Skip to main content

Karawang Bekasi Ekspres, 12 September 2019

Page 1

Bintang Baru Warga Karawang Bekasi Purwakarta & Subang KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

KBEONLINE. ID

ONLINEMETRO.ID

HARGA Rp3.000

karawangbekasiekapres

Aking Datang dan Mendaftar INDONESIA BERKABUNG...

Bawa Semangat Anti Korupsi Ikut Penjaringan PDIP KARAWANG- Mantan Dirut PT.Tatar Kertabumi, Aking Saputra mendaftarkan diri menjadi bakal calon bupati/wakil bupati melalui penjaringan terbuka di DPC PDIP Karawang, Rabu (11/09/2019). Aking yang namanya dikenal kontroversial di Kabupaten Karawang ini dengan semangat memi-

Selamat Jalan Bapak Teknologi..! NAMA Baharuddin Jusuf Habibie dipastikan terpatri di sanubari segenap rakyat Indonesia. Ekpresi, gestur, dan aksennya yang khas membuat sosoknya berbeda dibanding tokoh-tokoh yang lain. Kini, ia telah tiada. Presiden ketiga RI itu mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (11/9) sekitar pukul 18.05 WIB. Jauh sebelum BJ Habibie menjadi presiden ke-3 Indonesia, ia sudah melalang buana. Namanya terkenal di dunia penerbangan setelah ia menemukan teori penting yang hingga hari ini digunakan semua industri penerbangan di seluruh dunia. Ke Hal...7

YOGIE/KBE

MODAL KEYAKINAN: Diterima jajaran DPC PDIP Karawang, Aking Saputra mendaftarkan diri menjadi bakal calon bupati/wakil bupati.

n KEMARAU DARURAT KEBAKARAN

Di Tegalwaru, 4 Rumah Warga Tinggal Puing KARAWANG- Kemarau dan kekeringan yang melanda Kabupaten Karawang menjadikan daerah ini rawan kebakaran. Karena intensitas musibah kebakaran yang tinggi saat ini, warga diimbau lebih waspada. Kebakaran rumah warga kemarin terjadi Tegalwaru yang menghanguskan 4 rumah warga sekaligus. Kebakaran terjadi sekitar pukul 11 WIB di Kampung Cidoro 3 Desa Cipurwasari Kecamatan Tegalwaru. Atas peristiwa ini kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, tapi beruntung tidak menelan korban.

liki niatan untuk amanah berharap bisa memimpin Kabupaten Karawang. “Saya mengikuti bursa terbuka penjaringan bakal calon bupati/ wakil bupati ini, berdasarkan keyakinan diri sesuai ilmu pengetahuan yang saya miliki dan niatan jujur serta amanah ingin mengurus kewenangan publik dan uang pubKe Hal...7

Warga Dapat Rp 900 Ribu Per Bulan KARAWANG - PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) mencairkan dana kompensasi kepada warga terdampak pencemaran minyak di pesisir Karawang. Dalam pencemaran tahap pertama itu, setiap warga mendapat kompensasi sebesar Rp 900 ribu per bulan untuk periode Juli dan Agustus 2019. Ifki Sukarya, Vice President Relation Pertamina Hulu Energi menuturkan, besaran kompensasi tersebut sesuai dengan hasil koordinasi rapat pemangku kepentingan. Besaran kompensasi, kata Ifki adalah hasil survei Tim Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) IPB sebagai konsultan akademik dan disepakati oleh Tim Kejaksaan

Agung, BPKP, KKP, KLHK, SKK Migas, MUI Jabar dan Kepala Dinas di tujuh kabupaten dan kota pada 9-10 September 2019. “Besaran kompensasi mempertimbangkan risiko terkecil dan keputusan pemberiaan kompensasi awal,” kata Ifki, kemarin. Mekanisme pembayaran kompensasi tahap awal melibatkan Himpunan Bank Negara (HIMBARA), yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BRI yang dilaksanakan mulai hari ini. Pembayaran tahap awal ini untuk warga Desa Sedari, Kecamatan Cibuaya dan Desa Tambaksari, Kecamatan Tirtajaya. “Secara berkelanjutan pembayaran akan dilakukan di area terdampak lainnya,” jelasnya. Pertamina mengKe Hal...7

Polres Jamin Keselamatan Warga Papua di Karawang AGUS BISRI/KBE

TINGGAL PUING: Sulitnya memperoleh air untuk memadamkan api membuat 4 rumah warga yang terbakar tak bisa diselamatkan dan tinggal puing.

Menurut warga, kebakaran dipicu konsleting listrik. Ada juga yang mengatakan dari tungku api warga yang sedang memasak air ditinggal

pergi penghuni. Akibatnya api membesar tidak diketahui, sehingga menyambar bilik dapur yang terbuat dari Ke Hal...7

K A R AWA N G - P o l r e s Karawang siap menjamin keselamatan dan keamanan warga Papua yang tinggal atau sedang berada di Kabupaten Karawang. Hal tersebut diungkapkan Kapolres Karawang, AKBP Nuredy Irwansyah Putra. Warga Papua diantaranya mahasiswa dan seorang atlit yang saat ini diketahui ting-

gal di Karawang diminta untuk tidak resah atau takut dengan keamanan. “Kami Polres Karawang bersama Forkompinda, menjamin, warga Papua yang berada di Karawang hidup tentram, aman dan nyaman menjalani kesehariaanya,” ungkap Nuredy kepada wartawan, kemarin. Ke Hal...7

Sisi Lain Realitas Program KB di Karawang

Sulitnya Menjaring Peserta Pria Tugas berat tengah dihadapi Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Karawang. Di era perkembangan industri 4.0 yang semakin pesat. Karawang sebagai kota industri terbesar di Indonesia. Diprediksi bakal menjadi sasaran utama, para pekerja migran dari luar daerah. WAHYUDI, KARAWANG

SELAIN memiliki UMK terbesar, sekitar Rp. 4,2 juta per bulan. Di Kabupaten Karawang, saat ini tengah di bangun berbagai objek vital nasional. Salah satunya, PLTGU Jawa-1 di Kecamatam Cilamaya Wetan. DPPKB Karawang, sebagai Kantor Redaksi: Jl. Pepaya No 20. Kelurahan Nagasari Kec. Karawang Barat Telp. / Fax: (0267) 8408492

instansi yang bertanggung jawab atas dampak buruk, dari jumlah penduduk yang akan semakin banyak. Salah satu program andalan DPPKB Karawang, yang tengah digalakan, untuk menangkal dampak buruk tersebut, adalah layanan Program Keluarga

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

TMKK CILAMAYA : Foto bersama DPPKB, TNI, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama, usai pelaksanaan TMMK 2019.

Berencana (KB). Selain pemasangan alat kontrasepsi (alkon), untuk efektifitas program KB. DPPKB Karawang, punya target khusus untuk menjaring peserta Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP). Dengan jumlah

ratusan orang setiap tahun. “Target MOW dan MOP sama-sama ratusan. MOW paling mudah. Karena ibu-ibu sudah bersahabat dengan KB. Tapi MOP sangat sulit dijaring. Lantaran, banyak issu yang menghantui kaum pria,” ung-

email: karawangbekasiekspres@gmail.com,

redaksikarawangbekasi@gmail.com

Ke Hal...7


OPINI

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

2

Tidak Masuk Akal, Watchdog Diawasi Watchdog Anggota DPRD Karawang, Saiddah Anwar

Pengembangan Wisata Karawang Utara Harus Serius KARAWANG – Anggota DPRD Karawang, Saiddah Anwar bersama fraksi Partai Golkar mendorong Pemkab Kawarang serius menegmbangkan potensi wisata di wilayah Karawang Utara. Ia menilai di utara Karawang banyak sekali obyek wisata alam yang harusnya dapat dimaksimalakan oleh pemerintah daerah untuk menambah PAD. “Banyak obyek wisata yang jika dikembangkan secara maksimal dapat meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk pengembangan wisata khususnya di Karawang Utara sangat penting untuk dikembangkan,” ucap Saidah kepada KBE, Jumat (5/7). “Saya sangat ingin di Karawang Utara menjadi tujuan wisata karena penunjangnya sudah lebih baik seperti hotel yang sudah banyak berdiri dan sarana transportasi juga sudah lebih baik,” tuturnya. Menurut Saiddah, Pemkab Karawang perlu secvepatnya kerja nyata untuk mengembangkan kawasan wisata yang secara langsung menguntungkan masyarakat sehingga dapat mengangkat perekonomian dan menyejahterakan masyarakat. “Saya berharap eksekutif bisa memberi perhatian lebih serta fokus pada potensi wisata yang sangat besar di Karawang Utara,” pungkasnya. (gie)

RUMAH SAKIT 1.

RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang

0267-414520 0267-414521 0267-414522

2.

RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang

267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472

3.

RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang

0267-640444 0267-640445 0267-640666

4.

RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang

0267-402855 0267-406445 0267-412246

5.

RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat

0267-414245 0267-414264 0267-414306

Oleh HERLAMBANG WIRATRAMAN* HARI ini kita semua menyaksikan bahwa ternyata proses pelemahan KPK semakin jelas dan kentara. Usulan DPR terkait dengan revisi UU KPK menambah kuat proses pelemahan itu. Saya melihat ada beberapa hal yang sangat mendasar dan perlu direspons. Pertama, masalah kewenangan penyadapan. Begitu pula kewenangan penuntutan yang semakin direcoki dengan pengawasan yang begitu berlebihan. KPK sejatinya sudah menampilkan kerja-kerja yang sesuai dengan hukum. Namun, jika memang tidak sesuai dengan hukum, kerja KPK seharusnya dievaluasi. Kedua, apa yang dikerjakan KPK hari ini menunjukkan bahwa kerja progresif mereka sudah terlihat. Sebab, KPK cukup mandiri. Jadi, pengawasan KPK itu cukup dilakukan oleh DPR. Tidak perlu lagi pengawas yang dihadirkan untuk mengontrol kerja KPK. Pengawas, menurut putu-

san Mahkamah Konstitusi (MK), adalah DPR. Jadi, saya rasa revisi UU KPK itu berindikasi melemahkan KPK. Pelemahan tersebut sudah terlihat dari upaya mendesakkan adanya dewan pengawas di KPK. Berdasar kajian Fakultas Hukum Unair, KPK adalah lembaga yang secara institusi bertugas sebagai watchdog. Jika anggota DPR menyatakan bahwa di Polri ada komisi kepolisian dan

di kejaksaan ada komisi kejaksaan, kenapa di KPK tidak? Anggapan itu, saya kira, sangat keliru. Tidak mungkin watchdog intitution diawasi watchdog. Itu saya rasa berlebihan dan tidak masuk akal. Dari sudut pandang ketatanegaraan pun keliru. Pengawasan tersebut cukup dilakukan DPR saja. Sebab, DPR bisa memanggil kejaksaan dan mengawasi KPK. Jika DPR men-

emukan kewenangan penyadapan yang dilakukan KPK keliru, misalnya, mereka bisa menyatakan adanya permasalahan terkait dengan kewenangan tersebut. Menurut saya, penyadapan itu tidak bisa dijadikan alasan untuk merevisi UU KPK. Sebab, hal tersebut jelas akan melemahkan posisi KPK yang selama ini punya kemandirian dalam penyadapan. Fakultas Hukum Unair juga bekerja sama dengan KPK . Dari situlah kami mengetahui standar untuk melakukan penyadapan tidak semudah yang dibayangkan orang. Jadi, penyadapan harus melalui proses-proses yang dinamakan evaluasi di internal mereka. Revisi UU KPK yang di dalamnya mendesakkan adanya dewan pengawas akan menghambat kinerja KPK. Sebab, setiap kerja KPK harus dikoordinasikan atau atas sepengetahuan dewan pengawas. Hal itu juga membuat KPK susah melakukan operasi tangkap

tangan (OTT). Mengenai kewenangan penuntutan yang harus berkoordinasi dengan jaksa agung, hal itu juga akan menjadi masalah. Padahal, selama ini secara kelembagaan, KPK sudah mengerjakan penegakan hukum secara optimum. Tidak dimungkiri, memang ada beberapa catatan KPK yang saya kira masih sangat wajar dalam sebuah kelembagaan. Namun, langkah atau upaya memperkuat lembaga KPK masih sangat dibutuhkan. Inisiatif DPR merevisi UU KPK tentu membuat seluruh kalangan ikut bergerak. Menyuarakan pendapat mereka. Tidak terkecuali akademisi. Banyak aksi yang merupakan inisatif kampus-kampus di Indonesia. Dari total 32 kampus, sudah ada 1.700 akademisi yang ikut berkumpul menyuarakan dukungan untuk KPK. Termasuk Universitas Airlangga. *) Direktur Human Right Law Studies Universitas Airlangga

CERPEN, BADRUL MUNIR CHAIR Upacara Tabur Bunga (1/BERSAMBUNG)

Sekitar enam puluh mil dari pelabuhan, empat tahun setelah kejadian itu, setiap kapal yang melintas akan memperlambat lajunya. Para penumpang yang semula terbuai dengan semilir angin laut akan tersadar dan bertanyatanya, apakah kapal mengalami kerusakan atau tengah terjebak di perairan laut dangkal? Sebagian penumpang di dalam kabin akan keluar mencari angin, duduk atau berdiri di dekat pagar lambung kapal, sebab udara dalam ruangan terasa sangat panas ketika kapal melaju pelan. TIDAK sampai satu mil kemudian, kapal akan kembali mempercepat lajunya, dan penumpang yang semula keluar kabin untuk mencari angin akan kembali ke tempat duduk mereka semula. Hanya nakhoda dan segelintir awak kapal yang mungkin masih mengingat kejadian itu. Dan begitu pula dengan kami. Berkumpul di kabin khusus dengan balkon

menghadap lautan, kami berdelapan-dengan pakaian serba hitamduduk di dekat jendela kabin, menunggu aba-aba kapan boleh berjalan ke balkon secara bergantian. Dua orang awak kapal, dengan handy-talky dalam genggaman, menemani kami, terus berkomunikasi dengan seseorang di ruang kemudi, menunggu kabar kapan laju perahu akan dipelankan. Althien, lelaki dengan cambang yang mulai memutih-yang tertua di antara kami berdelapanditunjuk menjadi pemimpin ritual. Ia terus menenangkan kami, berulang kali mengatakan bahwa apa yang telah terjadi adalah takdir, dan tidak ada seorang pun mampu melawan takdir. Setelah menyampaikan sambutan singkat, Althien melirik ke arah dua awak kapal yang mendampingi kami, seakan hendak meminta kepastian. Dua orang awak kapal itu terus memperhatikan handy-talky, menunggu

arahan dari ruang kemudi. Suasana kabin sejenak hening. Tak ada percakapan lagi selama menunggu. Satu per satu dari kami berdelapan telah mendapat giliran untuk bercerita. Atas usulan Althien, kami menumpahkan perasaan yang semula lebih banyak kami pendam. Berbagi cerita dengan sesama keluarga korban, menurutnya, akan membantu meringankan beban. Atas nama solidaritas sebagai sesama keluarga korban, satu per satu dari kami kemudian mulai bercerita tidak lama setelah kapal berangkat dari pelabuhan. “Seperti ada separuh bagian yang hilang dari diri saya. Sejak kejadian itu, hidup saya tidak lagi sama,” Linda, gadis dengan kacamata berperawakan pendek berumur sekitar dua puluh lima tahun, mendapat giliran pertama untuk bercerita. Tunangannya, Andreas, adalah salah satu dari dua belas korban yang belum ditemukan.

Ia melewatkan dua perjalanan di tahun-tahun s e be lu m n ya , be r u s a h a melupakan Andreas. Namun nyatanya, bayangan tentang tunangannya itu tidak bisa hilang. Di perjalanan ketiga ini, empat tahun setelah peristiwa itu, ia berusaha berdamai dengan takdir. “Saya memutuskan ikut dalam perjalanan ini, semata hanya ingin berpamitan dengan Andreas. Setelah ini, saya akan memulai hidup baru.” Linda bukan satusatunya di antara kami berdelapan yang kehilangan seseorang yang dibayangkan akan menjadi teman hidup di masa depan. Zul, tiga puluh tahun, bahkan sudah menentukan tanggal pernikahannya dengan Fitri. “Enam bulan setelah kepergiannya, saya memutuskan untuk menikah dengan gadis pilihan orang tua. Orang tua saya mungkin tidak tega melihat saya sering tiba-tiba berteriak di waktu

tidur. Mimpi buruk tentang Fitri terus menghantui saya. Bahkan setelah beberapa tahun menikah dan punya anak, mimpi buruk itu tidak pernah benar-benar hilang. Istri saya memaksa saya untuk ikut perjalanan ini, agar mimpi buruk itu tidak datang lagi.” Mimpi buruk yang datang setelah peristiwa itu tak hanya dirasakan oleh Zul. Aku dan istriku juga kerap dihantui mimpi buruk di bulan-bulan pertama setelah meninggalnya anak laki-laki kami, anak satu-satunya yang kami miliki. Aku dan istriku kerap mengalami mimpi yang hampir sama. Kami bermimpi anak laki-laki kami berteriak meminta tolong di tempat yang dipenuhi dengan air. Dalam mimpi kami, ia terus berteriak-teriak sebelum akhirnya kehabisan suara dan tubuhnya lenyap tibatiba. Teriakan itu bahkan masih terngiang-ngiang di telinga kami sampai hari ini. (*)

Hubungi Bagian Iklan JAMIL : 0838 0765 0426 KEHILANGAN S AT U B U A H B P K B M O B I L MERK NISSAN X-TRAIL NO.POL : T 1186 TQ DENGAN NO.KA : MHBF3CF1CEJ000022 NOSIN :QR25005580L WARNA HITAM TAHUN 2014 STNK ATAS NAMA ENTANG FITRIANA DENGAN NOMOR BPKB : M-03363817 HILANG SERTIFIKAT SHM NO 02814/WANASARI LUAS 72 M² A/N NUGROHO HARI WINOTO D/A PERUM CITRA VILLA WANASARI BLK JB 1 NO 9 RT 03/17 WANASARI - CIBITUNG - BEKASI

PEMBERITAHUAN KEPADA BAPAK USMAN BAHRI NO PELANGGAN 10-113-17-11140 DIHARAPKAN KEHADIRANNYA UNTUK PENYELESAIAN MASALAH BPKB DI OTO MULTIARTHA CAB KARAWANG GRAND TARUMA RUKO DHARMAWANGSA 2 BLOK A NO 19 KARAWANG JL TARUMANEGARA ARTERI TOL KARAWANG BARAT TLP 0267-8631060

KEHILANGAN TELAH HILANG BUKU KIR B 9964 MQ JKT 678017 HUB 081382232360

KEHILANGAN KEHILANGAN SURAT T A N D A N O M O R KENDARAAN BERMOTOR (STNK) DENGAN NOMOR REGISTRASI B 2074 KKL ATAS N A M A Y U L I A N A , A L A M AT J L KEMANDORAN TUGU PEKAYON GG H TABRIH NO.9 RT 003/022, D E S A P E K AY O N J AYA , KECAMATAN BEKASI SELATAN, MOBIL DAIHATSU AYLA, JENIS MOBIL PENUMPANG / MINIBUS.

KEHILANGAN

HILANG BPKB MOBIL PANTHER ROYAL TBR TAHUN 2001. NO POLISI: B 2134 HU. NO RANGKA: MHCTBR54FIK226242 A.N KPP P R ATA M A C I B I T U N G H U B 082167600634 (AGE) HILANG BPKB MOTOR YAMAHA RX KING 135 TAHUN 2004. NO POLISI: B 6231 FCL. NO RANGKA: MH33KA0144K731499 A.N KPP P R ATA M A C I B I T U N G H U B 082167600634 (AGE) HILANG BPKB MOBIL JEEP HARDTOP TH 1982 B 2612 YP WRNA COKLAT A/N CHAERUDIN NOKA FJ40348129 NOSIN 2F570740

DIJUAL RUMAH

Luas Tanah 122 m2 Luas Bangunan 70 m2 Harga 1,5 M (Nego) Lokasi : Galuh Mas Metropolis Blok IV No.A1 HUBUNGI : MARYANI 0821 1486 3288

LOWONGAN KERJA

Dicari :

1. Technical Sales Spv 2. Sales

[1 Dan 2] Max. 45 Tahun 1. Pend. Min. DIII T. Mesin, T. Industri dan Metalurgi 2. Pend. Min. SMA/SMK/STM [1 Dan 2] Punya Motor Pribadi dan SIM C CV Lengkap di email hrd.img@gmail.com


Semangat Baru Urang Subang

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

Menhut Beri Izin Bangunan? IMBAUAN BUPATI Berdasarkan Surat Edaran bernomor KS.01/380/Kesra per tanggal 27 februari 2019: Mengistruksikan setiap instansi pemerintahan menggelar penggalangan dana “Peduli Thalsemia” menindaklanjuti data yang dirilis Yayasan Thalasemia Indonesia (YTI/ POPTI) saat ini ada sebanyak 129 penyintas thalasemia yang tersebar di 30 kecamatan se-Subang. Adapun penyerahan bantuan dana dapat diserahkan ke Bagian Kesra Setda Subang atau via transfer ke rekening a/n Peduli bencana Kab.Subang: 0092084965100. Demikan, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih. Bupati Subang Ruhimat

PEMKAB

Lahan Hutan Diduga Dikomersilkan SUBANG - Menanggapi pengrusakan serta alih fungsi hutan dan juga pepohonan yang berusia ratusan tahun menjadi bangunan komersil di wilayah konservasi Gunung Tangkuban parahu membuat Sekertaris Tim Satuan Kerja Revitalisasi Ekosistem Kawasan Tangkabun Parahun Deni PN angkat suara. Menurutnya, dengan adanya izin bangunan komersil di kawasan KSDA, hal itu, sangat kontradiktif dengan undang,- undang Lex Spesialis, dimana wilayah konservasi hutan lindung, dan perlindungan sistem penyangga kehidupan masyarakat setempat. Namun, sebaliknya yang terjadi di Gunung Tangkuban Parahu, gedunggedung komersil berdiri tegak tanpa mengindahkan undang- undang Lex Spesialis, dan Perda Pemprov Jabar, nomer 2 tahun 2016, tentang kawasan konservasi alam di Bandung Utara, hal itu tidak sesuai dengan fungsi Gunung Tangkuban

KOMERSIL: Bangunan-bangunan komersial yang berdiri di atas lahan hutan di Gunung Tangkuban Parahu.

Parahu tersebut. Ada pun fungsi Gunung Tangkuban Parahu memiliki arti yang sangat penting di ditijau dari aspek ekologi, hidrologi, pendidikan, pe-

nelitian dan parawisata. Yang menjadi pertanya siapa, yang memberikan izin bangunan komersil di Gunung Tangkuban Parahu, dan apakah juga telah di-

Kementerian Kehutan dan Lingkungan Hidup sedang melanggar undangundang yang dibuat oleh mereka sendiri,” ujar Deni ( fer/tom)

Temu Bisnis UMKM Juara Digerlar di Lembah Gunung Kujang

CAGAR BUDAYA: Penandatangtan MoU pelestarian cagar budaya di lingkungan Lanud Suryadarma Kalijati.

Sekda Buka Rakor Kependudukan SUBANG- Bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Aminudin., M.Si menghadiri dan dan membuka secara resmi Rapat Koordinasi Pemanfaatan Data dan Dokumen Kependudukan, Rabu (11/09/2019). Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten S u b a n g A h m a d Fa u z i m e n y a m p a i k a n , tujuan dilaksanakan rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi tentang pemanfaatan data dan dokumen kependudukan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Peserta terdiri dari 165 kepala desa yang terpilih pada tahun 2018 serta para kepala UPT disdukcapil yang ada di 6 wilayah. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama 1 (satu) hari tanggal 11 September 2019 bertempat di aula kementer ian agama Kabupaten Subang. Dalam sambutannya Sekda menyampaikan ada tiga hal yang menyangkut data kependudukan. Yaitu sistem administrasi kependudukan yang merupakan rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan data dan dokumen kependudukan. Hal itu melalui pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, pengelolaan informasi kependudukan serta pendayagunaan hasil untuk pelayanan publik dan pembangunan lainnya, pengamanan data pribadi penduduk serta pemanfaatan teknologi informasi. Program ini sangat bersinergi dengan visi Kabupaten Subang yaitu mewujudkan Kabupaten Subang yang bersih, maju, sejahtera dan berkarakter. Diharapkan tahun 2020 seluruh pelayanan publik rencananya disatupintukan. (fer)

lakukan uji study analisa dampak lingkungan? “ Apabila izin tersebut, dikeluarkan oleh Menteri Kehutanan dan lingkungan hidup maka sesungguhnya

HIKMAH: Usai memberikan tausiyah penceramah KH. Toto Ubaidillah fo bersama dengan jajaran Lanud.

Makna Peringatan Hijrah Bagi Lanud Suryadarma K A L I JAT I - Pe n gaj i a n dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H/2019 M, mendapat sambutan dari umat muslim warga Lanud Suryadarma, Kalijati Subang, Kemarin, (11/9). Menurut Danlanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc yang dibacakan Danwing 8 Lanud Suryadarma Kolonel Pnb Taufik Arasj, peringatan Tahun Baru Islam untuk mengenang peristiwa besar, yaitu Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Mekah ke Madinah. “Peringatan tahun baru Islam 1 Muharam 1441 Hijriyah ini, tentunya tidak hanya sekedar mengikuti tradisi atau kebiasaan semata, akan tetapi dapat kita jadikan sebagai wahana untuk introspeksi d a n m aw a s d i r i u n t u k

menyongsong kehidupan yang lebih baik dari waktu sebelumnya. Dengan memahami peristiwa hijriyah tersebut, maka sangatlah tepat jika peringatan kali ini bertemakan, jadikan Hikmah Tahun Baru Islam 1441 H/ 2019 H Sebagai Momentum Peningkatan Iman, Taqwa dan Profesionalisme Prajurit Guna Mendukung Tugas Pokok TNI. Tema ini mengandung makna penting terutama bila dihadapkan dengan tuntutan tugas Prajurit dewasa ini yang semakin hari semakin tidak ringan sehingga harus diawaki oleh personel-personel yang berkualitas dibidang tugasnya masing-masing dan memiliki keimanan ketaqwaan serta disiplin yang tinggi”, ujar Kolonel

Pnb Taufik. Ratusan umat muslim memenuhi Masjid Arrahman Lanud Suryadarma, untuk mendengarkan siraman rohani dari K.H. Toto Ubaidillah. Dalam tausiahnya K.H. Toto Ubaidillah menjelaskan bahwa peristiwa hijrah yang dilakukan oleh Nabi Adam Alaihissalam beserta anak cucunya ribuan tahun yang lalu, namun spirit dan semangat tersebut harus terus dilestarikan hingga kapanpun. “Orang yang mampu berhijrah ialah mereka yang memiliki modal iman dan taqwa, hijrahnya di jalan Allah Subhanahu Wata’ala dengan cara mengeluarkan hartanya bahkan jiwanya. Hal itu sematamata mencari ridho Allah Subhanahu Wata’ala”, tutupnya. (fer/tom)

SUBANG- Bupati Subang H. Ruhimat dan Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi hadir dalam kegiatan Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara di Lembah Gunung Kujang Kecamatan Cijambe. Rabu (11/9/2019). Bupati dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini sebagai rangkaian program UMKM Naik Kelas atau UMKM Juara Pemerintah Provinsi Daerah Jawa Barat dalam rangka meningkatkan daya saing UMKM di Jawa Barat. Selain, gelar produk para pelaku UMKM mendapatkan pendampingan serta pelatihan dalam mengembangkan usahanya. Gelar Produk dan Temu Bisnis UMKM Juara merupakan implementasi salah satu program Unggulan Gubernur Jabar yakni UMKM Juara. Melalui kegiatan ini berharap akan meningkatkan promosi dan daya saing produk UMKM khususnya UMKM Kabupaten Subang Kegiatan ini menampilkan

ratusan produk UMKM di Kabupaten Subang ini diharapkan pula akan mendorong masyarakat untuk mencintai produk UMKM. Dalam kegiatan ini dilaksanakan juga penyerahan sebanyak 400 sertifikat UKM Se Kabupaten Subang lintas sektor , penghargaan Kejuaraan UMKM Se Kabupaten Subang, dan peninjauan langsung ke stand UMKM Kabupaten Subang Kegiatan ini di hadiri juga oleh Ketua TP. PKK Kabupaten Subang, Wakil TP. PKK Kabupaten Subang, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Subang, Deputi bidang pembiayaan kementrian koperasi & UMKM Insinyur Yuana Sutyowati, MM, Kepala dinas Koperasi dan UMKM P rov i n si Jawa Ba rat / yang mewakili, Jajaran Forkopimda Kabupaten Subang/yang mewakili, para perangkat daerah Se Kabupaten Subang, seluruh peserta gelar produk dan temu bisnis UMKM Juara. (fer)

Lebih Dekat dengan Nazib Jordie Faturrahman, Anggota DPRD Subang

Masih Kuliah di Semester Tujuh Unsub SUBANG- Meskipun masih terbilang muda, tak membuat mahasiswa Semester 7 Universitas Subang (Unsub), Nazib Jordie Faturrahman berhenti untuk terjun kedunia politik. Mahasiswa Fakultas Administrasi tersebut telah resmi menjadi anggota legislatif dari PDIP, karena saat pileg lalu ia berhasil mengantongi suara 6.335 suara dari Daerah Pemilihan Subang 7 yang meliputi Tambakdahan, Binong, Cikaum dan Purwadadi. Saat diambil sumpah ber-

sama 50 anggota DPRD Subang lainnya, Nazib tampak gagah mengenakan Jas Wakil Rakyat Terhormat untuk periode 5 tahun ke depan. Dengan Jas berpin DPRD itu, pria berusia 22 tahun itu akan menanggalkan jas almaternya untuk beberapa waktu. “Sekarang masih Semester 7, tugas-tugas kuliah sudah selesai, Sekarang tinggal menulis skripsi,” kata Nazib. Usia yang masih muda, 22 tahun, Nazib menjadi dinobatkan sebagai Anggota

DPRD Subang termuda. Meskipun termuda, tapi tidak membuat Nazib harus khawatir berada di tengah-tengah politisi senior, yang mayoritas merupakan calon patahana. “Tentu saja, sebagai orang baru saya akan beradaptasi. Tapi jadi gini, kiprah DPRD itu kan bukan soal usia atau senioritas, tapi bagaimana kita beradaptasi dan menggerakan pemikiran. Saya kira itu pesannya, bukan soal tua dan muda,” kata Nazib. Setelah menyandang se-

Nazib Jordie Faturrahman

bagai Wakil Rakyat, Nazib, putra dari Mantan Ketua DPRD sekaligus Bupati Subang Ating Rusnatim, akan memposisikan sebagai refrsentaif sebagai wakil dari kaum muda di konsitituennya. Dengan kapasitasnya itu, Nazib akan menggerakan potensi kaum muda sebagai bagian dari penguatan potensi dan SDM yang dimiliki kaum muda dalam rangka menyongsong di era globalisasi. “Tentu saja, kita berharap kawan-kawan bisa memacu

semangatnya untuk menggali dan menguatkan potensinya sebagai anak muda. Ini yang menjadi salah satu fokus saya nanti,” jelasnya. “Sementara masalah kesempatan kerja, kita harus akui di Subang itu kaum laki-laki cenderung lebih sedikit ketimbang perempuan. Fakta ini, yang hafus kita gerakkan adalah skill, dengan skill ini bagaimana kita bisa membuka lapangan kerja, bukan hanya mencari lapangan kerja,” tandasnya. (tom)


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

PENDIDIKAN

4

Sekolah Kelabakan Gunakan Sistem TNT

Penggunaan Dana BOS

Siswa SMAN 1 Ciampel Borong Prestasi KARAWANG – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Ciampel memborong prestasi dalam kejuaraan Bupati Cup. Hal tersebut diungkapkan, Kepala SMAN 1 Ciampel, Trisetyowati Dyah. Dyah menjelaskan, bahwa setiap ekskul pasti memiliki pembinanya masing-masing dan pembina diambil biasanya dari guru disekolah. Untuk saat ini, para siswa baru mencapai tingkat Kabupaten. Namun prestasi yang diraih bukan disatu bidang saja melainkan setiap bidang. Di Bupati Cup siswa yang mendapatkan prestasi, juara 1 bulutangkis remaja putri, juara 1 ergometer putri, juara 2 perahu karet putra, juara 2 perahu karet mix, juara 2 kayak putri dan juara 3 kayak putra. “Saya berharap siswa yang saat ini sedang dipersiapkan untuk mengikuti perlomban agar bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah Kabupaten Karawang. Agar nanti saat mengikuti lomba bisa maksimal dan kembali bisa meraih prestasi yang membanggakan,” jelasnya kepada KBE, kemarin. “Selain itu, saya juga berharap pasilitas di sekolah baik dibidang olaharaga dan lainya bisa diperhatikan pula. Karena dari sekolah ini banyak terlahir siswa-siswi yang berprestasi,” ungkapnya. Tak hanya itu untuk persiapan yang dilakukan oleh setiap siswa adalah dengan cara berlatih disekolah ataupun dirumah. Dimana pelatihan yang dilakukan dibimbing oleh setiap pelatih atau guru pembimbing. “Saya pribadi senang, bangga, tidak percaya dan terharu bisa meraih prestasi yang luar biasa karena persiapan yang kami lakukan itu semuanya dadakan,” ungkapnya. Masih ditempat yang sama, Nopi salah seorang guru, mengatakan sekokah akan terus membantu para siswa dalam memenuhi semua kebutuhanya. Yaitu dengan membuka komunikasi ke pihak sekolah ataupun pihak lainya. “Saya juga berharap semua ekskul yang ada di bisa kembali meriah prestasi yang membanggakan, baik di tingkat kecamatan ataupun nasional,” pungkasnya. (oib)

Metode Adaptif, Kemnaker Ingatkan Perguruan Tinggi MENGHADAPI tantangan di luar dan menjadi pemenang di era kompetisi revolusi industri 4.0. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan perguruan tinggi, agar membuat kurikulum dengan metode bermuatan adaptif yang menyiapkan mahasiswa responsif dan survive. “Generasi muda khususnya mahasiwa/i harus memiliki jiwa petarung, sikap optimistis, berpikir positif dan bekerja keras dalam menghadapi persaingan di masa mendatang,” ungkap Staf Ahli Bidang Ekonomi dan SDM Kemnaker, Aris Wahyudi. Lanjut Aris, saat ini di era revolusi industri semuanya sudah digitalisasi dan digital disruption. Keadaan yang awalnya agak mengacaukan dan mengagetkan semua masyarakat, karena mengakibatkan adanya jabatan/pekerjaan hilang. “Tapi jangan terlalu khawatir nanti akan ada jenisjenis pekerjaan baru, yang penting terus meningkatkan segala kemampuannya agar tidak tergilas perkembangan teknologi dan informasi,” jelasnya. Menurut Aris, menambahkan data BPS Februari 2019, angkatan kerja Indonesia saat ini berjumlah 136 juta orang dengan jumlah penganggur 6,82 juta orang (5,01 persen). Untuk mempercepat penurunan angka pengangguran di daerah-daerah. Kemnaker memperbanyak bursa kerja (jobfair) dengan melibatkan partisipasi Pemda, swasta, lembaga pendidikan dan stakeholder lainnya. “Bahkan dalam kesempatan ini juga diadakan jobfair di bursa kerja khusua hasil kerja sama Kemnaker, Disnakertrans DIY dan bursa kerja khusus IAIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. Semoga kegiatan ini bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para pencari kerja maupun pemberi kerja di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya,” ungkapnya. Karo Humas Kemnaker Soes Hindharno mengatakan, “Kemnaker Menyapa” digelar untuk meningkatkan sosialisasi dan pelayanan informasi kegiatan. Program kerja, kebijakan pemerintah di bidang ketenagakerjaan kepada civitas akademika. Dengan tujuan untuk mewujudkan kesadaran mahasiswa akan arti pentingnya pemahaman bidang ketenagakerjaan. “Diharapkan kegiatan Kemnaker Menyapa ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman civitas akademika dan kebijakan pemerintah khususnya di bidang ketenagakerjaan, “ kata Soes Hindharno. Rektor IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Yudian Wahyudi berharap civitas akademika IAIN Sunan Kalijaga memanfaatkan program sosialisasi dan informasi Kemnaker secara sungguh-sungguh untuk mempersiapkan masa depan yang gemilang. “Mudah-mudahan setelah ini banyak yg dapat informasi ketenagakerjaan yang bisa dimanfaaatkan secara optimal dan banyak yg dapat pekerjaaan di masa datang. Ini berkah namanya silaturrahmi,” ujar Rektor. Kegiatan sosialisasi ketenagakerjaan dengan lembaga non pemerintah ini dihadiri Staf Ahli Hubungan Kerja Sama Internasional, Suhartono; Pengantar Kerja Utama, Heri Sudarmanto; Direktur Persyaratan Kerja, Siti Junaedah; Direktur Bina Standarisasi Kompetensi dan Pelatihan Kerja, Sukiyo; dan 400 peserta yang berasal dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (Dema) dan civitas akademika UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta. (bbs/rie)

KARAWANG – Sekolah khususnya tingkat SMK/ SMA yang ditangani provinsi nampaknya harus lebih tertib lagi dalam menggunakan anggaran dana Biaya Operasional Sekolah (BOS). Pasalnya, tahun ini pelaksanaan penggunan anggaran harus menggunakan sistem Tarif Non Tunai (TNT). Seperti yang dialami oleh Bendahara SMAN 2

Klari, Rita Karuniasih Spd mengatakan, untuk berbagai pembayaran dalam menggunakan dana BOS kali ini tidak sembarang. S ebab besar kecil angg a ra n y a n g d i g u n a k a n mesti harus disertai dengan TNT. “Iya sekarang mah jadi tertib tidak bisa sembarangan menggunakan dana BOS, karena dalam LPJ harus non tunai semua,” jelasnya kepada KBE, kemarin. Dengan adanya aturan yang baru diterapkan beberapa minggu ini. Pihak

sekolah justru malah kelabakan dalam menggunakan anggaran tersebut. Selain harus tarif non tunai masih banyak pihak bank yang belum mengerti dengan aturan tersebut. “Kerjasama sama Bank BJB tapi tidak semua cabang mengerti jadi harus ke kota,” ungkapnya. Belum lagi, kata dia, jika dalam melaksanakan kegiatan seperti kebutuhan konsumsi. Tidak banyak para toko makanan yang menjual makanan dagangannya dengan tarif non tunai. “Jadi nambah ribet soalnya

tidak semua pembayaran harus di transfer. Jadi tidak hanya kwitansi aja dalam lpj juga harus ada bukti pembayaran secara transfer,” tuturnya. Imbasnya dengan adanya aturan penggunan dana BOS yang harus non tunai, masih banyak sisa anggaran yang belum bisa terbelanjakan di sekolah. Karena tidak seperti biasanya anggaran yang digunakan harus non tunai. “Sampai sekarang dana BOS masih banyak yang belum digunakan, jadi serba bingung,” akunya. (oib)

Indonesia Mendapat Penghargaan Literasi Dunia THE United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) memberi penghargaan literasi tingkat dunia kepada Indonesia. Dalam BASAbali Wiki, sebuah organisasi di Bali yang berupaya melestarikan bahasa Bali melalui pembuatan aplikasi digital kamus bahasa Bali. Selain Indonesia terdapat dua negara lain yang mendapatkan penghargaan serupa, yakni Colombia dan Italia. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Asisten Direktur Jenderal UNESCO untuk bidang Pendidikan, Stefania Giannini kepada Direktur BASAbali Gde Nala Antara di kantor pusat UNESCO, Paris, Senin (9/9). Berdasarkan data UNESCO Institute for Statistik, pada 2019 terdapat sekira 750 juta orang dewasa di dunia yang memiliki keterbatasan kemampuan literasi dasar. “Saat ini ada sekitar 7.000 bahasa yang digunakan di lebih dari 200 negara, namun terdapat 2.680 bahasa yang nyaris punah,” ucap Stefania. Lanjut Gde Nala Antara, program BASAbali menggabungkan upaya pelestarian bahasa daerah melalui digitalisasi bahasa. Pria yang juga Wakil Dekan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Udayana ini mengatakan program yang ia kembangkan merupakan integrasi pengembangan bahasa Bali melalui kamus wiki, ensiklopedia, dan perpusatakaan virtual.

Dirjen PAUD dan Dikmas Kemendikbud Harris Iskandar, yang juga Komite Pengarah Aliansi Literasi Dunia (Global Alliance for Literacy) UNESCO menegaskan, kunci keberhasilan BASABali adalah melestarikan bahasa melalui penggunaan teknolo-

gi serta pemberdayaan masyarakat. Ini merupakan hasil berkolaborasi para akademisi, pemerintah daerah, seniman, dan berbagai komunitas untuk turut bersama mengembangkan aplikasi BASAbali. Bahasa daerah memi-

liki repertoar atau perbendaharaan kata yang amat beragam. Ini dapat memperkaya bahasa Indonesia. Pemerintah telah berupaya memfasilitasi pengadopsian kosakata baru bahasa Indonesia dari bahasa daerah. “Lestarikan bahasa dae-

rah, kembangkan bahasa Indonesia dan kuasai bahasa asing. Kemampuan menguasai bahasa menjadi pintu masuk untuk mempelajari berbagai keterampilan agar kita memiliki SDM yang unggul menuju Indonesia maju,” pungkasnya. (bbs/rie)

4 Balon Ramaikan Pemilihan Dekan Fisip Unsika KARAWANG – Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) melaksanakan pemilihan Dekan FISIP untuk periode 2019-2023. Terdapat empat orang yang mendaftarkan diri dan lolos verifikasi persyaratan sebagai Calon Dekan FISIP Unsika, empat orang tersebut diantaranya; Dr. H. Akil, M.Pd. dari Fakultas Agama Islam Unsika, Dr. Kusrin, M.Pd. dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unsika, Dr. Ir. Sulistyo Sidik Purnomo, M.Si. dari Fakultas Pertanian Unsika, dan Prof. Dr. Cecep Darmawan S.Pd., S.IP., M.Si., M.H. Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Pemilihan calon Dekan FISIP Unsika juga dihadiri oleh Wakil Rektor II Unsika, Dekan FISIP Unsika, Senat FISIP Unsika, jajaran dosen, perwakilan mahasiswa FISIP Unsika, dan juga bakal calon Dekan FISIP Unsika. Para bakal calon dekan sebelum dipilih oleh Senat FISIP Unsika dan koordinator program studi, harus terlebih dahulu memaparkan visi dan misi beserta tujuan saat nanti menjadi Dekan FISIP Unsika. Salah satu dari empat bakal calon terdapat satu calon yang menjadi perhatian mahasiswa dan kalangan civitas, yaitu Prof. Cecep

Darmawan, lantaran Prof. Cecep Darmawan merupakan satu-satunya bakal calon dekan yang berasal dari luar Unsika dan juga hanya dia seorang bakal calon dekan yang bergelar profesor, Prof. Cecep sebelumnya juga merupakan Guru Besar Ilmu Politik UPI. “Alhamdulillah prosesi pemaparan visi misi dan pemilihan dekan berjalan dengan lancar. Prosesnya

pun berlangsung secara demokratis dan terbuka di hadapan dosen, civitas, dan perwakilan dari setiap Ormawa FISIP Unsika,” kata Ketua Senat FISIP Unsika sekaligus menjadi Ketua Panitia Pelaksana Pemilihan Calon Dekan FISIP Unsika, Rahmah Hidayah kepada KBE, kemarin. Rahmah menerangkan, bahwa pemilihan calon dekan yaitu memilih tiga yang

terbaik untuk diajukan kepada Rektor Unsika. Dari beberapa pendaftar itu minimal itu senat mengajukan 3 calon dekan ke rektor, proses penjaringan sudah dilakukan dari bebebrapa bulan yang lalu. “Kami semua mengevaluasi, tetapi bukan tahap menentukan kami mencoba menampung keinginan dari berbagai civitas FISIP bagaimana,” katanya.

Ketua BEM Fisip Unsika, Muhammad Reza Arief sebagai perwakilan mahasiswa FISIP, pihaknya sudah cukup lama menantikan pemilihan dekan ini. Mungkin harapan dan teman-teman untuk dekan yang terpilih adalah adanya keterlibatan pihak civitas dengan mahasiswa. Untuk menyusun kebijakankebijakan yang memang nantinya di kembalikan untuk mahasiswa. (mgg)


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

METRO KARAWANG

5

Sri Rahayu : Selesaikan Pencemaran Sungai Cilamaya K A R A W A N G – Pencemaran Sungai Cilamaya, yang masih berlangsung saat ini, menyedot perhatian khalayak. Termasuk Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, fraksi Partai Golkar, Sri Rahayu Agustina Suroto, yang dengan tegas mengkritik kinerja DLHK Karawang. “DLHK Karawang harus sering duduk bersama dengan DLHK Purwakarta dan Subang. Kemudian

difasilitasi DLHK Provinsi Jawa Barat. Cari soulsinya, u ntu k m e nga k h i r i masalah pencemaran ini,” ujar Sri Rahayu, kemarin, (11/9). Pasalnya, kata Sri, apa bila tidak ada ketegasan dari masing-masing pihak. Aliran Sungai Cilamaya akan terus tercemar limbah. Dari perusahaan t a k b e r t a ng gu ng jawab dari Purwakarta dan Subang. Sri mengatakan, kondisi Sungai Cilamaya saat ini

sudang sangat memperihatinkan. Selain warna airnya hitam pekat. Aroma bau busuk juga tercium tajam di sepanjang bantaran sungai. “DLHK Karawang sebagai leading sektor di daerah, perlu menidaklanjuti masalah ini ke kementrian dan provinsi. Usaha terus, sampai ada solusi,” tegasnya. “Apa lagi sebentar lagi, Karawang merayakan HUT ke 386. Besar harapan, jika permasalahan Sungai Cilamaya dan

Bendungan Barugbug segera diselesaikan DLHK Karawang,” harapnya. Sebelumnya, terkait pencemaran Sungai Cilamaya, beragam respon disuarakan warga yang terdampak, dari Jatisari hingga Cilamaya. Karang Taruna Kecamatan Cilamaya Wetan, Ali Puja Kusuma menegaskan, agar Pemerintah Provinsi Jawa Barat, segera mengambil tindakan tegas. Kepada perusahaan nakal yang

membuang limbah ke aliran Sungai Cilamaya. Sementara, Pembina komunitas Sedulur Cilamaya, Muslim Hafidz mengatakan, kasus pencemaran lingkungan berkepanjangan ini, sudah masuk dalam kategori extra ordinary crime. “Su n g a i C i la m a ya i n i sudah jadi issu nasional. Ingat, masalah lingkungan ini, juga masuk kategori kejahatan tingkat tinggi,” pungkasnya. (wyd)

BANTUAN KT Rengasdengklok Selatan Santuni Ratusan Anak Yatim KARAWANG – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok berbagi kebahagiaan. Dengan melakukan santunan ratusan anak yatim dan kaum dhuafa, di Monumen Tugu Proklamasi. Ketua Karangtaruna Desa Rengasdengklok Selatan, Topan Sopian mengatakan, memasuki hari 10 Muharram 1441 H, pihaknya menggandeng PBHI untuk mengajak para dermawan termasuk masyarakat sekitar ikut serta memberikan bantuan santunan pada ratusan anak-anak yatim piatu. “Pada tanggal 10 Muharam ini merupakan hari raya anak yatim, mudah mudahan kita selaku orang sudah mampu, berkewajiban untuk sedikit berbagi terhadap anak anak yatim dan piatu,” ucapnya kepada KBE, Rabu (11/09). Dikatakannya, sebelum proses pembagian, ratusan anak anak yatim piatu bersama warga sekitar berjalan kaki bersama menuju ke lokasi pelataran monumen tugu proklamasi Rengasdengklok. “Kami telah menyerahkan uang santunan dengan total dana sebesar Rp 20 juta yang berasal dari sumbangan para dermawan dan juga dari kas organisasi karang taruna,” ungkapnya. Masih kata Topan, karena hidup bukan hanya kebahahiaan diri sendiri, tetapi kita hidup untuk berbagi kebahagiaan pada sesama, terutama para yatim piatu. “Alhamdulillah, acara berjalan dengan sangat lancar, berkat bantuan semua pihak, terutama istri dan keluarga. Kebahagian anak yatim piatu merupakan kebahagian kami semua beserta dengan keluarga,” pungkasnya. (gie)

DLHK dan Warga Bersihkan Salurah Irigasi KARAWANG – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Karawang menggelar gebyar bersihkan tumpukan sampah dan eceng gondok di aliran Sungai Irigasi Kecamatan Batujaya, Rabu (11/9) . DLHK bersama puluhan warga, penggiat lingkungan dan TNI serta aparat

kepolisian berjibaku bersihkan sampah yang menutup aliran sungai irigasi. “Ini dalam rangkaian HUT Karawang dengan melaksanakan kegiatan bersihkan sampah dan eceng gondok yang menumpuk di aliran sungai irigasi,” kata Kepala DLHK Wawan Setiawan kepada wartawan. Menurut Wawan, kegiatan

pembersihan sungai itu dilakukan di tiga titik yang menyumbat aliran sungai ke area persawahan. “Kita sebelumnya telah melakukan rapat dan menerjunkan kurang lebih lima ratus orang dari penggiat lingkungan dan masayrakat sekitar,” tambahnya. Disamping itu, Bupati Karawang, Cellica

Nurrachadiana yang meninjau langsung kegiatan pembersihan sampah. Ia mengimbau setelah dengan dilakukan pembersihan bisa menyadarkan masyarakat, untuk tidak membuang sampah sembarang dan tetap menjaga kebesihan. “Setelah ini, saya minta masyarakat tidak membuang sampah dialiran

sungai. Serta tetap menjaga kebesihan lingkungan sekitar demi kebaikan bersama dan harus tetap dijaga oleh masyarakat,” jelasnya. Tumpukan eceng gondok dan sampah rumah tangga ini telah menutup saluran air irigasi yang telah menyumbat aliran air ke persawahan. (rie)

PP Bakumham Partai Golkar Kunjungi Nelayan KARAWANG – PP Bakumham Partai Golkar melakukan kunjungan dan mengadvokasi terhadap para nelayan dan masyarakat yang terkena dampak pencemaran bocornya pipa minyak milik Pertamina di Dusun Sungai Buntu RT. 01/08 Desa Sungai Buntu Kec. Pedes. Dalam memberikan Advokasi tersebut dihadiri oleh Ketua Umum PP Bakumham Partai Golkar Robi Anugrah Marpaung, didampingi anggota PP Bakumham, Beni Arbi Batu Bara dan Tamren. Adapun hasil dari Advokasi tersebut PP Bakumham Partai Golkar akan melakukan audiensi

ke pihak Pertamina dengan harapan. “Kami mengharapkan kepada Pertamina untuk dapat segera melakukan normalisasi terhadap Desa Sungai Buntu, yang tercemar karena bocornya pipa minyak milik Pertamina,” kata Robi, kemarin. Lanjut Robi, pihaknya mengharapkan kepada pihak Pertamina agar lebih memperhatikan hidup dan nasib nelayan serta warga Desa Sungai Buntu. Terkait pemberian kompensasi dengan mengedepankan kepastian. “Pertamina untuk memberikan bantuan dan memudahkan para Nelayan terkait alat-alat

yang dibutuhkan dalam hal menangkap ikan,” jelasnya. Mengedepankan CSR bagi nelayan dan warga Desa Sungai Buntu dalam hal pemberian fasilitas-fasilitas yang dibutuhkan nelayan, melakukan pembinaan, dan pengetahuan tentang penangkapan ikan yang lebih modern. Memberikan asuransi kapal untuk para nelayan dengan mengedepankan aspek keselamatan. Adapun sebagai oleh-oleh yang kami bawa dari hasil advokasi terhadap Nelayan dan Warga Desa Sungai Buntu, RT. 01/08 Kec. Pedes, Kab. Karawang berupa limbah minyak milik Pertamina. (red)

WAHYUDI/KARAWANG BEKASI EKSPRES

ATLETIK : Atlet lari Cilamaya, saat naik podium menerima kalung medali juara Bupati Cup 2019.

Atlet Cilamaya Berjaya di Bupati Cup KARAWANG – Bupati Cup 2019, menjadi ajang pembuktian atlet-atlet terbaik dari Cilamaya. Hal tersebut dapat dilihat, dari banyaknya medali yang dikumpulkan. Dalam ajang, persiapan Proda Jawa Barat 2022 tersebut. Pada Cabor Atletik, 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Sementara di Cabor Gulat, atlet Cilamaya memboyong 11 medali. Dengan raihan 4 emas, 4 perak dan 3 perunggu. Menyusul di akhir pertandingan, sumbangan 3 perunggu dari cabor Karate.

Prestasi paling mentereng terlihat di cabor pencak silat, yang diwakili Peguron Silat Tadjimalela. Dengan raihan 2 emas, 5 perak dan 2 perunggu. Peguron Tadjimalela, yang atletnya kebanyakan berasal dari Cilamaya. Berhasil menjadi juara umum. Pembina tim Atletik Cilamaya, Ade Abi Kusna mengatakan, apresiasi setinggitingginya kepada seluruh atlet yang terlah berjuang di Bupati Cup 2019. Ade mengaku, hasil yang di raih pada cabor Atletik, memang jauh dari espektasi.

Namun, hasil tersebut akan menjadi suntikan semangat. Untuk lebih baik lagi dalam Porda 2022. “Mereka yang berprestasi ini masih muda-muda. Saya harap, akan menjadi andalan Karawang, bahkan Indonesia di kancah internasional, pada event yang akan datang,” ungkapnya, kemarin, (11/9). Sementara, Pelatih tim Gulat Cilamaya, Rahmat Sidiq mengatakan, mendapat 11 medali dalam satu kejuaraan sekelas Bupati Cup, bukanlah perkara mudah. Anak didiknya, sebut Rahmat, telah berlatih

keras, selama berbulanbulan. Untuk mendapat hasil maksimal di ajang ini. “Target kita bukan Bupati Cup, tapi nanti di Porda 2022,” ujarnya. Ketua Pangcab Tadimalela Karawang, Edy Satya menambahkan, raihan juara umum Peguron Tadjimalela, akan menjadi penyemangat tim Pencak Silat Karawang, untuk Porda 2022. “Semua semangat menatap Porda 2 0 22. Saya harap, atlet Tadjimalela Karawang, tetap konsisten. Dan berlatih dengan serius,” imbuhnya. (wyd)


6

Koran Kebanggaan Pelaku Bisnis

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

Lippo Rajai Bisnis Properti Kalahkan Sinar Mas, Podomoro dan Ciputra CIKARANG- Menjelang akhir kuartal ketiga 2019, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) terus mencatatkan kinerja positif. Berdasarkan perkiraan (forecast), Lippo diproyeksikan menjadi perusahaan pengembang dengan pendapatan tertinggi sekaligus rasio utang terendah di tahun 2019. Secara keseluruhan, enam indikator utama menunjukkan kinerja cem e r l a ng L P K R s eb aga i ya n g t e r b a i k d i a nt a ra para pengembang. Enam indikator tersebut adalah Revenue, Recurring Revenue, Assets, Debt to Equity Ratio, Number of Malls, dan Average Trading Volume. Hal ini tak lepas dari rights issue yang dilakukan Lippo pada bulan Juni 2019 lalu yang berhasil meraup dana segar sebesar US$ 787 juta, atau setara dengan Rp 11,2 triliun, dan membuat Lippo merajai bisnis properti tanah air. Head of Research Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi mengatakan, kinerja positif LPKR sejalan dengan tren bisnis sektor properti yang positif. “Apalagi dari segi bunga juga saat ini masih kompetitif dan ekonomi secara makro juga masih cukup

KEUNTUNGAN PARA PEMAIN BESAR: LIPPO Proyeksi pendapatan 2019: Rp 13,5 triliun. Tahun 2018 Rp11,057 triliun. Naik 22%. CIPUTRA (CTRA) Proyeksi pendapatan 2019: Rp7,4 triliun. Tahun 2018 Rp7,7 triliun.

PAKUWON (PWON) Rp7,1 triliun (2019).

JABABEKA (KIJA) Rp3, 3 triliun (2019).

AGUNG PODOMORO (APLN) Proyeksi pendapatan 2019: Rp 4,5 triliun. Tahun 2018: Rp5 triliun. SINAR MAS LAND (BSDE) diperkirakan meraih pendapatan sebesar Rp7,2 triliun (2019).

baik,” kata Lanjar dalam keterangannya, Rabu (11/9). Ia menambahkan, raihan dana rights issue yang didapat LPKR juga menjadikan struktur permodalan lebih kuat sehingga bisa lebih ekspansif. Selain itu, LPKR juga dianggap lihai dalam membaca arah bisnis dengan menggandeng berbagai partner strategis. Dukungan konsumen yang terus percaya dengan berbagai inovasi LPKR juga menambah kekuatan perusahaan tersebut. LPKR diproyeksikan akan membukukan pendapatan senilai Rp 13,5 triliun sepanjang tahun 2019, naik 22% dari Rp11,057 triliun di tahun sebelumnya. Pendapatan LPKR meningkat pesat di saat beberapa pengembang lain bahkan tidak mampu menyamai pendapatan tahun 2018.

OTOMOTIF

Harga Calya Terbaru Naik Tiga Juta KARAWANG- PT Toyota Astra Motor telah memastikan bakal meluncurkan model terbaru dari Calya. Tepatnya pada 16 September 2019 mendatang, calon konsumen sudah bisa menyaksikan langsung mobil baru ini di dealer terdekat. Lewat bocoran foto-foto yang beredar di internet, kita bisa mengetahui wujud rupa terbaru dari LCGC tujuh penumpang ini. Tak hanya dari sisi eksterior, Calya facelift dikabarkan bakal mendapat beberapa fitur anyar di interior. Konsumen yang tertarik juga sudah bisa memesan mobil ini hanya dengan menaruh tanda jadi sebesar Rp 5 juta. Namun yang masih menjadi misteri adalah soal harga jualnya, apakah akan naik harga? “Infonya naik sekitar Rp 3 jutaan untuk masing-masing tipe,” ungkap salah satu pramuniaga dealer Toyota di Jakarta Selatan, kepada awak media (10/9). Seperti diketahui, model terakhir Calya dibanderol mulai Rp 136 jutaan sampai Rp 156 jutaan OTR Jakarta dan sekitarnya. Artinya kalau benar bakal naik Rp 3 jutaan, nanti harga Calya facelift akan dipatok Rp 139 jutaan hingga Rp 159 jutaan. (bbs/mhs)

GADGET Wih, Xiaomi Siapkan Kamera Smartphone 100 MP KARAWANG- Xiaomi belakangan ini jarang merilis smartphone terbaru. Tidak seperti Samsung, Realme, dan kompetitor lainnya dari Tiongkok yang gencar merilis produk teranyarnya. Meski begitu, baru-baru ini, Xiaomi kembali mempersiapkan lini smartphone andalannya. Sebagaimana dikutip dari Gizmochina, Selasa (10/9), perusahaan sedang bersiap untuk meluncurkan smartphone Mi Mix 4. Tetapi sebelum pengumuman, beberapa spesifikasi smartphone Xiaomi Mi Mix 4 bocor di jagat maya. Bocoran tersebut mengungkapkan bahwa smartphone akan datang dengan desain waterfall screen baru. Desain ini mirip dengan yang diadopsi Vivo Nex 3. Selanjutnya, juga telah dikonfirmasi bahwa tampilan ponsel akan hadir dengan layar dengan kecepatan refresh 90 Hz. Untuk kamera, Mi Mix 4 akan menampilkan sensor kamera 100 MP di bagian belakang. Xiaomi memang sebelumnya telah mengumumkan bahwa perusahaan akan meluncurkan smartphone baru yang menampilkan sensor kamera 100 MP dari Samsung. Sekarang smartphone itu tampaknya akan menjadi unggulan Mi Mix 4 mendatang. Selain itu, di sisi depan, akan ada mekanisme popup untuk sensor kamera selfie. Fitur ini sekarang telah menjadi tren untuk smartphone kelas menengah dan unggulan. Beralih ke sektor daya, suksesor Mi Mix 3 itu dikatakan akan hadir dengan pengisian cepat 40 W. (bbs/mhs)

Misalnya, pengembang Ciputra (CTRA) yang merupakan pengembang terbesar kedua di Indonesia diperkirakan hanya membukukan pendapatan sebesar Rp7,4 triliun di tahun 2019, lebih rendah dibandi ng t a hu n s eb e l u m nya yang sebesar Rp7,7 triliun. Pengembang lain juga belum mampu mendekati LPKR meski beberapa di antaranya mengalami kenaikan. Sinar Mas Land (BSDE) diperkirakan meraih pendapatan sebesar Rp7,2 triliun, Pakuwon (PWON) Rp7,1 triliun, Summarecon (SMRA) Rp5,9 triliun, Jababeka (KIJA) Rp3, 3 triliun, dan Modern Land Rp 2,7 triliun. Dari sisi aset, LPKR juga memimpin dengan total as et mencapai Rp 58,7 triliun disusul Sinarmas Land dengan aset Rp54 triliun, pengembang Cipu-

SUMMARECON (SMRA) Rp5,9 triliun (2019).

tra Rp35,7 triliun, Agung Podomoro Rp29,7 triliun, Pakuwon Rp28,7 triliun, Sumarecon Rp 23,9 triliun, Modern Land Rp16,5 triliun, dan Jababeka Rp 12 triliun. Dari sisi recurring revenue, LPKR juga menjadi pengembang yang paling moncer, dengan proyeksi pendapatan senilai Rp9,6 triliun. Recurring revenue LPKR hampir tiga kali lipat lebih banyak dari raihan Pakuwon di posisi kedua sebesar Rp3,4 triliun. Dari sisi likuiditas perusahaan, LPKR juga semakin solid. Debt to equity ratio (DER) LPKR saat ini adalah yang terbaik di antara semua pengembang di angka 37 %. Sementara itu, DER SMRA mencapai 122 %, APLN 88 %, MDLN 77 %, KIJA 70 %, dan CTRA mencapai 60 %. DER LPKR yang sangat

MODERN LAND Rp 2,7 triliun (2019).

rendah menunjukkan kesehatan persero yang sangat baik dan kemampuan untuk berkembang di tahun-tahun mendatang. Adapun dari sisi kepemilikan mal, LPKR juga memimpin dengan 51 mal. Sementara itu, pengembang BSDE berada di posisi kedua dengan 16 mal, APLN 13 mal, Pakuwon 7 mal, Ciputra 4 mal, dan Summarecon 3 mall. Kemudian dari sisi ave r a g e t r a d i n g v o l u m e, saham LPKR juga tercatat paling banyak diperdagangkan sebanyak 80 juta lembar saham per hari, lebih banyak dibanding dengan saham pengembang lain. Saham PWON berada di posisi kedua dengan 75 juta lembar, C T R A 4 6 j u t a l e m b a r, APLN 40 juta lembar, dan S M R A 1 6 j u t a l e m b a r. (bbs/mhs)

Hadang Gojek, Grab Akuisisi DANA? APLIKASI transportasi asal Singapura, Grab, dikabarkan sedang dalam pembicaraan untuk membeli saham mayoritas DANA dari media konglomerat Elang Mahkota Teknologi (Emtek). Menurut sumber Reuters, nantinya, DANA akan digabungkan dengan OVO, sebuah perusahaan pembayaran digital di Indonesia milik Grab. Lewat merger OVO-DANA, perusahaan menargetkan bisa menghadang dominasi market pembayaran online bernilai miliaran dollar AS milik Gojek. Melansir Reuters, OVO dan Gojek telah bersaing untuk mendapatkan posisi teratas di market pembayaran online sejak 2018, dan posisi DANA tidak jauh di belakang. Sumber Reuters juga mengatakan, Grab dan Gojek adalah dua merek

s t a r tu p t e rat a s d i A s i a Tenggara, dengan masing-masing perusahaan bernilai US$ 14 miliar dan US$ 10 miliar. Kedua perusahaan bersaing di sejumlah bidang termasuk layanan keuangan, e-commerce, jasa antar kendaraan dan pengiriman makanan. “Itu merupakan salah satu bagian lagi dari pertempuran Grab-Gojek,” kata salah satu sumber kepada ReuteRencana tersebut juga menggarisbawahi semakin meningkatnya kompetisi pada industri pembayaran digital Indonesia yang berusaha membonceng pasar ecommerce yang sedang berkembang di Indonesia. Saat dikonfirmasi mengenai hal ini, Grab dan OVO menolak berkomentar. Pun demikian dengan DANA yang mengatakan pihaknya tidak akan men-

gomentari rumor pasar. Masih belum jelas berapa nilai kesepakatan ini. Finance Asia, dengan mengutip sumber anonim, menempatkan penilaian terbaru terhadap OVO sebesar US$ 2,9 miliar. Sedangkan valuasi terhadap DANA b elum dapat ditentukan. Sang sumber juga bilang, keseluruhan struktur kesepakatan perlu dinegosiasikan dengan bank sentral Indonesia karena adanya p e ratu ra n p e mbata sa n kepemilikan asing. Seberapa besar kepemilikan Grab atas OVO juga tidak bisa dipastikan. Namun, sumber Reuters mengatakan, kepemilikan Grab cukup besar atas saham OVO. Sementara itu, Emtek saat ini memiliki sekitar 50% saham DANA, yang didirikan pada 2017 melalui ikatan dengan Ant. Pembicaraan untuk

merger ini menyusul pengumuman SoftBank Group Corp pada bulan Juli bahwa pihaknya akan berinvestasi senilai US$ 2 miliar di Indonesia melalui Grab. “SoftBank, pemegang saham terbesar Grab, mendukung proposal tersebut,”

kata sumber Reuters. Rencana itu dibahas dengan para pejabat tinggi di Indonesia ketika CEO perusahaan investasi Jepang Masayoshi Son mengunjungi Jakarta pada bulan Juli. (bb s/ mhs)

Melihat Perilaku Konsumen di Era Beauty 4.0

Sebelum Beli, Cek IG atau Youtube Dulu Industri kecantikan berkembang cukup pesat di Indonesia. Bisnis kecantikan, baik berupa produk perawatan sampai gerai yang menawarkan perawatan kecantikan tumbuh subur di sejumlah kota, terutama di kota-kota besar. REDAKSI, KBE APALAGI di era Beauty 4.0 ini, tren kecantikan banyak dipengaruhi oleh para beauty influencer. Munculnya beauty influencer ini menjadi salah satu faktor pendorong bagi kaum hawa untuk memilih produk kecantikan karena percaya dengan review yang diberikan. Mengamati tren dalam industri kecantikan era 4.0, perusahaan penyedia layanan point of sales (POS), PT Moka Teknologi Indonesia (Moka) merilis hasil risetnya mengenai pola perilaku konsumen di era beauty 4.0. Data Moka menunjukkan bahwa calon konsumen terlebih dulu berselancar di Instagram maupun Youtube sebelum melakukan perawatan. Di era digital seperti saat ini, semua lini bisnis harus mampu

beradaptasi dengan teknologi yang tengah berkembang. “Di era sekarang, peran media sosial sangat penting, terutama jadi kanal pemasaran. Para pelaku bisnis kecantikan bisa mengunggah konten terbaik mereka mengenai produk, salon, maupun klinik kecantikan mereka,” kata Bayu Ramadhan, Vice President Marketing and Brand Moka. Berdasarkan data internal yang dihimpun Moka selama periode Januari - Juli 2019, ada beberapa temuan mengenai kebiasaan belanja konsumen bisnis kecantikan di Indonesia. Dari data tersebut, pada tahun ini, perawatan wajah menjadi jenis

perawatan terpopuler yang dilakukan konsumen di salon. Pasalnya, wajah merupakan bagian tubuh yang menentukan kesan pertama. Bayu menjelaskan, jenis perawatan lain yang tak kalah kondang di kalangan pelanggan adalah perawatan rambut, perawatan kuku, eyelash extension , perawatan tubuh, dan waxing. Untuk perawatan rambut, kegiatan menggunting merupakan perawatan yang paling banyak dilakukan konsumen di salon. Harga jasa menggunting rambut di Indonesia dipatok bervariasi. Misal, salon di daerah Jabodetabek memasang tarif gunting rambut paling

tinggi, yakni mencapai Rp140.000. Di urutan kedua, ada Bali yang rata-rata mematok harga Rp 10.00015.000 lebih rendah dibandingkan di Jabodetabek. Kemudian, diikuti oleh salon di daerah Surabaya, Medan, dan Makassar yang mematok tarif sebesar Rp 65.000-80.000. “Kisaran harga yang diberikan ini bisa jadi referenai bagi pelaku bisnis kecantikan untuk menentukan tarif, agar tidak kemahalan maupun kemurahan,” kata Bayu. Ia mengatakan jika sebuah salon/ klinik mematok harga lebih tinggi, pastikan salon/ klinik tersebut memiliki faktor X yang mengundang pelanggan untuk datang. Selanjutnya, untuk perawatan kuku atau nail art menjadi jenis perawatan paling hits sepanjang tahun 2019. Desain kuku yang unik serta tambahan stiker warna-warni menjadi pilihan favorit para konsumen. Perawatan kuku lain yang digemari adalah nail polish serta manicure-pedicure. “Dari data kami, konsumen paling sering merawat kuku pada hari Selasa, Kamis, dan Jumat, sekitar pukul 15.00 hingga 16.00,” ujar Bayu. Ia memperkirakan jika pada hari kerja konsumen menginginkan perawatan yang cepat, namun berdampak signifikan bagi penampilan. (*)


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

SAMBUNGAN

Selamat Jalan .... dari halaman 1 Teori yang dinamakan Teori Habibie itu ia temukan setelah menempuh pendidikan teknik penerbangan di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH), Jerman. Ia memulai pendidikannya di Jerman tahun 1955 dan menuntaskannya tahun 1965. Untuk mengenang jasa dan kiprahnya semasa hidup, berikut biografi singkat BJ Habibie yang dirangkum dari berbagai sumber. BJ Habibie lahir di Parepare pada 25 Juni 1936 dari pasangan Alwi Abdul Jalil Habibie dan R.A. Tuti Marini Puspowardojo. Ayahnya seorang ahli pertanian asal Gorontalo. Sementara Ibunya dari Yogyakarta. Habibie adalah putra keempat dari delapan bersaudara. Ia tumbuh dalam keluarga religius. Ayahnya selalu membacakan ayat suci Alquran satu sampai dua juz saat ia kecil. Habibie menyatakan, lantunan kalam Illahi yang dibacakan Ayahnya selalu membuat dirinya tenang. Kebiasaan sejak kecil yang sering mendengarkan Alquran memberikan pengaruh yang positif pada dirinya, sehingga pada usia 3 tahun, Habibie sudah lancar membaca Alquran. Masa pendidikan Memasuki usia sekolah, Habibie ditinggalkan sang Ayah ketika usianya menginjak 14 tahun. Sepeninggal Ayahnya, sang Ibulah yang menggantikan peran dan berjuang secara ekstra untuk bisa menanggung biaya hidup seluruh anggota keluarga. Pada akhirnya, sang Ibu memutuskan menjual rumah, dan membawa anak-anaknya pindah ke Bandung. Habibie menamatkan pendidikannya di SMAK Dago Bandung (1954), lalu melanjutkan kuliah di ITB yang saat itu bernama Universitas Indonesia Bandung dengan jurusan Teknik Mesin. Belum selesai kuliahnya di ITB, ia kemudian mendapat beasiswa dari Mendikbud saat itu untuk bisa melanjutkan pendidikannya di Jerman. Pada masa pemerintahan Presiden Soekarno, pemerintah memang sedang banyak membiayai anak-anak bangsa bersekolah ke luar negeri untuk bisa menimba ilmu. Di antara ratusan pelajar, Habibie saat itu masuk ke rombongan kedua yang khusus dikirim ke negara luar. Di Jerman, Habibie bersekolah di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule dengan jurusan Teknik Penerbangan spesialisasi Konstruksi pesawat terbang. Sampai di Jerman, Habibie memang telah bertekad untuk sukses mengingat jerih payah dari sang Ibu dalam membiayai pendidikan hingga kehidupannya. Di tahun 1955, mahasiswa Indonesia yang sedang belajar di sana diberi beasiswa penuh. Di antara teman-teman yang lain, hanya Habibie yang memiliki paspor swasta atau paspor hijau. Semasa liburan, ia memanfaatkannya emas untuk belajar, ikut ujian dan juga mencari uang agar bisa membeli buku. Jika masa libur habis, seluruh kegiatannya dikesampingkan dan hanya fokus pada belajar. Hal ini berbeda dengan teman lainnya dimana ketika libur mereka lebih suka bekerja dan mencari pengalaman tanpa memikirkan ujian. Di tahun 1960, Habibie meraih gelar Diploma Ing di Jerman dari Technische Hochschule dengan predikat cum laude

atau sempurna. Nilai rata-rata adalah 9,5. Menikah Habibie melanjutkan studi ke Technische Hochschule Die Facultaet de Fuer Maschinenwesen Aachen untuk mendapatkan gelar doktor. Di tahun 1962, BJ Habibie menikah dengan Hasri Ainun Habibie lalu memboyongnya ke Jerman. Kondisi ekonominya saat itu terbilang sulit. Tak jarang ia harus berjalan kaki ke tempat kerja demi menghemat pengeluaran. Perjuangan yang sama juga dirasakan sang istri. Ia harus mengantre untuk bisa mencuci baju di tempat umum. Lewat perjuangan panjang, Habibie akhirnya meraih gelar Doktor Ingenieur dari Technische Hochschule Die Facultaet de Fuer Maschinenwesen Aachen dengan nilai summa cum laude. Nilai rata-ratanya sangat sempurna: 10. Rumus faktor Habibie Salah satu yang terkenal dari Habibie adalah rumus yang diberi nama Faktor Habibie. Rumus yang satu ini dapat menghitung keretakan hingga ke atom pesawat terbang sekalipun. Keberhasilan itu membuat ia diberi julukan Mr Crack. Di tahun 1967, BJ Habibie mendapatkan gelar Profesor Kehormatan atau Guru Besar dari ITB. Ia mendapatkan penghargaan tertinggi ITB, Ganesha Praja Manggala. Dengan segala kelebihan yang dimilikinya, Habibie mendapatkan banyak pengakuan dari lembaga kelas internasional mulai dari Gesselschaft fuer Luft und Raumfahrt, lembaga penerbangan di Jerman, The Royal Aeronautical Society London yang ada di Inggris, The Academie Nationale de l’Air et de l’Espace dari Prancis, The Royal Swedish Academy of Engineering Sciences dari Swedia dan bahkan The US Academy of Engineering dari Amerika Serikat. BJ Habibie juga pernah mendapatkan penghargaan yang amat bergengsi, yaitu Edward Warner Award dan Award von Karman dimana penghargaan ini hampir setara penghargaan Hadiah Nobel. Proyek pesawat N250 Gatot Kaca Di Indonesia sendiri, Habibie kemudian menjabat sebagai Menteri Negara Ristek/Kepala BPPT selama 20 tahun dan memimpin perusahaan BUMN Industri Strategis selama 10 tahun. Pada 1995, ia berhasil memimpin proyek pembuatan pesawat yang diberi nama N250 Gatot Kaca, dimana menjadi pesawat yang dibuat pertama oleh Indonesia. Pesawat yang dirancang oleh BJ Habibie ini bukanlah pesawat yang dibuat secara asalasalan melainkan sudah dipikir dan didesain matang dengan ilmu yang dimilikinya. Pesawat yang diciptakannya ini mampu terbang tanpa oleng berlebihan dengan teknologi canggih yang sudah dipersiapkan untuk 30 tahun ke depan. Untuk melengkapi desain awalnya saja, BJ Habibie butuh waktu selama 5 tahun. Pesawat ini juga menjadi satu-satunya pesawat yang turboprop di dunia dimana menggunakan teknologi Fly By Wire. Saat itu, pesawat N250 Gatot Kaca ini telah terbang hingga 900 jam dan selangkah lagi bisa masuk sertifikasi untuk Federal Aviation Administration. Di zamannya, PT IPTN sudah membangun pabrik pesawat hingga ke Amerika dan Eropa demi bisa menjaring pasaran di negara itu. Meski begitu banyak

7

Aking Datang dan .... yang memandang remeh pada pesawat buatan asli Indonesia tersebut. Di bawah komando BJ Habibie, IPTN berhasil mempekerjakan hingga 16.000 orang. Namun ketika IPTN sedang berjaya, Presiden Soeharto memerintahkan penutupan IPTN beserta industri strategis lain karena alasan krisis moneter di tahun 1996 sampai 1998. Sebanyak 16.000 karyawan IPTN pun terpaksa bekerja ke pabrik pesawat di negara lain. Mereka ke Brazil, Kanada, Eropa hingga Amerika. Menjadi presiden RI Setelah IPTN ditutup, BJ Habibie kala itu masih menjadi Menteri Riset dan Teknologi kemudian diangkat menjadi Wakil Presiden di tanggal 14 Maret 1998 untuk mendampingi Presiden Soeharto. Namun hanya beberapa bulan setelah beliau menjabat, gejolak politik pun tak bisa terhindarkan. Presiden Soeharto yang sudah bertahta di kursi presiden selama puluhan tahun akhirnya lengser dengan pengunduran dirinya pada 21 Mei 1998. Lengsernya Presiden Soeharto pun secara otomatis menjadikan BJ Habibie menggantikannya menempati kursi nomor satu di Indonesia. Ia menjadi presiden sekitar satu tahun, mewarisi kondisi Indonesia saat itu yang memprihatinkan. Presiden BJ Habibie terus berusaha membangun kembali Indonesia. Beberapa keputusan penting yang dilakukan adalah dengan lahirnya UU tentang Otonomi Daerah. Mata uang Indonesia di mata asing saat itu yang mencapai 15 ribu rupiah per dolar bisa ditekannya menjadi hanya di bawah 10 ribu rupiah saja. BJ Habibie pun dipaksa lengser setelah pidato pertanggungjawaban pada 1999 ditolak MPR. Sejak itu, ia bermukim di Jerman meski sesekali pulang ke Indonesia. Ditinggal Istri Lama tak terdengar kabar, pada 22 Mei 2010, rakyat Indonesia dikejutkan dengan kabar duka. Hasri Ainun Habibie, sang istri yang setia mendampinginya selama 48 tahun meninggal dunia di Jerman. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ia pernah mengatakan, Ainun adalah mata untuk bisa melihat hidupnya. Ainun juga pengisi kasih hidupnya, baik di kala susah hingga senang. Selama 48 tahun menikah, BJ Habibie dan Ainun tidak pernah terpisah. Sang istri selalu mengikuti kemanapun suaminya pergi. Bahkan BJ Habibie sendiri tidak tahu menahu Ibu Ainun mengidap kanker overium yang sudah lama dideritanya. Ibu Ainun memang tak pernah mengeluh. Habibie baru mengetahui istrinya mengidap penyakit itu, tiga hari sebelum meninggal. Jenazah Hasri Ainun Habibie diberangkatkan pada 24 Mei 2010 dari Jerman. Almarhumah dikebumikan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan keesokan harinya, Sabtu 25 Mei 2010. Kini, BJ Habibie menyusul istri yang sangat dikasihinya itu. Menurut Menteri Sekretaris Negara Pratikno, jenazah almarhum akan dikebumikan di samping makam istrinya, Kamis (12/9). Pemakaman akan dilaksanakan menggunakan upacara militer. “Insyaallah upacara dipimpin Bapak Presiden,” kata Mensesneg Pratikno. (bbs/red)

dari halaman 1 lik,” ucapnya kepada KBE, Rabu (11/09/2019). Dikatakannya, keyakinan dan semangatnya bila lolos penjaringan dan dipercaya, dirinya akan amanah dalam memimpin wilayah seluas 1.753.000 Km2 ini dengan jumlah penduduk lebih 2 juta jiwa dengan semangat anti korupsi. “ Ha rap a n s aya u nt u k menjadi pemimpin yang amanah. Adapun soal penilaian publik kepada saya itu terserah pola pandang dan pemikiran orang per orang,” lanjutnya. Lanjutnya, dalam bahasa Sunda “Hirup kumaha damprak jeung eunteupna” artinya dirinya akan ikuti aturan mekanisme yang disiapkan partai pengusungnya.

“Niatannya, untuk penyegaran situasi pemerintahan berdasar konsep visioner positif,” ujarnya. Ketika disinggung dirinya pernah terjerat kasus hukum penistaan agama pada 2017 silam, Aking menyatakan persoalan itu tidak menyurutkan citra dan semangatnya untuk menyalonkan diri sebagai bupati. “Biarkan masyarakat memiliki pemikiran sendiri terkait hal itu,” ujarnya. Sementara itu, ketua DPC P D I P Ka rawa ng Ta o f i k “Pipik” Ismail menambahkan jika nantinya Aking yang terima rekomendasi dari DPP PDIP, maka sebagai bentuk dukungannya dirinya dan pasukannya akan menabuh genderang perang, dan perang total untuk peraihan suaranya. “Selain nama Ace Sopian

Mustari dan Toto Suripto, Aking Saputra menjadi orang ke 4 dari internal partai PDI Perjuangan Kabupaten Karawang yang ikuti bursa penjaringan terbuka pencalonan Bupati / wabup periode 2020-2025,” ujarnya. Sementara memasuki hari ke 11 sejak dibukanya penjaringan calon bupati/ wakil bupati oleh PDI Perjuangan Kabupaten Karawang, tercatat 5 pendaftar akan mengikuti seleksi lanjutan, yaitu Ace Sopian Mustari, Toto Suripto, Jaenal Arifin (asal Partai Demokrat) dan Ahmad Zamakhsyari ( Jimmy) asal PKB yang kini tengah menjabat Wakil Bupati Karawang,” pungkasnya. Seperti diketahui, rekam jejak Aking Saputra turut andil dalam menggiring mantan Bupati Karawang Ade Swara dan istrinya Nur-

latifah ke balik terali besi KPK di Lapas Sukamiskin Bandung, dengan vonis masing-masing 8 tahun dan 7 tahun penjara. Selain itu, tercatat Aking sempat terjerat perkara hukum dugaan penistaan agama via percakapan media sosial facebook, hingga akibat keisengannya berdiskusi kebablasan soal agama di facebook yang harus dibayar mahal olehnya dengan menghuni Lapas Warung Bambu Karawang selama kurun waktu setahun enam bulan untuk menjalankan amar putusan hakim Pengadilan Negeri Karawang Surachmat pada Senin 18 Desember 2017. Dan kini dirinya ikut serta dalam bursa terbuka penjaringan balon bupati/wakil bupati Karawang periode 2020- 2025. (gie)

dan cepat meluluhlantahkan rumah rumah warga. Menurut Jejen, warga setempat, kebakaran tersebut diduga dari konsleting listrik dari rumah kosong milik Almarhum

Amil Jumadi. Rumah yang hangus terbakar ada empat rumah. Yakni Rumah milik Almarhum Amil Jumadi, rumah milik Aah, rumah milik Kasum dan rumah milik Uas. (gus)

Di Tegalwaru, 4 Rumah .... dari halaman 1 bamboo. Apipun dengan cepat merambah ke rumah lain hingga meluluhlantakkan empat rumah beserta isinya.

Kejadian ini perparah dengan langkanya air akibat musim kemarau. Warga setempat yang membantu memadamkan tapi kesulitan. Sehingga api dengan mudah

Warga Dapat Rp 900 Ribu .... dari halaman 1 klaim telah mencairkan kompensasi untuk 10.271 warga yang terdampak langsung tumpahan minyak sumur YYA-1. Afif Saifudin, Direktur Pengembangan PHE, mengatakan total dana untuk pembayaran kompensasi tahap awal sebesar Rp18,54 miliar. Afif menuturkan, pembayaran kompensasi awal ini merupakan itikad baik PHE ONWJ untuk memberikan

dana penyangga terlebih dahulu untuk warga terdampak langsung. “Mengingat kejadian sudah berjalan dua bulan,” tutur Afif. Adapun saat ini, Pertamina belum menyetujui nilai kompensasi yang diajukan warga. Sebab, kata Afif, Pertamina masih menghitung nilai riil dari besaran kompensasi yang diajukan warga terdampak. “Masih dilakukan proses perhitungan sehingga memerlukan waktu lebih banyak dan

untuk menjaga proses ini berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya. Adapun dalam menentukan besaran kompensasi akhir, kata Afif PHE bekerjasama dengan berbagai instansi dan konsultan akademik sebagai penilai ekonomi. Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana menuturkan, Pemkab Karawang mengapresiasi PHE ONWJ dalam percepatan pem-

berian kompensasi tahap pertama ini, “ini tentu atas kerjakeras bersama, Pemerintah Kabupaten, PHE ONWJ dan semua instansi sehingga pemberian kompensasi tahap pertama ini dapat berlangsung lancar”. Ujarnya. Cellica menambahkan bahwa selama ini warga terus mendukung dan membantu PHE ONWJ dalam penanganan insiden ini, terutama untuk pembersihan ceceran minyak. (rie)

Nuredy mengimbau, warga Karawang agar tidak terpengaruh dengan aksi dan situasi yang terjadi di Papua. Jika ada sedikit pun oknum warga yang memancing tindakan berbau sara, maka jajaran Kepolisian Resor Karawang akan menindak tegas sesuai hukum

dan undang-yang berlaku. “Jangan coba-coba provokasi, apalagi berbau sara bila tidak ingin berurusan dengan kepolisian. Kami juga akan mengawal masyarakat Karawang untuk tetap menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya. (rie)

Polres Jamin Keselamatan .... dari halaman 1 Lanjut Nuredy, masyarakat Kabupaten Karawang selama ini tidak terpengaruh dengan isu Sara yang mencuat terhadap warga Papua. Ia mengatakan, warga Karawang yang heterogen,

dan termasuk kabupaten urban, selama tetap kondusif. “ Ta k a d a h i s t o r i d i Karawang terjadi perpecahan antar suku dan ras. Semua masyarakat dari berbagai suku, adat, dan ras hidup berdampingan dengan damai,” jelasnya.

Sulitnya Menjaring Peserta …. dari halaman 1 kap Nahrowi, Kasie Pelayanan KB, DPPKB Karawang, Rabu, (11/9). Nahrowi mengatakan, jumlah peserta MOP atau vasektomi, yang berhasil terjaring di tahun 2019 ini, tak lebih dari 16 orang. Padahal, target di tiap kecamatan untuk MOP jumlahnya ratusan. “Dari 30 kecamatan, hanya Kecamatan Telagasari dan Rengasdengklok, yang paling banyak peserta MOP-nya,” ujarnya. Kabid Dalduk dan Advokasi, DPPKB Karawang, Imam Alhusaeri Bahanan menjelaskan, sulitnya menjaring peserta vasektomi bukan tanpa alasan. Selain minim pengetahuan tentang vasektomi. Kaum pria, rata-rata termakan isu miring tentang MOP atau vasektomi tersebut. “Gak mau, kalau MOP nanti gak keluar (sperma). Nanti kurang nikmat, nanti gairahnya berlebihan, pokonya banyak alasan,” ujar Imam, me-

General Manager: Tohiri Alam. Deputy General Manager: Hayatullah. Pimpinan Perusahaan: Tohiri Alam. Pimpinan Redaksi: Hayatullah. Wakil Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Asisten Redaktur: Fuad Fauzi, Tomi Prayoga. Kabupaten Karawang: Agus B, Yogie S, Toyib, Wahyudi. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Agus Nuryadin, Haripan Nahampun, Yogie Trinanda. Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Subang: Feri Kosasih. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Keuangan/Administrasi: Dewi Megawarti (Koordinator), Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Iin. Komisaris Utama: Dwi Nurmawan. Komisaris : Arif Badi Karyawan. Direktur Utama: Yanto S Utomo. Direktur : Eko Suprihatmoko, Mohamad Fauzi.

nirukan beragam penolakan masyarakat. Kata Imam, selain issu miring tentang hubungan seksual. Hukum agama islam, juga menjadi barometer sejumlah kelompok masyarakat, untuk menolak vasektomi. “Kalau vasektomi, berati memutus keturnan dong? Kita dosa dong? Vasektmoi kan haram,” kata Imam, menirukan jawaban masyarakat. Padahal, kata dia, vasektomi itu tidak semuanya permanen. Ada dua cara MOP. Yaitu dengan diikat dan diputus. “Kalau yang diikat, dalam jangka waktu tertentu bisa dibuka lagi. Dan normal lagi. Kalau diputus. Ya, memang itu permanen. Tapi, untuk itu ada persyaratan khusus,” jelasnya. Imam menjelaskan, vasektomi merupakan pilihan terakhir saat darurat. Misalkan, dalam satu keluarga, istri sudah tak cocok dengan semua alkon KB. Maka, disarankan, suami untuk ber-KB dengan alkon kondom atau

vasektomi. “Peserta MOP harus membuat surat pernyataan. Anaknya sudah lebih dari 2 dan sudah berusia diatas 5 tahun. Dan keluarga pra-sejahtera yang harmonis,” pungkasnya. Koordinator KB Kecamatan Cilamata Kulon, Komara mengatakan, issu agama menjadi yang paling sering dilontarkan para calon aseptor MOP, untuk menolak tawaran PLKB di lapangan. “Cilamaya Kulon ditarget 16 akseptor baru MOP tahun ini. Sampai September 2019, belum ada satu pun yang mau,” kata Komara. Senada dengan Komara, Koordinator KB Cilamaya Wetan, Dahlan mengungkapkan, pemahaman masyarakat tentang vasektomi sering keliru. “Bukan soal halal atau haram. Segala sesuatu tergantung niat. Kalau niatnya baik, yakinlah kalau itu baik,” ujarnya. Dahlan mengatakan, dari target 10 untuk Kecamatan Cilamaya Wetan. Hingga Sep-

tember 2019 ini, belum juga satu pun alseptor MOP yang terjaring. “Tidak memutus keturunan. Vasektomi merupakan bentuk ikhtiar. Kalau kata tuhan jadi, ya akan tetap jadi. Semua tergantung niatnya,” pungkasnya. Mubaligh kenamaan di Cilamaya, H. Nurhasan, menjawab berbagai respon negatif masyarakat tentang vasektomi, tak lepas dari kepercayaan masing-masing. Nurhasan mengatakan, urusan keturunan merupakan hak prerogratif tuhan yang maha esa. Program KB baik MOW maupun MOP, hanya bentuk ikhtiar untuk mendapat kesejahteraan dalam hidup. “Dalam Quran Surat Ar-Ra’d ayat 11, Allah SWT mengatakan, bahwa Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang mau mengubahnya,” ujarnya. “Ber-KB atau vasektomi itu, merupakan bentuk ikhtiarnya. Saya rasa boleh, kalau niatnya memang baik,” imbuhnya.(*)

Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Jalan Kasuari IX Blok O Nomor 52 Perum Cikarang Baru, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Telp. (021) 89840853. Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Address e-mail redaksi: redaksicikarangekspres@gmail.com, email iklan:cikarangekspres@ gmail.com. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan.


KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019

8

Semangat Baru Purwakarta

FOTO-FOTO: NET

Wisatwan Tinggi, PAD “Gigit Jari” Pembahasan Perda Pariwisata Mandek PURWAKARTA – Purwakarta dalam beberapa tahun terakhir menjelma menjadi daerah tujan pariwisata favorit di Jawa Barat. Tak kurang dari 2,5 juta wisatawan berkunjung ke daerah ini sepanjang 2018 lalu. Namun, tingginya angka wisatawan tak berbanding lurus dengan potensi PAD yang mampu terserap oleh Pemkab Purwakarta, lantara Perda Pariwisata tak kunjung beres rampung di DPRD Purwakarta. Proyek kerja legislasi soal aturan pajak dan retribusi pariwisata di Purwakarta disinyalir semakin tak jelas progresnya setelah peralihan periode jabatan wakil rakyat periode lama ke yang baru. Ditengarai, selama ini ada kepentingan bisnis tertentu yang membuat perda

pariwisata tak kunjung beres disahkan oleh DPRD, padahal Pemkab Purwakarta sangat memerlukan aturan itu untuk menggenjot pendapatan daerah di sektor pariwisata. Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Pur wakarta sampai saat ini mencatat ada 50 obyek wisata yang dikelola swasta dan ada 10 obyek wisata yang di kelola langsung Pemkab Purwakarta. Namun Pemkab Purwakarta hanya bisa menarik pajak ke swasta dari sektor hiburannya saja. Selain itu, untuk lokasi wisata yang dikelola pemerintah pun saat ini masih berstatus gratis, lantaran hal yang sama: belum ada Perda Pariwisata yang akan menjadi alas hukum penerapan karcis. “Sampai hari ini terutama tempat kunjungan wisata yang di kelola Pemkab itu belum menghasilkan PAD, karena terbentur belum

PARIWISATA PLAT MERAH l l l l l l l l l l

PENGELOLA BUKAN PEMKAB: Hidden Valley Hills Purwakarta Bukit Katumbiri l Giri Tirta Kahuripan l Desa Wisata Tajur l Waterpark Kuya Marangi l Urban Farming l Cikao Park Purwakarta l Desa Sejuta Batu l Tanjakan Cinta l Gunung Lembu l Gunung Parang l Gunung Bongkok l Mata Air Cijanun l Curug Cipurut l Curug Tilu l dan masih banyak lagi puluhan lokasi wisata lainnya. l l

adanya Perda Pariwisata,” ujar Kabid Pariwisata Purwakarta, Irfan Suryana, kemarin (10/9). Sebelumnya, DPRD Purwakarta sudah melakukan studi banding ke Pemkab BandungBarat soal pembuatan Perda Pariwisata. Kabupaten Bandung Barat s ebagai tempat

studi banding, dinilai memiliki cukup banyak destinasi wisata yang sudah sangat terkenal, terutama di daerah Bandung Utara. Misalnya, Sunter Jaya Lembang, Geopark, Agro Wisata Kopi dan Pasir Lengo Gunung Halu di Bandung Barat Selatan, Desa Wisata Pasir Angsana Cikalong Wetan, Pengemban-

SEKILAS

gan Area Perkebunan Walini dan lain-lain. Perda Hiburan di Kabupaten Bandung Barat sudah termasuk dalam Perda Penyelenggaraan Pariwisata. Sedangkan, dalam RPJMD Kabupaten Bandung Barat Tahun 20192023, kepariwisataan dikolaborasikan dengan pertanian menjadi prioritas utama. Dalam penerbitan ijin

usaha wisata, jelasnya, tetap harus memperhatikan kaidah-kaidah budaya, kearifan lokal, RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah). Adapun obyek wisata yang dimiliki, bisa dikelola sendiri atau dikerjasamakan dengan swasta untuk menghasilkan tambahan pendapatan daerah. (hsn/mhs)

Setumpuk Prestasi Valiandayra

Aturan Pengelolaan PJU Belum Jelas PURWAKARTA- Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Purwakarta membutuhkan tiga payung hukum berupa peraturan daerah (perda) yang mengatur pengelolaan fasilitas penerangan jalan umum (PJU), pohon dan reklame. Kepala Bidang Pertamanan dan PJU pada Distarkim Purwakarta, Kosasih mengatakan, Purwakarta belum memiliki perda yang mengatur lebih detail mengenai pemasangan dan perawatan PJU. “Kita tidak punya kewenangan memasang PJU di jalan nasional maupun provinsi. Dan melakukan perawatan atasnya. Sementara kebutuhan PJU begitu mendesak,” kata Kosasih, kemarin (11/9). Payung hukum yang mengatur Pemerintah Daerah (Pemda) Purwakarta berwenang memasang dan merawat PJU di jalan milik provinsi dan nasional cukup dibutuhkan. “Semestinya Pemda Purwakarta berwenang melakukan pemasangan dan perawatan PJU di jalan nasional maupun provinsi,” katanya. Lalu berkenaan dengan perda yang mengatur terkait pengelolaan pohon. Utamanya, dalam hal eksekusi penebangan pohon untuk kepentingan tertentu. Misal dalam contoh kasus. Ada warga yang ingin menebang pohon karena kebutuhan membuka akses jalan. Sementara keberadaan pohon yang ditebang mesti diganti dengan bibit yang baru. Terkait siapa yang harus mengganti pohon dengan bibit baru ini, mesti diatur. “Masyarakat juga pasti mempertanyakan bilamana kita unsur pemda membebankan penggantian pohon kepada mereka. Masyarakat pasti bertanya, aturannya mana,” kata dia. Terakhir, payung hukum pengawasan dan penertiban reklame yang bersifat komersial. Dalam hal pengawasan dan penertiban, Pemda Purwakarta belum memiliki ukuran komersial itu seperti apa. (bbs/mhs)

Anne Ratna Mustika

Purwakarta Minta Tambahan Kuota CPNS PURWAKARTA- Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menyayangkan kuota calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Purwakarta hanya 170 orang. Menurutnya, jumlah kuota yang diberikan pemerintah pusat tidak sebanding dengan jumlah aparatur sipil negara (ASN) yang telah pensiun, yakni sebanyak 400 orang. “Kita berharap pemerintah pusat menambah jumlah kuota CPNS Purwakarta, minimal sama dengan jumlah ASN yang pensiun,” ujar Anne, kemarin (11/9). Anne menilai, jika kuota CPNS hanya 170 orang akan terjadi kekosongan pegawai di sejumlah Operasi Perangkat Daerah (OPD) , nantinya kekosongan itu akan diisi oleh THL

yang sistem pengupahannya bersumber dari APBD. “Kalau seperti itu kapan selesainya, tenaga kontrak daerah masih saja ada,” kata Anne. Diketahui, pemerintah akan kembali membuka penerimaan CPNS pada tahun ini. Rencananya pemerintah juga akan membuka Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ke d u a re k r u t m e n i t u masih belum diketahui pasti kapan akan mulai dibuka. Anne menambahkan, dari 170 jumlah kuota CPNS di Purwakarta didominasi tenaga pendidik. “165 formasi tenaga pendidik sementara sisanya tenaga kesehatan,” ujar Anne. (bbs/mhs)

Dijual ke Tiongkok, Akhirnya Bisa Pulang ke Jatiluhur PURWAKARTA- Belum lama ini Jaringan Advokasi Rakyat Partai Solidaritas Indonesia (Jangkar PSI) berhasil memulangkan sembilan WNI yang menjadi korban human trafficking di Tiongkok. Namun siapa sangka, empat dari sembilan korban itu, merupakan warga Purwakarta. Keempatnya itu adalah D dan Y warga Kecamatan Purwakarta serta M dan E warga Kecamatan Jatiluhur sebelumnya telah menjadi korban nikah paksa di Hainan dan Anhui, China. Para korban

Diorama wayang nusantara Diorama bale indung rahayu Diorama panyawangan Diorama nusantara Air mancur sri baduga Taman maya datar Taman panca warna Situ wanayasa Senta keramik litbang Taman surawisesa

dijebak dengan iming-iming uang dan pekerjaan. Belasan perempuan itu, diduga dibeli melalui perantara mafia. Bahkan korban dihargai dengan harga yang sangat fantastis, mencapai Rp 400 juta perorang. Dalam keterangannya, Ketua DPD PSI Kabupaten Purwakarta, Agus Sanusi mengatakan, proses pemulangan memakan waktu yang agak lama, mencapai satu tahun dan menyulitkan, karena para korban ini seluruhnya telah dinikahkan dengan para pembeli.

Akibatnya proses hukum pun menjadi gamang. Hal ini karena secara hukum yang berlaku mereka adalah istri sah dari para pembeli. “Saya bersyukur dan mengucapkan terimakasih kepada pihak-pihak yang sudah membantu kepulangan para korban terutama kepada presiden Jokowi, kementerian luar negeri dan pihak pihak terkait khususnya Habib Muannas selaku kuasa hukum dan jangkar solidaritas yang mengawal kasus ini sampai selesai,” kata Agus kepada awak media, kemarin (11/9).

Menurutnya, kasus ini prosesnya sendiri cukup panjang berlangsung hampir 1 tahun. Namun atas kerja keras berbagai pihak akhirnya para korban bisa pulang. “Ke depannya saya berharap tidak ada lagi WNI khususnya masyarakat Purwakarta yang jadi korban. Pemerintah dalam hal ini harus melakukan upaya-upaya preventif untuk mencegah kejadian serupa. Apalagi mengingat cukup banyak masyarakat Purwakarta yang bekerja di luar negeri,” demikian Agus Sanusi. (hsn/ mhs)

PURWAKARTA- Valiandayra, siswi kelas 1 SD di Purwakarta banyak dipuji oleh pelbagai pihak lantaran ia berhasil menyabet setumpuk prestasi di bidang olahraga sepatu roda pada usianya yang masih belia itu. Valiand merupakan putri pertama dari pasangan Herpan Sudadi (38) dan Monalia (36) warga Kaum Kidul, Kelurahan Cipaisan, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta. Saat ini Valind bersekolah di SDN 1 Cipaisan, Purwakarta. Herpan Sudadi, ayah dari Valiandayra meng a k u , Va l i a n d m u l a i menggeluti sepatu roda saat usia 4 tahun dan sudah mulai mengikuti kejuaraan sejak usianya 6 tahun. Awalnya Valiand sering melihat Klub Maung Roller Skate (MARS) Purwakarta latihan di Alun-alun Kabupaten Purwakarta, dari sana timbul kemauan Valiand untuk berlatih sepatu roda. “Karena kami liat Valiand suka dan mempunyai bakat maka kami masukkan di Klub MARS Purwakarta,” ungakap sang ayah, saat ditemui disela-sela kegiatannya, Rabu (11/9). Usaha keras tak akan mengkhianti hasil. Setelah dua tahun berlatih, di Klub MARS Purwakarta, Valiand pun mengikuti berbagai lomba sepatu roda di dalam maupun luar kota. “Awal mendali yang diraih Valiand pada ajang Kejuaraan Antar Klub seIndonesia, di Kelas Pemula 100 meter Sprint V3 Open National Inline Skate Competition tahun 2017, yang berlangsung di di lintasan Sepaturoda GOR Patriot Kota Bekasi. Dari kejuaraan tersebut Valiand mendapatkan Juara ke-2 dan berhasil meraih medali perak,” jelas Herpan. Mendali kedua, lanjut dia, medali perunggu diraih Valiand pada kejuaraan antar klub seIndonesia tahun 2018 di Kelas Pemula 100 meter

ISTIMEWA

sprint, Kejuaraan Sepatu roda Piala Walikota Bekasi, dengan meraih posisi juara 3. Di tahun 2018 juga, kata Harpan, Valiand meraih Medali Perak, dengan menduduki Juara ke-2 pada Kelas Pemula 100 meter Sprint, Kejuaraan Bupati Bekasi Open. “Valiand juga berhasil meraih Medali Emas 100 meter Sprint, Medali Perak 200 meter Sprint dan Medali Perunggu 1000 meter Sprint di kejuaraan Super Brands Smart Festival tahun 2018 di Lintasan Sepatu Roda GOR Saparua Kota Bandung,” ungkapnya. Harpan menambahkan, Valiand juga meraih Medali Emas dengan menduduki Juara ke-1 di Kelas Pemula 100 meter Sprint V3 Open National Inline Skate Competition pada tahun 2018 dan medali emas diraih Valiand di Kelas Pemula 100 meter Sprint B-Blades Open tahun 2018. Di awal tahun 2019, Valiand berhasil menyabet Juara ke-2 dengan memperoleh medali perak di kelas Speed A ITT 500 meter Sprint di kejuaraan Roller Sport Competition Kabupaten Bekasi Night Race. Di tahun yang sama, kata Harpan, Medali Perak disabet Valiand di Kelas Speed A 500 meter Putri Kejuaraan Sepatu Roda antar pelajar tingkat Junior Purwakarta tahun 2019 di Lapangan Pasar Induk Cikopo, Purwakarta. “Medali Perunggu diraih Valiand atas torehan Juara ke-3 di kelas Speed A 500 meter Putri, pada Kejuaraan Nasional Piala Surono

(Surono Cup) 2019 di Lintasan Sepatu Roda Grand Wisata Kabupaten Bekasi. Jadi di total ada 11 medali yang berhasil diraih Valiand,” ucapnya. Prestasi yang diraih Valiandayra bukan tanpa hambatan, salah satu hambatannya yakni tidak adanya fasilitas berlatih yang memadai di Kabupaten Purwakarta ini. Peranan pemerintah sampai saat ini belum dimaksimalkan terutama dalam hal pembinaan, dan penyediaan sarana dan prasarana penunjang untuk latihan. “Mudah-mudahan melalui kepengurusan KONI yang baru sekarang pemerintah akan hadir dan memberikan perhatian khusus untuk cabang olahraga (cabor) sepatu roda ini,” ungkap pria yang menjabat s ebagai S ekretar is di Klub Maung Roller Skate (MARS) Purwakarta. Dir inya berharap, semoga kedepan para p e m a n g ku k e b i ja k a n bisa memberikan ruang yang berimbang untuk generasi muda Purwak a ra t a y a n g m e m i l i h jalur olahraga sebagai jalan untuk berprestasi m e ng e mba ngka n p otensi diri dimasa depan. “Meski tergolong ma s i h b e l i a, p re st a si yang ditorehkan Valiand tidak hanya membanggakan orang tua. Namun juga mengharumkan nama Kabupaten P u r w a k a r t a d i ra n a h Nasional. Patut ditunggu p re s t a s i g e m i l a ng lain dar i Valiandayra dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya. (hsn/mhs)


Turn static files into dynamic content formats.

Create a flipbook
Karawang Bekasi Ekspres, 12 September 2019 by Karawang Bekasi Ekspres - Issuu