Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 27 Desember 2019

Page 1

BINTANG BARU WARGA KARAWANG BEKASI PURWAKARTA & SUBANG JUMAT, 27 DESEMBER 2019

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO.ID

HARGA Rp3.000

karawangbekasiekapres

Syaikhu Isyaratkan Cellica

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di

Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek

Koran KBE! BUKA HALAMAN 4......

SOROT Gaji Buruh Mau Diitung Per Jam

Alasannya Paling Berpeluang Menang

Nurrchadiana, kini giliran politisi PKS, Ahmad Syaikhu yang melakukannya. Gestur politik dua elite politik PKS dan Golkar di DPD Jawa Barat itu disinyalir membenarkan jika Golkar dan PKS akan mengusung Cellica. Dengan mengajukan calon wakilnya: Haji Aep Saepullah. Belum lama ini, saat diwawancara oleh KBE, Aep

K A R AWA N G - S e t e l a h politisi Dedi Mulyadi yang melakoni perkerjaan dinas sambil berkunjung ke kantor Bupati Karawang, Cellica

akan dipilih oleh Cellica menjadi calon wakil bupati di Pilkada Karawang 2020 mendatang. Ahmad Syaikhu saat diwawancarai awak media menuturkan, PKS akan memberikan dukungan kepada bakal calon bupati yang berpeluang menangnya besar. “Itu saran DPW kepada DPD (PKS Karawang)

Itu saran DPW kepada DPD (PKS Karawang) yang sudah patokan pusat (DPP). Yaitu, memilih yang berpeluang menangnya besar" Ahmad Syaikhu, Politisi PKS

pun kian percaya diri. Terlebih sebelumnya, kandidat lain yang juga berharap

dipinang menjadi wakil Haji Jaernal Arifin sesumbar sudah meyakini jika Aep yang

Ke Hal...2

KARAWANG- Skema upah di Indonesia rencananya akan diubah dari gaji bulanan menjadi per jam. Hal itu akan diatur dalam RUU Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja. Saat ini dengan skema gaji tetap, pekerja yang masuk dengan jumlah hari yang berbeda tetap mendapatkan gaji yang sama. Sementara dengan upah per jam, upah yang diterima pekerja sesuai dengan jam kerja. Skema pengupahan per jam sebenarnya sudah lumrah dilakukan di negara-negara maju. Lantas bagaimana kondisi upah di Indonesia? Masih ada pekerja digaji di bawah UMR Sejak Januari hingga Agustus 2019, nominal upah mengalami kenaikan sebesar 3 persen. Kenaikan upah tersebut lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu yang mencapai 3,2 persen. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata upah buruh pada Agustus 2019 sebesar Rp 2,91 juta per bulan. Rata-rata upah buruh laki-laki sebesar Rp 3,17 juta sedangkan perempuan sebesar Rp 2,45 juta. Rata-rata upah terendah di kategori jasa lainnya Ke Hal...2

PANGERAN BIRU Nazari Pastikan Masih Persib Musim Depan OMID Nazari, pemain Persib berkewarganegaraan Filipina sebelumnya bungkam soal masa depannya. Ia hanya memberikan jawaban untuk membicarakannya lebih lanjut setelah memustuskan untuk pulang dan berlibur ke Swedia. Namun, secara mengejutkan lewat akun Instagram pribadinya @omiddnazari, ia memposting sebuah foto yang menunjukkan akan melanjutkan kontraknya bersama tim asuhan Robert Rene Albert. “1st year was so nice, let’s do it twitce. (Tahun pertama sangat baik, mari lakukan untuk kedua kalinya) #PERSSIB2020MID,” tulis dalam keterangan foto yang Omid posting di akun Instagram pribadinya. Sebelumnya, saat ditanya terkait perasaannya ber-

Direncanakan Masuk RPJMD 2025 KARAWANG- Sekreta­ ris Daerah (Sekda) Ka­ bupaten Karawang Acep Ja m h u r i m e n gat a­k a n b a hw a b a n d a ra y a ­n g bakal dibangun di Ka­ rawang letaknya stra­ tegis. Acep menilai ban­ dara yang disebut sebagai Ban­dara Soekarno-Hatta

II yang bakal dibangun di Karawang strategis lan­t aran letaknya dekat dengan Jakarta dan kotakota besar lainnya. “Di Karawang sangat stra­tegis,” kata Acep ditemui usai rapat di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Karawang, Kamis (26/12). Acep memastikan ban­d ara tersebut akan dibangun di Karawang. Hanya saja, saat ini tengah dilakukan penguatan

un­tuk Bandara Kertajati yang sudah memasuki tahap pembangunan infrastruktur akses jalan bebas hambatan atau tol. Bandara di Karawang sendiri direncanakan di­bangun pada 2027. Sementara tahap pemata­ ngan perencanaannya baru dilakukan pada 2026. “Itu nanti dimasukkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Me­nengah Daerah) 2025

untuk persiapan ban­ dara,” katanya. Anggota DPR RI Fraksi PKS Ahmad Syaikhu mendukung dibangunnya Bandara SoekarnoHatta II di Karawang. Apalagi hadirnya ban­ d a ra t e r s eb u t d i n i l a i Syaikhu bisa mengurangi kemacetan di Jakarta. “Ini bisa mengurangi traffic kemacetan di Jakarta,” katanya. Syaikhu menilai, ban­ dara di Karawang dapat

menopang kebutuhan Jawa Barat bagian barat. Sementara Bandara Kertajati untuk Jawa Barat bagian Timur. Apalagi, perencanaan pembangunan bandara tersebut dilakukan sejak jauh -jauh hari. Bahkan sebelum Ban­ dara Kertajati. Hanya saja, karena suatu proses yang dibangun Bandara Kertajati terlebih dulu. Sebelumnya, Ke Hal...2

Ke Hal...2

Rektor Unsika Melayat Orang Tua Korban Goa Cilele KARAWANG- Selepas insiden meninggalnya tiga Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Singaperbangsa Karawang (Mapalaska), Rektor Unsika Prof. Dr. H. M Wahyudin Zarkasyi CPA langsung melakukan lawatan ke rumah duka. Rektor datang berserta rombongan yang terdiri dari Kepala Biro Kemahasiswaan, Kerjasama dan Alumni Dida Herwanda Barnas, Pembina Mapalaska Kusnadi dan Perwakilan Dosen H. Sony Hersona, Senin (24/12) kemarin. Rombongan Rektor Unsika langsung mendatangi rumah duka di Kabupaten Bogor mengingat dua dua

dari ketiga korban insiden Goa Cilele berasal dari Kabupaten Bogor. Mereka adalah Erisya Rifania (20) asal Kampung Parungtangjung Cicadas-Bogor dan Arif Rindu Arrafah (18) asal Griya Parungpanjang Kecamatan Parungpanjang Kabupaten Bogor. Rencananya rombongan juga akan mendatangi rumah duka atas nama Ainan Fatmatuzzaroh (19) di Desa Bojanegara Kecamatan Sigaluh Kabupaten Banjarnegara Jawa Tengah. “Kami berduka cita yang sedalam-dalamnya. Kami pun mendatangi langsung rumah duka,” kata Rektor Unsika, M Wahyudin

MELAYAT: Rektor Unsika dan dosen senior saat mengunjungi rumah orang tua mahasiswa di Bogor yang meninggal di Goa Cilele.

Zarkasyi yang diterima langsung oleh Orang tua Alief, Subagio Suharjo dan Fatmy Wasim. Rektor mengatakan, musibah maut yang menimpa ketiga mahasiswanya memang meninggalkan duka yang mendalam. Hingga hari ini pun di lingkungan kampus masih terasa suasana dukanya. “Semoga para orang tua yang ditinggalkan tabah menerimanya. Karena sejatinya, musibah ini tidak ada yang menginginkan. Saya juga berharap, silaturahmi antara para orang tua dan kampus tetap terjaga,” ungkapnya. Sebelumnya, terjebak di Ke Hal...2

Teror Anak Ular Kobra Sudah Sampai Karawang

Warga Kelurahan Nagasari Gempar Temuan anak-anak ular kobra mulai terjadi di Karawang. Wargapun dibuat gempar atas temuan tersebut. YOGIE, KARAWANG

WARGA dusun Bandar Kaung RT03 / RW 04 Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat digegerkan dengan anak ular kobra yang berkeliaran di permukiman mereka. Beruntung pemilik rumah berhasil menangkap anak ular tersebut. “Kami berhasil amankan anak ular kobra. Namun saat dilakukan penyisiran belum berhasil menemuKantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

kam induk anak ular kobra itu,” ujar Dede Kebo pemilik rumah kepada KBE, Kamis (26/12). Dikatakannya, anak ular kobra itu ditemukan di dalam rumahnya, hal itu terungkap saat kucing miliknya menerkam dan memainkan anak ular kobra itu, hingga pada akhirnya anak ular kobra tersebut berhasil ditangkap. Ke Hal...2

YOGIE/KBE

DITANGKAP: Seorang warga Kelurahan Nagasari Karawang memamerkan anak ular kobra yang bernasil ditangkap. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


JUMAT, 27 DESEMBER 2019

SAMBUNGAN

2

Ratna Sarumpaet Berkicau Lagi ” Mudahmudahan Jokowi Kapok Penjarakan Saya ..” JAKARTA- Ratna Sarumpaet menyatakan bakal terus mengkritik Presiden Joko Widodo usai bebas dari penjara karena kasus berita bohong. Ia berharap dia tak lagi masuk penjara karena kritik-kritik yang akan disampaikannya. Demikian disampaikan Ratna saat jumpa pers di rumahnya di kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (26/12), usai bebas dari penjara. “Itu (mengkr itik) kan tabiat saya, jadi saya rasa mudah-mudahan Pak Jokowi juga kapok memenjarakan saya,” kata Ratna. Ratna mengatakan kritik tak sepantasnya dibalas dengan proses hukum apalagi dipenjara. Apalagi

Psikolog: Anak Harusnya Diajari Calistung Sejak Usia 12 Bulan JAKARTA- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim melarang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk memaksa anak membaca, menulis, berhitung (calistung) Nadiem beranggap proses pembelajaran di tingkat PAUD harus mengutamakan anak menemukan potensinya. “Itu yang terpenting. Walaupun kondisi prasarana juga penting. “Tetapi hubungan kebatinan antara pendidik dan kualitas pendidik merupakan yang paling penting,” ujar Nadiem saat itu. Nadiem beranggapan, jika anak dipaksa untuk memahami calistung saat di PAUD dapat membuat mereka tidak bahagia ketika berada di sekolah. Namun, seorang psikolog sekaligus profesor di

Rutgers Universiti, New Jersey, Amerika Serikat, tampaknya tidak sepakat akan hal itu. Judith Hudson Ph.D mengungkapkan bahwa anak harus sudah diperkenalkan dengan angka sejak berusia 12 bulan. Anak pada usia 12 bulan harus diperkenalkan dengan menghitung dalam jumlah kecil. Seperti menghitung jumlah jari yang ada pada tangannya, atau mengenalkan anak untuk menhitung benda benda disekitarnya. Bisa dimulai dengan mengajarkan anak berhitung sampai angka tiga atau lima. Ketika anak sudah berusia 2 tahun, Hudson berpendapat mereka perlu diajarkan menambah hafalan mengenai hitungan. Dari yang awalnya hanya 1 sampai 3 atau 5, ditambah jumlahnya

hingga 10. Dalam tahapan ini, selanjutnya ia akan memahami mengenai objek yang dihitungnya. Ajari anak menghitung benda di sekitarnya sambil mengenalkan objek kepada anak. Seperti menghitung jumlah sendok untuk keluarganya. “Satu sendok untuk ibu, satu untuk ayah, dan satu untuk aku. Satu, dua, tiga, ada tiga sendok,” tutur Hudson. Awalnya, anak akan berpikir jumlah sendok hanya ada tiga dalam meja karena mereka diajarkan untuk memahami tiga sendok. Namun seiring bertambahnya usia di umur 3-4 tahun, pemahaman tersebut akan berubah. Pada usia tersebut anak kerap memahami lebih banyak jumlah objek saat menghitungnya. (red)

Bandara Karawang .... dari halaman 1 Bandara Sokarno-Hatta II dipastikan bakal dibangun di wilayah Kecamatan Ciampel dan sedikit Pangkalan, Karawang. Perencanaan pembangunan diperkirakan dilakukan

pada 2027. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Karawang Eka Sanatha mengatakan, bandara bakal dibangun di Karawang dengan luas 3.000 hektar. Eka menyebutkan, penbangunan bandara di

Kareang tercantum dalam PP Nomor 13 tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Nasional (RTRWN). Bandara yang dalam permenhub bernama Soekarno-Hatta II itu dibangun untuk mendukung bandara Soekarno-Hatta. (bbs/mhs)

dari halaman 1 Goe Lele, Kampung Tanah Bereum, Desa Tamansari, Kecamatan Pangkalan. Tim SAR Gabungan (Basarnas dan BPBD) berhasil mengevakuasi tiga korban Mapala Unsika dalam keadaan tewas. “Pukul 04.25 WIB Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban Erisa Rifan (20)dalam

keadaan meninggal dunia. Selanjutnya pada pukul 05.30 WIB, Alief Rindu (19) berhasil dievakuasi dan satu korban terakhir, Ainan Fatimatuzahro (19) pada 06.00 WIB berhasil dievakuasi tim SAR Gabungan,” kata Deden Ridwansah, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung. Deden mengatakan, pihaknya mendapat-

kan informasi tersebut sekira sekitar pukul 21.00 WIB, Minggu (22/12) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah setempat. Berbekal laporan itu, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi untuk mengevakuasi tiga mahasiswa anggota Mapala Unsika yang sedang melaksanakan p e ndidikan lanjutan organisasi di Goa Lele. (rie)

“Jangan sampai omnibus law ini kesannya untuk memenuhi seluruh permintaan dunia usaha terkait cost tenaga kerja. Bisa jatuh Pak Jokowi,” ujar Faisal . Jumlah tenaga kerja Berdasarkan data BPS, total angkatan kerja di Indonesia mencapai 133,56 juta orang. Dari total angka tersebut, ju m l a h p e ke r ja p e nu h waktu sebanyak 89,96 juta orang. Pekerja penuh waktu memiliki jam kerja minimal 35 jam per minggu. Sementara jumlah pekerja paruh waktu mencapai 28,41 juta orang. Pekerja paruh waktu adalah penduduk yang bekerja di bawah jam kerja normal (kurang dari 35 jam seminggu), tetapi tidak mencari pekerjaan atau tidak bersedia menerima pekerjaan lain. Sedangkan jumlah pekerja setengah penganggur sebanyak 8,14 juta orang. Pekerja s etengah p en-

ga ng gu ra n m e r u p a ka n penduduk yang bekerja di bawah jam kerja normal (kurang dari 35 jam seminggu) dan masih mencari pekerjaan atau masih bersedia menerima pekerjaan. Sementara jumlah yang bekerja sebanyak 126,51 juta orang. Sehingga, jumlah angka pengangguran sebanyak 7,05 juta. Tetapi, transformasi struktur ekonomi membuat pergeseran minat masyarakat terhadap jenis pekerjaan. Seperti penurunan pekerja di sektor pertanian yang beralih ke sektor perdagangan. Bank Dunia mencatat, jumlah pekerja di bidang pertanian turun sebesar 1,5 persen. Sementara kontribusi jumlah pekerja terbesar berasal dari sektor perdagangan besar dan ritel serta akomodasi dan industri makanan. Jenis pekerjaan tersebut berhasil menciptakan 730 ribu hingga 800 ribu lapangan kerja. (red)

Gaji Buruh .... dari halaman 1 yaitu sebesar Rp 1,77 juta. Meski demikian, terdapat 8 jenis pekerjaan dengan ratarata upah buruh per bulan di bawah rata-rata upah buruh nasional. Di antaranya industri pengolahan, konstruksi, jasa pendidikan dan pengadaan air. Lalu perdagangan, akomodasi dan makan minum, pertanian serta jasa lainnya. Sementara dari data Bank Dunia, dari 2016 hingga 2018, sebanyak 46 persen pekerja menerima upah di bawah upah minimum yang ditetapkan oleh masingmasing daerah. Di sisi lain, Ekonom senior Faisal Basri menyorotikebijakan omnibus law. Kebijakan tersebut berisiko hanya menguntungkan pihak-pihak tertentu. Sebab menurut dia, keterlibatan unsur tenaga kerja seperti buruh dalam perumusan kebijakan tersebut sangat minim.

Kini setelah menjalani masa hukuman dan bebas dari bui, Ratna mengakui bahwa seharusnya dia tidak ikut berpolitik dari awal. “Saya tidak berpolitik. Saya sebenarnya counterpolitik. Saya meng-counter kesalahan-kesalahan dalam kegiatan politik. Itu sebenarnya posisi saya,” ungkap Ratna. Ratna sebelumnya bebas hari ini, Kamis (16/12) dari Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur. Ratna bebas setelah mendapat surat keterangan pembebasan bersyarat (SKPB) dari Kementer ian Hukum dan HAM. Selain mendapat SKPB dari Kemenkumham Ratna juga mendapat dua remisi, yakni remisi Idul Fitri dan Hari Kemerdekaan RI. Berkat remisi itu, hukuman Ratna jadi terpotong. Dia tercatat hanya menjalani hukuman di penjara selama 15 bulan, dari 2 tahun sebagaimana vonis hakim. (red)

Mahfud: SKT FPI Tak Bisa Diminta Orang Lain, Termasuk MUI JAKARTA - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md mengatakan surat keterangan terdaftar (SKT) Front Pembela Islam (FPI) tidak bisa dimintakan oleh pihak lain untuk diterbitkan. Menurutnya, SKT itu terbit jika FPI memang meminta dan memenuhi syarat. “Jadi tadi yang hendak tanya SKT itu, surat keterangan terdaftar itu nggak bisa diminta oleh orang lain, termasuk oleh Majelis Ulama sekalipun, termasuk oleh malaikat sekalipun kalau FPI sendirinya tidak meminta,” kata Mahfud kepada wartawan, di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (26/12/2019). Mahfud menegaskan jika FPI ingin meminta SKT tidak perlu lewat Majelis Ulama Indonesia (MUI), namun langsung ke pemer-

intah. Dia mengatakan FPI bisa meminta SKT asal memenuhi semua syarat yang ada. “Kalau mau meminta ya meminta aja gitu, nggak usah lewat Majelis Ulama, bisa kok. Asal dipenuhi syarat-syarat nya,” ujar Mahfud. Seperti diketahui, Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas, berharap pemerintah mengeluarkan SKT FPI. Dia berharap pemerintah dan FPI berdialog bersama membahas kemajuan bangsa. “Menurut saya sebaiknya pemerintah mengeluarkan SKT dan mengajak pihak FPI untuk berdialog dan menyamakan pandangan untuk memajukan bangsa. Kita ingin Indonesia ini menjadi negara maju dan kuat,” kata Anwar kepada wartawan. Anwar mengatakan FPI adalah bagian dari masyarakat yang bisa membantu negara dalam

menghadapi tantangan bangsa Indonesia. “Untuk itu persatuan dan kebersamaan di antara kita dan dari seluruh elemen bangsa juga harus kuat karena kita sadar bahwa tantangan dan masalah yang dihadapi oleh bangsa ini tidak mampu diselesaikan oleh pemerintah saja tapi juga oleh masyarakat. Untuk itu kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat termasuk FPI di dalamnya tentu saja sangat dituntut,” kata Anwar. Anwar juga mendambakan ada hubungan yang baik antara FPI dan pemerintah. Menurutnya dengan adanya kepercayaan di antara kedua pihak, beban yang berat dapat menjadi ringan. “Saya sangat menginginkan dan mendambakan di antara kita ada hubungan baik dan saling mempercayai karena dengan itu be-

ban yang berat akan terasa menjadi ringan,” ucapnya. Diketahui, proses perpanjangan SKT FPI di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum selesai. Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) telah memberi rekomendasi perpanjangan SKT FPI ke Kemendagri setelah FPI berikrar setia kepada Pancasila dan NKRI. FPI juga sudah memenuhi sejumlah dokumen sebagai persyaratan. Belakangan, FPI mengaku malas mengurus perpanjangan SKT mereka karena merasa SKT tak ada gunanya. FPI merasa tak pernah meminta bantuan pemerintah. “FPI tidak perlu memperpanjang rekomendasi, bahkan malas memperpanjang rekomendasi. Toh, nggak ada gunanya,” ujar Ketum FPI Ahmad Sobri Lubis di Jl Masjid 1, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (20/12). (red)

Syaikhu Isyaratkan Cellica .... dari halaman 1

Rektor Unsika ....

dirinya sudah berusia uzur. “Saya juga orang tua, masa kalau saya mengkritik terus saya dimarahin lagi, enggak boleh begitu dong,” tambahnya. Ratna merasa sebagai aktivis, tugas utamanya memang memberi kritik. Sebab kritik menurut dia tak ubahnya bentuk rasa sayang dirinya terhadap Jokowi ataupun bangsa Indonesia. “Kalau beliau (Jokowi) enggak saya kritik, berarti saya tidak sayang sama dia atau tidak sayang sama bangsa ini. Jadi kapan mulai mengkritik enggak usah ditanya juga ya,” katanya. Di sisi lain, Ratna enggan berkomentar lebih mengenai hijrahnya Prabowo Subianto ke pemerintahan Jokowi usai Pilpres 2019 lalu. Setidaknya di mata Ratna, langkah yang ditempuh Prabowo kurang etis. “Tapi kalau memang beliau ada yang diperjuangkan, kita tunggu saja. Kita harus kasih kesempatan juga,” terang Ratna.

yang sudah patokan pusat (DPP). Yaitu, memilih yang berpeluang menangnya besar,” kata Syaikhu saat bersilaturahmi dengan sejumlah awak media di Kampung Budaya, Rabu (26/12). Di saat yang sama, ia akui, hasil survei parpolnya di daerah ini Cellica Nurrachadiana sebagai petahana yang kembali akan maju di Pilkada Karawang 2020 memiliki elektabilitas dan popularitas cukup menguat. “Saya percayakan kepada kang Dedi (Ketua DPD PKS Dedi Sidrajat) untuk membangun komunikasi secara intensif dengan beliau,” ungkapnya yang saat itu Syaikhu sebagai anggota Komisi V DPR RI usai menemui Bupati Cellica di kantor dinasnya.

Saat diwawancarai KBE, Aep mengatakan, selain intens menjalin komunikasi dengan PKS dan Golkar, belum lama ini dia pun bertemu dengan NasDem. Sebagaimana diketahui, NasDem menjadi partai pertama yang mengumkan ke publik akan memberikan karcis spesial dukungan sekaligus usungan ke Cellica. Hal ini menguatkan, karet merah potensi CellicaAep berpasangan makin tergelar lebar. “Sama NasDem baik. Kemarin habis ngopi-ngopi sama Dian (Ketua DPD NasDem Karawang, red). Sama Pak Dian, sama Pak Saan saya berhubungan baik,” kata Aep. Saat ditanya mengenai makin sregnya komunikasi politik dengan Partai Golkar, Aep mengatakan

dalam beberapa kali pertemuan dengan pengurus teras partai Golkar, kata Aep, ia menemukan keselarasan langkah politik. “Kalau dengan Golkar saya merasa ada keselarasan. Ya kita tunggu saja. Ya ng j e l a s ko mu n i k a s i saya terus lakukan,” kata Aep. Di tempat terpisah Ketua DPD Golkar Karawang, Sukur Mulyono nampak malu-malu kucing mengakui Golkar akan mendukung paket Cellica-Aep. “Saya sama haji Aep baik komunikasi, Dia teman saya sebelum saya jadi politisi,” kata Mulyono. Ia memilih mengeluarkan pernyataan normatif, mengatakan, menunggu hasil akhir keputusan partau berupupa surat resmi dukungan dan usungan

dari DPP Partai Golkar yang nantinya, isi surat itu bakal sepaket untuk calon bupati-wakil bupati. Sebelumnya, bakal calon lainnya, Haji Jenal yang sedari awal berkeinginan dipinang oleh Cellica pun memperlihatkan bahkan mengakui, saat ini yang paling berpotensi dipilih oleh Cellica justru Haji Aep. Bukanlah dirinya. Apalagi setelah komunikasi Aep dengan Golkar semakin mencair. Dedi Mulyadi kata Jenal, akan sangat berpengaruh bagi oenentuan siapa nantinya wakil Cellica. “Saya terakhir ketemu teteh (Cellica, bila Haji Aep mau mundur. Tapi belakangan ini naik lagi, apalagi setelah dekat dengan Golkar,” kata Jenal. (rie/mhs)

Nazari Pastikan Masih Persib .... dari halaman 1 main di Persib, Omid mengaku senang bisa membela tim Maung Bandung tersebut. “Saya senang dengan tim dan saya senang bermain di sini. Menjadi pengala-

man yang bagus bermain di Persib. Saya merasa nyaman di sini. Saya mendapat pengalaman baru, ini sangat menyenangkan. Sepak bola memang selalu menyenangkan,” ungkap Omid antusias. Saat artikel ini turun, post-

ingan Omid menuai banyak reaksi dari para Bobotoh yang menyambut baik perpanjangan kontraknya bersama Persib. “Tahun depan bawa kembali tropi juara untuk Persib. Mari berjuang bersama Omid,” tulis akun

twitter @sundawarrior. Banyak Bobotoh yang antusias atas keputusan Omid, mereka berharap Omid tetap bersama Persib, bahkan banyak yang mendo’akan untuk pensiun di Tim Maung Bandung. (red)

Warga Kelurahan Nagasari Gempar .... dari halaman 1 “Ularnya berhasil ditangkap,” ujarnya Lanjutnya, anak ular itu kemudian dievakuasi dengan cara di masukkan ke dalam toples bening. “Kita pakai tongkat untuk membuat ular-ular masuk

ke dalam toples,” tuturnya Masih kata dia, oleh karenanya dirinya langsung melakukan babad habis rerumputan liar serta pohon talas liar di belangkang rumahnya yang diduga tempat anak ular itu bersarang. “Saya babad habis rum-

put liar, sembari mencari anak anak ular kobra lainya. Yang di takutkan pada anak anak warga sekitar lingkungan bermain di belakang rumah,” tuturnya. Sementara itu, salah seorang warga lainnya, Ajam Aulika mengungkapkan kekhawatirannya jika

ditemukan banyak anak ular berkeliaran karena lingkungan rumah ini pemukiman padat penduduk, dikhawatirkan menggigit anak kecil. “Saya minta petugas damkar, atau bisa ikut membantu jika ditemukan lagi anak ular kobra,” pungkasnya. (*)


GAYA HIDUP

JUMAT, 27 DESEMBER 2019

3

JAKCLOTH YEAR END SALE 2019

Berburu Baju dan Cuci Sepatu Gratis MILENIAL pencinta kaos distro bisa mampir ke Jakcloth Year End Sale pada 25-29 Desember 2019 di Plaza Tenggara GBK Senayan untuk memborong baju favorit mereka. Ada 400 clothing line lokal yang siap menghadirkan kaos-kaos keren. Clothing line yang akan hadir antara lain seperti Heyho, Mules, Erigo, Shining Bright, Urbain.inc, Bloods. Ada pula brand Internasional seperti Trasher, Champion, Casio dan masih banyak lagi. Berbagai diskon sudah disiapkan oleh 400 clothing line tersebut. Tak hanya

belanja, pengunjung juga bisa belajar sablon gratis sekaligus belajar bagaimana memulai usaha menjadi owner clothing brand langsung dari para pengusaha clothing line yang sudah beromzet miliaran. CEO Jakcloth Ucok Nasution mengungkapkan pencinta sneakers juga bisa tetap gaya saat Natal dan Tahun Baru dengan sepatu yang bersih. Karena itu pihak panitia menyediakan gerai cuci sepatu gratis. “Datang ke Jakcloth jangan lupa bawa sepatu yang kotor, bawa kaos yang mau di sablon, dan bawa pakaian yang mau dipermak. Di sini

FASHIONISTA EKSPRES

gratis semua. Bisa dapatkan tote bag gratis,” ungkap Ucok. Selain di Jakarta, Jakcloth year end sale juga hadir di kota-kota besar seperti Lampung, Surabaya dan Cikarang. Untuk info lebih lanjut bisa cek pada link https://instagram.com/jakcloth. Ucok menjelaskan ajang itu menjadi wadah temu pengusaha dan startup clothing line baru dari kalangan pelajar dan mahasiswa. Setiap tahunnya selalu dipenuhi ide dan kreasi baru pada produk clothing tersebut. “Saat ini semakin banyak pengusaha clothing

anak muda. Ide desain yang orisinil dan keratif semakin banyak,” kata Ucok. Bicara soal kreativitas dan ide desain kaos, menurut Ucok saat ini tak didominasi lagi oleh milenial di satu kota. Misalnya dulu memang diakui oleh pasar bahwa Bandung adalah surganya kaos dan anakanak muda kreatif. Namun, menurut Ucok, saat ini semakin banyak anak muda dari daerah lain yang ikut dalam pameran Jakcloth. “Bayangkan anak-anak muda bisnis kaos sudah bisa sukses tanpa harus jadi karyawan misalnya,” tegas Ucok. (bbs/mhs)

5 Tren Make-Up yang Bakal Hits Pada 2020 KAUM hawa yang hobi memakai r iasan, wajib mengetahui prediksi tren make-up tahun depan.

Ada beberapa tren makeup yang akan menjadi hits pada 2020. Dilansir dari Pop Sugar,

Selasa (24/12), ada sejumlah tren make-up yang populer menurut para penata rias seperti dari mu-

lai pemulas mata, lipstik, warna nude, hingga tampilan yang sedikit glamor. Tren make-up yang sem-

pat populer pada 2019, kemungkinan sudah akan ditinggalkan dengan tren yang baru. (bbs/mhs)

1. Pemulas Mata Berwarna-warni Penata rias selebriti Molly R. Stern mengatakan 2020 akan menjadi tahun penuh warna. Stern mengatakan eyeshadow berwarna-warni adalah cara yang menyenangkan untuk membuat mata seperti kucing klasik. Tambahkan glitter berwarna-warni di bagian sudut.

2. Lipstik Blur Glossy, matte, krim memang populer pada 2019. Namun 2020, menurut penata rias selebriti Melissa Hernandez, adalah tahun untuk warna blur. Mirip seperti ombre gabungan antara warna berani dan warna bold tebal matte. Oleskan lipstik berwarna bold langsung ke tengah bibir dan perlahan-lahan pudar warnanya ke area luar.

Unik, Ada Sandal Mirip Mi Instan MASIH bingung cari alas kaki jelang libur Tahun Baru? Ingin yang unik dan berbeda? Cobalah lirik label fashion rumah mode asal Italia, Bottega Veneta. Sebuah sandal koleksi terbaru rumah mode itu terinspirasi dari mie instan. Bukan untuk disantap ya, namun sandal itu akan dipakai sebagai alas kaki. Warnanya kuning, mirip seperti replika mie instan. Desain sandal ini adalah sandal hak dengan tinggi 3-5 sentimeter. Sepatu \itu merupakan koleksi pra-musim gugur 2020. Viralnya model sandal ini pun membuat akunakun Instagram kritikus mode da netizen pun bereaksi. Orang-orang juga membandingkan sandal tersebut dengan rambut ikal mantan anggota band NSYNC Justin Timberlake saat tahun 1999. Koleksi sandal bernama Tumit Macrame itu tersedia di situs web Bottega Veneta dalam dua warna yakni cokelat terang dan kuning. Netizen pun menunggu untuk melihat sepatu aneh tersebut dipakai oleh selebriti favorit mereka. Beberapa orang menyebutkan bahwa hanya kaki penyanyi Rihanna yang bisa melihat sandal tersebut terlihat bagus. Sandal berujung kuning ini dirancang oleh desainer Inggris Daniel Lee. Perancang berusia 33 tahun ini dianugerahi penghargaan Fashion Awards Inggris tahun ini dengan Perancang Busana Terbaik Tahun Ini, Perancang Busana Wanita Inggris Tahun Ini, Merek Terbaik Tahun Ini dan penghargaan Desainer Tahun Ini. Sandal mie instan ini bukanlah koleksi aneh pertama. Pada tahun 2018, Balenciaga juga mengeluarkan koleksi sandal baru yang tampak seperti kotak kentang goreng. Koleksi tersebut juga ramai mengundang perhatian netizen. (bbs/mhs)

3. Perpaduan Wajah Nude dan Bibir Lipstik Tebal Stern mengatakan cara baru untuk memadukan make-up adalah dengan menebalkan bagian lipstik perpaduan dengan make-up wajah netral. Bersihkan alis, pasang bulu mata, dan pakai bibir berwarna tebal. Kemudian gunakan warna bedak atau foundation berwarna netral.

4. Riasan Mata Lebih Hidup Tanpa Berlebihan Menurut Hernandez, tampilan mata lebih hidup adalah tren mata pada 2020. Oleskan eyeshadow pada kelopak mata dan berikan garis eyeliner pada bulu mata bawah. Gunakan eyeliner hitam dan buat garis di garis bulu mata atas. Lalu tambahkan maskara.

5. Pelembab dan Concealer Jadi Kunci Kesempurnaan Tren favorit Hernandez saat ini adalah membiarkan kulit menjadi fitur utama. Siapkan kulit dengan banyak pelembab dan gunakan concealer untuk menargetkan area yang bermasalah. Gunakan bronzer atau highlighter secara tipis. Pilih lipstik warna nude dan glossy.

Peringatan Tasya dan Ahli Soal Produk Kecantikan Palsu BEAUTY Influencer Tasya Farasya dengan bijaksana mengingatkan para s e l eb g ra m u nt u k ju ju r dalam mempromosikan produk kecantikannya. Sebab dampaknya bukan hanya pada satu orang. Jika produk itu palsu atau tidak cocok bagi semua follower selebgram tersebut, dampaknya bisa fatal. Dalam p ostingan-nya b a r u - b a r u i n i , Ta s y a mengingatkan agar para selebgram bisa lebih jujur dan bijak lagi saat memilih produk kecantikan yang akan dipromosikan. Dia juga mengungkapkan soal selebgram yang sering memberikan ulasan palsu, padahal dia sendiri mu n g k i n t i d a k p e r na h menggunakan produk yang

dipromosikannya. Tasya mengatakan, produk palsu yang dipromosikan tersebut bisa berdampak fatal untuk kesehatan. Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin dr. Rita Maria, SpKK , menjelaskan era media sosial banyak menawarkan produk skin care dengan janji berlebihan. Salah satunya membuat kulit menjadi putih seketika. Padahal kandungannya berbahaya bagi kulit.“Banyak produk yang janjikan kulit kinclong di Instagram. Janjikan kulit langsung putih banget seketika pada awalnya. Tapi ternyata enggak lama, langsung ada efek sampingnya. Makanya harus pergi ke ahli kecantikan yang tepat,” tegasnya.

Menurutnya banyak krim pemutih ilegal beredar yang mengandung ko r t i ko st e ro i d t o p i ka l . Steroid topikal diberikan dokter untuk mengatasi reaksi peradangan pada tubuh. Obat steroid bekerja dengan cara menyempitkan pembuluh kapiler dan menekan sistem kekebalan tubuh yang bekerja secara berlebihan. Dokter meresepkan krim steroid spesifik hanya untuk mengobati masalah kulit, seperti dermatitis numularis. Jika dipakai sembarangan apalagi di dalam krim pemutih, bisa membuat dampak yang berbahaya. “Kortikosteroid topikal aw a l n y a m e m a n g b i s a bikin kinclong blushing

Tasya Farasya.

merona gitu ya. Tapi lamalama meradang, timbul urat-urat di wajah, rambutrambut halus. Lalu lamalama kulitnya merah, timbul flek yang enggak hilang lagi 100 persen,” tukasnya.

Di tempat terpisah, penyanyi jebolan ajang pencariajln bakat Dera Siagian atau akrab disapa Dera Idol, memang merasakan banyak keuntungan yang diperolehnya dari teknolo-

gi. Tentunya salah satunya dari Instagram dengan produk yang meng-endorse dirinya. “Sudah sih (dapat cuan) dari Instagram dari hasil endorse. Saya bisa endorse memilih baju, kopi dan skin care,” ujar Dera. Dan dia juga mendukung bahwa seorang public figure atau selebgram harus bertanggung jawab dalam mempromosikan produk kecantikan. Salah satunya produk skin care. “Saya biasa di-endorse serangkaian skin care sih. Tapi memang benar harus selektif, jangan asal. Apalagi skin care ya. Harus cek dulu BPOM-nya ada apa enggak. Kalau enggak ada, pasti enggak akan saya ambil,” tukas Dera yang

dikenal sosok tomboy itu. Hal senada juga diungkapkan selebriti, Terry Putri baru-baru ini. Dia sangat selektif ketika ditawari endorse produk kecantikan. Karena selektif dengan bahannya, Terry juga selalu mengecek terlebih dahulu jika di-endorse oleh produk kecantikan. “Saya mau diinformasi sebelumnya detail produknya apa dulu. Kecantikan atau make-up kan banyak banget ya. Produk lokal bagus-bagus banget. Kita harus detail izinnya sudah ada BPOM dan izin edarnya enggak. Karena kami sebagai yang memakai bisa kena juga kalau produknya enggak aman. Saya tanya dulu ini izinnya apa,” tutur Terry Putri. (bbs/mhs)


JUMAT, 27 DESEMBER 2019

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang

METRO KARAWANG

4

Refleksi Pengawasan Partispatif Lintas Agama

ADMIN STAFF 3 ORANG DIBIDANG EKSPEDISI DENGAN KRITERIA SBB PERSYARATAN:

1. Persyaratan Minimal SMA 2. Berpenampilan Menarik 3. Bisa Komputer (Word, Excel) 4. Belum Menikah 5. Usia Maksimal 25 Tahun

LAMARAN DI TUJUKAN KE:

PT. Maju Jaya Perkasa Abadi Jalan, Interchange No 30. Samping Sindang Reret, Karawang Barat - 0813 8400 1705 Lamaran Paling Lambat 1 Minggu Dari Iklan Terbit

LOWONGAN PEKERJAAN BPJS KESEHATAN PEGAWAI TIDAK TETAP 2020 (WILAYAH JABAR) PERSYARATAN:

n Pendidikan: D3,D4 dan S1. Termasuk profesi seperti dokter, apoteker, ners. n (Latar belakang pendidikan: seluruh jurusan (sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan) n Usia: Maksimal 25 tahun per 31 Desember 2019. n Status: Belum menikah n IPK: Min 2,75 n Kepribadian: Disiplin, sikap positif, kerjasama, dedikasi, loyalitas, inisiatif dan kepemimpinan

MOHON UNTUK MENYIAPKAN:

KTP, pas foto dan foto seluruh badan, surat lamaran. daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, SKCK*, surat keterangan sehat (termasuk bebas narkoa)*. *Dapat diusulkan pada tahap selanjutnya. Seluruh berkas tersebut discan menjadi satu file, dan diupload di bagian resume. Khsus untuk foto profil pada saat mendaftar online, gunakan foto selfie (buka foto studio). Pendaftar dapat dilakukan di https:cereer-bpjs-kesehatan.urbanhire.com/

YOGIE/KARAWANG BEKASI EKSPRES

SOSIALISASI : Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang bersama Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) menggelar refleksi dan evaluasi pengawasan Pemilu.

K A R AWA N G – B a d a n Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Karawang menggelar refleksi dan evaluasi pengawasan Pemilu partispatif bersama pemuda lintas agama. Hal tersebut diungkapkan Komisioner Bawaslu Karawang, Syarif Hidayat. Syarif mengatakan, melalui kegiatan pengawasan Pemilu partispatif tujuan

dari Bawaslu adalah agar terjadinya Pemilu yang demokratis di Kabupaten Karawang. “ Ha r i i n i m e l i b a t k a n pemuda-pemuda lintas agama, baik dari Kristen, Katolik, Budha, Islam, Hindu, dan Konghucu dengan tujuan agar mereka menjadi ujung tombak dan menyampaikan kembali kepada rekan-rekan dan

masyarakat disekitarnya untuk ikut dalam pengawasan partispatif,” tuturnya kepada KBE di Hotel Swissbell In, Kamis (26/12). Dikatakannya, bersama dengan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) na nt i nya m e re k a a k a n menyampaikan ke bawah, apakah arti dari demokratis itu, serta bagaimana mewujudkannya di Pemilu

Karawang. “Demokratis itu pemilih yang cerdas, peserta ya yang taat aturan, dan penyelenggaranya yang profesional tidak miring ke kiri atau miring ke kanan,” ucapnya. Lanjutnya, Bawaslu sendiri yang tugasnya yang meliputi Pencegahan, Pengawasan hingga penindakan membutuhkan mitra kerja

yang profesional dan memliki komitmen yang bisa dipertanggung jawabkan. “Bawaslu saat ini menggandeng Tokoh - tokoh dan masyarakat dari lintas agama, hal ini menurutnya juga merupakan salah satu upaya untuk menepis kampanye - kampanye yang menggunakan SARA sebagai alat politiknya,” pungkasnya. (gie)

DAFTAR NOMER TELEPON

PENTING

KEPOLISIAN NAMA

NOMOR TELEPON

Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya

0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251

PT. PLN PERSERO NAMA

NOMOR TELEPON

APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang

0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122

PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON

0267-042255, 405190

PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON

0267-402117

PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON

0267-402117

RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Anak Ular Kobra Gegerkan Warga Nagasari KARAWANG – Warga Dusun Bandar Kaung Rt 0 3 / 0 4 , Ke l u ra h a n Nagasari, Kecamatan Ka raw a n g B a ra t d i gegerkan dengan anak ular kobra yang berkeliaran di permukiman. Beruntung pemilik rumah berhasil menangkap anak ular tersebut. “Kami berhasil amankan anak ular kobra. Namun saat dilakukan penyisiran belum berhasil menemukam induk anak ular kobra itu,” ujar Dede Kebo pemilik rumah kepada KBE, Kamis (26/12). Dikatakannya, anak ular kobra itu ditemukan di dalam rumahnya, hal itu terungkap saat kucing miliknya m e n e rk a m d a n m emainkan anak ular kobra itu, hingga pada akhirnya anak ular kobra tersebut berhasil ditangkap. “Ularnya berhasil ditangkap,” ujarnya Lanjutnya, anak ular itu kemudian dievakuasi dengan cara di masukkan ke dalam toples b e n i ng. “ Ki t a p a k a i tongkat untuk membuat ular-ular masuk ke dalam toples,” tuturnya. Masih kata dia, oleh karenanya dirinya langsung melakukan babad habis rerumputan liar serta pohon talas liar di belangkang rumahnya yang diduga tempat

anak ular itu bersarang. “Saya babad habis rumput liar, sembari mencari anak anak ular kobra lainya. Yang di takutkan pada anak anak warga sekitar lingkungan bermain di belakang rumah,” tuturnya. Sementara itu, salah seorang warga lainnya, Ajam Aulika mengungkapkan kekhawatiran-

nya jika ditemukan banyak anak ular berkeliaran karena lingkungan rumah ini pemukiman padat penduduk, dikhawatirkan menggigit anak kecil. “Saya minta petugas damkar, atau bisa ikut membantu jika ditemukan lagi anak ular kobra,” pungkasnya. (gie)

H Wahyudin : Hasil Otopsi RSUD Lamban KARAWANG – Dewan Penasehat LSM Gibas Cinta Damai, H Wahyudin menyoroti lambannya hasil otopsi dari Forensik RSUD Karawang. Yang hingga kini tak kunjung ada kabar penyebab kematian Mita, korban gantung diri asal Dusun Bojong Karya, Desa Rengasdengklok Selatan. “Jangan-jangan itu dokter tidak becus bekerja, atau memang tidak bekerja, sampai hasil otopsi satu jenazah saja mencapai 28 hari,” ucap H Wahyudin kepada KBE, Kamis (26/12). Menurut H Wahyudin, satu kasus saja bisa mencapai 28 hari tidak kunjung ada kabar, bagaimana kalau banyak, misalnya ada korban keracunan masal dan meninggal. “Kalau saja 100 orang kena musibah dan di otopsi semua, bisa sepuluh tahun baru selesainya,” tegasnya. Lanjut Wahyudin, pihak Kepolisian Resort Karawang, harus secepatnya melakukan peneguran terhadap dokter tersebut, jangan sampai mengecewakan pihak keluarga korban. “Bahkan kalau saja di tegur tidak bekerja atau memang tidak becus kerja,” ujarnya. Diberitakan sebelumnya, walaupun belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian, kuasa hukum keluarga korban, Indra Sutrisno menyatakan kuat dugaan Mita meninggal karena dibunuh. “Pihak Polres Karawang telah menyatakan adanya dugaan pembunuhan atas

Hubungi DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484

BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-

RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR

KEHILANGAN HILANG BPKB MOBIL MITSUBISHI SS NOPOL F 8521 GD TH 2012 HITAM KANZAI A/N EVI D/A KP.SAWAH RT O04/004 CILE-

UNGSI KIDUL KEC CILEUNGSI-BKS NOKA MHMU5TU2EK074501 NOSIN 4G15H27855 HILANG SHGB NO 00057 LUAS 107 M2 A/N TUTINAH LOKASI JL KAV NO A3-1A DESA CIBARUSAH JAYA KEC CIBARUSAH KAB BEKASI HILANG SERTIFIKAT TANAH SAWAH NO 1160 A/N WARJA MIHARJA LOKASI KP GABUS TENGAH RT 002/003 DESA SRIMUKTI KEC TAMBUN UTARA KAB BEKASI HILANG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4240 FOE TH 2018 A/N OMAN SULAEMAN D/A KP.CIKARANG RT 01/01 DS JAYAMULYA KEC SERANG BARU- BKS NOKA MH1KC911JK185131 NOSIN KC91E1176730 HLANG SEBUAH BKU KIR , JKT 769159 . B 9063 TXR . JKT 685063 . B 9064 DW . HUB 081382232360

HILANG SHM NO 00721 LUAS 194 M2 A/N REMIN D/A DS MUKTIWARI KEC CIBITUNG KAB BEKASI

LOWONGAN DICARI 1.ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN. SMA, CV KIRIM UP: ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285

WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288

meninggalnya Mita, meski belum ada keterangan resmi dari Polres Karawang tentang hasil otopsi yang dilakukan pada tanggal 28 November lalu,” ucapnya kepada KBE, Jumat (20/12). D i k a t a k a n n y a, u n t u k hasil otopsi, saat ini pihak Polres masih menunggu hasil dari tim forensik RSUD Karawang. “Dokter forensik baru pulang umroh, mungkin masih butuh istirahat, atau apa dulu iya kan,” ucapnya. Seperti diketahui Mita warga Dusun Bojongkarya ll, Rt 04/02, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, ditemukan tewas menggantung pada hari selasa malam Rabu tanggal 19 November 2019 dengan posisi telapak kaki menempel ke lantai. Dirasa ada yang jang al dalam kematian Mita putrinya, ibu korban Opi bersama kuasa hukum mengajukan otopsi kepada pihak kepolisian guna mengetahui penyebab kematian Mita. (gie)

: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492


DESA KITA

JUMAT, 27 DESEMBER 2019

5

Desa Cikalong Bersiap Hadapi Musim Hujan 152 Orang “Nyemplung” Ke Irigasi KARAWANG – Curah hujan di sejumlah wilayah pesisir Karawang cukup tinggi di akhir tahun 2019 ini. Mengantisipasi banjir dan genangan air, ratusan masyarakat dan pamong Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, gotong-royong bersihkan saluran air dari tumpukan sampah. Kepala Desa Cikalong, Lili Hermanto mengatakan, kegiatan tersebut diikuti sedikitnya 152 orang yang terdiri dari masyarakat dan pamong Desa Cikalong. Bertempat di dua dusun, yaitu Dusun Krajan l dan Krajan ll. Masyarakatnya nampak kompak, saat bergotong-royong. “Kita bersiap hadapi musim hujan. Supaya tidak banjir, drainase dan saluran air kita bersihkan dari sampah,” ujarnya kepada KBE, kemarin (26/12). Lili mengatakan, selain bersiap menghadapi musim hujan. Kegiatan yang memang rutin dilakukan masyarakatnya itu, bertujuan membudayakan gorong-royong. “Lingkungan ini milik kita semua, jadi harus di jaga bersama. Untuk kenyamanan kita semua,” ujarnya. Kepala dusun setempat, Ahmad menambahkan, kegiatan yang mereka sebut dengan nama “Gorolan” itu, sudah biasa dilakukan setiap menjelang musim hujan. “Kita bersihkan drainase, saluran irigasi, hingga membersihkan sampah yang berserakan di lingkungan masyarakat,” jelas Ahmad disela-sela kegiatannya. “Kami berharap masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan. Supaya tidak jadi sarang penyakit, dan terhindar dari banjir,” imbaunya. (wyd)

WAHYUDI/LARAWANG BEKASI EKSPRES

GOROLAN : Masyarakat dan pamong Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, kompak saat bersihkan saluran air.

PEMDES Komisi II DPR Dukung Pembentukan DOB Jabar JAKARTA – Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa mengatakan, pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Jawa Barat sangat mendesak. Karena hal itu berkaitan dengan keadilan fiskal. Lanjut Saan, ia meminta pemerintah daerah bersama masyarakat datang langsung ke Komisi II dan mengajukan DOB. Supaya dapat beraudiensi di Parlemen dengan para Anggota Dewan dan Kementerian Terkait khususnya Kementerian Dalam Negeri RI. “Nanti kita akan sampaikan, karena banyak sekali usulan DOB. Komisi II hampir tiap hari menerima aspirasi terhadap DOB. Tapi kebanyakan dari timur, dari Jawa Barat sendiri belum pernah ada yang datang terkait dengan DOB,” kata Saan baru-baru ini saat Kunker Reses Komisi II ke Jawa Barat. Sebelumnya, Gubernur Jabar, Kang Emil biasa disapa, menyampaikan bahwa ada salah satu provinsi di Indonesia yang berpenduduk kurang dari 5 juta jiwa namun dipimpin oleh satu gubernur dan 17 pemerintah daerah kabupaten/kota. “Yang sudah siap DOB sudah banyak, kalau pakai rasio di Jawa Timur, harusnya di Jawa Barat itu 40 daerah,”paparnya. Terkait DOB, dia menjelaskan, pemerintah pusat berpendapat pemekaran banyak yang gagal. Hal itu bisa saja berlaku di luar Pulau Jawa, karena terbentur persoalan Sumber Daya Manusia (SDM) dan lain-lain. “Tapi, di Jawa Barat ini, secara SDM sangat siap. Kami buktikan di Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran. Ini adalah DOB baru yang selalu mendapat penghargaan. Bahkan, Pangandaran saya laporkan tingkat penganggurannya terendah seluruh Jawa Barat,”terangnya Solusi lainnya, lanjut Emil, dengan pemekaran desa artinya bagi desa-desa Jabar yang wilayahnya luas dan penduduk banyak diharapkan dapat dimekarkan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan bagi penduduk sekitar. (rls/rie)

Wakil Ketua Komisi II DPR Saan Mustopa

11 Pjs Kepala Desa Segera Dilantik KARAWANG – Bupati Karawang, Cellica Nurracahadiana bakal segera melantik sebelas Pejabat Sementara (Pjs) kepala desa baru di akhir 2019 ini. Menyusul, habisnya masa jabatan sebelas kades per 31 Desember 2019 mendatanh. Kabid Pemdes DPMPD Karawang, Encep Eko Komarudin mengatakan, sebelas desa yang bakal habis masa jabatannya, diantaranya Desa Kiara, Karangtanjung, Rawagempol Kulon, Cikarang, Sukatani, Lemahmakmur, Karyamakmur, Sindangsari, Sedari, Dawuan Timur, dan Jatiragas. Eko menjelaskan, semua desa tersebut telah mengajukan nama-nama calon Kades Pjs untuk mengisi kekosongan sampai terpilihnya kades baru hasil Pilkades. “Semuanya sudah mengajukan nama. Saat ini sedang di proses di Bagian Hukum Setda Karawang, untuk segera ditindaklanjuti legalitasnya,” ungkap Eko, (26/12). Soal jadwal pelantikan,

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

sebut Eko, pihaknya berupaya agar saat habis jabatan kades 31 Desember, SK Pjs juga sudah turun dan bisa langsung di ambil sumpah sekaligus pemberhentian

Sukabumi mempunyai potensi lain yang tidak dimiliki daerah lain, yakni potensi wisata ikan hias,” kata Uu dalam sambutannya. “Karena suasana di Jawa Barat itu ada wisata bahari, wisata rohani, termasuk wisata-wisata yang lain di dalamnya ada koi (ikan hias), maka kita mendorong supaya ini sukses. Kalau sukses wisata banyak yang datang, kalau banyak yang datang konsekuensinya adalah ekonomi Jawa Barat menyebar,” paparnya. Oleh karena itu, Uu meminta kepada pihak-pihak terkait untuk menyiapkan data otentik terkait asal usul ikan koi dari Sukabumi. Tujuannya agar bisa

Sementara, Camat Cilamaya Kulon, Basuki Rachmat mengatakan, di kecamatan yang ia pimpin, ada satu Kades yang akan berakhir jabatannya di 31 Desember

UPK - DPMD “Matangkan” Rencana Program 2020 KARAWANG – Unit Pengelola Kegiatan (UPK) eks PNPM Mandiri, lepas program di Era Presiden Jokowidodo tahun 2014 lalu. Lembaga yang sebelumnya disuntik anggaran Milyaran dari APBN berupa Bantuan Langsung Masyarakat (BLM), di setop. Namun, eksistensi UPK dan para pengelolanya, tak pernah mati. Bahkan, dengan modal awal Rp 40 Milyar ditahun 2014 hasil perguliran. UPK yang saat ini akrab dengan sebutan Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) berbadan hukum Kemenkumham di Karawang. Mencatatkan keuntungan hingga Rp73 Milyar di tahun 2019. Atas dasar itu, mengeratkan kembali den-

gan pejabat DPMD, yang merupakan Satuan Kerja (Satker) yang dulu di sebut PJOK Kabupaten. Para pengelola UPK di Karawang yang tergabung dalam asosiasi UPK. Memulai start rencana kegiatan dan cash flow keuangan ditahun 2020 bersama DPMD yang merupakan

Uu Dorong Sukabumi Jadi Destinasi Wisata Ikan Hias S U K A B U M I – Wa k i l Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum bersama Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi meresmikan pasar ikan hias Forum Ikan Hias Sukabumi Raya (Fiss Raya) di Sub Terminal Agribisnis (STA) Bungbulang, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Minggu (22/12/19). Pada kesempatan ini, Uu mendorong potensi produk ikan hias Sukabumi menjadi destinasi wisata di Jabar. Apalagi, Sukabumi pun terkenal sebagai pembudi daya ikan koi. “Kami sedang berupaya untuk mengembangkan potensi apapun yang bisa menjadi wisata. Ternyata

dengan hormat kades demisioner. “Semoga bisa sesuai jadwal, sehingga diharapkan bisa diambil sumpah di akhir tahun juga,” ungkapnya.

yaitu Kades Warja di Desa Kiara. Diharapkan, sambung Basuki, SK Pjs Kades ini bisa segera turun sebelum masa jabatan habis. Ia menambahkan, agar nama yang diajukan untuk menyiapkan diri. Mengingat waktu pelantikan di prediksi tak akan lama lagi. “Kita menunggu SK Pjs turun, soal pelantikan segera di siapkan, mudahmudahan gak sampai loncat tahun,” harapnya. Hal senada diungkap Plt Camat Cilamaya Wetan, Entoh Hendra Permana. Di kecamatan yang ia pimpin, sebenarnya ada 4 desa yang akan segera Pilkades tahun depan. Namun, Pjs D esa Tegalwar u sudah dilantik dan ditunjuk sebelumnya dari kalangan PNS di Kecamatan. “Tiga desa lagi yang belum ada kades pjs-nya, yaitu Desa Cikarang, Sukatani, dan Rawagempol Kulon. Mudahmudahan pelantikan Pjs bisa disegerakan, jangan sampai loncat tahun,” imbuhnya. (wyd)

memperkuat bukti bahwa Sukabumi sebagai daerah asal ikan koi. “Dan ini yang harus kita perjuangkan, bahwa aslinya ikan koi ini dari Sukabumi bukan dari kabupaten lain atau provinsi lain. Ini untuk mengembalikan citra ikan koi yang berasal dari Sukabumi ini,” ungkapnya. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi Kardina Karsoedi mengatakan, potensi ikan hias di Sukabumi cukup besar. Namun, lanjut dia, pihaknya mempunyai kendala soal lahan untuk budi dayanya. “(Potensi) cukup besar, karena memang kita tidak punya lahan untuk budi

daya konsumsi. Jadi, lebih banyaknya masyarakat yang dulunya pelaku perikanan akhirnya ke ikan hias. Soalnya bisa memanfaatkan di rumah tidak menggunakan lahan-lahan yang besar,” ujar Kardina. “Produknya juga banyak, cuman kita tidak bisa langsung menjual, biasanya ditampung di Bandung atau di Jakarta,” jelasnya mengakhiri. Ada berbagai jenis ikan hias dari delapan komunitas di Sukabumi yang ada di pasar ini, yakni komunitas ikan Maskoki, Cupang, Predator, Aquascape, Louhan, Discus, Arowana, dan komunitas ikan Guppy. (bbs/rie)

monitoring pendampingan terhadap kegiatan UPK paska Program. “Sebagai pertemuan tindak lanjut, kita sampaikan rencana Kegiatan UPK atau Cash Flow keuangan. Hal yang mendasar adalah kegiatan monitoring dari DPMD ke tiap-tiap upk sebagai pendampingan ter-

hadap kegiatan-kegiayan upk pasca program sejak 2014,” kata Ketua Asosiasi UPK, Ahmad Sapei kepada wartawan, Kamis (26/12). Tak cukup disitu, tim DPMD, Kabid PUEM, Agus S omantr i mengatakan, di respon positif dan siap menghadiri setiap kegiatan rapat koordinasi daerah asosiasi upk yang dilaksanakan triwulan. Bahkan, akan sering juga memanggil pengurus asosiasi. Untuk berdiskusi dan membahas tentang halhal yang berhubungan dengan kegiatan UPK. Sehingga terjalinnya sinergitas ini menjadikan UPK lebih dari sekedar pengakuan oleh Pemkab. Mengingat, Pemberdayaan di masyarakat Karawang bisa dilihat dari modal awal UPK se-Kabup-

ten Karawang yang awalnya Rp40 milyar menjadi Rp73 milyar saat ini. Bahkan telah menyalurkan dana sosial dari hasil keuntungan atau surplus laba bersih senilai Rp2 milyar lebih kepada masyrakat. Diantaranya sebut Alex, seperti santunan yatim piatu, jompo, bantuan ternak domba, nikah massal sunat masal, dan sosial keagamaan hingga beasiswa pendidikan. “Rencana kita di tahun 2020 Asosiasi UPK akan membentuk koperasi bersama dengan terbentuknya tim 11 untuk membentuk koperasi asosiasi,” ujarnya. Ia menambahkan, masih banyak kegiatan lainnya yang masuk RKTL bersama ini. (rie)


JUMAT, 27 DESEMBER 2019

PENDIDIKAN & KAMPUS

6

Kemendikbud Menggodok Rancangan Cetak Biru Pendidikan JAKARTA – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini tengah menyusun cetak biru (blue print) pendidikan Indonesia. Hal tersebut diungkapkan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim. Nadiem menyatakan, bahwa Kemendikbud sedang menggodok rancangan besar atau cetak

biru (blue print) pendidikan Indonesia. Naskah tersebut ditargetkan selesai dalam enam bulan ke depan. “Blue print sedang dibuat dan enggak bisa tergesatergesa dan harus dikemas dalam suatu strategi dan harus dilakukan dengan masak-masak. Harapannya dalam waktu enam bulan ini bisa selesai,” ungkap Nadiem. Lanjut Nadiem, saat

ini pihaknya sudah melakukan banyak riset dan mengumpulkan materi. Untuk itu, Ia berharap dalam enam bulan ke depan, blue print itu dapat selesai. “Karena kita sudah banyak materi dan riset, harus dikemas dalam suatu strategi. Harapannya dalam waktu enam bulan bisa selesai draftnya,” jelasnya. Nadiem menjelaskan, konsep Merdeka Belajar

yang baru diluncurkan adalah salah satu bagian dari cetak biru pendidikan Indonesia. Ia mencontohkan, salah satu bukti nyatanya terkait dikembalikannya soal USBN ke sekolah. Guru kemudian diminta untuk membuat sistem penilaiannya sendiri. “Mau guru itu kompetensi tinggi atau rendah, berpikir sendiri gimana caranya ya nilai murid saya. Gimana

saya bisa mengintepretasi kompetensi berstandar nasional menjadi bentuk penilaian yang relevan dan akurat untuk murid-murid saya,” terangnya. Nadiem menegaskan, salah satu hakikat seorang guru adalah bisa menilai sendiri siswanya. Oleh sebab itu, membuat sistem penilaiannya sendiri adalah suatu proses yang harus dilewati guru. (bbs/rie)

ANGGARAN Penyaluran DAK Harus Didasarkan Kebutuhan JAKARTA – Dana transfer daerah sebaiknya ut am aka n u n t u k d a era h ya ng b el um b isa mengalokasikan 20 persen APBD-nya untuk pendidikan. Pemerintah pusat harus memetakan kembali kebutuhan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan. Untuk anggaran DAK perlu dilihat secara komprehensif. Daerah mana saja yang sudah mampu mengalokasikan 20 persen angggarannya untuk pendidikan, dan mana saja yang belum mampu. “Anggaran pendidikan 20 persen itu bukan anggaran pendidikan secara umum. Tapi untuk investasi dan operasional, tidak termasuk gaji guru,” ujar Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan. Lanjut Cecep, pemerintah harus mempunyai dasar yang jelas ketika menyalurkan DAK. Penyaluran itu harus didasarkan pada kebutuhan. “Bukan karena lobi yang bagus jadi dapatnya banyak,” ujarnya. Menurut Cecep, soal aturannya, pendidikan merupakan layanan dasar dan urusan wajib pemerintah. Sehingga pemerintah di semua tingkatan turut mengurus pendidikan dengan kewenangan masing-masing. Cecep mengatakan, urusan pendidikan bisa dibagi antar pemerintah daerah dan pusat. Bukan semua menjadi tanggung jawab pusat, atau sebaliknya. “Pemprov punya lahan tapi tidak punya gedung. Gedungnya bisa oleh pemerintah pusat. Bisa juga sebaliknya,” katanya. Pemerintah pusat, daerah, jyga pemangku kepentingan lainnya harus duduk bersama dalam sebuah forum yang khusus membahas DAK. Sehingga tidak terjadi penganggaran ganda, juga mencegah adanya kebutuhan mendesak yang luput teranggarkan. “Mendikbud harus mengambil peran koordinasi sehingga DAK ini bisa sinergis dan sinkron,” katanya. Sebelumnya, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan, dana transfer daerah atau Dana Alokasi Khusus yang dikucurkan pemerintah pusat ke daerah ternyata tidak menimbulkan daya ungkit untuk memajukan pendidikan. Menurut pantauan DPR RI, DAK juga digunakan untuk keperluan lain di luar pendidikan. “Setelah kami cek, APBD belum 20 persen untuk pendidikan. Rata-rata baru 9 persen,” tuturnya. (bbs/rie)

AGUS NURYADIN/CIKARANG EKSPRES

PENDIDIKAN : Saat siswa Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) usai melakukan kegiatan belajar mengajar, Kamis (26/12).

Guru Honorer MDTA di Anak Tirikan BOJONGMANGU – Sejak diberhentikannya gaji untuk guru honorer Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) tahun 2015 oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Padahal perjuangannya sama yakni untuk mencerdaskan anak bangsa. Yang mengherankan adalah kenapa dahulu semua guru h o n o re r m e n d a p at k a n haknya, walaupun bentuknya melalui hibah. Kata

Kepala MDTA Darussalam Kampung Cirendeu Desa Sukabungah, Kecamatan Bojongmangu Ust. Suparna kepada Cikarang Ekspres u s a i m e n g a j a r, K a m i s (26/12). Menurut Suparna, seharusnya untuk gaji guru honorer MDTA jangan malah diputus atau diberhentikan. Pasti pemerintah bisa menggaji guru honorer MDTA, walaupun saat ini tidak harus dengan bentuk

Pelajar Berprestasi, Emil Beri Penghargaan BANDUNG – Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil memberikan uang kadeudeuh (bentuk kasih sayang dan apresiasi). Bagi para atlet yang telah berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XV dan Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) IX Tahun 2019 yang berlangsung di Jakarta, November lalu. Pemberian bonus dengan total Rp 2,205 miliar ini diberikan dalam seremoni Pemberian Penghargaan Bagi Insan Olahraga Jawa Barat pada Popnas XV, Peparpenas IX, dan Milenial Juara Tahun 2019 dengan tema ‘We Are Proud’ di Gedung Sate. “Atas nama Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat kami mengucapkan terimakasih atas kerja kerasnya, sehingga Jawa Barat dikenal sebagai gudang atlet berprestasi di Indonesia,” ujar Ridwan Kamil dalam sambutannya. Gubernur yang akrab disapa Emil ini mengatakan, uang kadeudeuh ini diberikan tidak hanya kepada para atlet yang mendapat medali, tapi juga kepada para atlet yang ikut serta membela Jabar di Popnas XV dan Peparpenas IX, pelatih, hingga official Kontingen Tim Jabar. Dalam acara tersebut, Emil pun berharap pemberian

uang kadeudeuh ini bisa menj a d i mot iv a si b a gi para atlet untuk terus mengharumkan nama Jabar. Adapun kontingen Jabar di Popnas XV/2019 berjumlah 331 orang yang terdiri dari 224 orang atlet, 36 orang pelatih, dan 51 orang official. Kontingen Popnas Jabar keluar sebagai juara umum dengan perolehan 37 emas, 34 perak, dan 28 perunggu, sekaligus menciptakan hattrick juara umum sejak 2015 di ajang dua tahunan ini. Sementara kontingen Peparpenas IX Jabar berjumlah 44 orang, terdiri dari 24 orang atlet, 5 orang pelatih, dan 15 orang official kontingen. Atlet-atlet Peparpenas Jabar berhasil meraih 9 emas, 4 perak, dan 3 perunggu. Untuk kontingen Milenial Juara, terdiri dari 1 orang pemuda pelopor tingkat nasional, 9 orang wirausaha muda pemula tingkat nasional, 1 tim marching band, dan 4 organisasi kepemudaan terbaik tingkat Jawa Barat. Selain itu, tahun ini Jawa Barat pun meraih prestasi sebagai juara umum di Pekan Olahraga dan Seni Pesantren Nasional (Pospenas) 2019 di Jawa Barat dan Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Korpri XV 2019 di Bangka Belitung. Atlet Jabar pun

hibah. Seperti yang saat ini oleh pemerintah kabupaten telah dikucurkan dana untuk guru majlis taklim, merebot masjid dan imam masjid. “Saya yakin guru honorer MDTA pun pasti bisa diberikan bantuan oleh pemerintah kabupaten,” tuturnya. Lanjutnya, terpaksa guru honor MDTA dibayar dari orangtua siswa yang dengan sukarela memban-

tunya. Ternyata orangtua siswa sadar, guru MDTA pun mengajarnya disesuaikan dengan kurikulum dari Kemenag. Bahkan dengan adanya MDTA anak-anak mendapatkan ilmu agama, sebagai pondasi menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa. “Dan Insya Allah SW T menjauhkan dari ajaran yang menyesatkan, sekaligus mencegah dari radikalisme,” tegasnya.

Salah seorang guru honorer MDTA mengatakan, memang benar ia mendapatkan gaji honor setiap bulannya sekitar 150 ribu rupiah dan dicairkannya setahun sekali. Tapi ia rasakan sangat bermanfaat bagi keluarganya. “Jangan sampai kami pun merasa dianak tirikan, kami sama dengan guru formal lainnya, berjuang untuk anak-anak bangsa agar cerdas,” pungkasnya. (ags)

KPAI Apresiasi Kebijakan Merdeka Belajar JAKARTA – KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) catatan kasus kekerasan sepanjang 2019 yang terjadi di lingkungan sekolah. Juga menyampaikan sejumlah rekomendasi terkait kebijakan pendidikan yang digaungkan oleh Kemendikbud. “KPAI mengapresiasi kebijakan Merdeka Belajar. Karena mengarahkan pembelajaran pada pendekatan belajar berpikir dan bernalar. Serta bukan menghafal dan menjawab soal-soal yang didominasi pilihan ganda,” ujar Ketua KPAI Sutanto. “Ini tentu sejalan dengan kepentingan terbaik bagi anak. Belajar didorong untuk menyenangkan, menyumbang prestasi di SEA Games 2019 Filipina. Di ajang multievent seAsia Tenggara itu, Emil berujar hampir 50 persen medali emas bagi Indonesia disumbang oleh atlet Jabar. Sementara untuk uang kadeudeuh atlet Jabar yang berprestasi di ajang Pospenas 2019 dan SEA Games Filipina 2019 akan dianggarkan di 2020. “Ini menandakan prestasi Jawa Barat datang dari konsistensi pelatihan yang baik, dukungan dari pemerintah, dan dukungan dari seluruh masyarakat,” tutur Emil. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi

Jabar Engkus Sutisna sementara itu mengatakan, pihaknya terus mendorong prestasi olahraga di Jabar khususnya melalui pendidikan dan pelatihan di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Pelajar (PPLP) Jabar. Menurut Engkus, peran PPLP bagi pembibitan dan pembinaan atlet di Jawa Barat cukup besar. “PPLP ini menjadi awal dari pembinaan atlet berprestasi. Dan selain PPLP, kami (Dispora) juga melakukan kegiatankegiatan kompetisi. Karena percuma ada atlet, tidak ada latihan, tidak ada kompetisi,” pungkasnya. (rls/rie)

memacu rasa ingin tahu dan sesuai kebutuhan anak,” lanjutnya. Namun, hal tersebut butuh persiapan matang di level guru dan sekolah. Guru dan sekolah harus dilatih dengan berbasis pada sekolah untuk membangun budaya baru yaitu literasi serta penalaran. Pelatihan guru harus diubah. Pelatih yang datang ke sekolah, bukan guru dipanggil pelatihan. “Kami sudah menyampaikan buku catatan kekerasan di pendidikan sepanjang 2019 dari hasil pengawasan bidang pendidikan. Alhamdulillah, Menteri Nadiem langsung merespons dengan keinginan memutus mata rantai kekerasan di sekolah,”

tambah Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listyarti. Lanjut Retno, sejak era otonomi daerah, Kemendikbud tidak memiliki kewenangan menegakkan sanksi terhadap guru pelaku kekerasan misalnya, karena kewenangannya di daerah. Sementara banyak daerah mengabaikan penegakan hukum terhadap pendidik yang menjadi pelaku kekerasan di sekolah. “Hal ini menjadi PR yang harus dipikirkan segera pemecahannya demi melindungi anak-anak selama berada di sekolah,” ungkapnya. KPAI menilai, Menteri Nadiem memiliki kepekaan dan tidak mentolerir kekerasan. (bbs/rie)


JUMAT, 27 DESEMBER 2019

PURWAKARTA-SUBANG

7

MIMBAR

Gerhana Bukan Tanda Bencana GERHANA matahari cincin yang terjadi pada Kamis (26/12/2019) menjadi satu momen yang banyak dinanti masyarakat. Ceramah berkenaan fenomena ini pun disuarakan di tiap masjid yang melaksanakan salat gerhana, tak terkecuali ceramah Ustaz Sa’ud Effendi. Sa’ud menyatakan bahwa gerhana merupakan tanda kebesaran Allah Swt yang tidak memiliki kaitan dengan peristiwa bencana ataupun kematian manusia. “Matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kebesaran Allah. Allah menciptakan benda-benda di langit maupun yang berada di bawah langit,” ungkapnya. “Dan gerhana ini tidak ada hubungannya dengan kematian atau kelahiran seseorang, juga dengan bencana alam dan sebagainya. Jangan dikait-kaitkan. Hal tersebut adalah fenomena yang terpisah,” lanjutnya. Hal tersebut juga dapat dirujuk pada Hadist Riwayat Bukhari Nomor 1044 yang berbunyi, “Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah.” Sa’ud mengatakan, sesuai dengan hadist di atas, apabila seseorang melihat fenomena tersebut, sebaiknya mereka memanjatkan doa dan bertakbir. Setelah itu, sebaiknya umat muslim mendirikan salat dan melakukan sedekah. “Berdoa nya bisa macam-macam, panjatkan doa yang kita butuhkan. Lalu bertakbir, dan dirikanlah salat. Rasulullah juga menyarankan agar umat muslim bersedekah pada saat gerhana,” ungkapnya. Dirinya menyebutkan, fenomena gerhana adalah bagian dari ayat-ayat Allah yang dapat disaksikan langsung di depan mata. Oleh karenanya, umat muslim perlu mengimani kejadian tersebut dan melakukan ibadah ketika fenomena gerhana berlangsung. (san*)

BELUM TERCAPAI: Kantor Pelayanan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purwakarta.

Purwakarta Belum Capai Target Soal Pencatatan Akta Kelahiran PURWAKARTA- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Purwakarta Sulaiman Wilman mengatakan, akta kelahiran anak di Purwakarta hingga akhir tahun 2019 baru mencapai 87% dari target nasional 95%. Namun pihaknya tetap berupaya, salah satunya den-

gan merangkul rumah sakit di Purwakarta untuk mempermudah pendataan. Bagi yang melahirkan di rumah sakit atau klinik nantinya akan langsung mendapat akta kelahiran. Dengan catatan, menyertakaan persyaratan pendukung. “Baru ada tiga rumah sakit yang sudah kerja sama menyoal akta kelahiran, Rumah Sakit Bakti Husada, RSUD Bayu Asih dan hari ini kita pendatangan kerja

sama dengan Siloam Hospitals Purwakarta,” ungkap dia di Aula Siloam Hospital Purwakarta, Kamis (26/12/2019). Menurutnya, dokumen kependudukan merupakan kebutuhan mendasar yang harus dimiliki masyarakat. Untuk itu, pihaknya membuka layanan berbasis daring untuk memudahkan penduduk beroleh dokumen tersebut. “Dengan adanya kerja sama

ini masyarakat akan diuntungkan, tidak usah repot mengurus akta kelahiran anak, dan kerja sama soal dokumen kependudukan ini akan menjadi program kami ke depan,” kata dia. Sementara, Direktur Siloam Hospitals Ir wan Ga n d a na m e n gat a k a n , kerja sama ini merupakan penambahan layanan baru bagi yang melahirkan di Siloam Hospital Purwakarta. Menurutnya, pengurusan

pembuatan akta kelahiran dan kartu keluarga dilakukan oleh pihak rumah sakit. Orang tua bayi hanya perlu menyiapkan dokumen kelengkapan seperti KTP suami istri, kartu keluarga, dan sejumlah dokumen sesuai ketentuan Disdukcapil. “Layanan pembuatan akta kelahiran ini sudah dapat dinikmati oleh bayi yang lahir di Siloam Hospitals Purwakarta mulai 1 Januari 2020,” ujar Irwan. (san*)

Jumlah Penghuni Lapas Dua Kali Lipat dari Kapasitas PURWAKARTA - Lembaga Pemasyarakat (Lapas) Kelas II B Kabupaten Purwakarta mengalami kelebihan kapasitas. Mewakili kepala lapas, Kasi Binapi Giatja, Asep Saripudin mengatakan, jumlah penghuni lapas saat ini sebanyak 504 orang yang diisi oleh narapidana dan tahanan sementara. “Lapas Purwakarta hanya mempunyai kapasitas 250 orang, sementara jumlah penghuni hari ini sebanyak 504, artinya kelebihan kapa-

sitas sebesar 102%,” ungkap dia, Kamis (26/12/2019). Meskipun begitu, penghuni lapas saat ini berkurang setelah adanya surat edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang mengatur tentang percepatan atau crash program berkenaan pemberian cuti bersyarat, cuti menjelang bebas, dan pembebasan bersyarat. Crash program dilaksanakan melalui penyederhanaan persyaratan administratif, berupa penyederhanaan isi dokumen

INFO RUMAH SAKIT PURWAKARTA RSUD Bayu Asih Telp: 0264-200100- 0264-202215 RSU Siloam Telp: 0264-8628900- 0264-212674 RSU MH. Thamrin Telp: 02648222222- 02648222221 RSU Rama Hadi Telp: 0264-202136- 0264-8225679 RS Ibu dan Anak Asri Telp: 0264-211680- 0264-219047 RSU Amira Telp: (0264) 8221191 RS Ibu dan Anak Dian Telp: 0264-270219 RSU Holistic Telp: (0264) 8223434- (0264) 8223477 RSU Bhakti Husada II Telp: 0264-8225344- 02648225255 RSU Karina Medika Telp: 0264-8220544- 0264-8301768

penelitian kemasyarakatan yang dibuat oleh pembimbing kemasyarakatan dan penunjukkan pembimbing kemasyarakatan sebagai penjamin apabila narapidana yang bersangkutan tidak memiliki penjamin. “Crash program dilaksanakan sampai dengan 31 Maret 2020 dan hanya diberlakukan untuk narapidana yang sudah memasuki 2/3 masa pidana yang jatuh sampai dengan tanggal 31 Desember 2019,” ujar dia.

Hingga akhir tahun ini, katanya, sebanyak 26 orang telah mengikuti sidang tim pengamatan permasyarakatan agar bisa mengikuti program tersebut. Dia berharap program itu bisa memecahkan masalah daya tampung lapas Purwakarta. “Karena kondisi tersebut berimplikasi terhadap timbulnya permasalahan yang dapat menghambat pelaksanaan tugas, fungsi serta pencapaian tujuan pemasyarakatan,” kata dia. (san*)

Lapas Kelas II B Kabupaten Purwakarta

Jelajah Alam Bareng Komunitas Bandung CRF CIWIDEY – PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda Jawa Barat mengajak dari komunitas Bandung CRF untuk mengikuti acara Jelajah Alam – Honda CRF150L pada 21 Desember 2019. Sebanyak 85 bikers menjajal ketangguhan Honda CRF150L dengan dua jalur off-road dan on-road sambil menikmati keindahan alam sekitar di jalur yang dilalui di daerah Ciwidey, Jawa Barat. Ajang yang diikuti oleh para pecinta Honda CRF150L ini merupakan fun ride adventure bersama dengan konsumen Honda CRF150L untuk memberikan experience terhadap motor on-off sport sejati ini. Adapun jarak yang ditempuh di event Jelajah Alam ini sekitar 72 km dengan rute yang dilewati jalan berbatu, hutan pinus, tanah

JELAJAH: Kmunitas Bandung CRF saat acara Jelajah Alam – Honda CRF150L

dan aspal. General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Lo-

General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.

gistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan acara ini diselenggarakan sebagai bentuk

apresiasi kami serta menjadi ajang silaturahmi bagi semua konsumen Honda

CRF150L. Kami juga ingin memberikan pengalaman mereka untuk mencoba ketangguhan Honda CRF150L. Tidak hanya fun adventure namun juga pada kegiatan ini menggelar aksi sosial dengan memberikan bantuan berupa uang tunai untuk Masjid AlIslam di daerah KP Waru Ciwidey. Tiba di finish, seluruh peserta diajak untuk berbagi pengalamannya dengan seluruh bikers yang hadir dan diberikan sosialisasi mengenai Honda Community ID. DAM juga menyiapkan beberapa varian warna Honda CRF150L yang bisa dicoba secara langsung di area riding test oleh konsumen, untuk mencoba ketangguhan dari Honda CRF150L. Di akhir acara, tim Safety Riding DAM juga memberikan sosialiasi kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman kepada seluruh bikers yang hadir. (rls)

Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


METRO

PURWAKARTA-SUBANG

8

JUMAT, 27 DESEMBER 2019

MEDIA GATHERING

HASAN/KBE

SOAL INFERTILITAS: Acara Media Gathering Siloam Hospitals Purwakarta.

Waspadai Infertilitas pada Wanita PURWAKARTA - Siloam Hospitals Purwakarta mengundang puluhan wartawan daerah penugasan Purwakarta, Subang dan Karawang (Purwasuka). Wartawan mendapat presentasi tentang materi infertilitas atau kemandulan pada wanita usia subur. "Pada wanita infertilitas dapat disebabkah oleh beragam kondisi. Di antaranya akibat tersumbatnya saluran telur atau dalam istilah medis obstruksi di saluran tuba fallopil," ucap dr Tia Indriana SpOG dalam paparannya, pada Kamis (26/12/2012). Wanita memiliki dua saluran telur di kiri dan kanan. Jika terjadi sumbatan di kedua saluran tersebut, akan mengakibatkan tidak bertemunya sel telur dan sperma. "Sehingga idak terjadi pembuahan ataupun kehamilan Deteksi adanya obstruksi di saluran tuba bisa dilakukan dengan pemeriksaan MSG," ujar dr Tia. Kemandulan sendiri bisa diupayakan sembuh. Salah satunya dengan pemeriksaan HSG. HSG bisa meningkatkan fertilitas pada wanita yang pernah menjalani pemeriksaan. Terutama pada wanita yang mengalami masalah pada saluran telur. "Alasannya, cairan kontras yang disemprotkan ke rahim terkadang bisa membuka saluran telur yang tersumbat sehingga membantu wanita yang bersangkutan bisa hamil," kata Tia. Selain membersihkan sumbatan, pemeriksaan ini juga bisa meluruskan saluran telur, menstimulasi sel silia di saluran telur atau meningkatkan cairan mukosa di leher rahim (serviks). "Yang kesemuanya mendukung terjadinya kehamilan," demikian dr Tia. (san)

HARGA-HARGA

STABIL: Kebun sayuran di Sukatani Purwakarta.

Harga Sayuran Tak Terpengaruh Produk Lokal PURWAKARTA- Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Rachlan Suherlan angkat bicara mengenai kenaikan harga sayuran menjelang akhir tahun. Menurutnya, kenaikan harga tidak selalu dipengaruhi oleh produksi lokal, tetapi juga acara-acara tertentu seperti hari besar keagamaan atau pergantian tahun. Dia mengakui ada sejumlah komoditas yang secara spesifik harganya mengalami kenaikan dengan tingkat kenaikannya yang beragam. “Untuk di Purwakarta harga cabai, bawang, dan komoditas lain memang ada kenaikan. Kalau untuk beras cenderung stabil,” ujar dia, Kamis (26/12/2019). Dia mengatakan, perkebunan sayuran di Kabupaten Purwakarta terdapat di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Bojong, Darangdan, Wanayasa, dan Kiarapedes. Hasil produksi perkebunan di empat kecamatan itu memang belum dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Namun sejauh ini, pihaknya sering memberikan motivasi agar hasil panen dapat maksimal, dan mempertahanan cocok tanam yang sudah ada. “Saya sering bilang jika bercocok tanam sayuran memiliki aspek menjanjikan dari segi ekonomi,” kata Agus. (san)

HASAN KOBRA/KBE

BEMASALAH: Salah satu proyek perumahan di Kabupaten Purwakarta.

Ratusan Perumahan Bermasalah n Terkait Fasum

dan Fasos n Distarkim Gandeng Kejaksaan PURWAKARTA- Maraknya pemukiman komers i l at au p e r u ma ha n d i Kabupaten Pur wakar ta terus mengalami perkembangan pesat. Hal tersebut dinilai banyak pihak bahwa perekonomian masyarakat Pur wakarta mengalami peningkatan. Namun persoalan perumahan adakalanya mengalami persoalan seperti halnya terkait penyerahan

Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos), menurut data dari Dinas Tata Ruang Dan Pemukiman (Distarkim) Purwakarta, ratusan perumahan masih bermasalah terkait fasum dan fasos. Terkait persoalan tersebut Kepala Distarkim Agung Wahyudi saat ditemui KBE di ruang kerjanya mengatakan, persoalan sulitnya membenahi penyelesaian fasum dan fasos menjadi aset Pemkab purwakarta, maka pihaknya mengambil terobosan yaitu menggandeng pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Purwakarta dalam penyelesaian penyerahan fasum dan fasos.

“Karena mengalami kesulitan dalam pengambil alihan fasum dan fasos perumahan yang akan jadi aset Pemda, maka pihak Distarkim bekerjasama menggandeng pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta,” terang Agung Wahyudi, pada Kamis (26/12/2019). Langkah Distarkim tersebut, dengan menggandeng pihak Kejaksaan, belum lama ini ada beberapa perumahan sudah menyerahkan fasum dan fasosnya, kurang lebih sebanya 13 Perumahan. “Sampai saat ini data kemajuan pengembang menyerahkan PSU fasos-fasum baru sebanyak 13 pengem-

bang saja,” kata Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Purwakarta, Dodi Wiraatmadja. Bahkan menurut Dodi, Hal tersebut tentunya merugikan pihak pemerintah daerah maupun konsumen perumahan, dikarenakan tidak mendapatkan layanan pemeliharaan maupun dimanfaatkan sebagaimana mestinya. “Sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang perumahan, dan SKK dari Distarkim Purakarta kami jaksa pengacara negara akan mengundang pengembang properti nakal di Purwakarta untuk diminta menyerahkan PSU

fasos-fasum tersebut sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegas Dodi. (san)

…Karena mengalami kesulitan dalam pengambilalihan fasum dan fasos perumahan yang akan jadi aset Pemda, maka pihak Distarkim bekerjasama menggandeng pihak Kejaksaan Negeri Purwakarta untuk menyelesaikannya…” Agung Wahyudi (Kepala Distarkim Purwakarta)

Dokter Siloam: Waspadai ISPA Saat Pancaroba PU RWA K A RTA- Pa d a peralihan musim atau pancoroba, terdapat beberapa hal yang perlu diwaspadai terkait risiko sejumlah penyakit yang bisa dialami setiap orang. Direktur Siloam Hospitals Irwan Gandana mengatakan, pada peralihan musim anggota tubuh memang rawan terserang penyakit. Satu di antaranya adalah infeksi saluran pernapasan.

RS Siloms Hospital Purwakarta

Biasanya penyakit tersebut menyerang pada anak usia dini atau orang usia lanjut. Di usia tersebut, pertahanan tubuh tidak sebaik usia produktif. “Kalau yang anak-anak daya tahan tubuhnya belum terbentuk dengan baik, sementara di usia lanjut sudah mulai tidak bagus,” ujar dia di Aula Siloam Hospitals, Kamis (26/12/2019). Ir wan menganjurkan,

masyarakat bisa menambah asupan gizi yang terkandung di dalam sayuran dan buah-buahan sehingga kondisi tubuh tetap baik. “Kalau perbanyak minum air putih itu sudah menjadi suatu keharusan,” kata dia. Irwan menambahkan, masyarakat juga harus mewaspadai kondisi air dampak peralihan musim kemarau ke musim hujan karena bisa menganggu pencernaan. (san*)

Umat Islam di Subang Gelar Solat Gerhana SUBANG- Gerhana matahri yang terjadi sekitar pukul 11.45 WIB bisa dilihat dari sejumlah Kota di Indoneia. Salah satunya dari Kota Subang. Gerhana Matahari Cincin

ini disambut warga Subang dengan takbir dan sholat Gerhana di sejumlah masjid dan musola. Sebagian warga lain mengabadikan peristiwa gerhana ini dengan handphone.

Wati misalnya, warga Subang Kota ini mencoba memotret Gerhana Matahari dari handphonenya. Dari hasil jepretannya, Wati mengaku takjub dengan

peristiwa alam tersebut. “Subhannalah, saya takjub dengan melihat fenomena alam ini, ini bentuk Kekuasaan Allah SWT,” ujarnya. Gerhana matahari sendiri

merupakan fenomena ketika posisi bulan terletak di antara bumi dan matahari sehingga terlihat menutup sebagian atau seluruh cahaya matahari di langit bumi. (red)

Gerakan Pemuda Bertani Menggeliat di Kabupaten Purwakarta Anak Muda Produktif Bepenghasilan Rp 7 Juta per Bulan Gerakan Pemuda Bertani tengah menggeliat di Kabupaten Purwakarta seperti di Kecamatan Wanayasa, Kiarapedes dan sekitarnya. Mereka membuktikan bahwa petani mendapatkan penghasilan lebih baik ketimbang pekerja. Dalam jangka waktu tiga tahun, seorang petani muda di Purwakarta bisa menghasilkan keuntunga n m i n i ma l Rp 7 Ju t a per bulan. Salah seorang petani muda yang mengalami itu adalah Ananda Dwi Septian (24). Boti, sapaan akrabnya, dulu memilih bekerja di bagian pengemasan salah satu pabrik yang ada di Purwa-

karta setelah lulus Sekolah Menengah Atas, 2013 silam. Upah yang diterima saat itu sesuai nilai Upah Minimum Kabupaten Purwakarta yang masih di bawah empat juta rupiah. “Saya bisa memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari keluarga tapi tidak bisa menabung,” kata Boti saat ditemui di kegiatan Hajat Tani di Dapur Harapan Nusantara Kecamatan Wanayasa beberapa waktu lalu. Selain itu, bekerja di pabrik dirasa tidak membuatnya berkembang. Pemuda berbadan gempal itu pun akhirnya mengundurkan diri setelah bekerja selama sekitar satu setengah tahun lamanya. Boti berharap mendapatkan pekerjaan yang lebih baik namun kenyataannya berbeda. Ia justru tidak kunjung bekerja selama

PRODUKTIF: Para petani muda di Purwakarta terus berkarya dan dalam satu bulan mereka bisa meraup Rp 7 juta dari bertani.

dua tahun setelah itu. Untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, ia terpaksa membuka usaha isi ulang pulsa seluler. Terakhir, ia mulai ter-

dorong bertani setelah bergaul dengan Himpunan Pemuda Tani Purwakarta (Hidata). “Saya nabung sedikit demi sedikit dari usaha tersebut sampai akhirnya

terkumpul Rp3,5 juta untuk modal bertani,” ujarnya. Keinginannya ber tani memanfaatkan lahan seluas 5.000 meter persegi milik orang tuanya tern-

yata juga tidak mudah. Boti mengaku tidak direstui orang tuanya yang bukan berasal dari keluarga petani. Mereka menganggap penghasilan petani relatif rendah. Namun seiring berjalannya waktu, Boti mampu mematahkan anggapan tersebut. “Sekarang, keluarga saya yang lain jadi ikut bertani seperti saya bahkan mereka belajar dari saya,” katanya merasa bangga. Boti memilih bertani berbagai jenis sayuran seperti mentimun, cabai, hingga k a ca n g p a n ja n g . Ha s i l produksinya sudah bisa masuk ke pasar-pasar modern di dalam dan luar daerahnya. Sisanya, dibeli oleh tengkulak. “Saya belum bisa masuk standar ke supermarket. Soalnya baru kelas B, yang diterima kelas A,” ujar Boti.

Menurutnya, fokusnya saat ini ialah meningkatkan kuantitas produksi sambil terus berupaya meningkatkan kualitasnya. Selain itu, yang terpenting semangatnya dapat memotivasi para pemuda lain untuk ikut bertani. Dengan banyaknya petani, Boti tidak merasa tersaingi. Namun, hal itu justru akan semakin memajukan sektor pertanian dan menggerakkan perekonomian daerah. Boti mengajak para p e mu da u ntu k b e r ta n i melalui kelompok Petani Muda Mandir i di D esa Margaluyu, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta yang ia ketuai sendiri. “Sekarang sudah ada 20 anggota. Tak hanya pemuda berusia 30 tahun ke bawah tapi banyak juga petani orang tua yang mau gabung,” ujarnya. (red)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 27 Desember 2019 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu