Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang www.karawangbekasiekspres.co.id
RABU, 28 AGUSTUS 2019
@korankarawangbekasiekspres
HARGA Rp3.000
Nandang Tergoda Nyalbup Pengamat: Bisa Pecahkan Suara Birokrat
K A R AWA N G - B e rmodalkan dukungan dari para guru se Kabupaten Karawang, Ketua P GRI Karawang Nandang Mulyana menyatakan siap maju di Pilkada Karawang 2020
KRIMINAL... Ribuan Obat Terlarang Dijual ke Anak di Bawah Umur KARAWANG – Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Karawang ringkus empat pengedar psikotropika dan obat keras tertentu (OKT) di dua tempat yang berbeda. Dari para pengedar, polisi berhasil menyita 5.862 butir obat-obatan terlarang berbagai jenis siap edar. Tersangka diantaranya, Salah alias Ekek (30) dan M Irfan alias Panjul (22) Dusun Cariu Timur, Desa Pangulah Utara, Kecamatan Kotabaru. Aldiana Chandra Alias Doyok (25) Kampung Karyawan, Desa Jatiragas, Kecamatan Jatisari. Akhmad Zenny alias Azen (24) Kampung Cariu, Desa Wancimekar, Kecamatan Kotabaru. Kasat Narkoba Polres Karawang AKP Agus Susanto mengatakan, dari hasil sitaan polisi ini diamankan lima tersangka pengedar psikotropika obat-obatan terlarang. Mereka ditangkap di dua tempat yang berbeda. “Keempat tersangka ini merupakan satu rangkaian dan diringkus di dua tempat yang berbeda. Rata-rata para pengedar berstatus pengangguran. Mereka Ke Hal...7
mendatang. Kesiapan Nandang itu diungkapkan pada KBE, dengan berbagai pertimbangan. “Saya siap maju di Pilkada Karawang nanti. Kesiapan ini antara lain untuk men-
jawab aspirasi para guru di Kabupaten Karawang yang merindukan pemimpin daerah yang pro nasib para pendidik,” jelasnya. Bagi Nandang, sudah saatnya dari tokoh pendidik
tampil untuk memimpin Karawang. Apalagi selama ini masih banyak problem pendidikan yang membutuhkan political will lebih dari pemimpin daerah. “Tentu saja aspirasi dan
dukungan itu bukan hanya datang dari kalangan pendidik, tapi dari banyak elemen masyarakat lain di Kabupaten Karawang,” ungkapnya. Sementara itu Direktur
Lemba Kajian Independen Indonesia (LKII) Umang Rukmana menilai. keseriusan Ketua PGRI untuk maju di Pilkada Karawang patut diperhitungkan. “Paling Ke Hal...7
PT. KAI Mau Tutup Jalan
Cellica Pasang Badan
ISTIMEWA
TURUN: Bupati, Kapolres dan Kadishub meninjau jalan alternatif yang akan ditutup pihak PT KAI pasca kecelakaan tertabraknya bus karyawan oleh kereta.
KARAWANG- Pemkab Karawang berupaya agar tak ada penutupan jalan sebidang secara permanen pada jalan perlintasan kereta api di Warungbambu, mengingat jalan sebidang tersebut merupakan akses jalan alternatif bagi warganya. Cellica akan pasang badang agar jalan itu ke depan, masih tetap bisa diakses pengguna jalan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana saat bersama Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah dan Kepala Dinas Perhubungan Arief Bijaksana Maryugo saat meninjau langsung lokasi kecelakaan bus tertabrak kereta api di Jalan Alternatif Warungbambu-Telukjambe, kemarin (27/8). Cellica mengaku
“Jangan hanya menunggu korban. Forum Lalu Lintas dan Angkutan Umum harusnya sejak jauh hari sudah melakukan kajian terkait perlintasan kereta Warungbambu ini,”
akan mengupayakan aspirasi masyarakat yang menolak penutupan sebidang liar di Warung Bambu oleh PT. KAI Daop 1 Jakarta pasca insiden kecelakaan antara bus Agra Mas dan KA Argo Parahyangan kemarin (26/8). Lanjut Cellica, Pemkab Karawang bakal berupaya keras agar tak ada penutupan jalan sebidang tersebut secara permanen, mengingat jalan tersebut merupakan akses jalan alternatif bagi masyarakat, serta membantu mengurai kemacetan yang terjadi di jalan utama di Jalan Wirasaba Johar-Teluk Jambe. “Kami menghargai keputusan PT. KAI yang berencana menutup sebidang tersebut, Ke Hal...7
Wawan Warga dan Pengguna Jalan
Cellica Nurrachadiana
PLTGU Kisruh, Camat Dikepung Warga CILAMAYA- Ratusan warga yang merupakan calon tenaga kerja (naker) PLTGU Jawa-1 berkumpul di Aula Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan, kemarin (27/8). Mereka mendesak Plt Camat Cilamaya Wetan, Entoh Hendra Permana, untuk segera memfasilitasi ratusan warga Cilamaya yang belum mendapat kesempatan kerja di mega proyek PLTGU Jawa-1. Koordinator aksi, Fahri mengatakan, ada beberapa tuntutan yang disampaikan masyarakat kepada Plt Camat Ciwet. Diantaranya, lebih memperbanyak jum-
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
DEMO: Masyarakat Desa Cilamaya Kecamatan Cilamaya Wetan saat mengepung Kantor Camat Cilamaya Wetan.
lah kuota tenaga kerja lokal dan memberikan pelatihan kepada para tenaga kerja unskill. Agar bisa mendapat kesempatan bekerja dalam proyek tersebut. “Kami meminta agar kinerja forum naker PLTGU yang di kelola Katar Ciwet, lebih ditingkatkan lagi,” ungkapnya, kemarin. Menyikapi tuntutat warganya tersebut. Plt Camat Ciwet, Entoh Hendra Permana, mengaku bakal segera menyelesaikan konflik yang terjadi. Kata Entoh, saat ini, pihaknya tengah berkoKe Hal...7
Ketika Rahmat Hidayat Jati Ingatkan 4.300 Mahasiswa Unsika
Era Industri 4.O Tantangan Kaum Milenial Masa depan ada di tangan anak muda. Menghadapi era revolusi industri 4.0, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Rahmat Hidayat Djati meminta mahasiswa untuk lebih kreatif dan inovatif. TIM REDAKSI, KARAWANG
PESAN futuristik ini disampaikan Rahmat Hidayat Jati atau yang biasa akrab dipanggil Rahmat Toleng pada acara pengenalan kehidupan kampus bagi mahasiswa baru (PKKMB) Universitas Singperbangsa Karawang, (27/8). “Era ini adalah era post moderen, serba cepat, untuknya mahasiswa sebaKantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
gai aset bangsa dan agen pembaharu (iron stock), harus benar-benar mempersiapkan diri, baik secara intelektual, maupun sepiritual dengan cara belajar sungguh-sungguh,” ujarnya. Selanjutnya Rahmat Toleng menguraikan satu per satu dari generasi sebelum Ke Hal...7
MENANTANG: Kuliah umum Rahmat Hidayat Jati di depan ribuan mahasiswa baru Unsika. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
OPINI
RABU, 28 AGUSTUS 2019
2
Pilkada Karawang: Pertarungan Cellica, Jimmy, Gina dan Acep Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Karawang, Suryana
Golkar Incar Kursi Ketua Komisi IV KARAWANG- Fraksi Golkar DPRD Karawang blakblakan mengincar pimpinan Komisi IV dan pos yang cukup banyak bagi anggotanya agar bisa ditempatkan pada Badan Anggaran (Banggar). Menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Karawang, Suryana, kendati alat kelengkapan dewan (AKD) belum resmi ditetapkan DPRD, namun pihaknya t e l a h m e re n canakan untuk posisi pimpinan Komisi IV dan memperkuat posisi di Banggar. “Di Banggar akan diperkuat dengan harapan bisa mengawal APBD Karawang ini betul-betul bisa berpihak kepada rakyat,” kata Suryana. Sementara di Komisi IV, sambungnya, merupakan
komisi yang sarat dengan kepentingan rakyat, sehingga Fraksi Golkar akan mempertajam programnya yang berkaitan dengan bantuan sarana agama, bantuan para guru ngaji, fokus dunia pendidikan dan kesehatan, juga ketenagakerjaan. “Pada tahun anggaran kemarin, kami sukses menggoalkan anggaran untuk bantuan sarana agama sebesar Rp15 miliar,” tandasnya. Untuk diketahui, bidang garapan Komisi IV itu untuk ketenagakerjaan, pendidikan dan kebudayaan, pemuda dan olahraga, agama, ilmu pengetahuan dan teknologi, kesejahteraan sosial, kesehatan dan keluarga berencana, peranan wanita, organisasi masyarakat, penerangan/pers, serta pengadaan pangan. (bbs/mhs)
Oleh: HILMAN TAMIMI MESKI terbatas, hanya sebagai bagian dari masyarakat Karawang yang memiliki kepentingan besar terhadap hasil proses politik jelang Pilkada Karawang 2020 mendatang, tim kecil yang dibentuk oleh Cakra Institute sudah melakukan survei langsung dan hasilnya kami jadikan bahan diskusi internal pada dua hari lalu. Proses survei kami menyasar berbagai segmen pemilih kota-desa, lakilaki-perempuan, milenialtradisional, kelompok ekonomi mapan–ekonomi lemah, pendidikan menengah tinggi - pendidikan dasar/ non-pendidikan, ASN dan non-ASN, juga kader simpatisan, juga warga non-partai. Beberapa poin menarik yang dihasikan dan bisa dijadikan referensi bagi warga masyarakat serta pihakpihak yang berkepentingan. Yang pertama, sebagian warga masyarakat merasa tidak puas dengan kepemimpinan Cellica-Jimmy lantaran janji-janji kampanye yang pernah disampaikan oleh pasangan tersebut masih banyak yang belum terwujud. Yang kedua, Cellica digandrungi oleh mayoritas
pemilih perempuan dan segmen pemilih yang berpikiran simple, karena sosok Bupati Karawang itu dirasa komunikatif, humble, fashionable. mengikuti zaman dan tidak menjaga jarak dengan warganya. Yang ketiga, Akhmad Zamakhsari (Jimmy) inkumen yang saat ini menjabat wakil bupati dan menyatakan siap menyalonkan menjadi calon bupati, dipersepsikan memiliki visi-misi yang jelas dan lebih tegas dalam mengambil keputusan. Langkahnya terkait persoalan pengangguran, nasib Persika, ataupun pembangunan infrstruktur dipersepsikan oleh public sebagai antitesa dari sosok cellica yang serba lamban dan cenderung autopilot. Na m u n s e m a n g a t n y a yang menggebu-gebu telah memunculkan persepsi di sebagian masyarakat lainnya bahwa Jimmy adalah pemimpin yang arogan, over-reaktif, serampangan dan sering blunder dalam menyampaikan pernyataanpernyataannya, baik sebagai pejabat publik maupun sebagai politisi. Yeng keempat, mayoritas pemilih menginginkan tampilnya sosok-sosok baru diluar Cellica dan Jimmy.
Pandangan tersebut muncul dari segmen pemilih yang menyukai eksperimen, tidak terikat oleh fanatisme parpol ataupun organisasi tertentu. Terutama skali kelompok pemilih milenial, aparatur Sipil Negara (ASN), dan pemilih dari kelompok yang mapan secara ekonomi serta berpendidikan menengah tinggi. Selanjutnya, muncul banyak nama alternatif di luar petahana, dan yang lebih banyak disebut yakni nama Gina Swara (Gerindra) serta Acep Jamhuri (Sekda/bi-
rokrat). Nama Gina Swara d i p e r s e p s i k a n s e b a ga i perempuan yang cemerlang dalam karir politik, sederhana, representasi dari kekuatan 02 yang merupakan pemenang PilPres di Karawang, dan trah dari mantan Bupati Ade Swara yang masih memiliki banyak loyalis. Sedangkan munculnya nama Acep Jamhuri karena beliau dipersepsikan sebagai figur yang lebih netral (bukan bagian dari parpol manapun), memiliki kemampuan pemikiran dan
pekerja keras, birokrat yg sukses dan berhasil, diterima oleh berbagai kalangan, teruji dalam sisi manajerial pemerintahan, serta mempunyai jejaring (networking) yang bisa diandalkan. Yang kelima, nama-nama lain di luar keempat orang tersebut juga muncul dalam hasil survei Cakra Institute, namun belum cukup dominan popularitasnya. Keenam, sangat kecil kemungkinan muncul pasangan calon dari perseorangan yang diakibatkan aturan Pemilukada saat ini lebih rumit dibanding Pemilukada Karawang 2015, sehingga membutuhkan kesiapan dokumen persyaratan dan logistik yang berlipat pula Yang terakhir, pendaftaran pasangan calon yang akan dimulai bulan Maret 2020 merupakan rentang waktu yang sangat panjang, sehingga masih terbuka perubahan persepsi dan kecenderungan pilihan, tergantung pada kejelian dan kemampuan tim yang dibentuk oleh masing-masing bakal calon. Terutama sekali tim yang mengurus isu, propaganda, branding dan siber. *) Deputi Propaganda dan Komunikasi Publik, Cakra Institute Karawang
CERPEN, SUNLIE THOMAS ALEXANDER Matinya Seorang Peladang (1/BERSAMBUNG)
RUMAH SAKIT 1.
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
2.
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
3.
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
4.
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
5.
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
Ia tahu, ke ladang, ia harus kembali. Tentu. Meski kini ia harus menebas ladang baru, jauh di balik bukit yang dipercaya angker. Karena itu, hatinya sedikit cemas. Bukan, bukan takut pada segala mambang dan siluman yang konon bermukim di sana sejak kampung belum berdiri, atau lantaran alangkah jauh ia harus mengayuh sepeda kumbang ke sana… KUJANG mengisap tembakau lintingannya dalamdalam. Diperhatikannya asap kelabu yang keluar dari mulut dan hidungnya itu meliuk-liuk ke luar jendela. Lenyap diterpa angin yang semilir. Langit petang sedikit mendung, walau hujan belum juga turun. Tapi ia yakin, seminggu atau dua minggu ke depan, musim hujan bakal segera bertandang, menyuburkan kembali tanah yang rekah, menghijaukan rumput dan pepohonan. Ah, betapa ia merindukan bau tanah sehabis hujan, aroma humus dan merdu kicau burungburung di rumpun sahang! Bertahun-tahun, kerinduan itu menderanya, membuat hari-hari tuanya tak lagi sedamai dulu. Ya, sejak ia menyerahkan ladang subur itu—kebon, ia lebih suka menyebutnya demikian sebagaimana orang-orang kampungnya yang lain—kepada anak bungsunya, dengan hati yang tak sepenuhnya ikhlas. Sepetak ladang terakhir yang ditebasnya sebelum harga lada jatuh. Tentu, tak bakal ia relakan ladang yang hijau itu kepada si Amir, kalau bukan tak sampai hati mendengar anak bungsu tersayang itu merengekrengek. Juga karena Aminah, istrinya, ikut-ikutan
terus membujuk rayu. “Amir baru menikah,” tukas Aminah, “Apa Bapak tega melihat anak kita hidup morat-marit? Belum lagi gunjingan orang nantinya kalau anak kita tak becus menghidupi anak orang!” Ia pun goyah, limbung, dan akhirnya, sekali lagi, tak sepenuhnya ikhlas menyerahkan ladang penghabisan itu kepada Amir untuk lokasi penambangan. Si bungsu memang memperoleh hasil yang cukup layak, pasir timah ternyata cukup tebal lapisannya di bawah ladang. Sehingga Amir kemudian bisa membangun s ebuah r umah
semipermanen dan membeli sepeda motor baru. Tapi, betapa tak teganya Kujang ketika menyambangi bekas ladangnya itu dan melihat tanah yang porakporanda terbongkar, tinggal gundukan-gundukan pasir dengan lubang-lubang menganga. Hampir terisak ia mengingat batangbatang sahangnya yang hijau, yang sebentar akan berbunga. Tentu jangan ditanya betapa perih hatinya, lebih dari tertusuk duri rukem atau tersengat tawon. Meskipun Amir kemudian memberikan untuknya ganti yang pantas berupa seorang cucu perempuan yang lama ia
idamkan, setelah ketiga anaknya yang lain melulu memberikan cucu laki-laki. Aih, telah lebih empat tahun, barangkali sudah lewat tahun kelima, atau mungkin lebih?—Kujang lalai berhitung—Ia tak lagi menggarap sepetak ladang. Tubuhnya terasa kaku, urat-uratnya suka kejang dan tulang-tulang tuanya sering pula linu. “Bapak sudah tua, wajar kalau reumatik,” begitulah Amir berkilah. Ia hanya menganggukangguk dengan mulut monyong. Dulu, rasanya tak pernah ia sakit. Walau umurnya sudah kepala enam lewat, hampir tujuh, tapi badannya selalu bugar berkeringat. Kini cuaca lebih panas atau dingin sedikit saja, ia sudah batukbatuk atau masuk angin. “Itu karena Bapak terlalu banyak merokok dan ngopi, cobalah sedikit dikurangi,” komentar Aminah cerewet. Mira, putri sulungnya, kemudian membawakannya beberapa kotak susu bubuk. Bagus untuk tulang orang tua, kata Mira. Dan ia meminumnya sematamata karena takut mengecewakan yang memberi. Ia tahu, ia memang sudah tua, tapi itu karena kurang bergerak. Sejak ladang penghabisan itu ia serahkan, hari-harinya hanya berlangsung di rumah atau di sekitar pekarangan yang ditanaminya dengan sayurmayur, cabe, jeruk kunci, pisang, dan sedikit singkong. Atau terkadang mengunjungi rumah anak-anaknya bergantian untuk bermain dengan para cucu. Kujang masih memandang ke luar jendela, sesekali mendongak memandang langit petang yang mulai gelap. Dilintingnya lagi sebatang tembakau, lalu di-
sulutnya. Beberapa anak tetangga tampak bermain di tepi jalan bertanah kuning di muka rumah. Jalan yang semakin rusak karena terus-menerus dilalui alatalat berat dan truk sarat muatan dari dan ke lokasilokasi penambangan. Debu-debu mengepul pekat ketika sebuah sepeda motor melintas, melindas bebatuan dan sedikit terlompat oleh lubang. Ia menyedot tembakaunya dan menyipitkan mata, melambungkan pandangan ke arah bukit di kejauhan. Dikepulkannya asap tembakau yang bergumpal seperti mengembuskan beban. Ia tahu, keputusannya sudah bulat. Apa pun yang bakal terjadi. Meskipun Aminah akan marah atau anak-anaknya melarang. Ia harus kembali ke ladang. Tak akan dibiarkannya hari-hari tuanya yang damai dengan menggarap ladang dirampas lagi. Takkan dibiarkannya badan tuanya sakit-sakitan karena kurang bergerak. Walaupun nantinya orangorang kampung bakal mencerca, mungkin mengecapnya tak tahu diri menyambangi rimba keramat dan tak penuhi amanah para leluhur. Atau bakal membuat para lelembut gusar dan menjatuhkan kutuk-bala kepada dirinya. Ah, sudahlah! Kujang terus menerawang jauh ke balik bukit. Membayangkan pokok-pokok sahang hijau yang menjulurkan reranting segar, memanjang merambati tiang-tiang penyanggah hingga daun-daun melebar merebakkan bunga-bunga, lalu ranum buah-buah lada. Terus memanjang dan memanjang, seperti doa, seperti harapan. Seperti kenangan… (*)
Hubungi Bagian Iklan JAMIL : 0838 0765 0426 KEHILANGAN S AT U B U A H B P K B M O B I L MERK NISSAN X-TRAIL NO.POL : T 1186 TQ DENGAN NO.KA : MHBF3CF1CEJ000022 NOSIN :QR25005580L WARNA HITAM TAHUN 2014 STNK ATAS NAMA ENTANG FITRIANA DENGAN NOMOR BPKB : M-03363817 HILANG BPKB MOBIL ISUZU B 9696 HW TH 1997 BIRU PUTIH A/N I NYOMAN YASTIKA D/A KP PULO RT 01/04 PINANG RANTI -JAKARTA.NOKA MHCTBR54BVCO15265 NOSIN E015265
LOWONGAN KERJA BTH: (1)TSS.MIN.D3 T.MESIN/T. INDUSTRI/T.ELEKTRO/METALURGI (2)SALES.MIN.SMA MAX40TH.PNY MOTOR&SIM C. SIAP MENGIKUTI TRAINING PRODUCT KNOWLEDGE DI JAKARTA.(BIAYA AKOMODASI PP & KOST 1BLN DISIAPKAN).KIRIM LMRN: HRD.IMG@GMAIL.COM
KEHILANGAN TELAH HILANG BUKU KIR B 9964 MQ JKT 678017 HUB 081382232360
KEHILANGAN KEHILANGAN SURAT T A N D A N O M O R KENDARAAN BERMOTOR (STNK) DENGAN NOMOR REGISTRASI B 2074 KKL ATAS N A M A Y U L I A N A , A L A M AT J L KEMANDORAN TUGU PEKAYON GG H TABRIH NO.9 RT 003/022, D E S A P E K AY O N J AYA , KECAMATAN BEKASI SELATAN, MOBIL DAIHATSU AYLA, JENIS MOBIL PENUMPANG / MINIBUS.
KEHILANGAN
SATU BUAH BPKB MOBIL MERK NISSAN GRAN LIVINA NO.POL : T 1273 AG DENGAN NO.KA : MH8BG1CG1F J096356 NOSIN : HR15932790B WARNA MERAH TAHUN 2012 STNK ATAS NAMA WINDA SYAM IBNU DJATMIKO DENGAN NOMOR BPKB : J.01035922 TELAH HILANG SHM NO SPPT 32.18.121.001.007.0101.0 LT 912 M² A/N MINAH LOKASI KP.PULO SIRIH RT 002/001 DS SUKA JADI KEC SUKA KARYA-BEKASI TELAH HILANG SHM NO 03372 LT 731 M² A/N SUTARMAN SARJANA HUKUM LOKASI BELANGWETAN KEC KLTEN UTARA KAB KLATEN
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
LOWONGAN KERJA
Dicari :
1. Technical Sales Spv 2. Sales
[1 Dan 2] Max. 45 Tahun 1. Pend. Min. DIII T. Mesin, T. Industri dan Metalurgi 2. Pend. Min. SMA/SMK/STM [1 Dan 2] Punya Motor Pribadi dan SIM C CV Lengkap di email hrd.img@gmail.com
RABU, 28 AGUSTUS 2019
IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat
SOROT
Heboh Video Mesum di Subang Selatan SUBANG– Setelah Garut, masyarakat Subang khususnya di kawasan Selatan, baru-baru ini kembali dihebohkan beredarnya video mesum sepasang muda-mudi. Sebanyak tiga video asusila itu menyebar di sosial media. Ketiganya berdurasi tidak lebih dari 60 detik. Informasi yang dihimpun, pemeran perempuan video itu merupakan warga Jalancagak. Keduanya melakukan perbuatan layaknya pasangan suami istri di sebuah rumah. Beredarnya video itu menjadi perbincangan warga dari berbagai kalangan. Wahyu, warga Calancagak menyesalkan beredarnya video tersebut. Menurutnya, video itu sudah beredar sejak 2014 lalu di situs dewasa. “Kok bisa rame lagi ya. Yang saya tahu, itu sempat beredar dan rame dua tahun lalu. Katanya video itu sudah ada di situs dewasa dari tahun 2014,” ujar dia. Sementara kepada wartawan Kepala Desa Jalancagak, Indra Zainal Alim membenarkan, pemerean perempuan pada video adegan syur tersebut merupakan dalam video yang beredar tersebut adalah warganya. Ia mengatakan, video yang saat ini jadi perbincangan warga tersebut merupakan video lama sekitar lima tahun lalu. Indra mengaku prihatin dengan beredarnya video itu. Dia menyampaikan permohonan maaf kepada warga Subang. (fri)
PERDA RTR Wilayah Masuk Tahap Finalisasi BANDUNG- Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RT/RW) sedang dalam tahap finalisasi pembahasan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar bersama DPRD Jabar. Menurut Gubernur Ridwan Kamil (Emil) perda tersebut harus segera diselesaikan karena menyangkut masa depan Jabar. “Sedang dalam tahap finalisasi pembahasan Perda RTRW. Perda itu sangat penting karena menjadi sebuah masa depan Jabar seperti apa,” kata Emil. Emil juga mengatakan, salah satu hal yang dibahas dalam Perda tersebut adalah investor tidak boleh mengganggu keseimbangan lingkungan atau kawasan produktif pertanian. “Jadi, boleh membangun. Tapi, pastikan tidak berada di lokasi yang kita preservasi sebagai sumber kelestarian lingkungan,” ucapnya. Saat ini, kata Emil, pihaknya bersama Pansus DPRD Jabar tengah melakukan beberapa kajian RTRW. Salah satunya untuk tiga titik pembangunan Transit Oriented Development (TOD) kereta cepat Jakarta-Bandung. “Kita melakukan antisipasi agar dilakukan kajian terhadap hal-hal baru yang masih belum selesai. Contohnya, nanti kereta cepat, pembangunan TOD Tegalluar seperti apa kajiannya harus dimatangkan, termasuk Walini dan Karawang,” katanya. Pada kesempatan yang sama, Emil mengatakan, lokasi pembangunan bandar udara di Kabupaten Sukabumi belum ditentukan karena harus dikaji lebih dulu dalam RTRW. Meski demikian, kata dia, pihaknya sudah mengantungi dua lokasi, yakni Cikembar dan Citarate. “Bandara di Sukabumi masih ada beberapa pertimbangan lokasinya, sementara kita sepakati tetap di Kabupaten Sukabumi tapi menunggu kajian dipilihnya antara dua lokasi, yaitu Cikembar dan Citarate, mana yang paling matang sesuai RTRW,” ucapnya. Jika pematangan Perda RTRW selesai, pemerintah pusat akan terlebih dulu me-review sebelum ditetapkan. “Nanti akan di-review oleh pemerintah pusat untuk disetujui sebelum akhirnya menjadi peraturan daerah RTRW,” katanya. Selain itu, Emil mendorong agar sejumlah pengembangan wilayah di Jabar tidak menggunakan dana dari APBD karena sangat terbatas. Menurutnya, sumber dana pengembangan bisa melalui konsep Kerja sama antara Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). (bbs/red)
Semangat Baru Urang Subang
Pedagang Gruduk Kantor Bupati Pemkab Dinilai Tidak Responsif SUBANG- Ratusan pedagang Pasar Purwadadi Selasa kemarin menggruduk Kantor Bupati Subang. Aksi ini merupakan aksi lanjutan karena para pedagan menilai Pemkab tidak merespon dan mendengarkan suara dan keluhan mereka. Koordinator aksi Yadi Supriadi mengatakan, ketika pemerintahan dijalankan, dikuasai dibawah tekanan suatu kelompok atau golongan elit politik tertentu, maka konsekuensinya adalah keterpurukan. Kemudian hilangnya kewibawaan pemerintah ketika kewibawaan Pemkab Subang sudah tereduksi kepentingan para pemodal. “Bahkan mungkin kepentingan pribadi, kepentingan kelompok elit tertentu tanpa mempertimbangkan ke p e ntingan s e r ta kondisi masyarakat Kabupaten Subang secara utuh. Mmaka yang hadir adalah kesewenang wenangan, keserakahan, melebarnya garis ketimpangan dan ketidakadilan,” ujar Yadi. Dijelaskan, saat ini para pedagang meminta dan mendesak kepada Bupati Subang untuk konsisten
FERI KOSASIH/KBE
DEMO BUPATI: Unjuk rasa para pedagang Pasar Purwadadi yang menuntut respon Pemkab atas kesulitan yang mereka alami selama ini.
berpegang teguh terhadap Pancasila dan UUD 1945 serta Perundang-undangan yang berlaku. Karena hal itu solusi tepat untuk keluar dari situasi yang sangat menyulitkan Bupati Subang. “Salah satu prodak hukum yang di terbitkan oleh Bupati Subang adalah surat Nomor 5112/231/DKUPP tertanggal 13 Febuari 2019 perihal Pembangunan dan Pengelolaan Pasar Purwadadi yang ditunjukan ke-
pada Badan Perwakilan Pedagang Pasar Purwadadi,” jelasnya. “Didalam surat tersebut dinyatakan dengan tegas dimana Bupati Subang memerintahkan kepada pihak pengembang untuk tidak memulai pelaksanaan kegiatan pembangunan Pasar Purwadadi sebelum dokumen pendukung yang dianggap prinsif dapat terpenuhi. Dan hal tersebut semua telah terbukti secara
terbuka di hadapan publik, dimana administrasi normatif perizinan yang merupakan bagian prinsif yang tidak dapat dipisahkan tidak terpenuhi oleh pihak pengembang,” paparnya lagi. Namun, sambungnya, tahapan pembangunan dan pengelolaan pasar terus saja berjalan. Maka para pedagang Pasar Purwadadi menuntut kepada aparat penegak hukum untuk ber-
sikap profesional. Selain itu, para pedagang juga meminta dan mendesak Bupati Subang untuk mengambil langkah pada dinas terkait atas rencana revitalisasi Pasar Purwadadi tersebut. “Selain itu, kita juga meminta dan mendesak Bupati untuk melakukan pengawasan kepada dinas terkait atas kebijakan revitalisasi Pasar Purwadadi tersebut,” tegas Yadi. (fri)
Puskesmas Rawalele Wakili Status Gunung Subang Lomba Tingkat Jabar Tangkubanparahu Masih Waspada
SUBANG- Bertempat di Halaman Puskesmas Rawalele Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri serta Membuka secara Resmi Penilaian Puskesmas Berprestasi di Puskesmas Rawalele Kecamatan Dawuan, Selasa (27/08/2019). Plt. Dinas Kesehatan Kabupaten Subang Cecep Supriatin menyampaikan, Puskesmas Rawalele mewakili Subang mewakili 37 Puskesmas pedesaan dan untuk perkotaan dari 3 Puskesmas yang mewakili adalah Puskesmas Cikalapa. ” Kami mengharapkan pelayanan masyarakat untuk kaitannya dengan pelayanan kesehatan,” ujar Cecep. Sementara Bupati Ruhimat menyampaikan, berdasarkan hasil penilaian FKTPB Puskesmas Rawalele tahun keluar sebagai pemenang FKTPB tingkat kabupaten sehingga menjadi wakil Kabupaten Subang untuk mengikuti penilaian
BERPRESTASI: Bupati bersama tim penilai fasilitas kesehatan tingkat pertama, Asda III, Camat Dawuan, Muspika Dawuan, para Kepala Puskesmas, para Kades.
Puskesmas berprestasi di tingkat provinsi. Puskesmas Rawalele dianggap mempunyai indikator pelayanan yang baik. Dibuktikan dengan akreditasi utama sehingga diajukan oleh Pemkab untuk mengikuti kompetisi. “Saya berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak positif dalam meningkatkan peran dan
keteladanan bagi aparatur pelayanan dibidang kesehatan khususnya di Kabupaten Subang. Juga diharapkan mampu memacu Puskesmas yang mampu meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanannya serta mampu sebagai motor penggerak dan pemberdayaan Masyarakat dalam pembangunan berwawasan,” ujar Bupati. (fri)
SUBANG- - Status Gunung Tangkubanparahu sampai saat ini masih Waspada (Level 2). Status tersebut belum bisa diturunkan menjadi Nor mal (L evel 1) karena masih mengalami peningkatan aktivitas vulkanik. Me n t e r i E n e r g i d a n Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan kepada pers menjelaskan, Sampai sekarang pihaknya belum meunurkan status iut. “Akan kami lihat lagi apakah mau diubah statusnya atau dicabut, karena sekarang kan statusnya Waspada, apakah normal atau bagaimana, kalau dari laporan ternyata aktivitasnya kurang lebih sama,” ujarnya. Sebulan setelah erupsi yang terjadi 26 Juli 2019, ia menjelaskan, Pusat Vulkanologi dan
Mitigasi Bencana Geologi masih mengimbau warga tidak mendekati daerah dalam radius 1,5 kilometer dari kawah karena gas berbahaya masih berpotensi keluar dari kawah. “Dikhawatirkan, keluarnya gas bersamaan dengan erupsi-erupsi kecil itu. Gasnya itu H2S (hidrogen sulfida) dan SO2 (belerang dioksida), ini kan gas yang tidak ramah terhadap makhluk hidup,” kata dia. G u n u n g Ta n g kubanparahu sampai sekarang masih ditutup untuk pengunjung. Pe m b u k a a n k aw a s a n wisata itu, kata dia, akan dilakukan kalau aktivitas vulkanik Tangkubanparahu nor mal kembali. “ Tergantung aktivitasnya,” kata Jonan. (fri)
Hebohnya Raimuna di Bumi Perkemahan Ranggawulung
“Jangkau Masa Depanmu, Wadahi Mimpimu, Raih Rrestasimu” SUBANG- Bupati Subang H. Ruhimat secara resmi membuka kegiatan pembukaan Raimuna Tingkat Cabang Subang tahun 2019 di Bumi Perkemahan Ranggawulung Subang (26/8/2019) Kegiatan ini diadakan dari tanggal 26- 29 Agustus 2019. Tahun ini mengangkat tema Jangkau Masa Depanmu, Wadahi Mimpimu, Raih Rrestasimu. Bupati Subang selaku Mabicab bertindak selaku pembina upacara menyampaikan, kegiatan ini memiliki peran yang sangat strategis bagi gerakan Pramuka. Khususnya Pramuka penegak dan pandega serta generasi muda pada umumnya. Kegiatan ini juga memupuk rasa persaudaraan, persahabatan, keragaman
SEMANGAT: Bupati Subang foto bersama para peserta Raimuna Tingkat Cabang Subang.
suku,agama, adat istiadat dan budaya. Sebagai salah satu kegiatan organisasi gerakan Pramuka dipandang sebagai wadah dalam membangun dan mengembangkan sikap
dan upaya mempererat rasa persatuan dan kesatuan sebagai bangsa. “Harapan dari kegiatan ini memiliki dampak yang luas bagi kemaslahatan
masyarakat dari sisi kepentingam masing masing individu anggota pramuka. Menumbuhkan semangat kebersamaan, kemandirian, persatuan sensitivitas dan
tolong menolongd terhadap sesame,” ujar Bupati. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan dan penampilan atraksi senam balok kolaborasi dengan smapore dari Saka Wirakartika Kodim 0605 Subang, Senam Lantas oleh Saka Bhayangkara di bawah naungan Bimmas Polres Subang. Turut hadir Waka Mabicab Subang/ Wakil Bupati Subang, Mabisaka Wira Kartika/ Dandim 0605, Pin Saka Dirgantara/Danlanud/ yang mewakili,Mabi Saka Bhayangkara/ Kapolres Subang/yang mewakili, Ketua Kwarcab, Wakil Ketua Kwarcab, Ketua Harian Kwarcab, Dewan Kerja Cabang, Andalan andalan urusan cabang, seluruh peserta upacara bang Kabupaten Subang 2019. (fri)
RABU, 28 AGUSTUS 2019
PENDIDIKAN
4
Pemerintah Dorong PT Hasilkan Inovasi Ramah Lingkungan TERCEMAR dengan polusi udara di Indonesia, mendorong pergur uan tinggi (PT) dan lembaga penelitian dan pengembangan (lemlitbang) menghasilkan inovasi yang mengarah pada ramah lingkungan. Hal tersebut diungkapkan, Menristekdikti Mohamad Nasir. “Kita menuju green economy di era sekarang ini. Bagaimana menuju kendaraan listrik ke depan kita bangun,” kata Menteri Nasir. Lanjut Menteri Nasir, ia juga menyampaikan saat ini sudah ada produk prinsipal dari Indonesia yang menjawab tantangan green economy, yaitu motor listrik Gesits yang dihasilkan oleh Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). “Alhamdulillah dari inovasi anak Indonesia, untuk kendaraan darat kita sudah menghasilkan motor listrik, yang namanya Gesits. Gesits ini diinisiasi oleh para peneliti dari ITS, ITB, dan ini sudah diproduksi PT Wijaya Karya, di mana produksinya sudah mencapai kapasitas lima puluh ribu per tahun,” ungkap Menteri Nasir. Pada kesempatan tersebut, menristekdikti me-
Cita-cita Punya Panti Asuhan KARAWANG – Kewajiban seorang siswa ialah belajar, namun siapa sangka dalam setiap mata pelajaran yang dipelajari ada yang membuatnya kesulitan. Seperti yang dialami oleh Ardelia Adika Putri salah satu siswi Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Karawang. Pelajaran Matematika menjadi mata pelajaran yang paling sulit. Hal tersebut dikarenakan Matematika merupakan pelajaran yang memiliki banyak rumus, hitung-hitungan dan jawabanya tidak bisa meleset sedikit pun. Bagi siswi kelas 9 G SMPN 1 Karawang Barat jika pelajaran bahasa Indonesia dan bahasa Inggris adalah pelajaran yang bisa diterka dalam menentukan jawabanya. Sehingga sangat mudah di jawab, berbeda dengan mata pelajaran matematika yang harus pasti jawabanya seperti itu. “Kalau saya pribadi paling takut pelajaran matematika, soalnya hitung-hitungan. Udah gitu kalau jawabanya meleset sedikit saja, itu udah pasti salah. Beda sama bahasa Indonesia dan bahasa Inggris,” katanya kepada KBE, kemarin. Bagi perempuan yang memiliki wajah manis ini mengaku bahwa mata pelajaran matematika memang tidak disukainya, sejak duduk dibangku sekolah dasar dulu. Entah kenapa mata pelajaran tersebut sangat membingungkan. “Kalau sudah tahu jika besok ada mata pelajaran matematika aduh acung tangan,” akunya bercerita. Maka ketika sudah lulus nanti
perempuan yang akrab dipanggil Delia ini ingin bekerja di salah satu tempat kerja yang tidak berbau dengan perhitungan. “Kalau sudah lulus juga terus kerja, pokoknya gak mau deh urusan sama yang itung-itungan bikin pusing. Mending belajar masak aja jadi koki,” ungkapnya. Namun siapa sangka dibalik kecantikannya itu Delia juga mempunyai keinginan yang sangat mulia. Yaitu ingin membangun rumah panti, agar setiap anak yang hidup di jalanan bisa mempunyai tempat tinggal dan terurus. “Kalau cita-cita pengen punya panti asuhan, selain suka sama anak kecil aku juga ingin membantu mereka, soalnya kasian kalau setiap pulang sekolah liat anak kecil di jalnan dan tidak punya tempat tinggal miris aja liatnya,” ucapny a . (oib)
nandatangani empat nota kesepahaman penting dengan Kementerian Pert a ha na n , Ke m e nt e r i a n Hukum dan HAM, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta PT Tata Sarana Mandiri dan Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Nota kesepahaman antara Kemenristekdikti dengan Kementerian Pertahanan berfokus pada kerja sama pendidikan, riset, penguatan inovasi dan pengabdian masyarakat. Nota kesepahaman dengan BPH Migas berfokus pada sosialisasi bidang hilir minyak dan gas bumi. Nota kesepahaman dengan Kementerian Hukum dan HAM berfokus pada pertukaran data dan pemanfaatan sumber daya di bidang riset, teknologi, pendidikan tinggi, hukum dan hak asasi manusia (HAM), serta nota kesepahaman dengan PT Tata Sarana Mandiri (TSM) dan BPPT berfokus pada kerja sama pusat riset dan pengembangan nasional teknologi maju dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi. (bbs/rie)
Menristekdikti Umumkan Rektor Asing Pertama
TOYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES
Yayasan Al-Muttaqin Gratiskan Anak Kurang Mampu KARAWANG – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Raudatul Athfal (RA) Taman Kanak-kanak (TK) Taman Penitipan Anak (TPA) Diniyah Takmiliyah Awwaliyah (DTA) Yayasan Al-Muttaqin. Memprogramkan peserta didik baru untuk anak kurang mampu. Kepala Yayasan Al-Muttaqin, Dra Syamsiwarlis menyampaikan, bahwa selain kegiatan belajar mengajar mereka dipenuhi dengan pelajaran umum. Namun untuk pelajaran pendidikan keagamannya tak kalah imbang. Karena perlu adanya keseimbangan antara ilmu pengetahuan umum dan
agama. “Untuk mata pelajaran kita seimbangkan antara keagamaan dan ilmu pengetahun umum lainnya,” terangnya kepada KBE, kemarin. Selain itu, sambung dia, ada program andalan yang diberikan bagi para peserta didik baru terutama untuk anak yatim dan duapa. Karena sampai saat ini sekolah yang sudah berdiri selama 22 tahun ini sudah membuka pendidikan secara gratis. “Dari dulu kami selalu membuka pendidikan gratis bagi para anak yatim dan duapa. Karena disini tidak
terlalu diberatkan dengan biaya, untuk yang mampu membayar juga disini biaya cukup terjangkau juga,” ucapnya. Dengan program tersebut, ia berharap agar bisa membantu dunia pendidikan untuk lebih baik terutama bagi mereka siswa yang tidak bisa merasakan pendidikan. Maka dari itu ia meminta kepada orangtua yang tidak mampu untuk menyekolahkan anaknya untuk sekolah di Yaysan Al-Muttaqin. “Alhamdulilah selain itu juga kita sudah banyak melahirkan anak-anak yang berprestasi,” ungkapnya. (oib)
PROFESOR, Jang Youn Cho asal Korea Selatan (Korsel) menjadi rektor asing pertama di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir. Mentri Nasir, Cho itu akan memimpin Universitas Siber Asia. Dihadapan para rektor perguruan tinggi negeri/swasta, peneliti, serta dosen yang hadir dalam pembukaan kegiatan ilmiah. Cho pernah menjabat wakil presiden Hankuk University periode 2014-2017. Sekaligus menjadi rektor Cyber Hankuk University of Foreign Studies pada periode yang sama. “Rektor asing harus pernah memimpin perguruan tinggi. Cho mempunyai pengalaman memimpin Hankuk University dan sekarang dia menjadi rektor di Universitas Siber Asia,” ungkap Nasir. Cho adalah profesor bidang akuntansi. Pengalaman akademisnya kebanyakan didapat dari Amerika Serikat. Dia meraih gelar PhD di University of Florida pada 1983. Kemudian, menjadi asisten profesor hingga menyandang gelar profesor dari Nebraska-Lincoln University pada 1997. Saat krisis keuangan melanda Asia pada 1997, Cho memutuskan untuk kembali ke Korsel. Dia membantu pemerintah menata administrasi keuangan dan bisnis negara. Dua tahun berselang, Cho menjadi wakil ketua Dewan Standar Akuntansi Korsel. Pengalaman kepemimpinan di kampus baru dimulai
pada 2006. Dia menjabat dekan Sekolah Tinggi dan Pascasarjana Bisnis Hankuk University selama empat tahun. Visinya adalah berfokus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi di lima bidang. “Yakni, manajemen, akuntansi dan perpajakan, komunikasi, sistem informasi, serta teknologi. Karena Industri 4.0 bukan hanya teknologi. Banyak aspek. Semua harus terintegrasi dalam big data,” ungkapnya. Pa d a a c a r a i t u p u l a , Yayasan Memajukan Ilmu dan Kebudayaan (YMIK) menerima izin prinsip pendirian Universitas Siber Asia dari Menristekdikti M. Nasir. Universitas Siber Asia, tutur Ketua Pengurus YMIK Ramlan Siregar, merupakan universitas swasta berbasis full online learning pertama di Indonesia. Di sisi lain, guru besar ilmu hukum Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana menyatakan, Universitas Siber Asia berada di bawah naungan YMIK. Artinya, saat ini kampus tersebut belum menerima mahasiswa. (bbs/rie)
Siswa SD Alam Jomin Biasakan Makanan Sehat KARAWANG – Didalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat, itulah pepatah yang menggambarkan kegiatan sehari hari siswa Sekolah Dasar (SD) Alam Jomin Cikampek. Selain membiasakan olahraga setiap harinya seluruh siswa juga diberikan pembelajaran tentang makanan kesehatan yang berasal dari buah-buahan. Menurut salah seorang guru SD Alam Jimon, Heri Aldiansyah mengatakan, dengan membawa buahbuahan dan dijadikan makanan tradisional supaya anak tertarik pada buahbuahan. Dengan cara apapun dilakukan supaya anak mau memakan buah lokal. “Selama ini kita terlalu fokus pada bahan utama dari jenis serelia seperti
padi dan gandum impor. Kemudian sedikit jenis umbi-umbian seperti singkong dan sedikit ekstrak tepung seperti sagu,” ucapnya. Bagaimana dengan buahbuahan? Sejauh ini menurut dia tidak dipertimbangkan sebagai bahan makanan pokok. Padahal sebaliknya buah-buahan ini yang paling banyak disebut di alquran untuk makanan manusia di dunia juga di surga. “Saya menemukan lebih dari 60 ayat di alquran yang membahas buah-buahan ini dari perbagai sisinya. Sementara kurang dari sepuluh ayat yang terkait dengan biji-bijian yang terdiri dari serelia dan kacang-kacangan. Umbi-umbian dan makanan dari batang pohon sagu sebagai gantinya saya
belum menemukan ayatnya yang sesuai,” jelasnya. Adanya sekitar 60 ayat yang membahas buahbuahan tersebut, sangatsangat kuatkan tentang bahan makanan utama. Yang paling dominan dari buah-buahan, sedangkan yang lain melengkapinya bukan sebaliknya. “Jadi selain olahraga kita juga ajak siswa untuk membiasakan buah buahan setiap harinya,” tuturnya. Nopi Apriani, salah seorang siswi SD Alam Jomin mengaku sudah terbiasa memakan buah-buahan di rumah selain di sekolah. Selain enak dimakan buah buahan juga memberikan kesehatan bagi tubuhnya. “Di rumah juga suka makan buah-buahan enak,” akunya. (oib)
TOYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES
RABU, 28 AGUSTUS 2019
METRO KARAWANG
5
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
GUDANG GARAM : Ribuan ton garam rakyat, di Desa Muarabaru, Cilamaua Wetan, mengendap di gudang garam.
Ribuan Ton Garam Mengendap di Gudang Petani Garam Rakyat Menjerit CILAMAYA WETAN – Petani garam rakyat, di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya Wetan, makin sengsara. Menyusul terus merosotnya harga garam rakyat di pasaran, yang semula Rp. 2.000/kilogram. Kini
menjadi, Rp. 350/kilogram. Hal tersebut berimbas pada penurunan kesejahteraan petani garam disana. Karena harga murah, para petani garam rakyat memutuskan untuk menyimpan garamnya, sambil menunggu harga kembali normal. Alhasil, ribuan ton garam rakyat, kini mengendap di dalam gudang. “Padahal kualitas
garam kita sangat bagus. Tidak kalah dengan standar garam industri. Tapi harganya kenapa sangat murah,” keluh Ketua Kelompok Usaha Garam Rakyat, Desa Muarabaru, Suhari kepada KBE, kemarin. Kata dia, selain harganya yang terlampau murah. Para petambak garam disana juga kesulitan untuk menjual garam hasil panen raya, sejak
Juli 2019 lalu. “Sudah mah harganya murah. Kita menjualnya juga susah,” katanya. Suhari berharap, pemerintah segera turun tangan, untuk menormalkan harga. Selain itu, ia meminta, agar pemerintah segera menghentikan impor garam. “Karena kebutuhan garam nasional bisa tercukupi dari petani garam lokal,” tukasnya.
Masih kata Suhari, selain menghentikan impor. Ia berharap pemerintah juga menetapkan standarisasi harga garam nasional. Pasalnya, saat ini, belum ada standar harga yang berlaku di tengkulak atau bandarbandar garam di seluruh Indonesia. “Jadi karena tidak ada standar harga. Para tengkulak ini
seenaknya saja memberikan harganya,” ungkapnya. D i t e mp at ya ng s a ma, Kepala Desa Muara Baru, Ato Sukanto mengatakan, matoritas warganya, selain nelayan dan petani, adalah para petambak garam. Dengan anjloknya harga garam yang sangat derastis. Jelas mwmbuat warganya kesulitan ekonomi. Apa lagi, saat
ini, mereka sudah tak bisa lagi menjual garam. Karena tidak laku di pasaran. “Kita tawarkan solusi. Sementara, garam di beli BUMDes. Supaya, warga tetap ada penghasilan. Tidak mungkin ini dibiarkan terus. Saya harap, pemerintah memperhatikan betulbetul. Masalah harga garam ini,” imbuhnya. (wyd)
Karawang Terapkan Program Desa Bersinar
PERISTIWA
KARAWANG – Pemkab Karawang mulai serius menjadikan wilayah Karawang bersih dari penyalahgunaan narkoba. BNNK Karawang akan terapkan program Desa Bersinar (Bersih Narkoba) dalam Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Kepala BNNK Karawang, AKBP M Julian mengatakan, menindak lanjuti hal tersebut, BNNK Karawang menerima kunjungan BNN RI yang terdiri dari Kasubdit Ketenagakerjaan Direktorat Advokasi, Kasi Ketenagakerjaan Instansi Pemerintahan dan Kasi Ketenagakerjaan Instansi Non Pemerintah dalam rangka koordinasi dan kolaborasi pembentukan desa dan perusahaan bersih narkoba. Pemda Karawang mendukung program P4GN dengan dibuatnya Per-
aturan Daerah Kabupaten Karawang Nomor 9 Tahun 2019. Tentang fasilitasi P4GN, namun pihaknya masih memerlukan dukungan mensukseskan program Desa Bersinar. “ Ka m i Ka raw a n g d a n tim BNN RI akan segera melakukan audience ke-
pada Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Dalam rangka koordinasi dan asistensi penguatan pembangunan berwawasan anti narkoba. Untuk meminta dukungan dari Pemda Karawang dalam program Desa Bersinar,” kata M julian kepada KBE, kemarin.
Lanjut M Julian, penandatanan komitmen bersama Sekolah Desa Bersinar. Serta arahan Desa Bersinar harus didukung penuh semua Lapisan,dan untuk program ini harus terlaksana. Karena ini intruksi Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Pihaknya juga sudah
berkoordinasi BNN RI menyampaikan regulasi yang sudah dilakukan di Karawang dengan Perda No 09 Tahun 2019. Tentang fasilitasi P4GN dan prekusor narkotika yang sesuai dengan Mendagri dan melaporkan program Desa Bersinar. Membentuk Desa Bersinar membuat Pemdes dan BNNK Karwang salah satu yang mempunyai regulasi kuat yaitu Perda implemasikan dengan rencana aksi di desa dengan melibatkan seluruh komponen, karena Negara sudah darurat narkoba. Jawa Barat diikuti Jawa Timur menjadi provinsi dengan kerugian biaya sosial ekonomi tertinggi. Akibat penyalahgunaan narkoba, karena jumlah konsentrasi penyalahguna terbanyak di Indonesia terdapat di kedua provinsi tersebut berdasarkan survei penyalahgunaan narkoba tahun 2017. (rie)
Batalyon Para Raider 305 Gelar Bakti Sosial YOGIE/KARAWANG BEKASI EKSPRES
Kabel PLN Memakan Korban Hingga Kritis KARAWANG – Kabel listrik sentral PLN Rayon Rengasdengklok kembali memakan korban di Dusun Tirtasari RT 03/01, Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya. Mengakibatkan seorang warga tersengat aliran listrik. KepalaDdesa Sedari, Kecamatan Cibuaya, Bisri Mustofa mengatakan, korban Edi warga Kampung Lemahabang RT 002/005, Desa Karangmukti, Kecamatan Karangbahagia, Kabupaten Bekasi. Dia tersengat arus listrik tegangan tinggi akibat rendahnya kabel sentral PLN saat sedang beraktivitas. “Akibatnya korban harus dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi kritis. Korban yang berprofesi sebagai kuli bongkar pasang tenda di tempat hajatan, terkena kabel yang lokasinya tidak jauh dari gardu PLN di Dusun Tirtasari RT 03/01 Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya,” ucapnya kepada KBE, kemarin. Dikatakannya, dirinya pernah mengadukan ke pihak PLN Rayon Rengasdengklok, untuk dilakukan pembenahan kabel listrik sentral yang tampak rendah dari gardu PLN. “Saya sudah mengadukan prihal kabel listrik sentral yang terlalu rendah untuk dilakukan penanganan yang serius. Pengaduan kita sudah lakukan 3 kali, pada tahun 2017, dan sampai saat ini tidak ada tanggapan yang serius, sehingga memakan korban,” ungkapnya. Lanjutnya, dirinya berharap agar pihak PLN Rayon Rengasdengklok segera menindaklanjuti pengaduannya itu. Karena dirinya sangat riskan menyusul terjadinya musibah yang tidak diinginkan. “Kalau kabel sentral itu tidak segera di betulkan pihak PLN Rayon Rengasdengklok, bahaya. Takutnya bakal ada korban lain menyusul,” pungkasnya. (gie)
K A R AWA N G – Da l a m rangka hari ulang tahun, Batalyon Para Raider 305 mengadakan pengobatan massal dan donor darah, Selasa pagi (27/8) di Lapangan Yonif Para Raider 305. Selain pengobatan massal dan donor darah, ada kegiatan bazar murah untuk masyarakat. “Kita kunjungan nanti ke pondok para alim ulama dan jompo. Dilanjutkan dengan ziarah, diakhiri dengan acara syukuran,”ujar Danyonif Para Raider 305/ Tengkorak, Mayor Inf Fajar Akhirudin, S.IP., M.Si Ia juga menambahkan
pada dasarnya di ulang tahun ke-70, mengambil tema berbuat baik untuk masyarakat bangsa dan negara Indonesia. Jadi acara ulang tahun ini diprioritaskan pada kegiatan-kegiatan sosial untuk masyarakat khususnya daerah Karawang. Acara ini dihadiri oleh seluruh aparat dan masyarakat desa-desa binaan, khususnya Telukjambe dan juga desa binaan lainnya. “Kegiatan pengobatan ini seperti yang sudah saya sa mpa i ka n , i n i a da la h dalam rangka hari ulang tahun Batalyon dan kami berharap dengan mengam-
bil tema berbuat terbaik untuk masyarakat Karawang,
kemudian kepada bangsa dan negara ini harapannya
bisa memberikan manfaat,” jelasnya. Jika kegiatan seperti ini bisa dirutinkan dan didukung oleh semua komponen dapat membuat masyarakat Karawang menjadi lebih baik di bidang kesehatan. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Prediksi awal, masyarakat yang datang sekitar 200 orang. Na m u n m e n c a p a i 3 0 0 sampai dengan 400 lebih pendaftar. “Hal ini tidak menjadi masalah jika memberikan manfaat pada masyarakat. Kami siap memberikan yang terbaik,” tutupnya. (rie)
TNI dan DPPKB Dorong Keluarga Berkualitas dan Sejahtera KARAWANG – Sebagai tindak lanjut nota kesepahaman antara BKKBN pusat dan Markas Besar TNI AD. Tentang percepatan capaian program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK ). Kodim 0604 karawang bersama Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang, menyelenggarakan
kegiatan Bakthi Sosial TNI Manunggal KB Kesehatan ( TMKK). D a l a m s a m b u t a n n ya, Bupati Karawang, Cellica Nurrcahadiana, melalui Plt Kepala DPPKB Karawang, meminta jajaran Kodim 0604, DPPKB dan Dinkes bahu membahu menyukseskan kegiatan TMKK tahun 2019 ini. “Dengan bersinergi, kita bersama-sama tingkatkan kualitas keluarga di lingkun-
gan masyarakat kita,” ungkap Plt Kepala DPPKB Karawang, Sofiah, saat membuka TMKK, di Makodim 0604 Karawang, kemarin. D i t e m p at ya n g s a ma, Kepala staf Kodim 0604 Karawang, Mayor Inf. Tatang Basujata, mewakili Dandim Karawang, Letkol. Endang Sumardi mengatakan, nota kesepahaman antara BKKBN dan TNI harus dilaksanakan dengan baik.
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
TMKK : DPPKB, Dinkes dan TNI Kodim 060R Karawang, saat melaksanakan TMKK, di Aula Makodim.
“Ini sebagai upaya pemerintah untuk mewujudkan keluarga berkualitas, sehat dan sejahtera,” ujarnya. Ada pun upaya yang sudah dilakukan, kata dia, bersama dengan DPPKB Kar-
awang, diantaranya dengan mengendalikan angka kelahiran dan mengurangi laju pertumbuhan penduduk, melalui peningkatan pencapaian akseptor KB khususnya metode jangka panjang. (wyd)
6
Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis
RABU, 28 AGUSTUS 2019
PRODUK
Besok, Redmi Note 8 Series Memasar KARAWANG- Redmi Note 8 segera meluncur ke pasaran dalam waktu dekat. Suksesor Redmi Note 7 dan Note 7 Pro tersebut dijadwalkan rilis akhir bulan ini atau dalam beberapa hari ke depan. Sebagaimana dikutip dari GSMArena, Senin (26/8), Xiaomi selaku si empunya merek tengah menyiapkan Redmi Note 8 dan Note 8 Pro yang akan melenggang 29 Agustus mendatang. Redmi Note 8 Pro kabarnya memiliki kemampuan kamera 64 MP, sedangkan Redmi Note 8 biasa akan mengemas kamera yang sama dengan Redmi Note 7 Series, yakni 48 MP saja. Diketahui, Xiaomi dan Realme bersaing untuk menjadi yang pertama menghadirkan smartphone dengan kamera utama berkekuatan 64 MP. Keduanya belakangan ini berlomba dengan sama-sama rajin menghadirkan teaser atau bocoran kepada calon konsumennya. Untuk Realme sendiri sudah memastikan bakal menghadirkan smartphone dengan kamera 64 MP ke Indonesia tak lama lagi. Kembali ke Redmi Note 8 Series. Laman Gizmochina menyebut bahwa kedua smartphone Redmi Note terbaru itu akan ditenagai dengan chipset besutan MediaTek. Adapun chip MediaTek yang dipercaya untuk menukangi performa Note 8 Series terbaru adalah Helio G90T untuk Redmi Note 8 Pro dan Helio G90 untuk Redmi 8 biasa. Selain menjagokan sistem kamera, Redmi Note 8 utamanya pada Note 8 Pro juga hadir dengan fitur andalan lainnya. Redmi Note 8 Pro dilengkapi pendingin cairan pipa tembaga yang diklaim dapat mengurangi suhu ponsel hingga 4-6 derajat celcius. Hal ini guna mengimbangi performanya saat diajak bekerja keras, misalnya saat bermain game. (bbs/mhs)
ISTIMEWA
Jurus Jitu Agung Podomoro
n Jual Nama Ibu Kota Baru di Proyek Bisnisnya KARAWANG- PT Agung Podomoro Land Tbk (APL) langsung bergerak cepat begitu Presiden Joko Widodo mengumumkan wilayah Ibukota baru. Agung Podomoro memasang iklan satu halaman berwarna di Harian Kompas untuk promosi Superblock Borneo Bay City. Dalam iklan yang tertera Agung Podomoro menawarkan investasi terbaik di Ibukota Negara baru di Kalimantan Timur dengan
harga Rp 700 juta-an. Meski berjarak jauh, Agung Podomoro sudah menjual nama Ibukota sebagai pemikat agar konsumen tertarik membeli produk propertinya di sana. Sebenarnya, Borneo Bay City bukan berada di Penajam Paser Utara atau di Kutai Kartanegara, tetapi berada di Jl Jenderal Sudirman Balikpapan. Tetapi, dalam peta dalam iklan tersebut, Agung Podomoro menawarkan
hanya 20 menit menuju Ibukota baru di Penajam Paser Utara dengan menggunakan akses tol laut Balikapapan Penajam. Mengutip laman resmi Agung Podomoro Land, proyek Borneo Bay City dikembangkan di atas lahan reklamasi tambahan seluas 5 hektare. Proyek ini akan mengembangkan superblok yang terdiri dari mal gaya hidup, hotel dan tujuh menara apartemen (Borneo
Bay Residences). APLN mengklaim Borneo Bay City yang terletak di jantung kota Balikpapan ini menawarkan perumahan mewah dan mudah digunakan dengan akses mudah ke transportasi umum. Artinya, proyek terletak di lokasi utama, di pusat administrasi kota dan area komersial dan beberapa menit dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman atau Sepinggan. “Mudah dijangkau dari semua bagian kota, properti
canggih ini akan menjadi landmark yang menonjol di kota kosmopolitan yang berkembang pesat ini,” tulis keterangan pada situs tersebut. Berdasarkan pantauan awak media, sejumlah warganet masih ramai memperbincangkan iklan tersebut. Salah satunya melalui media sosial Twitter. “Sudahkah netyzen sadar kalau iklan Borneo Bay City itu letaknya di kota Balikpapan, masih jauh dr lokasi calon ibukota baru?,” cuit akun @ ali_njajali. (bbs/mhs)
Honda Dream Ride Project 2019
Unjuk Keren Modifikasi Skutik PCX KARAWANG- Sebagai komitmen dalam mendorong kreativitas modifikator di Tanah Air, PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Honda Dream Ride Project 2019. Karya modifikasi dalam kegiatan ini dilakukan untuk skutik Honda PCX oleh tiga modifikator berbakat pemenang Honda Modif Contest 2018. Melalui Honda Dream Ride Project 2019, para modifikator memiliki kesempatan untuk berkreasi serta memperkaya pengalaman dalam bidang modifikasi sepeda motor menggunakan skutik Honda PCX. Project modifikasi yang digelar selama periode April – Agustus 2019 diikuti oleh Muhammad Fiqhi Wahyu Pramana yang merupakan pemenang kategori National Champion Matic & Cub melakukan modifikasi PCX150 dengan mengusung konsep Cafe Racer, Law A San yang merupakan pemenang kategori National Champion Free For All mengusung konsep modifikasi Bagger, dan I Putu Tony Hadi Putra sebagai pemenang kategori National Champion Sport pada gelaran Honda Modif Contest 2018 dengan konsep modifikasi Adventure. Hasil karya modifikasi yang telah selesai digarap para modifikator, diuji kenyamanan dan keamanan berkendaranya di jalanan Solo, Jawa Tengah (26/8). Dalam pengembangan karya modifikasi ini para modifikator
ISTIMEWA
SEKILAS: PT Astra Honda Motor (AHM) menggelar Honda Dream Ride Project 2019.
mendapatkan bimbingan supervisi mentor ahli pilihan yang telah berpengalaman, yaitu Masayuki Sugihara dari Luck Motorcycle asal Kyoto-Jepang, Komang Gede Sentana Putra dari Kedux Garage, dan Daisuke Kuriki yang merupakan tim Honda Motorcycle RnD Center dari Jepang serta tim Product Development AHM. “ Ho n d a P C X 1 5 0 m e m i l i k i tantangan tersendiri saat dimodifikasi, karena gaya dan pakemnya yang spesial, salah satunya dari segi elektronik yang sudah menggunakan sistem komputerisasi sehingga saya harus lebih berhati-hati ketika memodifikasinya. Menyatukan bodi belakang standar dengan
desain baru di bagian depan adalah tantangan tersendiri bagi saya, agar bisa mewujudkan motor matic adventure namun tidak meninggalkan desain Honda PCX itu sendiri. Namun saya sangat puas dengan hasil nya, bahkan saat dikendarai sangat sesuai dengan harapan saya,” ujar salah satu modifikator yaitu I Putu Tony Hadi Putra. Pada proses modifikasi Honda PCX, para modifikator diberikan kesempatan untuk berkarya sekaligus memperkaya pengalaman memodifikasi sepeda motor melalui pemilihan konsep, desain modifikasi, pemilihan material, schedule timeline pengerjaan,
pertimbangan biaya, serta tahap terakhir para modifikator memastikan hasil karyanya aman untuk dikendarai. Deputy General Manager Marketing Planning and Analysis AHM Andy Wijaya mengatakan kegiatan yang diselenggarakan setiap tahunnya oleh AHM ini merupakan wujud komitmen sekaligus wadah dari perusahaan untuk mendorong modifikator di Tanah Air menghasilkan karya modifikasi yang tetap mengedepankan unsur keselamatan. “Kami ingin mendukung para modifikator Tanah Air untuk dapat menuangkan kreativitas mereka menggunakan skutik Honda PCX. Melalui Honda Dream Ride Project, kami berharap para modifikator dapat menghasilkan karya modifikasi yang berbeda dan memiliki nilai estetika berkelas tinggi yang tetap mengutamakan keselamatan, sehingga hasil karya mereka tetap aman untuk dikendarai,” ujar Andy Wijaya. Honda PCX hadir dengan konsep Luxury dan mengusungmesin 150cc yang nyaman digunakan untuk berkendara di jalan raya. Honda PCX hadir dengan pilihan dua tipe, yaitu ABS dan CBS. Kehadirannya semakin spesial dan elegan seiring disematkannya fitur-fitur terbaru seperti Full Digital Panelmeter, Honda Smart Key, dan lampu LED di semua sistem pencahayaan. (rls/bbs/mhs)
ISTIMEWA
Saham APL Langsung Melejit SAHAM PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN) terbang di sesi I hari ini, Selasa (27/8). Mengutip data RTI, pada pukul 12.00 WIB, kemarin (27/8), saham emiten properti ini melompat 4,42% dari level pembukaan di level Rp 181 menjadi Rp 189. Bahkan pada transaksi sebelumnya, saham APLN sempat menyentuh level Rp 192 atau naik 6% lebih. Adapun posisi harga terendah APLN di sesi I berada di level Rp 184. Data BEI menunjukkan, volume transaksi saham APLN mencapai 225,349 ribu saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,24 miliar. Aksi beli saham ini disinyalir terkait dengan gerak cepat perusahaan dalam menawarkan properti baru bertajuk
Borneo Bay City di Kalimantan Timur. Penawaran properti baru ini dilakukan hanya selang sehari sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan letak ibu kota baru di Kalimantan Timur. Properti ini ditawarkan mulai harga Rp 700 jutaan. Melihat iklan yang ditayangkan APLN di Harian Kompas, properti Borneo Bay City terletak di Jl Sudirman No. 1 Balikpapan. Lokasi ini dekat dengan pusat bisnis dan perkantoran swasta juga pemerintah. Selain itu, properti ini juga hanya berjarak 9 kilometer (km) atau 15 menit dari Sams Sepinggan International Airport. Yang tak kalah pentingnya adalah jarak properti ini ke ibu kota negara RI hanya 20 menit saja. (bbs/mhs)
Empat Orang Ini Jadi Konglomerat di Usia Tua
Bos KFC, Bapak Superhero Marvel sampai Juragan Cowboy CARA mendapat kekayaan tiap masing-masing orang berbeda. Bukan hanya itu, usianya pun tak sama. Ada yang telah terlahir sebagai orang kaya, sejak belia, atau bahkan harus menunggu hingga tua renta. Kesabaran begitu diperlukan dalam merintis kekayaan. Hal itu telah dibuktikan oleh keempat konglomerat ini. Mereka menjadi kaya raya di usia lanjutnya berkat kerja keras dan kesabaran yang mereka punya. Siapa saja mereka? Melansir dari The Richest (27/8), berikut empat orang tersebut: Colonel Sanders Kisah sukses seorang Colonel Sanders mungkin telah diketahui
banyak orang. Pendiri dari perusahaan ayam goreng Kentucky Fried Chichken (KFC) ini baru menjadi konglomerat di usia 60 tahun. Kala itu, ia menemukan resep ayam goreng nikmat dan menjualnya ke berbagai restoran. Memasuki usia 60 tahun, Sanders baru terpikir untuk memperluas bisnisnya dan membuat franchise. Dari sanalah bisnisnya mulai moncer dan kini telah mendunia. Stan Lee Siapa yang tidak kenal bapak superhero Marvel ini? Beliau lahir dari keluarga miskin yang kesulitan ekonomi. Melalui bakat yang dimilikinya, Stan Lee mulai
membuat The Fantastic Four saat berusia 39 tahun. Mulai saat itu, ia terus berkarya membuat karakter superhero Marvel lainnya, seperti Hulk, Spiderman, Doctor Strange dan masih banyak lagi. Stan Lee meninggal dunia tahun 2018. Seluruh dunia diguncang kesedihan. Saat menghembuskan napas terakhirnya itu, Stan Lee meninggalkan kekayaan sebesar US$50 juta. Jack Weil Jack Weil adalah pemilik bisnis pakaian khusus ala cowboy, Rockmount Ranch Wear, produk yang terkenal seantero Amerika. Weil mendirikan perusahaan pada tahun 1946. Orang-orang ternama, seperti Clark Gable,
Elvis Presley, Bruce Springsteen, Ronald Reagan, Robert Redford dan lainnya merupakan klien Jack Weil. Dia mendirikan perusahaan pada umur 45 tahun dan menjadi CEO hingga akhir hayatnya. Saat menginjak 107 tahun, Weil meninggal dunia. Julia Child Kecintaannya pada memasak membuat Julia Child terus menekuni bidang tersebut. Sampai tidak sadar, saat usianya 50 tahun, akhirnya Julia membuat buku memasak yang laku keras di seluruh dunia. Dia bahkan menjadi presenter memasak di televisi kala itu. Dari sana nama Julia Child semakin eksis dan mendulang kekayaan. (*)
Stan Lee
RABU, 28 AGUSTUS 2019
SAMBUNGAN
Pemprov Diminta Serius Dorong Pembentukan Daerah Otonomi Baru KARAWANG - Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) saat ini menjadi sebuah kebutuhan yang mendesak bagi Jawa Barat. Selain untuk meningkatkan optimalisasi pelayanan kepada masyarakat, jumlah kota/kabupaten juga akan mempengaruhi besaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) ke Jabar. Hal itu dilontarkan oleh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia Cucun Ahmad Syamsurijal. Dia mengatakan, DOB bagi Jabar saat ini memang dibutuhkan karena terkait kepentingan masyarakat. “Kita harus melihat dari sisi dampaknya terhadap percepatan pembangunan dan sisi keadilan dana perimbangan,” ujarnya, Selasa (27/8/ 2019). Menurut Cucun, selama ini Jabar boleh dibilang mengalami kerugian karena masih mendapatkan TKDD dengan jumlah yang terbilang masih kecil. Hal itu tak lain disebabkan oleh masih sedikitnya jumlah kota/kabupaten di Jabar. “Di Jateng dan Jatim, jumlah kota/kabupaten-nya lebih banyak, sehingga dana dari APBN yang mengalir lebih besar. Selama ini kita di Jabar rugi dong, karena selisihnya bisa mencapai triliunan,”
kata Cucun. Sebelumnya, PemprovJabar terus dorong pemekaran pada enam kabupaten atau kota untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB). Menurut Kepala Biro Pemerintahan dan Kerja sama Setda Provinsi Jawa Barat, Dani Ramdan, Pemprov Jabar berharap DOB tersebut dapat terlaksana dalam lima tahun ke depan. Proyek DOB ini merupakan janji politik dari Gubernur Ridwan Kamil. Jadi, telah diakomodir pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2018-2023. “Kita sekarang punya target bahwa dalam lima tahun ke depan,” ujar Dani saat itu. Dani mengatakan, ia ingin ada pembentukan daerah otonom baru. “Atau sesuai dengan peraturan perundangan istilahnya dibilangnya daerah persiapan dulu selama tiga tahun,” katanya. Tiga dari enam daerah tersebut, kata dia, telah masuk dalam program legislasi nasional. Yakni Bogor Barat merupakan bagian dari Kabupaten Bogor, Garut Selatan dari Kabupaten Garut dan Sukabumi Utara dari Kabupaten Sukabumi. Sementara tiga daerah baru yang saat ini sedang diusulkan, yakni Karawang Utara bagian dari Kabupaten Karawang, Bogor Timur bagian dari Kabupaten Bogor Indramayu Barat dari Kabupaten Indramayu. Menurut Dani, dari hasil analisis Bappeda Jabar, tiga daerah yang diusulkan terse-
but sudah lengkap secara dokumen. “Yang tiga tambahannya itu adalah hasil analisis yang dilakukan oleh Bappeda dari banyak usulan belasan tapi ada tiga yang nampaknya sudah menuju sempurna lengkap dokumennya,” ujarnya. Namun, kata dia, pembentukan enam DOB tersebut baru sebatas usulan. Mengingat pemerintah pusat belum ada rencana untuk mencabut moratorium hingga saat ini. “Itu jumlahnya sampai enam DOB, walaupun dalam evaluasi berapa catatan Permendagri karena merasa belum ada arahan kebijakan untuk mencabut moratorium,” katanya. Namun, kata dia, pihaknya berargumen bahwa rencana pemekaran wilayah tersebut merupakan sebuah usulan untuk mengembangkan potensi setiap daerah. Pihaknya akan terus mendorong agar enam wilayah tersebut berhasil menjadi DOB. “Kalaupun nanti usulan ini tidak ditanggapi oleh pusat, tapi karena ini sudah janji politik usulan akan tetap kita proses,” katanya. Menurut Dani, tak hanya potensi daerah yang akan dimekarkan dari enam wilayah tersebut. Namun, menyangkut pula keberlanjutan daerah induknya agar kemampuannya tidak melorot. “Perhitungan lebih komprehensif itu yang membuat kita lebih cermat. Modal awal itu dari induk,” katanya. (bbs/red)
Nandang Tergoda .... dari halaman 1 tidak ini bisa memecah suara birokrat di Karawang. Karena sosok Nandang selain Ketua PGRI juga salah satu tokoh birokrat yang terakhir menjabat sebagai Sekretaris Disdikpora Karawanng. Ini tentu saja sangat berpengaruh,” jelas Umang. Umang juga menjelaskan, kesiapan Nandang untuk maju di Pilkada Karawang memperkuat analisanya saat ini bahwa ada beberapa figur dari kalangan birokrat
Karawang yang popular dan layak maju Nyalbub. “Selain Nandang Mulyana, ada juga sosok Sekda Acep Jamhuri dan Kadisdikpora Dadan Sugardan,” ujarnya. Dikatakan, keberanian untuk mencalonkan diri bagus untuk membangun kultur demokrasi di Kabupaten Karawang. “ Masyarakat Karawang jadi bisa punya banyak pilihan,” ungkapnya. Selain para pengamat, kesiapan Nandang untuk maju di Pilkada Karawang juga mendapat respon positif
munikasi dengan pihak perusahaan. Agar segera mencati solusi, untuk
mempercepat memfasilit a s i p a ra p e l a ma r ke rja yang semakin membludak. “Kami tengah berupaya
dari kalangan pendidik di Kabupaten Karawang. “Bagus, sudah saatnya dari kalangan pendidik di daerah ini maju untuk memimpin,” ujar Uca Suparman, salah seorang pendidik di Kecematan Cilebar kepada KBE. Uca juga menjelaskan, figur pemimpin yang berasal dari pendidik dapat memberi stressing pada dunia pendidikan di Kabupaten Karawang. “Akan lebih aspiratif bagi dunia pendidikan sehinga arah pembangunan daerah ini lebih jelas,” ujar Uca. (shn)
menyelesaikan semua ini. Mudah-mudahan, pekan depan, penerimaan pencari kerja bisa kembali berjalan normal,” ujarnya. (wyd)
Ribuan Obat .... dari halaman 1 mengedarkan ke kalangan anak di bawah umur dan rekan kerja atau tetangga yang sudah mereka kenal dengan tujuan agar aman saat menjalankan aksinya,” ujar Agus kepada wartawan, kemarin. Diungkapkan Agus, dari mereka pihaknya mengamankan barang bukti sebanyak 5.862 butir obatobatan terlarang berbagai jenis siap edar di Karawang, dan anak di bawah umur
jadi salah satu konsumen pil haram ini. Lanjut Agus, dari tersangka Akhmad alias Azen mengamankan 100 butir Riklona, 20 butir Alprazholam, 4 butir Nitrazepam, 1.000 butir bertuliskan tramadol HCI, 500 butir pil yang bertuliskan Trihexyphenidyl dan 4.000 butir pil warna kuning bertuliskan MF. Untuk tersangka Aldiana mengamankan 128 butir pil warna kuning bertuliskan MF dan 20 butir bertuliskan tramadol HCI. Sedangkan
Kosmetik Mengandung Merkuri Sangat Membahayakan Masyarakat KARAWANG - Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karawang, dr.H.Nurdin Hidayat meminta masyarakat Kabupaten Karawang agar waspada terhadap maraknya kosmetik yang tidak berlabel yang beredar secara bebas dan mudah didapatkan. “Kita tahu bahwa situasi kesehatan yang berada di Karawang pernah terjadi adanya pabrik rumahan kosmetik ilegal dan kejadiannya dalam pengawasan BPOM. Permasalahan sekarang INI banyak sekali yang tidak legal yang dijual di kios-kios, dari mulut ke mulut, maupun yang online dan itulah yang harus kita wasapadai,” ucapnya kepada KBE, Selasa (27/08) di sela-sela acara penggalangan komitmen kosmetik bebas Merkuri di Rwsinda Hotel. Dikatakannya, jikalau semua kosmetik tersebut sesuai dengan aturan baik yang ada labelnya, tercantum tanggal kadaluarsanya, serta ada komposisinya maka hal itu tidaklah menjadi masalah. “Yang jadi masalah itu yang tidak berlabel, kalau kita lihat harganya bisa lebih murah. Dikaitkan dengan gaya hidup terutama perempuan generasi milenial yang ingin penampilan lebih baik,
mereka asumsinya semakin cepat putih, semakin kinclong semakin bagus. Akan tetapi mereka lupa dampaknya, dan disinilah diperlukan pemahaman buat mereka,” tuturnya. Lanjutnya, oleh karenanya jangan sampai mereka sampai menggunakan kosmetik ilegal seperti itu. Dinkes sendiri telah melakukan upaya pencegahan melalui langkah-langkah sosialisasi penggunaan kosmetik yang cerdas. “Program ini sejak 2 tahun yang lalu telah dilakukan, sosialisasi ke sekolah sekolah
yang biasanya dilakukan oleh Puskesmas-puskesmas. Saya menghimbau agar kita harus hati-hati lagi terhadap penggunaan kosmetik yang menggunakan merkuri,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia, Penny K Lukito mengungkapkan sepanjang tahun 2018 pihaknya telah menemukan sekitar Rp 126 Miliar peredaran kosmetik ilegal dari 35 jenis produk. “Temuan tersebut didominasi oleh produk kosmetik perawatan kulit dengan jenis bahan berbahaya yang
terindentifikasi didalamnya mengandung Merkuri,” ucapnya. Dikatakannya, hal ini menunjukkan bahwa merkuri merupakan bahan yang sering digunakan sebagai campuran kosmetik. Dan merkuri juga merupakanbahan yang bersifat mengakibatkan Kanker dan kecacatan janin. “Melalui acara ini, kami berharap generasi milenial dapat menjadi motor perubahan dalam lingkungan. Mengajak keluarga dan rekannya, untuk waspada dan tidak menggunakan kosmetik yang mengandung merkuri yang memang mempunyai efek instan untuk memutihkan namun sangat berbahaya bagi kesehata” ungkapnya. Lanjutnya, berbagai upaya telah dilakukan oleh Badan POM RI untuk mencegah peredaran kosmetik berbahan merkuri tersebut, diantaranya adalah, menyusun regulasi, melakukan penindakan melalui penggerebekan ke beberapa tempat industri komestik ilegal, melakukan sosialisasi kepada khususnya generasi milenial di 33 Kabupaten/kota. “Kami bersama Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perdagangan mendukung aksi nasional pengurangan dan penghapusan merkuri, semoga dapat menjadi komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan kosmetik mengandung merkuri,” pungkasnya. (gie)
golong liar alias ilegal. “Untuk keselamatan dan keamanan PT KAI Daop 1 Jakarta dengan segera m e l a ku k a n p e nu t u p a n pelintasan tersebut secara permanen,” kata Eva Chairunisa, Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta melalui rilis yang diterima, Selasa (27/8). Kinerja Forum Lantas & Angkutan Umum Disorot Sementara itu dengan adanya kecelakaan bus tertabrak kereta api, pemerintah daerah diberi kesan hanya baru turun mengurai persoalan lalu-lintas setelah ada korban. Padahal, kata salah seorang warga dan
pengguna jalan, Wawan Wartawan, ada aman PP No 37 Tahun 2011 mengenai kajiaj rekayasa lalu lintas dan angkutan umum. “Jangan hanya menunggu korban. Forum Lalu Lintas dan Angkutan Umum harusnya sejak jauh hari sudah melakukan kajian terkait perlintasan kereta Warungbmbu ini,” kata Wawan. Padahan kata Wawan, setiap tahun pos anggarannya yang bersumber dari APBD untuk melakukan kajian lalu lintas sudah ada. “Tiap tahun pos anggarannya ada di Dinas Perhubungan,” tuturnya. (rie/mhs)
PT. KAI Mau Tutup ....
PLTGU Kisruh .... dari halaman 1
7
tersangka Salah alias Ekek dan M Irfan alias Panjul mengamankan 90 butir tramadol HCI. “Ada (dijual) ke anak di bawah umur, tapi mereka bukan pelajar. Memang ada indikasi untuk obat-obatan (juga) dijual ke pelajar tapi masih kami pelajari,” terangnya. Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal 196 jo 197 UU no 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. (rie)
dari halaman 1 namun kami bakal berusaha mengupayakan agar tak sampai ditutup. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat secara luas,” kata Cellica. Menurut Cellica, Pemkab telah mengundang PT. KAI Daop 1 Jakarta untuk duduk bersama mencari solusi terbaik selain menutup permanen sebidang tersebut. “Besok rencananya kita rapat jam 10. Kita pasti upayakan aspirasi masyarakat yang memang tak ingin ditutup,” ujar Cellica. Solusi yang bisa diupayakan adalah meningkatkan
status sebidang Warungbambu menjadi sebidang yang terdata atau legal. Karena status sebidang tersebut menjadi akses pilihan terbaik warga dan mampu mengurai kemacetan yang terjadi di Jalan Wirasaba Johar-Telukjambe. “Intinya kami bakal mengajukan jalur perlintasan resmi, demi kebaikan masyarakat umum Karawang,” jelasnya. Sementara, PT KAI bakal menutup pintu perlintasan di Kampung Gorowong Desa Warung Bambu, Kecamatan Karawang Timur. Sebab, pintu perlintasan yang dikenal rawan itu ter-
Era Industri 4.O Tantangan …. dari halaman 1 milenial. “Di Indonesia ini terbagi dalam tiga generasi. Generasi Baby Boomers yaitu yang lahir dari tahun 19401960-an, dan tantangan generasi ini adalah fisik. Karena sempat mengalami zaman pertempuran fisik. Kemudian generasi X adalah yang lahir dari 19601980, tantangannya adalah pendewasaan sikap. Serta generasi milenial yang lahir tahun 1980-ke atas dengan tantangan berupa teknologi informasi,” katanya Bagi generasi milenial, lanjut Toleng, semua serba cepat. Sekali sentuh, langsung apa yang diinginkan bisa
General Manager: Tohiri Alam. Deputy General Manager: Hayatullah. Pimpinan Perusahaan: Tohiri Alam. Pimpinan Redaksi: Hayatullah. Wakil Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Asisten Redaktur: Fuad Fauzi, Tomi Prayoga. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Yogie Trinanda. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Feri Kosasih. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
terwujud. Contoh adanya aplikasi di smartphone. “Namun hendaknya dengan teknologi informasi yang semakin canggih bagi generasi milenial ini, yang perlu diwaspadai adalah bagaimana agar tidak keluar dari jati diri bangsa itu sendiri. Ini yang jadi persoalan,” tambahnya. Adapun ciri dari pada generasi Milenial adalah orang yang bisa berfikir out of teh box kaya dengan gagasan dan mampu mengkomunikasikannya dengan baik,generasi millenial juga tutur Toleng termasuk generasi kreatif salah satu bukti adalah tumbuhan nya industri kreatif dan star-up. “Namaun,negatifnya mi-
nat baca generasi milenial rendah. Mereka cuma bisa membaca melalui smartphone, tanpa mau menambah pengetahuan sejarah dari buku-buku lainnya. Sehingga banyak generasi milenial yang termakan info hoax,” paparnya. Dengan demikin Toleng berharap menjadi mahasiswa, tidak hanya berhenti di bangku kuliah tapi harus rajin membaca, diskusi, refleksi dan mengamalkan ilmu sesuai dengan konteksnya.”insya Allah, jika itu dilakukan kalian semua menjadi mahasiswa yang bernilai untuk kemajuan bangsa dan negara ini,” pungkasnya. Sementara itu, salah se-
orang mahasiswi baru Unsika Pritamara Aisya Kamilla yang mengikuti kuliah umum itu mengaku sangat tertantang untuk lebih inovatif dan kreatif dalam belajar dan menyongsong masa depan. “Sangat menarik. Tema revolusi industry 4.0 memberi kita motivasi untuk lebih giat lagi belajar. Dan kita mahasiswa baru diingatkan untuk tidak hanya membekali diri para kecerdasan intelektual. Tapi lebih dari itu kreativitas dan inovasi harus menjadi semangat menyongsong masa depan,” ujar Prita, mahasiswi Fakultas Kesehatan Jurusan Kebidanan yang juga alumni SMAN 5 Karawang ini. (*)
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
8
Semangat Baru Purwakarta
RABU, 28 AGUSTUS 2019
Tanah Plat Merah Diperjualbelikan? Negara Ditaksir Alami Rugi Rp 13 Miliar PURWAKARTA- Ratusan ribu meter persegi tanah negara yang berada Kabupaten Purwakarta diduga diperjualbelikan. H a l tersebut diketahui berdasarkan surat Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil yang ditujukan kepada Bupati Purwakarta, tertanggal 30 Juli 2019. Dalam surat tersebut tertulis bahwa Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat
memiliki alias menguasai tanah yang terletak di Desa Sukajaya dan Desa Malangnengah, Kecamatan Sukatani Kabupaten Purwakarta-Jawa Barat --dikenal dengan Blok Gunung Sembung--. Tanah tersebut merupakan lahan pemerintah yang dibebaskan oleh Departemen Pekerjaan Umum dalam rangka mendukung pembangunan proyek Bendungan Jatiliuhur. Tanah tersebut diserahkan kepada Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat berdasarkan Berita Acara Serah Terima tertanggal 21 Agustus 2000,
ISTIMEWA
yang ditandatangani oleh Kementerian Keuangan dan selanjutnya tanah tersebut dicatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). Saat ini, Kantor Wilayah
ATR/BPN Provinsi Jawa Barat telah melakukan pengukuran atas aset tersebut dan telah menerbitkan Peta Bidang Tanah sebagaimana Berita Acara Penyerahan
Peta Nomor 02/6-32.200/ BA/P/2019 tanggal 25 januari 2019 dari Kanwil BPN Provinsi Jawa Barat dengan hasil pengukuran terdiri dari 2 (Dua) lembar Peta Bidang Tanah Nomor 65/2018 dan 66/2018 tanggal 5 Desember 2018, terletak di Desa Malangnengah dan Desa Sukajaya, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta. Kepala Inspektorat (Bawasda) Nuryatna, kepada awak media membenarkan bahwa Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika sudah menerima surat dari Gubernur Jawa Barat , Ridwan Kamil perihal tanah tersebut.
“Iya ada surat itu yang ditujukan kepada Bupati Purwakarta, lokasi tanah yang dimaksud berada di daerah Kecamatan Sukatani,” ujarnya. Dari surat yang diterima, lanjut Nuryatna, setidaknya ada 15 bidang tanah yang saat ini menjadi permasalahan. Karena ke 15 bidang tanah tersebut telah dijadikan Akte Jual Beli (AJB) pada tahun 2013. “Tanah negara tersebut saat ini kan mau dipakai jalan lintasan kereta cepat, sebagai salah satu proyek nasional program P re s i d e n Jo kow i ,” k at a Nuryatna. Untuk kerugian negaranya
sendiri, tambah Nuryatna, berdasarkan isi surat tersebut mencapai Rp13 miliar lebih. “Ada dua bidang tanah, yang pertama seluas 210.100 M2 dan 216.000 M2, keduanya dijadikan 15 AJB. Kerugian negaranya 13 miliar lebih. Itu berdasarkan isi surat yang kami terima,” ungkapnya. Sebagai penutup Nuryatna menambahkan, “Untuk lebih jelasnya silakang bertanya ke Bagian Hukum Sekretariat Daerah Purwakarta, karena surat tersebut sudah di balas oleh Bupati Purwakarta kepada Gubernur Jawa Barat,” tukasnya. (bbs/mhs)
PERSIB Resmi Perkenalkan Kiper Anyar MANAJEMEN Persib Bandung secara resmi memperkenalkan kiper baru untuk mengarungi putaran kedua Liga 1 2019. Kiper anyar Persib Bandung itu adalah Dhika Bhayangkara yang sebelumnya memperkuat PSS Sleman. Dhika Bhayangkara mengisi slot Muhammad Natshir yang masih mengalami cedera pasca melawan Persija Jakarta. Muhammad Natshir harus beristirahat sampai enam bulan ke depan atau akhir kompetisi Liga 1 2019. Dhika Bhayangkara akan mengisi slot ketiga kiper Persib Bandung. Sebelumnya, tim asuhan Robert Rene Alberts itu sudah memiliki kiper I Made Wirawan dan Aqil Savik. “Perkenalkan nama saya Dhika Bhayangkara, saya dari Kabupaten Kuningan. Saya asli Sunda,” kata Dhika Bhayangkara di Graha Persib, Bandung,kemarin (27/8). Dhika Bhayangkara mendapatkan durasi kontrak enam bulan dengan opsi perpanjangan. Bersama Maung Bandung, eks kiper PS Tira itu akan menggunakan nomer punggung 81. (bbs/mhs)
GEMPUNGAN HASSAN/METRO PURWAKARTA
SEKILAS: Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika lebih berjanji pemerintah daerah bakal mendukung penuh penjaringan dan peningkatan potensi pembinaan atlet di Purwakarta.
Musorkab XI KONI Purwakarta
Anne: Perkuat Pembinaan Atlet Lokal!
ISTIMEWA
Dandim Bicara Wasbeng di Hadapan Warga Campaka PURWAKARTA- Momen gempungan atau pertemuan di halaman orang kampung atau desa sebagaimana diketahui menjadi program dengan pola pelayanan jemput bola, di mana semua dinasinstansi terkait hadir di satu tempat dan melayani semua kebutuhan masyarakat desa. Program ini tak disia-siakan Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Yogi Nugroho untuk menyampaikan materi Wawasan Kebangsaan (wasbang) kepada warga. Seperti saat gempungan di Aula Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta. Di hadapan camat dan perangkatnya serta para kepala desa, dan masyarakat Desa Cijunti, Dandim 0619/ Purwakarta menyampaikan, wawasan kebangsaan berkaitan erat dengan bela negara. “Masyarakat Indonesia harus bersyukur atas indahnya Kepulauan Indonesia, termasuk kemajemukannya. Di satu sisi kemajemukan tersebut adalah pemersatu bangsa. Namun apabila keberagaman dicederai, maka kondisinya justru terbalik. Akan mudah terpecah belah,” katanya, saat ditemui di sela-sela kegiatannya, kemarin (27/8). Bermunculannya berita hoaks, sambungnya, dapat menyebabkan kekacauan. “Dan hal ini mudah dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab untuk membuat kekacauan,” ucapnya. Dandim menjelaskan, bangsa Indonesia mempunyai sejarah, di mana kerajaan-kerajaan besar di nusantara mudah terpecah belah. “Sebut saja contohnya Majapahit, Sriwijaya, dan lainnya. Hal ini dikarenakan perang saudara, akibat politik adu domba yang diawali dengan penyebaran berita hoaks, sehingga sampai sekarang ini hilang,” imbuhnya. Tugas seluruh masyarakat saat ini harus bisa menjaga kebangsaan dan dan menerapkan hidup berbangsa dan baik. “Kita harus menjunjung misi Purwakarta Istimewa dan Purwakarta Bermartabat,” pungkasnya. (hsn/mhs)
PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mu st i ka l eb i h b e r ja n j i pemerintah daerah bakal mendukung penuh penjaringan dan peningkatan potensi pembinaan atlet di Purwakarta. Menurutnya itu jauh lebih baik ketimbang asal nyomot atlet dari luar darah untuk dipakai di Purwakarta. Hal ini ia ungkapkan saat memberikan sambutan di acara Musorkab XI KONI Purwakarta di Hotel Harper, kemarin (27/8). “Perkuat pembinaan dari pada ambil dari wilayah
lain,” ujar Anne. Anne menuturkan, prestasi dan gairah olahraga di Purwakarta harus meningkat terutama dalam sisi p e m b i naa n . Me s k i p u n diakuinya fasilitas belum memadai. Tetapi torehan prestasi apalagi dari sisi peningkatan perolehan medali meningkat merupakan sebuah prestasi. “Di luar keterbatasan yang ada tetapi kita menorehkan prestasi meskipun menurun di klasmen Porda kemarin, tetapi dari sisi perolehan medali cukup meningkat,” ujar Anne.
Bahkan untuk menunjang pembinaan terutama untuk cabor yang memiliki potensi medali, Anne ingin ada MoU antara KONI dan Dinas Pendidikan terkait pembinaan, apalagi dirinya meminta agar event olahraga di Purwakarta bisa diwakili langsung oleh putra daerah asli. “Jangan ambil atlet dari luar tapi gali potensinya, coba buat MoU dengan Dinas Pendidikan sehingga potensi atlet bisa termonitor dengan baik,” katanya. Ada pun terkait pemilihan Ketua KONI, Anne menga-
takan, bahwa ada dua hal bagi siapapun yang akan terpilih yaitu kemauan dan kemampuan serta mampu menjadikan olahraga sebagai gaya hidup di tengah masyarakat. “Ada dua hal bagi nanti yang menjabat, kemauan dan kemampuan, bagaimana kemauannya meningkatkan olahraga termasuk kemampuan olahraga menjadi gaya hidup,” jelasnya. Selain itu,Anne pun akan mendorong peningkatan sarana dan prasarana olahraga di Purwakarta, khususnya untuk cabor yang memiliki
potensi medali. “2020 cabor yang rutin memberikan medali dorong untuk sarana dan prasarananya,” jelasnya. Sedangkan dalam pemilihan Ketua Koni Kabupaten Purwakarta, Muhammad Husni, Mpd, terpilih sebagai Ketua KONI Kabupaten Purwakarta Periode 2019 - 2023. Terpilihnya Husni setelah memenangkan suara terbanyak dengan jumlah 22 suara dan Ajat Sudrajat sebanyak 15 suara, dari 37 Cabor yang memiliki hak suara di Musyawarah Olahraga Kabupaten Purwakarta (Musorkab XI) 2019. (bbs/mhs)
Poerwakarta Bandjir Onthel 2019
Bergowes Kunjungi Satu Per Satu Lokasi Cagar Budaya Komunitas sepeda Onthel Sapoe Djagat Kabupaten Purwakarta ikut berperan aktif dalam memperkenalkan destinasi wisata di wilayah ini. Rombongan pesepeda onthel ini mengunjungi satu per satu wisata cagar budaya bersama ratusan pecinta sepeda onthel lain yang berasal dari tiga provinsi, Jawa Barat, Banten dan Jawa Timur. HASSAN, Purwakarta KETUA Komunitas s ep e da Onthel Sapoe Djagat Kabupaten Purwakarta, Ya’in Haryuntoro, mengatakan melalui event Poerwakarta Bandjir Onthel yang d ig e l a r a k h i r p e k a n ke ma r i n bukan hanya bersepeda semata, melainkan memperkenalkan destinasi cagar budaya terhadap masyarakat luar kota bahkan
SUMBER FOTO:NET
provinsi. “Mereka kita ajak ke Taman Air Mancur Sri Baduga, Barkorwil, G edung Kembar dab G edung Diorama yang kental akan sejarah. Dengan mengajak anggota sepeda onthel ke sana mereka
akan mengetahui jika Purwakarta banyak terdapat objek wisata termasuk cagar budaya,” kata dia, kemarin (27/8). Terselenggaranya Event Poerwakarta Bandjir Onthel kolabora s i b e r s a ma D i s p o ra p a r b u d
setempat. Disporaparbud menjelaskan soal objek wisata dan cagar budaya yang terdapat di Purwakarta. Ya’in menargetkan acara semacam ini akan diadakan setiap tahun sebagai salah satu upaya mendorong destinasi wisata semakin dikenal masyarakat luas. Hal itu tentu akan mendongkrak jumlah wisatawan berkunjung ke Purwakarta. “Yang mengikuti acara ini sekitar 200 onthelis, mereka pulang dan akan bercerita kesanak saudara soal destinasi wisata di Purwakarta dan mereka akan kembali datang. Memang tujuan kami memperkenalkan destinasi yang berdampak terhadap jumlah kunjungan wisatawan,” kata dia. Konvoi sepeda onthel dimulai dari halaman Bakorwil, Jalan KK Singawinata, Kabupaten Purwakarta. Selama konvoi selain menggunakan sepeda para peserta juga mengenakan busana ala zaman penjajahan Belanda untuk menambah kesan tempo dulu. (*)