AKTUAL DAN TERPERCAYA RABU, 29 JANUARI 2020
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO.ID
HARGA Rp3.000
karawangbekasiekapres
Golkar Pilih Cellica, Poros Juang Menggertak KARAWANG - Sejumlah partai politik di Karawang ramai-ramai menyatakan dukungan kepada Cellica Nurrachadiana, bakal calon petahana jelang Pilkada Karawang 2020. Cellica dinilai masih cukup kuat
dan masih berpeluang memenangkan pilkada nanti. “Kami Poros Perjuangan sedang membahas sejumlah nama yang bakal disokong. Tentu ada nama Cellica. Nama-nama yang kami bahas ini dinilai sosok terbaik yang
bakal berkompetisi di Pilkada nanti,” kata Bambang Maryono, Ketua DPD PAN Karawang saat ditemui di sebuah taman, Jalan Pangkal Perjuangan Karawang, Selasa (28/1/2020). Bambang merupakan ini-
siator Poros Perjuangan, berisi 6 partai yaitu PDIP, PBB, PPP, Hanura dan PAN. Bambang menyatakan Poros Perjuangan merupakan cikal bakal koalisi. Kekuatannya, cukup signifikan. Ia
TIGA YONO: Bambang Maryono, Mulyono dan Yono Kurniawan.
Ke Halaman METRO KARAWANG n
Cukong Kuasai Gawir Cibeet
BURSA KERJA
EKSPRES
Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di
Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek
Koran KBE!
BUKA HALAMAN DESA KITA...
HEBOH VIRUS CORONA
Karawang Juga Waspada
KARAWANG - Kabupaten Karawang mulai melakukan waspada dini virus corona. Kewaspadaan itu dilakukan dengan mengirimkan surat edaran kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit di Karawang. Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang, Nurdin Hidayat mengatakan, kewaspadaan dini dilakukan dengan melakukan standar operasional kewaspadaan virus corona dan peningkatan sosialisasi etika batuk dan bersin. “Nanti ada SOPnya yang kita siapkan dari Puskes-
Cellica Harus Segera Bentuk Tim Teknis
Nanti ada SOPnya yang kita siapkan dari Puskesmas hingga ke Rumah Sakit. Setelah itu juga ada peningkatan sosialisasi etika batuk dan bersin kepada masyarakat. Bagaimana ketika batuk dan bersin untuk menutup mulutnya,” Nurdin Hidayat Plt Kepala Dinas Kesehatan Karawang
mas hingga ke Rumah Sakit. Setelah itu juga ada peningkatan sosialisasi etika batuk dan bersin kepada masyarakat. Bagaimana ketika batuk dan bersin untuk menutup mulutnya,” ujar Nurdin kepada wartawan, Selasa (28/1). Lanjut Nurdin, untuk SOP kewaspadaan virus corona, Dinas Kesehatan untuk pihak Puskesmas siaga, namun jika adanya pasien yang mengalami batuk berat dan dinilai suspect. Maka segera dirujuk ke RSUD Karawang. “ Jadi Puskesmas jangan menyimpulkan. Nanti biar rumah sakit dengan dokter spesialis paru yang memeriksa. Jika sudah positif akan segera dirujuk ke enam rumah sakit khusus penanganan virus korona,” jelasnya. Ke Halaman METRO KARAWANG n
ILUSTRASI
VIRUS CORONA: Tiga negara di ASEAN mengonfirmasi kasus penyebaran virus corona.
GAWIR CEBEET: Pekerjaan merusak lingkungan di Sungai Cibeet ini menjadi bukti bahwa ada cukong dan pemodal yang bermain di wilayah itu.
KARAWANG- Pekerjaan merusak lingkungan di Sungai Cibeet, dalam hal ini kasus tembok Water Park menjadi bukti bahwa ada cukong, pemodal yang bermain di wilayah itu. Karenanya, Pemkab Karawang diminta untuk segera mengambil langkah nyata untuk menyelamatkan masyarakat di sekitaran bantaran Cibeet dan Kecamatan Telukjambe Barat. Hal itu disampaikan anggota DPRD Karawang Indriyani, MH di sela-sela melakukan penulusuran dan pengumpulan bahan informasi terkait ramainya pemancangan Sungai Cibeet oleh salah satu pengembang Water Park di Kabupaten Bekasi yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang. “Kita tidak ingin per-
…. Sejak tiga tahun ke belakang bantaran Cibeet itu sudah dikuasai oleh salah satu pengembang besar. Gawir-gawir Cibeet itu dikuasai pengembang. Silahkan cek ke warga mulai dari Desa Wanakerta, Desa Mulyajaya, Desa Mekarmulya sampai Desa Parungsari…” Indriyani Anggota DPRD Karawang
Ke Halaman METRO KARAWANG n
Kasus Korupsi 4 M, Disdikpora dan SMKN Harus Terbuka KARAWANG - Naiknya kasus dugaan korupsi di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang mendapatkan tanggapan serius dari Komisi IV DPRD Karawang. Asep Syarifudin menyampaikan bahwa Disdikpora dan salah satu sekolah SMK Negeri tak lama lagi akan secepatnya mendapatkan panggilan dari pihaknya. Akibat dengan melambungnya kabar perkara yang
di tangani pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) naik dari status penyelidikan ke status
Asep Syarifudin
penyidikan. Karena dianggap kasus penyalahgunaan dan telah merugikan uang negara sebesar Rp 4 Miliar. “Atas dasar kewenangan maka perlu kami panggil Disdikpora Karawang dan pihak SMK Negeri agar kami mengetahui secara detail kasus yang terjadi pada 2015 silam ini,” ungkapnya. Politisi Golkar Karawang ini mengaku tak mengetahui percis berapa jumlah dugaan Ke Halaman METRO KARAWANG n
Ketua DPC PDIP akan Polisikan Penghina Partai KARAWANG - DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karawang berencana akan melaporkan pencemaran
nama baik yang dilakukan oleh salah satu akun Facebook bernama Dede Septi Ke Halaman METRO KARAWANG n
Panas Jelang Pilkades Serentak di Karawang
Belum Pemilihan, Warga Sudah Paksa Panitia Bubar Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak di 45 desa se-Karawang, situasi di desa-desa itu mulai memanas. Banyak sesama anggota keluarga yang tiba-tiba saling tak tegur sapa lantaran berbeda dukungan. Bahkan sampai ada, yang belum juga pemilihan digelar, panitia pemilihan kepala desa sudah didemo massa. YANA TOYYIB, CIKAMPEK
PAGI (28/1) kemarin, sebagian warga Desa Mekarjaya Kecamatan Purwasari mendadak berduyun-duyun mendatangi ruangan Kantor Desa Mekarjaya. Dalam waktu yang singkat, halaman kantor desa sudah dipadat massa. Kedatangan mereka ke kantor desa ternyata menyuarakan penolakan terhadap hasil penetapan bakal calon kepala desa yang digelar dan diumKe Halaman METRO KARAWANG n Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
YANA TOYYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES
PILKADES SERENTAK: Menjelang pelaksanaan Pilkades Serentak di 45 desa se-Karawang, situasi di desa-desa itu mulai memanas. Banyak sesama anggota keluarga yang tiba-tiba saling tak tegur sapa lantaran berbeda dukungan. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
RABU, 29 JANUARI 2020
METRO KARAWANG PARLEMENTARIA
Komisi III: Pembangunan Jangan Terfokus di Kota KARAWANG- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang nilai ada kesenjangan pembangunan di Kabupaten Karawang. Pasalnya, pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Karawang itu di okuskan di wilayah perkotaan. “2019 menjadi acuan pemikiran 2020, Pemkab
Karawang masih berkutat di persoalan devisit, 2019 kemarin belum terselanggaranya pembangunan yang merata terutama dapil 2 dan 3,” ujar Ketua Komisi III DPRD Karawang, Endang Sodikin. Menurut Endang, pihaknya mencatat di 2019 Pemkab Karawang memberikan lompatan yang menguras APBD dengan dilakukannya
pembangunan proyek besar, seperti Lapang Karangpawitan, Pemda II, GOR Panatayuda, RDB, dan beberapa Jembatan. Namun, banyaknya pembangunan infrastruktur tidak diiringi dengan pembangunan sumber daya manusia. “Kelemahan Pemkab Karawang pada era ini belum terbangun secara sistematis untuk mendongkrak ekoni-
mi masyarakat,”jelasnya Berdasarkan data angka kemiskinan di Kabupaten Karawang mencapai 200 ribu lebih, ini menjadi sebuah catatan apakah dengan maraknya pembangunan bisa menaikan tarap hidup masyarakat Karawang. “A n g k a k e m i s k i n a n di Karawang itu pasti bertambah,”pungkasnya. (red)
Endang Sodikin Ketua Komisi III DPRD Karawang
Nelayan Karawang Ngadu ke DPR RI Kecewa “Dininabobokan” Janji Kompenasasi Pertamina KARAWANG- Kasus tumpahnya minyak di Perairan Karawang, Jawa Barat yang terjadi sejak Juli 2019 lalu, ternyata masih belum terselesaikan secara utuh hingga sekarang. Meski tak sebanyak dulu, di pinggiran Perairan Karawang masih sering ditemukan minyak tergenang. Keluhan tersebut disampaikan sejumlah perwakilan nelayan Karawang yang mendatangi Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (28/1). Ironisnya, kompensasi untuk masyarakat pun disinyalir masih terhambat. Karena itu, mereka mengadu ke DPR untuk meminta bantuan. Nur Hakim, perwakilan nelayan dari Desa Sungai Buntu menyebut kalau selama ini nelayan seolah “dininabobokan” dengan janji kompensasi. Semula mereka dijanjikan pembayaran selesai pada September 2019. Namun hingga kini, ganti rugi bagi nelayan yang terdampak belum juga tuntas. Padahal selama perai-
ran belum bersih, nelayan tak bisa melaut hingga 5 bulan lamanya. “Pernah berapa kali Pertamina menjanjikan, bulan September, November, kemudian Desember, dan sampai saat ini belum juga terealisasi,” kata Hakim. Diakui Hakim, pendataan sejak awal memang sudah dilakukan. Sebagian dari warga terdampak yang terdiri dari nelayan, petambak, dan pedagang di pesisir pantai pun sudah menerima kompensasi tersebut. Namun besaran kompensasi yang diterima tak sesuai dengan kerugian mereka. Menurutnya, satu warga terdampak hanya mendapat Rp1.800.000 yang merupakan kompensasi untuk dua bulan kerugian yang mereka terima, imbas dari tumpahan minyak Pertamina. “Berarti kerugian sebulan hanya dihitung Rp900.000, padahal rata-rata nelayan itu bisa pulang dengan membawa Rp150.000 per hari. Mestinya itu dikalikan dengan 30 hari dan dikalikan lagi dengan lima bulan karena sejak Juli sampai November (2019) kami kan tak bisa melaut. Belum lagi di lapangan masih banyak juga yang sudah terdaftar tapi tak kunjung dicairkan dan sebagian lagi
yang masih mengurus daftar susulan,” ucap dia. Perwakilan nelayan dari Desa Pakis Jaya Utara, Waspin Apandi juga menyatakan hal serupa. Menurut dia, sampai saat ini bahkan kerugian karena kerusakan lingkungan masih berdampak besar, terutama bagi nelayan kerang dara. Pasalnya, sisa minyak masih sering ditemukan menempel di pinggiran pantai tempat kerang dara bersarang. “Ketika kerangnya baru ditangkap dari laut memang nggak berbau. Tapi setelah dimasak banyak yang mengadu ada bau dan rasa solarnya. Ini kan kami dirugikan lagi kalau begitu,” ucap Waspin. Pihaknya pun mengaku selama ini sudah mengadu ke banyak pihak mulai dari tingkat desa, dinas, pemkab, hingga DPRD Provinsi. Sementara itu, Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDIP Ono Surono akan mendorong komisinya untuk segera mengundang Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, serta Pertamina terkait pencemaran laut di Kabupaten Karawang. “Saya yakin setiap pencemaran yang dilakukan indusrti migas tidak seketika akan ter-
Cukong Kuasai .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES masalahan pemancangan ini kemudian hari terjadi di Wilayah Karawang, informasi yang saya dapat, sejak tiga tahun ke belakang bantaran Cibeet itu sudah dikuasai oleh salah satu pengembang besar. Gawir-gawir Cibeet itu sudah dikuasai pengembang. Silahkan cek ke warga mulai dari Desa Wanakerta, Desa Mulyajaya, Desa Mekarmulya sampai Desa Parungsari,” ujar Indri yang merupakan legislator asal Kecamatan Telukjambe Barat. Pihaknya juga minta bagian Pertanahan Setda Kabupaten Karawang, Kantor BPN/ATR Karawang, BBWS dan Pemerintahan Desa segera melakukan inventarisasi terkait permasalah tersebut.
“Terkait alas hak, hak atas lahan, lahan timbul dan lahan yang tergerus aliran sungai bupati harus segera menginstruksikan bidang terkait untuk segera bekerja. Sehingga hal-hal yang terjadi seperti pemancangan bantaran Cibeet oleh pengembang water park tersebut tidak terjadi,” tambahnya. Jika dibiarkan, kata Indri, bahaya banjir yang lebih besar mengancam warga. Selain itu bisa memunculkan potensi konflik sosial. “Ini harus sama-sama kita antisipasi. Coba bayangkan kalau Sungai Cibeet dari mulai Desa Wanakerta sampai Desa Parungsari areanya dikuasai investor apa yang akan terjadi,” tanya Indri. Dijelaskan juga, salah satu
mengklaim, poros Perjuangan punya modal 11 kursi. “Kita (para ketua parpol daerah) sudah beberapa kali bertemu, diskusi intensif dan membentuk kesepahaman. Saat ini juga sedang menjalin komunikasi dengan partai lain seperti Gerindra dan PKB untuk ikut bergabung,” ungkap Bambang. Menurut Bambang, Cellica dinilai masih kuat dan berpeluang menang. Sebab sebagai petahana, Cellica dinilai masih populer dan punya modal besar. “Cellica masih kuat. Tapi kami mungkin juga mengusung
pasangan sendiri. Sangat mungkin,” tutur Bambang. Dukungan kepada petahana juga dinyatakan oleh DPD Golkar Karawang. Dalam waktu dekat, Golkar bakal melakukan deklarasi mendukung Cellica di pilkada. “Kami akan deklarasi dukung Cellica sebagai calon bupati. Dan akan mendorong kader Golkar untuk menjadi wakilnya,” kata Timmy Nurjaman, Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Golkar Karawang kepada wartawan, Selasa (28/1/2020). Ditemui terpisah, Ketua
payung hukumnya adalah Undang-undang Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air, serta Peraturan Pemerintah No. 38 Tahun 2011 tentang Sungai. “Kita berharap ini pijakan Pemkab dalam melakukan inventarisasi dan penertiban bangunan yang berada di bibir sungai, 10 – 20 meter dari bibir sungai tidak boleh ada bangunan. Tapi yang menjadi permasalahan tidak sedikit warga yang memegang sertifikat hak milik atas sepetak tanah yang berada di bantaran sungai. Dan yang sangat disesalkan di lapangan SHMSHM itu sudah beralih tangan ke para cukong,” paparnya. Sementara BPN Karawang diminta segera memeriksa alas hak atas keluarnya SHMSHM yang berada di bantaran sungai cibeet tersebut. (red)
DPD Golkar Karawang, Syukur Mulyono menuturkan, Golkar sedang menyiapkan kader terbaiknya untuk dipasangkan dengan Cellica nanti. “Calon wakilnya masih kami bicarakan di internal,” ungkap Mulyono saat ditemui detik di sebuah taman, Jalan Pangkal Perjuangan, Karawang, Selasa (28/1/2020). Mulyono menuturkan, dukungan Golkar kepada Cellica tak lepas dari arahan Ketua Golkar Jawa Barat, D edi Mulyadi. “Dukungan kepada Cellica diberikan Pak Dedi Mulyadi secara tersirat. Pada prinsipnya, kami taat,” kata Mulyono. (rie)
Karawang Juga .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Ia m e n g i m b a u k e p a d a masyarakat Karawang untuk tetap tenang. Ketika ada masyarakat yang mengalami gejala batuk berat dan pilek dengan
sebelumnya pernah berpergian ke negera tertentu khususnya China, maka untuk segera melakukan pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, Direktur
recovery dalam waktu dekat. Pasti ada proses sehingga harus ada pendampingan kepada nelayan yang dirugikan,” kata Ono.
Anggota legislatif dari Indramayu, Jawa Barat ini, menuturkan, Pertamina hendaknya memberi kompensasi sesuai dengan penghasilan
nelayan per hari. Akibat pencemaran yang terjadi, akses masyarakat untuk mencari nafkah terhambat. “Oleh karena itu kami akan meminta
KKP berkoordinasi dengan dinas terkait agar ganti rugi sesuai dengan kerugian yang dialami masyarakat,” katanya. (bbs/mhs)
mendorong kasus ini agar pihak Disdikpora Karawang dan SMKN bersikap komunikatif dan kooperatif dengan pihak Kejari Karawang, supaya kasus tersebut bisa segera terselesaikan. “ Kami harapkan mereka kooperatif kepada hukum dan agar didalam kasus ini bisa dijadikan pembelajaran, agar bisa menjadi contoh bagi sekolah lainnya untuk lebih teliti menentukan segala sesuatu hal,” pesannya. Sementara selaku Ketua MKS S SMK Kabu pate n Karawang, Makmur men-
gaku belum bisa memberikan tanggapannya terkait salah satu sekolah SMKN di karawang yang terjerat kasus. “ Saya belum bisa kasih komentar ya, masih dalam proses hukum,” ungkapnya. Sementara pihak Disdkpora Karawang belum memberikan penjelasan atas kasus yang ada di dinas itu. Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang, Cecep Mulyawan saat ditemui belum mau memberikan komentar soal dugaan kasus yang ditangani oleh Kejari tersebut. (oib)
disapa Kang Pipik ini, pemilik akun juga sempat melontarkan komentar ‘asal ulah kelompok perampok uang rakyat PDIP we’, sehingga dirinya mengambil langkah tegas untuk melaporkan pencemaran nama baik ini. “Kami akan cari akun DeDe Septi, karena telah menghina partai kami. Biar dia paham hukum,” ucapnya Hal senada dikatakan Wakil BP Pemilu DPC PDIP Karawang Perjuangan Kab. Karawang, bahwa tim ad-
vokasi sudah siap melaporkan ke Mapolres Karawang hasil Kajian sudah Masuk Katagori pelanggaran UU ITE. Serta Pecemaran Nama baik Organisasi Partai “Pastinya apa yang sudah diupayakan saat ini adalah sikap dari partai. Yang merasa sudah dicemarkan nama baiknya. Dan tujuan paling utama adalah memberi pembelajaran bagi masyarakat. Agar di setiap memberikan postingan, jangan sembarangan,” pungkasnya. (gie)
Kasus Korupsi 4 M ....
Golkar Pilih .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES
ISTIMEWA
CURHAT KE DEWAN: Kasus tumpahnya minyak di Perairan Karawang, Jawa Barat yang terjadi sejak Juli 2019 lalu, ternyata masih belum terselesaikan secara utuh hingga sekarang.
RSUD Karawang, Sri Sugihartati menyebutkan telah menyiapkan lima kamar di ruang isolasi untuk pasien suspect corona. “Yang kita siapkan ada 5 kamar dalam satu ruangan isolasi,” pungkasnya. (rie)
dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES kerugian uang negara di kasus SMKN tersebut. Namun sepengetahuannya, anggaran peningkatan mutu manajemen sekolah (PMMS) yang digelontorkan pemerintah Kabupaten Karawang pada tahun 2015 untuk sejumlah pendidikan menengah cukup besar “Waktu itu, anggaran PMMS cukup siginifikan diberikan untuk pendidikan menengah di Disdikpora Karawang,” terangnya. “Berdasarkan informasi yang didapatkannya kasus
tersebut bermula karena penggunaan sebagian dana PMMS yang tidak sesuai plotnya tetapi dianggap lebih urgen, yakni digunakan untuk pembelian sejumlah perangkat komputer. Sementara tidak ada bantuan dari APBD I atau APBD II untuk pembelian sejumah perangkat komputer, SMKN waktu itu kan mau laksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), lalu digunakanlah dana PMMS tersebut,” jelasnya. Dirinya berharap bisa
Ketua DPC PDIP akan .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES terhadap partai PDI Perjuangan ke Polres Karawang. Diketahui, postingan yang melecehkan partai berlogo banteng tersebut, tersebut ditulis dalam komentar akun Facebook (FB) dengan nama ‘DeDe Septi’, saat mengomentari status “PKS Deklarasikan Tiga Kader Terbaikbaka; Calon Bupati Karawang. Ketua DPC PDIP Karawang, Taufik “Pipik” Ismail mengatakan pemilik
akun Facebook DeDe Septi akan dilaporkan ke Polres Karawang karena telah menghina PDI Perjuangan. “Nama akun facebook DeDe Septi. Telah melakukan pencemaran nama baik terhadap PDI Perjuangan khusus Kabupaten Karawang dan umumnya PDI Perjuangan se Indonesia, dengan memberikan komentar,” ujarnya kepada KBE, Selasa (28/01). Menurut pria yang akrab
Belum Pemilihan, Warga Sudah .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES kan sehari sebelum mereka berdemo. Hendi salah satu perwakilan warga setempat mengaku tidak puas dengan hasil penetapan bakal calon kepala desa yang akan dilaksanakan secara serentak nanti. Pihaknya bersama warga sengaja melakukan aksi demo tersebut sebagai bentuk kekecewaan warga terhadap panitia Pilkades di Desa Mekarjaya. “Saya bersama warga tidak puas dengan hasil panitia karena sudah tidak mentaati aturan gubernur sesuai Perbup Nomor 30
tahun 2019No 30 tahun 2019 di sini panitia tidak becus dalam memilih bakal calon,” tegasnya. Tak hanya itu bahkan beberapa keanehan yang dilakukan panitia Pilkades dalam penetapan calon terlihat jelas mulai dari ada 7 nama bakal calon kepala desa serta salah satu calon yang merupakan berasal dari luar warga desa itu sendiri. “ Tidak ada pengumuman kepada masyarakat bahwa mereka meloloskan begitu saja, padahal sudah
jelas harus diumumkan sebelum penetapan calon,” terangnya. Menurutnya, panitia tidak terbuka dan melakukan beberapa pelanggaran yang tidak sesuai dengan aturan. Oleh karenanya, s eb ag i a n wa rga m e ng inginkan panitia pilkades d i D e s a Me k a r jay a d i bubarkan. “Langkah selanjutnya panitia harus dibubarkan dan pemilihan tidak kondusif karena panitia melanggar aturan Bupati Karawang,” terangnya. Hal serupa juga disamp a i k a n w a r g a l a i n n y a,
Umar meminta agar ada perhatian dari pemerintah kabupaten karawang terhadap para panitia pilkades yang dianggap melanggar aturan yang sudah ditetapkan. “ Kita demo karena panitiannya tidak jujur dan tidak terbuka banyak aturan yang dilanggar,” akunya. Sementara saat berlangsungnya aksi penolakan warga di depan kantor desa tersebut sejumlah aparat pemerintah desa terlihat hanya diam dan tidak memberikan tanggapan sama sekali baik ke pihak media maupun warga. (Oib)
Semangat Baru Bekasi
SENIN, RABU, 29 JANUARI JANUARI 2020 2020
HARGA HARGA Rp3.000 Rp3.000
Pabrik Gas Meledak
RESES
PT Semar Gemilang Diminta Tanggungjawab
RESES : Anggota dewan di Kabupaten Bekasi saat ini melakukan reses dan menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.
Warga Minta Disediakan Perahu Karet TAMBUN SELATAN - Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Marico serap aspirasi warga Kelurahan Jatimulya melalui reses masa persidangan tahun 2020 di Gang Jambu Kampung Jati, Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Selasa (28/1). Ke Sambungan
SUKAWANGI - Pabrik gas PT Semar Gemilang di Jalan Raya Sukaringin, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, meledak dan terbakar, Selasa (28/1/2020) dini hari. Menurut informasi polsek setempat, kebakaran diawali oleh kebocoran tabung gas di perusahaan itu. Sementara menurut warga setempat, setelah kebocoran tak lama disusul dua ledakan hebat yang membuat warga panik. Kebocoran selang sementara waktu disebut-sebut lantaran selag gas yang terinjak kendaraan. Saat itu warga yang tinggal di lokasi
panik lantaran mencium aroma gas yang menyengat. “Kejadian bocor gas di PT Sukaringin,” ucap warga pada Selasa pukul 00.11 WIB. Beberapa puluh menit kemudian ia mengatakan terjadi ledakan. “Terjadi ledakan, akhirnya terbakar juga ini PT,” ucapnya. Warga lain, Robin, mengaku setelah mencium bau tak sedap langsung mendatangi lokasi. “Katanya ada kendaraan injak selang gas dan terjadi kebakaran. Ada ledakan. Korbannya belasan,” katanya. Ke Sambungan
MELEDAK : Pabrik Gas yang berada di Kecamatan Sukawangi meledak dan melukai tujuh orang pekerja.
Sidang Meikarta, Waras Akui Setor Uang ke Iwa BANDUNG - Sejumlah saksi dihadirkan saat sidang dengan terdakwa Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat (Jabar) nonaktif Iwa Karniwa, di Pengadilan Tipikor Bandung, pada Senin (27/1/2020). Para saksi dimintai keterangannya terkait perkara suap perizinan Meikarta. Mantan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Iwa Karniwa sempat mengemukakan kepada anggota DPRD Kabupaten Bekasi Soleman dan angg ota DPR D Jawa Barat Waras Wasisto tentang uang suap Rp 1 miliar. Saat itu Iwa karniwa menyatakan bahwa Rp 1 miliar itu murah, biasanya Rp 3 miliar. Hal tersebut terungkap
ISTIMEWA
MEIKARTA : Sidang kasus Meikarta terus berlanjut dengan terdakwa mantan Sekda Jabar Iwa Karniwa.
dalam sidang lanjutan kasus Meikarta jilid 2 dengan terdakwa Iwa Karniwa di Pengadilan Tipikor Bandung. Dalam sidang yang dip-
impin oleh Daryanto tersebut dihadirkan sebelas orang saksi, di antaranya mantan Sekdis PUPR Bekasi Henri Lincoln, anggota
DPRD Bekasi Soleman, anggota DPRD Jabar Waras Wasisto, dan saksi lainnya. Soleman mengatakan, setelah memperkenalkan Henri Linkoln dan Neneng Rahmi kepada Waras Wasisto, dirinya diawal tidak mengetahui untuk angka fee pengurusan Raperda RDTR Kabupaten Bekasi di Provinsi Jabar. Justru, dirinya mengetahui disaat Waras Wasisto menyuruh mengambil uang dari Neneng Rahmi, agar diberikan ke Iwa Karniwa. “Kalau urusan uang saya tahunya pas disuruh ngambil oleh Waras untuk di serahkan ke Iwa. Dan yang menyerahkan untuk Iwa yaitu Waras. Ke Sambungan
ADVERTORIAL
Tiga Fokus Pemerintah Daerah Pemaparan Bupati Eka saat Musrenbang Kecamatan CIKARANG PUSAT - Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja akan memfokuskan pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) pelayanan publik dan infrastruktur. Agar pembangunan dapat dirasakan oleh masyarakat. “Peningkatan kualitas SDM, pelayan publik, dan infrastruktur terintegrasi yang berwawasan lingkungan akan menjadi fokus kami” kata Eka saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan
(Musrenbang) di Kecamatan Bojongmangu dan Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (27/1). Eka menuturkan musrenbang tingkat kecamatan merupakan tahapan dari perencanaan pembangunan daerah. Di mana pihaknya menggagas tema perencanaan pembangunan daerah 2021. “Tema tersebut dititik beratkan pada upaya untuk meningkatkan kualitas SDM masyarakat Kabupaten Bekasi, perbaikan pelayanan kepada masyarakat, serta pembangunan infrastruktur ramah lingkungan,” ujarnya. Lebih lanjut Eka mengatakan, bahwa dalam upaya meningkatkan kualitas SDM perlu adanya dukungan dan kerjasama semua pihak. Kemudian, Eka menyebutkan
bahwa terdapat delapan prioritas pembangunan pada tahun 2021. Diantaranya, Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Persampahan dan Lingkungan Hidup, Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya, Ketenagakerjaan, serta Pelayanan Publik. Khususnya dibidang pendidikan, Eka berharap masalah mebeulair sekolah agar bisa terselesaikan, peningkatan kualitas tenaga pendidik, bantuan biaya pendidikan untuk masyarakat miskin serta implementasi kurikulum berkarakter “Saya ingin masalah mebeulair dirapihkan, sekolah yang sudah mulai roboh atau bangunan yang memang harus diperbaiki, kita perbaiki dulu. Kedepan Ta-
hun 2021 kita susun anggaran beasiswa bagi masyarakat yang kurang mampu dan berprestasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ucapnya Terkait kesehatan, Eka ingin jaminan kesehatan masyarakat miskin melalui BPJS dan Jamkesda lebih ditingkatkan lagi, juga peningkatan status puskesmas pembantu menjadi puskesmas. Masih kata Eka, terkait Infrastruktur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi akan menggelontorkan dana masing-masing senilai Rp 1 miliar untuk setiap desa di Kabupaten Bekasi. Dana itu, dikhususkan untuk desa yang
ingin memperbaiki infrastruktur di wilayahnya agar tercipta pembangunan yang merata di Kabupaten Bekasi. “Progam Satu Miliar Satu Desa akan dimulai pada tahun 2021 mendatang. Oleh karenanya, masing-masing desa melalui kepala desa harus mengusulkan pembangunan apa yang diperlukan warganya agar desa tersebut bisa lebih maju dan tidak tertinggal dengan desa-desa lainnya yang ada di Kabupaten Bekasi,” ungkap Eka Disamping itu, juga terdapat program pengentasan kawasan kumuh melalui Berseka (Bersih, Sehat dan Berkah) termasuk Bebenah (Bedah Nata Rumah). “Rumah-rumah yang tidak layak huni di tahun 2020 ini sengaja
kita anggarkan 27 juta per rumah sebanyak 2000 rumah tidak layak huni melalui bebenah. Tahun depan kita tingkatkan lagi kita rapihin semua. Jadi tidak ada lagi rumah roboh atau rumah tidak layak huni,” tuturnya. Terakhir, Bidang Inovasi dan Tata Kelola Pemerintahan, Eka juga ingin di tahun 2021 peningkatan honor RT/RW, Linmas, kader PKK dan kader Posyandu dinaikan dari Rp 700 ribu menjadi Rp 1 juta. Dengan adanya program-program tersebut Eka, berharap bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bekasi serta pemerataan pembangunan Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik lagi dimasa yang akan datang. (adv/jio/hyt)
MUSRENBANG: Bupati Bekasi Eka Supria Atnaja saat membuka kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Bojongmangu dan Kecamatan Cikarang Pusat, Senin (27/1)
SENIN, RABU, 29 JANUARI JANUARI2020 2020
SAMBUNGAN
BANTUAN : Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Kabupaten Bekasi menyalurkan sebanyak 30 ribu telur kepada warga yang pernah terdampak banjir.
Antisipasi Stunting, Iwapi Salurkan 30 Ribu Telur C I K A R A N G P U S AT – Guna mencegah stunting pada anak, Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) menyalurkan bantuan telur kepada korban banjir. Sebanyak 30.000 butir telur diberikan ke masyarakat di Kabupaten Bekasi. “Ya bantuan kami salurkan
kepada korban banjir di Kabupaten Bekasi,” kata Ketua Iwapi Kabupaten Bekasi, Widi Karyaningsih. Ba ntu a n r i bu a n te lu r tersebut disalurkan atas kerjasama Dewan Pimpinan Pusat Iwapi dengan PT Charoen Pokphand. Bantuan disalurkan melalui
pimpinan cabang Iwapi. “Tentunya sangat bermanfaat sekali bantuan ini, terutama bagi masyarakat yang terdampak banjir di awal tahun lalu,” ujarnya. Apalagi manfaat telur juga sangat baik dan menjadi salah satu menu untuk mencegah stunting. Stunting
merupakan penyakit kurang gizi yang berdampak kepada pengkerdilan anak, sehingga tumbuh kembang anak terganggu. “Nah telur ini kaya akan gizi, kami berharap dengan bantuan ini tidak ada korban stunting di Kabupaten Bekasi pasca banjir,” tandasnya. (har)
dampak banjir. “Kemarin, penanganan evakuasi agak terlambat. Jadi, dibutuhkan perahu karet,” ucap politisi Golkar ini. Program prioritas tersebut nantinya akan akan dilaksanakan pada tahun
2021, termasuk normalisasi dan bersih-bersih Kali Srengseng. “A n g g a r a n n y a m a s u k dalam anggaran biaya tambahan (ABT),” pungkasnya. Reses anggota DPRD Kabupaten Bekasi masa Persidangan Tahun 2020 dihadiri
oleh Camat Tambun Selatan Junaefi, Lurah Jatimulya Charles Mardianus, dan masyarakat setempat. Sementara itu Lurah Jatimulya, Charles Mardianus mengapresiasi terhadap Dewan Marico yang telah menanmpung aspirasi war-
ganya, kedepan reses tersebut bisa diperjuangkan oleh dia dan bermanfaat untuk masyarakat. “Kami berharap apa yang menjadi aspirasi para warga bisa ditampung serta direalisasikan reses ini,” tandasnya. (har)
Meski sempat beredar kabar ada belasan buruh menjadi korban ledakan itu, Polsek Tambelan mengklarifikasi korban berjumlah 7 orang. “Ada tujuh orang, terdiri dari karyawan, security, sopir armada bongkar muat BBG,” kata Kapolsek Tambelang, AKP Shodirin, Selasa (27/1/2020). Empat orang dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, 1 orang dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dan 2 lainnya di RSUD Kabupaten Bekasi. “Kita sudah pasang garis polisi di lokasi, kita buat perimeter. Kebocoran diduga
akibat bocornya selang gas bongkar muat armada BBG,” kata dia. Satu unit truk pemadam kebakaran (damkar) masih bertahan di lokasi. Saat ini Unit Reskrim Polsek Tambelang tengah menyelidiki kasus itu dengan meminta keterangan para saksi. Sementara itu, terkait dengan adanya ledakan tersebut, Wakil Presiden KSPI Obon Tabroni yang juga menjadi anggota Komisi I X DPR RI dar i dapil Bekasi, Karawang, dan Purwakarta turut berduka untuk buruh korban ledakan. Ia mendoakan agar cepat sembuh. “Pengusaha PT SG tidak boleh lepas tangan. Wajib
bertanggungjawab terhadap semua biaya yang dibutuhkan dalam proses penyembuhan para pekerja yang m e n ja d i k o r b a n ,” k a t a Obon. Dalam kesempatan ini, Obon mengutuk kelakuan pengusaha yang hanya b e r f i k i r u nt u k m e rau p untung besar tetapi tidak memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja. Selain itu, lanjut Obon Tabroni, UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kesehatan Kerja perlu segera direvisi. Seh i n g ga l e d a k a n p a b rik yang dalam beberapa tahun terakhir ini terjadi tidak terulang lagi.
“Maka sangat urgent untuk segera melakukan revisi terhadap UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kesehatan Kerja. Sehingga beleid terkait K3 itu bisa menjawab tantangan zaman,” katanya. Dia juga mengingatkan kepada instansi yang bertanggungjawab di bidang ketenagakerjaan agar bersungguh-sungguh melakukan pengawasan terhadap perusahaan. Hal ini, salah satunya, untuk memastikan pihak pengusaha menerapkan K3 dengan sungguhsungguh “Agar nyawa buruh tidak begitu murahnya,” tegas Deputy Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) ini.(dim)
Untuk pemberian pertama dan kedua, Waras yang juga kader PDIP itu menyebut, uang langsung dibelanjakan untuk membuat banner. Sebab saat itu Iwa mencalonkan diri sebagai bakal calon gubernur Jabar. “Untuk pemberian yang Rp 100 juta saya ketemu dengan Pak Iwa saya bilang ini ada titipan, kata Pak Iwa langsung eksekusi saja. Saya serahkan Rp 100 juta ke James (James Yehezkiel/ pembuat banner) kemudian dibelanjakan. Untuk yang Rp 300 juta, saya dapat dari titipan dari Neneng. Saya konfirmasi, Pak Iwa perintahkan langsung eksekusi,” katanya. Banner pun dipasang di lima daerah yaitu Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Karawang dan Purwakarta sesuai permintaan
Iwa yang menilai elektabilitasnya masih rendah di lima wilayah itu. Sementara untuk uang yang Rp 500 juta, Waras pun meminta Soleman untuk mengambil lagi dari Neneng Rahmi. Sehingga dirinya bisa langsung memberikan kepada Iwa Karniwa. Uang pun diantar Soleman ke rumah Waras. Saat di rumah, Waras meminta agar yang itu disimpan di dalam mobil. Waras lantas menelepon Iwa Karniwa menyampaikan titipan dari Neneng. Menurut Waras, saat itu Iwa meminta uang diantar ke Bandung. “Saya bilang saat itu punten saya enggak ke Bandung, saya titip orang saya. Saya minta tolong bu Eva ke Bekasi untuk anter ke Pak Iwa. Saya kasih nomor
orangnya Pak Iwa. Bu Eva sampaikan ke orangnya Pak Iwa. Setelah itu saya ketemu di kantor setelah (rapat) paripurna. Saya bisikan ‘Pak titipan sudah sampai?’. Dia jawab ‘sudah mas, nuhun,” tutur Waras. Sementara itu, Saksi Eva justru menyangkal uang yang Rp. 500 Juta untuk diantarkan ke Iwa bukan diambil dari rumah Waras Wasisto. Namun, uang itu diambil di ruangan khusus Waras Wasisto di ruangan Fraksi Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat. “Yang mulia, saya menyangkal uang yang saya ambil bukan di rumah Pa Waras. Tetapi uang saya ambil diruangan Pa Waras di DPRD Jawa Barat dan di Tahun 2016,” ucap Eva. Dalam perkara ini, perbuatan Iwa dianggap bertentan-
gan dengan kewajibannya sebagai penyelenggara negara, yakni selaku Sekda Jabar sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 angka 4 dan 6, Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN). Iwa sendiri dijerat Pasal 12 huruf a sebagaimana dakwaan kesatu, dan pasal 11 sebagaimana dakwaan kedua Undang-Undang No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU No 20/2001 tentang Perubahan atas UU No 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 64 ayat (1) KUHP. Dirinya terancam hukuman hingga 20 tahun penjara. (jio)
Warga Diminta .... dari halaman Cikarang Ekspres
Dikatakan Marico bahwa hasil reses tersebut, warga meminta Pompa Air dan normalisasi Kali Jambe menjadi skala prioritas pasca banjir di wilayah Kelurahan Jatimulya be-
berapa waktu lalu. Oleh karena itu, dengan diserapnya aspirasi tersebut bakal ditampung untuk direalisasikannya pada APBD mendatang. “Tadi sudah disampaikan warga terkait keluhan banjir. Ada beberapa yang
disampaikan, di terowongan Jembatan tiga memerlukan pompa air,” kata dia yang merupakan Pemilihan Dapil 3. Selain pompa air, pengadaan perahu karet juga prioritas untuk mengevakuasi cepat korban ter-
Sidang Meikarta .... dari halaman Cikarang Ekspres
Kenapa saya mau mengambil uang dari Neneng Rahmi, karena saya disuruh Pimpinan saya Bapak Waras yang waktu itu Bendahara DPD,” ujar Soleman. “Tadi juga di fakta persidangan keterangan Pak Waras dan Bu Eva berbeda. Ada soal uang Tahun 2017 yang dikatakan Pak Waras kepada Hakim dan ada soal uang di Tahun 2016 kata Bu Eva kepada hakim,” tambah dia. Sementara itu, Henri Linkoln yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, untuk mempermudah urusan Raperda di Provinsi, dikenalkan oleh Nyumarno untuk bertemu Iwa Karniwa melalui Soleman. Namun, bukannya bertemu langsung ke Iwa, justru perkenalan yang dibawa Nyumarno mesti melalui jalur Waras Wasisto. Lantaran, Nyumarno tidak dekat dengan Waras Wasisto dan disambungkan melalui Soleman. “Ada pertemuan dengan Pak Iwa. Untuk urusan Raperda RDTR Kabupaten Bekasi,” kata Henri saat bersaksi dalam lanjutan sidang dengan terdakwa Iwa Karniwa di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung. Sementara itu, kesaksian Anggota DPRD Jawa Barat, Waras Wasisto memberatkan terdakwa kasus suap Meikarta, Iwa Karniwa. Waras mengaku diminta menjembatani antara Pem-
kab Bekasi dengan Iwa yang saat itu Sekda Jabar. Anggota dewan dari Fraksi PDIP itu juga menjelaskan soal pemberian uang pada Iwa. Bantuan yang diberikan Waras ini berawal saat anggota DPRD Kabupaten Bekasi Soleman menghubungi Waras. Menurut Waras, saat itu ia diminta oleh Soleman menjembatani komunikasi antara Neneng Rahmi Nurlaili eks Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi dengan Iwa Karniwa. “Pak Soleman ini menghubungi saya. Setelah satu bulan, akhirnya ada waktu pas bertemu di Kilometer 39 (rest area tol Cipularang),” ucap Waras saat bersaksi dalam lanjutan sidang dengan terdakwa Iwa Karniwa di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung. Waras mengaku memang memiliki hubungan dekat dengan Iwa sejak ia dilantik menjadi anggota DPRD Jabar periode pertama tahun 2014. Saat itu hubungannya bersifat antara legislatif dan eksekutif. Saat itu, Iwa masih menjabat sebagai Asisten Daerah (Asda) II. Kembali ke pertemuan di rest area Km 39. Saat itu pertemuan terjalin antara Waras, Soleman, Neneng Rahmi dan Henri Lincoln yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas PUPR. Menurut Waras, saat itu, Neneng dan Henri menyampaikan agar minta dihubungkan dengan Iwa. “Hanya ingin dikenalkan ke Pak Iwa. Saat itu terkait pansus RDTR (Rencana
Pabrik Gas .... Detail Tata Ruang) terkait kelancaran proses selanjutnya,” tuturnya. Waras menyanggupi dan langsung menelepon Iwa. Saat itu, sambung Waras, Iwa menjawab akan mengatur waktu yang pas untuk bertemu. Singkat cerita, Iwa menghubungi Waras untuk bertemu di Km 72. Pertemuan antara Iwa dengan Waras, Soleman, Henri Lincoln dan Neneng Rahmi pun terjadi. Waras menyampaikan, permintaan untuk dikenalkan ke Iwa ini, terkait usuran substansi atau pengesahan RDTR yang diajukan Pemkab Bekasi ke Pemprov Jabar. Menurut Waras, saat itu Iwa menyanggupi untuk membantu Pemkab Bekasi. “Pak Iwa bersedia membantu. (Terkait biaya) Permintaan secara khusus enggak mendengar, tapi ketika Henri dan Neneng Rahmi kembali (pulang) Pak Iwa sampaikan mereka mau bantu tapi itu mah kurang. Pak Iwa-nya ngomong,” katanya. Waras tak menjelaskan maksud dari ‘kurang’ yang dimaksud. Namun dalam dakwaan jaksa KPK sebelumnya disebut bahwa Neneng Rahmi menyediakan uang Rp 1 M untuk Iwa tapi jumlah itu masih kurang biasanya Rp 3 miliar. Setelah pertemuan di Km 72, pemberian uang itupun dilakukan. Namun hanya Rp 900 juta yang diberikan oleh Neneng Rahmi. Uang itu diberikan dalam tiga tahapan yaitu Rp 100 juta, Rp 300 juta dan terakhir Rp 500 juta.
dari halaman Cikarang Ekspres
General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Evi Mayuntari Rahayu. Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein. Bagian Umum: Dewi Megawarti. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
DESA KITA
RABU, 29 JANUARI 2020
BURSA KERJA
EKSPRES
Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang
ADMIN STAFF 3 ORANG DIBIDANG EKSPEDISI DENGAN KRITERIA SBB PERSYARATAN:
1. Persyaratan Minimal SMA 2. Berpenampilan Menarik 3. Bisa Komputer (Word, Excel) 4. Belum Menikah 5. Usia Maksimal 25 Tahun
LAMARAN DI TUJUKAN KE:
PT. Maju Jaya Perkasa Abadi Jalan, Interchange No 30. Samping Sindang Reret, Karawang Barat - 0813 8400 1705 Lamaran Paling Lambat 1 Minggu Dari Iklan Terbit
LOWONGAN PEKERJAAN BPJS KESEHATAN PEGAWAI TIDAK TETAP 2020 (WILAYAH JABAR) PERSYARATAN:
n Pendidikan: D3,D4 dan S1. Termasuk profesi seperti dokter, apoteker, ners. n (Latar belakang pendidikan: seluruh jurusan (sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan) n Usia: Maksimal 25 tahun per 31 Desember 2019. n Status: Belum menikah n IPK: Min 2,75 n Kepribadian: Disiplin, sikap positif, kerjasama, dedikasi, loyalitas, inisiatif dan kepemimpinan
MOHON UNTUK MENYIAPKAN:
KTP, pas foto dan foto seluruh badan, surat lamaran. daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, SKCK*, surat keterangan sehat (termasuk bebas narkoa)*. *Dapat diusulkan pada tahap selanjutnya. Seluruh berkas tersebut discan menjadi satu file, dan diupload di bagian resume. Khsus untuk foto profil pada saat mendaftar online, gunakan foto selfie (buka foto studio). Pendaftar dapat dilakukan di https:cereer-bpjskesehatan.urbanhire.com/
DAFTAR NOMER TELEPON
PENTING
KEPOLISIAN NAMA
NOMOR TELEPON
Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya
0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251
PT. PLN PERSERO NAMA
NOMOR TELEPON
APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang
0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122
PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON
0267-042255, 405190
PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON
0267-402117
Menteri Halim Libatkan Mahasiswa untuk Bangun Desa Sebagai Pengganti Skripsi JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Abdul Halim Iskandar menerima kunjungan Bupati Tanggamus, Provinsi Lampung, Dewi Handajani di Kantor Kemendes PDTT, Kalibata, Jakarta Selatan. Dewi Handajani beserta rombongannya itu berkonsultasi kepada Menteri Halim mengenai pembangunan desa di wilayah Tanggamus Provinsi Lampung, khususnya di sektor wisata, pertanian dan pengembangan BUMDes agar sinergi dengan Kemendes PDTT. “Pembangunan desa cukup menyesuaikan potensi desa setempat, kalau kawasan wisata maka core bisnisnya wisata. Bupati kalau fokus ke desa enak kedepannya, pasti kotanya ramai karena isinya nanti orang desa. Orang ke kota itu kalau sarananya ada,” jelas Menteri Halim. Menteri Halim melanjutkan, Kemendes sedang menjajaki kerja sama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terkait pembangunan desa. Menteri Halim ingin mahasiswa dilibatkan dalam
ISTIMEWA
PEDESAAN : Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar ingin mahasiswa dilibatkan dalam pembangunan desa sekaligus menjadi pengganti skripsi.
pembangunan desa sekaligus menjadi pengganti skripsi. “Lebih dari KKN karena bisa enam bulan, beri mahasiswa ruang yang cukup berkhidmat di kampung selama sekian bulan dengan
kriteria tertentu diketahui Kepala Desa, Camat dan sebagainya,” kata Menteri Halim. Kemendes PDT T juga menginginkan agar Perguruan Tinggi memberikan
ruang kepada mahasiswa khususnya lulusan Manajemen agar diproyeksikan menjadi Direktur BUMDes. “Memberikan ruang dan waktu untuk lulusan Manajemen untuk jadi Direktur
BUMDes, tentu itu bukan paket tapi tawaran, karena selama ini penunjukan perangkat atau BUMDes yang dicari pertama itu kadang keluarganya,” pungkas Menteri Halim. (rls/rie)
Emil Resmikan Jantung Desa untuk Anak Sekolah BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meresmikan Jembatan Gantung (Jantung) Desa di Desa Sukasenang, Kelurahan Lengkongjaya, yang menghubungkan Kecamatan Karangpawitan dan Kecamatan Banyuresmi di Kabupaten Garut, Minggu (26/1/20). Menurut Emil --sapaan Ridwan Kamil, dengan jembatan gantung tersebut, akses anak-anak sekolah membaik. Sebelum ada Jantung Desa, anak-anak Kecamatan Karangpawitan menggunakan rakit untuk bersekolah. Pun demikian dengan anak-anak dari Kecamatan Banyuresmi. “Anak-anak sekolah menyandung nyawa demi melintasi sungai menuju sekolahnya. Ini adalah salah satu cerita itu. Di sini ada sungai besar Cimanuk yang dulu pernah ada kebencanaan,” kata Emil. “Dan hanya ada fasilitas menggunakan rakit (yang menghubungkan dua kecamatan). Rakit sering terjadi kecelakaan dan tenggelam,” tambahnya. Adapun Jantung Desa
merupakan program inovasi dari Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar guna mewujudkan Desa Juara. Ada 23 Jantung Desa yang dibangun pada 2019. Pemilihan lokasi Jantung D esa pun menggunakan skala prioritas, yakni akses ekonomi dan pendidikan. “Tahun ini (2020) kita perbanyak empat kali lipat, ada 89 dan 8 ada di Kabupaten Garut. Mudah-mudahan bermanfaat. Tadi saya tanya warga, mereka senang tidak ada lagi waswas,” ucap Emil. “Ekonomi dan pendidikan warga bisa lancar berkat jembatan sederhana,” ujar sosok yang dinobatkan sebagai Gubernur Desa oleh Apdesi Jabar pada 2019 itu. Kepala Raudhatul Athfal (setara dengan TK) Nurul Huda Imas Nurhayati sementara itu mengatakan, sebelum ada Jantung Desa, siswa-siswinya dari Kecamatan Karangpawitan mesti menyebrangi sungai Cimanuk untuk sampai sekolah. Jika musim hujan datang dan arus sungai deras, siswa-siswinya harus menempuh jarak sekitar 15 kilo-
meter. “Dengan jembatan ini, anak-anak sudah tidak ada hambatan lagi untuk sekolah karena jembatan ini yang bisa menghubungkan kedua kecamatan,” ucap Imas. “Anak-anak dan orang tua sangat bersyukur. Kalau musim hujan, khususnya dari kecamatan sebelah (Karangpawitan), saya me-
nyarankan agar tidak untuk sekolah karena kalau menyebrang menggunakan rakit, musim hujan terbawa arus. Ada juga yang jatuh,” ujarnya. Imas pun menyatakan, semangat anak-anak RA Nurul Huda untuk bersekolah tinggi. Selain itu, kata dia, seringkali siswa-siswinya datang ke sekolah dalam ke-
adaan basah kuyup karena jatuh dari rakit. “Saya salut sama anakanak. Mereka punya semangat sekolah yang tinggi. Kalau nyebrang pakai rakit, orang tua mereka hanya melihat dari atas. Makanya, dengan adanya jembatan ini, anak-anak pasti lebih semangat untuk sekolah,” pungkasnya. (rls)
PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON
0267-402117
RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
HUMAS PEMPROV JABAR
PERESMIAN : Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil dan Atalia Kamil bersama anak-anak sekolah di Desa Sukasenang, Kelurahan Lengkongjaya, Kabupaten Garut meresmikan jembatan gantung desa.
Hubungi DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484
BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-
RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG
DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR
KEHILANGAN TLH HILANG SATU BENDELAJB LEMBAR KE-2 NO: 1240 /SH/JB/VII/1996, DENGAN PENJUALA/N ACEP JAMIIN DAN PEMBELI
A/N SAIN, DENGAN LUAS TANAH 4.090 M2, DS. KEDUNG WARINGIN KEC.KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 0813-2453-9396 TLH HILANG SATU BENDELAJB NO: 463/ TS-X/1989, A/N HJ EVAYANTI, DENGAN LUAS TANAH 5.470 M2, DS. WARINGIN JAYA KEC. KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 0813-2453-9396 TLH HILANG SATU BENDELAJB NO: 325/JBVI/1991, A/N NURDIN BIN ABDUL LATIF, DENGAN LUAS TANAH 5.000 M2, DS. WARINGIN JAYA KEC.KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 0813-2453-9396 TLH HILANG SATU BENDELAJB NO: 109/ JB-V/1994, A/N HJ BASARIAH, DENGAN LUAS TANAH 10.792 M2, DS. WARINGIN JAYA KEC. KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 0813-2453-9396
HILANG SHM NO 01248 LUAS 569 M2 A/N SIMUN BIN DAUNG LOKASI DS BANJARSARI RT 12 RW 06 KEC SUKATANI KAB BEKASI
LOWONGAN DICARI 1. ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN.SMA,CVKIRIMUP:ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285
WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492
Harian Umum
Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi
RABU, 29 JANUARI 2020
HARGA Rp3.000
Golkar Akui Tanah Kantor DPD Milik Orang
Kini Dibanderol Penjual Rp 46 M KOTA BEKASI- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bekasi, Rahmat Effendi menjelaskan duduk perkara gedung kantor DPD Golkar Kota Bekasi yang masuk ke situs jual beli online untuk dijual atau sewa. Ia menjelaskan, aset gedung tersebut memang bukan mutlak sepenuhnya milik DPD Golkar Kota Bekasi. Pasalnya, pada 2001, kepengurusan DPD Golkar Bekasi ikut terpecah jadi kabupaten dan kota, menyusul pemekaran wilayah Kota Bekasi dari Kabupaten Bekasi pada 1997 silam.
“ ( D P D ) G o l k a r ( Ko t a Bekasi) itu kan sudah sejak 2001. Dulu kantornya punya kabupaten. Setelah pemekaran, itu dibagi dua,” ujar pria yang akrab disapa Pepen itu kepada wartawan di kantornya, Selasa (28/1) siang. “Pengurus lama, zaman sebelum 2001 itu sudah mengamanatkan dipisah (DPD kabupaten dan kota). Jadi kantor Golkar itu bukan milik Golkar Kota Bekasi, tapi eks milik (Golkar) Kabupaten Bekasi,” ia menambahkan. Setelah pemekaran kepengurusan, DPD Golkar Ka-
KRIMINAL
bupaten Bekasi kemudian membutuhkan gedung baru. Pepen bilang, mereka kemudian membeli tanah di tepi Kalimalang dekat wilayah Cikarang sebagai kantor baru. “Dari hasil pemecahan itu, kami (DPD Golkar Kota Bekasi) belikan (lahan) di dekat Revo Mall. Ada 635 meter persegi,” ujar Pepen, menekankan bahwa lahan itu sampai sekarang belum jadi kantor baru. DPD Golkar Kota Bekasi pun masih berkantor di gedung lama yang kini masuk dalam situs jual-beli online. Gedung yang terletak di
Jalan Raya Ahmad Yani, Bekasi Selatan itu sebetulnya sudah dibeli tak lama setelah peristiwa pemekaran kepengurusan DPD Golkar Bekasi, oleh seseorang bernama Andi Salim. “Sampai saat ini, pembeli tidak bisa menyelesaikan proses surat-menyurat pada pahun 2000 sekian itu. Memang (proses surat-menyurat) ada yang dipercepat karena ada penawaran, tapi saat itu gagal sehingga ada komplikasi dengan pembeli,” terang Pepen. “Dalam kapasitas hukumnya, pembeli sudah menang pembelinya. Tapi, dia me-
lihat kita sampai saat ini, karena satu dan lain hal tidak melakukan eksekusi,” tambah Wali Kota Bekasi itu. Sebelumnya diberitakan, gedung yang sehari-hari berfungsi sebagai kantor DPD Golkar Kota Bekasi diiklankan untuk jual atau sewa di situs jual beli online. Iklan itu menampilkan dalam citra Google Street View gedung yang berfungsi sebagai kantor DPD Golkar Kota Bekasi. Ditulis di sana, gedung itu seluas 1.000 m2 dengan sertifikasi hak guna bangunan (HGB). AH, orang yang memuat iklan tersebut di
ISTIMEWA
situs jual-beli online menyangkal bahwa ia punya sangkut-paut dengan Golkar. Ia mengaku hanya berperan sebagai agen properti kondang, Century 21. “Disewakan atau dijual. Bangunan pinggir Jalan Raya Ahmad Yani Bekasi. Langka, jarang ada karena sudah penuh. Jalan sangat
lebar. Selangkah ke pintu Tol Bekasi Barat. Dekat Bekasi Cyber Park, Metropolitan Mall, Apartemen Centre Point dan RS Mitra Keluarga. Pusat Kota Bekasi. Dekat Summarecon Bekasi. Disewakan Rp 1 miliar per tahun atau dijual Rp 46 miliar, nego,” tulis iklan tersebut. (bbs/dhy/mhs)
KOTA BEKASI LAMPAUI DKI JAKARTA
Biaya Hidup Termahal Se-Indonesia ISTIMEWA
TERTANGKAP POLISI: Tiga orang maling rumah kosong di bilangan Rawalumbu, Kota Bekasi ditangkap polisi pada tanggal 23 dan 27 Januari 2020.
Bekas Pembantu Rampok Rumah Majikan KOTA BEKASI- Tiga orang maling rumah kosong di bilangan Rawalumbu, Kota Bekasi ditangkap polisi pada tanggal 23 dan 27 Januari 2020. Usut-punya usut, otak komplotan maling itu rupanya pernah bekerja di rumah yang dirampok. Ia adalah W alias Welly. “Ia pernah bekerja sebagai sopir di rumah tersebut. Beberapa lama bekerja di rumah tersebut, akhirnya dia keluar,” ujar Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Wijonarko dalam jumpa pers Senin (27/1). “Setelah keluar, pelaku ini bersepakat untuk melakukan aksi di rumah mantan majikannya,” imbuhnya. Wijonarko berujar, kerja sekitar satu tahun di rumah itu membuat Welly cukup paham denah dan isi rumah kosong itu. Ia pun “menggambar” posisi-posisi target barang yang hendak dicuri kepada rekannya sebelum beraksi. “Kami masih dalami, apakah pelaku sakit hati ke pemilik rumah atau bagaimana,” kata Wijonarko. Ia mengimbau warga Kota Bekasi agar berhati-hati dalam mempekerjakan seseorang. Mengetahui latar belakangnya, kata Wijonarko, menjadi penting. “Ketika ia keluar, kita juga harus mewaspadai, tidak menutup kemungkinan orang yang sudah keluar (pekerjaan di rumah) melakukan kejahatan di rumah kita sendiri,” ia menjelaskan. Tiga tersangka yang kini mendekam di sel tahanan Mapolres Metro Bekasi Kota beralias Welly, Botek, dan Piong. Bahkan Piong berstatus residivis. Saat merangsek ke rumah eks majikan Welly yang kosong pada 8 September 2019 itu, mereka beraksi berlima. Dua di antaranya kini masih buron. Ketiga tersangka tersebut dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara. (bbs/ dhy/mhs)
Jomplang dengan UMK: Sentuh Angka Rp 13,6 Juta
K O TA B E K A S I - K o t a B ekasi sampai saat ini masih menjadi kota dengan nilai rata-rata konsumsi rumah tangga sebulan tertinggi di Indonesia. Setidaknya menurut angka Survei Biaya Hidup (SBH) 2018 yang dir il is Badan Pusat Statistik (BPS) yang diumumkan pada S elasa (28/1) kemarin. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, nilai konsumsi sebulan di Bekasi mencapai Rp 13,6 juta. Angka itu melewati Jakarta yang rata-rata hanya Rp 13,5 juta per bulan. “Namun bila dilihat lebih rinci, DKI Jakarta terdiri dari 5 kota,” ujarnya di Kantor BPS kepada awak media. BPS menyatakan, beberapa wilayah di Jakarta punya tingkat konsumsi lebih tinggi dari Bekasi. Misalnya pengeluaran rumah tangga sebulan di Jakarta Utara berkisar Rp 15,9 juta, Jakarta Selatan Rp 14,9 juta,
dan Jakarta Barat Rp 13,6 juta. Namun bila dirata-rata seluruh Jakarta, maka hasilnya masih ada di bawah Bekasi. Selanjutnya setelah Bekasi dan Jakarta, ada Su rabaya de ngan nilai konsumsi rumah tangga Rp 11,9 juta per bulan, Depok Rp 11 juta per bulan, dan Makassar Rp 10 juta per bulan. “5 kota dengan nilai konsumsi hasil SBH 3 0 1 8 t e re n d a h, a n t a ra lain Cilacap (Rp 4,8 juta), Banyuwangi (Rp 5,04 juta), Sibolga (Rp 5,08 juta), Maumere (5,1 juta) dan Bulukumba (Rp 5,2 juta),” sebut Suhariyanto. BPS mencatat ada 835 jumlah komoditas terpilih yang masuk dalam Paket Komoditas Nasional hasil Survei Biaya Hidup (SBH) 2018. Komoditas terpilih tersebut menyempurnakan paket komoditas dan diagram timbang hasil SBH 2012 yang sebelumnya digunakan. Dari 835 jumlah komodi-
tas terpilih, terdapat 98 jumlah komoditas baru yang terpilih dan 101 jumlah komoditas yang hilang. Suhariyanto JUGA mengatakan, BPS harus menyusun dan memasukkan beberapa komoditas baru tersebut untuk menyesuaikannya dengan perkembangan teknologi yang akhirnya menggeser pengeluaran masyarakat. Dia bilang, perkembangan membuat masyarakat mengubah gaya hidup pengeluaran, sehingga perlu ada komoditas baru yang dimasukkan sebagai bahan perhitungan dan ada pula yang dihilangkan. Adapun beberapa komoditas baru yang terpilih, meliputi lampu LED/hemat energi, jasa penitipan anak/day care, tas travel/ koper, kereta bayi/stroller, sewa tempat karaoke, obat-obatan herbal, charger, power bank, aksesoris hp, dan jasa foto studio. (bbs/dhy/mhs)
KOTA TERMAHAL DALAM NEGERI: BIAYA HIDUP WARGANYA
1. Kota Bekasi Rp 13,6 Juta per bulan 2. DKI Jakarta Rp 13,5 juta per bulan (angka rata-rata di 5 daerah wilayah DKI)
3. Kota Surabaya Rp 11,9 juta 4. Kota Depok Rp 11 juta 5. Kota Makasar Rp 1o juta KOMODITAS BARU YANG MASUK DALAM HITUNGAN KEBUTUHAN HIDUP:
DAERAH BIAYA HIDUP TERMURAH:
l Lampu LED/hemat energi l Jasa penitipan anak/day care l Tas travel/koper l Kereta bayi/stroller l Sewa tempat karaoke l Obat-obatan herbal l Charger l Power bank l Aksesoris hp l Jasa foto studio.
1.Cilacap (Rp 4,8 juta), 2.Banyuwangi (Rp 5,04 juta) 3.Sibolga (Rp 5,08 juta) 4.Maumere (5,1 juta) 5.Bulukumba (Rp 5,2 juta)
Melihat Hotel Ibis: Ikon Baru di Jatibening
Penginapan Nyaman Masyarakat Urban Satu lagi peninapan mewah dan nyaman milik Group Accor hadir di Kota Bekasi. Secara resmi Ibis Style hotel dibuka di Kompleks Grand Icon Jatibening. Selain punya akses yang mudah ke tiga jalan tol utama yang mengarah ke ibu kota dan akwasan Industri, tentunya setumpuk fasilitas yang super nyaman sudah tersedia bagi pengunjung.
RESMI DIBUKA: Satu lagi peninapan mewah dan nyaman milik Group Accor hadir di Kota Bekasi. Secara resmi Ibis Style hotel dibuka di Kompleks Grand Icon Jatibening.
ARIF NALDHY, Kota Bekasi HOTEL Ibis Style dipulas dengan desain yang mengambil inspirasi dari lingkungan Jatibening. Saat memasuki lobi, para tamu akan menikmati desain tampilan gaya hidup masyarakat urban atau perkotaan yang trendi. Sentuhan gaya desain interior urban tampak dari dinding bata, unsur logam dan kayu yang memberikan kesan nyaman dan betah. “Pembukaan Ibis Style Bekasi Jatibening merupakan penambahan yang baik bagi merek ekonomi Accor di Indonesia. Kami bahagia memperkenalkan merk kami yang optimis dan penuh gaya
dengan harga yang cukup terjangkau ke Kota Bekasi yang dinamis. Kami berharap dapat memainkan peran dalam pertumbuhan kota yang menarik dan cepat ini,” kata Chief Operating Officer, Accor Malaysia, Indonesia, Singapore dan South Asia, Garth Simmons. Sementara itu, Public Relation Accor, Rindi Hapsari menambahkan, saat ini jumlah kamar ada 185 kamar nyaman dan bergaya hadir dengan kategori Superior, Deluxe, dan Family. Seluruh kamar dilengkapi dengan TV LED 43 inci dan tempat tidur khas Sweet Bed by Ibis Style
ARIF NALDHY/METRO BEKASI
untuk tidur yang nyenyak. Wanita yang akrab disapa Rindi ini mengaku bahwa tujuan kegiatan ini merupakan beberapa rangkaian media gathering yang lebih mendekatkan dengan para media. Kebetulan bukan hanya media online, cetak dan radio lokal namun nasional juga ikut berperan. “Ada185 kamar dengan tipe katagore superior deluxe, family room, serta memiliki meeting room yang mampu menampung 600
orang dan kita baru mengadakan grand opening hari ini,” papar Rindi saat ditemui disela-sela kesibukannya, kemarin, (28/1). Hotel bintang 3+ ini, selain menghadirkan konsep style juga melaksanakan konsep untuk wedding. Bahkan, fasilitas mendukung seperti kolam renang baik untuk anak-anak ataupun dewasa. Selain itu juga terdapat spa internal room. “Konsep yang dipakai ibis style adalah story telling
urban werhouse. kondisi dimaana lebih banyak memilih segi lingkungan expose batu bata enterior. Kemudian, melihat dari sisi kondisi pemukiman dan area parbik. Kemudian, tempatnya sangat strategis, apalagi melewati tiga tol jalan utama dengan 4 arah tol exit sangat diperhitungkan. Sementara, kapasitas untuk street restaurant memiliki kapasitas sebanyak 150 hingga 200 orang,” pungkasnya. (*)
PENDIDIKAN
RABU, 29 JANUARI 2020
Karawang Pilih Baca Asmaul Husna Klaim Upaya Cegah Tawuran Pelajar KARAWANG- Pemandangan berbeda akan ditemui dalam waktu dekat, di sekolah-sekolah di Karawang. Utamanya, di tataran SMP sampai SMA/ SMK, setiap menjelan kegiatan belajar mengajar. Mengaji dan asmaul hu s na waj i b d i ku ma ndangkan bersama setiap akan belajar, di sekolah di Karawang.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Acep Jamhuri, itu penting untuk mencegah tawuran. “Itu menjadi salah satu bagian dari penataran dasar kedisiplinan dan mengubah karakter pelajar,” kata Acep beberapa hari lalu. Seperti dilansir Antara, Pemkab Karawang melalui Dinas Pendidikan sudah mengarahkan ratusan kepala sekolah, mulai Kepala Sekolah Menengah Pertama hingga Kepala SMA/SMK untuk melakukan penataran dasar ke-
disiplinan tersebut. Ia mengatakan pemkab akan mengeluarkan regulasi untuk menghindari aksi tawuran di kalangan pelajar. “Salah satu regulasi itu ialah dengan melakukan penataran dasar kedisiplinan,” kata dia. Menurut Acep, dalam regulasi itu para pelajar harus mengaji dan membaca asmaul husna sebelum mengikuti kegiatan belajar mengajar. Begitu juga saat menjelang pulang, pihak sekolah harus membimbing anak did-
iknya untuk mengaji dan membaca asmaul husna. Selain itu, pembinaan norma etika, baik di internal maupun eksternal juga perlu dilakukan, termasuk mengoptimalkan kembali Satgas Pelajar di setiap daerah atau kecamatan di Karawang. (bbs/yib/mhs) DOC:NET
SOROT: Pemandangan berbeda akan ditemui dalam waktu dekat, di sekolah-sekolah di Karawang. Utamanya, di tataran SMP sampai SMA/SMK, setiap menjelan kegiatan belajar mengajar.
Belajar Asyik di Menit Terakhir Jelang Ujian SEBAGIAN besar siswa bahkan mahasiswa merasakan takut dan kewalaha n s aat u j i a n ha m p i r di depan mata. Hal ini bisa disebabkan oleh p e r a s a a n k u r a n g p e rs i a p a n . Pa d a a k h i r n ya para pelajar hanya berharap dapat lulus ujian dengan belajar singkat semua pelajaran dengan waktu yang sedikit. Namun berdasarkan penelitian di Amer ika Utara, diperkirakan lebih dari 7 0 % s i s w a m e n u n j u kkan penundaan untuk
belajar. Suatu hal yang lumrah untuk lebih bereaksi saat suatu hal baru akan t e r ja d i , m i s a l nya b a r u belajar di menit-menit terakhir mendekati ujian. Ini mungkin pilihan yang lebih baik dibanding harus bergadang semalaman untuk belajar alias sistem kebut semalam. Melansir Study International, Jumat (17/1), beberapa cara untuk kamu d a p a t m e n g u a s a i c a ra belajar di menit terakhir mendekati ujian.
ISTIMEWA
TIPS BELAJAR: Sebagian besar siswa bahkan mahasiswa merasakan takut dan kewalahan saat ujian hampir di depan mata. Hal ini bisa disebabkan oleh perasaan kurang persiapan. Pada akhirnya para pelajar hanya berharap dapat lulus ujian dengan belajar singkat semua pelajaran dengan waktu yang sedikit.
1. SESUAIKAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN PREFERENSIMU Lingkungan yang berbeda sebenarnya dapat membuat belajar jauh lebih efektif. Menempatkan diri di lokasi dimana orang lain juga bekerja keras dapat memotivasimu untuk belajar lebih baik. Namun demikian tetap ada faktor yang harus dipertimbangkan sebelum memilih lokasi belajar. Jika kamu orang yang suka keheningan dan tidak ada gangguan, cobalah belajar di perpustakaan kampus. Tetapi jika kamu lebih suka belajar dengan menghirup aroma-aroma kafein, kunjungi kafe favoritmu dan temukan tempat belajar yang nyaman. Tentukan tempat belajar dengan bijak. Penting juga untuk memilih tempat di mana anda tidak akan merasa kantuk.
5. BACA DENGAN LANTANG Belajar dengan cara mengeluarkan suara dengan keras akan lebih mudah untuk pelajaran dapat masuk ke otakmu. Hal ini karena otak memberimu tiga rangsangan yaitu katakan, dengar dan baca. Jadi lebih baik untuk kamu tidak hanya belajar di dalam kepala, namun belajar dengan keras dan hindari area publik jika kamu bisa.
2. LEWATI BUKU PELAJARAN Hal pertama yang selalu dijangkau orang saat belajar adalah buku pelajaran. Tetapi waktu terbatas tidak memungkinkan untukmu dapat menjelajahi bab hingga bab. Lewati cara ini dan fokuslah pada catatan yang kamu buat atau slide presentasi yang disiapkan oleh dosenmu.
6. JANGAN PANIK Memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan. Tetapi penting sekali untuk menenangkan diri dan belajar, ini bukan saatnya untuk panik. Emosimu adalah bentuk gangguan ketika kamu belajar. Cukup tarik napas panjang dan dalam dan fokus pada tujuan. Jika kamu merasa stress saat belajar, beri waktu luang untuk istirahat sebelum kembali belajar. Otakmu perlu waktu rileks terutama ketika kamu harus memuat informasi dalam waktu singkat.
3. TAHAN KEINGINAN UNTUK MEDIA SOSIAL Akan lebih baik untuk beristirahat dan memberikan istirahat pada otakmu dari segala informasi. Kontrol pikiranmu dari hal-hal yang akan mengganggu fokus belajar.
7. TIDUR NYENYAK Kamu harus benar-benar mencoba untuk mendapatkan istirahat malam yang baik. Bukan pilihan yang bijaksana bagimu untuk mengorbankan waktu tidur untuk belajar. Penelitian menunjukkan bahwa tidur selama enam jam dapat membantumu menghafal lebih banyak materi. Sedangkan kurang tidur dapat menyebabkan perasaan tertekan dalam dirimu. (*)
Setumpuk Prestasi Siswa SMPN 5 Karawang KARAWANG – Tak banyak yang tahu ternyata Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Karawang punya setumpuk prestasi. Darimulai yang akademis maupun non-akademis. Baik yang diraih pada tingkat regional, maupun yang didapat pada level nasional. Prestasi yang baru-baru ini mereka dapat adalah berhasil menyabet juara I madya dan juara III bina pada perlombaan Paskibra di SMKN 1 Cikarang yang berstatus sebagai perlombaan tingkat nasional. Wakasek Kesiswaan SMPN 5 Karawang, Eka Sri Sumiati menuturkan, sati di anta-
YANA TOYYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES\
PRESTASI SISWA: Tak banyak yang tahu ternyata Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Karawang punya setumpuk prestasi. Darimulai yang akademis maupun non-akademis. Baik yang diraih pada tingkat regional, maupun yang didapat pada level nasional.
ra beberapa prestasi yang juga cukup membangakan adalah atlet voli yang berasal dari SMPN 5 Karawang berhasil mewakili Kota Karawang yang kini menjadi pemain profesional, Ratri Wukandari. Lalu, Rizal Putra yang menjadi atlet sepak bola tim Indonesia saat menjuarai MTV Gothin Cup ke-14 di Cina. “Kemudian ada atlet sepatu roda PON Jawa Barat,” tutur Sri kepada KBE, kemarin (28/1). Sementara itu, Alika Ghaisani Albirra salah satu anggota paskibra SMPN 5 Karawang saat berbincang dengan KBE mengatakan,
tak mudah bagi dia dan teman-temannya bisa meraih banyak prestasi, namun mereka selalu saling menyemangati, serta tenaga pendidik yang juga tak henti-henti terus memberikan dukungan moril kepada mereka. “Prestasi yang didapatkan ini, berkat semangat teman-teman anggota paskibra semua, karena sebelum pelaksanaan tiba, mereka sangat rajin berlatih, sehingga kami bisa kompak dan solid pada saat perlombaan itu dan hasilnya yang didapat membuat hati bahagia soalnya dapat juara,” tuturnya. (yib/mhs)
4. ATUR WAKTU Cara terbaik belajar di menit terakhir adalah untuk mengatur waktu dengan merencanakan format per jam. Mengatur waktu akan berkontribusi besar jika kamu terus dalam keadaan panik.
RABU, 29 JANUARI 2020
Semangat Baru Purwakarta
LINGKUNGAN Waspadai Peningkatan Kasus DBD pada Februari PURWAKARTA-- Dinas kesehatan Kabupaten Purwakarta mewaspadai peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) pada musim penghujan. Apalagi berdasarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) peningkatan curah hujan terjadi sampai Februari 2020 mendatang. Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta Deni Darmawan mengatakan, kasus DBD tahun ke tahun juga sering kali muncul di sejumlah wilaya di Purwakarta. Namun antisipasi harus tetap dilakukan agar kasus DBD menurun. “ Kemarin ada suspect DBD di Kecamatan Darangdan, untuk itu kita harus antisipasi munculnya DBD menyerang masyarakat pada tingginya curah hujan ini,” ungkap dia. Dia mengatakan, upaya yang dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus DBD adalah dengan menyiagakan posko-posko pelayanan di semua puskesmas, dan juga call center rujukan di 02648393004 untuk pasien atau warga yang kesulitan mencari rawat inap. “Jadi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan silahkan datang ke puskesmas, puskesmas disiagakan 24 jam, atau menghubungi nomor yang sudah disebutkan tadi,” ujar Deni. Selama Januari 2020, pihaknya mencatat sekitar 30-50 pasien suspect DBD di sejumlah kecamatan. Namun jumlah itu, ujarnya, baru dugaan, belum positif terjangkit DBD. “Artinya baru mengarah terpapar DBD, karena untuk memastikannya harus ada cek darah,” kata dia. Selain itu, Deni mengimbau kepada masyarakat meningkat pola hidup sehat agar tidak terjangkit penyakit yang sering muncul pada musim penghujan seperti DBD. “Kesadaran masyarakat menjaga lingkungan sangat diperlukan dalam menekan kasus DBD, kalau tidak, yah sulit,” ujar Deni. (san)
INFRASTRUKTUR
TKA CINA: Inilah penampakan para tenaga kerja asing (TKA) dari China di Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (insert) Kadisnker Purwakarta, Titov Firman
Awasi 236 TKA Cina Yang Bekerja di Proyek Kereta Cepat PURWAKARTA - Menyusul kehebohan yang ditimbulkan oleh penyebaran virus corona di Tiongkok. Kini, tenaga kerja asing (TKA) asal negara itu menjadi sorotan terkait penyebaran virus yang terjadi di Wuhan Cina itu. Kabupaten Purwakarta termasuk wilayah yang didatangi oleh tenaga kerja asing (TKA) Cina yang bekerja sebagai pekerja di Proyek KCIC. Dinas Tenaga Kerja
dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta melalukan upaya antisipasi terhadap TKA asal Cina yang bekerja di proyek tersebut. Dinas mencatat setidaknya ada sebanyak 236 orang tenaga kerja asing yang berasal dari Cina melalui PT Sinohydro. Kepala Disnakertrans Purwakarta, Titov Firman mengatakan jumlah 236 TKA asal Cina di Purwakarta tak ada yang berasal atau kelahiran dari Wuhan, Cina, melainkan kelahiran dari Sichuan, Anhui, Shandong, Xianglong, dan Yangsi. “Jadi, sampai sekarang
saya belum melihat ada kondisi – kondisi yang mengkhawatirkan untuk wilayah Purwakarta. Saya membaca informasi pun sampai saat ini belum ditemukan yang suspek atau terkena virus corona,” kata Titov, Selasa (28/1/2020). Sementara, terkait upaya
yang dilakukan oleh Disnakertrans untuk mengantisipasi masalah virus corona dari tenaga kerja a s i n g a s a l C i n a , Ti t o v mengaku bakal berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. “Sekarang belum koordinasi sama Dinkes karena kami masing – masing punya tugas dan fungsi. Tapi, yang pasti nanti jadi tugas kami bersama untuk memantau kondisi yang tak hanya dari PT Sinohydro melainkan semua tenaga asing dari Cina,” ujarnya. Titov menegaskan TKA di Purwakarta tak ada dari Wuhan, Cina, sehingga di-
pastikan TKA yang pulang ke kampung halamannya di Cina saat kembali ke Purwakarta pun tak membawa virus tersebut. Berdasarkan data dari Kadisnakertrans Purwakarta, jumlah TKA di Purwakarta jumlahnya ratusan dan berasal dari berbagai perusahaan bukan hanya PT Sinihydro. “Perpindahan TKA cepat ada yang setahun, enam bulan, bahkan tiga bulan sudah keluar. Mereka yang masuk itu awalnya meminta izin dari kementerian dan laporan keberadaannya kami bisa ketahui,” demikian Titov. (san)
Diskanak Pastikan Keamanan Ternak
MACET: Drarinase di Kawasan Situ Buleud yang masih tertutup trotoar jalan.
PUPR Perbaiki Drainase Situ Buled PURWAKARTA - Dinas Tata Ruang dan Permukiman Purwakarta lakukan upaya untuk meminimalisir genangan air di sepanjang jalur wilayah Situ Buleud atau objek wisata Taman Air Mancur Sri Baduga. Salah satu upaya yang dilakukan Distarkim Purwakarta ini yakni melakukan perbaikan pada sistem drainase atau gorong-gorong di wilayah tersebut. Kepala Distarkim Purwakarta, Agung Wahyudi melalui Kepala Bidang Perumahan dan Permukiman (Perkim) pada Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Purwakarta, Burhan Noor Dayan mengatakan pihaknya tengah melakukan perbaikan saluran drainase (gorong-gorong) sepanjang 579 meter dari Bakorwil sampai dengan belakang Pasar Rebo. “Perbaikan (gorong-gorong) sudah capai 90 persen. Kami mesti hati-hati lakukan penggalian karena di dalamnya ada banyak kabel seperti kabel optik dan PDAM,” ujarnya di Kantor Distarkim, Senin (27/1/2020). Ketika perbaikan gorong-gorong ini nantinya telah selesai dilakukan, Burhan berharap wilayah Situ Buleud tak ada lagi genangan atau banjir cileuncang saat hujan turun. Untuk anggaran perbaikan goronggorong dari Bakorwil sampai Pasar Rebo ini, Burhan menyebut anggarannya senilai Rp 2,9 miliar. Gorong-gorong yang diperbaiki ini kembali digali sedalam 3 meter dengan ukuran gorong-gorongnya 1x1 meter. Memang wilayah Bakorwil saat turun hujan selalu tergenang oleh air dengan waktu cukup lama dibanding titik-titik lainnya. “Setelah ini (Bakorwil sampai Pasar Rebo), kami kemungkinan akan lakukan perbaikan juga di saluran yang rawan lainnya, seperti Tegal Tulang dan dari Kemuning hingga Panorama,” ujarnya seraya menyebut dua wilayah itu menjadi titik yang juga menampung air banyak saat hujan sehingga menimbulkan genangan air. (san)
PURWAKARTA - Dinas P e r i k a n a n d a n P e t e rnakan (Diskanak) Kabup at e n Pu r w a k a r t a m e mastikan hewan ternak di wilayah tersebut bebas penyakit antraks. Ha l i t u d i s a m p a i k a n setelah hasil pengambilan sampel darah hewan ternak di laboratorium di Kabupaten Subang keluar. “Uji laboratorium di Subang sudah keluar, hasilnya negatif, artinya hewan ternak di Purwakarta bebas antraks dan itu memang kami harapkan,” ujar Kadiskanak Kabupaten Purwakarta, Budi Supriyadi, Selasa (27/1), Meski begitu, pihaknya tetap mewaspadai hewan ternak yang ada di Kabupaten Purwakarta terjangkit antraks, untuk itu, pemeriksaan melalui pengambilan sampel dahar dan vaksinasi terhadap
h e wa n a ka n d i l a ku ka n secara berkala. “Pemeriksaan terhadap hewan menjadi prioritas, kami akan lakukan rutin minimal dua atau satu bulan sekali,” kata dia. Diketahui, hewan terpapar antraks dapat ditandai tandai dengan gejala – gejala yang muncul, semisal demam mencapai 42 derajat celsius, gigi gemerutuk, hewan terlihat gelisah, terdapat luka pada lidah, sesak napas dan terjadi pembengkakan pada leher, dan dan perut. “Jika ditemukan tanda – tanda seperti itu terhadap hewan, maka segera laporkan kepada kami,” ujar Budi menambahkan. Sebelumnya, Diskanak terjun untuk mengambil sampel darah dari hewan ternak di RPH dan pasar hewan yang ada di Purwakarta, dan juga melaku-
AMAN: Salah satu lokasi lapak hewan ternak di Purwakarta.
kan pencegahan dengan pemberian vaksin kepada hewan untuk mencegah ter-
jangkit antraks mengingat Purwakarta sebagai wilayah lintas hewan ternak dari
berbagai daerah kemudian juga menjadi wilayah endemik virus tersebut. (san)
Para Petani Desak Pemkab Perbaiki Situ Cilandak
RUSAK: Ketua Gapoktan Cahaya Tani menunjuk pengairan yang rusak.
PURWAKARTA – Pemkab diminta segera memperbaiki pengairan persawahan di 4 desa di Kecamatan Cibatu Purwakarta. Keempat desa itu adalah Desa Cilandak, Cirangkong, Cipancur dan Cibatu. Permintaan itu disampaikan para petani di Gapoktan Cahaya Tani Desa Cilandak, Kecamatan Cibatu. Mereka meminta Pemkab dan Pemprov dalam hal ini Dinas Pertanian Purwakarta untuk segera membenahi saluran tanggul Situ Sungai Cilandak yang sudah dangkal oleh terlebih lagi situ Cilandak longsor membawa lumpur di area situ di saat hujan beberapa waktu lalu. “ Mohon diperbaiki Situ Cilandak perlu dinormalisasi karna ini kebutuhan mendesak bagi para petani di saat musim tanam namun sulit air,” ujar H.Cadim, Ketua Gapoktan Cahaya Tani , Selasa (28/1/2020)
Cadim juga meminta Tembok Penahan Tanah (TPT) dan pintu air di area Situ Cilandak perlu dibenahi karna terlihat kondisi rusak. “Situ Cilandak TPT dan pintu air perlu dibenahi karna kondisinya sudah lama dan rusak semoga Pemrop Jabar dan Purwakarta meninjau hal ini demi kelangsungan pertanian,” paparnya. Pada musim tanam sekarang juga para petani di daerah ini mengeluhkan adanya kelangkaan pupuk jenis TSP yang susah di cari khususnya di Kecamatan Cibatu, padahal kebutuhan pupuk ini sedang dibutuhkan. “ Pemerintah juga harus mempermudah layanan pupuk semoga bisa diatasi kelangkaan ini, sehingga para petani pada musim tanam ini lancar dan hasilnya maksimal,” harap Cadim. (san)