tari ini juga memiliki segudang kegiatan tahunan, diantaranya yakni Orientasi Anggota Baru (Ortab), Orientasi Kader Dasar (O K D ), Orientasi K a d e r L a n j u t a n (O K L),Mengadakan perlombaan kesenian tingkat m a h a s i s wa d a n p e l a j a r . Melakukan kerjasama antar penggiat kesenian kampus da n or g a n i sa si k e se ni a n independen tingkat regional maupun nasional, serta acap kali mengikuti perlombaan tingkat regional dan Nasional. P r e s t a s i ya n g p e r n a h diukir oleh I M P A S juga sudah dikancah lokal maupun Nasional. Diantaranya Juara 3 Monolog tingkat Provinsi dalam Pekan Seni Daerah (Peksemida), Juara 2 tingkat Nasional dalam P I O N I R Banten, Juara 1 Lukis dan

Juara 1 Tari tingkat Kabupaten di Lampung Tengah, serta Juara 1 Solo Dangdut dalam Pekan Seni Daerah (Peksemida) di Malayahati. Untuk perekrutan anggota baru, U K M ini memiliki beberapa tahapan tes bagi calon anggota baru yang ingin menjadi a n g g o t a n ya . Pa d a b u l a n Agustus ini I M PA S membuka pendaftaran baru bagi mahasiswa pecinta musik serta seni. Tahap pertama adalah registrasi pendaftaran, kemudian mengikuti Orientasi Anggota Baru (Ortab) yang sudah dipersiapkan oleh anggota IMPAS, Setelah itu barulah bisa dinyatakan sebagai anggota IMPAS IAIN Metro. Dalam harapannya, Miftahul Huda, Ketua Umum Impas mengungkapkan agar m a h a s i s wa s e r i u s d a l a m masuk U K M , “Semoga mahasiswa baru yang ingin bergabung dengan organisasi yang ada di IAIN ini dapat serius, khususnya di IMPAS, yang siap dan mau bersamasama mengurus dan mengelola I M PA S ,” harapnya.

Selamat Datang Mahasiswa/i IAIN Metro Tahun 2017 Selamat bergabung menjadi civitas akademika IAIN METRO Semangat “Menjunjung Tinggi Kebenaran”


Buletin Kronika Edisi

27

Iya Kro, katanya sih masih nunggu jadwal dari KEMENAG

Iya Kro, semoga sih begitu

Yahhhh.. semoga aja ditahun ini demokrasi enggak mati suri lagi!

A istik by Muli

kro n ika

11

Ka? kampus kita bakal di resmikan ya sebentar lagi ?

Kalo udah di resmikan semoga sarana dan prasarana kampus jadi lebih baik lagi ya, yang rusak-rusak di ganti.

Eh Ka? kita punya SEMA ya? tinggal pemilihan DEMA aja dong.


12

opini

Buletin Kronika Edisi

27

MENUJU DEMOKRASI

IAIN METRO YANG BERMARTABAT

Oleh Muhammad Ali, M.Pd.I Ketua Jurusan PAI FTIK IAIN Metro

O

r g a n i s a s i m a h a s i s w a merupakan sebuah wa d a h s e k u m p u l a n i n s a n intelektual yang membentuk sebuah kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Keefektifan sebuah organisasi tergantung pada Visi dan Misi serta Program, kegiatan, tujuan, target capaian, materi, dan sasaran yang jelas untuk menggapai tujuannya. Oleh karena itu seorang mahasiswa dituntut harus bisa mengembangkan fungsi dan perannya dalam berorganisasi sebagai insan intelektual . Mahasiswa itu digolongkan kedalam dua kelompok, yaitu mahasiswa yang apatis dan m a h a s i s wa a k t i f t e r h a d a p organisasi kampus. Mahasiswa yang apatis terhadap organisasi kampus merupakan mahasiswa yang aktif terhadap perkuliahan saja, segala sesuatu diukur dari pencapaian kredit semester dan indeks prestasi kumulatif yang tinggi dan dapat meraih gelar sarjana. Sedangkan mahasiswa aktif adalah mahasiswa yang aktif dalam berbagai organisasi kemahasiswaan dikampus, yang sering disebut dengan “aktivis kampus�. Kedua jenis mahasiswa ini m e m i l i k i p e r b e d a a n ya n g kontras saat memasuki dunia kerja, mahasiswa aktivis seharusnya lebih mudah bersosialisasi, karena

kematangan emosional, dan sosial yang dimiliki. Salah satunya adalah kecerdasan Emosional, yang dimana meliputi Kesadaran diri yang didalamnya mencakup tiga aspek, yakni pengetahuan, harapan, dan penilaian. Seseorang dapat dikatakan memiliki kesadaran diri apabila ia dapat memahami emosinya serta kritis terhadap informasi mengenai dirinya baik kelebihan maupun kelemahannya. Penyikapan diri , yang merupakan salah satu komunikasi mengenai hubungan antar manusia dalam berinteraksi untuk membuka diri terhadap hal-hal yang baru. Penataan diri, Seseorang yang mempu mengerahkan kemampuan yang dimilikinya baik berupa pengetahuan maupun keterampilan (skill) melalui motivasinya, secara otonomi, sert a memonitor kemajuan yang dicapainya. Motivasi diri, dengan cara, sadari diri dengan mencari potensi terbaik kita, berpikir positif karena masa depan dibangun dari apa yang kita pikirkan hari ini, mempunyai tujuan hidup dengan menguatkan kemauan serta menentukan tujuan hidup mulai hari ini, berani gagal karena sukses bukan sesuatu yang terjadi secara instan, namun harus diwujudkan dengan tindakan nyata, tidak ada

impian yang bisa dicapai tanpa tindakan, evaluasi diri dengan terus mengelola potensi yang ada pada diri kita. Selanjutnya adalah empati, dimana kita harus mengerti dan mampu memahami perasaan orang lain. Dan tidak lupa juga adalah pengambilan keputusan secara tepat, cepat dan cerdas sangat diperlukan dalam mengambil sebuah keputusan. Kecardasan sosial adalah yang paling besar dalam mengantarkan kita untuk meraih sebuah keberhasilan atau pekerjaan. Kecerdasan ini meliputi: a). Asertivitas , yaitu suatu kemampuan untuk mengkomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan orang lain. b).Keterampilan mendengar aktif yaitu meliputi mendengar, memperhatikan, memahami dan mengingat c). Memahami orang lain dalam hal ini perlakukanlah orang lain seperti kita menyayangi diri sendiri d). Memberi feedback melalui ini kita dapat melakukan perbaikan dan perubahan. Dua kecerdasan itulah yang akan melahirkan seorang mahasiswa yang produktif berpikir dan b e r t i n d a k s e r t a bertanggungjawab, berjiwa besar, mampu memberikan solusi pada setiap permasalahan

yang muncul, karena aktivis memiliki segudang pengalaman dan kenangan ketika menyelesaikan masalahmasalah yang terjadi dalam sebuah proses berorganisasi. Semakin banyak masalah yang menerpa dan dapat diselesaikan dengan arif dan bijaksana maka semakin dewasalah pola pikir yang kita miliki, dengan demikian maka lahirlah aktivis kampus yang santun , beradab serta berakhlak mulia. Kecerdasan intelektual seseorang tanpa kematangan emosional dan sosial sulit akan diterima oleh masyarakat luas, itu semua perlu kepiawaian dalam menata bahasa dan bertuturkata. Maka sangat penting bagi mahasiswa untuk berkecimpung dalam organisasi kampus guna membentuk karakter diri sehingga menjadi mahasiswa yang produktif dan berjiwa besar. Pengalaman berorganisasi diletakkan pada urutan pertama dalam Surat Keterangan Pendamping Ijazah (S K P I ) pada bidang non akademikakademik, ini menggambarkan bahwa pangalaman berorganisasi itu sangat penting yang harus memiliki skill sebagai penunjang kemampuan akademik. Disamping sisi positif tersebut sering juga kita mendengar sentiment tidak bagus terhadap mahasiswa yang

aktif di organisasi, dan tidak jarang aktiďŹ s tersebut rawan drop-out karena lebih sibuk di organisasi dibandingkan dengan perkuliahan. Inilah sebagian kecil pandangan banyak orang pada sebuah organisasi kampus. Padahal itu tidak benar organisasi itu hanya sebuah wadah, mesin penggeraknya adalah kita. Maka pelajari komponenk o m p o n e n ya n g a d a s e r t a fungsinya sebelum kita menghidupkan mesin tersebut. Melalui goresan ini mari kita junjung tinggi kode etik dan pedoman akademik Institut Agama Islam Negeri (I A I N ) Metro, kita bangun demokrasi yang santun dan beradab, manfaatkan organisasi yang ada untuk mengasah kemampuan kita dengan baik sehingga benar-benar menjadi penunjang kemampuan akademis yang kita miliki. B u k a n o r g a n i s a s i ya n g membuat kita gagal, tapi kegagalan memahami fungsi organisasi sehingga tidak mampu mengantarkan kita meraih yang terbaik, karena itu jangan pernah takut berorganisasi, maka jangan katakan pada Allah SWT aku punya masalah, tetapi katakanlah pada masalah, bahwa aku punya Allah SWT.


Buletin Kronika Edisi

27

opini

13

Membangun

P

otensi melalui

endidikan

Oleh Mustika Edi Santosa (Ketua Umum KSEI Filantropi)

Pe n d i d i k a n m e r u p a k a n pembelajaran pengetahuan, keterampilan dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan atau penelitian. Pendidikan memiliki peran penting dalam m e m b e n t u k d a n mengembangkan potensi Sumber Daya Manusia (SDM) sebagai agent of change. Diharapkan melalui dunia pendidikan akan tercipta masyarakat yang mumpuni, khususnya generasi-generasi muda yang berkualitas dan mampu memberikan perubahan yang signiďŹ kan bagi kemajuan negara. Tidak sedikit negara yang menjadikan tingkat pendidikan warganya sebagai tolak ukur kemajuan negaranya. Sering juga diartikan bahwa dengan semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat suatu negara, maka akan memberikan dampak positif pada tingkat kesejahteraan negara tersebut. Hal inilah yang kemudian menjadi alasan bagi setiap negara, tidak terkecuali Indonesia yang giat untuk m e m b e n a h i d u n i a pendidikannya. Sebab, diharapkan semakin baik k u a l i t a s p e n d i d i k a n ya n g diterapkan maka akan semakin banyak terbentuk S D M yang mumpuni. Namun, sayangnya ekspektasi yang dieluhkan dari

dunia pendidikan tidaklah sama dengan realita yang terjadi saat ini. Jika melihat realita dunia pendidikan di Indonesia saat ini, masih sangat jauh dari kata “berhasil� dalam mencetak S D M yang mumpuni dibidangnya. Terkhusus di sini adalah pendidikan formal yang sering menjadi sorotan masyarakat dikarenakan banyaknya problematika di dalamnya. Salah satunya adalah masih banyaknya lulusan yang kurang berkompeten dalam bersaing di dalam dunia kerja. Minimnya S D M yang mampu menonjolkan eksistensinya sebagai intelektual akademik ataupun sebagai intelektual profesi setelah keluar dari jenjang pendidikan formal. Hal tersebut tentu menyebabkan kesulitan yang dihadapi para lulusan dalam mencari pekerjaan. Maka tidak heran jika banyak lulusan, khususnya sarjana yang menyumbang angka pengangguran cukup banyak bagi negara. Lemahnya S D M saat ini diindikasikan terjadi karena proses pembelajaran yang kurang inovatif dan masih kurangnya minat belajar siswa/mahasiswa dalam mengembangkan keilmuannya. Data Badan Pusat Statistika (B P S ) menyatakan, bahwa jumlah pengangguran lulusan perguruan tinggi mencapai 11,19%, atau setara 787.000 dari total 7,03 juta orang yang tidak memiliki pekerjaan. Data

tersebut jelas, bahwasannya masih banyak lulusan perguruan tinggi yang belum mampu bersaing di dunia kerja. Sehingga mengakibatkan ketidaksesuaian antara permintaan pasar tenaga kerja dengan kompetensi lulusan. Perlu dijadikan sorotan tajam bagi pemerintah dan masyarakat, dimana pendidikan tidak hanya berbicara soal legalitas kelulusan (ijazah), namun terpenting adalah proses pembentukan potensi dan kemampuan diri. Baik dari segi intelektual, hard skillmaupunsoft skill yang nantinya akan menjadi bekal setelah menyelesaikan pendidikan. Pemerintah sebenarnya telah berupaya dalam membenahi dunia pendidikan di Indonesia. Hal ini dapat dilihat dari produk undang-uandang yang dibuat oleh pemerintah mengenai pendidikan yaitu U U No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Selain itu juga, pemerintah telah mencanangkan program wajib pendidikan dasar selama 9 tahun bagi masyarakat. Upaya yang dilakukan oleh pemerintah ini menjadi bentuk sumbangsih kerja positif pemerintah dalam memajukan dunia pendidikan. Tetapi, sayangnya masih belum sempurnanya pelaksanaan pendidikan seperti yang tercanangkan di dalam UndangUndang mengkibatkan belum efektifnya output dari dunia pendidikan di Indonesia.

Problem ini kemudian harus menjadi P R bersama, tidak hanya pemerintah, namun masyarakat, khususnya mereka yang terlibat langsung di dalam dunia pendidikan untuk ikut andil dalam menanganinya. Supaya cita-cita bangsa Indonesia untuk mencerdaskan seluruh masyarakatnya dapat tercapai. Sesungghnya pendidikan tidak hanya dapat ditempuh melalui pendidikan formal saja. Selain pendidikan formal, masih ada pendidikan non-formal dan informal. Tidak sedikit juga pendidikan non-formal dan informal mampu menciptakan S D M ya n g m u m p u n i d a n sukses dalam bidangnya masing-masing. Meskipun dengan banyaknya keterbatasan, baik fasilitas maupun pendanaan. Tentunya ini dapat menjadi gambaran dan m e n j a d i p e r h a t i a n b a h wa pendidikan non-formal dan i n f o r m a l s e b e n a r n ya j u g a mampu memberikan sumbangsih positif bagi dunia pendidikan dan perlu adanya support untuk eksistensinya. Pendidikan pun tidak hanya terbatas pada ruang sekolah atau universitas. Namun masih b a n ya k r u a n g ya n g d a p a t dijadikan sebagai saranan pendidikan dalam membentuk agent of change yang berkualitas. Salah satunya melalui komunitas, baik komunitas diskusi dan lain sebagainya. Akan lebih baik jika semua

ruang pendidikan yang ada mampu dimaksimalkan, baik pendidikan formal, non-formal dan informal. Sehingga tidak hanya terfokus pada pembangunan dunia pendidikan formal saja. Realita pendidikan saat ini banyak memberikan pembelajaran bagi pemerintah, masyarakat dan khususnya generasi-generasi muda yang terlibat di dalam dunia pendidikan. Terkhusus bagi ya n g s e d a n g m e l a n j u t k a n pendidikan di tingkat Perguruan Tinggi saat ini, dimana mereka menjadi harapan bangsa dalam menyongsong masa depan yang gemilang. Perlu diingat bahwasannya pendidikan dapat ditempuh dimana saja. Tidak selalu mengharuskan untuk menempuh pendidikan di sekolah yang bertaraf internasional atau Perguruan Tinggi yang berlebel terbaik. Tapi, yang menjadi point penting adalah bagaimana menemukan cara terbaik untuk mengembangkan potensi, kemampuan diri dan proses belajar yang baik. Sebab tidak hanya sekedar title yang harus didapatkan setelah tamat pendidikan, namun juga ilmu yang memberikan kecerdasan dan berkompeten dalam bidangnya.

Mau Tau Berita Seputar Kampus? Kunjungi dan Follow Media Sosial Kami kronika.id

Kronika TV

lpm_kronika

LPM Kronika Metro, Lampung


14

Komentar Kita

Buletin Kronika Edisi

27

Mahasiswa Itu Peka Oleh Umarotun Fauziah (Pemimpin Redaksi Kronika)

Masa-masa S M A telah dilalui dengan dinyatakannya bahwa Anda itu “L U L U S â€?. Sungguh itu menjadi kegembiraan yang luarbiasa saat ini. apa lagi bagi yang memiliki keinginan untuk melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi lagi. I ya , p e r k u l i a h a n l a h ya n g dimaksud. Sebelum kuliah mungkin kamu berďŹ kir, bahwa k u l i a h i t u s u a t u h a l ya n g menyenangkan. Sebab, Anda beranggapan bahwa saat kuliah akan memiliki waktu santai dan banyak menganggur, dan bebas dari tugas yang seabrek. Bukankah begitu? Oke...kita uraikan sekarang Anak kampus yang menyandang status mahasiswa ini memiliki jadwal kuliah yang harus ditaati, seperti mengerjakan tugas kuliah sesuai dengan deadline yang ditentukan, dan masuk kelas sesuai jamnya. Tapi sudahlah kita tinggalkan sejenak, karena itu memang sudah menjadi tugas wajib mahasiswa pada umumnya. Didalam dunia perkuliahan, terdapat beberapa tipe mahasiswa. Tipe mahasiswa yang pertama adalah mahasiswa yang aktif dalam perkuliahan dan hanya bergelut d e n g a n b u k u , s e l a n j u t n ya adalah tipe mahasiswa yang hanya aktif organisasi saja, dan ya n g t e r a k h i r a d a l a h t i p e mahasiwa yang aktif diperkuliahan dan juga organisasi sekaligus memiliki rasa kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Mungkin ada sebagian dari kita yang menganggap bahwa dengan mengikuti organisasi itu tidak mendapatkan

keuntungan, dan hanya membuang-buang waktu. Pa d a h a l ya n g s e b e n a r n ya dengan mengikuti organisasi itu banyak manfaat yang akan kita dapat. Seperti bertambahnya t e m a n , d a n b e r t a m b a h n ya pengetahuan. Karena pengetahuan yang kita dapat diorganisasi belum tentu kita dapat dibangku perkuliahan. Misalnya saja bila Anda mengikuti suatu organisasi, pasti dalam setiap organisasi jika mengadakan suatu acara mereka akan disibukkan dengan step-step pengadaan acara tersebut. Maka Anda pasti akan diajarkan bagaimana sistematika dalam pembuatan surat-surat yang dibutuhkan. Anda tidak akan mendapatkan pengetahuan itu jika tidak kuliah di jurusan administrasi perkantoran. Selain itu juga, dengan sendirinya Anda akan mahir dalam hal memanage waktu. Jika dalam perkuliahan Anda ingin memiki nilai yang bagus dan nantinya akan lulus dengan menyandang predikat cumlaude , Anda harus dapat mengukur seberapa besar usaha mu untuk meraihnya. Jika Anda ingin meraih semuanya, maka yang harus Anda lakukan adalah buang jauh-jauh sifat malas dalam perkuliahan. Karena jika sifat itu tidak Anda hindari maka bukan hal yang mustahil jika Anda akan tertinggal dengan rekan seangkatanmu. Seperti contoh, jika ada satu mata kuliah disemester genap dan disitu Anda mendapatkan nilai yang mengharuskan Anda mengulang di tahun depan. Dengan begitu, otomatis Anda harus kembali mengambil mata kuliah tersebut ditahun depan

saat semester genap pula, dengan begitu Anda tertinggal satu tahun dari rekan seangkatan. Menjadi mahasiswa dengan segudang prestasi dan menyandang predikat cumlaude seperti yang kita bahas diawal adalah impian sebagian besar mahasiswa. Karena dengan begitu mereka akan merasa m e n j a d i m a h a s i s wa ya n g sempurna dan patut untuk dibanggakan oleh orang tua. Agar semua itu dapat terwujud tentunya banyak hal yang harus Anda lalui. Seperti halnya Anda harus belajar dengan bersungguh-sungguh. Eits...tapi jangan menjadi orang sombong jika hanya berusaha saja, tetapi tidak disertai dengan do'a. Karena usaha tanpa do'a adalah sombong. Ingatlah keajaiban do'a itu mampu merubah takdir. Saat nantinya Anda memilih untuk menjadi mahasiswa yang aktif juga dalam organisasi, jangan perlu takut apakah Anda mampu untuk mewujudkan mimpi-mimpi mu menjadi mahasiswa yang nyaris sempurna. Karena dengan berorganisasi itu kamu akan mendapatkan banyak hal yang tidak akan Anda dapatkan dibangku kuliah. Tak sedikit pula mahasiswa yang mengikuti organaisasi tetapi mereka memiliki Indeks Prestasi (I P ) yang tinggi pula. Karena mereka mendapatkan pengetahuan tidak hanya dibangku perkuliahan saja. Yang harus diingat adalah, di dunia kerja membutuhkan skill apa yang Anda muliki. Masalah nilaipun akan ditanyakan, namun yang dicari adalah tentang skill apa yang Anda

miliki untuk bersaing dengan ribuan bahkan jutaan orang diluar sana. Apalagi saat ini jamannya Masyarakat Ekonomi Asean (M E A). Dimana dampaknya adalah terciptanya pasar bebas dibidang permodalan, barang dan jasa, bahkan tenaga kerja. Nah, bagaimana jika kita akan bersaing dengan tenaga kerja terampil diluar sana jika kita tidak memiliki skill yang tidak ditempa dari sekarang. Jadi mulai sekarang, buang jauh-jauh mindset Anda yang beranggapan bahwa dengan mengikuti organisasi saat kuliah itu hanya akan membuangb u a n g w a k t u d a n memperlamban untuk segera lulus. Karena semua itu tergantung dari masing-masing individu bagaimana menyikapi dan menjalaninya. Semua pilihan ada ditangan

mu, apakah Anda mau menjadi mahasiswa yang hanya berkutat dengan buku, menjadi mahasiswa yang hanya aktif diorganisasi, atau menjadi m a h a s i s wa b e r s a m a - s a m a untuk menggali potensi yang tidak hanya aktif diperkuliahan tetapi juga diorganisasi sekaligus memiliki rasa kepekaan terhadap lingkungan sekitar. Sehingga tidak menjadi mahasiswa yang acuh terhadap lingkungan sekitar. Bagaimana bangsa mu, tergantung bagaimana sikap mu. Setiap pilihan mu akan menentukan bagaimana Anda untuk kedepannya. Karena hasil itu tidak akan menghianati proses. Semangat lah untuk berproses menjadi yang lebih baik.


Buletin Kronika Edisi

27

kretifitas

15

Cerpen

Menanti Senja Oleh Bunga Dwi Puspita Apakah semua orang terlahir untuk bahagia? Ataukah hanya sebatas pemberi harapan pada k e t i d a k a d i l a n ya n g s e m a k i n merajalela? Tanah tandus nan gersang menyingkirkan alam indah yang terbentang luas pada akhirnya Deru mesin menggelegar kala mentari terbangun dari singgasananya , langit menghitam mengabutkan cahaya pagi yang hendak beranjak. Ledakan demi ledakan membahana bersahutan dari ujung timur ke barat. Potret ketidakadilan pada negeri makmur yang kini mengalami akhir kejayaannya. Sayup-sayup terdengar isak tangis yang tertahan sendu. Gelak tawa juga air mata, perpaduan yang tak lagi asing. Menghancurleburkan asa juga kebahagiaan di kala itu. Tak ada lagi terdengar suka yang menyelimuti k e g a n a s a n p e p e r a n g a n ya n g merampas segala harta benda. Hanyalah pemuas nafsu semata. Ironisnya, dunia seolah diam menyikapi duka yang tengah bersarang di negeri itu. Gadis kecil itu meringkuk dibalik semak, tak jauh dari potret kejahatan yang bergema di sekelilingnya. Keringat dingin tampak membasahi sekujur tubuhnya yang melemah dengan luka yang menghias sekujur tubuh mungilnya. Begitu banyak peristiwa yang seharusnya tak disaksikan oleh gadis belia sepertinya. Tanpa

siapapun yang kan merengkuhnya dalam pelukan hangat yang amat ia nantikan. Namun, tak ada yang dapat ia lakukan selain melantunkah bait demi bait dzikir yang tak henti-hentinya. Ia menutup mata erat berharap semua yang terlihat hanyalah mimpi semata. Kemudian, ia teringat akan bundanya yang selalu melantunkan ayat-ayat suci al-quran di tengah ketakutannya. Tapi, pada siapa lagi ia bernaung? Ayah dan bundanya tlah menjadi korban pelampiasan serdadu militer yang dianggap monster baginya. “Bunda, ayah, fatimah takut, fatimah sendirian” erangnya. Serdadu militer itu masih enggan beranjak dari sekitarnya. Ia merasakan dahaga yang luar biasa p a d a k e r o n g k o n g a n n ya ya n g mongering. Namun, angin seolah tak mengizinkannya tuk sekedar k e l u a r d a r i t e m p a t persembyniannya yang jauh dari para perampas hak itu. Mata fatimah mengintip dari balik semak menatap kisah pilu yang tengah hadir di depan matanya. Namun, ketenangannya berangsur menjadi sebuah kegelisahan tatkala menatap seseorang bersenjata lengkap yang tampak berjalan mendekatinya. “A l l a h l i n d u n g i F a t i m a h , Fatimah takut, bundaa!,” isak tangisnya memecah ketika mendapati pemuda itu dengan kasar memangkas semak tempat

persembunyiannya tersebut. Ia terdiam merenungi nasib yang akan menimpanya. Entah apa yang akan ia lakukan pada tubuh kecilnya. “Demi Allah, apa yang kau lakukan seorang diri di tempat ini gadis kecil? Kau tahu negeri sudah kacau oleh para zionis-zionis yahudi!” Seru pria bertubuh tegap yang tercabik-cabik oleh banyaknya luka di sekujur tubuhnya. Dentuman ledakan kembali terdengar nyaring. Fatimah kembali meringkuk ketakutan mengetahui puluhan pesawat militer itu tengah mengitari langit di atasnya. Ia hanya bisa pasrah saat lelaki asing yang baru saja ditemuinya itu merengkuhnya paksa, fatimah memejamkan mata kuat tatkala lelaki itu berlari amat sangat kencang di tengah dahsyatnya peperangan. Tanah subur itu tlah mengering, pepohonan seolah menjadi saksi bisu akan peristiwa yang amat menggunjang jiwa itu. Sementara gelak tawa seolah tak berhenti menyaksikan fenomena yang mengerikan tersebut. Fatimah tercekat mendengar teriakan lelaki itu, ia bergidik ngeri mengetahui sebuah peluru tengah menghantam tubuh rapuh lelaki itu. Ia dapat merasakan pegangannya yang melemah namun sejurus kemudian lelaki itu mengeratkan rengkuhannya meski ia tahu betapa sakit yang ia rasakan kala itu. Dimanakah keadilan yang

sesungguhnya? Bukankah semua orang memiliki hak untuk merdeka? Lalu mengapa hanya dinikmati oleh sebagian kalangan yang tak bertanggung jawab? Bukankah hak asasi manusia berlaku untuk semua orang tanpa memandang jenis kelamin, ras, agama, pendidikan, politik atau asal-usul social budaya? Tak ada lagi seteguk air bening di tanah palestina, yang ada hanyalah air keruh bercampur darah para pejuang syuhada kecil. Akankah dapat terasa rasa aman juga tenang di langit palestina? Fatimah tersentak terbangun dari lamunannya saat dengan tibatiba ia jatuh terseungkur bersama pemuda itu. Ia menatap pilu ke arah lelaki itu yang tengah menutup matanya. Secepat kilat ia menitikkan airmatanya mengetahui bahwa lelaki itu tlah berpulang untuk selamanya. Fatimah menggunjangkan tubuh tak bernyawa itu berharap ia akan merespon dan bangkit dari para zionis yang tengah mengulurkan senjata api pada tubuh lemahnya. Sia sia. Serdadu militer itu berlari mendekati Fatimah yang terus menerus melakukan tindakan bodoh dengan mencoba menyadarkan lelaki yang telah tak b e r n ya wa i t u . Ta p a k a n k a k i terdengar cukup jelas walau deru mesin-mesin berat berbaur menjadi

satu dalam pendengarannya. “Demi Allah yang nyawa ku yang berada di tangannya, aku tidak t a k u t m a t i ! ” Te r i a k n ya p a d a s e r d a d u m i l i t e r ya n g b e r d i r i mengelilinginya. Faitimah mengepalkan telapak tangannya dengan mata yang tertutup erat ketika dengan membabi buta peluru demi peluru bersarang di tubuhnya tanpa mengenal ampun. Sayup-sayup gelak tawa menggelegar kencang di telinga kecilnya. “Akan aku adukan pada Allah apa saja yang telah terjadi” ujar gadis kecil itu dengan sisa-sisa nafas y a n g t e r c e k a t p a d a tenggorokannya. Mata kecil itu terbuka lemah lalu kembali terpejam, melantunkan dzikir demi dzikir sesaat sebelum sebuah rudal jatuh menimpa tubuh tak berdosa itu. Dentuman demi dentuman alat penghancur masih terdengar. Tak ubahnya dunia yang memutarkan detik waktu yang kan berputar. Sungguh dimanakah keadilan yang dahulunya di serukan. Dunia tak ayalnya penghancur segala kisah. Maka, apa yang kau harapkan dari dunia wahai para pecinta? Senja tercetak di langit timur, langit meluruhkan jeritan-jeritan tak berperikemanusiaan. Mentari bergegas turun ke ufuk barat, menyingsing asa juga simpuhan darah para syuhada.

Katanya Kami Mahasiswa

Belenggu

Oleh Diah Ayu Hidayah

Oleh Hasanah Indah Pratiwi/FLP Kota Metro

Kata orang kami agen perubahan tapi tak sedikit dari kami yang malas belajar tak banyak dari kami yang memprioritaskan bahkan saat ujian menghadang di depan kami hanya sibuk facebook_an up date status membuat kegemparan “ Katanya besok ujian.”

Mentari telah menyapa Merangkul nurani yang menyendiri Menyambut senyum yang mulai kaku Menyajak doa dan bait rindu

Kata orang kami penyalur aspirasi rakyat saat bencana membumbung padat, kami terkadang bungkam, ada masalah kami diam dizholimi pemimpin kami tak sadar gadget dan style membuat kami sedikit sangar hingga lupa hakikat belajar Kata orang kami tonggak kehidupan tapi kami lalai dari membaca kami asik menghabiskan waktu dengan sia-sia merayakan ragam kebebasan mumpung muda kami kunjung mengabaikan senapan peluru derita kami lupa Indonesia butuh berjaya kami lupa bahwa kami harus berdigdaya

Kala syair menghibur kalbu Bersama kelembutan air wudhu Aku, kamu, dan dia Hanya sepihak yang paham akan cinta Terkungkung kala prinsip yang menyerbu Bergeming dengan hati untukmu Namun Dia yang memahami Tau tentang indah dunia yang sempurna Belum saatnya Kita harus kembali Mengubah diri Menata hati Teruntuk yang Maha Cinta

Puisi


16

kreatifitas

Buletin Kronika Edisi

27

Cerpen

Jawaban Soal Nomor Satu Ranti Suci Lestari (KetuaFLP Kota Metro)

J

am 10 di ruang kelas. Degub jantung seakan ingin menyaingi waktu. Gerakan tangan itu telah mencapai kecepatan maksimum. Tak peduli batas baris kertas, menantang setiap goresan untuk berjajar rapi. “Sepuluh menit lagi!” tukas sang pengawas tak beri ampun. Suaranya bak komando yang memaksa prajuritnya bergerak lebih cepat. Matanya berkeliaran tajam menyapu setiap sudut kelas. Sambil berjalan pelan dan sesekali melirik jam di pergelangan tangan. Peluh bercucuran, empat kipas angin yang setia berputar tak mempan melawan rasa panas yang k a d u n g b e r k u a s a . Ta k satupun wajah menyiratkan kegembiraan, yang ada hanya ketegangan. Semua nampak serius menatap lembar kerja yang minta dipenuhi. “Lima menit lagi!” pengawas berjalan ke arah mejanya, lalu duduk dan mulai merapikan beberapa k e r t a s ya n g b e r s e r a k a n . Ketegangan semakin naik beberapa oktaf. Ini adalah medan pertempuran antara waktu dan kemampuan manusia. “Ssst...ss ...!” aku terganggu oleh isyarat minta tolong. Tanpa perlu menoleh tentu aku sudah tahu siapa dia. Pasti Raka yang tepat duduk di belakangku. Ada sedikit rasa jengkel karena konsentrasiku pecah. Waktu terbuang dan aku harus menggali lagi kata-kata yang ingin kutulis. Akupun cuek, pura-pura tidak dengar. “Ss .. hei... Nuria! Bentar s i h . . . ” t a n g a n n ya m u l a i mencolek punggungku. Kedongkolanku meningkat. Sekali lagi aku tetap tak merespon. Diulanginya

sampai tiga kali tapi aku tetap cuek. Tak lama, dia berhenti. Nampaknya dia menyerah. Aku kembali fokus pada lembar kerjaku. Tinggal soal nomor satu lagi yang belum terisi. Aku paham maksud soal tersebut meski jawabannya masih di awangawang, tapi otakku cukup sulit menjelmakannya dalam kalimat. 'Posisi apa yang anda inginkan ketika di masyarakat? jelaskan strategi anda untuk mendapat posisi itu!' soal itu benar-benar memaksaku untuk berimajinasi. “ Wa h , s i a p a d i a ? ” keheningan pecah ketika salah seorang mulai berdiri dan berjalan ke meja dosen. Beberapa pasang mata melirik dan ada juga yang cuek. “Tidak usah ribut! Kalau sudah selesai langsung dikumpul!” tegas sang pengawas. “Ini, Pak!” laki-laki jangkung berkacamata itu menyodorkan secarik kertas. “Lembar jawaban taruh di atas amplop, soal kamu bawa pulang.” “Terima kasih, Pak.” Lakilaki luar biasa tadi keluar sambil menenteng tas. Raut wajahnya nampak seperti habis keluar dari ruang persidangan dan dinyatakan bebas. “ Wa k t u s u d a h h a b i s . Sekarang kumpulkan semua jawaban kalian! Bapak hitung sampai sepuluh. Yang belum mengumpul tidak Bapak terima. Satu...,” “Hah, sebentar lagi, Pak...” protes mahasiswa yang mulai gelagapan. “Dua,....tiga....” Blank sudah, pasrah adalah jalan terbaik yang harus dipilih. Kelas gaduh, dan teman-teman berebutan mengumpul lembar jawaban

ke meja dosen. Ada yang menggunakan kesempatan untuk saling mencontek. Ada pula yang maju ke meja depan, lalu lanjut menulis sambil memanfaatkan waktu sebelum hitungan selesai. Mereka tak menyia-nyiakan kesempatan meski begitu riskan. “Delapan..., sembilan....,” hitungan berhenti di angka sembilan. semua jawaban telah terkumpul di meja. Tak ada keceriaan setelahnya, hanya ada keluhan dan pasrah pada jawaban yang mereka tulis. Kemudian pengawas ujian sibuk merapihkan lembar jawaban siswa. Anakanak yang lain pun berkemas siap untuk keluar kelas. “ Tu n g g u s e b e n t a r ! a d a ya n g b e l u m m e n u l i s k a n namanya. Punya siapa ini?” lembar jawaban tak bernama itu diangkat ke atas. Kami pun saling toleh dan bertanya. Raka mengangkat tangan, “Jawabannya bagaimana Pak? Kalau bener itu punya saya. Kalau salah bukan punya saya Pak!” “Huuuuuuuuuu.........!” seru seisi kelas. Bahkan ada yang melemparinya dengan buntalan kertas. “Ada di tumpukan paling bawah. Jumlah lembar jawaban dan absen kenapa lebih banyak lembar jawabannya? Ada yang belum absen?” Bapak pengawas mengangkat absen. “Mungkin punya anak laki-laki yang keluar duluan itu, Pak!” Sahutku. “Siapa namanya?” “Saya tidak kenal, Pak.” Anak-anak menggeleng dan saling bertanya satu sama lain. “Kalau ada yang bertemu dia, tolong sampaikan untuk mengahadap saya.” “Baik, Pak!” Ujian akhir semester mata

kuliah kemasyarakatan kini telah selesai. Ketegangan luruh. Bagaimanapun juga perjuangan telah usai. Ini adalah perang terakhir di semester satu. *** Selesai ujian aku berpapasan dengan lelaki jangkung itu di pasar. Dia sedang menjinjing kardus air mineral dari mobil ke dalam toko. Sepertinya dia bekerja sampingan sepulang kuliah. “Ada apa, Mbk?”Seorang laki-laki paruh baya menyapaku. “Maaf Pak, saya hanya ingin mengabari anak laki-laki berbakaos merah itu untuk menghadap dosen.” “Dosen? Dia itu sudah tidak sekolah, Mbk.” “Eh, bukannya dia kuliah di IAIN Metro ya, Pak?” “Nggak, Mbk! Dia itu setiap hari nguli di pasar.” Aku tak menyangka ternyata ada yang bisa menyusup di kampus. “Imran!, ada yang cari kamu!” Dia pun mendekat sambil mengusap peluh di keningnya dengan handuk kecil. “Siapa ya? Dan ada perlu apa?” “Hemmh, aku tahu kamu menyusup di kelas waktu ujian di kampus tadi.” “Eh.....!” “Sudahlah, sepertinya kabar kamu harus mengahadap dosen pengawas tadi tidak berguna untukmu.” “Hahaha.... ketahuan ya?” Dia pun menggaruk kepalanya. “Kenapa kamu lakukan itu?” Tanyaku penasaran. “Iseng!” Jawabnya singkat. “Hah...!” aku terkejut mendengar jawabannya. Itu t e r d e n g a r m e n ye b a l k a n . Apalagi mengingat aku harus bayar SPP untuk bisa duduk

?

di bangku kuliah. “Ngomong-ngomong tadi kamu keluar duluan, Aku boleh tahu jawaban kamu di soal nomor satu ujian barusan?” kualihkan pembicaraan. Aku tak punya hak untuk marah akan keisengannya itu. Siapa tahu dia ternyata anak yang pintar. “Maksudmu tentang posisi di masyarakat itu? Hemmmh, itu rahasia!” Dahiku berkerut. Sedikit jengkel dengan jawabannya. “A k u m e m a n g t i d a k seberuntung kamu karena bisa kuliah. Tapi aku punya sesuatu yang mungkin tidak dimiliki oleh seorang mahasiswa sekalipun.” Senyumnya seakan mengejek. “Apa itu?” aku tak bisa menahanrasa penasaran. “ J a wa b a n s o a l n o m o r satu.” “Apa?” “Sudah ya, aku masih kerja!” dia tiba-tiba pergi dan kembali mengangkut kardus ke dalam koto. Sepertinya aku memang tidak harus menanggapi orang becandaan seperti itu. Lebih baik pulang dan tidur siang. *** Brak brak “Nuria cepat buka pintunya!” “Iya, Pak! Sebentar!” aku pun terbangun dan cepat membuka pintu. Tercium bau alkohol dari seorang laki-laki kurus di hadapanku. Dia pun berjalan lunglai tanpa menatapku. Tak ada lagi air mata yang keluar apa lagi umpatan kekecewaan. Kemudian kupandang bingkai foto dimana bapak yang gagah mengenakan toga. Sepertinya aku memang harus serius membuat jawaban soal nomor satu.


Buletin Kronika Edisi

27

info Kita

17

Alternatif Mahalnya Kacang Kedelai Oleh Yudha

Banyak sekali bahan makanan yang dikenal saat ini. salah satu yang dikenal adalah tempe. Pada umumnya tempe yang dikenal adalah berbahan dasar kedelai. Namun jika anda tahu, ada lagi jenis tempe lain yang berbahan dasar kacang koro. Tempe yang mempunyai nama botani Mucuna Pruriens merupakan sejenis kacang koro. Tanaman yang tumbuh merambat ini masih satu keluarga dengan buncis dan kapri. Kacang koro memiliki butiran kacang yang lebih besar dari pada kacang kedelai. Tanaman benguk tidak terlalu membutuhkan banyak air, bahkan tanaman ini dapat tumbuh pada hampir semua tempat. Di desa-desa

tanaman ini umumnya tidak ditanam secara khusus dan intensif, artinya tanaman ini sering ditanam sebagai selingan atau tanaman pengisi tanah kosong yang nyaris tidak tergarap. Tidak mengherankan jika jenis tanaman ini sering ditemukan di pinggiran sungai, di pematang, di lereng-lereng pegunungan dengan kondisi tanah yang relatif minim tingkat kesuburannya. Biji Benguk memiliki ukuran kirakira sebesar kelereng dengan bentuk sedikit lonjong dan agak pipih. Biji benguk berwarna abu-abu hingga kehitaman. Dalam satu kulit (polong) Benguk biasanya berisi 3-5 biji Benguk. Biji-biji tersebut dapat diolah

menjadi Tempe Benguk dengan cara pengolahan sama seperti pembuatan tempe kedelai. Kandungan gizi tempe dari jenis biji-bijian seperti biji benguk tersebut tidak kalah dengan tempe kedelai. Ditengah semakin melambungnya harga kedelai ataupun kacang koro, benguk diyakini mampu menjadi bahan komoditi alternatif sebagai pengganti kedelai. Memang terkadang protein dan lemak benguk lebih rendah dibandingkan kedelai. Sementara kandungan karbohidratnya justru dua kali lipat. Selain itu, benguk juga memiliki kandungan gizi yang tinggi. Dari 100g biji benguk mengandung 55g karbohidrat, 130mg kalsium, 200mg fosfor, 2mg besi, 70 S I vitamin A, (0,3mg vitamin B1), dan 15g air. Bahkan dilansir dari jurnal Depkes yang telah dilakukan analisa zat gizi pada biji koro benguk memiliki kadar protein dengan strain 90 I I /3 ialah 14,1%. Pembuatan tempe benguk tahapnya sama seperti membuat tempe pada umumnya. Pertama, rebus air hingga mendidih. Setelah itu masukkan biji kacang benguk ke dalam air yang mendidih tadi. Diamkan hingga suhu air hangat.

Selanjutnya, pisahkan air dan kacang benguk, kemudian remas-remas dan diinjak-injak hingga biji kacang benguk terpisah dari kulit arinya dan kacang terbelah menjadi dua. Kemudian kacang benguk yang telah terpisah dari kulit kembali direbus dengan air hingga mengeluarkan buih. Setelah itu, pisahkan kacang benguk dengan air. Agar lebih cepat kering, simpan kacang benguk di wadah datar yang dasarnya telah diberi kain untuk menyerap cairan.Setelah kering, kacang benguk disimpan di wadah cekung, tambahkan ragi dan tepung. Aduk hingga benar-benar merata. Setelah tercampur sempurna, masukkan kacang benguk ke dalam medium plastik atau daun pisang. Ujung plastik atau daun pisang dirapatkan. Kemudian lubangi plastik sehingga ada sirkulasi untuk udara. Lalu diamkan adonan tempe benguk dengan durasi 24 sampai 36 jam. Lebih baik lagi jika disimpan di tempat yang hangat. Harganya yang lebih murah dan mudah didapat dari pada biji kedelai memb uat sebag ian masyarak at memanfaatkan sebagai usaha tempe benguk. Selain Harganya yang lebih murah

mudah didapat, olahan tempe benguk juga sangat digemari yakni tempe besengek benguk. Masakan ini hanya dapat ditemuidi daerah Kulonprogo, Yogyakarta saja. Besengek tempe benguk memiliki rasa yang khas yang berbeda dengan rasa tempe kedelai. Biji Benguk pada intinya tidak bisa menjadi sangat lunak seperti kedelai atau biji yang lain. Jadi, rasa krispi pada tempe benguk ketika digigit atau dikunyah menimbulkan rasa yang unik. Paduan bumbu besengek yang pas, manis-manis gurih dengan aroma rempah-rempah yang agak kuat menggelitik dan membangkitkan nafsu makan. Nah, itu tadi segudang kandungan gizi dari tempe gamuk. Bahkan harganyapun lebih murah dan bahan bakunya lebih mudah dicari. Jadi tidak usah risau dengan mahalnya kedelai. Maka biji benguk dapat menjadi penggantinya. Dengan segudang kandungan yang dimiliki biji benguk dapat anda dapatkan sekarang. Selamat berburu tempe benguk, semoga bermanfaat. Sumber : www.menuininternasional.com h p://ejournal.litbang.depkes.go.id h ps://www.panganpedia.com

Berhenti Meremehkan Tumbuhan Liar Ini Oleh Windyana

Di Indonesia terdapat beragam tumbuhan, namun banyak pula tumbuhan yang belum orang ketahui amanya. Bagitu banyaknya tumbuhan yang ada, dan tiap tumbuhan pun memiliki kelebihannya masingmasing. Baik tumbuhan dengan berbagai bentuk, warna, khasiat, dan lainnya. Seperti halnya dengan tumbuhan satu ini yang memiliki cukup unik, dan mungkin masih terdengar asing ditelinga. Tembelekan, sebuah tumbuhan yang mempunyai nama latin Lantana camara Lini berasal dari Negara Amerika. Tumbuh di dataran rendah dengan ketinggian sekitar 1700 m diatas permukaan air laut. Meskipun t u m b u h a n Te m b e l e k a n b a n ya k tumbuh liar di tempat-tempat tandus, tetapi banyak juga dipakai untuk tanaman pagar atau tanaman hias. Masih terdengar asing bukan? Sebelum jauh membahasnya, kami akan membahas terlebih dahulu spesiďŹ kasi dari tumbuha tembelakan. Tumbuhan tembelakan memiliki batang yang tegak atau setengah merambat ini mempunyai banyak cabang dengan tinggi sekitar 2 m. Rantingnya yang unik berbentuk segi empat, berduri dan ada pula yang tidak berduri, daun berbentuk bulat telur, ujungnya meruncing, pinggir bergerigi, tulang daun menyirip. Kemudian permukaan atas daun berambut banyak terasa kasar, sedangkan bagian bawah daun berambut jarang, daun berbau harum dan duduk saling berhadapan. Bunganya berwarna putih, merah

muda, jingga, kuning, dan sebagainya. Berbentuk dalam rangkaian yang bersifat rasemos, bergerombol, bulat atau gepeng. Buah seperti buah buni, berwarna hitam mengkilat jika sudah matang. Selain itu khasiat yang dimiliki tumbuhan tembelekan juga begitu banyak. Untuk kesehatan tubuh manfaatnya sangat beragam, mulai dari bunga, daun bahkan akarnya pun juga kaya akan manfaat, diantaranya adalah: 1. Bunga, berkhasiat menghentikan pendarahan (hemortatik) Tumbuhan tembelekan memiliki rasa yang manis, sejuk, dan mampu menghentikan pendarahan (hemortatik). Bunga memiliki khasiat tersendiri dalam menyembuhkan berbagai penyakit yang di derita oleh manusia. Selain itu juga dapat digunakan sebagai obat untuk TBC dengan batuk darah, batuk pada anakanak, dan juga asma. 2. Daun, berkhasiat menghilangkan gatal, pembengkakan, perangsang muntah. Rasa daun yang pahit namun sejuk, berbau, dan agak beracun ini juga berkhasiat menghilangkan gatal, pembengkakan, dan perangsang muntah. Fungsinya dapat d i g u n a k a n u n t u k menyembuhkan beberapa penyakit yang secara tradisional,

diantaranya seperti sakit kulit, bisul, radang kulit, gatal-gatal, memar, luka, keseleo, rematik, panas tinggi, perangsang muntah pada keracunan makanan, dan juga sering buang air kecil (beser). 3. Akar, berkhasiat sebagai penurun panas. Akar tumbuhan tembelekan yang manis dan sejuk, berkhasiat sebagai penurun panas. Namun tak hanya itu, akarnya juga mampu dimanfaatkan untuk penawar racun, penghilang rasa sakit, menghentikan pendarahan, membantu juga proses penyembuhan secara alami bagi kesehatan dengan b e r b a g a i p e n ya k i t . S e p e r t i Inuenza, T B C kelenjar, gondongan (parotitis epedemica), rematik, keseleo, memar, sakit kulit yang berkaitan dengan g a n g g u a n e m o s i (neurodermatitis), keputihan (leucorrhea), air kemih mengandung nanah (gonorrhoea), sering buang air kecil (beser). Ta k h a n y a i t u , t u m b u h a n tembelekan hidup liar yang banyak ditemui dan mudah ditanam di Indonesia ini mampu digunakan sebagai penolak serangga. Kandungan dari daun dan bunga tembelekan berpotensi sebagai insektisida nabati. Daun dan bunganya mengandung lantadene A, lantadene B, lantanolic acid, lantic acidI, humule (minyak atsiri), b caryophyllene, g terpidene, a pinene, dan rcymene. Kandungan tersebut yang tidak

disukai oleh serangga, sehingga tanaman tembelek berpotensi sebagai penolak serangga. Itulah segudang manfaat dari tumbuhan tembelekan. Mulai sekarang berhentilah meremehkan tumbuhan tersebut. Silakan anda membudidayakan tumbuhan liar yang memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Karena alam diciptakan dengan segala manfaatnya untuk umat manusia. Tinggal bagaimana kita memanfaatkannya. Jika di konsumsi secara rutin dan dapat mengolahnya menjadi obat sehari-hari maka akan bermanfaat untuk kesehatan kita. Semoga bermanfaat.

Sumber: www.beritasatu.com h p://khasiattumbuhan.blogspot.co.id h p://www.antaranews.com h p://kebuntani.com h p://materibelajarinside.blogspot.co .id


18

life style

Buletin Kronika Edisi

27

Yang Ketat itu Berbahaya Oleh Elsa

Doc.Google

Saat ini gaya berbusana menjadi fokus utama disemua kalangan khususnya anak muda. Mulai dari baju, jilbab dan celana yang semua mengikuti trend yang ada. Salah satu yang umum disemua kalangan muda adalah penggunaan celana jeans. Jenis celana ini jika dipakai terasa ketat sehingga terlihat lekukan tubuhnya. Jika ditinjau dari segi keislaman, celana jeans belum dapat dikatakan sebagai penutup aurat yang sesuai syariat, karena lekukan tubuh sangat terlihat ketika menggunakan celana ini. Bahkan gaya berbusana jenis ini di kategorikan sebagai dosa besar seperti hadits shahih Rasulullah SAW besabda : ‫أﻫﻞ ﱠ‬ ْ َ ‫ﻣﻦ‬ ْ ِ ‫ﺻﻨﻔﺎن‬ ‫ﺳﯿﺎﻁ‬ ْ َ : ‫أﺭﻫﻤﺎ‬ َ ِ ‫ﻣﻌﮭ ُْﻢ‬ َ َ ‫ﻗﻮم‬ َ ُ َ َ ‫اﻟﻨﺎﺭ َ ْﻟﻢ‬ ِ َِْ ‫ﺑﮭﺎ ﱠ‬ َ َ ْ ‫ﻛﺄﺫﻧﺎب‬ ‫ﻭﻧﺴﺎء‬ َ ‫ﻀﺮﺑ‬ َ ِ ‫ُﻮن‬ َ ِ َ ، ‫اﻟﻨﺎﺱ‬ ِ َ َْ َ ِ ْ َ‫ ﯾ‬، ‫اﻟﺒﻘــــــﺮ‬ َ َ ‫ﺭءﻭﺳـــــﮭﻦﱠ‬ ُ ُ ‫ﻣﻤﯿﻼﺕ‬ َِ َ َ ِ َ ‫ﻛﺎﺳﯿﺎﺕ‬ ِ ُ ‫ﻣﺎﺋﻼﺕ‬ ِ َ ‫ﻋﺎﺭﯾﺎﺕ‬ ْ ْ ْ ْ ‫ﯾﺪﺧﻠﻦ َ ﱠ‬ َ ِ َ ‫ﺳﻨﻤﺔ اﻟﺒ ُْﺨﺖ‬ َ َ ، ‫اﻟﺠﻨـــﺔ‬ ‫ﻭﻻ‬ َ ُ ْ َ ‫ َﻻ‬، ‫اﻟﻤﺎﺋﻠــﺔ‬ ِ َ ِ ْ َ ‫َﻛﺄ‬ َ َ ‫ﻣﺴﯿﺮة‬ ْ ِ ‫ﻟﺘﻮﺟﺪ‬ ‫ َ ِ ﱠ‬، ‫ﺭﯾﺤﮭﺎ‬ ‫ﻛﺬا‬ َ ِْ َ َ ِ َ ‫ﻣﻦ‬ َ ُ َ ‫ﺭﯾﺤﮭﺎ‬ َ ِ ‫ﻭإن‬ َ ِ ‫ﯾﺠﺪن‬ َ​َ َ ‫ﻭﻛﺬا‬ Ada dua golongan penghuni Neraka yang belum pernah kulihat sebelumnya, sekelompok lelaki dengan cemeti laksana ekor sapi, mereka mencambuk orang-orang dengannya; dan wanita-wanita yang berpakaian namun telanjang, mereka lenggak-lenggok ketika berjalan. Di kepala mereka ada sesuatu mirip punuk unta. Mereka tidak masuk surga dan tidak pula mencium baunya, sedangkan baunya tercium dari jarak yang jauh… (HR. Muslim no. 2128) Yang di maksud dengan berpakaian namun telajang ini yaitu wanita yang berpakaian namun memperlihatkan lekuk tubuhnya sehingga menimbulkan syahwat. Selain itu, celana yang ketat memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Para ahli kesehatan memperingatkan kepada semua kalangan untuk tidak memakai celana jenis ini dalam jang k a wak t u yang lama.

Karena cenderung menekan saraf di seluruh paha. Hal ini bisa menyebabkan mati rasa atau sensasi rasa terbakar di daerah paha. Jika diabaikan, hal ini bahkan dapat menyebabkan kerusakan permanen pada saraf di daerah paha. Celana jeans yang terlalu ketat umumnya lebih sering dipakai oleh wanita, padahal hal ini akan meningkatkan risiko kerusakan syaraf paha. Berikut beberapa bahaya celana jeans bagi kesehatan : 1. M e n g h a m b a t pertumbuhan Usia 13-18 tahun yang masih dalam masa pertumbuhan sangat berbahaya jika sering menggunakan celana jeans. Karena syarafsyaraf dan peredaran darah yang tertekan akan menghambat pertumbuhan. 2. M e m p e n g a r u h i bentuk tulang D a l a m m a s a pertumbuhan, celana jeans menyebabkan hal yang buruk karena mempengaruhi bentuk kaki seseorang. 3. Menjepit peredaran darah Memakai celana jeans ya n g t e r l a l u k e t a k dapat menghimpit peredaran darah. Dampaknya, betis akan menjadi lebih besar bahkan sampai sulit melepas celana yang dipakai. 4. K e m u n g k i n a n mengalami 'compartment syndrome' menjadi lebih besar Buat yang belum tahu apa itu compartment

syndrom, let us tell you. Compartment syndrome adalah kondisi dimana saraf dan otot di bagian betis dan paha kita mengalami kebas atau bengkak yang memungkinkan kita menjadi tidak bisa beraktivitas termasuk bergerak! 5. Infeksi 'Candida Yeast' Infeksi jamur ini merupakan infeksi pada kulit yang umum. Infeksi jamur ini akan terjadi di area yang lembab dan panas. Saat mengenakan celana yang ketat, beberapa titik di bagian bawah akan menjadi panas dan lembab sehingga memungkinkan untuk jamur candida ini berkembang. Efek yang akan dirasakan a d a l a h perasaan

gatal dan terasa panas. Jika digaruk justru a k a n m e n ye b a b k a n luka gores. Meskipun celana jeans memberikan efek cassual dan elegant bagi pemakainya tetapi perlu dihindari karena banyaknya dampak negatif yang dapat timbul. Ternyata banyak sekali dampak negatif

kesehatan yang disebabkan karena memakai celana jeans. Sebagai orang yang memperhatikan trend dalam berbusana kita harus bijak dan mempertimbangkan dampak seperti apa yang akan terjadi ketika memakai jenis pakaiannya. Tak hanya dengan celana jeans saja kok kita dapat tampil trendi, masih banyak alternatif lain yang dapat kita pakai dengan bermacammacam model pakaian yang ada saat ini. Mari bersamasama menjaga tubuh kita dari gangguan yg mungkin timbul dari pakaian yang kita kenakan. Selamat berproses. Sumber :

bag

i

h p://www.dikutip.com h p://becauseofyou99.wordpr ess.com h p://makassar.tribunnews.co m h p://www.cosmogirl.co.id


Buletin Kronika Edisi

27

Web

Informasi Seputar Kampus IAIN Metro Lampung|

Jangan Jadi Mahasiswa KUDET!!!

UPDATE Terus INFORMASI SEPUTAR

IAIN METRO Disini:

LPM Kronika Metro, Lampung

kronika.id KRONIKA TV

lpm_kronika follow

Subscribe

19


20

Profil

Keter Oleh Edy Purnomo

Buletin Kronika Edisi

B

atasan

ukan Hambatan

Ditengah ramainya aktivitas kampus, seorang laki-laki yang tengah duduk ini pernah mendapat juara 3 lomba pidato bahasa arab saat duduk di Sekolah Menengah Pertama (S M P ). Laki-laki berkaca mata ini telag ditinggal kedua orang tuanya sejak duduk dibangku kelas Sekolah Dasar (SD). Segala macam cobaan telah dilewatina. Kekurangan bukan menjadi penghalang untuk menempuh pendidikan dan bukan pula menjadi penghalang untuk menempuh kesuksesan. Hal itu yang selalu menjadi motivasi laki-laki bermata sipit. Dialah Kafabih. Laki-laki yang bukan berasal dari keluarga kaya yang serba ada ini memiliki perjalanan hidup yang yang cukup sulit. Sebelum kedua orang tua Kafabih dipanggil menghadap Sang Pencipta. Tidak adanya sanak saudara di Indramayu, Jawa Barat akhirnya Kafabih diajak saudaranya pindah ke Kota Metro dan akhirnya menempuh pendidikan Kota Metro hingga saat ini. Sejak tinggal di Kota Metro Kafabih membantu Pamannya berjualan Ketoprak di Lapangan Merdeka. Kafabih dapat bersekolah dengan biaya dari Pamannya. Kegiatannya membantu pamannya berjualan itu dia lakukan setiap pulang sekolah, dan dilakukan setiap hari. Keadaan ekonomi Kafabih sangatlah tidak menjamin untuk keperluan hidup bahkan tidak meyakinkan untuk melanjutkan pendidikan, tetapi allah selalu memberi jalan dengan bantuan saudara yang di lampung kafabih bisa melanjutkan pendidikan. Pamannya lah yang membiayai pendidikan Kafabih hingga tamat Sekolah Menengah Atas (SMA). Walaupun begitu Kafabih bertekat melanjutkan lagi pendidikannya hingga kuliah. “ Saya daftar kuliah dan juga daftar Bidikmisi, dribantuin dan alhamdulillah beasiswa Bidikmisinya dapat,” Ujar Kafabih. Memang benar, jika kakak itu berhasil maka adik pun akan mengikuti. Sebelum kafabih mendapatkan beasiswa Bidikmisi, kakaknya Faisal Abdau lah saat kuliah dahulu mendapatkan Beasiswa Bidikmisi juga. “segala persiapan dibantu oleh kakak, dan kakaklah yang mengajarkan bagaimana cara mendapat beasiswa Bidikmisi, “ jelas Kafabih. Mahasiswa yang tengah duduk di semester 7 Jurusan Pe n d i d i k a n B a h a s a A r a b (P B A) ini seorang pekerja keras. Untuk membiayai pendidikannya kafabih rela m e m b a n t u p a m a n n ya berjualan ketoprak setiap p u l a n g k u l i a h . “Kebutuhan kan banyak, tidak cukup jika mengandalkan dana B i d i k m i s i , ” tambahnya.

Biodata

Laki-laki yang lahir pada 30 November 1995 silam mempunyai mo o think big, do big, biggy now. Bahkan dari kecil kafabih sudah mendapat cobaan yang sangat berat tetapi dari cobaan tersebut selalu dianggap sebagai cobaan yang hikmahnya lebih besar dari cobaan tersebut. Setiap cobaan pasti tidak melebihi kemampuan diri kita, itulah kata kata yang di ungkapkan oleh laki-laki yang semangatnya sangat tinggi. Perjuangan yang tinggi hasil pasti akan tinggi pula itulah pegangan Kafabih umtuk melakukan mimpinya. Mimpi terbesarnya saat ini adalah dapat meljutkan kuliah kejenjang yang lebih tinggi “bermimpi melanjutkan kuliah hingga S2 bahkan sampai S3. Memang berat untuk bisa meraih mimpi tersebut tetapi keyakinan dan tekad dan keyakinan dunia pun bisa ditaklukkan apalagi hanya pendidikan,” lugasnya. “Selalu berfikir positif melihat sesuatu kejadian, karna dibalik suatu kejadian itu adalah pembelajaran bagi kita dan semua itu membuat kita tidak mudah putus asa,” ujarny a. Mendekatlah pada yang maha kuasa dan selalu b e r d o a l a h ya n g doa tersebut d i s e l i n g i dengan usaha sehingga apa yang kita inginkan di mudahkan oleh Allah S AW . Kafabih berpesan diakhir perbincangan buatlah keterbatasan menjadi pacuan semangat untuk memperoleh kajayaan.

Nama : Kafabih TTL : Indramayu, 30 November 1995 Alamat : Kauman, Metro Jurusan : Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Orang Tua : Ayah : Masrur Ibu : Amira Riwayat Pendidikan : - SDN 01 Kecamatan Karang Ampel Kab. Indramayu Jawa Barat - MTSN Karang Ampel - MAN 01 Metro IAIN Metro Lampung

27

Khotimah

Kehidupan Kampus Rasa Hutan Belantara

Sugiyati Kepala Kesekretariatan UKPM Kronika

Sebutlah mahasiswa baru, seorang individu yang sedang berproses menuju kematangan pribadi. Mereka, pada umumnya pada saat memasuki dunia kampus, belum mengenal proses belajar-mengajar, juga belum mengetahui sarana-prasarana yang dapat digunakan di Kampus. Selain itu mahasiswa baru juga belum mengenal civitas akademika yang akan berinteraksi dengan mereka selama menempuh pendidikan. Untuk itu perlu adanya kesiapan psikologis maupun sosial agar dapat beradaptasi secara cepat dengan proses belajar-mengajar. Berdasarkan fenomena yang ada pada diri mahasiswa baru, maka kesiapan dalam hal akademis, psikologis, serta normative-etis untuk memasuki kehidupan kampus sangat penting bagi keberhasilan pendidikan mereka. Disisi lain, fakta menunjukkan bahwa proses pembimbingan terhadap mahasiswa baru untuk menghantarkan dalam kehidupan pendidikan tinggi sangat beragam. Setiap kampus mempunyai model pengenalan kampus sendiri sesuai dengan intepretasi masing-masing terhadap nilai kepentingan pembimbingan mahasiswa baru dalam memasuki tradisi kehidupan kampusnya. Pengenalan kehidupan kampus atau lebih tenar disebut dengan ospek merupakan salah satu cara dalam mengenalkan berbagai kualitas yang dimiliki oleh kampus kepada mahasiswa baru. Berdasarkan Panduan Umum Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Dikti) tahun 2003 mewajibkan seluruh Perguruan Tinggi di Indonesia melaksanakan sebuah Pengenalan Kehidupan Kampus yang berlaku pada masing-masing Perguruan Tinggi dengan tetap berpedoman pada panduan Dikti. Kehidupankampus atau masa perkuliahan itu seperti hutan belantara yang kita berada di dalamnya, terkadang tidak tahu jalan yang kita ambil apakah jalan yang benar untuk dilalui atau justru sebaliknya. Hanya mengetahui cerita dari orang lain, bahwa jika kita mampu melewati hutan itu dan berada pada jalan yang benar, maka kita akan menemukan harta karun kebahagiaan. Ya hanya itu. Ada orang yang mampu melewati hutan itu dengan selamat dan sampai pada harta karun. Ada juga orang yang berhasil keluar dari hutan tersebut, namun hanya sebatas keluar dari hutan saja tanpa berhasil menemukan harta karun. Ada juga orang yang justru tersesat di hutan tersebut, jangankan untuk mencari harta karun, menemukan jalan keluar dari hutan pun terasa membingungkan. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang gugur dalam hutan tersebut karena sulitnya medan yang harus dihadapi. Hampir semua orang pernah merasakan kebingungan ketika di perkuliahan, sangat wajar sebenarnya. Itu artinya kita memikirkan masa depan, salah satunya dalam hal pemilihan jurusan, kita mungkin akan bertanya pada diri sendiri, apakah jurusan yang kita pilih ini sudah benar sesuai dengan mimpi dan kemampuan kita atau kita ada pada jurusan yang salah?? Selayaknya sebelum kita masuk ke dalam belantara perkuliahan, kita sudah tahu dan paham betul tentang jurusan tersebut. Mulai dari dasar ilmu apa saja yang harus dikuasai untuk bisa sukses di jurusan tersebut, skill apa yang nantinya bisa kita dapatkan dari jurusan tersebut dan profesi apa saja yang relevan dengan jurusan yang kita ambil setelah kita lulus nanti. Ya, itu adalah faktor-faktor penting yang harus benar-benar kita pahami sebelum memilih jurusan. Tapi selain itu, ada faktor lain yang juga tidak kalah penting, dan ini lebih penting lagi dari faktor-faktor yang tadi, yaitu cita-cita, minat dan kemampuan diri kita.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Buletin kronika edisi 27 by LPM Kronika - Issuu