Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 22 Mei 2019

Page 1

Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang www.karawangbekasiekspres.co.id

RABU, 22 MEI 2019

@korankarawangbekasiekspres

HARGA Rp3.000

Anggota Dewan Kelabakan Minta Pelapor Pemda 2 Sebut Nama yang Kongkalikong PUPR KARAWANG - Terkait adanya dugaan adanya kongkalilong Badan Anggaran (Banggar) anggota DPRD Karawang dengan Dinas PUPR terkait Pemda 2, yang dilaporkan ke Polda Jawa Barat, membuat ang-

gota dewan bereaksi dan angkat bicara, terutama dari Komisi III. Sekretasi Komisi III, DPRD Karawang H. Asep Syarifudin meminta pelapor dalam hal ini Sekjen Kompak Reformasi, Pancajihadi

Al Panji untuk membuka secara transaparan dan menyebut orangnya. “Kalau memang benar ada indikasi kongkalingkong jangan hanya sebut lembaganya, kami dari Fraksi Golkar berharap se-

but saja inisial dan dibuka setransparan mungkin,” ucapnya kepada KBE, Selasa (21/05). Menurut pria yang akrab disapa Asep Ibe ini, dengan dibukanya data tersebut akan membuat isue ini tidak

melebar jauh dan dapat di selesaikan sampai sejelasjelasnya. “Saya minta agar inisial orangnya dibuka supaya masalah terkait Pemda 2 ini menjadi terang benderang,” pungkasnya.

Sebelumnya, kasus ganjil pencurian aset atau material bangunan Gedung Pemda yang disebut telah merugikan keuangan negara sampai Rp 3 miliar dan tengah proses persidangan di Pengadilan Negeri Karawang

diadukan ke Mapolda Jawa Barat oleh masyarakat, didampingi pengacara terdakwa pencurian. Mereka meminta jajaran penegak hukum di Mapolda Jawa Barat dapat menyeKe Hal...7

JALUR MUDIK.... Ratusan U-turn Bakal Ditutup KARAWANG - Polres Kabupaten Karawang, akan menutup ratusan titik putar balik arah atau U-turn di sepanjang jalur mudik wilayah Karawang. Kasatlantas Polres Karawang AKP Bariu Bawana mengatakan ratusan U-turn yang tersebar di sepanjang jalur mudik Karawang tidak seluruhnya ditutup. Pihak kepolisian akan menyisakan beberapa Uturn untuk dilintasi masyarakat setempat. “Dari perbatasan Karawang-Bekasi hingga Karawang-Subang ada ratusan U-turn. Nanti pada musim mudik akan kita tutup,” katanya di Karawang, kemarin (21/5). Penutupan U-turn tersebut akan mulai dilakukan pada H-7 atau sepekan sebelum lebaran. “Kita tidak akan mengambil risiko, U-turn akan ditutup selama Ke Hal...7

PKH: Setelah viral di medsos karena menjajakan ginjalnya di Jakarta, Ida Farida (tengah) akhirnya dapat bantuan pemerintah. Selain akan menerima PKH ia juga akan mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT).

TUTUP: Titik putar balik di sejumlah jalan di Karawang sudah mulai ditutup.

Emak-emak Karawang Mau Jual Ginjal, Mensos Turun Tangan

KARAWANG- Pemerintah mengabulkan harapan Ida Faridha (54) warga Karawang untuk mendapatkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita

mengaku telah menelusuri keberadaan Ida melalui pekerja sosial (Peksos) supervisor guna memberikan bantuan. “Laporan dari Peksos supervisor menyebutkan ibu Ida memenuhi syarat untuk

masuk dalam PKH karena yang bersangkutan ada tanggungan lansia,” tegas Agus di Jakarta, kemarin. Kesulitan ekonomi yang ditanggung Ida, dikatakan Agus karena ibu Ida terlilit Ke Hal...7

PJT II Kaji DAS Citarum KARAWANG - Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II, Saefudin Noer menyatakan jika PJT II tengah melakukan pengkajian sejumlah Daerah Aliran Sungai (DAS) untuk dilakukan pengembangan usaha PJT di sejumlah provinsi. Lanjut Saefudin, saat ini PJT II baru mengelola dua DAS yakni Sungai Citarum dan Sungai Ciliwung-Cisadane. Jasa Tirta II sebagai BUMN Pengelola Sumber Daya Air memiliki kewenangan memungut BJPSDA kepada pemanfaat sumber daya air yang dikelola Jasa Tirta II untuk kebutuhan operasi dan pemeliharaan sumber daya air. Keperluan usaha yang dikenakan biaya BJPSDA adalah PLTA, Industri, PDAM dan Industri

ARIE/KBE

SWEEPING: Sejumlah petugas melakukan memeriksa bus yang hendak menuju Jakarta.

Polres-Kodim Sweeping Massa “People Power”

Saefudin Noer Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II (tengah)

dan usaha pertanian di atas 2 liter/detik. “Di Indonesia terdapat 126 DAS. PJT II saat ini men-

gelola sebanyak 2 DAS, lalu ada PJT I yang mengelola sebanyak 5 DAS. Sisanya Ke Hal...7

K A R AWA N G - A n tisipasi menjelang rencana aksi people power atau aksi 22 Mei 2019, Polres Karawang

bersama Kodim 0604/ Karawang melakukan cipta kondisi kend araan roda empat di Ke Hal...7

Ketika Wabup Jimmy ‘Memerdekakan’ Erni, Penjaja Seks Se’er

Uswah Kebaikan bagi Umat Islam saat Ramadan ERNI Erniati (31) seorang wanita penjaja seks yang bertahun-tahun mangkal di lokalisasi Se’er mendapat hidayah di bulan suci Ramadan berkeinginan meninggalkan dunia malam tempat dia mencari pundi rupiah lalu memulai mencari rezeki halal. Hari Selasa (21/5) siang, ia mendatangi rumah Wakil Bupati Karawang, Ahmad “Jimmy” Zamkahsyari mengadukan nasib dan keinginan ia usaha berjualan sayur tutut. YOGIE SETIADI, KARAWANG

JIMMY di sela-sela sibuk menerima tamu yang berkunjung ke kediaman dinasnya, menyempatkan diri menerima Erni dan menanyakan keseharian pekerjaan Erni. Kepada Jimmy, ia bercerKantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

ita sudah bekerja selam bertahun-tahun di menjadi PSK. Namun selama ia berkecimpung di dunia malam, jauh di dalam hatinya ia bercerita memiliki keinginan meninggalkan Ke Hal...7

CURHAT: Erni menceritakan jalan hidupnya yang pahit sehingga berprofesi sebagai wanita pekerja seks. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


OPINI

RABU, 22 MEI 2019

2

Dewasa Menerima Hasil Pemilu Oleh Adi Prayitno Tanpa sikap kesatria, peradaban demokrasi tinggal menunggu ajal. Prinsip dasar demokrasi adalah sikap legawa menerima segala hal yang tak sesuai harapan. Siapa pun harus menghormati pilihan politik rakyat. Proses hitung manual pemilu serentak 2019 kini menuju titik akhir. KPU akan mengumumkan hasil rekapitulasi suara nasional pada 22 Mei besok. Apa pun hasilnya, semua pihak harus bisa menerima dengan lapang dada, baik dari unsur partai politik, kandidat, maupun relawan pemenangan. KPU merupakan institusi paling legitimate yang keabsahannya dijamin hukum. Publik patut cemas menanti hasil akhir rekapitulasi manual KPU. Terutama hasil pilpres. Sebab, tensinya berbeda dengan pemilu legislatif yang dinamika politiknya relatif stabil. Frasa menolak hasil penghitungan KPU yang dideklarasikan calon presiden (capres) penantang memantik suhu panas menjelang pengumuman hasil pemilu. Krusial

memang. Jantung berdegup kencang seiring fragmentasi persaingan politik yang kian keras. Ancaman people power hingga delegitimasi pemilu sah mewarnai detik-detik akhir pengumuman hasil rekapitulasi pilpres. Tak main-main, ada seruan jihad menuju Jakarta untuk mengepung KPU sebagai manifestasi protes terhadap pemilu yang dituding curang. Sulit menghilangkan kesan mencekam jelang tanggal keramat 22 Mei. Perang opini semakin agresif antarkubu. Saling tuding dan saling bantah kerap menghiasi ruang publik yang pengap. Lebih-lebih di media sosial. Seakan narasi Perang Badar versus perang total yang digelorakan selama masa kampanye mencapai titik kulminasi pada hasil akhir pengumuman KPU. Wajar jika ada kekhawatiran soal potensi konflik horizontal. Klausul dalam UU Pemilu menyediakan instrumen penyelesaian sengketa hasil pemilu dengan baik. Capres yang merasa dirugikan de- ngan hasil pemilu bisa mengajukan sengketa

ke Mahkamah Konstitusi (MK). Tak ada syarat jumlah selisih perolehan suara untuk beperkara. Berapa pun selisihnya bisa dibawa ke jalur konstitusional. MK memiliki kewenangan penuh untuk memutus perkara selisih suara yang disengketakan. Tak perlu ada intimidasi, apalagi an- caman people power, soal hasil pemilu. Syarat sengketa ke MK cukup longgar karena tak ada ketentuan persentase selisih suara. Negara ini punya mekanisme untuk menyele-

saikan semua sengketa pemilu. Elite harus menahan diri untuk tidak mengeluarkan pernyataan provokatif. Karena itu, dugaan kecurangan mesti dibuktikan dengan data valid sebagai alat bukti forensik bersengketa. Kecurangan pemilu tak bisa diselesaikan dengan sekadar membangun wacana maupun demonstrasi jalanan. Payung hukumnya jelas mengatur secara definitif sebagai bagian tata krama berdemokrasi. Di luar itu, segala bentuk agitasi politik akan sia-sia belaka.

Percaya lembaga negara seperti KPU merupakan modal sosial (social capital) yang niscaya demi merawat stabilitas demokrasi elektoral yang sehat. Stabilitas demokrasi akan tercipta jika orientasi politik warga negara sepenuhnya percaya dan mendukung sistem politik yang digunakan. Itu penting dilakukan sebagai upaya pendewasaan berpolitik. Demokrasi kian maju. Sengketa pilpres dan kekecewaan lain atas segala hal yang berkaitan dengan pemilu harus diselesaikan melalui jalur hukum positif. Tak perlu lagi menggunakan cara yang provokatif seperti ancaman gerakan inkonstitusional. Warga negara harus diedukasi untuk menyelesaikan persoalan dengan cara bijak berbudaya, bukan cara jalanan. Oleh sebab itu, demonstrasi maupun bentuk protes lain tak akan bisa memengaruhi hasil rekapitulasi suara yang dilakukan oleh KPU. Dunia tak akan runtuh sekalipun banjir protes datang silih berganti setiap saat. Itu perkara biasa dalam

demokrasi. Agar output-nya jelas, satu hal yang pasti, capres penantang harus mampu membuktikan dugaan kecurangan terstruktur, sistematis, dan masif yang mereka tuduhkan. Bukan hanya dengan memobilisasi massa jalanan. Kenyataannya, pemilu serentak menjadi ujian nyata bagi demokrasi yang sedang terkonsolidasi. Peluang bangsa ini untuk mudah melewati semua badai politik dengan indah sangat bergantung respons elite politik dalam menyikapi hasil pemilu. Kedewasaan menjadi pra- syarat mutlak bagi stabilitas demokrasi. Atau sebaliknya, elite justru menjadi provokator delegitimasi semua proses, tahapan, dan hasil pemilu yang sah. Sikap dewasa itulah yang sedang dinanti segenap bangsa. Semua eksponen politik harus punya kerendahan hati untuk menerima apa pun hasil pemilu nanti. Sebab, demokrasi elektoral hanya menye- diakan dua opsi: menang atau kalah. Tak ada opsi ketiga sebagai ruang kompromi. Pemilu layaknya panggung gladia-

tor yang hanya menyisakan satu pemenang dan satu pihak kalah. Kesatria sejati pasti siap menerima keduanya. Begitulah demokrasi ditegakkan. Tanpa sikap kesatria, peradaban demokrasi tinggal menunggu ajal. Prinsip dasar demokrasi adalah sikap legawa menerima segala hal yang tak sesuai harapan. Siapa pun harus menghormati pilihan politik rakyat yang telah ditentukan pada 17 April lalu. Mereka yang menolak hasil pemilu mestinya malu kepada rakyat yang hampir mayoritas akan menerima siapa pun pemenang yang ditetapkan oleh KPU. Pada tahap itulah kemudian urgensi menjaga suasana batin kebangsaan secara kolektif. Dalam politik, adakalanya berkompetisi. Namun, setelah pemilu selesai, semua pihak harus kembali berangkulan. Pemilu hanya alat mencari calon pemimpin masa depan. Bukan alat memecah belah bangsa. (*) Dosen Ilmu Politik FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan direktur eksekutif Parameter Politik Indonesia

CERPEN, FRANSISKA EKA Eva dalam Dua Cerita Berbeda (2/TAMAT) Kau mengingat sosoknya sebagai bocah lelaki berusia enam tahun yang gemar bertualang hingga sering tersesat. Beberapa kali, orang asing mengantarnya

pulang ke rumah, memberi jaminan kepada kedua orang tuanya, ia sudah diberi makanan dan minuman cukup sebelum dikawal pulang.

RUMAH SAKIT 1.

RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

2.

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

3.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

4.

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

5.

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Sering, ia ditemukan salah satu adik lelaki ibunya, se orang polisi, te ng ah berdiri sendirian di tepi jalan menuju perkebunan kopi angker milik para biarawan Katolik. Diajak teman-teman bermain petak umpet, katanya. Setelah selesai bermain petak umpet, kami akan berjalan kaki ke rumah sakit, menjenguk ibu salah satu teman yang baru melahirkan, katanya lagi. Tapi, teman-temanmu tak nampak, maka kau harus pulang ke rumah, dan berpesan agar mereka tidak mengikutimu, atau mengajakmu bermain, kata adik lelaki ibunya. Kau mengingat sosoknya sebagai bocah lelaki berusia enam tahun yang tak berkawan meski mengenal setiap jengkal kebun kopi angker seperti mengenali ruang-ruang dalam rumahnya sendiri. Juga, mengetahui peristiwa-peristiwa yang akan terjadi. Beberapa ia ceritakan padamu, diakhiri dengan kalimat sakti; Eva, kau boleh percaya atau tidak percaya, tapi kalau apa yang saya ceritakan ini kelak terjadi, kau tidak boleh menceritakan hal ini kepada siapapun. Truk yang dikemudikan ayah si A akan terjungkal ke jurang, si B akan kawin lari dengan si C dan minggat dari kota, kau lihat motor yang memuat tiga murid SD itu? Motor itu akan mengalami kecelakaan di perempatan jalan, tapi semuanya akan selamat. “Nenek saya sedang sekarat, apakah dia akan

meninggal?” “Hingga hari ini kau tak pernah bisa melupakan jawabannya, jawaban seorang bocah lelaki berusia enam tahun yang tak berkawan, yang mengenal setiap jengkal kebun kopi angker dan mengetahui peristiwaperistiwa yang akan terjadi di kemudian hari. Nenekmu akan meninggal tujuh hari sebelum kau menikah, jadi kau masih punya banyak sekali waktu untuk mendengarkan omelannya yang seperti burung beo itu. Dia akan segera sehat. Kau akan jadi pengantin y ang se dih . S e dih dan terasing. Saya melihatmu berada di negeri yang jauh… Negeri yang jauh… Ia lantas bersiul, sementara kau menghitung jumlah tahun yang tersisa sebelum nenekmu meninggal. Kau tidak mengangankan pernikahan, kau mengirangira berdasarkan usia rata-rata para perempuan di keluargamu ketika mereka memutuskan untuk menikah. Dua puluh lima. Berarti masih ada delapan belas tahun sebelum kematian itu tiba. Adakah cara mengakalinya? Saya tak ingin nenek mati, dan saya tidak ingin menikah. Wajahmu mengiba; sebenarnya, wajahmu kau atur agar terlihat mengiba— ini adalah teknik berpurapura yang kau pelajari dari sepupu-sepupumu, yang jumlahnya tiga belas, yang menggunakan teknik yang sama agar diberi uang jajan

oleh nenek. Ada. Tentu saja ada. Di tengah kebun kopi ada pohon mangga yang buahnya manis-harum. Kalau kita ke sana, dan melakukan upacara pernikahan, tentu malaikat akan kebingungan dan mengubah catatannya. Waktu meninggal nenekmu belum tiba, waktumu menikah telah tercatat. Kau tahu, anak kecil kadang-kadang bisa mengecoh takdir, seperti Nabi Isa menciptakan burung dari tanah liat, burung-burung itu terbang ke langit… Kau tak bisa mengingat dengan persis rute yang kalian lalui hingga tiba di sekitar pohon yang ia maksud. Seekor burung hantu beruhu-uhu, dan kau maklum jika ia keliru menafsirkan waktu. Matahari jam lima sore tak mengantarkan cahaya yang cukup ke dalam rimbun pohon kopi. Suasana temaram, dan kau mulai mengingat pesan para orang tua; kanak-kanak tak boleh berjalan-jalan jauh sendirian ketika matahari hendak terbenam, roh mereka yang lemah akan terbuai melihat cahaya jingga keemasan di ufuk barat, hingga mereka akan terus berkelana mengejar warna yang sama dari batas langit yang satu ke batas langit yang lain… Tapi, di kebun kopi, ketika kau mendongak, yang nampak hanya rimbun dedaunan hijau-gelap. Hantu-hantu gentayangan di kebun kopi, hantu-hantu pekerja dari jaman Belanda yang mengira dirinya belum

mati. Kau tak melihat orang-orang yang acuh bekerja, atau bayanganbayangan-bayangan, atau siluet manusia yang kakinya tak menapak tanah; hantu yang diceritakan para orang tua. Kau mulai meragukan kebenaran cerita-cerita yang kau dengar. Dalam suasana muram saat itu, hanya nampak olehmu, punggungnya yang tegap dan rambutnya yang hitam gagak dipangkas 2-1-2, barangkali di tukang pangkas tuli yang dalam benakmu sudah berusia sama tuanya dengan kota tempat kalian bermukim. Kalau kita memakan buah ini, sampai habis, masingmasing separuh, Surga mencatat pernikahan kita. Kau mau tahu sebabnya? Di pohon ini malaikat pencatat takdir sering beristirahat. Sambil beristirahat, ia memeriksa catatannya. Kalau ada yang keliru, atau ada yang harus diganti, dia akan melakukannya di sini sebelum melapor ke Surga. Jangan khawatir karena kau tak bisa melihatnya. Apa urusannya memperlihatkan diri? Yang kita butuhkan hanya percaya, kita bisa membuatnya mengubah catatan dengan cara ini. Kau masih mengingat sosoknya sebagai bocah berusia enam tahun yang tak berkawan meski mengenal setiap jengkal kebun kopi seperti mengenal ruangruang dalam rumahnya sendiri, juga mengetahui peristiwa-peristiwa yang akan terjadi. Barangkali,

ia mengingatmu sebagai istrinya, atau sebagai seorang anak perempuan yang ingin mengakali takdir. Barangkali juga, ia mengingatmu sebagai anak perempuan yang melemparinya dengan batu hingga ia jatuh, berdarah dan terbang lebih gegas ke angkasa bersama malaikat pencatat takdir untuk menghindarimu. Orangorang mengingatnya sebagai bocah lelaki yang tak pernah kembali dari petualangannya bersamamu di kebun kopi. Kau tak ingin mengingatnya sebagai seorang bocah lelaki yang berubah menjadi seekor burung pipit raksasa setelah memakan buah bagiannya, berusaha mematuk kedua pupil matamu dengan paruhnya yang runcing tajam agar selamanya kau buta. Kau hanya ingin mengingat dirimu sebagai pemenang. Meski setelahnya, kata-kata meninggalkanmu, dan kau menganggap tubuhmu telah jadi tanah liat retak yang tak mungkin ditumbuhi apapun. Orang-orang memanggilmu bisu, dan linglung, kutukan untuk seseorang yang telah mengajak orang lain menjadi celaka; dan, jasadnya tak pernah ditemukan, barangkali, telah disembunyikan hantu-hantu. Sesekali, seekor-dua ekor burung pipit terbang rendah di halaman rumahmu. Pembohong! Umpatmu dalam hati. Kau yakin mendengar suaranya tertawa, balas mengejek. Ia masih bocah lelaki berusia enam tahun yang tak berkawan, yang mengenali setiap jengkal kebun kopi seperti mengenali ruang-ruang dalam rumahnya sendiri. Kau telah jadi tubuh dewasa, tetapi kau masih tak ingin mengingatnya sebagai burung pipit raksasa yang ingin mematuk kedua pupilmu agar kau selamanya buta. Siapa yang akan percaya? Bahkan, kata-kata pergi meninggalkan lidahku. Barangkali karena kata-kata telah mengetahuinya lebih dulu. *) Fransiska Eka saat ini berdomisili di Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Hubungi : ( 0267 ) 8408492 : ( +62 ) 885710657938 KEHILANGAN TELAH HILANG STNK A.N WAHYUDI, ALAMAT GENTING WALANGSENGA RT 07/02, MERK KENDARAAN HONDA BEAT, NO RANGKA MH1JM211XHK420628, NO. MESIN JM21E1410940,WARNA MERAH DAN PUTIH

BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESORIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR

KEHILANGAN TELAH HILANG BUKU KIR B 9167 QN JKT 698126.B 9449 UDB JKT 805774.B 9252 AH JKT 598344. HUB 081382232360.

KEHILANGAN TELAH HILANG SATU BERKAS KENDARAAN BARU MOBIL MERK TOYOTA INNOVA NO POL B 1452 FZD ATAS NAMA SABRI NAZIR , SRT PMESANAN KNDARAAN (SPK) YANG DI KELUARKAN OLEH PT. ANZON AUTO LESTRI ,SRT PNGAJUAN FAKTUR STNK YANG DI KELUARKAN OLEH PT. TOYOTA ASTRA MOTOR , SRAT PNAGIHAN DRI LEASING BCA & KTP ATAS NAMA SABRI NAZIR

KEHILANGAN

NOMOR SERTIFIKAT HAK MILIK : 1003 NIB : 00671 LUAS : 2.893 M2 SPPT PBB NOP 32.75.031.001.01202920 ALAMAT : JL RAYA BANTARGEBANG-SETU RT 001, RW 009, KELURAHAN PEDURENAN, KECAMATAN MUSTIKAJAYA, KOTA BEKASI. ATAS NAMA : ALM HJ MARDIAH

KEHILANGAN TELAH HILANG SERTIFIKAT HAK GUNA BANGUNAN NO .1278 A/N :SUHARTONO, KAV B NO 5-10, KELURAHAN PERWIRA, KEC BEKASI UTARA. LUAS : 135 M2 DI SEKITAR KRANJI, KOTA BEKASI.

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288


Semangat Baru Urang Subang

RABU, 22 MEI 2019

Gas Melon Langka IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang.

Di Selatan Harganya Tembus Rp 30 Ribu

Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.

SUBANG– Menjelang Hari Raya Idul Fitri, masyarakat mengeluhkan sulitnya mencari bahan bakar gas 3 kg (gas melon). Kelangkaan gas ini sangat dirasakan oleh masyarakat Subang. Salah satu titik di wilayah Subang Selatan harganya tembus Rp 30 ribu. “Banyak sekali warga yang mengeluh di pangkalan penyalur gas elpiji 3 kg dan di warung sering kosong dan masyarakat kebingungan harus mencari kemana lagi. Bahkan harus menunggu berhari-hari mendapatkan gas 3 kg,” kata Sutina Warga Ciambe yang merasa kebingungan mencari gas 3 kg untuk memasak. Bahkan, selain langkanya as elpiji itu menjelang lebaran ini warga juga mengeluh bahwa gas elpiji 3 kg yang dijual tidak sesuai standar harga seharusnya. Ironis memang, barang bersubsidi yang telah ditentukan harganya oleh pemerintah namun masyarakat mengeluh mahal. Nanang, seorang warga

Bupati Subang Ruhimat

SENGKATA PEMILU

DIGUGAT: Suasana Rapat Pleno KPU.

KPU Bangkang Perintah Bawaslu SUBANG- Sidang Bawaslu Jawa Barat menutuskan bahwa KPU Subang telah melakukan pelanggaran administrasi dengan menghilangkan angka suara caleg DPRD Subang dari PKB Dapil 7 bernama Sukro Ma’mum, dan Bawaslu Jawa Barat memerintahakan untuk segera memperbaiki kesalahan angka suara tersebut, pihak KPUD Subang. Tapi sampai kini KPU Subang bertahan tidak mau mengikuti perintah dan aturan Bawaslu Jawa Barat atas hasil keputusan kesepakatan sidang gugatan. “Sesuai dengan keputusan Bawaslu Jabar ada 2 TPS yang harus dipilih kembali oleh Bawaslu, tapi baru satu TPS, yaitu TPS 10 Kecamatan Purwadadi. Dan ini akan kita jadikan laporan ke Bawaslu Jawa Barat,” kata Parahutan, Ketua Bawaslu Subang. Bahkan saksi dan timses Ahmad Sulaiman mengatakan, tidak patuhnya KPU Subang pada perintah Bawaslu Jawa Barat diduga ada unsur pembangkangan. “Saya melihat KPU Subang tidak mau laksanakan perintah Bawaslu Jawa Barat. Ar tinya KPU Subang sudah melakukan pembangkangan, Padahal dalam sidang Bawaslu Jabar di Bandung KPU Subang sudah terbukti melakukan pengelapan data angka suara,” ujar Ahmad. Lanjutnya, jika demikian pihak tim Sukron Mu’min akan membawa kasus pengelapan angka suara yang sudah terbukti dalam sidang Bawaslu ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) di Jakarta. “ Kita akan DKPP kan KPU Subang, dan jika dalam hukum, pengelapan angka suara adalah pidana,” imbuh Ahmad. Tidak mau merubah angka suara yang sudah diputuskan dalam sidang Bawaslu Jawa Barat, Ketua KPU Subang Suryaman mengatakan bahwa pihak KPU sudah sesuai dengan aturan dan perintah. “Kita Sudah sesuai aturan dengan merubah angKa di TPS 10, dan untuk TPS 25 tidak bisa karena sudah disandingkan, jadi tidak bisa dirubah,” kata Suryaman. Terkait adanya kabar Ketua KPU sudah disogok Rp 70 juta oleh salah satu caleg agar tidak merubah angka suara di TPS 25 Kecamatan Purwadadi, Suryaman menilai bahwa kabar itu bohong. “Itu kabar hoax, kalau saya dikasih uang 75 juta pasti saya sudah beli motor NMAX,” kata Ketua KPU Subang. (hrn)

ANTRE ELPIJI: Kerumunan warga di Cijambe yang menunggu datannya gas elpiji 3 kg.

mengatakan sering berkeliling mencari gas elpiji 3 kg. “Di tempat saya sering kosong dan kalaupun dapat gas tersebut kami membeli dengan harga Rp. 23 ribu sampai Rp.30 ribu. Pa d a h a l s u d a h t e r t e ra pangkalan har us men jual ke masyarakat dengan harga standar Rp.16 ribu,” ujar Nanang. Mendengar keluhan tersebut, Bupati Subang H Ruhimat langsung meminta pihak Hiswana Migas

tetap dan terus mengawasi dan berupaya jangan sampai ketersediaan gas elpiji 3 kg di Kabupaten Subang terhambat. “Saya menghimbau kepada Hiswana Migas agar menindak tegas jika ada pangkalan penyalur gas elpiji 3 kg menjual di atas harga yang telah ditentukan. Sehingga masyarakat tidak kesulitan lagi mendapatkan gas elpiji 3 kg saat dibutuhkan,” kata Bupati.

Sementara Ketua Hiswana Migas Subang Heri Pratikto mengatakan, pihaknya akan terus mengawasi penyaluran gas elpiji 3 kg dari agen ke pangkalan. Hal ini agar jangan sampai ketika sudah tersalur ke pangkalan harga jual dari pangkalan lebih dari harga net yang ditentukan. “A p a b i l a m a s y a r a k a t menemukan pangkalan gas yang menjual lebih dari harga net yang ditentukan maka segera laporkan

ke pihak kami. Hubungi nomor yang tertera spanduk di pangkalan tersebut karena setiap pangkalan gas pasti mencantumkan nomor pengaduan bagi masyarakat,” ujar Heri. Ditambahkan, apabila benar ditemukan maka akan ditindak. “Kami akan memberikan peringatan 1 sampai 2 kali jika peringatan itu tidak dihiraukan maka kami akan tindak tegas untuk menutup pangkalan tersebut,” kata Heri. (fri)

Stok Darah Thalassemia Kosong!

Waspadai Uang Palsu Beredar Jelang Lebaran SUBANG- Pihak Bank Indonesia (B) mengimbau kepada masyarakat Subang untuk mewaspadai uang paslu menjelang Hari Raya Idul Fitri. Hal ini disebabkan menjelang lebaran uang pecahan kecil seperti Rp 20 ribu atau Rp 10 ribu sangat rawan ditemukan uang palsu. “Kita mengimbau kepada masyarakat, khususnya Subang agar terhindar uang palsu, dan segera dilaporkan ke pihak keamanan,” kata Deputy Bank Indonesia Wilayah Jawa Barat, Sukarelawati Permana saat berada di Subang, kemarin. Dijelaskan, untuk meng-

hindari uang palsu pecahan kecil diharapakan ma s ya ra k at l e b i h b a i k menukarkan uang tersebut ke tempat semestinya. “Kita anjurkan apa bila menukarkan uang untuk pecahan kecil di hari lebaran lebih baik di tempat yang resmi,” kata Sukarelawan. Penukaran uang di tempat resmi seperti di bank pemerintah atau swasta, agar masyarakat lebih aman dari peredaran uang palsu. “Jika masyarakat membutuhkan jasa penukaran uang datanglah langsung ke tempat penukaran uang yang resmi seperti bank yang ada di wilayah masing-masing.

Penukaran uang ini kami tegaskan tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis,” tambah Sukarelawan. Sementara itu respon cepat pihak BI untuk menjamin peredaran uang pecahan kecil dengan fasilitas mobil keliling penukaran uang menyambut lebaran disambut baik oleh Bupati Subang. “ Terimakasih kepada Bank Indonesia yang telah menyelenggarakan kegiatan penukaran uang dengan secara gratis. Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan di tahun ini,” ungkap Bupati Ruhimat. (fri)

SUBANG- Walaupun pihak PMI Kabupaten Subang mengklaim bahwa stok darah untuk para pasien aman di bulan puasa, tapi pernyataan itu dibantah oleh aktifis Perduli Pasien Thalassemia, bahwa saat ini sangat kesulitan dalam mencari darah. “Kebutuhan darah segar sudah dibatas tidak normal ya kita krisis darah. Kita sangat kesulitan mencari darah untuk para pasien Thalassemia yang saat ini sangat tergantung dengan kebutuhan darah,” ujar Esti. Ditambahkannya, kekosongan darah juga dari PMI sampai RS. Ciereng dari kesulitan darah. “Bahkan kosong, kita kesulitan mencari darah, khususnya golongan darah B,O dan A,” tambah Esti. Dari kekosongan darah untuk medis, Esti bersama rekanrekannya melakukan kegiatan donor darah kelokasi-lokasi di keramaian. “Contonnya mala mini, kita gelar donor darah di alun-alun subang,” imbuhnya. Pernyataan Esti tidak selaras dengan pernyataan Ketua PMI Subang yang mengatakan bahwa stok darah di bulan puasa stabil. “Masyarakat tidak usah khawatir akan kurang nya stock darah di PMI subang,walaupun ya kita umat islam sedang menjalankan ibadah puasa kami besinergis untuk mengajak non muslim untuk berdonor darajlh,” kata Komir Bastaman, Ketua Ketua PMI Kabupaten Subang. Bahkan untuk memenuhi stok darah, PMI terus besinergi

Kebutuhan darah segar sudah dibatas tidak normal ya kita krisis darah. Kita sangat kesulitan mencari darah untuk para pasien Thalassemia yang saat ini sangat tergantung dengan kebutuhan darah Esti Aktifis Peduli Pasien Thalassemia

dengan mengajak mensosialisasikan ke setiap gereja gereja untuk berdonor. “Bahkam selain tempat ibadah, Kami sosialisasikan pendonor darah sampai keluar kota untuk mencari pendonor sehingga stok darah untuk di Kabupaten Subamg terbilang aman,” ujar Komir Komir mengimbau kepada masyarakat yang saat ini, saat menjalankan ibadah puasa jangan dijadikan halangan atau hambatan. “Jangan jadi hambatan niatan kita untuk berdonor karena setelah berbuka puasapun kita bisa donor darah dan kami PMI siap kapanpum untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ingin melakukan donor darah,” katanya. (hrn)

Wagub: Subang Pusat Pengembangan Budaya Sunda SUBANG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menj e l a s k a n b a hwa Su b ang merupakan lokasi pengembangan pusat kebudayaan Sunda di Jawa Barat selain Kabupaten Sumedang, Ciamis dan Garut. Dan untuk Subang akan menjadi salah satu prioritas utama untuk dikembangkan. Ha l te rs ebu t d i u ng k a p k a n Wa g u b p a d a sambutan Safari Ramadhan 1440 Hijriah di Masjid Agung Al-Musabaqoh Subang. Selasa (21/5/19). Selain menyoroti Sub-

ang sebagai salah satu prioritas pengembangan budaya Sunda, Uu Ruzhanul menekankan betapa pentingnya kolaborasi dan inovasi di seluruh Jawa Barat. Kolaborasi dan inovasi, kata dia, adalah kunci akselerasi progam pembangunan guna mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir Batin dengan b e ke r ja sa ma s e l u r u h Kabupaten/Kota di Jawa Barat dengan Pemprov Jawa Barat. Safari Ramadhan digelar untuk membangun silahturahmi dan kebersamaan dengan tujuannya supaya ko-

munikasi antara Pemda Provinsi Jawa Barat dan Pemda Kabupaten/Kota t e r ja l i n d e n g a n b a i k karena komunikasi itu sangat penting sehingga program pemerintahan tersampaikan kepada masyarakat secara langsung. Pada kegiatan tersebut, Pemprov Jawa Barat melalui Badan Amil Z akat Nasional (Baznas) Jawa Barat menyerahkan santuan kepada 50 anak yatim piatu/ fakir miskin sebesar Rp 12,5juta, 10 santri pondok pesantren salafiyah sebesar Rp 5juta, dan DKM Masjid Agung

Al-Musabaqoh Subang. Bupati Subang H. Ruhimat dalam sambutannya berharap di bulan penuh berkah , rahmat dan ampunan ini mudahmudahan silaturahmi dan pemberian santunan kepada masyarakat kurang mampu dapat meningkatkan ukhuwah islamiyah. Selain itu sebagai bukti betapa besar perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap sesame, serta bentuk kepedulian sosial untuk membantu terwujudnya kesejahteraan masyarakat, terutama bagi mereka yang kurang mampu. (hrn)

BUDAYA SUNDA: Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum membagikan santunan saat Safari Ramadhan di Subang.


PENDIDIKAN

RABU, 22 MEI 2019

4

Siswa Titipan akan Disanksi Kabid SMP: Perbup Zonasi Belum Terbit K A R AWA N G - U p a y a siswa untuk bisa melanjutkan pendidikannya ke tingkat lebih tinggi nampaknya harus lebih bersabar. Pasalnya pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP akan mulai dibuka usai lebaran nanti. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kabid SMP Dinas Pendidikan Karawang, Cecep Mulyawan. Ia sampaikan sampai saat ini peraturan tentang PPDB belum diatur oleh Peraturan Bupati (Per-

bup) untuk masalah zonasi. Namun ia menegaskan bahwa pembukaan akan mulai dilaksanakan pada tanggal 17 sampai 25 Juni nanti. “ Tinggal menunggu aturan Bupati,” ucapnya. Penerimaan peserta didik baru nanti dibagi menjadi 4 jalur diantaranya jalur prestasi, zona, mutasi dan Keluarga Tidak Mampu (KTM). Dengan banyaknya lulusan siswa nanti yang akan melanjutkan pendidikannya ke SMP diharapkan bisa mempersiapkan apa yang menjadi kebutuhannya nanti. “ Persiapkan dari sekarang usai lebaran nanti langsung kita buka,” ungkapnya. Tak hanya itu bagi dia dengan banyaknya pendidikan sekolah swasta di karawang juga tak kalah bagusnya

dengan sekolah negeri. Sebab, kata dia tidak ada bedanya pendidikan swasta dan negeri karena semua kebutuhan pendidikan ditanggung oleh pemerintah. “ Mau masuk sekolah negeri maupun swasta semuanya sama ko,” terangnya. Dia berharap pada pelaksanaan penerimaan peserta didik baru nanti bisa berjalan dengan baik dan tidak ada kendala maupun masalah siswa titipan. “ Alhamdulilah semoga berjalan dengan baik dan lancar jika ada masalah terkait siswa titipan bisa kita sanksi,” tegasnya. Sementara itu Pemprov Jawa Barat telah menetapkan pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 akan dimulai 17

Juni 2019 mendatang. Terkait hal itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat Dewi Sartika mengimbau seluruh siswa dan orangtua calon peserta didik mampu memahami seluruh petunjuk teknis (juknis) mengenai PPDB tahun ini. Hal terpenting terkait juknis PPDB 2019 salah satunya adalah terkait informasi kuota dari setiap jalur PPDB. Dewi Sartika memaparkan jalur pendaftaran PPDB 2019 Jawa Barat terbagi menjadi tiga, yakni jalur zonasi, prestasi, dan perpindahan. “Kuota jalur zonasi sebesar 90 persen, sedangkan prestasi dan perpindahan masing-masing 5 persen,” jelas Dewi Sartika.

Kadisdik menjelaskan persentasi setiap jalur pendaftaran terbagi beberapa kategori: 1. Jalur zonasi Jalur zonasi, persentasi 90 pesentasi dibagi menjadi 3 kategori: 55 persen jalur zonasi jarak, 20 persen jalur zonasi Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM), anak berkebutuhan khusus (ABK) serta 15 persen jalur zonasi kombinasi. “Penilaian jalur zonasi kombinasi berdasarkan 30 persen skor jarak domisili ke sekolah dan 70 persen nilai hasil ujian nasional (UN),” ujarnya. Jika kuota zonasi kombinasi atau KETM dan ABK tidak terpenuhi maka sisa kuota akan dilimpahkan pada jalur zonasi jarak. Jika jalur zonasi jarak tidak

terpenuhi maka sisa kuota akan dilimpahkan pada jalur prestasi atau jalur KETM berdasarkan pendaftar terbanyak. Jalur prestasi Kemudian pada jalur prestasi dibagi menjadi dua kategori, yakni prestasi sebesar 2,5 persen untuk Nilai Hasil Ujian Nasional (NHUN) dan 2,5 persen untuk prestasi non-NHUN. Prestasi non-NHUN berupa prestasi diraih siswa berdasarkan capaian kejuaraan dalam berbagai bidang, ter utama yang diselenggarakan pemerintah seperti; Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Lomba Cipta Seni Pelajar Nasional (LCSPN), Kuis Kihajar, dan

lainnya. “ Ke ju a raa n l a i n ya n g diselenggarakan di luar kementerian pun bisa disertakan, seperti sains, teknologi, seni budaya, olahraga, keteladanan, bela negara, kepramukaan, dan bidang lainnya,” tambahnya. Jalur perpindahan Sedangkan jalur perpindahan tak ada pembagian kategori. Jalur ini diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti tempat tugas orangtua dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/ lembaga/perusahaan yang memberi tugas. Jika kuota jalur ini tidak terpenuhi, sisa kuota akan dilimpahkan ke kuota jalur prestasi NHUN. (oib)

Komunitas Motor Batic Bukber

KARAWANG - Meluangkan waktu untuk kumpul bersama dan menjalin silaturahmi itulah yang kerap dilakukan oleh sejumlah anak motor clasik yang tergabung dalam Komunitas Honda C50,C70, C90 Club Indonesia (HCI) pada pelaksanaan kegiatan buka bersama (Bukber) yang dilaksanakan di Rumah Makan Alamsari BIC, kemarin. Ma’mun (Izal Clasik) laki-laki hobi balap sepeda motor ini menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan suatu kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya. Maka tak heran jika saat momen bulan Ramadhan ia bersama teman-temannya selalu meluangkan waktu untuk berkumpul. “Alhamdulilah walaupun masing-masing punya kesibukan tapi untuk bulan suci Ramadan kita selalu luangkan waktu untuk berkumpul,” katanya. Hal serupa juga disampaikan Dedi Supriyadi (Dedi Clasik) menurutnya selain memiliki hobi yang sama kegiatan tersebut juga merupakan sebagai ajang silaturahmi bersama teman- satu clubnya. Dengan meluangkan waktu libur satu hari kegiatan tersebut selalu diisi dengan berkumpul bersama. “ Gak hanya kumpul aja sih, biasanya setelah kumpul di jalan kita juga sempatkan untuk bersilaturahmi” tuturnya. Tak mau kalah Ilham (Idam Clasik) teman satu clubnya yang kumpul dalam kegiatan tersebut juga mengaku senang jika setelah disibukan dengan pekerjaan sehari-hari ia bisa berkumpul sebagai hari liburan bersama teman-temannya. “Momen bulan puasa aja jadi kita bukber biasanya minggu pagi biasanya luangkan waktu untuk kumpul sama keluarga, kalau sorenya biasa sama teman satu club di sepeda motor,” ungkapnya. Asep (sesepuh) salah satu pendiri sepeda motor club Bebek Antieq Tie Cikampek (Batic) tersebut menjelaskan kumpulan sepeda motor clasik bukan hanya untuk sepeda motor satu merek saja. Melainkan dari berbagai jenis sepeda motor jenis clasik. Karena di dalam komunitas tersebut tidak ada perbedaan jika untuk masuk ke dalam komunitas Batic. “ Semua sama tidak ada perbedaan,” terangnya. Bagi para calon anggota yang ingin masuk dalam komunitas tersebut bagi dia setiap calon hanya cukup mengisi formulir serta memilki sepeda motor Clasik dan wajib untuk ikut kopdar yang dilaksanakan setiap minggunya. “ Satu lagi kita juga ada uang kas perbulan10 ribu, gak terlalu ribet sih, hanya rajin kopdar aja terus memilik Surat Ijin Mengemudi (SIM) ,” jelasnya. Dia berharap bahwa dengan adanya komunitas tersebut itu bisa menjadi salah satu bentuk kebersamaan yang terjalin terhadap sesama pecinta motor. “ Semoga dengan adanya club atau komunitas sepeda motor, tidak ada lagi perbedaan semuanya sama, semoga bisa saling menghormati dan menghargai,” pugkasnya. (oib)

Tes Kompetensi Keahlian PPDB Tidak Semua Dilakukan di Jenjang SMK KARAWANG- Tim Teknis Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019 Jawa Barat, Edy Purwanto menegaskan tidak semua kompetensi keahlian di sekolah menengah kejuruan ( SMK) akan dilakukan uji kompetensi dalam proses PPDB tahun 2019. “Tidak semuanya melakukan uji kompetensi karena disesuaikan dengan kompetensi keahlian yang dipilih,” ujarnya dalam gelar wicara “Pemaparan PPDB 2019” seperti dikutip dari laman resmi Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Edy Purwanto menjelaskan ada bidang keahlian yang tidak memerlukan uji kompetensi. Beberapa bidang yang tidak memerlukan uji kompetensi antaranya: 1. Administrasi perkantoran Baca juga: Ini Jalur dan Jumlah Kuota PPDB 2019 Jawa Barat 2. Manajemen

3. Akuntansi Edy juga mengimbau calon peserta didik agar memilih jurusan sesuai kompetensi yang dimiliki. “Kenali benar kompetensi keahlian yang akan kalian pilih,” sarannya. Selain itu, Edy juga mengimbau satuan pendidikan agar menyiapkan uji kompetensi dengan baik agar proses seleksi berjalan sesuai tujuannya. “Namun perlu digarisbawahi, seleksi dilakukan ketika jumlah pendaftar melebihi kuota yang ditetapkan sekolah,” tambahnya. Sama dengan sekolah menengah atas (SMA), lanjut Edy, bagi calon peserta didik yang memilih jalur prestasi nonNilai Hasil Ujian Nasional (NHUN), akan diadakan uji kompetensi. “Kalau untuk jalur prestasi non-NHUN, diwajibkan seluruhnya melakukan uji kompetensi sebagai

bukti atas prestasi yang telah dicapai, selain membawa sertifikat,” tutupnya. Sementara itu jelang Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) 2019/2020 Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) dan Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) sudah mengeluarkan surat edaran bersama terkait beberapa aturan pelaksanaan PPDB (10/4/2019). Surat ederan ini ditujukan kepada Gubernur dan Bupati/Walikota untuk membuat kebijakan PPDB di daerah dengan beberapa poin yang mendukung pelaksanaan Permendikbud No. 51/2018 tentang PPD untuk jenjang TK, SD, SMP, SMA/ SMK. Ada poin penting menjadi catatan khusus terkait standar penerimaan siswa baik ditingkat SD maupun jenjang yang lebih tinggi. 2 hal penting terkait standar penerimaan dalam surat edaran

bersama tersebut yaitu: 1. Calistung Pemerintah daerah (Pemda) harus memastikan seluruh sekolah yang diselenggarakan pemerintah daerah di wilayah kerja tidak melakukan tes membaca, menulis, dan berhitung (Calistung) dalam seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) Sekolah Dasar. Hasil UN Pemda juga diminta memastikan seluruh sekolah yang diselenggarakan pemda di wilayah kerja tidak menjadikan nilai ujian nasional (UN) sebagai syarat seleksi untuk jalur zonasi dan perpindahan tugas orang tua/wali. Hasil UN hanya menjadi syarat administrasi dalam PPDB sebagaimana yang diamanatkan dalam Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman KanakKanak, Sekolah Dasar,

Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan. Sebelumnya, Mendikbud telah menegaskan Syarat PPDB 2019 adalah jarak dari rumah ke sekolah, bukan nilai rapor dan ujian nasional. Mendikbud mengatakan aturan zonasi semula diterapkan pada PPDB 2018, akan diperketat lagi pada 2019. Pengetatan aturan itu diperkuat melalui Peraturan Mendikbud No. 51 Tahun 2018 tentang PPDB. Mendikbud menegaskan sekolah wajib menerapkan PPDB berbasis zonasi untuk 90 persen dari siswa baru. Jalur prestasi akademik dan non-akademik memliki kuota tersendiri yaitu 5 persen. “Dapat pula dipakai untuk kuota 5 persen sisanya bagi pelajar mendaftar ke sekolah di luar zona mereka,” ucap Mendikbud. (kbe)

BUKBER: Acara buka bersama Komunitas Motor Batic.

Penerimaan Siswa SD di Kota Baru Diprediksi akan Membludak KARAWANG - Adanya b a t a s a n k o u t a Pe n e r i maa n Pe n d a f t a ra n Pe serta Didik Baru (PPDB) yang dilakukan oleh semua Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada di Kabupaten Karawang mem buat pemerintah harus segera menyediakan Ruangan Kelas Baru maupun Unit Sekolah Baru (USB). Pasalnya masih banyak calon siswa dari jumlah penduduk yang diperkirakan tidak bisa menikmati pendidikan sekolah dasar. Kepala Korwil Pendidikan Ko taba r u Na na ng Sutarman menjelaskan,

jumlah perrombel paling sedikit diantaranya ada sebanyak 20 siswa dan paling banyak 28 siswa per rombelnya. Dengan kondisi tersebut membuat pihak sekolah maupun pemerintahan penidikan mesti segera memberikan solusi bagi calon anak penerus bangsa agar bisa dapat mengenyam bangku pendidikan di sekolah. “Di Kotabaru sendiri ada 29 SDN dan 3 SD swasta. Tiap sekolah paling banyak 4 rombel untuk setiap kelasjika banyak siswa yang tidak masuk pen-

didikan pemerintah harus bisa menyediakan RKB muapaun USB agar bisa tertampung,” tuturnya. Dari semua SDNZ di Kecamatan Kotabaru yang sering memiliki calon siswa paling banyak yaitu di SDN Pucung 3. Belum lagi jika dikaitan dengan sekolah swasta di kotabru kata dia masih minim jumlah sekolah dasar untuk semua calon siswa. Maka tak heran jika pihak sekolah mesti berpikir untuk bagaimana solusinya. “ Karena jika harus membuat USB mungkin itu terlalu lama pros-

esnya dan ribet jika perlu butuh RKB agar bisa tertampung dan jika perlu ada penambahan kouta,” ungkapnya. Dirinya sendiri belum b i s a m e ma s t i k a n ju m lah p e s e r ta didik bar u yang masuk ke sdn di semua SDN yang ada di w i l aya h ko t ab a r u . Na mun diprediksi itu hampir mencapaian ribuan peserta yang mendaftar. “ Belum ada laporan yang pasti, mungkin saat PPDB akan terlihat,” tuturnya. Sementara Kepala SDN Sar imulya 3, Iwa Hirana mengaku tetap harus

mengikuti aturan yang sudah ditetapkan pemerintah dinas pendidikan kabupaten karawang. Meskipun memiliki banyak desakan dari orangtua siswa maupun calon siswa dirinya tetap harus membatasi jumlah kouta yang dibutuhkan. “ Sekarang mah ikuti aturan pemerintah saja, jikapun melihat kondisi saat ini karena adanya penambahan jumlah calon siswa setiap tahunnya pemerintah juga harus menyediakan sekolah baru agar semua anak bisa mengikuti sekolah,” ucapnya. (oib)

Nanang Sutarman Kepala Korwil Pendidikan Kotabaru


METRO KARAWANG

RABU, 22 MEI 2019

5

330 Pria Beristri Terjangkit HIV Gawat!!! 278 Ibu Rumah Tangga Tertular KARAWANG- Sebanyak 330 pria beristri di Kabupaten Karawang terdekteksi Komisi Penanggulangan Aids (KPA) setempat telah terjangkit HIV/AIDS. Diduga kuat jumlah di lapangan lebih dari itu kerena prilaku seks bebas masih disukai sejumlah pria beristeri. Hal tersebut disampaikan staf KPA Karawang, Yana Aryana, kemarin (21/5). “ Pe r i l a ku s e k s b e b a s menjadi penyebab utama penularan HIV/AIDS di Karawang. Bahkan, jumlah penderita HIV/AIDS dari penyuka seks sejenis (homoseksual dan lesbian) meningkat tajam,” katanya. Menurutnya, saat ini tercatat ada 289 kaum homoseksual yang terjangkit HIV/AIDS. Mereka merupakan anggota komonitas homo di daerah lumbung padi. Selain kaum homoseks, lanjut Yana, ada 278 ibu rumah tangga yang ditulari

HIV dari suaminya masing-masing. Sementara, kasus penularan HIV/AIDS lewat Penasun (pengguna narkoba suntik) terdata 117 orang dan ada 55 bayi yang tertular HIV/AIDS. “Lalu ada juga 24 waria dan 40 WPS (Wanita Penjaja Seks) yang menderita HIV/AIDS,” kata Yana. Dijelaskan Yana, sebelum dilakukan tes HIV/AIDS, mereka yang terindikasi terjangkit, akan digali informasinya terlebih dahulu oleh KPA. “Dari informasi tersebut bisanya akan diketahui kapan dia mulai merasakan gejala HIV. Jika usianya sekitar 20 tahun, berarti mereka sudah melakukan aktivitas seksual di usia SMP,” katanya. Masih menurut Yana, untuk meminimalisasi penyebaran virus mematikan itu, KPA Karawang telah melaksanakan bimbingan dan penyuluhan ke semua camat dan para Kepala SMP yang ada di Karawang tentang penyebaran dan bahaya HIV/AIDS. “Pencegahan dimulai dari usia dini. Oleh karena itu kami menyasar anak-anak sekolah agar mereka tahu bahaya virus itu,” katanya. (bbs/mhs)

Revitalisasi Pasar Cilamaya Digenjot Beres Lebaran C I L A M AYA W E TA N Masyarkat Cilamaya sudah tak sabar menanti wajah baru Pasar Cilamaya. Setelah prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana beberapa bulan lalu, proses pembangunan konstruksi Revitalisasi Pasar Cilamaya kini terus dikebut. Site Manager PT Barokah Putra Delapan, selaku pengembang Pasar Cilamaya, Agus Kusmawan mengatakan, proses revitalisasi Pasar Cilamaya baru dalam tahap pembanguna pondasi. Saat ini, proses pe-

mancangan dan pengecoran tiang-tiang pancang tengah berlangsung. Pasca libur lebaran nanti, Agus mengaku bakal tancap gas pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Cilamaya. “Sekarang tidak optimal karena terganggu banyak libur. Pasca lebaran, kami akan kebut pekerjaannya,” ungkapnya, kepada KBE, Selasa, (21/5) siang. Kata Agus, dalam waktu dua bulan setelah tahap pengerjaan pondasi. Para pedagang dan masyarakat diharaokan bisa melihat wajah baru Pasar Cilama-

ya. “Kami target 2 bulan pengerjaan setelah tahap pondasi, wajah gedung i n i s u d a h t e r b e n t u k ,” ujarnya. Dijelaskan Agus, saat ini, blok A dan B masih d i l a ku k a n p e n a n a m a n pancang. Sementara blok C tengah dalam masa persiapan pengecoran dasar pondasi. “Mudah-mudahan lancar. Saya harap dukungan dari seluruh komponen masyarakat, agar pengerjaannya bisa tepat waktu,” harapnya. Salah satu pedagang Pasar Cilamaya, Dedi

mengatakan, seluruh pedagang ingin cepat-cepat menempati ruko yang telah mereka beli dari PT Barokah Putra Delapan. Pasalnya, kondisi penampungan pasar sementara saat ini sudah semakin tak nyaman. Selain semraw u t, b a nya k nya P K L yang menjamur di pinggir-pinggir jalan. Membuat dagangan pemilik lapak yang ada di dalam jadi tidak laku. “Pengen buru-buru pindah. Harapannya pembangunan bisa selesai cukup 2 tahun saja,” ujarnya. (wyd)

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

SEKILAS: Masyarkat Cilamaya sudah tak sabar menanti wajah baru Pasar Cilamaya. Setelah prosesi peletakan batu pertama dilakukan oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana beberapa bulan lalu, proses pembangunan konstruksi Revitalisasi Pasar Cilamaya kini terus dikebut.

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

MASALAH SAMPAH: Kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan ke sungai dirasa sangat merugikan warga yang tinggal di bibir pantai. Pasalnya, sampah yang mereka buang itu, mengalir ke laut dan tertumpuk di hutan ekowisata mangrove Tangkolak dan merusak tanaman mangrove yang telah ditanam warga dan nelayan sekitar dengan susah payah.

Puluhan Ton Sampah Menumpuk di Hutan Mangrove CILAMAYA WETAN- Kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan ke sungai dirasa sangat merugikan warga yang tinggal di bibir pantai. Pasalnya, sampah yang mereka buang itu, mengalir ke laut dan tertumpuk di hutan ekowisata mangrove Tangkolak dan merusak tanaman mangrove yang telah ditanam warga dan nelayan sekitar dengan susah payah. Kebiasaan buruk yang dilakukan selama puluhan tahun itu, menjadi masalah besar bagi warga Tangkolak di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan. Hingga berita ini ditulis, di bibir pantai Tangkolak, terdapat puluhan ton sampah yang menggunung dan merusak ekosistem di pesisir. Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas Pesisir (Pokmaswas) Desa Sukakerta, Tayanto mengatakan, meskipun setiap akhir pekan warga nelayan bahu membahu membersihkan

Mudik 2019: Dinkes Siapkan 5 Posko Induk Kesehatan KARAWANG – Pemkab Karawang melalui Dinas Kesehatan Karawang bakal menyiapkan lima posko induk di sepanjang jalur mudik di Karawang sekaligus puluhan tenaga medis yang akan siap melayani para pemudik yang membutuhkan layanan kesehatan. Skemanya: dua posko di jalan umum. Tiga posko di jalur tol. “Ada dua posko induk, yang pertama di Tanjung Pura dan yang kedua yang di Jomin. Saat ini kita masih sedang rapat koordinasi untuk menjabarkan alat kebijakan dari pusat, dan bagimana diaplikasikan dilapangan,”ucap, Plt Kepala Dinas Kesehatan, dr. Nurdin kepada KBE, kemarin (21/5). Dikatakannya, untuk posku di jalur tol lokasinya akan dis-

iapkan di tiga rest area yakni di KM 57, KM 62, dan KM 43.”Karena sekarang jalurnya agak berbeda, kalau dulu jalan tol 2 arah, sekarang jadi satu arah, kami menyiapkan 3 posko kesehatan, dilengkapi dengan tenaga medis, “ ujarnya. Sedangkan, lanjut Nurdin, untuk jalur mudik alternatif sudah persiapan dibuatkan poskonya dengan arah lintasannya serta puskesmas - puskesmas pun diperintahkan dapat beroperasi selama 24 jam full. “Pada prinsipnya seperti tahun yang lalau sudah kita siapkan, setiap posko melibatkan puskesmas-puskesmas. Diharuskan ada ambulansnya, ada tenaga medis, alat medis, dan sopir, minimal 3 sampai dengan 4 orang stand by,” tuturnya. (gie)

ILUSTRASI

tumpukan sampah. Namun, banyaknya volume sampah laut, tidak bisa cepat dibersihkan. “Segala upaya kami lakukan untuk membersihkan pantai. Tapi apa daya, saat musim rob tiba.. Sampah datang lagi dan lagi,” ungkap Tayanto kepada KBE, kemarin (21/5) siang. Dikatakannya, sementara ini, upaya yang dilakukan kelompoknya untuk menangkal sampah laut lebih merusak tanaman mangrove dengan cara membuat sabuk pantai dari waring dan ban bekas. Selain itu, kelompok yang ia beri nama Akar Bakau itu, rutin membersihkan sampah yang menggunung

di bibir pantai, dengan cara dibakar dan dibuang ke tempat lain, setiap hari Jumat pagi. “Kalau bukan kita yang peduli, siapa lagi pak. Jika dibiarkan terus, rusaklah alam kita. Kasihan anak cucu kita nanti,” katanya. S ementara itu, Ketua Kelompok Akar Bakau, Syukur, mengaku sangat perihatin dengan kondisi laut Cilamaya saat ini. Pasalnya, masyarakat seolah cuek dan merasa tidak bersalah, membuang sampah ke sungai. “Padahal apa yang mereka anggap biasa saja itu, merusak ekosistem. Baik di laut maupun di pinggir pantainya,” kesalnya. (wyd)

PENGUMUMAN LELANG ULANG EKSEKUSI HARTA PAILIT PT. SUBUR DJAJA TEGUH (DALAM PAILIT) Menunjuk Pengumuman Lelang sebelumnya melalui surat kabar harian Karawang Bekasi Ekspres tanggal 22 April 2019, Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 26/Pdt.Sus/ PKPU/2016/PN.Niaga.Jkt.Pst. tanggal 9 Mei 2016, maka Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit) akan melakukan Lelang Ulang Eksekusi Harta Pailit melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta, dengan pelaksanaan lelang tanpa kehadiran peserta menggunakan Aplikasi Lelang Internet (e-auction) dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) atas Harta Pailit milik PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit) yang berada di lokasi Kawasan Industri KIIC Karawang, Jalan Maligi VI Lot E-5, Desa Sukaluyu, Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat berupa mesin-mesin dan forklift sejumlah 16 unit, terdiri dari: Hydraulic Power Press Machine Innocenti Blanch/Spain 7 unit; Hydraulic Power Press Machine Innse/Italy 2 unit; Hydraulic Power Press Machine USI/USA 2 unit; Hydraulic Power Press Machine Innse/Italy 2 unit; Hydraulic Power Press Machine Alintech/USA-Taiwan 1 unit; Hydraulic Power Press Machine Alintech/USATaiwan 1 unit; Forklift TCM/Jepang 1 unit; Dengan Harga limit Rp 3.101.048.500,- dan uang jaminan lelang sebesar Rp 775.262.000.,Adapun jadwal pelaksanaan lelang sebagai berikut: Cara Penawaran : Closed Bidding (mengakses url. http://www.lelang.go.id) Hari/Tanggal : Selasa / 28 Mei 2019 Batas Akhir Penawaran 09.00 WIB (waktu server) Alamat Domain : http://www.lelang.go.id Tempat Lelang : KPKNL Purwakarta Jl. Siliwangi No. 9, Purwakarta Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Syarat-syarat lelang: 1. Pelaksanaan penawaran lelang dilaksanakan tanpa kehadiran peserta dengan menggunakan Aplikasi Lelang Internet (e-auction) dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) pada domain http://www.lelang.go.id. Tata cara dapat dilihat pada menu "Prosedur Lelang", dan "Syarat dan Ketentuan" pada domain tersebut. 2. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada http://www.lelang.go.id dengan merekam dan mengunggah softcopy KTP, NPWP, dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke rekening tersebut). 3. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan dengan ketentuan jumlah yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (bukan dicicil) serta harus sudah efektif diterima KPKNL Purwakarta selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 4. Uang jaminan lelang disetorkan ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang yang dapat dilihat pada menu status lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 5. Harga penawaran belum termasuk biaya lelang dan biaya resmi lainnya. 6. Pemenang lelang harus melunasi harga lelang dan bea lelang Pembeli paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang, apabila tidak dilunasi maka uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara sebagai Pendapatan Jasa Lainnya. 7. Calon peserta lelang diwajibkan untuk melihat, membaca dokumen bukti kepemilikan serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan objek lelang, melihat kondisi fisik objek lelang terlebih dahulu, mengetahui peruntukannya sesuai dengan tata ruang wilayah kota setempat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari objek lelang, dengan kata lain, objek lelang dalam kondisi apa adanya (as is). 8. Pemenang lelang wajib membayar pajak dan biaya-biaya lain yang menjadi kewajiban pemenang lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 9. Lelang dapat dibatalkan sesuai dengan ketentuan dan peserta lelang tidak berhak menuntut ganti rugi atau tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Purwakarta dan Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit). 10. Open House/AanWijzing dilaksanakan pada hari Jum'at, tanggal 24 Mei 2019, Pukul 10.00 WIB s/d 11.30 WIB di lokasi objek lelang yang beralamat di Kawasan Industri KIIC Karawang, Jalan Maligi VI Lot E-5, Desa Sukaluyu, Teluk Jambe, Karawang, Jawa Barat. Calon peserta lelang yang tidak menghadiri AanWijzing dianggap mengetahui dan menyetujui persyaratan lelang. 11. Calon peserta lelang diwajibkan untuk menyerahkan asli Surat Pernyataan Kesanggupan Pengeluaran Barang, bermaterai cukup, yang berisi jangka waktu pengeluaran barang paling lama 30 (tiga puluh) hari kepada Tim Kurator, selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 12. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit), yang beralamat di Apartemen Kebagusan City, Tower Royal, GKR-17, Jl. Baung Raya/TB Simatupang, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta 12520, Telp: 08129192444 (Bpk. Andrea. S.M. Pardede, SH), 0816996812 (Bpk. Rojali) atau Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang Purwakarta, Telp : (0264) 8304884. Jakarta, 22 Mei 2019 Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit)


6

Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis

RABU, 22 MEI 2019

SEKILAS

ISTIMEWA

Omzet Penjual Busana Muslim Melejit KARAWANG- Ramadan sudah berjalan 14 hari. Sekitar dua pekan lagi umat muslim akan merayakan Idul Fitri. Nuansa Lebaran pun terasa sejak akhir pekan lalu. Masyarakat mulai menyerbu gerai-gerai busana muslim di pusat-pusat perbelanjaan. Omzet penjualan gamis, hijab, dan baju koko pun meningkat. Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Sutandi Purnomosidi memprediksi omzet para peritel busana muslim tahun ini meningkat sekitar 20 persen jika dibandingkan pada Lebaran tahun lalu. ”Puncaknya terjadi pada akhir Mei ini,” katanya tentang angka penjualan dan jumlah kunjungan ke mal. Saat ini, menurut Sutandi, model busana muslim sangat beragam. Sebagian orang, khususnya generasi milenial, menjadikan busana serba tertutup sebagai bagian dari lifestyle. Karena itu, dia yakin omzet gerai-gerai busana muslim pada Lebaran kali ini meningkat. ”Ada juga tren dalam masyarakat bahwa hari raya selalu identik dengan baju baru. Jadi, penjual baju muslim pasti panen,” ungkap Sutandi. Dia menambahkan, potensi pasar busana muslim yang terus tumbuh membuat pengelola mal tidak keberatan menyediakan tempat khusus untuk gerai-gerai ritel fashion tersebut. Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwom Trade Center merupakan contoh mal yang punya zona khusus busana muslim. Selain itu, untuk menggairahkan penjualan, sejumlah mal rutin menghelat event bertema keislaman. Misalnya, Moslem Fashion Festival dan Surabaya Fashion Parade. Keberadaan musala di dalam mal, menurut Sutandi, juga menjadi nilai plus yang meningkatkan omzet para peritel busana muslim. ”Indonesia adalah negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Potensi pasar busana muslim di Indonesia, khususnya Jatim, selalu menjanjikan,” jelas Sutandi. (bbs/mhs)

INFO PRODUK

HUDRI AMIN/KARAWANG BEKASI EKSPRES

PERBANKAN: Kantor Cabang Bank Jabar Banten (Bjb) memperingati hari jadinya yang ke-58 tahun di bulan suci Ramadan ini dengan khidmat berupa santunan kepada 58 anak yatim. Jumlah anak yatim yang menerima santunan sengaja dibuat sama dengan angka ulang tahun bank.

Bjb Siapkan Uang Tunai 1,9 Triliun Opimalkan Layanan Bank Menjelang Idulfitri K A R AWA N G - K a n t o r Cabang Bank Jabar Banten (Bjb) memperingati hari jadinya yang ke-58 tahun di bulan suci Ramadan ini dengan khidmat berupa santunan kepada 5 8 a na k yat i m. Ju m l a h a na k yat i m ya n g m e n erima santunan sengaja dibuat sama dengan angka ulang tahun bank. “Alhamdulillaah hari ini Bank Bjb genap berusia 58 tahun. Perjalanan Bank Bjb selama ini tentunya tak lepas dari dukungan, kerja keras dan doa dari semua elemen masyarakat

Karawang,” jelas Kepala Cabang Bank Bjb Karawang, Arpandy di sela-sela kegiatan, Senin (20/5). Aacara santunan kepada anak yatim dalam rangka peringatan hari berdiri ini dibalut dengan acara buka bersama. Menurut Arpandy, kegiatan tersebut digelar seiring dengan tagline Bjb selama bulan Ramadhan saat ini “Bjb Berbagi dan Ramadhan Memberi”. “Bjb memberikan manfaat dengan berbagi kepada masyarakat. Mudah-mudahan kedepan, Bjb semakin

Rayakan Hari Jadi dengan Santuni Anak Yatim

maju berkembang sehingga dapat memberi energi positif bagi perekonomian di Karawang,” tuturnya. Sementara itu di tempat yang sama Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bjb, M. As’adi Budiman mengatakan, Bjb dalam waktu pihaknya akan fokus merealisasikan target dan rencana kerja yang sudah disusun sejak awal tahun 2019 kemarin. “Sebagaimana yang diamanatkan dalam bisnis plan bahwa tahun ini Bjb semakin berinovasi dalam memberikan pelayanan

kepada masyarakat,” ungkapnya. Salah satu bentuknya, lanjut Asadi, melalui pemanfaatan teknologi informasi. Sehingga transaksi digital banking diharapkan bisa jauh lebih masif dan masyarakat pun bisa merasakan manfaat produk dan layanan Bjb. Disinggung persiapan mengahadapi momentum lebaran, Asadi pun mengungkapkan, pihaknya sudah siap menyediakan uang tunai untuk pelayanan kepada masyarakat. Di mana total dana yang disiapkan

mencapai Rp 1,9 triliun. “Kami melihat tahun sebelumnya dan diperkirakan ada kenaikan. Selain itu kita akan menyediakan pelayanan pada saat liburan lebaran nanti,” katanya. Sementara itu Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, pihaknya sangat memgapresiasi kinerja Bank Bjb sehingga bisa berbagi dengan masyarakat. “Kita berharap Bank Bjb bisa lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Asadi. (dri/mhs)

Lisensi OS Android Dicabut Google

Printer Epson SureColor SC-F9930

Epson Luncurkan Printer Tekstil Termutakhir JAKARTA - Ikut berkontribusi agar hasil karya seni desainer dan tekstile Indonesia semakin dipenuhi imajinasi, Epson Indonesia meluncurkan mesin printer tekstil sublimasi digital generasi terbaru, SureColor SC-F9930. Printer generasi terbaru itu diklaim bisa memenuhi kebutuhan semua pengguna, hingga batas imajinasi si pengguna printer Epson, “Limited by Your Imagination”. Printer tekstil sublimasi digital generasi terbaru SureColor SC-F9930, diharapkan memudahkan lahirnya karya seni mode feshion yang dikombinasikan dengan kebutuhan massal masyarakat. “Printer tekstil baru ini memberikan kualitas cetak yang sangat tinggi dengan keandalan yang luar biasa. Printer ini memiliki kecepatan yang lebih tinggi dan penanganan yang lebih baik bahkan untuk substrat yang sangat tipis,” kata Country Manager Epson Indonesia, Shimizu Tomoya. Tomoya melanjutkan, Epson menawarkan solusi lengkap - printer, tinta, substrat, perangkat lunak dan pendukung lainnya - sehingga semuanya dirancang untuk bekerja secara sempurna. “Semua komponen produk dan consumables diproduksi langsung oleh Epson untuk menjamin kualitas Epson tetap konsisten,” tegas dia. Epson berkomitmen pada kualitas hasil cetak yang lebih tajam (vivid), color gamut lebih luas dengan tujuan menghasilkan gambar berkualitas tinggi. Dengan demikian, melalui printer terbaru, membantu para desainer menghasilkan karya unik dan segar dari tampilan bordir, teknik print, perpaduan seni modern dan tradisional. (bbs/mhs)

ISTIMEWA

OTOMOTIF: Produsen roda empat sudah mengungkapkan penurunan pasar pada periode Januari-April tahun ini. Penurunannya bahkan dikatakan sekitar 13 persen. Namun kondisi berbeda dihadapi produsen roda dua.

Ambisi Huawei Kalahkan Samsung Kandas? KARAWANG- Akhir tahun lalu setelah sukses menyalip Apple di urutan kedua, CEO Huawei Richard Yu sesumbar bahwa perusahaannya bakal melibas Samsung untuk merebut predikat sebagai pabrikan smartphone nomor 1 di dunia. “Tahun depan, kami akan pepet nomor satu, mungkin kami akan setara dengan Samsung. Pada akhirnya di tahun depannya lagi, kami akan merebut peluang menjadi nomor satu di tahun 2020,” ungkap Yu kala itu. Namun kini impian tinggal impian. Target Huawei terancam buyar karena Google memutuskan untuk mencabut lisensi OS Android besutannya dari tangan pabrikan China itu, sebagai respon atas masuknya nama Huawei dalam blacklist perdagangan AS. Ini artinya smartphone Huawei tidak bisa lagi menggunakan OS Android yang dikembangkan oleh Google, termasuk update software, versi OS terkini, juga layanan-layanan Google yang identik dengan sistem operasi Android, seperti Play Store, Gmail, Maps, dan sebagainya. Huawei pun bakal ter-

paksa bergantung pada Android versi publik (Android Open Source Project, AOSP) sebagai sistem operasi yang tak memiliki aneka layanan Google tadi. Menurut perwakilan firma riset Canalys, Nicole Peng, langkah penyetopan lisensi ini bisa menghentikan ambisi Huawei untuk mendongkel Samsung di posisi teratas. “Ini (lisensi) bakal menjadi ‘pembunuh instan’ bagi ambisi Huawei untuk menyalip Samsung di pasar

Global,” ujar Peng. Ia berkata demikian bukan tanpa alasan. Berdasarkan riset firmanya, pada kuartal pertama 2019, sebanyak 49 persen smartphone Huawei dipasarkan di luar China. Nah, tak seperti konsumen China yang sejak awal memang tidak bergantung pada layanan Google, konsumen luar China membutuhkan ekosistem Android lewat Play Store. Tanpa layanan-layanan yang banyak digunakan

oleh publik di luar China ini, ponsel Huawei seolah kehilangan gigi dan kecil kemungkinannya untuk menarik minat konsumen. Setengah dari keseluruhan penjualan smartphone Huawei pun terancam. Huawei sebenarnya sudah menyiapkan OS sendiri sebagai langkah antisipasi imbas dari perang dagang dengan AS. Namun, OS ini diragukan bisa menyamai Android Google. Direktur riset Counterpoint Research Neil Shah mengatakan

bahwa Huawei nantinya harus mengandalkan toko aplikasi pihak ketiga untuk konsumen di luar China karena tak ada Google Play Store di ponselnya. Ini bisa menimbulkan masalah bagi pengguna. “Selain tak memiliki aplikasi yang tersedia di Play Store kualitas aplikasinya (di ponsel Huawei) mungkin juga kurang, di samping kurang aman karena tidak disaring oleh Google dan tak ada patch keamanan bulanan dari Google,”ujar Shah. (bbs/mhs)

Penjualan Motor Naik hingga 2 Juta Unit KARAWANG - Produsen roda empat sudah mengungkapkan penurunan pasar pada periode Januari-April tahun ini. Penurunannya bahkan dikatakan sekitar 13 persen. Namun kondisi berbeda dihadapi produsen roda dua. Honda sebagai pemimpin pasar justru melaporkan peningkatan penjualan mereka di periode yang sama. “Kalau Honda melihat em-

pat bulan ini jualan kita tumbuh 13 persen, wholesale. Kita tumbuh dari 1,5 juta unit menjadi lebih 1,7 juta unit,” ucap Direktur Permasaran PT Astra Honda Motor ( AHM), Thomas Wijaya. Menur ut Thomas, ta hun ini ada pertumbuhan pasar ditambah dengan momentum Lebaran. Ia memperkirakan hasil penjualan selama satu tahun ini tidak akan berbeda dengan

raihan tahun lalu. “Untuk total pasar, akhir tahun sekiranya sama dengan tahun lalu sekitar 6 juta sampai 6,3 juta unit. Kita sendiri kurang lebih sama, sekitar 4,5 juta unit sampai 4,7 juta unit,” ungkap Thomas. Jika kondisi politik tahun ini mempengaruhi pasar roda empat, Thomas mengungkapkan pada April dan Mei justru melihat ada per-

gerakan positif. Menurutnya ini dampak dari panen perkebunan yang sudah ada hasil di akhir April dan Mei. “Kedua ada kebutuhan sebelum Lebaran. Lalu ketiga ada dampak positif kenaikan gaji dan bonus dari PNS maupun swasta. Ini kita harapkan dongkrak penjualan Mei. Di Lebaran sendiri pasar biasanya terdongkrak naik 10 sampai 12 persen,” ucap Thomas. (bbs/mhs)


SAMBUNGAN

RABU, 22 MEI 2019

7

PO Bus Ogah Angkut Massa People Power Karawang Berangkat Diam-diam K A R AWA N G - K e t u a Relawan Prabowo-Sandi Karawang, Elyasa Budianto mengaku akan mengirimkan 1500 orang untuk ikut aksi ‘people power’ di Jakarta. Elyasa mengaku guna menghindari sweeping a p a rat, m e re k a b a k a l berangkat secara sembunyi-sembunyi dan tidak dalam rombongan besar, apalagi konvoi. Diakuinya, mereka juga menyembunyikan atribut dan menghindar i pakaian yang mencolok. “A d a p u n j u m l a h massa dari Kabupaten Karawang yang akan berangkat kurang lebih 1500 orang. Kami berangkat dalam rombon-

gan kecil supaya tidak mencolok. Ini sebagai antisipasi sweeping aparat,” kata Elyasa, kemarin (21/5). Menurut Elyasa, cukup s u l i t m e m b e r a n g k a tkan massa ke Jakarta. Pasalnya tak ada satu PO Bus pun yang mau disewa. Bahkan sejumlah PO Bus sampai mengembalikan uang sewa. “Makanya rombongan akan gunakan ongkos pribadi masing-masing. Ada yang pakai motor, bus, atau kereta,” akunya. Guna mengkoordinir massa yang tercecer, Elyasa mengaku sudah menyiapkan titik kumpul massa yakni di wilayah Megaria, dekat Tugu Proklamasi. “Ini kesepakatan setelah beberapa kali rapat,” ungkapnya. Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto mengatakan, pemerintah berharap agar rencana unjuk rasa besar-besaran

pada Rabu (22/5/2019) ini, dibatalkan. Harapan tersebut disampaikan Wiranto dalam jumpa pers di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Wiranto mengatakan, informasi yang diterima pihaknya, dalam demo besar-besaran di Jakarta t e r s e b u t, re n c a na n y a akan mengepung KPU, Bawaslu, DPR, hingga Istana. Pihak pendemo mengundang warga dari luar Jakarta untuk datang ke Ibu Kota. Masalahnya, kata dia, ada rencana untuk menduduki kantorkantor tersebut. “Itu tindakan keliru, tidak dibenarkan. Tindakan yang akan melawan hukum dan tidak akan didukung masyarakat banyak. Itu adalah kejahatan serius yang mengancam kedaulatan negara,” kata Wiranto. “Oleh karena itu, maka pemerintah meminta agar rencana itu dib a t a l k a n s a j a k a re n a

Anggota Dewan Kelabakan .... dari halaman 1 lidiki lebih jauh kasus ini. Terlebih, setelah adanya pengakuan kerugian negara versi Pemkab Karawang dalam hali ini Dinas PUPR Karawang berdasarkan konsultan elektrikal Pemda II yang ngaku mengalami kerugian Rp 3,1 miliar. Hal itu ada dalam dakwaan JPU di persidangan kepada terdakwa. “Kami mendatangi Polda didampingi pengacara terdakwa pencurian Pemda II. Sengaja kami minta didampingi agar lebih mudah menjelaskan perkara yang terjadi. Khususnya misteri pencurian di Pemda 2,” ujar Sekjen LSM Kompas Reformasi, Pancajihadi Al Panji. Selain memamparkan kejadian yang terjadi di Pemda II, Panji bersama pen-

gacara para terdakwa juga membuat laporan tertulis yang ditujukan ke Kapolda Jawa-Barat. Surat dengan bernomorkan 323/LSMKRL/V/2019 tertanggal 17 Mei 2019. “Sebagai masarakat awam tentunya kita tidak bisa begitu saja percaya dan menginvestigasi, Tetntunya Polda Jabar akan menginvestigasi kebenaran riil yang hilang dan pemberitaan yang selama ini beredar nilai kerugian senilai Rp 3 miliar. Bahkan di surat dakwaan ada 17 item dan hasil temuan konsultan elektrikal berbeda lagi, makanya kita meminta Polda Jabar menginvestigasi secara lengkap,” katanya. Bahkan Panji juga menuturkan perlunya pemeriksaan dan penyelidkan nantinya melibatkan atau memanggil para anggota

DPRD di Karawang. “Kami juga mlaporkan agar perlu diadakan penyelidikan apakah ada persekongkolan antara Banggar DPRD Kabupaten Karawang dengan Dinas PUPR,” katanya. “Kami mengutip pernyataan Kepala Dinas PUPR bahwa akibat pencurian itu sudah dianggarkan 3.4 miliar. ya dengan mudahnya adanya kehilangan 3 miliar dan diangarkan 3,4 miliar ini yang menjadi tanda Tanya besar bagi kami,” timpal Panji. Saat ini dikatakan Panji dari dari usulan Rp 3,4 miliar, sebagaimana diketahui sudah disetuji dianggarkan Rp 1,9 miliar. “Dengan mudahnya fast respon menyetujui padahal sektorsektor yang lain masih terbengkalai padahal sangat mendesak,” tuturnya. (gie)

Polres-Kodim Sweeping .... dari halaman 1 beberapa titik di Kabupaten Karawang, Selasa (21/5/2019) Sore. Razia dilakukan di 5 titik yaitu di Cikampek, Kotabaru, Pur wasari, Klari dan Karawang Kota serta di Rest Area km 62 km 42 hingga di Stasiun KA Cikampek dan Stasiun KA Karawang Kota. Dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang AKBP Nure dy Ir wansyah Putra S.H. S.I.K . M.H. beberapa kend-

araan roda empat atau lebih diminta menepi terlebih dahulu untuk dilakukan pemeriksaan. Satu persatu pengemudi roda empat maupun lebih dicek kelengkapan surat-suratnya serta kendaraannya diperiksa oleh petugas. Dalam kegiatan razia itu, petugas tidak menemukan barang-barang yang mencurigakan atau membahayakan. Kapolres mengatakan, razia ini dalam rangka siaga satu sekaligus melaksanakan kegiatan

arus mudik,” katanya. Penutupan titik putaran balik arah itu dilakukan un-

tuk mencegah terjadinya kemacetan. Ini karena biasanya titik itu menjadi pemicu terjadinya kemacetan. Saat ini jajaran ke-

akan meno dai pros es demokrasi dan pada akhirnya rakyat menjadi k o r b a n . Me n g g a n g g u lalu lintas, menganggu ekonomi. Kalau ada benturan rakyat juga yang jadi korban,” tambah dia.

cipta kondisi serta penyekatan massa yang akan menuju ke Jakarta melakukan aksi 22 Mei 2019. Dikatakan dia, sasaran razia ini memeriksa dan mengecek barang bawaan kendaraan yang melintas di Kabupaten Karawang seperti senjata tajam bahan peledak senjata api serta benda benda lain yang membahayakan. “Razia ini sudah kita mulai hari ini hingga esok hari,” tutur Kapolres. (rie)

polisian setempat tengah mempersiapkan sarana dan prasarana untuk penutupan ratusan U-turn tersebut. (bbs/mhs)

(bbs/mhs) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akan menempuh gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi. “Itulah yang kita harapkan. Sesuai kesepakatan

bersama diselesaikan jalur konstitusi, bukan cara-cara lain,” kata Wiranto. Wiranto menegaskan, jika demo tetap dilakukan hingga melakukan upaya menduduki kantor lembaga negara,

maka aparat keamanan akan bertindak tegas. “Siapapun yang melakukan itu harus bertanggungjawab dan akan mendapatkan hukuman yang cukup berat,” kata Wiranto. (*)

Emak-emak Karawang Mau .... dari halaman 1 hutang bank keliling dengan bunga yang sangat besar. Hal ini membuat ia tidak bisa berjualan soto kembali. “Kondisi perekonomian bu Ida Faridha sangat memprihatinkan karena untuk saat ini sudah habis modal dan tidak bisa berjualan soto lagi,karena terlilit utang Bank Emok dan Bank keliling. Disamping itu ia juga mempunyai anak tamatan SMK namun masih menganggur. Tentu ini harus kita pikirkan jalan keluarnya,” tambah Agus. Agus menjelaskan presiden Jokowi telah memerintahkan jajarannya untuk gerak cepat jika ada masyarakat miskin yang belum mendapatkan bantuan.

“Gerak cepat ini merupakan wujud negara hadir ditengah masyarakat. Masyarakat harus diringankan bebannya,” terang Agus. Sementara itu, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kemensos RI Harry Hikmat mengatakan PKH hadir untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu di Indonesia karena dalam bantuan ini masyarakat juga diberikan bekal untuk dapat keluar dari masalah kemiskinan. “Dalam program PKH keluarga penerima manfaat diberikan edukasi bagaimana bisa memperbaiki perekonomian mereka melalui pertemuan peningkatan kemampuan keluarga (P2K2),” kata Harry. Harry mencontohkan salah satu materi yang diberikan dalam P2K2

tersebut adalah bagaimana melalukan pengelolaan keuangan keluarga. “Dalam kasus ibu Ida, nanti yang bersangkutan akan diberikan edukasi bagaimana mengelola modal dan keuangan supaya tidak terlilit utang lagi,” tambah Harry. Selain akan menerima PKH, ibu Ida juga akan mendapatkan bantuan pangan non tunai (BPNT). Seperti diketahui kisah Ida Faridha menjadi viral setelah ia membawa spanduk bertuliskan “Dijual Ginjal Demi Sesuap Nasi”. Aksi Ida ini menyita perhatian pengguna kendaraan bermotor di traffic light Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, pekan kemarin. Dengan ekspresi wajah penuh

harap, Ida Farida ingin banyak orang bersimpati dengannya. Janda asli Karawang ini memilih datang ke ibu kota demi menarik simpati banyak kalangan. Dia datang sendirian, dan naik transportasi umum dengan modal pinjaman tetangga. Perempuan berkulit gelap ini datang ke Jakarta dari Karawang, sejak pukul 07.00 WIB. Dia kuat berdiri, walau dalam kondisi puasa demi menyita perhatian warga ibu kota. “Selagi saya mampu usaha saya lakukan, saya datang kesini harapannya bisa bikin orang. Mereka biar bisa terketuk hatinya untuk mau kasih modal buka warung soto tangkar nanti,”ucapnya. (rie)

sanya itu untuk kebutuhan industri, air minum serta lainnya,” ungkapnya. Di sisi lain, saat ini PJT 2 juga menawarkan kerjasama pengelolaan air limbah kepada sejumlah perusahaan di Karawang. Banyak perusahaan saat ini yang melakukan pengelolaan limbahnya belum maksimal. “Kondisi sungai Citarum yang terus dicemari me-

nyebabkan kualitasnya terus menurun. Saat ini kita menawarkan kepada perusahaan untuk kerjasama melakukan pengelolaan limbahnya,” imbuhnya. Tujuan bisnis berwawasan lingkungan itu ditawarkan, agar perusahaan tetap menjaga air limbahnya tidak mencemari Sungai Citarum. “Kita pun memiliki laboratorium air yang cukup baik,” pungkasnya. (rie)

PJT II Kaji DAS Citarum .... dari halaman 1

Ratusan U-turn .... dari halaman 1

LANJUT: Para pengunjukrasa shalat maghrib berjamaah di depan Gedung Bawaslu, kemarin. Hari demo tolak hasil pemilu diperkirakan lebih besar.

masih banyak DAS yang saat ini belum dikelola untuk dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan masyarakat,” ujar Saefudin di Karawang Selasa (21/5). Menurut Saefudin, beberapa kajian pun telah dilakukan oleh PJT II, diantaranya adalah kajian yang dilakukan di wilayah Banten, Lampung dan Sumatera

Selatan. “Saat ini masih terus kita lakukan kajian dan pengembangan kajiannya,” jelasnya. Persiapan pengembangan PJT II pun dilakukan melihat dengan laju pembangunan 65 bendungan yang saat ini telah dilakukan oleh pemerintah pusat Joko Widodo dan Jusuf Kalla. “Yang kita kelola kepentingannya 90 persen untuk lahan pertanian, lalu si-

Uswah Kebaikan bagi Umat .... dari halaman 1 pekerjaannya. “Saya tidak pernah berharap pertemuan saya dengan Ibu Erni ini dipublikasikan sama temen-temen media. Tapi kalau sekiranya itu menjadi dakwah dan uswah kebaikan bagi umat muslim yang lain, maka silahkan saja,” kata Jimmy. “Setiap bulan ramadhan saya selalu melakukan ini.

Tapi ini untuk yang pertama kalinya disaksikan langsung oleh temen-temen media. Itu pun karena alasan temen-temen media juga yang bawa Ibu Erni ke hadapan saya. Karena biasanya saya menyuruh para kader atau relawan saya untuk mencari PSK agar di merdekakan di bulan suci ramadan yang penuh hikmah dan magfiroh ini,” tandas Jimmy.

Jimmy memebrikan sejumlah petuah agar Erni mau meninggalkan pekerjaannya sambil memberinya uang tunai sebanyak 5 juta rupiah untuk dipergunakan oleh Erni membuka usaha sendiri dan meninggalkan pekerjaannya sebag a i P S K . Ke p a d a aw a k m e d i a E r n i m e n u t u rkan uang yang terima akan dipergunakan un-

tuk mengobati ibunya yang sedang sakit, membelikan anaknya baju l e b a ra n d a n d i b e l i k a n sepeda untuk dia berjualan sayur tutut di daerah asalnya, Desa Cimaja, Kecamatan Sukaratu, Sukabumi. “Paling jualan tutut, A. Karena modalnya murah, bikinnya gampang dan di sana sedang ramai jualan itu,” tutur Erni. (*)


8

Semangat Baru Purwakarta

RABU, 22 MEI 2019

INFO KESEHATAN SILOAM Ampuh!!! Obati Stroke saat Golden Periode SILOAM Hospitals Purwakarta membahas secara merinci mengenai pasien penderita gejala stroke. Stroke merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke otak terganggu atau berkurang. Akibat penyumbatan (stroke infark) atau pecahnya pembuluh darah (stroke hemoragik). Tanpa darah, otak tidak akan mendapatkan asupan oksigen dan nutrisi sehingga sel-sel pada sebagian area otak akan rusak. Bahkan mati. Dokter Spesialis Saraf Siloam Hospitals Purwakarta Murti Astuti mengatakan, stroke saat ini menjadi penyebab dan ancaman kecacatan nomor satu di dunia. “Peluang menyelamatkan penderita stroke dari kecacatan cukup besar yaitu dengan cara membawa penderita ke rumah sakit, dalam waktu kurang dari 3 jam sejak gejala stroke timbul,” kata dr Murti dalam kesempata media gathering, pada Selasa (21/5). Dalam Golden Periode atau di bawah 3 jam, tim medis akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menentukan jenis stroke. Untuk kasus stroke infark, Siloam Hospitals Purwakarta akan mengaktifkan Emergency I. “Dalam waktu 1 jam sejak masuk emergency, pasien stroke infark akan diberikan pengobatan yang paling efektif yaitu Terapi Trombolisis berupa penyuntikan obat melalui pembuluh darah pasien untuk melarutkan sumbatan dalam pembuluh darah otak. Sehingga melancarkan aliran darah dan mencegah kerusakan jaringan otak yang lebih luas,” ujar dr Murti. Gejala stroke harus diwaspadai serta periode emas yang harus diingat oleh masyarakat sehingga dapat bersama-sama menyelamatkan masyarakat yang mengalami serangan stroke. Pembahasan mengenai gejala stroke, emergency I (penanganan cepat dan akurat dengan terapi trobolisis untuk pasien stroke infark) disampaikan oleh Dokter Spesialis Saraf Siloam Hospitals Purwakarta Murti Astuti dan Kepala Bagian Emergency Siloam Hospitals, Reza Syahrial.

SOROT

HASSAN/METRO PURWAKARTA

SOROT: Pemkab Purwakarta melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian terus melakukan pemantauan harga komoditas menjelang hari raya Idulfitri di beberapa pasar tradisional di Purwakarta. Hasil sidak belum lama ini, hargaharga kebutuhan pokok masih cukup stabil.

Harga Komoditas di Pasar Tradisional Masih Stabil PURWAKARTA - Pemkab Purwakarta melalui Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian terus melakukan pemantauan harga komoditas menjelang hari raya Idulfitri di beberapa pasar tradisional di Purwakarta. Hasil sidak belum lama ini: harga-harga kebutuhan pokok masih cukup stabil. “Belum ada kenaikan signifikan. Kenaikan baru bawang putih itupun pada awal puasa, sekarang sudah kembali turun,” ujar Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Purwakarta, Karliati Djuanda, kemarin (21/5). Meski demikian, Karliati menuturkan, pihakanya berjanji selama Ramadan abakal terus memantau harga-hrga komoditas poko lebih intens. Terutama menjelang perayaan Idulfitri. Jika sinyal kenaikan harga-harga pokok sudah susah dikendalika, pihaknya bakal mengatasi dan mangantisipasi penuruanan daya beli dengan menyediakan bazar murah. «Untuk antisipasi, sekitar tanggal 29 mei akan ada ada kegiatan bazar ini berbeda dengan yang kemarin karena ada subsidi. Pasti harganya murah, itu kita lakukan di tiga kecamatan secara bersamaan,” ujar Karliati. Di saat yang sama Karliati mengimbau masyarakat mengoptimalkan promo-promo yang disediakan pedagang serta tidak lupa mengingatkan agar masyarakat teliti dalam membeli produk makanan, terutama kemasan, kode produksi dan kedaluwarsa. «Bisa juga kan memanfaatkan promo, tetapi harus teliti juga. Yang jelas menjelang Idul Fitri kita akan terus melakukan pemantauan harga serta upaya melakukan kestabilan harga,” tukas Karliati. (bbs/mhs)

Uang THR Sebentar Lagi Cair Dari 58 Miliar, Pemkab Kebagian Gelontorkan 7 Miliar PURWAKARTA- Pemerintah Kabupaten Purwakarta telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 58 miliar untuk keperluan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke14 untuk para pegawainya. Para aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai nonASN di lingkungan Pemkab Purwakarta pun akan segera mendapatkannya dalam waktu dekat. Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Norman Nugraha saat ditemui di Komplek Pemkab Purwakarta, Nagritengah, Purwakarta, kemarin (21/5). “Anggarannya sedang diproses. Kemungkinan dalam waktu dekat ini bisa dicairkan dan didistribusikan ke seluruh pegawai,” kata Norman menjelaskan. Diketahui, sumber anggaran untuk pembayaran gaji ke-14 itu adalah anggaran dari pemerintah pusat. Sedangkan anggaran THR untuk tunjan-

gan daerah dan THR non - ASN berasal dari pemda setempat. Ia menyebut total anggaran untuk pemb ay a ra n T H R d a n g aj i para pegawai mencapai Rp 5 8 m i l i a r. No r m a n menjelaskan, sebanyak Rp 51 miliar untuk pembayaran tu­ njangan plus ga­j i ASN, lalu si­s anya untuk p e m­b a­y a ­ ran THR pegawai non-ASN. Dia menegas- k a n bahwa pihaknya sedang memproses seluruhnya, dan diharapkan pada minggu ini telah bisa terbagikan. “Untuk ASN besarannya akan berbeda-beda, tergantung dari jabatannya. Sedangkan, untuk pegawai non - ASN (PTT dan THL ) besaran THR mencapai Rp 1,5 juta per orang,” ucapnya. Dengan adanya THR serta gaji ke-14 ini, Norman berharap kinerja untuk melayani masyarakat semakin maksimal dan menjadi pemacu semangat agar lebih baik. S ementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan

ASN 7.662 orang

Penerima THR di Pemkab Purwakarta PTT 423 orang Penerimaan THR tahun ini plus gaji ke-14

THR 2.200 orang

Jumlah THR yang diterima ASN: tergantung pangkat eselon Jumalah THR untuk PTT dan THL: 1,5 juta per orang. Total anggaran untuk THR dan gaji membebani anggaran sebanyak 58 milira. 51 miliar menjadi tanggungan pemerintah pusat (untuk gaji dan THR ASN). 7 miliar untuk para PTT dan THL menjadi tanggung jawab Pemkab Purwakarta. Landasan hukum pemberian THR ini, merujuk pada PP No 36/2019.

Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna menjelaskan jumlah ASN yang ada di lingkungan pemkab Purwakarta.

Ia menyebut setidaknya ASN di Pemkab Purwakarta mencapai 7.662 orang. Sedangkan, jumlah PTT mencapai 423 pegawai, serta tenaga harian l e p a s ( T H L ) m e n ca p a i

2.200 pegawai. “ Terkait dengan THR, semoga bermanfaat bagi pegawai, dan menjadi stimulus untuk bekerja lebih optimal lagi,” ujar dia menambahkan. (bbs/mhs)

Rombongan Pansus Studi Banding ke Jawa Tengah PURWAKARTA – Tiga rombongan pansus DPRD Purwakarta belum lama ini bertolak ke sejumlah kota di Jawa Tengan melakukan studi banding mengenai rancangan peraturan daerah (raperda) yang saat ini tengah digodok oleh masing-masing pansus. Diketahui saat ini Pansus A DPRD Purwakarta tenganh merampungkan Raperda Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah. Rombongan Pansus A memilih Kota Semarangsebagi kota yang dikunjungi. Lalu Pansus B DPRD Karawang yang tengah menggodok Penyelenggaraan Pasar Tradisional, Pusat Perbelanjaan, dan Toko Modern berkunjung ke Kabupaten Kudus dan DPRD Kabupaten Semarang. Sedangkan Pansus C yang tengah membahas RaperdaCorporate Social of Responsibility (CSR)

berkunjung ke Kabupaten Batang dan Pekalongan. Menurut Ketua Pansus A DPRD Purwakarta, Ade Ahmad, Raperda Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah ingin merubah Perda No. 2/2012 yang dinilai sudah tidak relevan, khususnya dalam rangka meningkatkan PAD dari sektor ini. “Dari hasil kunjungan ke berbagai daerah ini tentunya akan kami jadikan referensi dalam menyusun Perda, “ tegasnya. Sementara Ketua Pansus B, Komarudin mengatakan, studi banding dimaksudkan untuk memperdalam apa yang sudah dan belum dimiliki Purwakarta, khususnya dalam tata kelola pasar tradisional dan minimarket. “Dari hasil studi banding dan rapat dengar pendapat dengan OPD-OPD terkait, setidaknya kami memiliki gambaran dalam menyusun

HASSAN/METRO PURWAKARTA

SEKILAS: Tiga rombongan pansus DPRD Purwakarta belum lama ini bertolak ke sejumlah kota di Jawa Tengan melakukan studi banding mengenai rancangan peraturan daerah (raperda) yang saat ini tengah digodok oleh masing-masing pansus.

Perda, sehingga nantinya tidak ada yang saling dirugikan antara pasar tradisional dan minimarket, “ ungkapnya, seraya menambahkan, Perda ini dimaksudkan menggantikan Perda No. 14/2012. Ketika ditemui di sela-sela

mengikuti kunjungan kerja Pansus C ke Kabupaten Batang dan Pekalongan, Ketua DPRD Purwakarta Sarif Hidayat menguraikan, DPRD Purwakarta akan lebih mengefektifkan komunikasi dengan daerahdaerah tujuan kunjungan

dalam rangka penyusunan Perda-Perda. “Jadi tidak terbatas saat kunjungan saja, tapi kami akan lebih mengefektifkan komunikasi, agar penyusunan Perda-Perda lebih sempurna,”ujarnya. (Humas DPRD/san/mhs).

Polisi dan TNI Periksa Mobil Tujuan Jakarta PURWAKARTA- Tim gabungan Polres Purwakarta bersama Kodim 0619/Purwakarta dan Subdenpom III/3-4 Purwakarta, melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya penyusup yang akan ikut aksi 22 Mei. Tim gabungan ini, menyisir gerbang tol (GT) Cikopo dan Stasiun Kereta Api. Mengingat, dua titik itu menjadi akses utama menuju Jakarta. K a p o l re s P u r w a k a r t a AKBP Matrius, mengatakan, sejak Selasa dini hari, tim gabungan ini melakukan penyisiran. Salah satunya, di GT Cikopo. Sasarannya, yaitu kendaraan roda empat ataupun lebih. Adapun yang diperiksa, yaitu warga yang melintas dengan tujuan Jakarta. Termasuk, barang bawaannya. “Kami mengantisipasi adanya penyusup yang akan menyebabkan kerusuhan pada aksi 22 Mei besok. Termasuk, mewaspadai barang bawaan yang bisa membahayakan,” ujar Matrius kepada awak media, kemarin (21/5).

ISTIMEWA

SISIR: Tim gabungan Polres Purwakarta bersama Kodim 0619/Purwakarta dan Subdenpom III/3-4 Purwakarta, melakukan penyisiran di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya penyusup yang akan ikut aksi 22 Mei.

Saat pemeriksaan di GT Cikopo, petugas gabungan menghentikan laju kendaraan yang akan masuk ke Tol Jakarta-Cikampek tersebut. Satu per satu penumpang bus, penumpang

kendaraan pribadi, sampai penumpang kendaraan boks diperiksa. Termasuk barang bawaannya. Akan tetapi, selama pemeriksaan petugas tidak menemukan hal-hal yang

mencurigakan. Sehingga, perjalanan warga yang diperiksa itu bisa dilanjutkan. Tak hanya di GT Cikopo, lanjut Matrius, pemeriksaan ini terua dilanjutkan. Salah satunya di Stasiun Purwa-

karta. Apalagi, berdasarkan laporan ada 200 anggota FPI dari Purwakarta, yang akan bergabung ke Jakarta dengan menumpang kereta api. “Saudara kita dari FPI yang akan bergabung ke Jakarta ini, kita periksa terlebih dulu,” ujar Matrius. S e l a ma p e m e r i k saa n , tidak ada hal-hal yang mencurigakan juga. Dengan begitu, ratusan anggota FPI yang akan bergabung ikut aksi didepan KPU ini, bisa melanjutkan perjalanannya. Sementara itu, Kabid Organisasi FPI Purwakarta, Mansur, mengatakan, anggota FPI dari Purwakarta yang akan berangkat ke Jakarta, dilakukan secara bergelombang. Rencananya, ada 600-700 anggota yang ke Jakarta. “Kita sudah berangkat sejak Ahad kemarin. Dilakukan secara bertahap,” ujarnya. Mansur mengaku, tujuannya ke Jakarta bukan untuk mengikuti aksi people power.Tetapi, mengikuti arahan dari ketua umum, untuk berkumpul di kantor FPI yang ada di Petamburan. (bbs/mhs)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 22 Mei 2019 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu