Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 29 Maret 2021

Page 1

HARIAN UMUM

KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA

SENIN, 29 MARET 2021

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO. ID

MENKES DEG-DEGAN STOK DOSIS VAKSIN MENIPIS JAKARTA- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi masyarakat yang sudah bersedia untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19. Meski begitu ia mengakui, program vaksinasi cenderung berjalan lambat sebab me-

DALAM TIGA BUKAN, KEPOLISIAN RESOR KARAWANG MENGUNGKAP ADA 10 KASUS KEKERASAN DAN TINDAKAN ASUSILA DI KARAWANG. SEBAGIAN MENGAKIBATKAN KORBAN KEHILANGAN NYAWA. Daftar tersangka: AE, 23 tahun. Warga Cengkong, Purwasari JS, 62 tahun. Warga Pedes MA, 16 tahun. Warga Mekarjaya, Rawamerta IN, 24 tahun. Warga Nagasari, Karawang Barat FDH, 21 tahun. Warga Duren, Klari RS, 49 tahun. Warga Pasirtalaga, Telagasari AS, 40 tahun. Warga Sukamurni, Karawang Wetan TH. Warga Palumbonsari, Karawang TimuR SY, 56 tahun. Warga Pedes TW, 64 tahun., Warga Kotabaru

HARGA Rp3.000

KARAWANGBEKASIEKSPRES_OFFICIAL

MELIHAT GALERI UMKM YANG PAMERKAN 874 PRODUK UNGGULAN KARAWANG

mang terbatasnya kesediaan vaksin. Khusus untuk vaksin Sinovac, Menkes Budi menyebutkan jumlah stoknya hingga April hanya tersedia 7 juta dosis.

BACA HALAMAN 6 METRO BEKASI

BACA HALAMAN 2 METRO KARAWANG

ADA UANG UTAK-ATIK TATA RUANG? PUSAT PASTIKAN BANDARA, HUTAN KARAWANG TERANCAM JADI KORBAN

KARAWANG- Perubahaa n t at a r u a n g jau h jauh memang diprediksi oleh pelbagai elemen masyarakat bakal kental muatan kepentingan banyak orang dan korporasi besar. Khususunya pelaku usaha

kelas kakap yang punya kantong atau ceruk bisnis di Karawang yang sebelumnya terkendala oleh zonasi tata ruang, sehingga p ro g re s p e mb a ng u na n bisnisnya terganjal. Kini, tiba-tiba muncul dugaan adanya aliran

uang sebesar 10 ribu dollar Singapura plus uang Rp 200 juta rupiah kepada oknum pejabat Karawang yang berkaitan dengan pengubahan tata ruang. “ Kok hebat banget pengusaha begitu pentingnya

BEGAL PAYUDARA MASIH ‘GENTAYANGAN’

Maling Celana Dalam di Telukjambe Tertangkap K A R AWA N G - Kepergok mencuri celana dalam wanita yang sedang di jemur di depan kontrakan. Seorang karyawan cathering diamankan warga Dusun Babakan Tengah, Desa Puserjaya, Kecamatan Telukjambe Timur, Ka-

bupaten Karawang, Sabtu (27/3) pukul 22.30 wib. “Pelaku berinisial CH (24) warga Kampung Kedongdong, Desa Sukra, Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu. CH merupakan karyawan cathering ,” kata Kapolsek Telukjambe Timur, Kompol Oesman

melalui Kanit Reskrim, Iptu Wasikin kepada KBE, Minggu (28/3). Wasikin mengatakan, pelaku CH masuk ke teras kontrakan dan mengambil empat potong celana dalam (CD) yang sedang di jemur di depan kontrakan milik A (40) ibu rumah tangga.

Mudik Dilarang, Pengusaha Transportasi Kena Prank JAKARTA- Pemerintah telah memutuskan larangan mudik lebaran 2021. Pengalaman lonjakan kasus corona usai libur panjang menjadi penyebab utama larangan mudik yang telah diterapkan sejak lebaran 2020. Keputusan itu diambil usai rapat koordinasi antara Menteri PMK Muhadjir Effendy dengan Menaker Ida Fauziyah, Mensos Tri Rismaharini, dan Wamenag Zainut Tauhid. Muhadjir menyebut larangan mudik berlaku pada 6-17 Mei 2021. “Ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” kata Muhadjir dalam konferensi

INSENTIF GURU NGAJI Kuota Penerima Tak Bertambah KARAWANG- Kepala Bagian Kesra Setda Karawang, Matin Abdul Rajak memastikan, jika tahun 2021 ini tidak akan ada kenaikan kuota

ISTIMEWA

SOROT: Pemerintah telah memutuskan larangan mudik lebaran 2021. Pengalaman lonjakan kasus corona usai libur panjang menjadi penyebab utama larangan mudik yang telah diterapkan sejak lebaran 2020.

pers virtual. Aturan larangan mudik berlaku untuk seluruh ASN, TNI,

Polri, BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri, dan

Jurus Jitu DP3A Tekan Angka Kekerasan Terhadap Anak

Segera Luncurkan Aplikasi Si Pelapor Kasus kekerasan terhadap anak di Karawang cukup tinggi. Bahkan, angka itu terus mengalami kenaikan pada dua tahun terakhir. Data yang berhasil KBE himpun, pada tahun 2020 lalu. Terjadi sedikitnya 98 kasus kekerasan terhadap anak. Dengan rincian 36 kasus pada anak laki-laki. Dan 62 kasus pada anak perempuan. WAHYUDI, KARAWANG

SEMENTARA, pada triwulan satu tahun 2021 ini, sedikitnya telah terjadi 39 kasus baru. Rinciannya, 8 anak laki-laki dan 31 anak perempuan. Angka itu belum termasuk yang tidak terlaporkan ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Karawang. Guna melawan dan menekan tingginya angka kekerasan terhadap anak di Karawang. DP3A Kabupaten Karawang mulai mengembangkan aplikasi SiPelapor Kontak Redaksi: Suhlan: 081806630196, Mahesa: 082298163255. Kontak Iklan: Tohiri: 081279676016, Hayatullah: 085379686339

(Sistem Informasi Pelaporan) yang bisa diakses seluruh warga Karawang. Sekertaris DP3A Karawang, Amid, melalui Kasie Perlindungan Anak DP3A Karawang, Sarif Hidayat menuturkan, selain bakal meluncurkan aplikasi Si Pelapor. Pihaknya mengaku, sudah memiliki satgas di tingkat kecamatan. “Saat ini kita telah punya Satgas di tingkat kecamatan, sehingga jika ada temuan tersebut maka bisa berkoor-

ISTIMEWA

KEJAHATAN : Polres Karawang berhasil mengungkap 8 kasus kekerasan terhadap anak dua bulan terakhir.

Email: karawangbekasiekspres@gmail.com, redaksikarawangbekasi@gmail.com


METRO KARAWANG

SENIN, 29 MARET 2021

Maling Celana Dalam .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Tidak lama kemudian suami A memergoki pelaku sedang mengantongi celana dalam ke saku celananya. Lanjut Wasikin, lalu pelaku CH ditangkap dan masa langsung berdatangan. Kemudian suami A menghubungi anggota Polsek Telukjambe Timur untuk mengamankan pelaku. Pelaku melakukan aksi pencurian seusai pulang main dari dan melihat ada jemuran pakaian dalam wanita dan langsung mengambilnya. “Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengaku mencuri CD baru pertama kalinya. Serta CD hasil curian akan dipakai untuk membayangkan seks sama yang punya

CD,” jelas Wasikin. Menurut Wasikin, korban tidak membuat laporan polisi dan dimusyawarahkan dan pihak pelaku disuruh membuat pernyataan tak akan mengulangi perbuatanya. Kasus Begal Payudara Sementara itu, Polres K a r a w a n g , Ja w a B a r a t akan menyelidiki aksi begal payudara yang dialami seorang kar yawati kafe di daerah itu. Diberitakan Antara, Kasatreskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana berharap korban juga membuat laporan polisi untuk memudahkan proses penyelidikan tersebut. Sebelumnya seorang kar-

seluruh masyarakat. “Sehingga upaya vaksinasi yang sedang dilakukan bisa hasilkan kondisi kesehatan semaksimal mungkin sesuai yang diharapkan,” kata Muhadjir. Keputusan melarang mudik bertolak belakang dengan pernyataan Menteri Per-

hubungan Budi Karya Sumadi saat rapat dengan Komisi V DPR RI pada Selasa (16/3). Budi menegaskan pihaknya tidak melarang mudik dan berharap kegiatan tersebut bisa berjalan baik dengan mengikuti protokol kesehatan. “Pada prinsipnya pemerintah melalui Kemenhub

yawati cafe di Kawasan Galuh Mas, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur menjadi korban begal payudara. Peristiwa itu terjadi ketika korban pulang dari tempat kerja pada Rabu malam (24/3) lalu. Kejadian itu diungkap teman korban bernama Raditya M Pratama (22). “Teman saya mengaku dadanya diremas oleh seorang pengendara tak dikenal,” kata Raditya. Menurut Raditya, kejadian itu menimpa temannya saat melintas di sekitar Bunderan RSUD Karawang. Ketika itu, pelaku datang dari arah belakang dan langsung meremas dada korban. Akibat peristiwa itu, kata Raditya, korban masih mengalami trauma. (bbs/mhs)

tidak melarang. Kami akan berkoordinasi dengan Satgas mekanisme mudik diatur bersama dengan pengetatan dan melakukan tracing yang akan bepergian,” ujarnya. Namun kini keputusan justru sebaliknya. Kalangan pengusaha bus mempertanyakan komunikasi dan koordinasi antar-kementerian. (bbs/mhs)

MENKES DEG-DEGAN .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Ia menyebutkan pada bulan April, Sinovac hanya tersedia 7 juta dosis. Lalu baru mulai tersedia lagi tanggal 15 April karena adanya kendala mesin di PT Biofarma. “Saya deg-degan karena sedang di-cleansing mesinnya itu di Biofarma untuk bisa di-upgrade mulai bulan Mei bisa lebih besar. Jadi saya hanya punya 7 juta stok dari Sinovac, tadinya saya pikir bisa dapat 7,5 juta dari Astrazeneca jadi 15 juta,” kata Menkes Budi dalam webinar, Minggu (28/3). “Kalau Amerika kan produksi vaksin sendiri, maka tak ada masalah dengan produksi, tapi untuk negara negara yang tidak memproduksi vaksin hanya 5 yang produksi vaksin, kita 4 besar dunia sekarang sudah susul Israel dan sudah susul Prancis,” katanya. Menkes Budi juga menjelaskan, bulan April dengan hanya 7 juta dosis itu artinya cukup 14 hari. Ia kini sedang mengatur bagaimana sisa yang ada untuk bisa diatur sefektif dan seefisien mungkin.

“Nanti saya akan akan terbuka ngomong minggu depan bahwa ada fenomena seperti ini vaksin ini sudah menjadi isu geopolitical isu negara-negara di dunia sudah berantem rebutan kita beruntung punya 4 sumbernya,” katanya. “Satu kena (masalah) masih ada 3 (sumber vaksin) walaupun agak pincang-pincang. Saya kebayang kalau negara Eropa itu hampir semuanya Astrazeneca, mereka bener-bener masalah,” jelasnya. Ia menegaskan pandemi tidak bisa diselesaikan kalau semua unsur tidak membangun gerakan bersama, baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, antara organisasi politik, organisasi sosial, antara gerakan komponen bangsa yang lintas agama, lintas suku, lintas partai, dan lintas usia. Ia melanjutkan, pandemi tidak mungkin diselesaikan kalau tanpa membangun gerakan dimana kita harus merajut kebhinekaan. Lebih lanjut, Menkes Budi

menyampaikan kabar buruk bahwa India kembali mengalami kenaikan kasus Covid-19 lagi. Maka akibatnya, distribusi vaksin terhambat akibat adanya embargo dari India. India merupakan tempat produksi vaksin AstraZeneca yang dikirim ke WHO atau Gavi. “Akibatnya panik itu WHO sama Gavi karena memang India adalah pabrik vaksin terbesar dunia di luar Tiongkok. Novavax, AstraZeneca itu dibikin cukup besar di India, saya dengar Pfizer juga ada. Akibatnya kurang supply-nya jadi realokasi lagi,” tegasnya. Alhasil Indonesia masih terkendala mendapatkan stok sisa 10,7 juta dosis vaksin AstraZeneca. Baru 1,1 juta dosis yang tiba di tanah air. “Jadi kita harusnya dapat jatah ini sekitar 11,7 juta di Maret-April, dapatnya baru 1,1 juta yang 10,6 jutanya nyangkut. bulan Maret kebetulan Sinovac masih cukup banyak. Namun bulan April Sinovac cuma 7 juta. Saya lagi degdegan makanya,” kata dia. (bbs/mhs)

Segera Luncurkan Aplikasi .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES dinasi dengan kecamatan,” ujarnya, Sabtu (27/3). Sarif menjelaskan, salah satu kendala yang dialami DP3A Karawang ialah minimnya pelaporan. Pasalnya, kasus pelaporan kekerasan terhadap anak di Karawang. Hingga saat ini masih menggunakan sistem manual pelaporan. Karena itu, setelah aplikasi Si Pelapor ini nanti di rilis. Diharapkan, kasus-kasus kekerasan terhadap anak bisa dilaporkan secara cepat dan tepat. Sehingga, pihak DP3A Karawang bisa segera mencarikan solusi dari permasalahan tersebut. “Saat ini kami sedang mengembangkan sistem pelaporan secara online yang akan diberi nama SIPe-

lapor,” kata Sarif. “Aplikasi SIPelapor ini nantinya bisa diakses secara online oleh masyarakat jika ada temuan di lapangan,” tandasnya. Sebelumnya, Komisi Nasional Perempuan dan Anak (Komnas PA) Jawa Baratt, menyoroti kasus kekerasan seksual terhadap 8 bocah di wilayah Kabupaten Karawang. Wakil Ketua Komnas PA Jabar, Wawan Wartawan menegaskan, kasus kekerasan seksual kepada anak meru p a ka n e xt ra o rd i na r y crime. Dia mengingatkan soal Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 70 tahun 2020 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tindakan Kebiri Kimia.

2

ADA UANG UTAK-ATIK ....

Mudik Dilarang, Pengusaha .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES

KARAWANG BEKASI

“Jangan sungkan untuk menerapkan hukuman berat bagi pelaku, sesuai aturan hukum yang berlaku. Terapkan PP tentang hukuman kebiri bagi pelaku kekerasan seksual terhadap anak,” tutur Wawan melalui sambungan telepon, akhir pekan kemarin. Tak hanya Komnas PA Jabar, kasus ini juga menyita perhatian Anggota Komisi V DPRD, Jabar Sri Rahayu Agustina. Menurutnya, kejadian tersebut sudah membuatnya prihatin. “Ini sungguh mengkhawatirkan. Jadi, saya sebagai ketua pansus juga, mengi n gat k a n a ga r Pe m k ab Karawang harus mengimplementasikan Kabupaten Layak Anak dan juga bebas dari kekerasan seksual,” ujar Sri. (*)

dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES memberikan uang sebesar itu, kalau memang menerima uang muka diminta untuk mempertanggungjawabkan di muka hu kum,” ujar praktisi hukum, Asep Agustian dalam siaran tertulis yang diterima KBE. Revisi Perda Nomor 2 Tahun 2013 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah memang masuk proglam l e g i s l a s i d a e ra h t a hu n 2021 ini. Sejumlah anggota DPRD Karawang sudah mengonfirmasinya. Pada bulan Februari lalu bahkan rombongan DPRD Karawang sudah berkunj u n g k e B a p p e d a Jaw a Barat membicaran soal rencana revisi RTRW. Ketua Komisi III DPRD Karawang, Endang Sodikin yang saat ini mempin rombongan menuturkan, saat itu para anggota dewan di antaranya turut meminta masukan perihat renca perubahan tata ruang di Karawang. “Karena konidisi har i ini selain adanya kaitan dengan pengubahan kerw enangan S OTK SKPD tentang kewenangan tata ruang sudah di Dinas PUPR. Bukan Bappeda,” kata Endang. Ang g ota Bap e mp e rda DPRD Karawang, Dedi Rustandi saat dikonfirmasi oleh KBE pada Januari lalu menuturkankepastian hukum sangat diperlukan dalam rangan penyesuaian pembangunan. S ehingga, ini menjadi alas an kenapa revisi RTRW perlu segela dibahas dan diperbaharui. “Dalam rangka kepastian hukum dan penyesuaian rencanan pembangunan sangat diperlukan,” kata dia. Hasil penulusuran dan informasi yang dihimpun

K BE , s e ju m l a h p e ngusaha tengah mengincar pengubahan tata ruang di jalan lingkar atau jalan baru, dan beberapa titik lokasi lain yang sejauh ini dalam zonasi di perda RTRW Tahun 2013 masih menjadi batu sandungan pengusaha memuluskan pembangunan bisnisnya. A kt i v i s Ma ha s i s w a d i Karawang, Feri Rizwan mewanti-wanti kasus tata ruang yang menjerat banyak pihak di daerah lain, bisa menjadi cerminan para pemangku kebijakan di Karawang agar tak bermain-main soal membat pasal di perda revisi RTRW. “ Yang per tama sudah banyak contoh di daerah lain pejabat tersandung soal sap tata ruang.. Yang kedua, harus diingat dari jauh-jauh hai ini sudah jadi isu seksi, pasti banyak yang memelototi,” kata Feri. Di sisi lain, pemerhati pemerintahan Nace Permana mengingatkan baik kepada para anggota DPRD maupun pejabat instansi yang punya dengan revisi tata ruang agar berhati-hati, karena pengubahan tata ruang rawan intevensi banyak pihak, khususnya kepentingan bisnis. “S e mu a o ra n g p u nya kepentingan soal ini. Hati-hati,” kata Nace. Ta k b e r b e d a d e n g a n Nace, pegiat antikrupsi, Pancajihad Al-Panji mengingatkan, jangan sampai ada pasal-pasal transaksional dalam penyusunan revisi perda RTRW. Kendati tak dimaksudkan untuk menuduh, namun kata dia, hal ini sangat potensial terjadi.

“Hati-hati jangan ada jual-beli pasal. Bui menanti kalau nekat buka p a s a a l -p a s a l t r a n s a ksional,” kata Panji saat dimintai tanggapannya soal revisi Perda RTRW. “Saya jadi teringaa waktu Raaperda RTRW 20112 0 3 1 , Pa n s u s k a l a i t u malah muter ke pemilik tanah dana menawarkan maau dijadikan apa dan pastinya akan masuk ke raperda RTRW sesuai keinginan pemilik tanah,” ingat Panji. Berkorban Hutan Demi Bandara Sekda Karawang, Acep Jamhuri pun pernah menuturkan, soal kemungkinan hilangnya sebagian hutan Karawang terimbas p e m b a n g u na n b a n d a r udara (Soeta II). Padahal sejauh ini, belum ada rencana serius dari pemerintahan pusat soal bandara di Karawang. Namun jika benar, sebagian hutan di Karawang terancam bakal hilang dengan adanya rencana per ubahan zonasi dan peruntukan lahan penunjang pembangan Bandar udara Internasional di Karawang itu. Hanya saja, Acep menuturkan, jadi atau tidaknya hutan Karawanag beralihwajah tergantung restu dari Kemeterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Salah satu pertimbangannya jelas adal a h P P 1 3 Ta hu n 2 0 1 7 Tentang Perubahan Tata Ruang Wilaah Nasional. Salah satu p oin yang bakal dibahas yakni penyesuaiaan zonasi sejumlah wilayah yang bakal menjadi titik sejumlah proyek strategis nasional. Seperti kereta cepat, tol Japek II, hingga kata Acep, rencana pembangunan bandar udara interna-

sional. “Rencananya kita juga bakal melakukan koordinasi dengan kementrian kehutanan, di mana sebagai penujang lahan perhutani bakal kena imbas dari adanya Bandara,” katanya. Di tempat terpisah, Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memast i k a n a k a n ke l a n ju t a n proyek pembangunan kawasan Koridor Timur Jakarta terus berjalan. Pasalnya, koridor yang m e n c a ku p B e k a s i , C i karang Karawang, Purwakarta dan sekitarnya dinilai berpotensi menjadi kebangkitan pusat ekonomi pasca pandemi covid-19. Te n a g a A h l i M e n t e r i PUPR Bidang Sumber Daya Air, Lucky M Korah secara lugas menegaskan bahwa kawasan koridor timur masuk proyek pembangunan yang berkelanjutan. “Jadi itu sudah, sedang dan akan dibangun. Yang sudah ada jalan tol layang (elevated), KRL dan Pelabuhuan Patimban. Lalu sedang juga ada Jakarta-Cikampek 2 Selatan JOR 2 Cimanggis Cibitung,” ungkap dia dalam diskusi webiner Property Ta l ks h ow 1 . 0 b e r sa ma Lippo Cikarang : Pentingnya Investasi Rumah di Koridor Timue Jakarta pada Selasa (23/2). Lucky juga menyebut proyek strategis nasional yang bakal dibangun kawasan k o r i d o r t i m u r Ja k a r t a adalah bandara internasional di Karawang. “Dan akan dibangun (koridor timur Jakar ta,red) ada A ir Por t Internasional di Karawang,” tukas dia. (bbs/mhs)

Kuota Penerima Tak Bertambah .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES penerima insentif guru ngaji. Seperti diketahui, tahun 2020 lalu, Pemkab Karawang menaikan kuota penerima insentif guru ngaji hampir dua kali lipat dari tahun 2019. Pada saat itu, total penerima insentif guru ngaji hanya 5.504. Kemudian menjadi 10.000 orang. Sehingga, jelang bulan Ramadhan 1442 hijriyah ini, tak sedikit guru ngaji yang berharap menerima insentif itu. Pasalnya, dengan kuota 10.000 orang itu, dirasa belum bisa menjangkau seluruh guru ngaji di 30 kecamatan atau 309 desa/kelurahan yang ada di Karawang. “Untuk anggaran honor

atau insentif para guru ngaji, guru DTA, Amil dan Marbot Mesjid di Kabupaten Karawang saat ini telah kami siapkan, sedangkan untuk kouta guru ngaji sendiri masih sama seperti tahun kemarin, yaitu masih dengan kuota 10.000 orang,” ungkap Matin, akhir pekan kemarin. Masih kata dia, anggaran yang disiapkan Pemda Karawang untuk program guru ngaji masih sama seperti tahun sebelumnya. Begitupun, nominal yang bakal diterima oleh setiap guru ngaji. “Berdasarkan data saat ini untuk Pemkab Karawang telah mengganggarkan

sebesar Rp 23.715.000.000, dan angka itu tidak berubah seperti tahun kemarin,” kata Matin. Masih kata Matin, untuk mendapatkan insentif guru ngaji tersebut. Ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Diantaranya, usia guru ngaji minimum 18 tahun dan memiliki murid ngaji sedikitnya 15 orang. Kemudian, lanjut Matin, mereka harus terdaftar di Simkesra oleh pemerintah desa setempat. Memiliki KTP Karawang, serta bukan dari keluarga PNS, TNI, dan Polri. “Juga tidak boleh menerima bantuan ganda program sebelumnya seperti dapat dari Amil, TPA dan lain-lain,” ucapnya.

“Semua persyaratan itu wajib dimiliki oleh guru ngaji penerima insentif,” imbuhnya. Ia juga mengatakan, untuk anggaran honor yang bakal disalurkan tersebut seperti biasanya akan langsung di transfer ke rekening bank masing-masing. Matin berharap, pencairan insentif guru ngaji ini sudah bisa dilakukan pada pertengahan bulan Ramadhan nanti. “Mudah-mudahan pertengahan ramadhan udah kelar, yang penting, proposalnya sebelum puasa udah masuk,” harapnya. “Rata-rata mendapat Rp1.200.000, kecuali Marbot sebesar Rp750.000,” pungkasnya. (wyd/mhs)

KARAWANG BEKASI General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Wahyudi, Ayi Purnama. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun, Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager, Eko Prihastanto Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein. Direktur Utama: Mohamad Fauzi. SAg Direktur : Tohiri Alam KomisarisUtama: Dwi Nurmawan Komisaris: H Yanto. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres

TARIP IKLAN

Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Tohiri Alam: 081379974445, Hayatullah 085379686339 Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER

Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Iklan Baris: Rp 20.000/baris (min 4 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.


SENIN, 29 MARET 2021

HARGA Rp3.000

3

Komatsu Pecat Petinggi Buruh FSPMI Tuding Perusahaan SewenangWenang CIKARANG - Sekretaris PUK PT Komatsu Undercarriage Indonesia (KUI), Ampi Fatkhudin, tetap diputus PHK oleh pihak perusahaan

mulai besok, 26 Maret 2021. Hal itu berdasarkan putusan perusahaan setelah masa skorsing selama 20 hari per 5 Maret hingga 25 Maret 2021. Atas hal itu Wakil Ketua 3 Bidang Pembelaan Pimpinan Cabang Serikat Pekerja Automotive Mesin Komponen (PC SPAMK) FSPMI Bekasi, Rudolf, menjelaskan bakal menempuh 3 langkah terkait hal itu.

“Kita akan menyampaikan surat audiensi kepada DPRD Kabupaten Bekasi untuk meminta pemanggilan PT KUI. Kedua, kita juga buat surat audiensi kepada bupati Bekasi juga bisa dipanggil juga pihak perusahaan,” ucap dia saat diwawancarai Ketiga, lanjut dia, PC SPAMK akan melapor kepada pusat pengaduan Komatsu pusat terkait hal tersebut. “Di pusat itu ketika ada per-

masalahan boleh disampaikan pengaduan supaya dilakukan analisa apakah tindakan itu sudah sesuai rule-nya atau tidak,” ucap dia. Pada surat yang diterbitkan perusahaan disebut PT KUI telah melakukan bipartit lanjutan selama 4 kali pada Maret, akan tetapi hal itu ditampik Rudolf. “Sebenarnya itu bukan bentuk dari bipartit, tetapi memang upaya untuk men-

cari solusi. Bipartit secara resmi kita belum pernah baik dengan manajemen atau kuasa manajemen,” ucapnya. Jadi, pertemuan itu dilakukan secara nonformal untuk membahas nasib sekretaris PUK itu. Rudolf menegaskan upaya PHK yang dilakukan PT KUI adalah sepihak karena tidak sesuai aturan yang berlaku pada UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

“Kalau (Ampi) dikatakan salah, seharusnya ada tahap pembinaan, bukan serta merta memanggil, di-BAP, diinterogasi, lalu proses PHK,” katanya. Dia juga menyoroti surat skorsing dan PHK disatukan, padahal semestinya surat itu dipisah. “Harusnya skorsing dulu, surat PHK belum dikeluarkan. Kalau tidak ada titik temu dalam PHK, wewenang ada di

pengadilan yang menentukan PHK atau tidak. Itu sesuai UU 13 Tahun 2003 Pasal 151, 152, dan 155,” katanya. Jadi, kata dia, perusahan tak bisa serta merta mem-PHK pekerjanya tanpa ada keputusan pengadilan. “Jadi perusahaan sewenangwenang. Kalau memang ada indisipliner, harusnya ada pe­ m­binaan dari perusahaan, ini tidak ada. Itu kita sayangkan,” demikian dia. (dim/red)

MUSDA Burhanudin Ketua Forum BUMDesa Kabupaten Bekasi CIKARANG SELATAN - Melalui musyawarah Forum BUMDesa yang di helat di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Sabtu (27/3/21). Secara aklamasi Burhanudin calon tunggal terpilih sebagai Ketua Forum BUMDesa Kabupaten Bekasi, Masa Bakti 2021-2026. “Forum BUMDesa Kabupaten Bekasi membuat sejarah. karena pada hari ini kita membuat sejarah forum yang Insya Allah forum yang mempunyai legalitas yang jelas,” ungkap Burhanudin usai acara kepada Cikarang Ekspres. Di awal kepemimpinannya ia akan menertibkan legalitas para BUMDesa nya itu sendiri. Karena di Kabupaten Bekasi tidak ada keterupdatean berapa BUMDesa yang sudah ter SK kan oleh Kepala Desa itu sendiri. “Kita hanya melihat dari dinas terkait (DPMD,red) hanya bayangan-bayangannya saja. Kami akan terus mengupdate berapa dan bagaimana mereka menciptakan peluang kerja-kerjanya itu sendiri, “ tuturnya. “Kami sebagai ketua Forum BUMDesa Kabupaten Bekasi siap membantu BUMDesaBUMDesa se-Kabupaten Bekasi,” imbuh dia. Dalam program 100 hari kerjanya, ia akan menga­ gendakan road show ke BUMDesa-BUMDesa seKabupaten Bekasi untuk melihat apakah SK nya masih berlaku atau tidak. Selanjutnya, kata dia, ada rekan BUMDesa yang berbeda di wilayah utara,timur, selatan dan barat yang terdampak pandemi Covid-19, sehingga mati suri. “Dengan momentum ini, forum BUMDesa siap membantu mereka supaya mereka kuat, mandiri dan beradab,” ujarnya. Sesuai dengan visi dan misinya, yakni, mening­ katkan perekonomian di desa masing-masing dan m­isinya, bagaimana forum itu bisa bergandeng s e l­a i n i n s t a n s i pemerintahan, maupun pihak swasta. (mil/red) Burhanudin, Ketua BUMDesa Kabupaten Bekasi.

HARIPAN/CIKARANG EKPRES

SEGEL THM: Aparat Gabungan menutup dengan memasang segel beberapa tempat hiburan malam. Sehingga dua pekan ke depan tidak boleh beroperasi.

Langgar Prokes, Aparat Gabungan Segel Puluhan Tempat Hiburan Malam C I K A R A N G P U S AT Polres Metro Bekasi bersama Pemkab Bekasi melakukan penyegelan tempat hiburan malam (THM) di Kabupaten Bekasi, Sabtu (27/3). Kegiatan tersebut dilakukan menjelang bulan suci Ramadhan. “Operasi dilaksanakan dalam rangka menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat menjelang bulan Ramadhan, sekaligus penegakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di masa pandemi Covid-19,” kata Wakapolres Metro Bekasi AKBP Rickson Situ-

morang. “Operasi ini selanjutnya rutin kami gelar di lokasi-lokasi lainnya untuk menjamin rasa aman serta kenyamanan masyarakat khususnya warga muslim yang hendak menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” sambungnya Dikatakan dia, dalam operasi THM yang digelar semalam, petugas menyegel puluhan titik THM di kawasan Tenda Biru Kecamatan Cibitung serta kawasan Pulo Nyamuk di Kecamatan Cikarang Barat. Operasi itu melibatkan 250 personel gabungan yang

terdiri atas anggota Polres Metro Bekasi, Kodim 0509/ Kabupaten Bekasi, serta Satpol PP Kabupaten Bekasi. Di kawasan penertiban pertama, kata dia, tempattempat hiburan itu diketahui sudah tidak beroperasi. Petugas kemudian melakukan penyisiran guna memastikan lokasi itu benarbenar sudah tidak buka. “Kemarin memang kami mendapatkan laporan bahwa tempat ini masih buka, tapi saat kami tiba di lokasi, THM yang ada sudah tidak ada kegiatan. Sehubungan kafe-kafe ini menyatu dengan lingkungan permuki-

man warga, jadi kami belum bisa memastikan mana yang benar-benar warga setempat,”terang dia. Sementara itu, Dandim 0509/Kabupaten Bekasi Letkol Kavaleri Tofan Tri Anggoro mengatakan petugas memasang segel penutupan hingga dua pekan ke depan sebagai antisipasi sementara beroperasinya tempat-tempat hiburan malam itu. “Di titik kedua yaitu kawasan tenda biru, kami juga mendapati suasana serupa. Seluruh kafe sudah tidak beroperasi, namun tetap kami segel dan terus dipan-

tau petugas di lapangan,” ucapnya. A ng g o ro m e n e ga s ka n tidak boleh ada satu pun tempat hiburan malam yang diperkenankan membuka segel itu jika tidak ingin diberikan sanksi tegas oleh petugas. “Segel penutupan itu berlaku hingga jelang bulan suci Ramadhan dan akan terus dilaksanakan operasi yang sama pada bulan Ramadhan. Kami tidak segan memberi sanksi tegas kepada pengelola tempat hiburan yang berani membuka segel,” tandasnya. (har/red)

Tingkatkan Imunitas, BATIQA Hotel-Korem 051 Gelar Sepeda Asyik On The Road CIKARANG SELATAN – Pada masa Pandemi seperti ini, menjaga sistem kekebalan tubuh sangat lah diperlukan untuk menghindari serangan virus. Oleh karena itu, BATIQA Hotel Jababeka kali ini berinisiatif mengadakan program yang sedikit berbeda dari sebelumnya, yaitu “BATIQA On The Road” atau Bersepeda Bersama yang berkolaborasi dengan Korem 051 Wijayakarta. Acara Bersepeda Bersama ini dilaksanakan pada Jum’at, 26 Maret 2021 di Lapangan Korem 051 Wijayakarta dan turut mengundang beberapa perusahaan, hotel sekitar dan juga Media rekanan BATIQA Hotel Jababeka. “Acara BATIQA On The Road kali ini merupakan

acara bersepeda pertama yang diadakan oleh BATIQA Hotel Jababeka, Alhamdulillah acara hari ini sangat disambut positif dan didukung penuh oleh Danrem 051/Wijayakarta, Brigjen TNI R.Sidharta Wisnu Graha, S.E. karena beliau juga memang gemar melakukan kegiatan olahraga bersepeda bersama anggota Korem,” ungkap Gustaf Adolf selaku General Manager BATIQA Hotel Jababeka. “Selain bertujuan untuk menjaga kesehatan tubuh, juga meningkatkan sinergitas hubungan baik BATIQA Hotel Jababeka dengan Korem 051 Wijayakarta, serta sebagai bentuk apresiasi terhadap KOREM yang telah menjaga kesejahteraan dan keaman-

HARIPAN/CIKARANG EKPRES

SEPEDA: BATIQA On The Road acara bersepeda pertama yang diadakan oleh BATIQA Hotel Jababeka.

an wilayah sekitar selama ini,” tambahnya. Dengan antusias dan du-

kungan dari rekan-rekan BATIQA Hotel Jababeka, acara ini berhasil diseleng-

garakan dengan baik, adapun total peserta adalah sebanyak +/- 70 orang.

Meski begitu, acara ini tetap mengikuti Protokol Kesehatan standar yang telah dianjurkan oleh Pemerintah Indonesia, dengan menerapkan 3M (Mencuci tangan; Memakai masker; Menjaga jarak). Puncak kemeriahan acara pada hari ini, terletak pada saat bersepeda bersama dengan jarak +/- 15 Km, kemudian juga ada sesi makan bersama, lalu ada pembagian Doorprize menarik dari BATIQA Hotel Jababeka, hiburan live music dan juga penyerahan plakat dari BATIQA kepada Korem dan juga sebaliknya, sebagai apresiasi dan simbol dari hubungan baik yang telah terjalin selama ini. “Kami juga sangat berterimakasih sekali kepada Korem karena telah mem-

bantu kelancaran kegiatan pada pagi hari ini, dengan memaksimalkan keamaan selama kegiatan ini berlangsung,” kata Nurisda Dwi Wahyuni selaku Executive Secretary sekaligus Marketing Communication BATIQA Hotel Jababeka. “Alhamdulillah dengan banyak nya peserta BATIQA On The Road yang hadir pada hari ini juga memberikan dampak positif dalam membranding nama BATIQA Hotel Jababeka agar selalu eksis sebagai akomodasi pilihan dikalangan masyarakat umum. Agenda dibulan April nanti akan ada Cat Festival, saya berharap dukungan dari masyarakat pada event tersebut juga bisa melebihi antusias masyarakat pada acara hari ini,” tandasnya. (har/red)


RINGKASAN LAPORAN PENYELENGGAR PEMERINTAH KABUPATEN SENIN, 29 MARET 2021

Penyampaian ringkasan LPPD ini sekaligus untuk melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah. Melalui Penyampaian Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah selama Tahun 2020 ini diharapkan dapat diperoleh masukan dan saran untuk peningkatan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Karawang ke depan.


RAAN PEMERINTAHAN DAERAH ( LPPD ) N KARAWANG TAHUN 2020 KARAWANG BEKASI


METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP

SENIN, 29 MARET 2021

KEBANGGAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI

HARGA Rp3.000

6

Kader PDI Perjuangan Serius Keliling Program ‘Jumat Berkah’ Dapat Antusias Tinggi dari Masyarakat KOTA BEKASI - Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Kota Bekasi menyatakan rela menangis dan tertawa bersama rakyat. Hal itu ditunjukan oleh partai berseragam banteng ini dengan kegiatan sosial Jumat Berkah yang menyasar pekerja jalan, kemarin (26/3) di Kayuringin Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi. Melalui sayapnya Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDI Perjuangan bagikan 500 kotak nasik yang dibagikan kepada tukang beca, pesapon, ojek online (ojol), pemulung, pengamen, supir angkot, supir kolbak dan masyarakat umum lainnya.

Anggota Baguna PDI Perjuangan Bekasi Selatan, Agus Mulyanto menuturkan, Jumat Berkah merupakan agenda rutin partainya. Maka dari itu, ia berharap agar masyarakat merasakan bahwa partainya tersebut ada untuk rakyat. “Alhamdulilah kegiatan sosial berjalan lancar. Insya Allah kita selalu ada untuk rakyat, terlebih di bawah pimpinan Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto Tjahyono,” tuturnya. Karena kepeduliannya kepada rakyat maka tak heran terlihat pada kegiatan kemarin banyak masyarakat, bahkan ojol ikut membantu membagikan nasi kotak. Selain pembagian nasi kotak di pinggir jalan raya, kata Agus, pihaknya pun mendistribusikan beberapa nasi kotaknya ke Masjid Al-Ikhlas, Jami dan Masjid Kaswari.

SUYUDHI/ KARAWANG BEKASI EKSPRES

JALAN : Baguna PDI Perjuangan Kota Bekasi bagikan nasi kotak ke pekerja jalan

Sebelumnya, Baguna PDI Perjuangan membagikan ribuan kotak nasi kepada para jamaah salat Jumat di Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi. Kepala Baguna PDI Per-

juangan Kota Bekasi, Syamsuardi mengatakan, salah satu tujuan program ini guna memanaskan mesin partai dan memperkuat ranting-ranting parpol di

setiap wilayah. “Kami juga mengajak para kader-kader yang ada di ranting kecamatan untuk peduli terhadap rakyat,” imbuhnya. (bbs/mhs)

Pepen Klaim Kasus Covid-19 Terkendali KOTA BEKASI- Peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat masih terjadi. Hal ini disebabkan letak geografis Kota Bekasi yang berada di tengah wilayah epicentrum Covid-19, di antaranya DKI Jakarta, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor. Kendati begitu, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi alias Pepen mengklaim pihaknya mampu mengendalikan kasus Covid-19, meski secara indikator masih tinggi. Hal

ini, kata dia, terlihat dari angka kesembuhan yang tinggi dan angka kematian yang terus menurun. “Dan jumlah testing yang tinggi di Kota Bekasi adalah salah satu alasan penambahan kasus konfirmasi di Kota Bekasi,” kata Pepen, kemarin (27/3). Menurutnya, terdapat peningkatan angka kesembuhan Covid-19 di lima kecamatan terdampak paling tinggi, yakni berkisar 92-96 persen pada 20 Februari

2021. Kasus aktif mengalami penurunan 2-6 persen, dan angka kematian turun 1,051,79 persen. Sedangkan data pemanfaatan tempat tidur (BOR) rumah sakit rujukan yang saat ini di atas 56,4 persen, ditegaskan Pepen masih terbilang normal. “Karena dilihat standar WHO, BOR dalam masa pandemi sebesar 60 persen dengan nilai normal BOR 60-80 persen. Total sebanyak 1938 tempat tidur di RS

rujukan,” jelasnya. Seiring upaya penegakan protokol kesehatan yang terus digencarkan, lanjut Pepen, Pemkot Bekasi juga terus menambah fasilitas kesehatan untuk menangani pasien Covid-19. “Baru-baru ini Pemkot Bekasi meresmikan RSUD Kelas D Teluk Pucung Bekasi Utara untuk tempat isolasi dan perawatan pasien Covid-19, yang dilengkapi 100 tempat tidur dan sarana kesehatan lainnya,” ujar dia.

Selain itu, Pemkot Bekasi juga gencar menyukseskan program vaksinasi bagi 480.000 jiwa di 56 kelurahan, guna penanggulangan Covid-19. Vaksinasi sudah masuk tahap kedua, dengan kelompok sasaran petugas kesehatan, pelayan publik, ASN, non-ASN, tenaga pendidik, serta lansia. “Vaksinasi digelar dengan mengikuti ketersediaan dosis vaksin yang diberikan pemerintah pusat,” ucap Pepen. (bbs/mhs)

ADVERTORIAL

TAHUN INI, PEMKAB KARAWANG SERIUS PASARKAN PRODUK UMKM

Galeri UMKM Pamerkan 874 Produk Unggulan EVENT UMKM Karawang Goes To Mall atau Galeri UMKM Karawang, sedang berlangsung di Mall Festive Walk, Galuh Mas. Dibuka sejak Jum’at (26/3) sore. Event ini akan berlangsung hingga satu tahun ke depan. Event yang merupakan bagian dari Gerakan Nasional (Gernas) Bangga Buatan Indonesia (BBI) tersebut. Terselenggara atas kerja sama antara Dinas Koperasi dan UKM Karawang, Forum Wirausaha Karawang (Forwika), dan Galuh Mas Karawang. Tahun ini, pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Karawang memang bakal mendapat perhatian lebih dari Pemerintah Karawang, terutama bisnis kuliner sektor industri rumahan. Apalagi pemberdayaan UMIKM masuk menjadi fokus 100 hari kerja Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana-Wabup Aep Syaepulloh. Aep merencanakan produk UMKM bakal masuk ke koperasi perusahaan di Karawang yang berjumlah ribuan akan dibanjiri produk kuliner industri rumahan. “Seperti produk kue dan makanan akan disajikan di koperasi industri,” kata Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh saat membuka Galeri UMKM di mal Festive Walk Galuh Mas, Karawang. Meski pemerintah tidak memberikan bantuan berupa dana segar ke pelaku UMKM, sebagai gantinya, pemerintah akan memberi bantuan berupa alat-alat produksi, dan pendampingan usaha. Galeri UMKM yang dibuka secara resmi oleh Wabup Karawang memberi kesempatan pelaku UMKM untuk memamerkan produknya di mal Festive Walk. Sebanyak 40 produk UMKM menempati lantai dua dan tiga mal dengan total luas area 500 meter persegi. Galuh Mas sebagai tuan rumah

DPC:ISTIMEWA

PEMBERDAYAAN UMKM: EVENT UMKM Karawang Goes To Mall atau Galeri UMKM Karawang, sedang berlangsung di Mall Festive Walk, Galuh Mas. Dibuka sejak Jum’at (26/3) sore. Event ini akan berlangsung hingga satu tahun ke depan.

menjamin protokol kesehatan dilaksanakan s e cara ketat namun tidak menganggu kenyamanan pengunjung. Saat membuka acara, Wabup Karawang diajak berkeliling melihat produk UMKM Karawang. Salah satu stand yang dikunjungi Wabup adalah Rukdy Leather yang menjual tas kulit

asli. Secara mengejutkan, Wabup membagi-bagikan tas kulit asli ke empat ibu-ibu yang beruntung. Dalam sambutannya, Wabup juga berkomitmen untuk membuka stand produk UMKM di mal-mal di seluruh Karawang. “Ibu suka warna apa? Ini buat ibu,” kata Wabup sembari menyodorkan

tas warna hitam ke salah seorang ibu yang terlihat merekam aksi Wabup. Tas tersebut dibuat dari kulit ular asli. Selain kulit ular, produk UMKM yang berpusat di Batujaya tersebut juga memproduksi tas dari kulit biawak dan buaya. “Satu tas harganya Rp 1.265.000, tadi Wabup borong empat tas,” kata Rukdy

Hariri (39) pemilik Rukdy Leather. Rukdy mengaku, kualitas tas buatannya bisa bersaing dengan produk premium lain. “Tas buatan saya juga jadi langganan Bupati Cellica Nurrachadiana,” tambahnya. Ketua Forwika Karawang, Asep Mulyana menjelaskan, Galeri UMKM Karawang berada di lantai dua dan tiga, Mall Festive Walk. Di sana, terdapat 874 produk unggulan UMKM Karawang yang bisa dibeli dan dibawa pulang. “Mulai dari kuliner yang lezat, produk kerajinan, fashion, hingga oleh-oleh khas Karawang tersedia disana,” ujar Asep, usai pembukaan Galeri UMKM, Sabtu, (28/3) kemarin. Asep menjelaskan, Galeri UMKM ini sudah diisi oleh 44 pelaku usaha mikro asli Karawang. Untuk kuliner dan jajanan, sedikitnya ada 22 produk dengan 287 menu yang beragam sudah tersedia disana. Selain itu, ada juga 40 produsen f a s h i o n ya ng m e ma m e rk a n 2 7 0 produk andalannya. Tak hanya itu, disana ada juga 20 orang pelaku usaha Ekonomi Kreatif (Ekraf ). Mereka menyediakan berbagai jenis aksesoris dengan total 460 barang yang dipamerkan. “Semua barang di sini bisa dibeli dan dibawa pulang,” seru Asep. Masih kata Asep, Forwika bersama Dinas Koperasi dan UKM Karawang. Terus berupaya memfasilitasi para pelaku usaha mirko. Agar bisa tetap bertahan ditengah Pandemi Covid-19. Ia juga bilang, acara ini merupakan salah satu bentuk nyata. Kerja sam antar pemerintah, pengusaha, dan organisasi. Untuk membantu para pelaku usaha mirko di Karawang. “Dalam satu bulan, mereka gratis memamerkan produk disini (Mall Festive Walk,red). Dua bulan dan seterusnya, akan digunakan profit sharing. Dengan skala 80-20,” paparnya. (adv/mhs)


SENIN, 29 MARET 2021

PENDIDIKAN & OLAHRAGA

KARAWANG BEKASI

7

Siswi SMKN 2 Karawang Jawara Taekwondo KARAWANG - Pandemi covid-19 tidak menjadi halangan bagi dua siswi SMKN 2 Karawang untuk mengukir prestasi. Keduanya yaitu Putri Aditya Gustini (kelas X TB 4) dan Nazwa Asypa (kelas X AKL 1) yang sukses meraih emas dan perak dalam ajang Taekwondo Friendly Macth Training 3 2021. Kepala SMKN 2 Karawang, Agus Rukmawan, didampingi Wakasek Kesiswaan, Heni Nuryani, mengatakan, dalam event yang digelar Perkasa Taekwondo Club pada 21 Maret 2021 di Kolam Taman Ombak Karawang, medali emas diraih Putri Aditya Gustini dari nomor kyorugi pemula junior 51 kg putri dan perak dipersembahkan Nazwa Asypa dari nomor kyorugi pemula junior 55 kg putri. “Alhamdulillah kami bangga atas pencapaian

Istimewa

PRESTASI TAEKWONDO: Dua siswi SMKN 2 Karawang (podium 1 dan 2) berhasil menorehkan prestasi dalam cabang olahraga taekwondo.

prestasi yang diraih anakanak di masa pandemi covid-19 melalui ekstrakurikuler taekwondo. Selain ekskul taekwondo, sebelumnya siswi kami lainnya yakni Ratu Aulia Trisyana Putri (kelas XI AKL 1) mampu meraih juara 3 Festival Pop Singer HAPMI Karawang tingkat pelajar pada September 2020,” ujar Agus kepada KBE, belum lama ini. Pencapaian prestasi tersebut, jelas Agus, membuktikan bahwa siswa

SMKN 2 Karawang tetap mampu berkreasi dan berprestasi di masa pandemi covid-19. “Harapan kami prestasi yang diraih bisa meningkatkan semangat berlatih agar bisa berjaya di level kompetisi yang lebih tinggi, sehingga bisa menjadi aset daerah dan nasional. Kami juga berharap prestasi tersebut bisa memacu motivasi siswa lainnya untuk ikut berprestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik,” harapnya.

Selain prestasi nonakademik, sekolah yang beralamat di Jalan Banten No.5 Karangpawitan dan memiliki lima jurusan yakni Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL), Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Bisnis Daring dan Pemasaran (BDP), Perhotelan, dan Tata Boga, juga mampu menorehkan prestasi akademik dengan meluluskan peserta didiknya masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di antaranya Dini Dwiyanti kelas XII Perhotelan 3 (Universitas Udayana Bali), Ariska Apriyanti kelas XII AKL 1 (Unsika), Putri Hapsyari kelas XII BDP 4 (Unsika), Nur Alifa kelas XII BDP 3 (Unsika), Siti Habibah kelas XII OTKP 1 (Unsika) dan lainnya. (ayi/mhs)

CONTACT PERSON: - 0821 1258 7177 - 0857 8290 3338

DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI

PINJAMAN KATERING BUTUH PINJAMAN RP.10 JUTA. DIBERI KEUNTUNGAN RP. 3 JUTA. SMS : 0896.3972.5025

LOWONGAN P PUBLIK BUTUH PRIA ULET S1 IPK >3 T KOMPUTER, M/E, T LINGK, AKT, SKTRS (P) LMR&CV KE HRDDEPT6@ GMAIL.COM

KEHILANGAN TELAH HILANG : AKTA JUAL BELI NOMER : 364/JB-CBT/X/2014 AN. AMAT YANI BERALAMAT KP. UTAN RT 004/008, KELURAHAN WANASARI, CIBITUNG. TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N MUHI BIN KALIM SHM NO 02872, LUAS 464 METER, ALAMAT KP CINYOSOG RT 004 RW 003, DESA BURANGKENG, KECAMATAN SETU, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT

DENGAN LUAS 148 M2 JIKA MENEMUKAN HUBUNGI : 081311625312. TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPELAUTAN YANG DILAKSANAKAN OLEH BALAI BESAR PENDIDIKAN, PENYEGARAN DAN PENINGKATAN ILMU PELAYARAN (BP3IP) ATAS NAMA JIMMI KUNDRAAT DI DAERAH TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA. KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH. ATA S N A M A : H O T I B B I N O L O N, K P. L E U N G S I R R T. 03/02, D E S A J AYA S A M P U R N A K E C . S E R A N G

BARU-KAB. BEKASI DENGAN L U A S TA N A H : 8.633 ( D E L A PA N RIBU ENAM RATUS TIGA PULUH TIGA METER PERSEGI), HAK M I L I K N O M O R 00451/ J AYA S A M PURNA, NOMOR INDUK BIDANG : 10.05.15.05.00559, NOMOR SURAT UKUR : 10.05.15.05.00559/1997, NOMOR SERI SERTIFIKAT : AJ 965209. HUB BP. AGUS HP : 0855-1701-026 KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 DIINFORMASIKAN BAHWA AUTO2000 KEHILANGAN DOKUMEN BERUPA SATU SET SURAT PEMESANAN KENDARAAN NO. T262 - 46136. BERKENAAN

DENGAN KEHILANGAN TERSEBUT, AUTO2000 TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS PENGGUNAANYA SEJAK TGL. 30 JULI 2020 KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH

ATA S N A M A A J I D B I N N A L I M , K P. L A N G K A P L A N C A R R T.0 0 4 / RW.002 D E S A S U K A R A G A M K ECAMATAN SERANG BARU KABUPAT E N B E K A S I . TA N A H S AWA H S E L U A S : 2.857 M 2 ( D U A R I B U

D E L A PA N R AT U S L I M A P U L U H T U J U H M E T E R P E R S E G I), S E RTIPIKAT HAK MILIK (SHM) NOMOR : 00451/S U K A R A G A M, S P P T N OM O R : 32.18.021.002.010.0018.0 HUBUNGI : AJO : 0822-1114-3241


KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP

METRO PURWAKARTA 8 SEMANGAT BARU PURWAKARTA

SENIN, 29 MARET 2021

Rumah Janda Porak-poranda

PETANI MILENIAL Eni Lestiorini Sukses Tanam Hidroponik PU RWA K A RTA Remaja Pur wakarta bernama Eni Lestiorini sukses mengembangkan bercocok tanam dengan metode hidroponik. Ia bertani dengan metode modern di Kampung Malangnengah Wetan Rt 10 Kelurahan Nagri Tengah, Kecamatan Purwakarta Kota, Kabupaten Purwakarta. Ia m enga ku mu la i terjun ke dunia perEni Lestiorini tanian ini sejak 2011 memanfaatkan lahan terbatas di sekitar rumah. Jenis sayuran yang pertama di tanam adalah daun, kangkung, pakcoy, salada, bayam, kemudian mencoba ke tanaman berbuah memanfaatkan lahan yang ada. “Di wilayah perkotaan lahan cukup terbatas, maka tanam dengan cara hidroponik solusinya. Melalui media ini bukan istilah berapa luas, melainkan berapa banyak jumlah lubang tanam,” kata Eni. Memilih tanam sayuran dengan metode hidroponik karena mudah dalam hal penanaman juga mudah dikontrol ketika panen. Selain itu, sayuran yang dihasilkan juga lebih sehat karena tanpa pestisida semprot dan bisa dikendalikan cara panen. “Atas keunggulan itu, maka saya lebih memilih bercocok tanam dengan metode hidroponik. Soal hasil panen tergantung masa panen, sementara penjualan melalui pasar online dan pasar tradisional setiap Senin-Kamis,” kata Eni. Motivasi Eni terjun ke pertanian adalah ingin menjadi petani berdasi dan milenial, yang mampu menjaga ketahanan pangan meski di lahan terbatas. Atas motivasi itu, Eni berhasil merangsang masyarakat sekitar terjun bercocok tanam sayuran dengan metode hidroponik. (san/red)

Sudah Sepekan Belum Dapat Bantuan PURWAKARTA - Lengkap sudah penderitaan Nengsih (38), janda miskin yang tinggal di Kampung Jamaras, Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta ini. Saat hujan deras kembali turun disertai angin kencang mengakibatkan rumah tempat tinggalnya yang tak layak huni porak poranda rata dengan tanah. Peristiwa yang sudah terjadi selama sepekan ini, hingga saat ini belum mendapat bantuan dari pihak manapun termasuk bantuan dari pemerintah Kabupaten Purwakarta. Kurang lebih 10 tahun rumah gubuk sebagai tempat tinggal sang janda tersebut luput dari program bantuan Rumah Tak Layak Huni (RTLH) yang selama ini di gambar gemborkan sebagai salah satu program unggulan pemerintah yang sangat dirasakan baik oleh masyarakat. Nengsih menjelaskan, malam saat kejadian di dae-

HASAN KOBRA/KARAWANG BEKASI EKPRES

HANCUR: Rumah seorang janda yang tinggal di Kampung Jamaras, Desa Cisarua, Kecamatan Tegalwaru, Purwakarta ini hancur diterjang hujan deras dan angina kencang.

rah tersebut sedang dilanda hujan cukup deras. Namun, karena kondisi bangunan rumahnya sudah lapuk, tiba-tiba ketika dia bersama anaknya sedang tidur terdengar suara kayu dan tembok yang retak. Tak lama, dia bersama anaknya segera bangun dan keluar rumah. “Rumah saya memang sudah reyot dan seadanya. Jadi, ketika hujan datang kami pun merasa takut kalau rumahnya akan roboh. Waktu rumah saya roboh, saya sama anak lagi tidur.

Enggak lama kami keluar dan tak lama rumah kami roboh. Tapi, untungnya kami sudah keluar, kalau enggak, mungkin saya sama anak sudah meninggal tertimpa,” tutur Nengsih yang bercerita ke Masyarakat Relawan Purwakarta (MRP), baru-baru ini. Miris dan sangat memperihatinkan, pasca tempat tinggal yang selama ini dihuni bersama 5 anaknya tersebut roboh hingga rata dengan tanah membuat Nengsih bersama ke 5 anaknya terpak-

sa harus tinggal sementara di bangunan rangkai milik warga setempat yang berbelaskasihan terhadapnya. Setelah suaminya meninggal sekitar 5 tahun lalu, Nengsih tak mempunyai penghasilan untuk menghidupi ke 5 anaknya tersebut. Dengan kondisi serba kekuarangan Nengsih dan ke 5 anaknya hanya bisa makan jika ada bantuan dari para tetangga dan warga yang memberinya makanan. “Saya gak punya penghasilan, makan aja kalau ada tetangga yang ngasih. Jadi jangankan buat perbaiki rumah,” ucapnya dengan raut wajah yang menunjukkan kesedihan mendalam. Ningsih yang memiliki riwayat penyakit yang dideritanya selama 12 tahun, membuat dirinya harus melakukan kontrol ke puskesmas. Kini ningsih dan ke 5 anaknya hanya berbekal belaskasihan dari para tetangga dan warga setempat untuk bertahan hidup setelah bangunan yang berada di tanah milik PJT II Jatiluhur yang ia tempati roboh karna usang dan sudah tak layak huni. Ia berharap ada bantuan

Pemerintah Kabupaten Purwakarta ataupun dermawan untuk memperbaiki rumah yang roboh. “Saya hanya berharap bantuan dari pemerintah ataupun para dermawan, buat makan saja susah, gimana buat memperbaiki rumah. Untuk usaha saja saya sudah tidak punya,” tuturnya. Terpisah, Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Purwakarta, Ceceng Abdul Qodir menuturkan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk dapat segera memberikan bantuan kepada Ningsih, agar memiliki tempat tinggal yang nyaman. “Saya akan segera koordinasi dengan Dinsos P3A atau Kesra untuk koordinasi masalah bantuan awal terlebih dahulu. Artinya mau bagaimana caranya, agar orang itu nyaman dulu. Karena, jika untuk RLTH itu kan tidak bisa langsung, harus ada kajian dulu. Tidak bisa serta merta. Tapi, harus dicarikan solusi, kan ada dana tak terduga, nanti koordinasi,” singkat Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu. (san/red)

LITERASI

ISTIMEWA

TOKO BUKU: Pembukaan Gramedia Purwakarta.

Gramedia Hadir di Purwakarta PURWAKARTA- Warga di Kabupaten Purwakarta, tidak usah bingung mencari buku yang diperlukan. Sebab, Gramedia saat ini telah hadir di Purwakarta terletak di Jalan Raya Veteran, Kelurahan Nagri Kaler. Marketing General Manager PT Gramedia Asri Media, Yola Putriyanie mengatakan, Gramedia menyediakan sekitar 5.000 judul buku untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Purwakarta. Selain buku, juga menyediakan bermacam-macam alat tulis, produk-produk multimedia, mainan, alat olahraga, produk fancy, dan lain-lain. “Kami hadi di sini karena Purwakarta saat ini semakin perkembangan dan kami ingin mengembangkan literasi di sini,” kata dia dalam Grand Opening Gramedia Purwakarta (27/3). Perkembangan teknologi saat ini semakin canggih, namun ia menyebut kebutuhan minat baca secara fisik masing tinggi. Hal itu menjadi dasar Gramedia hadir di Kabupaten Purwakarta sebagai cabang ke 119 di kota ke 54. Akan tetapi, jika ada customer yang membutuhkan buku digital, Gramedia sudah siap dengan aplikasi yang bisa diakses. “Untuk buku digital belum ada 5%, sebagian besar berupa fisik,” kata Yola. (san/red)

HASAN KOBRA/KARAWANG BEKASI EKPRES

MENINGKAT: Kondisi jalan rusak di Kabupaten Purwakarta ikut menyumbang meningkanya angka kecelakaan lalulintas.

Kapolres: Jalan Rusak Termasuk Penyebab Kecelakaan Meningkat PURWAKARTA - Jalan Raya di Purwakarta rawan kecelakaan dan sering memakan korban jiwa, hal teraebut saat ini, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) masih menjadi momok bagi masyarakat ketika berkendara. Terdapat berbagai faktor penyebabnya, seperti human eror (mengantuk saat berkendara), faktor kendaraan, faktor alam yang tidak bersahabat, hingga jalanan rusak. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Purwakarta, AKBP Ali Wardana melalui Kepala Unit (Kanit) Laka Lantas, IPDA Jamal Nasir saat dite-

mui di sela-sela kegiatanya, baru-baru ini. Berdasarkan data dari Satlantas Polres Malang, untuk wilayah Kabupaten Purwakarta selama Februari 2021 kemarin, angka laka lantas bertengger di 25 kejadian. Akan tetapi jumlah tersebut mengalami penurunan pada bulan Maret 2021. “Pada Maret 2021 terdapat 17 kasus laka lantas di Kabupaten Purwakarta, dengan korban meninggal dunia sebanyak 11 orang, 2 orang mengalami luka berat, dan 24 orang mengalami luka ringan,” tutur pria yang akrab disapa Jamsir itu. Sementara, sambung dia,

pada Februari 2021, ada sebanyak 25 kejadian, dengan korban meninggal dunia sebanyak 5 orang, korban dengan luka berat 2 orang dan 34 orang mengalami luka ringan. “Dari data itu, kita bisa melihat bahwa benar ada penurunan kecelakaan,” paparnya. Jamsir melanjutkan, faktor penyebab kecelakaan yang kerap terjadi lantaran human eror dan faktor cuaca. “Kebanyakan kecelakaan terjadi lantaran human eror, seperti mengantuk, tidak mahir mengemudikan kendaraan, dan pelanggaran lalu lintas. Selain itu faktor

Salah satu kendaraan yang mengalami kecelakaan di Purwakarta.

alam seperti jalan licin juga jadi penyebab kecelakaan,” imbuhnya. Untuk lebih menekan kasus kecelakaan, Jamsir mengimbau kepada masyarakat agar selalu men-

taati peraturan lalu lintas. “Pakailah Helm, taati peraturan lalu lintas, jangan ugal-ugalan di jalan serta perhatian faktor kendaraan juga,” pungkasnya. (san/ red)

‘The Power Emak-emak’ Bentengi Keluarga dari Ancaman Peredaran Narkoba PURWAKARTA- Pemkab Purwakarta melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) menggandeng Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Karawang mengelar Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) sehingga peredaran narkotika bisa ditekan. Kegiatan bertajuk Pentingnya Peran Orang Tua Dalam Upaya Pencegahan Penyelahgunaan Narkoba dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Ke p a l a B a g i a n Ke s r a Purwakarta, A.M Sundari, menjelaskan, tujuan dari kegiatan ini lebih memberikan pemahaman kepada

masyarakat di kabupaten Purwakarta akan bahaya narkoba, kerena korban dari barang haram tersebut itu kebanyakan generasi muda dimana mereka semua merupakan generasi penerus bangsa, sehingga perlu diantisipasi sejak dini. “Kegiatan ini merupakan perhatian dari pemerintah Kabupaten Purwakarta dalam upaya menanggulangi masalah narkoba. Pasalnya Pemerintah wajib hadir ditengah masyarakat bersama-sama berperan aktif, karena tak cukup pemerintah saja yang menanggulangi masalah narkoba ini, tetapi seluruh komponen masyarakat juga harus ikut berperan,” jelas Sundari, saat ditemui usai kegiatan

sosialisasi narkoba di Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu (24/3). Ia menambahkan, sosialisasi bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang bekerjasama dengan BNNK Karawang ini, akan menyasar kaum ibu-ibu atau emakemak di 10 Desa di Purwakarta terutama di sejumlah wilayah yang masuk dalam katagori zona merah peredaran Narkoba di wilayah Kabupaten Purwakarta. “Saat ini sudah dua Desa di Kabupaten Purwakarta, yakni Desa Cipinang, Kecamatan Cibatu dan hari ini Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao. Kegiatan ini akan terus dilakukan guna meningkatkan kesadaran

HASAN KOBRA/KARAWANG BEKASI EKPRES

ANTI NARKOBA: Sosialisasi pencegahan narkoba di keluarga yang digelar Pemkab Purwakarta –BNNK Karawang.

dan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkoba adalah tanggung jawab bersama mutlak diperlukan,” tutur Sundari. Di tempat yang sama, Kepala Badan Narkotika Na-

sional Kabupaten (BNNK) Karawang, R.Dea Rhinofa, mengatakan, dalam upaya Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), peran ibu-ibu san-

gat penting. Ia menambahkan, setidaknya dalam lingkungan keluarga, seorang ibu harus bisa memberikan perhatian, memberikan kasih sayang khususnya kepada anak-anak. “Jangan sampai anak-anak itu merasa tidak didengarkan keluh kesahnya, sehingga mencari tempat berkeluh kesah di luar. Setiap sosialisasi, selalu saya sampaikan pentingnya peran ibu-ibu mencegah peredaran narkoba,” tegas pria yang akrab disapa Dea itu. Melalui sosialisasi seperti ini, sambung Dea, Pemkab Purwakarta bersama BNNK Karawang mengajak semua masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam upaya

P4GN dengan menyebarkan informasi yang sudah diperoleh kepada keluarga maupun lingkungan tempat tinggal masing-masing. “Tanpa peran serta dari masyarakat, angka penyalahgunaan narkoba sulit untuk tekan. Untuk itu kami mengajak ibu-ibu, para pemuda, tokoh masyarakat dan seluruh masyarakat untuk menjadi Penggiat Anti Narkoba dengan menyebarkan lagi informasi bahaya penyalahgunaan Narkoba ke masing-masing tempat tinggalnya untuk berkomitmen bersih dari Narkoba diawali dari lingkungan keluarga. Tapi yang luar biasa itu The Power of Emak-emak,” pungkasnya. (san/red)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 29 Maret 2021 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu