Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang RABU, 2 OKTOBER 2019
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO.ID
HARGA Rp3.000
karawangbekasiekapres
Fantastis, Anggaran Pilkada 97,9 M 74.6 Miliar untuk KPU, 23.358 Miliar untu Bawaslu
YOGIE/KBE
HIBAH BESAR: Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) oleh Bupati Cellica, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu.
KRIMINAL Polisi Ciduk Bandar Narkoba Kosambi
KARAWANG- Tanpa dihadiri salah satu komisonernya, Asep Muksin, yang terjerat kasus dugaan jual beli suara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang resmi mendapatkan dana hibah
Pilkada 2020 dari Pemkab Karawang. Penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dilakukan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Ketua KPU Miftah Farid dan Ketua Bawaslu di Plaza Pemda Karawang,Selasa (1/10). Ke tu a K P U Ka rawa ng Miftah Farid mengatakan, dengan ditandatanganinya NPHD maka penyelenggaraan Pilkada Karawang sudah dapat dipastikan akan
terlaksana tahun 2020. “Mulai hari ini, 1 Oktober 2019 tahapan Pilkada Karawang sudah mulai dilaksanakan hingga digelarnya pemilihan bupati dan wakil bupati Karawang tahun 2020,” ucapnya kepada KBE, Selasa (1/10). Dikatakannya, hari ini seluruh KPU melakukan launching untuk daerah yang menyelenggarakan Pilkada. “Karawang sudah bisa dipastikan akan melKe Hal...7
n Komisi III Datangi DLHK
Tanya Pertamina hingga Karst Karawang Selatan
KARAWANG - Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang ciduk bandar narkotika jenis ganja di Dusun Kosambi II, Desa Duren, Kecamatan Klari. Dari tangan tersangka berhasil mengamankan barang bukti 25 paket ganja siap edar dan 3 linting ganja. “Tersangka Luki Saepul alias Udel (23) Dusun Kosambi II, Desa Duren Kecamatan Klari. Tersangka merupakan sebagai buruh harian lepas, ditangkap pada Kamis (26/9) pukul 20.30 wib,” kata Kasat Narkoba, AKP Agus Susanto kepada KBE, kemarin. Agus mengatakan, tersangka ditangkap dirumahnya dan temukan barang bukti 25 bungkus kertas Ke Hal...7
KARAWANG – Ro m bongan Komisi III DPRD Karawang mengunjungi kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang, dan mencecar pertanyaan soal permasalahan lingkungan Karawang kepada Kepala DLHK Karawang, Wawan
Setiawan. Sejumlah soal mengenai penanganan dan manajemen masalah sampah dipertanyakan darimulai ketersediaan angkutan sampah sampai rencanan swastanisasi TPAS Jalupang yang sudah masuk tahap tender siapa yang
Permasalahan yang selama ini dipertanyakan masyarakat seperti sampah, TPS, pengeloaan sampah, termasuk alat transportasinya, pekerja pembersih lingkungan, yang berkaitan dengan bidang kebersihan, Taufik Ismail Anggota Komisi III DPRD Karawang
akan ditunjuk sebagai mitra pemerintah daerah untuk mengelola TPAS Jalupang. “Permasalahan yang selama ini dipertanyakan masyarakat seperti sampah, TPS, pengeloaan sampah, termasuk alat Ke Hal...7
Gubernur Sepakat Satgas Sungai Cilamaya KARAWANG- Viral pencemaran Bendungan Barugbug dan Sungai Cilamaya, ramai jadi konsumsi pejabat di Gedung Sate. Desakan masyarakat Karawang, khususnya Cilamaya, agar Pemprov Jabar segera membentuk Satgas Sungai Cilamaya. Akhirnya di aminin Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK). Di kolom komentar salah s at u wa rga ya ng v i ra l , terkait pencemaran Sungai Cilamaya. Kang Emil, sapaan akrab RK, menjawab slentingan yang diumbar netizen Karawang. “Cilamaya sedang dibentuk Satgas Pemulihan oleh Pemprov Jabar. Nanti kami kabari,” tulis akun instagram @Ridwankamil, di kolom komentar. Diselakatinya Satgas Pemulihan Sungai Cilamaya oleh Pemprov Jabar bukan tanpa alasan. Selain merupakan desakan keras, mastarakat Cilamaya yang terdampak. Para anggota
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
HITAM: Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gina Fadlia Swara, saat meninjau lokasi Sungai Limbah Cilamaya.
DPRD Jabar dari Dapil Karawang, juga terus menyuarakan aspirasi warga
dari bawah. Seperti diungkap, Anggota DPRD Jawa Barat, Fraksi
Partai Gerindra, Gina Fadlia Swara. Pada prinsipnya, anggota DPRD Jawa Barat,
telah mendorong Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, agar segera membentuk Satgas untuk pemulihan Sungai Cilamaya, yang sudah puluhan tahun tercemar. Bahkan, kata Gina, pihaknya juga berulangkali menyarankan, agar Pemprov Jawa Barat menjatuhi sanksi. Kepada para pengusaha nakal, yang dengan sengaja membuang limbah perusahaannya ke aliran sungai. “Kami juga menyarankan agar perusahaan nakal ini di panggil. Kemudian dimintai pertanggungjawabannya. Agar ke depan, tak terulang lagi masalah pencemaran ini,” tukas Gina, kemarin, (1/10). Anggota DPRD Jawa Barat asal Cilamaya ini mengapresiasi, tindakat konkret yang diambil oleh Gubernur. Untuk mengatasi pencemaran sungai Cilamaya yang sudah sangat parah. “Kami apresiasi tindakan Ke Hal...7
Menilik Kisah Sukses Obon Tabroni Mulus Melanggang Kursi Senayan
Dari Mantan Buruh hingga Cabup Independen Bekasi Sebanyak 575 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Indonesia (DPR-RI) diambil sumpah janji di Gedung Senayan. Nah, dari ratusan nama itu ada salah satu warga Kabupaten Bekasi yang juga aktivis buruh yaitu Obon Tabroni yang melenggang ke Senayan dari Partai Gerindra. Simak kisahnya? LAPORAN DIMAS APRIYANTO, CIKARANG PUSAT
MASUKNYA Obon Tabroni sebagai anggota DPR-RI diselimuti rasa haru dan bahagia masyarakat Kabupaten Bekasi dan khususnya bagi kaum buruh. Maklum saja, Obon Tabroni mampu mengalahkan sejumlah nama-nama beken dalam kancah pemilihan
legislatif di dapil Jabar VII yang meliputi Kabupaten Bekasi, Karawang dan Purwakarta. Tak hanya itu, pria asli Kecamatan Pebayuran ini juga ternyata juga menjadi wakil rakyat dengan mendulang suara tertinggi di Kabupaten Bekasi melewati sejum-
ISTIMEWA
LOW PROFIL : Anggota DPR RI dari Partai Gerindra Obon Tabroni usai pelantikan.
Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
lah nama politisi ternama seperti Dedi Mulyadi dan Rieka Diah Pitaloka. Obon Tabroni memang bukan politisi ternama, sepak terjangnya di politik pun terhitung baru. Obon dikenal sebagai akvitis buruh FSPMI, ia pernah bekerja sebagai buruh di Panasonic. Di organisasi buruh pengabdian Obon tidak perlu diragukan lagi hingga dipercaya sebagai Deputi Presiden FSPMI. Hingga ia dicalonkan sebagai Bupati Bekasi melalui jalur independen pada 2012 silam. Meskipun pencalonnya kandas yang dikalahkan
oleh Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin yang kini dibui atas dugaan kasus suap Meikarta. Nama Obon cukup diperhitungkan, meski jalur independen ia bertengger peringkat ketiga selisih tipis dengan cabup Sa’dudin. Mulai saat itu, Obon mulai dilirik oleh partai politik untuk masuk sebagai kader, hingga akhirnya Obon melabuhkan hatinya ke Partai Gerindra. Ia memilih Partai besutan Prabowo karena mempunyai nafas yang sama dengan perjuangannya diburuh. Kepada Cikarang Ekspres
email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
Ke Hal...7
OPINI
RABU, 2 OKTOBER 2019
2
Udara Sehat Hak Asasi Semua Orang Anggota DPRD Karawang, Saiddah Anwar
Pengembangan Wisata Karawang Utara Harus Serius KARAWANG – Anggota DPRD Karawang, Saiddah Anwar bersama fraksi Partai Golkar mendorong Pemkab Kawarang serius menegmbangkan potensi wisata di wilayah Karawang Utara. Ia menilai di utara Karawang banyak sekali obyek wisata alam yang harusnya dapat dimaksimalakan oleh pemerintah daerah untuk menambah PAD. “Banyak obyek wisata yang jika dikembangkan secara maksimal dapat meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk pengembangan wisata khususnya di Karawang Utara sangat penting untuk dikembangkan,” ucap Saidah kepada KBE. “Saya sangat ingin di Karawang Utara menjadi tujuan wisata karena penunjangnya sudah lebih baik seperti hotel yang sudah banyak berdiri dan sarana transportasi juga sudah lebih baik,” timpalnya. Menurut Saiddah, Pemkab Karawang perlu secvepatnya kerja nyata untuk mengembangkan kawasan wisata yang secara langsung menguntungkan masyarakat sehingga dapat mengangkat perekonomian dan menyejahterakan masyarakat. “Saya berharap eksekutif bisa memberi perhatian lebih serta fokus pada potensi wisata yang sangat besar di Karawang Utara,” pungkasnya. (gie)
Oleh: Wiwin Is Effendi ’Inhale the future, exhale the past’’. SANGAT disayangkan, sudah lebih dari sebulan angkasa di sebagian besar wilayah Indonesia tercemari asap dan debu akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fenomena itu terjadi hampir setiap musim kemarau panjang, terutama di Kalimantan dan Sumatera. Entah disebabkan lahan gambut yang terbakar atau pembakaran yang disengaja untuk pembukaan lahan. Rasanya belum lega napas kita akibat buruknya kualitas udara Jakarta dan kota-kota lainnya dan kini permasalahan udara langit Indonesia makin menyesakkan dengan bencana asap karhutla. Memang, hutan terbakar tidak hanya di Indonesia. Bahkan, beberapa waktu lalu juga terjadi kebakaran di hutan Amazon, Brasil. Namun, di Indonesia, krisis hutan terbakar tampaknya berulang tiap tahun tanpa pernah ditangani serius, baik oleh pihak lokal maupun pemerintah pusat. Polutan dari karhutla akan berdampak negatif terhadap kesehatan. Pembakaran tak sempurna menghasilkan berbagai gas dan partikel berbahaya. Paru-paru dan saluran pernapasan merupakan salah satu organ yang langsung merasakan dampak dari pajanan zat toksik seperti gas karbon monoksida (CO), sulfur dioksida (SO2), zat iritan seperti formaldehyde dan benzene
serta partikel tak kasatmata yang mampu mencapai bagian kecil paru/alveolus dan tersebar sistemik ke seluruh tubuh lewat pembuluh darah. Dalam jangka pendek, dampak asap dan debu karhutla dapat menimbulkan iritasi ringan hingga infeksi saluran pernapasan. Anakanak dan orang tua menjadi kelompok masyarakat yang sangat rentan karena sistem kekebalan tubuh mereka belum sempurna dan menurun. Pasien anak asma akan lebih mudah sakit dan eksaserbasi/kumat karena terpicu polutan dan asap. Begitu juga fungsi paru-paru para manula akan menurun hingga memicu sesak napas dan infeksi. Terlebih ibu hamil yang perlu dipastikan pasokan hawa segar demi tercapainya kesehatan kandungan dan terbentuknya organ-organ (organogenesis) janin yang dikandungnya secara sempurna. Selain itu, pajanan berulang polutan-polutan dalam jangka panjang menjadi ancaman laten karena bersifat karsinogenesis, yaitu bahan pemicu kanker paru-paru. WHO mencatat setidaknya tujuh juta orang meninggal setiap tahun akibat polusi udara, salah satunya adalah asap karhutla. Permasalahan kesehatan sebagai akibat bencana alam dapat terjadi setiap saat tanpa ada peringatan. Meski demikian, kita bisa mengusahakan persiapan untuk mengantisipasinya.
Para ahli paru-paru merumuskan bahwa setidaknya ada tiga langkah yang dapat dilakukan dalam pencegahan dan penanganan dampak kesehatan akibat asap dan debu karhutla. Mereduksi pajanan-pajanan asap karhutla merupakan upaya primer. Kelompok yang sensitif (anak-anak, orang tua, ibu hamil, kelompok masyarakat ekonomi lemah, dan pasien jantung dan paru-paru) merupakan prioritas utama yang perlu diutamakan karena mudah jatuh sakit. Strategi spesifik meminimalkan pajanan asap dapat ditempuh dengan cara, antara lain, membatasi aktivitas berat dan lebih banyak kegiatan di dalam rumah, menggunakan air conditioner secara bijak (mode recirculate), air purifier menggunakan masker proteksi yang proporsional (jenis N95) jika memang dibutuhkan. Yang perlu diperhatikan adalah meminimalkan polusi asap rokok dan pembakaran di dapur selama berada di dalam rumah. Sebuah ironi jika dalam ruang tertutup masih ada rokok yang menyala. Pemerintah juga perlu menyiapkan cleaner air shelters, yakni fasilitas umum yang bisa dipergunakan sementara untuk menghindari asap. Tempat ini harus memiliki fasilitas penyedia udara bersih. Upaya lain yang bisa dilakukan adalah mengomunikasikan tentang penting-
nya pemantauan kualitas udara dengan metode standar. Dalam hal ini, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) perlu merevisi standar yang dipakai saat ini, indeks standar pencemar udara (ISPU). Rentang penilaian ISPU yang lebih longgar menjadikan ’’kadar sehat’’ standar ini berbeda dengan standar global yang dipakai di seluruh dunia, yaitu air quality index (AQI). Berikutnya adalah langkah sekunder yang bertujuan penanganan awal dan menyeluruh terhadap masalah kesehatan akibat pajanan asap. Diperlukan kesigapan dan koordinasi pelayanan kesehatan yang terpadu dalam evakuasi korban. Para petugas di daerah rawan bencana selayaknya mendapatkan pengetahuan lebih dalam deteksi dini korban serta mampu memberikan tatalaksana yang tepat dan cepat. Obat-obatan untuk pertolongan awal wajib tersedia di ambulans dan pusat layanan kesehatan. Berkaca kepada kasus karhutla cukup besar pada 2015–2016 yang berujung pada putusan pengadilan bahwa presiden dan pejabat terkait telah melakukan perbuatan melawan hukum atas kasus karhutla, maka langkah pemerintah menunda putusan pengadilan, dengan melakukan banding, terbukti sia-sia dan menghilangkan kesempatan untuk memperbaiki ma-
salah tersebut. Berdirinya rumah sakit paru-paru di Kalimantan sebagai salah satu konsekuensi putusan pengadilan Kalteng setidaknya akan menyelamatkan banyak korban jiwa dalam kasus karhutla yang tahun ini kembali terjadi. Mencegah dan meminimalkan komplikasi menjadi usaha tersier yang perlu diupayakan. Sistem rujukan antarfasilitas layanan kesehatan perlu ditingkatkan. Kematian seorang balita yang diduga akibat asap karhutla di Palembang sepatutnya dijadikan pelajaran agar tidak terulang. Peran media massa sosial juga sangat efektif untuk meningkatkan kewaspadaan dalam pencegahan dan antisipasi dampak karhutla. Yang terakhir, sebagai perenungan bahwa bencana yang datang seharusnya memantik kita untuk melakukan persiapan dan perbaikan. Kebakaran hutan adalah salah satu krisis alam yang bisa diantisipasi. Peringatan Hari Paru-Paru Sedunia bisa menjadi momentum perubahan. Dibutuhkan kesadaran semua pihak bahwa kesalahan mitigasi bencana asap karhutla masa lalu dan kini dapat diperbaiki demi terciptanya alam semesta sehat; udara nan bersih untuk generasi penerus bangsa Indonesia. (*) *) Wiwin Is Effendi, Dosen Departemen Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya
Penjual Kisah-Kisah Sedih Cerpen oleh: Kristin Fourina
RUMAH SAKIT 1.
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
2.
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
3.
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
4.
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
5.
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
KESEDIHAN ada karena ada kebahagiaan, katamu. Coba kalau saja tak ada kebahagiaan, maka kesedihan pun tak akan ada. Semua rasa akan sama. Namun, kau sendiri tak juga mampu melarang seseorang merasa bahagia hanya untuk melenyapkan kisah sedih dalam hidupmu. Aku tersenyum setiap kali melihatmu datang berkunjung ke rumahku. Bukan karena aku senang membeli dagangan yang coba kau jual kepadaku, melainkan karena kisah-kisah sedih yang begitu banyak kau ceritakan kepadaku. Barangkali aku telanjur merasa larut melihatmu menceritakan kisah sedih hidupmu yang tak kunjung usai. Dalam hal ini, beberapa kali aku sempat khawatir jika kau akan mengetahuinya –mengetahui bahwa sebenarnya bukan daganganmu yang kubeli, melainkan kisahkisah sedih hidupmu. Setiap kali mendengar kau berteriak dari depan halaman rumahku –meneriakkan namaku–, maka aku segera berlari menghambur keluar rumah demi menemuimu. Bagaimana harus kujelaskan kepadamu bahwa kisah sedih hidupmu telah menjadi hal yang selalu kutunggu. Sekali kau menceritakan kisah sedihmu, kepalaku akan segera dipenuhi ribuan bayangan kisah sedihmu yang saling merekat dan membuatku kehilangan rasa sedihku sendiri karena telah terganti dengan kisah sedihmu. Bagiku, sebagai penjual,
kau bukanlah penjual yang baik karena selain barang daganganmu yang tak sesuai dengan apa yang kuinginkan, kau selalu menjual dengan harga selangit. Jauh lebih mahal dari harga pasaran yang ada pada umumnya. Namun, sebagai pencerita, kau sangat kutunggu-tunggu karena kau bisa melenyapkan kebosanan dan kesedihanku karena menggantinya dengan kisah sedihmu. Dalam hal ini, aku bahkan rela kehilangan uang untuk membeli daganganmu yang tak seberapa berharga karena kuanggap saja aku membeli kisah sedih yang kau jajakan. Banyak kisah sedih yang telah kau jual dan kubeli darimu. Namun, satu kisah darimu yang selalu kuingat ialah kisah sedih hidupmu yang selalu kehilangan harapan. Dari kisah sedih yang kau ceritakan, tahulah aku bahwa kau selalu kehilangan anakmu sesaat setelah kau melahirkannya. Telah setidaknya empat kali kau mengalaminya. Hal itu membuatmu sedih tak berkesudahan. Aku turut sedih mendengar itu semua, dan aku rela membayarmu demi kisah sedih itu –meski sebenarnya saat itu yang kau jual kepadaku hanyalah singkong dan ubi jalar yang tak seberapa kuinginkan dan kubutuhkan. Namun, anehnya, ada kisah darimu yang kau anggap berhubungan dengan kisah sedihmu yang selalu kehilangan anak sampai
keempat kalinya itu. Kau mengatakan bahwa bapakmu sengaja menukar nyawa cucunya dengan nyawanya sendiri sehingga ia tak lekas mati atau lebih tepatnya tak kunjung bisa mati. Dalam kisah ini, kau bahkan sama sekali tak menyinggung takdir Tuhan yang mampu mengatur apa yang belum terjadi, sudah terjadi, dan akan terjadi dalam kehidupan. Dengan cara pandangmu, kau menceritakan kisah bapakmu yang juga telah empat kali mengalami mati suri. Kau tak akan mampu melupakan kisah itu, ketika bapakmu yang telah dinyatakan tiada tapi setelah siap hendak dimakamkan terbangun secara tiba-tiba dan mengejutkan para pelayat. Tentu saja pelayat lari kocar-kacir melihat bapakmu bangkit lagi. Kejadian itu selalu membuatmu bingung. Dan akhirnya kau buat kesimpulan sendiri bahwa bapakmu yang sebenarnya telah dijadwalkan tiada itu memiliki kemampuan menukar nyawanya sendiri dengan nyawa cucunya –yakni calon anakmu– yang selalu gagal diselamatkan setelah beberapa jam kau lahirkan. Dari sekian kisah sedih yang kau ceritakan, ada satu kisah sedih yang juga kau alami dan membuatku khawatir akan keselamatanmu. Kau memiliki suami yang berperangai kasar. Pada malam-malam tertentu ketika suamimu telah dikuasai perangainya yang kasar, ia tak segan-segan
mengejarmu dan memakimakimu karena tak mampu menyelamatkan buah hati kalian yang hanya berumur beberapa jam. Belum lagi kau bisa menyangkal semua tuduhan itu, kau bahkan telah dianggap sebagai ibu yang tak mampu merawat anakmu sendiri dengan baik sehingga kau selalu kehilangan anakmu. Bahkan katamu, kau sangat gemetar ketika melihat suamimu mengacung-acungkan sebilah pisau dapur di hadapanmu di sela-sela makian itu. Kau yakin bahwa jika kau melawan, suamimu tak akan segan untuk menusukkan pisau dapur itu ke jantungmu. ”Kau percaya pada ceritaku?” tanyamu di sela-sela keseruanmu dalam bercerita. Kau dikenal sebagai orang yang jujur. Maka, kukatakan kepadamu, ”Tentu saja, tentu aku sangat percaya.” Tak ada satu pun ibu yang ingin menelantarkan anaknya, bukan? Andai suamimu itu benar-benar menusukkan pisau ke jantungmu, apa yang akan terjadi padamu? Aku yakin kau tak pernah merasa tenteram hidup bersama suamimu. Adakah kau merasa lelah dengan hidupmu yang penuh dengan kisah sedih itu? Seperti waduk yang tak mampu menampung air, kisah sedih yang kau ceritakan kepadaku seakan meluap-luap tak terbendung. Akhirnya, kisah sedihmu meluap kepada ibuku. Aku melihat ibuku menyimak dengan sungguh-sungguh
kisah sedihmu yang kuceritakan kepadanya. Mendadak ibuku teringat cerita dari pulau seberang tentang makhluk pengganggu yang mampu membunuh anak yang baru beberapa jam dilahirkan. Orang-orang di pulau seberang sangat berhati-hati jika akan melahirkan anak. Beberapa jam setelah anak dilahirkan, kata ibuku, makhluk itu akan mengisap darah si anak tak bersisa hingga akhirnya anak itu tiada. Agar tidak terjadi hal itu, orangorang menunggui anak yang baru dilahirkan agar selamat dari gangguan makhluk tersebut. Jangan sampai makhluk itu mengganggu. Jika ia datang, langsung usir makhluk itu, kata ibu. ”Seperti apa rupa makhluk itu, Ibu?” ”Kau akan sulit percaya. Makhluk itu memiliki kepala namun tak berbadan. Di bawah kepala makhluk itu, ada juntaian usus yang panjang.” Seakan tak mau kalah dalam bercerita, aku sengaja menceritakan juga kisah sedihmu tentang bapakmu yang memiliki kemampuan menukar nyawanya sendiri dengan nyawa cucunya. ”Bagaimana menurut Ibu tentang kisah itu?” Dengan suara yang mantap ibu mengatakan bahwa menurutnya bapakmu memang orang yang memiliki ”pegangan”. ”Orang yang punya ’pegangan’ tak akan mati sebelum ’pegangan’ itu dilepaskan,” kata ibu dengan raut muka bersungguhsungguh. (*)
Hubungi Bagian Iklan JAMIL : 0838 0765 0426 KEHILANGAN S AT U B U A H B P K B M O B I L MERK NISSAN X-TRAIL NO.POL : T 1186 TQ DENGAN NO.KA : MHBF3CF1CEJ000022 NOSIN :QR25005580L WARNA HITAM TAHUN 2014 STNK ATAS NAMA ENTANG FITRIANA DENGAN NOMOR BPKB : M-03363817 HILANG SERTIFIKAT SHM NO 02814/WANASARI LUAS 72 M² A/N NUGROHO HARI WINOTO D/A PERUM CITRA VILLA WANASARI BLK JB 1 NO 9 RT 03/17 WANASARI - CIBITUNG - BEKASI
PEMBERITAHUAN KEPADA BAPAK USMAN BAHRI NO PELANGGAN 10-113-17-11140 DIHARAPKAN KEHADIRANNYA UNTUK PENYELESAIAN MASALAH BPKB DI OTO MULTIARTHA CAB KARAWANG GRAND TARUMA RUKO DHARMAWANGSA 2 BLOK A NO 19 KARAWANG JL TARUMANEGARA ARTERI TOL KARAWANG BARAT TLP 0267-8631060
KERJASAMA DIBUTUHKAN PINJAMAN 10 JT UNTUK PERCETAKAN DIBERI KEUNTUNGAN 3 JT/BULAN SMS KE 0813.2589.2341
KEHILANGAN KEHILANGAN SURAT T A N D A N O M O R KENDARAAN BERMOTOR (STNK) DENGAN NOMOR REGISTRASI B 2074 KKL ATAS N A M A Y U L I A N A , A L A M AT J L KEMANDORAN TUGU PEKAYON GG H TABRIH NO.9 RT 003/022, D E S A P E K AY O N J AYA , KECAMATAN BEKASI SELATAN, MOBIL DAIHATSU AYLA, JENIS MOBIL PENUMPANG / MINIBUS.
KEHILANGAN
HILANG BPKB MOBIL PANTHER ROYAL TBR TAHUN 2001. NO POLISI: B 2134 HU. NO RANGKA: MHCTBR54FIK226242 A.N KPP P R ATA M A C I B I T U N G H U B 082167600634 (AGE) HILANG BPKB MOBIL NISAN X TRAIL NOPOL B 1478 KKA TH 2010 A/N MONICA MONA PURNAMASARI D/A JL PATRIA JAYA LLL BLOK A/44 RT 03/18 JATIRAHAYU BEKASI NOKA MHBF2CF1AAJ006577 NOSIN QR25982305A HILANG SHM NO 00715 A/N TATI BINTI RINAN LUAS 731 M2 LOKASI JL JATIREJA RT 09/05 DS JATIREJA KEC CIKARANG TIMUR KAB BEKASI
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
PENGUMUMAN Telah dibuat Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pembina “Yayasan Karina Angela”, no. 04, tanggal 31 Agustus 2019, dihadapan Dewi Halimy,SH.,M.Kn., Notaris di Karawang, dengan maksud untuk dilakukan pembubaran CV. Telah ditunjuk pengurus yayasan sebagai likuidator pembubaran dan likuidasi telah dilaksanakan sepenuhnya. Homat kami, Pengurus Yayasan.
RABU, 2 OKTOBER 2019
Semangat Baru Urang Subang
Bupati Ruhimat Sholat Istisqa Bersama Ratusan Warga Subang IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat
UNIK
SUBANG - Ratusan warga masyarakat Subang mengelar sholat istisqa (meminta turun hujan) atas kemarau panjang, di lapang Alun-alun Subang, Kemarin (1/10). Nampak hadir serta mengikuti sholat tersebut yaitu Bupati Subang H.Ruhimat, Wa k i l Bu p at i Su b a n g Agus Masykur Rosyadi, Forkopimda Subang, Ketua NU Subang, dan pegawai pemda Subang, pelajar, dan masyarakat Subang. Dalam Sholat istisqa tersebut di Imami Ketua DKM Masjid Agung sekaligus Ketua NU Subang KH.Satibi dan pembaca doa oleh Ustad Nurul Mumin. Ruhimat menjelaskan, digelarnya pelaksanaan Sholat tersebut tujuan utamanya yaitu do’a meminta hujan. “Tujuan utama digelarnya shalat istisqa ini berdoa me-
MINTA HUJAN: Pelaksanaan shalat Istisqa di Alun-alun Kota Subang.
minta hujan,” ujar Bupati Subang H.Ruhimat. Diketahui, saat ini Subang, telah dilanda kemarau panjang sejak tiga bulan lalu hingga menyebabkan kekeringan yang sangat luar biasa.
“Akibat kemarau panjang yang sangat ekstrim ini, ribuan hektar lahan pesawahan petani tak bisa t a na m, b a h k a n t e r ja d i krisis air bersih seperti di Pabuaran,Jalancagak dan Pusakanagara. Makanya
Tim Relokasi Terbentuk Pedagang Berharap Lokasi Kios Baru di Tempat Semula
Pocong Berkeliaran di Siang Hari SUBANG- Sosok pocong yang biasa dikenal serem oleh masyarakat pada umumnya terlihat berkeliaran di siang hari. Pocong ini bukan pocong yang biasa diasumsikan masyarakat sesosok hantu yang menyeramkan. Tapi pocong ini sangat lucu dan unik dipandang mata. Kedua pocong ini adalah pengamen jalanan yang biasa mangkal setiap hari di pinggir Jalan Otista Subang. Kedua pocong yang tidak ingin disebutkan namanya ini mengatakan mereka berkostum seperti ini agar terlihat unik dan bisa menghibur masyarakat. “Saya harap masyarakat tidak takut dengan asumsi pocong yang menyeramkan. Apalagi anak-anak belum juga melihat pocong sudah berasumsi takut . Nah disini kami berusaha untuk menghibur dengan menggunakan kostum pocong yang berwarna warni,” ujar salah seorang dari mereka. “ Ini adalah kreatifitas kami dan kami disini bekerja halal. Dan kami berharap semua masyarakat maupun pemerintah bisa menghargai kreatifitas kami untuk menghibur masyarakat,” pungkasnya. (fri)
SUBANG- Setelah melakukan pertemuan antara Pemkab, Muspika, dan Pemedes Desa Kalijati Timur dengan perwakilan para pedagang Pasar y a n g m e n ja d i k o r b a n kebakaran (30/9) menemukan kesepakatan bahwa tempat penampungan sementara bagi para pedagang pasar bisa dibangun di area semula di Pasar Kalijati. Ke p a l a D e sa Ka l i jat i Timur Ahadiyat Amaludin mengatakan, pembuatan tempat penampungan sementara tersebut, pihak pedagang pun telah membuat tim relokasi yang disarankan oleh Bupati Subang H. Ruhimat. Tim terdiri dari sejumlah unsur, baik itu Pemcam Kalijati, Pemerintah Desa Kalijati Timur,
RELOKASI: Para pedagang Pasar Kalijati menempati lapak-lapak sementara setelah kios mereka terbakar.
BPD, LPM, Karang Taruna, p e r w a k i l a n p e d a gang, dan pihak Dinas PUPR. Ahadiat menambahkan, tim relokasi akan merencanakan dengan teknik dari Dinas PUPR. “Intinya kami sangat berduka dengan kejadian musibah kebakaran ini. Dan kami berusaha semaksimal mungkin
agar kegiatan ekonomi masyarakat yang ada di pasar tidak berhenti . Walau mungkin ada suarasuara sumbang terhadap kami,”ungkap Kades. Mengenai pembangunan pasar kalijati, ditambahkan Kades, pihaknya belum membahas ke arah sana. “Saat ini kita fokus semua ke pasca kebakaran dulu. (fri)
kita berharap adanya hujan agar kekeringan tidak terjadi lagi,” terangnya. Bupati berharap dengan ibadah salat istisqa dapat membangkitkan semangat untuk memperbaiki diri dan meningkatkan keimanan
dan taqwa karena saat ini sedang mendapatkan ujian musibah kekeringan akibat kemarau panjang. “Mudah-mudahan niat dan doa kita hari ini cepat terkabul dan segera turun hujan” tutupnya. (tom)
Perayaan Hari Krida Pertanian Digelar di Tambakmekar SUBANG- Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri Gelar Budaya Hari Krida Pertanian 2019 dan Syukuran Bumi Desa di Kalaman Kantor Desa Tambakmekar Kecamatan Jalancagak (30/9/2019). Hari Krida Pertanian merupakan wujud apresiasi dan penghargaan kepada para petani, peternak dan pekebun, serta seluruh pelaku pertanian, yang telah bekerja keras menyediakan pangan bagi seluruh rakyat dan menghasilkan berbagai komoditas produk pertanian. Selain itu, Hari Krida Pertanian juga dimaknai sebagai momentum untuk mawas diri semua insan pertanian dan introspeksi terhadap semua kekurangan dan kesalahan, serta mengupayakan perbaikan dan peningkatan di masa mendatang. Kegiatan hari krida yang biasa di sebut juga ruwat bumi Desa Tambakmekar ini menjadi rutinitas diselenggarakan setiap tahun, selain dalam rangka hari jadi Desa
Tambakmekar juga dalam rangka syukuran masyarakat desa tambakmekar dengan hari krida pertanian 2019, bagi para petani, pedagang, petrnak dan pekebun. Seperti tahun tahun sebelumnya kegiatan ini berkat kerjasama dengan Pemdes, warga masyarakat Desa Tambakmekar, LPM, BPD, PKK, RW, RT dan Kadus juga semua elemen Desa Tambakmekar lainnya. Sesuai dengan moto Desa Tambakmekar yaitu Jembar kegiatan ruatan bumi ini mengutamakan kekompakan dan kebersamaan juga peningkatan nilai ekonomi masyarakat khususnya semua warga masyarakat Tambakmekar semakin maju. Kepala Desa Tambakmekar Dede Ruhendi mengharapkan kedepan dengan pelaksanaan kegiatan ini warga Tambakmekar semakin rukun, bersatu dan semakin bahu membahu membangun Desa demi kemajuan lingkungannya yang dipimpin oleh RT masing masing. (fri*)
RABU, 2 OKTOBER 2019
PENDIDIKAN
4
Siswa Antusias Nobar Film Sejarah KARAWANG – Banyak hal yang dilakukan dalam mempelajari sejarah ada yang lebih memilih baca buku. Namun itu tidak bagi seluruh siswa SMAN 5 Karawang antusias mempelajari dengan melakukan nonton film sejarah. Dewi Puspitasari misalnya perempuan yang baru duduk dibangku kelas 11 IPA ini mengaku lebih tertarik sejarah dengan menonton langsung. Dibandingkan harus mendengarkan guru bicara di depan kelas. Karena, bagi dia, ketika menonton alur cerita yang disampaikan dalam sejarah tersebut akan mudah diingat. “Lebih seru nonton dibanding harus dengerin guru mah,” ucapnya sambil tertawa, kemarin. Hal serupa juga disampaikan siswa lainnya, Muhammad Irfanteman mengatakan, lebih seru menonton film tersebut bersama jika harus menonton sendiri di rumah. Karena selain bisa menjalin silaturahmi dan melakukan diskusi langsung bersama teman-temannya. “Kalau nonton di rumah
Pondasi Keagamaan Penting bagi Anak
Menristekdikti Generasi Muda Mampu Mengkaji KARAWANG – Di era industri 4.0, pesantren tidak hanya menjadi pusat intelektual di bidang agama. Namun pesantren juga harus mampu melahirkan inventor yang mampu menghasilkan inovasi. Hal tersebut diungkapkan, Menristekdikti, Mohamad Nasir. “Saya berharap dari pesantren lahir generasi-generasi muda Indonesia yang tidak hanya mampu mengaji tetapi juga mengkaji, yang tidak hanya berzikir tetapi juga terus berpikir, yang tidak hanya mampu mengolah jiwa tetapi juga menguasai iptek untuk mengolah data, tidak hanya lembaga pendidikan yang menghasilkan para scholars, tetapi juga akan lahir para inventor,” ujar Menteri Nasir. Lanjut Menteri Nasir, sebagai negara dengan jumlah penganut agama Islam terbesar di dunia, lanjutnya, maka Studi Islam di Indonesia hendaknya didorong menjadi rujukan dunia. Oleh karena itu, Institusi Pendidikan Islam Indonesia harus mampu membangun ‘branding’ agar dikenal di seluruh dunia. “Cita-cita Indonesia menjadi destinasi studi Islam dunia bukan lagi sekadar mimpi. Yang terpenting adalah bagaimana setiap lembaga mampu merumuskan ‘Institutional Branding-nya’ sehingga wajah Islam Indonesia menjadi pilihan destinasi studi Islam dunia,” jelasnya. Menurut Menteri Nasir, santri agar memiliki rasa bangga menjadi seorang santri, karena ia dulu juga merupakan santri di pesantren yang sama. “Saya ini nyantri di Sarang tahun 1973-1978. Saya dulu tidak pernah membayangkan bahwa saya akan terpilih menjadi rektor, apalagi menjadi menteri seperti sekarang ini,” pungkasnya. (bbs/rie)
Peningkatan Kualitas SDM Harus Dipacu KUALITAS Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci utama untuk meraih keuntungan dari adanya bonus demografi bangsa ini. Hal itu diungkapkan Pengamat politik, Hasan Basri. “Era bonus demografi untuk bangsa Indonesia sudah di depan mata. Kualitas SDM menjadi kunci utamanya,” ujar Hasan. Hasan mengatakan, untuk mendapatkan bonus demografi, program peningkatan kualitas SDM selama 10 tahun ke depan harus dipacu. Bila kita tidak ingin kehilangan momentum yang hanya terjadi sekali ini. Lanjut Hasan, masih ada tantangan terbesar dalam menyongsong bonus demografi. Yaitu masih rendahnya kualitas SDM Indonesia, yang ditandai oleh proyeksi rata-rata lama sekolah SDM Indonesia, yakni baru mencapai 8,78 tahun (setingkat kelas 3 SMP) pada 2030. Maka, diperlukan perspektif dari seluruh pihak, untuk mengatasi problematika fundental tersebut. “Untuk itu, melalui buku ‘Milenial dan Perubahan: Menyambut Bonus Demografi’ ini diharapkan memberikan konstribusi signifikan bagi strategi penyiapan SDM Indonesia. Khususnya generasi muda,” ungkap Hasan. Menurut Hasan, mengulas berbagai permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini, seperti masalah kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan, dan skil SDM Indonesia. Juga analisis terkait perkembangan inovasi teknologi, digitalisasi, dan revolusi industri 4.0. Disertai alternatif solusi terhadap perkembangan-perkembangan tersebut. “Bonus demografi ini tentu akan membawa dampak sosial ekonomi. Salah satunya adalah menyebabkan angka ketergantungan penduduk, yaitu tingkat penduduk produktif yang menanggung penduduk nonproduktif, akan sangat rendah,” terangnya. Di sisi lain, lanjut Hasan, bonus demografi yang dimiliki tak hanya berpotensi menguntungkan Indonesia tapi juga berpotensial merugikan. Bahkan bisa menjadi ancaman serius. Bahkan bisa sangat berbahaya apabila tidak diantisipasi dan dikelola dengan benar. (bbs/rie)
di internet sendiri ngga seru mending nobar di sekolah, rame,” ungkapnya. Sementara Ketua Panitia kegiatan, Dety Yulianti yang merupakan salah satu guru SMAN 5 Karawang, menjelaskan sekolah sengaja melakukan pemutaran film sejarah tersebut di sekolah secara beramai-ramai, untuk memperingati hari kesaktian pancasila. Karena diketahui sendiri bahwa minat siswa dalam mempelajarai mata pelajaran lebih tertarik menonton, dibandingkan harus mendengarkan gurunya sendiri. “Sengaja biar lebih seru dan bisa memahami semua sejarah, alhamdulilah antusias siswa juga tinggi,” ucapnya. Meski undangan pemutaran film sejarah tersebut hanya dilakukan di masingmasing kelas. Namun antusias siswa dalam menonton film sejarah tersebut cukup tinggi. Terlihat kata dia ketika di jam jam istrahat hampir setiap ruangan kelas sekolah dipenuhi oleh siswa. “Ya bukan hanya siswa aja guru juga ikut,” akunya. (oib)
Disdik Jabar Lakukan Langkah Proaktif KO TA B A N D U N G – Terkait unjuk rasa pelajar SMA/SMK. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jabar sudah menempuh sejumlah langkah proaktif. Terdapat tiga langkah proaktif yang dilakukan Disdik Jabar. Pertama adalah menerbitkan nota dinas untuk memastikan semua peserta didik mengikuti kegiatan belajar mengajar (KBM). Disdik Jabar kemudian memerintahkan kepala sekolah dan guru untuk memantau para siswanya. “Para guru diharapka n d ap at m e mb e r i kan pemahaman dan pengertian untuk melindungi para siswa dar i provokasi pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Kepala Disdik Jabar, Dewi Sartika diruangkerjanya, kemarin. Menurut Dewi, pihaknya juga telah membangun komunikasi dan koordinasi dengan semua komunitas pendidikan. Mulai dari Kadisdik kabupaten/ kota se-Jabar, kepala sekolah, sampai jajaran kepolisian. “Kami sudah berkoordinasi dan berkerja sama dengan jajaran kepolisian untuk memberikan arahan pencegahan unjuk rasa di kalangan pelajar selain mengintensifkan perhatian terhadap kehadiran dan ke t i da kha d i ra n ya ng terko ordinasi antara sekolah dan orang tua,” jelasnya. Berdasarkan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
(Mendikbud) nomor 9 tahun 2019, menurut Dewi, kepala sekolah dan guru harus melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanganan soal ujuk rasa di kalangan pelajar. Selain mengawasi dan melindungi keamanan dan keselamatan pes e r ta didik di dalam maupun luar sekolah, kepala sekolah dan guru wajib menjalin kerja sama dengan orang tua dan wali sekolah, serta membangun komunikasi yang harmonis dengan peserta didik. “Diperlukan guru yang k reat i f d e nga n m e n erapkan berbagai model pembelajaran agar peserta didik memiliki karakter, literat dan kompetensi, berpikir kritis, kreatif, komunikatif, serta kolaboratif,” ungkap Dewi. “Apalagi, pelajar memiliki energi yang bany a k d a l a m m e m p e rlihatkan ekspresinya. Maka, kepala sekolah dan guru harus memfasilitasi gagasan-gagasan, opini, pendapat para pelajar sekaligus memberikan apresiasi kepada mereka,” imbuhnya. Dewi juga menyatakan, pihaknya sudah meluncurkan sejumlah program penguatan pendidikan karakter, seperti Jabar Masagi. Program tersebut bertujuan untuk mencetak pelajar yang berkarakter, berilmu, beriman, dan sehat jasmani dengan begitu para siswa di Jawa Barat akan lebih bijak menyikapi berbagai masalah yang terjadi di sekitarnya sehingga tidak mudah te rprovokasi oleh pihak-pihak
yang tidak bertanggung jawab “Di tingkat provinsi, terdapat Forum OSIS Jawa Barat (FOJB), Forum Pelajar Sadar Huku m ( F P S H ) s eb a ga i media peserta didik untuk berorganisasi dan berekspresi,” tuturnya. Imbauan untuk Orang Tua Merujuk pada Peraturan Mendikbud Nomor 30 Tahun 2017 tentang Pelibatan Keluarga d a l a m Pe n y e l e n g g a raan Pendidikan, Dewi mengajak orang tua/ wali peserta didik untuk sama-sama memantau keselamatan dan keamanan anaknya selama di rumah atau di luar rumah. “Dihimbau kepada orang tua agar dapat bekerja sama saling menjaga diri, menjaga pu t ra -pu t r i nya, aga r b e t u l - b e t u l m e l a ksanakan tugas masingmasing dan memastikan anaknya belajar sebagaimana mestinya,” ujarnya. Dewi mengimbau kepada orang tua untuk membangun komunikasi secara intens dengan kepala sekolah maupun guru. “Untuk memastikan anaknya mengikuti KBM sebagaimana mestinya, orang tua senantiasa intens berkomunikasi dengan pihak sekolah,” ucapnya. “Koordinasi dan tindakan pemantauan sesuai pokok komunitas pendidikan terkait, memastikan kehadiran para siswa, dan memastikan tidak ada siswa terlibat ujuk rasa yang dapat mengancam keselamatan serta keamanan anaknya,” pungkasnya. (bbs/rie)
KARAWANG – Banyak hal yang dilakukan dalam mendidik anak-anak di jaman saat ini. Selain harus m a m p u b i s a m e l aw a n kemajuan jaman, peran orangtua dan kesadaran anak-anak dalam pergaulan juga harus diperhatikan pondasi keagamaan yang harus diterapkan. Salah seorang Guru SMAN 5 Karawang, Dety Yulianti tidak pernah ada hentinya untuk terus mementingkan pendidikan anaknya untuk bekal ke depan nanti. Selain disibukan dengan pekerjaannya sebagai guru. Ia tidak pernah ada hentinya untuk memberikan pendidikan terhadap anak-anaknya di rumah. “Kalau setelah mengabdi di sekolah juga mempunyai kewajiban lainnya di rumah yaitu mengurus anak-anak dan keluarga. Memang banyak menghabiskan waktu di sekolah, tapi kita juga harus pintarpintarnya memberikan pendidikan ke anak sendiri,” katanya kepada KBE, kemarin. Misalnya kata perempuan yang sudah dikarunia 4 anak ini, setiap anak yang jauh dari pandangan orangtua, sebisa mungkin kesibukan anak juga tidak kalah padatnya dengan kesibukan orangtua. Agar mereka tidak mempunyai waktu luang untuk melakukankegiatan yang tidak diinginkan. “Kalau saya karena banyak di sekolah anak saya juga disibukan dengan kegiatan selain di sekolah. Setelah pulang sekolah,
sibukan lainnya seperti masuk bimbel dan masuk kegiatan yang disukai anak-anak misalnya olahraga kan bisa efektif juga,” tuturnya. Jangan sampai, kata dia, anak tidak mempunyai kesibukan disaat orangtuanya mempunyai pekerjaan yang tidak bisa ditinggalkan. Karena pemicu anak-anak untuk melakukan kegiatan yang tidak semestinya dilakukan itu berawal dari banyaknya waktu luang yangmerekla dapatkan. “S e h i n g g a w a j a r j i k a mereka akan melakukan kegiata apa saja yang tanpa diketahui orangtuanya untuk megisi waktu luang tersebut. Misalnya ibu, saya kerja juga di sekolah bapak juga kerja kan nah anak juga harus punya kegiatan juga di sekolah jangan sampai mereka terlihat bebas,” ungkapnya. Selain itu hal yang perlu digaris bawahi dan yang paling terpenting. Yaitu anak juga perlu diberikan pemahan tentang keagamaan yang sangat kuat, karena ketika anak mengatahui apa yang mesti dilakukannya itu benar dan salah menurut agama. Dirinya yakin tidak akan ada hal yang tidak diingikan terjadi. “Pondasi agama juga sangat kuat, minimal ketika mereka paham mereka tidak akan melakukannya yang tidak pantas mereka lakukan, karena imannya sudah kuat, pondasi agama yang paling utama juga dan peranorangtua,” terangnya. (oib)
METRO KARAWANG
RABU, 2 OKTOBER 2019
5
Dandim: Pancasila Ideologi Pemersatu Bangsa KARAWANG – Komandan Kodim (Dandim) 0604 Karawang, Letkol Inf Endang Sumardi menegaskan bahwa ideologi Pancasila adalah ideologi pemersatu bangsa. “Makna Pancasila dalam kehidupan sehari-hari di Karawang sebagai dasar penguatan karakter menuju Indonesia maju dan bahagia sesuai dengan tema upacara hari ini,” ucapnya kepada KBE, Selasa (1/10) dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila di Plaza Pemda Karawang. Dikatakan Endang, oleh karena itu maka kembali lagi kepada jati diri bangsa Indonesia bahwa Pancasila sebagai dasar perjuangan bangsa Indonesia. “Apalagi saat ini tambahnya, kondisi masyarakat Indonesia sedang tidak baik yaitu dengan ikut sana ikut sini (ambivalen) karena maraknya berita-berita hoax,” ujarnya. Lanjut Endang, jika mendapatkan informasi disaring dahulu sebelum di
KRIMINAL DP3A Segera Perkenalkan Si Pelapor KARAWANG – Untuk mempermudah penanganan kasus kekerasaan terhadap perempuan dan anak. Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Karawang akan meluncurkan aplikasi SIPELAPOR. Sekertaris DP3A Karawang, Amid Mulayana mengatakan, aplikasi SIPELAPOR untuk mempermudah masyarakat yang menjadi korban kekerasan terhadap perempuan dan anak melapor dan menangani kasus tersebut. Setelah mendapat laporan tersebut, pihaknya akan menindaklanjuti dengan cepat. “Rencananya akhir tahun 2019, aplikasi SIPELAPOR bisa dipergunakan. Aplikasi ini setelah mendapat laporan, kami langsung mendatangi korban kekerasan dengan membawa psikolog dan relawan. Karena hanya psikolog yang bisa menassement korban,” kata Amid, Selasa (1/10). Lanjut Amid, pihaknya akan terus lakukan pendampingan dan pemulihan terhadap korban kekerasan perempuran dan anak. Kalau korban tidak puas dan meminta pelaku dilaporakan ke kepolisian, pihaknya akan bantu fasilitasi. Namun sebelumnya berikan konsekuensi hukum, karena kebanyakan pelakunya merupakan orang sekitar. Seperti kasus seorang balita berusia 4 tahun, diduga menjadi korban perbuatan cabul yang dilakukan seorang kakek berinisial SW (60) di Kecamatan Batujaya Karawang, Minggu (8/9). Serta kasus pencabulan yang dilakukan DS (47) bapak kandung terhadap anaknya sendiri di Kecamatan Telukjambe Barat. (rie)
share. Apabila itu berguna untuk orang lain silahkan kirim namun jika informasi yang didapat malah menimbulkan keresahan dan membuat kerusuhan lebih baik simpan saja untuk pribadi. “Saya himbau masyarakat untuk tidak mudah termakan hoax. Mudahmudahan dihari Pancasila ini saling menumbuhkan kecintaan kepada Indonesia kepada sesama masyarakat serta menumbuhkan kesatuan agar tidak mudah terpecah belah dengan isu tidak benar atau hoax,” jelasnya. Upacara Hari Kesaktian Pancasila diikuti Bupati Karawang, Aparatur Sipil Negara (ASN ) di lingkup Pemerintah Daerah Karawang, TNI/ POLRI, para pelajar dan sejumlah organisasi kepemudaan. Bertindak sebagai inpekstur Upacara, Komandan Ko d i m ( D a n d i m ) 0 6 0 4 Karawang Letkol Inf Endang Sumardi. (gie)
DPPKB Percepat Pemenuhan Target Kampung KB KARAWANG – Masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Karawang (RPJMD) tahun 2016-2021 tinggal setahun lagi. Agar mencapai target, DPPKB Karawang melakukan upaya percepatan program kegiatannya. Salah satunya, dengan melakukan Monitoring dan Evaluasi kegiatan pada seluruh satuan pelayanan kecamatan PPKB, dengan menyebar seluruh pejabat eselon 3 dan 4 yang berjumlah 15 orang ke 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Karawang. Kepala Bidang KB DPPKB Karawang, Endang Samsul Bahri mengatakan, kegiatan Kampung KB tidak saja memanfaatkan anggaran program. Akan tetapi, harus mampu memberdayakan potensi yang ada di wilayah Kampung KB tersebut. Kata Endang, kunci keberhasilan Kampung KB adalah bagaimana mampu meningkatkan peran serta masyatakat dalam pembangunan di wilayah tersebut. “Kampung KB merupakan wadah bagi masyarakat untuk berinteraksi. Tujuannya, untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkapnya kepada KBE, kemarin (1/10). Ka mpu ng K B s eb aga i kegiatan unggulan DPPKB Karawang, lanjut Endang, merupakan amanah Nawa Cita Presiden RI
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
KAMPUNG KB : Tim Evaluasi dan Monitoring DPPKV Karawang, saat mengunjungi Kampung KB di Kecamatan Banyusari.
Joko Widodo. Program Kampung KB saat ini merupakan primadona Pemkab Karawang. Sebab, kebe r a d a a n y a m e n u a i banyak manfaat bagi peningkatan kualitas keluarga dan masyarakat. Hal ini kemudian yang mendorong Bupati Karawang, Cellica Nur-
rachadiana, mematok target semua desa memiliki Kampung KB di akhir masa jabatannya kelak. “Percepatan ini sesuai instruksi Bupati Cellica. Agar semua desa di akhir masa jabatannya, memiliki Kampung KB,” tukasnya. Kabid Dalduk dan Advokasi DPPKB Karawang,
Imam Bahanan mengatakan, di akhir bulan September 2019 kemarin. Pihaknya melakukan monitoring sekaligus evaluasi kinerja pokja Kampung KB di empat kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Banyusari, Batujaya, Rawamerta dan Jatisari. “Monitoring dan Evaluasi
ini dilakukan untuk meningkatkan kinerja Pokja Kampung KB di seluruh kecamatan se-Kabupaten Karawang. Sehingga, kegiatan di Kampung KB, mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Diberbagai bidang, sesuai delapan fungsi keluarga,” imbuhnya. (wyd)
Yayan Soroti Masalah Sampah di Karawang KARAWANG – Konsultan Lingkungan, Yayan Mulyana kembali menyoroti permasalahan sampah yang tidak kunjung selesai di Kabupaten Karawang. Seperti halnya overloadnya sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Jalupang. “Makanya harus dihitung, ada master plan tentang sampah, dan harus ketahuan sampah itu berapa sih, masih mampu ngak untuk menampung apa yang dihasilkan, kalau ngak sampah liar,” ucapnya kepada KBE, kemarin. Dikatakannya, pengelolaan sampah itu harus lebih difokuskan kepadanya sumbernya, penghasil sampahnya. Seperti rumah tangga atau industri asalnya. “Contoh di Eropa tong sampah saja itu disediakan oleh negara, kantongnya plastik ya harus bayar dan beli. Sehingga ditimbang ketahuan. Nah ini sebenarnya bisa diaplikasikan di Karawang di perkotaan. Di tokotoko pemda menyediakan bayar beli dia, kemudian ditimbang, bayar beli lagi dia, jadi nga liar nanti di tidak kemana mana,” jelasnya. Lanjutnya, hal itu bisa diterapkan dan dilakukan karena untuk kegiatan usaha. Untuk kegiatan usaha para penghasil sampah dan Pemda harus berkomitmen. “Masa untuk kegiatan usaha tapi dia tidak mau komitmen untuk melakukan hal itu,” ujarnya. Masih kata Yayan, pada diskusi tersebut dirinya telah menyampaikan bahwa di Kabupaten Karawang merupakan bagian yang sangat penting untuk dikelola secara serius karena potensi timbunan sampah yang hadir di Karawang cukup besar.
“Dari mulai kegiatan industri dan tekanan akibat penduduk. Setiap penduduk mengeluarkan sampah 2,5 liter per hari per orang. Jadi itu sebenarnya sudah bisa disesuaikan kebutuhan penyiapan armadana sperti apa, itu belum dari industrinya,” tuturnya. Dirinya memberikan usulan terutama ke Pemerintah Daerah Karawang, bahwa permasalahan sampah yang begitu besar penanganannya secara kelembagaan sebaiknya ditingkatkan. “Jadi bukan lagi sebatas bidang tapi di level dinas, itu akan lebih bagus akan lebih efektiflah. Bayangkan kalau untuk masalah sampah saja, kepala bidang harus lapor dulu sekretaris, kemudian sekretaris lapor dulu kepala dinas, itu juga kalau setuju kepala dinas kalau nga?,” ujarnya. Jadi secara lembaga ini memang tugasnya eksekutif bupati dan dewan. Nanti anggaran ya juga bisa bersinergi dengan swasta yang menjalankan program-program pemerintah kepada kegiatan- kegiatan lingkungan di Karawang. “Bersinergi sedehraha saja, bersinergi dalam bentuk CSR. Dari anggaran pembangunan bila tidak mencukupi sinergiskan dengan itu, banyak bantuan yang lain untuk membangun dari sampah. Karena sampah dihasilkan oleh mereka juga, beda dengan jalan kalau jalan itu dari pajak jelas,” tuturnya. “Solusinya sbernarya komitmen dari pemerintah dserah terkait dengan masalah keseriusan didalam pengelolaan sampah,” pungkasnya. (gie)
Pemda Serius Selesaikan Masalah Perlintasan Warungbambu KARAWANG – Pemerintah Daerah (Pemda) Karawang tetap serius permasalahan penutupan sebidang Gorowong-Warung Bambu. Hal tersebut diungkapkan, Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana melalui Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Karawang, Arief Bijaksana Maryugo. Pihaknya sudah melayangkan surat izin untuk membongkar penutupan sebidang ke PT. KAI Daop 1 Jakarta. Hal itu tertuang dalam surat nomor 55.6/1171/ Dishub/2019 tentang Permohonan Izin Membuka Pagar Perlintasan Kereta Api Jalan Suhud Hidayat. “Sambil menunggu proses izin sebidang resmi. Kita kirim ke PT. KAI karena yang menutup kemarin PT. KAI,” ujarnya, kemarin. Lanjut Arief, sementara untuk perubahan status sebidang liar menjadi sebidang resmi masih dalam tahap
proses. Sehingga, pihaknya meminta agar masyarakat khususnya pengendara untuk bersabar dan tetap taat pada aturan. Arief mengatakan, ia memastikan bahwa akan ada petugas yang berjaga di sebidang tersebut. Hal itu untuk membantu mengatur arus lalu lintas Warung Bambu. Arief mengakui bahwa dampak penutupan Warung Bambu membuat akses jalan tersendat. Sebelumnya, walaupun Pemda Karawang meminta membuka sebidang liar agar bisa dilintasi oleh pengendara dan mengurangi kemacetan panjang di Jalan Wirasaba Johar-Teluk Jambe. PT. KAI Daop 1 bersikeras menutup sebidang liar di Warung Bambu. Keputusan PT. KAI Daop 1 Jakarta untuk tetap menutup terkuak setelah pertemuan antara PT. KAI Daop 1 Jakarta dengan Pemerintah Kabupaten Karawang yang melalui Dinas Perhubungan juga hadir
jajaran Polres Karawang. Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunnisa mengatakan, pihaknya tetap menutup sebidang liar demi alasan keamanan perjalanan kereta api, juga keselamatan para pengendara yang melintasi sebidang liar di Warung Bambu. Lanjut Eva, PT. KAI Daop 1 Jakarta tidak memiliki kewenangan untuk menjadikan sebidang liar tersebut bisa dilintasi kendaraan. Karena, sebagai operator lalu lintas kereta api di Daerah Operasi 1 Jakarta, PT. KAI Daop 1 Jakarta lebih mengutamakan keselamatan dan keamanan bersama. “Kita limpahkan ke Pemkab dengan upaya-upaya untuk kepentingan bersama. Namun kita tetap utamakan keselamatan. Kita tetap menutup,” ujar Eva usai pertemuan dengan Kadishub dan Polres Karawang di Gedung Singaperbangsa Karawang lantai 2, kemarin. (bbs/rie)
6
Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis
RABU, 2 OKTOBER 2019
Honda Jazz Terbaru Segera Diluncurkan KARAWANG – Honda disebut tengah mempersiapkan Honda Jazz paling baru yang akan diperkenalkan. Ho n d a Jaz z at au Fi t (dalam penamaan global) segera diluncurkan diumumkan langsung oleh Honda. Dikutip dari Motor1, Sabtu (28/9), Honda Jazz anyar akan diungkap pada gelaran Tokyo Motor Show ke 46 dalam beberapa pekan ke depan. Soal Honda Jazz anyar sendiri sebelumnya memang sudah mencuat. Ho n d a s u d a h m e n g u j i generasi terbaru city car tersebut di jalanan sejak September 2018 silam. Hal ini terungkap dalam siaran pers Honda. “All New Fit akan datang ke pasar sebagai kendaraan yang akan memastikan kenyamanan pengendara dan membuat kehidupan sehari-hari menyenangkan,” dalam petikan siaran pers Honda. Laporan dari awal tahun
ini, Fit atau Jazz baru akan mendapatkan mesin turbocharged 1,0 liter baru yang memproduksi 125 tenaga kuda (93 kilowatt) untuk pasar Amerika Serikat (AS). Di Eropa, Fit atau Jazz hanya akan tersedia sebagai model hibrida yang akan mulai dijual pada 2020. Langkah ini merupakan bagian dari rencana Honda yang lebih besar untuk menggemparkan seluruh jajaran pasar Eropa pada pertengahan dekade berikutnya. Dalam hal desain, Fit atau Jazz baru akan memiliki bentuk yang sama dengan model yang masih dijual. Namun, tampang bagian depan akan sangat berbeda. Bagian atasnya berbentuk bulat dengan lampu depan bundar besar. Garis pintu yang menonjol mengisyaratkan kabin yang lebih luas. Selain Fit atau Jazz baru, Honda juga akan mengenalkan lini mobil andalan lainnya seperti All New Accord. Kedua mobil baru
ini akan bergabung den-
gan Honda E spek Jepang,
NSX, Freed yang disegar-
kan dan mobil mini N-
Box. (bbs/rie)
Pasar Indonesia, Audio Technica Bawa Enam Wireless PERANGKAT dari produsen asal Jepang, Audio Technica rilis enam wireless headphone ke pasar Indonesia. Diklaim mampu menghadirkan suara natural dengan mewakili lini in-ear, SR, dan ANC. Sales and Marketing Manager Audio Technica, Teng Shaokai menyebut bahwa ketiga lini headphone itu membawa kenyamanan
untuk menjawab maupun mengakhiri panggilan, termasuk mengontrol pemutaran musik pada bluetooth. “Perangkat Audio Technica terbaru ini sangat cocok digunakan bagi para business traveler,” katanya, Selasa (1/10) sore. Selain memberikan kemudahan dan melengkapi kebutuhan audio s e ha r i - ha r i , t i ga ra n g -
kaian produk baru dari Audio Technica juga disebut member ikan pili han dengan menghadirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan dan karakter dari masingmasing pengguna. Setiap produk memiliki keunggulan yang berbeda-beda, seperti seri ATHCKS5T W yang merupakan headphone dengan
desain in-ear yang cocok digunakan para pecinta mu s i k . He a d p h o n e d i maksud kabarnya dirancang menggunakan bahan dan teknologi berkualitas tinggi yang menghasilkan suara bass yang kuat. Kemudian ada seri ATHS R 3 0 B T, AT H-S R 5 0 B T, AT H-A N C 5 0 0 B T, AT HANC700BT, dan ATH-ANC900BT yang merupakan
over the ear headphone yang dilengkapi dengan teknologi active noise cancelling. Urusan kantong, lini headphone terbaru Audio Technica ditawarkan mulai harga paling murah Rp 1,2 jutaan hingga yang termahal Rp 4,4 jutaan. Sebagai Informasi, Audio Technica di Indonesia menggandeng distributor resmi PT Axindo Infotama. (bbs/rie)
ADVERTORIAL
Samsung C&T Salurkan CSR untuk Masyarakat Cilamaya Proyek Samsung Village 6 Disambut Suka Cita KARAWANG – Samsung C&T Corporation mendukung penuh, peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di Cilamaya. Melalui proyek Samsung Village 6, maincontraktor mega proyek PLTGU Jawa1 tersebut, menggelontorkan dana CSR kepada masyarakat Cilamaya yang membutuhkan. Proyek Desa Samsung itu, dibangun selama 18 bulan di 4 desa yang ada di Kecamatan Cilamaya Wetan. Diantaranya, Desa Cilamaya, Mekarmaya, Cikalong dan Tegalwaru. Sebanyak 20 unit rumah layak huni (Rulahu) dibangun bagi masyarakat yang membutuhkan di Desa Cikalong. Selain itu dibangun pula 3 unit saluran sanitasi air bersih dan 2 unit fasilitas MCK di dua desa, yaitu Desa Cikalong dan Desa Tegalwaru. CSR Samsung C&T sebagai bagian dari EPC Consorsium P T Jawa Satu Power, yang menggarap PLTGU Jawa 1, juga sampai ke sektor pendidikan. Dengan membangun Taman Kanak-Kanak (TK) Nurkahfi di Desa Cilamaya. Serta PAUD Cut Nyak Dien, di Desa Mekarmaya. “Kami berharap bahwa Proyek Desa Samsung akan membangun fondasi bagi orang-orang yang kurang beruntung untuk mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
hidup mereka. Kami akan terus terlibat dalam meningkatkan kehidupan orang-orang di sekitar kami,” ungkap Young-Man Kwon, Direktur CC1 Jawa1, kemarin, (1/10) di Desa Cikalong, Cilamaya Wetan, Karawang. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, melalui PLT Camat Cilamaya Wetan, Entoh Hendra Permana mengatakan, kehadiran Samsung C&T bersama mega proyek PLTGU Jawa-1 di Cilamaya, sudah banyak membawa perubahan ke arah yang positif. Bupati Cellica berharap, CSR dari EPC Consorsium PT Jawa
Satu Power, tidak hanya selesai sampai disini. Melainkan ada tahap atau fase berikutnya, yang bisa menyentuh masyarakat Karawang yang lebih luas. “Mewakili Bupati Karawang, saya ucapkan terima kasih kepada Samsung C&T yang telah memberikan CSR-nya, yang sangat luar biasa. Kepada masyarakat kami,” ucapnya. Sementara, Direktur PT Jawa Satu Power, Indra Tigra mengungkapkan, program CSR seperti yang dilakukan oleh PT Samsung C&T merupakan yang diharapkan oleh masyarakat.
Pasalnya, dengan program bantuan seperti ini, masyarakat bisa merasakan langsung. Dampak positif dari kehadiran EPC Consorsium dibawah PT Jawa Satu Power, yang menggarap PLTGU Jawa-1 di Desa Cilamaya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Karawang. “Kami juga akan mendorong perusahaan lain, agar membuat program bantuan semacam ini. Dengan demikian, mudah-mudahan, kehadiran PLTGU Jawa-1 di Cilamaya, bisa membawa dampak yang baik untuk masyarakat,” ungkapnya. (adv/wyd)
RABU, 2 OKTOBER 2019
SAMBUNGAN
7
Buruh Tolak Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Dua Anak SD Ikut Demo ke Senayan JAKARTA- Jajaran Polres Metro Jakarta Utara mengamankan ratusan pelajar sejak kerusuhan yang terjadi beberapa waktu di ibu kota. Aparat ternyata juga mengamankan pelajar Sekolah Dasar (SD) yang diyakini ikut melakukan aksi unjuk rasa. S e ja k S e n i n ( 3 0 / 9 ) sampai Selasa (1/10), setidaknya ada 173 orang yang sempat diamankan di Mapolres Metro Jakarta Utara. Mereka diamankan karena diduga terkait aksi demonstrasi yang berujung ricuh di sekitaran Gedung DPR/ MPR. “Yang masih di Polres 59 plus beberapa orang yang kemarin diamankan. Sebagian besar sudah dijemput. Yang kemarin masih sisa 3 orang,” ujar Kapolres Metro Jakar ta Utara Kombes Pol Budhi Herdi Susianto saat dihubungi, Selasa (1/10). Pada penangkapan itu,
polisi turut mengamankan anak SD berjumlah dua orang yang juga diyakini habis ikut demo berujung ricuh karena ditemukan bersama-sama yang lain. “Kami amankan ada dua anak SD umur 1112 tahun. Kalau yang tadi pagi mereka kan sudah aksi demo di sana, mereka sudah demo Cikampek-Sumedang dan lain-lain. Dari keterangan mereka juga s a m a. In f o r m a s i n y a mereka akan dibayar di sana setelah di sana nyari orang yang mau bayar enggak ketemu. Akhirnya mereka balik,” kata dia lagi. Dalam aksi demonstrasi tersebut, tidak semua pelajar dan mahasiswa. Ada juga pelajar gadungan yang sengaja ikut aksi karena dibayar. Salah satunya adalah RH, 22, yang mengaku sebagai sekuriti sehariharinya. Kemudian ada juga seoseorang yang
mengaku sebagai nelayan yang dibayar pula. Bahkan si nelayan yang tidak disebut namanya oleh Budhi ini ternyata adalah buron Polsek Cilincing atas kasus dugaan penganiayaan. Karena dia ada kasus di sana, maka yang bersangkutan diserahkan guna menjalani proses hukum kasusnya . “Satu orang mengaku nelayan dia mengaku dibayar juga ternyata. Dia DPO dari Polsek Cilincing kasus penganiyaan,” tutur dia. Lebih lanjut dia mengatakan memang saat mengamankan 59 orang lagi hari ini mereka juga mengaku dijanjikan sejumlah uang jika datang ke ikut aksi ke DPR/MPR. Tak jauh berbeda dengan RH, mereka dimingimingi uang sebesar Rp 40.000. Namun mereka yang kecapean tidur di depan Kejari Utara hingga kemudian diamankan dari sana. (red)
Fantastis, Anggaran .... dari halaman 1 aksanakan semua tahapan Pilkada dimulai sejak hari ini,” ucapnya. Menurutnya, dengan anggaran yang diterima KPU dari Pemkab Karawang, dirinya berharap seluruh tahapan Pilkada dapat berjalan efektif dan efesien, serta mendapat dukungan penuh berupa partisipasi dari masyarakat. “Masyarakat juga dapat berpartisipasi dalam setiap tahapan yang dilaksana-
kan oleh KPU Karawang. Kita harapakan partisipasi masyarakat termasuk juga pers untuk mensukseskan Pilkada ini,” ucapnya. Sementara Bupati Cellica Nurrachadiana mengatakan, anggaran untuk pelaksanaan Pilkada tahun 2020 mendatang mencapai Rp 97.978.495.500. “Dari jumlah anggaran tersebut ,untuk KPU sebesar 74.620.440.500 ,sementara untuk Bawaslu sebesar Rp 23.358.055.000. Saya berharap KPU dan Bawaslu
dapat gunakan anggaran itu dengan baik untuk kebutuhan Pilkada 2020 nanti,” pungkasnya. Sementara itu menanggapi besarnya anggaran Pilkada Karawang ini, banyak kalangan menyebut jumlah itu fantistis. Besar sekali, Kota Bekasi saja cuma Rp 43 M,” ujar aktivis Karawang Abdul Aziz. Menurutnya, ini adalah pekerjaan rumah bagi dewan yang baru. Harusnya bedah dulu point per point. Jangan sampai rame setelah ketuk palu. (gie)
Polisi Ciduk .... dari halaman 1 koran yang berisikan ganja dengan berat 50.55 gram. Serta 1 unit handphone diduga sebagai alat transaksi narkotika jenis ganja. “Setelah diintrogasi kemudian tersangka mengakui mendapatkan barang narkotika jenis ganja tersebut dari Amang (DPO). Setelah itu tersangka dan barang bukti dibawa ke Mapolres Karawang,” je-
lasnya. Lanjut Agus, penangkapan tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat. Karena daerahnya sering dijadikan tempat transaksi narkotika jenis ganja, setelah diselidiki petugas berhasil mengamankan tersangka beserta barang buktinya. Pihaknya kini sedang melengkapi Mindik tertib administrasi, riksa saksisaksi dan tersangka tes
urine hasilnya positif menggunakan THC. Dari hasil pemeriksaan tersangka mengedarkan ke orangorang yang dekat dan kenal dengan tersangka. “Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka di kenai pasal 114 ayat (1) Jo 111 ayat (1) UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya. (rie)
JAKARTA-Penolakan terhadap rencana pemerintah menaikkan iuran asuransi kesehatan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) terus berdatangan. Kali ini datang dari dua serikat buruh terbesar, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI). Saat ) Presiden KSPI Said Iqbal dan Presiden KSBSI Andi Ghani Nena Wea bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan Bogor. Ghani menuturkan, rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan perlu ditinjau ulang. Sebab, dengan kenaikan mencapai 100 persen, tanggungan hidup akan semakin berat. ”Sangat berpengaruh kepada buruh dan rakyat,” ujar dia saat memberikan keterangan pers. Bagi buruh, kenaikan iuran tersebut akan sangat terasa karena harus menanggung semua anggota keluarga. Terlebih buruh yang hidup di daerah dengan upah minimum regional (UMR) rendah. Sebagaimana diketahui, masih ada daerah yang
menetapkan UMR di bawah Rp 2 juta. Said Iqbal menambahkan, besarnya porsi untuk iuran BPJS setiap bulan bisa berdampak pada penurunan daya beli buruh. Karena itu, dia berharap rencana tersebut dibatalkan. Setidaknya
untuk kelas III. ”Untuk dipertimbangkan agar iuran kelas III tidak dinaikkan,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, pemerintah berencana menaikkan iuran BPJS mulai tahun depan. Kelas I naik dari Rp 80 ribu menjadi Rp 160 ribu, kelas II Rp 51 ribu
menjadi Rp 110 ribu, dan kelas III Rp 25.500 menjadi Rp 52.000. Sementara itu, Joko Widodo mengaku akan menampung semua masukan. Termasuk untuk tidak menaikkan iuran BPJS kelas III. ”Kami pertimbangkan lah,” ujarnya. (red)
Tanya Pertamina hingga Karst .... dari halaman 1 transportasinya, pekerja pembersih lingkungan, yang berkaitan dengan bidang kebersihan,” kata Anggota Komisi III DPRD Karawang, Taufik Ismail kepada KBE, kemarin (1/10). Tak hanya itu, rombongan wakil rakyat ini pun turut
mempertanyakan proses penanganan pencemaran minyak di laut utara Karawang serta soal penyelamatan ekologis karst Karawang Selatan sampai penanganan Sungai Barugbug. “Komisi III langsung mengupas dan mencari solusi dari berbagai permasalahan
tersebut,” ujarnya. Sementara itu di lokas i y a n g s a ma, Ke p a l a DLHK Karawang, Wawan Setiawan, menyampaikan pihaknya telah menindaklajuti beberapa kegiatan program kerja yang telah, sedang dan juga akan dilaksanakan dalam merespon berbagai isu lingkungan di
Kabupaten Karawang. “Kami paparkan beberapa kegiatan secara detail dan terperinci serta berbagai materi dan pokok permasalahan pada seluruh anggota Komisi III DPRD Karawang yang baru datang ke kantor hari ini, dan kami bahas bersama,” pungkasnya. (gie)
tahun. Hal itu dipastikan berdampak pada ekosistem di sepanjang aliran sungai, yang mengalami kerusakan parah. Sebelum lahir payung hukum, kata Muslim, berupa Peraturan Gubernur (Pergub) sebagai tindak lanjut proses pemulihan Sungai Cilamaya. Pihaknya mengharapkan, RK mengundang perwaki-
lan masyarakat dan aktifis lingkungan. Untuk berdiskusi bersama, membahas rancangan Pergub tersebut. “Kami juga apresiasi, ap a ya ng d i s a mp a i k a n Kang Emil. Harapan kami, beliau dapat menyampaikan secara komperhensif, terkait pencemaran yang terjadi di Sungai Cilamaya,” pungkasnya. (wyd)
Gubernur Sepakat Satgas .... dari halaman 1 yang diambil Pak RK untuk pemulihan Sungai Cilamaya. Mudah-mudahan membawa dampak positif untuk masyarakat Karawang, khususnya di Cilamaya,” ucapnya. Ta k h a n y a d a r i a n g gota DPRD Jawa Barat. B e nt u k d u ku nga n at a s putusan Gubernur Jawa
Barat, untuk membentuk satgas pemulihan Sungai Cilamaya, disambut baik kelompok Sedulur Cilamaya (SC), yang selama ini santer menggemborkan issu pencemaran Sungai Cilamaya. Pembina SC, Muslim Hafidz mengatakan, pencemaran yang terjadi di Sungai Cilamaya sudah sangat lama. Lebih dari 14
Dari Mantan Buruh hingga …. dari halaman 1 (KBE Group), Obon menyampaikan banyak terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Bekasi yang sudah memberikan amanah kepada dirinya. Sebagai pribumi, Ia memastikan akan member perhatian khusus untuk Kabupaten Bekasi. Dalam pileg 2019 ini, Obon mengaku di-
General Manager: Tohiri Alam. Deputy General Manager: Hayatullah. Pimpinan Perusahaan: Tohiri Alam. Pimpinan Redaksi: Hayatullah. Wakil Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Asisten Redaktur: Fuad Fauzi, Tomi Prayoga. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Yogie Trinanda. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Feri Kosasih. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
berikan keberuntungan bertemu dengan orangorang baik. Hal ini juga bagi Obon menunjukan bahwa politik bukan hanya milik segelintir orang yang mempunyai finansial yang kuat yang harus merogok kocek miliaran untuk pencalonan. “Selama pileg, alhamdulilah saya bertemu dengan orang-orang baik yang mau menolak politik
uang. Saya yang bukan siapa-siapa, bukan keturunan anak konglomerat bisa membuktikan bahwa politik bukan untuk orang yang punya finansial kuat,”paparnya. Dibesarkan diorganisasi bu r u h, O b o n m e nga ku akan memperjuangkan kaum buruh. “Berjuang lewat jalur legislatif bagaiaman saat ini buruh dalam pencapaian
politik terkesan tidak ada apa-apa sekarang kita tunjukan bisa,”ujarnya. Ia juga menyebut kemenangan ini berkat kerja keras para relawan yang meluangkan waktu tenaga dan materi untuk bersama -s a ma m e w u ju d k a n impian. “Bagi saya suara itu amanah dan ada keringat-keringat relawan disitu,”ujar Obon. (dim/hyt)
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
8
Semangat Baru Purwakarta
RABU, 2 OKTOBER 2019
SIDAK: Sidak Satgas Citarum Harum di pertambangan batu PT Selo Agung, Plered.
Satgas Citarum Harun Sidak Tambang Batu PURWAKARTA- Guna menormalisasi daerah aliran Sungai Citarum, Satgas Citarum Harum Sektor 13 rutin melakukan sidak ke sejumlah perusahaan. Teranyar, sidak dilakukan ke perusahaan tambang batu PT Selo Agung berlokasi di
Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Selasa (1/10/2019). Sebelum sidak ke PT Selo Agung, petugas melakukan pengecekan sekitar perusahaan dan menemuka n p enda ngka lan Sungai Cidadapan yang
KEBAKARAN HUTAN Ratusan Hektare Hutan Habis Terbakar PURWAKARTA- Tidak kurang dari 335 hektare hutan di Kabupaten Purwakarta, terbakar selama musim kemarau tahun ini. “Intensitas kebakaran hutan di Purwakarta pada musim kemarau tahun ini cukup tinggi,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana setempat Wahyu Wibisono, kepada pers. Dijelaskan, seluas 335,09 hektare yang terbakar hingga September itu terjadi dalam 150 kasus kebakaran di areal hutan milik Perhutani. Kebakaran hutan itu melanda di 15 Kecamatan, dan peristiwa terluas terjadi di Kecamatan Sukatani, yakni seluas 66 hektare, dan di wilayah Kecamatan Bungursari seluas 61 hektare. Peristiwa kebakaran hutan di wilayah Purwakarta juga telah mengakibatkan seorang warga meninggal dunia. Rasman (60) yang sedang mencari kayu bakar, meninggal setelah terkepung kobaran api, saat terjadi kebakaran hutan di wilayah Cibungur. Ia juga menyampaikan, selain kebakaran hutan, dalam kurun waktu sembilan bulan terakhir ini pihaknya juga mencatat 89 kasus kebakaran rumah penduduk di Purwakarta. Selain itu, pada musim kemarau tahun ini, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Purwakarta juga menangani daerah yang kesulitan air bersih. Krisis air bersih terjadi di 15 desa yang tersebar di 12 kecamatan sekitar Purwakarta. Selama kemarau, kata Wibisono, pihaknya telah memasok air bersih sekitar 500 ribu liter untuk 50.487 jiwa. (san*)
OLAHRAGA KONI Berburu Atlet Berbakat PU RWA K A RTA - Ke t u a Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Purwakarta, M Husni berkomitmen akan menggali potensi atau bakat-bakat atlet di wilayah ini. “Kita akan mengoptimalkan peran cabang olahraga di setiap klub, termasuk menyasar para pelajar di sekolah. Jika memiliki bakat dan minat M Husni kita dorong masuk pelatihan tingkat daerah,” ujar M Husni baru-baru ini. Kata dia, KONI Purwakarta saat ini tengah fokus melatih para atlet dayung, atletik, angkat besi dan cabang olahraga yang nanti pada saat babak kualifikasi masuk lima besar. Jika masuk lima besar akan diusahakan direkomendasikan mengikuti Porda 2022 mendatang. “Bakat-bakat kita banyak tinggal bagaimana mau menggali dan melatihnya dengan serius,” ujarnya. Selain itu, setelah dilantik M Husni memiliki target pencapaian, yaitu akan koordinasi pengurus dalam rangka merapatkan barisan, rapat kerja KONI, mencari bapak asuh setiap cabang olahraga melalui kerjasama dengan perusahaan. Hiring pendapat ke pemkab setempat dan DPRD, serta akan berkomitmen dengan seluruh cabang olahraga bagaimana prestasi olahraga Purwakarta ke depan pun akan ditempuh dalam peningkatan prestasi para atlet. “Target itu akan segera kita kerjakan dalam menorehkan prestasi para atlet,” ucap dia. Diketahui, pelantikan ketua dan pengurus KONI Purwakarta selain dihadiri pimpinan unsur muspida dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) setempat, turut hadir juga pengurus KONI Jawa Barat. Pelantikan juga dimeriahkan sejumlah penampilan cabang olahraga, salah satunya yaitu cabang olahraga karate. (san*)
diduga akibat aktivitas tambang. “Sebelum sidak kita mengecek kondisi sungai sekitar perusahaan yang mengalami pendangkalan terlebih,” ungkap Komandan Sektor 13, Kolonel Inf Nazwardi Irham melalui
Pasi Ops Sektor 13 Kapten Inf Bayu Danu Harto. Ia menyebut, saat melakukan investigasi pihaknya menemukan sebuah kubangan diperuntukan penampungan limbah pasir yang dibangun pihak perusahaan.
“Aktivitas PT Selo Agung ini akan terus kita pantau,” kata dia. Selain itu, Bayu meminta PT Selo Agung dapat berkoordinasi terkait aktivitas perusahan secara rutin. Terlebih ketika masim penghujan tiba. “Melalui komunikasi yang
baik, kami kami ingin para pelaku usaha di wilayah Sektor 13 bisa bekerja sama mewujudkan Citarum Harum,” ungkapnya. Sementara itu, pengawas lapangan PT Selo Agung, Zaeni Rahman mengklaim, selama ini pihaknya telah
berupaya mengantisipasi terjadinya kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas perusahaan. “Pembuatan kubangan ini merupakan salah satu upaya kami dalam memelihara lingkungn sekitar,” pungkasnya. (san*)
Terkait Maraknya Pelajar yang Ikut Demo
memberikan imbauan dan pengawasan terhadap para siswanya agar mencegah keberangkatan dalam melakukan aksinya ke Jakarta. “Kami mengajak semua ko mp o n e n , gu r u gu r u , kepala sekolah, orang tua, agar tetap melakuk a n p e n gaw a s a n p e m binaan terhadap anak anaknya, karena situasi politik sekarang sedang b e r u p aya m e ma n p aatkan pelajar pelajar untuk kepentingan politik, oleh karena itu mari kita tolak politisasi untuk kepentingan pihak pihak tertentu,” kata Purwanto, pada Selasa (01/10).
Keprihatinan adanya gerakan aksi para pelajar SMK ke Jakarta dirasakan salah seorang orang tua murid, Sumadi (45) salah seorang warga Perumahan Pa n o r a m a P u r w a k a r t a mengatakan, keprihatinan mendalam ekses politik sampai melibatkan pelajar, dirinya menduga ada mobilisasi para pelajar untuk bergerak ke Jakarta. Bahkan dirinya mensinyalir ada aktor intelektual dibalik semua ini alias aktor yang punya maksud kotor dengan melibatkan pelajar sebagai obyek situasi agar memanas. “Ini luar biasa sangat
memprihatinkan atas keterlibatan para pelajar dalam aksi demo ke jakarta, dan saya menilai ini otak kotor yang bermaksud buruk terhada situasi sekarang ini,” tandas Sumadi. Lebih lanjut Sumadi mengatakan, s emua guru dan orang tua harus lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak anaknya agar tidak di manpaatkan dalam kepentingan politik tertentu, bagaimanapun p e l aja r t u ga s nya b e l a jar, bagaimanapun mereka belum faham yang namanya urusan politik,” pungkasnya. (san)
Kalangan Pendidik Prihatin “… Kami mengajak semua komponen, guru guru, kepala sekolah, orang tua, agar tetap melakukan pengawasan pembinaan terhadap anak-anaknya. Karena situasi politik sekarang sedang berupaya memanpaatkan pelajar pelajar untuk kepentingan politik…” Purwanto Kadisdik Purwakarta
PURWAKARTA- Maraknya aksi demo mahasiswa yang diikuti oleh siswa pelajar setingkat SMK di berbagai wilayah yang datang ke Jakarta, menjadi keprihatinan semua lapisan masyarakat, terutama oleh kalangan guru khususnya di Kabupaten Purwakarta. Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Purwakarta, H. Purwanto menginstruksiian ke semua kepala sekolah agar
185 siswa-siswi SMP Al Muhajirin ‘Pindah’ Belajar ke DPRD PURWAKARTA– Bukan karena adanya bencana alam yang mengakibatkan sebanyak 185 siswa – siswi SMP Al Muhajirin Kampus 2 Purwakarta ‘pindah’ belajar ke DPRD Purwakarta, melainkan lantaran mereka sengaja ingin memperdalam ilmu PKN dan Bahasa Indonesia, khususnya untuk mengetahui lebih jauh tentang kinerja para anggota DPRD. “Ini adalah bagian pembelajaran siswa, jadi menggali ilmu tidak melulu di dalam kelas,” ujar Asep Saefullah, S.Ag, pimpinan rombongan murid-murid yang berkampus di Jalan Ipik Gandamanah, Purwakarta. Diterangkannya pula, para anak didiknya itu didampingi 7 guru wali kelas. Rombongan siswa tersebut diterima oleh ‘duo macan’, yakni Wakil Ketua dari Fraksi Gerindra Sri Puji Utami dan Wakil Ketua dari Fraksi PKB Hj. Neng Supartini,
ISTIMEWA
S.Ag, didampingi sejumlah pejabat sekretariat DPRD, Selasa (1/10). “Alhamdulillah, kedatangan kalian bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila tanggal 1 Oktober. Kalian adalah caloncalon pemimpin masa depan,” ujar Sri Puji Utami menyambut mereka dengan penuh semangat. Secara garis besar, Puji selanjutnya menerangkan, bahwa pimpinan DPRD baru saja melaksanakan pengucapan sumpah jabatan. Ada empat pimpi-
nan, lanjutnya, yakni Ketua H. Ahmad Sanusi dari Fraksi Golkar sebagai pemenang pemilu legislatif yang memperoleh 11 kursi. Selanjutnya, Sri Puji Utami dari Fraksi Gerindra yang memperoleh 7 kursi, Hj. Neng Supartini, S.Ag dari Fraksi PKB yang memperoleh 6 kursi dan Warseno, SE dari Fraksi PDIP yang memperoleh 5 kursi. Ia melanjutkan, seluruh jumlah fraksi di DPRD ada 7 fraksi, yakni Fraksi Golkar, Fraksi Gerindra, Fraksi PKB,
Fraksi PDIP, Fraksi PKS, ditambah dua fraksi gabungan yakni Fraksi DPN (gabungan dari partai Demokrat, PPP, dan NasDem), dan Fraksi Berani (Gabungan Partai Berkarya, PAN dan Hanura). “Partai yang minimal mendapat 4 kursi, bisa membentuk fraksi sendiri, sedangkan yang kurang dari itu pembentukan fraksinya dari gabungan dua atau tiga partai,” jelasnya. Puji juga menerangkan tentang Alat Kelengkapan Dewan (AKD), yakni Komisi, Badan Musyawarah, Badan Kehormatan, Bapemperda dan Badan Anggaran. “Jadi sesuai dengan tupoksinya ada tiga tugas DPRD, yakni budgeting atau anggaran, legislasi, dan pengawasan. Sedangkan eksekutif atau pemerintah daerah, adalah mitra kerja DPRD,” tukasnya. Dalam kesempatan yang sama, Hj. Neng Supartini juga menerangkan,
bahwa pemerintah telah mengesyahkan UU Pondok Pesantren. “Dengan adanya undang-undang tersebut, maka ke depan pendidikan di pondok pesantren juga dibantu oleh BOS atau bantuan operasional sekolah,” jelasnya, seraya menambahkan, hal itu diharapkan dapat semakin mengembangkan potensi dan kesejahteraan para santriwan dan santriwati di negeri kita. Suasana pertemuan semakin antusias dan meriah, manakala Sri Puji Utami dan Neng Supartini secara bergantian memberikan kuis berhadiah “amplop“, kepada para siswa yang bisa menjawab beberapa pertanyaan yang semula sudah diterangkan keduanya. Lucunya, pertanyaan yang cukup lama terjawab, justru tatkala Neng Supartini menanyakan alamat DPRD Purwakarta, yaitu Jl. Juanda No. 11 Jatiluhur, Purwakarta. (san)
MUI Imbau Warga Bertaubat Salat Istisqa Sudah, Hujan Belum Juga Turun
PURWAKARTA- Menghadapi kekeringan panjang masyarakat diminta lebih bersabar. Jika berbagai upaya, seperti melaksanakan salat istisqa sudah dilakukan tapi hujan belum juga turun, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Dewan Masjid Kabupaten Purwakarta mengimbau warga melakukan taubat nasuha. Hal itu dilakukan setelah masyarakat salat meminta
hujan (istisqa) namun hujan tak kunjung turun. “Ada tiga tahapan meminta hujan. Pertama, berdoa sehabis salat lima waktu, diusahakan khatib jumat memasukkan doa hujan (dalam solat Jumat), tahapan ketiga salat istisqa,” ujar Asep Jamaludin, Ketua Fatwa dan Hukum MUI Purwakarta, kepada pers, baru-baru ini. MUI juga telah membuat surat edaran agar masyarakat melaksanakan salat
istisqa berjamaah. Salat tersebut juga telah dilakukan di tingkat kabupaten oleh MUI setempat pada Jumat (27/9/2019) pekan lalu. Sementara Ketua MUI Purwakarta John Dien menilai dampak musim kemarau sudah menimbulkan bencana bagi masyarakat. Kekeringan tak hanya mengakibatkan bencana untuk sektor pertanian, tapi juga mengurangi konsumsi air
yang dibutuhkan masyarakat sehari-hari. Musim kemarau menyebabkan musim tanam padi di Kabupaten Purwakarta mundur sekitar satu bulan. Faktor cuaca juga mengakibatkan luas panen tahun ini diperkirakan berkurang hingga lebih dari 500 hektare. “Puncak pertanaman biasanya bulan NovemberDesember kemungkinan jadi Januari tahun depan. Hal
itu sesuai dengan prakiraan cuaca,” kata Kepala Dinas Pangan Pertanian Kabupaten Purwakarta, Agus Rachlan. Rencananya, proses tanam di Purwakarta akan dimulai pada pekan ketiga Oktober 2019. Namun, setelah melihat kemungkinan hujan yang akan turun pada dasarian ketiga November 2019, para petani kemungkinan melakukan tanam serentak pada akhir bulan tersebut. (san*)