Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 27 Januari 2020

Page 1

AKTUAL DAN TERPERCAYA SENIN, 27 JANUARI 2020

Calon Bupati Petahana Jangan “Takabur”

KARAWANG- Menjelang pelaksanaan Pilkada Karawang yang hanya tinggal menghitung bulan, para simpatisan dan loyalis balonpun maupun balonwabup mulai saling sindir dan saling klaim dukungan, baik secara langsung maupun berupan unggahan dan

KBEONLINE. ID

perang komentar di media sosial. Soal status petahana, baik Jimmy yang saat ini masih menjabat Wakil Bupati Karawang, apalagi Cellica Nurrchadian yang saat ini masih menduduki kursi Bupati Karawang, loy-

Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di

Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek

Koran KBE!

BUKA HALAMAN DESA KITA...

PARPOL Yesi Mundur, Demokrat Cuek

HARGA Rp3.000

karawangbekasiekapres

alis keduanya paling sering mengumpat sindir-sindiran, juga klaim masih di atas angin.

Soal klaim prediksi dukungan dari masyarakat yang masih di atas angin, menilai itu hal biasa dilakukan petahana sebagai siasat perang psikologi menjatuhkan mental para calon lawannya. “Menggelitik. Dari sudut

pandang agama, statement tersebut bisa dikategorikan takabur atau udzub. Intinya, berita ‘hiperbola” kemenangan Cellica sebelum bertanding, merupakan strategi politis dalam mencekoki pikiran warga Karawang agar berhalusinasi tentang hasil Pemilu-

kada Karawang di bulan September nanti,” kata Direktur Karawang Budgeting Control, Endang Ayat dalam rilis yang diterima KBE. Menurut Endang, masih terlalu dini untuk membenarkan jebakan klaim kemenangan. Apalagi saat Ke Halaman METRO KARAWANG n

TURAP CIBEET MAU

BURSA KERJA

EKSPRES

ONLINEMETRO.ID

DIBONGKAR DOC:NET

HARUS DIBONGKAR: Pemkab Karawang kesal dengan adanya pemasangan dinding turap di tengah Sungai Cibeet oleh seorang oknum pengusaha di Kabupaten Bekasi yang disinyalir dilakukan untuk keperluan usaha ---pembangunan waterpark--.

KARAWANG- Bandarahara DPC Pa r t a i D e m o k rat Ka b u p at e n Karawang, dr. Yesi Karya Lianti, resmi keluar dari partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu. Surat pengunduran dirinya pun sudah di sampaikan kepada DPD serta DPC Partai Demokrat. Demikian disampaikan dr. Yesi dalam keterangannya yang disampaikan Yessi, Minggu(27/1). “Melalui surat iut saya menyatakan secara resmi mengundurkan diri dari Partai Demokrat,”katanya. “Pilihan ini saya buat seKe Halaman METRO KARAWANG n

PERISTIWA Gempar Mayat di Citarum KARAWANG - Warga Dusun Pawanda Desa Medangasem Kecamatan Jayakerta digegerkan dengan penemuan mayat yang terapung di Sungai Citarum (25/1/2020). Diduga mayaat berjenis kelamin lakilaki ini terbawa arus sungai. Mayat menggunakan kaos berwarna kuning lengan hitam, menggunakan celana jeans dan diperkirakan usianya kurang lebih 40 tahun. Kepala Dusun Pawanda Taufik mengatakan mayat pertama ditemukan warga yang sedang menumpang perahu eretan, dan tersangkut diantara pepohonan yang berduri. Karena takut, warga

Pelaku Terancam Dipolisikan KARAWANG- Pemkab Karawang kesal dengan adanya pemasangan dinding turap di tengah Sungai Cibeet oleh se-

orang oknum pengusaha di Kabupaten Bekasi yang disinyalir dilakukan untuk keperluan usaha ---pembangunan waterpark--. Namun dampaknya, aktivitas tersebut merubah bentuk dan mempersempit sungai. Hal itu dikhawatirkan menyebabkan

banjir di Karawang. Sekda Karawang Acep Jamhuri menuturkan tak segan membawa masalah itu ke ranah hukum. “Hari Senin besok (27/1) semua yang terlibat dalam kegiatan tersebut dipanggil ke Balai BBWS. Kelihatannya ini harus

lanjut di ranah hukum,” kata Sekda Karawang Acep Jamhuri kepada awak media melalui telepon, Sabtu (25/1). Acep menuturkan telah berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum ihwal pemasangan sheet pile atau dinding turap

tersebut. “Kita sudah komunikasi dengan BBWS. Pasti akan ditindak,” tutur Acep. Kabid Hukum dan Humas BBWS Citarum Budi Gunawan menyatakan telah menerjunkan tim untuk memantau ke Ke Halaman METRO KARAWANG n

Ke Halaman METRO KARAWANG n

Rapor Merah Cellica-Jimmy di Isu Lingkungan KARAWANG- Selain di sektor tim bagian hukum Setda Pemkab Karawang yang belakangan banyak disorot lantaran kinerjanya yang jeblok, i s u

lingkungan menjadi rapor merah tersendiri bagi Pemkab Karawang. Tak sedikit pegiat lingkungan yang merasa kecewa pada Cellica-Jimmy. Sederet kasus dugaan pelanggaran lingkungan yang sudah menahun, dan terjadi berulang kali masih belum diberikan sanksi tergas oleh Pemkab Karawang. Salah satu pegiat lingkungan, Yudi Wibiksana sampai tak tahu apa yang harus ditagih kepada CellicaJimmy, lantaran memang, kata dia, tak ada satu pun janji politik pasangan Cellica-Jimmy soal konservasi lingkungan. “Saya bin-

Saya bingung mau menagih apa, jangankan mau nagih, menjanjikan juga tidak. Kan memang tidak masuk janji politik Cellica-Jimmy" gung mau menagih apa, jangankan mau nagih, menjanjikan juga tidak. Kan memang tidak masuk janji politik Cellica-Jimmy,” kata dia. “Ada juga kita menyodorkan komitmen penuntasan masalah lingkungan, seperti yang Atlasindo, tapi tetap juga tidak selasai,” kata dia. Yudi menuturkan, kini sulit mempercayai Celli-

ca-Jimmy soal komitmen keduanya soal menjaga dan merawat lingkungan, sebagaimana diketahui, pencemaran sungai Barugbug, dugaan pencemaran Kali Cikereteg (Sungai Cibeet) yang dilakukan oleh korporasi besar PT Pindo Delli III, sampai komitmen menjaga kawasan batu kapur di Karawang Selatan juga tidak pernah beres. “Pada era Pak Ade Swara, terus pas Cellica semasa jadi Plt bupati, masih mending. Kabid di DLHK transparan kepada publik menunjukan perusahaan mana yang kena sanksi, kita jadi tahu. Sekarang tidak jelas mana saja perusahaan yang melanggar yang dikenai sanksi,” kata dia. Ke Halaman METRO KARAWANG n

Komunitas Gusdurian Karawang Safari ke Kelenteng di Karawang

Wujud Empati antar Umat Beragama Saat Hari Raya Imlek 2571, Komunitas Penggerak Gusdurin Karawang menggelar Safari ke beberapa Klenteng yang ada di wilayah Karawang. Bukti empati sesama umat berargama? YOGI, KARAWANG

KOORDINATOR Gusdurian Karawang, Ahmad Rohiman mengatakan, pihaknya mengunjungi beberapa Klenteng diantaranya Klenteng Bio Kwan Seng Te Kun dan Tjou Soe Kong. “Alhamdulillah. Kami mengunjungi beberapa Klenteng. Kami bersilaturahmi bersama umat Kong Hu Cu dan mengucapkan Selamat Imlek,” ucapnya kepada KBE. Dikatakan pria yang akrab disapa Kang Iman itu, komunitas Gusdurian Karawang mengajak umat Kong Hu Cu untuk menjaga kerukunan Ke Halaman METRO KARAWANG n Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

YOGIE/KBE

EMPATI: Komunitas Gusdurian Karawang saat mengunjungi salah satu Kelenteng. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


METRO KARAWANG

SENIN, 27 JANUARI 2020

PARLEMENTARIA

Pemekaran Desa Dulu, Baru DOB Cikampek KARAWANG- DPRD Kabupaten Karawang menyambut baik adanya wacana pembentukan daerah otoritas baru (DOB) Cikampek yang telah didorong oleh Pemdaprov Jawa Barat. Akan tetapi, pelaksanaanya tak perlu tergesagesa. Banyak hal mendasar dinilai masih perlu dipersiapkan, salah satunya terlebih dahulu harus ada

memekarkan desa-desa di Karawang yang tingkat kepadatan maupun angka populasinya sudah di atasrata-rata. Ketua Komisi I DPRD Karawang, Budianto menilai, pemekaran desa merupakan masalah yang perlu dibahas serius oleh Pemkab Karawang. Saat ini, banyak desa, kata dia, yang penduduknya sudah

menembus angka lebih dari 10 ribu. Hal ini jelas, menurutnya, jika dibiarkan, dan penduduk setiap tahun bertambah, akan semakin menghabat optimalnya pelayanan publik di tingkat desa. “Saya bukan tidak mendukung DOB. Sebaliknya saya sangat mendukung. Namun sejumlah aspek

Forum Anjun Bersatu Santuni 300 Yatim dan Jompo KARAWANG - Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Forum Anjun Bersatu mengadakan santunan anak yatim dan jompo di Kelurahan Karawang Kulon Kecamatan Karawang Barat, Minggu (26/01). Ketua Panitia Iqbal Ramadhan mengatakan, selain sebagai rasa kepedulian, santunan sebagai wujud berbagi kebahagian kepada anak-anak yatim dan jompo di wilayah Dusun Anjun. “Forum Anjun Bersatu ini merupakan gabungan dari 7 RW dengan memberikan santunan kepada 300 orang anak yatim dan jompo,” ucapnya kepada KBE, Minggu (26/01). Dikatakannya, persiapan acara ini sudah dilaksanakan dari jauh-jauh hari, dan juga bantuan-bantuan daripada donatur dan dermawan bisa disalurkan tepat pada hari ini. “Kami mengundang Lurah Karawang Kulon, Pembina baik Babinsa, Koramil Kota

YOGIE/KBE

PEDULI YATIM: Acara santunan anak yatim dan jompo di Kelurahan Karawang Kulon Karawang Barat, Minggu (26/01) yang digelar Forum Anjun Bersatu.

maupun bhabinkamtibmas Polsek Kota, dan juga tokoh masyarakat H. Dewasena,” ujarnya. Lanjutnya, harapannya melalui kegiatan yang positif ini Forum Anjun Bersatu dapat menjadi semakin erat kekeluargaannya dan semakin kompak dengan tidak ada perselisihan untuk sama-sama bisa membangun masyarakat di Anjun Kanoman. “Semoga bisa menjadi satu

keluarga, dan saling rangkul satu dengan yang lainnya. Bisa mewujudkan dan mensejahterakan warga masyarakat dan bisa menjalankan Program--program selanjutnya,” ucapnya. Sementara itu, penceramah Gus Harris menambahkan menyambut positif kegiatan tersebut, walaupun sebagai kegiatan yang perdana ini bisa dijadikan contoh buat yang lain. (gie)

Gempar Mayat .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES

GEMPAR MAYAT: Warga berusaha mengevakuasi mayat tanpa identitas di Kali Citarum.

langsung melaporkan penemuan mayat tersebut. “Saya mengetahui adanya mayat di aliran Sungai Citarum dari warga, dan saya langsung melaporkan penemuan mayat ini ke Polsek Rengasdengklok,” ujarnya kepada KBE. Menurutnya, kondisi Citarum saat ini sedang dalam kondisi surut, walaupun malam hingga siang hari di guyur hujan. Kini kasus penemuan mayat tersebut sudah ditangani pihak kepolisian polsek Rengasdengklok, yang dibantu BPBD, Babinsa dan Pemdes. “Walaupun saat evakuasi ada sedikit kendala karena lokasi berlumpur dan sangat licin. Saat ini mayat sudah dievakuasi menggunakan mobil ambulans untuk dibawa ke RSUD Karawang dan akan dilakukan otopsi,” ucapnya. (gie)

Calon Bupati .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES ini, kata dia, Cellica menawarkan posisi cawabup tak hany kepada satu orang. Hal ini, kata dia menjadi pertanda bahwa Cellica sebagai balonbup petahana ragu-ragu siapa sosok yang akan dipilih untuk mengisi kursi wakilnya di pIlkada nanti, kendati nama Aep Saepullah belakang semakin santer yang bakal dipilih oleh dia. “Cellica tidak yakin terhadap keunggulan dirinya sendiri, sehingga dia membutuhkan pasangan yang dianggap mampu menutupi kelemahannya, terutama sekali untuk mensupport kekuatan jejaring sosial dan kebutuhan logistik,” kata dia. Di saat yang sama, kata Endang, berdasarkan hasil survei yang ia klaim sudah terima dari salah satu lembaga survei, angka yang

menyukasi Cellica berada di angka 50 persenan. Dengan waktu menjabat darimulai wakil bupati, plt bupati, sampai sekarang bupati atau lebih dari lima tahun, angka 50 persenan, kata Endang sangatlah minim. Belum lagi, calon lawan yang sudah terang-terang mulai berani muncul dan terjunke masyarakat, membuka kemungkinan tersus mengerus angka yang ada. Cellica sudah berkuasa selama lima tahun, dan selama itu pula ia bersosialisasi (berkampanye) menjajakan dirinya. Tentu jauh berbeda dengan cara menilai kita terhadap figur-figur yang muncul berkampanye dengan waktu relatif pendek,” kata dia. “Mayoritas responden pemilih cellica beraso-

siasi (faktor yang muncul dalam benak) pada branding personal, semisal dianggap humbel, cantik, sopan, ramah, bijaksana, merakyat, dan sejatinya penilaian-penilaian seperti itu diarahkan pada setiap manusia, bukan hanya jadi tolak ukur dalam memilih pemimpin. Ironis memang, mereka yang memilih Cellica hanya disebabkan mengenalnya sebagai BUPATI mencapai 71%., sedangkan yang menganggap bagus kinerjanya hanya 0,3%,” timpalnya. Lalu Endang pun memungkasi penilaianya dengan, “Kesimpulannya, bahwa Pilkada Karawang yang menurut beberapa pihak sudah bisa dipastikan pemenangnya, justru menurut kami akan berjalan lebih seru dibandingkan dengan Pilkada periode lalu.” (rls/mhs)

Yesi Mundur .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES cara sadar dan dengan penuh pertimbangan, tanpa paksaan dan intervensi dari pihak manapun,” lanjutnya. Me na ng gap i p e ng u n duran diri Yesi, Ketua Bappilu DPC Partai Demokrat Kabupaten Karawang, Budianto, mengaku tak akan menghalangi langkah politik Yesi karena itu

hak pribadi dia. Namun diakui Budianto, pengunduran diri Yessi sedikit banyak ada dampaknya pada Demokrat Karawang. “Saya secara pribadi fatsun partai, mungkin sedikit mempunyai efek atas keluarnya atau mengundurkan Yesi terhadap partai Demokrat,” ujarnya.

Namun demikian Budianto mengaku, hingga saat ini dirinya belum menerima surat pengunduran dr. Yesi, baik suarat yang asli maupun salinannya. “Keterkaitan pengunduran diri yesi secara tertulis belum diserahkan dan saya sampai hari ini, belum menerima salinan atas pengunduran dirinya,” pungkasnya. (mhs)

Budianto Ketua Komisi I DPRD Karawang

perlu diperhatikan, salah satunya pemekaran desa,” kata dia kepada awak media, Jumat (24/1). “Kita benahi dulu desa. Banyak desa yang sudah over. Jika suda beres di tingkat desa, sudah rapi, rasionalitas pemekaran daerah lebih kuat,” timpalnya. Budi menyontohkan, di Desa Cilamaya saja, yang lokasinya berada di pesisir

Karawang jumlah populasinya tembus di atas angka 14 ribu. Padahal, kata dia, idealnya setiap desa memiliki 4.000 sampai 5.000 jiwa saja. “Di atas angka 6.000 itu jika ingin dipaksakan, minimal bidan desa itu harus ada dua,” katanya. Solusi pemekaran desa ini, kata dia, sudah pernah disampaikan setahun ke

belakang kepada Asda I Setda Karawang. Ia berharap, dengan bergulirnya wacana DOB Cikampek, opsi pemekaran desa ini dapat direspon oleh Pemkab Karawang secara keseluruhan. “Ini sudah saya sampaikan. Waktu itu saya bilang, jika dibiarkan terus dampaknya pelayanan publik jadi lemah,” tukasnya. (bbs/mhs)

TURAP CIBEET MAU .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES lokasi kejadian. Ia membenarkan bakal segera memanggil pengusaha yang memasang dinding turap tersebut. “Kita akan panggil sejumlah pihak bertanggungjawab terhadap proyek tersebut untuk dimintai keterangan. Selain itu dalam rapat nanti, kita akan bahas soal pembongkaran pancang-pancang dan aliran sungai yang telah diurug,” tegas Budi saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (25/1/2020). Sebelumnya dikabarkan, seorang pengusaha memasang deretan balok beton di tengah Sungai Cibeet. Dinding turap itu membentang dari wilayah Kampung Ciranggon RT01, RW01, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi. Tujuannya, diduga untuk membuat waterpark. Sejumlah foto menunjukkan jika anak sungai Citarum itu menyempit. Sebab di beberapa bagian, tepi sungai telah diurug tanah oleh alat berat. Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Budiyanto mengatakan kasus ini harus ditinjau dahulu dari urusan perizinannya. “Walau pun jika benar itu dibangun diatas tanah hak miliknya, maka perizinan yang ada harus ditinjau sesuai syarat syarat dan ketentuan yang berlaku”

ujarnya. Lebih jauh, pria lulusan IPB ini mengatakan bahwa dengan munculnya kasus ini juga timbul permasalahan mendasar yang dialami oleh warga di bantaran Sungai Cibeet, baik di Karawang mau pun di Bekasi yang selama ini tak pernah muncul, yakni kasus tanah yang terabrasi oleh sungai. Di beberapa w ilayah, ada tanah warga yang terkena abrasi oleh sungai Cibeet. “Sebagai contoh, di wilayah Pasir Tanjung dan Cipayung, Bekasi, tanah warga tergerus aliran sungai, sehingga ada sertifikat yang tanahnya hilang akibat proses alam ini. Begitu pun di Karawang, saya yakin hal ini pasti terjadi” lanjut Budiyanto. “Di sinilah seharusnya pemerintah, bupati dan wakil bupati baik Karawang mau pun Bekasi hadir menyelesaikan masalah ini baik secara adat atau secara hukum” tegasnya. Wabup Karawang lapor gubernur Wa­k il Bu­p ati Karawang, Ahmad Zamakhsyari melaporkan proyek pemba­ngunan tempat rekreasi Dwi Sri Waterpark di Kampung Ciranggon, RT 001/001, Desa Cipayung, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi ke Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. “Saya sudah langsung

lapor ke gubernur. Dalam waktu dekat Kang Emil ngirim tim pemprov untuk cek lokasi langsung,” kata Jimmy kepada awak media. Sementara itu masyarakat Desa Mekarmulya, Telukjambe Barat, menolak adanya aktivitas pengurugan setengah aliran Sungai Cibe et yang dilakukan pelaku oknum pengusaha waterpark di Desa Cipayung, Kabupaten Bekasi. Hampir lima meter oknum pengusaha Kabupaten Bekasi tanpa izin melakukan pemancangan dan pengurugan Sungai Cibeet, padahal tepat di seberang dua buah kampung di Desa Mekarmulya terus terkena banjir imbas luapan Sungai Cibeet. “Penyempitan sungai jelas terjadi. Kami sangat khawatir banjir terus menghantui warga kami,” ungkap Kepala Desa Mekarmulya, Dalim Rudyansah kepada wartawan. Lanjut Dalim, pihaknya telah melaporkan hal ters ebut kepada BPBD Karawang, untuk ditindaklanjuti berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi. “BPBD Karawang sudah cek ke lapangan. Saya belum tahu hasilnya,” ungkapnya. Endis Supriatna (39) salah seorang warga Dusun Mujiah, Mekarmulya mengaku banjir beberapa pekan lalu yang menimpanya tak

seperti biasanya. Banjir semakin meluas merendam sedikitnya 50 rumah. Ia menduga adanya penyempitan sungai karena proyek tersebut sehingga air tersumbat tak mengalir. “Biasanya kalau Mujiah banjir, wilayah Bojong itu banjir. Tetapi kemarin itu tidak terjadi,” jelasnya. Sementara itu, Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrudin mengaku pihaknya belum mengadukan hal tersebut kepada pihak mana pun. “Kita rencana mau buat kajian dulu,” katanya. Sedangkan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum telah melakukan pemantauan ke lokasi proyek pengurugan Sungai Cibeet. “Tapi saya yakin kalau di badan sungai gitu pasti gak ada ijinnya. Tim saat ini tengah melakukan pemantauan,” kata Kabid Hukum dan Humas BBWS Citarum Budi Gunawan. Budi menyatakan, team dari BBWS pun telah pengh e nt i a n d a n m e l a ra n g proyek pengurugan Sungai Cibeet untuk waterpark tersebut. Pihaknya pun bakal segera melakukan pemanggilan kepada sejumlah pihak bertanggungjawab terhadap proyek tersebut untuk dimintai keterangan. Selain itu dalam rapat nanti, termasuk pembongkaran pancang-pancang dan aliran sungai yang telah diurug bakal dibahasnya. (mhs/rie)

Rapor Merah Cellica-Jimmy .... dari halaman 1 Komersialisasi Sampah Di sisi lain, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang beberapa kali diwawancara oleh KBE, justru membanggakan naiknya retribusi sampah, di saat yang sama mengakui kewalahan –jika tak ingin disebut angkat tangan—dengan persoalan banyaknya sampah yang berserakan, baik itudi pinggir ruas jalan perkotaan, sampai ruang kosong di pesisir. Persoalan sampah menjadi pekerjaan serius yang dihadapi Pemkab Karawang. Tak kurang dari 900 ton sampah sampah diproduksi per hari. Namun hanya sekitar 400 ton sampah yang bisa terangkut ke TPAS Jalupang oleh 63 armada pengangkut sampah yang dimiliki DLHK Karawang. 500 ton sampah menjadi momok yang terus menumpuk di TPAS liar per harinya.

Kondisi TPAS Jalupang pun sudah sangat overload. Dalam tiga tahun terakhir, DLHK Karawang mengambil inisiatif menggandeng pihak swasta dalam mengelola urusan sampah. Hal ini diklaim lantaran terbatasnya pegawai plus anggaran yang terbatas. Saat ini program yang sudah berjalan diswastanisasi adalah pengelolaan armada angkut sampah yang juga sekaligus dibebani retribusi sampah. Kepala DLHK Karawang mengklaim, program ini sukses menikkan retribusi sampah melebihi target dalam dua tahun terakhir. “Alhamdulillah. Dari 4 UPTD yang ada dan bekerja sama dengan pihak swasta, kini retribusi naik. Bahkan kata Pak Sekda, LH yang paling baik,” tutur Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan saat diwawancara KBE beberapa waktu lalu. Selain itu, saat ini DLHK Karawang pun sedang ge-

tol berjuang menggolkan swastanisasi TPAS Jalupang. Saat ini PT Organic Bali menjadi satu-satunya pihak swasta yang paling serius ingin mengelola TPAs Jalupang yang sudah dipenuhi 106 ribu ton sampah itu. Sampah di TPAS Jalupang akan diolah kembali menjadi briket sebagai pengganti batu bara melalui teknologi refuse-derived fuel (RDF). “Saat ini sedang menunggu evaluasi FS dari Bappenas. Dari Bappenas menimbangkan, apa benar nih si pihak swasta mau serius dan memang memiliki uang,” kata dia. Aktivis mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Karawang, Feri Rizwan menilai apa yang sudah dibanggakan oleh DLHK Karawang soal retribusi sampah naik, tapi kewalahan mengurusi sampah adalah ambivalensi kebijakan yang diambil oleh Pemkab Karawang. Menurutnya yang paling

utama adalah bagaimana caranya sampai yang tak terangkut berkurang. Bukan bagaimana caranya retribusi naik yang didahulukan. “Artinya kan indikasinya, yang pertama bisnis dulu alias retribusi, itu urusan cuan. Dampak yang dirasakan oleh masyarakat soal sampah yang tak terangkut nomor belakangan. Kan secara tidak langsung begitu,” kata Feri. Ia berharap, cara pandang kerja DLHK Karawang ke depan harusnya dibalik, yang pertama membanggakan capaian kerja mengurangi angka sampah yang tak terangkut, baru kemudian bicara berapa banyak retribusi yang diperoleh. “Jangan dibalik-balik. Sekilas tentu cara yang bagus membanggakan hasil kerja, tapi jika kita telaah apa fungsi utama pemerintah dalam hal ini DLHK,justru di nomor dua kan. Jadi ngaco kan bukan bagus,” sindirnya. (mhs)

Wujud Empati antar Umat .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES antar umat beragama. “Terima kasih atas sambutan hangatnya dari saudarasaudaraku umat Kong Hu Cu. Mari kita jaga komitmen kerukunan antarumat beragama. Kita kampanyekan terus toleransi dan pluralisme di Karawang,” ucapnya. Lanjut Kang Iman, Gusdurian Karawang berharap hubungan baik antarumat beragama ini dapat terus terjaga. “Semoga kerukunan ini terus terjaga, ya. Dalam rangka menjaga ukhuwah wathoniyyah”, tandasnya. Sementara itu, salah seorang umat Kong Hu Chu, Budi mengatakan di tahun baru imlek ini dirinya menaruh harapan agar perekonomiannya menjadi lebih baik lagi daripada tahun lalu. “Imlek menjadi momen pergantian tahun menu-

rut penanggalan. Di tahun baru ini tahun tikus logam, ini bermakna kemakmuran, rezeki, kesehatan berlimpah, keberuntungan berlimpah,” pungkasnya. Gusdurian adalah sebutan untuk para murid, pengagum, dan penerus pemikiran dan perjuangan Gus Dur. Para Gusdurin mendalami pemikiran Gus Dur, meneladani karakter dan prinsip nilainya, dan berupaya untuk meneruskan perjuangan yang telah dirintis dan dikembangkan oleh Gus Dur sesuai dengan konteks tantangan zaman. Sementara, jaringan gusdurian adalah arena sinergi bagi para gusdurian di ruang kultural dan non politik praktis. Di dalam jaringan gusdurian tergabung individu, komunitas/forum lokal, dan

organisasi yang merasa terinspirasi oleh teladan nilai, pemikiran, dan perjuangan Gus Dur. Karena bersifat jejaring kerja, tidak diperlukan keanggotaan formal. Jaringan gusdurian memf o ku s ka n s i n e rg i ke r ja non politik praktis pada dimensi-dimensi yang telah ditekuni Gus Dur, meliputi 4 dimensi besar: Islam dan Keimanan, Kultural, Negara, dan Kemanusiaan. Misi dari Jaringan Gusdurian adalah nilai, pemikiran, perjuangan GusDur tetap hidup dan mengawal pergerakan kebangsaan Indonesia; melalui sinergi karya para pengikutnya, dilandasi 9 Nilai Gus Dur: Ketauhidan, Kemanusiaan, Keadilan, Kesetaraan, Pembebasan, Persaudaraan, serta Kesederhanaan, Sikap Ksatria, dan Kearifan Tradisi. Sebagaimana Gus Dur

yang mendasarkan perjuangannya kepada nilai-nilai luhur, jaringan gusdurian tidak membatasi isu yang dikelola, sepanjang terkait dengan 9 Nilai Gus Dur. Saat ini jaringan gusdurian berkonsentrasi pada isu-isu kebangsaan, pendidikan, dan ekonomi rakyat. Jaringan gusdurian tidak terikat tempat, karena para gusdurian alias anak-anak ideologis Gus Dur tersebar di berbagai penjuru Indonesia, bahkan di manca negara. Di beberapa tempat, terbentuk komunitas-komunitas lokal, namun sebagian besar terhubung melalui forum dan dialog karya. Munculnya komunitas gusdurian lokal banyak dimotori oleh gusdurian generasi muda (angkatan 2000an), yang bersemangat untuk berkumpul mendalami dan mengambil inspirasi dari teladan Gus Dur. (*)


SENIN, 27 JANUARI 2020

Semangat Baru Bekasi

HARGA Rp3.000

Dua Mantan Dewan Nyalo Izin Kampus Maritim Pembangunanya Dihentikan Sementara sampai IMB Diurus CIKARANG PUSAT - Dugaan Akademi Kampus Maritim tak berizin masuk babak baru. Ya, kampus yang berada di Kecamatan Sukawangi akhirnya dihentikan sementara oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Hal itu diungkapkan Sekretaris Dinas Satpol PP Kabupaten Bekasi, Hanief kepada koran harian ini, Jumat (24/1) kemarin. Menurut dia, pemanggilan pihak Kampus Maritim atas lanjutan proses pemantauan lokasi dan menemujan bahwa kampus tersebut diduga tak kantongi izin usaha bangunan (IMB). “Jadi hari ini (kemarin,red) kami mengundang pihak kampus, ini sifatnya hanya mempertanyakan pihak kampus apakah proses perizinan sudah ditempuh apa belum,” tukas Hanief. Sementara itu, Direktur Kampus Maritim Cirebon, Andreas akhirnya angkat bicara saat diwawancarai Cikarang Ekspres usai pemanggilan Satpol PP di Pemkab Bekasi, Jumat (24/1). Ia mengakui pihaknya belum memiliki IMB atas pembangunan Kampus Maritim di Sukawangi. Usut punya usut ternyata di balik pembangunan Kampus Maritim tersebut adanya

kongkalingkong antara oknum eks DPRD Kabupaten Bekasi periode 2014-2019 dengan Pemkan Bekasi. Dari pengakuan Andreas, bahwa dirinya meminta eks dewan Haryanto dan Khairan untuk mengurus izin kampus maritim. Namun, dirinya kecewa lantaran hingga saat ini IMB tersebut belum ada. “Sejak dewan Haryanto menjabat saya komunikasi dengan beliau, karena yang punya lokasi beliau. Kami sekalian aja minta dia yang mengurus ijinnya bersama dewan Khairan,” kata dia. Pengurusan izin Kampus Maritim oleh Haryanto dan Khiaran bukan t a np a p e r t i mb a nga n , menurut Andreas, keduanya adalah tetangga. Bahkan, tanah berdirinya kampus tersebut dari Haryanto sehingga pihak kampus memandatkan mereka untuk mengurus sekaligus izin Kampus Akademi Maritim di Sukawangi tersebut. “Kurang lebih tanah itu 3 Hektar yang kami beli dari Haryanto, karena dia waktu itu masih menjabat dewan sekalian aja sekaligus dia yang ngurus izinnya,” tuturnya. Meski tak berizin, Andreas menambahkan pihaknya tetap membangun kampus teesebut Ke Sambungan

NET

DISOAL : Pembangunan Kampus Martim dipersoalkan karena belum mengantongi IMB.

FSPMI Minta Usut Pemasang Spanduk MELANTIK : Kepala BPN Kabupaten Bekasi, Teuku Fadil Fadli mengambil sumpah dan melantik Panitia dan Satgas Adjudikasi PTSL 2020.

HUKUM : Aktivis buruh mengambil langkah hokum atas dipasangnya spanduk yang dinilai provokatif.

BPN Lantik Panitia dan Satgas Adjudikasi PTSL 2020 CIKARANG SELATAN – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bekasi menggelar Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Panitia dan Satgas Ajudikasi PTSL tahun 2020 di lingkungan Kantor BPN Kabupaten Bekasi. Dengan pengambilan sumpah dan pelantikan tersebut diharapkan Satgas PTSL tahun ini bisa bekerja dengan baik. “Tahun ini kantor BPN menetapkan target peta bidang tanah 50 ribu, untuk sertifikat atas tanah 44 ribu,” jelas Kepala BPN Kabupaten Bekasi, Teuku Fadil Fadli, Jumat (24/01) Ke Sambungan

CIKARANG PUSAT - Konsulat Cabang (KC) FSPMI Bekasi melaporkan spanduk provokatif yang sempat terpasang pada 22 Januari 2020 di Perempatan EJIP, Cikarang Selatan. Selain perwakilan KC FSPMI Bekasi, puluhan buruh datang ke Mapolresta Metro Bekasi di Cikarang Utara sebagai bentuk dukungan untuk mengawal pelaporan itu. Spanduk yang terpasang itu bertuliskan ‘Stop Buruh Jangan Mau Dimanfaatkan Untuk Demo Kepentingan Politik KSPI’. Tapi, tak ada dicantuman siapa yang membawa pesan dispanduk tersebut. Sekretaris KC FSPMI Bekasi, Suparno, menjelaskan pada 22 Januari pagi, Panglima Koordinasi Garda Metal Nasional (Pangkor-

nas) Baris Silitonga belum melihat spanduk itu. Pada sore harinya, ia melihat spanduk itu telah terpasang. Kemudian, tanggal 23 Januari pagi banner itu masih terpasang. Maka, Baris dan Rahmat, mencopot spanduk dengan ujaran provokatif itu. “Kita gak akan tuduh orang karena gak ada subjek yang pasang atas nama siapa. Itu sifatnya provokatif. Kita buat laporan informasi ke polres,” katanya kepada awak media, Jumat (24/1/2020). Laporan FSMPI yang diwakili Bidang Hukum dan Penegakan, M. Nur Fahroji, diterima Iptu S. Raharjo sebagai KBO Satuan Intel Polres Metro Bekasi. “Itu indikasi oknum ingin buat situasi keruh dengan provokasi teman-teman buru. KSPI di media mana

pun menolak RUU Omnibus Law cluster ketenagakerjaan sehingga menurut kami pemasangan banner itu tidak bertanggung jawab, memfitnah KSPI, membuat resah pekerja. Seolah-olah mengadu domba,” ucap Parno. Ia berharap Polres Metro Bekasi dapat mengusut tuntas kasus itu karena di perempatan EJIP diyakini terdapat CCTV sehingga pemasangnya dapat terekam dengan jelas. “Tidak akan sulit polisi ungkap kasus pemasangan banner karena ada beberapa titik CCTV di lokasi,” ucapnya. “Kita dari FSPMI Bekasi akan kawal tentang pemasangan banner provokatif ini. Ke Sambungan

Pria Viral Onani Dijalanan Diringkus Polres C I K A R A N G P U S AT Polres Metro Bekasi berhasil meringkus BW alias B (40) yang melakukan onani diatas sepeda motor, di Perum Permata, Desa Jarireja, Kecamatan Cikarang Timur, Senin (20/1). Tak butuh waktu lama setelah videonya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu, Polisi berhasil menangkap pelaku di sebuah rumah kontrakan yang berada di Perum Graha Pemda, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara beberapa waktu lalu. “ Te r s a n g k a d i d u g a m e l a ku k a n p e r b u a t a n pornografi dimuka umum

dengan cara mengeluarkan alat kelamin kemudian melakukan masturbasi (onani-red) dihadapan 5 anak perempuan dibawah umur yang sedang bermain,” kata Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan saat jumpa pers di lobbi Polres Metro Bekasi. Hendra menjelaskan setelah video onani BW alias B viral di media sosial, anggota kepolisian dari Polsek Cikarang Timur dan Satreskrim Polres Metro B e k a s i l a ng s u ng m e n datangi lokasi dan memeriksa saksi-saksi. Kemudian setelah mengantongi ciriKe Sambungan ciri pelaku

BERKUMPUL : Ikat silat IKS PI Kera Sakti Bekasi memperkuat ikatan wilayah dengan berkumpul sesame anggota.

Ribuan Anggota IKS PI Kera Sakti Berkumpul TAMBUN SELATAN - Ribuan anggota Ikatan Silat Putra Indonesia (IKS PI) Kera Sakti wilayah Jabodetabek tumpah ruah di hari jadi ke-40 tahun yang di-

laksanakan di OSSO Grand Wisata Minggu (26/1).Tak hanya dari Bekasi, banyak juga anggota yang datang dari luar Bekasi. Ke Sambungan


SENIN, 27 JANUARI 2020

SAMBUNGAN Saya Kuwato dari Cikarang Bekasi

AGUS NURYADIN/ CIKARANG EKSPRES

Saya sudah lama mengidam-idamkan unit Daihatsu Sigra dan pada akhir Nopember 2019 saya mengajukan melalui sales Bp. Nandi Yudianto ke dealer ASCO PRIMA MOBILINDO, Jl. P. Diponegoro No.49 Tambun, Bekasi dan alhamdulillah tidak lama permohonan saya unit DAIHATSU SIGRA 1.2 X disetujui pihak leasing Adira Finance, kami sekeluarga sangat senang. Karena dua anak kami sudah besar jadi mobil saat ini sudah menjadi kebutuhan apalagi sebentar lagi musim mudik lebaran. Saya sangat berterimakasih kepada Bp. Nandi Yudianto yang telah membantu keluarga saya sehingga permohonan unit Daihatsu Sigra disetujui, beliau juga sering silaturahmi ke rumah menginformasikan mengenai Daihatsu serta pelayanan di ASCO PRIMA MOBILINDO dan saya sangat terbantu sekali. Berkat usaha beliau alhamdulillah kami masih mendapatkan promo free service jasa 50.000 KM atau 30 bulan dan juga freepart & Daihatsu Genuine Oil selama 1 tahun atau 20.000 KM. Pengalaman servis pertama di ASCO juga memuaskan, walaupun antri karena banyak servisan habis pada kebanjiran tapi pelayanan baik. Demikian pengalaman saya mengenai unit Daihatsu SIGRA 1.2 X kami dan juga sales serta dealernya.

FOTO : saat memberikan sumbangan terhadap 230 jompo, Karang Taruna Desa Sukamahi dan Manajemen PT. Berkah Selaras Teknindo.

Karang Taruna Sukamahi Peduli Jompo CIKARANG PUSAT - Karang Taruna Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat menggandeng PT. Berkah Selaras Teknindo menyalurkan bantuan beras terhadap 230 orang jompo yang tersebar di sepuluh RT, dari RT. 001, 002, 003, 005, 006, 007, 017, 018, 019 dan RT. 021. Pembagian beras tersebut telah menjadi program Karang Taruna dan PT. Berkah Selaras Teknindo dan akan dilakukan setiap bulan. Ketua

Karang Taruna Desa Sukamahi Iman Sumantri alias Toge mengatakan, disalurkannya beras terhadap jompo merupakan CSR-nya perusahaan yang didorong Karang Taruna, dengan sasarannya jompo. Setiap jompo mendapatkan beras sekitar 5 kilo per orang. “Alhamdulillah program Karang Taruna peduli terhadap sesama ini, dapat meringankan beban para orang tua jompo,’ katanya kepada Cikarang

Ekspres, Minggu (26/1). Lanjut dia, selain program sosial, Karang Taruna pun mulai merintis kewirausahaan dibidang peternakan. Yakni ternak puyuh, yang akan dilakukan oleh anggota Karang Taruna. “Insya Allah puyuh yang akan diternak sekitar dua ribu lima ratus ekor, bahkan hasilnya bukan telor saja, akan dikembangkan pula penegasannya,” tandasnya. Kepala Desa Sukamahi

Dua Mantan Dewan .... dari halaman Cikarang Ekspres

lantaran pembangunan Kampus Maritim di Sukawangi berjalan atas dukungan warga dan Pemerintahan Kecamatan Sukawangi. “Sebenarnya kalau sudah dapat dukungan dari warga setempat dan pemerintah setempat selama pembangunannya kondusif serta buat pendidikan juga, silahkan aja kata mereka,” ujarnya. Menurut dia, dengan kondisi saat ini yang belum selesai

permasalahannya membuat pihaknya saat ini cukup lelah. Alhasil pihaknya sebagai pemilik juga meninjau langsung sudah sampai mana perkembangan izinnya. “Kita juga bertanya sudah sampai jauh mana, kenapa sulit untuk mengurus ijin pendidikan disini,” kata dia. Andreas pun berjanji akan memberhentikan sementara pembangunan Kampus Akademi Maritim di Sukawangi untuk sementara hingga IMB dikeluarkan

Kita minta kepolisian agar jangan berhenti mengungkap sebelum ditemukan pelakunya,” sambung Parno. Ia m e n e ga s k a n s i a p a pelakunya harus diproses sekalipun itu buruh. Hal ini dilakukan agar hal yang sama tidak terjadi di tempat lain. Sementara itu Kepala Bidang Hukum dan Penegakan KC FSPMI Bekasi, M. Nur Fahroji, menjelaskan kasus ini termasuk pada pencemaran nama baik,

dan juga menyangkut kebebasan dalam menyampaikan pendapat pada redaksi ajakan buruh agar tidak ikut demo. FSPMI mengindikasikan pemasangan itu bertentangan dengan hukum sesuai UUD 1945 Pasal 28E Ayat 3 juncto PAsal 130-132 KUHP juncto Pasal 27 Ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE juncto Pasal 18 UU Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kebebasan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. “Dalam situasi sekarang ini, UMSK belum selesai,

DAIHATSU MEMANG SAHABATKU Terima kasih, Kuwato

BPN Lantik .... oleh Pemkab Bekasi. “Kita akan stop pembangunan kampus sementara, kita akan ikuti arahan pemerintah. Kami harus koperatif,” tandasnya. Terpisah, Sekda Kabupaten Bekasi Uju mendesak pihak kampus Maritim agar menjalankan prosedur yang ada dengan mengurus IMB terlebih dahulu sesuai dengan aturan yang ada. “Harus urus IMB dulu ke kami sesuai dengan aturan yang ada,” singkatnya. (har)

FSPMI Minta .... dari halaman Cikarang Ekspres

Ada menegaskan, Karang Taruna harus menjadi pioner bagi seluruh warga. Bahkan harus inovatif, kreatif serta terampil. Sehingga dapat diandalkan untuk membantu warga agar menjadi mandiri. “Saya apresiasi terhadap kegiatan yang dilakukan oleh karang taruna, pemdes Sukamahi pasti mendukung, baik nanti pendanaannya maupun pembinaannya,” pungkasnya. (ags)

ada seperti ini. Ini cukup meresahkan. Kita masih konsentrasi tentang upah. Kalau ingin diskusi, ayo,” kata dia. FSPMI terbuka untuk berdiskusi mengenai RUU Omnibus Law atau pun persoalan lainnya. “Di situ kan gak tertulis siapa pembuatnya. Kami berharap kepolisian dapat mengungkap. Di perempatan EJIP ada CCTV, ada polsek juga (Polsek Cikarang Selatan, Red) yang pasti bisa menangkap,” demikian Fahroji. (dim)

dari halaman Cikarang Ekspres

Target tersebut tersebar di lima kecamatan yaitu Kecamatan Cibarusah, Cikarang Timur, Cabang Bungin, Sukakarya dan Tambun Selatan. Sebanyak empat tim yang akan disebar di lima kecamatan itu yaitu tim A, tim B, tim C dan tim D. “Diharapkan Negara hadir dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” harapnya. Pada kegiatan tersebut, Kepala BPN Kabupaten Bekasi berharap jangan sampai ada tindakan tak terpuji yang dilakukan oleh tim panitia dan Satgas Ajudikasi PTSL di lapangan. Sebab, seluruh pembiayaan

sudah dibiayai oleh Negara untuk sertifikat tanah. “Tetapi untuk surat tanah kewajiban pemohon untuk menyiapkan disesuaikan dengan keputusan SK tiga menteri Agraria, Menteri Desa dan Kemendagri, jadi jangan sampai tim mengambil biaya selain itu,” ujarnya. Teuku Fadli juga berharap kepada masyarakat di lima kecamatan tersebut mulai saat ini harus memasang tanda batas tanah miliknya. Cara tersebut agar meminimalisir sedini mungkin adanya konflik atau sengketa tanah. Bagaimanapun, lanjutnya, peran serta masyarakat sangat penting. Sebab, Tim

Panitia dan Satgas Ajudikasi PTSL tidak akan bisa mengukur tanah di lapangan. “Kami akan mengukur seluruh bidang tanah di desa tersebut lengkap, bidang tanah tersebut terukur, terpetakan dan diterbitkan sertifikat. Kalau sudah punya sertifikat sudah tau batasnya jelas. Dengan begitu, program ini bisa menjadi program komplit bagi kita dan kita tidak meninggalkan masalah dikemudian hari,” harapnya. Kepala BPN Kabupaten Bekasi menegaskan pihaknya hanya mendata kondisi tanah dilapangan. Jika terjadi sengketa, baik ahli waris atau sengketa antar pihak bisa diselesaikan secara kekeluargaan atau jalur hukum.

“Kita tidak menyelesiakan sengketa itu tetapi kita memediasi. Kalau sengketa ya ada wadahnya, pengadilan,” tambahnya. BPN juga membagi kedalam empat cluster untuk menyikapi soal tanah sengketa yaitu cluster sertifikat, cluster tanah sengketa, cluster tanah peta bidang saja karena pemilik tidak melengkapi berkasnya dan cluster bidang tanah yang ada sertifikat. “Kalau memang ada sengketa ya sudah tahu luas bidang tanahnya dan akan kami masukan ke cluster dua. Jika sudah diketahui siapa yang menang dan damai baru berkas sertifikatnya bisa diterbitkan,” tandasnya. (uzi)

yang ke 40 selain anggota semakin bertambah. Kualitas anggota juga semakin baik,”k ata Ketua Umum IKS PI,Bambang Sunarja. Ia juga mengapresiasi para pengurus IKS PI di Bekasi yang dapat membawa kerukunan dan keguyuban anggota di Bekasi. “Alhmamdulilah Bekasi sangat bagus, terbukti semua

perguruan rukun. Adanya IKS PI untuk menambah persaudaraan,”paparnya. Ia berpesan kepada para pengurus dan anggota IKS PI Kera Sakti Bekasi untuk terus memperkuat ikatan di wilayahnya. “Terus kembangkan IKS PI yang ada di Bekasi dan diikuti dengan prestasi-prestasi,”paparnya. (dim)

Ribuan Anggota .... dari halaman Cikarang Ekspres

Ketua Panitia Ulang Tahun IKS PI Kera Sakti Cabang Bekasi, Purnomo mengatakan momentum ini dijadikan ajang silaturahmi dan memperat rasa persaudaraan sesama anggota. Pihaknya, juga mengundang sebanyak 20 perguruan silat yang berasal dari

Bekasi dan Forum Komunikasi Warga Grand Wisata (FKW-GW). “Ulang tahun yang ke 40 sekaligus tasyakuran angkatan. Masing-masing perguruan juga menampilkan seni gerak,” katanya kepada awak media. IKS PI Kera Sakti lahir di tanah Jawa di tahun 1980 silam. “Harapan kita di usia

Pria Viral Onani .... dari halaman Cikarang Ekspres

petugas langsung melakukan pemburuan. “Tersangka ditangkap di sebuah rumah kontrakan yang berada di Perum Graha Pemda, Desa Simpangan, Kecamatan Cikarang Utara pagi tadi,” ungkapnya. Atas perbuatannya, BW alias B terancam dijerat dengan pasal 36 Undangundang RI. No.44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan pidana penjara maksimal 10 tahun. “Pelaku mengaku sudah sering melakukannya aksinya selama dua tahun terakhir ini. Tidak terhitung berapa kalinya dan sasarannya bukan cuma anak-anak tetapi juga orang dewasa. Ketika ada hasrat, kapan dan dimana pun dia akan langsung melakukannya. Kita akan gali lagi apakah ada faktor psikologis yang mempengaruhi perbuatan pelaku atau tidak,” kata dia.

Sementara BW alias B mengaku hasratnya untuk melakukan onani mudah terpancing ketika melihat wanita. “Tapi nggak setiap hari. Kalau lagi pengen aja baru kayak gitu (onani-red),” kata dia. Sebelumnya beredar video aksi seorang pria yang diduga melakukan onani di atas sepeda motor. Dalam narasi video tersebut disebutkan pelaku melakukan onani di depan anak perempuan berusia 10 tahun di salah satu perumahan yang berada di wilayah Kecamatan Cikarang Timur. Dalam video tersebut, pelaku tampak mengenakan jaket hitam, celana jins, dan helm berwarna putih. Tangan kanan pelaku tampak memegang stang motor yang dikendarainya sedangkan tangan kirinya berada di bagian ritsleting celana. Sementara di samping pelaku terlihat anak-anak perempuan mondar-mandir asyik bermain di tepi jalan. (har)

DIRINGKUS : Polisi berhasil meringkus pelaku onani di atas sepeda motor.

General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Evi Mayuntari Rahayu. Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein. Bagian Umum: Dewi Megawarti. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.

Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


DESA KITA

SENIN, 27 JANUARI 2020

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang

ADMIN STAFF 3 ORANG DIBIDANG EKSPEDISI DENGAN KRITERIA SBB PERSYARATAN:

1. Persyaratan Minimal SMA 2. Berpenampilan Menarik 3. Bisa Komputer (Word, Excel) 4. Belum Menikah 5. Usia Maksimal 25 Tahun

LAMARAN DI TUJUKAN KE:

PT. Maju Jaya Perkasa Abadi Jalan, Interchange No 30. Samping Sindang Reret, Karawang Barat - 0813 8400 1705 Lamaran Paling Lambat 1 Minggu Dari Iklan Terbit

LOWONGAN PEKERJAAN BPJS KESEHATAN PEGAWAI TIDAK TETAP 2020 (WILAYAH JABAR) PERSYARATAN:

n Pendidikan: D3,D4 dan S1. Termasuk profesi seperti dokter, apoteker, ners. n (Latar belakang pendidikan: seluruh jurusan (sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan) n Usia: Maksimal 25 tahun per 31 Desember 2019. n Status: Belum menikah n IPK: Min 2,75 n Kepribadian: Disiplin, sikap positif, kerjasama, dedikasi, loyalitas, inisiatif dan kepemimpinan

MOHON UNTUK MENYIAPKAN:

KTP, pas foto dan foto seluruh badan, surat lamaran. daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, SKCK*, surat keterangan sehat (termasuk bebas narkoa)*. *Dapat diusulkan pada tahap selanjutnya. Seluruh berkas tersebut discan menjadi satu file, dan diupload di bagian resume. Khsus untuk foto profil pada saat mendaftar online, gunakan foto selfie (buka foto studio). Pendaftar dapat dilakukan di https:cereer-bpjskesehatan.urbanhire.com/

DAFTAR NOMER TELEPON

PENTING

KEPOLISIAN NAMA

NOMOR TELEPON

Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya

0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251

PT. PLN PERSERO NAMA

NOMOR TELEPON

APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang

0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122

PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON

0267-042255, 405190

PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON

0267-402117

PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON

0267-402117

RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Majukan Desa, Kades Diberikan Pendaapingan dan Pelatihan JAKARTA – Kurangnya kapasitas kepala desa (kades) dan perangkatnya dalam pengelolaan dana desa. Disoroti Ketua DPD, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Alokasi dana desa yang besar harus diimbangi dengan sistem pengelolaan yang akuntabel. “Sehingga dapat digunakan untuk kemajuan desa,” ujar La Nyalla saat menerima audiensi dari Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) dengan DPD di Kompleks Parlemen,

Jakarta, kemarin (24/1). Menurut La Nyalla, banyaknya kasus yang melibatkan kades terkait pengelolaan dana desa. Karena kurangnya kapasitas yang dimiliki perangkat desa. Khususnya untuk mengelola dan mempertanggungjawabkan dana desa sesuai peraturan perundang-undangan. Lanjut La Nyalla, ia menyarankan para perangkat desa diberikan pendampingan dan pelatihan. Sehingga mempunyai kapasitas yang

memadai untuk memajukan desanya melalui dana desa yang diberikan pemerintah. “Memang ada beberapa hal yang perlu dilakukan peningkatan,” ungkapnya. Dia menjelaskan, peningkatan yang dimaksud misalnya dari sisi keuangan, pertanggungjawaban, serta pendampingan. Nah, kata dia, ini semua sudah tentu bicara kapasitas dan kualitas. “Kami harapkan ada satu perjalanan singkat, tetapi akuntabilitas, dan hasil akhir pembangunandidesadapatberjalan

dengan baik,” ucapnya. S e m e nt a ra i tu , Ke tu a Umum Apdesi, Suhardi Buyung mengakui bahwa dalam pengelolaan dana desa, kades dan perangkatnya memiliki banyak keterbatasan. Hal tersebut sudah disampaikan kepada kementerian terkait, namun belum mendapat solusi yang bisa diterapkan di desa. Karena itu, Suhardi berharap DPD melalui anggotanya di setiap provinsi bersedia menjadi pembimbing

Emil Paparkan Program Desa Unggulan BANDUNG – Mengawali kunjungan kerjanya (kunker) pada hari kedua di Kabupaten Garut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menggelar Sholat Subuh Berjamaah Keliling (Subling) di Masjid Besar Wanaraja, Kabupaten Garut, Minggu (26/1). Dalam sambutannya, Emil sapaan Ridwan Kamil mengapresiasi warga Wanaraja yang konsisten menggelar Subuh Akbar setiap akhir pekan. “Ternyata Subling di Wanaraja ini lebih keren, karena sudah ada programnya dan logonya,” kata Emil. Terkait program pembangunan, Emil menyampaikan tiga berita baik untuk masyarakat Garut. “Pertama, kalau tidak ada halangan saya akan balik lagi ke Garut minggu depan untuk meresmikan jalur kereta api yang akan langsung ke pusat Kota Garut,” ucapnya. Emil pun meminta pemerintah daerah dan masyarakat Garut memanfaatkan akses transportasi tersebut untuk meningkatkan perekonomian. Sebab, kata dia, Garut memiliki potensi wisata yang lengkap, mulai dari gunung dan laut, hingga wisata air. Selain itu, Emil mengatakan, revitalisasi Situ Bagendit akan dimulai tahun ini dengan anggaran sekitar Rp100 miliar. Menurut dia, revitalisasi ini merupakan bantuan langsung dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. “Dan kita juga akan buat GOR (gedung olah raga) nilainya Rp125 miliar. Karena saya ingin anak-anak Garut, anak-anak Jawa Barat itu punya empat hal,” tambahnya. Pertama, generasi muda

ISTIMEWA

Jawa Barat harus memiliki Physical Quotient (PQ) atau fisik yang baik. Kedua, Spiritual Quotient (SQ) atau kecerdasan jiwa. Kemudian, Emotional Quotient (EQ) atau akhlak. Terakhir, Intelligence Quotient (IQ). Kunjungan kerja gubernur ini dilakukan dalam rangka program Sapa Desa. Melalui program ini, Emil ingin setiap desa yang ada di Jawa Barat mempunyai potensi pariwisata yang bisa meningkatkan perekonomian desa dan masyarakatnya. “Kami ada program Sapa Desa. Kita ingin setiap desa di Jawa Barat punya ekonomi pariwisata, salah satunya kalau wisawatan datang ke tempat ini menginapnya di rumah warga, termasuk saya tadi malam menginap di rumah warga, yaitu rumah Pak Dadang,” kata Emil.

“Alhamdulillah, rumahnya sederhana tapi nyaman. Rumah ini nanti bisa kita promosikan melalui digital. Nah, inilah yang disebut ekonomi Pancasila,” tambahnya. Menurut Emil, hal tersebut bisa menjadi potensi Garut untuk maju. Hal tersebut bisa dilakukan melalui pengembangan ekonomi desa melalui berbagai potensinya. “Bisa jadi potensi dan Garut bisa maju melalui pariwisata, karena potensi wisatanya lengkap, mulai dari air panas sampai air dingin, dari gunung sampai laut, semuanya ada di Garut,” katanya. Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat sendiri sudah meluncurkan sejumlah program untuk mendorong pengembangan ekonomi desa, seperti One Village One Company (OVOC), Desa Digital, dan

Patriot Desa. “Salah satu yang ingin kita dorong adalah kemajuan desa. Karena cita-cita kita ingin tinggal di desa tapi rejeki kota. Kita juga Ada Talisa (Pusat Digital Desa). Jadi, di program ini seluruh balai desa di Jawa Barat harus dilengkapi ruangan ber-komputer, tujuannya sederhana untuk promosi atau jual beli online,” ucap Emil. “Sudah ada 110 sarjana sudah saya kirim ke desa-desa di Jawa Barat untuk —tugasnya hanya satu— mendirikan perusahaan. Kita seleksi dengan banyak anak muda namanya program Patriot Desa,” imbuhnya. Program Patriot Desa ini ditujukan untuk para pemuda Jawa Barat yang memiliki skill atau keahlian. Ada empat kriteria yang harus dimiliki

TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484

BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-

RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR

KEHILANGAN HILANG SHM NO 00520 LUAS 464 M2 A/N SYAMSUDIN BATUBARA LETAK CIKARAGEMAN SETU-BEKASI

peserta Patriot Desa, yaitu memiliki skill atau keahlian terutama di bidang digital, mempunyai daya juang tinggi atau tidak mudah menyerah, mempunyai nilai untuk menggerakkan, serta mempunyai nilai keikhlasan. Selain program di bidang ekonomi, Emil pun menjelaskan bahwa pihaknya ingin membangun desa dari sisi spiritualitasnya. Untuk itu, Pemda Provinsi Jawa Barat juga menggulirkan program Satu Desa Satu Hafidz Quran atau Sadesa. “Program Sadesa itu, Satu Desa Satu Hafidz Quran. Kami bercita-cita dari 5.300an desa di Jawa Barat, masing-masing harus punya minimal satu penghafal Quran. Kepada desa yang belum punya akan kita beasiswakan,” kata Emil mengakhiri. (rls/rie)

Jalur Cilamaya-Patimban Segera Terhubung SUBANG – Dalam rangka kunjungan kerja dan silaturahmi Bupati Subang, Ruhimat dan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi melaksanakan saba desa ke wilayah Subang utara. Guna peninjauan rencana pembukaan jalan dari Cilamaya sampai Patimban yang di mulai dari Desa Gempol Sari blanakan menuju Desa Tambakjati. Kemudian ke wilayah Kecamatan Ciasem, Kecamatan Blanakan, Kecamatan Sukasari, Kecamatan legonkulon dan Desa Patimban Kecamatan Pusakanagara, kemmarin (25/1). Perwakilan Camat wilayah Subang utara, Heri Sopandi yang merupakan camat Patokbeusi. Dengan kunjungan ini dalam kegiatan

kunjungan kerja dan silaturahmi dalam rangka kegiatan kedinasan realisasi pelaksanaan program jawara nata. Dengan rencana pembukaan jalan lintas utara menuju Patimban diharapkan mampu dirasakan dampak positif dan manfaatnya. Sehingga dampaknya akan memberikan perubahan peningkatan perekonomian masyarakat pantura. Yang mana kebanyakan mata pencaharian penduduk pantura merupakan petani. Sehingga dengan adanya jalan nantinya akan mempermudah kegiatan pertanian tersebut. Ruhimat mengatakan, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kewilayahan daerah Subang utara dan meninjau perencanaan

ISTIMEAW

pembukaan jalan Cilamaya - Patimban terbangun akses jalan. Ide dan gagasan pembangunan jalan ini merupakan kerja nyata pembangunan untuk kepentingan umum. “Rencana pembangunan jalan tersebut telah didiskusikan dengan kementrian. Dan untuk perbaikan

infrastruktur jalan yang rusak dapat menggunakan dana kewilayahan untuk pengalokasiannya,” katanya. Lanjut Ruhimat, tuj u a n ku n j u n g a n k e r ja , saba desa supaya seluruh aparatur desa mengetahui wilayah dan kondisinya. Berharap keinginan Cilamay m e nu ju Pat i mb a n

Hubungi DIJUAL

desa-desa di provinsinya. Tujuannya agar dana desa yang ada bisa dikelola dengan baik untuk memajukan masyarakat desa, tanpa berujung pada permasalahan hukum. “Di sini kami melihat kepemimpinan DPD RI Pak LaNyalla yang sangat antusias untuk memajukan desa. Satu visi dan misi dengan kami untuk desa lebih maju lagi. Kaku meminta juga ketua DPD RI sebagai pembina dari Apdesi,” pungkasnya. (bbs/rie)

HILANG SHM NO 00707 LUAS 618 M2 A/N H DJAELANI RADEN LETAK KP BELENDUNG RT19 /07 KEDUNG PENGAWAS BABELAN HLG BPKB MOTOR B 4529 FBI TH 2015 PUTIH BIRU NOKA MH1JFP111FK696779 NOSIN JFP1E1675964 A/N ALAN JANUARI ALMT KP CIBITUNG RT04/02 TELAGAASIH CIKARANG BARAT-BEKASI HLG BPKB MOTOR B 3670 FYT TH 2015 HITAM NOKA MH1KC7112FK02707 NOSIN KC71E1024643 A/N MARYONO ALMT PERUM MEGA REGENCY BLOK CD B NO 16 RT16 RW15 SUKARAGAM SERANG BARU-BEKASI TELAH HILANG BPKB MOBIL NOPOL B7724 WY NO RANGKA MHF11UF8120023829 NO MESIN 1RZ7023926 AN HERMAN SUANTO HLG BPKB MOBIL TOYOTAAVANZA

NOPOL B 8245 FYA/N HJ.TITIN ATIKAH D/A JL RAYA IMAM BONJOL NO 21-A RT 01/01 TELAGAASIH CKR B -BKS NOKA MHFM1CA4J6KOOO382 NOSIN DAA3851

LOWONGAN DICARI 1. ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN.SMA,CVKIRIMUP:ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285

WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288

terbangun akses jalan. Kepada aparatur kecamatan, desa, RT, RW, masyarakat dan unsur lainnya harus bersinergi menjalin kekompakan mendukung pembangunan jalqn tersebut guna mewujudkan subang lebih baik dalam hal pembangunan dan perekonomian sehingga Subang akan menuju Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera). Dengan lahirnya akses jalan lajur utara diharapkan kedepannya akan membantu masyarakat dalam kegiatan sehari-hari terutama membantu dalam bidang pertanian. Dengan infrastuktur jalan yang baik akan berdampak pada kenyamanan dalam berkendaraan dan berdampak pada ekonomi masyarakat. (rls/rie)

: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492


Harian Umum

Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi

SENIN, 27 JANUARI 2020

n VIRUS CORONA SUDAH SAMPAI MALAYSIA

FLU “MEMATIKAN” WUHAN MENYERANG PENULARAN LEWAT HEWAN n KONTAK LANGSUNG DENGAN HEWAN YANG TERINFEKSI n MELALUI UDARA n MENGONSUMSI DAGING HEWAN YANG TERINFEKSI PENULARAN ANTAR-MANUSIA n MELALUI UDARA LEWAT BATUK DAN BERSIN n KONTAK LANGSUNG SEPERTI BERJABAT TANGAN, MENYENTUH MULUT, HIDUNG,ATAU MATA SEBELUM CUCI TANGAN, KONTAMINASI TINJA. JUMLAH KORBAN: nTerinfeksi: 1.975 kasus nKritis: 324 pasien nMeninggal dunia: 56 orang n China n Kanada n Jepang n Singapura n Malaysia

NEGARA YANG SUDAH TERSENTUH: n Korea Selatan n Nepal n Taiwan n Pranis n Thailand n Australia n Amerika Serikat n Vietnam

Sebagian Warga Mulai Parno VIRUS corona telah men y e b a r s a m p a i k e Ma laysia. Pada Sabtu (25/1) waktu setempat, Malaysia telah mengkonfirmasi tiga kasus infeksi virus corona, jadi negara yang pertama yang terjangkit di Asia Tenggara. Wabah virus Corona di Wuhan,Cina yang kini menjadi masalah kesehatan dunia turut dikhawatirkan masyarakat di Bekasi. Walaupun kasus pasien terinfeksi belum ditemukan di Indonesia, namun sejumlah langkah antisipasi sudah dilakukan. Salah satu warga Perumnas 2, Kayuringin, Rezata sekarang lebih memperhatikan gaya hidup diri dan keluarga kecilnya. Kini dia selalu memakai ma s k e r s e t i a p k a l i k e luar rumah sejak marak pemberitaan mengenai bahaya virus Corona. “Kalau masker nyetok di rumah. Masker yang buat anak-anak juga saya siapin karena anak saya masih TK masih rentan kena penyakit,” kata Rezata kepada awak media. Selain menyiapkan mask-

er kesehatan, ia bersama i s t r i t a k l u p a m e n jaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitar. Bukan hanya virus Corona yang mengancam, tapi juga demam berdarah dan jenis penyakit lain. “Ember-ember di teras dibersihin, WC juga, pokoknya jangan ada genangan. Namanya musim hujan penyakit banyak,” ujarnya. Lain lagi cerita Ayunda yang mengaku jadi paranoid dengan virus Corona. Ibu satu anak ini bahkan sampai takut pergi jauh lantaran hal itu. “Parno pasti karena anak aku masih bayi makanya enggak mau pergi jauhjauh. Kalo enggak pentingpenting amat ya enggak usah keluar kalo bisa,” katanya. Penyebab Ayunda mengalami ketakutan berlebih juga dipicu oleh informasi gejala yang dtimbulkan virus Corona, yang sangat mirip dengan flu biasa. Adapun gejalanya meliputi demam, batuk, hingga sesak napas. “Enggak apa-apa dibilang lebay (berlebihan), yang

HARGA Rp3.000

penting mencegah lebih baik daripada mengobati. Kalo udah mulai batukbatuk mending langsung ke dokter,” ujarnya. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa Indonesia siap untuk mengantisipasi wabah tersebut. Kesiapan tersebut mengedepankan tiga pendekatan terkait pencegahan hingga penanganan. “Sudah siap (antisipasi virus Corona). Itu kan laboratoriumnya biomonokuler. Pemeriksaannya juga dengan PCR, yakni suatu reaksi untuk mengidentifikasi DNA dan RNA. Itu juga siap,” katanya dalam keterangan resmi. Sebagai informasi, virus Corona bisa menyebabkan penyakit yang ringan sampai berat. Virus ini juga disebut masih satu ‘keluarga’ dengan MERS-CoV dan SARS-CoV. Penularan Corona pada dasarnya dari binatang ke manusia, namun kini bermutasi dari manusia ke manusia. (bbs/ mhs)

SELEB

RSUD Kota Bekasi Siapkan Ruang Isolasi Tenaga Perawat Pakai Masker KOTA BEKASI- Penyebaran virus corona atau flu wuhan mulai gencar diantisipasi di Kota Bekasi. Seperti yang dilakukan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasbullah Abdul Madjid, yang sudah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi pasien yang terpapar virus corona. Direktur Utama RSUD Kusnanto Saidi mengatakan, pihaknya sudah mewaspadai penyebaran virus asal Tiongkok itu ke Kota Bekasi. Salah satunya dengan menyediakan ruang isolasi. “Agar saat penanganan tidak dijadikan satu dengan pasien lainnya. Makanya kami berikan ruang tersendiri bagi penderita virus corona,” katanya. Penempatan ruang isolasi sebenarnya kata Kusnanto, hanya bersifat penampungan saja. Sehingga, sebelum dirujuk ke rumah sakit khusus infeksi mereka lebih dulu ditampung di ruang tersebut. Bahkan, Kusnanto mengaku, di rumah sakit yang dipimpinnya itu belum memiliki obat penanganan khusus virus corona. “Kalau dibilang ruang khusus iso-

lasi bukan juga, karena ruangannya menggunakan ruangan yang sudah ada,” katanya. Dia menjelaskan ruang isolasi yang dipakai pada dasarnya untuk pasien paru. Sehingga penanganan pasien virus corona sifatnya hanya sementara. “Karena untuk penanganan khusus di kami belum ada,” jelasnya. Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi, Librianti mengatakan, selain menyiapkan ruang isolasi untuk pasien, RSUD Kota Bekasi juga bakal menyiapkan perlengkapan keamanan bagi para pegawainya. “Kan dia menyerang ke pernafasan, paling antisipasinya (para pegawai) memakai masker N95 itu yang tebal, sama pakai APD (alat pelindung diri) untuk penerima (pasien virus corona),” jelas Librianti ketika dihubungi pada Jumat (24/1). Librianti mengungkapkan, se­jauh ini RSUD Kota Bekasi belum menerima laporan pe­ngidap virus corona. (bbs/mhs)

IPMJ Terus Ajak Perangi Hoaks

TIWI T2

“Semoga Lancar Sampai Hari-H...” KABAR bahagia datang dari penyanyi cantik Prastiwi Dwiarti atau yang lebih akrab disapa Tiwi. Mantan personil T2 itu disebut-sebut akan melepas status jandanya dalam waktu dekat. Isu pernikahan Tiwi eks T2 beredar dari Instastory salah satu sahabatnya, @rekhalena. Mereka tampak menghabiskan waktu bersama dan di fotonya, ia menyebut Tiwi sebagai calon pengantin. “Makasih sayang ‘bride to be’ semoga lancar ya sayang sampai hari-H,” tulis Rekhalena, seperti dilansir dari Instastory-nya, Jumat (24/1). Sebelumnya, Tiwi sempat menjalin pernikahan dengan pria asal Jepang bernama Shogo Sakuramoto di tahun 2013. Pernikahan mereka digelar di Nusa Dua, Bali kala itu. Sayangnya keduanya memutuskan untuk bercerai tahun 2017 silam. Dari pernikahan pertamanya dengan Shogo, Tiwi dikaruniai anak laki-laki bernama Reo Athar Sakuramoto. (*)

JAKARTA - Ikatan Pers Mahasiswa Jakarta (IPMJ) berencana akan menggelar diskusi bareng media massa bertajuk “Peran Nyata Jurnalis dan Millenial dalam Melawan Hoaks”. Kegiatan akan dilaksanakan pada Selasa, 28 Januari 2020 bertempat di Gado-Gado Baplo, Kramat Raya, Jakarta Pusat. Akan hadir sebagai Narasumber yaitu Abdul Shomad Kaffa (Redaktur Koran Rakyat Merdeka), Irjen Pol. Mohammad Uqbal (Kadiv Humas Mabes Polri), Amsori Bahrudin syah (Pengamat Sosial Univ. Nasional ) dan Sayid Iskandarsyah

(Ketua PWI Jaya). “Kegiatan ini dalam rangka membangun literasi sebagai upaya membangun informasi yang bersifat konstruktif dan solutif. Tidak saja bagi masyarakat namun juga bagi pemerintahan Jokowi-Ma’ruf yang saat ini sedang menjalankan masa kepemimpinannya untuk periode kedua,” ujar ketua pelaksana acara, Ahmad Aulia, kemarin (26/01). Di samping itu, lanjutnya, kegiatan ini dilakukan dalam rangka mengajak masyarakat khusunya generasi milenial agar tidak mudah percaya dengan penyebaran

hoaks yang mudah ditemukan di media sosial,” ungkapnya. “Oleh karenanya, kami juga mengajak agar generasi bangsa perlu menyebarkan kesejukan dan kedamian untuk kemajuan bangsa kita dengan tujuan untuk mengawal pemerintahan ini, terlebih Jokowi-Ma’ruf dipilih oleh sekitar 85,6 juta orang,” timpalnya. Aulia juga mengajak agar semua elemen masyarakat bergandengan tangan untuk tetap menjaga persatuan dan kebersamaan dengan tujuan mengawal pemerintahan agar on the

track, apalagi dalam pidato kenegaraa Presiden Jokowi menyatakan 5 hal yang akan menjadi prioritas pemerintahan yaitu pembangunan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Kedua, melanjutkan pembangunan infrastrukstur. Ketiga, p e n y e d e rhanaan kendala birokrasi. Keempat, Reformasi birokrasi. Dan kelima transformasi ekonomi. “Jika kita perhatikan dengan adanya program kerja

tersebut, mari kita kawal dan diharapkan Indonesia dapat menjadi negara maju yang ditengah persaingan dunia yang semakin kompetitif, dan jangan mudah percaya jika ada yang memplintirnya,” jelasnya. (bbs/ mhs)

Melihat Kuburan Sepeda Motor dan Mobil di Teluk Pucung

Jumlahnya Ditaksir Tembus Ribuan Unit Biasanya orang akan segan untuk melihat kuburan. Suasana seram pasti selalu menempel dalam kata “kuburan”. Namun berbeda dengan kuburan di Jalan Pejuang, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi yang belakang membuat orang penasaran, lantaran isinya bukan kuburan manusia, tapi kuburan sepeda motor dan mobil hasil sitaan tilang dan kecelakaan. RIBUAN kendaraan berjejeran. Sebagian di antaranya bahkan sudah tertutup dedaunan. Pihak kepolisian menaksir jumlah kendaraan di sana lebih dar i seribu unit, gabungan sitaan Satlantas dan Satreskrim Mapolres Kota Bekasi. Lahan di Kelurahan Teluk Pucung dijadikan kuburan sepeda motor lantaran lahan di sekitar Komples Mapolres Kota Bekasi sudah tak lagi bisa menampungnya. “Itu lahan milik kami, karena tempat penyimpanan di Polres engga cukup. Itu kendaraan sitaan tilang dan kecelakaan,” ujar Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Metro Bekasi Kota,

Sumber foto:net:wrtakt

SOROT: Ribuan kendaraan berjejeran. Sebagian di antaranya bahkan sudah tertutup dedaunan. Pihak kepolisian menaksir jumlah kendaraan di sana lebih dari seribu unit, gabungan sitaan Satlantas dan Satreskrim Mapolres Kota Bekasi.

Ojo Ruslani saat ditemui awak media belum lama ini. Saking banyaknya jumlah kendaraan, Ojo Ruslani bahakan tak hapal jelas jumlah kendaraan sitaan tilang dan kecelakaan yang berada di lahan tersebut. “Kalau milik Satlantas itu ratusan, disitu kan ada kendaraan titipan dari reserse kriminal juga. Mungkin seribu ada jika digabung,” jelas Ojo Ruslani. Adapun lokasi itu dijadikan tempat penyimpanan kendaraan sitaan tilang dan kecelakaan, Ojo Ruslani juga tak tahu persis Akan tetapi diperkirakan sudah 15 tahun. “Engga hapal saya, mungkin

ada 15 tahunan. Tapi hanya satu penampungan dan disitu saja,” imbuh dia. Ojo Ruslani menerangkan banyaknya kendaraan yang masih tersimpan dikarenakan tak kunjung diambil oleh pemiliknya. B a h k a n a d a k e n d a ra a n y a n g sudah mencapai 10 tahun tak kunjung diambil. Padahal, jika urusannya selesai prosesnya mudah. Mereka hanya menunjukkan SIM (Surat Izin Mengemudi), STNK dan BPKB atau surat keterangan dari leasing atas kepemilikan kendaraan itu. “Kalau untuk yang baru ditilang justru simpel. Cuman sebentar doang, jadi saat tilang dengan

barang bukti motor itu karena pelanggar tidak membawa STNK tinggal datang saja ke Polres dan lokasi itu tunjukkan surat-suratnya,” ungkap Ojo Ruslani. Penyebabnya, karena kondisi ke n d a raa n ya n g r u s a k p a ra h sehingga percuma saat diambil. “ Ya n g m e n ja d i m a s a l a h i t u barang bukti yang ringsek tidak bisa di gunakan lagi. “Motor dan mobil itu banyak sekali di lokasi itu, sejak 10 tahun pun masih ada,” kata Ojo Ruslani. “Misal persoalan kecelakaan sudah selesai, tapi barang bukti kendaraan tidak diambil dengan alasan s e cara ekonomis juga tidak memiliki, atau ada juga yang biarkan kendaraan ditahan dari pada harus ganti rugi tanggungjawab orang yang ditabrak atau lainnya,” jelas Ojo Ruslani. Khusus kendaraan sitaan kecelakaan, sambung Ojo Ruslani, sebenarnya jika kasusnya yang di tangani sudah selesai sampai pengadilan atau ada perdamaian di antara mereka. Pemilik kendaraan hanya menunjukkaan surat keputusan itu yang ditandatangani oleh saya atau Kapolres bahwa kasus itu sudah selesai barang buktinya kalau mau diambil silahkan,” t e ra n g O j o Ru s l a n i . At a s ha l tersebut, Ojo berharap adanya aturan terkait batasan waktu pengambilan sitaan tilang dan kecelakaan tersebut. (*)


OTOMOTIF

SENIN, 27 JANUARI 2020

Jelajah Jawa Barat Bersama DAM

Menjajal Ketangguhan ADV dan PCX Ditutup Santuni Penyintas Difabel PT DAYA Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda Jawa Barat mengajak 50 bikers untuk merasakan kenyamanan berkendara menggunakan Honda ADV150 dan Honda PCX 150 sambil menikmati keindahan alam Jawa Barat di pengujung Januari 2020 ini. Mengusung tema acara “Blind Ride”, acara ini dikemas dengan konsep turing menyenangkan bagi para peserta di mana sebelumnya tidak diberikan informasi lokasi mana yang akan menjadi tujuan akhir acara ini dan kejutan spesial dengan kehadiran Mystery Guest Star. Peserta turing berasal dari anggota komunitas Bandung Owners ADV (BOA), Honda PCX Club Indonesia (HPCI) Chapter Bandung serta konsumen pengguna Honda ADV150 dan Honda PCX dari berbagai daerah

di Jawa Barat. Kehadiran Mystery Guest Star, yakni Atep Rizal yang merupakan Legenda Persib Bandung, s emakin memer iahkan acara ini sekaligus mengeksplor ketangguhan Honda ADV150 sebagai skutik yang memiliki desain bodi yang futuristik dan manly dengan dibekali mesin 150cc eSP (enhanced Smart Power) yang menyuguhkan performa responsif. Turing santai bersama Honda ADV150 dan Honda PCX ini menyusuri jalanan Jawa Barat sambil menikmati keindahan alam sekitar dengan menempuh jarak 150 km. Perjalanan dimulai dari diler Honda Merdeka Motor, Cibiru dan berakhir di Talaga Bodas, Tasikmalaya. Para bikers bersama-sama merasakan kenyamanan berkendara menggunakan Honda ADV150 dan Honda PCX dengan beragam kondisi jalan yang telah disajikan seperti jalan berliku, berbukit hingga menyusuri jalanan yang padat lalu lintas. Pada akhir perjalanan,

para bikers disuguhkan dengan pemandangan indah di sekitaran daerah Kadipaten, Tasikmalaya. Pada turing kali ini diisi dengan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR), rombongan turing memberikan bantuan biaya pendidikan untuk siswa-siswi berprestasi yang merupakan disabilitas penyandang tuna netra. General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan, Acara ini akan memberikan pengalaman berkendara yang berbeda untuk seluruh peserta. Touring menyenangkan ini juga bertujuan untuk menguji fitur-fitur unggulan yang disematkan pada skutik premium Honda ini yang siap menghadapi berbagai kondisi jalan yang dilalui. “Kami berharap turing yang seru dengan beragam destinasi yang dikunjungi, hingga aksi sosial dapat memberikan pengalaman yang istimewa bagi seluruh peserta yang hadir meramaikan acara ini,” ujar Lerri. (*)

DOC: PT DAM

JELAJAH JABAR: Turing santai bersama Honda ADV150 dan Honda PCX menyusuri jalanan Jawa Barat sambil menikmati keindahan alam sekitar dengan menempuh jarak 150 km.

PintarPintar Beli Mokas Matik

OTOPEDIA EKSPRES

ISTIMEWA

Yamaha Xabre yang belum lama ini dihentikan produksinya.

Yamaha Setop Produksi Byson dan Xabre

ISTIMEWA

IKUTI tren pasar salah satu strategi keberhasilan produsen dalam memasarkan produknya. Bahkan bila sudah tak dilirik konsumen, kalimat discontinue akan melekat pada produk tersebut. Jangan harap konsumen mendapatkan barang tersebut, karena sudah di stop produksinya. Meskipun masih ada biasanya itu adalah stok lama yang belum laku terjual. Sepertihalnya dengan Yamaha yang telah menghentikan produksi dua modelnya yaitu Byson dan Xabre. Meskipun masih muncul pada website resminya, kedua motor tersebut hanya menghabiskan sisa stok yang ada di diler. Hal ini ditegaskan GM After Sales and Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) M. Abidin belum lama ini di Jakarta. Menurutnya langkah keputusan ini diambil menyesuaikan tren yang berkembang. “Saat ini Byson tidak lagi produksi, kira-kira sudah setahun. Kita melihat tren, sekarang style-nya konsumen lebih suka yang ekstrem seperti XSR,” ujar Abidin. Abidin menambahkan kalau Xabre, Yamaha juga telah mengonfirmasi bahwa untuk produksi dihentikan dengan alasan mempunyai model yang mirip yaitu MT-15. Kalau Yamaha Xabre belum lama di stop produksinya. Terpampang di website resminya kalau Yamaha Byson di banderol Rp 22,950 juta sedangkan Yamaha Xabre Rp 30,7 juta on the road (OTR) Jakarta. “Meskipun keduanya sudah tak diproduksi tapi sekarang ada XSR 155 dan WR 155 R, jadi kan memang all sport terisi semua. Bahkan segmen heritage pun sudah terisi kan,” tutup Abidin. Ini adalah strategi untuk menguatkan line up Yamaha yang masih bermain disemua lini. Ya, Yamaha memang jeli melihat pasar dengan mengeluarkan produk yang digandrungi konsumen. (bbs/mhs)

KALAU Anda berniat membeli mobil bekas (mobkas) bertransmisi otomatis ataupun CVT alias berpedal dua saja, ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat pengecekan. Langkah pengecekan ini sebisa mungkin harus dilakukan, lantaran kerja mesin dan transmisi otomatis saling mendukung satu sama lain.

WASPADAI KEBOCORAN Selain melihat kondisi eksterior, kaki-kaki hingga interior, jangan lupa untuk mengintip kondisi peranti transmisi otomatisnya. “Apakah ada kebocoran oli atau tidak, perlu diingat tidak semua warna oli itu merah, bisa bermacam-macam,” jelas Hermas, bos Worner Matik di Bintaro Sektor 9, Tangerang Selatan. Waspadai jika terlihat ada kebocoran, bisa jadi ada dua kemungkinan, yakni servis atau penanganan perbaikan.

CEK INDIKATOR Tips berikutnya adalah pengecekan indikator, apakah indikator menyala normal ataukah ada peringatan yang tidak lazim pada meter cluster. “Seperti lampu indikator check engine menyala, atau indikator transmisi menyala kedap-kedip,” bilang Hermanto. Indikator transmisi menyala menurutnya bisa berindikasi ada masalah di bagian elektrikal. “Kalau elektrikal rusak dipakai terus-menerus, kerusakan bisa merembet ke bagian mekanik transmisinya,” tambah Hermanto.

TUAI TRANSMISI Cobalah untuk menjalankan mobkas yang ingin dibeli. Pastikan cek saat memindahkan tuas transmisi apakah halus atau kasar, ada entakan atau tidak. Tips lainnya, “Tes mobil dari kondisi mesin mobil adem atau dingin, atau belum dipanaskan. Setelah mesin menyala, masukkan tuas transmisi ke posisi D, kalau mobil ‘nyelonong’ atau bergerak sendiri tanpa diinjak pedal gas.” “Berarti kondisinya masih baik, kalau mobil tidak jalan, ada kemungkinan mulai ada masalah,” tambah Hermanto. Perlu dipastikan juga apakah mobil tersebut pernah mengalami kejadian seperti tabrakan atau banjir. “Takutnya kalau pernah tabrakan keras, akan ada shock, takutnya ada peranti elektronik dan komputer yang berpengaruh,” kata Hermas lagi.

BERSAMA KE BENGKEL Kalau ada kesepakat a n a nt a ra p e n ju a l d a n pembeli, bisa dilakukan p e ng e c e ka n ke b e ngke l spesialis mesin atau transmisi. “Kalau mobil dalam keadaan baik, mestinya penjual mau mengizinkan m e la ku ka n p e ng e c e ka n bersama ke bengkel,” kata Hermas. Menjadi hal yang menguntungkan bagi kedua belah pihak apabila pengecekan bersama dilakukan di bengkel spesialis. Bagi penjual, ia akan merasa yakin kalau kondisi transmisi dalam keadaan baik, sehingga ia juga bisa bertahan dengan harga yang bagus. Sementara itu, “Bagi pembeli, juga merasa aman karena tidak mungkin merasa tertipu,” jelas Hermas. (bbs/dhy/mhs)

Honda Kepincut Boyong CR-V Hybrid R U PA N YA P T H o n d a Prospect Motor (HPM) tak begitu tertarik untuk memboyong Honda CR-V bertenaga diesel. Pihak HPM lebih tertarik dengan teknologi hybrid, hal ini sesuai dengan rencana pemerintah terkait kendaraan ramah lingkungan. Selain itu menurut HPM ini lebih menguntungkan, pasalnya sesuai dengan bentuk implementasi Perpres No. 55 tahun 2019. Dimana pemerintah akan memberikan insentif kepada pabrikan yang menyediakan mobil ramah lingkungan. Namun di sisi lain, kalan-

gan loyalis pengguna Honda CR-V termasuk komunitas lebih menginginkan varian diesel dibanding hybrid. Sementara pihak prinsipal sedang mendorong hadirnya kendaraan ramah lingkungan, dimana Honda CR-V versi hybrid sudah meluncur di pasar Eropa dan Jepang. “Kita tidak berniat membawa versi diesel di Indonesia, kalau mau mobil ramah lingkungan ya hybrid. Itu yang paling cocok dari sudut pandang kami,” jelas Yusak Billy, Business Innovation and Sales & Marketing PT HPM. Billy menambahkan

pihaknya berencana di 2021 memperkenalkan varian hybrid. Selain itu masih menunggu juga petunjuk pelaksanaan dari pemerintah. Rencanannya mobil hybrid rakitan lokal nantinya akan dikenakan pajak 2%, “Sekarang lebih ke pengembangan hybrid, sembari nanti infrastruktur berkembang, baterai factory berkembang,” ujarnya. Dirinya mengungkapkan kalau petunjuk teknis soal mobil ramah lingkungan itu penting. Menurutnya, produk elektrifikasi harus cocok dengan konsumen di Indonesia, karena itu tidak bisa sembarangan.

Teknologi hybrid untuk saat ini dinilai cocok sebagai peralihan sambil mempersiapkan industri pendukung mobil listrik. Honda melihat peluang menghadirkan CR-V bermesin hybrid terbuka lebar, Honda siap menambah investasi untuk produksi komponen baru. Dengan strategi ini baik produsen maupun konsumen bisa melewati masa transisi teknologi. “Imbangi dulu untuk transisi ke konsumen. Kita transisi, edukasi ke konsumen soal teknologi elektrik,” ucap Billy. Ia juga berharap agar dalam pelaksanaan industrialisasi kendaraan ramah

lingkungan, mobil hybrid bisa dirakit secara lokal agar harganya terjangkau oleh masyarakat. “Kita harus banyak mempertimbangkan soal baterai, dan saat banjir gimana. Mobilnya juga harus lokal dengan harga bersaing. Produsen perlu melakukan eduksi ke konsumen, maka itu yang dipelajari di juknis,” tuturnya. Masa transisi sangatlah penting agar masyarakat tak kaget dengan teknologi baru. Bahkan bila infrastruktur telah siap kemudahan dan kenyamanan konsumen dalam perawatan akan lebih gampang. (bbs/dhy/mhs)

ISTIMEWA

Honda Indonesia akan datangkan SUV dengan teknologi hybrid yaitu Honda CR-V


Semangat Baru Purwakarta

SENIN, 27 JANUARI 2020

IMLEK 2020

HASAN KOBRA/KBE

DAMAI: Salah seorang umat Konghucu beribadah di Klenteng Budi Asih Purwakarta.

Damai Imlek di Purwakarta PURWAKARTA - Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengucapkan selamat tahun baru Imlek kepada umat Konghucu di Purwakarta yang merayakannya. “Tahun baru Imlek kali ini jatuh pada , Sabtu (25/1). Atas nama Pemerintah Daerah Purwakarta dan selaku bupati saya ucapkan selamat tahun baru Imlek,” ujar Ambu di Gedung Negara (24/1). Menurutnya, perayaan Imlek tahun ini berisikan pesan - pesan perdamaian antar umat beragama untuk saling menghormati, menghargai, dan mencintai. “Semoga kedamaian akan ada di Kabupaten Purwakarta ini, terutama untuk umat beragama,” ujarnya. Sementara, Klenteng satu - satunya di Kabupaten Purwakarta, yaitu Klenteng Budi Asih yang terletak di Jalan Jenderal Ahmad Yani menggelar peringatan tahun baru Imlek. Nampak puluhan umat Konghucu melakukan sembahyang di malam imlek. Tahun ini merupakan menjadi pergantian shio dari shio babi tanah menjadi shio tikus logam. Gemerlap lampu lampion serta nyalanya lilin dan wanginya dupa tampak terasa di Klenteng Vihara Budi Asih ini. Satu per satu umat silih berganti melakukan sembahyang dengan terlebih dahulu memberikan penghormatan kepada tuan rumah di Klenteng Budi Asih, yakni Dewa Kong Co Wan Kong yang merupakan panglima perang. Pengurus Klenteng Budi Asih, Cecep Hariante atau biasa disebut Song Tek Sian mengungkapkan para umat silih berdatangan hingga menjelang malam nanti dan dilanjut besok hari. Song Tek Sian berharap di peringatan imlek 2020 ini kedamaian dapat dirasakan oleh seluruh umat manusia di dunia. “Kemeriahan Imlek tahun ini masih belum tampak karena belum ada semua yang datang. Semoga Imlek tahun ini bisa lebih baik dari Imlek sebelumnya,” ujarnya. (san)

HASAN KOBRA/KARAWANG BEKASI EKPRES

KEBUT PERDA: Bupati Anne Ratna Mustika didampingi Plt Kepala DPMD, Purwanto bersama jajaran Apdesi Purwakarta.

Pemkab Desak DPRD Segera Rampungkan Perda Pilkades Serentak

PURWAKARTA- Menyusul desakan Apdesi soal kepastian pelaksanaan Pilkades serentak, Pemkab Purwakarta mendesak DPRD setempat untuk lakukan percepatan penuntasan Peraturan Daerah (Perda) Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2020. “Hari ini telah kita komuni-

Inilah 83 Desa yang akan Menggelar Pilkades KABUPATEN Purwakarta akan menggelar Pilkades Serentak di 2020 ini. Berikut rincian desa dan jumlah hak pilihnya: Ada satu desa di Kecamatan Purwakarta yaitu Desa Citalang dengan jumlah DPT sebanyak 7.514 pemilih. Lalu, tujuh desa di Kecamatan Campaka; Desa Campaka (3.052 hak pilih), Benteng (2.355), Cirende (1.692), Cikumpay (5.546), Cijaya (3.348), Cimahi (4.209) dan Desa Cijunti dengan jumlah hak pilih atau DPT sebanyak 3.906. Empat desa di Kecamatan Jatiluhur; Desa Cikaobandung (4.349), Cilegong (4.193), Bunder (10.294) dan Cisalada dengan hak pilih sebanyak 4.822. Sepuluh desa di Kecamatan Plered; Desa Plered (3.889), Palinggihan (3.842), Gandasoli (2.805), Citeko (3.846), Rawasari (2.570), Anjun (3.728), Sindangsari (3.824), Gandamekar (2.563), Pamoyanan (5.006) dan Cibogogirang sebanyak 5.373 DPT. Tujuh desa di Kecamatan Sukatani; Malangnengah (4.095), Cilalawi (3.341), Cipicung (2.471), Tajursindang (4.334), Cijantung (3.544), Panyindangan (4.789) dan Desa Sindanglaya dengan hak pilih sebanyak 3.092. Empat desa di Kecama-

tan Darangdan; Desa Darangdan (4.753), Cilingga (3.528), Sadarkarya (2.527) dan Desa Neglasari dengan 3.521 hak pilih. Tiga desa di Kecamatan Maniis; Desa Sinargalih (4.914), Ciramahilir (2.674) dan Desa Sukamukti dengan DPT sebanyak 2.858. Tiga desa di Kecamatan Tegalwaru; Desa Batutumpang (3.473), Warung Jeruk (3.730) dan Desa Sukamulya dengan DPT 4.658. Delapan desa di Kecamatan Wanayasa; Wanayasa (4.096), Sukadami (2.703), Wanasari (2.659), Simpang (1.483), Nagrog (1.909), Babakan (2.792), Ciawi (2.289) dan Desa Raharja sebanyak 1.098 DPT. Dua desa di Kecamatan Pasawahan; Desa Selaawi (3.843) dan Desa Margasari denga 3.305 hak pilih. Lima desa di Kecamatan Bojong; Desa Bojong Barat (2.632), Cileunca (2.849), Cibingbin (3.670), Sukamanah

(2.165) dan Desa Pasanggrahan sebanyak 1.865 hak pilih. Tujuh desa di Kecamatan Babakan Cikao; Desa Cilangkap (5.147), Hegarmanah ( 2 . 4 3 1 ) , Bab a k a n c i k a o (3.436), Maracang (6.261), Ciwareng (7.008), Mulyamekar (6.736) dan Desa Cigelam sebanyak 4.736 DPT. Sepuluh desa di Kecamatan Bungursari; Desa Ciwangi (7.229), Cibening (8.359), Bungursari (2.640), Dangdeur (1.743), Cibungur (2.730), Cinangka (2.992), Cikopo (5.321), Cibodas (5.074) dan Desa Karang Mukti sabanyak 2.118 hak pilih. Tiga desa di Kecamatan Cibatu; Desa Cibatu (2.506), Cilandak (3.871) dan Desa Ciparungsari dengan jumlah DPT sebanyak 2.759. Dua desa di Desa Sukasari; Desa Kutamanah (2.196) dan Desa Kertamanah dengan 2.845 DPT. Tiga desa di Kecamatan Pondoksalam; Desa Parakansalam (1.328), Salem (2.639) dan Desa Bungurjaya dengan 1.529 DPT. “Dan, lima Desa di Kecamatan Kiarapedes; Desa Kiarapedes (2.495), Ciracas (2.198), Parakan Garokgek (2.685), Mekarjaya (2.109) dan Desa Taringgullandeuh sebanyak 1.619 hak pilih,” demikian Purwanto. (san)

Dispangtan Mau Perluas Pemasaran Petani Teh PURWAKARTA- Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan berkomitmen membantu pemasaran para petani teh, seperti manggis yang berhasil tembus ekspor ke luar negeri. “Memang sudah tugas pemerintah dalam fasilitasi agar produksi semakin berkembang dan pemasaran lebih luas, tentu akan kami dorong,” kata dia (25/1/2020). Dia menjelaskan, pemkab bertugas memfasilitasi dan membina petani untuk meningkatkan produksi. Dari aspek budidaya, pihaknya akan melakukan pendampingan bimbingan sehingga dari benih pemupukan perawatan

lebih baik, dan di dalam aspek penanaman pascapanen. Aspek pemetaan juga melakukan upaya prosedur sesuai standar. Kemudian dari pengeloahan setiap komoditas memiliki karakter berbeda. “Untuk beberapa komoditas semisal manggis juga melakukan dilakukan peningkatan kemitraan antara petani dan eksportir. Petani yang memiliki kebun harus terigister pemanenan lebih baik,” ujar dia. Kesuksesan manggis tembus ekspor ke luar negeri, diharapkan dapat terulang pada komoditas perkebunan teh. Hari ini mulai mencoba mengemas olahan agar standar kualitasnya meningkat memenuhi kualifikasi ekspore.

“Kualitas terjamin, kuantitas harus siap kapan pun. Petani harus memahami itu agar pemasaran lebih luas, di samping kita juga akan melakukan kemitrana baik lokal dan tata kelola pasar lokal dan pasar modern termasuk dengan ekportir,” kata Agus. Selain itu, Agus berharap ada petani muda yang akan menjadi regenerasi dikemudian hari. Sehingga perkebunan teh dapat berkembang. “Di Purwakarta ada sekitar 4.000 hektare perbunan teh tersebar di 7 kecamatan, tapi belum semua mulai terjun ke organik, baru ada dua kelompok yang sufsh terjun ke organik dan berhasil meraih penghargaan di Pemprov Jaba Barat,” ujarnya. (san)

kasikan dengan pimpinan dewan terkait penuntasan Perda Pilkades serentak. Harus segera, ini sudah mendesak,” ujar Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika didampingi Plt Kepala DPMD, Purwanto di sela audensi dengan jajaran Apdesi Purwakarta, barubaru ini. Menurutnya, Pemkab Purwakarta menargetkan pada bulan Juni 2020 pelaksanaan Pilkades serentak bisa digelar di 83 desa di wilayah Kabupaten Purwakarta. “Pemkab juga ingin pelak-

saan ini bisa secepatnya, aman, kondusif dan lancar. Begitu perda sudah selesai segera kita lakukan tahapan-tahapannya,” kata Ambu Anne. Sementara, Ketua Apdesi Purwakarta, Dasep Sopandi dan jajarannya berharap ada kepastian waktu pelaksanaan Pilkades serentak di Purwakarta. “Jika sudah ada kepastian soal waktu tahapan-tahapan pilkades kan jadi tenang. Untuk desa yang akan menggelar bisa mempersiapkan segala

hal yang diperlukan untuk gelaran tersebut,” katanya. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Purwanto mengatakan, pihaknya akan berupaya memastikan Pilkades serentak di Purwakarta berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan dan perundangan yang berlaku. “Setiap hak pilih dianggarkan sebesar Rp 25 ribu. Pilkades serentak mendatang, kami mencatat ada sebanyak 299.125 hak pilih

yang tersebar di 83 desa pada 17 kecamatan di Kabupaten Purwakarta,” katanya. Untuk kepastian pelaksanaan atau waktu tepatnya dinas menunggu intruksi dari Bupati Purwakarta. “ Mudah-mudahan dan akan kita upayakan, bulan Juni dapat digelar,” tuturnya. Ia juga mengatakan anggaran berasal dari bantuan keuangan (bankeu) yang langsung ke desa dan langsung ke panitia Pilkades. “Jadi anggarannya tidak dimasukan ke DPMD,” katanya. (san)

ADVERTORIAL DPRD KABUPATEN KARAWANG

SERAHTERIMA JABATAN SEKRETARIS DPRD KARAWANG KARAWANG - Sekretariat DPRD Karawang melaksanakan serah terima jabatan Sekretaris Dewan diruang rapat 1 DPRD Karawang, kamis (9/1). Sekretaris DPRD Karawang, Agus Mulayana menepati jabatan baru sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD). Digantikan oleh Uus Hasanudin yang sebelumnya merupakan staff ahli bidang pemerintahan hukum dan politik yang sekarang menjabat Sekertaris DPRD Karawang. Pihaknya serta jajaran Setwan selalu kompak dalam melaksanakan berbagai kegiatan, tepat waktu pengesahan APBD, paripurna dan kegiatan lainnya. “Kami yakin pejabat baru Uus Hasanudin dapat bekerja lebih baik

dan tetap menjalin kerja sama dengan DPRD sesuai tugas dan pungsi setwan,” ujar Agus. Sementara itu, Sekwan baru Uus Hasanudin mengaku akan meneruskan kebijakan yang sudah dilakukan pendahulunya. Serta selalu kompak

dan menjaga serta menjalin hubungan kerja dengan anggota dan unsur pimpimam DPRD serta elemen lainya. “Kami akan lanjutkan kebijakan Pak Agus dan tetap menjaga kondusifitas antara eksekutif dan legeslatif,” pungkasnya. (adv)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook