OLIMPIADE PARIS 2024 IR NEWS 86
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
CONTENTS 01
02
03
04
05
06
FOKUS 1
Serba-serbi Olimpiade Paris
FOKUS 2 Kontingen Pengungsi di Olimpiade
OPINI DOSEN Dr. Ajeng Puspa Marlinda
OPINI MAHASISWA HI’ 21, 22,23
REKOMENDASI FILM Hotel Rwanda (2004), Mississippi Burning (1988)
POJOK SYIAR Hidup Tenang Dengan Tawakkal
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
FOKUS 1 Serba-serbi Olimpiade Paris 2024 Kota Paris baru saja sukses menjadi tuan rumah agenda olahraga dunia, Olimpiade. Olimpiade musim panas Paris diselenggarakan pada 27 Juli-11 Agustus 2024 dan diikuti oleh lebih dari 10.500 atlet dari lebih dari 200 Komite Olimpiade Nasional dan Tim Olimpiade Pengungsi IOC. Melansir dari IOC, terdapat sekitar 45 cabang olahraga yang diperlombakan di Olimpiade tahun ini, termasuk 4 cabang olahraga baru seperti breaking, panjat tebing, skateboarding, dan surfing. Acara olimpiade secara resmi dibuka dengan penampilan dan parade di Sungai Seine. Selama acara berlangsung, Olimpiade Paris juga ‘diramaikan’ dengan berita yang beredar. Diantaranya seperti kontroversi konsep penampilan di acara pembukaan, isu gender yang menimpa petinju Wanita Aljazair, Imane Khelif, hingga atlet tembak turki Yusuf Dikeç yang viral di media sosial karena gayanya dalam menembak. Hingga seremoni penutupan, Amerika Serikat menjadi negara dengan perolehan medali paling banyak diikuti oleh Cina di urutan kedua. Perhelatan Olimpiade akhirnya ditutup pada 11 Agustus di Stade de France.
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
Indonesia di Paris Indonesia menjadi salah satu negara yang berpartisipasi dalam Olimpiade Paris. Terdapat 29 orang atlet yang berlaga di berbagai cabang olahraga (cabor). Menurut Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo jumlah atlet yang dikirim bisa dikatakan terbanyak dalam 15-20 tahun ke belakang. Dalam Olimpiade 2024 atlet-atlet Indonesia akan bertanding di 12 cabor. Bulu tangkis menjadi cabor dengan perwakilan terbanyak, diikuti panahan, panjat tebing, angkat besi, dan renang. Sementara cabor-cabor lain masing-masing hanya diikuti satu perwakilan. Perolehan medali emas Indonesia diraih oleh Veddriq Leonardo di cabor panjat tebing dan Rizki Juniansyah di cabor angkat besi. Selain emas, Indonesia juga meraih perunggu dari Gregoria Mariska Tunjung di cabor bulutangkis. Medali perunggu didapat setelah pebulutangkis asal spanyol, Carolina Marin, mundur karena cedera saat melawan wakil Cina He Bing Jiao di semifinal tunggal putri. Dengan perolehan dua emas dan satu perunggu tersebut membawa Indonesia dengan finis di posisi ke-39 dalam klasemen perolehan medali Olimpiade Paris 2024, bersama Aljazair. (fh)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
FOKUS 2 Kontingen Pengungsi di Olimpiade Komite Olimpiade Internasional (IOC) pada Kamis (2/5) mengumumkan Tim Olimpiade Pengungsi (Refugee Olympic Team) beranggotakan 36 atlet yang akan berpartisipasi dalam Olimpiade Paris 2024, juga emblem baru untuk kontingen tersebut untuk pertama kalinya. Ke-36 atlet dalam tim tersebut berasal dari 11 negara dan kawasan yang berbeda. Mereka akan bertanding di 12 cabang olahraga. Sebagian besar atlet tersebut dipilih dari atlet-atlet pengungsi yang didukung oleh IOC melalui Program Beasiswa Atlet Pengungsi. Itu sendiri didanai oleh program Olympic Solidarity IOC dan dikelola oleh Olympic Refuge Foundation. Emblem baru untuk tim ini akan memberikan identitas unik bagi kontingen tersebut untuk pertama kalinya dalam sejarah Olimpiade. Tim Pengungsi kembali hadir di Olimpiade Paris, membawa semangat dan tekad 36 atlet dari berbagai penjuru dunia yang terpaksa meninggalkan negaranya karena perang, penganiayaan, atau konflik. Keikutsertaan mereka bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga tentang menunjukkan kepada dunia bahwa mereka lebih dari sekadar korban. Mereka adalah individu tangguh dengan talenta dan potensi luar biasa, siap untuk menginspirasi dan membawa pesan perdamaian.
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
Kisah-kisah inspiratif dari para atlet pengungsi ini menjadi pengingat bahwa semangat Olimpiade bukan hanya tentang perlombaan, tetapi juga tentang persatuan, perdamaian, dan perjuangan untuk mencapai mimpi. Partisipasi atlet independen di Olimpiade merupakan wujud dari komitmen IOC untuk memberikan kesempatan bagi semua atlet berbakat untuk berkompetisi dan meraih mimpinya, tanpa terhalang oleh hambatan politik atau administratif. Kisah mereka adalah bukti bahwa tekad dan semangat pantang menyerah dapat mengantarkan mereka menuju puncak prestasi, terlepas dari latar belakang dan situasi yang mereka hadapi. Olimpiade Paris 2024 bukan sekadar arena untuk kompetisi olahraga, tetapi juga merupakan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan mendalam tentang kemanusiaan, persatuan, dan nilai-nilai universal. Dengan menyoroti kehadiran Tim Pengungsi, tekad para atlet independen, serta kontroversi sanksi terhadap Rusia dan Belarusia, Olimpiade ini akan menjadi cerminan kompleksitas dunia kita. Acara ini diharapkan menjadi momen perayaan tidak hanya prestasi olahraga, tetapi juga refleksi global tentang kekuatan manusia, solidaritas, dan komitmen terhadap perdamaian. Dalam setiap pertandingan dan setiap kisah, Olimpiade Paris 2024 mengundang kita untuk melihat lebih dalam dari sekadar hasil akhir dan memahami makna di balik perjuangan dan pencapaian para atlet. (gsh)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
OPINI DOSEN Dr. Ajeng Puspa Marlinda
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
1. Bagaimana keikusertaan kontingen pengungsi di Olimpiade Paris 2024 mempengaruhi pandangan dunia terhadap isu pengungsi dan migran? “Jadi kalau dari saya pribadi itu melihat ini sesuatu yang bagus ya, langkah yang bagus. Karena kalau misalnya kita lihat Olimpiade Paris, kalau misalnya bukan selain kontingen pengungsi itu yang ikut, itu jadi terlihat Olimpiadenya seperti Olimpiade yang lain pada umumnya. Cuman kalau misalnya kita lihat kontingen pengungsi ini ikut, jadi menurut saya itu cukup menarik. Karena pertama kita bisa melihat bahwa, mungkin bagi sebagian orang melihat pengungsi itu sebagai beban dan sebagainya. Tapi ternyata disini kita bisa, karena kontingen pengungsi itu ikut ke dalam Olimpiade Paris, jadi bisa menunjukkan bahwa pengungsi ini juga berbakat, mereka ini juga bisa, mereka itu bukan beban, mereka itu adalah orangorang yang memang mungkin mendapatkan nasib yang kurang baik, kurang beruntung, berbeda dengan kita. Tapi itu tidak menyurutkan semangat mereka untuk mereka tuh tetap ikut kompetisi, seperti itu. Dan itu juga membuat pelajaran buat kitajuga, maksudnya pandangan yang positif juga buat kita, artinya bahwa mereka ini kan pengungsi, otomatis seperti tidak punya tempat tinggal tetap, tidak punya negara tetap dan sebagainya, tidak diakui sebagai warga negara dan sebagainya. Tapi mereka tetap semangat ikut, maka dari itu, kita yang punya negara, kita yang merdeka, kita yang dapat dikatakan enak, punya tempat tinggal yang nyaman, keluarga yang utuh dan sebagainya, seharusnya kita semakin lebih semangat lagi untuk menunjukkan bakat kita, terus untuk meraih cita-cita, meraih impian kita seperti apa.”
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
2. Bagaimana dampak positif yang diharapkan dari partisipasi kontingen pengungsi di Olimpiade Paris 2024 terhadap komunitas pengungsi global? “Jadi yang pertama, seperti yang kita lihat di Olimpiade Paris itu ada kontingen yang berbeda, namanya kontingen pengungsi. Dari situ kita bisa melihat pengungsi-pengungsi lain untuk komunitas pengungsi yang lain itu bisa melihat bahwa, wah ada nih teman-teman kita yang ikut kompetisi. Mereka nih berbakat, mereka tuh percaya diri untuk ikut. Harusnya kita nih lebih semangat lagi ya. Ini khusus untuk komunitas pengungsi di seluruh dunia ya. Mereka bisa ngelihat itu, jadi mereka tuh bersemangat, mereka juga bisa lebih struggle untuk menghadapi tantangan-tantangan yang ada di depan mata mereka kayak gitu. Bahwa kita juga dianggap kok ternyata sama dunia itu kita dianggap, kita bukan orang yang terpinggirkan atau kita juga bukan orang yang menjadi beban gitu. Nah dari sini kita bisa menunjukkan bahwa kita tuh juga bisa melakukan sesuatu yang positif, sesuatu yang berguna, sesuatu yang bisa membanggakan diri kita. Jadi mungkin mereka sebagai pengungsi mungkin minder dan sebagainya gitu kan. Tapi karena ngelihat ini, wah teman-teman kita bisa nih, berarti tidak melutut kemungkinan kita-kita yang lain bisa. Jadi mereka tuh saling bisa menyemangati lah kayak gitu.” (ran)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
OPINI MAHASISWA Faiq Marsyanda Hibatullah HI ‘21
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
“Olimpiade merupakan suatu pesta olahraga yang paling bergengsi di dunia yang mana kegiatan tersebut melibatkan hampir seluruh negara yang ada di dunia ini. Kegiatan ini mempertemukan seluruh para atlet di masingmasing perwakilan negara, namun yang menarik di dalam pesta olahraga terbesar di dunia ini adalah Ketika seluruh negara di dalam lingkup geopolitik global mereka memiliki national interest masing-masing justru harus berada dalam satu wadah yang sama dan memiliki kedudukan yang sama di dalam ruang “olimpiade” termasuk juga tim olimpiade pengungsi. Lalu apa dampak nya dengan bergabung nya tim olimpiade pengungsi terhadap persepsi global? Partisipasi Tim Olimpiade Pengungsi di Olimpiade Paris 2024 adalah langkah penting untuk meningkatkan kesadaran tentang situasi pengungsi di seluruh dunia. Atlet yang berasal dari latar belakang yang penuh tantangan diberikan kesempatan internasional oleh tim ini untuk menunjukkan ketahanan dan semangat juang mereka. Partisipasi ini mampu mendorong empati dan mengubah persepsi publik tentang pengungsi dari sekadar angka menjadi individu yang memiliki potensi dan aspirasi dengan menyajikan kisah-kisah pribadi yang penuh inspirasi. Olimpiade juga dapat memengaruhi kebijakan dan sikap terhadap pengungsi dengan mendorong lebih banyak dukungan dan solusi konkret untuk masalah yang dihadapi oleh jutaan orang di seluruh dunia. Oleh karena itu, Tim Olimpiade Pengungsi berfungsi sebagai representasi kuat dari optimisme dan transformasi, dan berkontribusi secara signifikan pada pemahaman dunia tentang pengungsi.”
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
OPINI MAHASISWA Syike Azalea HI ‘22
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
“In my personal opinion, the existence of Refugee Olympic Team becomes one of the symbol of Unity. Their participation in Paris Olympic 2024 shows their strong commitment to always involve and achieve their goals no matter what the obstacles. Besides many challenges they faced, their participation are responsible for shaping public opinion. They might be refugees, but they have the same opportunities to growth and compete in International Competition like others. They are talented, full of dedication and have a strong commitment that can inspired many people out there. With a huge sense of humanity, we also responsible to always support their existence in Paris Olympic 2024.”
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
OPINI MAHASISWA Almira Putri Az Zahra HI ‘23
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
“Sebelum berbicara tentang persepsi global, kita perlu tahu terlebih dahulu apa itu Tim Olimpiade Pengungsi di kancah internasional. Tim Olimpiade Pengungsi dalam banyak sumber disebutkan mereka yang merupakan seorang atlet ikut melarikan diri dari negara asalnya dan saat ada pekan olahraga mereka turut bertanding di bawah bendera negara yang sama. Awal mulanya mereka terbentuk di tahun 2016 saat keresahan para pengungsi yang menyelamatkan diri dari konflik perang ataupun bencana alam di Eropa, ingin menampilkan jati diri sebagai individu baru. Kehadiran Tim Olimpiade Pengungsi cukup menarik perhatian dan mencuri sorot mata dunia, karen di tengah penderitaan yang sedang dirasakan mereka bertekad untuk mencapai sebuah prestasi-prestasi gemilang. Sebagai contoh pada Olimpiade Paris lalu seorang wanita tangguh bernama Cindy Ngamba yang berhasil mendapatkan Medali Perunggu untuk cabang olahraga tinju. Dampaknya memang tidak sebesar daripada konflik negara mereka sendiri, hanya saja pencapaian prestasi membuktikan bahwa mereka tetap bisa mengharumkan negaranya meski dilanda penderitaan hebat. Mereka juga turut ingin membuktikan bahwa pengungsi juga bagian dari masyarakat yang tetap layak hidup sebagaimana manusia mestinya.” (CJ)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
Rekomendasi
FILM Untuk Menemani Harimu
Hotel Rwanda (2004)
Mississippi Burning (1988)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
Hotel Rwanda (2004) Film yang diangkat berdasarkan kisah nyata tentang Paul Rusesabagina, seorang manajer hotel di Kigali, Rwanda. Selama genosida Rwanda pada tahun 1994, Paul menggunakan koneksinya dan sumber daya hotelnya untuk melindungi lebih dari seribu orang Hutu yang terancam oleh kekerasan ekstremis. Film ini menggambarkan usaha heroiknya dalam menghadapi krisis kemanusiaan yang brutal dan kekurangan bantuan internasional. Dalam latar belakang kekacauan dan kekerasan, cerita ini menyoroti keberanian, kemanusiaan, dan solidaritas di tengah situasi yang sangat suram. Mississippi Burning (1988) Mississippi Burning adalah film yang berlatar belakang tahun 1964, ketika tiga aktivis hak sipil, dua orang kulit putih dan seorang kulit hitam hilang di Mississippi. Mereka terakhir kali terlihat membantu pendaftaran pemilih di komunitas Afrika-Amerika. Film ini mengikuti upaya dua agen FBI. Mereka adalah agen kepala, Rupert Anderson, dan agen baru, Alan Ward, mereka memiliki tugas untuk menyelidiki hilangnya para aktivis tersebut. Mereka menghadapi hambatan dari pejabat setempat dan komunitas yang terpecah oleh ras dan ketegangan. Film ini menggambarkan perjuangan melawan kekerasan rasial dan ketidakadilan sistemik di Amerika Selatan pada era tersebut. (muh)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
POJOK SYIAR
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id
Tawakkal merupakan konsep penting dalam Islam yang berarti menyerahakan segala urusan kepada Allah setelah melakukan usaha yang maksimal. Hidup tenang dengan tawakkal berarti seseorang percaya sepenuhnya kepada Allah atas hasil dari setiap usaha yang dilakukan, baik itu berhasil maupun gagal. Tawakkal merupakan pondasi ketenangan jiwa di era yang penuh guncangan dan tontonan orientasi hidup yang membingungkan. Sikap tawakkal dan bersandar penuh kepada Allah adalah solusi bagi kegelisahan jiwa. Orang yang memiliki rasa tawakal dalam hidupnya akan merasakan ketentraman dan kedamaian hati. Ia yakin pasti Allah memiliki skenario terbaik bagi hambanya, dan yakin bahwa Allah tidak akan menguji manusia diluar batas kemampuannya. Dari keyakinan inilah akan menanamkan pikiran positif bagi seseorang, sehingga lenyaplah rasa kegelisahan dan tergantikan oleh rasa damai serta ketenangan. Manfaat Tawakkal: 1. Mengurangi rasa takut dan kecemasan akan masa depan 2. Membangun ikatan yang lebih kuat dengan Allah 3. Menumbuhkan rasa syukur dan bersyukur Dengan tawakkal, kita meyakini bahwa setiap langkah kita ada dalam pengawasan dan takdir Allah yang Maha Bijaksana. Dalam setiap usaha dan ikhtiar, sertakan tawakkal agar hati tetap tenang dan tidak mudah goyah oleh keadaan. Sebagai penutup, marilah kita berdoa agar Allah senantiasa memberikan kita kekuatan untuk selalu bertawakkal kepada-Nya dalam segala keadaan. Dengan mengamalkan tawakkal dalam kehidupan seharihari, insya Allah kita akan merasakan kedamaian dan ketenangan yang hakiki. (gsh)
Komahi UMY
komahiumy
komahi.umy.ac.id