Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang www.karawangbekasiekspres.co.id
RABU, 17 JULI 2019
PILBUP... Rieke Berpeluang, PGRI Ikut-ikutan Siapkan Calon KARAWANG- Menjelang pelaksanaan Pilkada Karawang yang kian dekat, nyatanya tak hanya politisi di partai yang kasak-kusuk menyiapkan calon yang bakal dimajukan ikut berkompetisi. Organisasi para guru di Karawang pun tak mau ketinggalan. PGRI Karawang mengklaim bakal menyiapkan kader terbaik dari kalangan pendidik yang juga diklaim bakal didukung oleh seluruh tenaga pendidik se-Karawang. Ketua PGRI Kabupaten Karawang, Nandang Mulyana menegaskan sudah ada calon dari keluarga besar PGRI Karawang yang akan ikut andil bersaing di pemilihan kepala daerah nanti. Meski belum memberikan bocoran nama calon tersebut. Nandang sudah memastikan bakal calon di pilkada merupakan dari PGRI. “ PGRI punya kader yang mau maju di Pilkada,” kata Nandang. Menurutnya meski bukan merupakan dari kalangan politisi murni, namun ada kemungkinan kader dari PGRI itu akan bisa menarik perhatian para parpol yang ada di Karawang. “PGRI walau bukan parpol tapi kadernya bisa diakses melalui parpol,” jelasnya. Di lain tempat, Ketua DPC PDI Perjuangan yang barus saja dilantik, Taufik Ismail secara pribadi menilai Rieke Diah Pitaloka layak masuk penjaringan di internal partai sebagi tokoh yang potensial.
@korankarawangbekasiekspres
HARGA Rp3.000
Bawaslu Buntu, Lanjut LP Kepolisian Kusnaya, Muksin dan 12 PPK Dilaporkan ke Penegak Hukum KARAWANG- Belum lama ini Bawaslu Karawang memutus kasus bisnis culas jual-beli suara yang meli-
batkan Komisioner KPU Karawang, Asep Muksin san 12 oknum PPK (menerima uang dari caleg Perino EK
Budi Santoso A.k.a Kusnaya) dianggap hanya melanggar etik. Dinilai tak cukup bukti ditingkatkan menjadi
Rebutan Kursi di Kampus Negeri Tes Jalur Mandiri Unsika Dimulai
KARAWANG- Pelaksanaan Tes Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Jalur Mandiri di Universitas Negeri
Ke Hal...7
Singaperbangsa Karawang (Unsika) sudah dimulai 15 sampai 23 Juli ini. Humas Unsika, mengatakan pelaksanaan tes jalur mandiri saat ini tengah berlangsung dan akan ditutup sampai tanggal 23 Juli nanti. Ia
Ke Hal...7
pidana pemilu. Putusan ini berdampak panjang. Kini giliran salah seorang warga yang diketa-
hui merupakan akademisi UBP Karawang, Garry Gagarin yang berinisiatif meKe Hal...7
Pendaftar Membludak, Kuota Penerimaan Minim Jumlah kuota penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri: Total:2.135 kursi dengan rincian n Fakultas Ekonomi dan Bisnis: 332 kursi n Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 301 kursi n Fakutas Pertanian: 94 kursi n Fakultas Ilmu Kesehatan :169 kursi n Fakultas Hukum: 154 kursi n Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik: 124 kursi n Fakutas Agama Islam: 545 kursi n Fakutas Ilmu Komputer: 93 kouta n Fakultas Teknik: 323 kursi.
Ketika Tiga Emak-emak Karawang Minta Tolong ke Prabowo
Utarakan Harapan Lewat Sebuah Video Tiga emak asal Karawang, terdakwa kampanye hitam kepada Jokowi meminta tolong kepada Prabowo dan Sandiaga dari perkara hukum yang sedang mereka hadapi. Namun sayang, sampai kini mereka kesulitan menjalin komunikasi dengan Prabowo atau Sandiaga. ARIE FIRMANSYAH, KARAWANG
“KAMI coba komunikasi dengan Pak Prabowo atau Pak Sandiaga, tapi kita belum dapat referensi link dengan beliau. Kira - kira lewat siapa menghubungi beliau, kami belum tahu,” ungkap Agus Nurhayadi, salah satu pengacara tiga
Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492
terdakwa saat ditemui di PN Karawang, Selasa (16/7). Menurut Agus, Prabowo atau Sandiaga wajib membantu tiga terdakwa. Sebab, pengorbanan tiga emak di Karawang mendukung pasangan 02 sangat total dan Ke Hal...7
ARIE/KBE
MINTA TOLONG: Citra Widaningsih, Engqay Sugiyanti dan Ika Peranika sempat mengutarakan harapannya lewat sebuah video berdurasi 1 menit 41 detik.
email: karawangbekasiekspres@gmail.com,
redaksikarawangbekasi@gmail.com
OPINI
RABU, 17 JULI 2019
2
Optimisme Pascarekonsiliasi Oleh Shinta Widjaja Kamdani SUHU politik yang mulai sejuk adalah kabar baik. Termasuk bagi pelaku usaha dan investor. Hal itu bahkan sudah tecermin sejak kemarin. Rupiah menunjukkan penguatan. Surplus data perdagangan juga akan menambah optimisme investor. Rekonsiliasi menjadi salah satu faktor penting untuk menghadapi tantangan dalam ekonomi. Sebut saja tekanan perang dagang. Juga, menunjukkan komitmen pemerintah untuk melakukan reformasi struktural ekonomi meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Saya yakin, pelaku usaha akan mulai aktif setelah
ada proses rekonsiliasi. Apalagi, dalam pidatonya di Bogor (14/7), concern yang disampaikan presiden terpilih in line dengan keinginan pengusaha. Misalnya, peningkatan SDM, pembangunan infrastruktur, tidak alergi terhadap investasi, dan penyederhanaan birokrasi. Bila hal itu bisa segera diimplementasikan, saya yakin pull factor-nya akan lebih besar lagi bagi investor untuk masuk ke Indonesia. Memang ada kekhawatiran terkait masalah politik dan perhatian pemerintah yang terbagi yang berakibat pada tidak jalannya kebijakan ekonomi. Apalagi, DPR tidak hanya berisi pendukung Jokowi. Namun, dengan adanya rekonsiliasi, setidaknya pemerintah
bisa lebih fokus mengurus kebijakan ekonomi dan para pemangku kebijakan lainnya, termasuk DPR, juga bisa satu suara untuk membangun Indonesia yang lebih baik. PR terbesar pemerintah adalah meneruskan pembangunan infrastruktur, menarik investasi yang berkualitas dan mampu menyerap tenaga kerja, perbaikan birokrasi, serta pengembangan SDM dan disbursement APBN yang lebih tepat sasaran. Penetapan kabinet baru merupakan pekerjaan rumah yang harus segera dilaksanakan seusai rekonsiliasi. Kecepatan menyelesaikan pekerjaan tersebut penting dilakukan karena Indonesia saat ini dihantui ketidakpastian
ekonomi global. Faktor ketidakpastian global tersebut harus menjadi momentum agar kita bisa berjalan lebih cepat dan berkompetisi dengan negara lain. Untuk posisi menteri di bidang perekonomian, figur yang dipilih harus memiliki kemampuan dalam koordinasi antar kementerian maupun pemangku kepentingan lain, termasuk dunia usaha. Di samping itu, syarat utamanya, yakni profesional dan memiliki integritas tinggi. Juga, mengerti dan bisa menyelesaikan persoalan di lapangan. Sebab, masalah utama saat ini adalah gap antara policy dan implementasi. *) Wakil ketua umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia
CERPEN, BONARI NABONENAR Di Manakah Kubur yang Tepat buat Mayatku Ini? (3/TAMAT) Sedih dan gembira. Sedih karena membayangkan ongkosnya. Walaupun perguruan tinggi negeri jauh lebih murah dibanding swasta. Itu akan tetap berat baginya. Tetapi, siapa yang tidak merasa bangga? Kelak Sutragi akan menjadi orang pertama yang lulus sebagai sarjana di desanya. Dari perguruan tinggi negeri pula. Sutragi tidak akan menjadi guru SD atau SMP. Tetapi guru SMA. Atau SPG.
Tanaman cengkih yang mulai berbuah pada musimnya sangat menolong. Ditambah hubungan sosial orang tuanya yang bagus dengan para kerabat dan tetangga, Sutragi tidak pernah mendapatkan penolakan ketika berkirim surat untuk dikirimi tambahan uang. Orang tuanya harus pula jungkir balik gali lubang tutup lubang. Mungkin itu harga yang layak untuk
sebuah cita-cita dan kebanggaan. Setelah menyelesaikan KKN dan praktik mengajar, Sutragi menyempatkan pulang kampung. Menikmati musim liburan. Sekaligus menengok orang tuanya. Ia merasa akan membawa kabar baik bagi seluruh keluarganya. Kuliahnya akan kelar sebentar lagi dan gelar sarjana pun akan disandangnya. Tetapi, begitu sampai di rumah, ia mendapati suasana yang aneh. Wajah orang tuanya tidak berbinar-binar seperti sebelumnya setiap kali ia datang dari kota. Setelah makan, malam itu ibu Sutragi membuka pembicaraan. Dengan suara pelan, “Jangan kaget, ya Nak? Ini kabar buruk buat kita.” Sudah diminta untuk tidak terkejut, Sutragi tetap saja terkejut. “Ada apa, Bu?” “Ibu sekarang sudah pensiun.” “Oh, bukankah seharusnya masa kerja Ibu masih sepuluhan tahun lagi?”
“Orang menyebutnya pensiun dini, Nak. Tepatnya dipensiunkan dini. Ada peraturan baru. Harus begitu. Ya, kita tinggal terima saja.” “Memang kenapa, Bu?” “Sudahlah, Nak. Ibu kan sudah tua. Sudah lelah. Tetapi, kamu …?” “Ada apa denganku, Bu?” “Kabarnya, negara juga telah mencatat namamu, beserta ribuan orang lain sebayamu, sebagai orangorang yang tidak akan diterima menjadi pegawai negeri.” “Oh! Lalu dasarnya apa, Bu?” “Dasarnya ya peraturan itu. Peraturan pemerintah atau undang-undang, persisnya ibu tidak tahu.” “Loh?” “Ini berkaitan dengan almarhum ayahmu.” Sutragi kini mulai paham. Ia lalu terdiam. Membongkar ingatan. Memunguti anganangan. Yang berserakan. Tak keruan. Dilihatnya berjutajuta anak dilahirkan serentak. Dari rahim kemarahan. Yang tampil
kemudian di permukaan ingatannya ialah sosok gelandangan nyaris sarjana. Yang ia pergoki di salah satu sudut alun-alun kota. Sedang bermain-main dengan kunang-kunang. Bersama seorang gadis yang manja. “Jangan-jangan aku telah bertemu dengan diriku sendiri. Di waktu yang telah lewat itu!” Lalu tahun demi tahun lewat. Sebagai malam gelap. Di sanalah sesosok gelap yang lebih pekat daripada malam kadang berjalan tegap. Kadang lunglai. Atau menggelepar di sudut alun-alun kota. Lalu bangkit menggendong mayatnya sendiri. Dan mengatakan kepada semua orang, “Aku sudah mati!” Kalau ia ditanya, jawabnya hampir selalu, “Aku sudah mati!” Sesekali justru berupa pertanyaan balik, “Di manakah kubur yang tepat buat mayatku ini?” Tak peduli, tentang apa pun pertanyaannya. Hanya dua kalimat itu yang dapat diucapkannya untuk keperluan apa saja. Di warung nasi kadang ia mengangsurkan dirinya
dan berkata, “Aku sudah mati!” Lalu ia dapatkan sebungkus nasi. Kalimat itu pula yang ia kemukakan
untuk mendapatkan sebatang rokok. Ia bahkan sudah lupa bahwa ia punya nama: Sutragi. (*)
Bincang Kabinet Pemerintahan Jokowi–Ma’ruf
Erani: Figur Menteri Harus Bisa Eksekusi Visi SETELAH membangun infrastruktur secara masif di periode pertama, Presiden Joko Widodo menyiapkan konsep pembangunan manusia besar-besaran. Bagaimana konsepnya dan seberapa jauh pengaruhnya terhadap komposisi kabinet? Berikut wawancara dengan Staf Khusus Presiden Bidang Perekonomian Ahmad Erani Yustika. RUMAH SAKIT 1.
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
2.
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
3.
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
4.
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
5.
Jokowi mencanangkan pembangunan SDM di periode kedua. Kondisi apa yang
melatarbelakangi itu? Apa urgensinya? Manusia merupakan modal utama pembangunan nasional untuk menuju pembangunan yang inklusif dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, pemerintah memiliki komitmen untuk terus meningkatkan kualitas dan daya saing manusia, khususnya membangun sumber daya manusia yang sehat dan cerdas, adaptif, inovatif, terampil, dan berkarakter. Sesuai dengan visi yang diusung beliau, yaitu Indonesia Maju, pembangunan manusia merupakan komponen utama untuk merealisasikan visi tersebut. Pak Jokowi paham betul bagaimana membangun negeri ini dengan diawali pembangunan infrastruktur fisik secara masif pada periode p e r t a m a s e b a g a i
fondasi untuk membangun pembangunan manusia pada periode kedua nanti. Meskipun sebetulnya pembangunan insani juga sudah dijalankan secara intensif lima tahun ini. Jadi jelas bahwa visi Indonesia Maju dan pentingnya p e n i n g k a ta n k a p a s i ta s manusia sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi Indonesia merupakan latar belakang Pak Jokowi mencanangkan pembangunan manusia di periode kedua. Cakupan pembangunan SDM sangat luas. Sektor mana saja yang menjadi prioritas? Dalam lima tahun ke depan, pemerintah akan fokus meningkatkan kondisi warga yang berkualitas dan berdaya saing. Secara lebih spesifik, fokus pembangunan manusia akan diturunkan menjadi beberapa sasaran, di antaranya pengendalian penduduk dan penguatan tata kelola kependudukan,
perlindungan sosial bagi seluruh penduduk, pemenuhan layanan dasar, peningkatan kualitas anak, perempuan, dan pemuda, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan produktivitas dan daya saing. Apa target yang ingin dicapai dalam lima tahun untuk pembangunan manusia? Sesuai dengan fokus pembangunan insani yang dijabarkan sebelumnya, dalam lima tahun ke depan, pemerintah menargetkan lebih dari 90 persen perlindungan sosial bagi seluruh penduduk, mencakup jaminan sosial tenaga kerja, asuransi nelayan, kepesertaan JKN, BPJS, PKH, dan program bantuan lainnya. Selain itu, pemerintah menargetkan pemenuhan layanan dasar lebih dari 90 persen yang meliputi penyediaan layanan serta fasilitas kesehatan hingga
pelosok daerah. Sehingga masyarakat dengan mudah mengakses fasilitas kesehatan. Selanjutnya, pemerintah memiliki misi peningkatan produktivitas dan daya saing, meliputi peningkatan jumlah pekerja ahli menengah dan tinggi, lulusan pendidikan dan pelatihan vokasi bersertifikat, jumlah publikasi dan riset internasional, serta penambahan pusat unggulan ilmu pengetahuan dan teknologi. Apakah visi tersebut akan berdampak pada komposisi dan pemilihan menteri? Tentu presiden akan mempertimbangkan keseluruhan aspek dalam pertimbangan komposisi dan pemilihan para pembantunya. Seperti yang telah disampaikan beliau, para pembantunya nanti diharapkan adalah figurfigur yang sigap dan bisa mengeksekusi program yang telah disusun.
Hubungi : ( 0267 ) 8408492 : ( +62 ) 885710657938
KEHILANGAN TELAH HILANG SATU BUNDEL AJB TANAH NO. 259/AJB-KDW/X/1999, A/N H ABDUL HAMID DENGAN LUAS 1.580 M2 TERLETAK DI KP CIBUNTU, DS. WARINGIN JAYA, KEC KEDUNG WARINGIN KAB.BEKASI. HUB: ABDUL ROSYID, KP KALI ULU RT005/02 DS. TANJUNG SARI. KEC. CIKARANG UTARA, BEKASI. TELAH HILANG SHM NO 00659 LT 226 M2 A/N USMAN ALMT JLN KARANG RAHARJA RT 03 RW 02 DS KARANG RAHARJA KEC CIKARANG UTARA KAB BEKASI
KEHILANGAN TELAH HILANG SHM NO 2875/ KARANG SATRIA LT 72 M² A/N N Y O N YA E K A D A S A W A R T I LOKASI BLOK/NO KAV X 1-26 DS KARANG SATRIA KEC TAMBUN UTARA - BEKASI
KEHILANGAN HILANG SERTIFIKAT TANAH HAK MILIK NO. 02923, KARANGSATU, A.N FENNY YANTO, LETAK TANAH D U S U N K A R A N G S AT U , K E C . KARANG BAHAGIA, KAB. BEKASI, LT. 5.250 M PERSEGI
KEHILANGAN TELAH HILANG SATU LEMBAR S U R AT K E T E R A N G A N A H L I WA R I S D E N G A N P E M B E R I WA R I S A / N ( A L M ) H A B D U L HAMID DAN PENERIMA WARIS A/N DIDIN BADRUDIN SH YANG DIKELUARKAN KANTOR K E C A M ATA N K A R A W A N G BARAT, KAB KARAWANG. HUB: ABDUL ROSYID, KP KALI ULU RT005/02 DS. TANJUNG SARI. KEC. CIKARANG UTARA, BEKASI.
KEHILANGAN
TELAH HILANG SHM NO 4357. LT 80 M² A/N MALA ROHIMA SUCI LOKASI PERUM BUMI CIKARANG ASRI BLOK B NO 59 RT 014/002: DS SUKASARI KEC SERANG BARU- BEKASI
KEHILANGAN TELAH HILANG BUKU KIR DENGAN NO. UJI KENDARAAN JKT 1500827. M E R K G R A N D M A X D A I H AT S U PIKUP, TAHUN PEMBUATAN 2014 DENGAN NOPOL B 9546 TAP, BAGI YANG MENEMUKAN DI MOHON UNTUK DAPAT MENGHUBUNGI PEMILIK A/N REVOL ROUKE MUSU NO HP. 087879141083
DIJUAL RUMAH
Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288
Semangat Baru Urang Subang
RABU, 17 JULI 2019
IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat
PARPOL
Bupati: Main Uang Saya Pecat Seluruh Kader PDIP Dukung Mega SUBANG- Seluruh kader DPC PDI Perjuangan Subang solid mendukung Megawati Soekarnoputri untuk maju kembali menjadi Ketua Umum DPP PDI Perjuangan periode 2019-2024 mendatang. Ketua DPC PDIP Subang Maman Yudia memastikan semua kader solid dan siap mendukung sepenuhnya Megawati Soekarno Putri kembali menjadi Ketua Umum PDI Perjuangan. “Selain itu, kami juga akan mendukung dan mengawal sepenuhnya kebijakan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo di Kab. Subang,” kata Maman, Selasa (16/07/2019). Sementara, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Subang, Niko Rinaldo menambahkan figur Ibu Mega dan Pak Jokowi sangat dicintai rakyat Subang. Hal tersebut bisa dilihat bagaimana PDI Perjuangan selalu menjadi partai pemenang di Legislatif dan Pemilu Presiden. “Fakta tersebut tentunya menjadi motivasi bagi semua kader untuk bekerja lebih keras lagi, agar tetap menjaga kepercayaan rakyat di Kab. Subang,” ujar Niko. (fri)
LAKA LANTAS Dua Tewas di Dua Lokasi SUBANG - Dalam sehari dua kecelakaan lalu lintas menewaskan dua pengendara roda dua di wilayah Subang, pada Senin (15/7/2019). Kecelakaan pertama terjadi di di Jalan Raya Desa Wantilan Kecamatan Cipeundeuy Subang, Senin sore, (15/7/2019) sekitar jam 15.15.wib. Kecelakaan ini, menewaskan Soleh Bin Udin (35) warga dusun Wantilan RT.009/003 Desa Wantilan Kecamatan Cipeundeuy Subang saat di evakuasi ke UGD Cipeundeuy. Kanit Lantas Polsek Cipeundeuy, IPTU Agus Sumartono mengatakan pengendara sepeda Honda Beat T 4565 UW yang dikemudikan Soleh melaju dari arah Purwakarta menuju Subang hendak mendahului kendaraan Mobil Bil Up B 9534 UEU yang ada di depannya. Tiba tiba dari arah berlawanan muncul kendaraan sepeda Motor Honda PCX B 4017 FOS, yang dikendarai oleh Rudi Kurniawan. Kecelakaan pun terjadi. Soleh yang mengendarai sepeda motor Honda beat T 4565 UW dan meninggal saat hendak dievakuasi ke Puskesmas. Sementara pengendara sepeda motor Honda PCX B 4017 FOS, Rudi Kurniawan mengalami Luka ringan. Kecelakaan kedua terjadi di di Jalan Ahmad Yani depan SMP Yos Sudarso, Pasirkareumbi (15/7/2019) sekitar pukul 18.45 Wib. Seorang pengendara motor tewas seketika terlindas truk Fuso Bil Up. Penegndara sepeda motor Yamaha Mio dengan nomor polisi F 5646 ZD yang diketahui bernama Gigin, warga Kecamatan Cisalak Subang terlindas kendaraan bak tebruka. Belum diketahui kronologi pasti dalam peristiwa itu. Namun informasi yang dihimpun, Pengendara Motor datang dari arah Subang Kota menuju ke Subang Selatan. Di lokasi, kendaraan yang dikemudikan Gigin terjatuh yang mengakibatkan Gigin terpelanting dan masuk ke kolong Fuso yang melindasnya. (bbs/fri)
Pengukuhan Para Kepala Kesatuan Sesuai Prosedur SUBANG- Munculnya rumor soal pejabat yang minta
uang pada para kepala kesatuan dibantah Bupati Subang, H Ruhimat. Menurut Bupati pengukuhan, dan pelantikan sudah sesuai dengan aturan yang berlaku. “Pelantikan Kepala Kepala Kesatuan Pendidikan di Kabupaten Subang, sudah sesusai aturan, dan saya sebagai Bupati Subang sudah membuat surat edaran
kesetiap OPD termasuk ke BKSDM Kabupaten Subang. Dengan aturan hukum yang berlaku, pengukuhan, dan pelantikan ini murni tidak meminta uang satu senpun kepada para kepala kesatuan. Dan jika dibuktikan kalau memang benar ada pihak – pihak tertentu dipinta uang Rp. 5 juta hingga Rp.30 juta bawa ke sini, akan
saya pecat oknum pejabat tersebut,” tandas Bupati Ruhimat. Sementara itu Kabid Rotasi dan mutasi BKSDM Kabupaten Subang Wawan Setiawan AP, menjelaskan bahwa penguhan dan pelantikan ser ta rotasi dan promosi sebanyak 880 orang Kepala Pendidik di Kabupaten Subang sudah
dilakukan dengan benar. “Kami tidak minta uang kepada para Kepala Kesatuan Pendidikan yang diisukan bahwa pelantikan di minta uang dari mulai Rp.5 juta hingga Rp 30 juta. Tidak benar kalau ada yang meminta uang segera lapor ke Saber pungli Polres Subang”, tandas Wawan. (fri)
Gudang Kayu PTPN VIII Kalijati Terbakar S U B A N G - Ke b a k a r a n kembali terjadi di wilayah Subang. Kali ini gudang penyimpanan kayu milik PTPN VIII Wangunreja Kalijati Subang terbakar, Selasa (16/7/2019). Kasie Damkar dan Penyelamatan Satpol PP & Damkar Subang Wawan Irawan mengatakan bahwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. “Atas laporan itu, kita dari Damkar Subang langsung menerjunkan tiga unit Kendaraan Damkar ke lokasi dengan belasan personil,” ujar Wawan Irawan. Menurut Wawan, Kebakaran tersebut menimpa gudang penyimpanan kayu pohon karet, belum diketahui pasti api berasal dari
mana. “Dugaan sementara api yang membakar gudang penyimpanan kayu di areal PTPN VIII tersebut berasal dari tempat pengopenan,” katanya. Api yang membakar gudang penyimpanan kayu tersebut baru berhasil dipadamkan sekitar 1 jam pasca kebakaran. “A l ha m d u l i l a h d a l a m waktu kurang lebih 1 jam, Pihak Damkar dengan 3 unit armada berhasil memadamkan api yang membakar gudang kayu PTPN VIII Wangunreja Kalijati,” ucapnya. “ Tak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut Dalam peristiwa kebakaran tersebut,” imbuhnya. (fri)
HABIS: Petugas Damkar saa berusaha memadamkan api yang melalap gudang.
Hari Pertama Belajar, Wali Murid Demo Sekolah SUBANG – Kekisruhan mewarnai hari pertama masuk sekolah di sebuah SD di Legonkulon. Di SD Karangmulya, Kecamatan Legonkulon, karena uang tabungan siswa belum dibagikan, wali muird akhirnya mendatangi sekolah. Pada kesempatan itu para orang tua mulai dari kelas satu hingga kelas lima, menggeruduk kepala SDN Karang Mulya yang berada di Desa Karang Mulya Kecamatan Legon Kulon Subang. Mereka mempertanyakan uang tabungan murid yang kun-
jungan belum dibayarkan. Para orang tua ini mendesak agar kepala sekolah bertanggung jawab segera mengembalikan uang tabungan siswa yang akan digunakan untuk keperluan sekolah dimasa ajaran baru. Menurut salah seorang orang tua, Rokayah kepada wartawan mengungkapkan bahwa kedatangan para orang tua murid tersebut ke sekolah untuk mempertanyakan uang tabungan siswa Rp127 Juta yang belum kunjung dibayarkan oleh pihak sekolah.
“Ini udah masuk tahun ajaran baru, tabungan siswa belum juga di bagikan, padahal seharusnya sebelum kenaikan kelas kemarin harus sudah dibagikan seperti sekolah lain,” kata Rokayayah. Para orang tua kata Rokayah, mendesak agar kepala sekolah bertanggung jawab segera mengembalikan uang tabungan siswa yang akan di gunakan untuk keperluan sekolah di tahun ajaran baru ini. Mereka berharap pihak kepala sekolah segera menuntaskan masalah itu sehingga tidak menggangu
kegiatan belajar mengajar “Jadi orang tua murid dari kelas 1-6 sudah beberapa kali mendatangi sekolah, namun kepala sekolah selalu tidak ada di tempat. Kepala sekolah selalu menghindar dikala kami datang dan mempertanyakan masalah tabungan,” paparnya Guru Kelas 6 SDN Karang Mulya Yanto Solihin mengatakan dari awal baru tahun ajaran ini tabungan itu dikelola oleh kepala sekolah secara keseluruhan. Sehingga dia tidak menegtahui percis masalah uang tabungan
siswa tersebut. “Memang kita tidak tahu, pada saat kelas 6 sekitar tanggal 12 Juli itu dikumpulkan sambil dibagikan surat keterangan kelulusan tabungan, kita menganggap bahwa sudah tidak ada persoalan dengan yang lainnya,” katanya Terpisah, Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang H.E. Kusdinar mengaku kaget dengan informasi soal tabungan siswa tersebut. Kusdinar berjanji akan segera memanggil kepala Sekolah SDN Karangmulya. (th/bbs/fri)
Griya LiMa Garuda Bangun Perumahan di Jantung Kota SUBANG – Setelah sukses membangun Rumah Sehat Sederhana melalui perumahan Griya LiMa Garuda Pagon di Ke camatan Pur wa dadi, Kini PT. Griya LiMa Garuda Perusahaan S w a s t a Na s i o n a l a s a l Jakarta ini akan memb a n g u n Ru ma h S e hat S ederhana di Jantung Kota Subang. Ha r g a y a n g t e r ja n g kau untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan memiliki lokasi strategis serta kemudahan penghun-
inya untuk menjangkau fasilitas publik, men jadi nilai jual perumahan Griya LiMa Garuda dan akan ditawarkan kepada masyarakat Subang yang ingin memiliki hunian yang dekat dengan Kota Subang. “ Tujuan kami ber investasi per umahan di Subang untuk menjadi pengembang khususnya b a g i Ma s y a ra k a t B e rpenghasilan Rendah (MBR), dengan kwalitas bangunan terbaik di Indonesia dan memiliki Standar Internasional
melalui ISO 9001:2015 serta mendapatkan Sertipikat Edge Green Building dari Word Bank Group ” Kata Fadri Effendy selaku direktur PT. Griya LiMa Garuda. Perumahan Griya LiMa Garuda terletak di Desa Belendung, Kecamatan C i b o g o. R e n c a n a n y a akan dibangun di atas lahan seluas 25 hektare ini berlokasi strategis berjarak 3 km dengan Pintu Tol Subang dan 3 km ke Alun-alun Subang dengan akses jalan nasional yang tepatnya
belakang pabrik sepatu Taekwang. “Target utama dibangunnya Perumahan Griya LiMa Garuda Otista untuk masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah yang tempat kerjanya di w ilayah Kota Subang. Lokasinya sangat strategis yaitu di Jalan Otista yang sekarang menjadi urat nadi pengembangan Kota Subang, dibanding dengan lokasi perumahan yang saat ini sudah ada yang jauh akan akses f a s i l i t a s u mu m,” k at a Fadri Effendy. (fri)
PENDIDIKAN
RABU, 17 JULI 2019
4
Spirit MPLS SMK Rosma Siswa Dekenalkan berbagai Tantangan Milenium KARAWANG- SMK Rosma Karawang menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2018/2019 untuk ribuan siswa barunya. Ada spirit berbeda dari MPLS tahun ini. Dimana para siswa dikenalkan pada berbagai tantangan zaman milenial yang kompetitif. Pada MPLS Selasa ini pihak sekolah mengundang pembicara dari luar. Antara lain dari tokoh muda politik yang dimiliki Karawang saat ini, Taufik Imail yang juga Ketua DPC PDIP dan caleg terpilih pada pileg yang baru lalu. Pada saat memberikan materi di depan para siswa, Taufik memaparkan pentingnya kekuatan mental di zaman milenial seperti sekarang ini. Sementara itu Kepala SMK Rosma Ganesha Agni, M. Pd menjelaskan, pelaksanaan MPLS ini merupakan media strategi dalam pembinaan mental, skil profesional, disiplin dan penuh rasa tanggung jawab bagi kalan-
gan siswa baru Tahun Pelajaran 2019 /2020. “Kami harapkan kegiatan MPLS ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan potensi dan bakat – bakat di internal civitas akademika SMK Rosma. Hal itu guna membentuk para siswa baru yang penuh dedikasi, loyalitas, disiplin, bertaqwa dan bertanggung jawab. Dan kami harapkan agar momentum ini dijadikan barometer dan langkah awal menuju sebuah dinamisasi dalam sebuah institusi pendidikan khususnya di SMK Rosma Karawang,” papar Agni. Dijelaskan juga, Masa Orientasi Siswa ini diadakan sebagai upaya menjembatani siswa baru mengenai berbagai kehususan dari jenjang pendidikan barunya, baik yang berupa lingkungan fisik, lingkungan sosial maupun pembelajaran yang nanti akan dihadapi dengan lingkungan pada jenjang sebelumnya. “Pada dasarnya kegiatan MPLS bertujuan memberikan kesan yang positif dan menyenangkan kepada siswa baru tentang lingkungan sekolahnya yang baru. Mereka diharapkan mengawali kegiatan pendidikan dengan hal-hal yang menggembirakan sambil mengenal dan mempelajari suatu yang baru, baik yang
berkaitan dengan lingkungan fisik, lingkungan sosial,” paparnya lagi. (shn)
SERU: Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Rosma Karawang Tahun Pelajaran 2018/2019 untuk ribuan siswa barunya.
FIGUR: Kepsek SMK Rosma para guru dan Taufik Ismail, tokoh muda politik Karawang yang diundang jadi pembicara yang MPLS.
Mahasiswa Unsika Peduli Lingkungan Sejak Dini PURWAKARTA-Lingkungan akan terlihat lebih asri dan indah dengan memulai dari hal yang kecil terlebih dahulu. Tanaman hias selain bisa mempercantik halaman rumah, juga bisa membuat siapapun yang melihatnya akan senang. Menurut psikologis tanaman hias membantu seseorang menjadi jauh lebih tenang, berfikir lebih baik karena melihat lingkungan rumah atau sekitarnya jauh lebih asri dan nampak hijau. Dimulai dari tanaman hias, yang nantinya akan tumbuh menjadi tanaman yang berguna bagi lingkungan dimasa yang akan datang. Desa Kembangkuning menjadi salah satu pelopor pelestarian lingkungan. Para mahasiswa KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Singaperbangsa Karawang dengan bermodal botol bekas mereka mengajak anak-anak usia 8-12 tahun untuk menanam tan-
aman hias. Selain mengurangi sampah botol plastik menanam tanaman hias pun dapat mengedukasi anak-anak SD yang tadinya belum mengerti tentang pentingnya menjaga lingkungan sehingga menjadi teredukasi sejak dini. Mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang memilih tanaman Krokot (Portulaca Oleracea) untuk menjadi tanaman hias yang selain proses pertumbuhannya yang cepat, tanaman Krokot pun mudah untuk dirawat dan tidak perlu memerlukan pupuk yang terlalu banyak. Tanaman Krokot ini sering dianggap sebagai hama atau gulma bagi petani setempat. Nyatanya, WHO (World Health Organization) menyatakan bahwa tumbuhan ini ampuh untuk mengatasi berbagai macam penyakit seperti Stroke, Jantung, serta menurunkan ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disor-
der) pada anak autisme dan masalah perkembangan lainnya. Selain itu tanaman Krokot memiliki kandungan antioksidan dan vitamin penting dan mengandung jumlah protein yang akan memberi kita cukup energi. Kegiatan tersebut merupakan program kerja dari Divisi Lingkungan Mahasiswa KKN Universitas Singaperbangsa Karawang 2019 yang mengusung tema Citarum Harum. Problematika lingkungan yang ada di desa ini salah satunya adalah kurang nya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekitar. Dimulai dengan menanam tanaman hias dan mendaur ulang sampah plastik, kami sebagai mahasiwa mengharapkan nantinya tanaman krokot ini akan berguna bagi lingkungan sekitar Desa Kembangkuning Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta dan mengurangi masalah yang terjadi di desa-desa lainnya. (Nabila&Khaerin)
METRO KARAWANG
RABU, 17 JULI 2019
5
FOTO : JAJANG JAENUDIN
Jabatan Eselon II Masih Belum Terisi Semua BKPSDM: Belum Ada Jadwal RotasiMutasi Lagi
K A R AWA N G - K e n d a t i sudah dua kali dilakukan rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemerin-
tah Kabupaten (Pemkab) Karawang. Tapi masih tersisa beberapa jabatan yang masih kosong. Namun, hingga saat ini, belum diketahui pasti, kapan jadwal rotasi dan mutasi jabatan berikutnya akan dilakukan. Hal tersebut membuat para ASN menanti-nanti kapan lagi jadwal pelaksanaan rotasi mutasi serta promosi
dilakukan oleh Pemkab Karawang. Termasuk untuk menempatkan pejabat mengisi kekosongan kursi yang masih tersedia. Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Jajang Jaenudin mengatakan, untuk posisi eselon II, masih ada tiga
jabatan yang masih kosong. Sedangkan, untuk eselon III hanya tinggal satu dan eselon IVB ada tiga jabatan yang juga masih belum terisi. D i j e l a s k a n nya, p o s i s i eselon II yang masih kosong antara lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan
Keluarga Berencana (DPPKB), serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Sementara, satu Jabatan eselon III yang masih kosong yakni Camat Kecamatan Pedes. “Eselon III dan eselon III yang kosong kini sementara diisi oleh Plt (Pelaksana tugas). Seperti, DPUPR
diisi oleh Sekda sebagai Plt, Dinkes dan DPPKB oleh sekretaris. Begitupun Camat Pedes diisi oleh sekcam sebagai Plt,” ujar Jajang, ketika ditemui di ruang kerjanya, Selasa (16/7). Masih kata Jajang, tahun ini juga akan ada tiga jabatan eselon II yang kosong karena pejabat saat ini akan segera pensiun. Tiga
jabatan tersebut diantaranya Kepala Disperindag, Bapenda dan Dinsos Karawang. “Selain tiga pejabat eselon II yang akan pensiun tahun ini, ada juga beberapa ASN lain yang juga pensiun tahun ini. Untuk pengisian jabatan yang saat ini kosong, belum ada jadwal rotasi dan mutasi lagi,” pungkasnya. (wyd)
KESEHATAN Kemarau Panjang, Waspada Penyakit Hepatitis! KARAWANG– Pelakaana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan(Dinkes) Karawang, dr. Nurdin Hidayat mengimbau kepada mayarakat untuk mewaspadai wabah penyakit hepatitis A saat musim kemarau panjang seperti saat ini. “Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang terus memantau penyebaran penyakit tropis yang sering terjadi di musim kemarau, salah satu penyakit yang dipantau adalah penyakit hepatitis A,” ucapnya kepada KBE, kemarin (16/7) di kantornya. Dikatakannya, penyakit hepatitis A merupakan penyakit yang datang lantaranada virus yang menyerang liver si pengidap. Hepatitis A ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi atau juga kontak langsung orang lainyang terinfeksi. “Penyakit ini dapat dicegah dengan vaksin. Dinas Kesehatan terus melakukan langkah preventif dan melakukan pemantauan penyebaran virus ini di sejumlah titik,“ tuturnya. Lanjut Nurdin, hingga saat ini pihaknya belum menemukan lonjakan angka yang signifikan penyebaran wabah ini. Namun dirinya telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk terus memonitor gejala penyakit tersebut di tengah masyarakat. “Penyebaran penyakit tropis hepatitits A yang terjadi di musim kemarau ini belum begitu parah. Laporan yang masuk kepada kami umumnya adalah penyakit diare, batuk, pilek dan Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA). Kami masih terus memonitor semuanya, “ujarnya. “Kita wajib waspada, sehingga tidak sampai kecolongan. Jika ditemukan jenis penyakit ini maka kami akan cegah sedini mungkin. Penyebaran penyakit ini telah mewabah di daerah lain, bahkan pengidapnya kian hari kian bertambah. Kami himbau masyarakat Kabupaten Karawang menerapakan gaya hidup bersih, karena hal ini sangat berkaitan dengan kebersihan,” pungkasnya. (gie)
Kena Rotasi, Tiga Pejabat Tinggalkan Cilamaya Wetan C I L A M AYA W E TA N – Jabatan kepala kantor Kecamatan Cilamaya Wetan yang saat ini diduduki Hamdani tinggal menghitung hari. Per 1 Agustus 2019 mendtang, camat yang sudah delapan tahun mengabdi di Cilamaya Wetan ini pensiun. Namun di selasela akhir masa jabatannya, Hamdani harus rela melepas tiga pegawainya yang terkena rotasi, mutasi dan promosi jabatan. Tiga posisi tersebut, di
antaranya Sekcam Cilamaya Wetan, Imam Bahanan yang dirotasi ke DPPKB Karawang. Kasie Trantib Cilamaya Wetan, Haerudin yang dialihkan ke Diskominfo sebagai Kasie Statistik. Serta, terakhir, Kasie Kesos Amir yang promosi menjadi Sekcam Kotabaru. “Saya akan segera pensiun, sementara rekan-rekan yang ada juga dipindah tugaskan. Saya berharap, ke depan Cilamaya Wetan, Sukses selalu,” ujar Ham-
dani, kemarin (16/7). Sementara itu di lokasi yang sama, mantan Sekcam Cilamaya Wetan, Imam Bahanan, merasa sangat berat meninggalkan Kecamatan Cilamaya Wetan. Pasalnya, selama 17 bulan terakhir ia mengabdi di sana. Ia mengaku, banyak sekali kenangan dan kesan mendalam selama menjadi sekertaris Kantor Kecamatan Cilamaya Wetan. “Berat memang jika harus meninggalkan Cilamaya
Wetan. Tapi ini adalah tugas. Saya harus siap dimanapun. Saya harap, teman-teman semua ikhlas,” ujarnya. Masih kata dia, sebagai ASN ia hanya bisa mengikuti kebijakan dari bupati. Di mana, kepindahannya, ia yakini bukan tanpa alasan. “Karena saya harus membantu mensukseskan program Bupati dan Pemkab Karawang,” katanya. Sementara, Sekcam baru Cilamaya Wetan, Entoh
Permana mengatakan, dirinya siap bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan Cilamaya Wetan. Apalagi, sebagai putera daerah, ia mengaku paham betul kultur dan keragaman di Kecamatan Cilamaya Wetan. “Kami siap bersinergi dan menjalankan program yang sudah baik disini. Serta saya minta dukungan dari rekanrekan, untuk bisa bersamasama memajukan Cilamaya Wetan,” ujarnya. (wyd)
Ribuan Hektare Sawah di Pesisir Alami Kekeringan CILAMAYA WETAN- Memasuki pertengahan Bulan Juli 2019 wabah kekeringan masih terjadi di pesisir utara Karawang. Berbulan-bulan, ribuan hektare lahan sawah di Kecamatan Cilamaya Kulon dan Cilamaya Wetan tak kunjung mendapat aliran air. Petani mulai resah. Masa tanam padi pun terhambat. Ketua Ikatan Kepala Desa (IKD) Kecamatan Cilamaya Wetan, Udin Abdulgani menjelaskan, dari dua belas desa di kecamatan ini, lima di antaranya mengalami kekeringan. Bahkan, jika ditotal, ribuan
hektare sawah di sana belum masuk masa tanam. “Kita sudah rapat dengan PJT ll dan Pengamat Pengairan. Rencananya, pasokan air yang masih tersedia, akan di bagi-bagi secara terjadwal,” ujar Udin kepada KBE, kemarin (16/7) siang. Sebagai contoh, kata Abdulgani, di Desa Rawagempol Wetan saja luas lahan yang belum teraliri air mencapai 358 hektare. Semantara, di Desa Rawagempol Kulon sawah yang masih kering luasnya sekitar 100 hektare. Kekeringan terparah terjadi
di desa-desa terjauh dari pusat pengairan. Seperti Desa Muara, yang jumlah lahan kekeringannya mencapai 400 hektare dan Desa Muara Baru juga sekitar 400 hekatre. “Selain itu, belasan hektare lahan sawah di Desa Cilamaya, juga masih belum teraliri air,” imbuhnya. Menyikapi hal itu, Pengamat Pengairan PJT ll Cilamaya, Kusmara mengatakan, pihaknya telah mengatur skema bagi-bagi air, guna mengantisipasi dampak kekeringan berkelanjutan. Pelaksanaan pembagian air, kata
WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES
KEKERINGAN: Memasuki pertengahan Bulan Juli 2019 wabah kekeringan masih terjadi di pesisir utara Karawang. Berbulan-bulan, ribuan hektare lahan sawah di Kecamatan Cilamaya Kulon dan Cilamaya Wetan tak kunjung mendapat aliran air. Petani mulai resah. Masa tanam padi pun terhambat.
dia, akan mulai dilaksanakan awal pekan depan. Dimana, Saluran Induk Tarum Utara cabang Timur (SI TUT) MT. 2019 melalui cabang bangunan air, akan mulai membagi-bagi pasokan air secara terjadwal. Dengan rincian, hari Senin sampai Rabu, SI TUT MT 2019 akan mengalirkan air ke
wilayah Kecamatan Klari, Purwasari, Majalaya, Telagasari, Tempuran, Lemahabang, Tirtamulya dan Cilamaya Kulon. Sementara, untuk hari Kamis hingga Minggu, bangunan air itu akan fokus mengairi wilayah Kecamatan Banyusari, Cilamaya Wetan, Cilamaya Kulon, Kecamatan Ciasem (Subang)
dan Kecamatan Blanakan (Subang). “Skema ini di buat, demi
pemerataan pembagian air di wilayah kerja kami,” ujarnya. (wyd)
PENGUMUMAN LELANG KEDUA EKSEKUSI HARTA PAILIT PT. SUBUR DJAJA TEGUH (DALAM PAILIT) Berdasarkan Putusan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 26/Pdt.Sus-PKPU/2016/ PN.Niaga.Jkt.Pst.,tanggal 9 Mei 2016, maka Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit) akan melakukan Lelang Eksekusi Harta Pailit melalui perantaraan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta, dengan pelaksanaan lelang tanpa kehadiran peserta menggunakan Aplikasi Lelang Internet (e-auction) dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) atas Harta Pailit milik PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit) berupa: Sebidang tanah seluas 23.440 m2 dan bangunan seluas 18.012 m2, sesuai dengan Sertipikat Hak Guna Bangunan No. 00810/ Sukaluyu atas nama PT. Subur Djaja Teguh yang terletak di Karawang International Industries Centre (KIIC) Jalan Maligi VI, Blok E No. 5, Desa Sukaluyu, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Karawang, Jawa Barat, Dengan Harga limit Rp 50.186.973.602,- dan uang jaminan lelang sebesar Rp 12.546.743.400,Adapun jadwal pelaksanaan lelang sebagai berikut: Cara Penawaran : Closed Bidding (mengakses url. https://www.lelang.go.id) Hari/Tanggal : Rabu / 31 Juli 2019 Batas Akhir Penawaran : 10.30 WIB (waktu server) Alamat Domain : https://www.lelang.go.id Tempat Lelang : KPKNL Purwakarta, Jl. Siliwangi No. 9. Purwakarta Penetapan Pemenang : Setelah batas akhir penawaran Syarat-syarat lelang : 1. Pelaksanaan penawaran lelang dilaksanakan tanpa kehadiran peserta dengan menggunakan Aplikasi Lelang Internet (e-auction) dengan cara penawaran tertutup (closed bidding) pada domain https://www.lelang.go.id. Tata cara dapat dilihat pada menu "Prosedur Lelang", dan "Syarat dan Ketentuan" pada domain tersebut. 2. Calon peserta lelang mendaftarkan diri dan mengaktifkan akun pada https://www.lelang.go.id dengan merekam dan mengunggah softcopy KTP, NPWP, dan nomor rekening atas nama sendiri (uang jaminan akan dikembalikan langsung ke rekening tersebut). Calon peserta lelang yang bertindak sebagai kuasa dari badan hukum diwajibkan mengunggah Surat Kuasa dari direksi, akta pendirian perusahaan dan perubahannya, dan NPWP perusahaan dalam 1 (satu) file. 3. Peserta lelang wajib menyetor uang jaminan dengan ketentuan jumlah yang disetorkan harus sama dengan uang jaminan yang disyaratkan dalam pengumuman lelang ini, dan disetorkan sekaligus (bukan dicicil) serta harus sudah efektif diterima KPKNL Purwakarta selambat-lambatnya 1 (satu) hari kerja sebelum pelaksanaan lelang. 4. Uang jaminan lelang disetorkan ke Nomor Virtual Account (VA) masing-masing peserta lelang yang dapat dilihat pada menu status lelang setelah berhasil melakukan pendaftaran dan data identitas dinyatakan valid. 5. Harga penawaran belum termasuk bea lelang, dan biaya resmi lainnya. 6. Pemenang lelang harus melunasi harga lelang dan bea lelang Pembeli paling lambat 5 (lima) hari kerja sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang, apabila tidak dilunasi uang jaminan akan disetorkan ke Kas Negara sebagai Pendapatan Jasa Lainnya. 7. Calon peserta lelang diwajibkan untuk melihat, membaca dokumen bukti kepemilikan serta dokumen lainnya yang berkaitan dengan objek lelang, melihat kondisi fisik objek lelang terlebih dahulu, mengetahui peruntukannya sesuai dengan tata ruang wilayah kota setempat, mengetahui dan menyetujui aspek legal dari objek lelang, dengan kata lain, objek lelang dalam kondisi apa adanya (as is). 8. Pemenang lelang wajib membayar pajak dan biaya-biaya lain yang menjadi kewajiban pemenang lelang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. 9. Lelang dapat dibatalkan sesuai dengan ketentuan dan peserta lelang tidak berhak menuntut ganti rugi atau tuntutan dalam bentuk apapun kepada KPKNL Purwakarta maupun Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit). 10. Open House/AanWijzing dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 29 Juli 2019, Pukul 10.00 WIB s/d 12.00 WIB, di lokasi Kawasan Industri KIIC Karawang, Jalan Maligi VI Lot E-5, Desa Sukaluyu, Kecamatan Teluk Jambe Timur, Karawang, Jawa Barat. Calon peserta lelang yang tidak menghadiri Aanwijzing dianggap mengetahui dan menyetujui persyaratan lelang. 11. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Kantor Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit), yang beralamat di Apartemen Kebagusan City, Tower Royal, GKR-17, Jl. Baung Raya/TB Simatupang, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta 12520, Telp: 08129192444 (Bpk Andrea S.M. Pardede), 0816996812 (Bpk. Rojali) atau Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Purwakarta, Telp : (0264) 8304884. Jakarta, 17 Juli 2019 Tim Kurator PT. Subur Djaja Teguh (Dalam Pailit)
6
Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis
RABU, 17 JULI 2019
KAWASAN INDUSTRI Sharp Perbesar Lini Produksi di Karawang KARAWANG- PT Sharp Electronics Indonesia meresmikan lini baru produksi mesin cuci full auto satu tabung. Dengan penambahan ini, perseroan membidik peningkatan ekspor, terutama ke pasar Asia Tenggara dan Timur Tengah. Lini baru ini berada di pabrik mesin cuci perseroan di Karawang International Industrial City (KIIC). Peresmian penambahan lini produksi mesin cuci baru Sharp dilakukan pada Selasa (16/7). Peresmian ini dihadiri oleh Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan Dady Iskandar, Kepala Bagian Ekonomi Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia Tadayuki Miyashita, serta manajemen Sharp Corporation maupun Sharp Indonesia. CEO Sharp Indonesia, Tadashi Ohyama mengatakan penambahan lini produksi ini merupakan salah satu bentuk dukungan perusahaan terhadap anjuran pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekspor. Meski banyak fitur dan desain yang dibuat untuk pasar Indonesia, ternyata beberapa negara tetangga dengan karakteristik yang mirip dengan Indonesia, seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, negara Timur Tengah dan lainnya, menyukai produk Sharp. “Lini baru ini diharapkan menambah diversifikasi produk kami untuk mengisi pasar global tersebut,” ujarnya, Selasa (16/7). Ekspansi lini produksi ini juga bertujuan agar produksi mesin cuci perseroan lebih efektif dan efisien. Dengan penambahan kapasitas terpasang mesin cuci sebesar 400.000 unit per tahun, secara keseluruhan Sharp Indonesia dapat memproduksi mesin cuci sebanyak 1,5 juta unit per tahun. (bbs/mhs)
ISTIMEWA
RESMIKAN: Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kedua dari kiri) dalam acara Peresmian Lini Produksi Mesin Cuci Baru PT Sharp Electronics Indonesia di Karawang, Selasa (16/7)
ISTIMEWA
SOROT BISNIS: Moody’s Investors Service menurunkan peringkat PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menjadi B2 dari B1. Pada saat yang sama, Moody’s juga menurunkan peringkat Senior Notes yang akan jatuh tempo pada 2024 yang diterbitkan oleh anak usaha Agung Podomoro Land, APL Realty Holdings Pte. Ltd. menjadi B2 dari B1.
Keuangan Podomoro Dicap Meloyo Moody’s Investors Service Turunkan Peringkat APL KARAWANG- Moody’s Investors Service menurunkan peringkat PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) menjadi B2 dari B1. Pada saat yang sama, Moody’s juga menurunkan peringkat Senior Notes yang akan jatuh tempo pada 2024 yang diterbitkan oleh anak usaha Agung Podomoro Land, APL Realty Holdings Pte. Ltd. menjadi B2 dari B1. Adapun outlook peringkat tersebut diubah menjadi under review for downgrade dari sebelumnya negatif.
Dalam keterangan resmi, Moody’s Vice President and Senior Credit Officer Jacintha Poh mengatakan perubahan peringkat itu merefleksikan ketidakpastian Agung Podomoro Land untuk membiayai kembali utang yang jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan. Selain itu, keuangan perusahaan juga dinilai kurang fleksibel karena terbebani oleh investasi properti, termasuk hotel. “Penurunan peringkat mencerminkan lemahnya manajemen keuangan Agung Podomoro Land dan proyeksi kami bahwa kinerja operasional perusahaan tidak meningkat pada 2019,” kata Poh dalam keterangan
resmi yang dikutip, kemarin. Pada Mei 2019, Agung Podomoro Land memperoleh fasilitas pinjaman berjangka untuk melunasi obligasi senilai Rp1,3 triliun yang jatuh tempo dalam 12 bulan ke depan. Perusahaan menggunakan sebagaian dari fasilitas pinjaman untuk membiayai kembali pinjaman obligasi senilai Rp750 miliar yang jatuh tempo pada 6 Juni 2019. Menurut Moody’s, ketersediaan dana APLN untuk membayar kembali sisa obligasi Rp550 miliar dengan perincian Rp491 miliar jatuh tempo pada Desember 2019 dan Rp.99 miliar jatuh tempo pada Maret 2020, sekarang tidak pasti.
Risiko pembiayaan kembali APLN diperburuk oleh fasilitas sindikasi senilai Rp1,3 triliun yang jatuh tempo. Saat ini, APLN belum menyampaikan rencana refinancing yang konkret. Moody’s memperkirakan metrik kredit Agung Podomoro Land akan tetap lemah selama 12-18 bulan ke depan. Hal itu sejalan dengan risiko sulitnya perseroan untuk mencapai target marketing sales Rp3 triliun pada 2019 dan 2020, serta merampungkan penjualan lahan industri di Podomoro Industrial Park Karawang senilai Rp2,5 triliun. Lebih lanjut, Agung Podomoro Land berencana untuk
menjual salah satu properti investasinya di Jakarta pada paruh kedua 2019 untuk mengurangi utang. Namun, rencana penjualan itu tertunda dan tidak akan mendukung perbaikan yang berkelanjutan terhadap metrik kredit perusahaan. Kajian Moody’s akan fokus pada kemampuan Agung Podomoro Land dalam memberikan rencana refinancing yang jelas dan konkret untuk utang yang jatuh tempo dalam 12-18 bulan ke depan. Apabila rencana perseroan dinilai kurang memadai, Moody’s bisa menurunkan lagi peringkat Agung Podomoro Land dalam 1-2 bulan ke depan. (bbs/mhs)
ADVERTORIAL
Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Karawang
Hari Minggu, Digelar Jalan Santai & Peresmian Kawasan Bebas Sampah
PUNCAK ACARA: Puncak rangkaian acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Karawang akan dilangsungkan pada hari Minggu 21 Juli mendatang melalui acara jalan santai yang sedikitnya 2,000 peserta bakal mengikuti acara ini, dimulai dari pegiat lingkungan, pejabat pemerintahan hingga masyarakat umum.
PUNCAK rangkaian acara peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Karawang akan dilangsungkan pada hari Minggu 21 Juli mendatang melalui acara jalan santai yang sedikitnya 2,000 peserta bakal mengikuti acara ini, dimulai dari pegiat lingkungan, pejabat pemerintahan hingga masyarakat umum. Rencananya jalan sehat akan berlangsung sejak pukul 06.30 dengan rute sepanjang Jalan Tuparev (Mall Heaven sampai Alun-alun). Acara ini rencananya akan diikuti langsung oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi memeriahkan acara dan ikut jalan santai, tak usah khawatir, panitia tak memungut sepeser pun dana dari peserta. Sebaliknya, peserta akan diberi kaos dan snack jika beriniat mendaftarkan diri ikut jalan santai. Tak hanya itu saja, panitia pun sudah menyiapkan lebih dari 100 doorprize berisikan berbagai hadiah menarik. Di antaranya 3 unit sepeda motor serta 10 unit sepeda gunung yang kualitasnya jempolan. Pada acara ini, akan pula dilangsungkan peresmian Kawasan Bebas Sampah (KBS). Lalu, di sepanjang rute jalan santai bakal berdiri sejumlah stand penukaran sampah botol kemasan mineral yang bisa ditukarkan dengan peralatan rumah tangga berbahan plastik. Perlu diketahui, acara jalan santai merupakan acara puncak sekaligus penutup rangakain acara Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Karawang, setelah sebelumnya sejumlah rangkaian acara sudah dilangsungkan di Kecamatan Cilamaya Wetan. Di antaranya penanaman 40.000 batang bibit pohon mangrove yang melibatkan sejumlah perusahaan yang selama ini turut aktif berkontribusi pada isu-isu lingkungan hidup, lomba kebersihan desa serta lomba adiwiyata. (adv/mhs)
SAMBUNGAN
RABU, 17 JULI 2019
Cellica Coret Anggaran Dinas Tidak Penting KARAWANG- Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana mengakui bakal ada lonjakan belanja senilai Rp 350 miliar dalam ABPD Karawang tahun 2020 nanti. Lonjakan anggaran terjadi karena di 2020 ada perhelatan Pilkada, pengangkatan P3K (pengangkatan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak), dan meningkatan TPP (tambahan penghasilan pegawai) khusus guru. “Beban anggaran tahun mendatang cukup berat,” ujar Cellica, seusai menggelar rapat dengan Sekretaris Daerah, dan para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di aula kantor Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), kemarin. Menurutnya, untuk keperluan Pilkada diusulkan alokasi anggaran sebesar Rp 150 miliar. Sementara untuk keperluan pengangkatan P3K dibutuhkan anggaran sedikitnya Rp 140 miliar dan untuk meningkatkan TPP sekira Rp 90 miliar. L onjakan anggaran sebesar itu, lanjut Cellica, baru pertama kali terjadi di Pemkab Karawang.
Oleh karena itu, dirinya bersama jajaran harus segera mengambil langkah strategis agar tidak terjadi defisit anggaran terlalu dalam di 2020 nanti. “Ada bebarapa langkah yang sudah kami sepakati di antaranya menggenjot PAD dan memangkas anggaran di setiap OPD sebesar 13 persen,” tutur Cellica. Saat ini, lanjut dia, PAD Karawang masih berada pada angka Rp 1,25 triliun. Diharapkan, tahun mendatang bisa meningkat signifikan dengan menggali potensi-pontensi yang ada. Selain itu, semua OPD d i waj i b k a n m e l a ku kan efesiensi anggaran dengan memangkas kegiatan-kegiatab yang kurang perlu. “Tahun
mendatang diusulkan tidak ada lagi pembelian seragam dinas atau pembelian pakaian khusus pada acara-acara tertentu,” katanya. Kegiatan lain yang dibatasi, sambung Cellica, adalah menggelar kegiatan di hotel atau rapat di luar daerah. Semua OPD harus mengoptimalkan penggunaan gedung yang dimilikinya atau memakai gedung Pemkab ketika ada kegiatan besar. Dengan cara itu, lanjutnya, diharapkan defisit anggaran tidak terjadi atau angkanya bisa ditekan sekecil mungkin. “Jumat nanti kami akan kembali menggelar rapat untuk membahas usulan anggaran yang diajukan masing-masing OPD. Jika ada yang kurang tepat atau tidak begitu urgen, ya usulan anggaran itu kami coret,” katanya. Meski begitu Cellica berjanji tidak akan mem a n g k a s a n g g a ra n untuk kepentingan masyarakat banyak. Dia ingin defisit tertutupi tanpa har us mengorbankan program-program setrategis Pemkab Karawang. (bbs/mhs)
dari halaman 1 nyeret kasus ini ke kepolisian. Ia mendatangi langsu Mapolres Karawang untuk membuat LP. “Hari ini saya resmi mengirimkan surat ke Kapolres Karawang melaporkan dugaan tindak pidana gratifikasi yang dilakukan oleh salah satu Caleg kepada Komisioner KPU dan 12 PPK pada saat Pemilu 2019 kemarin,” kata Gary kepada awak media, kemarin (16/7). Ia m e m i l i h m e n ga m bil inisiatif melaporkan langsung kasus ini ke kepolisian lantaran kecewa dengan putusan Bawasalu Karawang yaang dinilainya sangat mencederai perasaan masyarakat untuk
mendapatkan keadilan dan kepastian hukum. “Oleh karena itu, saya ingin ada tindakan konkret dari aparat penegak hukum di Karawang untuk segara mengusut tuntas permasalah ini yang telah mencoreng wajah demokrasi kita secara terang-terangan,” pungkasnya. Uang dari Yayasan CMB Sementara itu uang yang ditransferkan oleh Kusnaya kepada 12 PPK dengan nilai variatif dari yang terkecil 53,4 juta, sampai yang terbanyak 154,1 juta disinyalir ditransferkan melalui Yayasan Cerdas Mutiara Bangsa (CMB) yang diketahui berlokasi di Cinere Depok . Kusanaya sendiri saat dikonfirmasi awak media tak menampik jika uang
yang ia transferkan dari yayasan CMB. “ Tidak masalah, itu yayasan saya dan keluarga dan saya sebagai ketua dan donatur utamanya, ngapain tanya gituan keluar dari subtansinya,” ujar Kusnaya kepada awak media, Selasa (16/7). Menanggapi hal ini, Gary menuturkan, permasalahan itu harus dilihat adakah niat jahat (mensrea) dan perbuatan (actus reus) untuk nanti selanjutnya diteliti lagi apakah transfer itu atas nama yayasan atau pribadi. “Kalau ternyata untuk keperluan pribadi, maka yayasan tidak bisa dijadikan sebagai subjek hukum pidana. Artinya kesalahan ada di pelakunya saja,” pungkasnya. (bbs/mhs)
Rieke Berpeluang .... dari halaman 1 Selain sudah banyak dikenal masyarakat di Karawang sebagi pubik figur, sosok Rieke sebagai politisi juga sudah kelas jempolan. Menang menjadi wakil rakyat di DPR
RI lebih dari satu kali yang berarti memiliki jaringan konstituen dan simpatisan yang mengakar di Karawang. “Pendapat pribadi, Teh Rieke kalau ada selintingan wacana gitu, karena gini, wajarlah kalau Teh Rieke sebagi
Camat Pedes Dijabat Plt Asep ke Telukjambe Timur PEDES- Sertijab Camat Pedes digelar di Aula Kantor Kecamatan, Selasa (16/7/2019). Sertijab dihadiri seluruh kades, Kapolsek, Danramil dan tokoh masyarakat setempat. Pada kesempatan itu Camat Asep Supriadi berpesan kepada seluruh kades dan para perangkat agar bekerjasama dengan penjabat baru yaitu Plt.Camat Pedes, Asom yang sebelumnya menjabat sekcam. “Masih banyak pekerjaan yang belum terselesaikan selama saya menjabat. Mudahmudahan dengan penjabat yang baru bisa diteruskan dan diselesaikan. PR saya satu yang masih belum bisa mengangkat PAD yaitu masalah PBB. Mmudah-mudahan nanti bisa masuk semua dengan
perwakilan dapil 7 (DPR RI), beberapa periode menang, dengan suara terbanyak, popularitasnya tinggi, wajar sebagai tokoh alternatif untuk melawan petahana,” kata pria yang dikenal dengan sapaa Pipik ini. (oib/mhs)
GANTI PLT: Serahterima jabatab Camat Pedes dari Asep Supriyadi ke Asom.
saat kepemimpinan baru,” ucap Asep. Permohonan maaf pun disampaikan Asep kepada seluruh kades dan warga masyarakat Pedes selama. “Maaf selama menjabat masih banyak kekurangan dan belum bisa memajukan Kecamatan Pedes. Terima kasih kepada semua unsur terkait yang tel-
ah membantu bekerjasama dalam pemerintahan selama menjabat,” pungkasnya. Sementara Plt.Camat Pedes Asom siap melanjutkan program yang masih tertunda dan mengajak kepada seluruh kades untuk bekerjasama dalam menjalankan roda pemerintahan. “Terimakasig juga buat
Camat Asep yang selama menjabat telah membing dan memberikan arahan untuk kemajuan Pedes. Semoga di tempat bertugas baru mendapat kelancaran,” ucap Asom. Di tempat terpisah Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karawang, Jajang Jaenudin mengatakan, untuk posisi eselon II, masih ada tiga jabatan yang masih kosong. Sedangkan, untuk eselon III hanya tinggal satu dan eselon IVB ada tiga jabatan yang juga masih belum terisi. Dijelaskannya, posisi eselon II yang masih kosong antara lain, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Sementara, satu Jabatan eselon III yang masih kosong yakni Camat Kecamatan Pedes. (zis)
50 Wakil Rakyat Diguyur Uang Kadedeuh KARAWANG- Kabar baik kembali diterima oleh para wakil rakyat di Karawang. Menjelang habis periode massa jabatan mereka, Pemkab Karawang berbaik hati mengguyur 50 anggota DPRD Karawang dengan uang bonus tanda terima kasih-jasa pengabdian- yang disebut uang kadedeuh. “Anggaran tersebut mengacu kepada Peraturan Pemerintah (PP) No 18 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,” kata Kepala Sekre-
Bawaslu Buntu ....
7
tariat DPRD Karawang, Agus Mulyana. Agus menyebut setiap
anggota DPRD Kabupaten Karawang mendapatkan jumlah uangberbeda-beda.
Tergantung jabatan dan lamanya menjabat anggota DPRD yang Pemberhentian Antar Waktu (PAW), Untuk seluruh anggota DPRD Kabupaten Karawang akan mendapat uang purnabakti atau uang kadeudeuh sesuai dengan jabatan ketua, wakil ketua dan anggota. Adapun uang kadeudeuh tersebut diupayakan akan diserahkan seiring dengan pelantikan anggota DPRD yang terpilih. “Full masa kerja lima tahun, enam kali dari nilai Rp2 juta dan 57% dari Rp2,1 juta, kemudian di kalikan dengan enam,” jelasnya. (bbs/mhs)
gal masuk di perguruan tinggi negeri bergengsi di luar kota, memilih Unsika sebagai pilihan tes mandiri. “ Ka re na p e l a k s a naa n berlangsung untuk jumlah pendaftar mandiri belum diketahui,” ungkapnya. Sedangkan diketahui, jumlah kouta penerimaan mahasiswa baru untuk jalur mandiri pada setiap fakultas berbeda-beda. Di antaranya: Fakultas Ekonomi dan Bisnis 332 kuota, Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan 301 kuota, Fakutas Pertanian 94 kuota, Fakultas Ilmu kesehatan 169 kuota, Fakultas Hukum 154 kuaota, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik 124 kuota, Fakutas Agama Islam 545 kuota, Fakutas Ilmu Komputer 93 kuota, Fakultas Teknik 323 kuota. “ Semua berbeda beda jurusan dan ada yang D3, S1 dan S2 ,” terangnya. (oib/ mhs)
41 detik. Mereka meminta Prabowo dan Sandiaga memperhatikan dan membantu. “ Ka m i e ma k- e ma k Karawang meminta bantuan Pak Prab ow o dan P a k S a n d i a g a . To l o n g bantu kami, perhatikan kami. Karena kami rela membela bapak sampai titik darah penghabisan,” kata ketiga emak tersebut dengan kompak. Di ruang tahanan Pen-
gadilan Negeri Karawang beberapa waktu lalu. D a l a m v i d e o t e r s e b u t, ke tiga nya cu rhat ti da k mendapat perhatian dari Prabowo-Sandi. “Sudah lima bulan tidak ada kejelasan. Kami harap bantuan dari bapak - bapak,” tutur ketiganya dengan kompak. “Sebab kami rela membela bapak. Kami tak akan gentar walau apapun yang terjadi,” tutup mereka. (*)
Rebutan Kursi di Kampus .... dari halaman 1 berharap para calon mahasiswa yang berniat mengikuti tes tidak ketinggalan jadwal yang sudah ditetapkan oleh rektorat Unsika. “Pelaksanaan lagi berlangsung kali ini setiap peserta tengah disibukan dengan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK),” terangnya. Dia menjelaskan, jumlah pendaftar tahun ini lebih besar dibandingkan tahun
lalu. Bayangkan saja kata dia untuk pendaftaran SBMPTN saja tercatat ada sebanyak 22.132 orang. Sedang yang diterima hanya 1.948 orang. “ Jumlah penerimaan kita tetapkan sesuai dengan kuota yang dibutuhkan,” terangnya. Untuk pelaksanaan tes jalur mandiri, kata dia, kemungkinan akan lebih banyak lagi peserta yang ikut tes lantaran dipredksi banyak calon mahasiswa yang ga-
Utarakan Harapan Lewat .... dari halaman 1 militan. “Saya kira wajar, pimpinan kami di atas jelas harus membantu. Tolong dengan itikad baik, karena kalau bicara politik kan sudah selesai. Sudah damai,” ujar Agus. Lanjut Agus, tak ingin tiga emak ini jadi korban konflik p olitik di ting kat atas. Menurut Agus, para elit politik selaiknya
General Manager: Tohiri Alam. Deputy General Manager: Hayatullah. Pimpinan Perusahaan: Tohiri Alam. Pimpinan Redaksi: Hayatullah. Wakil Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Asisten Redaktur: Fuad Fauzi, Tomi Prayoga. Kabupaten Karawang: Ahmad Arfan, Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Yogie Trinanda. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Harun Hasyim (Kepala Biro), Eep Hidayat, Feri Kosasih. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.
menyikapi kasus kampanye hitam oleh tiga emak tersebut dengan elegan. “Saya harap semua yang b e rke p e nt i nga n d a l a m kasus ini sudahlah, kita mainkan dengan cara yang baik,” jelasnya. S e na d a d e nga n A gu s, tiga emak yaitu Citra Widaningsih, Engqay Sugiyanti dan Ika Peranika sempat mengutarakan harapannya lewat sebuah video berdurasi 1 menit
Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.
8
Semangat Baru Purwakarta
RABU, 17 JULI 2019
Mitembiyan Tandai Dimulainya Pesta Panjang HUT Purwakarta PURWAKARTA- Pemkab Purwakarta memulai rangkai kegiatan hari jadi Purwakarta ke-188 dan Kabupaten Purwakarta ke-51 dengan kegiatan Mitembiyan hari jadi sekaligus acara tabligh akbar yang diikuti ASN dan masyarakat umum di Bale Maya Datar, Purwakarta, kemarin (16/9). Pada kesempatan ini, Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengatakan, hari jadi ke-188 dan 51 sengaja mengankattema Nyai Pohaci yang dalam budaya Sunda digambarkan sebagai Padi (beras).
Padi sendiri, merupakan bahan dasar konsumsi utama masyarakat di Indonesia, tak terkecuali di Jawa Barat. “Di momen hari jadi tahun ini, sengaja kita angkat temanya Nyai Pohaci (padi). Ini merupakan bagian dari mengingatkan seluruh elemen masyarakat akan manfaat dan pentingnya Padi,” ujar Anne di Mitembiyan Hari Jadi Purwakarta, ke 188 dan 51. Menurut mantan mojang Purwakarta 1999 tersebut, dengan tema Nyai Pohaci, pihaknya juga sekaligus ingin menggaungkan kembali
HASSAN/METRO PURWAKARTA
HUT: Pemkab Purwakarta memulai rangkai kegiatan hari jadi Purwakarta ke-188 dan Kabupaten Purwakarta ke-51 dengan kegiatan Mitembiyan hari jadi sekaligus acara tabligh akbar yang diikuti ASN dan masyarakat umum di Bale Maya Datar, Purwakarta, kemarin (16/9).
produk-produk makanan yang berasal dari beras. Apalagi, di masa kepemimpinannya pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu program yang jadi perhatiannya. “Di kita ada simping, serta pangan lainnya yang memiliki khas, salah satu meningkatkan ekonomi kreatif masyarakat,”jelasnya. Anne pun mengatakan, akan terus berkomitmen memberikan yang terbaik bagi masyarakat Purwakarta dengan mengkemas rangkaian hari jadi Purwakarta den-
gan kearifan budaya lokal. Tidak lain memberikan suguhan dan tontonan gratis dan menarik sehingga membuat ketertarikan wisatawan untuk hadir ke Purwakarta. “Kami targetkan juga jadi menarik perhatian wisatawan sehingga meningkatkan jumlah kunjungan,” katanya. Sedangkan da’i yang dipercaya mengisi tablig akbarpada acara Mitembiyan Kiai Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq). Gus Muwafiq, adalah salah satu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) yang berasal dari
Sleman, Yogyakarta. Diketahui, Gus Muwafiq dikenal sebagai salah satu orator NU zaman now karena kedalaman ilmu dan kemampuan orasi yang dimiliki. Selain ulama yang faham ilmu agama, Gus Muwafiq juga mendalami berbagai ilmu lain, salah satunya ilmu sejarah dan peradaban. Dia menyampaikan ceramah dengan bahasa yang lugas dan mudah diterima. Acara Mitembiyan dipungkasi dengan santunan kepada 1.000 anak yatim di Purwakarta. (san/mhs)
DPRD Minta Pemkab Genjot PAD Anne Siap Jalankan Rekomendasi Wakil Rakyat PURWAKARTA – DPRD Purwakarata soroti sejumlah masalah sekaligus memberikan beberapa rekomendasi kinerja yang harus ditingkatkan dan dievaluasi oleh sejumlah instansi. Hal ini disampaikan saat rapat paripurna pengesahan raperda pertangungjawaban APBD TA 2018, Senin ( 15/7) kemarin. Adapun masalah yang disorot oleh DPRD yakni, perlunya genjot raihan PAD, utang Jampis, sampai meminta aset daerah kembali diinventarisir. Menanggapi adanya saran dan rekomendasi dari berbagi fraksi di DPRD Purwakarta, Bupati Purwakarta menyatakan menyutujui dan berjanji akan melakukan evaluasi serta menindaklanjutinya. Khsusnya mengenai pengelolaan keuangan daerah perihal peningkatan PAD. ” Pada dasarnya kami sangat setuju untuk dilakukan evaluasi dan perbaikan sebagaimana saran dan rekomendasi dari Pansus C,”ujar Anne dalam penyampaian pendapatnya. Sementara itu Ketua DPRD Purwakarta, Syarif Hidaya menuturkan,, pelaksanaan rapat paripurna ini adalah tahapan akhir dari serangkaian pembahasan dan rapat-rapat DPRD terhadap raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kabupaten Purwakarta Tahun
2018. Dalam kontek itu, panitia khusus (Pansus) DPRD bekerja sama dengan pihak pemerintah daerah telah dapat melaksanakan tugas dalam menyelesaikan pembahasan terhadap raperda tersebut. Sementara itu, dalam laporannya Ketua Pansus C Hidayat, antara lain menyampaikan, karena citra keuangan pemerintah daerah tercermin dari besarnya PAD yang diperoleh dan bagaimana alokasi keuangan untuk menyejahterahkan masyarakatnya, maka untuk meningkatkan PAD pemerintah daerah perlu melakukan analisis dan mengembangkan potensipotensi yang ada. ”Pajak adalah pendapatan wajib. Karenanya, untuk pengenaan denda atau sanksi sebaiknya dapat melibatkan penyidik PNS,” ujarnya. Mengenai pencatatan penerimaan dan pengeluaran pada masing-masing OPD, kata Syarif, hendaknya lebih tertib dan taat pada ketentuan perundang-undangan, efektif dan efisien. ”Oleh karena itu, para Kepala OPD hendaknya perlu melakukan pengawasan lebih cermat lagi terhadap Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran,”sarannya. Hidayat juga menyinggung, dalam hal utang Jampis, Dinas Kesehatan diharapkan lebih optimal melakukan pengawasan dan pengelolaan utang, menatausahakan utang, dan melaksanakan rekonsiliasi pengakuan utang Jampis dengan rumah sakit mitra Jampis.
ISTIMEWA
PARIPURNA: DPRD Purwakarata soroti sejumlah masalah serta memeberikan juga beberapa rekomendasi kinerja yang harus ditingkatkan dievaluasi oleh sejumlah instansi pada saat rapat paripurna pengesaha raperda pertangungjawaban APBD TA 2018, Senin ( 15/7) kemarin.
Tentang aset milik pemerintah daerah, Hidayat menekankan, agar dilakukan inventarisasi menyeluruh, sesuai dengan ketentuan dan peraturan Perundang-
undangan. ”Data harus mencakup kondisi riil di lapangan, sehingga lebih tertib administrasi dan tertib fisik dalam rangka penatausahaan aset yang
yalahgunaan obat-obatan terlarang. “Ya hari terakhir MPLS ini kami mengundang satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta untuk memberikan materi kepada siswa baru. Mudah-mudahan setelah mendapat pemahaman bahaya narkoba ini para siswa tidak akan mendekati bahkan mencobanya,” kata Gilang. Menurutnya, generasi muda sangat rentan terjerumus, makanya perlu adanya pengenalan jenisjenis narkoba, sehingga para siswa tahu dan lebih mawas diri ke depannya. “Perlu menekankan kepada para siswa, khususnya kepada Siswa Baru, tentang bagaimana cara penanggulangan ataupun mencegah
supaya tidak terlibat kepada penyalahgunaan narkoba,” ucapnya. Di tempat yang sama, Kaur bin Ops (KBO) satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, Iptu Rudianto mengatakan, materi yang diberikan kepada siswa masih bersifat dasar. Seperti mengenai bahaya narkoba, jenis-jenis narkoba, serta tips untuk menghindarinya. “Kami sangat berharap dengan adanya pemahaman ini mereka para siswa tidak mencoba-coba atau mendekati barang haram tersebut. Sebab selama ini salah satu penyebab penyalah gunaan narkoba terjadi karena ketidaktahuan,” ujar Rudi. Ia menambahkan, para siswa harus bisa menjaga kredibilitas sekolah dengan menghindari bahaya narkoba. Dia juga meminta para siswa terus meningkatkan kedisiplinan. “Sekolah merupakan tempat menimba ilmu, membangun mental kepribadian budi pekerti, dan menjalin hubungan masyarakat. Para siswa harus bisa melaksanakan itu,” katanya. Sedangkan, Rafli rizki fauzi (15) , salah seorang siswa
untuk ditetapkan menjadi Perda. Sarif Hidayat mengatakan, sesuai ketentuan Pasal 22 ayat Perda No. 3 Tahun 2005 tentang tata cara pembentukan Perda,
maka persetujuan dalam rapat paripurna itu akan dituangkan dalam bentuk Keputusan Bersama antara DPRD dan Bupati Purwakarta. (san/mhs)
BNN Jabar Waspadai Peredaran 74 Jenis Narkoba Baru
Polisi Jadikan MPLS Momentum Sosialisasi MASA Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dijadikan momentum pas mengenalkan bahaya penyalahgunaan narkoba. Setidaknya hal ini dilakukan dan didapatkan oleh ratusan siswa baru di SMK Taruna Sakti Purwakarta: mendapat pemahaman bahaya narkoba dari Satuan Reserse Narkoba Polres Purwakarta, kemarin. Kepala SMK Taruna Sakti Purwakarta, Yayang Gilang Sonjaya mengatakan, pihaknya memang sengaja memberikan pengetahuan bahaya narkoba kepada siswa-siswa baru di sekolahnya, yang bertujuan mencegah generasi muda, khusunya siswa di sekolahnya terjerumus pen-
akuntabel,”jelasnya. Sementara itu, meskipun ada saran dan masukan, pemandangan fraksi-fraksi di DPRD pada dasarnya menyetujui raperda tersebut
PURWAKARTA- Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat tengah mewaspadai peredaran narkoba jenis baru yang terindikasi akan masuk ke Indonesia. Saat ini, terdapat 74 narkoba jenis baru di Indonesia. Kepala BNN Jawa Barat Brigjen Pol. Sufyan Syarif mengatakan, terdapat 800 jenis narkoba baru di dunia. U n t u k itu, BNN Jawa Barat
mengaku dirinya selama ini mengenal narkoba hanya dari televisi saja dan baru hari ini melihat secara langsung. Dengan adanya pemahaman ini, tentu dirinya tidak akan mendekati bahkan mencobanya. “Ngeri banget, saya sekarang jadi
paham apa efek kalau memakai narkoba,”terangnya. (san/mhs)
akan melakukan langkah preventif agar barang terlarang tersebut tidak masuk ke Jawa Barat. Narkoba jenis baru itu, kata dia, berasal dari bahan kimia. Narkoba selalu berkembang berdasarkan kebutuhan pasar. Sindikat narkotika mempunyai laboratorium yang terus berevolusi menciptakan jenis baru. “Mereka terus berevolusi menemukan jenis narkotika yang baru dengan efek berbeda,” katanya. Peredaran narkoba di Indonesia berasal dari jaringan internasional. Na rko ba ya ng b e re da r biasanya datang dari Ti o n g ko k , In d i a, Vi e tnam, dan negara-negara di Eropa. Narkoba masuk melalui daerah-daerah perbatasan seperti Aceh, Medan, dan Kalimantan. Modus penyebaran dan peredarannya dilakukan secara online. “Dengan adanya teknologi, media sosial, pemesanan, peredaran, dan transaksi banyak menggunakan media online. Memang tidak mudah dilacak, tapi kami berusaha terus mendapatkan sindikasi melalui media online,” katanya. (bbs/mhs)