












![]()
















Perdana Menteri India, Narendra Modi, telah membuat kontroversi dengan pernyataan anti-Muslimnya, sejak rakyat India mulai memberikan suara dalam pemilihan parlemen negara itu pada bulan lalu Namun bukan hanya Modi yang menyebarkan retorika kontroversial anti-Muslim, anggota penting Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa juga menyuarakan sentimen serupa, ketika partai itu berusaha meraih masa jabatan ketiga yang bersejarah Dalam empat minggu sejak pemungutan suara dibuka pada 19 April,HindutvaWatch,sebuahlembagapengawasyangberpusatdi AS,telahmencatatratusankampanyeyangmenampilkan“bintang kampanye” BJP dan para kandidat yang menyampaikan pidatopidatomenghasutyangmenyasarumatIslam.



Pemilu yang berlangsung selama enam minggu di India, dan dianggap sebagai pemilu terbesar di dunia, mempertemukan BJP dengan koalisi luas partai-partai oposisi Pemungutan suara berlangsung hingga 1 Juni, dan hasilnya akan diumumkan pada 4 Juni Modi membuat kontroversi pada 21 April lalu ketika ia memperingati para pendukungnya bahwa jika kubu oposisi Kongres Nasional India berkuasa, kubu tersebut akan mendistribusikan kembali kekayaan India kepada para " penyusup " dan "mereka yang mempunyai lebih banyak anak" Kata " penyusup "sendiri,yangsempatdigunakanuntukmerujukkepada pengungsi asal Bengali, sering digunakan oleh kubu sayap kanan nasionalis Hindu di India untuk melabeli warga Muslim di negara tersebut sebagai orang luar Jumlah Muslim di India sendiri mencapaisekitar200jutaorang.
Dalam petisinya kepada Komisi Pemilihan Umum, Partai Kongres India mengatakan bahwa Modi dan BJP telah berulang kali menggunakan simbol dan sentimen agama dan agama dalam kampanyepemilumerekatanpamendapathukuman Tindakanini semakin diperkuat oleh kelambanan komisi dalam menghukum perdana menteri dan BJP atas pelanggaran terang-terangan mereka terhadap undang-undang pemilu. Polarisasi agama yang semakin meningkat di India menjadi perhatian serius, mengingat negara tersebut dikenal dengan keberagaman dan pluralisme sosialnya.Dugaankampanyeanti-IslamyangdilakukanolehModi dan partainya dapat merusak kerukunan sosial dan d l k t t k l k (CJ)


Di India, sekitar 970 juta penduduk berhak memberikan suara dalam tujuh fase pencoblosan yang dimulai pada 19 April dan berlangsungselamaenampekan PerdanaMenteriNarendraModi ingin mengamankan masa jabatan ketiga. Untuk itu, dia harus mempertahankan mayoritas kursi di Lok Sabha, majelis rendah India yang beranggotakan 543 Orang Kontestasi demokratik ini melibatkan enam partai politik nasional, 57 partai lokal di tingkat negarabagiandansebanyak2.597partai-partaikecilyangboleh dipilih,tapitidaklolosverifikasiKomisiPemilihanUmum
Persaingan paling sengit akan dilakoni kedua partai terbesar di India,yakniBharatiyaJanataParty(BJP),yangsekarangberkuasa dan partai oposisi Kongres Nasional India (INC). INC tahun ini membentuk aliansi 28 partai dan sejumlah partai lokal di bawah "Aliansi Nasional Pengembangan Inklusif India," atau disingkat INDIA. Persekutuan itu bersifat krusial, mengingat dominasi BJP di panggung politik. Partai Hindu itu saat ini menguasai sebanyak 17 dari28negarabagiandanwilayahpersatuandiIndia.







Modi dan partai BJP diperkirakan akan kembali menjadi kekuatan terbesar dalam pemilu 2024 Popularitasnya banyak dibangun lewat kebijakan pro-Hindu yang mewakili sekitar 80 persen populasi. Di bawah Modi, India juga mencatatkan pertumbuhan ekonomi pesat yang konstan bertengger di kisaran tujuh persen dan melampaui sembilan persen pada 2021. Modi berjanji, India akan menjadi perekonomian terbesar ketiga di dunia pada 2029. Targettersebutselarasdenganperkiraananalisdanekonomsoal prospek pertumbuhan di India. Pada pemilu 2019, BJP membukukan kemenangan telak dengan mayoritas berjumlah 303 kursi dan koalisi berjumlah total 353 kursi atau nyaris mencapai mayoritas super sebesar dua pertiga anggota parlemen. Partai Kongres sebaliknya hanya memenangkan 52 kursi dan membangun koalisi berkekuatan 91 kursi. Kini, dengan peluang memperpanjang masa jabatan selama lima tahun ke depan,kritikterhadapkebijakanBJPsemakinsanterdibunyikan
Kedekatan BJP dengan organisasi Hindu ultranasionalis yang terinspirasi dari gagasan fasisme Eropa kian meruncingkan perseteruan dengan minoritas. Akibatnya, diskriminasi dilaporkan merajalela India memiliki 497 juta pemilih laki-laki dan 471 juta pemilih perempuan. Sekitar 20 juta pemilih di usia antara 18-29 tahun akan mencoblos untuk kali pertama pada 2024. Selama enam minggu, pemungutan suara dilakukan secara bertahap berdasarkan wilayah, yang ditentukan oleh ECI dengan menimbang jumlah penduduk atau risiko politik seperti potensi gangguan atau masalah keamanan. Pemungutan suara pada tahap akhir akan dilakukan pada 1 Juni, dan rekapitulasi seluruh surat suara akan diumumkan pada 4 Juni. Untuk mendapatkan porsi mayoritas di parlemen, partai politik atau koalisi harus memperoleh272kursidiparlemen.(gsh)










1.BagaimanaisurasismeyangadadiIndiaselamapemilu?
“Isu rasisme ini dalam kacamata politik domestik masih ada dan terjadi karena partai yang berkuasa Bharatiya Janata Party (BJP) memang partai yang konservatif dan mengusung tema-tema politik identitas. Para pendukungnya juga sangat terprovokasi. Selama satu dekade mereka menggunakan politik identitas untuk mempertahankan kekuasaannya. Sampai detik ini isu rasisme masih, namun ada juga upaya secara bertahap dari pemerintah BJP untuk melawan isu-isu yang mengasosiasikan partai BJP denganpartairasisyangmenggunakanislamophobia.Tapihingga saatini,faktanyaBJPmenang.”
2.NarendraModimenangkembalidanmenjadiPerdanaMenteri India untuk tiga periode, Bagaimana isu rasisme kedepannya, khususnyaislamberadadibawahkepemimpinanNarendraModi selanjutnya?
“Dalam analisis barat, sebetulnya mereka tidak suka dengan cara Modi,namunmerekatidakbisamelakukanteguranatauintervensi secara lebih tegas terkait rasisme atau politik identitas karena faktanyasepanjangmerekadalamkoridordemokrasimerekaokeoke saja (mentolerir), mungkin sama seperti yang terjadi di Indonesia. Selama elite global tidak masalah, maka tidak jadi masalah. Beberapa analisis mengatakan, hasil akhir pemilu kemarin adalah harapan untuk demokrasi yang lebih baik, karena memangtidakdisangkawalaupunBJPmenangtapimayoritasnya sudah rontok dan tidak lagi bisa single party yang berarti mereka harus berkoalisi Dalam kacamata barat, ini bagus, harapannya ada suksesi dan tidak dikuasai oleh satu partai saja. Tapi ini kembali lagi ke masyarakat India yang memang masih ada pendukunggariskeras.Tapihasilmenunjukkanbahwamasyarakat India mulai sadar, bahwa janji yang dikampanyekan tidak semuanya terbukti. Banyak yang terbuai dengan permainan media.”(fh)

HI‘21,MuhammadAriqAuliaArifin

dari pemerintah yang berusaha menghapuskan rasisme di India. Tetapi sepertinya undang-undang itu tidak terlalu terlalu diaplikasikan secara real oleh pemerintahnya sendiri. Karena banyak juga kasus rasisme yang sudah dilaporkan ke pihak berwenang, misalnya kepolisian tetapi jika ditanyakan ke pihak tersebutmerekaselalumengalihkanisurasismeini.Soalisurasisme ini kenapa terjadi, yang pertama karena kita tahu di India memang sistem kasta ini sudah ada dari ribuan tahun yang lalu Jadi peranperan ini yang tidak secara langsung menjadikan India seperti sekarang. Walaupun terkesannya memang rasisme itu sangat tinggi Tapi karena kita mahasiswa HI kita juga harus tahu konteks konstruksisosialdiIndiaitusepertiapa.”



“Dilihat dari artikel-artikel yang saya baca ternyata itu tidak hanya satu partai aja yang mengunggulkan satu kasta. Jadi permainan rasisme dan politik praktis merekaitupastipermainannyakalautidak agama tetapi juga tentang ras mereka. Dan kebetulan karena yang menang itu petahanadanitusudahtigakalimenang. Mereka selalu memainkan politik yang seperti itu Dan mereka sangat islamophobia.Bahkandiamenyebutislam itu sebagai penyusup, agar mendapatkan suaradarikasta-kastayangdiluarmuslim.
Kalau untuk langkah-langkah menguranginya, saya rasa pengaruh (NGO) Non Governmental Organization, (LSM) Lembaga Swadaya Masyarakat itu sangat penting. Soalnya, mungkin ini sekarang yang menang itu Modi ini menang, petahana menang. Tetapi ternyata kalau dilihat dari secara jumlah suaraituberkurangdaritahunsebelumnya. Kalau tidak salah turunnya 1-2 persen. Itu artinya ada Masyarakat yang tersadar akanadanyarasisme.
Jadi kita bisa melihat bahwa ternyata masyarakat di India itu secara bertahap tersadar. Jadi sangat penting peran pemerintah dan itu yang paling utama. Tetapi juga harus ada gerakan-gerakan dari masyarakat India itu sendiri yang tersadar Karena bagaimanapun rasisme itu tidak bisa ditolerir. Walaupun kita lihat katanya India memang terbangun dari seperti itu. Tapi saya rasa seiring perkembangannya zaman kita lihat diversitas negara itu harus membangun negarajadilebihbaik"



“Menurut pendapat saya, India itu memang dinasti seperti kepresidenan,mungkinkarenadinastitersebutmunculnyarasisme, karena beberapa yang saya tahu itu ada beberapa penyingkiranpenyingkiran di dalam pemerintahan tersebut. Karena tidak ada ketidakadilan dan kebijakan di dalam pemerintahnya Di dalam pemilunya terdapat intimidasi, ada pengaruh terhadap kebijakan yang akan dibuat, dan juga partisipasi politiknya tidak rata antara satupihakdenganpihakyanglain
Langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengurangi rasisme ini itu bisa dari kesadaran publik mungkin bisa melakukan demo, dan bisajugaperaturannyapemilunyadiubahjanganlagiberdasarkan kasta. Pengawasannya lebih ditingkatkan lagi supaya tidak ada kericuhan tetapi tetap aman dan damai. Peran media juga sangat penting, media sebaiknya mengupload sesuai fakta yang terjadi dilapangan.”



e pe ga u p oses pe u ya, a e a pas e e a a a condong untuk memilih yang ultranasionalis Hindu ini. Nah Modi ini sendiri menggunakan politik identitas dan juga dia menang untuk 3 periode. Jadi dia bisa membuat poros orang-orang untuk memilih pemimpin yang beragama Hindu Kalau dari perspektif orang Islam sendiri sebenarnya mereka jumlahnya banyak, tetapi mereka menjadi minoritas karena tidak punya kursi di pemerintahan. Jadi semuanyaituberawaldariModiyangtidakmaudikursilegislatifnya ada orang-orang Islam. Aslinya Modi benar-benar anti muslim, cuman aksinya tidak telihat di media. Menurut opini saya langkahlangkah yang harus diambil yaitu suara rakyat karena ini yang paling berpengaruh besar. Karena kalau misalnya rakyat minoritas musliminibisaspeak upmerekabisamulaiuntukmelakukandemo, karena India ini juga negara demokrasi. Jadi sudah seharusnya mereka menyuarakan hak mereka dan pemimpinnya harus belajar toleransi.”(ran)








Holi merupakan sebuah festival ya semarakdanpenuhwarnayangdiraya di India dan belahan dunia lainn khususnya di negara-negara deng populasi India yang signifikan. Festival dikenal sebagai "Festival Warna" d menandai datangnya musim semi, ya melambangkan kemenangan kebai ataskejahatan.
Holi merupakan sebuah festival kuno ya tertanam kuat dalam budaya India d berasaldariperpaduankisah-kisahmito dan tradisi-tradisi simbolis. Kisah Prah dan Holika sangat meno melambangkan kemenangan kebena atas kejahatan. Di luar simbolisme d ritualnya, Holi mewujudkan seman inklusivitasdanpengampunan,mendoro orang-orang untuk mengesamping perbedaan dan merangkul kemanusia bersamayangmengikatkitasemua.
Holi dirayakan dengan penuh antusiasme dan semangat di seluruh India, dengan setiap wilayah menanamkan adat istia tradisi,danceritarakyatyangunikkedal perayaan ini. Ritual utama terma melemparkan dan menaburkan air d bubukberwarnapadatemandankelua yang melambangkan cinta, kebahagia danemosilainnya.Udarabergemadeng tawa dan musik ketika masyara berkumpuluntukmengambilbagiandal perayaan ini, melampaui batasan ka kepercayaan,danstatussosial. FestivalHoli





Holi bukan hanya sebuah festival warna tetapi juga sebuah perayaan makanan.DalamperayaanHoliterdapathidangan-hidangantradisional seperti,gujiya,thandai,dahibhalla,danlain-lain.
Holi telah menemukan resonansi dan pengakuan di antara komunitaskomunitas diaspora di seluruh dunia, khususnya di negara-negara dengan populasi India yang signifikan. Di negara-negara ini, perayaan Holiberfungsisebagaikesempatanuntukpertukaranbudayadanikatan komunitas,menyatukanorang-orangdariberbagailatarbelakanguntuk merayakannyadalampersatuandanharmoni.(w)







