BACA RUBRIK LAPOR NDAN BACA HALAMAN METRO EKSPRES (JABAR EKSPRES)
POLITIK DI TEMBOK Oleh SARAS DEWI *) Dosen Filsafat UI
Riuh rendah percakapan publik mengenai mural menarik untuk dicermati. Gairah untuk membahas karya seni mural dan grafiti ini menunjukkan bahwa lukisan ataupun tulisan di tembok itu tidak saja bertempat dalam diskusi seni rupa.
MENYOKONG PERSIKASI TEMBUS LIGA 1
— MELAMPAUI itu, karya mural yang menyebabkan diskusi di masyarakat ini dapat dikatakan se-
BACA HALAMAN 3 CIKARANG EKSPRES
BACA HALAMAN 2 METRO KARAWANG
HARIAN UMUM
KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO. ID
KARAWANGBEKASIEKSPRES_OFFICIAL
HARGA Rp3.000
Gedung Baru DPRD Kota Bekasi Rp 12,6 M PADAHAL INSENTIF NAKES MASIH NUNGGAK BERBULAN-BULAN
Penanganan pandemi belum usai. Insentif nakes pun tak kunjung dibayarkan. Di tengah kelimpungan membiayai penanganan pandemi, Pemkot bekasi justru menganggarkan pembangunan gedung baru DPRD Bekasi Rp 12,6 M.
ARIE FIRMANSYAH/KARAWANG BEKASI EKSPRES
SOROT: 40 warga Karawang diduga mengalami keracunan hidangan pengajian hingga harus dirawat.
Keracunan Massal Selesai Pengajian, MC Meninggal Dunia KARAWANG- 40 warga Karawang diduga mengalami keracunan hidangan pengajian hingga harus dirawat. Bahkan seorang seorang tamu yang diketahui menjadi pembawa acara di acara pengajian itu sampai meninggal dunia. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Karawang, Endang Suryadi mengungkapkan ada 40 warga yang diduga keracunan sajian makanan, dan satu orang meninggal dunia. “Dari data sementara, itu
COVID-19 MELANDAI
Kepala Daerah Jangan Terlena JAKARTA- Kurva kasus sembuh COVID-19 di Tanah Air menjadi kabar baik lantaran terus memperlihatkan lonjakan. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan agar setiap kepala daerah tak lengah dan tetap waspada. Ia meminta agar pemangku kepentingan di bisa bersikap waspada. Meski tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) dan tingkat kematian atau fatality rate memperlihatkan tren penurunan. Dia mengingatkan demikian karena kondisi di tengah pandemi ini dinamis. Dan, bergantung dalam upaya masyarakat menerapn Ke Halaman METRO KARAWANG
Tito Karnavian Menteri Dalam Negeri
ada 40 warga yang diduga keracunan karena makanan di acara pengajian muharaman di Majlis Taklim Nurul Huda, Desa Cikampek Utara, dan di dalamnya juga ada giat santunan anak yatim, kejadian itu pun satu orang meninggal dunia, kata keterangan desa, almarhumah itu, pembawa acaranya,” kata Endang saat diwawancarai di Kantor Puskesmas Kecamatan Kota Baru, Sabtu (4/9). Lanjut Endang, 40 warga itu tersebar di tiga desa, yakni Desa Cikampek Kota, Desa Pucung, dan Desa
JELANG HARI PUNCAK HUT KARAWANG
Bupati Minta Dinas Viralkan Angka 388 K A R AWA N G - B u p a t i Karawang Cellica Nurrachadiana memerintahkan kepada jajarannya untuk menggaungkan angka 388. Penegasan itu disampaikan
wanita yang pernah dinobatkan sebagai wakil bupati termuda di Indonesia pada rapat persiapan rangkaian HUT Karawang di Aula Lantai 3 Gedung Singaper-
bangsa Karawang, Jum’at (3/9). Ya, angka 388 adalah usia Kabupaten Karawang saat ini. Tepatnya peringatan HUT ke-388 akan dilaksanakan 14 hari nanti.
“Saya tekankan agar seluruh dinas harus menerapkan angka 388 dalam setiap rangkaian program HUT Karawang, biar gaungnya sampai ke masyarakat se-
lama satu bulan ini,” kata Bupati Cellica. Dia menginginkan peringatan HUT Karawang digelar dengan cara berbeda,
Melihat Dua Puluh KSP Digembleng Ilmu Komputerisasi
Karawang Menuju Digitalisasi Koperasi
Di masa perkembangan teknologi yang semakin pesat, sistem pengelolaan keuangan suatu lembaga, dituntut untuk bisa mengoptimalkan sistem komputerisasi. Selain lebih praktis, digitalisasi pengelolaan keuangan dianggap lebih taktis dalam mengikuti perkembangan zaman. WAHYUDI, KARAWANG
MELALUI Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Karawang, pemerintah mulai getol memberikan ilmu digitalisasi terhadap puluhan koperasi di kota pangkal perjuangan. Melalui pelatihan bimbingan teknis (Bimtek) komputerisasi koperasi, sebanyak 20 koperasi simpan pinjam (KSP) di Karawang, digembleng selama dua hari tiga malam. Agar memahami sistem komputerisasi dan
Kontak Redaksi: Suhlan: 081806630196, Mahesa: 082298163255. Kontak Iklan: Tohiri: 081279676016, Hayatullah: 085379686339
pengelolaan keuangan secara digital. Kepala Dinkop UKM Karawang, Ade Sudiana mengatakan, jumlah koperasi di Karawang seluruhnya ada 1.119 unit. Koperasi sebanyak itu, belum semuanya dibekali ilmu pengelolaan keuangan secara digital. Khususnya, koperasi simpan pinjam yang jumlahnya mencapai 98 unit di Karawang.
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
DIGITALISASI : Sebanyak 20 koperasi simpan pinjam di Karawang, digembleng ilmu komputerisasi oleh Dinkop UKM Karawang.
Email: karawangbekasiekspres@gmail.com, redaksikarawangbekasi@gmail.com
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
METRO KARAWANG
namun sederhana dan bisa dirasakan oleh masyarakat pelosok desa. “Gebyar HUT Karawang tahun ini harus dirasakan oleh seluruh masyarakat meskipun kita harus membatasi mobilitas masyarakat. Pastinya kita juga harus meniadakan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan,” ujarnya. Sebagai gantinya, lanjut Cellica, dia menginstruksikan seluruh dinas memperbanyak kegiatan sosial yang turut bermanfaat untuk pertumbuhan ekonomi
masyarakat. Terkait perintahnya itu, sudah ada beberapa instansi yang langsung menerapkan. Misalnya bank bjb akan memberikan beasiswa kepada 388 siswa yang berprestasi dengan nilai Rp 388 ribu. “PDAM juga sama akan ada promo pemotongan iuran sebesar Rp 388.000 selama bulan ini,” sebut Cellica. Khusus bagi ASN, Bupati Cellica menginstruksikan agar berbelanja kepada pelaku ekonomi rendah. Mereka wajib mem-
beli barang belanjaan dengan total nominal Rp 388 ribu dalam satu kali transaksi. “Dan belanjanya harus ke warung biasa, bukan moderen ataupun retail,” ungkapnya. Selain itu, Cellica juga akan memberikan penghargaan kepada warga Karawang yang berprestasi. Minimal prestasi di tingkat Jawa Barat. “Nanti saya akan memberikan Kadeudeuh (hadiah) buat warga Karawang yang telah mengharumkan nama daerah di semua bidang maupun ajang,” katanya. (bbs/mhs)
Kepala Daerah Jangan .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES kan protokol kesehatan dan vaksinasi. “Kita perlu untuk diskusi dalam rangka untuk membuat strategi. Kemudian, langkah operasional, taktik di lapangan yang lebih baik, supaya masyarakat maupun kita tidak cepat berpuas diri dan terlena dengan adanya indikator yang turun,” kata Tito. Menurutnya, sesuai data Satuan Penanganan covid-19, angka kesembuhan pasien positif covid-19 terus mengalami peningkatan. Namun, ia mengingatkan
agar semua pihak terutama masyarakat jangan sampai euforia berlebihan. Kata dia, penting agar tetap mematuhi protokol kesehatan atau prokes. “Kita jangan sampai lengah dan tetap waspada. Dengan adanya perbaikan indikator, kita saat ini sudah mulai pelonggaran bertahap. Artinya ada sektorsektor yang sudah bisa kita longgarkan dengan protokol yang ketat,” jelasnya. Bagi dia, memang kekompakan dalam penanganan
pandemi covid-19 diperlukan. Ia bilang perlu bersatu bahu-membahu karena covid-19 tidak sebatas pengobatan. Namun, ada proses hulu ke hilir yang membutuhkan kekompakan bersama. Menurut dia, proses hulu yang dimaksud seperti memperkuat prokes. “Saya apresiasi langkah Pemprov Babel yang membentuk Satgassus penanganan covid-19. Namun, saya sarankan menambah satgas yang berproses dari hulu yakni yang bertugas memperkuat prokes di lapangan,” ujarnya. (bbs/mhs)
POLITIK DI TEMBOK.... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES bagai giat diskursus politik oleh publik. Maksudnya adalah bahasa politis yang sering kali didominasi oleh pertikaian elite dan acap kali dilekatkan dengan nafsu kekuasaan, kali ini, mengalir secara dinamis membentuk kesadaran tentang gagasan kebebasan, keadilan, dan demokrasi bagi publik. Tentu, artikulasi protes ataupun sanggahan melalui seni memiliki keunikan cara. Grafiti ”Tuhan, aku lapar!!” disampaikan dengan bahasa yang lugas, menyasar pada tubuh, serta kondisi tubuh yang tersiksa karena kelaparan. Ciri mural maupun grafiti sebagai bagian dari seni di tengah masyarakat adalah vernakular atau ungkapan maupun bahasa tuturan sehari-hari yang dekat dengan masyarakat. Grafiti ini merupakan kerja kolektif seniman jalanan di Tangerang yang mengekspresikan rasa putus asa dan kefrustrasian karena pandemi yang membelenggu. Dalam kaitan ini, seni di ruang publik dapat dimengerti sebagai karya seni yang tidak saja milik sang seniman. Grafiti tersebut milik masyarakat yang senasib dan sepenanggungan dalam derita semasa pandemi. Meski grafiti ini sudah dihapus, kehadirannya masih kuat dirasakan. Itulah paradoks dari seni jalanan menurut saya. Ada kesementaraan sebab benda seni itu berada di ruang terbuka, dan kapan pun mungkin saja ditimpa gambar yang lain atau dihapus, tetapi imaji tentang karya seni itu tetap hidup. Ide itu melanglang ke dalam setiap insan, terus berkembang menjadi narasi-narasi baru. Mereka yang mencerca tulisan ini sebagai vandalis sesungguhnya tidak meresapi sisi-sisi kerapuhan dari pesan itu. Kata-kata itu tulus menggambarkan patah semangat, juga seruan jujur rasa kebingungan terhadap keadaan ini. Pergumulan politik yang terpampang di tembok
sesungguhnya amat penting untuk diteliti. Mitja Velikonja adalah seorang periset kultur grafiti yang fokus studinya di wilayah Eropa Bagian Tengah. Ia mengkaji secara multidisiplin keberadaan beragam grafiti, bahkan ia mengumpulkan dan mengolah data 25.000 grafiti untuk memahami subkultur masyarakat urban kontemporer beserta transformasi ideologi di masyarakat pos sosialisme di wilayah Balkan. Saya menelisik penelitian Velikonja bahwa sebenarnya jalanan dan dinding kota adalah saksi segala pertarungan kuasa manusia. Velikonja menelusuri sejarah totalitariansime pada masa Yugoslavia, hingga transisi menuju negara demokratis Slovenia, melalui objekobjek mural dan grafiti. Velikonja berkesimpulan bahwa beragam wujud grafiti dan mural adalah indikator visual suatu kondisi sosial, interaksi dalam masyarakat, dan struktur kekuasaan yang bekerja. Menurutnya, visualisasi yang politis ini adalah gabungan antara kreativitas, estetika, komunikasi, identifikasi, dan keterlibatan yang bertujuan untuk memantik respons. Pesan d a l a m g ra f i t i m e ma n g terkesan singkat. Walau begitu, karya itu sesungguhnya meluap dengan makna interpretatif. Kar ya mural memiliki kekuatan yang melintasi perbedaan bahasa maupun bangsa. Inilah yang saya rasakan ketika melihat lukisan karya seniman perempuan asal Afghanistan bernama Shamsia Hassani. Karya muralnya di tembok-tembok Kota Kabul menjadi penanda kehadiran perempuan di puing-puing peperangan yang lama mengoyak Afghanistan. Melalui komunikasi visual, Hassani menceritakan perjuang a n p e re m p u a n u n t u k merengkuh kebebasannya. S osok perempuan yang ia gambarkan adalah perempuan yang menari, bermain alat musik
2
Komisi III Janji Panggil Pemilik Lahan di Sempur
Bupati Minta Dinas .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES
KARAWANG BEKASI
seperti gitar atau piano. Sebagai seorang seniman dan profesor seni rupa, Ha ssa n i m e ng gu na ka n seni untuk membangun ha rap a n b ag i p e re mp uan di Afghanistan. Namun, semenjak Taliban m e re b u t k e ku a s a a n d i Afghanistan, ketakutan serta kecemasan menyelubungi masyarakat, khususnya kaum perempuan. Teror ini tampak dalam gambar-gambar terbaru Hassani yang ia unggah melalui media sosial. Taliban digambarkan sebagai sosok hitam yang memegang senjata dan menyorot dengan mata ber warna merah. Politik di tembok adalah juga pembelaan terhadap yang rentan dan terpinggirkan. Selain cita-cita kesetaraan, kebebasan, dan perdamaian, seni jalanan juga banyak mengangkat tentang lingkungan hidup. S e n i ma n S l i nat m e n g gambarkan perempuan dan anak pada masa Bali klasik, yang ia kontraskan menggunakan masker gas. Di pojok bawah mural raksasa itu, dituliskan kutipan: ”Aku tidak mengerti kenapa orang yang merusak yang dibuat manusia disebut vandal, tapi orang yang merusak yang dibuat oleh alam disebut kemajuan?” Coretan ini adalah pertanyaan kritis yang mempermasalahkan pembangunan yang abai terhadap kesinambungan lingkungan hidup. Seni jalanan melibatkan publik sebagai bagian partisipatoris dalam pengembangan karya. Karya seni tersebut tidak pernah tuntas dan tubuh seniman berkelindan bersama tubuh yang lainnya membentuk suatu pengalaman kolektif, baik estetis maupun etis. Saya menempatkan seni jalanan sebagai seni yang supertemporal, yakni seni yang kelanggengannya terletak pada sifatnya yang terus menjadi sekaligus dapat menjelma di mana pun. Seni ini pun memiliki roh emansipatoris. Ia memicu sensibilitas publik demi mendorong transformasi sosial. (*)
KARAWANG- Polemik terkait adanya proyek penataan tanah di kawasan Puncak Sempur Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang mendapat perhatian khusus dari DPRD Karawang. Anggota DPRD Karawang, Taufik menuturkan, siapapunpemiliknyaakaniapang-
gil ke DPRD dalam waktu dekat ini. “Mau pejabat, mau siapa undang aja, mau ketua ormas, mau LSM, kalau punya lahan di situ ya kita undang,” ujar pipik dengan nada tinggi. Lebih lanjut ia mengatakan dia bersama anggota DPRD Karawang yang lainnya akanmelakukanpendataansecara
lengkap siapa saja pemilik lahan di sekitar bukit sempur. “Hearing selanjutnya akan kita undang para pemilik lahan, kepala dinas terkait juga harus hadir temasuk SATPOL PP,”kataPipikketikaditemuimedia di kantor DPRD Karawang. Tak hanya Pipik, di tempat yang sama, Ketua Komisi III DPRD
Karawang, Endang Sodikin mengutarakan, komisi 3 DPRD Karawang akan konsentrasi pada destinasi wisatanya. “Puncak sempur pembangunan potensi wisatanyaperlukitadukung,tentunyadengancatatanmenggunakan mekanisme yang sudah ditentukan,” tutupnya. (bbs/mhs)
Gedung Baru DPRD Kota Bekasi .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Berdasarkan data dari laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Bekasi, pembangunan gedung tersebut memiliki nama tender Pembangunan Gedung D DPRD. Pagu anggaran pembangunan gedung yang berada di Jalan Chairil Anwar, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi itu memiliki pagu anggaran Rp12.647.193.443,00 dengan Harga Perkiraan S e n d i r i ( H P S ) s eb e s a r Rp12.642.000.000. Tender pekerjaan konstruksi tersebut sudah selesai. Pengamat Kebijakan Publik dari Unisma Bekasi, Adi Susila, mengatakan pembangunan gedung baru DPRD Kota Bekasi di tengah pandemi tidak tepat. “Menurut saya, anggarananggaran untuk pembangunan fisik itu sementara mestinya dihentikan dulu, kemudian anggarannya bisa
dipakai untuk menangani covid-19 ini,” kata Adi saat dikonfirmasi oleh awak media. Sementara Kepala Bidang Bangunan Gedung pada Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi, Giarto, mengatakan saat ini pembangunan gedung baru itu sudah mencapai tahapan 20%. “Progresnya sampai dengan akhir November ditargetkan selesai, sekarang kurang lebih 20 (persen). Baru (mulai pembangunan) dua bulan yang lalu,” kata Giarto saat dihubungi awak media belum lama ini. Dia menjelaskan pembangunan gedung tersebut merupakan usulan dari DPRD Kota Bekasi. “Kalau usulan dari dewan (DPRD Kota Bekasi),” ujarnya. Di lain sisi, sebenarnya insentif bagi para tenaga kesehatan (nakes) Kota Bekasi belum dibayar. Penyebabn-
ya, Pemerintah Kota Bekasi belum memiliki anggaran. Adanya pembangunan Gedung DPRD yang nilainya belasan miliar itu dikhawatirkan menyinggung perasaan para nakes yang saat ini masih berjuang di garis depan melawan pandemi. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, belum lama ini menuturkan masih memutar otak untuk mencari sumber pendanaan untuk membayar intensif tersebut. “Itu kan besar, uangnya kan mesti dicari dulu, uangnya mesti direncanakan dulu,” kata Rahmat, kepada wartawan, Kamis (19/8). Sebelumnya, dia menjelaskan, anggaran untuk insentif nakes semula menggunakan anggaran dari pemerintah pusat. Namun, sudah tidak diberikan sejak September 2020. “Jadi sebenarnya itu dulu diberikan insentif itu dari Kemenkes (melalui) BOK. Saat ketidakcukupan uang di sana, diserahin sama kita,” ungkap dia, kepada wartawan,
Senin (2/8). Pemkot Bekasi tengah membahas pengalokasian insentif tersebut dengan DPRD Kota Bekasi. Proses yang dilalui pun cukup panjang. Nantinya, jika disetujui, insentif akan dicairkan melalui Dinas Kesehatan. “Prosesnya panjang, harus bikin keputusan dulu. Boleh pakai SiLPA, tapi kan enggak bisa mindahin SiLPA langsung. Diverifikasi dulu, besarannya, jumlahnya, bikin keputusannya, nanti dinkes mengajukan permohonan pencairannya, artinya ada tahapan-tahapan, jangan sampai mengelola uang ini salah,” tutur Rahmat. Dinas Kesehatan Kota Bekasi pada Periode I Maret - Mei 2021 telah mencairkan insentif senilai Rp 5,7 miliar kepada 1.044 tenaga kesehatan. Dana tersebut bersumber dari Bantuan Operasional Kesehatan Tambahan (BOKT) yang dibayarkan pada bulan Oktober hingga Desember 2020. (bbs/mhs)
Keracunan Massal Selesai Pengajian .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Cikampek Utara. “Jadi dari 40 orang yang diduga keracunan ada 18 orang dirawat di Rumah Sakit Izza ada 3 orang, di UPTD Puskesmas Kota Baru ada 11 orang, di Puskesmas Cikampek 3 orang, di Rumah Sakit dr Abdul Razak Purwakarta, atau Thamrin itu ada 1 orang, tapi itu kemungkinan bisa bertambah, dan berkurang,” terangnya. Sementara itu, ada satu anak, mengalami sesak nafas, tengah dirawat ruang ICU di Rumah Sakit Izza. “Satu anak usianya belasan tahun, yang keadaannya be-
rat, karena mengalami sesak nafas dirawat di ruang ICU di Rumah Sakit Izza,” katanya. Ia juga menambahkan, kronologis kejadian itu pada Kamis (2/9) sekitar pukul 13.00 sampai dengan 15.00 WIB. “Jadi dari sejak malam Jum’at, ada dua, sampai 3 orang berobat ke bidan desa mengeluh mengenai perutnya, mual, sakit perutnya, mual dan pusing, sampai muntah-muntah, sampai terus dibawa ke Puskesmas, dan juga ada yang langsung dilarikan ke rumah sakit, salah satunya yang meninggal dunia itu, dia dibawa ke Rumah
Sakit Siloam,” tandasnya. Sebelumnya, dari pantauan awak media, ada 11 warga dirawat inap di Puskesmas Kota Baru, sementara dari keterangan warga, belasan warga lainnya tengah dirawat di tempat yang berbeda. “Ada kurang lebih 60 warga yang ikut pengajian muharaman, dan setahu saya ada juga, warga yang dirawat ada di Rumah Sakit Izza, Rumah Sakit Sentul, Rumah Sakit Thamrin Purwakarta, dan Klinik Safira,” ujar Nurjanah warga yang dirawat inap di Puskesmas Kota Baru, saat diwawancarai. Lanjut Nurjanah, kejadian terjadi, usai memakan ma-
kanan di pengajian Muharaman, pada Kamis (2/9) kemarin. Kemudian, Nurjanah merasakan sakit perut, pusing dan mual, tidak selang beberapa jam setelah perawatan di rumah, ia lalu dibawa ke Puskesmas Kota Baru. “Jadi kejadiannya itu, pas sudah makan makanan dari pengajian muharaman, pas Kamis kemarin, terus saya makan nasi sama lauk pauknya di rumah, jam 2 dini hari, setelah sejam, saya rasakan sakit perut sama mual, dan ingin buang air besar terus sempat dirawat di rumah, terus makin parah, saya langsung dibawa ke Puskesmas,” ungkap Nurjanah. (bbs/mhs)
Karawang Menuju Digitalisasi Koperasi .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES “Pelatihan ini bertujuan mendorong mereka untuk beralih, dari pencatatan keuangan secara manual menjadi digital, dengan bekal ilmu komputerisasi dan akuntasi yang dibina langsung oleh Dinkop UKM Karawang,” ujar Ade Sudiana, kepada KBE di Hotel Akshaya Karawang. Ade mengungkapkan,
setiap tahun sedikitnya 20 koperasi dilatih mereka soal ilmu komputerisasi. Ade berharap, di tahun 2022 mendatang, para pengelola koperasi di Karawang sudah seluruhnya menggunakan sistem digital. “Selain meningkatkan kualitas SDM pengurus koperasi. Melalui kegiatan ini juga, diharapkan proses
laporan keuangan KSP bisa lebih cepat dan efisien,” ujarnya. Di tempat yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi, Diah Mira Desi Avianti menambahkan, selama tiga hari dua malam itu. Para pengurus KSP digembleng berbagai materi pelatihan komputerisasi. Mulai dari tata cara penyusunan pelaporan secara
digital, pengelolaan simpan pinjam berbasis IT, dan yang paling penting yaitu dasardasar akuntansi berbasis komputerisasi. “Mudah-mudahan melalui pelatihan komputerisasi ini, semua jenis pelaporan keuangan KSP di Karawang bisa berbasis digital. Kami terus berkomitmen untuk percepatan Karawang menuju digitalisasi koperasi,” ujar Mira. (*)
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
HARGA Rp3.000
3
JANGAN TERLENA ANGKA COVID-19 TURUN
SEKILS
AL-MUJAMIL/CIKARANG EKSPRES
FASILITAS: Sekdes Sukadami Abeng Arif meninjau stadion mini sukadami yang terbengkalai akibat kurang perhatian dari Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bekasi, Jumat (3/9).
Stadion Mini Sukadami Terbengkalai CIKARANG SELATAN - Sejak diresmikan pada tahun 2012 oleh mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin, Stadion Mini Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan terbengkalai akibat tidak adanya perawatan. Berdasarkan informasi yang di himpunan Cikarang Ekspres, keadaan Stadion Mini Desa Sukadami tersebut sangat memprihatikan, mulai dari kondisi lapangan yang rusak hingga tribun penonton yang kumuh dan kotor, banyaknya sampah yang berserakan dan rumput liar. Sekretaris Desa Sukadami, Abang Arif mengaku, pihaknya sudah mengajukan permohonan anggaran pemeliharaan kepada Disbudpora untuk stadion mini tersebut. Namun hingga sampai saat ini belum juga ada n KE HAL 4 METRO CIKARANG
Potensi Ledakan Kasus Bisa Terjadi KABUPATEN BEKASI- Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan mengimbau masyarakat agar tidak euforia menyikapi turunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi. Dia meminta semua pihak agar waspada dan tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik agar kasus tidak kembali naik. Dani Ramdan mengatakan, kegiatan silaturahmi tersebut menindaklanjuti perintah Presiden Joko Widodo, yang meminta seluruh kepala daerah untuk menjaga masyarakat agar tidak euforia menyikapi turunnya kasus Covid-19. Presiden khawatir jangan sampai euforia menyebabkan munculnya ledakan kasus baru seperti yang
terjadi di Amerika, Jepang dan Israel. “Karena itu, saya harus menggalang semua elemen masyarakat, baik ormas, LSM, dunia usaha, akademisi dan media, untuk ikut membantu menjaga pengendalian kasus Covid-19, dengan mengedukasi dan mengajak masyarakat agar tetap patuh terhadap protokol kesehatan,” kata Dani kepada wartawan, kemarin (5/8). Dani Ramdan mengungkapkan, turunnya kasus Covid-19 di Kabupaten Bekasi secara drastis, bukan hanya upaya pemerintah daerah, n KE HAL 4 METRO CIKARANG
Pemkab Bekasi Mulai Simulasi Pembukaan Tempat Wisata SEMENTARA itu, Pemerintah Kabupaten Bekasi, mulai melakukan uji coba pembukaan tempat wisata, guna mendorong pergerakan roda perekonomian di masa penerapan PPKM Level 3. “Sesuai instruksi Pak Bupati terkait pemulihan ekonomi, kami mencoba membuka tempat wisata. Kalau
uji coba ini berhasil, tidak menutup kemungkinan seluruh destinasi wisata akan dibuka kembali dengan persyaratan tertentu,” kata Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi Dodo Hendra Rosika Dia mengatakan, uji coba pembukaan tempat wisata ini mengacu kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300/SE-60/POL.
PP terkait PPKM Level 3 Corona Virus Disease 2019 dan transformasi pemulihan ekonomi di Kabupaten Bekasi. Dodo menjelaskan, ada beberapa ketentuan pada masa uji coba ini, antara lain pengelola tempat wisata wajib memastikan pembatasan pengunjung yang datang sebanyak 25 persen
dari kapasitas normal dan membatasi jam operasional hingga pukul 18.00 WIB setiap hari. Kemudian wajib lolos verifikasi checklist yang dipersyaratkan Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi serta komitmen penguatan 3M, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Bagi pengunjung dan
karyawan, kata dia, diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi saat melakukan screening masuk area tempat wisata. Hingga saat ini, ada 19 daerah yang masuk ke dalam zona PPKM Level 3 di Jabar, yaitu Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, Kota Bekasi, Kab. Karawang, Kab. Purwakar-
ta, Kab. Indramayu, Kab. Cirebon, Kab. Kuningan, Kab. Ciamis, Kota, Banjar, Kab. Pangandaran, Kota, Tasikmalaya, Kab. Bandung, Kab.Bandung Barat, Kab. Sumedang, Kota Bandung, Kota Cimahi. Sedangkan yang masuk kategori PPKM level 4 adalah Kab. Cianjur, Kab. Sukabumi, Kota Suka-
bumi dan Kota Cirebon. “Daerah yang masuk level 3 dan 4 memang belum bisa beroperasi untuk destinasi wisata. Beberapa relaksasi diberikan untuk dine in dan MICE dan lain-lain itu sudah boleh kalau di level 3, di level 4 memang belum,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) n KE HAL 4 METRO CIKARANG
ADVERTORIAL
Biaya Prestasi Atlet Mahal
Istimewa
SEKILAS: Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan berjanji akan menggalang dukungan untuk Persikasi Kabupaten Bekasi agar bisa menembus Liga 1 sepakbola nasional.
Stadion Wibawa Mukti Mulai Gelar Pertandingan Liga I
Pj Bupati Ingin Persikasi Promosi ke Kasta Tertinggi CIKARANG TIMUR - Setelah sekian lama sepi karena pandemi, Sabtu sore (4/9), kemegahan Stadion Wibawa Mukti terlihat muncul di salah satu stasiun televisi nasional yang menyiarkan langsung pertandingan sepakbola Liga 1 antara Persela Lamongan versus PSIS Semarang. Di sela kesibukannya, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan sempat mendatangi stadion kebanggaan warga Kabupaten Bekasi itu untuk memantau jalannya pertandingan. Kehadirannya juga untuk memastikan pertandingan yang digelar tanpa penonton itu berjalan sesuai protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penyeba-
ran virus Covid-19. Dani Ramdan yang baru saja menjabat Pj Bupati Bekasi selama satu setengah bulan itu mengaku bangga Stadion Wibawa Mukti dijadikan tempat dimainkannya pertandingan bergengsi liga sepakbola nasional. “Ya, kita tentu bangga Kabupaten Bekasi menjadi salah satu tuan rumah Liga 1. Kita lihat kenapa Stadion Wibawa Mukti terpilih, karena fasilitas di sini sudah mendukung penyelenggaraan event olahraga tingkat nasional,” kata Dani Ramdan. Ia menyampaikan, dimainkannya pertandingan sepakbola level nasional di Stadion Wibawa Mukti diharapkan dapat memo-
tivasi klub sepakbola Kabupaten Bekasi, Persikasi, agar ke depannya dapat berlaga di Liga 1. “Ini harus menjadi motivasi, kalau stadionnya sudah hebat seperti ini, berarti klubnya juga bisa bertanding secara terhormat di Wibawa Mukti ini,” ujarnya. Ia pun berjanji akan menggalang dukungan untuk Persikasi Kabupaten Bekasi agar bisa menembus Liga 1 sepakbola nasional. “Kami akan menggalang dukungan, semua pihak, khususnya masyarakat olahraga, pecinta sepakbola dan dunia usaha di Kabupaten Bekasi, untuk bersama-sama mendukung Persikasi, agar bisa bermain di Liga 1,” tandasnya. (adv/yud/mhs)
CIKARANG PUSAT - Penjabat (Pj) Bupati Bekasi Dani Ramdan a k a n m e n d u ku n g p ro g ra m Ko m i t e O l a h raga Na s i o na l Indonesia (Koni) Kabupaten Bekasi. Dani mengatakan biaya untuk pembinaan prestasi atlet emas itu mahal. “Saya mengerti biaya pembinaan atlet untuk target satu medali emas saja tidaklah murah. Prestasi olahraga suatu gengsi daerah,” ujar Dani dalam pembicaraan audiensi dengan Koni Kabupaten Bekasi di gedung rapat Bupati, Kamis (2/9). Dia mengaku banyak mengenal atlet andalan kabupaten bekasi yang akan turun di PON Papua mewakili kontingen Jabar. Sebab itu, dikatakan mantan Sekretaris Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Jawa Barat, pemerintah akan mendukung program koni agar mendulang
juara umum di Porprov nanti. “Saya banyak mengenal atlet andalan Jabar dari kabupaten bekasi yang akan turun di PON nanti,” tutur Dani yang buku karangannya kini dijadikan panduan penyelenggaraan PON di Indonesia. Disisi lain kata dia, bupati akan mediasi koni dengan kawasan industri untuk mensponsori tiap cabang olahraga. Karena menurut dia, banyaknya perusahaan besar berdiri di Cikarang bisa sangat meringankan beban pembinaan atlet yang berprestasi. “Yang penting porsinya secara proposional tidak mengganggu pembangunan atau kepentingan nasional,” ujarnya. Pelaksana tugas (Plt) Dinas budaya, Pemuda dan Olahraga, Henry Linkonl menambahkan, s a n g a t m e n d u ku n g p e n u h
program bupati dan koni untuk mensukseskan kabupaten bekasi menjadi juara umum. “S a y a m e n d u ku ng apapun program dari bupati dan koni selama kepentingannya untuk atlet berprestasi,” tuturnya. Diwaktu yang sama, Ketua Koni Kabupaten Bekasi Reza Lutfi mengapresiasi program bupati membuka jalur ke perusahaan swasta di kawasan industri. Hal ini sangat membantu cabang olahraga untuk mendongkrak pembinaan atlet prestasi. “S e b a n y a k 1 1 9 a t l e t d a r i kabupaten bekasi akan berlaga di PON Papua mewakili kontingen Jabar dari berbagai cabang olahraga. Potensi emas dari atlet yang akan bertanding di PON target saya 60 persen disumbangkan untuk Jabar,” kata Reza.(adv)
METRO CIKARANG
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
KARAWANG BEKASI
4
BUMDes Efektif Bantu Pemulihan Ekonomi ILUSTRASI
Prabu-PL Buka Pengaduan Sampah Liar SETU- Keberadaan sampah liar di Kabupaten Bekasi kian mengkhawatirkan dan membuat resah, perlu perhatian serius dari semua lapisan masyarakat. Komunitas Pemuda Burangkeng Peduli Lingkungan (Prabu-PL) mengaku sudah geram dengan adanya sampah liar yang terkesan dibiarkan. Sebagai komunitas yang konsisten dalam lingkungan hidup, Prabu-PL acap kali mengadakan kegiatan sosial bersih-bersih dari sampah liar. Bahkan komunitas ini
membuka layanan pengaduan masyarakat. “Prabu-PL selama ini konsisten dalam soal lingkungan hidup, berbagai kegiatan sosial kami adakan untuk penangangan sampah, kami sudah resah akan keberdaan sampah liar,”ucap Ketua Prabu-PL Carsa Hamdani. Ia mengajak semua masyarakat untuk bersama-sama menangani permasalahan sampah liar. Masyarakat bisa mengadukan adanya sampah liar di Kabupaten Bekasi ke Prabu PL melalui media sosial.
“Kami mengajak semua elemen masyarakat, nanti armada kita sanggupi tentu kita bekerja sama dengan pemuda lokal setempat. Intinya kami siap membantu pembuangan, armada dan lainya,”tutur dia. Harapan Prabu-PL, dengan kesadaran masyarakat tak ada lagi sampah liar di Kabupaten Bekasi,”Harus ada empati dari masyarakat. Agar masyarakat sadar jangan membuang sampah tidak pada tempatnya, itu pelanggaran besar,”tandas dia. (dim/mhs)
PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1996 tentang Hak Tanggungan atas Tanah beserta benda-benda yang berkaitan dengan Tanah, PT. BPR Kredit Mandiri Indonesia akan melakukan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi terhadap obyek hak tanggungan atas debitur: ANDI SENTANU Sebidang tanah berikut segala sesuatu diatasnya sesuai Sertifikat Hak Milik Nomor 702/Aren Jaya dengan luas tanah 128 M2 atas Nama 1.AMBER SUSILO, 2.ANDI SENTANU, 3.ANUGRAHA SANDRA terletak di Propinsi Jawa Barat, Kabupaten/Kota Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur, Desa/Kelurahan Aren Jaya atau setempat dikenal dengan Jl. P. Saparua 4 No.313 RT/RW : 10/08. Nilai Limit Rp. 200.000.000,- dan Setoran Jaminan lelang Rp. 40.000.000,Hari/Tanggal Batas Akhir Penawaran Tempat Cara Penawaran Penetapan Pemenang
: Jumat, 17 September 2021 : 09.45 WIB (Waktu Server) : KPKNL Bekasi, Jalan Sersan Aswan No.8D, Bekasi. : Closed Bidding (dengan mengakses https://www.lelang.go.id) : Setelah Batas Akhir Penawaran
Syarat-syarat dan ketentuan Lelang: 1. Lelang akan dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang melalui internet dengan menggunakan Aplikasi Lelang yang di akses pada alamat https://www.lelang.go.id. Tata cara mengikuti dimaksud dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. 2. Calon peserta lelang dapat berupa perorangan atau badan hukum. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada https://www.lelang.go.id dengan merekam serta mengunggah softcopy KTP, NPWP, (ekstensi file, *jpg. ,*png.) dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke nomor tersebut). 3. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan lelang harus sama dengan uang jaminan lelang yang sudah disyaratkan Penjual dalam pengumuman lelang ini, disetorkan secara sekaligus (bukan dicicil) dan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Bekasi selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang. Nomor VA akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada masing-masing peserta lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 4. Penawaran harga lelang menggunakan Token yang akan dikirimkan secara otomatis dari alamat domain di atas kepada e-mail masing-masing peserta lelang setelah menyetor uang jaminan lelang dan peserta lelang tidak termasuk dalam daftar hitam/blacklist. Peserta lelang yang telah teregistrasi wajib menyampaikan penawaran paling sedikit sama dengan harga limit. 5. Kondisi tanah dan bangunan yang dijual dalam kondisi sesungguhnya sesuai lokasi dan dengan semua cacat dan kekurangannya, kami menganjurkan peminat untuk melihat dan memeriksa obyek yang bersangkutan sebelum pelaksanaan lelang. 6. Pelunasan pembayaran lelang dan Bea lelang paling lambat 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang. Apabila tidak dipenuhi maka dinyatakan batal dan wanprestasi, serta Uang Jaminan disetorkan ke Kas Negara sebagai penerimaan lain-lain. 7. Bilamana ada tunggakan PAM, PBB, PLN dan Telepon sehubungan dengan properti yang dimenangkan, seluruhnya menjadi tanggung jawab Pemenang Lelang. 8. Apabila karena satu hal dan lain terjadi pembatalan/penundaan lelang, maka peserta lelang tidak dapat melakukan tuntutan apapun, baik kepada KPKNL Bekasi dan PT. BPR Kredit Mandiri Indonesia. 9. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi PT. BPR Kredit Mandiri Indonesia HP: 085774917929, 082297704536 pada jam kerja.
Bekasi, 03 September 2021 TTD PT. BPR Kredit Mandiri Indonesia
CIKARANG PUSAT - Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dinilai efektif ikut ambil peran membangkitkan ekonomi masyarakat di masa pandemi covid-19. Hal tersebut dikatakan Gunanto selaku Kasi BUMDes pada Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi. Menurutnya, di Kabupaten Bekasi terdapat beberapa BUMDes yang memiliki bisnis plan seperti kerajinan tangan, bidang usaha makan dan minuman yang membutuhkan peran masyarakat. “Nah ini semua kita mengoptimalisasikan dari karyawan-karyawan yang terkena PHK agar masuk ke BUMDes
itu sendiri dengan harapan di tahun yang akan datang ada modal tambahan dan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ungkap Gunanto kepada Cikarang Ekspres di ruang kerjanya, Jumat (3/9). “Jadi kalau kita gerakkan masyarakat untuk ikut serta dalam BUMDes, iya semua mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik,” sambungnya. Ia menjelaskan, di masa Pandemi Covid-19 ini, dari 130 BUMDes di Kabupaten Bekasi, ada sekitar 70 BUMDes masih bertahan dengan bisnis plan nya. “Sisanya, yang pertama terkendala permodalan,
Gunanto, Kasi BUMDes
yang kedua penjualan dari BUMDes tersebut kurang. Paling tidak hanya bisa bertahan saja, gak bisa berkem-
bang,” jelasnya. Ia berharap, di tahun 2022, yang mana BUMDes sudah berjalan selama 5 tahun, adanya suatu kepastian dari BUMDes itu sendiri mempunyai bisnis plan yang pasti. “Memang di situnya laku, sesuai musyawarah, di musdeskan, kita majukan besama, kita atur berlahan-lahan, adanya keuangan di BUMDes,” kata dia. Selain itu, di tahu 2022 akan di adakan aplikasi keuangan BUMDes yang mengharapkan BUMDes punya keuntungan tersebut bisa masuk ke PAD. “Jadi PAD desa bertambah, berapapun nominal harus ada,” tandasnya. (mil)
Putih Sari Ingatkan Pentingnya Gotong Royong Tangani Pandemi CIKARANG PUSAT - Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Putih Sari kembali turun ke lapangan guna menemui warga. Mengunjungi Desa Jejalen Kaya Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi, kader Partai Gerindra menyampaikan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menangani pandemi. Putih Sari mengatakan, saat ini pemerintah terus bekerja menangani, baik dari pencegahan, penanganan hingga pemulihan perekonomian. Segala upaya dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus dan mengembalikan perekonomian kembali seperti semula. Namun, kata dia, upaya penanganan pandemi ini tidak bisa berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah. Perlu peran aktif dari berbagai kalangan untuk membantu memberantas covid-19 ini. Lebih dari itu, Putih Sari menjelaskan jika peran serta masyarakat pun menjadi hal utama. Dari setiap individu yang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, maka akan berbuah bentuk menjadi kebudayaan yang positif. Kebaikan ini nantinya akan membantu membentengi bangsa dari penularan covid-19. Seperti menjadi jati diri bangsa, kerja sama dari semua kalangan akan mem-
HARIPAN KARAWANG BEKASI EKSPRES
SOROT: Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Putih Sari kembali turun ke lapangan guna menemui warga.
buat pandemi cepat berakhir. Untuk itu, dia kembali menggugah semangat gotong royong sebagai perwujudan dari nilai Pancasila. “Kembali bagaimana nilai Pancasila ini sebenarnya kunci dalam menangani pandemi. Semangat gotong royong harus dikedepankan dalam menangani pandemi sebagai wujudu nyata penerapan nilai Pancasila,” kata Putih Sari, Sabtu (4/9). Sosialisasi empat pilar kebangsaan saat ini turut dihadiri masyarakat serta Kepala Desa Jejalen Jaya, Kumpul. Hadir pula jajaran aparatur desa beserta para
tokoh masyarakat. Putih menegaskan pandemi tidak bisa ditangani oleh sepihak tapi semua elemen bangsa. Maka dari itu, seluruh instansi pemerintah terjun langsung menangani pandemi. “Setelah seluruh instansi pemerintah terjun, kami harapkan semua elemen lainnya proaktif, baik dunia usaha, komunitas atau masyarakat itu sendiri,” ucapnya. Menariknya, dalam kegiatan tersebut muncul aspirasi masyarakat untuk kembali memasukkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganega-
raan (PPKn) agar diajarkan kembali di sekolah. Aspirasi ini pun disambut baik oleh Putih Sari. Usulan itu pun lantas bakal diteruskan di tingkat pusat. “Tentu baik yang disampaikan masyarakat tadi dan saya sangat mendukung karena pendidikan budi pekerti dan nilai-nilai Pancasila akan menjadi kebaikan bagi kita semua. Usulan ini tentu saja akan diteruskan ke komisi terkait yakni komisi X DPR RI agar menjadi perhatian dan masuk dalam peta jalan pendidikan nasional,” ucap dia. (har/mhs)
SAMBUNGAN CIKARANG EKSPRES Stadion Mini Sukadami dari halaman Cikarang Ekspres realisasinya. “Dari tahun 2017 kami sudah mengajukan, bahkan sudah diukur dan lain sebagainya. Lalu disurvei lagi pada tahun berikutnya tahun 2018, 2019 hingga sampai tahun ini 2021 tidak ada realisasinya,” ungkap Abeng saat meninjau Stadion Mini Desa Sukadami, Jumat (3/9). Ia mengakui Stadion Mini Desa Sukadami salah satu stadion yang terdaftar di Ka-
bupaten Bekasi dari 14 stadion mini yang rencananya akan direvitalisasi. “Jadi dengan kondisi stadion mini seperti ini, tidak layang untuk di adakan sebuah kompetisi karena kondisi lapangan dan tribun penonton yang rusak,” ujarnya. Menurutnya, jika stadion mini ini bagus dan layak di gunakan, ini bisa di kelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sukadami secara profesional. “Sehingga bermanfaat untuk masyarakat dalam pemulihan ekonomi
Potensi Ledakan Kasus .... dan menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Desa Sukadami,” tandasnya. S eb e l u m nya, b e l a s a n stadion mini yang ada di Kabupaten Bekasi bakal direvitalisasi oleh pemerintah daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi berencana akan memenuhi fasilitas stadion mini atau lapangan sepak bola sesuai dengan standar Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan FIFA. Kepala Dinas Kebuday-
tapi karena ada peran serta dari seluruh elemen masyarakat, termasuk ormas dan LSM. “Ormas dan LSM juga telah membantu kami dengan
caranya masing-masing, seperti bagi masker, bagi sembako, edukasi, bahkan mengkritisi kebijakan pemerintah dalam penanganan Covid-19. Itu juga sangat membantu kami,” terangnya. Dani Ramdan berharap, or-
mas dan LSM agar bisa kembali menggerakkan para anggotanya untuk mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan di area publik dan pada kegiatan-kegiatan publik.
“Memakai masker harus menjadi keseharian kita. Kemudian vaksinasi akan terus dipercepat minimal 80 persen, dan bagi yang sakit (positif Covid-19) harus diisolasi secara terpusat,” tegasnya. (bbs/mhs)
aan Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Rahmat Atong mengatakan, ada 14 stadion yang tersebar di 23 Kecamatan yang akan mendapatkan revitalisasi atau penataan
mulai dari rumput hingga fasilitas sarana dan prasarana lainnya. ”Kami bakal tata lagi agar layak dan memenuhi standar FIFA,” katanya kepada wartawan di Kabupaten
Bekasi, Senin (19/10/2020). Adapun 14 stadion mini itu terletak di Desa Pasir Tanjung Kecamatan Cikarang Pusat, Desa Wanasari dan Desa Wanajaya Kecamatan Cibitung, Desa Tambun
dan Desa Setiamekar Kecamatan Tambun Selatan. Lalu, desa Sriamur Kecamatan Tambun Utara, Desa Sukadami dan Desa Sukasejati Kecamatan Cikarang Selatan. (mil)
dari halaman Cikarang Ekspres
KARAWANG BEKASI General Manager: Hayatullah. General Manager Divisi Online: Suhlan Pribadi. Pimpinan Redaksi: Mahesa Bahagiastra. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah, Ayi Purnama. Kabupaten Karawang: Agus B, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun, Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Dimas A. (Koordinator), Eko Prihastanto Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Yanti Intan Martya. Direktur Utama: Mohamad Fauzi. SAg Direktur : Tohiri Alam KomisarisUtama: Dwi Nurmawan Komisaris: H Yanto. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres
TARIP IKLAN
Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Tohiri Alam: 081379974445, Hayatullah 085379686339 Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER
Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Iklan Baris: Rp 20.000/baris (min 4 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.
METRO BISNIS
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
KARAWANG BEKASI
5
Korindo Wujudkan Kemandirian Ekonomi Masyarakat Melalui Program Pembiayaan dan Pendampingan BEKASI - Korindo Group melalui Yayasan Korindo terus berupaya mewujudkan kemandirian ekonomi kepada masyarakat luas. Kali ini, komitmen tersebut diimplementasikan melalui program pembiayaan dan pendampingan terhadap Komunitas Peduli Yatim dan Dhuafa di Desa Waluya, Cikarang Utara, Bekasi. Dukungan terhadap Komunitas Peduli Yatim dan Dhuafa diberikan lewat Program Kemitraan Yayasan Korindo yang mengangkat tema Korindo Green Sponsorship 2021. Dalam program ini, Yayasan Korindo memberikan dana bantuan pendampingan senilai maksimal Rp 30 juta untuk dua organisasi terpilih selama dua tahun. Komunitas Peduli Yatim dan Dhuafa terpilih menjadi salah satu penerima bantuan pembiayaan dan pendampingan. Komunitas yang dipimpin Sulastyo Aji ini ingin menghadirkan suatu bisnis usaha di bidang pertanian dan peternakan ikan, di mana sebagian hasilnya akan didonasikan kepada anak yatim dan dhuafa. “Selama ini, kegiatan do-
nasi sangat tergantung dari donatur. Dengan adanya bisnis unit baru, diharapkan kegiatan santunan tidak bergantung pada donatur yang ada,” tutur Sulastyo ketika ditemui saat kunjungan Yayasan Korindo ke Desa Waluya, Selasa (30/8). Selain memberikan santunan kepada anak yatim dan dhuafa, hasil usaha pertanian dan peternakan ikan juga akan dimanfaatkan untuk menambah kesejahteraan warga sekitar. Sulastyo berharap, kegiatan urban farming ini dapat membantu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus menambah pendapatan rumah tangga masyarakat setempat, terutama di masa pembatasan aktivitas akibat pandemi Covid-19. Sebelumnya, selama 1,5 tahun terakhir, Komunitas Peduli Yatim dan Dhuafa sudah mencoba usaha peternakan kambing. Untuk memperluas skala usaha, komunitas memutuskan untuk mengembangkan usaha pada bidang pertanian dan peternakan ikan dengan memanfaatkan lahan sisa fasilitas umum (fasum) di Desa Waluya yang kini tidak dimanfaatkan. Saat ini, beberapa sarana sudah dibangun, termasuk instalasi kolam. Ratusan bibit ikan lele juga sudah ditebarkan bersama dengan pakannya. Kegiatan ini
PAKAN LELE: Manajer Yayasan Korindo Setiyono (kiri) saat memberikan pakan lele milik Komunitas Peduli Yatim dan Dhuafa di kawasan Cikarang Utara, Bekasi, Senin (31/8).
ISTIMEWA
dilakukan dengan menggunakan dana yang sudah disalurkan Yayasan Korindo melalui Korindo Green Sponsorship 2021. Sulastyo menyampaikan apresiasinya yang mendalam terhadap program pendampingan dan pembiayaan Yayasan Korindo. “Semoga program serupa bisa dilakukan kembali di kemudian hari, sehingga semakin banyak orang yang
akan terbantu,” katanya. Korindo Green Sponsorship 2021 merupakan program terbaru Yayasan Korindo dengan tujuan mendukung perkembangan komunitas, termasuk UMKM. Program ini melibatkan komunitas di wilayah Jabodetabek dan tidak hanya terfokus di lingkungan Kecamatan Pancoran, seperti yang kerap dilakukan dalam program Yayasan Korindo selama empat tahun
terakhir. Selain Komunitas Peduli Yatim dan Dhuafa, satu organisasi lainnya yang terpilih mendapatkan manfaat Korindo Green Sponsorship 2021 adalah Kajang Mandiri Sejahtera. Komunitas ini ingin membantu perekonomian masyarakat Desa Rawarengas, Kosambi, Tangerang, melalui peternakan lele pada Senin (16/8). Yayasan Korindo
sudah berkunjung ke lokasi untuk melepas 500 bibit lele. Manager Yayasan Korindo, Setiyono menyebutkan, seperti program tanggung jawab sosial Korindo Group lainnya, Korindo Green Sponsorship 2021 mengedepankan prinsip keberlanjutan. “Komitmen ini juga sesuai dengan nilai Corporate Social Contribution (CSC). Program CSC tidak hanya bersifat seremo-
nial, melainkan memikirkan dampak jangka panjangnya terhadap masyarakat maupun lingkungan,” tuturnya. S eb elumnya, Yayasan Korindo sudah rutin menjalankan beberapa program kemitraan. Di antaranya, budidaya hidroponik dan akuaponik di pinggiran Sungai Ciliwung yang menggandeng kelompok tani di Pengadegan, Jakarta. (rls/ ayi)
Peringati HPN, DAM Beri Edukasi Keselamatan Berkendara BANDUNG - Memperingati Hari Pelanggan Nasional yang jatuh pada tanggal 4 September 2021, PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat menjadikan momen spesial ini untuk menyapa para konsumen setia Honda secara virtual dengan tema “Untukmu Konsumen Honda, Kami Peduli”. Dalam acara yang berlangsung Kamis (2/9), sebanyak 160 konsumen dari seluruh wilayah Jawa Barat dan Pimpinan Jaringan Dealer Honda mengikuti Virtual Hari Pelanggan Nasional. General Manager Honda Customer Care Centre (HC3) DAM, Fenny Ha-
sibuan menjelaskan, kegiatan sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan seluruh konsumen Honda yang telah memilih sepeda motor Honda untuk menemani dalam beraktivitas seharihari. DAM bersama seluruh jaringan Dealer sepeda motor Honda di Jawa Barat secara rutin turut serta memeriahkan Hari Pelanggan Nasional setiap tahunnya. “Konsumen merupakan sumber inspirasi bagi kami dalam memberikan produk dan layanan purna jual terbaik. Untuk tetap bisa menyapa dan bersilaturahmi dengan tetap menghindari kerumuman, di tahun ini kami menyapa konsumen secara virtual dengan beragam acara yang menarik,”
ujar Fenny. Rangkaian acara Hari Pelanggan Nasional yang dilaksanakan secara virtual diawali dengan Webinar bersama Instruktur Safety Riding DAM mengenai edukasi keselamatan berkendara di jalan raya ketika menggunakan sepeda motor agar selalu #Cari_Aman. Selama kegiatan webinar juga disajikan dengan virtual quiz yang menarik untuk seluruh peserta. Pada sesi quiz, tiga peserta terbaik dengan skor terbesar akan mendapatkan hadiah merchandise menarik dari Honda. Kemudian dilanjutkan dengan sesi product knowledge mengenai fitur unggulan dan performa terbaik dari Honda PCX160, serta sosialisasi
Aplikasi Daya Auto untuk memberikan kemudahan bagi konsumen yang akan melakukan servis di bengkel resmi Honda atau AHASS tanpa antri dan manfaat layanan Honda lainnya. Tamu spesial di momen kali ini menghadirkan wanita tangguh yang berprofesi sebagai ojek online. Dua wanita tangguh yang bercerita mengenai pengalaman uniknya menjalani profesi sebagai ojek online turut hadir di kegiatan Virtual Hari Pelanggan Nasional. Untuk melengkapi rangkaian acara Hari Pelanggan, seluruh konsumen dan jaringan dealer Honda yang hadir turut memeriahkan games-games menarik di sepanjang acara. (rls/ayi)
ISTIMEWA
KESELAMATAN BERKENDARA: PT Daya Adicipta Motora (DAM) menggelar webinar bersama Instruktur Safety Riding DAM mengenai edukasi keselamatan berkendara di jalan raya ketika menggunakan sepeda motor agar selalu #Cari_Aman. Kegiatan merupakan rangkaian dalam memperingati Hari Pelanggan Nasional 2021.
DAFTAR NOMER TELEPON
PENTING
KEPOLISIAN
NAMA Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari
NOMOR TELEPON 0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110
NAMA
NOMOR TELEPON
Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya
0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251
NAMA APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang
TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT HAK MILIK NO : 0793 A.N ENJANG DAN ISAH SETIASIH ALAMAT KP. PA PA R E A N PA S I R D E S A PA S I R TANJUNG KEC. CIKARANG PUSAT KAB. BEKASI HILANG BPKB MOBIL HONDA HR-V TH 2016 PUTIH NOPOL B 893 RNP NOKA:MHRRU185OGJ4OO141 N O S I N:L15Z61O2968O A/N A I N I NURFADILAH TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT HAK MILIK NO : 0793 A.N ENJANG DAN ISAH SETIASIH ALAMAT KP. PA PA R E A N PA S I R D E S A PA S I R TANJUNG KEC. CIKARANG PUSAT KAB. BEKASI
NO. TELEPON
TELAH HILANG STNK MOBIL N O P O L T 9267 D L N O R A N G K A : MHCNKR71LEJO61866 NO MESIN : BO61866 AN : PT TRANS KEZIA PERDANA
NO. TELEPON
SEGERA JAYA ATAS NAMA BUDI SURYANA, LUAS 24.460 M2. DESA SEGARAJAYA, KEC TARUMA JAYA KAB. BEKASI. HUBUNGI BP ASMAWI. NO HP 085772394407
TELAH HILANG SERTIFIKAT HAK M I L I K N O . 00354, L U A S 900 M 2, DESA CIKEDOKAN, KEC CIKARANG BARAT DAHULU KEC SETU. SERTIFIKAT TERSEBUT DIKETAHUI HILANG DI BEKASI. BEKASI, 24 AGUSTUS 2021 KUASA HUKUM PEMOHON A.PRAMONO AJI, S.H. & OBY DINATA, S.H., M.H.
TELAH HILANG BPKB MOTOR NOPOL: B 4716 KNS AN: SOFIA DWI YULIANI NO RANGKA: RP8M82222KV011803 NO MESIN: M828M5058353
HILANG BPKB MBL TOYOTA KIJANG INNOVA NOPOL B 1143 FKN A/N SURTI NURHIDAYATI NOKA MHFXW42G3D2254489 NOSIN 1TR7525442
TELAH HILANG BPKB MOBIL M A Z D A T H 2011 N O P O L B 1419 SOX NOKA:JM6ER1032CO237231 NOSIN:L320443734 A/N ARIA TEJA SURAPUTRA
TELAH HILANG AJB NO. 490/BG/2003 ALAMAT SUMUR BATU KEC. BANTAR GEBANG KOTA BEKASI
KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH NAMA PEMEGANG HAK: 1. ENCIM BINTI PATING 2. SUPANDI BIN H. S U W A R TA K P. J E G A N G R T. 0 2 / R W. 0 1 D E S A S U K A S E J AT I K E C A M ATA N C I K A R A N G S E L ATA N KABUPATEN BEKASI. TANAH SELUAS : 602 M2 (ENAM RATUS DUA M E T E R P E R S E G I ), S E R T I P I K AT H A K M I L I K (S H M) N O M O R : 629. HUBUNGI : AGUS : 0855-1701-026
TELAH HILANG BPKB SPD MOTOR NOPOL B 3379 STP NO RANGKA: MH32BU002F3197116 NO MESIN: 2BU197127 AN: ASIKIN HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 6505 FTC A/N HASAN BACHRI NOKA MH1JF21179K360450 NOSIN JF21E1357937 TELAH HILANG SHM NOMOR 279/
0267-042255, 405190
0267-402117
PERUSAHAAN GAS NEGARA
HILANG BPKB MOTOR HONDA T H 2 0 11 H T M N O P O L B 3 8 1 4 F D F N O K A:M H 1J F7112B K127532 N O S I N : J F 7 1 E 11 2 6 9 2 4 A / N S U PARTIN
TELAH HILANG BPKB MOBIL TOYOTA RUSH TH 2018 NOPOL B 1175 F I H N O K A : M H K E 8 FA 3 J J K 007889 NOSIN:2NRF693752 A/N HIMATUL HASANAH
0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122
PEMADAM KEBAKARAN
TELAH HILANG STNK MOBIL NOPOL T 9501 DE NO RANGKA : M J E C1J G43H5156302 N O M E S I N : W04DTRR47349 AN : PT TRANS KEZIA PERDANA
HILANG BPKB MOBIL HONDA BRIO SATYA TH 2016 HTM NOPOL B 1762 FRW NOKA:MHRDD1750GJ704419 N O S I N : L 1 2 B 3 1 8 11 4 6 2 A / N A R I FITRIYAH
NOMOR TELEPON
PALANG MERAH INDONESIA
NO. TELEPON
KEHILANGAN
RUMAH SAKIT
PT. PLN PERSERO
HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4156 F R Q A/N A M A LYA P U T R I Y U L I A N S YA H N O K A M H 1 J M -
0267-402117
3124JKO76055 NOSIN JM31E2072291 HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4065 FMB A/N SITI NURONIAH NOKA MH1JFU126HKO64158 NOSIN JFU1E2080634 TELAH HILANG BPKB NOPOL B 4447 T K N N O R A N G K A: M H1J FP121GK277356 NOMESIN: JFP1E2276262 AN: YUSMAN TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N ENCOH BINTI MILEM LUAS 525 M S H M N O M O R 0 1 3 2 7 ALAMAT KMP, CINYOSOG RT 003/002 D S B U R A N G K E N G, K E C A M ATA N SETU, KABUPATEN BEKASI
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
KEHILANGAN Telah kehilangan Sertifikat Tanah : Surat Ukur Nomor 225/2013, NIB : 10.05.06.04.03451, Nomor Sertifikat : 10. 05.06.04.3.01460, Blok L 8-15, Luas 133 M2. Hilangnya sertifikat sekitar bulan Juni 2021 di sekitar Kantor Operasional Proyek Metland Tambun. Sertifikat terebut tidak dijaminkan kepihak manapun. General Manager PT. Metropolitan Permata Development KARTIKA RAHMAWATI
METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
KEBANGGAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
HARGA Rp3.000
6
PENDIDIKAN
ISTIMEWA
PENDIDIKAN : Dinas Pendidikan Kota Bekasi mecatat berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik) untuk SMP di Kota Bekasi terdata berjumlah sebanyak 103 ribu pelajar yang masuk dalam daftar penerima vaksin.
Disdik : 47 Persen Pelajar Vaksinasi Covid-19 KOTA BEKASI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Pendidikan Kota Bekasi mencatat sebanyak 63 ribu pelajar yang masuk dalam daftar penerima vaksin. Hal ini dikatakan, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Krisman. Krisman mengatakan, sampai saat ini sudah 47 persen pelajar se-Kota Bekasi yang telah mendapatkan vaksin Covid-19. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring program vaksinasi di sejumlah wilayah. “Jika berdasarkan data pokok pendidikan (dapodik) untuk SMP di Kota Bekasi terdata berjumlah sebanyak 103 ribu pelajar yang masuk dalam daftar penerima vaksin,” jelas Krisman. “Untuk pelajar itu sudah 47 persen ya. Pokoknya baru 63 ribu itu kalo data disdik ya, soalnya beda data dinkes dan disdik,” imbuh Krisman. Lanjut Krisman, meski masih ada pelajar yang belum tervaksin, namun jumlah tersebut diyakini akan terus bertambah seiring program vaksin yang dilakukan oleh Pemkot Bekasi di 12 Kecamatan. Ia mengakui jika vaksin untuk pelajar itu syarat paling utama yaitu izin dari orang tua. Menurut Krisman, masih ada beberapa orang tua murid yang belum memberikan izin kepada anaknya untuk melaksanakan vaksinasi Covid-19. Hal ini lah yang membuat masih ada pelajar yang belum divaksin. “Untuk vaksin usai 12-17 ini kan kalo di Kota Bekasi harus berdasarkan persetujuan orang tua ya. Karena mereka ini masih ada naungan orang tua. Kalo orang tua tidak mengizinkan ya kami tidak bisa memaksa,” ungkap Krisman. Krisman mengimbau kepada orang tua murid untuk mengizinkan anaknya untuk segera melaksanakan vaksinasi di lokasi vaksin terdekat. Sebab vaksin merupakan bentuk perlindungan pelajar agar terhindar dari penyebaran Covid-19. “Kami minta kepada orangtua untuk mengizinkan anaknya untuk melakukan vaksin. Karena vaksin ini kan sebagai bentuk mencegah penularan Covid-19 khususnya di lingkungan para pelajar,” pungkasnya. (bbs/rie)
KRIMINALITAS Ibu Rumah Tangga Tewas Dirampok KOTA BEKASI - Masyarakat Kampung Cibitung, Padurenan, Mustika Jaya, Kota Bekasi geger dengan temukannya seorang ibu rumah tangga tewas di kediamannya. Diduga korban bernama Sri Herlina ini tewas setelah disatroni perampok dengan membawa senjata tajam. Dalam kejadian itu, Sri meninggal dunia akibat luka tusuk. Beberapa barang berharga milik Sri raib di gondol pelaku. Pihak kepolisian setempat hingga kini masih memburu pelakunya. Suami korban, Aji Batun (51) mengatakan, peristiwa yang dialami oleh istrinya itu sempat dipergoki oleh seorang anak SMP yang merupakan warga sekitar. Melihat korban sedang berusaha lari dari rumah. “Yang memergoki anak SMP. Dia lagi main mau pulang memergoki korban sama pelaku. Mungkin korban ini mau melawan dengan cara keluar dari pintu,” ujar Aji ditemui. Menurut Aji, ketika korban berusaha keluar pintu itulah, anak tersebut melihat pelaku sambil membawa senjata tajam berusaha menahan istrinya agar tidak keluar dari rumahnya. Sementara, berdasarkan keterangan anaknya, sebelum peristiwa nahas itu terjadi, korban tengah asyik menonton televisi di ruang tengah saat adzan Zuhur berkumandang. “Pas (anaknya) pulang ambil sarung, korban masih nonton TV dan tidak ada orang di dalam, itu info dari anak saya. Saat iqamah, barulah ada kejadian. Jadi kejadian singkat sekali,” ungkap Aji. Aji menduga istrinya menjadi korban perampokan disertai pembunuhan. Sebab, ada seorang warga yang melihat seorang terduga pelaku berlari sembari membawa pisau. Namun, warga tersebut tak berani berbuat sesuatu karena terduga pelaku mengacungkan pisau. “Dugaan saya ini kayaknya perampokan disertai kekerasan. Karena mungkin udah kadung kepergok jadi ya segala cara dia akan lakukan,” katanlnya. “Untuk sementara ini saya cek hanya tas yang hilang. Isinya ada ATM, uang cash, terus STNK motor, dan identitas korban,” pungkasnya. (bbs/ rie)
ISTIMEWA
INFRASTRUKTUR : Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi mencatat alan rusak tersebut merupakan 1,88 persen dari keseluruhan ruas jalan arteri kolektor di Kota Bekasi.
5,6 Kilometer Jalan Rusak Berat
KOTA BEKASI - Sepanjang 5,62 kilometer jalan di Kota Bekasi mengalami rusak berat. Hal tersebut diungkapkan, Kepala Bidang Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA) Kota Bekasi, Idi Sutanto. Idi mengatakan, pihaknya mencatat sepanjang 5,62 kilometer jalan di wilayahnya mengalami rusak berat. Jalan rusak tersebut meru-
pakan 1,88 persen dari keseluruhan ruas jalan arteri kolektor di Kota Bekasi. “Keseluruhan ruas jalan arteri kolektor di Kota Bekasi. Rusak berat 1,88 persen atau 5,62 kilometer dari total panjang ruas jalan sepanjang 299 kilometer,” ujar Idi. Menurut Idi, ruas jalan yang rusak ringan tercatat tidak mencapai 1 kilometer atau hanya 690 meter dan 2,11
persen lainnya atau sepanjang 6,31 kilometer jalan dalam kondisi rusak sedang. “Sebanyak 95,78 persen atau 286,38 kilometer jalan di Kota Bekasi memiliki kondisi yang baik,” katanya. Sebelumnya, Idi mengaku, pihaknya kekurangan anggaran untuk memperbaiki jalan rusak. “Kebutuhan untuk penanganan jalan dengan kerusakan yang ada
tidak imbang, antara kebutuhan untuk penanganan jalan dan anggaran enggak imbang,” ungkap Idi. L a n ju t d i a, a n g ga ra n penanganan jalan saat ini berkurang karena dialihkan untuk penanganan Covid-19. “Masa Covid-19 semua banyak refocusing untuk penanganan Covid-19, makanya infrastruktur juga berkurang,” imbuhnya.
Dia menambahkan, pengurangan anggaran untuk infrastruktur sangat besar, mencapai 50 persen. “Berkurangnya banyaklah, infrastruktur itu besarbesaran. Gambarannya setiap tahun di satu dinas itu sekitar Rp 700 miliar hingga Rp 800 miliar. Per tahun ini cuma Rp 300 miliar hingga 400 miliar, hampir separuh,” pungkasnya. (bbs/rie)
Kejar Herd Immunity, Vaksinasi Massal di 560 Titik KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi menggelar serbuan vaksinasi massal di 560 titik. Dari total 56 Kelurahan yang ada di Kota Bekasi, masing-masing tersebar di 10 titik yang berbeda. Para warga pun dapat datang langsung ke titik-titik lokasi yang tersedia sesuai dengan domisilnya dengan membawa fotocopy KTP dan KK. Jenis vaksin yang tersedia di serbuan vaksinasi massal kali ini adalah Sinovac dan Pfizer. Sinovac disediakan Pemkot Bekasi sebanyak 48.000 dosis yang diutamakan untuk dosis kedua vaksinasi siswa/i SMP Sederajat di Kota Bekasi. Selain itu, 68.000 dosis Sinovac tersedia untuk pelaksanaan vaksinasi bersama Polres Metro Bekasi Kota yang tersebar di Polsek wilayah masing-masing. Serta, tersedia 77.000 dosis vaksin Pfizer untuk dosis pertama kepada masyarakat umum di atas 12 tahun. Sehingga, total vaksin untuk hari ini (04/09) kurang lebih sebanyak 170.000.
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, berkesempatan langsung memantau jalannya vaksinasi di beberapa lokasi. L okasi per tama adalah Gedung Graha Bintang, Mustika Jaya dan lokasi kedua adalah vaksinasi untuk para santri di Pondok Pesantren Mahasina, Jati Cempaka Pondok Gede. Hadir mendampingi Wali Kota Bekasi yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, ASDA 2 Kota Bekasi, Camat dan Lurah wilayah Mustika Jaya dan Pondok Gede. Di sela-sela tinjauann y a Wa l i K o t a B e k a s i menjelaskan bahwa serbu a n va k s i na s i ma s s a l kali ini tujuan utamanya adalah untuk mencapai target 70 persen herd immunity di Kota Bekasi. “Pelaksanaan vaksinasi disebar di 560 titik se-Kota Bekasi dimana warga silahkan datang langsung ke lokasi-lokasi tersebut untuk divaksin. Kita juga bekerjasama dengan Polres Metro Kota Bekasi dengan total ada 170.000 dosis yang tersedia. Tujuannya untuk mencapai 70 persen herd immunity dan demi
ISTIMEWA
PENCEGAHAN : Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, berkesempatan langsung memantau jalannya vaksinasi di beberapa lokasi. Lokasi pertama adalah Gedung Graha Bintang, Mustika Jaya dan lokasi kedua adalah vaksinasi untuk para santri di Pondok Pesantren Mahasina, Jati Cempaka Pondok Gede.
mencapai itu kita akan terus meminta ketersedian ke pusat sehingga warga pun mudah untuk mencari ketersediaan vaksin,” ujar Rahmat Effendi. Dikesempatan itu juga Wali Kota Bekasi, secara langsung menyapa dan berpesan kepada masyarakat untuk terus menerap-
kan protokol kesehatan. Serta mengajak keluarga dan tetangga sekitar untuk vaksinasi dengan mendatangi tempat- tempat vaksin yang ada. “Alhamdulillah vaksin ini bisa membantu menguatkan imun, namun jangan karena sudah di vaksin kita semua abai
dengan prokes. Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Kota Bekasi supaya dimanapun tempat mar i kita terapkan prokes dan ajak keluarganya, tetangga dan orangorang yang kita kenal untuk di vaksinasi, vaksinasi sehat, aman dan halal,” pungkasnya. (bbs/rie)
Dilarang Pacaran, Nadila Kesulitan Nulis Lagu Cinta MANTAN memb e r JK T48 yang lulus tahun ini, Na d i l a Wa n t a r i mencurahkan hatinya soal kesulitan saat menulis lagu cinta. Cerita itu ia sampaikan pada gitaris
band Pee Wee Gaskins yakni Dochi Sadega dalam sebuah podcast. Lewat Podcast Kata Dochi dalam segmen Dokter Cinta, kali ini Dochi bakal ngobrol-ngobrol soal karir bermusik Nadila usai lulus dari idol group tersebut. Nadila mengaku kesulitannya menulis lagu cinta kare-
na selama 9 tahun berkarir di JKT48 ia dilarang untuk berpacaran. “Mungkin karena dari JKT48 nggak boleh pacaran, jadi pengalaman cintanya juga dikit gitu kan,” ungkapnya. Kemudian Dochi menggoda dengan pertanyaan soal backstreet selama si JKT48, Nadila enggan men-
jawab. “No comment hahaha,” kata Nadila sembari tertawa. “Padahal pengalaman backstreet itu bisa jadi inspirasi loh untuk menulis lagu,” balas Dochi. Sekedar informasi, Nadila sudah berada di JKT48 sejak 2012, kini pada 2021 Nadila sudah resmi lulus
dari idol group itu. Selama 9 tahun itu, banyak hal yang ia pelajari, termasuk menulis lagu. Kini, Nadila akhirnya menyadari kalau ternyata ia bisa menulis lagu. Cerita Nadila selengkapnya ads di Podcast Kata Dochi yamg hadir secara eksklusif di RCTI+. (bbs/rie)
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
PENDIDIKAN & OLAHRAGA
BSU Guru Honorer Segera Cair JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) akan kembali menyalurkan Bantuan Subsidi Upah (BSU) guru honorer dan non PNS sebesar Rp 1,8 Juta. Pemerintah telah menyiapkan anggaran dengan total Rp 3,7 triliun bagi 2 juta guru honorer dan non PNS di wilayah PPKM Level 3 dan 4. Untuk mekanisme penyaluran, Kemendikbud Ristek akan melakukan proses pencairan kepada penerima BSU guru honorer dan non PNS secara bertahap. Pemerintah berharap penyaluran BSU dapat membantu meningkatkan daya beli para guru honorer dan non PNS saat pandemi Covid 19. Bagi para guru honorer dan non PNS dapat melakukan cek BSU guru honorer dan non PNS dengan mengakses info. gtk.kemdikbud. go.id. (bbs/ayi)
KARAWANG BEKASI
Jelang Pembelajaran Tatap Muka
345 Siswa MTsN 6 Jalani Vaksinasi KARAWANG - Sebanyak 345 siswa Madrasah Tsanaw i ya h Ne g e r i ( M Ts N ) 6 Ka raw a n g m e n ja l a n i program vaksinasi Covid-19 di Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Kepala MTsN 6 Karawang, Tawi Nawawi mengatakan, kegiatan vaksinasi siswa terlaksana setelah ia mengintr uksik a n Wa k a m a d Humas, Abdu l Haq u ntuk b e rko o rd i na si dengan Satuan Tugas Covid-19 Kecamatan Pedes,
terkait penjadwalan vaksinasi untuk siswa jelang di bukanya pembelajaran tatap muka (PTM). Selain itu, Kamad juga menugaskan Wakamad Kesiswaan dan
Pembina OSIS untuk berkoordinasi dengan Ke pa la D e sa Jati mu lya dan Babinsa terkait lokasi pelaksanaan vaksinasi. “A l h a m d u l i l l a h s i s w a MTsN 6 bisa divaksin di Desa Jatimulya dan m e n d a p at ku o t a sebagaimana yang diajukan yaitu 345
siswa,” ujar Nawawi. Pelaksanaan vaksinasi, jelas Nawawi, dilakukan secara bertahap selama tiga hari dari tanggal 1 sampai 3 September 2021. “Vaksinasi dimulai dari siswa-siswi kelas sembilan (9), kemudian dilanjutkan ke kelas delapan (8) dan tujuh (7),” jelasnya.
Na w a w i m e n y a m p a i kan, keluarga besar madrasah dan para orang tua siswa menyambut baik terhadap langkahlangkah yang dilakukan Muspika Kecamatan Pedes dalam upaya pelayanan vaksinasi untuk siswa MTsN 6 Karawang. “ Terima kasih kepada Muspika Kecamatan Pedes, Kepala D esa Jatimulya dan jajaran, serta Babinsa yang telah memfasilitasi pelayanan vaksinasi kepada siswa-siswi MTsN 6 Karawang. Semoga sinergitas ini ke depan tetap terjalin, sehingga dalam kegiatan apapun berjalan lancar dan sukses,” harapnya. (ayi)
ILUSTRASI
CONTACT PERSON: - 0821 1258 7177 - 0857 8290 3338
7
KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
METRO PURWAKARTA 8 SEMANGAT BARU PURWAKARTA
SENIN, 6 SEPTEMBER 2021
Panitia Harus Berani Tetapkan Cakades DPRD SOROTI POLEMIK PANAS PILKADES SERENTAK PURWAKARTA - Terkait salah satu calon kepala desa (cakades) Sukajaya yang tidak memenuhi syarat administrasi kelengkapan dokumen. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Purwakarta meminta Panitia Pilkades Sukajaya, Kecamatan Sukatani, agar menetapkan dengan tegas terkait hal tersebut. Meski dalam Perbup 79 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pemilihan Kepala Desa
menyatakan jika cakades tidak bisa didiskualifikasi ketika sudah ada penetapan. Pembatalan pencalonan harus dengan syarat yakni salah satunya sudah melalui putusan hukum yang inkrah. Hal itu bukan berkaitan putusan hukum, namun soal syarat administrasi kelengkapan pencalonan. Dimana, cakades tersebut tidak memenuhi syarat administrasi, karena ijazahnya
tidak diakui atau tidak terlegister di Disdik. “Karena calon tersebut mendaftar untuk pencalonan menggunakan ijazah yang tidak diakui di Disdik. Hal itu juga sudah ada keterangan dari Disdik bahwa data peserta ujian nasional tidak ada atas nama calon tersebut. Di nomor induk siswa bukan atas nama calon tersebut, dan itu data nya valid dari Disdik,” kata Wakil Ketua Komisi I DPRD Purwakarta, Ceceng
Abdul Qodir. Ceceng mengatakan, dengan adanya keterangan dari Disdik soal validasi keabsahan ijazahnya. Maka sudah jelas jika cakades tersebut tidak memenuhi syarat administrasi pencalonan. Sebab, ketika cakades tidak memenuhi persyaratan administrasi pencalonan, maka ia akan gugur dengan sendirinya. “Coba lihat lagi di Permendagri Nomor 72 Tahun
2020 perubahan dari Nomor 102 tahun 2014 tentang pilkades. Jangankan tidak memenuhi administrasi, mohon maaf, melanggar prokes aja bisa didiskualifikasi. Padahal prokes tidak ada di ketentuan hukum,” ungkap Ceceng. Namun, diakui Ceceng, jika keputusan tetap ada di tangan Panitia Pilkades. Hanya saja, Ceceng mengingatkan agar panitia tidak tersandung nantinya. “Justru
Komisi I mau menyelamatkan panitia. Jangan sampai nanti sudah pelaksanaan Pilkades terus calon tersebut menang dan malah digugat sama calon lain yang kalah, itu berbahaya buat panitia,” jelas Ceceng. Oleh karena itu, panitia harus berani menetapkan cakades yang tidak memenuhi syarat administrasi kelengkapan pencalonan. “Jangan takut untuk menetapkan jika tidak lolos ad-
ministrasi. Kan ada pernyataan calon sebelumnya. Kalo misalnya ijazahnya tidak diakui disdik dia siap untuk tidak diikursertakan di Pilkades,” ungkap Ceceng. Bahkan, pihak DPRD siap mendampingi panitia jika usai menetapkan cakades tidak memenuhi syarat tersebut ada gugatan dari pihak calon. “Komisi I siap mendampingi panitia jika suatu saat ada gugatan,” pungkasnya. (bbs/rie)
SEKILAS
HASAN KOBRA/KARAWANG BEKASI EKSPRES
PENEMUAN MAYAT : Kepolisian sedang melakukan evakuasi mayat tanpa identitas di perairan Danau Cirata Kampung Sangiang, Desa Citamiang Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu (5/9).
Mayat Tanpa Identitas Mengambang di Danau Cirata PURWAKARTA - Pria tak beridentitas ditemukan tewas mengambang di perairan Danau Cirata Kampung Sangiang, Desa Citamiang Kecamatan Maniis, Kabupaten Purwakarta, pada Minggu (5/9). Kapolsek Maniis, AKP Suparlan, menyatakan, jenazah pria yang diperkirakan berusia 65 tahun itu ditemukan pada Minggu sekitar pukul 11.00 WIB, oleh warga sekitar yang hendak turun ke Danau Cirata. “Awalnya seorang warga bernama Mayi (35) hendak turun ke Danau Cirata di Kampung Sangiang, kemudian melihat mayat yang mengambang di air dalam keadaan tertelungkup. Setelah mengetahui hal tersebut dirinya langsung memberitahukan kepada linmas Desa Cijati. Setalah itu melaporkan ke Polsek Maniis,” ucap Suparlan, saat dihubungi melalui telepon selulernya. Ia menjelaskan, korban saat ditemukan mengenakan pakaian gamis warna telur asin dan tanpa celana. “Dari jenazah pria itu, petugas tak dapat menemukan satu pun identitasnya. Korban diduga seorang Tuna wisma yang hendak buang air besar di danau Cirata,” jelasnya. Setelah itu, sambung Suparlan, Petugas Polsek Maniis dan unit identifikasi Polres Purwakarta bersama warga tiba di lokasi untuk mengevakuasi jasad korban. “Mayat tersebut langsung diangkat dan dimasukan ke kantong mayat. Setelah itu dibawa ke RSUD Bayu Asih Pur wakarta. Dari hasil identifikasi sementara belum ditemukan tandatanda penganiayaan ataupun luka-luka pada tubuh korban. Diduga korban tewas tenggelam,” imbuh Suparlan. Suparlan menyebutkan, untuk ciri-ciri jenazah korban yakni Pria berusia 65 tahun dengan tinggi 162 centi meter, warna kulit sawo matang, warna rambut hitam beruban. “Untuk pakaian yang digunakan korban mengenakan pakaian gamis warna telur asin, tanpa celann, tangan sebelah kiri mengenakan gelang dari rasbeh. Jari jari tengah sebeah kanan terdapat cincin batu Ali dan berjanggot beruban,” jelasnya Suparlan menambahkan, apabila ada Warga yang merasa kehilangan keluarga sesuai dengan ciri-ciri tersebut segera hubungi Polsek Maniis ataupun Polres Purwakarta. (san/rie)
ISTIMEWA
PENYEBARAN : Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta penurunan kasus ini juga diwarnai tingkat kesembuhan kasus (case recovery rate) yang mencapai 94,49 persen.
Lima Kecamatan Masih Zona Merah PURWAKARTA – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten PurwakartaPurwakarta mengatakan Kecamatan berstatus zona hijau penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purwakarta, terus bertambah. Hal tersebut membuktikan bahwa kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta berangsur pulih. “Alhamdulillah. Kabar baik, kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta terus menurun. Saat ini saja, kecamatan yang masuk zona hijau terus bertambah,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten
Purwakarta, Iyus Permana. Pada akhir Agustus lalu, Iyus menyebut, kecamatan yang zona hijau hanya satu Kecamatan yakin Kecamatan Maniis. Kini, bertambah jadi tiga kecamatan. “Seperti data di tanggal 2 September 2021 kemarin, kecamatan yang masuk zona hijau ada tiga. Yakni, Kecamatan Cibatu, Kiarapedes dan Maniis. Alhamdulillah, ini kabar baik bagi semua,” ungkap Iyus. Untuk zona kuning, kata dia, ada empat Kecamatan, yaitu Kecamatan Sukasari, Bojong, Campaka, dan Pon-
doksalam. Kemudian, tambah Iyus, untuk zona oranye ada lima. Yakni, Kecamatan Wanayasa, Pasawahan, Babakancikao, Plered, dan Tegalwaru. “Sedangkan zona merah masih ada lima kecamatan. Yang masuk kategori zona merah itu adalah Kecamatan Bungursari, Purwakarta, Jatiluhur, Sukatani, dan Darangdan,” tutur pria yang menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Purwakarta itu. Menurutnya, penurunan kasus ini juga diwarnai tingkat kesembuhan kasus (case
recovery rate) yang mencapai 94,49 persen. “Saat ini jumlah pasien yang masih aktif dan dirawat saat ini sebanyak 102 orang atau turun 10 orang dari 1 September 2021 lalu,” ungkap Iyus. Sedangkan, lanjut dia, yang suspek dan masih dirawat saat ini sebanyak 62 orang. Adapun yang kontak erat dan aktif tinggal 314 orang atau turun 40 orang dari hari sebelumnya. “Adapun yang sembuh, dari selama pandemi totalnya mencapai 11.550 orang. Jumlah tersebut meningkat 10 orang dari
hari sebelumnya,” bebernya. Ia menambahkan, saat ini Kabupaten Purwakarta memiliki angka Bed Occupancy Rate (BOR) juga mengalami penurunan, berada di 13,3 persen. “BOR kita kini sudah 13,3 persen, artinya sudah turun terus dan mudah-mudahan kurvanya akan turun juga dan kini Purwakarta berada di zona kuning atau resiko rendah. Hal ini membuktikan adanya progres untuk menangani penyebaran Covid-19 di Kabupaten Purwakarta,” pungkasnya. (san/ rie)
Danrem 063 SGJ Tinjau Isolasi Terpadu PURWAKARTA - Kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta terus melandai. Komandan Korem (Danrem) 063 Sunan Gunungjati, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga melakukan peninjauan lokasi Isolasi terpadu (isoter) di Mess Anggrek Dormitory KBI, yang dilanjutkan peninjauan vaksinasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta. Elkines mengatakan, salah satu indikator keberhasilan penanganan Covid-19 di Kabupaten Purwakarta adalah maksimalnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 terhadap sasaran vaksinasi sesuai target pemerintah. Selain itu, grafik kasus Covid-19 di Purwakarta terus menurun. “Saya juga tinjau tempat isolasi terpadu di kabupaten Purwakarta dan upaya penanganan Covid-19 di Kabupaten Purwakarta sudah cukup baik. Sehingga hasilnya kasus Covid-19 mulai turun,” jelasnya. Elkines memberikan apresiasi terhadap kinerja Pem-
kab Purwakarta bersama Forkopimda, termasuk Polres Purwakarta dan Kodim 0619 Purwakarta saling bersinergi dalam menangani kasus Covid-19 di Kabupaten Purwakarta. “Tadi saya liat di Kabupaten Purwakarta untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 untuk lansia cukup baik,” ungkap Elkines. Setelah ia melihat langsung proses vaksinasi di D i n ke s Pu r wa k a r t a, i a memberikan apresiasi terhadap kinerja petugas dan masyarakat sasaran vaksin yang selalu memperhatikan Prokes, seperti memakai masker dan APD lainnya. Lanjut Elkines, tingginya partisipasi masyarakat di Kabupaten Purwakarta mengikuti pelaksanaan vaksinasi. “Keikutsertaan masyarakat menyukseskan vaksinasi di seluruh daerah yang ada di wilayah Korem 063 SGJ, sudah bagus. Salah satunya di Purwakarta ini,” puji Danrem. Ia menyebut, bahwa antusias
dan kesadaran masyarakat Purwakarta untuk mengikuti vaksinasi terus meningkat, berarti sosialisasi yang disampaikan oleh TNI-Polri, Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta dan para media/ wartawan berhasil. Elkines mengatakan, pelaksanaan vaksin ini merupakan tanggungjawab bersama. Intinya kegiatan tidak ada satu pihak yang melaksanakan tetapi semua bertanggungjawab guna menyelesaikan pelaksanaan vaksin agar bisa menyeluruh. Alkines menegaskan, kegiatan ini bertujuan percepatan vaksinasi nasional bahwa masyarakat harus terlindungi dan terbentengi kekebalan tubuhnya atau herd imunnity dengan vaksinasi, agar terhindari dari penularan covid-19. “Dengan divaksin akan menambah dan meningkatkan imun tubuh serta mendukung program pemerintah dalam percepatan
ISTIMEWA
KUNJUNGAN : Komandan Korem (Danrem) 063 Sunan Gunungjati, Kolonel Inf Elkines Villando Dewangga melakukan peninjauan lokasi Isolasi terpadu (isoter) di Mess Anggrek Dormitory KBI, yang dilanjutkan peninjauan vaksinasi di Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta.
pemutusan penyebaran Covid-19,” ungkapnya. Dan Elkines pun tidak lupa terus mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M. “Masyarakat diminta terus memakai masker, Menjaga jarak, Menghindari kerumunan, Mengurangi mobilitas dan rutin Mencuci tangan
menggunakan sabun di air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Dan semoga Pandemi Covid-19 ini segera berakhir,” tutur Elkines. Di akhir kunjungannya, Danrem 063 Sunan Gunungjati memberikan pengarahan Babinsa/Bhinmas di Bale Maya Datar, kompleks kantor Pemkab Purwakarta terkait pembekalan Tracer. (san/rie)