Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang SENIN, 22 APRIL 2019
www.karawangbekasiekspres.co.id
Jl. Raya Ciselang, Cikampek Utara Kotabaru - Karawang, JawaBarat
Rumah Sakit IZZA “Ihsan Berikhtiar Mewujudkan Kesehatan Anda”
Terakreditasi Utama KARS 2012
HARGA Rp3.000
@korankarawangbekasiekspres
TELAH BERGABUNG
TELAH BERGABUNG
DOKTER SPESIALIS THT
DOKTER SPESIALIS ANAK dr. Rony Adenova, Sp.A
dr. Febri Wisudawan F., Sp. THT Senin s/d Kamis : 15.30 - 17.30 Jum’at : 08.00 - 11.00
Senin s/d Jum’at : 18.00 - 21.00 Sabtu : 15.00 - 18.00
Call Center 0264 - 8386829 - 30 Instalasi Gawat Darurat
0264 - 319 307
rsizzacikampek Rumah Sakit Izza Cikampek www.rsizza.co.id
Adu Suara Demokrat Vs PKB Kubu Cellica dan Jimmy Sudah Saling Sindir
KARAWANG- Meski KPU Karawang belum merilis perolehan akhir suara partai di Karawang, namun saling sindir dan klaim unggul sudah diucapkan elite politik parpol di kota lum-
bung padi. Hal ini disinyalir raihan suara pada pileg kali ini sangat berdampak pada peta politik koalisi di Pilbup Karawang tahun depan. PKB dan Parta Demokrat menjadi partai yang
diprediksi paling disorot raihan suaranya pada pileg kali ini. Tak hanya oleh pemilih tapi juga oleh partai lain. Bukan tanpa sebab. Nakhoda dua partai ini merupakan orang nomor 1 dan
2 di pucuk pemerintahan di Karawang. Patai berlogo partai mercy: Demokrat diketuai Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Sedangkan PKB dipimpin Wakil Bupati
Karawang, Ahmad “Jimmy” Zamakhsyari. Keduanya dipredika akan pecah kongsi pada Pilbup mendatang. Jimmy pada beberapa kesempatan kepada awak media punmenyatakan ke-
mungkinan dirinya akan meju menantang Cellica pada Pilbup 2020. Sesaat sesudah penghitungan suara di TPS-TPS, S e k re t a r i s D P C Pa r t a i Ke Hal...7
PERISTIWA.... 2 Anggota KPPS Dimakamkan
ARIE FIRMANSYAH/KBE
BANJIR LAGI: Warga Pangasinan Desa Karangligar mengevakuasi barang-barang rumah tangga saat banjir datang.
KARAWANG- Pelaksanaan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak di Kabupaten Karawang membawa duka nestapa di tengah pesta demokrasi yang dirasakan di seluruh Indonesia. Hingga saat ini, terhitung ada 2 orang pejuang demokrasi, petugas Kelompok Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang gugur saat bertugas mengawal perhitungan suara di kabupaten Karawang. Agus Mulyadi (53) anggota KPPS TPS 38 di Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat meninggal pada Sabtu malam (20/4). Dirinya adalah petugas KPPS ke 2 yang meninggal di Karawang. Salah seorang rekan Agus, yang juga anggota KPPS, Roni (56) mengatakan Agus berkeinginan turut serta ambil bagian menyukseskan pemilu, walaupum kondisinya sedang sakit, dia tetap menjalankan tugas hingga malam hari. “Sebelum Pemilu berlangsung, Agus sebenarnya sedang sakit, pinggangnya yang patah karena terjatuh belum pulih betul. Tetapi dia tak ingin diganti orang lain karena dia bilang ingin membantu negara,” ucapnya kepada KBE, Senin (21/04) usai menguburkan Agus di pemakaman Anjun, Kelurahan Karawang Kulon. Sementara itu, ketua KPU Karawang, Miftah Farid, membenarkan perihal meninggalnya petugas KPPS kedua yang gugur dalam menjalankan tugas akibat dari kelelahan. “Benar mendapat laporan anggota KPPS yang bertugas di TPS 38 meninggal dunia. Dia (Agus Muly-
Cibeet Meluap, Karangligar Terendam Lagi
Ke Hal...7
K A R AWA N G - S e jumlah rumah di Dusun Pengadinan, Desa Karangligar dan Desa Mekarmulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang, terendam banjir akibat luapan Sungai Cibeet, Sabtu (20/4). Meluapnya Sungai Cibeet yang mem-
batasi wilayah Karawang dan Kabupaten Bekasi menyebabkan sedikitnya 36 rumah di dusun tersebut terendam banjir. Selain rumah, ada 41 KK dengan 113 warga terdampak banjir tersebut. “Hingga pukul 10.00 WIB, ketinggian air mencapai 20 hingga 40 sen-
timeter,” kata petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming, kepada awak media, Sabtu. Selain di Desa Karangligar, sebanyak 37 rumah di RT 001 RW 001, Dusun Mujiah, Desa Mekarmulya, di kecamatan yang sama, juga teren-
dam banjir dari luapan Sungai Cibeet. Sedikitnya 44 KK dengan 117 jiwa terdampak. “Ketinggian air hingga pukul 12.00 WIB mencapai 50 sampai 100 sentimeter,” tambah dia. Kaming juga meminta masyarakat yang berada di daerah pinggiran Sun-
gai Cibeet untuk selalu waspada. Hal ini untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan. Salah seorang warga Kampung Pangasinan Desa Karangligar, Asep Saepullah menuturkan, desanya memang terletak di sekitar pertemuan Ke Hal...7
Surat untuk Kejati Tanyakan Alasan SP3 Kasus Kambud YOGIE/KBE
PAHLAWAN DEMOKRASI: Suasana pemakaman anggota KPPS di Kelurahan Karawang Kulon, Kecamatan Karawang Barat.
KARAWANG- Surat bernomor nomor 20/LSMKR/ IV/2019 tertanggal 22 April 2019 hari ini resmi dilayangkan Kompak Reformasi kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat mempertanyakan alasan perbitan SP3 penanganan dugaan
mark up pengadaan tanah Kampung Budaya. Tak hanya itu dalam surat itu Kompak Reformasi pun meminta bukti salinan SP3-nya. “Kami sangat berkepentingan mempertanyakan dan meminta Salinan surat tersebut hal ini kami anggap
penting karena kasus kampung budaya sangat menyita perhatian masyarakat karawang tapi tiba-tiba muncul isu SP3 dan ini sangat menyakitkan bagi para pegiat anti-korupsi,” ujar Sekjen LSM Kompak Reformasi, Pancajihadi Al-Panji.
Menurut Panji, Kejati Jawa Barat harus menjelaskan musabab diterbitkannya SP3 penanganan perkara ini apakah bukti yang kurang atau bisa juga memang tidak ada unsur pidana dalam pengadaan tanah Kampung Budaya.
“Surat kami yang kami layangkan tentu tidak hanya sekali dan akan berkali-kali. Jika tidak ada tanggapan kami akan menyurati lagi dan pada ahirnya jika surat kami ini tidak diindahkan sama sekali maka kami akan Ke Hal...7
Menyaksikan Kemeriahan Karnaval Lukisan Kartini di Karawang
Aboy Atap Langit Buat Lukisan Terbesar Belasan pelukis Karawang berkumpul, dalam rangka memperingati Hari Kartini 21 April 2019. Sambil membawa karya terbaiknya, para seniman Karawang memajang dan memamerkan lukisan wajah Kartini kepada para pengunjung yang hadir di Galuh Mas Karawang. WAHYUDI, Karawang DAL AM acara tersebut, maestro lukis asal Karawang, Ade Saefaturrahman alias Aboy Atap Langit, berusaha membuat lukisan Kartini terbesar yang pernah dibuat dalam waktu satu hari. Namun, akibat cuaca yang tak mendukung, Aboy gagal Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No. 20 Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp Fax(0267) 8408492
menyelesaikan lukisan Kartini berukuran 4 x 6 meter tersebut. “Cuacanya tidak mendukung, tapi lukisan ini harus Aboy selesaikan. Meskipun tidak dalam tempo satu hari,” ujar Aboy, Minggu, (21/4) di Galuh Ke Hal...7
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
LUKISAN : Para seninman lukis Karawang, berbondong-bondong memamerkan karya terbaiknya, dalam acara peringatan hari Kartini di Karawang. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
OPINI
SENIN, 22 APRIL 2019
2
Carut-marut Media Online di Sekitar Kita Oleh: Dede Andrew Hidayat
KEBERADAAN sebuah media massa sejatinya tidak terlepas dengan yang namanya aktivitas jurnalistik, dan sudah menjadi kebutuhan utama manusia dalam mendapatkan berbagai informasi. Berita atau informasi yang disajikan pun beragam dalam rubrik sebuah pemberitaan. Dalam hal ini, keberadaan media massa berupa surat kabar menjalankan fungsinya sebagai salah satu media penyampai berita kepada khalayak yang sudah menjadi konsumsi manusia sejak dahulu sebelum kemunculan media massa baru seperti media massa elektronik dan online. Boleh dikatakan bahwa surat kabar adalah media massa tertua sebelum ditemukannya film, radio, dan televisi. Di zaman modern seperti sekarang ini, kelahiran media massa baru pun cukup berpengaruh pada pola pikir dan persepsi manusia dari cara mengkonsumsi berita sampai dengan menanggapi sebuah berita dengan gayanya masing-masing. Di
era yang serba canggih dan cepat ini, manusia dapat dengan mudah mendapatkan informasi/berita hanya dengan satu klik saja, dan berbagai jenis berita telah tersaji. Media online, sebuah media massa terkini yang menyajikan informasi dengan cara yang baru. Melalui tampilannya yang unik, media online dapat dengan mudah menarik perhatian banyak orang. Tapi kadang kala, media online justru melahirkan sebuah pemberitaan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan, dan membuat si pembaca atau si penonton dapat termakan atau bahkan ikut menyebarkan. Banyak media online yang berseliweran di internet yang patut dipertanyakan, apakah memang mereka memiliki kantor redaksi, wartawan profesional, dan memiliki surat izin atau tidak. Karena tidak sedikit media online yang justru hanya mencari keuntungan tanpa mementingkan sebuah kode etik jurnalistik.
Alhasil, bagi pembaca atau penonton awam, mereka dapat dengan mudah percaya apakah berita tersebut hasil dari sumber terpercaya atau tidak. Apalagi dengan ditunjangi berbagai sosial media, mereka dapat dengan mudah masuk dan menyebarluaskannya. Mengutip dari laman kominfo.go.id, menurut catatan Dewan Pers, di Indonesia terdapat sekitar 43.000 situs yang mengklaim sebagai portal berita. Dari jumlah tersebut, yang sudah terverifikasi sebagai situs berita resmi tidak sampai 300. Artinya, setidaknya terdapat puluhan ribu situs yang berpotensi menyebarkan berita palsu di internet yang harus diwaspadai. Sejatinya, sebuah media massa memiliki fungsi untuk memberikan informasi pada publik dengan kualitas yang dapat dipercaya, mempromosikan barang atau jasa, dan yang pasti juga harus mengedukasi. Di era internet ini, keadaan semacam ini justru menjadi tempat yang sangat
bising dengan berbagai informasi yang kualitasnya beraneka ragam. Mulai dari gosip, hate speech, meme, dan yang pasti juga hoaks yang membuat lalu lintas informasi jauh lebih bebas. Orang-orang dapat dengan mudah membagikan konten informasi yang belum tentu bersifat kredibel. Para remaja, orang dewasa, bahkan anak-anak dapat leluasa membagikannya. Semua orang adalah semacam “jurnalis” yang bisa memproduksi dan berbagi informasi sendiri. Hal tersebut terlihat dari semakin banyaknya masyarakat yang memilih memperoleh berita dari internet. Alhasil, sebuah pemberitaan yang asalnya entah dari mana dapat menjadi perbincangan yang hangat terutama di media sosial. Tidak sedikit orang-orang justru menebar kebencian hasil dari sebuah pemberitaan yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Mereka saling ejek, mefitnah, beradu komentar pedas dan
bahkan menimbulkan bullying. Apa lagi di tahun 2019 ini yang merupakan tahunnya ajang politik, mereka saling menjagokan pilihannya untuk naik tahta dengan cara membuat agenda setting beraneka ragam dengan nada menjatuhkan lawan. Alhasil, sebuah pemberitaan yang dibingkai sedemikian rupa ternyata besar pengaruhnya terhadap para pendukung. Berita bohong banyak bertebaran di sosial media, gambar meme dengan konotasi yang sarkas sangat disayangkan. Ajang menyebar informasi bohong oleh oknum yang tidak bertanggung jawab banyak beredar di internet. Seakan mereka lebih mementingkan rating dan guyonan sebagai bahan utamanya dengan mengabaikan nilai informasi yang bersifat edukasi. Media online seolah menjadi ladang hoaks di era yang serba internet ini. Melihat fenomena tersebut, dunia internet seakan dipenuhi berbagai kegaduhan yang tak kunjung selesai. Atau
mungkin tidak akan pernah selesai. Sejatinya, bagi para oknum yang suka mengirimkan kabar bohong, atau bahkan cuma sekadar iseng mendistribuskan (forward), harap berhati-hati. Menurut data dari laman tempo.co terdapat pasal yang menjelaskan pelaku penyebar hoaks bisa terancam Pasal 28 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UndangUndang ITE. Di dalam pasal tersebut disebutkan, “Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.” Pada situasi ini, kita membutuhkan sebuah sumber informasi yang dapat dipercaya dan memiliki kualitas yang mampu membantu masyarakat memerangi kecarut-marutan ini. Dalam hal ini, peran “pers” menjadi titik sentral dalam menengahkan atau memverifi-
kasi segala bentuk informasi yang menyimpang untuk kepentingan publik, dan membantu kita mengidentifikasi berita bohong dan gosip. Selain itu, bijak dalam menggunakan internet juga harus ditekankan pada diri masing-masing. Jadilah pengguna internet yang cerdas dan mampu menyaring segala jenis informasi yang belum tentu dapat dipercaya. Jangan asal menyebarkan sebuah konten berita yang dapat mengundang komentar negatif, apa lagi saling mengejek dan saling menebar kebencian. Apa bila kita mendapati sebuah pemberitaan yang bersifat hoaks, menimbulkan kebencian, permusuhan, dan mengakibatkan ketidakharmonisan di tengah masyarakat, laporkan saja kepada pihak yang berwajib.
*) Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Singaperbangsa Karawang
REDAKSI Karawang Bekasi Ekspres menerima tulisan berupa cerpen, artikel, esai sosial dan budaya. Tulisan dikirim dengan ukuran font 13, maksimal 2 halaman kuarto 1,5 spasi. Tulisan melalui surel ke Redaksikarawangbekasi@gamil. com. Tulisan yang terbit, akan diberitahukan terlebih dahulu kepada penulis melalui balasan di surel sebelum tulisan terbit. Penulis bertanggung jawab atas sepenuhnya konten yang ditulis.
CERPEN, BAGUS DWI HANANTO
Malam-Malam Dazai (1/BERSAMBUNG)
RUMAH SAKIT 1.
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
2.
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
3.
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
4.
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
5.
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
DAZAI Kagari menutup daun jendela setelah semua di luar begitu pekat. Saat ini memasuki November. Udara terasa kering dan malam hari sangat dingin. Musim gugur menjelang dan daun-daun mapel berubah warna. Kental dengan merah menyala. Seperti darah. Ya, darah. Hanya lampu di tengah kamarnya yang terus menyorotkan sinar setelah jendela dia tutup. Sudah begitu malam dan angin dingin baru saja masuk. Dazai menggelar futon di tengah-tengah kamar. Menutup pintu sorong yang memperlihatkan ruang kerjanya yang berantakan. Besok dia mesti berbenah. Pikirnya. Seperti pikirannya di hari-hari lalu. Hanya ada inisiatif tanpa tindakan. Sebab, dia hidup sendiri. Sebelum tidur, lintasan masa lalunya berhasil menerobos rasa kantuk yang memberati diri. Sebagaimana orang-orang yang hidup dengan masa kecut, penuh penyesalan, dan kegundahan. Dazai mengingat sesuatu yang terasa jauh walau dirinya seolah teryakinkan, masa yang jauh itu baru saja dilalui. Seakan
itu hanya selompatan kodok menuju luasnya danau. Ingatan Dazai memasuki usia mudanya, saat mengajak seorang perempuan bunuh diri dengan melompat dari tebing karang di pinggir laut. Waktu itu malam hari dan polisi antihuru-hara mencari-cari para pendemo yang berhasil melarikan diri. Dazai muncul di kegelapan gang, lalu masuk ke sebuah bar dengan tubuh penuh keringat dan ketakutan. Seorang perempuan yang dikenalnya berhasil menyembunyikan dirinya di bawah meja, dengan kepala menelusup di sela-sela selangkangan si perempuan yang saat itu mengenakan terusan panjang. Perempuan itu penghibur di bar tersebut. Polisi tak berhasil menemukannya. Nanaseko, nama perempuan itu. Namanya seakan menjadi pengikat kepribadiannya yang riang gembira dan tak mudah gemetar menghadapi cobaan hidup. Dazai menghabiskan waktu bersama Nanaseko setelahnya. Dazai, seorang pesimis yang muncul dari lembah kegelapan dan linglung
akan idealisme, terkapar sehabis mabuk dengan perempuan itu di sampingnya. Seperti yang dia kenang dengan begitu jelas, saat itu Nanaseko mengajaknya meninggalkan dunia bersama-sama. Dazai tentu saja menyanggupinya. Toh, dia sudah lelah hidup dalam limbung. “Besok malam?” tanya perempuan itu. Dazai hanya mengangguk. Saat itu dia sudah mendengar deru laut memanggilnya Ingatannya terputus oleh suara kertap genting. Badai menjelang. Tiap kali musim gugur tiba, selalu ada badai dengan gumpalan-gumpalan angin kering. Dingin makin terasa. Futon tipis yang telah menemani malam-malam sepinya tak bisa menangkal dingin. Dia pun menghidupkan hibachi di sudut ruang. Untuk menghangatkan tubuhnya yang telah menua, dia menaruh seteko teh di atas hibachi yang mulai panas tersebut. Lamunannya kembali menyeruak setelah merasa nyaman dalam kehangatan. Si perempuan tentu saja tewas setelah pertama terjun, lalu diikuti Dazai. Sayang,
Dazai masih bisa hidup usai dua minggu dirawat di rumah sakit. Penyesalan menghantuinya sampai hari ini. Nanaseko berangkat ke Tokyo bersama-sama dengan rombongan teater yang salah seorang anggotanya adalah Dazai. Setelah lulus dari sebuah universitas kecil di Kansai, mereka menyeberang ke pusat negeri yang bergejolak dengan denyar perang dan segala yang modern. Karena banyak hal yang berbeda, Dazai meninggalkan rombongan itu untuk menjadi penulis, tinggal di tempat kumuh di Asakusa, sedangkan Nanaseko menjadi penghibur sampai bertahun-tahun hingga malam celaka tersebut. Keduanya tak pernah mengatakan cinta satu sama lain. Mereka hanya saling mengerti. Dazai selalu tenang di samping Nanaseko. Begitu juga sebaliknya. Namun, keduanya dingin, menjaraki diri satu sama lain. Setelah menjalani perawatan dan mengambil semua barang berharganya di Asakusa, Dazai memilih pulang ke tempat keluarganya dulu di Tarumi. Mewarisi rumah yang dia tinggali
HUBUNGI KEHILANGAN HILANG BPKB SEPEDA MOTOR A.N NURBAITI, ALMT :DSN L O L O H A N RT.002/003 D E S A KUTAAMPEL KEC. BATUJAYA KAB.KARAWANG,NOPOL: T. 5 6 7 2 . M B M E R K T I P E : HONDA BAAT ATI1I21B01 A/T T H : 2014, W R N A : B I R U , I S I SLINDER: 108 CC, NORANG: MH1JFH114EK034389, NO MES: JFH1E1034642
KEHILANGAN TLH HILANG SATU BANDEL AJB NO: 550/AS-AJB/I/2004, DEN-
GAN PENJUAL A/N ENDANG BIN JAMIIN DAN PEMBELI A/N AMUN BIN A. SUHANTA, DENGAN LUAS TANAH 2.827 M2, DI KP. KERAMAT, RT17/06 DS. KEDUNG WARINGIN KEC.KEDUNG WARINGIN, KAB BEKASI. HUB: IRMALIA, HP: 08132453-9396 DICARI CLEANING SERVICE GO CLEAN KERJA BEBAS S/D 4 JUTA/ BLN, DAFTAR SMS KETIK: NAMA (SPASI) KARM KE 081188223136 DICARI TERAPIIS/PEMIJAT GO MASSAGE KERJA BEBAS S/D 4 JUTA/BLN DAFTAR SMS KETIK : NAMA (SPASI) KARM KE 081188223136
KEHILANGAN Hilang BPKB mobil TOYOTA KIJANG SUPER nopol B 1477 FMI a/n DESRINALFIA d/a Kp.CIBITUNG BABAKAN RT 05 RW 02 TELAGA ASIH CKR BARAT- BEKASI norak MHF11KF8300001209 nosin 7K0307370
KEHILANGAN TELAH HILANG SHM NO 00689/ KARANG ANYAR A/N SITI MAHANI LUAS TANAH 500 M² LOKASI JALAN KARANG ANYAR RT/RW 01/03 DESA KARANG ANYAR KEC KARANG BAHAGIA -BEKASI .
KEHILANGAN TELAH HILANG SATU BUAH STNK MOTOR BEAT WARNA PUTIH A/N MANISEM SPD. NOPOL R 2191 GP ALAMAT: GG KENANGA NO: 14 RT01/03 DS.KALI KODI, KEC. ADIPALA.KAB.CILACAP. HUB: RENDY NURDIANSYAH HP 0857 3131 1889.
KEHILANGAN HILANG BPKB SEPEDA MOTOR TA N U N 1997. WA R N A H I TA M DENGAN PLAT B3468 LY. ROJALI
DIJUAL TOKO Luas Tanah: 52 M2 Luas Bangunan: 52 m2 Harga: 730 JUTA (Nego) Lokasi :Perumnas Teluk Jambe Blok L17A HUBUNGI : 081383838363 (WA)
sendiri hingga kini. *** Bayangan tubuh yang jatuh ke laut tak pernah lekang barang sejenak dari ingatan Dazai. Maka, hingga kini dia memandang segalanya begitu gelap. Sampai-sampai bau rambut Nanaseko di malam-malam mereka bersama tercium tak mampu lenyap. Dazai tentu tak percaya hantu, dia hanya terus terguncang selama bertahuntahun karena tidak dapat melupakan perempuan yang mengajaknya mati itu. Ketika pagi setelah tidur kesekian Dazai yang selalu berakhir tidak nyenyak itu muncul, momiji sudah s empurna nyalangnya. Dan daun-daun merah mengambang di alir sungai kota itu. Dazai membiarkan dirinya hanyut lagi, berkalikali oleh perasaan yang serupa: Kenapa dia tidak ikut mati bersama Nanaseko. Buddha yang welas asih rupanya telah memintal jaring ke tungkai Dazai sebelum dia melompat memutuskan mati. Jadinya, dia masih ada di dunia fana ini. Dazai selalu berpikir semacam itu. (*)
: ( 0267 ) 8408492 : ( +62 ) 885710657938
SELASA, 22 APRIL 2019
Semangat Baru Urang Subang
Subang Darurat Sampah Banyak TPS Tidak Layak Pakai
HARUN/KBE
TIDAK LAYAK. Beginilah kondisi salah satu tempat pembuangan sampah sementara di salah satu sudut Kota Subang.
SUBANG- Masalah sampah di Kota Subang tidak kunjung selesai. Bahkan pusat Kota Subang pun kini darurat sampah. Banyak sampah yang berserakan dan juga banyak tempat pembuangan sampah (TPS) yang sudah tidak layak digunakan. Di tiap pojok kota sampah berserak tak terangkut. Seperti tempat sampah yang berada di pusat kota di Jalan Pejuang 45. Tempat sampah di tempat ini sudah tidak layak digunakan dan tergenang air yang sudah hitam sehingga menimbulkan bau dan kemungkinan akan menimbulkan banyak bibit penyakit bagi masyarakat sekitar. Jangankan masyarakat sekitar yang tidak nyaman para pegawai pengangkut sampah nya pun mengaku sendiri sudah tidak nyaman bahkan takut ketimpa bangunan yang sudah nyaris roboh dan sudah tidak layak. Mendengar keluhan dari masyarakat Pejabat Sekda Subang H. Aminudin pun angkat baicara. Menurutnya, masalah sampah adalah liding sektornya Dinas Lingkungan Hidup yang menanganinya kami akan segera memanggilnya dan akan kami koor-
dinasi kan. Karena saya pun melihat dengan mata kepala saya sendiri bahwa pengelolaan sampah yang berada di kabupaten Subang ini belum maksimal. “Tentunya ini menjadi bahan kami untuk membenahi masalah sampah ini,” pungkasnya. “Mengenai anggaran untuk perbaikan ataupun untuk membuat TPS sendiri kami nanti akan melihat apakah di tahun ini ada tidak anggaranya. Dan nanti akan kami diskusikan dengan dinas terkait,” jelasnya. Dijelaskan Sekda, dalam hal ini Pemkab bukan tidak butuh dan tidak ingin meraih Adipura kembali, namun yang kami tekankan sekarang adalah imbauan dari dinas terkait kepada masyarakat. Agar lebih sadar terhadap kebersihannya lingkungannya, dimana kita harus menjaga keberlangsungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat. “Dan mungkin jika masyarakat sudah sadar dengan hal tersebut dan pengelolaan sampah bisa lebih baik maka nanti juga dengan sendirinya Adipura akan kita raih kembali. Yang terpenting sekarang kita tingkatkan imbauan kepada masyarakat agar mencintai lingkungan dengan menjaga kebersihannya. Terutama dengan sadar tidak membuang sampah sembarangan,” pungkasnya. (fri)
Kades Diduga Terlibat Politk Uang IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat
HITUNG SUARA KPUD Scan Surat Suara Model C 1 SUBANG – KPU Kabupaten Subang hingga berita ini diturunkan masih standby menunggu kiriman berkas berita pemungutan suara. Berkas yang akan dijadikan data awal yang baru masuk dalam tahapan perhitungan suara Berkas Perhitungan Model C1. “Saat ini KPU Subang sudah menyiapkan tim entry data. Tim yang di bentuk ini dari kalangan mahasiswa di Subang. Mereka inilah yang menangani masuknya data perhitungan dan pemungutan suara di Pileg dan Pilpres,” kata Suryana, Ketua KPU Subang. Suryana menjelaskan, data entry model C1 hasil dari perhitungan di TPS yang sudah dikirim ke KPU akan discan langsung oleh tim data entry KPU. “Jadi untuk data awal kita men-scan Surat Model C 1 yang dikirim dari Petugas Pantia Pemilihan Kecamatan (PPK),” kata Suryana. Jika perhitungan melewati batas waktu akan ditambah 12 jam dari hitungan Hari Pemungutan suara 17 april. “Jadi penambahan waktu itu dimulai dari jam 00.00 sampai jam 12 siang,” kata Suryana lagi. Hal senada juga dikatakan Sekretaris KPU Furwani bahwa tim entry KPU masih siaga menunggu Surat Model C 1. “Kita mulai malam ini berkerja 24 Jam sampai perhitungan suara selesai,” kata Purwani. (hrn)
KONDUSIF: Acara televideo conferencing Wabup Subang.
Wabup Televideo Pilpres: Partisipasi Pemilih Naik 10 Persen SUBANG- Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi melaksanakam televideo conferencing di Ruang Kerja Bupati dengan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Kepala Satpol PP Provonsi Jawa Barat dan Kesbangpol Provinsi Jawa Barat, Kamis (18/4/2019). Dalam televideo conferencing Wakil Bupati Subang yang didampingi juga oleh Wakapolres Subang, Kasdim 0605 Subang, Ketua Bawaslu Kabupaten Subang, Ketua KPU Kabupaten Subang. Dalam televideo conferencing ini Wakil Bupati Subang
menyampaikan untuk di Kabupaten Subang partisipasi masyarakat yang memilih naik 10% yang awalnya 74,5 % menjadi 84,9%. Presatasi ini sangat luar biasa yang target awalnya hanya 77% dan Gubernur Jawa Barat mengharapkan ada pada di atas 80%. “Kami juga mengintruksikan kembali kepada para camat untuk terus mengajak mengarahkan kepada kepala desa untuk mengikuti acara demokrasi ini sebaik mungkin Allhamdulilahnya data pemilih tahun ini meningkat dengan baik. Kami juga
mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah bekerja, kepada KPUD yang sudah bekerja optimal, seluruh unsur TNI POLRI yang membantu dalam pengamanan Pemilu 2019,” ungkapnya. Wakil Bupati Subang juga menyampaikan dari segi keamanan Subang termasuk kondusif, aman dan terkendali. Namun ada sedikit permasalahan tertukarnya suara di TPS 31 di Kecamatan Pusakanagara, namun permasalahan ini sudah ditangani dan sekarang sudah dilaksanakan pemungutan suara lanjutan. (fri)
Jokowi Menang Telak di Subang, Relawan Posraya Indonesia Gelar Syukuran SUBANG - Relawan Posraya Indonesia DPC Subang bersama warga Kampung Gunungsari Desa Gembor Kecamatan Pagaden mengadakan acara tasyakuran atas hasil quick count yang memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor 01 Jokowi-Amin. Acara diselenggarakan di Posko DPC Posraya Indonesia Subang, Jalan Raya Pagaden Subang No.13, Subang. Dihadiri sekitar 100 orang perwakilan dari
masing-masing Kecamatan Sabtu (20/4/2019). “Tasyakuran ini sebagai bentuk kebahagiaan bersama masyarakat, karena sudah menyalurkan hak pilih mereka di Subang. Hingga kini suara 01 di Kabupaten Subang sebesar 57,27 % dan suara 02 42,73% versi hitung cepat,” ungkap Deny Herlambang, Ketua DPC Posraya Indonesia Kabupaten Subang. Dijelaskan, kemenangan Jokowi-Amin di Subang tak lepas dari peran serta
masyarakat dalam pilpres kali ini. Kampanye door to door ke kampong-kampung di Kabupaten Subang yang dilakukan Posraya Indonesia bersama para relawan dan masyarakat Subang membuahkan hasil kemenangan pasangan 01. “Yang lebih menentukan secara rasional ialah hasil kerja nyata serta program pro rakyat Jokowi yang langsung dirasakan rakyat,” tambah Denny . Acara disertai pula den-
gan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur. Potongan pertama diberikan oleh Denny kepada salah satu sesepuh Ustad. Tohir (64th), warga Gunungsari, Gembor Pagaden, Subang. Ia juga mengungkapkan bahwa memilih Jokowi-Amin karena rasa kepeduliannya terhadap rakyat. “Kemuliaan hatinya sebagai sosok pemimpin melekat di kami sebagai masyarakat Subang,” ujarnya.
Di lokasi yang berbeda, Jefry Gunawan selaku Ketua Umum Posraya Indonesia menyampaikan: relawan Jokowi harus menjaga kondusifitas dan jangan mudah terpancing oleh hal-hal yang bisa menimbulkan gesekan antar pendukung pasangan capres dan Cawapres. “Sebagai Relawan Jokowi - Ma’ruf Amin harus bisa mengawal suara kemenangan yang sudah kita peroleh dari penghitungan cepat,” ujar Jefry. (hrn)
SUBANG – Praktek politik uang diduga dilakukan caleg DPRD Subang berinisial LM dari PKB Dapil IV. Menurut keterangan saksi, caleg t e r s ebu t m e ngu na k a n perangat desa sebagai timses mendatangi ketua RT setempat. “Kita didatangi oleh kepala desa, minta bantuan dukungan pada s e n i n ma l a m 1 5 Ap r i l (dua hari sebelum pencoblosan 17 April),” kata Ending, Ketua Rt 22 RW 07 di Kecamatan Patok Beusi. Diceritakan Ending, bahwa Kades tersebut datang membawa uang pecahan Rp 10 ribu dan Rp 20 ribu dengan membawa surat pertanyaan. “Nilai uang tersebut Rp 2 juta lebih, dan kami d i s u r u h t a n d a t a nga n surat pernyataan oleh kades tersebut, ada tulisan yang isinya “Jika kalah uang harus dikembalikan lagi,” kata Ending. Ta p i , k a re n a d i r i n y a merasa sebagai bagian dari perangkat pemerintahan yang harus netral dalam melaksanakan pileg dan pilpres ia menolak pemberian uang tersebut. Barang bukti ber upa uang akhirnya diserahkan kepada saudaranya. “Iya, barang bukti uang itu diserangkan kepada saya, karena saudara saya takut terkena pelanggaran Pemilu. Jadi saya yang melaporkan politik uang ini kepada polisi,” kata Kopral Sumawardi, kerabat dari Ketua RT. Dijelaskan, bukti tersebut oleh Kopral Sumarwadi diserahkan kepada pihak keamanan setempat dengan menelp on terlebih dahulu. Barang bukti uang yang berasal dari Caleg LM melalui Kades Ciberes tersebut diserahkan p a d a ja m 9 p ag i p a d a hari Selasa (16/4/19) kepada aparat keamanan. “Setelah Kanit Reskrim
datang, barang bukti kita serahkan dengan juml a h u a n g s e b e s a r R p. 2.675.000,” kata Kopral Sumarwadi. Dikonfirmasi mengenai adanya politik uang, Zainal Mukti Ketua Panwascam Patokbeusi mengaku tidak mengetahui adanya laporan itu. “Saya diminta datang ke Polsek, dan pihak Polsek memberitahukan kepada saya ada uang, tapi tidak menjelaskan secara terperinci uang tersebut,” kata Zainal. Lanjut Jaenal, dirinya bertemu dengan dengan Ka n i t R e s k r i m P o l s e k Pa t o k b e u s i d i K a n t o r Polsek Patokbeusi hanya sebentar. “Bertemunya hanya sebentar beberapa menit, waktu itu den g a n Pa k Ya y a n ( Ka n i t Reskrim), dan saya tidak tau jumlah uang yang ditunjukkan itu,” kata Zainal lagi. Saat dikonfirmasi di Kantor Polsek Patokbeusi, Kanit Reskrim Yayan tidak ada di lokasi. “Semua sedang ada di lapangan sedang memantau Pilpres,” kata salah seo ra n g a n g g o t a Po l s e k yang sedang berjaga. Dihubungi terpisah, Kapolsek Patokbeusi m e nga ku t i da k m e ngetahui sama sekali ada kegiatan politk uang di Pileg -Pilpres di Kecamatan Patokbeusi. “Saya tidak tahu ada temuan politik uang, tidak ada laporan ke saya sama sekali,” kata Kapolsek Patokbeusi saat dihubungi awak media. Tapi setelah para awak media mendatangi pihak b ersangkutan (Kamis, 18/4/19), saksi Kopral Sumawardi didatangi pihak Polsek Patokbeusi yaitu Kanit Reskrim Yayan dan Zainal Mukti Ketua Panwas cam Patokbeusi dengan tujuan mengembalikan barang bukti dengan alasan uang tersebut lebih baik diserahkan kepada pihak Panwascam Patokbeusi untuk diproses. (hrn)
SENIN, 22 APRIL 2019
EKSTRAKURIKULER
PENDIDIKAN
4
BBPP Jabar Dukung PAUD Gelar Pelatihan DKRPL Bersama Wali Murid Al-Firdaus
Bhineka Kembangkan Bakat Siswa UNTUK mengembangkan minat bakat siswa di sekolah puluhan pelajar (SMK) Bhineka Karawang. Rutin melaksanakan kegiatan ekstrakulikuler yang banyak diminati di sekolah itu. Mu h a m m a d Fa d i l l a h m i s a l n y a t e r u s mengikuti pelatihan di sekolah. Baginya dengan mengikuti olaharaga Futsal yang banyak digemari oleh siswa tersebut tidak menutup keinginannya untuk memilih e s ku l . “ Ka re na s u k a b a n g e t o l a ha ra ga terutama main futsal, makanya masuk eskul ini,” katanya. Fadillah menuturkan, dengan bermain futsal membuatnya sangat senang dan bahagia. Karena bagi siswa yang paling tinggi diantara teman-temannya ini ketertarikannya dalam bermain bola sudah ditekuninnya sejak kecil dulu. “Seneng hobi dan sama cita-cita juga pengen jadi guru olaharaga. Saya seneng banget sama olahraga,” akunya. Tak mau kalah Crispian salah satu anggota Futsal, menyampaikan selain seneng dengan olaharaga yang dikenal paling aktif. Diantara teman-temannya mengaku jika setelah besar nanti ingin menjadi atlit futsal nasional. Yang bisa mengharumkan nama baik bangsa dan negara. “Setiap hari bermain futsal kalau nggak latihan di sekolah main juga sama temen,” ungkapnya. Sementara itu, pelatih Futsal sekaligus guru olaharaga Sulton mengatakan, latihan yang dilakukan oleh setiap anggota hanya satu minggu satu kali. Tercatat sudah ada 40 anggota yang memilih untuk masuk eskul futsal tersebut. “Semoga apa yang mereka inginkan bisa terwujud disini,” terangnya. (oib)
CILAMAYA KULON- Bertujuan meningkatkan kesadaran masyatakat terhadap lingkungan. Pengelola PAUD Alam Al-Firdaus, Desa Muktijaya, Cilamaya Kulon, menggelar pelatihan Desa Kawasan Rumah Pangan Lestari (DKRPL), Sabtu (20/4) pagi. Dengan mentor dati Balai Bedar Pelatihan Pertanian (BBPP) Provinsi Jawa Barat, lebih dari 50 ibu, yang terdiri dari wali murid, komunitas KOPPI dan masyarakat sekitar, antusias mengikuti jalannya pelatihan tersebut. Pengelola PAUD Alam AlFirdaus, Heru Saleh, mengatakan, pelatihan DKRPL ini, bertujuan mengedukasi masyatakat, tentang bagaimana cara memanfaatkan lahan yang sempit, menjadi produktif. “Kita belajar tentang cara menanam benih, perawatan tanaman, hingga membuat hydroponik,” ujarnya, kepada KBE, kemarin. Dijelaskannya, Pelatihan DKTPL ini, merupakan program kerja sama, antata Paud Al-Firdaus dengan Pertamina EP Asset 3 Subang Field, yang akan berlanjut hingga menjadikan Desa Muktijaya, desa argowisata. “Harapan kami, D esa Muktijaya, melalui PAUD Alam Al-Firdaus, bisa menjadi percontohan desa argowisata di Kabupaten
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
PELATIHAN : Ibu-ibu Komunitas KOPPI PAUD Alam Al-Firdaus Muktijaya, sedang mengikuti pelatihan bersama BBPP Jawa Barat.
Karawang,” harapnya. Sementara, pemateri kegiatan Pelatihan DKRPL, dari BBPP Jawa Barat, Hendra Irawan, menjelaskan, dengan menerapkan konsep DKRPL, lahan sempit yang tidak terpakai di rumah, bisa dimanfaatkan menjadi produktif. Dijelaskan Hendra, lahan seluas 4x4 meter persegi saja misalnya, bisa ditanami
sekitar 50 jenis tanaman produktif yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari, atau di jual ke pasar lokal. “Seperti sayuran hijau, sawi, bayam, kangkung dan jabai. Itu sangat mudah ditanam dan dirawat di lahan yang sempit,” ujarnya.. Masih kata Hendra, mu l a n y a k o n s e p D K RPL ini hanya diterapkan
PAUD Al-Firdaus sudah bagus. Harapannya, ada dukungan dari dinas dan pemerintah, agar lebih banyak lagi masyarakatnya yang menerapkan konsep ini,” ujarnya. “Dengan potensi yang ada, bukan tidak mungkin, Karawang punya desa argowisata, yaitu di Desa Muktijaya, Cilamaya Kulon,” pungkasnya. (wyd)
Perluasan Akses Pelajar kepada Seni dan Budaya
KAMPUS Siswa yang Lulus PMDK Politeknik Negeri
YANA TOYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES
PEDULI LINGKUNGAN: Siswa SMPN 2 Karawang Timur menggalakkan program kelas bersih dan nyaman.
JAKARTA-Sebanyak 16.666 siswa diterima di 42 politeknik melalui seleksi penelusuran minat dan kemampuan politeknik negeri (PMDK-PN). Mereka merupakan siswa dari 8.421 sekolah di s elur uh Indonesia. Kementer ian R is et, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mendata, jumlah pendaftar PMDK-PN tahun ini sebanyak 206.852 siswa. “Angka pendaftar PMDK-PN naik sebesar 13 persen dari tahun lalu. Dari 183.827 siswa menjadi 206.852 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa siswa yang berminat untuk studi lanjut di politeknik naik secara signifikan. Bahkan di beberapa politeknik, ada kenaikan pendaftar mencapai hampir 30 persen,” ujar Menristekdikti Mohamad Nasir. Ia m e nu t u rk a n , p o l i t e k n i k ju ga m e n ja ring calon mahasiswa dari kalangan dengan ekonomi terbatas. Kemenristekdikti telah menyiapkan beasiswa Bidikmisi bagi 10.000 calon mahasiswa politeknik yang lolos seleksi melalui jalur PMDK-PN dan ujian masuk politeknik negeri (UMPN). Ia menjelaskan, kenaikan animo siswa untuk mendaftar di politeknik menunjukkan bahwa baik siswa dan orang tua siswa sudah teredukasi dengan baik tentang politeknik. Politeknik bukan lagi menjadi pilihan kedua, namun menjadi perguruan tinggi pilihan untuk menjadi lulusan terampil dan berkompetensi. “Diharapkan kita bisa meningkatkan fasilitas yang ada di politeknik. Pemerintah ingin mendorong penyiapan tenaga kerja profesional, apa yang sudah dilakukan di tahun 2018 dan 2017 ternyata mengalami kemajuan yang luar biasa di politeknik yaitu dengan cara mendapatkan sertifikat kompetensi,” tutur Nasir. Ia m e n g a t a k a n , K e m e n r i s t e k d i k t i a k a n mengintegrasikan seleksi masuk politeknik dengan jalur SNMPTN maupun SBMPTN untuk menjaring mahasiswa yang berkualitas sesuai dari kompetensinya masing-masing. Ketua Forum Direktur Politeknik Negeri Rachmad Imbang Tritjahjono menyampaikan, jumlah total mahasiswa politeknik se-Indonesia adalah sekitar 150.000. Kemudian pada pendaftaran tahun 2019 ini melalui jalur PMDK-PN tercatat sebanyak 206.852. Menurut dia, total yang akan diterima melalui semua jalur sekitar 45.000 siswa. “Peserta dapat melihat hasil pengumuman dengan cara memasukan nomor pendaftaran. Akan ada informasi bahwa yang bersangkutan diterima, menjadi cadangan, atau belum lolos,” jelas Imbang. (red)
oleh masyarakat kota. Padalnya, disana sudah tak tersedia lagi lahan untuk berkebun. Namun, seiring berjalannya waktu, masyarakat pedesaan juga mulai menggandrungi konsep tersebut. Karena, keuntungannya dinilai sangat membantu perekonomian warga. “Konsep yang diterapkan
Menggalakan Sadar Lingkungan di SMPN 2 Karawang Timur Belajar Nyaman di Ruangan Kelas yang Bersih BERBAGAI– Berbagai cara dan upaya terus dilakukan sekolah dalam menerapkan lingkungan kebersihan dan sehat. SMPN 2 Karawang Timur setiap kelas untuk membuat ruangan kelas yang bersih dan nyaman. Salah seorang siswi kelas 8 A di SMPN 2 Karawang Timur ini, Eka Wulandari mengatakan, ia bersama teman-temannya sibuk untuk mengkonsepkan supaya kelas menjadi nyaman. Tidak mudah untuk mengubah kelas seperti yang diinginkan, dibutuhkan kerja keras serta kekompakan dalam mewujudkannya. “Butuh waktu lumayan lama juga, alhamdulilah hasil dari kita semua,” katanya. Lanjut Eka, dalam menggalakkan program kelas bersih dan nyaman. Hampir setiap kelas yang ada di sekolah itu berlomba-lomba memberikan kelas yang terbaik. “Pokoknya paling keren dong, persiapannya tinggal beberapa hari lagi dilombakan makanya lagi sibuk,” ucapnya. Sementara itu, Kepala SMPN 1 Karawang Timur, Juhana Spd menuturkan,
bahwa program kelas tersebut sengaja dibuat di sekolah. Agar seluruh siswa bisa terbiasa dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelas maupun di rumah. Menurutnya, untuk lebih semangat lagi dalam menggalakan program tersebut dirinya membuat perlom-
baan kelas paling bersih. Maka tak heran jika beberapa hari ini seluruh siswa begitu semangat dalam berkreasi kelasnya sendiri. “Biar siswa betah di sekolah kita buat kelas senyaman mungkin untuk tempat belajar mereka,” terangnya. (oib)
KARAWANG.- Perluasan akses dan penguasaan seni dan budaya oleh peserta didik menjadi target pemajuan kebudayaan. Langkah ini diperlukan untuk mendukung implementasi pendidikan karakter siswa dalam memasuki era Revolusi Industri 4.0. Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Pernyataan Hilmar Farid mengatakan, penguasaan peserta didik terhadap kebudayaan menjadi tolok ukur capaian program penguatan pendidikan karakter. Menurut dia, perluasan nilai-nilai pendidikan karakter berada pada level capaian kognitif para peserta didik. “Tahun 2019 sekarang, kita mengembangkan untuk tolak ukur kemajuannya, salah satu tolak ukurnya adalah akses dan penguasaan anak-anak terhadap kebudayaan. Tahun kemarin, fokus pendidikan karakter untuk pemajuan kebudayaan masih berupa perluasan kepada daerah-
daerah agar menjangkau ke seluruh sekolah,” ujar Hilmar dalam siaran persnya. Ia menegaskan, untuk memenuhi target tersebut, pemerintah akan meningkatkan konten dan praktik kebudayaan. Ia meyakini, ekspresi ekspresi kultural dari negara Indonesia akan menjadi kekuatan tersendiri. Program seniman masuk sekolah menjadi salah satu langkah konkret dalam upaya perluasan akses seni dan budaya bagi siswa. “Solusi yang kami berikan adalah membawa seniman masuk ke sekolah untuk mengembangkan kemampuan artistik mereka. Gempita Hardiknas menjadi ajang bagi pelibatan pemerintah daerah untuk perluasan akses seni dan budaya di sekolah. Gempita Hardiknas ini juga berupaya untuk melibatkan daerah ini, kerjasama dengan dinas pendidikan yang bertanggungjawab terhadap pengelolaan satuan pendidikan baik di provinsi maupun kabupaten/kota,” ujarnya. (red)
SENIN, 22 APRIL 2019
METRO KARAWANG
5
Usut Tuntas Kasus “Bejat” Oknum Linmas Tega Menyodomi Dua Bocah di Bawah umur KARAWANG – Beberapa hari laku publik di Karawang sempat ramai-ramai mengutuk aksi kriminal seorang linmas di Kecamatan Batujaya yang tega menyodomi dua orang bocah di bawah umur. Hujatan kepada oknum linmas itu datang dari pelbagai kalangan. Tak terkecuali para wakil rakyat di DPRD Karawang. Wa k i l Ke t u a I D P R D Ka raw a n g , S r i R a hay u Agustina Suroto mengaku mengutuk aksi bejadt yang dilakukan oleh linmas di Batujaya. Ia meminta aparat penegak hukum hur us menjatuhkan hukuman yang seberat-seberatnya kepada sang oknum linmas. “Perbuatan tak senonok oknum Linmas tersebut harus mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegasnya kepada KBE, Sabtu (20/4). Selain itu, Sri pun meminta pemerintah daerah melalui Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan
SEKILAS Panwascam Cilwet Punya Pimpinan Anyar CILAMAYA WETAN- Kursi kosong ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Cilamaya Wetan, sepeninggal Ade Iwan Kurniawan, akhirnya terisi. Kursi Ketua Panwascam Cilamaya Wetan, sebelumnya kosong lantaran, Ade Iwan terjerat kasus dugaan pelanggaran etik bersama 16 Panwascam lain di Karawang. Setelah melalui rapat pleno, Burhan Subarkah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kordiv hubungan antar lembaga dan pencegahaan Panwascam Cilamaya Wetan terpilih memimpin Panwascam tempatnya bertugas. Promosi Burhan sebagai ketua Panwascam Cilamaya Wetan, tak banyak mengubah squad panitia pengawas pemilu yang bertugas di pesisir Karawang itu. “Saya sebagai ketua, Iskandar sebagai Kordiv SDM dan organisasi dan Urip Nurdin sebagai kordiv hukum dan penindakan pelanggaran,” ujar Burhan, Minggu, (21/4). Jabatan tersebut, lanjut Burhan, resmi diemban sehari sebelum pesta demokrasi Pemilu 2019 dilangsungkan. Rapat pleno pemilihan ketua, lanjutnya. dibarengi dengan pelantikan PAW komisioner yang lain. “Saya akan mengemban jabatan ini sebaik mungkin. Dengan komposisi squad yang tak jauh beda, mudah-mudahan Panwascam Cilamaya Wetan, bisa lebih kompak,” harapnya. (wyd)
Perempuan dan Anak (P2TP2A) di Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) turun langsung mengawal kasus tersebut sampai tuntas, sekaligus memberikan pendampingan hukum kepada korban. “P2TP2A dan dinas juga harus memberikan pendampingan kepada korban pasca kejadian, karena jelas kejadian tersebut akan berbekas dengan meninggalkan trauma kepada korban yang juga masih anak-anak ini,” ujarnya. “Saya meminta Polres Karawang melalui unit PPA untuk segera memproses kasus ini dengan segera dan hingga selesai. Berharap pelaku dapat di hukum sesuai dengan perbuatannya,” timpalnya. Tak sampai di situ, Sri pun mendesak aparat kepolisian mengali lagi informasi mengenai aksi bejat oknum linmas. Ia khawtir korban tak hanya dua orang. Namun tak menutup kemungkinan ada korban lain yang belum berani angkat suara. “Apakah hanya 2 orang anak ini yang menjadi korban, atau masih ada korban lainnya dari pelaku selama ini,” pungkasnya. (gie)
BPJS Tanggung Pengobatan Celeg Depresi
YOGIE SETIADI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
SOROT: Petugas kesehatan UPTD Puskesmas Rengasdengklok menyambangi para pekerja seks komersial atau tunasusila dan pria beroientasi seksual pada sesama jenis kelamin atau kerap disebut gay guna melakukan pemeriksaan kesehatan kepada mereka.
Cegah Penyebaran HIV, PSK dan Gay Diperiksa RENGASDENGKLOK – Petugas kesehatan UPTD Puskesmas Rengasdengklok menyambangi para pekerja seks komersial atau tunasusila dan pria beroientasi seksual pada sesama jenis kelamin atau kerap disebut gay guna melakukan pemeriksaan kesehatan kepada mereka. Pemeriksaan ini dilakukan secara berkala enam kali dalam setahun untuk mencegak peningkatan angka penyebaran HIV/AIDs di daerah pesisir Karawang. “Pemeriksaan lebih utama kepada kelompok masyarakat yang rentan terpapar virus tersebut biasa disebut populasi kunci seperti, Pekerja Seks Komersial (PSK), kelompok gay atau Lelaki Seks Lelaki (LSL),
serta para pengguna narkoba,” ucap Programmer HIV/ AIDS Puskesmas Rengasdengklok, Eva Prahesti akhir pekan kemarin. Eva menuturkan, PSK, gay dan orang yang diduga pengidap narkoba disebut populasi kunci dalam pemeriksaan kesehatan ini. Selain itu, pemeriksaan pun dilakukan kepada para ibu hamil di Kecamatan Rengasdengklok. “Untuk masyarakat umum selain ibu hamil dan populasi kunci, bisa kami lakukan pemeriksaan apabila ada permintaan dari satu kelompok masyarakat kepada UPTD Puskesmas terlebih dahulu,” ungkapnya. Lanjut Eva, selain HIV/ AIDS dalam pemeriksaan tersebut juga dilakukan
pemeriksaan terhadap pengidap penyakit spilis. “Tidak perlu sungkan, kita periksa tanpa biaya atau gratis,” tegasnya. Tak hanya pemeriksaan, pihaknya pun melakukan pendataan karena dalam beberapa tahun terakhir kecenderungan meningkatnya pengidap HIV/AIDS di wilayah Kecamatan Rengasdengklok selalu ubah jumlahnya atau dalam ia menyebutnya dengan istilah mutasi data. “Penduduk itu ada yang datang dan pergi, dan tidak seluruh pengidap HIV/ AIDS ini murni tertular di wilayah Rengasdengklok, ada juga pendatang yang sebelumnya memang sudah mengidap penyakit tersebut,” pungkasnya. (gie)
KARAWANG- BPJS Kesehatan Cabang Karawang bakal membiayai pengobatan para caleg yang depresi akibat gagal dalam Pemilu 2019. Penyembuhan caleg ini meliputi depresi ringan dan sedang hingga berat, bahkan gangguan jiwa. “Para caleg tak perlu khawatir, jika depresi karena gagal pemilu akan kami biayai sampai sembuh. Asal terdaftar, punya kartu dan aktif membayar premi,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Karawang Unting Patri Wicaksono. Menurut Unting, skema klaim penderita depresi akibat gagal pemilu tak berbeda dengan skema penyakit pada umumnya. “Sesuai peraturan menteri, skema untuk pasien depresi atau gangguan jiwa tak ada bedanya dengan penyakit fisik umum,” tutur dia. Penyakit yang dialami caleg gagal, kata Uting, diakomodasi BPJS Kesehatan melalui Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Payung hukum mengenai pengobatan caleg depresi,
menurut Uting, terdapat dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 59 Tahun 2014 tentang Standar Tarif Pelayanan JKN. Dalam beleid itu, BPJS bisa membiayai peserta yang menderita depresi, gangguan kepribadian, gangguan bipolar, skizofrenia dan berbagai penyakit mental lainnya. “Selama diagnosis caleg itu terdapat dalam Permenkes 59 tahun 2014, kami bisa layani sampai sembuh,” tutur Uting. BPJS, kata Uting, bakal mengobati para caleg yang depresi mulai pemeriksaan awal, sejak dari puskesmas, poliklinik hingga dirujuk ke RSJ Cisarua. “Bahkan, jika para caleg stress mesti dirujuk ke RSJ akan kami biayai,” kata dia. Saat ini diketahui ratusan caleg asal Karawang bakal berkompetisi di Pileg tingkat Kabupaten, Provinsi hingga pusat. “Meski di Karawang belum ada RSJ, para caleg yang depresi bisa berobat ke poli jiwa d i Ru m a h S a k i t I s l a m Karawang,” ujar Uting. (bbs/mhs)
ilustrasi
Petani Pangkalan Serahkan 6,8 Ton Gabah untuk Zakat PA N G K A L A N - B a d a n Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengembangkan program pemberdayaan bagi para petani mustahik di Karawang. Program ini dikembangkan dalam upaya peningkatan ekonomi dan kesejahteraan para petani Indonesia dengan memanfaatkan dana zakat, infak dan sedekah. Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo mengatakan, salah satu daerah yang dikembangkan program ini ialah di Kampung Tipar Kolot, Desa Medalsari, Kecamatan Pangkalan Kabupaten Karawang yang pada Senin (15/4) lalu telah memasuki panen raya perdana. Hasil
panen dari lahan seluas 12,5 hektar yang digarap oleh Kelompok Tani Hipanusa ini pun cukup signifikan. “Hasil panen yang meningkat cukup signifikan ini membuat petani merasa bahagia dan makin bersemangat mewujudkan Lumbung Pangan di Karawang,” kata Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo. Program pemberdayaan ekonomi yang dikembangkan BAZNAS di Karawang telah dimulai sejak Oktober 2018, dilanjutkan dengan masa tanam padi mulai Desember 2018. Melalui Program Lumbung Pangan, BAZNAS memberikan sarana produksi pertanian dan
perkebunan, sewa lahan, teknologi, akses pemasaran serta pendampingan ketat. Hasilnya, panen petani mengalami kenaikan ratarata 34 persen. Hasil panen sebelum menerima manfaat program Lumbung Pangan BAZNAS rata-rata hanya 50,6 ton, kini menjadi ratarata 68,2 ton setelah menerima manfaat program tersebut. “BAZNAS memiliki perhatian yang tinggi pada peningkatan kualitas kehidupan petani, peternak, nelayan dan buruh-buruh perkebunan yang masuk dalam kategori mustahik. Zakat hadir untuk menyejahterakan mereka,” kata Bambang
lewat siaran pers, Senin (15/4). Ia menambahkan, program ini dikembangkan di berbagai daerah di Indonesia. Di Karawang, program dilaksanakan di sejumlah titik, seperti di Desa Pangulah Kecamatan Kota Baru, Desa Cintaasih dan Desa Medalsari Kecamatan Pangkalan, dan Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Timur. Ketua Kelompok Tani Hipanusa, Misna Suryana mengatakan, panen padi kali ini merupakan yang terbaik selama pengalaman puluhan tahun ia menjadi petani. “Biasanya dari lahan 1,5 hektar yang saya garap pal-
ing banyak menghasilkan padi 9 ton. Alhamdulillah panen kali ini bisa mencapai 14,5 ton. Saya sempat tak percaya tapi sangat bersyukur,” katanya. Ia mengungkapkan terimakasih kepada para Muzaki yang telah menunaikan zakatnya melalui BAZNAS sehingga Lumbung Pangan di desanya dapat terwujud. Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Irfan Syauqi Beik mengatakan, program pemberdayaan BAZNAS di Karawang memberdayakan sebanyak 23 petani dengan luas lahan garapan 23.5 hektar. BAZNAS mengembang-
kan Lumbung Pangan di Karawang dengan mengedepankan proses ramah lingkungan. Konsep pertanian berkelanjutan dengan menerapkan organik. BAZNAS telah bekerja sama dengan PT. Hikmah Pangan Nusantara (HIPANUSA) sebagai pendampingan teknologi budi daya dengan pupuk organik Marolis. Ia m e n j e l a s k a n , p ro gram yang dikembangkan BAZNAS ini mampu meningkatkan pendapatan para mustahik, saat ini peningkatan panen d i b a re n g i p e n d a p a t a n hasil panen rata-rata sebesar Rp. 2.850.000 per bulan dari pendapatan
rata-rata sebelumnya Rp. 1.037.000 tiap bulann ya. Pendapatan tersebut masih lebih tinggi dari Garis kemiskinan Kabupate n Ka rawa ng ta hu n 2019 yakni Rp 1.564.758. Peningkatan pendapatan ini juga turut dipengaruhi oleh harga jual (GKG) yang semula Rp. 4.500/kg menjadi Rp. 5.000/kg. “Petani di Karawang ini juga bisa sangat inspiratif. Meningkatnya hasil panen menjadikan petani sudah mampu membayar zakat berupa beras ke dhuafa atau ke masjid di tempat tinggalnya. Zakat yang mereka keluarkan sebesar 6.8 ton,” kata Irfan. (bbs/mhs)
6
Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis
SENIN, 22 APRIL 2019
Pembeli Properti Wait and See Pasar Perumahan & Apartemen Beres Pemilu Ditaksir “Tancap Gas” KARAWANG- Pemerhati bisnis Realestat sekaligus pebisnis properti, Edi Djuwaedi mengatakan, pasar properti belum membaik meski kondisi perekonomian daerah cukup bagus. “Beberapa calon pembeli dan penyewa masih akan mengambil pend e k a t a n w a i t a n d s e e, terutama pada semester pertama tahun ini,” kata Edi belum lama ini. Dia menambahkan, pasar properti akan melonjak seperti yang terjadi setelah Pemilu 2014 lalu. “S ep er ti p emilu s eb elumnya, setelah wait and see lalu meningkat. Jadi, nanti pada semester II p ro p e r t i a k a n k e m b a l i kencang,” imbuh Edi. Walaupun market kurang bergairah, kebutuhan properti itu masih terus ada. Dengan demikian, p e ng e mb a ng a k a n t e rus membangun proyek sesuai dengan tren pasarnya, terutama unt u k r u ma h mu ra h. D i a
ILUSTRASI
mengungkapkan, gairah properti masih di rumah murah. Akan tetapi, sektor perumahan komersial mulai menunjukkan asa. S e c a r a k h u s u s, p e r-
mintaan rumah dengan h a r g a Rp 3 0 0 - 4 0 0 j u t a mulai bermunculan. “Yang masih menjadi PR (pekerjaan rumah) harga Rp 800 sampai miliaran. Masih
sulit mencari pasar. Apalagi pasar lokal. Kami sekarang lebih suka ke rumah murah yang sudah pasti pasarnya ada,” tutur Edi. Para pengembang juga
menyambut baik rencana pemerintah menaikkan harga rumah subsidi. Meskipun masih dalam pembahasan, dalam usulannya harga rumah sub-
sidi naik pada kisaran 3-7,75 persen. Khususnya bagi rumah yang menggunakan kredit pemilikan rumah (KPR) lewat skema fasilitas likuiditas
pembiayaan perumahan (FLPP). Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Realestite Indonesia Kaltim Bagus Susetyo mengatakan, saat ini masyarakat Indonesia masih memerlukan sekitar sebelas juta rumah. Di sisi lain, pengembang hanya bisa memenuhi tak lebih dari setengah kebutuhan tersebut. Aturan itu bisa menggairahkan kembali pembangunan hunian. Kenaikan harga rumah bersubsidi akan ada kekurangan dan kelebihannya di dunia pengembang. Segmen rumah subsidi memang masih yang paling diminati. Pada 2018, dalam setahun di Kaltim hanya bisa menjual lima unit rumah mewah di atas Rp 500 juta. Rumah subsidi dengan harga di bawah Rp 200 juta berhasil terjual Rp 2.600 rumah. Tahun ini direncanakan membangun sekitar 11.808 rumah subsidi. “Menurunnya penjualan rumah komersial dengan harga Rp 500 juta ke atas, membuat pada pengembang banting setir ke rumah subsidi meskipun keuntungannya sangat sedikit,” kata dia. (bbs/mhs)
Lippo Bidik Dana Segar 10,26 Triliun
ILUSTRASI
Ponsel Lipat Samsung Ludes dalam Sehari
KARAWANG- Setelah dinantikan beberapa bulan, akhirnya Galaxy Fold tiba di tangan para pengguna pertamanya. Galaxy Fold dirilis Fabruari lalu dan mulai dijual seharga Rp 1.980 dollar AS (Rp 27,8 jutaan). Harga yang selangit nyatanya tak terlalu masalah bagi sebagian kalangan yang kadung penasaran menggenggam Galaxy Fold secara langsung. Sa m su ng m e ngk l a i m, ponsel lipat pertamanya ludes terjual di situs resmi Samsung.com, sehari setelah pre-order dibuka pada 15 April. Sebelum pre-order, calon pembeli harus melakukan proses reservasi lebih dulu. Tak disebutkan berapa unit yang telah terjual. Sejumlah calon pembeli yang belum beruntung, dijanjikan akan mendapat pemberitahuan jika Samsung
menyediakanya kembali. “ Te r i m a k a s i h t e l a h reservasi Galaxy Fold. Kami meminta maaf, karena banyaknya permintaan, Galaxy Fold saat ini telah terjual habis di Samsung.com,” tulis e-mail dari Samsung “Kami akan memberitahu segera jika ada lebih banyak unit yang tersedia, tunggu pemberitahuan di email berikutnya,” lanjutnya. Galaxy Fold memiliki dua layar yang terdiri dari layar kecil berbentang 4,6 inci sebagai penutup dan layar berbentang 7,3 inci ketika dibentangkan. Ponsel ini dibekali total enam kamera, tiga kamera belakang, dua kamera di dalam, dan satu kamera ada di layar depan. Samsung hanya menyediakan satu model kapasitas untuk ponsel ini, yakni RAM 12 GB dan media internal 512 GB yang ditunjang dua buah baterai. (bbs/mhs)
BEKASI- Emiter properti berkode LPKR, PT Lippo Karawaci Tbk membidik dana segar lewat right issue sebesar 730 juta dollar atau sekitar Rp 10,26 triliun. Keputusan penerbitan right issue telah disepakati para pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST), yang digelar di Jakarta, Kamis (18/4). “Persetujuan untuk melakukan penawaran umum terbatas keempat, sebanyak-banyaknya sejumlah 48 miliar saham baru,” ungkap Presiden Direktur LPKR Ketut Budi Wijaya di Jakarta. Rencana right issue, sebut dia, tunduk pada Pernyataan Pendaftaran Right Issue dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). “Tentu harganya masih akan ditentukan karena komitmen yang kami terima dari pemegang saham masih dalam bentuk USDH. Sehingga nanti kita akan lihat konversinya pada saat persetujuan yang diberikan OJK,” jelas Ketut. Pada 21 Maret lalu, LPKR telah menerima penyetoran lebih awal sebesar 280 juta dollar AS atau sekitar Rp 3,94 triliun dalam bentuk tunai dari pemegang saham PT Inti Anugerah Pratama (IAP) dan anak perusahaan ayng se penuhnya dimiliki IAP. Penye toran lebih awal ini merupakan penyetoran modal di muka untuk bagian hak dari IAP dalam right issue. (bbs/mhs)
ISTIMEWA
KOMUNITAS: PT Daya Adicipta Motor (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat menggelar CBR Hub Cafe & Joy Ride pada, Sabtu (20/4) kemarin di De Cafe Rooftop Garden, Bogor.
Daya Adicipta Makin Mesra dengan Konsumen
Bikers Honda CBR Tumplek di Bogor BOGOR- PT Daya Adicipta Motor (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat menggelar CBR Hub Cafe & Joy Ride pada, Sabtu (20/4) kemarin di De Cafe Rooftop Garden, Bogor untuk mempererat persaudaraan antar-komunitas sepeda motor Honda di tanah priangan. Acara ini diikuti sebanyak 80 bikers yang terdiri dari Paguyuban Komunitas Honda Bogor (KHOMBO), Honda CBR Owner Indonesia (HCOI) Chapter Bogor, CBR Bogor Riders, dan CBR se-Bogor Raya.
General Manager Motorcycle Sales, Marketing & Logistic DAM, Lerri Gunawan mengatakan, beragam aktivitas digelar guna semakin memperat t a l i p e r s a u d a ra a n d a n silaturahmi antar pengguna sepeda motor Honda, salah satunya melalui acara CBR Hub Cafe & Joy Ride. “Kami juga berharap konsumen pengguna Honda CBR150R dan CBR250RR bisa mengenal lebih dekat komunitas-komunitas Honda CBR yang berada dibawah naungan Ikatan Motor Honda Jawa Barat
(IMHJB),” ujar Lerri dalam siaran tertulisnya. Acara diawali City Rolling alian konvoi memutari kota Bogor, dimulai dari Dealer Murni Motor Pajajaran Bogor dengan menempuh jarak sekitar 41 km melewati jalan Murni Pajajaran - Tugu Kujang - Istana Bogor - Jalan Jambu 2 - Jalan Surya Kencana - Tugu Kujang - Balai Binarum dan berakhir di De Cafe Rooftop Garden. Tak kalah menarik, seluruh peserta diberikan bekal mengenai sosialiasi #Cari_ Aman sebagai wujud prespektif baru yang identik dan cocok dengan segmen anak
muda yang disampaikan langsung oleh Instruktur Safety Riding DAM. Kemudian dilanjutkan sosialisasi event Indonesia CBR Race Day yang akan digelar di Sirkuit Sentul, Bogor pada 20-21 April kemarin. Selain diberikan pembekalan, mereka juga diajak untuk berbagi pengalamannya mengenai modifikasi mesin Honda CBR series dengan pembicara Aris AHASS Raja Motor Peserta juga diajak secara langsung merasakan sensasi berkendara menggunakan Honda CBR150R dan CBR250RR melalui sesi test ride. (bbs/mhs)
40 Tahun Carry Pick-Up Mengaspal di Indonesia
Penjualan Tembus 1 Juta Unit, Dicap “Rajanya Pick-Up” Melalui model ST10 pada 1976, Suzuki mulai merambah pasar komersial dengan Carry pikap di Tanah Air. Kehadiran mobil niaga ringan ini pun telah banyak menorehkan ragam prestasi, termasuk dari sisi penjualan. TERCATAT sejak 1976 hingga 2018, Suzuki sukses membukukan penjualan wholesales Carry Pick-Up dan Mega Carry Pick-Up sebanyak 1.254.185 unit. Bahkan keduanya juga memimpin segmen kendaraan niaga ringan selama 10 tahun terakhir (2009-2018) dengan wholesales sebanyak 520.528 unit. Sementara capaian akhit market share di 2018, menurut 4W Sales Director PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Mak-
mur, kedua produk kendaraan ringannya berhasil meraih 50 persen dengan wholesales sebesar 53.950 unit “Dari 1976 sampai 2018, total wholesales sudah lebih dari 1 juta unit dan selama 10 tahun terakhir kami berhasil mendominasi market share kendaraan niaga ringan sehingga membuat produk niaga andalan kami sebagai Rajanya Pick-Up,” ujar Makmur dalam keterangan resminya. Suzuki mengklaim hasil akhir
OTOMOTIF: Suzuki Carry pick up menjadi jawara di kelas low pikap Indonesia.
market share pada 2018 menjadikan kendaraan niaganya sebagai pemimpin pikap di industri otomotif Indonesia. Pencapaian tersebut tak lepas dari konsep
“ILMU” yang diterapkan Suzuki untuk pikap andalannya, yakni Irit bahan bakar dan perawatan, Lama umur pakainya, Muat banyak, dan Untung di ujung.
“Harapan kami untuk menyediakan produk yang tangguh, kokoh, irit dan berdimensi besar mendapat respons yang positif dengan capaian penjualan kami,” kata Makmur. Pakai Mesin Ertiga? Rumors, Carry terbaru itu akan menggendong mesin All New Suzuki Ertiga, yakni tipe K15B 4-silinder dengan 16 katup yang memiliki kubikasi 1.462 cc. Ketika dikonfirmasi, Makmur tidak mau memberikan keterangan secara lengkap. Menurut dia, akan ada waktunya informasi tersebut disampaikan kepada publik. “Saya mau jawab sebenarnya, tetapi nanti saja. Banyak yang lebih menarik yang bisa diinformasikan
nanti,” ujarnya. Paling penting, kata Makmur Carry terbaru mau menggunakan mesin jenis atau tipe apapun, tetap bertenaga sehingga mampu memenuhi kebutuhan konsumen di kelasnya. “Ditunggu saja, bulan depan akan kita luncurkan. Kalau kita inginnya secepatnya, tetapi tidak bisa seperti itu ada jadwalnya masing-masing,” kata dia. Suz u k i Ca r r y g e n e ra s i s e b e l umnya menggendong mesin tipe G15A berkubikasi 1.500 cc, namun masih mengusung Euro II, sedangkan generasi terbaru nanti harus sudah memenuhi standar emisi yang ditetapkan pemerintah, yakni Euro IV. (*)
SENIN, 22 APRIL 2019
SAMBUNGAN
7
Kawal Rekapitulasi Suara BPN Siapkan Saksi hingga Tingkat Kecamatan JAKARTA- Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno berfokus mengawal rekapitulasi suara Pilpres
2019. BPN juga menyiapkan s a k s i u nt u k m e n gaw a l proses rekapitulasi suara di setiap kecamatan. “Mempersiapkan yang hadir pada rapat rekapitulasi di seluruh kecamatan di Indonesia dan kami siapkan pengawalan bagi saksi kami yang hadir di semua kecamatan di seluruh Indonesia,” kata Juru Debat BPN, Ahmad Riza Patria, di
kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara Nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (21/4/2019). P rab ow o, d i kat a ka n Riza, selalu meminta seluruh pihak menjaga agar demokrasi tetap berkualitas dan tidak ada kecurangan. Menurut Riza, capres nomor urut 02 itu juga selalu mengimbau agar pendukungnya tetap tenang
dan tidak mudah terprovokasi. “Pak Prabowo juga menyampaikan bahwa kita minta juga semua masyarakat tenang dan bersyukur atas perolehan suara dan kemenangan dan terus mengawal proses rekapitulasi di kecamatan, kabupaten/ kota, dan provinsi sampai tingkat pusat. Dan jangan sampai kita euforia dan kita
Banyak KPPS Meninggal, MUI Minta Evaluasi Pemilu JAKARTA- Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mendorong evaluasi penyelenggaraan Pemilihan Umum 2019 serentak yang memakan korban jiwa 31 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). “MUI mengusulkan kepada pemerintah dan DPR untuk mengkaji ulang dan mengevaluasi penyelenggaraan Pemilu serentak antara Pilpres dan Pileg dalam waktu sehari,” kata Zainut kepada wartawan di Jakarta, Minggu. Dia mengatakan, evaluasi penting bukan saja karena mengakibatkan banyaknya korban petugas KPPS yang meninggal karena kelelahan, tetapi juga karena pertimbangan aspek ke-
siapan SDM masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Hal itu, kata dia, mengingat banyaknya laporan dari masyarakat bahwa banyak kertas suara yang rusak atau tidak dicoblos oleh pemilih karena banyaknya kertas suara yang mereka diterima. “MUI kembali mengimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga suasana aman dan kondusif, menjauhi segala bentuk provokasi dan ujaran kebencian yang berpotensi m e m e c a h b e l a h u mat, bangsa dan negara,” kata dia. Dia mengatakan Pemilu 2019 telah berjalan dengan lancar, aman dan terkendali. Di satu sisi, kata dia,
masyarakat menyambut Pemilu dengan rasa syukur dan gembira meski di sisi lain berduka karena Pemilu telah menimbulkan korban meninggal dunia. “ Tidak kurang dari 31 orang anggota KPPS meninggal dunia, jumlah tersebut masih dinamis karena belum seluruhnya dilaporkan,” katanya. Zainut mengataka mereka meninggal dunia saat melaksanakan tugas negara untuk mengawal hajatan nasional bangsa Indonesia yaitu Pemilu. “Hal tersebut tentunya sangat menyedihkan kita semuanya,” kata dia. Untuk hal tersebut MUI menyampaikan duka yang sangat mendalam atas wafatnya mereka. “Semoga almarhum husnul khotimah,
diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” katanya. Kepada pihak keluarga, kata dia, semoga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menerima musibah, ujian dan cobaan yang sangat berat itu. Kepada pemerintah, dia mengatakan MUI mengimbau agar memberikan perhatian dan imbalan sepantasnya atas jasa serta pengorbanan mereka. Zainut mengatakan MUI mendorong dan mendukung setiap upaya untuk melakukan rekonsiliasi nasional untuk kesatuan dan keutuhan bangsa Indonesia. Untuk hal tersebut, MUI siap menjadi mediator dan fasilitatornya. (red)
kepala keluarga (KK) dengan 173 jiwa. Sementara, di RT 03 terdapat 62 rumah 63 KK 359 jiwa. Total yang terendam 112 rumah,” jelas Asep. Selain itu, lanjut dia, terdapat 17 hektare sawah yang terendam, di antaranya, baru saja ditanami padi. Menurut salah seorang
perangkat Desa Karangligar, Darmo, jika genangan air setinggi 80 centimeter itu tidak segera surut, bisa dipastikan tanaman padi bakal mati. Namun belum dapat dipastikan berapa kerugian yang diderita yang sawahnya terendam itu. (rez/rie)
Cibeet Meluap ... dari halaman 1 dua sungai, yakni Cibeet dan Citarum. Jika permukaan dua sungai itu naik, sudah dapat dipastikan Pangasinan bakal terendam banjir. Asep menyebutkan ada dua dusun di Pangasinan
yang menjadi langganan banjir yakni lingkungan RT 03 dan RT 02. Warga di dua dusun itu sudah mengungsi ke rumah warga lainnya yang masih aman dari terjangan banjir. “Jumlah sementara rumah yang terendam, ada 50 rumah di RT 02 yang dihuni 53
2 Anggota KPPS ... dari halaman 1 adi) telah menjadi pejuang demokrasi mengawal pemilu hingga menghembuskan napas terakhir,” ucapnya. Miftah berharap, mudah - mudahan Agus menjadi anggota KPPS yang terakhir meninggal dunia dan tidak ada lagi kedepannya. “Kami turut berduka karena kehilangan pejuang pejuang demokrasi. Sebab sejatinya mereka telah ber-
tugas sampai meninggal,” ujarnya. Sebelumnya, dilaporkan anggota KPPS yang gugur lainnya yakni Yaya Suhaya (71) yang bertugas di TPS 04 Desa Cilewo, Kecamatan Telagasari. Yaya meninggal diduga karena sakit, dan sudah dimakamkan pihak keluarga pada Kamis (18/4) lalu. “Sudah dua orang sampai hari ini. Selaku ketua KPU Kabupaten Karawang saya,
turut berduka cita dan secara lembaga memberikan uang santunan kepada keluarga almarhum,” tuturnya. Dikatakan Miftah, dirinya telah mengusulkan ke KPU Pusat, supaya ada batasan usia dalam rekrutmen petugas KPPS. Pasalnya pekerjaan KPPS cukup menguras energi. Dan juga mengenai beban kerja KPPS yang tinggi, honor KPPS yang min-
im dan proses rekrutmen KPPS yang longgar. “Anggota KPPS perlu fisik dan mental yang prima. Tugas KPPS ini tidak bisa dibilang mudah, apalagi di pemilu 2019 yang menggabungkan pilpres dan pemilihan legislatif. Buktinya belasan orang KPPS meninggal di Jabar. Kedepannya KPPS perlu diisi orang muda dengan fisik prima dan bermental baik,” pungkasnya. (gie)
Mas, Karawang. Seniman asal Cilamaya tersebut, tetap berusaha menampilkan karya terbaik, dihadapan puluhan pasang mata yang menyakiskan aksinya itu. “Baru sekitar 20 persen, tapi hujan turun dan angin berhembus kencang. Terpaksa harus dihentikan,” katanya. Meskipun lukisan Kartini karya Aboy tak sampai
selesai. Dalam acara tersebut, para pengunjung Mall Karawang Central Plaza, tetap terhibur dengan kehadiran belasan mahasiswa Eropa dan Asia dari Universitas Pendidikan Indonesia. Para mahasiswa asing tersebut, di lukis secara langsung oleh para seniman Karawang. Salah satu mahasiswa UPI asal Jepang, Ami Ikeuchi, mengatakan, apa yang disajikan seniman lukis Karawang membuatnya senang dan bangga.
kecurangan sudah kami laporkan ke Bawaslu,” kata dia. S eb e l u m nya, Ko o rdinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, menemui Sandiaga Uno untuk mengkoordinasikan pengumpulan data C1. Dahnil ditemani Direktur Materi dan Debat BPN menyambangi kediaman Sandiaga
di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. “Yang jelas kami koordinasi terus-menerus. Pak Prabowo tadi juga ke Kertanegara untuk mengecek perkembangan C1. Bang Sandi juga. Hari ini kami update lagi perkembangan C1 yang sudah dikumpulkan oleh para relawan,” ujar Dahnil di kediaman Sandiaga. (red)
39 Ribu Warga Jabar Berangkat Haji Tahun Ini BANDUNG - Sebanyak 39 ribu warga Jawa Barat akan berangkat ke Mekkah, Arab Saudi, untuk melaksanakan ibadah haji 2019. Jumlah tersebut, akan dibagi dalam 96 kloter keberangkatan. Sebagai langkah persiapan, Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum. Uu mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa sebuah kerja sama dapat dilakukan dengan baik antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat sehingga mampu melahirkan inovasi kegiatan seperti ini. “Dan saya juga bangga bahwa kegiatan pramanasik haji dan pembekalan terintegrasi petugas haji kloter dan ketua rombongan jemaah haji bisa terlaksana,” kata Uu. Uu menambahkan, bahwa penyelenggaraan haji dari tahun ke tahun dirasakan semakin membaik. Hal itu menjadi bukti bahwa pemer-
intah serius menangani kebutuhan umat. “Ini dicapai melalui proses evaluasi yang terus menerus serta dibantu oleh berbagai pihak yang ingin menjadikan proses ibadah yang multi dimensi bisa sempurna,” ujar UU. Dia berharap dengan diadakannya kegiatan ini para peserta tidak saja mampu mengenal tahapan kegiatan berhaji, namun juga bisa meningkatkan wawasannya tentang rukun Islam yang kelima secara luas. “Pada akhirnya ini menjadikan penyelenggaraan haji berjalan secara sukses dan jemaah haji Indonesia, khususnya yang berasal dari Jawa Barat, dapat menjadi role model bagi jemaah haji lainnya, entah itu dari kedisiplinannya, kebersihannya dan lain sebagainya,” tambahnya. Jawa Barat merupakan daerah dengan kuota haji terbanyak se-Indonesia. Uu meyakini, profesionalitas para pengurus jamaah haji tentu
akan menjadikan ibadah haji tahun ini berjalan sukses. “Ke depan saya berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri dan para calon jemaah terus dilakukan untuk meningkatkan pelayanan yang maksimal,” katanya. Ia juga berpesan, para calon jamaah haji agar bisa menjaga kesiapan fisik dan mental. Begitu pula dengan proses administrasinya dan kecukupan materi sebagai satu hal yang harus diperhatikan. “Semoga kegiatan pramanasik calon jamaah haji ini berjalan dengan baik. Saya berharap kepada seluruh jamaah haji harus mempersiapkan fisik yang hebat, kuat, mental yang membaja sejak saat ini,” ucap Uu. Uu menambahkan agar jamaah juga harus memiliki jiwa kebersamaan dan tolong- menolong dengan sesama jamaah haji asal Jawa Barat, dan lebih luas lagi dengan siapapun. (red)
Adu Suara Demokrat ... dari halaman 1 Demokrat Karawang, Pendi Anwar kepada awak media menyatakan optimis bisa meraih 10 kursi meliha dikatakannya, raihan suara di Dapil 1 cukup signifikan atau bisa menyabet tiga kursi. Artinya: tanpa PKB pun Demokrat bisa kembali menyalonkan Cellica di Pilbup mendatang. “Insya Allah. Oma terus potensi Aam,” ucap Pendi. Di sisi lain, Jimmy sebagaiman ditulis sejumlah
media massa menyakini PKB mendapat raihan suara lebih baik ketimbang Partai Demokrat. “Pilpres maupun pileg serentak tahun 2019 insyaAllah PKB Karawang juga jauh lebih baik dari Partrai Demokrat,” kata Jimmy. Menurut Kang Jimmy, s a p aa n a k ra b n y a, P K B dengan partai yang lainnya ha r u s sa li ng m e n guatkan dalam koalisi. Di samping itu saling mengisi kekurangan masingmasing serta menjaga
integritas kebersamaan. “Sehingga koalisi politik ending nya bersifat Koalisi kebathinan qalbu, atas ijin Allah SWT,” tandasnya. Perlu diketahui, Pilkada Karawang 2015, Cellica yang berpasangan dengan Ahmad Zamakhsyari diusung Partai Demorat, PKB, PAN, PPP, dan PKS. Berdasarkan hitung cepat, perolehan suaranya mencapai 50,65 persen dari total suara yang masuk. (bbs/mhs)
praperadilan. “Apakah mempraperadilankan atau membuat laporan baru ke institusi yang masih menangani kasus tindak pidana korupsi. Dan pelaporan baru ini sah menurut peraturan perundangan dan ini bukan kasus yang masuk katagori nebis in idem. Karena ini bukan kasus yang pernah disidangkan dan berkekuatan hukum tetap,” katanya. Penerbitan SP3 dianggap Panji, bukanlah akhir dari
status hukum sebuah perkara. Sehingga dikatakannya masih banyak opsi bagi pihak yang meyakini adanya ketidakberesan pada kasus ini untuk kembali melaporkannya. “Surat kami ini sengaja ditembus kan juga ke KPK Kejagung dan Komisi Kejaksaan. Kami dengan para pegiat anti korupsi akan terus mengawal kasus ini dan jangan sampai para begal APBD lolos dari jeratan hukum,” tukasnya. (kbe)
Surat untuk ...
Aboy Atap Langit ... dari halaman 1
terpancing dan terprovokasi oleh pihak tertentu yang ingin mengacau,” sebutnya. Riza menegaskan BPN akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) bila ditemukan kecurangankecurangan. Politikus Gerindra itu menyebut BPN menemukan sejumlah indikasi kecurangan. “Ya tentu kami akan melakukan gugatan. Semua
Bahkan, kata Ami-Chan, perayaan hari Kartini di Indonesia, sangat bagus. Pasalnya, di Jepang saat ini penyetaraan gender belum sebagus di Indonesia. “Saya baru pertama kali merayakan Hari Kartini di Indonesia, ini acara yang bagus. Karena, perempuan di Indonesia satu derajat dengan laki-laki, berbeda seperti di Jepang,” ungkapnya. Sementara, Dosen UPI yang menjabat sebagai kepala kerja sama dan hubungan
alumni publik, Sandey Tantra, mengatakan, perayaan Hari Kartini di Karawang spesial, karena melibatkan mahasiswa asing. Tujuannya, kata Sandey, memperkenalkan kepada para mahasiswa asing tersebut, bagaimana sosok pahlawan wanita asal Indonesia, yang banyak digandrungi oleh para kaum hawa. “Acara ini bekerja sama dengan Kemendikbud dan Koperasi Pariwisata. Jadi saya rasa, hari ini sangat spesial,” ujarnya. (*)
dari halaman 1 menempuh mekanisme pengaduan ke Komisi Informasi Publik. Hal ini dijamin oleh UU no 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” katanya. Panji berjanji jika Kejati memberikan salinan SP3nya, ia bersama rekanrekannya akan langsung mempelajari isinya sehingga akan mengambil langkah selanjut. Salah satu opsi yang bisa ditemu yakni jalur
Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang
General Manager : Tohiri Alam. Deputy General Manager : Hayatullah. Pimpinan Perusahaan : Tohiri Alam. Pimpinan Redaksi : Hayatullah. Wakil Pimpinan Redaksi : Suhlan Pribadi. Redaktur Pelaksana : Rezza Rizaldi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang : Ahmad Arfan, Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi : Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Fuad Fauzi, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Yogie Trinanda. Kota Bekasi : M. Suyudhi R (Kepala Biro), Idho Mai Saputra, Naldy. Kabupaten Subang : Harun Hasyim (Kepala Biro), Eep Hidayat, Feri Kosasih. Kabupaten Purwakarta : Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Moch. Dicky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan : Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi : Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran : Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran : Jamal (Koordinator), Tata Jaelani, Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi : Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Oktalanofia, Iin. Komisaris Utama : Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
TARIF IKLAN
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres : Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres : Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS, DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APA PUN DARI NARASUMBER.
Umum/Display BW halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom. Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8,9,16 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500/mm kolom, Sosial/Keluarga Berwarna : Rp 20.000/mm kolom, Iklan Baris: Rp 15.000/ baris (min 3 baris maksimal 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/ eksemplar. Harga Langganan: Rp 80.000/bulan.
8
Semangat Baru Purwakarta
SENIN, 22 APRIL 2019
PERISTIWA
Tutup Usia Setelah Selamat saat Dikubur Hidup-hidup PURWAKARTA- Setelah menjalani perawatan secara intensif di Ruang PICU RSUD Bayu Asih Purwakarta, bayi enam bulan yang dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri meninggal dunia. “Dian Asriani meninggal pada hari ini jam 08.45 pagi di ruang PICU setelah sering mengalami sesak nafas,” ujar Ketua RW 06 Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Yayat Ahmad mewakili pihak keluarga di rumah Korban, Sabtu. Korban meninggal dunia setelah dirawat oleh tim medis lebih dari tiga minggu dengan sejumlah alat medis yang menempel di tubuh mungilnya. Bahkan untuk menopang hidupnya, Dian terus ditopang oleh obat pemicu jantung. Ahmad mengatakan bayi mungil itu meninggal dunia karena pernafasannya terganggu. Usai dinyatakan meninggal dunia, korban langsung dibawa ke rumah duka dan tiba sekitar pukul 10.00 WIB. esampainya jasad Dian ke rumahnya, tidak lama dari itu langsung diurus untuk segera dimakamkan. “Jelang 15 menit tiba di rumah duka, langsung dimakamkan tidak jauh dari rumah. Semua warga di sini turut mengantar ke makam,” ucapnya. Sementara itu Wakdirut RSUD Bayu Asih Deni Darmawan menjelaskan Dian meninggal karena kekurangan oksigen ke dalam otak dan mengalami kondisi detak jantung berhenti secara tiba-tiba. “Jam 4 Pagi pasien sudah mengalami sesak, kita lakukan RJP (Resusitasi Jantung Paru-paru) selama 1,5 jam, pasien mengalami pelemahan paru kanan kiri. Karena sudah semakin melemah, pasien meninggal pada pukul 9 pagi,” ujar Deni. Seperti diketahui Dian dikubur hidup-hidup oleh ibunya sendiri selama kurang lebih 30 menit di belakang rumahnya Kampung Pasir Muncang, Desa Pusakamulya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta. Diduga perbuatan keji itu dilakukan oleh lantaran sang ibu mengalami depresi pascamelahirkan. (bbs/mhs)
Kelelahan, Dua Petugas KPPS Meningal Tak Dicover Asuransi, KPU Janji Beri Santunan PURWAKARTA- KPU Kabupaten Purwakarta, melansir pada hari pemungutan suara 17 April kemarin, ada dua petugas KPPS yang meninggal dunia. Keduanya, meninggal dunia saat sedang bertugas. Rencananya, lembaga penyelenggara pemilu tersebut akan segera memberikan santunan kepada ahli waris. Komisioner KPU Purwakarta, Ramlan Maulana, mengatakan, selama pesta demokrasi kemarin, ada dua petugas KPPS yang meninggal dunia. Yakni, D e den Damanhur i (46 tahun) yang merupakan Ketua KPPS di TPS 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong. Serta, Carman (45 tahun) anggota KPPS di TPS 01, Desa Gardu, Kecamatan Kiarapedes. “Keduanya, meninggal dunia saat menjalankan tugas. Adapun penyebab kedua
HILANG NYAWA MENGAWAL PESTA DEMOKRASI
DEDEN DAMANHURI (46 TAHUN) Jabatan: Ketua KPPS di TPS 03, Desa Cipeundeuy, Kecamatan Bojong. CARMAN (45 TAHUN) Jabatan: Anggota KPPS di TPS 01, Desa Gardu, Kecamatan Kiarapedes. Penyebab meninggal diduga karena kelelahan saat bertugas.
petugas ini meninggal, diduga akibat kelelahan,” ujar Ramlan, kepada awak media, kemarin. Ramlan menjelaskan, berdasarkan kronologis kejadian, Ketua KPPS Deden Damanhuri, meninggal dunia sekitar pukul 09.05 WIB, usai mengambil sumpah jabatan. Korban yang sempat membuka kotak suara dan menghitung surat suara itu, mengeluhkan pusing, dan keluar keringat dingin. Bahkan, korban Deden sempat dipijiti oleh isterinya. Namun, kondisinya semakin parah. Lalu, korban tak sadarkan diri. Sehingga, korban dibawa ke klinik terdekat. Akan tetapi, nyawa korban tak bisa diselamatkan. Sedangkan, anggota KPPS TPS 01, Carman, meninggal dunia sekitar pukul 19.58 WIB. Korban, meninggal saat sedang melakukan penghitungan surat suara. “Kedua korban tidak mendapat asuransi. Akan tetapi, rencananya KPU akan memberikan santunan bagi ahli waris,” ujar Ramlan. (bbs/mhs)
ADVERTORIAL
Deddy Indrasetiawan Nyoblos di TPS 21 Blok M CKM
Serius Ingin Bangun & Majukan Karawang TERIK sinar matahari sudah menyorot. Pagi itu Deddy Indrasetiawan, caleg DPRD Karawang Dapil IV dari Partai Demokrat bersama keluarga memantapkan diri datang ke TPS memulai hari yang cukup penting bagi dirinya dengan menggunakan hak pilihnya. Hari itu menjadi puncak penantian hasil setelah bulanbulan sebelumnya alumnus FE UI ini terjun ke masyarakat memperkenalkan diri dan pikiran politiknya untuk meyakinkan masyarakat: ia layak dipilih menjadi wakil rakyat. Deddy bersama keluraga menggunakan hak pilihnya di TPS 21 Blok M Perum Citra Kebun Mas (CKM), Desa Bengle, Kecamatan Majalaya. Ayah lima orang anak ini dikenal sebagai pengusaha muda yang sukses di Karawang. Pada pemilu 2019 ini ia memutuskan maju menjadi caleg dari parta berlogo lambang mercury. Nomor urut 4. Niat ia menyalonkan diri menjadi calon legislatif pun tak main-main. Ingin memajukan Karawang menjadi lebih baik lagi. “Saya tidak pernah terpikirkan untuk terjun didunia politik dan
terjun di politik bukan untuk mencari kekayaan akan tetapi,melihat Karawang yang musti ada pembenahan di berbagai bidang dan kebijakan yang perlu dilakukan untuk kebaikan dan kemajuan Karawang, maka saya terjun ke dunia politik,” ucapnya kepada KBE, Rabu (17/04) usai mencoblos di TPS. Dikatakannya, di Karawang dirinya sudah lama bergelut di bisnis properti. Berkat kesuksesannya, ia bahkan mulai memperluas garapan usaha propertinya tak hanya di Karawang, juga di Bekasi dan Tanggerang. Namun dari pengalamannya bergelut di bidang properti, khusunya di Karawang, ia merasa peraturan daerah yang mengatur lebih jelas sumbangsih para pebisnis properti untuk pembangunan daerah masih
sangat minim. Hal itu yang mendasarinya lebih lanjut membulatkan tekadnya terjun menjadi calon legislatif. “Padahal saya pengembang perumahan loh. Berbeda dengan di Bekasi dan Tangerang, di sana sangat ketat, kenapa saya bilang begitu, karena saya pengembang perumahan. Penataan untuk perumahan harus dilakukan dan ditegaskan,” ucapnya. Lanjut Deddy, banyaknya perumahan yang tidak tertata tentu akan menyebabkan banjir. Disamping itu, selama ini belum ada putra daerah dari desanya yang menjadi anggota legislatif, sehingga dirasa warga desanya masih sangat minim diserap aspirasinya. “Padahal warga yang tinggal di Bengle cukup banyak, jangan sampai suara warga yang cukup banyak ini dijadikan gelembung suara calon legislatif. Disisi lain, Karawang memiliki potensi PAD yang cukup besar ,banyak kawasan industri dan ribuan perusahaan berdiri di Karawang tetapi tingkat perekonomian masih kalah dengan Cikarang,” pungkasnya. (gie)
YOGIE SETIADI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
PESTA DEMOKRASI: Deddy bersama keluraga menggunakan hak pilihnya di TPS 21 Blok M Perum Citra Kebun Mas (CKM), Desa Bengle, Kecamatan Majalaya.