Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 2 Agustus 2021

Page 1

BACA RUBRIK LAPOR NDAN BACA HALAMAN METRO EKSPRES (JABAR EKSPRES)

ANCAMAN SERIUS LIMBAH MEDIS COVID-19 YANG LAMBAN TERTANGANI KARAWANG- Di tengah ramainya kabar limbah medis (B3) covid-19 yang belum lama ini dibiarkan berserakan di salah satu sudut ruangan di RSUD, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman

PROSES SELEKSI SEKDA BEKASI BERPOTENSI DIULANG

dan Investasi Luhut B Pandjaitan meminta berbagai lembaga negara segera berkoordinasi untuk menindaklanjuti

BACA HALAMAN 3 CIKARANG EKSPRES BACA HALAMAN 2 METRO KARAWANG

HARIAN UMUM

KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA

SENIN, 2 AGUSTUS 2021

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO. ID

KARAWANGBEKASIEKSPRES_OFFICIAL

HARGA Rp3.000

Ambu Belum Diperiksa Penyidik UNIT TIPIKOR POLRES TERUS DALAMI DUGAAN KORUPSI MAJALAH DI DISKOMINFO Unit III Tipikor Polres Purwakarta masih terus mendalami dugaan kasus korupsi penyalahgunaan anggaran Majalah Sawala di Diskominfo Purwakarta. Sejumlah nama telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Namun, Bupati Purwakarta, Anne ‘Ambu’ Ratna Mustika sebagai penanggungjawab sejauh ini belum tersentuh dipanggil oleh penyidik.

Banyak Anak jadi Yatim Piatu Akibat Covid-19 KARAWANG- Bu p at i Karawang Cellica Nurrachadiana mengaku mendapat laporan banyak anak di daerahnya menjadi yatim dan atau piatu karena pandemi covid-19. Cellicia menyebut bahwa orang tua mereka sudah terlebih dahulu meninggal setelah berjuang untuk sembuh dari COVID-19. “Saya mendapatkan laporan ada ratusan anak-anak yang menjadi yatim/piatu,” tulis Cellicia di akun Ins-

tagram-nya @cellicanurrachadiana, dikutip Jumat (30/7). “Karena salah satu orang tua mereka dipanggil Allah SWT setelah berjuang melawan virus yang tak tampak mata ini. Bahkan tak sedikit di antara mereka yang menjadi yatim piatu,” lanjutnya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang sendiri berjanji bakal memberikan beasiswa kepada anak-anak yang orangtuanya mening-

Om-Om di Klari Cabuli Bocah Sejak SD Hingga Masuk SMP KARAWANG Seorang buruh harian lepas di Desa Duren, Kecamatan Klari mencabuli anak dibawah umur selama dua tahun. Dia mengiming-imingi sejumlah uang agar korban mau dicabuli dan korban tidak mengadukan perbuatannya ke orang tua. Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra melalui Kasat Reskrim, AKP Oliestha Ageng Wicaksana mengungkapkan, aksi cabul buruh harian lepas berinisial RF alias RT Oray (47) sudah berlangsung sejak kelas 5 SD. Pencabulan ini terbongkar setelah orang tua

Hari Ini, Hasil Seleksi Administrasi CPNS Diumumkan

ANNE RATNA MUSTIKA

KARAWANG- Setelah melakukan pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2021, ada baiknya pelamar melakukan persiapan untuk tahap selanjutnya. Hasil seleksi administrasi CPNS 2021 akan diumumkan pada 2-3 Agustus 2021. Bagi pelamar yang lolos seleksi administrasi, maka akan melalui tahap selanjutnya yaitu seleksi kompetensi dasar (SKD). Berikut jadwal, materi ujian, jumlah soal, waktu pengerjaan, bobot soal, nilai ambang batas, hingga metode SKD untuk seleksi CPNS 2021, setelah melalui tahapan seleksi administrasi, pelamar harus mengikuti tes selanjutnya

Pemkab Karawang Janji Siapkan Kuota Beasiswa

SOROT WHO Wanti-Wanti Indonesia JAKARTA- Gelombang kasus Covid-19 yang terjadi di Indonesia menjadi perhatian dunia internasional. Indonesia diminta tidak terburu-buru untuk melonggarkan pembatasan yang dilakukan untuk menghindari penyebaran kasus. Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun meminta pemerintah Indonesia untuk lebih waspada dalam menangani pandemi Covid-19. Dalam laporan berjudul ‘Situation Report’ disampaikan ada dua provinsi yang mengalami peningkatan di atas 50%. Dua provinsi tersebut adalah Kalimantan Utara yang

meningkat 58% dan Kalimantan Selatan 50%. Sementara di Pulau Jawa, sebagian besar mengalami penurunan infeksi kecuali di Jawa Tengah. Kemudian WHO juga menemukan tingkat angka positif atau positivity rate di Indonesia mengalami kenaikan positivity rate hampir mencapai rekor puncak yang pernah dicetak pada Desember lalu. Saat ini tingkat positivity rate di Indonesia mencapai 30,5%. “Sejak itu, bagaimanapun, proporsi positif telah meningkat dengan cepat dan mantap, mencapai dan tetap pada tingkat CT4 (insiden sangat tinggi) hingga saat ini. Pada 25 Juli, proporsi positif adalah 29,0%,” tulis laporan itu.

Jerit Warga Pesisir Minta PPKM Level 4 Tak Diperpanjang

Pengusaha Bangkrut, Nelayan Tekor Melulu Hari ini, Senin (2/8) merupakan hari terakhir penerapan PPKM Level 4 di Jawa-Bali. Masyarakat di pesisir Karawang saat ini sedang harapharap cemas. Mereka berharap, PPKM Level 4 ini tidak diperpanjang lagi oleh pemerintah pusat. WAHYUDI, KARAWANG

BAGI masyarakat di pesisir utara Karawang. PPKM ini sudah layaknya seperti ‘hantu’ yang menyeramkan. Khususnya bagi nelayan dan pelaku usaha di Desa Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya. Selama ini, mereka seperti dicekik oleh pandemi Covid-19. Padahal, Kecamatan Pakisjaya menjadi salah satu yang terendah penularannya di Kabupaten Karawang. Sejak PPKM diberlakukan pada 3 Juli 2021 hingga Kontak Redaksi: Suhlan: 081806630196, Mahesa: 082298163255. Kontak Iklan: Tohiri: 081279676016, Hayatullah: 085379686339

sekarang, mereka menjerit lantaran penghasilan mereka menukik tajam. Warga Desa Tanjungpakis seolaholah kehabisan nafas untuk bertahan hidup, ditengah himpitan ekonomi yang semakin perihatin. Salah satu tokoh masyarakat Desa Tanjungpakis, Empud mengungkapkan, sejak diterapkan PPKM Darurat hingga sekarang PPKM Level 4. Nelayan di Pakisjaya sangat sengsara. Dia mengisahkan, un-

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

WISATA PANTAI : Sejak PPKM diterapkan, Wisata Pantai Tanjungpakis, Kecamatan Pakisjaya kini sepi peminat.

tuk mencukupi kebutuhan sehari-hari saja. Tak sedikit warga desa disana yang harus banting-tulang. “Kami sangat kesulitan mencari nafkah, agar dapur di rumah tetap bisa ngebul,”

ujar Empud, Sabtu, (31/7). Empud yang memiliki usaha rumah makan di pantai Tanjungpakis, mengatakan, sejak PPKM diberlakukan, omzet rumah makannya

Email: karawangbekasiekspres@gmail.com, redaksikarawangbekasi@gmail.com


SENIN, 2 AGUSTUS 2021

METRO KARAWANG

Ambu Belum Diperiksa .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Proyek pembuatan majalah Sawala di Diskominfo Purwakarta diketahui setiap tahunnya mendapat plot anggaran yang cukup fantastis. Ambu yang berstatus sebagai Bupati Purwakarta tercantum sebagai salah satu penanggung jawab atas terbitnya Majalah Sawala yang didistribusikan di lingkungan Pemkab Purwakarta itu. Dugaan penyalahgunaan anggaran yang berujung dilakukannya penyidikan oleh Polres Purwakarta telah memanggil beberapa nama yang berkaitan dengan penerbitan dan penggunaan anggaran majalah tersebut, namun hingga

hari ini Bupati Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika sebagai penanggung jawab Majalah Sawala belum dipanggil oleh pihak penyidik. Pihak Dinas Kominfo Kabupaten Purwakarta sendiri sejau ini belum memberikan keterangan resmi terkait pemanggilan beberapa nama yang berkaitan dengan Majalah Sawala hingga saat ini. “Masih berlanjut, kan masih PPKM,” jelas salah satu penyidik singkat kepada KBE. Diketahui, pengusutan kasus ini sudah berjalan kurang lebih lima bulan terakhir oleh Unit Tipikor Polres Purwakarta. Pada

korban mengecek ponsel korban dan membaca pesan stiker dan video porno yang dikirim tersangka melalui pesan singkat. “Korban berinisial NP (14) mengaku dicabuli oleh tersangka RT Oray. Kemudian orang tua korban bertanya kepada korban, dan menjawab bahwa telah di setubuhi dan dicabuli dari kelas 5 SD sampai bulan Mei 2021,” kata Oliestha kepada KBE, Jumat (30/7/21). Menurut Oliestha, orang tua korban kemudian me-

laporkan aksi pencabulan tersebut dan tersangka langsung kita ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan. Dari hasil pemeriksaan tersangka mengakui telah melakukan pencabulan terhadap korban. “Modusnya dengan memaksa dan mengimingimingi akan memberikan uang Rp. 10 ribu kepada korban untuk melakukan persetubuhan atau perbuatan cabul,” ungkap Oliestha. Lanjut Oliestha, pihaknya telah melakukan pemerik-

bulan April lalu, kepada awak media, penyidik Unit III Tipikor Purwakarta berjanji jika pengusutan sudah komplit akan disampaikan kepada publik progress penanganan kasusnya. “Sudah bebepa orang kita panggil untuk dimintai keterangan seputar pengadaan majalah sawala, nanti kita kabarin kalau sudah komplit,” ujar penyidik. Majalah Swala sendiri merupakan majalan bulanan milik Pemkab Purwakarta yang diproduksi melalui Diskominfo Purwakarta. Setiap bulannya, majalah yang berisikan 52 halaman itu mencetak sebanyak 500 eksemplar dengan anggaran per bulannya kurang lebih Rp 30 juta. (hsn/mhs)

penanganan pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) medis covid-19 secepat mungkin mengingat limbah B3 ini sangat membahayakan. Luhut memberikan menginstruksi berbagai K/L terkait untuk dapat bersinergi dan bekerja langsung dalam menangani persoalan ini. “Kita butuh kerja cepat dan bantuan dari semua pihak, tidak ada waktu main-main, kita langsung eksekusi saja,” kata Menko Luhut saat rapat koordinasi penanganan limbah B3 medis di Jakarta “Peningkatan limbah B3 medis mencapai perkiraan 18 juta ton bulan ini, sangat membahayakan buat kita semua,” tambah Luhut. Menko Luhut juga memberikan instruksi langsung bagi Kementerian Dalam Negeri untuk membuat surat instruksi terkait pengelolaan lim-

bah B3 medis ini. Sifatnya bukan edaran, tetapi instruksi. Langkah ini agar agar permasalahan limbah ini tidak membebani masyarakat lebih dalam lagi. “Jangan sampai limbah beracun itu membuat masyarakat terkena penyakit atau bahaya lainnya,” tegasnya. Di sisi lain, mengenai limbah medis yang berserakan di RSUD Karawang, Asep Ibe menyebut p i ha k R SU D Ka rawa ng seharusnya sudah mengetahui pengelolaan limbah medis, dimana dalam amanah pengelolaannya ada aturan baku. “Sebenarnya saya pernah baca selewat, dan belum komunikasi dengan Direktur RSUD, tapi poinnya begini, karena yang namanya limbah medis, kategorinya kan limbah infeksius dan non infeksius ya. Proses pengelolaannya sebenarnya ada aturan baku ya, yang diamanahkan dalam

saan terhadap tersangka, korban dan saksi-saksi. Serta melakukan penyitaan barang bukti dan mengamankan tersangka. Untuk hasil visum terdapat luka robek dibagian kemaluan korban. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya tersangka dikenai Pasal 81 atau 82 UU RI No. 17 tahun 2016 tentang penetapan PERPPU No. 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman hukuman penjara 15 tahun. (rie/mhs)

pengelolaan limbah medis ini,” paparnya. Ke m u n g k i n a n , m a s i h dikatakan Asep Ibe, pengelolaan limbah medis tersebut dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Namun demikian seharusnya RSUD secara profesional memilah limbah medis di internalnya sendiri sebelum dilanjutkan oleh pihak ketiga. “ Kemungkinan dikerjasamakan dengan pihak ketiga, namun poinnya RSUD itu di dalam pengelolaan limbah medisnya harus secara profesional. Profesional dalam pemilahan di internal RSUD nya sendiri,” pungkasnya. Sebelumnya penemuan diduga limbah ini, videonya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Sekilas terlihat dalam video tersebut nampak bungkusan berwarna kuning berserakan, terlihat juga sepatu boot hingga sarung tangan medis bekas. (bbs/mhs)

Golkar Ingin Marjuki .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Lebih lanjut, WHO menyarankan agar Indonesia terus melanjutkan dan memperketat pembatasanpembatasan yang telah berlaku saat ini. Pihaknya juga menyebut ketaatan protokol kesehatan juga perlu ditingkatkan. “Upaya menekan penularan melalui PPKM perlu dilanjutkan dan dipercepat ... Sangat penting bagi masyarakat untuk terus berlatih menjaga jarak fisik, tangan dan pernapasan kebersihan, penggunaan masker, menghindari pengaturan keramaian, tertutup dan kontak dekat, dan memastikan ventilasi yang baik untuk membatasi penyebaran Covid-19,” pungkas laporan tersebut Kementer ian Kesehatan mencatat pada Jumat

(30/7) ada 41.168 orang kasus baru Covid-19, sehingga jumlahnya 3,372 j u t a o r a n g . Ti n g g i n y a gelombang kasus baru ini juga berimbas pada tingginya angka kematian akibat virus ini. Hari ini kasus kematian bertambah 1.759 orang, sehingga totalnya 92.311 orang. Provinsi yang menyumbang angka kematian tertinggi yakni Jawa Tengah dengan tambahan 449 orang, sehingga totalnya 19.028 orang. Jateng menjadi provinsi kedua dengan akumulasi jumlah kasus kematian terbanyak setelah Jawa Timur. Jawa Timur dengan tamba ha n ka su s ke mat ia n 381 orang, sehingga totalnya menembus 20.002 dan menjadi yang tertinggi dibandingkan provinsi

Komisi IV Tanggapi Isu Lumbah Medis RSUD KARAWANG- Ketua Komisi IV DPRD Karawang, Asep Syarifudin menanggapi dengan adanya bungkusan berwarna kuning diduga limbah medis yang ditemukan berserakan di ruang belakang RSUD Karawang. Asep Syarifudin atau biasa disapa Asep Ibe mengatakan, ada beberapa faktor terjadinya pembiaran terkait dugaan limbah medis tersebut, salah satunya Pemerintah kurang memperhatikan para tenaga kesehatan (Nakes) dan non nakes. Salah satunya belum mere-

alisasikannya Insentif kepada nakes dan non nakes, hingga berdampak pada kinerja. “Komisi 4 DPRD Karawang mendorong Pemerintah Daerah untuk secepatnya merealisasikan insentif bagi para nakes dan non nakes, dan tidak kalah pentingnya non nakes ya,” ujarnya, Kamis (29/07/21). Dikatakan dia, faktor insentif nakes dan non nakes yang belum terealisasi menghambat kinerja mereka, karena menurut Asep Ibe, resiko mereka cukup tinggi, apalagi ditengah wabah virus Corona.

lainnya. Sementara itu, kasus aktif di Indonesia pun masih tinggi sebanyak 549.343 orang yang membutuhkan perawatan baik isolasi mandiri ataupun di rumah sakit. Dalam The Covid Resilience Ranking (Peringkat Ketahanan Covid-19) yang dirilis Bloomberg yang memasukkan 53 negara dunia, termasuk Indonesia. Indonesia sayangnya berada di posisi 53 atau posisi terbelakang dari survei ini dengan nilai 40,2. RI dianggap masih berkutat dengan tingginya angka kematian, rendahnya vaksinasi, dan ketatnya tindakan penguncian. Media itu menulis bagaimana ke mat ia n t i ng g i ma si h menghantui Tanah Air. Rata-rata 1.300 orang meninggal karena Covid-19 setiap hari. (bbs/mhs)

“Kami mendengar baru dua bulan yang dicairkan, ini kan miris ya. Karena kondisi temen-temen Nakes dan non Nakes cukup beresiko tinggi,” tambahnya. Mengenai limbah medis yang diduga berserakan, Asep Ibe menyebut pihak RSUD Karawang seharusnya sudah mengetahui pengelolaan limbah medis, dimana dalam amanah pengelolaannya ada aturan baku. “Sebenarnya saya pernah baca selewat, dan belum komunikasi dengan Direktur RSUD, tapi poinnya begini, karena

yang namanya limbah medis, kategorinya kan limbah infeksius dan non infeksius ya. Proses pengelolaannya sebenarnya ada aturan baku ya, yang diamanahkan dalam pengelolaan limbah medis ini,” paparnya. Kemungkinan, masih dikatakan Asep Ibe, pengelolaan limbah medis tersebut dikerjasamakan dengan pihak ketiga. Namun demikian seharusnya RSUD secara profesional memilah limbah medis di internalnya sendiri sebelum dilanjutkan oleh pihak ketiga. (bbs/mhs)

Banyak Anak jadi Yatim .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES

ANCAMAN SERIUS LIMBAH .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES

2

PA R L E M E N TA R I A

Om-Om di Klari .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES

KARAWANG BEKASI

gal karena Covid-19. Beasiswa tersebut dimasukkan dalam program Beasiswa Karawang Cerdas yang telah diluncurkan sejak 2018. “Ini kebijakan Bupati Karawang. Jadi tahun ini akan dimasukkan kuota untuk anak-anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karawang Asep Junaedi saat dihubungi wartawan, Sabtu

(31/7). Dikatakan Aep, pendaftaran program beasiswa itu akan dilakukan kolektif bersama pihak kecamatan. Adapun syaratnya yakni, harus warga asli Karawang dengan kondisi ekonomi tidak mampu. “Saat ini kami masih mendata. Disdikpora Karawang bertugas membantu verifikasi,” kata dia. Bagi siswa SD, SMP, dan SMA tahun lalu besaran beasiswa Karawang

Cerdas sekitar Rp 1,2 juta per tahun untuk yang tidak mampu. Sedangkan untuk tingkat perguruan tinggi diperuntukkan bagi mahasiswa tidak mampu dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3,0. Besaran beasiswa sebesar Rp 12 juta per tahun. Diketahui, sejak 2018 Pemkab Karawang telah mengucurkan Rp 31 miliar untuk Beasiswa Karawang Cerdas. “Karena tahun ini ada penambahan kuota, mungkin ada penurunan

(besaran beasiswa) agar bisa dinikmati lebih banyak pelajar dan mahasiswa,” kata dia. Asep memperkirakan, program Beasiswa Karawang Cerdas akan dibuka sekitar September 2021 mendatang. Pemkab Karawang saat ini akan membuat landasan hukumnya terlebih dahulu. “Dengan beasiswa ini diharapkan anak-anak yang tidak mampu membayar biaya sekolah ataupun transport akan tertolong dan tidak drop out (DO),” ungkap Asep. (*)

mor 27 tahun 2021 tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil. Adapun waktu pengerjaan 110 soal adalah 100 menit. Khusus penyandang disabilitas, 110 soal dikerjakan dalam 130 menit. Untuk materi soal TIU dan T WK , bobot jawaban benar bernilai 5 dan salah atau tidak menjawab bernilai 0. Untuk materi soal TKP, bobot jawaban benar bernilai paling rendah satu dan nilai paling tinggi 5, serta tidak menjawab bernilai 0. Nilai kumulatif paling tinggi untuk SKD adalah 550 dengan rincian 150 untuk TWK, 175 untuk TIU, dan 225

untuk TKP. Pelaksanaan SKD CPNS 2021 nantinya menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) yang diselenggarakan BKN. CAT merupakan sistem seleksi dengan alat bantu komputer. Hanya mereka yang memenuhi standar minimal kompetensi yang dinyatakan lulus. Sebagai persiapan, peserta diperbolehkan mengikuti simulasi CAT secara mandiri. Simulasi CAT bisa diakses secara online oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Caranya, dengan mengakses laman https:// cat.bkn.go.id/simulasi. (bbs/mhs)

Hari Ini, Hasil Seleksi .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES yakni tahapan SKD. Berdasarkan Surat Kepala BKN Nomor 6201/BKS.04.01/SD/K/2021 tertanggal 19 Juli 2021, BKN menyebutkan, untuk saat ini, tahapan pelaksanaaan SKD, Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru, Seleksi Kompetensi PPPK Guru dan SKB, akan menyesuaikan dengaan kebijakan pemerintah terkait dengan pandemi Covid-19. Menurut Keputusan Menteri Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparat u r Ne g a ra d a n R e f o rmasi Birokrasi (PAN-RB)

1023/2021, materi ujian SKD CPNS 2021 terdiri atas Tes Wawasan Kebangsaan (T WK) Tes Intelegensia Umum (TIU) Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Materi-materi SKD tercantum dalam Pasal 36, 37, dan 38, Permenpan-RB Nomor 27 Tahun 2021. Pada seleksi CPNS sebelumnya, soal diberikansebanyak 90 butir. Akan tetapi, untuk tahun ini jumlah soal SKD ada 110 butir. Ada penambahan 10 soal di bidang TKP, menjadi 45 soal. Hal itu sesuai dengan Permenpan RB No-

Pengusaha Bangkrut, Nelayan Tekor .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES nyaris bangkrut lantaran tidak ada pengunjung yang datang ke lapak usahanya. “Kalau omzet turun cuman 50 persen masih mending lah, tapi ini benar-benar nyaris 100 persen omzet turun,” ucap Empud dengan mimik muka yang redup. Begitu juga pemilik usaha tambak, baik tambak udang dan ikan. Menurutnya, para pemilik tambak saat ini lagi kebingungan dengan nasib usahanya. Ditengah keterpurukan ekonomi. Para pet-

ambak justru di borgol, oleh monopoli harga tengkulak yang membuat mereka semakin tercekik. Tak jarang, para tengkulak ini berspekulasi dan membuat harga jual hasil tambak dihargai murah oleh mereka. Misalnya, jika di masa normal, harga udang dihargai Rp. 40-50 ribu, kini cuma dihargai Rp. 10 ribu per kilogram. Para tengkulak ini berkilah, jika mereka tak bisa membeli lagi hasil tambak mereka

dengan harga normal. Sebab, para pengusaha resto di pusat kota juga sudah tak mampu lagi membayar mahal. Lantaran, restoran mereka selama ini ditutup karena PPKM. “Pemilik tambak jadi bingung. Dijual enggak bisa tutup biaya operasional, enggak dijual makin rugi mereka,” tuturnya. Empud juga bilang, nasib nelangsa ini juga dialami sebagai besar nelayan di Desa Tanjungpakis. Pasalnya, selama PPKM ini, hasil tangkapan mereka tidak bisa menutupi biaya operasional

untuk melaut. “Seandainya operasional mereka habis Rp. 1 juta sekali berangkat, hasil rupiah dari tangkapannya paling cuma dihargai Rp.500 ribu, jadi mereka tekor,” kata Empud. Melihat kondisi miris tersebut, Empud pun berharap kepada pemerintah untuk mengakhiri PPKM agar geliat ekonomi di Desa Tanjungpakis kembali naik. “Sudahlah kami mohon jangan perpanjang lagi, kami sudah lelah dengan kondisi seperti ini,” harapnya. (*)


SENIN, 2 AGUSTUS 2021

HARGA Rp3.000

3

SIAP ULANG PROSES SELEKSI SEKDA JIKA DIMINTA LANGSUNG OLEH KASN

Pj Bupati Ngaku Tanya ke Pengadu BISNIS

ISTIMEWA

SEKILAS: PT Lippo Cikarang, Tbk (LPCK) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk semester pertama yang berakhir 30 Juni 2021. Dilaporkan, Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp655,1 miliar.

Lippo Cikarang Sudah Raup Pendapatan 655 Miliar KABUPATEN BEKASI- PT Lippo Cikarang, Tbk (LPCK) hari ini mengumumkan kinerja keuangan untuk semester pertama yang berakhir 30 Juni 2021. Dilaporkan, Perseroan mencatatkan total pendapatan sebesar Rp655,1 miliar. KE- METRO CIKARANG

SOROT RSUD Mulai Layani Lagi Pasien Non-Covid KARAWANG- RSUD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat kembali menerima pasien non covid-19. Setelah sebelumnya, perawatan pasien non Covid-19 dialihkan ke klinik maupun rumah sakit swasta. Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi, Sumarti, mengatakan penerimaan kembali pasien non Covid-19, setelah jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di RSUD mengalami penurunan.

CIKARANG PUSAT - Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan secara resmi melantik Herman Hanapi sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi, yang berlangsung secara virtual di Command Center Gedung Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, (Junat (31/7). Dalam acara yang dihadiri unsur Forkopimda tersebut, Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menyampaikan, pengangkatan Herman Hanapi sebagai Pj Sekda Kabupaten Bekasi, diharapkan dapat meningkatkan kelancaran roda pemerintahan serta dapat segera menuntaskan pandemi Covid-19 di Kabupaten Bekasi. “Kunci dari pengentasan Covid-19 di Kabupaten Bekasi adalah kerjasama dengan semua stakeholder. Insya Allah jika sama-sama bergerak pasti akan ada perbaikan,” ujarnya. Penjabat Sekda Kabupaten Bekasi mempunyai kewenangan yang sama dengan Sekda definitif. “Karena itu, saya harapkan tidak ada lagi kendala-kendal administratif dalam penyelenggaraan manajemen pemerintahan di Kabupaten Bekasi,” terangnya. Dani Ramdan menyebutkan, tugas pertama yang harus segera ditangani oleh Pj Sekda Kabupaten Bekasi yakni menuntaskan refocusing anggaran dengan menggeser kegiatan yang tidak prioritas untuk penanganan Covid-19. Pj Sekda juga diharapkan dapat menuntaskan proses pemilihan dan penetapan Sekretaris Daerah Definitif,

KE- METRO CIKARANG

Kalau diizinkan ambil dari tiga nama itu jika ternyata sudah benar tapi kalau memang katanya harus diulang ya saya akan ulang.” Pj Bupati Bekasi DANI RAMDAN

KE- METRO CIKARANG

ADVERTORIAL

Penghargaan Penilaian Mandiri Penyelenggaraan Reformasi Birokrasi (PMPRB)

Bappeda OPD Terbaik di Kabupaten Bekasi BADAN Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) raih penghargaan Penilaian Mandiri Penyelenggaraan Reformasi Birokrasi (PMPRB) terbaik kesatu tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tata kelola pemerintahan. Pengumuman raihan penghargaan dilakukan di Command Center Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Bekasi. S e t e l a h Bappeda, disusul posisi kedua dan ketiga ada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang dan Rumah Sakit Umum pada posisi ketiga. “Kami memiliki kontribusi langsung terhadap pencapaian nilai RB pada area keenam dari delapan area, yaitu penguatan akuntabilitas kinerja. Terlebih kita membuka masukan dan akses perbaikan pelayanan dari seluruh lapisan masyarakat menjadi. Itu menjadi trik kita dalam pelaksanaan RB di wilayah kerja OPD,” papar Dedi. Lanjutnya, ia menjelaskan, dalam peningkatan kualitas pelayanan publik yang merupakan area ke delapan pada PRB pihak Bappeda berkontribusi dalam merencanakan kebutuhan pelayanan publik berupa

SYUHUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

REFORMASI BIROKRASI: Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) raih penghargaan Penilaian Mandiri Penyelenggaraan Reformasi Birokrasi (PMPRB) terbaik kesatu tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk tata kelola pemerintahan.

alokasi anggaran. Adapun anggaran tersebut

khususnya pada perangkat daerah tertentu, sepeti Dinas

Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas

Kependudukan dan Pencatatan Sipil, serta Rumah Sakit Umum

Daerah dalam memulai kebutuhan penyusunan regulasi pelayanan, penyediaan sarana dan prasarana pelayanan publik, peningkatan sumber daya manusia dan Aparatur penyelenggara pelayanan, Selain itu, tindak lanjut pengaduan pelayanan dan inovasi dalam penyelenggaraan pelayanan publik berupa digitalisasi layanan publik dalam menghadapi pandemi covid-19 di era Dynamic Government masuk. Tak hanya itu, Dedi pun menetapkan target Indikator Kinerja Individu (IKI) pada setiap jenjang jabatan (JPT, Administrator dan Pengawas), serta pelaksana. Menurutnya, dalam menerapkan target IKI dan rencana strategi perangkat daerah pihaknya berkaloborasi dengan bagian organisasi Sekretariat Daerah juga Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Untuk mewujudkan ini semua Bappeda memberi peran tim monitoring dan evaluasi dengan mengevaluasinya setiap triwulan sekali melalui bantuan aplikasi SIMPPD (Sistem Informasi Pengendalian Pembangunan Daerah). “Kami akan terus evaluasi. Kami juga banyak berkaloborasi dengan sejumlah organisasi di perangkat daerah.” Tandas pri bermasker hitam tersebut. (adv/ yud/mhs)


METRO CIKARANG

SENIN, 2 AGUSTUS 2021

KARAWANG BEKASI

4

Bantuan Sembako Covid-19 Terus Mengalir ke Ciksel Datang dari ASN hingga Sumbangan Swasta

AL-MUJAMIL/KARAWANG BEKASI EKSPRES

BANTUAN SEMBAKO: Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan menyalurkan kurang lebih 800 paket sembako. Bantuan sembako tersebut berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi dan sumbangan pihak swasta.

CIKARANG SELATAN Pemerintah Kecamatan Cikarang Selatan (Ciksel) menyalurkan kurang lebih 800 paket sembako. Bantuan sembako tersebut berasal dari Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, yakni Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Bina Kontruksi dan Inspektorat. Selanjutnya, dari Kawasan

Ejip, Kawasan Hyundai, Kawasan MM2100, Lippo Cikarang, Jababeka, Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) serta pihak suwasta lainnya yang turut berpartisipasi. Dalam penyalurannya turut hadir Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan, di dampingi Pj Sekda, Ketua DPRD, Sekdin Dinas SDA BM-BK, Inspektorat dan para Kepala Desa se-Kecamatan Cikarang Selatan. Camat Cikarang Selatan, Agus Dahlan mengatakan, selanjutnya bantuan ini akan disaluran ke 7 desa di Kecamatan Cikarang Selatan, kemudian pihak desa

Pelaku Usaha di Lambangsarai Diguyur Pinjaman Modal TA M B U N S E L ATA N Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi mulai melaksanakan kegiatan pencairan pinjaman bergulir bagi pelaku usaha yang tidak mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) akibat terdampak pandemi. Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Desa Lambangsari itu dihadiri oleh Kepada Desa (Kades) Lambangsari, Koordinator BKM Lambangsari, Manajemen Keuangan KOTAKU klaster 1, serta 20 orang penerima manfaat dana yang terbagi dalam 4 kelompok swadaya masyarakat (KSM). Kegiatan pencairan tersebut dibagi dalam dua tahap, dan tahap dua akan diagendakan kembali. Kepala Desa Lambangsari, Pipit Haryanti mengapresiasi program tersebut dikarenakan dengan adanyan

kucuruan dana bagi pelaku usaha bisa memperkuat modal usaha dan bermanfaat sekali pada mada pandemi saat ini. “Alhamdulillah di tengahtengah pandemi Covid 19 ini BKM Desa Lambangsari bisa mengucurkan pinjaman bergulir untuk pelaku Usaha yang ada di Lambangsari, memang tidak besar tetapi insyaallah ini sangat membantu, karna ini sifatnya pinjaman maka harapan saya agar sama-sama saling menjaga dan berkomitmen untuk mengembalikan sehingga modal ini bisa terus berputar dan bisa membantu yang lain,” kata Pipit. Sementara itu, salah satu Penerima Pinjaman, Marka Wijaya mengatakan dana bergulir ini sangat membantu menambah modal bagi kami para usaha kecil di tengah pandemi. Dia mengaku, untuk bisa mendapatkan dana ekonomi bergulir, ternyata perlu perjuangan. Karena menurutnya, ha-

rus menggunakan proposal pengajuan juga. “Yang lebih menarik adalah adanya survei dari para pengurus BKM dan UPK, bahkan fasilitator juga ikut melakukan survei ke lokasi kami. Melakukan pemeriksaan terkait verifikasi data calon peminjam, serta layak tidaknya usaha yang dijalankan oleh calon peminjam. Belum lagi tanda tangannya (guna verifikasi) banyak banget,” katanya. Sementata itu, koordinator BKM Lambangsari, Desa Lambangsari Abdul Rahman berharap dengan adanya bantuan dana bergulir dari UPK ini dapat bermanfaat untuk menambah modal bagi para pelaku usaha yang belum mendapatkan BPUM, meskipun jumlahnya tidak besar. Kekompakan UPK Desa Lambangsari membuat BKM berusaha keras melakukan pembinaan dan pengarahan dalam rangka memperluas relasi di bi-

dang usaha, baik dari segi pendanaan maupun dari segi pemasaran. Di tempat yang sama, Fasilitator BKM Lambangsari, Puspita Andiyani, menjelaskan, verifikasi kelayakan calon peminjam dana ekonomi bergulir dilakukan sebagai antisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari. (han/mhs)

Alhamdulillah di tengah-tengah pandemi Covid 19 ini BKM Desa Lambangsari bisa mengucurkan pinjaman bergulir untuk pelaku Usaha yang ada di Lambangsari, memang tidak besar tetapi insyaallah ini sangat membantu, karna ini sifatnya pinjaman maka harapan saya agar sama-sama saling menjaga dan berkomitmen untuk mengembalikan sehingga modal ini bisa terus berputar dan bisa membantu yang lain,” Kepala Desa Lambangsari, PIPIT HARYANTI

yang akan menyalurkan bantuan sembako ini kepada warga yang terdampak Covid-19. “Alhamdulillah bantuan ini akan kami distribusikan ke tujuan desa di kecamatan Cikarang Selatan selanjutnya untuk dibagikan kepada warga yang terdampak Covid-19,” ungkap Agus kepada awak media. Ia juga mengatakan, pihaknya sangat berterimakasih kepada ASN Pemda Bekasi maupun pihak suwasta yang turut berperan dalam penyaluran sembako di wilayah Kecamatan Cikarang Selatan.

Di tempat yang sama, Sekretaris Dinas SDA BM-BK Ted Heraldi mengatakan, kegiatan ASN berbagi ini sebagai tindak lanjut Instruksi Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdani. Ia mengatakan, program pak Bupati ini sangat efektif dan mengena, khususnya untuk warga yang terdampak pandemi Covid-19. “Alhamdulillah hari ini kita bersama para Kabid dan Kasi menyerahkan bantuan 100 paket sembako, semoga bantuan ini bisa dipergunakan sebaiknya dan berkah untuk semuanya, serta kita semua dilindungi Allah dari Covid-19,” tungkasnya. (mil)

PBB Gandeng Polres Metro Bekasi Gelar Vaksinasi Gratis KABUPATEN BEKASI - Ribuan warga terlihat antusias mengikuti Vaksinasi Covid-19 gratis di Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pemuda Batak Bersatu (PBB) di Jalan Kalimalang, Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang PusatKabupaten Bekasi, Sabtu (31/7) pagi. Vaksinasi tahap pertama yang gelar Polres Metro Bekasi bersama Pemuda Batak Bersatu tersebut disediakan kuota untuk 1500 orang. Sejak pagi warga sudah berdatangan dan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 berlangsung hingga sore hari. Va k s i n a s i i n i d i l a k u k a n u n t u k mensukseskan program pemerintah menargetkan sejuta vaksinasi sehari di seluruh Tanah Air. Tujuannya agar herd immunity atau kekebalan kelompok segera terbentuk. Pelaksanaan vaksinasi ini berjalan dengan protokol kesehatan ketat,Seperti aturan yang ditentukan, warga yang akan menjalani vaksinasi juga harus melewati skrining. Di antaranya cek tekanan darah serta beberapa pertanyaan seputar kesehatan dari petugas. “Gerai vaksinasi presisi ini hasil kerja sama kita dengan Polres Metro Bekasi. Polres Metro Bekasi yang menyediakan

Vaksinnya. Sementara, kami menyediakan Vaksinatornya. Ini cara Pemuda Batak Bersatu ikut serta mensukseskan program vaksinasi,” kata Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB, Lambok Sihombing kepada Cikarang Ekspres. Ia menjelaskan, vaksinator yang disiapkan adalah relawan PPB yang bekerja di sebagai Tenaga Kesehatan di beberapa Instasi Kesehatan dan sebelum diterjunkan sudah mengikuti pelatihan vaksinator. “Kami menyiapkan sebanyak 24 relawan vaksinator, agar dapat melayani 1500 orang. Kami juga sudah menyiapkan ini dua minggu sebelum pelaksanaan. Saya mengajak masyarakat untuk mengikuti vaksinasi, sehingga tak perlu ragu dan takut untuk divaksin ,” ucap Lambok mengajak. Ia mengugkapkan dalam rangka mensukseskan vaksinasi dalam mempercepat penanggulangan Pandemi covid-19, pihaknya sudah melakukanya vaksinasi yang sama di berbagai daerah. Namun, yang terbanyak di Cikarang hingga 1500 Warga. “Respons masyarakat sagat luar biasa, hari ini sudah ada 1500 orang yang mendaftar untuk di vaksinasi,” tutur Lambok. (mil/mhs)

SAMBUNGAN CIKARANG EKSPRES Pj Bupati Ngaku .. dari halaman Cikarang Ekspres agar struktur dan organisasi pemerintahan dapat berjalan dengan optimal. “Dengan terpilihnya dan ditetapkannya Sekda definitif, secara simultan, setelah mendapatkan izin tertulis dari Mendagri melalui Gubernur Jawa Barat, kita akan melakukan pengisian jabatan struktural yang kosong, baik melalui promosi, maupun rotasi dan mutasi,” ujarnya. Dani Ramdan berharap, momentum pelantikan Pj Sekda Kabupaten Bekasi ini menjadi lembaran baru proses pengisian jabatan struktural yang lebih profesional, bersih dan akuntabel. “Tidak ada lagi pengisian jabatan yang tidak berdasarkan pada kompetensi, dan semua akan kita pertanggungjawaban bersama kepada publik,” tegasnya. Kemudian, Dani Ramdan juga menugaskan Herman Hanapi usai dilantik sebagai Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bekasi menyiapkan sekda definitif. “Kalau sekda definitif itu memang diprosesnya oleh Pj (Penjabat) Sekda, tugas utama Pj Sekda itu kan untuk menyiapkan sekda definitif,” katanya di Cikarang, Jumat. Dia mengatakan status penjabat sekda memiliki

peran penting bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi menyiapkan sekda definitif. “Kalau sekda definitif itu memang diprosesnya oleh Pj (Penjabat) Sekda, tugas utama Pj Sekda itu kan untuk menyiapkan sekda definitif,” katanya di Cikarang, Jumat. Dia mengatakan status penjabat sekda memiliki peran penting bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bekasi menyiapkan sekda definitif. Sebagai tim penilai kinerja aparatur sipil negara, kata dia, keduanya saling berkoordinasi menyiapkan pejabat sekda definitif dengan skema yang telah diamanahkan perundangundangan. Dani memilih mengangkat status penjabat sekretaris daerah terlebih dahulu daripada sekda definitif karena proses perizinannya yang relatif lebih mudah. “Kemendagri dan Gubernur sudah setuju tinggal dilantik saja jadi lebih gampang,” katanya. Selain itu penetapan status penjabat juga melonggarkan waktu setidaknya dalam tiga bulan ke depan agar bisa fokus kepada hal yang lebih prioritas, yakni penanganan

Lippo Cikarang Sudah .. pandemi covid-19. “Saya tidak harus terburu-buru merekatkan sekda definitif karena sudah ada penjabatnya jadi energinya bisa fokus ke program prioritas terlebih dahulu,” ucapnya. Dani jga akan memeriksa informasi terkait surat Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja sebelum meninggal dunia terkait penolakan tiga nama calon sekda definitif hasil proses pemilihan panitia seleksi sekda kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Itu saya sampai cek ke LSM yang mengaku mengadukan masalah ini kepada KASN tetapi mereka memang tidak terbuka terkait apakah pengaduan itu sudah direspons KASN. Ya sudah kalau memang mereka tidak mau buka informasi, saya yang harus cek langsung ke KASN,” katanya. D i a m e n g a ku s e d a n g mempelajari proses seleksi terbuka calon sekda definitif termasuk meminta rekomendasi KASN terkait proses seleksi yang telah dilakukan panitia seleksi. “Kan sudah ada tiga calon kandidat, tetapi karena dinilai ada permasalahan maka itu saya tanya KASN dulu. Kalau diizinkan ambil dari tiga nama itu jika ternyata sudah benar tapi kalau memang katanya harus diulang ya saya akan ulang,” tandasnya. (har)

dari halaman Cikarang Ekspres Selain itu, LPCK mencatat penjualan lahan komersial dan ruko serta kavling industri pada 1H21 senilai Rp67,1 miliar.Sementara itu, pendapatan dari rumah tinggal dan apartemen mencapai Rp398 miliar yangmemberikan kontribusi sebesar 60,8 persen dari total pendapatan. Sedangkan pendapatan dari penjualan tanah industri dan komersial sebesar Rp67,1 miliar sehingga memberikan kontribusi 10,2 persen terhadap total pendapatan. Selain itu, LPCK meraih laba kotor Rp294,9 miliar di 1H21. Termasuk laba kotor rumah tinggal dan apartemen Rp160,9 miliar yang me-

wakili 54,6 persen dari laba kotor. Perseroan juga melaporkan EBITDA untuk 1H21 sebesar Rp174,7 miliar. Dilaporkan pula, total aset LPCK meningkat ­1 ,1 persen YoY menjad­i Rp9.852,2 miliar dari Rp­9.719,6 miliar pada akhir tah­un 2020. Tetap Bergerak di Tengah Pandemi CEO PT Lippo Cikar­­ang, Rudy Ha­lim, meng­a­­t­akan, pihaknya tetap berusaha bergerak de­­­­­ng­­­an kinerja positif di teng­ ah pandemi Covid-19. “Kami telah melakukan serah terima unit Waterfront Estates secara bertahap dengan mengikuti protokol keseh­ at a n s e ca ra ke t at. K a ­ mi bangga menyelesai­ k ­a n s e r a h t e r i m a i n i di­lak­ukan tepat waktu dan

sesuai dengan komitmen kami terhadap pelanggan saat peluncuran awal pada tahun 2020,” tutur dia dalam keteranganya, Jumat (30/07/2021). Pada semester kedua, sambung Rudy, LPCK berencana meluncurkan klaster komersial dan residensial di Waterfront Estates yang akan membantu perseroan memenuhi target penjualan pemasaran. Tentang Lippo Cikarang LPCK telah menunjukan reputasinya sebagai pengembang properti daerah perkotaan dengan fasilitas berstandar internasional. Lippo Cikarang berada di atas lahan seluas 3.250 hektar di menjadi kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. LPCK telah

berhasil membangun lebih dari 17.192 rumah dan berpenduduk 55.379 jiwa. Di kawasan industri Lippo Cikarang terdapat sekitar 582.307 orang yang bekerja setiap hari di 1.399 fasilitas manufaktur. LPCK merupakan anak perusahaan PT Lippo Karawaci Tbk (“LPKR”). LPKR adalah salah satu perusahaan properti terbesar di Indonesia berdasarkan total aset dan pendapatannya dan tercatat di Bursa Efek Indonesia. LPKR didukung oleh pendapatan berulang yang solid dan didukung oleh persediaan tanah yang beragam. Bisnis LPKR terdiri dari Residential / Township, Mal Ritel, Rumah Sakit, Perhotelan, dan Manajemen Aset. (bbs/mhs)

hinggga pasien-pasien Covid-19 yang bergejala ringan langsung dikirim ke hotel untuk isolasi. “Jadi yang dirawat hanyalah pasien yang betul-betul dalam kondisi sedang dan berat,” jelasnya. Selain itu disampaikannya, ketersediaan obat-obatan dan oksigen untuk pasien Covid-19 di RSUD Kabupaten Bekasi cukup memadai. Atas kondisi ini, Sumantri

meminta masyarakat untuk terus menerapkan protokol kesehatan 5M, memakai masker, mencuci tangan sabun dengan air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas. “Jika tidak menerapkan displin yang tinggi dalam melaksanakan 5M, bisa jadi kasus Covid-19 akan tetap tinggi,” ungkapnya. (bbs/mhs)

RSUD Mulai Layani .. dari halaman Cikarang Ekspres “Yang dirawat itu kasus sedang dan berat, jadi kita saat ini ada beberapa ruangan yang kembali menerima p a s i e n n o n C ov i d - 1 9 ,” ujar Sumantri, kemarin (1/8). Sumantri menyampaikan untuk kapasitas bed atau tempat tidur pasien Covid-19 adalah sekitar 317. Dan saat ini sekitar 120

pasien Covid-19 yang tengah dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi. Padahal sebelum sempat menyentuh angka 280 pasien Covid-19 yang dirawat inap. “Sudah sangat signifikan penurunannya. Kalau kemaren sempat stag di UGD sekarang sudah engga lagi,” imbuhnya. Bahkan sebelumnya, kata Sumantri, pihaknya melakukan skrining pra UGD se-

KARAWANG BEKASI General Manager/Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Mahesa Bahagiastra. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah, Ayi Purnama Kabupaten Karawang: Agus B, Wahyudi, Hudri Amin. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro). Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Al mujamil. General Manager Online: Sulhan Pribadi. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta), Dimas A. Manager, Eko Prihastanto. Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager, Eko Prihastanto Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Noviantoro. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Yanti Intan Martya Direktur Utama: Mohamad Fauzi. SAg Direktur : Tohiri Alam KomisarisUtama: Dwi Nurmawan Komisaris: H Yanto. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres

TARIP IKLAN

Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Tohiri Alam: 081379974445, Hayatullah 085379686339 Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Iklan Baris: Rp 20.000/baris (min 4 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.


METRO BISNIS

SENIN, 2 AGUSTUS 2021

KARAWANG BEKASI

5

Komit Bantu Tangani Dampak Pandemi di Karawang

PKC Salurkan Ratusan Paket Sembako KARAWANG - PT Pupuk Kujang Cikampek (PKC) terus menunjukan komitmen dan keseriusannya dalam menangani dampak pandemi covid-19 di Kabupaten Karawang. Setelah memberikan bantuan berupa Laboratorium BSL dan alat penunjang PCR ke RSUD Karawang, kini PKC menyiapkan bantuan sosial berupa 215 paket sembako bagi warga terpapar covid-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri. Bantuan tersebut ditampung di Pemkab Karawang untuk disalurkan kepada masyarakat. VP Departemen Program Kemitraan Bina Lingkungan (PKBL) Pupuk Kujang, Agung Gustiawan mengatakan, Pupuk Kujang menyerahkan bantuan berupa ratusan paket ikan kalengan, gula dan makanan lainnya. Bantuan tersebut ditampung oleh Pemkab Karawang untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat yang sedang menjalani isoman. “Bantuan ini adalah ben-

tuk perhatian perusahaan kepada masyarakat Karawang. Di era pandemi ini, saat pasien positif terus bertambah, Pupuk Kujang terus terlibat dalam pemenuhan nutrisi, pemulihan ekonomi hingga fasilitas kesehatan untuk menanggulangi covid-19,” kata Agung Gustiawan, Jumat (30/7) di Plaza Pemda Karawang. Banjir bantuan dari PT Pupuk Kujang Cikampek diapresiasi oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaefulloh. Menurut Aep, PKC adalah perusahaan yang memiliki empati dan kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat di Kabupaten Karawang. “Kami mengapresiasi Pupuk Kujang yang sudah berempati dan paham kondisi masyarakat. Bantuan ini akan kami salurkan kepada 2.900 orang pasien covid yang sedang menjalani isolasi mandiri,” kata Aep. Aep menjelaskan, saat ini Pemkab Karawang sedang merangkul banyak pihak untuk berkolaborasi

DAFTAR NOMER TELEPON

PENTING

KEPOLISIAN NAMA

NOMOR TELEPON

Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya

0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251

PT. PLN PERSERO NAMA

NOMOR TELEPON

APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang

0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122

PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON

0267-042255, 405190

PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON

0267-402117

PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON

0267-402117

RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

KEHILANGAN TELAH HILANG BPKB MOTOR N O P O L : B 4716 K N S A N : S O F I A DWI YULIANI NO RANGKA: RP8 M 8 2 2 2 2 K V 0 11 8 0 3 N O M E S I N : M828M5058353 TELAH HILANG BPKB MOBIL M A Z D A T H 2011 N O P O L B 1419 S O X N O K A:J M6E R1032C O237231 NOSIN:L320443734 A/N ARIA TEJA SURAPUTRA TELAH HILANG BPKB MOBIL TOYOTA RUSH TH 2018 NOPOL B 1175

F I H N O K A : M H K E 8 FA 3 J J K 007889 NOSIN:2NRF693752 A/N HIMATUL HASANAH TELAH HILANG BPKB SPD MOTOR NOPOL B 3379 STP NO RANGKA: M H32B U002F3197116 N O M E S I N: 2BU197127 AN: ASIKIN

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

BANTUAN SOSIAL: PT Pupuk Kujang Cikampek saat menyerahkan bantuan ratusan paket sembako ke Pemkab Karawang.

membantu masyarakat dan pasien korona yang sedang isolasi mandiri. Pasalnya, banyak warga Karawang yang menjalani isoman. Awal bulan lalu, tambah Aep, terdapat hampir 5 ribu

pasien korona yang sedang isolasi. Seiring angka kesembuhan yang tinggi, jumlah pasien menurun hingga 2.900an orang. “Kita sedang gencar memberikan bantuan kepada

masyarakat. Selain pasien isoman, kita juga berikan kepada driver ojol, pedagang kecil, tenaga medis karena mereka perlu makanan yang baik,” ucapnya. Setelah menampung

bantuan logistik, Pemkab Karawang memastikan distribusi sembako akan dilakukan cepat dan tepat sasaran. Selain Pupuk Kujang, Pemkab Karawang juga menampung bantuan

dari perusahaan lainnya. Sebagai kota industri, kolaborasi antara perusahaan dengan pemerintah diharap bisa membantu masyarakat yang terdampak pandemi korona. (rls/Wyd/ayi)

Stabilitas Pangan Aman hingga Akhir Tahun JAKARTA - Kementerian Pertanian memastikan stabilitas pangan nasional terpantau aman dan terkendali hingga Desember 2021, terlebih di masa pandemi covid-19 dan adanya kebijakan pembatasan mobilitas “Situasi pangan di tengah pandemi saat ini harus kita pantau betul, kita pastikan masyarakat terjaga pangannya, aksesibilitas pangan

bisa terjamin,” ujar Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan Agung Hendriadi. Berdasarkan prognosa pangan, secara nasional dari 12 komoditas pangan pokok yang dipantau pemerintah, tujuh komoditas dalam kondisi yang cukup dan aman hingga Desember 2021. Komoditas pangan tersebut antara lain beras

surplus 8 juta ton, jagung 2 juta ton, bawang merah 73 ribu ton, daging ayam 425 ribu ton, cabai besar 217 ribu ton, gula pasir 989 ribu ton, dan minyak goreng 618 ribu ton. Kondisi stok pangan di setiap provinsi juga terus dilakukan pemantauan melalui aplikasi Sistem Monitoring Stok (Simonstok). Kepala Pusat Distribusi dan

Akses Pangan Badan Ketahanan Pangan Risfaheri mengatakan Simonstok ini memetakan kondisi stok pangan dan kebutuhan bahan pangan pokok di daerah. Berdasarkan laporan langsung Dinas Pangan provinsi seluruh Indonesia, neraca pangan terpantau stabil dan aman. Namun demikian terdapat beberapa daerah yang mengalami kekurangan un-

tuk komoditas tertentu. Untuk itu, Risfaheri meminta Dinas Pangan provinsi terus berkoodinasi dengan berbagai pihak terkait di wilayah masing-masing stabilitas pangan terjaga. “A n t a r p r o v i n s i a g a r berkoordinasi dan bersinergi mengingat kondisi ketersediaan pangan di masing-masing daerah berbeda,” katanya. (*)

Fajar Paper Ekspor 68 Juta Dolar AS CIKARANG - PT Fajar Surya Wisesa Tbk yang berlokasi di Cikarang, Kabupaten Bekasi, tetap fight di tengah pandemi yang masih melanda Indonesia. Perusahaan yang bergerak dalam bidang produksi kertas kemasan ini mampu mencetak nilai ekspor 68 juta dolar AS hingga semester I 2021. “Pada 2020 kami membukukan ekspor 160 juta dolar AS. Untuk 2021 kami masih berusaha untuk mencapai angka tersebut,” kata Direktur PT Fajar Surya Wisesa Tbk Yustinus Kusumah di Cikarang, Jawa Barat. Yustinus mengatakan, perusahaan yang dikenal dengan nama Fajar Paper itu masih mengoperasikan seluruh mesin produksinya yang berjumlah enam buah hingga saat ini. “Sampai saat ini, seluruh mesin kami masih bekerja, meskipun di tengah keterbatasan dan tetap harus menerapkan protokol kesehatan,” ujar Yustinus.

HILANG BPKB MBL TOYOTA KIJANG INNOVA NOPOL B 1143 FKN A/N SURTI NURHIDAYATI NOKA MHFXW42G3D2254489 NOSIN 1TR7525442 TELAH HILANG AJB NO. 490/BG/2003 ALAMAT SUMUR BATU KEC. BANTAR GEBANG KOTA BEKASI

HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 6505 F T C A/N H A S A N B A C H R I NOKA MH1JF21179K360450 NOSIN JF21E1357937

HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4156 F R Q A/N A M A LYA P U T R I Y U L I A N S YA H N O K A M H 1 J M 3124JKO76055 NOSIN JM31E2072291

TELAH HILANG SHM NOMOR 279/ S E G E R A J AYA ATA S N A M A B U D I SURYANA, LUAS 24.460 M2. DESA SEGARAJAYA, KEC TARUMA JAYA KAB. BEKASI. HUBUNGI BP ASMAWI. NO HP 085772394407

HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4065 FMB A/N SITI NURONIAH NOKA MH1JFU126HKO64158 NOSIN JFU1E2080634 TELAH HILANG BPKB NOPOL B 4447 T K N N O R A N G K A: M H1J FP121GK277356 NOMESIN: JFP1E2276262 AN: YUSMAN

ISTIMEWA

TETAP FIGHT: PT Fajar Surya Wisesa Tbk tetap fight di tengah pandemi dengan mampu mencetak nilai ekspor 68 juta dolar AS hingga semester I 2021.

Yustinus menjelaskan, industri kertasnya saat ini masih menggunakan sekitar 50 persen bahan baku kertas dalam negeri, dan 50 persen bahan baku kertas impor. Perusahaan, lanjut dia, pada dasarnya menginginkan untuk lebih

banyak menggunakan bahan baku kertas dalam negeri, namun pasokannya masih belum mencukupi. “Kami juga memberikan insentif, atau kami membeli bahan baku kertas daur ulang dengan harga yang

tinggi, dengan harapan, semakin banyak yang memproduksi bahan baku kertas daur ulang ini, mengingat bahan baku adalah hal yang paling penting dalam proses produksi,” ujar Yustinus. Yustinus menambahkan,

perusahaan bahkan memberikan bantuan alat press untuk pengepul kertas daur ulang kecil maupun besar, di mana mesin tersebut dapat dibeli dengan cara menyicilnya hingga lunas. (bbs/ayi)

TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N ENCOH BINTI MILEM LUAS 525 M S H M N O M O R 0 1 3 2 7 ALAMAT KMP, CINYOSOG RT 003/002 D S B U R A N G K E N G, K E C A M ATA N SETU, KABUPATEN BEKASI

DENGAN LUAS 148 M2 JIKA MENEMUKAN HUBUNGI : 081311625312.

BEKASI DENGAN LUAS TANAH : 8.633 (DELAPAN RIBU ENAM RATUS TIGA PULUH TIGA METER PERSEGI), HAK MILIK NOMOR 00451/JAYASAMPURNA, NOMOR INDUK BIDANG : 10.05.15.05.00559, NOMOR SURAT

UKUR : 10.05.15.05.00559/1997, NOMOR SERI SERTIFIKAT : AJ 965209. HUB BP. AGUS HP : 0855-1701-026

TELAH HILANG BPKB MOBIL NOPOL B 2312 K O Z A N : M A R I A N A M A NURUNG NO RANGKA: MK2NCXTARIJ005305 NO MESIN: 4A91JA5081 TELAH HILANG : AKTA JUAL BELI NOMER : 364/JB-CBT/X/2014 AN. AMAT YANI BERALAMAT KP. UTAN RT 004/008, KELURAHAN WANASARI, CIBITUNG. TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N MUHI BIN KALIM SHM NO 02872, LUAS 464 METER,ALAMAT KP CINYOSOG RT 004 RW 003, DESA BURANGKENG, KECAMATAN SETU, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT

TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPELAUTAN YANG DILAKSANAKAN OLEH BALAI BESAR PENDIDIKAN, PENYEGARAN DAN PENINGKATAN ILMU PELAYARAN (BP3IP) ATAS NAMA JIMMI KUNDRAAT DI DAERAH TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA. KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH. ATAS NAMA : HOTIB BIN OLON, KP. LEUNGSIR RT. 03/02, DESA JAYASAMPURNA KEC. SERANG BARU-KAB.

KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO


METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP

SENIN, 2 AGUSTUS 2021

KEBANGGAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI

HARGA Rp3.000

6

13.912 Anak Terpapar Covid-19 Terkonfirmasi Terbanyak di Usia 16-19 Tahun KOTA BEKASI – Sebanyak 13.912 kasus anakanak di Kota Bekasi diketahui terpapar Covid-19. Data diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi hingga Juli 2021. Dari jumlah tersebut berdasarkan data terdapat 3.137 pada anak usia 0-5 tahun, 3.011 pada anak usia 6-10 tahun, 3.813 pada anak usia 11-15 tahun, 3.951 pada anak usia 16-19 tahun. Data tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2020 dan sudah 20,6 persen anakanak yang terpapar Covid-19 hingga Juli 2021.

Pada kasus Covid-19 di Tahun 2020 menunjukan peningkatan kasus yang menajam hingga Desember 2020 tercatat 3051 kasus Covid-19 pada anak atau hanya 2.2 % Sedangkan pada awal tahun 2021 sampai akhir Juli 2021 sudah tercatat 10.855 (7,9%) kasus dari populasi anak, dengan jumlah populasi anak usia 0-15 tahun sebesar 136.332 jiwa pada data 2021. Tentunya peningkatan ini 4 kali lebih besar dari tahun 2020 Meskipun kasus Covid-19 pada bayi baru lahir jarang ditemukan, namun berdasarkan catatan di RSUD CAM sebagai rujukan PONEK mencatat dari 199 kasus ibu melahirkan dengan konfirmasi PCR positif

Data Anak Terpapar Covid-19 Usia 0-5 Tahun

3.137 Anak

Usia 6-10 Tahun 3.011 Anak Usia 11-15 Tahun 3.813 Anak Usia 16-19 Tahun 3.951 Anak

Istimewa

DATA TERKONFIRMASI : Dinas Kesehatan Kota Bekasi mencatat ribuan anak terkonfirmasi terpapar covid-19 hingga Juli 2021.

pada bulan Juni dan Juli 2021 menunjukan jumlah bayi 18 kasus (9%) dengan Covid-19 dirawat di ruang perinatologi RSUD CAM Kota Bekasi.

Sementara, untuk menekan angka penyebaran yang semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana akan melaksanakan

vaksin anak pada Agustus mendatang. Siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat akan didahulukan menjadi penerima vaksin.

Pada pemberitaan sebelumnya, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, dalam waktu dekat Kemenkes akan mengirim vaksin AstraZeneca untuk Kota Bekasi. “Insya Allah, kalau saya dapat AstraZeneca besok, katanya sudah jalan, bahkan sudah ada di Bandung, saya mau untuk vaksin anakanak Kota Bekasi,” ujar Wali Kota Bekasi Pemerintah Kota Bekasi

terus berupaya dalam memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Bekasi. Tidak henti-hentinya pemerintah mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Selain itu, Pemerintah Kota Bekasi juga meningkatkan kebutuhan fasilitas kesehatan, dan mendistribusikan obat-obatan bagi masyarakat yang terpapar Covid-19. (bbs/rie)

SELEB

ISTIMEWA

PEMAKAMAN : Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi mencatat 4.241 warga Kota Bekasi meninggal akibat Covid-19 selama 1,5 tahun.

Selama 1,5 Tahun, 4.241 Meninggal Akibat Korona

Outfit Nagita Slavina Bikin Geleng-geleng Kepala GAYA busana istri Raffi Ahmad, Nagita Slavina menjadi sorotan publik. Yang terbaru, bikin gelenggeleng kepala. Nagita Slavina tampil simpel tapi ternyata harganya terbilang fantastis, yakni mencapai Rp1 miliar lebih. Akun Instagram @fashion_nagitaslavina mengunggah Istri Raffi Ahmad itu mengenakan mini dress warna hijau motif polkadot. Mini dress itu berdasarkan laman Editorialist dibanderol USD1.720 atau setara rp24,9 juta. Ibu satu anak itu juga menenteng tas Hermes Birkin 25 berbahan kulit buaya yang sengaja tidak dipamerkan dibanderol USD78.265 atau setara 1,1 miliar. Sedangkan alas kaki, ia memakai mid heels putih brand ternama Gucci seharga USD1.100 atau setara Rp14,6 juta. Untuk masker, ia memakai Pro Mask seharga Rp128 ribu. Penampilan simpel Nagita jika ditotal mencapai Rp1.179.928.000, tentu saja harga fantastis outfit itu membuat syok warganet. “Harganya simpel tapi harganya wooooww gak simple,” ungkaps salah satu netizen. (fin/rie)

KOTA BEKASI – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi mencatat 4.241 warga Kota Bekasi meninggal akibat Covid-19 selama 1,5 tahun. “Warga meninggal akibat Covid-19 sebanyak 4.241 jenazah di Kota Bekasi dimakamkan dengan protokol Covid-19. Umumnya lansia,”

kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Bekasi, Jumhana Lutfi. Jumhana mengatakan, total pemakaman protokol Covid-19 mulai Maret 2020 sampai dengan tanggal 29 Juli 2021 sebanyak 4.241 Jenazah. Jumlah tersebut merupakan akumulasi sejak Maret 2020 hingga Kamis, 29

Juli 2021 dari surat keterangan kematian dari RSUD Bekasi dan swasta. Menurut Jumhana, pada Kamis (29/7) lalu, terdapat sebanyak 38 jenazah yang dimakamkan dengan protokol Covid-19. Rinciannya, sebanyak 3 jenazah positif Covid-19 dan 35 jenazah p e n y a k i t m e n u l a r, p e -

n y a k i t k h u s u s, s u s p e k covid-19 dan probable Covid-19. “Dengan status laki-laki 10 orang berusia 41-60 tahun dan 8 orang berusia di atas 60 tahun. Untuk perempuan, 11 orang usia 41-60 tahun dan 9 orang berusia di atas 60 tahun,” ungkap Jumhana. Jumhana menjelaskan.

dari jumlah tersebut terdapat sebanyak 12 orang dirawat di RSUD Bekasi, RS tipe D dan UPTD Puskesmas. Sebanyak 26 orang lainnya berasal dari rumah sakit swasta yang ada di Kota Bekasi. “Pemakaman protokol covid-19 tanggal 29 Juli 2021 sebanyak 38 jenazah,” pungkas Jumhana. (bbs/rie)

Lapak dan Gudang Rongsokan Hangus Terbakar KOTA BEKASI – Lapak dan gudang rongsokan di Jalan Profesor Muhammad Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur hangus terbakar. Selain kebakaran yang terjadi lapak rongsokan, api juga menyambar ke kios pedagang yang terletak di sebelahnya. Material rongsokan yang terbuat dari kayu menyebabkan api cepat merambat. Kebakaran semakin membesar dan terus merembet ke bangunan lainnya di sebabkan, angin yang berhembus kencang di lokasi kejadian. Puluhan mobil pemadam kebakaran yang berasal dari wilayah Kota Bekasi di terjunkan ke lokasi, untuk menjinakkan api yang terus membesar. Kini, para warga masih membantu petugas untum memadamkan api. Beberapa dari mereka yang rumahnya terletak di dekat lokasi, juga berupaya mengevakuasi barangbarang berharga. Sampai saat ini petugas pemadam kebakaran Kota Bekasi, terus berjibaku untuk menjinakkan api yang terus berkobar. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. “Iya betul, tim dari mako

sudah di lokasi,” ujar Kadisdamkar Kota Bekasi, Aceng Solahudin. Sementara itu, salah satu pemilik gudang ikan yang ikut terbakar, Dwi Haryanto mengatakan, dirinya merasa kaget saat dihubungi karyawannya bahwa gudang miliknya ikut terbakar. Sebab saat itu dirinya sedang ada urusan. “Kami kebetulan yang punya gudang ini memang kebetulan sedang ada acara urusan keluar. Tiba-tiba ada karyawan saya menelfon bahwa gudang milik saya terbakar,” ungkapnya. Menurut ia, menurut karyawannya pusat titik api bukan dari gudang miliknya. Melainkan, dari tempat lain yang mudah terbakar jadi langsung menjalar ke gudangnya. “Tetapi posisi titik api bukan ada di gudang kami. Kebetulan dari arah sana (rongsokan), gudang kami kan di sini adanya,” jelasnya. Lanjut dia, ia belum mengetahui berapa kerugian yang ditaksir dari kejadian kebakaran tersebut. Ketika nanti api sudah padam dan keadaan sudah kondusif ia bersama karyawannya akan langsung mengecek kerugian yang dialami. (bbs/rie)

ISTIMEWA

PERCEPATAN : Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Aloysius Suprijadi dan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm. Iwan Aprianto S.I.P sambut kedatangan Kapolri Jendral Polisi L. Sigit Prabowo di Universitas Bhayangkara Kota Bekasi, Sabtu (31/07).

Kapolri Tinjau Vaksinasi di Kota Bekasi KOTA BEKASI – Kapolri Jendral Polisi L. Sigit Prabowo meninjau jalannya vaksinasi yang diselenggarakan oleh Kampus Bhayangkara, sebanyak 1100 vaksin yang siap didistribusikan kepada mahasiswa dan warga masyarakat sekitar. Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto bersama Kapolres Metro Bekasi Kota Kombespol Aloysius Suprijadi dan Dandim 0507/Bekasi Kolonel Arm. Iwan Aprianto S.I.P sambut kedatangan Kapolri Jendral Polisi L. Sigit Prabowo di Universitas Bhayangkara Kota Bekasi, Sabtu (31/7). Kegiatan vaksinasi tersebut berjalan dengan lancar dengan dibantu personil dari pihak TNI Polri sebagai upaya perketatan pengamanan jalannya acara vak-

sinasi tersebut. Usai peninjauan vaksinasi di Kampus Bhayangkara, Wakil Wali Kota Bekasi bersama Kapolres Metro Bekasi Kota lanjut melakukan peninjauan vaksinasi yang berada di Sekolah Muhammadiyah Kelurahan Bekasi Jaya Kecamatan Bekasi Timur. Vaksinasi tersebut diselenggarakan oleh Polres Metro Bekasi Kota yang bersinergi dengan elemenelemen masyarakat dalam rangka akselerasi vaksinasi menuju Indonesia sehat. “Kita akan terus bersinergi dengan elemen-elemen masyarakat, karena untuk akselerasi program vaksinasi ini, kita membutuhkan sinergisitas dari elemen-elemen masyarakat juga,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota. Wakil Wali Kota Bekasi

Dr. Tri Adhianto juga turut sampaikan apresiasi kepada semua unsur elemen yang terlibat, TNI-Polri, Forkopimda, tenaga kesehatan, Pegawai Pemerintahan, pengurs RT, RW, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan ormasormas yang turut terlibat dalam program akselerasi serbuan vaksin menuju Indonesia sehat. “Terima kasih dan apresiasi saya ucapkan untuk semua elemen yang terlibat dalam program akselerasi percepatan vaksinasi menuju Indonesia sehat,” ungkap Tri. Tri berharap minimal 70% warga Kota Bekasi sudah melakukan vaksinasi sebanyak 2 kali, dengan harapan, tidak ada lagi korban jiwa yang meninggal akibat wabah Covid-19. (bbs/rie)


SENIN, 2 AGUSTUS 2021

PENDIDIKAN & OLAHRAGA

KKN UBP Mampu Kembangkan Potensi Desa Kutamaneuh KARAWANG – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) online yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang di Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru dinilai masyarakat dan pemerintah desa setempat banyak memberikan manfaat. Salah satunya membantu perkembangan UMKM yang merupakan bagian dari potensi yang dimiliki desa. “Kehadiran 16 mahasiswa UBP yang dipandu Ibu Dexi Triadinda, SE., MM (dosen pembimbing lapangan) banyak membantu kemajuan di desa kami, salah satunya berkembangnya UMKM yang dikelola warga. Misalnya UMKM keripik pisang saat ini bisa memiliki lebel dan juga jangkauan pemasarannya jadi lebih luas dengan adanya bantuan promosi yang dilakukan mahasiswa melalui media sosial. Begitu juga dengan UMKM anyaman bambu,” ujar Kepala Desa Kutamaneuh, H. Adang Esan. Selain itu, kata Adang, adanya sosialisasi protokol kesehatan yang dilakukan mahasiswa, ditambah dengan sumbangan masker dan hand sanitizer menjadikan upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Desa Kutamaneuh lebih terbantu. Ia yakin semua itu bisa memaksimalkan upaya pencegahan terlebih di Desa Kutamaneuh telah dilaksanakan vaksinisasi sebanyak dua kali bagi

KARAWANG BEKASI

7

Unsika Jadi ‘Pilot Project’ Program PBK Tangkal Kejahatan Narkotika, Terorisme, dan Korupsi di Lingkungan Kampus

ISTIMWA

POTENSI DESA: Mahasiswa UBP dinilai masyarakat dan pemerintah desa Kutamaneuh mampu membantu perkembangan potensi yang dimiliki desa.

masyarakat usia 18 hingga lansia. “Semua ini sangat membantu Pemerintah Desa Kutamaneuh yang tengah berupaya menekan angka penularan covid-19 dan medorong warga yang menjadi wirausahawan tetap bisa bertahan di tengah pandemi. Kehadiran mahasiswa juga menjadikan data profil desa kami ter-update,” ucapnya. Lebih lanjut Adang menjelaskan, Desa Kutamaneuh merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Karawang selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta di sebelah timur, Kabupaten Cianjur dan Desa Cintalaksana di selatan, Desa Kutalanggeng di barat, dan Kecamatan Ciampel di utara. Adapun jumlah penduduk desa yaitu 4.573 jiwa. “Masyarakat Kutamaneuh mayoritas adalah

CONTACT PERSON: - 0821 1258 7177 - 0857 8290 3338

petani. Mulai dari menanam padi, turubuk, pisang, dan kayu sengon. Oleh karena itu, untuk pengembangan potensi desa selanjutnya kami akan lebih memfokuskan pada infrastruktur. Yaitu memperhatikan jalanan yang belum diperbiaiki agar memudahkan warga desa dalam melakukan aktivitas, seperti mengirimkan sayuran turubuk dan lainnya,” katanya. Seperti diketahui, dalam KKN yang berlangsung sepanjang Juli dan mengusung tema ‘Sinergi Membangkitkan Ekonomi Kerakyatan di Era New Normal’, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang mengelola kegiatan KKN UBP Karawang telah menyiapkan laman kkn. ubpkarawang.ac.id sebagai sarana informasi dan akses terkait kegiatan KKN. (ayi)

KARAWANG - Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) ditunjuk Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Karawang sebagai pilot project atau proyek percontohan kampus yang menerapkan program Pembangunan Berwawasan Kebangsaan (PBK) di Kabupaten Karawang. Program PBK ini merupakan garapan bersama antara Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara nasional. Fokus program PBK sendiri yaitu menangkal kejahatan narkotika, terorisme, dan korupsi di lingkungan perguruan tinggi. “Kami menunjuk Unsika menjadi pilot project bagi kampus-kampus lain di Karawang. Pembangunan Berwawasan Kebangsaan akan diterapkan oleh mahasiswa dan mahasiswi untuk menangkal penyalahgunaan dan peredaran narkotika, paham radikalisme, serta anti-korupsi melalui mata kuliah atau kegiatan

ISTIMEWA

SOROT: Unsika ditunjuk sebagai pilot project atau proyek percontohan kampus yang menerapkan program Pembangunan Berwawasan Kebangsaan (PBK) di Kabupaten Karawang.

lainnya,” ujar Kepala BNN Kabupaten Karawang, Dea Rhinofa, belum lama ini. Rektor Unsika, Prof Sri Mulyani menyambut baik penunjukan Unsika menjadi pilot project program PBK. Dikatakannya, Unsika akan menerapkan pemahaman Pembangunan Berwawasan Kebangsaan ini dalam mata kuliah wajib kurikulum (MKWK). “Unsika siap menjadi pilot project dan siap mengimplementasikan MKWK berbasis Pembangunan Berwawasan Kebangsaan, dalam menangkal kejahatan narkotika, korupsi dan terorisme,” kata Prof Sri.

Prof Sri berharap, ditunjuknya Unsika sebagai pilot project kampus BPK. Akan menjadikan Unsika sebagai kampus yang bersih dari narkotika, paham radikalisme, dan korupsi. Dengan pengembangan pendidikan berkarakter yang sesuai dengan kurikulum Unsika. Sehingga dapat memperbaiki etika mahasiswa. Baik secara vertikal (kepada Tuhan) maupun secara horizontal (sesama manusia). Wawasan kebangsaan, Pancasila, dan agama merupakan hal yang memang ingin ditanamkan oleh Rektor

di Unsika. Sehingga hal ini selaras dengan keinginan BNNK Karawang yang ingin menjadikan Unsika sebagai kampus pilot project PBK. “Dalam upaya menciptakan lingkungan kampus bersih narkoba, Unsika dan BNN juga sepakat membuat kerja sama pemanfaatan Klinik Unsika sebagai sentra tes narkoba, baik untuk civitas Unsika maupun pihak luar yang ingin melakukan tes urin narkoba,” ucap Rektor yang menjabat juga sebagai Ketua Forum Perguruan Tinggi Anti Narkoba Karawang (Fortika). (wyd/ayi)


KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP

METRO PURWAKARTA 8 SEMANGAT BARU PURWAKARTA

SENIN, 2 AGUSTUS 2021

SOROT Pesta Miras Oplosan, Dua Pemuda Plered Tewas PURWAKARTA – Diduga seusai pesta minuman keras oplosan, seorang pemuda asal Desa Plered, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta tewas. Diktehui, korban meninggal dunia berinisial IT (23), sementara RF (20) masih kritis dan korban lainnya berinisial R (26), D (35) dan DN (29) berangsur membaik setelah mendapat perawatan. Kapolsek Plered, Kompol Winarsa menjelaskan kasus ini terungkap setelah menerima laporan ada seorang warga meninggal dunia. “Berdasarkan keterangan beberapa saksi tercatat ada lima warga yang diduga minuman keras oplosan,” ucap Winarso, pada Minggu (1/8) Mereka mencampur air putih mentah dengan suplemen, sirup dan minuman keras. Minuman alkohol itu diperoleh atau dibeli di Bekasi. Setelah mengkonsumi mereka mengalami pusing, mual dan muntal-muntah kemudian dilarikan ke rumah sakit guna mendapat penangan medis. “Dari 5 orang itu 2 dibawa ke rumah sakit, 3 korban lain tidak mau dibawa ke rumah sakit, 2 dari 3 korban kondisi membaik namun tadi malam 1 korban berinisial RF kondisinya memburuk dan dilarikan ke Rumah Sakit Siloam,” tutur Kapolsek Plered. Winarsa menyebut pesta minuman keras oplosan yang dilakukan para pemuda itu terjadi pada Rabu malam kemarin. Pihaknya menerima laporan Sabtu kemarin kemudian cek ke lokasi. “Semua korban masih satu kampung, bahkan katanya masih ada ikatan saudara,” ujar dia. Selain itu, di juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan minuman keras, karena berbahaya untuk kesehatan juga ketertiban umum. “Selain berbahaya buat kesehatan, minuman keras dinilai sangat rentan memicu kejahatan yang berujung tindak kriminalitas seperti, pemerkosaan dan kejahatan. Terlebih bila dikonsumsi oleh remaja berusia dibawah 21 tahun,” pungkas Winarsa. (san/rie)

SEKILAS

ISTIMEWA

SOROT: Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika menilai harusnya Kabupaten Purwakarta sudah ke luar dari zona merah covid-19. Ia pun protes kepada Pemprov Jabar.

Zona Merah, Pemkab Protes Ketidaksinkronan Data Daerah dan Provinsi Istimewa

EVAKUASI : Petugas DPKPB Kabupaten Purwakarta evakuasi tiga ekor hewan reptil ular jenis Malayopyton Reticulatus atau sanca kembang di Kampung Cimuntuk Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta.

Petugas DPKPB Evakuasi Tiga Sanca Kembang PURWAKARTA – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Purwakarta berhasil evakuasi tiga ekor hewan reptil ular jenis Malayopyton Reticulatus atau sanca kembang. Reptil ular itu ditemukan di Kampung Cimuntuk Desa Sukatani, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta dalam kurun waktu selama dua hari sebanyak tiga ekor. Petugas Resque pemadam kebakaran Purwakarta Mochamad Asar Rizal mengatakan, dua ekor ular yang kembali ditemukan berhasil di evakuasi pada Kamis (29/7) kemarin sekitar pukul 12.00 WIB. “Jadi hari kedua kita menuju lokasi, melihat tandatanda yang kemarin allhamdulilah kita menemukan jejak dari kotoran ular tersebut dan langsung menemukan ular sanca kembang kembali,” ucap pria yang akrab disapa Abah Rizal itu saat ditemui di Kantor DPKPB Kabupaten Purwakarta, Jumat, (30/7). Dijelaskannya, dari penemuan ular jenis sanca kembang ini berat atau ukurannya sama seperti penemuan ular yang awal, yaitu sepanjang tiga meter setengah dengan ukuran sebesar betis orang dewasa. “Awalnya satu ekor dulu yang kami temukan dengan ukurannya sama persis kaya yang ditemukan pertama,” ujarnya. Abah Rizal menambahkan, awalnya memang menduga bahwa keberadaan dari hewan reptil tersebut berjumlah lebih dari satu ekor, setelah di telusuri ternyata memang benar bahwa ular sanca kembang tersebut lebih dari satu ekor. Sementara untuk saat ini, sambung dia, total petugas sudah mengevakuasi tiga ekor hewan reptil ular tersebut dengan ukuran yang sama. “Setelah mendapati satu ekor kita melanjutkan pencarian karena di duga sejak awal itu lebih dari satu ekor,” ungkap Abah Rizal. Sementara itu, dalam pencarian tersebut petugas juga menemukan telur ular yang total sebanyak 61 butir telur yang saat ini sudah diamankan oleh petugas pemadam kebakaran Kabupaten Purwakarta. Seperti diberitakan sebelumnya, Rabu, (26/7) lalu petugas mendapati laporan dari masyarakat dengan ditemukannya ular disaat salah seorang warga disaat itu sedang mengambil air di sumur siuk yang tidak jauh dari tempat penemuan ular. (san/rie)

PURWAKARTA – Kabupaten Pur wakarta yang masih menjadi zona merah penyebaran Covid-19. Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, sepertinya ada selisih waktu pelaporan, harusnya itu terjadi pada tanggal 5 Juli 2021 evaluasinya. “Sepertinya ada selisih waktu pelaporan, harusn-

ya itu terjadi pada tanggal 5 Juli 2021 evaluasinya. Tapi, mungkin laporan t a n g ga l 5 Ju l i i t u b a r u sampai ke pusat saat ini,” kata Ambu Anne kepada wartawan, Sabtu (31/7). Wanita yang akrab disapa Ambu Anne, ketidaksinkronan data tak hanya dialami daerahnya tapi juga terjadi di banyak daerah lainnya di Jawa Barat. Misalnya, di Kota Bekasi, Kabupaten Sukabumi dan daerah lainnya.

“Mereka katanya akan melayangkan surat protes kepada Satgas COVID-19 pusat. Kalau kami (Pemerintah Kabupaten Purwakarta) mah menerima saja, yang penting acuan kami adalah data harian daerah yang lebih update,” ungkap Anne. Anne menuturkan, Purwakarta menjadi zona merah memang disesalkan namun tidak dihiraukan. Anne mengaku lebih memfokuskan kinerja Satgas COVID-19 daerahnya un-

tuk menangani pandemik dan dampaknya terhadap masyarakat saat ini. “Saya memakai prinsip tarik ulur. Kalau lajunya (penularan COVID-19) tinggi di Purwakarta, kami akan perketat protokol kesehatan ke seluruh sektor. Kalau hari ini sudah turun, masyarakat juga responsif dan bisa diajak kerja sama, supaya ekonomi tidak terdampak luas, kita adakan relaksasi,” jelas Anne. Satgas COVID-19 Purwa-

karta mengakui tingkat kematian pasien COVID-19 di daerahnya masih cukup tinggi. Data mencatatkan persentasenya mencapai 3,35 persen atau di atas ratarata Jawa Barat sebanyak 1,51 persen. “Seperti disebutkan bupati tadi, setiap hari di Purwakarta rata-rata ada lima orang yang meninggal (karena COVID-19),” ungkap Ketua Harian Satgas COVID-19 Purwakarta, Iyus Permana. (san/rie)

Emil Targetkan 33 Juta Warga Jabar Divaksin PURWAKARTA – Jumalah capaian Vaksinasi Covid-19 di Jawa Barat sudah mencapai 5 juta penduduk dari 33 juta penduduk atau dipresentase kan 17 persen. Hal tersebut diungkapkan Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (31/7). “Vaksinasi Covid-19 di Jabar sekitar 5 juta terhadap 33 juta penduduk, itu presentase yang bisa kita selesaikan sesuai jumlah vaksin yang diberikan pamerintah pusat,” ucap Kang Emil, sapaan Gubernur Jabar. D i j e l a s ka n nya, u ntu k Provinsi Jawa Barat sendiri dalam menjalani vaksinasi Covid-19 merupakan suatu tantangan yang dimana total 50 juta penduduk Jawa Barat. Namun untuk cakupan Vaksin dari pemerintah pusat sendiri sudah habis. “Jawa Barat memang punya tantangan, karena jumlahnya 50 juta sementara vaksinnya sudah kita habiskan yang dari pemerintah pusat,” ucap Kang Emil.

Hasan Kobra/Karawang Bekasi Ekspres

PENCEGAHAN : Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat meninjau pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (31/7).

Sementara itu, Gubernur Jabar menyebutkan bahwa pekan depan di awal bulan Agustus ketersediaan vaksin. Sudah dapat dikirimkan oleh pemerintah pusat ke pemerintah Provinsi Jawa

Barat dan sudah dapat disalurkan kepada masyatakat. “Minggu depan hadir vaksin lagi guna menaikan presentase vaksin di Jawa Barat,” tutur Kang Emil. Ia menambahkan, vaksi-

nasi menjadi kunci dalam mencapai kekuatan atau kekebalan kelompok di tengah masyarakat di Jawa Barat sudah menjalani Vaksinasi Covid-19. “Mudah-mudahan akhir

tahun sesuai target kasus menurun tidak banyak PPKM skala kota lagi dan vaksinasi bisa mencapai target Jawa Barat yang memang paling tinggi targetnya,” pungkasnya. (san/rie)

Diimingi-imingi Ponsel, Pria Tega Cabuli Adik Ipar PURWAKARTA – Entah apa yang ada dalam pikiran pria yang sudah beristri ini. Memiliki istri, tak menjadikan pemuda 29 tahun tak melirik perempuan lain. Bejatnya, seorang pria berinisial FBD di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, mencabuli adik iparnya yang masih duduk di bangku kelas enam Sekolah Dasar (SD). Pelaku mengiming-imingi sejumlah uang dan juga handphone kepada korban yang berusia 11 tahun itu. Korban lalu dicabuli. Per-

buatan pelaku dilakukan hingga dua kali lebih. Kapolres Pur wakar ta, AKBP Ali Wardana melalui Kanit Pelindung Perempuan dan Anak (PPA), Aiptu Agus Permana mengatakan, perbuatan yang dilakukan pelaku dilaporkan oleh mertuanya yang juga merupakan orang tua korban ke polisi. Polisi lalu melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap FBD di rumahnya, di Gang Sukarata bawah, Kelurahan Cipaisan, Kabupaten Purwakarta.

“Awal mula kejadian itu terungkap lantaran korban sering mengeluhkan sakit di bagian pada kemaluannya dan menceritakan kepada orang tuanya kalau korban sering disetubuhi pelaku. Lalu orang tua korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Polres bang,” ujar Agus kepada wartawan, Jumat (30/7). Dijelaskannya, saat dilakukan pemeriksaan pelaku mengakui perbuatan bejadnya tersebut dilakukan lebih dari dua kali. “Korban sebelum disetubuhi

dijanjikan akan dib er i handphone dan uang oleh pelaku. Pelaku mengakui telah melakukan perbuatan tersebut dari tahun 2019,” jelasnya. Pelaku dipersangkakan dengan Pasal Pasal 81 ayat 2 jo 76d subs Pasal 82 ayat 1 jo 76e dari UU No 17 tahun 2016 tentang penetapan Perpu no 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. “Pelaku diancam hukuman diatas 15 tahun penjara,” pungkasnya. (san/rie)

ISTIMEWA

PEMERIKSAAN : Anggota Unit Pelindung Perempuan dan Anak (PPA) Polres Purwakarta sedang memeriksan pria yang mencabuli adik iparnya yang masih duduk di bangku kelas enam Sekolah Dasar (SD).


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 2 Agustus 2021 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu