Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 5 Desember 2019

Page 1

BINTANG BARU WARGA KARAWANG BEKASI PURWAKARTA & SUBANG KAMIS, 5 DESEMBER 2019

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO.ID

HARGA Rp3.000

karawangbekasiekapres

DBH Full, Tiap Desa Bisa Beli Mobil Ambulans KARAWANG- Jika Pemkab Karawang merealisasikan janjinya untuk memberikan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak secara utuh, maka tiap desa di Kabupaten Karawang ini bisa membeli mobil ambulance untuk pelayanan kesehatan

masyarakat desa. Hal itu diungkapkan Ketua Dewan Pembina Apdesi Karawang Endang Heryana saat peresmian penggunaan torn air dan mulai beroperasinya mobil ambulance baru di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe

Timur, Rabu (4/12/2019). Heryana yang juga Kades Purwadana menjelaskan, mobil ambulance baru di desanya berasal dari APBDes (Rp 199 juta) yang juga dari dana bagi hasil pajak (DBH). Sementara bantuan torn air berasal dari pihak

swasta yakni PT BMJ yang ada di desa itu. “Desa Purwadana bisa membeli ambulace dari APBdes yang berumber dari DBH. DI desa kita bisa, belum tentu di desa lain yang DBH-nya lebih kecil. Coba kalau Pemkab memberikan

100 persen DBH ke desadesa, maka pihak desa leluasa mengganggarkan untuk fasilitas kesehatan warga seperti ambulance ini,” papar Heryana. Ia juga menjelaskan, soal DBH untuk desa jangan terKe Hal...2

Kontraktor Puskesmas

INDEKS n Tabrakan, Nyaris Mati, Pecahkan Rekor Dunia.... n Lumat Brunnei: Jalan Surga di Grup Neraka.... n Tujuh Perenang Tembus Babak Final....

BUKA HALAMAN 11......

Lolos

Ikuti berita SEA Games 2019 di Koran Karawang Bekasi Ekspres (KBE)

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di

Blacklist

Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek

Koran KBE! BUKA HALAMAN 4......

n Sekda Cuma Ingin Jatuhkan Denda n Diduga Fiktif, Kantor CV MCS Susah Dicari

JELANG TAHUN BARU

Resinda Hotel Mau Berbagi Kebahagiaan KARAWANG-Resinda Hotel Karawang, managed by Padma Hotels yang merupakan hotel bisnis dari Padma Hotels yang mengusung konsep urban-resort dan terletak di salah satu kota industri terbesar di Asia Tenggara, bersiap memasuki festive season atau musim liburan akhir tahun serta menyambut nuansa keindahan damai Natal melalui dekorasi dan kreasi megah bertemakan karnaval. Ruth Hutapea, General Manager Resinda Hotel Karawang, menjelaskan,Festive Holiday Season memberikan makna yang mendalam yang mengajarkan untuk berbahagia, berbagi bersama orang terkasih, bercengkrama dengan keluarga dan sebagainya. Hal-hal baik inilah yang tertuangkan ke dalam warna warni dekorasi kali ini, terinspirasi dari keceriaan dan kehangatan keluarga yang akan mewarnai sepanjang liburan akhir tahun kedepan. “Dipilihnya tema karnaval bukan tanpa alasan. Warna-warni menarik, dekorasi unik, serta makna kebersamaan keluarga mejadi alasan dipilihnya karnaval untuk tema tahun ini. Tamu dapat langsung merasakan nuansa liburan akhir tahun ketika pertama kali mereka masuk ke lobby hotel, yaitu nuansa natal dan kemeriahan karnaval lengkap dengan selfie corner yang akan menjadi daya tarik pengunjung,”ungkapnya. Tidak hanya mempersiapkan dari sisi dekorasi saja, Resinda Hotel Karawang, Managed by Padma Hotels kembali menggelar Christmas Tree Lighting Ke Hal...2

DARI APBDES: Pengadaan mobil ambulance baru di Desa Purwadana, Telukjambe Timur.

denda

Blacklist

KARAWANG- Meski ditaksir tidak akan mampu menyelesaikan proyek pekerjaan rehab total Puskesmas Karawang Kota dan diduga hasil kerjanya buruk sehingga terus menuai perhatian publik, CV Multi Cipta Sejahtera (MCS) terlolos dari ancaman blacklist oleh Pemkab Karawang. Di sisi lain, tim redaksi KBE sempat menelusuri lokasi kantor MCS yang tertulis dalam

profil perusahaanya berada di Dusun Kamurang RT 001 RW 003, Desa Jatimulya, Kecamatan Pedes, namun kantor yang dicari itu tak kunjung ditemukan. Plang keberadaan kantornya pun sulit dicari. Perihal sanksi ke MCS, Sekda Karawang sekaligus Plt Kadis PUPR, Acep Jamhuri menyatakan hanya akan menjatuhkan sanksi denda kepada MCS. “Biarkan saja pembangunan Puskesmas tersebutberjalan. Jika pun ada keterlambatan pasti akan ada sanksi berupa denda yang diberikan oleh Pemda,” ucapnya kepada KBE, Rabu (4/12). “Kita denda saja, silahkan dilanjutkan nanti per Ke Hal...2

n Insiden Pasar Johar

Keamanan Minta Maaf, Pengelola Beberkan Kronologi DIULANG: Olah TKP kasus kematian Mita yang digelar Tim Inafis Polres Karawang.

Polisi Amankan Buku Catatan Mita KARAWANG – Tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System (INAFIS) Kepolisian Resort (Polres) Karawang berhasil menemukan buku catatan Mita, korban tewas gantung diri, saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di rumah korban Dusun Bojongkarya II RT.09 RW.02 Desa Rengasdengklok Se-

latan, Kecamatan Rengasdengklok, Rabu (4/12). Pantauan KBE , tak kurang dari satu jam Tim Inafis Polres Karawang lakukan olah TKP, dimulai pukul 15.00 WIB sampai dengan pukul 16.00 WIB. Dan setelah dilakukannya otopsi pada tanggal 28 November lalu, Polres Karawang pun langsung lakukan pendalaman

terhadap laporan ibu kandung dan keluarga terkait kematian MT yang dianggap keluarga terdapat banyak kejanggalan. Kuasa hukum Opi, ibu kandung Mita, Indra Sutrisna, mengapresiasi kinerja Polres Karawang yang telah sigap dan keseriusannya dalam menanggapi laporan Ke Hal...2

KARAWANG- Pengelola Pasar Johar dan Asosiasi Pedagang Pasar Johar mengklarifikasi dan membeberkan kronologi terkait cekcok anggota Komisi III DPRD Kabupaten Karawang dari Fraksi PKS dengan pengelola Pasar Johar. Manajer Pengelola Pasar Johar PT. Senjaya Rezeki Mas, Novit Muhendar, awal mula kunjungan Komisi III DPRD pihaknya diberitahu Kabid Pasar, bahwa akan ada kunjungan dewan ke pasar pukul 14:00 WIB. Kemudian ia menanyakan kepada Kabid soal apa kunjungan dewan ke

Pasar Johar. Kemudian Kabid menjawab tidak tahu. “ Pa k D a d a n g ( K a b i d Pasar) waktu saya tanya soal apa kunjungan dewan ke pasar johar dia jawab tidak tau, karena pak Dadang dapat kabar dari stafnya pak Budi,”ujar Novit menjelaskan kronologi awal kedatangan anggota Komisi III ke Pasar Johar, ketika dimintai keterangan oleh awak media, Rabu (4/12) di kantornya. Kata Novit, tidak ada surat pemberitahuan dari dewan kalau ada kunjungan. Akhirnya ia bilang kepada Ke Hal...2

Kisah Atlet Bekasi yang Rengkuh Medali Emas Cabor Menambak

Sering Dibawa Ibunya Latihan saat di Kandungan, Buru Olimpiade Tokyo KONTINGEN Indonesia akhirnya berhasil memperoleh 10 emas di SEA games pada 3 Desember 2019 kemarin. Satu di antaranya Vidya Rafika, atlet dari cabor menembak yang berhasil membukukan skor sebanyak 249,9. Perolehan ini melampau kontingen asal Singapura yang menempati posisi kedua dan ketiga, sehingga membuat Vidya berhak menyabet emas. Simak kisahnya ? REDAKSI, CIKARANG

ATLET asal Kabupaten Bekasi, bernama lengkap Vidya Rafika Rahmatan Toyyiba bersinar dengan menyumbangkan medali emas pada SEA Games 2019 Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

di Marine Corps Training Center, Metro Manila, Filipina. Medali emas yang disumbangkan altet kelahiran Jakarta, 27 Mei 2001 ini dari

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

OJEK GABAH : Musim panen di pesisir Karawang, membuka lapangan kerja baru. Salah satunya tukang ojek gabah. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

cabang menembak. Ke b e rha s i l a n m e ra i h emas ini terasa kian spesial karena didapatkan pada SEA Games pertama sosok berusia 18 tahun tersebut. Vidya pun sekaligus mampu menjawab target emas yang diberikan oleh PB Perbakin (Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Indonesia). “Di SEA Games perdana dapat emas perasaannya excited, bahagia, dan puas. Saya sendiri menargetkan emas dan target dari federasi pun sudah terpeKe Hal...2

redaksikarawangbekasi@gmail.com


KAMIS, 5 DESEMBER 2019

SAMBUNGAN

2

Calon Independen Mulai Bermunculan K A R A WA N G - B a k a l calon Bupati dan Wakil Bupati (Balonbup dan Wabup) Karawang dari jalur independen mulai bermunculan menjelang pengumuman syarat dukungan dan waktu penyerahan dokumen bakal calon perseorangan dar i Ko m i si Pe m i l i ha n Umum (KPU) Kabupaten Karawang. Kepala desa Mulyajaya Kecamatan Kutawaluya, Endang Macankumbang dan Pengacara Kondang

Asep “Askun” Agustian menyatakan akan maju berpasangan di Pilkada Kabupaten Karawang tahun 2020 melalui jalur independen. Pasangan Endang Macan Kumbang dan Asep Kuncir (Enak) ini dalam waktu dekat ini akan menggelar deklarasi. “Insya Allah pekan depan kami akan deklarasi,” ucap Askun kepada KBE, Rabu (4/12) di ruang kerjanya. Menurut Askun, peranan yang selama ini digelutinya sebagai praktisi hu-

kum mendorongnya untuk maju menjadi salah satu kandidat balon wakil bupati Karawang. Langkah tersebut diambil guna memberikan sumbangan untuk kemajuan kabupaten Karawang secara langsung. “Kami tidak akan memberikan janji muluk kepada masyarakat, namun kami akan membuktikan kerja kami apabila dipercaya memimpin Karawang untuk lima tahun ke depan, maka pertama kali

Kontraktor Puskesmas .... dari halaman 1 harinya berapa kita hitung sesuai dengan kontraknya berapa,” timpalnya. Namun Acep memast i k a n k e ja d i a n s e r u p a tidak boleh lagi terjadi. Apalagi, keterlambatan rampungnya pembangunanPuskesmas akan berdampak kepada pelayan publik secara langsung di bidang kesehatan. “Nanti ke depan kita akan bekerja lebih cepat lagi, kita akan mulai mempersiapkan segala sesuatunya di bulan Desember, dari mu l a i m e mp e r s i ap k a n PPK-nya, PPTK-nya, Barjas- nya, panitianya semua sudah dipersiapkan, sehingga awal-awal tahun kita akan coba lebih cepat agar tidak selalu seperti ini, “ ujarnya. “Nanti kan kontraktor i n i d e n ga n s e n d i r i n y a akan mengalami ker ugian karena kalau ada keterlambatan dia kan kena d e n d a. Ha rap a n ka m i , bekerja saja lebih cepat,” timpalnya lagi. Proyek rehab total Puskesmas Karawang Kota sendiri anggarannya bersumber dari APBD Karawang dengan nilai s eb aya k Rp 6 , 2 m i l i a r. Pada prosesnya, banyak sekali sorotan. Darimulai pembangunan yang

sempat mangkrak alias tak ada kegiatan pem bangunan, lalu saat disidak oleh Komisi III DPRD Karawang, ditemukan besi yang diduga tak cocok dengan spesifikasi. Belum lagi, progres proyek masih sangat jauh dari target yang ditentukan dalam kontrak kerja. Rentetean masalah itu membuat banyak masuyarakat berharap penyedia jasa atau pihak kontraktor dalam hal ini PT MCS dijatuhi sanksu tegas berupa blacklist alias tidak boleh lagi dilibatkan dalam pengerjaan proyek pembangunan plat merah. Sebelumnya, Ketua Komisi III DPRD Karawang, Endang Sodikin mengatakan setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan melihat langsung kondisi pembangunan, progressnya masih jauh dari harapan. Pihaknya pesimis pembangunan Puskesmas Karawang Kota dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Pasalnya hingga saat ini menyisakan waktu 22 hari dan progress pekerjaan baru mencapai 56℅, “Melihat kondisi seperti ini, kami sangat menyesalkannya. Saya meminta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, Nurdin, untuk bertindak

lalu banyak diatur oleh Perbup. “Jangan terlalu banyak diatur Perbup. Yang penting realisasinya sudah sejauh mana. Jangan memberi janji yang tidak ditapati,” tandasnya. Menurut Heryana, penyediaan ambulance

barui di desanya merupakan Ikhtiar membahagiakan masyarakat desa. “Pembelian mobil ambulance diambil dari Apbdes Purwadana Tahun 2019. Sebagian programnya disusun tahun anggaran 2019. Sementara soal penyedian torn air berkembang dalam usulan masyarakat

tegas. Kami akan terus melakukan monitoring terhadap pembangunan puskesmas tersebut, dan memastikan pihak kontraktor dapat menyelesaikan kewajibannya s emaksimal mungkin,” ucapnya kepada KBE, Jumat (29/11). Menurut politisi partai Gerindra ini, keterlambatan ini jelas dikarenakan perencanaan yang dilakukan Dinas Kesehatan tidak tepat dan kurangnya koordinasi antar OPD terkait. En d a ng m e n e ga s k a n , komisi III DPRD Karawang tidak menginginkan jika kemudian pembangunan gedung puskesmas ini mangkrak dan menjadi preseden buruk bagi pemerintah daerah kabupaten Karawang. “Tentu akan berdampak kepada pemerintah daerah, dalam hal ini bupati,” ucapnya. Lanjutnya, pihaknya akan mengundang semua pihak, baik Dinkes, BPKAD, Barjas, maupun Pokja untuk melakukan evaluasi. “Kami ingin permasalahan ini menjadi pelajaran, agar jangan sampai kedepan hal serupa terjadi pada pembangunan 5 puskesmas di tahun anggaran 2020 mendatang dengan alokasi anggaran mencapai Rp. 30 Miliar,” pungkasnya. (gie)

akan kebutuhan sir bersih. Karena adanya gejala menyusutnya sumber sir masyarakat di desa itu,” ujarnya lagi. Dijelaskan juga, pihaknya berupaya menangani hal itu dengan membangun torn air yang bekerja sama dengan PT Bukit Muria Jaya, Grup Djarum. (shn)

Resinda Hotel .... dari halaman 1 secara meriah pada tanggal 3 Desember 2019 pukul 18.30 WIB. Bertempat di Lobby utama Resinda Hotel Karawang, acara tersebut menandakan masuknya musim liburan akhir tahun yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya oleh Resinda Hotel Karawang dengan gembira dan suka cita. Acara malam tersebut juga turut dimeriahkan oleh penampilan vocal group yang beranggotakan staff dari Resinda Hotel Karawang dan penampilan memukau dari tiga designer undangan, yaitu Akeyla Naraya, Ellies Sutrisna dan lela D’silva. “Keceriaan pengunjung akan bertambah dengan adanya kabar gembira dari sisi penawaran kamar dari Resinda Hotel Karawang, dimana setiap tamu yang melakukan pemesanan kamar melalui website resmi Resinda Hotel Karawang, www. resindahotel.com, akan mendapatkan tambahan b e r u p a v o u c h e r b e rmain ice skating ataupun Timezone di Resinda Park Mall. Penawaran tersebut dimulai dari tanggal 1 Desember 2019 sampai dengan 12 Januari 2020 mendatang,”bebernya. Khusus bulan Desember ini, makan bersama orang terkasih di Resinda Hotel Karawang lebih hemat dan mengenyangkan. The Oryza Restaurant menawarkan

potongan hingga 50% untuk Thematic Dinner Pasar Senggol Asia dan Pesta Kebun dengan minimal pemesanan 5 orang. Tidak mau ketinggalan, Inaho Japanese Restaurant menyiapkan diskon hingga 20% untuk seluruh menu yang ditawarkan. Penawaran lainnya diberikan oleh Hai Wang Chinese Restaurant yaitu sebesar 15% untuk setiap pemesanan menu Udang Goreng Susu Mentega dan 20% untuk ikan gurami, ikan kerapu, ayam dan bebek panggang. Tidak hanya berhenti sampai disitu, malam pergantian tahun di Resinda Hotel Karawang dipastikan akan meriah. Potret dan MLD Jazz Project Season 4 siap menghibur masyarakat Karawang dan sekitarnya. Resinda Hotel Karawang memberikan penawaran harga terbaik untuk setiap pemesanan kamar sekaligus Anda dapat menikmati acara malam pergantian tahun mulai dari harga Rp. 2.499.999nett/kamar untuk tipe Deluxe Signature Room dimana sudah termasuk dua tiket gala dinner di dalamnya. Untuk informasi dan reservasi, tamu dapat menguhubungi (0261) 862-2000 dan surel di reservation@ resindahotel.com.# # # Resinda Hotel Karawang, managed by Padma Hotels terletak dengan jarak tempuh dua jam dari Ibukota Jakarta dan lima menit dari

dirinya dengan Endang miliki kesamaan pola pikir. “Pola pikir yang sama inilah yang menyatukan kami untuk maju di Pilkada 2020,” ujarnya. G eneral Manager P T B e es co ini, menjamin persyaratan administrasi yang disyaratkan undangundang agar bisa maju di Pilkada 2020 dari jalur independen akan bisa dirampungkan dalam waktu dan tempo sesingkat-singkatnya. “Sudah kami siapkan,

enggak ada masalah soal persyaratan administrasi yang dminta KPU,” ucapnya. Ketika disinggung mengenai dirinya dengan tegas menyatakan sebagaib akan maju calon bupati, dar i jalur independen, tetapi kini maju sebagai calon wakil bupati, Askun menyebut dalam politik itu cair dan dinamis. “Jangan pers oalkan maju sebagai calon bup a t i a t a u c a l o n w a kil bupati, yang penting

bisa berbuat dan mengabdi untuk masyarakat Karawang,”ujarnya. Askun yang juga pernah maju sebagai caleg DPR RI dari Partai Berkar ya ini di Pileg 2019 ini, meminta doa dan dukungan dari warga Karawang agar dirinya bersama Endang Macan Kumbang dimudahkan urusannya dalam pencalonannya. “Saya mohon doa restu dan dukungan dari warga Karawang,” pungkasnya. (gie)

Polisi Amankan Buku Catatan ....

DBH Full, Tiap Desa .... dari halaman 1

yang akan dilakukan adalah memperbaiki layanan kepada masyarakat dan membuka peluang kerja seluas-luasnya,” ucapnya. Dikatakan Askun, yang juga pernah maju sebagai cawabup di Pilkada Karawang 2015 dari jalur independen ini, dirinya mau maju berpasangan dengan Endang Macan Kumbang karena sosok Endang dikenal sebagai pekerja keras dalam membangun desanya dan yang tak kalah penting antara

Karawang Industrial Estate, Resinda Hotel Karawang memiliki 256 kamar yang luas dan nyaman. Didukung dengan adanya satu Grand Ballroom megah dan mewah yang bisa mengakomodasi sampai dengan 1.200 orang untuk acara pertemuan, acara pernikahan dan acara acara sosial besar lainnya dilengkapi dengan beberapa fasilitas ruang rapat yang lengkap. Berdiri diatas lahan sebesar 2,7 hektar, Resinda Hotel Karawang mempunyai konsep Hotel yang nyaman ditengah kesibukan kota Karawang. Terdapat tiga restoran sebagai pelengkap fasilitas yaitu: Restoran The Oryza, Restoran Hai Wang Chinese dan Restoran Inaho Japanese. Tentang Padma Hotels Sebelumnya dikenal sebagai Sekar Alliance Hotel Management, Padma Hotels saat ini memiliki empat property eksklusif di pulau Bali, Bandung dan Karawang. Keempatnya terinspirasi oleh seni yang kaya serta warisan budaya yang tercermin dari lokasi unik tersebut. Tercermin melalui rancangan estetik serta keramahtamahan yang tersohor dari masing- masing property, Padma Hotels berkomitmen untuk memberikan kenyamanan untuk tamu melalui layanan yang berdedikasi dan fasilitas terbaru. (dri/rls)

dari halaman 1 masyarakat dan dalam melakukan penyelidikan. “Dengan telah dilakukannya otopsi dan sekarang melakukan olah TKP oleh tim Inafis Polres Karawang. Hasil olah TKP hari ini adalah adanya tambahan barang bukti yang langsung diamankan oleh pihak kepolisian berupa, kain, dan buku cata-

tan diduga berisi curhatan korban (Mita),” ungkap Indra kepada KBE, Rabu (4/12) usai olah TKP oleh Tim Inafis Polres Karawang. Menurut Indra, sebelumnya pihak kepolisian pun telah mengamankan ponsel milik MT yang diketahui dalam keadaan terkunci dan tanpa SIM Card. Dan menurutnya semenjak dilakukan penyelidikan, Polres

Karawang telah memanggil tujuh orang saksi termasuk orangtua korban, ayah Mita. “Ponsel diamankan dalam keadaan terkunci dan sudah tidak ada SIM Card nya. Saksi yang sudah dipanggil sebanyak 7 orang dan akan dipanggil lagi 2 orang nantinya,” tutur Indra. Saat disinggung tentang peran dan keberadaan pihak kepolisian setempat, dalam

hal ini Polsek Remgasdengklok saat olah TKP, ia pun mengatakan tidak mengetahuinya. “Untuk itu kurang tahu juga ya, tapi tadi, kabar terbaru dari Kanit PPA, kepolisan setempat (Polsek Rengasdengklok) juga direncanakan akan dipanggil, sebagai pihak kepolisian yang pertama kali melihat atau mengetahui kejadian,” ungkapnya. (gie)

Keamanan Minta Maaf, Pengelola .... dari halaman 1 Kabid Pasar akan menerima dengan baik jika dewan ingin berkunjung ke pasar. “Tempat sudah kami persiapan di kantor menyambut baik kedatangan anggota dewan,”katanya. Ketika rombongan dewan sudah sampai di PasarJohar, ia langsung memerintahkan anggotanya untuk diarahkan ke kantor pengelola. Namun, ada salah satu anggota dewan tidak mau untuk datang ke kantor pengelola. “Pak Tatang tidak mau ke kantor pengelola dan langsung membidik kios Pak Opik dan menanyakan kios H Opik. Ya sudah nanti saya kelokasi proyek blok A, saya tunjukan kios tersebut dan menjelaskan pembangunannya baru 40% progresnya khusus Opik,”jelas Novit. Tidak tahu, kenapa kata Novit, Tatang langsung bicara ‘ini tidak becus’. Kemudian ia menanyakan dasar Tatang mengatakan tidak becus. Akhirnya Tatang membahas masalah pengelolaan. Lalu Novit mengaku mengajak dan bicara di kantor karena pihaknya sudah mempersiapkan tempat untuk dewan tersebut. Bahkan ia juga menyampaikan kepada ketua Komisi III Endang Sodikin dan siap. “Tapi Pak Tatang engga mau malah teriak teriak, kita kan welcome saja tidak ada permasalahan, dan itu muncul reaksi spontanitas. Bukan kita melakukan pengusiran kepada anggota dewan, itu tidak, kami hanya kecewa dengan pribadi Tatang,”terangnya “Jika seperti ini disinya-

lir ada kepentingan pribadi dewan Tatang, karena dewan Tatang punya beberapa ruko di Pasar Johar,”jelasnya lagi. Sebenarnya kata Novit, untuk kios H Opik yang sedang di bangun, sebenarnya pihak pengelola sudah memberikan dua lokal kios untuk di gunakan sementara, sebelum kiosnya jadi. “Kita juga sudah memberikan dua lokal kios untuk di tempati sementara oleh H Opik,”katanya. Pihaknya juga mengklarifikasi persoalan tersebut bukan untuk membela diri tapi menjelaskan kronologi yang sebenarnya. Jika memang pihaknya diminta untuk mengklarifikasi secara langsung oleh DPRD ia pun menjawab siap. Sementara itu sekuriti pengelola Pasar Johar Karawang PT Senjaya Rezeki Mas, Remos, mengaku khilaf ketika mengeluarkan ucapan bernada melecehkan kepada romobongan Komisi III DPRD Karawang yang saat itu sedang lakukan sidak ke Pasar Johar. “Atas kekhilafan dan kebodohan saya ucapkan katakata itu, saya mohon maaf kepada seluruh anggota DPRD Karawang dan seluruh masyarakat Kabupaten Karawang,” kata Remos, Rabu (4/12/2019). Dirinya pun mengaku siap jika dipanggil DPRD Karawang untuk menyampaikan permohonan maafnya. Remos pun menyatakan, permohonan maaf yang disampaikan ke publik atas permintaan sendiri tanpa ada tekanan atau paksaan dari pihak manapun. “Saya sampaikan permohonan maaf ini dalam

keadaan sehat jasmani dan rohani,” ujarnya. Menurut Remos, ucapannya yang menyatakan ‘jangankan anggota dewan, malaikat pun dilawan’ karena dipicu ketika rombongan Komisi III DPRD Karawang sudah sampai di Pasar Johar, atasannya mengajak mereka untuk di arahkan ke kantor pengelola. Namun, ada salah satu anggota dewan tidak mau untuk datang ke kantor pengelola. Tetapi langsung membidik dan menanyakan kios H Opik yang pembangunannya baru mencapai 40 persen. “Tak tahu kenapa dewan tersebut menyebut ‘ini tidak becus,” bebernya. Pihaknya mengklarifikasi persoalan tersebut bukan untuk membela diri, tetapi menjelaskan kronologis yang sebenarnya. “Jika memang saya diminta untuk mengklarifikasi secara langsung oleh DPRD, saya siap,” tutupnya. S ebelumnya anggota Komisi III yang juga Ketua Fraksi PDI-P Karawang, Taufik Ismail yang biasa Kang Pipik, bakal melaporkan pengelola Pasar Johar ke Polres Karawang. Tak hanya Kang Pipik, KNPI Karawang pun turut berencana melaporkannya. “Sebagai anggota dewan saya merasa tersinggung dan merasa dilecehkan oleh ucapan seseorang yang mengatasnamakan dari pengelola pasar Johar,” katanya kepada pers, Rabu (4/12). Menurutnya, DPRD Karawang itu merupakan representasi dari sejumlah parpol dan keberadaannya dilindungi undang-undang. Kedatangan dewan ke Pasar

Johar merupakan respon atas adanya laporan keluhan dari sejumlah warga Karawang terkait pengelolaan dan bangunan Pasar Johar. “Sebagai anggota dewan harus dong menindaklanjuti laporan warga untuk sidak,” ujarnya. Namun ketika kedatangan anggota dewan disambut dengan cara yang tidak beretika dan melecehkan, maka Kang Pipik menilai perlu melaporkan peristiwa itu ke Polres Karawang. “Bagi saya itu sudah kasar dan menghina mar wah DPRD Karawang, saya berharap orang seperti itu bisa diproses secara hukum,” tandasnya. Namun pihaknya masih memberi kesempatan kepada pengelola Pasar Johar untuk klarifikasi dan meminta maaf secara terbuka. “Belum apa-apa rekan kita datang, tapi mereka sudah berani mengusir anggota dewan,” tandasnya. Senada dikatakan Ketua KNPI Karawang, Lukman N Iraz. Pihaknya mendukung anggota DPRD Karawang untuk melaporkan oknum yang menghalangi dewan ketika menjalankan tugasnya ke pihak kepolisian. “Kami dukung dewan melaporkan peristiwa itu,” ucapnya. Pelaporan peristiwa itu kata Lukman sebagai upaya agar kasus itu tidak terulang lagi kedepannya dan marwah DPRD Karawang tetap terjaga. “Kalau oknum tersebut dibiarkan akan menjadi preseden buruk kedepan dan DPRD Karawang segera ambil langkah hukum dan politik, khususnya kepada pengelola pasar,” tutupnya. (red)

Sering Dibawa Ibunya Latihan .... dari halaman 1 nuhi,” kata dia, kemarin (4/12). Vidya tak lantas berpuas diri usai menorehkan prestasi manis di multiajang seAsia Tenggara ini. Ada target lebih besar yang tengah ia buru yakni Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Vidya sendiri sudah menggenggam tiket ke pesta olahraga terbesar sejagat sejak November lalu ketika mentas di Kejuaraan Menembak Asia 2019. Pada ajang kualifikasi menuju Olimpiade 2020 itu, Vidya melewati batas Minimum Qualification Score (MQS) Asia, yakni 625, dengan nilai 625,4. “Untuk target selanjutnya emas Olimpiade 2020 di nomor yang sama. Saya optimistis bisa melawan mereka-mereka yang sudah biasa tampil di Olimpiade,” tuturnya. Vidya mengaku tak ada persiapan khusu karena sudah sejak lama berlatih secara konsisten. “Persiapannya sendiri su-

dah dilakukan sejak lama, sejak tahun lalu sampai sekarang untuk nanti di 2020. Artinya sudah latihan 2 tahun untuk ke sana,” pungkas dia. S e m e nt a ra i tu , Ke tu a Umum KONI Kabupaten Bekasi, Reza Lutfi merasa bangga dan berharap sejumlah atlet Kabupaten Bekasi lainnya bisa menorehkan hasil serupa. “Kabupaten Bekasi ada 1 0 at l e t ya n g i ku t S E A Games, baru Rafika yang sumbang emas. Diharapkan atlet kita lainnya dapat memberikan prestasi yang maksimal,” kata Reza, kemarin (4/12). Adapun 10 atlet asal Kabupaten Bekasi itu di antaranya Aqila Aulia Ramadhani cabang olahraga (cabor) Taekwondo, Patricia Walanda Sinolungan cabor Golf, Susanto Megaranto, dan Medina Warda Aulia cabor Catur. Kemudian Rian Ramadan cabor Judo, Halomoan cabor Atletik, Iwan Setiawan dan Vidya Rafika cabor Menembak, sementara dua

lainnya dari Fadlan Prawira dan M. Facri cabor Renang. Atlet kita belum bertanding semua. Saat ini baru menembak atas nama Rafika saja yang turun,” ucapnya. Reza mengungkapkan selain mendapatkan pembinaan dan pelatihan dari Kemenpora, sehari-harinya para atlet ini rutin dilakukan pembinaan serta program latihan dari KONI Kabupaten Bekasi. “Selain pembinaan dari pusat atau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas), di kami juga rutin pembinaan dan program latihan para atlet itu,” jelas dia. Reza menambahkan para atlet yang dikirim ke SEA Games 2019 merupakan atlet andalan Kabupaten Bekasi Mereka juga berpotensi maju di Olimpiade pada 2020 di Tokyo, Jepang. “Untuk yang dikirim ke Olimpiade 2020 baru Rafika peraih emas ini juga resmi akan berangkat. Yang lain masih ada tahapan lanjutan yang memungkinkan bisa

maju di ajang kelas dunia atau Olimpiade,” paparnya Sekedar diketahui, Vidya berhak atas podium tertinggi usai membukukan 249,9 poin. Duo Singapura Ho Xiu Yi dan Qian Xiu Adele Tan berturut-turut meraih medali perak dan perunggu. Ho mencatatkan 248,2 poin sedangkan rekan senegaranya mencetak 227,3 poin. Di cabang olahraga boling, Tannya Roumimper harus puas dengan raihan medali perak. Turun di nomor individual, Tannya menjadi runner-up dengan total poin 1.307, berjarak 65 poin dari peboling Singapura New Hui Fen (emas). Sedangkan medali perunggu juga didapat peboling Singapura Ng Lin Zhi Shayna dengan 1.271 poin. Dengan demikian, Indonesia telah mengumpulkan 10 keping medali emas di SEA Games 2019. Sebanyak 13 medali perak dan 13 medali perunggu melengkapi perolehan sementara kontingen ‘Merah Putih’. (bbs/hyt)


GAYA HIDUP

KAMIS, 5 DESEMBER 2019

3

JURUS JITU

Tampil Cantik 5 Tips dan Trik Make-Up Sederhana

ADA beberapa langkah untuk merias wajah dengan cara sederhana. Cara ini bisa menutupi kekurangan dan justru membuat wajah

menjadi lebih cantik. Tips dan trik make-up tersebut bisa membuat penampilan menjadi berbeda seperti dilansir dari

Pink Villa. Misalnya membuat hidung lebih mancung dengan shading, atau pipi yang lebih tirus dengan highlighter. (bbs/mhs)

1. CARA MUDAH PAKAI EYELINER Penegas garis mata atau eyeliner adalah jenis make-up yang bisa membuat mata terlihat lebih indah dan hidup. Sayangnya, banyak yang mengalami kesulitan saat mengaplikasikan eyeliner jenis cair. Khawatir berantakan atau kurang presisi, membuat mata justru menjadi tak indah. Supaya lebih mudah, jika merasa lebih nyaman, cukup gunakan eyeliner pensil. Tapi, tetap lapisi eyeliner pensil dengan eyeliner cair, sehingga aplikasi pada mata menjadi lebih mudah dan akan mendapatkan garis lurus yang presisi.

2. KOHL MATA Kohl adalah jenis riasan yang banyak digunakan perempuan Timur Tengah. Tujuannya mirip seperti eyeliner namun warnanya lebih pekat. Biasa digunakan pada garis mata bagian bawah. Jika tak ingin berantakan, triknya adalah mulailah dengan menerapkan kohl hitam pada garis bagian atas. Lalu mulailah tipis-tipis pada bagian bawah. Gunakan eyeliner cokelat atau putih pada garis bulu mata bawah untuk membuat mata terkesan lebih bulat.

5. PEMBERSIH WAJAH Untuk pemilik kulit kering maupun kulit berminyak, kuncinya adalah pada jenis sabun pembersih wajah. Kulit berminyak lebih baik menggunakan pembersih berbasis susu yang lebih ringan di pagi hari. Trik ini juga bisa digunakan saat Anda bepergian atau ketika akan bekerja di siang hari untuk membersihkan pori-pori. Kuncinya adalah tetap rajin membersihkan wajah agar kulit lebih sehat.

3. FOUNDATION Untuk membuat tampilan wajah segar sepanjang hari, kuncinya ada pada make-up dasar (primer). Pilihlah warnawarna segar sesuai warna kulit. Nah, triknya agar lebih tahan lama, aplikasikan pelembab sebelum memakai foundation. Pilih pelembab berwarna ‘custom made’. Maka akan melembabkan kulit dan juga memberikan warna yang merata.

4. ALIS LEBIH TEBAL Jika Anda adalah seseorang yang memiliki alis tipis, inilah trik mudah agar alis terlihat tebal. Mulailah dengan menggunakan bubuk alis yang lebih ringan dari warna alis asli. Ini akan menjadi dasar yang bagus untuk membuat alis terlihat alami. Kemudian, tutupi dengan warna alis yang sebenarnya. Maka alis akan terlihat alami dan tebal.

Gerai Offline Masih Diperlukan SELAIN suka berbelanja fashion di toko dalam jaringan (daring), kaum milenial ternyata senang membeli secara langsung. Memilih dan mencoba baju atau celana incaran juga menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi mereka. Itu merupakan sejumlah alasan sejumlah pemilik clothing line daring untuk membuka gerai di pusat perbelanjaan. Katua Asosiasi Pengelola Pu-

sat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim Sutandi Purnomosidi menyebut fashion sebagai pasar yang masih sangat menjanjikan. Namun, kini perilaku konsumen jauh berubah. “Ada perubahan besar. Para peritel konvensional yang hanya mengandalkan nama besar brandnya harus bersiap menghadapi shifting,” urainya. Menurut Sutandi, milenial tidak lagi menjadikan

merek sebagai prioritas utama. Sekarang alasan utama mereka berbelanja adalah kenyamanan. “Anak muda zaman sekarang mau-mau saja mengenakan pakaian tidak bermerek. Asalkan fashionable, comfortable, dan harganya kompetitif,” lanjutnya. Perilaku itu muncul seiiring dengan menjamurnya toko daring dan lokapasar (marketplace) pada 2015.

Untuk melayanai pasar milenial, para pebisnis fashion tetap perlu mempunyai gerai yang bisa dikunjungi konsumen setiap saat. Sebab, kalau bisa lihat fisiknya langsung dan bisa dicoba, mereka pasti lebih percaya,” ucap Sutandi. Karena itu, dia menyambut baik pemilik ritel fashion daring yang membuka gerai di mal untuk mendekatkan diri pada konsumen. (*)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN Berdasarkan Pasal 6 UUHT No.4 Tahun 1996, PT. BPR Trisurya Binartha akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan penawaran closed bidding melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan lelang (KPKNL) Bekasi terhadap jaminan debitur atas nama Sanna Marpaung berupa: Tanah dan bangunan seluas 292 M² yang terletak di Jalan Pengasinan II Gang H. Awin RT.007/002 No.81 Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi sesuai dengan SHM Nomor 02737/Pengasinan yang tercatat Atas Nama 1. Sanna Marpaung, 2. Sarah Riama, 3. Ridwan Pahala Tambunan. (Limit Rp 1.195.600.000,- Jaminan Rp 358.680.000,-) Keterangan :

Sustainable Fashion, Tren Ramah Lingkungan TREN busana tak hanya bicara tentang gaya saja, melainkan juga komitmen dalam menciptakan busana ramah lingkungan. Saat ini banyak desainer yang mengusung konsep sustainable fashion yang dinilai ramah lingkungan dan mampu memberdayakan industri fesyen. Tapi sebenarnya sustainable fashion itu apa sih? Sustainable fashion adalah konsep busana secara keseluruhan yang tidak hanya mengutamakan dari kainnya saja. Sustainable fashion memiliki makna luas yang bisa meningkatkan keberlangsungan dan kesejahteraan bagi para pekerjanya, sehingga industri fashion akan tetap bertahan dengan menghasilkan kualitas yang baik. Menurut desainer Monika Jufry, sustainable fashion maknanya luas. Bisa dilihat dari kelangsungan kesejahteraan pekerjanya. ”Ya yang membuat baju. Lalu bicara soal kepedulian lingkungan, memanfaatkan limbah dengan lebih eco friendly,” jelasnya. Sustainable fashion, kata Monika, juga memiliki makna tak lekang oleh zaman (timeless). Dengan

begitu bisa diwariskan untuk generasi berikutnya. Dia mencontohkan busana dengan menggunakan bahan-bahan daur ulang untuk meminimalisasi limbah fashion. ”Fashion menjadi salah satu penyumbang limbah atau sampah terbesar. Apalagi di dunia industri saat ini produk fast fashion di industri ritel tak bisa dihindari,” ungkapnya. Maka dari itu, sustainable fashion bisa memberikan keuntungan simbiosis mutualisme antara desainer, pekerja, perajin, konsumen, hingga industri mode secara keseluruhan. Industri fashion saat ini mulai peduli

dengan hal-hal yang berhubungan dengan alam. Pewarna alam secara industri memang akan merogoh cost lebih tinggi. Namun justru semangat sustainable tersebut bisa diaplikasikan. Misalnya dari kemasan yang eco friendly yang lebih ramah lingkungan. Dari sisi ekonomi pekerja, setiap perajin lokal mempunyai ciri khas sendiri yang harus dipertahankan. Cita rasa mereka dalam menenun atau membatik bisa diedukasi untuk lebih menjaga lingkungan. Maka kolaborasi perajin dan desainer akan menghasilkan kualitas fashion yang lebih baik lagi. (bbs/mhs)

Keterangan: - Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) PT. BNI (Persero) Cabang Bekasi harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. - Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui, dan menyetujui aspek legal dari obyek yang dilelang dengan kondisi apa – adanya (as is).

Persyaratan Lelang: Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada websitehttps://www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Info: 081 3901 99000 / 081 852 7700 Bekasi, 05 Desember 2019 KPKNL BEKASI

PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG

Pelaksanaan Lelang :       

Hari, Tanggal Batas Akhir Penawaran Cara Penawaran Penetapan Penawaran Bea Lelang Pembeli Pelunasan Harga Lelang Tempat Pelaksanaan Lelang

: Kamis, 19 Desember 2019 : Pukul 11.00 Waktu Server (WIB) : Close Bidding dengan mengakses http://www.lelang.go.id : Setelah Batas Akhir Penawaran : 2% dari harga lelang : 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi Jalan Sersan Aswan No.8D, Bekasi Timur, Kota Bekasi

Syarat – Syarat Lelang :  Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada menu “Tata cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada alamat website tersebut.  Objek Lelang dijual dengan kondisi apa adanya (as, is) sehingga apabila karena sesuatu hal terjadi gugatan, tuntutan, pembatalan/penundaan pelaksanaan lelang terhadap objek lelang tersebut di atas, pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak diperkenankan untuk melakukan tuntutan apapun kepada KPKNL Bekasi dan PT. BPR Trisurya Binartha.  Peminat lelang dapat melihat barang yang akan dilelang pada alamat objek lelang mulai pengumuman ini terbit sampai dengan

PENGUMUMAN LELANG KEDUA

PT. Bank Syariah Mandiri dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur PT. Niaga Pelumas Pratama : - Tanah dan Bangunan, SHGB No. 19003, Lt. 210 m2, a.n PT. NIAGA PELUMAS PRATAMA Berkedudukan di Kota Administrasi Jakarta Utara, Blok No. Kav. D05-19 (setempat dikenal Cluster Dilenia, Jl. Palem Merah IV Blok D5 No. 19, Perum Boulevard Hijau), Kel. Pejuang, Kec. Medan Satria, Kota Bekasi. (Nilai Limit Rp. 1.271.500.000,-/ Jaminan Rp. 381.450.000,-) Pelaksanaan Lelang: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet cara tertutup (Closed Bidding) pada alamat domain https://www.lelang.go.id - Batas Akhir Penawaran: Kamis, 19 Desember 2019; Pk. 11.30 Waktu Server (WIB) - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir penawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang - Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL Bekasi, Jl. Sersan Aswan No. 8 D, Bekasi.

 Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) harus sama dengan nominal jaminan yang disyaratkan.  Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL paling lambat 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.  Uang Jaminan peserta lelang yang tidak ditetapkan sebagai pemenang akan dikembalikan ke rekening peserta lelang yang sudah didaftarkan. Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang.

PT. BANK SYARIAH MANDIRI

1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.  Informasi lebih lanjut dapat menghubungi KPKNL Bekasi Tlp.(021)-8808888, atau PT. BPR Trisurya Binartha 02182671982-84. Bekasi, 5 Desember 2019

KPKNL BEKASI

PT. BPR TRISURYA BINARTHA


KAMIS, 5 DESEMBER 2019

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang

PT FUJITA INDONESIA OPERATOR PRODUKSI n PEREMPUAN / LAKI-LAKI n USIA 18 – 24 THN 0 BLN n PENDIDIKAN SMA/SMK SEDERAJAT n BELUM MENIKAH n TB PEREMPUAN MIN :155, LAKI-LAKI MIN : 160 MENYERAHKAN BERKAS LAMARAN LENGKAP SBB: n Surat Lamaran dan daftar riwayat hidup dengan mencantumkan No.HP yang dapat di hubungi. n Copy Ijazah dan SKHUN n Copy SKCK yang masih berlaku n Copy E-KTP Karawang n Pas Foto terakhir 4 x 6 warna (2 Lbr ) n Copy sertifikat kopentensi,Pakelaring,Dll ( Bagi yang sudah pengalaman ) n Copy Kartu Keluarga ( KK Elektronik ) n Tidak Buta Warna KETERANGAN : CV dan hasil Medical Check Up diberikan ke Kantor Disnakertrans Karawang. Batas waktu pengumpulan berkas sampai 5 Desember. RUJUKAN MEDICAL CHECK UP: RS. Mandaya RS. Dewi SRI PELAKSANAAN TEST : 1. FISIK HARI / TANGGAL : SENIN / 09 DESEMBER 2019 TEMPAT : Kawasan KIIC , Desa Sukaluyu Kecamatan Telukjambe Timur, Kab.Karawang GOOGLE MAP ( https://maps.app.goo.gl/xhK7dkRZudPo4gvT8 ) WAKTU : 08.00 WIB s/d Selesai 2. TEST PSIKOTES / TULIS HARI / TANGGAL : SENIN / 09 DESEMBER 2019 TEMPAT : LANTAI 2 GD.PENTAKERJA (KARTU KUNING) WAKTU : 13.00 WIB s/d Selesai

METRO KARAWANG

4

Ijazah Ditahan Sekolah, Sri Rahayu Turun Tangan KARAWANG – Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Sri Rahayu Agustina Suroto, akan mendatangi ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Lentera Bangsa. Yang diduga menahan ijazah salah seorang siswi, bernama Ine Widianti. “Minggu depan saya datangi SMK Lentera Bangsa Karawang, memangnya enggak ada keringanan sampai ijazah siswanya sendiri ditahan seperi itu,” ucapnya kepada KBE, Rabu (4/12). Menurut Politisi Golkar ini, dirinya akan berupaya mengeluarkan ijazah Ine yang ditahan oleh pihak Sekolah SMK Lentera Bangsa, cuma karena belum membayar biaya tunggakan sebesar Rp 5,5 juta. “Terlebih, Rani ibu kandung Ine yang berprofesi sebagai pedagang sayuran keliling hanya berpenghasilan sampai Rp 40.000 perhari, itu kalau dagangannya habis,” ujarnya. Lanjut Sri, sehingga dirinya akan mencarikan solusi supaya persoalan dugaan ditahannya ijazah Ine oleh SMK Lentera Bangsa ini segera terselesaikan secara mufakat. “Saya upayakan ada jalan keluar supaya ijazah Ine yang ditahan SMK Lentera Bangsa itu bisa diberikan kepada yang berangkutan dan tidak berlarut-larut,” ungkapnya. Sebelumnya, Ine Widianti remaja asal Desa Rengasdengklok Utara, Kecamatan Rengasdengklok, tak berdaya. Saat ijazah ditahan oleh SMK Lentera Bangsa

SEDIH: Ine bersama ibunya, siswa SMK yang ditahan ijazahnya gara-gara belum melunasi iyuran.

Rengasdengklok. Adapun alasan dikarenakan belum membayar tunggakan sekolah. Ine bersama ibu dan kakak kandungnya hidup dalam himpitan ekonomi. Rumahnya yang nyaris amruk

dan masih lantai tanah ini dibiarkan begitu saja. Dikarenakan belum memiliki uang untuk memperbaikinya dan ditambah biaya sekolah anaknya. Ibu kandung Ine, Rani mengatakan, pekerjaannya

hanya bekerja sebagai pedagang sayur keliling yang keuntungannya hanya Rp 30 ribu sampai Rp 40 ribu. Bahkan terkadang tidak sampai segitu bila dagangan sayurannya tidak habis. “Itulah sebabnya saya

tidak mampu membayar tunggakan biaya sekolah anaknya yang baru lulus tahun ini. Dikarenakan belum membayar tunggakan sekolah sebesar Rp 5,5 juta,” ucapnya kepada KBE, Selasa (3/12). (gie)

Pertamina Inisiasi Mesin Fogging Ramah Lingkungan

Polsek Tirtajaya Kumpulkan Ormas dan Masyarakat

RUMAH SAKIT 1.

RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

2.

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

3.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

4.

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

5.

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

KARAWANG – Kepolisian Sektor (Polsek) Tirtajaya menggelar acara silahturahmi bersama para tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat beserta organisasi masyarakat (Ormas) se-Kecamatan Tirtajaya. Dalam rangka menciptakan situasi Kamtibmas, Rabu (4/12). Kapolsek Tirtajaya, AKP Boy Hamonangan mengatakan, tujuan inti dari acara tersebut adalah menciptakan kemitraan antara polisi dengan para tokoh masyarakat. Sehingga ada kebersamaan untuk terciptanya kondusipitas di wilayah hukum Tirtajaya “Acara silahturahmi dimulai dengan para tokoh masyarakat, juga kami membantu peralatan kamtibmas kepada linmas di 11 desa se Ke-

camatan Tirtajaya dan memberikan peralatan sekolah kepada siswa kurang mampu,” ungkapnya kepada KBE. Dikatakannya, semua ini bertujuan untuk kebersamaan antara polisi dengan masyarakat. Dengan bersilahturahmi ini, pihaknya dapat mensinergiskan kemitraan dan kwharmonisan dengan warga masyarakat. “Oleh karenanya setiap ada kesempatan kita kumpul bersama. Berkumpul bersama para tokoh masyarakat mensinergikan kemitraan,” ujarnya. Lanjut Boy, selain itu juga menekankan agar di wilayahnya masingmasing tetap diciptakan kondusipitas, karena di tahun 2020 mendatang ada beberapa event yang perlu ditingkatkan keamanannya.

“Mudah-mudahan pelaksanaan Pilkades, Pilbup tahun depan dapat berjalan dengan baik tanpa adanya ekses apapun,” tuturnya. Salah seorang tokoh masyarakat desa Sumurlaban kecamatan Tirtajaya, Basri (52) menambahkan dengan adanya kemitraan ini menandakan tidak ada batasan antara Polisi dengan masyarakat sehingga bisa terciptanya kebersamaan menuju Kamtibmas yang aman di lingkungan masyarakat utamanya wilayah Kecamatan Tirtajaya “Adanya kemitraan ini sangat positif sehingga kesan segan pada Polisi sudah tidak ada lagi ,tetapi kebersamaan untuk terciptanya kondusipitas di masyarakat sangat terasa,” pungkasnya. (gie)

KARAWANG – Memasuki bulan Desember, sebagian wilayah Indonesia sudah memasuki musim penghujan. Peralihan dari musim kemarau ke musim hujan ini patut diwaspadai karena rentan menimbulkan penyakit, salah satunya penyakit demam berdarah (DBD) yang penyebarannya dipicu oleh nyamuk Aedes Aegypti. Di Desa Dawuan Barat, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, DBD menjadi penyakit yang menjadi perhatian masyarakat. Desa dengan populasi penduduk mencapai 4.000 orang tersebut pada tahun 2015 dan 2016 mendapati 100 kasus DBD. Bahkan, menurut data tahun 2016 dari Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang, kasus DBD mencapai 1.059 kasus, dan menunjuk Desa Dawuan Barat sebagai salah satu desa endemis DBD. Untuk itu, PT Pertamina (Persero) Fuel Terminal Cikampek berkolaborasi dengan Kelompok Pos Pelayanan Desa (Posyantek) mendukung terciptanya inovasi mesin fogging elektrik. Yakni mesin fogging berbahan bakar baterai kering yang dapat diisi kembali (recharge). “Berbeda dengan mesin fogging pada umumnya menggunakan solar, yang menimbulkan polusi asap. Sedangkan, alat fogging elektrik inovasi dari masyarakat Dawuan ini lebih ramah lingkungan dan hemat karena memakai baterai yang bisa diisi ulang,” kata Unit Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina MOR

III Dewi Sri Utami. Dewi menjelaskan, mesin fogging berdaya baterai ini memiliki daya tahan hingga 2 jam. Keunggulan lainnya, alat fogging memiliki desain lebih ringan dari mesin fogging biasa, yaitu kurang dari 5 Kg, dan dapat di kontrol menggunakan remot dari jarak jauh. Mesin fogging ini juga tidak hanya dibuat untuk menampung cairan pembasmi nyamuk DBD, tetapi juga dapat menampung cairan pembasmi hama dan serangga lainnya. Selain dioperasikan dengan energi ramah lingkungan, mesin fogging dibuat dari barang bekas untuk komponen kabel listrik, selang plastik, dan lainnya. Sehingga proses pembuatan satu unit mesin fogging relatif lebih murah dari mesin fogging pada umumnya. Dia menambahkan, mesin fogging elektrik dapat digunakan masyarakat Desa Dawuan Barat untuk kegiatan fogging secara rutin dan mandiri di 5 dusun lainnya yaitu Babakan Bogor, Babakan Sereh, Tegalwangi, Payuyon, dan Kamija. “Kami harap nantinya inovasi mesin fogging elektrik yang ramah lingkungan ini dapat direplikasi oleh desa-desa lainnya di wilayah Cikampek,” ujar Dewi. Selain inovasi mesin fogging, Pertamina Fuel Terminal Cikampek juga melakukan berbagai program di bidang lingkungan serta kesehatan ibu dan anak. Diantaranya melalui program penanaman tanaman lidah mertua yang dapat menyerap polusi. (rls/rie)

: ( +62 ) 885710657938

Hubungi : ( 0267 ) 8408492 DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484

BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-

RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR

KEHILANGAN HILANG SATU BUKU SERTIFIKAT SHM NO 1498 JAYA MULYA LUAS TANAH 2.950M² A/N CARMAN BIN SAJI

HILANG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4553 KFK TH 2017 A/N RISDIAN PERDIANSYAH D/A KP.CIBENING RT 05/02 JATIBENING P-GEDE BKS NOKA MH1JFZ119HK962404 NOSIN JFZ1E1971333 HILANG SERTIFIKAT HAK MILIK (SHM) NO.01935. AN H.NACUM MAGROBI. DESA MULYAJAYA, KEC.KUTAWALUYA, KAB. KARAWANG HILANG HAK GUNA BANGUNAN NO 6499 NAMA UTI DJULIHARTI LUAS 60M2 ALMT DS KEBALEN BLOK KAV AH3 NO 36 KEC BABELAN KAB BEKASI HILANG BPKB MOBIL SUZUKI AERIO NOPOL B 1858 FVI TH 2006 HITAM METALIK A/N DWI NANTO D/A KP.CIKEDOKAN RT O1/01 DS.SUKADANAU KEC CIKARANG BARAT-BKS NOKA MHY-

ERH4156J109857 NOSIN M15AID109785

LOWONGAN DICARI 1.ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN. SMA, CV KIRIM UP: ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285

WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288


KAMIS, 5 DESEMBER 2019

DESA KITA

5

17 Desa Belum Ajukan Dana Desa Rp 9,3 Miliar Tak Terserap KARAWANG – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Karawang menyatakan sebanyak 17 desa di Karawang, belum mengajukan dana desa tahap 2 dan 3 di Tahun 2019. Dari

sisa anggaran tahap 2 dan 3 tersebut, sebanyak Rp9,3 miliar dana desa terancam tidak terserap. Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat Desa DPMD, Agus somantri mengatakan, dari 17 desa tersebut belum mengajukan dana desa akibat konflik di internal desa

karena dampak Pilkades. “Sehingga ada proses pengajuan pencairan dana desa yang tersendat. Ada sekitar 17 desa, bahkan 4 desa diantaranya belum menyelesaikan pengajuan dana desa untuk tahap 2 dan 3,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (4/12). Lanjut Agus, pihak

DPMD telah mengeluarkan surat kepada desa-desa tersebut untuk segera melakukan pencairan dana desa. “Surat sudah kita keluarkan. Dan hari ini akan kita kumpulkan desa-desa tersebut. Kami menargetkan minggu depan semuanya sudah selesai. Hanya kemung-

kinan 4 desa yang belum menyelesaikan tahap 2, anggarannya yang tahap 3 akan masuk dalam luncuran,” jelasnya. Luncuran itu akan cair pada tahun depan, sehingga pemerintah desa harus menyelesaikan pembangunannya tahun 2019 pada tahun 2020.

Anggaran dana desa sendiri di Karawang pada Tahun 2019 mencapai Rp 341.088.381.800. Program dana desa selama lima tahun terakhir pun dinilainya cukup berhasil dengan pencapain tidak adalagi desa tertinggal di Karawang. “Tahun lalu masih ada yakni Desa Muara. Tetapi ta-

hun ini sudah tidak ada lagi desa tertinggal,” ungkapnya. Akan tetapi Agus akui, penggunaan dana desa di Karawang rata-rata masih berkutat terhadap pembangunan jalan lingkungan dan jalan setapak. Kedepan ia akan mengedapankan penggunaan dana desa yang lebih inovatif. (rie)

Kabupaten Bekasi Raih Penghargaan Anubhawa Sasana Desa

Inspektorat Ultimatum Kades Kedawung KARAWANG – Kepala Sub bagian (Kasubbag) Pelaporan Inspektorat Karawang, Didin Saepudin memgultimatum Kepala Desa Petahana, Endang Jaelani. Yang akan mengikuti Pilkades 2020 untuk segera membereskan masalah pajak sebelum Jumat (6/12). “Setelah pemeriksaan kemarin, ada beberapa permasalahan pajak Desa Kedawung. Saya minta hari Jumat ini selesai,” ucapnya kepada KBE, Rabu (4/12). Dikatakannya, hari Jumat besok desa Kedawung beserta 7 desa lainnya, berdasarkan temuan inspektorat harus selesai. “Kita sampaikan ke bidang PMD, Dinas DPMD Karawang, misalnya sudah progressnya sudah 90% maka kita sampaikan,” ucapnya. Ketika ditanya apakah ada sanksi jika hari Jumat tidak selsai, apakah sanksinya tidak akan turun surat rekomendasi Bupati, Didin menjawab semua calon petahana yang akan mencalonkan diri kembali harus mempunyai surat Rekom Bupati. “Dari pemeriksaan khsusus (Riksus) Desa Kedawung kekurangannya adalah masalah Bumdes. Dan itu sedang diperbaiki, tadi juga sekdesnya kesini,” tuturnya. Lanjutnya, sekdesnya juga sering ke Inspektorat, dan juga sekdes ikut mencalonkan diri, daftarnya pada hari terakhir pendaftaran Pilkades Kedawung. “Bumdes soal pembukuannya, saya tanya apakah direktur Bumdesnya ada ikatan keluarga dengan kepala desa,

dia bilang tidak ada. Saya minta segera cepat diselesaikan,” tegasnya. Masih kata dia, Riksus dilakukan untuk bakal calon kades yang incumbent saja. Untuk desa Kedawung tadinya temuannya banyak, bukan itu saja, sisanya masalah Bumdes. “Kalau temuannya ada cek fisik dilapangan, maka kita cek fisik. Kalau waktunya sudah tidak dimungkinkan lagi, misalnya melakukan fisik pengecoran, lebih baik kembalikan ke kas desa. Untuk desa Kedawung fisik nga ada, ada masalah pajak saja,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu masyarakat desa Kedawung kecamatan Lemahabang, mempertanyakan kejelasan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BuMDES) desa Kedawung yang diduga tidak jelas peruntukkannya. Pasalnya dalam pengelolaannya masyarakat luar desa mendapatkan aliran dana sebesar Rp 50 juta. Tokoh masyarakat desa Kedawung H. Saripulloh mengatakan total penerimaan dana kepada BuMDES dari tahun 2015 sampai dengan 2018 mencapai angka Rp 278.450.000 namun hingga kini tidak jelas peruntukkannya, bahkan ketua BuMDES pun tidak mengetahui. “Kami kumpul di kantor desa untuk pertanyakan hal ini, dan kebetulan Pjs kepala desa Abdul Fatah membuka pintu, agar masalah bisa clear, dan terbuka kepada publik,” ucapnya kepada KBE, Sabtu (21/09). (gie)

BANDUNG – Kabupaten Bekasi meraih penghargaan Anubhawa Sasana Desa dan untuk kategori kecamatan dan desa. Penghargaan tersebut dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI). “Allahamdulilah kecamatan Cikarang Utara dan Desa Karangasih terpilih sebagai penerima penghargaan anugrah sasana desa keluarahan sadar hukum,” kata Kepala DPMD Kabupaten Bekasi Ida farida. Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat ( Jabar) terus berupaya meningkatkan pencapaian Desa/Kelurahan Sadar Hukum sebagai kelanjutan dari program keluarga sadar hukum. Hingga 2018, Jabar memiliki 2.640 Desa/ Kelurahan Sadar Hukum dari 5.312 desa dan 645 kelurahan yang ada. Dan di tahun 2019, sebanyak 130 desa/kelurahan (116 des dan 14 kelurahan di 97 kecamatan) telah ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Totalnya, Jabar memiliki 2.770 Desa/Kelurahan Sadar Hukum dengan rincian 2.272 desa dan 498 kelurahan sekaligus menjadi provinsi dengan jumlah Desa/Kelurahan Sadar Hukum terbanyak di Tanah Air. Untuk itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI) melalui Menkumham Yasonna H. Laoly pun memberikan

penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan kepada Gubernur Jabar dan 18 Bupati/Wali Kota se-Jabar. Penghargaan tersebut diberikan berkat inovasi, jasa, dan komitmen gubernur dan kepala daerah dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya desa dan kelurahan melalui pembinaan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. 18 Bupati/Wali Kota yang mendapat penghargaan yakni Bupati Bogor, Bupati Sukabumi, Bupati Bekasi, Bupati Karawang, Bupati Purwakarta, Bupati Subang, Bupati Cirebon, Bupati Majalengka, Bupati Kuningan, Bupati Bandung, Bupati Sumedang, Bupati Garut, Bupati Ciamis, Bupati Pangandaran, Bupati Bandung Barat, Bupati Tasikmalaya, serta Wali Kota Depok dan Wali Kota Bandung. Adapun Desa/Kelurahan Sadar Hukum merupakan desa/kelurahan yang telah dibina atau karena swakarsa dan swadaya telah memenuhi kriteria sadar hukum berdasarkan SE Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenhumkam serta penilaian E-Darkum oleh Pemda Provinsi Jabar. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang mendampingi Menkumham dalam acara peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Award Pemda

Provinsi Jabar Tahun 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/12/19), program desa/kelurahan sadar hukum akan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku kebijakan tentang hukum. Apabila tingkat ketaatan hukum masyarakat tinggi, lanjut Uu, kegiatan pembangunan pun akan berjalan dengan baik dan situasi keamanan akan kondusif. “Karena dengan kita taat pada hukum maka seluruh aktifitas yang ada di Jawa Barat akan nyaman, aman, tenang, dan kondusif karena mereka (masyarakat) tidak melanggar hukum. Kegiatan sehari-hari aman, tidak ada ketakutan dan lainnya. Artinya hukum adalah sesuatu untuk melindungi kehidupan kita,” ucap Uu. Uu menegaskan, bahwa predikat sebagai provinsi dengan desa/kelurahan sadar hukum terbanyak di Indonesia pun membuktikan bahwa Jabar adalah provinsi yang menjunjung tinggi toleransi. “Terbukti masyarakat Jawa Barat adalah peraih penghargaan dalam kesadaran hukum tertinggi dan terbanyak dibanding provinsi lain. Berarti dengan kesadaran hukum, soal intoleransi terhapus,” jelasnya. Untuk itu, Uu berharap jumlah desa/kelurahan sadar hukum di Jabar akan semakin meningkat tiap tahunnya. Pihaknya pun a k a n t e r u s m e l a ku k a n upaya pembinaan melalui penyuluhan kepada seluruh

PENYERAHAN : (kanan), Kepala DPMD Kabupaten Bekasi, Ida Farida menerima penghargaan Anubhawa Sasana Desa dan Kecamatan Cikarang Utara serta desa. Penghargaan anugrah sasana desa kelurahan sadar hukum dari Kemen Hukum dan Ham, Rabu, 4 Desember 2019 di Bandung.

desa/kelurahan yang ada di 27 kabupaten/kota. Sementara itu, Menkumham mengapresiasi upaya Pemda Provinsi Jabar dalam mendukung program pembinaan desa/kelurahan sadar hukum ini. Menurutnya, pencapaian Jabar merupakan bentuk sinergitas antara pemda dan pemerintah pusat. “ Me m a n g Jaw a B a r a t memperoleh persentase tertinggi hampir 50 persen (dari jumlah desa/kelurahan di wilayahnya) sudah mempunyai predikat sadar hukum. Dan bagi desa/kelurahan yang sudah menerima (predikat desa/ kelurahan sadar hukum), teruslah meningkatkan ke-

sadaran hukum warganya,” kata Yasonna. Untuk JDIH Award 2019, Pemerintah Kota Bandung, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Sukabumi, Kota Cirebon, Kabupaten Cianjur, Kota Bekasi, dan Kota Depok menerima penghargaan kategori Layanan Prima. Selain itu, penghargaan JDIH Award Terbaik diberikan kepada Kota Sukabumi (Terbaik I), Kabupaten Garut (Terbaik II), dan Kabupaten Bandung (Terbaik III). Ketiganya menerima piagam penghargaan dan uang pembinaan sebesar Rp 10 juta (Terbaik I), Rp 7,5 juta (Terbaik II), dan Rp 5 juta (Terbaik III).

Desa Gintungkerta Dapat Penghargaan Desa Sadar Hukum PEMERINTAH Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) terus berupaya meningkatkan pencapaian Desa/ Kelurahan Sadar Hukum sebagai kelanjutan dari program keluarga sadar hukum. Hingga 2018, Jabar memiliki 2.640 Desa/Kelurahan Sadar Hukum dari 5.312 desa dan 645 kelurahan yang ada. Dan di tahun 2019, sebanyak 130 desa/kelurahan (116 des dan 14 kelurahan di 97 kecamatan) telah ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Totalnya, Jabar memiliki 2.770 Desa/Kelurahan Sadar Hukum dengan rincian 2.272 desa dan 498 kelurahan sekaligus menjadi provinsi dengan jumlah Desa/Kelurahan Sadar Hukum terbanyak di Tanah Air. Untuk itu, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Re-

publik Indonesia (RI) melalui Menkumham Yasonna H. Laoly pun memberikan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan kepada Gubernur Jabar dan 18 Bupati/Wali Kota se-Jabar. Penghargaan tersebut diberikan berkat inovasi, jasa, dan komitmen gubernur dan kepala daerah dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya desa dan kelurahan melalui pembinaan Desa/Kelurahan Sadar Hukum. Sebanyak 18 Bupati/Wali Kota yang mendapat penghargaan yakni Bupati Bogor, Bupati Sukabumi, Bupati Bekasi, Bupati Karawang, Bupati Purwakarta, Bupati Subang, Bupati Cirebon, Bupati Majalengka, Bupati Kuningan, Bupati Bandung, Bupati Sumedang, Bupati Garut, Bupati Ciamis, Bupati Pangandaran, Bupati Bandung Barat,

Bupati Tasikmalaya, serta Wali Kota Depok dan Wali Kota Bandung. Adapun Desa/Kelurahan Sadar Hukum merupakan desa/kelurahan yang telah dibina atau karena swakarsa dan swadaya telah memenuhi kriteria sadar hukum berdasarkan SE Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenhumkam serta penilaian E-Darkum oleh Pemda Provinsi Jabar. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat (Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang mendampingi Menkumham dalam acara peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Award Pemda Provinsi Jabar Tahun 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/12/19), program desa/kelurahan sadar hukum akan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku

kebijakan tentang hukum. “Karena dengan kita taat pada hukum maka seluruh aktifitas yang ada di Jawa Barat akan nyaman, aman, tenang, dan kondusif karena mereka (masyarakat) tidak melanggar hukum. Kegiatan sehari-hari aman, tidak ada ketakutan dan lainnya. Artinya hukum adalah sesuatu untuk melindungi kehidupan kita,” ucap Uu. Uu menegaskan bahwa predikat sebagai provinsi dengan desa/kelurahan sadar hukum terbanyak di Indonesia pun membuktikan bahwa Jabar adalah provinsi yang menjunjung tinggi toleransi. “Terbukti masyarakat Jawa Barat adalah peraih penghargaan dalam kesadaran hukum tertinggi dan terbanyak dibanding provinsi lain. Berarti dengan kesadaran hukum, soal intoleransi terhapus,” jelasnya.

Untuk itu, Uu berharap jumlah desa/kelurahan sadar hukum di Jabar akan semakin meningkat tiap tahunnya. Pihaknya pun a k a n t e r u s m e l a ku k a n upaya pembinaan melalui penyuluhan kepada seluruh desa/kelurahan yang ada di 27 kabupaten/kota. Salah satu kepala desa penerima penghargaan yaitu Kepala Desa Gintung Kerta, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Muhammad Tabrani, mengaku bangga bisa mewakili Karawang menjadi desa dengan predikat desa sadar hukum. Muhammad berujar, ada berbagai upaya yang dilakukan Desa Gintung Kerta untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakatnya, seperti sosialisasi berbagai aturan hingga menyediakan sarana dan prasarana untuk pengelolaan sampah.


KAMIS, 5 DESEMBER 2019

PENDIDIKAN & KAMPUS

6

SPP Dihapus, Pemda Diminta Berlakukan Dana PMMS KARAWANG – Kabar rencana Pemerintah Provinsi Jabar yang akan penghapusan Biaya SPP untuk SMA/SMK di tahun 2020 nanti. Bagi sejumlah kepala sekolah di Kabupaten Karawang bukan merupakan solusi bagi sekolah di setiap daerah. Seperti yang disampaikan, Ketua MKKS SMA Karawang, Dwi Styono menjelaskan, sekolah sendiri tidak semerta

merta melakukan pungutan begitu saja. Justru dengan dihapuskannya dana Peningkatan Mangemen Mutu Sekolah (PMMS) oleh Pemerintah Daerah (Pemda) membuat semua sekolah khusunya tingkat SMA/SMK berpikir keras. Sebab, jika dihitung dari dana bantuan Biaya Operasional Sekolah (BOS) yang turun setiap tahunnya ke siswa sebesar Rp1,4 juta dari pusat.

Sedangkan uang sebesar Rp 700 ribu dari provinsi tersebut tidak akan cukup. “Hasil dari perhitungan statistik dinas pendidikan sendiri kebutuhan siswa sampai habis Rp. 4,8 juta pertahunnya untuk kebutuhan sekolah. Sejak tahun 2017 dana PMMS SMA/ SMK dari pemerintah Daerah kabupaten karawang kan dihapus, justru bingungnya kita disitu,” aku-

Dwi Styono

nya kepada KBE, kemarin.

Maka ketika sekolah melakukan pungutan terhadap orangtua siswa dengan secara musyawarah itu sahsah saja. Sebab, ada aturan dari dinas pendidikan sendiri bahwa orangtua siswa ikut berpesan dalam pembangunan pendidikan anaknya di sekolah. “Bebas saja mau minta bantuan sama orangtua siswa juga, yang penting itu hasil musyawarah dan or-

angtua siswa mampu, tidak keberatan,” jelasnya. Selain itu dirinya berharap bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) bisa membantu kembali dunia pendidikan di daerah sendiri. Jangan sampai kata dia setelah pengelolaan SMA/SMK beralih ke Provinsi, pemerintah daerah sendiri cuek. “Semoga pemerintah daerah bisa tau, kalau kabar sih katanya PMMS kan turun lagi,

semoga aja bener,” harapnya. Hal serupa juga disampaikan Kepala SMAN 2 Klari, Unang jika biaya SPP dihapuskan harus ada pengganti biaya tambahan bagi sekolah. Karena masih banyak sekolah yang terkendala dengan masalah biaya. “SPP mau dihapus dana PMMS dari pemda sudah lama dihapuskan, hanya mengandalkan BOS saja,” ungkapnya. (oib)

Menristek/Brin : PUI Harus Naik Menjadi SPT

Delegasi Dunia Kagum Sistem Pendidikan Pesantren Indonesia BANDUNG – Sejumlah delegasi dunia merasa kagum dengan sistem pendidikan pesantren di Indonesia. Yang bisa menggabungkan pendidikan agama Islam dengan kemandirian ekonomi dan pemberdayaan masyarakat (community building). Selama ini dunia Islam menganggap lembaga pendidikan Islam di manapun tidak memiliki fungsi pemberdayaan ekonomi masyarakat. Forum WHS adalah konferensi tingkat dunia bagi para pelaku industri halal dunia yang berlangsung setiap tahun. Dalam WHS kali ini, Pemerintah Daerah Provinsi (Pemdaprov) Jawa Barat melalui Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Jawa Barat membawa serta lima koperasi pesantren (koppontren) peserta OPOP. Kelima pesantren itu yakni Koppontren Daarut Tauhiid (DT) Kota Bandung, Koppontren Al-Ashiriyyah Nurul Iman Sejahtera Kabupaten Bogor, Koppontren Al-Ittifaq Kabupaten Bandung, Koppontren Husnul Khotimah Kabupaten Kuningan, dan Kopontren Fathiyya Al-Idrisiyyah Kabupaten Tasikmalaya. Masing-masing koppontren membawa produk-produk unggulannya yang terdiri dari produk pertanian, fesyen , perikanan, kesehatan, kerajinan, produk olahan makanan minuman, serta jasa wisata halal tour dan travel. Produk-produk yang ditawarkan kelima koppontren

ini menarik perhatian para calon pembeli. Namun yang tidak diduga oleh delegasi Jawa Barat ini adalah bahwa ternyata banyak pertanyaan dan keheranan dunia kepada kelima koperasi pesantren produksi ini. Pertanyaan yang dilontarkan adalah bagaimana mungkin sebuah lembaga pendidikan pesantren (boarding school) bisa berperan aktif dalam pembangunan masyarakat. Kekaguman datang dari delegasi Inggris, Senegal, Sudan, Palestina, Oman, Pakistan, dan lain-lain. Semua yang hadir dalam ekspo World Halal Summit ini adalah perusahaan-perusahaan besar. Namun, stan Jawa Barat berisi pesantren produktif. “Ini menarik, kok yang melakukan bisnis bukan entitas bisnis, tapi lembaga pendidikan. Kok bisa ya pesantren di Indonesia tidak hanyaberfungsi sebagai enitas keagamaan, tapi juga menjadi entitas bisnis atau entitas sosial keagamaan,” ujar Ketua Dewan Masjid Inggris Raya, Necdet Kolca. Kolca mengatakan, jumlah muslim di Inggris kian bertambah. Dia berjanji akan mengabarkan sistem pendidikan pesantren yang unik ini. Dewan Masjid Inggris akan mengirim anak-anak muslim pada liburan tahun depan ke pesantren-pesantren Jawa Barat untuk mempelajar Islam yang peduli pada pembinaan ekonomi umat. Anak-anak ini akan belajar pertanian di Pesantren Al-Ittifaq, Ciwidey Bandung. (bbs/rie)

JAKARTA – Daya saing Indonesia masih rendah dan harus ditingkatkan. Hal itu diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro. Data The Global Competitiveness Report tahun 2019 menyebutkan, daya saing Indonesia masih berada di peringkat 50 dari 141 negara. Salah satu komponen dari pilar kapa-

bilitas inovasi untuk mendukung daya saing adalah kualitas/keunggulan lembaga litbang (research institution prominence). “Ini menunjukkan pentingnya peningkatan kualitas lembaga litbang. Sehingga bisa menghasilkan produk hasil litbang yang dapat dikomersialisasikan dan meningkatkan daya saing Indonesia. Ini merupakan salah tugas Kemenristek/BRIN dalam melakukan sinergitas riset

dan inovasi seluruh lembaga litbangjirap (penelitian pengembangan pengkajian penerapan),” katanya. Ia mengapresiasi 18 Lembaga Litbang Penerima Penetapan Pusat Unggulan Iptek (PUI) 2019 dan mendorong Lembaga Litbang tidak hanya dalam Pusat U n g g u l a n Ip t e k ( P U I ) . Namun, PUI naik kelas menjadi Sains Techno Park (STP) agar mampu bersaing di level internasional. “Untuk Pusat Unggulan

Ilmiah tidak boleh cukup sampai menjadi PUI saja, tetapi harus naik kelas menjadi STP. Harus sema k i n g i at m e l a ku k a n inovasi dan melahirkan produk inovasi yang bisa meningkatkan daya saing,” jelasnya. Sementara itu, Plt Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek dan Dikti, Patdono Soewignyo menuturkan, kegiatan ini merupakan apresiasi kepada seluruh pelaku litbang, baik Lem-

baga Litbang Pemerintah, Lembaga Litbang Daerah dan Lembaga Litbang Industri. Hingga akhir tahun Kabinet Indonesia Kerja Oktober 2019, output yang telah dihasilkan 137 Pusat Unggulan Iptek; 15 BPPD Berkinerja Utama; 69 Pranata Litbang Terakreditasi, dan peningkatan jumlah kepesertaan Badan Usaha/ Industri untuk mendapatkan IIRDI Award sebanyak 22 lembaga. (bbs/rie)

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

PENGUMUMAN KEDUA LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN

Berdasarkan Pasal 6 Undang-undang Hak Tanggungan No : 4 Tahun 1996 PT BPR Harapan Saudara beralamat di Jl. Sultan Hasanudin No.278 Tambun Bekasi, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, terhadap jaminan debitur sebagai berikut :

Berdasarkan Pasal 6 Undang-undang Hak Tanggungan No : 4 Tahun 1996 PT BPR Harapan Saudara beralamat di Jl. Sultan Hasanudin No.278 Tambun Bekasi, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan dengan perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, terhadap jaminan debitur sebagai berikut :

1. BASAR SIMANJUNTAK Sebidang tanah berikut bangunan diatasnya sesuai dengan SHGB No. 14680/Karang Satria, luas tanah 72 m2 atas nama BASAR SIMANJUNTAK yang terletak di Alamanda Regency Kav H 7 No.34 Provinsi Jawa Barat Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Utara Desa/Kelurahan Karang Satria.Harga Limit Rp. 200.000.000,- dan uang jaminan Rp. 100.000.000,-

1. SARDIMAN SILALAHI Sebidang tanah berikut bangunan diatasnya sesuai dengan SHM No. 10560/ Sumber Jaya, luas tanah 60 m2 atas nama SUMIATI MANUHURUK yang terletak di Griya Asri 2 Kav F 7 No. 15 Provinsi Jawa Barat Kabupaten Bekasi Kecamatan Tambun Selatan Desa/Kelurahan Sumber Jaya. Harga Limit Rp. 200.000.000,- dan uang jaminan Rp. 100.000.000,-

Lelang akan dilaksanakan pada :

Lelang akan dilaksanakan pada :

Hari Tanggal Batas Akhir Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang

Hari Tanggal Batas Akhir Penawaran Alamat Domain Tempat Lelang

Penetapan Pemenang

: Kamis : 19 Desember 2019 : 14.00 Waktu Server (WIB) : https://www.lelang.go.id : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bekasi Jl. Sersan Aswan No. 8D Bekasi : setelah batas akhir penawaran

Syarat-syarat : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran Closed Bidding yang diakses pada alamat domain : https//www.lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang email dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. 2. Uang Jaminan Lelang disetorkan kenomor Virtual Account (VA) PT.BNI (Persero) Cabang Bekasi, masing-masing peserta lelang yang dapat dilihat pada menu status lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan sesuai dokumen yang diberikan. 3. Penawaran lelang dimulai dari nilai Limit Penawaran Lelang dapat diajukan berkalikali sampai batas akhir waktu penawaran. 4. Pemenang Lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang ditujukan kenomor VA Pemenang Lelang paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila wanprestasi atau tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan diatas, uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara. 5. Objek Lelang diatas dijual lelang dalam kondisi apa adanya “as is” dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya-biaya, tunggakan-tunggakan yang ada pada asset diatas, berikut permasalahan yang timbul dikemudian hari. Peserta dianggap mengetahui dan memahami kondisi objek lelang dan bertanggung jawab atas objek lelang yang dibeli. 6. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap objek lelang diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual, Pejabat Lelang dan/atau KPKNL. Untuk informasi lainnya dapat menghubungi PT. BPR Harapan Saudara Telp : 021-88368465, 021-88368383 dan KPKNL Bekasi Telp. 021-8808888.

Penetapan Pemenang

: Kamis : 19 Desember 2019 : 14.00 Waktu Server (WIB) : https://www.lelang.go.id : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Bekasi Jl. Sersan Aswan No. 8D Bekasi : setelah batas akhir penawaran

Syarat-syarat : 1. Cara Penawaran Lelang dilaksanakan dengan penawaran secara tertulis tanpa kehadiran peserta lelang dengan cara penawaran Closed Bidding yang diakses pada alamat domain : https//www.lelang.go.id. Tata cara mengikuti lelang email dapat dilihat pada menu “Tata Cara dan Prosedur” dan “Panduan Penggunaan” pada domain tersebut. 2. Uang Jaminan Lelang disetorkan kenomor Virtual Account (VA) PT.BNI (Persero) Cabang Bekasi, masing-masing peserta lelang yang dapat dilihat pada menu status lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan sesuai dokumen yang diberikan. 3. Penawaran lelang dimulai dari nilai Limit Penawaran Lelang dapat diajukan berkalikali sampai batas akhir waktu penawaran. 4. Pemenang Lelang harus melunasi harga pembelian dan bea lelang ditujukan kenomor VA Pemenang Lelang paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak pelaksanaan lelang. Apabila wanprestasi atau tidak melunasi kewajiban pembayaran sesuai ketentuan diatas, uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara. 5. Objek Lelang diatas dijual lelang dalam kondisi apa adanya “as is” dengan segala kekurangan dan konsekuensi biaya-biaya, tunggakan-tunggakan yang ada pada asset diatas, berikut permasalahan yang timbul dikemudian hari. Peserta dianggap mengetahui dan memahami kondisi objek lelang dan bertanggung jawab atas objek lelang yang dibeli. 6. Karena satu dan lain hal, pihak Penjual dan/atau Pejabat Lelang dapat melakukan pembatalan/penundaan lelang terhadap objek lelang diatas, dan pihak-pihak yang berkepentingan/peminat lelang tidak dapat melakukan tuntutan/keberatan dalam bentuk apapun kepada pihak Penjual, Pejabat Lelang dan/atau KPKNL. Untuk informasi lainnya dapat menghubungi PT. BPR Harapan Saudara Telp : 021-88368465, 021-88368383 dan KPKNL Bekasi Telp. 021-8808888.


KAMIS, 5 DESEMBER 2019

PURWAKARTA-SUBANG

KEKERINGAN

Subang Raih Penghargaan Menkumham Untuk Kategori Sasana Desa/ Kelurahan

Air Bersih Masih Langka PURWAKARTA- Peningkatan curah hujan belum memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga di Purwakarta. Bahkan, pemerintah daerah setempat masih banyak menerima permintaan bantuan air bersih dari warga yang membutuhkan. Hal itu diakui Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Purwakarta Wahyu Wibisono. “Masih banyak yang minta bantuan air bersih, walaupun tidak sebanyak musim kemarau beberapa waktu lalu,” katanya, Rabu 4 Desember 2019. Menurut dia, masyarakat yang kekurangan air itu masih merupakan dampak musim kemarau panjang tahun ini. Meski hujan mulai sering turun di sebagai wilayah Kabupaten Purwakarta, ia menyebut masih ada wilayah yang belum diguyur hujan sehingga persediaan air bersih mereka kekurangan. “Permintaan air bersih hingga hari ini masih cukup tinggi. Dalam satu hari sesuai kemampuan kita bisa 4-5 kali pengiriman tangki air bersih ke warga,” tutur Wibi. Kecamatan paling banyak mendapatkan bantuan air salah satu6 ialah Babakancikao. Dijelaskan, tidak semua permintaan bisa dilayani karena keterbatasan armada pengangkut air. Selain itu, sumber air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum setempat juga masih minim. Sementara itu, bantuan air diberikan secara cuma-cuma karena dibiayai pemerintah daerah. “Dari awal musim kemarau kita sudah menyalurkan 1,44 juta liter air bersih sampai sekarang. Dan itu semua gratis dibayar pemerintah,” ujarnya. Akibat banyaknya permintaan bantuan tersebut, DPKPB harus memasok dari perusahaan air swasta. (red)

PERISTIWA

Kecelakaan Pantura Subang, Truk Hantam Warung di Ciasem SUBANG- Sebuah truk menghantam sebuah warung di Jl. Raya Pantura Ciasem, Subang, Rabu (4/12/2019). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Truk dengan nopol T 9440 AA yang belum diketahui supirnya itu melaju dari arah Ciasem menuju Patokbeusi dengan kecepatan tinggi. Saat di lokasi kejadian sopir hilang kendali dan oleng kemudian menghantam sebuah warung. Beruntung, saat warung sisi jalan itu itu sudah tak berpenghuni. Namun demikian, akibat kecelakaan tunggal ini bangunan warung bagian depan hancur dan arus lalin dari arah Ciasem menuju Patokbeusi sempat tersendat “Tidak ada korban jiwa, sopir truk alami luka di bagian kepalanya, dan sudah dilakukan penanganan,” kata KSPKK Polsek Ciasem, Bripka Kasen kepada pers . (red)

INFO RUMAH SAKIT PURWAKARTA RSUD Bayu Asih Telp: 0264-200100- 0264-202215 RSU Siloam Telp: 0264-8628900- 0264-212674 RSU MH. Thamrin Telp: 02648222222- 02648222221 RSU Rama Hadi Telp: 0264-202136- 0264-8225679 RS Ibu dan Anak Asri Telp: 0264-211680- 0264-219047 RSU Amira Telp: (0264) 8221191 RS Ibu dan Anak Dian Telp: 0264-270219 RSU Holistic Telp: (0264) 8223434- (0264) 8223477 RSU Bhakti Husada II Telp: 0264-8225344- 02648225255 RSU Karina Medika Telp: 0264-8220544- 0264-8301768

7

SUBANG- Kabupaten Subang meraih penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan dari Menkumham berkat inovasi, jasa, dan komitmen gubernur dan kepala daerah dalam upaya meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya desa dan kelurahan melalui Pembinaan Desa/ Kelurahan Sadar Hukum. Penghargaan tersebut diberikan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Bambang Suhendar, S.IP oleh Menkumham Yasonna H. Laoly pun memberikan penghargaan Anubhawa Sasana Desa/Kelurahan kepada Gubernur Jabar dan 18 Bupati/Wali Kota se-Jabar. Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat ( Jabar) terus berupaya meningkatkan pencapaian Desa/Kelurahan Sadar Hukum sebagai kelanjutan dari program keluarga sadar hukum. Hingga 2018, Jabar memiliki 2.640 Desa/Kelurahan Sadar Hukum dari 5.312 desa dan 645 kelurahan yang ada. Dan di tahun 2019, sebanyak 130 desa/kelurahan (116 des dan 14 kelurahan di 97 kecamatan) telah ditetapkan sebagai Desa/ Kelurahan Sadar Hukum.

Totalnya, Jabar memiliki 2.770 Desa/Kelurahan Sadar Hukum dengan rincian 2.272 desa dan 498 kelurahan sekaligus menjadi provinsi dengan jumlah Desa/Kelurahan Sadar Hukum terbanyak di Tanah Air. 18 Bupati/Wali Kota yang mendapat penghargaan yakni Bupati Bogor, Bupati Sukabumi, Bupati Bekasi, Bupati Karawang, Bupati Purwakarta, Bupati Subang, Bupati Cirebon, Bupati Majalengka, Bupati Kuningan, Bupati Bandung, Bupati Sumedang, Bupati Garut, Bupati Ciamis, Bupati Pangandaran, Bupati Bandung Barat, Bupati Tasikmalaya, serta Wali Kota Depok dan Wali Kota Bandung. Adapun Desa/Kelurahan Sadar Hukum merupakan desa/kelurahan yang telah dibina atau karena swakarsa dan swadaya telah memenuhi kriteria sadar hukum berdasarkan SE Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional Kemenhumkam serta penilaian E-Darkum oleh Pemda Provinsi Jabar. Menurut Wakil Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Uu Ruzhanul Ulum yang mendampingi Menkumham dalam acara peresmian Desa/Kelurahan Sadar Hukum dan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Award Pemda Provinsi Jabar Tahun 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (4/12/19), pro-

DESA SADAR HUKUM. Acara pemberian penghargaan Sara Hukum Desa dan Kelurahan 2019 Provinsi Jawa Barat di Bandung, baru-baru ini. Sebanyak 130 desa/kelurahan (116 des dan 14 kelurahan di 97 kecamatan) telah ditetapkan sebagai Desa/Kelurahan Sadar Hukum.

gram desa/kelurahan sadar hukum akan meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemangku kebijakan tentang hukum. Apabila tingkat ketaatan hukum masyarakat tinggi, lanjut Uu, kegiatan pembangunan pun akan berjalan dengan baik dan situasi keamanan akan kondusif. “Karena dengan kita taat pada hukum maka seluruh aktifitas yang ada di Jawa Barat akan nyaman, aman, tenang, dan kondusif karena mereka (masyarakat) tidak melanggar hukum. Kegiatan sehari-hari aman, tidak ada ketakutan dan lainnya. Artinya hukum adalah sesuatu untuk melindungi kehidupan kita,” ucap Uu.

Uu menegaskan bahwa predikat sebagai provinsi dengan desa/kelurahan sadar hukum terbanyak di Indonesia pun membuktikan bahwa Jabar adalah provinsi yang menjunjung tinggi toleransi. “Terbukti masyarakat Jawa Barat adalah peraih penghargaan dalam kesadaran hukum tertinggi dan terbanyak dibanding provinsi lain. Berarti dengan kesadaran hukum, soal intoleransi terhapus,” jelasnya. Untuk itu, Uu berharap jumlah desa/kelurahan sadar hukum di Jabar akan semakin meningkat tiap tahunnya. Pihaknya pun akan terus melakukan upaya pembinaan melalui penyuluhan kepada seluruh

desa/kelurahan yang ada di 27 kabupaten/kota. Sementara itu, Menkumham mengapresiasi upaya Pemda Provinsi Jabar dalam mendukung program pembinaan desa/kelurahan sadar hukum ini. Menurutnya, pencapaian Jabar merupakan bentuk sinergitas antara pemda dan pemerintah pusat. “Memang Jawa Barat memperoleh persentase tertinggi hampir 50 persen (dari jumlah desa/kelurahan di wilayahnya) sudah mempunyai predikat sadar hukum. Dan bagi desa/kelurahan yang sudah menerima (predikat desa/kelurahan sadar hukum), teruslah meningkatkan kesadaran hukum warganya," kata Yasonna. (red)

Ceceng: Jangan Tergantung Izasah untuk Mencari Nafkah PURWAKARTA- Berangkat dari keprihatinan melihat kondisi masyarakat saat ini, Ceceng Abdul Qodir kerap berfikir bagaimana caranya agar masyarakat tidak melulu tergantung pada ijazah sekolah dalam mencari penghasilan. Bagaimana meningkatkan skill para konstituennya di bidang usaha, agar mampu mandiri secara ekonomi. Karenanya, setiap kali mengunjungi konstituennya, baik secara perorangan atau berkelompok, ia selalu mengajak masyarakat untuk mengaji kewirausahaan. Oleh karena itu, dalam kegiatan reses II Tahun 2019 ini pun, ia manfaatkan sebaik-baiknya untuk merubah pola pikir para konstituennya. “Masyarakat harus diajak berpikir, bukan hanya menjadi pekerja, tetapi bagaimana menciptakan lapangan usaha?” tutur Ceceng, saat ditemui di Rumah Aspirasi PKB, di Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, ketika sedang melakukan kegia-

tan reses ke II Tahun 2019, Selasa (3/12/ 2019). Tak heran, jika di samping melaksanakan sosialisasi APBD 2020 dan menjaring aspirasi masyarakat, politisi PKB ini juga mengajak masyarakat mengaji kewirausahaan. Mengaji itu, kata Ceceng, tidak semata belajar soal-soal agama, tetapi juga menggali ilmu yang bermanfaat. “Menjadi pengusaha itu, bukan hanya berguna bagi dirinya, tetapi juga bermanfaat buat orang lain. Oleh karena itu, para generasi muda sejak dini harus memiliki pola pikir yang inovatif dan kreatif, demi masa depannya sendiri, mengingat pula persaingan di dunia kerja sekarang teramat ketat,”sambungnya. “Kita tak boleh takut dengan era digital yang tengah berkembang pesat saat ini, tapi harus mampu memanfaatkan perkembangan teknologi guna meningkatkan kemampuan diri sendiri,” tegasnya. “Seringkali masyarakat

pada awalnya sangat ketakutan kendala permodalan. Namun, kalau kita benarbenar punya semangat, sekarang kita bisa memanfaatkan kemajuan teknologi untuk memulai usaha. Kita bisa menjadi resaller dengan memosting barang dagangan jenis apapun, tanpa harus menggunakan modal yang besar, kecuali modal untuk membeli kuota,”jelasnya. Anggota DPRD Purwakarta yang untuk pertama kalinya terpilih dari dapil (daerah pemilihan) V, meliputi Kecamatan Tegalwaru, Plered dan Maniis, juga dikenal sebagai seorang pengusaha sukses, terutama di bidang konpeksi dan beberapa usaha lainnya. Karena itu, ia tak pernah pelit menularkan ilmunya, sebagai bekal bagi generasi muda, terutama kaum sarungan dan milenial yang kebanyakan menjadi konstituennya. Ia selalu berpikir keras, bagaimana

WIRA USAHA: Anggota DPRD Purwakarta Ceceng Abdul Qodir mengisi reses dengan ngaji wirausaha.

meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Nah momentum reses ini saya manfaatkan sebaikbaiknya untuk silaturahmi, konsolidasi dan komunikasi yang bermanfaat dengan para konstituen,” ujarnya tanpa bermaksud menyombongkan diri. Ngaji wirausaha, kata Ceceng, sering disebut entrepreneur. Namun, kaum santri nadliyin menyebutnya Nahdlatul Tujjar (Kebangkitan Pengusaha). Dengan demikian, lanjutnya, reses yang dia

lakukan tidak hanya berkumpul dan bagi-bagi ampau, tapi juga memberikan solusi untuk meningkatkan kesejahteraan. “Penting bagi kita punya ilmu wirausaha, terutama bagi generasi muda, agar menjadi pribadi mandiri,” tukas tokoh ulama muda ini, yang saat reses II Tahun 2019, mengelilingi Dapil V, untuk menjaring aspirasi dan sosialisasi APBD 2020, sekaligus untuk menularkan ilmu berwirausaha. (san)

Serunya Berendam Air Asli di Pegunungan Taman Batu Cijanun BADI wisatawan yang ingin liburan ke Kabupaten Purwakarta tidak usah kebingungan mencari objek wisata. Di Kabupaten terkecil kedua di jawa Barat ini banyak sekali terdapat destinasi wisata yang bisa Anda kunjungi bersama keluarga. Selain Taman Air Mancur Sri Baduga yang merupakan icon Kabupaten Purwakarta, terdapat juga wisata lainya seperti Taman Batu Cijanun. Destinasi wisata yang satu ini berlokasi di Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta. Destinasi wisata Taman Batu menawarkan kolam mata air asli dari pegunungan. Anda bersama kelu-

arga bisa berenang sambil menikmati pemandangan alam yang asri, suasa sejuk khas pedesaan menambah kenyamanan Anda selama berada di sana. Bagi Anda berniat menikmati destinasi wisata Taman Batu Cijanun cukup mengeluarkan Rp20.000 per orang, harga

General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.

tiket itu juga berlaku pada hari wekeend. “Harga tiket hari biasa atau wekeend sama Rp20.000, hanya kalau hari wekeend wisatawan tidak menerima bonus air minum.” Kata salah seorang staf pengelola Taman Batu Cijanun, Iyah. Kolam taman Batu dibuat

dengan cara membendung sumber mata air Cijanun yang keluar dari bawah pepohonan di lokasi sekitar. Anda bisa memilih ke dalaman kolam yang dipercantik dengan bebatuan alam asli. Taman Batu Cijanun memiliki lahan seluas sekitar 5.000 meter persegi. Pihak pengelola berencana terus mengembangkan fasilitas lain, seperti penginapan atau menambah kolam renang lagi. Roiah menambahkan, dengan adanya penambahan fasilitas diharapkan mampu menyedot wisatawan lebih. Meski pun saat ini juga kerap dipadati wisatawan baik dalam mau pun luar kota. Pada hari wekeend jumlah

wisatawan meningkat jika dibandingkan dihari biasa. Apalagi libur lebaran atau libur sekolah wisawatan kerap berdatangan. “Pernah musim liburan lebaran pengunjung sampai sekitar 7. 000 orang tapi kalau hari biasa paling sekitar 100 an lah” kata dia. Di sekitar lokasi terdapat warung minimalis menyediakan beragam makanan ringan termasuk kuliner khas masyarakat pedesan seperti nasi liwet dan ikan bakar. Umumnya pemilik warung adalah masyarakat setempat yang memanfaatkan keramaian wisatawan desinasi Taman Batu Cijanun. Hal itu tentu menumbuhkan roda ekonomi masyarakat setempat. (san*)

Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


METRO

PURWAKARTA-SUBANG

KAMIS, 5 DESEMBER 2019

Menata Patimban City

PERISTIWA

Gubernur: Akan Jadi Pusat Kota Baru

Kasomalang Diterjang Puting Beliung SUBANG- Cuaca ekstrem masih terus terjadi di Kabupaten Subang. Hujan disertai angin puting beliung terjadi di Desa Bojongloa, Kecamatan Kasomalang, Subang, Rabu (4/12/2019) sore. Sejumlah rumah warga rusak. Data yang diperoleh, tidak kurang dari lima rumah yang mengalami rusak akibat diamuk angin Puting Beliung. Selain rumah, angin puting beliung juga merobohkan dua tiang PLN. Akibatnya, aliran listrik di Desa Bojongloa dan sekitarnya dilakukan pemadaman sementara. Tidak hanya gelap, tiang PLN yang roboh menutup jalan, mengakibatkan akses jalan yang menghubungkan Desa Ciasaat Rancamedang menuju Desa Sukamelang sempat terhambat. Petugas PLN di lapangan, Ato mengaku dirinya sudah menghubungi Kantor PLN di Subang untuk mengirimkan tiang pengganti. Kepala Desa Bojongloa Wahlian Wagianto berharap, pihak BPBD segera ke lokasi untuk melakukan upaya pasca bencana, terutama kepada warga yang rumahnya rusak. (red)

CPNS 2019 Pelamar Bersertifikat Berpeluang Besar Lolos PURWAKARTA- Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta mencatat jumlah pendaftaran CPNS 2019 sebanyak 5, 155 orang. Peserta yang sudah memiliki sertifikat pendidik berpeluang diterima lebih besar jadi PNS dibanding peserta yang tak memiliki sertifikat tersebut. Sekretaris BKPSDM Kabupaten Purwakarta, Ai Saidah, mengatakan pelamar CPNS yang memiliki sertifikat pendidikan otomatis akan mendapat nilai tambahan 100. Nilai tambahan itu berdasarkan Peraturan Menteri Tahun 2019. “Sertifikat itu dilampirkan saat pelamar mendaftarkan diri,” ungkap Ai, Rabu (4/12/2019). Ia menjelaskan, sertifikat pendidikan tidak berlaku dari awal seleksi administrasi, melainkan saat pelamar mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB). Semisal nilai SKB pelamar CPNS 100 maka otomatis akan mendapat tambahan nilai 100 karena memiliki sertifikat pendidikan. (san*)

JAKARTA- Pembangunan pelabuhan Patimban harus direncanakan dengan matang. Salah satunya dengan mendesain kota baru di sekitar pelabuhan supaya akses menuju pelabuhan tertata. Hal itu diungkapkan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, usai menghadiri Rapat Koordinasi Penyelesaian Pelabuhan Patimban dengan Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI di Jakarta, baru-baru ini. “Yang mengemuka adalah persiapan menata Patimban City. Kira-kira, ya, yang mana nanti di dalamnya memuat ada kota baru, pusat pemerintahan Subang dan lain-lain,” kata Emil –sapaan Ridwan Kamil. “Inilah contoh bahwa perencanaan Patimban itu harus segera juga mendesain kota barunya di luar pelabuhannya. Jangan sampai seperti Tanjung Priuk. Pelabuhannya bagus, tapi aksesnya semrawut,” imbuhnya. Menurut Emil, pihaknya sudah meminta kepada JICA (Japan International

matis berimplikasi juga terhadap perekonomian masyarakat,” ujar Anne, Rabu (4/12/2019). Anne menjelaskan, melihat data dari Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Purwakarta, saat ini sudah ada 8.500 pelaku UMKM di Kabupaten Purwakarta. Para pelaku usaha ini tersebar di seluruh desa di 17 kecamatan. “Mayoritas, UMKM ini begerak di sektor makanan dan minuman,” kata dia. Menurutnya, dalam hal ini tugas pemerintah, selain membantu dalam hal pemasaran turut juga mendorong agar pelaku UMKM ini terverifikasi. Jadi yang belum tersertifikasi, misalnya dari BPOM dan izin Produk Industri Rumah Tangga (PIRT) yang salah satu poinnya mengatur soal masa kadaluarsa, didorong untuk segera mengurus izin – izin tersebut. “Memang, ada sebagian pelaku UMKM yang belum mengurus izin – izin tersebut. Makanya, pemerintah akan membantu memfasili-

Cooperation Agency), yang merupakan per wakilan pemerintah Jepang yang terlibat dalam pembangunan pelabuhan Patimban, untuk mulai mendesain kota baru tersebut. “Saya sudah minta ke JICA bulan Januari 2020 untuk mulai mendesain masterplan sebuah kota, sehingga jelas kalau mau ada pusat pemerintahan Subang silakan, rekreasi, industri dan lainnya. Akhirnya (Patimban) menjadi contoh pelabuhan di Indonesia,” ucapnya.

Dalam rapat yang dihadiri Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungn Budi Karya Sumadi itu, kata Emil, dibahas pula pematangan persiapan soft operation launching pelabuhan Patimban --yang rencananya digelar pada Juni 2020. “Rapat tadi juga mematangkan persiapan soft operational launching tahap satu pada Juni 2020. Sejauh ini tahapan pengerjaan sudah sesuai jadwal. Semoga semua lancar dan dukungan dari Pemprov memastikan uru-

san ini tidak terkendala, dan proyek dengan nilai investasi hampir Rp 50 triliun ini bisa selesai tepat waktu,” katanya. Sedangkan, Luhut menyarankan agar pemindahan pusat pemerintahan Kab. Subang disertai dengan penataan kota baru. “Saran saya pemindahan pusat pemerintahan Subang ini langsung sekalian dengan penataan kota barunya ini,” ucapnya. Luhut juga memastikan, masterplan kota baru tersebut akan disiapkan oleh Jepang dalam kurun empat bulan. Dan PT RNI (Persero)

akan menyiapkan lokasi dengan luas sekira 1.000 hektare. “Lokasi pembentukan kota baru ini sudah disiapkan 1000 hektar oleh RNI,” katanya. “Rencananya pemindahan pusat pemerintahan Subang lokasinya mendekati akses tol Patimban,” tambahnya. Bupati Subang Ruhimat menyambut baik rencana pemindahan pusat pemerintahan Kab. Subang. Meski begitu, lokasinya tidak terlalu dekat dengan area pelabuhan Patimban. “Kami berencana untuk memindahkan pusat pemerintahan, sehingga menjadi klaster. Tapi, lokasinya bukan berarti pindah ke wilayah pelabuhan Patimban. Tapi, masih radius 30 kilometer dari Patimban,” katanya. Selain itu, Ruhimat berkata, pelabuhan Patimban akan membuat roda perekonomian Kab. Subang berputar lebih cepat. Dengan begitu, lanjut dia, kesejahteraan masyarakat sekitar akan terus meningkat. “Kota baru yang di dalamnya memuat muntahanmuntahan ekonomi dari pelabuhannya dan di dalamnya ada pusat pemerintahan,” ungkapnya. (red)

668 Warga Purwakarta Idap HIV/AIDS PURWAKARTA- Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Pur wakarta melansir jumlah temuan orang dengan virus HIV/ AIDS mulai dari Tahun 2013 sampai Tahun 2019. Pengelola Program di Komisi Pengelolaan Aids Kabupaten Purwakarta Wahyu Yulhaidir mencatat penderita virus HIV/ AIDS di Kabupaten Purwakarta mulai Tahun 2013-2019 sebanyak 668 orang. Dia menyebut temuan paling rendah di Tahun 2013 sebanyak 79 orang, namun jumlahnya menin-

Bupati Anne Bangga dan Dorong UMKM Miliki PIRT PURWAKARTA- Perkembangan Usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Purwakarta menunjukan tren positif. Hal itu tidak terlepas dari kreativitas masyarakat menggali potensi daerah. Seperti halnya Titin warga Kampung Mekarsari Ubrug, Desa Cibinong, Kecamatan Jatiluhur. Ibu dua anak itu manfaatkan melimpahnya hasil tangkapan ikan menjadikan makanan yang mampu mendatangkan sumber ekonomi. “Camilan yang saya produksi kerupuk kulit ikan dan basreng bernahan dasar ikan,” ujar Titin akhir pekan kemarin. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika bangga melihat perkembangan perekonomian masyarakat di sektor UMKM. Karena secara tidak langsung taraf ekonomi masyarakat juga menjadi berkembang. “Kami sangat bersyukur, karena denyut perekonomian masyarakat melalui UMKM cenderung berkembang. Karena, secara oto-

8

tasinya,” kata Anne. Dari segi kualitas maupun kuantitas produk UMKM ini harus terus ditingkatkan. Dari sisi kualitas, salah satunya harus diperhatikan mengenai keamanan produk itu sendiri. Misalnya, dengan melampirkan tanggal kadaluarsa dan PIRT yang dikeluarkan dinas terkait. Terlebih masih banyak produk makanan yang expirednya tidak tahan lama. “Makanya, ini harus juga jadi perhatian kita. Alhamdulillah, tahun ini ada 400 pelaku UMKM yang kami fasilitasi izin PIRT-nya,” ucap Anne. Anne menambahkan, saat ini produk UMKM yang dihasilkan para pelaku usaha ini sudah merambah galeri ataupun outlet oleh-oleh. Sehingga sudah seharusnya para pelaku UMKM ini lebih memperhatikan produknya, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. “Ada tiga syarat utama yang harus diperhatikan. Yakni, soal kualitas produk, kuantitas produksi dan pengemasan,” ujar dia. (san*)

gkat lima tahun kemudian atau tepatnya di Tahun 2018 sebanyak 194 orang. “Kalau tahun sekarang Januari-Agustus ada 94 temuan kasus baru, data tersebut dari Rumah Sakit Bayu Asih. Tahun 2018 Purwakarta menempati posisi ke 11 se-Jawa Barat,” ungkap Wahyu, Rabu (4/12/2019). Ia mengaku, sejauh ini pihaknya terus melakukan antisipasi agar penderita virus tersebut tidak mengalami peningkatan. Bahkan program yang diterapkan dinilai berhasil untuk men-

gidentifikasi kasus baru. “Faktor resiko penularan paling tinggi didominasi lelaki seks lelaki (LSL) sebanyak 59%, pekerja seks komersil 10%, lain-lain 7%, pelanggan seks 11% dan pasangan 8%,” kata dia. Kader KPA mendampingi anak yang terpapar dari orang tuanya dinyatakan positif HIV. Ia mengatakan, ada 5 pasangan yang dampingan oleh kader. Dalam menanggulangi HIV/AIDS, pihaknya juga menerapkan program penanggulangan prioritas cakupan pelayan-

an komprehensif di antaranya dengan perluasan jumlah dan kualitas layanan, tenaga kesehatan terlatih, konselor dan penjangkau. “ Yang paling penting adalah konsep perubahan perilaku, melalui pendekatan agama dan pengetahuan tentang bahaya HIV AIDS bagi Masyarakat,” ujar dia. Sementara itu Wahyu Yulhaidir juga mengatakan, bila ODHA rutin Minum ARV bisa mengecek jumlah virus melalui Viral Load. Pengecekan bertujuan untuk mengetahui jumlah virus sampai pada

virus undetectable hingga tidak terlihat. “Minimal telah konsumsi ARV lebih dari satu tahun, obatnya gratis dari pemerintah,” ujar dia. Selain itu, target program pengendalian Kemenkes sampai Tahun 2030 yaitu Tri Zero, Zero infeksi HIV, Zero Kematian akibat AIDS dan Zero Stigma dan diskriminasi bagi ODHA. “Setiap kecamatan bisa tes HIV gratis dan empat rumah sakit di antaranya RS Ramahadi, Bayu Asih, RS Amira, dan RS Siloam,” ujar dia. (san*)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 5 Desember 2019 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu