HARIAN UMUM
BEKASI
KARAWANG
AKTUAL DAN TERPERCAYA
SELASA, 21 JULI 2020
KBEONLINE. ID
KARAWANG UPDATE TERAKHIR: 20 JULI 2020
POSITIF (SWAB TEST)
60
PDP
ONLINEMETRO.ID
PURWAKARTA ODP
POSITIF
571 5.360
42
PDP
165
HARGA Rp3.000
karawangbekasiekspres_official
KOTA BEKASI ODP
POSITIF
600
487
PDP
1.509
JAWA BARAT
ODP
4.961
POSITIF
SEMBUH
5.548 2.272
MENINGGAL
190
ZIG-ZAG MANUVER GERINDRA
l Pengurus DPD Serang DPC
l Kemunculan Nama Yusni Dinilai Tak Beretika
SOROT DPRD Cecar Ridwan Kamil BANDUNG- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Jawa Barat melayangkan sejumlah pertanyaan kepada Gubernur Ridwan Kamil terkait penyerapan anggaran yang dianggap bermasalah. Berbagai pertanyaan tersebut terlontar dalam sidang paripurna yang digelar di Gedung DPRD Jawa Barat, kemarin (20/ 7). Sidang paripurna yang digelar itu, mengagendakan mengenai pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Barat 2019. Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Brigjen TNI (purn) Taufik Hidayat mengatakan, pertanyaan mengenai Ke Halaman METRO KARAWANG n
KARAWANG- Partai Gerindra menjadi parpol yang punya nilai tawar tinggi di Pilbup Karawang 2020. Langkah poltik partai ini bakal menentukan peta politik pemilihan bupati. Masing-masing peserta pemilu diprediksi bakal berusaha memastikan Gerindra berada dalam gerbong mereka. Belum lama ini sejumlah nama ikut dalam penjaringan bupati di partai Gerindra. Darimulai kader internal, sampai politisi partai lain seperti Jenal dari Demokrat dan
Ahmad “Jimmy” Zamkhsyari dari PKB juga ikut. Nama Gina Swara menjadi nama dari kader internal yangdiperhitungkan maju. Namun di tengah jalan-jalan DPC Gerindra ujug-ujug memunculkan nama Yusni Rinjani menjadi wakil Ahmad Zamkhsyari. Yusni merupakan anggota DPRD Karawang Fraksi Gerindra yang tak ikut bursa penjaringan. Belakangan, nama Yusni muncul gegara dipinang oleh Jimmy menjadi wakil
Gina Tetap Nyalon
DI SISI lain meski saat ini dikabarkan DPC Partai Gerindra Karawang telah mengusung Anggota DPRD Kabupaten Karawang Yusni Rinjani sebagai bakal calon wakil bupati mendampingi bakal calon bupati Ahmad Zamakhsyari, dari PKB.
Tiga Hari Waktu untuk ENAK KARAWANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ka b u p a t e n Ka raw a n g menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil verifikasi faktual (Verfak). Ketua KPU Kabupaten Karawang, Miftah Farid didampingi empat komisioner langsung menghadiri rapat komisioner ters ebut dan dihadir i Komisioner KPU Jawa Barat, Bawaslu Jawa Barat dan seluruh Ketua PPK se Kabupaten Karawang. Miftah menyampaikan, mengarahkan pengusungan pasangan calon dalam pemilihan kepala daerah melalui dua cara, yaitu melalui jalur perseorangan
Ke Halaman METRO KARAWANG n
Ke Halaman METRO KARAWANG n
Gaji ke-13 PNS Terancam Batal Cair
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati belum dapat memastikan waktu pencairan gaji ke-13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) karena masih akan melihat secara keseluruhan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. “Jadi nanti kita lihat untuk gaji ke-13,” katanya dalam konferensi pers APBN Kita di Jakarta, Senin (20/7). Sri Mulyani mengatakan pihaknya masih akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanKe Halaman METRO KARAWANG n
dan jalur dukungan partai politik (parpol). “Sebagai jalur perseorangan, ada tahap verifikasi faktual terhadap pendukung calon yang saat ini
sedang berlangsung pleno rekapitulasi hasil verfak tingkat kabupaten, yang sebelumnya dilakukan secara door to door,” ungKe Halaman METRO KARAWANG n
Maju Pilbup Bisa Kuras Duit Rp 30 M ISTIMEWA
CECAR GUBERNUR: Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Golkar Sri Rahayu Agustina mewakili seluruh fraksi membacakan pandangan umum fraksi-fraksi.
KARAWANG- Hari-hari ini para kandidat kepala daerah sibuk bukan main. Mereka berburu surat rekomendasi parpol untuk bekal mengikuti pilkada. Segala cara bisa ditempuh. Ketika jalur resmi buntu, jalan basah pun bisa
dipilih. Lobi salah satu hotel di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pagi itu terlihat ramai. Beberapa orang terlihat duduk di sofa panjang, tak jauh dari meja resepsionis. Di antara tamu yang duduk
itu, ada seorang pejabat pemerintahan. Usianya sekitar 50 tahun. Dia menginap di hotel tersebut bersama beberapa pengurus partai dari daerah yang sama. ”Saya yang membiayai operasional mereka,”
ujar pejabat itu. Peristiwa tersebut terjadi sebelum pandemi Covid-19. Pejabat itu tengah mengikuti prosedur penjaringan bakal calon kepala daerah (bacakada) di tingkat pusat. Mengikutsertakan
rombongan politisi daerah adalah konsekuensi dari prosedur itu. Termasuk mengeluarkan anggaran operasional perjalanan yang tidak sedikit. Ta hap a n p e n ja r i nga n Ke Halaman METRO KARAWANG n
Dunia yang Dilipat Dalam Sepeda Lipat
Beli Mahal, Masih Inden Dua Tahun Pun Rela Gaya dan nggaya jadi alasan utama orang kembali melirik sepeda lipat. Pemerintah perlu menyiapkan jalur sepeda berkeselamatan.
PANDEMI menjerat, manusia bersiasat. Di hari-hari penuh pembatasan, hidup pun pindah ke dalam tas tentengan. Dwi Ari Prastantyo, misalnya. Dari rumahnya di Bojong Gede, Kabupaten Bogor, menuju tempat kerjanya di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, pria yang berprofesi kamerawan itu menempuhnya dalam tiga etape. Dua di antaranya dia lewati dengan bantuan
Dahon Vybe D7. Enam kilometer pertama dari rumah menuju Stasiun Bojong Gede. Dahon dilipat, masuk KRL sampai Stasiun Kalibata. Lalu, 6 kilometer berikutnya ke tempat kerja ”Sudah jadi gaya hidup,” kata dia kepada Jawa Pos. Keluar dari apartemen tempat dia tinggal yang melarang penghuninya memiliki sepeda balap, road bike, atau MTB (mountain bike), Asungsyah Yusuf mengelu-
ANTARA KEBUTUHAN, HOBI, DAN TREN: Rombongan pesepeda melintas di kawasan Sudirman, Jakarta, Sabtu (4/7). Di berbagai kota lain di tanah air kegiatan serupa marak dilakukan. (MIFTAHULHAYAT/JAWA POS)
Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
arkan Dahon tipe K3 Plus miliknya. Gowes 11 kilometer menuju kantor tempatnya bekerja di Jakarta. Tak perlu ribet memesan taksi online atau berdesakan di kendaraan umum di tengah ancaman virus korona yang tak kunjung habis. Dwi pun tak pernah mengenal macet atau telat sampai ke tempat bekerja. Cepat, ringkas, dengan bantuan teknologi yang mewujud dalam sepeda lipat mereka. Hidup jadi lebih efisien, jarak dan ruang mengecil. Tidakkah itu tak ubahnya hidup yang, meminjam istilah Yasraf Ke Halaman METRO KARAWANG n
redaksikarawangbekasi@gmail.com
SELASA, 21 JULI 2020
METRO KARAWANG
PSM Geruduk Puskesmas KARAWANG-Sejumlah Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang mendatangi Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas setempat, Senin (20/7/2020). Kedatangan mereka untuk mempertanyakan kebijakan managemen Puskesmas yang meminta sejumlah uang kepada keluarga pasien melahirkan atas nama Nurhayati warga Desa Medan Karya. “Kami datang untuk mempertanyakan kebijakan Puskesmas yang memungut uang sebesar Rp700 ribu kepada pasien melahirkan asal Desa Medan Karya yang menggunakan fasilitas BPJS. Tetapi keluarga pasien telah mengakui uang tersebut diberikan secara sukarela. Ini bukan yang pertama kali terjadi di Puskesmas Tirtajaya,” ungkap Jaha, PSM Desa Medan Karya, Kecamatan Tirtajaya kepada prasasti jabar. Senada dismapaikan PSM Desa Sambo Kecamatan Tirtajaya, Karyadi. Ia membenarkan bahwa kejadian serupa telah beberapa kali dilakukan petugas Puskesmas Tirtajaya. (red)
KARAWANG BEKASI
2
Gina Tetap Nyalon .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Gina Fadlia Swara masih tetap percaya diri akan mencalonkan menjadi Bupati Karawang dari Partai Gerindra dalam gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Karawang periode 2020-2025 mendatang. Ia masih menunggu hasis rekom yang ke luar dari DPP Partai Gerindra soal siapa nama bakal calon bupati
atau wakil bupati Karawang yang akan diusung. “Tetap akan maju menjadi bakal calon Bupati Karawang,” kata Gina kepada awak media, Sabtu (18/7). Lebih lanjut dikatakannya, terkait dengan partai mana nanti dirinya akan berkoalisi untuk menjadi bakal calon wakilnya, Gina
menjawab belum dapat memastikan. Karena saat ini partainya belum menentukan siapa bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang. Sehingga ia juga belum bisa memastikan partai mana yang akan mengusungnya dalam pilkada nanti. “Untuk partai pengusung belum bisa memastikan,” katanya. Disoal, mengenai Yusni
Rinjani, kader Partai Gerindra lain yang dipinang Ketua PKB Karawang yang merupakan bakal calon bupati Karawang dari petahana, Gina menegaskan dalam politik itu adalah hal biasa. Karena yang pasti, tegasnya, sampai hari ini belum ada rekomendasi resmi dari DPP partai. “Hal biasa itu dalam politik, saya minta dukungannya saja,” pungkasnya. (bbs)
Tujuannya, urusan pencalonan kepala daerah. Namun, pengurus parpol itu mengaku tidak mendapat keuntungan apa pun. ”Saya hanya mengantar. Paling-paling cuma diberi uang transpor,” kilahnya. Dia menolak bahwa aktivitasnya dianggap bagian dari kerja makelar politik. Dia berdalih, sebagai p engur us DPP, dir inya merasa terpanggil untuk ikut membesarkan partai. Minimal dalam momen pemenangan pilkada. Politik uang menjelang pilkada bukan barang baru. Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat (Dikyanmas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Giri Suprapdiono mengungkapkan, korupsi di s ektor p olitik dan ma halnya biaya politik me-
mang menjadi pekerjaan rumah (PR) besar bangsa ini. ”Praktik politik berbiaya mahal kerap menimbulkan politik transaksional.” Salah satu masalah pilkada yang menjadi perhatian KPK adalah potensi munculnya biaya tinggi kontestasi. KPK melihat potensi b e n t u ra n k e p e n t i n g a n dalam pendanaan pilkada. Salah satunya ditunjukkan dengan pengeluaran dana p i l k a d a ya ng m e l eb i h i harta kas paslon. Kajian KPK pada Pilkada 2017 menyebutkan, sekitar 47,3 persen paslon mengeluarkan dana pilkada melebihi harta kas. Mahar politik, kata Giri, menunjukkan realitas bahwa pilkada masih berb i aya ma ha l . B e rd a s a r kajian penelitian dan
pengembangan (litbang) Kementerian Dalam Neger i (Kemendagr i) yang menjadi studi KPK, dana yang dihabiskan untuk menjadi bupati/wali kota mencapai Rp 30 miliar. Sementara itu, pemilihan gubernur sampai Rp 100 miliar. Tingginya biaya itu mend o ro n g k e p a l a d a e r a h melakukan korupsi untuk menutupi modal pencalonan. Data KPK menyebutkan, hingga 31 Desember 2019, tercatat 397 kasus korupsi yang melibatkan politisi. Di antaranya, menyeret 21 gubernur dan 119 bupati/wali kota. ”Ada keterkaitan kuat antara tingginya biaya politik dan praktik korupsi kepala daerah,” imbuh dia. Giri menambahkan, parpol semestinya dikelola secara transparan, demokratis, dan akuntabel. Baik terkait dengan tata kelola sumber daya manusia (SDM), pengelolaan aset, sumber finansial, maupun manajemen partai sebagai organisasi modern. Termasuk dalam hal mengambil keputusan rekomendasi. Ha s i l p e n e l i t i a n K P K dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) m e nyebu t k a n , a d a b e berapa faktor utama yang m e nga k i b at ka n p a r p o l tidak berintegritas. Yakni, tidak adanya standar etik partai dan politisi, rekrutmen politik dan kaderisasi yang masih tradisional, p e n d a naa n y a n g t i d a k transparan, serta tidak berjalannya demokrasi internal. ”Harus ada keputusan p o l i t i k y a n g ku a t a g a r masalah politik yang tidak rasional ini segera diselesaikan sampai akarnya,” terang mantan direktur gratifikasi KPK itu. ”Kalau tidak diselesaikan, penegak hukum akan terus sibuk dengan penanganan perkara politik saja,” imbuh dia. (bbs/mhs)
jualan tas sudah sejak empat tahun lalu,” tuturnya. Kemudian, pada pertengahan 2019 dia melihat animo masyarakat Indonesia untuk gowes dengan Brompton tinggi. Padahal, harganya selangit. Gara-gara itulah akhirnya Yudi bersama rekannya, Jujun Junaedi, langsung berinisiatif bikin produk sepeda lipat. Sekitar akhir tahun lalu mereka berdua mulai membuat pola dan gambar hingga menjadi sebuah sepeda utuh. Tak lupa mereka juga memodifikasi hasil karyanya itu agar sesuai dengan jalan Indonesia yang kebanyakan tidak rata. ”Setelah jadi, kami coba test ride ke Surabaya, Solo, dan Purwokerto. Ternyata di sana banyak komunitas yang penasaran dengan Kreuz,” jelasnya. Dalam sebulan, Yudi hanya mampu merakit 10 hingga 12 sepeda. Sebab, semua prosesnya handmade dan butuh ketelitian ekstra. Konsumen pun rela inden sampai dua tahun produk yang dibanderol Rp 7 juta– Rp 8 juta itu. ”Sampai sekarang kami sudah mendapatkan pesanan lebih dari 200 unit sepeda yang akan dikerjakan hingga 2022,” ungkapnya. Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, pemerintah perlu mengatur pedoman teknis keselamatan bersepeda di jalan. Selain itu, pemerintah daerah perlu menyediakan jalur khusus sepeda yang tidak hanya dapat digunakan pesepeda manual,
tapi juga sepeda listrik. ”Pasalnya, jalan dengan kewenangan pemda (kota/ kabupaten/provinsi) lebih cocok untuk mewujudkan jalur sepeda berkeselamatan,” ujarnya. Pada hidup yang dilipat, jarak pun jadi pendek. Andik Setiawan, seorang pencinta Brompton, menuturkan bagaimana sepeda lipat selalu masuk item yang dibawa di dalam koper saat dia ke Arab Saudi, Australia, Amerika, Inggris, Belanda, atau negara-negara lain. ”Yang penting lagi, nggak capek kalau jalan-jalannya naik sepeda dan sekaligus bakar kalori,” kata pekerja swasta di Surabaya itu. Tentu attitude juga harus selalu dijaga. Asung termasuk yang mengecam kelakuan sekelompok pemakai Brompton yang beberapa waktu lalu masuk ke sebuah kafe di Semarang, Jawa Tengah, sambil tetap mengendarai sepeda. ”Saya sendiri, seumpama beli sesuatu di minimarket, ya dilipat, bawa masuk. Karena juga harus saling menghormati,” katanya. Dwi juga menganggap, pelan-pelan semua penggowes akan terbuka kesadarannya. ”Mereka juga akan semakin merasakan kenikmatan bersepeda,” katanya. Kultur bersepeda yang beradab dari belahan dunia lain, lewat pencangkokan melalui proses globalisasi, semoga bisa membuat kejadian memalukan di atas tak terulang. Karena sepedanya saja yang dilipat. Jangan otaknya. (*)
Maju Pilbup Bisa Kuras .... ZIG-ZAG MANUVER ... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES dia. Salah seorang Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Gerindra Jawa Barat, Nace Permana, menyesalkan sikap Dewan Pengurus Cabang Partai Gerinda Karawang yang tiba-tiba memunculkan nama Yusni Rinjani sebagai bakal calon wakil bupati dalam perhelatan Pilkada Karawang. Sejauh ini Yusni tidak penah mengikuti tahapan penjaringan bacalon bupati/wakil bupati Karawang melalui Partai Gerindra. “Jangankan mengikuti tahapan penjaringan, mendaftar juga tidak. Kendati Yusni merupakan kader Gerindra, dia harus mematuhi aturan partai,” ujar Nace Permana, anggota DPD Jawa Barat Partai Gerindra, melalui sambungan telefon, Senin 20 Juli 2020. Sebelumnya, Ketua DCP Partai Gerindra Karawang, Ajang Sopandi, mengu-
mumkan nama Yusni Rinjani sebagai bacalon wabup Karawang mendampingi Jimmy Ahmad Zamaksyari sebagai bupati dalam Pilkada 2020 nanti. Saat ini Yusni merupakan anggota DPRD Karawang dari Fraksi Gerindra. Hal tersebut membuat Nace geram. Dia manilai manuver Ajang yang tibatiba memunculkan nama Yusni Rinjani tidak beretika. Sebab, hal itu akan menyakiti kader lain yang secara patuh telah mengikuti tahapan penjaringan bacalon bupati/wakik bupati Karawang. Menurut Nace, saat ini, sejumlah orang yang telah mengikuti penjaringan tengah menunggu penetapan bacalon dari DPP Gerindra. Tiba-tiba Ajang malah memunculkan nama Yusni tanpa koordinasi dengan DPD. Nace mengatakan, lang-
dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES kah Ajang Sopandi mendorong bacalon wakil bupati tanpa melalui mekanisme partai, merupakan kesalahan fatal. Bahkan bukan tidak mungkin peserta penjaringan melakukan tuntutan hukum karena merasa dipermainkan. “Hal ini sungguh memalukan dan berpotensi memecah belah partai,” katanya. Seperti diketahui Partai Gerindra Karawang tengah melakukan penjaringan untuk menentukan bakal calon bupati dan wakil bupati Karawang. Salah satu kader Gerindra yang banyak didukung untuk menjadi balon Bupati yaitu Gina Swara, yang merupakan anak mantan Bupati Karawang. Namun belakangan sejumlah kader malah menjagokan balon lainnya. “Kami siap mendukung siapapun yang direkomendasi DPP asal sesuai mekanisme,” kata Nace. (rie/mhs)
Tiga Hari Waktu .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES kapnya dalam pertemuan pers, Senin (20/7). Dari hasil rapat pleno rekapitulasi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang memastikan, masih akan menyediakan waktu perbaikan lagi atas hasil verifikasi undangan ulang milik para kandidat independen Endang-Asep Agustian. Waktu perbaikan yang diberikan oleh KPU, selama tiga hari. “Aku masih ada waktu perbaikan selama tiga hari,” ucapnya. Dikatakan Farid, waktu perbaikan yang diberikan itu, konsepnya sama dengan sebelumnya. Menurutnya
dari hasil rapat bersama, KPU memutuskan untuk diberikan waktu perbaikan lagi. Paslon yang dijuluki Paslon ENAK ini yang sebelumnya telah memiliki persyaratan 6,5% jumlah dukungan pemegang tetap (DPT) atau sekitar 108,148 persyaratan dukungan KTP, harus memperbaiki persyaratan dukungan sesuai dengan yang ditetapkan. Namun, dari verifikasi sebanyak 108.148 persyaratan dukungan yang telah diserahkan ke KPUD Karawang, hanya terverifikasi memenuhi persyaratan sebanyak 67.219 dukungan.
“Dalam catatan kami, ada jumlah kekurangan sekitar 40.929 dan sesuai dengan ketentuan ketentuan yang berlaku, itu harus di kali dua dan menjadi 81.858 syarat dukungan harus pasangan calon perseorangan atau jalur independen yang harus di perbaiki,” jelas Farid. Oleh karena itu, Farid sampaikan, paslon perseorangan diberikan kesempatan waktu selama tiga hari guna perbaikan persyaratan dukungan ke KPUD Karawang. “Pada penyampaian perbaikan persyaratan bisa di serahkan kepada kami pada tanggal 25 hingga tanggal 27 Juli 2020,” pungkasnya. (rie)
Gaji ke-13 PNS .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES aan APBN 2020 yang kini difokuskan untuk penanganan dampak pandemi COVID-19. Tak hanya itu, ia juga menuturkan masih akan mencari cara untuk mengeksekusi pencairan gaji ke-13 dengan tetap menggunakan anggaran negara secara maksimal. “Kita melihat keseluruhan cara kita untuk mengeksekusi, jadi dalam hal ini kita akan terus melakukan evaluasi bagaimana meng-
gunakan anggaran negara semaksimal mungkin,” katanya. Sedangkan pada awal April 2020, Menkeu menjanjikan tidak ada kendala dalam pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 karena anggarannya telah disediakan. Untuk THR telah dicarikan pada Mei seiring adanya perayaan Lebaran dengan ketentuan hanya diberikan kepada ASN jabatan Eselon III ke bawah ter-
masuk jabatan fungsional setara Eselon III. Di sisi lain, kondisi saat ini sudah berbeda mengingat penyebaran COVID-19 yang semakin masif sehingga membutuhkan belanja penanganan lebih besar yakni mencapai Rp695,2 triliun. Sementara pendapatan negara diprediksikan terkontraksi hingga 10 persen yaitu Rp1.699,9 triliun dalam target perubahan APBN pada Perpres 72/2020 dan defisit diperlebar dari 5,07 persen menjadi 6,34 persen. (red)
DPRD Cecar Ridwan .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES penggunaan anggaran daerah yang dinilai bermasalah itu, merupakan bentuk merespon anggota DPRD Jawa Barat terhadap nota pengantar pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Jawa Barat TA 2019 pada 14 Juli 2020 lalu. “Jadi, hasil dari tindak lanjut pembahasan di tingkat komisi-komisi dan fraksi-fraksi DPRD itulah ke mu d i a n m e ngk r i st a l dalam beberapa pertanyaan tersebut,” kata Taufik di Gedung DPRD Jawa Barat. Menurut Taufik, fraksifraksi memohon agar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dapat menjelaskan dari 8 pertanyaan yang mewakili pandangan umum fraksi. Adapun, sejumlah pertanyaan fraksi tersebut di antaranya mengenai Pendapatan Daerah (PAD) yang tidak mencapai target sebagaimana telah ditetapkan. A n g g o t a D P R D Ja w a
Barat dari Fraksi Partai Golkar Sri Rahayu Agustina, yang juga mewakili seluruh fraksi saat membacakan pandangan umum fraksi-fraksi memaparkan, masalah tersebut hadir akibat kurangnya optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang ada. Dia mengatakan, dari hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK RI) Perwakilan Jawa Barat, terdapat sebanyak 54 permasalahan mengenai penerimaan sebesar Rp67,42 miliar. “Untuk itu, kami meminta kepada Gubernur agar menjelaskan permasalahan tersebut,” ungkapnya. Dalam kesempatan itu, Sri Rahayu pun mencermati mengenai rendahnya penyerapan belanja daerah, yakni belanja tidak langsung sebesar 93,65 persen dan belanja langsung sebesar 85 persen. Kemudian, merujuk pada
hasil identifikasi BPK Perwakilan Jawa Barat, dikatakan Sri Rahayu, ditemukan sebanyak 192 permasalahan pertanggungjawaban realisasi belanja daerah yang diduga tidak sesuai ketentuan senilai Rp 113,69 miliar. “Kami juga memohon kepada Gubernur (Ridwan Kamil) untuk menjelaskan perbedaan Silpa (Sisa Lebih Penggunaan Anggaran) yang dicantumkan pada APBD tahun 2020,” tutur dia. Dalam paparan pandanga n p a n d a nga n u mu m itu pula mengemuka, fraksi-fraksi DPRD Jawa Barat juga meminta kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dapat menjelaskan mengenai permasalahan keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Barat yang sejauh ini dianggap bermasalah. Padahal, kata dia, keberadaan BUMD ini dapat menjadi sumber pemasukan daerah. (red)
selesai beberapa bulan k e m u d i a n . Pe ja b a t i t u menunggu pengumuman rekomendasi partai politik (parpol). Rekom tersebut adalah tiket agar dia bisa mendaftar sebagai calon kepala daerah (cakada). Pandemi Covid-19 membuat tahapan pilkada mundur. Begitu pula pengumuman rekom partai. S e su a i d e nga n ja d wa l , pendaftaran calon kepala daerah dibuka pada 4–6 September 2020. Meski tahapan pilkada mundur, lobi-lobi tetap b e rlang su ng di te ngah pandemi. Nyaris semua partai memberikan penawaran kepada cakada sebelum rekom dikeluarkan. Baik berupa nama calon wakil maupun dukungan logistik untuk pilkada. Ada juga tawar-menawar harga untuk sebuah rekom. Negosiasi besaran angka itulah yang membuat resah pejabat tersebut. Dia menceritakan, tarif sebuah rekom bakal calon wali kota ( bacawalkot) secara terang-terangan disampaikan oknum yang mengaku memiliki kedekatan dengan elite salah satu partai. Harga awal yang ditawarkan Rp 10 miliar. ”Tidak ada bahas tentang ideologi. Yang ada bahas uang,” ungkap pria yang enggan disebutkan namanya itu. Ada pula oknum yang membuka penawaran di angka Rp 2,5 miliar. Belakangan, angka penawaran itu naik dua kali lipat karena perebutan rekom yang makin ketat. Kemudian, ada juga yang ”menjual” rekom dengan besaran menyesuaikan jumlah kursi di DPRD. Satu kursi dihargai Rp 500 juta. ”Yang dijanjikan tidak hanya rekom, tapi juga jaminan mesin partai di daerah bergerak,” katanya. Menjelang turunnya rekomendasi parpol sep-
erti sekarang ini, makelar politik berkeliaran mencari mangsa. Misalnya, yang diceritakan seorang aparatur sipil yang berdinas di salah satu institusi negara. Dia mengaku bisa membantu memuluskan rekomendasi salah satu partai. Dengan catatan, ada tanda jadi untuk operasional. ”Minimal (tanda jadi) Rp 500 juta. Kalau rekom gagal, uang kembali,” ujarnya. Makelar lain mengatakan hal yang sama. Menariknya, makelar yang satu ini bekerja sebagai tukang pijat panggilan di salah satu platform digital. Kepada awak media, dia mengaku memiliki kenalan elite partai yang bisa memuluskan keluarnya
Ada keterkaitan kuat antara tingginya biaya politik dan praktik korupsi kepala daerah rekom untuk bakal calon. Setingkat pimpinan DPP. ”Kalau rekom keluar, nanti saya minta fee,” tuturnya. Aroma praktik ”makelar” dalam memburu rekom calon kepala daerah juga t e rc i u m d i l i n g ku n ga n parlemen. Mereka kerap mengantarkan si calon atau utusan calon untuk bertemu dengan anggota dewan. Dari sana, anggota dewan itu akan menyambungkan dengan ketua partai. Biasanya, anggota dewan tersebut merupakan pejabat teras sekaligus orang dekat ketua umum partai. Misalnya, yang ditemui awak media pada awal Juli lalu. Saat itu seorang pengurus parpol mengantar sekelompok orang. Mereka ingin bertemu dengan seorang pimpinan fraksi.
Beli Mahal, Masih Inden .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Amir Piliang, dilipat? Bike to work seperti yang dijalani Dwi, Asung, dan ribuan atau bahkan jutaan lainnya memang bukan sesuatu yang datang dari rumah hampa. Sudah berakar sejak beberapa tahun silam. Tapi, kian kuat menggema ketika pandemi Covid-19 menggedor. Orang-orang menjadi khawatir dengan higienitas kendaraan umum. Di sisi lain, mereka juga dituntut hidup sehat agar imun terjaga sehingga bisa jadi benteng alami terhadap serbuan virus korona. Jadi, kenapa tidak melipat dua kepentingan itu di dalam sepeda lipat. Sekali mengayuh Dahon, Brompton, Kreuz, atau merek apa saja, dua tujuan tercapai. ”Futsal atau sepak bola dianjurkan untuk tidak dulu selama pandemi ini, sedangkan badminton tempatnya di dalam ruangan. Jadi, ya ini saja sepedaan,” kata Asung. Hari-hari ini ada jutaan orang Indonesia yang juga berpikir demikian. Karena itu, tempat-tempat publik, ajang car free day, di berbagai kota, terutama pada Sabtu-Minggu, pun dipadati ”goweser”. Entah mereka yang memang sehari-hari bike to work, sudah jadi hobi selama ini, atau sekadar ikut-ikutan tren saja. Selain itu, pemerintah mendukung dengan membangun fasilitas untuk pesepeda. Khususnya, DKI Jakarta, Bogor, Tangerang, dan sekitarnya.
Di MRT, misalnya, disediakan gerbong 3 dan 4 khusus untuk pesepeda lipat. Begitu pula KRL. ”Jadi, kalau ditanya akan musiman atau nggak, mungkin tiga atau empat tahun lagi masih booming,” kata Asung. Produsen dan toko sepeda pun otomatis ketiban rezeki, khususnya sepeda lipat. Faktor kepraktisan dan tampilan yang nggaya jadi alasan utama. Direktur PT Insera Sena (produsen Polygon) William Gozali menjelaskan, kenaikan demand sepeda lipat terjadi sejak tiga tahun lalu. Tapi, puncaknya baru dirasakan mulai akhir 2019 sampai sekarang. ”Perkiraan saya, peningkatan sales sepeda lipat secara total market di kisaran 20 persen (yoy/year-on-year) selama tiga tahun terakhir ini,” kata dia kepada Jawa Pos kemarin (4/7). Menurut dia, lonjakan tersebut terjadi karena tidak perlu effort besar untuk membawa sepeda lipat. ”Karakter pembeli sepeda lipat mayoritas adalah orangorang yang sangat memperhatikan fashion. Ingin gaya dan stylish,” ucap William. Kreuz, produk sepeda lipat handmade buatan Indonesia, juga kebagian berkah. Terinspirasi dari Brompton, kini Kreuz telah kebanjiran order produksi. Owner Kreuz Yudi Yudiantara menceritakan, awal mula bisnis itu bukan untuk produksi sepeda. Tapi, berjualan tas sepeda. ”Kami
SELASA, 21 JULI 2020
HARGA Rp3.000
3
Bekasi Belum Move On dari Zona Kuning
CIKARANG PUSAT - Lima daerah di Jawa Barat masuk ke dalam zona oranye penyebaran COVID-19. Lima daerah itu yakni Kota Bogor, Kota Bandung, Kota Bekasi, Kota Depok dan Kota Cimahi. Sedangkan, 22 daerah lainnya termasuk Kabupaten Bekasi masih bertahan dalam zona kuning atau zona dengan risiko penularan COVID-19 yang lebih
PSBB Proporsional Lanjut Sampai 1 Agustus, Cikarang Utara-Tamsel Tertinggi Kasus Korona rendah. Hal ini menandakan, belum ada zona hijau di Jawa Barat. Informasi yang dihinpun Cikarang Ekspres, kasus positif Covid-19 Kabupaten Bekasi kembali bertambah 5 orang, pada Minggu (19/7). Pada hari yang sama, satu orang dinyatakan sembuh dan satu orang meninggal
dunia. Data terbaru dari website resmi Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, pikokabsi.bekasikab.go.id, Senin (20/7) memperlihatkan, jumlah positif aktif sebanyak 72 orang. Pasien sembuh bertambah menjadi 259 orang dan meninggal dunia menjadi 24 orang. Saat ini
ada 34 pasien positif yang dirawat di rumah sakit dan 38 orang isolasi mandiri. Total terkonfirmasi positif menjadi 355 orang. Kasus positif tertinggi berada di tiga kecamatan, yakni Cikarang Utara 19, Tambun Selatan 19 dan Cikarang Timur 10 kasus. Kemudian Cikarang Pusat
Muaragembong Dapat Bansos Spesifik Anak
EKONOMI AHM Komit Dampingi Pelaku UKM hingga Kampung Binaan CIKARANG PUSAT - PT Astra Honda Motor (AHM) kembali mewujudkan komitmennya untuk mendampingi masyarakat menghadapi pandemi Covid-19. Kali ini, sebanyak 1.500 paket sembako dan 4.500 masker kain disalurkan kepada para pegiat budaya dan pekerja seni, serta masyarakat sekitar perusahaan pada Senin-Rabu (20-23/7). Sebagai rangkaian program Satu Hati Bersama untuk Indonesia Sehat, sebanyak 500 paket sembako dan 1.500 masker kain disalurkan kepada para pegiat budaya di Saung Angklung Udjo, Bandung yang terdampak sepinya jumlah wisatawan yang berkunjung di tengah kondisi pandemi saat ini. Para pegiat budaya tersebut terdiri dari pelaku seni pertunjukan, pengrajin angklung, dan pengrajin cinderamata. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada para pegiat budaya yang berada di Kampung Labirin, Bogor dan guru-guru pembina angklung di sekolah binaan AHM. Selain kepada pegiat seni, AHM juga membagikan 1.000 paket sembako dan 3.000 masker kain kepada UKM, sekolah dan kampung binaan AHM serta masyarakat sekitar perusahaan yaitu Sunter, Jakarta Utara dan Cikarang, Jawa Barat. Paket sembako yang diberikan terdiri dari beras, minyak goreng, serta mie instan yang diharapkan bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari untuk para penerimanya. AHM juga mendukung edukasi pelaksanaan adaptasi Kebiasaan Baru melalui informasi pada kemasan sembako. Ke Sambungan
6, Karangbahagia 5, Babelan 5, Cibarusah 2, Cikarang Barat 2, Tambun Utara 2, Cibitung 1 dan Cikarang Selatan 1 kasus. Sedangkan jumlah ODP 39 orang, PDP 55 dan OTG 149 dalam pemantauan. Otimatis, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi memperpanjang masa Pembatasan Sosial
Berskala Besar (PSBB) Proporsional hingga 1 Agustus 2020. “Maka per minggu ini sudah kita geser hasilnya adalah 22 daerah, masuk zona risiko rendah atau kuning. Hanya lima yang masuk kategori resiko sedang,” kata Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Senin (20/7). Sebelumnya, Gugus Tugas Jabar menggunakan warna hitam Ke Sambungan
DEMO: katan Pekerja Warga Sekitar (IPWS) bersama puluhan buruh mendatangi Kantor Bupati Bekasi, untuk meminta keadilan dan mengajukan beberapa tuntutan.
Buruh Tuntut Hak Sisa Kontrak PT Twink Indonesia CIKARANG PUSAT Ikatan Pekerja Warga Sekitar (IPWS) bersama puluhan buruh mendatangi Kantor Bupati Bekasi, untuk meminta keadilan dan
mengajukan beberapa tuntutan. Di antaranya, menuntut PHK secara sepihak dan juga belum mendapatkan kompensasi dari perusa-
haan PT Twink Indonesia yang selama ini tidak dilakukan, menolak sistem kontrak, menuntut cuti dan meminta alat kerja yang layak. Ke Sambungan
MUARAGEMBONG - Kementerian Sosial (Kemenos), Kemen PPPA dan Komnas Perlindungan Anak (KPA) melakukan roadshow ke kampung-kampung jauh dari jangkauan keramaian untuk menyerahkan Bansos spesifik Kebutuhan Dasar Anak dan Perempuan di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Hal ini dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada 23 Juli 2020 mendatang. Selain pelosok kamping, rodshow juga ke daerah padat penduduk seperti komunitas anak di Cipinang Jakarta, Komunitas anak Depok dan Cibubur Jakata Timur. Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait menuturkan rodshow ini dilakukan untuk mendekatkan dan mewujudnyatakan kehadiran pemerintah dan negara dengan anak-anak didae-
rah-daerah miskin kota dan desa. “Jadi kami datang untuk menyapa anak-anak di desa dan didaerah padat penduduk yang sedang menghadapi virus korona,” kata dia, Senin (20/7). Selain menghibur dan bermain dengan anak-anak di Muara Gebong, sambung Arist, pihaknya melakukan sosialisasi mengenai protokol kesehatan percepatan penanganan Covid 19 yang harus diajarkan dan dipatuhi anak. Menurut dia, roadshow HAN 2020 yang mengusung tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” ini juga mensosialisasikan program Anak Indonesia Tangguh Melawan Covid 19 dengan memperkenal lagu-lagu anak Indonesia Tangguh melawan virus korona karya Syaloom dan Yosiah pasangan adik dan kakak ini. Ke Sambungan
ADVERTORIAL
Budiyanto: Pemda Kabupaten Bekasi Harus Melakukan Revolusi Konstruksi Bangunan Negara CIKARANG PUSAT-Salah satu politisi muda berbakat, yang juga seorang pengusaha, Budiyanto merasa miris melihat kebanyakan kondisi bangunan sekolah SD/SMP Negeri, Puskesmas, Gedung Perkantoran di Kabupaten Bekasi yang rusak. Bu d i ya nt o ya n g a k ra b di panggil kang Budi, saat menjelaskan keprihatinannya di Bekasi, 17/7/2020, menjelaskan bahwa orang luar Bekasi menganggap Bekasi adalah daerah dollar, pusat industri terbesar se Asia Tenggara, PAD dan APBD Kabupaten 10 besar tertinggi di Indonesia, pusat kawasan perumahan elit, ternyata untuk masalah pembangunan tidak bisa dibanggakan, “ saya merasa malu, ini adalah
aib yang tidak pantas terjadi di Kabupaten Bekasi, “ tegas Budiyanto. Banyaknya Sekolah dan Bangunan Negara lainnya yang rusak berat baik bangunan lama yang belum diperbaiki, malahan termasuk banyak bangunan baru yg dibangun dengan kualitas rendah dan asal-asalan sehingga bangunan lama dan baru sama2 rusak. Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi selalu mengalokasikan anggaran cukup besar untuk urusan pembangunan infrastruktur bangunan sekolah dan bangunan negara ini, hanya saja selalu terkendala waktu lelang, terkendala waktu pelaksanaan yang lama dan terkendala kualitas hasil pembangunan yang buruk,
sehingga kadangkala bangunan baru yang baru selesai dikerjakan tapi hasilnya tidak sesuai spek dan berkualitas rendah dan tidak layak dipergunakan. “ Tegas Budi Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi harus berani melakukan Revolusi Kontruksi Bangunan Negara. “Sekolah, Puskesmas, Gedung Perkantoran agar beberapa kendala tersebut diatas dapat ditangani dengan tepat. “ Jelas Budi lagi Syarat utama pembangunan gedung Bangunan Negara adalah spek kualitas bangunan standar bagus, waktu pelaksanaan cepat dan pelaksanaan lelang yang lebih awal. Salah satu bentuk Revolusi Konstruksi yang harus dilakukan adalah Merubah
Spek Alat dan Material Bangunan Negara, yang semula menggunakan pasir, besi behel, batu bata atau hebel dirubah menjadi Fondasi dan Struktur Bangunan Rangka Baja Besi H-Beam, Rangka Baja H-Beam Badan Bangunan dan Rangka Baja lainnya yang dengan kualitas terbaik untuk atap dan struktur bangunan lainnya. Sehingga dengan menggunakan spek bahan bangunan tersebut kualitas lebih terukur dan waktu pengerjaan juga jauh lebih cepat dan yang lebih terasa manfaatnya adalah kualitas bangunan lebih bagus, lebih kuat dan tahan lebih lama sehingga bisa dipergunakan dengan aman dan berjangka panjang. (uji/adv)
REVOLUSI: Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Budiyanto menilai ada revolusi yang harus dilakukan untuk pembangunan gedung sekolah agar tak mudah rusak.
METRO CIKARANG
SELASA, 21 JULI 2020
4
Dorong Bentuk Gugus Tugas Pembelajaran
RUPST Cikarang Listrindo Bagi Deviden CIKARANG SELATAN - Rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) PT Cikarang Listrindo Tbk (POWR) menetapkan dividen senilai US$ 44,68 juta. Jika ditambah dividen interim, total dividen final perseroan tahun buku 2019 mencapai US$ 72,66 juta. Angka tersebut setara dengan 64% dari total raihan laba bersih perseroan tahun lalu sebanyak US$ 113,53 juta Dividen tersebut terdiri atas dividen interim senilai US$ 27,97 juta yang telah dibagikan kepada pemegang saham pada 27 Desember 2019. Sedangkan sisanya mencapai US$ 44,68 juta akan dibagikan kepada pemegang saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 29 Juli 2020. Nilai dividen tersebut telah diputuskan dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPS) perseroa. Adapun, untuk pembagian dividen tunai tersebut adalah cum dividen di pasar reguler dan negosiasi dilakukan pada 27 Juli 2020. Kemudian ex dividen di pasar reguler dan negosiasi dilakukan pada 28 Juli 2020. “Cum dividen di pasar tunai dilakukan pada 29 JUli 2020, ex dividen di pasar tunai dilakukan pada 30 Juli 2020. Sementara untuk pembayaran dividen akan dilakukan pada 14 Agustus 2020,” tulis direksi seperti dikutip dari keterbukaan informasi pada Senin, (20/7). Selain pembagian dividen, RUPST perseroan memutuskan untuk menggunakan sebesar US$ 113,53 ribu dari perolehan laba bersih untuk cadangan umum. Sedangkan sisanya sebesar US$ 40,75 juta akan digunakan untuk menambah saldo laba. “Ini dilakukan untuk memperkuat permodalan jangka panjang perseroan,” tulis direksi. Perseroan juga melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) untuk menyetujui rencana pembelian kembali (buyback) saham sebesar US$ 10 juta atau setara Rp 146,32 miliar. (red)
C I K A R A N G P U S AT Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi meminta Dinas Pendidikan membentuk tim Gugus Tugas Pembelajaran untuk mengawasi dan mengatur teknis pembelajaran pada sekolah di Kabupaten Bekasi. Menurut anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi, Ahmad Zamroni, perlu ada tim yang dibentuk oleh Dinas Pendidikan dalam
melakukan pengawasan secara langsung dan mengatur kegiatan belajar mengajar di sekolah mengingat penerapan protokol kesehatan Covid-19 harus berjalan di sekolah. “Kalau menurut saya, penting bagi Disdik Kabupaten Bekasi untuk membentuk tim gugus tugas pembelajaran terkait dengan kondisi pandemi saat ini, agar secara pengawasan
dan teknis Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bisa terkontrol sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” kata dia. Terang dia, metode pembelajaran di sekolah yang saat ini diterapkan bisa lebih termonitoring dan sebagai bahan evaluasi bagi Dinas Pendikan terhadap sekolah yang tidak membandel dan mengabaikan protokol kesehatan. “Jadi nanti kalau tim terse-
but terbentuk pastinya Disdik Kabupaten Bekasi akan terbantu dalam pengawasan dan bisa menjadi report untuk bahan evaluasi,” katanya. Zamroni juga meminta kepada tenaga pendidik agar bisa maksimal dalam melakukan kegiatan belajar mengajar dengan teknis tatap muka maupun secara daring. “Untuk para guru juga harus selalu semangat
dalam melakukan KBM baik langusng maupun via online,” tandasnya. Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi, Carwinda menegaskan proses belajar mengajar masih dilakukan dengan jarak jauh. Seluruh sekolah dilarang melakukan pembelajaran dengan tatap muka mengingat kasus covid-19 masih terus meningkat. (har)
Pendidikan Sekolah Swasta Dipandang Sebelah Mata
PENGUMUMAN LELANG KEDUA
PT. Bank Syariah Mandiri dengan perantara Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bekasi, akan melaksanakan Lelang Eksekusi Hak Tanggungan berdasarkan pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan No. 4 Tahun 1996 melalui jasa Pra Lelang PT. Central Asia Balai Lelang, terhadap barang jaminan debitur CV. Inti Laut Premium Salt : - Tanah dan Bangunan, SHM No. 1728, Lt. 224 m2, a.n. Insinyur MUHAMAD AMIR BAMBANG SURIPNO, Perumahan Kranggan Permai, Jl. Rajawali VIII Kav. No. BP 18-5, Ds. Jatisampurna (sekarang Kel. Jatisampurna), Kec. Pondok Gede (sekarang Kec. Jatisampurna), Kab. Bekasi (sekarang Kota Bekasi). (Nilai Limit Rp. 1.300.000.000,- / Jaminan Rp. 260.000.000,-) Pelaksanaan Lelang: - Cara Penawaran: Melalui Aplikasi Lelang Internet cara tertutup (Closed Bidding) pada alamat domain https://www.lelang.go.id - Batas Akhir Penawaran: Selasa, 4 Agustus 2020; Pk. 15.30 Waktu Server (WIB) - Penetapan Pemenang: setelah batas akhir penawaran - Pelunasan Harga Lelang: 5 (lima) hari kerja setelah pelaksanaan lelang - Bea Lelang Pembeli: 2% dari harga lelang - Tempat Pelaksanaan Lelang: KPKNL Bekasi, Jl. Sersan Aswan No. 8 D, Bekasi.
KARAWANG BEKASI
Keterangan: - Nominal Jaminan yang disetorkan ke rekening VA (Virtual Account) PT. BNI (Persero) Cabang Bekasi harus sama dengan Nominal jaminan yang disyaratkan. - Jaminan harus sudah efektif diterima oleh KPKNL selambatlambatnya 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. - Segala biaya yang timbul sebagai akibat mekanisme perbankan menjadi beban peserta lelang. - Peserta lelang diwajibkan melihat, mengetahui, dan menyetujui aspek legal dari obyek yang dilelang dengan kondisi apa – adanya (as is).
Persyaratan Lelang: Memiliki Akun yang telah terverifikasi pada website https://www.lelang.go.id. Syarat dan ketentuan serta tata cara mengikuti lelang dapat dilihat pada alamat website tersebut. Peserta lelang dapat melihat objek lelang semenjak pengumuman ini terbit. Bandung, 21 Juli 2020 Info: 081 3901 99000 / 081 852 7700 PT. BANK SYARIAH MANDIRI KPKNL BEKASI PT. CENTRAL ASIA BALAI LELANG
MUARAG E MB ONG Hingga saat ini, masih terdapat ketimpangan sarana dan prasarana antara sekolah negeri dan swasta di Indonesia. Untuk itu, Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mendukung upaya Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mewujudkan kesetaraan sekolah negeri dan swasta dalam menjalankan pendidikan. Hal ini disampaikan Syaiful saat kunjungan kerja reses Komisi X DPR RI dengan jajaran Pemkab Bekasi, perangkat daerah, serta perwakilan sekolah di Kecamatan Muara Gembong, belum lama ini. “S ekolah neger i dan sekolah swasta itu setara, sama-sama berdaya, sama-sama harus mengambil inisiatif, dan samasama saling membantu
ISTIMEWA
pendidikan anak-anak Indonesia. Pada konteks itu, memang perlu dikonkretkan bagaimana caranya Pemerintah tidak memandang sebelah mata pendidikan swasta,” kata Syaiful. Politisi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa ini mengusulkan dilakukannya konsep “Sekolah Amanat
Undang-Undang” di mana pemerintah tidak membangun sekolah-sekolah negeri baru. Melainkan, dananya ditujukan untuk membantu biaya operasional sekolah swasta. Tak hanya itu, status sekolah swasta tersebut nantinya akan sama dengan sekolah negeri. “Jadi statusnya pembe-
lajarannya dan seterusnya seperti sekolah negeri. Tentu ini bukan hal yang gampang karena di dalam regulasi belum ada. Nanti akan kami perjuangkan semaksimalnya dan dimasukkan dalam regulasi baru, khususnya terkait dengan isu pendidikan,” ujar legislator dapil Jawa Barat VII itu. Menurut Anggota Komisi X DPR RI Putra Nababan, mengatasi ketimpangan ini membutuhkan kerja sama antara berbagai pihak termasuk pemerintah maupun pihak swasta. “Pendidikan harus dilakukan secara gotong royong, secara bersama. Untuk itulah, peran dari swasta ikut serta dalam hal ini. Itu diatur dalam Undang-Undang Sisdiknas (Sistem Pendidikan Nasional). Dan itu terlihat betul bersama-sa-
ma. Dalam hal ini, ketika mereka (swasta) membutuhkan bantuan, mereka harus diberikan bantuan dalam konteks untuk kesejahteraan guru dan pembangunan sekolah,” jelas politisi PDI-Perjuangan ini. Putra menambahkan, ketika ada relaksasi Bantuan Operasional Sekolah (BOS), pihaknya juga sudah menyampaikan kepada Mendikbud, untuk juga memperhatikan murid-murid swasta di seluruh Indonesia. “Dalam pendidikan, kita tidak bisa memilah dan memilih. ‘Kamu swasta, kamu guru swasta’, mereka sama-sama warga negara Indonesia yang dilindungi Undang-Undang. Jadi, kita harus betul-betul melayani mereka sama, baik pemda maupun pemerintah,” pesan legislator dapil DKI Jakarta I itu. (red)
SAMBUNGAN CIKARANG EKSPRES Bekasi Beluam Move on .... dari halaman Cikarang Ekspres , merah, kuning, biru dan hijau untuk menggambarkan status kewaspadaan penularan COVID-19. Tingkat kerawanan diukur dengan warna hitam untuk daerah yang paling rawan dan warna hijau untuk daerah yang nihil kasus COVID-19. Namun, karena alasan penyelarasan istilah dengan Gugus Tugas Nasional. Mulai pertengahan Juli, Pemprov Jabar menerapkan rating hitam, merah, oranye, kuning dan hijau. “Ini mengindikasikan COVID-19 di Jawa Barat lokasinya di situ lagi, di situ lagi. Kalau enggak dibawa dari Bodebek, ke wilayah Bandung Raya. Di luar itu Insya Allah terkendali, dinamikanya sangat berbedabeda,” ucap Kang Emil. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu mengatakan, saat ini gugus tugas juga tengah menghitung level kewaspadaan COVID-19 hingga ke tingkat kecamatan-
kecamatan. “ Wa c a n a p e m b u k a a n sekolah di zona hijau yang saya kira akan kita bahas lebih lanjut lagi,” tutur Kang Emil. Dia juga menambahkan, angka reproduksi COVID-19 di Jawa Barat kembali turun ke angka 0,75 dari angka 1,6. Angka reproduksi ini menjadi indikasi potensi dari satu orang menyebarkan COVID-19 kepada satu orang yang lainnya dalam satu hari. “Angka reproduksi COVID kita sekarang sudah kembali di bawah satu ada di angka 0,75, yang sempat 1,6 sekarang sudah turun di 0,75,” tukas dia. Sementara itu, Juru Bicara PIKOBSI Alamsyah kembali mengimbau masyarakat dan para pelaku usaha agar meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Disiplin memakai masker, jaga jarak, tidak berkerumun dan rajin mencuci tangan. Menurut dia, untuk dunia pendidikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) masih menggunakan sistem
Muaragembong Dapat .... online tanpa terkecuali, baik itu sekolah negeri maupun swasta. “Sesuai surat keputusan bersama 4 (empat) menteri dan surat keputusan Bupati Bekasi,” tegas Alamsyah. Adanya lonjakan kasus positif virus korona di kawasan industri. Percepatan penangganan covid 19 di Kabupaten Bekasi, fokus pada tempat-tempat adanya mobilisasi massa. “Pasar tradisional, transportasi umum, mall dan lain-lain,”paparnya. Alamsyah melanjutkan untuk penyaluran bantuan sosial tahap 2 sendiri akan segera dilaksanakan dalam rangka percepatan penanggulangan covid 19 di Kabupaten Bekasi. Kata dia, covid-19 belum berakhir dan masyarakat tetap menjaga protokoler kesehatan. ”Mari kita mainkan peran kita masing masing, masyarakat dan pemerintah daerah lakukan protokol kesehatan,”tutupnya. (har/hyt)
AHM Komit .... dari halaman Cikarang Ekspres Untuk memperluas manfaat bantuan ini, AHM
bekerjasama dengan mitra binaannya UKM Kalihurip Satu Hati di Karawang, Jawa Barat untuk memproduksi masker kain yang diberikan
kepada para pegiat budaya dan masyarakat yang membutuhkan. General Manager Corporate Communication AHM
kami datang dan hadir untuk menyalur bansos ini sebagai perwujudan kepedulian kami kepada anak-anak yang sedang menghadapi pandemi covid-19,” tambah Danang. Komisioner Sumberdaya Perlindungan Anak Komnas Perlindungan Anak Lia Latifah mengatakan pesanpesan untuk anak yang disampaikan melalui gerak bernyanyi diawal dan diakhir kegiatan diiringi dengan
lagu-lagu anak baik bersama anak di Muara Gembong Kabupaten Bekasi dan komunitas anak miskin di Kota Depok. Roadshow HAN 2020 Anak Terlindungi, Indonesia Maju ini berakhir pada Kamis (23/7) di Kantor Komnas Perlindungan Anak dengan memberikan 100 paket Bansos Kebutuhan Spesifik Anak dan Perempuan dan 100 paket Bansos berupa sembako.(hyt)
Tuntutan tersebut dilayangkan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi. Koordinator aksi Edi menuturkan para buruh yang bekerja di PT Twink Indonesia yang bergerak mesin peralatan ketenagalistrikan tidak diberikan
haknya. Menurut dia, para pekerja rata-rata sudah bekerja minimal 4 tahun dan mereka hanya dikontrak tanpa adanya pengangkatan karyawan sehingga perusahaan kini memutuskan hubungan kerja dengan beralasan perusahaan sedang dalam keadaan down akibat pandemi covid-19. “Jadi kami menuntut
hak kami bisa dikeluarkan oleh perusahaan terkait sisa kontrak para pekerja,” tegas Edi. Ia pun mengaku tidak akan berhenti sampai ada kesepakatan pemberian hak perusahaan. Di mana, audiensi dengan perusahaan belum ada kepekatan antara perusahaan dengan pekerja yang terkena PHK.
“Kami mohon ada beberapa pekerja yang di PHK, agar diperhatikan. Kami minta pemerintah bertanggungjawab. Mau ke mana mereka? Mereka membutuhkan bantuan. Saya minta tidak ada PHK yang dilakukan,” tukasnya. Aksi unjuk rasa ini dikawal Polsek Cikarang Timur, Polres Metro Bekasi dan TNI. (red)
Ahmad Muhibbuddin menyampaikan AHM ingin terus mendampingi berbagai lapisan masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19, baik melalui bantuan ekonomi maupun kesehatan. “Kami memahami saat ini sektor pariwisata terkena dampak pandemi
yang signifikan, termasuk para pegiat budaya di Saung Angklung Udjo, Bandung, Kampung Labirin, Bogor serta guru-guru pembina angklung di sekolah binaan kami. Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan dan bermanfaat untuk menjaga kesehatan,” ujar Muhibbuddin.
Dengan disalurkannya bantuan ini, AHM telah mendistribusikan total sejumlah 4.668 paket sembako dan 11.500 masker kain ke berbagai lapisan masyarakat selama masa pandemi. Bantuan tersebut secara bertahap telah didistribusikan pada bulan April hingga Juli ini. AHM juga telah
membagikan ratusan ribu kemasan makanan ringan untuk para petugas penjaga Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), pengurus masjid, anak-anak panti asuhan, hingga pekerja harian di sekitar perusahaan seperti pengendara ojek pangkalan dan ojek online pada April lalu. (hyt)
dari halaman Cikarang Ekspres Sementara itu, Sekjen Komnas PA Dhanang Sasongko menyampaikan pesan moralnya kepada anak-anak dan orangtua dan keluarga untuk senantiasa bersyukur dan dalam situasi menghadapi virus korona untuk tetap menjaga dan melindungi anak Tidak ada peluang bagi
orangtua untuk melakukan kekerasan dalam bentuk apapun dirumah sekalipun sedang menghadapi pandemi covid-19. “Diyakini untuk melawan serangan virus corona mematikan itu, orangtua dan keluarga wajib mengajarkan kepada anak-anak untuk mematuhi protokol pandemi korona,” tukas dia. “Jangan biarkan anak menjadi korban virus corona karena kelalaian kita. Makanya
Buruh Tuntut Hak .... dari halaman Cikarang Ekspres
KARAWANG BEKASI General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Toyib, Wahyudi, Ayi Purnama. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Evi Mayuntari Rahayu. Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein. Bagian Umum: Dewi Megawarti. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres
TARIP IKLAN
Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER
Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Ilan Baris: Rp 15.000/baris (min 3 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.
METRO BISNIS
SELASA, 21 JULI 2020
KARAWANG BEKASI
5
WAW Galuh Mas Kembali Beroperasi Terapkan Protokol Kesehatan
FOTO : ISTIMEWA
WISATA AIR : Wonderland Adventure Waterpark (WAW) Galuh Mas kemabali mulai untuk umum, Sabtu (18/7).
DAFTAR NOMER TELEPON
PENTING
KEPOLISIAN NAMA
NOMOR TELEPON
Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya
0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251
PT. PLN PERSERO NAMA
NOMOR TELEPON
APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang
0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122
PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON
0267-042255, 405190
PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON
0267-402117
PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON
0267-402117
RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
KARAWANG – Terapkan 3M yakni memakai masker, menjaga Jarak dan mencuci tangan. Wahana Air Wonderland Adventure Waterpark (WAW) Galuh Mas kembali buka untuk umum, Sabtu (18/7). WAW kembali dibuka untuk umum, setelah permerintah darah sudah memperolehkan beroperasi lagi. Wisata ini sempat tutup selama empat bulan akibat wabah Pendemi Covid-19. Meskipun sudah buka tapi tetap mengikuti aturan protokol kesehatan yang di anjurkan pemerintah. “Perekonomian bisnis pun mulai normal kembali. Seperti menjaga jarak, selalu memakai masker saat di luar kolam dan mencuci tangan setelah beraktivitas,” kata Property Manager Wonderland Adventure Wa-
Berawal Hobi, Berujung Silaturahmi dan Berbagi KARAWANG – Forum Silaturahmi ISBK (Ikatan Sepak Bola Kekeluargaan) terus eksis melakukan silaturahmi ke berbagai daerah melalui olahraga sepakbola. Hebatnya, ISBK tak hanya fokus bermain sepakbola, tapi aktif berbagi terhadap sesama melalui santunan. Koordinator Forum Silaturahmi ISBK, Akew, didampingi anggota, Papa Jabil, mengatakan, kegiatan silaturahmi dan santunan melalui sepakbola telah dilaksanakan sejak ISBK berdiri pada 15 Desember 2017. “Kami rutin menggelar pertandingan silaturahmi dan amal satu hingga dua kali setiap pekannya. Hanya saja saat pandemi covid-19 seperti saat ini intensitasnya dikurangi meski telah memasuki masa normal baru,” ujar Akew kepada KBE, Senin (20/7). Dijelaskan Akew, saat ini ISBK beranggotakan 71 orang. Anggotanya tak hanya berasal dari Karawang, tapi ada yang dari Bekasi, Purwakarta, Subang, Bogor dan Bandung. “ISBK berdiri karena hobi yang sama yaitu sepak-
FOTO BERSAMA: Anggota Forum Silaturahmi ISBK saat foto bersama saat menjalani pertandingan amal.
bola. Namun kami ingin keberadaan ISBK tak hanya sekedar hobi, tapi bisa memberikan manfaat kepada orang lain khususnya yang membutuhkan,” jelasnya. Oleh karena itu, lanjut Akew, dalam setiap per-
tandingan yang dijalani di berbagai daerah yang ada di dalam maupun luar Karawang, ISBK selalu memberi tajuk laga amal. Yang mana pada akhir pertandingan seluruh anggota ISBK maupun tim yang dihadapi memberikan sumbangan
seikhlasnya. “Untuk santunan yang kami berikan mengikuti permintaan dari tuan rumah, misal bisa ke anak yatim, panti jompo, mushola, maupun yang membutuhkan lainnya,” ucapnya. “Semoga dengan kegiatan
Harga Emas Antam Tetap Stabil JAKARTA – Per Senin (20/7), harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk. (Antam) tidak mengalami perubahan dibandingkan dengan harga pada perdagangan sebelumnya. Berdasarkan informasi Unit Bisnis Pengolahan dan Pemurnian Logam Mulia Antam. Untuk cetakan terkecil yakni 0,5 gram, harg-
anya masih berada di level Rp508.000. Begitu pula untuk cetakan 1 gram stagnan di harga Rp956.000. Kemudian berturut-turut untuk satuan 2 gram, 3 gram, dan 5 gram, emas Antam hari ini dibanderol Rp1.852.000, Rp2.753.000, dan Rp4.560.000, juga tak bergeming dari harga kemarin. Adapun harga emas
Antam ini berlaku di Butik Emas LM Antam Pulo Gadung, Jakarta. Sementara itu harga jual kembali (buyback) emas Antam tetap stabil di level Rp858.000 per gram. Perlu diingat, harga jual kembali ini belum mempertimbangkan pajak jika nominalnya lebih dari Rp10 juta. B e rd a s a rk a n P M K No
TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484
BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-
RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG
PINJAMAN KATERING BUTUH PINJAMAN RP. 10 JUTA. DIBERI KEUNTUNGAN RP. 3 JUTA. SMS : 0896.3972.5025
KEHILANGAN NO SHM: HKM NO.2635/PASEBAN AN: BAGINDO SYAMSUL BAHRI LT: 71M2 ALAMAT LETAK: RT/RW : 007/008 KELURAHAN :PASEBAN KECAMATAN : SENEN KOTA : JAKARTA PUSAT
SERTIFIKAT HAK MILIK NO 02567/ TAMANSARI AN. GEDOY BIN JEAN LUAS 1.540 M2 LETAK KP. AWIRARANGAN, RT 03 RW 03, DESA TAMANSARI KEC. SETU KAB BEKASI STNK MOBIL TOYOTA VIOS NO POLISI BA 1321 RG TAHUN 2005 WARNA HITAM, ATAS NAMA ARIF ARIADI ALAMAT JL.HIDAYAH GG.HIDAYAH NO.11 RT 01 RW 05 KEL. DADOK TUNGGUL HITAM KEC.KOTO TANGAH KOTA PADANG NO MESININZX247073 NO RANGKA MR053HY4259022979 HILANG BKPB SEPEDA MOTOR JENIS YAMAHA MIO SOUL, NOPOL B-4629-NCQ WARNA BIRU TAHUN 2019, STNK A.N. YOGI NUGROHO. BAGI YANG MENEMUKAN HARAP HUBUNGI SADIO 087778714446. HILANG BPKB MOTOR HONDA TH 2014
NOPOL B 3568 FWE A/N SAMINO VL BEKASI INDAH 2 B B2 28 RT 02/ 09 SBR JY TBN SLT BKS NOKA MH1JFN116EK026079 NOSIN JFN1E1026597
LOWONGAN DICARI 1. ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN.SMA,CVKIRIMUP:ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285
WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
rutin yang kami lakukan melalui wadah ISBK, silaturahmi seluruh anggota dengan tim yang kami hadapi bisa terus terjaga, serta kehadiran kami dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (ayi/rie)
Berikut daftar harga emas 24 Karat Antam, 20 Juli
34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas batanga n k e P T A nt a m T b k . dengan nominal lebih dari Rp 10 juta, dikenakan PPh 22 sebesar 1,5 persen (untuk pemegang NPWP dan 3 persen untuk non NPWP).PPh 22 atas transaksi buyback dipotong langsung dari total nilai buyback. (rie/*)
Hubungi DIJUAL
terpark, Rudi Irawan. Lanjut Rudi, sebagai mitra pemerintah daerah sangat menaati aturan yang ada untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dengan mempersiapkan yang sangat matang seperti di pengecekan suhu tubuh di pintu masuk, menganjurkan pengunjung pakai masker dan menyediakan puluhan cuci sekitaran sudut WAW. “Saat pembukaan perdana pihak manajemen berikan harga tiket masuk Rp.60.000 dari harga normal Rp.90.000 dari beberapa wahana Air yang ada. Seperti wahana kolam ombak Volcano, kolam biasa, kolam arus dengan membatasi 50 persen pengunjung,” jelasnya. “Kami memperhitungkan standar kandungan air PH 7 sampai Cl 1,5 sampai dua standar kesehatan menjaga jarak antar pengunjung agar Liburan nyaman dan keluarga di sekitar aman,” pungkasnya. (bbs/rie)
Ukuran Harga 0,5 508.000 1 956.000 5 4.560.000 10 9.055.000 25 22.512.000 50 44.945.000 100 89.812.000 250 224.265.000 500 448.320.000 1.000 896.600.000
: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492
METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
SELASA, 21 JULI 2020
Syahrul Ramadhan
Dari Pengamen, Jurnalis Hingga Politisi BAGI politisi, aktivis dan jurnalis di Kota Bekasi, nama anak muda, Syahrul Ramadhan atau yang akrab disapa bulu sudah tak asing lagi. Dia saat ini tercatat sebagai kader partai Golongan Karya.Sebelum terjun ke dunia politik, Syahrul merupakan seorang jurnalis di salah satu koran harian ternama group Jawa Pos di Kota Bekasi. Saat ini, Syahrul lebih dikenal sebagai Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi. dia juga merupakan Ketua salah satu organisasi sayap Kino Partai golkar yakni GEMA MKGR Kota Bekasi. Dirinya mengaku memilih Golkar karena sejalan dengan pemikirannya. Loyalitasnya sebagai kader pun sudah tak diragukan lagi, bertahun-tahun ia mengabdikan diri pada partai berlambang pohon beringin itu. Semasa mahasiswa, Syahrul membekali dirinya dengan aktif di berbagai forum dan kelompok diskusi. Pada saat itu, di berbagai kampus besar di Indonesia sedang menjamur lahirnya kelompok-kelompok diskusi. Dirinya aktif di Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI). Untuk ukuran seorang aktivis dengan setumpuk kegiatan, prestasi akademisnya terbilang cukup memuaskan. Ia yakin bahwa seorang aktivis mahasiswa merupakan tunas pemimpin bangsa masa depan, oleh karena itu harus dibekali dengan ilmu yang memadai serta pengetahuan yang luas. Tanpa semua itu, kepemimpinan akan kosong dari nilai-nilai, miskin visi, hampa substansi dan tidak berkarakter. Dirinya juga dikenal sosok yang akrab dengan sejumlah politisi lintas partai dan ketua partai politik di Kota Bekasi seperti Rahmat Effendi yang juga merupakan sosok idolanya. Bahkan di tingkat nasional di antaranya Abu Rizal Bakrie, Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo dan lainnya. Hal tersebut dibuktikan dengan menjadi ketua tim salah satu calon ketua umum Partai Golkar pada musyawarah nasional November 2019 lalu. Selain itu, dirinya juga berhasil mengantarkan sejumlah politisi menjadi anggota dpr RI juga DPRD. Namun, siapa sangka pria kelahiran 27 juni ini juga pernah terjun menjadi musisi jalanan alias pengamen. Juga penjual koran. Ia mengungkapkan bahagia menjalankan itu semua, dan tidak akan melupakan proses perjuangan yang mengantarkan dirinya sampai saat ini. Baginya, pengalaman di jalan menguatkan sisi humanis pada dirinya. Bagi Syahrul, politisi tanpa sisi humanisme akan kehilangan kepekaan terhadap problem rakyatnya. “Inilah yang hilang pada banyak politisi sehingga tidak mewarnai setiap kebijakan publik dihadirkan. Sekarang sisi humanis dan religi hanya dijadikan topeng pencitraan semata, padahal sisi humanis dan religi itu adalah daya dorong etik dan moral untuk berpihak secara kebijakan kepada publik,” ujarnya. Hingga saat ini, Syahrul masih aktif kumpul dengan Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) atau komunitas pengamen lain. Saat dipertanyakan soal penampilan dan setiap geraknya yang dianggap sebagian orang sesuatu yang aneh. Syahrul menjawab enteng. “Ambillah risiko yang lebih besar dari apa yang dipikirkan orang lain aman. Berilah perhatian lebih dari apa yang orang lain pikir bijak. Bermimpilah lebih dari apa yang orang lain pikir masuk akal,” kata syahrul. (*) PENDIDIKAN n Fakutas Pendidikan Agama Islam Universitas Islam 45 Bekasi n Fakultas Ilmu Sosial Politik Universitas Bung Karno n MAN 1 Bekasi n MTS Annur Bekasi n SDN Harapan Baru Bekasi
KARIR ORGANISASI n Ketua Komisariat Gabungan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia Cabang Bekasi 2007 n Pendiri Majalah Internal Fakultas FAI n Teater Getapri Taman Ismail Marzuki Jakarta n Ketua Karang Taruna Kelurahan Teluk Pucung Bekasi 2009 n Wakil Ketua Karang Taruna Bekasi Utara 2010 sampai 2016 n Pendiri Forum Cahaya Islam n Pendiri Komunitas Teman Ngopi n Ketua Forum Jurnalis Bekasi 2015 sampai 2016 n Pendiri Rukun Jurnalis Bekasi Rujuk n Wakil Ketua KNPI Kota Bekasi n Wakil Ketua Persatuan Alumni GMNI Bekasi KARIR POLITIK n Wakil Ketua Pimpinan Kelurahan Partai Golkar teluk pucung 2008 n Wakil Ketua PK Golkar Bekasi Utara 2011 - 2015 n Wakil Ketua Infokom AMPG Kota Bekasi 2017 n Wakil Ketua MKGR Kota Bekasi 2018 sampai sekarang n Ketua GEMA MKGR Kota Bekasi 2018 sampai sekarang n Koordinator Golkar Milenial Bekasi n Wakil Ketua GEMA MKGR Jawa Barat n Juru Bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Bekasi 2018 sampai sekarang. n Wakil Ketua DPP MKGR n Ketua Golkar Milenial Bekasi PEKERJAAN Guru Seni dan Budaya SMPIT Al Manar 2010 Event Organaizer EO Jurnalis Radar Bekasi Jawa Pos Group 2012 - 2019 Owner Media Online Pojokpolitik.id, RuangIndonesia. com, Kabarfoto.id, Bekasikini.id, Beritamoneter.com n Tenaga Ahli DPRD Kota Bekasi 2019 sampai 2020. n n n n
KEBANGGAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI
HARGA Rp3.000
6
Pepen Protes ke Mendikbud Minta KBM Tatap Muka di Kota Bekasi Direstui KOTA BEKASI- Penerapan belajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2020/2021 di Kota Bekasi, disinyalir tak mendapat restu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI. Sebab, hingga hari ini tak ada satupun sekolah menggelar belajar tatap muka. Termasuk empat sekolah role model yang telah mendapatkan izin dari Pemerintah Kota Bekasi. “Yah kan kita sudah menyampaikan surat (ke Kemendikbud), kalau nggak dijawab engga, kalau diizinkan kan dijawab,” kata Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, di Stadion Patriot Candrabhaga, pada Senin (20/7). Rahmat menjelaskan pihaknya telah menerapkan sejumlah aturan dan protokol kesehatan dalam masyarakat beraktivitas. Ter-
masuk persiapan protokol kesehatan serta saran dan prasarana yang memadai. Saat ini juga masa adaptasi proporsional, atau tatanan hidup baru. Masyarakat tetap melakukan aktivitasnya tapi tetap memperhatikan protokol kesehatannya. “Kan pemerintah sudah bilang ada yang namanya adaptasi proporsional, tatanan baru, atau new normal. Inikan semuanya juga sama proses penyesuaian. Kalau yang sudah terpenuhi, sudah oke semua standar dan protokolnya dan kemampuannya kan emgga ada alasan untuk tidak melaksanakan (belajar tatap muka),” tutur Rahmat. Sebagai kepala daerah, Rahmat memikirkan keseimbangam antara kebutuhan warganya dengan aturan yang berlaku. Jika aturannya kaku dan ketat, bagaimana masyarakat buat berekspresi dan menjadi produktif ditengah pandemi ini. “Apa bedanya itu dengan
kita melakukan CFD. Iyakan, sementara sekolah seumpanya kaya kemarin standar di role model itu sudah sedemikian rupa,” beber dia. Rahmat meminta Pemprov Jawa Barat dan Kementerian Pendidikan harus fleksibel dan memberikan solusi terkait sekolah ini. Tak menutup kemungkinan, belajar di rumah tidak cukup efektif dan banyak keluhan orangtua. Apalagi mereka yang tak memiliki fasilitas seperti ponsel maupun internet. “Kan kita juga harus flaksibel lah memandang sebuah persoalan. Jangan hanya terkungkung aturan, misal ini dilarang itu dilarang. Saya bikin surat ke kementerian, gubernur, nah dijelaskan apa yang harus (dipenuhi), berarti kan ada solusinya,” tandas dia. Sebagaimana diketahui, Ada empat sekolah yang sudah mengantongin izin untuk menggelar tatap muka, juga belum melakukan belajar tatap muka. Empat sekolah itu yakni,
Rahmat Effendi
Nadiem Makarim
Sekolah Victory Plus Kemang Pratama, SD Islam Alzhar Jaka Permai, SMP Negeri 2 Kota Bekasi, dan SD Negeri 6 Pekayon Jaya. Keempat menjadi sekolah role model atau percontohan bagi sekolah lain yang hendak melakukan belajar tatap muka. Awalnya, diinformasikan empat sekolah role model itu akan tatap belajar tatap muka pada tahun ajaran baru 2020/2021 pada Senin
(13/7). Akan tetapi tidak jadi, tidak ada satupun dari empat sekolah itu melakukan belajar tatap muka. Kemudian Dinas Pendidikan Kota Bekasi menginformasikan kembali, empat sekolah role model itu akan uji coba belajar tatap pada Senin (20/7) hari ini. Akan tetapi, lagi-lagi tidak jadi. Tidak ada sekolah yang melakukan belajar tatap muka. (bbs/dhy/mhs)
Ace Hardware Sumbang 5.000 Masker
ARIF NALDHY/METRO BEKASI
SOROT: Pemerintah Kota Bekasi mendapat bantuan berupa masker sebanyak 5.000 buah dan 75 liter hand sanitizer dari Ace Hardware, kemarin (20/7).
KOTA BEKASI - Pemerintah Kota Bekasi mendapat bantuan berupa masker sebanyak 5.000 buah dan 75 liter hand sanitizer dari Ace Hardware, kemarin (20/7). Kegiatan ini sekaligus menandai hari jadi Ace Hardware ke 25 tahun yang komit ikut serta dalam agenda kerj peerintah, salah
satunya memerangi pandemi covid-19. Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID 19 Kota Bekasi didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Tanti Rohilawaty menerima langsung bantuan dari Ace Hardware. “Masker merupakan alat
yang benar-benar bisa meminimalisir pada saat ini, karena penyaringan udara ataupun dari mulut yang sangat mudah tertular oleh covid ini, jika memakai alat pelindung diri tersebut, bisa mencegah adanyanya penularan kasus baru. Begitupun juga hand sanitizer yang siap sedia jika memegang apapun
di luar rumah, harus sesegera mungkin untuk membilas tangan dan menyemprotkan hand sanitizernya, guna untuk mensterilkan diri dari apapun,” kata dia. Manajemen Ace Hardware di gerai cabang Kota Bekasi saat memberikan bantuan, mengucapkan terima kasih kepada Gugus Tugas
Penanganan Percepatan COVID 19 Kota Bekasi dan berharap bantuannya bisa membantu kerja petugas medis dan analis kesehatan di Kota Bekasi untuk memerangi pandemi yang belum sepenuhnya dapat terkendalikan ini. (dhy/ mhs)
Kesemsem Cowok Brewokan NAMA Anindita Hidayat menjadi sorotan. Kerap mengunggah foto cantik di Instagram, seketika Anindita Hidayat digandrungi kaum Adam di jagat maya. Salah satu figur publik yang kedapatan menggoda Anindita adalah Rizky Febian. Anindita pun menjelaskan soal hubungannya dengan pelantun Kesempurnaan Cinta itu. “Aku tuh kenal (Rizky) udah lama, pertama kali ketemu 2015. Aku MC event nya dia saat itu dan dia pernah (promo) single ke radio aku,” ujar Anindita seperti
dikutip dari YouTube Gofar Hilman pada Senin (20/7). Anindita mengaku belum pernah jalan dengan Rizky. Dia bahkan kaget saat tahu putra komedian Sule itu menyukai fotonya di Instagram dan menyisipkan komentar dengan emoji penuh cinta. “Tiba-tiba dia ngelike foto aku terus dia komen. Aku enggak ada apa-apa, kita teman,” kata Anindita. “Komen love-love gitu, itu kan mancing. Tapi aku berteman baik sama dia,” sambungnya. Perempuan 24 tahun itu pun menegaskan bahwa
dirinya menyukai pria yang usianya lebih tua karena dinilai matang. Untuk kriteria fisik, dia blakblakan menyukai pria yang memiliki brewok. “Kalau fisik yang brewok. Gue mati sih sama yang brewok,” imbuhnya. Selain itu, Anindita menyukai pria yang berkulit gelap dan perawakannya lebih tinggi darinya dan tak terlalu kurus. “Yang perawakannya jadi. Enggak terlalu kurus, ada yang dipegang bisa melindungi” pungkasnya. Tak lama setelah mengumumkan putus dari
Polisi Mulai Razia Kendaraan Lagi KOTA BEKASI- Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi kembali melakukan razia lalu lintas mulai 23 Juli hingga 3 Agustus 2020 mendatang. Kegiatan dalam Operasi Patuh 2020 ini dilakukan sesuai instruksi Kakorlantas Polri kepada seluruh jajaran kepolisian di Tanah Air. Razia ini tidak akan menilang pengendara yang kedapatan tidak memiliki SIM atau habis masa berlakunya. “Kepada mereka yang SIM-nya mati baik di masa pandemi maupun di luar masa pandemi kami memberi toleransi,” kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani di Polres Bekasi Kota, Jumat lalu (17/7). Dia menerangkan razia ini
RAZIA LANTAS: Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi kembali melakukan razia lalu lintas mulai 23 Juli hingga 3 Agustus 2020 mendatang. ILUSTRASI
akan menilang para pengendara yang kebut-kebutan, balap liar, sengaja tidak mengenakan helm, menerobos lampu merah serta melawan arus. Sebelumnya, razia lalu lintas ditiadakan sejak awal pandemi. “Tilang kendaraan selama pandemi tidak ada untuk mereka yang SIM-nya mati, STNK-nya mati, dan kasat mata,” ujar dia.
Razia ini akan digelar di seluruh wilayah Kota Bekasi terutama jalan protokol seperti Jalan Jenderal Ahmad Yani, Jalan Sultan Agung, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan KH. Noer Ali Kalimalang. Satlantas juga akan menegur pengendara apabila kedapatan tak mengenakan masker. “Terkait masker disuruh pulang saja,” pungkasnya. (bbs/mhs)
Azalia Bianda, Rizky Febian ketahuan mengomentari foto Instagram Anindita Hidayat pada 30 Juni lalu. Tanpa kata, Rizky hanya berkomentar dengan emoji tatapan penuh cinta. Dari sana, netizen beranggapan bahwa pria 22 tahun itu tengah mendekati A n i n d i t a. Anindita (mhs/*)
Hidayat
SELASA, 21 JULI 2020
PENDIDIKAN
KARAWANG BEKASI
7
SEKILAS Salat dan Kurban Wajib Protokol Kesehatan KARAWANG - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang mengimbau masyarakat Kabupaten Karawang agar menerapkan protokol kesehatan saat perayaan Idul Adha 1441 H/2020 M. Termasuk saat penyelenggaraan shalat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. Kepala Kantor Kemenag Karawang, Sopian, melalui Kepala Penyelenggara Syariah, Sanyoto mengatakan, protokol kesehatan wajib diterapkan agar pelaksanaan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dapat berjalan optimal serta terjaga dari penularan covid-19. “Kewajiban protokol kesehatan ini sesuai surat edaran Menteri Agama RI nomor: SE.18 tahun 2020 tentang penyelenggaraan salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban tahun 1441 H/2020 M menuju masyarakat produktif dan aman covid-19,” ujar Sanyoto, kepada KBE, Senin (20/7). Dijelaskan Sanyoto, penyelenggaraan shalat Idul Adha di daerah yang telah diizinkan oleh Pemerintah Daerah/Gugus Tugas Daerah boleh dilakukan di lapangan/masjid/ruangan. Kendati demikian, tetap harus memenuhi beberapa persyaratan mulai dari menyiapkan petugas untuk melakukan dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di area tempat pelaksanaan. Kemudian, melakukan pembersihan dan disinfeksi di area tempat pelaksanaan, membatasi jumlah pintu/jalur keluar masuk tempat pelaksanaan guna memudahkan penerapan dan pengawasan protokol kesehatan, menyediakan fasilitas cuci tangan/hand sanitizer di pintu/jalur masuk dan keluar. Selanjutnya, menyediakan alat pengecekan suhu di pintu/jalur masuk. Jika ditemukan jemaah dengan suhu di atas 37,5 derajat celsius (2 kali pemeriksaan dengan jarak 5 menit), tidak diperkenankan memasuki area tempat pelaksanaan. Sanyoto menambahkan, penyelenggara juga harus menerapkan pembatasan jarak dengan memberikan tanda khusus minimal jarak 1 meter, mempersingkat pelaksanaan shalat dan khutbah Idul Adha tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya, tidak mewadahi sumbangan sedekah jemaah dengan cara menjalankan kotak karena berpindahpindah tangan rawan terhadap penularan penyakit. “Selain itu, penyelenggara wajib memberikan imbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pelaksanaan shalat Idul Adha yang meliputi jemaah dalam kondisi sehat, membawa sajadah/ alas shalat masing-masing, menggunakan masker sejak keluar rumah dan selama berada di area tempat pelaksanaan, menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer, menghindari kontak fisik, dan mengimbau untuk tidak mengikuti shalat Idul Adha bagi anak-anak dan warga lanjut usia yang rentan tertular penyakit,” jelasnya. Mengenai penyembelihan hewan kurban, Sanyoto menuturkan, harus digelar dengan menerapkan jaga jarak fisik (physical distancing), penerapan kebersihan personal panitia, dan penerapan kebersihan alat. “Untuk jaga jarak mulai dari mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban, hingga pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik. Kebersihan personal panitia salah satunya seperti pengukuran suhu tubuh di setiap pintu/jalur masuk tempat penyembelihan. Sedangkan kebersihan alat yaitu melakukan pembersihan dan disinfeksi seluruh peralatan sebelum dan sesudah digunakan dan menerapkan sistem satu orang satu alat,” katanya. (ayi/mhs)
AYI PURNAMA/KARAWANG BEKAIS EKSPRES
BELAJAR DI MADRASAH: Sejumah siswa MTsN 4 Karawang terpaksa harus tetap menjalani kegiatan belajar di madrasah meski pembelajaran daring tetap diberlakukan di awal tahun pelajaran 2020/2021 karena tak memiliki gadget.
Terpaksa Mulai KBM Tatap Muka Siswa MTsN 4 Tak Semua Punya Henpon Canggih KARAWANG - Pembelajaran dari rumah yang kembali harus diterapkan di awal tahun pelajaran 2020/2021 karena adanya pandemi covid-19 tak bisa terlepas dar i sejumlah kendala. Tak sedikit siswa yang sulit mengikuti pembelajaran secara daring karena tak memiliki fasilitas penunjang utama seperti smartphone. Kondisi ini seperti terjadi di MTsN 4 Karawang. Madrasah yang beralamat
JAKARTA- Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengingatkan potensi adanya limbah pendidikan akibat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19. Limbah pendidikan berupa generasi yang hilang itu bisa muncul kalau proses pelaksanaan PJJ tidak berjalan dengan maksimal. “Jadi kalo proses PJJ atau daring ini gagal maka nanti akan ada limbah pendidikan yang disebut dengan lost generation,” kata Ketua Pengurus Besar (PB) PGRI Dudung Koswara di Jakarta, Senin (20/7). Dia menegaskan sampai hari ini wabah virus SARS-CoV-2 alias Covid-19 belum menghilangkan, sementara tuntutan anak didik harus belajar itu tidak bisa diabaikan.
ISTIMEWA
SOROT: Seratusan mahasiswa UNS Solo demonstrasi memprotes kebijakan uang kuliah tunggal atau UKT selama masa pandemim wabah corona. Mereka minta pemotongan UKT.
jak mahasiswa meramaikan Pagelaran Universitas Nggawe Susah. Ajakan tersebut disampaikan Minggu (19/7). Aksi ini digelar lantaran banyak masalah yang belum selesai, seperti potongan UKT, biaya jas almamater, hingga pembungkaman ruang demokrasi. Setidaknya ada 10 hal yang dituntut mahasiswa UNS Solo dalam aksi tersebut. Mulai dari jaminan tidak ada mahasiswa yang putus atau kuliah akibat terkendala biaya UKT di tengah pandemi Covid-19. Menuntut UNS Solo terbuka dalam penyampaian aspirasi terkait kebijakan kampus. Menuntut transparansi
“Tentunya proses belajar di madrasah diterapkan dengan protokol kesehatan yang ketat, seperti siswa wajib memakai masker, pengukuran suhu tubuh, mencuci tangan dengan menggunakan sabun saat masuk madrasah, jaga jarak saat menjalani pembelajaran, dan lainnya,” ujar Suparwoto, kepada KBE, Senin (20/7). Untuk menunjang proses pembelajaran, Suparwoto menjelaskan, madrasah yang dipimpinnya menyediakan 120 unit komputer yang tersedia di tiga lab. Nantinya, jika jumlah siswa yang terkendala gadget terbilang banyak, maka akan
diberlakukan sif agar tidak terjadi kerumunan. “Selain belajar langsung di madrasah, siswa yang terkendala juga bisa berkelompok dengan teman yang terdekat dari rumah. Sehingga pembelajaran daring tetap bisa dilaksanakan tanpa datang langsung ke madrasah,” ucapnya. Guna menunjang proses pembelajaran daring, Suparwoto menambahkan, MTsN 4 Karawang juga memberikan bantuan kepada siswa yang terkendala dengan masalah kuota sebesar Rp 50 ribu per bulan. “Kami juga memberikan kuota kepada para guru dengan jumlah yang ber-
variasi sesuai jam mengajar yang dimiliki masing-masing guru,” katanya. Siswa kelas VII B, Amanda Silvia, yang menjalani pembelajaran langsung di madrasah mengaku terbantu dengan kebijakan madrasah yang memfasilitasi siswa yang tak memiliki gadget untuk belajar di madrasah. “Saya belum diizinkan m e ng gu na k a n hp o l e h orang tua makanya hari ini (kemarin) langsung datang ke madrasah. Semoga pandemi ini cepat berakhir agar proses pembelajaran bisa berlangsung normal dan madrasah ramai kembali,” ucapnya. (ayi)
PGRI Ingatkan Ancaman Limbah Pendidikan
Ratusan Mahasiswa UNS Segel Kampus SOLO- Seratusan mahasiswa UNS Solo demonstrasi memprotes kebijakan uang kuliah tunggal atau UKT selama masa pandemim wabah corona. Mereka minta pemotongan UKT. Hal itu belum dipenuhi oleh pihak kampus. Mereka pun menggelar demo dan aksi unjuk rasa di bulevar kampus setempat, Senin (20/7/2020). Papan pengumuman di UNS Solo bahkan di-segel dengan plastik hitam besar yang bertuliskan, “UNS Disegel Mahasiswa”. Aksi yang diberi nama Pergelaran Universitas Nggawe Susah ini digelar menuntut dibukanya keran komunikasi antara mahasiswa dengan Rektor UNS Solo, Jamal Wiwoho. Berdasarkan pantauan, aksi dimulai pukul 14.00 WIB dan masih berlangsung hingga 15.30 WIB. Sejumlah mahasiswa yang terlibat dalam demo tersebut mengaku sudah berusaha mengajak audiensi secara terbuka rengan rektor. Namun, hal itu selalu gagal lantaran audiensi digelar bersama perwakilan rektor. Demo yang digelar mahasiswa UNS Solo kali ini diinisiasi BEM. Lewat akun Instagram @bemuns, pihak BEM UNS Solo menga-
di Jalan R.M Soleh No. 4C Sadamalun Karawang Kulon dan Jalan R.H.S Saca Ku s u m a h Pa s i r j e n g k o l Tanjungpura ini tak bisa sepenuhnya menerapkan belajar dari rumah karena sejumlah siswa tak memiliki gadget berbasis android. Kepala MTsN 4 Karawang, Supar woto, didampingi Wakasek Kesiswaan, Suhirno, mengatakan, terkait kendala tersebut pihaknya telah mencari solusi terbaik agar siswa tetap bisa melakukan pembelajaran. Misalnya siswa yang tak memiliki android bisa mengikuti pembelajaran di madrasah.
keuangan dan detail komponen penyusunan UKT di masa pandemi Covid-19. Memberikan potongan UKT secara merata. Menjamin mahasiswa yang mengajukan keringanan UKT diterima sepenuhnya. Menuntut jaminan implementasi pembebasan UKT bagi mahasiswa akhir. Menjamin kebebasan berpendapat. Hingga meninjau ulang efektivitas kuliah daring. Tuntutan itulah yang digaungkan dalam aksi demo mahasiswa UNS Solo kali ini. Aksi tersebut bahkan viral di Twitter dengan tagar #UniversitasNggaweSusah yang telah dicuitkan lebih dari 2.500 kali. (bbs/mhs)
Dia menjelaskan, limbah pendidikan berupa lost generation terlahir dari proses pendidikan yang tidak maksimal sehingga anak memiliki pengetahuan yang rendah. Dia mengungkapkan, hingga saat ini PJJ masih memiliki sejumlah kendala. Misalnya, keterbatasan jaringan, kepemilikan perangkat baik laptop atau gawai pintar di antara para peserta didik terlebih di daerah, hingga kemampuan beradaptasi akan teknologi bagi para tenaga pengajar. “Tidak semua guru memiliki kemampuan beradaptasi dengan proses PJJ. Jadi guru dan anak didik faktanya memiliki keterbatasan-keterbatasan,” katanya. Dia mengakui, idealnya, guru juga tetap memiliki
ISTIMEWA
SOROT: Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mengingatkan potensi adanya limbah pendidikan akibat Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi Covid-19.
kemampuan melaksanakan PJJ. Dia mengatakan, guru sebelum masa pandemi juga diharuskan bisa mengajar secara tatap muka. Perbedaannya kini, mereka harus bisa tatap layar atau tatap virtual. “Maka semua guru dipaksa beradaptasi
sehingga idelanya semua mampu melaksanakn proses PJJ,” katanya. Pada saat yang bersamaan, dia juga meminta setiap kepala sekolah dan wakil kepala sekolah bidang kurikulum agar membuat format tertentu untuk memudahkan para
guru. Dia mengatakan, sehingga kendala akan kemampuan pemahaman teknologi, kuota dan hal lainnya yang belum siap itu bisa teratasi. Dia mengungkapkan, saat ini kepala sekolah dan para guru juga terus melakukan pembahasan dalam forum group discusion (FGD) hingga lokakarya pendalaman berkenaan dengan metode PJJ. Menurutnya, yang laling penting tidak boleh anak didik terputus dengan gurunya dan mereka tetap dapat belajar dengan metode yang tidak memberatkan karena tidak ada tatap muka. “Bahkan harus ada komunikasi antara guru dengan orang. Keduanya harus ada komunikasi sehingga orang tua juga berubah wujud jadi guru juga,” katanya. (bbs/mhs)
KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
METRO PURWAKARTA 8 SEMANGAT BARU PURWAKARTA
SELASA, 21 JULI 2020
ADIKARYA PARLEMEN JABAR
Ihsanudin, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
Puluhan Tahun Hak Petani Plasma Belum Dipenuhi KARAWANG - Pet a ni plasma Desa Pusakajaya Utara, Kecamatan Cilebar meminta pemerintah merealisasikan konversi lahan bekas proyek Inti Rakyat (TIR). Sejak proyek dibangun 1984 hingga pertengahan tahun 2020 ini petani plasma tidak mendapatkan haknya dari pemerintah berupa konversi lahan tambah dan perumahan petani. Plasma merupakan suatu gagasan untuk pengembangan ekonomi masyarakat melalui usaha kemitraan antara petani tambak dengan perusahaan penyandang dana. Di Karawang, hubungan kemitraan ini terjalin sejak 1984-2000. Selain meningkatkan perekonomian rakyat melalui usaha yang berbasis sumber daya alam dalam hal ini perikanan, pola TIR juga berperan untuk menyerap lapangan kerja, menghasilkan devisa negara dari ekspor non migas dan pemerataan pembangunan. “Hubungan antara inti dan plasma adalah hubungan kemitraan yang adil dan saling menguntungkan seperti tercantum dalam Kepres No 18 tahun 1984,” kata anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ihsanudin. Awalnya, lanjut Ihsanu-
s ebagai bahan pengajuan konversi lahan untuk petani plasma kepada pemerintah. “Petani meminta kepada pemerintah untuk merealisasikan hakhak mereka yang telah dijanjikan,” paparny a . (red) ISTIMEWA
HAK TANAH: Ihsanudin saat berkunjung ke DPK Karawang memperjuangkan hak tanah yang harus dimiliki para petani plasma tambak.
din, petani dijanjikan mendapat hak konversi lahan dengan cara kredit. Kenyataannya petani plasma tidak mendapatkan hak konversi lahan. Sejak TIR operasional tahun 1986, pola TIR tidak dijalankan secara proporsional dan tertib aturan. “Kehidupan petani plasma semakin terpuruk d e nga n d i l a ng garnya berbagai aturan diantaranya, mengenai bonus produksi, tingkat penghasilan yang rendah serta hak konversi lahan yang tidak jelas, sehingga
SOROT
tekanan kebutuhan hidup semakin berat dengan meningkatnya harga kebutuhan pokok,” ucapnya. Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra ini menambahkan, berbagai usaha telah dilakukan, namun bukan kepastian yang petani plasma dapatkan, malah berbagai tekanan dan intimidasi tanpa ada kepastian kapan konversi bisa dilakukan, bahkan sampai ada warga yang dipenjara karena dianggap merusak aset negara. “Proyek TIR dibangun di atas lahan seluas 350 Ha. Di
atasnya dibangun tambak plasma seluas 200 Ha dan tambak inti seluas 50 Ha. Proyek TIR juga dilengkapi dengan sarana perumahan, kantor, pabrik dan sarana lain seluas 100 Ha, termasuk 200 unit rumah plasma dan 50 unit rumah inti,” paparnya. Saat reses, tambah Ihsanudin, banyak masyarakat yang menyampaikan aspirasi mengenai persoalan proyek TIR ini. Dia mendorong, agar pemerintah segera merealisasikan hak petani plasma. Dokumendokumen pembangunan proyek TIR waktu pertama kali dibangun disiapkan
Ihsanudin Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat
Siap-siap, Mulai 23 Juli Polres Gelar Razia Kendaraan PURWAKARTA - Dalam rangka persiapan pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2020, yang menurut rencana akan dilaksanakan selama 14 hari mulai tanggal 23 Juli sampai dengan 5 Agustus 2020 mendatang. Polres Pur wakarta pada Senin (20/7/2019) laksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Patuh Lodaya 2020. Kegiatan digelar di ruang rapat utama Mapolres Purwakarta tersebut dibuka oleh Kabag Ops Polres Purwakarta, Kompol Jhonson Madui, diikuti Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Zanuar Cahyo Wibowo, Kaur dan Kanit Sat Lantas Polres Purwakarta, Kanit/Panit Lantas Polsek jajaran, Perwakilan anggota dari unit/ urusan dan pospol Sat Lantas Polres Purwakarta. Kapolres Purwakarta AKBP ISTIMEWA
ABAI: Sejumlah orang berkerumun dan mengabaikan protokol kesehatan dalam sesi foto bersama.
Banyak yang Lepas Masker Sidang PURWAKRTA-Pelakasnaan Sidang Paripurna Hari Jadi Purwakarta ke-189 dan Kabupaten Purwakarta ke-52 dilakukan secara sederhana dan dengan terbatasnya tamu undangan karena pandemik Covid-19. Namun terlihat sejumlah undangan yang hadir nampak mengabaikan protokol kesehatan. Pada sesi foto bersama usai Sidang Paripurna nampak sejumlah tamu undangan mengabaikan pemakaian masker dan physical distancing. Menanggapi hal itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta, Deni Darmawan mengaku pihaknya telah menyediakan dua tim untuk mengecek suhu tubuh undangan yang hadir dalam paripurna ini dan siaga sejak mulai hingga selesai. Deni mengklaim pelaksanaan Sidang Paripurna tak abai pada protokol kesehatan. “Abai sih tidak, sebenarnya mereka semua membawa masker. Tapi, mungkin hanya saat sesi foto melepas masker,” ucap Deni, Senin (20/7/2020). Sementara, ketika disinggung terkait sesi foto yang tampak tak berjaga jarak, Deni tak memberikan tanggapannya. “Enggak bisa comment. Mungkin hanya saat sesi foto saja,” singkatnya. Sementara itu, Sekretaris DPRD Karawang, Suhandi mengatakan, anggaran yang digunakan untuk pelaksanaan Sidang Paripurna Hari Hadi Purwakarta tahun ini mencapai Rp50 juta. Anggaran tersebut memang lebih sedikit jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai Rp800 juta. (san/red)
HASAN KOBRA/KARAWANG BEKASI EKPRES
PENGARAHAN: Polres Purwakarta Senin (20/7/2019) melaksanakan Latihan Pra Operasi (Lat Pra Ops) Patuh Lodaya 2020.
Indra Setiawan melalui Wakapolres, Kompol Ijang Safei menuturkan bahwa Latihan Pra Operasi itu sebagai langkah persiapan untuk melaksanakan Ops Patuh Lodaya 2020, dengan mengedepankan fungsi lalu lintas dengan penekanan peran aktif masing-masing personel satuan tugas (satgas) untuk menindak pelang-
garan khususnya yang berpotensi penyebab kecelakaan. “Perlunya penambahan target operasi sesuai karakteristik wilayah, salah satunya kendaraan muatan berlebihan (overloading), sehingga sasaran yang akan dicapai diantaranya turunnya angka kecelakaan, dan ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas dapat
terwujud,” ungkap Ijang. Selain menargetkan turunnya angka kecelakaan, lanjut dia, juga mengimbau kepada anggota yang terlibat untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Polri. “Pelaksanakan operasi ini dengan humanis serta sesuai dengan standart operating prosedur. Walaupun melakukan penindakan terhadap pelanggar tetap kita kedepankan senyum, sapa, salam,” kata Ijang. Sementara, Kasat Lantas, AKP Zanuar Cahyo Wibowo mengatakan, kegiatan tadi adalah menyamakan persepsi terkait pelaksanaan Ops Keselamatan Lodaya 2020 sesuai RGB Korlantas Polri dan petujuk pimpinan. “Sesuai arahan dari pimpinan operasi ini bersifat simpatik, tidak ada target pencapaian tilang dan kegiatan ops
lebih dititik beratkan kepada kegiatan membumikan atau mendisiplinkan masyarakat khususnya pengguna ranmor untuk selalu mentaati Protokol kesehatan (memakai masker, phisical distancing, dll) guna menekan penyebaran Covid-19,” ungkap pria yang akrab disapa Bowo. Selain itu, Situasi arus lalulintas sedikit yang mulai kembali ramai di era new normal ini berdampak pada laka lantas 1 bulan terakhir ini cukup tinggi kasus yang terjadinya. “Dengan dilaksanakannya Ops Patuh Lodaya 2020, kita Kepolisian telah ikut serta dalam menekan penyebaran wabah Covid-19. Kunci keberhasilan suatu operasi tergantung dengan kemauan dan keseriusan kita dalam melaksanakan kegiatan operasi tersebut,” Pungkasnya. (san/red)
Paripurna Istimewa Hari Jadi Purwakarta: Anne Sampaikan Klaim Capaian Prestasi PURWAKARTA-Seperti yang sudah di agendakan sebelumnya, Hari jadi ke189 Purwakarta dan HUT ke-52 Kabupaten Purwakarta kali ini tidak dilakukan secara meriah dengan serangkaian acara. Sebagai puncak hari jadi dengan tema ‘Riksa Raga, Riksa Rasa’ di Purwakarta Istimewa, DPRD Purwakarta menggelar sidang Paripurna Istimewa bertempat di gedung DPRD Kabupaten Purwakarta. Sidang Paripurna dihadiri seluruh anggota DPRD Purwakarta bersama seluruh unsur Forkompimda setempat. “Dalam sidang paripurna dan dihadapan tamu undangan juga khusnya anggota DPRD, tadi saya samaikan sejumlah pencapaian atau prestasi Pemkab Purwakarta,” kata Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika usai sidang paripurna dilaksanakan, Senin (20/7/2020). Menurut Anne, bagi kepala daerah seperti dirinya, peringatan hari jadi sudah seharusnya lebih kepada menekankan terhadap pencapaian
baik itu program maupun prestasi. Terlebih saat ini dalam situasi pandemik Covid-19. “Bagi para kepala daerah seperti saya sekarang, esensi hari jadi itu lebih kepada pengingatan diri. Apa yang sudah saya lakukan untuk Purwakarta. Program apa yang sudah saya gulirkan untuk masyarakat Purwakarta. Tujuannya, tentu supaya Purwakarta lebih istimewa,” ungkapnya. Sementara, Anggota Komisi I DPRD Purwakarta, Devi Mutiarasari mengapresiasi langkah Pemkab Purwakarta dalam memperingati Hari jadi ke-189 Purwakarta dan Kabupaten Purwakarta ke-52 yang biasa diperingati setiap tanggal 20 Juli setiap tahunnya itu. Dalam Peringatan Hari Jadi Purwakarta ini, dirinya mengajak kepada seluruh masyarakat untuk memaknai peringatan ini sebagai spirit untuk kemajuan Purwakarta lebih baik lagi. “O l e h s eb ab i tu , k i t a membutuhkan kerjasama yang baik seluruh element masyarakat tentunya dengan
ISTIMEWA
KLAIM BERHASIL: Bupati Anne foto bersama usai berpidato di Rapat Paripurna Istimewa Hari Jadi Kabupaten Purwawarta.
peran aktif sesuai kelebihan dan tugas masing-masing untuk membangun Purwakarta yang lebih baik,” ungkap anggota DPRD dari fraksi Partai Nasdem tersebut. Meski begitu, lanjut Devi, sesuai tupoksinya, i a a k a n t e r u s m e l a ku kan pengawalan terkait pembangunan di wilayah
Kabupaten Purwakarta. Dirinya pun berharap, kedepan kabupaten Purwakarta Bisa lebih Baik dalam berbagai Hal, sesuai dengan di cita-citakan menjadi Purwakarta Istimewa. “Masyarakat Purwakarta bisa lebih sejahtera, Pelayanan kesehatan bisa lebih maksimal, Pendidikan Bisa
lebih merata,” ucapnya. Ia juga mengajak masyarakat Purwakarta bersyukur dengan menjadikan hari kelahiran Purwakarta dan Kabupaten Purwakarta sebagai sebuah inspirasi dan motivasi, untuk mengisi kembali setiap detik perjuangan kehidupan daerah ini. (san/ red)