Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 9 Mei 2019

Page 1

Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang KAMIS, 9 MEI 2019

www.karawangbekasiekspres.co.id

@korankarawangbekasiekspres

HARGA Rp3.000

KEPENDUDUKAN.... Pencetakan E KTP Lambat Lagi KARAWANG- Pasca pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) 2019 usai, pembuatan E KTP kembali dikeluhakan masyarakat Karawang. Pasalnya masyarakat kini memgalami kembali keterlambtan pembuatan E KTP. Seperti yang dialami Tomy, warga Desa Rengasdengklok Utara, dirinya mengeluhkan EKTP nya tak kunjung jadi, walaupun telah mendatangi kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcatpil) Karawang. “Waktu sebelum Pemilu saya denger dari tetangga saya, kalau cepat prosesnya, karema stock balngko banyak. Akan tetapi kenapa sekaramg sekaramg ini kembali lambat lagi, meskipun pembuatan pendaftaran pemohon e-KTP sudah dialihkan ke kecamatan,” ucapnya kepada K BE , Rabu (8/5). Sementara Ke Hal...7

Kasus Ganjil 3 Miliar Yudi Yudiawan Kepala Disdukcaptil Karawang

n Minim Bukti, Penegak Hukum Dianggap Memaksakan n DPUPR Sudah Gelontorkan Duit Pengganti KARAWANG- Kasus pencurian aset Gedung Pemda II janggal dan disinyalir terlalu dipaksakan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada fakta sidang di perisidangan terakhir disebut tim kuasa hukum terdakwa tidak mampu membuktikan dakwaan alias tidak memiliki

bukti kuat jika pencurian materil bangunan di Pemda II mengakibatkan kerugian negara sebanyak 3 miliar. Publik dibuat bingung. Jika bukan karena pencurian, munculnya angka kerugian yang fantastis itu karena hal apa dan jika tidak ada kerugian sebanyak itu,

kenapa Dinas PUPR berani menggolontorkan anggaran penganti dengan nilai yang juga fantastis. Diketahui tanpa tedeng aling-aling, Dinas PUPR Karawang kembali menganggarkan ulang pembelian materil dan aset yang Ke Hal...7

DLHK Minta Satpol PP Segel Pindo 3 Balita Dengklok Derita Gizi Buruk KARAWANG - Tercemarnya Sungai Cikareteg oleh limbah cair PT Pindo Deli 3 tidak hanya dapat kecaman dari aktivis lingkungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Karawang pun ambil sikap. Menurut Kepala Dinas DLHK Kabupate n K a r a w a n g , Wa w a n Setiawan, pihaknya sudah melayangkan surat untuk menghentikan operasional PT Pindo Delli 3 kepada pihak Satpol PP Kabupaten Karawang. “Sudah kami layangkan suratnya,” katanya,

Yang berhak melakukan penutupan ya Satpol PP berdasarkan rekomendasi dari DLHK Karawang Wawan Setiawan Kepala Dinas DLHK Kabupaten Karawang

kemarin (8/5). Terang Wawan, pihaknya

hanya menjalankan tupoksinya sesuai UU Nomor 32/2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. “Yang berhak melakukan penutupan ya Satpol PP berdasarkan rekomendasi dari DLHK Karawang,” terangnya. Sementara itu Kabid Penegakan Perundang-undangan Daerah (PPUD) Satpol PP Kabupaten Karawang, Endeng, mengaku belum menerima surat rekomendasi terkait permasalahan PT Pindo Deli 3 dari DLHK

KARAWANG – Permasalahan kesehatan di Kabupaten Karawang seperti tak pernah tuntas. Masih saja dengan mudah didapati

warga yang menderita gizi buruk. Dia adalah Hidayat. Hidayat, adalah warga Dusun Pulosari, RT 015 RW Ke Hal...7

Ke Hal...7

Ketika 12 Kepala Desa Diwajibkan Buka Bersama

Dijadwalkan Setiap Hari Selama 2 Minggu Muspika Kecamatan Cilamaya Wetan melakukan terobosan baru untuk kekompakan aparatur desa. Muspika mengagendakan 12 kepala desa beserta seluruh kepala UPTD di Cilamaya untuk buka bersama setiap hari, hingga pekan ke 2 ramadhan. WAHYUDI, CILAMAYA

SEKERTARIS Kecamatan Cilamaya Wetan, Imam Al Husaeri Bahanan, mengatakan, agenda tersebut merupakan rutinitas tahunan yang dilakukan Muspika Cilamaya Wetan. Tujuannya, selain mempererat silaturahmi antar muspika dan kepala desa, program buka bersama ini Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

dibarengi dengan taraweh keliling pemerintah kecamatan ke desa-desa. “Jadi masyarakat bisa bercengkerama dengan para pemimpinnya. Jika selama ini mereka sibuk di kantor dengan tugas. Selama Ramadhan, muspika akan keliling kampung setiap Ke Hal...7

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKPRES

BUKA BERSAMA : Kepala Desa di Kecamatan Cilamaya Wetan, dijadwalkan buka bersama setiap hari bersama muspika Cilamaya Wetan. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


OPINI

KAMIS, 9 MEI 2019

2

Kota Berkelanjutan sebagai Ibu Kota Oleh Leonard Simanjuntak* Hari-hari ini kita heboh bicara tentang rencana pemindahan ibu kota. Bappenas sudah melakukan studi sejak 2017 dan telah menghasilkan rekomendasi-rekomendasi. Sayangnya, dari beberapa rekomendasi yang sudah terungkap, tampaknya tidak banyak yang memiliki perspektif kota berkelanjutan. Padahal, konsep kota berkelanjutan sudah berkembang setidaknya dalam dua dekade terakhir. Kota berkelanjutan adalah kota yang inklusif dan memberikan ruang-ruang kreatif kepada masyarakat yang majemuk. Listrik kota berkelanjutan utamanya disuplai oleh energi terbarukan dan penggunaan energi fosil diminimalkan. Mobilitas kota berkelanjutan seharusnya bertumpu pada transportasi publik masal bertenaga listrik. Dan, penggunaan kendaraan pribadi diminimalkan. Bahkan, di pusat kota warga sebaiknya hanya berjalan kaki dan bersepeda, yang tentunya difasilitasi dengan baik. Kota berkelanjutan seharusnya compact. Memanfaatkan ruang secara efisien sehingga tidak menghabiskan terlalu banyak lahan. Kota berkelanjutan sebaiknya dikelola agar sampahnya minimal atau bahkan zero. Bila masih ada sampah,

sudah terpilah-pilah dengan baik dari tiap-tiap rumah tangga. Itu agar mudah didaur ulang. Kota berkelanjutan juga sebaiknya melarang penggunaan plastik sekali pakai, yang butuh ratusan tahun untuk bisa terurai. Jadi, sekali lagi, ibu kota baru yang direncanakan pemerintah saat ini, di mana pun itu nanti tempatnya, sebaiknya dibangun mengikuti konsep-konsep termutakhir tentang kota berkelanjutan. Jangan sampai kesalahan-kesalahan tata kota yang lama berulang. Hu ta n , G a mb u t , d a n Sawit Kita Tentu bukan hanya soal pemindahan ibu kota itu yang harus dicermati. Perlu pula digarisbawahi, persoalan-persoalan yang membuat bumi dan lingkungan kita semakin “sakit” tidak menjadi pertimbangan utama dalam pesta demokrasi yang baru lewat. Walaupun presiden terpilih akan ditetapkan KPU pada tanggal 22 Mei, sampai akhir bulan Juni, Mahkamah Konstitusi masih akan sibuk untuk mengurus berbagai ketidakpuasan. Hal tersebut tidak boleh melenakan presiden terpilih untuk mengurus hal-hal mendasar bagi kesejahteraan rakyat Indonesia. Dan kali ini masalah-masalah kronis lingkungan Indonesia tidak boleh diabaikan lagi.

Sekalipun moratorium izin konsesi pada hutan primer dan kawasan gambut masih berlaku, kita tetap menyaksikan penggundulan hutan dan perambahan kawasan gambut terjadi pada skala yang mengkhawatirkan. Antara 2011 sampai 2017 masih terjadi pelepasan kawasan hutan seluas 2,7 juta hektare untuk perkebunan, tambang, dan agroindustri oleh pemerintah-pemerintah daerah. Sementara penebangan liar, bahkan perambahan taman-taman nasional, pun masih terjadi secara masif. Kebakaran hutan dan lahan gambut pun masih marak terjadi. Catatan KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan) menunjukkan lebih dari 510.000 hektare hutan Indonesia terbakar atau dibakar pada tahun 2018. Dengan praktis hilangnya hutan hujan dataran rendah Sumatera, serta makin tipisnya hutan hujan Kalimantan, tidak ada pilihan lain bagi Indonesia selain mempertahankan hutan hujan di Papua. Hutan Papua adalah paru-paru dunia,

bukan hanya paru-paru kita. Tidak mungkin Indonesia memenuhi kontribusinya untuk penurunan emisi karbon, sesuai Kesepakatan Paris, bila hutan hujan di Papua juga dibiarkan hilang. Harus diakui, penyebab utama perusakan hutan dan gambut kita adalah ekspansi besar-besaran perkebunan sawit sepanjang 15 tahun terakhir. Di sisi lain, kelapa sawit adalah sektor ekonomi terbesar Indonesia saat ini. Sekitar 17 juta penduduk bergantung padanya. Pemerintah telah menetapkan moratorium ekspansi sawit tahun lalu. Namun, implementasinya secara konsisten di lapangan perlu didukung dan diperkuat. Persoalan besar di depan mata adalah rencana untuk ekspansi secara masif penggunaan biofuel. Skenario B-100 akan menghasilkan demand sangat besar bagi industri sawit untuk memenuhinya. Hal itu akan mendorong terjadinya kembali ekspansi masif perkebunan sawit ke

kawasan hutan. Skenario tersebut bertentangan dengan moratorium sawit yang sudah ditetapkan tahun lalu. Tidak pantas “kepanikan” karena persoalan defisit transaksi berjalan, akibat impor BBM dalam jumlah sangat besar, penyelesaiannya hanya ditumpukan pada skenario B-100. Ada sejumlah masalah mendasar pada ekonomi dan industri kita, yang perlu diselesaikan presiden terpilih. Dan tidaklah adil bila hutan Indonesia yang kembali dikorbankan. Perspektif Baru untuk Sektor Energi Sebagai negara dengan status oil net importer dalam 15 tahun terakhir, pemerintah telah abai dalam melakukan transisi energi menuju energi baru dan terbar ukan (EBT ). Pada subsektor transportasi, misalnya, pelaksanaan rencana penggunaan kendaraan listrik seperti berjalan di tempat. Lambatnya pembangunan sistem transportasi publik yang layak telah m e ng ha s i l k a n l e d a k a n

kepemilikan kendaraan pribadi, terus meningkatnya kebutuhan BBM, serta membengkaknya defisit transaksi berjalan. Perubahan fundamental menuju sistem transportasi publik yang layak dan bertenaga listrik harus segera terjadi. Pa d a s u b s e kt o r p e m bangkitan listrik, masifnya ketergantungan pada batu bara menghasilkan banyak sekali persoalan l i n g ku n ga n : h i l a n g nya kawasan hutan, lubanglubang tambang yang asam dan memakan korban, polusi udara yang masif, serta emisi karbon yang terus meningkat. Sementara itu, pengembangan EBT seperti berjalan di tempat. Cadangan panas bumi kita yang adalah terbesar di dunia baru dibangkitkan jadi listrik sebesar 6,8 persen. Sementara itu, potensi matahari sebagai sumber energi terbarukan yang sangat besar diabaikan. Kerangka regulasi terbaru seperti Permen ESDM 49/2018 malah menghasilkan berbagai disinsentif bagi kalangan industri dan rumah tangga,

yang hendak beralih menggunakan listrik surya atap sebagai sumber energi mereka. Sebuah studi dari IRENA menunjukkan terjadinya peningkatan dua kali lipat pangsa EBT dalam bauran energi kita pada 2030 akan menghasilkan pertumbuhan ekonomi sebesar 1,33 persen. Dan, 500 ribu sampai 1,3 juta pekerjaan baru. Dampak seperti ini tidak bisa dihasilkan dari ekspansi PLTU batu bara. Masa depan sektor energi kita harus dirancang dengan sebuah perspektif baru. Perubahan fundamental dan cepat menuju pemakaian energi terbarukan secara masif sangat dibutuhkan. Laut Kita Bukan Tempat Sampah Plastik Sudah saatnya mengakhiri status Indonesia sebagai penghasil sampah plastik terbesar kedua di lautan. S ebab, s e la i n m e r u sa k terumbu karang dan biota laut secara keseluruhan, sampah plastik tersebut dimakan ikan, yang kemudian dimakan manusia. Dan hal tersebut sangat tidak baik untuk kesehatan kita. Studi-studi membuktikan bahwa kapasitas daur ulang sampah plastik global hanya 9 persen. Indonesia lebih rendah daripada itu. Jadi, daur ulang, juga pakai ulang (reuse), bukanlah solusi utama. PLT sampah juga bukanlah solusi utama. Sebab, potensi pencemaran udara dari emisi PLT sampah masih tetap ada dan masih tetap bersifat karsinogenik. Terutama karena proses pemilahan sampah secara umum belum terjadi. Sehingga potensi sampah plastik untuk “dibakar” dan menghasilkan emisi berbahaya tetap ada. Pengurangan signifikan produksi kemasan plastik di hulu, pada industri penghasil barang-barang konsumtif, dan juga di hilir, oleh masyarakat luas melalui pengurangan pemakaian produk plastik sekali pakai, merupakan solusi utama untuk menghindarkan laut kita jadi tempat sampah plastik terbesar. (*) *) Country Director Greenpeace Indonesia

Sri Rahayu: Pemilu 2019 di Karawang Sukses

RUMAH SAKIT 1.

RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

2.

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

3.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

4.

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

5.

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

KARAWANG- Wakil Ketua I DPRD Karawang Sri Rahayu mengapresiasi pelaksanaan Pemilu 2019 di Kabupaten Karawang yang dinilainya sukses tanpa ekses. Dia memuji petugas Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karawang. Polres Karawang, dan Kodim 0604 Karawang, yang sudah melaksanakan dan mengamankan pesta demokrasi secara jujur dan adil. Partai peserta pemilu, calon legislatif dan juga saksi-saksi dari partai menerima dengan suara bulat penetapan hasil rekapitulasi suara pemilu. “Kami menyampaikan terima kasih kepada petugas KPU, TNI dan Polri yang sudah bekerja dengan sebaik-baiknya hingga pelaksanaan pemilu di Karawang berlangsung lancar dan kondusif. Hal ini bisa terjadi karena pelaksanaan pemungutan suara hingga perhitungan dilaksanakan secara jurdil.

Masyarakat menerima hasil penetapan perhitungan suara karena semua dilakukan secara transparan,” kata Sri Rahayu, kemarin (8/5). Menurut Sri Rahayu, atmosfer politik di Kabupaten Karawang sempat mengalami titik didih menjelang

pemungutan suara. Pencoblosan yang dilakukan serentak dengan pemilihan presiden, membuat masyarakat Karawang sempat terkotak-kotak mendukung masing-masing kelompok. Namun, karena KPU bekerja dengan jujur dan adil, serta transparan sehingga hasilnya bisa diterima oleh kelompok pendukung dan juga masyarakat.

“Saya mengamati langsung setiap tahapan pemilu dan semua memang dilakukan secara transparan. Masyarakat menerima hasil pemilu ini karena mereka bisa mengikuti setiap tahapan yang dilalui itu namanya jurdil,” ujarnya. Sri mengaku, selain kinerja KPU yang baik dan bisa diterima masyarakat, yang lebih penting lagi petugas keamanan dari Polres Karawang dan Kodim 0604 yang sudah bekerja keras mengamankan pemilu hingga selesai. Profil petugas keamanan yang selalu tampil persuasif dalam setiap persoalan yang muncul mampu meredam setiap potensi kemarahan masyarakat. “Saya puji kerja keras Polres dan aparat Kodim, mereka bekerja keras untuk menjadikan Karawang aman dalam pelaksanaan pemilu tahun 2019 ini,” katanya.(bbs/mhs)

Wakil Ketua I DPRD Karawang Sri Rahayu Agustina Suroto

Hubungi : ( 0267 ) 8408492 : ( +62 ) 885710657938 KEHILANGAN HILANG BPKB MOTOR HONDA 2012 HITAM NOPOL B 3917 TRA A/N SAUT MARULI.S.H D/A MENTENG METROPOLITAN B.1/8 RT 15. NOKA MH1JFB114CK375253 NOSIN JFB1E1372758

BUTIK NISAY butk mnyediakn kerudung lukis, sptu mimosabi & brbgai pakaian dr anak hngga dwasa, aksesoris hingga lainnya, Hub: di Jln Raya Galuh Mas City Walk Karawang

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 unt Rmh prmnt lok. jl raya cikalong girang, ds. Cikalong, kec. Cilamaya wetan, karawang luasbangunan 9*15 m, 3 kamar, jetpam, listrik 900 watt, halaman luas. Hub. 081617372163 atau 087786517141 Komar

KEHILANGAN TELAH HILANG SEBUAH BUKU KIR B 9842 KQB.JKT 454674 HUB:081382232360

KEHILANGAN HILANG BPKB MOTOR NOPOL B 3770 FCD A/N PUTRI JULIANTI RAHMA D/A PERUM VILA MUTIARA CIKARANG B4/38 RT 15/07 CIANTRA - CIKARANG SELATAN - BEKASI

KEHILANGAN HILANG BPKB MOBIL DAIHATSU NOPOL B 1736 FOF TH 2014 A/N MURDI EFFENDI KP KD GEDE RT 02/15 SETIA MKR TBN SEL BKS NOKA MHKV1BA1JEK039008 NOSIN MD52476

LOWONGAN DICARI 1. Admin, wanita, > 22 tahun, min.SMA, 2. Marketing, wanita, > 28 tahun, pengalaman,min. SMA, CV Kirim up: admin alamat : Kampung. Sukamulya No. 1 Rt. 14 Rw. 04, Kel. Cibogo Kec. Cibogo, Kab. Subang, Kode Pos 41285

WEBSITE MENERIMA jasa pembuatan website, space unlimited, pertahun sudah termasuk posting dan domain, soal harga hubungi nomor 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288


Semangat Baru Urang Subang

KAMIS, 9 MEI 2019

HARUN/KBE

LANCAR: Jajaran Komisioner KPU Kabupaten Subang yang diapresiasi tokoh agama. IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat

SOROT Jimat-Akur Harus Ingat Janji SUBANG – Saat ini parpol-parpol pendukung sudah menerima banyaknya laporan dari masyarakat Subang terkait performa dan kinerja pemerintahan Jimat-Akut di Kabupaten Subang. Karenanya pasangan Bupati dan Wakil Bupati itu dimbau untuk selalu ingat dan menjalankan janji kampanye. H. Ahmad Rizal Menurut Haji Ketua DPD Partai Demokrat Ahmad Rizal, KetSubang ua DPD Partai Demokrat Kabupaten Subang, laporan masyarakat ini menjadi satu catatan penting sebagai bahan pengingat pemerintah Subang yang baru ini. Dijelaskan, ada pekerjaan rumah (PR) Jimat Akur yang belum diselesaikan dan harus diselesaikan agar Program Unggulan Jawara (Jaya Istimewa Sejahtera) bisa terwujud sesuai apa yang diharapkan masyarakat Subang. “Banyaknya laporan masyarakat yang dahulu mendukung pencalonan Bupati Jimat Akur kini kecewa,” kata Haji Rizal. Ditambahkan Haji Rizal, laporan masyarakat ini harus menjadi catatan kerja utama Bupati Subang Jimat Akur agar tidak rasa kekecewaan masyarakat yang mendukung tidak melebar kemana-mana. “Apa bila janji-janji kampanye tidak terealisasi akan sangat berpengaruh nanti dalam roda pemerintahan, ini yang perlu diperhatikan oleh Pemerintahan Jimat Akur,” kata Haji Rizal lagi. Bahkan saat ini, menurut dia, sudah terlihat banyaknya masyarakat subang yang menanyakan janji kampanye. “Masukan saya diharapkan dijadikan prioritas utama, karena ini sangat penting untuk direalisasikan, dan menjaga kestabilan pemerintahan Subang kedepan,” katanya. (hrn)

TATAR SUBANG

Tokoh Agama Apresiasi KPU Pemilu 2019 di Kabupaten Subang Dinilai Jurdil, Transparan, Aman dan Damai SUBANG- Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Subang mengapresiasi kinerja

KPU yang dianggap telah menyelenggarakan Pemilu 2019 hingga berjalan lancar. Ucapan tersebut salah satunya dilontarkan oleh Pimpinan Ponpes Al-Islah KH Usfuri Ansor. “Alhamdulillah, kami sangat mengapresiasi kinerja KPU Kabupaten Subang dalam melangsungkan Pemilu 2019 ini,” ujar Usfuri Ansor. Ketua MUI Kabupaten Subang KH M Musa Mutaqin

juga menilai KPU telah bekerja secara baik dan menghasilkan pemilu serentak yang jujur, adil, transparan dan demokratis. “Hingga rapat pleno selesai di Kabupaten Subang, KPU sudah bekerja sangat keras. Maka kami perlu mengapresiasi mereka,” ucapnya. Tokoh lainnya yang juga memberi ucapan selamat adalah Ketua GP Anshor

Asep Alamsyah. Ia menilai perangkat pemilu tahun ini telah bekerja keras dan tak kenal lelah demi mengawal suara rakyat. “Kita lihat mereka dari tingkat PPS, PPK, sampai dengan KPU, mereka tak kenal lelah. Kami ucapkan terima kasih atas kinerjanya dalam menjaga suara rakyat, khususnya masyarakat Kabupaten Subang,” katanya

Ketua PC Mualimat NU Hj Iis Salamah juga turut mengapresiasi kerja keras seluruh perangkat pemilu di Kabupaten Subang. “Terima kasih atas semua petugas. S emoga tetap amanah dan tetap jujur, adil serta demokratis. Kita imbau juga masyarakat untuk sabar menunggu hasil rekapitulasi nasional nanti yang jatuh pada 22 Mei 2019 ini,” ujar Iis. (hrn)

Subang Paling Rawan Keempat HIV/ADIS di Jabar SUBANG- Saat ini Kabupaten Subang menempati peringkat ke-4 di Jawa Barat soal jumlah pengidap HIV/AIDS-nya. Inilah yang perlu menjadi kepedulian semua pihak di Subang. “Kewajiban kita untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat yang belum memahami bagaimana pencegahan d a n p e na n g g u l a n ga n H I V / A I D S, t e r m a s u k stigma yang berkelanjutan. Oleh sebab itu secara bertahap dan terencana perlu meningkatkan kemampuan menerjemahk a n l a ngk a h - l a ngk a h pencegahan dan penanggulangannya, agar terwujud “Getting 3 (three) Zero”dan terwujudnya pola pencegahan dan penanggulangan HIV/ AIDS melalui kegiatan terpadu berbasis data,” ujar Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosy-

RAKOR: Rapat Koordinasi dan Evaluasi Komisi Penanggulangan bahaya HIV/Aids Kabupaten Subang di Grand Hotel, Rabu (08/05/2019).

adi saat membuka Rapat Koordinasi dan Evaluasi Komisi Penanggulangan Aids Kabupaten Subang. Bertempat di Grand Hotel, Rabu (08/05/2019). Sementara Ketua Pelak-

sana Rakor Pj. Sekda Subang H. Aminudin, menyampaikan bahwa tujuan rapat penyelenggaraan KPA adalah forum yang di buat sebagai langkah langkah pencegahan HIV/

AIDS dan penanggulangan wabah yang terjadi di Kabupaten Subang. “Sebagai mana diketahui saat ini ada 40 orang yang terdata. Kita harus melakukan penanggulangan

dengan langkah langkah preventif untuk menekan angkanya dengan langkah-langkah sosialisasi dari tingkat Kabupaten sampai ke tingkat Kecamatan,” jelasnya. (hrn)

Bupati dan Wabup Safari Ramadan di Blanakan TP PKK Patokbeusi Dilantik SUBANG- Bertempat di Aula Kantor Kecamatan Patokbeusi Ketua TP. PKK Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Ruhimat melantik Dede Setianingsih sebagai Ketua TP. PKK Kecamatan Patokbeusi dengan masa periode tahun 2019 -2025. Rabu (8/4/2019). Ketua TP. PKK Kabupaten Subang Hj. Yoyoh Ruhimat mengucapkan selamat atas di lantiknya TP PKK Kecamatan Patokbeusi, semoga dengan dilantiknya ini bisa meneruskan program kerja TP PKK di Kecamatan Patokbeusi yang sudah berjalan ini. “Atas nama pribadi mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ramadan . Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan lahir bathin. Kami juga mengingatkan kepada ketua TP. PKK Patokbeusi yang telah dilantik untuk segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang baru. Segera menyusun program kerja yang akan dijalankan, pelajari aturan-aturan maupun hal-hal yang terkait dengan pedoman kerja,” ujarnya dalam sambutan. Ia juga berpesan agar Ketua Tim Penggerak PKK Ke yang telah dilantik dapat menjadikan anggotanya sebagai elemen yang selalu hadir di tengah masyarakat untuk memberikan amal baktinya kepada seluruh masyarakat. (hrn)

SUBANG- Bupati Subang H. Ruhimat membuka Safari Ramadan 2019 M /1440 H di Masjid At-Taqwa Dusun Tanjungsari Desa Blanakan Kecamatan Blanakan (7/5/19). Pembukaan kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, para unsur Muspida, Pj. Sekda, para Kepala OPD, para camat, para pimpinan organisasi keagamaan, dan para Kades se-kecamatan Blanakan. Pada kesempatan tersebut Bupati Subang menyerahkan bantuan kepada DKM Masjid At-Taqwa berupa speaker wireless dan Al-quran terjemah, bantuan kaum duafa sebesar Rp. 10.000.000 bagi 40 anak yang bersumber dari zakat profesi pejabat Pemkab Subang, penyerahan sertifikat tanah, penyerahan KTP, KK, KIA, akta kelahiran dan akta kematian kepada masyarakat. Ada juga bantuan domba unggul, domba lokal, domba

SAFARI: Acara Safari Ramadan Bupati dan Wakil Bupati Subang di Desa Blanakan Kecamatan Blanakan.

ekor gemuk dan sapi potong kepada kelompok ternak. Camat Blanakan Aet Rudiana dalam sambutannya mengaku ahagia bahwa pelaksanakan Safari

Ramadan dilaksanakan di Kecamatan Blanakan dan berharap kegiatan tersebut membawa barokah agar Subang lebih maju. “Kecamatan Blanakan

setelah Pilpres kondusif, aman dan tentram. Seluruh elemen aparatur desa, kecamatan dan masyarakat sangat solid sehingga diharapkan tujuan pembangunan

di daerah Blanakan tercapai sesuai tujuan,” ujar Camat. Dalam Sambutan Bupati Ruhimat berharap dukungan dari seluruh pihak dan seluruh elemen terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati 5 tahun kedepan. “Harapan dan cita-cita yang baik yakni kemajuan Subang tidak akan pernah diperoleh hanya oleh bupati dan wakil bupati. Tapi kekuatan kami ada di seluruh komponen dan eksponen masyarakat Subang. Oleh karena itu mohon dukungan, rojongan serta kerjasama yang baik antara antara semua elemen untuk mewujudkan masyarakat Subang Jawara (Jaya, Istimewa dan Sejahtera). Bupati Subang juga berharap dengan datangnya bulan Ramadhan 1440 H mudah-mudahan ibadah seluruh masyarakat baik yang ibadah fadlu ataupun sunah-sunahnya semuanya diterima oleh Allah SWT. (hrn)


PENDIDIKAN

KAMIS, 9 MEI 2019

4

TOYIB/KBE

ISI RAMADAN: Kegiatan mahasiswa yang tergabung dalam LDKM Stikes Kharisma Karawang.

Isi Ramadan dengan Kebaikan

LDKM Stikes Kharisma Santuni Yatim dan Berbagi Tajil KARAWANG - Memanfaatkan bulan ramadhan dengan terus melakukan kebaikan itulah yang dilakukan oleh Mahasiswa Stikes Kharisma dalam mengisi bulan yang penuh berkah ini. Ketua Lembaga Dakwah Kampus (LDKM) Rufaidah Stikes Kharisma, Hafizh menyampaikan bahwa berbagai rangkaian kegiatan

kebaikan di bulan suci Ramdahan akan mewarnai kampus Stikes Khaeisma. Mulai dari santunan 1001 anak yatim, berbagi takjil serta buka bersama dan saur on the road. “Jadi selama bulan puasa ini tidak ada alasan bagi mahasiswa untuk bersantai, mari kita berlomba kebaikan di bulan yang penuh berkah ini,” ucapnya. Selain memanfaatkan waktu bulan puasa kegiatan yang melibatkan banyak mahasiswa tersebut juga merupakan suatu program rutin tahunan yang dilaksanakan oleh kampus. Ter-

catat kata dia sudah 3 tahun kegiatan tersebut masih berjalan dan bisa terus terlaksana setiap tahunnya. “Alhamdulilah masih terus berjalan dan semoga bisa terus menjadi budaya dan banyak lagi kegiatan yang bisa bermanfaat lainnya lagi,” ungkapnya. Bagi dia, meski hanya sederhana namun siapa sangka banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh mahasiswa secara langsung. Sedikit besarnya terbangun jiwa kepedulian dalam setiap diri mahasiswa serta memberikan teladan yang baik bagi mahasiswa lainnya.

“Selain bisa menjalin silaturahmi bisa melakukan kegiatan yang bermanfaat itu yang membuat kita semua bangga dan dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat,” tuturnya. Seorang dosen Stikes Kharisma, Risma mengaku akan terus mendukung segala kegiatan mahasiswa yang memberikan dampak positif baik bagi mereka maupun kampus. Maka tak heran jika segala kegiatan mahasiswa yang melibatkan masyarakat selalu menjadi prioritas kampus. “ Jika itu baik kita akan terus dukung ko,” pungkasnya. (oib)

Anak-anak Karawang Antusias Ikut Kejurcab Taekwondo

UNBK Nilai SMA, SMK, dan MA Naik JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengklaim nilai hasil ujian nasional tingkat SMA/SMK/MA naik. Kendati demikian, berapa poin kenaikannya masih dihitung. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud Totok Suprayitno menuturkan, kenaikannya diperkirakan berada pada kisaran 1,5-2 poin. Ia menyatakan, kenaikan tersebut menunjukkan kualitas UN berbasis komputer semakin berbobot. Kendati masih diwarnai sedikit kecurangan, UNBK dianggap mampu meningkatkan mutu sistem pembelajaran. “UN sebagai cermin hasil pembelajaran hendaknya menjadi umpan balik peningkatan mutu pembelajaran di kelas. Capaian hasil UN ini perlu dianalisa secara komprehensif untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi capaian tersebut,” ujar Totok dalam konferensi pers di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Selasa, 7 Mei 2019. UN jenjang SMA diikuti sebanyak 1.562.069 siswa, SMK sebanyak 1.524.171 siswa, sedangkan MA sebanyak 457.628 siswa. Dari jumlah tersebut, sekitar 99% pesertanya mengikuti UNBK. Totok menuturkan, naiknya rata-rata nilai UN berkorelasi kuat dengan kompetensi siswa. “Ada kenaikan walaupun kecil, ke depan kami usahahan tingkatkan lagi kompetensinyam,” kata Totok. Kendati demikian, nilai rata-rata UN untuk kesetaraan Paket C terjadi penurunan. Hal itu terjadi karena UN Paket C sudah 100% berbasis komputer. “Jadi peserta hampir tidak mungkin lagi melakukan kecurangan,” ucapnya. (kbe)

KREATIF: Dosen-dosen Stikes Kharisma yang juga mampu membuat berbagai makanan ringan yang siap dipasarkan.

Ketika Para Dosen Membuat Makanan Ringan KARAWANG - Mengisi waktu luang dengan kegiatan yang menghasilkan uang, kini tengah digeluti oleh sejumlah Dosen yang ada di Stikes Kharisma. Siapa sangka meski berbasic kesehatan kemampuan para dosen dalam membuat makanan juga handal loh. Tengok saja beberapa makanan hasil dari para dosen Stikes Kharisma ini mulai dari makanan daerah semprong telolet, kerupuk serta makanan ringan daerah lainnya juga tersedia. Selain dosen setiap mahasiswa juga diberikan kebabasan untuk membuka

peluang usaha di bidang kuliner tersebut. Jangan salah loh meski terlihat sederhana namun keuntungan yang dihasilkan dari kerajinan tangan para dosen serta mahasiswa itu sangat menjanjikan. “Lumayan lah selain bisa membuka peluang usaha lain juga bisa melatih ketrampilan kita di bidang kuliner,” tutur dosen Stikes Kharisma, Risma. Dia juga menjelaskan bahwa selain bisa menambah uang saku mahasiswa keterampilan dalam membuat makanan ringan tersebut juga menyediakan wadah untuk mem-

buka kios dari hasil kerajinan dosen serta mahasiswa. “ Kita baru buka stand di lingkungan kampus sendiri, namanya Stika Mart,” terangnya. Hal serupa juga disampikan Dosen Stikes lainnya, Damar juga mer upkan pelaku usaha bidang makanan ringan di kampus tempatnya bekerja itu. Dengan memanfaatkan waktu istrahat berbagai makanan siap santap hasil kerajinan bisa langsung di pasarkan. “ Selain disimpan di kios kita juga jual secara online, iya dong harus memanfaatkan kemajuan teknologi,” ungkapnya. (oib)

KARAWANG - Untuk menjaring anak yang berbakat dalam bidang olahraga silat pengurus Cabor Taekwondo Karawang kembali menyelenggarakan Kejuaraan Cabang Taekwondo antar unit se-Kabupaten Karawang 2019 yang dilakukan rutin setiap tahunnya itu. Ketua Cabor Taekwondo, Rukmana menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan selama satu hari itu lumayan banyak dinanti oleh setiap peserta. Bayangkan saja kata dia lebih dari ratusan peserta berbondong-bondong mengikuti kegiatan tahunan itu. “Alhamdulilah antusias peserta anak-anak Karawang juga sangat tinggi,” ucapnya. Kegiatan yang berlangsung di Gramedia World Galuhmas itu diwarnai dengan berbagai peserta dari berbagai kalngan umur yang berbeda. Baik dari siswa sekolah dasar smp maupun sma sederajat. “Ada 145 atlet Taekwondo yang bertanding, dengan mengundang wasit kepala dari provinsi,” terangnya.

Dari hasil kejuaraan nanti setiap peserta yang keluar menjadi juara akan mengikuti event tingkat yang lebih besar. Yaitu maju tingkat provinsi untuk bersaing dengan atlet-atlet daerah lain. “Kita sebagai pengurus cabang melakukan seleksi dengan melalaui perlombaan setelah mendapatkan yang terbaik mereka akan diperlombaan lagi di tingkat lebih tinggi provinsi mewakili Kabupaten Karawang,” jelasnya. Dia berharap dengan adanya kegiatan yang dilakukan rutin setiap tahunnya itu bisa menjadi wadah dan motivasi bagi para atlet Taekwondo Karawang dalam mengasah keterampilan mereka di bidang olahraga, serta mampu memberikan nilai positif bagi ana-anak di Kabupaten karawang. “ Selain mereka berlatih di klub, Taekwondo juga sudah mulai hadir di setiap lingkungan sekolah dasar smp maupun sma melalui eskul Taekwondo, semoga bisa membawa Taekwondo lebih baik lagi,” harapnya. (oib)

91 Zona untuk Penerimaan Siswa Baru SMA, SMK, SLB BANDUNG- Pemerintah Provinsi Jawa Barat menetapkan 91 zona pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2019 tingkat SMA. Pembagian zona tersebut tercantum di Lampiran Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 16 Tahun 2019 tentang PPDB SMA, SMK, dan SLB. Pembagian zona tersebut berdasarkan usulan dari Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawa-

rah Kerja Pengawasa Sekolah (MKPS), dan disetujui oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan. Dari 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat, terdapat 15 daerah yang hanya terdiri dari satu zona, yaitu Kota Bogor, Kota Depok, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Subang, Kabupaten Karawang, Kota Sukabumi, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, Kota Band-

ung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar. Pembagian zona terbanyak di Kabupaten Garut, yaitu 10 zona. Disusul oleh Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung sebanyak delapan zona. Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Tasikmalaya masing-masing terbagi menjadi tujuh zona. Sementara Kabupaten Sukabumi dan

Kabupaten Cirebon terbagi menjadi enam zona. Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Pangandaran terbagi menjadi empat zona. Sedangkan Kabupaten Cianjur, Kota Cirebon, dan Kabupaten Ciamis terbagi menjadi tiga zona. Meski berdasar kewilayahan, namun domisili yang berada di kecamatan suatu zona yang berbatasan dengan zona lainnya dapat ditetapkan menjadi satu

zona. Itu sebabnya, meskipun Kecamatan Gedebage masuk dalam zona di Kota Bandung, namun kecamatan ini juga masuk di zona C Kabupaten Bandung. Seperti diatur pada Pasal 17 Pergub Nomor 16 Tahun 2019. Sementara itu, sekolah yang berada di daerah perbatasan daerah provinsi, ketentuannya dilaksanakan melalui kesepakatan antara Pemprov Jabar dengan pemprov yang berbatasan. (kbe)

TOYIB/KBE

ANTUSIAS: Suasana Kejuaran Taekwondo di Gramedia World Galuhmas.


METRO KARAWANG

KAMIS, 9 MEI 2019

5

AMPG Soroti Penurunan Suara Golkar Pileg 2019 Kehilangan 48.466

ISTIMEWA

POLITIK: Turunnya raihan suara Partai Golkar di Karawang terus menuai sorotan para kader dan eks kader parta berlogo pohon beringin. Berdasarkan hasil akhir Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu legislatif KPU Karawang, suara Partai Golkar berada di angka 149.566 suara.

SEKILAS Guru Ngaji Terima Insentif Tahunan Rp 1,2 Juta CILAMAYA WETAN- Ratusan guru ngaji dari Kecamatan Cilamaya Wetan dan Cilamaya Kulon memadati halaman kantor Camat Cilamaya Wetan. keamrin (8/5) siang. Mereka rela mengantre berjam-jam demi mendapat intensif tahunan sebesar Rp. 1,2 juta. Bayaran guru ngaji yang bersumber dari APBD itu, didistribusikan melalui Bank Jabar Banten (BJB) langsung kepada para penerima haknya. Kabag Kesra Setda Pemkab Karawang, Matin Abdul Rojak mengatakan, pemerintah daerah saat ini menggelontorkan anggaran sebesar Rp. 12 M untuk insentif guru ngaji dan guru DTA, MI, MTs, RA, TPQ dan khusu untu Amil dialokasikan Rp. 800 juta. Sementara itu Sekretaris Kecamatan Cilamaya Wetan, Imam Bahanan Al Husyaeri mengatakan, sebanyak 249 orang yang terdiri dari guru ngaji dan Amil di Cilamaya Wetan sudah menerima insentif tahunan dari Pemkab Karawang. Insentif ini, kata Imam, merupakan bagian dari program pembangunan sektor keagamaan, sekaligus peningkatan kesejahteraan para guru ngaji dan amil dari tahun ke tahun. “Di Cilamaya Wetan ini ada 249 orang, semuanya nampak sumringah menerima insentif tersebut, “ ungkapnya. Di tempat yang sama, Kasie Kesos Kecamatan Cilamaya Kulon Dede Suhanto mengatakan, jumlah guru ngaji yang menerima intensifnya tahun ini sebanyak 205 orang dan 45 orang amil desa. Jumlah itu, merupakan hasil ajuan dan verifikasi melalui aplikasi Sistem Informasi Manajemen Kesra (Simkesra). “Masing-masing guru ngaji menerima Rp. 1,2 juta sementara amil Rp. 800 ribu,” ujar Dede. (wyd)

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

BANTUAN KEAGAMAAN: : Ratusan guru ngaji dari Kecamatan Cilamaya Wetan dan Cilamaya Kulon memadati halaman kantor Camat Cilamaya Wetan. keamrin (8/5) siang.

KARAWANG – Turunnya raihan suara Partai Golkar di Karawang terus menuai sorotan para kader dan eks kader parta berlogo pohon beringin. Berdasarkan hasil akhir Rapat Pleno Rekapitulasi Pemilu legislatif KPU Karawang, suara Partai Golkar berada di angka 149.566 suara. Ketua Bidang Pengurus P u s a t A n g k a t a n Mu d a Partai Golkar (PP AMPG) Karawang, Muslim Hafidz mengatakan, evaluasi partai adalah kebutuhan sebagai tanda kemodernan institusi demokrasi, termasuk Partai Golkar Karawang di bawah pimpinan Sukur Mulyono. “Harus melakukan evaluasi agar ke depan Partai Golkar berkibar kembali di pangkal perjuangan. Jika rujukannya adalah Pemilu 2014, maka DPD Golkar Karawang kehilangan suara sebanyak 48.466 suara, angka yang cukup besar jika dikonversi jadi kursi. dan kedua, hasil kursi pemilu 2019, jika rujukannya pemilu 2014, Golkar kehilangan 1 kursi,” ungkapnya kepada KBE, Rabu (8/05). Lanjut Muslim, kedua suara Golkar Karawang di semua dapil mengalami penurunan kecuali daerah pemilihan (dapil) 5. di Daerah pemilihan 1 pada pemilu tahun 2014 mendapatkan 43.958 suara, sedangkan pada pemilu 2019 mendapatkan 22.282 su-

ara, mengalami penurunan yang signifikan yaitu 21.676 suara. “Di dapil 2, penurunan partai Golkar tidak signifikan, hanya 3.308 suara. Pemilu 2014 mendapatkan 28.995 suara sedangkan tahun 2019 sebanyak 25.687 suara,” ujarnya. Dapil 3 dan 4, kata Muslim, mengalami penurunan yang sama dikisaran 13.000an. Dapil 3, mendapatkan 33.086 suara sedangkan pemilu 2019 s ebanyak 20.047 suara dan dapil 4 dari 27.496 menurun menjadi 14.264. “Dapil 5 yang melingkupi Cikampek, Kota Baru, Banyusari, Tirtamulya dan Jatisari, Partai Golkar mengalami suara yang signifikan yaitu 45.927 suara dari sebelumnya 35.336 suara,” tuturnya. Dan terakhir, dapil 6 yang melingkupi kecamatan Purwasari, Klari, Ciampel, Karawang Timur, Majalaya yang digadang-gadang mendapatkan 2 kursi nyatanya suaranya turun, dari 29.161 suara menjadi 21.359 suara, turun sebanyak 7.802 suara. “ Evaluasi yang har us dilakukan, melihat hasil diatas, DPD Partai Golkar Karawang harus jeli dalam menempatkan caleg. Karena jika tak jeli dalam menempatkan caleg kemungkinan hasilnya seperti sekarang ini,” ucapnya. “Kedua manajemen strategi partai yang smart, smooth dan menggembirakan. Evaluasi ini sebagai tanda sayang kami sebagai kader,” pungkasnya. (gie)

PMI Datangi Masjid Cari Pendonor Darah

ISTIMEWA: Gedung Paripurna DPRD Karawang

“Wajah Lama” Dominasi Kursi DPRD 2019-2024 KARAWANG- Sebagian besar kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Karawang periode 20192024 diisi muka-muka lama. Hanya sebagian kecil wajah baru yang menggantikan posisi incumbent. Berdasarkan pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilu 2019 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, incumbent kembali menguasai 33 kursi DPRD Karawang. Sementara 17 kursi lainnya diisi wajah baru, kendati ada juga politikus kawakan yang sempat tidak lolos pada Pemilu 2014 lalu. Dari pleno penetapan rekapitulasi hasil perolehan suara oleh KPU itu diketahui pula keterwakilan gender 20 persen di kursi

legislatif sudah terpenuhi, bahkan berlebih. Sebab, tercatat ada 14 wanita yang bakal menjadi wakil rakyat Karawang. Ke-50 wakil rakyat periode 2019-2024 itu direncanakan akan dilantik Agustus 2019 mendatang. “Mereka yang terpilih dan lolos menjadi anggota DPRD Karawang 2019-2024 itu adalah pilihan rakyat Karawang,” ujar Ketua KPU Karawang, Miftah Farid. Berikut 17 nama caleg baru yang lolos duduk di kursi legislatif DPRD Karawang 2019-2024. Fitri Melinda (PGolkar), Taufik Ismail (PDIP), Kaemin Komarudin Ledeng, Yusni Rinzani, Mochamad Dimyati (PGerindra), Oma Miharja, Khoerudin, Abas Hadimulyana, Mahpudin,

D e d dy In d ra S e tiawa n (PDemokrat), Asep Dasuki, Anggi (PKB), Dedi Sudrajat, Mumun Maemunah, Maman Suherman, Sutini, Tatang Taufik (PKS), Meitri Citra (PHanura). Sedangkan 14 caleg wanita yang lolos menduduki kursi dewan Karawang antara lain Indriyani ( Na s d e m ) , Sa i d a h A n war (P. Golkar), Rosmilah (PDIP), Elivia Khrisiana (PDIP), Hj Nurlela Syaripin (PBB), Neneng Siti Fatimah (PKB), Suci Nurwinda (P. Demokrat), Dewi Rohayati (PAN), Mumun Maemunah (PKS), Sutini (PKS), Yusni Rinzani (P. Gerindra), Fitri Melinda (P. Golkar), Anggi Rostiana Tamadi (PKB), Metri Citra Wardani (P. Hanura). (bbs/ mhs)

K A R AWA N G - P M I Cabang Kabupaten Karawang, akan melakukan jemput bola untuk kegiatan donor darah. Salah satunya, menyasar jamaah yang berada di masjid-masjid besar. Mengingat, selama bulan puasa, masyarakat yang donor darah ke PMI mengalami penurunan. Sehingga, harus dilakukan terobosan untuk menutupi kebutuhan stok darah. Kasubag Pelayanan Donor PMI Kabupaten Karawang, Ujang mengatakan, selama bulan puasa ini ada perubahan aktivitas. Biasanya, petugas menunggu masyarakat untuk berdonor di unit donor darah. Tetapi, selama puasa petugas melakukan jemput bola dengan mendatangi masyarakat. “Karena, pengalaman sebelumnya, setiap bulan puasa sepi pendonor,” ujar

Ujang, kemarin (8/5). Karena itu, pada bulan puasa ini pihaknya akan menyasar sejumlah masjidmasjid besar. Seperti, Masjid Agung dan Masjid Peruri. Mengingat, selama bulan puasa, kedua masjid itu sangat banyak jamaahnya. Dengan begitu, selepas buka puasa sampai pelaksanaan shalat tarawih, petugas akan siaga di kedua masjid itu. Targetnya, ada 400 sampai 500 labu, yang bisa dikumpulkan oleh petugas. Selain masjid, sambung Ujang, pihaknya juga akan menyasar tempat ibadah lainnya. Seperti, vihara mau pu n g e re ja. S e r t a, mendatangi instansi ataupun kesatuan TNI. “Kami harap, yang nonmuslim atau tidak berpuasa, bisa mendonorkan darahnya saat bulan ramadhan ini,” ujar Ujang. (rez)

Nganggur, Pemuda Pasirtalaga Nekat Edarkan Sabu KARAWANG - Seorang pengangguran diringkus Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang di sebuah rumah di Dusun Krajan I, Desa kedawung, Keca mat a n L e ma hab a ng, Senin (6/5) pukul 03.00 wib. Tersangka terbukti memiliki narkotika jenis sabu siap edar. “Tersangka bernama Tan Tio Herdian alias Beleum

(20), Dusun Pasirtalaga II Rt 007/003, Desa Pasirtalaga, Kecamatan Telagasari. Dia yang merupakan seorang pengangguran,” kata Kasat Narkoba, AKP Agus Susanto kepada KBE, Rabu (8/5). Agus mengatakan, dari tangan tersangka Tan Tio berhasil mengamankan 10 bungkus plastik bening berisikan sabu-sabu dengan berat sekitar 8,76 gram. Dan

satu unit handphone diduga dipakai alat transaksi baram haram tersebut. Tersangka ditangkap sebuah rumah di Dusun Krajan I, Desa kedawung, Kecamatan Lemahabang, Senin (6/5) pukul 03.00 wib. Menurut Agus, kronologis penangkapan berdasarkan informasi dari masyarakat. Karena di daerah tersebut

sering dijadikan tempat narkotika, setelah dilakukan penyelidikan petugas berhasil menangkap tersangka. Ketika dilakukan penggeledahan badan atau rumah orang tersebut ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu. Yang disimpan di dalam saku celana bagian belakang sebelah kiri dan narkotika jenis sabu.

“Setelah diintrogasi kemudian tersangka mengakui kepada kami, bahwa mendapatkan barang narkotika jenis sabu tersebut dari Sendi (belum tertangkap). Setelah itu tersangka dan barang bukti dibawa ke Satres Narkoba Po l re s Ka raw a n g g u na pengembangan lebih lanjut,” ungkapnya. Tersangka melengkapi

mindik tertib administrasi, memeriksa saksi-saksi dan tersangka. Dilakukan tes urine, hasilnya positif menggunakan sabu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dikenia pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara 4 tahun lamanya. (rie)


6

Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis

KAMIS, 9 MEI 2019

Tarif Naik Order Jeblok

GO-PAY

Permintaan Layanan Go-Jek dan Grab Turun Drastis ISTIMEWA

SEKILAS: Head of Corporate Affairs Go-Pay Winny Triswandhani dalam Konferensi Pers Go-Pay Pay Day.

Bagi Kupon Potongan Harga Sampai 70% KARAWANG- Dompet digital GO-PAY menghadirkan beberapa promo penawaran bagi masyarakat selama bulan Ramadhan 2019. Adapun promo bulan Ramadhan yang saat ini sedang berjalan hingga tanggal 30 Juni 2019 yaitu cashback, voucher, diskon, dan kode kupon sebesar 40-70 persen. “Pada Bulan Ramadan ini, GO-PAY mengajak pengguna setia GO-PAY yang telah membantu memudahkan ratusan ribu pelaku usaha dan jutaan mitra driver untuk menikmati berbagai kemudahan melalui promo di puluhan rekan usaha serta layanan di aplikasi GOJEK,” kata Head of Corporate Communication GO-Pay Winny Triswandhani. “Selain bisa menikmati berbagai promo menarik, pengguna GO-PAY juga dapat mengajak keluarga, teman, dan semua orang-orang yang tersayang untuk ikut menikmati promo ini agar kebaikan yang tercipta di setiap transaksi GO-PAY dapat dirasakan oleh lebih banyak orang,”tambahnya. Selain itu sebanyak 83 merchant makanan dan minuman seperti A&W, Auntie Anne’s, Bakerzin, Bakmi GM, Bakso Malang Karapitan, BreadLife, BreadTalk, Chatime, Cribou Coffe, CFC, Coldstone, Excelso, Gokana, Imperial Group, Kafe Betawi, Raa Cha Suki & BBQ, Sate Khas Senayan, kembali ikut meramaikan program yang dinantikan setiap bulannya. Tak hanya di 83 merchant, promo ini berlaku pada lima merchant gaya hidup, dan 14 merchant supermarket. Sebagai informasi, pertumbuhan transaksi GOPAY di luar layanan GOJEK naik 25 kali lipat sejak diperkenalkan. Pertumbuhan signifikan tersebut menjadikan GO-PAY sebagai layanan uang elektronik yang paling banyak digunakan di Indonesia, berdasarkan riset tiga lembaga yang berbeda. Saat ini, GO-PAY telah bermitra dengan 28 institusi keuangan, serta telah diterima di lebih 360.000 rekan usaha di 370 kota di Indonesia di mana 40 persen berasal dari UMKM. (bbs/mhs)

KARAWANG- Penyedia layanan transportasi on demand merasakan dampak penurunan traffic order sejak tarif ojek online (ojol) yang baru ditetapkan pada 1 Mei lalu. Berdasar pantauan Go-Jek selama tiga hari sejak kenaikan tarif, per mintaan layanan ojek online turun signifikan. Meski

begitu, Go-Jek sebagai salah satu pelaku industri tetap kooperatif dengan terus mengikuti uji coba untuk bisa memberikan feedback pada pemerintah. Chief Corporate Aff a i r s G o -Je k Ni l a Ma r i t a m e n g a takan, pihaknya menemukan permintaan layanan me nu r u n di lima kota tempat uji coba. Y a k n i ,

Jakar ta, Bandung, Jogja ka r ta, Su rabaya, da n Ma k a s s a r. ”A d a p e n u r unan per mintaan layanan yang cukup signifikan sehingga berdampak pada penghasilan mitra pengemudi,” ujarnya kemarin (7/5). Meski merasakan adanya penurunan, Nila menegaskan bahwa perusahaannya berkomitmen mematuhi peraturan Kementerian Perhubungan. Go-Jek pun terus berusaha meningkatkan permintaan layanan. Salah satu caranya memberikan penawaran khusus seperti diskon tarif. Program seperti itu hanya bersifat sementara. ”Subsidi berlebihan

untuk promosi atau diskon tarif memberikan kesan harga murah. Namun, hal ini semu karena promosi tidak dapat berlaku permanen,” tambahnya. Dalam jangka panjang, lanjut Nila, subsidi berlebihan mengancam keberlangsungan industri. Bahkan, program tersebut bisa menciptakan monopoli dan menurunkan kualitas layanan di industri penyedia layanan berbagai tumpangan ride hailing. Jika kondisi itu terus berlanjut, pihaknya khawatir berdampak pada keberlangsungan industri. Kondisi tersebut bisa mengurangi peluang para mitra pengemudi untuk mendapatkan penghasilan lebih. Pada kesempatan sebelumnya, Grab juga melaksanakan ketentuan Kemen-

hub. ”Implementasi penyesuaian tarif diharapkan dapat terus diawasi pemerintah selaku regulator,” kata Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata. Grab menegaskan akan terus memonitor pelaksanaan penerapan uji coba tarif serta dampaknya terhadap pendapatan para pengemudi. ”Dalam prosesnya, jika dip erlukan, kami akan melakukan langkah-langkah penyesuaian untuk melindungi kesejahteraan mitra,” papar Ridzki. Di pihak lain, Kementerian Perhubungan dikabarkan memperpanjang masa uji coba tarif ojek online di lima kota dari sepekan menjadi 17 hari. Dengan begitu, kebijakan tarif ojek online tersebut diuji coba pada 1-17 Mei 2019. (bbs/mhs)

SKEMA TARIF BARU OJEK ONLINE ZONASI I : Sumatera, Bali, Jawa, kecuali Jabodetabek

u u u

Tarif Batas Bawah: Rp 1.850/Km Tarif Batas Atas: Rp 2.300/Km Biaya Jasa Minimal: Rp 7.000-Rp 10.000/Km

ZONASI II: Jabodetabek

u u u

Tarif Batas Bawah: Rp 2.000/Km Tarif Batas Atas: Rp 2.500/Km Biaya Jasa Minimal: Rp 8.000-Rp 10.000/Km

ZONASI III: Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Nusa Tenggara u Tarif Batas Bawah: Rp 2.100/Km u Tarif Batas Atas: Rp 2.600/Km u Biaya Jasa Minimal: Rp 7.000-Rp 10.000/Km Sumber: Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Bangkrut, Polygon Siap Ambil Alih Wimcycle

PROVIDER

ISTIMEWA

Tri Diguyur Suntikan Dana 47 Triliun KARAWANG- PT Hutchison 3 Indonesia mengonfirmasi suntikan modal dari Hutchison Asia Telecom (HAT) dan PT Tiga Telekomunikasi yang terafiliasi dengan pengusaha Garibaldi Thohir atau yang akrab disapa Boy Thohir. Suntikan dana yang diterima sebesar Rp 47 triliun dengan skema pembelian saham baru yang diterbitkan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri). “Bener, jadi udah dikonfirmasi sudah ada aktanya juga, sudah dilaporkan ke pemerintah juga. Mau digimanain (modalnya) kita masih godok,” jelas Chief Commercial Officer Tri Indonesia Dolly Susanto saat ditemui awak media. Meski belum diketahui bagaimana pembagian anggaran dari modal tersebut, Dolly mengatakan bahwa Tri Indonesia akan fokus ke ekspansi jaringan. “Ya, buat bangun jaringan, optimalisasi, kita juga akan investasi di customer experience. Jadi hi-tech banget deh, kita bisa tau konsumer kita,” terang Dolly. “Tapi secara kapital itu bukan cuma untuk tahun-tahun ini saja, tapi juga tahun-tahun kedepan,” imbuhnya. Dolly juga tidak membeberkan bagaimana skema pembagian saham yang baru, setelah pembelian saham oleh PT Tiga Telekomunikasi ini. Ia mengatakan, suntikan dana ini menjadi bukti apresiasi dari investor terhadap performa Tri di Indonesia. “Bagi tim Tri Indonesia, kami menyambut positif karena membuktikan para pemegang saham itu benar-benar positif dan investasi ke Tri,” lanjut dia. Dolly menyebut performa Tri tahun lalu cukup gemilang dengan pertumbuhan pendapatan dua digit, tepatnya sebesar 1 miliar dollar AS (sekitar Rp 14 triliun). Boy Thohir sendiri mulai masuk ke Tri Indonesia pada tahun 2013. Saat itu, konsorsium Boy dan Patrick Waluyo (Northstar Pacific Indonesia) mengakuisisi sebagian saham dari PT Hutchison CP Telecommunications (HCPT) di bawah bendera Hutchison Whampoa dan Charoen Pokphand Group. Paska akuisisi tahun 2013, Hutchison Wampoa hanya menguasai 65 persen saham Hutchison CP, sisanya milik konsorsium Boy dan Patrick. (bbs/mhs)

KARAWANG- Perkara penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) PT Wijaya Indonesia Makmur Bicycle (WIM), produsen sepeda Wimcycle, di Pengadilan Niaga Surabaya memasuki babak baru. PT Insera Sena, produsen sepeda merek Polygon, dikabarkan berencana mengambil alih saham sekaligus kewajiban utang yang dimiliki PT WIM. Merujuk laman Sistem

Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya, permohonan PKPU itu diajukan pada 23 November 2018 dengan nomor perkara 47/Pdt.Sus-PKPU/2018/ PN Niaga Sby. Dalam PKPU tersebut, pengurus dan kurator ditunjuk dan diangkat bila nanti PT WIM dinyatakan pailit. Tiga pengurus tersebut adalah William Eduard Daniel, Rifwaldi Rivai M. Noer, dan Maria

Margaretha Jusuf. Hartoyo, perwakilan PT WIM, menyatakan hingga kini belum bisa membeberkan pengambilalihan tersebut secara lebih terperinci. ”Kami belum mendapat jadwal yang update,” katanya kemarin (7/5). Dia berjanji menyampaikan informasi tersebut pada minggu depan. ”Tunggu 3-4 hari lagi ya. Nanti kami sampaikan perkembangannya,” lanjutnya.

WIM memiliki utang Rp 504,03 miliar. Utang itu tersebar di beberapa lembaga keuangan, baik bank maupun lembaga pembiayaan. Dengan mengajukan PKPU, PT WIM secara sukarela melakukan restrukturisasi utang melalui Pengadilan Niaga Surabaya. Sementara itu, saat dimintai konfirmasi, Direktur PT Insera Sena Rony Liyanto belum memberikan

jawaban hingga tagi malam. Setali tiga uang, pengurus PKPU Rifwaldi Rivai M. Noer belum memberikan respons hingga berita ini selesai ditulis. Pabrik pembuatan sepeda PT WIM berlokasi di Desa Bambe, Driyorejo Industrial Estate, serta didirikan pada 1976. Selain mendominasi pasar lokal, produksi Wimcycle diekspor ke lebih dari 20 negara. (bbs/mhs)

GLX M/T yang sebelumnya dipasarkan Rp 206,1 juta kini menjadi Rp 210,3 juta, sementara untuk Xpander Ultimate A/T yang jadi varian teratas menjadi Rp 265,1 juta dari sebelumnya Rp 260,9 juta. Konsumen yang

ingin membeli Xpander juga bisa memilih model terbatas, yakni Xpander Limited. Varian ini dipasarkan sebesar Rp 276,6 juta dan hanya diproduksi sebanyak 1.000 unit di Indonesia. Konsumen yang ingin

mencari LMPV untuk mudik, kini memiliki opsi beragam dengan adanya tambahan varian dari keluarga Wuling Cortez dan dan Confero. Seperti diketahui, Confero kini hadir dengan transmisi e-Clutch dalam varian S ACT

yang dipasarkan sebesar Rp 191,8 juta. Sedangkan untuk Cortez CT, hadir dengan mesin milik Almaz, yakni 1.500 cc turbo. Varian baru Cortez ini dijual mulai dari Rp 232 juta hingga Rp 282 juta. (bbs/mhs)

Harga Mitsubishi Xpander Naik Lagi KARAWANG- Mitsubishi kembali melakukan revisi harga untuk Xpander di bulan kelima 2019. Berdasarkan pantauan redaksi KBE dari web resmi PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), ternyata banderol Xpander di bulan Ramadan ini lebih mahal dibandingkan awal April lalu. Bila dibandingkan, harga Xpander bulan ini naik sebesar Rp 4,2 juta dibandingkan sebelumnya. Model termurah Xpander, yakni


SAMBUNGAN

KAMIS, 9 MEI 2019

Prabowo Minta Jenazah KPPS Divisum JAKARTA- Calon presiden Prabowo Subianto ingin agar peristiwa meninggalnya ratusan anggota Kelompok Peyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diusut tuntas. Dia menyarankan visum terhadap jasad anggota KPPS. “Kami berbela sungkawa dan kami mohon pihak yang berwajib untuk menyelesaikan dan mengusut hal ini sehingga jelas bagi semua unsur apa yang terjadi sebenarnya,” kata Prabowo di kediamannya, Jl Kertanegara nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/5/2019). Dia ingin aparat penegak hukum menyelidiki kematian ratusan anggota KPPS ini. Caranya adalah dengan pemeriksaan medik terhadap jenazah yang meninggal dunia. “Perlu ada, kami rasa suatu visum atau pemeriksaan medis KPPS petugas-petugas tersebut yang meninggal,” kata Prabowo. Hingga kini, KPU menyatakan ada 456 anggota

KPPS yang meninggal dunia dan 4.310 orang sakit. Prabowo mendengar sudah ada 500 lebih anggota KPPS yang meninggal dunia. Ini membuatnya prihatin dan turut berduka. “Atas nama seluruh Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, kami ingin mengucapkan bela sungkawa yang sebesar-besarnya atas meninggalnya, yang dilaporkan lebih dari 500 petugas Pemilu dari berbagai tingkatan, yang telah meninggal dalam proses Pemilu ini. Hal ini belum pernah terjadi dalam sejarah Pemilu Republik Indonesia,” kata Prabowo. Sebelumnya seorang dokter saraf bernama dr Ani Hasibuan bertemu dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah untuk mendesak penyebab meninggalnya petugas KPPS ditelusuri. Di media sosial, Ani pernah berpose 2 jari. Video Ani berpose 2 jari sambil mengatakan

‘ganti presiden’ itu lalu beredar di media sosial. Adakah kaitan Ani dengan BPN Prabowo-Sandi? Ani mengatakan pose dua jari itu sah-sah saja karena dia punya pilihan. Tapi dia menegaskan bahwa penelusuran penyebab meninggalnya petugas KPPS yang dia lakukan didasari oleh alasan kemanusiaan. “Boleh-boleh saja dalam masa kampanye (pose 2 jari). Saya punya pilihan, apa hubungannya? Ini masalah kemanusiaan. Di dalam bilik suara saya punya pilihan tapi itu tidak ada kaitannya dengan ini,” kata dr Ani Hasibuan saat dihubungi, Rabu (8/5/2019). Ani mengaku melakukan penelusuran ke Yogyakarta atas keinginannya sendiri tanpa disuruh orang lain. Menurutnya, tim 02 sempat juga mengajaknya bergabung. Apa jawaban Ani? “Demi Allah saya bekerja sendiri. Barusan tim 02 telepon saya, ajak bergabung dengan mereka. Saya katakan tidak,” ujarnya. (kbe)

Kasus Ganjil 3 Miliar .... dari halaman 1 diklaim hilang dan rusak sebanyak 3 miliar itu. Pada APBD murni 2019, sudah dianggarkan sebanyak 1,9 miliar sudah plus perawatan aset. Sisanya 1,1 miliardirencanakan menyusul di tahun angaran selanjutnya atau di APBD-P 2019. Penegak hukum diduga terlalu semberono dan terburuburu. Alhasil, kuasa hukum menilai JPU tak mampu membuktikan dakwaan. Kasus pun dinilainya terlalu mengada-ada. Segelintir buruh bangunan menggondol materil bangunan lalu dituduh menyebabkan kerugian negara sebanyak 3 miliar. “JPU tidak bisa membuktikan apakah para terdakwa mengambil atau mencuri barang-barang tersebut,” tutur kuasa hukum terdakwa kasus pencurian aset pemda II, Alex Safri Winando. “JPU tidak mengurai berapa harga dan berapa meter serta jenis apa dan merk apa barang yang hilang. JPU mengurai jenis barang namun tidak mengurai jumlah meter,” timpalnya. Alex Safri bersama timnya merupakan kuasa hukum dua dari sejumlah orang yang ditetapkan menjadi terdakwa dalam kasus pen-

curian materil bangunan Pemda II. Kedua orang itu diketahui bernama Ayi Sobari dan Hambali. Alex sebenarnya tidak menampik jika para buruh bangunan itu, khusunya dua orang terdakwa yang menjadi kliennya mengambil barang atau materil bangunan di Gedung Pemda II. Namun, hasil barang yang diambil keduanya jika diuangkan hanya sebsar 434 ribu. Jimplang dengan angka yang didakwakan sebanyak 3 miliar. “Itu sebabnya, ketua pengadilan harus segera mentapkan hakim tungal dan memutus perkara dengan cepat. Dan apabila terhadap terdakwa sebelumnya dikenakan penahanan, ketua pengadilan tidak menetapkan penahanan ataupun perpanjangan penahanan,” terangnya. Lanjut tim kuasa hukum, JPU pun dinilai tidak bisa membuktikan apakah para terdakwa yang mengambil atau mencuri barang ataukah memang barangbarang itu sudah hilang sebelumnya. “Dakwaan yang disampaikan JPU bahwa para terdakwa nongkrong-nongkrong di depan Gedung Pemda II,dalah dan keliru. Faktanya, para terdakwa adalah pekerja bangunan Gedung

Pemda II. Apa yang terjadi di kasus Pemda II adalan bukan karena hasil dari pencurian semata, tapi ada rasa ketidakadilan untuk para terdakwa karena gaji atau upah belum dibayar,” tukas tim kuasa hukum. Tak berbeda jauh dengan Ayi dan Hambali yang proses hkumnya didampingi Alex Safri, salah satu terdakwa lain, Musrori saat ditelusuri oleh awak media, kediamannya ada di bawah jembatan di Kampung Cineng Kelurahan Karang Pawitan, Kecamatan Karawang Barat. Rumahnya mengesankan ekonomi keluarganya jauh di bawah cukup. Orangtua Musraori, Ucup (60) saat ditemui awak media mengaku tak percaya putranya melakukan pencurian apalagi hingga merugikan negara 3 miliar. Jika pencurian itu benar, dan angka sebanyak itu, Musrori tak akan lagi tingal di kolong jembatan. “Tapi kenyataannya anak saya tidak punya apa-apa, dan saya sebagai orang tuanya hidupun masih dibawah kolong jembatan,” cetus ujang sambil meneteskan air mata,” tutur Ujang saat berbincang dengan awak media. Diam-diam air mata ia mengurai tak kuasa menahan sedih. (fan/mhs)

Pencetakan E KTP .... dari halaman 1 itu, Kepala Disdukcaptil Karawang, Yudi Yudiawan mengatakan, lambatnya pencetakan e-KTP karena ada mekanisme proses pencetakan e-KTP yang harus ditempuh. “Berkas pemohon yang masuk ke kecamatan direkap atau diverifikasi sesuai tanggal pendaftaran

yang masuk ke Kecamatan, dumasukkan ke dalam database masing-masing,” ujarnya. Lanjut Yudi, baru dicetak data yang masuk ke Disdukcapil dari 30 kecamatan dapat diselesaikan 1 atau 3 hari selesai, kemudian Didistribusikan kembali ke Kecamatan e-KTP yang sudah di cetak dan Dari Kecamatan

baru dibagikan kembali ke wilayah desa masingmasing. “Kami informasikan u n t u k s e l u r u h w a r g a ma sya ra kat kabu pate n Karawang bahwa pembuatan pendaftaran permohonan e-KTP sejak tanggal 6 September 2018 melalui kantor Kecamatan wilayah masing-masing,” pungkasnya. (gie)

7

Sri Mulyani Siapkan Rp 20 T untuk THR PNS J A K A R TA - M e n t e r i Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan jumlah anggaran yang disiapkan untuk Tunjangan Hari Raya (THR) pegawai negeri sipil (PNS) mencapai Rp 20 triliun. Tapi, kata Sri Mulyani, gaji ke-13 baru dicairkan pada pertengahan 2019. Kurang lebih sebulan setelah pencairan THR. “Anggarannya total Rp

20 triliun untuk THR dan nanti untuk gaji ke 13 baru kita bayarkan pada pertengahan tahun. Karena itu untuk membantu biaya sekolah oleh untuk ASN,” kata Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (8/5/2019). Sri Mulyani juga mengatakan, bahwa peraturan pemerintah (PP) terkait THR itu telah diteken Presiden Joko Widodo (Joko-

wi). Sementara Peraturan Menteri Keuangan (PMK) akan dirampungkan hari ini. “PMK kita selesaikan hari ini, sesudah itu seluruh K/L dan daerah sudah bisa mulai melakukan proses untuk mengajukan,” jelasnya. Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan THR akan dicairkan pada 24 Mei.

“Jadi THR tanggal 24 insyaAllah sudah bisa akan kita laksanakan sesuai dengan proses yang sekarang ini sudah berjalan dan nanti untuk gaji ke 13 pada bulan selanjutnya,” tuturnya. Adapun penerima THR dari negara di antaranya PNS, TNI/Polri, para pejabat negara termasuk presiden dan menteri serta para pensiunan. (kbe)

Ulama Yakin Masyarakat Jabar Cerdas dan Dewasa BANDUNG- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jawa Barat meyakini masyarakat Jabar cerdas dan dewasa dalam menyikapi proses pemilu 2019. Masyarakat tidak perlu terlibat dalam kegaduhan politik. Sekretaris Umum FKUB Rafani Akhyar menyebutkan saat ini, di KPU Jabar tengah dilakukan penghitungan secara manual (real count). Rafani mengatakan pihaknya mengapresiasi kerja KPU. “Ini kerja yang berat. Ada satu atau dua kasus, tidak mempengaruhi kelancaran pemilu.

Saya melihat pemilu telah berjalan jujur, adil, transparan, dan demokratis,” ujarnya, di kantor MUI Jabar, Rabu, 8 Mei 2019. Menurut Rafani, dalam kerja besar itu tidak menjamin kesempurnaan 100%. Akan tetapi, kata Rafani, KPU telah melaksanakan tugasnya. Demikian juga Polri dan TNI yang dinilai telah berhasil mengawal kegiatan proses pemilu 2019. “Dalam dua tahun, kita sudah dua kali menggelar pemilihan yaitu pemilihan gubernur dan pemiu serentak ini,” ucap Rafani.

Rafani meminta masyarakat menunggu hasil final dari KPU pusat. Menurut dia, siapapun yang jadi pemenang, itu kemenangan bangsa. Ia mengimbau agar pemilu tidak meninggalkan pertentangan dan perpecahan. Ketua MUI Jabar KH Rachmat Syafei meminta masyarakat tidak perlu ikut-ikutan dalam kegaduhan politik. Demikian juga dengan para ulama. Dikatakan Rachmat, saat ini politik sudah terlalu bebas masuk ke dalam semua ranah, termasuk agama. “Bila ulama ingin berpolitik,

silakan saja. Tapi tidak perlu mempolitisasi agama. Agama akan kehilangan keluhuran dan martabatnya,” katanya. Rachmat mengatakan, ijtima yang diumumkan hasilnya beberapa waktu lalu sudah melenceng dari makna yang sebenarnya. Ijtima itu membicarakan dan menggodok suatu persoalan yang jawabannya dibutuhkan umat sehingga mengeluarkan fatwa. Hal yang dibutuhkan oleh umat. Seperti vaksinasi dan etika bermedia sosial. “Bukan untuk menjustifikasi kepentingan politik,” ujarnya. (kbe)

besar tidak mungkin tidak tahu aturan membuang limbah, tidak mungkinbtidaknantisipasi, investigasi tetap jalan. “Ada pidananya, jangan dibiarkan. Pindo sedang mengajukan adendum amdal karena ada perluasan wilayah, dalam prosesnya ada pipa yang dicor karena buang limbah, ada air dis-

ambung karena warga berteriak, selang 5 hari terjadi lagi,” ucapnya. “Pemerintah daerah harus memberikan sanksi tegas. Saya belum pernah lihat Kepala Dinas DLHK yang s e ka ra ng i n i m e n jabat memberikan sanksi tegas pada per ysahaan pembuang limbah,” pungkasnya. (rez/gie)

bersekolah,” bebernya. Ia berharap, pemerintah turun tangan demi kesembuhan Hidayat. Juga agar bocah itu kembali bisa bersekolah, selayaknya anakanak di usianya. Humas RSUD Karawang Ruhimin membenarka Hidayat mengalami gizi buruk. Selain itu, bocah itu juga mengalami anemia. “Sakitnya komplikasi,” tutur Ruhimin. Ruhimin menyebut, Hidayat sempat dirawat selama beberapa hari di RSUD

Karawang, tetapi saat ini sudah dipulangkan lantaran kondisinya cukup membaik. Dokter RSUD kemudian memberi surat keterangan untuk berobat ke puskesmas. “Nanti di puskesmas ada dokter yang akan menangani,” kata dia. Ruhimin mengatakan, saat dipulangkan Hidayat sudah bisa makan dan sedikit berjalan. “Saat datang (ke RSUD Karawang) ia (Hidayat) tidak bisa berjalan,” jelasnya. (rez)

bagian,” ujarnya. Sementara, Ketua IKD Cilamaya Wetan, Udin Abdulgani, mengaku senang dengan program yang secara konsisten diagendakan oleh Pemerintah Kecamatan Cilamaya Wetan itu. “Saya sangat mendukung,

program ini sangat bagus. Untuk kita kepala desa juga untuk masyarakat,” ujarnya. “Saya pastikan bakal hadir setiap hari, dari desa ke desa. Buka bersama juga taraweg keliling dengan kepala desa yang lain,” imbuhnya. (*)

DLHK Minta Satpol PP .... dari halaman 1 Kabupaten Karawang. “Belum sampai suratnya,” singkatnya. (rez) Sementara itu tercemarnya Sungai Cikereteg oleh limbah milik PT. Pindo Deli 3 mengundang sorotan aktivis lingkungan. Pasalnya hal ini bukan sekali dua kali saja tetapi terjadi terus

menerus. “PT. Pindo Deli 3 harus tanggung jawab, apapun alasannya baik sengaja atau tidak disengaja, pimpinan pindo 3 harus tanggung jawab,” ucap aktivis lingkungan, Yudi Wibiksana kepada KBE. Dikatakannya, fakta di lapangam itu terjadi, sekelas PT. Pindo Deli perusahaan

Balita Dengklok Derita .... dari halaman 1 005, Desa Kalangsuria, Kecamatan Rengasdengklok. Bocah tujuh tahun itu hanya mempunyai berat 11 kilogram. Badannya tersisa tulang berbalut kulit, tergolek di tempat tidur. “Keluarga mengira panas biasa. Tahu gizi buruk dari dokter RSUD (Karawang),” ujar Anwar, Kadusun Pulosari, Desa Kalangsuria saat dihubungi wartawan melalui teleponnya, kema-

rin (8/5). Sejak kecil, Hidayat diasuh oleh neneknya, Iyes. Ibunya telah tiada dan ayahnya tidak diketahui keberadaannya. Sementara neneknya hanyalah seorang buruh serabutan. “Mungkin karena kurang keberadaannya itu,” terang Anwar. Hidayat pun terpaksa tak bersekolah. Ia hanya sempat bersekolah selama delapan bulan di kelas 1 SD. Sebab, ia tak bisa lagi bisa berjalan. “Hidayat terpaksa tak bisa

Dijadwalkan Setiap Hari .... dari halaman 1 hari,” ujar Imam, kepada KBE, Rabu, (8/5) di kantornya. Lanjutnya, diharapkan seluruh muspika dari Camat, Kapolsek, Danramil, Kepala UPTD hingga para kepala

desa agar bisa selalu hadir sesuai dengan agenda yang telah dibuat oleh Pemerintah Kecamatan Cilamaya Wetan. “Buka puasanya keliling juga. Dari kepala desa satu ke kepala desa yang lain, sampai 12 desa semua ke-


8

Semangat Baru Purwakarta

KAMIS, 9 MEI 2019

HASSAN/METRO PURWAKARTA

TNI AD: Empat pucuk meriam 155/GS Caesar siap ditembakkan. Puluhan prajurit mengotak-atik drill meriam. Uji siap tempur pun dimulai. Aktvitas ini terjadi di Kawasan Cikopo, Kecamatan Bungursari, kemarin (6/5) saat pasukan Batalyon Armed 9 Pasopati mengelar pendidikan uji siap temput (UST) bagi puluhan prajurit TNI AD di bawah batylon ini.

Uji Tempur Sambil Berpuasa Empat Pucuk Meriam Bersiap Ditembakkan BUNGURSARI – Empat pucuk meriam 155/GS Caesar siap ditembakkan. Puluhan prajurit mengotak-atik drill meriam. Uji siap tempur pun dimulai. Aktvitas ini terjadi di Kawasan Cikopo, Kecamatan Bungursari, ke-

marin (6/5) saat pasukan Batalyon Armed 9 Pasopati mengelar pendidikan uji siap temput (UST) bagi puluhan prajurit TNI AD di bawah batylon ini. Latihan tempur penembakan meriam akan dilakukan selam tujuh hari ke depan. Meski sambil berpuasa, para prajurti TNI AD terlihat bersemangat mengikuti pelatihan uji siap tempur. Ko m a n d a n B a t a l y o n

RAMADANIA

150 Ton Beras Disiapkan untuk Bazar PURWAKARTA- Pemkab Purwakarta melalui Dinas Pangan dan Pertanian, menyiapkan 150 ton beras medium untuk bazar murah selama Ramadhan. Sebab, ada 12 kecamatan yang menyelenggarakan bazar murah. Dari kegiatan itu, salah satu yang dijual dengan harga dibawah pasaran, yaknj beras dengan kualitas medium. Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan Suherlan, mengatakan, pihaknya telah menggandeng tiga pengembangan usaha pangan masyarakat (PUPM) untuk menyediakan beras. Dari masing-masing PUPM, siap mendistribusikan beras medium sebanyak 50 ton. Jadi, dengan tiga PUPM ini, beras yang tersedia untuk bazar murah mencapai 150 ton. “Animo masyarakatnya sangat positif. Setiap kali bazar, beras yang terjual mencapai 900 kilogram,” ujar Agus, Rabu (8/5). Menurut Agus, bazar murah ini salah satu tujuannya untuk menyetabilkan harga. Mengingat, memasuki bulan puasa sampai menjelang lebaran, harga-harga bahan pangan di pasaran melonjak tajam. Salah satunya, saat ini yang ramai diperbincangkan, soal mahalnya harga bawang putih. Dalam bazar itu, masyarakat bisa membeli sejumlah bahan pangan. Mulai dari beras, terigu, gula pasir, minyak sayur, telur, daging sapi beku, sayuran sampai gas elpiji tiga kilogram. Soal harga, tentunya jauh lebih murah. Sebab, sambung Agus, bahan pangan yang tersedia itu langsung dari distributornya. Bahkan, dari produsennya. Seperti, sayuran yang dijual dalam kegiatan bazar, merupakan langsung dari petaninya. Untuk harga beras medium ini, lanjut Agus, mencapai Rp 8.500 per kilogram. Sedangkan, daging sapi beku, Rp 75 ribu per kilogram. Minyak goreng Rp 11 ribu per kilogram, gula pasir Rp 11 ribu per kilogram. Sedangkan, telur ayam harganya Rp 20 ribu per kilogram. Sementara itu, Sekda Purwakarta Iyus Permana, mengatakan, awal puasa bazar murah sudah digelar di halaman Bale Indung Rahayu. Saat ini, ada 12 kecamatan yang siap menyelenggarakan bazar tersebut sampai menjelang lebaran mendatang. (bbs/mhs)

Armed 9 Pasopati Kostrad, Mayor Arm Andi Achmad Afandi saat diwawancarai mengatakan, latihan uji siap tempur dimaksudkan untuk menguji dan meningkatkan kemampuan prajurit baiku itu per seksi atau pun per batlyon. Mereka selama sepekan akan digembleng kemampuan cara tempur khusus. “Yang pastinya latihan ini pasti berujung pada penilaian terhadap personel TNI

AD masing-masing. Melalui latihan tersebut kita bisa melihat bidang apa-apa saja yang menonjol pada personel,” ujar perwira TNI yang terkenal dengan keramahannya itu. Hal ini dikatakan Andi amatlah penting, dengan latihan tersebut para prajurit akan lebih mampu dan terampil serta percaya diri dan memiliki optimisme yang tinggi dalam meng-

hadapi tugas-tugas di masa yang akan datang. “Latihan kali ini kita menggunakan empat pucuk meriam 155/GS Caesar, dengan materi yang dilatihkan adalah penyiapan meriam hingga siap tembak dan drill penembakan oleh masingmasing meriam,” ucapnya. Meskipun menjelani ibadah puasa Ramadhan, lanjut dia, namun tidak sedikitpun menyurutkan semangat

prajurit TNI AD dari Batalyon Armed 9 Pasopati Kostrad untuk tetap berlatih. “Walaupun dalam keadaan puasa prajurit TNI tetap melaksanakan latihan. Puasa bukan menjadi penghalang buat kami melakukan latihan-latihan seperti ini. Bahkan, puasa dijadikan pendorong agar bisa latihan lebih baik lagi,” kata Andi. Selain itu, ia oun turut

mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah dan Mupida da di Purwakarta yang sudah membantu terselenggaranya uji latih tempur di daerah ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada Pemkab Purwakarta, Polres Purwakarta dan Kodim 0619 Purwakarta, atas kerjasama dan penyediaan lahan bagi kami melakukan latihan ini,” pungkasnya. (hsn/mhs)

Partisipasi Pemilih Lampaui Target KPU PURWAKARTA- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Purwakarta menyatakan partisipasi pemilih pada Pemilu Serentak 2019 17 April kemarin, di Purwakarta mencapai angka 82,1 persen. “Partisipasi pemilih cukup tinggi, karena sebelumnya kami hanya menargetkan 80 persen,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat Ramlan Maulana, di Purwakarta, Selasa. Ia mengatakan, jumlah daftar pemilih tetap pada pemilu serentak di Purwakarta mencapai 687.280 orang. Pemilih yang menyalurkan hak suaranya mencapai 82,1 persen. Cukup tinggi partisipasi pemilih itu disumbang banyak pemilih pemula yang

menggunakan hak pilihnya pada Pemilu Serentak 2019. Sesuai dengan hasil penghitungan perolehan suara Pilpres 2019, pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih suara terbanyak di Purwakarta. Pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 02 ini meraih 406.988 suara, sedangkan pasangan CapresCawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma’ruf Amin mendapatkan 155.863 suara. Untuk calon legislatif DPRD Purwakarta yang ikut kontestasi Pemilu Legislatif 2019, jumlahnya mencapai 610 orang. Caleg yang lolos hanya 45 orang, sehingga 565 caleg dipastikan gagal menjadi anggota DPRD Purwakarta. (bbs/mhs)

“DM-effect” Kokohkan Dominasi Golkar di Purwakarta PURWAKARTA- Perolehan kursi partai golkar di DPRD Purwakarta diprediksi tembus 11 kursi. Partai berologo pohon beringin ini lagi-lagi masih berhak menempatkan caleg terpilihnya menduduki kursi Ketua DPRD Purwakarta. Pada tahun 2014, Partai Golkar memang keluar jadi pemenang dan berhak menduduki krusi Ketua DPRD Purwakarta. Tapi pada saat itu raihan total kursi hanya 8. Saat ini menag, duduki kursi Ketua DPRD dan raihan kursi melonjak tajam, 11 kursi. Naik tiga. Melonjaknya perolehan kursi Partai Golkar di Pileg DPRD Purwakarta tidak lepas dari peran sentral Dedi Mulyadi, karena mayoritas masyarakat Purwakarta mengenal Dedi Mulyadi secara luas yang ber-

imbas ke partai berlambang pohon beringin tersebut. Kepemimpinan mantan bupati dua priode tersebut secara psikologis masih membekas di masyarakat, yang terkenal dengan pembangunan infrastruktur secara merata hingga ke pelosok-pelosok pedesaan. Dan atas keberhasilan pembangunan itu pula yang menghantarkan Dedi Mulyadi melenggang dengan mudah menuju senayan, sebagai anggota DPR RI. “Masyarakat di pedesaan taunya nama Dedi Mulyadi, berada di partai golkar. Sehingga banyak masyarakat yang memilih partai golkar,” ujar pemerhati kebijakan publik dan potik daerah, Anas kepada awak media. (bbs/mhs)

Sekda: ASN Muslim Wajib Tadarus Sebelum Kerja PURWAKARTA- Selain masuk dan pulang lebih awal para SN dan tenaga harian lepas (THL) muslim di Purwakarta diwajibkan bertadarus terlebih dahulu sebelum memulai aktivitas kerja. Acara dilakukan rutin setiap pagi selama bulan ramadan dipusatkan di Kantor Diskominfo Purwakarta. Sekda Purwakarta, Iyus Permana saat diwawancara awak media menuturkan, kebijakan membaca ayat suciAl-Qur’an ini berlaku untuk semua ASN dan THL pada semua OPD se-Purwakarta. “Aktivitas diawali dengan tadarusan yaitu mengaji Al-quran. Karena membaca Al-quran merupakan sebuah kewajiban dan kebutuhan umat muslim, karena Al-quran merupakan kitab suci umat Islam yang mana di dalamnya terdapat berbagai petunjuk kehidupan,”

ujar Iyus. Momentum bulan ramadan dikatakan Iyus harus dimanfaatkan dengan baik oleh para aparatus negara. Salah satunya belajara memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh keikhlasan. “Bulan ramadan tetap melayani dengan sepenuh hati bahkan harus lebih ditingkatkan, karena memberikan pelayanan dibulan ramadhan berl i p at l i p at p a ha l a nya,” ungkap Iyus. Sebelumnya diketahui selain diwajibkan tadarus sebelum kerja, jam kerja pegawai instansi pemerintahan di Purwakarta pun diubah. Masuk lebih pagi yakni jam 07.00 WIB dan pulang sekitar pukul 14.00-14.30 WIB. Kebijakan ini dikatakan Iyus banyak sekali manfaatnya. Selain bisa dimanfaatkan melewati ramadan dengan keluarga, para kaum perempuan khusu-

nya ibu-ibu yang berkerja di instansi pemerintahan bisa pulang jauh sebelum jam buka puasa sehingga dapat menyiapkan takjil dan makanan untuk keluarga berbuka puasa. “Agar produktifitas dan semangat kerjanya tetap terjaga, selain itu kan memberikan waktu bagi yang berkeluarga khususnya ibu - ibu menyiapkan berbuka,” tambah Iyus. Di tempat terpisah Kepala BKPSDM Purwakarta, Asep Supriatna meminta seluruh ASN, honorer dan THL di Purwakarta bisa menaati aturan yang diterapakan sejak era Dedi Mulyadi ini. “Kami berharap semua ASN bisa menaati aturan ini. Apalagi, di Purwakarta jam kerja lebih pagi s elama puasa bukan hal yang aneh. Sebab telah berlaku sejak zaman kepemimpinan bupati sebelumnya,” ujar Asep. (hsn/mhs)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook