Skip to main content

March - March 2014

Page 1

WARTA

WH’s

SMART ACTIVE TALKATIVE

VOL 3/13-14 march 2014 march issue

himahi


Contents

WARTA HIMAHI

Editor’s Letter

MARET 2014 | MARCH ISSUE 1 2 3 4

Table of Contents Editor’s Letter Editorial Team Voice of kawanWH

NEWS 5 Akhir Jabatan Hamid Karzai dan Pasukan NATO di Afghanistan 6 Krisis Demokrasi Thailand 7 Penurunan Partisipasi Voter 8 Tokoh Komik Pahlawan Wanita Perangi Islamophobia 9 Zona Perdagangan Bebas Terbesar : Transatlantic Trade and Investment Partnership 10 Pro Kontra Kebijakan Low Cost Green Car, Tepatkah FEATURE 11 Studi Banding : KOMAHI UNSOED dengan HMPSIHI UNPAR 13 Tokoh : Ibu Anie H. Djohohadikusumo Kerjasama UNPAR dengan Wadah Titian Harapan 15 International Student Conference 2014: Unity in Diversity 17 Nanyang Technology University MUN 2014 18 Nusantara Young Leaders Forum 2014 19 2014, Kesempatan Pertama Kita 20 Color Run : Berlari dan Berwarna REGULAR CONTENT 21 Tips and Tricks : Single Awareness Day 23 The Moments : What’s Up on March 24 On the Spot : Mengapa Harus Ikut Pemilu 25 Book and Movie Review 26 JukeBox 27 Playground : Trivia Pemilu 2014 28 Student Info

9

W

H Edisi ‘March Issue’ kali ini hadir untuk menemani kawanWH di penghujung bulan Maret 2014. Jika di minta untuk mendeskripsikan ‘March’ dalam satu kata, apa sih yang terlintas di dalam pikiran kawanWH? Menjawab pertanyaan yang sama, maka saya akan menyebutkan satu kata ; parade.

20

Salah satu pagelaran musik berbentuk parade adalah marching band; formasi barisan yang dinamis diiringi dengan kombinasi permainan musik yang harmonis. Pada tanggal 29 Januari 2014 lalu, untuk kali pertama Indonesia mengangkat karya film bernuansa marching band dengan judul “12 Menit: Kemenangan Untuk Selamanya”. Tidak dapat disangka bahwa sebuah tim dapat menghabiskan beribu jam hanya untuk memberikan performa selama 12 menit. Ya, 12 menit yang diharapkan dapat memberikan keramaian dan euphoria bagi setiap penonton.

Cover Story Festive of March by Athur Ganesha

Suasana ‘ramai’ inilah yang sebenarnya ingin disampaikan oleh redaksi Warta Himahi melalui WH Edisi ‘March Issue’. Ya, melalui tulisan, kami ingin mengemas berita tiga bulan terakhir yang terasa basi menjadi lebih menarik sehingga kawanWH masih bisa merasakan ‘ramai’ nya aktivitas mahasiswa/i HI UNPAR selama tiga bulan pertama di tahun 2014. Serunya aktivitas selama tiga bulan ini akan dimulai dari liputan kawanWH yang terlibat di International Student Conference, NTUMUN, hingga Studi Banding antara HMPSIHI UNPAR dengan KOMAHI UNSOED. Keramaian aktivitas mahasiswa/i UNPAR, khususnya Kampus 3 juga tidak akan berhenti sampai di penghujung Maret ini. KawanWH diajak untuk ikut merasakan serunya pre-event Pasar Malam Kampus Tiga (PMKT XVIII) ‘Turbulence’ pada tanggal 2 April 2014 hingga pelaksanaan Lomba Tulis Nasional ‘Menuju Generasi Anti Korupsi’ yang akan berlangsung sampai tanggal 16 April mendatang. Enjoy the ride ; stay SMART, ACTIVE, TALKATIVE! Pemimpin Redaksi Warta Himahi Vania Audrey Pakpahan 2 | WARTA HIMAHI


Voice of KawanWH

WARTA HIMAHI Editorial Team Editor-in-chief Vania

Audrey Pakpahan Daniel Fernando Santoso Editorial Secretary Maria Alpha Carmelite Editorial Treasurer Wynona Gabriella Cyrgienie NEWS News Editor Atika Rahmadhani Ass. News Editor Mila Karlina Mutia News Journalist Tabitha Purba News Journalist Bernadeta Kurniasari Suryaningrum News Journalist Pungky Damayanti FEATURE Feature Editor Debora Yusnia Setiawati Ass. Feature Editor Annisa Resmana Feature Journalist Aditya Anugerah Wiramentaya Feature Journalist Julfa Iman Septian Feature Journalist Nathasya Clarissa Feature Journalist Raden Calvin Budianto REGULAR CONTENT Regular Content Editor Friska Sari Chandra Ass. Regular Content Editor Hyacinta Louisa Tresnaki Kiapmanto Regular Content Journalist Ekaryn Priskila Kidingallo Regular Content Journalist Almer Surya Alyafaras GRAPHIC LAYOUT & PHOTOJOURNALISM Graphic Layout & Photojournalism Editor Svida Erdhaviyanti Subandar Ass. Graphic Layout & Photojournalism Editor Herluin Andriana Pradipta Graphic Layout & Photojournalism Staff Vinca Putri D.A Graphic Layout & Photojournalism Staff Vannisa Ayudiah Tantri Graphic Layout & Photojournalism Staff Fransisca Mutiara Anissa Graphic Layout & Photojournalism Staff Rizky Apriliya PROMOTION & MARKETING Promotion & Marketing Coordinator Hansel Bramantya Ass. Promotion & Marketing Klara Danastri Promotion & Marketing Staff Larissa Kristany Promotion & Marketing Staff Lorenzo Anugrah Mahardhika Promotion & Marketing Staff Muhammad Iqbal Widyawan Promotion & Marketing Staff Rizky Widian EDITORIAL SUPPORT EVENT WH Event Coordinator Florencia Claverin Widjaja Ass. WH Event Stephanie Erlyna Ruthmini Utama WH Event Staff Arindy Putri Febrina WH Event Staff Hugo Enggar Prayoga WH Event Staff Yovita Dhevi Sylviana WH Event Staff Putimas Wirza Kahanasty Vice Editor-in-chief

Jeshinta Eka

Christina Octaviani

Destania Ika

Tahun 2011. Waktu itu gue masih tinggal di Singapura. Pas pagi-paginya cowok gue minta dijemput di bandara. Gue kaget banget soalnya dia nggak pernah cerita mau dateng kesini dan waktu itu dia masih kuliah jadi nggak mungkin bisa datang. Pas sampai di bandara ternyata dia bawa bunga mawar putih terus cium kening gue di depan banyak orang.

Waktu kelas 5 SD, ada teman satu kompleks yang tiba-tiba nembak pas valentine. Dia kasih kado yang isinya boneka sama cokelat, aku kaget banget soalnya nggak ngira dia suka sama aku karena selama ini kita sering berkelahi. Hahaha. Saking kagetnya selama beberapa bulan aku nggak berani main ke luar rumah karena pasti kikuk abis. Sayangnya dia pindah ke Surabaya tanpa ada jawaban dari aku. Merasa bersalah banget sampai hari ini.

Valentine yang paling berkesan itu tahun lalu! Soalnya bertepatan sama 1 tahunan kami.

Felicia Fiyoza Tahun 2011. Alasannya dulu udah mau LDR sih. Jadi aku dikasih sesuatu yang isinya pesan selama ditinggal sebentar untuk studi di luar negeri.

Rahel Tahun lalu. Soalnya dapet banyak cokelat.

KAPAN VALENTINE YANG PALING BERKESAN BUAT KAMU? ADA MOMEN SPESIAL APA DI HARI ITU?

Debby Manurung 2012. Waktu itu masih baru jadian. Jadi, aku bikin 1 prakarya gitu sama sahabat sampai nggak tidur seharian terus beli cupcakes juga di Dago; dan aku ngasihnya di jembatan buat cowokku, Dika. Ditepukin banyak orang deh. :)

Caecilia Novena Waktu SMA akhir. Pagi-pagi jalan ke kelas-kelas dan tukar-tukaran cokelat ke temanteman terutama teman-teman dari SD atau SMP yang udah jarang main bareng.

Joshua Sam

Joshua Evan

Tahun 2010. Karena itu sama pacar pertama yang benerbener serius (biarpun akhirnya putus). Momen spesial nya yah.. jadi berasa banget aja Valentine yang beneran.

Hmm, Valentine yang paling berkesan itu waktu SD, karena banyak yang kasih cokelat. Karena masih kecil, rasa kekeluargaan masih tinggi, nggak mikirin yang anehaneh atau suka-sukaan. Jadi menurutku itu kasih, nggak pandang siapa orangnya, tapi tulus mengasihi semua orang. Karena masih anak-anak jadi pikirannya masih polos gitu, maksudnya aku belajar harus mengasihi orang dengan nggak pandang status dan lain sebagainya tapi berusaha bikin orang bahagia.

Annastacia Jane RD Valentine yg paling berkesan itu waktu SMA kelas 2, soalnya teman aku jualan kue cokelat sama ball pen yg ada hatinya, terus aku beli duaduanya. Dihari itu juga aku kasih kue cokelat ke mama dan ball pen itu aku kasih ke adik aku dan temannya.

(/EPK) WARTA HIMAHI | 4


News

News

AKHIR JABATAN

HAMID KARZAI & PASUKAN NATO DI AFGANISTAN

A

fghanistan merupakan salah satu negara yang menerapkan konstitusi Republik Islam. Hamid Karzai, Presiden Afghanistan yang telah memimpin selama dua periode sejak tahun 2001 akan sampai pada akhir masa jabatannya. Dalam waktu dekat ini, Pemilihan Presiden akan dilaksanakan, yakni pada tanggal 5 April 2014. Pada tanggal 2 Februari 2014, kampanye calon presiden Afghanistan telah dimulai. Kampanye ini akan berlangsung selama dua bulan ke depan. Sektor keamanan masih menjadi penghambat proses demokrasi di negara tersebut, karena pada tahap kampanye pemilihan ini diawali dengan kekerasan; dua anggota tim sukses untuk kandidat calon presiden Abdullah Abdullah ditembak mati di sebelah barat kota Herat. Sikap tersebut merupakan penolakan dari kelompok Taliban yang tidak menginginkan adanya pergantian kekuasaan, dan berusaha untuk menciptakan ketegangan bagi mantan perdana menteri luar negeri tersebut yang dilansir sebagai satu-satunya calon yang secara terbuka mendukung kesepakatan keamanan dengan Amerika Serikat, dan memperbolehkan para pasukan asing untuk tetap berada di Afghanistan setelah tahun 2014. Intervensi internasional di Afghanistan sudah berlangsung lebih dari satu dekade. Pada penghujung tahun ini pasukan NATO beserta pasukan AS diharuskan untuk meninggalkan Afghanistan apabila perjanjian pasca-2014 tidak dilanjutkan. Meskipun pemimpin Al-Qaeda; Osama bin Laden telah tewas dalam serangan AS di Pakistan, Mei 2011, kelompok Taliban tetap belum terkalahkan oleh koalisi internasional. NATO telah menghimpun dana yang kini telah mencapai 1 milyar dollar AS untuk mendukung 230.000 pasukan Afghanistan agar dapat memegang sektor keamanan. Perencanaan tersebut menjadi tampak samar 5 | WARTA HIMAHI

akibat penundaan oleh Hamid Karzai. Ia menunda untuk menandatangani perjanjian keamanan hingga proses pemilihan presiden yang baru telah selesai. Kemungkinan yang terjadi apabila perjanjian keamanan tidak dilanjutkan, maka relasi antara Afghanistan dan masyarakat internasional di masa depan akan menggantung hingga pemilu berakhir. Tanpa perjanjian militer, maka dana bantuan akan terbatas, dan AS pun telah memotong anggaran bantuannya untuk Afghanistan tahun ini. Dalam menjalankan proses pemilu ini, sektor keamanan sebagian besar disediakan oleh pasukan keamanan Afghanistan. NATO pun telah menawarkan bantuan logistik seperti transportasi udara, surat suara, dan perlengkapan lainnya. Hamparan alam negeri dengan pegunungan terjal, gurun yang keras, dan prasarana yang terbatas maka penyelenggara pemilu sangat bergantung pada transportasi udara berteknologi tinggi karena sebelumnya mereka menggunakan solusi tradisional seperti keledai untuk menyalurkan surat suara ke daerah-daerah yang lebih terpencil. Hubungan Afghanistan dengan regional powers lainnya merupakan hal yang sangatlah penting. Afghanistan masih tergantung terhadap bantuan asing untuk mengelola hubungan diplomatiknya ke negeri-negeri sebelah baratnya dan negara lain seperti Jepang. Hal ini akan menjadi prioritas karena Jepang memberikan dukungan besar terhadap negeri yang berkutat seputar permasalahan keamanan, pemberontakan, perdagangan narkoba, dan korupsi. (MK)

Massa anti-pemerintah yang dipimpin Suthep Taugsuban dari Partai Demokrat Thailand (PDRC) menggelar aksi demonstrasi dan berhasil memblokade kantor distrik tempat penyimpanan logistik sehingga mengakibatkan jutaan pemilih di 42 daerah pemilihan di Bangkok dan 9 provinsi di selatan Thailand tidak dapat memilih saat pemilu berlangsung pada hari Minggu, 2 Februari 2014 lalu. Alasan PDRC melakukan pemboikotan pemilu agar Yingluck tidak terpilih lagi dan menginginkan Yingluck mundur agar negara dapat bersih dari politik uang. Akibatnya, mereka menuntut reformasi demokrasi dilakukan dewan rakyat yang anggotanya bukan dipilih oleh rakyat melainkan oleh PDRC. Namun, Yingluck menganggap dengan adanya pemilu masalah instabilitas di Thailand dapat terselesaikan. Pada kenyataannya, tercatat pada partisipasi pemilih sekarang hanya sekitar 30 persen dimana pemilu sebelumnya tingkat partisipasi mencapai 70%. Pada awalnya, sejak memenangkan pemilu pada tahun 2011, Yingluck dapat membawa kondisi kondusif di Thailand. Masalah mulai muncul saat Yingluck berkeinginan untuk memberikan amnesti terhadap kakaknya sekaligus mantan PM Thailand; Thaksin Shinawatra, melalui pengajuan RUU amnesti politik ke parlemen. Segera saja RUU kontroversial ini memicu protes politik dari kelompok-kelompok antiThaksin, yaitu kelompok demonstran kaus Kuning Suthep dengan Partai Demokratnya. Kelompok ini menilai RUU amnesti merupakan jalan masuk bagi Thaksin ke Thailand dari tempat pengasingannya di Dubai karena kasus korupsi. Selama 82 tahun berjalannya demokrasi konstitusional telah terjadi kurang lebih 18 kali kudeta militer. Hal ini mendapat tanggapan dari dunia International yakni negaranegara di kawasan Amerika yang mendesak agar krisis kali ini dapat dipecahkan secara damai, sesuai dengan konstitusi negara. Kemudian, negara-negara di Asia mengungkapkan rasa terkejut dan mengharapkan Thailand akan segera dipimpin oleh pemerintahan yang dipilih secara demokratis. Eropa pun sangat menyesali diambil alihnya fungsi lembagalembaga demokratis oleh kekuatan militer. Krisis ini berdampak pada aktivitas bisnis di Bangkok. Negara mengalami penurunan pendapatan 50-90 persen. Selain itu daya saing Thailand di ASEAN menurun dari posisi ketiga pada tahun 2013 menjadi posisi kelima di awal tahun 2014 ini. Ditengah krisis politik, citra pemerintahan Yingluck semakin luntur tidak hanya dihadapan rakyat tetapi relasi dagangnya, salah satunya Cina yang membatalkan rencana pembelian beras sebesar 1,2 juta ton dikarenakan hilangnya kepercayaan kepada Thailand terkait dugaan korupsi pada kontrak pembelian beras tersebut. Ada kerinduan warga Thailand untuk menciptakan sistem demokrasi yang terkonsolidasi. Sejatinya, demokrasi hadir untuk menegakkan nilai kesetaraan, keragaman, penghormatan atas perbedaan, penghargaan atas hak-hak asasi manusia, dan kebersamaan. Oleh karena itu, untuk menciptakan sistem politik dan demokrasi yang stabil tentu dibutuhkan pemimpin yang mampu bersinergi dengan lembaga-lembaga negara di dalamnya serta menjalani roda pemerintahan berlandaskan konstitusi dan hukum yang berlaku bukan semata-mata pencapaian kepentingan oknum. Hal ini yang sangat dinanti oleh warga Thailand agar tidak lagi hidup dalam negara yang mengalami krisis politik dan krisis kepercayaan pada pemimpinnya. (BB)

Krisis Demokrasi Thailand

WARTA HIMAHI | 6


News

News

Penurunan Partisipasi

vot e r

Pemilihan Umum (Pemilu) merupakan salah satu mekanisme terpenting yang terdapat dalam negara dengan sistem demokrasi. Dalam waktu dekat ini, Indonesia akan memasuki fase pergantian para petinggi yang akan menjadi nakhoda bagi Indonesia selama lima tahun ke depan. Pemilu 2014 akan dilaksanakan dalam dua tahap yakni Pemilu Legislatif pada tanggal 9 April 2014 dan Pemilu Presiden (Pilpres) pada tanggal 9 Juli 2014. Dengan kemajuan teknologi pada saat ini, Indonesia memanfaatkan pembaruan dalam proses pemilu. Sistem yang digunakan pada tahun ini yaitu sistem e-voting. Tentunya, hal yang jauh lebih penting daripada sistem yang digunakan ialah partisipasi dari masyarakat Indonesia untuk menyuarakan aspirasi maupun pendapatnya. Besarnya partisipasi masyarakat yang memiliki hak suara dalam memilih para pemimpin menjadi parameter peran aktif masyarakat yang demokratis. Menurut survei yang dilakukan oleh Institut Riset Indonesia, partisipasi pemilih dalam pilpres 2014 akan menurun dibandingkan pilpres pada tahun 2009, yakni 72,10 persen menjadi 51,3 persen.

7 | WARTA HIMAHI

Institut Riset Indonesia menilai bahwa penurunan tingkat partisipasi pemilih ini disebabkan oleh sistem pilpres yang terbilang baru dalam perkembangan demokrasi di Indonesia sejak era reformasi. Selain itu, khususnya dari kaum pemuda, ada banyak yang tidak menyadari akan haknya dan bagaimana fungsi demokrasi yang sesungguhnya sehingga masyarakat yang berpikiran apatis terhadap proses politik akan menganggap bahwa hal-hal yang berkenaan dengan politik itu selalu korup. Apabila dari tahun ke tahunnya partisipasi pemilih terus menurun, maka hal tersebut dapat menjadi peringatan dini bagi perkembangan demokrasi di Indonesia. Karena, sistem demokrasi itu sendiri didasari oleh ide bahwa warga negara memiliki andil dalam pembuatan keputusan politik secara langsung maupun secara tidak langsung melalui wakil pilihannya dalam lembaga perwakilan. Partisipasi politik dari masyarakat dalam negara demokrasi merupakan indikator implementasi penyelenggaraan kekuasaan negara tertinggi yang sah oleh rakyat. Dalam menyikapi hal ini tentunya harus dibentuk strategi khusus untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Institut Riset Indonesia menyatakan bahwa Partai Politik di Indonesia harus memperbaiki kinerja, memperbaiki perilaku serta menawarkan tokoh alternatif yang sesuai dengan harapan rakyat Indonesia. Selain itu, pemilih muda juga dapat menjadi target untuk meningkatkan jumlah pemilih. Dari beberapa perkiraan, dua per tiga dari masyarakat Indonesia berusia kurang dari tiga puluh tahun. Pemilih muda dianggap memiliki posisi strategis karena pada umumnya belum berafiliasi dengan parpol atau figur tertentu sehingga pemilih pemula akan jauh dari pengaruh yang bersifat politis dan dapat memilih dengan rasionalitas. (MK)

Tokoh Komik Pahlawan Wanita

Perangi Islamophobia

Istilah Islamophobia pertama kali diperkenalkan dalam Runnymede Trust Report pada tahun 1991, konsep Islamophobia didefinisikan sebagai permusuhan tidak berdasar terhadap Muslim, dan perasaan takut atau tidak suka terhadap semua atau sebagian besar umat Islam. Istilah ini diciptakan khususnya dalam konteks umat Islam di Inggris dan Eropa pada umumnya. Islamophobia sendiri tergolong ke dalam kerangka konsep Xenophobia. Hal ini turut berdampak pada prasangka negatif dan diskriminasi kepada umat Islam. ‘Virus’ Islamophobia kembali mewabah pasca tragedi 9/11. Berbagai tindak kekerasan ataupun diskriminasi tidak terhindarkan, namun tidak sedikit pula bermunculannya gerakan-gerakan solidaritas untuk mempromosikan toleransi beragama baik dari pemeluk Islam sendiri maupun non-muslim di berbagai negara.

Inovasi dalam memerangi Islamophobia terjadi belakangan ini, beberapa karya fiksi berupa komik dan kartun dengan tokoh pahlawan wanita muslim beredar, pada Juni 2013 lalu web comic berjudul Qahera yang diciptakan oleh remaja 19 tahun bernama Deena Mohamed asal Kairo, Mesir dirilis. Inspirasi dari komik ini berasal dari lingkungan yang langsung dihadapinya dimana citra mengenai perempuan Mesir yang sesungguhnya telah menjadi pahlawan super karena mereka sudah mencapai banyak hal meski menghadapi banyak tantangan di Mesir. Selain itu, penerbit komik terkenal asal AS; Marvel Comics, memperkenalkan karakter Kamala Khan, komik ini terbit pada Februari lalu sebagai serial The New Ms Marvel. Editor Marvel yakni Sana Amanat menceritakan kepada seorang penulis komik bernama Wilson mengenai kehidupannya yang sejak kecil tumbuh sebagai seorang muslim-Amerika. Berangkat dari kisah tersebut, Wilson menuangkannya menjadi sebuah komik. Seorang bintang populer asal Pakistan; Aaron Haroon Rashid, turut merilis film serial animasi yang berjudul Burka Avenger dengan tokoh utamanya Jiya. Tidak jauh berbeda dengan Deena, Aaron mendapatkan inspirasi cerita dari kehidupan sosial di Pakistan, dimana pendidikan bagi wanita tidak terjamin. Karya-karya di atas secara umum mengangkat isu pelecehan seksual pada wanita, Islamophobia, serta mengenai kesetaraan gender. Kartun ini tidak hanya ditujukan bagi dunia barat dimana kerap memandang kaum muslim sebelah mata, terlebih lagi kepada wanita dan hijab, namun kisah-kisah yang diangkat juga sarat akan isu politik yang juga terjadi secara global, seperti korupsi, ketimpangan kesejahteraan hingga pemenuhan HAM. (AZ/ PDL) WARTA HIMAHI | 8


News

News

Kebijakan Low Cost Green Car, Tepatkah?

Z ona P erdagangan B ebas T erbesar , Transatlantic Trade and Investment Partnership

Fenomena globalisasi ekonomi di dalam perdagangan internasional terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pasar perdagangan bebas menjadi primadona dalam kancah global. Hambatan tarif, pajak barang masuk dan keluar, hingga biaya-biaya eksternalitas menjadi halangan besar bagi paling tidak para pelaku ekonomi yang menginginkan keuntungan bisnis sebesar-besarnya dengan proses perpindahan barang, jasa, maupun capital berjalan lancar dari satu negara ke negara lain. Kerjasama dalam perdagangan bebas dinilai mampu mendorong kelancaran aktivitas ekonomi dan bisnis untuk meraup keuntungan yang lebih besar. Atas pertimbangan inilah dua aktor adi daya ekonomi pemilik jumlah GDP terbesar di dunia; Uni Eropa dan Amerika Serikat, menginisiasi perjanjian zona perdagangan bebas terbesar di dunia pada bulan Februari 2013 lalu. Perdagangan bebas ini akan berada di dalam rangkaian Transatlantic Trade and Investment Partnership (T-TIP) yang optimis terlaksana pada tahun ini. Presiden Obama, Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy, dan Presiden Komisi Eropa Jose Manuel Barroso menyatakan komitmen untuk membangun hubungan perdagangan bebas ini bukan sekedar tujuan kemakmuran. Melalui negosiasi ini, Amerika Serikat dan Uni Eropa akan memiliki kesempatan tidak hanya untuk memperluas 9 | WARTA HIMAHI

perdagangan dan investasi melintasi Atlantik, tetapi juga untuk berkontribusi pada pengembangan aturan global yang dapat memperkuat sistem perdagangan multilateral. Diberlakukannya T-TIP ini akan membuka jutaan lapangan kerja baru di kedua kawasan dan berarti akan meliberalisasi sepertiga dari perdagangan dunia. Berdasarkan perhitungan perjanjian ini nantinya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi Uni Eropa sebesar 0.5% dan Amerika Serikat sebesar 0.4% per tahunnya. Komisaris Perdagangan Uni Eropa, Karel De Gucht, mengatakan bahwa kesepakatan ini kelak akan mencabut tarif dan hambatan perdagangan lain yang masih diterapkan serta standardisasi pengaturan teknis dan sertifikasi. Ketika T-TIP diberlakukan, maka negara yang memiliki relasi dagang dengan Amerika Serikat maupun Uni Eropa harus siap masuk di dalam persaingan di dalamnya. Selain itu, negaranegara yang saat ini mendapatkan keuntungan dari perjanjian low tarrif dibawah General System Preferences (GSP) Amerika Serikat akan menghadapi konsekuensi negatif apabila pembahasan mengenai tarif ataupun peraturan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa mengalami perubahan. Negaranegara tertentu di dalam list GSP akan mengalami penurunan ekspor di kedua mitra ini. (AZ)

Wacana terkait program Mobil Murah dan Ramah Lingkungan (Low Cost Green Car) telah bergulir sejak dua tahun yang lalu. Wacana tersebut pun akhirnya dituangkan secara resmi satu tahun kemudian melalui Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 2013 dan Permen No. 33/M-IND/PER/7/2013 tentang pengembangan produksi kendaraan bermotor roda empat yang hemat energi dan harga terjangkau. Menteri Koordinator Perekonomian, Hatta Rajasa, menjelaskan bahwa tujuan dibuatnya program LCGC ini salah satunya ialah untuk menekan laju impor kendaraan roda empat dari negara-negara di kawasan Asia lainnya seperti Thailand, Malaysia, Jepang, Cina, serta Korea Selatan yang telah terlebih dahulu melaksanakan program mobil murah. Thailand sendiri saat ini telah mampu memenuhi kebutuhan mobil murah untuk pasar dalam negerinya. Hal ini tentu saja merupakan tantangan tersendiri bagi Indonesia karena bisa saja kedepannya impor mobil murah dari negara tersebut akan membanjiri pasar otomotif nasional. Selain hal di atas, urgensi dikeluarkannya kebijakan LCGC dilatarbelakangi oleh fakta bahwa tahun 2015 mendatang Indonesia akan menghadapi ASEAN Economic Community (AEC). Inovasi, salah satunya melalui program LCGC jelas sangat dibutuhkan agar Indonesia dapat memanfaatkan peluang pasar bebas ini dengan semaksimal mungkin. Dengan demikian, diharapkan bahwa kedepannya ekspor produk otomotif negara ini dapat semakin meningkat. Oleh karena program ini mengusung konsep mobil murah, maka pemerintah menetapkan empat syarat administratif yang harus dipenuhi agar para produsen mobil memperoleh fasilitas penghapusan pajak penjualan barang mewah

(PPn BM). Pertama, produsen wajib memberikan hasil uji konsumsi, uji ketentuan teknis, serta bukti visual penggunaan tambahan merek Indonesia. Model dan logonya pun harus mencerminkan Indonesia. Kedua, setiap perusahaan wajib memberikan data dan bukti realisasi investasi, manufaktur motor penggerak (mesin), transmisi, dan axle, termasuk rencana menggunakan komponen lain dari pasokan lokal. Ketiga, wajib menyerahkan surat pernyataan bermaterai berisi harga jual mobil LCGC off the road kepada konsumen sesuai ketentuan yang berlaku. Keempat, seluruh ketentuan dan persyaratan yang ditetapkan pada tiga poin di atas harus lolos verifikasi lembaga surveyor independen. Sementara itu, sejak kebijakan ini diluncurkan, para produsen mobil pun langsung berlombalomba untuk memproduksi mobil LCGC. Dimulai oleh Astra Daihatsu Ayla, kemudian disusul oleh Astra Daihatsu Agya, Honda Brio Satya, Suzuki Karimun Wagon R, dan terakhir, yang paling anyar ialah Datsun Go. Semua mobil LCGC tersebut diproduksi di dalam negeri dan sebagian besar menggunakan komponen-komponen lokal. Mobil-mobil tersebut ternyata cukup diminati oleh pasar. Contohnya Agya. Hingga akhir tahun kemarin, mobil tipe ini tercatat sudah dipesan sebanyak 2 ribu unit. Dalam perkembangannya, tingginya animo masyarakat Indonesia untuk membeli mobil LCGC menimbulkan kecemasan dari berbagai pihak. mengingat bertambahnya jumlah mobil sudah pasti akan memperparah kemacetan di kota-kota besar, salah satunya di Jakarta. Belum lagi, keberadaan mobil-mobil itu otomatis akan meningkatkan jumlah konsumsi BBM masyarakat. (TP) WARTA HIMAHI | 10


Feature

Studi Banding :

KOMAHI UNSOED dengan

HMPSIHI UNPAR

11 | WARTA HIMAHI

Dalam rangka mempererat tali silahturami sesama Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, KOMAHI UNSOED (Universitas Jendral Soedirman) mengadakan studi banding dengan HMPSIHI UNPAR (Universitas Katolik Parahayangan) pada tanggal 19 Februari 2014. Kegiatan ini di awali dengan pembukaan dari Bapak Dr. I Nyoman Sudira, Drs., M.Si selaku Ketua Jurusan Ilmu Hubungan Internasional UNPAR. Selama studi banding berlangsung, masing-masing himpunan mengenalkan Program Kerja dalam setiap divisi. Dalam kesempatan kali ini, Yulia Fadillah selaku Ketua KOMAHI UNSOED menyampaikan Program Kerja yang telah dilaksanakan, salah satunya seperti Futsal yang diadakan oleh Divisi Mikat (Minat dan Bakat) pada tanggal 20 Januari 2014 dan MAKRAB FKMHII KOOR. IV yang diadakan oleh divisi Eksternal pada tanggal 29-30 Maret 2014. Berbeda dengan KOMAHI UNSOED, Program Kerja Divisi Eksternal HMPSIHI UNPAR yang disampaikan oleh Trevi Pradipta salah satunya adalah Studi Kedutaan 2014 pada tanggal 11-12 Februari 2014 lalu. Berdasarkan pemaparan Trevi, salah satu program kerja yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat oleh Divisi Humas adalah International Film Screening pada bulan April 2014. Banyak sekali informasi terkait persamaan dan perbedaan di antara program kerja kedua himpunan tersebut. Setelah berbagi informasi, KOMAHI UNSOED mendapat kesempatan untuk menghadiri salah satu kegiatan yang tengah diadakan oleh Kelompok Studi Mahasiswa Pengkaji Masalah Internasional (KSMPMI) yaitu Socratime.

Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa/i Hubungan Internasional UNPAR dalam bertukar pikiran dan berpendapat dalam membahas isu isu internasional yang sedang hangat dibicarakan. Pada kesempatan kali ini, tema yang diangkat adalah ASEAN Community 2015. Salah satu pertanyaan diskusi pada saat itu adalah “Apakah dengan adanya pemilu di Indonesia, akan membawa pengaruh besar dalam ASEAN Community nantinya?� Dan salah satu jawabannya adalah mungkin, mengapa? Karena dilihat dari segi geografis Indonesia yang luas dan Indonesia yang merupakan salah satu pelopor berdirinya ASEAN, dapat membawa perubahan yang lebih baik dari sebelumnya, untuk negarannya dan juga untuk ASEAN. Setelah acara Socratime usai, KOMAHI UNSOED juga berkesempatan untuk mengikuti mata kuliah Organisasi Internasional bersama mahasiswa/i HI UNPAR yang dibimbing oleh Mbak Ratih Indraswari. Dalam kuliah tersebut banyak halhal baru yang diajarkan pada kami. Beliau mengajak kami untuk ikut bagian dalam games mencocokan badan-badan yang termasuk dalam organisasi INGO, TGO, INGO Hybrid. Satu hari yang menjadi pengalaman menarik. Namun, keterbatasan waktu akhirnya mengharuskan kami untuk menutup acara dengan penyerahan cinderamata tanda terimakasih telah disambut baik oleh pihak HMPSIHI UNPAR dan begitu sebaliknya. Terimakasih HMPSIHI UNPAR dan sampai jumpa di lain kesempatan. Kontributor : KOMAHI UNSOED

WARTA HIMAHI | 12


Feature Apa yang membuat Ibu Anie tertarik bekerjasama dengan UNPAR ?

Karena Pak Rektor yang mengajak saya bekerjasama. Beliau rupanya sangat mendukung kerjasama ini, mudah – mudahan kerjasama ini sampai pada seminar yang akan saya buat antara Wadah dengan UNPAR dibawah pimimpinannya Pak Rektor dan Ibu Suke .

Kapan rencana seminar tersebut akan dilaksanakan?

Membina

Komunitas Termarjinalkan melalui

Yayasan Wadah Titian

13 | WARTA HIMAHI

Rabu, 26 Februari 2014 lalu , Magister Ilmu Sosial Pascasarjana UNPAR bersama dengan Yayasan Wadah Titian Harapan (selanjutnya akan disebut dengan Wadah) mengadakan “Kuliah Terbuka : Pengembangan Masyarakat dalam Upaya Pencapaian Target Millenium Development Goals 2015”. Kuliah terbuka ini dihadiri oleh beberapa narasumber, diantaranya Sukawarsini Djelantik Ph.D, Sylvia Yazid Ph.D, beberapa koordinator dari pihak Wadah, dan Ibu Anie H.Djojohadikusumo selaku pendiri Wadah. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ditandatanganinya MoU antara pihak UNPAR yang diwakili langsung oleh Rektor UNPAR, Bapak Robertus Wahyudi Triweko, Ir., M.Eng., Ph.D, dan pihak Wadah yang diwakili oleh Ibu Anie Djojohadikusumo. MoU tersebut menandakan kerjasama antara kedua pihak untuk program pengentasan masalah-masalah sosial yang ada di Indonesia. Hal ini cukup menjadi sorotan karena jarang ada kampus yang berminat untuk bekerja sama dengan sebuah NGO, khususnya untuk mengentaskan masalah-masalah sosial. Kerjasama ini akan meluncurkan beberapa program, salah satunya ialah penyelenggaraan seminar mengenai isu human trafficking. Pihak UNPAR sangat antusias dengan adanya kerjasama ini, begitu juga dengan pihak Wadah, mengapa? Menurut pihak Wadah, dengan mereka melakukan sosialisasi di kampus, Wadah telah melebarkan sayapnya pada tingkat masyarakat yang lebih kritis dan diharapkan akan ada timbal balik berupa kesadaran pihak mahasiswa akan masalah-masalah sosial yang banyak terjadi di Indonesia. Untuk lebih mengetahui seluk-beluk Wadah, redaksi Warta Himahi telah melakukan sebuah wawancara eksklusif dengan Ibu Anie, demikian beliau akrab disapa.

Rencana ini masih akan dibicarakan lagi. Seminar tersebut mengenai isu human trafficking dan kami akan mendatangkan narasumber CNN Hero of The Year 2010 yaitu Anuradha Koirala dari Nepal. Dia adalah pembicara dunia dan nanti Wadah yang akan mendatangkannya bersama dengan anak saya, Sara, seorang aktivis human trafficking. Mereka berdua nanti akan berduet. Kita akan membuat konsep ini seperti kuliah terbuka.

Apa bidang khusus yang dikaji dalam kerjasama kali ini?

Bidang pendidikan, kesehatan, dan community development.

Setelah meneliti lebih jauh tentang Wadah, kami mengetahui ternyata Ibu Anie juga memiliki Arsari Foundation. Apa yang membedakan Arsari Foundation dengan Wadah?

Wadah adalah bagian dari Arsari Foundation. Arsari Foundation adalah yayasan keluarga yang didirikan terlebih dahulu. Meskipun kegiatannya sudah 32 tahun tapi Arsari Foundation sendiri baru saya dirikan belum sampai 10 tahun. Arsari Foundation ini berkaitan dengan pelestarian, cagar budaya, lingkungan hidup, dan wildlife seperti orang utan di Kalimantan yang kita sediakan hutannya, harimau Sumatera, badak Sumatera yang ternyata masih ada di Indonesia dan Pak Hashim ( suami Ibu Anie ) mencoba untuk melestarikannya. Kami juga tergerak karena ada tekanan dari sebuah organisasi wildlife luar. Selain itu, kami melakukan penggalian dan perceiving heritage di tempat – tempat seperti di Trowulan yang merupakan peninggalan Majapahit yang luar biasa dan kemarin diisukan akan dibangun pabrik baja. Itu dunia bisa marah dan Indonesia bisa kena sanksi. Ini menjadi tugas kalian sebagai mahasiswa HI, kalian harus tahu jangan sampai kita dimarahi oleh luar negeri karena tidak menghargai situs – situs budaya kita karena itu adalah peradaban kita. Kita banyak mengirim dosen – dosen UGM

bidang arkeolog, bidang sastra dan budaya. Pak Hashim kirimkan supaya kita bisa mempertahankan itu. Itulah Yayasan Arsari Djojohadikusumo, itu Yayasan keluarga kami. Wadah adalah merupakan bagian dari Arsari, yang menangani komunitas yang termarjinalkan. Jadi melengkapi.

Lalu apa yang membuat keluarga Ibu Anie tertarik dengan masalah – masalah sosial, budaya, heritage, dan masalah alam?

Itu sudah mendarah darah daging di keluarga Djojohadikusumo. Itu sudah menjadi petunjuk dari leluhur bahwa pusaka Indonesia tidak boleh rusak dan harus dipelihara serta dihargai. Jadi itu sudah mendarah daging, mereka kerja keras untuk menyelamatkan aset Indonesia. Itu sudah mendarah daging, bukan karena gagasan, saya sebagai istri dari Pak Hashim, mau tidak mau harus mendukung.

Bagaimana pandangan Ibu Anie mengenai kondisi sosial dan tingkat kesadaran masyarakat Indonesia mengenai masalah sosial yang ada di negara kita?

Wah sangat rendah, khususnya kelas menengah ke atas sangat amat jelek. Kalau mereka memiliki kesadaran itu pun karena ada niatan di balik itu, yaitu karena mereka ingin dihormati, untuk self promotion. Supaya mereka dikenal seolah – olah mereka peduli juga.

Apa harapan Ibu Anie terhadap hubungan dengan pemerintah kedepannya?

Jadi begini, kegiatan sosial kami ini tujuannya memanusiakan manusia seutuhnya.Kerinduan kami adalah bagaimana bangsa Indonesia ini bangkit dan bangga dengan segala ke Indonesiaannya. Jika ditanya “kamu siapa?” “saya orang Indonesia” lalu boleh nanti mengatakan “asli saya dari Jawa Timur” atau Jawa Tengah, Sumatera, tetapi harus bilang “Saya orang Indonesia”. Untuk itu tidak hanya lembaga masyarakat atau NGO yang harus bekerja sama dengan pemerintah. Makanya keluarga kami bukan hanya bergerak dalam bidang sosial, mulailah kami juga bergerak supaya kita bisa ikut ke dalam siste, yaitu ranah politik. Sangat penting bekerja sama dengan pemerintah karena mereka yang membuat policy, kebijakan – kebijakan, keputusan – keputusan, dan harus membela rakyat tapi yang sekarang ini tidak, katanya membela rakyat teteapi sebetulnya malah menindas rakyat. ( JL/AAW) WARTA HIMAHI | 14


Feature

International Student Conference

2014 Unity in Diversity

S

epuluh hari penuh kami bercengkerama dan bertutur ria dengan pelancong dari berbagai negara. Canggung tentunya, namun hal tersebut hanya dirasakan pada beberapa jam di hari pertama International Student Conference 2014 (ISC 2014). Di bawah bimbingan Ibu Ida Susanti, Bapak Doddi Yudianto, dan Bapak Albert Wicaksono, acara yang diselenggarakan oleh International Office Universitas Katolik Parahyangan ini telah berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan dalam perbedaan ras, agama, dan budaya di antara seluruh peserta lokal maupun internasional. Dari Bandung hingga ke Yogyakarta, 17-25 Januari 2014 lalu, para peserta mendapatkan kesempatan untuk menghadiri presentasi yang disampaikan oleh para pembicara dari berbagai universitas luar negeri maupun institusi internasional. unjungan ke Hutan Kota Tahura, Kota Baru Parahyangan, bahkan ke Tempat Pembuangan Sampah di Sarimukti, Bandung telah memberikan pelajaran tersendiri. Mengunjungi Gunung Merapi di Yogyakarta juga menjadi salah satu gambaran akan pentingnya kesiapan dari penduduk setempat yang tinggal di daerah rawan bencana. Mengadopsi tema “Moving Towards Zero Catastrophe”, para peserta diharapkan mampu membuka mata terhadap kerusakan lingkungan, bahaya bencana alam, serta tindakan tertentu yang bisa dilakukan oleh tiga aktor penting yaitu negara, NGOs, dan individu, dalam mengurangi risiko kehilangan yang lebih besar.

K

“...acara yang diselenggarakan oleh International Office Universitas Katolik Parahyangan ini telah berhasil menumbuhkan rasa kebersamaan dalam perbedaan ras, agama, dan budaya di antara seluruh peserta lokal maupun internasional.”

15 | WARTA HIMAHI

S

ulit dipercaya bahwa cerita tentang berbagai tradisi, kebudayaan, serta cara hidup masingmasing peserta dari berbagai negara mampu membuat takjub peserta lainnya yang berasal dari negara berbeda. Pertanyaan-pertanyaan klise seperti “What’s your name?”, “How old are you?”, “Where’d you come from?”, bertransformasi menjadi pertukaran informasi antarnegara seperti “The government should do ….”, ”In Indonesia, we usually …”, hingga akhirnya berujung pada obrolan yang lebih bersifat pribadi seperti “I know I’m wrong, but he/she …”, “I think he likes you …”, dan lainnya. Bagaimana tidak, setiap acara utama telah berakhir, kami diberi waktu bebas untuk melakukan aktivitas bersama-sama. Mungkin hal itu pula yang memberi kami kesempatan untuk menjalin relasi yang lebih intim dengan peserta dari negara lain. i penghujung acara, tidak sedikit air mata yang jatuh bercucuran. Lucu memang jika diingat kembali bahwa pertemuan sepuluh hari mampu meninggalkan kesan yang mendalam bagi setiap peserta. Tentu perbedaan itu memang terasa nyata, namun jika dilihat kembali, hal itu tidaklah menjadi hambatan bagi kami untuk menjalin hubungan persahabatan lintas batas negara. Pada akhirnya, dinding perbedaan tersebut telah diruntuhkan. Unity in Diversity masih sangat mungkin untuk diwujudkan. (NCB)

D

WARTA HIMAHI | 16


Feature

Feature

Nanyang Technology University

MUN

2014

17 | WARTA HIMAHI

KawanWH pasti sudah sering mendengar tentang MUN bukan? Model United Nations atau yang lebih sering dikenal dengan MUN bukan lagi menjadi hal yang asing bagi kalangan mahasiswa yang mengambil major Ilmu Hubungan Internasional. Model United Nations adalah simulasi langsung dari sidang dewan di PBB yang memiliki tujuan untuk memajukan pemahaman tentang PBB, mendidik peserta tentang isu-isu dunia saat ini dan masa depan dan mengembangkan keterampilan seperti debat, negosiasi dan kerja sama tim. Menjadi salah satu agenda penting bagi mereka yang memiliki minat di bidang politik. Dan salah satu MUN yang sering digelar di Asia adalah Nanyang Technology University MUN atau NTUMUN. Tahun ini NTU kembali menggelar NTUMUN untuk mencari bibitbibit unggul “MUNNERS” masa depan yang berkualitas dan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat umum akan MUN. NTUMUN adalah salah satu acara internasional paling bergengsi yang diselenggarakan oleh NTU Debating Society, salah satu klub mahasiswa ternama di NTU. Sejak tahun 2006, mahasiswa dari seluruh kawasan Asia telah datang ke Nanyang Executive Center untuk menghabiskan akhir pekan membahas isu-isu geo-politik dan sosial yang sedang hangat dibicarakan. NTUMUN 2014 ini digelar pada 7-9 Februari 2014 di kampus Nanyang Techonology University di daerah Boon Lay, Singapura. Jumlah pendaftar yang sangat banyak membuat panitia NTUMUN pada akhirnya memutuskan untuk menggelar 8 council, diantaranya United Nations General Assembly, IMPACT, Security Council, dan DISEC dengan rata-rata delegasi per council mencapai 25 orang. Masing-masing delegasi diberi fasilitas akomodasi berupa kamar di Nanyang Executive Center dan diberi konsumsi 3x sehari. Asyiknya lagi, mereka yang terdaftar sebagai delegasi , mendapat tiket gratis untuk mengikuti Social Night yang diadakan di sebuah klub malam ternama yaitu “Zook”. Acara ini dimaksudkan untuk menjalin keakraban antar delegasi dan sebagai sarana penyambutan panitia NTUMUN kepada para delegasi yang telah dan akan saling “berperang”. Antusiasme NTUMUN pun turut dirasakan oleh mahasiswa HI UNPAR. NTUMUN 2014 ini diikuti oleh 12 delegasi yang masing-masing adalah mahasiswa HI UNPAR baik dari angkatan 2010 sampai 2013. Mereka yang ikut dalam sidang NTUMUN 2014 kali ini adalah Sam Michael, Haqqi Nudy, Timothy Ariel, Devris Wijaya, Julfa Iman, Almer Alyafarras, Lorenzo Mahardika, Ahmad Jibril, Iqbal Widyawan, Kristoforus Adit, Inigo Abigail ,dan Jeane Sanjaya. Masing-masing delegasi tersebar di beberapa council yang telah mereka pilih sebelumnya. Keikutsertaan mereka dalam NTUMUN patut diapresiasi karena telah membawa nama baik kampus kita, khususnya jurusan Ilmu Hubungan Internasional UNPAR yang semakin dikenal di kalangan Indonesia dan Asia.(JL)

Nusantara Young Leaders (NYL) merupakan organisasi mahasiswa yang dibentuk pada tanggal 7 Oktober 2013. Organisasi yang tengah diproyeksikan sebagai organisasi terbesar se-Asia Tenggara ini merupakan implementasi dari serangkaian acara Indonesia Leadership CampNusantara Leadership Camp pada bulan September 2013 lalu di Universitas Indonesia yang telah menghadirkan lebih dari 120 mahasiswa dari Indonesia, Malaysia dan Thailand. Organisasi non-profit ini berfokus dalam bidang kepemimpinan kaum muda dan pengabdian sosial. Pada tanggal 24 hingga 27 Januari 2014 lalu, Yogyakarta menjadi kota penyelenggara sebuah pertemuan nasional “Nusantara Young Leaders Forum 2014 : Young Leaders as Facing The ASEAN Economic Community 2015”. Dari 150 anggota baru NYL, telah dipilih 35 pemimpin muda Nusantara yang akan bermusyawarah untuk menentukan arahan dan tujuan dari organisasi tersebut. Salah satu pemimpin muda dalam forum tersebut adalah Vania Audrey Pakpahan yang menjadi perwakilan dari Universitas Katolik Parahyangan, Bandung. Vania, begitu dia akrab disapa, berkumpul bersama para pemimpin muda lainnya yang datang dari berbagai universitas di Indonesia. “Dalam kurun waktu empat hari, pemimpin muda Nusantara dibekali oleh seminar, talkshow, pelatihan public speaking, dan musyawarah besar mengenai kesiapan Indonesia dalam menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015 dan The Role of Youth as Agent of Change dengan tema spesifik yang mengarah pada bagaimana mengembangkan kreativitas sebagai seorang penulis.” Vania mulai menerangkan. Berbicara mengenai sebuah perubahan; perubahan menjadi salah satu alasan NYL hadir. Seperti yang selalu dikatakan oleh ketua NYL, Angga Fauzan, “If you don’t like it, change it!”. Sebagai bagian dari Hubungan Masyarakat, Vania berharap bahwa NYL dapat menjadi mitra organisasi yang potensial bagi mahasiswa/i UNPAR untuk menyalurkan passion dalam bidang kepemimpinan dan social services. “Manusia adalah bagian dari sejarah. Apa yang telah kami kerjakan selama empat hari di Yogyakarta merupakan sebuah fondasi yang kami sepakati bersama; empat hari tersebut akan menjadi salah satu bagian dari sejarah kami ketika NYL dapat menjadi sebuah perubahan bagi Indonesia yang lebih baik di masa mendatang.” demikian Vania kembali menjelaskan bagaimana kesan selama mengikuti rangkaian NYLF 2014. Nah, bagi kawanWH yang tertarik untuk mengenal dan menjadi bagian dari NYL, kawanWH dapat mengikuti informasi di halaman facebook Nusantara Young Leaders. Di halaman tersebut kawanWH akan mendapatkan beragam informasi, termasuk salah satu kegiatan yang tengah dipersiapkan oleh NYL yaitu SEAL-S ‘Southeast Asian Leaders Summit’ yang akan diadakan pada bulan Desember 2014 di Surabaya. Sebagai warga UNPAR yang berpegang pada sesanti Bakuning Hyang Mrih Guna Santyaya Bhakti, maukah kita menjadi bagian dari perubahan itu? Untuk terus menjadi individu yang menambah ilmu, menuang ide-ide serta memberi solusi demi terciptanya generasi produktif dan juga membaktikannya kepada masyarakat luar untuk mewujudkan Indonesia yang lebih baik. (AR/V)

Nusantara Young Leaders: The Stage of ASEAN Young Leaders

‘Organisasi Penggebrak Perubahan’

WARTA HIMAHI | 18


Feature

Feature

2014,

KESEMPATAN PERTAMA KITA!

T

ahun 2014 memang menarik untuk dibahas.

bahwa pemimpin yang dibutuhkan sekarang adalah

Tidak

tahun

mereka yang dapat mengurangi korupsi di dalam

pemilihan umum (pemilu), tetapi juga karena

pemerintahan dan banyak bertindak dibandingkan

kemunculan calon-calon baru di bursa calon presiden.

hanya bicara saja tanpa bukti nyata. Kriteria yang

Tahun 2014 menjadi kesempatan pertama bagi sebagian

cukup menarik diungkapkan oleh Adit, mahasiswa HI

dari kita untuk dapat mengikuti pemilihan umum.

2013 yang menyatakan kriteria calon presiden yang ia

Dalam

hanya

karena

merupakan

menghadapi pemilu, tentu kawanWH

ingingkan adalah yang masih muda, fresh, dan juga good

memiliki kriteria-kriteria tertentu dalam memilih calon

looking. Alasannya cukup unik dan sederhana yaitu agar

yang dirasa pantas untuk memimpin kita di periode

nyaman dipandang saat menghadiri forum dunia.

mendatang. Tidak hanya itu,

beberapa di antara

Dari segi persiapan menghadapi pemilu mendatang,

kawanWH tentu memiliki persiapan tersendiri dalam

Jela, mahasiswi HI 2012, memulai untuk mengenal

menghadapi pemilu kali ini. Lantas, seperti apa kriteria

calon-calon yang sudah ada sekarang dilihat dari track

pemimpin yang kawanWH inginkan dan bagaimana

record yang telah ada selama ini. Sementara itu, Inigo,

mereka mempersiapkan diri untuk menghadapi pemilu

mahasiswa HI 2013, mengaku dalam menghadapi

pertamanya ini?

pemilu pertama baginya ini, ia telah mempersiapkan

Deavania, mahasiswi HI 2013, bependapat bahwa

segala hal. Dimulai dari benar-benar mengamati calon

kriteria pemimpin yang sekarang ini dibutuhkan adalah

yang ada dari segi visi dan misinya, kapasitas, dan yang

figur seperti Joko Widodo, gubernur DKI Jakarta dan

pasti kualitas kerjanya.

Ridwan Kamil, walikota Bandung. Kedua figur tersebut

Nah, sudah terbaca bukan bagaimana kriteria calon

ia nilai cocok untuk menjadi pemimpin bangsa ini

presiden yang diinginkan oleh beberapa kawanWH?

karena sangat tanggap dalam menghadapi berbagai

Yang terpenting dalam menghadapi pemilu adalah

permasalahan dan juga mau terjun langsung ke tengah

melihat serba-serbi calon secara detail agar tidak salah

masayarakat. Sementara itu, Aji, mahasiswa HI 2013,

pilih karena ini bukanlah hal yang main-main. Amati

menilai Indonesia membutuhkan pemimpin yang

tata cara memilih yang benar dan jangan sampai golput ;

bekerja secara transparan, berani mendobrak kebiasaan

cause every vote counts!. (RCB)

lama, dan juga pro-rakyat. Tidak jauh dari dua pendapat sebelumnya, Richa, mahasiswi HI 2012 berpendapat

19 | WARTA HIMAHI

COLOR RUN Apakah kawanWH pernah mendengar tentang Color Run? Right! Color Run adalah suatu acara fun run yang baru saja diselenggarakan di Indonesia beberapa waktu lalu di kota Bandung dan Jakarta. Di Bandung, acara ini diselenggarakan oleh OZ Radio Bandung dengan nama “OZ Color Me!” yang diselenggarakan pada 29 Desember 2013. Color Run yang official sendiri pertama kali diselenggarakan di Jakarta 3 minggu kemudian tepatnya pada tanggal 26 Januari 2014 bertajuk “Color Run Indonesia - The Happiest 5K Run in The Planet”. Sebenarnya, apa sih yang dilakukan pada acara Color Run itu? Color Run adalah suata acara dimana para pesertanya dapat berlari dengan bersenangsenang bersama keluarga, sahabat, dan teman. Karena bertujuan untuk senang-senang, otomatis ini buka perlombaan siapa cepat dia menang tetapi simply untuk bersenang-senang. Acara ini sendiri pertama kali diadakan pada Januari 2012 lalu di Phoenix, Arizona, Amerika Serikat dan bertujuan untuk mendorong semangat kesehatan dengan lari sambil bersenang-senang. Dengan mendapatkan respon yang sangat baik di negara asalnya, Color Run mulai melakukan ekspansi ke negara-negara lain pada tahun 2013 dan telah berhasil menyelenggarakan lebih dari 170 acara di lebih dari 30 negara. Sungguh suatu pencapaian yang luar biasa bukan? Tidak ada batasan waktu maupun umur di acara ini. Pada acara Color Run di Jakarta pada Januari

lalu terlihat anak-anak kecil dan bahkan ibu hamil yang mengikuti acara tersebut. Dalam acara ini, peserta memulai lari dengan keadaan bersih dan menggunakan kaos berwarna putih. Kemudian, selama mereka berlari, di dalam check point yang mereka lewati, mereka akan disemprot oleh bubuk berwarna-warni dari mulai hijau, biru, merah, ungu, dan lain-lain. Hingga pada akhir acara, akan ada semacam pesta warna dimana seluruh peserta berkumpul di depan stage utama dan disemportkan dengan bubuk warna-warni sehingga mereka secara total tertutupi oleh warna dan mendadak menjadi ‘monster’ yang bahagia. Terdengar seru? Ya, sudah pasti. Apalagi, disini para peserta menjadi warna-warni, menyatu dan membaur bersama untuk bersenang-senang. Tanpa memandang suku, ras, agama, para peserta bergabung bersama dalam acara ini. Acara ini menunjukkan bahwa untuk menjadi sehat dan mau berolahraga tidak harus selalu melalui keterpaksaan. Dengan cara seperti yang dilakukan oleh Color Run, kita dapat membangun semangat masyarakat dalam berolahraga dan menjadi sehat. Dengan cara kreatif seperti itu, maka secara tidak langsung masyarakat akan tergerak dan menularkan semangat tersebut kepada lingkungannya sehingga semakin banyak orang yang berpartisipasi dalam hal tersebut. So, kalau Color Run kembali diselenggarakan, ingin ikut kan kawanWH? (RCB)

WARTA HIMAHI | 20


Regular Content

Valentine’s Day or Single Awareness Day? Your Choice!

S

atu bulan telah kita lewati pasca perayaan Valentine’s Day pada tanggal 14 Febuari lalu. Tapi, tahukah kawanWH kalau 14 Febuari juga dirayakan sebagai Single Awareness Day? entunya yang merayakan hari raya ini adalah kitakita yang single. Yay, you singles have a holiday too! Single Awareness Day memang tidak banyak dirayakan, namun para single tentu dapat ikut bersenang-senang layaknya para pasangan merayakan Valentine’s Day.

T

21 | WARTA HIMAHI

M

eskipun hari Valentine’s Day dan Single Awareness Day sudah kita lewati, bukan berarti kita akan melewati hari-hari biasa tanpa unsur kasih sayang. Nah, kali ini redaksi Warta Himahi akan berbagi tips tidak hanya untuk merayakan Single Awareness Day tetapi berbagi inspirasi dengan kawanWH ketika rasa galau mulai menyerang.

Hang out bersama sahabat terbaik kamu.

Tentunya yang sesama single juga yah *wink*. Go for a movie marathon, karaoke, or even classy dinner with your BFF. Sounds fun, right?

Have barbecue with your family.

Berbagi cinta kasih tidak hanya untuk temanteman yang memiliki pasangan saja kan? Berbagi kasih sayang bersama ayah, ibu, kakak ataupun adik. Mungkin dengan memberikan sekotak cokelat favorit untuk ayah dan seikat mawar merah romantis untuk ibu tersayang.

Slumber party.

Buat yang malas bepergian ke luar rumah, slumber party for girls adalah opsi untuk menghabiskan hari valentine sedangkan bagi para cowok, bisa main games seru atau berolahraga sehat bersama.

Volunteering for a day.

For the last but not least, why don’t you try volunteering for a day? Sharing love for those who need attention, like children in the orphanage, donor darah di PMI, berkunjung ke rumah sakit sambil membawa mawar dan love letter. KawanWH pecinta hewan juga bisa mengadopsi hewan peliharaan yang terlantar sebagai salah satu cara berbagi kasih sayang.

WARTA HIMAHI | 22


Regular Content

Regular Content

THE MOMENTS

WHAT’S UP ON

IDES OF MARCH • •

march?

International Women’s Day • •

•

Dirayakan setiap tanggal 8 Maret. Peringatan International Women’s Day ini dimaksudkan untuk merayakan keberhasilan kaum perempuan dalam bidang ekonomi, politik, dan sosial. Di beberapa negara, orang-orang merayakannya dengan mengenakan pita berwarna ungu.

“Cowards die many times before their actual deaths.” – Julius Caesar

World Water Day • •

White Day •

International Day of Happiness Dirayakan setiap tanggal 20 Maret. International Day of Happiness diresmikan oleh PBB pada 28 Juni 2012 dengan mempertimbangkan kebahagiaan sebagai tujuan mendasar kehidupan manusia. “Happiness is not something readymade. It comes from your own action.” – Dalai Lama

23 | WARTA HIMAHI

Dirayakan setiap tanggal 22 Maret. Untuk merayakan World Water Day, masyarakat dihimbau untuk tidak menggunakan air dari keran mereka sepanjang hari.

“We never know the worth of water till the well is dry.” – Thomas Fuller

“A woman is like a tea bag. You can’t tell how strong she is until you put her in hot water.” – Eleanor Roosevelt

• •

Ides of March adalah hari pada kalender Romawi yang mengacu pada tanggal 15 Maret pada kalender Masehi. Ides of March lebih dikenal sebagai hari peringatan atas peristiwa pembunuhan Julius Caesar yang melibatkan Brutus dan Cassius.

•

White Day dirayakan khususnya di negara-negara Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan China pada tanggal 14 Maret, sebulan setelah perayaan Valentine’s Day. White Day dirayakan pertama kali pada tahun 1978 di Jepang, sebagai ‘hari balasan’ di mana para pria memberikan cokelat atau hadiah pada wanita yang memberinya cokelat atau hadiah pada Valentine’s Day.

“All you need is love. But a little chocolate now and then doesn’t hurt.” – Charles M. Schulz

Sp he t On

ot!

MENGAPA HARUS IKUT PEMILU? Pesta demokrasi yang lama dinantikan sudah dekat. Masyarakat Indonesia akan segera memilih pemimpin dan wakil rakyat periode 2014-2018. Ada yang antusias dan ada juga yang tidak peduli dengan pemilu kali ini. Jika pada artikel “2014, Kesempatan Pertama Kita!” menyajikan informasi bagaimana beberapa mahasiswa HI UNPAR menghadapi pemilu pertamanya, maka kali ini WH Edisi akan memberikan lima alasan mengapa kawanWH harus menggunakan hak suaranya. Nah, bagi kawanWH yang sudah berniat golput atau mungkin masih galau antara golput atau tidak, silakan baca dulu lima alasan berikut ini.

1 2

Indonesia adalah negara demokrasi. Selama ini sudah banyak keuntungan dari kebebasan yang kita rasakan. Jadi, sudah saatnya kita menggunakan hak untuk bebas memilih siapa pemimpin Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap demokrasi.

Kita sebagai mahasiswa yang cerdas dan kritis pasti mengetahui mana kandidat yang berkompeten dan tidak. Kita harus menjadi pemilih yang bertanggung jawab dan dapat menentukan pilihan atas dasar yang kuat supaya calon yang dipilih memang berkompeten. Supaya tidak salah memilih,

kawanWH bisa mencari informasi sedini mungkin dan memastikan kandidat tersebut memiliki latar belakang dan pengalaman yang memadai untuk posisi yang akan mereka jabat nanti.

3 4 5

Mungkin kawanWH pernah mendengar bahwa satu suara yang abstain tidak akan membawa masalah signifikan. Padahal tidak menutup kemungkinan suara-suara abstain tersebut dapat dimanfaatkan oleh kandidat yang curang untuk dimanipulasi.

Generasi muda memegang peranan penting. Data menyatakan bahwa 7,4 persen atau sekitar 14 juta orang dari 190 juta warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam pemilu adalah generasi muda yang akan memakai hak pilih untuk pertama kalinya. Jumlah yang cukup besar. Bukti lain yang bisa meyakinkan kawanWH betapa pentingnya suara anak muda adalah kemenangan Obama pada pemilu di Amerika Serikat tahun 2012 yang ditunjang oleh dukungan 61% pemilihpemilih muda yang berperan signifikan di Florida, Virginia, Pennsylvania, dan Ohio. Secara sadar atau tidak, semua isu politik dan kebijakan yang dikeluarkan pemerintah memengaruhi kehidupan kita. Jika kita tidak memilih pada pemilu nanti artinya kita lepas kendali atas nasib bangsa ini dan menyerahkannya ke tangan orang lain yang tidak diketahui bagaimana mereka akan menjalankannya. Selain itu, kita sebagai anak muda akan merasakan konsekuensinya di masa depan apabila negara kita ini dipimpin oleh orang yang salah. (/FSC)

WARTA HIMAHI | 24


The Raid 2: Berandal

Divergent

Regular Content

Regular Content

(movies)

Genre: Action, Adventure, Romance | Sutradara: Neil Burger | Penulis Naskah: Evan Daugherty, Vanessa Taylor | Pemain: Shailene Woodley, Theo James, Ansel Elgort, Ray Stevenson, Kate Winslet | Tanggal rilis (USA): 21 Maret 2014 Film ini merupakan adaptasi dari novel berjudul sama karya Veronica Roth. Kota Chicago di masa depan terbagi ke dalam lima kelompok berdasarkan kepribadian masyarakatnya: Abnegation (The Selfless), Amity (The Peaceful), Candor (The Honest), Dauntless (The Brave), dan Erudite (The Intelligent). Beatrice Prior menyadari bahwa dirinya adalah Divergent yang berarti ia tidak termasuk ke dalam kelima kelompok tersebut. Beatrice kemudian mengungkap sebuah konspirasi yang bertujuan menghancurkan seluruh Divergent. Ia kemudian berusaha mencari tahu apa yang menyebabkan para Divergent begitu hebat atau justru berbahaya. ****

Jukebox Our top 5 on music’s best charts. Selamat datang di semester baru ! Masih dalam suasana kasih sayang, WH Edisi kali ini akan memuat kompilasi alunan-alunan spesial nan romantis pasca Valentine serta chart spesial bernada patriotik dan kritis. Penasaran? Enjoy !

*DID YOU KNOW?

Genre: Action, Crime, Thriller | Sutradara: Gareth Evans | Penulis Naskah: Gareth Evans | Pemain: Iko Uwais, Arifin Putra, Oka Antara, Tio Pakusadewo, Julie Estelle, Donny Alamsyah | Tanggal rilis (Indonesia): 27 Maret 2014

Lagu karangan Rhoma Irama yang berjudul “Reformasi” memiliki latar unik dimana lagu tersebut diciptakan kala rakyat Indonesia tengah dilanda krisis pada masa orde Baru dan mengalami perubahan kehidupan serta kepemimpinan pasca lengsernya Presiden Soeharto. Menurut Rhoma, reformasi ialah suatu kebutuhan rakyat; disamping sebuah tuntutan.

Film ini merupakan sekuel dari The Raid: Redemption yang dirilis tahun 2012. Rama menyamar dan menyusup ke dalam sebuah sindikat kriminal Jakarta yang kejam untuk melindungi keluarganya serta untuk mengungkap kasus korupsi yang terjadi di dalam tubuh satuan kepolisiannya. ****

(book)

Western Pop Top 5 I Will Wait - Mumford and Sons The Way You Look At Me - Christian Bautista Same Love - Macklemore and Ryan Lewis Want U Back - Cher Lloyd One and Only - Adele

PETARUNG POLITIK; Profil Capres & Cawapres RI Potensial 2014 Tebal Terbit ISBN Penulis Penerbit

Patriotik Top 5 Garuda di Dadaku - Netral Selamanya Indonesia - Twenty First Night Dari Mata Sang Garuda - Pee Wee Gaskins Bendera - Cokelat My Indonesia - Cilla

Indonesian Top 5 Sempurna - Andra & the Backbone Selamanya Cinta - D’Cinnamons Berdua Saja - Payung Teduh Untukku - Chrisye Behind the Star - Ardian Martadinata

: 250 halaman : 2013 : 978-602-24-1729-3 : Tim Divaro & Yugha E., S.I.P. : Penerbit Erlangga

Tahun 2014 merupakan tahun yang penting bagi masyarakat Indonesia. Pada tahun ini, akan diadakan pemilu legislatif serta pemilu presiden dan wakil presiden. Cukup banyak tokoh yang dikabarkan akan naik menjadi calon presiden pada pemilu 2014. Buku ini mencoba mengenalkan sejumlah nama-nama yang berpotensi menjadi orang nomor satu di Indonesia. Sejumlah data dari berbagai sumber dirangkum untuk mendapatkan deksripsi yang jelas dari masing-masing tokoh. Diharapkan dengan membaca buku ini, kita dapat sedikit mengenal lebih jauh sosoksosok yang kiranya akan menjadi calon orang nomor satu di Indonesia.

kritik Top 5 Surat Buat Wakil Rakyat - Iwan Fals Reformasi - Rhoma Irama* Kritis BBM - Slank Mafia Hukum - Navicula I.C.U - Tipe-X (A.S.A)

(/GHL)

25 | WARTA HIMAHI

WARTA HIMAHI | 26


Regular Content

TRIVIA

PEMILU 2014 Dalam rangka menyambut pesta demokrasi di Indonesia yang akan dimulai beberapa hari lagi, WH Edisi kali ini akan menguji pengetahuan dasar kawanWH melalui pertanyaanpertanyaan seputar pemilihan umum. Apakah kawanWH mengetahui siapa saja aktor pemilu legislatif 2014? Mari kita uji! 1

2

2

3

3

4

4 5

5

MENDATAR

MENURUN

1 Partai dengan ketua umum yang pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta. 2 Partai muda yang awalnya berbentuk organisasi. Partai tersebut sempat beranggotakan Sri Sultan Hamengkubuwono X. 3 Partai dengan semangat anti-korupsi. Logo partai identik dengan ikon mobil ternama asal Jerman. 4 Partai dengan asas “Akhlak Politik Berlandaskan Agama yang Membawa Rahmat bagi Sekalian Alam� 5 Nama mantan Menteri Sekretaris Negara ke11 yang menjadi ketua umum sebuah partai.

1 Mantan kopassus yang menjadi ketua umum partai berlambang kepala burung garuda. 2 Ketua umum partai yang memiliki simbol kiblat umat Muslim. 3 Ketua umum partai politik; pernah menjabat sebagai Presiden Indonesia yang kelima. 4 Partai dengan baliho besar yang salah satunya terpampang di ruas Jalan tol Purbaleunyi km 101 dan Jalan raya Semarang-Jogja. 5 Partai dengan lambang pohon berpenghuni makhluk halus MENURUN 1.Prabowo 2. Suryadharma 3.Megawati 4. Hanura 5. Golkar MENDATAR 1.PKPI 2. Nasdem 3. Demokrat 4. PAN 5.Yusril

27 | WARTA HIMAHI


Regular Content

Student Info

29 | WARTA HIMAHI


festival of nations 2014 Monday, 28th April 2014 GSG and Plaza GSG Parahyangan Catholic University Jalan Ciumbuleuit No. 94 Bandung


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook