KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA
JUMAT, 31 JANUARI 2020
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO.ID
HARGA Rp3.000
karawangbekasiekapres
Bacabup Petahana Bingung Pilih Wakil
Demokrat Ragukan
Sosok Aep?
Disinyalir Lantaran Elektabilitas Rendah KARAWANG- Sakit hati disinyalir bakal menimpa PKS. Haji Aep sebagai salah satu jagoan bacabup yang sebelumnya sesumbar mengaku bakal dipinang Cellica nampaknya masih kurang mampu meyakinkan Partai Demokrat disinyalir lantaran angka elektabikitas Aep yang tak kunjung naik. Aep memang bukan satu-satunya bacabup-bacawabup yang dimunculkan PKS. Ada dua nama lain yakni
BURSA KERJA
EKSPRES
Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di
Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek
Koran KBE!
BUKA HALAMAN DESA KITA...
Justru agak kesulitan (Demokrat) mencari figur yang akan kita sandingkan (baca: dengan Cellica Nurrchadiana). Makanya salah satu pertimbangan kita adalah elektabilitas.” Anggota DPRD Jawa Barat, Ahmad Hadiwijaya, dan satu lagi Budianto. Namun Aep memang menjadi jagoan utama yang namanya sudah muncul jauh-jauh hari dan dikonfirmasi baik oleh PKS maupun Aep sendiri. Sekretaris DPC Demokrat Karawang, Pendi Anwar saat diwawancarai oleh
KBE menuturkan, salah satu poin yang akan dipertimbangkan mencari sosok pendampin Cellica Nurrchadiana di Pilkada Karawang adalah memiliki modal elektabilitasi yang bagus, namun di saat yang sama pula blakblakkan ia mengaku keculitan mencari figur yang punya itu saat ini. “Justru agak kesulitan (Demokrat) mencari figur yang akan kita sandingkan (baca: dengan Cellica Nurrchadiana). Makanya salah satu pertimbangan kita adalah elektabilitas,” kata Pendi di Kompleks Plaza Pemkab Karawang. Di luar prediksi, Pendi justru membandingkan kondisi saat ini dengan Pilkada sebelumnya. Menurut Pendi, Pilkada kali ini minim tokohpotensial yang muncul. Hal ini pula yang menyulitkan Demokrat mencari figur yang pas menjadi pendamping Cellica. Ke Halaman METRO KARAWANG n
Opsi Pilih Birokrat Terbuka Lebar SEMENTARA itu, Pendi Anwar pun memastikan sampai hari ini opsi memilih wakil Cellica dari orang birokrat masih sangat terbuka lebar. Disanyilir ada tiga ASN yang masuk
dalam radar penjaringan wakil bupati pendamping sang petahana. Antara lain: Sekda Karawang, Acep Jamhuri, Kepala Kemenag Karawang, Sopian serta ASN Ke Halaman METRO KARAWANG n
Jimmy-Gina Makin Lengket
SEKILAS
Instalansi Forensik RSUD Dipimpin Sarjana Agama
KETUA DPD Gerindra Jawa Barat (Jabar) Taufik Hidayat melempar sinyal untuk Gina Fadlia Swara dan Ahmad Zamakhsyari atau Jimmy untuk maju pada Pilkada Karawang 2020 mendatang. “Itu masing-masing ya? gak gabung? maksudnya Wabup (Jimmy) sama Gina! Saya berharapnya Gina sama wabup gabung,” ujar Taufik saat peletakan batu pertama Kantor DPC
KARAWANG- RSUD Karawang kembali menjadi bahan pergunjingan publik. Lantaran belum lama ini menempatkan seorang pejabat dengan gelar akademik sarjana agama menjadi kepala instalasi Ke Halaman METRO KARAWANG n
Gerindra Karawang, Kamis (30/1). Taufik pun mengulas ucapan Jimmy yang menye-
but Gina bukan saingan dalam Pilkada Karawang 2020. Hanya saja, saat ditanya apakah perkataannya merupakan sinyal untuk
keduanya, Taufik enggan menjawab. Ia mengarahkan kepada Ketua Bidang Pariwisata DPP Gerindra Putih Sari, saat itu turut mengjadiri acara tersebut. Meski begitu, Taufik berpesan siapapun yang diusung partai besutan Prabowo Subianto itu tidak korupsi dan mampu mengabdikan dirinya untuk mensejahterakan masyarakat saat terpilih. Ke Halaman METRO KARAWANG n
Wajah Kusut Transportasi Publik Karawang K A R A WA N G - U r u san transportasi publik, Karawang jauh tertinggal dari kota-kota besar lain, untuk status kota penyangga ibu kota. Wajar saja jika angka pengguna trasportasi publik terus saja menurun. Akibatnya, macet sering ditemui pada sejumlah titik ruas jalan di Karawang. Selama 4 tahun kepemilpinan Cellica-Jimmy pun, praktis tak ada kebijakan yang berarti mengurusi
ISTIMEWA
MASIH BURUK: Urusan transportasi publik, Karawang jauh tertinggal dari kota-kota besar lain, untuk status kota penyangga ibu kota. Wajar saja jika angka pengguna trasportasi publik terus saja menurun.
dan menatan transportasi publik. Darimulai angkutan, sampai integrasi trayek antar-wilayah. Ketua Organisas Angkutan Darat (Organda) Karawang, Abraham saat diwawancarai oleh KBE mengatakan, selama sepuluh tahun terakhir sama sekali tidak ada perubahan ke arah yang lebih baik pada sektor transportasi publik. “Bagi saya tidak ada perubahan sama sekali,
semuanya baik pemerintah daerah dinas perhubungan aparat penegak hukum semuanya tutup mata,” kata Abraham, kemarin. Satu contoh, kata Abraham, soal regulasi izin kendaraan yang beroperasi. Angkutan umum yang saat ini masih diminati oleh warga Karawang adalah angkot --meski tak ada perkembangan trakyek dan sudah banyak Ke Halaman METRO KARAWANG n
Setelah Bertemu Pemilik Dwi Sari Water Park
BBWS Minta Tembok Pemisah Cibeet Dibongkar Pembangunan Sri Dewi Water Park di RT 03/01, Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi dimiinta disetop. BBWS meminta kepada Dwi Sari Water Park untuk membongkar bangunan yang berlokasi di RT 03/01, Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, dibongkar. Karena, bangunan taman rekreasi baik yang sedang dan sudah dikerjakan itu tidak sesuai dengan aturan perizinan.
“MENURUT aturan Permen PUPR nomor 1/ PRT/M/2016 dan yang tertuang dalam Permen PUPR nomor 28/PRT/M/2015, pihak BBWS Citarum meminta kepada perusahaan tersebut untuk membongkar bangunan yang tidak sesuai dengan ketentuan perizinan tersebut,” kata Kabid Ke Halaman METRO KARAWANG n Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
ISTIMEWA
SOROT: Pembangunan Sri Dewi Water Park di RT 03/01, Kampung Ciranggon, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
JUMAT, 31 JANUARI 2020
METRO KARAWANG
Jangan Hanya Waspadai TKA Asal Cina
DINAS Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat menegaskan wabah virus Corona di dunia saat ini bukan berarti pihaknya hanya mewaspadai tenaga kerja asing asal Tiongkok di Jabar saja. Disnakertrans melakukan pengawasan tenaga kerja asing maupun tenaga kerja WNI yang melakukan perjalanan ke negara yang terkonfirmasi sudah pasti terpapar virus dalam kurun waktu 2 bulan ini. Kepala Disnakertrans Jabar M Ade Afriandi mengatakan, dunia mulai dibuat khawatir dengan merebaknya wabah virus corona. Tidak terkecuali juga Jawa Barat yang memiliki jumlah industri 40 ribu lebih dengan 2.574 perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja asing, jumlahnya mencapai 21.420 orang TKA. “Wabah virus dimulai di Wuhan Tiongkok ini hampir mendorong opini untuk mewaspadai TKA asal Tiongkok oleh Disnakertrans Jabar. “Ini tidak benar. Kita tidak boleh mendiskriminasi dalam antisipasi dengan mencurigai TKA asal negara sumber wabah,” ujar dia, Kamis
(30/2/2020). Tetapi, kata dia, semua pihak perlu antisipasi dengan sosialisasi untuk semua orang, khususnya para pekerja baik WNI dan WNA bahkan pekerja migran, yang melakukan perjalanan ke negara sumber wabah virus atau negara yg sudah pasti terpapar virus dalam kurun waktu 2 bulan ini. Dikatakan dia seluruh pengawas tenaga kerja di Jabar telah melakukan antisipasi tersebut. Di antaranya, UPTD Wasnaker Wilayah IV sesuai instruksi melakukan kunjungan ke salah satu perusahaan di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Sesuai fungsinya Wasnaker, kunjungan tersebut memperoleh informasi 3 orang pekerja WNI pernah melakukan perjalanan ke Tiongkok pada Desember 2019 selama 3 hari. “Disosialisasikan untuk tidak perlu takut tapi tetap waspada dan segera berkonsultasi dengan pimpinan perusahaan. “Disnakertrans KBB dan Prov Jabar cq UPTD Wasnaker, selanjutnya akan di-
fasilitasi terkoordinasi dengan Dinan kesehatan Kabupaten maupun Provinsi,” ujar dia. Sampai sejauh ini, tegas Ade, mereka tidak menunjukkan gejala terpapar virus corona ini. Selain antisipasi virus, para Pengawas Ketenagakerjaan UPTD Wil IV Disnakertrans Jabar ini, juga melakukan pemeriksaan khusus terhadap manajemen PT. Kertas Padalarang ini terkait surat pengaduan PUK Serikat Pekerja Logam, Elektronik & Mesin (SP LEM-SPSI) perihal kekurangan pembayaran UMK. Hasilnya, selain antisipasi virus, melalui Riksus (pemeriksaan khusus) diperoleh bahwa pihak perusahaan telah menyelesaikan permasalahan tersebut secara Bipartit. Hal ini dibuktikan surat pernyataan kesepakatan bersama tanggal 14 Januari 2020, selain itu tanggal 15 Januari 2020 telah dilakukan pembayaran kekurangan upahnya, serta pihak perusahaan akan mencatatkan Kesepakan Bersama melalui Pengadilan Hubungan Industrial (PHI). (red)
Demokrat Ragukan .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Padahal, sebagaimana diketahui, lima tahun lalu pasangan Cellica-Jhimmy di tetapkan di menit-menit akhir. Pendi yang membandingan lima tahun lalu lebih dinamis, secara tak langsung menuturkan situasi memili pendamping Cellica saat ini lebih sulit dibanding Pilkada lalu. “Hari ini terus terang agak minim ya, beda dengan pilkada lalu banyak sekali tokoh Karawang bermunculan, sekarang agak kurang, saya gak tahu apakah dari partai-partai ini minim figur, yang jelas berbeda dengan Pilkada kemarin,” kata pria yang kini menjabat sebagai Ketua DPRD
Karawang ini. Adapun sejumlah bacabup-bacawabup yang sesumbar sudah menyatakan akan dipinang Cellia sebagai wakilnya, menurut Pendi, sebagai klaim-klaim biasa yang lumrah. Yang jelas, sampai saat ini belum ada satu pun nama yang pasti akan dipilih oleh Cellica menjadi wakilnya di Pilkada yang pelaksanaanya tinggal menghitung bulan . “Belum ada yang pasti. Kalau klaim sah-sah saja. Karena koalisi besar harus ada kesepakatan mengarah kepada salah satu nama, semuanya masih berpeluang,” tukas Pendi.
Klaim Aep Pernyataan Pendi justru membantah klaim sebelumnya yang diungkan Aep sendiri kepada salah satu media online yang mengakui bahwa keputusan berpasangan dengan petahana itu sudah pasti. Bahkan bersama Cellica telah menyiapkan deklarasi pada Februari mendatang. “Tanggalnya, kami masih mempertimbangkan yang lebih tepat,” ujarnya kepada salah satu media online. Kepada media yang sama, Aep pun turun menungkapkan partai ya ng a k a n m e ng u s u ng keduanya, hingga saat ini masih empat parpol. Yakni, Demokrat, PKS, Golkar, dan NasDem. (bbs/mhs)
Jimmy-Gina .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES “Kita memimpin untuk melayani masyarakat dan jangan korupsi. Kasian rakyat, lagi susah malah dikorupsi,” kata dia. Ketua Bidang Pariwisata DPP Gerindra Putih Sari mengatakan, menyerahkan keputusan terkait Gina dan Jimmy ke DPP Partai Gerindra dan DPP PKB. “Kita serahkan kepada DPP masing-masing,” kata Putih. Sebab, kata dia, partainya
mempunyai mekanisme untuk menentukan siapa yang bakal diusung dalam pilkada. Mekanisme tersebut saat ini tengah berjalan. Yang terpenting, kata Pitih, saat ini semua DPC Partai Gerindra di daerah yang menggelar Pilkada melakukan komunikasi politik untuk membangun kesepahaman. “Untuk Karawang sendiri
komunikasi politik yang dibangun sudah cukup baik,” paparnya. Diketahui, Jimmy merupakan Ketua DPC PKB Karawang yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Karawang. Jimmy memutuskan untuk kembali mengikuti konstestasi pilkada. Sementara Gina merupakan anak mantan Bupati Karawang Ade Swara dan kini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. (mhs)
forensik di rumah sakit plat merah ini. Kendati sah alias diperbolehkan karena sekadar ditugaskan untuk manajerial, tetapi publik menilai tetap lebih cocok diisi orang dari tenaga medis. Saat dikonfirmasi awak m e d i a, Wa k i l D i re kt u r Medis Dan Keperawatan RSUD Karawang, Endang Sur yadi membenarkan soal kepala instalasi forensik RSUD yang kini diisi pejabat dengan rekam jejak akademik sarjana agama. Akan tetapi, ia menjamin hal itu tak menyalahi aturan selama dia tak mengurusi hal teknis kefornasikan alian sekadar menjalankan fungsi manajerialnya saja. “Boleh. Cuma mengurusi manajeman. Jadi yang melaksanakan fungsinya, tetap dokter forensik,” kata dia. Ia menuturkan, selama yang bersangkutan (Ka instalasi forensik baru,red) bisa bekerja secara optimal, bukan tak mungkin kinerjanya bisa lebih baik dari orang yang berlatar belakang dari medis. Lantaran, sbelumnya kata dia, instalasi forensik RSUD sudah pernah dipimpin orang dari forensi, dan juga pernah dipimpin seorang perawat, namun kinerjanya masih kurang
optimal. “Pernah dari forensik, penilaian kita kurang optimal. Dari perawat juga kurang optimal,” kata dia. Sementara itu Sekda Karawang, Acep Jamhuri menilai selama yang bersangkuta bekerja dengan baik tak akan dipermasalahkan. Namun jika nantinya perlu dievaluasi, akan ia lakukan evaluasi. “Kalau dia sudah mengerti, proseduralnya sudah mengerti. Kita bekerja perlu ekspansi pengetahuan, harus. Jcoba tanya dulu ke BKPSDM. Nanti saya evaluasi,” kata dia. Tak jauh berbeda dengan Acep, mantan Dirut RSUD Karawang, Asep Lukman Hidayat menilai, penempatan orang yang tak punya latar belakang akademik di bidang medis menjabat sebagai kepalasa instalansi forensik di RSUD sebagai hal yang sah-sah saja. “Kalau memang jabatan struktural boleh saja,karena hanya berfungsi memimpin, mengkoordinasi dan mengendalikan staff di bawahnya, sedangkan yang melaksanakan adalah orang yang punya kompetensi di bidangnya,” kata dia. Sebelumnnya, mantan kepala instalansi forensik RSUD Karawang, HF men-
Pencegahan Virus Corona Puskesmas Dengklok Gencarkan Sosialisasi
K A R AWA N G - Ke p a l a Puskesmas Rengasdengk l o k , d r. Cu c u Mi n f a l lah menyebut pihaknya t e n ga h m e l a ku k a n p e nyuluhan dan sosialisasi antisipasi penyebaran virus Corona kepada warga Kecamatan Rengasdengklok. “ Wa l au pu n k i t a nga ada kasus jadi kita tetap harus antisipasi. Antisipasinya kita dalam acara-acara minggon, atau p e r t e mu a n -p e r t e mu a n baik kecil ataupun besar kita sampaikan penyu l u h a n c o r o n a v i r u s ,” ucapnya kepada KBE, Kamis (30/01). Dikatakannya, langkah pencegahan dimulai dari hal sederhana seperti pertama harus mencuci tangan setiap kegiatan, cuci tangan pakai sabun (CTPS). Kedua harus menjaga daya tahan tubuh dengan berolahraga dan beraktifitas fisik, juga dengan cara makan makana dengan gizi seimb a ng, d a n ja nga n l u p a memakai masker. “Kita edukasi ke pasien, gejala virus Corona mirip-mirip dengan batuk, pilek tetapi lamalama dia kemudian menjadi sesak-sesak. Sama dengan virus SARS, ka-
dr. Cucu Minfallah
rena virus itu masih satu keluarga,” ucapnya. Lanjutnya, pihaknya juga menyampaikan kepada masyarakat agar ja n ga n m e n g k o n s u m s i daging yang tidak dimasak. Pasalnya sampai saat ini masih ada masyarakat yang menyenangi hal itu, makan makanan yang mentah-mentah. “Kita sarankan jangan
makanan mentah. Yang batuk pilek kita sarankan, kita edukasi harus ada etikanya, yaitu dia harus menutup pakai sapu tangan atau tissue. Karena virus bisa menyebar melalui pernapasan,” tuturnya. Masih kata dr. Cucu, jikalau ada yang terindikasi pihaknya akan langsung merujuk ke RSUD
Karawang karena orang tersebut harus segera diisolasi. Puskesmas Rengasdengklok tidak mempunyai ruang isolasi, karena ruangan itu harus benarbenar tidak boleh disatukan dengan pasien lain. “Kalau disatukan ke rawat inap kasiahan pasien kita. Yang tadinya pasien gastr itis, tipoid jadi kena, ini tidak bijak,” ucapnya. Ketika ditanya apakah Puskesmas Rengasdengklok ada indikator untuk mendeteksinya, dr.Cucu mengatakan pihaknya akan melalukan anamnesa. “Biasanya kan ada riwayat kontak, kan ini jadi penyebabnya, penularannya dari kota Wuhan. Kita anamnesa dulu, betulbetul anamnesa, apakah pernah ada kontak dengan orang WNA yang bepergian atau orang Indonesia yang bepergian, b i a s a nya d a r i b a n d a ra ada s cre ening terlebih dahulu,” jelasnya. Bagi yang bepergian keluar negeri harus melapor dahulu ke petugas kesehatan setempat begitu tiba di Jakarta. Kalau untuk di Puskesmas Rengasdengklok sendiri tidak punya detetctornya. “Belum ada vaksinya virus Corona, hanya daya t a ha n t u b u h k i t a ya n g bisa mengatasinya. Kita memohon kepada Allah agar diajuhkan dari penyakit seperti ini, dan mnta daya tahan tubuh kuatkan,” pungkasnya. (gie)
Opsi Pilih Birokrat Terbuka .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES senior yang saat ini menjadi Inspektur Daerah, Dadan Sugardan. “Ya, sampai hari ini opsi itu masih terbuka. Bukan belum ada calon yang pas semuanya masih dalam penilaian.Lebih dari satu orang. Yang jelas ada,” kata Pendi. Namun Pendi memberikan sdikit bocoran. Jika PNS yang kemungkinan besar dipilih itu adalah yang belum lama lagi akan nonaktif. Jika dirunut dari tiga nama di atas, yang paling senior adan Dadan Sugardan. “PNS aktif menjelang tidak aktif,” singkat Pendi memberikan kode kepada KBE. Sebelumnya, kepada awak
media, Cellica menyebutkan ada 5 orang yang masuk daftar penjaringa bacawabup pendampingnya. Tiga ASN, dua orang lagi pengusaha. “Memang sudah ada lima orang yang saat ini sedang masuk penilaian tim untuk dipilih salah satunya. Sekali lagi saya katakan hingga saat ini saya belum memutuskan yang akan dipilih karena masih dalam kajian. Saya perkirakan Februari nanti saya akan umumkan secara resmi siapa yang akan mendampingi saya mendaftar ke KPU,” kata Cellica kepada awak media , Jumat, 17/1/). Cellica mengatakan lima orang yang saat ini masuk
dalam penilaian tim untuk dipilih merupakan orangorang terbaik di bidangnya. Makanya siapapun yang terpilih nantinya sudah tidak masalah. “Saya kan sudah menjajaki sebelumnya dengan mereka semua, makanya masuk nominasi. Yang pasti mereka semua memiliki kemampuan memimpin dibidangnya masing-masing,” ujar dia. Sebagai contoh, sambung Cellica, Kepala Kantor Kementerian Agama Karawang Sopian merup a ka n p e m i mp i n ya ng baik dilingkungan tempat kerjanya atau lingkungan masyarakat. Hal itu berdasarkan hasil penilaian tim setelah mencari tahu tentang sosok masing-mas-
ing bakal calon yang masuk dalam nominasi. “Pak Sopian itu orang baik, dan dia mampu memimpin Kementerian Agama Karawang. Itu saya alami sendiri karena kita sering bekerjasama, terutama masalah keagamaan,” kata Cellica. Cellica juga menyebut balon Aep Syaepulloh sebagai figur pengusaha yang sukses dan cukup berjasa membangun Karawang. “Makanya saya bingung memilih salah satu dari lima orang terbaik Karawang ini.Tapi salah satu harus dipilih berdasarkan hasil penilaian nanti ya. Tunggu saja waktunya sesuai jadwal yang sudah ditentukan yaitu Februari,” ujar dia. (bbs/mhs)
Wajah Kusut Transportasi Publik ....
Instalansi Forensik .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES
KARAWANG BEKASI
gatakan, selayaknya jabatan yang diemban setiap orang harus sesuai dengan kapasitas keilmuan. “Jika sebuah urusan diemban oleh yang bukan ahlinya maka akan mengalami kehancuran. Itu sabda Nabi SAW loh, “tambah dia mengutip salah satu hadits Nabi SAW, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. Ditegaskan, setiap pekerjaan atau profesi memiliki tupoksi masing-masing. Apalagi, ungkap dia, aturan mengenai hal tersebut telah ditetapkan dalam Permenkes. “Dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 56 Tahun 2014 disebutkan bahwa tugas seorang Kepala Instalasi Forensik RSUD tipe B, haruslah yang memiliki profesionalisme dan kemampuan mengatur di dalamnya. Jadi tidak wajar jika jabatan Kepala Instalasi Forensik RSUD tipe B diemban oleh orang yang bukan berasal dari spesifikasi keilmuan medis. Jika petinggi RSUD Karawang memaksakan hal ini maka harus dikaji ulang dan dipertanyakan dasar alasannya, karena hal ini akan menimbulkan banyak masalah diantara sekian masalah selain juga akan menyudutkan organisasi profesi, “tuturnya. (bbs/mhs)
dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES yang tak enak ditumpangi-_. Abraham menuturkan, dari ratusan bahkan ribuan angkot yang ada di Karawang, cukup mengaketkan, hanya sekadar 5 angkot saja yang mengantongi izin. “Untuk angkot saja di karawang ini tidak jelas, angkot ini ribuan ada di karawang, tapi perizinannya cuman ada beberapa kendaraan ada 5 kendaraan,” ucapnya. Belum lagi, lain soal buruknya sinergitas lintas instansi soal arah kebijakan untuk mengurusi dan menata transportasi publik pun menjadi momok masalah yang terus bergulir
di Karawang. “Undang undang sudah dibuatkan namun apakah petugas maupun pemangku kebijakan bisa berjalan dengan baik. Justru tidak,” katanya. Publik pun belum lupa soal terminal tipe C di Klari yang harusnya dipergunakan untuk angkutan dalam kota, namun Pemkab Karawang mengendur, dan tetap membiarkan menjadi rumah mangkalnta 32 PO bus antar kota antar provinisi yang harusnya ada di Cikampek. “ Terminal di Klari itu untuk angkutan umum seperti angkot tapi pada kenyataan-
ya malah digunakan untuk Bis yang belum memiliki ijin beroperasi, dan itu sudah lama berjalan di karawang, saya tidak tahu siapa yang mengizinkan,” ungkapnya. “Jangan sampai Karawang hanya mendapatkan asap kendaraan saja tanpa adanya kontribusi. “Di Karawang ini tidak jelas kocar-kacir arahnya kemana,” timpalnya. Di tempat terpisah, salah satu mahasiswi di Karawang, Lia Anita menuturkan kurang meminati menggunakan transportasi publik untuk bpergian sehari-hari. Ia beralasan bukan tak suka mengunakan kendaraan umum, melainkan kendaraan umum yang
ada saat ini dinilai kurang representatif untuk ukuran kabupaten penyangga ibu kota seperti Karawang. Belum lagi trayek yang tersedia tidak cukup terintegrasi, alias jika memaksakan memakai kendaraan umum, justru berpotensi merepotkan. “Padaha; jika bagus dan nyambung trayeknya, saya rasa bukan saya doang, semua mahasiswa lain, kaum ibu yang akan belanja atau mengantarkan anakanya sekolah, para PNS, juga mau. Apalagi secara kultur orang kita kan memang suka guyub. Suka ngobrol dengan orang baru, jadi di jalan bisa kenal dengan orang baru,” kata Lia (yib/mhs)
BBWS Minta Tembok Pemisah .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Operasi dan Pemeliharaan BBWS, Dian Al Ma’ruf di Bandung, Kamis (30/1). Pada (Senin/27/1/2020) pihak Sri Dewi Water Park yang diwakili kuasa per u sa haa n Zu l i Zu l ki p l i SH memenuhi panggilan melalui undangan BBWS. Hasilnya, kata Dian, ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya surat untuk pemilik perusahaan tanggal 28 Januari 2020 dengan nomor PA.01.02-AV/1/11.
Po ko k s u rat i t u m e ne r a n g k a n ‘a g a r p e m i lik perusahaan segera menindaklanjuti hasil pertemuan sebelumnya, dengan melakukan pembongkaran bangunan terma s u k s h e e t p i l e ya ng tidak sesuai dengan ketentuan perizinan penggunaan dan pengusahaan Sumber Daya Air’. “Kalau tidak mau berurusan hukum, ya sebaiknya segera lakukan,” tandas
Dian. Saat pertemuan di Bandung itu, kata Dian, Zuli Zulkipli menjelaskan kalau pemancangaan sheet pile di DAS Cibeet merupakan langkah untuk melindungi tanah sesuai dengan sertifikat yang dimiliki pengusaha Dwi Sari Water Park. “Kegiatan pemancangan sheet pile di badan sungai adalah upaya pemilik untuk melindungi aset sesuai sertifikat, menurut saudara Zuli,” ujar Dian.
Meski aktifitas pemancangan sheet pile untuk kepentingan Dwi Sari Water Park sudah berjalan, ia mengungkapkan kalau Zuli Zulkipli SH sendiri mengakui sama sekali belum berkomunikasi dengan pihak BBWS. “ D i y a k i n i d a n d i a ku i kuasa perusahaan, perusahaan tersebut memang belum pernah mengurus izin terkait penggunaan dan pengusahaan Sumber Daya A i r d i BBW S C i tarum,” tandas Dian. (*)
KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
CIKARANG EKSPRES SEMANGAT BARU BEKASI
JUMAT, 31 JANUARI 2020
HARGA Rp3.000
Apartemen Nakal Bakal Ditindak DPRD Siap Turun Tangan
IPI Genjot Pariwasata Jabar BEKASI - Pengurus Pusat Insan Pariwisata Indonesia (IPI) berharap pengurus di wilayah dapat meningkatkan potensi di sektor pariwisata. Hal tersebut disampaikan ketika pelantikan
IPI Jawa Barat di Bandung, Kamis (30/1). Dalam pelantikan itu, dipilih Asad sebagai Ketua IPI wilayah Jawa Barat. Ketua Umum IPI, Pradiyanto Datu Jatmiko menyebut banyak
insan pariwisata di Jawa Barat. “Kami harapkan kehadiran IPI bisa bekerjasama dengan pemerintah atau asosiasi lain. Karena kita Ke Sambungan
C I K A R A N G P U S AT Komisi I DPRD Kabupaten menyoroti sewa apartemen harian yang tidak terkena pajak sehingga berpotensi terjadinya bocornya pendapatan daerah. Terlebih sewa harian apartemen tidak tersentuh pajak. Wakil Ketua Komisi I DPRD kabupaten Bekasi, BN Holik Qodratullah mengatakan temuan ini akan segera ditindaklanjuti usai
LEGAL : Beberapa apartemen di Kabupaten Bekasi terindikasi melakukan praktek ilegal dengan menyewakan kamar hitungan hari.
masa sidang reses anggota dewan. “Kita akan tindaklanjuti, karena memang itu domain komisi I. Jika betul ada temuan itu menyebabkan kebocoran PAD. Kita akan panggil pihak terkait,” ujar Politisi Gerindra. Setelah dilakukan rapat internal dengan Komisi I akan menentukan langkah selanjutnya, salah satunya memanggil Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). “Setelah reses kita akan kumpul,” tuturnya. Holik menyebutkan jika Ke Sambungan
DPMD Helat Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa 2020 CIKARANG SE L ATAN - Pe s t a D e m o k ra s i Pe milihan Kepala Desa ( P i l k a d e s 2 0 2 0 ) d i Ka bupaten Bekasi akan di gelar pada Bulan Apr il mendatang. Peseta kontestan diikuti 16 desa 11 Kecamatan di lingkungan
Pemerintahan Kabupaten Bekasi. “ Tentunya kita semua berharap bahwa pemilihan kepala desa serentak ini merupakan tanggung jawab kita bersama, enggak mungkin tanggung jawab masing-masing
tapi bersama bagaimana aja ng p e st a d e m o k ra si yang terjadi ditingkatan betul-betul terselenggara secara jujur, adil, aman dan kondusif dan nanti akan terpilih kepala desa sesuai dengan harapan dari masyarakat di desa
m a s i n g m a s i n g ,” K a t a Ke p a l a D i na s Pe mb e rdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida dalam Acara Sosialisasi Pemilihan Kepala Desa 2020, Kamis 30 Januari 2020.
advertorial
Janji Bupati Eka untuk Keluarga Pra Sejahtera, Sekda Uju Hadiri Musrenbang Kecamatan Pebayuran
Pemda Bekasi Tanggung Biaya Kuliah Warganya
KEDUNGWARINGIN - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan terus bergulir. Di mana, tiap harinya ada dua kecamatan yang menggelar Murenbang dengan dihadiri Bupati Eka Supria Atmaja dan Sekda Uju. Kemarin (29/1), Bupati Eka ke Kecamatan Kedungwaringin dan Sekda Uju ke Kecamatan Pabayuran. Dalam kesempatan itu, Eka menyatakan bakal menggelontorkan beasiswa pendidikan bagi Keluarga Pra Sejahtera (KPS). "Masalah pendidikan, kita punya banyak masyarakat yang berprestasi. Tapi tidak bisa melanjutkan kuliah (pendidikan). Ini akan menjadi perhatian, kita akan berikan beasiswa. Tidak hanya biaya sekolah tetapi biaya kehidupannya juga," jelas dia di KPU Kabupaten Bekasi. Eka juga meminta setiap Perangkat Daerah untuk segera menyeleksi dan melakukan pendataan KPS yang layak mendapatkan bantuan. Dan, Dinas Sosial (Dinsos) yang akan menjadi Leading Sector untuk program tersebut. "Ya contohnya terkait masalah beasiswa, kita akan menjadikan Dinas Sosial (Dinsos) sebagai leading sectornya, nanti Dinsos yang akan mengkoordinasikan masalah ini ke kecamatan dan kelurahan." sambungnya. Dirinya menilai, demi mensukseskan program tersebut harus ada kerjasama antar Dinas terkait. Eka juga mengajak, peran serta perangkat daerah untuk menuntaskan pembangunan sekolah yang masih sangat minim. "Kita masih banyak melihat sekolah ambruk, tidak mempunyai fasilitas yang memadai. Mari kita tuntaskan urusan pembangunan sekolah-sekolah. Sekolah lama harus direnovasi, tidak boleh ada
usulan baru sebelum merenovasi bangunan sekolah prioritas," ungkapnya. Terpisah, Sekda Uju menuturkan bahwa sejalan dengan peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Bekasi. Sesuai Rancana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mewujudkan Kabupaten Bekasi kearah yang lebih baik. Ia juga meminta agar setiap unsur yang terlibat memiliki komitmen tinggi dalam membangun Kabupaten Bekasi. “Tema pembangunan 2021, sejalan dengan RPJMD tahun ke-4. Bagaimana kita ingin mewujudkan visi bersinar, berdaya saing, indah dan ramah lingkungan di tahun 2022. Itu merupakan komitmen kita,”singkat Uju saat Musrenbang Kecamatan Pebayuran di Islamic Boarding School, Al-Binaa Uju menambahkan, setiap perencanaan yang dilakukan harus disesuaikan orientasinya dengan kebutuhan, bukan hanya keinginan. Dikarenakan kemampuan keuangan (viskal) terbatas, maka harus
dipilih sesuai skala prioritas. "Orientasinya pada kebutuhan, bukan keinginan. Untuk Lurah, diharap memonitor langsung proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di wilayahnya. Pemenuhan meubelair sekolah, jangan sampai adalagi sekolah yang rusak," tegasnya. Sementara itu, Camat Pebayuran Cecep Supriasi mengaku bakal memprioritaskan sektor wisata. Hal ini sesuai dengan program prioritas Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam membangun Kabupaten Bekasi. Acara berlangsung yang dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, Uju dan sejumlah perangkat daerah. “Mendukung dari tagline Bekasi baru Bekasi bersih. Kami mencoba mengidentifikasikan, dibutuhkan inovasi untuk melaksanakan fungsi pemerintahan. Hal ini, didukung dengan Sumber Daya yang ada, yang kompetitif dan profesional,” jelasnya. Setelah monitoring yang dilakukan di Kecamatan Pebayuran, sektor wisata akan menjadi salah satu prioritas. Selain itu, dari sektor infrastruktur, pendidikan, dan normalisasi saluran air tidak luput dari perhatian. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Daerah Pemilihan (Dapil), Uryan Riana menyampaikan harapannya agar masyarakat dapat berperan aktif. Terlibat merencanakan untuk membangun wilayahnya masing-masing. "Masyarakat diharapkan ikut berperan, untuk terlibat apa yang telah direncanakan dan diusulkan. Dan juga, jangan ada tumpang tindih (overlapping) anggaran. Maka harus betul-betul melihat lapangan. Dilihat dari dana desa atau Alokasi Dana Desa (ADD)," pungkasnya. (adv/jio/hyt)
Ke Sambungan
JUMAT, 31 JANUARI 2020
SAMBUNGAN
KARAWANG BEKASI
SGC Titik Pertama Uji Coba Tilang Elektronik CIKARANG PUSAT - Polres Metro Bekasi berencana melakukan uji coba tilang elektronik mulai pekan ketiga bulan Februari. Uji coba dilakukan untuk mengukur tingkat pelanggaran dengan kapasitas kamera pengawas yang tersedia. Uji coba, untuk sementara, akan dilakukan di satu titik yakni di persimpangan Sentra Grosir Cikarang (SGC), Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara. Jika dinilai berhasil, uji coba akan dilaksanakan di dua titik lainnya. “ Da r i p e rs iapa n ya ng terus kami lakukan, maka kami akan siapkan uji coba untuk tilang elektronik nanti. Sekitar dua sampai tiga minggu ke depan uji coba akan dilakukan,” ucap Kapolres AKBP Hendra Gunawan, kemarin. Terang dia, Persimpangan SGC dipilih sebagai lokasi uji coba lantaran titik ini menjadi perhatian khusus untuk menertibkan lalu lintas kendaraan. Dibandingkan titik lainnya, persimpangan SGC menjadi salah satu simpul kemacetan terparah. Sejak subuh, lokasi ini macet karena pasar tradisional yang berdiri di badan jalan. Kemacetan makin terjadi menjelang pagi hari di saat warga pergi bekerja.
Kemacetan kembali terjadi pada sore hari ketika warga pulang dari aktivitas. Banyaknya pr ilaku pengendara yang tidak mematuhi aturan membuat kondisi kepadatan lalu lintas makin parah. “Sesuai dengan tujuannya untuk memberi kenyaman berkendara, maka lokasi ini yang akan dipilih,” ucap dia. Sementara itu Kasatlantas Polres Metro Bekasi, AKBP Rachmat Sumekar menuturkan uji coba hanya akan menyasar pada tiga pelanggaran yakni mobil yang tidak menggunakan sabuk pengaman, pengendara mobil atau motor yang mengemudi sambil mengoperasikan telepon genggam. “Karena masih uji coba, pelanggaran yang ditindak masih kami batasi,” ucapnya. Menurut dia, tilang nantinya akan diterapkan b e rd a s a rk a n p a nt au a n kamera dengan ketajaman yang tinggi yang dipasang di sejumlah titik. Pengendara yang diketahui melanggar tiga pelanggaran tersebut akan langsung ditilang dengan berdasarkan pada nomor polisi kendaraan. Kemudian surat tilang nantinya dikirim ke rumah pemilik kendaraan. “Untuk sementara uji coba akan kami berlakukan se-
HUKUM : Polrestro Bekasi memasang CCTV di area SGC untuk merekam para pengendara yang melanggar.
me ntara te guran me n gir imkan hasil pelanggarannya kerumah dia. Kedepan jika ini sudah Berlaku jadi yang ditilang nanti kendaraannya. Namun kami memberikan ruang klarifikasi, jika
BN Holik Serap Aspirasi CIBARUSAH - Menepati janji kampanye, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi dari Partai Gerindra, BN Holik Qodratullah menyediakan dua mobil layanan untuk masyarakat daerah pemilihan (dapil) satu. Satu mobil layanan untuk ambulans dan untuk mobil layanan keperluan masyarakat. Dua mobil itu siap digunakan untuk kepentingan masyarakat. Tim Relawan BN Holik Qodratullah, Yetti mengatakan setelah terpilih BN Holik fokus untuk menuntaskan janji kampanye. “Janji kampanye sudah belia tuntaskan,” kata saat reses di Cibarusah, kemarin. Ia mengatakan selain pemberian dua unit mobil, BN juga sudah menyerahkan uang gajinya untuk diserahkan masyarakat desa.
“Beliau menyerahkan sebagian gajinya untuk dana operasional relawan dan masyarakat,” paparnya. BN Holik dalam sambutannya, mengatakan terpilihnya dia sebagai anggota dewan sepenuhnya untuk pengabdian kepada Masyarakat. “Saya tidak mau ada janji kampanye yang belum dituntaskan,” kata BN. BN mengatakan sengaja
membentuk relawan agar semua keluhan masyarakat dapat terjangkau. “Tim ini sebagai kepanjangan tangan dari saya,” tuturnya. Dalam reses yang pertama itu, BN Holik juga mencatat berbagai keluhan masyarakat. Keluhan itu tercatat dalam lembar aspirasi yang diserahkan langsung ke warga yang datang. (Dim)
IPI Genjot .... dari halaman Cikarang Ekspres insan pariwisata indonesia jadi kita insannya. Berarti bagaimana kita meningkatkan SDM para pelaku wisata dari segala bidang sesuai dengan UU kepariwisataan,” katanya. Para pelaku pariwisata, kata dia, harus saling bersinergi untuk mengembangkan potensi di wilayah. “Jadi sama-sama kita di IPI maju bareng belajar bareng dan sukses bareng. Sesuai arahan menteri pariwisata
kenudian juga dari dinas pariwisata pemprov Jabar,” tuturnya. Salah satu potensi, kata dia, adalah banyak desa wisata di Jawa Barat yang berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat setempat. “Selaras kita untuk membahas desa wisata. Di jabar kan banyak sekali desa yang ada potensi yang bisa kita kembangkan promisinya sesuai arahan kemenpar tentang desa wisata. Langsung menyentuh sec-
tor riil. Tour guide, homestay orang desa sehingga jadi wawasan wisata kedua, bisa meningkatkan perekonomian ketiga, sama-sama saling bermanfaat,” tuturnya. Untuk lebih fokus, menurutnya tidak memungkinkan IPI akan membentuk kepengurusan di tingkat Kabupaten dan Kota. “Sebetulnya sudah ada member kita dari karawang bekasi bogor nantinya kita arahkan maunya di DPD atau DPW,” tandasnya. (Dim)
kendaraan pada waktu itu tidak dikendarai pemiliknya, pemilik dapat memberikan klarifikasi,” ucapnya. Uji coba, lanjutnya, akan dilaksanakan setidaknya selama satu bulan. Se-
lanjutnya, hasil uji coba bakal dievaluasi sebelum akhirnya ditetapkan di dua titik lainnya yaitu di bunderan Jababeka dan Jalan Muhammad Husni Thamrin Lippo Cikarang. “Proyeksi kami Maret ini
sudah efektif dilaksanakan tilangnya. Totalnya nanti ada tiga titik yang akan diterapkan,” ucap dia. Dia menerangkan, bahwa ini menjadi tilang elektronik pertama yang diterapkan di tingkat polres.
“Kami mengadopsi Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur, karena sejauh ini baru dua polda ini yang menerapkan. Sedangkan ditingkat polres, ini menjadi yang pertama,” tandasnya. (har)
pelaksanaan pemilihan kepala desa nanti kiranya p a ra p e l a ku d ap at menciptakan keberadaan yang aman, kondusif serta mengedepankan asas ya jujur dan adil. Ida juga berpesan, kepada para pejabat kepala desa yang kemarin sudah dilantik oleh camat dan juga Pj yang sudah melakukan kegiatan pembentukan panitia agar melaksanakan pembinaan dan pengawasan dengan sebaik baiknya.
“ Kepada panitia, saya awasi dari mulai tahapan pelaksanaan sampai dilaksanakannya proses pemilu kepala desa terpilih kepada unsur polri dan tni dapat membantu penyelenggaraan program kepala desa terdekat ini dengan menciptakan situasi keamanan yang kondusif,” ujarnya. Seperti diketahui, acara yang berlangsung di Hotel Batiqa Jababeka di hadiri BPD, PJ Kepala Desa, TNI dan Kepolisian. (mil)
DPMD Helat .... dari halaman Cikarang Ekspres Selanjutnya, sambung Ida, adapun p ersiapan pelaksanaannya, secara teknis akan disampaikan dari perwakilan kepolisian dan dari kodim. “Ya, nanti bapak dan ibu bisa sama-sama dan kita juga lakukan dialog interaktif. kemudian saya juga berharap di kegiatan ini kalau kita bisa saling bertukar pikiran dan pengalaman,” jelasnya. “Penyelenggaraan pilka-
da kemarin ada yang kurang itu menjadi catatan dan evaluasi kita, sehingga pilkades ini menjadi lebih baik. tentunya juga dengan penyusunan re g u l a s i - re g u l a s i y a n g disempurnakan yang insyaallah ini menuju kepada arah yang lebih baik karena kesempurnaan h a n y a l a h m i l i k a l l a h ,” tambahnya. Tidak hanya itu, Ida juga mengingatkan kembali kepada seluruh peserta sosialisasi hari ini dalam
Apartemen Nakal Bakal Ditindak .... dari halaman Cikarang Ekspres sewa apartemen harian itu tidak terkenan pajak, sudah bisa dipastikan ilegal. Sebelumnya banyak apartemen di Kabupaten Bekasi yang seharusnya diperuntukan untuk hunian menyediakan sewa harian tak ubahnya bisnis hotel selaku bisnis jasa penginapan. Informasi yang dihimpun awak media melalui situs pencari, banyak ditemukan apartemen yang dapat disewakan, salah satunya melalui situs airbnb.co.id, disitus ini konsumen dapat mencari apartemen yang disewakan. Apartemen seperti Oa s i s C i ka ra ng, G re e n Palace,Trivium dan rumah milik pribadi dapat disewakan dengan harga yang beragam mulai dari
200 ribu. Hal ini jauh lebih murah dibanding hotel pada umumnya. Salah manajemen hotel yang tak mau disebutkan namanya pun mengakui jika keberadaan sewa apartemen harian dikeluhkan para pengusaha hotel. Karena menimbulkan persaingan yang tidak sehat. “Memang benar ada apartemen yang disewakan harian, harganya memang bisa lebih murah, karena kebanyakan tidak setor pajak. Beda dengan hotel yang kena pajak,” katanya. Ar tinya, praktik s ewa apartemen harian selain berpotensi merugikan pebisnis hotel juga membuat kebocoran pajak untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi. Karena praktik itu tidak terkena pajak.
KARAWANG BEKASI
General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Evi Mayuntari Rahayu. Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein. Bagian Umum: Dewi Megawarti. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
“Kalau hotel sudah jelas setor pajak setiap kamar yang disewa tamu. Kalau apartemen ini kan langsung ke
pemilik. Seharusnya pemerintah ya dapat lebih tegas soal apartemen disewakan harian ini,” tandasnya. (Dim)
PENGUMUMAN LELANG KEDUA
PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur : 1. Arif Bramono, Tanah dan Bangunan, SHM No. 4542, Lt. 90 m2, a.n. ARIF BRAMONO Sarjana Ekonomi, Blok/No.Kav : OE.18-02 Jl (setempat dikenal Perumahan Harvest City, Cluster Orchid, Blok OE-18 No. 2), Ds/Kel. Cikarageman, Kec. Setu, Kab. Bekasi. (Nilai Limit Rp. 271.500.000,- / Jaminan Rp. 81.450.000,-) 2. Alvin Andrew Dias, Tanah dan Bangunan, SHM No. 4037, Lt. 84 m2, a.n. ALVIN ANDREW DIAS, Blok/No.Kav : OH.VII-2 Jl (setempat dikenal Perumahan Harvest City, Cluster Orchid, Blok OH-VII No. 2), Ds/Kel. Cikarageman, Kec. Setu, Kab. Bekasi. (Nilai Limit Rp. 224.000.000,- / Jaminan Rp. 67.200.000,-) 3. Bambang Suprayogo, Tanah dan Bangunan, SHM No. 3256, Lt. 100 m2, a.n. BAMBANG SUPRAYOGO, Blok/No.Kav : A.824 Jl (setempat dikenal Perumahan Mustika Gandaria, Jl. Sulawesi III Blok A8 No. 24), Ds/Kel. Ciledug, Kec, Setu, Kab. Bekasi. (Nilai Limit Rp. 231.000.000,- / Jaminan Rp. 69.300.000,-) 4. Jumadi, Tanah dan Bangunan, SHM No. 3719, Lt. 60 m2, a.n. JUMADI, Blok/No. Kav : H.10-12 Jl. (setempat dikenal Perumahan Graha Mustika Media, Jl. Sawo 9 Blok H10 No. 12), Ds/Kel. Lubang Buaya, Kec. Setu, Kab. Bekasi. (Nilai Limit Rp. 196.000.000,- / Jaminan Rp. 58.800.000,-) Pelaksanaan Lelang: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet cara tertutup (Closed Bidding) pada alamat domain https://www.lelang.go.id - Batas Akhir Penawaran: Jumat, 14 Februari 2020; Pk. 10.30 Waktu Server (WIB) - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir penawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang - Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL Bekasi, Jl. Sersan Aswan No. 8 D, Bekasi.
Keterangan: - Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) PT. BNI (Persero) Cabang Bekasi harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. - Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui, dan menyetujui aspek legal dari obyek yang dilelang dengan kondisi apa – adanya (as is).
Persyaratan Lelang: Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Info: 081 3901 99000 / 081 852 7700 Jakarta, 31 Januari 2020 PT. BANK MANDIRI (Persero), Tbk PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG KPKNL BEKASI
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
DESA KITA
JUMAT, 31 JANUARI 2020
KARAWANG BEKASI
BURSA KERJA
EKSPRES
Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang
ADMIN STAFF 3 ORANG DIBIDANG EKSPEDISI DENGAN KRITERIA SBB PERSYARATAN:
1. Persyaratan Minimal SMA 2. Berpenampilan Menarik 3. Bisa Komputer (Word, Excel) 4. Belum Menikah 5. Usia Maksimal 25 Tahun
LAMARAN DI TUJUKAN KE:
PT. Maju Jaya Perkasa Abadi Jalan, Interchange No 30. Samping Sindang Reret, Karawang Barat - 0813 8400 1705 Lamaran Paling Lambat 1 Minggu Dari Iklan Terbit
LOWONGAN PEKERJAAN BPJS KESEHATAN PEGAWAI TIDAK TETAP 2020 (WILAYAH JABAR) PERSYARATAN:
n Pendidikan: D3,D4 dan S1. Termasuk profesi seperti dokter, apoteker, ners. n (Latar belakang pendidikan: seluruh jurusan (sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan) n Usia: Maksimal 25 tahun per 31 Desember 2019. n Status: Belum menikah n IPK: Min 2,75 n Kepribadian: Disiplin, sikap positif, kerjasama, dedikasi, loyalitas, inisiatif dan kepemimpinan
MOHON UNTUK MENYIAPKAN:
KTP, pas foto dan foto seluruh badan, surat lamaran. daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, SKCK*, surat keterangan sehat (termasuk bebas narkoa)*. *Dapat diusulkan pada tahap selanjutnya. Seluruh berkas tersebut discan menjadi satu file, dan diupload di bagian resume. Khsus untuk foto profil pada saat mendaftar online, gunakan foto selfie (buka foto studio). Pendaftar dapat dilakukan di https:cereer-bpjskesehatan.urbanhire.com/
DAFTAR NOMER TELEPON
PENTING
KEPOLISIAN NAMA
NOMOR TELEPON
Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya
0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251
PT. PLN PERSERO NAMA
NOMOR TELEPON
APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang
0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122
PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON
0267-042255, 405190
PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON
0267-402117
PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON
0267-402117
RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
ISTIMEWA
Bumdes Sri Mulya Diduga Gelapkan Dana Kemedes Diperuntukan Ternak Bebek KARAWANG – Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Sri Mulya Tani, Desa Srikamulyam, Kecamatan Tirtajaya diduga digelapkan. Anggaran bantuan dari Kementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tahun
anggaran 2019. Pasalnya, anggaran sebesar Rp 764 juta yang diberikan kementrian pada pelaksanaannya dinilai tidak sesuai. Dalam penelusuran di lapangan pelaksanaannya yang seharusnya diperuntukkan untuk ternak bebek. Namun pelaksanaannya justru tidak sesuai, diduga disalahgunakan oleh oknum pengurus Bumdes.
Pendamping Desa Kecamatan Tirtajaya, Waryat mengatakan, terkait adanya anggaran dari Kemendes PDTT tahun anggaran 2019 diperuntukkan ternak bebek yang pengelolanya oleh Bumdes Sri Mulya Tani, Desa Srikamulyan. Pihaknya mengaku tidak mengetahui, karena belum adanya laporan yang diterima baik desa maupun Bumdes. “Kalau mendengar adanya
bantuan untuk budidaya itik dari kemendes PDTT iya. Tapi pihak Bumdes maupun Kades belum ada laporan, sehingga kita gelap terkait hal itu,” ucapnya kepada KBE, kemarin (30/1). Sementara itu, Kepala Desa Srikamulyan, Halim belum bisa memberikan keterangan apapun. Pasalnya saat hendak datang ke rumahnya dirinya hendak
Dana Desa Digunakan untuk Intensif Guru Honorer JAKARTA – Membayar insentif bagi guru honorer K2 maupun nonkategori yang ada di pedesaan. Anggota Komisi X DPR, Lathifah Shohib menyarankan gunakan sebagian dana desa. Usulan ini disampaikan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU)
antara Komisi X DPR dengan Komunitas Pena Emas Persatuan Guru Honorer Republik Indonesia (Komnas PGHRI) dan Perkumpulan Hononer K2 Indonesia (PHK2I) di Jakarta. “Mungkin sebagai alternatif, dana desa itu bisa sebagian digunakan untuk insentif para guru yang ada di desa itu,” kata Lathifah
dalam rapat yang dipimpin Wakil Ketua Komisi X Abdul, Fikri Faqih. Lanjut Lathifah, para guru honorer bisa memanfaatkan Musrenbang Desa yang sekarang sedang berjalan untuk mengusulkan penggunaan dana desa tersebut. “Mungkin usulannya bisa melalui Musrenbang, sehingga bapak ibu bisa me-
manfaatkan dana negara itu untuk menambah insentif para guru honorer K2 dan nonkategori,” jelasnya. Sebelumnya, Sejumlah daerah terkait pencairan dana desa yang disalurkan oleh pemerintah pusat mulai Januari 2020. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar
TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484
BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-
RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG
DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR
KEHILANGAN TELAH HILANG SHM NO 00921/BAHAGIA A/N MADINAH BIN ARWAH D/A UJUNG HARAPAN RT 001/014 KEL.BAHAGIA, KEC. BABELAN,KAB.BEKASI
melakukan monitoring. Salah satunya monitoring yang dilakukan video conference dengan Bupati Balangan Kalimantan Selatan dan Bupati Gorontalo. Dan sejumlah kepala desa serta Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) daerah pada Rabu (29/1) di Kantor Kemendes PDTT. (bbs/rie)
Mendes dan Mentan Sepakat Tingkatkan Pertanian Desa JAKARTA – Kembangan dan peningkatan ekonomi berbasis pertanian di desa, daerah tertinggal, dan kawasan transmigrasi. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar dan Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menandatangani kesepakatan bersama terkait pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian. Terkait peningkatan ekonomi, Menteri Halim mengatakan, percepatan peningkatan ekonomi desa, daerah tertinggal, dan transmigrasi sendiri merupakan salah satu program prioritas Kemendes PDTT. Ia berharap, hal tersebut dapat membantu memperbanyak pencapaian desa surga. “Desa surga adalah desa yang mampu memberday-
HUMAS KEMENDES PDTT
KERJA SAMA : Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar dan Mentan, Syahrul Yasin Limpo menandatangani kesepakatan bersama terkait pemberdayaan masyarakat di bidang pertanian.
akan potensi yang dimiliki untuk meningkatkan ke-
mampuan desa itu sendiri,” ujar Menteri Halim.
Di samping itu, Syahrul Yasin Limpo mengatakan,
Hubungi DIJUAL
akan pergi ke rumah Sekjen Apdesi Karawang. “Silahkan langsung saja ke ketua Bumdes, kita sedang ada urusan menju ke Sekjen Apdesi,” ucap Halim ketika dihubungi lewat telepon. Ketua Bumdes, Samsudin belum bisa memberikan keterangan apapun. Pasalnya sedang tidak ada lokasi Bumdes pembudidayaan bebek. (gie)
TELAH HILANG SHGB 19527/WANASARI TAMBUN KAB BEKASI SELUAS 60 M2 ATAS NAMAMUHAMMAD ZAINULSAKBAN HILANG DISEKITARCIKARANG.NOTLP081617051537 HLG BPKB MOTOR YAMAHA B 3843 FYF TH 2015 A/N SUTRIARSIH DJALIMUN D/A VILA ANGGREK BLOK CA 1 NO 10 RT 02/10 KARANG SATRIA TAMBUN UTARA-BKS NOKA MH3SE881OFJO89138 NOSIN E3R2EOO91846. TLH HILANG SATU BENDEL AJB LEMBAR KE-2 NO: 1240 /SH/JB/VII/1996, DENGAN PENJUAL A/N ACEP JAMIIN DAN PEMBELI A/N SAIN, DENGAN LUAS TANAH 4.090 M2, DS. KEDUNG WARINGIN KEC.KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 0813-2453-9396 TLH HILANG SATU BENDEL AJB NO: 463/
TS-X/1989, A/N HJ EVA YANTI, DENGAN LUAS TANAH 5.470 M2, DS. WARINGIN JAYA KEC.KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 0813-2453-9396
LOWONGAN DICARI 1. ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN.SMA,CVKIRIMUP:ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285
WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
Kementerian Pertanian dan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi adalah dua hal yang tidak terpisahkan. Dimana ada Kementerian Desa maka di sana juga ada Kementerian Pertanian. “Dimana ada Menteri Desa, di sana ada Menteri Pertanian, insyaallah. Saya akan back up Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi,” jelas Menteri Syahrul. Pada kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementerian Pertanian tersebut, juga dihadiri oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian; Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, Teten Masduki; Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto; dan Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Letnan Jenderal TNI (Purn) Hinsa Siburian. (rls/rie)
: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492
METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
JUMAT, 31 JANUARI 2020
KORAN KEBANGGAN MASYARAKAT KOTA BEKASI
HARGA Rp3.000
SELEB “Kadang Gatelnya Sore...” NIA Ramadhani selalu tampil elegan dan kekinian. Tak hanya itu, tubuhnya juga terlihat ideal hingga seakan banyak yang lupa jika dirinya miliki 3 orang anak. Namun siapa sangka jika berat badannya pernah naik 28 kilo. Ya, hal itu di saat dirinya tengah hamil anak ketiga. Merasa tidak nyaman dengan berat badannya saat itu, istri dari Ardie Bakrie ini langsung diet ketat. Bahkan ia mengaku dietnya itu sampai kebangetan. Untuk menjalani diet ketatnya itu, ia pun berusaha taat. Yang NIA RAMADHANI namanya gorengan pun ia hapus dari list makanannya. Bahkan di malam hari ia hanya makan buah alpukat saja. Usahanya itu pun langsung terlihat cepat, di bulan ketujuh beratnya kembali normal. Pengakuan itu pun diungkap Nia Ramadhani kepada sahabatnya, Jessica Iskandar saat memandu program acara Ngopi Dara. “Aku dulu pas habis melahirkan tu dietnya kebangetan, taat banget. Sama sekali (nggak makan gorengan), nggak makan nasi juga. Pagi ya itu makan telor dan malem alpukat doang. Waktu itu kan hamil naik sampai 28 kg. Dalam 6 - 7 bulan gitu udah balik (normal),” jelas Nia. (*)
Doc:net
INFRASTRUKTUR:Jalan Layang (Flyover) Rawa Panjang dan Cipendawa di Kota Bekasi akan diresmikan, Jumat (31/1) hari ini.
Hari Ini, Flyover Rawapanjang dan Cipandewa Diresmikan Didanai DKI, Dihadir Anies Baswedan KOTA BEKASI- Jalan Layang (Flyover) Rawa Panjang dan Cipendawa di Kota Bekasi akan diresmikan, Jumat (31/1) hari ini. Kepala Seksi Peningkatan Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Idi
Susanto mengatakan, peresmian juga akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. “Untuk peresmian rencananya besok memang akan dihadiri gubernur DKI Jakarta bapak Anies Baswedan karena memang anggaran pembangunan kedua FO ini bersumber dari dana bantuan keuangan pemerintah Provinsi DKI Jakarta,” kata Idi saat dikonfirmasi, Kamis (30/1).
Peresmian akan ditandai dengan penandatanganan di atas prasasti. Usai diresmikan, kedua jalan layang tersebut langsung bisa digunakan masyarakat. “Rencananya ada rundown acaranya. Kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak Pemprov DKI. Pertama, berkumpul dulu di kantor wali kota lalu bersama-sama menuju Flyover Rawa Panjang dan akan dilakukan open traffic,” ujar Idi.
“Kemudian lanjut bers a ma -s a ma k e Fl y ov e r Cipendawa dan ada peresmian penandatanganan bersama di atas prasasti dan lanjut lakukan open traffic agar bisa langsung digunakan masyarakat,” lanjut Idi. Fl yove r Rawap a n ja ng dan Cipendawa dibangun dengan dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di perempatan
Rawapanjang dan Cipendawa. Flyover Rawapanjang akan menghubungkan Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Raya Narogong. Sementara itu, Flyover Cipendawa menghubungkan Jalan Raya Cipendawa dan Jalan Raya Narogong. Kedua flyover itu jadi akses vital bagi truk-truk sampah DKI Jakarta yang saban hari menuju dan kembali dari TPST Bantargebang. (bbs/ mhs)
ADVERTORIAL
PEMKAB BEKASI GELAR RAKOR PPID Upaya Genjot Pelayanan Informasi Layanan Publik
CIKARANG UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Bekasi menggelar Rapat Koordinasi Pejabat Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi (PPID) di Hotel Grand Cikarang Jababeka Cikarang Utara, Kamis (30/1). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan pelayanan informasi publik ini diikuti oleh 80 peserta yang terdiri dari perwakilan Kepala Sekolah Dasar (SD) dan
DOC: HUMAS PEMKAB BEKASI
TINGKATKAN PELAYANAN : Kabag Humas & Protokol Surya Wijaya (batik hijau) memberikan sambutan pada kegiatan Rakor PPID di Hotel Grand Cikarang Jababeka, Kamis (30/1).
juga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se Kabupaten Bekasi tersebut dibuka langsung oleh Kabag Humas & Protokol Surya Wijaya, yang dalam hal ini mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Uju. Dalam sambutannya Surya mengatakan, sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap memberikan informasi publik yang dibutuhkan masyarakat, serta memberikan pelayanan informasi yang cepat, tepat dan akurat dan dapat dipertanggung jawabkan. Hal tersebut sesuai amanat Undang- Undang No. 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, dan Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2010 tentang standar layanan informasi publik serta Nomor 1 Tahun 2013 tentang prosedur penyelesaian sengketa informasi publik. Disamping itu, lanjut Surya kita sebagai pelayan publik harus benar-benar mampu melaksanakan pelayanan sesuai standar layanan informasi yang sudah diatur dalam perundang undangan yang berlaku “Untuk itu saya berharap para peserta agar dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh
dan dapat diterapkan dalam pelaksnaan pelayanan permohonan informasi di masing masing Perangkat Daerahnya,” jelasnya. Sementara itu, ditempat yang sama Kepala Sub Bagian Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Yanuar menjelaskan, tujuan diadakannya rakor tersebut untuk meningkatkan pelayanan informasi publik kearah yang lebih baik, berkualitas dan profesional “Dimana didalam rakor ini materi yang akan disajikan oleh narasumber lebih banyak bersifat teknis operasional yang bisa diterapkan di masing-masing Daerah,” ungkapnya. Yanuar menambahkan, proses permohonan informasi publik serta pengaduan masyarakat bisa melalui PPID Pembantu dan PPID Utama. “Dimana dalam menyampaikan berbagai masukan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, tentunya harus dapat kita respon dan layani dengan cepat dan tepat karena sebagai badan publik kita mempunyai kewajiban untuk memberikan informasi atas permohonan yang diajukan masyarakat,” pungkasnya. (adv/jio/hyt)
JUMAT, 31 JANUARI 2020
PENDIDIKAN
KARAWANG BEKASI
WAJAH KUSUT PENDIDIKAN DI KARAWANG
Bangunan Numpang, Operasional Kesusahan
Padahal SMP “Plat Merah”
KARAWANG - Berbagai upaya terus dilakukan oleh sejumlah tenaga pengajar pendidikan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Karawang agar bisa memiliki bangunan sekolah sendiri. Seperti yang dilakukan Kepala SMPN 3 Tirtamulya, Apih, yang terus melakukan berbagai pengajuan dana baik melalui dinas pendidikan Kabupaten Karawang maupun kepada pemerintah pusat. Karena sekolah yang memiliki ratusan siswa tersebut sudah tidak tertampung di bangunan sekolah tempat mereka menumpang. “Sampai 2020 ini kita masih tetap menumpang di SMPN 1 Tirtamulya,” ucapnya.
ISTIMEWA
SOROT PENDIDIKAN: Berbagai upaya terus dilakukan oleh sejumlah tenaga pengajar pendidikan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kabupaten Karawang agar bisa memiliki bangunan sekolah sendiri.
Tak hanya soal banguann sekolah yang masih menumpang yang itu pun masih sangat kekurangan, untuk melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) sehari-hari saja sekolah ini masih kekurangn lantaran
masih mengandalkan dana BOS milik SMP 1 Tirtamulya. “Untuk pelaksanaan kegiatan siswa saja kita tidak tahu sama sekali karena segala bentuk laporan ikut serta sama sekolah lain,”
tuturnya. Apih menuturkan, sampai sejauh ini sekolah yang dipimpin olehnya memang masih menjadi opsi terakhir para orang tua murid menyekolahkan anaknya. Secara terang-terangan ia menggunakan istilah “sekolah buangan”. “ Keberadaan SMPN 3 Tirtamulya memang hanya sebetas sekolah buangan aja,” tuturnya. Namun jika pemerintah serius dalam membangun sekolah ini, ia meyakini ke depannya orang tua siswa tidak harus kebingunan lagi untuk menyekolah siswanya ke sekolah lain. Sebab, jumlah lulusan SD di wilayah Tirtamulya tidak sebanding dengan jumlah bangunan SMP negeri maupun swasta. “ Ini yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah khusunya dinas pendidikan karena lulusan SD kita lebih banyak,” pungkasnya. (oib)
Pin Mendikbud Nadiem Makarim SMAN 2 Cikampek: Sekolah Asri yang Punya Rumah Kompos Oleh: Dahlan Iskan
ISU besar dalam negeri ini sayang terpaksa kalah dengan berita virus Wuhan. Soal Kampus Merdeka itu. Gagasan Mendikbud Nadiem Makarim itu. Itulah gagasan Nadiem jilid dua. Yang diluncurkan minggu lalu --dalam sebuah forum besar di Kemendikbud Jakarta. Video paparannya sudah beredar luas. Lengkap. Dari awal sampai akhir. Sepanjang 35 menit. Sudah termasuk untuk memutar video hasil kuliah kerja nyata mahasiswa Universitas Gajah Mada Jogjakarta selama 6 menit. “Setiap melihat video ini saya terharu. KKN dua bulan saja sudah bisa mengubah begitu banyak,” kata Nadiem. “Apalagi kalau enam bulan. Apalagi kalau satu tahun,” tambahnya. Dari segi gaya, pidato Nadiem sangat menarik. Intonasi suaranya, gaya bicaranya, dan tidak adanya podium di panggung itu mengingatkan saya gaya seorang CEO perusahaan besar. Ia memang tidak seperti pejabat pemerintah biasa. Ia memang pengusaha besar. Ia salah satu dari empat menteri di kabinet ini yang kekayaannya di atas Rp 1 triliun. Judul gagasan itu sendiri sangat seksi. Bukan seperti biasanya tema instansi pemerintahan. Lihatlah tema gagasan itu: Kampus Merdeka. Ups...Pidato itu bukan lagi gagasan. Gagasan itu sudah dinyatakan sebagai kebijakan. Yang harus dilaksanakan oleh perguruan tinggi. Ha n y a d e t i l n y a y a n g belum dirinci. Detail itu akan menjadi bagian dari kemerdekaan kampus itu sendiri --untuk menetapkannya. Ma ka d a l a m 1 0 0 ha r i masa jabatannya itu Nadiem sudah meluncurkan dua kebijakan mendasar. Yang pertama soal SD-SMPSMA. Termasuk mengenai ujian nasional yang tidak lagi diperlukan. Kini soal perguruan tinggi. Hari-hari ini kampus tentu lagi heboh. Banyak yang menilai kebijakan itu baru. Dan mendasar. Setidaknya untuk Indonesia. Sebagian lagi menilainya
menyimpang dari tujuan dasar pendidikan di universitas. Lalu mengaitkannya dengan untuk apa ada politeknik. Yang paling menarik adalah itu: mahasiswa tidak lagi harus 4 tahun (8 semester) belajar di dalam kampus. Sebagiannya boleh tidak usah datang ke kampus. Yakni yang tiga semester (1,5 tahun). Tapi yang benar-benar harus di luar kampus adalah dua semester, 1 tahun. Berarti sepertiga waktu kuliah tidak perlu lagi memikir kos di dekat kampus. Atau bagaimana harus mencari tempat parkir yang kian sulit di kampus-kampus. S e la ma d u a s e m e ste r mereka harus bekerja di suatu perusahaan/lembaga. Atau harus magang di perusahaan/lembaga. Atau membantu menjadi tenaga riset para guru besar dan mahasiswa S3. Atau merintis dan menjalani bisnis sendiri. Bagi mahasiswa yang selama ini sudah merangkap berbisnis kecil-kecilan tentu tidak ada alasan lagi bisnisnya tidak berkembang --dengan alasan sibuk kuliah. Sering sekali saya diundang ke kampus untuk memberi kuliah umum tentang bisnis. Saya selalu kaget --kaget yang saya selalukan-- melihat begitu banyak mahasiswa yang sudah mulai berbisnis. Banyak juga yang sulit berkembang dengan alasan itu tadi --sibuk kuliah. Dengan kebijakan baru ini tentu kehidupan di kampus akan berubah total. Sepertiga pengunjung kantin akan hilang. Tempat kos lebih sepi. Tempat parkir motor bisa sedikit lebih longgar.
Tapi bukan itu yang penting. Mahasiswa menjadi tidak lagi hanya berorientasi pada buku. Atau teori. Ketika lulus S1 mereka juga sudah pernah belajar di kehidupan nyata. Maka kampus-kampus kini sangat sibuk untuk merumuskan detil kebijakan itu. Terutama dalam mengatur kembali dosennya. Misalnya soal tiga semester itu. Baru dua semester yang disebut harus bekerja di luar kampus. Yang satu semester lagi belum dijelaskan untuk apa. Demikian juga kegiatan di luar kampus itu ternyata belum sepenuhnya boleh m e rd e k a. Ma s i h ha r u s mendapat persetujuan universitas --bahkan persetujuan Kemendikbud. Kemendikbud pun masih akan sangat sibuk. Termasuk menilai kembali banyak kebijakan lama. Misalnya apakah penentuan rasio jumlah dosen-mahasiswa yang ada sekarang masih relevan. Begitu banyak detil yang harus dibahas di kampus. Misalnya pada semester berapa mahasiswa boleh ‘kuliah’ di luar kampus. Di awal? Pertengahan? Akhir? Lalu berapa SKS yang mereka peroleh selama ‘kuliah’ di luar kampus itu. Lalu bagaimana cara menilai mereka. Tapi itu semua tidak akan sulit. Sudah banyak contoh di negara maju. Tinggal meniru mereka saja. Atau menyesuaikannya. Yang sulit mungkin mencari ‘tempat kuliah’ itu. Di Indonesia perbandingan banyaknya mahasiswa dengan tempat usaha tidak sebagus di negara maju. Mahasiswa di Indonesia akan banyak yang mengalami kesulitan berebut tempat kerja atau magang. Tapi kesulitan itu baik juga --untuk menguji kegigihan mahasiswa dalam berjuang sejak muda. Bag i ma ha s i s wa i l mu sosial dan politik mungkin punya banyak tempat --kalau mereka diizinkan praktek menjadi tim sukses para calon kepala daerah. Atau tim sukses para calon anggota DPR. Atau menjadi asisten para anggota DPR/ DPRD.
KARAWANG - Impian memilki bangunan sekolah asri di keliling pepohonan akhirnya bisa diwujudkan SMAN 2 Cikampek. Sekolah ini baru-baru ini akhirnya merampungkan bangunan rumah kompos yang merupakan invovasi green house yang digagas jajaran pihak sekolah. Kepala SMAN 2 Cikampek, Didah Saadah menyampaikan bahwa bukan tidak memiliki keinginan untuk membuat lingkungan sekolah menjadi lebih nyaman bagi anak-anak atau siswa belajar. Namun impian sejak lama itu baru diwujudkannya dengan adanya rumah kompos sekolah yang baru. “ Kita juga pengennya seperti itu, ingin ada pohon di depan ruangan kelas siswa dan ada halaman taman biar anak betah di sekolah, tidak gersang,” katanya. Dia berharap bahwa dengan adanya rumah kompos baik siswa, maupun tenaga pengajar bisa menghargai dan merawat
YANA TOYYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES
SEKOLAH HIJAU: Impian memilki bangunan sekolah asri di keliling pepohonan akhirnya bisa diwujudkan SMAN 2 Cikampek.
lingkungan. “ Sementara, halaman sekolah baru segini saja belum ada apa-apa yang hiasai juga anak-anak,” terangnya. Dia menjamin bahwa dengan lingkungan sekolah yang bersih dan memiliki halaman taman bagi siswa itu akan membuat siswa lebih nyaman lagi dalam mengikuti kegiatan belajar
mengajar di sekolah. Karena suasana halaman sekolah yang nyaman bagi setiap siswa yaitu tentang kebersihan lingkungan dan perpaduan alam. “Buat siswa lebih nyaman belajar di sekolah dan lebih mencintai lingkungan itu aja, biar ngga panas juga kalau siang,” ungkapnya. Hal serupa juga dis-
ampaikan Yusmaniar salah satu tenaga pengajar sdi SMAN 2 Cikampek. Ia mengaku sangat mendukung berbagai program sekolah maupun keinginan siswa lainnya asalakan baik buat sekolah dan sang sswanya sendiri. “ Cintai halaman sekolah sendiri, bagus banget kalau buat kebaikan sekolah mah saya pasti dukung,” ucapnya. Sementara salah satu siswi, Hesti mengaku, dirinya juga menginginkan sekolahnya bisa menjadi lebih baik lagi dalam setiap harinya. Dia berharap dengan adanya lingkungan sekolah hijau nanti bisa menjadi salah satu wadah pembelajaran pula bagi siswa dalam memehami dan peduli terhadap lingkungan untuk menjaga kebersihan. “Kalau siang ya panas soalnya belum ada pepohonan ataupun taman, kita juga pengennya ada taman dan lingkungan bersih penghijauan seperti di sekolah lain,” akunya. (yib/mhs)
KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
METRO PURWAKARTA JUMAT, 31 JANUARI 2020
SEMANGAT BARU PURWAKARTA
Pemkab Mau Renovasi Stadion
SOROT
Diakomodir Bantuan Provinsi 26 M
MEMPRIHATINKAN: Inilah kondisi terkini Stadion Purnawarman Purwakarta.
Ditumbuhi Rumput Liar dan Tribun Bolong-bolong PURWAKARTA- Kondisi Stadion sepak Bola Purnawarman Kabupaten Purwakarta cukup mengkhawatirkan. Banyak fasilitas yang tak terawat, seperti dindingdinding di tribun penonton dengan banyaknya coretan hasil aksi vandalisme, atap-atap di tribun penonton bolong, banyaknya rumput liar tumbuh, dan sejumlah dampak tak terawatnya stadion. Kepala Bidang Sarana Prasarana pada Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Budaya (Disporaparabud) Purwakarta Arif Budiman mengakui, Stadion Purnawarman memang perlu mendapat revonasi. Dia menyebut, perbaikan membutuhkan anggaran besar dan sangat berat jika mengandalkan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). “Kalau dar i APBD kayanya berat, karena diperkirakaan lebih dari R10 miliar,” ungkap dia, Kamis (30/1/2020). Dia mengatakan, pemerintah akan merenovasi Stadion Purnawarman tetapi tengah menunggu kucuran dana dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Arif mengaku telah mengusulkan bantuan anggaran dua tahun lalu untuk renovasi berat stadion. “Renovasi stadion ini memang jadi prioritas kami karena menjadi kebanggaan warga Purwakarta, mudah-mudahan tahun ini turun dan renovasi dapat dilakukan,” ujar dia. Dahulu, Stadion Purnawarman sempat dijadikan markas Pelita Jaya, klub yang pernah meramaikan kompetisi sepak bola Indoesia kasta atas, Liga 1. Kekinian, Stadion Purnawarman dijadikan home base Persipo Purwakarta. Padahal bila terawat dengan baik, stadion bisa disewakan kepada klubklub besar. (san)
PURWAKARTA - Pemerintah Kabupaten Purwakarta berencana merenovasi Stadion Sepak Bola Purnawarman di Tahun 2020. Menurut Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, renovasi stadion merupakan bagian dari tahapan penyelesaian tahap akhir pembangunan sarana olah raga. «Memang ada rencana untuk merenovasi stadion, dan renovasi ini bagian dari tahapan untuk menyelesaikan sport center di Purwakarta. Dan sudah direncanakan 5 tahun ke belakang,” Ujar Anne saat ditemui setelah acara pengajian rutin kamisan di Rumah Dinas Bupati, Kamis (30/01/2020). Kemudian, ia mengatakan, pihaknya baru mengetahui kalau Detail Engineering Design (DED) Stadion Purnawarman sudah dibuat sejak tahun 2017. “Saya baru tahu kalau DED Purnawarman itu sudah dibuat tahun 2017, kemudian saya ambil tahun 2018. Saya langsung usulkan untuk masuk di dana bantuan provinsi saat itu juga,” ucapnya. Menurutnya nominal yang tertera dalam perencanaan DED Stadion Purnawarman nilainya cukup besar, jika dimasukan di APBD II, ia khawatir tidak akan bisa mengakomodir secara keseluruhan. Sebagai bagian dari ren-
RENOVASI: Bupati Anne Ratna Mustika meninjau kondisi Stadion Sepakbola Purnawarman Purwakarta. Stadion ini akan direnovasi dengan anggaran puluhan miliar.
cana penyelesaian tahap akhir pembangunan Sport Center Purnawarman, ia menginginkan renovasi Stadion Purnawarman ini sekaligus tanpa melalui tahapan–tahapan. “Tahun ini terlaksana, karena pengusulannya sudah lama, dari tahun 2018. Alhamdulillah bisa diakomodir oleh dana Banprov
sebesar 26 miliar sesuai dengan DED Purnawarman yang dibuat tahun 2017. Kalau APBD II di kita kuat seharusnya dari tahun 2018 sudah bisa dilaksanakan pengerjaannya. Perencanaan awal 10 miliar saya akomodir menggunakan anggaran pemerintah kabupaten, tapi dipikir – pikir kalau pengerjaan nya secara
Santri Plered Tewas Tersengat Listrik PURWAKARTA - Naas saat menuntut ilmu agama di pesantren, seorang santri pondok pesantren d i K e c a m a t a n P l e r e d , meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik saat hendak menyalakan mesin pompa air. Kapolsek Plered, Komp o l S l a m e t H a r i j a n t o, mengatakan berdasarkan keterangan salan satu s a k s i ya n g ju ga t e ma n ko r b a n p e r i s t i w a ya n g menimpa remaja asal Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang itu diperkirakan terjadi sekitar pukul
22.30 WIB, Rabu (29/1) “Saksi menyebut saat ditemukan korban yang diketahui bernama Irfan (19), sudah dalam keadaan tergeletak di lantai tiga gedung santri putra dekat penampungan air (torn) sambil memegang k ab e l o t o mat i s p o m p a air/jetpam,” kata Slamet, saat ditemui di Mapolres Purwakarta, pada Kamis (30/1/2020). D i j e l a s k a n Ka p o l s e k , saksi sempat ber upaya menolong korban. Bahkan, saksi juga sempat ters engat aliran listr ik
ju a n g k a n k e p e nt i n ga n nelayan itu bukan berarti semua keinginan mereka, hari ini harus dipenuhi. Ada aturan yang boleh direvisi dan yang tidak direvisi. Misalnya, legalitas penjualan bayi lobster yang tercantum dalam Permen KP No 56 tahun 2016 yang menyebutkan larangan penangkapan bayi lobster, kepiting, dan rajungan. “Rencana merevisi Permen itu demi kepentingan nelayan. Namun revisi itu juga harus mempertimbangkan kelestarian ekosistem laut demi masa depan anak dan cucu. Jika bayi lobster dijual, maka Indonesia akan mengalami kekurangan bibit yang tentu saja akan merusak masa depan kelautan,” ujar Dedi. Dia mengatakan, bila revisi peraturan ingin memakmurkan nelayan, maka peraturan pun harus seiring dan sejalan dengan logika menjaga konservasi kelautan. “Karena kalau logikanya digunakan untuk memakmurkan tanpa mempertimbangkan itu (konservasi kelautan) akan memb u nu h n e l ay a n ja n g k a panjang,” kata Dedi. Dedi mencontohkan, misalnya, bayi lobster diperbolehkan ditangkap dan diperjualbelikan hari ini. Maka di kemudian hari, Indo-
pada lahannya, dan wilayah bungursari akan dijadikan daerah konservasi alam dan lingkungan, pertanian dan perkebunan,” imbuh bupati yang akrab disapa Ambu Anne. Ia menegaskan, siapapun boleh menggunakan, karena ini milik pemerintah berarti milik masyarakat Purwakarta juga. (san)
ADVERTORIAL
dari kabel tersebut. Selanjutnya saksi meminta bantuan kepada teman-temannya dan korban di bawa ke Klinik Aqma Plered untuk dilakukan pertolongan oleh tim medis. Namun pada saat korban diperiksa oleh tim medis korban sudah dalam keadaan meninggal dunia. “ Pe r i s t i wa i n i d i d u ga kelalaian korban. Kalau saja korban laporan ke pihak pesantren otomatis p i ha k p e s a nt re n b a k a l yang memperbaikinya,” ujar Slamet. (san)
DM Kritik KKP Soal Penjualan Bayi Lobster PURWAKARTA- Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengkritik Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo soal revisi peraturan tentang legalitas penjualan bayi lobster. Revisi itu seiring dengan revisi aturan-aturan lainnya, yang disebut dilakukan karena banyak peraturan menteri yang tidak berpihak kepada masyarakat yang salah satunya adalah larangan penjualan bayi lobster. Revisi bertujuan untuk meningkatkan tangkapan ikan di laut. Dedi sendiri berpendapat, revisi aturan larangan penangkapan bayi lobster hanya untuk kepentingan jangka pendek dan tidak mempertimbangkan konservasi kelautan. “Berhati-hati merevisi peraturan itu jangan sampai ada yang dirugikan,” kata Dedi, Kamis (30/1/2020). Dedi menyarankan, sebelum merevisi tidak ada salahnya kementerian berkoordinasi dengan pakar-pakar kelautan agar menghasilkan kebijakan strategis. “Revisi (peraturan KKP) harus hati-hati, harus mempertimbangkan konservasi lingkungan. Bicarakan dengan pakar-pakar kelautan yang berpihak bagi kepentingan nelayan,” kata dia. Menurutnya, memper-
bertahap nantinya takut tidak maksimal,” jelasnya. Sementara itu, pihaknya berencana akan memindahkan Arena Sport Center ke wilayah utara Purwakarta, namun batal karena hal teknis. “Awalnya, kami berencana, pemindahan sport center ke wilayah bungursari, namun terkendala
nesia akan kehilangan lobster yang jauh lebih ekonomis. “Lobster itu harganya Rp4 juta, tapi bayi lobster itu cuma ratusan ribu. Coba mending pilih mana,” katanya. Lalu ke depan, kata Dedi, Indonesia akan mengalami krisis bayi lobster, sementara negara lain akan menjadi penghasil lobster terbesar di dunia. Lanjut Dedi, di negara mana pun termasuk negara maju, soal kelautan ada aturannya dan diterapkan secara tegas, misalnya ikan yang boleh ditangkap dan tidak. Apalagi, kata Dedi, nasib kelautan di Indonesia masih patut dipertanyakan karena tidak ada aturan yang jelas dan tegas. Begitu juga dengan sungai yang kekinian ikannya makin sulit ditemukan. “Sekarang cek sungai dan danau-danau, ada ikan aslinya nggak? Karena dulu habis diportas dan disetrum hingga menyebabkan ikan-ikan kecilnya mati,” katanya. Laut juga akan mengalami nasib serupa bila tanpa pengendalian yang akhirnya berdampak buruk bagi nelayan itu s endir i. “Kalau kita berpikir hanya jangka pendek sekarang, terus jangka panjang bagaimana?” ujar Dedi. (san)
MENJELASKAN: Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Ahmad Zamroni menjelaskan kepada warga Tambun Selatan (Dapil Bekasi 3) saat Reses Sidang 1 Tahun 2020, pada Rabu (29/01/2020)
Reses Sidang 1 Anggota DPRD Ahmad Zamroni Menyerap Aspirasi Warga Tambun Selatan
TAMBUN SEL ATAN Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Zamroni menggelar reses masa sidang 1 Tahun 2020, di Lapangan RT 02 RW 08, Perumahan Metland Ta m b u n , D e s a Tambun, K e camat a n Ta m b u n S elatan,
AHMAD ZAMRONI, S.Pd (DPRD Kabupaten Bekasi Fraksi Partai Gerindra/Komisi IV)
Rabu (29/1/2020). Pada kesempatan itu Ahmad Zamroni mengatakan, terselenggaranya kegiatan reses yang ke 1 tersebut dalam rangka menampung aspirasi dari masyarakat Tambun Selatan, sesuai dengan daerah pemilihannya. “Saya yang berada di Ko m i si I V m e ngu r u si pekerjaan pendidikan, kesehatan dan tenaga kerja. Apa yang disampaikan tentang aspirasi masyarakat, nantinya akan kita tampung dan usulan bapak dan ibu akan menjadi agenda kami untuk kita realisasikan kedepannya,” kata dia. Bang Zem-zem - sapaan akrabnya, reses pertama ini ternyata banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan mengenai insfratruktur, saluran air
untuk menghindari dampak banjir, kesehatan, pendidikan dan tenaga kerja. “Apa yang disampaikan masyarakat kepada saya dalam bentuk aspirasi tersebut, sebagai bentuk agenda penting kerja saya kedepannya. Nanti saya akan mengawal dan memperjuangkan semaksimal mungkin,” tuturnya. Ia pun berjanji akan ber-
buat semaksimal mungkin untuk membawa aspirasi dan keluhan masyarakat Tambun Selatan untuk bisa di realisasikan di Tahun 2021 mendatang. “Apapun usulan dari bapak ibu akan kami tampung dan nanti bisa kita realisasikan demi masyarakat Tambun Selatan. Kami akan mendorong kepada dinas yang terkait,” tandasnya. (har/jio)