Skip to main content

Mata Ruang (Majalah Tata Ruang)

Page 1

MATA RUANG

EDISI KE-V

"MAJALAH TATA RUANG"

KALIPARE

NASIB MU YANG PAHIT Kecamatan Kalipare hampir tanpa potensi perekonomian |

MOEDJAIR DEPRESI Potensi perikanan Kecamatan Kalipare yang kini produktivitasnya semakin menurun.

|

TEBU TAK SEMANIS JANJI MU Komoditas yang umum di Kabupaten Malang, juga menjadi tumpuan ekonomi masyarakat Kalipare.

|

KAYU JATI & SENGON Komoditas kayu milik Perhutani yang perlu lebih melibatkan masyarakat setempat dalam pengelolaanya.

Planogrownic presents a MATA RUANG "Majalah Tata Ruang" 5th Edition by Cosplayer Gembel. Written by Elsa Movitasari P. Director of Photography Sukmawati Jamal. Produced by Kania Maharani and Hedwig Amandus Imung. Directed by Yatafati Zebua.


KECAMATAN KALIPARE

DAFTAR ISI 01 Karakter Bhumi

Klimatologi, Kemiringan Lereng, Topigrafi, dan Ketinggian Lahan.

KATA PENGANTAR Puja puji kami panjatkan pada Dewa Mujair dan segala penyembah tebu atas merekalah Majalah Kalipare Edisi ke-V ini berhasil diterbitkan. Edisi ke-V ini terbit di bulan April

2021

bertepatan

dengan

momentum

Bulan

Ramadhan.

06 Sorono Sarana Peribadatan, Sarana Pendidikan, dan Sarana Kesehatan,

10 Menungsonitas

Edisi ke-V ini menampilkan berbagai potensi dan masalah di Kecamatan Kalipare yag telah kami jumpai selama survey. Kami selaku dewan redaksi mengucapkan terima kasih atas aspirasi semua pihak sehingga Majalah Kalipare berhasil diterbitkan.

Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin dan jumlah penduduk berdasarkan agama.

11 Urusan Duid

Semoga tampilan ke-V ini akan memberi motivasi pada kita untuk selalu berkarya dalam bentuk tulisan. Semoga orang-orang muda seperti kita selalu ingin berkarya. Tak

Pertanian pangan, Perkebunan, Kehutanan, Peternakan, dan Perikanan.

lupa redaksi mengharap kritik dan saran dari berbagai pihak demi kemajuan dan perbaikan Majalah Kalipare.

Malang, 16 April 2021 Tim Redaksi

18 Dialog Interaktif Menampilkan hasil wawancara terkait potensi.

26 Penyebab Kelelahan Menjelaskan hasil survey primer yang didapat.

KECAMATAN KALIPARE | i


KARAKTER BHUMI - SUKMAWATI JAMAL -

Bagian ini membahas tentang gambaran fisik dasar yang ada di Kecamatan Kalipare. Tapi sebelum memulai pembahasan, mari kita cari tahu letak Kecamatan Kalipare.


KK

gg

SUKMAWATI JAMAL

en Mal t a p an u ab

Anggota Tim Redaksi NIM 1824061

Pasti banyak yang belum tahu dan bertanya sebenarnya Kecamatan Kalipare itu ada dimana sih? Apa masih bagian dari Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan itu yuk kita perhatikan dulu peta di berikut ini.

Kecamatan Kalipare juga cukup dikenal dengan wilayah topologi yang menarik karena hutan dan perbukitan yang tertata dengan indah. Selain itu Kecamata Kalipare juga ada waduk yang bernama Bendungan Sutami, Karangkates.

Nah gimana? Sudah ada gambaran letak Kecamatan Kalipare bukan? Yap, Kecamatan Kalipare terletak di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Jadi tentunya masih bagian dari wilayah Indonesia. Dilihat dari peta diatas maka kita akan tahu bahwa Kecamatan Kalipare berbatasan langsung dengan Kabupaten Blitar, Kecamatan Donomulyo, Kecamatan Pagak, dan Kecamatan Sumberpucung.

Gimana readers apa sekarang sudah ada gambaran mengenai letak Kecamatan Kalipare? Kami harap sudah ya, karena masih banyak nih yang akan kita bahas mengenai Kecamatan Kalipare baik itu masalahnya maupun potensinya yang tersembunyi. Untuk mengenal lebih jauh tentang Kecamatan Kalipare tidak cukup hanya membahas tentang gambaran umumnya saja. Yuk kita lanjut ke pembahasan berikutnya pada halaman berikut. KALIPARE | 1


ab buup KKa paat teen n

gg n n aa l l aa MM

Sebelum membahas mengenai iklim di Kecamatan Kalipare, ada baiknya kita membahas iklim di Kabupaten Malang terlebih dahulu. Apa readers sudah tahu klimatologi Kabupaten Malang? Jika belum, maka readers bisa mengamati peta diatas terlebih dahulu. Gimana? Apa readers sudah dapat gambaran iklim di Kabupaten Malang? Yap, seperti yang readers lihat pada peta diatas bahwa Kabupaten Malang memiliki curah hujan rata-rata 1.596 mm per tahunnya dengan hari hujan 84,85 per tahun, yang mana curah hujan turun antara bulan April sampai Oktober. Dengan begitu Kabupaten Malang termasuk iklim tropis dengan suhu berkisar antara 18,23 - 31,45 °C.

1 Klimatologi Dari kata klimatologi, pasti readers sudah tahu bahwa kita akan membahas tantang iklim di Kecamatan Kalipare. Namun, pada pembahasan kali ini kita akan membahas curah hujan dan luasannya.

PRESENTASE LUAS BERDASAR CURAH HUJAN

Nah, lalu bagaimana dengan Kecamatan Kalipare? Seperti dilihat pada peta Kecamatan Kalipare memiliki intensitas curah hujan 1.750 - 2.000 mm dengan curah hujan yang paling tinggi ada di Kecamatan Sukowilangun dengan intensitas curah hujan berkisar 1.635 mm. KALIPARE | 2


2 Kelerengan

nngg llaa

Kabupat en M a

PRESENTASE LUAS BERDASAR KEMIRINGAN LERENG

Selain Klimatologi, mari kita mengenal Kecamatan Kalipare dari kelerengannya juga. Apa readers tau bahwa yang disebut kelerengan adalah perbandingan antara beda tinggi (jarak vertikal) suatu lahan dengan jarak mendatarnya. Lalu bagaimana kelerengan yang ada di Kabupaten Malang dan Kecamatan Kalipare? Apakah sama? Tentunya kelerengan di tiap wilayah akan berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya coba readers perhatikan peta diatas. Gimana? sudah dapat gambaran mengenai kelerengannya kan? Mari kita perjelas lagi dengan membahasnya. Sumber : Kecamatan Kalipare Dalam Angka

Nah, readers kelerengan di Kabupaten Malang ini dipengaruhi oleh pegunungan yang berada di sekitarnya. Seperti di sebelah timur terdapat Gunung Tengger, di sebelah barat yetdapat Gunung Kelud dan Gunung Kawi, serta di sebelah utara terdapat gunung arjuna dan Gunung Welirang. Lalu untuk luas kelerengan di Kecamatan Kalipare termasuk dalam klasifikasi kemiringan lereng sedang. Dimana luas lahan terbesar sesuai dengan penklasifikasian kelas yaitu pada kelas lereng 5-15 %. Dengan Desa Kalirejo sebagai desa yang memiliki luas lereng kelas 5-15 % tertinggi dan Desa Sukowilangun sebagai desa dengan luas kelerengan kelas 5-15 % terendah. KALIPARE | 3


KKaa bb

alang M n e t a up

3 Topografi

Setelah mengenal kelerengan maka kita lanjut dengan mengenal topografi Kabupaten malang dan Kecamatan Kalipare. Topografi sendiri memiliki arti suatu studi yang mempelajari mengenai bentuk permukaan bumi.

PRESENTASE LUAS BERDASAR KETINGGIAN LAHAN

Nah, dari peta diatas apa readers bisa menyimpulkan bagaimana kondisi topografi yang ada di Kabupaten Malang dan Kecamatan Kalipare? Jika masih belum maka simak penjelasannya berikut ini ya. Sebelum lanjut, readers harus tahu bahwa topografi digunakan untuk mengetahui kelayakan suatu lahan untuk pengembangan baik fisik binaan maupun tidak. Topografi di Kabupaten Malang dominan bergelombang dan berbukit dengan sebagian wilayahnya memiliki topografi yang bervariasi dari datar hingga bergunung dengan ketinggian antara -1 sampai >3.000 mdpl.

Bagaimana dengan kondisi topografi Kecamatan Kalipare? Dari peta di atas dapat kita lihat bahwa kondisi luas lahan dominan dan terbesar yang berada di Kecamatan Kalipare dengan rata-rata ketinggiannya 100 hingga 500 meter dengan desa yang memiliki luas lereng tertinggi adalah Desa Sukowilangun. Sedangkan, Desa Putukrejo termasuk dalam klasifikasi lereng 100 hingga 500 terendah. KALIPARE | 4


4 Jenis Tanah

nngg

Kabupaten M al a

PRESENTASE LUAS BERDASAR JENIS TANAH

Selain Klimatologi, mari kita mengenal Kecamatan Kalipare dari kelerengannya juga. Apa readers tau bahwa yang disebut kelerengan adalah perbandingan antara beda tinggi (jarak vertikal) suatu lahan dengan jarak mendatarnya. Lalu bagaimana kelerengan yang ada di Kabupaten Malang dan Kecamatan Kalipare? Apakah sama? Tentunya kelerengan di tiap wilayah akan berbeda-beda. Untuk lebih jelasnya coba readers perhatikan peta diatas. Gimana? sudah dapat gambaran mengenai kelerengannya kan? Mari kita perjelas lagi dengan membahasnya.

Di Kecamatan Kalipare yang paling dominan yaitu jenis tanah Regosol dan Latosol dan terkait manfaat tanah Regosol yaitu merupakan tanah yang mengandung materi berupa abu vulkanik dan juga pasir vulkanik. Tanah regosol kaya unsur hara, cenderung gembur, mempunyai kemampuan menyerap air yang tinggi serta mudah terkena erosi Tanaman yang cocok ditanah ini adalah padi, kelapa, tembakau, tebu, dan sayur-sayuran. Sedangkan tanah litosol merupakan tanah yang mengandung hanya sedikit sekali unsur hara. Oleh karena itulah tanah litosol bukan merupakan tanah yang subur untuk digunakan bercocok tanam tetapi beberapa tanaman dapat hidup ditanah tersebut yaitu rerumputan, bunga edelweiss dan jagung. KALIPARE | 5


- ELSA MOVITASARI -

SO RO NO

Setelah mengenal Kecamatan Kalipare dari gambaran fisik dasarnya, sekarang saatnya kita mengenal Kecamatan Kalipare dari aspek sarananya. Pada bagian ini akan dibahas tentang sarana dengan menampilkan data hasil survey primer dan data sekunder yang berasal dari Kecamatan Kalipare Dalam Angka.


ELSA MOVITASARI P. Anggota Tim Redaksi NIM 1824056

PENDIDIKAN

39

SEKOLAH DASAR

SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Kecamatan Kalipare punya sarana pendidikan yang bisa dibilang cukup lengkap dan tersebar di Kecamatan Kalipare dengan Desa Kalipare sebagai pusat ibukota kecamatan memiliki jumlah sarana pendidikan terbanyak. Untuk sarana pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama hampir ada di setiap desa di Kecamatan Kalipare, karena di Desa Tumpakrejo belum tersedia sarana pendidikan tingkat Sekolah Menengah Pertama. Sedangkan untuk sarana pendidikan tingkat Sekolah Menengah Atas terdapat di tiga desa, yaitu Desa Arjowilangun, Desa Sukowilangun, dan juga Desa Kalipare dengan masing-masing jumlahnya satu unit.

13

SEKOLAH MENENGAH ATAS

03

KALIPARE | 7


PERIBADATAN

MASJID

60 GEREJA PROTESTAN

01

GEREJA KATOLIK

Eits, bukan hanya fasilitas pendidikan loh yang ada di Kecamatan Kalipare, tapi juga ada fasilitas peribadatan dan juga tersebar di semua desa yang ada di Kecamatan Kalipare. Dengan fasilitas masjid merupakan fasilitas yang paling banyak dengan total berjumlah 60 bangunan. untuk fasilitas Gereja Katolik berada di tiga desa, yakni di Desa Kaliasri, Desa Arjosari, dan Desa Arjowilangun dengan jumlah bngunan sebanyak 4 buah. Sedangkan untuk fasilitas Gereja Protestan hanya berada di Desa Tumpakrejo. Untuk fasilitas Pura berada di Desa Arjowilangun dengan jumlah bangunan sebanyak 4.

04 PURA

04 KALIPARE | 8


KESEHATAN

BIDAN

02 POLINDES

09 PUSKESMAS

01

PURAPONKESDES

Selain fasilitas pendidikan dan fasilitas eribadatan, Kecamatan Kalipare juga memiliki fasilitas kesehatan dengan jumlah fasilitas kesehatan berupa Polindes tersebar merata di semua desa dengan masing-masing berjumlah 1 bangunan. Fasilitas berupa Puskesmas berada di Desa Kalipare. Fasilitas Ponkesdes berada di Desa 3 desa, yakni Desa Kaliasri, Desa Putukrejo, Desa Arjowilangun, dan Desa Kalirejo. dengan jumlah 1 bangunan. Fasilitas Bidan tersebar di 2 desa, yakni Desa Kaliasri dan Desa Sumberpetung. Dari kesembilan desa di Kecamatan Kalipare, Desa Kaliasri dan Desa Sumberpetung merupakan desa dengan fasilitas kesehatan terlengkap dengan fasilitas berupa Bidan, Polindes, dan Poskesdes.

03

PUSKESMAS PEMBANTU

03

KALIPARE | 9


Menungsonitas Pernah nggak sih merasa kalau kota ini padet banget penduduknya? Kalau dipikir-pikir ada berapa banyak sih manusia di Kecamatan Kalipare? Nah, untuk dapat jawabannya yuk kita simak data dan penjelasannya.

- KANIA MAHARANI -


KANIA MAHARANI Anggota Tim Redaksi NIM 1824047

Tentu kalian tahu kan jika Indonesia menempati urutan keempat dengan penduduk terbanyak di dunia. Mmmm.. kalian sadar nggak sih jika saat ini negara kita semakin padat saja penduduknya? Hal itu terbukti dari berita-berita di TV yang sekarang ini semakin beragam saja permasalahan sosial yang terjadi. Mengapa bisa begitu? Karena semakin padat penduduknya, maka semakin kompleks pula permasalahan di dalamnya. Kepadatan penduduk adalah perbandingan jumlah penduduk dengan luas lahan. Secara umum, tingkat kepadatan penduduk (population density) adalah perbandingan banyaknya jumlah penduduk dengan luas daerah berdasarkan satuan luas tertentu. Nah, pada bagian ini kita akan membahas tentang kependudukan di Kecamatan di Kecamatan Kalipare berdasarkan jenis kelamin dan agama yang dianut.

Jumlah penduduk di Kecamatan Kalipare cenderung meningkat cukup signifikan tiap tahun dari tahun data 2014-2019, dimana penambahan jumlah penduduk dari tahun 2014 dengan tahun 2019 mencapai 16.484 jiwa. Persebaran penduduk Kecamatan Kalipare terlihat dengan Desa Kalipare dan Desa Arjowilangun yang memilki penduduk terbanyak, dibanding DesaDesa dengan jumlah penduduk yang cenderung sedikit seperti Desa Kalirejo, dan Desa Putukrejo. Nah, penduduk di Kecamatan Kalipare didominasi oleh penduduk berjenis kelamin pria dengan rasio jenis kelamin keseluruhan antara penduduk laki-laki dan perempuan di Kecamatan Kalipare adalah 101 banding 100. Namun jika dilihat dari rasio jenis kelamin per Desa tahun 2019, cenderung beragam. Desa Arjosari, Desa Putukrejo, Desa Kalipare, Desa Sukowilangun, dan Desa Arjowilangun memiliki jumlah penduduk perempuan lebih banyak dibanding penduduk laki-laki. Sedangkan desa dengan penduduk laki-laki yang lebih banyak dibanding penduduk perempuan diantaranya, Desa Tumpakrejo, Desa Kaliasri, Desa Sumberpetung, dan Desa Kalirejo.

Grafik jumlah penduduk menurut jenis kelamin 20,000

15,000

10,000

5,000

Ar j Tu osa r m pa i kr ej o Ka lia sr P i Su utu k m re be j rp o et un Ka g Su li ko par e w il Ar ang un jo w ila ng un Ka lir ej o

0

Mayoritas penduduk Kecamatan Kalipare merupakan penduduk beragama Islam, dimana pada tahun 2019, penduduk beragama islam berjumlah 75.596 jiwa. Desa yang dengan dominasi jumlah penduduk terbanyak berada di Desa Kalipare. Penduduk penganut agama Kristen Protestan tersebar diseluruh Desa di Kecamatan Kalipare, dengan jumlah terbanyak berada di Desa Tumpakrejo. Selain itu penduduk penganut agama Kristen Katolik juga tersebar hampir di seluruh Desa di Kecamatan Kalipare, kecuali Desa Kalirejo, dengan jumlah terbanyak berasal dari Desa Tumpakrejo. Penduduk beragama Hindu yang ada di Kecamatan Kalipare terdata hanya berada di Desa Arjowilangun. Serta penduduk beragama Buddha juga terdata hanya terdapat di Desa Kalipare.

Persebaran Kepadatan Penduduk


urusan duid Pada bagian ini akan menampilkan data perekonomian yang ada di Kecamatan Kalipare yang terdiri dari pertanian, kehutanan, peternakan, dan perikanan.

- YATAFATI ZEBUA -


YATAFATI ZEBUA

KECAMATAN KALIPARE

Anggota Tim Redaksi NIM 1824073

PETERNAKAN

AP

I PERA

KE

H

S

Sektor Potensial

DO

KUDA

RBAU

BAB I

MB A

ITIK

KE

L I NCI

M

PEDAG

EN

TOK

L

A

PETE

G

AY

M

IN

A

AY

PEDAGI

UR

PI

NG

Sektor Stagnan MB I NG

YA

M BURA S

KA

A

SA

Sektor Dominan

SAPI PEDAGING POPULASI TERNAK BESAR TERTINGGI

12.538

ekor

KAMBING POPULASI TERNAK KECIL TERTINGGI

5.353

ekor

AYAM PEDAGING POPULASI UNGGAS TERTINGGI

934.163

Daging sebagai salah satu sumber protein yang sangat penting juga perlu dikembangkan. Kecamatan Kalipare memiliki lahan yang besar selain untuk digunakan bertani dan berkebun, lahan tersebut juga dipakai oleh para pemilik hewan untuk menggembalakan ternaknya. Untuk produksi tanaman perkebunan tiap komoditi di Kecamatan Kalipare memiliki pada tahun 2014 sebanyak 1.603.363,30 (Kwintal). Dan untuk jenis komoditi tanaman yang paling tinggi adalah tebu sebnyak 1.538.600 kwintal. Jenis komoditi yang tidak menghasilkan jumlah produksi adalah cengkeh dan tembakau. KALIPARE | 13

ekor


KECAMATAN KALIPARE

KEHUTANAN Sektor Unggulan JAT I

SE

NGON

Sektor Potensial AS I A

O

NO

KEL I

N G

S

AK

Sektor Stagnan MA

HONI

Sebelum kita membahas lebih lanjut tentang sektor kehutanan, kalian harus tahu pengertian hutan terlebih dahulu, ya readers, hutan adalah kawasan yang ditumbuhi oleh berbagai macam pohon dan tumbuhan. Nah, di Kecamatan Kalipare ini memiliki hutan rakyat produksi. Namun sayang hutan di Kecamatan Kalipare ini mengalami ketidakstabilan produksi ditiap tahunnya. Seperti definisi hutan yang sudah dijelaskan sebelumnya, hutan di Kecamatan Kalipare ini memiliki berbagai jenis pohon dan tumbuhan. Pohon yang umum dan sering dijumpai di Kecamatan Kalipare ini adalah jenis pohon jati dan sengon dengan jumlah produksinya pada tahun 2013 mencapai 1.264,52 meter kubik, namun hingga pada tahun 2015 jumlah produksinya kian menurun dan sengon pada tahun 2015 produksinya mencapai 4.714,45 meter kubik dan merupakan yang tertinggi, sedangkan untuk tanaman yang tidak menghasilkan tanaman hutan adalah akasia dan mindi. KALIPARE | 14


KECAMATAN KALIPARE

PERTANIAN S A WA

DI

JA

H

PA

Sektor Unggulan GUNG

U

A BI K YU

Sektor Potensial G TA

N

DI

LADA

N

G

AH

KA

AN

NG HI J AU

CA

C

PA

DEL AI

KA

KE

Sektor Stagnan U

BI

JALA

R

LAHAN BASAH

1.618

TOTAL PRODUKSI PADI

LAHAN KERING

ha

9.645

Kamu pastinya tahu dong kalau negara kita ini sangat kaya sumber daya alamnya. Tentunya kekayaan sumber daya alam itu harus bisa dimaksimalkan bagi keberlangsungan hidup manusia, yang pasti tidak merusaknya. Salah satunya adalah pertanian pangan. Nah, di Kecamatan Kalipare ini contohnya, pada pertanian ini dibagi menjadi dua lahan yaitu, lahan basah dan lahan kering. Untuk lahan basah sendiri pada tahun 2013 hingga 2018 Kecamatan Kalipare memiliki luas lahan sawah sebesar 1.618 ha dengan luas lahan sawah tertinggi berada di Desa Kalirejo dan luas lahan yang terendah berada di Desa Arjowilangun dengan luas lahan sebesar 128 ha.

ha

24.344

ton

Sedangkan untuk lahan kering di Kecamatan Kalipare seluas 9.645 ha dengan luas lahan tertinggi berada di Desa Kalirejo dengan luas 1.272 ha dan untuk desa dengan luas lahan kering terendah berada di Desa Kalipare dengan luas 700 ha. Nah untuk total produksinya, Kecamatan Kalipare mampu menghasilkan 24.344,08 ton padi, 20.980,97 ton jagung, 405,99 ton kedelai, 349,06 ton kacang tanah, dan 59.167,84 ton ubi kayu.

KALIPARE | 15


KECAMATAN KALIPARE

PERIKANAN Sektor Unggulan L AM

A

LA

APUN

G

J

KO

Sektor Potensial IN

A PAD

I

M

KE

RAMB A

TA

MB AK

Sektor Dominan WA

DUK

Sektor Stagnan R AWA

PRODUKSI PERAIRAN DARAT (KERAMBA) T.2018

1.654

kwintal

PRODUKSI PERAIRAN UMUM (WADUK) T. 2018

7.196

Perikanan air tawar di Kecamatan Kalipare juga menjadi salah satu potensi yang tidak dapat di anggap remeh. Dengan banyaknya sumber air tawar yang mengalir, seperti waduk Karangkates yang dimanfaatkan oleh warga setempat untuk membudidayakan ikan mujair, menjadikan perikanan air tawar adalah bisnis dan potensi yang menggiurkan. Tambak-tambak/budidaya ikan air tawar menyebar secara merata di Waduk Karangkates. Hal ini dikarenakan adanya ketersediaan sumber air dan hal pendukung lainnya.

kwintal

LUAS LAHAN BUDIDAYA T. 2018

3,22

ha

Nah, berdasarkan produksi ikan yang paling tertinggi berdasarkan jenis perairan di Kecamatan Kalipare yaitu jenis perikanan darat jala apung dengan jumlah 24.182,40 kwintal pada tahun 2013. Dan jenis perairan yang tidak menghasilkan produksi yaitu untuk perikanan darat mina padi, karamba dan tambak dan perairan laut.

KALIPARE | 16


KECAMATAN KALIPARE

PERKEBUNAN

EM

BAKA

U

Sektor Dominan TEBU

Sektor Stagnan CE

NGKE H

KOP I

KA

KAO

KE

TEH

PO

LAPA

K RAN D

U

KA

T

Sektor Potensial

PRODUKSI TEBU T.2015

15.386

kg

PRODUKSI KOPI T. 2014

467,16

Indonesia berada di wilayah khatulistiwa. Keadaan tersebut menjadikan Indonesia menjadi sebuah negara beriklim tropis yang mendapat curah hujan tinggi. Selain itu, karena berada di jalur vulkanis yang cukup aktif, menjadikan Indonesia memiliki banyak gunung berapi. Artinya Indonesia memiliki tanah yang akan mineral dan subur, dan itu sangat baik karenanya rakyat Indonesia bisa menanam apa saja dan akan tumbuh. Sehingga bukan hanya pertanian, tetapi sektor perkebunan juga bisa ikut dimaksimalkan untuk mendukung ketahanan pangan.

kg

PRODUKSI KELAPA T. 2014

113.9

kg

Nah, Termasuk juga di Kecamatan Kalipare ini yang juga memiliki perkebunan yang cukup potensial. Yang mana untuk produksi tanaman perkebunan tiap komoditi di Kecamatan Kalipare memiliki total produksi pada tahun 2014 sebanyak 16.033.633 (Kwintal). Dan untuk jenis komoditi tanaman yang paling tinggi adalah tebu sebnyak 15.386 kwintal. Jenis komoditi yang tidak menghasilkan jumlah produksi adalah cengkeh dan tembakau. KALIPARE | 17


DIALOG INTERAKTIF Pada bagian ini akan menampilkan data hasil wawancara dengan masyarakat di Kecamatan Kalipare yang telah dilakukan selama survey primer. - HEDWIG AMANDUS IMUNG -


WAWANCARA

Pabrik Gula Oyek

HEDWIG A. IMUNG Anggota Tim Redaksi NIM 1824049

Asal tenaga kerjanya darimana saja? Kebanyakan tenaga kerja berasal dari desa sekitar, tapi untuk bagian yang memasak tebu menjadi gula diambil dari Poncokusumo.

HARGA JUAL

Rp.

Berapa kebutuhan untuk 1 tungkunya?

tebu

yang

diperlukan

13k

per karung

1 tungku membutuhkan 10 ton tebu, dan saya memiliki 3 tungku jadi butuh 30 ton tebu.

30

KEBUTUHAN TEBU

Berapa harga jual untuk per karungnya? Harga jual untuk per karungnya sebesar Rp. 13.000 dan 1 karungnya berisi 45—50 kg gula oyek.

ton

Hasilnya dikirim kemana dan menggunakan apa? Apa ada pengemasan khusus? Dikirim ke Pabrik kecap di Lawang. Diangkut menggunakan truk yang dapat memuat 7-15 ton gula merah. Tidak ada pengemasan khusus. Apa ada kendala untuk tebu dan pengolahan gula oyeknya? Kendalanya saat musim hujan kualitas tebu menurun, karena kandungan gulanya yang kurang dari 9%, Pengoerasian pabrik yang mengikuti panen tebu, dan kekurangan tenaga kerja untuk bagian memasak karena sulit untuk mencari orang yang benar-benar ahli dalam memasak gula oyek

KALIPARE | 19


WAWANCARA

Tebu

Berapa luas lahan yang dikelola? Luas lahan yang dimiliki kurang lebih 15 ha

Jenis bibit harganya?

yang

digunakan?

Berapa

Jenis bibit yang dipakai adalah BR. Bibit BR berwarna kemerahan dibagian bawah batang tanaman dengan harga Rp.90.000 per kwintalnya.

90-95k HARGA JUAL

Rp.

per kwintal

Apa saja bentuk perawatan yang diberikan? Perawatannya hanya perlu diberi pupuk dan tidak butuh irigasi. Sistem pengairan bergantung pada air hujan.

JUMLAH TENAGA KERJA

10

UPAH TENAGA KERJA

Berapa intensitas panennya? Berapa harga jualnya?

LUAS LAHAN

HARGA BIBIT

Dalam setahun sekali panen dengan masa panen 6 bulan. Harga jualnya Rp.90.000 sampai Rp.95.000 per kwintal.

Berapa jumlah tenaga kerja? upahnya? Darimana asalnya? Jumlah tenaga kerja ada Kaliasri, Dusun Kaliasem, Dengan upahnya sebesar kerja mulai pukul 07.00 siang.

Berapa

10 orang dari Desa dan Desa Putukrejo. Rp.50.000/hari. Jam pagi sampai 14.00

org

15

ha

50k

Rp.

per hari

90k

Rp.

Tujuan dan bagaimana distribusi hasil panen? Apa moda yang digunakan dan berapa biaya operasional? Hasil panen dikirim ke pabrik gula di Kebonagung, Karangkates dan Tulungagung dengan truk bermuatan 6-8 ton.

KALIPARE | 20


WAWANCARA

Ikan Mujair

Berapa rata-rata luas keramba ? Berapa biaya yang dikeluarkan untuk membuat keramba? Luasnya tidak menentu tergantung kemampuan petani untuk membuat keramba. Namun rata-rata luasnya 20 m2. Tapi ada juga yang luasnya sampai 100 m2. Biasanya menghabiskan modal sebesar 20 juta rupiah

20-100

LUAS KERAMBA RATA-RATA

JUMLAH TENAGA KERJA

10

org

JUMLAH BIBIT

Berapakah jumlah bibit dalam satu petak keramba? Jumlah bibit yang diberikan dalam satu petak bisa hingga 100ribu bibit dalam 100m2 luas petak. Tapi kadang tidak tentu.

Jenis ikan apa yang dibudidayakan? Apa alasannya? Jenis ikan yang dibudidayakan ialah ikan mujair karena perawatannya mudah, kemudian lebih tahan dengan kondisi air di Waduk Berapakah intensitas panen ikan mujair ? Untuk panen ikan bisa hingga 2 kali setahun atau usia ikan 6 bulan sudah bisa dipanen. Tapi sekarang panen ikan bisa hingga satu tahun sekali bahkan lebih karena faktor air yang buruk Apakah pernah mencoba membudidayakan jenis ikan lain? Pernah, seperti ikan Bawal, tapi ikan bawal merupakan ikan yang cenderung rakus, jadi sering merusak jaring dan membuat ikan kabur

100k

per 100 m2

meter persegi

UPAH TENAGA KERJA

50k

Rp.

per hari

MODAL KERAMBA

20jt

Rp.

Berapa jumlah tenaga kerja yang dimiliki? Berapa upah yang diberikan? Darimana asal tenaga kerja? Jumlah tenaga kerja ada 10 orang dari Desa Kaliasri, Dusun Kaliasem, dan Desa Putukrejo. Dengan upahnya sebesar Rp.50.000/hari. Jam kerja mulai pukul 07.00 pagi sampai 14.00 siang Berapakah jumlah ikan yang dipanen jika dibanding bibit yang diberikan? Dalam 100ribu bibit yang diberikan di awal masa budidaya bisa memanen 30 ribu hingga 50 ribu ekor ikan. Karena faktor badai yang bisa membuat ikan keluar dari keramba Darimanakah bibit ikan diperoleh? Berasal dari hasil pemijahan ikan yang dipilih dari keramba itu sendiri. Agar cenderung lebih tahan akan kondisi air KALIPARE | 21


WAWANCARA

Sengon

Berapa harga jual kayu sengon? Apa selama pandemi ini berpengaruh pada harga jualnya? Harga Jual kayu senggon biasanya sekitar 900 ribu per kubik, tapi selama pandemi ini harga jualnya jadi menurun hanya jadi sekitar 600 ribu per kubik. Berapa lama kayu senggon ini dapat dipanen atau siap dipanen ?

HARGA JUAL

600-900k

Rp.

Biasanya dapat dipanen sekitar 7 tahun

LUAS LAHAN

2

Berapa luas lahan yang dimiliki? Apa lahan tersebut miliki sendiri atau sewa? Luas lahan kurang lebih sekitar 2 ha, kayu senggon ditanam di lahan miliki sendiri.

ha JUMLAH TENAGA KERJA

6

Berapakah yang dihasilkan dalam sekali panen? Dipasarkan kemana? Dalam sekali panen biasanya dapat kurang lebih 20 ton kayu sengon. Biasanya langsung dikirim ke Pabrik Kertas yang ada di Salatiga dan Gresik untuk kayu yang kualitasnya bagus, sedangkan untuk kualitasnya sedang ke bawah di gunakan untuk bahan baku pembuatan triplek.

UPAH TENAGA KERJA

800k

Rp.

per motor

INTENSITAS PANEN

7

Berapa jumlah tenaga kerja yang dimiliki? Berapa upah yang diberikan kepada tenaga kerja? Untuk tenaga kerja ada 6 orang, untuk upah kerja biasanya 800 ribu per motor.

org

thn

HASIL PANEN

20

ton

KALIPARE | 22

per kubik


WAWANCARA

Mebel

Darimana kayunya diambil? Pasokan kayunya berasal dari desa sekitar Kalipare.

Bagaimana menentukan harga jualnya? Harga jualnya kita tentukan dilihat dari tingkat kesulitan pembuatannya dan bahan yang digunakan. Makin tua pohonnya makin mahal pula harganya.

Berapa harga jualnya? Harga jualnya paling kecil Rp.4.000.000 dan harga tertinggi bisa sampai Rp.15.000.000.

Kemana saja biasanya dikirim? Produk biasanya dikirim paling jauh ke Kalimantan dan untuk di Jawa biasanya dipasarkan ke Kediri, Surabaya, dan Salatiga.

Kendala apa yang dihadapi? Kendalanya adalah pemasaran. Terutama saat pandemi seperti ini, daya beli menurun karena adanya PSBB disejumlah daerah yang mempersulit proses pengiriman.

HARGA JUAL

4jt-15jt

Rp.

Berapa jumlah tenaga kerja yang dimiliki? Darimana asalnya? Untuk tenaga kerja ada 3 orang yang kebanyakan berasal dari desa sekitar Kalipare.

KALIPARE | 23

per set


WAWANCARA

Jagung

Apakah lahan ini milik pribadi? Apakah lahan yang dimiliki di Tanami jagung semua? Lahan milik sendiri, tidak sebagian yang lainya ada yang ditanami tebu dan singkong dan lahanya tersebut ada di desa lain.

LUAS LAHAN

100

are

MODAL

300k

Bagaimana dengan perawatan yang biasa dilakukan? Berapa biaya yang dikeluarkan?

Rp.

UPAH TENAGA KERJA

Untuk perawatan biasanya diberi pupuk kandang, untuk biaya yang dipelukan untuk perawatanya dari awal tanam sampai masa panen sekitar 300ribu

Berapa tenaga yang Biasanya berapa kali dipanen?

JUMLAH TENAGA KERJA

10

dipekerjakan? jagung dapat

Tidak memiliki tenaga kerja, semua dikerjakan sendiri. Biasanya jagung dapat dipanen selama 3 bulan sekali

Dipasarkan kemana hasil panen jagung? Berapa harga jualnya? Apa ada keuntungan disetiap penjualanya? Biasanya langsung dijual ke pengepul untuk dijadikan pakan ayam yang ada di Desa Kalirejo. Harga jualnya sekitar 4.100 ribu – 4.200 ribu, untuk keuntungan yang didapat sekitar 2.500 ribu – 3.000 ribu.

org

HARGA JUAL

Rp.

4k

50k

Rp.

per hari

INTENSITAS PANEN

3

bln

per karung

Apakah terdapat kendala yang dialami dalam penanam jagung? Kendala yang dialamin adalah musim, saat musim hujan kualitas jagung menurun dan jumlah panen berkurang. Namun sebaliknya saat musim kemarau kualitas jagung sangat baik

KALIPARE | 24


WAWANCARA

Peternakan Ayam Petelur Berapa harga jual per kgnya? Apa pandemi ini berdampak juga dengan harga jualnya? Untuk harga jualnya Rp. 18.000 per kgnya, pastinya semenjak pandemi harga jualnya naik hingga Rp. 21.000 per kgnya

18-21k HARGA JUAL

Rp.

per kilogram

INTENSITAS PANEN

Apa perawatannya sulit? Perawatannya cukup mudah dengan member makan tiap dua kali sehari (pagisore). Seharinya menghabiskan 40 sak pakan ayam untuk 100 ekor ayam

4.5

bln

Berapa umur ideal untuk ayam siap bertelur? Umur yang pas untuk ayam bertelur adalah 4,5 bulan

KALIPARE | 25


JA

G

SENG

GUNG

L

AN

G ME

AH

W

PETE

BA

M

R

A

UR

AY

L

I ND

RANG

YU

N

PO

A OYE

O

S T R I ME

BE

U

UL

KA

TEBU

MU J A

K

AN

IR

IK

PENYEBAB KELELAHAN

Pada bagian ini akan dijelaskan hasil survey yang sudah dilakukan.


PERKEBUNAN TEBU

T E B U

" Petani tebu masih dalam zona nyaman.Hasil panen langsung dikirim ke pabrik sehingga pendapatan stabil. "

Desa Kaliasri, Dusun Kaliasem dan Desa Putukrejo

DUSUN KALIASEM

DUSUN KALIASEM DESA PUTUKREJO

Desa Kaliasri, Desa Putukrejo, dan Dusun Kaliasem miliki komoditas tebu yang paling banyak dan unggul dibanding desan dan dusun lainnya di Kecamatan Kalipare. Kepemilikan lahan untuk kebun tebu merupakan lahan sewa dengan biaya sewa per tahunnya sebesar 3 juta rupiah. Untuk lahan tebu seluas 15 Ha membutuhkan 10 orang pekerja dengan upah per harinya sebesar Rp. 50.000. Intensitas panen dua kali setahun dan hasil panen akan dibawa ke industri gula oyek rumahan yang berada di Desa Kaliasri dan Pabrik Gula di Gondanglegi seharga Rp. 15.200.000 per karungnya dengan menggunakan truk. untuk perawatannya sendiri tergolong mudah karena kebun hanya harus dibersihkan dari rumput-rumput liar dan pemberian pupuk mes cair atau pupuk tetes jenis BR. Untuk biaya perawatan sebesar Rp. 90.000/kwintal. KALIPARE | 27


INDUSTRI GULA MERAH DARI TEBU Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare

Di Kecamatan Kalipare hanya terdapat satu

Permasalahan yang dihadapi biasanya adalah

pabrik yang memproduksi gula merah dari tebu

cuaca, semakin panas maka sebakin bagus pula

yang disebut gula oyek. Pabrik ini beroperasi

tebu yang dihasilkan dan jika juru masak

selama 6 bulan selama musim panen tebu.

sedang tidak bisa maka proses pembuatan pun

Untuk pembuatan gula oyek ini membutuhkan

akan tertunda. Gula yang sudah jadi akan

waktu seharian. Tenaga kerja kebanyakan

dikirim ke pabrik gula di Lawang dan pabrik

diambil dari desa sekitar, namun untuk juru

petis

masak

menggunakan truk yang dapat mengangkut 7-

khusus

diambil

dari

Wajak

dan

Poncokusumo. Harga jual untuk satu karungnya

di

Pasar

Besar

Kepanjen

dengan

15 ton gula merah.

(45-50 kg) sebesar Rp. 13.000.

Desa Kaliasri, Kecamatan Kalipare.

KALIPARE | 28


POHON SENGON Sunnies by Tomorrow

KECAMATAN KALIPARE

POHON SENGON Di Kecamatan Kalipare terdapat banyak lahan hutan pohon sengon. Menurut sumber di Desa putukrejo, Kecamatan Kalipare kayu sengon yag baik dapat dijadikan kertas dan yang sudah pecah dapat dijadikan triplek. Biasanya setelah panen kayu akan dikirim menggunakan truk ke pabrik kertas yang berada di Jombang dan ke pabrik triplek yang berada di Wajak. masa panen yang diperlukan adalah 7 tahun. tenaga kerja yang dibutuhkan adalah 6 orang. Upahnya Rp.800.000/ motor. Dalam satu kali panen dapat menghasilkan 20 ton kayu untuk lahan seluas 2 Ha. DESA ARJOWILANGUN

DESA KALIREJO

KALIPARE | 29


Di Desa Arjosari terdapat banyak pengerajin mebel rumahan. Jenis kayu yang dipakai merupakan kayu jati yang diambil dari petani-petani kayu setempat.

Harga

dipatok dengan melihat umur kayu jati dan kesulitan ukirannya.

INDUSTRI

MEBEL

Mebel dipasarkan ke

Kalimantan, Salatiga, Surabaya, dan Malang Raya.

Tenaga

yang

dibutuhkan

untuk

membuat satu set mebel minimal sebanyak 3 orang. Harga jualnya rata-rata 4-15 juta. Waktu pengerjaan untuk satu set mebel ratarata 10 hari. Kendala yang dialami oleh banyak pengerajin mebel rumahan adalah keterbatasan

modal

dan

pemasaran.

Ditambah semenjak adanya pandemi.

DESA ARJOSARI

KALIPARE | 30


PETERNAKAN AYAM PETELUR

Desa Kalirejo, Kecamatan Kalipare - Kab. Malang

peternakan ayam petelur MENJADI POTENSI KECAMATAN.

Di Kecamatan Kalipare terdapat juga beberapa peternakan ayam jenis petelur. Menururt sumber, ayam yang siap untuk bertelur minimal adalah 4 bulan. Perawatan untuk 1.000 ekor ayam membutuhkan 40 karung pakan ayam. pakan ayam yang diberikan berupa jagung kering yang dibeli dari petani jagung setempat. Harga jual untuk 1 kg sebesar Rp. 18.000. namun ssaat pandemi harga telur naik hingga mencapai Rp. 21.000. kendala yang dialami oleh peternak ayam adalah ayam rawan terserang penyakit seperti flu sehingga ayam tidak dapat menghasilkan ayam dan produktivitasnya menurun.

DESA ARJOSARI

KALIPARE | 31


PERKEBUNAN JAGUNG

JAGUNG

Pada Kecamatan Kalipare, terkhusus di Desa Kalirejo dan Arjosari mayoritas warganya merupakan petani jagung. Jagung ini biasanya dijadikan pakan ternak ayam dengan cara dikeringkan atau dijemur dibawah sinar matahari. Jagung yang bagus akan langsung dijual ke pasar setempat. Untuk perawatan lahan seluas 10 are membutuhkan biaya sekitar Rp. 300.000 dan jenis pupuk yang digunakan merupakan pupuk kandang.

Harga jual untuk 1 kg Rp. 4.100 - Rp. 4.200. Keuntungan yang didapat sebesar Rp. 2.500 - Rp. 3.000 per kilonya. Untuk kendala bagi petani jagung adalah cuaca. Jika cuaca sering hujan maka kualitas jagung akan menurun dan hasil tidak sesuai dengan bibit yang sudah ditanam. Hal tersebut mengakibatkan menurunnya jumlah prodiksi hasil panen.

DESA KALIREJO

DESA ARJOSARI


PERTANIAN PORANG

PERTANIAN

PORANG

Porang sedang

merupakan

buming

karena

komoditas dapat

yang

dijadikan

bahan untuk pembuat kosmetik dan cat. Di Kecamatan Kalipare terdapat lahan porang seluas 15 Ha dengan 2 Ha merupakan lahan sewa dari Perhutani dan 13 Ha merupakan lahan pribadi. Pengairannya menggunakan air hujan.

Jenis pemberian

bibit dari

yang Pabrik

dipakai Asia

merupakan

Prima

bibit

Konjak

porang

(APK)

dibeli

dengan harga Rp. 150.000 per kilonya. Untuk

perawatan

menggunakan merupakan organik

air

ZA

lap.

(subsidi

(pupuk

35.000/sak

dan

dan

dan

harus Jenis

dana

kandang). untuk

non

Harga pupuk

sering pupuk

dibersihkan yang

subsidi)

dipakai

dan

pupuk

pupuk

sebesar

Rp.

kimia

subsidi

Rp.

100.000/kwintal dan non subsidi Rp. 85.000/kwintal. Tenaga

kerja

yang

dibutuhkan

sebanyak

30

orang

dengan

upah Rp.

30.000/setengah hari dan Rp. 50.000/hari. Kebanyakan pekerja diambil

dari Desa Sukowilangun. Intensitas panen tiap 5-6 bulan. Hasil panen dijual ke Industri Beras dan industri Tepung Shirataki milik PT.

Ambigo.

Jombang,

Pendistribusian

Sidoarjo,

dengan

dikirim

dengan

biaya

dan

ke

Situbondo

menggunakan operasional

truk

sebesar

Rp. 1.500.000/truk. DESA ARJOWILANGUN


PERTANIAN SINGKONG

S I N G K O N G

Perkebunan Kalipare batang

E

K

A

L

E

bibitnya singkong

sebelumnya.

JO

di

Desa

menggunakan dari

Perawatan

panen kebun

singkong untuk lahan seluas 40x30 m LIPAR DESA KA

D

S

A

IR

singkong

membutuhkan biaya Rp. 220.000 - Rp. 230.000/sak

pupuk.

Jenis

pupuk

yang digunakan ada dua yaitu pupuk

E

organik

yang

berasal

dari

kotoran

sapi dan kambing serta pupuk kimia yaitu ponska dan ZA. Tenaga kerja yang dibutuhkan sebanyak dua orang dengan upah per harinya sebesar Rp. 70.ooo - Rp. 75.000. Asal pekerja dari Dusun Kaliasem.

"Tanah kurang cocok untuk ditanami singkong, sehingga butuh banyak pupuk. Sementara harga pupuk semakin mahal. " - PAK SLAMET

(PETANI SINGKONG)

Biasanya panen singkong pada bulan sebesar

Maret. Rp.

untuk

harga

340.000/pick

jualnya up

dan

dipasarkan ke Pasar Kalipare. KALIPARE | 34


IKAN MUJAIR

Kami hanya perlu bisa panen tiap 6 bulan sekali agar pendapatan kami sebagai petani keramba stabil. - ABAH RIDWAN (KETUA GAPOKMAS KERAMBA JARING APUNG)

Kecamatan Kalipare, tepatnnya di Desa Kalipare terdapat sebuah waduk yang digunakan sebagai taman pancing dan juga tempat penyembrangan Kalipare - Sumber Pucung oleh warga setempat. Ikan yang dibudidayakan berjenis mujair dengan menggunakan keramba jenis jaring apung dengan total biaya pembuatan sekitar 20 juta rupiah. Jumlah keramba sebanyak 60 buah (tiap orang memiliki 2 buah keramba), dengan tiap keramba memiliki luas 100m2 dan dapat memuat 100 ribu bibit ikan mujair. Bibit ikan didapat dari hasil pembenihan sendiri agar ikan lebih tahan dengan kondisi air di waduk. Namun karena kondisi air waduk yang buruk menyebabkan menurunnya produktivitas ikan. Dari 100 ribu bibit yang berhasil hanya 30-50 ribu bibit. Ikan hasil panen akan di pasarkan di pasar-pasar lokal sekitar Kecamatan Kalipare dengan harga Rp. 20.000 - Rp. 24.000 per kilonya. Selain masalah air, kendala yang ada adalah tidak adanya masyarakat yang dapat mengolah hasil perikanan menjadi sebuah produk yang memiliki harga jual.

Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare.

KALIPARE | 35


BAWANG MERAH DESA PURWOREJO - NGANTANG

Di desa Purworejo mayoritas penduduknya berprofesi sebagai petani bawang merah. Hasil bawang merah dijaul ke pengepul bawang yang berada di Dusun Tokol dan ada juga yang dikirim ke Kalimantan. Untuk harga jualnya sebesar Rp.14.000 per kilo, sekali panen dapat menghasillkan 1 ton 2 kwintal. Intensitas panen setiap 4 bulan sekali, dengan bibit yang dibeli dari Desa Manteng dengan harga Rp.16.000 - Rp.25.000 per kilo. Untuk perawatanya sendiri tergolong mudah dengan pemberian pupuk sekem saat awal penanaman, lalu diberi pupuk jenis mes cair. Harga jual bawang tidak stabil dikarenakan faktor cuaca. Apabila cuaca sering hujan maka kualitas bawang akan menurun, tidak sama dengan kualitas bibit awal.

DESA PURWOREJO

KALIPARE | 36


IN KEPANJEN SQUAD

Suriadi / Kania / Safdy / Omi / Tania / Randy / Dea / Nita / Yata / Hedi / Sukma / Sari / Riska / Nestyn / Kiki / Grace / Elvira / Elsa / Krisna / Farhan / Fandy / Fandymas

PLANOGROWNIC @planogrownic

-THANKS-


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook