HARIAN UMUM
KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA
SELASA, 27 APRIL 2021
BACA RUBRIK LAPOR NDAN BACA HALAMAN 8 GEMA RAMADAN
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO. ID
AJEGILE, HARGA KEBUTUHAN POKOK MULAI MEROKET KARAWANG- Harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional wilayah Kabupaten Karawang, mengalami kenaikan sejak beberapa hari terakhir. Sesuai dengan pantauan di beberapa pasar tradisional sekitar Karawang,
HARGA Rp3.000
KARAWANGBEKASIEKSPRES_OFFICIAL
Senin, harga bawang merah mencapai Rp28.200 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya Rp27.800 per kilogram.
1.001 TAKJIL ALA GINA SWARA BACA HALAMAN 6 METRO BEKASI
BACA HALAMAN 2 METRO KARAWANG
KERJA EKSTRA TUTUP BATAS KOTA
Nekat Mudik, TPP ASN Dipotong 50% SEMENTARA itu, pemerintah memberlakukan kebijakan larangan mudik 2021 selama 6-17 Mei. Selain itu, pemerintah juga memperketat syarat bepergian atau pengetatan sebelum dan sesudah larangan mudik Lebaran 2021. Kepala BKPSDM Karawang, Aang Rahmatullah melalui Kepala Bidang Kesejahteraan
14 TITIK PENYEKATAN DI KARAWANG DIJAGA 24 JAM
Utak-Atik Kabinet Tinggal Hitung Hari
KARAWANG- Sebanyak 14 titik penyekatan di Karawang disiapkan untuk mencegah pergerakan para pemudik. Dari jumlah tersebut ada beberapa titik yang jadi prioritas penyekatan dan akan mendapat penjagaan 24 jam. Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh mengaku telah menggelar pertemuan dengan TNI, Polri, Satpol PP, Dishub untuk menyiapkan pos penyekatan. Berdasarkan hasil pertemuan itu disimpulkan akan ada 14 titik penyekatan di Karawang. “Tadi sudah dirapatkan, oleh semua tim, dari TNI-Polri, Satpol PP, juga Dishub untuk menyiapkan skema penyekatan mudik di 14 titik,” kata Aep saat ditemui usai rapat di Aula Husni Hamid Pemkab Karawang, Senin (26/4). Dia menyebut dari 14 titik penyekatan akan ada beberapa pos yang menjadi prioritas. Titik tersebut akan dijaga selama 24 jam oleh petugas gabungan. “Ini kan ada 14 titik, tentunya tadi hasil ra-
JAKARTA- Reshuffle kabinet bakal dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Ini setelah adanya pengabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dan penambahan Kementerian Investasi. Namun sampai saat ini, Presiden Jokowi belum juga melakukan perombakan kabinetnya tersebut. Sehingga publik masih bertanya-
Pagi-Pagi Saling Bacok di Pasar Wadas KARAWANG - Duel antara dua pemuda asal Kecamatan Cilamaya Kulon dan Kecamatan Lemahabang terlibat baku hantam dengan senjata tajam di Pasar Lemahabang, Senin (26/4) pukul 10.30 wib. Akibatnya salah seorang pemuda terkapar bersimbah darah. Dengan kepala bocor terkena sabetan senjata
GAYA HIDUP Jurus Menanam Peach dan Aprikot di Rumah Di negara tropis, buah impor –seperti persik, aprikot, plum, hingga aneka ragam beri– termasuk buah eksotis. Ada anggapan, pohon buah-buah tersebut tak mungkin tumbuh di iklim Indonesia. Padahal, itu tidak benar, lho. ----BERAGAM pohon buah impor tumbuh subur. Buahnya pun lebat. Ada peach, aprikot, plum, dan banyak lainnya. Foto-foto pohon buah yang subur di laman Instagram Homegarden itu bukan diambil dari kebun luar negeri. Melainkan, dari rekanan petani di tanah air. Pemilik nursery Homegarden Erni Jaya-
Cerita Pesantren Jeha di Eks Lokalisasi Dolly dan Jarak
Sempat Dicibir Ganggu Aktivitas Prostitusi Sejak 2008, Pondok Pesantren Jauharotul Hikmah (Jeha) berdiri. Lokasinya tak lazim, yaitu berada di episentrum kawasan Dolly dan Jarak. Kini, satu di antara tiga tempat yang dijadikan lokasi pendidikan agama itu hampir tutup lantaran masa kontrak segera berakhir. Namun, seperti janji Tuhan, selalu ada kemudahan di dalam kesulitan.
RUMAH tua itu berada di Jalan Kupang Gunung Timur I. Berjarak 50 meter dari mulut gang. Meski memiliki tiga lantai, bangunan tua tersebut terlihat sederhana. Wa r g a a s l i m e t r o p o lis tentu tidak asing dengan nama Jalan Kupang Gunung Timur 1. Sebab, dulu wilayah itu dikenal sebagai Gang Dolly. Tem-
pat lokalisasi terbesar di Surabaya berdiri. Sebelum pemkot melakukan penutupan. Sisa-sisa sejarah Dolly masih terlihat jelas. Sebab, puluhan tahun lokalisasi itu bersemayam di tempat tersebut. Salah satunya di rumah tua itu. Di bagian depan rumah, menempel identitas bangunan tersebut. Ter-
Kontak Redaksi: Suhlan: 081806630196, Mahesa: 082298163255. Kontak Iklan: Tohiri: 081279676016, Hayatullah: 085379686339
ISTIMEWA
AKTIVITAS RELIGI: Guru mengajari santri mengaji di Pondok Pesantren Jeha. Aktivitas tersebut berlangsung di bangunan bekas wisma. (Ariski Prasetyo/Jawa Pos) Email: karawangbekasiekspres@gmail.com, redaksikarawangbekasi@gmail.com
SELASA, 27 APRIL 2021
METRO KARAWANG
KARAWANG BEKASI
2
MUI Imbau Lansia Segera Lakukan Vaksinasi Kerja Ekstra Tutup Batas .... KARAWANG – Ketua MUI Kabupaten Karawang, Dr. K.H Tajuddin Nur mengimbau kepada warga lanjut usia (lansia) ikut divaksinasi. Agar menambah kekebalan tubuh terhadap serangan covid-19. “Mari kita dukung penuh pelaksanaan vaksinasi covid 19 di Kabupaten Karawang untuk percepatan pencegahan dan penanggulangan pandemi covid 19. Virus ini telah banyak menelan korban jiwa yang sebagian besar berusia diatas 60 tahun,” ujar Dr. K.H. Tajuddin Nur. Dengan mengikuti vaksinasi, kata Dr. KH. Tajuddin Nur sama saja telah membantu pemerintah dalam menekan angka kematian akibat covid 19. Untuk seluruh umat islam di Karawang agar ikut vaksinasi agar memiliki kekebalan tubuh. “Islam menganjurkan setiap manusia untuk selalu
berikhtiar dan berdoa, meski hasil akhirnya kembali kepada Kuasa Allah SWT,” ungkap Dr. KH. Tajuddin Nur. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karawang gencar mensosialisasikan vaksinasi bagi lansia. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menargetkan para kelompok usia rentan terpapar Covid-19 tersebut sudah divaksin. Untuk itu, ia memerintahkan agar tak hanya Puskesmas yang menggelar vaksinasi bagi lansia namun juga RSUD Karawang harus aktif dan mencapai target vaksin. Hal itu menunjukkan Pemkab Karawang sangat serius dalam memerangi pandemi Covid-19. “Jadi bukan hanya puskesmas saja yang gencar vaksin. Tapi saya perintahkan RSUD untuk ikut serta dan gencar
agar target vaksin sesuai,” ujar Cellica. Cellica menuturkan, bahwa sejatinya masyarakat umum sudah mengantre untuk divaksin. Namun, ia komitmen untuk memberikan prioritas agar para lansia tersebut mendapatkan vaksin. Bahwa vaksin aman bagi siapapun. Oleh karena itu, ia berterima kasih kepada 48 lansia yang hari ini di vaksin di RSUD Karawang. Kelompok lansia yang dimaksud adalah orang yang sudah berusia 60 tahun lebih. Target saat ini adalah seluruh PNS yang memiliki orang tua atau kakek/nenek mendaftarkan. Vaksin juga terbuka bagi masyarakat umum yang sudah berusia 60 tahun ke atas. “Segera daftarkan orang tuanya ke puskesmas dan RSUD. Gratis dan aman,” ujar bupati. (bbs/rie)
Nekat Mudik, TPP .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Disiplin dan Kepangkatan, Dudi menjelaskan bahwa berdasarkan Regulasi larangan mudik Lebaran 2021 diatur dalam Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 dari Satgas Penanganan Covid-19 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Covid-19 Selama Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriah. Sementara pengetatan bepergian itu tertuang dalam Addendum Surat Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021. “Kami mengikuti atauran pemerintah pusat berdasarkan surat edaran tersebut,” ucapnya. Dudi juga menjelaskan untuk menjamin ASN tidak melakukan mudik lebaran seperti yang diterbitkan pemerintah pusat membuat aturan potongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). “Bagi ASN yang melanggar tentunya akan diberikan
sanksi pemotongan TPP sebesar 25% dan bahkan sampai 50%. Tegantung dari jenis pelanggarannya,” ucap Kepala Bidang Kesejahteraan Disiplin dan Kepangkatan BPKSDM Karawang, Dudi saat ditemui Onediginews.com di ruangan kerjanya, Senin (26/4). Kemudian, aturan larangan mudik 2021 tidak berlaku untuk distribusi kendaraan logistik. Selain itu, aturan larangan mudik Lebaran 2021 juga tak berlaku untuk mereka yang bekerja atau dinas, kunjungan keluarga sakit, kunjungan duka, ibu hamil dan persalinan. Pemerintah juga mengatur kewajiban Surat Izin Keluar Masuk atau SIKM bagi kelompok yang diperbolehkan melakukan perjalanan tersebut. Merujuk pada aturan larangan mudik Lebaran 2021 yakni Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik, setiap perjalanan nonmudik selama
Hari Raya Idul Fitri 1442 H wajib membawa SIKM. Dalam Adenum SE Satgas Penanganan Covid-19 No m o r 1 3 Ta hu n 2 0 2 1 dijelaskan bahwa pelaku perjalanan transportasi darat pribadi, hanya diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1 x 24 jam sebelum keberangkatan. Imbauan tersebut juga bisa dipenuhi dengan tes GeNose C19 di rest area sebagai persyaratan melanjutkan perjalanan dan akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. Demikian juga jika ingin pergi ke luar kota naik bus atau angkutan darat lainnya. Pelaku perjalanan transportasi umum darat akan dilakukan tes acak rapid test antigen/tes GeNose C19 apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah. (bbs/mhs)
Jurus Menanam Peach .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES ningrum menceritakan, ada beberapa jenis tanaman buah impor yang bisa tumbuh baik di Indonesia. ’’Yang sudah terbukti bisa beradaptasi sampai berbuah di iklim kita ada peach atau kalau di Korea, disebut bogsung-a. Yang dibudidayakan juga ada beberapa jenis,” ungkapnya. Selain itu, ada aprikot, plum, dan pir. Ditambah beberapa tanaman yang lebih dulu familier seperti stroberi, apel, dan anggur. Erni menilai, ada salah kaprah terkait tanaman buah eksotis di tanah air. Banyak orang mengira, pohon-pohon buah itu hanya bisa ditanam di dataran tinggi. Atau, daerah yang beriklim sejuk. ’’Itu stigma yang keliru. Tanaman seperti persik, aprikot, dan anggur justru lebih suka cuaca hangat agar bisa berbunga,” lanjut pekebun yang berbasis di Malang tersebut. Dengan begitu, iklim tropis sebenarnya pas untuk
beberapa jenis tanaman buah. Erni menjelaskan, pohon buah impor lebih dulu diadaptasikan dengan iklim Indonesia. Pohon ditanam di kebun-kebun jaringan petani rekanan Homegarden. Jika berhasil tumbuh baik, biasanya pohon itu akan mulai belajar berbuah.’’Kalau adaptasinya berhasil, mulai berbuah di sekitar umur 2–3 tahun. Maksimal 5 tahun,” paparnya. Tanaman produktif itulah yang kelak jadi indukan untuk bibit-bibit baru. Perawatan pohon buah impor nyaris sama dengan pohon buah pada umumnya. Erni menilai pemakaian media tanam organik bisa meminimalkan risiko kerusakan tanaman. Nah, bagi yang tertarik menanam pohon buah eksotis, dia menyarankan memilih peach dan aprikot. Tumbuhan dari keluarga Rosaceae itu relatif mudah ditanam. Jika mendapat perawatan
maksimal, tanaman akan mulai berbunga di rata-rata usia 1–1,5 tahun. Persik dan aprikot bisa berbuah lewat penyerbukan alami. Dengan catatan, bunga dirawat dengan baik. ’’Saat mulai masuk fase buah, kami stop pupuk kimia. Diganti dengan pupuk organik padat,” lanjut Erni. Menurut dia, rasa buah tak terlalu banyak berubah. ’’Rasanya sama (seperti yang ditanam di negara asalnya). Di awal adaptasi, ukuran buah biasanya lebih kecil,” paparnya. Di panen selanjutnya, hasilnya akan lebih baik. Erni menilai, meski serupa, aprikot dan peach memiliki karakteristik buah berbeda. Tekstur aprikot lebih lunak ketimbang peach yang renyah. ’’Saat belum matang, cenderung kenyal,” imbuhnya. Erni menyatakan, pohon buah –baik impor maupun lokal– membutuhkan ketelatenan dan perhatian ekstra. Perawatan harus dilakukan tanpa putus, dari awal tumbuh hingga berbuah. (*)
AJEGILE, HARGA KEBUTUHAN .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Kemudian harga bawang putih, kini mengalami kenaikan dari Rp25.700 menjadi Rp26.400 per kilogram. Lalu harga beras medium naik dari Rp9.200 menjadi Rp9.300 per kilogram. Untuk beras premium kini dijual Rp10.600 per kilogram atau naik dari harga sebelumnya Rp10.500 per kilogram. Begitu juga dengan daging
ayam, pada Senin ini harganya naik menjadi Rp32.600 dari harga sebelumnya Rp32.400 per kilogram. Selanjutnya daging sapi kini dijual Rp124.400 per kilogram. Harga daging itu naik dibandingkan beberapa hari sebelumnya Rp123.000 per kilogram. Sejumlah pedagang mengakui kenaikan harga itu
terjadi sejak sekitar sepekan lalu. Akibat kenaikan itu, para pedagang merasakan dampaknya. “Dengan kenaikan harga itu, ya pembeli mengurangi pembelian. Seperti sebelumnya membeli 4-5 kilogram daging, tapi gara-gara kenaikan harga, mereka hanya membeli 2-3 kilogram,” ungkap Dasep, seorang penjual daging di pasar tradisional Karawang. (bbs/mhs)
dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES pat, ada beberapa titik yang memang prioritas untuk dijaga 24 jam, seperti di Tanjungpura, dan di Karawang Timur yang menuju Bandung,” ungkapnya. Ditemui terpisah, Kasat Lantas Polres Karawang AKP Rizky Adi Saputro,mengungkapkan polisi akan memfokuskan
operasi di pintu gerbang Tol Karawang Barat dan Tanjung Pura yang jadi jalur utama Pantura. Dalam operasi ini, kendaraan yang memasuki wilayah Karawang terutama kendaraan dengan plat nomor daerah luar akan diperiksa kelengkapannya. Termasuk kelengkapan hasil tes negatif
Swab PCR atau Antigen maksimal 1x24 jam. Sanksi terberat bagi pemilik kendaraan yang tidak memenuhi syarat adalah diputarbalikan ke daerah asal. “Meski operasi pra masa pengetatan mudik Lebaran dimulai pada 22 April, tapi bukan berarti semua kendaraan diputarbalik. Pada tanggal 22 April sampai 5 Mei, belum dilarang orang melakukan kegiatan trans-
portasi, boleh bertransportasi selama memenuhi syarat berupa hasil tes PCR atau antigen,” ucapnya. Sementara itu, pada saat larangan mudik yang dimulai 6 hingga 17 Mei, pihaknya akan menunggu arahan lebih lanjut dari Polda Jabar. “Untuk pelarangan mudik, di 6 sampai 17 Mei menunggu rapat lanjutan bersama Polda,” ujarnya. (bbs/mhs)
tak berhak intervensi. “Sehingga oleh karena hak prerogatif Presiden adalah hak subjektif Presiden RI yang dijamin konstitusi. Maka kami dari PDIP menyerahkan keputusan hal tersebut kapan mau dilaksanakan, siapa pejabat mau diangkat, itu menjadi wewenang sepenuhnya Pak Jokowi sebagai Presiden,” katanya. Diketahui, isu kocok ulang kabinet atau reshuffle mencuat kembali seiring usulan
Presiden Jokowi untuk meleburkan Kemenristek menjadi satu di bawah Kemendikbud. Di sisi lain, pembentukan Kementerian Investasi telah disetujui oleh DPR. Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin juga membenarkan kepala negara bakal melantik dua menteri baru. Dia pun meminta publik menunggu keputusan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut. (bbs/mhs)
golok dan badik,” ujar Idat, Kepala UPTD Pasar Lemahabang. Sejumlah jejaring media sosial langsung ramai unggahan keributan di Pasar Wadas. Beberapa saksi diantaranya mengaku tidak tahu menahu motif dan pemicu “duel” kedua pemuda tersebut. Diduga pemicunya lantaran rebutan perempuan. Tragedi
berdarah tersebut berlangsung begitu dadakan dan singkat hingga membuat geger masyarakat pasar. Dikonfirmasi, Kapolsek Lemahabang, Iptu Supriyanto belum memberikan keterangan secara resmi kejadian keributan hingga b e r u ju n g p e m b a c o k a n s enjata tajam ters ebut sampai berita ini di tulis. (rie/mhs)
Utak-Atik Kabinet Tinggal .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES tanya siapakah yang akan mendudukin nomenklatur baru itu. Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ahmad Basarah menduga, saat ini kepala negara masih menunggu hari baik untuk melakukan reshuffle kabinet tersebut. “Saya kira Pak Jokowi sedang menunggu hari baik saja, menunggu hari baik
yang menurut hemat beliau itu dapat memberikan kemudahan dan kelancaran struktur kabinet baru yang akan dibentuknya itu,” ujar Basarah di Gedung DPR, Jakarta, Senin (26/4). Wakil Ketua MPR ini menambahkan perombakan kabinet diserahkan kepada kader terbaik PDIP, yakni Jokowi. Partai berlambang banteng moncong putih itu
Pagi-Pagi Saling Bacok .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES tajam. Belum diketahui apa motif tragedi keributan kedua pemuda tersebut, hingga ada korban. Keributan tersebut sempat membuat cemas pengunjung dan pengendara, beruntung beberapa diantara warga sempat melerai, sampai akhirnya korban dan pelaku dievakuasi pihak
kepolisian setempat. Kejadian ini, selain ramai jadi perbincangan masyarakat sekitar, jejaring sosial juga tak luput dari unggahan tragedi berdarah tersebut. “Kronologinya gak hafal, jadi mereka datang langsung derr saja tarung bahkan saling bacok dengan senjata tajam jenis
Sempat Dicibir Ganggu Aktivitas .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES gurat pada tembok. Yaitu, Wisma Putri Lestari. Bangunan lawas tersebut memang bekas tempat esek-esek. Masuk ke dalam rumah, di sebelah kiri, terdapat lantai marmer berundak. Konon, dulu digunakan sebagai tempat pamer pekerja seks komersial (PSK). Pria hidung belang yang masuk tinggal melihat-lihat. Kemudian, menentukan pilihan. Setelah sreg, perempuan itu dibawa ke atas. Lantai 2 dan 3 mer upakan bekas kamar PSK. Satu lantai berisi 10 kamar. Saling berhadapan. Ruangan berukuran 3 x 3 meter itu dilengkapi kamar mandi mini serta ranjang khusus. Bahannya tidak biasa karena terbuat dari semen. Namun, cerita Dolly sudah lama hilang. Memudar dimakan waktu. Pemkot berupaya mengubah kawasan itu. Menjadi tempat yang lebih baik. Misalnya, sentra ekonomi. Pasar batu akik dan pasar burung didirikan. Warga juga berpartisipasi. Mengubah wajah kelam D olly. Menjadi tempat yang sejuk. Bahkan religius. Peran warga terlihat di r u ma h tu a i tu . D i la ntai bawah, sebanyak 10 anak berkumpul. Mereka duduk bersila. Anak lakilaki mengenakan sarung dan kopiah. Yang perempuan tampak ayu mengenakan kerudung. Siang dua hari lalu, mereka tengah khusyuk. Satu per satu melantunkan ayat suci Alquran. Ke g i a t a n i t u d i p i m p i n Ustad Lukmanul Hakim. ’’Ini kegiatan ngaji anakanak Dolly,’’ ucap pemimpin Pesantren Jauharotul Hikmah (Jeha) Mochammad Rofiudin.
Tempat itu merupakan salah satu rumah yang digunakan Pesantren Jeha. Sejak 2014, bangunan tersebut disewa. Setiap hari ustad dan ustadah membantu anak-anak untuk mendapatkan pelajaran agama. Entah apa yang terlintas dalam benak Rofi. Mendirikan tempat syiar agama Islam di lokasi itu. Sebab, kawasan tersebut sudah dicap merah. Bekas lokalisasi. Cerita Rofi berawal 2008. Lu l u s ku l i a h d a r i Un i versitas Negeri Jember, dia pulang kampung. Rumahnya berada di Putat Jaya. Kala itu kondisi kampung masih ingar bingar. ’’Lokalisasi masih ada. Karaoke masih menjamur,’’ paparnya. Hampir di setiap gang terdapat tempat karaoke. Tentunya karaoke yang tidak resmi. Tempat bernyanyi itu dilengkapi dengan pemandu lagu serta minuman keras (miras). Dalam benak Rofi, dia ingin Putat Jaya menjadi kampung seutuhnya. Warga saling bercengkerama. Saling membantu. Kegiatan sosial dan agama berjalan. Bukan prostitusi. L a m a i m p i a n i t u t e rpendam. Dia belum bisa m e w u j u d k a n . Na m u n , pesan dari sang guru memberikan penerang. Dia harus berjuang. Untaian kata dari sang guru itu sangat berarti. Yaitu, kalau hidup itu hanya untuk hidup senang, cukup sandang pangan, punya rumah dan istri, lalu punya anak. Kalau itu saja, itu sama dengan kambing. Jadilah manusia yang gerak dan menggerakkan, hidup dan menghidupi, berjuang dan memperjuangkan. Mengingat pesan tersebut, Rofi seolah tersadar.
Hidupnya belum lengkap ketika belum berjuang. Mewujudkan cita-citanya. Langkah dilakukan. Bersama keluarga, dia menyusun konsep pesantren untuk membimbing warga Putat Jaya dan sekitarnya. Pada 2008, Pesantren Jeha berdiri. Awalnya dia dan keluarga yang mengajar. Dari pintu ke pintu, Rofi menyampaikan kehadiran lembaga pendidikan agama itu. ’’Memang awalnya berat,’’ paparnya. Pengajian dihelat di rumah kakaknya. Lokasinya di Putat Jaya Timur IV B. Hunian disulap menjadi ponpes. Lantai bawah digunakan sebagai ruang ajar. ’’Kami ajarkan ngaji gratis,’’ terangnya. Aw a l p o n p e s b e r d i r i m e r u p a k a n ma s a ya ng berat. Cibiran kerap diterima. Banyak yang mengatakan ponpes mengganggu prostitusi. Pesantren itu hanya mendapatkan 30 murid. Namun, Rofi tetap konsisten. Memberikan ilmu setiap hari meski lingkungan tidak mendukung. Pelajaran ngaji sering terganggu dentuman musik karaoke. Pasalnya, lokasi pondok berdekatan dengan rumah bernyanyi. ’’ Ka d a n g - k a d a n g n gaj i sambil joget,’’ ujarnya. Pelan tapi pasti, Jeha mendapatkan hati warga. Banyak yang mendukung. Bahkan, tidak sedikit anak PSK yang mengikuti pengajian. Jumlah siswa semakin banyak. Rofi ingat salah satu pesan wanita penghibur ketika menitipkan anaknya. Dia menyampaikan, ’’Ibunya boleh saja rusak, tapi anaknya jangan.’’ P e s a n t re n Je h a t e r u s berkembang. Seiring dengan bertambahnya siswa, Rofi membeli sejumlah rumah. Bekas wisma dijadikan ponpes. Di Gang IV B, ada tiga bekas wisma
ya ng d i ja d i ka n te mpat mengaji. Sayap terus dilebarkan. Beralih ke Dolly. Alasann y a, D o l l y m e r u p a k a n pusat kegiatan prostitusi. Dia ingin mengubah tempat itu. Saat ini Jeha memiliki kelompok pengajian. Anak-anak sampai ibu rumah tangga. Ponpes tersebut juga memiliki sejumlah kegiatan. Misalnya, Jumat berkah. ’’Kami memberikan makanan gratis kepada warga,’’ katanya. Na mu n , ke t e r b at a sa n dana menjadi ganjalan. Rofi memutar otak. SMS disebarkan untuk mendapatkan bantuan dari donatur. ’’Alhamdulillah, banyak yang menyumbang,’’ paparnya. Setiap tahun, kontrak diperbaiki. Setiap tiga tahun dia harus membayar Rp 50 juta. Awalnya tidak ada kendala. Nah, tahun ini bantuan berkurang. P e s a n t re n Je h a m e n galami kesulitan. Mereka tidak bisa membayar beban sewa lantaran kesulitan keuangan. Apalagi, Rofi juga tengah membangun pesantren di Gang IV B. Beberapa hari lalu, Rofi menyebar pemberitahuan l e wat W hat s Ap p ( WA ) . Pesannya sangat meresahkan. Yaitu, Taraw ih terakhir di Pesantren Jeha. Dengan pesan itu, dia berharap donatur memberikan bantuan. Turun ke Pesantren Jeha. Menuntaskan beban tunggakan. Ya, Pesantren Jeha memang membutuhkan bantuan agar siswa kembali mengaji. Tidak lagi terjerumus bahaya prostitusi. Rofi yakin Allah tidak tidur. Namun, tetap memberikan bantuan kepada Pesantren Jeha. ’’Karena Tuhan memberikan yang terbaik bagi umatnya,’’ katanya. (*)
SELASA, 27 APRIL 2021
HARGA Rp3.000
3
INFO DESA BUMDes Cibarusah Dinilai ‘Mati Suri’ CIBARUSAH - Keberadaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di wilayah Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi yang dianggarkan melalui dana desa (DD) dengan tujuan untuk meningkatkan ekonomi warga, dinilai belum seutuhnya bisa diharapkan. “Saya ingat yang pernah dibilang Presiden, BUMDes banyak berdiri di setiap desa tapi sepertinya mati suri, ini harus disimak baik-baik, maka hidupkan kembali BUMDes, agar perekonomian masyarakat desa kembali normal,” ucap Camat Cibarusah Muhamad Kurnaepi kepada Cikarang Ekspres belum lama ini. KE- METRO CIKARANG
KRIMINAL
ISTIMEWA
DEMO: Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesi (FSPMI) kembali “menggeruduk” PT Komatsu undercarriage Indonesia (KUI) di Kawasan Jababeka, Senin (26/4). IISTIMEWA
Pembunuhan Tambun Terekam CCTV TAMBUN- Pembunuhan di Griya Asri 2 terjadi pada Minggu (25/4/2021) malam. Penghuni rumah Blok E-13, nomor 23, yang bernama Wulandari (27) tewas bersimbah darah. Bagian belakang kepala dan punggung korban terdapat bekas bacokan senjata tajam. Ayah korban, Muhammad Toha (60), pada awalnya merasa curiga soal keberadaan korban yang terakhir kali dia temui pada 23 April 2021. Dia sempat melaporkan kasus hilangnya korban ke Polsek Tambun. Begitu mengetahui hal itu, Toha sangat terpukul karena mengetahui korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan di rumah kontraknya. KE- METRO CIKARANG
Buruh Buktikan Ancaman PT KUI Mulai Didemo Berjilid-jilid Hari Hingga 4 Juni CIKARANG UTARA - Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesi (FSPMI) kembali “menggeruduk” PT Komatsu undercarriage
Indonesia (KUI) di Kawasan Jababeka, Senin (26/4). Ketua Pimpinan Cabang SPAMK FSPMI Bekasi, Suparno mengatakan aksi demo ini dilakukan setiap hari dari Senin hingga Jumat di PT KUI dimulai sore hari hingga berbuka puasa. “Ya, kami sudah memberikan tembusan ke pihak Kepolisian dan seluruh buruh FSPMI. Sampai saat ini
belum ada itikad baik dari pihak perusahaan terhadap PHK yang menimpa Saudara Ampi,”ucap pria yang akrab disapa Parno ini. Parno yang juga Ketua DPW FSPMI Jawa Barat ini menjelaskan jumlah massa sekitar seribu orang dalam aksi demo ini, “Tuntutan kami hanya pekerjaan kembali Sekretaris PUK FSPMI PT KUI, Ampi Fatkhudin,”ucap Parno.
Aktivis senior buruh ini menyebutkan jika FSPMI sudah berupaya menjalin komunikasi dengan pihak perusahaan, namun pihak perusahaan tetap “ngotot” memecat Ampi dan menyerahkan permasalahan ini ke kuasa hukum. “Belum pernah ada SP-1, SP-2, SP-3. Ini tiba-tiba keluar surat skorsing. Tentu tidak sebanding dengan loyalitas Ampi
selama 20 tahun di PT KUI,” kata dia. Ampi dikatakan Parno merupakan salah satu simbol organisasi FSPMI, selain sebagai Sekretaris PUK, Ampi juga sebagai Sekretaris Forum Komunikasi Buruh Jababeka. “Hanya karena mening galkan pekerjaan satu hari untuk kepentingan serikat, Ampi diberhentikan secara sepihak,”tegas dia. (dim/red)
ADVERTORIAL
Tukang Pun Harus Bersertifikat Upaya Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Tingkatkan Daya Saing Pekerja Kontruksi
PLT Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, SUHUP
CIKARANG PUSAT - Di indonesia saat ini masih banyak tenaga terampil yang belum memiliki sertifikat. Padahal, UU No 2 tahun 2017 tentang tenaga kerja konstruksi mewajibkan adanya sertifikasi. Menilik kondisi itu, Bidang Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi menggulirkan programkan sertifikasi untuk ratusan tukang konstruksi pada tahun ini. Kepala Bidang Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Tina Karini, menuturkan sekitar 150 orang akan mendapat
Kepala Bidang Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, TINA KARINI
sertifikat tukang seperti skill, knowledge, dan attitude. Hal itu merupakan kerjasama Kementrian PUPR di Balai Konstruksi. “Jadi mereka kita latih dengan mendatangkan assesor dari sana (kementerian,red), kemudian kunjungan lapangan dan ujian kompetensi. Dan kalo bisa lulus akan dikeluarkan sertifikat Kementerian PUPR nah itu gunanya untuk meningkatkan kompetensi mereka,” jelas dia kepada Cikarang Ekspres, Senin (26/4). Tina mengatakan bahwa proses sertifikasi tukang bangunan baik pelatihan maupun pen-
gujinya berasal dari Kementerian PUPR. Di mana, sasaranya adalah tukang kayu, tukang batu dan tukang jalan. “Cara daftarnya nanti mungkin kita undang asosiasi dulu sepeti asosiasi kontraktor yang ada di Kabupaten Bekasi terkait tenaga kerjanya untuk kita sertifikatkan. Cuma memang kita utamakan orang Bekasi dulu, kalau kurang apa boleh buat kadang kadang kan tenaga ini jarang orang Bekasi paling banyak dari daerah bekerja di Bekasi,” tuturnya. Sementara itu PLT Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Suhup berharap dengan sertifikasi tukang konstruksi tersebut bisa terpenuhnya kebutuhan tenaga kerja kompeten dan produktif, serta kualitas dan kuatintas yang kompeten dan bersertifikat di Indonesia. “Harapannya su p aya k i t a mensukseskan pemerintah pusat yang mengharapkan seluruh pekerja konstruksi itu mempunyai sertifikat punya legalitas lah dan tidak gagal konstruksi,” tandasnya. Diketahui bersama, sertifikasi kompetensi tukang kontruksi sesuai edaran, surat edaran Dirjen Bina Konstruksi Nomor 129/SE/Dk/2020 dan UU No-
ISTIMEWA
KINERJA: Bidang Bangunan Umum Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi menggulirkan programkan sertifikasi untuk ratusan tukang konstruksi pada tahun ini.
mor 02 tahun 2017 tentang jasa konstruksi. Pasal 70 Ayat 1 dan 2 dijelaskan setiap tenaga kerja yang bekerja di bidang jasa konstruksi wajib memiliki sertifikat kompetensi kerja. Kemudian, setiap pengguna jasa dan penyedia jasa wajib mempekerjakan tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikat tenaga kerja. Lalu, Pasal 99 Ayat 1 dan 2
dijelaskan setiap tenaga kerja konstruksi yang bekerja dibidang jasa konstruksi tidak memiliki sertifikat kompetensi kerja sebagaimana dimaksud dalam pasal 70 ayat (1) dikenai sanksi administratif berupa pemberhentian dari tempat kerja. Pada ayat 2, setiap pengguna jasa dan penyedia jasa yang mempekerjakan tenaga
kerja konstruksi yang tidak memiliki sertifikat kompetensi kerja sebagaima n a d i m a ksud pasal 70 ayat (2) dikenakan sanksi administratif berupa : peringatan tertulis denda administratif, penghentian sementara kegiatan layanan jasa konstruksi, pencantuman dalam daftar hitam, pembekuan izin dan pencabutan izin. (adv/har)
METRO CIKARANG
SELASA, 27 APRIL 2021
KARAWANG BEKASI
4
TPG adalah Perjuangan PGRI, Titik! (oleh : Hamdani, Sekretaris PGRI Kabupaten Bekasi) SAYA ingatkan kepada sahabat yang berprofesi sebagai guru, sampai detik ini Organisasi terbesar dan paling banyak dimasuki guru adalah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), PGRI sejak dibentuk sampai detik ini memiliki nuansa perjuangan dan hasil yang berbeda yang bisa dicapai untuk setiap masanya. Buat saya tidaklah penting sebuah branding untuk menunjukan siapa saya karena saya guru, saya pastikan hati dan pemikiran saya untuk ikut bergabung ke PGRI, yang terpenting buat saya adalah bahwa substansi Perjuangan PGRI sudah bisa dirasakan oleh setiap anggota pada setiap masanya, tidak terfokus pada satu atau dua masa saja. Berbicara perjuangan organisasi guru khususnya tentang kesejahteraan guru sudah sedari awal gaungnya diperjuangkan, lahirnya organisasi guru di Indonesia bersamaan dengan semangat kebangkitan nasional tahun 1908, kala itu muncul keinginan kuat dari para guru yang mengajar di sekolah Belanda untuk membentuk suatu wa d a h o rga n i s a s i b ag i guru, tujuannya tidak lain demi memperjuangkankesejahteraan guru pribumi yang timpang bila dibandingkan dengan guru-guru dari Eropa. Mengutip tulisan Arief Nurrachman pada Kompas Pedia tentang Perjalanan PGRI dari masa ke masa bahwa setelah proklamasi kemerdekaan, gagasan untuk mempersatukan organisasi guru di seluruh Indonesia direalisasikan dalam suatu kongres guru di Surakarta. Kongres tersebut menyepakati pembentukan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) namun dalam perjalanannya,PGRI banyak mengalami tantangan, perpecahan akibat kepentingan politik, membuat jati diri PGRI sebagai organisasi profesi di uji, baru pada era Orde Baru PGRI melakukan konsolidasi kembali. Memasuki Era Reformasi, visi dan misi PGRI kembali dipertegas agar sesuai dengan jati dirinya yaitu
berfokus pada upaya meningkatkan kualita pendidikan, meningkatkan profesionalitas dan Kesejahteraan Guru. Dilihat dari sejarah perju a n ga n jat i d i r i P G R I semua akhirnya bermuara pada perjuangan untuk kesejahteraan guru. Jangan pernah melupakan sejarah, sekecil apapun perjuangan setiap individu mari kita hargai, kita tidak boleh memberikan pernyataan bahwa tokoh ini yang paling berjasa terhadap organisasi P GRI khususnya yang menyangkut tentang kesejahteraan, semuanya sama sekalipun kadar dan pencapaian tujuan disesuaikan dengan masanya saat itu, karena setiap individu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Sekilas perjuangan para Tokoh yang sudah mengabdikan diri dan pemikirannya untuk PGRI. Amin Singgih periode 1945-1946,Kongres 1 karena menjadi Bupati Mangkunegara, beliau digantikan oleh Rh.Koesman; Rh. Koesman per iode periode 1945-1946 (Kongres I),periode 1946-1948 (Kongres II); Salah satu tuntutan kepada Pemerintah saat Kepemimpinan beliau adalah point (b): Gaji guru supaya tidak dihentikan. Ini menyangkut kesejahteraan bukan, Apakah ini bukan perjuangan? Soedjono Kromodimoeldjo periode 1948-1950 (Kongres III); salah satu hasil saat beliau yang memimpin antara lain bahwa untuk meningkatkan efektivitas organisasi ditempuh dengan jalan memekarkan cabang-cabang, padahal saat itu sedang masa darurat. Bisa tidak dibayangkan seandainya tidak ada Kongres III, mungkinkah PGRI akan ada sampai sekarang, ada ga ?, ada ga? ada ga? Pasti kaga lah. Apakah ini bukan perjuangan ? Rh.Ko esman, p er io de 1950, (Kongres IV); Saat kepemimpinan beliau ini adalah mengeluarkan “ Maklumat Persatuan” bayangkan jika tidak ada perjuangan ini, apakah akan ada yang namanya PERSATUAN GURU REPUBLIK INDONESIA.
Apakah ini bukan perjuangan? Soedjono Kromodimoeldjo ,periode 19501952 (Kongres V), periode1952-1954 (Kongres VI), periode 1954-1956 (Kongres VII). Salah satu point saat kongres ke V adalah bahwa Kongres menegaskan PB PGRI dalam waktu singkat melakukan usaha untuk menghilangkan perbedaan gaji antara golongan “non” dan “Ko”yang telah ditetapkan oleh Pemerintah. Dan saat kongres ke VI PB PGRI memperjuangkan kepemikian kendaraan bermotor bagi Penilik Sekolah,Instruktur Pendidikan dan Pendidikan masyarakat. Ini menyangkut kesejahteraan bukan? Apakah ini bukan perjuangan? M.E. Subiadinata, periode 1956-1959 (Kongres VIII), periode 1959-1962 (Kongres IX),periode 19621967 (Kongres X) ,periode 1967-1970 (Kongres XI). Salah satu hasil saat Kepemimpinan beliau adalah terbitnya penpres no.19 tahun 1965, tentang Pokokpokok Sistem Pendidikan Nasional Pancasila untuk menyempurnakan Pendidikan Pancawardhana. Apakah ini bukan perjuangan? B a s y u n i S u r i a m i h a rja, periode 1970-1973 (Kongres XII), periode 1973-1979 (kongres XIII),periode 1979-1984 (Kongres XIV ), periode 1984-1989 (Kongres XV), periode 1989-1994 (Kongres XVI),periode 19941998 (Kongres XVII). Ada hal yang paling mendasar saat kepemimpinan beliau dalam bidang organisasi yaitu salah satunya berubahnya sifat PGRI dari Organisasi Serikat Pekerja menjadi organisasi profesi (ini kan cikal bakal perjuangan untuk mendapatkan sertifikat profesi agar mendapatkan Tunjangan Profesi Guru). Apakah ini bukan perjuangan? P r o f . D r. H . M o h a m a d Surya, periode 1998-2003 (Kongres XVIII), periode 2003-2008 (Kongres XIX); hasil dari Kepemimpinan beliau ini salah satunya adalah diundangkannya UU Guru dan Dosen tang-
gal 02 Desember 2004 dan tuntutan anggaran pendidikan 20% berhasil dimenangkan dalam yudicial review di MA. Apakah ini bukan perjuangan ? Dr, Sulistyo, M.Pd. periode 2008-2013 (Kongres XX),per iode 2013-2016 ( Ko ng re s X X I ) ; khu su s tentang sertifkasi bahwa sertifikasi guru dan dosen dalam jabatan pada 30 Desember 2005 selesai pada tahun 2015, PGRI mendesak kepada pemerintah untuk benar-benar menyelesaikan sertifikasi tersebut. Dan nyatanya perjuangan untuk sertifikasi tidak selesai pada saat kepemimpinan sebelumnya dan harus dilanjutkan oleh kepemimpinan selanjutnya, karena memang benar memperjuangkan itu lebih mudah daripada mempertahankan dan pada ranah mempertahankan adalah sebuah perjuangan juga. Kabar tidak menyenangkan pun saat kepemimpinan beliau sempat terjadi dimana Tunjangan Profesi Guru (TPG) rencananya akan dihapuskan beliau dengan lantang berbicara “Saya mengingatkan kalau pemerintah sampai menghapus tunjangan profesi, Jakarta akan dibanjiri demo para guru dan akan terjadi tsunami di Jakarta”. Apakah ini bukan bentuk perjuangan juga ? Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd, periode 20162017 (menjadi PLT. Ketua Umum PGRI dalam Rakornas PGRI 29-30 Maret 2016 menggantikan Dr. Sulistyo yang meninggal dunia), 2017-2019 menjadi Ketua Umum PGRI dalam Konperensi Kerja Nasional tanggal 27-30 Januari 2017 di Medan menggantikan Dr. Sulistyo yang meninggal dunia.), periode 2019-2024 (Kongres XXII). Senada dengan kepemimpinan sebelumnya tentang mengawal kebijakan yang berkaitan dengan kesejahteraan terus dilakukan oleh Kepemipinan periode ini, beliau dengan lantang dan tegas tapi dengan cara-cara keibuannya juga berjuang saat mana Tunjangan Profesi hendak dihilangkan yang bersumber dari Peraturan Sekretaris Jenderal Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2020.
“Guru itu seperti terbebani hal dari Kemendikbud. Namun, hampir setiap hari kami mendengar pernyataan yang tidak nyaman dari pemerintah, misalnya, ada tunjangan profesi guru hanya dibayarkan pada gur u yang b erprestasi, meskipun dibantah, banyak sekali pernyataan yang meresahkan para guru”, beliau sampaikan itu sebagai bentuk penolakan atas rencana penghapusan TPG. Apakah ini bukan perjuangan?. Jika mengutip pernyataan dari Ketua PB PGRI yang dituliskan di WAG, Ingat TPG,Lupa Prof,Surya dan PGRI, ada pernyataan beliau “ … ada tiga photo tokoh PGRI yang sangat berjasa terhadap perjuangan martabat guru, photo Basyuni Suriamiharja, Prof. Surya dan Dr. Sulistyo, plus tertulis kata “Pahlawan Guru”…” saya menanggapinya rasanya “kurang arif “ bahkan cenderung “tidak Arif ” apalagi bijaksana, apabila menilai hanya tiga tokoh itu saja yang diangg a p s e b a g a i p a h l aw a n guru, bukankah guru juga pahlawan ? Saya menghargai pendapat beliau sebagai sebuah keyakinan hati dan keyakinan pemikiran beliau terhadap tokoh-tokoh tersebut, tetapi saya juga berhak untuk berpendapat lain atas pendapat beliau, saya tidak perlu meluruskan pendapat beliau karena itu hanya pendapat pribadi beliau saja berdasarkan pengalaman bathin beliau, berdasarkan pemikiran beliau, dan tidak bisa menggeneralisir untuk pemikiran dan pendapat yang lainnya. Diatas sudah sedikit disampaikan hal kecil yang sudah dibuat dan dilakukan oleh masing-masing periode kepemimpinan dengan segala hal pencapaian yang sudah dilakukannya, semuanya sudah berjuang untuk guru sesuai masanya dan sesuai kondisinya, dalam hal pencapaian tidak akan sama karena masing-masing periode kepemimpinan akan berbeda zaman bahkan akan berbeda rezimnya, saat semuanya berbeda maka akan berbeda pula jalan dan cara yang
ditempuhnya, tapi mereka-mereka memiliki satu niat dan tujuan bagaimana guru Indonesia itu lebih bermartabat dan sejahtera. Menyoal tentang Tunjangan Profesi Guru (TPG) hasil perjuangan tokoh yang disebutkan itu menjadi pendapat yang syahsyah saja, sekalipun TPG adalah amanat Undangundang dan menjadi titik fokus perjuangan PGRI untuk semua pemimpin periode yang diamanatkan dalam Anggaran Dasar PGRI (tertuang dalam Bab VIII tentang Tugas,Fungsi dan Kewenangan PGRI) terlepas siapapun dalam masa manapun, saya yakin jika Bapak Ketua PB PGRI menjadi Ketua Umum pun, akan melakukan hal yang sama, akan berjuang sesuai yang diamanatkan dalam Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga PGRI, jadi bukan karena ketokohannya tapi Anggaran Dasar/ Anggaran Rumah tangga itulah yang membuat siapapun menjadi tokoh, jika perjuangannya berhasil, semua kebaikan itu akan muncul saat mana sudah tiada, seperti syair lagu Rhoma Irama, : “Kalau sudah tiada baru terasa, bahwa kehadirannya sungguh berharga”, maka sangatlah dini dan tidak arif saat perjuangan periode sebelum dan sesudah ketiga tokoh tersebut diabaikan, karena mungkin banyak hal kebaikan yang sudah kita dapatkan dari pemimpin periode sebelum ketiga tokoh tersebut atau belum terasa hasil perjuangan periode ini karena periodenya masih sedang berjalan, tapi nanti entah jika sudah berakhir dan akan digantikan yang lain, saya berkeyakinan betul akan ada kebaikankebaikan yang sudah ditorehkan oleh tokoh sebelum dan sesudah ketiga tokoh tersebut. Saya berkeyakinan pula bahwa andai saja ketiga tokoh yang dimaksud masih ada, mereka juga tidak mau dibanding-bandingkan atau disebut sebagai “Pahlawan Guru” versi pak ketua PB PGRI, karena mereka adalah tokoh pemersatu para guru dan tidak mengkotak-kotakan nilai perjuangan, jangan
juga karena kecintaan yang berlebihan memunculkan pengkultusan terhadap tokoh tokoh PGRI di tanah air, dengan melupakan tokoh lain yang juga berjuang yang sama di organisasi yang sama. Kalau saja pernyataan beliau “Ingat TPG,Lupa Prof,Surya dan PGRI” lebih disederhanakan menjadi “Ingat TPG, Lupa sama PGRI, titik” ini pernyataan yang sangat bijaksana sekalipun didalamnya disampaikan perjuanganperjuangan tokoh yang dimaksud, bolehkan bungkusan itu tidak harus sama dengan isinya? Sehingga saat orang membaca tersebut framing berfikirnya adalah PGRI nya bukan individunya, dan ini akan lebih menjaga perasaan dan lebih memiliki etika berorganisasi karena sampai detik ini ada periode yang masih memimpin, sebab pernyataan tersebut sudah memotong dan menghilangkan hasil perjuangan sebelum dan sesudah ketiga tokoh tersebut, sehingga terkesan tidak arif apalagi bijaksana. Te r a k h i r b a h w a T P G adalah amanat UU dan menjadi hak untuk setiap guru, proses untuk mendapatkan Tunjangan Profesi pun tidaklah mudah, menjadi kewajiban Pemimpin setiap periode atau masa untuk membantunya dan biarkan itu menjadi sebuah torehan sejarah dan catatan amalan buat pemimpin yang sudah berjuang, siapapun itu, Insha Allah kepada para tokoh yang sudah kembali ke hadirat ilahi rabbi, akan mendapatkan pahala setiap kali ucapan “Alhamdulillah” terucap saat mana para guru (sebutannya pahlawan tanpa tanda jasa) menerima transferan Tunjangan Profesi Guru (TPG) dari pemerintah. Setiap hal pasti ada “masa’ nya, setiap “masa” pasti ada torehan sejarahnya, jangan pernah melupakan sejarah, oleh karena terpana dan kagum pada “satu dua masa” , padahal secara substansinya sama, hanya kadar masa dan kepentingan saat itu yang membedakannya. Hidup Guru. Hidup PGRI, Solidaritas, yes (*)
SAMBUNGAN CIKARANG EKSPRES BUMDes Cibarusah .. dari halaman Cikarang Ekspres Kurnaefi menjelaskan agar BUMDes dapat berjalan sesuai dengan regulasinya dan dapat dipertanggungjawabkan maka Pengelolaan keuangan harusnya diperiksa oleh tim Independen. Sebab Modal usaha diberikan Pemerintah Desa (Pemdes) sepatutnya dapat dikembangkan. Misalnya Modal dari Pemdes memberikan lima seharusnya kalau dikelola dengan baik maka akan jadi Sepuluh atau duapuluh. “Ini malah sebaliknya, Modal yang diberikan oleh Pemdes habis ke Modalmodalnya saja,” ungkap Kurnaefi. Ke b e ra d a a n BU M D e s wilayah Kecamatan Cibarusah sebagian besar bergerak di bidang simpan pinjam,
menurutnya, Simpan pinjam itu sangat riskan, sebab jenis usaha simpan pinjam harus ada aturan yang jelas, idealnya simpan pinjam ini ada sanksi dan agunannya. Namun implementasi di lapangan masyarakat masih beranggapan uang yang dipinjam itu adalah milik pemerintah. “Sangat Prihatin terhadap perkembangan dan pertumbuhan BUMDes, mari kita dorong agar berkembang, bahkan bisa menjadi Pendapatan Asli Desa (PAD), sehingga desa nantinya bisa mandiri dan tidak mengandalkan uang negara. Jangan sampai apa yang dikatakan Presiden itu benar-benar nyata, BUMDes disetiap desa ada tapi mati suri,” tandasnya. Berkaca dari kondisi tersebut, pihaknya mengimbau
Pembunuhan Tambun Terekam .. BUMDes tidak hanya bergelut jasa simpan-pinjam sebagai prioritas. kata dia, BUMDes harus mengembangkan unit-unit usaha lain sesuai dengan potensi yang ada di desa masing-masing untuk mendorong pemerataan pembangunan desa. “Untuk mengembangkan roda perekonomian, BUMDes itu bisa bekerjasama dengan pihak manapun termasuk pihak swasta tapi tetap harus ada pertanggungjawabannya,” terangnya. Lebih lanjut, Kurnaefi mengungkapkan bawah kepengurusan BUMDES adalah ditetapkan berdasarkan SK dari Kepala Desa yang sudah Perdeskan. Kendati demikian Keberadaan BUMDes berdiri secara independen sebagai lembaga kemasyarakatan. “Jangan sampai gantinya ke-
dari halaman Cikarang Ekspres “Saya terakhir Ketemu anak saya Wulandari pada hari Jumat, dan tidak lagi mendapat kabar, sedangkan suami korban menghilang dengan juga menghilangnya korban tanpa kabar,” tutur Toha. Dia meyakini hal pelaku di balik semua ini adalah suami korban yang bernama Muhammad Yusuf, seorang warga negara India. “Saya sangat yakin pelakunya suami korban. Karena selain kerap bertengkar. Suami korban sempat mengancam korban dengan akan disiram menggunakan air keras, dan korban
menang kerap mengeluh kepada saya perihal kekerasan yang kerap dilakukan suaminya terhadap korban,” kata dia. Keluarga berencana memakamkan korban di permakaman umum yang tak jauh dari tempat tinggal orang tuanya di Griya Pratama, Tambun Selatan, apabila jasad korban selesai diotopsi. Pembunuhan ini dikabarkan terekan CCTV tetangga. yang bernama Muhamad Yasin suami korban diketahui warga melarikan diri dengan membawa motor dalam rekaman CCTV. Orang tua Korban Muhamad Toha mengatakan,
bahwa kedatanganya dirinya kerumah anakanya sudah lama tidak berkomunikasi pada Wulandari, dengan rasa curiga orang tua mendatangi kediaman Korban (WD) di Perumahan Griya Asri 2, Jalan Pandawa Raya RT. 04 / RW. 23 Blok E 13 Timur, Desa Sumber Jaya, Kecamatan Tambun Selatan. Ketika diketok-ketok pintu rumah tidak ada yang menjawab dari dalam, tiba-tiba telihat ada lalat dan mencium ada bau busuk dengan curiga Toha mendobrak pintu dilihatnya Wulandari sudah mati dengan berlumuran darah diruang tamu, seketika Toha dan Istrinya meminta tolong pada tetangga sekitar.
Muhamad Toha menjelaskan, bahwa kematian anaknya adalah dibunuh. Karena saat kematian Wulandari, suami pergi melarikan diri membawa motor, hal ini ada dugaan dan pirasat Saya sebagai orang tua bahwa anak saya dibunuh oleh suaminya sendiri,” jelas Toha. To h a m e m a p a r k a n , hubungan Suami Istri Wulandari dengan Muhamad Yasin sudah cukup lama dan di karuniai dua orang anak, namun Muhamad Yasin berasal dari India, semenjak Covid-19 rumah tangga mereka sering cekcok bahkan pernah mengacam anak Saya mau di siram pakai air keras,” papar Toha. (red)
pala desa ganti pula kepengurusan BUMDes,”ungkapnya. Iapun meminta agar Kades
itu jangan asal memberhentikan kepengurusan BUMDes dengan sekehendak hatinya.
“Selama berjalannya BUMDes sebagai lembaga kemasyarakatan, ga bisa
kades asal memberhentikan kepengurusannya,” tutupnya. (mil/red)
KARAWANG BEKASI General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Wahyudi, Ayi Purnama. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun, Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager, Eko Prihastanto Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein. Direktur Utama: Mohamad Fauzi. SAg Direktur : Tohiri Alam KomisarisUtama: Dwi Nurmawan Komisaris: H Yanto. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres
TARIP IKLAN
Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Tohiri Alam: 081379974445, Hayatullah 085379686339 Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER
Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Iklan Baris: Rp 20.000/baris (min 4 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.
METRO PURWAKARTA
SELASA, 27 APRIL 2021
KARAWANG BEKASI
5
Kasus KDRT Makin Tinggi Faktor Ekonomi Timbulkan Persoalan Rumah Tangga PURWAKARTA- Faktor ekonomi banyak menimbulkan persoalan dalam rumah tangga seperti perceraian atau kasus ke kerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Khusus untuk kasus KDRT di Kabupaten Purwakarta cenderung meningkat selama pandemi Covid-19 yang disebabkan impitan ekonomi. Hal itu dibenarkan Kepala Bidang Perlindungan Anak, Dinas Sosial Kabupaten Purwakarta Nur Aisah Jamil. “Semenjak adanya wabah Covid-19, kasus KDRT lumayan
tinggi, peningkatannya mencapai 46 kasus,” kata dia, Senin (26/4). Atas dasar itu, saat ini pemerintah hadir untuk merumuskan langkah antisipasi supaya kasus tersebut diminimalisasi dengan adanya peraturan daerah (Perda) tentang penyelenggaraan perlindungan p erempuan dan anak (PPA) yang belum
lama ini disahkan oleh legislatif (DPRD). “Perda tersebut mulai kita sosialisasikan kepada semua elemen masyarakat dan diharapkan setelah adanya Perda ini kasus KDRT menurun,” ujar Nur Aisah Jamil. Ia m e n y e b u t , s e l a m a i n i d a l a m p e na nga na n kekerasan terhadap perempuan dan anak
ini banyak pihak yang terlibat s eper ti jajaran k e p o l i s i a n , k e ja k s a a n , pengadilan, pengacara hingga psikolog. “Salah satu yang diamanatk a n d a l a m P e r d a PA A ini, yakni pembentukan pusat pelayanan terpadu p e mb e rd ayaa n p e re m puan dan anak (P2TP2A) juga UPTD PPA ,” pungkasnya. (san/red) ILUSTRASI
DPRD Sahkan Perda PPA PURWAKARTA- DPRD Kabupaten Pur wakarta telah mengesahkan rancangan peraturan daerah menjadi peraturan daerah (Perda) tentang Perlindungan Perempuan dan Anak
DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI
PINJAMAN KATERING BUTUH PINJAMAN RP.10 JUTA. DIBERI KEUNTUNGAN RP. 3 JUTA. SMS : 0896.3972.5025
(PPA) dalam sidang paripurna beberapa waktu lalu. Anggota DPRD Komisi I Kabupaten Purwakarta Devi Mutiara Sari mengatakan, pengesahan Perda PPA didahulukan karena berdasar-
LOWONGAN P PUBLIK BUTUH PRIA ULET S1 IPK >3 T KOMPUTER, M/E, T LINGK, AKT, SKTRS (P) LMR&CV KE HRDDEPT6@ GMAIL.COM 1 MGG
KEHILANGAN TELAH HILANG : AKTA JUAL BELI NOMER : 364/JB-CBT/X/2014 AN. AMAT YANI BERALAMAT KP. UTAN RT 004/008, KELURAHAN WANASARI, CIBITUNG. TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N MUHI BIN KALIM SHM NO 02872, LUAS 464 METER, ALAMAT KP CINYOSOG RT 004 RW 003, DESA BURANGKENG, KECAMATAN SETU, KABUPATEN BEKASI,
kan data dari dinas terkait kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) meningkat. Pe rd a P PA i n i b a g i a n dari payung hukum untuk memastikan hak-hak
JAWA BARAT DENGAN LUAS 148 M2 JIKA MENEMUKAN HUBUNGI : 081311625312. TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPELAUTAN YANG DILAKSANAKAN OLEH BALAI BESAR PENDIDIKAN, PENYEGARAN DAN PENINGKATAN ILMU PELAYARAN (BP3IP) ATAS NAMA JIMMI KUNDRAAT DI DAERAH TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA. KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH. ATAS NAMA : HOTIB BIN OLON, KP.
dasar perempuan dan anak terjaga. “Sekarang tinggal ditindaklanjuti Perbup,” kata dia, Senin (25/4). Dalam Perda ini, dimasukkan ketentuan men-
genai larangan-larangan hingga sanksi, seperti sanksi administrasi berupa peringatan hingga pencabutan izin praktik bisa dikenakan kepada petugas kesehatan yang
kedapatan menolak memberikan pelayanan kepada korban. Di luar itu, juga disinggung sanksi pidana bagi m e re k a ya ng d i a ng gap melakukan pelangga-
ran di antaranya dengan mempekerjakan anak (usia di bawah 18 tahun). “Jadi, setelah adanya Perda ini perempuan dan anak lebih aman,” ujarnya. (san/ red)
LEUNGSIR RT. 03/02, DESA JAYASAMPURNA KEC. SERANG BARU-KAB. BEKASI DENGAN LUAS TANAH : 8.633 (DELAPAN RIBU ENAM RATUS TIGA PULUH TIGA METER PERSEGI), HAK MILIK NOMOR 00451/JAYASAMPURNA, NOMOR INDUK BIDANG : 10.05.15.05.00559, NOMOR SURAT UKUR : 10.05.15.05.00559/1997, NOMOR SERI SERTIFIKAT : AJ 965209. HUB BP. AGUS HP : 0855-1701-026
DARAAN NO. T262 - 46136. BERKENAAN DENGAN KEHILANGAN TERSEBUT, AUTO2000 TIDAK BERTANGGUNG JAWAB ATAS PENGGUNAANYA SEJAK TGL. 30 JULI 2020
KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH ATAS NAMA AJID BIN NALIM, KP. LANGKAP LANCAR RT.004/RW.002 DESA SUKARAGAM KECAMATAN SERANG BARU KABUPATEN BEKASI. TANAH SAWAH SELUAS : 2.857
M2 (DUA RIBU DELAPAN RATUS LIMA PULUH TUJUH METER PERSEGI), SERTIPIKAT HAK MILIK (SHM) NOMOR : 00451/SUKARAGAM, SPPT NOMOR : 32.18.021.002.010.0018.0 HUBUNGI : AJO : 0822-1114-3241
KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 DIINFORMASIKAN BAHWA AUTO2000 KEHILANGAN DOKUMEN BERUPA SATU SET SURAT PEMESANAN KEN-
METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
KEBANGGAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI
SELASA, 27 APRIL 2021
KPAD Khawatir Anak DPRD Bekasi Kabur Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Bawah Umur KOTA BEKASI- Pihak Polres Metro Bekasi Kota masih melakukan pendalaman terhadap kasus persetubuhan anak di bawah umur yang menjerat anak anggota DPRD Kota Bekasi berinisial AT (21). Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Aloysius Suprijadi menyebut,
pihaknya telah memanggil terduga pelaku. “(Terduga pelaku) Sudah (dipanggil),” kata Kombes Pol Suprijadi, saat dihubungi, Ahad (25/4). Sejauh ini, kata dia, kasus masih dalam tahap penyelidikan dan tengah didalami oleh pihak Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota. “Pelaku sudah diperiksa dan masih pendalaman,” terangnya. Sementara itu, pendamping korban dan keluarga dari Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kota Bekasi, Novrian, mendesak pihak kepolisian untuk segera mengamankan terduga pelaku berinisial AT (21). Novrian mengaku khawatir terduga pelaku bisa kabur keluar kota apabila tidak segera diamankan terlebih dulu. “Kita khawatir pelaku udah ga di Bekasi. Karena memang terlalu lama penindakannya,” jelas dia. Adapun, dia menyebut pihak korban sudah mengantongi cukup alat bukti untuk menjerat pelaku ke meja hijau. Sejauh ini, korban telah mendapatkan hasil visum, juga bukti-bukti chat yang dilakukan pelaku ke korban serta prostitusi online via aplikasi MiChat. “Minimal kan alat bukti udah bisa mengamankan pelaku dulu. Berupa hasil visum, pengakuan anak, chat, bukti transaksional dari MiChat yang menunjukkan korban dipesan lewat aplikasi,” terangnya. (bbs/mhs)
HARGA Rp3.000
6
GISELLA ANASTASIA
Kerja Bareng Mantan Suami GISELLA Anastasia segera bekerjasama dengan mantan suaminya, Gading Marten. Gisel akan menjadi salah satu pembawa acara di media milik Gading. Saat dihubungi pihak penyelenggara, Gisel mengaku langsung meminta izin kepada kekasihnya, Wijaya Saputra atau Wijin. Gisel menjelaskan saat itu memang ia tengah bersama Wijin. Wijin pun memberikan izin kepada Gisel untuk mengambil pekerjaan itu. Tak menolak, Gisel langsung mengiyakan tawaran untuknya. “Izin, jadi pas di telepon ya pas ada Wijin di sebe-
lah langsung gitu,” ujar Gisel ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (26/4). “Bilang, ‘aku ditawarin kerjaan jadi hostnya KUY ( m e d ia m i li k Ga d i ng )
buat segmen fashion, jadi menurut kamu gimana?’ Terus dia bilang ‘ya ambil aja kalau emang namanya pekerjaan mah, kesempatan kan’ gitu,” jelas Gisel. Gisel menyebut Wijin tak sama sekali merasa cemburu dengan pekerjaan barunya. Mengingat Gading Marten adalah mantan suami Gisel. Wijin disebut sudah mengerti sistem pekerjaan publik figur. Gisel juga menegaskan akan bekerja dan berdiskusi dengan tim yang memproduksi acaranya. Bukan dengan Gading saja. “(Cemburu) nggak sih, kita kan ngerti,” ungkap Gisel. “Nggak nggak juga jadi sering ketemu (dengan Gading) karena jadi host KUY sih he he. Kan syuting sendiri sama hostnya si Cindercella itu ya cewek juga gitu,” lanjutnya. Selain itu Gisel tak mendapat persyaratan dari Wijin mengenai pekerjaannya ini. Ia menegaskan sudah saling mengerti satu sama lain. “(Persyaratan dari Wijin) nggak ada ha ha. Udah sama-sama dewasa, bukan pacaran anak SMP,” tutup Gisel. Gisel mengatakan sang kekasih selalu memberikan dukungan penuh akan kariernya. Wijaya Saputra juga tidak pernah mempermasalahkan pekerjaan Gisel selama ini. Begitu juga sebaliknya, Gisel juga tidak pernah mempermasalahkan pekerjaan Wijin. (bbs/mhs)
ADIKARYA PARLEMEN JABAR MENJEMPUT BERKAH RAMADAN ALA GINA SWARA
Berbagi 1.001 Takjil untuk Berbuka Puasa
Hj. Gina Fadlia Swara, SE., MM
K A R AWA N G - R a m a dan adalah bulan penuh berkah. Ibadah di bulan puasa, tidak hanya menahan rasa lapar dan haus. Ada banyak cara untuk menjemput berkah di b u l a n ra m a d a n . S a l a h satunya dengan berbagi. Hal itu diungkap Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gina Fadlia Swara, dalam kegiatan sosial bagi-bagi takjil. Kepada para pengendara di wilayah Kabupaten Karawang, Sabtu, (24/4) kemarin. “Banyak masyarakat yang masih berada dijalan saat waktu berbuka, maka dari itu kami sengaja membagikan takjil berbuka kepada mereka yang masih belum sampai ke rumah. Agar mereka bisa membatalkan puasanya tepat waktu,” ujar Gina Swara, di Desa Ma rga sa r i , Ke ca mat a n Karawang Timur. Selama ramadan, lanjut Gina, timnya bersama para relawan telah bersepakat. Untuk rutin membagikan 1001 takjil berbuka puasa untuk masyarakat. Ia berharap, kerja sosial yang dilakukan timnya itu. Tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima bantuan takjil. Akan tetapi, menjadi ladang pahala bagi mereka yang memberi. “Setiap sore jelang waktu buka puasa, rencananya kita bagikan takjil disejumlah titik,” katanya. Gina mengatakan, kegiatan semacam ini perlu didukung oleh masyarakat. Pasalnya, di masa pandemi Covid-19 ini. Tak sedikit masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi. Dengan memperbanyak kegiatan bagi-bagi takjil dan makanan berbuka puasa.
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
BERBAGI : Anggota DPRD Jawa Barat, Gina Swara rajin berbagi takjil jelang berbuka puasa.
Diharapkan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. “Di masa pandemi ini, kepedulian masyarakat harus lebih ditingkatkan. Karena untuk melawan pandemi ini, kita tidak bisa sendiri-sendiri. Masyarakat harus bersama-sama dan saling menguatkan,” ujarnya. (bbs/mhs)
SELASA, 27 APRIL 2021
PENDIDIKAN & OLAHRAGA
KARAWANG BEKASI
7
Ramadan Mengaji Isi Waktu Berpuasa Siswa Digelar MTsN 6 dengan Menerapkan Protokol Kesehatan KARAWANG - Madrasah Tsnawiyah Negeri (MTsN) 6 Karawang menjalankan program Ramadan Mengaji. Kegiatan digelar dalam rangka mengisi waktu berpuasa yang dijalani siswa-siswi selama Bulan Ramadan 1442 H. Kegiatan yang dimulai dan dibuka langsung oleh Kepala Madrasah, Tawi Nawawi pada Rabu (21/4), diikuti oleh siswa-siswi MTsN 6 secara bergiliran dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan 5 M yaitu memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, membatasi mobilitas dan interaksi sosial serta menjauhi kerumunan. “Kegiatan terbagi dalam 2 shift dengan peserta maksimal 15 orang. Adapun
ISTIMEWA
RAMADAN MENGAJI: Siswa MTsN 6 Karawang saat mengikuti kegiatan Ramadan Mengaji yang dimulai sejak Rabu (21/4).
materi kegiatan Ramadan Mengaji yaitu tadarus Alquran, fikih ibadah, shalat, puasa, zakat, infaq dan sedekah,” ujar Kepala MTsN 6 Karawang, Tawi Nawawi, baru-baru ini. Taw i mengaku sangat menyambut baik pelaksanaan Ramadan Mengaji. Ia berharap kegiatan bisa berjalan lancar dan sukses. “ Terima kasih kepada panitia dan seluruh guru pembimbing atas terlaksananya kegiatan. Semoga melalui kegiatan ini bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan keluarga besar MTsN 6 Karawang. Terlebih menjadikan siswasiswi kami sebagai generasi yang berakhlakul karimah,” ucapnya. Ketua Panita Ramadan Mengaji, Satibi menambahkan, kegiatan Ramadan Mengaji dapat terlaksana berkat kerja sama dengan pengurus mushola dan pengurus OSIS dalam rangka mengisi kegiatan Ramadan dan memakmurkan mushola yang baru selesai direnovasi. (ayi/mhs)
Teater Lumbung Oleh: Faizol Yuhri
12 remaja beralas matras merah duduk melingkari karpet merah. Berdiri tenang aneka kudapan di tengah mereka. Gorengan, saus kacang, dan sirup warna hijau. Hendra WP duduk dialasi karpet warna hijau. Mereka sedang menyambut perjamuan terakhir. Namun, bedanya dengan Yesus dan ke-12 muridnya yang melakukan perjamuan terakhir di hadapan meja panjang dengan anggur dan roti, Hendra WP dan ke12 muridnya melakukan buka puasa terakhir di hadapan kekuasaan yang diwakili kendaraan berat. Apa dan siapa yang mengundang penguasa pada perjamuan terakhir mereka adalah soal lain. Perkara-perkara
tersebut sulit dicerna remaja seumuran mereka. Mereka lebih mudah mencerna bagaimana kekuasaan bekerja saat orang dewasa yang semestinya jadi harapan malah berkhianat. Hari Jumat, 23 April 2021, kabar itu datang seperti kematian. Begitu cepat, begitu mendadak. Sanggar Teater Lumbung yang sudah berdiri sejak tahun 2013 di pinggir Kampung Budaya, berbatasan dengan Kali Kalapa, akan digusur. Pendiri sekaligus pelatih Teater Lumbung, Hendra WP beserta murid-muridnya harus bergegas mengevakuasi harta benda sanggar. Saat itu juga. Saat saya ke sana, Minggu, 25 April 2021, Kendaraan berat bekerja lebih cepat dari
PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN
Menunjuk Pengumuman Lelang Ulang Eksekusi Hak Tanggungan yang tayang di Harian Karawang Bekasi Ekspres tanggal 30 Maret 2021, PT. Bank Mandiri (Persero), Tbk dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur PT. ANDALAN KEMIKA UTAMA :
- Tanah dan Bangunan, SHM No. 11801, Lt. 252 m2, a.n. Insinyur YUDHISTIRA Y. UTOMO, Kav.No. E-11 (setempat dikenal Perumahan Kemang Pratama 2, Jl. Kemang Soka Raya Blok E No. 11 ), Kel. Bojong Rawalumbu, Kec. Rawa Lumbu, Kota Bekasi (disertifikat Kab. Bekasi), Prov. Jawa Barat. (Nilai Limit Rp. 1.578.000.000,- / Jaminan Rp. 473.400.000,-) Pelaksanaan Lelang: Keterangan: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet cara tertutup - Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Closed Bidding) pada alamat domain (Virtual Account) PT. BNI (Persero) Cabang Bekasi harus https://www.lelang.go.id sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. - Batas Akhir Penawaran: Selasa, 04 Mei 2021; Pk.11.00 Waktu - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL Server (WIB) selambat-lambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir penawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja setelah - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. pelaksanaan lelang - Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui, dan - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang menyetujui aspek legal dari obyek yang dilelang dengan - Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL Bekasi, Jl. Sersan kondisi apa – adanya (as is). Aswan No. 8 D, Bekasi. Persyaratan Lelang: Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Info: 081 3901 99000 / 081 852 7700 Jakarta, 27 April 2021 PT. BANK MANDIRI (Persero), Tbk KPKNL BEKASI PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG
CONTACT PERSON: - 0821 1258 7177 - 0857 8290 3338
birokrasi, area sanggar Teater Lumbung cuma tersisa sedikit. Kepada saya dan beberapa rekan wartawan lain, Hendra cerita selama dua hari, sebagian inventaris sanggar sudah dipindahkan ke lokasi sementara menggunakan tiga mobil. Rencananya malam Senin, proses evakuasi kelar. Sanggar beserta seluruh kenangan di dalamnya boleh diratakan. Di kota ini ruang bermain adalah sesuatu yang hilang dan tak seorangpun berharap menemukannya. Para tetangga lebih butuh pagar tinggi daripada pendidikan, jalanjalan dan rumah kian lebar, semakin banyak orang yang hidup dalam kehilangan*. Situasi itu kira-kira yang mendasari Hendra WP merawat Teater Lumbung. Saya bertemu Hendra WP pada 2011 silam. Waktu itu sanggar Teater Lumbung menumpang di salah satu ruangan Dinas Pariwisata dan Budaya Karawang. Terlepas
dari sifatnya yang kata banyak orang menyebalkan, Hendra WP punya daya hidup terang benderang. Tahun 2013 sampai 2014, tahun di mana saya memasuki quarter life crisis, kami berproses bareng di Kampung Budaya. Teater Lumbung menempati salah satu rumah di area Kampung Budaya. Sejak masuk kampus tahun 2009 dan diterima sebagai anggota UKM Teater Gabung Unsika, saya mengangankan sebuah ruang apresiasi sastra. Waktu itu jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia belum lahir. Obrolan para aktivis di kampus cuma seputar bagaimana menumbangkan pemerintahan SBY saat itu juga. Upaya saya menghadirkan ruang apresiasi sastra dimulai ketika seorang kawan menyerahkan formulir masuk Forum Lingkar Pena Karawang tepat setelah saya menerima piala dan duit hadiah lomba menulis cerita pendek tahun 2010 awal. Setahun setelahnya, ketika saya menjabat sebagai pengurus Teater Gabung, ruang itu saya hadirkan lewat program Kepo (Kesenian Pojok). Kepo kemudian berkembang tidak hanya di dalam kampus, tapi juga di luar kampus dengan nama: Malam Puisi.
Di tahun berikutnya, saya dan Hendra WP, juga beberapa kawan lain, menginisiasi kumpulan yang kami beri nama Fotosintesa (Forum Tokoh Sinema Teater dan Sastra). Tokoh di sini merujuk pada pemeran dalam pertunjukan drama. Bukan orang yang terkemuka dan kenamaan di bidang tertentu. Salah satu program Fotosintesa (tahun-tahun selanjutnya, Fotosintesa berganti nama jadi Fotosintesa+ karena masuknya seorang kawan pegiat seni rupa) adalah Malam Puisi. Bagi saya, Malam Puisi bukan hanya ruang apresiasi sastra tapi juga penolong kala hubungan asmara yang remuk, karier yang tidak jelas, kuliah yang berantakan, bersamaan menimpa saya. :( Konsep Malam Puisi sebenarnya sederhana. Penonton disilakan mengalihwahanakan teks-teks puisi. Mau itu dalam bentuk dramatisasi, musikalisasi, deklamasi, semua boleh dilakukan. Malam Puisi dihelat tiap dua minggu sekali di Kampung Budaya. Seperti kawan lama datang bercerita, Hendra WP dan Teater Lumbung menyambut kami, saya, Gus Muhammad AR, Galang Inoe Soesilo, dan Panji Mayza Perdana. Kami kerasan. (*) *) Jurnalis, penulis buku
SELASA, 27 APRIL 2021
JADWAL IMSAKIYAH KARAWANG 1442 H / 2021 M IMSAK 04:25 WIB
SUBUH 04:35 WIB
MAGHRIB 17:49 WIB
KARAWANG BEKASI
8
Selama Ramadhan, Atlet Jaga Asupan Menu Bergizi JAKARTA – Selama bulan Ramadhan para atlet harus tetap menjaga asupan menu makanan untuk sahur dan berbuka puasa, supaya mencukupi asupan gizi harian. Dokter ahli gizi PBSI menggelar sesi konsultasi gizi dan nutrisi di Jakarta.
Dalam sesi konsultasi itu, dr. Vetinly dan dr. Paulina menyampaikan bahwa secara umum atlet harus cukup kalori agar bisa menjalani program latihan yang padat di tengah puasa. “Yang perlu diperhatikan atlet agar tetap fit dan imun ter-
jaga saat menjalankan puasa adalah kecukupan kalori, komposisi makanan serta cairan dan elektrolit,” pesan Vetinly dalam rilis PBSI. Vetinly mengatakan, selain kalori, atlet juga dituntut untuk sangat memperhatikan komposisi makanan
dan minuman saat sahur dan berbuka. Seperti memperbanyak karbo kompleks, serat, dan protein. Vetinly juga mewanti-wanti atlet agar mengurangi makanan yang tinggi akan lemak jenuh. Lanjut dia, menu sahur sebaiknya lengkap mengand-
ung semua makronutrien seperti karbohidrat, protein, dan lemak, serta micronutrien seperti vitamin dan mineral. “Karbohidrat sebaiknya yang kompleks, juga cukup serat agar bisa menyediakan energi yang cukup sepanjang hari. Tidak
lupa juga asupan protein untuk memberi efek kenyang lebih lama,” tutur dia. Saat berbuka, atlet disarankan untuk terlebih dulu meminum air putih satu hingga dua gelas, dan dilanjutkan dengan makanan sederhana yang mengandung
karbohidrat seperti kurma atau jus buah. Ve t i n l u m e n j e l a s k a n , untuk menu-menu takjil seperti kolak, yang banyak lemak jenuh, santannya bisa diganti dengan susu rendah lemak atau fiber cream. (bbs/rie)
LAPOR NDAN...!
Kapolres Apresiasi Pelaksanaan Pencegahan Kamtibmas Pelaksanaan Operasi Yustisi dan Patroli Malam KARAWANG – Kap olres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra S.I.K.M.H.M.MSi pimpin apel anggota di halaman apel Mako Polres Karawang. Apel diikuti oleh Wakapolres Karawang, Kompol Ahmad Faisal Pasaribu S.I.K M.H dan PJU polres Karawang beserta Personil Polri dan ASN. Dalam kesempatan tersebut Kapolres menyampaikan beberapa arahan. “Saya apresiasi kepada
personil yang sudah melaksanakan tugas dengan baik mulai dari pengamanan dan pelaksanaan operasi yustisi. Sekaligus patroli malam hingga dapat mencegah gangguan keamanan di wilayah Karawang,” jelas Kapolres Rama.
Kapolres Rama menambahkan, perkembangan kasus Covid-19 di Karawang yang sudah mulai menurun Namun menghadapi mudik lebaran ini, pihaknya perlu melakukan pencegahan dengan melakukan ope-
rasi penyekatan di jalurjalur yang dilalui pemudik. Sesuai dengan peraturan pemerintah yang melarang masyarakat untuk melakukan mudik guna mencegah penyebaran covid-19. Kapolres Rama juga mengajak personil agar bersama
sama memiliki dan meningkatkan integritas dalam pelaksanaan tugas. “Saya berpesan agar dalam pelaksanaan tugas dan kewajiban dilakukan dengan iklas dan semata mata hanya mengharap Pahala dari Allah SWT,” ujar Kapolres. (red)
ISTIMEWA
PERSIAPAN APEL : Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra S.I.K.M.H.M.MSi memberikan pengarahan kepada PJU polres Karawang beserta Personil Polri dan ASN.
ADVERTORIAL
Latihan Membuat Kita Selamat dari Bencana BPBD Kabupaten Bekasi Peringati HKBN dengan Latihan Ssrentak CIKARANG PUSAT – Tepat 26 April, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi membuka rangkaian kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tahun 2021 untuk melakukan latihan serentak dengan ditandai bunyi sirine, kentongan maupun lonceng tepat pukul 10.00 waktu setempat. Kegiatan bertajuk “Latihan Membuat Kita Selamat Dari Bencana” dengan slogan “Siap Untuk Selamat” ini bertujuan untuk membudayakan latihan secara terpadu untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat menuju Indonesia Tangguh Bencana. Ke p a l a Pe l a k s a n a B P B D, Henri Lincoln menegaskan bahwa sebagai petugas BPBD dituntut untuk siap siaga m e ng ha d ap i b e n ca na d a n melindungi masyarakat Kabupaten Bekasi. Di mana, rangkaian HKBN diisi dengan sejumlah kegiatan dari simulasi evakuasi gempa bumi di District I Meikarta Lippo Cikarang hingga membunyikan tanda secara
HARIPAN/KARAWANG BEKASI EKSPRES
PELATIHAN : , Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bekasi membuka rangkaian kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tahun 2021 bertajuk “Latihan Membuat Kita Selamat Dari Bencana” dengan slogan “Siap Untuk Selamat”.
serentak, baik itu dengan memukul kentungan, sirene, dan lonceng dipusatkan di BPBD setempat. “Jadi kita diminta untuk menyiapkan vidio simulasi yang akan dikirimkan ke Kabag provinsi dan BNPB dengan tema yaitu evakuasi water rescue dan partikel rescue. Yaitu adanya ben-
cana banjir dan gempa bumi yang dari bangunan proyek,” kata Hendri, kemarin. Artinya, sambung dia, pemukulan kentungan serenyak untuk latihan evakuasi mandiri segera menuju tempat aman agar semuanya siap dan selamat dari bencana. “Kepala BNPB meminta secara
serentak semua kepala daerah mengajak masyarakat untuk membunyikan gentongan, sirine maupun bunyian dalam rangka peringatan HKBN,” terangnya. Untuk water descue telah dilakukan di Situ Binong, Hendri mengaku semakin sering latihan ini memudahkan BPBD melakukan tugas dalam menanggulangi
bencana dilapangan. Dirinya berharap dengan apa yang sudah dicapai merupakan suatu bentuk profesionalitas dalam menjalankan tugas serta meningkatkan kualitas dan membentuk tim rescue untuk aksi penyelematan evakuasi bencana. “Ya kalo harapannya seperti yang diamanatkan dalam
litigasi langsung mereka tuh selisih disana tiap tahunnya persentasenya ya semakin tahun semakin berkurang persentase dari kerugian kewaspadaan bencana,” tandasnya. Untuk diketahui, BPBD Kabupaten Bekasi menjadi salah satu yang terbaik dari segi pra-sarana dalam mitigasi bencana. (adv/har)