Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang SENIN, 7 OKTOBER 2019
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO.ID
HARGA Rp3.000
karawangbekasiekapres
Ade Swara Toh-tohan Dukung Putrinya Pasangan Gina Tergantung Parpol Pengusung
ISTIMEWA
POLITIK: Orang tua Gina, Ade Swara memberikan lampu hijau, akan menyerahkan sepenuhnya pasangan Gina di Pilkada kepada partai pengsung.
LAKA LINTAS 20 Pelajar Tewas di Jalan Raya KARAWANG - Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Karawang mencatat 20 korban jiwa dalam 77 kasus kecelakaan berkendara yang melibatkan pelajar dari 512 kejadian. Kasus tersebut selama delapan bulan terakhir dari Januari-Agustus 2019. Kasat Lantas Polres Karawang, AKP Bariu Bawana melalui Kanit Laka Lantas, Iptu Sabar Santoso mengatakan, data laka lantas yang ditangani kepolisian mencapai 512 kasus. Sebanyak 192 di antaranya meninggal dunia, dan 77 kasus di antaranya melibatkan kalangan pelajar. “Dari 192 korban tewas dalam kecelakaan, diantaranya 20 orang tewas, 4 luka berat dan 63 luka ringan merupakan pelajar. Kasus tersebut, terhitung dari bulan Januari sampai dengan Agustus 2019,” kata Sabar kepada wartawan, kemarin. Menurut Sabar, dari jumlah korban akibat kecelakaan setiap bulannya fluktuatif. Namun cenderung meningkat seiring kasus kecelakaan yang terjadi. “Angka kecelakaan tertinggi terjadi pada bulan Juli 2019, yakni mencapai 97 kasus laka, 22 meninggal dunia, 1 luka berat dan 91 di antaranya luka ringan serta rugi materi sekitar Rp 318 juta,”ungkapnya. Namun, sambung Sabar, angka korban meninggal dunia akibat laka lantas tertinggi terjadi pada bulan Juni 2019. Meski kasus kecelakaan tak setinggi bulan Juli, namun jumlah korban meninggal dunia pada
KARAWANG- Pencalonan Gina Swara di Pilkada Karawang 2020 makin serius. Kemungkinan bersanding dengan Ahmad “Jimmy” Zamkhsyari yang
saat ini menjabat Wabup Karawangg pun kian terbuka lebar. Orang tua Gina, Ade Swara pun sudah memberikan lampu hijau, akan menyerahkan sepenuhnya
pasangan Gina di Pilkada kepada partai pengsung. “Siapa saja artinya tentu hasil keputusan final partai yang diperoleh dari peKe Hal...7
Kunjungan Cellica ke Barugbug Dicap Politis K A R AWA N G - S e t e l a h rombongan anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, ramairamai kunjungi Bendungan Barugbug dan aliran Sungai Cilamaya. Kini, giliran Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana bersama eka Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi, turun gunung, Jumat (4/10) pagi. Bersama Dedi, Cellica meninjau langsung dampak
pencemaran aliran sungai, yang dilakukan oleh oleh enam pabrik nakal asal Kabupaten Purwakarta dan Subang. Bukannya diapresiasi, kunjungan Cellica ke Bendungan Barugbug bersama Dedi Mulyadi dianggap politis. Pasalnya, saat mengunjungi lokasi, keduanya nampak hanya asyik melakukan kegiatan seremoni.
Seperti mendandatangani poster, hingga berswa foto. Hal tersebut di kritik oleh Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (Fordas) Cilamaya Berbunga, Muslim Hafidz. “Bupati Cellica hanya berkunjung. Tidak menjanjikan apa pun kepada masyarakat,” ungkapnya, kepada KBE, Sabtu, (5/10) kemarin. Ke Hal...7
TERLEMPAR: Mobil Toyota Innova Nopol F 1379 RZ yang mengalami kecelakaan di Jalan Tol.
Tiga WNA Tewas di Tol Japek
Ke Hal...7
SWAFOTO : Bupati Karawang, Cellica Nurracahadiana, saat melihat langsung, pencemaran di Bendungan Barugbug.
KARAWANG - Tiga orang tewas dan satu luka berat, setelah sebuah minibus ditabrak kendaraan tak dikenal di ruas Jalan tol km 69.200B, Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Sabtu (5/10) pukul 06.15 WIB. Korban kecelakaan di antaranya, Sutrisno (33) Desa Cimohong RT.03 RW. 04
Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jateng (luka berat, pengemudi minibus T 1379 RZ), Krishnan Kesavan (50) Jalan Raya Sukabumi Desa Kompa RT 06/02 Parungkuda, Kabubaten Sukabumi (tewas), Vikraman Kasinathan (44) dan Lee Kyung Hwan (51) Jalan Raya Cimohong Ke Hal...7
Pro Kontra Pelantikan Ketua Panitia Pilkades KARAWANG – Mantan ketua Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) Rengasdengklok yang diduga menerima suap aliran dana dari salah satu caleg, Saepudin, menuai pro dan kontra. Pasalnya, kini dipercaya BPD menjadi ketua Panitia pemilihan
kepala desa (Pilkades), Desa Rengasdengklok Utara. Ke p a l a D i n a s P e m berdayaan Masyarakat dan Desa(DPMD), Ade Sudiana selaku penanggungjawab permasalahan Pilkades mengatakan, tidak bisa berbuat ban-
yak terkait pengangkatan Saepudin. “Berdasarkan Perda Nomor 4 Tahun 2019, kewenangan mengangkat Panitia Pilkades adalah hak prerogatif BPD. Panitia Pilkades dibentuk BPD, kewenangannya diatur regulasi,” ujarnya kepada
KBE, Jumat (4/10). Ketika disinggung mengenai track recordnya Saepudin, Ade tidak mau terlalu jauh menanggapi mengenai masa lalu Saepudin. Sementara itu Camat Rengasdengklok, Sri Rejeki mengatakan, bahwa,
Saepudin mantan PPK tersebut sudah sah menjadi ketua Panitia Pilkades Desa Rengasdengklok Utara,. “Dalam pelantikannya tidak ada prosedur atau peraturan yang dilanggar, sudah sah tidak melangKe Hal...7
Teror Limbah Beracun dari Hutan Produksi Perhutani
Warga Kampung Pagadungan Cium Bau Menyengat Para petani yang jaraknya tak jauh dari lokasi pembuangan limbah itu harus merasakan bau yang cukup menyengat. Karena memang dengan sumber bau jarak bau bisa tercium hingga radius 500 meter. ARIE FIRMANSYAH, KARAWANG
LEMBAGA Masyarakat Desa Hutan (LMDH) meminta pemerintah dan penegak hukum untuk mengevakuasi drum-drum berisi limbah bahan berbahaya beracun (B3) dari hutan produksi Perhutani Kampung Pagadungan, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan, Karawang. “Kita meminta untuk Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
segera dievakuasi terlebih dahulu. Karena baunya sangat mengganggu para petani di sana,” kata Koordinator LMDH Jawa Barat, Nace Permana kepada KBE, kemarin. Para petani LMDH yang jaraknya tak jauh dari lokasi pembuangan limbah itu harus merasakan bau yang Ke Hal...7
LOMBA DONGENG: Panggung Pasanggiri Ngadongeng untuk guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Purwakarta. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
OPINI
SENIN, 7 OKTOBER 2019
2
Hidup di Dunia Tatap Layar Ketua Komisi IV DPRD Karawang Asep “Ibe” Syaripudin
Harus Ada Satu Buper Per Kwarran KARAWANG — Ketua Komisi IV DPRD Karawang Asep “Ibe” Syaripudin menyatakan pihaknya akan terus berupaya untuk mendorong terwujudnya bumi perkemahan (Buper) yang dinantikan oleh Kwarran yang tersebar di 30 kecamatan di Kabupaten Karawang. “Seperti Kwarran Rawamerta di dapil saya yang menantikan adanya Buper selama sembilan tahun, Kwarran lainnya pun perlu mendapat perhatian serius dari Pemkab Karawang,” u cap nya ke p a d a K BE , kemarin (25/9). Dikatakan Politisi partai Golkar ini, dirinya siap mendorong kepada pihak Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Karawang untuk adanya Buper di setiap Kwarran. “Pada periode lalu saat saya menjabat, soal pengadaan buper untuk Kwarran masih terkendala dengan regulasi dari pemerintah, baik regulasi dari pemerintah pusat atau provinsi yang mengimbas terhadap kepentingan daerah,” ujarnya. Namun, pasca pelantikan angggota DPRD periode sekarang, pihaknya akan lebih memprioritas aspirasi yang disampaikan kepadanya. ”Program Buper akan menjadi skala perioritas dalam pembahasan. Karena buper sudahbmenjadi kebutuhan bagi setiap Kwarran,” pungkasnya. (gie)
Oleh CANDRA MALIK DUNIA nyata saja fana, apalagi dunia maya. Tapi, di situlah kini kita m e n g h a b i s k a n u m u r. Menggunakan sebagian waktu kita, bahkan sebagian besar di antaranya, untuk bergaul dengan akun-akun media sosial. Ada yang kita kenal sejak lama, semacam memindah lingkungan pergaulan dari tatap muka jadi tatap layar. Ada juga yang baru kita kenal, semacam mencipta ruang dan waktu baru untuk berinteraksi. Ada pula yang tidak kita kenal sama sekali, tapi tetap kita ikuti.Media sosial berkembang sebagaimana ia dinamakan. Dalam banyak hal, media sosial bahkan melampaui media massa, jika bukan bahkan mengambil alih peranperannya. Ia berhasil merebut hati nurani dan akal sehat penggunanya untuk menikmati posttr uth, istilah mutakhir u nt u k k l a i m p e n d a p at atau pernyataan yang konon pasca kebenaran. Tidak mau didebat, tapi terus saling debat. Tidak mau dibantah, tapi tidak berhenti saling mendebat. Kebenaran dijadikan milik. Twitter, misalnya. Dulu lucu. Menyenangkan. Kini, terutama sejak dijadikan alat berpolitik, dengan bungkus dalih apa pun, bergerak dari lucu menjadi satire, lantas jadi sarkas, kemudian menjadi arena
olok-olok yang tak lagi jelas mana yang benar dan mana yang salah. Tentu, tidak ada yang mau dianggap salah. Karena itulah, mendakwahkan halhal yang sebetulnya benar pun bisa jadi malah disertai ujaran merendahkan. Tak terkecuali, itu pun dilakukan oleh akun berpendidikan. Ma s y a r a k a t d i d u n i a maya memang sengaja saya sebut akun. Sebab, memang begitulah adanya. Ada yang dikelola langsung oleh si pemilik, ada yang dimainkan oleh admin, ada pula yang digerakkan oleh kepentingan –kepentingan itulah yang memotori bot atau jari jemari berbayar untuk membuat dan mengolah isu sosial.
Bahkan, sering kali kita jumpai isu pribadi pun bisa bermetafora menjadi isu sosial. Terlebih, kita suka lalai bahwa media sosial bukan media personal. Ya, kita suka membawa hal-hal yang bersifat personal, domestik, privat, ke ranah sosial. Mungkin kita beranggapan bahwa media itu bisa dijadikan ajang pelepasan dari berbagai tekanan hidup. Kita lupa bahwa kepala punya isinya masing-masing. Demikian pula jemari, punya pembenarannya sendirisendiri untuk mengetik atau mengunggah. Ironisnya, kita lalu menganggap privasi kita dicampuri orang lain. Padahal, kita sendiri yang mulai. Media sosial menjadi
karut-marut oleh kubu. Citizen journalism, isme jurnalistik berbasis warga, mendorong media sosial bergerak lebih cepat ke arah klaim pasca kebenaran. Warga, yang tidak benarbenar memiliki dasar keilmuan kewartawanan, berhasrat amat kuat ikut menyebarkan info secepatcepatnya. Ta k b i s a d i m u n g k i r i , setiap hal disertai framing, pembingkaian perspektif. Padahal, pandangan atas suatu hal perlu didasari atas cara pandang, sudut pandang, jarak pandang, dan batas pandang. Polisi moral muncul di mana-mana di media sosial, di seantero kita. Bahkan, disadari atau tidak, kita kadang-kadang juga jadi satu di antaranya. Copy paste atau salin tempel dan for ward message atau meneruskan pesan menjadikan sesuatu hal yang belum teruji kesahihannya menyebar secara berantai dan ”jangan berhenti di kamu”. Meski dibubuhi tuturan meminta tabayun atas informasi yang kita sebarkan itu, tidak ada bantahan bahwa kita telah ikut menyebarkannya. Itulah silang sengkarut yang telah menjadi lingkaran setan dalam kehidupan manusia modern, yang susah benar lepas dari jerat gawai dan segala hal di dalamnya. Sembako atau sembilan bahan pokok manusia hari ini sepertinya
telah beralih. Meliputi gawai atau telepon pintar, pulsa, kuota, sinyal, aplikasi media sosial, akun media sosial, pengikut, unggahan status, dan responsnya –like and comment, reply, retweet, dan sebagainya. Hoaks atau dusta, propaganda, agitasi, ujaran kebencian, dan permusuhan makin merajalela. Dalam banyak hal, saya menjadi korban. Anda juga. Kita. Na m u n , d i s a d a r i a t a u tidak, diakui atau tidak, saya pun telah atau pernah menjadi pelakunya. Saya tak akan menyebut Anda juga, apalagi kita. Tak akan menjernihkan keadaan jika tidak mau mawas diri. Meski telah meminta maaf dan berikrar takkan mengulangi, belum tentu dimaafkan, pun belum tentu tak begitu lagi. Ada idiom ”mahabenar netizen dengan s e gala kicauannya”. Namun, tak seharusnya kita berhenti belajar untuk terusmenerus memahami betapa dunia nyata saja fana, apalagi dunia maya. Sering terngiang di benak saya betapa nikmat hidup seorang Nasirun, pelukis hebat yang hidup tanpa memegang telepon pintar, apalagi gawai. Berkirim pesan pendek pun tidak. Dia setia dengan perjumpaan antara manusia dan ma nu s i a. Tat a p mu k a, bukan tatap layar. (*) *) Budayawan
Penjual Kisah-Kisah Sedih (1/BERSAMBUNG) Cerpen: KRISTIN FOURINA
RUMAH SAKIT 1.
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
2.
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
3.
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
4.
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
5.
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
KESEDIHAN ada karena ada kebahagiaan, katamu. Coba kalau saja tak ada kebahagiaan, maka kesedihan pun tak akan ada. Semua rasa akan sama. Namun, kau sendiri tak juga mampu melarang seseorang merasa bahagia hanya untuk melenyapkan kisah sedih dalam hidupmu. Aku tersenyum setiap kali melihatmu datang berkunjung ke rumahku. Bukan karena aku senang membeli dagangan yang coba kau jual kepadaku, melainkan karena kisah-kisah sedih yang begitu banyak kau ceritakan kepadaku. Barangkali aku telanjur merasa larut melihatmu menceritakan kisah sedih hidupmu yang tak kunjung usai. Dalam hal ini, beberapa kali aku sempat khawatir jika kau akan mengetahuinya—mengetahui bahwa sebenarnya bukan daganganmu yang kubeli, melainkan kisahkisah sedih hidupmu. Setiap kali mendengar kau berteriak dari depan halaman rumahku—meneriakkan namaku—, maka aku segera berlari menghambur keluar rumah demi menemuimu. Bagaimana harus kujelaskan kepadamu bahwa kisah sedih hidupmu telah menjadi hal yang selalu kutunggu. Sekali kau menceritakan kisah sedihmu, kepalaku akan segera dipenuhi ribuan bayangan kisah sedihmu yang saling merekat dan membuatku kehilangan rasa sedihku sendiri karena telah terganti dengan kisah sedihmu. Bagiku, sebagai penjual, kau bukanlah penjual yang baik karena selain barang daganganmu yang tak sesuai dengan apa yang ku-
inginkan, kau selalu menjual dengan harga selangit. Jauh lebih mahal dari harga pasaran yang ada pada umumnya. Namun, sebagai pencerita, kau sangat kutunggu-tunggu karena kau bisa melenyapkan kebosanan dan kesedihanku karena menggantinya dengan kisah sedihmu. Dalam hal ini, aku bahkan rela kehilangan uang untuk membeli daganganmu yang tak seberapa berharga karena kuanggap saja aku membeli kisah sedih yang kau jajakan. Banyak kisah sedih yang telah kau jual dan kubeli darimu. Namun, satu kisah darimu yang selalu kuingat ialah kisah sedih hidupmu yang selalu kehilangan harapan. Dari kisah sedih yang kau ceritakan, tahulah aku bahwa kau selalu kehilangan anakmu sesaat setelah kau melahirkannya. Telah setidaknya empat kali kau mengalaminya. Hal
itu membuatmu sedih tak berkesudahan. Aku turut sedih mendengar itu semua, dan aku rela membayarmu demi kisah sedih itu—meski sebenarnya saat itu yang kau jual kepadaku hanyalah singkong dan ubi jalar yang tak seberapa kuinginkan dan kubutuhkan. Namun, anehnya, ada kisah darimu yang kau anggap berhubungan dengan kisah sedihmu yang selalu kehilangan anak sampai keempat kalinya itu. Kau mengatakan bahwa bapakmu sengaja menukar nyawa cucunya dengan nyawanya sendiri sehingga ia tak lekas mati atau lebih tepatnya tak kunjung bisa mati. Dalam kisah ini, kau bahkan sama sekali tak menyinggung takdir Tuhan yang mampu mengatur apa yang belum terjadi, sudah terjadi, dan akan terjadi dalam kehidupan. Dengan cara pandangmu,
kau menceritakan kisah bapakmu yang juga telah empat kali mengalami mati suri. Kau tak akan mampu melupakan kisah itu, ketika bapakmu yang telah dinyatakan tiada tapi setelah siap hendak dimakamkan terbangun secara tiba-tiba dan mengejutkan para pelayat. Tentu saja pelayat lari kocar-kacir melihat bapakmu bangkit lagi. Kejadian itu selalu membuatmu bingung. Dan akhirnya kau buat kesimpulan sendiri bahwa bapakmu yang sebenarnya telah dijadwalkan tiada itu memiliki kemampuan menukar nyawanya sendiri dengan nyawa cucunya—yakni calon anakmu— yang selalu gagal diselamatkan setelah beberapa jam kau lahirkan. Dari sekian kisah sedih yang kau ceritakan, ada satu kisah sedih yang juga kau alami dan membuatku khawatir akan keselamatanmu. Kau memiliki suami yang berperangai kasar. Pada malam-malam tertentu ketika suamimu telah dikuasai perangainya yang kasar, ia tak segan-segan mengejarmu dan memakimakimu karena tak mampu menyelamatkan buah hati kalian yang hanya berumur beberapa jam. Belum lagi kau bisa menyangkal semua tuduhan itu, kau bahkan telah dianggap sebagai ibu yang tak mampu merawat anakmu sendiri dengan baik sehingga kau selalu kehilangan anakmu. Bahkan katamu, kau sangat gemetar ketika melihat suamimu mengacungacungkan sebilah pisau dapur di hadapanmu di selasela makian itu. Kau yakin bahwa jika kau melawan,
suamimu tak akan segan untuk menusukkan pisau dapur itu ke jantungmu. “Kau percaya pada ceritaku?” tanyamu di sela-sela keseruanmu dalam bercerita. Kau dikenal sebagai orang yang jujur. Maka, kukatakan kepadamu, “Tentu saja, tentu aku sangat percaya.” Tak ada satu pun ibu yang ingin menelantarkan anaknya, bukan? Andai suamimu itu benar-benar menusukkan pisau ke jantungmu, apa yang akan terjadi padamu? Aku yakin kau tak pernah merasa tenteram hidup bersama suamimu. Adakah kau merasa lelah dengan hidupmu yang penuh dengan kisah sedih itu?. Seperti waduk yang tak mampu menampung air, kisah sedih yang kau ceritakan kepadaku seakan meluap-luap tak terbendung. Akhirnya, kisah sedihmu meluap kepada ibuku. Aku melihat ibuku menyimak dengan sungguh-sungguh kisah sedihmu yang kuceritakan kepadanya. Mendadak ibuku teringat cerita dari pulau seberang tentang makhluk pengganggu yang mampu membunuh anak yang baru beberapa jam dilahirkan. Orang-orang di pulau seberang sangat berhati-hati jika akan melahirkan anak. Beberapa jam setelah anak dilahirkan, kata ibuku, makhluk itu akan mengisap darah si anak tak bersisa hingga akhirnya anak itu tiada. Agar tidak terjadi hal itu, orangorang menunggui anak yang baru dilahirkan agar selamat dari gangguan makhluk tersebut. Jangan sampai makhluk itu mengganggu. Jika ia datang, langsung usir makhluk itu, kata ibu. (*)
Hubungi : ( 0267 ) 8408492 : ( +62 ) 885710657938 DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG K E L U R A H A N PA S I R K A R E U M B I . KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI
BUTIK NISAY butk mnyediakn kerudung lukis, sptu mimosabi & brbgai pakaian dr anak hngga dwasa, aksesoris hingga lainnya, Hub: di Jln Raya Galuh Mas City Walk Karawang
KEHILANGAN TELAH HILANG SURAT KENDARAAN BERMOTOR BERUPA: 1 (SATU) BUAH BUKU PEMILIK KENDARAAN BERMOTOR (BPKB) MOBIL MERK HONDA NO. POL: T 1193 DG DENGAN NO.KA: MHRRE1749BJ101485 DAN NO.SIN: R20A1-5813559 WARNA ABU-ABU METALIK TAHUN 2011 ATAS NAMA PT. IWATANI INDUSTRIAL GAS INDONESIA DENGAN NOMOR BPKB TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484
KEHILANGAN HILANG SERTIFIKAT HAK MILIK (SHM) NO.01935. AN H.NACUM MAGROBI. DESA MULYAJAYA, K E C . K U TA W A L U YA , K A B . KARAWANG
KEHILANGAN HILANG HAK GUNA BANGUNAN NO 6499 NAMA UTI DJULIHARTI LUAS 60M2 ALMT DS KEBALEN BLOK KAV AH3 NO 36 KEC BABELAN KAB BEKASI
LOWONGAN DICARI 1. Admin, wanita, > 22 tahun, min.SMA, 2. Marketing, wanita, > 28 tahun, pengalaman,min. SMA, CV Kirim up: admin alamat : Kampung. Sukamulya No. 1 Rt. 14 Rw. 04, Kel. Cibogo Kec. Cibogo, Kab. Subang, Kode Pos 41285
WEBSITE MENERIMA jasa pembuatan website, space unlimited, pertahun sudah termasuk posting dan domain, soal harga hubungi nomor 081929009212
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
SENIN, 7 OKTOBER 2019
Semangat Baru Urang Subang
Ojang Suhandi Kembali Menyeret Beberapa Pejabat Subang IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Belum Bisa Dimintai Keterangan SUBANG - Pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah pejabat Kabupaten Subang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sepekan lalu, terus menjadi sorotan publik. Betapa tidak, ada beberapa pejabat yang muncul dalam pemanggilan tersebut. Dihimpun dari beberapa narasumber, Kasus Mantan Bupati Subang Ojang Suhandi berkembang kembali dan
kini menyeret beberapa nama pejabat yang menjadi corong publik di Subang. Wakil Bupati Subang Agus Masykur dikabarkan masuk dalam salah satu pejabat yang ikut terseret namanya dalam pemanggilan tersebut. Menurut informasi yang berkembang, Agus dipanggil dan dimintai keteranganya terkait saat dirinya menjabat sebagai Ketua Pansus K2 DPRD Subang, yang pada saat itu bupati Subang masih di isi oleh mantan bupati Subang, Ojang Suhandi (OJS) yang
kini telah ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka suap dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Sementara menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Sub-
ang sampai saat ini belum bisa dimintai keteranganya. Melalui Ajudannya saat dimintai keterangan memalui jejaring sosial Whatssapp, Dani mengatakan, Wakil
Bupati Subang Agus Masykur masih berada di Bogor untuk menerima penghargaan dari kementerian UMKM di IPB, terkait pemberitaan tersebut, Dani mengatakan Wakil Bupati tidak pernah di panggil KPK ataupun dimintai keteranganya, bahkan menurutnya pada waktu itu Agus bukanlah Ketua Pansus K2 DPRD Subang, “ Pak wabup setau saya tidak pernah menjabar sebagai Ketua Pansus K2 DPRD Subang kang,, bahkan beliau tidak pernah di panggil atau dimintai keteranganya oleh KPK “ tutupnya. (tom)
Lelang Kursi Jabatan Kadis Subang Digelar Bulan Ini Aminudin Persilahkan Dari Luar Subang Asal Berkompeten SUBANG - Kosongnya beberapa posisi Kepala Dinas (Kadis) definitif di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Subang nampaknya harus segera terisi. Mengingat hal tersebut adalah posisi elit yang harus segera diisi guna penyeimbangan pembangunan daerah yang saat ini sedang terus digenjot oleh Bupati Subang Ruhimat. Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Aminudin mengatakan, Ada delapan kekosongan posisi jabatan yaitu diantaranya Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Dinas Pemerintahan Desa, dan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP2PA). “Termasuk Asda dan dinas-dinas yang saat ini dijabat oleh mereka yang mau masuk masa pensiun,” Katanya. Dijelaskanya, Untuk mengisi kekosongan tersebut, pada Oktober ini akan dilakukan open bidding atau lelang jabatan. Bahkan katanya lagi, peserta open bidding tidak hanya dari subang saja, melainkan bisa datang dari luar Subang juga. “Boleh saja, kan tidak ada larangan. yang terpenting mereka berkompeten dan memiliki pengalaman di bidangnya. Kedua mereka juga kan harus menyiapkan ide dan gagasan terkait posisi yang, katakanlah, dilamar,” tutupnya. (fer/tom)
Danlanud Suryadarma Pimpin Upacara HUT TNI ke -74 SUBANG - Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-74, Danlanud Suryadarma Kalijati,Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.So, M.Si memimpin Upacara HUT TNI ke-74 tingkat Kabupaten Subang di Alun-alun Subang, Sabtu kemarin, (5/10). Upacara Parade dan Defile Peringatan HUT Ke-74 TNI Tahun 2019 yang diusung dengan tema “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat” . Dalam amanatnya, Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI. Panglima TNI berpesan kepada seluruh prajurit TNI Dalam melaksanakan tugas pokokn-
y a, Te n t a ra Na s i o n a l Indonesia (TNI) harus bahu-membahu dan bersinergi dengan berbagai komponen bangsa lainnya. Sebab, berbagai kekuatan yang bersatu itu akan menghasilkan energi yang luar biasa bagi kemajuan bangsa. Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto d a l a m a ma nat t e r t u lisnya yang di bacakan oleh Inspektur Upacara Marsma TNI I Wayan Sulaba, dalam menyambut Puncak Peringatan HUT ke-74 TNI di Alun-alun Subang “Untuk itu, saya akan memberikan penekanan kepada seluruh prajurit dan PNS (Pegawai Neg-
eri Sipil) TNI di mana pun berada dan bertugas, untuk dipedomani dan dilaksanakan,” katanya Pertama, Panglima TNI menekankan bahwa sebagai manusia biasa, prajurit TNI juga harus memperkokoh iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta meluaskan hati untuk terus beribadah karena hanya kepada-Nya lah kita berserah diri. Kedua, meningkatkan s oliditas TNI dengan memegang teguh nilainilai keprajuritan serta kemanunggalan TNI dan rakyat, agar TNI selalu menjadi pemersatu dan perekat bangsa yang berBhinneka Tunggal Ika. “Ketiga, tingkatkan ke-
waspadaan dan profesionalitas serta kualitas sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai macam tantangan tugas yang kian kompleks,” imbuhnya. Keempat, Panglima TNI meminta jajarannya untuk menyikapi berbagai kemajuan dengan bijak dan menjadi agen perubahan yang positif. Pada amanat terakhirnya, dirinya mengimbau agar seluruh jajarannya menjalani setiap tugas secara ikhlas karena tugas TNI adalah sematamata untuk kepentingan bangsa dan negara tercinta ini. “Demikian amanat saya pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-74 Ten-
tara Nasional Indonesia. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, senantiasa menyertai dan meridhoi setiap langkah pengabdian TNI bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang sangat kita cintai bersama,” tandas Panglima TNI. Selain itu juga, acara yang dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati Subang, Kapolres Subang, Dandim Subang dan unsur Forkopimda ,para kepala Dinas dan para camat, PNS, BPBD,serta pelajar Pramuka tersebut, ditutup dengan kemeriahan hiburan aktrasi baris berbaris dan tari Cekong dari Siswa - Siswi SMK Angkasa Kalijati. (fer/tom)
Kapolres Subang Beri Kejutan Danlanud Suryadharma Kalijati SUBANG - Personel Lanud Sur yadharma Kalijati dibuat kaget dengan kedatangan rombongan dari polres Subang pada pagi hari yang berseragam lengkap. Ternyata, Kapolres Subang beserta rombongan membawa kue ulang tahun untuk para personel TNI AU Lanud Sur yadharma Kalijati dan nasi tumpeng dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke 74, Sabtu kemarin, (5/10). Suasana semakin akrab ketika Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani S.I.K.,M.H. dan rombon-
gan memberikan kue dan tumpeng kepada Danlanud Suryadharma Kalijati Marsma TNI I.Wayan Salaba,S.So,M.Si., Pada kesempatan tersebut Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani S.I.K.,M.H. memberikan ucapan Dirgahayu TNI yang ke 74, semoga TNI semakin sukses dan semakin jaya. Selain itu, dalam acara tersebut juga dilakukan pemotongan kue dan tumpeng, oleh Danlanud Sur yadharma Kalijati Marsma TNI I.Wayan Salaba,S.So,M.Si., di lanjutkan doa bersama.
Menurut Kapolres Subang AKBP Teddy Fanani S.I.K.,M.H. mengatakan, Kegiatan tersebut merupakan suatu wujud penghormatan dari Polres subang kepada jajaran TNI AU Lanud Suryadharma Kalijati dan Kodim 0605 Subang dan sekaligus sebagai wujud kuatnya Sinergitas dan Kekompakan TNI-POLRI dalam menjaga keutuhan NKRI. “ Ini adalah wujud dari penghargaan Polres Subang terhadap TNI Sekaligus wujud dari kuatnya Sinergitas serta Kekompakan TNI-POLRI dalam menjaga keutuhuan NKRI “ tutupnya. (tom)
SENIN, 7 OKTOBER 2019
PENDIDIKAN
4
SMAN 1 Cilamaya Salat Istisqa Berharap Turun Hujan di Cilamaya KARAWANG – Ribuan pelajar SMAN 1 Cilamaya berkumpul di halaman sekolah, Jumat, (4/9) pagi, kemarin. Sambil membawa peralatan tikar dan peralatan salat. Bersama-sama
mereka berbaris membentuk shaf menghadap kiblat. Untuk melaksanakan Salat Istisqah, atau salat meminta hujan. Dipimpin guru agama di sekolah, mereka melaksanakan salat dua raka’at. Kemudian berdzikir bersama, bersolawat dan ditutup dengan doa bersama. Memohon agar hujan segera turun di Cilamaya. Dampak kemarau pan-
jang di seluruh penjuru Karawang, mungkin tidak terlalu terasa bagi pelajar di Cilamaya. Namun, akibat terlalu lama tak di guyur hujan. Rumput-rumput di sekolah yang mulanya hijau, kini mulai berwarna kecoklatan dan kering. Udara di sekitar yang mulanya sejuk. Mulai terasa pengap dan gersang. Karena banyak debu yang berterbangan, akibat lama tak
diguyur hujan. Usai melaksanakan salat istisqah. Sebagian pelajar mengaku sangat merindukan hujan. Mereka bosan dengan cuaca terik menyengat di Cilamaya, yang terjadi hampir setiap hari disana. “Kami berdoa bersama, melalui salat istisqoh. Berharap turun hujan di Karawang, khususnya di Cilamaya,” ungkap Kepala SMAN 1 Cilamaya, Raden
Eman Sulaeman. Eman mengatakan, salat istisqah dilakukan sebagai bentuk ikhtiar, yang dimotori oleh dewan guru PAI. Agar musim kemarau segera berakhir, dan hujan segera turun di Cilamaya. “Pelaksanaan salat istisqah ini, diikuti ribuan siswa SMAN 1 Cilamaya, seluruh dewan guru, hingga tokoh agama di sekitar sekolah,” ujarnya.
Pelajar kelas Xll IPA 2 SMAN 1 Cilamaya, Pradila Nurfadilah mengatakan, dalam doa yang dipanjatkan oleh seluruh siswa SMAN 1 Cilamaya. Terbesit rasa rindu mereka terhadap hujan, yang sudah hampir satu semester belum juga turun. “Kami semua rindu hujan. Sebagai penyejuk halaman sekolah, sebagai sumber air pertanian, juga sebagai
keberkahan dari tuhan yang maha esa,” ucapnya. Pelajar lain, Deni Ramdani menambahkan, selain pelajar, ribuan warga Cilamaya di sejumlah titik sekitar sekolah, juga melakukan salat istisqa berjamaah. “Kita semua b erharap hujan s e g era turun. Mudah-mudahan, doa kita semua dikabulkan tuhan yang maha esa,” ucapnya. (Wyd)
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
SALAT ISTISQAH : Ribuan pelajar SMAN 1 Cilamaya, menggelar salat istisqoh di halaman sekolah.
Puluhan Guru PAUD Digemleng Penguatan Materi Kesehatan Uu Buka Pelatihan dan Magang Program OPOP KARAWANG – Puluhan guru PAUD di Kabupaten Subang diberikan materi tentang penguatan kesehatan yang dilaksanakan di kantor Aula kantor Kecamatan Pabuaran Subang, kemarin. Salah satu Dosen Stikes Kharisma yang mengisi materi di acara tersebut, Marliana Rahma, SST., M.Keb., Akp., CHE menyampaikan, dengan memberikan penguatan materi kesehatan kepada guru PAUD Kabupaten Subang. Merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat Stikes Kharisma Karawang. “Sebagai dosen dan merupakan kewajiban,” ucapnya kepada KBE. Tak hanya itu kegiatan yanh diikuti oleh 80 orang guru PAUD di Kabupaten Subang itu terbagi dalam 2 tahap kegiatan. Materi yang disampaikan terkait kesehatan dan gizi anak usia dini. Upaya memelihara kesehatan dan memenuhi kebutuhan zat gizi anak usia dini, merupakan tanggung jawab orangtua dan pendidik di satuan Pendidikan Anak Usia Dini
(PAUD). “Karena kegiatan ini merupakan aspek penting dalam upaya mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak usia dini,” tuturnya. O l eh ka rena itu, kata dia, setiap pendidik PAUD henda k nya mema ha mi d a sa r- d a sa r ke s e hat a n dan kebutuhan gizi anak. Sehingga dapat memenuhi dengan layak. Tak hanya itu dalam kesempa-
tan tersebut dirinya juga memberikan materi sex education, untuk usia dini melalui lagu yang mudah dipahami oleh anak usia dini. “Pengalaman mengajar guru PAUD berbeda dengan mengajar mahasiswa. Berinteraksi dengan guru PAUD seperti belajar sambil bermain, menyelami dunia anak yang penuh keceriaan. Ilmu yang saya berikan tidak seberapa
dengan ilmu dan pengalaman yang dapat saya serap disini,” ungkapnya. Salah satu peserta dalam kegiatan tersebut, Aisah sangat berterima kasih kepada Stikes Kharisma Karawang atas kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pengabdiannya. “Semoga kampus ini dapat terus melakukan sinergitas lintas sektor untuk membangun peradaban yang mulia,” pungkasnya. (oib)
TASIKMALAYA – Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum resmi membuka pelatihan dan magang program One Pesantren One Product (OPOP) gelombang II. Yang diikuti 148 orang dari 75 pondok pesantren, di ponpes Al Idrisiyyah, Kabupaten Tasikmalaya. Menurut Uu, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jabar meluncurkan program OPOP guna mewujudkan Pesantren Juara. Artinya, pesantren di Jabar harus mampu mandiri secara ekonomi. “Ponpes har us punya kekuatan atau modal, maka santri dan pengurus pesantren harus mengubah pola pikir. Di samping belajar fikih, akidah, dan lainnya, juga menguasai muamalah,” kata Uu, kemarin. Uu berharap pesantren yang ada di Jabar dapat menggelar kegiatan pendidikan sampai puluhan tahun. Hal itu dapat diwujudkan apabila pesantren di Jabar bisa memenuhi kebutuhan logistik dan lainnya secara
mandiri dengan mengembangkan kewirausahaan. “Kenapa pesantren di Jawa Timur bisa bertahan hingga ratusan tahun, karena mereka punya restoran, supermarket, penginapan dan jenis usaha lainnya. Minimal dalam 5 tahun kepemimpinan kami, 5000 pesantren sudah melaksanakan OPOP (memiliki produk khas yang dapat dijual kepada masyarakat luas),” imbuhnya. Pada tahun 2019 atau tahap pertama ini sebanyak 1074 pesantren telah mendaftar melaui online dan lolos tahap seleksi. Mereka mewakili kecamatan di 27 kabulapaten/ kota, yang terbagi kedalam dua kategori yaitu start up dan skill up. Selanjutnya, mereka mengikuti pelatihan dan magang di ponpes yang sudah ditunjuk Pemdaprov Jabar. Pelaksanaan pelatihan dan magang dibagi dalam tiga gelombang yang berlangsung pada 24 September 2019 sampai 22 Ok-
tober 2019. Untuk kategori start up, peserta akan mendapatkan materi soal mindset kewirausahaan, pemetaan potensi diri, bisnis plan dan marketing, pemetaan/ strategi pasar, business plan operation, tips dan sharing bisnis di lingkungan pesantren, serta praktik marketing online. Sedangkan, materi yang disampaikan kepada peserta untuk kategori skill up meliputi pengembangan bisnis, manajemen strategis, analisa SWOT, strategi bisnis, program pemasaran, operasional perusahaan, program keuangan, legal, dan sharing bisnis. “Narasumbernya pun tak main-main kita hadirkan para praktisi, konsultan, akademisi dan instruktur pesantren. Jadi peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola usaha pesantren terutama bidang manajemen dan skill usaha,” ucapnya mengakhiri.(*)
267 Warisan Budaya Tak Benda Ditetapkan Kemendikbud KARAWANG – Sebanyak 267 warisan budaya tak benda resmi ditetapkan Direktorat Warisan dan Diplomasi Ditjen Kebudayaan, Kemendikbud. Menurut Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Nadjamuddin Ramly, warisan budaya tak benda Indonesia yang telah ditetapkan sejak 2013-2019 dengan total keseluruhan sebanyak 1086 karya budaya.
“Pemberian status budaya tak benda menjadi warisan budaya tak benda Indonesia akan diberikan oleh Mendikbud berdasarkan rekomendasi tim ahli yang meliputi lima domain sesuai konvensi 2003 UNESCO yang sudah diratifikasi melalui Perpres 78 tahun 2007,” ungkap Nadjamuddin, kemarin. Rencananya, apresiasi penetapan warisan budaya Indonesia ini dilaksanakan
pada 8 Oktober 2019. Penyerahan ini dirangkaikan dengan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) 2019 di Gelora Bung Karno pada 7-13 Oktober. “Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah RI terhadap objek dan SDM kebudayaan. Di samping upaya untuk perlindungan warisan budaya takbenda melalui inventarisasi, pengamanan, pemeliharaan, penyelama-
tan dan publikasi objek p e maju a n kebu d ayaa n yang melibatkan pemda, akademisi dan komunitas,” bebernya. Dia berharap, kegiatan ini tidak berhenti pada apresiasi terhadap objek pemajuan kebudayaan dan SDM kebudayaan saja tetapi harus dikembangkan serta dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan berbasis kebudayaan. (bbs/rie)
Kemenristekdikti Menetapkan Biaya Sertifikasi Guru Mandiri KARAWANG – Pemerintah mulai menjalankan sertifikasi atau pendidikan profesi guru (PPG) prajabatan mandiri. Kemenristekdikti menetapkan biaya mulai Rp 7,5 juta sampai Rp 9,5 juta per semester. “Sasaran angkatan pertama PPG prajabatan itu adalah sarjana yang belum menjadi guru. Berbeda halnya dengan PPG dalam jabatan yang pesertanya adalah guru. Untuk angkatan pertama, November ini seleksi secara nasional dan pendidikan mulai Januari 2020,” kata Direktur Pembelajaran Ditjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemenristek-
dikti, Paristiyanti Nurwandani. Nurwandani mengatakan, untuk batch pertama, kuotanya dibatasi 12.225 orang. PPG berbayar dilaksanakan di 63 unit lembaga pendidikan tenaga kependidikan (LPTK) seluruh Indonesia. LPTK yang mendapatkan kuota terbanyak adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dan Universitas Negeri Padang. Masingmasing bisa menerima 675 orang. Ketua Forum Komunikasi (Forkom) Dekan FKIP Negeri Se-Indonesia Prof Sofendi menyampaikan bahwa dari hitungan pihak kampus, biaya PPG pra-
jabatan berbayar berkisar Rp 10 juta sampai Rp 15 juta per semester. ’’Pendidikannya dua semester atau satu tahun,’’ katanya di raker pimpinan FKIP negeri se-Indonesia di kampus Universitas Terbuka (UT). Besaran biaya pendidikan PPG disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Menurut Sofendi, biaya itu akan digunakan untuk sejumlah kegiatan praktikum. Khususnya praktik mengajar. Apalagi peserta PPG prajabatan mandiri bukan hanya sarjana lulusan FKIP. Sarjana non-keguruan, selama lolos seleksi nasional, juga bisa ikut. Seperti diketahui, selama
ini program PPG hanya diperuntukkan bagi guru. Pemerintah memberikan subsidi kepada seluruh guru yang mengikuti PPG. Sementara itu, para sarjana yang belum menjadi guru tidak bisa mengikuti sertifikasi untuk mendapatkan sertifikat profesi guru tersebut. Sertifikat profesi guru selama ini cukup krusial karena menjadi syarat utama bagi guru untuk mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG). Bagi guru PNS, besaran TPG sebesar satu kali gaji pokok. Sementara itu, bagi guru swasta, nominal TPG ditetapkan minimal Rp 1,5 juta/bulan. (bbs/rie)
SENIN, 7 OKTOBER 2019
METRO KARAWANG
5
Henny: Lahan Pasar Cikampek Bukan Milik Pemda
KARAWANG – Polemik Pasar Cikampek 1 memasuki babak baru, owner PT. Adytia Laksana Sejahtera (ALS), Henny Haddade mengungkapkan, lahan tempat berdirinya pasar Cikampek 1 yang selama ini di klaim milik Pemkab Karawang, ternyata milik seseorang bernama Sijem yang belakangan ahli warisnya menggugat melalui PTUN untuk membatalkan Hak Pengelolaan (HPL) atas lahan tersebut. “Belakangan diketahui, kepala Desa Cikampek Timur, waktu itu, pada tahun 2010 menandatangani surat keterangan tanah tak bersengketa sebagai dasar pembuatan HPL dan juga pada tahun yang sama menandatangi hak waris,” ucapnya kepada KBE, kemarin. Dikatakannya, kepala desa telah memberi keterangan palsu atas status lahan ini. Awalnya pihaknya semua mencari pemilik lahan termasuk orang-orang yang mendiami lahan ini sebanyak 335 orang yang saat ini menggarap lahan ini. “Setelah bertemu pemilik atau ahli waris, tanah hampir 7 hektare ini sudah saya beli, termasuk terminal Cikampek,” ungkapnya. Lanjut Henny, dirinya akan menuntut, karena merasa dibohongi Pemkab Karawang untuk membangun di atas lahan milik orang lain. “Sejak 2009 kita sudah dibohongi, malah saya bisa menuntut loh, kenapa saya disuruh membangun di atas tanah yang bukan milik Pemkab,” tegasnya. Tentang pemutusan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkab Karawang dengan PT. Aditya Laksana Sejahtera (ALS), Henny menjelaskan, dalam perjanjian tersebut ada klausul yang mengatakan pemutusan kontrak pengelolaan restribusi pasar Cikampek dan 236 kios atau lapak berlaku jika pihaknya (ALS) menerima pembayaran. “Waktu itu kami meminta penggantian Rp 18 miliar dan kami hanya menerima uang sebesar 1,8 miliar, pada 10 maret 2016. Pasar saya bangun 60 miliar, saya dibayar hanya 1,8 miliar, siapa yang mau,” pungkasnya. (gie)
Teknologi di Pertanian, Buruh Tani Terancam Kehilangan Pekerjaan KARAWANG – Kemunculan teknologi di sektor pertanian, mulanya disambut baik oleh kalangan petani di Indonesia. Namun, keberadaannya yang semakin menjamur, dianggap jadi masalah oleh buruh tani di pelosok negri. Seperti kehadiran Combina Harvester atau alat pemanen padi. Bagi petani yang memiliki sawah, merasa sangat terbantu dengan alat tersebut. Selain dapat memanen lebih cepat dan rapih. Cash yang harus dikeluarkan pun, tak semahal jika mempekerjakan buruh tani. Namun, disisi lain, para buruh tani tersebut protes. Pasalnya, mereka ketakutan akan kehilangan pekerjaan mereka. Terlebih, tak sedikit masyarakat di Indonesia, yang menggantungkan kebutuhan dapurnya, dari hasil kuli tani. Seperti di Desa Tegalwaru, Kecamatan Cilamaya Wetan. Puluhan buruh tani memprotes, para juragan sawah yang menggunakan alat pemanen padi, untuk menggarap sawahnya. Gelombang protes yang dilakukan masyarakat buruh tani tersebut. Membuat pusing Pemerintah Desa Tegalwaru. Bagai dua sisi mata uang. Para petani senang, hasil panennya bagus dan maksimal dengan di bantu alat tersebut. Tapi di sisi lain, Pemdes Tegalwaru, juga harus memperhatikan nasib warganya yang terancam kehilangan pekerjaan. “Saya ingin berdiskusi dengan Dinas Pertanian Karawang. Bagaimana solusi dari masalah ini,” ungkap Euis Herawati, PJS Kades Tegalwaru, kemarin. Melalui pesan singkatnya via aplikasi Whats App. Euis mengaku banyak mendapat kritik dan protes dari masyarakat, terkait maraknya jasa penyewaan alat pemanen padi. “Memang ini dampak dari kemajuan zaman dan teknologi. Tapi harus disikapi baik-baik. Maka dari itu, saya ingin segera berdiskusi untuk mengatasi masalah ini,” terangnya. Salah seorang petani di Cilamaya yang tak mau disebutkan namanya, menerangkan bagi pemilik sawah, kehadiran combine harvester dianggap sangat menguntungkan. Jasa sewanya yang hanya Rp 2,5 juta per hektare sawah. Dinilai lebih efisien pengerjaannya. Dari pada, mempekerjakan 10 buruh tani, dengan bayaran yang lebih tinggi. “Hasilnya bagus, biaya cash lebih murah. Ini sangat membantu,” ucapnya. (wyd)
DPMD : Anggaran Pilkades Rp 3,2 Miliar KARAWANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Karawang, memastikan anggaran Pilkades tiga angkatan, yaitu angkatan 33, 11 dan 1 desa, sebesar Rp. 3,2 miliar. Kepala DPMD Karawang Ade Sudiana mengatakan, anggaran sebesar Rp 3,2 milar untuk Pilkades 45 desa itu, bukan lagi beripa ajuan. Akan tetapi sudah di setujui oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrcahadiana. “Bukan ajuan lagi, itu sudah di Acc, untuk pelaksanaan Pilkades satu angkatan tahun 2020 nanti,” ungkap Ade Sudiana, kemarin. Pelaksanaan Pilkades 45 desa, kata Ade, sudah mulai masuk tahapan, per 1 Oktober 2019 lalu. Ade mewantiwanti, panitia pilkades dan para camat, agar melaksanakan tugasnya sebaik mungkin. Mengingat, pelaksanaan pilkades angkatan 64 kemarin, ada banyak kasus penolakan hasil Pilkades. Bahkan, beberapa diantaranya sampai masuk ke bangku hijau.
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
SUMPAH PANITIA : Pembentukan Panitia 11, pelaksana Pilkades Desa Cikarang, Cilamaya Wetan, saat diambil sumpah.
“Camat dan Muspika harus sering koordinasi, jaga komunikasi, supaya pelak-
sanaan Pilkades ini berjalan kondusif,” imbaunya.Kasie Tata Kelola Pemerintahan
Desa, DPMD Karawang, Andry Irawan mengatakan, pembentukan panitia 11,
sebagai pelaksana Pilkades 2020 sudah harus di bentuk, sejak 1-5 Oktober 2019. Kata Andry, sesuai pasal 12 Perbup dan SK Bupati, tentang Pilkades. Komposisi panitia 11 harus terdiri dari, perangkat desa, lembaga kemasyarakatan desa, dan perwakilan tokoh masyarakat desa. “Masa jabatan panitia 11 berlaku sejak mereka dilantik, hingga pelantikan kades terpilih nanti,” imbuhnya. Sementara, Kasie Pemerintahan Kecamatan Cilamaya Wetan, Nurhasan mengatakan, di Kecamatan Cilamaya Wetan, ada 4 kades yang habis masa jabatannya tahun ini. Diantaranya, Desa Tegalwaru, Desa Sukatani, Desa Cikarang, dan Desa Rawagempol Kulon. Sebagaian diantaranya, sudah membentuk panitia pelaksana Pilkades. “Desa Cikarang sudah terbentuk panitia, sudah dilantik dan diambil sumpah jabatan pekan ini,” pungkasnya. (wyd/gie)
Edarkan Narkoba, Dua Warga Lemahabang Diringkus KARAWANG – Kedapatan memiliki narkoba jenis sabu yang dikemas dalam belasan paket siap edar. Dua pengedar asal Kecamatan Lemahabang Wadas, diringkus Satnarkoba Polres Karawang. Tersangka diantaranya, Agus Billy
Koramil 0412 Klari Mengucapkan DIRGAHAYU TNI KE 74 “TNI Profesional Kebanggaan Rakyat”
Danramil 0412 Klari Kapten Infanteri S. Panjaitan & istri
(49) warga Kampung Babawangan, Desa Lemahmukti Kecamatan Lemahabang Wadas. Kemudian, Herdiansyah alias Dede (25) warga Dusun Krajan II Desa Kedawung, Kecamatan Lemahabang Wadas. Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Agus Susanto mengatakan, saat penangkapan kedua pelaku memiliki 1 bungkus plastik warna hitam yang di dalamya terdapat 19 plastik bening yang berisikan kristal warna putih dengan berat brutto 3 gram. “ Ke d u a n y a d i t a n g k a p Rabu 2 Oktober 2019 di
daerah Babawangan, Kecamatan Lemah Abang Karawang,” kata Agus kepada KBE, kemarin. Kronologis Agus mengungkapkan, penangkaoan dilakukan sekitar pukul 05.00 Wib di sebuah rumah yang beralamat di kp. Bawangan Rt 01/01 Desa Lemah Mukti Kecamatan Lemah abang Wadas. “Kami tangkap pertamakali tersangka Billy, saat sedang tidur di rumahnya. Tersangka merupakan DPO kami,” ungkapnya. Petugas kemudian menggeledah tersangka, dan rumahnya. Alhasil ditemukan barang bukti berupa 1 (satu) bungkus plastik hitam yang di dalamya terdapat 19 bungkus plastik
bening yang berisikan sabu sabu. Agus mengatakan, setelah diintrogasi kemudian tersangka mengakui mendapatkan barang narkotika jenis sabu-sabu tersebut dari Herdiansyah alias Dede. “Tersangka Dede kemudian ditangkap siang harinya sekitar pukul 12.00 WIB di Desa kedawung Kecamatan Lemahabang Wadas,” imbuhnya. Kedua tersangka pun, sambung Agus, dilakukan tes urin dan dipastikan positif pengguna narkoba jenis sabu. Kedua tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) Jo 112 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dan terancam pidana minimal 4 tahun. (rie)
SENIN, 7 OKTOBER 2019
6
Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis
Ribuan Orang Ikuti Lomba Lari Selaksa Warna KARAWANG – Sebanyak lima ribu orang mengikuti lomba lari Selaksa Warna yang diselenggarakan bank jabar banten (bjb) Cabang Karawang, di Galuh Mas, Minggu (6/10). Acara yang dibuka Bupati Karawang Cellica Nurachadiana merupakan kegiatan terakhir dari seluruh rangkaian perayaan ulang tahun Karawang ke 386. BJB Cabang Karawang ikut berpartisipasi memeriahkan HUT Karawang dengan
menggelar acara color run Selaksa Warna. Ini merupakan kegiatan terakhir rangkaian HUT Karawang yang ditutup oleh bjb. “Kegiatan ini sekaligus menutup seluruh rangkaian acara perayaan HUT Karawang. Bjb sengaja membuat kegiatan ini untuk masyarakat Karawang, khususnya pencinta olahraga,” ujar Bupati Karawang, Cellica Nurachadiana didampingi Pimpinan Cabang BJB Karawang, Arfandi.
Cellica mengatakan, melihat antusias masyarakat mengikuti acara colour run ini harus direspon positif oleh bjb. Agar kegiatan colour run ini bisa menjadi agenda rutin setiap tahunnya. Pemda Karawang, akan selalu mendukung setiap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat seperti yang dilakukan oleh bjb. “Saya sudah bilang ke pihak bjb agar kegiatan ini bisa dijadikan agenda rutin setiap tahunnya” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Cabang BJB, Arfandi mengatakan, kegiatan Selaksa Warna diikuti sedikitnya 5000 orang. Selain nasabah bjb, acara ini juga banyak diikuti masyarakat umum lainnya, terutama yang menggemari olahraga. “Kami berharap dengan kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi bjb dengan masyarakat. Kami juga terima kasih kepada Pemkab Karawang yang sangat mensuport acara ini,” kata Arfandi.
Lanjut Arfandi, kegiatan Selaksa Warna merupakan pertama kali dilakukan di Karawang oleh bjb. Menurutnya keinginan Pemkab Karawang agar acara ini menjadi agenda rutin setiap tahun dalam perayaan HUT Karawang, akan menjadi bahan pertimbangan. Namun dia memastikan bjb akan selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang digelar Pemkab Karawang, seperti perayaan HUT Karawang. (rie)
Mitsubishi Xpander di Indonesia Ditegaskan Aman
Empat BUMN Ditugaskan Operasi Penyelamatan Jiwasraya KARAWANG – Operasi penyelamatan perusahaan asuransi PT Jiwasraya Putra masih butuh waktu panjang. Empat BUMN yang bertugas melakukan operasi penyelamatan Jiwasraya masih menunggu investor strategis pemenang tender. Penyertaan modal perseroan ke Jiwasraya Putra saat ini masih menunggu adanya investor strategis. Investor strategis itu nantinya akan mengusai 65 persen saham. Adapun BTN akan diberi porsi saham sekitar 20 persen, Telkomsel sekitar 13 persen, dan sisanya untuk PT KAI serta PT Pegadaian. Tetapi yang menarik, BTN dan ketiga BUMN lain tersebut akan mendapatkan saham tanpa mengeluarkan kocek. “Untuk porsi BUMN kami tidak mengeluarkan modal dalam bentuk dana. Inipun baru bisa diimplementasikan jika sudah ada kesepakatan dengan investor strategis,” kata Direktur Keuangan & Treasury PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon LP Napitupulu. Lanjut Nixon, saat ini ada tiga perusahaan asing yang melakukan penawaran.
“Ketiganya asing. Ketiganya sangat berniat masuk ke Indonesia melalui bidding di Jiwasraya Putra,” katanya. Nixon menambahkan, jika sudah terjadi kesepakatan dengan investor strategis, perseroan akan mendapatkan kontrak transaksi antara Rp 600 – Rp 700 miliar. Tetapi dia memastikan, kontrak transaksi ini tidak akan dibukukan sebagai pendapatan. Sementara itu, mengenai ‘modal dengkul’ tapi BUMN mendapatkan saham 35 persen, Nixon menjelaskan nantinya investor strategis tetap akan membayar 100 persen. Namun, investor strategis tersebut hanya akan mendapatkan saham 65 persen. “Kami buka kerja sama dengan mereka (sehingga dapat 35 persen/4 BUMN),” katanya. Nixon optimistis bentuk kerja sama yang ditawarkan ini akan menarik investor, dan Jiwasraya Putra akan menjadi asuransi paling besar. “Dari sisi kami, sekarang masih due diligence dari aspek legalnya. Diharapkan akhir tahun ini final,” pungkasnya. (rie)
KARAWANG – PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) tegaskan tak ada penarikan kembali terhadap model small MPV itu untuk pasar Indonesia. Seperti diketahui, Mitusbishi Motors Vietnam (MMV) belum lama ini telah melakukan recall ke sebanyak 14.051 unit Mitsubishi Xpander yang diproduksi di Indonesia, periode produksi 14 Agustus 2018 dan 26 Agustus 2019. Small MPV andalan Mitsubishi itu diketahui mengalami masalah pada komponen di pompa bahan bakar. P re s i d e n D i re kt u r P T Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Naoya Nakamura mengakui bahwa Mitsubishi Vietnam telah melakukan recall pada model Xpander akibat masalah pada pompa bahan bakar. Namun, dia menegaskan produk di In-
donesia tidak ada masalah meskipun produknya sama dengan Vietnam. “Kami tahu bahwa APM Mitsubishi di Vietnam melakukan recall untuk Xpander. Tetapi di Indonesia, kami tidak memiliki masalah untuk produk yang sama,” kata Nakamura. Lanjut Nakamura, saat ini Mitsubishi Motors Indonesia tidak punya rencana untuk melalukan recall di pasar Indonesia. Tetapi jika pelanggan mengalami masalah serupa, MMKSI berharap konsumen langsung menghubungi dealer Mitsubishi terdekat. “Saat ini kami tidak memiliki rencana untuk mela ku k a n re ca l l d i p a s a r Indonesia. Tetapi jika ada pelanggan yang memiliki masalah serupa pada Xpander, maka mereka dapat menghubungi dealer kami,” ungkapnya. “Kami selalu mengutamakan keselamatan pelanggan sebagai prioritas utama,
kami akan mendukung perbaikan mobil mereka,” jelasnya. Mitsubishi Motors Corporation (MMC), induk
usaha MMV, mulai memasarkan model Xpander ke Vietnam pada tahun lalu sejak mobil global ini pertama diproduksi
di pabrik Cikarang, Jawa Barat, pada 2017. Selain Vietnam, small MPV ini juga diekspor ke Filipina dan Thailand. (bbs/rie)
DAM Ajak Anak Muda Berkreasi di GCP BANDUNG – PT Astra Honda Motor (AHM) bekerja sama dengan PT Daya Adicipta Motora (DAM) menggelar acara Genio Custom Playground di Trans Studio Mall, Bandung, Sabtu (5/10). Kegiatan yang diselenggarakan di 6 kota besar seperti Medan, Makassar, Bandung, Surabaya, Bali, dan Jakarta ini semakin seru dengan kehadiran kolaborasi bersama Elders Garage, Never too Lavish, Adit & The Bandits dan juga Twilo Skate Corners. Para pengunjung Genio Custom Playground dapat melihat produk-produk showcase, talkshow, dan beragam aktivitas lainnya yang akan menggugah jiwa custom anak muda. Selain eksebisi dan aktivitas menarik dengan para kolaborator, para pengunjung juga dapat menikmati karya-karya peserta Genio Art Work Competition. Kompetisi yang membuat desain custom virtual Honda Genio ini dibuka untuk
umum sejak 28 Agustus hingga 19 Oktober, nantinya desain dari 3 pemenang kompetisi ini akan direalisasikan langsung di Honda Genio. Event Genio Custom Playground juga dimeriahkan dengan kompetisi outfit of the day (OOTD) di booth augmented reality (AR) by Tahilalats. Terdapat pula pop-up bazaar berisi brand-
brand lokal daerah yang siap menemani pengunjung selama menikmati karya custom artwork dari Honda Genio. Selain itu, acara semakin meriah dengan adanya live music performance dari Twilo Sound System, Rock n Roll Mafia, Asep Balon, Coffee Reggae Stones, LARC, dan Lowdick. General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Lo-
gistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan, ajang ini menjadi tempat berkumpul generasi milenial yang memiliki passion di motor custom. Genio Custom Playground diharapkan menjadi wadah kreatifitas anak muda untuk menuangkan idenya di atas motor Casual Fashionable Honda Genio. “G e n i o Cu s t o m P l ay ground memiliki konsep rangkaian acara festival yang unik dan menarik dengan melibatkan kolaborasi antara brand fashion dan seniman dengan Honda Genio. Melalui acara ini juga pengunjung dapat menikmati secara langsung beragam aktivitas menarik yang siap menghibur dan menemani selama acara berlangsung,” ujar Lerri. Identitas Honda Genio ditandai dari desainnya yang casual dan bodinya yang compact,sesuai untuk generasi muda. Skutik ini juga dibekali generasi terbaru mesin eSP 110cc yang hemat bahan bakar, sekaligus
sanggup menyuguhkan performa optimal. Hal tersebut didukung oleh penggunaan frame(rangka) baru eSAF (enhanced Smart Architecture Frame). Teknologi frame baru Honda yang diimplementasikan pertama di Indonesia ini membuat Honda Genio lebih ringan, lincah, dan nyaman dikendarai. Genio Color Custom Disela-sela rangkaian acara Genio Custom Playground di Bandung, DAM juga mengajak 50 bikers dari komunitas Ikatan Motor Honda Bandung (IMHB) untuk sharing dan discuss modifikasi ringan mengenai Honda Genio melalui acara Genio Color Custom. Acara bareng komunitas motor Honda ini mengusung tagline kegiatan #GAYA_HITS Modifikasi Genio yang diisi dengan beragam aktvitas mulai dari gathering komunitas, test ride Honda Genio, dan Tapping Honda Community ID. (rls/rie)
SENIN, 7 OKTOBER 2019
SAMBUNGAN
7
LSI: Publik Percaya Aksi Demonstrasi Mahasiswa Tak Ditunggangi JAKARTA- Aksi demonstrasi mahasiswa belakangan ini masif terjadi di berbagai daerah. Mereka menolak disahkan revisi UU Nomor 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi. Pemerintah kemudian menarasikan kalau demonstrasi
mahasiswa ditunggangi kelompok tertentu. Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan survei terkait persepsi publik mengenai demonstrasi mahasiswa yang belakangan terjadi di berbagai daerah. Survei LSI menunjukkan, sedikit masyarakat
yang menilai demonstrasi mahasiswa ditunggangi oleh kelompok yang anti terhadap Presiden Joko Widodo. Dalam survei teranyar LSI, sebanyak 16,4 persen responden menilai demonstrasi mahasiswa belakangan ini digerakkan oleh
Ade Swara Toh-tohan .... dari halaman 1 nilaian berbagai indikator agar Gina dan pasangannya mampu meraih simpati masyarakat untuk memimpin Karawang,” ujar mantan Bupati Karawang ini. Soal nama putrinya yang kian dilekatkan dengan Jimmy, Ade Swara mengaku tak terlalu mempersoalkan masalah itu. Kendati peta politik masih sangat dinamis, anggapan publik dan klaim, bagi Ade menjadi sikap politik yang lumrah, apalagi beluam ada putisan rill dari DPP masing-masing partai soal nantinya akan berpasangan dengan siapa. “Saya merestui bahkan mendukung sepenuhnya Gina. Kita tunggu hasil survei elektabilitas Gina di masyarakat, dan juga menghargai kerja partai dalam memilih siapa pasangan yang cocok untuk Gina,” ujarnya. Menurut Ade Swara, politik itu dinamis dan bisa berubah dengan cepat, Gina bisa bersanding dengan siapa saja yang dikukuhkan oleh partai. “Siapa saja artinya tentu hasil keputusan final partai yang diperoleh dari penilaian berbagai indikator agar Gina dan pasangannya mampu meraih simpati masyarakat untuk memimpin Karawang,” tegasnya. Menurut Ade, masih ada waktu untuk melakukan kompromi politik dengan partai beserta tokoh yang diusungnya, dan itu bisa koalisi dengan partai manapun sepanjang memenuhi sarat 20 persen. “Karena politik itu dinamis jadi semuanya bisa mungkin,” katanya. Sebagaimana diketahui, Nama Gina Swara belakangan ini makin melejit. Sebagai kader muda potensial yang dimiliki Partai Gerindra, ia sudah mengantongi
restu dari partainya untuk maju dalam burasa Pilkada Karawang 2020 mendatang. Ia pun disebut-sebut menjadi rebutan sejumlah calon lain agar bisa maju bersama menjadi calon bupati dan wakil bupati. Sejumlah tokoh sudah meminta restu langsung ke orang tua Gina, Ade Swara. Tak terkecuali Wakil Bupati Karawang, Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari. Duet keduanya disebutsebut paling ideal untuk menantang petahana, Cellica Nurrchadianna, dengan siapa pun nanti Cellica akan berpasangan. Gina bahkan blak-blakkan, pinangan politik sudah ditawarkan Jimmy. Ia pun merespons cukup baik, bahkan mengaku justru keluhan masyarakat Karawang yang disampaikan kepada Gina, sering ia langsung laporkan atau komunikasikan dengan Jimmy. “Selain permintaan partai, pinangan juga datang dari beberapa bakal calon bupati untuk mendampingi, salah satunya Ketua DPC PKB Karawang, Ahmad Zamakhsyari,” ucapnya kepada KBE. Bahaka ia pun seakan memberi kode, lebih sreg dengan Jimmy dibandingkan pinangan politik yang datang dari tokoh lainnya. “Beliau juga baik, mungkin saja dengan kang Jimmy,” ujarnya. “Karena jika ada aspirasi masyarakat yang tidak bisa saya sampaikan, saya sampaikan ke Kang Jimmy. Komunikasi kami baik, sejak sebelum hingga sekarang adanya Pilkada,” timpalnya. Gina pun turut melontarkan pujian kepada Jimmy. Ia menilai, saat ini Jimmy menjadi salah satu sosok yang paling getol terus meminta Gina menjadi wakilnya di Pilkada Karawang. “Beliau juga sudah silaturahmi dengan keluarga,
karena sudah akrab sejak mama dulu di dewan, dan ketika Kang Jimmy mau sharing tentang keinginan dia nyalon bupati dan Gina jadi wakilnya, ya kita terima saja kita dengarkan,” ungkapnya. Gina juga membeberkan soal kontrak politik yang ditawarkan Jimmy. Kepada ia, partai dan keluarganya, Jimmy menuturkan hanya akan menyalonkan diri menjadi bupati satu kali, jika ia terpilih. “Iya, Kang Jimmy sempat mengatakan jika dirinya hanya ingin satu periode saja membangun Karawang karena dia akan ke provinsi. Tentu kita sambut baik dan menjadi informasi tambahan buat kita buat memutuskan langkah selanjutnya bagaimana,” terangnya. Namun, unuk soal itu, ia tak terlalu mempermasalahkannya. Sekali maupun dua kali, kata dia, yang terpenting, jika p a d a a k h i r n y a Ji m my Gina klop dan maju bersama menjadi pasangan calon bupati dan wakil bupati, kata Gina, harus menang. “Kita maju, kita menang tentunya kita harus melihat dulu dukungan kepada kita sebesar apa, meski memang endingnya kayak gimana kita lihat nanti keputusan DPP,” ucapnya. Pernyataan Gina bak gayung bersambut dengan pernyataan Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat Rahmat Hidayat Djati kepada KBE beberapa waktu lalu yang menuturkan, saat ini PKB tengah mematangkan duet Jimmy-Gina. “Betul, kita sedang mematangkan pasangan JimmyGina ini. Meskipun dinamikanya memang masing cukup panjang sebelum pendaftaran dibuka,” jelas pria yang kerap disapa Tolleng ini. (gie/shn/mhs)
bulan Juni 2019 mencapai 31 orang, sanya 2 orang luka ringan dan 68 luka berat serta rugi materi sebesar Rp 77 juta. Sementara kasus kecelakaan secara keseluruhan di bulan Juni 2019 mencapai 70 kasus, lebih rendah 20 kasus dari Juli 2019. Jumlah kematian akibat laka lantas sejak Januari-Agustus 2019 mencapai 192 orang, 25 orang luka berat dan 506 menderita luka ringan.
Sebelumnya, dua pelajar tewas setelah bertabrakan dengan truk di Jalan Ahmad Yani, Kampung Wira Karya, Desa Cikampek Kota, Kecamatan Cikampek, Rabu (18/9) pukul 19.00 WIB. Diduga tak bisa menguasai sepeda motor. “Korban tewas merupakan pelajar SMP, bernama Agra Imana (13) warga Kampung Baru Timur, Desa Cikampek Utara, Kecamatan Kotabaru dan Vikas Salenda (14) warga Desa Dawuan Timur, Kecamatan Cikampek,” kata
Iptu Sabar Santosa kepada KBE melalui pesan singkat. Sabar mengatakan, kedua korban tewas s eketika di tempat kejadian perkara (TKP) akibat tertabarak Kendaraan Truck Box Hino Nopol B 9484 KB saat b e rb once ngan tiga dengan temannya. Kejadian tersebut terjadi saat korban berboncengan bertiga menggunakan satu sepeda motor Honda Vario Nopol T 3506 CU berjalan menuju arah Cikampek. (rie)
“46,8 masyarakat bisa membedakan ada yang ingin gagalkan pelantikan dan ada demo yang menentang revisi UU KPK,” ucap Djayadi. Sementara itu, lebih besar responden menilai demonstrasi mahasiswa bukan untuk menggagalkan pelantikan presiden. Sebanyak 35,2 persen masyarakat setuju demonstrasi untuk menggagalkan pelantikan presiden. Tapi, 43,9 persen tidak setuju demonstrasi mahasiswa untuk menggagalkan pelantikan presiden. “Cukup banyak demo dianggap untuk menggagalkan pelantikan sebanyak 35,2 persen. Tapi lebih
banyak lagi yang tidak setuju,” jelas Djayadi. Untuk diketahui, LSI melakukan survei melalui sambungan telepon pada 4-5 Oktober 2019. Survei melibatkan 1.010 responden yang dipilih secara stratified random sampling para responden yang pernah menjadi sampel LSI sebelumnya. Survei memiliki margin of error 3,2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto tak menginginkan adanya demonstrasi mahasiswa yang kerap terjadi di sejumlah daerah. Dia menginginkan agar
mahasiswa mengirimkan perwakilannya. “Ketimbang kita ramai-ramai di jalan, nanti ditunggangi oleh pihak-pihak lain, menimbulkan kekacauan, akan merugikan masyarakat dan merugikan kita semua. Itu sebenarnya yang kita harapkan seperti itu,” ucap Wiranto di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (23/9). “Oleh karena itu, kembali tadi sebagai insan mahasiswa yang intelektualitas yang sangat tinggi, saya kira memahami masalah ini. Kita ajak supaya masuk ke proses yang sehat seperti itu,” pungkasnya. (bbs/mhs)
Kunjungan Cellica ke Barugbug .... dari halaman 1 Tak hanya aktifis dan warga terdampak. Komentar miring juga ditinggalkan netizen Karawang di media sosial, terkait kunjungan Cellica-Dedi ke Bendungan Barugbug. Seperti yang di tulis akun Facebook Astrajingga Hadehate, di kolom komentar, yang memposting foto kunjungan Cellica ke Barugbug yang viral di halaman
Karawang Info. “Saya mencium aroma politik disini. Tapi tak apa lah, yang penting masalahnya harus selesai,” tulisnya. Komentar pedas juga ditulis oleh pengguna akun Selamet Priyanto, yang juga menganggap action Bupati Cellica terkesan politis. “Mudah-mudahan bukan pencitraan. Jangan dicoblos sebelum masalah
selesai,” tulisnya. Hingga berita ini ditulis, postingan viral kunjungan Bupati Cellica ke Bendungan Barugbug, sudah ditanggapi sekitar 6.500 warganet. Dengan 250-an komentar pro-kontra di dalamnya. Minyakapi kritikan t e r s e b u t , Ke t u a S e d u lurs Cilamaya, Nurhaimin mengatakan, selama ini, sudah terlalu banyak pejabat yang datang ke Barugbug dan Sungai Cilama-
ya. Namun, kebanyakan dari mereka hanya sekedar berkunjung, untuk berswa foto dengan kondisi sungai yang tercemar itu. Nurhaimin berharap, kedatangan Cellica dan Dedi Mulyadi ke Bendungan Barugbug tidak hanya datang untuk “show” saja. “Tolong Teh Celi, Kang Dedi, datang jangan show saja. Segera ambil tindakan, push Pemprov Jabar,” tukasnya.(wyd)
TKP berpindah dari lajur 2 ke lajur 3 dan ditabrak belakang oleh kendaraan tidak dikenal. “Selanjutnya kendaraan tersebut terguling masuk row sebelah kiri jalan, akibat kejadian tersebut pengemudi dan penumpang mengalami luka-luka dan dibawa ke RS Thamrin Purwakarta,” jelasnya. Lanjut Sabar, pasca kejadian pihaknya melakukan
pendataan identitas pengemudi/ pengendara Toyota Innova Nopol F 1379 RZ. Melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa saksi-saksi serta membawa korban ke rumah sakit. Kecelakaan tersebut ditangani oleh Unit Laka Polres Karawang dan membawa kendaraan yang terlibat kecelakaan ke Mapolres Karawang sebagai barang bukti. (rie)
gan,” singkatnya. SepertidiketahuicalegPerindo Engkus Kusnaya membeberkan aliran dana yang diterima oleh Ketua PPK Rengasdengklok, Saepudin, menerima Pembayaran 60 persen Rp.67.020.000
Pembayaran 40 Persen 44.680.000 Total Rp.111.700.000. Aliran dana dikirim H.Ek Budi Santoso alias H.Engkus Kusnaya ke Nomor Rekening BCA 5765257368 atas nama Nazma Hayatulloh Rama. (gie)
Tiga WNA Tewas .... dari halaman 1 RT 03/03, Desa Cimohong, Kecamatan Bulukamba, Kabupaten Brebes, Provinsi Jateng (tewas). “Kecelakaan terjadi kurang hati-hatinya pengemudi kendaraan Toyota Innova F 1379 RZ (Sutrisno) saat mengemudikan saat berpindah jalur tidak memperhatikan situasi arus lalin. Sehingga terjadi kecelakan
lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa 3 orang merupakan warga negara asing (WNA) dan 1 luka berat,” kata Kanit Laka Polres Karawang, Iptu Sabar Santoso kepada KBE. Kronologisnya, kata Sabar kendaraan Toyota Innova F 1379 RZ yang dikemudikan Sutrisno dengan tiga penumpang berjalan dari arah Cikampek menuju arah Jakarta. Namun pada saat di
Pro Kontra Pelantikan .... dari halaman 1 gar aturan,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Desa Rengasdengklok Utara, Saepudin ketika dimintai tanggapan
mengenai suap yang diterimanya, dirinya mengaku bahwa saat itu dirinya hanya sebagai saksi yang dimintai keterangan Bawaslu Karawang. “Saya sebagai saksi yang dimintai keteran-
Warga Kampung Pagadungan …. dari halaman 1
20 Pelajar .... dari halaman 1
orang-orang yang anti Jokowi. Namun, hanya 11,8 persen responden menilai gerakan mahasiswa ditumpangi oleh kelompok anti Jokowi. “Kalau kita lihat hanya 11,8 melihat demonstrasi ditumpangi. 16,4 persen responden, demonstrasi digerakkan orang anti Jokowi,” kata Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan dalam rilis survei di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (6/10). Menurut Djayadi, publik kini bisa membedakan demonstrasi arus utama mahasiswa yang bertujuan untuk menentang revisi UU KPK dan sejumlah rancangan undang-undang.
cukup menyengat. Menurut Nace, jarak bau bisa tercium hingga radius 500 meter. “Mereka melaporkan kepada kami, baunya juga mengganggu petani sekitar hingga radius 500 meter. Kita khawatir itu bisa mengganggu kesehatan masyarakat,” katanya. Nace juga berharap polisi dan pemerintah bisa mengungkap pelakunya. Bahkan bukti awal sudah ditemukan dengan adanya sejumlah logo perusahaan pada drum-drum tersebut. “Harusnya pelakunya bisa cepat terungkap. Kami san-
General Manager: Tohiri Alam. Deputy General Manager: Hayatullah. Pimpinan Perusahaan: Tohiri Alam. Pimpinan Redaksi: Hayatullah. Wakil Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Feri Kosasih, Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
gat berharap bisa diungkap, karena sudah ada bukti jelas dari drum-drum tersebut bisa dilacak,” kata Nace. Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan, Wawan Setiawan mengatakan jika pihaknya telah melakukan pengambilan sampel terhadap limbah tersebut. “Tim sudah kesana. Hanya saja saya belum menerima laporan itu zat apa,” katanya. Selain itu, pihak DLHK juga sudah melakukan koordinasi dengan Unit Tipiter Polres Karawang untuk mengungkap pemilik drumdrum limbah yang dibuang di hutan Perhutani.
Polres Karawang masih melakukan penyelidikan pelaku pembuang drumdrum limbah mengandung bahan berbahaya beracun (B3) di tengah hu t a n Pe rhu t a n i Ka m pung Pegadungan, Desa Tamanmekar, Kecamatan Pangkalan. “Untuk tahapan selanjutnya masih dalam penyelidikan,” ungkap Kapolres Karawang AKB Nuredy Irwansyah Putra. Nu re d y m e n j e l a s k a n , setelah pihak kepolisian melakukan pengecekan lapangan, ditemukan 11 drum. Dimana terdapat 4 drum masih berisi cairan
limbah B3 dan 7 drum kosong. “Kalau dari keterangan masyarakat pembuangan limbah terjadi pada hari Rabu 2 Oktober sekitar Pukul 05.00 wib dini hari,” ungkap Nuredy. Polisi pun melakukan pengamanan di lokasi dengan memasang police line. Sehingga masyarakat tidak mendekat lokasi pembuangan limbah karena dikhawatirkan akan membahayakan masyarakat. “Karena memang berbau, jadi kita pasang police line. Masyarakat jangan sampai mendekat karena khawatir akan mengganggu kesehatannya,” terangnya. (*)
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
SENIN, 7 OKTOBER 2019
8
Semangat Baru Purwakarta
SEKILAS
Pemkab Luncurkan Sipinter Panduan Liburan PURWAKARTA- Pemerintah Kabupaten Purwakarta meluncurkan aplikasi sistem informasi pariwisata terintegrasi (Sipinter Berisi). Aplikasi itu dikelola oleh Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) setempat. Kepala Disporaparbud Kabupaten Purwakarta, Agus Hasan Saefudin, mengatakan apilikasi ini merupakan terobosan baru dalam menyuguhkan peningkatan sumber informasi tentang kepariwisataan. “Semua informasi soal pariwisata di Purwakarta terangkum dalam sebuah media yang kami namai Sipinter Berisi,” ujar Agus. ). Ada banyak menu pilihan layanan dalam media informasi tersebut. Misalnya, informasi mengenai rumah makan khas, cafe, tempat nongkrong dan lokasi wisata alam, kuliner, dan religi. Media tersebut bakal menampilkan lokasi yang bisa dituju masyarakat, berikut dengan penunjuk jalan. Selain itu, pengguna bisa melihat data mengenai jumlah kunjungan wisatawan di masing-masing destinasi. “Dengan media ini, pelayanan kepariwisataan menjadi lebih praktis,” kata Agus. Ia mengatakan, media informasi kepariwisataan berbasis digital ini tersedia di sejumlah hotel dan fasilitas umum. Namun untuk sementara baru ada empat unit, salah satunya di Hotel Harper. “Kami pastikan seluruh hotel dan fasilitas publik yang menjadi pusat keramaian akan dipasang media informasi Sipinter Berisi, Idealnya, kami pasang di 20 titik,” ucap dia. (san)
UNJUK RASA
BEM Sampaikan 3 Tuntutan PURWAKARTA- Puluhan mahasiswa tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Purwakarta berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Purwakarta, (4/10/2019). Mereka menyoroti soal pengesahan UU KPK dan rencana pengesahan RUU KUHP yang dianggap mencederai reformasi. Koordinator Aliansi BEM Purwakarta Rizki Rizaldi mengatakan, ada tiga tuntutan yang disampaikan pada aksi ini, yaitu menuntut DPRD Purwakarta agar mendesak Presiden mengeluarkan Perppu KPK, menuntut DPRD Purwakarta agar menolak pasal-pasal karet yang kontroversial dalam RUU KUHP, serta menuntut DPRD Purwakarta agar ikut menolak RUU Ketenagakerjaan yang tidak berpihak serta merugikan para buruh. Ia juga mengaku akan melakukan aksi lanjutan jika tiga tuntutan tersebut tidak diakomodir oleh pihak DPRD Purwakarta. “Jika dalam satu minggu tidak ada tindak lanjut dari pihak DPRD Purwakarta kita akan melakukan aksi lagi sampai tuntutan kita dikabulkan,” ungkap Rizki. Dia menyebut, pemerintah dan DPR tidak belajar dari kesalahan Rezim Orde Baru. Pemerintah membuat kebijakan yang mendorong negara pada sistem yang korup, otoriter dan nenciptakan sistem ekonomi yang eksploitatif. Sementara Wakil Ketua Komisi 1 Bidang Pemerintahan dan Perundangundangan DPRD Kabupaten Purwakarta, Ceceng Abdul Qadir mengaku, DPRD akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa Purwakarta tentang Perppu KPK dan RUU KUHP. “ Apapun nanti hasil dari DPR RI kita akan terima dan akan disampaikan kembali kepada para mahasiswa. Secepatnya kita akan sampaikan,” ujar Ceceng. (san)
PERISTIWA Nenek Tewas Tertabrak Kereta PURWAKARTA- Seorang nenek tewas tertabrak kereta api di Desa Mekargalih Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Sabtu (5/10/2019). Korban diketahui bernama Ratna Wati (57) hendak melintas perlintasan kereta api. Namun pada waktu bersamaan datang kereta api pengangkut barang datang dari arah Jakarta menuju Bandung. Kapolsek Jatiluhur Kompol Deni Hamari mengatakan, berdasarkan keterangan saksi kereta api telah memberikan suara klason, namun korban tetap melintas perlintasan kereta. Akibatnya korban tertabrak dan tewas Tempat Kejadian Perkara (TKP). “Kereta sudah memberikan pemberitahuan dengan menyalakan sirine tapi korban tetap melintas, korban tewas di TKP,” ujar dia. Jasad korban dievakuasi ke RSUD Bayu Asih Purwakarta agar ditangani pihak medis. Sementara pihak kepolisian melakukan olah TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi. “Pihak keluarga menolak jasad korban dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut murni sebagai musibah dan korban pun segera dikebumikan,” ujarnya. (san*)
INDAH: Pemandangan yang menyejukan antara TNI dan Polri di Purwakarta. Pasalnya, Anggota Kompi 3 Batalyon C Pelopor, mengunjungi Batalyon Armed 9 Pasopati .
Indahnya Kebersamaan di HUT TNI Ketika Prajurit TNI- Polri Bersatu PURWAKARTA- Kekuatan dan ketahanan negara ada di alat negara, yaitu TNI dan Polri, sinergitas antar kekuatan yang terus dipupuk akan menjadi satu kesatuan korps yang tak bisa di pisahkan sebagai benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Hal tersebut seperti yang dilakukan para ponggawa di tubuh TNI Angkatan Darat (AD) Batalyon Armed 9 Pa-
sopati dan Brimob Kompi 3 Batalyon C Pelopor Purwakarta, saat menggelar HUT TNI ke -74 di markas Batalyon Armed 9 Purwakarta. Bertepatan dengan HUT TNI ke-74 terlihat ada pemandangan yang menyejukan antara TNI dan Polri di Purwakarta. Pasalnya, Anggota Kompi 3 Batalyon C Pelopor, mengunjungi Batalyon Armed 9 Pasopati Kabupaten Purwakarta. Terpantau kunjungan puluhan personil pasukan Brimob bergerak dari markasnya di Jalan Raya Sadang
- Cikopo, dipimpin langsung oleh Danki 3 Iptu Sajak Utomo menuju markas Armed 9 Sadang. Sesampainya di lokasi langsung disambut dan diterima oleh Danrai Ma Kapt. ARM. Yulian Steven sebagai perwakilan Danyon Armed 9 Pasopati. “Selamat ulang tahun TNI ke 74 pak,” ucap Danki 3 Iptu Sajak Utomo, sambil bersalaman, Batalyon Armed 9 Pasopati Kabupaten Purwakarta, pada Sabtu (5/10). Ucapan itu pun sepontan dijawab oleh Danrai Ma Kapt. Arm. Yulian Steven
sambil tersenyum. “terimakasih,” ucapnya. Acara berlangsung sangat sederhana. Tidak ada panggung, tenda ataupun tamu undangan dari para pejabat, tapi mereka hanya dua kekuatan bertemu dalam menyambut dan memperingati HUT TNI. Dengan cara yang lebih indah dari sebuah pesta, karena dipenuhi sorak soray sesama prajurit, senyum, tawa saling tegur sapa dan taburan ucapan selamat HUT TNI dari para personil Brimob Kompi 3 kepada
para prajurit Armed 9. "Saling mengenal antar individu personil itu memupuk kami jadi lebih dekat antar pasukan, dan mereka para pasukan TNI juga adalah sodara kita, momen ini adalah momen terbesar untuk memper erat sinergitas antara TNI dengan Polri, tentunya hal ini tidak lepas dari peran pimpinan kami," pungkas Bharatu Agus Yuliyanto, pada Sabtu (5/10). HUT TNI kali ini mengusung tema TNI Profesional Kebanggan Rakyat. NKRI Harga Mati. (san)
Lentera Desa, Inovasi Penerangan di Babakan Wanayasa PURWAKARTA - Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, memiliki inovasi penerangan jalan Desa, menggunakan lampu bertenaga surya, yang dinamakan Lentera Desa. Karena dinilai inovatif, Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Wanayasa meng-capture teknologi tersebut untuk ditawarkan dalam Bursa Inovasi Desa (BID). Uci Sanusi, mantan Kepala Desa yang kini menjadi Inovator Lentera Desa menyata-
kan bahwa di Desanya matahari bersinar setiap hari. Oleh karena itu, potensi tenaga surya melimpah yang saat ini, tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. “Matahari bersinar setiap hari. Tenaga sur ya melimpah, ini yang dimanfaatkan”, terang Uci. Lebih lanjut, Uci Sanusi menjelaskan tentang perbedaan lampu tenaga surya inovasinya dibandingkan dengan lampu lainnya yang sejenis.
Faktor utamanya adalah efisiensi pembuatan, sehingga dimungkinkan biaya ditekan dengan sangat rendah. “Efesiensi. Ini didesain untuk di Desa, mungkin tidak seterang di kota (mungkin). Harga Lentera Desa jelas lebih murah”, lanjut Uci. Sesuai dengan Program Inovasi Desa (PID) yang digencarkan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDTT) membentuk Tim Pelaksana Inovasi
Desa (TPID) di setiap Kecamatan di seluruh Indonesia. Fungsi utamanya adalah untuk menggali Inovasiinovasi yang ada di setiap desa. Jika telah ditemukan dan diverifikasi, selanjutnya inovasi tersebut segera dicapture. Tujuan capturing ini adalah agar inovasi-inovasi tersebut terinventarisir. Kemudian saat ada gelaran Bursa Inovasi Desa (BID), hasil capturing tersebut bisa tawarkan kepada desa lain
yang membutuhkan. Bagi desa yang membutuhkan inovasi bisa mereflikasi inovasi yang sudah ada, atau dengan kata lain ‘membeli’ inovasi dari desa lain untuk diterapkan di desa sendiri. Pembelian inovasi berupa paket, bisa didanai dari Dana Desa (DD). Paket inovasi tersebut di dalamnya telah termasuk biaya pelatihan dan modul, sehingga desa yang mereflikasi mampu menyerap inovasi dengan sempurna. (san)
Menguak Misteri Batu Kursi di Jatiluhur n Masih Terkait Legenda Sangkuriang PURWAKARTA- Ada susunan batu dari berbagai ukuran membentuk garis y a n g ra p i m e n y e r u p a i tribun di stadion atau panggung pertunjukan terlihat di pinggir Waduk Jatiluhur, Purwakarta. Masyarakat setempat percaya, batu tersebut masih berkaitan dengan legenda Sangkuriang. “Batu itu digunakan masyarakat terdahulu untuk menyaksikan keberangkatan Sangkuriang yang akan melamar Dayang Sumbi,” kata salah seorang tokoh masyarakat Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari. Karena itu, warga setempat menyebutnya batu kursi. Susunan batu seluas dua petak sawah itu hanya terlihat saat debit air di Waduk Jatiluhur surut. Saat musim hujan, area tersebut terendam air cukup dalam. Saat bentuknya terlihat, banyak di antara warga yang datang untuk sekadar duduk-duduk sambil menikmati matahari tenggelam. Meski sudah dikenal sejak lama, lokasi batu-batu itu belum banyak dikunjungi wisatawan. “Kebanyakan yang datang
ISTIMEWA
MISTERIUS: Susunan batu seluas dua petak sawah itu hanya terlihat saat debit air di Waduk Jatiluhur surut.
dari warga sekitar saja. Ada beberapa pendatang yang ziarah atau yang penasaran,” kata Ahmad. Dia mengatakan, akses menuju lokasi batu-batu tersebut selama ini belum ada sehingga Badan Usaha Milik Desa Kutamanah berencana mengembangkannya sebagai lokasi wisata. Anggota Masyarakat Geografi Nasional Indonesia dan Kelompok Riset Cekun-
gan Bandung T Bachtiar memperkirakan, batu-batuan itu berusia 15 juta sampai lima juta tahun. “Proses pembentukannya, pada awalnya tersusun endapan. Endapan paling bawah paling awal mengendap,” katanya. Kemudian, endapan tersebut mendapat tekanan secara evolutif dari samping dan terlipat. Sehingga, membalikkan endapan yang
semula vertikal bawah-atas menjadi sejajar ke samping. “Setelah terlipat, lalu mendapatkan pengaruh panas dan dingin, diguyur hujan, lalu endapan itu retak-retak, pecah, dan bagian yang lunak terkikis, sedangkan bagian yang relatif kuat bertahan,” tutur T Bachtiar. Dia mengatakan, ketika danau tergenang, terjadi naik-turun muka air atau pasang-surut. Energi air
tersebut dipercaya terus menerus mengikis endapan yang sudah terpecah-pecah. Bagian yang lemah kemudian terkikis, menyisakan bagian yang kuat di atas hingga membentuk seperti kursi. “Lama-kelamaan, batu ini bisa ambruk juga bila p engikisan sudah b erlangsung lama dan bagian bawahnya tak sanggup lagi menyangga bagian atas,” katanya. (red)