Sempat Masuk ICU, Bupati Bekasi Meninggal Terpapar Covid-19
BACA RUBRIK LAPOR NDAN
KABUPATEN BEKASI- Kabar d u ka dat a ng da r i Kabu pate n Bekasi. Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja meninggal dunia, malam tadi (7/11) sekitar pukul 21.30 WIB di RS Siloam Tanggerang. Eka
BACA HALAMAN METRO EKSPRES (JABAR EKSPRES)
meninggal dengan status pasien covid-19.Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah saat dikonfirmasi oleh KBE, membenarkan jika Eka meninggal dalam status postif covid-19. Sebelum
meninggal, Eka memang diumumkan positif covid-19. “Ya, pak Bupati mengginggal karena Covid 19, pada pukul 21.35 wib tadi,” kata Alamsyah saat dihubungi Cikarang Ekspres.
Eka sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Siloam Kelapa Dua Tangerang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti beberapa hari
HARIAN UMUM
KARAWANG BEKASI AKTUAL DAN TERPERCAYA
SENIN, 12 JULI 2021
KBEONLINE. ID
ONLINEMETRO. ID
HARGA Rp3.000
KARAWANGBEKASIEKSPRES_OFFICIAL
100 TON BERAS YANG DIJANJIKAN
TAK KUNJUNG DISALURKAN Cellica Nurrchadiana Bupati Karawang (Minggu, 4/7/2021)
Untuk bantuan, sudah menyiapkan kurang-lebihnya 100 ton beras buat teman-teman yang melakukan isolasi mandiri. Bantuan beras dikhususkan untuk yang isolasi mandiri.
KARAWANG- Awal pelaksanAwal mula rencana penyaluaan PPKM Dar urat, Pemkab ran beras muncul setelah BuKarawang menjanjikan bakal pati Karawang, Cellica Nurrmenyuplai beras kepachadiana pada hari kedua da warganya yang sePPKM Darurat, Mindang menjalani isoggu (4/7) mengatakan Pemkab lasi mandiri. Namun Pemkab Karawang Karawang sudah satu pekan sudah menyiapkan PPKM berjalan, beberas sebanayk 100 Berpotensi ras yang dijanjikan ton untuk dibagikan Dicap PHP belum juga tiba di kepada masyarakat. tangan warga. Publik “Untuk bantumulai mengritik. Peman, kami (Pemkab kab Karawang harus bergerKarawang) sudah menyak cepat menyalurkan jika tidak iapkan kurang-lebihnya 100 ton ingin dicap pemer i harapan beras buat teman-teman (warga palsu (PHP).
Danilaga Plt Sekertaris Dinsos (Jumat, 9/7/2021)
Kalau kita hanya mengandalkan dari tanggal 3 sampai 20 Juli, masa-masa PPKM Darurat, itu waktu kita terlalu sulit untuk realisasinya.
Yanto GM Bulog Sub Divre Karawang-Bekasi (Kamis, 8/7/2021)
Ahmad Zamaksayari Mantan Wakil Bupati Karawang (Jumat,9/9/2021)
Kalau berasnya sudah siap kang, tinggal surat pengajuan dari Pemda via Dinsos terkait kebutuhan penyaluran dan kelengkapan dokumen sebagai syarat pengambilan beras Cadangan Bencana Pemerintah (CBP) Bencana Alam (Bencal) tersebut.
Kalau saran saya….. bentuknya cash, dan waktunya dipercepat, dipercepat aja disalurkan bagi kurang lebih 4.000 (empat ribu) pasien isoman yang hari ini melakukan isolasi mandiri.
SEKTOR INDUSTRI BIANG KELADI PANDEMI LEPAS KENDALI
Puskesmas Mendesak Butuh Stok Obat BERIKUT INI RINCIAN EMPAT VARIAN COVID-19 DAN GEJALANYA: VARIAN AFRIKA SELATAN (B.1.351) BETA Varian ini diberi nama B.1.351 dan menjadi tipe dominan dalam wabah Covid-19 di Afsel. Varian dimaksud menghasilkan mutasi yang disebut N501Y dan menurut penelitian membuat varian ini lebih menular atau lebih mudah berpindah inang. GEJALA: DEMAM, BATUK KERING, KELELAHAN, RUAM KULIT, DIARE, SAKIT PERUT DAN SESAK NAPAS. VARIAN INDIA (B.1.617) DELTA Varian ini disebut B.1.617, atau Delta pertama kali terdeteksi di India pada Desember 2020. Sudah ada sedikitnya 17 negara yang melaporkan kasus varian ini, seperti Malaysia, Singapura, dan Indonesia. GEJALA: MUAL, DIARE, SAKIT PERUT, KEHILANGAN NAFSU MAKAN, PEMBEKUAN DARAH DAN GANGREN (KEMATIAN JARINGAN TUBUH). VARIAN INGGRIS (B.117) ALPHA Varian B.117 merupakan varian yang pertama kali muncul di Inggris pada Desember 2020. Studi awal mengenai varian baru tersebut menunjukkan potensi peningkatan penularan sebanyak 36-75%. GEJALA: DEMAM, BATUK, SULIT BERNAPAS, MENURUNNYA FUNGSI INDERA PENGECAP DAN PENCIUMAN, KELUHAN PADA SALURAN PENCERNAAN. VARIAN B.1.5.2.5 GAMMA Satu varian terakhir yang juga telah terkonfimasi masuk di Tanah Air adalah varian virus corona B.1.5.2.5 di Kepulauan Riau. Kabarnya virus ini dibawa oleh seorang yang melakukan perjalanan dari Malaysia. GEJALA: DEMAM, BATUK KERING, KELELAHAN, DIARE, SAKIT PERUT DAN SESAK NAPAS.
Pabrik-pabrik di kawasan industri menjadi biangkeladi lepas kendalinya penanggulangan pandemi covid-19 di Karawang. Pekan pertama pelaksanaan PPKM darurat , angka pasien baru postif covid-19 mencapai 3.864 kasus dengan total angka kematian sebanyak 119 jiwa. Banyaknya pabrik yang ngibul data dan abai aturan PPKM, ditambah lagi adanya sebaran empat varian korona sekaligus di Kota Pangkal Perjuangan, membuat kondisi semakin centang-perenang.
Empat Varian Virus Korona Nyebar di Karawang SEMENTARA itu, empat varian virus Covid-19 diduga telah menyebar ke sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang. Bahkan, keempat varian itu sudah terdeteksi sejak juni 2021. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Karawang, Endang Suryadi, wilayahnya diserang oleh empat varian virus Covid-19, yaitu Alfa, Delta, Beta dan Gamma. “Empat varian ini sudah masuk Karawang dan menyebar ke
berbagai wilayah dan sudah terdeteksi sejak Juni 2021,” kata Endang, Minggu (11/7). Tiga Gedung Disulap jadi Tem pat Isolasi Lonjakan kasus Covid-19 di Karawang masih tinggi. Pelan tapi pasti, ketersediaan tempat tidur di ruang isolasi semakin sempit. Ditengah penuhnya bed occupancy ratio (BOR) ini, Pemkab Karawang berencana menyulap sejumlah gedung pemerintah menjadi
ruang isolasi pasien Covid-19. Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepulloh mengungkapkan, saat ini ada lima gedung pemerintah yang rencananya akan disulap jadi ruang isolasi. Namun, dari lima gedung itu. Baru tiga gedung saja yang dianggap representatif dan aman untuk digunakan sebagai ruang isolasi dadakan. Wabup Aep mengungkapkan, ke tiga gedung itu diantara-
nya Mess Persika Karawang, Gedung BLK Disnakertrans Karawang, dan Gedung Asrama Haji Karawang. Ke tiga gedung itu rencananya akan menampung tak kurang dari 150 pasien covid-19. “Dari lima gedung cuma tiga yang memenuhi syarat untuk menjadi tempat isolasi. Yang dua lagi yaitu Gedung Diklat dan Gedung KNPI masih kita pertim-
Melihat Penerapan PPKM Darurat dari Desa-Desa (Bag 6/bersambung)
Masuk Desa, Warga Dirazia Setiap Hari Tingkat kesadaran warga Desa Burangkeng akan pentingnya protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19 dari hari ke hari makin meningkat. Hal ini tak terlepas dari gencarnya razia yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Desa Burangkeng. DIMAS, SETU-CIKARANG
KEPALA Desa Burangkeng, Kecamatan Setu, Nemin kepada Karawang Bekasi Ekspres blak-blakan mengatakan dia sejak pluit diberlakukannya PPKM Darurat langsung memerintahkan aparat desa berjaga non-setop di titik-titik keramaian yang ada di desanya. Aparat desa itu diberi tugas cuma dua: melakukan razia, dan memberikan edukasi protokol kesehatan. Kontak Redaksi: Suhlan: 081806630196, Mahesa: 082298163255. Kontak Iklan: Tohiri: 081279676016, Hayatullah: 085379686339
Selain itu pemerintaha desa pun melibatkan BPD, Karang Taruna dan melibatkan TNI-Polri untuk melakukan razia. Mereka menyasar seluruh masyarakat pengguna jalan yang tidak mengenakan masker di enam titik. “Alhamdulillah, ya hanya berapa orang melanggar prokes. Hampir 95 persen sudah menjalankan prokes dengan baik, yang tidak me-
DIMAS/KARAWANG BEKASI EKSPRES
SOROT: Tingkat kesadaran warga Desa Burangkeng akan pentingnya protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penularan Covid-19 dari hari ke hari makin meningkat. Hal ini tak terlepas dari gencarnya razia yang dilakukan oleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Desa Burangkeng.
Email: karawangbekasiekspres@gmail.com, redaksikarawangbekasi@gmail.com
METRO KARAWANG
SENIN, 12 JULI 2021
Puskesmas Mendesak Butuh .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Dinas Kesehatan (Dinkes) Karawang mengungkap saat ini sebaran kasus-kasus yang berasal dari klaster industri sudah tak terkendali menyebar ke klaster keluarga dan perkampungan. Dampaknya, proses tracing semakin ruwet, dan susah terpetakan. “Setelah kita cermati lebih dalam lagi tingginya kasus covid-19 di Karawang belakangan ini dari klaster industri yang kemudian menyebar ke klaster klaster keluarga. Jadi industri ini kan banyak karyawannya dan tinggal di perumahan hingga menjadi dua klaster industri dan keluarga,” kata Kadinkes Karawang, dr Endang Suryadi, kemarin (11/7). Menurut Endang, kasus covid -19 di Karawang meningkat tajam usai mudik lebaran. Puncak penyebaran covid-19 sebelumnya di prediksi pada minggu ketiga Juni. “Sedikit meleset dari prediksi karena lebih cepat. Ternyata minggu kedua sudah mulai meningkat,” katanya. Nakes Kewalahan dan Obatobatan Minim Memasuki hari kesepuluh penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Karawang. Lonjakan kasus positif baru semakin tinggi. Kondisi ini
diperparah dengan semakin banyaknya tenaga kesehatan yang terpapar. Ditambah lagi, stok obat-obatan semakin tipis. Ruang ICU dan perawatan pasien covid di rumah sakit juga sudah penuh sesak. Melihat kondisi pandemi di Karawang semakin tak terkendali. Para wakil rakyat di gedung DPRD Karawang akhirnya turun gunung. Mereka turun ke sejumlah puskesmas dan lingkungan warga yang isolasi mandiri. Untuk menginventarisir permasalahan sejumlah puskesmas. Dalam menangani pasien Covid-19 yang membludak. Anggota Komisi lV DPRD Karawang, Indriyani mengungkapkan, hasil sidaknya ke sejumlah puskesmas terungkap, bahwa masalah terbesar di Karawang saat ini. Minimnya jumlah tenaga medis yang menangani pasien covid. Dan kurangnya stok obat-obatan di tingkat puskesmas. Tingginya kasus positif baru di Karawang, kata Indriyani, berimbas pada banyaknya warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Banyaknya warga yang isoman, tidak sebanding dengan jumlah tenaga kesehatan yang merawatnya. “Pasien covid yang melaku-
matuhi kami ambil tindakan sanksi sosial,”kata Kepala Desa Burangkeng, Nemin. Setiap minggunya Satgas Covid-19 Desa Burangkeng berkeliling untuk woroworo prokes ke warga. Setiap warga kedapatan tidak memakai masker didata lalu dihukum sanksi
sosial seperti push up. “Kepada warga yang sudah menerapkan prokes dengan baik. Kami ucapkan terima kasih, semoga ini bisa mengurangi angka covid-19 di Desa Burangkeng,”ucap dia. Mantan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi ini meminta kesadaran masyarakat
2
TAK KUNJUNG DISALURKAN ....
kan isoman sangat banyak, tapi tenaga kesehatan dan stok obat-obatan masih sangat kurang,” ungkap Indriyani, akhir pekan kemarin, (10/7). Kondisi ini jelas tak boleh dibiarkan berlarut-larut. Indiryani meminta, jika memungkinkan. Dinas Kesehatan melakukan penambahan petugas nakes di lapangan. Selain itu, harus dibuat kebijakan khusus. Untuk menyimpan lebih banyak stok obat-obatan di tingkat puskesmas. Agar kebutuhan obat bagi pasien yang isoman bisa tercukupi. “Penambahan tenaga kesehatan perlu dilakukan secara proporsional. Jangan menambah nakes di kecamatan yang justru grafik kasus positif covidnya tergolong rendah,” paparnya. “Di kecamatan yang grafik positifnya tinggi, malah sedikit penambahan (tenaga kesehatannya),” ketusnya. Jika di lihat dari grafik Dinkes Karawang, lanjut dia, saat ini wilayah yang angka positifnya paling tinggi didominasi oleh kecamatan di perkotaan. Itu terjadi, karena disana paling terdampak dari klaster industri. “Sampai hari ini, yang paling tinggi kasus penularannya itu di wilayah perkotaan,” tegasnya. (bbs/mhs)
Masuk Desa, Warga Dirazia .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES
KARAWANG BEKASI
bahwa prokes bukan lantaran ada razia dari satgas melainkan untuk melindungi diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar. Pantauan awak media, setiap harinya Satgas Covid berjaga di enam titik keramaian yaitu Perumahan Park Place, Mustika Grande, Grand Residence, Pasar Asem, Pasar Blok N dan Pasar Blok O. (*)
dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES Karawang, red) yang melakukan isolasi mandiri. Bantuan beras dikhususkan untuk yang isolasi mandiri,” ungkap Bupati Cellica kepada wartawan saat itu. Me nu r u t nya, Pe m k ab Karawang melalui Badan Ketahanan Pangan di Karawang, telah menyimpan beras di Bulog sebanyak 100 ton. “Tapi yang pasti Badan Ketahanan Pangan kami, kurang-lebihnya telah menyimpan 100 ton beras di Bulog ya. Dan itu akan kita lihat, nanti penggunaannya bisa untuk apa saja,” kata dia. Lebih jauh Bupati Cellica menuturkan, Pemkab Karawang juga akan memberikan bantuan berupa obat-obatan dan vitamin untuk warga yang saat ini tengah melakukan isolasi mandiri di rumah. Di tempat terpisah, GM Bulog Sub-Divre Karawang-Bekasi, Yanto kepada wartawan ,emuturlan, sampai Kamis (8/7) kemarin, pihaknya sama sekali belum menerima pengajuan pengambilan beras cadangan bencana pemerinta (CBP)dari Pemkab Karawang. Harusnya, kata Yanto, sesuai mekanisme, Dinso Karawang mewakili Pemkab Karawang
mengirimkan surat pengajuan atau permintaan pengambilan beras untuk keperlua didistribusikan kepada pasien covid-19 yang sedang isolasi mandiri. “Kalau berasnya sudah siap kang, tinggal surat pengajuan dari Pemda via Dinsos terkait kebutuhan penyaluran dan kelengkapan dokumen sebagai syarat pengambilan beras Cadangan Bencana Pemerintah (CBP) Bencana Alam (Bencal) tersebut, “ ucap Yanto. Saat dikonfirmasi, Dinas Sosial (Dinsos) Karawang melalui Plt Sekertaris Dinsos, Danilaga justru blakblakan sejauh ini Dinsos belum menerima informasi secara utuh terkait program distribusi beras tersebut, sehingga dia pun kebingungan. “Kami belum menerima secara bulat nih kaitan dengan program ini ya, artinya kita juga sedang mempersiapkan segala sesuatunya, cuma regulasinya,” ujarnya kepada awak media, Jumat (9/7). Menurutnya jika mengambil cadangan beras dari pemerintah CBP 100 ton, Dinsos Karawang harus berkomunikasi terlebih dahulu dengan
Kementrian Sosial (Kemensos) terkait regulasi, kerena Pandemi Covid-19 bukan merupakan bencana alam, melainkan bencana sosial. “ Ka re na k a l au n ga m bil dari cadangan beras pemerintah (CBP), itu kan 100 ton, kita harus komunikasi dulu dengan Kementiran Sosial (Kemensos) itu kan untuk bencana alam, ini kan bencana sosial”, paparnya. “Karena bencana sangat dimungkinkan, beras cadangan ini dipergunakan untuk kepala daerah setempat, tapi kami melihat regulasi, kita belum kuat”, tambahnya. Ja d i ma s i h d i k at a k a n Dani, terlalu sulit untuk merealisasikan bantuan beras kepada masyarakat yang isolasi mandiri, jika meng ejar waktu PPKM Darurat 3 sampai 20 Juli 2021. “Kalau kita hanya mengandalkan dari tanggal 3 sampai 20 Juli, masa-masa PPKM Darurat, itu waktu kita terlalu sulit untuk realisasinya,” pungkasnya. Di tempat terpisah, Ma nt a n Wa k i l Bu p at i Karawang, Periode 20152 0 2 0 , A h m a d “ Ji m m y ” Zamaksayari menyoroti p e r i ha l b a nt u a n b e ra s dari Pemkab yang tidak kunjung disalurkan oleh.
Jimmy menyarankan agar menghindari penyelewengan, bantuan tersebut sebaiknya disatukan dengan bantuan tunai dari Pemerintah Pusat. “Kalau saran saya untuk menghindari penyelewengan, lebih baik bantuan itu disatukan dengan bantuan tunai yang akan digelontorkan oleh pemerintah pusat”, ujarnya, Jumat (9/7). Selain itu, Jimmy menyebut bantuan itu bukan berupa beras melainkan berbentuk cash (uang), dan secepatnya disalurkan. “Jadi bentuknya cash, dan waktunya dipercepat, dipercepat aja disalurkan bagi kurang lebih 4.000 (empat ribu) pasien isoman yang hari ini melakukan isolasi mandiri”, tambahnya. Jimmy meminta Pemeri nt a h t i d a k ha nya m e mikirkan warga yang melakukan isolasi mandiri saja, akan tetapi bantuan tersebut digelontorkan juga untuk warga yang ikut terdampak oleh sebaran covid-19 ini. “Juga bantuan tersebut tidak hanya fokus pada warga yang isoman, bantuan juga harus bisa digelontorkan bagi masyarakat sekitar yang terdampak dengan adanya sebaran Covid ini”, pungkasnya. (bbs/mhs)
Empat Varian Virus Korona .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES bangkan karena berada di lokasi pemukiman warga,” ujar Wabup Aep, Rabu (7/7) kemarin. Aep mengatakan, ke tiga gedung yang disediakan pemerintah itu, pada prinsipnya sudah siap
digunakan kapan pun. Meski begitu, penggunaannya tetap menunggu arahan dari Satgas Covid-19 Karawang. Kapasitas tiga gedung itu, kata Aep, akan menampung 150 orang. Masing-masing
Mess Persika Karawang mampu menampung 28 bed dan BLK Disnaker akan menampung 78 bed. Sisanya, akan diarahkan ke Asrama Haji. “Untuk penggunaannya kapan, masih menunggu arahan Satgas,” ujarnya. Jika dalam waktu dekat
semua rumah sakit penuh. Aep menegaskan, ke tiga gedung itu sudah siap menampung pasien covid-19. Dengan segala macam kebutuhan medisnya. “Pada prinsipnya, tiga gedung itu siap digunakan kapan pun,” tandasnya. (bbs/mhs)
SEMPAT MASUK ICU, BUPATI .... dari halaman KARAWANG BEKASI EKSPRES
ISTIMEWA
GERAKAN HIJAU: Hari kedua puluh Satgas bagikan bibit tanaman kepada warga Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel, Satgas TMMD melakukan penanaman pohon untuk mencegah kerusakan hutan.
Penanaman Pohon Cegah Kerusakan Hutan WARGA di Dusun Tangga Batu, Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan bahu membahu bersama anggota TNI Kodim 0212/TS untuk menyukseskan pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 111 Tahun Anggaran 2021. Hari kedua puluh Satgas bagikan bibit tanaman kepada warga Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel, Satgas
TMMD melakukan penanaman pohon untuk mencegah kerusakan hutan. Penanaman pohon akan membuat hutan yang gundul ataupun lahan yang kosong akan tertanami oleh vegetasi. Namun tidak semudah itu untuk memperbaiki hutan yang telah rusak. Setidaknya ada sebuah upaya untuk menanami kembali lahan kosong dengan tanaman produktif. (*)
Cari Ikan: Pikiran Tenang, Badan Bugar PELAKSANAAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam pembangunan di segala aspek baik meliputi kegiatan fisik dan nonfisik. Hari keduapuluh, Satgas TMMD ke 111 Kodim 0212/TS meluangkan waktu istirahatnya untuk memancing bersama masyarakat di Desa Sangkunur, Kec. Angkola Sanglunur, Kab. Tapse. Prada Faisal Chaniago mengatakan, tubuh ia terasa bugar, dan pikiran tenang setelah giat memancing. Itulah manfaat memancing bagi yang hobi memancing. Membuat pikiran kita tenang dengan tubuh kembali bugar. (*)
lalu saat diwawancara mengatakan, Eka dinyatakan positif setelah menjalani tes usap PCR pada Kamis (1/7). Setelah sempat menjalani isolasi, kemudian Minggu (4/7) pagi dirujuk ke rumah sakit untuk menjalani perawatan. Perawatan dilakukan lantaran Eka memiliki riwayat penyakit lainnya. Kendati demikian, Enny menyatakan Eka dalam kondisi stabil. “Saat ini Bapak Bupa-
ti dalam kondisi cukup stabil, kondisi jantung dan tekanan darah normal, namun karena beliau ada komorbid jadi h a r u s d i l a k u k a n p e rawatan di Ruang ICU,” ucapnya. Enny mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium, semula Eka didiagnosis mengalami demam berdarah. Namun, Saturasi oksigen serta kadar trombositnya pun turun. Dengan kondi-
ter tular Covid-19 dar i kerabat keluarganya. Dugaan itu muncul setel a h d i l a ku k a n t ra c i n g oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi. Hal itu dikatakan Juru Bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah, Selasa (6/7). “Ada (yang positif Covid-19). Kerabat keluarga beliau (Bupati Bekasi). Diduga Pak Bupati tertular kerabat keluarga beliau,” katanya. (fan/mhs)
Menikmati Waktu Rehat di Embung Sangkulur TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu jawaban dari mimpi warga Desa Siuhom untuk memiliki desa yang lebih maju dari sebelumnya. Hari keduapuluh Satgas TMMD ke 111 Kodim 0212/ TS meluangkan waktu istirahatnya untuk memancing bersama masyarakat di Desa Sangkunur, Kec. Angkola Sanglunur, Kab. Tapsel. Prada Faisal Chaniago mengaku
menikmati sensasi Embung Sangkulur saat giat mincing dengan warga. Embung yang begitu luas dan dalam akan sangat bahagia rasanya jika ikan ada yang nyangkut di kailnya. Sensasi strike yang tak pernah dilupakan dan tiada duanya. Ikan akan membawa kail ke sepanjang senar yang kita lempar. Itulah sensasi yang menimbulkan ketagihan bagi penghobi mancing. (*)
ISTIMEWA
GIAT MANCING: Prada Faisal Chaniago mengatakan, tubuh ia terasa bugar, dan pikiran tenang setelah giat memancing.
si demikian, pemeriksaan terhadap kesehatan Eka dilanjutkan dengan tes usap antigen lalu PCR, hasilnya positif. “Awalnya itu diagnosanya demam berdarah namun pemeriksaan dilakukan dengan antigen dan PCR. Duadunya hasilnya positif,” ucap dia. Kendati masih dirawat di ruang ICU, Enny mengatakan kondisi Eka sempat berangsung stabil dari sisi tekanan darah maupun denyut jantungnya. Eka sendiri diduga
ISTIMEWA
MENIKMATI SUASANA: Satgas TMMD ke 111 Kodim 0212/TS meluangkan waktu istirahatnya untuk memancing bersama masyarakat di Desa Sangkunur.
SENIN, 12 JULI 2021
HARGA Rp3.000
3
Sudah 26 Pelaku Usaha Kena Segel saat PPKM Darurat
Merengek Rugi, Bodo Amat! KABUPATEN BEKASI- Satgas Covid-19 sedang getol-getolnya melakukan penyegelan terhadap pelaku usaha yang melanggar aturan saat PPKM Darurat. Satu pekan aturan berlaku, tercatat sudah ada 26 titik penyegelan---20 rumah makan dan enam perusahaan. n KE METRO CIKARANG
DIMAS/CIKARANG EKSPRES
MULAI KELELAHAN: Petugas pemakaman jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Wanajaya, Kecamatan Cibitpng harus bekerja ekstra keras. Sebab belakangan ini jumlah jenazah yang harus dimakamkan meningkat.
Petugas Pemakaman Ngeluh Kelelahan SEMENTARA itu, Petugas pemakaman jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Wanajaya, Kecamatan Cibitpng harus bekerja ekstra keras. Sebab belakangan ini jumlah jenazah yang harus dimakamkan meningkat. Hal tersebut diketahui, ketika Anggota DPR-RI Obon Tabroni melakukan kunjungan mendadak ke TPU Wanajaya, n KE METRO CIKARANG
Dekopinda Bekasi Ajak Seluruh Koperasi Doa Bersama
SEKILAS
ISTIM
EWA
Berharap Pandemi Cepat Berlalu
Toto Iskandar Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi HARIPAN/CIKARANG EKSPRES
PERCEPATAN VAKSIANI: Kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Bapelkes Cikarang, Kesdam Jaya Jayakarta, serta Stikes Kabupaten Bekasi.
7.000 Warga Ikuti Vaksinasi di Makodim CIKARANG PUSAT - Kodim 0509 Kabupaten Bekasi menggelar vaksinasi massal bagi 7.000 warga Kabupaten Bekasi, di Makodim 0509. Kegiatan tersebut, guna membantu pemerintah mempercepat upaya vaksinasi covid-19 kepada masyarakat. “Hari ini merupakan hari terakhir dari rangkaian kegiatan Serbuan Vaksinasi Massal covid-19 dengan total peserta 7.000 warga,” kata Dandim 0509 Kabupaten Bekasi Letkol Kavaleri Tofan Tri Anggoro, Jumat (9/7). Terang dia, serbuan vaksinasi massal digelar sejak 3-9 Juli 2021 di sejumlah tempat mulai dari markas koramil, kodim, hingga hari ini yang dipusatkan di Gedung Wibawa Mukti Komplek Perkantoran Pemerintah Kabupaten Bekasi. “Serbuan vaksinasi massal dilakukan kepada 1.000 orang setiap harinya. Hari ini lengkap 7.000 dosis yang telah disuntikkan,” katanya. Dia menjelaskan kegiatan vaksinasi ini diselenggarakan Kodim 0509 Kabupaten Bekasi bekerja sama dengan Bapelkes Cikarang, Kesdam Jaya Jayakarta, serta Stikes Kabupaten Bekasi. Sebanyak 40 personel gabungan dilibatkan pada vaksinasi massal ini termasuk 20 petugas yang tergabung dalam tim pendukung vaksinator asal anggota dan PNS Kodim 0509 Kabupaten Bekasi. “Alhamdulillah warga sangat antusias dari target per hari 1.000 terpenuhi semua, itu saja masih kurang,” katanya. Anggoro mengungkapkan kegiatan vaksinasi massal yang diselenggarakan ini bertujuan untuk membantu program pemerintah dalam rangka penanggulangan penyebaran covid-19 khususnya di wilayah Kabupaten n KE METRO CIKARANG
CIKARANG PUSAT-Perayaan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke 74 Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Bekasi mengajak seluruh anggota koperasi untuk melaksanakan doa bersama Minggu malam (11/7). Mereka berdoa
agar pandemi covid-19 segera berlalu di Indonesia. Ketua Dekopinda Kabupaten Bekasi, Toto Iskandar mengatakan harkopnas kali ini serentak seluruh koperasi tidak mengadakan seremonial diganti dengan doa bersama, “Harkop kali ini tidak seperti biasanya, kita doa bersama secara virtual,”kata Toto. Pandemi Covid-19 menggangu ekonomi termasuk koperasi yang ada di Kabupaten Bekasi
terdampak. Doa bersama ini dikatakan Toto disiarkan secara langsung di youtube bersama dengan Dekopin,”Harkopnas kali ini meski secara virtual tidak mengurangkan semangat kita untuk mengentaskan virus korona ini,”ucap dia. Toto berpesan semua koperasi harus bahu-membahu bergotong royong menghadapi pandemi ini,”Koperasi harus bersatu saling n KE METRO CIKARANG
Tanpa STRP Dilarang Melintas Pos Sekat KABUPATEN BEKASISatuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melarang pengendara tanpa surat tanda registrasi pekerja (STRP) m e l i n t a s i p o s -p o s p e nyekatan di daerah itu. “Bersama TNI, satpol PP, dan dinas perhubungan kami terus mengetatkan pembatasan mobilitas, termasuk persyaratan wajib ber-STRP pengendara,” kata Kasatlantas Polres Metro Bekasi AKBP Argo Wiyono di Cikarang, kemarin (11/7). Kasatlantas mengatakan bahwa penyekatan dengan memeriksa sejumlah keperluan pengendara yang hendak melintas. Mereka yang boleh melintas harus dapat menunjukkan STRP kepada petugas. “Iya, salah satu kewajiban utama adalah dengan menunjukkan STRP itu,” katanya. Selain STRP, para pekerja yang hendak melintasi pos penyekatan juga diminta untuk dapat menunjukkan dokumen resmi lainnya, seperti surat izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI) di
DOC/NET
LARANGAN MELINTAS: Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melarang pengendara tanpa surat tanda registrasi pekerja (STRP) melintasi pos-pos penyekatan di daerah itu.
Kabupaten Bekasi serta sertifikat vaksin.”Jadi, jika tidak membawa atau tidak
bisa menunjukkan surat serta persyaratan itu, kami minta mereka putar balik,”
ucapnya. A r g o m e n g a ku m a s i h banyak pekerja yang tidak
dapat menunjukkan pers y a ra t a n t e r s e b u t s a a t n KE METRO CIKARANG
METRO CIKARANG
SENIN, 12 JULI 2021
KARAWANG BEKASI
4
ADVERTORIAL
RSUD Terima Ventilator, Obatobatan Disebar ke Puskesmas
Bantuan CSR Pemkab Bekasi dari Kawasan Industri untuk Tangani Covid-19
CIKARANG PUSAT - Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi, terus berpertisipasi membantu pencegahan dan penanganan covid-19 lewat Coorporate Social Responbility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP). Jumat (09/07/2021) kemarin, PT. Cikarang Listrindo, Tbk serahkan bantuan CSR berupa lima alat ventilator, tujuh alat bantu nafas High Flow Nassal Cannula (HFNC), dan obat-obatan senilai Rp 3,8 Miliar ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, secara virtual di Command Center Gedung Diskominfosantik setempat. Bupati Bekasi Eka Supria Atmaha melalui Kadinkes dr. Sri Enny Mainarti menuturkan ventilator sudah diterima dan alat bantuan napas HNFC sedang diikoordinasikan untuk diserahkan untuk RSUD Kabupaten Bekasi. “Insyaallah akan sampai minggu depan. Sedangkan obatobatan akan didistribusikan ke puskesmas yang ada di Kabupaten Bekasi,” kata Sri didampingi Kepala Bappeda Dedy Supriyadi dan Direktur Utama RSUD dr. Sumarti. Selain itu, sambung dia, sudah banyak pihak swasta yang ingin bekerja sama memberikan bantuan untuk Pemerintah Kabupaten Bekasi. Melalui Bappeda Kabupaten Bekasi, akan ada rangkaian kerja sama CSR dari pihak swasta lainnya. “Banyak sekali pihak swasta yang ingin memberikan bantuan. Nanti melalui Bappeda akan berlanjut kegiatan CSR dari pihak swasta lainnya,” bilang Sri. Ia juga menyampaikan banyak terimakasih kepada PT Cikarang Listrindo yang telah berkontribusi terhadap penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi. “Bantuan alat kesehatan akan dimanfaatkan untuk mempercepat pelayanan kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan melalui rumah sakit. Untuk bantuan obat obatan kami akan distribusikan ke Puskesma yang membutuhkan,” ujarnya. Sri menegaskan, pencegahan dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Bekasi akan lebih optimal apabila semua pihak ikut memberikan kepedulian untuk membantu sesama, khususnya warga yang terpapar virus Covid-19. “Ya, bukan hanya kewajiban pemerintah daerah saja, tapi semua harus terlibat, baik dari unsur pemerintah, swasta, para pengusaha, dan seluruh lapisan masyarakat,” tukas dia. (adv/yud)
SUHUDI/CIKARANG ESKPRES
PARTISIPASI SWASTA: Kawasan Industri di Kabupaten Bekasi, terus berpertisipasi membantu pencegahan dan penanganan covid-19 lewat Coorporate Social Responbility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TJSLP).
Ngebut Rampungkan Perbaikan Jalan DUSUN Tangga Batu, Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan merupakan daerah yang masih perawan, karena masih banyak dijumpai hutan belantara. Wilayah yang sejuk udaranya, semakin menam-
bah kenyamanan bagi yang tinggal di daerah tersebut. Satgas TMMD Kodim 0212/TS melaksanakan perbaikan jembatan yang rusak di Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel. Serka T. Pangaben mengatakan, saat ini satgas ber-
juang merampungkan perbaikan jembatan. Kalau tidak segera diselesaikannya hari itu juga sangat rawan jika malam hari melintas di jalan tersebut. Tapi Satgas dan warga akan terus berjuang selesaikan jembatan yang rusak tersebut. (*)
Dukung Industri Rumahan Bisa Makin Maju DI Desa Siuhom ada potensi industri rumah tangga yang telah turun temurun dilakukan oleh warga yaitu Gula Aren. Pro duksi r umahan dengan kapasitas produksi yang hanya diperuntukkan untuk konsumsi
sehari-hari jika ada kelebihan baru dijual. Inilah sebenranya sebuah potensi industri rumah tangga yang belum digarap dengan serius. Pemberdayaan masyarakat dengan gula aren
mempunyai prospek yang baik. Untuk itu TMMD Kodim Tapsel mendorong perkembangan industri rumahan gula aren dengan pelatihan sehingga kapasitas produksinya bisa ditingkatkan. (*)
SAMBUNGAN CIKARANG EKSPRES Petugas Pemakaman Ngeluh .... dari halaman Cikarang Ekspres Jumat (9/7). Kepada Obon, petugas mengeluh membutuhkan bantuan alat berat dari pemerintah. “Sehari itu bisa 10-15, minim banget 15. Kalau dituruti bae mah ga bakal nyanggup tenaga. Kalau dah jam 3 ngaso bae (istirahat aja) dah. Ada ga ada ngaso,” ujar petugas itu kepada Obon. Petugas pemakaman itu, harus menggali secara man-
ual sedangkan tenaga petugas terbatas hanya 10 orang. Alhasil mereka kerap kelelahan untuk menggali makam. “Kalau udah lebih dari 15, saya angkat tangan. Udah kecapean tenaganya, yang kerja ada 10 orang. Yang digali udah pesenan orang,”ucapnya. Mereka berharap, pemerintah dapat memberikan bantuan alat berat untuk membantu proses penggalian makam,”Saya minta alat berat,
doser, doser anak,”kata penggali itu. Melihat hal itu, Obon meminta pemerintah segera mengerahkan alat berat untuk membantu proses pemakaman di TPU Wanajaya. “Ini seharusnya gak terjadi, kalau masalah ruang perawatan penuh, oksigen terbatas, hasil pcr lama atau rakyat yang diisolasi ga dikasih makan mungkin agak ribet, nah ini hanya beko,” tegas Obon. (dim/mhs)
Dekopinda Bekasi Ajak .... dari halaman Cikarang Ekspres menguatkan, bahu-membahu menghadapi pandemi covid-19,”ucap dia.
Dia juga berhara peran Pemerintah Kabupaten Bekasi, dikatakan Toto dibutuhkan agar koperasi dapat kembali pulih, “Harus ada kekua-
tan politic power. Koperasi tidak bisa berjalan sendiri. Harus dituntun pemerintah dan difasilitasi,”tegasnya. (dim/mhs)
Bekasi. “Vaksinasi massal ini diharapkan mampu menciptakan herd immunity.
Semoga upaya ini dapat membantu pemerintah dalam penanggulangan penyebaran dan menekan angka covid-19,” tandasnya.
dari halaman Cikarang Ekspres Kepala Satpol PP Kabupaten Bekasi, Dodo Hendra Rosika saat diwawanc a r a i aw a k m e d i a m e nuturkan, semua pelaku usaha yang terpaksa harus ia segel merupakan pelaku usaha yang membandel tutup mata dengan aturan-aturan PPKM darurat yang berlaku di Kabupaten Bekasi. “Seluruh tempat usaha dan perusahaan itu disegel karena membandel lantaran melanggar aturan PPKM darurat yang
Dia juga mengaku tidak menutup kemungkinan kegiatan vaksinasi massal serupa akan dilakukan kembali mengingat tingginya antusias masyarakat. (har/mhs)
dilaksanakan sejak 3-20 Juli 2021 di Kabupaten Bekasi,” kata Dodo. Te ra n g d i a, p i h a k n y a lakukan penyitaan, penutupan serta penyegelan lantaran melanggar seperti makan di tempat, batasan jam operasional dan melanggar protokol kesehatan. Sambung Dodo, selama penerapan PPKM darurat, pihaknya bersama kepolisian dan TNI melakukan pengawasan. Sasarannya, perusahaan, restoran atau tempar makan dan tempat usaha lainnya yang
melanggar aturan PPKM darurat. “Jadi mereka yang rugi kan. Maka itu harus patuh atas ketentuan dari penerapan PPKM darurat,” katanya. Sementara itu, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mengungkapkan, operasi pengawasan sebagai implementasi penegakan aturan PPKM darurat. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri, Instruksi Bupati dan Edaran Bupati Bekasi. ”Kami bersama Forko pimda Kabupaten Bekasi,
unsur Polsek, Koramil dan kecamatan akan terus m e l a k s a n a k a n o p e ra s i penegakan aturan PPKM darurat,” katanya. Operasi penyekatan mobilitas juga masih terus d i l a ku k a n d i t i t i k- t i t i k ya ng t e l a h d i t e t ap ka n . Pengawasan ke perusahaan juga rutin dilakukan tiap harinya. “Ini terus kita lakukan pengawasan hingga penindakan bagi yang melanggar. Kita lihat mobilitas masyarakat sudah mulai berkurang,” tandasnya. (har/mhs)
Tanpa STRP Dilarang Melintas .... dari halaman Cikarang Ekspres
7.000 Warga Ikuti .... dari halaman Cikarang Ekspres
Merengek Rugi, Bodo Amat! ....
melintasi pos penyekatan dengan alasan belum mengurusnya. Alasan lain, perusahaan tetap beroperasi dan memaksa pekerjanya masuk, padahal perusahaan tersebut masuk kategori di luar esensial
dan kritikal. “Kenyataan di lapangan mungkin hanya sekitar 25 persen yang bisa tunjukkan, yang lainnya keperluan selain itu,” katanya. Di wilayah hukum Kabupaten Bekasi setidaknya ada dua pos penyekatan mobilitas warga se-
lama penerapan PPKM darurat, yakni pertama di Jalan Rengas Bandung Kedungwaringin yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang dan pos kedua berada di Jalan Sultan Hasanuddin Tambun berbatasan dengan Kota Bekasi. Rencananya, kata
dia, pos penyekatan akan ditambah dua lagi, yakni di wilayah Pebayuran dan Cabangbungin yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang guna mencegah mobilitas warga yang tidak memiliki kepentingan dan pekerja di luar esensial serta kritikal. (bbs/mhs)
KARAWANG BEKASI General Manager: Tohiri Alam. Pimpinan Perusahaan: Hayatullah. Pimpinan Redaksi: Suhlan Pribadi. Redaktur: Mahesa Bahagiastra, Arie Firmansyah. Kabupaten Karawang: Agus B, Wahyudi, Ayi Purnama. Kabupaten Bekasi: Dimas Apriyanto, Jiovano Nahampun, Haripan Nahampun, Kota Bekasi: M. Suyudhi R (Kepala Biro), Naldy. Kabupaten Purwakarta: Hasan Kobra (Kepala Biro). Pracetak : Juhadi (Koordinator), Mochamad Diky Darmawan, Almujamil. EDP/IT : Harry Hidayat. Iklan: Gema Parlindra (Manager Jakarta). Hepi Harianto (Manager Bandung). Manager Iklan & Promosi: Hudri Amin (Koordinator), Dimas A. Manager, Eko Prihastanto Pemasaran: Ade Marsin (Koordinator), Ecep, Noviantoro, Melky JS. Sirkulasi & Pengembangan Koran: Jamal (Koordinator), Yanto, Herman Budiono, Lalan, Umbaran, Ambri, Parwoto, Umbaran. Akunting/Keuangani: Administrasi: Asih Setiawati, Kansha Isfaraini Huurun’ein, Yanti Intan Martya. Direktur Utama: Mohamad Fauzi. SAg Direktur : Tohiri Alam KomisarisUtama: Dwi Nurmawan Komisaris: H Yanto. Informasi Langganan Iklan & Berlangganan Koran Karawang Bekasi Ekspres Kantor Karawang Bekasi Ekspres
TARIP IKLAN
Jalan Pepaya Nomor 20, Kelurahan Nagasari, Kecamatan Karawang Barat, Kabupaten Karawang. Tlp. (0267) 8408492. Tohiri Alam: 081379974445, Hayatullah 085379686339 Bank: Bank Mandiri a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 173-00-00242827. Bank BJB KK Cabang Karawang a/n PT Wahana Semesta Karawang Bekasi No. Rekening 0084955078001 Address e-mail redaksi: redaksikarawangbekasi@gmail.com, email iklan:karawangbekasiekspres@gmail.com. Kantor Biro Cikarang Ekspres Ruko Palais De Paris Central Niaga F8/F16 Kawasan Industri Greendland 1 Kota Delatamas (021) 22156619. Kantor Biro Metro Bekasi Ekspres Jalan Kenari Raya, Blok C Nomor 643, Perumahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Perwakilan Iklan Jakarta: Yudi Haryono, Firda. Alamat Perwakilan Jakarta: Kompleks Widuri Indah Blok A-3 Jl. Palmerah Barat No. 353 Jakarta 12210 Tlp. (021) 5330976, 5333321 Fax. (021) 5322629. Perwakilan Bandung: Jl Raya Soekarno-Hatta No. 627 Bandung Telp. (022) 7316634. Percetakan: PT Wahana Java Semesta Intermedia. Alamat: Jalan Perjuangan No. 9 Kota Cirebon. Telp: (0231) 483 531. Isi di luar tanggung jawab percetakan. SEMUA KARYAWAN KARAWANG BEKASI EKSPRES SELALU DIBEKALI TANDA PENGENAL ATAU SURAT TUGAS DAN TIDAK DIPERKENANKAN MENERIMA/MEMINTA APAPUN DARI NARASUMBER
Umum/Display BW Halaman 1 : Rp 30.000/mm kolom, Umum/Display Berwarna Halaman 1 : Rp 55.000/mm kolom, Umum/Display Warna Halaman 3,6,8 : Rp 27.500/mm kolom, Sosial/ Keluarga Hitam Putih: Rp 17.500 mm/kolom, Sosial/Keluarga Warna: Rp 20.000 mm/kolom. Iklan Baris: Rp 20.000/baris (min 4 baris mak 7 baris). Harga Eceran: Rp 3.000/eksemplar. Harga langganan: Rp 100.000/bulan.
METRO BISNIS
SENIN, 12 JULI 2021
KARAWANG BEKASI
5
Kinerja BPJS Kesehatan 2020 Diganjar WTM Kondisi Keuangan DJS Mulai Membaik KARAWANG- Di tengah berbagai tantangan, ditambah situasi pandemi Covid-19 yang melanda bangsa Indonesia, komitmen bersama baik itu Pemerintah, BPJS Kesehatan, mitra kerja, peserta dan masyarakat untuk menjaga keberlangsungan program JKN-KIS patut diapresiasi. Salah satu bu kt i ma k i n ko ko h nya pengelolaan program ini diejawantahkan melalui catatan kinerja pengelolaan program dan pengelolaan keuangan di tahun 2020 yang mendapatkan P r e d i k a t Wa j a r Ta n p a Modifikasian (WTM) dari Kantor Akuntan Publik. D i re kt u r Ut a m a B P J S Kesehatan Ali Ghufron Mukti mengatakan bahwa ini merupakan predikat ketujuh yang diraih secara berturut-turut sejak BPJS Kesehatan beroperasi pada 1 Januari 2014, dan predikat ke-29 sejak PT Askes (Persero). Hal
ini menandakan bahwa posisi keuangan BPJS Ke s e hat a n p e r t a ng ga l 31 Desember 2020 serta kinerja keuangan dan arus kas telah sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia. Adapun akuntan publik y a n g m e l a ku k a n a u d i t adalah Mirawati Sensi Idris (MSI) yang berafiliasi dengan Moore Global Network Limited. “Predikat W TM ini sejarahnya panjang. Mulai dari PT Askes kemudian bertransformasi menjadi BPJS Kesehatan, laporan keuangan kita selalu WTM. Sebagai badan hukum publik, pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel dan rutin harus kita kedepankan,” ujar Ghufron. Kabar gembira lainnya, kondisi keuangan Dana Jaminan Sosial (DJS) Kesehatan di tahun 2020 juga dilaporkan membaik. Hal ini tercermin dari aset neto yang mengalami perbaikan signifikan menjadi minus Rp5,69 triliun, menurun tajam dar i tahun 2019 sebesar minus Rp50,99 tril-
iun. Membaiknya kondisi keuangan Program JKN-KIS di 2020 tidak terlepas dari dampak penyesuaian iuran sesuai dengan amanah Perpres 64 tahun 2020. BPJS Kesehatan juga melakukan berbagai upaya dan terobosan untuk penyehatan DJS dan memastikan bahwa DJS digunakan dengan benar. Artinya digunakan sesuai kebutuhan medis dan untuk meningkatkan pelayanan dan kepuasan peserta. Selain itu, dampak positif dari membaiknya kondisi keuangan DJS ini juga adalah
tidak terdapat klaim gagal bayar dan tercatat surplus pada arus kas sebesar Rp18,74 triliun pada 31 Desember 2020. Dengan demikian diharapkan tidak ada kekhawatiran dari faskes untuk tetap memberikan layanan yang optimal bagi peserta JKN-KIS. “Meskipun kondisi keuangan
DJS semakin membaik, tapi ingat bahwa ini belum bisa dikategorikan sehat, dan kewajiban BPJS Kesehatan masih besar. Saat ini BPJS Kesehatan, Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan terkait masih harus bekerja keras untuk mencapai batas
minimal aset neto adalah 1,5 bulan klaim,” ujar Ghufron. (dri/mhs)
DAFTAR NOMER TELEPON
PENTING
KEPOLISIAN NAMA
NOMOR TELEPON
Polres Karawang Polsek Kota Polsek Kelari Polsek Telukjambe Polsek Pangkalan Polsek Cikampek Polsek Kotabaru Polsek Jatisari Polsek Cilamaya Polsek Telagasari Polsek Rawamerta Polsek Rengasdengklok Polsek Pedes Polsek Batujaya Polsek Pakisjaya Polsek Tirtajaya Polsek Tempuran Polsek Majalaya Polsek Ciampel Polsek Cibuaya
0267-402240 0267-402516 0267-431032 0267-642222 0267-4675445 0264-316110 0264-8386699 0264-360110 0264-340988 0267-510110 0267-7002110 0267-482110 0267-7006579 0267-470220 0267-7002024 0267-4639044 0267-7004504 0267-8616946 0267-8617856 0267-5165251
PT. PLN PERSERO NAMA
NOMOR TELEPON
APJ Karawang APJ Karawang Kota UPJ Kosambi UPJ Cikampek UPJ Rengasdengklok UPJ Prima Karawang
0267-411132 0267-412676 0267-433872 0267-316468 0267-480426 0267-402122
PALANG MERAH INDONESIA NO. TELEPON
0267-042255, 405190
PEMADAM KEBAKARAN NO. TELEPON
0267-402117
PERUSAHAAN GAS NEGARA NO. TELEPON
RUMAH SAKIT ISLAM KARAWANG Jl.Pangkal Tanjungan Km. 2 Karawang
0267-414520 0267-414521 0267-414522
RUMAH SAKIT BAYUKARTA Jl.Kertabumi No. 44 Karawang
0267-401817 0267-401818 0267-402731 0267-404472 0267-404472
RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KARAWANG Jl. Galuh Mas Raya No. 1 Karawang
0267-640444 0267-640445 0267-640666
RUMAH SAKIT DEWI SRI Jl.Arif Rahman Hakim NO. 1A Karawang
0267-402855 0267-406445 0267-412246
RUMAH SAKIT CITO Jl. Arteri Tol Karawang Barat
0267-414245 0267-414264 0267-414306
TELAH HILANG BPKB MOBIL M A Z D A T H 2011 N O P O L B 1419 S O X N O K A:J M6E R1032C O237231 NOSIN:L320443734 A/N ARIA TEJA SURAPUTRA TELAH HILANG BPKB MOBIL TOYOTA RUSH TH 2018 NOPOL B 1175 F I H N O K A : M H K E 8 FA 3 J J K 007889 NOSIN:2NRF693752 A/N HIMATUL HASANAH TELAH HILANG BPKB SPD MOTOR NOPOL B 3379 STP NO RANGKA:
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD)
Percepat Pemerataan Pembangunan di Pelosok
Kades Senang Satgas “Sulap” Jembatan Desa
Semarak Tawa saat Mengolah Nira
DESA terpencil yang jauh dari keramaian serta pendapatan ekonomi yang jauh dari kemajuan, tentu merupakan tantangan bagi pemerintah dalam meratakan pembangunan. Adanya pemerataan pembangunan melalui TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diharapkan dapat membuat desa lebih maju dari sebelumnya. Satgas TMMD Kodim 0212/TS saat ini sedang melaksanakan perbaikan jembatan yang rusak di Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel. Jika tidak segera diperbaiki akan berbahaya bagi yang melintas jembatan tesebut. Disebabkan balok kayunya banyak yang lapuk dan perlu segera diperbaiki. (*)
TMMD ke-111 Kodim 0212/TS dengan Dansatgas TMMD Letkol Inf Rooy Chandra Sihombing, S.I.P, mengambil tema “TMMD Wujud Sinergi Membangun Negeri” berlokasi di Desa Siuhom,Kec. Angkola Barat, Kab.Tapsel Kepala Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan mengapresiasi anggota TNI dari Kodim 0212/TS yang mau memperbaiki jembatan yang rusak didesanya. “Terima kasih kepada Satgas yang telah perbaiki jembatan rusak. Jika tidak diperbaiki akan sangat berbahya bagi warga Desa Siuhom yang melintas. Apalagi pada malam hari cuaca hujan,” kata kades. (*)
TAK ada kata pantang menyerah apalagi putus asa bagi seorang Prajurit TNI AD. Meraka curahkan segala kemampuannya demi suksesnya pelaksanaan TMMD agar mencapai hasil yang memuaskan. Salah satunya dengan melihat langsung salah satu industri rumah tangga gula aren. Industri rumahan yang telah lama adanya di Desa Siuhom namun belum memberikan pilihan usaha bagi warga Desa Siuhom. Satgas TMMD pun berkesempatan melihat langsung pembuatan Gula aren di Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab.Tapsel. Gurauan, canda tawa serta kedekatan di lokasi pembuatan Gula aren bagaikan keluarga ini ternyata menghadirkan suatu pemandangan yang cair antara anggota Satgas TMMD Kodim 0212 dengan warga. (*)
0267-402117
RUMAH SAKIT
KEHILANGAN
ILUSTRASI FOTO NET
Gotong-Royong, Kerja pun Terasa Ringan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang dilaksanakan secara serentak ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD kepada pemerintah daerah dan juga masyarakat dalam menjembatani pemerataan pembangunan di segala bidang. Satgas TMMD Kodim 0212/TS melaksanakan perbaikan jembatan yang rusak di Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel. Pembangunan yang dilakukan dengan gotongtoyong, membuat segala pekerjaan yang berat akan mudah diselesaikan dengan cepat dengan kualitas yang baik.(*)
M H32B U002F3197116 N O M E S I N: 2BU197127 AN: ASIKIN
ALAMAT SUMUR BATU KEC. BANTAR GEBANG KOTA BEKASI
HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 6505 F T C A/N H A S A N B A C H R I NOKA MH1JF21179K360450 NOSIN JF21E1357937
HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4156 F R Q A/N A M A LYA P U T R I Y U L I A N S YA H N O K A M H 1 J M 3124JKO76055 NOSIN JM31E2072291
TELAH HILANG SHM NOMOR 279/ S E G E R A J AYA ATA S N A M A B U D I SURYANA, LUAS 24.460 M2. DESA SEGARAJAYA, KEC TARUMA JAYA KAB. BEKASI. HUBUNGI BP ASMAWI. NO HP 085772394407
HLG BPKB MTR HONDA NOPOL B 4065 FMB A/N SITI NURONIAH NOKA MH1JFU126HKO64158 NOSIN JFU1E2080634
HILANG BPKB MBL TOYOTA KIJANG INNOVA NOPOL B 1143 FKN A/N SURTI NURHIDAYATI NOKA MHFXW42G3D2254489 NOSIN 1TR7525442 TELAH HILANG AJB NO. 490/BG/2003
TELAH HILANG BPKB NOPOL B 4447 T K N N O R A N G K A: M H1J FP121GK277356 NOMESIN: JFP1E2276262 AN: YUSMAN TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N ENCOH BINTI MILEM LUAS 525 M S H M N O M O R 0 1 3 2 7 ALAMAT KMP, CINYOSOG RT 003/002 D S B U R A N G K E N G, K E C A M ATA N
Pembangunan Proyek Dinilai Sesuai Harapan KETUA Tim Wasev TMMD ke 111 Kodim 0212/TS bersama Forkopimda Tapsel langsung merasakan sensasi jalan baru TMMD Kodim Tapsel di Desa Siuhom Kec Angkola Barat, Kab Tapanuli Selatan. Asops Kasad Mayjen TNI Eka Wiharsa mengatakan, lebar jalan baru yang dibuat oleh satgas TMMD itu sudah sesuai rencana apalagi sudah ada parit untuk membuang air hujan. Jika sudah dikeraskan dengan batu dan pasir akan semakin keren. Sehingga warga Desa Siuhom akan terwujud mimpinya mempunyai jalan baru untuk memudahkan hasil bumi. Terutama perkebunan dan pertaniannya. (*)
SETU, KABUPATEN BEKASI TELAH HILANG BPKB MOBIL NOPOL B 2312 K O Z A N : M A R I A N A M A NURUNG NO RANGKA: MK2NCXTARIJ005305 NO MESIN: 4A91JA5081 TELAH HILANG : AKTA JUAL BELI NOMER : 364/JB-CBT/X/2014 AN. AMAT YANI BERALAMAT KP. UTAN RT 004/008, KELURAHAN WANASARI, CIBITUNG. TELAH HILANG SERTIFIKAT TANAH A/N MUHI BIN KALIM SHM NO 02872, LUAS 464 METER,ALAMAT KP CINYOSOG RT 004 RW 003, DESA BURANGKENG, KECAMATAN SETU, KABUPATEN BEKASI, JAWA BARAT DENGAN LUAS 148 M2 JIKA MENEMUKAN HUBUNGI : 081311625312. TELAH KEHILANGAN SERTIFIKAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN KEPELAUTAN
YANG DILAKSANAKAN OLEH BALAI BESAR PENDIDIKAN, PENYEGARAN DAN PENINGKATAN ILMU PELAYARAN (BP3IP) ATAS NAMA JIMMI KUNDRAAT DI DAERAH TANJUNG PRIOK, JAKARTA UTARA, DKI JAKARTA. KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL, NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 KEHILANGAN SERTIPIKAT TANAH. ATAS NAMA : HOTIB BIN OLON, KP. LEUNGSIR RT. 03/02, DESA JAYASAMPURNA KEC. SERANG BARU-KAB. B E K A S I D E N G A N L U A S TA N A H : 8.633 (DELAPAN RIBU ENAM RATUS TIGA PULUH TIGA METER PERSEGI), HAK MILIK NOMOR 00451/JAYASAMPURNA, NOMOR INDUK BIDANG :
Jalan Baru Diakses Tanpa Kendala IRING-iringan mobil rombongan Tim Wasev TNI AD Mayjen TNI Eka Wiharsa, didampingi Bupati Tapsel, Forkopimda Tapsel, lewat jalan baru TMMD ke 111 Kodim 0212/TS menju titik nol TMMD. Jalannya lancar tidak ada hambatan yang berarti sehingga kami bisa sampai tujuan sesuai jadwal dan tidak ada kendala lumpur jalan. “Mudah-mudahan jalan baru 6,4 km saat hujan jika telah dikeraskan dengan batu dan koral akan selancar seperti yang saya alami saat ini,” kata Mayjen TNI Eka Wiharsa. (*)
10.05.15.05.00559, NOMOR SURAT UKUR : 10.05.15.05.00559/1997, NOMOR SERI SERTIFIKAT : AJ 965209. HUB BP. AGUS HP : 0855-1701-026 KEHILANGAN BPKP M-01206890, NOPOL D 3575 LY A/N AMIH AHMAD KAMIL,
NO RANGKA MH1JB51185K217952, NO MESIN JB51E1214273, HUBUNGI : ABIB 083874404598 DIINFORMASIKAN BAHWA AUTO2000 KEHILANGAN DOKUMEN BERUPA S AT U S E T S U R AT P E M E S A N A N
METRO BEKASI KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
SENIN, 12 JULI 2021
KEBANGGAAN MASYARAKAT KOTA BEKASI
HARGA Rp3.000
6
Maria Vania
Saya Kuat Tiga Kali Sehari MARIA Vania, Model dan presenter seksi mengaku kalau urusan ranjangnya dalam sehari bisa sampai tiga kali. Soal urusan ranjangnya itu dibeberkan kepada seksolog dr Boyke Dian Nugraha di acara Tonigh Show NET, baru-baru ini. Semula Dokter Boyke menyebut melakukan aktivitas seks yang ideal dilakukan tiga sampai empat kali dalam seminggu. “Kalau aku mungkin sehari bisa dua atau tiga kali,” ungkap Maria Vania. Mendengar pengakuan mojang Bandung itu, Dokter Boyke membolehkan, asalkan memang pasangannya cukup kuat mengimbangi permainan sang artis. “Boleh saja, asalkan pasangannya kuat mengimbangi permainan kamu,” jelas Dokter Boyke. Selain itu, Dokter Boyke juga menyarankan Maria Vania mencari pasangan yang menyukai olahraga. Hal itu untuk mengimbangi Maria Vania. “Kalau wanita suka olahraga, prianya juga harus mengimbangi,” pungkas Dokter Boyke. (bbs/rie)
SOROT PMI : Kami Kurang Stok Darah KOTA BEKASI – Melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Bekasi dalam beberapa minggu terakhir ini. PMI Kota Bekasi mengalami kekosongan ketersediaan plasma konvalesen dari donor sukarela. Kepala Bagian Pelayanan Donor Darah, Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Bekasi, dr. Amri mengatakan, seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Bekasi dalam beberapa pekan terakhir ini. Membuat pendonor sukarela plasma konvalesen beralih jadi donor pengganti atau keluarga. “Sekarang ini untuk stok plasma konvalesen dari donor sukarela itu kosong, adanya hanya dari donor pengganti,” ungkap dr. Amri kepada wartawan, Minggu (11/7). Dia mengatakan, yang sukarela ini mau donor secara sukarela, tapi melihat banyak mungkin keluarganya atau saudara atau tetangga yang juga terpapar. Atau biasanya mereka ini melihat dari Instagram yang mana sekarang. “Instagram gampang bisa langsungnya di share ‘dibutuhkan donor darah konvalasen’ maka dari itu mereka mengutamakan keluarga atau kerabatnya yang sangat membutuhkan,” jelasnya. Menurut dia, seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Kota Bekasi dalam beberapa pekan terakhir ini, membuat pendonor sukarela plasma konvalesen beralih jadi donor pengganti atau keluarga. Untuk saat plasma konvalesen dari donor pengganti sebanyak ada 53 kantong sebagai rincian yakni golongan darah A (20 k a nt o n g ) , g o l o n ga n d a ra h B ( 8 k a nt o n g ) , golongan darah AB (5 kantong), dan golongan darah 0 (20 kantong). “Jika tidak ada konfirmasi dari keluarga selama dua minggu atau sudah sembuh si pasiennya, itu bisa kita bebasin buat yang lain (masyarakat),” jelasnya. Ia mengimbau agar orang yang sembuh dari Covid-19 bisa jadi pendonor sukarela. Agar stok plasma konvalesennya bisa digunakan untuk masyarakat yang membutuhkan. “Saya mengimbau kepada masyarakat buat teman-teman yang sudah pernah Covid-19, jadi rentangnya itu dua minggu sampai tiga bulan setelah dia kena Covid. Kurang dari itu atau lebih dari itu enggak bisa donor. Jadi yang masuk kriteria tersebut mohon izin dengan sangat untuk (donor plasma konvalesen) guna membantu teman-teman yang lagi berjuang melawan Covid,” pungkasnya. (bbs/rie)
ISTIMEWA
PEMAKAMAN : Satu keluarga di Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah.
Satu Keluarga Meninggal Dunia Saat Isolasi Mandiri
KO TA BE K A S I – Ti ga orang satu keluarga di Perumahan Duta Kranji, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, meninggal dunia saat menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebelum meninggal, petugas sempat membawa dua anggota keluarga tersebut ke RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, karena kondisinya
semakin memburuk. Namun keduannya tak tertolong dan meninggal di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi. Tak lama berselang, satu anggota keluarga lainnya yang masih menjalani isolasi di rumah meninggal dunia juga. “Yang meninggal di rumah adalah orangtua atau mertua pemilik rumah. Sedang-
kan, pemilik rumah, pasangan suami istri, meninggal di RSUD dr Chasbullah Abdulmadjid,” ungkap Ketua RW setempat, Mulyono, kemarin (9/7). Menurut Mulyono, ketiga orang yang meninggal saat isolasi mandiri merupakan orangtua atau mertua dari pemilik rumah, yang merupakan pasangan suami istri. Orangtua merupakan
warga Cikarang, Kabupaten Bekasi, yang melakukan isolasi di rumah anak dan menantunya. Lanjut Mulyono, untuk pemilik rumah merupakan warga Kota Bekasi. Pasangan suami istri tersebut tertular Covid-19 dari orangtua atau mertuanya yang sedang menjalani isolasi mandiri. Sayangnya, nyawa pasangan suami istri itu tak
tertolong. Keduanya meninggal di hari yang bersamaan. Tak lama, sang bapak menyusul meninggal dunia di hari yang sama pula. Penjemputan jenazah sang bapak oleh tenaga medis di kediaman sang anak, diunggah ke media sosial oleh seorang warga. Postingan tersebut sontak viral dan mendapat beragam respon warganet. (bbs/rie)
Pelanggaran PPKM Darurat di Sidang Secara Virtual KOTA BEKASI – Penerapan PPKM Darurat di Kota Bekasi sudah diberlakukan. Sejumlah pelanggaran ditemukan pada operasi yustisi yang digelar di wilayah Kecamatan Bekasi Barat. Bagi para warga yang melanggar aturan PPKM Darurat seperti tidak memakai masker, berkerumun, melewati jam operasional. Dan melanggar aturan layanan take away bagi pelaku usaha akan diberikan sanksi tegas dengan langsung di sidang di lokasi operasi yustisi yang digelar. Operasi yustisi kali ini dilakukan oleh pasukan gabungan dari TNI, Polri s e r t a Pe m e r i nt a h Ko t a Bekasi bersama dengan Satpol PP, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan ASN d i w i l a y a h Ke c a m a t a n Bekasi Barat. Yang berbeda pada tindakan tegas pelanggaran PPKM Darurat melalui operasi yustisi kali ini adalah untuk pertama kalinya di Kota Bekasi para pelang-
gar dikenakan sanksi dan disidang langsung oleh hakim dari Kejaksaan Negeri secara virtual. Diskominfostandi Kota Bekasi turut ambil bagian dalam kegiatan ini dan memfasilitasi sidang yustisi virtual yang digelar secara hybrid di dua tempat berbeda yaitu di Kantor Pengadilan Negeri Kota Bekasi dan di Aula Kantor Kecamatan Bekasi Barat. Salah satu warga yang terjaring dalam operasi yustisi mengatakan, bahwa dirinya merasa bersalah karena tidak memakai masker di tempat umum. “Jadi pelajaran buat saya ke depan jangan sampai tertangkap lagi karena saya lupa memakai masker,” ungkapnya. Bagi para warga yang terjaring dalam operasi yustisi akan dikenakan denda sebesar Rp 20.000. Untuk pelanggaran prokes ringan s e p e r ti tidak me makai masker dan melakukan aktifitas yang menimbulkan kerumunan.
ISTIMEWA
PENINDAKAN : Operasi yustisi kali ini dilakukan oleh pasukan gabungan dari TNI, Polri serta Pemerintah Kota Bekasi bersama dengan Satpol PP, Kejaksaan Negeri Kota Bekasi dan ASN di wilayah Kecamatan Bekasi Barat.
Diharapkan dari operasi dan sidang yustisi virtual kali ini akan memberikan efek jera kepada para pelanggar
PPKM Darurat dan terus menjaga ketertiban. Serta keamanan selama pelaksanaan PPKM Darurat agar
dapat bersama-sama menurunkan angka kasus Covid-19 khususnya di Kota Bekasi. (bbs/rie)
Tingkatkan Kepedulian Terhadap Sesama di Tengah Pandemi KOTA BEKASI – Di tengah Pandemi Covid-19, kepedulian terhadap sesama perlu ditingkatkan apalagi terhadap pasien Covid-19. Pemerintah Kota Bekasi dan aparaturnya juga tetap menjalankan tugasnya dengan baik termasuk penangangan pasien Covid-19 meski rentan juga terpapar Covid-19. Sesuai instruksi Wali Kota Bekasi Dr. H. Rahmat Effendi, aparatur disiapkan guna membantu warga yang membutuhkan pertolongan dan tidak ada perbedaan penanganan karena samasama mer upakan anak bangsa. Lurah Bintara, Bekasi Barat, Sudarsono menjelaskan, baru-baru ini dikabarkan telah meninggal tiga
orang warga sekeluarga di Bintara. Dua orang meninggal di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid dan satu orang di rumah kediaman karena Covid-19. Almarhum Ibu Diah meninggal di RSUD Kota Bekasi pada pukul 01.00 WIB, tanggal 6 Juli 2021 dini hari dan bukannya di rumah pada saat isolasi mandiri. Ke b e t u l a n B e s a n A l marhum Ibu Diah yang tinggal di Cibitung/Cikarang juga sama-sama sedang menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi dan meninggal pada tanggal 6 Juli pukul 02.00 WIB dini hari, itu pun bukan meninggal karena isolasi mandiri, keduanya meninggal di RSUD. Ada pun Bejo orang tua dari Ibu Diah meninggal
saat isolasi mandiri dirumah dan yang bersangkutan bukan berdomisili di Kelurahan Bintara. Namun karena sakit di bawa kerumah anaknya di Bintara. Jadi, tiga orang warga yang meninggal ini memang satu keluarga namun meninggal bukan karena isolasi mandiri bersama-sama. Dua orang meninggal di RSUD dan satu orang di rumah. Meski begitu, kami tidak membeda-bedakan siapa pun dan dari manapun jika terpapar pastinya RW siaga bergerak untuk membantu, terlebih selama isolasi dengan menyuplai kebutuhan yang bersangkutan sebagai mana biasanya, saling membagi dan saling membantu di saat pandemi. (bbs/rie)
ISTIMEWA
BANTUAN : Lurah Bintara, Bekasi Barat, Sudarsono membantu warga yang membutuhkan pertolongan dan tidak ada perbedaan penanganan karena sama-sama merupakan anak bangsa.
SENIN, 12 JULI 2021
PENDIDIKAN & OLAHRAGA
Jalan Baru Permudah Akses Keluar-Masuk Desa TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang saat ini sudah berlangsung, tentu merupakan salah satu jawaban dari mimpi mereka untuk memiliki desa yang lebih maju dari sebelumnya. Satgas TMMD Kodim 0212/TS melaksanakan perbaikan jembatan yang rusak di Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel. Serka T. Pangaben mengatakan, jembatan yang sedang diperbaiki tersebut berada di jalan penghubung yang masuk ke kampung. Sehingga jika tidak segera diperbaiki warga yang dari kampung tersebut yang dari bepergian tidak bisa pulang dan yang ada di kampung tersebut tidak bisa keluar kampung. (*)
Hore, Jembatan di Desa Siuhom jadi Bagus PELAKSANAAN TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler 111 Tahun Anggaran 2021 sudah dimulai sejak pra TMMD. Kini sudah memasuki hari ke 22 karena mengingat banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan dengan waktu yang masih tersisa 8 hari lagi. Satgas TMMD Kodim 0212/TS melaksanakan perbaikan jembatan yang rusak di Desa Siuhom, Kec. Angkola Barat, Kab. Tapsel. Serka T. Pangaben mengatakan, yang bongkar satgas, maka satgas juga yang bertanggungjawab untuk memasangnya atau memperbaikinya. Tanggung jawab dalam menyelesaikan perbaikan jembatan yang rusak. Sehingga jalan yang putus tadi akibat jembatan diperbaiki akan segera terhubung. (*)
Warga-Satgas Kompak Masak Gula Aren ANTARA TNI dengan warga selalu kompak bergotong royong dan bahu membahu tanpa pamrih dan tulus ikhlas. Hal inilah yang menjadi bukti bahwa TNI melekat dengan rakyat. Hari kedua puluh satu Satgas TMMD melaksanakan kegiatan membuat gula aren dengan bimbingan Pak Muhammad Daud Gulo. Prada Nanda Supriyadi Hasibuan mengatakan, satgas dan warga terlihat kompak menyiapkan penyadap Nira Aren. Jika mereka tidak kompak maka akan ada jaringan yang hilang dalam proses pembuatan sampai penjualan gula aren dan engakibatkan produski gula aren akan terkendala. (*)
CONTACT PERSON: - 0821 1258 7177 - 0857 8290 3338
KARAWANG BEKASI
7
IKIP PGRI Jaring Mahasiswa Baru Untuk Program Sarjana dan Magister KARAWANG - Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) PGRI Karawang terus eksis mengepakkan sayapnya. Kampus yang berlokasi di gedung PGRI Karawang ini aktif menjaring mahasiswa baru menyambut tahun akademik 2021/2022. “Ya, saat ini kami sedang m e mb u k a p e n e r i maa n mahasiswa baru. Ini menjadi tahun kedua setelah kami mulai membuka pendaftaran pada tahun lalu (2020),” ujar Ketua Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Dikti PGRI Karawang, Undang Sukarta, kepada KBE, belum lama ini. Apih, sapaan akrab Undang Sukarta, mengatakan, seperti tahun sebelumnya, penerimaan mahasiswa baru dibuka untuk program sarjana (S1) dan magister (S2). S1 terdiri dari 7 program studi yaitu pendidikan bahasa indonesia, pendidikan luar sekolah, pendidikan bahasa inggris, pendidikan matematika, pendidikan guru PAUD, pendidikan guru SD, dan pendidikan bimbingan konseling. Sedangkan S2 menyediakan tiga program studi mulai dari pendidikan bahasa indonesia, pendidikan luar sekolah, dan pendidikan matematika. “Penerimaan mahasiswa
ISTIMEWA
RAPAT KAMPUS: Ketua YPLP Dikti PGRI Karawang, Undang Sukarta (tengah) saat memimpin rapat IKIP PGRI Karawang. Kampus PGRI Karawang kini sedang fokus melaksanakan penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2021/2022.
baru program S1 dan S2 telah kami buka mulai Maret dan akan berakhir pada Agustus mendatang. Calon mahasiswa yang mau mendaftar bisa datang langsung ke Gedung PGRI Karawang atau mendaftar secara online,” ucapnya. Apih menjelaskan, di tahun pertama penyelenggaraan perkuliahan (tahun akademik 2020/2021), IKIP PGRI baru menjalankan program S2 khususnya pro-
gram studi pendidikan bahasa indonesia. Karena itu, di tahun keduanya ini IKIP PGRI menargetkan bisa menyelenggarakan perkuliahan untuk program S1. “Sejauh ini program studi PGSD sudah mulai banyak peminatnya. Semoga di tahun akademik 2021/2022 kami bisa mulai menjalankan perkuliahan untuk program S1,” harapnya. Seperti diketahui, IKIP PGRI Karawang resmi
berdiri pada 2020 yang ditandai dengan adanya penandatanganan MoU antara PGRI Karawang dan IKIP Siliwangi pada 7 Oktober 2020. Kehadiran kampus, diharapkan Apih, bisa memberikan banyak pilihan bagi masyarakat Karawang dalam upaya melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi. Khususnya bisa mengakomodir anakanak guru yang tidak bisa
masuk ke perguruan tinggi negeri seperti Unsika. “Biaya kuliah di IKIP PGRI kami pastikan tidak akan memberatkan para calon mahasiswa, karena bisa terjangkau oleh semua lapisan masyarakat dengan biaya yang murah. Insyaallah, ke depannya IKIP PGRI Karawang akan mandiri tidak terus menginduk ke IKIP Siliwangi, saat ini kami sedang mengurus izin operasionalnya,” katanya. (ayi)
KARAWANG BEKASI EKSPRES GROUP
METRO PURWAKARTA 8 SEMANGAT BARU PURWAKARTA
SENIN, 12 JULI 2021
ISTIMEWA
RAZIA PROKES: Razia protokol kesehatan yang digelar aparat gabungan di Purwakarta. Puluhan warga terjaring operasi masker di hari pertama penerapan PPKM Darurat.
Razia Protokol Kesehatan, Banyak Warga yang Terjaring PURWAKARTA- Puluhan warga terjaring operasi masker di hari pertama penerapan PPKM Darurat di Purwakarta. Operasi yustisi ini di gelar di Jalan Kolonel
Rahmat, Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta Kota. Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP Kabupaten Purwakarta, Fery Heryana, mengatakan op-
PPKM DARURAT Target Penurunan Mobilitas Belum Terpenuhi PURWAKARTA- Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Gerindra Ihsanudin meminta, aturan PPKM darurat yang telah dilaksanakan dapat dijalankan dengan tegas. Menurutnya, ketegasan perlu dilakukan, mengingat kasus Covid-19 di Jawa Barat masih sangat tinggi. “Untuk itu, sikap tegas pemerintah dapat dilakukan Ihsanudin dengan penerapan sanksi terhadap semua pihak yang melanggar. Semua ini demi mencegah penyebaran Covid 19,” ungkapnya. Apalagi, tugas kemanusiaan ini untuk menyelamatkan nyawa manusia dari pandemi Covid 19. Sehingga, perlu sinergitas antara semua tingkat pemerintah. “Perlu sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi, kota/kabupaten untuk menyukseskan PPKM darurat ini,” ungkap anggota dewan dari Dapil PurwakartaKarawang ini. Ihsanudin menyebutkan, PPKM Darurat ini adalah momen yang pas untuk sama-sama bahumembahu. Termasuk membantu pemerintah dalam menghadapi Covid 19. Ia juga mendukung dan mendorong terus upaya pemerintah dalam penanggulangan pandemi Covid 19 serta berharap agar pemerintah tidak bosan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat guna meningkatkan kesadarannya untuk mensukseskan PPKM darurat dan menjaga diri serta keluarganya agar jangan tertular. “Dari target 30% penurunan mobiltas sekarang baru 17% ya mungkin karena sosialisainya kurang, sehingga kesadaran masyarakatnya pun belum tertanam,” ungkapnya. Ia berharap Pemerintah terus bersinergi dengan elemen masyarakat agar kesadaran masyarakat dalam hal ini menaati PPKM. Dengan begitu, upaya mencari celah untuk melanggar kebijakan ini semakin menurun. (red)
SOROT Perusahaan di Jatiluhur Ini Melanggar Prokes PURWAKARTA- Para pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Purwakarta terjun ke perusahaan untuk pengecekan kaitan dengan penerapan protokol kesehatan di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat. “Memang kita mendapatkan fakta banyak yang belum dijalankan, pengurangan operasional juga masih sangat kecil,” ujar Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika. Namun pihaknya belum bisa menyimpulkan hari ini karena tim sedang bekerja. Menyerahkan kepada Tim Satgas Covid-19 termasuk jajaran Polres juga Kejaksaan Negeri Purwakarta. “Apa yang sudah ditemukan oleh tim, lagi pengcekan secara administrasi,” katanya. Disebutka, pihak perusahaan ada itikad baik untuk melaksanakan protokol kesehatan. Tapi hari ini bekerja sesuai regulasi yang ada. “Sekali lagi nanti hasilnya tim masih bekerja. Akan kita lihat karena itu yang menjadi fakta di lapangan. Mudah-mudahan hal yang tidak diinginkan tidak terjadi,” ujar dia. Disinggung jika pihak perusahaan melanggar protokol kesehatan, dia menegaskan sanksi bakal diberikan sesuai regulasi yang ada. (red)
erasi yustisi ini akan secara rutin dilakukan di masa pemberlakuan PPKM Darurat. “Hari ini Satuan Polisi Pamong Praja menggelar operasi masker yang dilak-
sanakan di Desa Citalang, Kecamatan Purwakarta Kota sesuai arahan dari pimpinan,” kata Fery. Pada operasi yustisi ini, pihaknya menyasar ling-
kungan desa yang dinilai rentan akan kesadaran masyarakatnya tidak mematuhi prokes secara ketat. Bagi masyarakat yang kedapatan tidak mematuhi
aturan dalam pelaksaan PPKM Darurat ini akan disanksi berupa sanksi sosial menyapu jalanan serta sanksi fisik berupa push-up. “Sanksi yang di lakukan ke-
pada pelanggar berupa fisik push-up, sanksi sosialnya menyapu jalan serta menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sanksi ini sifatnya hanya yang mendasar saja,” ucap Fery. (san/red)
Ormas Surati Bupati n Soal Dugaan
Pemotongan Insentif Nakes n Penelusuran DPRD Belum Jelas PURWAKARTA- Meski sudah dibantah oleh Dinkes Purwakarta, namun dugaan pemotongan tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas-puskesmas masih terus bergulir. Setelah direspon DPRD Purwakarta, kini giliran ormasManggala Garuda Putih (MGP) Kabupaten Purwakarta yang menyurati Bupati Purwakarta terkait adanya dugaan pemotongan insentif tenaga kesehatan di Puskemas. Hal itu dilakukan karena belum adanya titik terang dari penelusuran yang dilakukan Komisi IV DPRD Kabupaten Purwakarta perihal dugaan pemotongan insentif nakes Covid-19 yang bertugas di Puskesmas. Dikatakan Wakil Ketua DPC MGP Kabupaten Purwakarta Mochamad Aripin, dari pemberitaan sejumlah media, Komisi IV DPRD
ISTIMEWA
TUNTASKAN: Upaya para tenaga kesehatan yang mempertaruhkan nyawa untuk menangani pasien Covid mestinya tidak diwarnai oleh pemotongan insetifnya.
Kabupaten Pur wakar ta sudah melakukan penelusuran dengan sidak ke puskesmas, namun sampai saat ini belum diketahui apa hasilnya. “Anggota DPRD sudah sidak tapi sampai sekarang nggak tahu hasilnya. Oleh karena itu, kami (MGP) me-
nyurati Bupati Purwakarta agar permasalahan dugaan pemotongan insentif nakes Covid-19 bisa menjadi perhatian serius,” kata Aripin, Jum’at (9/7). Dalam surat tersebut, ujar Aripin, pihaknya meminta Bupati Purwakarta memerintahkan Inspektorat untuk
segera melakukan audit ke Puskesmas dan Dinas Kesehatan terkait dugaan pemotongan insentif nakes Covid-19. Sebab, tambah Aripin, dengan adanya audit dari Inspektorat bisa diketahui informasi pemotongan insentif tersebut benar atau
tidak. “Sepertinya penelusuran yang dilakukan anggota DPRD Kabupaten Purwakarta menemui kendala, karena belum diketahui hasilnya. Kami yakin jika ada audit dari Inspektorat atas perintah Bupati Purwakarta hasilnya pasti lebih jelas,” ujarnya. (red)
Krisis Tenaga Pemakaman, DPKPB Kerahkan Anggotanya jadi Tukang Kubur PU RWAKARTA Ku r a n g n y a t e n a g a p e ma k a ma n j e na z a h C o vid mendorong Dinas Pemadan Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pur wakar ta mengerahkan anggotanya turut membantu penanganan pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Ke p a l a D P K P B Ka b u paten Pur wakarta, Wahyu Wibisono mengaku membuat empat regu yang tersebar di sejumlah wilayah di Kabupaten Purwakarta untuk meringankan para petugas pemakaman jenazah di tengah melonjaknya angka kematian akibat virus asal dari Wuhan Cina tersebut. “Sebetulnya di kita juga ada 15 petugas terkonfirmasi positif Covid-19, jadi harus istirahat,” ujar dia, Sabtu 10 Juli 2021. Meski
ISTIMEWA
KRISIS TENAGA: Pemakaman pasien Covid di Kabupaten Purwakarta. Kini kekurangan tenaga pemakamannya.
begitu, dia memastikan akan berusaha semaksimal mungkin dalam hal turut
serta membantu penanganan pemakanan jenazah pasien Covid-19. “Kita upay-
akan meski dalam kondisi seperti ini,” kata Wibi. Tak hanya itu, Alat Pelind-
ung Diri (APD) bagi petugas pemakaman juga dapat dikatakan mulai menipis meski telah mendapat 900 APD bantuan dari salah satu perusahaan. “Jika untuk antisipasi, masih terbilang kurang karena dalam sehari bisa menghabiskan 10,” kata Wibi. Sementara mengenai tempat pemakanan jenazah pasien Covid-19 tergolong masih aman. Masyarakat juga tidak keberatan ketika melakukan pemakaman. “Masih aman-aman saja untuk saat ini belum ada laporan tempat pemakanan jenazah Covid-19 yang penuh,” ungkapnya. Data yang didapat DPKPB Kabupaten Purwakarta untuk angka kasus kematian Covid-19 ini masih terbilang tinggi, sehingga setiap hari APD maupun TPU sendiri otomatis terpakai. (san/ red)