Skip to main content

Karena Rasa - Februari 2019

Page 1

wh warta himahi

Bay the Love of Homeland

Psikologi Film Romansa: Are Romance Movies Bad for You?

Jepang Siap Keluar dari International Whaling Commission Demi Bisa Kembali Berburu Paus

KARENA RASA FEBRUARI | 2019


CONTENTS 1 - Editor’s Letter 2 - Voice of KawanWH NEWS 4 - 5 6 7 8 9

Jepang Siap Keluar dari International Whaling Commission Demi Bisa Kembali Berburu Paus Akankah Denuklirisasi Korea Utara Selesai pada 2019? Hubungan Diplomatik Suriah dengan Negara-Negara Arab Membaik: Dukungan untuk Assad? Israel Memperburuk Kondisi Tahanan Palestina Amerika Serikat Khawatir akan Produksi Daun Koka Kolombia

FEATURE 10 12 - 13 14 15 16 - 17 18 24

Kontributor: 我要真普選 Bay the Love of Homeland Antara Rasa, Hidup, dan Mati They Are Far But Don’t Leave Them Behind Mangadar Situmorang: Be the Best and Try to Do Our Best for Unpar Kardashian Aid: When Love Saves Life Kontributor: Nadir

REGULAR CONTENT 20 - 21 22 - 23 25 26 27 28

Regular Content Special WH Lookbook Review Tips & Tricks Jukebox Games

STAY CONNECTED! TWITTER @KawanWH INSTAGRAM @wartahimahi FACEBOOK Warta Himahi YOUTUBE youtube.com/ wartahimahi LINE @bxi1173b whimahi@gmail.com


EDITORIAL TEAM

EDITOR’S LETTER

Editor-in-Chief VERONICA CINDY IRAWAN Vice Editor-in-Chief ALOYSIUS EFRAIM LEONARD Editorial Secretary ARYANNE REGITA Editorial Treasurer SONIA MEILIANA Feature Editor YOLANDA JUNIAR RAYO Feature Writers ALYA KHALIDA ANWAR EVA CIPTA MEGA INDRA JESSICA RUTH ANDINA STELLA NONGKA News Editor YOHANES AMADEUS RADITYA News Writers BRIGITA PRINSILA DINDA MUTIARANI SYAFIRA MARVEL TANARA MENTARI SVARNA PERTIWI Regular Content Editor EZRA REYHAN MARZUKI Regular Content Writers HANI INDITA IVAN IMMANUEL M. KEISHYA RACHMADANI WISNU PUTRI TAZKIA AGIANI KHATAMI Event Manager MARIA FAUSTINA DWI KISMADRIANI Event Vice Manager KERIN DESYOLA Event Staff MARVELLA GIOVANNA RADEN NAUFAL DAFFA ALDYONO SARITA LARAS VIANNY QUININTA Graphic Design Director PUPUT PRADANI ALIYA RASHATI Content Designer CAROLINE SIANE CLAUS SULAIMAN EZRAELLA MEIRANI GABRIELLA CARMEN YEGI WIJAYA Head of Photographer RANESSA TRI J. NAINGGOLAN Photographer / Videographer ALVIN ALFANUS ISYANTI RAHAMAYA ERIYANTO MARIKA GANISTI IMANTIA MUHAMMAD RAFI AL AMIN REIZA ADINDA HERDIANA Public Relations and Marketing Manager ANSELMA AMBAR ARUMDALU Public Relations and Marketing Staff EDENISE PANE INEZ IGNATZIA LELY AYUSUKMA BAKTI NAOMI VERIAWAN

Dear KawanWH, Mungkin semua orang pernah merasa putus asa, sedih, atau justru kebahagiaan yang meluap-luap. Semua perasaan tersebut bersatu, sulit untuk dideskripsikan, namun menjadikan kita manusia. Manusia yang kuat namun lemah, manusia yang kadang egois namun juga memiliki kapasitas untuk mengerti dan menerima. Kadang saya mencoba mengerti, mengapa manusia bisa begitu hebat, menaklukan berbagai tantangan dan masih dapat berdiri kemudian tertawa seolah tidak terjadi apa-apa. Jawabannya mungkin terletak pada rasa yang mendorong manusia untuk melakukan berbagai hal yang tidak masuk akal. Revolusi industri, pencemaran lingkungan, perang, seorang ibu yang melakukan apapun untuk anaknya, dan berbagai keajaiban lainnya terjadi karena manusia memiliki emosi yang jauh lebih kuat dibandingkan fisik semata. Hal ini yang mungkin membuat manusia bernilai lebih dibandingkan robot yaitu kapasitas kita untuk memiliki rasa dan menyalurkan rasa tersebut. Ketika KawanWH membaca WH Edisi kali ini, jangan lupa bahwa sesungguhnya anugerah yang manusia miliki bukan hanya sekadar otak untuk berpikir kritis namun juga kapasitas manusia untuk merasakan. Karena rasa mendefinisikan manusia lebih dari yang kita kira. Karena rasa adalah kita. Selamat membaca. Yours sincerely, Cindy Irawan

Special Thanks to Our Contributor ALOYSIUS EFRAIM LEONARD JOSHUA ADRIAN Cover by CAROL & CLAUS Model BELLEREINE THEODORA GABRIELLA VIVIAN

WH / 1


VOICE OF KAWANWH

VOICE OF KAWANWH

“Lebih pilih feeling atau logic?� “Kenapa?�

Magdalena Venasia - HI 2016

Kalau dipikir-pikir, aku ini termasuk tipe orang yang lebih banyak mengikuti logika berpikir dibandingkan dengan perasaan, tapi bukan berarti enggak pernah ngikutin perasaan loh. Terkadang, memang ada hal yang menuntut kita untuk lebih mengikuti logika dibandingkan dengan perasaan, begitu juga sebaliknya. Aku sendiri merasa lebih nyaman dengan mengikuti logika berpikir ketimbang perasaan, terkecuali untuk hal-hal tertentu yang memang membutuhkan lebih dari sekedar pemikiran, tapi kata hati.

Anisa Sheila - HI 2017

Semua orang dalam satu titik dalam hidup mereka pasti pernah berpikir pake perasaan mereka daripada logika. Tapi, gimanapun logika pasti punya peran yang lebih penting daripada perasaan dalam membuat suatu keputusan. Jadi, aku lebih nyaman pakai logika, soalnya, hasil atau keputusan apapun yang aku buat pada akhirnya bakal berpengaruh untuk realita aku sendiri, dan aku secara pribadi kurang suka kalau pilihan yang aku buat berkesan imajinatif karena pilihan itu dibuat oleh perasaan aku yang gak tahan lama, sementara pilihan yang aku buat bakal stay gimanapun konsekuensinya.

Abiel Paramatattwa - HI 2018

Kalau aku pribadi aku enggak bisa milih salah satu sih, soalnya keduanya harus jalan bareng, enggak bisa aku mikir pake logika aja tapi perasaanku enggak aku terlibatkan di situ. Begitu juga kalo aku make perasaan doang tapi ga pake logika, kayak gambling kan, dan aku enggak mau memilih sesuatu hanya berdasarkan keberuntungan. tetapi pasti, antara memilih menggunakan logika atau perasaan dalam menentukan pilihan memiliki pro dan kontranya masing-masing, dan menurutku yang paling baik adalah menggunakannya secara bersamaan.

Asyifa Sekar Kirana - HI 2018

Kayaknya lebih sering logika, karena lebih suka liat keadaan kedepannya aja, enggak usah mikirin perasaan yang ada sekarang gitu. Jadi enggak terlalu basa-basi pas ngadepin masalah, langsung cari masing-masing mau apa dan gimana nyatuinnya. Jatuhnya sering dibilang enggak peka sama perasaan orang pas jadi tempat curhat sih, tapi suka bisa ngasih hard truth. Apalagi kalo orangnya lagi emosi ke gua, gua suka gabisa baca hidden meaning dibalik omongan mereka, jadi dibilang enggak pengertian deh.

2 / WH


NEWS

JEPANG SIAP KELUAR DARI INTERNATIONAL WHALING COMMISSION DEMI BISA KEMBALI MEMBURU PAUS

4 / WH


NEWS

P

ada Rabu (26/12/2018), Menteri Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga menyatakan bahwa Jepang siap untuk keluar dari International Whaling Commission (IWC) pada tahun 2019. Keputusan tersebut diambil agar Jepang dapat terus memburu paus untuk kepentingan komersial, sekaligus merupakan tanggapan dari Jepang yang memperoleh penolakan dari IWC pada pertemuan yang diadakan di Brazil pada September 2018 silam, terhadap permohonannya untuk memburu paus di Samudra Selatan (Samudra Antartik). Melalui proses voting, proposal permohonan tersebut memperoleh penolakan dari 41 negara dan dukungan dari 27 negara. Jepang telah bergabung dengan IWC sejak tahun 1951. Permasalahan Jepang terkait perburuan paus bukan hanya terjadi sekali ini saja. Sebelumnya, Jepang pernah menghentikan perburuan paus pada tahun 1982 untuk menyesuaikan dengan mandat dari IWC. Namun, pada tahun 1987 Jepang kembali melakukan perburuan paus di Laut Selatan dengan alasan untuk penelitian. Pada tahun 2014, Mahkamah Internasional (ICJ) telah meminta pihak Jepang untuk memberhentikan segala praktik pemburuan paus secara menyeluruh, namun praktik pemburuan masih terus dilakukan. Hingga akhirnya pada tahun 2018, Jepang mendapat kritikan keras setelah ditemukannya 122 paus hamil yang telah dibunuh oleh kapal pemburu paus milik Jepang.

Ketika menyampaikan keinginan Jepang untuk keluar dari IWC, Suga menyatakan bahwa populasi paus saat ini tidak dalam kondisi yang terancam sehingga aman untuk diburu. Hal ini sempat ditentang oleh International Union for Conservation of Nature (IUCN) yang menyatakan bahwa paus minke merupakan hewan yang berstatus terancam. Selanjutnya Suga juga menyatakan bahwa perburuan paus merupakan sebuah tradisi yang telah dilakukan oleh masyarakat Jepang sejak abad ke-12 silam, bahkan sejak tahun 1906 Jepang telah membangun pangkalan pemburuan paus modern di Ayukawa, Miyagi. Sehingga melalui keputusan ini, Jepang akan kembali memburu paus di zona ekonomi eksklusifnya mulai Juli 2019 mendatang, setelah pengunduran diri berlaku mulai 30 Juni 2019. Keputusan Jepang ini sangat disayangkan oleh beberapa negara anggota IWC, salah satunya adalah Australia. Menteri Luar Negeri Australia Marise Payne dan Menteri Lingkungan Hidup Australia Melissa Price di kesempatan yang sama menyatakan bahwa IWC memegang peranan penting dalam kerjasama untuk konservasi paus. Oleh karena itu, Australia mendesak Jepang untuk mengurungkan niat keluar dari IWC, agar kembali ke konvensi dan menjalankan misi terkait dengan pemburuan paus sebagai langkah prioritas. [MT]

WH / 5


NEWS

AKANKAH PROSES DENUKLIRISASI KOREA UTARA SELESAI PADA 2019?

M

asih ingatkah akan pertemuan monumental yang terjadi antara Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump dengan Supreme Leader Korea Utara Kim Jong-Un di Singapura pada Juni 2018 silam? Bagaimana tidak, pertemuan tersebut mencatat sejarah karena menghasilkan kesepakatan untuk Korea Utara menghentikan aktivitas nuklirnya, sehingga menciptakan situasi yang damai di dunia, terutama di Semenanjung Korea. Penduduk Korea Selatan serta Jepang mampu menghela napas panjang setelah pada awal tahun 2018 tingkat ancaman dari rudal nuklir milik Korea Utara berhasil menuai headline news hampir setiap harinya. Pasca pertemuan Presiden Trump dengan Kim Jong-Un di Singapura, kedua pemimpin negara tersebut menyuarakan kemungkinan akan terjadinya perdamaian. Trump memberikan apresiasi kepada Kim yang telah bersedia melakukan negosiasi untuk mengakhiri tensi tinggi di Semenanjung Korea. Presiden Trump bahkan juga mengatakan kepada media bahwa dirinya salut kepada Kim yang telah memimpin Korea Utara dalam usia yang muda dan bahwa Trump dapat memahami langkah yang diambil Kim adalah demi kemajuan bangsanya. Selain itu, pertemuan bersejarah juga terjadi ketika Presiden Korea Selatan Moon Jae-In berkunjung ke Korea Utara pada September 2018. Pada kunjungan tersebut, Presiden Moon menjadi presiden Korea Selatan pertama yang menyampaikan pidato di ibu kota Korea Utara, Pyongyang, di hadapan 150.000 penduduk Korea Utara.

6 / WH

Sebelumnya, pada April 2018, Kim Jong-Un bertemu dengan Moon di daerah DMZ (demilitarized zone), menjadikannya sebagai pemimpin Korea Utara pertama yang melewati perbatasan yang memisahkan kedua negara pasca Perang Korea pada 1953. Akan tetapi, pertanyaan mengenai kapan proses denuklirisasi dapat diselesaikan secara total masih menjadi perhatian utama. Presiden Trump mengatakan bahwa proses perundingan memakan waktu yang lama dan pihaknya berencana untuk melanjutkan negosiasi pada semester pertama tahun 2019. Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo menunjukkan nada yang berbeda, bahwa AS menargetkan proses denuklirisasi akan selesai pada 2021. Dalam jangka waktu yang cukup lama tersebut, banyak hal yang dapat berubah, baik ke arah yang positif maupun negatif. Kepada media, Kim Jong-Un pasca pertemuan dengan Trump di Singapura, menyatakan bahwa dirinya berharap proses denuklirisasi akan selesai pada 2019. Pernyataan tersebut diberikan dengan harapan AS dan Tiongkok segera melepaskan sanksi ekonominya, yang sangat membebankan perekonomian bangsanya. Pada pidato awal tahunnya, pemimpin berusia 36 tahun tersebut menyatakan bahwa dirinya masih menginginkan denuklirisasi untuk selesai pada tahun ini, namun tidak menutup kemungkinan akan adanya perubahan jika AS tidak mencabut sanksi ekonominya. [YAR]


NEWS

HUBUNGAN DIPLOMATIK SURIAH DENGAN NEGARA NEGARA ARAB MEMBAIK: DUKUNGAN UNTUK ASSAD?

U

ni Emirat Arab (UEA) mengumumkan

telah memulihkan kendali atas sebagian besar

telah kembali membuka kantor kedutaan besarnya di Damaskus, Suriah, pada Kamis

wilayah Suriah dengan dukungan dari Rusia, Iran, dan kelompok-kelompok Muslim Syiah.

(27/12/2018) setelah sebelumnya UEA memutus hubungan diplomatik dengan Suriah sejak Februari

Pada November 2018, rezim Assad menyatakan pihaknya akan menyambut setiap negara Arab

2012. Dibukanya kembali kantor kedutaan UEA di Suriah menjadi salah satu upaya yang bertujuan

yang berniat membangun kembali hubungan kerja sama dengan Suriah.

untuk mengembalikan hubungan baik antarkedua negara. Tidak hanya berdampak pada hubungan Suriah dengan UEA, kembali dibukanya kantor kedutaan merupakan langkah menuju rehabilitasi hubungan antara Suriah dengan negara-negara Arab lainnya. Seperti halnya UEA, Bahrain mengumumkan keputusan untuk membuka kembali kedutaan besar mereka di Damaskus, Suriah, pada Jumat (28/12/2018) beberapa saat setelah UEA mengeluarkan pernyataan serupa. Kementerian Luar Negeri Bahrain menyebut keputusan membuka kembali kedutaan di Damaskus tersebut dilakukan setelah penutupan selama tujuh tahun terakhir terhitung sejak Maret 2012. Selain itu, Kementerian Luar Negeri Bahrain pun menyatakan bahwa Kedutaan Besar Suriah di Manama, Bahrain, juga akan kembali beroperasi. UEA

dan

Bahrain

merupakan

dua

dari

beberapa negara-negara Arab yang mendukung kelompok-kelompok bersenjata yang menentang rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Hampir delapan tahun bergelut dalam perang, Assad

Pada awal Desember 2018, Presiden Sudan Omar al-Bashir, menjadi kepala negara Arab pertama yang mengunjungi Damaskus sejak konflik Suriah mulai berlangsung. Sebelumnya pada Oktober 2018 lalu, Menteri Luar Negeri Bahrain Khalid bin Ahmed al-Khalifa, menyambut dengan hangat delegasi Suriah, Walid al-Muallem, ketika keduanya bertemu di Sidang PBB di New York, Amerika Serikat. Al-Khalifa mengatakan pertemuan tersebut tidak direncanakan dan menyebut Suriah sebagai saudara dari negaranegara Arab. Negara Arab lain yang mulai membuka kembali hubungan dengan Suriah adalah Yordania, ditandai dengan dibukanya perbatasan yang melintasi antara Suriah dan Yordania. Menurut seorang diplomat Arab yang tidak ingin diungkap identitasnya, semakin banyaknya negara Arab yang mulai kembali berhubungan secara diplomatik dengan Suriah menandakan bahwa sebagian besar negara Arab ingin Suriah kembali diterima di Liga Arab setelah keanggotaanya ditangguhkan tujuh tahun lalu. [MSP]

WH / 7


NEWS

ISRAEL MEMPERBURUK KONDISI TAHANAN PALESTINA

M

enteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan pada Kamis (3/1/2019) telah mengumumkan rencana yang dapat memperburuk kondisi tahanan Palestina. Rencana tersebut ialah membatasi pasokan air, baik untuk dikonsumsi maupun untuk kebutuhan sehari-hari. Serta untuk mengurangi jumlah waktu kunjungan keluarga bagi para tahanan dan juga memutus dana otoritas Palestina. Langkah yang direncanakan tersebut akan berlaku setelah mendapatkan persetujuan dari Kabinet Israel. Namun, penghentian kunjungan keluarga telah diberlakukan terlebih dahulu, karena para tahanan diduga telah bergabung dengan gerakan Palestina, Hamas. Erdan mengatakan bahwa rencana selanjutnya adalah membatasi akses menonton televisi dan menghapus hak memasak. Bagi Erdan, hak istimewa berupa izin memasak telah memberi mereka “keuntungan yang tidak adil�. Kebijakan memisahkan tahanan Hamas dari tahanan Fatah juga akan berakhir, karena Erdan percaya bahwa menahan narapidana di penjara berdasarkan hubungan organisasi akan memperkuat identitas organisasi mereka. Kepala Komisi Tahanan Qadri Abubaker menilai rencana Erdan sebagai langkah yang tidak manusiawi karena upaya tersebut dapat menyebabkan kehidupan tahanan Palestina semakin tidak tertahankan. Rencana tersebut menuai kritik dari Kepala Partai Inisiatif Nasional Palestina Mustafa Barghouti, yang mengatakan bahwa Pemerintah Israel bertindak seolah memiliki kebebasan untuk

8 / WH

menindas Palestina dengan cara apapun yang mereka inginkan dan berperilaku seperti berada di atas hukum internasional. Barghouti menambahkan, satu-satunya cara untuk menghentikan Israel dari perilaku tersebut adalah dengan menjatuhkan sanksi kepada Israel. Selain itu, Barghouti mengungkapkan rencana tersebut sebagai upaya untuk membuat kehidupan tahanan Palestina semakin menderita, dan merupakan pelanggaran hak asasi manusia yang telah dilakukan oleh Israel. Menurut statistik resmi, jumlah tahanan Palestina di balik jeruji besi mencapai 5.500 tahanan, termasuk 230 anak-anak dan 54 wanita. Terhitung lebih dari 1.800 tahanan membutuhkan perawatan medis, dan sekitar 700 tahanan menderita penyakit serius atau kronis. Terdapat sejumlah tahanan Palestina yang mengatakan bahwa mereka mengalami penyiksaan dan kekerasan saat berada di dalam tahanan serta dapat ditemukan beberapa keluhan terhadap kondisi buruk dalam beberapa tahun terakhir, termasuk sejumlah tahanan yang melakukan aksi mogok makan. Pada konferensi pers pada Rabu (2/1/2019), Erdan menegaskan pemerintah Israel tidak akan menghadapi ancaman seperti aksi mogok makan. Erdan menambahkan, Israel akan tetap memperburuk kondisi para tahanan untuk memenuhi kewajiban moral mereka kepada para korban teror serta keluarganya. [DMS]


NEWS

AMERIKA SERIKAT KHAWATIR AKAN PRODUKSI DAUN KOKA KOLOMBIA

M

ike Pompeo, selaku Sekretaris AS, telah bertemu dengan Presiden Kolombia Ivan Duque Marquez dan menyatakan bahwa kedua negara sepakat untuk menurunkan produksi koka sampai 50 persen di tahun 2023. Pompeo juga menyatakan ‘kekhawatiran yang mendalam’ terkait meningkatnya produksi daun koka di Kolombia. Pemerintah AS menyampaikan bahwa pihaknya telah khawatir sejak tahun 2013 mengenai budidaya koka dan produksi kokain yang terjadi di Kolombia. Kekhawatiran Mike Pompeo mengenai budi daya daun koka diperkuat dengan laporan PBB yang memberitahu bahwa jumlah pertanian daun koka di Kolombia telah mencapai angka tertinggi pada tahun 2017. Pihak Kolombia juga telah berjanji untuk meningkatkan program pemberantasan koka itu sendiri. Area budi daya daun koka tersebut telah mengalami peningkatan sebanyak 17% dibandingkan pada tahun 2016. Laporan PBB juga menyatakan bahwa wilayah yang mengalami budi daya daun koka secara intensif adalah bagian terluar dari Kolombia yang berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik. Bagian Narino dan bagian Ekuador, wilayah yang didedikasikan untuk budidaya daun koka, memiliki jumlah petak pertanian yang melebihi seluruh Peru yang juga merupakan salah satu negara penghasil daun koka yang besar. Tercatat bahwa sejak tahun

2012 data menunjukkan bahwa tanaman daun koka telah mengalami peningkatan produksi sebanyak 33 persen. Saat ini Kolombia merupakan negara penghasil kokain terbesar di dunia dengan AS sebagai negara konsumen terbesarnya. Kolombia telah berjuang menurunkan produksi kokain, dengan bantuan AS yang menyediakan sekitar 400 juta dolar AS per tahun. Kedua negara berkomitmen untuk mengambil bagian dalam menurunkan tingkat produksi kokain. Presiden Kolombia Ivan Duque Marquez berterima kasih kepada AS atas dukungannya dalam menghadapi perang narkoba. Duque juga melaporkan bahwa setidaknya terdapat lebih dari 80.000 hektar tanaman yang sudah diberantas pada tahun 2018, dan menargetkan sebanyak 100.000 hektar lahan tanaman koka akan diberantas di tahun 2019. Namun, pemberantasan tanaman koka masih menghadapi tantangan yaitu dana yang banyak untuk membujuk para petani agar berganti jenis cocok tanam. Duque sebagai presiden yang baru terpilih juga akan menyatakan bahwa pemerintah Kolombia akan membuat kebijakan baru untuk melawan narkoba, dan kebijakan tersebut akan mengeluarkan “hasil yang nyata� dalam kurun waktu 4 tahun. [BP]

WH / 9


KONTRIBUTOR

10 / WH


wh feature

KARENA RASA


FEATURE

B

erbatasan langsung dengan Teluk Biscay

Oleh karena itu, gerakan-gerakan nasionalis Negara

dan merupakan wilayah bagian Spanyol, rasa nasionalisme mengalir dengan derasnya di dalam nadi masyarakat Basque. Warisan yang kaya telah menjadi detak jantung mereka sejak ribuan tahun yang lampau dan menjadi salah satu peradaban kuno dunia. Dengan segala karakteristiknya yang khas membuat masyarakat Basque tidak sama dengan masyarakat Spanyol. Rasa persatuan yang kuat dan sejarah yang kelam menjadi dasar perjuangan masyarakat Basque untuk memisahkan diri dari Spanyol.

Basque yang diakibatkan oleh trauma di masa lampau semakin bermunculan, salah satunya adalah gerakan separatis Euskadi ta Askatasuna (ETA).

Pemicu kehadiran konflik antara Spanyol dengan masyarakat Basque berawal sejak era kerajaan. Pada era tersebut, Basque untuk pertama kalinya memiliki pemerintahan dan aturan. Pada pemerintahan Francisco Franco di awal abad ke 20, masyarakat Basque mengalami ketidakadilan dan kekerasan Hak Asasi Manusia. Identitas etnis mereka pun semakin ditindas dan berusaha dihilangkan oleh pemerintahan Franco yang diktator.

12 / WH

Karakteristik Etnis dari masyarakat Basque memiliki kekhasan yang berbeda dengan masyarakat lain, khususnya dari masyarakat Spanyol dan masyarakat Eropa. Hal ini yang menjadi salah satu dasar penindasan yang dialami oleh masyarakat Basque. Seperti misalnya perbedaan bahasa dari masyarakat Basque yaitu Bahasa Euskara yang merupakan bahasa kuno dari gabungan bahasa Indo-Eropa. Juga, golongan darah dari masyarakat Basque menjadi salah satu pembeda namun menjadi pengikat bagi bangsa etnis ini. Mereka memiliki golongan darah Rh-negatif dan hanya sebagian kecil dari populasi dunia yang memilikinya. Karena rasa cinta tanah air yang begitu besar, masyarakat Basque berusaha untuk memperjuangkan keadilan dan hak-hak


FEATURE

kemanusiaannya. Pada tahun 1960, ETA membentuk ideologi tendensi yaitu proletarian, national front, anti kekerasan, orientasi etnis dan kebudayaan. Selama 20 tahun selanjutnya, ETA telah melakukan pembunuhan terhadap 118 individu. Aksi pembunuhan ini menyebabkan konflik semakin menegang diantara kedua belah pihak. Namun di saat yang sama, penekanan terhadap penindasan ataupun penghapusan kebudayaan Basque semakin berlanjut. Hal ini yang menyebabkan tahun tersebut menjadi tahun paling berdarah bagi konflik ETA dengan Spanyol. Bahkan, pihak pemerintahan Spanyol mengalami kemunduran akibat peningkatan aksi kekerasan oleh ETA.

persetujuan untuk membentuk satu partai kesatuan pada saat pemilihan umum Spanyol, karena telah berakhirnya kekerasan yang telah dilakukan oleh ETA. Melalui rasa cinta tanah air yang besar yang didasari oleh karakteristik etnis dan warisan budaya yang kaya, masyarakat Basque berusaha untuk memperjuangkan keadilan mereka. Darah tertumpahkan demi hak kemanusiaan yang telah direbut dari jati diri mereka sejak waktu yang lampau. Di hadapan teluk Biscay dan Samudra Atlantik, cinta tanah air dan nasionalisme menjadi pijakan harapan masyarakat Basque, agar kelak pada suatu hari, cita-cita mereka dapat tercapai. [SN]

Namun sekarang ini, jalur kerjasama dan diplomasi memiliki kesempatan untuk hadir di tengah konflik. Pada tahun 2006, gencatan senjata dari kedua pihak di setujui dan dilaksanakan. Juga pada tahun 2011 Negara Basque memiliki

WH / 13


FEATURE

ANTARA RASA, HIDUP, DAN MATI K

ekuatan media sosial tidak diragukan lagi dapat mengubah suatu masalah yang semula berada dalam lingkup kecil menjadi masalah yang diperdebatkan seluruh kalangan manusia. Keberadaan media sosial telah mempermudah arus berita menyebar luas di dunia. Batas-batas negara menjadi semakin tidak relevan dengan kemudahan yang ada. Raga kita mungkin menetap di satu negara, tapi mata dan jiwa kini dapat menjelajah semesta. Kasus Charlie Gard adalah salah satu kisah yang mencuat di media sosial pada tahun 2016 hingga 2017. Charlie mengidap suatu kelainan genetik yang menyebabkan kerusakan otak dan kegagalan pertumbuhan otot. Kelainan tersebut membuat Charlie harus terbaring di rumah sakit sejak lahir dan hidup dari alat bantu di sekujur tubuhnya. Perkembangannya yang semakin menurun menyebabkan Charlie mulai kehilangan kemampuan pendengaran, pernapasan, jantung, ginjal, serta kekuatan ototnya. Rumah sakit yang menangani Charlie, Great Ormond Street Hospital, memutuskan untuk menghentikan seluruh life-support system yang menopang kerja organ-organ Charlie. Keputusan itu dibuat setelah melihat keadaan Charlie yang tidak sanggup untuk menerima perawatan lebih. “Allowing him to die with dignity,� menjadi alasan tim dokter untuk menghentikan alat bantu kehidupannya. Namun, keputusan tersebut tidak disetujui oleh orangtua Charlie. Keduanya percaya bahwa Charlie masih dapat tumbuh dan hidup sebagaimana anakanak seusianya. Penolakan dari orang tua Charlie membawa kasus ini ke meja hijau, yang akan memutuskan masa depan dan nyawa Charlie. Charlie Gard menghabiskan seluruh hidupnya di atas ranjang rumah sakit, dikelilingi selang yang

14 / WH

melilit, dihadapkan pada kenyataan yang sulit. Sementara manusia adalah makhluk yang kompleks dan rumit. Ditemani dua sisi yang kontradiktif dalam dirinya: emosi dan logika. Charlie Gard memiliki hak atas hidupnya, begitu kata emosi. Namun, tanya logika, tidakkah pilu melihat Ia terkulai lesu dengan kepastian yang palsu? Kisah Charlie didengar dan dibaca oleh banyak kalangan masyarakat. Jutaan, mungkin miliaran orang, merasakan kegundahan orang tua Charlie. Bantuan bagi Charlie berdatangan dari banyak sisi. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menawarkan status penduduk tetap kepada keluarga Gard agar Charlie dapat menerima perawatan di AS. Paus Fransiskus juga menawarkan bantuan dari rumah sakit anak di Vatikan dan bersedia menerima Charlie. “Never stop fighting until the fight is done,� adalah salah satu bunyi kalimat yang terlihat di antara demonstran yang memenuhi jalanan di Inggris. Mereka menyerukan keadilan, mempertanyakan kejelasan, dan meminta jawaban. Meragukan siapa yang berhak memutuskan, meneruskan, atau memberhentikan kehidupan seorang manusia. Bersama, bersatu, dan bergandengan untuk mendapatkan keputusan yang layak. Dunia saling menautkan jari dan mengucap harapan, untuk seorang anak yang nyawanya tengah diadili dan diuji. 28 Juli 2017, Charlie menutup mata untuk selama-lamanya. Charlie telah menanamkan sedikit lagi rasa cinta di bumi. Charlie juga telah menggabungkan hati dan pikiran banyak manusia. Charlie dan kisahnya telah melunakkan dunia yang demikian keras. Karena rasa mengajarkan arti yang tidak biasa. Karena rasa menciptakan cerita. Karena rasa, menyatukan kita. [AKA]


FEATURE

THEY ARE FAR BUT THEY DON’T LEAVE THEM BEHIND

S

uatu negara mempunyai daerah yang sangat luas. Tapi apakah semuanya benarbenar diperhatikan? Apakah semuanya mendapat akses dan penjangkauan yang sama? Sebelum menjawabnya, kita harus mengingat mereka yang tinggal di daerah perbatasan. Lokasinya yang jauh dari jangkauan membuat wilayah dan penduduk di sana diabaikan keberadaannya. Maklum, orang-orang biasanya lebih peduli dengan keadaan ibu kota saja. Namun ternyata tidak demikian dengan pemerintah negara Indonesia. Karena rasa kepedulian yang tinggi, pada November 2018 lalu Kementerian Luar Negeri Indonesia bekerjasama dengan Biro Perbatasan dan Kerja Sama Luar Negeri Provinsi Papua justru menyelenggarakan pelatihan untuk mereka, para penduduk perbatasan. Bukannya tanpa alasan kegiatan ini dilaksanakan, justru karena banyak alasan hal ini diwujudkan. Keberadaan masyarakat daerah perbatasan justru penting peranannya bagi suatu negara. Pelatihan dengan nama “Training on Youth and Women Empowerment for Border Communities in Indonesia and Papua New Guinea� dimaksudkan untuk membangun kehidupan di daerah perbatasan Indonesia. Di era yang semakin modern ini, masih ada masyarakat daerah perbatasan yang belum sepenuhnya sadar akan apa yang bisa mereka olah dari halhal di sekitarnya. Padahal, bila kesadaran telah muncul, para penduduk pasti dapat mengolah sumber daya alam tersebut secara tepat dan efektif. Setelah memahami cara pengolahannya, mereka juga harus memahami cara memasarkan hasilnya.

Pembangunan yang diimpikan dari pelatihan ini antara lain untuk mendorong peningkatan kesejahteraan tingkat keluarga, mendorong nilai tambah keluarga dan mendorong tingkat kesejahteraan di daerah tersebut. Dengan terwujudnya impian-impian tersebut maka diharapkan masyarakat di sana bisa semakin kaya akan pengetahuan dan kemampuan dalam mengolah produk lokal dan memasarkannya. Dengan diselenggarakannya pelatihan ini, pemerintah Indonesia ingin menunjukkan komitmen dan peran aktifnya untuk berpartisipasi dalam kesejahteraan global. Pemerintah Indonesia ingin mewujudkan kemandirian kehidupan sosial masyarakat. Tentunya, pelatihan ini akan menjadi hal yang baik karena berpegang pada prinsip no one left behind, yang artinya di manapun tempat seseorang tinggal, ia tidak akan tertinggal dan tetap terjangkau. Memang benar bahwa daerah perbatasan berada jauh dan susah untuk dijangkau oleh para pemerintah di ibu kota. Tetapi sulitnya menjangkau daerah tersebut seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak menjadikan penduduk di sana kaya akan wawasan dan kemampuan. Pemerintah mengupayakan untuk mengadakan pelatihan sedemikian rupa bagi penduduk perbatasan karena kecintaan dan kepedulian mereka terhadap pembangunan bangsa Indonesia. Mereka mengusahakan pembangunan yang merata dan menyeluruh bagi setiap daerah dan setiap penduduknya. Usaha pemerintah dalam hal ini pantas mendapat apresiasi dari masyarakat umum dan diharapkan bisa diselenggarakan secara berkala. [ECM]

WH / 15


FEATURE

MANGADAR SITUMORANG: BE THE BEST AND TRY TO DO OUR BEST FOR UNPAR

30

tahun menggeluti bidang pekerjaan yang sama bukanlah suatu hal yang mudah. Kejenuhan dan kebosanan bisa datang silih berganti. Dibutuhkan tekad dan keinginan yang kuat untuk bisa terus menggeluti bidang pekerjaan yang sama selama bertahuntahun. Lahir di Sumatera Utara, di sebuah pulau di tengah Danau Toba, akhirnya pada tahun 1989 Mangadar Situmorang, Ph. D, memulai karirnya di Bandung sebagai seorang dosen di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Kecintaannya terhadap dunia Hubungan Internasional, berakar dari kecintaannya terhadap ilmu sosial. “Akarnya adalah ilmu sosial, karena lebih fundamental untuk memahami konsep-konsep relasi (antar) human being, (karena) perspektif sosiologis lebih hidup dan lebih menghidupi,� tuturnya. Meskipun sudah menjadi dosen selama 30 tahun, bagi Mangadar Situmorang, mengajar bukanlah pekerjaan yang mudah. Ia mengaku bahwa dirinya lebih pandai menulis ketimbang mengajar. Namun dengan tugas lain di sela-sela mengajar itulah yang membuat Mangadar bisa lebih menikmati pekerjaannya. Seperti misalnya mengemban tugas-

16 / WH


FEATURE tugas administratif seperti menjabat sebagai Wakil Dekan III, menjadi Ketua Pusat Kajian Parahyangan Centre for International Studies (PACIS) atau tugas yang saat ini sedang Ia laksanakan yaitu menjabat sebagai Rektor Unpar. Mangadar diangkat menjadi Rektor Unpar pada tahun 2015. Saat ditanya apa motivasinya menjadi seorang Rektor, Mangadar menjawab bahwa pada awalnya ia tidak ingin menjadi Rektor hanya karena desakan dari teman-teman dosen. Namun ia akhirnya memutuskan menjadi Rektor karena merasakan kegusaran dan dorongan di dalam dirinya untuk dapat membuat perubahan kepada Unpar. Mimpinya pada saat itu adalah untuk membuat Unpar menjadi kampus yang besar. “Jadi ada kegusaran, dulu membayangkan dan bermimpi bahwa Unpar itu sampai ke arah Jalan Cikapundung, Siliwangi. (Karena saya) dulu besar di kampuskampus yang besar dan fasilitasnya banyak dan merasa kok Unpar gini-gini saja.” Meskipun menjabat sebagai Rektor, Mangadar tidaklah lupa akan tugas awalnya sebagai seorang dosen. Kesibukannya untuk membagi waktu dalam mengemban tugas sebagai Rektor dan juga sebagai dosen membuatnya sering merasa bersalah ketika tidak hadir di kelas dan ketika kehadiran di kelas tidaklah maksimal. “Diawal dan diakhir, hanya ada

Tahun 2019 merupakan tahun keempat dan sekaligus menjadi tahun terakhir Mangadar mengemban tugasnya sebagai Rektor. Perubahan lingkungan dan pengalaman hidup membuat persepsi dan perasaannya tentang banyak hal berubah, mulai dari identitas hingga nilai-nilai primordial yang dimilikinya. Menurutnya, menjadi Rektor adalah kesempatan bagi Mangadar untuk to do more and better, meskipun baginya mengabdi atau berbuat baik tidaklah harus dengan cara menjadi seorang pemimpin. Rasa kegusaran Mangadar yang besar terhadap perkembangan Unpar mendorong Mangadar untuk berani maju dan berusaha untuk membuat perubahan dengan memanfaatkan potensi-potensi yang sudah dimiliki oleh kampus jingga ini. “We play a significant role in our life. Be the best, and try to do our best untuk

permohonan maaf”.

Unpar,” tutupnya. [YJR]

WH / 17


FEATURE

KARDASHIAN AID: WHEN LOVE SAVES LIFE

A

lice Marie Johnson, nama tersebut mungkin terdengar asing di telinga Kawan WH. Pada awalnya, ia hanyalah seorang ibu rumah tangga tipikal yang biasa kita temui, bekerja dan mengurus kelima anaknya. Namun semua itu berubah ketika malapetaka bertubitubi menghampirinya. Bercerai dengan suaminya, mengalami kebangkrutan, ditambah kehilangan anak terakhirnya karena kecelakaan motor. Desperate time call for desperate measures, mungkin itu kata yang cocok mendeskripsikan apa yang ada di pikiran Johnson saat mengalami titik terberat dalam hidupnya. Ia akhirnya memutuskan untuk menjadi perantara pesan untuk perdagangan narkoba di kotanya Memphis, Tennessee, untuk mendapatkan uang dengan cepat. Memang, Johnson sendiri tidak pernah membuat kesepakatan jual beli narkoba dalam perdagangan tersebut, namun di tahun 1997 dirinya didakwa dengan tuduhan nonviolent drug-related crime dan dijatuhkan hukuman penjara seumur hidup tanpa kemungkinan adanya pembebasan bersyarat. Saat pemerintahan Presiden Obama, Johnson mengajukan tiga kali grasi. Meskipun Johnson memenuhi semua syarat untuk mendapatkan sebuah grasi, namun ketiga permohonan tersebut ditolak oleh Obama. Meskipun di saat yang sama, Obama mengabulkan grasi ratusan orang yang memiliki tuduhan kriminal yang mirip dengan Johnson. Lalu ada apa dengan Alice Johnson? Mengapa ia menjadi buah bibir di internet? Kim Kardashian adalah alasan mengapa Johnson mendapatkan perhatian orang banyak. Lewat twitter, Kardashian mengungkapkan simpatinya terhadap Johnson atas ketidakadilan yang ia alami Tidak selesai sebatas tweet saja, berbulanbulan Kardashian menghabiskan waktunya

18 / WH

membantu Johnson agar terbebas dari penjara. Mulai dari mengajak pengacara selebriti terkenal untuk membantunya, menghubungi Ivanka Trump, putri dari Donald Trump, dan Jared Kushner, suami Ivanka sekaligus penasihat Donald Trump, sampai bertemu satu-satunya orang yang bisa mengabulkan grasi dari Alice Johnson, yaitu presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Dengan segala usaha yang dilakukannya, pada akhir Mei 2018 lalu, Kardashian akhirnya bertemu dengan Trump di White House untuk mendiskusikan hal tersebut. Sebagai hasil diskusi, Trump setuju untuk mengeluarkan Johnson pada Juni 2018 lalu, setelah 21 tahun lamanya dipenjara, dan pada ulang tahun Johnson yang ke-63. Kardashian merasakan adanya ketidakadilan dalam pengadilan sehingga ingin menegakkan hukum yang ada. Kardashian menggunakan platform dan pamornya sebagai social media influencer untuk menyebarkan rasa simpati. Namun tidak berhenti disitu saja, ia juga menggunakan koneksinya dengan banyak orang penting dalam melancarkan misi kemanusiaannya. Kim Kardashian, seorang bintang reality show, sosialita, dan pengusaha terkenal, telah membantu Alice Johnson menghirup udara bebas di luar penjara. Dari sekian banyak hal yang dapat dilakukannya sebagai salah satu selebrita terkaya di dunia, Kardashian berusaha untuk membantu seseorang yang bisa dibilang “bukan siapa-siapa� baginya. Kim Kardashian telah memberikan hidup baru bagi seseorang yang kehilangan harapan. Ia membuktikan bahwa menjadi terkenal tidak mengurangi kesempatannya dalam membantu orang, justru dapat semakin melebarkan sayapnya untuk mewujudkan mimpi orang lain. [JR]


wh regular content


REGULAR CONTENT

PSIKOLOGI FILM ROMANSA:

ARE ARE ROMANCE ROMANCE MOVIES MOVIES BAD BAD FOR FOR YOU? YOU? Love at first sight, destiny, true love, relationship goals, happily ever after.

Istilah-istilah itu pastinya tidak asing lagi di telinga kita. Mungkin tidak mengherankan jika sampai sekarang terdapat banyak orang yang memiliki harapan tinggi tentang hubungan percintaannya. Hal tersebut bukanlah sesuatu yang ganjil. Nyatanya, film-film percintaan seringkali berhasil menanamkan gambaran tentang ‘hubungan yang sempurna’ di antara dua orang. Sadar atau tidak, media dan entertainment memainkan peran kuat dalam menyongsong kisah romansa di dunia modern ini. Pop culture melatarbelakangi alasan beberapa orang mengidealisasikan hubungan maupun pasangannya. Visualisasi pasangan bahagia yang dikemas dalam lakon romansa seringkali melahirkan istilah yang kita kenal sebagai, hopeless romantic. Nyatanya, banyak loh yang mengidealisasikan hubungan mereka layaknya lakon romansa terkenal! Para hopeless romantic tersebut seringkali merangkai skenario tentang hubungan yang tidak realistis. Hal itu terkadang mengarah pada praktik hubungan yang tidak sehat karena kekecewaan yang mereka alami dari realita yang tidak bisa mencapai keyakinan ideal mereka tentang sebuah hubungan.

“If you’re a bird, I’m a bird.” –The Notebook (2004) Film romansa juga sering memberikan harapan yang tidak realistis tentang cinta. Mereka terlalu menyederhanakan proses jatuh cinta yang memberikan kesan bahwa cinta dapat dicapai dengan mudah. Nggak cuma itu, banyak film yang meromantisasikan konflik yang kemudian membuat konflik seolah-olah mudah untuk dipecahkan. Padahal, realitanya konflik di dalam sebuah hubungan biasanya jauh lebih kompleks penyelesaiannya dibanding apa yang disajikan di layar film. Meskipun terdapat dampak psikis yang ditimbulkannya, film romansa merupakan genre yang digemari oleh banyak kalangan. Hal tersebut dikarenakan mencintai dan dicintai merupakan konsep yang melekat hangat pada seluruh individu di dunia. Namun, ada baiknya untuk menjadi konsumen yang bijak dan berhenti mendambakan konsep-konsep percintaan yang terlalu utopis. Nggak semua yang ada di layar kaca harus kita terapkan kok! [HI]

20 / WH


REGULAR CONTENT

Berikut beberapa film romansa pilihan tim Regular Content yang cukup realistis dan berhasil memenangkan hati khalayak banyak. Simak terus ya!

1. Lost in Translation (2003)

Berlokasikan di Negara Sakura, Bob (Bill Murray) merupakan aktor asal Amerika yang menghabiskan sebagian besar waktu luangnya di sebuah hotel di Tokyo. Ia bertemu Charlotte (Scarlett Johansson), istri dari John (Giovanni Ribisi), yang merupakan seorang fotografer sukses. Pada malam itu, Bob dan Charlotte berbagi ketidakpuasan yang sama dengan hidup mereka. Bob dan Charlotte berteman dengan cepat, dan ketika mereka menjelajahi Tokyo, mereka mulai bertanya-tanya apakah persahabatan mereka mungkin telah bertumbuh menjadi sesuatu yang lebih.

2. Blue Valentine (2010)

David (Ryan Gosling) dan Cindy (Michelle Williams), merupakan pasangan yang hidup bersama selama beberapa tahun tetapi mengalami kebuntuan dalam hubungan mereka. Film ini melukiskan kompleksitas di dalam sebuah pernikahan. Lika liku dalam hubungan David dan Cindy di potret dengan jelas melalui dua alur waktu berbeda yang menunjukkan komparasi antara hubungan mereka yang dulu dengan hubungan yang sekarang.

3. 500 Days of Summer (2009)

“500 Days of Summer� menyajikan cerita klasik tentang seorang pria yang jatuh cinta pada seorang wanita yang tidak percaya pada cinta. Tom (Joseph Gordon-Levitt), seorang penulis kartu ucapan, bertemu Summer (Zoey Deschanel), yang merupakan seorang sekretaris baru di kantornya. Tom sangat tertarik dengan Summer. Ia menemukan bahwa dirinya dan Summer memiliki banyak kesamaan. Pada akhirnya, Tom mulai berusaha untuk memenangkan hati Summer yang tidak percaya pada cinta.

WH / 21


REGULAR CONTENT

22 / WH


REGULAR CONTENT

WH / 23


KONTRIBUTOR

Illustration credits to Grace Helmer

NADIR karena rasa jenuh, semua ini terjadi pergi dari rumah untuk belajar hidup mandiri pilihan banyak tersedia, tapi kupilih kota ini kota yang konon tepat untuk ciptakan banyak memori semester awal-awal, teman masih banyak kepanitiaan tuntut kerja keras meski mental masih lunak mulai kenal asbak, mulai kenal debat mulai bertemu banyak orang-orang hebat semester pertengahan, masa penjelajahan jelajahi kota ini dengan perlahan-lahan dari tempat favorit sampai tempat terpencil lingkar kenalan diperbesar, lingkar teman diperkecil semester akhir-akhir, keuangan makin jeblok tapi tak apa karena Buku Pesta Cintaku mentok banyak kenangan menyentuh meski tak ada kontak fisik tong penuh pun bisa tetap nyaring bunyinya, buktinya aku masih berisik lalu tiba-tiba perasaan jenuh itu datang kembali seolah menagihku supaya berpindah tempat lagi sempat ragu untuk pergi, tinggalkan banyak kawan tapi inilah pemahaman baru yang kudapat, camkan: hal indah kadang memerlukan ada yang hilang sedikit seperti mata yang sipit, atau seperti bulan sabit karena itulah aku kini sedang mengganti orbit salam sejuk dari Negeri Matahari Terbit -JA

24 / WH


R E V I E WS

REGULAR CONTENT

BOOKS

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (2018) By Marchella FP Merupakan novel yang dipublikasikan lewat Instagram, Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI) sukses menjadi salah satu novel terbaik tahun 2018. Meskipun terlihat seperti flash fiction, novel ini mengisahkan pesan seorang ibu kepada anak cucunya di masa depan melalui surat-surat. Selain itu, NKTCHI juga dikemas dengan kata-kata yang dapat menyentuh hati pembaca. Dengan desain yang dibuat menarik, NKTCHI membuat para pembaca sulit untuk melepas genggamannya dari novel ini. Penasaran kan? Dibaca yuk, KawanWH! [KR]

The Manifesto on How To Be Interesting (2014) By Holly Bourne Bree, gadis remaja yang merasa dirinya banyak kekurangan dan tidak populer, mencoba memulai hidupnya kembali dengan membuat manifesto kehidupan yang berisi enam tahap untuk menjadi seseorang yang terpandang. Manifesto tersebut mengharuskan Bree untuk mengambil keputusan yang dapat merubah hidupnya, hingga akhirnya ia dapat mengerti arti kehidupan. Dengan alur cerita yang sangat realistis, sang penulis Holly Bourne, dapat membawa pembaca untuk turut merasakan emosi yang dirasakan Bree mencoba untuk menentukan pilihan hidupnya. Novel ini cocok untuk KawanWH yang gemar membaca bacaan ringan. Selamat membaca, KawanWH! [KR]

Folklore: A Mother’s Love (2018)

MOVIES

Directed by Joko Anwar Cast: Marissa Anita, Muzakki Ramdhan Disajikan dengan apik, Joko Anwar berhasil membungkus cerita rakyat ini dengan sempurna. A Mother’s Love mengisahkan seorang ibu yang sangat menyayangi anak laki-laki semata wayangnya, namun diragukan oleh sesosok Wewe Gombel yang tiba-tiba datang menghantuinya. Berbeda dari film horor lainnya, A Mother’s Love memaksimalkan efek suara dan suasana yang dapat membawa penonton seperti ada di dalam film, tanpa menghadirkan jump scare. Terlebih, kedua aktor dalam film ini memiliki chemistry kuat layaknya ibu dan anak sungguhan. [KR]

Crazy Rich Asians (2018) Directed by Jon M. Chu Cast: Constance Wu, Henry Golding, Ken Jeong, Michelle Yeoh, Remy Hii, Sonoya Mizuno, Awkwafina, Chris Pang, Gemma Chan, Harry Shum Jr. Diadaptasi dari novel karangan Kevin Kwan, film garapan Jon M. Chu ini menonjolkan nuansa Asia yang kental dan megah di ranah Hollywood. Bergenre komedi romantis, Crazy Rich Asians menceritakan tentang kisah kasih Rachel Chu (Constance Wu) dengan kekasihnya Nick Young (Henry Golding) yang kaya raya. Meski begitu, banyak tantangan dalam hubungan mereka yang datang dari keluarga Nick, terutama saat keluarga Nick mengetahui status sosial Rachel yang sebenarnya. Film berdurasi 121 menit ini sukses membuat penonton terbawa gejolak emosi dan terkagum dalam setiap adegannya, ditambah para aktor dan aktrisnya yang menjiwai peran secara maksimal. [KR]

WH / 25


REGULAR CONTENT

ANTI-INFERIOR SELF LOVE TIPS 101

D

i era sekarang ini kita hidup dengan standar-standar masyarakat tertentu yang baik langsung maupun tidak langsung menjadi tolak ukur terhadap diri sendiri. Bagaimana seharusnya berpakaian, dengan siapa harus berteman, atau bagaimana cara menghidupi hidup milik diri sendiri yang pada dasarnya “memusingkan” diri sendiri. Jika standar tertentu tidak terpenuhi maka akan dianggap “berbeda” dari masyarakat. Hal ini tentu saja bagi kaum milenial menjadi batu sandungan atau beban tersendiri, dan tidak semua orang mampu menghadapi gesekan yang diberikan oleh masyarakat yang tentunya akan berujung pada stress atau depresi. Namun tak perlu khawatir, artikel ini akan membahas mengenai 5 langkah yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan self-love untuk teman-teman WH. Semoga bermanfaat! [IM]

2.

Sleep More

Satu hal penting yang kurang didapat oleh generasi muda sekarang adalah tidur. Banyaknya tuntutan dalam dunia kuliah, pekerjaan, belum lagi jika harus catching up dengan teman atau keluarga. Tak sadar waktu untuk diri sendiri pun semakin minim mengingat banyak yang harus dikejar. Menurut riset yang dibuat oleh University of California, Los Angeles, kurang tidur bisa menyebabkan menurunnya fokus, munculnya berbagai penyakit, penuaan dini, dan stress. Maka dari itu lupakanlah sejenak apa yang diagung-agungkan sebagai “prioritas”, meditasikan diri sendiri melalui tidur!

4.

Distance Yourself from Those who Bring You Down

Stop Seeking for “Perfections”

3.

Satu hal yang perlu disepakati bersama adalah selalu ada orang-orang yang ingin menjatuhkan satu sama lain. Orangorang tersebut bisa datang dari berbagai penjuru, bisa jadi pacar sendiri yang tak pernah mengapresiasi, atau teman kuliah atau di pekerjaan. Kenali orang-orang tersebut dan motifnya, dan menjauhlah secara perlahan karena pribadi yang positif dibangun lewat lingkungan yang positif juga.

5.

1.

Kehidupan sehari-hari kerap kali ditekan dengan hal-hal yang menjunjung tinggi kesempurnaan. Penilaian buruk akan diri sendiri dari masyarakat tentu akan sangat mudah dituai jika kita tidak mampu fit in dengan masyarakat, dan tidak jarang pendapat orang lain menjadi standar “kesempurnaan” bagi diri sendiri. Belum lagi konsumerisme terhadap barang materi dan gaya hidup hedonisme yang disuguhkan oleh sosial media. Ketidakpuasan akan selalu muncul jika standar yang ditetapkan untuk diri sendiri berdasar pada masyarakat atau sosial media. Belajarlah bersyukur atas apa yang dimiliki dan tak perlu takut untuk melakukan kesalahan, karena dengan melakukan kesalahan berarti belajar menjadi manusia yang utuh!

Greater Good

Kesalahan merupakan bagian dari proses dalam memanusiakan manusia. Namun pada banyak kasus, sebagai individu memiliki kecenderungan untuk terpuruk dan tertekan terhadap kesalahan yang dibuat, sementara hidup terlalu singkat untuk terpuruk bukan? Belajarlah memaafkan diri sendiri atas kesalahan yang dibuat. Berani menerima kenyataan bahwa kita gagal dan itu adalah hal yang wajar. Refleksikan kegagalan diri sendiri dengan teman atau sanak saudara yang dipercaya, atau bahkan dengan diri sendiri. Melalui hasil refleksi tersebut, hal positif yang didapat akan menjadi pembelajaran di masa yang akan datang.

Do Something Everyday That Makes You Happy

Hidup merupakan perjalanan yang singkat. Tak ada waktu untuk stres, sedih, atau bahkan menutup diri. Sebagai pribadi yang ingin menumbuhkan self love, maka pahamilah hal-hal yang disukai oleh diri sendiri. Makan malam bersama keluarga, maraton film dengan pasangan, ngopi dengan sahabat lama, olahraga, berkebun, atau menggeluti otomotif, lakukanlah semua itu demi kesenangan diri sendiri secara jujur bukan semata-mata melakukannya karena hampa.

26 / WH


REGULAR CONTENT

WH / 27


28 / WH [STREE] SET, SEE, SEER, TREE, REST, STEER, RESET [RWOLD] ROW, OLD, OWL, LOW, LORD, WORD, WORLD [RDOAE] ROD, ERA, EAR, RED, DEAR, RODE, ROAD, READ, ADORE

D E O A R

W D O L R

T E R E S

HOW MANY WORDS CAN YOU MAKE OUT OF THESE LETTERS? REGULAR CONTENT


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook