Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 16 Januari 2020

Page 1

BINTANG BARU WARGA KARAWANG BEKASI PURWAKARTA & SUBANG KAMIS, 16 JANUARI 2020

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO.ID

HARGA Rp3.000

karawangbekasiekapres

Banyak Kasus Mandek, Kantor Kejari Mau Didemo KARAWANG - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak berencana akan melakukan aksi demo ke kantor Kejaksaan Negeri Karawang, sebagai bentuk protes mandegnya kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2018 pada Dinas Pertanian (Distan)

dan Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) di SMKN Karawang. Sekretaris Umum LSM Kompak, Zaenury Alfadly mengatakan akan mengawal sampai tuntas kasus dugaan korupsi DAK 2018 yang sedang ditangani Kejari Karawang. “Kami menilai dalam pen-

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di

Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek

Koran KBE!

BUKA HALAMAN DESA KITA...

SOROT

Kami menilai dalam penanganan kasus ini terkesan direkayasa dan patut diduga adanya konspirasi sehingga kasusnya dibiarkan berlarut-larut" anganan kasus ini terkesan direkayasa dan patut di-

KARAWANG - Anggota DPRD Karawang dari partai Nasdem, Indriyani, prihatin atas kasus kenakalan remaja seperti melakukan pesta minuman keras. Menurutnya untuk mencegah kenakalan siswasiswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) seperti halnya yang terjadi di SMPN 1 Cilebar diperlukan sinergitas antara pemerintah,tenaga pendidik dan Ke Halaman 2 n

BANJIR CILAMAYA

MAHESA/KBE

duga adanya konspirasi seKe Halaman 2 n

Golkar Bantah Deal Paket Cellica-Aep PDIP, PBB, PAN, PPP dan Hanura Sudah Sepakat Koalisi

Dewan Prihatin Pesta Miras Siswi SMP

DISOROT: Kajari dan jajarannya saat jumpa pers di Hari Anti Korupsi Sedunia, beberapa waktu lalu.

KARAWANG- Paket pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati CellicaNurrchadiana-Aep Saepullah disebut-sebut sudah hampir deal. Empat partai yang mengusung diprediksi Partai Demokrat, PKS, Nas-

Dem dan Golkar. Namun, baru saja muncul ke publik isu ini, Bappilu DPD Golkar Karawang blakblakkan nama Golkar sampai hari ini sekadar diklaim. Lantaran, sampai saat ini partai berlogo pohon beringin ini, secara kelembagaan belum membicaran koalisi apalagi usungan calon dengan partai mana pun. “Perlu dicatat ya, ada dua hal yang penting saya utarakan, sampai saat ini Golkar belum menentukan arah koalisi dam belum ngobrol

ISTIMEWA/KBE

SEPAKAT: Para politisi Karawang dari lima parpol berkumpul di Lapak Kopi untuk mencapai kesepakatan dalam koalisi Pilkada Karawang.

tentang bakal calon,” kata wakil ketua Bappilu DPD Golkar Karawang, Arifin. Arifin menuturkan, baik Partai Demokrat, maupun PKS, apalagi NasDem sampai saat ini belum sekalipun melakukan komunikasi kepada Bappilu DPD Golkar Karawang. Bahkan buntut ramainya nama Golkar disebut masuk ke gerbong paket Cellica-Aep, dalam waktu dekat, Bappilu DPD Golkar Karawang akan mendatangi langsung Ketua Demokarat Karawang, Cellica NurrKe Halaman 2 n

Inilah Pencuri Motor Jaringan Pedes-Tempuran KARAWANG – Reskrim Polsek Karawang Kota tangkap empat komplotan curanmor yang mencuri dua unit motor sekaligus di Area Pospol Peundeuy, Kecamatan Karawang Timur. Para pelaku, Asep Alias Cepot, warga Tempuran, Wihendri dan Suharto, warga Kendal Jaya, Kecamatan Pedes, serta Kamid. Dengan barang bukti 1 unit motor, 1 gagang kunci, 6 buah mata kunci T, 1 kunci master lock, 3 buah handphone, 1 senjata tajam dan tas. “Penangkapan dilakukan setelah petugas berhasil mengidentifikasi para pelaku. Asep alias Cepot kami tangkap duluan di Fly Over Jalan Baru Lamaran, Jumat 10 Januari 2020 sekitar pukul 23.00 WIB. Mereka merupakan residivis kasus yang sama dan sudah ber- operasi 29 TKP dan ,” ujar Kapolsek Karawang Kota, Kompol Iwan Ke Halaman 2 n

SALURKAN BANTUAN: Ketua DPD Golkara Karawang, Sukur Mulyono memimpin langsung penyaluran bantuan didampingi rombongan anggota fraksi Golkar DPRD Karawang, pengurus partai, hingga pengurus organ sayap partai, door to door ke rumah korban banjir membagikan bantuan.

Apa Penyebab Bisa Parah? KARAWANG- Banjir parah yang terjadi sepekan lalu di Kecamatan Cilamaya Wetan membuat banyak pihak prihatin serta turut pula mengulurkan bantuan logistik kepada ribuan warga korban banjir. Hal itu pula yang dilakukan rombongan kader DPRD Golkar Karawang, kemarin (15/1). Ketua DPD Ke Halaman 2 n ARIE/KBE

DIAMANKAN: Empat komplotan curanmor yang mencuri dua unit motor sekaligus di Area Pospol Peundeuy, Kecamatan Karawang Timur.

Rumah Mak Anem, Potret Kemiskinan Warga Karawang

Tidak Pernah Dapat Bantuan Pemerintah Banyak bantuan pemerintah, baik dari pusat maupun daerah yang tidak tepat sasaran. Orang yang mestinya mendapatkan bantuan justru hidupnya makin susah. Seperti yang dialami wanita tua asal Rengasdengklok, Mak Anem. YOGI, KARAWANG

AKIBAT hujan yang tinggi beberapa hari kebelakang, Anem (75) warga Dusun Pacing Selatan RT.04 RW.02 Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok, terpaksa harus menumpang tinggal di rumah kerabatnya. Pasalnya kondisi rumah yang selama ini ditempatinya sudah sangat tidak layak dan sangat rentan roboh. Dikatakan janda yang telah ditinggal meninggal suaminya hampir 15 tahun ini, selama datang hujan ia tak berani lagi tinggal di rumahnya. Kini Ke Halaman 2 n

Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

Ke Halaman 2 n

YOGIE/KARAWANG BEKASI EKPRES

NYARIS ROBOH: Mak Anem dan rumah tinggalnya di Pacing Rengasdengkolok yang nyaris roboh. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


KAMIS, 16 JANUARI 2020

METRO KARAWANG

PARLEMENTARIA INDRIYANI

Indri : Bupati Harus Fokus Tuntaskan RPJMD K A R AWA N G - Pa ra n e l aya n d a n p e t a n i Karawang yang tergabung dalam KTNA, HKTI, dan Himpunan Penyuluh Pertanian menyuarakan keluahan mereka kepada Komisi II DPRD Karawang. Pada forum rapat dengar pendapat (RDP) yang juga dihadiri Dinas Pertanian, Dinas Perikanan dan Bappeda itu para petani meminta Pemkab Karawang bisa lebih sinergi dengan para petani, salah satu yang diminta adalah diperingatiny kembali Hari Krida Pertanian sebagai upaya untuk petani memasarkan produk hasil pertaniannya, selain itu mereka menanyakan terkait pelaksanaan perda LP2B dan meminta realisasi pelaksanaan RPJMD di bidang pertanian untuk segera diselesaikan. Anggota DPRD Karawang yang juga Ketua KKTI Karawang,

Indriyani memberikan masukan juga kepada dinas terkait tentang permasalahan petani dan pertanian yang ada di Karawang. Indri beranggapan kini petani tak perlu dirau adanya alihfungsi lahan yang ugal-ugalan, lantaran sudah adanya Perda LP2B. Sebaliknya, bagian hukum Setda Karawang jangan lepas tanggung jawab, untuk segera membuatkan aturan teknis atau peraturan bupati soal Perda LP2B ini. “Karena kita sudah punya perda terkait lahan pertanian berlanjutan (LP2B), petani diminta tidak risau terkait alih fungsi, Dinas Pertanian segera berkoordinasi dengan bagian hukum pemkab agar perbup terkait LP2B tersebut bisa segera dikeluarkan,” kata Indri. Indri menyebut, masalah prioritas yang dihadapi petani adalah

masalah permodalan. Ia meminta Pemkab Karawang lebih serius untuk melakukan pendampingan terkait masalah permodalan, “Jangan sampai tengkulak dan rentenir menjadi sahabat petani, sehingga hasil panen menjadi sanderaan para tengkulak dan rentenir,” kata dia. Apalagi, kata Indri, sesuai amanat RPJMD Kabupaten Karawang terutama point kedua misi RPJMD Kabupaten Karawang yang menyebutkan akan mewujudkan perekonomian masyarakat yang berdaya saing, berkualitas dan rasional yang digerakan oleh sektor pertanian dan industri. “Penyelesaian target RPJMD menjadi hal yang sangat prioritas karena sektor pertanian menjadi hal pokok dalam menggerakan perekonomian masyarakat,” timpalnya. (mhs)

Antar Dokumen Dibanderol Rp 910 Juta Disdukcatpil Klaim Demi Layani Warga

K A R AWA N G - D i n a s Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang,anggarkan Rp.910 juta untuk pendistribusian hasil pelayanan dokumen kependudukan. Program pengantaran dokumen langsung ke alamat rumah warga tersebut sebagai inovasi pelayanan di Tahun 2020. “Sebelumnya kita sudah menguji coba di beberapa kecamatan. Di antaranya kecamatan Karawang Barat, Karawang Timur, Telukjambe Barat, Telukjambe Timur, Klari dan Cikampek. Di Tahun 2020, ini seluruh kecamatan,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Karawang, Yudi Yudiawan kepada wartawan, kemarin (15/1). Yudi mengatakan, pro-

gram pengantaran dokumen kependudukan itu bekerjasama dengan PT Pos Indonesia. Dikatakannya, masyarakat yang akan mengurus dokumen kependudukan hanya perlu membawa persyaratan ke kecamatan. Kemudian setelah jadi, dokumen yang warga butuhkan akan diantar langsung ke rumahnya sesuai dengan alamat. “Jadi sudah ada petugas pos yang stanby di kecamatan. Setiap minggu mereka akan mengirimnya. Jika ada keluhan pengiriman tidak datang, warga bisa langsung komplain ke petugas pos di kecamatan,” ujarnya. Menurut Yudi, dokumendokumen kependudukan tersebut diantaranya adalah Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Kartu Identitas Anak (KIA), KTP (Suket). “Kami ingin membuktikan jika negara begitu dekat dengan warga. Warga tidak perlu bolak-bali ke kecamatan. Tinggal tunggu di rumahnya,” ungkapnya. Lanjut Yudi, untuk anggaran

Memang anggarannya Rp910 juta, tetapi pembayarannya nanti sesuai dengan tagihan dari Kantor Pos. Sebulannya itu berapa, tidak menutup kemungkinan akan menyisakan anggaran, nanti tinggal kita kembalikan ke kas daerah. Seperti uji coba tahun 2019

Rp910 juta itu peruntukannya sebesar Rp10 juta unyuk kebutuhan administrasi dan Rp900 juta biaya pengiriman yang dikerjasamakan dengan PT Pos Indonesia. “Memang anggarannya Rp910 juta, tetapi pembayarannya nanti sesuai dengan tagihan dari Kantor Pos. Sebulannya itu berapa, tidak menutup kemungkinan akan menyisakan anggaran, nanti tinggal kita kembalikan ke kas daerah. Seperti uji coba tahun 2019, tagihan Kantor Pos pada November itu Rp7 juta, lalu untuk tagihan di Desember itu Rp3 juta,” jelasnya. Program inovasi pelayanan publik itu sebagai bentuk tuntutan Pemerintah. Terbukti dengan inovasi pelayanan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Karawang mendapatkan reward dengan kepercayaan pendistribusian KIA sebanyak 78 ribu blanko di Tahun 2019. “Kemudian kita juga mendapatkan penghargaan pelayanan inovatif di Tahun 2019 oleh Kemenpan RB,” pungkasnya. (rie)

Golkar Bantah Deal Paket .... dari halaman 1

Banyak Kasus .... dari halaman 1 hingga kasusnya dibiarkan berlarut-larut. Bagaimana mungkin uang negara dapat diselamatkan jika tersangkanya sampai hari ini belum juga ditetapkan,” ujarnya kepada KBE. Rabu (15/01/2020) di Kantor DPP LSM Kompak. Dikatakannya, menunggu hasil Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Barat bukanlah satu-satunya alasan mandegnya kasus dugaan korupsi DAK 2018 yang melibatkan Distan dan Disdik, tetapi Kejari juga bisa saja menempuh upaya lain itupun jika hasil pemeriksaan BPKP Jawa Barat tidak jelas waktunya. “Sampai kapan Kejari akan mengumumkan tersangkanya jika hasil audit BPKP tidak diturun-turunkan. Waktunya kan sudah lama. Hal seperti ini akan menghilangkan kepercayaan

public, sebab penanganan kasusnya terkesan dibiarkan berlarut-ratut, sementara penegakan supremasi Hukum (law enforcement) tidak bisa ditawar tawar dan harus tetap jalan,” tegasnya. Lanjutnya, dalam pertimbangan Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 31/ PUU-X/2012 tanggal 23 Oktober 2012 ditegaskan bahwa dalam rangka pembuktian suatu tindak pidana korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan hanya dapat berkoordinasi dengan BPKP dan BPK, melainkan dapat juga berkoordinasi dengan instansi lain, bahkan bisa membuktikan sendiri di luar temuan BPKP dan BPK. “Misalnya dengan mengundang ahli atau dengan meminta bahan dari inspektorat jenderal atau badan yang mempunyai fungsi yang sama dengan itu. Bahkan, dari pihak-pihak lain, termasuk dari perusahaan,

yang dapat menunjukkan kebenaran materiil dalam penghitungan kerugian keuangan negara dan/atau dapat membuktikan perkara yang sedang ditanganinya,” tuturnya. “Artinya tidak harus menunggu hasil audit BPKP juga bisa saja dilakukan pihak Kejaksaan, Saya mengamati kinerja kejari sangat tidak profesional dan kurang tanggap (responsif ) dalam penanganan kasus yang melibatkan Distan dan Disdik di SMKN Karawang,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya bahwa Kejari sudah mengantongi nama-nama calon tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 di SMKN Karawang dan Dinas Pertanian, namun di Hari Anti Korupsi se-Dunia pihak Kejari gagal mengumumkan dengan alasan masih menunggu hasil audit BPKP. (gie)

Inilah Pencuri .... dari halaman 1 Ridwan Saleh. Lanjut Ridwan, dari hasil pengembangan aksi pencurian motor tidak dilakukan pelaku seorang diri. Pencurian motor yang dilakukan para pelaku bukan sekali, dan setiap aksi tidak dilakukan seorang diri. Petugas kemudian memburu pelaku lain, hingga akhirnya tersangka Wihendri dan Suharto dibekuk di Terminal Tanjungpura Karawang Barat setengah jam kemudian. “Dari para tersangka kami temukan alat kunci T yang diguna-

kan membongkar kunci kontak sepeda motor yang hendak dicuri para pelaku,” jelasnya. Tak cukup sampai itu, anggotanya memburu penadah sepeda motor yang dicuri para pelaku. Kabar berhembus, ketiganya kerap menjual motor hasil curiannya ke wilayah Kecamatan Pedes, wilayah Utara Karawang. “Kami selidiki dan menangkap Kamid bersama barang bukti sepeda motor curian di wilayah Pedes,” tuturnya. Pencurian dua unit sepeda motor di belakang pos Polisi

Peundeuy Karawang Timur, Iwan mengatakan, kasus tersebut terjadi pada 24 Oktober 2019, saat sepeda motor terparkir di halaman bengkel milik korban sekira pukul 03.30 WIB. “Dicuri saat korban sedang beristirahat,” imbuhnya. Polisi Karawang Kota mengamankan 1 unit motor beat curian dari pelaku, sejumlah alat komunikasi, dan beberapa kunci T. “Tiga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian, dan seorang lagi dijerat pasal 340 tentang penadahan barang hasil curian,” pungkasnya. (rie)

Tidak Pernah .... dari halaman 1 ia pun tinggal seorang diri karena anak semata wayangnya yang sudah menikah sangat jarang mengunjunginya. Dengan usianya saat ini, ia hanya berharap pemberian kerabatnya untuk bisa menutupi kebutuhan makan sehari-hari. “Sudah tua, dan sudah ngga bisa kemana-mana. Cuma di rumah seharihari, sehari-hari dapat dari bantuan kerabat,” ucapnya kepada KBE, Rabu (15/1). Ditambahkan, dirinya

mengaku tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah melalui program apapun. Banyaknya program pemerintah, baik dari Beras Sejahtera (Rastra) hingga Program Keluarga Harapan (PKH) baginya seperti yang percuma, karena tidak pernah merasakannya. “Ngga pernah dapat beras, apalagi PKH,” keluhnya. Sementara itu, Camat Rengasdengklok, Sri Redjeki mengatakan bahwa rumah mak Anem akan

segera didaftarkan sebagai calon penerima bantuan program Rumah Layak Huni (Rulahu) Dinas PRKP u nt u k t a hu n a n g ga ra n 2020. “Bersama pemerintah desa, saya sudah langsung melihat kondisi rumah ma k A n e m, d a n su da h dibuatkan proposal untuk segera didaftarkan sebagai calon penerima bantuan program Rulahu, mudahmu d a ha n d i a k o m o d i r dan rumah tersebut bisa segera dibangun,” pungkasnya. (*)

chadiana. “Baru mau menemui Cellica sebagai Ketua Demokrat,” kata dia. “Untuk menglaridikasi juga (soal klaim Golkar sudah diikat CellicaAep,red),” timpal Sekretaris DPD Golkar Karawang, Suryana yang seda ada di samping Arifin saat diwawancara awak media. Sebagaimana diketahui, belum lama ini kepada awak media Aep Saepullah mengonfirmasi ia yang dipilih Cellica Nurrachadiana untuk menjadi bakal calon wakil bupatinya di Pilkada Karawang 2020. Ia mengakui bahwa keputusan berpasangan dengan petahana itu sudah hampir 100 persen. Bahkan bersama Cellica, ia telah menyiapkan jadwal deklarasi pada Februari mendatang. “Tanggalnya, kami masih mempertimbangkan yang lebih tepat,” ujarnya, Selasa

(14/1). Mengenai koalisi, Aep kemukakan, hingga saat ini masih bersama empat parpol. Yakni, Demokrat, PKS, Golkar, dan NasDem. Kemungkinan untuk menambah koalisi dengan parpol lain, menurut, tidak ada yang mustahil dalam politik. Karena seiring perjalanan waktu yang masih panjang menuju pembukaan penerimaan bakal calon di KPU Karawang, Juni 2020, dinamikanya terus bergulir. Menanggapi hal ini, Sekretaris DPC Partai Demokrat Karawang Pendi Anwar mengatakan, kesepakatan antara Cellica sebagai ketua parpolnya di sini dengan Aep Syaepuloh baru sebatas non formal. “Formalnya kita tetap mesti menunggu rekomendasi dari DPP (Dewan Pimpinan Pusat) Demokrat mengenai bakal calon pasangannya Bu Cellica,” jelasnya. Sementara itu para pimpi-

nan parpol yang terdiri dari PDIP, PBB, PAN, PPP dan Hanura kembali bertemu dan mencapai kesepahaman dan kesepakatan untuk berkoalisi pada Pilkada Karawang. S e k t e r a r i s D P D PA N Karawang, Dadan Suhendarsyah menjelaskan, lima partai politik memiliki kesamaan pemikiran dan bersepakat membentuk ”Poros Perjuangan” mengusung Cabup-Cawabup untuk maju di Pilkada Karawang 2020. “Kami bersepakat untuk membentuk ‘Poros Perjuangan’ sebagai cikal bakal koalisi Pilkada Karawang,” kata Dadan. Hal senada diungkap Ketua DPC PDIP Karawang Taufik Ismail. Dia mengaku kalau kehadiran ‘Poros Perjuangan’ dalam perhelatan Pilkada Karawang ini bukan main-main. Pasalnya, kata dia, pada 28 Januari 2020 mendatang lima partai poli-

tik yang tergabung itu akan menggelar deklarasi. “Pilkada 2020 ini bagian ajang untuk mencari figur yang memiliki integritas membangun dan menyelesaikan persoalan di Karawang. Nanti 28 Januari 2020 kami akan deklarasi ‘Poros Perjuangan’,” ujar Kang Pipik sapaan akrabnya. Ha s i l Pe m i l u 2 0 1 9 d i Karawang PDI Perjuangan meraih 6 kursi, PBB meraih 2 kursi, PPP meraih 1 kursi, Hanura meraih 1 kursi, dan PAN meraih 1 kursi. Artinya, kata dia, 11 kursi ini sangat cukup untuk mengusung Cabub-Cawabup. “11 kursi DPRD Karawang yang kami miliki sudah cukup untuk mengusung Cabup-Cawabup. Kami juga sudah satu pemikiran bahwa siap memperjuangankan calon pemimpin yang nantinya kami sepakati bersama,” tandas Kang Pipik. (bbs/mhs/shn)

hatian pihaknya. Semisal adanya proyek prestisus PLTGU Cilamaya perlu dipertanyakan apakah turut menjadi faktor penyebab, parahnya banjir di Cilamaya tahun ini. “Karena kan memang di sejumlah titik di Cilamaya sering banjir. Tapi tidak separah tahun ini, dan luas wilayah yang terkena dampak pun tidak separah tahun ini,” kata dia. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan segera menyempatkan diri mendatangi lokasi proyek PLTGUuntuk meninjau lokasi proyek serta mempertanyakan sejumlah poin ke jajaran manajemen atau

penanggungjawab proyek PLTGU. “Secepatnya akan kami datangi. Ini serius. Saya bersama fraksi Golkar akan mengecek,” kata dia. Sementara itu Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang saat ditanya mengenai dugaan adanya proyek PLTGU menjadi salah satu penyebab banjir tahun ini parah, hanya menjawab, kajian amdal proyek itu dikeluarga oleh pemerintah pusat. “Kajian amdalnya dikeluarkan oleh pemerintah pusat karena termasuk proyek strategis nasional,” kata Kepala DLHK Karawang, Wawan Setiawan. (mhs)

Apa Penyebab Bisa Parah? .... dari halaman 1 Golkara Karawang, Sukur Mulyono memimpin langsung penyaluran bantuan didampingi rombongan anggota fraksi Golkar DPRD Karawang, pengurus partai, hingga pengurus organ sayap partai, door to door ke rumah korban banjir membagikan bantuan yang berhasil dikumpulkan oleh para pengurus Partai Golkar. “Sedikitnya , tak kurang dari 100 paket tadi kami salurkan,” kata dia. Banjir parah awal tahun ini, kata Sekretaris DPD Golkar Karawang, Suryana perlu disikapi serius oleh Pemkab Karawang.

Darimulai mitigasi yang ke depannya perlu disiaptanggapkan, sampai urusan infrastruktur yang kembali perlu ditata dan dibenah sehingga hal-hal yang menyebabkan banjir akibat buruknya, semisal, saluran sekunder dan drainase bisa diklirkan alias dibenahi. “Pemkab pun harus responsip. BPBD harus lebih tanggap, koordinasi lintas instansi perlu ditingkatkan, serta dari sektor infrastuktur pun perlu dibenahi,” kata dia. Di sisi lain, kata dia, hadi r nya s e ju m l a h p roye k pembangunan di Cilamaya tak luput menjadi per-

Dewan Prihatin Pesta Miras .... dari halaman 1 orangtua. “Kaitan permasalahan pemuda-pemudi Karawang, seperti mabuk miras harus dirunut benang merahnya dimana? Kalau kita lakukan pemusnahan penjualan miras,mereka bisa mendapatkan membeli online atau cara lain,” ucapnya kepada KBE, Rabu (15/01). Dikatakannya, pondasi pemuda-pemudi yang diperlukan adalah bimbingan akhlak dan kenyamanan baik di sekolah maupun di rumah. Apalagi Karawang sudah mendapatkan penghargaan kota layak anak tingkat pratama. “Juga sudah punya area

atau kawasan ramah anak yang ditopang oleh regulasi maupun dinas atau P2TP2A. Seharusnya kegiatan tersebut sampai pesta miras tidak terjadi,” pungkasnya. Diberitakan sebelumnya, Kepala Sekolah Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Cilebar, Kurnaedi mengakui bahwa tujuh orang siswi kelas IX disekolahnya melakukan pesta miras yang di upload ke media sosial beberapa hari yang lalu. “Iya memang benar tujuh siswi tersebut minum miras pada har i Jumat lalu, setelah minum salah satu dari mereka merekam menggunakan handphone lalu di upload ke dunia

maya dan ada juga yang di bagikan ke group whatsApp,” ucapnya kepada KBE, Selasa (14/01). Dikatakannya, kini pihak sekolah telah memberikan sanksi kepada tujuh siswi berupa hukuman wajib yaitu melapor ke sekolah setiap pagi dan jam pulang. “Pihak sekolah telah m e mb e r i ka n sa n ksi ke tujuh siswi yaitu berupa wajib lapor. Kami berjanji dari tujuh siswi tersebut tidak akan di keluarkan, walaupun telah melakukan perbuatan yang tidak pantas namun hanya dilakukan pembinaan saja supaya tidak melakukan lagi,” ucapnya. Sebelumnya di dalam

Grup Facebook Debat SMP/ MTS Di Karawang dihebohkan postingan tiga foto berisi dua siswi sebuah SMP yang menenggak minuman keras jenis anggur merah yang diposting oleh akun Ikeu Pebriana. “Daripada upacara mending minum,” tulis Ikeu di postingannya. Dalam foto tersebut salah satu siswi berseragam pramuka menuang botol anggur merah ke gelas, dan seorang siswi berseragam batik menenggak minuman di gelas. Dalam balasan komentar menyebut bahwa siswa tersebut berasal dari SMPN 1 Cilebar. “Budak cilebar eta mah,” posting akun bernama Idah. (gie)


Semangat Baru Bekasi

KAMIS, 16 JANUARI 2020

HARGA Rp3.000

Nasdem Siap Menggugat Jika Partainya Ditinggalkan Partai Pengusung di Proses Pemilihab Cawabup CIKARANG PUSAT - DPD Nasdem Kabupaten Bekasi siap mengambil langkah hukum jika partainya tidak dilibatkan bersama partai pengusung untuk rekomendasi calon wakil bupati sisa jabatan 2017-2022. Hal tersebut ditegaskan Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bekasi, Rohim Mint-

areja jika benar partainya ditinggal dalam menentukan Cawabup. “Jika Nasdem ditinggal ya kami akan gugat hasilnya,” tegas Rohim yang ditemui di kantor baru DPD Nasdem, kemarin. Adanya potensi Nasdem ditinggalkan didasari dari langkah Panlih DPRD jika

partai pengusung belum menemukan kesepakatan nama Cawabup yang diusulkan. Dari empat partai pengusung hanya Nasdem yang berbeda yaitu Rohim Mintareja sebagai Cawabup. Sementara, tiga partai lainnya Golkar, Hanura dan PAN mengusung dua nama yaitu Tuty Yasin dan Akhmad

Marzuki. Sebelumnya, anggota Panlih DPRD, Muhammad Nuh mengakui jika masih ada partai pengusung yang beda mengusulkan nama calon yaitu Nasdem. Ji k a t i d a k a d a k e s a maan, lanjutnya, Panlih DPRD akan berkonsultasi ke Kemendagri.

“Jika tidak ada kesamaan calon dari partai pengusung ya kami konsultasi ke Kemendagri, nanti apa kata Kemendagri seperti apa kedepannya,” katanya. Sementara itu, Panlih tengah menggodok syarat mutlak yang harus dimiliki Cawabup. Ke Sambungan

Jika Nasdem ditinggal ya kami akan gugat hasilnya.” Ketua DPD Nasdem Kabupaten Bekasi,

ROHIM MINTAREJA

PERISTIWA Meteran Listrik Meledak, Rumah Warga Terbakar BOJONGMANGU – Sebuah rumah di Kampung Cikaung RT 04/02 Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu dilalap api, Selasa (14/01) siang. Kobaran api yang diduga berasal dari ledakan pada meteran listrik itu telah membuat tempat tinggal keluarga Bapak Sanan rata dengan tanah. Kejadian kebakaran ini awalnya diketahui Nasir (10) anak pemilik rumah. Saat pulang sekolah, ia mendengar suara ledakan yang bersumber dari meteran listrik dan menimbulkan percikan api. Dalam waktu cepat, api lalu membesar dan membakar dinding rumah yang terbuat dari bilik Ke Sambungan bambu.

SATWA LIAR Ular Sanca 3,5 Meter Resahkan Warga CIKARANG SELATAN - Warga RT 06 RW 15 perumahan Permata Cikarang Selatan, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan menangkap ular sanja dengan panjang kurang lebih 3,5 meter. Ular jenis sanca kembang tersebut berhasil ditangkap di sebuah lahan kosong di dekat Kali Cikadu, Selasa (14/01) malam. “Lahan kosong itu milik pengembang yang rencananya akan dibangun perumahan baru. Di lahan itu memang banyak semak belukarnya, cukup rimbun,” kata Ketua RT 06 RW 15 perumahan Permata Cikarang Selatan, Rudiyanto.

TRANSPORTASI

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hudaya

Disdukcapil Berikan Pelayanan Jemput Bola Bagi Korban Banjir CIKARANG PUSAT - Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Hudaya melalukan pelayanan jemput bola di setiap Kecamatan Kabupaten Bekasi yang terdampak banjir. Jemput bola tersebut upaya membantu masyarakat korban banjir akibat data

kependudukannya hilang. Oleh karena itu dari hari Senin (13/1) hingga Jumat depan terus melakukan pelayanan jemput bola di setiap Kecamatan. Menurut dia, dari data yang dimiliki bahwa dari pelayanan itu untuk warga di Jatimulya, Tambun Selatan

sebanyak dua akte kelahiran, 17 kartu keluarga, dan 63 KTP. Lalu di Wanasari, Cibitung sebanyak 17 kartu keluarga, lima akte kelahiran, dan 86 KTP. “Semua kita berikan kemudahan untuk korban banjir. Tidak ada persyaratan, semua diberikan kemuda-

CIKARANG PUSAT - Disbudpora Kabupaten Bekasi optimis Stadion Wibawa Mukti menjadi salah satu Piala Dunia U19 pada Tahun 2021. Hal itu dikatakan Kepala Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga, Rahmat Atong kepada Cikarang Ekspres usai memantau seleksi Timnas U19 di Stadion Wibawa Mukti, Rabu (15/1). Menurut dia, kualitas rumput lapangan Stadion Wibawa Mukti kini sudah baik, oleh karena itu dari pengamatannya pada latihan timnas kemarin sore lapangan baik digunakan oleh para pemain. Ia pun berharap kedepannya Stadion kebangaan Kabupaten Bekasi itu bisa menjadi salah satu Stadion Wibawa Mukti. “Kita belum masuk 6 stadion nominasi yang dipilih FIFA akan tetapi kita dipilih dari 10 stadion dari nominasi PSSI. Oleh karena itu kita terus berbenah agar menjadi baik,” kata Atong. Ke Sambungan

data - data kependudukannya mengalami kerusakan paska banjir. “Saya komunikasi melalui WA dengan Pak Dirjen, mengingat blangko susah, jangan sampai nanti saya memberikan pelayanan malahan jadi blunder. Ke Sambungan

Dikritik, Pemdes Burangkeng Cek Kondisi Sekolah SETU - Pemerintah Desa (Pemdes) Burangkeng mengakui sudah melakukan pengecekan ke SDN 01 yang pondasi bangunannya sudah rapuh. Pihaknya sudah melaporkan rusaknya kontruski bangunan ini ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Sekretaris Desa (Sekdes) Burangkeng, Ali Gunawan dikonfirmasi mengatakan kondisi SDN 01 sudah banyak dikeluhkan wali murid yang khawatir akan kondisi bangunan yang tidak laik. “Sudah berkoordinasi Bappeda (Badan

Ke Sambungan

Disbudpora Optimis Rumput Stadion Bagus

han, karena data base sudah ada semua, tinggal nyebut nik dan alamat,” tuturnya. Ia pun menjelaskan bahwa Disdukcapil juga mendapatkan distribusi blangko sebanyak lima ribu dari Kementrian Dalam Negri (Kemendagri), untuk memberikan pelayanan kepada korban banjir yang

Pembangunan dan Perencenaan Daerah). Kita menunggu proposal dari pihak sekolah untuk diajukan di ABT (Anggaran Belanja Tambahan,red),” kata Ali ditemui awak media. Setelah proposal masuk, kata Ali, akan dilakukan pengecekan oleh dinas terkait. “Saya udah ngecek, memang kondisinya pondasi sudah bergeser, dan banyak keluhan dari wali murid,” tuturnya. Ali menyebutkan, di SDN 01 Desa Burangkeng mayoritas murid dari warga setempat. Ke Sambungan

MENANGANI : Dinsos Kabupaten Bekasi menangani Orang Dengan Gangguan Jiwa di Cabangbungin.

Dinsos Tangani Orang Gangguan Jiwa CABANGBUNGIN - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bekasi kembali melakukan penanganan terhadap klien orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) terlantar yang berlokasi di Kampung Cabangdua, Desa Lenggahsari, Kecamatan Cabangbungin. Keberadaan ODGJ tersebut meresahkan masyarakat sekitar. Kepala Dinsos Kabupaten Bekasi H. Abdilah Majid menjelaskan, dari laporan masyarakat adanya ODGJ, Dinsos langsung berkoordi-

nasi dengan Camat Cabangbungin. Setelah dilakukan koordinasi, Kepala Dinsos langsung memerintahkan Kepala UPTD Rumah Singgah Dinas Sosial Kabupaten Bekasi beserta tim untuk turun ke lokasi tersebut. “Kepala UPTD Rumah Singgah bersama tim dan didampingi Kades Lenggahsari, RT, Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahtera a n S o s i a l Ke c a m a t a n (TKSK) langsung melakukan Asessmen terhadap

klien dan merujuk ke Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) untuk penanganan lebih lanjut ,” Kata H. Abdilah Majid, kepada Cikarang Ekspres, Rabu (15/1). Camat Cabangbungin, Taufiqurrohman dan Kepala Desa lenggahsari mengucapkan terimakasih kepada Kadinsos H. Abdilah Majid, SH, MM beserta jajaran yang sudah tanggap dan cepat dalam menerima laporan dan penanganannya. Ke Sambungan

RUSAK : Pemerintah Desa Burangkeng melakukan pengecekan kondisi sekolah rusak.

Jatah Warga Burangkeng 100 Ribu Per Bulan

ATAH : Warga Burangkeng hanya mendapatkan jatah Rp 100 Ribu per Bulan.

CIKARANG PUSAT - Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi telah menganggarkan dana sebagai kompensasi untuk 1.500 KK masyarakat Desa Burangkeng atas keberadaan tempat pemrosesan akhir sampah (TPAS). Sekretaris Desa Burangkeng, Ali Gunawan, menyebutkan besaran kompensasi Rp100.000 per bulan untuk tiap KK. Dana itu diberikan per tiga bulan. Sehingga tiap tahun satu orang KK mendapat Rp1,2 juta. “Awal kita dapat di ABT

tahun lalu. Tiga bulan, untuk Oktober sampai Desember. Cuma waktu itu payung hukumnya belum ada. Sekarang sudah ada, SK Bupati baru turun Desember kemarin,” ucapnya ketika ditemui di kantor desa, Rabu (15/1/2020). Total anggaran Rp 450 juta untuk 1.500 KK kini sudah berada di pihak desa dan tinggal disalurkan kepada masyarakat. Tapi, ada kendala lain, data yang terkumpul ada lebih dari 1.500 KK. “Kita bingung karena yang dianggarkan tidak sesuai

dengan data yang masuk. Ada lebih dari 1.500 KK yang ada di kita. Pihaknya akan menyortir terlebih dahulu warga mana yang berhak mendapat dana kompensasi. Ia memastikan semua warga RW 3 Kampung Jati mendapat kompensasi karena letaknya paling dekat dengan TPAS. Di sana, sekira ada 300 KK. “Kita pengin ajuin penambahan, minimal tambahin 500 KK atuh,” katanya. Mengenai dana kompensasi untuk 2020 sudah masuk APBD, namun

nilainya Rp1,5 miliar sementara yang dibutuhkan Rp1,8 miliar. Sementara itu, untuk pendaftaran peserta Kartu Indonesia Sehat (KIS), ia mendata ada sekira 7.000an jiwa. KIS juga sebagai kompensasi keberadaan TPAS di desa itu. “Ada 7.400 jiwa. Kita prioritasin yang di kampung. Data sudah kita kasih Dinas Kesehatan,” katanya. Menurut data pihak UPTD PAS Burangkeng, tiap hari ada sekira 115 truk membuang sampah dengan muatan total 690 ton. (dim)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

SAMBUNGAN

Restocking Ikan di Situ Abidin BOJONGMANGU – Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan (DPK) Kabupaten Bekasi, Agus Trihono, menyerahkan 150 ribu bibit ikan Nila kepada Kepala Desa Karangmulya Jaka Suteja, Kecamatan Bojong-

mangu. Penyerahan Ikan tersebut untuk restocking atau penebaran kembali di Situ Abidin. Menurut Agus, restocking ini untuk menjaga persediaan ikan khususnya di Situ Abidin. Dengan

harapan ikan-ikan di Situ Abidin tetap terjaga keberadaannya. “Hal ini dilakukan untuk menjaga jumlah persediaan ikan di Situ Abidin, selain itu juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan produksi

perikanan dan sekligus mensejahterakan masyarakat,” katanya. R e s t o c k i n g i k a n Ni l a adalah bentuk kepedulian Dinas Perikanan dan Kelautan terhadap ekosistem Situ Abidin milik BBWS.

“Saya inginkan enam bulan ke depan para pencari ikan agar tidak dulu menjala,” tandasnya. Kepala Desa Karangmulya Jaka Suteja menegaskan, penebaran ikan Nila di Situ Abidin merupakan

kepe d u l i a n P e m e r i n tah Kabupaten Bekasi melalui DPK . Tentunya Pemdes dan masyarak a t K a r a n g m u l y a a kan menjaganya, agar ikan yang di tebar semakin berkembangbiak.

“Saya dan masyarakat siap menjaga ikan Nila di Situ Abidin, kedepannya pihak desa telah mengusulkan untuk penataan disekitar Situ, baik penghijauan maupun jalan lingkungannya,” pungkasnya. (ags)

Pedagang Pertanyakan Kelanjutan Pembangunan Pasar Cikarang CIKARANG PUSAT - Para pedagang memertanyakan kelanjutan rencana pembangunan Pasar Baru Cikarang, Kabupaten Bekasi. Sejak terbakar 2016 silam, pasar yang berada tepat di pusat kota itu dibiarkan terbengkalai. Para pedagang mengharapkan ada kejelasan rencana pembangunan. Soalnya, kondisi pasar dinilai sudah tidak layak. Bahkan, para pedagang terpaksa berjualan di bekas gedung yang terbakar lantaran tidak ada lahan pengganti. “Saya juga bingung, kata A katanya mau dibangun, kata B ditunda soalnya ada masalah. Jadi ini bagaimana, sosialisasi pun tidak pernah ada,” ucap Ditha (41), salah seorang pedagang, Rabu (15/1). Menurut dia, rencana pembangunan pasar telah beredar di kalangan pedagang sejak lama.

Bahkan tidak lama setelah pasar terbakar, wacana tersebut sudah pernah tersiar. Hanya saja, empat tahun berlalu, wacana tersebut tidak pernah terealisasi. “Jadi kasih kami kejelasan. Jangan sampai dibiarkan kami begini terus. Kalau ditanya bagaimana penjualan, ya jauh dibandingkan waktu ada pasar dulu mah. Pembeli juga kan enggak nyaman kalau kayak begini mah,” ucap dia. Hal serupa diungkapkan pedagang lainnya, Zaza (43). Dia mengaku heran dengan perkembangan pasar Cikarang. “Beda jauh sama Pasar Lembang, padahal kebakarnya enggak beda jauh. Tapi saya ke sana udah jadi, bagus. Ini masih begini aja,” ucap dia. Keluhan kondisi pasar pun disampaikan Asosiasi Pedagang Pasar Cikarang (Aspec) melalui surat

Dijual Spin 1.5 LTZ M/T hitam & A/T putih thn 14 MY’15 KM 7rban kondisi istimewa, Captiva 2.0 A/T thn 2013 hitam, Spark 1.4 A/T putih thn 2017. Bisa Cash & kredit, hub 021-88358489, 081289922209

yang dilayangkan kepada Bupati Bekasi. Mereka mengaku khawatir dengan kondisi pasar beserta keamanannya. Kondisi struktur bangunan gedung pasar baru dinilai sudah sangat berisiko ambruk akibat mengalami beberapa kali kebakaran. Maka dari itu, mereka mendesak agar pembangunan segera

“Ya Panlih membahas soal syarat dari calon wakil bupati yaitu diusung oleh partai pengusung, dan mereka partai pengusung harus kompak mengusulkan dua nama calon,” kata anggota Panlih DPRD, Muhammad Nuh, kemarin. Ketua DPD PKS Kabupaten B ekasi itu mengatakan jika semua partai pengusung memiliki

kesempatan yang sama mengusung calon wakil bupati. meskipun ada satu partai pengusung yang tidak mendapatkan kursi di DPRD Kabupaten Bekasi. “ Ka n b i c a ra n y a p a r t a i bukannya fraksi, empat partai pengusung itu memiliki kesempatan yang sama yaitu Golkar, PAN da n Ha nura, Na s d em,” jelasnya. Empat par tai tersebut, lanjut Nuh harus memiliki kekompak-

an dalam mengusulkan dua nama. Tidak boleh ada satu partai pengusung yang berbeda. Sementara itu, Ketua JMPD Zuli Zulkifli menyindir kinerja Panlih DPRD yang bolak-balik ke Kemendagri untuk berkonsultasi. “Jangan kebanyakan konsultasi, karena kegiatan itu juga menggunakan anggaran. Masalah kesepakatan partai pengusung ya duduk bareng saja,” tegasnya. (har)

Sementara itu di tempat yang berbeda, tepatnya di Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Dinsos menangani anak terlantar berjenis kelamin perempuan berusia sekitar 6 tahun. “Ya, atas laporan masyara-

kat kami langsung merespon agar segera difasilitasi ke UPTD Rumah Singgah agar anak terlantar tersebut mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial. Untuk nantinya segera diupayakan reunifikasi dengan pihak keluarganya,” ujar H. Abdilah Majid. Selanjutnya Tim Rumah

Singgah melakukan asessmen terhadap klien untuk mendapatkan informasi. Berdasarkan pengakuannya anak tersebut bernama Syifa dan berasal dar i Kota D epok. Akh i r nya p a d a ha r i s e l a s a pukul 20.30 Klien Syifa direunifikasi dengan keluarganya. (mil)

Dinsos Tangani .. dari halaman Cikarang Ekspres Saat mengetahui ada ular berukuran besar di lahan kosong tersebut, warga lalu beramai-ramai datang untuk menangkapnya. Ini untuk yang ketiga kalinya ular jenis sanca di-

tangkap di Permata Cikarang Selatan. Sebelumnya ada dua di wilayah RT 07 meskipun dengan ukuran yang lebih kecil,” kata dia. Rudiyanto menyebut ular itu saat ini masih berada di perumahan Permata Cikarang Se-

dari halaman Cikarang Ekspres Makanya saya hubungi Pak Dirjen untuk meminta blangko, alhamdulilah direspon. Minggu lalu kita dapet blangko sekitar lima ribu,” ujarnya. Menurutnya, dari lima ribu blangko yang diberikan sebanyak tiga ribu dis-

tribusikan ke kecamatan, karena tidak menutup kemungkinan ada masyarakat yang mengurus langsung ke kantor kecamatan dan dua ribu untuk pelayanan korban banjir. Kendati demikian, mantan Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi ini menuturkan, korban banjir yang

mau mengurus pembuatan akte, ktp dan lainnya harus membawa surat pengantar dari pengurus desa, bahwa dia memang menjadi korban banjir. Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi ada warga yang mengakunga ku m e n ja d i ko r ba n banjir. “Saya juga butuh

pegangan, karena tidak semua menjadi korban b a n j i r, t a k u t n y a a d a warga yang enggak kena banjir, terus ktpnya lagi d i ga d e i n d a n l a i n n ya, tapi ngakunya korban banjir dan minta dibuatin KTP. Jadi saya minta surat penganter dari desa,” tandasnya. (har/info)

Kecamatan Setu menjerit. Mereka risau terkait kondisi bangunan sekolah anaknya yang sudah tidak laik. Pasalnya pondasi SDN itu sudah rapuh. “Sangat miris SDN di desa yang notabenenya ada pembuangan sampah tapi sarana pendidikan

kurang laik. Atap sekolah dari asbes, pondasi mau rubuh,” kata Wali Murid, Acep Juandi. Rusak kontruksi bangunan sdn ini dikhawatirkan Acep dapat menganggu proses belajar mengajar. “Harusnya pemerintah peka terkait ini

bangunan sekolah, karena berpengaruh ke kualitas pendidikan,” tuturnya. Pantauan awak media, sejumlah titik pondasi mengalami pergeseran dan bahkan disalah satu sisi sudah rapuh. Hal ini membuat tembok sekolah retak. (dim)

mengalami kerugian mencapai puluhan juta rupiah. “Menurut korban, untuk kerugian diperkirakan mencapai Rp 30 juta, termasuk surat-surat atau dokumen penting lainnya,” kata dia. Selain membantu memadamkan api dengan cara manual, pihak kepoli-

sian juga telah berkoordinasi dengan Kepala Desa dan aparatur Desa Karangmulya, Kepala Dusun serta pengurus RT/RW setempat untuk bergotong royong bersama warga sekitar membangun tempat tinggal sementara bagi kelurga Bapak Sanan.

“Bhabinkamtibmas Bripka Karyono bersama aparatur pemerintah Desa Karang Mulya dan warga sekitar bergotong royong dengan membuatkan rumah sementara, membantu meringankan beban korban atas musibah yang menimpanya,” kata dia. (har)

k e d e p a n n y a K abupaten Bekasi bisa menjadi tempat Piala Dunia 2021,” tuturnya.

Dari pengamatan Cikarang Ekspres dilapangan bahwa lapangan telah diperbaiki oleh pihak Disbudpora.

Dari kualitas rumput pun para pemain sangat menikmati dan baik sekali untuk digunakan. (har)

Di Kritik .. dari halaman Cikarang Ekspres

Dinsos Tangani .. dari halaman Cikarang Ekspres

paripurna itu DPRD belum dapat menyetujui karena ada beberapa faktor. Di antaranya karena ada penolakan dari pedagang pasar kala itu soal pembangunan, kemudian biaya sewa kios yang mahal bisa pasar telah direvitalisasi serta adanya temuan ya n g m e n g i n d i k a s i k a n perusahaan pemenang tidak cukup modal untuk

ditindaklanjuti. Perjanjian Kerja Ssama antara Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan pemenangan BOT ditolak DPRD Kabupaten Bekasi. “Sekitar tahun 2018, Bupati Neneng mengajukan persetujuan kepada DPRD tentang perjanjian kerjasama antara PT Sanjaya dengan Pemkab Bekasi, dalam rapat

Disdukcapil Berikan ..

Nasdem Siap .. dari halaman Cikarang Ekspres

dilaksanakan. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi, Nyumarno menerangkan proses revitalisasi di pasar tersebut saat ini belum dapat dilanjutkan. Sebab proses revitalisasi yang sedianya akan dilakukan dengan konsep build, operate, and transfer (BOT) belum dapat

melakukan pembangunan,” kata dia. Kendati demikian, meski sempat ditolak, pihaknya sebagai DPRD masih membuka peluang kepada Pemkab Bekasi dan pengembang untuk melanjutkan pembangunan. Namun, terdapat beberapa catatan, seperti menurunkan nilai anggaran dari semula Rp 564 miliar. Kemudian, dewan pun menolak jika di lokasi pasar akan dibangun apartemen. “Pemenangnya belum gugur secara hukum, tinggal apakah mau dilanjutkan atau tidak, kalau lanjut ya harus direvisi perjanjian kerjasamanya. Misalnya BOT awalnya Rp 564 Miliar, kami berikan kesempatan kembali untuk mengajukan draft pengajuan kerjasama baru dengan nominal rupiahnya turun. Yang dikerjakan hanya pada pembangunan pasarnya saja, tidak pakai apartemennya, boleh silahkan diajukan kembali ke DPRD untuk dilakukan permohonan persetujuan PKS tersebut,” tandasnya. (har)

latan dan menjadi tonton warga. “Belum tau mau diapakan, nanti saya kordinasikan. Kalo sekiranya memang diminta sama pencinta satwa, saya akan coba kondisikan,” kata dia. (har)

Ia pun berharap sekolah tersebut dapat ssgera direnovasi agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan nyaman. Sebelumnya, diberitakan orangtua murid SDN 01 Desa Burangkeng

Meteran Listrik .. dari halaman Cikarang Ekspres “Saat kejadian rumah dalam keadaan kosong dan tidak ada saksi lain selain anak pemilik rumah,” kata Kepala Kepolisian Sektor Cibarusah, AKP. Sukarman. Akibat kejadian ini, sambungnya, korban

Disbudpora Optimis .. dari halaman Cikarang Ekspres Terang dia, adapun persiapan Stadion

Wibawa Mukt i p e r t a m a pihaknya sudah mengagarkan untuk persiapan perawatan

dan pemeliharaan itu termasuk melengkapi sarana dan prasarana stadion sesuai dengan

standar FIFA yang diberikannya. “Oleh karena itu tahun ini dan 2021 harapan


DESA KITA

KAMIS, 16 JANUARI 2020

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang

ADMIN STAFF 3 ORANG DIBIDANG EKSPEDISI DENGAN KRITERIA SBB PERSYARATAN:

1. Persyaratan Minimal SMA 2. Berpenampilan Menarik 3. Bisa Komputer (Word, Excel) 4. Belum Menikah 5. Usia Maksimal 25 Tahun

LAMARAN DI TUJUKAN KE:

PT. Maju Jaya Perkasa Abadi Jalan, Interchange No 30. Samping Sindang Reret, Karawang Barat - 0813 8400 1705 Lamaran Paling Lambat 1 Minggu Dari Iklan Terbit

LOWONGAN PEKERJAAN BPJS KESEHATAN PEGAWAI TIDAK TETAP 2020 (WILAYAH JABAR) PERSYARATAN:

n Pendidikan: D3,D4 dan S1. Termasuk profesi seperti dokter, apoteker, ners. n (Latar belakang pendidikan: seluruh jurusan (sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan) n Usia: Maksimal 25 tahun per 31 Desember 2019. n Status: Belum menikah n IPK: Min 2,75 n Kepribadian: Disiplin, sikap positif, kerjasama, dedikasi, loyalitas, inisiatif dan kepemimpinan

MOHON UNTUK MENYIAPKAN:

KTP, pas foto dan foto seluruh badan, surat lamaran. daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, SKCK*, surat keterangan sehat (termasuk bebas narkoa)*. *Dapat diusulkan pada tahap selanjutnya. Seluruh berkas tersebut discan menjadi satu file, dan diupload di bagian resume. Khsus untuk foto profil pada saat mendaftar online, gunakan foto selfie (buka foto studio). Pendaftar dapat dilakukan di https:cereer-bpjskesehatan.urbanhire.com/

DAFTAR NOMER TELEPON

PENTING

KEPOLISIAN NAMA

NOMOR TELEPON

Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya

0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251

PT. PLN PERSERO NAMA

NOMOR TELEPON

APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang

0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122

PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON

0267-042255, 405190

PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON

0267-402117

PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON

0267-402117

RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Menkeu Hentikan Penyaluran 56 Dana Desa Fiktif J A K A R TA – M e n t e r i Keuangan, Sri Mulyani menegasan penghentian penyaluran dana desa untuk 56 desa fiktif atau desa yang memiliki nama tetapi tidak berpenghuni. “Penyaluran dana desa pada tahap ketiga 2019 untuk ke 56 desa fiktif dihentikan seluruhnya,” ujar Sr i Mulyani saat mengikuti rapat kerja dengan Komite IV DPD, untuk membahas postur APBN 2020 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Lanjut Sri Mulyani, penghentian tersebut, dilakukan sampai pihaknya mendapatkan kejelasan atas status desa secara hukum maupun secara substansi fisik. “Kita bekerja berdasar-

kan seluruh evidence dan bukti secara fisik yang memang ada bukti tersebut,” jelasnya. Menur ut Sr i Mulyani, k a s u s i t u b e rawa l d a r i pembentukan 56 desa yang ditetapkan pada Peraturan Daerah Konawe Nomor 7 Tahun 2011 sebagai perubahan Peraturan Daerah Konawe Nomor 2 Tahun 2011. 56 desa tersebut akhirnya mendapatkan nomor registrasi desa dari Kementerian Dalam Negeri pada 2016, sehingga mulai 2017 desa itu memperoleh alokasi dana desa dari pemerintah. Di sisi lain, Sri Mulyani menyebutkan bahwa penyaluran dana desa untuk empat desa dihentikan pada tahap ke-3 atau tri-

w u l a n I I I- 2 0 1 8 k a re n a terindikasi adanya permasalahan pada administrasinya, sehingga pihak Polda Sulawesi Tenggara melakukan penyelidikan. “56 desa itu mengalami cacat hukum karena Perda itu tidak melalui tahapan di DPRD dan register Perda itu ialah tentang Pertanggungjawaban APBD. Jadi memang tujuannya begitu,” ungkapnya. Menurutnya, pembentukan desa baru harus memiliki Peraturan Daerah sendiri dan tidak ditempelkan pada Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksaan APBD. “Kalau yang untuk baik-baik saja ka n m ema ng har usnya ada Perda sendiri. Ini ditempelkan dengan Perda

Sri Mulyani

tentang pertanggungjawaban,” imbuhnya. Sri Mulyani meminta kepada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi serta Kementerian Dalam Negeri untuk memperbaiki

Camat Ingatkan Desa Segera Selesaikan SPj KARAWANG – Pemerintah Kecamatan Kutawaluya melaksanakan serah terima jabatan menindak lanjuti rotasi dan mutasi yang dilakukan oleh Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Kepala seksi PMD Kecamatan Kutawaluya, Khaerul Bahri menyerahkan jabatan kepada Sarmo. Sementara Khaerul Bahri menjadi Sekretaris Kecamatan Karawang Barat, kepala seksi Pemerintahan Dartum, menyerahkan jabatan kepada Dedi Sugandi. Sementara Dartum menjadi Kepala Puskesmas Pasirukem, Kasubag Dalprog Susandi diganti oleh Sahrom. Camat Kutawaluya, Rochman mengatakan, bahwa proses mutasi dan rotasi dilingkungan Kecamatan Kutawaluya yang dipimpinnya merupakan hal biasa. Serta bentuk tanggung jawab yang diberikan oleh pimpinan Bupati Karawang kepada setiap ASN yang berada di seluruh kecamatan Karawang. “Kepada pejabat yang baru lebih ditingkatkan lagi, terutama kaitan tugas- tugas di bidang Pemdes dan pemerintahan. Karena akan dilaksanakan Pilkades agar SPj-Spj segera diselesaikan,” ucapnya. Dikatakannya, Kecamatan Kutawaluya tahun 2020 ini akan menggelar Pilkades di Desa Sindangsari. Oleh karena segala sesuatunya

YOGIE/KARAWANG BEKASI EKSPRES

SERAH TERIMA : Kepala seksi PMD Kecamatan Kutawaluya, Khaerul Bahri menyerahkan jabatan kepada Sarmo. Sementara Khaerul Bahri menjadi Sekretaris Kecamatan Karawang Barat.

haru segera diselesaikan, sehingga Pilkades bisa berjalan dengan aman dan lancar. “Kaitan dengan SPJ untuk tahun 2019 agar segera diselesaikan khususnya Desa Sindangsari. Agar pe-

jabat yang baru bisa egsra berkoordinasi dengan panitia 11, TNI babinsa, dan Polri Bhabinkamtibmas agar pilkades biar berjalan lancar dan aman,” ujarnya. Sementara itu, Khaerul Bahri menambahkan, dirin-

ya berpesan agar penggantinya bisa lebih baik lagi dari dirinya dalam menjalantugas sebagai kasi PMD, yang berhubungan langsung dengan kepala-kepala desa. “Yang perlu diperhatikan agar selalu mengingatkan

TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484

BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-

RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR

KEHILANGAN HILANG SEBUAH BUKU KIR JKT 470703 , B 9620 XE HUB 081382232360 HLG BPKB MTR NOPOL B 3807 FSB TH 2013

kepala desa agar segera menyelesaikan semua SPJ nya dan juga mengecek fisik pembangunannya agar dana desa bisa terserap maksimal dan dirasakan masyarakat Kutawaluya,” pungkasnya. (gie)

Korupsi Dana Desa, Polres Amankan Kades Bantardawa CIAMIS – Polres Ciamis mengamankan Kepala Desa Bantardawa Kecamatan Purwodadi Kabupaten Ciamis, berinisial SN. Pelaku diduga melakukan tindak pidana korupsi pada program pembangunan Jalan Desa yang dibiayai dari Dana Desa, Bantuan Pemkab Ciamis dan Pemerintah Provinsi tahun 2017. “Kami dalami dengann memeriksa sekitar 33 orang saksi. Kasus terungkap berawal dari laporan warga,” kata Kapolres Ciamis, AKBP Bismo Teguh Prakoso. Sejak sembilan bulan lalu pihaknya melakukan penyelidikan, hingga akhirnya bisa menentukan status tersangka kepada SN. “Kami menunggu adanya lapo-

ILUSTRASI

ran kerugian negara yang dilakukan oleh Inspektorat Ciamis,” ungkapnya. Bismo menuturkan, dari hasil audit dari inspektorat, tersangka SN diduga telah merugikan negara sebesar Rp165 juta lebih. “Kerugian negara sebenarnya Rp300 juta, hanya saja tersangka

SN mengembalikan sebagiannya,” ujarnya. “Modusnya, tersangka SN meminta kepada panita pelaksana pembangunan untuk menurunkan spek atau kualitas material untuk pembangunan,” imbuhnya. Ditambahkan Kapolres, dalam aksinya, tersangka SN

memerintahkan perangkat desa membuat laporan fiktif. Selain membuat laporan sesuai kehendaknya, tersangka juga menggunakan langsung dananya dengan modus pinjaman. “Ngakunya, uang digunakan kepentingan pribadi, THR dan bahkan tak membayar pajak ,” tuturnya. Lanjut Bismo, SN terancam minimal empat tahun hukuman penjara dan paling lama 20 tahun penjara. Dengan adanya kasus ini, Bismo berpesan, agar para kepala dalam menjalankan tugasnya tetap sesuai aturan yang berlaku. “Ini agar terhindar dari kasus hukum dan tidak merugikan negara dan bahkan masyarakat,” ucapnya.

Hubungi DIJUAL

basis datanya. “Kami akan minta Kemendagri dan Kemendes memperbaiki data basenya. Kita tentu juga berharap agar DPD IV juga mengawasi di daerah masing-masing,” pungkasnya. (bbs/rie)

HITAM A/N SUTRISNO D/A CITRA VILA WANASARI JC 5 11 RT 02/11 WANASARI CIBITUNG -BKS NOKA MH1JFD226DK760141 NOSIN JFD2E2751133 HILANG SHM NO 00855 A/N RATNA SUSILOWATI LUAS 381M2 LETAK KP UTAN SALAK RT 10 RW 05 DS KERTAMUKTI KEC CIBITUNG KAB BEKASI HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 3280 FRX TH 2013 A/N PINGKY OCTAVIANI D/A TMN TRIDAYA INDAH 2 BLOK J7 /26 RT 6/15 TRIDAYASAKTI KEC TAMBUN SELATANBKS NOKA MH1JFE119DK202489 NOSIN JFE1E1203506 HILANG SEBUAH BUKU KIR , JKT 743997 , B 9354 RJ .HUB 081382232360 HILANG BPKB MOBIL TRUCK BOX HINO NOPOL B 9144 TY TH 2009 HIJAU SILVER

A/N PT SANOH INDONESIA D/A JL INTI II BLK C4 KW INDUSTRI HYUNDAI SK RESMI CKR SLT-BKS NOKA MJEFG8JPK9JG15191 NOSIN JO8EUGJ17385

LOWONGAN DICARI 1. ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN.SMA,CVKIRIMUP:ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285

WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288

Sementara itu, penasehat hukum SN, Anang Fitriana SH CPL menuturkan, pihaknya bersama Dapiq Syahal Manshur SH MH mendampingi SN. Pada prinsipnya selaku penasehat hukum tersangka, pihaknya mengapresiasi proses penegekan hukum yang dilakukan oleh penyidik. Na mu n , s e l a ku ku a sa hukum berharap bahwa proses penegekan hukum yang dilakukan se-obyektif mungkin dengan mengusut tuntas. “Kami berharap pihak -pihak yang diduga kuat terlibat dalam dugaan tindak pidana korupsi sebagaimana yang disangkakan, bisa diusut sampai tuntas,” pungkasnya. (bbs/ rie)

: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492


Harian Umum

KAMIS, 16 JANUARI 2020

Koran Kebanggaan Masyarakat Kota Bekasi

HARGA Rp3.000

Alat Evakuasi Banyak Rusak Status Tanggap Bencana Diperpanjang Hingga Jelang Ramadan KOTA BEKASI– Status tanggap darurat bencana di Kota Bekasi kembali diperpanjang hingga tiga bulan ke depan menjelang bulan suci Ramadan, atau tepatnya bulan Maret 2020. Perpanjangan ini diakibatkan masih banyaknya titik lokasi yang masih tergenang lumpur. “Perpanjangan ini berdasarkan rapat Kordinasi dengan

BMKG, Badan Penanggulangan Bencana Pusat dan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah,” kata Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, Rabu (15/1). Rahmat menambahkan, masa perpanjangan status darurat bencana ini juga mengikuti cuaca yang diperkirakan baru akan berakhir pada Maret 2020. Sehingga, pemerintah daerah melakukan tindakan untuk penanganan dan pencegahan hingga sekarang. “Pertama perpanjangan itu karena rehabilitasi belum selesai di beberapa titik yang sebelumnya tergenang banjir. Dan kami mengantisipasi

TIGA KALI PERPANJANGAN DI KOTA BEKASI : l Babak I Status Tanggap Bencana:1-7 Januari l Babak II Status Tanggap Bencana:8-14 Januari l Babak III Status Tanggap Bencana: 15 Januari-Maret Kabupaten/kota yang tetapkan tanggap bencana di awal 2020:

l Kabupaten Bekasi, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 8 Januari 2020.

l Kabupaten Bandung Barat, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 8 Januari 2020.

l Kabupaten Indramayu, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 8 Januari 2020.

l Kota Depok, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir,

SELEB

curah hujan yang masih tinggi sampai Maret,” kata Rahmat. Sejauh ini, Rahmat mengaku, sejumlah pegawai tekhnis atau dinas yang bukan pelayanan akan diterjunkan untuk membantu titik genangan lumpur. Penerjunan pegawai ini sudah dilakukan sejak status darurat bencana awal kemarin. “Kami terjunkan pegawai dari organisasi perangkat daerah yang tidak masuk dalam pelayanan, mereka bekerja bahu membahu bersama warga,” ucapnya. Rahmat menjelaskan, titik yang masih tergenang lumpur diantaranya berasa di Kemang IFI, Pondok Gede Permai,

Komplek Angkatan Laut, Pondok Mitra Lestari dan Perumahan Jatiasih Indah. Menurut dia, kendala keterlambatan pembersihan itu karena alat. “Kami kekurangan alat untuk pembersihan lumpur dan ketersediaan mesin pompa. Karena pompa yang kita miliki sudah banyak yang rusak,” tandas Rahmat. (bbs/mhs)

Kami kekurangan alat untuk pembersihan lumpur dan ketersediaan mesin pompa. Karena pompa yang kita miliki sudah banyak yang rusak.”

Tanah Longsor dan Angin Kencang, 1 – 7 Januari 2020.

l Kabupaten Bogor, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor, 2 – 16 Januari 2020.

l Kabupaten Tangerang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020. l Kota Tangerang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020. l Kota Tangerang Selatan, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020. l Kabupaten Serang, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020. l Kota Tangerang Selatan, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020. l Kabupaten Lebak, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor, 1 – 14 Januari 2020.

Warga Pondok Gede Permai Ogah Direlokasi

Zaskia Adya Mecca

Curiga ke Suster SEBUAH kejadian kurang mengenakkan terjadi pada keluarga Zaskia Adya Mecca dan Hanung Bramantyo belum lama ini. Zaskia dan keempat buah hatinya dilarikan ke rumah sakit secara bersamaan. Mereka diindikasi terkena serangan bakteri. Zaskia CS lantas harus menjalani rawat inap untuk beberapa hari. Bahkan, bintang sinetron Lorong Waktu itu sampai harus diinfus. Lewat akun Instagramnya, Zaskia sempat membagikan beberapa story seputar update kondisinya dan keluarga. Nah ada sebuah cerita lucu yang terjadi ketika Zaskia pamer foto tangan kanannya sedang diinfus. Wanita berusia 32 tahun itu curiga jika sang suster sengaja memasangnya di kanan agar dirinya tak terlalu banyak mainan ponsel. “Maafkan kita semua, termasuk aku diinfusnya tangan kanan. Curiga susternya sengaja biar aku nggak kebanyakan ngetik message,” tulis Zaskia bercanda. Maklum saja, IG Zaskia dibombardir pertanyaan oleh fans yang penasaran dengan kondisi keluarganya. Karena kondisi yang sedang tak memungkinkan, kakak kandung dari Haykal Kamil itu pun minta maaf karena belum bisa membalas semua pesan yang masuk. “Belum sempat menjawabi DM. Huhu. Tapi makasih semua doa dan support-nya. sangat berarti,” tuntas Zaskia sambil menambahkan beberapa emoticon. (*)

KOTA BEKASI- Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, mayoritas warga di Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menolak direlokasi. Rencana relokasi tersebut sempat diusulkan pria yang masyhur disapa Pepen itu saat melakukan rapat dengan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu, di Istana Negara, Jakarta. Relokasi ini berkaitan dengan alih fungsi perumahan yang akan dijadikan daerah tangakapan air atau tandon Kali Bekasi ketika sewaktuwaktu air meluap. Pepen mengatakan, kabar relokasi itu sudah sampai ke telinga warga. Mereka mayoritas menolak rencana tersebut. “Nah itu saya sampaikan ke presiden, tapi semalam saya sampai jam 11 di PGP, kayanya 75 persen enggak mau,” kata Rahmat, Selasa (14/1. Menurut dia, alasan utama warga menolak relokasi karena mereka sudah nyaman tinggal berpuluhpuluh tahun di perumahan tersebut. Terlebih, relokasi tentu harus butuh perencanaan yang panjang. “Menolak relokasi tapi

Sumber foto:net/wrtkt

SOROT: Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, mayoritas warga di Perumahan Pondok Gede Permai, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, menolak direlokasi.

relokasi itukan panjang ceritanya. Apalagi itu tiga RW,” terangnya. Dia menjelaskan, pada saat rapat bersama presiden, ia mengusulkan relokasi seluruh pemukiman di PGP dan sebagian perumahan di Vila Nusa Indah yang masuk wilayah Kabupaten Bogor. Wilayah

tersebut langganan banjir ketika musim hujan. “Bupati Bogor kemarin juga minta (relokasi) karena di perumahan itu ada pertemuan dua sungai Cileungsi dan Cikeas, lalu pak Menteri bilang di hulu Ciluengsi sudah ada tandon kalau di sini (PGP) dibuat seperti tandon mungkin 50-100 tahun akan

aman (banjir),” tegas dia. Meski demikian, ia juga sempat menyampaikan alternatif lain jika relokasi pemukiman warga urung dilakukan. “Kalau tidak direlokasi dari bibir sungai itu minimal 20 meter dijadikan area tangkapan. Jadi kalau melimpas itu bikin tanggul lagi. Maka dia bisa dipompa keluar kaya semacam dam,” jelasnya.

Bocah 14 Tahun Bos Komplotan Begal KOTA BEKASI- Anggota Reskrim Polsek Bekasi Utara, Kota Bekasi, menangkap tiga orang komplotan begal. Pelaku yang masih berusia 14 tahun, MY menjadi otak kejahatan. Dia mempunyai dua anak buah berinisial AG (19) dan RR (20). Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Chalid Thayib mengatakan, pelaku tertangkap setelah merampok sepeda motor Yamaha Mio GT nopol B3861KPF milik SG di kawasan Alexindo, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan

Bekasi Utara pada Jumat pekan lalu pukul 15.30 WIB. “Korban sedang di pinggir jalan, lalu dihampiri tiga pelaku,” katanya, Rabu (15/1). MY yang merupakan kapten dari komplotan ini membentak dan memukul korban hingga jatuh. Pelaku juga mengancam akan melukai korban menggunakan senjata tajam jika tidak menyerahkan kunci sepeda motor. Karena ketakutan, korban pun memberikannya. Dengan leluasa, pelaku melarikan diri tanpa ada yang

yang mengejar. Sedangkan, korban membuat laporan polisi ke Markas Polsek Bekasi Utara. Polisi pun segera melakukan penyelidikan kasus perampokan tersebut. Kasus itu terungkap setelah pelaku memposting hasil rampasannya di media sosial untuk dijual. Korban yang mengenali sepeda motornya segera memberitahukan ke polisi. “Pelaku kami jebak, anggota pura-pura sebagai pembeli dan bertemu di kawasan Monas,” katanya.

Kepada polisi, MY mengaku sebagai yatim-piatu. Sebelum aksi terakhir, komplotan ini beraksi di wilayah Jakarta Timur. Uang hasil kejahatannya, MY gunakan untuk keperluan seharihari maupun membayar uang kos temannya. Akibat perbuatannya, ketiga tersangka kini mendekam di tahanan Mapolsek Bekasi Utara. Mereka dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. (bbs/ dhy/mhs)

Sungai Cileungsi Perlu Normalisasi KOTA BEKASI- Luapan Sungai Cileungsi dan Kali Bekasi terbukti berperan dalam banjir hebat yang terjadi di wilayah Bekasi pada Rabu (1/1) lalu. Sejumlah pihak menaruh perhatian pada hal ini dan menawarkan beberapa solusi. Salah satunya datang dari Komunitas Peduli Sungai Cileungsi-Cikeas (KP2C) yang merekomendasikan empat hal terkait penanganan luapan Sungai Cileungsi dan Cikeas.

“Rekomendasi ini sudah pernah kami ajukan ke pemerintah pusat dan daerah setahun yang lalu, sebagai muara dari pengamatan kami yang cukup lama (sejak tahun 2006) tentang “perilaku” kedua sungai tersebut. Termasuk Sungai Cikeas,” kata Ketua KP2C Puarman dalam keterangan resminya, Selasa (14/1). Keempat rekomendasi KP2C itu adalah normalisasi sungai Cileungsi, pembangunan tanggul permanen, pemban-

gunan pintu pengendali air, dan pembangunan waduk di hulu Sungai Cileungsi. Dengan upaya tersebut di atas, KP2C meyakini potensi banjir di kawasan bantaran Sungai Cileungsi, Cikeas maupun Kali Bekasi dapat diminimalisasi. Pihaknya juga menyatakan siap untuk menyampaikan skenario pencegahan banjir dengan pemerintah. “Besar harapan kami, empat Rekomendasi KP2C ini menjadi pertimbangan

Bapak Presiden dan dapat segera diwujudkan,” ujarnya. Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) CiliwungCisadane Bambang Hidayah mengatakan bahwa normalisasi Kali Bekasi sudah diprogramkan secara serius. “Tahun ini kami melakukan pengadaan alat dan pembebasan lahan. Tahun depan proyek tersebut akan dimulai. Namun secara sporadis sudah dilakukan di titik-titik tertentu,” katanya. (bbs/mhs)

“Itu paling mungkin dilakukan, jadi enggak seluruhnya direlokasi cuma area 20 meter dari tanggul. Paling kena satu rumah terus dari bibir jembatan yang mau masuk Villa Nusa Indah sampai ke jembatan yang mau masuk ke Bojong Menteng,” tukasnya. (bbs/ dhy/ mhs)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

PENDIDIKAN

YANNA TOYYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES

SOROT: Rotasi-mutasi kepala sekolah kadang bukan membawa angin segar bagi sekolah, sebaliknya malah menyisakan banyak masalah bagi sekolahan itu sendiri.

MASALAH DI BALIK ROTASI-MUTASI KEPALA SEKOLAH

Kepsek Pindah Tinggalkan Utang PEDAGOGI EKSPRES 3 Syarat Pendidikan Karakter Berjalan Efektif BEBERAPA tahun belakangan, pendidikan karakter menjadi fokus utama sejumlah sekolah. Pendidikan karakter dianggap sama pentingnya dengan pendidikan akademis karena berhubungan dengan pembentukan karakter anak kelak. Namun, pendidikan karakter yang dimaknai tak menyeluruh justru bersifat kontraproduktif bagi pembentukan karakter anak didik. Hal itu disampaikan penulis buku, pembicara, sekaligus pakar pendidikan karakter Doni Koesoema dalam laman resmi Sahabat Keluarga Kemendikbud. Doni berpendapat, “Pendekatan parsial yang tidak didasari pendekatan pedagogi yang kokoh alih-alih menanamkan nilainilai keutamaan dalam diri anak, malah menjerumuskan mereka pada perilaku kurang bermoral.” Dalam buku “ Pendidikan Karakter Integral” Doni memberikan formula pendidikan karakter yang efektif dan utuh. Menurutnya ada tiga desain dalam perancangan hingga pelaksanaan pendidikan karakter, yakni: Desain pendidikan karakter berbasis kelas Desain ini menekankan interaksi guru sebagai pendidik dan siswa sebagai pembelajar di dalam kelas. Dalam hubungan guru dan siswa, proses pembelajaran tidak boleh berlangsung secara monolog di mana guru menerangkan dan siswa mendengar. Idealnya, di kelas terjadi dialog antara guru dengan siswa. Dengan begitu terciptalah pemahaman dan pengertian selama proses belajar. Selain itu, ranah noninstruksional juga perlu diterapkan, seperti kesepakatan antara murid dan guru di kelas, manajemen kelas, yang membantu terciptanya suasana belajar yang nyaman. Desain pendidikan karakter berbasis kultur sekolah Untuk menanamkan pendidikan karakter seperti nilai kejujuran tidak cukup hanya dengan memberikan pesan-pesan moral berupa nasihat kepada anak didik. Pesan moral ini perlu diperkuat dengan peraturan sekolah yang tegas dan konsisten terhadap setiap perilaku ketidakjujuran. Dengan bantuan normanorma, guru dan pihak sekolah dapat membangun kultur sekolah yang mampu membentuk karakter anak didik, sehingga nilai tertentu terbentuk dan terbatinkan dalam diri siswa. Desain pendidikan karakter berbasis komunitas Dalam mendidik, komunitas sekolah tidak bisa berjuang sendirian. Masyarakat di luar lembaga pendidikan, seperti keluarga, masyarakat umum, dan negara, juga memiliki tanggung jawab moral untuk sama-sama melakukan pendidikan karakter untuk anak. Ketika lembaga negara lemah dalam penegakan hukum, ketika mereka yang bersalah tidak pernah mendapatkan sanksi yang setimpal, maka negara telah “mendidik” masyarakatnya untuk menjadi manusia yang tidak menghargai makna tatanan sosial bersama. (bbs/mhs)

Dana BOS Diduga Diselewengkan Tutup Tagihan KARAWANG – Rotasi-mutasi kepala sekolah kadang bukan membawa angin segar bagi sekolah, sebaliknya malah menyisakan banyak masalah bagi sekolahan itu sendiri. Salah satu kasusnya, kepala sekolah yang dipindahtugas-

kan meninggalkan utang yang menjadi beban sekolah yang ditinggalkan. Seperti yang disampaikan Eka Sumiati Wakasek Kesiswaan SMPN 5 Karawang. Ia menuturkan, hampir setiap pelaporan penggunaan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) bendahara sekolah tak pernah hadir. “Buat LPJ penggunaan dana bos saja cuman ditulis tangan,” ucapnya. Tak hanya itu saja, kata dia, setiap kegiatan bidang kesiswaan, pihaknya tak perrnah mendapatkan sepeser

pun kucuran anggaran dana dari sekolah. Tercatat sudah ada 3 kegitan yang diselenggarakn bidang kesiswaan yang sudah berjalan, seluruhnya menggunakan uang pribadi. “Kegiatan LDKS, MKKS, sama kegaiatan lainnya juga tidak pakai dana bos kita anggaran uang pribadi sendiri,” tuturnya. Padahal kata dia, sudah jelas bahwa penggunaan dana BOS diperuntukan salah satunya untuk kegiatan siswa di sekolah. Namun itu berbanding terbalik den-

gan kondisi yang terjadi di SMPN 5 Karawang saat ini. “Bendahara SMPN 5 K a r aw a n g b e r m a s a l a h banget, banyak anggaran yang hilang,” terangnya. Bahkan setiap kali dipertanyakan soal penggunaan anggaran dana BOS, si bendahara selalu mengatasnamakan bahwa dana BOS tersebut selalu digunakan untuk menutupi utang mantan kepala sekolah yang dulu. “Bilangnya uang dana bos habis buat gantiin hutang hutang kepala sekolah ke-

marin,” ungkapnya. Sementara Bendahara SMPN 5 Karawang saat ditemui di sekolah tengah tidak berada di sekolah dan mengambil izin masuk sekolah. “Saya lagi sakit a,” ucap yayah melalui kontak whatshapnya. Kepala SMPN 5 Karawang, Endang juga tidak berada di sekolah karena tengah mengikuti kegiatan di luar lingkungan sekolah. “Saya lagi di luar, nanti saja sama bendahara sekolah,” ucapnya. (oib)

Gerakan Literasi Sekolah dan Jabar Sambut Gembleng Mental Siswa Positif Perubahan USBN 2020 KARAWANG - Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bisa melatih mental, sehinnga bisa lebih percaya diri berbicara di depan banyak orang. Hal itu dirasakan oleh sejumlah peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tri Mitra Kotabaru. Asep Rahmat Hidayatulloh siswa kelas XI Jurusan TKJ ini mengaku hampir setiap satu minggu sekali seluruh siswa di sekolah wajib melaksanakan kegiatan literasi. “Setiap hari Selasa, di sekolah ini emang ada GLS yang ikuti oleh semua siswa,” ucapnya. Menurutnya dia kegiatan tersebut tentu sangat bermanfaat bagi para peserta didik. Selain dapat meningkatkan wawasan, juga dapat melatih mental, sehingga bisa lebih percaya diri berbicara didepan banyak orang. “ Soalnya siswa diwajibkan membawa buku dan diberikan waktu 15 menit untuk membaca lalu mempersentasikan di depan banyak orang,” ungkpanya. Laki-laki yang aktif di kepengurusan OSIS ini juga mengaku, meski sedikit malu berbicara di hadapan banyak orang, namun hal

YANNA TOYYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES

GERAKAN MEMBACA:Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bisa melatih mental, sehinnga bisa lebih percaya diri berbicara di depan banyak orang. Hal itu dirasakan oleh sejumlah peserta didik Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tri Mitra Kotabaru.

itu sangat bermanfaat dan bisa memotovasi diri untuk lebih giat lagi dalam meningkatkan semangat belajar. “Jadi rajin baca buku sekarang mah, biar lancar pada saat kebagian persentasi,” akunya. Sementara Wakasek Kesiswaan SMK Trimitra, Rendi

menyampaikan, kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap minggunya itu merupakan program sekolah sebagai salah satu bentuk kedisiplinan siswa dalam membaca. “Program pemerintah dan kita jalankan di sekolah sebagai program sekolah juga,” pungkasnya. (oib/mhs)

BANDUNG- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim menyatakan, terdapat perubahan mekanisme pada Ujian Sekolah Berstandar Nasional ( USBN) tahun 2020. Salah satu pon penting adalah peran Dinas Pendidikan (Disdik) yang tidak lagi mengoordinasi atau memfasilitasi penyelenggaraan ujian yang seragam. Pelaksanaan USBN bergeser ke arah pengembangan kapasitas guru dan sekolah yang bertujuan meningkatkan mutu pembelajaran. Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Atas (PSMA) Disdik Jabar, Yesa Sarwedi mengatakan (14/1.2020), USBN dapat memberikan perubahan bagi guru. Sekolah pun menjadi lebih merdeka dalam mengajar dan melakukan assesme pada siswa. Guru dapat melakukan assesmen yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa dan sekolah. Walaupun Dinas Pendidi-

kan tidak lagi mengoordinasi atau memfasilitasi penyelenggaraan ujian, namun Disdik tetap mengarahkan kepada sekolahsekolah untuk melakukan evaluasi. “Terlebih, ujian sekolah sekarang kan perlu ada portofolio, ujian tulis, dan penugasan,” ujar Yesa dikutip dari laman resmi Disdik Jabar. Selain itu, menurutnya, tekanan psikologis bagi siswa akan berkurang karena assesment dapat dilakukan lebih komprehensif, tidak spesifik di akhir tahun ajaran seperti praktik selama ini. Yesa menyampaikan dalam waktu dekat pihaknya akan mengundang Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) guna menentukan jenis ujian dan lain-lain untuk memberikan arahan kepada setiap sekolah. “Dengan assesment, guru dapat berkolaborasi dalam menerapkan strategi yang tepat bagi siswa dan kondisi di sekolah masing-masing,” ujarnya. (bbs/mhs)

Point Selamat Trans Pinda ke Pintu Masuk Barat Mall KCP PERUSAHAAN jasa trevel, Selamet Trans terus memberikan pelayanan terbaik bagi calon penumpang yang hendak menggunakan jasa shuttle, travel dan courier. Salah satu pelayanan terbaru yang patut diketahui masyarakat adalah, Slamet Trans kini memindahkan titik point yang berada di area mall KCP Galuh Mas Karawang, yang mana sebelumnya berada di pintu masuk selatan, kini berada di pintu masuk barat alias di pintu utama mall KCP. Manajer marketing Slamet Trans, Kasih menuturkan, perpindahan point ini dimaksudkan untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah dan strategis kepada para calon penumpang.

“Lokasi yang saat ini, dibanding sebelumnya lebih strategis dan memudahkan calon penumpang,” kata Kasih kepada KBE, kemarin (15/1). Selain itu, Kasih menambahkan, titik point baru yang ada di pintu masuk mall KCP barat itu, bisa diakses oleh seluruh calon penumpang dari berbagi arah. “Yang jadi perhatian kami, pelayanan yang maksimal dan berkesan baik bagi penumpang menjadi andalan layanan Selamat trans, yang kebetulan pelopor shuttle ,travel,courier di Karawang, Bandung, Cikarang dan Jakarta,” kata dia. “Dengan demikian, meski bermunculan travel saat ini, kami ingin terus menjadi pilihan utama den-

HUDRI AMIN/KARAWANG BEKASI EKSPRES

SEKILAS: Perusahaan jasa trevel, Selamet Trans terus memberikan pelayanan terbaik bagi calon penumpang yang hendak menggunakan jasa shuttle, travel dan courier.

gan layanan yang terus berkesan dengan baik dan memuaskan,” timpalnya. Kasih mengakui, untuk saat ini, layanan Selamat Trans tak hanya berfokus pada travel, melainkan jasa pengiriman barang atau paket dengan jaragon, satu

hari sampai. Selain itu ada juga aramada kendaraan yang khusus disedikan untuk layanan pariwisata yang prima dan full fasilitas. “Kita juga memiliki layanan pengiriman paket dan bus pariwisat,” ujar

Kasih. Adapun point yang bisa dikunjungi oleh calon penumpang di antaranya point Melati, Galuh Mas KCP, Klari, Cikampek dan Grand Taruma. Untuk Cikarang ada di Cibarusah, tepatnya di depan rumah sakit Amanda, Lippo Cikarang dan serta sentra Cikarang Barat. “Sedangkan di Jakarta kita ada di WTC & Mall Ciputra Citraland.” kata dia. Selain itu, para calon penumpang, bisa booking tiket secara online melalui aplikasi Selamat Trans atau via website selamattrans. co.id bahkan tiket Selamat Trans bisa didapatkan melalui Traveloka, Tiektux, Redbus, Bukalapak dan Shoppe. (dri/mhs)


KAMIS, 16 JANUARI 2020

LONGSOR

Polres akan Usut Dugaan Penganiayaan Wartawan PURWAKARTA- Dilaporkanya oknum Kepala Desa ke Polres Purwakarta terkait kasus yang diduga penganiayaan terhadap salah seorang wartawan, Unit III Sat Reskrim dalam waktu 14 hari ke depan akan melakukan penyelidikan dugaan perkara tindak pidana penganiayaan yang dialami korban maupun terlapor atas nama Adi Kurniawan Tarigan. Hal tersebut berdasarkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penelitian Laporan dengan nomor B/32/1/RES.1.6/2020, tertanggal 13 Januari 2020, yang dikeluarkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Purwakarta. Adi Kurniawan Tarigan, yang berprofesi sebagai wartawan tvberita co.id dan bertugas di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, diduga menjadi korban penganiayaan dengan terlapor MHN, yang terjadi pada, Jum’at malam (10/1/2020) yang lalu. Usai mengalami dugaan tindakan kekerasan yang dialaminya, Tarigan kemudian ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk melakukan visum. Setelah itu, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Purwakarta. Sementara itu, Faisol Yuhri, selaku Pimpinan Redaksi tvberita co.id, pada Selasa (14/1/2020) siang mendatangi pihak Polres Purwakarta untuk menanyakan proses penyidikan yang dilakukan oleh Sat Reskrim Polres Purwakarta. “Kita sudah bertemu dengan Kasat Reskrim AKP Andreas dan Kanit III Iptu Atik yang menangani dugaan kasus penganiayaan terhadap wartawan kami, Bang Tarigan pada Jumat lalu,” kata pria yang akrab disapa Pepi tersebut usai bertemu dengan pihak penyidik di Mapolres Purwakarta. Pepi mengaku, pihaknya mendukung langkah pelaporan yang dilakukan Adi Kurniawan Tarigan ke pihak kepolisian, atas dugaan penganiayaan yang dialaminya. Dalam bertugas sebagai wartawan, Tarigan dilindungi oleh undang-undang. Dalam masalah ini pihak perusahaan juga akan menyiapkan pendampingan hukum untuk wartawan, dan akan berkoordinasi dengan PWI dan Dewan Pers untuk langkah selanjutnya “Pihak penyidik sudah menjelaskan kepada kami tahapan yang akan dilalui, dan kami menyerahkan seluruhnya kepada pihak kepolisian untuk langkah hukumnya,” tegasnya. Pepi menambahkan, jika terlapor membantah melakukan penganiayaan itu hak mereka, yang pasti pihaknya memberikan dan mempercayakan kasus ini melalui proses hukum ke pihak kepolisian. (san)

WABAH DBD 3 Orang Terjangkit PURWAKARTA - Petugas Puskesmas Plered, Kabupaten Purwakarta mencatat tiga orang diduga terkenan demam berdarah dengue (DBD) pada Januari 2020. Petugas surveilans Puskesmas Plered, Aan Suandana, mengatakan, mereka berasal dari tiga desa, Cibogohilir, Rawasari, dan Sindangsari. Dua pasien sempat memeriksakan diri ke di puskesmas kemudian dirujuk. Sementara satu pasien hasil temuan di lapangan yang kini tengah dirawat di salah satu rumah sakit di Purwakarta. “Ada tiga orang yang kami data, satu hasil temuan di lapangan yang langsung berobat ke rumah sakit. Ketiganya trombosit turun dan dapat dikatakan DBD,” kata dia. Menurutnya, kasus DBD di Kecamatan Plered cenderung kecil jika dibandingkan wilayah lain, seperti Kecamatan Darangdan. Meski begitu pihaknya tetap melakukan antisipasi agar wabah yang disebabkan gigitan nyamuk Aedes Aegypti tidak menyebar. “Kami melakukan penyuluhan mengenai kebersihan lingkungan kepada nasyarakat,” ujar Aan, pada Rabu (15/1) Selain itu, Aan juga mengaku telah melakukan himbaun kepada masyarakat agar waspada pada musim penghujan yang rawan bermunculan sejumlah penyakit seperti DBD. “Kami himbau warga untuk meningkatkan pola hidup sehat, terutama menjaga lingkungan tetap bersih,” ujar dia. (san)

INFO RUMAH SAKIT PURWAKARTA RSUD Bayu Asih Telp: 0264-200100- 0264-202215 RSU Siloam Telp: 0264-8628900- 0264-212674 RSU MH. Thamrin Telp: 02648222222- 02648222221 RSU Rama Hadi Telp: 0264-202136- 0264-8225679 RS Ibu dan Anak Asri Telp: 0264-211680- 0264-219047 RSU Amira Telp: (0264) 8221191 RS Ibu dan Anak Dian Telp: 0264-270219 RSU Holistic Telp: (0264) 8223434- (0264) 8223477 RSU Bhakti Husada II Telp: 0264-8225344- 02648225255 RSU Karina Medika Telp: 0264-8220544- 0264-8301768

Semangat Baru Purwakarta

TKW Tak Bisa Pulang l Disnakertrans Ngaku Belum Dapat Laporan l Kabid Penta: Perusahaan Pengirimnya Ilegal PURWAKARTA- Seorang warga Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta diketahui menjadi seorang tenaga kerja wanita (TKW) di Arab Saudi. TKW itu belakangan diketahui bernama Neng Oyah Aipah (42). Saat ini dia tengah mendapat masalah di negara Timur Tengah sehingga kesulitan pulang ke tanah air. Bahkan beredar kabar jika dia mendapat perlakuan tidak menyenangkan. “Kondisi mamah baik, hanya ada masalah bukan disiksa majikan mel a i n k a n k e t a ku t a n a d a teman mamah yang penyuka sesama jenis dan memang karena upah atau gaji yang tidak tepat waktu atau ditangguhkan majikannya,” ungkap anak kedua Neng Oyah Aipah, I s n a Nu r r o h m a h ( 1 9 ) , Rabu (15/1/2020). Dia mengatakan, sebe tulnya majikan orang tuanya akan memulangk a n s a n g i b u k e t a na h air, tetapi tiga orang temannya melarikan diri dan menyatakan fitnah terhadap Oyah. Hal itu yang mendasari kesulitan orang tuanya pulang ke tanah air. “Jadi mamah itu sekarang diawasi polisi di sana. Kalau teleponan sering dan lancar-lancar saja,” ujar

ISTIMEWA/KBE

KESULITAN: Kartu identitas Neng Oyah Aipah, TKW asa Kecamatan Pasawahan Purwakarta.

Isna. Isna berharap ibunya dapat segera pulang karena khawatir terjadi hal di luar dugaan. “Saya pengen mamah cepat pulang dalam keadaan sehat,” ucap dia. Dia bercerita, orang tuanya berangkat ke Arab Saudi saat dirinya duduk di bangku SMP. Faktor ekonomi yang melatari O y a h b e ra n i ja u h d a r i buah hatinya. “Bapak mengizinkan mamah berangkat dengan catatan mamah tidak boleh jadi IRat. Akhirnya mamah kan pertama ke s a n a b e k e r ja d i s a l o n . Mamah nyaman saat itu kerja di salon, tapi setelah pulang ke Indonesia dan balik lagi ke sana justru diambil oleh teman majikannya dan tidak bekerja di salon lagi sehingga mulai ada masalah,” kata dia S e m e nt a ra i tu Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Purwakarta menanggapi terkait kasus Tenaga

PT Velasto Dilaporkan ke Dewan P U R WA K A R TA - Ta k mendapat respon positif dari Disnaker Purwakarta dan perusahaan terkait, Wa r m a n A d i p u r a ( 2 7 ) korban PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) sepihak PT. Velasto Indonesia, mengadukan nasibnya ke wakil rakyat di DPRD Purwakarta, pada Rabu (15/01). Dalam pengaduannya, karyawan beerstatus kontrak yang merupakan warga Perum Purnayuda, Desa Ciwangi Kecamatan Bungursari tersebut mendapatkan advokasi dari MPC Pemuda Pancasila Purwakarta. Na m u n d i s ay a n g k a n , pihak terkait yang berhubungan dengan permasalahan tersebut, yakni Disnaker Purwakarta dan manajemen PT. Velasto Indonesia tidak hadir pada agendea audensi yang diterima Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, Said Ali Azmi dan jajarannya. “Padahal para pihak sudah diundang, kami melihat tidak ada keseriusan dari perusahaan maupun Disnaker untuk menyelesaikan permasalahan yang menimpa buruh yang kesusahan ini,” kata Wakil Ketua MPC Pemuda Pancasila Purwakarta, Asep Kurniawan kepada awak media. Aspe menyatakan, perusahaan tidak bisa berbuat sewenang-wenang terhadap pekerja, kendati yang bersangkutan berstatus pekerja tidak tetap (outsourcing).

Hasil uji materil terhadap UU 13/2003 mengisyaratkan, para pekerja outsourcin tidak boleh diberhentikan di tengah jalan, karena kesewenang-wenangan pihak perusahaan. Kendati status pekerja tidak tetap, kata Asep, namun pekerjaannya bersifat tetap, sehingga perusahaan tidak bisa memutus pekerjaan di tengah jalan. Sebelumnya, Asep mengaku telah mengadu ke Disnaker, bahkan melapor ke pihak kepolisian. “Sebagai contoh pekerja a n c l e a n i n g s e r v i c e. Profesi tersebut merup a k a n p e k e r ja a n y a n g sifatnya tetap, sehingga perusahaan tidak boleh m e m p e k e r ja k a n k a ryawan dengan status outsourcing. Berbeda dengan buruh bangunan yang bekerja jika ada yang menyuruh alias tidak tetap,” tuturnya. S ementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta, Said Ali Azmi dalam keterangannya menyatakan, DPRD secepatnya akan mengupayakan musyawarah dan berkomunikasi dengan para pihak terkait. “Besok segera kita undang para pihak terkait, agar masalah ini secerpatnya bisa diselesaikan dengan musyawarah yang baik dan dapat diterima oleh semua pihak yang bermasalah,” kata Said. (san)

PHK SEPIHAK: PT. Velasto Indonesia di Purwakarta.

Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Pasawahan yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan di Arab Saudi. Kabid Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Purwakarta, Tuti Gantini mengatakan pihaknya belum mendapatkan laporan terkait kasus tersebut.

Diungkapkan, jika Neng Oyah Aipah (43) TKW Purwakarta tersebut ingin pulang ke Indonesia semestinya datang langsung k e D i s n a k e r t r a n s P u rwakarta yang berada di Jalan Veteran, Kelurahan C i s e u re u h, Ka b u p a t e n Purwakarta. “Kami belum dapatkan laporan. Keluarganya suruh datang saja ke kantor Disnaker dengan membawa dokumen-dokumennya,” ujar Tuti, pada Rabu (15/1). Saat disinggung terkait status Neng Oyah yang bekerja sebagai tenaga kerja wanita di luar negeri, Tuti menyebut statusnya ilegal, karena pene mp at a n ke r ja t a k a d a lagi yang di Timur Tengah salah satunya Arab Saudi. “Itu (Neng Oyah) ilegal. Jadi, keluarganya itu jangan berkoar di media sosial. Tapi, datang saja keluarga korban ke Disnaker biar kami selesaikan p r o s e s -p r o s e s n y a m e lalui koordinasi dengan Badan Nasional Penem-

patan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) dan kementerian terkait agar cepat dipulangkan,” katanya. Tuti juga menambahkan perusahaan yang memberangkatkan Neng Oyah ke Arab Saudi merupakan PT yang ilegal. “Itu teh TKW ilegal ketahuan dari agennya yang ilegal. Sebab, kami sudah gak ada visa ke luar negeri terutama Arab Saudi atau Timur Tengah. Tapi, tetap kami bantu untuk memulangkannya. Kami mana tahu jika tak ada laporan,” tegasnya. Terpisah, Anak kedua Neng O yah dar i suami Wahyudin (46), Isna Nurrohmah menungkapkan awal mula ibundanya pergi ke Arab Saudi saat itu dirinya masih duduk di bangku SMP. Diungkapkannyabl, Masalah ekonomi menjadi salah satu faktor yang mendorong ibundanya memilih bekerja di negeri orang. (san)

Dalam rangka seleksi Calon Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan, untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Karawang Tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Karawang mengundang Warga Negara Indonesia yang memenuhi kualifikasi untuk mendaftarkan diri menjadi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan untuk Pemilihan Tahun 2020 dengan ketentuan sebagai berikut: Persyaratan sebagai anggota PPK: a. warga negara Indonesia; b. berusia paling rendah 17 (tujuh belas) tahun; c. setia kepada Pancasila sebagai dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tungga Ika, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945; d. mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil; e. tidak menjadi anggota Partai Politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling singkat 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan; f. berdomisili dalam wilayah kerja PPK; g. mampu secara jasmani, rohani, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika; h. berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat; i. tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih; j. tidak pernah dijatuhi sanksi pemberhentian tetap oleh PU/KIP Kabupaten/Kota atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu; k. belum pernah menjabat 2 (dua) kali dalam jabatan yang sama sebagai anggota PPK, PPS dan KPPS; l. tidak berada dalam ikatan perkawinan dengan sesama penyelenggara Pemilu; m. tidak menjadi tim kampanye peserta Pemilu dan/atau Pemilihan yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau paling singkat 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi tim kampanye Peserta Pemilu dan/ atau Pemilihan yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah.


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 16 Januari 2020 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu