Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 13 Januari 2020

Page 1

BINTANG BARU WARGA KARAWANG BEKASI PURWAKARTA & SUBANG SENIN, 13 JANUARI 2020

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO.ID

HARGA Rp3.000

karawangbekasiekapres

Janji Memble Sektor Pariwisata Rapor Merah Cellica-Jimmy di Ujung Periode

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja terkini di

Karawang dan sekitarnya Lagi cari kerja? Ayo cek

Koran KBE! BUKA HALAMAN 4......

PERSIB

K A R AWA N G - S e k t o r pengembangan pariwisata menjadi salah satu janji politik Cellica-Jimmy yang sampai pengujung masa periode masih memble. PAD dari sektor wisata masih terseok. Peraturan teknis berupa perbup soal perda no. 3 Tahun 2016 tentang rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah dan perda no 18 tahun Tahun 2016 tentang penyelenggaraan pariwisata, mangkrak selama 4 tahun. Tak cukup di situ, kini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan justru kosong tak punya kepala dinas de-

fenitif. Yudi Yudiawan yang ditunjuk mengantikan Okih Hermawan menjadi kepala Disparbud tak ikut dilantik pada proses rotasi-mutasi, Selasa (7/1) lalu. Benang kusut pengelolaan dan pengembangan pariwisata menjadi rapor merah janji politik Cellica-Jimmy. Padahal semasa kampanye di Pilkada 2015 lalu, tertulis dalam janji politiknya, mengembangkan destinasi wisata alam dan budaya lokal. A n g g o t a Komisi I DPRD Ka raw a ng , In driyani pun ikut menyesalkan tak kunjung digarapnya aturan teknis soal rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah. Tak heran, kata Indriyani, program anggaran yang diajukan melenceng alias tidak singkron dengan semangan dan cita-cita awal dibuatnya Perda no. 3 Tahun

BENANG

T U S U K PARIWISATA

Dinas teknis dalam hal ini bisa bekerja secara maksimal jika payung-payung hukumnya sudah sinergis. Maka tak heran ketika penyusunan KUAPPAS 2020 ini arah dan kebijakan terkait RIPPARDA ini sangat tidak tersentuh

1

Aturan teknis (peraturan bupati) perda no. 3 Tahun 2016 tentang rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah dan perda no 18 tahun Tahun 2016 tentang penyelenggaraan pariwisata, mangkrak selama 4 tahun.

2

Pemasukan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata sangat rendah. Tak sebanding dengan gelontoran anggaran untuk Disparbud.

3

Kini dibiarkan kosong tanpa kepala dinas defenitif

2016 tentang rencana induk pengembangan kepariwisataan daerah. “Dinas teknis dalam hal ini bisa bekerja secara maksimal jika payung-payung hukumnya sudah sinergis. Maka tak heran ketika penyusunan KUA-PPAS 2020 ini arah dan kebijakan terkait RIPPARDA ini sangat tidak Ke Hal...2

Dua Brazil Ikut Sesi Latihan BANDUNG - Dua pemain asal Brazil, yang menjalani trial, langsung ikut latihan Persib Bandung. Namun mereka berdua latihan terpisah dengan tim. Kedua pemain itu yakni Wander Luiz dan Joel Vinicius. Keduanya sama-sama datang sejak Sabtu (11/1/2020). Meski baru datang, keduanya ikut dalam sesi latihan yang digelar Persib di Lapangan Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (12/1). Meski ikut dalam sesi latihan, kedua pemain yang sebelumnya merumput di Liga Vietnam itu tidak bergabung bersama tim. Mereka hanya berlari-lari Ke Hal...2

Forum Masyarakat Karawang Kecam Cina KARAWANG- Forum Masyarakat Karawang (FMK) yang beberapa waktu lalu sempat berujukrasa kasus penistaan agama mengeluarkan pernyataan sikap atas kisruh Pulau Natuna. FMK mengecam manuver angkatan laut Cina yang dinilainya melecehkan kedaulatan NKRI. “Mensikapi tindakan pelanggaran kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang telah dilakukan oleh Cina di Laut Natuna yang merupaKe Hal...2

ARIE/KBE

DIBAKAR: Kuli terbaring di rumah sakit dengan luka bakar yang parah.

RAMPOK MAKIN SADIS n Janjian Mau Indehoy di Hotel n Warga Wadas Dibakar Hidup-hidup

KARAWANG- Nasib apes menimpa Luki (26). Tak disangka niatnya berkencan dengan wanita yang disebut-sebut mantannya sendiri malah berujung petaka. Membuat janji indehoi di sebuah hotel

yang berlokasi di Pondok Ratu, Jalan Raya By Pass Jomin, Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Luki malah dikeroyok, disiram bensin dan dibakar. Akibatnya ia mengalami luka Ke Hal...2

PJT II Bantah Hoaks Jatiluhur Penyebab Banjir Bekasi KARAWANG- Perum Jasa Tirta II memastikan tinggi muka air di Waduk Juanda, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta masih dalam kondisi terkendali. Konfirmasi itu menyusul kabar di media sosial yang menyebutkan air di bendungan sudah tidak tertampung. Kabar tersebut sebenarnya beredar sejak banjir be-

sar terjadi di wilayah Bekasi awal 2020 lalu. Kalimat yang disebarkan warganet itu tertulis, “pintu Bendungan Jatiluhur telah dibuka dan akan sampai di Bekasi pada tengah malam”. Sekretaris Perusahaan Jasa Tirta II, Dadan Hidayat menegaskan kabar tersebut salah atau hoaks. “Sampai saat kondisi Bendungan Ir

Waduk Jatiluhur Purwakarta.

H Djuanda atau Waduk Jatiluhur masih sangat aman dan kondusif,” katanya, Minggu (12/1/2020). Dalam keterangan persnya, Dadan menyebutkan tinggi air waduk saat ini 91,21 meter di atas permukaan laut. Sedangkan, elevasi cadangan banjir di waduk tersebut berada pada Ke Hal...2

Derita Warga Korban Banjir Cilamaya

Petaka Selalu Mengalir di Sungai Hampir seluruh desa di Kecamatan Cilamaya Wetan tenggelam karena banjir (10/1) kemarin. BPBD Karawang mencatat, dari 12 desa di Kecamatan Cilamaya Wetan 9 diantaranya terendam air. Bahkan, dampaknya terasa oleh 20.368 jiwa dan 6.278 rumah di kecamatan perbatasan Karawang-Subang tersebut. WAHYUDI, KARAWANG

DATA yang berhasil KBE himpun, di Desa Cikarang ada 263 jiwa dan 71 rumah yang terendam banjir. Sementara, di Desa Cikalong ada 588 jiwa dan 196 rumah, Desa Tegalsari ada 202 jiwa dan 292 rumah, Desa Tegalwaru 4.152 jiwa dan 1.084 rumah, Desa Mekarmaya Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

ada 2.241 jiwa dan 750 rumah, Desa Cilamaya 2.336 jiwa dan 705 rumah, Desa Rawagempol Wetan 742 jiwa dan 299 rumah, Desa Sukatani 612 jiwa dan 204 rumah, Desa Rawagempol Kulon 2.205 jiwa dan 732 rumah, serta Desa Muara Ke Hal...2

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

BANJIR CILAMAYA : Ribuan Rumah dan Puluhan Ribu Jiwa di Kecamatan Cilamaya Wetan terdampak banjir. email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com


SENIN, 13 JANUARI 2020

SAMBUNGAN

2

Gubernur Hibahkan 24 Motor Baca BANDUNG- Literasi menjadi salah satu fokus Pemeri nt a h Da e ra h ( Pe m d a ) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam mendorong pembangunan provinsi dengan jumlah penduduk hampir 50 juta jiwa ini. Dalam agenda TEPAS (Temu Pimpinan untuk Aspirasi Masyarakat) dengan tema literasi di Gedung Pakuan Kota Bandung (10/1/2020), Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, literasi bukan hanya sekedar suka baca tapi juga benteng pertahanan terhadap perang di masa depan melalui perang informasi.

“Mari kita bangkitkan literasi di semua lini, dan jangan lupa dunia kini berubah sudah terevolusi oleh digital dan kita harus menyesuaikan,” kata Emil --sapaan Ridwan Kamil. Agar minat membaca di Jabar semakin meningkat, Emil pun berharap segala sesuatu berkaitan dengan literasi disebut dengan gerakan. Ia mengimbau kepada pegiat, duta, maupun pemerhati literasi untuk merubah kata proyek atau program literasi dengan dengan kata gerakan agar masyaraka yang mendengar

dan tergerak hatinya pun bisa ikut terlibat. “Urusan literasi harus kita sebut dengan gerakan bukan proyek atau program. Contohnya ibu-ibu penjual gorengan di Kuningan, dia bukan pemerintah tapi tahu manfaat membaca ini, maka akhirnya menyisikan untuk menyumbang buku disitulah yang disebut gerakan,” tuturnya. Sementara itu seorang pegiat literasi asal Kuningan, Zaenal Mutaqin, menilai bahwa berbagai upaya meningkatkan literasi atau minat baca masyarakat dari Pemda Provinsi Jabar

Menwa Bukti Milenial Siap Hadapi Bencana BANDUNG- Bandep Urusan Lingkungan Strategis Nasional pada Deputi Bidang Pengkajian dan Penginderaan Setjen Wantannas Brigadir Jenderal TNI Yudi Zanibar menutup Diklat Dasar Kemiliteran Resimen Mahasiswa Mahawarman Jabar Tahun Anggaran 2019/2020. Menurut Yudi kegiatan penutupan Diklat Dasar tersebut dibagi menjadi dua gelombang. “Gelombang berikutnya 250 orang yang kini juga sudah mulai berjalan. Mereka terdiri dari beberapa perguruan tinggi berbeda ada dari Unpad, ITB dan 11 universitas lainnya,” kata Yudi di Markas Yonzipur 3/YW di Jalan Raya Dayeuhkolot, Bandung Minggu (12/1

2020). Yudi pun menegaskan para Menwa ini harus selalu dihargai karena mereka sebagai mahasiswa yang milenial rela mengorbankan waktunya. Bahkan meskipun tidak ada anggaran namun bisa membantu masyarakat yang sedang membutuhkan. “Mereka bisa mengeluarkan uang sendiri. Bahkan Menwa ini adalah bagian dari rakyat terlatih yang belajar militer. Kita lihat sendiri sekarang ada kejadian di Natuna yang menjadi ancaman. Selain itu berbagai bencana pun terjadi semisal banjir, tanah longsor, tsunami dan Menwa selalu mengirimkan tim untuk membantu,” katanya. D i a ku i Yu d i M e n w a

sejak lama selalu ambil peran dalam penanggulangan bencana, semisal bencana Aceh belasan tahun lalu. Bahkan pada zaman lalu tentara pelajar langsung tur un tangan membantu negara dalam perjuangan kemerdekaan yaitu saat pemberontak a n D I T I I . In i a d a l a h cikal bakal Menwa. Jadi Menwa ini mengabdikan diri pada Negara. “Tentu saja ancaman kejadian bencana ini pun harus bisa dihadapi dan diminimalisir dengan bekerjasama semua pihak. Hal ini dikarenakan apa yang kita lakukan dipastikan akan kembali kepada diri kita sendiri dan perilaku masing-masing,” ucapnya. (red)

Janji Memble .... dari halaman 1 tersentuh, program anggaran yang diajukan oleh OPD terkait tidak tersinkronisasikan dengan perda tersebut,” ucapnya. Untuk urusan PAD sangatsangat tak bisa diandalkan. Tahun 2017 saja, retribusi pariwisata hanya menyentuh angka Rp 100 juta. Lalu pada tahun 2018 sekitar angka Rp 200 juta. Padahal anggaran yang digelontorkan oleh pemerintah daerah berlipat-lipat. Angka itu jauh di bawah PAD yang dihasilkan dari sektor perhotelan atau akomodasi pariwisata yang selama ini justru tertolong oleh peranan Persatuan Hotel dan Restoran (PHRI) Karawang bukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Sebagai contoh di tahun 2017 saja, PAD dari akomodasi pariwisata bisa men-

capai angka Rp 93 miliar. Sangat timpang. “Saya prihatin Kabupaten Karawang tidak mempunyai satu pun kebanggaan di sektor pariwisata. Padahal potensi wisatanya sangat luar biasa,” kata Ketua PHRI Karawang, Gabriyel Alexander kepada awak media menjelang awal tahun 2019 lalu. Jabatan Kepala Dinas Kosong Selasa, 7 Januari 2019 kemarin, Pemkab Karawang baru saja melakukan rotasi-mutasi pejabat. Termasuk pejabat eselon II alias kepala dinas. Namun tak disangka, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang sebelumnya diisi Okih Hermawan, kini justru dibiarkan kosong. Setelah pada proses rotasi-mutasi itu, Okih dipindahkan menjadi kepala Disnakertrans. Kosongnya kursi kepala

dinas defenitif semakin mempertebal rapor merah komitmen Cellica-Jimmy menuntaskan janji politiknya soal sektor Pariwisata. Kepala BKPSDM Karawang, Asep Aang Rahmatullah menyebut kekosongan kepala Disparbud akan diisi oleh Kepala Disdukcapil, Yudi Yudiawan. Namun nyatanya, meski dia dipilh menjadi pengganti Okih, Yudi belum ikut dilantik pada saat rotasi-mutasi lalu alias Kepala Disparbud masih kosong. Hal itu turut dikonfrmasi Yudi kepada awak media “Saya masih bertugas di Capil. Menunggu SK pemberhentian sebagai Kadisdukcapil dari Kementrian serta SK pengangkatan sebagai Kadisparbud. Setelah dilantik, barulah saya pindah tugas,” terangnya saat dikonfirmasi, Rabu (8/1). (mhs)

Forum Masyarakat .... dari halaman 1 kan wilayah Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia, dan sampai 11 januari 2020 masih melakukan provokasi, Forum Masyarakat Karawang (FMK) telah melakukan musyawarah untuk menyatakan sikap,” ujar Cepyanul Hakim, Juru Bicara FMK dalam rilis yang dikirim ke KBE, kemarin. “FMK mendukung sepenuhnya upaya Presiden, TNI, POLRI dan seluruh komponen bangsa dalam melakukan upaya penegakan hukum atas kedaulatan NKRI. Meminta China untuk menghentikan upaya

provokatifnya dengan melakukan pelanggaran kedaulatan, meminta maaf atas tindakannya, mengakui seutuhnya kedaulatan wilayah NKRI, serta tidak melakukan tindakan serupa di wilayah kedaulatan NKRI,” ungkapnya. FMK juga menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Karawang untuk tidak terprovokasi melakukan tindakan sendiri sebagai ungkapan kekecewaan dan kemarahan atas pelanggaran kedaulatan yang dilakukan China kepada NKRI. “Jika China tetap pada tindakan pelanggarannya

dan atau melakukan tindakan serupa dimanapun dalam wilayah NKRI, maka kami menyerukan kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya masyarakat Kabupaten Karawang untuk melakukan pembelaan secara maksimal atas kedulatan NKRI, serta menyerukan agar melakukan sweeping WNA asal China dan memaksa mereka untuk kembali ke negaranya, serta merampas seluruh asset-asset milik WNA asal China dan asset-asset milik Negara China, kemudian menyerahkannya kepada Pemerintah NKRI,” demikian pernyataan sikap FMK. (red)

pelatih fisik Persib Bandung Yaya Sunarya usai latihan. S elain itu, kata Yaya, mereka juga masih akan beradaptasi dengan kondisi di Bandung. Sebab, kedua pemain itu pertama kali merumput di Indonesia. “Mereka baru datang ke Indonesia jadi kami berikan waktu untuk mereka supaya bikin nyaman dulu dengan situasi dan adaptasi. Karena itu, ketika mereka rencananya akan melakukan fitness tetapi kita tahu hari Minggu semua tutup kecuali hotel ya. Akhirnya mereka datang ke lapangan, tapi itu hanya adaptasi, adaptasi lingkungan, adaptasi tim,” tutur Yaya.

Menurut Yaya, kedua pemain tersebut datang berdasarkan rekomendasi dari pelatih Robert Rene Alberts. Keduanya belum dikontrak dan masih akan dijajal dalam turnamen pramusim di Selangor, Malaysia. “Mereka harus siap, mereka harus siap datang ke sini dengan adaptasi dengan tim dan coba menunjukan performanya nanti di Malaysia,” kata Yaya. Kedua pemain yang berposisi sebagai penyerang itu sebelumnya sama-sama bermain di Liga Vietnam. Wander Luiz memperkuat Becamex Binh Duong sementara Vinicius membela Song Lam Nghe Ahn. (red)

Dua Brazil .... dari halaman 1 kecil di sisi lapangan. Tidak diikutsertakannya mereka bersama tim lantaran baru tiba semalam setelah melakukan perjalanan yang cukup jauh. Sehingga, tim pelatih memberikan porsi latihan yang tak terlalu banyak. “Kami belum meminta mereka untuk gabung latihan dengan program kita. Tapi Insya Allah besok, mereka akan gabung latihan dengan kami. Kami minta ke mereka melalui official kami supaya ambil waktu untuk istirahat dulu. Jangan langsung latihan karena perjalanan jauh,” ucap

membuahkan hasil. Menurutnya, program inisiasi dari Ridwan Kamil seperti Kolecer (Kotak Literasi Cerdas), Candil (Maca Dina Digital Library), dan Makan Jengkol (Mari Kita Antar Jemput Buku dengan Kolaborasi) banyak diminati

masyarakat. “Khususnya Kolecer, sangat terasa manfaatnya contohnya ada Ibu Iin pedagang asongan di depan Kolecer, setiap jualan kalau tidak ada yang beli dia baca buku agama bahkan sampai hafal cerita mahabaratta dan dia mem-

inta Kolecer ini diperbanyak,” kata Zaenal saat menyampaikan aspirasinya di TEPAS. Dalam kesempatan tersebut, Zaenal juga mengusulkan agar Kolecer juga hadir di desa-desa. Kemudian, dirinya juga meminta Gubernur Jabar untuk mener-

bitkan surat edaran kepada Bupati dan Walikota seJabar agar mengalokasikan dana untuk pengembangan literasi di desa. “Seperti membuat taman bacaan masyarakat desa, komunitas literasi maupun kolecer dan lainnya, dananya mungkin bisa menggunakan dana desa,” ucap Zaenal. Kesempatan menyampaikan aspirasi kepada Gubernur Jabar pun dimanfaatkan oleh pemerhati literasi, Inggrid, yang juga seorang duta perpustakaan. Dia menyampaikan gagasan kepada Pemda Provinsi Jabar untuk membuat gerakan membacakan buku oleh orang tua kepada anak dengan metode read load berbasis pembelajaran di lingkungan keluarga. “Mewakili teman-teman kami ingin menyumbangkan gagasan itu, awalnya di lingkungan terkecil dulu keluarga,” ujar Inggrid. (*)

19.513 Pohon Vertifer Ditanam di Sepanjang Citarum BANDUNG- Memiliki kekuatan akar seperlima kawat baja Sektor 6 Citarum menanam 19.513 pohon vertifer. Diharapkan dengan penanaman dan budi daya pohon tersebut bisa menghilangkan erosi di daerah-daerah rawan banjir. Dibenarkan oleh Komandan Sektor 6 Satgas Citarum Harum, Kolonel (Arh) Dodo Irwanto. Menurut Dodo penanaman pohon tersebut akan ditanam sepanjang sektor 6 dengan jarak‎ 9.745 m. Seperti diketa-

hui sektor 6 ini berada di kawasan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. “Tanaman vertifer ini memiliki kemampuan luar biasa, akar-akarnya bisa menembus hingga 2-3 m menembus bebatuan. Selain itu kekuatannya juga hampir sama dengan seperlima kekuatan kawat baja, sehingga bisa mencegah erosi,” kata Dodo, Minggu (12/1 2020). Dodo juga menyatakan akar vertifer ini selain kuat juga memiliki fungsi luar biasa lainnya. Fung-

si tersebut di antaranya adalah memberikan nutrisi baik bagi tanah yang di bawahnya, akibatnya bisa menjadikan pohonpohon di sekitarnya tumbuh baik. “Bisa di lihat di sebelah sana, pohon-pohon di sekitar tanaman vertifer tersebut memiliki daundaun yang rimbun. Ini dikarenakan nutrisi tadi, sehingga tanaman vertifer ini perlu juga dikembangan di daerah-daerah sepanjang Sungai Citarum,” katanya. Me l a l u i ve r t i f e r i n i

pun lanjut Dodo, bisa mencegah sedimentasi Sungai Citarum. Seperti diketahui Sungai Citarum mengalami pendangkalan di sejumlah tempat dikarenakan sedimentasi ini dan juga diakibatkan oleh tumpukan sampah. Sementara pada penanaman pohon vertifer ini, Satgas Citarum Harum di Sektor 6 menanam pohon vertifer yang baru berusia 15 bulan. “Dari satu tanaman ini bisa dipecah hingga menjadi 15-20 vertifer untuk pembibitannya,” katanya. (red)

RAMPOK MAKIN SADIS .... dari halaman 1 bakar di wajah, badan hingga lengan kanannya. “Kemarin, kami sudah konfirmasi kepada keluarga korban jika Luki menjadi korban,” kata Kasat Reskrim Polres Karawang AKP Bimantoro Kurniawan melalui telepon, Minggu (12/1). Selain membakar, Bimantoro mengungkapkan, para pelaku sadis tersebut mengambil barangb a ra ng b e rha rga m i l i k Luki. “Diduga kasus ini tergolong pencurian disertai kekerasan,” tutur Bimantoro. Luki tiba lebih awal. Ia

menunggu kedatangan NA di dalam kamar. Tak lama kemudian, NA datang namun tak sendirian. MPR (25) dan MH (24) tibatiba masuk ke kamar dan menghajar Luki. “Para pelaku langsung memukuli korban dan menyiram korban menggunakan bensin. Pelaku kemudian menyulut tubuh korban dengan korek api. Wajah, dada dan dua tangan korban mengalami luka bakar,” kata Bimantoro. Setelah korban terkapar dan terbakar, para pelaku pergi membawa kartu ATM dan handphone korban. Keributan itu, kemudian

terdengar oleh seorang karyawan hotel. Pegawai hotel itu membawa Luki yang kesakitan ke salah satu rumah sakit. Kejadian bermula saat Luki membuat janji bertemu NA (26) di Hotel Pondok Ratu, Jl By Pass Jomin, Kecamatan Kotabaru Karawang, Rabu (8/1). Keduanya akan berkencan di hotel itu. Bimantoro menilai kejadian ini modus baru perampokan di Karawang. Para pelaku berkomplot berbagi peran saat merencanakan kejahatan. Kedua eksekutor sadis itu menggunakan seorang perempuan untuk memancing korban.

“Para pelaku adalah komplotan. Modusnya (perampokan) seperti itu,” ujar Bimantoro. “Korban ditemukan pegawai hotel dan dibawalah ke RS Karya Husada Cikampek untuk dilakukan perawatan medis,” ujarnya. Korban diketahui merupakan warga Dusun Selang II RT 14/RW 4, Desa Ciwaringin, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang. Korban menderita luka bakar hingga 50 persen. Saat ini, kondisinya masih tidak sadarkan diri. Kasus tersebut dalam penanganan Polres Karawang. (rie)

PJT II Bantah Hoaks Jatiluhur .... dari halaman 1 ketinggian 106,5 meter di atas permukaan laut. Air kemudian dikeluarkan melalui pintu yang melalui turbin pembangkit listrik tenaga air. Dadan meyakinkan prosedur yang ditempuh saat ini sesuai rencana yakni dengan mengoper-

asikan tiga unit turbin dari enam unit yang terpasang. “Sehingga, tidak benar bahwa Bendungan Ir H Djuanda membuang air dengan membuka seluruh pintu pembuang,” ujarnya. Dadan menegaskan, tidak ada pintu air lainnya selain keenam pintu tersebut. Selain itu, air dari

waduk tersebut juga tidak berkaitan dengan banjir yang terjadi di wilayah Kota dan Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu. Alasannya, aliran air dari waduk tidak ada yang mengalir ke sungai-sungai di daerah tersebut. Namun, bendungan yang diresmikan pada 1967 itu di-

akui mengairi persawahan di Bekasi. Bendungan yang dirancang untuk menampung sebanyak tiga meter kubik air tersebut mampu mengairi lahan persawahan seluas lebih dari 240 ribu hektare di Kota dan Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang dan sebagian Indramayu. (red)

Petaka Selalu Mengalir di Sungai .... dari halaman 1 3.842 jiwa dan 1.200 rumah terdampak banjir. Dari banyaknya korban tersebut, BPBD Karawang mentaksir, kerugian yang di alami masyarakat Kecamatan Cilamaya Wetan mencapai lebih dari Rp. 500 juta. Pantauan KBE dilapangan, salah satu desa terdampak paling parah adalah Desa Tegalwaru dan Desa Muara. Di dua desa tersebut, air telah memporak-porandakan rumah beserta perabotan warganya yang tak sempat diselamatkan. Tak hanya itu, di Desa Tegalwaru, tepatnya di Perumahaan Pratama Permai, lebih dari 200 kepala keluarga harus diungsikan. Bahkan, puluhan kendaraan roda dua dan belasan kendaraan roda empat dilaporkan rusak akibat terendam air banjir luapan Sungai Cilamaya. Sementara di Desa Muara,

yang notabene desa ujung aliran Sungai Cilamaya, terendam hampir seluruh bagian desanya. Bahkan, hingga berita ini ditulis, ratusan rumah disana masih tergenang. Ketua IKD Kecamatan Cilamaya Wetan, Udin Abdulgani mengatakan, keberadaan Sungai Cilamaya di Kecamatan Cilamaya Wetan sama sekali tak membawa keuntungan bagi warganya. Bahkan, kata Udin, fungsi sungai seperti menjadi pengairan lahan sawah atau ladang, serta sebagai sarana pembuangan air, hingga kebutuhan mencuci dan lainnya, tidak sama sekali bisa dilakukan masyarakat terhadap sungai yang melintasi tiga kabupaten tersebut. “Kalau kemarau bau limbah B3, musim hujan begini bikin banjir. Sungai Cilamaya seperti tidak ada manfaatnya,” ujar Udin, Minggu, (12/1) kemarin.

Fakta lain didapat, pasca banjir dua kali di Kecamatan Cilamaya Wetan. Diantaranya banyak hewan-hewan liar yang berkeliaran di pemukiman warga. Seperti biawak dan ular. Tak hanya itu, warga juga seketika terserang gatal-gatal di kaki dan bagian tubuh lainnya. Mereka menduga, itu akibat air Sungai Cilamaya yang mengandung limbah berbahaya B3. “Jadi imbasnya warga lebih banyak menderita akibat Sungai Cilamaya,” ujar Udin lagi. Anggota DPRD Jawa Barat, Fraksi Partai Gerindra, Gina Fadlia Swara, saat ditemui KBE disela-sela kunjungannya di Cilamaya mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karawang perlu mencari solusi jitu untuk banjir tahunan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang setiap tahun. Khususnya, permasalahan banjir tahunan di Cilamaya.

Gina yang juga berasal dari Cilamaya mengatakan, masalah utama banjir harus dikaji secara ilmiah dan komprehensif. Serta dibuatkan solusinya dengan program terencana, baik jangka pendek, menengah dan panjang. Agar ke depan, Karawang atau khususnya Cilamaya tak lagi terendam banjir. “Hasil dialog dengan masyarakat tadi, banjir ini terjadi akibat tanggultanggul di Sungai Cilamaya jebol. Selain itu, diwilayah pesisir terjadi pendangkalan atau sedimentasi. Jadi harus segera dibenahi,” ujarnya Bakal Calon Bupati Karawang tersebut. “Banjir di Cilamaya tak bisa ditangani sendirian oleh Pemda Karawang. Karena banjir disana terjadi karena air kiriman dari Purwakarta-Subang. Menurut saya penanganannya perlu dilakukan dengan sinergitas antar pemerintah daerah,” jelasnya. (*)


OTOMOTIF

SENIN, 13 JANUARI 2020

3

PASAR MOBIL BEKAS

Kendaraan Korban Banjir tak Laku SEJUMLAH perusahaan otomotif rasakan dampak penurunan penjualan dan transaksi mobil bekas. Salah satunya, PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA) yang mengungkapkan adanya penurunan jumlah transaksi saat ini. Direktur ASSA Jany Chandra menjelaskan, penjualan mobil bekas dalam balai lelang untuk daerah Jakarta memang terjadi penurunan jumlah transaksi. “Tapi pasar di Jakarta hanya sekitar 30% dari total nasional sehingga tidak terlalu berpengaruh,” kata dia. Jany menambahkan, terjadi penurunan harga jual untuk mobil umum atau MVP seperti Avanza dan Xenia sebesar Rp 1 juta hingga Rp 2 juta. Adapun kalau mobil supercar, Jany menjelaskan, biasanya

tidak ada harga pasar yang jelas karena tergantung subyektifitas pembeli dan penjual saja. Penurunan harga mobil bekas sebenarnya sudah dapat diprediksi. Terlebih perusahaan jual beli mobil bekas Mobil88 menegaskan tidak akan membeli kendaraan bekas yang pernah terendam banjir. Presiden Direktur Mobil88 Halomoan Fischer menyatakan “Mobil88 tidak akan membeli kendaraan bekas yang pernah terendam banjir. Jadi untuk kami pengaruhnya hampir tidak ada dari sisi supply,” jelas dia. Namun, Halomoan tidak menampik bakal ada fenomena banyaknya mobil bekas yang pernah terendam banjir beredar. Menurutnya, pedagang mobil bekas bisa mengi-

ISTIMEWA

OTOMOTIF: Sejumlah perusahaan otomotif rasakan dampak penurunan penjualan dan transaksi mobil bekas.

dentifikasi kendaraan yang pernah terendam banjir.

Karena itu, biasanta mobil tersebut pasti akan dita-

war murah sekali. Justru oleh pedagang lain diluar

Jurus Jitu Untung Beli Mokas TIDAK semua orang menjual mobil mereka karena kondisinya yang sudah tak lagi baik. Banyak juga kok, mobil dengan status second yang kualitasnya mendekati mobil baru. Tentunya untuk bisa menemukan mobil bekas berkualitas, dibutuhkan kejelian. Selain jeli melihat kondisinya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat akan membeli mobil bekas. Berikut ini beberapa tips memilih mobil bekas berkualitas:

Mobil88, hal ini bisa jadi kesempatan untuk memperoleh untung besar. Adapun BMW Astra yang merupakan dealer resmi di bawah PT Astra International Tbk (ASII) juga tidak menerima tukar tambah kendaraan yang terendam banjir. CEO BMW Astra, Fredy Ha n d jaja m e nyat a k a n , beberapa pemilik mobil BMW dan Mini Cooper memang menyampaikan ingin melakukan tukart a m b a h k e n d a ra a n n y a dengan yang baru ke BMW Astra. “Dalam hal divisi used car tidak bisa menerimanya karena komitmen BMW Astra Used Car adalah tidak menerima dan jual mobil yang terkena banjir,” jelasnya kemarin. Meski demikian, Fredy menjelaskan, perusahaan juga tidak ingin merepot-

kan para pemilik BMW dan MINI yang terkena musibah ini dengan mengakomodir penjualannya ke tempat lain. Bagi platform jual beli mobil bekas, Mobil123 selalu menyarankan kepada calon pembeli agar lebih teliti dalam memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan pembelian. “Sebab harga mobil bekas sangat tergantung kondisinya. Apabila dijual dengan kondisi bekas terkena banjir tentu harganya turun,” ujar Country Manager Mobil123.com Regia Glamouria. Meski nantinya akan banyak mobil bekas yang terendam banjir bergentayangan di pasar mobil bekas, Regia menyatakan penjualan mobil bekas tetap selalu diminati dan mempunyai porsi tersendiri. (bbs/mhs)

PERIKSA AKSESORIS DAN INTERIOR Saat melakukan pemeriksaan kondisi mobil, pertama periksa bagian interior mobil. Ada banyak komponen interior yang perlu dicek fungsi nya seperti AC, sistem audio, dan switch lampu. Anda harus pastikan semua fitur bekerja dengan baik, terutama fitur keamanan seperti sabuk pengaman. Setelah itu, teliti kondisi interior mobil. Coba duduki jok depan dan belakang apakah masih nyaman, periksa kondisi dashboard, plafon dan karpet. Perhatikan pula bau interior, apakah interior berbau apek? Jika iya, ini bisa jadi salah satu indikasi mobil tersebut pernah kena banjir.

CATATAN SERVIS LENGKAP Salah satu kelengkapan yang penting untuk ditanyakan adalah catatan servis kendaraan tersebut. Apakah servis rutin dilakukan? Jika ya, apakah catatan nya lengkap? Di bengkel mana servis dilakukan? Service record sangat lah penting karena mobil yang dirawat secara rutin, tentunya akan memiliki performa dan kondisi yang lebih prima. Mobil yang rutin servis berkala juga mencerminkan kepribadian pemilik sebelumnya yang menjaga dan merawat kondisi mobil. Jika memungkinkan, pilih mobil yang selalu servis di bengkel resmi, sehingga Anda juga bisa memastikan keaslian odometer mobil incaran Anda.

WASPADA MOBIL HARGA MIRING Pepatah “ada rupa ada harga” berlaku saat Anda membeli mobil bekas. Bukan berarti Anda tidak dapat menemukan mobil kualitas bagus dengan harga murah, tetapi tetapi Anda harus lebih berhati-hati dan jeli memeriksa kondisi mobil apabila harga jauh di bawah pasaran. Hal ini dikarenakan banyak mobil bekas kecelakaan dan banjir yang dijual kembali dengan harga murah. Selain itu, penjual juga kadang memasang harga murah hanya untuk memancing supaya pembeli datang ke showroom nya untuk ditawarkan mobil yang lain.

GELIAT kendaraan listrik di pasar Tanah Air kian diminati para pelaku industri. Pasalnya regulasi terkait hal ini sudah disetujui Pemerintah dengan menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019. Diantara point dala regulai ini yaitu mendorong produksi lokal untuk motor listrik. Salah satu pelaku yang memulai tejun dalam segmen ini adalah PT Indo Jaya Motor Electric. Keseriusannya dibuktikan dengan membuka fasilitas produksi sepeda motor listrik model skuter dengan nama produk Electric Vehicle Indonesia (Elvindo). Tak muluk-muluk, PT Indo Jaya Motor Electric menargetkan dengan menyasar konsumen menengah ke bawah. Ya, harganyapun tak menguras kantong serta suku cadang dengan harga terjangkau. “Kita punya harga jual sangat murah berkisar Rp5 juta sampai dengan Rp13 juta. Setiap diler Elvindo wajib menyediakan suku cadang dan servis,” ujar Hengki Wijaya, Direktur Utama PT Indo Jaya Motor Electric. Merek lokal ini menargetkan akan membuka jaringan penjualan di 300 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Rencananya akan menawarkan 10 jenis produk. Fasilitas perakitan unit berlokasi di Cikupa, Tangerang dan nantinya Elvindo akan diproduksi secara lokal di Subang. Seperti diketahui bersama pemerintah mencanangkan target penjualan motor listrik di Indonesia mencapai 20% pada 2025 di pasar otomotif Indonesia. Ini adalah angka yang sangat besar di mana Elvindo akan ikut serta meramaikan pasar industri motor listrik tersebut. Motor listrik Elvindo menargetkan bisa menjual sekitar 10 ribu unit dalam setahun. Menurut Hengki, pihaknya berusaha menjual setidaknya 2 unit motor listrik Elvindo di setiap diler dalam sehari. “Dengan jumlah diler yang kami miliki, diharapkan mampu mengejar target tersebut dalam setahun,” tambah Hengki. Dalam meyakinkan masyarakat untuk beralih ke motor listrik, Hengki menegaskan bila Elvindo memberi garansi unit selama tiga tahun. Sementara itu, baterai mendapat garansi selama dua tahun. (bbs/mhs)

PASTIKAN KONDISI MESIN Selesai memeriksa eksterior, buka kap mesin untuk memeriksa kondisi mesin mobil. Ini merupakan bagian penting dari proses pemeriksaan. Mobil harus mudah di-starter, kemudian pastikan suara mesin tidak kasar dan perhatikan apakah ada kebocoran pada komponen mesin. Kualitas mesin mobil akan lebih terasa saat Anda mengendarainya langsung di jalan raya. Maka itu, mintalah untuk melakukan test drive pada penjual mobil tersebut. Selain memeriksa performa mesin, rem, transmisi dan kaki mobil, ini juga saatnya menguji kenyamanan berkendara mobil tersebut. BAWA TEMAN ATAU MEKANIK AHLI Ada baiknya Anda membawa teman atau mekanik yang mengerti dan berpengalaman dalam memeriksa mobil bekas. Meskipun Anda paham tentang mobil, bantuan dalam pengecekan akan bisa mengurangi kemungkinan adanya kerusakan yang terlewat. Jika Anda tidak ada kenalan yang bisa membantu, gunakan jasa inspeksi mobil bekas yang menyediakan mekanik handal dan berpengalaman dalam memeriksa mobil bekas. Dengan bantuan profesional, tentunya Anda akan merasa lebih yakin dalam membeli mobil pilihan Anda

ISTIMEWA

Dibanderol Rp5 Jutaan Bergaransi 3 Tahun

CEK BODY MOBIL Setelah itu, periksa kondisi body dan eksterior mobil secara menyeluruh. Pastikan komponen seperti pintu, kap mesin dan juga kaca mobil, masih orisinil atau tidak. Selain itu perhatikan juga kondisi cat mobil, terkadang cat mobil menjadi belang dikarenakan perbaikan yang tidak rapi. Yang paling penting saat memeriksa body adalah struktur rangka utama mobil tersebut. Pastikan rangka atau chassis mobil masih dalam keadaan prima, tidak ada bekas tabrakan atau perbaikan.

TELITI DAN JANGAN TERBURU-BURU Membeli mobil adalah jumlah pengeluaran yang relatif mahal bagi kebanyakan orang. Oleh karena itu, sebagai calon pembeli, Anda harus benar-benar cermat sebelum melakukan transaksi. Bandingkan semua pilihan yang ada, dan jangan terburu-buru. Gunakan tips memilih mobil bekas berkualitas di atas, teliti dalam memeriksa kondisi mobil dan kelengkapan surat, maka Anda akan terhindar dari kerugian karena membeli mobil bekas bermasalah. (*)

KELENGKAPAN DOKUMEN Setelah memeriksa kondisi mobil dan Anda merasa cocok, sebelum melakukan pembayaran, periksa kelengkapan surat kendaraan, seperti STNK, BPKB dan Faktur. Jika mobil yang ingin Anda beli adalah mobil built-up, tanyakan Form A mobil tersebut. Cocokkan juga nomor rangka dan nomor mesin mobil, pastikan fisik mobil sesuai dengan surat-surat. Anda wajib memastikan bahwa mobil yang akan Anda beli memiliki BPKB dan STNK dengan nama asli pemiliknya.

All New Yaris World Rally Championship (WRC) versi jalan raya

Toyota Yaris Terganas Resmi Meluncur MENYUSUL peluncurannya pada Oktober 2019 lalu, Toyota akhirnya merilis All New Yaris World Rally Championship (WRC) versi jalan raya. Hatchback yang datang dengan nama Toyota GR Yaris ini, resmi diperkenalkan dalam ajang Tokyo Auto Salon 2020 di Jepang, Kamis (9/1). Me l a n s i r d a r i Toy o t a G l o b a l , G R Ya r i s h a d i r m e n g g u n a k a n p l a tform sports 4WD Toyota New Global Architectur ( TNGA). Toyota Gazoo Racing sebagai divisi motorsport, merancangnya dengan spesifikasi khusus guna mengoptimalkan geometri suspensi depan dan belakang. Nuansa sporty dihadirkan hampir di semua sektor. Guna mengejar tingkat aerodinamika yang optimal, perangkat body kit disematkan lengkap bersama diffuser dan intake yang besar. Untuk mendongkrak aura agresifnya, Toyota

membenamkan pelek BBS berdimensi 18 inci multispoke yang kemudian disandingkan ban Michelin P i l o t Sp o r t 4 S. B a g i a n atapnya juga diganti dengan meterial carbon fiber reinforced plastic (CFRP) yang memiliki bobot lebih

ringan. Proses rancang bangun untuk mendapatkan bobot yang lebih ringan diteruskan dengan asupan performa yang berkualitas. Urusan dapur pacunya GR Yaris ini cukup menarik, pasalnya Toyota lebih me-

milih untuk membenamkan mesin G16-GW dengan spesifikasi tiga silinder 1.600 cc turbo dibandingkan menjejalinya dengan kubukasi yang lebih besar. Mesin tersebut diklaim mampu memproduksi tenaga hingga 268 tk dan

torsi sebesar 370 Nm yang ditransfer melalui sistem transmisi enam percepatan manual dan penggerak GRFour AWD. Tak heran, bila GR Yaris disebut-sebut sebagai hatchback buas yang memiliki performa mempuni. Sistem penggerak GRFour AWD yang diusung GR Yar is memiliki tiga karakter yang bisa dipilih oleh pengendara. Mulai dari Normal dengan pembagian distribusi torsi 60 persen ke depan, Sport (30:70), dan Track dengan distribusi 50:50 yang dapat dicoba untuk melajukan Yaris di lintasan balap. Toyota akan memproduksi GR Yaris di Motomachi Plant, Jepang, yang memang menjadi basis utama untuk model-model GR. Toyota menawarkan GR Yaris dalam dua varian, untuk tipe RZ First Edition dipasarkan sekitar Rp 499 jutaan, sementara RZ High-Performace First Edition sebesar Rp 578 jutaan. (bbs/mhs)


METRO KARAWANG

SENIN, 13 JANUARI 2020

BURSA KERJA

EKSPRES

Menyediakan informasi lowongan kerja di Karawang satu pintu melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang

ADMIN STAFF 3 ORANG DIBIDANG EKSPEDISI DENGAN KRITERIA SBB PERSYARATAN:

1. Persyaratan Minimal SMA 2. Berpenampilan Menarik 3. Bisa Komputer (Word, Excel) 4. Belum Menikah 5. Usia Maksimal 25 Tahun

LAMARAN DI TUJUKAN KE:

PT. Maju Jaya Perkasa Abadi Jalan, Interchange No 30. Samping Sindang Reret, Karawang Barat - 0813 8400 1705 Lamaran Paling Lambat 1 Minggu Dari Iklan Terbit

LOWONGAN PEKERJAAN BPJS KESEHATAN PEGAWAI TIDAK TETAP 2020 (WILAYAH JABAR) PERSYARATAN:

n Pendidikan: D3,D4 dan S1. Termasuk profesi seperti dokter, apoteker, ners. n (Latar belakang pendidikan: seluruh jurusan (sesuai kebutuhan BPJS Kesehatan) n Usia: Maksimal 25 tahun per 31 Desember 2019. n Status: Belum menikah n IPK: Min 2,75 n Kepribadian: Disiplin, sikap positif, kerjasama, dedikasi, loyalitas, inisiatif dan kepemimpinan

MOHON UNTUK MENYIAPKAN:

KTP, pas foto dan foto seluruh badan, surat lamaran. daftar riwayat hidup, ijazah, transkrip nilai, SKCK*, surat keterangan sehat (termasuk bebas narkoa)*. *Dapat diusulkan pada tahap selanjutnya. Seluruh berkas tersebut discan menjadi satu file, dan diupload di bagian resume. Khsus untuk foto profil pada saat mendaftar online, gunakan foto selfie (buka foto studio). Pendaftar dapat dilakukan di https:cereer-bpjs-kesehatan.urbanhire.com/

DAFTAR NOMER TELEPON

PENTING

KEPOLISIAN NAMA

NOMOR TELEPON

Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya

0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251

PT. PLN PERSERO NAMA

NOMOR TELEPON

APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang

0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122

PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON

0267-042255, 405190

PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON

0267-402117

4

PWI Karawang Hibur Anak Korban Banjir Memberikan Bantuan Alat Tulis KARAWANG - PWI Kabupaten Karawang bersama Bank Jabar Karawang menggelar aksi sosial dengan memberikan trauma healing kepada anak - anak korban banjir di Desa Karangligar Kecamatan Telukjambe Barat, Jumat (10/1). Trauma healing yang baru pertama kali dilakukan di Desa Karangligar, dimaksudkan untuk menghibur anak-anak korban banjir. Ratusan anak-anak sangat antusias mengikuti acara trauma healing dengan menghadirkan badut-badut serta acara permainan anakanak. “Kami sengaja hadir di lokasi banjir wilayah Karangligar untuk memberikan hiburan bagi anak-anak korban banjir. Selain memberikan hiburan kita juga memberikan peralatan sekolah seperti buku, pensil dan yang lainnya. Kami juga berterima kasih kepada Bank BJB Karawang yang sangat mensuport hingga kita bisa kerja bareng, “ ujar Ketua PWI Karawang, Aep Saefullah. Lanjut Aep, PWI Karawang m e n g a j a k B a n k Ja b a r Ka raw a n g u n t u k k e r ja bareng memberikan trauma healing kepada anak -anak korban banjir. Ajakan tersebut direspon dengan baik oleh Bank Jabar untuk secepatnya dilaksanakan diwilayah korban banjir. “Setelah kita melakukan

FOTO : ISTIMEWA

BANTUAN : Puluhan anak-anak korban banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat mendapat bantuan alat tulis dan hiburan dari PWI Karawang, Bank Jabar dan mahasiswa teather Unsika.

pemetaan, akhirnya kita pilih dua lokasi di Karangligar untuk dilaksanakan trauma healing,” ungkapnya. Lanjut Aep, trauma healing penting untuk diberikan kepada anak-anak karena rawan terkena stres. Apalagi bantuan masyarakat kepada korban banjir lebih banyak berupa sembako. “Anak anak juga membutuhkan perhatian karena mereka juga mudah terkena stres. Makanya kami melakukan trauma healing baru pertama

kali di Karangligar,” katanya. Sementara itu, Pimpinan Bank Jabar Karawang, Arfandi mengatakan, bakti sosial berupa trauma healing sangat penting diberikan kepada anak-anak korban banjir. Bank Jabar Karawang sangat mendukung kegiatan PWI Karawang untuk kerja bareng. “ Ini salah satu bentuk kepedulian kami kepada masyarakat Karawang untuk bersama -sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” pungkasnya. (rie)

Rehan Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Terjatuh KARAWANG - Diduga terpeleset, Mohamad Rehan, bocah 8 tahun asal dusun Pacing RT 0703 Desa Dewisari Kecamatan Rengasdengklok, tewas tenggelam saat bermain di tanggul bantaran Sungai Cítarum, Minggu (1201). Seorang anggota Tim SAR Gabungan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang, Imam, yang terjun langsung melakukan pencarian korban mengatakan jasad korban ditemukan sudah tidak bernyawa, dan tidak jauh dari lokasi korban terjatuh. Korban ditemukan sekitar jam 07.30 WIB, kisaran 50 metet dari titik lokasi terjatuhnya. Posisi jasad

korban saat itu ada ditepi sungai, dan saat itu juga jasad korban langsung di evakuasi Tim SAR dengan di bantu masyarakat menuju ke rumah duka, ucapnya kepada KBE, Minggu (1201). Sementara itu, paman korban, Darsum mengatakan, pihak keluarga sangat terpukul ketika mendengar kabar sekitar jam 5 sore kemarin, bahwa Rehan jatuh terpeleset kebantaran sungai Citarum hingga tenggelam. Kami sekeluarga syok setelah mendengar kabar tersebut. Namun setelah adanya kejadian, kami langsung melaporkan ke Tim SAR, dan tak lama kemudian Tim SAR datang kelokasi untuk melakukan pencarian, ung-

YOGIEKARAWANG BEKASI EKSPRES

PERISTIWA Keluarga korban tenggelam Mohamad Rehan, bocah 8 tahun asal Dusun Pacing RT 0703, Desa Dewisari, Kecamatan Rengasdengklok memandikan jasad korban.

kapnya. Lanjutnya, warga yang melihat kejadian tersebut sempat menolongnya namun tetap korban tidak

tertolong. Tim SAR Gabungan bersama TNI, Polri dan aparatur desa dibantu masyarakat setempat melakukan pen-

carian ponakannya dari semalaman hingga pagi, dengan dilengkapi peralatan seadanya. Alhamdulillah jasad ponakan saya sudah dapat di temukan, walaupun sudah dalam keadaan m e n i n g ga l . D a n re n cananya setelah prosesi selesai akan di makamkan dekat dengan makam almarhum bapaknya di TPU Desa Dewisari, tuturnya. Staff Desa Dewisari, Hendra menambahkan jajaran Pemdes Dewisari mengucapkan turut berduka yang amat sangat mendalam. Semoga keluarga korban diberi kesabaran dan ketabahan serta bisa mengikhlaskan kepergian korban, pungkasnya. (gie)

PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON

0267-402117

RUMAH SAKIT RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Emay : KPU Karawang Masih Miliki Integritas KARAWANG - Mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang, Emay Ahmad Maehi meyakini bahwa KPU Karawang saat ini memiliki integritas yang baik dan tak perlu diragukan, pasca ditetapkannya komisioner KPU RI Wahyu Setiawan sebagai tersangka kasus suap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Kejadian tersebut menegaskan bahwa pe-

nyelenggara Pemilu tidak kurang mendapat rayuan dari berbagai pihak dalam menjalankan tugasnya. Seperti yang terjadi kepada anggota KPU Kabupaten Karawang, Asep Muksin beberapa waktu yang lalu bersama beberapa Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” ungkapnya kepada KBE, kemarin (11/01). Dikatakan Emay, untuk tidak terulang adanya hal seperti itu, maka masyarakat

Kabupaten Karawang harus mau secara intens melakukan pengawasan baik, kepada KPU, Bawaslu atau pun penyelenggara di bawahnya. “Agar pemilihan kepala daerah mendapatkan legitimasi secara hukum, maka ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tegasnya. Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Karawang, Miftah Farid mengatakan, ia mengutip pernyataan ketua KPU RI, Arif Budiman, biar-

kan proses hukum berjalan sebagai mestinya dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. “Untuk kami KPU Kabupaten Karawang dengan kejadian tersebut, akan berusaha semakin waspada, semakin mawas diri. Dan akan berusaha melaksanakan tugas di Pilkada 2020 sesuai dengan peraturan,” pungkasnya. Seperti diketahui, Komisioner KPU Karawang, Asep

Hubungi DIJUAL TANAH SHM LUAS TANAH 1.736 M2, LOKASI Jl. JENDRAL AHMAD YANI. KAMPUNG RANGGAWULUNG KELURAHAN PASIRKAREUMBI. KECAMATAN SUBANG KAB. SUBANG, HUBUNGI : 0812139899. ATAS NAMA ABDUL BANK MANDIRI TANAH SHM NO: 1168, LUAS: 4.058 M2, DESA SUMBERSARI PAGADEN, NO HP: 081324614484

BUTIK NISAY BUTK MNYEDIAKN KERUDUNG LUKIS, SPTU MIMOSABI & BRBGAI PAKAIAN DR ANAK HNGGA DWASA, AKSESO-

RIS HINGGA LAINNYA, HUB: DI JLN RAYA GALUH MAS CITY WALK KARAWANG

DIKONTRAKAN DIKONTRAKAN 1 UNT RMH PRMNT LOK. JL RAYA CIKALONG GIRANG, DS. CIKALONG, KEC. CILAMAYA WETAN, KARAWANG LUASBANGUNAN 9*15 M, 3 KAMAR, JETPAM, LISTRIK 900 WATT, HALAMAN LUAS. HUB. 081617372163 ATAU 087786517141 KOMAR

KEHILANGAN HILANG SEBUAH BUKU KIR , JKT 743997 , B 9354 RJ .HUB 081382232360 HILANG BPKB MOBIL TRUCK BOX HINO

NOPOL B 9144 TY TH 2009 HIJAU SILVER A/N PT SANOH INDONESIA D/A JL INTI II BLK C4 KW INDUSTRI HYUNDAI SK RESMI CKR SLT-BKS NOKA MJEFG8JPK9JG15191 NOSIN JO8EUGJ17385 HILANG SHM NO 969 LUAS 2617 M2 AN IJAM BIN NADAALMT RT 01 RW 06 CIBENING KEC SETU KAB BEKASI HILANG SHM NO 1028 LUAS 636 M2 A/N DRS H. ROSIHAN ANWAR ALMT RT 01 RW 06 CIBENING KEC SETU KAB BEKASI HILANG HGB NO 101 LUAS 8000 M2 A/N PT TOPLAABADI JAYAALMT DS GANDA MEKAR KEC CIBITUNG KAB BEKASI HILANG SHM NO 1611 LUAS TANAH 161M² A/N DOKTORANDUS EDO SUKAENA D/A PERUM DDN SUKADANAU RT 001/010 KELURAHAN SUKADANAU CIKARANG BARAT

HILANG SHM NO 00907/SUKASARI LUAS 3268 M2 A/N SURAHMAD BIN H.SURAHAB LOKASI KP.CEPER RT 04/02 DS SUKASARI KEC SERANG BARU KAB BEKASI

LOWONGAN DICARI 1.ADMIN, WANITA, > 22 TAHUN, MIN. SMA, 2. MARKETING, WANITA, > 28 TAHUN, PENGALAMAN,MIN. SMA, CV KIRIM UP: ADMIN ALAMAT: KAMPUNG. SUKAMULYA NO. 1 RT. 14 RW. 04, KEL. CIBOGO KEC. CIBOGO, KAB. SUBANG, KODE POS 41285

WEBSITE MENERIMA JASA PEMBUATAN WEBSITE, SPACE UNLIMITED, PERTAHUN SUDAH TERMASUK POSTING DAN DOMAIN, SOAL HARGA HUBUNGI NOMOR 081929009212

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288

Mukhsin bersama 12 PPK diduga melakukan jual beli suara dengan Kusnaya di Pemilu Legislatif 2019. Permasalahan ini terbongkar lantaran Kusnaya membuka suara ke public jika dirinya merasa ditipu oleh Asep Mukhsin dan 12 PPK karena sebelumnya dijanjikan sejumlah suara, padahal Kusnaya mengaku telah menyetor sejumlah uang hingga mencapai Rp600 jutaan. (gie)

: ( +62 ) 885710657938 : ( 0267 ) 8408492


SENIN, 13 JANUARI 2020

DESA KITA

5

DPMD Buka Ruangan Khusus Siskeudes

Kepala Bidang Pemerintahan Desa (PEMDES) Kabupaten Bekasi, Maman Firmansyah

PERESMIAN Wagub Kukuhkan Anggota DRD Jabar BANDUNG - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengukuhkan keanggotaan Dewan Riset Daerah (DRD) Provinsi Jabar masa jabatan 2019-2022 di Gedung Sate, Kota Bandung. Pengukuhan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor: 071 / Kep.432-BP2D / 2019 tentang Pengangkatan Anggota Dewan Riset Daerah Provinsi Jawa Barat Masa Jabatan 2019-2022. Dalam sambutannya, Uu mengatakan bahwa DRD sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Nasional. Kemudian, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2019 tentang Riset Daerah. Uu pun berharap DRD Jabar dapat menguatkan program-program Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jabar. “Harapan kami seluruh program yang ada di Jawa Barat tak lepas dari hasil penelitian, dari hasil penelitian. Harapan kami tidak ada program yang tibatiba tanpa ada dalil, tanpa ada alasan, atau sesuai dengan program yang dilaksanakan, ”kata Uu. “Ini untuk kepentingan seluruh OPD yang ada di Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, untuk para kepala OPD bisa meminta saran, masukan, dan begitu juga anggota DRD menyambut dengan berbagai masukan bagi kami,” tambahnya. Selain itu, Anda meminta semua pihak di Lingkungan Pemda Provinsi Jabar untuk memanfaatkan hasil penelitian dengan maksimal. Tujuan yang diambil keputusannya juga kebijakan yang diambil memiliki landasan yang kuat. “Penelitian yang benar-benar harus digunakan oleh mereka yang berkepentingan, termasuk di dalamnya juga OPD, sehingga OPD ini ada komunikasi dengan DRD ini,” ucapnya. “Memutuskan keputusan yang ada di masingmasing dinas tetap ada pertimbangan, alasan, atau dalil yang pas dalam membuat keputusan,” imbuhnya. (rls/rie)

CIKARANG PUSAT - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi sudah membuka ruangan Siskeudes. Ruangan tersebut berfungsi untuk konsultasi terkait aplikasi non tunai di desa-desa di Kabupaten Bekasi. “Tahap ke tiga ini mereka sudah mulai nih, kita juga sudah ada ruangan sedang diakses untuk temen-teman dari desa konsultasi, terus misalnya sistem kelihatan nanti kita sekaligus pelatihan bahkan kalau mereka sudah menerapkan di desa itu nanti kita akan datengin ke kecamatan,” kata Kepala Bidang Pemerintahan Desa (PEMDES) Kabupaten Bekasi, Maman Firmansyah saat ditemui Cikarang Ekspres diruangankerjanya. Lanjut Maman, aplkasi

siskeudes kerjasama antara DPMD Kabupaten Bekasi dan Bank Jabar Banten. Tujannya untuk memudahkan proses pembayaran. Baik pembayaran gaji stap desa maupun pembayaran kerjasama dengan yang lainlainnya. “S e b e t u l n y a a p l i k a s i seskeudes dari dulu sudah ada cuma memang belum di desanya. Tujannya untuk memudahkan proses pembayaran. Baik pembayaran gaji stap desa maupun pembayaran kerjasama dengan yang lain-lainnya,” ungkap Maman. Maman menj elaskan, belum serentaknya penggunaan aplikasi siskeudes di sebabkan faktor teknis dan Sumaber Daya Manusi (SDM). “Pentingnya bagi mereka (tim keuangan desa) untuk belajar,

karena mereka memegang ratusan juta bakan sampai miliaran rupiah uang desa agar tidak ada kebocoran dan pengeluaranya bisa di pertanggungjawabankan,” pungkasnya. Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi melatih 180 orang aparatur desa yang sedang melaksanakan pembinaan dan peningkatan Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Online diharapkan dapat membantu pemerintah desa. Setiap laporan realisasi pelaksanaan kegiatan desa dan laporan pertanggungjawaban keuangan desa menggunakan sistem online. Melalui sistem online diharapkan dapat dilaksanakan secara tertib, transparan, serta akuntabel. (mil)

Tanggul Jebol, Desa Dukuh Terendam Banjir

SU BA N G - S e k re t a r i s Daerah Kabupaten Subang, Aminudin melaksanakan peninjauan lokasi banjir di Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem didampingi oleh Camat Ciasem H. Toni, Kapolsek, Danramil, perwakilan dari BPBD dan Kades Dukuh, kemarin (10/1). Pada saat Sekda meninjau ketinggian air didaerah sekitar banjir, Sekda Sub-

ang berharap debit air bisa cepat surut lagi sehingga masyarakat dapat melakukan aktifitas seperti sedia kala. Kepa d a ma sya ra kat pada musim penghujan ini diharpkan untuk tetap waspada, terlebih dengan penyakit yang mungkin menyerang disaat banjir seperti saat ini. Kondisi saat ini air masih

menggenang daerah pemukiman warga dan cukup memprihatinkan. Sehingga untuk tindakan selanjutnya Sekda memerintahkan untuk membantu proses evakuasi dan membantu warga pasca banjir nanti. Berdasarkan data spesifik penduduk rawan bencana banjir jumlah korban tercatat di Kecamatan Ciasem

yakni ada sekitar 4.126 Jiwa atau sekitar 18 Dusun dari tiga desa di kecamatan Ciasem yakni Desa Ciasem Hilir, Desa Ciasem Tengah dan Desa Dukuh. “Rata-rata rumah mereka terendam dengan ketinggian air sekitar 30-50 sentimeter dampak dari tanggul kali cijengkol jebol,” kata Petugas PBP Kecamatan Ciasem, Didi Sopandi.

Lanjut Didi, secara keselurahan korban banjir yang ada di tiga desa sudah diberikan bantuan berupa logistik dan pakian jadi bagi korban banjir. Kondisi banjir saat ini ditiga desa sudah surut warga sudah kembali beraktivitas dengan normal. “Kondisi air sudah surut di setiap rumah warga ditiga desa,” ungkapnya. (rls/bbs/rie)

Jalan Tertimbun Longsor, Dua Desa Terisolir TASIKMALAYA - Akibat tertimbun material longsor, akses jalan di dua desa Kecamatan Sodonghilir t e r pu tu s. Da m p a k n y a , transportasi dan aktivitas warga lumpuh. Ja l a n ya n g t e r t i m b u n material longsor dan mengakibatkan transportasi lumpuh di Dusun Na n g e w e r d a n B a l e n gendong Desa Sukabakti s e r t a D e s a Pa r u ma s a n menuju Kantor Kecamat a n S o d o n g h i l i r. Ja l a n tersebut tertimbun material dari area pesawahan terasering yang longsor. Kejadiannya pada Kamis (9/1) pukul 15.30 WIB. Ini disebabkan oleh intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Tasikmalaya sehingga mengakibatkan terjadinya longsor,” ujar K a d e s S u k a b a k t i Na n dang Suryana. Sawah terasering yang longsor luasnya mencap a i s atu hektare dan m e nu t u p i b a d a n ja l a n s e p a n j a n g 4 0 0 m e t e r. Selain menutupi badan jalan, material longsor pun mengancam enam rumah warga dan dua terdampak serta mengalami kerusakan sedang. Sampai saat ini, kata Nandang, material longsor masih m e nu t u p i b a d a n ja l a n dan belum dibersihkan secara menyeluruh. Maka dari itu, pihaknya sangat mengharapkan segera ada

bantuan alat berat untuk membersihkan material l o n g s o r. “ Ka l a u h a n y a mengandalkan alat manual cukup sulit, karena material longsor sangat banyak,” jelasnya. Material longsoran sedang dib ersihkan oleh masyarakat yang dibantu olah anggota TNI dan kepolisian. Semuanya gotong-royong membersihkan material longsoran ini dengan menggu na k a n a l at s e d e rha na. Na mu n , p ro s e s n ya cukup berat, karena material longsornya cukup b a n y a k . “S e d i k i t d e m i sedikit mulai terbuka akses jalan, sehingga transportasi tidak lumpuh total,” ungkapnya. S e m e n t a r a i t u d i Ke camatan Taraju terdapat lima kampung yang terdampak longsor. Hal itu diungkapkan Danramil 1221/Taraju Kapten Czi Rohadi, kemarin. Berdasarkan informasi dari Sertu Marino, B a b i n s a C i ku b a n g Ke camatan Taraju, Koramil 1221/Taraju, longsor terja d i p u k u l 1 5 . 2 0 W I B . K a m p u n g y a n g d i t e rja n g l o n g s o r i n i y a k n i Kampung Bakomgirang, Kampung Neglasari, Kampu ng Pa ra ka np a n ja ng, Kampung Desakolot, Kampung Babakanhaur, Kampung Legokgintung dan Kampung Legokgintung. (bbs/rie)

Daud Sosialisasikan Permendagri No 79 BANDUNG - Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Daud Achmad membuka kegiatan sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2018 di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan sosialisasi yang diinisiasi oleh Rumah Sakit Umum (RSU) Al Ihsan tersebut membahas tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sosialisasi itu dikhususkan bagi perangkat daerah yang menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK-BLUD) di lingkungan Pemerintahan Daerah (Pemda) Provinsi Jabar.

Menurut Daud, sosialisasi Permendagri Nomor 79 Tahun 2018 terbilang penting guna menyamakan persepsi pemangku kepentingan pengelolaan keuangan, terutama instansi kesehatan di lingkungan Pemda Provinsi Jabar. Daud menyatakan, Pemda Provinsi Jabar memiliki 5 rumah sakit yang sudah BLUD. Dan satu rumah sakit lainnya, yakni RS Kesehatan Kerja, masih dalam proses menjadi BLUD. Selain itu, kata dia, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) bidang kesehatan di kabupaten/kota se-Jabar mulai menjajaki BLUD. “Di Jabar ini, (pemerintah) provinsi punya enam RS,

yang lima sudah BLUD dan satu lagi menuju BLUD. Sekarang bahkan UPTD mulai semangat mau BLUD juga,” kata Daud dalam sambutannya. “Sosialisasi Permendagri ini sangat penting sehubungan dengan adanya perbedaan persepsi di antara internal kita. Saya harap sosialisasi ini bisa menghadirkan persepsi yang sama terkait BLUD,” tambahnya. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jabar Berli Hamdani menuturkan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memahami peraturanperaturan terkait pelaksanaan pengelolaan keuangan yang ada di institusi kesehatan. Maka itu, narasumber

kegiatan sosialisasi tersebut berasal dari Kemendagri. “Kita harus sama-sama menerima informasi langsung dari yang berkompeten dan berwenang untuk menjaga keberhasilan ataupun dilaksanakannya p e ng e l o l aa n ke u a nga n BLUD yang ada di Indonesia,” ucap Berli. Berli berharap pengelolaan keuangan BLUD tidak hanya berdampak positif bagi penyedia layanan kesehatan, tetapi juga memberikan kemudahan pada masyarakat melalui operasional layanan yang prima. “Kami dari Dinkes akan menindaklanjuti kegiatan ini, sehingga pengelola

keuangan BLUD diharapkan memberikan dampak yang luas selain untuk institusi kesehatan tersebut, juga untuk masyarakat,” katanya. Dalam Permendagri no 79 Tahun 2018, BLUD bertujuan untuk memberikan layanan umum secara lebih efektif, efisien, ekonomis, transparan dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat sejalan dengan praktik bisnis yang sehat, untuk membantu pencapaian tujuan pemerintah daerah yang pengelolaannya dilakukan berdasarkan kewenangan yang didelegasikan oleh kepala daerah. (rls/rie)


SENIN, 13 JANUARI 2019

PENDIDIKAN & KAMPUS

6

Al Azhar Bersama YBPIG Gelar Keragaman Budaya Diikuti Sebanyak 700 Siswa KARAWANG - Kampus TK Islam Al Azhar 36, SD Islam Al Azhar 41, SMPI Al Azhar 35 dan SMAI Al Azhar 17 Galuh Mas Karawang bersama Yayasan Bina Prestasi Indonesia Gemilang menggelar Open House dan Event diikuti sekitar 700 orang siswa, Sabtu (11/1). Open house Al Azhar Karawang mengusung tema keragaman budaya yang di expose dalam bentuk display /pameran, panggung kreasi. Tentunya menjadi penyemarak dan daya tarik tersendiri bagi orang tua murid maupun calon orangtua murid baik tingkat TK, SD, SMP, maupun SMA. Acara yang di gelar 2 hari ini sangat ramai di kunjungi oleh masyarakat yang tinggal di kabupaten karawang. Tentu saja lombalomba yang di adakan tak kalah pentingnya menarik minat calon orang tua murid untuk mengetahui profil sekolah dan menyekolahkan putra putrinya di kampus Al Azhar Karawang. Sementara itu, wakil Yayasan Bina Prestasi Indonesia Gemilang (YBPIG), Suharyono menyebutkan, bahwa event ini bertujuan mempromosikan kampus dan program Al Azhar. Kampus Al Azhar Galuh Mas Karawang ini, memiliki jenjang pendidikan mulai dari TKI, SDI, SMPI dan SMAI.

“Tidak menutup kemungkinan kita membuka jenjang perguruan tinggi, jika memang diperlukan,” kata Suharyono kepada KBE. Dikatakan Suharyono, Al Azhar Galuh Mas Karawang, memiliki standar sama seperti Al Azhar dimanapun, untuk hal itu. Open house ini bagian dari sekolah guna memberikan informasi dan publikasi terkait hal-hal yang ada di Al Azhar Galuh Mas Karawang. “Standar Al Azhar sama dimanapun berada,termasuk yang di Karawang ini,namun memang ada perbedaan dalam hal ekstrakulikulernya, seperti yang ditampilkan di Al Azhar Galuh Mas Karawang ada tari saman,” terangnya. KA.Devisin Pemasaran Pengembangan Usaha Al Azhar Galuh Mas Karawang, Maya Dewi mengatakan, kegiatan ini yang mengambil tema menuju masa depan yang gemilang berlangsung dari tanggal 10,11,12 dan 18 Januari. Nanti kegiatan berisikan aneka kegiatan lomba yang diikuti peserta balita,anak-anak hingga remaja. Dimana kegiatan yang digelar mulai dari try out, ko, petisi olah raga, lomba seni dan desain, trial class hingga seminar parenting buat Ayah. “Lomba yang kita gelar ini diikuti sekitar 700 siswa dan event ini memperebutkan tabanas dan piala didukung oleh para sponsor. Kita saat ini sedang merekrut siswa baru melalui promosi,” pungkas Maya. (dri)

KASUS

HUDRI AMIN/KARAWANG BEKASI EKSPRES

PENTAS SENI : Para Siswa Al Azhar mengikuti open house Al Azhar Karawang mengusung tema keragaman budaya yang di expose dalam bentuk display /pameran, panggung kreasi.

Fakultas Hukum UBP Deklarasi Tolak Radikalisme

AREA LAMPIRAN

Marak Jual Beli LKS, Cellica Diminta Sidak KARAWANG - Banyaknya praktek jual beli buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di lingkungan pendidikan Kabupaten Karawang yang setiap tahunnya tak kunjungannya usai membuat geram orangtua siswa geram. Pasalnya, praktek usaha jual beli buku yang dilakukan sekolah itu selalu terjadi dan tak pernah berujung solusi. Jika Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang belum bisa menyelesaikan kasus praktek jual beli LKS. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana diminta turun melakukan sidak ke Disdik. Hal tersebut disampaikan lKoordinator Garuda masa depan Karawang, Yogi Anggriawan. Yogi mengatakan, pendidikan adalah alat untuk melawan pembodohan, jika praktik jual beli LKS atau buku paket dibiarkan, tentu pemerintah telah melakukan pembodohan. “Saya merasa kasihan, bagi para peserta tenaga pendidik yang melakukan jual beli buku LKS atau buku Paket kepada siswa. Baik dijual sendiri ataupun kerjasama dengan toko buku. Jelas ini pengkhianatan terhadap Pendidikan oleh pihak sekolah,” ucapnya kepada KBE, kemarin. Ia menjelaskan, hal itu dikarenakan dengan penjualan hal tersebut oleh pihak sekolah, tentu tugas sebagai pendidik telah di rampas oleh buku itu sendiri. “Seperti tidak ada budaya Kegiatan Belajar Mengajar, tidak ada budaya dididik dan mendidik,” jelasnya. Menurut Yogi, sebagai tenaga pendidik itu seharusnya bisa menyampaikan konsep pembelajarannya sendiri. Dan yang lebih parah lagi satu mata pelajaran siswa harus membeli sampai 5 buku. “Misalnya LKS nya satu buku, buku paket nya bisa ada 4 buku, karena ada beberapa tema,” ungkapnya. Jika pemerintah menutup mata dan telenga dengan adanya jual beli LKS atau buku paket. Lanjutnya, sama hal nya dengan menghianati terhadap dunia pendidikan. “Mencerdaskan generasi bangsa bagian dari tugas pemerintah. Jika jual beli LKS atau buku paket dilakukan oleh pihak sekolah kepada siswa, tentu pemerintah telah melakukan pembodohan masal,” tuturnya. Dia menyampaikan, sebagai orang nomor satu di Karawang, Bupati Cellica Nurrachdiana juga harus serius dalam menyikapi masalah praktek jual beli buku LKS. Karena kegiatan praktek jual beli buku yang dilakukan secara masal itu bukan hanya terjadi satu kali namun hampir setiap tahunnya terjadi dan menjadi budaya diawal tahun ajaran masuk sekolah. “Saya perhatikan hampir setiap tahun terjadi praktek, dan jikapun apa sanksi bagi sipenjual praktek LKS itu hanya selesai dalam pemanggilan Disdikpora saja dan tidak ada sanksi berat yang sudah jelas bahwa praktek jual beli buku dilarang. Tapi pada kenyataan ini masih terjadi setiap tahunnya, saya minta bupati juga harus sidak ke Disdikpora Karawang agar praktek jual beli buku LKS ini bisa selesai,” tegasnya. (oib)

KARAWANG - Fakultas Hukum Universitas Buana Perjuangan (UBP) gelar Seminar Nasional yang bertajuk Tantangan dan Strategi Negara Indonesia Menghadapi Radikalisme Ditinjau dari Hukum Positiv. Ratusan mahasiswa dan dosen mendeklarasi anti Radikalisme. Tur ut hadir s ejumlah pejabat diantaranya Ketua DPRD Karawang, Pendi Anwar, perwakilan Pemkab Karawang, TNI dan Polri. Paham Radikalisme dan Intoleransi telah menjadi ancaman nyata dalam kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara. Konflik antara elemen masyarakat akibat isu SARA terjadi di beberapa daerah menimbulkan kerugian materil, kerusakan harmoni sosial, dan mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Dikatakannya, sulit dibantah diantara kelompok radikal terdapat anasir yang mengimpikan dan memperjuangkan untuk mengganti NKRI yang berlandaskan ideologi Pancasila dengan

FOTO : ISTIMEWA

SEMINAR : Mahasiswa Fakultas Hukun Universitas Buana Perjuangan (UBP) gelar deklarasi anti radikalisme dalam seminar nasional.

dasar agama versi mereka. “Padahal sebelumnya, para pendiri negara ini memahami bahwa Indonesia yang berpenduduk majemuk merupakan kenyataan yang harus disyukuri, sehingga bersepakat membentuk NKRI dengan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika sebagai alat pemersatu,” ujar Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Buana Perjuangan, M Zaelani.

M Zaelani mengatakan, dalam deklarasi anti radikalisme tersebut Fakultas Hukum UBP Karawang menyatakan berpegang teguh pada posisi masyarakat berbangsa dan bernegara kesatuan NKRI, yaitu Pancasila sebagai Ideologi dan pandangan hidup bangsa Indonesia, UUD 1945 serta semangat Bhineka Tunggal Ika. Bertekad mempersiapkan serta membentuk generasi akademik yang memiliki

jiwa nasionalisme yang kuat, demokrasi, jujur berkeadilan dengan menjungjung tinggi nilai-nilai etika, HAM, kemajemukan kerukunan persatuan dan kesatuan bangsa yang berwawasan Nusantara. Menolak organisasi dan aktivitas berorientasi dan berafiliasi dengan gerakan radikal terorisme yang betentangan UUD 45 dan peraturan UU. “Mengajak seluruh komponen bangsa untuk mel-

akukan upaya pencegahan penyebaran paham radikalisme,terorisme atau idielogi yang bertentangan dengan pancasila dan UUD 45,” tegasnya. Sementara itu, Kaprodi Fakultas Hukum UBP, Garry Gagarin Akbar mengatakan, kegiatan seminar bertujuan untuk membangun pemahaman di kalangan pemuda mengenai adanya penetrasi dan infiltrasi paham radikalisme di masyarakat. “Situasi demikian berpotensi menimbulkan anti kebhinekaan dan sikap intoleran yang merusak harmoni sosial, stabilitas politik dan mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa, bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” katanya. Dalam kegiatan seminar Nasional anti Radikalisme, Fakuktas Hukum UBP mengundang sejumlah narasumber yang berkompeten diantaranya Dr. Margarito Kamis, Prof. Nandang Sambas, Moch. Chairil Anwar Kasubdit Pengawasan BNPT dan Kamaludin Eks Narapidana Terorisme. (rls/rie)

Usai UAS, SMAN 2 Cikampek Tampilkan Pensi

YANA TOYIB/KARAWANG BEKSSI EKSPRES

MUSYAWARAH: Sejumlah kepala sekolah yang baru belum mendaptkan SK dari Bupati Karawang meski beberapa hari kemarin mereka dilantik dan disumpah berbarengan dengan pejabat.

Rotasi Kepsek SD SMP Tak Sesuai Pengajuan KARAWANG - Rotasi Dan promosi kepsek (Kepala Sekolah) SD dan SMP dinilai sangat tidak sesuai. Pasalnya, hingga saat ini kepsek yang baru belum mendaptkan SK dari Bupati Karawang meski beberapa hari kemarin mereka dilantik dan disumpah berbarengan dengan pejabat eselon II , III dan IV. Menurut Kepala Bidang SMP Disdikpora Karawang, Sopandi mengatakan, hingga saat ini ratusan kepsek belum menerima SK rotasi maupun promosi dari BPKSDM. “Kami dan Kasubag Kepegawaian sudah dua kali ke kantor BKPSDM namun Kepala BKPSDM

Aang Rahmatulah tidak ada di tempat entah kemana,” ucapnya kepada KBE, kemarin. Tak hanya itu, kata dia, para kepsek sudah berulang kali menanyakan SK mutasi namun hingga saat belum diberikan pihak BKPSDM. Bagi dirinya sendiri sebagai Kepala Bidang SMP pada malam pelantikan dimintai surat pernyataan oleh BKPSDM, karena surat undangan mutasi ada perbedaan nama dengan yang dilantik. “Banyak nama yang berbeda juga tidak sesuai dengan apa yang kita ajukan. Serta para kepsek sudah berulang kali menanyakan SK mutasi namun hingga saat belum

diberikan pihak BKPSDM,” tuturnya. Dia menjelaskan, bahwa sehari sebelum pelantikan pihaknya menyerahkan data pengajuan 34 Kepsek SMP dan 257 Kepsek SD yang hendak dirotasi dan mutasi. Namun setelah diajukan dan akan dilakukan pelantikan nama yang diajukan berbeda dengan undangan yang di buat BKPSDM. Sehingga sempat terjadi polemik karena nama Kepsek yang diajukan Disdikpora berbeda. “Padahal malam menjelang pelantikan mereka sudah datang sesuai undangan mutasi ahirnya tidak ada dalam absen pelantikan,” terangnya. (oib)

KARAWANG - Berbagai kreasi yang ditampilkan siswa mewarnai kegiatan Pentas Seni (Pensi) SMAN 2 Cikampek. Mulai dari penampilan tari jaipong, seni musik dan nyanyian ikut mereka tampilkan sebagai ajang hiburan usai pelaksanaan Ujian Akhir Sekolah (UAS). Hesti yang tampil sebagai tari jaipong mengaku senang dan bangga setelah bisa menampilkan kebudayaan asli daerah Karawang itu. Karena bagi perempuan yang memiliki wajah manis ini mengaku suatu kebangga baginya jika saat pentas dipanggung. “Seneng banget karena selain bisa melatih diri juga bisa meampilkan bahwa daerah kami masih melestarikan kebudayaan dan mengenalkan kepada semua orang,” akunya kepada KBE, kemarin. Kepala SMAN 2 Cikampek, Dida Saadah menyampaikan, bahwa kegiatan tersebut merupakan sebagai bentuk ajang penampilan

seni yang ditampilkan oleh semua siswasiswi di sekolah. Menurutnya siapa saja boleh menampilkan yang mereka bisa, karena siapa yang lolos dalam seleksi nanti akan mendapatkan hadiah berupa tampil di perayaan perpisaha sekolah nanti. “Makanya semua siswa begitu semangat untuk menampilkan yang mereka bisa, soalnya mereka nanti bisa tampil,” tuturnya. Sementara itu, pembina OSIS SMAN 2 Cikampek, Bagus menjelaskan, bahwa kgeiatan tersebut hanya dilkakukan dalam satu hari saja. Menurutnya ada beberapa penampilan yang ditampilkan siswa seperti tari jaipong marawis dan berbagai penampilan dari semua eskul yang ada di sekolah. “Serulah soalnya tadi juga lumayan banyak siswa yang tampil. Abeberapa penampilan yang ditampilkan siswa seperti tari jaipong marawis dan berbagai penampilan dari semua eskul yang ada di sekolah,” ungkapnya. (oib)

YANA TOYIB/KARAWANG BEKASI EKSPRES

PENTAS SENI : Para siswa SMAN 2 Cikampek penampilan tari jaipong, seni musik dan nyanyian ikut mereka tampilkan sebagai ajang hiburan usai pelaksanaan ujian akhir sekolah.


SENIN, 13 JANUARI 2020

PENANGANAN BANJIR

METRO CIKAMPEK

7

Banyak Warung Jualan Miras Pemkab Diminta Buatkan Perda Miras

BANJIR BESAR: Banjir Cilamaya begitu besar dan banyak warga yang terdampak.

Pemkab Gandeng Kodim dan Polres KARAWANG - Banjir yang merendam Kecamatan Cilamaya Wetan sejak Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1) menyisakan duka mendalam bagi warga setempat. Setidaknya ada sebanyak 6.278 rumah terendam dan 20.368 jiwa yang terdampak banjir, dengan kerugian mencapai Rp 540 juta. Pemkab Karawang bersama Kodim 0604, Polres Karawang serta relawan masih siaga membantu warga membersihkan rumahnya. “Minggu dini hari tadi air sudah surut dan pengungsi juga sudah kembali kerumahnya masing-masing. Namun begitu hingga saat ini warga dibantu aparat pemerintah, TNI, dan Polres masih melakukan bersihbesih dilingkungannya. Kami harapkan warga tetap menjaga kewaspadaan kemungkinan terjadi kembali banjir besar seperti kemarin, dengan menempatkan barang-barang yang aman dari banjir,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana daerah (BPBD) Karawang, Yasin Nasrudin, Minggu (12/1). Menurut Yasin, dari data yang masuk sebanyak 6.278 rumah warga terendam banjir kini sudah surut dan masih dibersihkan akibat lumpur yang yang masih menempel dilantai ataupun tembok rumah warga. Selain itu juga sejumlah fasilitas umum seperti 16 unit sekolah, 15 mesjid dan 690 hektar sawah ikut terendam. “Kalau area persawahan yang masih terendam banjir sebanyak 140 hektar dengan tinggi muka air mencapai 20 centimeter. Sudah surut sih dibandingkan sebelumnya tapi, tetap masih terendam. Kalau total kerugian mencapai Rp450. juta,” jelasnya. Yasin mengatakan berdasarkan laporan dari setiap desa yang terkena banjir diketahui rumah dan jiwa yang terdampak banjir yaitu Desa Cikarang sebanyak 263 jiwa dan 71 rumah, Cikalong 588 jiwa, 196 jiwa, Tegalsari 202 jiwa, 292 eumah, Tegalwaru 4,152 jiwa, 1084 rumah, Mekarmaya 2.241 jiwa,750 rumah, Cilamaya 2.336 jiwa, 705 rumah, Rawagempol Wetan 742 jiwa, 204 rumah, Sukatani 612 jiwa, 204 rumah, Rawagempol Kulon5.390 jiwa,1.546 rumah, Muara3.842 jiwa, 1.200 rumah. “Tinggal satu desa lagi yang masih terendam yaitu Tegalsari tapi itu juga sudah semakin surut kok,” pungkasnya. (rie)

SOROT Pertamina: Konsumsi BBM Naik KARAWANG- Konsumsi Bahan Bakar Minyak berkualitas dan ramah lingkungan mengalami kenaikan 10-15 persen saat periode libur natal dan tahun baru. Kenaikan konsumsi juga terjadi pada elpiji. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman mengatakan, masa tugas Satuan Tugas Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Satgas Nataru) Pertamina resmi berakhir setelah melaksanakan tugasnya sejak 14 November 2019 hingga 8 Januari 2020. “Selama periode tersebut diketahui konsumsi BBM Pertaseries dan Dexseries oleh masyarakat mengalami kenaikan,” ujarnya. Menurut Fajriyah, penjualan produk BBM unggulan Pertamina tercatat mengalami kenaikan konsumsi baik Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo (Pertaseries), maupun Dexlite dan Pertamina Dex (Dexseries). Produk Pertaseries meningkat hingga 10% dan untuk produk Dexseries meningkat hingga 15,8%. “Selama liburan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020, Satgas mencatat konsumsi BBM berkualitas dan ramah lingkungan lebih banyak diminati konsumen, karena sangat mendukung performa kendaraan terutama untuk perjalanan jauh. Mesin kendaraan juga lebih awet dan tahan lama, sehingga dalam jangka panjang lebih efisien,” ujar Fajriyah. Selain itu, Pertamina juga telah menyiagakan 638 Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE), 3.264 agen, dan 32.258 Pangkalan Siaga. Sebanding dengan layanannya, Elpiji nonsubsidi khususnya Bright Gas 5,5 kg mengalami peningkatan konsumsi hingga 15 persen. Sementara elpiji subsidi 3 kg meningkat 5% dari rata-rata harian masa normal. (red)

K A R AWA N G - B e l u m adanya Peraturan Daerah (Perda) yang menjerat oknum para pedagang minuman keras yang beroperasi di di warung-warung nampaknya masih membuat sejumlah para pedagang toko masih berani untuk memperjual belikan minuman yang beralkohol tersebut secara terang-terangan maupun bebas. Seperti yang berhasil ditelusuri dilapangan khusunya di wilayah Kecamatan Kotabaru terdapat 4 toko yang berkedok warung penjual makanan ringan dan kebutuhan makanan biasanya masyarakat menjual minuman keras yang disembunyikan di beberapa ruangan warung. ke empat toko yantg ebrhasil disambangi ialah toko penjual makanan minuman tepatnya di Desa Cikampek Utara, Desa Sarimulya dan Jomin Simpang. Butuh waktu yang singkat untuk mendapatkan minuman keras yang memiliki takaran alkohol sebanyak 43 persen alkohol tersebut. Cukup hanya menanya-

JUAL MIRAS: Warung jamu di wilayah Cikampek ternyata juga jualan miras.

kan merk minuman yang dibutuhkan, para pedagang langsung tidak berpikir panjang lagi dan pergi ke sebuah ruangan untuk mengambil barang yang dipesan oleh konsumen atau penjual. Salah satu rekan Dede Kurniawati (21) Warga Bogor yang tinggal bekerja di Karawang mengatakan bahwa begitu mudah para pembeli atau konsumen untuk mendapatkan minuman tersebut. Dirinya mengaku

tinggal hanya menyebutkan merk minuman saja, penjaga warung langsung mengambilnya. “ Bebas nya ddieu mah, teu katingalian padahal toko biasa, tapi jualan minuman keras” ucapnya kaget. Selain minuman Mension yang memiliki takaran alkohol 43 persen dengan ukuran kecil seharga 80 ribu terdapat beberapa minuman akohol lainnya juga yang disediakan oleh warung itu.

Mulai dari minuman arak hitam, arak bali, mesion, bir dan newpot juga ada. “ Kumplit deuihan nya ddieu mah aya kabeh, martel oge aya anu mahal, ratusan ribu,” tuturnya. Sementara salah satu penjaga toko yang sering disapa akrab Enci ini mengatakan bahwa dari semua jenis minuman yang beralkohol memiliki harga yang berbeda tergantung dari jenis minuman dan kuali-

tas minumannya. “ Mesion kecil 80 ribu, arak 35 ruibu, newpot 45 martel 200 ribuan,” terangnya. Dia juga mengaku bahwa sudah banyak memiliki pelanggan atau konsumen dengan banyak. Karena usaha yang digelutinya tersebut sudah hampir puluhan tahun lamanya. Maka tak heran jika hampir setiap malam toko yang berada dekat dengan mesjid itun selalu ramai dikunjungi oleh pengunjungnya atau pelanggan. “ Rame terus disini mah, udah pada kenal semua ko,” ucapnya saat berbincang. Melihat kondisi tersebut Kapolsek Kotabaru Ipda Asep Nugraha mengaku bahwa aparat kepolisian sudah sering melakukan rajia keliling kepada setiap toko yang menjual minuman keras. Namun tetap saja bagi dia ketika pemerintah daerah sendiri masih belum menerapkan peraturan daerah yang lebih berat agar para penjual bisa jera. “ Hanya tindakan pidarang ringan,jadi mereka tidak kapok kemarin saja kita lakukan rajia, kalau bisa ayo kita dorong pihak pemda untuk buat perda miras dengan saksi yang berat,” tuturnya. (oib)

Gina Swara : Penanganan Banjir Cilamaya Belum Optimal KARAWANG- Banjir di Cilamaya selalu terjadi hampir setiap tahun. Bahkan, di awal tahun 2020 ini, tercatat menjadi yang terparah sejak 5 tahun terakhir. Meski terjadi setiap tahun, namun hingga kini banjir belum juga ada solusi. Ditemui disela-sela kunju ngannya di D e sa Rawagempol Kulon, Kecamatan Cilamaya Wetan, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Gina Fadlia Swara, mengatakan, masalah di Sungai Cilamaya perlu penanganan yang serius. Dengan kajian ilmiah secara komperhensif. Gina yang juga Bakal Calon Bupati Karawang menuturkan, apa bila ia nanti terpilih sebagai Bupati Karawang dalam Pilkada 2020 ini, ia sudah menyiapkan beberapa solusi jitu untuk mengatasi masalah di Sungai Cilamaya. “Yang pertama akan saya lakukan adalah membuat kajian yang komperhensif. Kemudian kita tentukan mana saja yang jadi masalah

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

MENCARI SOLUSI : Anggota DPRD Jawa Barat, Gina Fadlia Swara turun ke lokasi banjir di Desa Tegalwaru, Cilamaya Wetan, untuk menawarkan solusi.

utama di Sungai Cilamaya. Baru kita buat kebijakannya,” ungkap Gina, kepada KBE, Minggu, (12/1) kemarin. Sebagai warga Cilamaya tulen, Gina paham betul apa yang tengah dihadapi masyarakat disana. Ditengah musim hujan seperti ini, Sungai Cilamaya jadi tulang punggung pembuangan

air dari dua kabupaten di wilayah hulu. Seperti Kabupaten Purwakarta dan Subang. Karaenanya, langkah selanjutnya yang akan ia lakukan untuk mengakhiri banjir tahunan di Cilamaya, diantaranya melakukan sinergitas dengan dua pemerintah daerah tersebut. Untuk membuat kebijakan

bersama yang harus diselaraskan untuk kebaikan ke tiga kabupaten tersebut. “Saya kira masalah sungai Cilamaya tak bisa ditangani Pemda Karawang sendirian. Harus bersinergi dan buat kebijakan bersama dengan dua daerah di hulu sana,” ujar Putri Mantan Bupati Karawang, Ade Swara itu. “Sinergi ini harus, tak hanya dengan dua kabupaten tersebut. Tapi juga dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga dengan pusat. Sebingga anggaran untuk penanganan Sungai Cilamaya semakin besar. Dan hasilnya juga maksimal,” imbuhnya. Gina bilang, sejauh ini penanganan yang dilakukan Pemda Karawang sifatnya lebih banyak melakukan perbaikan pasca bencana. Namun, tak fokus pada pencegahan yang harusnya lebih baik dilakukan. Pasalnya, kata dia, dari apa yang ia lihat, dengar dan rasakan langsung di Cilamaya. Banyak kepala desa yang menginginkan normalisasi

Sungai. Namun terkendala oleh biaya yang tak tercover dari Pemda Karawang. Selain itu, tak tersedianya lumbung-lumbung tempat sampah yang layak untuk warga. Membuat sampah berserakan bahkan hingga menutup drainase dan menyumbat aliran Sungai. Melihat semua itu, Gina menilai, Penanganan yang dilakukan oleh Pemda Karawang dirasa masoh kurang optimal. “Saya juga rasakan sendiri kok. Orang rumah saya juga terendam banjir,” katanya. Pada kemsepatan itu, Gina mengajak seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan dengan tak membuang sampah sembarangan. “Kita ingin bencana tahunan ini berakhir. Karena itu, kita perlu mencari solusi, daru jangka pendek, menengah hingga jangka panjang. Karena bagaimana pun, mencegah lebih baik dari pada memperbaiki,” pungkasnya. (wyd)

Polres Karawang Andil Perbaiki Resapan Air 8.700 Pohon Ditanam di 28.000 Hektare Lahan KARAWANG - Polres Karawang turut andil dalam memperbaiki resapan air dengan menanam sedikitnya 8.700 pohon. Pohon yang ditanam pun tak sembarangan. “Sejauh ini kami menanam sekitar 8.700 pohon di 28.000 hektar lahan di wilayah Karawang,” kata Wakapolres Karawang Kompol Ryky Widya Muharram usai kegiatan program penghijauan di area Situ Cipule, Karawang, kemarin (10/1). Ryky mengatakan, pihaknya tak menanam semabrang pohon. Pohon

yang ditanam yakni memiliki batang kokoh mampu menahan erosi dan menyimpan cadangan air, serta buahnya bermanfaat bagi masyarakat. “Kami tanam yang bermanfaat bagi anak cucu kita,” kata Ryky. Ryky tak ingin penanaman pohon yang pihaknya lakukan hanya sekedar seremonial. Ia memastikan akan melakukan pemeliharaan terhadap pohon-pohon yang telah ditanam, dengan menggandeng komunitas pecinta lingkungan, Pemkab Karawang, dan TNI. “Berkelanjutan sampai pohon ini bisa tumbuh mandiri sendiri,” tambahnya. Program Polri Peduli Lingkungan tersebut, kata dia, sejalan dengan gerakan menanam satu juta pohon yang

General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Fuad Fauzi. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Tomi Prayoga. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.

jatuh pada 10 Januari 2020. Sebelumnya, Polsek Ciampel bersama Bhayangkari Danramil, unsur Muspika, aparat desa, serta masyarakat Ciampel kembali melaksanakan penanaman pohon bersama di bantaran Sungai Citarum, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Selasa (7/1). Kegiatan ini dilaksanakan menindaklanjuti Perintah Kapolri melalui Kapolda Jabar dengan tema “Polri Peduli Penghijauan”. Penanaman pohon di bantaran sungai Citarum, Desa Kutapohaci, Ciampel, dipimpin langsung oleh Kapolsek Ciampel, Iptu Arief Bastomy. Bersama anggota, begitu kompak dalam kebersamaan dan semangat dalam melaksanakan kegiatan

ARIE/KBE

PENGHIJAUAN: Penanaman pohon yang dilakukan jajaran Polres Karawang di kawasan Situ Cipule.

penanaman pohon tersebut. “Penanaman pohon ini merupakan gerakan peduli lingkungan yang bertujuan

untuk penghijauan bumi untuk masa depan,” kata Kapolsek Ciampel, Iptu Arief Bastomy kepada KBE. (rie)

Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


SENIN, 13 JANUARI 2020

8

Semangat Baru Purwakarta

Hanya 2,2 T yang Terserap Kepala BPKAD Anggap Wajar Capaian APBD 2019 PURWAKARTA- Pemerintah Kabupaten Purwakarta merilis serapan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) 2019. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pur wakarta Norman Nugraha mengatakan, besaran APBD 2019 berada di angka Rp 2,4 triliun tidak seluruhnya terserap hingga akhir tahun 2019. Capaian yang telah terserap sebesar Rp

2,2 triliun. Jadi ada sekitar 200 miliaran yang tidak terserap. Dia menyebut, APBD yang tidak terserap dianggap wajar karena ada saja anggaran yang tersisa kemudian masuk ke silpa. “Hingga tutup buku di akhir tahun kemarin penyerapannya mencapai 90,92%. Besaran serapan itu sudah cukup baik karena rata-rata di bawah 90%,” ungkap dia, Sabtu (11/1/2020). Dia menjelaskan, dalam pengelolaan APBD komposisi anggaran yang dialokasikan untuk belanja tidak langsung lebih besar

LALU LINTAS

BAHAYA: Jas hujan yang panjang bisa jadi pemicu kecelakaan.

Kasat Lantas: Jas Hujan Panjang Berbahaya PURWAKARTA - Intensitas hujan di Jawa Barat mulai tinggi, termasuk di Kabupaten Purwakarta sejak beberapa hari terakhir. Hujan yang turun berintensitas tinggi itu harus diwaspadai, termasuk bagi pengguna jalan. Di musim ini, masyarakat yang biasa beraktivitas menggunakan kendaraan bermotor, penggunaan jas hujan menjadi salah satu kelengkapan perjalanan yang sedia harus selalu ada. Namun, kepolisian mengimbau para pengguna sepeda motor untuk tak menggunakan jas hujan jenis ponco atau jas hujan panjang. “Menggunakan jas hujan panjang sangat berbahaya, rawan masuk ke velg dan rantai sepeda motor yang dapat menyebabkan terjadi kecelakaan,” ungkap Kasat Lantas Polres Purwakarta AKP Zanuar Cahyo Wibowo. Tak hanya itu, Zanuar juga memberikan tips lain berkendaraan saat turun hujan. Ia mengatakan, sering kali ditemukan genangan air terjadi di badan jalan, hingga jalan berlubang tidak terlihat karena tertutupi. “Nah, genangan air itu dapat menimbulkan gejala aquaplanning atau terjadi hilangnya kontak ban dengan permukaan jalan, akibatnya kendaraan jadi tak stabil,” ujar dia. Zanuar juga mengimbau, para pengendara agar tidak berlomba-lomba memacu kecepatan kendaraan. Kondisi badan jalan yang licin menyebabkan kecelakaan semakin rawan. “Tak kalah penting patuhi tata tertib lalu lintas,” ucap dia. (san)

INFO RUMAH SAKIT PURWAKARTA RSUD Bayu Asih Telp: 0264-200100- 0264-202215 RSU Siloam Telp: 0264-8628900- 0264-212674 RSU MH. Thamrin Telp: 02648222222- 02648222221 RSU Rama Hadi Telp: 0264-202136- 0264-8225679 RS Ibu dan Anak Asri Telp: 0264-211680- 0264-219047 RSU Amira Telp: (0264) 8221191 RS Ibu dan Anak Dian Telp: 0264-270219 RSU Holistic Telp: (0264) 8223434- (0264) 8223477 RSU Bhakti Husada II Telp: 0264-8225344- 02648225255 RSU Karina Medika Telp: 0264-8220544- 0264-8301768

jika dibandingkan belanja langsung. Belanja tidak langsung sebagian besar digunakan untuk kepentingan masyarakat, seperti hibah dan bantuan keuangan sebesar Rp1,3 triliun dari total keseluruhan APBD 2019. Sedangkan untuk belanja pegawai dirata-ratakan hanya 40%. Sementara itu, kata dia, untuk belanja langsung porsinya lebih dari Rp800 miliar dan digunakan untuk belanja kegiatan pemerintah. “Misalnya, pembangunan infrastruktur, sektor pendidikan dan lainnya. Untuk

belanja langsung, bersumber dari berbagai sektor pendanaan,” ujar Norman. Dia menyebut, besaran

APBD murni 2020 ditetapkan sebesar Rp 2,3 triliun dengan asumsi belum termasuk Bantuan Provinsi.

Jika dari informasi yang diterima, banprov untuk Purwakarta naik dari tahun sebelumnya. “Di 2019

besaran banprov kita Rp 34 miliar, tahun ini jadi Rp 129 miliar, jadi ada kenaikan,” kata Norman. (san)

7.500 Meter Persegi Lahan Sangat Kritis PURWAKARTA - Sekretaris Daerah Purwakarta, Iyus Permana menghadiri acara penghijauan penanaman sejuta pohon yang diinisiasi Polres setempat, baru-baru ini. Penanaman pohon tersebut dilakukan lahan area Mapolres Purwakarta, Komplek Aspol Tegalsari, lahan Perhutani Kampung Kerajan Desa Bungursari, dan lahan Perhutani Kampung Jatimulya, Desa Bungursari. Pada kesempatan itu, Iyus menyebut terdapat 21,5 hektare lahan kritis dengan 7.500 meter persegi dalam keadaan sangat kritis yang perlu dilakukan penanaman secepatnya. Sehingga pihaknya mengapresiasi upaya Polri dalam menyelamatkan bumi dengan gerakan penanaman pohon ini. “Tentu saya mengapresiasi, ini merupakan langkah positif dalam menjaga lingkungan,” ujar dia.

Polres Purwakarta bersama perwakilan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat bersama-sama menanam berbagai jenis pohon di antaranya 200 batang benih pohon mangga, 50 batang mahoni, 50 batang benih pohon jati, 200 batang jabon dan 300 batang albasia. Iyus menambahkan setidaknya ada dua jenis pohon yang memiliki manfaat ditanam, seperti bermanfaat untuk ekologis konservasi dan ketersediaan air dan juga memiliki nilai ekonomis penghasil kayu dan buah-buahan. “Kebutuhan pohon untuk di Purwakarta masih banyak walaupun saat ini sebagian sudah ada, seperti di Kiarapedes kami menanam tanaman manggis dan holtikultura di lahan 1,6 hektare. Nantinya bakal kami jadikan pula sebagai destinasi wisata agrowisata manggis” ucapnya. (san*)

LAHAN KRITIS: Sekda Purwakarta Iyus Permana saat menanam pohon di area Polres Purwakarta.

Seorang Jurnalis Diduga Dianiaya Kades PURWAKARTA - Seorang wartawan di Kabupaten Purwakarta diduga dianiaya oknum kepala desa. Penganiayaan tersebut terjadi saat korban yang bernama Adi Kurniawan Tarigan (48) sedang bertugas melakukan wawancara dengan dua orang kepala desa yang mengajak bertemu di SPBU, Jalan Raya Basuki Rahmat, Sindangkasih, Purwakarta. “Saya gak tahu (penyebabnya), tiba-tiba saja satu dari orang kepala desa yang saya wawancara itu memukul. Beberapa kali saya dipu-

kul di bagian kepala,” ujar pria yang juga pengurus PWI Peduli Purwakarta itu (11/1/2020). Tarigan yang kaget mendadak dianiaya tanpa sebab mengaku sempat menghindar. Namun oknum kepala desa yang mengamuk itu malah mengejarnya. Seakan belum puas, Pak Kades kembali memukul sang kuli tinta itu bertubi-tubi. “Tidak ada yang menolong atau mererai padahal di tempat umum. Beruntung saya langsung lari dan pergi naik motor meninggalkan

lokasi,” kata Tarigan. Setelah berhasil kabur, Tarigan kemudian ke rumah sakit untuk meminta pertolongan medis sekaligus meminta visum di RSUD Bayu Asih Purwakarta. Setelah itu, korban melaporkan kejadian itu ke Mapolres Purwakarta. “Ya, sudah buat laporan ke polisi, oknum kades itu berinisial MHN dan satu lagi AS, kepala Desa di Kecamatan Sukatanu. Yang memukul itu MHN sementara AS diam. Saat saya mendapat penganiayaan itu, AS pun tidak ikut mer-

erai hanya melihat. Karena kejadiannya di tempat umum jadi banyak saksi,” jelas Tarigan. Terpisah, Dua Kepala Desa di Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta membantah jika mereka melakukan penganiayaan terhadap salah satu awak media yang tengah melakukan peliputan. Muhamad Hilman Nurzaman (MHN), Kades Pasirmunjul yang dituduh menganiaya, mengaku tidak pernah melakukan pemukulan terhadap wartawan yang bernama Adi

Kurniawan Tarigan. “Kami tidak merasa menganiaya dia, apa yang disangkakan kepada kami berdua jangan sampai jadi fitnah,” kata Hilman kepada pers. Saat disinggung mengenai pelaporan ke Polisi, mereka kompak menjawab itu hak individu sebagai warna negara. Jika memang terbukti silahkan saja diproses secara hukum. “Selaku warga negara, kami akan taat hukum. Silahkan dibuktikan secara hukum, itu hak yang bersangkutan,” kata Kades Sukatani. (san*)

Menjelang Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili n Warga Keturunan Mulai Produksi Kue Keranjang PADA perayaan Imlek terdapat makanan khas yang wajib ada, satu di antaranya kue keranjang atau biasa disebut dodol cina. Menjelang Tahun Baru Imlek 2571 Kongzili yang jatuh pada 25 Januari 2020, para perajin kue keranjang mulai menyibukkan diri membuat makanan berwarna merah kecokelatan tersebut, tak terkecuali di Kabupaten Purwakarta. Kue keranjang adalah penganan khas yang wajib ada saat perayaan imlek bagi masyarakat Tionghoa. Kue yang menjadi ciri khas imlek ini merupakan sajian turuntemurun yang selalu ada di setiap perayaan hari besar Sincia. Lantas adakah makna yang tersirat dari hadirnya kue keranjang di tiap perayaan Imlek? Asen, warga Tionghoa menuturkan, kue keranjang bermakna sebagai penutup hal-hal buruk pada saat imlek berlangsung. Panganan ini melambang-

DODOL CINAA: Kue keranjang adalah penganan khas yang wajib ada saat perayaan imlek bagi masyarakat Tionghoa.

kan sebuah keyakinan agar selalu mendapat kebaikan di hari-hari selanjutnya. “Kue keranjang ini diibaratkan sedang menutup langit agar tidak hujan. Maksudnya biar hal-hal buruk tidak terjadi,” ungkap laki-laki paruh baya ini. Mengenai cara pembuatannya, kudapan berbahan dasar tepung ketan dan gula merah ini diolah dengan cara dikukus selama sehari

semalam. Proses membuat kue ini harus teliti agar tidak mudah gosong. Sebagai kue pelengkap imlek, penganan ini baru bisa dimakan 20 hari setelahnya. Ku e k e ra n ja n g a t a u dodol Cina atau kue tahunan adalah kue yang hanya dibuat 1 tahun sekali menjelang perayaan Imlek. Kekhasan yang dimiliki kue ini tidak hanya dari bentuknya saja tetapi memang

wajib ada sebagai sajian dalam peribadatan, dibagikan kepada saudara, atau bahkan pada tetangga. Ditilik dari nama, kue keranjang punya nama asli Nian Gao, dimana nian berarti tahun dan gao berarti kue. Dalam dialek Hokkian, Ti Kwe yang berarti ‘kue manis’, pelafalannya terdengar seperti kata ‘tinggi’ sehingga kue ini pun disusun tinggi atau bertingkat-tingkat. Penyusunan ke atas makin mengecil dan ini memilik makna peningkatan rejeki atau kemakmuran. Di Tiongkok sendiri ada semacam kebiasaan untuk menyantap kue keranjang terlebih dulu saat tahun baru untuk mendapatkan keberuntungan dalam pekerjaan. Setelah itu baru menyantap nasi. Hayati, salah seorang pemilik industri rumahan kue keranjang, di Gang Bayeman (Gang Aster) RT 20 RW 10, Kelurahan Nagri Kaler, Kecamatan Purwakarta

Kota, Kabupaten Purwakarta, mengaku, menjelang perayaan Imlek dirinya memproduksi kue keranjang yang nantinya dijual kepada para konsumen. Namun, angka penjualan tahun ini dapat dikatakan menurun jika dibandingkan pada tahun sebelumnya. Meski begitu, dirinya tetap memproduksi kue keranjang dan diharapkan ada peningkatan pesanan mendekati perayaan Imlek. “Tetap produksi karena kue ini menu wajib ada,” ujar dia. Dia menjual tiga kue keranjang dengan harga Rp 35.000. Selain dipasarkan, tidak sedikit konsumen berdatangan ke rumahnya untuk memesan kue yang diproduksinya. “Saya produksi kue keranjang sudah lama, menjelang Imlek setiap tahunnya produksi untuk kemudian saya jual, mereka (konsumen) datang ke sini melakukan pemesanan,” ujar dia. (san*)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook